{"nodes": [{"key": "19olippe", "attributes": {"label": "19olippe", "x": 98.58407766493681, "y": 877.2263447462739, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 70.1754, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052274239374533046", "id": "19olippe", "source": "tweet-000004", "content": "YA AMPUN siang2 begini sulit sekali nyari driver grab express. pengiriman jarak cuma 2,8km. Dan saya ga bisa pakai promo bahkan, bayar full - instant! Sulit sulit", "post_id": "2052274239374533046"}}, {"key": "GrabID", "attributes": {"label": "GrabID", "x": 600.1503454824706, "y": 530.1848037569681, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 129.8246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052274239374533046", "id": "GrabID", "source": "tweet-000004", "content": "YA AMPUN siang2 begini sulit sekali nyari driver grab express. pengiriman jarak cuma 2,8km. Dan saya ga bisa pakai promo bahkan, bayar full - instant! Sulit sulit", "post_id": "2052274239374533046"}}, {"key": "Kidnepp7", "attributes": {"label": "Kidnepp7", "x": 577.7936361382673, "y": 39.13518219348022, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 70.1754, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2052150033085305047", "id": "Kidnepp7", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak, alogaritma gojek dipengaruhi jumlah/ jarak driver di sktr situ. Misal driver pertama anda cancel. Secara radius aplikasi akan mencari driver lain terdekat, namun lebih jauh dr driver pertama td, sehngga tarif berubah. Dan bisa lebih lama jika tidak ada yg mau ambil.", "post_id": "2052150033085305047"}}, {"key": "inayifla", "attributes": {"label": "inayifla", "x": 191.20568653632708, "y": 351.5792959025802, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 100.0, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052150033085305047", "id": "inayifla", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak, alogaritma gojek dipengaruhi jumlah/ jarak driver di sktr situ. Misal driver pertama anda cancel. Secara radius aplikasi akan mencari driver lain terdekat, namun lebih jauh dr driver pertama td, sehngga tarif berubah. Dan bisa lebih lama jika tidak ada yg mau ambil.", "post_id": "2052150033085305047"}}, {"key": "wkwkwkpostt", "attributes": {"label": "wkwkwkpostt", "x": 473.7912339375361, "y": 770.5420880260059, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 100.0, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052150033085305047", "id": "wkwkwkpostt", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak, alogaritma gojek dipengaruhi jumlah/ jarak driver di sktr situ. Misal driver pertama anda cancel. Secara radius aplikasi akan mencari driver lain terdekat, namun lebih jauh dr driver pertama td, sehngga tarif berubah. Dan bisa lebih lama jika tidak ada yg mau ambil.", "post_id": "2052150033085305047"}}, {"key": "samarindamedsos", "attributes": {"label": "samarindamedsos", "x": 679.48582804431, "y": 871.8380682288279, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 70.1754, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3891090681976698409_9060670538", "id": "samarindamedsos", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nSC :", "post_id": "3891090681976698409_9060670538"}}, {"key": "smr_today", "attributes": {"label": "smr_today", "x": 537.9075951057484, "y": 246.62486034441557, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 189.4737, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3891090681976698409_9060670538", "id": "smr_today", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nSC :", "post_id": "3891090681976698409_9060670538"}}, {"key": "samarinda.reels", "attributes": {"label": "samarinda.reels", "x": 135.8566442917134, "y": 832.3046623164485, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 70.1754, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3891032769151050818_10355815151", "id": "samarinda.reels", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nNarasi", "post_id": "3891032769151050818_10355815151"}}, {"key": "infoterkinismr", "attributes": {"label": "infoterkinismr", "x": 334.68000512315376, "y": 43.75453996735623, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 70.1754, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890151763525374539_2112567395", "id": "infoterkinismr", "source": "instagram-000001", "content": "Senin (4/5), mereka mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim 1. Bukan tanpa sebab, aksi ini jadi bentuk keresahan yang sudah lama terpendam.\n\nPara driver menuntut kejelasan. Mereka meminta agar pendaftaran driver baru dihentikan sementara, karena jumlah mitra yang membludak membuat orderan di lapangan terasa makin sepi—atau istilah mereka, “anyep”.\n\nTak hanya itu, muncul pula keluhan soal program layanan berbayar (slot) yang disebut bisa melancarkan orderan. Para driver merasa, untuk bisa “hidup” dari aplikasi, mereka seperti dipaksa ikut layanan tersebut.\n\nBagi mereka, ini bukan sekadar soal fitur—ini soal penghasilan harian dan keberlangsungan hidup.\nKini, para driver berharap ada langkah nyata dari pihak perusahaan. Karena di balik jaket hijau itu, ada banyak keluarga yang bergantung pada setiap order yang masuk.\n\n🎥:", "post_id": "3890151763525374539_2112567395"}}, {"key": "samarinda_borneo_", "attributes": {"label": "samarinda_borneo_", "x": 817.7398224184063, "y": 368.0489277819904, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 129.8246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890151763525374539_2112567395", "id": "samarinda_borneo_", "source": "instagram-000001", "content": "Senin (4/5), mereka mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim 1. Bukan tanpa sebab, aksi ini jadi bentuk keresahan yang sudah lama terpendam.\n\nPara driver menuntut kejelasan. Mereka meminta agar pendaftaran driver baru dihentikan sementara, karena jumlah mitra yang membludak membuat orderan di lapangan terasa makin sepi—atau istilah mereka, “anyep”.\n\nTak hanya itu, muncul pula keluhan soal program layanan berbayar (slot) yang disebut bisa melancarkan orderan. Para driver merasa, untuk bisa “hidup” dari aplikasi, mereka seperti dipaksa ikut layanan tersebut.\n\nBagi mereka, ini bukan sekadar soal fitur—ini soal penghasilan harian dan keberlangsungan hidup.\nKini, para driver berharap ada langkah nyata dari pihak perusahaan. Karena di balik jaket hijau itu, ada banyak keluarga yang bergantung pada setiap order yang masuk.\n\n🎥:", "post_id": "3890151763525374539_2112567395"}}], "edges": [{"key": "19olippe", "source": "19olippe", "target": "GrabID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kidnepp7", "source": "Kidnepp7", "target": "inayifla", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kidnepp7", "source": "Kidnepp7", "target": "wkwkwkpostt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "samarindamedsos", "source": "samarindamedsos", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarinda.reels", "source": "samarinda.reels", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infoterkinismr", "source": "infoterkinismr", "target": "samarinda_borneo_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}]}