{"nodes": [{"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 735.8890719421121, "y": 757.4607007216524, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 350.8771, "eigenvector": 500.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Jwssa8PHJIs", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA MULAI LIHAT TANDA-TANDA EKONOMI RI BAKAL LARI KENCANG❗\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mulai melihat sinyal positif bahwa perekonomian Indonesia akan tumbuh lebih cepat dalam waktu dekat. Ia menilai, langkah pemerintah menempatkan dana menganggur di Bank Indonesia (BI) ke lima bank milik negara mulai menunjukkan hasil.\n\nSebagai informasi, sejak 12 September 2025, pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp 200 triliun di lima bank milik negara. Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing mendapat alokasi Rp 55 triliun, BTN Rp 25 triliun, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp 10 triliun.\n\nPurbaya mengatakan, efek pertama terlihat dari makin cepatnya pertumbuhan kredit di perbankan itu. Salah satu yang telah ia saksikan ialah peningkatan kredit Bank Mandiri yang telah mencapai 11% dari sebelumnya hanya kisaran 8%.\n\n\"Jadi ada pick up kan ke atas, sudah naik. Itu bagus,\" kata Purbaya di kantornya, Jakarta, dikutip Minggu 12 Oktober 2025. Efek kedua yang telah dirasakan perekonomian Indonesia, ia sebut terlihat dari peningkatan sangat cepat peredaran uang primer atau M0. Pertumbuhan uang primer ia sebut telah mencapai 13% dari sebelumnya bahkan stagnan di kisaran 0%.\n\n\"Dan tinggal tunggu waktu saja ekonomi secara keseluruhan akan semakin cepat,\" tegas Purbaya. Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat uang primer atau M0 adjusted per September 2025 mencapai Rp 2.152,4 triliun.\n\nSebagai catatan, uang primer atau base money atau uang dasar adalah uang yang dirilis oleh bank sentral, meliputi uang kartal (koin dan uang kertas) yang beredar di masyarakat dan cadangan bank, yakni simpanan bank umum di bank sentral. Fungsi utamanya base money adalah sebagai dasar atau fondasi untuk penciptaan bentuk uang lain di perekonomian.\n\n#purbayayudhisadewa #menkeu #ekonomiindonesia #bankindonesia #uang #cepat #viral #purbaya \n\nSimak berita selengkapnya di https://www.cnbcindonesia.com/market/...\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Heru\nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "Jwssa8PHJIs"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 365.5661406851416, "y": 305.93991119527385, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 649.1229, "eigenvector": 500.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Jwssa8PHJIs", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA MULAI LIHAT TANDA-TANDA EKONOMI RI BAKAL LARI KENCANG❗\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mulai melihat sinyal positif bahwa perekonomian Indonesia akan tumbuh lebih cepat dalam waktu dekat. Ia menilai, langkah pemerintah menempatkan dana menganggur di Bank Indonesia (BI) ke lima bank milik negara mulai menunjukkan hasil.\n\nSebagai informasi, sejak 12 September 2025, pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp 200 triliun di lima bank milik negara. Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing mendapat alokasi Rp 55 triliun, BTN Rp 25 triliun, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp 10 triliun.\n\nPurbaya mengatakan, efek pertama terlihat dari makin cepatnya pertumbuhan kredit di perbankan itu. Salah satu yang telah ia saksikan ialah peningkatan kredit Bank Mandiri yang telah mencapai 11% dari sebelumnya hanya kisaran 8%.\n\n\"Jadi ada pick up kan ke atas, sudah naik. Itu bagus,\" kata Purbaya di kantornya, Jakarta, dikutip Minggu 12 Oktober 2025. Efek kedua yang telah dirasakan perekonomian Indonesia, ia sebut terlihat dari peningkatan sangat cepat peredaran uang primer atau M0. Pertumbuhan uang primer ia sebut telah mencapai 13% dari sebelumnya bahkan stagnan di kisaran 0%.\n\n\"Dan tinggal tunggu waktu saja ekonomi secara keseluruhan akan semakin cepat,\" tegas Purbaya. Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat uang primer atau M0 adjusted per September 2025 mencapai Rp 2.152,4 triliun.\n\nSebagai catatan, uang primer atau base money atau uang dasar adalah uang yang dirilis oleh bank sentral, meliputi uang kartal (koin dan uang kertas) yang beredar di masyarakat dan cadangan bank, yakni simpanan bank umum di bank sentral. Fungsi utamanya base money adalah sebagai dasar atau fondasi untuk penciptaan bentuk uang lain di perekonomian.\n\n#purbayayudhisadewa #menkeu #ekonomiindonesia #bankindonesia #uang #cepat #viral #purbaya \n\nSimak berita selengkapnya di https://www.cnbcindonesia.com/market/...\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Heru\nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "Jwssa8PHJIs"}}], "edges": [{"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}