{"nodes": [{"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 376.3234689356272, "y": 463.0722660838985, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 149.2537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890222090736561505_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Sebagai salah satu aplikator transportasi daring terbesar di\nIndonesia, Maxim berkomitmen dalam memberikan perlindungan terbaik bagi para pengguna dan mitra pengemudinya.\n\nBekerja sama dengan Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YPSSI), Maxim memberikan santunan berupa penggantian biaya pengobatan kepada pengguna Maxim berinisial UJP di Palembang.\n\nKejadian bermula saat UJP berkendara dengan mitra pengemudi Maxim menuju titik tuju. Di tengah perjalanan mereka ditabrak oleh motor lain dari belakang yang hendak menyalip hingga terjatuh dari kendaraan.\n\nUJP mengalami cedera serius di bagian kaki kemudian dilarikan ke rumah sakit\nterdekat untuk mendapatkan penanganan.\n\nDari kejadian ini, Maxim melalui YPSSI memberikan santunan penggantian biaya pengobatan sebesar Rp14,651,400 kepada UJP sebagai bentuk komitmen perlindungan Maxim kepada penggunanya.\n\n“Kami berharap semoga Bapak UJP dapat segera pulih dan dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala. Semoga bantuan santunan ini dapat membantu meringankan beban biaya pengobatan yang ada.” ujar M Ridho Hanafia, Head of Subdivision Maxim Palembang.\n\nPerlu diketahui bahwa santunan akan diberikan kepada mitra pengemudi selama kecelakaan terjadi bukan disebabkan oleh tindakan pengemudi Maxim.\n\nSedangkan pengguna akan tetap mendapatkan santunan terlepas dari penyebab kecelakaan.\n\n“Kami mengimbau rekan-rekan pengemudi untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara. Kami juga mengajak\nrekan-rekan untuk selalu menggunakan alat keselamatan dan untuk selalu berdo’a sebelum melakukan perjalanan.” tutupnya.\n\n \n#maximpalembang \n#maximkayuagung \n#maxim \n#fyp\n#pengikutinstagram❤️‍", "post_id": "3890222090736561505_6614111699"}}, {"key": "maxim.palembang", "attributes": {"label": "maxim.palembang", "x": 520.4309504213451, "y": 966.8131792684799, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 276.1195, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890222090736561505_6614111699", "id": "maxim.palembang", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Sebagai salah satu aplikator transportasi daring terbesar di\nIndonesia, Maxim berkomitmen dalam memberikan perlindungan terbaik bagi para pengguna dan mitra pengemudinya.\n\nBekerja sama dengan Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YPSSI), Maxim memberikan santunan berupa penggantian biaya pengobatan kepada pengguna Maxim berinisial UJP di Palembang.\n\nKejadian bermula saat UJP berkendara dengan mitra pengemudi Maxim menuju titik tuju. Di tengah perjalanan mereka ditabrak oleh motor lain dari belakang yang hendak menyalip hingga terjatuh dari kendaraan.\n\nUJP mengalami cedera serius di bagian kaki kemudian dilarikan ke rumah sakit\nterdekat untuk mendapatkan penanganan.\n\nDari kejadian ini, Maxim melalui YPSSI memberikan santunan penggantian biaya pengobatan sebesar Rp14,651,400 kepada UJP sebagai bentuk komitmen perlindungan Maxim kepada penggunanya.\n\n“Kami berharap semoga Bapak UJP dapat segera pulih dan dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala. Semoga bantuan santunan ini dapat membantu meringankan beban biaya pengobatan yang ada.” ujar M Ridho Hanafia, Head of Subdivision Maxim Palembang.\n\nPerlu diketahui bahwa santunan akan diberikan kepada mitra pengemudi selama kecelakaan terjadi bukan disebabkan oleh tindakan pengemudi Maxim.\n\nSedangkan pengguna akan tetap mendapatkan santunan terlepas dari penyebab kecelakaan.\n\n“Kami mengimbau rekan-rekan pengemudi untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara. Kami juga mengajak\nrekan-rekan untuk selalu menggunakan alat keselamatan dan untuk selalu berdo’a sebelum melakukan perjalanan.” tutupnya.\n\n \n#maximpalembang \n#maximkayuagung \n#maxim \n#fyp\n#pengikutinstagram❤️‍", "post_id": "3890222090736561505_6614111699"}}, {"key": "radar.kendari0", "attributes": {"label": "radar.kendari0", "x": 656.0005810912996, "y": 539.5910251423527, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 149.2537, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636766594533707015", "id": "radar.kendari0", "source": "tiktok-000001", "content": "Mediasi Memanas, Ojol dan Ojek Pelabuhan Kendari Nyaris Adu Jotos Didepan Wawali Sudirman KENDARI — Pertemuan mediasi antara perwakilan ojek online (ojol) dan ojek pangkalan Pelabuhan Kendari nyaris berujung bentrokan.  Ketegangan itu bahkan terjadi di hadapan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat rapat berlangsung di Balai Kota, Senin (04/05/2026). Mediasi yang digelar untuk mencari solusi terkait polemik angkutan penumpang di kawasan Pelabuhan Kendari tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pihak KSOP Kendari, serta Pelindo cabang Kendari. Ketua Asosiasi Driver Pelabuhan Kendari, Sahidin, membenarkan adanya ketegangan dalam forum tersebut. “Benar, sempat terjadi ketegangan antara kedua pihak,” ungkapnya singkat. Suasana memanas dipicu perbedaan pandangan terkait wilayah operasional dan sistem penjemputan penumpang di area pelabuhan.  Perwakilan ojek pangkalan mengaku keberatan dengan keberadaan ojol yang dinilai mengganggu mata pencaharian mereka, sementara pihak ojol menegaskan bahwa mereka beroperasi sesuai aturan aplikasi dan kebutuhan masyarakat. Perdebatan yang berlangsung alot sempat memicu emosi beberapa peserta hingga nyaris terjadi adu fisik. Beruntung, aparat keamanan dan peserta rapat lainnya segera melerai sehingga situasi dapat kembali terkendali. Penulis : Agus Setiawan Selengkapnya baca di https://radarkendari.id/mediasi-memanas-ojol-dan-ojek-pelabuhan-kendari-nyaris-adu-jotos-didepan-wawali-sudirman/ #ojol. #ojek #kendari #adujotos   Driver Pelabuhan", "post_id": "7636766594533707015"}}, {"key": "kendarikotagoid", "attributes": {"label": "kendarikotagoid", "x": 500.45192368585776, "y": 843.8932944736794, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 212.6866, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636766594533707015", "id": "kendarikotagoid", "source": "tiktok-000001", "content": "Mediasi Memanas, Ojol dan Ojek Pelabuhan Kendari Nyaris Adu Jotos Didepan Wawali Sudirman KENDARI — Pertemuan mediasi antara perwakilan ojek online (ojol) dan ojek pangkalan Pelabuhan Kendari nyaris berujung bentrokan.  Ketegangan itu bahkan terjadi di hadapan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat rapat berlangsung di Balai Kota, Senin (04/05/2026). Mediasi yang digelar untuk mencari solusi terkait polemik angkutan penumpang di kawasan Pelabuhan Kendari tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pihak KSOP Kendari, serta Pelindo cabang Kendari. Ketua Asosiasi Driver Pelabuhan Kendari, Sahidin, membenarkan adanya ketegangan dalam forum tersebut. “Benar, sempat terjadi ketegangan antara kedua pihak,” ungkapnya singkat. Suasana memanas dipicu perbedaan pandangan terkait wilayah operasional dan sistem penjemputan penumpang di area pelabuhan.  Perwakilan ojek pangkalan mengaku keberatan dengan keberadaan ojol yang dinilai mengganggu mata pencaharian mereka, sementara pihak ojol menegaskan bahwa mereka beroperasi sesuai aturan aplikasi dan kebutuhan masyarakat. Perdebatan yang berlangsung alot sempat memicu emosi beberapa peserta hingga nyaris terjadi adu fisik. Beruntung, aparat keamanan dan peserta rapat lainnya segera melerai sehingga situasi dapat kembali terkendali. Penulis : Agus Setiawan Selengkapnya baca di https://radarkendari.id/mediasi-memanas-ojol-dan-ojek-pelabuhan-kendari-nyaris-adu-jotos-didepan-wawali-sudirman/ #ojol. #ojek #kendari #adujotos   Driver Pelabuhan", "post_id": "7636766594533707015"}}, {"key": "Asosiasi", "attributes": {"label": "Asosiasi", "x": 966.4381995844053, "y": 884.7189723653871, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 212.6866, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636766594533707015", "id": "Asosiasi", "source": "tiktok-000001", "content": "Mediasi Memanas, Ojol dan Ojek Pelabuhan Kendari Nyaris Adu Jotos Didepan Wawali Sudirman KENDARI — Pertemuan mediasi antara perwakilan ojek online (ojol) dan ojek pangkalan Pelabuhan Kendari nyaris berujung bentrokan.  Ketegangan itu bahkan terjadi di hadapan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat rapat berlangsung di Balai Kota, Senin (04/05/2026). Mediasi yang digelar untuk mencari solusi terkait polemik angkutan penumpang di kawasan Pelabuhan Kendari tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pihak KSOP Kendari, serta Pelindo cabang Kendari. Ketua Asosiasi Driver Pelabuhan Kendari, Sahidin, membenarkan adanya ketegangan dalam forum tersebut. “Benar, sempat terjadi ketegangan antara kedua pihak,” ungkapnya singkat. Suasana memanas dipicu perbedaan pandangan terkait wilayah operasional dan sistem penjemputan penumpang di area pelabuhan.  Perwakilan ojek pangkalan mengaku keberatan dengan keberadaan ojol yang dinilai mengganggu mata pencaharian mereka, sementara pihak ojol menegaskan bahwa mereka beroperasi sesuai aturan aplikasi dan kebutuhan masyarakat. Perdebatan yang berlangsung alot sempat memicu emosi beberapa peserta hingga nyaris terjadi adu fisik. Beruntung, aparat keamanan dan peserta rapat lainnya segera melerai sehingga situasi dapat kembali terkendali. Penulis : Agus Setiawan Selengkapnya baca di https://radarkendari.id/mediasi-memanas-ojol-dan-ojek-pelabuhan-kendari-nyaris-adu-jotos-didepan-wawali-sudirman/ #ojol. #ojek #kendari #adujotos   Driver Pelabuhan", "post_id": "7636766594533707015"}}], "edges": [{"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "maxim.palembang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar.kendari0", "source": "radar.kendari0", "target": "kendarikotagoid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "radar.kendari0", "source": "radar.kendari0", "target": "Asosiasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}