{"nodes": [{"key": "jabarsaberhoaks", "attributes": {"label": "jabarsaberhoaks", "x": 674.2765076803405, "y": 536.5004190742851, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 104.7121, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3891589496524872332_9196506835", "id": "jabarsaberhoaks", "source": "instagram-000001", "content": "KDM DISINDIR PENGACARA, TERNYATA KADER PDIP\n[HOAKS : FALSE CONNECTION]\n\nBeredar sebuah thumbnail di youtube pada (24/4/2026) dengan narasi “OKNUM PENGACARA SINDIR KDM, TERNYATA KADER PDIP”, “PRABOWO PASANG BADAN BELA KDM, TERNYATA SURUHAN MEGAWATI”. \n\nCEK FAKTA : Thumbnail tersebut merupakan gabungan beberapa gambar yang identik berasal dari media berbeda. Foto Presiden Prabowo yang sedang berpidato dengan gambar balipost.com pada (19/2/2025) dengan berjudul “Pertama digelar serentak, Presiden akan lantik 961 Kepala Daerah Pada 20 FEBUARI 2025”, Lalu dengan gambar papua.tribunnews.com pada (29/8/2025) dengan berjudul “Presiden Prabowo Diminta Evaluasi Kepolisian RI Pasca-tewasnya Driver Ojol Dilindas Rantis Brimob”, Dan gambar news.detik.com pada (22/4/2025) dengan berjudul “Arahan Terbaru Prabowo agar Menteri-menterinya rapatkan barisan”. Foto Wakil Presiden Gibran dengan gambar suara.com pada (17/7/2025) dengan berjudul “Gibran Bongkar 'Oleh-oleh' Prabowo Lawatan 15 Hari ke 6 Negara: Presiden Bawa Kabar Baik”, Lalu dengan gambar  klikfakta.com pada (16/7/2025) “Soal Hilirisasi Kemenyan, Gibran: Ibu-Ibu yang Pakai Parfum LV, Gucci Itu dari Kemenyan”.\n\nSementara itu, tidak ditemukan narasi pada thumbnail yang sesuai dengan isi video, video tersebut diantaranya berisi Presiden Prabowo minta bantuan ke Dedi Mulyadi dan Anggota DPRD Jabar fraksi PDIP mengklarifikasi yang mengkritik KDM. Lalu hanya kritikan dari masyarakat kepada KDM melalui unggahan video di tiktok, tidak ditemukan informasi bahwa pengacara kader PDIP sindir KDM.\n\nKESIMPULAN : Klaim yang menyebutkan KDM disindir Pengacara, ternyata kader PDIP adalah tidak benar.\n\nRUJUKAN : \nbalipost.com \nnews.detik.com\nsuara.com\nklikfakta.com\nkoran.pikiran-rakyat.com \nrmol.id\njpnn.com \nkompas.id\ninibali.com\n\nTEKS : Muhammad Almer Zahran", "post_id": "3891589496524872332_9196506835"}}, {"key": "almerzhrn", "attributes": {"label": "almerzhrn", "x": 901.9541314601989, "y": 291.71927638833273, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 193.7172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891589496524872332_9196506835", "id": "almerzhrn", "source": "instagram-000001", "content": "KDM DISINDIR PENGACARA, TERNYATA KADER PDIP\n[HOAKS : FALSE CONNECTION]\n\nBeredar sebuah thumbnail di youtube pada (24/4/2026) dengan narasi “OKNUM PENGACARA SINDIR KDM, TERNYATA KADER PDIP”, “PRABOWO PASANG BADAN BELA KDM, TERNYATA SURUHAN MEGAWATI”. \n\nCEK FAKTA : Thumbnail tersebut merupakan gabungan beberapa gambar yang identik berasal dari media berbeda. Foto Presiden Prabowo yang sedang berpidato dengan gambar balipost.com pada (19/2/2025) dengan berjudul “Pertama digelar serentak, Presiden akan lantik 961 Kepala Daerah Pada 20 FEBUARI 2025”, Lalu dengan gambar papua.tribunnews.com pada (29/8/2025) dengan berjudul “Presiden Prabowo Diminta Evaluasi Kepolisian RI Pasca-tewasnya Driver Ojol Dilindas Rantis Brimob”, Dan gambar news.detik.com pada (22/4/2025) dengan berjudul “Arahan Terbaru Prabowo agar Menteri-menterinya rapatkan barisan”. Foto Wakil Presiden Gibran dengan gambar suara.com pada (17/7/2025) dengan berjudul “Gibran Bongkar 'Oleh-oleh' Prabowo Lawatan 15 Hari ke 6 Negara: Presiden Bawa Kabar Baik”, Lalu dengan gambar  klikfakta.com pada (16/7/2025) “Soal Hilirisasi Kemenyan, Gibran: Ibu-Ibu yang Pakai Parfum LV, Gucci Itu dari Kemenyan”.\n\nSementara itu, tidak ditemukan narasi pada thumbnail yang sesuai dengan isi video, video tersebut diantaranya berisi Presiden Prabowo minta bantuan ke Dedi Mulyadi dan Anggota DPRD Jabar fraksi PDIP mengklarifikasi yang mengkritik KDM. Lalu hanya kritikan dari masyarakat kepada KDM melalui unggahan video di tiktok, tidak ditemukan informasi bahwa pengacara kader PDIP sindir KDM.\n\nKESIMPULAN : Klaim yang menyebutkan KDM disindir Pengacara, ternyata kader PDIP adalah tidak benar.\n\nRUJUKAN : \nbalipost.com \nnews.detik.com\nsuara.com\nklikfakta.com\nkoran.pikiran-rakyat.com \nrmol.id\njpnn.com \nkompas.id\ninibali.com\n\nTEKS : Muhammad Almer Zahran", "post_id": "3891589496524872332_9196506835"}}, {"key": "radar.kendari0", "attributes": {"label": "radar.kendari0", "x": 467.4837731407013, "y": 962.5969965663327, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 104.7121, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636766594533707015", "id": "radar.kendari0", "source": "tiktok-000001", "content": "Mediasi Memanas, Ojol dan Ojek Pelabuhan Kendari Nyaris Adu Jotos Didepan Wawali Sudirman KENDARI — Pertemuan mediasi antara perwakilan ojek online (ojol) dan ojek pangkalan Pelabuhan Kendari nyaris berujung bentrokan.  Ketegangan itu bahkan terjadi di hadapan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat rapat berlangsung di Balai Kota, Senin (04/05/2026). Mediasi yang digelar untuk mencari solusi terkait polemik angkutan penumpang di kawasan Pelabuhan Kendari tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pihak KSOP Kendari, serta Pelindo cabang Kendari. Ketua Asosiasi Driver Pelabuhan Kendari, Sahidin, membenarkan adanya ketegangan dalam forum tersebut. “Benar, sempat terjadi ketegangan antara kedua pihak,” ungkapnya singkat. Suasana memanas dipicu perbedaan pandangan terkait wilayah operasional dan sistem penjemputan penumpang di area pelabuhan.  Perwakilan ojek pangkalan mengaku keberatan dengan keberadaan ojol yang dinilai mengganggu mata pencaharian mereka, sementara pihak ojol menegaskan bahwa mereka beroperasi sesuai aturan aplikasi dan kebutuhan masyarakat. Perdebatan yang berlangsung alot sempat memicu emosi beberapa peserta hingga nyaris terjadi adu fisik. Beruntung, aparat keamanan dan peserta rapat lainnya segera melerai sehingga situasi dapat kembali terkendali. Penulis : Agus Setiawan Selengkapnya baca di https://radarkendari.id/mediasi-memanas-ojol-dan-ojek-pelabuhan-kendari-nyaris-adu-jotos-didepan-wawali-sudirman/ #ojol. #ojek #kendari #adujotos   Driver Pelabuhan", "post_id": "7636766594533707015"}}, {"key": "kendarikotagoid", "attributes": {"label": "kendarikotagoid", "x": 193.00016341888627, "y": 185.79371937802037, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 149.2147, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636766594533707015", "id": "kendarikotagoid", "source": "tiktok-000001", "content": "Mediasi Memanas, Ojol dan Ojek Pelabuhan Kendari Nyaris Adu Jotos Didepan Wawali Sudirman KENDARI — Pertemuan mediasi antara perwakilan ojek online (ojol) dan ojek pangkalan Pelabuhan Kendari nyaris berujung bentrokan.  Ketegangan itu bahkan terjadi di hadapan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat rapat berlangsung di Balai Kota, Senin (04/05/2026). Mediasi yang digelar untuk mencari solusi terkait polemik angkutan penumpang di kawasan Pelabuhan Kendari tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pihak KSOP Kendari, serta Pelindo cabang Kendari. Ketua Asosiasi Driver Pelabuhan Kendari, Sahidin, membenarkan adanya ketegangan dalam forum tersebut. “Benar, sempat terjadi ketegangan antara kedua pihak,” ungkapnya singkat. Suasana memanas dipicu perbedaan pandangan terkait wilayah operasional dan sistem penjemputan penumpang di area pelabuhan.  Perwakilan ojek pangkalan mengaku keberatan dengan keberadaan ojol yang dinilai mengganggu mata pencaharian mereka, sementara pihak ojol menegaskan bahwa mereka beroperasi sesuai aturan aplikasi dan kebutuhan masyarakat. Perdebatan yang berlangsung alot sempat memicu emosi beberapa peserta hingga nyaris terjadi adu fisik. Beruntung, aparat keamanan dan peserta rapat lainnya segera melerai sehingga situasi dapat kembali terkendali. Penulis : Agus Setiawan Selengkapnya baca di https://radarkendari.id/mediasi-memanas-ojol-dan-ojek-pelabuhan-kendari-nyaris-adu-jotos-didepan-wawali-sudirman/ #ojol. #ojek #kendari #adujotos   Driver Pelabuhan", "post_id": "7636766594533707015"}}, {"key": "Asosiasi", "attributes": {"label": "Asosiasi", "x": 152.89428524137017, "y": 258.71004347015827, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 149.2147, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636766594533707015", "id": "Asosiasi", "source": "tiktok-000001", "content": "Mediasi Memanas, Ojol dan Ojek Pelabuhan Kendari Nyaris Adu Jotos Didepan Wawali Sudirman KENDARI — Pertemuan mediasi antara perwakilan ojek online (ojol) dan ojek pangkalan Pelabuhan Kendari nyaris berujung bentrokan.  Ketegangan itu bahkan terjadi di hadapan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat rapat berlangsung di Balai Kota, Senin (04/05/2026). Mediasi yang digelar untuk mencari solusi terkait polemik angkutan penumpang di kawasan Pelabuhan Kendari tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pihak KSOP Kendari, serta Pelindo cabang Kendari. Ketua Asosiasi Driver Pelabuhan Kendari, Sahidin, membenarkan adanya ketegangan dalam forum tersebut. “Benar, sempat terjadi ketegangan antara kedua pihak,” ungkapnya singkat. Suasana memanas dipicu perbedaan pandangan terkait wilayah operasional dan sistem penjemputan penumpang di area pelabuhan.  Perwakilan ojek pangkalan mengaku keberatan dengan keberadaan ojol yang dinilai mengganggu mata pencaharian mereka, sementara pihak ojol menegaskan bahwa mereka beroperasi sesuai aturan aplikasi dan kebutuhan masyarakat. Perdebatan yang berlangsung alot sempat memicu emosi beberapa peserta hingga nyaris terjadi adu fisik. Beruntung, aparat keamanan dan peserta rapat lainnya segera melerai sehingga situasi dapat kembali terkendali. Penulis : Agus Setiawan Selengkapnya baca di https://radarkendari.id/mediasi-memanas-ojol-dan-ojek-pelabuhan-kendari-nyaris-adu-jotos-didepan-wawali-sudirman/ #ojol. #ojek #kendari #adujotos   Driver Pelabuhan", "post_id": "7636766594533707015"}}, {"key": "silampost", "attributes": {"label": "silampost", "x": 703.0451301569753, "y": 651.3874267722724, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 104.7121, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7544246023439273223", "id": "silampost", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung menenangkan massa yang tergabung dalam aksi unjuk rasa gabungan pengemudi ojek daring (ojol) dan mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat, 29 Agustus 2025, malam. Dedi sebelumnya tiba sekira pukul 19.30 Wib dengan pengawalan aparat TNI-Polri dan jajaran Pemprov Jawa Barat. Dalam unggahan di media sosialnya,  pada Jumat, pria yang akrab disapa KDM alias Kang Dedi Mulyadi itu meminta demonstran menjaga situasi tetap kondusif. Bukannya mendapat respons baik dari para demonstran, mantan Bupati Purwakarta dua periode itu malah diteriaki 'revolusi' oleh massa demonstran. Tak hanya itu, massa juga berteriak kepada KDM agar 'jangan syuting dulu'. Massa merujuk kedatangan Dedi Mulyadi yang dikawal ketat aparat dan ajudannya dengan sorotan kamera di tengah kericuhan aksi unjuk rasa tersebut. Saat berjalan menemui massa, KDM yang mengoleskan pasta gigi di bawah kantong mata itu pun tak lepas dari sasaran amuk massa, hingga terkena lemparan botol air mineral oleh massa demonstran, yang kemudian dengan sigap dibarikade aparat. Situasi di lokasi sempat panas dan terlibat aksi saling dorong hingga akhirnya KDM dievakuasi oleh aparat keamanan ke dalam Gedung DPRD Jawa Barat. Dalam unggahan selanjutnya, KDM mengabadikan momen bersama sejumlah massa demonstran dan meminta mereka agar tidak membakar Gedung Sate yang ikonik. \"Ini saya bersama masyarakat saya, masyarakat Jawa Barat. Hari ini mereka banyak yang dikeluhkan. Saya minta jangan menyentuh Gedung Sate ya, saya akan selalu berbuat adil buat kalian semua,\" ujar KDM. Sebelumnya, massa membakar sebuah bangunan aset milik Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yang berada di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat, 29 Agustus 2025. Berdasarkan pantauan di lokasi, massa aksi awalnya melempari Gedung DPRD Jabar dengan batu, petasan, hingga bom molotov. Lemparan juga diarahkan ke sebuah rumah yang berada di seberang gedung dewan, tepatnya di Jalan Diponegoro, Kota Bandung. Bangunan yang pernah difungsikan sebagai rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Barat pada era Gubernur Nuriana itu kemudian terbakar setelah bagian depannya terkena lemparan molotov hingga api merembet ke dalam. Kepala Biro Administrasi dan Pimpinan (Adpim) Pemprov Jabar, Akhmad Taufiqurrahman, membenarkan bahwa bangunan tersebut merupakan aset milik MPR RI. \"Itu aset bangunan MPR RI,\" kata Akhmad saat dikonfirmasi.", "post_id": "7544246023439273223"}}, {"key": "dedimulyadi71", "attributes": {"label": "dedimulyadi71", "x": 930.5936058270828, "y": 557.7257658087389, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 193.7172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7544246023439273223", "id": "dedimulyadi71", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung menenangkan massa yang tergabung dalam aksi unjuk rasa gabungan pengemudi ojek daring (ojol) dan mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat, 29 Agustus 2025, malam. Dedi sebelumnya tiba sekira pukul 19.30 Wib dengan pengawalan aparat TNI-Polri dan jajaran Pemprov Jawa Barat. Dalam unggahan di media sosialnya,  pada Jumat, pria yang akrab disapa KDM alias Kang Dedi Mulyadi itu meminta demonstran menjaga situasi tetap kondusif. Bukannya mendapat respons baik dari para demonstran, mantan Bupati Purwakarta dua periode itu malah diteriaki 'revolusi' oleh massa demonstran. Tak hanya itu, massa juga berteriak kepada KDM agar 'jangan syuting dulu'. Massa merujuk kedatangan Dedi Mulyadi yang dikawal ketat aparat dan ajudannya dengan sorotan kamera di tengah kericuhan aksi unjuk rasa tersebut. Saat berjalan menemui massa, KDM yang mengoleskan pasta gigi di bawah kantong mata itu pun tak lepas dari sasaran amuk massa, hingga terkena lemparan botol air mineral oleh massa demonstran, yang kemudian dengan sigap dibarikade aparat. Situasi di lokasi sempat panas dan terlibat aksi saling dorong hingga akhirnya KDM dievakuasi oleh aparat keamanan ke dalam Gedung DPRD Jawa Barat. Dalam unggahan selanjutnya, KDM mengabadikan momen bersama sejumlah massa demonstran dan meminta mereka agar tidak membakar Gedung Sate yang ikonik. \"Ini saya bersama masyarakat saya, masyarakat Jawa Barat. Hari ini mereka banyak yang dikeluhkan. Saya minta jangan menyentuh Gedung Sate ya, saya akan selalu berbuat adil buat kalian semua,\" ujar KDM. Sebelumnya, massa membakar sebuah bangunan aset milik Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yang berada di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat, 29 Agustus 2025. Berdasarkan pantauan di lokasi, massa aksi awalnya melempari Gedung DPRD Jabar dengan batu, petasan, hingga bom molotov. Lemparan juga diarahkan ke sebuah rumah yang berada di seberang gedung dewan, tepatnya di Jalan Diponegoro, Kota Bandung. Bangunan yang pernah difungsikan sebagai rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Barat pada era Gubernur Nuriana itu kemudian terbakar setelah bagian depannya terkena lemparan molotov hingga api merembet ke dalam. Kepala Biro Administrasi dan Pimpinan (Adpim) Pemprov Jabar, Akhmad Taufiqurrahman, membenarkan bahwa bangunan tersebut merupakan aset milik MPR RI. \"Itu aset bangunan MPR RI,\" kata Akhmad saat dikonfirmasi.", "post_id": "7544246023439273223"}}], "edges": [{"key": "jabarsaberhoaks", "source": "jabarsaberhoaks", "target": "almerzhrn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar.kendari0", "source": "radar.kendari0", "target": "kendarikotagoid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "radar.kendari0", "source": "radar.kendari0", "target": "Asosiasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "silampost", "source": "silampost", "target": "dedimulyadi71", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}