{"nodes": [{"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 830.45012581388, "y": 861.2790594280686, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 109.589, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "ACxMbWGFXbY", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Tidak Naik Berkat Pertahanan APBN | LAPORAN 8 MALAM\n\nGaruda Tv - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pernyataan tegas yang menepis kekhawatiran masyarakat terkait isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun 2026, meskipun harga minyak dunia diprediksi mengalami fluktuasi signifikan.\n\n \"Bantalan kita ada banyak, pertahanan kita berlapis-lapis. Jika pun harga minyak mencapai 150 dolar, kita masih memiliki Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar 420 triliun rupiah,\" tegas Purbaya Yudhi Sadewa dalam keterangannya di Jakarta.\n\nPemerintah juga menekankan bahwa langkah penghematan di berbagai sektor telah dilakukan secara matang tanpa mengurangi anggaran yang mendorong pertumbuhan ekonomi. \n\nDengan cadangan anggaran yang melimpah tersebut, spekulasi kenaikan harga BBM pada pertengahan tahun ini dipastikan tidak benar, dan masyarakat diminta untuk tetap tenang dalam menjalankan aktivitas ekonomi.\n\n#MenkeuPurbaya #bbm2026  #anggarannegara  #APBNKuat #bbmsubsidi  #Pertalite #ekonomiindonesia  #garudatv  #UpdateEkonomi #InfoJakarta #StabilitasFiskal #garudatv  #Laporan8\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "ACxMbWGFXbY"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 942.9824391661153, "y": 127.68618667002607, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 156.1644, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "ACxMbWGFXbY", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Tidak Naik Berkat Pertahanan APBN | LAPORAN 8 MALAM\n\nGaruda Tv - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pernyataan tegas yang menepis kekhawatiran masyarakat terkait isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun 2026, meskipun harga minyak dunia diprediksi mengalami fluktuasi signifikan.\n\n \"Bantalan kita ada banyak, pertahanan kita berlapis-lapis. Jika pun harga minyak mencapai 150 dolar, kita masih memiliki Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar 420 triliun rupiah,\" tegas Purbaya Yudhi Sadewa dalam keterangannya di Jakarta.\n\nPemerintah juga menekankan bahwa langkah penghematan di berbagai sektor telah dilakukan secara matang tanpa mengurangi anggaran yang mendorong pertumbuhan ekonomi. \n\nDengan cadangan anggaran yang melimpah tersebut, spekulasi kenaikan harga BBM pada pertengahan tahun ini dipastikan tidak benar, dan masyarakat diminta untuk tetap tenang dalam menjalankan aktivitas ekonomi.\n\n#MenkeuPurbaya #bbm2026  #anggarannegara  #APBNKuat #bbmsubsidi  #Pertalite #ekonomiindonesia  #garudatv  #UpdateEkonomi #InfoJakarta #StabilitasFiskal #garudatv  #Laporan8\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "ACxMbWGFXbY"}}, {"key": "@awalilrizky", "attributes": {"label": "@awalilrizky", "x": 49.10499791198508, "y": 934.90769562766, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 109.589, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "_ua2jos2yNY", "id": "@awalilrizky", "source": "youtube-000001", "content": "Perkembangan stabilitas rupiah pekan ini, aliran modal asing pergi?\n\nLebih Terhubung dengan Dinamika Ekonomi Indonesia\nhttps://barisandata.co/ \nSubscribe kanal Barisandata    /   \n\nIkuti juga sosial media kami\nInstagram :   / rizkyawalil  \nTwitter :   / awalilrizky  \nFacebook :   / awalil.rizky  \n\nPlaylist\nIndonesia Economist Club    • Indonesia Economist Club  \nNgobrol Ekonomi    • Ngobrol Ekonomi  \nRumpi Ekonomi    • Rumpi Ekonomi  \nReviu RAPBN 2025: Utang Ngegas | Bersama Alm Faisal Basri    • Playlist   \nAsesmen    • Asesmen Ekonomi Indonesia | Awalil Rizky  \nKuliah    • Playlist  \nKomentar    • Komentar Berita  \nCuitan    • Cuitan  \n\nPlaylist Literasi (Angka Realisasi 2024)\nPertumbuhan Ekonomi    • Playlist  \n\nPlaylist Literasi\nPertumbuhan Ekonomi    • Belajar Ekonomi Makro Indonesia #LiterasiE...  \nTransaksi Internasional    • Playlist  \nInflasi    • Playlist  \nLKPP    • Playlist  \nKemiskinan    • Playlist  \nSiklus APBN    • Playlist  \n\n#rupiah #ihsg #purbaya", "post_id": "_ua2jos2yNY"}}, {"key": "barisandata", "attributes": {"label": "barisandata", "x": 392.29954722018954, "y": 336.43762538072156, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 202.7398, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_ua2jos2yNY", "id": "barisandata", "source": "youtube-000001", "content": "Perkembangan stabilitas rupiah pekan ini, aliran modal asing pergi?\n\nLebih Terhubung dengan Dinamika Ekonomi Indonesia\nhttps://barisandata.co/ \nSubscribe kanal Barisandata    /   \n\nIkuti juga sosial media kami\nInstagram :   / rizkyawalil  \nTwitter :   / awalilrizky  \nFacebook :   / awalil.rizky  \n\nPlaylist\nIndonesia Economist Club    • Indonesia Economist Club  \nNgobrol Ekonomi    • Ngobrol Ekonomi  \nRumpi Ekonomi    • Rumpi Ekonomi  \nReviu RAPBN 2025: Utang Ngegas | Bersama Alm Faisal Basri    • Playlist   \nAsesmen    • Asesmen Ekonomi Indonesia | Awalil Rizky  \nKuliah    • Playlist  \nKomentar    • Komentar Berita  \nCuitan    • Cuitan  \n\nPlaylist Literasi (Angka Realisasi 2024)\nPertumbuhan Ekonomi    • Playlist  \n\nPlaylist Literasi\nPertumbuhan Ekonomi    • Belajar Ekonomi Makro Indonesia #LiterasiE...  \nTransaksi Internasional    • Playlist  \nInflasi    • Playlist  \nLKPP    • Playlist  \nKemiskinan    • Playlist  \nSiklus APBN    • Playlist  \n\n#rupiah #ihsg #purbaya", "post_id": "_ua2jos2yNY"}}, {"key": "@kaltimpostnews", "attributes": {"label": "@kaltimpostnews", "x": 223.7960891104547, "y": 633.3293999693731, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 109.589, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "HCWCrnmC-cE", "id": "@kaltimpostnews", "source": "youtube-000001", "content": "Pemaparan Menko Airlangga Hartarto Terputus Setelah Terima Note, Ada Apa?\n\nMenko Perekonomian Airlangga Hartarto baru saja menyampaikan laporan mendebarkan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kabinet Paripurna, Jumat (13/3). Kabar buruknya: Konflik membara di Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel kini mengancam kesehatan dompet negara.\n\nAirlangga memaparkan simulasi pahit bahwa defisit APBN 2026 berpotensi besar \"jebol\" melewati batas aman yang ditetapkan UU Keuangan Negara, yakni 3% dari PDB. Kondisi ini menempatkan pemerintah di posisi sulit: Mempertahankan defisit atau terpaksa memangkas belanja negara dan mengorbankan pertumbuhan ekonomi.\n\nPemerintah telah memetakan risiko berdasarkan kenaikan harga minyak mentah dunia (ICP) dan nilai tukar Rupiah jika konflik berlangsung hingga 10 bulan ke depan:\n\nSkenario Ringan (Defisit 3,18%): Harga minyak US$ 86 per barel dan kurs merosot ke Rp 17.000. Angka ini sudah melewati ambang batas UU!\n\nSkenario Moderat (Defisit 3,53%): Jika perang makin panas, minyak melonjak ke US$ 97 per barel dengan kurs tembus Rp 17.300.\n\nSkenario Terburuk (Defisit 4,06%): Ini adalah kondisi paling \"berdarah\". Jika minyak dunia menyentuh US$ 115 per barel dan dolar mengganas di Rp 17.500, defisit APBN akan membengkak hingga titik yang sangat mengkhawatirkan.\n\nLonjakan harga minyak mentah dari asumsi awal US$ 70 menjadi angka-angka fantastis di atas dipastikan akan menekan subsidi energi dan melemahkan daya beli masyarakat.\n\nEditor: Arina\nRedaktur; Rendy\n\nDapatkan konten-konten Kaltim Post di berbagai platform media: \n\nhttps://www.kaltimpost.id\n  / kaltimpost   \n  / kaltimpostonline  \n  / kaltim_post  \n   /   \n  / kaltimpostnews  \nhttps://www.threads.net/ \n\nDapatkan juga berita-berita terbaru Kaltim Post dengan mengikuti Channel Whatsapp di https://whatsapp.com/channel/0029Vajs...\n\nInfo bisnis Kaltim Post https://wa.me/kaltimpostnews", "post_id": "HCWCrnmC-cE"}}, {"key": "kaltimpostnews", "attributes": {"label": "kaltimpostnews", "x": 147.95375260535627, "y": 235.59998316741803, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 156.1644, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "HCWCrnmC-cE", "id": "kaltimpostnews", "source": "youtube-000001", "content": "Pemaparan Menko Airlangga Hartarto Terputus Setelah Terima Note, Ada Apa?\n\nMenko Perekonomian Airlangga Hartarto baru saja menyampaikan laporan mendebarkan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kabinet Paripurna, Jumat (13/3). Kabar buruknya: Konflik membara di Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel kini mengancam kesehatan dompet negara.\n\nAirlangga memaparkan simulasi pahit bahwa defisit APBN 2026 berpotensi besar \"jebol\" melewati batas aman yang ditetapkan UU Keuangan Negara, yakni 3% dari PDB. Kondisi ini menempatkan pemerintah di posisi sulit: Mempertahankan defisit atau terpaksa memangkas belanja negara dan mengorbankan pertumbuhan ekonomi.\n\nPemerintah telah memetakan risiko berdasarkan kenaikan harga minyak mentah dunia (ICP) dan nilai tukar Rupiah jika konflik berlangsung hingga 10 bulan ke depan:\n\nSkenario Ringan (Defisit 3,18%): Harga minyak US$ 86 per barel dan kurs merosot ke Rp 17.000. Angka ini sudah melewati ambang batas UU!\n\nSkenario Moderat (Defisit 3,53%): Jika perang makin panas, minyak melonjak ke US$ 97 per barel dengan kurs tembus Rp 17.300.\n\nSkenario Terburuk (Defisit 4,06%): Ini adalah kondisi paling \"berdarah\". Jika minyak dunia menyentuh US$ 115 per barel dan dolar mengganas di Rp 17.500, defisit APBN akan membengkak hingga titik yang sangat mengkhawatirkan.\n\nLonjakan harga minyak mentah dari asumsi awal US$ 70 menjadi angka-angka fantastis di atas dipastikan akan menekan subsidi energi dan melemahkan daya beli masyarakat.\n\nEditor: Arina\nRedaktur; Rendy\n\nDapatkan konten-konten Kaltim Post di berbagai platform media: \n\nhttps://www.kaltimpost.id\n  / kaltimpost   \n  / kaltimpostonline  \n  / kaltim_post  \n   /   \n  / kaltimpostnews  \nhttps://www.threads.net/ \n\nDapatkan juga berita-berita terbaru Kaltim Post dengan mengikuti Channel Whatsapp di https://whatsapp.com/channel/0029Vajs...\n\nInfo bisnis Kaltim Post https://wa.me/kaltimpostnews", "post_id": "HCWCrnmC-cE"}}, {"key": "kaltimpost", "attributes": {"label": "kaltimpost", "x": 886.751659734758, "y": 472.9804844352754, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 156.1644, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "HCWCrnmC-cE", "id": "kaltimpost", "source": "youtube-000001", "content": "Pemaparan Menko Airlangga Hartarto Terputus Setelah Terima Note, Ada Apa?\n\nMenko Perekonomian Airlangga Hartarto baru saja menyampaikan laporan mendebarkan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kabinet Paripurna, Jumat (13/3). Kabar buruknya: Konflik membara di Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel kini mengancam kesehatan dompet negara.\n\nAirlangga memaparkan simulasi pahit bahwa defisit APBN 2026 berpotensi besar \"jebol\" melewati batas aman yang ditetapkan UU Keuangan Negara, yakni 3% dari PDB. Kondisi ini menempatkan pemerintah di posisi sulit: Mempertahankan defisit atau terpaksa memangkas belanja negara dan mengorbankan pertumbuhan ekonomi.\n\nPemerintah telah memetakan risiko berdasarkan kenaikan harga minyak mentah dunia (ICP) dan nilai tukar Rupiah jika konflik berlangsung hingga 10 bulan ke depan:\n\nSkenario Ringan (Defisit 3,18%): Harga minyak US$ 86 per barel dan kurs merosot ke Rp 17.000. Angka ini sudah melewati ambang batas UU!\n\nSkenario Moderat (Defisit 3,53%): Jika perang makin panas, minyak melonjak ke US$ 97 per barel dengan kurs tembus Rp 17.300.\n\nSkenario Terburuk (Defisit 4,06%): Ini adalah kondisi paling \"berdarah\". Jika minyak dunia menyentuh US$ 115 per barel dan dolar mengganas di Rp 17.500, defisit APBN akan membengkak hingga titik yang sangat mengkhawatirkan.\n\nLonjakan harga minyak mentah dari asumsi awal US$ 70 menjadi angka-angka fantastis di atas dipastikan akan menekan subsidi energi dan melemahkan daya beli masyarakat.\n\nEditor: Arina\nRedaktur; Rendy\n\nDapatkan konten-konten Kaltim Post di berbagai platform media: \n\nhttps://www.kaltimpost.id\n  / kaltimpost   \n  / kaltimpostonline  \n  / kaltim_post  \n   /   \n  / kaltimpostnews  \nhttps://www.threads.net/ \n\nDapatkan juga berita-berita terbaru Kaltim Post dengan mengikuti Channel Whatsapp di https://whatsapp.com/channel/0029Vajs...\n\nInfo bisnis Kaltim Post https://wa.me/kaltimpostnews", "post_id": "HCWCrnmC-cE"}}], "edges": [{"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@awalilrizky", "source": "@awalilrizky", "target": "barisandata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kaltimpostnews", "source": "@kaltimpostnews", "target": "kaltimpostnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kaltimpostnews", "source": "@kaltimpostnews", "target": "kaltimpost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}