{"nodes": [{"key": "bank_indonesia_kediri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kediri", "x": 371.55877772458376, "y": 661.2051364714188, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.9419, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880825903077690239_3072612250", "id": "bank_indonesia_kediri", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\nrepost \n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3880825903077690239_3072612250"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 182.61892899171838, "y": 445.27662087911966, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 163.0939, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3880825903077690239_3072612250", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\nrepost \n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3880825903077690239_3072612250"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 54.936978961923955, "y": 29.937281790531898, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.9419, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3882147924981384803_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882147924981384803_13254887390"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 882.8082496987819, "y": 613.6421712720555, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.9419, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881231209150485265_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n.\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n.\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n#repostfrom \n.\n.\n.\n#bimalutmantap", "post_id": "3881231209150485265_3117095536"}}, {"key": "ojk_provinsi_ntb", "attributes": {"label": "ojk_provinsi_ntb", "x": 585.2919165668635, "y": 930.6483367715432, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 306.2769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3885092270889930248_4733064291", "id": "ojk_provinsi_ntb", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Semeton OJK\n\nOJK Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Kinerja dan Market Conduct Meeting bersama jajaran pimpinan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) se-Nusa Tenggara Barat pada hari Kamis, 16 April 2026. 🤝🏙️\n\nAgenda ini dilaksanakan sebagai sarana koordinasi strategis untuk meninjau capaian kinerja sektor jasa keuangan di daerah sekaligus memperkuat implementasi market conduct atau perilaku pelaku usaha jasa keuangan dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, OJK NTB menekankan pentingnya transparansi, integritas, dan pemenuhan hak konsumen sebagai fondasi utama bagi LJK untuk bertumbuh secara sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi saat ini. 🛡️📈\n\nMelalui pertemuan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara regulator dan industri jasa keuangan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan serta meningkatkan kualitas perlindungan konsumen di Bumi Gora. OJK NTB berkomitmen untuk terus mengawal kepatuhan LJK terhadap regulasi yang berlaku demi menjaga kepercayaan masyarakat dan mendorong kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pembangunan ekonomi daerah yang inklusif. 💼✨\n\nFollow  untuk tahu update informasi seputar OJK lainnya!\n\n#OJKNTB #EvaluasiKinerja #MarketConduct #Proaktif #Kolaboratif", "post_id": "3885092270889930248_4733064291"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 846.9264884149974, "y": 521.9202482168329, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.9419, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "qRFUlmE62qA", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Diperdebatkan, Menkeu Purbaya Bank Dunia Keliru!\n\nKOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Bank Dunia keliru dalam menghitung proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebelumnya, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 sebesar 4,7 persen dari PDB, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.\n\nMenurut Purbaya, perhitungan Bank Dunia keliru dan memicu sentimen negatif terhadap perekonomian nasional. Purbaya mengatakan kinerja ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun 2026 masih kuat dan berpotensi berada di kisaran 5,5 hingga 5,6 persen.\n\nMenteri Keuangan menduga proyeksi Bank Dunia dipengaruhi asumsi harga minyak global yang tinggi.\n\nIa juga menegaskan pemerintah fokus menjaga fundamental ekonomi. Langkah tersebut dilakukan melalui program prioritas, stabilitas sistem keuangan, serta perbaikan iklim investasi.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "qRFUlmE62qA"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 432.0205672969406, "y": 937.8141105338269, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 84.9926, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "qRFUlmE62qA", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Diperdebatkan, Menkeu Purbaya Bank Dunia Keliru!\n\nKOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Bank Dunia keliru dalam menghitung proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebelumnya, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 sebesar 4,7 persen dari PDB, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.\n\nMenurut Purbaya, perhitungan Bank Dunia keliru dan memicu sentimen negatif terhadap perekonomian nasional. Purbaya mengatakan kinerja ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun 2026 masih kuat dan berpotensi berada di kisaran 5,5 hingga 5,6 persen.\n\nMenteri Keuangan menduga proyeksi Bank Dunia dipengaruhi asumsi harga minyak global yang tinggi.\n\nIa juga menegaskan pemerintah fokus menjaga fundamental ekonomi. Langkah tersebut dilakukan melalui program prioritas, stabilitas sistem keuangan, serta perbaikan iklim investasi.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "qRFUlmE62qA"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 899.8432004645366, "y": 939.5235787686889, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.9419, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "KRs24hu-V-Y", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Rapat Komisi XI DPR RI Dengan DK LPS, Membahas Laporan Kinerja LPS Tahun 2025\n\nKABARBURSA.COM — Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja dengan Ketua Dewan Komisioner LPS untuk membahas laporan kinerja LPS tahun 2025. Raker ini menjadi forum evaluasi terhadap peran dan capaian Lembaga Penjamin Simpanan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Pembahasan ini penting karena menyangkut kepercayaan publik terhadap sektor perbankan dan perlindungan dana nasabah.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#lps2025 #komisixidpr #kinerjalps #dprri #rapatkerja #lembagapenjaminsimpanan #sektorkeuangan #perbankan #ekonomiindonesia #kebijakanpublik #stabilitaskuangan #kabarbursa", "post_id": "KRs24hu-V-Y"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 357.2540314103334, "y": 66.66481682818181, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 84.9926, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KRs24hu-V-Y", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Rapat Komisi XI DPR RI Dengan DK LPS, Membahas Laporan Kinerja LPS Tahun 2025\n\nKABARBURSA.COM — Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja dengan Ketua Dewan Komisioner LPS untuk membahas laporan kinerja LPS tahun 2025. Raker ini menjadi forum evaluasi terhadap peran dan capaian Lembaga Penjamin Simpanan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Pembahasan ini penting karena menyangkut kepercayaan publik terhadap sektor perbankan dan perlindungan dana nasabah.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#lps2025 #komisixidpr #kinerjalps #dprri #rapatkerja #lembagapenjaminsimpanan #sektorkeuangan #perbankan #ekonomiindonesia #kebijakanpublik #stabilitaskuangan #kabarbursa", "post_id": "KRs24hu-V-Y"}}, {"key": "@oceanpressindonesia", "attributes": {"label": "@oceanpressindonesia", "x": 121.22008234366366, "y": 941.9906109033758, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.9419, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "mSHfvNRuRaQ", "id": "@oceanpressindonesia", "source": "youtube-000001", "content": "FUNGSI INTERMEDIASI LEMBAGA KEUANGAN DAN PERANNYA\n\n📚 Dalam buku ini Anda akan mendapatkan:\n💰 Pemahaman tentang konsep dasar sistem keuangan dan fungsi intermediasi lembaga keuangan\n🏦 Penjelasan mengenai peran bank dan lembaga keuangan dalam penghimpunan serta penyaluran dana\n📈 Kajian tentang hubungan fungsi intermediasi dengan pertumbuhan ekonomi nasional\n🔄 Pembahasan perubahan fungsi intermediasi di era dinamika pasar dan transformasi keuangan modern\n⚖️ Analisis mengenai likuiditas, efisiensi transaksi, dan pengelolaan risiko dalam sistem keuangan\n🇮🇩 Uraian kontribusi lembaga keuangan terhadap pembangunan dan perekonomian Indonesia\n📊 Pemahaman tentang stabilitas sistem keuangan dan keterkaitannya dengan sektor riil\n💳 Pembahasan akses pembiayaan, inklusi keuangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat\n🚀 Strategi penguatan fungsi intermediasi untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional\n🎓 Referensi akademik yang relevan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi ekonomi-keuangan\n============================================\n🚀 Gabung Sekarang di CV. Ocean Press Indonesia!\n📖 Dapatkan layanan penerbitan yang mudah, terpercaya, dan mendukung setiap langkah kepenulisanmu.\n🎁 Promo spesial & fasilitas lengkap untuk penulis pemula maupun berpengalaman.\n💌 Hubungi kami:\n📧 Email: oceanpressindonesia\nTemukan dan ikuti kami di:\n🌐 Website: https://www.oceanpressindonesia.com\n📸 Instagram: \n📺 YouTube: Ocean Press \n🎥 TikTok: Ocean Press \n📘 Facebook: Ocean Press\n#FungsiIntermediasi\n#LembagaKeuangan\n#SistemKeuangan\n#PerekonomianIndonesia\n#EkonomiIndonesia\n#Perbankan\n#KeuanganDigital\n#StabilitasKeuangan\n#InklusiKeuangan\n#PertumbuhanEkonomi\n#LiterasiKeuangan\n#ManajemenKeuangan\n#EkonomiMakro\n#BukuEkonomi\n#ReferensiAkademik 📖", "post_id": "mSHfvNRuRaQ"}}, {"key": "ocean_press", "attributes": {"label": "ocean_press", "x": 134.3071296858319, "y": 783.7780000586029, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 84.9926, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "mSHfvNRuRaQ", "id": "ocean_press", "source": "youtube-000001", "content": "FUNGSI INTERMEDIASI LEMBAGA KEUANGAN DAN PERANNYA\n\n📚 Dalam buku ini Anda akan mendapatkan:\n💰 Pemahaman tentang konsep dasar sistem keuangan dan fungsi intermediasi lembaga keuangan\n🏦 Penjelasan mengenai peran bank dan lembaga keuangan dalam penghimpunan serta penyaluran dana\n📈 Kajian tentang hubungan fungsi intermediasi dengan pertumbuhan ekonomi nasional\n🔄 Pembahasan perubahan fungsi intermediasi di era dinamika pasar dan transformasi keuangan modern\n⚖️ Analisis mengenai likuiditas, efisiensi transaksi, dan pengelolaan risiko dalam sistem keuangan\n🇮🇩 Uraian kontribusi lembaga keuangan terhadap pembangunan dan perekonomian Indonesia\n📊 Pemahaman tentang stabilitas sistem keuangan dan keterkaitannya dengan sektor riil\n💳 Pembahasan akses pembiayaan, inklusi keuangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat\n🚀 Strategi penguatan fungsi intermediasi untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional\n🎓 Referensi akademik yang relevan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi ekonomi-keuangan\n============================================\n🚀 Gabung Sekarang di CV. Ocean Press Indonesia!\n📖 Dapatkan layanan penerbitan yang mudah, terpercaya, dan mendukung setiap langkah kepenulisanmu.\n🎁 Promo spesial & fasilitas lengkap untuk penulis pemula maupun berpengalaman.\n💌 Hubungi kami:\n📧 Email: oceanpressindonesia\nTemukan dan ikuti kami di:\n🌐 Website: https://www.oceanpressindonesia.com\n📸 Instagram: \n📺 YouTube: Ocean Press \n🎥 TikTok: Ocean Press \n📘 Facebook: Ocean Press\n#FungsiIntermediasi\n#LembagaKeuangan\n#SistemKeuangan\n#PerekonomianIndonesia\n#EkonomiIndonesia\n#Perbankan\n#KeuanganDigital\n#StabilitasKeuangan\n#InklusiKeuangan\n#PertumbuhanEkonomi\n#LiterasiKeuangan\n#ManajemenKeuangan\n#EkonomiMakro\n#BukuEkonomi\n#ReferensiAkademik 📖", "post_id": "mSHfvNRuRaQ"}}], "edges": [{"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_provinsi_ntb", "source": "ojk_provinsi_ntb", "target": "ojk_provinsi_ntb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@oceanpressindonesia", "source": "@oceanpressindonesia", "target": "ocean_press", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}