{"nodes": [{"key": "BangMamat465140", "attributes": {"label": "BangMamat465140", "x": 131.12875856290995, "y": 801.8724465743801, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046877863190896977", "id": "BangMamat465140", "source": "retweet-000002", "content": "Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar di Bali, Banjir Apresiasi Peserta hingga Dongkrak Ekonomi UMKM\n\n#KemalaRun2026\n#Bali…", "post_id": "2046877863190896977"}}, {"key": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "KomaNewsroom", "x": 520.0726769599072, "y": 840.3149647247351, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 7.6434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "2046877863190896977", "id": "KomaNewsroom", "source": "retweet-000002", "content": "Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar di Bali, Banjir Apresiasi Peserta hingga Dongkrak Ekonomi UMKM\n\n#KemalaRun2026\n#Bali…", "post_id": "2046877863190896977"}}, {"key": "barbiedoll50915", "attributes": {"label": "barbiedoll50915", "x": 946.6046860783385, "y": 553.8097769490727, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046872466493145223", "id": "barbiedoll50915", "source": "retweet-000002", "content": "Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar di Bali, Banjir Apresiasi Peserta hingga Dongkrak Ekonomi UMKM\n\n#KemalaRun2026\n#Bali…", "post_id": "2046872466493145223"}}, {"key": "Sigared24", "attributes": {"label": "Sigared24", "x": 807.8251468987953, "y": 104.03850817650529, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046870888977666310", "id": "Sigared24", "source": "retweet-000002", "content": "Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar di Bali, Banjir Apresiasi Peserta hingga Dongkrak Ekonomi UMKM\n\n#KemalaRun2026\n#Bali…", "post_id": "2046870888977666310"}}, {"key": "Deni89LND", "attributes": {"label": "Deni89LND", "x": 95.92908397294764, "y": 729.4817943289452, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046872200008048672", "id": "Deni89LND", "source": "retweet-000002", "content": "Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar di Bali, Banjir Apresiasi Peserta hingga Dongkrak Ekonomi UMKM\n\n#KemalaRun2026\n#Bali…", "post_id": "2046872200008048672"}}, {"key": "Letthemthi33571", "attributes": {"label": "Letthemthi33571", "x": 894.3030523350835, "y": 308.6875228352646, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046877152680018036", "id": "Letthemthi33571", "source": "retweet-000002", "content": "Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar di Bali, Banjir Apresiasi Peserta hingga Dongkrak Ekonomi UMKM\n\n#KemalaRun2026\n#Bali…", "post_id": "2046877152680018036"}}, {"key": "Sabik_87", "attributes": {"label": "Sabik_87", "x": 935.3090372811581, "y": 524.4895109462532, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046765028293190010", "id": "Sabik_87", "source": "retweet-000002", "content": "Hasil Survei Konsumen BI pd Maret 2026 menunjukkan keyakinan konsumen di Bali terhadap kondisi ekonomi masih ttp terja…", "post_id": "2046765028293190010"}}, {"key": "BI_ProvinsiBali", "attributes": {"label": "BI_ProvinsiBali", "x": 693.8408901838134, "y": 195.80900499853914, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2046765028293190010", "id": "BI_ProvinsiBali", "source": "retweet-000002", "content": "Hasil Survei Konsumen BI pd Maret 2026 menunjukkan keyakinan konsumen di Bali terhadap kondisi ekonomi masih ttp terja…", "post_id": "2046765028293190010"}}, {"key": "Maulaa313", "attributes": {"label": "Maulaa313", "x": 230.75472731781412, "y": 654.3537821480687, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046202591311532326", "id": "Maulaa313", "source": "retweet-000002", "content": "Hasil Survei Konsumen BI pd Maret 2026 menunjukkan keyakinan konsumen di Bali terhadap kondisi ekonomi masih ttp terja…", "post_id": "2046202591311532326"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 505.45322866550913, "y": 128.66784260082088, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3880891699426475172_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia memperkirakan ekonomi 2026 tumbuh 4,9%–5,7%, sedikit lebih rendah dari proyeksi sebelumnya, namun tetap ditopang konsumsi domestik yang kuat.\n\nSimak informasi selengkapnya di video berikut ini. Follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#PertumbuhanEkonomi #EkonomiIndonesia #BankIndonesia #BloombergTechnoz", "post_id": "3880891699426475172_51748745734"}}, {"key": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "beritabalimedia", "x": 260.78873479168476, "y": 621.3926318834929, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.7459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 4, "degree": 9}, "_id": "3884943203943306871_3195837275", "id": "beritabalimedia", "source": "instagram-000001", "content": "BANK INDONESIA BERSAMA PEMERINTAH PROVINSI BALI RESMI LUNCURKAN BIC\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali resmi meluncurkan Bali Investment Challenge (BIC) 2026 pada Senin (27/4) dengan fokus menjaring proyek investasi unggulan di sektor energi terbarukan, industri kreatif, dan pertanian guna mendukung transformasi ekonomi di luar sektor pariwisata.\n\nAsisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bali Luh Ayu Aryani menekankan bahwa setiap investasi wajib mengedepankan harmoni alam dan budaya sesuai konsep Transformasi Ekonomi Kerthi Bali serta memastikan aspek akuntabilitas bagi investor demi menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Bali.\n\nhttps://beritabali.com/berita/202207051309/bali-dorong-investasi-yang-seimbang-alam-manusia-dan-budaya\n\nFollow akun kami untuk update terbaru!\n\nBerita selengkapnya klik tautan pada StoriesIG \n\n#Bali\n#BeritaBali\n#AllAboutBali\n#InvestasiBali\n#BankIndonesia\n#EkonomiKerthiBali\n#BaliJagadhita2026\n#InfoDenpasar\n#KabarBali\n#PertumbuhanEkonomi\n#NangunSatKerthiLokaBali", "post_id": "3884943203943306871_3195837275"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kepri", "x": 456.60415680151823, "y": 294.85481640849275, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1059, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 4, "degree": 5}, "_id": "3881370710736878028_2904384635", "id": "bank_indonesia_kepri", "source": "instagram-000001", "content": "KUBIK Edisi April 2026 Hadir Lagi!\n\n#SobatRupiah, saatnya uji kecepatan dan ketelitian kamu lewat KUBIK Edisi April 2026! 🧩\nJawab pertanyaan seru dalam “Pilihan Ganda”  yang sudah disiapkan dan uji pengetahuanmu seputar literasi ekonomi. Siapa tahu kamu jadi salah satu yang beruntung mendapatkan hadiah menarik dari Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau🎁\n\n📌 Cara Ikut KUBIK:\n1️⃣ Follow akun media sosial  dan subscribe YouTube Bank Indonesia Kepri\n2️⃣ Like & share postingan ini ke Instagram Story\n3️⃣ Tulis jawaban di kolom komentar, mention 5 teman SobatRupiah, serta sertakan hashtag #SobatRupiah dan #KUBIK\n4️⃣ Kuis ini khusus untuk domisili Kepulauan Riau\n5️⃣ Pemenang akan dipilih 3 orang secara acak dan akan diumumkan pada tanggal 30 April 2026\n\nYuk ikutan dan jangan sampai ketinggalan keseruannya!\n\n#KUBIK\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3881370710736878028_2904384635"}}, {"key": "bank_indonesia_bali", "attributes": {"label": "bank_indonesia_bali", "x": 280.45815155840546, "y": 149.22270799796124, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4129, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "3888882496876784769_3318831418", "id": "bank_indonesia_bali", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Semeton Rupiah! 👋\n\n menyelenggarakan Kick-Off Baligivation Festival 2026 pada 28 April 2026 dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Bali melalui Penguatan Digitalisasi dan Sinergi” sebagai langkah nyata mendorong ekonomi Bali yang berkualitas dan berkelanjutan. 🌏\n\nKegiatan ini memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus menegaskan komitmen penertiban money changer ilegal melalui seremoni pemindaian QR Logo KUPVA BB berizin oleh Gubernur Bali sebagai edukasi kepada masyarakat. ✨\n\nTak hanya itu, Baligivation 2026 juga menghadirkan seminar, sarasehan, serta berbagai program kolaboratif untuk mempercepat digitalisasi, memperluas literasi digital, dan mendorong peran generasi muda dalam transformasi ekonomi digital Bali. 🚀\n\nYuk, jadi bagian dari perjalanan digital Bali!\nSwipe untuk tahu lebih lanjut! 👉\n\n#diSetiapMaknaIndonesia #BankIndonesia #BIBaliAsikBIBaliTerbaik #Baligivation2026 #RahayuRahayuRahayu", "post_id": "3888882496876784769_3318831418"}}, {"key": "bank_indonesia_kalsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kalsel", "x": 350.62471701022224, "y": 183.99630196226502, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3885668710321728153_3108436875", "id": "bank_indonesia_kalsel", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah,  berkolaborasi dengan Bank Indonesia di wilayah Kalimantan mengadakan Capacity Building & Pendampingan Pengisian Championship TP2DD Tahun 2026 Wilayah Kalimantan.✨\n\nKegiatan dilaksanakan pada 20-21 April 2026 dan diikuti oleh perwakilan dari 61 Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Kalimantan. Kegiatan ini menjadi yang pertama di Indonesia yang melibatkan TP2DD dalam satu wilayah terintegrasi, sebagai bagian dari upaya *integrasi Borneo* yang dilakukan oleh Bank Indonesia Kalimantan Selatan selaku Koordinator Wilayah Bank Indonesia se-Kalimantan .\n\nMelalui kegiatan ini, diharapkan TP2DD di wilayah Kalimantan dapat memperkuat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah, mempertahankan pencapaian digitalisasi yang telah diraih, serta mempersiapkan pemerintah daerah dalam evaluasi kinerja Championship TP2DD tahun 2026 ⭐️ \n\nBank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi untuk mendukung implementasi kebijakan digitalisasi ekonomi dan keuangan daerah secara berkelanjutan.✨\n\n#TP2DDKalsel\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#IntegrasiBorneo", "post_id": "3885668710321728153_3108436875"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 464.8727763273127, "y": 249.4131519928604, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.701, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 2, "out_degree": 9, "degree": 11}, "_id": "3882130175090159586_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nUpaya memperkuat ketahanan ekonomi daerah terus didorong melalui strategi hilirisasi sektor pangan dan energi. Provinsi Sumatera Selatan dinilai memiliki peluang besar untuk mengambil peran strategis dalam agenda tersebut, seiring melimpahnya sumber daya unggulan yang dimiliki.\n\nKomitmen ini tercermin dalam kegiatan Policy Talks yang digelar dalam rangka Road to 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026, hasil kolaborasi Bank\nBank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Rabu (22/4/2026) di Universitas Sriwijaya. Mengusung tema “Sinergi Hilirisasi untuk Ketahanan Pangan & Energi Sumatera Selatan”, forum ini menjadi ruang diskusi lintas sektor untuk merumuskan arah kebijakan ekonomi daerah.\n\nKegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, akademisi, hingga pengamat ekonomi. Dalam forum ini, Bank Indonesia memaparkan policy brief terkait kondisi terkini perekonomian Sumatera Selatan, termasuk perkembangan inflasi dan prospek ekonomi ke depan, sekaligus menghimpun berbagai masukan strategis dari para pemangku kepentingan.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#isef2026 #fesyarsumatra #bankindonesia #sumselmedia", "post_id": "3882130175090159586_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumsel", "x": 266.95810698046716, "y": 795.0053197946904, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9355, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 8, "out_degree": 2, "degree": 10}, "_id": "3882130175090159586_56622120775", "id": "bank_indonesia_sumsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nUpaya memperkuat ketahanan ekonomi daerah terus didorong melalui strategi hilirisasi sektor pangan dan energi. Provinsi Sumatera Selatan dinilai memiliki peluang besar untuk mengambil peran strategis dalam agenda tersebut, seiring melimpahnya sumber daya unggulan yang dimiliki.\n\nKomitmen ini tercermin dalam kegiatan Policy Talks yang digelar dalam rangka Road to 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026, hasil kolaborasi Bank\nBank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Rabu (22/4/2026) di Universitas Sriwijaya. Mengusung tema “Sinergi Hilirisasi untuk Ketahanan Pangan & Energi Sumatera Selatan”, forum ini menjadi ruang diskusi lintas sektor untuk merumuskan arah kebijakan ekonomi daerah.\n\nKegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, akademisi, hingga pengamat ekonomi. Dalam forum ini, Bank Indonesia memaparkan policy brief terkait kondisi terkini perekonomian Sumatera Selatan, termasuk perkembangan inflasi dan prospek ekonomi ke depan, sekaligus menghimpun berbagai masukan strategis dari para pemangku kepentingan.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#isef2026 #fesyarsumatra #bankindonesia #sumselmedia", "post_id": "3882130175090159586_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 198.68818526212306, "y": 248.95108205287676, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 11, "out_degree": 1, "degree": 12}, "_id": "3882130175090159586_56622120775", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nUpaya memperkuat ketahanan ekonomi daerah terus didorong melalui strategi hilirisasi sektor pangan dan energi. Provinsi Sumatera Selatan dinilai memiliki peluang besar untuk mengambil peran strategis dalam agenda tersebut, seiring melimpahnya sumber daya unggulan yang dimiliki.\n\nKomitmen ini tercermin dalam kegiatan Policy Talks yang digelar dalam rangka Road to 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026, hasil kolaborasi Bank\nBank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Rabu (22/4/2026) di Universitas Sriwijaya. Mengusung tema “Sinergi Hilirisasi untuk Ketahanan Pangan & Energi Sumatera Selatan”, forum ini menjadi ruang diskusi lintas sektor untuk merumuskan arah kebijakan ekonomi daerah.\n\nKegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, akademisi, hingga pengamat ekonomi. Dalam forum ini, Bank Indonesia memaparkan policy brief terkait kondisi terkini perekonomian Sumatera Selatan, termasuk perkembangan inflasi dan prospek ekonomi ke depan, sekaligus menghimpun berbagai masukan strategis dari para pemangku kepentingan.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#isef2026 #fesyarsumatra #bankindonesia #sumselmedia", "post_id": "3882130175090159586_56622120775"}}, {"key": "isef.id", "attributes": {"label": "isef.id", "x": 571.4707140492334, "y": 427.4494762177783, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.8565, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "3882130175090159586_56622120775", "id": "isef.id", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nUpaya memperkuat ketahanan ekonomi daerah terus didorong melalui strategi hilirisasi sektor pangan dan energi. Provinsi Sumatera Selatan dinilai memiliki peluang besar untuk mengambil peran strategis dalam agenda tersebut, seiring melimpahnya sumber daya unggulan yang dimiliki.\n\nKomitmen ini tercermin dalam kegiatan Policy Talks yang digelar dalam rangka Road to 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026, hasil kolaborasi Bank\nBank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Rabu (22/4/2026) di Universitas Sriwijaya. Mengusung tema “Sinergi Hilirisasi untuk Ketahanan Pangan & Energi Sumatera Selatan”, forum ini menjadi ruang diskusi lintas sektor untuk merumuskan arah kebijakan ekonomi daerah.\n\nKegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, akademisi, hingga pengamat ekonomi. Dalam forum ini, Bank Indonesia memaparkan policy brief terkait kondisi terkini perekonomian Sumatera Selatan, termasuk perkembangan inflasi dan prospek ekonomi ke depan, sekaligus menghimpun berbagai masukan strategis dari para pemangku kepentingan.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#isef2026 #fesyarsumatra #bankindonesia #sumselmedia", "post_id": "3882130175090159586_56622120775"}}, {"key": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "prokompimbadung", "x": 512.0785470440967, "y": 945.224219140222, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6609, "eigenvector": 140.1203, "in_degree": 11, "out_degree": 36, "degree": 47}, "_id": "3880123717347508795_7555457225", "id": "prokompimbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Sekda Surya Suamba Hadiri Acara Talkshow Balinomics di The Meru Hotel Sanur \n\nSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung IB. Surya Suamba menghadiri acara Talkshow Balinomics Update Kebijakan Ekonomi Bali dan Dinamika Ekonomi Ditengah Gejolak Geopolitik, Selasa (21/04/2026), bertempat di The Meru Hotel Sanur, Denpasar.\nTurut hadir dalam kesempatan ini Sekda Provinsi Bali, Sekda Kabupaten/Kota Se- Bali, Kepala BI Bali Erwin Soeriadimadja, Advisor BI Bali Indra Gunawan, Dekan FEB Unud Prof Ni Putu Wiwin Setyari, FHD Ekonom Senior Samuel Sekuritas Fithra Faisal Hastiadi, Redaktur Pelaksana Investor Daily Nasori, dan para undangan lainnya.\n\n \n \n\n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #talkshow #balinomics", "post_id": "3880123717347508795_7555457225"}}, {"key": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "iwayanadiarnawa", "x": 520.6553550908067, "y": 415.2566309087893, "size": 11.53, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5361, "eigenvector": 99.6493, "in_degree": 13, "out_degree": 0, "degree": 13}, "_id": "3880123717347508795_7555457225", "id": "iwayanadiarnawa", "source": "instagram-000001", "content": "Sekda Surya Suamba Hadiri Acara Talkshow Balinomics di The Meru Hotel Sanur \n\nSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung IB. Surya Suamba menghadiri acara Talkshow Balinomics Update Kebijakan Ekonomi Bali dan Dinamika Ekonomi Ditengah Gejolak Geopolitik, Selasa (21/04/2026), bertempat di The Meru Hotel Sanur, Denpasar.\nTurut hadir dalam kesempatan ini Sekda Provinsi Bali, Sekda Kabupaten/Kota Se- Bali, Kepala BI Bali Erwin Soeriadimadja, Advisor BI Bali Indra Gunawan, Dekan FEB Unud Prof Ni Putu Wiwin Setyari, FHD Ekonom Senior Samuel Sekuritas Fithra Faisal Hastiadi, Redaktur Pelaksana Investor Daily Nasori, dan para undangan lainnya.\n\n \n \n\n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #talkshow #balinomics", "post_id": "3880123717347508795_7555457225"}}, {"key": "gus.bota", "attributes": {"label": "gus.bota", "x": 284.30168118189994, "y": 976.9280808656442, "size": 11.53, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5361, "eigenvector": 99.6493, "in_degree": 13, "out_degree": 0, "degree": 13}, "_id": "3880123717347508795_7555457225", "id": "gus.bota", "source": "instagram-000001", "content": "Sekda Surya Suamba Hadiri Acara Talkshow Balinomics di The Meru Hotel Sanur \n\nSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung IB. Surya Suamba menghadiri acara Talkshow Balinomics Update Kebijakan Ekonomi Bali dan Dinamika Ekonomi Ditengah Gejolak Geopolitik, Selasa (21/04/2026), bertempat di The Meru Hotel Sanur, Denpasar.\nTurut hadir dalam kesempatan ini Sekda Provinsi Bali, Sekda Kabupaten/Kota Se- Bali, Kepala BI Bali Erwin Soeriadimadja, Advisor BI Bali Indra Gunawan, Dekan FEB Unud Prof Ni Putu Wiwin Setyari, FHD Ekonom Senior Samuel Sekuritas Fithra Faisal Hastiadi, Redaktur Pelaksana Investor Daily Nasori, dan para undangan lainnya.\n\n \n \n\n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #talkshow #balinomics", "post_id": "3880123717347508795_7555457225"}}, {"key": "surya.suamba", "attributes": {"label": "surya.suamba", "x": 545.3911166177386, "y": 677.3939661001051, "size": 11.53, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5361, "eigenvector": 99.6493, "in_degree": 13, "out_degree": 0, "degree": 13}, "_id": "3880123717347508795_7555457225", "id": "surya.suamba", "source": "instagram-000001", "content": "Sekda Surya Suamba Hadiri Acara Talkshow Balinomics di The Meru Hotel Sanur \n\nSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung IB. Surya Suamba menghadiri acara Talkshow Balinomics Update Kebijakan Ekonomi Bali dan Dinamika Ekonomi Ditengah Gejolak Geopolitik, Selasa (21/04/2026), bertempat di The Meru Hotel Sanur, Denpasar.\nTurut hadir dalam kesempatan ini Sekda Provinsi Bali, Sekda Kabupaten/Kota Se- Bali, Kepala BI Bali Erwin Soeriadimadja, Advisor BI Bali Indra Gunawan, Dekan FEB Unud Prof Ni Putu Wiwin Setyari, FHD Ekonom Senior Samuel Sekuritas Fithra Faisal Hastiadi, Redaktur Pelaksana Investor Daily Nasori, dan para undangan lainnya.\n\n \n \n\n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #talkshow #balinomics", "post_id": "3880123717347508795_7555457225"}}, {"key": "setdabadungkab", "attributes": {"label": "setdabadungkab", "x": 905.197550548615, "y": 834.2271672845835, "size": 4.93, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5323, "eigenvector": 22.4967, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880123717347508795_7555457225", "id": "setdabadungkab", "source": "instagram-000001", "content": "Sekda Surya Suamba Hadiri Acara Talkshow Balinomics di The Meru Hotel Sanur \n\nSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung IB. Surya Suamba menghadiri acara Talkshow Balinomics Update Kebijakan Ekonomi Bali dan Dinamika Ekonomi Ditengah Gejolak Geopolitik, Selasa (21/04/2026), bertempat di The Meru Hotel Sanur, Denpasar.\nTurut hadir dalam kesempatan ini Sekda Provinsi Bali, Sekda Kabupaten/Kota Se- Bali, Kepala BI Bali Erwin Soeriadimadja, Advisor BI Bali Indra Gunawan, Dekan FEB Unud Prof Ni Putu Wiwin Setyari, FHD Ekonom Senior Samuel Sekuritas Fithra Faisal Hastiadi, Redaktur Pelaksana Investor Daily Nasori, dan para undangan lainnya.\n\n \n \n\n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #talkshow #balinomics", "post_id": "3880123717347508795_7555457225"}}, {"key": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "pemkabbadung", "x": 371.145970746956, "y": 45.54440767938117, "size": 14.4, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.1807, "eigenvector": 133.1348, "in_degree": 11, "out_degree": 10, "degree": 21}, "_id": "3880123717347508795_7555457225", "id": "pemkabbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Sekda Surya Suamba Hadiri Acara Talkshow Balinomics di The Meru Hotel Sanur \n\nSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung IB. Surya Suamba menghadiri acara Talkshow Balinomics Update Kebijakan Ekonomi Bali dan Dinamika Ekonomi Ditengah Gejolak Geopolitik, Selasa (21/04/2026), bertempat di The Meru Hotel Sanur, Denpasar.\nTurut hadir dalam kesempatan ini Sekda Provinsi Bali, Sekda Kabupaten/Kota Se- Bali, Kepala BI Bali Erwin Soeriadimadja, Advisor BI Bali Indra Gunawan, Dekan FEB Unud Prof Ni Putu Wiwin Setyari, FHD Ekonom Senior Samuel Sekuritas Fithra Faisal Hastiadi, Redaktur Pelaksana Investor Daily Nasori, dan para undangan lainnya.\n\n \n \n\n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #talkshow #balinomics", "post_id": "3880123717347508795_7555457225"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kediri", "x": 130.37359081714118, "y": 232.9138610904282, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3884532558000169790_3072612250", "id": "bank_indonesia_kediri", "source": "instagram-000001", "content": "Bagaimana kondisi perekonomian domestik di tengah memburuknya ekonomi dan pasar keuangan global akibat Perang di Timur Tengah?\n\n#SobatRupiah, di tengah tekanan global tersebut, fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga kuat. Namun, dinamika global yang meningkat menuntut respons kebijakan yang semakin terarah untuk menjaga ketahanan eksternal, memperkuat stabilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.\n\nMelalui #RDGBI April 2026, Bank Indonesia menempuh berbagai langkah strategis untuk menjawab tantangan tersebut.\n\nLalu, apa saja kebijakan yang diambil? Yuk, simak selengkapnya!\n\nrepost \n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884532558000169790_3072612250"}}, {"key": "bank_indonesia_bengkulu", "attributes": {"label": "bank_indonesia_bengkulu", "x": 858.8339315337787, "y": 805.2159046397886, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4129, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3886505345179176333_3184204176", "id": "bank_indonesia_bengkulu", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Abang Ayuk #SobatRupiah! \n\nSaatnya kamu unjuk kreativitas dan jadi bagian dari penggerak ekonomi syariah! 💡🌙\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah yang terbuka untuk seluruh masyarakat di wilayah Sumatera! Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang akan dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan 🌟\n\nYuk, kirim karya terbaikmu dalam bentuk video kreatif dan edukatif dengan tema:\n✨ Keadilan Ekonomi Syariah\n✨ Gaya Hidup Halal\n✨ Peran ZISWAF dalam kehidupan\n\n📅 Periode pengumpulan karya:\n28 April – 22 Mei 2026\n📲 _Upload_ karyamu melalui _link_ yang tersedia, serta jangan lupa _follow & tag_ ,  dan \n\nJangan lewatkan kesempatan ini untuk berkarya, berdampak, dan jadi bagian dari ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan!\n\n#BankIndonesia\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#FESyar2026 \n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3886505345179176333_3184204176"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 608.3315271425133, "y": 629.7715150770508, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3882147924981384803_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882147924981384803_13254887390"}}, {"key": "bank_indonesia_aceh", "attributes": {"label": "bank_indonesia_aceh", "x": 728.8237327799386, "y": 771.9970631521177, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3138, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 2, "out_degree": 3, "degree": 5}, "_id": "3886578162113550072_3098424215", "id": "bank_indonesia_aceh", "source": "instagram-000001", "content": "Assalamualaikum #SobatRupiah di Aceh! Saatnya kamu unjuk kreativitas dan jadi bagian dari penggerak ekonomi syariah! 💡🌙\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah yang terbuka untuk seluruh masyarakat di wilayah Sumatera! Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang akan dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan 🌟\n\nYuk, kirim karya terbaikmu dalam bentuk video kreatif dan edukatif dengan tema:\n✨ Keadilan Ekonomi Syariah\n✨ Gaya Hidup Halal\n✨ Peran ZISWAF dalam kehidupan\n\n📅 Periode pengumpulan karya:\n28 April – 22 Mei 2026\n📲 _Upload_ karyamu melalui _link_ yang tersedia, serta jangan lupa _follow & tag_   dan \n\nJangan lewatkan kesempatan ini untuk berkarya, berdampak, dan jadi bagian dari ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan!\n\n#BankIndonesia\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#FESyar2026 \n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3886578162113550072_3098424215"}}, {"key": "bank_indonesia_sultra", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sultra", "x": 376.07885440233247, "y": 971.7585083710563, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3885261248795851028_3172713112", "id": "bank_indonesia_sultra", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Hari ketiga sekaligus menjadi puncak Sultra Maimo Sharia Fest 2026 berlangsung penuh kesan dan makna!\n\nBeragam rangkaian kegiatan sukses menghadirkan semangat ekonomi syariah yang inspiratif, mulai dari Lomba Dakwah Ekonomi Syariah, talkshow edukatif, Tabligh Akbar dan Halal bi Halal BMPD bersama Ust Riza Muhammad , hingga Closing Ceremony yang hangat dan reflektif melalui “Iqro’: Perjalanan Spiritual Menuju Rida-Nya” bersama Raim Laode  \n\nTerima kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara yang telah menjadi bagian dari kesuksesan Sultra Maimo Sharia Fest 2026. Sampai bertemu kembali pada berbagai rangkaian kegiatan seru berikutnya bersama Bank Indonesia Sultra!\n\n#DiSetiapMaknaIndonesia\n#SultraMaimoShariaFest\n#BankIndonesiaSultra\n#RoadtoFesyarKTI2026", "post_id": "3885261248795851028_3172713112"}}, {"key": "ustdzrizamuhammad", "attributes": {"label": "ustdzrizamuhammad", "x": 381.105944388008, "y": 986.5362616536395, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885261248795851028_3172713112", "id": "ustdzrizamuhammad", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Hari ketiga sekaligus menjadi puncak Sultra Maimo Sharia Fest 2026 berlangsung penuh kesan dan makna!\n\nBeragam rangkaian kegiatan sukses menghadirkan semangat ekonomi syariah yang inspiratif, mulai dari Lomba Dakwah Ekonomi Syariah, talkshow edukatif, Tabligh Akbar dan Halal bi Halal BMPD bersama Ust Riza Muhammad , hingga Closing Ceremony yang hangat dan reflektif melalui “Iqro’: Perjalanan Spiritual Menuju Rida-Nya” bersama Raim Laode  \n\nTerima kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara yang telah menjadi bagian dari kesuksesan Sultra Maimo Sharia Fest 2026. Sampai bertemu kembali pada berbagai rangkaian kegiatan seru berikutnya bersama Bank Indonesia Sultra!\n\n#DiSetiapMaknaIndonesia\n#SultraMaimoShariaFest\n#BankIndonesiaSultra\n#RoadtoFesyarKTI2026", "post_id": "3885261248795851028_3172713112"}}, {"key": "raimlaode", "attributes": {"label": "raimlaode", "x": 832.3541814986867, "y": 897.1589542166959, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885261248795851028_3172713112", "id": "raimlaode", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Hari ketiga sekaligus menjadi puncak Sultra Maimo Sharia Fest 2026 berlangsung penuh kesan dan makna!\n\nBeragam rangkaian kegiatan sukses menghadirkan semangat ekonomi syariah yang inspiratif, mulai dari Lomba Dakwah Ekonomi Syariah, talkshow edukatif, Tabligh Akbar dan Halal bi Halal BMPD bersama Ust Riza Muhammad , hingga Closing Ceremony yang hangat dan reflektif melalui “Iqro’: Perjalanan Spiritual Menuju Rida-Nya” bersama Raim Laode  \n\nTerima kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara yang telah menjadi bagian dari kesuksesan Sultra Maimo Sharia Fest 2026. Sampai bertemu kembali pada berbagai rangkaian kegiatan seru berikutnya bersama Bank Indonesia Sultra!\n\n#DiSetiapMaknaIndonesia\n#SultraMaimoShariaFest\n#BankIndonesiaSultra\n#RoadtoFesyarKTI2026", "post_id": "3885261248795851028_3172713112"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 337.955294107107, "y": 862.6036815895222, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881231209150485265_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n.\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n.\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n#repostfrom \n.\n.\n.\n#bimalutmantap", "post_id": "3881231209150485265_3117095536"}}, {"key": "sscbatam", "attributes": {"label": "sscbatam", "x": 473.9517052238006, "y": 927.4975424099019, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3888076332689754617_1068979465", "id": "sscbatam", "source": "instagram-000001", "content": "🇮🇩 Realisasi investasi Batam pada triwulan pertama 2026 melonjak hingga 103 persen melampaui capaian tahun lalu.\n\nWalikota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menyebut realisasi investasi triwulan I 2026 yang menembus Rp17,4 triliun mempertegas posisi kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia.\n\nCapaian tersebut menandai akselerasi kuat Batam karena tumbuh 102,85 persen secara tahunan. Secara regional, Batam mendominasi dengan menyumbang 73,5 persen dari total realisasi investasi di Kepulauan Riau (Kepri) yang mencapai Rp23,8 triliun.\n\n“Lonjakan ini menunjukkan bahwa Batam tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mampu mengeksekusinya dengan lebih cepat, pasti, dan produktif,” kata Amsakar.\n\nKomposisi modal menunjukkan struktur yang kian tangguh. Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp8,8 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) meroket hingga 216 persen dengan nilai Rp8,5 triliun.\n\nSingapura masih menjadi investor asing terbesar dengan setoran Rp4,82 triliun. Arus modal tersebut mengalir deras ke sektor industri mesin, elektronik, kimia, serta farmasi yang menjadi penopang utama nilai tambah industri di Batam.\n\n“Batam memegang fungsi sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan yang membawa efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” kata Wakil Walikota Batam dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. (med) ***\n\nRepost from:  \n#batam #kotabatam #sscbatam", "post_id": "3888076332689754617_1068979465"}}, {"key": "kata_batam", "attributes": {"label": "kata_batam", "x": 352.7072314881381, "y": 973.9770441816086, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3888076332689754617_1068979465", "id": "kata_batam", "source": "instagram-000001", "content": "🇮🇩 Realisasi investasi Batam pada triwulan pertama 2026 melonjak hingga 103 persen melampaui capaian tahun lalu.\n\nWalikota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menyebut realisasi investasi triwulan I 2026 yang menembus Rp17,4 triliun mempertegas posisi kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia.\n\nCapaian tersebut menandai akselerasi kuat Batam karena tumbuh 102,85 persen secara tahunan. Secara regional, Batam mendominasi dengan menyumbang 73,5 persen dari total realisasi investasi di Kepulauan Riau (Kepri) yang mencapai Rp23,8 triliun.\n\n“Lonjakan ini menunjukkan bahwa Batam tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mampu mengeksekusinya dengan lebih cepat, pasti, dan produktif,” kata Amsakar.\n\nKomposisi modal menunjukkan struktur yang kian tangguh. Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp8,8 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) meroket hingga 216 persen dengan nilai Rp8,5 triliun.\n\nSingapura masih menjadi investor asing terbesar dengan setoran Rp4,82 triliun. Arus modal tersebut mengalir deras ke sektor industri mesin, elektronik, kimia, serta farmasi yang menjadi penopang utama nilai tambah industri di Batam.\n\n“Batam memegang fungsi sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan yang membawa efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” kata Wakil Walikota Batam dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. (med) ***\n\nRepost from:  \n#batam #kotabatam #sscbatam", "post_id": "3888076332689754617_1068979465"}}, {"key": "bank_indonesia_sumbar", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumbar", "x": 856.5345998104094, "y": 384.8763430930936, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4129, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3885957802699722982_2967909374", "id": "bank_indonesia_sumbar", "source": "instagram-000001", "content": "SobatRupiah! \n\nSaatnya kamu unjuk kreativitas dan jadi bagian dari penggerak ekonomi syariah! 💡🌙\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah yang terbuka untuk seluruh masyarakat di wilayah Sumatera, termasuk Sobat Rupiah di Sumatera Barat. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang akan dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan.\n\nYuk, kirim karya terbaikmu dalam bentuk video kreatif dan edukatif dengan tema:\n✨ Keadilan Ekonomi Syariah\n✨ Gaya Hidup Halal\n✨ Peran ZISWAF dalam kehidupan\n\n📅 Periode pengumpulan karya:\n28 April – 22 Mei 2026\n📲 Upload karyamu melalui link yang tersedia, serta jangan lupa follow & tag ,  dan \n\nSobat Rupiah di Sumatera Barat juga bisa ikut berpartisipasi dan meramaikan ajang ini. Jangan lewatkan kesempatan untuk berkarya, berdampak, dan jadi bagian dari ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#FESyar2026\n#FESyarSumatera2026\n#FESyarSumbar", "post_id": "3885957802699722982_2967909374"}}, {"key": "infobadung_id", "attributes": {"label": "infobadung_id", "x": 201.22493689607379, "y": 187.0919510114154, "size": 10.87, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 91.8688, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "infobadung_id", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "therakyatbali", "attributes": {"label": "therakyatbali", "x": 870.760205941449, "y": 465.82657662359594, "size": 10.87, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 91.8688, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3885928060521000974_4927789202", "id": "therakyatbali", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885928060521000974_4927789202"}}, {"key": "atnewsofficial", "attributes": {"label": "atnewsofficial", "x": 195.87063413621587, "y": 96.34460493131769, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880745550086059106_10742745774", "id": "atnewsofficial", "source": "instagram-000001", "content": "*Terima Aspirasi Kelompok Tani Hutan Pejarakan, Ketua DPRD Buleleng Dukung Pengelolaan Hutan Berbasis Pelestarian dan Ekonomi*\n\nBuleleng (Atnews) - Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Ketut Ngurah Arya, menerima audiensi dari pengelola Wisata Alam Kubu Bali Menjangan bersama perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH) \"Kemiri Indah\" Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, berlangsung di Ruang kerjanya Selasa (21/4/2026). \n\nBaca artikel atnews, \"Terima Aspirasi Kelompok Tani Hutan Pejarakan, Ketua DPRD Buleleng Dukung Pengelolaan Hutan Berbasis Pelestarian dan Ekonomi\" Selengkapnya https://atnews.id/portal/news/30081/\n\nFacebook Atnews99 Instagram \n\nDownload Apps Atnews Sekarang https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ic.atnews\n\n#Atnews\n#DPRDBuleleng\n#HutanLestari\n#KTHKemiriIndah", "post_id": "3880745550086059106_10742745774"}}, {"key": "Atnewsofficial", "attributes": {"label": "Atnewsofficial", "x": 464.84013818777356, "y": 74.68598220533063, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880745550086059106_10742745774", "id": "Atnewsofficial", "source": "instagram-000001", "content": "*Terima Aspirasi Kelompok Tani Hutan Pejarakan, Ketua DPRD Buleleng Dukung Pengelolaan Hutan Berbasis Pelestarian dan Ekonomi*\n\nBuleleng (Atnews) - Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Ketut Ngurah Arya, menerima audiensi dari pengelola Wisata Alam Kubu Bali Menjangan bersama perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH) \"Kemiri Indah\" Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, berlangsung di Ruang kerjanya Selasa (21/4/2026). \n\nBaca artikel atnews, \"Terima Aspirasi Kelompok Tani Hutan Pejarakan, Ketua DPRD Buleleng Dukung Pengelolaan Hutan Berbasis Pelestarian dan Ekonomi\" Selengkapnya https://atnews.id/portal/news/30081/\n\nFacebook Atnews99 Instagram \n\nDownload Apps Atnews Sekarang https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ic.atnews\n\n#Atnews\n#DPRDBuleleng\n#HutanLestari\n#KTHKemiriIndah", "post_id": "3880745550086059106_10742745774"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jakarta", "x": 330.06993552651466, "y": 168.20429931142866, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4129, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 3, "degree": 5}, "_id": "3884531776283150492_3483223332", "id": "bank_indonesia_jakarta", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884531776283150492_3483223332"}}, {"key": "perekonomianri", "attributes": {"label": "perekonomianri", "x": 306.77671557364584, "y": 946.1352675336689, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7709, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "3884531776283150492_3483223332", "id": "perekonomianri", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884531776283150492_3483223332"}}, {"key": "kemenpar.ri", "attributes": {"label": "kemenpar.ri", "x": 234.27196946293782, "y": 806.516363297311, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3885279160000655934_2115014053", "id": "kemenpar.ri", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Pariwisata Widiyanti Putri () meninjau langsung penyelenggaraan Bali Spirit Festival 2026 () di Ubud sebagai salah satu festival yoga & wellness internasional terbesar di Asia Tenggara 🌿✨\n\nDidukung oleh program Event by Indonesia (), festival ini berlangsung pada 15–19 April 2026 dan mengusung tema “Welcome Home”, yang memadukan yoga, tari, musik, praktik penyembuhan tradisional (holistik) 🧘🏻‍♀️🎶\n\nSelain menghadirkan berbagai aktivitas wellness, festival ini juga menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan melalui pengurangan penggunaan plastik, pengelolaan sampah, hingga penerapan fasilitas ramah lingkungan 🌏\n\nPada penyelenggaraan tahun sebelumnya (2025), Bali Spirit Festival mencatat perputaran ekonomi sebesar Rp6,7 miliar! Capaian ini sangat berdampak pada berbagai sektor, seperti akomodasi, kuliner, tenaga kerja, hingga pelaku seni budaya.\n\nKe depannya, Kementerian Pariwisata akan terus mendorong pengembangan pariwisata berkualitas, khususnya pada sektor wellness tourism yang berkelanjutan dan bernilai tambah ekonomi 🇮🇩\n\n#WonderfulIndonesia\n#DiIndonesiaAja\n#KemenparRI", "post_id": "3885279160000655934_2115014053"}}, {"key": "widi.wardhana", "attributes": {"label": "widi.wardhana", "x": 553.8511273815288, "y": 830.8896456550038, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4334, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885279160000655934_2115014053", "id": "widi.wardhana", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Pariwisata Widiyanti Putri () meninjau langsung penyelenggaraan Bali Spirit Festival 2026 () di Ubud sebagai salah satu festival yoga & wellness internasional terbesar di Asia Tenggara 🌿✨\n\nDidukung oleh program Event by Indonesia (), festival ini berlangsung pada 15–19 April 2026 dan mengusung tema “Welcome Home”, yang memadukan yoga, tari, musik, praktik penyembuhan tradisional (holistik) 🧘🏻‍♀️🎶\n\nSelain menghadirkan berbagai aktivitas wellness, festival ini juga menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan melalui pengurangan penggunaan plastik, pengelolaan sampah, hingga penerapan fasilitas ramah lingkungan 🌏\n\nPada penyelenggaraan tahun sebelumnya (2025), Bali Spirit Festival mencatat perputaran ekonomi sebesar Rp6,7 miliar! Capaian ini sangat berdampak pada berbagai sektor, seperti akomodasi, kuliner, tenaga kerja, hingga pelaku seni budaya.\n\nKe depannya, Kementerian Pariwisata akan terus mendorong pengembangan pariwisata berkualitas, khususnya pada sektor wellness tourism yang berkelanjutan dan bernilai tambah ekonomi 🇮🇩\n\n#WonderfulIndonesia\n#DiIndonesiaAja\n#KemenparRI", "post_id": "3885279160000655934_2115014053"}}, {"key": "balispiritfest", "attributes": {"label": "balispiritfest", "x": 807.8610345784483, "y": 273.3811674741907, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4334, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885279160000655934_2115014053", "id": "balispiritfest", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Pariwisata Widiyanti Putri () meninjau langsung penyelenggaraan Bali Spirit Festival 2026 () di Ubud sebagai salah satu festival yoga & wellness internasional terbesar di Asia Tenggara 🌿✨\n\nDidukung oleh program Event by Indonesia (), festival ini berlangsung pada 15–19 April 2026 dan mengusung tema “Welcome Home”, yang memadukan yoga, tari, musik, praktik penyembuhan tradisional (holistik) 🧘🏻‍♀️🎶\n\nSelain menghadirkan berbagai aktivitas wellness, festival ini juga menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan melalui pengurangan penggunaan plastik, pengelolaan sampah, hingga penerapan fasilitas ramah lingkungan 🌏\n\nPada penyelenggaraan tahun sebelumnya (2025), Bali Spirit Festival mencatat perputaran ekonomi sebesar Rp6,7 miliar! Capaian ini sangat berdampak pada berbagai sektor, seperti akomodasi, kuliner, tenaga kerja, hingga pelaku seni budaya.\n\nKe depannya, Kementerian Pariwisata akan terus mendorong pengembangan pariwisata berkualitas, khususnya pada sektor wellness tourism yang berkelanjutan dan bernilai tambah ekonomi 🇮🇩\n\n#WonderfulIndonesia\n#DiIndonesiaAja\n#KemenparRI", "post_id": "3885279160000655934_2115014053"}}, {"key": "eventbyindonesia", "attributes": {"label": "eventbyindonesia", "x": 777.3062737046088, "y": 718.8097540090314, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4334, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885279160000655934_2115014053", "id": "eventbyindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Pariwisata Widiyanti Putri () meninjau langsung penyelenggaraan Bali Spirit Festival 2026 () di Ubud sebagai salah satu festival yoga & wellness internasional terbesar di Asia Tenggara 🌿✨\n\nDidukung oleh program Event by Indonesia (), festival ini berlangsung pada 15–19 April 2026 dan mengusung tema “Welcome Home”, yang memadukan yoga, tari, musik, praktik penyembuhan tradisional (holistik) 🧘🏻‍♀️🎶\n\nSelain menghadirkan berbagai aktivitas wellness, festival ini juga menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan melalui pengurangan penggunaan plastik, pengelolaan sampah, hingga penerapan fasilitas ramah lingkungan 🌏\n\nPada penyelenggaraan tahun sebelumnya (2025), Bali Spirit Festival mencatat perputaran ekonomi sebesar Rp6,7 miliar! Capaian ini sangat berdampak pada berbagai sektor, seperti akomodasi, kuliner, tenaga kerja, hingga pelaku seni budaya.\n\nKe depannya, Kementerian Pariwisata akan terus mendorong pengembangan pariwisata berkualitas, khususnya pada sektor wellness tourism yang berkelanjutan dan bernilai tambah ekonomi 🇮🇩\n\n#WonderfulIndonesia\n#DiIndonesiaAja\n#KemenparRI", "post_id": "3885279160000655934_2115014053"}}, {"key": "cbprupiahntt", "attributes": {"label": "cbprupiahntt", "x": 522.4513419254689, "y": 895.41970687104, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880134279058151231_57666675504", "id": "cbprupiahntt", "source": "instagram-000001", "content": "Uang tidak boleh langsung di habiskan\" -  😩\n\nHalo #SobatRupiah 👋🏻\nBank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur bersinergi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT menghadirkan Halal Festival dan Tabligh Akbar 2026 dengan tema \"Menebar Kebaikan dalam Setiap Langkah, Menumbuhkan Ekonomi Syariah yang Berdaya.\"\n\nKegiatan ini diisi oleh berbagai macam acara, mulai dari showcasing produk UMKM halal, peningkatan literasi ekonomi syariah, hingga berbagai kompetisi seperti halal chef competition, modest fashion, dan kemandirian pesantren.\n\nKegiatan ini disambut hangat oleh antusiasme warga kota Kupang. Duta Rupiah Flobamorata juga turut berkontribusi dalam edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah untuk memberikan pemahaman terkait literasi keuangan.\n\nKegiatan ini berlangsung dengan sangat meriah dan menyenangkan. See u di next event, #SobatRupiah 🤩👋🏻", "post_id": "3880134279058151231_57666675504"}}, {"key": "m_nur_maulana", "attributes": {"label": "m_nur_maulana", "x": 575.1716938669543, "y": 93.83291987392562, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880134279058151231_57666675504", "id": "m_nur_maulana", "source": "instagram-000001", "content": "Uang tidak boleh langsung di habiskan\" -  😩\n\nHalo #SobatRupiah 👋🏻\nBank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur bersinergi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT menghadirkan Halal Festival dan Tabligh Akbar 2026 dengan tema \"Menebar Kebaikan dalam Setiap Langkah, Menumbuhkan Ekonomi Syariah yang Berdaya.\"\n\nKegiatan ini diisi oleh berbagai macam acara, mulai dari showcasing produk UMKM halal, peningkatan literasi ekonomi syariah, hingga berbagai kompetisi seperti halal chef competition, modest fashion, dan kemandirian pesantren.\n\nKegiatan ini disambut hangat oleh antusiasme warga kota Kupang. Duta Rupiah Flobamorata juga turut berkontribusi dalam edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah untuk memberikan pemahaman terkait literasi keuangan.\n\nKegiatan ini berlangsung dengan sangat meriah dan menyenangkan. See u di next event, #SobatRupiah 🤩👋🏻", "post_id": "3880134279058151231_57666675504"}}, {"key": "bambang.pramono.75491", "attributes": {"label": "bambang.pramono.75491", "x": 646.5647261648876, "y": 529.6790677150788, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.701, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885200310625561076_56622120775", "id": "bambang.pramono.75491", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan resmi membuka program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026 pada 24 April 2026 di Hotel Excelton Palembang.\n\nKegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto, Kepala Biro Perekonomian Sumsel Hengky Putrawan, Kepala Dinas Perindustrian Sumsel M Taufiq, Kepala Dinas Perdagangan Luar Negeri Henny Yulianti, serta Pengawas Tim UMKM dari DJPb, Suntari.\n\nInkuBI Sultan Muda 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM, khususnya dalam pemanfaatan platform digital sebagai sarana utama pemasaran dan perluasan pasar. Melalui program ini, para pelaku usaha diharapkan mampu terus berkembang di tengah era ekonomi digital yang semakin kompetitif.\n\nDalam sambutannya, Bambang Pramono menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas UMKM muda secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada pemasaran digital, program ini juga menyentuh aspek penting lain, mulai dari legalitas usaha, perizinan, hingga akses pembiayaan.\n“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk melahirkan pelaku usaha yang mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing,” ujarnya.\n\n     \n\n#bankindonesia #ojksumsel #sumselmedia #sultanmuda #hermanderu", "post_id": "3885200310625561076_56622120775"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "ojk_sumbagsel", "x": 913.4537474226598, "y": 35.12804162530458, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.701, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885200310625561076_56622120775", "id": "ojk_sumbagsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan resmi membuka program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026 pada 24 April 2026 di Hotel Excelton Palembang.\n\nKegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto, Kepala Biro Perekonomian Sumsel Hengky Putrawan, Kepala Dinas Perindustrian Sumsel M Taufiq, Kepala Dinas Perdagangan Luar Negeri Henny Yulianti, serta Pengawas Tim UMKM dari DJPb, Suntari.\n\nInkuBI Sultan Muda 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM, khususnya dalam pemanfaatan platform digital sebagai sarana utama pemasaran dan perluasan pasar. Melalui program ini, para pelaku usaha diharapkan mampu terus berkembang di tengah era ekonomi digital yang semakin kompetitif.\n\nDalam sambutannya, Bambang Pramono menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas UMKM muda secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada pemasaran digital, program ini juga menyentuh aspek penting lain, mulai dari legalitas usaha, perizinan, hingga akses pembiayaan.\n“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk melahirkan pelaku usaha yang mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing,” ujarnya.\n\n     \n\n#bankindonesia #ojksumsel #sumselmedia #sultanmuda #hermanderu", "post_id": "3885200310625561076_56622120775"}}, {"key": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "arifin.susantoo", "x": 594.5354463014005, "y": 56.56662169863025, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.701, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885200310625561076_56622120775", "id": "arifin.susantoo", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan resmi membuka program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026 pada 24 April 2026 di Hotel Excelton Palembang.\n\nKegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto, Kepala Biro Perekonomian Sumsel Hengky Putrawan, Kepala Dinas Perindustrian Sumsel M Taufiq, Kepala Dinas Perdagangan Luar Negeri Henny Yulianti, serta Pengawas Tim UMKM dari DJPb, Suntari.\n\nInkuBI Sultan Muda 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM, khususnya dalam pemanfaatan platform digital sebagai sarana utama pemasaran dan perluasan pasar. Melalui program ini, para pelaku usaha diharapkan mampu terus berkembang di tengah era ekonomi digital yang semakin kompetitif.\n\nDalam sambutannya, Bambang Pramono menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas UMKM muda secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada pemasaran digital, program ini juga menyentuh aspek penting lain, mulai dari legalitas usaha, perizinan, hingga akses pembiayaan.\n“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk melahirkan pelaku usaha yang mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing,” ujarnya.\n\n     \n\n#bankindonesia #ojksumsel #sumselmedia #sultanmuda #hermanderu", "post_id": "3885200310625561076_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "attributes": {"label": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "x": 605.1103947767161, "y": 232.34029132695554, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884953702586511438_48797578859", "id": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung! \n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata. \n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi. \n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata! Kalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884953702586511438_48797578859"}}, {"key": "pemprovjambii", "attributes": {"label": "pemprovjambii", "x": 493.3659719398901, "y": 27.09822495188996, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "pemprovjambii", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "alharisjambi", "attributes": {"label": "alharisjambi", "x": 723.5606007102812, "y": 848.8063700337796, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "alharisjambi", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "abdullahsani_official", "x": 949.0912848440308, "y": 523.2982412939488, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "abdullahsani_official", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "poltekparbali", "attributes": {"label": "poltekparbali", "x": 884.5383395745397, "y": 393.21114706475436, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3878382113862517944_2127547417", "id": "poltekparbali", "source": "instagram-000001", "content": "NUSANTARA HARMONI\n\nKementerian Pariwisata menyelenggarakan Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 pada 17 April 2026 secara hibrida di Poltekpar Bali dengan tema \"Nusantara Harmoni di Hari Suci Nyepi\". \n\nPembina Binrohin Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, melaporkan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat hubungan harmonis dengan alam serta meningkatkan kesadaran spiritual demi pariwisata berkelanjutan.\n\nAcara yang dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa ini diikuti 400 peserta luring dan daring, termasuk perwakilan lintas agama. Puncak acara diisi Dharma Wacana oleh Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi Manuaba sebagai landasan moral insan pariwisata.\n\nDirektur Poltekpar Bali, Ida Bagus Putu Puja, menutup kegiatan dengan menekankan semangat Vasudhaiva Kutumbakam atau persaudaraan universal. Beliau menegaskan bahwa nilai spiritualitas Nyepi berpotensi besar bagi pengembangan wisata wellness dan pemberdayaan ekonomi UMKM. \n\n\n\n\n#KemenparRI #DharmSantiNyepi #PoltekparBali #CentreOfExcellence", "post_id": "3878382113862517944_2127547417"}}, {"key": "niluhpuspa", "attributes": {"label": "niluhpuspa", "x": 901.211209696211, "y": 220.16254798883162, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3878382113862517944_2127547417", "id": "niluhpuspa", "source": "instagram-000001", "content": "NUSANTARA HARMONI\n\nKementerian Pariwisata menyelenggarakan Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 pada 17 April 2026 secara hibrida di Poltekpar Bali dengan tema \"Nusantara Harmoni di Hari Suci Nyepi\". \n\nPembina Binrohin Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, melaporkan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat hubungan harmonis dengan alam serta meningkatkan kesadaran spiritual demi pariwisata berkelanjutan.\n\nAcara yang dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa ini diikuti 400 peserta luring dan daring, termasuk perwakilan lintas agama. Puncak acara diisi Dharma Wacana oleh Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi Manuaba sebagai landasan moral insan pariwisata.\n\nDirektur Poltekpar Bali, Ida Bagus Putu Puja, menutup kegiatan dengan menekankan semangat Vasudhaiva Kutumbakam atau persaudaraan universal. Beliau menegaskan bahwa nilai spiritualitas Nyepi berpotensi besar bagi pengembangan wisata wellness dan pemberdayaan ekonomi UMKM. \n\n\n\n\n#KemenparRI #DharmSantiNyepi #PoltekparBali #CentreOfExcellence", "post_id": "3878382113862517944_2127547417"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 343.6908145155579, "y": 291.60251265842743, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8694, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 2, "degree": 5}, "_id": "3882019107797869765_297782118", "id": "kompascom", "source": "instagram-000001", "content": "(Berita selengkapnya cek IG Stories )\n\nBank Indonesia (BI) memandang nilai tukar rupiah saat ini berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nBerdasarkan data BI, nilai tukar rupiah berada di level Rp 17.140 per dollar AS pada 21 April 2026. Rupiah melemah 0,87 persen (point to point) dibandingkan dengan level akhir Maret 2026. \n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, fundamental rupiah seharusnya bergerak lebih kuat seiring kinerja ekonomi domestik yang solid dan berbagai kebijakan moneter bank sentral. Bahkan, perekonomian Indonesia tetap terjaga ketahanannya di tengah dinamika geopolitik dunia termasuk perang di Iran.\n\nMeski demikian, Perry mengakui dampak dari perang Iran memberikan tekanan terhadap rupiah, melalui kenaikan harga minyak, penguatan dollar AS, hingga tingginya imbal hasil atau yield obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS). \n\nKondisi tersebut turut memengaruhi aliran modal global ke negara berkembang, termasuk Indonesia.\n\nPenulis: Isna Rifka Sri Rahayu\nEditor: Erlangga Djumena \n\n+ #Rupiah #Uang #Ekonomi", "post_id": "3882019107797869765_297782118"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 658.9482934543609, "y": 52.950999459600354, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1059, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 4, "degree": 6}, "_id": "3885972197106578971_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Program pengembangan UMKM dan pesantren bertajuk Rewako (Resilient, World Class, Agile, dan Knowledgable) resmi dimulai Senin (27/4) di Makassar. Inisiatif yang digagas oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran UMKM dan pesantren sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nProgram Rewako dirancang sebagai pengembangan usaha berbasis end-to-end. Tidak hanya berfokus pada pelatihan, program ini mencakup proses seleksi, kurasi, pendampingan intensif, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Kategori program meliputi UMKM umum, UMKM sektor pertanian, UMKM berorientasi ekspor, serta pesantren berbasis ekonomi produktif.\n\nSejak pertama kali diluncurkan pada 2022, program ini terus berkembang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang semakin dinamis. Pada tahun 2026, sejumlah strategi baru diperkenalkan, di antaranya memperluas akses pasar global melalui kolaborasi dengan Indonesia Trading House dan House of Bean Indonesia di luar negeri. Selain itu, UMKM juga didorong masuk ke rantai pasok ritel modern untuk memperkuat penetrasi pasar domestik.\n\nTak hanya itu, pendekatan berbasis ekonomi syariah juga diperkuat melalui program Pesantren Rewako. Inisiatif ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkuat kontribusinya dalam ketahanan pangan nasional, termasuk menjalin sinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#kemenkeu #menkeu #bankindonesia\n#bisulsel #ekonomi", "post_id": "3885972197106578971_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 82.74424757677912, "y": 889.5908888498574, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1059, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885972197106578971_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Program pengembangan UMKM dan pesantren bertajuk Rewako (Resilient, World Class, Agile, dan Knowledgable) resmi dimulai Senin (27/4) di Makassar. Inisiatif yang digagas oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran UMKM dan pesantren sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nProgram Rewako dirancang sebagai pengembangan usaha berbasis end-to-end. Tidak hanya berfokus pada pelatihan, program ini mencakup proses seleksi, kurasi, pendampingan intensif, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Kategori program meliputi UMKM umum, UMKM sektor pertanian, UMKM berorientasi ekspor, serta pesantren berbasis ekonomi produktif.\n\nSejak pertama kali diluncurkan pada 2022, program ini terus berkembang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang semakin dinamis. Pada tahun 2026, sejumlah strategi baru diperkenalkan, di antaranya memperluas akses pasar global melalui kolaborasi dengan Indonesia Trading House dan House of Bean Indonesia di luar negeri. Selain itu, UMKM juga didorong masuk ke rantai pasok ritel modern untuk memperkuat penetrasi pasar domestik.\n\nTak hanya itu, pendekatan berbasis ekonomi syariah juga diperkuat melalui program Pesantren Rewako. Inisiatif ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkuat kontribusinya dalam ketahanan pangan nasional, termasuk menjalin sinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#kemenkeu #menkeu #bankindonesia\n#bisulsel #ekonomi", "post_id": "3885972197106578971_10864878485"}}, {"key": "radar_ibukota", "attributes": {"label": "radar_ibukota", "x": 651.0430210584974, "y": 335.3955169381939, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3886535036983402455_62173363671", "id": "radar_ibukota", "source": "instagram-000001", "content": "Nusantara - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Bank Indonesia (BI) menggelar pelatihan ecoprint bagi masyarakat di wilayah IKN, 27–29 April 2026. Kegiatan berlangsung di Kantor Kemenko 3 dan Rusun ASN 4 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN.\n\nPelatihan ini diikuti warga dari wilayah sekitar IKN dan difokuskan pada pengembangan keterampilan pengolahan kain berbasis pewarna alami (ecoprint), sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif.\n\nikuti  untuk informasi terkini seputar Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).\n\n🌐 Baca berita lengkap di ikuti  untuk informasi terkini seputar Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).\n\n🌐 Baca berita lengkap di https://radaribukota.com/pelatihan-ecoprint-di-ikn-warga-sepaku-dan-samboja-ikut/\n\n📰 Akses koran digital kami di https://radaribukota.com\n\n💬 Punya info di sekitar kamu? Kirim ke DM kami!\n\n#RadarIbukota #MediaIKN #IbuKotaNusantara #PPU #InfoPPU", "post_id": "3886535036983402455_62173363671"}}, {"key": "republikaonline", "attributes": {"label": "republikaonline", "x": 853.7911826749258, "y": 114.66991656965386, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3885689173550726051_263753332", "id": "republikaonline", "source": "instagram-000001", "content": "Batik bukan sekadar kain, tetapi identitas budaya bangsa. Melalui Erigandana Batik, Veby Wibisana menghadirkan inovasi batik kaligrafi Aksara Sunda yang sarat makna, filosofi, dan pesan kehidupan. Dari motif Semar hingga paribasa Sunda, setiap corak menjadi wujud pelestarian budaya leluhur agar tetap hidup di tengah generasi muda.\nBerlokasi di Jalan Sukamenak, Sayati, Kabupaten Bandung, Erigandana Batik hadir sejak masa pandemi sebagai simbol kreativitas anak muda dalam menjaga warisan budaya. Tak hanya memproduksi batik tulis dan cap, tetapi juga kemeja, outer, kaos hingga tumbler bernuansa khas Sunda. Bahkan, usaha ini turut memberdayakan masyarakat sekitar melalui pelatihan membatik dan pengembangan ekonomi kreatif lokal.\nPerjalanan Erigandana Batik semakin berkembang berkat dukungan bjb KUR dari bank bjb. Dengan akses permodalan yang mudah dan bunga kompetitif, usaha lokal ini mampu tumbuh hingga dikenal secara nasional. Bukti bahwa budaya lokal bisa tampil modern, bernilai ekonomi tinggi, dan membanggakan hingga ke mancanegara.\nKeunggulan bjb KUR adalah suku bunganya kompetitif dan bebas biaya provisi. bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).\n \nInformasi lebih lanjut mengenai bjb KUR dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb infobjb.id/KUR.\n \n #erigandana.batik #republika #CekRepublikaAja", "post_id": "3885689173550726051_263753332"}}, {"key": "bankbjb", "attributes": {"label": "bankbjb", "x": 444.140500988518, "y": 18.165979205151505, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5644, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3885689173550726051_263753332", "id": "bankbjb", "source": "instagram-000001", "content": "Batik bukan sekadar kain, tetapi identitas budaya bangsa. Melalui Erigandana Batik, Veby Wibisana menghadirkan inovasi batik kaligrafi Aksara Sunda yang sarat makna, filosofi, dan pesan kehidupan. Dari motif Semar hingga paribasa Sunda, setiap corak menjadi wujud pelestarian budaya leluhur agar tetap hidup di tengah generasi muda.\nBerlokasi di Jalan Sukamenak, Sayati, Kabupaten Bandung, Erigandana Batik hadir sejak masa pandemi sebagai simbol kreativitas anak muda dalam menjaga warisan budaya. Tak hanya memproduksi batik tulis dan cap, tetapi juga kemeja, outer, kaos hingga tumbler bernuansa khas Sunda. Bahkan, usaha ini turut memberdayakan masyarakat sekitar melalui pelatihan membatik dan pengembangan ekonomi kreatif lokal.\nPerjalanan Erigandana Batik semakin berkembang berkat dukungan bjb KUR dari bank bjb. Dengan akses permodalan yang mudah dan bunga kompetitif, usaha lokal ini mampu tumbuh hingga dikenal secara nasional. Bukti bahwa budaya lokal bisa tampil modern, bernilai ekonomi tinggi, dan membanggakan hingga ke mancanegara.\nKeunggulan bjb KUR adalah suku bunganya kompetitif dan bebas biaya provisi. bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).\n \nInformasi lebih lanjut mengenai bjb KUR dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb infobjb.id/KUR.\n \n #erigandana.batik #republika #CekRepublikaAja", "post_id": "3885689173550726051_263753332"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "attributes": {"label": "disparkotadenpasar", "x": 318.7266121738256, "y": 988.1580861657164, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3885818770648930962_62948995485", "id": "disparkotadenpasar", "source": "instagram-000001", "content": "Selasa, 29 April 2026 telah dilaksanakan Koordinasi Pembentukan Pokdarwis di Kantor Desa Penatih Dangin Puri. Koordinasi ini dihadiri oleh Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Politeknik Negeri Bali, BPD Dangin Puri, para Kepala Kewilayahan, Karang Taruna, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan dibuka oleh Sekretaris Desa Penatih Dangin Puri, Bapak I Wayan Sutapa S.AP., M.AP. Tujuan pembentukan Pokdarwis ini yaitu untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan serta mewujudkan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan pariwisata. Potensi wisata yang dimiliki Desa Penatih Dangin Puri yaitu jogging track dan wisata spiritual  yang dapat dipromosikan hingga ke pasar international. Harapannya dengan pembentukan pokdarwis di desa dangin puri ini dapat menciptakan kemandirian ekonomi Masyarakat desa melalui pengembangan UMKM, penyediaan jasa pemandu wisata, hingga pengelolaan homestay. Selain itu, Pokdarwis juga diharapkan mampu menggali dan mengemas potensi lokal, seperti tradisi budaya, aktivitas sosial masyarakat, serta potensi lingkungan seperti pertanian atau ruang terbuka hijau, menjadi produk wisata yang menarik dan edukatif.\n\n \n\n#kelompoksadarwisata\n#dinaspariwisatakotadenpasar\n#desapenatihdanginpuri", "post_id": "3885818770648930962_62948995485"}}, {"key": "denpasarkota", "attributes": {"label": "denpasarkota", "x": 303.7788545916944, "y": 898.3678343127018, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885818770648930962_62948995485", "id": "denpasarkota", "source": "instagram-000001", "content": "Selasa, 29 April 2026 telah dilaksanakan Koordinasi Pembentukan Pokdarwis di Kantor Desa Penatih Dangin Puri. Koordinasi ini dihadiri oleh Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Politeknik Negeri Bali, BPD Dangin Puri, para Kepala Kewilayahan, Karang Taruna, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan dibuka oleh Sekretaris Desa Penatih Dangin Puri, Bapak I Wayan Sutapa S.AP., M.AP. Tujuan pembentukan Pokdarwis ini yaitu untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan serta mewujudkan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan pariwisata. Potensi wisata yang dimiliki Desa Penatih Dangin Puri yaitu jogging track dan wisata spiritual  yang dapat dipromosikan hingga ke pasar international. Harapannya dengan pembentukan pokdarwis di desa dangin puri ini dapat menciptakan kemandirian ekonomi Masyarakat desa melalui pengembangan UMKM, penyediaan jasa pemandu wisata, hingga pengelolaan homestay. Selain itu, Pokdarwis juga diharapkan mampu menggali dan mengemas potensi lokal, seperti tradisi budaya, aktivitas sosial masyarakat, serta potensi lingkungan seperti pertanian atau ruang terbuka hijau, menjadi produk wisata yang menarik dan edukatif.\n\n \n\n#kelompoksadarwisata\n#dinaspariwisatakotadenpasar\n#desapenatihdanginpuri", "post_id": "3885818770648930962_62948995485"}}, {"key": "denpasartourism", "attributes": {"label": "denpasartourism", "x": 234.13733675176275, "y": 650.1106267301737, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885818770648930962_62948995485", "id": "denpasartourism", "source": "instagram-000001", "content": "Selasa, 29 April 2026 telah dilaksanakan Koordinasi Pembentukan Pokdarwis di Kantor Desa Penatih Dangin Puri. Koordinasi ini dihadiri oleh Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Politeknik Negeri Bali, BPD Dangin Puri, para Kepala Kewilayahan, Karang Taruna, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan dibuka oleh Sekretaris Desa Penatih Dangin Puri, Bapak I Wayan Sutapa S.AP., M.AP. Tujuan pembentukan Pokdarwis ini yaitu untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan serta mewujudkan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan pariwisata. Potensi wisata yang dimiliki Desa Penatih Dangin Puri yaitu jogging track dan wisata spiritual  yang dapat dipromosikan hingga ke pasar international. Harapannya dengan pembentukan pokdarwis di desa dangin puri ini dapat menciptakan kemandirian ekonomi Masyarakat desa melalui pengembangan UMKM, penyediaan jasa pemandu wisata, hingga pengelolaan homestay. Selain itu, Pokdarwis juga diharapkan mampu menggali dan mengemas potensi lokal, seperti tradisi budaya, aktivitas sosial masyarakat, serta potensi lingkungan seperti pertanian atau ruang terbuka hijau, menjadi produk wisata yang menarik dan edukatif.\n\n \n\n#kelompoksadarwisata\n#dinaspariwisatakotadenpasar\n#desapenatihdanginpuri", "post_id": "3885818770648930962_62948995485"}}, {"key": "desapenatihdanginpuri", "attributes": {"label": "desapenatihdanginpuri", "x": 469.7445423340342, "y": 504.5547633144788, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885818770648930962_62948995485", "id": "desapenatihdanginpuri", "source": "instagram-000001", "content": "Selasa, 29 April 2026 telah dilaksanakan Koordinasi Pembentukan Pokdarwis di Kantor Desa Penatih Dangin Puri. Koordinasi ini dihadiri oleh Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Politeknik Negeri Bali, BPD Dangin Puri, para Kepala Kewilayahan, Karang Taruna, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan dibuka oleh Sekretaris Desa Penatih Dangin Puri, Bapak I Wayan Sutapa S.AP., M.AP. Tujuan pembentukan Pokdarwis ini yaitu untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan serta mewujudkan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan pariwisata. Potensi wisata yang dimiliki Desa Penatih Dangin Puri yaitu jogging track dan wisata spiritual  yang dapat dipromosikan hingga ke pasar international. Harapannya dengan pembentukan pokdarwis di desa dangin puri ini dapat menciptakan kemandirian ekonomi Masyarakat desa melalui pengembangan UMKM, penyediaan jasa pemandu wisata, hingga pengelolaan homestay. Selain itu, Pokdarwis juga diharapkan mampu menggali dan mengemas potensi lokal, seperti tradisi budaya, aktivitas sosial masyarakat, serta potensi lingkungan seperti pertanian atau ruang terbuka hijau, menjadi produk wisata yang menarik dan edukatif.\n\n \n\n#kelompoksadarwisata\n#dinaspariwisatakotadenpasar\n#desapenatihdanginpuri", "post_id": "3885818770648930962_62948995485"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "cenderawasihposreal", "x": 482.7065294379166, "y": 124.11757300378412, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3880632314791918364_35187048245", "id": "cenderawasihposreal", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen mendukung pemberdayaan masyarakat kembali ditunjukkan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura.\n\nDi ajang ini Pertamina nembawa mitra binaannya, Kelompok Tenun Ikat Mawar, tampil di ajang Semarak Layanan Artha dan UMKM Maluku (SALAM) FEST 2026 di Kota Ambon, 16–18 April 2026.\n\nKeikutsertaan UMKM binaan ini berhasil mencuri perhatian pengunjung lewat beragam produk tenun unggulan yang mengangkat kearifan lokal Tanimbar serta menggunakan pewarna alami berbasis bahan lokal yang ramah lingkungan.\n\nSALAM FEST yang diinisiasi Bank Indonesia Perwakilan Maluku menjadi wadah promosi dan pengembangan UMKM serta ekonomi kreatif daerah. Puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor ambil bagian, mulai dari kuliner, kerajinan hingga produk kreatif lainnya.\n\nSelama tiga hari pameran, booth Kelompok Tenun Ikat Mawar menjadi salah satu pusat perhatian. Produk yang ditampilkan mulai dari kain tenun premium hingga aksesori berbahan tenun, dengan motif khas dan proses produksi yang sarat nilai budaya.\n\nKetua Kelompok Tenun Ikat Mawar, Devianty Lusi, mengaku bangga bisa memperkenalkan Tenun Ikat Tanimbar di ajang tersebut.\n\n“Kami ingin memperluas pasar sekaligus melestarikan budaya melalui karya tenun bernilai tinggi dengan pewarna alami. Dukungan Pertamina AFT Pattimura sangat berarti bagi pengembangan usaha kami,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n\n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura ceposonline", "post_id": "3880632314791918364_35187048245"}}, {"key": "CeposTV", "attributes": {"label": "CeposTV", "x": 285.80923106277265, "y": 729.4022948774376, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.2255, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3880632314791918364_35187048245", "id": "CeposTV", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen mendukung pemberdayaan masyarakat kembali ditunjukkan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura.\n\nDi ajang ini Pertamina nembawa mitra binaannya, Kelompok Tenun Ikat Mawar, tampil di ajang Semarak Layanan Artha dan UMKM Maluku (SALAM) FEST 2026 di Kota Ambon, 16–18 April 2026.\n\nKeikutsertaan UMKM binaan ini berhasil mencuri perhatian pengunjung lewat beragam produk tenun unggulan yang mengangkat kearifan lokal Tanimbar serta menggunakan pewarna alami berbasis bahan lokal yang ramah lingkungan.\n\nSALAM FEST yang diinisiasi Bank Indonesia Perwakilan Maluku menjadi wadah promosi dan pengembangan UMKM serta ekonomi kreatif daerah. Puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor ambil bagian, mulai dari kuliner, kerajinan hingga produk kreatif lainnya.\n\nSelama tiga hari pameran, booth Kelompok Tenun Ikat Mawar menjadi salah satu pusat perhatian. Produk yang ditampilkan mulai dari kain tenun premium hingga aksesori berbahan tenun, dengan motif khas dan proses produksi yang sarat nilai budaya.\n\nKetua Kelompok Tenun Ikat Mawar, Devianty Lusi, mengaku bangga bisa memperkenalkan Tenun Ikat Tanimbar di ajang tersebut.\n\n“Kami ingin memperluas pasar sekaligus melestarikan budaya melalui karya tenun bernilai tinggi dengan pewarna alami. Dukungan Pertamina AFT Pattimura sangat berarti bagi pengembangan usaha kami,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n\n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura ceposonline", "post_id": "3880632314791918364_35187048245"}}, {"key": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "Cenderawasihposreal", "x": 666.5874411788136, "y": 361.90174351596585, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.2255, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "3880632314791918364_35187048245", "id": "Cenderawasihposreal", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen mendukung pemberdayaan masyarakat kembali ditunjukkan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura.\n\nDi ajang ini Pertamina nembawa mitra binaannya, Kelompok Tenun Ikat Mawar, tampil di ajang Semarak Layanan Artha dan UMKM Maluku (SALAM) FEST 2026 di Kota Ambon, 16–18 April 2026.\n\nKeikutsertaan UMKM binaan ini berhasil mencuri perhatian pengunjung lewat beragam produk tenun unggulan yang mengangkat kearifan lokal Tanimbar serta menggunakan pewarna alami berbasis bahan lokal yang ramah lingkungan.\n\nSALAM FEST yang diinisiasi Bank Indonesia Perwakilan Maluku menjadi wadah promosi dan pengembangan UMKM serta ekonomi kreatif daerah. Puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor ambil bagian, mulai dari kuliner, kerajinan hingga produk kreatif lainnya.\n\nSelama tiga hari pameran, booth Kelompok Tenun Ikat Mawar menjadi salah satu pusat perhatian. Produk yang ditampilkan mulai dari kain tenun premium hingga aksesori berbahan tenun, dengan motif khas dan proses produksi yang sarat nilai budaya.\n\nKetua Kelompok Tenun Ikat Mawar, Devianty Lusi, mengaku bangga bisa memperkenalkan Tenun Ikat Tanimbar di ajang tersebut.\n\n“Kami ingin memperluas pasar sekaligus melestarikan budaya melalui karya tenun bernilai tinggi dengan pewarna alami. Dukungan Pertamina AFT Pattimura sangat berarti bagi pengembangan usaha kami,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n\n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura ceposonline", "post_id": "3880632314791918364_35187048245"}}, {"key": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "Cenderawasihpos", "x": 309.24004270821735, "y": 811.8005175780062, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.2255, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3880632314791918364_35187048245", "id": "Cenderawasihpos", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen mendukung pemberdayaan masyarakat kembali ditunjukkan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura.\n\nDi ajang ini Pertamina nembawa mitra binaannya, Kelompok Tenun Ikat Mawar, tampil di ajang Semarak Layanan Artha dan UMKM Maluku (SALAM) FEST 2026 di Kota Ambon, 16–18 April 2026.\n\nKeikutsertaan UMKM binaan ini berhasil mencuri perhatian pengunjung lewat beragam produk tenun unggulan yang mengangkat kearifan lokal Tanimbar serta menggunakan pewarna alami berbasis bahan lokal yang ramah lingkungan.\n\nSALAM FEST yang diinisiasi Bank Indonesia Perwakilan Maluku menjadi wadah promosi dan pengembangan UMKM serta ekonomi kreatif daerah. Puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor ambil bagian, mulai dari kuliner, kerajinan hingga produk kreatif lainnya.\n\nSelama tiga hari pameran, booth Kelompok Tenun Ikat Mawar menjadi salah satu pusat perhatian. Produk yang ditampilkan mulai dari kain tenun premium hingga aksesori berbahan tenun, dengan motif khas dan proses produksi yang sarat nilai budaya.\n\nKetua Kelompok Tenun Ikat Mawar, Devianty Lusi, mengaku bangga bisa memperkenalkan Tenun Ikat Tanimbar di ajang tersebut.\n\n“Kami ingin memperluas pasar sekaligus melestarikan budaya melalui karya tenun bernilai tinggi dengan pewarna alami. Dukungan Pertamina AFT Pattimura sangat berarti bagi pengembangan usaha kami,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n\n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura ceposonline", "post_id": "3880632314791918364_35187048245"}}, {"key": "indonesiago.id", "attributes": {"label": "indonesiago.id", "x": 490.1237810818759, "y": 980.2382669380034, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3879210947416623385_7030352582", "id": "indonesiago.id", "source": "instagram-000001", "content": "Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) mulai mengambil peran dalam berbagai sektor.\n\nSalah satu yang paling penting, berpotensi menambah kontribusi hingga 3,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor.\n\nPernyataan tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid  dalam forum The Power of AI di Bali, Sabtu (18/04/2026), di tengah dorongan global untuk memanfaatkan teknologi AI sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nMenurut Meutya Hafid, daya saing saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh sumber daya, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi dengan teknologi, termasuk AI.\n\nNamun, adopsi AI di dirasa perlu adanya percepatan khususnya sektor strategis. Saat ini, sektor keuangan dan ritel dinilai telah lebih maju dibandingkan sektor lainnya.\n\n“Kesehatan, pertanian, dan manufaktur harus dipercepat karena di sanalah dampak terbesar bisa kita ciptakan,” tegasnya.\n\n#AI #PertumbuhanEkonomi #PDB #Indonesiagoid #BergerakBerdampak", "post_id": "3879210947416623385_7030352582"}}, {"key": "meutya_hafid", "attributes": {"label": "meutya_hafid", "x": 400.35581027734304, "y": 559.5410947101534, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3879210947416623385_7030352582", "id": "meutya_hafid", "source": "instagram-000001", "content": "Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) mulai mengambil peran dalam berbagai sektor.\n\nSalah satu yang paling penting, berpotensi menambah kontribusi hingga 3,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor.\n\nPernyataan tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid  dalam forum The Power of AI di Bali, Sabtu (18/04/2026), di tengah dorongan global untuk memanfaatkan teknologi AI sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nMenurut Meutya Hafid, daya saing saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh sumber daya, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi dengan teknologi, termasuk AI.\n\nNamun, adopsi AI di dirasa perlu adanya percepatan khususnya sektor strategis. Saat ini, sektor keuangan dan ritel dinilai telah lebih maju dibandingkan sektor lainnya.\n\n“Kesehatan, pertanian, dan manufaktur harus dipercepat karena di sanalah dampak terbesar bisa kita ciptakan,” tegasnya.\n\n#AI #PertumbuhanEkonomi #PDB #Indonesiagoid #BergerakBerdampak", "post_id": "3879210947416623385_7030352582"}}, {"key": "info.hss", "attributes": {"label": "info.hss", "x": 550.5598139762477, "y": 982.9677382559107, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3878533197508758865_8325124920", "id": "info.hss", "source": "instagram-000001", "content": "SIARAN PERS \n\n*Menkomdigi: AI Bisa Tambah 3,67 Persen PDB Indonesia*\n\n*Jakarta, 18 April 2026 -* Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan perluasan adopsi kecerdasan buatan (AI) berpotensi menambah kontribusi hingga 3,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor.\n\nPernyataan tersebut disampaikan dalam forum The Power of AI di Bali, Sabtu (18/4/2026), di tengah dorongan global untuk memanfaatkan teknologi AI sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.\n\n“Daya saing hari ini tidak lagi ditentukan oleh sumber daya, tetapi oleh kemampuan beradaptasi dengan teknologi, terutama AI,” ujar Meutya.\n\nMenurutnya, Indonesia berada pada posisi strategis untuk memaksimalkan peluang tersebut.\n\nEkosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong adopsi AI secara luas.\n\n“Nilai kini bergeser, bukan lagi soal sumber daya, tetapi kemampuan kita mengelola data menjadi solusi,” jelasnya.\n\nData Bank Dunia menunjukkan Indonesia berada di peringkat ke-41 dari 198 negara dan masuk dalam Kategori A untuk transformasi digital publik yang kuat, memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.\n\n“Indonesia terus memperkuat posisi sebagai kekuatan utama ekonomi digital di Asia Tenggara,” ungkap Meutya.\n\nMeski demikian, ia menekankan pentingnya percepatan adopsi AI di sektor-sektor strategis.\n\nSaat ini, sektor keuangan dan ritel dinilai telah lebih maju dibandingkan sektor lainnya.\n\n“Kesehatan, pertanian, dan manufaktur harus dipercepat karena di sanalah dampak terbesar bisa kita ciptakan,” tegasnya.\n\nSeiring dengan perkembangan AI yang sangat cepat, Meutya menegaskan pentingnya tata kelola yang kuat dan adaptif.\n\n“Regulasi AI bukan lagi pilihan, ini kebutuhan yang mendesak dan tidak terhindarkan,” ujarnya.\n\nPemerintah pun telah merampungkan peraturan presiden tentang peta jalan dan etika AI nasional yang kini menunggu pengesahan sebagai fondasi kebijakan.\n\n“Peta jalan ini memberi arah yang jelas sekaligus memastikan perlindungan publik dari berbagai risiko AI,” tandas Meutya.", "post_id": "3878533197508758865_8325124920"}}, {"key": "kemkomdigi", "attributes": {"label": "kemkomdigi", "x": 408.60749904289526, "y": 799.5678091960577, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3878533197508758865_8325124920", "id": "kemkomdigi", "source": "instagram-000001", "content": "SIARAN PERS \n\n*Menkomdigi: AI Bisa Tambah 3,67 Persen PDB Indonesia*\n\n*Jakarta, 18 April 2026 -* Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan perluasan adopsi kecerdasan buatan (AI) berpotensi menambah kontribusi hingga 3,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor.\n\nPernyataan tersebut disampaikan dalam forum The Power of AI di Bali, Sabtu (18/4/2026), di tengah dorongan global untuk memanfaatkan teknologi AI sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.\n\n“Daya saing hari ini tidak lagi ditentukan oleh sumber daya, tetapi oleh kemampuan beradaptasi dengan teknologi, terutama AI,” ujar Meutya.\n\nMenurutnya, Indonesia berada pada posisi strategis untuk memaksimalkan peluang tersebut.\n\nEkosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong adopsi AI secara luas.\n\n“Nilai kini bergeser, bukan lagi soal sumber daya, tetapi kemampuan kita mengelola data menjadi solusi,” jelasnya.\n\nData Bank Dunia menunjukkan Indonesia berada di peringkat ke-41 dari 198 negara dan masuk dalam Kategori A untuk transformasi digital publik yang kuat, memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.\n\n“Indonesia terus memperkuat posisi sebagai kekuatan utama ekonomi digital di Asia Tenggara,” ungkap Meutya.\n\nMeski demikian, ia menekankan pentingnya percepatan adopsi AI di sektor-sektor strategis.\n\nSaat ini, sektor keuangan dan ritel dinilai telah lebih maju dibandingkan sektor lainnya.\n\n“Kesehatan, pertanian, dan manufaktur harus dipercepat karena di sanalah dampak terbesar bisa kita ciptakan,” tegasnya.\n\nSeiring dengan perkembangan AI yang sangat cepat, Meutya menegaskan pentingnya tata kelola yang kuat dan adaptif.\n\n“Regulasi AI bukan lagi pilihan, ini kebutuhan yang mendesak dan tidak terhindarkan,” ujarnya.\n\nPemerintah pun telah merampungkan peraturan presiden tentang peta jalan dan etika AI nasional yang kini menunggu pengesahan sebagai fondasi kebijakan.\n\n“Peta jalan ini memberi arah yang jelas sekaligus memastikan perlindungan publik dari berbagai risiko AI,” tandas Meutya.", "post_id": "3878533197508758865_8325124920"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew", "attributes": {"label": "bangkabelitunginfonew", "x": 84.63400116621722, "y": 288.49792793217057, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3881406030014445473_55481531290", "id": "bangkabelitunginfonew", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan hebat pada perdagangan pasar spot, Kamis (23/4/2026).\n\nMata uang Garuda bahkan sempat menembus level psikologis Rp17.200 per dolar Amerika Serikat (AS), sekaligus menjadi posisi terlemah sepanjang sejarah perdagangan rupiah.\n\nBerdasarkan data perdagangan pagi, rupiah dibuka di level Rp17.221 per dolar AS. Posisi ini melemah sekitar 0,23 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp17.181 per dolar AS.\n\nTekanan terhadap rupiah terus berlanjut hingga mendekati pukul 09.00 WIB. Di pasar spot, mata uang domestik bahkan sempat bergerak ke kisaran Rp17.230 per dolar AS.\n\nPelemahan ini memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas nilai tukar dan dampaknya terhadap harga barang impor, utang luar negeri, hingga inflasi nasional.\n\nAnalis pasar uang menilai tekanan terhadap rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik.\n\nPenguatan dolar AS masih menjadi faktor dominan seiring tingginya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.\n\nSelain itu, tensi geopolitik internasional yang belum mereda juga membuat investor global cenderung menarik dana dari negara berkembang, termasuk Indonesia.\n\nDi sisi lain, kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat turut memperburuk sentimen terhadap mata uang emerging market.\n\nInvestor masih menunggu sinyal terbaru dari bank sentral AS atau The Federal Reserve terkait kemungkinan mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama.\n\nPelemahan rupiah kali ini juga menjadi sorotan karena telah melampaui level yang pernah terjadi saat krisis pandemi Covid-19 maupun gejolak ekonomi global sebelumnya.\n\nMeski demikian, sejumlah ekonom menilai pelemahan rupiah masih relatif terkendali selama Bank Indonesia mampu menjaga stabilitas pasar dan cadangan devisa tetap kuat.\n\n📝 selengkapnya di bangka.tribunnews.com\n\nHanya Followers Yang Bisa Komentar‼️\n\nFollow  Buat Kamu Lebih Tau Kabar Seputar Bangka Belitung & Sekitarnya\n\n#bangkabelitunginfo #bangkabelitunginfonew #bangkabelitung #breakingnews #informasi", "post_id": "3881406030014445473_55481531290"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 872.0935699110614, "y": 623.3331877873436, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8694, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 2, "degree": 5}, "_id": "3874407169974913150_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) optimis ekonomi Indonesia tetap tumbuh di atas 5% pada Kuartal I 2026, dengan proyeksi sekitar 5,2% meski tensi global meningkat. 🌍\n\nOptimisme ini didukung oleh konsumsi masyarakat yang masih kuat 💸 dan kinerja industri (PMI) yang tetap ekspansif 🏭. BI juga menegaskan akan menjaga kebijakan pro sektor riil untuk menopang pertumbuhan ekonomi ke depan. ⚙️\n\nSumber: CNBC Indonesia, 13 April 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#BankIndonesia #EkonomiIndonesia #IHSG #MakroEkonomi #Investasi #SahamIndonesia #mancingsaham", "post_id": "3874407169974913150_52512310886"}}, {"key": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "cnbcindonesia", "x": 72.33394394403891, "y": 588.2924479667165, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3874390980783108092_4857774026", "id": "cnbcindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Volatilitas nilai tukar menjadi salah satu faktor krusial yang mempengaruhi stabilitas ekonomi berbagai negara, termasuk Indonesia.\n\nArtinya, upaya menjaga stabilitas nilai tukar menjadi elemen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional serta mempertahankan kepercayaan dan menjaga persepsi positif pasar.\n\nUntuk membahas lebih jauh, CNBC Indonesia bersama Bank Indonesia menghadirkan Central Banking Forum 2026 dengan tema \"Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global\" pada:\n📅 Selasa, 14 April 2026\n⏰ 12.00-14.00\n\nCentral Banking Forum 2026 menghadirkan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti yang akan menyampaikan keynote speech dan memaparkan situasi global terkini. Turut hadir pula perwakilan regulator, pemerintah, perbankan dan lembaga riset.\n\nJangan lewatkan! Saksikan siarannya di CNBC Indonesia TV, live streaming di cnbcindonesia.com, YouTube CNBC Indonesia, serta Instagram dan Tiktok !", "post_id": "3874390980783108092_4857774026"}}, {"key": "hippindo", "attributes": {"label": "hippindo", "x": 183.54378148009198, "y": 774.3835382657162, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3874829440605296827_3315660758", "id": "hippindo", "source": "instagram-000001", "content": "Jakarta, 6 April 2026 – Deputi 3 Marketing & Partnership HIPPINDO, Ibu Agung Tianara, menghadiri seminar bertajuk “Mengurai Bottleneck Pertumbuhan Ekonomi: Sinergi Fiskal, Moneter, dan Dunia Usaha Menuju Indonesia 6%” yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi di Aryaduta Hotel.\n\nSeminar ini turut dihadiri oleh Menteri Keuangan R.I., Bapak Purbaya Yudhi Sadewa, dan membahas pentingnya kolaborasi antara kebijakan fiskal oleh Kementerian Keuangan, kebijakan moneter oleh Bank Indonesia, serta peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nJangan lupa save & share postingan ini sebagai bentuk dukungan, dan follow  untuk update terbaru.", "post_id": "3874829440605296827_3315660758"}}, {"key": "info.pelatihangratis", "attributes": {"label": "info.pelatihangratis", "x": 988.4804655962637, "y": 150.12637683319352, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3875175871057351521_32504036412", "id": "info.pelatihangratis", "source": "instagram-000001", "content": "Assalamualaikum #SobatRupiah di Aceh!\nRoad to Festival Ekonomi Syariah Sumatera 2026 wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh akan segera dimulai! 😁\n\nYuk, lihat detail dari seluruh rangkaian kegiatan yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Banyak kegiatan yang dapat Sobat saksikan dari tanggal 25 hingga 28 April 2026 nanti mulai berbagai talkshow dan seminar hingga berbagai lomba.\n\nJangan sampai kelewatan dan cek lebih lengkap seluruh rangkaian kegiatan Road to FESyar Sumatera 2026 melalui flyer diatas ya, Sobat. 👋🏼😄\n\nRepost from ig \n\n#RoadtoFESyarSumatera2026\n#BankIndonesiaAceh", "post_id": "3875175871057351521_32504036412"}}, {"key": "vivacoid", "attributes": {"label": "vivacoid", "x": 715.1882544330552, "y": 16.170737017905058, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3874403000694383857_635823704", "id": "vivacoid", "source": "instagram-000001", "content": "Sebanyak 10.000 pelari dari mancanegara siap memeriahkan wondr Kemala Run 2026 pada 19 April mendatang di Bali United Training Centre Gianyar, Bali. \n\nKolaborasi antara  (melalui wondr by BNI) dan Yayasan Kemala Bhayangkari ini mengusung tema Charity for Indonesia, memadukan semangat olahraga dengan aksi sosial.\n\nMulai dari kategori 5K, 10K, hingga Half Marathon, semua bersinergi untuk gaya hidup sehat dan dukung ekonomi lokal.\n\nSelain mendorong sport tourism dan ekonomi lokal Bali, ajang ini juga memfasilitasi transaksi digital yang praktis bagi para peserta. \n\nJangan lupa manfaatkan promo menarik dari wondr by BNI di lokasi acara. Sampai jumpa di garis finish!\n\n#wondrKemalaRun2026 #BNI #SportTourism #BaliRun #CharityForIndonesia", "post_id": "3874403000694383857_635823704"}}, {"key": "bni46", "attributes": {"label": "bni46", "x": 971.5515329956704, "y": 165.73151747449631, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3874403000694383857_635823704", "id": "bni46", "source": "instagram-000001", "content": "Sebanyak 10.000 pelari dari mancanegara siap memeriahkan wondr Kemala Run 2026 pada 19 April mendatang di Bali United Training Centre Gianyar, Bali. \n\nKolaborasi antara  (melalui wondr by BNI) dan Yayasan Kemala Bhayangkari ini mengusung tema Charity for Indonesia, memadukan semangat olahraga dengan aksi sosial.\n\nMulai dari kategori 5K, 10K, hingga Half Marathon, semua bersinergi untuk gaya hidup sehat dan dukung ekonomi lokal.\n\nSelain mendorong sport tourism dan ekonomi lokal Bali, ajang ini juga memfasilitasi transaksi digital yang praktis bagi para peserta. \n\nJangan lupa manfaatkan promo menarik dari wondr by BNI di lokasi acara. Sampai jumpa di garis finish!\n\n#wondrKemalaRun2026 #BNI #SportTourism #BaliRun #CharityForIndonesia", "post_id": "3874403000694383857_635823704"}}, {"key": "bank_indonesia_kaltim", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kaltim", "x": 591.3517115605418, "y": 514.9294781441506, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3877294916913761102_2900277867", "id": "bank_indonesia_kaltim", "source": "instagram-000001", "content": "Kaltim Halal Festival (KalaFest) 2025\n\n🌟 Halo #SobatRupiah dengan semangat mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Kalimantan Timur melalui akselerasi pengembangan Halal Value Chain (HVC), syiar ekonomi syariah, penguatan keuangan sosial syariah, dan penerapan halal lifestyle,  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Prov. Kalimantan Timur akan menyelenggarakan Kaltim Halal Festival (KalaFest) sebagai ajang ekonomi syariah terbesar di Kaltim. Kegiatan yang juga merupakan rangkaian Road to FESyar Kawasan Timur Indonesia (KTI) 2026 ini mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital di Kalimantan Timur”. 🌟\n\nKalaFest tahun 2026 akan diselenggarakan di Kota Samarinda mulai tanggal 8 s.d. 10 Mei 2026 dan akan menghadirkan produk dan program ekonomi dan keuangan syariah unggulan di Kalimantan Timur. 🕌🌙 \n\n✨💫 Mari hadir dan saksikan seluruh rangkaian kegiatan KalaFest, dapatkan ilmu dan berkah sebanyak-banyaknya! ✨💫\n\nInformasi lebih lanjut mengenai rangkaian kegiatan, stay tuned di Instagram ! 🙌", "post_id": "3877294916913761102_2900277867"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 389.37425479483744, "y": 645.2667085161592, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3877863219514627100_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui penyelenggaraan Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) Tahun 2026 Series #1 digelar di Graha Sriwijaya, Universitas Sriwijaya, Palembang, Kamis (16/04/2026).\n\nKegiatan ini menjadi pembuka rangkaian nasional LIKE IT Tahun 2026 dengan mengusung tema “Dari Literasi Menuju Investasi, Bangun Masa Depan Mulai Hari Ini.”\n\nProgram ini merupakan hasil sinergi Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi generasi muda sebagai penggerak ekonomi masa depan.\n\nSekitar 500 peserta hadir mengikuti kegiatan ini, yang tidak hanya terdiri dari mahasiswa Universitas Sriwijaya, Politeknik Negeri Sriwijaya, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, namun juga perwakilan Balai Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dan calon pekerja migran Indonesia, serta komunitas literasi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan dilakukan untuk membekali generasi muda agar mampu mengelola keuangan secara bijak.\n\nAntusiasme peserta menunjukkan tingginya kebutuhan generasi muda terhadap edukasi keuangan yang relevan, aplikatif, dan sesuai perkembangan zaman.\n\nTurut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor III Universitas Sriwijaya Prof. Dr. dr. Radiyati Umi Partan, Sp.PD-KR., M.Kes., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Maya Panorama, S.E., M.Si., Ph.D., Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Politeknik Negeri Sriwijaya, Ir. Dicky Seprianto, S.T., M.T., IPM, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono, Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia Arief Rachman, serta perwakilan dari Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS, serta BP3MI.\n\nDalam sambutannya, Wakil Rektor III Universitas Sriwijaya mengajak mahasiswa untuk mulai berinvestasi sejak dini\n\n \n#bankindonesiasumateraselatan \n#bankindonesiasumsel \n#unsri \n#pengikutinstagram❤️‍🔥", "post_id": "3877863219514627100_6614111699"}}, {"key": "kemenkumkepri", "attributes": {"label": "kemenkumkepri", "x": 809.0333702662332, "y": 110.48121226094887, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3872927291882185806_9141296980", "id": "kemenkumkepri", "source": "instagram-000001", "content": "Ubah Produk Lokal Jadi \"Emas\"! 💎✨\n\nKenapa ada produk yang harganya melonjak setelah punya sertifikat Indikasi Geografis? Karena ada jaminan keaslian dan kualitas yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.\n\nDi episode kali ini, Narasumber menjelaskan peran IG dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan melindungi kekayaan intelektual daerah dari peniruan pihak yang tidak bertanggung jawab. Gak mau kan produk asli daerah kita diklaim orang lain? \n\nTonton selengkapnya di kanal 📺 YouTube: \n🎬 Sembang Hukum Episode 10 : \"Yang Lokal Tapi Spesial: Yuk Kenal Indikasi Geografis!\"\n📅 Hari ini, Sabtu, 11 April 2026 | 20:00 WIB \n\nKanwil Kemenkum Kepri\n#KementerianHukum\n#LayananHukumMakinMudah\n#KanwilKemenkumKepri\n#EdisonManik\n#KitaMulaiCaraBaru", "post_id": "3872927291882185806_9141296980"}}, {"key": "genvoice.id", "attributes": {"label": "genvoice.id", "x": 924.4905492046065, "y": 584.923242439733, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3873741981864812762_58121131540", "id": "genvoice.id", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah terus mendorong optimalisasi Local Currency Transaction (LCT) sebagai strategi memperkuat kerja sama keuangan multilateral dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Hingga awal 2026, nilai transaksi LCT melonjak signifikan mencapai USD8,45 miliar, didukung meningkatnya jumlah pengguna dan partisipasi lintas sektor.\n\nMelalui kolaborasi antara Bank Indonesia dan pemerintah, LCT dinilai mampu meningkatkan efisiensi transaksi, menjaga stabilitas nilai tukar, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Dengan dukungan kebijakan dan insentif, LCT diharapkan semakin luas digunakan dalam perdagangan internasional.\n\nSource: IG/\n\n#GenVoice\n#EkonomiIndonesia #LCT #KeuanganGlobal #RupiahKuat\n\n[RP]", "post_id": "3873741981864812762_58121131540"}}, {"key": "disparbadung", "attributes": {"label": "disparbadung", "x": 486.4553290226922, "y": 642.2693609219473, "size": 8.94, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 69.3721, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3869095288447920246_21817769614", "id": "disparbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif menghadiri acara Swarna Nusantara Vol. 2 yang digagas oleh Lenny Hartono Management. Kegiatan tersebut berlangsung di Sunset Gallery – Discovery Mall Bali, pada Sabtu (4/4/2026).\n\nKehadiran perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Badung ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor ekonomi kreatif, khususnya dalam mempromosikan kain wastra sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Acara Swarna Nusantara Vol. 2 sendiri bertujuan untuk lebih memasyarakatkan penggunaan kain wastra, tidak hanya dari Bali tetapi juga dari berbagai daerah di Nusantara.\n\nEvent ini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari desainer muda dan senior, pecinta fashion, hingga para pengrajin kain tradisional. Selain menjadi ajang apresiasi karya, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong kolaborasi serta meningkatkan nilai ekonomi produk wastra di tengah masyarakat.\n\nPartisipasi dalam acara ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat citra Badung sebagai destinasi pariwisata yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan seni dan budaya yang beragam.", "post_id": "3869095288447920246_21817769614"}}, {"key": "bank_indonesia_kalbar", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kalbar", "x": 524.9954404634385, "y": 616.2737051788853, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9469, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 5, "degree": 7}, "_id": "3877232210164185854_1776859331", "id": "bank_indonesia_kalbar", "source": "instagram-000001", "content": "Halo #SobatRupiah Kalbar! 👋\n\nSiapa nih yang mau hadiah spesial dari Bank Indonesia???\nAda hadiah buat 5 orang beruntung dengan jawaban yang benar🤩\n\nYuk ikutan KUIS LAWAR (Literasi Rupiah & Wawasan Kebijakan BI Kalbar) dan uji pengetahuan Sobat 💡🎁\n\nEDISI: EKONOMI SYARIAH\n\n📌 Cara berpartisipasi:\n1️⃣ Follow , , , \n2️⃣ Like & share postingan ini ke Story, serta tag 3 teman\n3️⃣ Tulis jawaban di kolom komentar dan mention 3 teman\n\n⏰ Batas akhir: 19 April 2026 | 23.59 WIB\n📢 Pengumuman pemenang di \n\nJangan sampai kelewatan & semoga beruntung!🔥\n\n#kuislawar\n#bankindonesia\n#bankindonesiakalbar\n#disetiapmaknaindonesia", "post_id": "3877232210164185854_1776859331"}}, {"key": "perpusbikalbar", "attributes": {"label": "perpusbikalbar", "x": 748.3161841650556, "y": 138.23124617741277, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9469, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3877232210164185854_1776859331", "id": "perpusbikalbar", "source": "instagram-000001", "content": "Halo #SobatRupiah Kalbar! 👋\n\nSiapa nih yang mau hadiah spesial dari Bank Indonesia???\nAda hadiah buat 5 orang beruntung dengan jawaban yang benar🤩\n\nYuk ikutan KUIS LAWAR (Literasi Rupiah & Wawasan Kebijakan BI Kalbar) dan uji pengetahuan Sobat 💡🎁\n\nEDISI: EKONOMI SYARIAH\n\n📌 Cara berpartisipasi:\n1️⃣ Follow , , , \n2️⃣ Like & share postingan ini ke Story, serta tag 3 teman\n3️⃣ Tulis jawaban di kolom komentar dan mention 3 teman\n\n⏰ Batas akhir: 19 April 2026 | 23.59 WIB\n📢 Pengumuman pemenang di \n\nJangan sampai kelewatan & semoga beruntung!🔥\n\n#kuislawar\n#bankindonesia\n#bankindonesiakalbar\n#disetiapmaknaindonesia", "post_id": "3877232210164185854_1776859331"}}, {"key": "cbp_rupiah_kalbar", "attributes": {"label": "cbp_rupiah_kalbar", "x": 824.2346567256627, "y": 388.8334032348577, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9469, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3877232210164185854_1776859331", "id": "cbp_rupiah_kalbar", "source": "instagram-000001", "content": "Halo #SobatRupiah Kalbar! 👋\n\nSiapa nih yang mau hadiah spesial dari Bank Indonesia???\nAda hadiah buat 5 orang beruntung dengan jawaban yang benar🤩\n\nYuk ikutan KUIS LAWAR (Literasi Rupiah & Wawasan Kebijakan BI Kalbar) dan uji pengetahuan Sobat 💡🎁\n\nEDISI: EKONOMI SYARIAH\n\n📌 Cara berpartisipasi:\n1️⃣ Follow , , , \n2️⃣ Like & share postingan ini ke Story, serta tag 3 teman\n3️⃣ Tulis jawaban di kolom komentar dan mention 3 teman\n\n⏰ Batas akhir: 19 April 2026 | 23.59 WIB\n📢 Pengumuman pemenang di \n\nJangan sampai kelewatan & semoga beruntung!🔥\n\n#kuislawar\n#bankindonesia\n#bankindonesiakalbar\n#disetiapmaknaindonesia", "post_id": "3877232210164185854_1776859331"}}, {"key": "qris_peka_kalbar", "attributes": {"label": "qris_peka_kalbar", "x": 558.2143479133917, "y": 924.0932999453116, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9469, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3877232210164185854_1776859331", "id": "qris_peka_kalbar", "source": "instagram-000001", "content": "Halo #SobatRupiah Kalbar! 👋\n\nSiapa nih yang mau hadiah spesial dari Bank Indonesia???\nAda hadiah buat 5 orang beruntung dengan jawaban yang benar🤩\n\nYuk ikutan KUIS LAWAR (Literasi Rupiah & Wawasan Kebijakan BI Kalbar) dan uji pengetahuan Sobat 💡🎁\n\nEDISI: EKONOMI SYARIAH\n\n📌 Cara berpartisipasi:\n1️⃣ Follow , , , \n2️⃣ Like & share postingan ini ke Story, serta tag 3 teman\n3️⃣ Tulis jawaban di kolom komentar dan mention 3 teman\n\n⏰ Batas akhir: 19 April 2026 | 23.59 WIB\n📢 Pengumuman pemenang di \n\nJangan sampai kelewatan & semoga beruntung!🔥\n\n#kuislawar\n#bankindonesia\n#bankindonesiakalbar\n#disetiapmaknaindonesia", "post_id": "3877232210164185854_1776859331"}}, {"key": "infodenpasarterkini.id", "attributes": {"label": "infodenpasarterkini.id", "x": 845.2300440621561, "y": 276.90824687690684, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3871894356719024322_40454204786", "id": "infodenpasarterkini.id", "source": "instagram-000001", "content": "enayan mulai \"gerah\"! Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, secara tegas mendesak Kementerian PU untuk tidak hanya sekadar menjalankan program rutin, tapi harus benar-benar mengakomodir usulan Pemerintah Provinsi Bali. Anggaran Rp 1,27 Triliun di tahun 2026 dianggap belum cukup kalau koordinasi antar-lembaga masih macet! 😤💸\n\nInilah poin-poin pedas dari \"sentilan\" Ketua Komisi V:\n\n🚨 JANGAN KERJA SENDIRI! Lasarus menuntut sinergi total antara Kementerian PU, Kemenkeu, dan Bappenas. Jangan sampai usulan strategis Pemprov Bali terkait jalan dan lingkungan terhambat urusan birokrasi yang berbelit-belit!\n🚨 BALI BUKAN PROVINSI BIASA: DPR mengingatkan bahwa Bali adalah \"Wajah Pariwisata Nasional\". Kalau infrastrukturnya hancur, yang malu bukan cuma Bali, tapi satu Indonesia di mata dunia!\n🚨 MULAI DARI SEKARANG, BUKAN NANTI! Komisi V mendorong agar usulan Gubernur Bali segera dieksekusi secara bertahap mulai tahun ini. Tidak ada alasan untuk menunda konektivitas kawasan wisata dan sentra ekonomi.\n\nPadahal, Pekerjaan Rumah Kementerian PU Sudah Menumpuk:\n📍 Tol Gilimanuk-Mengwi: Target operasi masih 2031. Rakyat harus nunggu 5 tahun lagi buat bebas macet?\n📍 Abrasi Pantai: Masih ada 100 km lebih garis pantai kritis yang belum tersentuh.\n📍 Banjir Denpasar: Proyek baru kelar Oktober 2026. Siapkah menghadapi musim hujan sebelumnya?\n\nKetua Komisi V sudah memberi \"lampu hijau\" untuk percepatan, sekarang bola panas ada di tangan Kementerian PU. Apakah usulan masyarakat Bali bakal benar-benar didengar, atau cuma jadi arsip di meja menteri? 🧐\n\nSemeton, setuju nggak kalau DPR harus lebih galak ke pusat biar proyek di Bali nggak cuma janji-janji manis? Tulis aspirasi kalian! 👇\n\nSource :", "post_id": "3871894356719024322_40454204786"}}, {"key": "koranbaliexpress", "attributes": {"label": "koranbaliexpress", "x": 336.06512985545044, "y": 854.6331304063337, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3871894356719024322_40454204786", "id": "koranbaliexpress", "source": "instagram-000001", "content": "enayan mulai \"gerah\"! Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, secara tegas mendesak Kementerian PU untuk tidak hanya sekadar menjalankan program rutin, tapi harus benar-benar mengakomodir usulan Pemerintah Provinsi Bali. Anggaran Rp 1,27 Triliun di tahun 2026 dianggap belum cukup kalau koordinasi antar-lembaga masih macet! 😤💸\n\nInilah poin-poin pedas dari \"sentilan\" Ketua Komisi V:\n\n🚨 JANGAN KERJA SENDIRI! Lasarus menuntut sinergi total antara Kementerian PU, Kemenkeu, dan Bappenas. Jangan sampai usulan strategis Pemprov Bali terkait jalan dan lingkungan terhambat urusan birokrasi yang berbelit-belit!\n🚨 BALI BUKAN PROVINSI BIASA: DPR mengingatkan bahwa Bali adalah \"Wajah Pariwisata Nasional\". Kalau infrastrukturnya hancur, yang malu bukan cuma Bali, tapi satu Indonesia di mata dunia!\n🚨 MULAI DARI SEKARANG, BUKAN NANTI! Komisi V mendorong agar usulan Gubernur Bali segera dieksekusi secara bertahap mulai tahun ini. Tidak ada alasan untuk menunda konektivitas kawasan wisata dan sentra ekonomi.\n\nPadahal, Pekerjaan Rumah Kementerian PU Sudah Menumpuk:\n📍 Tol Gilimanuk-Mengwi: Target operasi masih 2031. Rakyat harus nunggu 5 tahun lagi buat bebas macet?\n📍 Abrasi Pantai: Masih ada 100 km lebih garis pantai kritis yang belum tersentuh.\n📍 Banjir Denpasar: Proyek baru kelar Oktober 2026. Siapkah menghadapi musim hujan sebelumnya?\n\nKetua Komisi V sudah memberi \"lampu hijau\" untuk percepatan, sekarang bola panas ada di tangan Kementerian PU. Apakah usulan masyarakat Bali bakal benar-benar didengar, atau cuma jadi arsip di meja menteri? 🧐\n\nSemeton, setuju nggak kalau DPR harus lebih galak ke pusat biar proyek di Bali nggak cuma janji-janji manis? Tulis aspirasi kalian! 👇\n\nSource :", "post_id": "3871894356719024322_40454204786"}}, {"key": "indonesiainjb", "attributes": {"label": "indonesiainjb", "x": 93.07046418571585, "y": 204.52472499554108, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3867845011547748119_5785543596", "id": "indonesiainjb", "source": "instagram-000001", "content": "Strategi LAJU: Mendorong Kedaulatan Ekonomi Indonesia–Malaysia 🇮🇩🇲🇾\n\nKJRI Johor Bahru bersama Bank Indonesia Representative Office Singapore  sukses menyelenggarakan forum strategis “Leveraging the Benefits of Local Currency Transactions (LCT) Indonesia–Malaysia to Support Bilateral Economic Growth” pada 1 April 2026 di Johor Bahru.\n\nForum ini menegaskan pentingnya penggunaan mata uang lokal (Rupiah dan Ringgit) dalam transaksi bilateral guna meningkatkan efisiensi, stabilitas, dan kedaulatan ekonomi kedua negara.\n\nDalam keynote speech-nya, Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, menekankan eratnya hubungan Indonesia–Malaysia, khususnya dengan Johor, yang ditopang konektivitas tinggi serta mobilitas masyarakat yang intens. Beliau juga mendorong optimalisasi LCT melalui pendekatan L.A.J.U sebagai langkah strategis memperkuat pertumbuhan ekonomi bersama.\n\nMelalui konsep L.A.J.U:\n🔹 Local Currency – Mengutamakan mata uang lokal\n🔹 Accelerate Adoption – Mempercepat adopsi oleh pelaku usaha\n🔹 Joint Growth – Mendorong pertumbuhan bersama\n🔹 Unlock Potential – Mengoptimalkan potensi ekonomi bilateral\n\n💡 Dampak nyata bagi UMKM:\nPenggunaan LCT membantu UMKM mengurangi biaya konversi mata uang, menekan risiko fluktuasi nilai tukar, serta mempermudah transaksi lintas negara. Hal ini membuka peluang pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing produk, dan memperkuat ekspansi UMKM Indonesia di Malaysia.\n\nDengan sinergi yang kuat, Indonesia dan Malaysia siap melangkah lebih cepat menuju integrasi ekonomi yang lebih kokoh, inklusif, dan berdaulat.", "post_id": "3867845011547748119_5785543596"}}, {"key": "bank_indonesia_singapura", "attributes": {"label": "bank_indonesia_singapura", "x": 464.1236544854599, "y": 823.330006467652, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3867845011547748119_5785543596", "id": "bank_indonesia_singapura", "source": "instagram-000001", "content": "Strategi LAJU: Mendorong Kedaulatan Ekonomi Indonesia–Malaysia 🇮🇩🇲🇾\n\nKJRI Johor Bahru bersama Bank Indonesia Representative Office Singapore  sukses menyelenggarakan forum strategis “Leveraging the Benefits of Local Currency Transactions (LCT) Indonesia–Malaysia to Support Bilateral Economic Growth” pada 1 April 2026 di Johor Bahru.\n\nForum ini menegaskan pentingnya penggunaan mata uang lokal (Rupiah dan Ringgit) dalam transaksi bilateral guna meningkatkan efisiensi, stabilitas, dan kedaulatan ekonomi kedua negara.\n\nDalam keynote speech-nya, Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, menekankan eratnya hubungan Indonesia–Malaysia, khususnya dengan Johor, yang ditopang konektivitas tinggi serta mobilitas masyarakat yang intens. Beliau juga mendorong optimalisasi LCT melalui pendekatan L.A.J.U sebagai langkah strategis memperkuat pertumbuhan ekonomi bersama.\n\nMelalui konsep L.A.J.U:\n🔹 Local Currency – Mengutamakan mata uang lokal\n🔹 Accelerate Adoption – Mempercepat adopsi oleh pelaku usaha\n🔹 Joint Growth – Mendorong pertumbuhan bersama\n🔹 Unlock Potential – Mengoptimalkan potensi ekonomi bilateral\n\n💡 Dampak nyata bagi UMKM:\nPenggunaan LCT membantu UMKM mengurangi biaya konversi mata uang, menekan risiko fluktuasi nilai tukar, serta mempermudah transaksi lintas negara. Hal ini membuka peluang pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing produk, dan memperkuat ekspansi UMKM Indonesia di Malaysia.\n\nDengan sinergi yang kuat, Indonesia dan Malaysia siap melangkah lebih cepat menuju integrasi ekonomi yang lebih kokoh, inklusif, dan berdaulat.", "post_id": "3867845011547748119_5785543596"}}, {"key": "ntt_talk", "attributes": {"label": "ntt_talk", "x": 348.04727583122843, "y": 331.3244867821389, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3868375267656566290_52638607237", "id": "ntt_talk", "source": "instagram-000001", "content": "WAPRES GIBRAN! Dijadwalkan Lepas Pawai Paskah Akbar di Kota Kupang, 6 April 2026.\n\nWakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan hadir dan secara resmi melepas Pawai Paskah Akbar yang akan digelar pada Senin (6/4) pukul 12.00 WITA di Bundaran PU.\n\nKehadiran Wapres menjadi momentum besar bagi umat Kristiani di NTT, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan sukacita dalam merayakan kebangkitan Kristus.\n\nSebelum menghadiri pawai, Wapres juga dijadwalkan melakukan panen perdana di kawasan Sulamanda, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat binaan Bank Indonesia.\n\nPersiapan pawai sendiri telah mencapai 90%, dengan ratusan UMKM siap meramaikan sepanjang rute dari Bundaran PU hingga Gereja Kota Kupang.\n\nMomen iman, budaya, dan kebersamaan akan menyatu dalam satu perayaan besar! 🙏🔥\n\nFollow kami  untuk update berita terbaru lainnya! 🚀\n\n#ntttalk #ntt_talk", "post_id": "3868375267656566290_52638607237"}}, {"key": "tpakd.badung", "attributes": {"label": "tpakd.badung", "x": 54.918933507674296, "y": 281.560651957095, "size": 4.83, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.8013, "eigenvector": 21.3751, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3875672306069140094_5808086242", "id": "tpakd.badung", "source": "instagram-000001", "content": "Realisasikan Program UMKM Bali Nadi Jayanti, TPAKD Badung Gelar Pelatihan bagi Pelaku Usaha Mamin\n\nDalam rangka merealisasikan Program UMKM Bali Nadi Jayanti, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Badung menggelar kegiatan pendampingan dan pelatihan bagi pelaku usaha sektor makanan dan minuman (mamin). Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari kalangan UMKM, IKM, dan ekonomi kreatif yang merupakan binaan sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.\n\nPeserta berasal dari pelaku usaha binaan DiskopUKMP, Diperpa, Diskan, Disperinaker, serta Dispar, dengan masing-masing dinas mengikutsertakan lima orang peserta. Adapun materi yang diberikan meliputi edukasi keuangan, akses pembiayaan, serta peningkatan higienitas produk.\n\nKegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang UMKM dan Kewirausahaan DiskopUKMP Badung, I Nyoman Diana, bertempat di Ruang Rapat Cempaka DiskopUKMP, Puspem Badung, Rabu (15/4/2026).\n\nSelengkapnya di https://badungkab.go.id/kab/berita/70664-realisasikan-program-umkm-bali-nadi-jayanti-tpakd-badung-gelar-pelatihan-bagi-pelaku-usaha-mamin\n\n\n\n\n\n\n\n#pemkabbadung #thesoulofbali #curadharmaraksaka #badung #bali", "post_id": "3875672306069140094_5808086242"}}, {"key": "diskopukmp_badung", "attributes": {"label": "diskopukmp_badung", "x": 728.5043777937777, "y": 695.5583065168214, "size": 4.83, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.8013, "eigenvector": 21.3751, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3875672306069140094_5808086242", "id": "diskopukmp_badung", "source": "instagram-000001", "content": "Realisasikan Program UMKM Bali Nadi Jayanti, TPAKD Badung Gelar Pelatihan bagi Pelaku Usaha Mamin\n\nDalam rangka merealisasikan Program UMKM Bali Nadi Jayanti, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Badung menggelar kegiatan pendampingan dan pelatihan bagi pelaku usaha sektor makanan dan minuman (mamin). Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari kalangan UMKM, IKM, dan ekonomi kreatif yang merupakan binaan sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.\n\nPeserta berasal dari pelaku usaha binaan DiskopUKMP, Diperpa, Diskan, Disperinaker, serta Dispar, dengan masing-masing dinas mengikutsertakan lima orang peserta. Adapun materi yang diberikan meliputi edukasi keuangan, akses pembiayaan, serta peningkatan higienitas produk.\n\nKegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang UMKM dan Kewirausahaan DiskopUKMP Badung, I Nyoman Diana, bertempat di Ruang Rapat Cempaka DiskopUKMP, Puspem Badung, Rabu (15/4/2026).\n\nSelengkapnya di https://badungkab.go.id/kab/berita/70664-realisasikan-program-umkm-bali-nadi-jayanti-tpakd-badung-gelar-pelatihan-bagi-pelaku-usaha-mamin\n\n\n\n\n\n\n\n#pemkabbadung #thesoulofbali #curadharmaraksaka #badung #bali", "post_id": "3875672306069140094_5808086242"}}, {"key": "ojk_jogja", "attributes": {"label": "ojk_jogja", "x": 924.7462612294145, "y": 825.9488770683918, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3873685854786947667_4690117132", "id": "ojk_jogja", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat OJK, \n\nOJK DIY bersama FKIJK DIY gelar Halal Bihalal yang diikuti oleh seluruh pegawai OJK DIY dan perwakilan anggota FKIJK DIY pada 30 Maret 2026 di Kantor OJK DIY.\n\nKegiatan ini menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah guna meningkatkan solidaritas dan keharmonisan di sektor keuangan DIY sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara regulator dan pelaku industri jasa keuangan di wilayah DIY.\n\nKegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala OJK DIY Eko Yunianto dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo.\n\nHarapannya, momentum Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh OJK DIY bersama FKIJK DIY dapat mendorong sinergi dan kolaborasi serta memperkuat silaturahmi untuk mendukung pengembangan ekonomi wilayah DIY melalui kontribusi sektor jasa keuangan.\n\nSimak lengkapnya melalui reels berikut ya 👆🏻\n\nJangan lupa follow  dan  untuk update seputar kegiatan OJK lainnya 🥳\n\n#OJKIndonesia #OJKJogja #Halalbihalal #OJKFKIJK #Idulfitri1447H", "post_id": "3873685854786947667_4690117132"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 943.6618109488264, "y": 236.60073874709175, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3873685854786947667_4690117132", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat OJK, \n\nOJK DIY bersama FKIJK DIY gelar Halal Bihalal yang diikuti oleh seluruh pegawai OJK DIY dan perwakilan anggota FKIJK DIY pada 30 Maret 2026 di Kantor OJK DIY.\n\nKegiatan ini menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah guna meningkatkan solidaritas dan keharmonisan di sektor keuangan DIY sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara regulator dan pelaku industri jasa keuangan di wilayah DIY.\n\nKegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala OJK DIY Eko Yunianto dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo.\n\nHarapannya, momentum Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh OJK DIY bersama FKIJK DIY dapat mendorong sinergi dan kolaborasi serta memperkuat silaturahmi untuk mendukung pengembangan ekonomi wilayah DIY melalui kontribusi sektor jasa keuangan.\n\nSimak lengkapnya melalui reels berikut ya 👆🏻\n\nJangan lupa follow  dan  untuk update seputar kegiatan OJK lainnya 🥳\n\n#OJKIndonesia #OJKJogja #Halalbihalal #OJKFKIJK #Idulfitri1447H", "post_id": "3873685854786947667_4690117132"}}, {"key": "kabarsamarinda_official", "attributes": {"label": "kabarsamarinda_official", "x": 651.5211216873697, "y": 811.0626530635195, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3876316572705611280_34489486378", "id": "kabarsamarinda_official", "source": "instagram-000001", "content": "Indonesia kembali disebut-sebut sebagai salah satu “bright spot” dalam perekonomian global, dengan fundamental yang kuat, kebijakan yang kredibel, serta ketahanan ekonomi yang terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global.\n\nIMF dan investor global mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid, disiplin dalam mempertahankan defisit di bawah 3% dari PDB, serta respons kebijakan yang adaptif dan forward-looking dalam menghadapi tekanan eksternal.\n\nDi tengah dinamika global yang semakin kompleks, Indonesia dinilai mampu mengelola keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan secara optimal, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan yang didukung oleh kuatnya permintaan domestik.\n\nHal tersebut disampaikan Managing Director International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva, dalam pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa dan Dewan Perwakilan Rakyat RI diwakili Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan Sari Yuliati, Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun dan Wakil Mohamad Hekal dalam rangkaian pertemuan lanjutan dengan investor global pada IMF Spring Meetings (14/4/2026).\n\nDengan pertumbuhan ekonomi yang tetap solid didukung oleh permintaan domestik yang kuat, inflasi yang terjaga dalam sasaran, serta pemulihan intermediasi perbankan, Indonesia menunjukkan ketahanan yang konsisten di tengah tekanan eksternal.\n\nSelengkapnya Wajib Baca Di :\nhttps://www.cnbcindonesia.com/news/20260415111435-4-726892/depan-purbaya-bos-bi-dpr-imf-kembali-sebut-ri-titik-terang-dunia\n.\n.\nTitik Favorit Warga JUAL BELI SMARTPHONE di", "post_id": "3876316572705611280_34489486378"}}, {"key": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "ogstore.samarinda", "x": 983.0961113840455, "y": 60.55322180701006, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3876316572705611280_34489486378", "id": "ogstore.samarinda", "source": "instagram-000001", "content": "Indonesia kembali disebut-sebut sebagai salah satu “bright spot” dalam perekonomian global, dengan fundamental yang kuat, kebijakan yang kredibel, serta ketahanan ekonomi yang terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global.\n\nIMF dan investor global mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid, disiplin dalam mempertahankan defisit di bawah 3% dari PDB, serta respons kebijakan yang adaptif dan forward-looking dalam menghadapi tekanan eksternal.\n\nDi tengah dinamika global yang semakin kompleks, Indonesia dinilai mampu mengelola keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan secara optimal, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan yang didukung oleh kuatnya permintaan domestik.\n\nHal tersebut disampaikan Managing Director International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva, dalam pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa dan Dewan Perwakilan Rakyat RI diwakili Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan Sari Yuliati, Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun dan Wakil Mohamad Hekal dalam rangkaian pertemuan lanjutan dengan investor global pada IMF Spring Meetings (14/4/2026).\n\nDengan pertumbuhan ekonomi yang tetap solid didukung oleh permintaan domestik yang kuat, inflasi yang terjaga dalam sasaran, serta pemulihan intermediasi perbankan, Indonesia menunjukkan ketahanan yang konsisten di tengah tekanan eksternal.\n\nSelengkapnya Wajib Baca Di :\nhttps://www.cnbcindonesia.com/news/20260415111435-4-726892/depan-purbaya-bos-bi-dpr-imf-kembali-sebut-ri-titik-terang-dunia\n.\n.\nTitik Favorit Warga JUAL BELI SMARTPHONE di", "post_id": "3876316572705611280_34489486378"}}, {"key": "bakorwiljember", "attributes": {"label": "bakorwiljember", "x": 451.0142739926434, "y": 747.8093059055293, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 15, "degree": 15}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "bakorwiljember", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "khofifah.ip", "attributes": {"label": "khofifah.ip", "x": 230.2854292445966, "y": 219.44562579033934, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "khofifah.ip", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "emildardak", "attributes": {"label": "emildardak", "x": 272.75605224278877, "y": 479.3219252869546, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "emildardak", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "adhykaryononew", "attributes": {"label": "adhykaryononew", "x": 425.966715283693, "y": 583.5706580296182, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "adhykaryononew", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jatim", "x": 31.2017986287032, "y": 835.1690117579952, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "bank_indonesia_jatim", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "roekonomijatim", "attributes": {"label": "roekonomijatim", "x": 847.1611300854569, "y": 801.3600480486117, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "roekonomijatim", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "jatimpemprov", "attributes": {"label": "jatimpemprov", "x": 491.2832935342365, "y": 678.2749831667571, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "jatimpemprov", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "humasprovjatim", "attributes": {"label": "humasprovjatim", "x": 218.08638598853503, "y": 64.65059637385639, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "humasprovjatim", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "ppidjatim", "attributes": {"label": "ppidjatim", "x": 457.62487787797437, "y": 117.55411216921952, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "ppidjatim", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "pemkabjember", "attributes": {"label": "pemkabjember", "x": 497.293829569005, "y": 16.858699548751076, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "pemkabjember", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "banyuwangi_kab", "attributes": {"label": "banyuwangi_kab", "x": 320.452738675137, "y": 621.9769010415798, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "banyuwangi_kab", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "situbondokab", "attributes": {"label": "situbondokab", "x": 628.8398530270033, "y": 513.045372811221, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "situbondokab", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "probolinggoimpressive", "attributes": {"label": "probolinggoimpressive", "x": 617.2376853582316, "y": 542.3950538327337, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "probolinggoimpressive", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "lumajang_kab", "attributes": {"label": "lumajang_kab", "x": 540.085643855151, "y": 799.2304238635527, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "lumajang_kab", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "pemkab_probolinggo", "attributes": {"label": "pemkab_probolinggo", "x": 913.563245532813, "y": 421.4047219171231, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "pemkab_probolinggo", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "bondowoso.kab", "attributes": {"label": "bondowoso.kab", "x": 387.21241583957544, "y": 788.7060334937003, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "bondowoso.kab", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "kominfopalembang", "attributes": {"label": "kominfopalembang", "x": 592.5419291386685, "y": 499.7233830622358, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "3877225727155247937_3954472584", "id": "kominfopalembang", "source": "instagram-000001", "content": "Ampera Tourism Run 2026, Sekda : Sinergi Lintas Sektor untuk Wisata Olahraga\n\nPALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan Ampera Tourism Run 2026 yang akan digelar pada 28 Juni 2026. \nEvent ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343, dengan dukungan penuh dari Bank Mandiri.\nMengusung konsep sport tourism, Ampera Tourism Run tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, tetapi juga memadukan pariwisata dan kekayaan budaya lokal. Jalur lari akan menjadi etalase budaya dan destinasi wisata Palembang, sehingga peserta dan penonton dapat merasakan pengalaman yang lebih dari sekadar olahraga.\n\nAprizal Hasyim menyampaikan optimisme bahwa jumlah peserta tahun ini akan melampaui capaian tahun lalu yang mencapai 4.000 pelari. Pemerintah Kota menargetkan partisipasi dari pelari lokal, nasional, hingga mancanegara. \nAmbisi besar ini diarahkan untuk menjadikan Ampera Tourism Run setara dengan ajang bergengsi seperti Jakarta International Marathon dan Maybank Marathon Bali.\n\nSekda memberikan apresiasi kepada Bank Mandiri Region II atas dukungan penuh sebagai mitra strategis.\n Dukungan ini dianggap sebagai bukti komitmen nyata dalam membangun pariwisata olahraga di Palembang.\n \"Kami mengajak seluruh unsur multihelix—komunitas pelari, asosiasi pariwisata, pelaku ekonomi kreatif, hingga media—untuk bersama-sama menyemarakkan dan menjaga nama baik Palembang sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional,\" ujar Aprizal.\n\nFoto: Edo J\n\nCc.\n\n\n\n\n\n\n\n\n#042026KOMINFOPALEMBANG", "post_id": "3877225727155247937_3954472584"}}, {"key": "ratudewa", "attributes": {"label": "ratudewa", "x": 962.6580992415878, "y": 118.09161810890767, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3877225727155247937_3954472584", "id": "ratudewa", "source": "instagram-000001", "content": "Ampera Tourism Run 2026, Sekda : Sinergi Lintas Sektor untuk Wisata Olahraga\n\nPALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan Ampera Tourism Run 2026 yang akan digelar pada 28 Juni 2026. \nEvent ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343, dengan dukungan penuh dari Bank Mandiri.\nMengusung konsep sport tourism, Ampera Tourism Run tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, tetapi juga memadukan pariwisata dan kekayaan budaya lokal. Jalur lari akan menjadi etalase budaya dan destinasi wisata Palembang, sehingga peserta dan penonton dapat merasakan pengalaman yang lebih dari sekadar olahraga.\n\nAprizal Hasyim menyampaikan optimisme bahwa jumlah peserta tahun ini akan melampaui capaian tahun lalu yang mencapai 4.000 pelari. Pemerintah Kota menargetkan partisipasi dari pelari lokal, nasional, hingga mancanegara. \nAmbisi besar ini diarahkan untuk menjadikan Ampera Tourism Run setara dengan ajang bergengsi seperti Jakarta International Marathon dan Maybank Marathon Bali.\n\nSekda memberikan apresiasi kepada Bank Mandiri Region II atas dukungan penuh sebagai mitra strategis.\n Dukungan ini dianggap sebagai bukti komitmen nyata dalam membangun pariwisata olahraga di Palembang.\n \"Kami mengajak seluruh unsur multihelix—komunitas pelari, asosiasi pariwisata, pelaku ekonomi kreatif, hingga media—untuk bersama-sama menyemarakkan dan menjaga nama baik Palembang sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional,\" ujar Aprizal.\n\nFoto: Edo J\n\nCc.\n\n\n\n\n\n\n\n\n#042026KOMINFOPALEMBANG", "post_id": "3877225727155247937_3954472584"}}, {"key": "primasalam", "attributes": {"label": "primasalam", "x": 823.3342682684511, "y": 818.4207290282966, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3877225727155247937_3954472584", "id": "primasalam", "source": "instagram-000001", "content": "Ampera Tourism Run 2026, Sekda : Sinergi Lintas Sektor untuk Wisata Olahraga\n\nPALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan Ampera Tourism Run 2026 yang akan digelar pada 28 Juni 2026. \nEvent ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343, dengan dukungan penuh dari Bank Mandiri.\nMengusung konsep sport tourism, Ampera Tourism Run tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, tetapi juga memadukan pariwisata dan kekayaan budaya lokal. Jalur lari akan menjadi etalase budaya dan destinasi wisata Palembang, sehingga peserta dan penonton dapat merasakan pengalaman yang lebih dari sekadar olahraga.\n\nAprizal Hasyim menyampaikan optimisme bahwa jumlah peserta tahun ini akan melampaui capaian tahun lalu yang mencapai 4.000 pelari. Pemerintah Kota menargetkan partisipasi dari pelari lokal, nasional, hingga mancanegara. \nAmbisi besar ini diarahkan untuk menjadikan Ampera Tourism Run setara dengan ajang bergengsi seperti Jakarta International Marathon dan Maybank Marathon Bali.\n\nSekda memberikan apresiasi kepada Bank Mandiri Region II atas dukungan penuh sebagai mitra strategis.\n Dukungan ini dianggap sebagai bukti komitmen nyata dalam membangun pariwisata olahraga di Palembang.\n \"Kami mengajak seluruh unsur multihelix—komunitas pelari, asosiasi pariwisata, pelaku ekonomi kreatif, hingga media—untuk bersama-sama menyemarakkan dan menjaga nama baik Palembang sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional,\" ujar Aprizal.\n\nFoto: Edo J\n\nCc.\n\n\n\n\n\n\n\n\n#042026KOMINFOPALEMBANG", "post_id": "3877225727155247937_3954472584"}}, {"key": "aprizal1645", "attributes": {"label": "aprizal1645", "x": 608.2299473172891, "y": 645.3548396013272, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3877225727155247937_3954472584", "id": "aprizal1645", "source": "instagram-000001", "content": "Ampera Tourism Run 2026, Sekda : Sinergi Lintas Sektor untuk Wisata Olahraga\n\nPALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan Ampera Tourism Run 2026 yang akan digelar pada 28 Juni 2026. \nEvent ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343, dengan dukungan penuh dari Bank Mandiri.\nMengusung konsep sport tourism, Ampera Tourism Run tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, tetapi juga memadukan pariwisata dan kekayaan budaya lokal. Jalur lari akan menjadi etalase budaya dan destinasi wisata Palembang, sehingga peserta dan penonton dapat merasakan pengalaman yang lebih dari sekadar olahraga.\n\nAprizal Hasyim menyampaikan optimisme bahwa jumlah peserta tahun ini akan melampaui capaian tahun lalu yang mencapai 4.000 pelari. Pemerintah Kota menargetkan partisipasi dari pelari lokal, nasional, hingga mancanegara. \nAmbisi besar ini diarahkan untuk menjadikan Ampera Tourism Run setara dengan ajang bergengsi seperti Jakarta International Marathon dan Maybank Marathon Bali.\n\nSekda memberikan apresiasi kepada Bank Mandiri Region II atas dukungan penuh sebagai mitra strategis.\n Dukungan ini dianggap sebagai bukti komitmen nyata dalam membangun pariwisata olahraga di Palembang.\n \"Kami mengajak seluruh unsur multihelix—komunitas pelari, asosiasi pariwisata, pelaku ekonomi kreatif, hingga media—untuk bersama-sama menyemarakkan dan menjaga nama baik Palembang sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional,\" ujar Aprizal.\n\nFoto: Edo J\n\nCc.\n\n\n\n\n\n\n\n\n#042026KOMINFOPALEMBANG", "post_id": "3877225727155247937_3954472584"}}, {"key": "adhy8328", "attributes": {"label": "adhy8328", "x": 113.55914739811924, "y": 349.18050275942227, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3877225727155247937_3954472584", "id": "adhy8328", "source": "instagram-000001", "content": "Ampera Tourism Run 2026, Sekda : Sinergi Lintas Sektor untuk Wisata Olahraga\n\nPALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan Ampera Tourism Run 2026 yang akan digelar pada 28 Juni 2026. \nEvent ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343, dengan dukungan penuh dari Bank Mandiri.\nMengusung konsep sport tourism, Ampera Tourism Run tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, tetapi juga memadukan pariwisata dan kekayaan budaya lokal. Jalur lari akan menjadi etalase budaya dan destinasi wisata Palembang, sehingga peserta dan penonton dapat merasakan pengalaman yang lebih dari sekadar olahraga.\n\nAprizal Hasyim menyampaikan optimisme bahwa jumlah peserta tahun ini akan melampaui capaian tahun lalu yang mencapai 4.000 pelari. Pemerintah Kota menargetkan partisipasi dari pelari lokal, nasional, hingga mancanegara. \nAmbisi besar ini diarahkan untuk menjadikan Ampera Tourism Run setara dengan ajang bergengsi seperti Jakarta International Marathon dan Maybank Marathon Bali.\n\nSekda memberikan apresiasi kepada Bank Mandiri Region II atas dukungan penuh sebagai mitra strategis.\n Dukungan ini dianggap sebagai bukti komitmen nyata dalam membangun pariwisata olahraga di Palembang.\n \"Kami mengajak seluruh unsur multihelix—komunitas pelari, asosiasi pariwisata, pelaku ekonomi kreatif, hingga media—untuk bersama-sama menyemarakkan dan menjaga nama baik Palembang sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional,\" ujar Aprizal.\n\nFoto: Edo J\n\nCc.\n\n\n\n\n\n\n\n\n#042026KOMINFOPALEMBANG", "post_id": "3877225727155247937_3954472584"}}, {"key": "rheeta71", "attributes": {"label": "rheeta71", "x": 603.0224303717254, "y": 294.53303184580926, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3877225727155247937_3954472584", "id": "rheeta71", "source": "instagram-000001", "content": "Ampera Tourism Run 2026, Sekda : Sinergi Lintas Sektor untuk Wisata Olahraga\n\nPALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan Ampera Tourism Run 2026 yang akan digelar pada 28 Juni 2026. \nEvent ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343, dengan dukungan penuh dari Bank Mandiri.\nMengusung konsep sport tourism, Ampera Tourism Run tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, tetapi juga memadukan pariwisata dan kekayaan budaya lokal. Jalur lari akan menjadi etalase budaya dan destinasi wisata Palembang, sehingga peserta dan penonton dapat merasakan pengalaman yang lebih dari sekadar olahraga.\n\nAprizal Hasyim menyampaikan optimisme bahwa jumlah peserta tahun ini akan melampaui capaian tahun lalu yang mencapai 4.000 pelari. Pemerintah Kota menargetkan partisipasi dari pelari lokal, nasional, hingga mancanegara. \nAmbisi besar ini diarahkan untuk menjadikan Ampera Tourism Run setara dengan ajang bergengsi seperti Jakarta International Marathon dan Maybank Marathon Bali.\n\nSekda memberikan apresiasi kepada Bank Mandiri Region II atas dukungan penuh sebagai mitra strategis.\n Dukungan ini dianggap sebagai bukti komitmen nyata dalam membangun pariwisata olahraga di Palembang.\n \"Kami mengajak seluruh unsur multihelix—komunitas pelari, asosiasi pariwisata, pelaku ekonomi kreatif, hingga media—untuk bersama-sama menyemarakkan dan menjaga nama baik Palembang sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional,\" ujar Aprizal.\n\nFoto: Edo J\n\nCc.\n\n\n\n\n\n\n\n\n#042026KOMINFOPALEMBANG", "post_id": "3877225727155247937_3954472584"}}, {"key": "haryadialfat", "attributes": {"label": "haryadialfat", "x": 228.07834379341253, "y": 236.48133723960441, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3877225727155247937_3954472584", "id": "haryadialfat", "source": "instagram-000001", "content": "Ampera Tourism Run 2026, Sekda : Sinergi Lintas Sektor untuk Wisata Olahraga\n\nPALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan Ampera Tourism Run 2026 yang akan digelar pada 28 Juni 2026. \nEvent ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343, dengan dukungan penuh dari Bank Mandiri.\nMengusung konsep sport tourism, Ampera Tourism Run tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, tetapi juga memadukan pariwisata dan kekayaan budaya lokal. Jalur lari akan menjadi etalase budaya dan destinasi wisata Palembang, sehingga peserta dan penonton dapat merasakan pengalaman yang lebih dari sekadar olahraga.\n\nAprizal Hasyim menyampaikan optimisme bahwa jumlah peserta tahun ini akan melampaui capaian tahun lalu yang mencapai 4.000 pelari. Pemerintah Kota menargetkan partisipasi dari pelari lokal, nasional, hingga mancanegara. \nAmbisi besar ini diarahkan untuk menjadikan Ampera Tourism Run setara dengan ajang bergengsi seperti Jakarta International Marathon dan Maybank Marathon Bali.\n\nSekda memberikan apresiasi kepada Bank Mandiri Region II atas dukungan penuh sebagai mitra strategis.\n Dukungan ini dianggap sebagai bukti komitmen nyata dalam membangun pariwisata olahraga di Palembang.\n \"Kami mengajak seluruh unsur multihelix—komunitas pelari, asosiasi pariwisata, pelaku ekonomi kreatif, hingga media—untuk bersama-sama menyemarakkan dan menjaga nama baik Palembang sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional,\" ujar Aprizal.\n\nFoto: Edo J\n\nCc.\n\n\n\n\n\n\n\n\n#042026KOMINFOPALEMBANG", "post_id": "3877225727155247937_3954472584"}}, {"key": "fahmypay", "attributes": {"label": "fahmypay", "x": 747.5489616756305, "y": 862.1089464631957, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3877225727155247937_3954472584", "id": "fahmypay", "source": "instagram-000001", "content": "Ampera Tourism Run 2026, Sekda : Sinergi Lintas Sektor untuk Wisata Olahraga\n\nPALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan Ampera Tourism Run 2026 yang akan digelar pada 28 Juni 2026. \nEvent ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343, dengan dukungan penuh dari Bank Mandiri.\nMengusung konsep sport tourism, Ampera Tourism Run tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, tetapi juga memadukan pariwisata dan kekayaan budaya lokal. Jalur lari akan menjadi etalase budaya dan destinasi wisata Palembang, sehingga peserta dan penonton dapat merasakan pengalaman yang lebih dari sekadar olahraga.\n\nAprizal Hasyim menyampaikan optimisme bahwa jumlah peserta tahun ini akan melampaui capaian tahun lalu yang mencapai 4.000 pelari. Pemerintah Kota menargetkan partisipasi dari pelari lokal, nasional, hingga mancanegara. \nAmbisi besar ini diarahkan untuk menjadikan Ampera Tourism Run setara dengan ajang bergengsi seperti Jakarta International Marathon dan Maybank Marathon Bali.\n\nSekda memberikan apresiasi kepada Bank Mandiri Region II atas dukungan penuh sebagai mitra strategis.\n Dukungan ini dianggap sebagai bukti komitmen nyata dalam membangun pariwisata olahraga di Palembang.\n \"Kami mengajak seluruh unsur multihelix—komunitas pelari, asosiasi pariwisata, pelaku ekonomi kreatif, hingga media—untuk bersama-sama menyemarakkan dan menjaga nama baik Palembang sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional,\" ujar Aprizal.\n\nFoto: Edo J\n\nCc.\n\n\n\n\n\n\n\n\n#042026KOMINFOPALEMBANG", "post_id": "3877225727155247937_3954472584"}}, {"key": "denpasar.viral", "attributes": {"label": "denpasar.viral", "x": 766.5289698408095, "y": 996.6388354210492, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3876220912886445396_5044828316", "id": "denpasar.viral", "source": "instagram-000001", "content": "Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran barang terlarang dengan mengungkap dua kasus besar dalam waktu berdekatan. Kasus tersebut melibatkan jaringan internasional, termasuk warga negara asing (WNA), dengan total nilai barang bukti mencapai sekitar Rp19,8 miliar.\n\nKasus pertama berkaitan dengan penyelundupan nark*tika jenis kokain seberat lebih dari 2,5 kilogram yang diduga berasal dari jaringan internasional. Sementara itu, kasus kedua mengungkap peredaran narktika jenis MDMA (ekstasi) sebanyak 1.284 butir di wilayah Kuta Selatan.\n\nDalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial AB (34), pria asal Jember, Jawa Timur, yang berperan sebagai kurir. Pengungkapan berawal dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas transaksi mencurigakan di kawasan Desa Bualu yang menyasar tempat hiburan malam. Pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 20.20 WITA, petugas berhasil mengamankan tersangka di salah satu room tempat hiburan malam di kawasan Benoa. Dari hasil penggeledahan awal, ditemukan tiga pecahan tablet yang diduga ekstasi.\n\nPengembangan kemudian mengarah ke tempat tinggal tersangka di wilayah Pemogan, Denpasar Selatan. Dari penggeledahan di kamar kos, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan di atas plafon berupa satu kotak berisi lima plastik bening. Masing-masing plastik berisi tablet berwarna merah muda berlogo TMT, dengan total 1.284 butir atau berat netto sekitar 634 gram.\n\nDari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku barang tersebut diperoleh dari seseorang yang tidak dikenal atas arahan seorang berinisial N yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Pengambilan barang disebut dilakukan di kawasan Jalan Sunset Road, Denpasar. Tersangka juga mengaku nekat menjalankan aksinya karena alasan ekonomi.\nDari kasus ini, petugas mengamankan barang bukti senilai sekitar Rp1,28 miliar serta mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat berdampak pada lebih dari seribu orang.\n\nPolda Bali menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap jaringan peredaran gelap, khususnya yang menyasar kawasan pariwisata di Bali.\n\nSumber  \n#denpasarviral", "post_id": "3876220912886445396_5044828316"}}, {"key": "ditresnarkobapoldabali", "attributes": {"label": "ditresnarkobapoldabali", "x": 624.9617886022469, "y": 619.0980034593825, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6039, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3876220912886445396_5044828316", "id": "ditresnarkobapoldabali", "source": "instagram-000001", "content": "Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran barang terlarang dengan mengungkap dua kasus besar dalam waktu berdekatan. Kasus tersebut melibatkan jaringan internasional, termasuk warga negara asing (WNA), dengan total nilai barang bukti mencapai sekitar Rp19,8 miliar.\n\nKasus pertama berkaitan dengan penyelundupan nark*tika jenis kokain seberat lebih dari 2,5 kilogram yang diduga berasal dari jaringan internasional. Sementara itu, kasus kedua mengungkap peredaran narktika jenis MDMA (ekstasi) sebanyak 1.284 butir di wilayah Kuta Selatan.\n\nDalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial AB (34), pria asal Jember, Jawa Timur, yang berperan sebagai kurir. Pengungkapan berawal dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas transaksi mencurigakan di kawasan Desa Bualu yang menyasar tempat hiburan malam. Pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 20.20 WITA, petugas berhasil mengamankan tersangka di salah satu room tempat hiburan malam di kawasan Benoa. Dari hasil penggeledahan awal, ditemukan tiga pecahan tablet yang diduga ekstasi.\n\nPengembangan kemudian mengarah ke tempat tinggal tersangka di wilayah Pemogan, Denpasar Selatan. Dari penggeledahan di kamar kos, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan di atas plafon berupa satu kotak berisi lima plastik bening. Masing-masing plastik berisi tablet berwarna merah muda berlogo TMT, dengan total 1.284 butir atau berat netto sekitar 634 gram.\n\nDari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku barang tersebut diperoleh dari seseorang yang tidak dikenal atas arahan seorang berinisial N yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Pengambilan barang disebut dilakukan di kawasan Jalan Sunset Road, Denpasar. Tersangka juga mengaku nekat menjalankan aksinya karena alasan ekonomi.\nDari kasus ini, petugas mengamankan barang bukti senilai sekitar Rp1,28 miliar serta mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat berdampak pada lebih dari seribu orang.\n\nPolda Bali menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap jaringan peredaran gelap, khususnya yang menyasar kawasan pariwisata di Bali.\n\nSumber  \n#denpasarviral", "post_id": "3876220912886445396_5044828316"}}, {"key": "tercyduck.aceh", "attributes": {"label": "tercyduck.aceh", "x": 912.3242737510265, "y": 464.28744604237835, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3875141245098638585_5644336319", "id": "tercyduck.aceh", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 dengan berlandaskan capaian yang sudah diraih pada tahun-tahun sebelumnya. Fokus utama pembangunan diarahkan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), penurunan angka stunting, serta pengelolaan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan.\n\nHal itu dikatakan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat membuka Musrenbang RKPD 2027, di Aula Balai Kota Banda Aceh, Senin (13/4/2026).\n\nDikatakan, pembangunan SDM menjadi prioritas utama, terutama melalui sektor pendidikan. Pemerintah terus mendorong pemberian beasiswa bagi masyarakat serta peningkatan kapasitas melalui berbagai pelatihan, termasuk untuk pelaku UMKM.\n\nDi sektor lingkungan, Pemko Banda Aceh berupaya mengubah paradigma pengelolaan sampah agar memiliki nilai ekonomi. Sampah diharapkan tidak hanya menjadi limbah, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat. “Ke depan, sampah bisa diolah menjadi produk bernilai, sehingga residu yang dibuang ke TPA semakin berkurang,” ujarnya.\n\nPemko Kota Banda Aceh, kata Illiza, mencatat adanya penurunan angka kemiskinan pada tahun 2026. Capaian tersebut diharapkan tidak hanya dapat dipertahankan, tetapi juga terus ditingkatkan melalui berbagai program strategis yang telah dan akan dijalankan ke depan.\n\nKonsep ‘Kota Kolaborasi’ pun terus diperkuat dengan melibatkan berbagai pihak lintas sektor. Salah satu contohnya adalah program pangan murah yang dijalankan melalui kerja sama dengan Bank Indonesia, termasuk dalam penguatan sistem pembayaran.\n\nSelain itu, kolaborasi juga diwujudkan melalui Banda Aceh Academy yang menggandeng berbagai universitas dan lembaga. Tak hanya di tingkat nasional, kerja sama internasional juga terus diperluas, di antaranya dengan Kota Higashimatsushima di Jepang dan Kota Grasse di Perancis dalam upaya mewujudkan Banda Aceh sebagai kota parfum Indonesia. (Selengkanya di serambinews)\n\n📷  \n\nTerima Kasih tidak berkata kasar dan menghujat dikolom komentar akun", "post_id": "3875141245098638585_5644336319"}}, {"key": "auliarauyan", "attributes": {"label": "auliarauyan", "x": 173.47733099585184, "y": 507.46981128913325, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3875141245098638585_5644336319", "id": "auliarauyan", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 dengan berlandaskan capaian yang sudah diraih pada tahun-tahun sebelumnya. Fokus utama pembangunan diarahkan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), penurunan angka stunting, serta pengelolaan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan.\n\nHal itu dikatakan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat membuka Musrenbang RKPD 2027, di Aula Balai Kota Banda Aceh, Senin (13/4/2026).\n\nDikatakan, pembangunan SDM menjadi prioritas utama, terutama melalui sektor pendidikan. Pemerintah terus mendorong pemberian beasiswa bagi masyarakat serta peningkatan kapasitas melalui berbagai pelatihan, termasuk untuk pelaku UMKM.\n\nDi sektor lingkungan, Pemko Banda Aceh berupaya mengubah paradigma pengelolaan sampah agar memiliki nilai ekonomi. Sampah diharapkan tidak hanya menjadi limbah, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat. “Ke depan, sampah bisa diolah menjadi produk bernilai, sehingga residu yang dibuang ke TPA semakin berkurang,” ujarnya.\n\nPemko Kota Banda Aceh, kata Illiza, mencatat adanya penurunan angka kemiskinan pada tahun 2026. Capaian tersebut diharapkan tidak hanya dapat dipertahankan, tetapi juga terus ditingkatkan melalui berbagai program strategis yang telah dan akan dijalankan ke depan.\n\nKonsep ‘Kota Kolaborasi’ pun terus diperkuat dengan melibatkan berbagai pihak lintas sektor. Salah satu contohnya adalah program pangan murah yang dijalankan melalui kerja sama dengan Bank Indonesia, termasuk dalam penguatan sistem pembayaran.\n\nSelain itu, kolaborasi juga diwujudkan melalui Banda Aceh Academy yang menggandeng berbagai universitas dan lembaga. Tak hanya di tingkat nasional, kerja sama internasional juga terus diperluas, di antaranya dengan Kota Higashimatsushima di Jepang dan Kota Grasse di Perancis dalam upaya mewujudkan Banda Aceh sebagai kota parfum Indonesia. (Selengkanya di serambinews)\n\n📷  \n\nTerima Kasih tidak berkata kasar dan menghujat dikolom komentar akun", "post_id": "3875141245098638585_5644336319"}}, {"key": "defnaputra", "attributes": {"label": "defnaputra", "x": 742.2047105706934, "y": 526.4327579165738, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "defnaputra", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "Prabowo", "attributes": {"label": "Prabowo", "x": 199.04889119579627, "y": 148.64257577798435, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "Prabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "sekretariat.kabinet", "x": 829.6844960544518, "y": 810.8412350159689, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "sekretariat.kabinet", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "republikindonesia", "attributes": {"label": "republikindonesia", "x": 579.6293980133634, "y": 422.73231640014507, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "republikindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "presidenrepublikindonesia", "attributes": {"label": "presidenrepublikindonesia", "x": 262.1741606609196, "y": 172.59957681637528, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "presidenrepublikindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "tedsky89", "attributes": {"label": "tedsky89", "x": 525.7724902258315, "y": 220.77592268022505, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "tedsky89", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "ppid.paspampres", "attributes": {"label": "ppid.paspampres", "x": 113.73788141838503, "y": 799.2074192484721, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "ppid.paspampres", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "grupapaspampres", "attributes": {"label": "grupapaspampres", "x": 645.7212223412097, "y": 347.7852273455706, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "grupapaspampres", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "edwin.sumantha", "attributes": {"label": "edwin.sumantha", "x": 786.6375371001355, "y": 467.9411147580418, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "edwin.sumantha", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "hurriyatul.asyifa", "attributes": {"label": "hurriyatul.asyifa", "x": 229.17127363624712, "y": 874.4750502286356, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7625310028278385938", "id": "hurriyatul.asyifa", "source": "tiktok-000001", "content": "Hallooo Rakan Meutuah!! 🙌 Saya Hurriyatul Asyifa dari Kabupaten Pidie Jaya, Siap ikut memeriahkan 'Festival Ekonomi Syariah Sumatera 2026' Dengan Tema 'Halal Lifestyle: Inovasi Untuk Hidup yang Lebih Berkah' yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Aceh    #RoadtoFESyar2026 #BankIndonesiaAceh #FESYARSUMATERA #KebaikanUntukSemua", "post_id": "7625310028278385938"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "attributes": {"label": "biroekbangprovbanten", "x": 984.1978394533112, "y": 381.1521897828767, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7623390439600852245", "id": "biroekbangprovbanten", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "ABDI", "attributes": {"label": "ABDI", "x": 197.02723627148066, "y": 486.36331054928394, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9657, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623390439600852245", "id": "ABDI", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "dimyati.natakusumah", "attributes": {"label": "dimyati.natakusumah", "x": 236.40839102989008, "y": 684.6466251212372, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9657, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623390439600852245", "id": "dimyati.natakusumah", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "Pemerintah", "attributes": {"label": "Pemerintah", "x": 769.5021067044137, "y": 498.6466941042622, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9657, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623390439600852245", "id": "Pemerintah", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "DPD", "attributes": {"label": "DPD", "x": 190.22699421681233, "y": 83.85498990142504, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9657, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623390439600852245", "id": "DPD", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "komang.sanjaya.respon", "attributes": {"label": "komang.sanjaya.respon", "x": 215.1940958635079, "y": 915.2720441951965, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7627087383019736327", "id": "komang.sanjaya.respon", "source": "tiktok-000001", "content": "Replying to  toro 88  Semangat gotong royong dan pemberdayaan ekonomi lokal terasa kuat dalam Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali bersama TP PKK Kabupaten Tabanan. Mengusung konsep “Berbelanja dan Berbagi”, kegiatan ini menjadi ruang nyata bagi pelaku UMKM untuk tumbuh, sekaligus menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat, khususnya para lansia penerima bantuan. Didukung fasilitas stand gratis tanpa potongan hasil penjualan, ratusan pelaku usaha lokal Tabanan—from produk pertanian hingga kerajinan—mendapat kesempatan memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Inisiatif ini menegaskan peran PKK sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan. #UMKMBali #PKKTabanan #BanggaProdukLokal #EkonomiKerakyatan", "post_id": "7627087383019736327"}}, {"key": "gus", "attributes": {"label": "gus", "x": 7.5767262415484815, "y": 160.87013490475442, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627087383019736327", "id": "gus", "source": "tiktok-000001", "content": "Replying to  toro 88  Semangat gotong royong dan pemberdayaan ekonomi lokal terasa kuat dalam Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali bersama TP PKK Kabupaten Tabanan. Mengusung konsep “Berbelanja dan Berbagi”, kegiatan ini menjadi ruang nyata bagi pelaku UMKM untuk tumbuh, sekaligus menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat, khususnya para lansia penerima bantuan. Didukung fasilitas stand gratis tanpa potongan hasil penjualan, ratusan pelaku usaha lokal Tabanan—from produk pertanian hingga kerajinan—mendapat kesempatan memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Inisiatif ini menegaskan peran PKK sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan. #UMKMBali #PKKTabanan #BanggaProdukLokal #EkonomiKerakyatan", "post_id": "7627087383019736327"}}, {"key": "beritabali.tv", "attributes": {"label": "beritabali.tv", "x": 189.17148750895763, "y": 315.16103996565226, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7628942562383940880", "id": "beritabali.tv", "source": "tiktok-000001", "content": "GUBERNUR BALI DUKUNG EKSPLORASI ENERGI BARU TERBARUKAN LEPAS PANTAI Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan kesiapan Bali untuk mendukung implementasi eksplorasi lepas pantai berbasis energi baru terbarukan sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan energi berkelanjutan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pariwisata yang selaras dengan visi \"Nangun Sat Kerthi Loka Bali\" serta regulasi daerah mengenai penggunaan energi bersih saat membuka simposium Asia Pacific Exploration Conference (APEX) 2026 di Kuta. Simposium internasional yang dihadiri ratusan peserta dari 15 negara ini menjadi wadah krusial untuk membahas peluang investasi serta pemanfaatan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan dalam sektor energi guna menciptakan lapangan kerja baru dan menjamin kepastian pasokan energi hijau yang ramah lingkungan demi masa depan pembangunan Bali yang lebih mandiri. https://beritabali.com/berita/202207051137/bali-siap-kolaborasi-eksplorasi-energi-lepas-pantai Follow akun kami untuk update terbaru! Berita selengkapnya klik tautan pada StoriesIG  #Bali #BeritaBali #AllAboutBali #EnergiBersih #InfoKuta #EksplorasiEnergi #BaliMandiriEnergi #APEX2026 #EkonomiBali #KabarBali", "post_id": "7628942562383940880"}}, {"key": "theogidn", "attributes": {"label": "theogidn", "x": 439.7285221790316, "y": 383.53754096845336, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7624361116243660053", "id": "theogidn", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia dan Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan. Lewat inovasi ini, masyarakat Indonesia bisa bertransaksi langsung di Korea menggunakan QRIS dari aplikasi domestik, tanpa perlu menukar valuta asing.\n \n Transaksi dilakukan dalam mata uang lokal masing-masing negara, sehingga lebih praktis, efisien, dan berbiaya rendah. Peluncuran ini juga menjadi bagian dari kerja sama strategis kedua negara dalam Joint Vision Statement yang disepakati pada 1 April 2026.\n \n Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut langkah ini sebagai upaya membangun sistem pembayaran yang lebih terintegrasi dan inklusif. Selain memudahkan transaksi, konektivitas ini juga diharapkan bisa mendorong UMKM, pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi. Senada, Bank of Korea menilai kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat hubungan ekonomi digital antara Indonesia dan Korea Selatan.\n \n Sumber: Bank Indonesia, Kompascom\n Sumber visual: Tiktok , , , \n \n \n #THEOG #OGNEWS #QRIS #BankIndonesia #KoreaSelatan", "post_id": "7624361116243660053"}}, {"key": "/korea_insight", "attributes": {"label": "/korea_insight", "x": 132.08220385852576, "y": 869.795088927275, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9657, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7624361116243660053", "id": "/korea_insight", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia dan Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan. Lewat inovasi ini, masyarakat Indonesia bisa bertransaksi langsung di Korea menggunakan QRIS dari aplikasi domestik, tanpa perlu menukar valuta asing.\n \n Transaksi dilakukan dalam mata uang lokal masing-masing negara, sehingga lebih praktis, efisien, dan berbiaya rendah. Peluncuran ini juga menjadi bagian dari kerja sama strategis kedua negara dalam Joint Vision Statement yang disepakati pada 1 April 2026.\n \n Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut langkah ini sebagai upaya membangun sistem pembayaran yang lebih terintegrasi dan inklusif. Selain memudahkan transaksi, konektivitas ini juga diharapkan bisa mendorong UMKM, pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi. Senada, Bank of Korea menilai kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat hubungan ekonomi digital antara Indonesia dan Korea Selatan.\n \n Sumber: Bank Indonesia, Kompascom\n Sumber visual: Tiktok , , , \n \n \n #THEOG #OGNEWS #QRIS #BankIndonesia #KoreaSelatan", "post_id": "7624361116243660053"}}, {"key": "/kstreetwalk", "attributes": {"label": "/kstreetwalk", "x": 465.31155153076077, "y": 488.8862492798184, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9657, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7624361116243660053", "id": "/kstreetwalk", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia dan Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan. Lewat inovasi ini, masyarakat Indonesia bisa bertransaksi langsung di Korea menggunakan QRIS dari aplikasi domestik, tanpa perlu menukar valuta asing.\n \n Transaksi dilakukan dalam mata uang lokal masing-masing negara, sehingga lebih praktis, efisien, dan berbiaya rendah. Peluncuran ini juga menjadi bagian dari kerja sama strategis kedua negara dalam Joint Vision Statement yang disepakati pada 1 April 2026.\n \n Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut langkah ini sebagai upaya membangun sistem pembayaran yang lebih terintegrasi dan inklusif. Selain memudahkan transaksi, konektivitas ini juga diharapkan bisa mendorong UMKM, pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi. Senada, Bank of Korea menilai kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat hubungan ekonomi digital antara Indonesia dan Korea Selatan.\n \n Sumber: Bank Indonesia, Kompascom\n Sumber visual: Tiktok , , , \n \n \n #THEOG #OGNEWS #QRIS #BankIndonesia #KoreaSelatan", "post_id": "7624361116243660053"}}, {"key": "/saif_ullah7878", "attributes": {"label": "/saif_ullah7878", "x": 98.45282040032599, "y": 923.0447515490877, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9657, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7624361116243660053", "id": "/saif_ullah7878", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia dan Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan. Lewat inovasi ini, masyarakat Indonesia bisa bertransaksi langsung di Korea menggunakan QRIS dari aplikasi domestik, tanpa perlu menukar valuta asing.\n \n Transaksi dilakukan dalam mata uang lokal masing-masing negara, sehingga lebih praktis, efisien, dan berbiaya rendah. Peluncuran ini juga menjadi bagian dari kerja sama strategis kedua negara dalam Joint Vision Statement yang disepakati pada 1 April 2026.\n \n Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut langkah ini sebagai upaya membangun sistem pembayaran yang lebih terintegrasi dan inklusif. Selain memudahkan transaksi, konektivitas ini juga diharapkan bisa mendorong UMKM, pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi. Senada, Bank of Korea menilai kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat hubungan ekonomi digital antara Indonesia dan Korea Selatan.\n \n Sumber: Bank Indonesia, Kompascom\n Sumber visual: Tiktok , , , \n \n \n #THEOG #OGNEWS #QRIS #BankIndonesia #KoreaSelatan", "post_id": "7624361116243660053"}}, {"key": "/visitseoul", "attributes": {"label": "/visitseoul", "x": 386.11264964553095, "y": 799.5832623099648, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9657, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7624361116243660053", "id": "/visitseoul", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia dan Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan. Lewat inovasi ini, masyarakat Indonesia bisa bertransaksi langsung di Korea menggunakan QRIS dari aplikasi domestik, tanpa perlu menukar valuta asing.\n \n Transaksi dilakukan dalam mata uang lokal masing-masing negara, sehingga lebih praktis, efisien, dan berbiaya rendah. Peluncuran ini juga menjadi bagian dari kerja sama strategis kedua negara dalam Joint Vision Statement yang disepakati pada 1 April 2026.\n \n Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut langkah ini sebagai upaya membangun sistem pembayaran yang lebih terintegrasi dan inklusif. Selain memudahkan transaksi, konektivitas ini juga diharapkan bisa mendorong UMKM, pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi. Senada, Bank of Korea menilai kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat hubungan ekonomi digital antara Indonesia dan Korea Selatan.\n \n Sumber: Bank Indonesia, Kompascom\n Sumber visual: Tiktok , , , \n \n \n #THEOG #OGNEWS #QRIS #BankIndonesia #KoreaSelatan", "post_id": "7624361116243660053"}}, {"key": "bondowoso.berkah", "attributes": {"label": "bondowoso.berkah", "x": 948.2158713057446, "y": 236.92034218674672, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7629157581772098823", "id": "bondowoso.berkah", "source": "tiktok-000001", "content": "Bondowoso, 15 April 2026. Bupati Abd. Hamid Wahid menerima audiensi dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember di Pendopo Raden Bagus Asra. Pertemuan ini jadi langkah strategis memperkuat sinergi pembangunan ekonomi daerah.  Hamid Wahid 'ad Yahya Syafi'i  Dipimpin Iqbal Reza N, audiensi membahas evaluasi program 2024–2025 sekaligus rencana kolaborasi ke depan. Fokus utamanya mencakup pengembangan UMKM, ekonomi syariah, hingga peningkatan produktivitas klaster pangan. Tak hanya itu, digitalisasi juga jadi perhatian. Mulai dari pembentukan pesantren digital, perluasan masjid Go-Digital, hingga penguatan sistem pembayaran berbasis QRIS. Edukasi keuangan pun terus didorong melalui program tematik. Di sisi lain, pengendalian inflasi diperkuat lewat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah, High Level Meeting, serta Gerakan Pangan Murah. Bupati menyambut positif langkah ini dan menegaskan komitmen kolaborasi. Harapannya jelas: ekonomi daerah makin kuat, harga tetap stabil, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.", "post_id": "7629157581772098823"}}, {"key": "Abdul", "attributes": {"label": "Abdul", "x": 664.8787043334258, "y": 422.973023171745, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629157581772098823", "id": "Abdul", "source": "tiktok-000001", "content": "Bondowoso, 15 April 2026. Bupati Abd. Hamid Wahid menerima audiensi dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember di Pendopo Raden Bagus Asra. Pertemuan ini jadi langkah strategis memperkuat sinergi pembangunan ekonomi daerah.  Hamid Wahid 'ad Yahya Syafi'i  Dipimpin Iqbal Reza N, audiensi membahas evaluasi program 2024–2025 sekaligus rencana kolaborasi ke depan. Fokus utamanya mencakup pengembangan UMKM, ekonomi syariah, hingga peningkatan produktivitas klaster pangan. Tak hanya itu, digitalisasi juga jadi perhatian. Mulai dari pembentukan pesantren digital, perluasan masjid Go-Digital, hingga penguatan sistem pembayaran berbasis QRIS. Edukasi keuangan pun terus didorong melalui program tematik. Di sisi lain, pengendalian inflasi diperkuat lewat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah, High Level Meeting, serta Gerakan Pangan Murah. Bupati menyambut positif langkah ini dan menegaskan komitmen kolaborasi. Harapannya jelas: ekonomi daerah makin kuat, harga tetap stabil, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.", "post_id": "7629157581772098823"}}, {"key": "As", "attributes": {"label": "As", "x": 713.7642005972988, "y": 172.1310614735553, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629157581772098823", "id": "As", "source": "tiktok-000001", "content": "Bondowoso, 15 April 2026. Bupati Abd. Hamid Wahid menerima audiensi dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember di Pendopo Raden Bagus Asra. Pertemuan ini jadi langkah strategis memperkuat sinergi pembangunan ekonomi daerah.  Hamid Wahid 'ad Yahya Syafi'i  Dipimpin Iqbal Reza N, audiensi membahas evaluasi program 2024–2025 sekaligus rencana kolaborasi ke depan. Fokus utamanya mencakup pengembangan UMKM, ekonomi syariah, hingga peningkatan produktivitas klaster pangan. Tak hanya itu, digitalisasi juga jadi perhatian. Mulai dari pembentukan pesantren digital, perluasan masjid Go-Digital, hingga penguatan sistem pembayaran berbasis QRIS. Edukasi keuangan pun terus didorong melalui program tematik. Di sisi lain, pengendalian inflasi diperkuat lewat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah, High Level Meeting, serta Gerakan Pangan Murah. Bupati menyambut positif langkah ini dan menegaskan komitmen kolaborasi. Harapannya jelas: ekonomi daerah makin kuat, harga tetap stabil, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.", "post_id": "7629157581772098823"}}, {"key": "haqqnews.co.id", "attributes": {"label": "haqqnews.co.id", "x": 93.23905995303971, "y": 590.6011652932928, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "7626259154801380629", "id": "haqqnews.co.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Satu per Satu Brand Besar Tinggalkan Ibu Kota Kepri 8 April 2026 Ritel, Industri, dan Perbankan Kompak Kurangi Operasi dalam Dua Tahun Terakhir Haqqnews.co.id – Satu per satu brand besar mulai meninggalkan Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Matahari Department Store sudah menutup gerai sejak 2025. Pabrik Teh Prendjak bersiap memindahkan pabriknya. Bank OCBC NISP juga disebut akan menutup cabangnya pada Mei 2026. Rangkaian penutupan ini menunjukkan perubahan arah bisnis di ibu kota Kepri tersebut. Dalam waktu berdekatan, sektor ritel, industri, dan perbankan sama-sama mengurangi kehadiran fisik. Matahari lebih dulu menghentikan operasional gerai di Tanjungpinang City Center pada 1 Mei 2025. Anggota DPRD Kepulauan Riau Rudy Chua menyebut kinerja penjualan tidak mencapai target. “Omset mereka di bawah target, juga sepi,” kata Rudy. Ia menilai penutupan itu berdampak pada aktivitas pusat perbelanjaan. Tenant utama biasanya menarik pengunjung dan menopang gerai lain. Di sektor industri, PT Panca Rasa Pratama, produsen Teh Prendjak, sempat menghentikan produksi akibat gangguan akses ke pabrik. Perusahaan itu kini disebut akan menutup operasional pada 2026 setelah aktivitas produksi tidak stabil. Prendjak disebut akan memindahkan pabriknya ke Pulau Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan usaha juga menjangkau sektor pengolahan. Gangguan operasional mendorong perusahaan meninjau ulang keberlanjutan bisnisnya. Sementara itu, Bank OCBC NISP kini menjadi perhatian publik. Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua mengatakan pihaknya menerima informasi rencana penutupan cabang di Tanjungpinang pada Mei 2026. “Kami mendapat pengaduan dari warga terkait rencana penutupan Bank OCBC NISP cabang Tanjungpinang,” ujarnya. Kabar itu muncul seiring keluhan nasabah terkait layanan penarikan valuta asing. Sebagian nasabah mulai memindahkan dana untuk menjaga kelancaran transaksi. Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan satu pola yang sama. Pelaku usaha memilih menutup gerai, menghentikan produksi, atau mengalihkan layanan ke kota lain. Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis data resmi dampak terhadap tenaga kerja dan investasi. Namun, perkembangan ini menjadi perhatian karena melibatkan sektor-sektor utama yang selama ini menopang aktivitas ekonomi Tanjungpinang.  #tanjungpinang #ibukotakepri #prendjak #matahari #duniausaha  Kepri  Haris Pratamura  Sutiawan.SE", "post_id": "7626259154801380629"}}, {"key": "Gubernur", "attributes": {"label": "Gubernur", "x": 473.4536711764057, "y": 486.40571993414517, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.8617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626259154801380629", "id": "Gubernur", "source": "tiktok-000001", "content": "Satu per Satu Brand Besar Tinggalkan Ibu Kota Kepri 8 April 2026 Ritel, Industri, dan Perbankan Kompak Kurangi Operasi dalam Dua Tahun Terakhir Haqqnews.co.id – Satu per satu brand besar mulai meninggalkan Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Matahari Department Store sudah menutup gerai sejak 2025. Pabrik Teh Prendjak bersiap memindahkan pabriknya. Bank OCBC NISP juga disebut akan menutup cabangnya pada Mei 2026. Rangkaian penutupan ini menunjukkan perubahan arah bisnis di ibu kota Kepri tersebut. Dalam waktu berdekatan, sektor ritel, industri, dan perbankan sama-sama mengurangi kehadiran fisik. Matahari lebih dulu menghentikan operasional gerai di Tanjungpinang City Center pada 1 Mei 2025. Anggota DPRD Kepulauan Riau Rudy Chua menyebut kinerja penjualan tidak mencapai target. “Omset mereka di bawah target, juga sepi,” kata Rudy. Ia menilai penutupan itu berdampak pada aktivitas pusat perbelanjaan. Tenant utama biasanya menarik pengunjung dan menopang gerai lain. Di sektor industri, PT Panca Rasa Pratama, produsen Teh Prendjak, sempat menghentikan produksi akibat gangguan akses ke pabrik. Perusahaan itu kini disebut akan menutup operasional pada 2026 setelah aktivitas produksi tidak stabil. Prendjak disebut akan memindahkan pabriknya ke Pulau Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan usaha juga menjangkau sektor pengolahan. Gangguan operasional mendorong perusahaan meninjau ulang keberlanjutan bisnisnya. Sementara itu, Bank OCBC NISP kini menjadi perhatian publik. Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua mengatakan pihaknya menerima informasi rencana penutupan cabang di Tanjungpinang pada Mei 2026. “Kami mendapat pengaduan dari warga terkait rencana penutupan Bank OCBC NISP cabang Tanjungpinang,” ujarnya. Kabar itu muncul seiring keluhan nasabah terkait layanan penarikan valuta asing. Sebagian nasabah mulai memindahkan dana untuk menjaga kelancaran transaksi. Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan satu pola yang sama. Pelaku usaha memilih menutup gerai, menghentikan produksi, atau mengalihkan layanan ke kota lain. Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis data resmi dampak terhadap tenaga kerja dan investasi. Namun, perkembangan ini menjadi perhatian karena melibatkan sektor-sektor utama yang selama ini menopang aktivitas ekonomi Tanjungpinang.  #tanjungpinang #ibukotakepri #prendjak #matahari #duniausaha  Kepri  Haris Pratamura  Sutiawan.SE", "post_id": "7626259154801380629"}}, {"key": "Nyanyang", "attributes": {"label": "Nyanyang", "x": 9.416078083320901, "y": 317.0724435051965, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.8617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626259154801380629", "id": "Nyanyang", "source": "tiktok-000001", "content": "Satu per Satu Brand Besar Tinggalkan Ibu Kota Kepri 8 April 2026 Ritel, Industri, dan Perbankan Kompak Kurangi Operasi dalam Dua Tahun Terakhir Haqqnews.co.id – Satu per satu brand besar mulai meninggalkan Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Matahari Department Store sudah menutup gerai sejak 2025. Pabrik Teh Prendjak bersiap memindahkan pabriknya. Bank OCBC NISP juga disebut akan menutup cabangnya pada Mei 2026. Rangkaian penutupan ini menunjukkan perubahan arah bisnis di ibu kota Kepri tersebut. Dalam waktu berdekatan, sektor ritel, industri, dan perbankan sama-sama mengurangi kehadiran fisik. Matahari lebih dulu menghentikan operasional gerai di Tanjungpinang City Center pada 1 Mei 2025. Anggota DPRD Kepulauan Riau Rudy Chua menyebut kinerja penjualan tidak mencapai target. “Omset mereka di bawah target, juga sepi,” kata Rudy. Ia menilai penutupan itu berdampak pada aktivitas pusat perbelanjaan. Tenant utama biasanya menarik pengunjung dan menopang gerai lain. Di sektor industri, PT Panca Rasa Pratama, produsen Teh Prendjak, sempat menghentikan produksi akibat gangguan akses ke pabrik. Perusahaan itu kini disebut akan menutup operasional pada 2026 setelah aktivitas produksi tidak stabil. Prendjak disebut akan memindahkan pabriknya ke Pulau Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan usaha juga menjangkau sektor pengolahan. Gangguan operasional mendorong perusahaan meninjau ulang keberlanjutan bisnisnya. Sementara itu, Bank OCBC NISP kini menjadi perhatian publik. Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua mengatakan pihaknya menerima informasi rencana penutupan cabang di Tanjungpinang pada Mei 2026. “Kami mendapat pengaduan dari warga terkait rencana penutupan Bank OCBC NISP cabang Tanjungpinang,” ujarnya. Kabar itu muncul seiring keluhan nasabah terkait layanan penarikan valuta asing. Sebagian nasabah mulai memindahkan dana untuk menjaga kelancaran transaksi. Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan satu pola yang sama. Pelaku usaha memilih menutup gerai, menghentikan produksi, atau mengalihkan layanan ke kota lain. Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis data resmi dampak terhadap tenaga kerja dan investasi. Namun, perkembangan ini menjadi perhatian karena melibatkan sektor-sektor utama yang selama ini menopang aktivitas ekonomi Tanjungpinang.  #tanjungpinang #ibukotakepri #prendjak #matahari #duniausaha  Kepri  Haris Pratamura  Sutiawan.SE", "post_id": "7626259154801380629"}}, {"key": "Iman", "attributes": {"label": "Iman", "x": 409.76918244830495, "y": 486.55912301862725, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.8617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626259154801380629", "id": "Iman", "source": "tiktok-000001", "content": "Satu per Satu Brand Besar Tinggalkan Ibu Kota Kepri 8 April 2026 Ritel, Industri, dan Perbankan Kompak Kurangi Operasi dalam Dua Tahun Terakhir Haqqnews.co.id – Satu per satu brand besar mulai meninggalkan Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Matahari Department Store sudah menutup gerai sejak 2025. Pabrik Teh Prendjak bersiap memindahkan pabriknya. Bank OCBC NISP juga disebut akan menutup cabangnya pada Mei 2026. Rangkaian penutupan ini menunjukkan perubahan arah bisnis di ibu kota Kepri tersebut. Dalam waktu berdekatan, sektor ritel, industri, dan perbankan sama-sama mengurangi kehadiran fisik. Matahari lebih dulu menghentikan operasional gerai di Tanjungpinang City Center pada 1 Mei 2025. Anggota DPRD Kepulauan Riau Rudy Chua menyebut kinerja penjualan tidak mencapai target. “Omset mereka di bawah target, juga sepi,” kata Rudy. Ia menilai penutupan itu berdampak pada aktivitas pusat perbelanjaan. Tenant utama biasanya menarik pengunjung dan menopang gerai lain. Di sektor industri, PT Panca Rasa Pratama, produsen Teh Prendjak, sempat menghentikan produksi akibat gangguan akses ke pabrik. Perusahaan itu kini disebut akan menutup operasional pada 2026 setelah aktivitas produksi tidak stabil. Prendjak disebut akan memindahkan pabriknya ke Pulau Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan usaha juga menjangkau sektor pengolahan. Gangguan operasional mendorong perusahaan meninjau ulang keberlanjutan bisnisnya. Sementara itu, Bank OCBC NISP kini menjadi perhatian publik. Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua mengatakan pihaknya menerima informasi rencana penutupan cabang di Tanjungpinang pada Mei 2026. “Kami mendapat pengaduan dari warga terkait rencana penutupan Bank OCBC NISP cabang Tanjungpinang,” ujarnya. Kabar itu muncul seiring keluhan nasabah terkait layanan penarikan valuta asing. Sebagian nasabah mulai memindahkan dana untuk menjaga kelancaran transaksi. Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan satu pola yang sama. Pelaku usaha memilih menutup gerai, menghentikan produksi, atau mengalihkan layanan ke kota lain. Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis data resmi dampak terhadap tenaga kerja dan investasi. Namun, perkembangan ini menjadi perhatian karena melibatkan sektor-sektor utama yang selama ini menopang aktivitas ekonomi Tanjungpinang.  #tanjungpinang #ibukotakepri #prendjak #matahari #duniausaha  Kepri  Haris Pratamura  Sutiawan.SE", "post_id": "7626259154801380629"}}, {"key": "pemkotanjungpinang", "attributes": {"label": "pemkotanjungpinang", "x": 310.18396929765436, "y": 1.9676489858628798, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.8617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626259154801380629", "id": "pemkotanjungpinang", "source": "tiktok-000001", "content": "Satu per Satu Brand Besar Tinggalkan Ibu Kota Kepri 8 April 2026 Ritel, Industri, dan Perbankan Kompak Kurangi Operasi dalam Dua Tahun Terakhir Haqqnews.co.id – Satu per satu brand besar mulai meninggalkan Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Matahari Department Store sudah menutup gerai sejak 2025. Pabrik Teh Prendjak bersiap memindahkan pabriknya. Bank OCBC NISP juga disebut akan menutup cabangnya pada Mei 2026. Rangkaian penutupan ini menunjukkan perubahan arah bisnis di ibu kota Kepri tersebut. Dalam waktu berdekatan, sektor ritel, industri, dan perbankan sama-sama mengurangi kehadiran fisik. Matahari lebih dulu menghentikan operasional gerai di Tanjungpinang City Center pada 1 Mei 2025. Anggota DPRD Kepulauan Riau Rudy Chua menyebut kinerja penjualan tidak mencapai target. “Omset mereka di bawah target, juga sepi,” kata Rudy. Ia menilai penutupan itu berdampak pada aktivitas pusat perbelanjaan. Tenant utama biasanya menarik pengunjung dan menopang gerai lain. Di sektor industri, PT Panca Rasa Pratama, produsen Teh Prendjak, sempat menghentikan produksi akibat gangguan akses ke pabrik. Perusahaan itu kini disebut akan menutup operasional pada 2026 setelah aktivitas produksi tidak stabil. Prendjak disebut akan memindahkan pabriknya ke Pulau Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan usaha juga menjangkau sektor pengolahan. Gangguan operasional mendorong perusahaan meninjau ulang keberlanjutan bisnisnya. Sementara itu, Bank OCBC NISP kini menjadi perhatian publik. Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua mengatakan pihaknya menerima informasi rencana penutupan cabang di Tanjungpinang pada Mei 2026. “Kami mendapat pengaduan dari warga terkait rencana penutupan Bank OCBC NISP cabang Tanjungpinang,” ujarnya. Kabar itu muncul seiring keluhan nasabah terkait layanan penarikan valuta asing. Sebagian nasabah mulai memindahkan dana untuk menjaga kelancaran transaksi. Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan satu pola yang sama. Pelaku usaha memilih menutup gerai, menghentikan produksi, atau mengalihkan layanan ke kota lain. Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis data resmi dampak terhadap tenaga kerja dan investasi. Namun, perkembangan ini menjadi perhatian karena melibatkan sektor-sektor utama yang selama ini menopang aktivitas ekonomi Tanjungpinang.  #tanjungpinang #ibukotakepri #prendjak #matahari #duniausaha  Kepri  Haris Pratamura  Sutiawan.SE", "post_id": "7626259154801380629"}}, {"key": "lisdarmansyah.official", "attributes": {"label": "lisdarmansyah.official", "x": 428.2301471299449, "y": 530.0479968705057, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.8617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626259154801380629", "id": "lisdarmansyah.official", "source": "tiktok-000001", "content": "Satu per Satu Brand Besar Tinggalkan Ibu Kota Kepri 8 April 2026 Ritel, Industri, dan Perbankan Kompak Kurangi Operasi dalam Dua Tahun Terakhir Haqqnews.co.id – Satu per satu brand besar mulai meninggalkan Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Matahari Department Store sudah menutup gerai sejak 2025. Pabrik Teh Prendjak bersiap memindahkan pabriknya. Bank OCBC NISP juga disebut akan menutup cabangnya pada Mei 2026. Rangkaian penutupan ini menunjukkan perubahan arah bisnis di ibu kota Kepri tersebut. Dalam waktu berdekatan, sektor ritel, industri, dan perbankan sama-sama mengurangi kehadiran fisik. Matahari lebih dulu menghentikan operasional gerai di Tanjungpinang City Center pada 1 Mei 2025. Anggota DPRD Kepulauan Riau Rudy Chua menyebut kinerja penjualan tidak mencapai target. “Omset mereka di bawah target, juga sepi,” kata Rudy. Ia menilai penutupan itu berdampak pada aktivitas pusat perbelanjaan. Tenant utama biasanya menarik pengunjung dan menopang gerai lain. Di sektor industri, PT Panca Rasa Pratama, produsen Teh Prendjak, sempat menghentikan produksi akibat gangguan akses ke pabrik. Perusahaan itu kini disebut akan menutup operasional pada 2026 setelah aktivitas produksi tidak stabil. Prendjak disebut akan memindahkan pabriknya ke Pulau Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan usaha juga menjangkau sektor pengolahan. Gangguan operasional mendorong perusahaan meninjau ulang keberlanjutan bisnisnya. Sementara itu, Bank OCBC NISP kini menjadi perhatian publik. Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua mengatakan pihaknya menerima informasi rencana penutupan cabang di Tanjungpinang pada Mei 2026. “Kami mendapat pengaduan dari warga terkait rencana penutupan Bank OCBC NISP cabang Tanjungpinang,” ujarnya. Kabar itu muncul seiring keluhan nasabah terkait layanan penarikan valuta asing. Sebagian nasabah mulai memindahkan dana untuk menjaga kelancaran transaksi. Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan satu pola yang sama. Pelaku usaha memilih menutup gerai, menghentikan produksi, atau mengalihkan layanan ke kota lain. Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis data resmi dampak terhadap tenaga kerja dan investasi. Namun, perkembangan ini menjadi perhatian karena melibatkan sektor-sektor utama yang selama ini menopang aktivitas ekonomi Tanjungpinang.  #tanjungpinang #ibukotakepri #prendjak #matahari #duniausaha  Kepri  Haris Pratamura  Sutiawan.SE", "post_id": "7626259154801380629"}}, {"key": "aspirasi_bali", "attributes": {"label": "aspirasi_bali", "x": 333.16455180045847, "y": 913.8787211174831, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7625130174782262548", "id": "aspirasi_bali", "source": "tiktok-000001", "content": "De Gadjah Pimpin Aksi Bersih Lingkungan di Danau Yeh Malet Karangasem DPC Partai Gerindra Karangasem menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Danau Yeh Malet pada Jumat, 3 April 2026, dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari ulang tahun partai, tetapi juga langkah nyata untuk mengangkat potensi Danau Yeh Malet sebagai destinasi wisata baru yang menarik di Karangasem. Aksi ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, bersama jajaran kader dan masyarakat. Ketua DPC Gerindra Karangasem, I Nyoman Suyasa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya peran semua pihak untuk terus menggelorakan aksi serupa di berbagai lokasi, sekaligus mendorong dukungan pemerintah daerah dalam mempromosikan dan menata kawasan danau agar semakin dikenal luas. Sementara itu, De Gadjah menyampaikan bahwa Danau Yeh Malet memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan jika dikelola dengan serius dan konsisten. Ia menegaskan bahwa aksi nyata yang berkelanjutan menjadi kunci utama, serta menyatakan komitmen untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.  Dengan kolaborasi yang kuat, Danau Yeh Malet diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi wisata yang bersih, tertata, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. #GerindraPeduliLingkungan  #YehMaletBersih  #KarangasemBangkit  #WisataBaliBaru  #aspirasibali", "post_id": "7625130174782262548"}}, {"key": "partaigerindra", "attributes": {"label": "partaigerindra", "x": 899.4488745835484, "y": 419.13669676382625, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625130174782262548", "id": "partaigerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "De Gadjah Pimpin Aksi Bersih Lingkungan di Danau Yeh Malet Karangasem DPC Partai Gerindra Karangasem menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Danau Yeh Malet pada Jumat, 3 April 2026, dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari ulang tahun partai, tetapi juga langkah nyata untuk mengangkat potensi Danau Yeh Malet sebagai destinasi wisata baru yang menarik di Karangasem. Aksi ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, bersama jajaran kader dan masyarakat. Ketua DPC Gerindra Karangasem, I Nyoman Suyasa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya peran semua pihak untuk terus menggelorakan aksi serupa di berbagai lokasi, sekaligus mendorong dukungan pemerintah daerah dalam mempromosikan dan menata kawasan danau agar semakin dikenal luas. Sementara itu, De Gadjah menyampaikan bahwa Danau Yeh Malet memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan jika dikelola dengan serius dan konsisten. Ia menegaskan bahwa aksi nyata yang berkelanjutan menjadi kunci utama, serta menyatakan komitmen untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.  Dengan kolaborasi yang kuat, Danau Yeh Malet diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi wisata yang bersih, tertata, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. #GerindraPeduliLingkungan  #YehMaletBersih  #KarangasemBangkit  #WisataBaliBaru  #aspirasibali", "post_id": "7625130174782262548"}}, {"key": "dpdgerindrabali", "attributes": {"label": "dpdgerindrabali", "x": 463.92416281344606, "y": 397.11782104029123, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625130174782262548", "id": "dpdgerindrabali", "source": "tiktok-000001", "content": "De Gadjah Pimpin Aksi Bersih Lingkungan di Danau Yeh Malet Karangasem DPC Partai Gerindra Karangasem menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Danau Yeh Malet pada Jumat, 3 April 2026, dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari ulang tahun partai, tetapi juga langkah nyata untuk mengangkat potensi Danau Yeh Malet sebagai destinasi wisata baru yang menarik di Karangasem. Aksi ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, bersama jajaran kader dan masyarakat. Ketua DPC Gerindra Karangasem, I Nyoman Suyasa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya peran semua pihak untuk terus menggelorakan aksi serupa di berbagai lokasi, sekaligus mendorong dukungan pemerintah daerah dalam mempromosikan dan menata kawasan danau agar semakin dikenal luas. Sementara itu, De Gadjah menyampaikan bahwa Danau Yeh Malet memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan jika dikelola dengan serius dan konsisten. Ia menegaskan bahwa aksi nyata yang berkelanjutan menjadi kunci utama, serta menyatakan komitmen untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.  Dengan kolaborasi yang kuat, Danau Yeh Malet diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi wisata yang bersih, tertata, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. #GerindraPeduliLingkungan  #YehMaletBersih  #KarangasemBangkit  #WisataBaliBaru  #aspirasibali", "post_id": "7625130174782262548"}}, {"key": "dpcgerindra_karangasem", "attributes": {"label": "dpcgerindra_karangasem", "x": 15.273597841581221, "y": 703.0690342760485, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625130174782262548", "id": "dpcgerindra_karangasem", "source": "tiktok-000001", "content": "De Gadjah Pimpin Aksi Bersih Lingkungan di Danau Yeh Malet Karangasem DPC Partai Gerindra Karangasem menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Danau Yeh Malet pada Jumat, 3 April 2026, dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari ulang tahun partai, tetapi juga langkah nyata untuk mengangkat potensi Danau Yeh Malet sebagai destinasi wisata baru yang menarik di Karangasem. Aksi ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, bersama jajaran kader dan masyarakat. Ketua DPC Gerindra Karangasem, I Nyoman Suyasa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya peran semua pihak untuk terus menggelorakan aksi serupa di berbagai lokasi, sekaligus mendorong dukungan pemerintah daerah dalam mempromosikan dan menata kawasan danau agar semakin dikenal luas. Sementara itu, De Gadjah menyampaikan bahwa Danau Yeh Malet memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan jika dikelola dengan serius dan konsisten. Ia menegaskan bahwa aksi nyata yang berkelanjutan menjadi kunci utama, serta menyatakan komitmen untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.  Dengan kolaborasi yang kuat, Danau Yeh Malet diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi wisata yang bersih, tertata, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. #GerindraPeduliLingkungan  #YehMaletBersih  #KarangasemBangkit  #WisataBaliBaru  #aspirasibali", "post_id": "7625130174782262548"}}, {"key": "breakingnewscoid", "attributes": {"label": "breakingnewscoid", "x": 452.2765000939304, "y": 754.8643929023817, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7627523794546019604", "id": "breakingnewscoid", "source": "tiktok-000001", "content": "Semangat emansipasi perempuan kembali bergema, menjelang peringatan Hari Kartini melalui kegiatan arisan gotong royong Teras Ayung bertema \"Kartini Masa Kini\"  di UC Silver Bali, Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran perempuan di era modern.  Tidak sekadar peringatan seremonial, acara ini juga menjadi ruang diskusi dan penguatan nilai keberanian, kemandirian, serta kesetaraan perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Berbagai kalangan perempuan hadir dalam kegiatan tersebut. Menariknya, acara ini juga melibatkan penyandang disabilitas dari Yayasan Cahaya Mutiara Ubud sebagai bentuk nyata inklusivitas dan kesetaraan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang acara. Para peserta diajak untuk memaknai kembali perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam konteks kekinian, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Ketua Umum DPC HIPPI Denpasar, Ni Kadek Winie Kaori Intan Mahkota menegaskan pentingnya keberanian perempuan dalam menjaga diri dan martabat. \"Perempuan harus berani berkata tidak terhadap segala bentuk kekerasan. Kita mampu melindungi diri, menjaga harkat dan martabat, serta membangun nilai diri melalui komunikasi, sikap, dan tindakan,\" kata Winie Kaori.  Winie Kaori juga mendorong perempuan untuk terus mengasah keterampilan, berani bermimpi, dan menciptakan peluang baru sebagai wujud nyata semangat Kartini masa kini. Sementara itu, Ketua DPD HIPPI Bali, Dr. AAA. Ngurah Tini Rusmini Gorda menekankan bahwa emansipasi perempuan harus diwujudkan melalui kontribusi nyata di berbagai bidang, terutama pendidikan. \"Melalui pendidikan, perempuan bisa terlibat secara aktif untuk kepentingan keluarga dan bangsa. Setiap zaman akan melahirkan inovasi-inovasi dari pemikiran Kartini,\" jelasnya. Tini Gorda juga mengingatkan pentingnya literasi digital bagi perempuan, khususnya dalam mendampingi anak di era teknologi. \"Perempuan harus aware terhadap teknologi, sehingga anak-anak tidak keluar dari pengawasan keluarga. Pendampingan harus terus diedukasi dan diadvokasi agar anak tidak terpapar dampak negatif teknologi,\" paparnya. Terkait budaya patriarki, Tini Gorda menilai komunikasi dan pembagian peran menjadi kunci untuk menciptakan kesetaraan. \"Budaya patriarki perlu dikomunikasikan. Yang penting adalah berbagi peran, sehingga hal-hal negatif tidak menjadi penghalang bagi perempuan untuk maju,\" tegasnya. Selain itu, Tini Gorda juga menekankan pentingnya pendidikan dan kemandirian ekonomi dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan. \"Kalau ingin speak up, perempuan harus punya ilmu. Pendidikan adalah kunci, dan kemandirian ekonomi akan memperkuat posisi perempuan sehingga kekerasan bisa diminimalkan,\" ungkapnya. Kehadiran penyandang disabilitas turut memperkuat pesan inklusivitas dalam kegiatan ini. Salah satu peserta, Ni Made Ratni dari Yayasan Cahaya Mutiara Ubud di Tampaksiring, menyebut Hari Kartini sebagai simbol kemandirian perempuan. \"Hari Kartini menunjukkan bahwa perempuan bisa lebih mandiri. Tidak hanya tinggal di rumah, tetapi juga dapat berkarier, berkarya, dan menginspirasi banyak orang,\" ungkapnya. Ia juga menyoroti masih adanya ketimpangan peran, khususnya bagi perempuan yang telah menikah. \"Perempuan bisa bekerja dan mengurus anak, dan laki-laki juga seharusnya bisa berbagi peran tersebut,\" tegasnya. Kegiatan ini menegaskan bahwa semangat Kartini masa kini tidak hanya soal kesetaraan, tetapi juga keberanian perempuan untuk berdaya dan berkontribusi secara inklusif di berbagai lini kehidupan.   #winiekaori #kaori #kartini #wanita #tangguh", "post_id": "7627523794546019604"}}, {"key": "KaoriKaori", "attributes": {"label": "KaoriKaori", "x": 475.19033628927554, "y": 915.1337337908986, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627523794546019604", "id": "KaoriKaori", "source": "tiktok-000001", "content": "Semangat emansipasi perempuan kembali bergema, menjelang peringatan Hari Kartini melalui kegiatan arisan gotong royong Teras Ayung bertema \"Kartini Masa Kini\"  di UC Silver Bali, Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran perempuan di era modern.  Tidak sekadar peringatan seremonial, acara ini juga menjadi ruang diskusi dan penguatan nilai keberanian, kemandirian, serta kesetaraan perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Berbagai kalangan perempuan hadir dalam kegiatan tersebut. Menariknya, acara ini juga melibatkan penyandang disabilitas dari Yayasan Cahaya Mutiara Ubud sebagai bentuk nyata inklusivitas dan kesetaraan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang acara. Para peserta diajak untuk memaknai kembali perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam konteks kekinian, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Ketua Umum DPC HIPPI Denpasar, Ni Kadek Winie Kaori Intan Mahkota menegaskan pentingnya keberanian perempuan dalam menjaga diri dan martabat. \"Perempuan harus berani berkata tidak terhadap segala bentuk kekerasan. Kita mampu melindungi diri, menjaga harkat dan martabat, serta membangun nilai diri melalui komunikasi, sikap, dan tindakan,\" kata Winie Kaori.  Winie Kaori juga mendorong perempuan untuk terus mengasah keterampilan, berani bermimpi, dan menciptakan peluang baru sebagai wujud nyata semangat Kartini masa kini. Sementara itu, Ketua DPD HIPPI Bali, Dr. AAA. Ngurah Tini Rusmini Gorda menekankan bahwa emansipasi perempuan harus diwujudkan melalui kontribusi nyata di berbagai bidang, terutama pendidikan. \"Melalui pendidikan, perempuan bisa terlibat secara aktif untuk kepentingan keluarga dan bangsa. Setiap zaman akan melahirkan inovasi-inovasi dari pemikiran Kartini,\" jelasnya. Tini Gorda juga mengingatkan pentingnya literasi digital bagi perempuan, khususnya dalam mendampingi anak di era teknologi. \"Perempuan harus aware terhadap teknologi, sehingga anak-anak tidak keluar dari pengawasan keluarga. Pendampingan harus terus diedukasi dan diadvokasi agar anak tidak terpapar dampak negatif teknologi,\" paparnya. Terkait budaya patriarki, Tini Gorda menilai komunikasi dan pembagian peran menjadi kunci untuk menciptakan kesetaraan. \"Budaya patriarki perlu dikomunikasikan. Yang penting adalah berbagi peran, sehingga hal-hal negatif tidak menjadi penghalang bagi perempuan untuk maju,\" tegasnya. Selain itu, Tini Gorda juga menekankan pentingnya pendidikan dan kemandirian ekonomi dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan. \"Kalau ingin speak up, perempuan harus punya ilmu. Pendidikan adalah kunci, dan kemandirian ekonomi akan memperkuat posisi perempuan sehingga kekerasan bisa diminimalkan,\" ungkapnya. Kehadiran penyandang disabilitas turut memperkuat pesan inklusivitas dalam kegiatan ini. Salah satu peserta, Ni Made Ratni dari Yayasan Cahaya Mutiara Ubud di Tampaksiring, menyebut Hari Kartini sebagai simbol kemandirian perempuan. \"Hari Kartini menunjukkan bahwa perempuan bisa lebih mandiri. Tidak hanya tinggal di rumah, tetapi juga dapat berkarier, berkarya, dan menginspirasi banyak orang,\" ungkapnya. Ia juga menyoroti masih adanya ketimpangan peran, khususnya bagi perempuan yang telah menikah. \"Perempuan bisa bekerja dan mengurus anak, dan laki-laki juga seharusnya bisa berbagi peran tersebut,\" tegasnya. Kegiatan ini menegaskan bahwa semangat Kartini masa kini tidak hanya soal kesetaraan, tetapi juga keberanian perempuan untuk berdaya dan berkontribusi secara inklusif di berbagai lini kehidupan.   #winiekaori #kaori #kartini #wanita #tangguh", "post_id": "7627523794546019604"}}, {"key": "mmaulanajp", "attributes": {"label": "mmaulanajp", "x": 743.6293952851563, "y": 126.85250244874979, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633449452518346001", "id": "mmaulanajp", "source": "tiktok-000001", "content": "Festival Ekonomi Syariah by   , seru karena bisa tukarin bukti transaksi menggunakan Qris dengan Merchandise dari Bank Indonesia. Acaranya tinggal 1 hari lagi, besok 28 April 2026. Jangan sampai kelewatan🙆🏻‍♂️🤟🏻 #fesyar #bankindonesia", "post_id": "7633449452518346001"}}, {"key": "bankindonesiaaceh", "attributes": {"label": "bankindonesiaaceh", "x": 646.8426578301086, "y": 270.172993408625, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2179, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7633449452518346001", "id": "bankindonesiaaceh", "source": "tiktok-000001", "content": "Festival Ekonomi Syariah by   , seru karena bisa tukarin bukti transaksi menggunakan Qris dengan Merchandise dari Bank Indonesia. Acaranya tinggal 1 hari lagi, besok 28 April 2026. Jangan sampai kelewatan🙆🏻‍♂️🤟🏻 #fesyar #bankindonesia", "post_id": "7633449452518346001"}}, {"key": "punapitabananbali", "attributes": {"label": "punapitabananbali", "x": 729.5934580329483, "y": 89.74755007891278, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633980099636858133", "id": "punapitabananbali", "source": "tiktok-000001", "content": "Pak Gub, secara resmi membuka Bali Digital Innovation Festival (Baligivation) 2026 di Hotel Prime Plaza, Denpasar, Selasa (28/4). Pembukaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat transformasi ekonomi Bali menuju era digital. ​Dalam sambutannya, Gubernur Koster menekankan bahwa digitalisasi adalah kunci agar ekonomi Bali tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata yang saat ini masih menopang 66% perekonomian daerah. ​Fokus Utama Transformasi: ☑️ ​Penguatan Sektor Unggulan: Mendorong ekonomi kreatif dan digital sebagai pilar baru ekonomi Bali. ☑️ ​Pembangunan Infrastruktur: Percepatan pengolahan sampah menjadi energi listrik, pembangunan jalan shortcut, hingga konektivitas wilayah Bali Utara, Timur, dan Barat. ​Ekosistem Digital Inklusif: Melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, program seperti Banjar Pintar dan Pasar Rakyat Go Digital terus digenjot. ​Keamanan & Kepatuhan ​Tak hanya soal inovasi, penguatan pengawasan juga menjadi prioritas. Bersama PPATK dan Polda Bali, pemerintah berkomitmen memberantas praktik money changer ilegal dan mencegah tindak pidana pencucian uang guna menciptakan iklim investasi digital yang aman dan berintegritas. ​Mari bersama wujudkan Bali sebagai pusat inovasi digital yang adaptif tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal. (Via NSKLB)", "post_id": "7633980099636858133"}}, {"key": "punapitabanan", "attributes": {"label": "punapitabanan", "x": 88.57728636531515, "y": 940.3753052620497, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633980099636858133", "id": "punapitabanan", "source": "tiktok-000001", "content": "Pak Gub, secara resmi membuka Bali Digital Innovation Festival (Baligivation) 2026 di Hotel Prime Plaza, Denpasar, Selasa (28/4). Pembukaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat transformasi ekonomi Bali menuju era digital. ​Dalam sambutannya, Gubernur Koster menekankan bahwa digitalisasi adalah kunci agar ekonomi Bali tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata yang saat ini masih menopang 66% perekonomian daerah. ​Fokus Utama Transformasi: ☑️ ​Penguatan Sektor Unggulan: Mendorong ekonomi kreatif dan digital sebagai pilar baru ekonomi Bali. ☑️ ​Pembangunan Infrastruktur: Percepatan pengolahan sampah menjadi energi listrik, pembangunan jalan shortcut, hingga konektivitas wilayah Bali Utara, Timur, dan Barat. ​Ekosistem Digital Inklusif: Melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, program seperti Banjar Pintar dan Pasar Rakyat Go Digital terus digenjot. ​Keamanan & Kepatuhan ​Tak hanya soal inovasi, penguatan pengawasan juga menjadi prioritas. Bersama PPATK dan Polda Bali, pemerintah berkomitmen memberantas praktik money changer ilegal dan mencegah tindak pidana pencucian uang guna menciptakan iklim investasi digital yang aman dan berintegritas. ​Mari bersama wujudkan Bali sebagai pusat inovasi digital yang adaptif tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal. (Via NSKLB)", "post_id": "7633980099636858133"}}, {"key": "idx_yogyakarta", "attributes": {"label": "idx_yogyakarta", "x": 967.5757360450349, "y": 438.7168029600054, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7600043742162144519", "id": "idx_yogyakarta", "source": "tiktok-000001", "content": "Kredit perbankan menunjukkan penguatan signifikan menjelang akhir 2025, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 9,3%. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya permintaan pembiayaan, terutama dari korporasi dan sektor investasi. Walaupun kredit konsumsi dan properti juga tumbuh, tantangan masih ada di segmen UMKM yang belum sepenuhnya pulih. Bank Indonesia melihat tren ini sebagai cerminan aktivitas ekonomi yang lebih dinamis dan memproyeksikan pertumbuhan kredit tetap solid pada 2026. 📲 Yuk, belajar bareng  #Perbankan #KreditBank #EkonomiIndonesia #DataEkonomi #Investasi", "post_id": "7600043742162144519"}}, {"key": "indonesiastockexchange", "attributes": {"label": "indonesiastockexchange", "x": 521.4642702304405, "y": 86.35537616424038, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7600043742162144519", "id": "indonesiastockexchange", "source": "tiktok-000001", "content": "Kredit perbankan menunjukkan penguatan signifikan menjelang akhir 2025, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 9,3%. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya permintaan pembiayaan, terutama dari korporasi dan sektor investasi. Walaupun kredit konsumsi dan properti juga tumbuh, tantangan masih ada di segmen UMKM yang belum sepenuhnya pulih. Bank Indonesia melihat tren ini sebagai cerminan aktivitas ekonomi yang lebih dinamis dan memproyeksikan pertumbuhan kredit tetap solid pada 2026. 📲 Yuk, belajar bareng  #Perbankan #KreditBank #EkonomiIndonesia #DataEkonomi #Investasi", "post_id": "7600043742162144519"}}, {"key": "humastvrintt", "attributes": {"label": "humastvrintt", "x": 970.2360060251714, "y": 93.0988563259445, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631914933256473864", "id": "humastvrintt", "source": "tiktok-000001", "content": "Kepala Stasiun TVRI NTT  menghadiri gelaran Flobamorata Business and Economic Forum 2026. Forum strategis ini menjadi wadah pertemuan para pimpinan lembaga, praktisi, dan lintas profesi untuk mendiskusikan arah kebijakan ekonomi Nusa Tenggara Timur ke depan. ​Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur NTT dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT. TVRI NTT berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi pembangunan dan mendukung penguatan ekosistem ekonomi di wilayah NTT. ​#TVRINTT #FlobamorataForum2026 #EkonomiNTT #SinergiMembangunNegeri #MediaPemersatuBangsa", "post_id": "7631914933256473864"}}, {"key": "jefri", "attributes": {"label": "jefri", "x": 548.0969363636922, "y": 206.21618903593188, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631914933256473864", "id": "jefri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kepala Stasiun TVRI NTT  menghadiri gelaran Flobamorata Business and Economic Forum 2026. Forum strategis ini menjadi wadah pertemuan para pimpinan lembaga, praktisi, dan lintas profesi untuk mendiskusikan arah kebijakan ekonomi Nusa Tenggara Timur ke depan. ​Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur NTT dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT. TVRI NTT berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi pembangunan dan mendukung penguatan ekosistem ekonomi di wilayah NTT. ​#TVRINTT #FlobamorataForum2026 #EkonomiNTT #SinergiMembangunNegeri #MediaPemersatuBangsa", "post_id": "7631914933256473864"}}, {"key": "ekonomidotin_", "attributes": {"label": "ekonomidotin_", "x": 516.2454019073241, "y": 657.3982802942875, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "7605169297740139783", "id": "ekonomidotin_", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta, 10 Feb 2026 – Bank Indonesia (BI) memperkirakan kinerja penjualan eceran di Indonesia meningkat pada Januari 2026. Hal ini terlihat dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang diprakirakan tumbuh +7.9% YoY, artinya penjualan barang ritel lebih tinggi dibandingkan Januari tahun lalu. Faktor pendorongnya: Permintaan tinggi pada kelompok barang budaya & rekreasi Konsumsi makanan, minuman & tembakau meningkat Penjualan sandang (pakaian) ikut tumbuh. Tapi ada catatan: jika dibanding bulan sebelumnya, penjualan eceran diprakirakan turun -0.6% karena normalisasi konsumsi pasca Natal & Tahun Baru. Meski begitu, kontraksi ini lebih ringan daripada tahun lalu (-4.7% MtM). Intinya: Konsumen tetap berbelanja lebih banyak dibanding tahun lalu, meski setelah liburan daya beli sedikit menurun. -------------- Ikuti Perkembangan Ekonomi di Media Sosial Ekonomidotin Instagram:  TikTok:  -------------- #beritaviral #ekonomi #ekonomidotin #bankindonesia #penjualan", "post_id": "7605169297740139783"}}, {"key": "ekonomidotin", "attributes": {"label": "ekonomidotin", "x": 534.8944202223104, "y": 274.37804583001537, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7605169297740139783", "id": "ekonomidotin", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta, 10 Feb 2026 – Bank Indonesia (BI) memperkirakan kinerja penjualan eceran di Indonesia meningkat pada Januari 2026. Hal ini terlihat dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang diprakirakan tumbuh +7.9% YoY, artinya penjualan barang ritel lebih tinggi dibandingkan Januari tahun lalu. Faktor pendorongnya: Permintaan tinggi pada kelompok barang budaya & rekreasi Konsumsi makanan, minuman & tembakau meningkat Penjualan sandang (pakaian) ikut tumbuh. Tapi ada catatan: jika dibanding bulan sebelumnya, penjualan eceran diprakirakan turun -0.6% karena normalisasi konsumsi pasca Natal & Tahun Baru. Meski begitu, kontraksi ini lebih ringan daripada tahun lalu (-4.7% MtM). Intinya: Konsumen tetap berbelanja lebih banyak dibanding tahun lalu, meski setelah liburan daya beli sedikit menurun. -------------- Ikuti Perkembangan Ekonomi di Media Sosial Ekonomidotin Instagram:  TikTok:  -------------- #beritaviral #ekonomi #ekonomidotin #bankindonesia #penjualan", "post_id": "7605169297740139783"}}, {"key": "pancarpos", "attributes": {"label": "pancarpos", "x": 424.0837041110657, "y": 862.5610030698444, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7610413771135175957", "id": "pancarpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Denpasar, PancarPOS | Gubernur Bali, Wayan Koster secara resmi memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif dan Larangan Alih Kepemilikan Lahan Secara Nomine, yang ditandatangani pada Selasa (Anggara Paing, Bala), 24 Februari 2026 di Denpasar. Regulasi ini menjadi tonggak tegas Pemerintah Provinsi Bali dalam membendung laju penyusutan lahan produktif sekaligus menutup celah praktik penguasaan tanah oleh warga negara asing melalui skema nomine yang selama ini meresahkan masyarakat. Dalam keterangannya di Denpasar, Selasa (24/2/2026), Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa Perda ini bukan sekadar produk hukum administratif, melainkan instrumen ideologis dan strategis untuk menjaga kedaulatan Bali. “Lahan produktif tidak boleh terus-menerus dikorbankan demi kepentingan jangka pendek. Ini menyangkut kedaulatan pangan, kemandirian ekonomi, dan keseimbangan ekologis Bali,” tegasnya. Perda ini merupakan implementasi nyata dari visi pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru. Regulasi tersebut juga menjadi bagian dari penjabaran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125 yang berpijak pada nilai kearifan lokal Sad Kerthi, khususnya Wana Kerthi yang menekankan pelestarian hutan serta Jagat Kerthi yang menekankan keharmonisan sosial dan alam secara dinamis.... baca lengkap: Gubernur Koster Sikat Alih Fungsi Lahan, Nomine Asing Resmi Dilarang di Bali  *Baca Selengkapnya Disini*  https://pancarpos.com/24/02/2026/gubernur-koster-sikat-alih-fungsi-lahan-nomine-asing-resmi-dilarang-di-bali/  #koster #perda #nomine #asing #larang", "post_id": "7610413771135175957"}}, {"key": "semua", "attributes": {"label": "semua", "x": 577.3496691394039, "y": 706.9891417768391, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "7610413771135175957", "id": "semua", "source": "tiktok-000001", "content": "Denpasar, PancarPOS | Gubernur Bali, Wayan Koster secara resmi memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif dan Larangan Alih Kepemilikan Lahan Secara Nomine, yang ditandatangani pada Selasa (Anggara Paing, Bala), 24 Februari 2026 di Denpasar. Regulasi ini menjadi tonggak tegas Pemerintah Provinsi Bali dalam membendung laju penyusutan lahan produktif sekaligus menutup celah praktik penguasaan tanah oleh warga negara asing melalui skema nomine yang selama ini meresahkan masyarakat. Dalam keterangannya di Denpasar, Selasa (24/2/2026), Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa Perda ini bukan sekadar produk hukum administratif, melainkan instrumen ideologis dan strategis untuk menjaga kedaulatan Bali. “Lahan produktif tidak boleh terus-menerus dikorbankan demi kepentingan jangka pendek. Ini menyangkut kedaulatan pangan, kemandirian ekonomi, dan keseimbangan ekologis Bali,” tegasnya. Perda ini merupakan implementasi nyata dari visi pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru. Regulasi tersebut juga menjadi bagian dari penjabaran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125 yang berpijak pada nilai kearifan lokal Sad Kerthi, khususnya Wana Kerthi yang menekankan pelestarian hutan serta Jagat Kerthi yang menekankan keharmonisan sosial dan alam secara dinamis.... baca lengkap: Gubernur Koster Sikat Alih Fungsi Lahan, Nomine Asing Resmi Dilarang di Bali  *Baca Selengkapnya Disini*  https://pancarpos.com/24/02/2026/gubernur-koster-sikat-alih-fungsi-lahan-nomine-asing-resmi-dilarang-di-bali/  #koster #perda #nomine #asing #larang", "post_id": "7610413771135175957"}}, {"key": "Bank_Indonesia_Aceh", "attributes": {"label": "Bank_Indonesia_Aceh", "x": 387.7807648007142, "y": 267.46105293022595, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631529516841864455", "id": "Bank_Indonesia_Aceh", "source": "tiktok-000001", "content": "Assalamualaikum Rakan BanMandum 🙌🙌 Saya Hurriyatul Asyifa bersama partner saya Muhammad Sufardan  Siap memeriahkan acara 'Festival Ekonomi Syariah Sumatera 2026' yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Aceh ✨ Dan tema yang kami pilih adalah 'Halal Lifestyle: Inovasi Untuk Hidup yang Lebih Berkah'  Karena 'Gaya hidup Halal bukan hanya sebatas trend saja, Tapi Gaya hidup Halal adalah arah hidup kita' ✨    #bankindonesiaaceh  #RoadtoFESyar2026  #BankIndonesiaAceh  #FESYARSUMATERA  #KebaikanUntukSemua", "post_id": "7631529516841864455"}}, {"key": "total.litas3", "attributes": {"label": "total.litas3", "x": 482.0320223171316, "y": 973.500644237331, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633262933081918740", "id": "total.litas3", "source": "tiktok-000001", "content": "#duet dengan  #republika  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan rupiah hingga menembus level Rp17.300 per dolar AS (data per 24 April 2026) bukan tanda ekonomi Indonesia memburuk. Purbaya menilai fundamental ekonomi domestik masih kuat dibandingkan negara tetangga, dan menekankan bahwa kondisi saat ini lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar global.  Berikut adalah poin penting dari situasi tersebut: Kurs Rupiah: Sempat menyentuh level Rp17.300-an per dolar AS. Posisi Pemerintah: Purbaya membantah krisis ekonomi dan mengklaim fundamental ekonomi RI masih lebih kuat dibanding ringgit Malaysia dan baht Thailand. Penyebab: Pelemahah diklaim lebih karena faktor global dan ekspektasi pasar, bukan kerusakan ekonomi domestik. Respons: Bank Indonesia (BI) memperkuat intervensi mata uang.  Purbaya mengimbau agar pelaku pasar tidak reaktif dan tetap tenang melihat pergerakan mata uang regional.  #jagaindonesia #jagaekonomiindonesia #tolakhoakskrisis", "post_id": "7633262933081918740"}}, {"key": "Republika", "attributes": {"label": "Republika", "x": 130.22470325058967, "y": 789.2742526859533, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633262933081918740", "id": "Republika", "source": "tiktok-000001", "content": "#duet dengan  #republika  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan rupiah hingga menembus level Rp17.300 per dolar AS (data per 24 April 2026) bukan tanda ekonomi Indonesia memburuk. Purbaya menilai fundamental ekonomi domestik masih kuat dibandingkan negara tetangga, dan menekankan bahwa kondisi saat ini lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar global.  Berikut adalah poin penting dari situasi tersebut: Kurs Rupiah: Sempat menyentuh level Rp17.300-an per dolar AS. Posisi Pemerintah: Purbaya membantah krisis ekonomi dan mengklaim fundamental ekonomi RI masih lebih kuat dibanding ringgit Malaysia dan baht Thailand. Penyebab: Pelemahah diklaim lebih karena faktor global dan ekspektasi pasar, bukan kerusakan ekonomi domestik. Respons: Bank Indonesia (BI) memperkuat intervensi mata uang.  Purbaya mengimbau agar pelaku pasar tidak reaktif dan tetap tenang melihat pergerakan mata uang regional.  #jagaindonesia #jagaekonomiindonesia #tolakhoakskrisis", "post_id": "7633262933081918740"}}, {"key": "investigasibatam", "attributes": {"label": "investigasibatam", "x": 996.0647217193148, "y": 939.7010674959937, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632022391551495444", "id": "investigasibatam", "source": "tiktok-000001", "content": "#investigasi.news Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Peresmian Kantor Zona Bakamla Barat yang bertempat di Jalan Trans Barelang, Jembatan IV Pulau Setokok, Kota Batam. pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Gubernur Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili oleh Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si., Pangkogabwilhan I yang diwakili Kolonel Laut (H) Afrial Dantez, S.H., Pangkoarmada I yang diwakili Laksamana Pertama TNI Dr. Arif Badrudin, M.Mgt.Stud., Pejabat Utama Polda Kepri, serta unsur Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, termasuk Walikota Batam, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Kabinda Kepri, Danrem 033/Wira Pratama, Kepala BNNP Kepri, Danlanud, Danyon 136/Tuah Sakti, perwakilan BSSN Batam, KSOP Batam, serta jajaran Bakamla RI.   Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan penanaman pohon, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta penampilan Tari Sekapur Sirih sebagai bentuk penyambutan. Selanjutnya ditayangkan video singkat proses pembangunan Kantor Zona Bakamla Barat.   Dalam sambutannya, Gubernur Kepri yang diwakili Wakil Gubernur menyampaikan bahwa Provinsi Kepulauan Riau merupakan wilayah strategis yang didominasi oleh lautan dengan posisi geografis yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga.   Hal ini menjadikan Kepri sebagai pintu gerbang utara Indonesia sekaligus berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka. Oleh karena itu, keberadaan Bakamla RI dinilai sangat penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan wilayah perairan dari berbagai potensi ancaman seperti pelanggaran wilayah, illegal fishing, hingga penyelundupan.   Sementara itu, Kepala Bakamla RI dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Mako Bakamla di tiga zona, yakni Barat (Batam), Tengah (Manado), dan Timur (Ambon), merupakan bagian dari komitmen negara dalam memperkuat kehadiran dan kesiapsiagaan di wilayah strategis Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menjaga keamanan laut, termasuk melalui integrasi sistem Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga.   Lebih lanjut, Kapolda Kepri menegaskan bahwa Polda Kepri siap untuk terus memperkuat kolaborasi operasional dengan Bakamla RI melalui pertukaran informasi, patroli bersama, serta langkah-langkah preventif dan represif yang terukur. Ia berharap, dengan sinergitas yang solid, wilayah perairan Kepulauan Riau dapat terus terjaga dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.   Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), penandatanganan prasasti, serta prosesi peresmian yang ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Wakil Gubernur Kepri bersama Kapolda Kepri, perwakilan Pangkogabwilhan, Kepala Zona Bakamla Barat, dan Walikota Batam. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan backdrop, pengguntingan pita, serta peninjauan fasilitas Kantor Zona Bakamla Barat. Polda Kepulauan Riau berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Bakamla RI serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia, demi mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Kepri. Polda Kepri", "post_id": "7632022391551495444"}}, {"key": "Ditreskrimum", "attributes": {"label": "Ditreskrimum", "x": 673.0430976407987, "y": 870.5019973401533, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632022391551495444", "id": "Ditreskrimum", "source": "tiktok-000001", "content": "#investigasi.news Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Peresmian Kantor Zona Bakamla Barat yang bertempat di Jalan Trans Barelang, Jembatan IV Pulau Setokok, Kota Batam. pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Gubernur Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili oleh Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si., Pangkogabwilhan I yang diwakili Kolonel Laut (H) Afrial Dantez, S.H., Pangkoarmada I yang diwakili Laksamana Pertama TNI Dr. Arif Badrudin, M.Mgt.Stud., Pejabat Utama Polda Kepri, serta unsur Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, termasuk Walikota Batam, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Kabinda Kepri, Danrem 033/Wira Pratama, Kepala BNNP Kepri, Danlanud, Danyon 136/Tuah Sakti, perwakilan BSSN Batam, KSOP Batam, serta jajaran Bakamla RI.   Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan penanaman pohon, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta penampilan Tari Sekapur Sirih sebagai bentuk penyambutan. Selanjutnya ditayangkan video singkat proses pembangunan Kantor Zona Bakamla Barat.   Dalam sambutannya, Gubernur Kepri yang diwakili Wakil Gubernur menyampaikan bahwa Provinsi Kepulauan Riau merupakan wilayah strategis yang didominasi oleh lautan dengan posisi geografis yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga.   Hal ini menjadikan Kepri sebagai pintu gerbang utara Indonesia sekaligus berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka. Oleh karena itu, keberadaan Bakamla RI dinilai sangat penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan wilayah perairan dari berbagai potensi ancaman seperti pelanggaran wilayah, illegal fishing, hingga penyelundupan.   Sementara itu, Kepala Bakamla RI dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Mako Bakamla di tiga zona, yakni Barat (Batam), Tengah (Manado), dan Timur (Ambon), merupakan bagian dari komitmen negara dalam memperkuat kehadiran dan kesiapsiagaan di wilayah strategis Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menjaga keamanan laut, termasuk melalui integrasi sistem Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga.   Lebih lanjut, Kapolda Kepri menegaskan bahwa Polda Kepri siap untuk terus memperkuat kolaborasi operasional dengan Bakamla RI melalui pertukaran informasi, patroli bersama, serta langkah-langkah preventif dan represif yang terukur. Ia berharap, dengan sinergitas yang solid, wilayah perairan Kepulauan Riau dapat terus terjaga dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.   Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), penandatanganan prasasti, serta prosesi peresmian yang ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Wakil Gubernur Kepri bersama Kapolda Kepri, perwakilan Pangkogabwilhan, Kepala Zona Bakamla Barat, dan Walikota Batam. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan backdrop, pengguntingan pita, serta peninjauan fasilitas Kantor Zona Bakamla Barat. Polda Kepulauan Riau berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Bakamla RI serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia, demi mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Kepri. Polda Kepri", "post_id": "7632022391551495444"}}, {"key": "mancingsaham.id", "attributes": {"label": "mancingsaham.id", "x": 386.16227069808315, "y": 172.91894515582828, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7626407550656761108", "id": "mancingsaham.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia turun US$3,7 miliar menjadi US$148,2 miliar pada Maret 2026 📊 Penurunan ini dipicu pembayaran utang luar negeri pemerintah serta intervensi stabilisasi Rupiah di tengah ketidakpastian global 🌍 Meski turun, posisi cadev masih setara 6 bulan impor dan dinilai tetap kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi serta ketahanan eksternal 💪 Sumber: CNBC Indonesia, 8 April 2026 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp). #saham #sahamindonesia #investasi #fyp #mancingsaham", "post_id": "7626407550656761108"}}, {"key": "arkan_turungku", "attributes": {"label": "arkan_turungku", "x": 319.9498198248056, "y": 29.03327454056337, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "arkan_turungku", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "StatifyID", "attributes": {"label": "StatifyID", "x": 642.5055858782424, "y": 404.1460315986941, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "StatifyID", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "cenderawasihpos", "attributes": {"label": "cenderawasihpos", "x": 543.7256455314355, "y": 75.91836310245282, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "7635262836746374408", "id": "cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "bencoolenmall", "attributes": {"label": "bencoolenmall", "x": 374.7522178006184, "y": 11.497018454517448, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632527511875751175", "id": "bencoolenmall", "source": "tiktok-000001", "content": "Road to Festival Ekonomi Syariah Bank Indonesia, penuh berkah dan inspirasi! Event ini jadi momen spesial buat kamu yang ingin merasakan suasana berbeda di mana berbagai tenant UMKM berkumpul menghadirkan produk unggulan yang kreatif dan inovatif. Dari kuliner sampai produk lifestyle, semuanya bisa kamu eksplor sambil mendukung usaha lokal. Nggak cuma soal belanja, keseruannya makin lengkap dengan berbagai perlombaan seru dan talkshow inspiratif. Kamu bisa dapetin insight baru seputar ekonomi syariah dengan cara yang santai tapi tetap bermakna. Semua keseruan ini bisa kamu nikmati hingga 26 April 2026 di Atrium Bencoolen Mall. Waktunya ajak teman dan keluarga buat ikut meramaikan event penuh inspirasi ini! Punya pertanyaan lain ? DM instagram kami  atau WhatsApp 0811-7324-900 Jam Operasional Bencoolen Mall Setiap Hari : 10.00-22.00 WIB #Bencoolenmall #BankIndonesia #Bengkuluinfo #Bengkulu #Berkah", "post_id": "7632527511875751175"}}, {"key": "bencoolenmall_bengkulu", "attributes": {"label": "bencoolenmall_bengkulu", "x": 219.07482683788092, "y": 588.3189251033093, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632527511875751175", "id": "bencoolenmall_bengkulu", "source": "tiktok-000001", "content": "Road to Festival Ekonomi Syariah Bank Indonesia, penuh berkah dan inspirasi! Event ini jadi momen spesial buat kamu yang ingin merasakan suasana berbeda di mana berbagai tenant UMKM berkumpul menghadirkan produk unggulan yang kreatif dan inovatif. Dari kuliner sampai produk lifestyle, semuanya bisa kamu eksplor sambil mendukung usaha lokal. Nggak cuma soal belanja, keseruannya makin lengkap dengan berbagai perlombaan seru dan talkshow inspiratif. Kamu bisa dapetin insight baru seputar ekonomi syariah dengan cara yang santai tapi tetap bermakna. Semua keseruan ini bisa kamu nikmati hingga 26 April 2026 di Atrium Bencoolen Mall. Waktunya ajak teman dan keluarga buat ikut meramaikan event penuh inspirasi ini! Punya pertanyaan lain ? DM instagram kami  atau WhatsApp 0811-7324-900 Jam Operasional Bencoolen Mall Setiap Hari : 10.00-22.00 WIB #Bencoolenmall #BankIndonesia #Bengkuluinfo #Bengkulu #Berkah", "post_id": "7632527511875751175"}}, {"key": "genbi_unigal", "attributes": {"label": "genbi_unigal", "x": 310.50095169380796, "y": 912.9151933305748, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7599179708659469576", "id": "genbi_unigal", "source": "tiktok-000001", "content": "Halo #SobatRupiah ! 👋  Indonesia resmi mempertahankan BI-Rate yang tetap pada level 4,75%. 👀 Bank Indonesia sedang fokus menjaga stabilitas di tengah kondisi global yang belum pasti. Langkah ini diambil supaya nilai tukar Rupiah tetap aman dan inflasi nggak keluar jalur. ✨️ Keputusan ini menjadi sinyal bahwa kebijakan moneter masih diarahkan untuk menjaga keseimbangan inflasi yang tetap pada jalur target 2026–2027, sementara ruang pertumbuhan ekonomi tetap terbuka. Stabilitas ini penting agar aktivitas perekonomian jalan tanpa gejolak berlebihan. 📊🧐  akan terus mengatur kebijakan moneter dan makroprudensial secara hati-hati juga adaptif, sembari meninjau perkembangan ekonomi kedepannya. Intinya kebijakan dijaga agar tetap stabil, dan tetap fleksibel. 🔎😉 Our Social Information 📸 Instagram:  🎵 TikTok: genbi_unigal 📧 Email: genbiuniversitasgaluh ▶️ YouTube: GenBI Universitas Galuh #EnergiUntukNegeri #GenerasiBaruIndonesia #GenBIUnigal", "post_id": "7599179708659469576"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 495.3435339093741, "y": 202.47731498138023, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7599179708659469576", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Halo #SobatRupiah ! 👋  Indonesia resmi mempertahankan BI-Rate yang tetap pada level 4,75%. 👀 Bank Indonesia sedang fokus menjaga stabilitas di tengah kondisi global yang belum pasti. Langkah ini diambil supaya nilai tukar Rupiah tetap aman dan inflasi nggak keluar jalur. ✨️ Keputusan ini menjadi sinyal bahwa kebijakan moneter masih diarahkan untuk menjaga keseimbangan inflasi yang tetap pada jalur target 2026–2027, sementara ruang pertumbuhan ekonomi tetap terbuka. Stabilitas ini penting agar aktivitas perekonomian jalan tanpa gejolak berlebihan. 📊🧐  akan terus mengatur kebijakan moneter dan makroprudensial secara hati-hati juga adaptif, sembari meninjau perkembangan ekonomi kedepannya. Intinya kebijakan dijaga agar tetap stabil, dan tetap fleksibel. 🔎😉 Our Social Information 📸 Instagram:  🎵 TikTok: genbi_unigal 📧 Email: genbiuniversitasgaluh ▶️ YouTube: GenBI Universitas Galuh #EnergiUntukNegeri #GenerasiBaruIndonesia #GenBIUnigal", "post_id": "7599179708659469576"}}, {"key": "genbiunigal", "attributes": {"label": "genbiunigal", "x": 233.2022529320441, "y": 691.0869225886578, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7599179708659469576", "id": "genbiunigal", "source": "tiktok-000001", "content": "Halo #SobatRupiah ! 👋  Indonesia resmi mempertahankan BI-Rate yang tetap pada level 4,75%. 👀 Bank Indonesia sedang fokus menjaga stabilitas di tengah kondisi global yang belum pasti. Langkah ini diambil supaya nilai tukar Rupiah tetap aman dan inflasi nggak keluar jalur. ✨️ Keputusan ini menjadi sinyal bahwa kebijakan moneter masih diarahkan untuk menjaga keseimbangan inflasi yang tetap pada jalur target 2026–2027, sementara ruang pertumbuhan ekonomi tetap terbuka. Stabilitas ini penting agar aktivitas perekonomian jalan tanpa gejolak berlebihan. 📊🧐  akan terus mengatur kebijakan moneter dan makroprudensial secara hati-hati juga adaptif, sembari meninjau perkembangan ekonomi kedepannya. Intinya kebijakan dijaga agar tetap stabil, dan tetap fleksibel. 🔎😉 Our Social Information 📸 Instagram:  🎵 TikTok: genbi_unigal 📧 Email: genbiuniversitasgaluh ▶️ YouTube: GenBI Universitas Galuh #EnergiUntukNegeri #GenerasiBaruIndonesia #GenBIUnigal", "post_id": "7599179708659469576"}}, {"key": "ekssoverr", "attributes": {"label": "ekssoverr", "x": 636.9492304596969, "y": 151.67572024128552, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7608917227936632071", "id": "ekssoverr", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,96 persen secara tahunan pada Januari 2026, meningkat dari 9,69 persen pada Desember 2025. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kinerja ini didorong peningkatan aktivitas ekonomi, pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial, serta realisasi program prioritas pemerintah. Dari sisi permintaan, potensi ekspansi masih terbuka melalui optimalisasi fasilitas pinjaman yang belum digunakan, dengan nilai undisbursed loan mencapai Rp2.506,47 triliun atau 22,65 persen dari total plafon kredit. Dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank dinilai tetap kuat, tercermin dari rasio likuiditas AL/DPK sebesar 27,54 persen dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga 13,48 persen. Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit didorong kredit investasi 22,38 persen, kredit konsumsi 6,58 persen, serta kredit modal kerja 4,13 persen. BI memproyeksikan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 berada di kisaran 8–12 persen. Sementara itu, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia, Hery Gunardi, memperkirakan pertumbuhan kredit tahun ini cenderung berada di level single digit. Ia menilai permintaan pembiayaan masih belum sepenuhnya pulih karena daya beli masyarakat dan ekspansi usaha masih selektif, menandakan fase normalisasi pertumbuhan kredit—bukan krisis, namun juga belum ekspansi agresif. Biar nggak cuma paham, tapi juga enjoy bahas ekonomi 📊✨ Follow  dan jangan ketinggalan berita ekonomi yang dikemas ringan & fun! #fyp #beritaekonomiindonesia #beritaekonomi #kreditbank #perrywarjiyo", "post_id": "7608917227936632071"}}, {"key": "Ekssover", "attributes": {"label": "Ekssover", "x": 770.7751484172823, "y": 12.294211400012301, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7608917227936632071", "id": "Ekssover", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,96 persen secara tahunan pada Januari 2026, meningkat dari 9,69 persen pada Desember 2025. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kinerja ini didorong peningkatan aktivitas ekonomi, pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial, serta realisasi program prioritas pemerintah. Dari sisi permintaan, potensi ekspansi masih terbuka melalui optimalisasi fasilitas pinjaman yang belum digunakan, dengan nilai undisbursed loan mencapai Rp2.506,47 triliun atau 22,65 persen dari total plafon kredit. Dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank dinilai tetap kuat, tercermin dari rasio likuiditas AL/DPK sebesar 27,54 persen dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga 13,48 persen. Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit didorong kredit investasi 22,38 persen, kredit konsumsi 6,58 persen, serta kredit modal kerja 4,13 persen. BI memproyeksikan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 berada di kisaran 8–12 persen. Sementara itu, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia, Hery Gunardi, memperkirakan pertumbuhan kredit tahun ini cenderung berada di level single digit. Ia menilai permintaan pembiayaan masih belum sepenuhnya pulih karena daya beli masyarakat dan ekspansi usaha masih selektif, menandakan fase normalisasi pertumbuhan kredit—bukan krisis, namun juga belum ekspansi agresif. Biar nggak cuma paham, tapi juga enjoy bahas ekonomi 📊✨ Follow  dan jangan ketinggalan berita ekonomi yang dikemas ringan & fun! #fyp #beritaekonomiindonesia #beritaekonomi #kreditbank #perrywarjiyo", "post_id": "7608917227936632071"}}, {"key": "nemangkawipos.com", "attributes": {"label": "nemangkawipos.com", "x": 450.6192706092168, "y": 942.7847655352236, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7634084575014096148", "id": "nemangkawipos.com", "source": "tiktok-000001", "content": "TIMIKA,Nemangkawipos.com – Sinergitas antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Mimika kian diperkuat dalam upaya memajukan sektor kebudayaan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Komisi III DPRK Mimika bersama Dinas Kebudayaan Kab. mimika ke Provinsi Bali guna membedah tata kelola kebudayaan yang telah mendunia, Selasa (28/4/2026). ​Kunjungan tersebut bukan sekadar studi banding, melainkan langkah terukur untuk menyusun peta jalan pembangunan kebudayaan Mimika yang lebih inklusif. Dengan melibatkan OPD terkait, diharapkan hasil dari studi tiru ini dapat langsung diimplementasikan ke dalam program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat adat. Dalam kunjungan tersebut, Rombongan Komisi III DPRK Mimika diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana bersama jajarannya yang di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali pada Selasa,(28/4/2026).  Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Komisi III DPRK Mimika. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari hal-hal teknis yang nantinya bisa dibawa pulang dan diterapkan di Mimika.  Bali dipilih sebagai lokus studi tour karena dinilai berhasil membangun kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur. Menurutnya, Bali merupakan daerah yang tepat untuk dijadikan rujukan karena berhasil menjadikan budaya sebagai identitas, kekuatan sosial, sekaligus penopang ekonomi masyarakat.  “Budaya Bali sudah mendunia. Kami melihat pendekatan kultur budaya di Bali ini sangat luar biasa, tertata, dan benar-benar dijaga. Ini yang ingin kami pelajari untuk Mimika,”  Ia mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari keseriusan Komisi III DPRK Mimika dalam mencari model pengelolaan kebudayaan yang tepat untuk diterapkan di Kabupaten Mimika, khususnya dalam memperkuat eksistensi budaya lokal masyarakat asli. Dalam forum diskusi, Dinas Kebudayaan Mimika turut memaparkan gambaran singkat mengenai kondisi kebudayaan di Mimika, termasuk tantangan yang dihadapi dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan partisipasi generasi muda. Selain itu, persoalan pemasaran produk budaya lokal juga menjadi perhatian. Dinas Kebudayaan Mimika menilai para pelaku budaya dan kelompok binaan telah menghasilkan berbagai produk kerajinan, namun masih mengalami kendala dalam pemasaran agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana memaparkan berbagai strategi penguatan kebudayaan di Bali, mulai dari penguatan desa adat, pelindungan bahasa dan aksara Bali, penggunaan pakaian adat Bali, hingga pembentukan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat yang secara khusus menangani tata kelola desa adat. Sekretaris Komisi III DPRK Mimika Herman Tangke Pare menilai konsep desa adat di Bali menjadi salah satu poin penting yang sangat relevan untuk dipelajari dan dijadikan referensi di Mimika. “Kami ingin mendapat gambaran yang utuh terkait desa adat ini, karena konsep ini sangat menarik dan bisa menjadi bahan pembelajaran penting bagi kami di Mimika,” kata Tangke Pare. Sementara itu, Yan Peterson Laly menilai Badan Usaha Padruwen Desa Adat yang dinilai memiliki potensi besar dalam menopang kemandirian ekonomi masyarakat adat. “Saya sangat tertarik dengan konsep Bupda ini. Kami ingin tahu bagaimana pengelolaannya, bagaimana sistem pendapatannya, dan bagaimana aturan mainnya. Karena ini sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat adat,” ujarnya. Anggota Komisi III DPRK Mimika Sasiel Abugau menegaskan bahwa hasil studi tour harus jadi pijakan untuk memperkuat budaya masyarakat asli seperti Amungme dan Kamoro. #studitourdprkmimika #dinaskebudayaanbali #provinsibali #dprkmimika #komisiiii  Danau 82  Gafur  Rachman  DPRK MIMIKA", "post_id": "7634084575014096148"}}, {"key": "Gabus", "attributes": {"label": "Gabus", "x": 924.7481211310178, "y": 779.6210865363737, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9657, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634084575014096148", "id": "Gabus", "source": "tiktok-000001", "content": "TIMIKA,Nemangkawipos.com – Sinergitas antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Mimika kian diperkuat dalam upaya memajukan sektor kebudayaan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Komisi III DPRK Mimika bersama Dinas Kebudayaan Kab. mimika ke Provinsi Bali guna membedah tata kelola kebudayaan yang telah mendunia, Selasa (28/4/2026). ​Kunjungan tersebut bukan sekadar studi banding, melainkan langkah terukur untuk menyusun peta jalan pembangunan kebudayaan Mimika yang lebih inklusif. Dengan melibatkan OPD terkait, diharapkan hasil dari studi tiru ini dapat langsung diimplementasikan ke dalam program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat adat. Dalam kunjungan tersebut, Rombongan Komisi III DPRK Mimika diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana bersama jajarannya yang di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali pada Selasa,(28/4/2026).  Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Komisi III DPRK Mimika. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari hal-hal teknis yang nantinya bisa dibawa pulang dan diterapkan di Mimika.  Bali dipilih sebagai lokus studi tour karena dinilai berhasil membangun kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur. Menurutnya, Bali merupakan daerah yang tepat untuk dijadikan rujukan karena berhasil menjadikan budaya sebagai identitas, kekuatan sosial, sekaligus penopang ekonomi masyarakat.  “Budaya Bali sudah mendunia. Kami melihat pendekatan kultur budaya di Bali ini sangat luar biasa, tertata, dan benar-benar dijaga. Ini yang ingin kami pelajari untuk Mimika,”  Ia mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari keseriusan Komisi III DPRK Mimika dalam mencari model pengelolaan kebudayaan yang tepat untuk diterapkan di Kabupaten Mimika, khususnya dalam memperkuat eksistensi budaya lokal masyarakat asli. Dalam forum diskusi, Dinas Kebudayaan Mimika turut memaparkan gambaran singkat mengenai kondisi kebudayaan di Mimika, termasuk tantangan yang dihadapi dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan partisipasi generasi muda. Selain itu, persoalan pemasaran produk budaya lokal juga menjadi perhatian. Dinas Kebudayaan Mimika menilai para pelaku budaya dan kelompok binaan telah menghasilkan berbagai produk kerajinan, namun masih mengalami kendala dalam pemasaran agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana memaparkan berbagai strategi penguatan kebudayaan di Bali, mulai dari penguatan desa adat, pelindungan bahasa dan aksara Bali, penggunaan pakaian adat Bali, hingga pembentukan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat yang secara khusus menangani tata kelola desa adat. Sekretaris Komisi III DPRK Mimika Herman Tangke Pare menilai konsep desa adat di Bali menjadi salah satu poin penting yang sangat relevan untuk dipelajari dan dijadikan referensi di Mimika. “Kami ingin mendapat gambaran yang utuh terkait desa adat ini, karena konsep ini sangat menarik dan bisa menjadi bahan pembelajaran penting bagi kami di Mimika,” kata Tangke Pare. Sementara itu, Yan Peterson Laly menilai Badan Usaha Padruwen Desa Adat yang dinilai memiliki potensi besar dalam menopang kemandirian ekonomi masyarakat adat. “Saya sangat tertarik dengan konsep Bupda ini. Kami ingin tahu bagaimana pengelolaannya, bagaimana sistem pendapatannya, dan bagaimana aturan mainnya. Karena ini sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat adat,” ujarnya. Anggota Komisi III DPRK Mimika Sasiel Abugau menegaskan bahwa hasil studi tour harus jadi pijakan untuk memperkuat budaya masyarakat asli seperti Amungme dan Kamoro. #studitourdprkmimika #dinaskebudayaanbali #provinsibali #dprkmimika #komisiiii  Danau 82  Gafur  Rachman  DPRK MIMIKA", "post_id": "7634084575014096148"}}, {"key": "Herman", "attributes": {"label": "Herman", "x": 492.1677141531249, "y": 110.02223857870896, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9657, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634084575014096148", "id": "Herman", "source": "tiktok-000001", "content": "TIMIKA,Nemangkawipos.com – Sinergitas antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Mimika kian diperkuat dalam upaya memajukan sektor kebudayaan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Komisi III DPRK Mimika bersama Dinas Kebudayaan Kab. mimika ke Provinsi Bali guna membedah tata kelola kebudayaan yang telah mendunia, Selasa (28/4/2026). ​Kunjungan tersebut bukan sekadar studi banding, melainkan langkah terukur untuk menyusun peta jalan pembangunan kebudayaan Mimika yang lebih inklusif. Dengan melibatkan OPD terkait, diharapkan hasil dari studi tiru ini dapat langsung diimplementasikan ke dalam program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat adat. Dalam kunjungan tersebut, Rombongan Komisi III DPRK Mimika diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana bersama jajarannya yang di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali pada Selasa,(28/4/2026).  Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Komisi III DPRK Mimika. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari hal-hal teknis yang nantinya bisa dibawa pulang dan diterapkan di Mimika.  Bali dipilih sebagai lokus studi tour karena dinilai berhasil membangun kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur. Menurutnya, Bali merupakan daerah yang tepat untuk dijadikan rujukan karena berhasil menjadikan budaya sebagai identitas, kekuatan sosial, sekaligus penopang ekonomi masyarakat.  “Budaya Bali sudah mendunia. Kami melihat pendekatan kultur budaya di Bali ini sangat luar biasa, tertata, dan benar-benar dijaga. Ini yang ingin kami pelajari untuk Mimika,”  Ia mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari keseriusan Komisi III DPRK Mimika dalam mencari model pengelolaan kebudayaan yang tepat untuk diterapkan di Kabupaten Mimika, khususnya dalam memperkuat eksistensi budaya lokal masyarakat asli. Dalam forum diskusi, Dinas Kebudayaan Mimika turut memaparkan gambaran singkat mengenai kondisi kebudayaan di Mimika, termasuk tantangan yang dihadapi dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan partisipasi generasi muda. Selain itu, persoalan pemasaran produk budaya lokal juga menjadi perhatian. Dinas Kebudayaan Mimika menilai para pelaku budaya dan kelompok binaan telah menghasilkan berbagai produk kerajinan, namun masih mengalami kendala dalam pemasaran agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana memaparkan berbagai strategi penguatan kebudayaan di Bali, mulai dari penguatan desa adat, pelindungan bahasa dan aksara Bali, penggunaan pakaian adat Bali, hingga pembentukan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat yang secara khusus menangani tata kelola desa adat. Sekretaris Komisi III DPRK Mimika Herman Tangke Pare menilai konsep desa adat di Bali menjadi salah satu poin penting yang sangat relevan untuk dipelajari dan dijadikan referensi di Mimika. “Kami ingin mendapat gambaran yang utuh terkait desa adat ini, karena konsep ini sangat menarik dan bisa menjadi bahan pembelajaran penting bagi kami di Mimika,” kata Tangke Pare. Sementara itu, Yan Peterson Laly menilai Badan Usaha Padruwen Desa Adat yang dinilai memiliki potensi besar dalam menopang kemandirian ekonomi masyarakat adat. “Saya sangat tertarik dengan konsep Bupda ini. Kami ingin tahu bagaimana pengelolaannya, bagaimana sistem pendapatannya, dan bagaimana aturan mainnya. Karena ini sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat adat,” ujarnya. Anggota Komisi III DPRK Mimika Sasiel Abugau menegaskan bahwa hasil studi tour harus jadi pijakan untuk memperkuat budaya masyarakat asli seperti Amungme dan Kamoro. #studitourdprkmimika #dinaskebudayaanbali #provinsibali #dprkmimika #komisiiii  Danau 82  Gafur  Rachman  DPRK MIMIKA", "post_id": "7634084575014096148"}}, {"key": "Rampeani", "attributes": {"label": "Rampeani", "x": 723.4408651925177, "y": 604.9415025503239, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9657, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634084575014096148", "id": "Rampeani", "source": "tiktok-000001", "content": "TIMIKA,Nemangkawipos.com – Sinergitas antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Mimika kian diperkuat dalam upaya memajukan sektor kebudayaan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Komisi III DPRK Mimika bersama Dinas Kebudayaan Kab. mimika ke Provinsi Bali guna membedah tata kelola kebudayaan yang telah mendunia, Selasa (28/4/2026). ​Kunjungan tersebut bukan sekadar studi banding, melainkan langkah terukur untuk menyusun peta jalan pembangunan kebudayaan Mimika yang lebih inklusif. Dengan melibatkan OPD terkait, diharapkan hasil dari studi tiru ini dapat langsung diimplementasikan ke dalam program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat adat. Dalam kunjungan tersebut, Rombongan Komisi III DPRK Mimika diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana bersama jajarannya yang di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali pada Selasa,(28/4/2026).  Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Komisi III DPRK Mimika. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari hal-hal teknis yang nantinya bisa dibawa pulang dan diterapkan di Mimika.  Bali dipilih sebagai lokus studi tour karena dinilai berhasil membangun kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur. Menurutnya, Bali merupakan daerah yang tepat untuk dijadikan rujukan karena berhasil menjadikan budaya sebagai identitas, kekuatan sosial, sekaligus penopang ekonomi masyarakat.  “Budaya Bali sudah mendunia. Kami melihat pendekatan kultur budaya di Bali ini sangat luar biasa, tertata, dan benar-benar dijaga. Ini yang ingin kami pelajari untuk Mimika,”  Ia mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari keseriusan Komisi III DPRK Mimika dalam mencari model pengelolaan kebudayaan yang tepat untuk diterapkan di Kabupaten Mimika, khususnya dalam memperkuat eksistensi budaya lokal masyarakat asli. Dalam forum diskusi, Dinas Kebudayaan Mimika turut memaparkan gambaran singkat mengenai kondisi kebudayaan di Mimika, termasuk tantangan yang dihadapi dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan partisipasi generasi muda. Selain itu, persoalan pemasaran produk budaya lokal juga menjadi perhatian. Dinas Kebudayaan Mimika menilai para pelaku budaya dan kelompok binaan telah menghasilkan berbagai produk kerajinan, namun masih mengalami kendala dalam pemasaran agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana memaparkan berbagai strategi penguatan kebudayaan di Bali, mulai dari penguatan desa adat, pelindungan bahasa dan aksara Bali, penggunaan pakaian adat Bali, hingga pembentukan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat yang secara khusus menangani tata kelola desa adat. Sekretaris Komisi III DPRK Mimika Herman Tangke Pare menilai konsep desa adat di Bali menjadi salah satu poin penting yang sangat relevan untuk dipelajari dan dijadikan referensi di Mimika. “Kami ingin mendapat gambaran yang utuh terkait desa adat ini, karena konsep ini sangat menarik dan bisa menjadi bahan pembelajaran penting bagi kami di Mimika,” kata Tangke Pare. Sementara itu, Yan Peterson Laly menilai Badan Usaha Padruwen Desa Adat yang dinilai memiliki potensi besar dalam menopang kemandirian ekonomi masyarakat adat. “Saya sangat tertarik dengan konsep Bupda ini. Kami ingin tahu bagaimana pengelolaannya, bagaimana sistem pendapatannya, dan bagaimana aturan mainnya. Karena ini sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat adat,” ujarnya. Anggota Komisi III DPRK Mimika Sasiel Abugau menegaskan bahwa hasil studi tour harus jadi pijakan untuk memperkuat budaya masyarakat asli seperti Amungme dan Kamoro. #studitourdprkmimika #dinaskebudayaanbali #provinsibali #dprkmimika #komisiiii  Danau 82  Gafur  Rachman  DPRK MIMIKA", "post_id": "7634084575014096148"}}, {"key": "HUMAS", "attributes": {"label": "HUMAS", "x": 777.9495525662331, "y": 753.6449524198894, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9657, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634084575014096148", "id": "HUMAS", "source": "tiktok-000001", "content": "TIMIKA,Nemangkawipos.com – Sinergitas antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Mimika kian diperkuat dalam upaya memajukan sektor kebudayaan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Komisi III DPRK Mimika bersama Dinas Kebudayaan Kab. mimika ke Provinsi Bali guna membedah tata kelola kebudayaan yang telah mendunia, Selasa (28/4/2026). ​Kunjungan tersebut bukan sekadar studi banding, melainkan langkah terukur untuk menyusun peta jalan pembangunan kebudayaan Mimika yang lebih inklusif. Dengan melibatkan OPD terkait, diharapkan hasil dari studi tiru ini dapat langsung diimplementasikan ke dalam program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat adat. Dalam kunjungan tersebut, Rombongan Komisi III DPRK Mimika diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana bersama jajarannya yang di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali pada Selasa,(28/4/2026).  Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Komisi III DPRK Mimika. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari hal-hal teknis yang nantinya bisa dibawa pulang dan diterapkan di Mimika.  Bali dipilih sebagai lokus studi tour karena dinilai berhasil membangun kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur. Menurutnya, Bali merupakan daerah yang tepat untuk dijadikan rujukan karena berhasil menjadikan budaya sebagai identitas, kekuatan sosial, sekaligus penopang ekonomi masyarakat.  “Budaya Bali sudah mendunia. Kami melihat pendekatan kultur budaya di Bali ini sangat luar biasa, tertata, dan benar-benar dijaga. Ini yang ingin kami pelajari untuk Mimika,”  Ia mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari keseriusan Komisi III DPRK Mimika dalam mencari model pengelolaan kebudayaan yang tepat untuk diterapkan di Kabupaten Mimika, khususnya dalam memperkuat eksistensi budaya lokal masyarakat asli. Dalam forum diskusi, Dinas Kebudayaan Mimika turut memaparkan gambaran singkat mengenai kondisi kebudayaan di Mimika, termasuk tantangan yang dihadapi dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan partisipasi generasi muda. Selain itu, persoalan pemasaran produk budaya lokal juga menjadi perhatian. Dinas Kebudayaan Mimika menilai para pelaku budaya dan kelompok binaan telah menghasilkan berbagai produk kerajinan, namun masih mengalami kendala dalam pemasaran agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana memaparkan berbagai strategi penguatan kebudayaan di Bali, mulai dari penguatan desa adat, pelindungan bahasa dan aksara Bali, penggunaan pakaian adat Bali, hingga pembentukan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat yang secara khusus menangani tata kelola desa adat. Sekretaris Komisi III DPRK Mimika Herman Tangke Pare menilai konsep desa adat di Bali menjadi salah satu poin penting yang sangat relevan untuk dipelajari dan dijadikan referensi di Mimika. “Kami ingin mendapat gambaran yang utuh terkait desa adat ini, karena konsep ini sangat menarik dan bisa menjadi bahan pembelajaran penting bagi kami di Mimika,” kata Tangke Pare. Sementara itu, Yan Peterson Laly menilai Badan Usaha Padruwen Desa Adat yang dinilai memiliki potensi besar dalam menopang kemandirian ekonomi masyarakat adat. “Saya sangat tertarik dengan konsep Bupda ini. Kami ingin tahu bagaimana pengelolaannya, bagaimana sistem pendapatannya, dan bagaimana aturan mainnya. Karena ini sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat adat,” ujarnya. Anggota Komisi III DPRK Mimika Sasiel Abugau menegaskan bahwa hasil studi tour harus jadi pijakan untuk memperkuat budaya masyarakat asli seperti Amungme dan Kamoro. #studitourdprkmimika #dinaskebudayaanbali #provinsibali #dprkmimika #komisiiii  Danau 82  Gafur  Rachman  DPRK MIMIKA", "post_id": "7634084575014096148"}}, {"key": "halodenpasar", "attributes": {"label": "halodenpasar", "x": 361.6904722304245, "y": 288.31333466861895, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7600604920726785287", "id": "halodenpasar", "source": "tiktok-000001", "content": "Dugaan peralihan penguasaan hutan mangrove seluas 82 hektare di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai ke PT Bali Turtle Island Development (BTID) memicu sorotan tajam kalangan akademisi dan DPRD Bali. Isu ini mencuat di tengah pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali yang dinilai menyimpan persoalan serius terkait status kawasan lindung dan mekanisme perizinannya. Awalnya, informasi yang beredar di publik menyebut luasan mangrove yang dikuasai hanya sekitar 62 hektare. Namun, hasil penelusuran terbaru menunjukkan angka yang lebih besar. Bahkan, diduga luasnya mencapai 82 hektar. “Dari informasi awal luasnya 62 hektar dikuasai. Ternyata yang benar adalah 82 hektar mangrove dijadikan kawasan,” jelas sumber. Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., menegaskan persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan kepada publik. “Kalau ini benar, izinnya dari mana? Ini harus dijelaskan secara terbuka. Jangan sampai kawasan lindung diambil tanpa transparansi,” tegas Prof. Putu Rumawan Salain, Rabu (28/1/2026).   Via •", "post_id": "7600604920726785287"}}, {"key": "balinewsid", "attributes": {"label": "balinewsid", "x": 825.3482599487619, "y": 70.13987481281936, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7600604920726785287", "id": "balinewsid", "source": "tiktok-000001", "content": "Dugaan peralihan penguasaan hutan mangrove seluas 82 hektare di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai ke PT Bali Turtle Island Development (BTID) memicu sorotan tajam kalangan akademisi dan DPRD Bali. Isu ini mencuat di tengah pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali yang dinilai menyimpan persoalan serius terkait status kawasan lindung dan mekanisme perizinannya. Awalnya, informasi yang beredar di publik menyebut luasan mangrove yang dikuasai hanya sekitar 62 hektare. Namun, hasil penelusuran terbaru menunjukkan angka yang lebih besar. Bahkan, diduga luasnya mencapai 82 hektar. “Dari informasi awal luasnya 62 hektar dikuasai. Ternyata yang benar adalah 82 hektar mangrove dijadikan kawasan,” jelas sumber. Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., menegaskan persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan kepada publik. “Kalau ini benar, izinnya dari mana? Ini harus dijelaskan secara terbuka. Jangan sampai kawasan lindung diambil tanpa transparansi,” tegas Prof. Putu Rumawan Salain, Rabu (28/1/2026).   Via •", "post_id": "7600604920726785287"}}, {"key": "haidar1u", "attributes": {"label": "haidar1u", "x": 698.2323380784009, "y": 621.8414398717791, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631914616318364935", "id": "haidar1u", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan bahkan menembus level Rp17.300 per dolar AS pada perdagangan pagi 23 April 2026. Hingga pukul 09.35 WIB, rupiah tercatat berada di posisi Rp17.310 per dolar AS atau melemah sekitar 0,74% dibanding penutupan sebelumnya. Pelemahan ini menjadikan rupiah sebagai mata uang dengan kinerja terburuk di Asia pada hari tersebut, sekaligus mencatatkan level terlemah sepanjang sejarah. Tekanan ini dipicu kombinasi faktor eksternal dan domestik, mulai dari ketegangan geopolitik terkait kebijakan Amerika Serikat terhadap Iran hingga kuatnya data ekonomi AS yang mendorong penguatan dolar. Di dalam negeri, beban jatuh tempo utang pemerintah yang besar juga turut menambah tekanan. Ke depan, pergerakan rupiah diperkirakan masih terbatas di kisaran Rp17.250-Rp17.308, dengan Bank Indonesia berupaya menjaga stabilitas melalui kebijakan suku bunga. preset: #fyp #uang #rupiah #indonesia #prabowo", "post_id": "7631914616318364935"}}, {"key": "snowpreset", "attributes": {"label": "snowpreset", "x": 715.1180086469475, "y": 705.4083837045275, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631914616318364935", "id": "snowpreset", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan bahkan menembus level Rp17.300 per dolar AS pada perdagangan pagi 23 April 2026. Hingga pukul 09.35 WIB, rupiah tercatat berada di posisi Rp17.310 per dolar AS atau melemah sekitar 0,74% dibanding penutupan sebelumnya. Pelemahan ini menjadikan rupiah sebagai mata uang dengan kinerja terburuk di Asia pada hari tersebut, sekaligus mencatatkan level terlemah sepanjang sejarah. Tekanan ini dipicu kombinasi faktor eksternal dan domestik, mulai dari ketegangan geopolitik terkait kebijakan Amerika Serikat terhadap Iran hingga kuatnya data ekonomi AS yang mendorong penguatan dolar. Di dalam negeri, beban jatuh tempo utang pemerintah yang besar juga turut menambah tekanan. Ke depan, pergerakan rupiah diperkirakan masih terbatas di kisaran Rp17.250-Rp17.308, dengan Bank Indonesia berupaya menjaga stabilitas melalui kebijakan suku bunga. preset: #fyp #uang #rupiah #indonesia #prabowo", "post_id": "7631914616318364935"}}, {"key": "pakyee2", "attributes": {"label": "pakyee2", "x": 980.8612672558318, "y": 600.6562589517935, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7583955647255956744", "id": "pakyee2", "source": "tiktok-000001", "content": "Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2025 tercatat sebesar US$ 423,9 miliar, menurun dibandingkan dengan posisi ULN pada September 2025 sebesar US$ 425,6 miliar. Meski demikian secara tahunan, ULN Indonesia tumbuh 0,3% (yoy) yang terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN sektor publik. Berdasarkan siaran pers Bank Indonesia, Senin (15/12/2025), posisi ULN pemerintah pada Oktober 2025 tercatat sebesar US$210,5 miliar, atau secara tahunan tumbuh 4,7% (yoy). Perkembangan ULN tersebut dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional seiring tetap baiknya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia yang positif di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi ULN swasta tercatat sebesar US$ 190,7 miliar pada Oktober 2025, lebih rendah dibandingkan dengan posisi pada September 2025 sebesar 192,5 miliar dolar AS. Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,9% (yoy). Penurunan posisi ULN terjadi pada kelompok peminjam lembaga keuangan (financial corporations) dan perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations), yang masing-masing tercatat kontraksi sebesar 4,7% (yoy) dan 1,2% (yoy). Berdasarkan sektor ekonomi, posisi ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan & Penggalian, dengan pangsa mencapai 80,9% terhadap total ULN swasta. \"Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya,\" tulis BI. Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tercatat 29,3% pada Oktober 2025, serta dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 86,2% dari total ULN. \"Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian.\" #cnbcindonesia #uln #menurun #bi #modalasing   yee  yee  yee", "post_id": "7583955647255956744"}}, {"key": "Pak", "attributes": {"label": "Pak", "x": 56.39362942873794, "y": 129.92110171828898, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "7583955647255956744", "id": "Pak", "source": "tiktok-000001", "content": "Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2025 tercatat sebesar US$ 423,9 miliar, menurun dibandingkan dengan posisi ULN pada September 2025 sebesar US$ 425,6 miliar. Meski demikian secara tahunan, ULN Indonesia tumbuh 0,3% (yoy) yang terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN sektor publik. Berdasarkan siaran pers Bank Indonesia, Senin (15/12/2025), posisi ULN pemerintah pada Oktober 2025 tercatat sebesar US$210,5 miliar, atau secara tahunan tumbuh 4,7% (yoy). Perkembangan ULN tersebut dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional seiring tetap baiknya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia yang positif di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi ULN swasta tercatat sebesar US$ 190,7 miliar pada Oktober 2025, lebih rendah dibandingkan dengan posisi pada September 2025 sebesar 192,5 miliar dolar AS. Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,9% (yoy). Penurunan posisi ULN terjadi pada kelompok peminjam lembaga keuangan (financial corporations) dan perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations), yang masing-masing tercatat kontraksi sebesar 4,7% (yoy) dan 1,2% (yoy). Berdasarkan sektor ekonomi, posisi ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan & Penggalian, dengan pangsa mencapai 80,9% terhadap total ULN swasta. \"Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya,\" tulis BI. Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tercatat 29,3% pada Oktober 2025, serta dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 86,2% dari total ULN. \"Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian.\" #cnbcindonesia #uln #menurun #bi #modalasing   yee  yee  yee", "post_id": "7583955647255956744"}}, {"key": "semetonbadung", "attributes": {"label": "semetonbadung", "x": 697.075826229929, "y": 54.475547871114415, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7629151235974647047", "id": "semetonbadung", "source": "tiktok-000001", "content": "Polda Bali Ungkap Dua Kasus Peredaran Narkotika Libatkan WNA Senilai 19,8 Miliar Rupiah Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika dengan berhasil mengungkap dua kasus besar dalam waktu berdekatan, yakni penyelundupan narkotika jenis kokain lebih dari 2,5 Kg jaringan internasional serta peredaran narkotika jenis MDMA (ekstasi) 1.284 Butir di wilayah kuta selatan. Dari kedua BB narkotika tersebut mencapai harga hingga 19,8 Miliar Rupiah. Salah satu kasus, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial AB, laki-laki 34 tahun asal Jember Jatim, yang berperan sebagai kurir. Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi narkotika di kawasan desa bualu yang menyasar peredaran tempat hiburan malam. Pada minggu, 12 April 2026 sekitar pukul 20.20 Wita, petugas berhasil mengamankan tersangka an. AB. di sebuah room tempat hiburan malam di kawasan Benoa. Dari penggeledahan awal ditemukan tiga pecahan tablet yang diduga ekstasi. Pengembangan kasus kemudian mengarah ke tempat tinggal tersangka AB di wilayah Pemogan, Denpasar Selatan. Dari hasil penggeledahan di kamar kos, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan di atas plafon berupa satu kotak berisi lima plastik bening yang masing-masing berisi tablet warna merah muda berlogo TMT. Total barang bukti yang diamankan sebanyak 1.284 butir dengan berat netto sekitar 634 gram. Berdasarkan keterangan tersangka, narkotika tersebut diperoleh dari seseorang yang tidak dikenal atas arahan seorang berinisial N yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), dengan lokasi pengambilan di kawasan Jalan Sunset Road, Denpasar. Tersangka mengaku menjalankan aksinya karena alasan ekonomi. Dari kasus ini, Polda Bali berhasil mengamankan barang bukti senilai sekitar Rp1,28 miliar serta menyelamatkan 1.284 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika. Sumber:  #poldabali #foryou #jangkauanluas #viral #fyp", "post_id": "7629151235974647047"}}, {"key": "old.money937", "attributes": {"label": "old.money937", "x": 475.3859499104163, "y": 793.1704818242135, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "7632883834178063623", "id": "old.money937", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "Gibran", "attributes": {"label": "Gibran", "x": 316.53164818035896, "y": 182.03301680493368, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "Gibran", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "Purbaya", "attributes": {"label": "Purbaya", "x": 209.14595014496152, "y": 881.260690361261, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "Purbaya", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "vodca", "attributes": {"label": "vodca", "x": 232.5448760515022, "y": 335.8226415194268, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "vodca", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "MR.", "attributes": {"label": "MR.", "x": 865.5505705538297, "y": 143.9779604219279, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "MR.", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "Vansena", "attributes": {"label": "Vansena", "x": 73.27369404576811, "y": 619.5500130588522, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "Vansena", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "Oke", "attributes": {"label": "Oke", "x": 393.91874096792424, "y": 919.2308080720304, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "Oke", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "KEDUBES", "attributes": {"label": "KEDUBES", "x": 274.86701629246977, "y": 73.53296299396106, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "KEDUBES", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "jambore53", "attributes": {"label": "jambore53", "x": 589.2432492631242, "y": 148.8245778487557, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "jambore53", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "infokalbar99", "attributes": {"label": "infokalbar99", "x": 165.9052402086384, "y": 918.45284093077, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "infokalbar99", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 671.6333663078195, "y": 461.15545019255677, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0052, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "100064846741980_1402386885266190", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, jangan lewatkan update langkah-langkah yang ditempuh BI untuk menghadapi tantangan global, guna mempertahankan stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional!\n\nSaksikan, TIGA HARI LAGI!\n\n📖: Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Bulan April 2026 dengan cakupan Triwulanan.\n🗓️: Rabu, 22 April 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://youtube.com/  \n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/ \n\nCatat waktunya dan mari terus #BeriMakna untuk ekonomi Indonesia!", "post_id": "100064846741980_1402386885266190"}}, {"key": "bankindonesiachannel", "attributes": {"label": "bankindonesiachannel", "x": 368.3151096270676, "y": 692.4402759355935, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 3.5807, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "100064846741980_1402386885266190", "id": "bankindonesiachannel", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, jangan lewatkan update langkah-langkah yang ditempuh BI untuk menghadapi tantangan global, guna mempertahankan stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional!\n\nSaksikan, TIGA HARI LAGI!\n\n📖: Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Bulan April 2026 dengan cakupan Triwulanan.\n🗓️: Rabu, 22 April 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://youtube.com/  \n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/ \n\nCatat waktunya dan mari terus #BeriMakna untuk ekonomi Indonesia!", "post_id": "100064846741980_1402386885266190"}}, {"key": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "KanalBankIndonesia/live", "x": 647.4940188388016, "y": 190.36558816344484, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 3.5807, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "100064846741980_1403953225109556", "id": "KanalBankIndonesia/live", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong penyaluran kredit/pembiayaan perbankan ke sektor prioritas,  sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nLalu, bagaimana perkembangan kredit/pembiayaan perbankan, serta penyaluran KLM oleh perbankan ke sektor-sektor prioritasi?\n\n#SobatRupiah bisa #BeriMakna mendapatkan jawabannya BESOK!\n\n📖: Pengumuman Hasil #RDGBI Bulan April 2026 dengan Cakupan Triwulanan.\n🗓️: Rabu, 22 April 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://www.youtube.com/\n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/", "post_id": "100064846741980_1403953225109556"}}, {"key": "budayabalinee", "attributes": {"label": "budayabalinee", "x": 766.0270363390832, "y": 327.0084692395521, "size": 11.08, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 94.2995, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "101439757880412_1411555467677701", "id": "budayabalinee", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.\n\nSource : \n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #bupatiadiarnawa #rupslb", "post_id": "101439757880412_1411555467677701"}}, {"key": "nusabali_com", "attributes": {"label": "nusabali_com", "x": 949.5597116947339, "y": 226.9053631718021, "size": 4.3, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7429, "eigenvector": 15.14, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "101439757880412_1408002371366344", "id": "nusabali_com", "source": "facebook-000001", "content": "Pengurus Kadin Bali Resmi Dilantik di Art Center—\nDorong Transformasi Ekonomi dan Citra Positif Pariwisata\n\nDENPASAR, NusaBali.com — \nKamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali resmi mengukuhkan dan melantik Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan, serta Dewan Pengurus masa bakti 2025–2030 di Art Center, Sabtu (25/4/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Kadin sebagai wadah utama dunia usaha di Bali, sekaligus mendorong transformasi ekonomi daerah di tengah tantangan global dan dinamika sektor pariwisata.\n\nKetua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie menekankan pentingnya menjaga citra Bali, terutama dalam pemberitaan di media, baik nasional maupun internasional. Menurutnya, informasi yang tersebar di ruang publik memiliki dampak besar terhadap persepsi wisatawan. “Pemberitaan kecil bisa menjadi besar. Isu terkait peta wisata, kenyamanan, hingga keamanan harus dijaga bersama. Kadin Indonesia akan turut menyuarakan pentingnya menjaga kualitas informasi, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah,” ujarnya.\n\nIa juga menyoroti perlunya perhatian khusus terhadap sektor pariwisata di tengah indikasi penurunan wisatawan domestik, yang diduga dipengaruhi kenaikan harga tiket pesawat. Namun demikian, pergerakan wisatawan melalui jalur darat dinilai masih cukup stabil.\n.\nSumber :", "post_id": "101439757880412_1408002371366344"}}, {"key": "@NTVNewsIdn", "attributes": {"label": "@NTVNewsIdn", "x": 208.62803100975114, "y": 607.358008030466, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bTzQyZcbSUs", "id": "@NTVNewsIdn", "source": "youtube-000001", "content": "Wamenkraf Beri Penjelasan soal Cara Hitung di Industri Kreatif: Semua Proses Bernilai | NTV\n\nhttps://www.ntvnews.id/ - Wamenkraf Beri Penjelasan soal Cara Hitung di Industri Kreatif: Semua Proses Bernilai | NTV\n\nWakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenkraf) Irene Umar, memberikan penjelasan terkait cara menghitung di industri kreatif. Menurut Irene setiap produksi yang meliputi ide hingga pengembangan teknis memiliki nilai. Hal itu ia sampaikan dalam unggahan di akun Instagramnya  pada Selasa (31/3/2026).\n\n#ireneumar #amsalsitepu #ekonomikreatif \n\nDKANTV\n\nSaksikan Nusantara TV di Jabodetabek 43 UHF | JaBar 35 UHF | JaTeng 36 UHF | DI Yogya 29 UHF | JaTim 38 UHF | SumUt 28 UHF | SulSel 34 UHF | KalSel 45 UHF | Bali 39 UHF | Lampung 42 UHF | KepRi 48 UHF | Satelit Telkomsat 3720 Mhz | vidio.com | Indihome channel 128 | USeeTV | My Republic | nusantaratv.com/live | Platform Appstore & Playstore\n\nSaksikan live streaming NTVnews.id hanya di https://www.ntvnews.id/live\nDan jangan lupa untuk follow akun media sosial NTVnews.id untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nInstagram:   / ntvnews.id  \nTiktok:   / ntvnewsdotid  \nX:   / ntvnewsid  \nWebsite: https://www.ntvnews.id/", "post_id": "bTzQyZcbSUs"}}, {"key": "irene.umar", "attributes": {"label": "irene.umar", "x": 152.59994087401995, "y": 878.8148955001208, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bTzQyZcbSUs", "id": "irene.umar", "source": "youtube-000001", "content": "Wamenkraf Beri Penjelasan soal Cara Hitung di Industri Kreatif: Semua Proses Bernilai | NTV\n\nhttps://www.ntvnews.id/ - Wamenkraf Beri Penjelasan soal Cara Hitung di Industri Kreatif: Semua Proses Bernilai | NTV\n\nWakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenkraf) Irene Umar, memberikan penjelasan terkait cara menghitung di industri kreatif. Menurut Irene setiap produksi yang meliputi ide hingga pengembangan teknis memiliki nilai. Hal itu ia sampaikan dalam unggahan di akun Instagramnya  pada Selasa (31/3/2026).\n\n#ireneumar #amsalsitepu #ekonomikreatif \n\nDKANTV\n\nSaksikan Nusantara TV di Jabodetabek 43 UHF | JaBar 35 UHF | JaTeng 36 UHF | DI Yogya 29 UHF | JaTim 38 UHF | SumUt 28 UHF | SulSel 34 UHF | KalSel 45 UHF | Bali 39 UHF | Lampung 42 UHF | KepRi 48 UHF | Satelit Telkomsat 3720 Mhz | vidio.com | Indihome channel 128 | USeeTV | My Republic | nusantaratv.com/live | Platform Appstore & Playstore\n\nSaksikan live streaming NTVnews.id hanya di https://www.ntvnews.id/live\nDan jangan lupa untuk follow akun media sosial NTVnews.id untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nInstagram:   / ntvnews.id  \nTiktok:   / ntvnewsdotid  \nX:   / ntvnewsid  \nWebsite: https://www.ntvnews.id/", "post_id": "bTzQyZcbSUs"}}, {"key": "@gotvnewsofficial", "attributes": {"label": "@gotvnewsofficial", "x": 52.35476783554815, "y": 99.0215611493982, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "O4AY5YjjN0U", "id": "@gotvnewsofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Polemik Sedimentasi Pasir Laut, DPRD Kepri Tampung Aspirasi Nelayan Numbing\n\nGOTVNEWS, Tanjungpinang – Komisi II DPRD Kepri menggelar RDP bersama nelayan Desa Numbing, Jumat (17/4/2026), membahas rencana pengerukan sedimentasi pasir laut.\n\nNelayan menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan mata pencaharian. Tercatat 15 poin keberatan yang diminta dicarikan solusi.\n\nKetua Komisi II DPRD Kepri, Khazalik, menegaskan pihaknya menampung seluruh aspirasi dengan menyeimbangkan kepentingan lingkungan dan ekonomi.\n\n\"Kita mendengar dan menampung aspirasi semua masyarakat hari ini, lingkungan harus dijaga, namun ekonomi juga dibangun demi kemaslahatan umat,\" ucapnya usai RDP.\n\nKepala Desa Numbing, Herry Yudo Santoso, menyebut rencana 13 perusahaan pengerukan memicu pro-kontra, meski telah melalui sejumlah konsultasi publik dan belum ada yang beroperasi.\n\n13 perusahaan telah melakukan konsultasi publik, 6 diantaranya telah membahas AMDAL, 3 telah mengajukan kompensasi, dan 1 CSR.\n\n\"Mudah-mudahan hari ini menjadi titik terang bagi kita semua, pihak desa hanya menerima hasil kerja dari yang diamanahkan terkait urusan tanda tangan warga,\" jelasnya.\n\nPerwakilan nelayan Numbing, Rudi, mengatakan dampak dirasakan hingga empat kecamatan. Warga juga menandatangani petisi penolakan dan akan terus mengawal kebijakan tersebut.\n\n\"Jika tanggapan kami tidak dipenuhi, kami akan berasumsi opsi tidak percaya kepada pemerintah. Kami akan terus mengawal dan menyuarakan hal ini,\" Pungkasnya. (Ald)\n\n#polemik #sedimentasipasirlaut #dprdkepri #aspirasinelayan #nelayannumbing #gotvnews \n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\n------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi kami untuk mendapatkan konten dan berita menarik lainnya\n\nWebsite GO TV NEWS  https://gotvnews.co.id/\n\nFacebook GO TV NEWS   / redaksigotvnews.co.id  \n\nInstagram GO TV NEWS https:   / redaksigotv  \n\nTiktok GOTVNEW :   / gotv.id  \n\n#gotvnews #beritaviral #beritaterkini #livestreaming #breakingnews #news  #kepri #terbaru #terupdate #terpercaya #tanjungpinang #batam #karimun #lingga #bintan #natuna #anambas #beritaterbaru #beritakepri #keprisehat #kabarkepri #keprihariini #nasional #jakarta \n\nJangan lupa saksikan terus kami di Official Youtube GO TV NEWS dan Website Berita resmi kami di gotvnews.co.id\n--------------------------------------------------------------------------------------------------\nCopyright© GOTVNEWS\n--------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "O4AY5YjjN0U"}}, {"key": "gotvnewsofficial", "attributes": {"label": "gotvnewsofficial", "x": 352.06869130706673, "y": 133.44568887532793, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "O4AY5YjjN0U", "id": "gotvnewsofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Polemik Sedimentasi Pasir Laut, DPRD Kepri Tampung Aspirasi Nelayan Numbing\n\nGOTVNEWS, Tanjungpinang – Komisi II DPRD Kepri menggelar RDP bersama nelayan Desa Numbing, Jumat (17/4/2026), membahas rencana pengerukan sedimentasi pasir laut.\n\nNelayan menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan mata pencaharian. Tercatat 15 poin keberatan yang diminta dicarikan solusi.\n\nKetua Komisi II DPRD Kepri, Khazalik, menegaskan pihaknya menampung seluruh aspirasi dengan menyeimbangkan kepentingan lingkungan dan ekonomi.\n\n\"Kita mendengar dan menampung aspirasi semua masyarakat hari ini, lingkungan harus dijaga, namun ekonomi juga dibangun demi kemaslahatan umat,\" ucapnya usai RDP.\n\nKepala Desa Numbing, Herry Yudo Santoso, menyebut rencana 13 perusahaan pengerukan memicu pro-kontra, meski telah melalui sejumlah konsultasi publik dan belum ada yang beroperasi.\n\n13 perusahaan telah melakukan konsultasi publik, 6 diantaranya telah membahas AMDAL, 3 telah mengajukan kompensasi, dan 1 CSR.\n\n\"Mudah-mudahan hari ini menjadi titik terang bagi kita semua, pihak desa hanya menerima hasil kerja dari yang diamanahkan terkait urusan tanda tangan warga,\" jelasnya.\n\nPerwakilan nelayan Numbing, Rudi, mengatakan dampak dirasakan hingga empat kecamatan. Warga juga menandatangani petisi penolakan dan akan terus mengawal kebijakan tersebut.\n\n\"Jika tanggapan kami tidak dipenuhi, kami akan berasumsi opsi tidak percaya kepada pemerintah. Kami akan terus mengawal dan menyuarakan hal ini,\" Pungkasnya. (Ald)\n\n#polemik #sedimentasipasirlaut #dprdkepri #aspirasinelayan #nelayannumbing #gotvnews \n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\n------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi kami untuk mendapatkan konten dan berita menarik lainnya\n\nWebsite GO TV NEWS  https://gotvnews.co.id/\n\nFacebook GO TV NEWS   / redaksigotvnews.co.id  \n\nInstagram GO TV NEWS https:   / redaksigotv  \n\nTiktok GOTVNEW :   / gotv.id  \n\n#gotvnews #beritaviral #beritaterkini #livestreaming #breakingnews #news  #kepri #terbaru #terupdate #terpercaya #tanjungpinang #batam #karimun #lingga #bintan #natuna #anambas #beritaterbaru #beritakepri #keprisehat #kabarkepri #keprihariini #nasional #jakarta \n\nJangan lupa saksikan terus kami di Official Youtube GO TV NEWS dan Website Berita resmi kami di gotvnews.co.id\n--------------------------------------------------------------------------------------------------\nCopyright© GOTVNEWS\n--------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "O4AY5YjjN0U"}}, {"key": "@arahbangsaindonesia", "attributes": {"label": "@arahbangsaindonesia", "x": 760.2430992379303, "y": 17.763871678874942, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "z874V65Hl90", "id": "@arahbangsaindonesia", "source": "youtube-000001", "content": "RUU ASET, PMI & BBM SUBSIDI DISOROT, HAJI & FILM IKUT DIBAHAS | KILAS PARLEMEN - 08 APRIL 2026\n\nRapat DPR RI hari ini menyoroti sejumlah isu yang sedang ramai dibicarakan rakyat, dari energi hingga pendidikan dan perlindungan masyarakat.\n\nRUU ASET, PMI & BBM SUBSIDI DISOROT, HAJI & FILM IKUT DIBAHAS | KILAS PARLEMEN - 08 APRIL 2026\n\nRingkasan pembahasan:\n\nRUU Perampasan Aset kembali dibahas Komisi III bersama PERMAHI dan pakar hukum. DPR menyoroti risiko penyalahgunaan kekuasaan dan pentingnya transparansi serta perlindungan hak hukum dan HAM. Muhammad Rullyandi dan Chandra M Hamzah menekankan tata kelola aset yang akuntabel. Mercy Chriesty Barends mengingatkan potensi tebang pilih dan perlindungan pihak ketiga.\nPerlindungan pekerja migran dibahas Komisi IX di tengah konflik global. Mukhtarudin menyampaikan langkah mitigasi dan perlindungan PMI. Nurhadi menekankan peningkatan kualitas dan kemampuan PMI.\nIndustri film nasional dibahas Komisi VII. Novita Hardini menyoroti pajak ganda, lemahnya data industri, dan perlindungan tenaga kerja.\nKondisi ekonomi global dibahas Komisi XI bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. DPR menyoroti stabilitas ekonomi, inflasi, dan dampak konflik global terhadap pasar keuangan.\nInfrastruktur dan pariwisata Bali dibahas Komisi V. Lasarus menyoroti risiko abrasi dan potensi privatisasi pantai publik.\nIndustri gula nasional dibahas Komisi VI. Budi Sulistyono menyoroti ketergantungan impor dan rendahnya efisiensi industri.\nBiaya dan persiapan haji dibahas Komisi VIII. Selly Andriany Gantina menyoroti fasilitas, biaya, dan kesiapan jamaah.\nSistem pendidikan dibahas Komisi X. Bonnie Triyana menyoroti beban kurikulum siswa.\nDistribusi BBM subsidi dibahas Komisi XII. Dewi Yustisiana menekankan pengawasan distribusi agar tepat sasaran.\nRUU Masyarakat Adat dibahas Baleg DPR RI. Fokus pada perlindungan hak adat dan penyelesaian konflik agraria.\nProyek LNG dan dampak lingkungan dibahas Komisi XII. Syarif Fasha menekankan keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan.\nSistem imigrasi dibahas Komisi XIII. Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga menyoroti celah sistem dan potensi penyalahgunaan.\n\n#KILASPARLEMEN ABANG TV menghadirkan rangkuman rapat DPR RI dalam fungsi pengawasan, legislasi hingga anggaran terhadap isu-isu yang berdampak langsung pada masyarakat.\n\nABANG TV juga tersedia di:\nTiktok   / abangtv.id  \nInstagram   / abangtv.id  \n\nKami tunggu komentarmu:\nYoutube    /   \n\n#abangtv #kilasparlemen #dprri #rapatdpr #beritapolitik #isunasional #kebijakanpublik", "post_id": "z874V65Hl90"}}, {"key": "arahbangsaindonesia", "attributes": {"label": "arahbangsaindonesia", "x": 110.34922208652453, "y": 661.8475181826869, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "z874V65Hl90", "id": "arahbangsaindonesia", "source": "youtube-000001", "content": "RUU ASET, PMI & BBM SUBSIDI DISOROT, HAJI & FILM IKUT DIBAHAS | KILAS PARLEMEN - 08 APRIL 2026\n\nRapat DPR RI hari ini menyoroti sejumlah isu yang sedang ramai dibicarakan rakyat, dari energi hingga pendidikan dan perlindungan masyarakat.\n\nRUU ASET, PMI & BBM SUBSIDI DISOROT, HAJI & FILM IKUT DIBAHAS | KILAS PARLEMEN - 08 APRIL 2026\n\nRingkasan pembahasan:\n\nRUU Perampasan Aset kembali dibahas Komisi III bersama PERMAHI dan pakar hukum. DPR menyoroti risiko penyalahgunaan kekuasaan dan pentingnya transparansi serta perlindungan hak hukum dan HAM. Muhammad Rullyandi dan Chandra M Hamzah menekankan tata kelola aset yang akuntabel. Mercy Chriesty Barends mengingatkan potensi tebang pilih dan perlindungan pihak ketiga.\nPerlindungan pekerja migran dibahas Komisi IX di tengah konflik global. Mukhtarudin menyampaikan langkah mitigasi dan perlindungan PMI. Nurhadi menekankan peningkatan kualitas dan kemampuan PMI.\nIndustri film nasional dibahas Komisi VII. Novita Hardini menyoroti pajak ganda, lemahnya data industri, dan perlindungan tenaga kerja.\nKondisi ekonomi global dibahas Komisi XI bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. DPR menyoroti stabilitas ekonomi, inflasi, dan dampak konflik global terhadap pasar keuangan.\nInfrastruktur dan pariwisata Bali dibahas Komisi V. Lasarus menyoroti risiko abrasi dan potensi privatisasi pantai publik.\nIndustri gula nasional dibahas Komisi VI. Budi Sulistyono menyoroti ketergantungan impor dan rendahnya efisiensi industri.\nBiaya dan persiapan haji dibahas Komisi VIII. Selly Andriany Gantina menyoroti fasilitas, biaya, dan kesiapan jamaah.\nSistem pendidikan dibahas Komisi X. Bonnie Triyana menyoroti beban kurikulum siswa.\nDistribusi BBM subsidi dibahas Komisi XII. Dewi Yustisiana menekankan pengawasan distribusi agar tepat sasaran.\nRUU Masyarakat Adat dibahas Baleg DPR RI. Fokus pada perlindungan hak adat dan penyelesaian konflik agraria.\nProyek LNG dan dampak lingkungan dibahas Komisi XII. Syarif Fasha menekankan keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan.\nSistem imigrasi dibahas Komisi XIII. Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga menyoroti celah sistem dan potensi penyalahgunaan.\n\n#KILASPARLEMEN ABANG TV menghadirkan rangkuman rapat DPR RI dalam fungsi pengawasan, legislasi hingga anggaran terhadap isu-isu yang berdampak langsung pada masyarakat.\n\nABANG TV juga tersedia di:\nTiktok   / abangtv.id  \nInstagram   / abangtv.id  \n\nKami tunggu komentarmu:\nYoutube    /   \n\n#abangtv #kilasparlemen #dprri #rapatdpr #beritapolitik #isunasional #kebijakanpublik", "post_id": "z874V65Hl90"}}, {"key": "@DPKPBangkaTengah", "attributes": {"label": "@DPKPBangkaTengah", "x": 206.7320411194058, "y": 534.7898901458796, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "622qbOJGWYc", "id": "@DPKPBangkaTengah", "source": "youtube-000001", "content": "Panen Bawang Merah di Lubuk Besar: Sinergi Pemkab Bangka Tengah dan BI dalam Kendalikan Inflasi\n\nPanen Bawang Merah di Lubuk Besar, Wujud Sinergi Pemda dan Bank Indonesia Kendalikan Inflasi\n\nBangka Tengah, 17 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas pangan daerah. Salah satu wujud nyata kolaborasi tersebut ditunjukkan melalui kegiatan panen bawang merah yang dilaksanakan di Gapoktan Pading Makmur, Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar, pada Jumat (17/4).\n\nKegiatan panen ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan produksi komoditas hortikultura, khususnya bawang merah, sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Kabupaten Bangka Tengah. Bawang merah sendiri merupakan salah satu komoditas pangan yang kerap memberikan andil terhadap fluktuasi harga di pasar.\n\nMelalui dukungan Bank Indonesia, berbagai intervensi dilakukan mulai dari penguatan budidaya, pendampingan petani, hingga pengembangan kawasan produksi. Hal ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan bawang merah tetap terjaga, sehingga mampu menekan gejolak harga di tingkat konsumen.\n\nGapoktan Pading Makmur sebagai salah satu kelompok tani unggulan di Kecamatan Lubuk Besar dinilai berhasil mengoptimalkan potensi lahan dan meningkatkan produktivitas bawang merah. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya dalam mengembangkan komoditas strategis berbasis potensi lokal.\n\nPemerintah Kabupaten Bangka Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Sinergi dengan Bank Indonesia diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dengan adanya kegiatan panen ini, diharapkan ketersediaan bawang merah di pasaran semakin meningkat, harga menjadi lebih stabil, serta kesejahteraan petani turut mengalami peningkatan.\n\n#bankindonesia #bawangmerah #inflasi #bangkatengah \n\nFootage :", "post_id": "622qbOJGWYc"}}, {"key": "dinaskominfosta_bateng", "attributes": {"label": "dinaskominfosta_bateng", "x": 185.18342307357483, "y": 696.9636355549139, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "622qbOJGWYc", "id": "dinaskominfosta_bateng", "source": "youtube-000001", "content": "Panen Bawang Merah di Lubuk Besar: Sinergi Pemkab Bangka Tengah dan BI dalam Kendalikan Inflasi\n\nPanen Bawang Merah di Lubuk Besar, Wujud Sinergi Pemda dan Bank Indonesia Kendalikan Inflasi\n\nBangka Tengah, 17 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas pangan daerah. Salah satu wujud nyata kolaborasi tersebut ditunjukkan melalui kegiatan panen bawang merah yang dilaksanakan di Gapoktan Pading Makmur, Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar, pada Jumat (17/4).\n\nKegiatan panen ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan produksi komoditas hortikultura, khususnya bawang merah, sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Kabupaten Bangka Tengah. Bawang merah sendiri merupakan salah satu komoditas pangan yang kerap memberikan andil terhadap fluktuasi harga di pasar.\n\nMelalui dukungan Bank Indonesia, berbagai intervensi dilakukan mulai dari penguatan budidaya, pendampingan petani, hingga pengembangan kawasan produksi. Hal ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan bawang merah tetap terjaga, sehingga mampu menekan gejolak harga di tingkat konsumen.\n\nGapoktan Pading Makmur sebagai salah satu kelompok tani unggulan di Kecamatan Lubuk Besar dinilai berhasil mengoptimalkan potensi lahan dan meningkatkan produktivitas bawang merah. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya dalam mengembangkan komoditas strategis berbasis potensi lokal.\n\nPemerintah Kabupaten Bangka Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Sinergi dengan Bank Indonesia diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dengan adanya kegiatan panen ini, diharapkan ketersediaan bawang merah di pasaran semakin meningkat, harga menjadi lebih stabil, serta kesejahteraan petani turut mengalami peningkatan.\n\n#bankindonesia #bawangmerah #inflasi #bangkatengah \n\nFootage :", "post_id": "622qbOJGWYc"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "attributes": {"label": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "x": 346.17890614101765, "y": 307.37768507839394, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "fUQJEbIx_rk", "id": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "GILA! UTANG TEMBUS 7.389 TRILIUN, Indonesia Terjebak Lingkaran Setan Dolar AS?\n\nIndonesia kembali dihadapkan pada tantangan ekonomi serius di awal tahun 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia meroket hingga 434,7 miliar dolar AS atau menembus angka fantastis Rp7.389,9 triliun! Apakah ini sinyal bahaya bagi ketahanan fiskal kita?\nDi tengah fluktuasi nilai tukar Rupiah yang menyentuh angka Rp17.000 per Dolar AS, beban pembayaran utang luar negeri baik pemerintah maupun swasta kini menjadi sorotan tajam.\nSimak analisis mendalam bersama para pakar ekonomi mengenai struktur utang Indonesia, efektivitas belanja negara, hingga pentingnya hilirisasi industri sebagai kunci keluar dari jebakan utang luar negeri.\n\nVideo Editor: Rifqi Rahmandika\n\n#koranjakarta #news #UtangLuarNegeri #EkonomiIndonesia2026 #bankindonesia #KursRupiah #krisisekonomi #beritaterkini #FiskalIndonesia #dolar  #analisisekonomi \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "fUQJEbIx_rk"}}, {"key": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "koranjakarta...", "x": 910.6955864065784, "y": 66.60779436127396, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "fUQJEbIx_rk", "id": "koranjakarta...", "source": "youtube-000001", "content": "GILA! UTANG TEMBUS 7.389 TRILIUN, Indonesia Terjebak Lingkaran Setan Dolar AS?\n\nIndonesia kembali dihadapkan pada tantangan ekonomi serius di awal tahun 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia meroket hingga 434,7 miliar dolar AS atau menembus angka fantastis Rp7.389,9 triliun! Apakah ini sinyal bahaya bagi ketahanan fiskal kita?\nDi tengah fluktuasi nilai tukar Rupiah yang menyentuh angka Rp17.000 per Dolar AS, beban pembayaran utang luar negeri baik pemerintah maupun swasta kini menjadi sorotan tajam.\nSimak analisis mendalam bersama para pakar ekonomi mengenai struktur utang Indonesia, efektivitas belanja negara, hingga pentingnya hilirisasi industri sebagai kunci keluar dari jebakan utang luar negeri.\n\nVideo Editor: Rifqi Rahmandika\n\n#koranjakarta #news #UtangLuarNegeri #EkonomiIndonesia2026 #bankindonesia #KursRupiah #krisisekonomi #beritaterkini #FiskalIndonesia #dolar  #analisisekonomi \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "fUQJEbIx_rk"}}, {"key": "@tvOneNews", "attributes": {"label": "@tvOneNews", "x": 238.31404198050143, "y": 726.5876164484002, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "HNq3leRPjzY", "id": "@tvOneNews", "source": "youtube-000001", "content": "Menteri Hukum Menyoroti Fenomena Teknologi AI | Kabar Merah Putih\n\nKabar Merah Putih, https://www.tvOnenews.com - Menteri Hukum Menyoroti Fenomena Teknologi AI | Kabar Merah Putih\n\nMenteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menyoroti fenomena di mana teknologi Al sering kali mengambil alih peran media tanpa memberikan kompensasi ekonomi yang adil bagi para jurnalis dan penerbit. Pernyataan tersebut disampaikan Menkum dalam forum ASEAN Collective Management Organization (CMO) Forum Collaborative Strategic Dialogue on Digital Royalty yang berlangsung di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (10/4/2026).\n\nKMP01 \n\nMSP01\nGUS01\n\nSaksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live\nDan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook -   / tvonenews  \nInstagram -   / tvonenews  \nTwitter -   / tvonenews  \nTikTok -   / tvonenews  \nWebsite - https://tvOnenews.com\nMusic by Declan DP\n   /", "post_id": "HNq3leRPjzY"}}, {"key": "declandpmusic", "attributes": {"label": "declandpmusic", "x": 242.30984364163388, "y": 438.9772739019482, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "HNq3leRPjzY", "id": "declandpmusic", "source": "youtube-000001", "content": "Menteri Hukum Menyoroti Fenomena Teknologi AI | Kabar Merah Putih\n\nKabar Merah Putih, https://www.tvOnenews.com - Menteri Hukum Menyoroti Fenomena Teknologi AI | Kabar Merah Putih\n\nMenteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menyoroti fenomena di mana teknologi Al sering kali mengambil alih peran media tanpa memberikan kompensasi ekonomi yang adil bagi para jurnalis dan penerbit. Pernyataan tersebut disampaikan Menkum dalam forum ASEAN Collective Management Organization (CMO) Forum Collaborative Strategic Dialogue on Digital Royalty yang berlangsung di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (10/4/2026).\n\nKMP01 \n\nMSP01\nGUS01\n\nSaksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live\nDan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook -   / tvonenews  \nInstagram -   / tvonenews  \nTwitter -   / tvonenews  \nTikTok -   / tvonenews  \nWebsite - https://tvOnenews.com\nMusic by Declan DP\n   /", "post_id": "HNq3leRPjzY"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 819.2135308789178, "y": 717.8491409011796, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "sVqPHiS34Ic", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "NextDev Summit 2026: Telkomsel Cetak Technopreneur Masa Depan Berbasis AI\n\nGaruda Tv - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, Telkomsel kembali membuktikan komitmennya dalam memperkuat ekosistem digital nasional melalui gelaran NextDev Summit 2026. Mengusung tema \"Unleashing AI Impact\", ajang ini menjadi panggung bagi generasi muda Indonesia untuk menawarkan solusi inovatif berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).\n\nNextDev Summit 2026 menjadi wadah strategis bagi 10 technopreneur terbaik dari berbagai penjuru daerah untuk bertemu langsung dengan para investor dan pelaku ekosistem digital. Program ini dirancang untuk menciptakan dampak sosial yang positif sekaligus mendukung proses bisnis yang berkelanjutan di tanah air.\n\nDirektur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa konsistensi Telkomsel dalam melakukan scouting, inkubasi, hingga pengembangan melalui NextDev merupakan langkah nyata untuk mendukung visi pembangunan nasional.\n\n\"Sejalan dengan perkembangan zaman dan cita-cita pembangunan Presiden, Telkomsel bervisi untuk berkontribusi maksimal terhadap perkembangan ekonomi digital tanah air. Kami secara konsisten melakukan pendampingan agar inovasi ini terus berkembang,\" ujar Nugroho dalam sambutannya di Jakarta.\n\nApresiasi juga datang dari Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Digital, Ahmad Ridha Sabana. Ia menilai Telkomsel memiliki peran krusial sebagai infrastructure enabler yang mampu menjaga dan memperkuat platform digital di Indonesia. Senada dengan itu, Yovie Widianto selaku Utusan Khusus Presiden, meyakini bahwa bakat-bakat hebat di finalis NextDev ke-11 ini akan menjadi pendorong kemajuan ekonomi kreatif.\n\nPuncak acara NextDev Summit 2026 menobatkan TaxPoint, perusahaan rintisan (startup) asal Bali, sebagai Best of The Best. Sementara itu, posisi runner-up diraih oleh Epployee, startup inovatif yang berasal dari Bandung.\n\nKeberhasilan para finalis ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengeksplorasi potensi teknologi AI demi kemajuan bangsa.\n\nCaptio, Editor & Upload: Tijani \n\n#telkomsel  #NextDevSummit2026 #inovasiai  #StartupIndonesia #technopreneur  #ekonomidigital  #TaxPoint #Epployee #KaryaAnakBangsa #ekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "sVqPHiS34Ic"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 808.3384936647681, "y": 532.6278224942868, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "sVqPHiS34Ic", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "NextDev Summit 2026: Telkomsel Cetak Technopreneur Masa Depan Berbasis AI\n\nGaruda Tv - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, Telkomsel kembali membuktikan komitmennya dalam memperkuat ekosistem digital nasional melalui gelaran NextDev Summit 2026. Mengusung tema \"Unleashing AI Impact\", ajang ini menjadi panggung bagi generasi muda Indonesia untuk menawarkan solusi inovatif berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).\n\nNextDev Summit 2026 menjadi wadah strategis bagi 10 technopreneur terbaik dari berbagai penjuru daerah untuk bertemu langsung dengan para investor dan pelaku ekosistem digital. Program ini dirancang untuk menciptakan dampak sosial yang positif sekaligus mendukung proses bisnis yang berkelanjutan di tanah air.\n\nDirektur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa konsistensi Telkomsel dalam melakukan scouting, inkubasi, hingga pengembangan melalui NextDev merupakan langkah nyata untuk mendukung visi pembangunan nasional.\n\n\"Sejalan dengan perkembangan zaman dan cita-cita pembangunan Presiden, Telkomsel bervisi untuk berkontribusi maksimal terhadap perkembangan ekonomi digital tanah air. Kami secara konsisten melakukan pendampingan agar inovasi ini terus berkembang,\" ujar Nugroho dalam sambutannya di Jakarta.\n\nApresiasi juga datang dari Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Digital, Ahmad Ridha Sabana. Ia menilai Telkomsel memiliki peran krusial sebagai infrastructure enabler yang mampu menjaga dan memperkuat platform digital di Indonesia. Senada dengan itu, Yovie Widianto selaku Utusan Khusus Presiden, meyakini bahwa bakat-bakat hebat di finalis NextDev ke-11 ini akan menjadi pendorong kemajuan ekonomi kreatif.\n\nPuncak acara NextDev Summit 2026 menobatkan TaxPoint, perusahaan rintisan (startup) asal Bali, sebagai Best of The Best. Sementara itu, posisi runner-up diraih oleh Epployee, startup inovatif yang berasal dari Bandung.\n\nKeberhasilan para finalis ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengeksplorasi potensi teknologi AI demi kemajuan bangsa.\n\nCaptio, Editor & Upload: Tijani \n\n#telkomsel  #NextDevSummit2026 #inovasiai  #StartupIndonesia #technopreneur  #ekonomidigital  #TaxPoint #Epployee #KaryaAnakBangsa #ekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "sVqPHiS34Ic"}}, {"key": "@EverydaySailing", "attributes": {"label": "@EverydaySailing", "x": 391.4268329420265, "y": 6.703348130673525, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "l5mYyop3tWs", "id": "@EverydaySailing", "source": "youtube-000001", "content": "7 Alasan Mengapa Katamaran Eropa Tiba-tiba Sangat Murah\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas:\n   /   \n\nBerlangganan untuk video lainnya!\n\nPada tahun 2023, rata-rata harga katamaran antara 45 dan 51 kaki adalah $744.786. Pada awal tahun 2026, segmen yang sama ditutup pada harga $514.795. Itu adalah penurunan sebesar $230.000 dalam waktu kurang dari tiga tahun. Kapal yang sama. Pembuat yang sama. Perairan yang sama.\n\nVideo ini menguraikan tujuh kekuatan yang mendorong harga katamaran Eropa ke titik terendah saat ini, dan mengapa koreksi ini semakin cepat daripada stabil.\n\n🔴 Ini bukan penurunan pasar biasa. Ini adalah penyesuaian harga struktural.\n\nRata-rata waktu penjualan di pasaran telah meningkat dari 207 hari pada tahun 2022 menjadi 321 hari pada awal tahun 2026. Diskon negosiasi rata-rata telah meningkat lebih dari dua kali lipat dari 4,7% menjadi 10,2%. Para ahli memperkirakan bahwa hingga 30% dari katamaran yang saat ini terdaftar mungkin tidak akan pernah menemukan pembeli dengan harga yang diminta.\n\n🔷 7 alasan yang dibahas dalam video ini:\n\n1️⃣ GELOMBANG TIGA KALI LIPAT INVENTARIS\nBanjir armada bekas kapal sewaan + penjual panik akibat pandemi + kelebihan stok dealer semuanya membanjiri pasar secara bersamaan. Kapal sewaan yang dikonfigurasi untuk 4-5 kabin mengalami penurunan nilai karena pembeli pribadi menuntut versi pemilik dengan 3 kabin.\n\n2️⃣ BIAYA UANG\nSuku bunga pinjaman kelautan telah melonjak dari 3% menjadi 8-12%. Sebuah katamaran seharga €500.000 sekarang membutuhkan biaya pembiayaan €1.500/bulan LEBIH MAHAL daripada tahun 2021. Pembeli pasar menengah telah tereliminasi.\n\n3️⃣ JURANG ASURANSI\nKapal yang berusia lebih dari 15 tahun hampir tidak mungkin diasuransikan tanpa survei struktural yang mahal. Tanpa asuransi = tanpa pembiayaan = pembeli tunai = permintaan yang runtuh. Ini bersifat permanen.\n\n4️⃣ KEUSANGAN TEKNOLOGI\nBaterai lithium, panel surya 1500W+, propulsi hibrida, Starlink, docking joystick. Pembeli sekarang mengurangi biaya retrofit sebesar $50.000-$100.000 dari harga jual kapal pra-2018.\n\n5️⃣ BIAYA MARINA DAN BIAYA TAMBAHAN UNTUK KAPAL MULTIHULL\nBiaya tambat tahunan untuk katamaran 45 kaki di Mediterania: $45.000-$67.000. Total pengeluaran tahunan: $60.000-$80.000. Sebagian besar pemilik menggunakan kapal selama 3 minggu per tahun. Perhitungannya menjadi tidak masuk akal.\n\n6️⃣ TEKANAN REGULASI\nEkspansi Sistem Perdagangan Emisi Uni Eropa, regulasi Maritim FuelEU, penetapan Area Pengendalian Emisi Mediterania, pembatasan cat anti-fouling. Biaya kepatuhan untuk kapal yang lebih tua: $20.000-$40.000.\n\n7️⃣ HIERARKI MEREK SEDANG RUNTUH\nLagoon tenggelam dalam inventaris bekas sewa. Pasar penjualan kembali Bali masih belum matang. Fountaine Pajot bertahan paling baik karena kelangkaan. Kesenjangan harga antar merek semakin menyempit menuju nilai relatif sebenarnya.\n\n🔷 Data pasar utama dari video ini:\n\n📊 Harga jual rata-rata puncak 2023 (45-51 kaki): $744.786\n📊 Harga jual rata-rata 2026 (45-51 kaki): $514.795\n📊 Penurunan harga: $230.000 dalam waktu kurang dari 3 tahun\n📊 Hari di pasaran 2022 → 2026: 207 → 321 hari\n📊 Diskon rata-rata 2022 → 2026: 4,7% → 10,2%\n📊 Tingkat pengeluaran kepemilikan tahunan: $60.000-$80.000\n📊 Proyeksi pasar katamaran global 2030: $2,16 miliar\n\n🔷 Merek dan model yang dibahas:\n\n⛵ Lagoon 42, Lagoon 380, Lagoon 46\n⛵ Bali 4.2, Bali 4.6\n⛵ Fountaine Pajot Astréa 42, Lucia 40, Isla 40\n⛵ Leopard 42\n⛵ Excess, Nautitech, Catana\n\n🔷 Video ini untuk pembeli DAN penjual:\n\nUntuk penjual → mengapa Anda perlu menetapkan harga berdasarkan data penjualan, bukan emosi\nUntuk pembeli → mengapa 2026 adalah peluang pembelian generasi, dan bagaimana menghindari jebakan\n\n🔷 Video terkait di saluran ini:\n\n▶ Mengapa Harga Katamaran Akan Turun Lagi\n▶ 10 Perahu Layar Bekas yang Harganya Lebih Murah dari Rumah Anda\n▶ 7 Katamaran Terbaik yang Dapat Anda Kendalikan Sendirian\n▶ Mengapa Begitu Banyak Perahu Layar Ditemukan Terbengkalai di Pasifik\n\nPernyataan Hak Cipta\n\nVideo ini mungkin berisi materi berhak cipta yang digunakan berdasarkan \"penggunaan wajar\" Prinsip ini untuk tujuan pendidikan dan informasi. Penggunaan tersebut bertujuan untuk memberikan komentar, analisis, atau nilai tambah sesuai dengan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta AS. Jika Anda yakin bahwa karya berhak cipta Anda telah digunakan secara tidak semestinya, silakan hubungi saya langsung sebelum mengambil tindakan formal apa pun. Pemahaman dan kerja sama Anda sangat dihargai.\n\nPernyataan Penafian Keselamatan\nVideo-video ini mencerminkan pengalaman pribadi saya. Video ini tidak menggantikan pelatihan profesional. Selalu berlayar dengan mematuhi peraturan keselamatan dan peraturan maritim.\n\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan. Semua data yang disajikan didasarkan pada daftar broker dan laporan pasar yang tersedia untuk umum. Ini bukan nasihat keuangan. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan pekerjakan surveyor kelautan bersertifikat sebelum membeli kapal apa pun. Kondisi pasar bervarias...", "post_id": "l5mYyop3tWs"}}, {"key": "everydaysailing", "attributes": {"label": "everydaysailing", "x": 952.7328925647071, "y": 318.56318227254496, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "l5mYyop3tWs", "id": "everydaysailing", "source": "youtube-000001", "content": "7 Alasan Mengapa Katamaran Eropa Tiba-tiba Sangat Murah\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas:\n   /   \n\nBerlangganan untuk video lainnya!\n\nPada tahun 2023, rata-rata harga katamaran antara 45 dan 51 kaki adalah $744.786. Pada awal tahun 2026, segmen yang sama ditutup pada harga $514.795. Itu adalah penurunan sebesar $230.000 dalam waktu kurang dari tiga tahun. Kapal yang sama. Pembuat yang sama. Perairan yang sama.\n\nVideo ini menguraikan tujuh kekuatan yang mendorong harga katamaran Eropa ke titik terendah saat ini, dan mengapa koreksi ini semakin cepat daripada stabil.\n\n🔴 Ini bukan penurunan pasar biasa. Ini adalah penyesuaian harga struktural.\n\nRata-rata waktu penjualan di pasaran telah meningkat dari 207 hari pada tahun 2022 menjadi 321 hari pada awal tahun 2026. Diskon negosiasi rata-rata telah meningkat lebih dari dua kali lipat dari 4,7% menjadi 10,2%. Para ahli memperkirakan bahwa hingga 30% dari katamaran yang saat ini terdaftar mungkin tidak akan pernah menemukan pembeli dengan harga yang diminta.\n\n🔷 7 alasan yang dibahas dalam video ini:\n\n1️⃣ GELOMBANG TIGA KALI LIPAT INVENTARIS\nBanjir armada bekas kapal sewaan + penjual panik akibat pandemi + kelebihan stok dealer semuanya membanjiri pasar secara bersamaan. Kapal sewaan yang dikonfigurasi untuk 4-5 kabin mengalami penurunan nilai karena pembeli pribadi menuntut versi pemilik dengan 3 kabin.\n\n2️⃣ BIAYA UANG\nSuku bunga pinjaman kelautan telah melonjak dari 3% menjadi 8-12%. Sebuah katamaran seharga €500.000 sekarang membutuhkan biaya pembiayaan €1.500/bulan LEBIH MAHAL daripada tahun 2021. Pembeli pasar menengah telah tereliminasi.\n\n3️⃣ JURANG ASURANSI\nKapal yang berusia lebih dari 15 tahun hampir tidak mungkin diasuransikan tanpa survei struktural yang mahal. Tanpa asuransi = tanpa pembiayaan = pembeli tunai = permintaan yang runtuh. Ini bersifat permanen.\n\n4️⃣ KEUSANGAN TEKNOLOGI\nBaterai lithium, panel surya 1500W+, propulsi hibrida, Starlink, docking joystick. Pembeli sekarang mengurangi biaya retrofit sebesar $50.000-$100.000 dari harga jual kapal pra-2018.\n\n5️⃣ BIAYA MARINA DAN BIAYA TAMBAHAN UNTUK KAPAL MULTIHULL\nBiaya tambat tahunan untuk katamaran 45 kaki di Mediterania: $45.000-$67.000. Total pengeluaran tahunan: $60.000-$80.000. Sebagian besar pemilik menggunakan kapal selama 3 minggu per tahun. Perhitungannya menjadi tidak masuk akal.\n\n6️⃣ TEKANAN REGULASI\nEkspansi Sistem Perdagangan Emisi Uni Eropa, regulasi Maritim FuelEU, penetapan Area Pengendalian Emisi Mediterania, pembatasan cat anti-fouling. Biaya kepatuhan untuk kapal yang lebih tua: $20.000-$40.000.\n\n7️⃣ HIERARKI MEREK SEDANG RUNTUH\nLagoon tenggelam dalam inventaris bekas sewa. Pasar penjualan kembali Bali masih belum matang. Fountaine Pajot bertahan paling baik karena kelangkaan. Kesenjangan harga antar merek semakin menyempit menuju nilai relatif sebenarnya.\n\n🔷 Data pasar utama dari video ini:\n\n📊 Harga jual rata-rata puncak 2023 (45-51 kaki): $744.786\n📊 Harga jual rata-rata 2026 (45-51 kaki): $514.795\n📊 Penurunan harga: $230.000 dalam waktu kurang dari 3 tahun\n📊 Hari di pasaran 2022 → 2026: 207 → 321 hari\n📊 Diskon rata-rata 2022 → 2026: 4,7% → 10,2%\n📊 Tingkat pengeluaran kepemilikan tahunan: $60.000-$80.000\n📊 Proyeksi pasar katamaran global 2030: $2,16 miliar\n\n🔷 Merek dan model yang dibahas:\n\n⛵ Lagoon 42, Lagoon 380, Lagoon 46\n⛵ Bali 4.2, Bali 4.6\n⛵ Fountaine Pajot Astréa 42, Lucia 40, Isla 40\n⛵ Leopard 42\n⛵ Excess, Nautitech, Catana\n\n🔷 Video ini untuk pembeli DAN penjual:\n\nUntuk penjual → mengapa Anda perlu menetapkan harga berdasarkan data penjualan, bukan emosi\nUntuk pembeli → mengapa 2026 adalah peluang pembelian generasi, dan bagaimana menghindari jebakan\n\n🔷 Video terkait di saluran ini:\n\n▶ Mengapa Harga Katamaran Akan Turun Lagi\n▶ 10 Perahu Layar Bekas yang Harganya Lebih Murah dari Rumah Anda\n▶ 7 Katamaran Terbaik yang Dapat Anda Kendalikan Sendirian\n▶ Mengapa Begitu Banyak Perahu Layar Ditemukan Terbengkalai di Pasifik\n\nPernyataan Hak Cipta\n\nVideo ini mungkin berisi materi berhak cipta yang digunakan berdasarkan \"penggunaan wajar\" Prinsip ini untuk tujuan pendidikan dan informasi. Penggunaan tersebut bertujuan untuk memberikan komentar, analisis, atau nilai tambah sesuai dengan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta AS. Jika Anda yakin bahwa karya berhak cipta Anda telah digunakan secara tidak semestinya, silakan hubungi saya langsung sebelum mengambil tindakan formal apa pun. Pemahaman dan kerja sama Anda sangat dihargai.\n\nPernyataan Penafian Keselamatan\nVideo-video ini mencerminkan pengalaman pribadi saya. Video ini tidak menggantikan pelatihan profesional. Selalu berlayar dengan mematuhi peraturan keselamatan dan peraturan maritim.\n\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan. Semua data yang disajikan didasarkan pada daftar broker dan laporan pasar yang tersedia untuk umum. Ini bukan nasihat keuangan. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan pekerjakan surveyor kelautan bersertifikat sebelum membeli kapal apa pun. Kondisi pasar bervarias...", "post_id": "l5mYyop3tWs"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 482.46337902294954, "y": 369.90030049297184, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "owStkkewmCA", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Nasib Media di Ujung Tanduk! Menkum Supratman Kritik AI yang \"Gratiskan\" Karya Jurnalis\n\nMenteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menyoroti fenomena di mana teknologi Al sering kali mengambil alih peran media tanpa memberikan kompensasi ekonomi yang adil bagi para jurnalis dan penerbit.\n\nPernyataan tersebut disampaikan Menkum dalam forumASEAN Collective Management Organization (CMO) Forum\nCollaborative Strategic Dialogue on Digital Royalty yang berlangsung di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (10/4/2026).\n\nMenurutnya, karya-karya jurnalistik yang dihasilkan dengan riset dan verifikasi mendalam seringkali digunakan sebagai basis data Al, namun keuntungan ekonominya tidak mengalir kembali ke pencipta konten asal. Selain industri media, Menkum juga menyoroti lanskap industri musik yang secara fundamental berubah akibat platform\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "owStkkewmCA"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 568.7773237642866, "y": 121.54629133664085, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "owStkkewmCA", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Nasib Media di Ujung Tanduk! Menkum Supratman Kritik AI yang \"Gratiskan\" Karya Jurnalis\n\nMenteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menyoroti fenomena di mana teknologi Al sering kali mengambil alih peran media tanpa memberikan kompensasi ekonomi yang adil bagi para jurnalis dan penerbit.\n\nPernyataan tersebut disampaikan Menkum dalam forumASEAN Collective Management Organization (CMO) Forum\nCollaborative Strategic Dialogue on Digital Royalty yang berlangsung di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (10/4/2026).\n\nMenurutnya, karya-karya jurnalistik yang dihasilkan dengan riset dan verifikasi mendalam seringkali digunakan sebagai basis data Al, namun keuntungan ekonominya tidak mengalir kembali ke pencipta konten asal. Selain industri media, Menkum juga menyoroti lanskap industri musik yang secara fundamental berubah akibat platform\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "owStkkewmCA"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "attributes": {"label": "@KanalBankIndonesia", "x": 668.2068635579806, "y": 621.4545306267834, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "n5tvHHDGMjc", "id": "@KanalBankIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Tetap 4,75%: Mempertahankan Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\nBI-Rate tetap di level 4,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG April 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia di tiap sendi ekonomi nasional!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "n5tvHHDGMjc"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "attributes": {"label": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "x": 608.2206932672797, "y": 506.9428832293104, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "TP7hH4vN_64", "id": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Tetap 4,75%: Mempertahankan Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\n#SobatRupiah #RDGBI #BeriMakna\nBI-Rate tetap di level 4,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG April 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia di tiap sendi ekonomi nasional!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "TP7hH4vN_64"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 313.7950932500665, "y": 96.65091208240129, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "gIE3j36J-B4", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "Membedah Kekuatan Geotagging & AI Mengubah Cara BPS Memotret Ekonomi Indonesia | One On One | 25/04\n\nBadan Pusat Statistik (BPS) merespons tantangan ini dengan mengerahkan inovasi teknologi mutakhir; mulai dari penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) buatan anak bangsa untuk akurasi data, hingga pelacakan spasial (geotagging). Lebih dari sekadar menghitung, operasi masif ini bertujuan memotret kontrasnya ekonomi wilayah, mulai dari ledakan industri hilirisasi nikel di Maluku Utara hingga fase pemulihan pariwisata Bali pasca-pandemi.\n\nSENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERANG? - ONE ON ONE\n\nPart 01:    • Membedah Kekuatan Geotagging & AI Mengubah...  \nPart 02:    • Ekonomi RI Tumbuh 5,11% (Februari 2025): I...  \nPart 03:    • Statistik & Privasi: Penjelasan Kepala BPS...  \n\nFull:    • SENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERA...  \n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 25 APRIL 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#BPS #TeknologiStatistik #BPSIndonesia #DataEkonomi #OneonOne #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "gIE3j36J-B4"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 2.319283546811546, "y": 758.005590415444, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gIE3j36J-B4", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "Membedah Kekuatan Geotagging & AI Mengubah Cara BPS Memotret Ekonomi Indonesia | One On One | 25/04\n\nBadan Pusat Statistik (BPS) merespons tantangan ini dengan mengerahkan inovasi teknologi mutakhir; mulai dari penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) buatan anak bangsa untuk akurasi data, hingga pelacakan spasial (geotagging). Lebih dari sekadar menghitung, operasi masif ini bertujuan memotret kontrasnya ekonomi wilayah, mulai dari ledakan industri hilirisasi nikel di Maluku Utara hingga fase pemulihan pariwisata Bali pasca-pandemi.\n\nSENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERANG? - ONE ON ONE\n\nPart 01:    • Membedah Kekuatan Geotagging & AI Mengubah...  \nPart 02:    • Ekonomi RI Tumbuh 5,11% (Februari 2025): I...  \nPart 03:    • Statistik & Privasi: Penjelasan Kepala BPS...  \n\nFull:    • SENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERA...  \n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 25 APRIL 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#BPS #TeknologiStatistik #BPSIndonesia #DataEkonomi #OneonOne #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "gIE3j36J-B4"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 839.3935520321254, "y": 652.1453375283761, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gIE3j36J-B4", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Membedah Kekuatan Geotagging & AI Mengubah Cara BPS Memotret Ekonomi Indonesia | One On One | 25/04\n\nBadan Pusat Statistik (BPS) merespons tantangan ini dengan mengerahkan inovasi teknologi mutakhir; mulai dari penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) buatan anak bangsa untuk akurasi data, hingga pelacakan spasial (geotagging). Lebih dari sekadar menghitung, operasi masif ini bertujuan memotret kontrasnya ekonomi wilayah, mulai dari ledakan industri hilirisasi nikel di Maluku Utara hingga fase pemulihan pariwisata Bali pasca-pandemi.\n\nSENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERANG? - ONE ON ONE\n\nPart 01:    • Membedah Kekuatan Geotagging & AI Mengubah...  \nPart 02:    • Ekonomi RI Tumbuh 5,11% (Februari 2025): I...  \nPart 03:    • Statistik & Privasi: Penjelasan Kepala BPS...  \n\nFull:    • SENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERA...  \n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 25 APRIL 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#BPS #TeknologiStatistik #BPSIndonesia #DataEkonomi #OneonOne #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "gIE3j36J-B4"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 694.117124145611, "y": 77.75461075839996, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gIE3j36J-B4", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "Membedah Kekuatan Geotagging & AI Mengubah Cara BPS Memotret Ekonomi Indonesia | One On One | 25/04\n\nBadan Pusat Statistik (BPS) merespons tantangan ini dengan mengerahkan inovasi teknologi mutakhir; mulai dari penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) buatan anak bangsa untuk akurasi data, hingga pelacakan spasial (geotagging). Lebih dari sekadar menghitung, operasi masif ini bertujuan memotret kontrasnya ekonomi wilayah, mulai dari ledakan industri hilirisasi nikel di Maluku Utara hingga fase pemulihan pariwisata Bali pasca-pandemi.\n\nSENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERANG? - ONE ON ONE\n\nPart 01:    • Membedah Kekuatan Geotagging & AI Mengubah...  \nPart 02:    • Ekonomi RI Tumbuh 5,11% (Februari 2025): I...  \nPart 03:    • Statistik & Privasi: Penjelasan Kepala BPS...  \n\nFull:    • SENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERA...  \n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 25 APRIL 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#BPS #TeknologiStatistik #BPSIndonesia #DataEkonomi #OneonOne #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "gIE3j36J-B4"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 858.6677895805213, "y": 957.4836229004125, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "bEf9sjGNecw", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,9–5,7% di 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9% hingga 5,7% meski di tengah perlambatan global. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kekuatan permintaan domestik, konsumsi rumah tangga, serta sinergi kebijakan pemerintah dan bank sentral menjadi penopang utama. Momentum Ramadan dan Idulfitri, peningkatan belanja pemerintah, serta investasi pada proyek prioritas turut mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bEf9sjGNecw"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 113.64942540666412, "y": 779.0234214894824, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5944, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "bEf9sjGNecw", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,9–5,7% di 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9% hingga 5,7% meski di tengah perlambatan global. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kekuatan permintaan domestik, konsumsi rumah tangga, serta sinergi kebijakan pemerintah dan bank sentral menjadi penopang utama. Momentum Ramadan dan Idulfitri, peningkatan belanja pemerintah, serta investasi pada proyek prioritas turut mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bEf9sjGNecw"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 511.3068410979522, "y": 552.1360973397943, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9409, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "bEf9sjGNecw", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,9–5,7% di 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9% hingga 5,7% meski di tengah perlambatan global. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kekuatan permintaan domestik, konsumsi rumah tangga, serta sinergi kebijakan pemerintah dan bank sentral menjadi penopang utama. Momentum Ramadan dan Idulfitri, peningkatan belanja pemerintah, serta investasi pada proyek prioritas turut mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bEf9sjGNecw"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 173.30955316927543, "y": 710.5320178866825, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9409, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "bEf9sjGNecw", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,9–5,7% di 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9% hingga 5,7% meski di tengah perlambatan global. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kekuatan permintaan domestik, konsumsi rumah tangga, serta sinergi kebijakan pemerintah dan bank sentral menjadi penopang utama. Momentum Ramadan dan Idulfitri, peningkatan belanja pemerintah, serta investasi pada proyek prioritas turut mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bEf9sjGNecw"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 446.5968464074006, "y": 841.9805366288455, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9409, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "bEf9sjGNecw", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,9–5,7% di 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9% hingga 5,7% meski di tengah perlambatan global. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kekuatan permintaan domestik, konsumsi rumah tangga, serta sinergi kebijakan pemerintah dan bank sentral menjadi penopang utama. Momentum Ramadan dan Idulfitri, peningkatan belanja pemerintah, serta investasi pada proyek prioritas turut mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bEf9sjGNecw"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 428.97489201645135, "y": 262.33491006964937, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9409, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "bEf9sjGNecw", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,9–5,7% di 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9% hingga 5,7% meski di tengah perlambatan global. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kekuatan permintaan domestik, konsumsi rumah tangga, serta sinergi kebijakan pemerintah dan bank sentral menjadi penopang utama. Momentum Ramadan dan Idulfitri, peningkatan belanja pemerintah, serta investasi pada proyek prioritas turut mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bEf9sjGNecw"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 635.844150027838, "y": 102.15738004252495, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9409, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "bEf9sjGNecw", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,9–5,7% di 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9% hingga 5,7% meski di tengah perlambatan global. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kekuatan permintaan domestik, konsumsi rumah tangga, serta sinergi kebijakan pemerintah dan bank sentral menjadi penopang utama. Momentum Ramadan dan Idulfitri, peningkatan belanja pemerintah, serta investasi pada proyek prioritas turut mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bEf9sjGNecw"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "attributes": {"label": "@tuturmediadigital", "x": 944.6016722509848, "y": 372.7024703586611, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "gCWEVJECOmg", "id": "@tuturmediadigital", "source": "youtube-000001", "content": "Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Menkeu Purbaya: Sebenarnya Ini Tugas BI, Kita Colong Sedikit\n\nTUTUR.co.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap strategi pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi tanpa membebani APBN secara berlebihan. Ia menekankan pentingnya menjaga likuiditas di sektor riil agar mesin ekonomi tetap bergerak melalui peran swasta, di tengah tekanan global dan target pertumbuhan 8 persen.\n\nDalam pernyataannya, Purbaya mengakui bahwa pengaturan likuiditas merupakan tugas bank sentral seperti Bank Indonesia. Namun, ia menyebut fiskal tetap bisa berkontribusi. “Sebenarnya ini tugas Bank Sentral, tugasnya BI, ya kita nyolong-nyolong sedikit lah,” ujarnya, sembari menegaskan langkah tersebut dilakukan agar ekonomi tumbuh lebih cepat ke depan.\n\n#purbaya #purbayayudhisadewa #bankindonesia #apbn #fiskal #pertumbuhanekonomi #beritaekonomi #beritaterkini #newsupdate #tutur #tuturtv #tuturmediadigital \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "gCWEVJECOmg"}}, {"key": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "tuturtvmedia", "x": 890.0630830528659, "y": 573.4095457964382, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gCWEVJECOmg", "id": "tuturtvmedia", "source": "youtube-000001", "content": "Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Menkeu Purbaya: Sebenarnya Ini Tugas BI, Kita Colong Sedikit\n\nTUTUR.co.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap strategi pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi tanpa membebani APBN secara berlebihan. Ia menekankan pentingnya menjaga likuiditas di sektor riil agar mesin ekonomi tetap bergerak melalui peran swasta, di tengah tekanan global dan target pertumbuhan 8 persen.\n\nDalam pernyataannya, Purbaya mengakui bahwa pengaturan likuiditas merupakan tugas bank sentral seperti Bank Indonesia. Namun, ia menyebut fiskal tetap bisa berkontribusi. “Sebenarnya ini tugas Bank Sentral, tugasnya BI, ya kita nyolong-nyolong sedikit lah,” ujarnya, sembari menegaskan langkah tersebut dilakukan agar ekonomi tumbuh lebih cepat ke depan.\n\n#purbaya #purbayayudhisadewa #bankindonesia #apbn #fiskal #pertumbuhanekonomi #beritaekonomi #beritaterkini #newsupdate #tutur #tuturtv #tuturmediadigital \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "gCWEVJECOmg"}}, {"key": "@kompascom", "attributes": {"label": "@kompascom", "x": 992.1823985091909, "y": 993.5886651989739, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0IWo0KbNA6Y", "id": "@kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Hasil Rapat Dewan Gubernur BI pada Triwulan I 2026, Tahan Rate di 4,75 Persen\n\nBank Indonesia (BI) mengadakan konferensi pers untuk menyampaikan hasil dan keputusan rapat dewan gubernur BI bulan April tahun 2026 dengan cakupan triwulan pada Rabu (22/4/2026).\n\nGubernur BI, Perry Warjiyo menyebut bahwa perang di Timur Tengah terus memperburuk kondisi ekonomi global akibat adanya kenaikan harga minyak. Hal tersebut membuat BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2026 berada di kisaran 4,9 persen hingga 5,7 persen.\n\nDalam kesempatan ini, Perry juga menjelaskan bahwa hasil rapat dewan gubernur BI telah memutuskan untuk kembali mempertahankan suku bunga atau BI rate sebesar 4,75 persen.\n\nVideo: Bank Indonesia Channel\nStreamer: Yonathan Niko Aditama\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "0IWo0KbNA6Y"}}, {"key": "@pujatvacehofficial", "attributes": {"label": "@pujatvacehofficial", "x": 516.5381043370301, "y": 384.02126337244715, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "g4RRd5cB_80", "id": "@pujatvacehofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Pemulihan Ekonomi Aceh Jadi Fokus Dalam Aceh Economic Forum 2026\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menggelar Aceh Economic Forum 2026 di Banda Aceh untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Forum ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam merumuskan strategi pemulihan, dengan harapan menghasilkan solusi konkret, termasuk usulan pembentukan badan khusus rehabilitasi serta pengembangan komoditas guna membuka peluang kerja bagi masyarakat.\n----------------------------\n.\n.\n.\nYoutube :\nPuja TV Aceh Official :    /   \nPuja TV News :    /   \n.\n.\nInstagram & Tiktok :\n\n.\n.\nKunjungi dan klik berita ini di website kami www.pujatvaceh.com\n.\n.\n.\n----------------------------\n#kabaraceh #aceh #acehhariini #kabarterkini #acehterkini #faktaterkini #beritaviral #informasi #infoupdate #bankindonesia #economics #forum", "post_id": "g4RRd5cB_80"}}, {"key": "pujatvacehofficial", "attributes": {"label": "pujatvacehofficial", "x": 983.8186199697074, "y": 145.49263097743258, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "g4RRd5cB_80", "id": "pujatvacehofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Pemulihan Ekonomi Aceh Jadi Fokus Dalam Aceh Economic Forum 2026\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menggelar Aceh Economic Forum 2026 di Banda Aceh untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Forum ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam merumuskan strategi pemulihan, dengan harapan menghasilkan solusi konkret, termasuk usulan pembentukan badan khusus rehabilitasi serta pengembangan komoditas guna membuka peluang kerja bagi masyarakat.\n----------------------------\n.\n.\n.\nYoutube :\nPuja TV Aceh Official :    /   \nPuja TV News :    /   \n.\n.\nInstagram & Tiktok :\n\n.\n.\nKunjungi dan klik berita ini di website kami www.pujatvaceh.com\n.\n.\n.\n----------------------------\n#kabaraceh #aceh #acehhariini #kabarterkini #acehterkini #faktaterkini #beritaviral #informasi #infoupdate #bankindonesia #economics #forum", "post_id": "g4RRd5cB_80"}}, {"key": "pujatvnews4743", "attributes": {"label": "pujatvnews4743", "x": 505.2593701214505, "y": 163.27417228325925, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "g4RRd5cB_80", "id": "pujatvnews4743", "source": "youtube-000001", "content": "Pemulihan Ekonomi Aceh Jadi Fokus Dalam Aceh Economic Forum 2026\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menggelar Aceh Economic Forum 2026 di Banda Aceh untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Forum ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam merumuskan strategi pemulihan, dengan harapan menghasilkan solusi konkret, termasuk usulan pembentukan badan khusus rehabilitasi serta pengembangan komoditas guna membuka peluang kerja bagi masyarakat.\n----------------------------\n.\n.\n.\nYoutube :\nPuja TV Aceh Official :    /   \nPuja TV News :    /   \n.\n.\nInstagram & Tiktok :\n\n.\n.\nKunjungi dan klik berita ini di website kami www.pujatvaceh.com\n.\n.\n.\n----------------------------\n#kabaraceh #aceh #acehhariini #kabarterkini #acehterkini #faktaterkini #beritaviral #informasi #infoupdate #bankindonesia #economics #forum", "post_id": "g4RRd5cB_80"}}, {"key": "pujatvaceh.", "attributes": {"label": "pujatvaceh.", "x": 807.95738256519, "y": 550.5462301746305, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "g4RRd5cB_80", "id": "pujatvaceh.", "source": "youtube-000001", "content": "Pemulihan Ekonomi Aceh Jadi Fokus Dalam Aceh Economic Forum 2026\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menggelar Aceh Economic Forum 2026 di Banda Aceh untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Forum ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam merumuskan strategi pemulihan, dengan harapan menghasilkan solusi konkret, termasuk usulan pembentukan badan khusus rehabilitasi serta pengembangan komoditas guna membuka peluang kerja bagi masyarakat.\n----------------------------\n.\n.\n.\nYoutube :\nPuja TV Aceh Official :    /   \nPuja TV News :    /   \n.\n.\nInstagram & Tiktok :\n\n.\n.\nKunjungi dan klik berita ini di website kami www.pujatvaceh.com\n.\n.\n.\n----------------------------\n#kabaraceh #aceh #acehhariini #kabarterkini #acehterkini #faktaterkini #beritaviral #informasi #infoupdate #bankindonesia #economics #forum", "post_id": "g4RRd5cB_80"}}, {"key": "@AzzamRppr2", "attributes": {"label": "@AzzamRppr2", "x": 863.8371620691136, "y": 759.4459351210687, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "KRadDghimxw", "id": "@AzzamRppr2", "source": "youtube-000001", "content": "Dakwah Ekonomi Syariah laSEF 2026[Afham Ariya Wicaksana] Nilai Prinsip Syariah Dalam Ekonomi Digital\n\nAssalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh\n\nVideo ini merupakan penampilan saya dalam ajang Lomba Dakwah Ekonomi Syariah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia wilayah Lampung.\n\nPada kesempatan ini saya mengangkat tema “Penerapan dan Nilai Prinsip Syariah Dalam Aktivitas Ekonomi Digital” dengan judul “Menegakkan Prinsip Syariah di Tengah Arus Ekonomi Digital.”\n\nSemoga pesan yang disampaikan dapat memberikan manfaat, menambah wawasan, serta menginspirasi kita semua untuk lebih memahami dan menerapkan prinsip ekonomi Syariah.\n\nAamiin Ya Robbal Alamin🤲\n\nJangan lupa:\n👍 Like\n💬 Comment\n🔁 Share\n🔔 Subscribe untuk dukungan dan konten bermanfaat lainnya\n\nTerima kasih atas dukungannya!\n\nWassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. \n\n‪‬", "post_id": "KRadDghimxw"}}, {"key": "BankIndonesiaLampung", "attributes": {"label": "BankIndonesiaLampung", "x": 47.74200848564203, "y": 240.67822720705857, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KRadDghimxw", "id": "BankIndonesiaLampung", "source": "youtube-000001", "content": "Dakwah Ekonomi Syariah laSEF 2026[Afham Ariya Wicaksana] Nilai Prinsip Syariah Dalam Ekonomi Digital\n\nAssalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh\n\nVideo ini merupakan penampilan saya dalam ajang Lomba Dakwah Ekonomi Syariah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia wilayah Lampung.\n\nPada kesempatan ini saya mengangkat tema “Penerapan dan Nilai Prinsip Syariah Dalam Aktivitas Ekonomi Digital” dengan judul “Menegakkan Prinsip Syariah di Tengah Arus Ekonomi Digital.”\n\nSemoga pesan yang disampaikan dapat memberikan manfaat, menambah wawasan, serta menginspirasi kita semua untuk lebih memahami dan menerapkan prinsip ekonomi Syariah.\n\nAamiin Ya Robbal Alamin🤲\n\nJangan lupa:\n👍 Like\n💬 Comment\n🔁 Share\n🔔 Subscribe untuk dukungan dan konten bermanfaat lainnya\n\nTerima kasih atas dukungannya!\n\nWassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. \n\n‪‬", "post_id": "KRadDghimxw"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 812.4401092823215, "y": 928.1842175397787, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "ev38z2ual0s", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, April 2026: Ringkasan Kebijakan Serta Arah Ekonomi\n\nKABARBURSA.COM — Hasil Rapat Dewan Gubernur April 2026 menjadi sorotan dalam pengumuman bulanan dengan cakupan triwulanan. RDG April 2026 ini memuat ringkasan kebijakan serta arah ekonomi yang ditetapkan dalam periode tersebut. Informasi ini penting bagi publik dan pelaku ekonomi untuk memahami arah kebijakan ke depan. Saksikan selengkapnya dan jangan lupa subscribe serta bagikan pendapat Anda di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#bankindonesia #rdgapril2026 #rapatdewangubernur #kebijakanekonomi #ekonomiindonesia #beritaekonomi #kabarbursa #kebijakanmoneter #updateekonomi #investasi #finansial #ekonomiglobal #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "ev38z2ual0s"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 893.406470961067, "y": 5.68636268081868, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "ev38z2ual0s", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, April 2026: Ringkasan Kebijakan Serta Arah Ekonomi\n\nKABARBURSA.COM — Hasil Rapat Dewan Gubernur April 2026 menjadi sorotan dalam pengumuman bulanan dengan cakupan triwulanan. RDG April 2026 ini memuat ringkasan kebijakan serta arah ekonomi yang ditetapkan dalam periode tersebut. Informasi ini penting bagi publik dan pelaku ekonomi untuk memahami arah kebijakan ke depan. Saksikan selengkapnya dan jangan lupa subscribe serta bagikan pendapat Anda di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#bankindonesia #rdgapril2026 #rapatdewangubernur #kebijakanekonomi #ekonomiindonesia #beritaekonomi #kabarbursa #kebijakanmoneter #updateekonomi #investasi #finansial #ekonomiglobal #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "ev38z2ual0s"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 165.01660838411425, "y": 365.6271090171542, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "6sD0awiMbB0", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen\n\nKOMPAS.TV - Dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 2122 April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nRapat Dewan Gubernur Bank Indonesia tersebut juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50 persen.\n\nBerbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 diproyeksikan meningkat, ditopang oleh permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga yang naik didukung oleh keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang tetap terjaga, serta peningkatan permintaan selama perayaan hari besar keagamaan nasional Idulfitri 1447 Hijriah.\n\nBelanja pemerintah juga meningkat seiring pemberian tunjangan hari raya, kenaikan belanja sosial, serta berbagai insentif lainnya, termasuk transfer ke daerah.\n\n#bankindonesia #birate #ekonomi #sukubunga #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "6sD0awiMbB0"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 975.2238424941468, "y": 818.9908644584403, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6sD0awiMbB0", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen\n\nKOMPAS.TV - Dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 2122 April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nRapat Dewan Gubernur Bank Indonesia tersebut juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50 persen.\n\nBerbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 diproyeksikan meningkat, ditopang oleh permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga yang naik didukung oleh keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang tetap terjaga, serta peningkatan permintaan selama perayaan hari besar keagamaan nasional Idulfitri 1447 Hijriah.\n\nBelanja pemerintah juga meningkat seiring pemberian tunjangan hari raya, kenaikan belanja sosial, serta berbagai insentif lainnya, termasuk transfer ke daerah.\n\n#bankindonesia #birate #ekonomi #sukubunga #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "6sD0awiMbB0"}}, {"key": "@Proshper", "attributes": {"label": "@Proshper", "x": 249.69577262805987, "y": 144.73970078183152, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3hjMLGdrpOM", "id": "@Proshper", "source": "youtube-000001", "content": "Utang Rp 9.000T & Harga Naik… 2026 Bisa Jadi Titik Balik Indonesia\n\nUtang Rp 8.900T & Ancaman Global: Seberapa Aman Ekonomi Indonesia 2026?\nUtang Rp 9.000T & Harga Naik… 2026 Bisa Jadi Titik Balik Indonesia\n2026: Dompet Rakyat Bisa Ambruk? Ini Fakta yang Disembunyikan\n\n‪‬ \n=================================================================================================\n\nTahun 2026 disebut sebagai momen krusial bagi ekonomi Indonesia.\nDi tengah ancaman resesi global, kenaikan suku bunga dunia, dan beban utang negara yang mendekati Rp 9.000 triliun… muncul pertanyaan besar:\n\n👉 Apakah Indonesia benar-benar di ambang krisis?\n👉 Atau justru sedang membangun fondasi untuk bangkit lebih kuat?\n\nDi video ini, kita akan membahas secara jujur dan berbasis data:\n\nDampak gejolak global terhadap ekonomi Indonesia\nFakta di balik utang negara (bukan sekadar angka besar)\nStrategi pemerintah: hilirisasi, UMKM, dan subsidi\nDampak nyata ke rakyat kecil: harga, kerja, dan masa depan\n\nSemua dijelaskan dengan bahasa sederhana, tanpa dramatisasi berlebihan, tapi tetap tajam dan relevan dengan kondisi nyata.\n\n📊 Sumber data: Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan laporan ekonomi global.\n\n💬 Menurut kamu:\nApakah kebijakan ekonomi saat ini sudah benar-benar melindungi rakyat kecil?\n\nTulis di komentar — kita bahas dengan data, bukan sekadar opini.\n=================================================================================================\n\n#EkonomiIndonesia #Indonesia2026 #KrisisEkonomi #UtangNegara #EkonomiGlobal #HargaNaik #UMKMIndonesia #Hilirisasi #SubsidiBBM #FaktaEkonomi #BeritaEkonomi #AnalisisEkonomi #RakyatKecil #IndonesiaMaju #Resesi2026", "post_id": "3hjMLGdrpOM"}}, {"key": "Proshper", "attributes": {"label": "Proshper", "x": 907.9758071203015, "y": 275.07128824468873, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3hjMLGdrpOM", "id": "Proshper", "source": "youtube-000001", "content": "Utang Rp 9.000T & Harga Naik… 2026 Bisa Jadi Titik Balik Indonesia\n\nUtang Rp 8.900T & Ancaman Global: Seberapa Aman Ekonomi Indonesia 2026?\nUtang Rp 9.000T & Harga Naik… 2026 Bisa Jadi Titik Balik Indonesia\n2026: Dompet Rakyat Bisa Ambruk? Ini Fakta yang Disembunyikan\n\n‪‬ \n=================================================================================================\n\nTahun 2026 disebut sebagai momen krusial bagi ekonomi Indonesia.\nDi tengah ancaman resesi global, kenaikan suku bunga dunia, dan beban utang negara yang mendekati Rp 9.000 triliun… muncul pertanyaan besar:\n\n👉 Apakah Indonesia benar-benar di ambang krisis?\n👉 Atau justru sedang membangun fondasi untuk bangkit lebih kuat?\n\nDi video ini, kita akan membahas secara jujur dan berbasis data:\n\nDampak gejolak global terhadap ekonomi Indonesia\nFakta di balik utang negara (bukan sekadar angka besar)\nStrategi pemerintah: hilirisasi, UMKM, dan subsidi\nDampak nyata ke rakyat kecil: harga, kerja, dan masa depan\n\nSemua dijelaskan dengan bahasa sederhana, tanpa dramatisasi berlebihan, tapi tetap tajam dan relevan dengan kondisi nyata.\n\n📊 Sumber data: Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan laporan ekonomi global.\n\n💬 Menurut kamu:\nApakah kebijakan ekonomi saat ini sudah benar-benar melindungi rakyat kecil?\n\nTulis di komentar — kita bahas dengan data, bukan sekadar opini.\n=================================================================================================\n\n#EkonomiIndonesia #Indonesia2026 #KrisisEkonomi #UtangNegara #EkonomiGlobal #HargaNaik #UMKMIndonesia #Hilirisasi #SubsidiBBM #FaktaEkonomi #BeritaEkonomi #AnalisisEkonomi #RakyatKecil #IndonesiaMaju #Resesi2026", "post_id": "3hjMLGdrpOM"}}, {"key": "@republikajawabarat8747", "attributes": {"label": "@republikajawabarat8747", "x": 122.64628903563424, "y": 447.3732866392005, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "yvPIvfTJOgk", "id": "@republikajawabarat8747", "source": "youtube-000001", "content": "Tak Hanya Sekedar Kain, Erigana Batik Hidupkan Filosofi Aksara Sunda\n\nBatik bukan sekadar kain, tetapi identitas budaya bangsa. Melalui Erigandana Batik, Veby Wibisana menghadirkan inovasi batik kaligrafi Aksara Sunda yang sarat makna, filosofi, dan pesan kehidupan. Dari motif Semar hingga paribasa Sunda, setiap corak menjadi wujud pelestarian budaya leluhur agar tetap hidup di tengah generasi muda.\nBerlokasi di Jalan Sukamenak, Sayati, Kabupaten Bandung, \n\nErigandana Batik hadir sejak masa pandemi sebagai simbol kreativitas anak muda dalam menjaga warisan budaya. Tak hanya memproduksi batik tulis dan cap, tetapi juga kemeja, outer, kaos hingga tumbler bernuansa khas Sunda. Bahkan, usaha ini turut memberdayakan masyarakat sekitar melalui pelatihan membatik dan pengembangan ekonomi kreatif lokal.\n\nPerjalanan Erigandana Batik semakin berkembang berkat dukungan bjb KUR dari bank bjb. Dengan akses permodalan yang mudah dan bunga kompetitif, usaha lokal ini mampu tumbuh hingga dikenal secara nasional. Bukti bahwa budaya lokal bisa tampil modern, bernilai ekonomi tinggi, dan membanggakan hingga ke mancanegara.\n\nKeunggulan bjb KUR adalah suku bunganya kompetitif dan bebas biaya provisi. bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).\n\nInformasi lebih lanjut mengenai bjb KUR dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb infobjb.id/KUR.\n\nVideo: Gunadi PM\n\n #erigandana.batik #republika #CekRepublikaAja", "post_id": "yvPIvfTJOgk"}}, {"key": "@tribunpapuatengah", "attributes": {"label": "@tribunpapuatengah", "x": 343.6997951865548, "y": 971.6870194498256, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "tRWheqfNb0c", "id": "@tribunpapuatengah", "source": "youtube-000001", "content": "Sujatinah Elvis Tabuni, Diplomasi Sosial dari Puncak Indonesia \" The Change Maker Awards 2026\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nBaca Selengkapnya di :\n\nTRIBUN-VIDEO.COM -\nKetua TP-PKK Kabupaten Puncak, Ny. Sujatinah Elvis Tabuni, mendapatkan penghargaan dari Seven Media Asia dalam Penganugerahan:\n\n➡️ The Change Maker Awards 2026\n\nBukan cuma satu— Beliau memborong 2 kategori sekaligus, yaitu:\n\n🏆 Stunting Reduction Pioneer (Pionir Penurunan Stunting)\n🏆 Indigenous Women’s Economic Empowerment (Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Adat)\n\nPenghargaan ini diberikan di Bali (Platinum Hotel Jimbaran) sebagai bentuk apresiasi atas kerja nyata beliau di lapangan, terutama:\n\nPenanganan stunting lewat program makanan tambahan berbasis pangan lokal\nPemberdayaan “Mama-mama Papua” lewat UMKM (noken, hasil tani, dll)\n\nSecara garis besar, Seven Media Asia menilai beliau berhasil bikin impact nyata di masyarakat, meskipun kondisi wilayah Puncak cukup menantang.\nMaju dan berkarya terus Perempuan hebat Indonesia!!!\n\nCredit Footage : \n1.    /   \n2.    /   \n\nVP : Stanly", "post_id": "tRWheqfNb0c"}}, {"key": "etinus_weya", "attributes": {"label": "etinus_weya", "x": 995.4824488746569, "y": 188.50661857426454, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tRWheqfNb0c", "id": "etinus_weya", "source": "youtube-000001", "content": "Sujatinah Elvis Tabuni, Diplomasi Sosial dari Puncak Indonesia \" The Change Maker Awards 2026\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nBaca Selengkapnya di :\n\nTRIBUN-VIDEO.COM -\nKetua TP-PKK Kabupaten Puncak, Ny. Sujatinah Elvis Tabuni, mendapatkan penghargaan dari Seven Media Asia dalam Penganugerahan:\n\n➡️ The Change Maker Awards 2026\n\nBukan cuma satu— Beliau memborong 2 kategori sekaligus, yaitu:\n\n🏆 Stunting Reduction Pioneer (Pionir Penurunan Stunting)\n🏆 Indigenous Women’s Economic Empowerment (Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Adat)\n\nPenghargaan ini diberikan di Bali (Platinum Hotel Jimbaran) sebagai bentuk apresiasi atas kerja nyata beliau di lapangan, terutama:\n\nPenanganan stunting lewat program makanan tambahan berbasis pangan lokal\nPemberdayaan “Mama-mama Papua” lewat UMKM (noken, hasil tani, dll)\n\nSecara garis besar, Seven Media Asia menilai beliau berhasil bikin impact nyata di masyarakat, meskipun kondisi wilayah Puncak cukup menantang.\nMaju dan berkarya terus Perempuan hebat Indonesia!!!\n\nCredit Footage : \n1.    /   \n2.    /   \n\nVP : Stanly", "post_id": "tRWheqfNb0c"}}, {"key": "iopetop_7949", "attributes": {"label": "iopetop_7949", "x": 650.3958305580297, "y": 230.8124320869357, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tRWheqfNb0c", "id": "iopetop_7949", "source": "youtube-000001", "content": "Sujatinah Elvis Tabuni, Diplomasi Sosial dari Puncak Indonesia \" The Change Maker Awards 2026\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nBaca Selengkapnya di :\n\nTRIBUN-VIDEO.COM -\nKetua TP-PKK Kabupaten Puncak, Ny. Sujatinah Elvis Tabuni, mendapatkan penghargaan dari Seven Media Asia dalam Penganugerahan:\n\n➡️ The Change Maker Awards 2026\n\nBukan cuma satu— Beliau memborong 2 kategori sekaligus, yaitu:\n\n🏆 Stunting Reduction Pioneer (Pionir Penurunan Stunting)\n🏆 Indigenous Women’s Economic Empowerment (Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Adat)\n\nPenghargaan ini diberikan di Bali (Platinum Hotel Jimbaran) sebagai bentuk apresiasi atas kerja nyata beliau di lapangan, terutama:\n\nPenanganan stunting lewat program makanan tambahan berbasis pangan lokal\nPemberdayaan “Mama-mama Papua” lewat UMKM (noken, hasil tani, dll)\n\nSecara garis besar, Seven Media Asia menilai beliau berhasil bikin impact nyata di masyarakat, meskipun kondisi wilayah Puncak cukup menantang.\nMaju dan berkarya terus Perempuan hebat Indonesia!!!\n\nCredit Footage : \n1.    /   \n2.    /   \n\nVP : Stanly", "post_id": "tRWheqfNb0c"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 676.913019669642, "y": 738.8916158445088, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "1rXTKfKFDgA", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Uang Negara Sisa Rp120 Triliun, Menkeu Purbaya: Nggak Usah Takut APBN Masih Cukup MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi APBN Indonesia tetap aman dan likuid, sekaligus membantah isu bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang totalnya mencapai Rp420 triliun, dengan sebagian dana ditempatkan di Bank Indonesia dan sebagian lainnya disalurkan ke perbankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Hingga Maret 2026, pendapatan negara tumbuh solid 10,5% (yoy), ditopang lonjakan penerimaan pajak, sementara defisit tetap terjaga di level rendah 0,93% terhadap PDB, mencerminkan kondisi fiskal yang masih sehat dan terkendali.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1rXTKfKFDgA"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "attributes": {"label": "@KompasTVDewata", "x": 167.85706612448803, "y": 880.9108645071257, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "jR1GKeLLVjk", "id": "@KompasTVDewata", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Akui Kondisi APBN Masuk Survival Mode\n\nKOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap APBN 2026 memasuki kondisi bertahan hidup atau survival mode. Purbaya membuka kemungkinan penyusunan APBN perubahan ketika kondisi perekonomian nasional memburuk. Purbaya menegaskan tidak boleh lagi ada ruang inefisiensi. Purbaya juga bilang akan merapikan penerimaan negara, termasuk pajak dan bea cukai, karena masih kebocoran. Meski demikian, Purbaya meyakinkan APBN 2026 sejauh ini sudah mencakup skenario terburuk perekonomian Indonesia. Untuk saat ini, Purbaya menyatakan belum ada faktor yang memicu penyusunan APBN perubahan, meski mengakui APBN sudah masuk survival mode. Baca Juga Rupiah Masih di Rp17.278 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Bukan Akibat Ekonomi Terpuruk di https://www.kompas.tv/nasional/665063... #menterikeuangan #purbaya #apbn #pajak Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/665231/...\n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "jR1GKeLLVjk"}}, {"key": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "kompastvdewata", "x": 748.6616458550341, "y": 301.58735631622045, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "jR1GKeLLVjk", "id": "kompastvdewata", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Akui Kondisi APBN Masuk Survival Mode\n\nKOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap APBN 2026 memasuki kondisi bertahan hidup atau survival mode. Purbaya membuka kemungkinan penyusunan APBN perubahan ketika kondisi perekonomian nasional memburuk. Purbaya menegaskan tidak boleh lagi ada ruang inefisiensi. Purbaya juga bilang akan merapikan penerimaan negara, termasuk pajak dan bea cukai, karena masih kebocoran. Meski demikian, Purbaya meyakinkan APBN 2026 sejauh ini sudah mencakup skenario terburuk perekonomian Indonesia. Untuk saat ini, Purbaya menyatakan belum ada faktor yang memicu penyusunan APBN perubahan, meski mengakui APBN sudah masuk survival mode. Baca Juga Rupiah Masih di Rp17.278 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Bukan Akibat Ekonomi Terpuruk di https://www.kompas.tv/nasional/665063... #menterikeuangan #purbaya #apbn #pajak Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/665231/...\n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "jR1GKeLLVjk"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 894.4814819149555, "y": 578.206264964902, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LW8ssnZUvQQ", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[Full] Rupiah Rontok ke Rp17.300, Pengaruh Situasi Memanas di Timur Tengah? Ini Kata Kepala Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Nilai tukar rupiah kembali melemah dan sempat menembus level terendah sepanjang sejarah, yakni di atas Rp17.300 per dolar Amerika Serikat. \n\nPelemahan ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi nasional, terutama di tengah meningkatnya tensi geopolitik global.\n\nKepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai tekanan terhadap rupiah tidak lepas dari faktor eksternal, termasuk situasi di Timur Tengah yang tengah memanas.\n\nMenurutnya, upaya intervensi yang dilakukan oleh Bank Indonesia sejauh ini sudah cukup optimal. \n\nNamun, kuatnya sentimen global membuat ruang penguatan rupiah menjadi terbatas.\n\n“Kondisi saat ini seperti menggarami air laut. Mendorong rupiah menguat itu sulit karena pengaruh tensi geopolitik. Sentimen juga masih berkaitan dengan penilaian lembaga pemeringkat terhadap kondisi ekonomi Indonesia,” ujar Josua.\n\nMeski demikian, ia memperkirakan tekanan terhadap rupiah tidak akan berlangsung permanen. \n\nSeiring meredanya hambatan pada indikator makroekonomi, nilai tukar rupiah diyakini akan kembali mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nJosua juga menilai bahwa faktor sentimen dari konflik di Timur Tengah tidak akan menjadi faktor dominan dalam jangka panjang.\n\n“Ketika tekanan mereda, nilai tukar rupiah berpotensi kembali di bawah Rp17.000 per dolar AS,” tambahnya.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Joshua\n#rupiah #timurtengah #geopolitik \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "LW8ssnZUvQQ"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 693.529565440819, "y": 126.06836957571032, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5249, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LW8ssnZUvQQ", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[Full] Rupiah Rontok ke Rp17.300, Pengaruh Situasi Memanas di Timur Tengah? Ini Kata Kepala Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Nilai tukar rupiah kembali melemah dan sempat menembus level terendah sepanjang sejarah, yakni di atas Rp17.300 per dolar Amerika Serikat. \n\nPelemahan ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi nasional, terutama di tengah meningkatnya tensi geopolitik global.\n\nKepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai tekanan terhadap rupiah tidak lepas dari faktor eksternal, termasuk situasi di Timur Tengah yang tengah memanas.\n\nMenurutnya, upaya intervensi yang dilakukan oleh Bank Indonesia sejauh ini sudah cukup optimal. \n\nNamun, kuatnya sentimen global membuat ruang penguatan rupiah menjadi terbatas.\n\n“Kondisi saat ini seperti menggarami air laut. Mendorong rupiah menguat itu sulit karena pengaruh tensi geopolitik. Sentimen juga masih berkaitan dengan penilaian lembaga pemeringkat terhadap kondisi ekonomi Indonesia,” ujar Josua.\n\nMeski demikian, ia memperkirakan tekanan terhadap rupiah tidak akan berlangsung permanen. \n\nSeiring meredanya hambatan pada indikator makroekonomi, nilai tukar rupiah diyakini akan kembali mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nJosua juga menilai bahwa faktor sentimen dari konflik di Timur Tengah tidak akan menjadi faktor dominan dalam jangka panjang.\n\n“Ketika tekanan mereda, nilai tukar rupiah berpotensi kembali di bawah Rp17.000 per dolar AS,” tambahnya.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Joshua\n#rupiah #timurtengah #geopolitik \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "LW8ssnZUvQQ"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 913.5252379201842, "y": 470.9418544590609, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "KYTZHQDK6gY", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Kebakaran Apartemen Di Tanjung Duren, Pemerintah Naikkan UMP | Menyapa Indonesia Malam\n\nMenyapa Indonesia Malam, 30 April 2026\n\n1. Truk Vs Motor! Pengendara Motor Tewas\n2. Korban Hanyut di Sungai Cihideung Ditemukan Meninggal\n3. Bau Busuk Menyengat, Warga Temukan Jasad Tanpa Identitas\n4. Mayat Pria Ditemukan di Curug Ciputut Purbalingga\n5. Turis Serbia Ditemukan Tewas di Pantai Mengiat Bali\n6. Kepergok Curi Motor, Pria Dikepung Massa\n7. Satroni Rumah Kosong, Dua Pria Babak Belur Dimassa\n8. Gagal Beraksi, Begal Lari Tinggalkan Motor di TKP\n9. Viral! Penumpang KRL Diduga Jadi Korban Pelecehan\n10. Tega! Pencuri Gasak Motor Cleaning Service\n11. Viral! Dugaan Aksi Pungli di Ruas Tol Belawan\n12. Parkir Liar, Pentil Ban Puluhan Sepeda Motor Dicabut\n13. Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren\n14. Ibu Hamil dan Anak Tewas dalam Serangan di Lebanon\n15. Anak Gaza Tewas Saat Mencari Kayu Bakar\n16. Drone Serang Pasukan Lebanon Selatan di Dalam Gedung\n17. Rusia Sebut Situasi Keamanan Menaka Terkendali\n18. Dakwaan Baru James Comey atas Ancaman Trump\n19. Protes Wajib Militer Berakhir Ricuh\n20. Pemimpin UEA dan Bahrain Perkuat Hubungan Bilateral\n21. UEA Resmi Keluar dari Keanggotaan OPEC dan OPEC Plus\n22. Pemerintah Naikkan UMP dan Perkuat Jaminan Kehilangan Pekerjaan\n23. Presiden Bakal Hadiri Peringatan May Day di Monas\n24. Presiden Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi\n25. Pemerintah Siapkan Payung Hukum Pelindungan UMKM di Pasar Digital\n26. Peningkatan RSUD Berpotensi Ciptakan 33 Ribu Lapangan Kerja\n27. RSUD Akan Dilengkapi 7 Dokter Spesialis Dasar\n28. Kemenhub Sidak Pool Taksi Green SM di Bekasi\n29. Prabowo Dorong Inovasi Sampah Jadi Produk Ekonomi\n30. Wapres Dorong Hoki Indonesia Tembus Panggung Internasional\n31. Satu Tahun Sekolah Rakyat, Strategi Utama Tekan Kemiskinan\n32. Presiden Targetkan Swasembada Energi pada 2029\n33. Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Kereta Bekasi Timur\n34. Dirut KAI Meminta Maaf ke Keluarga Korban\n35. Menko PM Serahkan Hak Sosial Korban Laka Kereta\n36. DPR Akan Panggil Kemen PU, Kemenhub dan PT KAI\n37. Presiden Alokasikan Anggaran Atasi Perlintasan Sebidang KA\n38. Pemprov Jakarta Evaluasi Perlintasan Kereta Sebidang\n39. BP BUMN dan KAI Tingkatkan Kualitas Perjalanan\n40. Korban Laka KRL Dapat Asesmen dan Program Pemberdayaan\n41. Jalur KRL Stasiun Bekasi Timur–Cikarang Kembali Beroperasi\n42. Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf\n43. Jemaah Haji Gelombang 1 Mulai Diberangkatkan ke Mekkah\n44. 6 Mei 2026, Diprediksi Puncak Kedatangan Jemaah Haji di Madinah\n45. Fasilitas Payung & Kursi Roda Manjakan Jemaah Haji di Madinah\n46. Aturan Ketat Penyelenggaraan Haji 2026\n47. 2 Bus Jemaah Haji Alami Kecelakaan, Kemenhaj Tegur KBIH\n48. Kisah Inspirasi Pergi Haji, Getarkan Hati\n\n#sinpotv #sinpotvnews #menyapaindonesiamalam #kriminal #kecelakaan #haji2026 #internasional #kebijakanpemerintah\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "KYTZHQDK6gY"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 741.450549263837, "y": 579.7658269664212, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "KYTZHQDK6gY", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Kebakaran Apartemen Di Tanjung Duren, Pemerintah Naikkan UMP | Menyapa Indonesia Malam\n\nMenyapa Indonesia Malam, 30 April 2026\n\n1. Truk Vs Motor! Pengendara Motor Tewas\n2. Korban Hanyut di Sungai Cihideung Ditemukan Meninggal\n3. Bau Busuk Menyengat, Warga Temukan Jasad Tanpa Identitas\n4. Mayat Pria Ditemukan di Curug Ciputut Purbalingga\n5. Turis Serbia Ditemukan Tewas di Pantai Mengiat Bali\n6. Kepergok Curi Motor, Pria Dikepung Massa\n7. Satroni Rumah Kosong, Dua Pria Babak Belur Dimassa\n8. Gagal Beraksi, Begal Lari Tinggalkan Motor di TKP\n9. Viral! Penumpang KRL Diduga Jadi Korban Pelecehan\n10. Tega! Pencuri Gasak Motor Cleaning Service\n11. Viral! Dugaan Aksi Pungli di Ruas Tol Belawan\n12. Parkir Liar, Pentil Ban Puluhan Sepeda Motor Dicabut\n13. Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren\n14. Ibu Hamil dan Anak Tewas dalam Serangan di Lebanon\n15. Anak Gaza Tewas Saat Mencari Kayu Bakar\n16. Drone Serang Pasukan Lebanon Selatan di Dalam Gedung\n17. Rusia Sebut Situasi Keamanan Menaka Terkendali\n18. Dakwaan Baru James Comey atas Ancaman Trump\n19. Protes Wajib Militer Berakhir Ricuh\n20. Pemimpin UEA dan Bahrain Perkuat Hubungan Bilateral\n21. UEA Resmi Keluar dari Keanggotaan OPEC dan OPEC Plus\n22. Pemerintah Naikkan UMP dan Perkuat Jaminan Kehilangan Pekerjaan\n23. Presiden Bakal Hadiri Peringatan May Day di Monas\n24. Presiden Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi\n25. Pemerintah Siapkan Payung Hukum Pelindungan UMKM di Pasar Digital\n26. Peningkatan RSUD Berpotensi Ciptakan 33 Ribu Lapangan Kerja\n27. RSUD Akan Dilengkapi 7 Dokter Spesialis Dasar\n28. Kemenhub Sidak Pool Taksi Green SM di Bekasi\n29. Prabowo Dorong Inovasi Sampah Jadi Produk Ekonomi\n30. Wapres Dorong Hoki Indonesia Tembus Panggung Internasional\n31. Satu Tahun Sekolah Rakyat, Strategi Utama Tekan Kemiskinan\n32. Presiden Targetkan Swasembada Energi pada 2029\n33. Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Kereta Bekasi Timur\n34. Dirut KAI Meminta Maaf ke Keluarga Korban\n35. Menko PM Serahkan Hak Sosial Korban Laka Kereta\n36. DPR Akan Panggil Kemen PU, Kemenhub dan PT KAI\n37. Presiden Alokasikan Anggaran Atasi Perlintasan Sebidang KA\n38. Pemprov Jakarta Evaluasi Perlintasan Kereta Sebidang\n39. BP BUMN dan KAI Tingkatkan Kualitas Perjalanan\n40. Korban Laka KRL Dapat Asesmen dan Program Pemberdayaan\n41. Jalur KRL Stasiun Bekasi Timur–Cikarang Kembali Beroperasi\n42. Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf\n43. Jemaah Haji Gelombang 1 Mulai Diberangkatkan ke Mekkah\n44. 6 Mei 2026, Diprediksi Puncak Kedatangan Jemaah Haji di Madinah\n45. Fasilitas Payung & Kursi Roda Manjakan Jemaah Haji di Madinah\n46. Aturan Ketat Penyelenggaraan Haji 2026\n47. 2 Bus Jemaah Haji Alami Kecelakaan, Kemenhaj Tegur KBIH\n48. Kisah Inspirasi Pergi Haji, Getarkan Hati\n\n#sinpotv #sinpotvnews #menyapaindonesiamalam #kriminal #kecelakaan #haji2026 #internasional #kebijakanpemerintah\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "KYTZHQDK6gY"}}, {"key": "@tribunnews", "attributes": {"label": "@tribunnews", "x": 195.42358528671056, "y": 135.4908528226012, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "ysbqS2rcL_8", "id": "@tribunnews", "source": "youtube-000001", "content": "Anggap Purbaya Tak Becus Kerja! Ferdinand Desak Menkeu Purbaya Mundur, Minta Prabowo Cari Pengganti\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Politikus PDI Perjuangan Ferdinand Hutahean melayangkan kritik kerasnya pada Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nFerdinand bahkan mendesak agar menteri keuangan ini mundur dari jabatannya.\n\nFerdinand menyebut, nilai tukar rupiah semakin hari semakin mengkhawatirkan.\n\nPernyataan keras ini disampaikan Ferdinand Hutahean melalui akun Instagram pribadinya  pada Jumat (24/4/2026).\n\nFerdinand menegaskan bahwa saat ini rupiah sudah masuk level tidak punya harga.\n\nIa juga menyebut bahwa Purbaya sudah tidak bisa melakukan apa-apa.\n\nFerdinand Hutahean menyebut bahwa Purbaya hanya bisa memberikan statement yang justru tidak menyelesaikan persoalan.\n\nFerdinand menyoroti bagaimana Purbaya menyebut saat ini ekonomi RI masuk dalam mode bertahan.\n\n\"Purbaya yang terbaru pernyataannya mengatakan bahwa saat ini kita sudah masuk dalam mode survival. Artinya survival itu kita masuk dalam posisi bertahan sudah. Ini berat bagi kita,\" ucapnya.\n\nBukan hanya itu, Ferdinand juga menaruh perhatiannya pada pencopotan dua dirjen di Kementerian Keuangan.\n\nHal ini menurutnya menjadi tanda bahwa Purbaya juga meragukan kapasitas di internal kementerian.\n\n\"Pencopotan ini dikabarkan karena banyak noise, suara-suara yang miring dari internal, dari dalam sendiri, dari tubuh Purubaya sendiri keluar yang meragukan kapasitas, kapabilitas Purubaya,\" sesalnya.\n\nFerdinand mengaku ragu melihat sosok Purbaya mampu membawa rupiah kembali normal.\n\n\"Purbaya bahkan kesannya lari dari tanggung jawab, diletakkan ini hanya tanggung jawab dari Bank Indonesia,\" Ferdinand menuturkan.\n\nKarena itulah, Ferdinand Hutahean mendesak agar Presiden Prabowo Subianto mencari sosok lain untuk menjabat Bendahara Negara.\n\nIa juga meminta Purbaya untuk mengundurkan diri dari jabatan yang kini diembannya.\n\n\"Mungkin sudah waktunya bagi Purbaya untuk mengundurkan diri. Kita butuh orang yang memang menguasai persoalan, mengerti persoalan, dan segera menyelesaikan persoalan,\" tegasnya.\n\nPolitisi PDIP ini menyoroti ucapan lama dari Menkeu Purbaya yang pernah menegaskan, akan membangkitkan perekonomian Indonesia dalam tiga bulan.\n\n\"Dulu kau boleh cuap-cuap sembarangan seolah-olah Indonesia dalam tiga bulan dengan kaya raya. Sekarang, takkan semua berbangun kembali. Kalau memang sudah tidak mampu lagi, mundur saja,\" tambahnya. (Tribun-Video.com)\n\nProgram: Tribunnews Update\nHost: Nila Irda\nEditor Video: Nur Rohman Urip\nUploader: bagus gema praditiya sukirman", "post_id": "ysbqS2rcL_8"}}, {"key": "ferdinand_hutahean", "attributes": {"label": "ferdinand_hutahean", "x": 49.883964753609455, "y": 448.60585494442574, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5644, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "ysbqS2rcL_8", "id": "ferdinand_hutahean", "source": "youtube-000001", "content": "Anggap Purbaya Tak Becus Kerja! Ferdinand Desak Menkeu Purbaya Mundur, Minta Prabowo Cari Pengganti\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Politikus PDI Perjuangan Ferdinand Hutahean melayangkan kritik kerasnya pada Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nFerdinand bahkan mendesak agar menteri keuangan ini mundur dari jabatannya.\n\nFerdinand menyebut, nilai tukar rupiah semakin hari semakin mengkhawatirkan.\n\nPernyataan keras ini disampaikan Ferdinand Hutahean melalui akun Instagram pribadinya  pada Jumat (24/4/2026).\n\nFerdinand menegaskan bahwa saat ini rupiah sudah masuk level tidak punya harga.\n\nIa juga menyebut bahwa Purbaya sudah tidak bisa melakukan apa-apa.\n\nFerdinand Hutahean menyebut bahwa Purbaya hanya bisa memberikan statement yang justru tidak menyelesaikan persoalan.\n\nFerdinand menyoroti bagaimana Purbaya menyebut saat ini ekonomi RI masuk dalam mode bertahan.\n\n\"Purbaya yang terbaru pernyataannya mengatakan bahwa saat ini kita sudah masuk dalam mode survival. Artinya survival itu kita masuk dalam posisi bertahan sudah. Ini berat bagi kita,\" ucapnya.\n\nBukan hanya itu, Ferdinand juga menaruh perhatiannya pada pencopotan dua dirjen di Kementerian Keuangan.\n\nHal ini menurutnya menjadi tanda bahwa Purbaya juga meragukan kapasitas di internal kementerian.\n\n\"Pencopotan ini dikabarkan karena banyak noise, suara-suara yang miring dari internal, dari dalam sendiri, dari tubuh Purubaya sendiri keluar yang meragukan kapasitas, kapabilitas Purubaya,\" sesalnya.\n\nFerdinand mengaku ragu melihat sosok Purbaya mampu membawa rupiah kembali normal.\n\n\"Purbaya bahkan kesannya lari dari tanggung jawab, diletakkan ini hanya tanggung jawab dari Bank Indonesia,\" Ferdinand menuturkan.\n\nKarena itulah, Ferdinand Hutahean mendesak agar Presiden Prabowo Subianto mencari sosok lain untuk menjabat Bendahara Negara.\n\nIa juga meminta Purbaya untuk mengundurkan diri dari jabatan yang kini diembannya.\n\n\"Mungkin sudah waktunya bagi Purbaya untuk mengundurkan diri. Kita butuh orang yang memang menguasai persoalan, mengerti persoalan, dan segera menyelesaikan persoalan,\" tegasnya.\n\nPolitisi PDIP ini menyoroti ucapan lama dari Menkeu Purbaya yang pernah menegaskan, akan membangkitkan perekonomian Indonesia dalam tiga bulan.\n\n\"Dulu kau boleh cuap-cuap sembarangan seolah-olah Indonesia dalam tiga bulan dengan kaya raya. Sekarang, takkan semua berbangun kembali. Kalau memang sudah tidak mampu lagi, mundur saja,\" tambahnya. (Tribun-Video.com)\n\nProgram: Tribunnews Update\nHost: Nila Irda\nEditor Video: Nur Rohman Urip\nUploader: bagus gema praditiya sukirman", "post_id": "ysbqS2rcL_8"}}, {"key": "@tribunbatamtv", "attributes": {"label": "@tribunbatamtv", "x": 9.909666037263287, "y": 653.7424340758229, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "j-Y8NHJApmg", "id": "@tribunbatamtv", "source": "youtube-000001", "content": "🟠Pernyataan Pedas Ferdinand Hutahean Minta Prabowo Cari Pengganti Menkeu: Purbaya Mundur Sajalah\n\nPernyataan Pedas Ferdinand Hutahean Minta Prabowo Cari Pengganti Menkeu: Purbaya Mundur Sajalah\n\nPolitikus PDI Perjuangan Ferdinand Hutahean melayangkan kritik kerasnya pada Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nFerdinand bahkan mendesak agar menteri keuangan ini mundur dari jabatannya.\n\nFerdinand menyebut, nilai tukar rupiah semakin hari semakin mengkhawatirkan.\n\nPernyataan keras ini disampaikan Ferdinand Hutahean melalui akun Instagram pribadinya  pada Jumat (24/4/2026).\n\nFerdinand menegaskan bahwa saat ini rupiah sudah masuk level tidak punya harga.\n\nIa juga menyebut bahwa Purbaya sudah tidak bisa melakukan apa-apa.\n\nFerdinand Hutahean menyebut bahwa Purbaya hanya bisa memberikan statement yang justru tidak menyelesaikan persoalan.\n\nFerdinand menyoroti bagaimana Purbaya menyebut saat ini ekonomi RI masuk dalam mode bertahan.\n\n\"Purbaya yang terbaru pernyataannya mengatakan bahwa saat ini kita sudah masuk dalam mode survival. Artinya survival itu kita masuk dalam posisi bertahan sudah. Ini berat bagi kita,\" ucapnya.\n\nBukan hanya itu, Ferdinand juga menaruh perhatiannya pada pencopotan dua dirjen di Kementerian Keuangan.\n\nHal ini menurutnya menjadi tanda bahwa Purbaya juga meragukan kapasitas di internal kementerian.\n\n\"Pencopotan ini dikabarkan karena banyak noise, suara-suara yang miring dari internal, dari dalam sendiri, dari tubuh Purubaya sendiri keluar yang meragukan kapasitas, kapabilitas Purubaya,\" sesalnya.\n\nFerdinand mengaku ragu melihat sosok Purbaya mampu membawa rupiah kembali normal.\n\n\"Purbaya bahkan kesannya lari dari tanggung jawab, diletakkan ini hanya tanggung jawab dari Bank Indonesia,\" Ferdinand menuturkan.\n\nKarena itulah, Ferdinand Hutahean mendesak agar Presiden Prabowo Subianto mencari sosok lain untuk menjabat Bendahara Negara.\n\nIa juga meminta Purbaya untuk mengundurkan diri dari jabatan yang kini diembannya.\n\n\"Mungkin sudah waktunya bagi Purbaya untuk mengundurkan diri. Kita butuh orang yang memang menguasai persoalan, mengerti persoalan, dan segera menyelesaikan persoalan,\" tegasnya.\n\nPolitisi PDIP ini menyoroti ucapan lama dari Menkeu Purbaya yang pernah menegaskan, akan membangkitkan perekonomian Indonesia dalam tiga bulan.\n\n\"Dulu kau boleh cuap-cuap sembarangan seolah-olah Indonesia dalam tiga bulan dengan kaya raya. Sekarang, takkan semua berbangun kembali. Kalau memang sudah tidak mampu lagi, mundur saja,\" tambahnya\n\n\nSUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT.\nUpdate info terkini via tribunbatam.id : http://tribunbatam.id/\n\nFollow akun Instagram :   / tribunbatamdotcom  \nFollow akun Twitter :   / tribunbatamku  \nFollow dan like fanpage Facebook :   / redaksitribunbatam", "post_id": "j-Y8NHJApmg"}}, {"key": "@electricviking", "attributes": {"label": "@electricviking", "x": 558.7587555746513, "y": 103.20936847218276, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.4459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "VxwX44mcq18", "id": "@electricviking", "source": "youtube-000001", "content": "80% pada tahun 2030? Jalur Pertumbuhan EV Australia yang Gila Terungkap\n\n80% pada tahun 2030? Jalur Pertumbuhan EV yang Gila di Australia Terungkap\n\nAustralia berada pada jalur yang sangat agresif menuju adopsi kendaraan listrik, dengan proyeksi menunjukkan bahwa EV dapat mencapai 80% dari penjualan mobil baru pada tahun 2030. Didorong oleh perubahan kebijakan, penurunan biaya baterai, dan meningkatnya permintaan konsumen, transisi negara ini menandai transformasi cepat pasar otomotifnya.\n\n👉Pesan Konsultasi 1 Jam dengan The Electric Viking melalui tautan di https://theelectricviking.com/consult...\n\nDaftar untuk buletin saya di sini ► https://theelectricviking.com/newslet...\n\n🔔 Berlangganan dan aktifkan lonceng notifikasi! ► https://www.youtube.com/\n\n👉Gunakan alat perbandingan Solar, Baterai Rumah, dan Pengisi Daya EV terbaik di Australia - 100% gratis untuk digunakan:\n\nhttps://compare.solarchoice.net.au/th...\n\nGabung dengan saya di Patreon ►   / theelectricviking  \n\nBergabung sebagai anggota di YouTube The Electric Viking ►\n   /   \n\nVideo khusus anggota (lihat video sebelum orang lain) ►\n   • Members-only videos  \n\nDukung dengan mengirimkan Super Thanks! Berikut cara membeli Super Thanks:\n   • How To THANK on YouTube  \n\nPerusahaan tenaga surya terbaik di Australia baru saja memasang sistem tenaga surya baru saya.\n\nLihat produk mereka di sini: https://www.resinc.com.au/electricviking\n\nSaya menggunakan internet Starlink untuk mengunggah semua video saya, gunakan tautan rujukan saya di sini: https://www.starlink.com/residential?...\n\n👇👇 Beli sesuatu dan dukung Toko Electric Viking 👇👇\nhttps://shop.theelectricviking.com/\n\nPanduan ukuran dan bantuan lain untuk toko 👇\nhttps://theelectricviking.com/the-ele...\n\nLihat apa yang terjadi pada Shanna (istri Sam):\n   • Stage 4 can go to hell - Flying out of Aus...  \n\nElectric Viking di platform lain:\nApple Podcasts ► https://podcasts.apple.com/us/podcast...\nSpotify Podcasts ► https://open.spotify.com/show/7qDxQ2P...\nJika tidak tersedia di negara Anda, gunakan tautan ini: https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\nRumble ► https://rumble.com/c/TheElectricViking\nHalaman Facebook ►   / theelectricvikingfb  \nGrup Facebook ►   / theevfbgroup  \nX (Sebelumnya dikenal sebagai Twitter) ► https://x.com/theevking\nInstagram ►   / theelectricvking  \nPinterest ►   / theelectricviking  \nTelegram ► https://t.me/theelectricviking\nTikTok ►   / theelectricviking   \nBaca blog saya ► https://theelectricviking.com/blog/\n\n👇 Perjalanan saya ke Bali 👇\n   • I went to Indonesia and got so sick I had ...  \n\n👇 Perjalanan saya ke Bangladesh 👇\n   • I Went to Bangladesh and Discovered Thousa...  \n\n👇 Video tentang Skateboard Saya 👇\n   • EASIEST & cheapest way to travel foreign c...  \n\n👇 Berlangganan saluran anak-anak saya 👇\nhttps://tinyurl.com/subscribetojackan...\n\nLihat video lainnya: \nMengapa First Phosphate Adalah Saham LFP yang Paling Diremehkan di Amerika Utara\n   • Why First Phosphate Is the Most Undervalue...  \n\nMematahkan Monopoli China: Bagaimana Mineral Ini Menjadi Kunci untuk Kendaraan Listrik Barat Revolusi\n   • Breaking China's Monopoly: How This Minera...  \n\nKia Baru Saja Menurunkan Harga EV di Australia — EV3 dan EV5 Mendapat Potongan Harga Besar\n   • Kia Just Slashed EV Prices In Australia — ...  \n\nGAC Aion N60 EV - Apakah Ini EV Terjangkau yang Paling Praktis?\n\n   • GAC Aion N60 EV - Is this the MOST Practic...  \n\nKebenaran Tentang Perusahaan Minyak dan Batubara Besar: Mengapa Denda Tidak Menghentikan 10 Pencemar Terbesar\n   • The Truth About Big Oil and Coal: Why Fine...  \n\nKrisis Pinjaman Otomotif Baru Saja Mencapai Titik Tertinggi dalam 30 Tahun dengan Tingkat Tunggakan\n   • Auto Loan Crisis Just Hit a 30-Year High W...  \n\nTesla MEMENANGKAN Penghargaan Mobil Terbaik Tahun Ini, Polestar dan Zeekr Dinobatkan sebagai Pemimpin Segmen\n   • Tesla WINS Overall Car of the Year, Polest...  \n\nTruk Diesel Menyebabkan Kerugian Kesehatan Sebesar $6,2 Miliar per Tahun — Dan Itu Hanya di Australia\n   • Diesel Trucks Are Costing $6.2 Billion a Y...  \n\n#kendaraanlistrik #australia #energibersih #pertumbuhanev #keberlanjutan #tesla #evterjangkau\n\n👇Referensi berita/grafik & video yang digunakan dalam ini Video:\nhttps://thedriven.io/2026/04/23/austr...\n\nSaluran ini mungkin menggunakan beberapa materi berhak cipta tanpa izin khusus dari pemiliknya; tetapi konten yang digunakan di sini termasuk dalam \"Penggunaan Wajar\" (Fair Use) berdasarkan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta 1976.\n\nPenggunaan wajar diperbolehkan untuk tujuan seperti kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, beasiswa, dan penelitian. Penggunaan wajar adalah penggunaan yang diizinkan oleh undang-undang hak cipta yang mungkin dianggap melanggar hak cipta. Penggunaan nirlaba, pendidikan, atau pribadi cenderung mendukung penggunaan wajar.\n\nHubungi kami untuk masalah hak cipta apa pun. Jika Anda ingin mendapatkan kredit untuk cuplikan yang kami g...", "post_id": "VxwX44mcq18"}}, {"key": "electricviki...", "attributes": {"label": "electricviki...", "x": 733.0478783726087, "y": 959.8503187460816, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "VxwX44mcq18", "id": "electricviki...", "source": "youtube-000001", "content": "80% pada tahun 2030? Jalur Pertumbuhan EV Australia yang Gila Terungkap\n\n80% pada tahun 2030? Jalur Pertumbuhan EV yang Gila di Australia Terungkap\n\nAustralia berada pada jalur yang sangat agresif menuju adopsi kendaraan listrik, dengan proyeksi menunjukkan bahwa EV dapat mencapai 80% dari penjualan mobil baru pada tahun 2030. Didorong oleh perubahan kebijakan, penurunan biaya baterai, dan meningkatnya permintaan konsumen, transisi negara ini menandai transformasi cepat pasar otomotifnya.\n\n👉Pesan Konsultasi 1 Jam dengan The Electric Viking melalui tautan di https://theelectricviking.com/consult...\n\nDaftar untuk buletin saya di sini ► https://theelectricviking.com/newslet...\n\n🔔 Berlangganan dan aktifkan lonceng notifikasi! ► https://www.youtube.com/\n\n👉Gunakan alat perbandingan Solar, Baterai Rumah, dan Pengisi Daya EV terbaik di Australia - 100% gratis untuk digunakan:\n\nhttps://compare.solarchoice.net.au/th...\n\nGabung dengan saya di Patreon ►   / theelectricviking  \n\nBergabung sebagai anggota di YouTube The Electric Viking ►\n   /   \n\nVideo khusus anggota (lihat video sebelum orang lain) ►\n   • Members-only videos  \n\nDukung dengan mengirimkan Super Thanks! Berikut cara membeli Super Thanks:\n   • How To THANK on YouTube  \n\nPerusahaan tenaga surya terbaik di Australia baru saja memasang sistem tenaga surya baru saya.\n\nLihat produk mereka di sini: https://www.resinc.com.au/electricviking\n\nSaya menggunakan internet Starlink untuk mengunggah semua video saya, gunakan tautan rujukan saya di sini: https://www.starlink.com/residential?...\n\n👇👇 Beli sesuatu dan dukung Toko Electric Viking 👇👇\nhttps://shop.theelectricviking.com/\n\nPanduan ukuran dan bantuan lain untuk toko 👇\nhttps://theelectricviking.com/the-ele...\n\nLihat apa yang terjadi pada Shanna (istri Sam):\n   • Stage 4 can go to hell - Flying out of Aus...  \n\nElectric Viking di platform lain:\nApple Podcasts ► https://podcasts.apple.com/us/podcast...\nSpotify Podcasts ► https://open.spotify.com/show/7qDxQ2P...\nJika tidak tersedia di negara Anda, gunakan tautan ini: https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\nRumble ► https://rumble.com/c/TheElectricViking\nHalaman Facebook ►   / theelectricvikingfb  \nGrup Facebook ►   / theevfbgroup  \nX (Sebelumnya dikenal sebagai Twitter) ► https://x.com/theevking\nInstagram ►   / theelectricvking  \nPinterest ►   / theelectricviking  \nTelegram ► https://t.me/theelectricviking\nTikTok ►   / theelectricviking   \nBaca blog saya ► https://theelectricviking.com/blog/\n\n👇 Perjalanan saya ke Bali 👇\n   • I went to Indonesia and got so sick I had ...  \n\n👇 Perjalanan saya ke Bangladesh 👇\n   • I Went to Bangladesh and Discovered Thousa...  \n\n👇 Video tentang Skateboard Saya 👇\n   • EASIEST & cheapest way to travel foreign c...  \n\n👇 Berlangganan saluran anak-anak saya 👇\nhttps://tinyurl.com/subscribetojackan...\n\nLihat video lainnya: \nMengapa First Phosphate Adalah Saham LFP yang Paling Diremehkan di Amerika Utara\n   • Why First Phosphate Is the Most Undervalue...  \n\nMematahkan Monopoli China: Bagaimana Mineral Ini Menjadi Kunci untuk Kendaraan Listrik Barat Revolusi\n   • Breaking China's Monopoly: How This Minera...  \n\nKia Baru Saja Menurunkan Harga EV di Australia — EV3 dan EV5 Mendapat Potongan Harga Besar\n   • Kia Just Slashed EV Prices In Australia — ...  \n\nGAC Aion N60 EV - Apakah Ini EV Terjangkau yang Paling Praktis?\n\n   • GAC Aion N60 EV - Is this the MOST Practic...  \n\nKebenaran Tentang Perusahaan Minyak dan Batubara Besar: Mengapa Denda Tidak Menghentikan 10 Pencemar Terbesar\n   • The Truth About Big Oil and Coal: Why Fine...  \n\nKrisis Pinjaman Otomotif Baru Saja Mencapai Titik Tertinggi dalam 30 Tahun dengan Tingkat Tunggakan\n   • Auto Loan Crisis Just Hit a 30-Year High W...  \n\nTesla MEMENANGKAN Penghargaan Mobil Terbaik Tahun Ini, Polestar dan Zeekr Dinobatkan sebagai Pemimpin Segmen\n   • Tesla WINS Overall Car of the Year, Polest...  \n\nTruk Diesel Menyebabkan Kerugian Kesehatan Sebesar $6,2 Miliar per Tahun — Dan Itu Hanya di Australia\n   • Diesel Trucks Are Costing $6.2 Billion a Y...  \n\n#kendaraanlistrik #australia #energibersih #pertumbuhanev #keberlanjutan #tesla #evterjangkau\n\n👇Referensi berita/grafik & video yang digunakan dalam ini Video:\nhttps://thedriven.io/2026/04/23/austr...\n\nSaluran ini mungkin menggunakan beberapa materi berhak cipta tanpa izin khusus dari pemiliknya; tetapi konten yang digunakan di sini termasuk dalam \"Penggunaan Wajar\" (Fair Use) berdasarkan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta 1976.\n\nPenggunaan wajar diperbolehkan untuk tujuan seperti kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, beasiswa, dan penelitian. Penggunaan wajar adalah penggunaan yang diizinkan oleh undang-undang hak cipta yang mungkin dianggap melanggar hak cipta. Penggunaan nirlaba, pendidikan, atau pribadi cenderung mendukung penggunaan wajar.\n\nHubungi kami untuk masalah hak cipta apa pun. Jika Anda ingin mendapatkan kredit untuk cuplikan yang kami g...", "post_id": "VxwX44mcq18"}}, {"key": "electricviking", "attributes": {"label": "electricviking", "x": 532.8697093017993, "y": 431.61569370345643, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "VxwX44mcq18", "id": "electricviking", "source": "youtube-000001", "content": "80% pada tahun 2030? Jalur Pertumbuhan EV Australia yang Gila Terungkap\n\n80% pada tahun 2030? Jalur Pertumbuhan EV yang Gila di Australia Terungkap\n\nAustralia berada pada jalur yang sangat agresif menuju adopsi kendaraan listrik, dengan proyeksi menunjukkan bahwa EV dapat mencapai 80% dari penjualan mobil baru pada tahun 2030. Didorong oleh perubahan kebijakan, penurunan biaya baterai, dan meningkatnya permintaan konsumen, transisi negara ini menandai transformasi cepat pasar otomotifnya.\n\n👉Pesan Konsultasi 1 Jam dengan The Electric Viking melalui tautan di https://theelectricviking.com/consult...\n\nDaftar untuk buletin saya di sini ► https://theelectricviking.com/newslet...\n\n🔔 Berlangganan dan aktifkan lonceng notifikasi! ► https://www.youtube.com/\n\n👉Gunakan alat perbandingan Solar, Baterai Rumah, dan Pengisi Daya EV terbaik di Australia - 100% gratis untuk digunakan:\n\nhttps://compare.solarchoice.net.au/th...\n\nGabung dengan saya di Patreon ►   / theelectricviking  \n\nBergabung sebagai anggota di YouTube The Electric Viking ►\n   /   \n\nVideo khusus anggota (lihat video sebelum orang lain) ►\n   • Members-only videos  \n\nDukung dengan mengirimkan Super Thanks! Berikut cara membeli Super Thanks:\n   • How To THANK on YouTube  \n\nPerusahaan tenaga surya terbaik di Australia baru saja memasang sistem tenaga surya baru saya.\n\nLihat produk mereka di sini: https://www.resinc.com.au/electricviking\n\nSaya menggunakan internet Starlink untuk mengunggah semua video saya, gunakan tautan rujukan saya di sini: https://www.starlink.com/residential?...\n\n👇👇 Beli sesuatu dan dukung Toko Electric Viking 👇👇\nhttps://shop.theelectricviking.com/\n\nPanduan ukuran dan bantuan lain untuk toko 👇\nhttps://theelectricviking.com/the-ele...\n\nLihat apa yang terjadi pada Shanna (istri Sam):\n   • Stage 4 can go to hell - Flying out of Aus...  \n\nElectric Viking di platform lain:\nApple Podcasts ► https://podcasts.apple.com/us/podcast...\nSpotify Podcasts ► https://open.spotify.com/show/7qDxQ2P...\nJika tidak tersedia di negara Anda, gunakan tautan ini: https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\nRumble ► https://rumble.com/c/TheElectricViking\nHalaman Facebook ►   / theelectricvikingfb  \nGrup Facebook ►   / theevfbgroup  \nX (Sebelumnya dikenal sebagai Twitter) ► https://x.com/theevking\nInstagram ►   / theelectricvking  \nPinterest ►   / theelectricviking  \nTelegram ► https://t.me/theelectricviking\nTikTok ►   / theelectricviking   \nBaca blog saya ► https://theelectricviking.com/blog/\n\n👇 Perjalanan saya ke Bali 👇\n   • I went to Indonesia and got so sick I had ...  \n\n👇 Perjalanan saya ke Bangladesh 👇\n   • I Went to Bangladesh and Discovered Thousa...  \n\n👇 Video tentang Skateboard Saya 👇\n   • EASIEST & cheapest way to travel foreign c...  \n\n👇 Berlangganan saluran anak-anak saya 👇\nhttps://tinyurl.com/subscribetojackan...\n\nLihat video lainnya: \nMengapa First Phosphate Adalah Saham LFP yang Paling Diremehkan di Amerika Utara\n   • Why First Phosphate Is the Most Undervalue...  \n\nMematahkan Monopoli China: Bagaimana Mineral Ini Menjadi Kunci untuk Kendaraan Listrik Barat Revolusi\n   • Breaking China's Monopoly: How This Minera...  \n\nKia Baru Saja Menurunkan Harga EV di Australia — EV3 dan EV5 Mendapat Potongan Harga Besar\n   • Kia Just Slashed EV Prices In Australia — ...  \n\nGAC Aion N60 EV - Apakah Ini EV Terjangkau yang Paling Praktis?\n\n   • GAC Aion N60 EV - Is this the MOST Practic...  \n\nKebenaran Tentang Perusahaan Minyak dan Batubara Besar: Mengapa Denda Tidak Menghentikan 10 Pencemar Terbesar\n   • The Truth About Big Oil and Coal: Why Fine...  \n\nKrisis Pinjaman Otomotif Baru Saja Mencapai Titik Tertinggi dalam 30 Tahun dengan Tingkat Tunggakan\n   • Auto Loan Crisis Just Hit a 30-Year High W...  \n\nTesla MEMENANGKAN Penghargaan Mobil Terbaik Tahun Ini, Polestar dan Zeekr Dinobatkan sebagai Pemimpin Segmen\n   • Tesla WINS Overall Car of the Year, Polest...  \n\nTruk Diesel Menyebabkan Kerugian Kesehatan Sebesar $6,2 Miliar per Tahun — Dan Itu Hanya di Australia\n   • Diesel Trucks Are Costing $6.2 Billion a Y...  \n\n#kendaraanlistrik #australia #energibersih #pertumbuhanev #keberlanjutan #tesla #evterjangkau\n\n👇Referensi berita/grafik & video yang digunakan dalam ini Video:\nhttps://thedriven.io/2026/04/23/austr...\n\nSaluran ini mungkin menggunakan beberapa materi berhak cipta tanpa izin khusus dari pemiliknya; tetapi konten yang digunakan di sini termasuk dalam \"Penggunaan Wajar\" (Fair Use) berdasarkan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta 1976.\n\nPenggunaan wajar diperbolehkan untuk tujuan seperti kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, beasiswa, dan penelitian. Penggunaan wajar adalah penggunaan yang diizinkan oleh undang-undang hak cipta yang mungkin dianggap melanggar hak cipta. Penggunaan nirlaba, pendidikan, atau pribadi cenderung mendukung penggunaan wajar.\n\nHubungi kami untuk masalah hak cipta apa pun. Jika Anda ingin mendapatkan kredit untuk cuplikan yang kami g...", "post_id": "VxwX44mcq18"}}], "edges": [{"key": "BangMamat465140", "source": "BangMamat465140", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "BangMamat465140", "source": "BangMamat465140", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "barbiedoll50915", "source": "barbiedoll50915", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "barbiedoll50915", "source": "barbiedoll50915", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Sigared24", "source": "Sigared24", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Sigared24", "source": "Sigared24", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Deni89LND", "source": "Deni89LND", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Deni89LND", "source": "Deni89LND", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Letthemthi33571", "source": "Letthemthi33571", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Letthemthi33571", "source": "Letthemthi33571", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Sabik_87", "source": "Sabik_87", "target": "BI_ProvinsiBali", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Sabik_87", "source": "Sabik_87", "target": "BI_ProvinsiBali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Maulaa313", "source": "Maulaa313", "target": "BI_ProvinsiBali", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Maulaa313", "source": "Maulaa313", "target": "BI_ProvinsiBali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "source": "bank_indonesia_kepri", "target": "bank_indonesia_kepri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_bali", "source": "bank_indonesia_bali", "target": "bank_indonesia_bali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_bali", "source": "bank_indonesia_bali", "target": "bank_indonesia_bali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalsel", "source": "bank_indonesia_kalsel", "target": "bank_indonesia_kalsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "setdabadungkab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_bengkulu", "source": "bank_indonesia_bengkulu", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_bengkulu", "source": "bank_indonesia_bengkulu", "target": "bank_indonesia_bengkulu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_bengkulu", "source": "bank_indonesia_bengkulu", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "source": "bank_indonesia_sumsel", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "source": "bank_indonesia_sumsel", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "source": "bank_indonesia_kepri", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "source": "bank_indonesia_kepri", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_aceh", "source": "bank_indonesia_aceh", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_aceh", "source": "bank_indonesia_aceh", "target": "bank_indonesia_aceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_aceh", "source": "bank_indonesia_aceh", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sultra", "source": "bank_indonesia_sultra", "target": "ustdzrizamuhammad", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sultra", "source": "bank_indonesia_sultra", "target": "raimlaode", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sscbatam", "source": "sscbatam", "target": "kata_batam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumbar", "source": "bank_indonesia_sumbar", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumbar", "source": "bank_indonesia_sumbar", "target": "bank_indonesia_sumbar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumbar", "source": "bank_indonesia_sumbar", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "atnewsofficial", "source": "atnewsofficial", "target": "Atnewsofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "source": "bank_indonesia_jakarta", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalsel", "source": "bank_indonesia_kalsel", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenpar.ri", "source": "kemenpar.ri", "target": "widi.wardhana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenpar.ri", "source": "kemenpar.ri", "target": "balispiritfest", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenpar.ri", "source": "kemenpar.ri", "target": "eventbyindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cbprupiahntt", "source": "cbprupiahntt", "target": "m_nur_maulana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "source": "bank_indonesia_kepri", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bambang.pramono.75491", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "source": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "alharisjambi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "source": "bank_indonesia_jakarta", "target": "bank_indonesia_jakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "poltekparbali", "source": "poltekparbali", "target": "kemenpar.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "poltekparbali", "source": "poltekparbali", "target": "niluhpuspa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_ibukota", "source": "radar_ibukota", "target": "radar_ibukota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_ibukota", "source": "radar_ibukota", "target": "radar_ibukota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "republikaonline", "source": "republikaonline", "target": "bankbjb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "source": "disparkotadenpasar", "target": "denpasarkota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "source": "disparkotadenpasar", "target": "denpasartourism", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "source": "disparkotadenpasar", "target": "desapenatihdanginpuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "indonesiago.id", "source": "indonesiago.id", "target": "meutya_hafid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "info.hss", "source": "info.hss", "target": "kemkomdigi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "alharisjambi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew", "source": "bangkabelitunginfonew", "target": "bangkabelitunginfonew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cnbcindonesia", "source": "cnbcindonesia", "target": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_bali", "source": "bank_indonesia_bali", "target": "bank_indonesia_bali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hippindo", "source": "hippindo", "target": "hippindo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "info.pelatihangratis", "source": "info.pelatihangratis", "target": "bank_indonesia_aceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivacoid", "source": "vivacoid", "target": "bni46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kaltim", "source": "bank_indonesia_kaltim", "target": "bank_indonesia_kaltim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenkumkepri", "source": "kemenkumkepri", "target": "kemenkumkepri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "genvoice.id", "source": "genvoice.id", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalbar", "source": "bank_indonesia_kalbar", "target": "bank_indonesia_kalbar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalbar", "source": "bank_indonesia_kalbar", "target": "perpusbikalbar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalbar", "source": "bank_indonesia_kalbar", "target": "cbp_rupiah_kalbar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalbar", "source": "bank_indonesia_kalbar", "target": "qris_peka_kalbar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalbar", "source": "bank_indonesia_kalbar", "target": "bank_indonesia_kalbar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infodenpasarterkini.id", "source": "infodenpasarterkini.id", "target": "koranbaliexpress", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "alharisjambi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "indonesiainjb", "source": "indonesiainjb", "target": "bank_indonesia_singapura", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ntt_talk", "source": "ntt_talk", "target": "ntt_talk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "tpakd.badung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "diskopukmp_badung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "tpakd.badung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "diskopukmp_badung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_jogja", "source": "ojk_jogja", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_jogja", "source": "ojk_jogja", "target": "ojk_jogja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kabarsamarinda_official", "source": "kabarsamarinda_official", "target": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "khofifah.ip", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "emildardak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "adhykaryononew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "bank_indonesia_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "roekonomijatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "jatimpemprov", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "humasprovjatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "ppidjatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "pemkabjember", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "banyuwangi_kab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "situbondokab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "probolinggoimpressive", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "lumajang_kab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "pemkab_probolinggo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "bondowoso.kab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hippindo", "source": "hippindo", "target": "hippindo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "adhy8328", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "rheeta71", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "haryadialfat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "fahmypay", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "denpasar.viral", "source": "denpasar.viral", "target": "ditresnarkobapoldabali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tercyduck.aceh", "source": "tercyduck.aceh", "target": "auliarauyan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tercyduck.aceh", "source": "tercyduck.aceh", "target": "tercyduck.aceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "Prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "republikindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "presidenrepublikindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "tedsky89", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "ppid.paspampres", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "grupapaspampres", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "edwin.sumantha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hurriyatul.asyifa", "source": "hurriyatul.asyifa", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "source": "biroekbangprovbanten", "target": "ABDI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "source": "biroekbangprovbanten", "target": "dimyati.natakusumah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "source": "biroekbangprovbanten", "target": "Pemerintah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "source": "biroekbangprovbanten", "target": "DPD", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "komang.sanjaya.respon", "source": "komang.sanjaya.respon", "target": "gus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "beritabali.tv", "source": "beritabali.tv", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "theogidn", "source": "theogidn", "target": "/korea_insight", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "theogidn", "source": "theogidn", "target": "/kstreetwalk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "theogidn", "source": "theogidn", "target": "/saif_ullah7878", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "theogidn", "source": "theogidn", "target": "/visitseoul", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bondowoso.berkah", "source": "bondowoso.berkah", "target": "Abdul", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bondowoso.berkah", "source": "bondowoso.berkah", "target": "As", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haqqnews.co.id", "source": "haqqnews.co.id", "target": "Gubernur", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haqqnews.co.id", "source": "haqqnews.co.id", "target": "Nyanyang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haqqnews.co.id", "source": "haqqnews.co.id", "target": "Iman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haqqnews.co.id", "source": "haqqnews.co.id", "target": "pemkotanjungpinang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haqqnews.co.id", "source": "haqqnews.co.id", "target": "lisdarmansyah.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "aspirasi_bali", "source": "aspirasi_bali", "target": "partaigerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "aspirasi_bali", "source": "aspirasi_bali", "target": "dpdgerindrabali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "aspirasi_bali", "source": "aspirasi_bali", "target": "dpcgerindra_karangasem", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "breakingnewscoid", "source": "breakingnewscoid", "target": "KaoriKaori", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "mmaulanajp", "source": "mmaulanajp", "target": "bankindonesiaaceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "punapitabananbali", "source": "punapitabananbali", "target": "punapitabanan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "idx_yogyakarta", "source": "idx_yogyakarta", "target": "indonesiastockexchange", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "humastvrintt", "source": "humastvrintt", "target": "jefri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ekonomidotin_", "source": "ekonomidotin_", "target": "ekonomidotin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ekonomidotin_", "source": "ekonomidotin_", "target": "ekonomidotin_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "semua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "idx_yogyakarta", "source": "idx_yogyakarta", "target": "indonesiastockexchange", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hurriyatul.asyifa", "source": "hurriyatul.asyifa", "target": "bankindonesiaaceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hurriyatul.asyifa", "source": "hurriyatul.asyifa", "target": "Bank_Indonesia_Aceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "semua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "total.litas3", "source": "total.litas3", "target": "Republika", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "investigasibatam", "source": "investigasibatam", "target": "Ditreskrimum", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "mancingsaham.id", "source": "mancingsaham.id", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "arkan_turungku", "source": "arkan_turungku", "target": "StatifyID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bencoolenmall", "source": "bencoolenmall", "target": "bencoolenmall_bengkulu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kemenkumkepri", "source": "kemenkumkepri", "target": "kemenkumkepri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "genbi_unigal", "source": "genbi_unigal", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "genbi_unigal", "source": "genbi_unigal", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "genbi_unigal", "source": "genbi_unigal", "target": "genbiunigal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ekssoverr", "source": "ekssoverr", "target": "Ekssover", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nemangkawipos.com", "source": "nemangkawipos.com", "target": "Gabus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nemangkawipos.com", "source": "nemangkawipos.com", "target": "Herman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nemangkawipos.com", "source": "nemangkawipos.com", "target": "Rampeani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nemangkawipos.com", "source": "nemangkawipos.com", "target": "HUMAS", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "source": "bank_indonesia_jakarta", "target": "bank_indonesia_jakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "halodenpasar", "source": "halodenpasar", "target": "balinewsid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haidar1u", "source": "haidar1u", "target": "snowpreset", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pakyee2", "source": "pakyee2", "target": "Pak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pakyee2", "source": "pakyee2", "target": "Pak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pakyee2", "source": "pakyee2", "target": "Pak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "republikaonline", "source": "republikaonline", "target": "bankbjb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "semetonbadung", "source": "semetonbadung", "target": "ditresnarkobapoldabali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "semua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "Gibran", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "Purbaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "vodca", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "MR.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "Vansena", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "Oke", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "KEDUBES", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "jambore53", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "infokalbar99", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "bankindonesiachannel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "bankindonesiachannel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "nusabali_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@NTVNewsIdn", "source": "@NTVNewsIdn", "target": "irene.umar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@gotvnewsofficial", "source": "@gotvnewsofficial", "target": "gotvnewsofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@arahbangsaindonesia", "source": "@arahbangsaindonesia", "target": "arahbangsaindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DPKPBangkaTengah", "source": "@DPKPBangkaTengah", "target": "dinaskominfosta_bateng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvOneNews", "source": "@tvOneNews", "target": "declandpmusic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@EverydaySailing", "source": "@EverydaySailing", "target": "everydaysailing", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@pujatvacehofficial", "source": "@pujatvacehofficial", "target": "pujatvacehofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@pujatvacehofficial", "source": "@pujatvacehofficial", "target": "pujatvnews4743", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@pujatvacehofficial", "source": "@pujatvacehofficial", "target": "pujatvaceh.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@AzzamRppr2", "source": "@AzzamRppr2", "target": "BankIndonesiaLampung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Proshper", "source": "@Proshper", "target": "Proshper", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@republikajawabarat8747", "source": "@republikajawabarat8747", "target": "bankbjb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpapuatengah", "source": "@tribunpapuatengah", "target": "etinus_weya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpapuatengah", "source": "@tribunpapuatengah", "target": "iopetop_7949", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnews", "source": "@tribunnews", "target": "ferdinand_hutahean", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnews", "source": "@tribunnews", "target": "ferdinand_hutahean", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunbatamtv", "source": "@tribunbatamtv", "target": "ferdinand_hutahean", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviki...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviking", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}