{"nodes": [{"key": "wani_ngimpi", "attributes": {"label": "wani_ngimpi", "x": 364.1528965333405, "y": 129.81981472733762, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.3643, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2052572211622608901", "id": "wani_ngimpi", "source": "tweet-000004", "content": "FYI aja, GoJek dan Grab, dan mungkin aplikasi kurir/pengantaran lainnya, itu punya aplikasi keuangan sendiri yg terhubung.\nGopay(gojek), Ovo(grab), Shopeepay(shopee). semua driver wajib punya. ketika transaksi tunai, maka saldo yg ada di driver akan terpotong.", "post_id": "2052572211622608901"}}, {"key": "StudFK", "attributes": {"label": "StudFK", "x": 686.6894646840708, "y": 101.02615055240626, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 48.9691, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052572211622608901", "id": "StudFK", "source": "tweet-000004", "content": "FYI aja, GoJek dan Grab, dan mungkin aplikasi kurir/pengantaran lainnya, itu punya aplikasi keuangan sendiri yg terhubung.\nGopay(gojek), Ovo(grab), Shopeepay(shopee). semua driver wajib punya. ketika transaksi tunai, maka saldo yg ada di driver akan terpotong.", "post_id": "2052572211622608901"}}, {"key": "tanyarlfes", "attributes": {"label": "tanyarlfes", "x": 671.3521166693769, "y": 280.0705262883999, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 48.9691, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052572211622608901", "id": "tanyarlfes", "source": "tweet-000004", "content": "FYI aja, GoJek dan Grab, dan mungkin aplikasi kurir/pengantaran lainnya, itu punya aplikasi keuangan sendiri yg terhubung.\nGopay(gojek), Ovo(grab), Shopeepay(shopee). semua driver wajib punya. ketika transaksi tunai, maka saldo yg ada di driver akan terpotong.", "post_id": "2052572211622608901"}}, {"key": "yiranzry", "attributes": {"label": "yiranzry", "x": 70.26870324016288, "y": 299.30426426118026, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.3643, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2052245659793936848", "id": "yiranzry", "source": "tweet-000004", "content": "bukan grab doang tapi gojek juga, udah beberapa kali ketemu driver yg gamau jemput trs dia call minta bayar di luar tagihan aplikasi, dr aplikasi 30k driver minta 50k cash 🥲 knp pada begini dah?", "post_id": "2052245659793936848"}}, {"key": "KapudS640", "attributes": {"label": "KapudS640", "x": 250.65073584729046, "y": 227.3264185393161, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.1008, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052245659793936848", "id": "KapudS640", "source": "tweet-000004", "content": "bukan grab doang tapi gojek juga, udah beberapa kali ketemu driver yg gamau jemput trs dia call minta bayar di luar tagihan aplikasi, dr aplikasi 30k driver minta 50k cash 🥲 knp pada begini dah?", "post_id": "2052245659793936848"}}, {"key": "GrabID", "attributes": {"label": "GrabID", "x": 93.20686493268515, "y": 572.4952840596324, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.1008, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052245659793936848", "id": "GrabID", "source": "tweet-000004", "content": "bukan grab doang tapi gojek juga, udah beberapa kali ketemu driver yg gamau jemput trs dia call minta bayar di luar tagihan aplikasi, dr aplikasi 30k driver minta 50k cash 🥲 knp pada begini dah?", "post_id": "2052245659793936848"}}, {"key": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "gojekindonesia", "x": 327.1148245561517, "y": 713.7368616165214, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.1008, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052245659793936848", "id": "gojekindonesia", "source": "tweet-000004", "content": "bukan grab doang tapi gojek juga, udah beberapa kali ketemu driver yg gamau jemput trs dia call minta bayar di luar tagihan aplikasi, dr aplikasi 30k driver minta 50k cash 🥲 knp pada begini dah?", "post_id": "2052245659793936848"}}, {"key": "atoek41", "attributes": {"label": "atoek41", "x": 849.7016191157902, "y": 1.9851858766474217, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.3643, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 11, "degree": 11}, "_id": "2052310199063790068", "id": "atoek41", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "direktoridosen", "attributes": {"label": "direktoridosen", "x": 842.3486065709176, "y": 984.250085887476, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.0197, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "direktoridosen", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "HansAhmadLubis", "attributes": {"label": "HansAhmadLubis", "x": 22.269788299744242, "y": 592.4595537988911, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.0197, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "HansAhmadLubis", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "AchmadFahar", "attributes": {"label": "AchmadFahar", "x": 526.8841971693432, "y": 188.4770362043199, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.0197, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "AchmadFahar", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "bahaspemainbola", "attributes": {"label": "bahaspemainbola", "x": 71.63982268993641, "y": 898.981742938653, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.0197, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "bahaspemainbola", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "bkandewipersik", "attributes": {"label": "bkandewipersik", "x": 777.8094708416137, "y": 67.11160405709649, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.0197, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "bkandewipersik", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "BudiBukanIntel", "attributes": {"label": "BudiBukanIntel", "x": 474.2400052010719, "y": 924.9058634615287, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.0197, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "BudiBukanIntel", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "bukanfufufafaid", "attributes": {"label": "bukanfufufafaid", "x": 801.7386305390688, "y": 531.2095221353084, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.0197, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "bukanfufufafaid", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "bulunangko", "attributes": {"label": "bulunangko", "x": 593.1237900297642, "y": 135.60130971742424, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.0197, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "bulunangko", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "butoable", "attributes": {"label": "butoable", "x": 603.0972671611372, "y": 147.42515664085786, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.0197, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "butoable", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "myshawti", "attributes": {"label": "myshawti", "x": 563.9377253973031, "y": 343.7525087960538, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.0197, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "myshawti", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "iPoopBased", "attributes": {"label": "iPoopBased", "x": 332.74926758255407, "y": 788.2976700392142, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.0197, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "iPoopBased", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "samarindamedsos", "attributes": {"label": "samarindamedsos", "x": 139.5528411253507, "y": 590.2398565967154, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 34.3643, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3891090681976698409_9060670538", "id": "samarindamedsos", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nSC :", "post_id": "3891090681976698409_9060670538"}}, {"key": "smr_today", "attributes": {"label": "smr_today", "x": 7.590418267106158, "y": 874.2920273441043, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 92.7836, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3891090681976698409_9060670538", "id": "smr_today", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nSC :", "post_id": "3891090681976698409_9060670538"}}, {"key": "samarinda.reels", "attributes": {"label": "samarinda.reels", "x": 911.4281849942589, "y": 710.530020394136, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 34.3643, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3891032769151050818_10355815151", "id": "samarinda.reels", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nNarasi", "post_id": "3891032769151050818_10355815151"}}, {"key": "infoterkinismr", "attributes": {"label": "infoterkinismr", "x": 485.8785557424008, "y": 636.5728913092343, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 34.3643, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890151763525374539_2112567395", "id": "infoterkinismr", "source": "instagram-000001", "content": "Senin (4/5), mereka mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim 1. Bukan tanpa sebab, aksi ini jadi bentuk keresahan yang sudah lama terpendam.\n\nPara driver menuntut kejelasan. Mereka meminta agar pendaftaran driver baru dihentikan sementara, karena jumlah mitra yang membludak membuat orderan di lapangan terasa makin sepi—atau istilah mereka, “anyep”.\n\nTak hanya itu, muncul pula keluhan soal program layanan berbayar (slot) yang disebut bisa melancarkan orderan. Para driver merasa, untuk bisa “hidup” dari aplikasi, mereka seperti dipaksa ikut layanan tersebut.\n\nBagi mereka, ini bukan sekadar soal fitur—ini soal penghasilan harian dan keberlangsungan hidup.\nKini, para driver berharap ada langkah nyata dari pihak perusahaan. Karena di balik jaket hijau itu, ada banyak keluarga yang bergantung pada setiap order yang masuk.\n\n🎥:", "post_id": "3890151763525374539_2112567395"}}, {"key": "samarinda_borneo_", "attributes": {"label": "samarinda_borneo_", "x": 490.77726685163503, "y": 81.13314946224048, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.5739, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890151763525374539_2112567395", "id": "samarinda_borneo_", "source": "instagram-000001", "content": "Senin (4/5), mereka mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim 1. Bukan tanpa sebab, aksi ini jadi bentuk keresahan yang sudah lama terpendam.\n\nPara driver menuntut kejelasan. Mereka meminta agar pendaftaran driver baru dihentikan sementara, karena jumlah mitra yang membludak membuat orderan di lapangan terasa makin sepi—atau istilah mereka, “anyep”.\n\nTak hanya itu, muncul pula keluhan soal program layanan berbayar (slot) yang disebut bisa melancarkan orderan. Para driver merasa, untuk bisa “hidup” dari aplikasi, mereka seperti dipaksa ikut layanan tersebut.\n\nBagi mereka, ini bukan sekadar soal fitur—ini soal penghasilan harian dan keberlangsungan hidup.\nKini, para driver berharap ada langkah nyata dari pihak perusahaan. Karena di balik jaket hijau itu, ada banyak keluarga yang bergantung pada setiap order yang masuk.\n\n🎥:", "post_id": "3890151763525374539_2112567395"}}], "edges": [{"key": "wani_ngimpi", "source": "wani_ngimpi", "target": "StudFK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wani_ngimpi", "source": "wani_ngimpi", "target": "tanyarlfes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "yiranzry", "source": "yiranzry", "target": "KapudS640", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "yiranzry", "source": "yiranzry", "target": "GrabID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "yiranzry", "source": "yiranzry", "target": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "direktoridosen", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "HansAhmadLubis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "AchmadFahar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "bahaspemainbola", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "bkandewipersik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "BudiBukanIntel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "bukanfufufafaid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "bulunangko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "butoable", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "myshawti", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "iPoopBased", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "samarindamedsos", "source": "samarindamedsos", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarinda.reels", "source": "samarinda.reels", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infoterkinismr", "source": "infoterkinismr", "target": "samarinda_borneo_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}]}