{"nodes": [{"key": "bangherwin", "attributes": {"label": "bangherwin", "x": 700.1805853283091, "y": 149.01324732017807, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.8216, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2052031275146605028", "id": "bangherwin", "source": "tweet-000004", "content": "Dari penjelasan pihak  ini, terlihat Pemerintah seperti sembunyi di balik ketiak aplikator ojek online dengan gagalnya menyediakan lapangan pekerjaan yang layak bagi rakyatnya.\n\nAplikator ojol jadi “penampung pengangguran” sementara negara cuci tangan.", "post_id": "2052031275146605028"}}, {"key": "creeping5ilence", "attributes": {"label": "creeping5ilence", "x": 850.9735152992284, "y": 278.7226971143282, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 42.2862, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2052031275146605028", "id": "creeping5ilence", "source": "tweet-000004", "content": "Dari penjelasan pihak  ini, terlihat Pemerintah seperti sembunyi di balik ketiak aplikator ojek online dengan gagalnya menyediakan lapangan pekerjaan yang layak bagi rakyatnya.\n\nAplikator ojol jadi “penampung pengangguran” sementara negara cuci tangan.", "post_id": "2052031275146605028"}}, {"key": "TTariuu", "attributes": {"label": "TTariuu", "x": 758.3643423690944, "y": 766.0551641786701, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.4378, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052031275146605028", "id": "TTariuu", "source": "tweet-000004", "content": "Dari penjelasan pihak  ini, terlihat Pemerintah seperti sembunyi di balik ketiak aplikator ojek online dengan gagalnya menyediakan lapangan pekerjaan yang layak bagi rakyatnya.\n\nAplikator ojol jadi “penampung pengangguran” sementara negara cuci tangan.", "post_id": "2052031275146605028"}}, {"key": "GrabID", "attributes": {"label": "GrabID", "x": 661.5570000335418, "y": 711.2950627519609, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.4378, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052031275146605028", "id": "GrabID", "source": "tweet-000004", "content": "Dari penjelasan pihak  ini, terlihat Pemerintah seperti sembunyi di balik ketiak aplikator ojek online dengan gagalnya menyediakan lapangan pekerjaan yang layak bagi rakyatnya.\n\nAplikator ojol jadi “penampung pengangguran” sementara negara cuci tangan.", "post_id": "2052031275146605028"}}, {"key": "okino2x", "attributes": {"label": "okino2x", "x": 295.1210048893198, "y": 276.31399700993586, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.8216, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052139216176586785", "id": "okino2x", "source": "tweet-000004", "content": "Sejak awal saya sering bilang, driver ojol bukan pekerjaan tetap tapi freelancer. Bukan salah mereka utk menuntut presiden, tapi pemerintah skrg gagal menyediakan lapangan kerja formal yg merata diseluruh indonesia\nBPS ngaku2 pengangguran turun? Indeks nya ojek online = pekerjaan", "post_id": "2052139216176586785"}}, {"key": "kanaldpr", "attributes": {"label": "kanaldpr", "x": 574.787389920186, "y": 963.7106563703455, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 132.1424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3891112469901302537_46775932008", "id": "kanaldpr", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen DPR RI dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja kembali ditegaskan melalui perhatian serius terhadap pengemudi ojek online. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan bahwa keterlibatan pemerintah melalui Danantara dalam kepemilikan saham aplikator menjadi langkah strategis untuk mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada para pengemudi, khususnya dalam hal pembagian pendapatan yang lebih adil dan transparan.\n\nSelain mendorong penurunan potongan biaya aplikator hingga menjadi 8 persen, DPR RI juga memastikan bahwa pembahasan terkait status dan sistem kerja pengemudi ojol dilakukan secara terbuka dan melibatkan berbagai elemen, termasuk komunitas pengemudi. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang tidak hanya solutif, tetapi juga berkelanjutan bagi seluruh pihak.\n\nMenurut kamu, apa langkah ini bisa menjadi awal perubahan besar bagi kesejahteraan driver ojol di Indonesia?\n\nYuk ikuti terus perkembangan kebijakan lainnya di  🇮🇩\n\n#sufmidasco #dondasco #dpr #ojol #fyp", "post_id": "3891112469901302537_46775932008"}}, {"key": "samarinda.reels", "attributes": {"label": "samarinda.reels", "x": 632.8685411115889, "y": 249.31669784128076, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8216, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3891032769151050818_10355815151", "id": "samarinda.reels", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nNarasi", "post_id": "3891032769151050818_10355815151"}}, {"key": "smr_today", "attributes": {"label": "smr_today", "x": 877.5111853085272, "y": 352.9862479387188, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.67, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891032769151050818_10355815151", "id": "smr_today", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nNarasi", "post_id": "3891032769151050818_10355815151"}}, {"key": "jabarsaberhoaks", "attributes": {"label": "jabarsaberhoaks", "x": 228.2665454988867, "y": 523.5510222136643, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8216, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3891589496524872332_9196506835", "id": "jabarsaberhoaks", "source": "instagram-000001", "content": "KDM DISINDIR PENGACARA, TERNYATA KADER PDIP\n[HOAKS : FALSE CONNECTION]\n\nBeredar sebuah thumbnail di youtube pada (24/4/2026) dengan narasi “OKNUM PENGACARA SINDIR KDM, TERNYATA KADER PDIP”, “PRABOWO PASANG BADAN BELA KDM, TERNYATA SURUHAN MEGAWATI”. \n\nCEK FAKTA : Thumbnail tersebut merupakan gabungan beberapa gambar yang identik berasal dari media berbeda. Foto Presiden Prabowo yang sedang berpidato dengan gambar balipost.com pada (19/2/2025) dengan berjudul “Pertama digelar serentak, Presiden akan lantik 961 Kepala Daerah Pada 20 FEBUARI 2025”, Lalu dengan gambar papua.tribunnews.com pada (29/8/2025) dengan berjudul “Presiden Prabowo Diminta Evaluasi Kepolisian RI Pasca-tewasnya Driver Ojol Dilindas Rantis Brimob”, Dan gambar news.detik.com pada (22/4/2025) dengan berjudul “Arahan Terbaru Prabowo agar Menteri-menterinya rapatkan barisan”. Foto Wakil Presiden Gibran dengan gambar suara.com pada (17/7/2025) dengan berjudul “Gibran Bongkar 'Oleh-oleh' Prabowo Lawatan 15 Hari ke 6 Negara: Presiden Bawa Kabar Baik”, Lalu dengan gambar  klikfakta.com pada (16/7/2025) “Soal Hilirisasi Kemenyan, Gibran: Ibu-Ibu yang Pakai Parfum LV, Gucci Itu dari Kemenyan”.\n\nSementara itu, tidak ditemukan narasi pada thumbnail yang sesuai dengan isi video, video tersebut diantaranya berisi Presiden Prabowo minta bantuan ke Dedi Mulyadi dan Anggota DPRD Jabar fraksi PDIP mengklarifikasi yang mengkritik KDM. Lalu hanya kritikan dari masyarakat kepada KDM melalui unggahan video di tiktok, tidak ditemukan informasi bahwa pengacara kader PDIP sindir KDM.\n\nKESIMPULAN : Klaim yang menyebutkan KDM disindir Pengacara, ternyata kader PDIP adalah tidak benar.\n\nRUJUKAN : \nbalipost.com \nnews.detik.com\nsuara.com\nklikfakta.com\nkoran.pikiran-rakyat.com \nrmol.id\njpnn.com \nkompas.id\ninibali.com\n\nTEKS : Muhammad Almer Zahran", "post_id": "3891589496524872332_9196506835"}}, {"key": "almerzhrn", "attributes": {"label": "almerzhrn", "x": 3.9832684740059854, "y": 922.6814189759195, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.67, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891589496524872332_9196506835", "id": "almerzhrn", "source": "instagram-000001", "content": "KDM DISINDIR PENGACARA, TERNYATA KADER PDIP\n[HOAKS : FALSE CONNECTION]\n\nBeredar sebuah thumbnail di youtube pada (24/4/2026) dengan narasi “OKNUM PENGACARA SINDIR KDM, TERNYATA KADER PDIP”, “PRABOWO PASANG BADAN BELA KDM, TERNYATA SURUHAN MEGAWATI”. \n\nCEK FAKTA : Thumbnail tersebut merupakan gabungan beberapa gambar yang identik berasal dari media berbeda. Foto Presiden Prabowo yang sedang berpidato dengan gambar balipost.com pada (19/2/2025) dengan berjudul “Pertama digelar serentak, Presiden akan lantik 961 Kepala Daerah Pada 20 FEBUARI 2025”, Lalu dengan gambar papua.tribunnews.com pada (29/8/2025) dengan berjudul “Presiden Prabowo Diminta Evaluasi Kepolisian RI Pasca-tewasnya Driver Ojol Dilindas Rantis Brimob”, Dan gambar news.detik.com pada (22/4/2025) dengan berjudul “Arahan Terbaru Prabowo agar Menteri-menterinya rapatkan barisan”. Foto Wakil Presiden Gibran dengan gambar suara.com pada (17/7/2025) dengan berjudul “Gibran Bongkar 'Oleh-oleh' Prabowo Lawatan 15 Hari ke 6 Negara: Presiden Bawa Kabar Baik”, Lalu dengan gambar  klikfakta.com pada (16/7/2025) “Soal Hilirisasi Kemenyan, Gibran: Ibu-Ibu yang Pakai Parfum LV, Gucci Itu dari Kemenyan”.\n\nSementara itu, tidak ditemukan narasi pada thumbnail yang sesuai dengan isi video, video tersebut diantaranya berisi Presiden Prabowo minta bantuan ke Dedi Mulyadi dan Anggota DPRD Jabar fraksi PDIP mengklarifikasi yang mengkritik KDM. Lalu hanya kritikan dari masyarakat kepada KDM melalui unggahan video di tiktok, tidak ditemukan informasi bahwa pengacara kader PDIP sindir KDM.\n\nKESIMPULAN : Klaim yang menyebutkan KDM disindir Pengacara, ternyata kader PDIP adalah tidak benar.\n\nRUJUKAN : \nbalipost.com \nnews.detik.com\nsuara.com\nklikfakta.com\nkoran.pikiran-rakyat.com \nrmol.id\njpnn.com \nkompas.id\ninibali.com\n\nTEKS : Muhammad Almer Zahran", "post_id": "3891589496524872332_9196506835"}}, {"key": "idntimes.video", "attributes": {"label": "idntimes.video", "x": 428.70817083594426, "y": 247.42443535303116, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8216, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3887841419749973583_2089700769", "id": "idntimes.video", "source": "instagram-000001", "content": "Prabowo Janjian Potongan Aplikator Untuk Driver Ojol Dibawah 10%\n\nPresiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional, di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2025), menyoroti besarnya potongan biaya aplikasi yang dibebankan pada pengemudi ojek online (ojol). Karena itu, Prabowo menjanjikan potongan yang dibebankan ini nantinya sebesar dibawah 10 persen.\n\n“Harus dibawah 10 persen,” tegas Prabowo yang disambut gembira massa yang hadir.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3887841419749973583_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 71.47800083327927, "y": 289.1102900541336, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.6937, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887841419749973583_2089700769", "id": "IDNTimes", "source": "instagram-000001", "content": "Prabowo Janjian Potongan Aplikator Untuk Driver Ojol Dibawah 10%\n\nPresiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional, di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2025), menyoroti besarnya potongan biaya aplikasi yang dibebankan pada pengemudi ojek online (ojol). Karena itu, Prabowo menjanjikan potongan yang dibebankan ini nantinya sebesar dibawah 10 persen.\n\n“Harus dibawah 10 persen,” tegas Prabowo yang disambut gembira massa yang hadir.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3887841419749973583_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 594.6882013038763, "y": 406.3918008691938, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.6937, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887841419749973583_2089700769", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "instagram-000001", "content": "Prabowo Janjian Potongan Aplikator Untuk Driver Ojol Dibawah 10%\n\nPresiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional, di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2025), menyoroti besarnya potongan biaya aplikasi yang dibebankan pada pengemudi ojek online (ojol). Karena itu, Prabowo menjanjikan potongan yang dibebankan ini nantinya sebesar dibawah 10 persen.\n\n“Harus dibawah 10 persen,” tegas Prabowo yang disambut gembira massa yang hadir.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3887841419749973583_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 965.2952776991482, "y": 968.2740590854974, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.6937, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887841419749973583_2089700769", "id": "IDNTimes.Community", "source": "instagram-000001", "content": "Prabowo Janjian Potongan Aplikator Untuk Driver Ojol Dibawah 10%\n\nPresiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional, di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2025), menyoroti besarnya potongan biaya aplikasi yang dibebankan pada pengemudi ojek online (ojol). Karena itu, Prabowo menjanjikan potongan yang dibebankan ini nantinya sebesar dibawah 10 persen.\n\n“Harus dibawah 10 persen,” tegas Prabowo yang disambut gembira massa yang hadir.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3887841419749973583_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 458.0435095785962, "y": 250.1975240951616, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.6937, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887841419749973583_2089700769", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "instagram-000001", "content": "Prabowo Janjian Potongan Aplikator Untuk Driver Ojol Dibawah 10%\n\nPresiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional, di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2025), menyoroti besarnya potongan biaya aplikasi yang dibebankan pada pengemudi ojek online (ojol). Karena itu, Prabowo menjanjikan potongan yang dibebankan ini nantinya sebesar dibawah 10 persen.\n\n“Harus dibawah 10 persen,” tegas Prabowo yang disambut gembira massa yang hadir.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3887841419749973583_2089700769"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 12.084321729495917, "y": 757.4677459109108, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.6937, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887841419749973583_2089700769", "id": "Duniaku_com", "source": "instagram-000001", "content": "Prabowo Janjian Potongan Aplikator Untuk Driver Ojol Dibawah 10%\n\nPresiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional, di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2025), menyoroti besarnya potongan biaya aplikasi yang dibebankan pada pengemudi ojek online (ojol). Karena itu, Prabowo menjanjikan potongan yang dibebankan ini nantinya sebesar dibawah 10 persen.\n\n“Harus dibawah 10 persen,” tegas Prabowo yang disambut gembira massa yang hadir.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3887841419749973583_2089700769"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 480.2390098557814, "y": 282.22346741422365, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.6937, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887841419749973583_2089700769", "id": "Popbela_com", "source": "instagram-000001", "content": "Prabowo Janjian Potongan Aplikator Untuk Driver Ojol Dibawah 10%\n\nPresiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional, di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2025), menyoroti besarnya potongan biaya aplikasi yang dibebankan pada pengemudi ojek online (ojol). Karena itu, Prabowo menjanjikan potongan yang dibebankan ini nantinya sebesar dibawah 10 persen.\n\n“Harus dibawah 10 persen,” tegas Prabowo yang disambut gembira massa yang hadir.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3887841419749973583_2089700769"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 7.3708654796917905, "y": 662.1937519594065, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.6937, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887841419749973583_2089700769", "id": "Popbela.Beauty", "source": "instagram-000001", "content": "Prabowo Janjian Potongan Aplikator Untuk Driver Ojol Dibawah 10%\n\nPresiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional, di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2025), menyoroti besarnya potongan biaya aplikasi yang dibebankan pada pengemudi ojek online (ojol). Karena itu, Prabowo menjanjikan potongan yang dibebankan ini nantinya sebesar dibawah 10 persen.\n\n“Harus dibawah 10 persen,” tegas Prabowo yang disambut gembira massa yang hadir.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3887841419749973583_2089700769"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 295.1241751100733, "y": 91.37126785308469, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.6937, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887841419749973583_2089700769", "id": "Popmama_com", "source": "instagram-000001", "content": "Prabowo Janjian Potongan Aplikator Untuk Driver Ojol Dibawah 10%\n\nPresiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional, di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2025), menyoroti besarnya potongan biaya aplikasi yang dibebankan pada pengemudi ojek online (ojol). Karena itu, Prabowo menjanjikan potongan yang dibebankan ini nantinya sebesar dibawah 10 persen.\n\n“Harus dibawah 10 persen,” tegas Prabowo yang disambut gembira massa yang hadir.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3887841419749973583_2089700769"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 655.7958065593117, "y": 357.05841739324006, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.6937, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887841419749973583_2089700769", "id": "Yummy.idn", "source": "instagram-000001", "content": "Prabowo Janjian Potongan Aplikator Untuk Driver Ojol Dibawah 10%\n\nPresiden RI Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional, di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2025), menyoroti besarnya potongan biaya aplikasi yang dibebankan pada pengemudi ojek online (ojol). Karena itu, Prabowo menjanjikan potongan yang dibebankan ini nantinya sebesar dibawah 10 persen.\n\n“Harus dibawah 10 persen,” tegas Prabowo yang disambut gembira massa yang hadir.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3887841419749973583_2089700769"}}, {"key": "syaifulhooda", "attributes": {"label": "syaifulhooda", "x": 970.8767958121251, "y": 775.3245403417307, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8216, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3887850515496796912_5853980327", "id": "syaifulhooda", "source": "instagram-000001", "content": "Kami menyambut baik arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar potongan tarif aplikator ojek online (ojol) di bawah 10 persen. Kami meminta Menteri Perhubungan (Menhub) segera menerbitkan aturan baru mengenai potongan tarif itu.\n\nKita harus menyambut baik dan mengapresiasi pernyataan tegas Presiden Prabowo  pada peringatan Hari Buruh Internasional hari ini di Monas. Presiden secara lantang menyatakan bahwa potongan tarif aplikator ojol harus berada di bawah angka 10% . Political statement ini adalah bentuk keberpihakan yang nyata dari seorang Kepala Negara kepada pekerja transportasi berbasis aplikasi online di Indonesia. \n\nDalam berbagai rapat kerja, rapat dengar pendapat, maupun RDP dengan Kementerian Perhubungan dan para pemangku kepentingan terkait, Komisi V secara konsisten menyatakan bahwa potongan yang layak diambil oleh platform aplikator tidak boleh lebih dari 10 persen, bahkan didorong untuk bisa lebih rendah lagi.\n\nSkema potongan 20% yang selama ini berlaku adalah ketidakadilan struktural yang harus dikoreksi, dan merendahkan martabat dan harkat hidup para pengemudi ojek berbasis aplikasi online. Jadi, bukan hal baru bagi kami. Ini semacam déjà vu yang sangat melegakan, sekaligus memprihatinkan, karena kita harusnya sudah bisa menyelesaikan masalah ini jauh lebih cepat.\n\nKita akan meminta Menteri Perhubungan untuk segera mengambil langkah-langkah. Segera terbitkan Permenhub baru yang secara eksplisit membatasi potongan aplikator maksimal di bawah 10 persen, sebagai turunan dari Perpres No. 27/2026. Tidak perlu menunggu lama, draft regulasi ini seharusnya sudah ada di meja Kemenhub. \n\nKami akan menjadikan isu ini sebagai agenda pengawasan prioritas dalam masa sidang mendatang. Arahan Presiden hari ini adalah political window yang langka, dan Komisi V DPR RI berkewajiban memastikan momentum ini diterjemahkan menjadi regulasi yang konkret, berpihak pada jutaan pengemudi ojol di seluruh Indonesia 🇮🇩.\n\n#PKB", "post_id": "3887850515496796912_5853980327"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 239.80279545511996, "y": 155.1849308499086, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.67, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887850515496796912_5853980327", "id": "prabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Kami menyambut baik arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar potongan tarif aplikator ojek online (ojol) di bawah 10 persen. Kami meminta Menteri Perhubungan (Menhub) segera menerbitkan aturan baru mengenai potongan tarif itu.\n\nKita harus menyambut baik dan mengapresiasi pernyataan tegas Presiden Prabowo  pada peringatan Hari Buruh Internasional hari ini di Monas. Presiden secara lantang menyatakan bahwa potongan tarif aplikator ojol harus berada di bawah angka 10% . Political statement ini adalah bentuk keberpihakan yang nyata dari seorang Kepala Negara kepada pekerja transportasi berbasis aplikasi online di Indonesia. \n\nDalam berbagai rapat kerja, rapat dengar pendapat, maupun RDP dengan Kementerian Perhubungan dan para pemangku kepentingan terkait, Komisi V secara konsisten menyatakan bahwa potongan yang layak diambil oleh platform aplikator tidak boleh lebih dari 10 persen, bahkan didorong untuk bisa lebih rendah lagi.\n\nSkema potongan 20% yang selama ini berlaku adalah ketidakadilan struktural yang harus dikoreksi, dan merendahkan martabat dan harkat hidup para pengemudi ojek berbasis aplikasi online. Jadi, bukan hal baru bagi kami. Ini semacam déjà vu yang sangat melegakan, sekaligus memprihatinkan, karena kita harusnya sudah bisa menyelesaikan masalah ini jauh lebih cepat.\n\nKita akan meminta Menteri Perhubungan untuk segera mengambil langkah-langkah. Segera terbitkan Permenhub baru yang secara eksplisit membatasi potongan aplikator maksimal di bawah 10 persen, sebagai turunan dari Perpres No. 27/2026. Tidak perlu menunggu lama, draft regulasi ini seharusnya sudah ada di meja Kemenhub. \n\nKami akan menjadikan isu ini sebagai agenda pengawasan prioritas dalam masa sidang mendatang. Arahan Presiden hari ini adalah political window yang langka, dan Komisi V DPR RI berkewajiban memastikan momentum ini diterjemahkan menjadi regulasi yang konkret, berpihak pada jutaan pengemudi ojol di seluruh Indonesia 🇮🇩.\n\n#PKB", "post_id": "3887850515496796912_5853980327"}}, {"key": "ingkmamonto", "attributes": {"label": "ingkmamonto", "x": 91.45646249029238, "y": 331.50665663972967, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8216, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7283139407916403973", "id": "ingkmamonto", "source": "tiktok-000001", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) pesan antar hingga ke luar kota sampai-sampai membuat Pramugari keheranan.  Ojol itu melayani order makanan dari Medan ke Yogyakarta menaiki pesawat Garuda.  Dilansir dari unggahan video akun Instagram , tampak seorang pria naik pesawat Garuda Indonesia mengenakan jaket ojol. \"Ojol Bukan Sembarang Ojol. Ojol Melayani Pesanan di luar kota menggunakan Pesawat Garuda,\" tulis  Pria berjaket ojol tersebut terlihat sedang ditanyai oleh seorang Pramugari. Pramugari tersebut terdegar menanyakan tiket pria yang mengenakan jaket ojol tersebut. #virals #ojol #garudaindonesia #fakta #pesawat📍🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩", "post_id": "7283139407916403973"}}, {"key": "terang_media", "attributes": {"label": "terang_media", "x": 752.4955902229893, "y": 538.3616684116214, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2458, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7283139407916403973", "id": "terang_media", "source": "tiktok-000001", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) pesan antar hingga ke luar kota sampai-sampai membuat Pramugari keheranan.  Ojol itu melayani order makanan dari Medan ke Yogyakarta menaiki pesawat Garuda.  Dilansir dari unggahan video akun Instagram , tampak seorang pria naik pesawat Garuda Indonesia mengenakan jaket ojol. \"Ojol Bukan Sembarang Ojol. Ojol Melayani Pesanan di luar kota menggunakan Pesawat Garuda,\" tulis  Pria berjaket ojol tersebut terlihat sedang ditanyai oleh seorang Pramugari. Pramugari tersebut terdegar menanyakan tiket pria yang mengenakan jaket ojol tersebut. #virals #ojol #garudaindonesia #fakta #pesawat📍🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩", "post_id": "7283139407916403973"}}, {"key": "terang_media.", "attributes": {"label": "terang_media.", "x": 247.18910079783973, "y": 191.31726120559676, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2458, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7283139407916403973", "id": "terang_media.", "source": "tiktok-000001", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) pesan antar hingga ke luar kota sampai-sampai membuat Pramugari keheranan.  Ojol itu melayani order makanan dari Medan ke Yogyakarta menaiki pesawat Garuda.  Dilansir dari unggahan video akun Instagram , tampak seorang pria naik pesawat Garuda Indonesia mengenakan jaket ojol. \"Ojol Bukan Sembarang Ojol. Ojol Melayani Pesanan di luar kota menggunakan Pesawat Garuda,\" tulis  Pria berjaket ojol tersebut terlihat sedang ditanyai oleh seorang Pramugari. Pramugari tersebut terdegar menanyakan tiket pria yang mengenakan jaket ojol tersebut. #virals #ojol #garudaindonesia #fakta #pesawat📍🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩", "post_id": "7283139407916403973"}}, {"key": "nurwayahdki3", "attributes": {"label": "nurwayahdki3", "x": 600.200081377554, "y": 537.9804475483146, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8216, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7445629750153940232", "id": "nurwayahdki3", "source": "tiktok-000001", "content": "Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nurwayah, menyambut baik rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di mana ojol menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem tersebut. Namun, Nurwayah juga mengingatkan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat sasaran. Ia mendorong agar pemerintah, melalui Kementerian ESDM, memastikan mekanisme subsidi yang transparan dan bebas dari penyalahgunaan. Posted  •  #Komisi12 #ESDM #Subsidi #Ojol", "post_id": "7445629750153940232"}}, {"key": "withregram", "attributes": {"label": "withregram", "x": 423.8522350844389, "y": 583.4131196402316, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2458, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7445629750153940232", "id": "withregram", "source": "tiktok-000001", "content": "Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nurwayah, menyambut baik rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di mana ojol menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem tersebut. Namun, Nurwayah juga mengingatkan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat sasaran. Ia mendorong agar pemerintah, melalui Kementerian ESDM, memastikan mekanisme subsidi yang transparan dan bebas dari penyalahgunaan. Posted  •  #Komisi12 #ESDM #Subsidi #Ojol", "post_id": "7445629750153940232"}}, {"key": "tvr.parlemen", "attributes": {"label": "tvr.parlemen", "x": 206.3023330518814, "y": 197.8909499150241, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2458, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7445629750153940232", "id": "tvr.parlemen", "source": "tiktok-000001", "content": "Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nurwayah, menyambut baik rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di mana ojol menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem tersebut. Namun, Nurwayah juga mengingatkan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat sasaran. Ia mendorong agar pemerintah, melalui Kementerian ESDM, memastikan mekanisme subsidi yang transparan dan bebas dari penyalahgunaan. Posted  •  #Komisi12 #ESDM #Subsidi #Ojol", "post_id": "7445629750153940232"}}, {"key": "@tribuntangerang", "attributes": {"label": "@tribuntangerang", "x": 798.3371818189918, "y": 614.3605309334998, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8216, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Kq_Q9WNSRT8", "id": "@tribuntangerang", "source": "youtube-000001", "content": "Perintah Tegas Prabowo! Minta Potongan Tarif Ojol di Bawah 10%: Lu yang Keringet Dia Dapat Duit\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Prabowo Subianto, meminta perusahaan ojek online (Ojol) yang tidak mau mengikuti aturan pembagian hasil aplikator dan driver dari pemerintah tidak membuka bisnisnya di Indonesia. \n\nPeringatan itu Prabowo sampaikan saat mengumumkan potongan biaya aplikator terhadap tarif perjalanan Ojol dari 20 persen menjadi 8 persen. \n\nKetentuan baru tersebut Prabowo tuangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. \n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” kata Prabowo dalam Peringatan Hari Buruh Sedunia di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).\n\nPersoalan pemotongan biaya aplikator sebesar 20 persen dari total biaya yang dibayarkan penumpang sebelumnya memang banyak dikeluhkan driver ojol.\n\nMenurut Prabowo, driver ojol sudah bekerja keras dan mempertaruhkan keselamatan diri mereka setiap hari. \n\nMelihat kondisi tersebut, pemerintah akhirnya menetapkan biaya pemotongan dari aplikator harus di bawah 10 persen.\n\nKetua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, melalui Perpres Nomor 27 itu pemerintah juga memerintahkan agar para driver ojol mendapatkan jaring pengaman sosial. \n\nDi antara jaring pengaman itu antara lain asuransi kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja.\n\nSumber: https://money.kompas.com/read/2026/05....\n\nEditor Video: Fransisca Ellen\nUploader : Wening Cahya Mahardika\n\n#viral #viraldimediasosial #viralvideo #prabowo #presidenprabowo #prabowosubianto #hariburuh #ojekonline \n\nSUMBER: https://tangerang.tribunnews.com/\n\nJangan lupa follow akun sosial media TribunTangerang.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: \n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewstangerang  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZ0...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribun.tangerang", "post_id": "Kq_Q9WNSRT8"}}, {"key": "tribuntangerang", "attributes": {"label": "tribuntangerang", "x": 615.4621814623862, "y": 599.6563926752845, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2458, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Kq_Q9WNSRT8", "id": "tribuntangerang", "source": "youtube-000001", "content": "Perintah Tegas Prabowo! Minta Potongan Tarif Ojol di Bawah 10%: Lu yang Keringet Dia Dapat Duit\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Prabowo Subianto, meminta perusahaan ojek online (Ojol) yang tidak mau mengikuti aturan pembagian hasil aplikator dan driver dari pemerintah tidak membuka bisnisnya di Indonesia. \n\nPeringatan itu Prabowo sampaikan saat mengumumkan potongan biaya aplikator terhadap tarif perjalanan Ojol dari 20 persen menjadi 8 persen. \n\nKetentuan baru tersebut Prabowo tuangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. \n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” kata Prabowo dalam Peringatan Hari Buruh Sedunia di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).\n\nPersoalan pemotongan biaya aplikator sebesar 20 persen dari total biaya yang dibayarkan penumpang sebelumnya memang banyak dikeluhkan driver ojol.\n\nMenurut Prabowo, driver ojol sudah bekerja keras dan mempertaruhkan keselamatan diri mereka setiap hari. \n\nMelihat kondisi tersebut, pemerintah akhirnya menetapkan biaya pemotongan dari aplikator harus di bawah 10 persen.\n\nKetua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, melalui Perpres Nomor 27 itu pemerintah juga memerintahkan agar para driver ojol mendapatkan jaring pengaman sosial. \n\nDi antara jaring pengaman itu antara lain asuransi kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja.\n\nSumber: https://money.kompas.com/read/2026/05....\n\nEditor Video: Fransisca Ellen\nUploader : Wening Cahya Mahardika\n\n#viral #viraldimediasosial #viralvideo #prabowo #presidenprabowo #prabowosubianto #hariburuh #ojekonline \n\nSUMBER: https://tangerang.tribunnews.com/\n\nJangan lupa follow akun sosial media TribunTangerang.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: \n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewstangerang  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZ0...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribun.tangerang", "post_id": "Kq_Q9WNSRT8"}}, {"key": "tribuntangera...", "attributes": {"label": "tribuntangera...", "x": 734.1027583742414, "y": 780.4162684662575, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2458, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Kq_Q9WNSRT8", "id": "tribuntangera...", "source": "youtube-000001", "content": "Perintah Tegas Prabowo! Minta Potongan Tarif Ojol di Bawah 10%: Lu yang Keringet Dia Dapat Duit\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Prabowo Subianto, meminta perusahaan ojek online (Ojol) yang tidak mau mengikuti aturan pembagian hasil aplikator dan driver dari pemerintah tidak membuka bisnisnya di Indonesia. \n\nPeringatan itu Prabowo sampaikan saat mengumumkan potongan biaya aplikator terhadap tarif perjalanan Ojol dari 20 persen menjadi 8 persen. \n\nKetentuan baru tersebut Prabowo tuangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. \n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” kata Prabowo dalam Peringatan Hari Buruh Sedunia di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).\n\nPersoalan pemotongan biaya aplikator sebesar 20 persen dari total biaya yang dibayarkan penumpang sebelumnya memang banyak dikeluhkan driver ojol.\n\nMenurut Prabowo, driver ojol sudah bekerja keras dan mempertaruhkan keselamatan diri mereka setiap hari. \n\nMelihat kondisi tersebut, pemerintah akhirnya menetapkan biaya pemotongan dari aplikator harus di bawah 10 persen.\n\nKetua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, melalui Perpres Nomor 27 itu pemerintah juga memerintahkan agar para driver ojol mendapatkan jaring pengaman sosial. \n\nDi antara jaring pengaman itu antara lain asuransi kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja.\n\nSumber: https://money.kompas.com/read/2026/05....\n\nEditor Video: Fransisca Ellen\nUploader : Wening Cahya Mahardika\n\n#viral #viraldimediasosial #viralvideo #prabowo #presidenprabowo #prabowosubianto #hariburuh #ojekonline \n\nSUMBER: https://tangerang.tribunnews.com/\n\nJangan lupa follow akun sosial media TribunTangerang.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: \n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewstangerang  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZ0...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribun.tangerang", "post_id": "Kq_Q9WNSRT8"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 163.63033414859018, "y": 777.2347093043044, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8216, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "maWgpAfr49Y", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Pangkas Potongan Ojol Jadi 8 % | LAPORAN 8 PAGI\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan \"hadiah\" istimewa bagi para pengemudi transportasi daring di Indonesia dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Melalui penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026, Kepala Negara memutuskan untuk menurunkan potongan tarif ojek online (ojol) secara signifikan.\n\nDalam kebijakan terbaru ini, Presiden Prabowo menurunkan tarif potongan pendapatan ojol yang sebelumnya berada di angka 20 persen menjadi hanya 8 persen. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi yang harus menanggung risiko tinggi saat bekerja di jalanan.\n\n\"Aspirasi ini disampaikan oleh para buruh dan pengemudi ojol dalam aksi May Day di kawasan Monas, Jakarta, kepada Presiden Prabowo yang turut hadir secara langsung,\" tulis laporan tim Garuda TV di lapangan. Presiden menilai tarif lama tidak lagi berpihak pada pengemudi yang menjadi ujung tombak transportasi daring.\n\nPerpres Nomor 27 Tahun 2026 tidak hanya mengatur soal pendapatan, tetapi juga menjadi payung hukum bagi perlindungan pekerja transportasi online secara menyeluruh. Beberapa poin krusial dalam Perpres tersebut meliputi:\n\n1. Pembagian Pendapatan: Perubahan skema dari 80% (ojol) : 20% (aplikator) menjadi 92% untuk pengemudi ojol dan 8% untuk pihak aplikator.\n\n2. Jaminan Sosial: Mencakup pemberian BPJS Kesehatan bagi para pengemudi.\n\n3. Jaminan Kecelakaan Kerja: Memberikan perlindungan ekstra mengingat tingginya risiko profesi pengemudi di jalan raya.\n\n#beritaterkini #presidenprabowo  #TarifOjol #Perpres27Tahun2026 #mayday2026  #ojekonline  #kesejahteraanburuh  #garudatv  #InfoOjol #transportasionline  #beritaterbaru \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "maWgpAfr49Y"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 594.8889217392056, "y": 729.5606458117371, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.4378, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "maWgpAfr49Y", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Pangkas Potongan Ojol Jadi 8 % | LAPORAN 8 PAGI\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan \"hadiah\" istimewa bagi para pengemudi transportasi daring di Indonesia dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Melalui penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026, Kepala Negara memutuskan untuk menurunkan potongan tarif ojek online (ojol) secara signifikan.\n\nDalam kebijakan terbaru ini, Presiden Prabowo menurunkan tarif potongan pendapatan ojol yang sebelumnya berada di angka 20 persen menjadi hanya 8 persen. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi yang harus menanggung risiko tinggi saat bekerja di jalanan.\n\n\"Aspirasi ini disampaikan oleh para buruh dan pengemudi ojol dalam aksi May Day di kawasan Monas, Jakarta, kepada Presiden Prabowo yang turut hadir secara langsung,\" tulis laporan tim Garuda TV di lapangan. Presiden menilai tarif lama tidak lagi berpihak pada pengemudi yang menjadi ujung tombak transportasi daring.\n\nPerpres Nomor 27 Tahun 2026 tidak hanya mengatur soal pendapatan, tetapi juga menjadi payung hukum bagi perlindungan pekerja transportasi online secara menyeluruh. Beberapa poin krusial dalam Perpres tersebut meliputi:\n\n1. Pembagian Pendapatan: Perubahan skema dari 80% (ojol) : 20% (aplikator) menjadi 92% untuk pengemudi ojol dan 8% untuk pihak aplikator.\n\n2. Jaminan Sosial: Mencakup pemberian BPJS Kesehatan bagi para pengemudi.\n\n3. Jaminan Kecelakaan Kerja: Memberikan perlindungan ekstra mengingat tingginya risiko profesi pengemudi di jalan raya.\n\n#beritaterkini #presidenprabowo  #TarifOjol #Perpres27Tahun2026 #mayday2026  #ojekonline  #kesejahteraanburuh  #garudatv  #InfoOjol #transportasionline  #beritaterbaru \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "maWgpAfr49Y"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "@tribunpekanbaruofficial", "x": 568.3964503945241, "y": 646.2891485845388, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8216, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "tribunpekanbaruofficial", "x": 535.4608082113649, "y": 225.24956715250198, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2458, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "tribunpekanbaru", "x": 538.8993242701157, "y": 612.167696303505, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2458, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaru", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}], "edges": [{"key": "bangherwin", "source": "bangherwin", "target": "creeping5ilence", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bangherwin", "source": "bangherwin", "target": "TTariuu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bangherwin", "source": "bangherwin", "target": "GrabID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "okino2x", "source": "okino2x", "target": "creeping5ilence", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kanaldpr", "source": "kanaldpr", "target": "kanaldpr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarinda.reels", "source": "samarinda.reels", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jabarsaberhoaks", "source": "jabarsaberhoaks", "target": "almerzhrn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "syaifulhooda", "source": "syaifulhooda", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ingkmamonto", "source": "ingkmamonto", "target": "terang_media", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ingkmamonto", "source": "ingkmamonto", "target": "terang_media.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nurwayahdki3", "source": "nurwayahdki3", "target": "withregram", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nurwayahdki3", "source": "nurwayahdki3", "target": "tvr.parlemen", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@tribuntangerang", "source": "@tribuntangerang", "target": "tribuntangerang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribuntangerang", "source": "@tribuntangerang", "target": "tribuntangera...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}