{"nodes": [{"key": "onlytriv1", "attributes": {"label": "onlytriv1", "x": 859.7743748773478, "y": 675.641899063169, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 94.7868, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7628482163456888085", "id": "onlytriv1", "source": "tiktok-000001", "content": "—— Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menyentuh level Rp17.130 per dolar AS, mencetak rekor terendah baru sepanjang sejarah. Pelemahan ini terjadi di tengah kombinasi tekanan global, termasuk penguatan dolar AS, lonjakan harga energi, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Selain faktor eksternal, arus keluar dana asing dari pasar domestik juga turut memperburuk tekanan terhadap rupiah, seiring meningkatnya sikap hati hati investor global. Kondisi ini berpotensi berdampak pada inflasi dalam negeri, terutama melalui kenaikan harga barang impor dan biaya produksi. Bank sentral Bank Indonesia diperkirakan akan terus melakukan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga volatilitas tetap terkendali. #rupiah #cryptowave #gabrielrey #fyppppppppppppppppppppppp #fyp", "post_id": "7628482163456888085"}}, {"key": "cryptowaveid", "attributes": {"label": "cryptowaveid", "x": 582.2116865460067, "y": 504.0858943454768, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 175.3554, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628482163456888085", "id": "cryptowaveid", "source": "tiktok-000001", "content": "—— Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menyentuh level Rp17.130 per dolar AS, mencetak rekor terendah baru sepanjang sejarah. Pelemahan ini terjadi di tengah kombinasi tekanan global, termasuk penguatan dolar AS, lonjakan harga energi, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Selain faktor eksternal, arus keluar dana asing dari pasar domestik juga turut memperburuk tekanan terhadap rupiah, seiring meningkatnya sikap hati hati investor global. Kondisi ini berpotensi berdampak pada inflasi dalam negeri, terutama melalui kenaikan harga barang impor dan biaya produksi. Bank sentral Bank Indonesia diperkirakan akan terus melakukan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga volatilitas tetap terkendali. #rupiah #cryptowave #gabrielrey #fyppppppppppppppppppppppp #fyp", "post_id": "7628482163456888085"}}, {"key": "cwcuttz", "attributes": {"label": "cwcuttz", "x": 5.957342879836625, "y": 916.0737025733475, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 94.7868, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7628213993357757713", "id": "cwcuttz", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menyentuh level Rp17.130 per dolar AS, mencetak rekor terendah baru sepanjang sejarah. Pelemahan ini terjadi di tengah kombinasi tekanan global, termasuk penguatan dolar AS, lonjakan harga energi, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Selain faktor eksternal, arus keluar dana asing dari pasar domestik juga turut memperburuk tekanan terhadap rupiah, seiring meningkatnya sikap hati hati investor global. Kondisi ini berpotensi berdampak pada inflasi dalam negeri, terutama melalui kenaikan harga barang impor dan biaya produksi. Bank sentral Bank Indonesia diperkirakan akan terus melakukan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga volatilitas tetap terkendali.   Rey | CEO   #cryptowave #gabrielrey #masukberandafyp #fyp #rupiah", "post_id": "7628213993357757713"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 610.9978308156827, "y": 379.8023132610059, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 121.643, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628213993357757713", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menyentuh level Rp17.130 per dolar AS, mencetak rekor terendah baru sepanjang sejarah. Pelemahan ini terjadi di tengah kombinasi tekanan global, termasuk penguatan dolar AS, lonjakan harga energi, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Selain faktor eksternal, arus keluar dana asing dari pasar domestik juga turut memperburuk tekanan terhadap rupiah, seiring meningkatnya sikap hati hati investor global. Kondisi ini berpotensi berdampak pada inflasi dalam negeri, terutama melalui kenaikan harga barang impor dan biaya produksi. Bank sentral Bank Indonesia diperkirakan akan terus melakukan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga volatilitas tetap terkendali.   Rey | CEO   #cryptowave #gabrielrey #masukberandafyp #fyp #rupiah", "post_id": "7628213993357757713"}}, {"key": "Gabriel", "attributes": {"label": "Gabriel", "x": 903.737144548566, "y": 895.7563675753855, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 121.643, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628213993357757713", "id": "Gabriel", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menyentuh level Rp17.130 per dolar AS, mencetak rekor terendah baru sepanjang sejarah. Pelemahan ini terjadi di tengah kombinasi tekanan global, termasuk penguatan dolar AS, lonjakan harga energi, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Selain faktor eksternal, arus keluar dana asing dari pasar domestik juga turut memperburuk tekanan terhadap rupiah, seiring meningkatnya sikap hati hati investor global. Kondisi ini berpotensi berdampak pada inflasi dalam negeri, terutama melalui kenaikan harga barang impor dan biaya produksi. Bank sentral Bank Indonesia diperkirakan akan terus melakukan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga volatilitas tetap terkendali.   Rey | CEO   #cryptowave #gabrielrey #masukberandafyp #fyp #rupiah", "post_id": "7628213993357757713"}}, {"key": "triv.co.id", "attributes": {"label": "triv.co.id", "x": 295.8885821589241, "y": 72.26619528189792, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 121.643, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628213993357757713", "id": "triv.co.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menyentuh level Rp17.130 per dolar AS, mencetak rekor terendah baru sepanjang sejarah. Pelemahan ini terjadi di tengah kombinasi tekanan global, termasuk penguatan dolar AS, lonjakan harga energi, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Selain faktor eksternal, arus keluar dana asing dari pasar domestik juga turut memperburuk tekanan terhadap rupiah, seiring meningkatnya sikap hati hati investor global. Kondisi ini berpotensi berdampak pada inflasi dalam negeri, terutama melalui kenaikan harga barang impor dan biaya produksi. Bank sentral Bank Indonesia diperkirakan akan terus melakukan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga volatilitas tetap terkendali.   Rey | CEO   #cryptowave #gabrielrey #masukberandafyp #fyp #rupiah", "post_id": "7628213993357757713"}}, {"key": "info_tws", "attributes": {"label": "info_tws", "x": 784.3385535309556, "y": 742.6970685436827, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 94.7868, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7623810861618122004", "id": "info_tws", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 ALARM BAGI WALL STREET: DUNIA MULAI ‘BUANG’ SURAT UTANG AS! Fondasi pasar obligasi terbesar di dunia kini berada di titik nadir. Selama puluhan tahun, Surat Utang Pemerintah AS (US Treasury) dianggap sebagai aset paling aman di planet bumi. Namun, peta kekuatan ekonomi sedang bergeser secara drastis. Bank-bank sentral global kini terpantau ramai-ramai melepas kepemilikan mereka atas surat utang AS dalam skala yang masif. Apa yang Sedang Terjadi? Langkah kolektif ini bukan sekadar rotasi portofolio biasa. Fenomena ini menandakan adanya keraguan besar terhadap stabilitas jangka panjang dolar AS di tengah melambungnya utang nasional Amerika Serikat yang telah menembus angka fantastis. Ketika “pembeli utama” seperti bank sentral mulai menarik diri, likuiditas di pasar obligasi pun menipis, yang berujung pada meningkatnya volatilitas global. Mengapa Ini Berbahaya? 1. Guncangan Suku Bunga: Pelepasan besar-besaran ini memicu lonjakan yield (imbal hasil), yang secara otomatis menaikkan biaya pinjaman di seluruh dunia. 2. Efek Domino: Jika fondasi pasar obligasi AS goyah, dampaknya akan merambat ke pasar saham, nilai tukar mata uang, hingga suku bunga KPR di berbagai negara. 3. Dedolarisasi: Langkah ini memperkuat narasi bahwa dunia sedang mencari alternatif cadangan devisa selain USD. Dunia sedang menyaksikan pergeseran tektonik dalam tatanan keuangan global. Apakah ini awal dari runtuhnya dominasi dolar, atau sekadar koreksi pasar yang ekstrem? Satu hal yang pasti: Ketidakpastian ekonomi global baru saja memasuki babak baru.   #twsnews #tradewithsuli", "post_id": "7623810861618122004"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 388.1320565874882, "y": 95.33888342009067, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 175.3554, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623810861618122004", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 ALARM BAGI WALL STREET: DUNIA MULAI ‘BUANG’ SURAT UTANG AS! Fondasi pasar obligasi terbesar di dunia kini berada di titik nadir. Selama puluhan tahun, Surat Utang Pemerintah AS (US Treasury) dianggap sebagai aset paling aman di planet bumi. Namun, peta kekuatan ekonomi sedang bergeser secara drastis. Bank-bank sentral global kini terpantau ramai-ramai melepas kepemilikan mereka atas surat utang AS dalam skala yang masif. Apa yang Sedang Terjadi? Langkah kolektif ini bukan sekadar rotasi portofolio biasa. Fenomena ini menandakan adanya keraguan besar terhadap stabilitas jangka panjang dolar AS di tengah melambungnya utang nasional Amerika Serikat yang telah menembus angka fantastis. Ketika “pembeli utama” seperti bank sentral mulai menarik diri, likuiditas di pasar obligasi pun menipis, yang berujung pada meningkatnya volatilitas global. Mengapa Ini Berbahaya? 1. Guncangan Suku Bunga: Pelepasan besar-besaran ini memicu lonjakan yield (imbal hasil), yang secara otomatis menaikkan biaya pinjaman di seluruh dunia. 2. Efek Domino: Jika fondasi pasar obligasi AS goyah, dampaknya akan merambat ke pasar saham, nilai tukar mata uang, hingga suku bunga KPR di berbagai negara. 3. Dedolarisasi: Langkah ini memperkuat narasi bahwa dunia sedang mencari alternatif cadangan devisa selain USD. Dunia sedang menyaksikan pergeseran tektonik dalam tatanan keuangan global. Apakah ini awal dari runtuhnya dominasi dolar, atau sekadar koreksi pasar yang ekstrem? Satu hal yang pasti: Ketidakpastian ekonomi global baru saja memasuki babak baru.   #twsnews #tradewithsuli", "post_id": "7623810861618122004"}}], "edges": [{"key": "onlytriv1", "source": "onlytriv1", "target": "cryptowaveid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cwcuttz", "source": "cwcuttz", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cwcuttz", "source": "cwcuttz", "target": "Gabriel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cwcuttz", "source": "cwcuttz", "target": "triv.co.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "info_tws", "source": "info_tws", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}