{"nodes": [{"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 408.402225861897, "y": 529.579003901437, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 468.4442, "eigenvector": 309.0168, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3870843401181378488_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia turun US$3,7 miliar menjadi US$148,2 miliar pada Maret 2026 📊 Penurunan ini dipicu pembayaran utang luar negeri pemerintah serta intervensi stabilisasi Rupiah di tengah ketidakpastian global 🌍\n\nMeski turun, posisi cadev masih setara 6 bulan impor dan dinilai tetap kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi serta ketahanan eksternal 💪\n\nSumber: CNBC Indonesia, 8 April 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#cadangandevisa #bi #rupiah #ekonomiindonesia #makroekonomi #investasi #mancingsaham", "post_id": "3870843401181378488_52512310886"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 606.5758733697279, "y": 165.53306355051, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 66.0558, "eigenvector": 309.0168, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3877214800984678930_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Februari 2026 tercatat sebesar 437,9 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi ULN pada bulan sebelumnya sebesar 434,9 miliar dolar AS. \n\nPeningkatan atau pertumbuhan ULN tambah cepat jika dibandingkan dalam rentang tahunan. Secara tahunan, ULN Indonesia pada Februari 2026 tumbuh sebesar 2,5% (yoy - posisi Februari 2026 dibandingkan Februari 2025 ), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 1,7% (Januari 2026 dibandingkan Januari 2025). \n\nDirektur pada Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Anton Pitono, Rabu (15/4/2026) menjelaskan, peningkatan posisi ULN tersebut terutama didorong oleh ULN sektor publik khususnya bank sentral seiring dengan aliran masuk modal asing ke instrumen moneter, yakni Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Sementara itu, posisi ULN swasta mengalami penurunan.\n\nDari ULN publik, posisi ULN pemerintah pada Februari 2026 tercatat sebesar 215,9 miliar dolar AS, atau secara tahunan tumbuh sebesar 5,5% (yoy), sedikit lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 5,6% (yoy). \n\nPerkembangan posisi ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi oleh penurunan posisi surat utang. Berdasarkan sektor ekonomi, penggunaan ULN pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk mendukung Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,0% dari total ULN pemerintah); Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (20,3%); Jasa Pendidikan (16,2%); Konstruksi (11,6%); serta Transportasi dan Pergudangan (8,5%). \n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#rupiah #matauang #dolar #nilaitukaruang #uang", "post_id": "3877214800984678930_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 939.6418425424695, "y": 283.77281137345767, "size": 10.42, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 66.0558, "eigenvector": 190.9829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3877214800984678930_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Februari 2026 tercatat sebesar 437,9 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi ULN pada bulan sebelumnya sebesar 434,9 miliar dolar AS. \n\nPeningkatan atau pertumbuhan ULN tambah cepat jika dibandingkan dalam rentang tahunan. Secara tahunan, ULN Indonesia pada Februari 2026 tumbuh sebesar 2,5% (yoy - posisi Februari 2026 dibandingkan Februari 2025 ), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 1,7% (Januari 2026 dibandingkan Januari 2025). \n\nDirektur pada Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Anton Pitono, Rabu (15/4/2026) menjelaskan, peningkatan posisi ULN tersebut terutama didorong oleh ULN sektor publik khususnya bank sentral seiring dengan aliran masuk modal asing ke instrumen moneter, yakni Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Sementara itu, posisi ULN swasta mengalami penurunan.\n\nDari ULN publik, posisi ULN pemerintah pada Februari 2026 tercatat sebesar 215,9 miliar dolar AS, atau secara tahunan tumbuh sebesar 5,5% (yoy), sedikit lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 5,6% (yoy). \n\nPerkembangan posisi ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi oleh penurunan posisi surat utang. Berdasarkan sektor ekonomi, penggunaan ULN pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk mendukung Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,0% dari total ULN pemerintah); Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (20,3%); Jasa Pendidikan (16,2%); Konstruksi (11,6%); serta Transportasi dan Pergudangan (8,5%). \n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#rupiah #matauang #dolar #nilaitukaruang #uang", "post_id": "3877214800984678930_10864878485"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew", "attributes": {"label": "bangkabelitunginfonew", "x": 935.7736181777464, "y": 803.0274168426313, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 253.2132, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3881406030014445473_55481531290", "id": "bangkabelitunginfonew", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan hebat pada perdagangan pasar spot, Kamis (23/4/2026).\n\nMata uang Garuda bahkan sempat menembus level psikologis Rp17.200 per dolar Amerika Serikat (AS), sekaligus menjadi posisi terlemah sepanjang sejarah perdagangan rupiah.\n\nBerdasarkan data perdagangan pagi, rupiah dibuka di level Rp17.221 per dolar AS. Posisi ini melemah sekitar 0,23 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp17.181 per dolar AS.\n\nTekanan terhadap rupiah terus berlanjut hingga mendekati pukul 09.00 WIB. Di pasar spot, mata uang domestik bahkan sempat bergerak ke kisaran Rp17.230 per dolar AS.\n\nPelemahan ini memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas nilai tukar dan dampaknya terhadap harga barang impor, utang luar negeri, hingga inflasi nasional.\n\nAnalis pasar uang menilai tekanan terhadap rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik.\n\nPenguatan dolar AS masih menjadi faktor dominan seiring tingginya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.\n\nSelain itu, tensi geopolitik internasional yang belum mereda juga membuat investor global cenderung menarik dana dari negara berkembang, termasuk Indonesia.\n\nDi sisi lain, kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat turut memperburuk sentimen terhadap mata uang emerging market.\n\nInvestor masih menunggu sinyal terbaru dari bank sentral AS atau The Federal Reserve terkait kemungkinan mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama.\n\nPelemahan rupiah kali ini juga menjadi sorotan karena telah melampaui level yang pernah terjadi saat krisis pandemi Covid-19 maupun gejolak ekonomi global sebelumnya.\n\nMeski demikian, sejumlah ekonom menilai pelemahan rupiah masih relatif terkendali selama Bank Indonesia mampu menjaga stabilitas pasar dan cadangan devisa tetap kuat.\n\n📝 selengkapnya di bangka.tribunnews.com\n\nHanya Followers Yang Bisa Komentar‼️\n\nFollow  Buat Kamu Lebih Tau Kabar Seputar Bangka Belitung & Sekitarnya\n\n#bangkabelitunginfo #bangkabelitunginfonew #bangkabelitung #breakingnews #informasi", "post_id": "3881406030014445473_55481531290"}}, {"key": "mancingsaham.id", "attributes": {"label": "mancingsaham.id", "x": 837.0341405785362, "y": 483.28410758339436, "size": 10.42, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.9821, "eigenvector": 190.9829, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7626407550656761108", "id": "mancingsaham.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia turun US$3,7 miliar menjadi US$148,2 miliar pada Maret 2026 📊 Penurunan ini dipicu pembayaran utang luar negeri pemerintah serta intervensi stabilisasi Rupiah di tengah ketidakpastian global 🌍 Meski turun, posisi cadev masih setara 6 bulan impor dan dinilai tetap kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi serta ketahanan eksternal 💪 Sumber: CNBC Indonesia, 8 April 2026 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp). #saham #sahamindonesia #investasi #fyp #mancingsaham", "post_id": "7626407550656761108"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "attributes": {"label": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "x": 105.22411324657521, "y": 985.2564694086917, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.9821, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "fUQJEbIx_rk", "id": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "GILA! UTANG TEMBUS 7.389 TRILIUN, Indonesia Terjebak Lingkaran Setan Dolar AS?\n\nIndonesia kembali dihadapkan pada tantangan ekonomi serius di awal tahun 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia meroket hingga 434,7 miliar dolar AS atau menembus angka fantastis Rp7.389,9 triliun! Apakah ini sinyal bahaya bagi ketahanan fiskal kita?\nDi tengah fluktuasi nilai tukar Rupiah yang menyentuh angka Rp17.000 per Dolar AS, beban pembayaran utang luar negeri baik pemerintah maupun swasta kini menjadi sorotan tajam.\nSimak analisis mendalam bersama para pakar ekonomi mengenai struktur utang Indonesia, efektivitas belanja negara, hingga pentingnya hilirisasi industri sebagai kunci keluar dari jebakan utang luar negeri.\n\nVideo Editor: Rifqi Rahmandika\n\n#koranjakarta #news #UtangLuarNegeri #EkonomiIndonesia2026 #bankindonesia #KursRupiah #krisisekonomi #beritaterkini #FiskalIndonesia #dolar  #analisisekonomi \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "fUQJEbIx_rk"}}, {"key": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "koranjakarta...", "x": 822.0587690831733, "y": 808.3058739163587, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 70.2668, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "fUQJEbIx_rk", "id": "koranjakarta...", "source": "youtube-000001", "content": "GILA! UTANG TEMBUS 7.389 TRILIUN, Indonesia Terjebak Lingkaran Setan Dolar AS?\n\nIndonesia kembali dihadapkan pada tantangan ekonomi serius di awal tahun 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia meroket hingga 434,7 miliar dolar AS atau menembus angka fantastis Rp7.389,9 triliun! Apakah ini sinyal bahaya bagi ketahanan fiskal kita?\nDi tengah fluktuasi nilai tukar Rupiah yang menyentuh angka Rp17.000 per Dolar AS, beban pembayaran utang luar negeri baik pemerintah maupun swasta kini menjadi sorotan tajam.\nSimak analisis mendalam bersama para pakar ekonomi mengenai struktur utang Indonesia, efektivitas belanja negara, hingga pentingnya hilirisasi industri sebagai kunci keluar dari jebakan utang luar negeri.\n\nVideo Editor: Rifqi Rahmandika\n\n#koranjakarta #news #UtangLuarNegeri #EkonomiIndonesia2026 #bankindonesia #KursRupiah #krisisekonomi #beritaterkini #FiskalIndonesia #dolar  #analisisekonomi \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "fUQJEbIx_rk"}}], "edges": [{"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew", "source": "bangkabelitunginfonew", "target": "bangkabelitunginfonew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham.id", "source": "mancingsaham.id", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}