{"nodes": [{"key": "samarindamedsos", "attributes": {"label": "samarindamedsos", "x": 807.4858219166254, "y": 299.6356260392318, "size": 9.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 116.959, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3891090681976698409_9060670538", "id": "samarindamedsos", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nSC :", "post_id": "3891090681976698409_9060670538"}}, {"key": "smr_today", "attributes": {"label": "smr_today", "x": 359.02426990179316, "y": 634.9531581353374, "size": 9.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 315.7895, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3891090681976698409_9060670538", "id": "smr_today", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nSC :", "post_id": "3891090681976698409_9060670538"}}, {"key": "samarinda.reels", "attributes": {"label": "samarinda.reels", "x": 241.76778919261756, "y": 184.88082227396563, "size": 9.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 116.959, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3891032769151050818_10355815151", "id": "samarinda.reels", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nNarasi", "post_id": "3891032769151050818_10355815151"}}, {"key": "radar.kendari0", "attributes": {"label": "radar.kendari0", "x": 153.10775584441282, "y": 378.2827067197081, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 116.959, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636766594533707015", "id": "radar.kendari0", "source": "tiktok-000001", "content": "Mediasi Memanas, Ojol dan Ojek Pelabuhan Kendari Nyaris Adu Jotos Didepan Wawali Sudirman KENDARI — Pertemuan mediasi antara perwakilan ojek online (ojol) dan ojek pangkalan Pelabuhan Kendari nyaris berujung bentrokan.  Ketegangan itu bahkan terjadi di hadapan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat rapat berlangsung di Balai Kota, Senin (04/05/2026). Mediasi yang digelar untuk mencari solusi terkait polemik angkutan penumpang di kawasan Pelabuhan Kendari tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pihak KSOP Kendari, serta Pelindo cabang Kendari. Ketua Asosiasi Driver Pelabuhan Kendari, Sahidin, membenarkan adanya ketegangan dalam forum tersebut. “Benar, sempat terjadi ketegangan antara kedua pihak,” ungkapnya singkat. Suasana memanas dipicu perbedaan pandangan terkait wilayah operasional dan sistem penjemputan penumpang di area pelabuhan.  Perwakilan ojek pangkalan mengaku keberatan dengan keberadaan ojol yang dinilai mengganggu mata pencaharian mereka, sementara pihak ojol menegaskan bahwa mereka beroperasi sesuai aturan aplikasi dan kebutuhan masyarakat. Perdebatan yang berlangsung alot sempat memicu emosi beberapa peserta hingga nyaris terjadi adu fisik. Beruntung, aparat keamanan dan peserta rapat lainnya segera melerai sehingga situasi dapat kembali terkendali. Penulis : Agus Setiawan Selengkapnya baca di https://radarkendari.id/mediasi-memanas-ojol-dan-ojek-pelabuhan-kendari-nyaris-adu-jotos-didepan-wawali-sudirman/ #ojol. #ojek #kendari #adujotos   Driver Pelabuhan", "post_id": "7636766594533707015"}}, {"key": "kendarikotagoid", "attributes": {"label": "kendarikotagoid", "x": 333.58242256458016, "y": 860.6637255844012, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 166.6667, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636766594533707015", "id": "kendarikotagoid", "source": "tiktok-000001", "content": "Mediasi Memanas, Ojol dan Ojek Pelabuhan Kendari Nyaris Adu Jotos Didepan Wawali Sudirman KENDARI — Pertemuan mediasi antara perwakilan ojek online (ojol) dan ojek pangkalan Pelabuhan Kendari nyaris berujung bentrokan.  Ketegangan itu bahkan terjadi di hadapan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat rapat berlangsung di Balai Kota, Senin (04/05/2026). Mediasi yang digelar untuk mencari solusi terkait polemik angkutan penumpang di kawasan Pelabuhan Kendari tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pihak KSOP Kendari, serta Pelindo cabang Kendari. Ketua Asosiasi Driver Pelabuhan Kendari, Sahidin, membenarkan adanya ketegangan dalam forum tersebut. “Benar, sempat terjadi ketegangan antara kedua pihak,” ungkapnya singkat. Suasana memanas dipicu perbedaan pandangan terkait wilayah operasional dan sistem penjemputan penumpang di area pelabuhan.  Perwakilan ojek pangkalan mengaku keberatan dengan keberadaan ojol yang dinilai mengganggu mata pencaharian mereka, sementara pihak ojol menegaskan bahwa mereka beroperasi sesuai aturan aplikasi dan kebutuhan masyarakat. Perdebatan yang berlangsung alot sempat memicu emosi beberapa peserta hingga nyaris terjadi adu fisik. Beruntung, aparat keamanan dan peserta rapat lainnya segera melerai sehingga situasi dapat kembali terkendali. Penulis : Agus Setiawan Selengkapnya baca di https://radarkendari.id/mediasi-memanas-ojol-dan-ojek-pelabuhan-kendari-nyaris-adu-jotos-didepan-wawali-sudirman/ #ojol. #ojek #kendari #adujotos   Driver Pelabuhan", "post_id": "7636766594533707015"}}, {"key": "Asosiasi", "attributes": {"label": "Asosiasi", "x": 615.5348687469254, "y": 550.0072856141516, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 166.6667, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636766594533707015", "id": "Asosiasi", "source": "tiktok-000001", "content": "Mediasi Memanas, Ojol dan Ojek Pelabuhan Kendari Nyaris Adu Jotos Didepan Wawali Sudirman KENDARI — Pertemuan mediasi antara perwakilan ojek online (ojol) dan ojek pangkalan Pelabuhan Kendari nyaris berujung bentrokan.  Ketegangan itu bahkan terjadi di hadapan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat rapat berlangsung di Balai Kota, Senin (04/05/2026). Mediasi yang digelar untuk mencari solusi terkait polemik angkutan penumpang di kawasan Pelabuhan Kendari tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pihak KSOP Kendari, serta Pelindo cabang Kendari. Ketua Asosiasi Driver Pelabuhan Kendari, Sahidin, membenarkan adanya ketegangan dalam forum tersebut. “Benar, sempat terjadi ketegangan antara kedua pihak,” ungkapnya singkat. Suasana memanas dipicu perbedaan pandangan terkait wilayah operasional dan sistem penjemputan penumpang di area pelabuhan.  Perwakilan ojek pangkalan mengaku keberatan dengan keberadaan ojol yang dinilai mengganggu mata pencaharian mereka, sementara pihak ojol menegaskan bahwa mereka beroperasi sesuai aturan aplikasi dan kebutuhan masyarakat. Perdebatan yang berlangsung alot sempat memicu emosi beberapa peserta hingga nyaris terjadi adu fisik. Beruntung, aparat keamanan dan peserta rapat lainnya segera melerai sehingga situasi dapat kembali terkendali. Penulis : Agus Setiawan Selengkapnya baca di https://radarkendari.id/mediasi-memanas-ojol-dan-ojek-pelabuhan-kendari-nyaris-adu-jotos-didepan-wawali-sudirman/ #ojol. #ojek #kendari #adujotos   Driver Pelabuhan", "post_id": "7636766594533707015"}}], "edges": [{"key": "samarindamedsos", "source": "samarindamedsos", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarinda.reels", "source": "samarinda.reels", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar.kendari0", "source": "radar.kendari0", "target": "kendarikotagoid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "radar.kendari0", "source": "radar.kendari0", "target": "Asosiasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}