{"nodes": [{"key": "floriwit", "attributes": {"label": "floriwit", "x": 218.80512591394597, "y": 261.3684909048203, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046829862502207584", "id": "floriwit", "source": "retweet-000002", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong penyal…", "post_id": "2046829862502207584"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 791.2925265457516, "y": 322.88864178360757, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 36.0865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 11, "out_degree": 0, "degree": 11}, "_id": "2046829862502207584", "id": "bank_indonesia", "source": "retweet-000002", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong penyal…", "post_id": "2046829862502207584"}}, {"key": "BI_Purwokerto", "attributes": {"label": "BI_Purwokerto", "x": 499.3891863366705, "y": 942.5725636600273, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046471505702437187", "id": "BI_Purwokerto", "source": "retweet-000002", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong penyal…", "post_id": "2046471505702437187"}}, {"key": "Moncheseeblu", "attributes": {"label": "Moncheseeblu", "x": 680.562191320168, "y": 421.6174318256354, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048661302407803007", "id": "Moncheseeblu", "source": "retweet-000002", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong penyal…", "post_id": "2048661302407803007"}}, {"key": "stilleto_still", "attributes": {"label": "stilleto_still", "x": 790.3961638250279, "y": 78.45945653589071, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2047320416516219125", "id": "stilleto_still", "source": "retweet-000002", "content": "Salah satunya ya ini, adalah dengan menambah likuiditas ke sirkulasi ekonomi, Menkeu juga menambah dana suntikan SAL Rp. 1…", "post_id": "2047320416516219125"}}, {"key": "ArvinHonami", "attributes": {"label": "ArvinHonami", "x": 638.7213273812573, "y": 910.3293688063793, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 15.6375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "2047320416516219125", "id": "ArvinHonami", "source": "retweet-000002", "content": "Salah satunya ya ini, adalah dengan menambah likuiditas ke sirkulasi ekonomi, Menkeu juga menambah dana suntikan SAL Rp. 1…", "post_id": "2047320416516219125"}}, {"key": "Brodycusss", "attributes": {"label": "Brodycusss", "x": 564.2265702399058, "y": 831.7415934077901, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2047311455817736205", "id": "Brodycusss", "source": "retweet-000002", "content": "Salah satunya ya ini, adalah dengan menambah likuiditas ke sirkulasi ekonomi, Menkeu juga menambah dana suntikan SAL Rp. 1…", "post_id": "2047311455817736205"}}, {"key": "imf_3004", "attributes": {"label": "imf_3004", "x": 11.528868579310792, "y": 283.64656806979804, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2047426026997940529", "id": "imf_3004", "source": "retweet-000002", "content": "Salah satunya ya ini, adalah dengan menambah likuiditas ke sirkulasi ekonomi, Menkeu juga menambah dana suntikan SAL Rp. 1…", "post_id": "2047426026997940529"}}, {"key": "pajaksukadana", "attributes": {"label": "pajaksukadana", "x": 946.3124923398991, "y": 715.78520487984, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048701109452374473", "id": "pajaksukadana", "source": "retweet-000002", "content": "#SobatRupiah, update Survei Perbankan, yuk!\n\nHasil Survei Perbankan Bank Indonesia mengindikasikan penyaluran kredit ba…", "post_id": "2048701109452374473"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 330.9978998734657, "y": 214.79717705435385, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.8237, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3884504881743238130_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah masih memiliki Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun yang belum terpakai dan akan menjadi bantalan terakhir untuk menjaga APBN jika diperlukan.\n\nMenurut Purbaya, dana tersebut tetap utuh meski sebagian ditempatkan di perbankan dan Bank Indonesia guna menjaga likuiditas serta membantu stabilisasi pasar obligasi.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#menkeu #purbaya #anggaran #bloombergtechnoz", "post_id": "3884504881743238130_51748745734"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 368.71215658536363, "y": 614.0806849508949, "size": 6.72, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5911, "eigenvector": 48.8945, "in_degree": 2, "out_degree": 3, "degree": 5}, "_id": "3883043238580833664_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana mengaktifkan kembali Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) setelah mandatnya berakhir pada Desember 2024. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan aset-aset negara yang dicuri koruptor.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pengaktifan kembali Satgas BLBI tetap menjadi perhatian pemerintah. Namun, dia menekankan prosesnya tidak akan bisa dilakukan dalam waktu dekat karena Kemenkeu masih fokus memperbaiki tatanan internal, termasuk menunggu pergantian sejumlah posisi pejabat tersebut.\n\nPurbaya mengatakan, tugas Satgas BLBI belum selesai meski mandatnya berakhir. Dia menyoroti hingga saat ini masih terdapat berbagai permasalahan serta aset negara yang belum sepenuhnya tuntas ditangani. Oleh karena itu, dia berencana menyusun ulang strategi penanganan BLBI agar pelaksanaannya ke depan dapat berjalan lebih sistematis.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/news/purbaya-bakal-aktifkan-lagi-satgas-blbi-demi-pulihkan-aset-negara\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Dok Setneg\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3883043238580833664_3310659452"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 695.4229318845242, "y": 85.58842782761644, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "3885170685946159762_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Menkeu Purbaya Pede Ekonomi RI ‘Nyundul’ 8% dalam 3 Tahun, Angin Segar Buat IHSG?\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar pidato optimistis… ini narasi makro yang bisa jadi bahan bakar besar buat market kalau terealisasi. Dan kalau benar ekonomi menuju 8%, banyak sektor bisa ikut pesta. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa melempar target berani:\n✅ Pertumbuhan Q1–Q2 2026 di sekitar 5,5%\n✅ Dalam 2–3 tahun dibidik bisa tembus 8%\n✅ Mesin utamanya: sektor swasta + belanja pemerintah + reformasi struktur ekonomi\n\n2️⃣ Kenapa Ini Besar?\nKarena pertumbuhan ekonomi = bahan bakar laba emiten.\n\nSaat PDB naik: → konsumsi tumbuh\n→ kredit naik\n→ investasi meningkat\n→ laba korporasi bisa ikut terdongkrak\n\n3️⃣ Potensi Pemenang 📈\nKalau narasi ini jalan, sektor yang paling diuntungkan biasanya:\n🏦 Big Banks\nKredit ekspansi bisa meledak.\n\n🛒 Consumer Goods & Retail\nDaya beli naik = revenue ikut tumbuh.\n\n🏗️ Infrastruktur & Properti\nBelanja pembangunan bisa jadi katalis besar.\n\n4️⃣ Yang Perlu Diwaspadai ⚠️\nTapi target 8% masih proyeksi.\nDan market tahu bedanya narasi dengan realisasi.\n\nRisiko yang perlu dipantau: \n• eksekusi belanja pemerintah\n• pertumbuhan kredit riil\n• kondisi global/resesi eksternal\n• realisasi data PDB kuartalan\n\n5️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Investor Long Term\nNarasi seperti ini cocok buat akumulasi bertahap di saham fundamental.\n\n🗓️ Swing Trader\nPantau rilis data PDB Mei.\n\n🗓️ Defensif\nTetap diversifikasi.\n\n6️⃣ Insight Penting\nYang menarik dari target 8% bukan angkanya…\nTapi pesan di baliknya.\nPemerintah sedang mencoba membangun confidence narrative.\n\n7️⃣ Kesimpulan\nTarget pertumbuhan 8% jelas sentimen positif buat IHSG.\n\nKalau terealisasi, potensi efek dominonya besar: \n✅ laba emiten naik\n✅ inflow asing terbuka\n✅ valuasi pasar bisa rerating\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#IHSG #EkonomiIndonesia #PDB8Persen #BBCA #BMRI", "post_id": "3885170685946159762_52512310886"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "cenderawasihposreal", "x": 490.87219220151326, "y": 316.85055142858477, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3882806595513211661_35187048245", "id": "cenderawasihposreal", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tabungan masyarakat Papua di perbankan yang mencapai sekitar Rp.23 triliun menjadi sorotan dalam dinamika perekonomian daerah. \n\nBesarnya dana yang tersimpan di perbankan menunjukkan tingginya tingkat simpanan masyarakat, namun di sisi lain mengindikasikan bahwa perputaran uang di sektor riil belum berjalan optimal.\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Warsono mengatakan, pihaknya terus memantau dan melakukan asesmen terhadap berbagai indikator ekonomi, termasuk perkembangan dana pihak ketiga (DPK) atau tabungan masyarakat.\n\n“Jadi Bank Indonesia terus mencermati dan melakukan asesmen mengenai perkembangan berbagai indikator perekonomian di Papua,”ucap Warsono\n\nMenurutnya, tingginya dana yang tersimpan di perbankan menjadi salah satu indikator positif dari sisi kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan. \n\nNamun, kondisi tersebut juga perlu diimbangi dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor riil agar roda perekonomian dapat bergerak lebih cepat.\n\nSementara itu Bank Indonesia kini terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. \n\nUpaya itu dilakukan agar likuiditas yang tersimpan di perbankan dapat ikut mendorong aktivitas usaha, investasi, dan konsumsi masyarakat.\n\nMeski belum merinci kelompok masyarakat yang mendominasi tabungan tersebut, BI menilai peningkatan simpanan bisa menjadi gambaran adanya perubahan perilaku keuangan masyarakat yang kini lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang.\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n\n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura #ceposonline", "post_id": "3882806595513211661_35187048245"}}, {"key": "CeposTV", "attributes": {"label": "CeposTV", "x": 951.1292144728342, "y": 402.09251513173325, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7949, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3882806595513211661_35187048245", "id": "CeposTV", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tabungan masyarakat Papua di perbankan yang mencapai sekitar Rp.23 triliun menjadi sorotan dalam dinamika perekonomian daerah. \n\nBesarnya dana yang tersimpan di perbankan menunjukkan tingginya tingkat simpanan masyarakat, namun di sisi lain mengindikasikan bahwa perputaran uang di sektor riil belum berjalan optimal.\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Warsono mengatakan, pihaknya terus memantau dan melakukan asesmen terhadap berbagai indikator ekonomi, termasuk perkembangan dana pihak ketiga (DPK) atau tabungan masyarakat.\n\n“Jadi Bank Indonesia terus mencermati dan melakukan asesmen mengenai perkembangan berbagai indikator perekonomian di Papua,”ucap Warsono\n\nMenurutnya, tingginya dana yang tersimpan di perbankan menjadi salah satu indikator positif dari sisi kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan. \n\nNamun, kondisi tersebut juga perlu diimbangi dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor riil agar roda perekonomian dapat bergerak lebih cepat.\n\nSementara itu Bank Indonesia kini terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. \n\nUpaya itu dilakukan agar likuiditas yang tersimpan di perbankan dapat ikut mendorong aktivitas usaha, investasi, dan konsumsi masyarakat.\n\nMeski belum merinci kelompok masyarakat yang mendominasi tabungan tersebut, BI menilai peningkatan simpanan bisa menjadi gambaran adanya perubahan perilaku keuangan masyarakat yang kini lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang.\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n\n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura #ceposonline", "post_id": "3882806595513211661_35187048245"}}, {"key": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "Cenderawasihposreal", "x": 577.2237396296649, "y": 993.5462420637942, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7949, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3882806595513211661_35187048245", "id": "Cenderawasihposreal", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tabungan masyarakat Papua di perbankan yang mencapai sekitar Rp.23 triliun menjadi sorotan dalam dinamika perekonomian daerah. \n\nBesarnya dana yang tersimpan di perbankan menunjukkan tingginya tingkat simpanan masyarakat, namun di sisi lain mengindikasikan bahwa perputaran uang di sektor riil belum berjalan optimal.\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Warsono mengatakan, pihaknya terus memantau dan melakukan asesmen terhadap berbagai indikator ekonomi, termasuk perkembangan dana pihak ketiga (DPK) atau tabungan masyarakat.\n\n“Jadi Bank Indonesia terus mencermati dan melakukan asesmen mengenai perkembangan berbagai indikator perekonomian di Papua,”ucap Warsono\n\nMenurutnya, tingginya dana yang tersimpan di perbankan menjadi salah satu indikator positif dari sisi kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan. \n\nNamun, kondisi tersebut juga perlu diimbangi dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor riil agar roda perekonomian dapat bergerak lebih cepat.\n\nSementara itu Bank Indonesia kini terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. \n\nUpaya itu dilakukan agar likuiditas yang tersimpan di perbankan dapat ikut mendorong aktivitas usaha, investasi, dan konsumsi masyarakat.\n\nMeski belum merinci kelompok masyarakat yang mendominasi tabungan tersebut, BI menilai peningkatan simpanan bisa menjadi gambaran adanya perubahan perilaku keuangan masyarakat yang kini lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang.\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n\n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura #ceposonline", "post_id": "3882806595513211661_35187048245"}}, {"key": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "Cenderawasihpos", "x": 121.34660663980435, "y": 883.0271405685462, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7949, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3882806595513211661_35187048245", "id": "Cenderawasihpos", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tabungan masyarakat Papua di perbankan yang mencapai sekitar Rp.23 triliun menjadi sorotan dalam dinamika perekonomian daerah. \n\nBesarnya dana yang tersimpan di perbankan menunjukkan tingginya tingkat simpanan masyarakat, namun di sisi lain mengindikasikan bahwa perputaran uang di sektor riil belum berjalan optimal.\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Warsono mengatakan, pihaknya terus memantau dan melakukan asesmen terhadap berbagai indikator ekonomi, termasuk perkembangan dana pihak ketiga (DPK) atau tabungan masyarakat.\n\n“Jadi Bank Indonesia terus mencermati dan melakukan asesmen mengenai perkembangan berbagai indikator perekonomian di Papua,”ucap Warsono\n\nMenurutnya, tingginya dana yang tersimpan di perbankan menjadi salah satu indikator positif dari sisi kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan. \n\nNamun, kondisi tersebut juga perlu diimbangi dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor riil agar roda perekonomian dapat bergerak lebih cepat.\n\nSementara itu Bank Indonesia kini terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. \n\nUpaya itu dilakukan agar likuiditas yang tersimpan di perbankan dapat ikut mendorong aktivitas usaha, investasi, dan konsumsi masyarakat.\n\nMeski belum merinci kelompok masyarakat yang mendominasi tabungan tersebut, BI menilai peningkatan simpanan bisa menjadi gambaran adanya perubahan perilaku keuangan masyarakat yang kini lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang.\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n\n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura #ceposonline", "post_id": "3882806595513211661_35187048245"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 860.6634581696911, "y": 497.4250107506755, "size": 12.99, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7318, "eigenvector": 131.3251, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "3881267091144425536_3310659452", "id": "prast_ulrich", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan tetap mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75%. Kemudian, suku bunga deposit facility 3,75% dan suku bunga lending facility 5,50%. Dengan demikian, BI Rate tidak berubah selama delapan bulan berturut-turut.\n\nDisisi lain, Otoritas Jasa Keuangan mencatat pada bulan Februari 2026, kinerja intermediasi perbankan tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga. Kredit tumbuh 9,37% YoY menjadi Rp8.559 triliun, sedangkan berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi tumbuh tertinggi yaitu 20,72% diikuti kredit konsumsi 6,34% serta kredit modal kerja 3,88%.\n\nSementara di sektor PVML, piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan tumbuh 1,01% YoY pada Ffebruari 2026, menjadi Rp512,14 triliun. Pertumbuhan tersebut didukung pembiayaan modal kerja yang meningkat sebesar 8,31% Yoy.\n\nSaksikan pembahasan selengkapnya dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo , Kamis 23 April 2026, pukul 10.00 - 10.30 WIB. LIVE di IDX Channel (MNC VISION Ch 100, MNC PLAY Ch 128 HD, First Media Ch 389, K-VISION Ch 129, OXYGEN Ch 137 dan MY REPUBLIK Ch 576). Saksikan juga LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS  store.\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #marketreview", "post_id": "3881267091144425536_3310659452"}}, {"key": "honestindo", "attributes": {"label": "honestindo", "x": 766.1769826207902, "y": 940.9070781819785, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3885926250829779180_52081950393", "id": "honestindo", "source": "instagram-000001", "content": "Panggilan buat para Gamers dan pejuang push rank, ada pengumuman seru! 📣🎮 Sekarang kamu bisa #DitraktirHonest top up game favorit dengan  voucher! Cukup ajukan Kartu Kredit Honest pakai kode promo HONESTUNIPIN, bisa nikmati total voucher hingga Rp150.000 😆\n\nCara dapetinnya:\n1. Download Honest di Play Store & ajukan pakai kode promo\n2. Kalau disetujui, akan dapat e-voucher UniPin Rp100.000 via WhatsApp\n3. Gunakan minimal 80% limit di bulan pertama, dapat tambahan voucher Rp50.000\n\nSeru bangettt! Buruan apply sekarang sebelum promonya berakhir, periode promo dari 27 April sampai 26 Juli 2026. Info selengkapnya cek di: honest.co.id/promos 🫨🔥\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#DitraktirHonest #UniPin #Promo #ApprovedByHonest", "post_id": "3885926250829779180_52081950393"}}, {"key": "unipinindonesia", "attributes": {"label": "unipinindonesia", "x": 810.4508016689495, "y": 558.3786684138624, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885926250829779180_52081950393", "id": "unipinindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Panggilan buat para Gamers dan pejuang push rank, ada pengumuman seru! 📣🎮 Sekarang kamu bisa #DitraktirHonest top up game favorit dengan  voucher! Cukup ajukan Kartu Kredit Honest pakai kode promo HONESTUNIPIN, bisa nikmati total voucher hingga Rp150.000 😆\n\nCara dapetinnya:\n1. Download Honest di Play Store & ajukan pakai kode promo\n2. Kalau disetujui, akan dapat e-voucher UniPin Rp100.000 via WhatsApp\n3. Gunakan minimal 80% limit di bulan pertama, dapat tambahan voucher Rp50.000\n\nSeru bangettt! Buruan apply sekarang sebelum promonya berakhir, periode promo dari 27 April sampai 26 Juli 2026. Info selengkapnya cek di: honest.co.id/promos 🫨🔥\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#DitraktirHonest #UniPin #Promo #ApprovedByHonest", "post_id": "3885926250829779180_52081950393"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kediri", "x": 351.75537472056664, "y": 116.80968496941402, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880825903077690239_3072612250", "id": "bank_indonesia_kediri", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\nrepost \n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3880825903077690239_3072612250"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 915.7357540154566, "y": 967.2528918449194, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3882147924981384803_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882147924981384803_13254887390"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 309.5242860675188, "y": 439.99406749915227, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881231209150485265_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n.\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n.\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n#repostfrom \n.\n.\n.\n#bimalutmantap", "post_id": "3881231209150485265_3117095536"}}, {"key": "sahambbk", "attributes": {"label": "sahambbk", "x": 202.01765448141106, "y": 385.64381901635346, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.8237, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3881031769189760249_8368743173", "id": "sahambbk", "source": "instagram-000001", "content": "BI Tahan Bunga di 4,75% Market Aman atau Justru Warning? \n\nDi tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, Bank Indonesia memilih menahan suku bunga di level 4,75%.\n\nSekilas terlihat “tenang\" tapi di balik itu, ada pesan penting yang sering dilewatkan investor: \n✅ BI sedang fokus menjaga rupiah tetap stabil\n✅ Inflasi masih terkendali, jadi belum butuh stimulus\n✅ Dan yang paling penting… market masih “nunggu arah global”\n\nBuat investor & trader, ini yang perlu dipahami:\n✅ Suku bunga ditahan = likuiditas belum dilonggarkan\n✅ Market masih sensitif terhadap sentimen global\n✅ Pergerakan IHSG akan lebih banyak dipengaruhi foreign flow\n\nJadi jangan heran kalau market Terlihat “kuat”, tapi tiba-tiba volatile. Naik pelan, tapi gampang goyah\n\n💬 Menurut kamu, dengan BI RATE ditahan ini, apakah IHSG bakal lanjut rally atau malah rawan koreksi?\n\n👇 Tulis pendapat kamu di kolom komentar ya.. \n🔥 Save postingan ini buat referensi\n📲 Share ke teman trading kamu\n❤️ Follow  biar gak ketinggalan insight market tiap hari\n\n#IHSG #SukuBunga #BankIndonesia #InvestasiSaham #SahamIndonesia", "post_id": "3881031769189760249_8368743173"}}, {"key": "republikaonline", "attributes": {"label": "republikaonline", "x": 916.6139861179777, "y": 967.3060373498555, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3882894190271689597_263753332", "id": "republikaonline", "source": "instagram-000001", "content": "Di tengah gempuran camilan modern, penganan tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Salah satunya kecimpring, yang terbuat dari bahan singkong. Sebagian orang menyebutnya keripik singkong.\nDi Kabupaten Bandung terdapat produsen kecimpring yang cukup terkenal dengan brand Kicimpirng Deudeuieun.\n \nKicimpring Deudeuieun hadir dalam dua varian rasa, yakni original (bawang) dan pedas. Menariknya, varian pedas menjadi favorit, dengan sekitar 90 persen pembeli memilih rasa tersebut. Adapun harga kecimpring yang kering Rp 32 ribu per Kg dan untuk yang matang Rp 55 Ribu per Kg.\n \nPemesanan dapat dilakukan melalui Instagram  atau WhatsApp di 0813 9454 1476.\n \nDari usaha ini, Dadang mampu meraih omset hingga puluhan juta rupiah per bulan. Perkembangan tersebut tidak lepas dari dukungan bank bjb melalui produk kredit bjb Mesra.\n \nbank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).\n \nInformasi lebih lanjut mengenai bjb Mesra dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb infobjb.id/bjbmesra\n \n \n#kecimpring_deudeuieun #Republika #CekRepublikaAja", "post_id": "3882894190271689597_263753332"}}, {"key": "kecimpring_deudeuieun", "attributes": {"label": "kecimpring_deudeuieun", "x": 604.4557853354381, "y": 418.9402461076316, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1768, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3882894190271689597_263753332", "id": "kecimpring_deudeuieun", "source": "instagram-000001", "content": "Di tengah gempuran camilan modern, penganan tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Salah satunya kecimpring, yang terbuat dari bahan singkong. Sebagian orang menyebutnya keripik singkong.\nDi Kabupaten Bandung terdapat produsen kecimpring yang cukup terkenal dengan brand Kicimpirng Deudeuieun.\n \nKicimpring Deudeuieun hadir dalam dua varian rasa, yakni original (bawang) dan pedas. Menariknya, varian pedas menjadi favorit, dengan sekitar 90 persen pembeli memilih rasa tersebut. Adapun harga kecimpring yang kering Rp 32 ribu per Kg dan untuk yang matang Rp 55 Ribu per Kg.\n \nPemesanan dapat dilakukan melalui Instagram  atau WhatsApp di 0813 9454 1476.\n \nDari usaha ini, Dadang mampu meraih omset hingga puluhan juta rupiah per bulan. Perkembangan tersebut tidak lepas dari dukungan bank bjb melalui produk kredit bjb Mesra.\n \nbank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).\n \nInformasi lebih lanjut mengenai bjb Mesra dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb infobjb.id/bjbmesra\n \n \n#kecimpring_deudeuieun #Republika #CekRepublikaAja", "post_id": "3882894190271689597_263753332"}}, {"key": "bankbjb", "attributes": {"label": "bankbjb", "x": 853.5901744216161, "y": 693.4914312502452, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1768, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3882894190271689597_263753332", "id": "bankbjb", "source": "instagram-000001", "content": "Di tengah gempuran camilan modern, penganan tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Salah satunya kecimpring, yang terbuat dari bahan singkong. Sebagian orang menyebutnya keripik singkong.\nDi Kabupaten Bandung terdapat produsen kecimpring yang cukup terkenal dengan brand Kicimpirng Deudeuieun.\n \nKicimpring Deudeuieun hadir dalam dua varian rasa, yakni original (bawang) dan pedas. Menariknya, varian pedas menjadi favorit, dengan sekitar 90 persen pembeli memilih rasa tersebut. Adapun harga kecimpring yang kering Rp 32 ribu per Kg dan untuk yang matang Rp 55 Ribu per Kg.\n \nPemesanan dapat dilakukan melalui Instagram  atau WhatsApp di 0813 9454 1476.\n \nDari usaha ini, Dadang mampu meraih omset hingga puluhan juta rupiah per bulan. Perkembangan tersebut tidak lepas dari dukungan bank bjb melalui produk kredit bjb Mesra.\n \nbank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).\n \nInformasi lebih lanjut mengenai bjb Mesra dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb infobjb.id/bjbmesra\n \n \n#kecimpring_deudeuieun #Republika #CekRepublikaAja", "post_id": "3882894190271689597_263753332"}}, {"key": "jamdatun_kejagungri", "attributes": {"label": "jamdatun_kejagungri", "x": 576.5322638499579, "y": 915.9834472569943, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3872059539205448594_7263394836", "id": "jamdatun_kejagungri", "source": "instagram-000001", "content": ".\nKamis, 09 April 2026 bertempat di Makassar, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara menjadi Narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan pada hari Kamis, 09 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema \"Penguatan Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum terkait Tagihan Bank Indonesia\". Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan penataan sejumlah tagihan historis dilaksanakan secara tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dalam menjalankan fungsinya, Bank Indonesia saat ini tengah melakukan penanganan terhadap sejumlah tagihan penting, antara lain Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI), Sub-Ordinated Loan (SOL) PT Bank IFI, Two-Step Loan (TSL) yang proses pengalihannya kepada Pemerintah masih berlangsung. Kegiatan ini turut dihadiri secara langsung oleh perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, jajaran pimpinan Bank Indonesia serta perwakilan kementerian terkait, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Koperasi (Kemenkop), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), dan Kementerian Pertanian (Kementan).\n.\n\n.\n#Jamdatun #JaksaPengacaraNegara\n#JamdatunMenujuWBBM #DatunKejaksaanAgung\n#KejaksaanAgung", "post_id": "3872059539205448594_7263394836"}}, {"key": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "kejaksaan.ri", "x": 639.79316844554, "y": 390.8063890365963, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7162, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872059539205448594_7263394836", "id": "kejaksaan.ri", "source": "instagram-000001", "content": ".\nKamis, 09 April 2026 bertempat di Makassar, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara menjadi Narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan pada hari Kamis, 09 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema \"Penguatan Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum terkait Tagihan Bank Indonesia\". Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan penataan sejumlah tagihan historis dilaksanakan secara tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dalam menjalankan fungsinya, Bank Indonesia saat ini tengah melakukan penanganan terhadap sejumlah tagihan penting, antara lain Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI), Sub-Ordinated Loan (SOL) PT Bank IFI, Two-Step Loan (TSL) yang proses pengalihannya kepada Pemerintah masih berlangsung. Kegiatan ini turut dihadiri secara langsung oleh perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, jajaran pimpinan Bank Indonesia serta perwakilan kementerian terkait, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Koperasi (Kemenkop), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), dan Kementerian Pertanian (Kementan).\n.\n\n.\n#Jamdatun #JaksaPengacaraNegara\n#JamdatunMenujuWBBM #DatunKejaksaanAgung\n#KejaksaanAgung", "post_id": "3872059539205448594_7263394836"}}, {"key": "bankmegaid", "attributes": {"label": "bankmegaid", "x": 586.7816189448546, "y": 951.5558332368128, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7284, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 4, "degree": 7}, "_id": "3872790742507398072_1640973018", "id": "bankmegaid", "source": "instagram-000001", "content": "Mau dapetin s.d. Rp20Juta* per bulan? 💰\n\nAyo ajak teman kamu buat buka tabungan Mega Zaver dan apply kartu kredit Bank Mega pake kode referral kamu di M-Smile~\n\n*S&K berlaku\nInfo lengkap: bit.ly/bm-mgm\n\nBelum punya aplikasi M-Smile by Bank Mega? Klik link di bio \n\nBank Mega berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia I Bank Mega merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan", "post_id": "3872790742507398072_1640973018"}}, {"key": "tomorocoffee.id", "attributes": {"label": "tomorocoffee.id", "x": 987.7555645870698, "y": 450.09977778786623, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872198384468315326_52081950393", "id": "tomorocoffee.id", "source": "instagram-000001", "content": "Lagi di parkiran aja tetep Anest infoin nih promo Honest bareng  😂 Soalnya Anest nggak mau kamu sampe ketinggalan promonya! Cuma sampai 22 Mei 2026 loh 🫨\n\nBuruan pakai Honest Card kamu jajan di TOMORO COFFEE dan serbu promonya sekarang 💳💜\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#DitraktirHonest #TomoroCoffee #Promo #HonestCard #ApprovedByHonest", "post_id": "3872198384468315326_52081950393"}}, {"key": "phobaba_ysg", "attributes": {"label": "phobaba_ysg", "x": 495.86086114665693, "y": 200.8882812968914, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7284, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3875589126586845620_1640973018", "id": "phobaba_ysg", "source": "instagram-000001", "content": "Makan Pho cuma Rp57Rb aja?🥳\n\nSpesial HUT Bank Mega ada special price di  untuk menu Pho Ga atau Pho Bo Tai cuma Rp57Rb khusus di tanggal15-16 April 2026 ini! \n\nCek promo nya disini bit.ly/BM-HUT57\n\nYuk ke outlet Pho Ba Ba terdekat! Jangan sampe ketinggalan promonya ya~\n\nBelum punya kartu kredit, tabungan atau aplikasi M-Smile? Klik link di bio !\n\nBank Mega berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia I Bank Mega merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan", "post_id": "3875589126586845620_1640973018"}}, {"key": "idntimes.video", "attributes": {"label": "idntimes.video", "x": 232.93887171819227, "y": 479.68764738368907, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0117, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "idntimes.video", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 854.6551011076099, "y": 299.3075395881064, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5228, "eigenvector": 0.0117, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "IDNTimes", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 74.6264723278468, "y": 211.11766991122715, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5228, "eigenvector": 0.0117, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 208.6255961168274, "y": 136.44238569049506, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5228, "eigenvector": 0.0117, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "IDNTimes.Community", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 287.8313033977423, "y": 442.82050466846147, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5228, "eigenvector": 0.0117, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 979.6753060529975, "y": 376.20516457608335, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5228, "eigenvector": 0.0117, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Duniaku_com", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 204.5986553283281, "y": 409.8530158923259, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5228, "eigenvector": 0.0117, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Popbela_com", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 398.06292866537865, "y": 98.1858977773159, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5228, "eigenvector": 0.0117, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Popbela.Beauty", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 582.5458901092708, "y": 565.8677814416446, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5228, "eigenvector": 0.0117, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Popmama_com", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 333.50478530393247, "y": 710.566232978085, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5228, "eigenvector": 0.0117, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Yummy.idn", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "joeliardisunendar", "attributes": {"label": "joeliardisunendar", "x": 654.8994042335967, "y": 457.93176205816843, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3875468610676883806_9022830818", "id": "joeliardisunendar", "source": "instagram-000001", "content": "🏦 Ketika Wall Street Panen, Bagaimana Nasib Bank di Indonesia?\n\nQ1/2026 leading Bank di Amerika baru saja dirilis. \n\nHasilnya?\n\nJPMorgan, Citigroup, dan Wells Fargo mencetak laba gabungan $27.5 miliar — naik 17% dari tahun lalu. \n\nGoldman Sachs bahkan mencetak rekor di equities trading.\n\nRahasianya? Bukan dari bisnis kredit biasa.\n\nTrading desk dan investment banking yang menjadi penyelamat. \n\nFixed income JPMorgan naik 21%, equities Citi melonjak 39%, dan advisory fees Goldman meledak 89%.\n\nSementara itu, NII — sumber pendapatan utama bank — justru mulai melambat. \n\nPola ini ternyata sudah terlihat di leading bank Indonesia tahun 2025 lalu:\n\n📊 BBCA — NII hanya tumbuh 4%, tapi laba dari transaksi sekuritas melonjak 40%. Sekitar 26% asetnya dialokasikan di instrumen investasi — terbesar di antara bank-bank utama.\n\n📊 BBRI — NII naik 5.5%, laba sekuritas +53%. Plus amunisi unik: laba penjualan emas dari Pegadaian meledak +242%.\n\n📊 BMRI — NII naik 4.4%, laba aset investasi +41%. Dan ada kartu as di Q1/2026: remeasurement gain dari dekonsolidasi BRIS yang bisa setara ~2× laba kwartalan normal.\n\nDua tahun terakhir menjadi periode penuh tekanan bagi saham-saham perbankan di Bursa. \n\nTahun 2025, sektor keuangan bahkan menjadi salah satu sektor paling buruk — kinerjanya tidak bisa lebih baik dari IHSG.\n\nRilis Q1/2026 akan kembali menunjukkan, apakah mereka mampu melewati ujian baru: bom MSCI dan tiga lembaga rating, serta bom dari perang Iran.\n\nTidak lama lagi kita akan sama-sama melihatnya.\n\nDon’t predict. Prepared.\n\n💾 Save dan share ke sesama investor\n\n📲 Follow  untuk analisis mendalam lainnya\n\n#JSPortfolio #Investasi #BBCA #BBRI #BMRI", "post_id": "3875468610676883806_9022830818"}}, {"key": "jsportfolio", "attributes": {"label": "jsportfolio", "x": 938.9556907812406, "y": 248.07425703297326, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7162, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3875468610676883806_9022830818", "id": "jsportfolio", "source": "instagram-000001", "content": "🏦 Ketika Wall Street Panen, Bagaimana Nasib Bank di Indonesia?\n\nQ1/2026 leading Bank di Amerika baru saja dirilis. \n\nHasilnya?\n\nJPMorgan, Citigroup, dan Wells Fargo mencetak laba gabungan $27.5 miliar — naik 17% dari tahun lalu. \n\nGoldman Sachs bahkan mencetak rekor di equities trading.\n\nRahasianya? Bukan dari bisnis kredit biasa.\n\nTrading desk dan investment banking yang menjadi penyelamat. \n\nFixed income JPMorgan naik 21%, equities Citi melonjak 39%, dan advisory fees Goldman meledak 89%.\n\nSementara itu, NII — sumber pendapatan utama bank — justru mulai melambat. \n\nPola ini ternyata sudah terlihat di leading bank Indonesia tahun 2025 lalu:\n\n📊 BBCA — NII hanya tumbuh 4%, tapi laba dari transaksi sekuritas melonjak 40%. Sekitar 26% asetnya dialokasikan di instrumen investasi — terbesar di antara bank-bank utama.\n\n📊 BBRI — NII naik 5.5%, laba sekuritas +53%. Plus amunisi unik: laba penjualan emas dari Pegadaian meledak +242%.\n\n📊 BMRI — NII naik 4.4%, laba aset investasi +41%. Dan ada kartu as di Q1/2026: remeasurement gain dari dekonsolidasi BRIS yang bisa setara ~2× laba kwartalan normal.\n\nDua tahun terakhir menjadi periode penuh tekanan bagi saham-saham perbankan di Bursa. \n\nTahun 2025, sektor keuangan bahkan menjadi salah satu sektor paling buruk — kinerjanya tidak bisa lebih baik dari IHSG.\n\nRilis Q1/2026 akan kembali menunjukkan, apakah mereka mampu melewati ujian baru: bom MSCI dan tiga lembaga rating, serta bom dari perang Iran.\n\nTidak lama lagi kita akan sama-sama melihatnya.\n\nDon’t predict. Prepared.\n\n💾 Save dan share ke sesama investor\n\n📲 Follow  untuk analisis mendalam lainnya\n\n#JSPortfolio #Investasi #BBCA #BBRI #BMRI", "post_id": "3875468610676883806_9022830818"}}, {"key": "ekssoverr", "attributes": {"label": "ekssoverr", "x": 282.64187110527206, "y": 598.150933661904, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7608917227936632071", "id": "ekssoverr", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,96 persen secara tahunan pada Januari 2026, meningkat dari 9,69 persen pada Desember 2025. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kinerja ini didorong peningkatan aktivitas ekonomi, pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial, serta realisasi program prioritas pemerintah. Dari sisi permintaan, potensi ekspansi masih terbuka melalui optimalisasi fasilitas pinjaman yang belum digunakan, dengan nilai undisbursed loan mencapai Rp2.506,47 triliun atau 22,65 persen dari total plafon kredit. Dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank dinilai tetap kuat, tercermin dari rasio likuiditas AL/DPK sebesar 27,54 persen dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga 13,48 persen. Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit didorong kredit investasi 22,38 persen, kredit konsumsi 6,58 persen, serta kredit modal kerja 4,13 persen. BI memproyeksikan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 berada di kisaran 8–12 persen. Sementara itu, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia, Hery Gunardi, memperkirakan pertumbuhan kredit tahun ini cenderung berada di level single digit. Ia menilai permintaan pembiayaan masih belum sepenuhnya pulih karena daya beli masyarakat dan ekspansi usaha masih selektif, menandakan fase normalisasi pertumbuhan kredit—bukan krisis, namun juga belum ekspansi agresif. Biar nggak cuma paham, tapi juga enjoy bahas ekonomi 📊✨ Follow  dan jangan ketinggalan berita ekonomi yang dikemas ringan & fun! #fyp #beritaekonomiindonesia #beritaekonomi #kreditbank #perrywarjiyo", "post_id": "7608917227936632071"}}, {"key": "Ekssover", "attributes": {"label": "Ekssover", "x": 565.2575707604627, "y": 457.2904650664104, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7162, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7608917227936632071", "id": "Ekssover", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,96 persen secara tahunan pada Januari 2026, meningkat dari 9,69 persen pada Desember 2025. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kinerja ini didorong peningkatan aktivitas ekonomi, pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial, serta realisasi program prioritas pemerintah. Dari sisi permintaan, potensi ekspansi masih terbuka melalui optimalisasi fasilitas pinjaman yang belum digunakan, dengan nilai undisbursed loan mencapai Rp2.506,47 triliun atau 22,65 persen dari total plafon kredit. Dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank dinilai tetap kuat, tercermin dari rasio likuiditas AL/DPK sebesar 27,54 persen dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga 13,48 persen. Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit didorong kredit investasi 22,38 persen, kredit konsumsi 6,58 persen, serta kredit modal kerja 4,13 persen. BI memproyeksikan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 berada di kisaran 8–12 persen. Sementara itu, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia, Hery Gunardi, memperkirakan pertumbuhan kredit tahun ini cenderung berada di level single digit. Ia menilai permintaan pembiayaan masih belum sepenuhnya pulih karena daya beli masyarakat dan ekspansi usaha masih selektif, menandakan fase normalisasi pertumbuhan kredit—bukan krisis, namun juga belum ekspansi agresif. Biar nggak cuma paham, tapi juga enjoy bahas ekonomi 📊✨ Follow  dan jangan ketinggalan berita ekonomi yang dikemas ringan & fun! #fyp #beritaekonomiindonesia #beritaekonomi #kreditbank #perrywarjiyo", "post_id": "7608917227936632071"}}, {"key": "jeffbudiman", "attributes": {"label": "jeffbudiman", "x": 856.9241642649064, "y": 136.1392659621472, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 45.8237, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7549826616340335888", "id": "jeffbudiman", "source": "tiktok-000001", "content": "🚀 Rp200 triliun bukan angka kecil! Bank Indonesia kasih amunisi ke bank Himbara biar kredit ke masyarakat bisa lebih lancar. Jadi, bukan cuma bank yang happy, tapi ekonomi juga ikut ngebut. 🔥 Dana segar ini bisa bantu likuiditas perbankan makin kuat. Investor, siap-siap ada efek positif ke sektor keuangan nih! 📈 ⚠️ Follow  buat kamu makin update berita tentang ekonomi dan dunia saham biar portfolio kamu cuan terus! #investasi #investasisaham #saham #kemenkeu #bankindonesia", "post_id": "7549826616340335888"}}, {"key": "idx_yogyakarta", "attributes": {"label": "idx_yogyakarta", "x": 95.86471084769765, "y": 154.4594826011204, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7600679266371603730", "id": "idx_yogyakarta", "source": "tiktok-000001", "content": "Pertumbuhan kredit investasi menjadi penopang utama industri perbankan sepanjang 2025. Data Bank Indonesia menunjukkan kredit investasi tumbuh di atas 20 persen secara tahunan, jauh lebih kuat dibanding kredit konsumsi dan modal kerja. Dorongan belanja pemerintah dan meningkatnya optimisme dunia usaha mendorong kebutuhan pembiayaan jangka panjang, terutama di sektor industri pengolahan, logistik, dan pangan. Kondisi ini menjaga peran perbankan dalam mendukung aktivitas ekonomi nasional. 📲 Yuk, belajar bareng  #KreditInvestasi #PerbankanIndonesia #Ekonomi2025 #PembiayaanUsaha #LiterasiEkonomi", "post_id": "7600679266371603730"}}, {"key": "indonesiastockexchange", "attributes": {"label": "indonesiastockexchange", "x": 890.6188348142631, "y": 38.44392645416106, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7949, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7600679266371603730", "id": "indonesiastockexchange", "source": "tiktok-000001", "content": "Pertumbuhan kredit investasi menjadi penopang utama industri perbankan sepanjang 2025. Data Bank Indonesia menunjukkan kredit investasi tumbuh di atas 20 persen secara tahunan, jauh lebih kuat dibanding kredit konsumsi dan modal kerja. Dorongan belanja pemerintah dan meningkatnya optimisme dunia usaha mendorong kebutuhan pembiayaan jangka panjang, terutama di sektor industri pengolahan, logistik, dan pangan. Kondisi ini menjaga peran perbankan dalam mendukung aktivitas ekonomi nasional. 📲 Yuk, belajar bareng  #KreditInvestasi #PerbankanIndonesia #Ekonomi2025 #PembiayaanUsaha #LiterasiEkonomi", "post_id": "7600679266371603730"}}, {"key": "nkri24jam", "attributes": {"label": "nkri24jam", "x": 848.3270637131934, "y": 441.9553748817568, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632497667586690324", "id": "nkri24jam", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjawab isu miring terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ada dalam masa kritis. Menurut  , kondisi APBN saat ini sangat melimpah. \"Isu dana negara yang tinggal Rp120 triliun, habis itu habis, tidak benar,\" tutur Purbaya pada Jumat, 24 April 2026. \"Tidak perlu takut dengan APBN pemerintah, masih cukup dan uang kita masih banyak,\" sambungnya. Saat ini, terdapat Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun yang siap digunakan. Strateginya? Sebesar Rp300 triliun ditempatkan di perbankan untuk mendorong likuiditas dan penyaluran kredit agar roda ekonomi terus berputar. Langkah strategis ini pun mendapat apresiasi dari investor global di Amerika Serikat, serta dukungan dari IMF dan Bank Dunia. Editor/Creator: Ghassan #menkeupurbaya#apbn #ekonomi", "post_id": "7632497667586690324"}}, {"key": "menkeuri", "attributes": {"label": "menkeuri", "x": 339.33938956884435, "y": 765.9088933551752, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7162, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632497667586690324", "id": "menkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjawab isu miring terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ada dalam masa kritis. Menurut  , kondisi APBN saat ini sangat melimpah. \"Isu dana negara yang tinggal Rp120 triliun, habis itu habis, tidak benar,\" tutur Purbaya pada Jumat, 24 April 2026. \"Tidak perlu takut dengan APBN pemerintah, masih cukup dan uang kita masih banyak,\" sambungnya. Saat ini, terdapat Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun yang siap digunakan. Strateginya? Sebesar Rp300 triliun ditempatkan di perbankan untuk mendorong likuiditas dan penyaluran kredit agar roda ekonomi terus berputar. Langkah strategis ini pun mendapat apresiasi dari investor global di Amerika Serikat, serta dukungan dari IMF dan Bank Dunia. Editor/Creator: Ghassan #menkeupurbaya#apbn #ekonomi", "post_id": "7632497667586690324"}}, {"key": "fortexpedia", "attributes": {"label": "fortexpedia", "x": 170.8047266417081, "y": 972.361364851297, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632982564457794836", "id": "fortexpedia", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meluruskan kabar yang menyebut kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menegaskan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih dalam posisi aman.   Menurutnya, angka Rp120 triliun yang beredar bukan menggambarkan keseluruhan kondisi kas negara. Nilai tersebut merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan pemerintah.   Purbaya menjelaskan total SAL saat ini mencapai Rp420 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp300 triliun telah dimanfaatkan untuk mendukung likuiditas perbankan guna mendorong aktivitas ekonomi. SC :   #fortexpedia #fortexholic #update #global #berita", "post_id": "7632982564457794836"}}, {"key": "Inilah.com", "attributes": {"label": "Inilah.com", "x": 516.2645631546061, "y": 733.3242963173243, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7162, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632982564457794836", "id": "Inilah.com", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meluruskan kabar yang menyebut kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menegaskan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih dalam posisi aman.   Menurutnya, angka Rp120 triliun yang beredar bukan menggambarkan keseluruhan kondisi kas negara. Nilai tersebut merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan pemerintah.   Purbaya menjelaskan total SAL saat ini mencapai Rp420 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp300 triliun telah dimanfaatkan untuk mendukung likuiditas perbankan guna mendorong aktivitas ekonomi. SC :   #fortexpedia #fortexholic #update #global #berita", "post_id": "7632982564457794836"}}, {"key": "kokujapancom", "attributes": {"label": "kokujapancom", "x": 144.67259412383848, "y": 788.0207320616852, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631845916063960340", "id": "kokujapancom", "source": "tiktok-000001", "content": "Jujur baru ngeh 😭 Pas Banget Buat yang mau belanja belanja waktu ke Jepang! Belanja di Bic Camera Jepang pakai Mandiri Kartu Kredit ternyata bisa: ✔️ Diskon sampai 17% ✔️ + cashback sampai Rp400 ribu Lumayan banget sih, apalagi kalau sekalian beli oleh-oleh juga 👀 Ini tipe promo yang kalau nggak tahu, nyesel pas udah pulang 😅 Yang lagi di Jepang,  yuk jangan sampai kelewatan promonya  Mandiri yahhh.  Info lebih lanjut: bmri.id/Biccamera Bank Mandiri berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan  dan Bank Indonesia, serta merupakan peserta penjaminan LPS. #MandiriKartuKredit #bankmandiri", "post_id": "7631845916063960340"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 443.07366001518153, "y": 784.7745611437665, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7162, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631845916063960340", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Jujur baru ngeh 😭 Pas Banget Buat yang mau belanja belanja waktu ke Jepang! Belanja di Bic Camera Jepang pakai Mandiri Kartu Kredit ternyata bisa: ✔️ Diskon sampai 17% ✔️ + cashback sampai Rp400 ribu Lumayan banget sih, apalagi kalau sekalian beli oleh-oleh juga 👀 Ini tipe promo yang kalau nggak tahu, nyesel pas udah pulang 😅 Yang lagi di Jepang,  yuk jangan sampai kelewatan promonya  Mandiri yahhh.  Info lebih lanjut: bmri.id/Biccamera Bank Mandiri berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan  dan Bank Indonesia, serta merupakan peserta penjaminan LPS. #MandiriKartuKredit #bankmandiri", "post_id": "7631845916063960340"}}, {"key": "cenderawasihpos", "attributes": {"label": "cenderawasihpos", "x": 701.5163931201972, "y": 966.3179968657123, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7632529315371977992", "id": "cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tabungan masyarakat Papua di perbankan yang mencapai sekitar Rp.23 triliun menjadi sorotan dalam dinamika perekonomian daerah.  Besarnya dana yang tersimpan di perbankan menunjukkan tingginya tingkat simpanan masyarakat, namun di sisi lain mengindikasikan bahwa perputaran uang di sektor riil belum berjalan optimal. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Warsono mengatakan, pihaknya terus memantau dan melakukan asesmen terhadap berbagai indikator ekonomi, termasuk perkembangan dana pihak ketiga (DPK) atau tabungan masyarakat. “Jadi Bank Indonesia terus mencermati dan melakukan asesmen mengenai perkembangan berbagai indikator perekonomian di Papua,”ucap Warsono Menurutnya, tingginya dana yang tersimpan di perbankan menjadi salah satu indikator positif dari sisi kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan.  Namun, kondisi tersebut juga perlu diimbangi dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor riil agar roda perekonomian dapat bergerak lebih cepat. Sementara itu Bank Indonesia kini terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.  Upaya itu dilakukan agar likuiditas yang tersimpan di perbankan dapat ikut mendorong aktivitas usaha, investasi, dan konsumsi masyarakat. Meski belum merinci kelompok masyarakat yang mendominasi tabungan tersebut, BI menilai peningkatan simpanan bisa menjadi gambaran adanya perubahan perilaku keuangan masyarakat yang kini lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura", "post_id": "7632529315371977992"}}, {"key": "gen.cuan", "attributes": {"label": "gen.cuan", "x": 755.5268403558285, "y": 775.7239058062778, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 45.8237, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7417721616039152902", "id": "gen.cuan", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) melaporkan, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Agustus 2024 meningkat secara bulanan (month to month/mtm).  Kenaikan jumlah uang beredar ini terjadi setelah pada bulan sebelumnya menurun.  Asisten Gubernur BI Erwin Haryono mengatakan, posisi M2 pada Agustus 2024 sebesar Rp 8.973,7 triliun. Posisi ini lebih tinggi jika dibandingkan posisi Juli 2024 sebesar Rp 8.970,8 triliun. Jika dilihat secara tahunan (year on year/yoy), posisi uang beredar di Indonesia meningkat 7,3 persen pada Agustus 2024. Berita selengkapnya klik link di Bio. Penulis: Rully R. Ramli Editor: Sakina Rakhma Diah Setiawan Follow IG  untuk update informasi seputar bisnis, ekonomi, sampai tips keuangan. / #Rupiah #BankIndonesia #Ekonomi #JernihMelihatDunia #FYP", "post_id": "7417721616039152902"}}, {"key": "zstlyprom", "attributes": {"label": "zstlyprom", "x": 91.88503234542166, "y": 781.6403605253755, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7628605541576723719", "id": "zstlyprom", "source": "tiktok-000001", "content": "QRIS Lintas Negara: Lebih dari Sekadar Alat Bayar Lokal QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kini bukan lagi sekadar sarana pembayaran di pasar domestik. Per April 2026, jangkauannya telah meluas ke berbagai negara berkat kerja sama Bank Indonesia dengan bank sentral mitra. Negara yang Mendukung QRIS Dengan aplikasi pembayaran Indonesia (m-banking atau e-wallet), kamu bisa langsung memindai kode QR standar di negara berikut: - Singapura: Jaringan NETS atau SGQR   - Thailand: Jaringan PromptPay   - Malaysia: Jaringan DuitNow   - Filipina: Jaringan InstaPay   - Jepang: Aktif bertahap sejak pertengahan 2025 melalui JPQR   - Tiongkok: Resmi digunakan luas sejak awal 2026   - Korea Selatan: Diluncurkan resmi pada 1 April 2026 Fakta Menarik tentang QRIS di Luar Negeri 1. Konversi Mata Uang Otomatis      Tidak perlu menukar uang di money changer atau menghitung kurs manual. Nominal transaksi langsung ditampilkan dalam mata uang asing beserta konversi ke Rupiah secara real-time.   2. Kurs Kompetitif      Nilai tukar QRIS antarnegara umumnya lebih menguntungkan dibandingkan menukar uang tunai atau memakai kartu kredit internasional yang sering dikenakan biaya tambahan.   3. Potong Saldo Rupiah Langsung      Transaksi otomatis mengurangi saldo Rupiah di rekening atau dompet digital. Pastikan saldo cukup karena tidak ada sistem “utang” seperti kartu kredit.   4. Limit Transaksi      Batas nominal mengikuti ketentuan Bank Indonesia dan penyedia jasa pembayaran (PJP). Limitnya umumnya cukup besar untuk kebutuhan belanja turis maupun kuliner.   5. Keamanan Terjamin      Transaksi diawasi Bank Indonesia dan bank sentral mitra. Selain aman dari risiko uang palsu, setiap transaksi wajib verifikasi PIN di ponsel.   6. Tidak Semua Merchant Mendukung      Pastikan merchant memiliki logo QR standar nasional (misalnya DuitNow di Malaysia atau PromptPay di Thailand). QR pribadi tidak bisa digunakan.   7. Efisiensi bagi UMKM      Kerja sama ini bersifat dua arah: turis dari negara mitra juga bisa berbelanja di UMKM Indonesia hanya dengan memindai QRIS menggunakan aplikasi asal mereka.   -----   #zstlyprom  #QRIS #Payment #crossborder #education", "post_id": "7628605541576723719"}}, {"key": "xhmxdmxdzxkxr", "attributes": {"label": "xhmxdmxdzxkxr", "x": 219.8273121159401, "y": 337.572672678789, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7162, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628605541576723719", "id": "xhmxdmxdzxkxr", "source": "tiktok-000001", "content": "QRIS Lintas Negara: Lebih dari Sekadar Alat Bayar Lokal QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kini bukan lagi sekadar sarana pembayaran di pasar domestik. Per April 2026, jangkauannya telah meluas ke berbagai negara berkat kerja sama Bank Indonesia dengan bank sentral mitra. Negara yang Mendukung QRIS Dengan aplikasi pembayaran Indonesia (m-banking atau e-wallet), kamu bisa langsung memindai kode QR standar di negara berikut: - Singapura: Jaringan NETS atau SGQR   - Thailand: Jaringan PromptPay   - Malaysia: Jaringan DuitNow   - Filipina: Jaringan InstaPay   - Jepang: Aktif bertahap sejak pertengahan 2025 melalui JPQR   - Tiongkok: Resmi digunakan luas sejak awal 2026   - Korea Selatan: Diluncurkan resmi pada 1 April 2026 Fakta Menarik tentang QRIS di Luar Negeri 1. Konversi Mata Uang Otomatis      Tidak perlu menukar uang di money changer atau menghitung kurs manual. Nominal transaksi langsung ditampilkan dalam mata uang asing beserta konversi ke Rupiah secara real-time.   2. Kurs Kompetitif      Nilai tukar QRIS antarnegara umumnya lebih menguntungkan dibandingkan menukar uang tunai atau memakai kartu kredit internasional yang sering dikenakan biaya tambahan.   3. Potong Saldo Rupiah Langsung      Transaksi otomatis mengurangi saldo Rupiah di rekening atau dompet digital. Pastikan saldo cukup karena tidak ada sistem “utang” seperti kartu kredit.   4. Limit Transaksi      Batas nominal mengikuti ketentuan Bank Indonesia dan penyedia jasa pembayaran (PJP). Limitnya umumnya cukup besar untuk kebutuhan belanja turis maupun kuliner.   5. Keamanan Terjamin      Transaksi diawasi Bank Indonesia dan bank sentral mitra. Selain aman dari risiko uang palsu, setiap transaksi wajib verifikasi PIN di ponsel.   6. Tidak Semua Merchant Mendukung      Pastikan merchant memiliki logo QR standar nasional (misalnya DuitNow di Malaysia atau PromptPay di Thailand). QR pribadi tidak bisa digunakan.   7. Efisiensi bagi UMKM      Kerja sama ini bersifat dua arah: turis dari negara mitra juga bisa berbelanja di UMKM Indonesia hanya dengan memindai QRIS menggunakan aplikasi asal mereka.   -----   #zstlyprom  #QRIS #Payment #crossborder #education", "post_id": "7628605541576723719"}}, {"key": "infowargarepublik", "attributes": {"label": "infowargarepublik", "x": 877.5898810054465, "y": 924.8812767230871, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7569541837606636808", "id": "infowargarepublik", "source": "tiktok-000001", "content": "Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza mengungkapkan bahwa sejumlah bank masih meminta agunan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon di bawah Rp100 juta. Pernyataan itu disampaikan Helvi dalam rapat koordinasi penyaluran KUR di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (6/11). Menurut Helvi, kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pertemuan bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan pihak DPR. Ia menyebut perbankan masih bersikap hati-hati, terutama untuk penyaluran kredit di atas Rp50 juta. “Secara psikologis, perbankan itu mikir di atas 50 juta. Karena saya tanya dengan direksi Himbara dan beberapa bank, sampai 50 juta mereka memang agak merem,” ujar Helvi. Helvi mencontohkan, meski secara aturan pinjaman KUR kecil tidak memerlukan jaminan, beberapa bank masih meminta bukti kepemilikan aset seperti kendaraan atau rumah. “Kalau dia punya motor, mana? Segera difoto dong. Kalau mereka punya rumah, mana? Mintalah rekening istrinya hanya untuk difoto. Keluarnya adalah perbankan tetap meminta agunan. Nah ini hal-hal yang harus kita luruskan,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, Helvi meminta seluruh pihak perbankan untuk terbuka dalam menyampaikan kendala yang dihadapi dalam proses penyaluran KUR. Salah satu masalah yang kerap muncul, kata dia, adalah lamanya waktu persetujuan kredit. “Ada keluhan dari perbankan bahwa proses persetujuan clean and clear bisa memakan waktu seminggu sampai 10 hari. Ini yang sedang kami bahas dengan Kemenkeu agar bisa dipercepat,” katanya. Meski ada tantangan, Helvi memastikan penyaluran KUR tetap berjalan dengan progres positif. Ia menyebut beberapa sektor bahkan sudah melampaui target, sementara fokus tahun ini akan diarahkan ke sektor produksi dengan porsi 60 persen dari total nasional. Helvi juga mengakui adanya keterbatasan di Kementerian UMKM dalam pelaksanaan program KUR. Ia berharap seluruh pihak perbankan dapat memperkuat koordinasi agar penyaluran kredit berjalan lancar dan tepat sasaran. “Kami tidak ingin terus-menerus disalahkan, apalagi di era media sosial yang luar biasa sekarang. Karena itu, kami hadirkan semua pihak yang terlibat agar program KUR 2025 bisa tersalurkan lebih baik,” tegasnya.  Butuh layanan Cargo & Logistik yang dapat diandalkan?  Hanya di   Andalan untuk semua layanan Cargo & Logistik anda  #infowarga #beritahariini #umkm #kreditusaharakyat #fypシ", "post_id": "7569541837606636808"}}, {"key": "andalandayaabadi_", "attributes": {"label": "andalandayaabadi_", "x": 422.71304379983235, "y": 107.12381992959652, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7162, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7569541837606636808", "id": "andalandayaabadi_", "source": "tiktok-000001", "content": "Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza mengungkapkan bahwa sejumlah bank masih meminta agunan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon di bawah Rp100 juta. Pernyataan itu disampaikan Helvi dalam rapat koordinasi penyaluran KUR di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (6/11). Menurut Helvi, kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pertemuan bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan pihak DPR. Ia menyebut perbankan masih bersikap hati-hati, terutama untuk penyaluran kredit di atas Rp50 juta. “Secara psikologis, perbankan itu mikir di atas 50 juta. Karena saya tanya dengan direksi Himbara dan beberapa bank, sampai 50 juta mereka memang agak merem,” ujar Helvi. Helvi mencontohkan, meski secara aturan pinjaman KUR kecil tidak memerlukan jaminan, beberapa bank masih meminta bukti kepemilikan aset seperti kendaraan atau rumah. “Kalau dia punya motor, mana? Segera difoto dong. Kalau mereka punya rumah, mana? Mintalah rekening istrinya hanya untuk difoto. Keluarnya adalah perbankan tetap meminta agunan. Nah ini hal-hal yang harus kita luruskan,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, Helvi meminta seluruh pihak perbankan untuk terbuka dalam menyampaikan kendala yang dihadapi dalam proses penyaluran KUR. Salah satu masalah yang kerap muncul, kata dia, adalah lamanya waktu persetujuan kredit. “Ada keluhan dari perbankan bahwa proses persetujuan clean and clear bisa memakan waktu seminggu sampai 10 hari. Ini yang sedang kami bahas dengan Kemenkeu agar bisa dipercepat,” katanya. Meski ada tantangan, Helvi memastikan penyaluran KUR tetap berjalan dengan progres positif. Ia menyebut beberapa sektor bahkan sudah melampaui target, sementara fokus tahun ini akan diarahkan ke sektor produksi dengan porsi 60 persen dari total nasional. Helvi juga mengakui adanya keterbatasan di Kementerian UMKM dalam pelaksanaan program KUR. Ia berharap seluruh pihak perbankan dapat memperkuat koordinasi agar penyaluran kredit berjalan lancar dan tepat sasaran. “Kami tidak ingin terus-menerus disalahkan, apalagi di era media sosial yang luar biasa sekarang. Karena itu, kami hadirkan semua pihak yang terlibat agar program KUR 2025 bisa tersalurkan lebih baik,” tegasnya.  Butuh layanan Cargo & Logistik yang dapat diandalkan?  Hanya di   Andalan untuk semua layanan Cargo & Logistik anda  #infowarga #beritahariini #umkm #kreditusaharakyat #fypシ", "post_id": "7569541837606636808"}}, {"key": "banksaqu", "attributes": {"label": "banksaqu", "x": 754.8935621442345, "y": 541.728365126781, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 8.3343, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "4295989617350528", "id": "banksaqu", "source": "facebook-000001", "content": "MAKIN BANYAK JADWAL BUKBER TAPI MASIH GATAU BUKBER DIMANA?\nKata MinQu di  aja sih, makanan enak, masih affordable, dan lagi ada PROMO Bank Saqu\nCashback 20% + Free minuman min spend Rp100.000Lumayan banget gak sih\n*Pakai pembayaran Saku Kredit ya\n#banksaqu#toastbox#promo\n*Syarat & Ketentuan Berlaku cek di website Bank Saquhttps://banksaqu.co.id/promo/toast-box-608\n-—\nPT Bank Saqu Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan LPS", "post_id": "4295989617350528"}}, {"key": "toastboxindonesia", "attributes": {"label": "toastboxindonesia", "x": 653.9736078327558, "y": 809.7720842644864, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "4295989617350528", "id": "toastboxindonesia", "source": "facebook-000001", "content": "MAKIN BANYAK JADWAL BUKBER TAPI MASIH GATAU BUKBER DIMANA?\nKata MinQu di  aja sih, makanan enak, masih affordable, dan lagi ada PROMO Bank Saqu\nCashback 20% + Free minuman min spend Rp100.000Lumayan banget gak sih\n*Pakai pembayaran Saku Kredit ya\n#banksaqu#toastbox#promo\n*Syarat & Ketentuan Berlaku cek di website Bank Saquhttps://banksaqu.co.id/promo/toast-box-608\n-—\nPT Bank Saqu Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan LPS", "post_id": "4295989617350528"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 83.43364076053406, "y": 521.1762283104936, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "100064846741980_1403953225109556", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong penyaluran kredit/pembiayaan perbankan ke sektor prioritas,  sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nLalu, bagaimana perkembangan kredit/pembiayaan perbankan, serta penyaluran KLM oleh perbankan ke sektor-sektor prioritasi?\n\n#SobatRupiah bisa #BeriMakna mendapatkan jawabannya BESOK!\n\n📖: Pengumuman Hasil #RDGBI Bulan April 2026 dengan Cakupan Triwulanan.\n🗓️: Rabu, 22 April 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://www.youtube.com/\n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/", "post_id": "100064846741980_1403953225109556"}}, {"key": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "KanalBankIndonesia/live", "x": 230.86762597167078, "y": 196.4998314816482, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7162, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "100064846741980_1403953225109556", "id": "KanalBankIndonesia/live", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong penyaluran kredit/pembiayaan perbankan ke sektor prioritas,  sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nLalu, bagaimana perkembangan kredit/pembiayaan perbankan, serta penyaluran KLM oleh perbankan ke sektor-sektor prioritasi?\n\n#SobatRupiah bisa #BeriMakna mendapatkan jawabannya BESOK!\n\n📖: Pengumuman Hasil #RDGBI Bulan April 2026 dengan Cakupan Triwulanan.\n🗓️: Rabu, 22 April 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://www.youtube.com/\n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/", "post_id": "100064846741980_1403953225109556"}}, {"key": "republikacoid", "attributes": {"label": "republikacoid", "x": 988.9170860940956, "y": 108.70264468017466, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "353387774531371_122147849570419138", "id": "republikacoid", "source": "facebook-000001", "content": "Di tengah gempuran camilan modern, penganan tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Salah satunya kecimpring, yang terbuat dari bahan singkong. Sebagian orang menyebutnya keripik singkong.\nDi Kabupaten Bandung terdapat produsen kecimpring yang cukup terkenal dengan brand Kicimpirng Deudeuieun.\n \nKicimpring Deudeuieun hadir dalam dua varian rasa, yakni original (bawang) dan pedas. Menariknya, varian pedas menjadi favorit, dengan sekitar 90 persen pembeli memilih rasa tersebut. Adapun harga kecimpring yang kering Rp 32 ribu per Kg dan untuk yang matang Rp 55 Ribu per Kg.\n \nPemesanan dapat dilakukan melalui Instagram  atau WhatsApp di 0813 9454 1476.\n \nDari usaha ini, Dadang mampu meraih omset hingga puluhan juta rupiah per bulan. Perkembangan tersebut tidak lepas dari dukungan bank bjb melalui produk kredit bjb Mesra.\n \nbank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).\n \nInformasi lebih lanjut mengenai bjb Mesra dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb infobjb.id/bjbmesra\n \n \n#kecimpring_deudeuieun #Republika #CekRepublikaAja", "post_id": "353387774531371_122147849570419138"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 607.0698659775151, "y": 840.9459351343169, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 157.6978, "in_degree": 0, "out_degree": 35, "degree": 35}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 71.84031921402811, "y": 112.47501390665549, "size": 7.57, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0406, "eigenvector": 60.1153, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 822.318952770645, "y": 34.45805977394234, "size": 11.73, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0143, "eigenvector": 114.6718, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 279.1158720849635, "y": 418.9507752107051, "size": 11.73, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0143, "eigenvector": 114.6718, "in_degree": 12, "out_degree": 0, "degree": 12}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 270.08451457029014, "y": 311.35835612809905, "size": 11.73, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0143, "eigenvector": 114.6718, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 44.330052876836334, "y": 826.7977529955028, "size": 11.73, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0143, "eigenvector": 114.6718, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "@ysardika", "attributes": {"label": "@ysardika", "x": 700.287045371013, "y": 383.285018688452, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "pDxubzB1-Xk", "id": "@ysardika", "source": "youtube-000001", "content": "Honest Card Dapat Rp50 ribu Tanpa Modal Apakah Legit?\n\nDi video ini, kami membahas sebuah event menarik yang memungkinkan Anda mendapatkan bonus Rp50.000 tanpa modal, transaksi, atau top up saldo, menjadikannya salah satu \"aplikasi penghasil uang\" yang patut dicoba. Kami juga memberikan \"tips finansial\" dan \"edukasi finansial\" terkait event kartu kredit Honest Card yang menawarkan keuntungan seperti approval 90% dan cashback, serta bagaimana menghindari \"kredit macet\" dan masalah \"pinjaman online\"\n\nHonest Card adalah kartu kredit yang di terbitkan perusahaan multifinance bernama PT Honest Financial Technologies yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia\n\nRegistrasi Honest:\n🔸Download Aplikasi : \n🔸Kode Undangan : \n🔸Cara daftar:    • Cara Daftar Honest Card | 100 Ribu Bonus P...  \n🔸Kumpulan Video Honest Card:    • Honest Card Tutorial  \n\n📢 Update Info & Promo\n🔹 Telegram: https://t.me/SardikaChannel\n🔹 Saluran WA: https://whatsapp.com/channel/0029VakB...\n🔹 Instagram: https://ig.me/j/AbYiFjuHsAMc7r5w/\n\n🎥 Tonton Juga\n🔸 Event/Promo Bank Digital Terbaru: https://bit.ly/3EOEfOG\n🔸 Aplikasi Penghasil Uang Terbukti Membayar: https://bit.ly/3S7r6mV\n🔸 Event Investasi Resmi OJK/BAPPEBTI: https://bit.ly/3VtuWJX\n🔸 Event Exchange Crypto: https://bit.ly/3D1D7WQ\n🔸 Event E-Wallet Terbaru: https://bit.ly/3VuMw08\n🔸 Event Paylater, CC, Pinjol OJK: https://bit.ly/3T87G2s\n🔸 Airdrop Crypto Terbaru: https://bit.ly/3Tpunz3\n\n🙏 Support Channel Ini\nLIKE, SUBSCRIBE, AKTIFKAN LONCENG & SHARE ✨\n\nFOLLOW JUGA\n🔸 Instagram: \n🔸 Twitter: \n🔸 TikTok: https://vt.tiktok.com/ZSJ5w2uhh/\n🔸 SnackVideo: http://sck.io/dH3d8LLb\n\n⚠️ Disclaimer\nVideo ini bertujuan memberikan edukasi & informasi. Hasil mungkin berbeda tergantung syarat & ketentuan aplikasi.\n\n📩 For Business:\nEmail: sardika.bc\nWhatsApp: 081529826457\nTelegram: \n\n#Honest\n#HonestCard\n#HonestKartuKredit \n#aplikasipenghasiluang2025 \n#bankdigital \n#aplikasipenghasiluangtercepat2025 \n\n▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬\nTags:\n\ncara registrasi honest card,kartu kredit honest,kartu kredit,honest card,kartu kredit honest review,honest card review,kartu kredit honest card,cara daftar honest card,honest kartu kredit,cara daftar kartu kredit honest,kartu kredit untuk pemula,kartu kredit paling mudah disetujui,limit kartu kredit honest card,Cara Daftar Honest Card,100 Ribu Bonus Pengguna Baru Honest Card,cara daftar kartu kredit honest card terbaru,cara daftar honest tanpa slip gaji", "post_id": "pDxubzB1-Xk"}}, {"key": "ysardika", "attributes": {"label": "ysardika", "x": 403.03264557764464, "y": 556.7425286443502, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8474, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "pDxubzB1-Xk", "id": "ysardika", "source": "youtube-000001", "content": "Honest Card Dapat Rp50 ribu Tanpa Modal Apakah Legit?\n\nDi video ini, kami membahas sebuah event menarik yang memungkinkan Anda mendapatkan bonus Rp50.000 tanpa modal, transaksi, atau top up saldo, menjadikannya salah satu \"aplikasi penghasil uang\" yang patut dicoba. Kami juga memberikan \"tips finansial\" dan \"edukasi finansial\" terkait event kartu kredit Honest Card yang menawarkan keuntungan seperti approval 90% dan cashback, serta bagaimana menghindari \"kredit macet\" dan masalah \"pinjaman online\"\n\nHonest Card adalah kartu kredit yang di terbitkan perusahaan multifinance bernama PT Honest Financial Technologies yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia\n\nRegistrasi Honest:\n🔸Download Aplikasi : \n🔸Kode Undangan : \n🔸Cara daftar:    • Cara Daftar Honest Card | 100 Ribu Bonus P...  \n🔸Kumpulan Video Honest Card:    • Honest Card Tutorial  \n\n📢 Update Info & Promo\n🔹 Telegram: https://t.me/SardikaChannel\n🔹 Saluran WA: https://whatsapp.com/channel/0029VakB...\n🔹 Instagram: https://ig.me/j/AbYiFjuHsAMc7r5w/\n\n🎥 Tonton Juga\n🔸 Event/Promo Bank Digital Terbaru: https://bit.ly/3EOEfOG\n🔸 Aplikasi Penghasil Uang Terbukti Membayar: https://bit.ly/3S7r6mV\n🔸 Event Investasi Resmi OJK/BAPPEBTI: https://bit.ly/3VtuWJX\n🔸 Event Exchange Crypto: https://bit.ly/3D1D7WQ\n🔸 Event E-Wallet Terbaru: https://bit.ly/3VuMw08\n🔸 Event Paylater, CC, Pinjol OJK: https://bit.ly/3T87G2s\n🔸 Airdrop Crypto Terbaru: https://bit.ly/3Tpunz3\n\n🙏 Support Channel Ini\nLIKE, SUBSCRIBE, AKTIFKAN LONCENG & SHARE ✨\n\nFOLLOW JUGA\n🔸 Instagram: \n🔸 Twitter: \n🔸 TikTok: https://vt.tiktok.com/ZSJ5w2uhh/\n🔸 SnackVideo: http://sck.io/dH3d8LLb\n\n⚠️ Disclaimer\nVideo ini bertujuan memberikan edukasi & informasi. Hasil mungkin berbeda tergantung syarat & ketentuan aplikasi.\n\n📩 For Business:\nEmail: sardika.bc\nWhatsApp: 081529826457\nTelegram: \n\n#Honest\n#HonestCard\n#HonestKartuKredit \n#aplikasipenghasiluang2025 \n#bankdigital \n#aplikasipenghasiluangtercepat2025 \n\n▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬\nTags:\n\ncara registrasi honest card,kartu kredit honest,kartu kredit,honest card,kartu kredit honest review,honest card review,kartu kredit honest card,cara daftar honest card,honest kartu kredit,cara daftar kartu kredit honest,kartu kredit untuk pemula,kartu kredit paling mudah disetujui,limit kartu kredit honest card,Cara Daftar Honest Card,100 Ribu Bonus Pengguna Baru Honest Card,cara daftar kartu kredit honest card terbaru,cara daftar honest tanpa slip gaji", "post_id": "pDxubzB1-Xk"}}, {"key": "ysardika_", "attributes": {"label": "ysardika_", "x": 364.64036374930953, "y": 246.6329420891542, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8474, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "pDxubzB1-Xk", "id": "ysardika_", "source": "youtube-000001", "content": "Honest Card Dapat Rp50 ribu Tanpa Modal Apakah Legit?\n\nDi video ini, kami membahas sebuah event menarik yang memungkinkan Anda mendapatkan bonus Rp50.000 tanpa modal, transaksi, atau top up saldo, menjadikannya salah satu \"aplikasi penghasil uang\" yang patut dicoba. Kami juga memberikan \"tips finansial\" dan \"edukasi finansial\" terkait event kartu kredit Honest Card yang menawarkan keuntungan seperti approval 90% dan cashback, serta bagaimana menghindari \"kredit macet\" dan masalah \"pinjaman online\"\n\nHonest Card adalah kartu kredit yang di terbitkan perusahaan multifinance bernama PT Honest Financial Technologies yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia\n\nRegistrasi Honest:\n🔸Download Aplikasi : \n🔸Kode Undangan : \n🔸Cara daftar:    • Cara Daftar Honest Card | 100 Ribu Bonus P...  \n🔸Kumpulan Video Honest Card:    • Honest Card Tutorial  \n\n📢 Update Info & Promo\n🔹 Telegram: https://t.me/SardikaChannel\n🔹 Saluran WA: https://whatsapp.com/channel/0029VakB...\n🔹 Instagram: https://ig.me/j/AbYiFjuHsAMc7r5w/\n\n🎥 Tonton Juga\n🔸 Event/Promo Bank Digital Terbaru: https://bit.ly/3EOEfOG\n🔸 Aplikasi Penghasil Uang Terbukti Membayar: https://bit.ly/3S7r6mV\n🔸 Event Investasi Resmi OJK/BAPPEBTI: https://bit.ly/3VtuWJX\n🔸 Event Exchange Crypto: https://bit.ly/3D1D7WQ\n🔸 Event E-Wallet Terbaru: https://bit.ly/3VuMw08\n🔸 Event Paylater, CC, Pinjol OJK: https://bit.ly/3T87G2s\n🔸 Airdrop Crypto Terbaru: https://bit.ly/3Tpunz3\n\n🙏 Support Channel Ini\nLIKE, SUBSCRIBE, AKTIFKAN LONCENG & SHARE ✨\n\nFOLLOW JUGA\n🔸 Instagram: \n🔸 Twitter: \n🔸 TikTok: https://vt.tiktok.com/ZSJ5w2uhh/\n🔸 SnackVideo: http://sck.io/dH3d8LLb\n\n⚠️ Disclaimer\nVideo ini bertujuan memberikan edukasi & informasi. Hasil mungkin berbeda tergantung syarat & ketentuan aplikasi.\n\n📩 For Business:\nEmail: sardika.bc\nWhatsApp: 081529826457\nTelegram: \n\n#Honest\n#HonestCard\n#HonestKartuKredit \n#aplikasipenghasiluang2025 \n#bankdigital \n#aplikasipenghasiluangtercepat2025 \n\n▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬\nTags:\n\ncara registrasi honest card,kartu kredit honest,kartu kredit,honest card,kartu kredit honest review,honest card review,kartu kredit honest card,cara daftar honest card,honest kartu kredit,cara daftar kartu kredit honest,kartu kredit untuk pemula,kartu kredit paling mudah disetujui,limit kartu kredit honest card,Cara Daftar Honest Card,100 Ribu Bonus Pengguna Baru Honest Card,cara daftar kartu kredit honest card terbaru,cara daftar honest tanpa slip gaji", "post_id": "pDxubzB1-Xk"}}, {"key": "ysardika01", "attributes": {"label": "ysardika01", "x": 396.54991285937837, "y": 7.68532153389323, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8474, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "pDxubzB1-Xk", "id": "ysardika01", "source": "youtube-000001", "content": "Honest Card Dapat Rp50 ribu Tanpa Modal Apakah Legit?\n\nDi video ini, kami membahas sebuah event menarik yang memungkinkan Anda mendapatkan bonus Rp50.000 tanpa modal, transaksi, atau top up saldo, menjadikannya salah satu \"aplikasi penghasil uang\" yang patut dicoba. Kami juga memberikan \"tips finansial\" dan \"edukasi finansial\" terkait event kartu kredit Honest Card yang menawarkan keuntungan seperti approval 90% dan cashback, serta bagaimana menghindari \"kredit macet\" dan masalah \"pinjaman online\"\n\nHonest Card adalah kartu kredit yang di terbitkan perusahaan multifinance bernama PT Honest Financial Technologies yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia\n\nRegistrasi Honest:\n🔸Download Aplikasi : \n🔸Kode Undangan : \n🔸Cara daftar:    • Cara Daftar Honest Card | 100 Ribu Bonus P...  \n🔸Kumpulan Video Honest Card:    • Honest Card Tutorial  \n\n📢 Update Info & Promo\n🔹 Telegram: https://t.me/SardikaChannel\n🔹 Saluran WA: https://whatsapp.com/channel/0029VakB...\n🔹 Instagram: https://ig.me/j/AbYiFjuHsAMc7r5w/\n\n🎥 Tonton Juga\n🔸 Event/Promo Bank Digital Terbaru: https://bit.ly/3EOEfOG\n🔸 Aplikasi Penghasil Uang Terbukti Membayar: https://bit.ly/3S7r6mV\n🔸 Event Investasi Resmi OJK/BAPPEBTI: https://bit.ly/3VtuWJX\n🔸 Event Exchange Crypto: https://bit.ly/3D1D7WQ\n🔸 Event E-Wallet Terbaru: https://bit.ly/3VuMw08\n🔸 Event Paylater, CC, Pinjol OJK: https://bit.ly/3T87G2s\n🔸 Airdrop Crypto Terbaru: https://bit.ly/3Tpunz3\n\n🙏 Support Channel Ini\nLIKE, SUBSCRIBE, AKTIFKAN LONCENG & SHARE ✨\n\nFOLLOW JUGA\n🔸 Instagram: \n🔸 Twitter: \n🔸 TikTok: https://vt.tiktok.com/ZSJ5w2uhh/\n🔸 SnackVideo: http://sck.io/dH3d8LLb\n\n⚠️ Disclaimer\nVideo ini bertujuan memberikan edukasi & informasi. Hasil mungkin berbeda tergantung syarat & ketentuan aplikasi.\n\n📩 For Business:\nEmail: sardika.bc\nWhatsApp: 081529826457\nTelegram: \n\n#Honest\n#HonestCard\n#HonestKartuKredit \n#aplikasipenghasiluang2025 \n#bankdigital \n#aplikasipenghasiluangtercepat2025 \n\n▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬\nTags:\n\ncara registrasi honest card,kartu kredit honest,kartu kredit,honest card,kartu kredit honest review,honest card review,kartu kredit honest card,cara daftar honest card,honest kartu kredit,cara daftar kartu kredit honest,kartu kredit untuk pemula,kartu kredit paling mudah disetujui,limit kartu kredit honest card,Cara Daftar Honest Card,100 Ribu Bonus Pengguna Baru Honest Card,cara daftar kartu kredit honest card terbaru,cara daftar honest tanpa slip gaji", "post_id": "pDxubzB1-Xk"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 447.23227990326495, "y": 31.305435100151048, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "FEgCIRHoVa0", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "EKSKLUSIF! World Bank Minta Maaf ke RI, Purbaya: Saya Akan Buktikan Kalian Salah - SAPA PAGI\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia sempat disalahpahami oleh sejumlah lembaga internasional. Namun, persepsi tersebut kini mulai berubah setelah pemerintah memberikan penjelasan langsung.\n\nDalam pertemuan dengan World Bank, Purbaya bahkan menyebut pihak yang menyusun proyeksi ekonomi Indonesia sempat menyampaikan permintaan maaf.\n\n“Dia minta maaf karena terlalu cepat menurunkan outlook. Saya bilang tidak apa-apa, tapi yang penting ke depan saya akan buktikan kamu salah karena fondasi ekonomi kita bagus dan kita akan tumbuh lebih cepat,” ujar Purbaya.\n\nSebelumnya, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat diturunkan, memicu sentimen negatif di pasar. Namun, menurut Purbaya, penilaian tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan \nkondisi fundamental ekonomi nasional.\n\nIa menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat dan mampu bertahan di tengah gejolak global.\n\n“Pondasi ekonomi kita bagus, dan kita akan tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan,” tegasnya.\n\nSelain Bank Dunia, klarifikasi juga dilakukan kepada lembaga pemeringkat S&P Global Ratings. \nHasilnya, S&P menilai kinerja Indonesia masih solid dan mempertahankan outlook stabil.\n\nBahkan, peringkat kredit Indonesia di level triple B diproyeksikan tetap aman dalam jangka \nmenengah.\n\n“Mereka melihat performa kita masih baik, walaupun ada beberapa catatan. Secara umum tetap stabil,” kata Purbaya.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Joshua\n#purbaya #worldbank #ekonomiindonesia \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "FEgCIRHoVa0"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 13.53173097813698, "y": 299.4459420962079, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.3343, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "FEgCIRHoVa0", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "EKSKLUSIF! World Bank Minta Maaf ke RI, Purbaya: Saya Akan Buktikan Kalian Salah - SAPA PAGI\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia sempat disalahpahami oleh sejumlah lembaga internasional. Namun, persepsi tersebut kini mulai berubah setelah pemerintah memberikan penjelasan langsung.\n\nDalam pertemuan dengan World Bank, Purbaya bahkan menyebut pihak yang menyusun proyeksi ekonomi Indonesia sempat menyampaikan permintaan maaf.\n\n“Dia minta maaf karena terlalu cepat menurunkan outlook. Saya bilang tidak apa-apa, tapi yang penting ke depan saya akan buktikan kamu salah karena fondasi ekonomi kita bagus dan kita akan tumbuh lebih cepat,” ujar Purbaya.\n\nSebelumnya, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat diturunkan, memicu sentimen negatif di pasar. Namun, menurut Purbaya, penilaian tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan \nkondisi fundamental ekonomi nasional.\n\nIa menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat dan mampu bertahan di tengah gejolak global.\n\n“Pondasi ekonomi kita bagus, dan kita akan tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan,” tegasnya.\n\nSelain Bank Dunia, klarifikasi juga dilakukan kepada lembaga pemeringkat S&P Global Ratings. \nHasilnya, S&P menilai kinerja Indonesia masih solid dan mempertahankan outlook stabil.\n\nBahkan, peringkat kredit Indonesia di level triple B diproyeksikan tetap aman dalam jangka \nmenengah.\n\n“Mereka melihat performa kita masih baik, walaupun ada beberapa catatan. Secara umum tetap stabil,” kata Purbaya.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Joshua\n#purbaya #worldbank #ekonomiindonesia \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "FEgCIRHoVa0"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 191.77487315191655, "y": 914.7166142484066, "size": 13.89, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 143.1627, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "ObTqS_2DoUQ", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Ungkap S&P Pertahankan Peringkat Kredit RI di Level BBB dengan Outlook Stabil | MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari kunjungannya ke Washington DC, Amerika Serikat. Usai bertemu dengan lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P) pada Selasa (14/4/2026) waktu setempat, Purbaya mengonfirmasi bahwa Indonesia berhasil mempertahankan peringkat utang pada level Triple B (BBB) dengan outlook stabil.\n\nPeringkat Triple B (BBB) ini menempatkan Indonesia tetap dalam kategori Investment Grade atau layak investasi, yang menandakan risiko gagal bayar yang rendah di mata investor global. Dalam pertemuan tersebut, S&P menggali secara mendalam konsistensi kebijakan fiskal Indonesia, terutama mengenai batasan defisit anggaran.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ObTqS_2DoUQ"}}, {"key": "@banksaqu", "attributes": {"label": "@banksaqu", "x": 241.93896683328418, "y": 567.0632004191484, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "FqVgNdtUY24", "id": "@banksaqu", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Saqu Selalu Menemani Perjalanan Finansial Sekarang Hingga Ke Level Selanjutnya\n\nBangun masa depan lebih cuan bareng Bank Saqu by Astra Financial & WeLab yang sudah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia, serta merupakan peserta LPS. Perjalanan finansialmu selalu dalam genggaman dalam mencapai tujuan finansial yang kamu ingin wujudkan. Beragam fitur menarik dari Bank Saqu akan selalu bersama:\n\nSelalu Cuan\nTabungmatic: Fitur otomatis nabung setiap transaksi dengan bunga 10% p.a. di Saku Booster\nDeposito: Menawarkan bunga 6,5% p.a. dengan tenor hingga 12 bulan\nBusposito: Menawarkan bunga 6,75% p.a. Makin banyak bus terisi makin banyak cuannya\n\nSelalu Ready\nSaku Kredit:  Solusi pinjaman dengan bunga mulai 2% serta menawarkan limit hingga 30 juta dengan tenor s.d. 24 bulan\n\nSelain itu Bank Saqu juga memberikan fasilitas free transfer ke Bank mana aja untuk Nasabah dengan saldo rata-rata Rp500,000 atau untuk pengguna Saku Gajian di Bank Saqu. Gimana? Udah siap jadi warga Bank Saqu?\n---------\nFollow dan like social media resmi Bank Saqu: \nInstagram   / banksaqu  \nTiktok   / banksaqu  \nX (twitter)  https://x.com/dibantubanksaqu\nFacebook Bank Saqu   / banksaqu  \nYouTube    /   \nInstall Bank Saqu sekarang: https://bjj.onelink.me/KXX3/IGBSQ \n\n#BerjuangBersama wujudkan impianmu, nabung bareng Bank Saqu", "post_id": "FqVgNdtUY24"}}, {"key": "dibantubanksaqu", "attributes": {"label": "dibantubanksaqu", "x": 843.9407054632089, "y": 750.9826000455735, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.3343, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "FqVgNdtUY24", "id": "dibantubanksaqu", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Saqu Selalu Menemani Perjalanan Finansial Sekarang Hingga Ke Level Selanjutnya\n\nBangun masa depan lebih cuan bareng Bank Saqu by Astra Financial & WeLab yang sudah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia, serta merupakan peserta LPS. Perjalanan finansialmu selalu dalam genggaman dalam mencapai tujuan finansial yang kamu ingin wujudkan. Beragam fitur menarik dari Bank Saqu akan selalu bersama:\n\nSelalu Cuan\nTabungmatic: Fitur otomatis nabung setiap transaksi dengan bunga 10% p.a. di Saku Booster\nDeposito: Menawarkan bunga 6,5% p.a. dengan tenor hingga 12 bulan\nBusposito: Menawarkan bunga 6,75% p.a. Makin banyak bus terisi makin banyak cuannya\n\nSelalu Ready\nSaku Kredit:  Solusi pinjaman dengan bunga mulai 2% serta menawarkan limit hingga 30 juta dengan tenor s.d. 24 bulan\n\nSelain itu Bank Saqu juga memberikan fasilitas free transfer ke Bank mana aja untuk Nasabah dengan saldo rata-rata Rp500,000 atau untuk pengguna Saku Gajian di Bank Saqu. Gimana? Udah siap jadi warga Bank Saqu?\n---------\nFollow dan like social media resmi Bank Saqu: \nInstagram   / banksaqu  \nTiktok   / banksaqu  \nX (twitter)  https://x.com/dibantubanksaqu\nFacebook Bank Saqu   / banksaqu  \nYouTube    /   \nInstall Bank Saqu sekarang: https://bjj.onelink.me/KXX3/IGBSQ \n\n#BerjuangBersama wujudkan impianmu, nabung bareng Bank Saqu", "post_id": "FqVgNdtUY24"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 518.5282411782862, "y": 143.65290820224897, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "v_TVWnMhbJI", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Bagaimana Indonesia Tambah Pasokan Minyak dari Rusia di Tengah Krisis Energi?\n\nKABARBURSA.COM — Pemerintah menegaskan terus menjaga disiplin fiskal demi menekan defisit APBN di bawah 3%, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut defisit APBN 2025 saat ini 2,92% dan penerimaan pajak triwulan I-2026 mencapai Rp394,8 triliun, sehingga S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil. Gubernur BI Perry Warjiyo menyoroti tiga pilar utama ketahanan ekonomi nasional: kredibilitas kebijakan, kemampuan adaptasi, dan kemitraan internasional. Pemerintah juga memperketat penertiban tambang ilegal di kawasan hutan lindung serta mengamankan pasokan minyak mentah dari Rusia untuk menjaga ketahanan energi nasional. Di sektor korporasi, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membagikan dividen tunai final Rp250 per saham meski laba bersih 2025 turun menjadi Rp725 miliar. Berita ini penting untuk diketahui publik karena berkaitan langsung dengan stabilitas fiskal, ekonomi, dan energi nasional. Jangan lupa subscribe Kabar Bursa dan tinggalkan komentar di bawah untuk diskusi selengkapnya!\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#ekonomiindonesia #fiskal #apbn #purbayayudhisadewa #pertumbuhan #minyakmentah #energi #ketahananekonomi #pertambangan #investasi #dividen #bisnis #bankindonesia #keuangan #industri #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "v_TVWnMhbJI"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 664.2931602657941, "y": 901.5886165904757, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8211, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "v_TVWnMhbJI", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Bagaimana Indonesia Tambah Pasokan Minyak dari Rusia di Tengah Krisis Energi?\n\nKABARBURSA.COM — Pemerintah menegaskan terus menjaga disiplin fiskal demi menekan defisit APBN di bawah 3%, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut defisit APBN 2025 saat ini 2,92% dan penerimaan pajak triwulan I-2026 mencapai Rp394,8 triliun, sehingga S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil. Gubernur BI Perry Warjiyo menyoroti tiga pilar utama ketahanan ekonomi nasional: kredibilitas kebijakan, kemampuan adaptasi, dan kemitraan internasional. Pemerintah juga memperketat penertiban tambang ilegal di kawasan hutan lindung serta mengamankan pasokan minyak mentah dari Rusia untuk menjaga ketahanan energi nasional. Di sektor korporasi, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membagikan dividen tunai final Rp250 per saham meski laba bersih 2025 turun menjadi Rp725 miliar. Berita ini penting untuk diketahui publik karena berkaitan langsung dengan stabilitas fiskal, ekonomi, dan energi nasional. Jangan lupa subscribe Kabar Bursa dan tinggalkan komentar di bawah untuk diskusi selengkapnya!\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#ekonomiindonesia #fiskal #apbn #purbayayudhisadewa #pertumbuhan #minyakmentah #energi #ketahananekonomi #pertambangan #investasi #dividen #bisnis #bankindonesia #keuangan #industri #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "v_TVWnMhbJI"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "attributes": {"label": "@tuturmediadigital", "x": 469.5593090520117, "y": 233.73116628264313, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "gCWEVJECOmg", "id": "@tuturmediadigital", "source": "youtube-000001", "content": "Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Menkeu Purbaya: Sebenarnya Ini Tugas BI, Kita Colong Sedikit\n\nTUTUR.co.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap strategi pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi tanpa membebani APBN secara berlebihan. Ia menekankan pentingnya menjaga likuiditas di sektor riil agar mesin ekonomi tetap bergerak melalui peran swasta, di tengah tekanan global dan target pertumbuhan 8 persen.\n\nDalam pernyataannya, Purbaya mengakui bahwa pengaturan likuiditas merupakan tugas bank sentral seperti Bank Indonesia. Namun, ia menyebut fiskal tetap bisa berkontribusi. “Sebenarnya ini tugas Bank Sentral, tugasnya BI, ya kita nyolong-nyolong sedikit lah,” ujarnya, sembari menegaskan langkah tersebut dilakukan agar ekonomi tumbuh lebih cepat ke depan.\n\n#purbaya #purbayayudhisadewa #bankindonesia #apbn #fiskal #pertumbuhanekonomi #beritaekonomi #beritaterkini #newsupdate #tutur #tuturtv #tuturmediadigital \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "gCWEVJECOmg"}}, {"key": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "tuturtvmedia", "x": 443.7762052151599, "y": 872.4026330268161, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7162, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gCWEVJECOmg", "id": "tuturtvmedia", "source": "youtube-000001", "content": "Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Menkeu Purbaya: Sebenarnya Ini Tugas BI, Kita Colong Sedikit\n\nTUTUR.co.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap strategi pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi tanpa membebani APBN secara berlebihan. Ia menekankan pentingnya menjaga likuiditas di sektor riil agar mesin ekonomi tetap bergerak melalui peran swasta, di tengah tekanan global dan target pertumbuhan 8 persen.\n\nDalam pernyataannya, Purbaya mengakui bahwa pengaturan likuiditas merupakan tugas bank sentral seperti Bank Indonesia. Namun, ia menyebut fiskal tetap bisa berkontribusi. “Sebenarnya ini tugas Bank Sentral, tugasnya BI, ya kita nyolong-nyolong sedikit lah,” ujarnya, sembari menegaskan langkah tersebut dilakukan agar ekonomi tumbuh lebih cepat ke depan.\n\n#purbaya #purbayayudhisadewa #bankindonesia #apbn #fiskal #pertumbuhanekonomi #beritaekonomi #beritaterkini #newsupdate #tutur #tuturtv #tuturmediadigital \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "gCWEVJECOmg"}}, {"key": "@tvasuransi", "attributes": {"label": "@tvasuransi", "x": 239.2933776207765, "y": 282.1523556535236, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "rRjAVT40VKc", "id": "@tvasuransi", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa APBN Kita Aman Berlapis Lapis Tidak Usah Khawatir\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih aman di tengah gejolak politik diberbagai belahan dunia.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menterikeuangan #purbayayudhisadewa #apbnkita #kebijakanfiskal \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "rRjAVT40VKc"}}, {"key": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "ptsmi_id", "x": 113.49576778178772, "y": 854.886323696722, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7949, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "rRjAVT40VKc", "id": "ptsmi_id", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa APBN Kita Aman Berlapis Lapis Tidak Usah Khawatir\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih aman di tengah gejolak politik diberbagai belahan dunia.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menterikeuangan #purbayayudhisadewa #apbnkita #kebijakanfiskal \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "rRjAVT40VKc"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 393.8000015167583, "y": 727.3806468357064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "drDGSqlwCpA", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Isu Miring, Menkeu Tegaskan Ekonomi Indonesia Diapresiasi IMF & World Bank\n\nGaruda Tv - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan klarifikasi tegas terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai kondisi keuangan negara. \n\nMenkeu meluruskan kabar yang menyebut bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun, dan menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang tidak memiliki dasar akurat.\n\nDalam keterangannya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa merinci bahwa total kas negara saat ini sebenarnya berada di kisaran Rp420 triliun. Angka ini jauh berbeda dari narasi yang beredar luas di publik beberapa waktu terakhir.\n\nPemerintah juga menjalankan strategi pengelolaan likuiditas secara transparan. Dari total saldo tersebut, sebesar Rp300 triliun ditempatkan di sektor perbankan.\n\nPurbaya meminta masyarakat untuk tidak khawatir dan tidak mudah terprovokasi oleh data yang tidak valid. \n\nMenurutnya, pemerintah menerapkan manajemen kas yang aktif dan terukur untuk memastikan stabilitas anggaran tetap terjaga sepanjang tahun anggaran berjalan.\n\n\"Pengelolaan kas negara dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Kita melakukan manajemen kas yang baik sehingga seluruh kebutuhan belanja negara dapat terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas,\" ujar Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nDi saat isu miring berhembus di dalam negeri, kinerja ekonomi Indonesia justru terus mendapatkan respons positif dari dunia internasional. Kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi nasional dilaporkan semakin meningkat.\n\nSejumlah lembaga keuangan internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) memberikan apresiasi terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#kementeriankeuangan  #purbayayudhisadewa  #KasNegara #apbn2026  #ekonom i#garudatv  #beritaekonomi  #cekfakta \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "drDGSqlwCpA"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 275.3261016631694, "y": 42.08781575712306, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7162, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "drDGSqlwCpA", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Isu Miring, Menkeu Tegaskan Ekonomi Indonesia Diapresiasi IMF & World Bank\n\nGaruda Tv - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan klarifikasi tegas terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai kondisi keuangan negara. \n\nMenkeu meluruskan kabar yang menyebut bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun, dan menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang tidak memiliki dasar akurat.\n\nDalam keterangannya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa merinci bahwa total kas negara saat ini sebenarnya berada di kisaran Rp420 triliun. Angka ini jauh berbeda dari narasi yang beredar luas di publik beberapa waktu terakhir.\n\nPemerintah juga menjalankan strategi pengelolaan likuiditas secara transparan. Dari total saldo tersebut, sebesar Rp300 triliun ditempatkan di sektor perbankan.\n\nPurbaya meminta masyarakat untuk tidak khawatir dan tidak mudah terprovokasi oleh data yang tidak valid. \n\nMenurutnya, pemerintah menerapkan manajemen kas yang aktif dan terukur untuk memastikan stabilitas anggaran tetap terjaga sepanjang tahun anggaran berjalan.\n\n\"Pengelolaan kas negara dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Kita melakukan manajemen kas yang baik sehingga seluruh kebutuhan belanja negara dapat terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas,\" ujar Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nDi saat isu miring berhembus di dalam negeri, kinerja ekonomi Indonesia justru terus mendapatkan respons positif dari dunia internasional. Kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi nasional dilaporkan semakin meningkat.\n\nSejumlah lembaga keuangan internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) memberikan apresiasi terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#kementeriankeuangan  #purbayayudhisadewa  #KasNegara #apbn2026  #ekonom i#garudatv  #beritaekonomi  #cekfakta \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "drDGSqlwCpA"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 114.67063973456249, "y": 900.3687107401631, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "wxuxbqjDeAs", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "UTANG TERKENDALI! Menkeu Sri Mulyani Jawab Keraguan, S&P Beri Rating Stabil Bagi RI! | Sindo Siang\n\nDi tengah ketidakpastian ekonomi dunia, Indonesia berhasil menunjukkan taringnya! Menteri Keuangan memastikan bahwa defisit anggaran dan rasio utang negara masih dalam batas terkendali. Kabar membanggakan datang dari lembaga rating dunia, S&P, yang memberikan penilaian peringkat kredit \"Stabil\" bagi Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa manajemen fiskal tanah air diakui secara internasional. Simak ulasannya!\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 16 APRIL 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Riki\n\n#iran #israel #perangtimurtengah #SindoNews #Viral #BeritaTerkini #EkonomiRI #Menkeu #SriMulyani #RatingSandP #KetahananNasional #SindoTrending #BeritaEkonomi #InvestasiRI", "post_id": "wxuxbqjDeAs"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 824.0368504588654, "y": 166.78602911935903, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8211, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "wxuxbqjDeAs", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "UTANG TERKENDALI! Menkeu Sri Mulyani Jawab Keraguan, S&P Beri Rating Stabil Bagi RI! | Sindo Siang\n\nDi tengah ketidakpastian ekonomi dunia, Indonesia berhasil menunjukkan taringnya! Menteri Keuangan memastikan bahwa defisit anggaran dan rasio utang negara masih dalam batas terkendali. Kabar membanggakan datang dari lembaga rating dunia, S&P, yang memberikan penilaian peringkat kredit \"Stabil\" bagi Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa manajemen fiskal tanah air diakui secara internasional. Simak ulasannya!\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 16 APRIL 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Riki\n\n#iran #israel #perangtimurtengah #SindoNews #Viral #BeritaTerkini #EkonomiRI #Menkeu #SriMulyani #RatingSandP #KetahananNasional #SindoTrending #BeritaEkonomi #InvestasiRI", "post_id": "wxuxbqjDeAs"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 264.9279140723708, "y": 826.3237756023276, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8211, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "wxuxbqjDeAs", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "UTANG TERKENDALI! Menkeu Sri Mulyani Jawab Keraguan, S&P Beri Rating Stabil Bagi RI! | Sindo Siang\n\nDi tengah ketidakpastian ekonomi dunia, Indonesia berhasil menunjukkan taringnya! Menteri Keuangan memastikan bahwa defisit anggaran dan rasio utang negara masih dalam batas terkendali. Kabar membanggakan datang dari lembaga rating dunia, S&P, yang memberikan penilaian peringkat kredit \"Stabil\" bagi Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa manajemen fiskal tanah air diakui secara internasional. Simak ulasannya!\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 16 APRIL 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Riki\n\n#iran #israel #perangtimurtengah #SindoNews #Viral #BeritaTerkini #EkonomiRI #Menkeu #SriMulyani #RatingSandP #KetahananNasional #SindoTrending #BeritaEkonomi #InvestasiRI", "post_id": "wxuxbqjDeAs"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 382.6815461645426, "y": 44.18139252729914, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8211, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "wxuxbqjDeAs", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "UTANG TERKENDALI! Menkeu Sri Mulyani Jawab Keraguan, S&P Beri Rating Stabil Bagi RI! | Sindo Siang\n\nDi tengah ketidakpastian ekonomi dunia, Indonesia berhasil menunjukkan taringnya! Menteri Keuangan memastikan bahwa defisit anggaran dan rasio utang negara masih dalam batas terkendali. Kabar membanggakan datang dari lembaga rating dunia, S&P, yang memberikan penilaian peringkat kredit \"Stabil\" bagi Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa manajemen fiskal tanah air diakui secara internasional. Simak ulasannya!\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 16 APRIL 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Riki\n\n#iran #israel #perangtimurtengah #SindoNews #Viral #BeritaTerkini #EkonomiRI #Menkeu #SriMulyani #RatingSandP #KetahananNasional #SindoTrending #BeritaEkonomi #InvestasiRI", "post_id": "wxuxbqjDeAs"}}, {"key": "@PartaiGarudaOfficial", "attributes": {"label": "@PartaiGarudaOfficial", "x": 127.0436512236024, "y": 464.50940608713273, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Ur8pmJbwXFM", "id": "@PartaiGarudaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "Hanya Prabowo Yang Berani Hapus Utang UMKM⁉️Pelaku Usaha Jangan Insecure Ambil KUR‼️\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana pembentukan bank UMKM. Melalui pengambil alihan PNM dari Danantara, bank tersebut fokus menyalurkan Kredit Usaha Rakyat ke sektor UMKM. Apakah langkah ini semakin menguntungkan?\n\nSimak pembahasannya dengan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (Sekjen DPP) Partai Garda Republik Indonesia Ihsan Jauhari.\n\n#menterikeunangan #purbaya #pnm #umkm #kur #usaha #danantara🇮🇩 Partai Garuda hadir sebagai suara baru:\n🔺 Nasionalis – karena cinta tanah air bukan slogan, tapi tindakan nyata.\n🔺 Religius – karena politik harus dijalankan dengan hati dan moral.\n🔺 Kerakyatan – karena rakyat bukan objek kekuasaan, tapi subjek perubahan.\n\n🗳️ Kami bukan sekadar partai. Kami adalah gerakan.\nGerakan untuk mengembalikan martabat politik Indonesia.\n\nFOLLOW SOSIAL MEDIA KAMI 👇\nYoutube ~    /    ​\nInstagram ~   / partaigaruda  \nTikTok ~   / dpppartaigaruda  \nFacebook ~   / partaigarudaofficiall  \nWebsite ~ https://partaigaruda.org/", "post_id": "Ur8pmJbwXFM"}}, {"key": "partaigarudaofficial", "attributes": {"label": "partaigarudaofficial", "x": 941.4451194853758, "y": 932.6501564225912, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7162, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ur8pmJbwXFM", "id": "partaigarudaofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Hanya Prabowo Yang Berani Hapus Utang UMKM⁉️Pelaku Usaha Jangan Insecure Ambil KUR‼️\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana pembentukan bank UMKM. Melalui pengambil alihan PNM dari Danantara, bank tersebut fokus menyalurkan Kredit Usaha Rakyat ke sektor UMKM. Apakah langkah ini semakin menguntungkan?\n\nSimak pembahasannya dengan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (Sekjen DPP) Partai Garda Republik Indonesia Ihsan Jauhari.\n\n#menterikeunangan #purbaya #pnm #umkm #kur #usaha #danantara🇮🇩 Partai Garuda hadir sebagai suara baru:\n🔺 Nasionalis – karena cinta tanah air bukan slogan, tapi tindakan nyata.\n🔺 Religius – karena politik harus dijalankan dengan hati dan moral.\n🔺 Kerakyatan – karena rakyat bukan objek kekuasaan, tapi subjek perubahan.\n\n🗳️ Kami bukan sekadar partai. Kami adalah gerakan.\nGerakan untuk mengembalikan martabat politik Indonesia.\n\nFOLLOW SOSIAL MEDIA KAMI 👇\nYoutube ~    /    ​\nInstagram ~   / partaigaruda  \nTikTok ~   / dpppartaigaruda  \nFacebook ~   / partaigarudaofficiall  \nWebsite ~ https://partaigaruda.org/", "post_id": "Ur8pmJbwXFM"}}, {"key": "@republikajawabarat8747", "attributes": {"label": "@republikajawabarat8747", "x": 901.5624054422991, "y": 509.0310665219761, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.8736, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "JQQHjEA6i6I", "id": "@republikajawabarat8747", "source": "youtube-000001", "content": "Kicimpring Deudeuieun, Warisan Rasa yang Terus Digemari\n\nDi tengah gempuran camilan modern, penganan tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Salah satunya kecimpring, yang terbuat dari bahan singkong. Sebagian orang menyebutnya keripik singkong. \nDi Kabupaten Bandung terdapat produsen kecimpring yang cukup terkenal dengan brand Kicimpirng Deudeuieun. \n\nKicimpring Deudeuieun hadir dalam dua varian rasa, yakni original (bawang) dan pedas. Menariknya, varian pedas menjadi favorit, dengan sekitar 90 persen pembeli memilih rasa tersebut. Adapun harga kecimpring yang kering Rp 32 ribu per Kg dan untuk yang matang Rp 55 Ribu per Kg. \n\nPemesanan dapat dilakukan melalui Instagram  atau WhatsApp di 0813 9454 1476. \n\nDari usaha ini, Dadang mampu meraih omset hingga puluhan juta rupiah per bulan. Perkembangan tersebut tidak lepas dari dukungan bank bjb melalui produk kredit bjb Mesra.\n\nbank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).\n\nInformasi lebih lanjut mengenai bjb Mesra dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb infobjb.id/bjbmesra\n\n #kecimpring_deudeuieun #republika #CekRepublikaAja", "post_id": "JQQHjEA6i6I"}}], "edges": [{"key": "floriwit", "source": "floriwit", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "floriwit", "source": "floriwit", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "BI_Purwokerto", "source": "BI_Purwokerto", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "BI_Purwokerto", "source": "BI_Purwokerto", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Moncheseeblu", "source": "Moncheseeblu", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Moncheseeblu", "source": "Moncheseeblu", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "stilleto_still", "source": "stilleto_still", "target": "ArvinHonami", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "stilleto_still", "source": "stilleto_still", "target": "ArvinHonami", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Brodycusss", "source": "Brodycusss", "target": "ArvinHonami", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Brodycusss", "source": "Brodycusss", "target": "ArvinHonami", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "imf_3004", "source": "imf_3004", "target": "ArvinHonami", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "imf_3004", "source": "imf_3004", "target": "ArvinHonami", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajaksukadana", "source": "pajaksukadana", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajaksukadana", "source": "pajaksukadana", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "unipinindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sahambbk", "source": "sahambbk", "target": "sahambbk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "honestindo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "republikaonline", "source": "republikaonline", "target": "kecimpring_deudeuieun", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "republikaonline", "source": "republikaonline", "target": "bankbjb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jamdatun_kejagungri", "source": "jamdatun_kejagungri", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bankmegaid", "source": "bankmegaid", "target": "bankmegaid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bankmegaid", "source": "bankmegaid", "target": "bankmegaid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "tomorocoffee.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bankmegaid", "source": "bankmegaid", "target": "phobaba_ysg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bankmegaid", "source": "bankmegaid", "target": "bankmegaid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "joeliardisunendar", "source": "joeliardisunendar", "target": "jsportfolio", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ekssoverr", "source": "ekssoverr", "target": "Ekssover", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jeffbudiman", "source": "jeffbudiman", "target": "jeffbudiman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "idx_yogyakarta", "source": "idx_yogyakarta", "target": "indonesiastockexchange", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "idx_yogyakarta", "source": "idx_yogyakarta", "target": "indonesiastockexchange", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nkri24jam", "source": "nkri24jam", "target": "menkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fortexpedia", "source": "fortexpedia", "target": "Inilah.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kokujapancom", "source": "kokujapancom", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gen.cuan", "source": "gen.cuan", "target": "gen.cuan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "zstlyprom", "source": "zstlyprom", "target": "xhmxdmxdzxkxr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "infowargarepublik", "source": "infowargarepublik", "target": "andalandayaabadi_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "republikaonline", "source": "republikaonline", "target": "kecimpring_deudeuieun", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "republikaonline", "source": "republikaonline", "target": "bankbjb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "banksaqu", "source": "banksaqu", "target": "toastboxindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "republikacoid", "source": "republikacoid", "target": "kecimpring_deudeuieun", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "republikacoid", "source": "republikacoid", "target": "bankbjb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ysardika", "source": "@ysardika", "target": "ysardika", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ysardika", "source": "@ysardika", "target": "ysardika_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ysardika", "source": "@ysardika", "target": "ysardika01", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@banksaqu", "source": "@banksaqu", "target": "dibantubanksaqu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@banksaqu", "source": "@banksaqu", "target": "banksaqu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@banksaqu", "source": "@banksaqu", "target": "dibantubanksaqu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@banksaqu", "source": "@banksaqu", "target": "banksaqu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PartaiGarudaOfficial", "source": "@PartaiGarudaOfficial", "target": "partaigarudaofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@republikajawabarat8747", "source": "@republikajawabarat8747", "target": "kecimpring_deudeuieun", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@republikajawabarat8747", "source": "@republikajawabarat8747", "target": "bankbjb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ysardika", "source": "@ysardika", "target": "ysardika", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ysardika", "source": "@ysardika", "target": "ysardika_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ysardika", "source": "@ysardika", "target": "ysardika01", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}