{"nodes": [{"key": "RockDeer487334", "attributes": {"label": "RockDeer487334", "x": 667.3199184886854, "y": 595.8781492262757, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2065649243323547849", "id": "RockDeer487334", "source": "tweet-000004", "content": "Pasti harus menaikkan biaya layanan utk bayar ojol lbh byk krn naik harga bbm sih, sudah dicekik", "post_id": "2065649243323547849"}}, {"key": "HaekalH74470612", "attributes": {"label": "HaekalH74470612", "x": 412.34044381505197, "y": 202.4169713656059, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.9346, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2065649243323547849", "id": "HaekalH74470612", "source": "tweet-000004", "content": "Pasti harus menaikkan biaya layanan utk bayar ojol lbh byk krn naik harga bbm sih, sudah dicekik", "post_id": "2065649243323547849"}}, {"key": "nabiylarisfa", "attributes": {"label": "nabiylarisfa", "x": 357.2806979106242, "y": 434.2122289439336, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.9346, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2065649243323547849", "id": "nabiylarisfa", "source": "tweet-000004", "content": "Pasti harus menaikkan biaya layanan utk bayar ojol lbh byk krn naik harga bbm sih, sudah dicekik", "post_id": "2065649243323547849"}}, {"key": "habar_hanyar_nusantara", "attributes": {"label": "habar_hanyar_nusantara", "x": 379.8610220963371, "y": 279.29746616205955, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922639806138480067_65378288960", "id": "habar_hanyar_nusantara", "source": "instagram-000001", "content": "gimana tanggapan pian wall?\n\nSAMARINDA – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis (18/6), tidak hanya menyebabkan kemacetan lalu lintas, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas para pengemudi ojek online (ojol). Penutupan dan pengalihan arus kendaraan membuat para pengemudi harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh untuk tetap dapat melayani pelanggan.\n\nBagi pengemudi ojol, gangguan lalu lintas bukan sekadar persoalan kemacetan. Setiap keterlambatan berpotensi menyebabkan hilangnya pesanan dan berkurangnya pendapatan harian. Di tengah tuntutan pekerjaan yang mengharuskan mereka cepat dan tepat waktu, kondisi jalan yang tersendat menjadi tantangan tersendiri dalam menjalankan profesi mereka.\n\nSituasi tersebut semakin berat karena biaya operasional yang masih tinggi. Harga bahan bakar minyak (BBM) yang belum sepenuhnya stabil membuat sebagian pengemudi memilih menggunakan Pertalite untuk menekan pengeluaran. Namun, pilihan itu juga memiliki konsekuensi berupa waktu antre yang lebih lama di sejumlah SPBU, sehingga mengurangi waktu produktif mereka di jalan.\n\nKetika jalur utama seperti kawasan Jembatan Mahakam mengalami penutupan atau pembatasan akses, pengemudi terpaksa memutar melalui rute alternatif yang lebih jauh. Akibatnya, konsumsi BBM meningkat dan biaya operasional harian bertambah. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh para pengemudi yang menggantungkan penghasilan dari jumlah perjalanan yang dapat mereka selesaikan setiap hari.\n\nDi tengah situasi itu, sejumlah pengemudi berharap berbagai kegiatan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas dapat mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat yang bekerja di jalan. Bagi para pengemudi ojol, waktu adalah sumber penghasilan. Di balik helm dan jaket yang mereka kenakan, terdapat tanggung jawab besar untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang bergantung pada hasil kerja mereka setiap hari.\n\nSc:", "post_id": "3922639806138480067_65378288960"}}, {"key": "herdinhdyt", "attributes": {"label": "herdinhdyt", "x": 870.6998152521624, "y": 769.1939583455205, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2465, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922639806138480067_65378288960", "id": "herdinhdyt", "source": "instagram-000001", "content": "gimana tanggapan pian wall?\n\nSAMARINDA – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis (18/6), tidak hanya menyebabkan kemacetan lalu lintas, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas para pengemudi ojek online (ojol). Penutupan dan pengalihan arus kendaraan membuat para pengemudi harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh untuk tetap dapat melayani pelanggan.\n\nBagi pengemudi ojol, gangguan lalu lintas bukan sekadar persoalan kemacetan. Setiap keterlambatan berpotensi menyebabkan hilangnya pesanan dan berkurangnya pendapatan harian. Di tengah tuntutan pekerjaan yang mengharuskan mereka cepat dan tepat waktu, kondisi jalan yang tersendat menjadi tantangan tersendiri dalam menjalankan profesi mereka.\n\nSituasi tersebut semakin berat karena biaya operasional yang masih tinggi. Harga bahan bakar minyak (BBM) yang belum sepenuhnya stabil membuat sebagian pengemudi memilih menggunakan Pertalite untuk menekan pengeluaran. Namun, pilihan itu juga memiliki konsekuensi berupa waktu antre yang lebih lama di sejumlah SPBU, sehingga mengurangi waktu produktif mereka di jalan.\n\nKetika jalur utama seperti kawasan Jembatan Mahakam mengalami penutupan atau pembatasan akses, pengemudi terpaksa memutar melalui rute alternatif yang lebih jauh. Akibatnya, konsumsi BBM meningkat dan biaya operasional harian bertambah. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh para pengemudi yang menggantungkan penghasilan dari jumlah perjalanan yang dapat mereka selesaikan setiap hari.\n\nDi tengah situasi itu, sejumlah pengemudi berharap berbagai kegiatan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas dapat mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat yang bekerja di jalan. Bagi para pengemudi ojol, waktu adalah sumber penghasilan. Di balik helm dan jaket yang mereka kenakan, terdapat tanggung jawab besar untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang bergantung pada hasil kerja mereka setiap hari.\n\nSc:", "post_id": "3922639806138480067_65378288960"}}, {"key": "samarinda.reels", "attributes": {"label": "samarinda.reels", "x": 444.77628936337857, "y": 893.5125381428198, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3922595287612103997_10355815151", "id": "samarinda.reels", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda - Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis (18/6), tidak hanya menimbulkan kemacetan, tetapi juga memukul aktivitas para pengemudi ojek online yang menggantungkan hidup dari kecepatan dan ketepatan waktu.\n\nBagi pengemudi ojol, gangguan arus lalu lintas bukan sekadar soal memutar mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan. Setiap menit keterlambatan berarti potensi hilangnya pesanan dan pendapatan. Pekerjaan mereka dituntut kedisiplinan tinggi karena kecepatan dan ketepatan waktu adalah kewajiban utama dalam melayani pelanggan.\n\nSituasi ini diperparah kondisi harga Bahan Bakar Minyak yang masih tinggi. Banyak pengemudi ojol terpaksa beralih dari Pertamax ke Pertalite demi menekan biaya operasional. Namun konsekuensinya, mereka harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mengantre di SPBU.\n\nKetika jalur utama ditutup dan harus mencari rute memutar yang jauh, konsumsi BBM otomatis meningkat. Beban ini langsung dirasakan oleh para “pejuang keluarga” yang sehari-hari mengaspal demi menghidupi anak istri.\n\nWajar jika mereka akhirnya bersuara. Di balik helm dan jaket ojol, ada tanggung jawab besar yang mereka pikul setiap hari di jalanan Samarinda.\n\nSc :  \n\nMau cari HP Baru atau Second Gak Perlu Mikir, Gak Perlu Pusing, Solusi Nya Ada Di OG STORE SAMARINDA 💯\n\nPantengin terus Story, Feed IG  untuk dapatkan gadget impian kamu dengan harga paling affordable dan berbagai pilihan payment sesuai budget kalian", "post_id": "3922595287612103997_10355815151"}}, {"key": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "ogstore.samarinda", "x": 66.86946567595675, "y": 247.5504743125466, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9346, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922595287612103997_10355815151", "id": "ogstore.samarinda", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda - Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis (18/6), tidak hanya menimbulkan kemacetan, tetapi juga memukul aktivitas para pengemudi ojek online yang menggantungkan hidup dari kecepatan dan ketepatan waktu.\n\nBagi pengemudi ojol, gangguan arus lalu lintas bukan sekadar soal memutar mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan. Setiap menit keterlambatan berarti potensi hilangnya pesanan dan pendapatan. Pekerjaan mereka dituntut kedisiplinan tinggi karena kecepatan dan ketepatan waktu adalah kewajiban utama dalam melayani pelanggan.\n\nSituasi ini diperparah kondisi harga Bahan Bakar Minyak yang masih tinggi. Banyak pengemudi ojol terpaksa beralih dari Pertamax ke Pertalite demi menekan biaya operasional. Namun konsekuensinya, mereka harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mengantre di SPBU.\n\nKetika jalur utama ditutup dan harus mencari rute memutar yang jauh, konsumsi BBM otomatis meningkat. Beban ini langsung dirasakan oleh para “pejuang keluarga” yang sehari-hari mengaspal demi menghidupi anak istri.\n\nWajar jika mereka akhirnya bersuara. Di balik helm dan jaket ojol, ada tanggung jawab besar yang mereka pikul setiap hari di jalanan Samarinda.\n\nSc :  \n\nMau cari HP Baru atau Second Gak Perlu Mikir, Gak Perlu Pusing, Solusi Nya Ada Di OG STORE SAMARINDA 💯\n\nPantengin terus Story, Feed IG  untuk dapatkan gadget impian kamu dengan harga paling affordable dan berbagai pilihan payment sesuai budget kalian", "post_id": "3922595287612103997_10355815151"}}, {"key": "info_samarinda_", "attributes": {"label": "info_samarinda_", "x": 71.24368220355592, "y": 541.6121541407696, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922221570275578472_12117539850", "id": "info_samarinda_", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis malam (18/6/2026), diwarnai adu mulut antara seorang pengemudi ojek online dan peserta aksi.\n\nInsiden tersebut terjadi saat arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang akibat penutupan sebagian akses jalan selama aksi berlangsung. Driver ojol yang merasa aktivitas kerjanya terganggu menyampaikan protes karena sulit mendapatkan penumpang dan harus mengeluarkan biaya operasional tambahan.\n\n\"Saya demi Rp10 ribu, jalan ditutup, bensin habis,\" keluh pengemudi tersebut dalam video yang beredar di media sosial.\n\nSementara itu, salah satu peserta aksi menjelaskan bahwa demonstrasi dilakukan sebagai bentuk aspirasi masyarakat terkait isu kenaikan harga BBM dan kondisi ekonomi yang dinilai berdampak langsung pada kehidupan masyarakat luas.\n\nPeristiwa ini pun memunculkan beragam tanggapan dari warganet. Di satu sisi, masyarakat menghormati hak menyampaikan pendapat di muka umum. Namun di sisi lain, banyak yang berharap setiap aksi dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas dan mata pencaharian warga yang bergantung pada kelancaran mobilitas sehari-hari.\n\n📍 Bagaimana menurut Anda? Apakah aksi penyampaian aspirasi seharusnya tetap mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat pengguna jalan?\n\nSource ; \n#infosamarinda", "post_id": "3922221570275578472_12117539850"}}, {"key": "gerbangsamarinda", "attributes": {"label": "gerbangsamarinda", "x": 67.91927261481612, "y": 484.698753180276, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0905, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922221570275578472_12117539850", "id": "gerbangsamarinda", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis malam (18/6/2026), diwarnai adu mulut antara seorang pengemudi ojek online dan peserta aksi.\n\nInsiden tersebut terjadi saat arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang akibat penutupan sebagian akses jalan selama aksi berlangsung. Driver ojol yang merasa aktivitas kerjanya terganggu menyampaikan protes karena sulit mendapatkan penumpang dan harus mengeluarkan biaya operasional tambahan.\n\n\"Saya demi Rp10 ribu, jalan ditutup, bensin habis,\" keluh pengemudi tersebut dalam video yang beredar di media sosial.\n\nSementara itu, salah satu peserta aksi menjelaskan bahwa demonstrasi dilakukan sebagai bentuk aspirasi masyarakat terkait isu kenaikan harga BBM dan kondisi ekonomi yang dinilai berdampak langsung pada kehidupan masyarakat luas.\n\nPeristiwa ini pun memunculkan beragam tanggapan dari warganet. Di satu sisi, masyarakat menghormati hak menyampaikan pendapat di muka umum. Namun di sisi lain, banyak yang berharap setiap aksi dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas dan mata pencaharian warga yang bergantung pada kelancaran mobilitas sehari-hari.\n\n📍 Bagaimana menurut Anda? Apakah aksi penyampaian aspirasi seharusnya tetap mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat pengguna jalan?\n\nSource ; \n#infosamarinda", "post_id": "3922221570275578472_12117539850"}}, {"key": "10869797278", "attributes": {"label": "10869797278", "x": 357.1763714952242, "y": 428.29858685789344, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3911096525817219323_10869797278", "id": "10869797278", "source": "instagram-000001", "content": "Mitra Event Sukses Kawal Apresiasi bagi Mitra Ojol dalam Program Berkah Ojek Online MyPertamina\n\nPT Pertamina Patra Niaga resmi mengumumkan para pemenang program Berkah Ojek Online (BOOM) MyPertamina periode ke-1 dalam acara selebrasi yang berlangsung meriah di Jakarta pada 24 Mei 2026. Sebagai bentuk apresiasi kepada mitra pengemudi ojek online yang setia menggunakan produk BBM berkualitas Pertamina, sebanyak 25 unit sepeda motor diserahkan kepada para pemenang yang beruntung. Program ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan Pertamina Patra Niaga dalam memberikan nilai tambah bagi pengguna setia MyPertamina.\n\nDalam menyukseskan gelaran apresiasi yang melibatkan banyak peserta ini, #MitraEvent berperan sebagai mitra operasional yang memastikan seluruh alur acara berjalan dengan tertib dan berkesan. Fokus utama tim meliputi manajemen kerumunan yang teratur, pengaturan panggung dan area penyerahan hadiah, hingga dukungan logistik untuk memastikan kenyamanan para mitra ojol selama acara berlangsung. \n\nMelalui pengelolaan yang profesional dan detail, Mitra Event bangga dapat mendukung Pertamina Patra Niaga dalam menyalurkan apresiasi nyata bagi pahlawan transportasi daring di Indonesia.\n\nThank you  for trusting #MitraEvent as your Event Organizer! 🙏😍\n\n𝙈𝙞𝙩𝙧𝙖 𝙏𝙤𝙪𝙧𝙨 𝘼𝙣𝙙 𝙏𝙧𝙖𝙫𝙚𝙡 - 𝙎𝙪𝙗𝙨𝙞𝙙𝙞𝙖𝙧𝙮 𝙤𝙛 𝙋𝙖𝙩𝙧𝙖 𝙅𝙖𝙨𝙖\n-\n#MitraEvent\n#MitraToursAndTravel\n#MelayaniSepenuhHati", "post_id": "3911096525817219323_10869797278"}}, {"key": "pertaminapatraniaga", "attributes": {"label": "pertaminapatraniaga", "x": 187.37529031170908, "y": 468.0676479935647, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0905, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3911096525817219323_10869797278", "id": "pertaminapatraniaga", "source": "instagram-000001", "content": "Mitra Event Sukses Kawal Apresiasi bagi Mitra Ojol dalam Program Berkah Ojek Online MyPertamina\n\nPT Pertamina Patra Niaga resmi mengumumkan para pemenang program Berkah Ojek Online (BOOM) MyPertamina periode ke-1 dalam acara selebrasi yang berlangsung meriah di Jakarta pada 24 Mei 2026. Sebagai bentuk apresiasi kepada mitra pengemudi ojek online yang setia menggunakan produk BBM berkualitas Pertamina, sebanyak 25 unit sepeda motor diserahkan kepada para pemenang yang beruntung. Program ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan Pertamina Patra Niaga dalam memberikan nilai tambah bagi pengguna setia MyPertamina.\n\nDalam menyukseskan gelaran apresiasi yang melibatkan banyak peserta ini, #MitraEvent berperan sebagai mitra operasional yang memastikan seluruh alur acara berjalan dengan tertib dan berkesan. Fokus utama tim meliputi manajemen kerumunan yang teratur, pengaturan panggung dan area penyerahan hadiah, hingga dukungan logistik untuk memastikan kenyamanan para mitra ojol selama acara berlangsung. \n\nMelalui pengelolaan yang profesional dan detail, Mitra Event bangga dapat mendukung Pertamina Patra Niaga dalam menyalurkan apresiasi nyata bagi pahlawan transportasi daring di Indonesia.\n\nThank you  for trusting #MitraEvent as your Event Organizer! 🙏😍\n\n𝙈𝙞𝙩𝙧𝙖 𝙏𝙤𝙪𝙧𝙨 𝘼𝙣𝙙 𝙏𝙧𝙖𝙫𝙚𝙡 - 𝙎𝙪𝙗𝙨𝙞𝙙𝙞𝙖𝙧𝙮 𝙤𝙛 𝙋𝙖𝙩𝙧𝙖 𝙅𝙖𝙨𝙖\n-\n#MitraEvent\n#MitraToursAndTravel\n#MelayaniSepenuhHati", "post_id": "3911096525817219323_10869797278"}}, {"key": "godams.medan", "attributes": {"label": "godams.medan", "x": 102.89973496169303, "y": 879.0668181842088, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 15, "degree": 15}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "godams.medan", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "presidenrepublikindonesia", "attributes": {"label": "presidenrepublikindonesia", "x": 32.3381927020916, "y": 513.373913046483, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "presidenrepublikindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "kemenhub151", "attributes": {"label": "kemenhub151", "x": 375.0806062262986, "y": 742.3313104478883, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "kemenhub151", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "kemnaker", "attributes": {"label": "kemnaker", "x": 143.0016498522233, "y": 325.18496018623324, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "kemnaker", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "kemkomdigi", "attributes": {"label": "kemkomdigi", "x": 108.22210863093152, "y": 60.00165851932715, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "kemkomdigi", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "kppu_ri", "attributes": {"label": "kppu_ri", "x": 211.7941633204191, "y": 398.202655875639, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "kppu_ri", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "kanwil1kppu", "attributes": {"label": "kanwil1kppu", "x": 907.5526392830467, "y": 782.8529922348837, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "kanwil1kppu", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "bobbynst", "attributes": {"label": "bobbynst", "x": 20.923021310640166, "y": 40.46134381496902, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "bobbynst", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "pemprovsumut", "attributes": {"label": "pemprovsumut", "x": 218.7609431421309, "y": 6.095583968319329, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "pemprovsumut", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "ricowaas", "attributes": {"label": "ricowaas", "x": 423.28862069758634, "y": 888.9997613592479, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "ricowaas", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "prokopim_pemkomedan", "attributes": {"label": "prokopim_pemkomedan", "x": 147.56557973796836, "y": 925.2085953692775, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "prokopim_pemkomedan", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "pemko.medan", "attributes": {"label": "pemko.medan", "x": 558.7272016938952, "y": 916.7151693537959, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "pemko.medan", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "dishub_sumut", "attributes": {"label": "dishub_sumut", "x": 217.42455766168024, "y": 136.01724692358997, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "dishub_sumut", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "dishub_medan", "attributes": {"label": "dishub_medan", "x": 860.4923792017514, "y": 471.73873461356044, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "dishub_medan", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "disnaker_medan", "attributes": {"label": "disnaker_medan", "x": 375.5126774068792, "y": 956.5891968339996, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "disnaker_medan", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "diskominfomedan", "attributes": {"label": "diskominfomedan", "x": 752.399158316125, "y": 278.10464248398404, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3328, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914395444528672955_25592158720", "id": "diskominfomedan", "source": "instagram-000001", "content": "Regulasi ojol harus adil untuk semua !!! ✊✊✊\n\nDukung dan kawal Perpres No 27 thn 2026 \nagar segera di terapkan tidak hanya menjadi alat pencitraan elit semata dan kepentingan politis sekelompok manusia tendesius dipusat. aturan yang dibuat harus berkeadilan dan jadi solusi di banyak aspek, BUKAN hanya urusan keselamatan dan potongan aplikasi tapi harus menyentuh substansi masalah yg terus menjadi polemik yakni tarif/argo murah yg merugikan driver ojol di hampir semua layanan di semua aplikasi, \nakibat pembiaran perang tarif antar aplikator selama ini !!!\n\nkita sedang susun agenda perjuangan jilid berikutnya !!! Mohon doa dan peran aktif kita semua untuk pendapat,saran dan kritik yang membangun demi kesiapan di jaringan komunitas-komunitas ojol yang berhimpun di Godams dari wilayah Medan, lubuk pakam, Binjai dan Stabat langkat maupun simpatisan untuk menyampaikan suara dengan mayoritas dari semua unsur driver 5 aplikasi di Medan Sumatera Utara, terkait Perpres 27 / 2026 yang saat ini ramai di bahas dan penuh kepentingan pro kontra dan intrik oleh banyak pihak !!!\n\n🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#godams #ojolindonesia #salamsatuaspal #medan #oiol", "post_id": "3914395444528672955_25592158720"}}, {"key": "infobdgbaratcimahi", "attributes": {"label": "infobdgbaratcimahi", "x": 47.59033733577955, "y": 928.7330286428069, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 65.19, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3923338887850100330_30970014504", "id": "infobdgbaratcimahi", "source": "instagram-000001", "content": "Tangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur. \n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas. \n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran. \n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia. Sambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. \n\nla memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya. “Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya. \n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun. Orderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n 🎥: Istimewa \n\n#infobdgbaratcimahi #viralindonesia #jakarta", "post_id": "3923338887850100330_30970014504"}}, {"key": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "infotibuahbatu", "x": 765.9935609040967, "y": 368.49052277012083, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1648, "eigenvector": 139.297, "in_degree": 3, "out_degree": 13, "degree": 16}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotibuahbatu", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotimedia", "attributes": {"label": "infotimedia", "x": 336.24899836473566, "y": 814.9795085360091, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1648, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotimedia", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotibandung", "attributes": {"label": "infotibandung", "x": 379.90138222607516, "y": 51.81634670098478, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1648, "eigenvector": 139.297, "in_degree": 3, "out_degree": 13, "degree": 16}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotibandung", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "infotimohtoha", "x": 815.705965886324, "y": 248.72424492632496, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1648, "eigenvector": 139.297, "in_degree": 3, "out_degree": 13, "degree": 16}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotimohtoha", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "infobandungselatan_", "x": 744.7516112267265, "y": 831.2066989058399, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1648, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infobandungselatan_", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "infoticibaduyut", "x": 75.62083373904238, "y": 939.1795268699517, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1648, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infoticibaduyut", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "infotibanjaran.id", "x": 886.9439937064111, "y": 865.0365581635726, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1648, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotibanjaran.id", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "infotipameungpeukbdg", "x": 888.624445861261, "y": 436.356972370558, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1648, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotipameungpeukbdg", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotikatapang", "attributes": {"label": "infotikatapang", "x": 733.7592642953863, "y": 316.4199622304071, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1648, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotikatapang", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "infotirancaekek", "x": 771.0241191053993, "y": 987.4023246051682, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1648, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotirancaekek", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "infoticimaung.id", "x": 222.80387173045057, "y": 942.0148239299062, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1648, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infoticimaung.id", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotisoreang", "attributes": {"label": "infotisoreang", "x": 171.6996066594556, "y": 790.0642872864966, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1648, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotisoreang", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "infoticiparay_", "x": 508.7030089242804, "y": 435.41674307424563, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1648, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infoticiparay_", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "bisa.karenabiasa", "attributes": {"label": "bisa.karenabiasa", "x": 498.58484545610315, "y": 189.305387897169, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6446, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3916753054983971951_5976581190", "id": "bisa.karenabiasa", "source": "instagram-000001", "content": "Izin kembali dokter  inspirasi dari reelsnya ngena banget saya rangkum jadi satu poster begini ya 🙏🏽 dibuat pake chatGPT Go dengan script dari reels dokter.\n\n📈 Harga BBM naik.\n🥬 Bahan pangan naik.\n💸 Nilai uang menurun\n\nDi tengah kondisi ekonomi seperti sekarang, satu hal yang jangan sampai ikut \"turun\" adalah kesehatan kita.\n\nKarena ketika kesehatan terganggu, biaya yang keluar sering kali jauh lebih mahal daripada biaya untuk menjaga kesehatan sejak awal.\n\nMakanya, mulai biasakan 6 kebiasaan sederhana ini agar tetap fit, produktif, dan siap menghadapi tantangan hidup setiap hari:\n\n🚶‍♂️ 1. Jalan kaki 30 menit setiap hari\nTidak perlu alat mahal. Cukup luangkan waktu berjalan tanpa jeda untuk menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kebugaran tubuh.\n\n☀️ 2. Berjemur di pagi hari\nNikmati sinar matahari pagi sambil berjalan kaki, yoga, atau aktivitas ringan lainnya. Membantu mengatur ritme biologis tubuh, memperbaiki mood, dan meningkatkan kualitas tidur.\n\n🍽️ 3. Terapkan MBG: Makan Bergizi\nIsi piringmu dengan protein, sayuran, buah, dan karbohidrat yang seimbang. Kurangi makanan ultra-proses dan perbanyak real food.\n\n📱 4. Batasi konsumsi media sosial\nTerlalu banyak berita negatif bisa membuat pikiran lelah. Kurangi scrolling yang tidak perlu, tambah waktu untuk hidup yang nyata.\n\n💪 5. Rutin latihan beban\nCukup 2–4 kali seminggu. Membantu menjaga massa otot, memperkuat tulang, dan mengurangi risiko berbagai penyakit di masa depan.\n\n😴 6. Tidur cukup 6–8 jam\nTidur adalah \"obat\" paling murah yang sering diabaikan. Tubuh memperbaiki diri saat kita tidur.\n\n💡 Ingat:\nKesehatan bukan pengeluaran.\nKesehatan adalah investasi.\n\nHari ini mungkin kita masih kuat begadang, makan sembarangan, dan kurang bergerak. Tapi tubuh selalu mencatat setiap kebiasaan yang kita lakukan.\n\n✨ \"Jaga kesehatan saat masih sehat jauh lebih murah daripada mengobati saat sudah sakit.\"\n\nYuk mulai dari langkah kecil hari ini.\nKarena kesehatan yang terjaga hari ini adalah tabungan yang akan sangat berharga di masa depan. ❤️\n\n🔥 Yuk Kita Bisa Karena Biasa!\n\n📌 Follow  untuk konten pengembangan diri lainnya. \n\n🎥 Sumber inspirasi:\nReels Instagram", "post_id": "3916753054983971951_5976581190"}}, {"key": "dokterdecsa", "attributes": {"label": "dokterdecsa", "x": 39.57744817567455, "y": 758.1737842129908, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6446, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3916753054983971951_5976581190", "id": "dokterdecsa", "source": "instagram-000001", "content": "Izin kembali dokter  inspirasi dari reelsnya ngena banget saya rangkum jadi satu poster begini ya 🙏🏽 dibuat pake chatGPT Go dengan script dari reels dokter.\n\n📈 Harga BBM naik.\n🥬 Bahan pangan naik.\n💸 Nilai uang menurun\n\nDi tengah kondisi ekonomi seperti sekarang, satu hal yang jangan sampai ikut \"turun\" adalah kesehatan kita.\n\nKarena ketika kesehatan terganggu, biaya yang keluar sering kali jauh lebih mahal daripada biaya untuk menjaga kesehatan sejak awal.\n\nMakanya, mulai biasakan 6 kebiasaan sederhana ini agar tetap fit, produktif, dan siap menghadapi tantangan hidup setiap hari:\n\n🚶‍♂️ 1. Jalan kaki 30 menit setiap hari\nTidak perlu alat mahal. Cukup luangkan waktu berjalan tanpa jeda untuk menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kebugaran tubuh.\n\n☀️ 2. Berjemur di pagi hari\nNikmati sinar matahari pagi sambil berjalan kaki, yoga, atau aktivitas ringan lainnya. Membantu mengatur ritme biologis tubuh, memperbaiki mood, dan meningkatkan kualitas tidur.\n\n🍽️ 3. Terapkan MBG: Makan Bergizi\nIsi piringmu dengan protein, sayuran, buah, dan karbohidrat yang seimbang. Kurangi makanan ultra-proses dan perbanyak real food.\n\n📱 4. Batasi konsumsi media sosial\nTerlalu banyak berita negatif bisa membuat pikiran lelah. Kurangi scrolling yang tidak perlu, tambah waktu untuk hidup yang nyata.\n\n💪 5. Rutin latihan beban\nCukup 2–4 kali seminggu. Membantu menjaga massa otot, memperkuat tulang, dan mengurangi risiko berbagai penyakit di masa depan.\n\n😴 6. Tidur cukup 6–8 jam\nTidur adalah \"obat\" paling murah yang sering diabaikan. Tubuh memperbaiki diri saat kita tidur.\n\n💡 Ingat:\nKesehatan bukan pengeluaran.\nKesehatan adalah investasi.\n\nHari ini mungkin kita masih kuat begadang, makan sembarangan, dan kurang bergerak. Tapi tubuh selalu mencatat setiap kebiasaan yang kita lakukan.\n\n✨ \"Jaga kesehatan saat masih sehat jauh lebih murah daripada mengobati saat sudah sakit.\"\n\nYuk mulai dari langkah kecil hari ini.\nKarena kesehatan yang terjaga hari ini adalah tabungan yang akan sangat berharga di masa depan. ❤️\n\n🔥 Yuk Kita Bisa Karena Biasa!\n\n📌 Follow  untuk konten pengembangan diri lainnya. \n\n🎥 Sumber inspirasi:\nReels Instagram", "post_id": "3916753054983971951_5976581190"}}, {"key": "byu.projects", "attributes": {"label": "byu.projects", "x": 146.08680188691247, "y": 765.4243390284432, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7637763226482068744", "id": "byu.projects", "source": "tiktok-000001", "content": "-U ProjectsKebijakan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) resmi mulai diterapkan di sejumlah daerah. Salah satu aturan yang paling menjadi perhatian masyarakat adalah pembatasan pengisian Pertalite untuk kendaraan roda dua yang kini dibatasi maksimal Rp50 ribu per transaksi. Aturan tersebut langsung menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat karena menyangkut kebutuhan harian jutaan pengendara motor. Banyak warga mengaku baru mengetahui adanya pembatasan setelah informasi tersebut ramai beredar di media sosial dan sejumlah SPBU mulai menerapkannya. Pemerintah daerah menyebut kebijakan ini dilakukan untuk menjaga distribusi BBM subsidi agar tetap merata dan tidak cepat habis. Konsumsi Pertalite yang terus meningkat disebut menjadi salah satu alasan utama diterapkannya pembatasan pengisian. Selain itu, aturan ini juga bertujuan untuk mencegah antrean panjang di SPBU serta mengurangi praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum tertentu. Pemerintah berharap distribusi BBM bisa lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Tidak hanya untuk sepeda motor, pembatasan juga diberlakukan bagi kendaraan roda empat. Mobil diwajibkan menggunakan QR Code MyPertamina dan memiliki batas maksimal pengisian tertentu sesuai kategori bahan bakar yang digunakan. Pihak terkait juga memperketat pengawasan terhadap kendaraan dengan tangki modifikasi maupun pembelian menggunakan jerigen. Langkah tersebut diambil untuk mencegah pembelian berlebihan yang dapat mengganggu pasokan BBM di lapangan. Meski disebut sebagai upaya menjaga ketersediaan BBM subsidi, kebijakan ini tetap menuai pro dan kontra di masyarakat. Sebagian warga menilai aturan tersebut cukup membantu agar Pertalite tidak cepat langka dan antrean di SPBU bisa berkurang. Namun di sisi lain, tidak sedikit pengendara yang merasa kebijakan ini akan menyulitkan aktivitas harian mereka, terutama bagi pekerja lapangan, pengemudi ojek online, hingga masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari. Sebagian driver ojol mengaku khawatir pembatasan tersebut akan berdampak pada biaya operasional mereka. Apalagi kebutuhan bahan bakar menjadi faktor utama dalam pekerjaan sehari-hari. Sementara itu, pihak pemerintah daerah memastikan kebijakan pembatasan dilakukan untuk menjaga stabilitas distribusi BBM dan akan terus dievaluasi sesuai kondisi di lapangan. Hingga kini, aturan pembatasan pembelian Pertalite masih menjadi topik hangat di masyarakat dan diperkirakan akan terus menuai perhatian publik, terutama jika kebijakan serupa diterapkan di lebih banyak daerah lain di Indonesia.#breakingnews #fyppppppppppppppppppppppp #tiktokviral", "post_id": "7637763226482068744"}}, {"key": "By", "attributes": {"label": "By", "x": 566.0405234552086, "y": 673.2469770333946, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0905, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7637763226482068744", "id": "By", "source": "tiktok-000001", "content": "-U ProjectsKebijakan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) resmi mulai diterapkan di sejumlah daerah. Salah satu aturan yang paling menjadi perhatian masyarakat adalah pembatasan pengisian Pertalite untuk kendaraan roda dua yang kini dibatasi maksimal Rp50 ribu per transaksi. Aturan tersebut langsung menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat karena menyangkut kebutuhan harian jutaan pengendara motor. Banyak warga mengaku baru mengetahui adanya pembatasan setelah informasi tersebut ramai beredar di media sosial dan sejumlah SPBU mulai menerapkannya. Pemerintah daerah menyebut kebijakan ini dilakukan untuk menjaga distribusi BBM subsidi agar tetap merata dan tidak cepat habis. Konsumsi Pertalite yang terus meningkat disebut menjadi salah satu alasan utama diterapkannya pembatasan pengisian. Selain itu, aturan ini juga bertujuan untuk mencegah antrean panjang di SPBU serta mengurangi praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum tertentu. Pemerintah berharap distribusi BBM bisa lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Tidak hanya untuk sepeda motor, pembatasan juga diberlakukan bagi kendaraan roda empat. Mobil diwajibkan menggunakan QR Code MyPertamina dan memiliki batas maksimal pengisian tertentu sesuai kategori bahan bakar yang digunakan. Pihak terkait juga memperketat pengawasan terhadap kendaraan dengan tangki modifikasi maupun pembelian menggunakan jerigen. Langkah tersebut diambil untuk mencegah pembelian berlebihan yang dapat mengganggu pasokan BBM di lapangan. Meski disebut sebagai upaya menjaga ketersediaan BBM subsidi, kebijakan ini tetap menuai pro dan kontra di masyarakat. Sebagian warga menilai aturan tersebut cukup membantu agar Pertalite tidak cepat langka dan antrean di SPBU bisa berkurang. Namun di sisi lain, tidak sedikit pengendara yang merasa kebijakan ini akan menyulitkan aktivitas harian mereka, terutama bagi pekerja lapangan, pengemudi ojek online, hingga masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari. Sebagian driver ojol mengaku khawatir pembatasan tersebut akan berdampak pada biaya operasional mereka. Apalagi kebutuhan bahan bakar menjadi faktor utama dalam pekerjaan sehari-hari. Sementara itu, pihak pemerintah daerah memastikan kebijakan pembatasan dilakukan untuk menjaga stabilitas distribusi BBM dan akan terus dievaluasi sesuai kondisi di lapangan. Hingga kini, aturan pembatasan pembelian Pertalite masih menjadi topik hangat di masyarakat dan diperkirakan akan terus menuai perhatian publik, terutama jika kebijakan serupa diterapkan di lebih banyak daerah lain di Indonesia.#breakingnews #fyppppppppppppppppppppppp #tiktokviral", "post_id": "7637763226482068744"}}, {"key": "pasticuanacademy", "attributes": {"label": "pasticuanacademy", "x": 151.5317590968178, "y": 353.3175088584697, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 65.19, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7576856082090364168", "id": "pasticuanacademy", "source": "tiktok-000001", "content": "MODAL 10 JUTA UNTUK BUKA LAUNDRY RUMAHAN? INI ANALISANYA 🔵🧺 Laundry kiloan termasuk usaha yang stabil karena repeat order besar. Konsumen butuh layanan cepat, rapi, dan wangi. Modalnya tidak terlalu besar, tapi return-nya konsisten. Ini simulasi lengkap untuk memulai laundry rumahan dengan modal 10 juta. 📌 RINCIAN MODAL AWAL (TOTAL 10 JUTA) • Mesin cuci front load premium: Rp 6.000.000   • Dryer listrik kapasitas besar: Rp 2.800.000   • Timbangan digital laundry: Rp 300.000   • Deterjen, softener, parfum awal: Rp 300.000   • Keranjang, hanger, plastik: Rp 250.000   Total modal awal: **Rp 10.000.000** Harga bisa lebih hemat jika: • mesin second berkualitas, • dryer air-dry dulu, • beli bahan kimia laundry secara grosir. 💰 TARIF LAUNDRY KILOAN • Cuci Lipat: Rp 7.000/kg   • Cuci Setrika: Rp 10.000/kg   Target harian untuk pemula: • 20 kg per hari   • Buka 26 hari per bulan 📊 SIMULASI OMZET BULANAN Omzet per hari: 20 kg × Rp 7.000 = **Rp 140.000** Omzet per bulan: 140.000 × 26 = **Rp 3.640.000** ⚙️ BIAYA OPERASIONAL • Listrik: Rp 250.000   • Air: Rp 200.000   • Deterjen + softener: Rp 300.000   • Parfum laundry: Rp 150.000   Total biaya: **Rp 900.000** 💡 PERKIRAAN LABA KOTOR Rp 3.640.000 – Rp 900.000 = **Rp 2.740.000 per bulan** 💸 BALIK MODAL? Dengan pola ini, estimasi balik modal: → **sekitar 4 bulan**   Bisa lebih cepat kalau: • target naik 30–40 kg per hari, • ada layanan setrika atau ekspres, • bangun langganan dari area kos/kompleks perumahan. 🧩 COCOK UNTUK SIAPA? • Ibu rumah tangga • Mahasiswa • Karyawan yang ingin side income • Siapa pun yang punya space kecil di rumah Kalau mau aku analisa usaha rumahan lain (frozen food, es teh jumbo, cuci helm, sablon kaos), tulis “lanjut” di komentar. Follow  untuk simulasi modal usaha lainnya.   #laundryrumahan #modal10juta #usaharumahan2025 #analisausaha #laundrykiloan", "post_id": "7576856082090364168"}}, {"key": "tribunpriangan.com", "attributes": {"label": "tribunpriangan.com", "x": 375.6847882516353, "y": 128.4958809984763, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0064, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "7649692161469926664", "id": "tribunpriangan.com", "source": "tiktok-000001", "content": "KENAIKAN HARGA BBM DAN OLI Cekik Driver Ojol di Ciamis: Pendapatan Tetap TRIBUNPRIANGAN.COM - Kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai Rabu (10/6/2026) langsung berdampak nyata di tingkat bawah. Di Kabupaten Ciamis, para pengemudi ojek online (ojol) kini harus memutar otak lebih keras lantaran lonjakan biaya operasional tersebut berjalan beriringan dengan melambungnya harga pelumas mesin serta biaya perawatan kendaraan. Iman Nuryakin (30), salah seorang pengemudi ojol yang ditemui di kawasan SPBU Ciamis Kota, mengungkapkan bahwa kenaikan harga Pertamax sebesar Rp3.950 per liter dari harga semula Rp12.300 merupaakan tamparan keras bagi para pekerja yang menggantungkan hidup di jalanan. \"Kalau bisa jangan naik lagi. Buat driver itu jadi beban karena tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima,\" ujar Iman dengan nada lesu, Rabu (10/6/2026). (*) Reporter: Ai Sani Prod. Video: Aldi M Perdana Ikuti juga informasi melalui akun media sosial dan website kami: - Website: https://priangan.tribunnews.com - Instagram: https://www.instagram.com/tribunpriangan - Tiktok: https://www.tiktok.com/ - Youtube: https://www.youtube.com/ #BBMNaik2026 #PertamaxCiamis #OjolCiamis #InfoCiamis #PrianganTimur #TribunPriangan #BaladPriangan #KabarCiamis #NasibOjol #PertaminaPatraNiaga", "post_id": "7649692161469926664"}}, {"key": "tribunpriangan", "attributes": {"label": "tribunpriangan", "x": 750.5232076755483, "y": 46.55999795391785, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3183, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7649692161469926664", "id": "tribunpriangan", "source": "tiktok-000001", "content": "KENAIKAN HARGA BBM DAN OLI Cekik Driver Ojol di Ciamis: Pendapatan Tetap TRIBUNPRIANGAN.COM - Kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai Rabu (10/6/2026) langsung berdampak nyata di tingkat bawah. Di Kabupaten Ciamis, para pengemudi ojek online (ojol) kini harus memutar otak lebih keras lantaran lonjakan biaya operasional tersebut berjalan beriringan dengan melambungnya harga pelumas mesin serta biaya perawatan kendaraan. Iman Nuryakin (30), salah seorang pengemudi ojol yang ditemui di kawasan SPBU Ciamis Kota, mengungkapkan bahwa kenaikan harga Pertamax sebesar Rp3.950 per liter dari harga semula Rp12.300 merupaakan tamparan keras bagi para pekerja yang menggantungkan hidup di jalanan. \"Kalau bisa jangan naik lagi. Buat driver itu jadi beban karena tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima,\" ujar Iman dengan nada lesu, Rabu (10/6/2026). (*) Reporter: Ai Sani Prod. Video: Aldi M Perdana Ikuti juga informasi melalui akun media sosial dan website kami: - Website: https://priangan.tribunnews.com - Instagram: https://www.instagram.com/tribunpriangan - Tiktok: https://www.tiktok.com/ - Youtube: https://www.youtube.com/ #BBMNaik2026 #PertamaxCiamis #OjolCiamis #InfoCiamis #PrianganTimur #TribunPriangan #BaladPriangan #KabarCiamis #NasibOjol #PertaminaPatraNiaga", "post_id": "7649692161469926664"}}, {"key": "tribuntangerang", "attributes": {"label": "tribuntangerang", "x": 419.5571042396595, "y": 177.33864849075732, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0064, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "7650520608953928967", "id": "tribuntangerang", "source": "tiktok-000001", "content": "Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter membuat sejumlah pengemudi ojek online atau ojol di Kabupaten Tangerang harus memutar otak untuk menekan pengeluaran harian. Di sela waktu menunggu order, para pengemudi ojol di Citra Raya Cikupa, Kabupaten tangerang, terlihat berbincang mengenai kenaikan harga BBM yang dinilai berdampak langsung terhadap biaya operasional harian mereka. Sebagian bahkan mengaku mulai beralih dari Pertamax ke Pertalite hingga mengurangi jatah makan guna menekan pengeluaran bahan bakar. (TribunTangerang.com/Nurmahadi) SUMBER: https://tangerang.tribunnews.com/kabupaten-tangerang/58519/harga-pertamax-naik-ojol-di-tangerang-putar-otak-turun-ke-pertalite-hingga-pangkas-biaya-hidup Jangan lupa follow akun sosial media TribunTangerang.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:  YouTube: https://www.youtube.com/ Facebook: https://www.facebook.com/TribunnewsTangerang/ Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZ0fhb3LdQSSdO9AS1s TikTok: https://www.tiktok.com/?lang=en Instagram: https://www.instagram.com/tribun.tangerang/ #bbm #prabowo #pertamax #tangerang", "post_id": "7650520608953928967"}}, {"key": "joe_andaresta", "attributes": {"label": "joe_andaresta", "x": 879.2397039612623, "y": 590.1405741317063, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654423691337485584", "id": "joe_andaresta", "source": "tiktok-000001", "content": "#CapCut  GROUP  Our Business - Glatra Group  Glatra Group adalah perusahaan perdagangan internasional dan ekspor berbasis di Jakarta, dengan fokus utama pada minyak sawit & turunannya, komoditas, general trading, dan konsultasi bisnis, didukung oleh ekosistem ekspor yang lengkap dari hulu hingga hilir. Bisnis Minyak Sawit & TurunanGlatra Group memasok produk minyak sawit berkualitas ekspor dari mitra refinery Sumatra & Kalimantan, dengan kualitas stabil dan harga kompetitif. Produk utama: - RBD Palm Olein - RBD Palm Kernel Olein - RBD Palm Kernel Oil (RBDPKO) - Crude Palm Kernel Oil (CPKO) - PFAD.  Pilihan kemasan ekspor:  - Flexi Tank, ISO Tank, IBC Tank, Jerrycan 20L, Bulk Vessel. 📦 Komoditas . Divisi komoditas kami menyediakan pasokan berbagai produk untuk pasar global, dengan fokus pada: - Kualitas terjaminTraceability - Pengiriman tepat waktu - Produk mencakup komoditas pertanian, bahan baku industri, dan produk food/non‑food grade. 🏗️ General Trading.  Mendukung kebutuhan pengadaan domestik dan internasional:  - Sourcing multi‑sektor - Pengadaan barang industri - Distribusi komersial - Pengadaan berbasis proyek. Fokus pada kecepatan, akurasi, dan kepatuhan. 🧭 Konsultasi Bisnis Layanan konsultasi untuk perusahaan yang ingin masuk pasar Indonesia atau global: - Strategi market entry.  - Dokumentasi & kepatuhan ekspor.  - Optimasi supply chain. - Buyer–supplier matchmaking - Manajemen risiko perdagangan 🚢 Ekosistem Ekspor Terintegrasi.  Kami mengelola seluruh alur ekspor: - Mitra refinery - Logistik bulk & flexi tank - Operasional pelabuhan (Belawan, Dumai, Kuala Tanjung) - Dokumentasi ekspor (PEB, COO, COA, MSDS, dll.). - Hubungan buyer global (China, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, Eropa Timur)", "post_id": "7654423691337485584"}}, {"key": "GLATRA", "attributes": {"label": "GLATRA", "x": 748.8901834417313, "y": 191.65308105395894, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0905, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654423691337485584", "id": "GLATRA", "source": "tiktok-000001", "content": "#CapCut  GROUP  Our Business - Glatra Group  Glatra Group adalah perusahaan perdagangan internasional dan ekspor berbasis di Jakarta, dengan fokus utama pada minyak sawit & turunannya, komoditas, general trading, dan konsultasi bisnis, didukung oleh ekosistem ekspor yang lengkap dari hulu hingga hilir. Bisnis Minyak Sawit & TurunanGlatra Group memasok produk minyak sawit berkualitas ekspor dari mitra refinery Sumatra & Kalimantan, dengan kualitas stabil dan harga kompetitif. Produk utama: - RBD Palm Olein - RBD Palm Kernel Olein - RBD Palm Kernel Oil (RBDPKO) - Crude Palm Kernel Oil (CPKO) - PFAD.  Pilihan kemasan ekspor:  - Flexi Tank, ISO Tank, IBC Tank, Jerrycan 20L, Bulk Vessel. 📦 Komoditas . Divisi komoditas kami menyediakan pasokan berbagai produk untuk pasar global, dengan fokus pada: - Kualitas terjaminTraceability - Pengiriman tepat waktu - Produk mencakup komoditas pertanian, bahan baku industri, dan produk food/non‑food grade. 🏗️ General Trading.  Mendukung kebutuhan pengadaan domestik dan internasional:  - Sourcing multi‑sektor - Pengadaan barang industri - Distribusi komersial - Pengadaan berbasis proyek. Fokus pada kecepatan, akurasi, dan kepatuhan. 🧭 Konsultasi Bisnis Layanan konsultasi untuk perusahaan yang ingin masuk pasar Indonesia atau global: - Strategi market entry.  - Dokumentasi & kepatuhan ekspor.  - Optimasi supply chain. - Buyer–supplier matchmaking - Manajemen risiko perdagangan 🚢 Ekosistem Ekspor Terintegrasi.  Kami mengelola seluruh alur ekspor: - Mitra refinery - Logistik bulk & flexi tank - Operasional pelabuhan (Belawan, Dumai, Kuala Tanjung) - Dokumentasi ekspor (PEB, COO, COA, MSDS, dll.). - Hubungan buyer global (China, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, Eropa Timur)", "post_id": "7654423691337485584"}}, {"key": "siaktelevisinews", "attributes": {"label": "siaktelevisinews", "x": 826.656826283616, "y": 202.40328088185288, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "7626014636755782932", "id": "siaktelevisinews", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah resmi menerapkan Transformasi Budaya Kerja Nasional untuk mendorong kerja yang lebih adaptif, efisien, dan hemat energi. Beberapa langkah yang diterapkan: ✅WFH 1 hari untuk ASN ✅Pembatasan kendaraan dinas hingga 50% ✅Pengurangan perjalanan dinas ✅Penyesuaian kegiatan seperti car free day dan seremonial Sektor swasta juga diimbau menerapkan pola kerja fleksibel dan gerakan hemat energi. Sementara itu, layanan publik, industri strategis, dan pendidikan tetap berjalan normal agar pelayanan masyarakat tidak terganggu. Kebijakan ini diperkuat dengan program B50, pengaturan BBM subsidi berbasis barcode, serta program MBG dengan penyediaan fresh food. Tujuannya jelas: efisiensi energi, penghematan anggaran negara, dan budaya kerja yang lebih modern. Menurutmu, apakah kebijakan ini akan membawa perubahan positif?    Siak  Novemirata ' Alrozi   #kitamulaicarabaru #hematenergi #bupatisiak #diskominfosiak #pemkabsiak", "post_id": "7626014636755782932"}}, {"key": "Afni.Z", "attributes": {"label": "Afni.Z", "x": 128.06729048134835, "y": 628.8864815907385, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626014636755782932", "id": "Afni.Z", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah resmi menerapkan Transformasi Budaya Kerja Nasional untuk mendorong kerja yang lebih adaptif, efisien, dan hemat energi. Beberapa langkah yang diterapkan: ✅WFH 1 hari untuk ASN ✅Pembatasan kendaraan dinas hingga 50% ✅Pengurangan perjalanan dinas ✅Penyesuaian kegiatan seperti car free day dan seremonial Sektor swasta juga diimbau menerapkan pola kerja fleksibel dan gerakan hemat energi. Sementara itu, layanan publik, industri strategis, dan pendidikan tetap berjalan normal agar pelayanan masyarakat tidak terganggu. Kebijakan ini diperkuat dengan program B50, pengaturan BBM subsidi berbasis barcode, serta program MBG dengan penyediaan fresh food. Tujuannya jelas: efisiensi energi, penghematan anggaran negara, dan budaya kerja yang lebih modern. Menurutmu, apakah kebijakan ini akan membawa perubahan positif?    Siak  Novemirata ' Alrozi   #kitamulaicarabaru #hematenergi #bupatisiak #diskominfosiak #pemkabsiak", "post_id": "7626014636755782932"}}, {"key": "Syamsurizalbudi", "attributes": {"label": "Syamsurizalbudi", "x": 163.01492696704943, "y": 341.1625840892835, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626014636755782932", "id": "Syamsurizalbudi", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah resmi menerapkan Transformasi Budaya Kerja Nasional untuk mendorong kerja yang lebih adaptif, efisien, dan hemat energi. Beberapa langkah yang diterapkan: ✅WFH 1 hari untuk ASN ✅Pembatasan kendaraan dinas hingga 50% ✅Pengurangan perjalanan dinas ✅Penyesuaian kegiatan seperti car free day dan seremonial Sektor swasta juga diimbau menerapkan pola kerja fleksibel dan gerakan hemat energi. Sementara itu, layanan publik, industri strategis, dan pendidikan tetap berjalan normal agar pelayanan masyarakat tidak terganggu. Kebijakan ini diperkuat dengan program B50, pengaturan BBM subsidi berbasis barcode, serta program MBG dengan penyediaan fresh food. Tujuannya jelas: efisiensi energi, penghematan anggaran negara, dan budaya kerja yang lebih modern. Menurutmu, apakah kebijakan ini akan membawa perubahan positif?    Siak  Novemirata ' Alrozi   #kitamulaicarabaru #hematenergi #bupatisiak #diskominfosiak #pemkabsiak", "post_id": "7626014636755782932"}}, {"key": "Diskominfo", "attributes": {"label": "Diskominfo", "x": 867.602943366781, "y": 34.62035612629444, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626014636755782932", "id": "Diskominfo", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah resmi menerapkan Transformasi Budaya Kerja Nasional untuk mendorong kerja yang lebih adaptif, efisien, dan hemat energi. Beberapa langkah yang diterapkan: ✅WFH 1 hari untuk ASN ✅Pembatasan kendaraan dinas hingga 50% ✅Pengurangan perjalanan dinas ✅Penyesuaian kegiatan seperti car free day dan seremonial Sektor swasta juga diimbau menerapkan pola kerja fleksibel dan gerakan hemat energi. Sementara itu, layanan publik, industri strategis, dan pendidikan tetap berjalan normal agar pelayanan masyarakat tidak terganggu. Kebijakan ini diperkuat dengan program B50, pengaturan BBM subsidi berbasis barcode, serta program MBG dengan penyediaan fresh food. Tujuannya jelas: efisiensi energi, penghematan anggaran negara, dan budaya kerja yang lebih modern. Menurutmu, apakah kebijakan ini akan membawa perubahan positif?    Siak  Novemirata ' Alrozi   #kitamulaicarabaru #hematenergi #bupatisiak #diskominfosiak #pemkabsiak", "post_id": "7626014636755782932"}}, {"key": "Ecy", "attributes": {"label": "Ecy", "x": 176.53314561429357, "y": 9.667698769898925, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626014636755782932", "id": "Ecy", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah resmi menerapkan Transformasi Budaya Kerja Nasional untuk mendorong kerja yang lebih adaptif, efisien, dan hemat energi. Beberapa langkah yang diterapkan: ✅WFH 1 hari untuk ASN ✅Pembatasan kendaraan dinas hingga 50% ✅Pengurangan perjalanan dinas ✅Penyesuaian kegiatan seperti car free day dan seremonial Sektor swasta juga diimbau menerapkan pola kerja fleksibel dan gerakan hemat energi. Sementara itu, layanan publik, industri strategis, dan pendidikan tetap berjalan normal agar pelayanan masyarakat tidak terganggu. Kebijakan ini diperkuat dengan program B50, pengaturan BBM subsidi berbasis barcode, serta program MBG dengan penyediaan fresh food. Tujuannya jelas: efisiensi energi, penghematan anggaran negara, dan budaya kerja yang lebih modern. Menurutmu, apakah kebijakan ini akan membawa perubahan positif?    Siak  Novemirata ' Alrozi   #kitamulaicarabaru #hematenergi #bupatisiak #diskominfosiak #pemkabsiak", "post_id": "7626014636755782932"}}, {"key": "Dato", "attributes": {"label": "Dato", "x": 267.8203005120231, "y": 913.1698912632329, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626014636755782932", "id": "Dato", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah resmi menerapkan Transformasi Budaya Kerja Nasional untuk mendorong kerja yang lebih adaptif, efisien, dan hemat energi. Beberapa langkah yang diterapkan: ✅WFH 1 hari untuk ASN ✅Pembatasan kendaraan dinas hingga 50% ✅Pengurangan perjalanan dinas ✅Penyesuaian kegiatan seperti car free day dan seremonial Sektor swasta juga diimbau menerapkan pola kerja fleksibel dan gerakan hemat energi. Sementara itu, layanan publik, industri strategis, dan pendidikan tetap berjalan normal agar pelayanan masyarakat tidak terganggu. Kebijakan ini diperkuat dengan program B50, pengaturan BBM subsidi berbasis barcode, serta program MBG dengan penyediaan fresh food. Tujuannya jelas: efisiensi energi, penghematan anggaran negara, dan budaya kerja yang lebih modern. Menurutmu, apakah kebijakan ini akan membawa perubahan positif?    Siak  Novemirata ' Alrozi   #kitamulaicarabaru #hematenergi #bupatisiak #diskominfosiak #pemkabsiak", "post_id": "7626014636755782932"}}, {"key": "sitisarifahsyamsurizal", "attributes": {"label": "sitisarifahsyamsurizal", "x": 810.4903190605689, "y": 142.81110496910497, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626014636755782932", "id": "sitisarifahsyamsurizal", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah resmi menerapkan Transformasi Budaya Kerja Nasional untuk mendorong kerja yang lebih adaptif, efisien, dan hemat energi. Beberapa langkah yang diterapkan: ✅WFH 1 hari untuk ASN ✅Pembatasan kendaraan dinas hingga 50% ✅Pengurangan perjalanan dinas ✅Penyesuaian kegiatan seperti car free day dan seremonial Sektor swasta juga diimbau menerapkan pola kerja fleksibel dan gerakan hemat energi. Sementara itu, layanan publik, industri strategis, dan pendidikan tetap berjalan normal agar pelayanan masyarakat tidak terganggu. Kebijakan ini diperkuat dengan program B50, pengaturan BBM subsidi berbasis barcode, serta program MBG dengan penyediaan fresh food. Tujuannya jelas: efisiensi energi, penghematan anggaran negara, dan budaya kerja yang lebih modern. Menurutmu, apakah kebijakan ini akan membawa perubahan positif?    Siak  Novemirata ' Alrozi   #kitamulaicarabaru #hematenergi #bupatisiak #diskominfosiak #pemkabsiak", "post_id": "7626014636755782932"}}, {"key": "@tribunpriangan", "attributes": {"label": "@tribunpriangan", "x": 48.92247393001148, "y": 582.2934455402903, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "VnQBzIOfcsU", "id": "@tribunpriangan", "source": "youtube-000001", "content": "KENAIKAN HARGA BBM DAN OLI Cekik Driver Ojol di Ciamis: Pendapatan Tetap\n\nTRIBUNPRIANGAN.COM - Kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai Rabu (10/6/2026) langsung berdampak nyata di tingkat bawah.\n\nDi Kabupaten Ciamis, para pengemudi ojek online (ojol) kini harus memutar otak lebih keras lantaran lonjakan biaya operasional tersebut berjalan beriringan dengan melambungnya harga pelumas mesin serta biaya perawatan kendaraan.\n\nIman Nuryakin (30), salah seorang pengemudi ojol yang ditemui di kawasan SPBU Ciamis Kota, mengungkapkan bahwa kenaikan harga Pertamax sebesar Rp3.950 per liter dari harga semula Rp12.300 merupaakan tamparan keras bagi para pekerja yang menggantungkan hidup di jalanan.\n\n\"Kalau bisa jangan naik lagi. Buat driver itu jadi beban karena tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima,\" ujar Iman dengan nada lesu, Rabu (10/6/2026). (*)\n\nReporter: Ai Sani\nProd. Video: Aldi M Perdana\n\nIkuti juga informasi melalui akun media sosial dan website kami:\nWebsite: https://priangan.tribunnews.com\nInstagram:   / tribunpriangan  \nTiktok:   / tribunpriangan.com  \nYoutube:    /   \n\n#BBMNaik2026 #PertamaxCiamis #OjolCiamis #InfoCiamis #PrianganTimur #TribunPriangan #BaladPriangan #KabarCiamis #NasibOjol #PertaminaPatraNiaga", "post_id": "VnQBzIOfcsU"}}, {"key": "@ayobandung", "attributes": {"label": "@ayobandung", "x": 659.6073586160072, "y": 479.7779538951146, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Bfsj__Ecc9w", "id": "@ayobandung", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Ojol Mengeluh Beban Operasional Bertambah\n\nHarga bahan bakar minyak non-subsidi jenis Pertamax resmi naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Kenaikan ini membuat sejumlah pengguna kendaraan, termasuk pengemudi ojek online, mengeluhkan bertambahnya biaya operasional harian. \n\nPT Pertamina melakukan penyesuaian harga Pertamax dari sebelumnya Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Selain Pertamax, harga Pertamax Green juga mengalami kenaikan menjadi Rp17.000 per liter. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan.\n\nMenurut salahseorang pengendaran ojek online pengguna BBM Non Subsidi jenis Pertamax, Hendro yang ditemui di SPBU Jalan Riau, Kota Bandung ini mengeluhkan, pengeluaran untuk bensin jadi lebih besar, sementara pendapatan belum tentu bertambah. \n\nHendro pun merasa kaget dengan kenaikan BBM Non Subsidi jenis Pertamax ini, dirinya menyesali kurangnya sosialisasi dari pemangku kebijakan karena kenaikan BBM secara mendadak seperti ini merugikan masyarakat kecil khususnya.\n\nVideo : Irfan Al-Faritsi\nEditor : Kavin Faza\n\n#bbmnaik #pertamaxnaik #berita #ayobandung \n\n--------------------------------------------------\n\nWelcome to Youtube Channel Ayobandung, don't forget to like, comment and subscribe!\n\nfor any information and news about Bandung,\nFind us on:\nWeb: ayobandung.com\nInstagram: \nTiktok:", "post_id": "Bfsj__Ecc9w"}}, {"key": "ayobandung_official", "attributes": {"label": "ayobandung_official", "x": 942.1415346404505, "y": 161.02070795749833, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9346, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Bfsj__Ecc9w", "id": "ayobandung_official", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Ojol Mengeluh Beban Operasional Bertambah\n\nHarga bahan bakar minyak non-subsidi jenis Pertamax resmi naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Kenaikan ini membuat sejumlah pengguna kendaraan, termasuk pengemudi ojek online, mengeluhkan bertambahnya biaya operasional harian. \n\nPT Pertamina melakukan penyesuaian harga Pertamax dari sebelumnya Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Selain Pertamax, harga Pertamax Green juga mengalami kenaikan menjadi Rp17.000 per liter. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan.\n\nMenurut salahseorang pengendaran ojek online pengguna BBM Non Subsidi jenis Pertamax, Hendro yang ditemui di SPBU Jalan Riau, Kota Bandung ini mengeluhkan, pengeluaran untuk bensin jadi lebih besar, sementara pendapatan belum tentu bertambah. \n\nHendro pun merasa kaget dengan kenaikan BBM Non Subsidi jenis Pertamax ini, dirinya menyesali kurangnya sosialisasi dari pemangku kebijakan karena kenaikan BBM secara mendadak seperti ini merugikan masyarakat kecil khususnya.\n\nVideo : Irfan Al-Faritsi\nEditor : Kavin Faza\n\n#bbmnaik #pertamaxnaik #berita #ayobandung \n\n--------------------------------------------------\n\nWelcome to Youtube Channel Ayobandung, don't forget to like, comment and subscribe!\n\nfor any information and news about Bandung,\nFind us on:\nWeb: ayobandung.com\nInstagram: \nTiktok:", "post_id": "Bfsj__Ecc9w"}}, {"key": "ayobandungcom", "attributes": {"label": "ayobandungcom", "x": 765.2289107459272, "y": 946.3092984710316, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9346, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Bfsj__Ecc9w", "id": "ayobandungcom", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Ojol Mengeluh Beban Operasional Bertambah\n\nHarga bahan bakar minyak non-subsidi jenis Pertamax resmi naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Kenaikan ini membuat sejumlah pengguna kendaraan, termasuk pengemudi ojek online, mengeluhkan bertambahnya biaya operasional harian. \n\nPT Pertamina melakukan penyesuaian harga Pertamax dari sebelumnya Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Selain Pertamax, harga Pertamax Green juga mengalami kenaikan menjadi Rp17.000 per liter. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan.\n\nMenurut salahseorang pengendaran ojek online pengguna BBM Non Subsidi jenis Pertamax, Hendro yang ditemui di SPBU Jalan Riau, Kota Bandung ini mengeluhkan, pengeluaran untuk bensin jadi lebih besar, sementara pendapatan belum tentu bertambah. \n\nHendro pun merasa kaget dengan kenaikan BBM Non Subsidi jenis Pertamax ini, dirinya menyesali kurangnya sosialisasi dari pemangku kebijakan karena kenaikan BBM secara mendadak seperti ini merugikan masyarakat kecil khususnya.\n\nVideo : Irfan Al-Faritsi\nEditor : Kavin Faza\n\n#bbmnaik #pertamaxnaik #berita #ayobandung \n\n--------------------------------------------------\n\nWelcome to Youtube Channel Ayobandung, don't forget to like, comment and subscribe!\n\nfor any information and news about Bandung,\nFind us on:\nWeb: ayobandung.com\nInstagram: \nTiktok:", "post_id": "Bfsj__Ecc9w"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "attributes": {"label": "@TribunMedanTV", "x": 206.30088633720345, "y": 490.7332051063218, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "K0dPNWt94PI", "id": "@TribunMedanTV", "source": "youtube-000001", "content": "HARGA PERTAMAX Tembus Rp16.650 per Liter, Pengemudi Ojol Medan Keluhkan Semakin Tercekik\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax mulai dikeluhkan para pengemudi ojek online di Medan. \n\nPenyesuaian harga yang berlaku pada Rabu (10/6/2026) dinilai menambah beban operasional di tengah tarif layanan yang belum mengalami kenaikan.\n\nBerdasarkan penyesuaian harga terbaru, Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.650 per liter atau bertambah Rp3.950 per liter.\n\nM. Iqbal, seorang pengemudi ojek online di Medan, mengaku keberatan dengan kenaikan harga yang dinilainya cukup signifikan.\n\nReporter : Husna \nEditor Video : Tria Rizki\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "K0dPNWt94PI"}}, {"key": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "tribunmedantv", "x": 453.5679666508896, "y": 857.0406080721178, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0905, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K0dPNWt94PI", "id": "tribunmedantv", "source": "youtube-000001", "content": "HARGA PERTAMAX Tembus Rp16.650 per Liter, Pengemudi Ojol Medan Keluhkan Semakin Tercekik\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax mulai dikeluhkan para pengemudi ojek online di Medan. \n\nPenyesuaian harga yang berlaku pada Rabu (10/6/2026) dinilai menambah beban operasional di tengah tarif layanan yang belum mengalami kenaikan.\n\nBerdasarkan penyesuaian harga terbaru, Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.650 per liter atau bertambah Rp3.950 per liter.\n\nM. Iqbal, seorang pengemudi ojek online di Medan, mengaku keberatan dengan kenaikan harga yang dinilainya cukup signifikan.\n\nReporter : Husna \nEditor Video : Tria Rizki\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "K0dPNWt94PI"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 701.3659631275009, "y": 844.3900236019556, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "qXcdZPw0nF0", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "BBM Naik, Sembako Kian Mahal, Ojol Makin Terjepit!\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru \n\nTRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - BBM makin mahal, sembako naik, pengemudi ojol mengaku makin sulit bertahan hidup.\n\nDi tengah tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, para pengemudi ojek online menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak.\n\nKenaikan harga BBM membuat biaya operasional harian membengkak. \n\nTak cuma BBM, harga kebutuhan pokok hingga makanan dan minuman yang biasa dibeli saat bekerja di jalan juga ikut naik.\n\nSumber: TribunJakarta.com\n\neporter: Dionisius Arya Bima Suci\nVideografer: Dionisius Arya Bima Suci\nEditor: Dionisius Arya Bima Suci\nUploader: Elvera\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribunjakarta", "post_id": "qXcdZPw0nF0"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 930.5284161546027, "y": 519.1277122006067, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9346, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "qXcdZPw0nF0", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "BBM Naik, Sembako Kian Mahal, Ojol Makin Terjepit!\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru \n\nTRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - BBM makin mahal, sembako naik, pengemudi ojol mengaku makin sulit bertahan hidup.\n\nDi tengah tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, para pengemudi ojek online menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak.\n\nKenaikan harga BBM membuat biaya operasional harian membengkak. \n\nTak cuma BBM, harga kebutuhan pokok hingga makanan dan minuman yang biasa dibeli saat bekerja di jalan juga ikut naik.\n\nSumber: TribunJakarta.com\n\neporter: Dionisius Arya Bima Suci\nVideografer: Dionisius Arya Bima Suci\nEditor: Dionisius Arya Bima Suci\nUploader: Elvera\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribunjakarta", "post_id": "qXcdZPw0nF0"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 143.52302978535002, "y": 780.12506282539, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9346, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "qXcdZPw0nF0", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "BBM Naik, Sembako Kian Mahal, Ojol Makin Terjepit!\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru \n\nTRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - BBM makin mahal, sembako naik, pengemudi ojol mengaku makin sulit bertahan hidup.\n\nDi tengah tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, para pengemudi ojek online menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak.\n\nKenaikan harga BBM membuat biaya operasional harian membengkak. \n\nTak cuma BBM, harga kebutuhan pokok hingga makanan dan minuman yang biasa dibeli saat bekerja di jalan juga ikut naik.\n\nSumber: TribunJakarta.com\n\neporter: Dionisius Arya Bima Suci\nVideografer: Dionisius Arya Bima Suci\nEditor: Dionisius Arya Bima Suci\nUploader: Elvera\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribunjakarta", "post_id": "qXcdZPw0nF0"}}, {"key": "@Zampakid", "attributes": {"label": "@Zampakid", "x": 885.1760838819796, "y": 734.9055589090019, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Sf3NpA4Kq4s", "id": "@Zampakid", "source": "youtube-000001", "content": "Iklan TV Australia (TCN-9 Sydney, 17/6/1996)\n\nDirekam dari Channel Nine Sydney pada hari Senin, 17 Juni 1996.\n\nDaftar Isi:\n0:00 Promosi Selai Keluarga Hebat Cottee\n0:15 Pusat Ban Bridgestone\n0:30 Ford - Obral Cuci Gudang Setengah Tahun\n1:00 OPSM\n1:30 BT Funds Management\n1:59 Commonwealth Bank\n2:30 Vegemite (Vegemite Kecil yang Bahagia!)\n3:00 Coca-Cola\n3:30 Ansett Australia\n3:59 Sony PlayStation\n4:29 Pizza Hut\n4:59 Ski New Zealand\n5:29 BT Funds Management\n5:59 Jeep Grand Cherokee\n6:29 Levi's\n6:59 Optus\n7:59 Iklan Baris Think Big Herald\n8:29 Penawaran Saham Publik Commonwealth Bank\n9:14 Reebok\n9:44 Qantas\n10:14 Rheem\n10:29 Eject Reality Grab A Video\n10:44 Commonwealth Bank Penawaran Saham Publik\n10:59 Subaru Liberty\n11:29 Riders Jeans\n11:44 Trailer Mission: Impossible\n11:59 Repco\n12:44 Ban Kumho\n13:14 Pasar The Rocks Sydney\n13:44 Cepacol Rapid Pain Relief\n14:14 Paket McValue Besar McDonald's dengan Cadbury Timeout Bar Gratis\n14:44 Repco\n14:59 Nescafe Blend 43\n15:44 Asuransi Mobil NRMA\n16:29 Mobil CardXpress\n16:59 Schick FX Performer\n17:29 Trailer The Cable Guy\n17:44 Burger McBreakfast McDonald's\n17:59 Album Alanis Morissette Jagged Little Pill\n18:29 Optus Vision - Saluran Jaringan Film\n18:59 Perawatan Hewan Peliharaan\n19:29 Suncorp\n\nPeralatan:\nVCR - JVC HR-J655EA.\n\nDiambil dari kaset VHS ACME E-180 yang direkam dengan kecepatan SP.\n\nDirekam dengan perekam hard drive Panasonic DMR-BWT955 dalam kualitas XP. Diedit dan dienkode di Adobe Premiere Pro dan VirtualDub2.\n\n__________________________________________________________________\nMedia Sosial\nX (sebelumnya Twitter):   / zampakid  \nInstagram:   / zampakid  \nBluesky: https://bsky.app/profile/zampakid.bsk...\nOdysee: https://odysee.com/\n\n#OnThisDay", "post_id": "Sf3NpA4Kq4s"}}, {"key": "Zampakid", "attributes": {"label": "Zampakid", "x": 283.0340099637313, "y": 794.6253671732286, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0905, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Sf3NpA4Kq4s", "id": "Zampakid", "source": "youtube-000001", "content": "Iklan TV Australia (TCN-9 Sydney, 17/6/1996)\n\nDirekam dari Channel Nine Sydney pada hari Senin, 17 Juni 1996.\n\nDaftar Isi:\n0:00 Promosi Selai Keluarga Hebat Cottee\n0:15 Pusat Ban Bridgestone\n0:30 Ford - Obral Cuci Gudang Setengah Tahun\n1:00 OPSM\n1:30 BT Funds Management\n1:59 Commonwealth Bank\n2:30 Vegemite (Vegemite Kecil yang Bahagia!)\n3:00 Coca-Cola\n3:30 Ansett Australia\n3:59 Sony PlayStation\n4:29 Pizza Hut\n4:59 Ski New Zealand\n5:29 BT Funds Management\n5:59 Jeep Grand Cherokee\n6:29 Levi's\n6:59 Optus\n7:59 Iklan Baris Think Big Herald\n8:29 Penawaran Saham Publik Commonwealth Bank\n9:14 Reebok\n9:44 Qantas\n10:14 Rheem\n10:29 Eject Reality Grab A Video\n10:44 Commonwealth Bank Penawaran Saham Publik\n10:59 Subaru Liberty\n11:29 Riders Jeans\n11:44 Trailer Mission: Impossible\n11:59 Repco\n12:44 Ban Kumho\n13:14 Pasar The Rocks Sydney\n13:44 Cepacol Rapid Pain Relief\n14:14 Paket McValue Besar McDonald's dengan Cadbury Timeout Bar Gratis\n14:44 Repco\n14:59 Nescafe Blend 43\n15:44 Asuransi Mobil NRMA\n16:29 Mobil CardXpress\n16:59 Schick FX Performer\n17:29 Trailer The Cable Guy\n17:44 Burger McBreakfast McDonald's\n17:59 Album Alanis Morissette Jagged Little Pill\n18:29 Optus Vision - Saluran Jaringan Film\n18:59 Perawatan Hewan Peliharaan\n19:29 Suncorp\n\nPeralatan:\nVCR - JVC HR-J655EA.\n\nDiambil dari kaset VHS ACME E-180 yang direkam dengan kecepatan SP.\n\nDirekam dengan perekam hard drive Panasonic DMR-BWT955 dalam kualitas XP. Diedit dan dienkode di Adobe Premiere Pro dan VirtualDub2.\n\n__________________________________________________________________\nMedia Sosial\nX (sebelumnya Twitter):   / zampakid  \nInstagram:   / zampakid  \nBluesky: https://bsky.app/profile/zampakid.bsk...\nOdysee: https://odysee.com/\n\n#OnThisDay", "post_id": "Sf3NpA4Kq4s"}}, {"key": "@Michael-Girdley", "attributes": {"label": "@Michael-Girdley", "x": 322.25994794706446, "y": 724.3412096819296, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7787, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "dAp7D2ZX8Ik", "id": "@Michael-Girdley", "source": "youtube-000001", "content": "Kebangkitan Panda Express\n\nTerima kasih sebesar-besarnya kepada sponsor hari ini, Xero, atas dukungannya untuk saluran ini: https://referrals.xero.com/Michael-Gi... Jika Anda menjalankan bisnis dan menginginkan kendali yang lebih jelas atas arus kas, faktur, dan keuangan Anda tanpa harus repot dengan spreadsheet, lihat di deskripsi di bawah ini. Penawaran khusus Xero: Dapatkan diskon 90% selama 6 bulan menggunakan tautan ini. Syarat & Ketentuan berlaku.*\n\nPada tahun 2006, ketika Chipotle melakukan penawaran umum perdana (IPO) dan McDonald's menguangkan miliaran dolar, seorang reporter bertanya kepada pendiri Panda Express, Andrew Chung, apakah ia akan melakukan hal yang sama. Jawabannya: \"Kami tidak membutuhkan uang itu.\" Ini adalah kisah tentang bagaimana keputusan itu — dan beberapa taruhan tidak konvensional lainnya — mengubah restoran kecil di California menjadi perusahaan raksasa senilai $6 miliar yang tidak pernah diwaralabakan, dibeli, dan ditiru oleh siapa pun.\n\nDapatkan contekan 2 menit untuk video ini → https://girdley.com/youtube\n\n👇 BERLANGGANAN untuk analisis bisnis lainnya\nhttps://www.youtube.com/-Gird...\n------------------------------------------------------------------\n► Dapatkan surat mingguan saya untuk pemilik bisnis: wawasan penting untuk menjalankan, mengembangkan, dan tetap unggul dalam bisnis Anda → https://links.girdley.com/newsletter-yt\n► Untuk sponsor atau pertanyaan, silakan hubungi: Contact\n► Apakah Anda punya topi yang harus saya pakai di video? Kirimkan kepada kami: Contact\n► Acara gratis tentang segala hal yang berkaitan dengan bisnis kecil: https://links.girdley.com/lectures-yt\n► Analisis mendalam tentang bisnis yang dijual:    /   \n► Ikuti saya di Twitter/X: https://x.com/girdley\n------------------------------------------------------------------\n\nAndrew Chung datang ke Amerika dari Taiwan pada tahun 1966. Ayahnya pernah memasak untuk pejabat Tiongkok di kampung halamannya, dan tradisi kuliner itu menjadi cikal bakal sesuatu yang jauh lebih besar. Pada tahun 1973, Andrew dan ayahnya membuka restoran Tiongkok kecil bernama Panda Inn di California menggunakan pinjaman SBA. Tahun-tahun awal cukup sulit sehingga Andrew harus berdiri di luar menawarkan sampel gratis hanya untuk menarik orang masuk. Yang menyelamatkan bisnis tersebut — dan akhirnya mengubahnya — adalah seorang pengembang real estat yang mendekati pasangan tersebut pada tahun 1983 dan meminta versi makanan cepat saji Panda Inn di dalam mal Glendale. Lokasi food court tersebut menjadi Panda Express pertama.\n\nTokoh pahlawan tanpa tanda jasa dalam keseluruhan cerita ini adalah Peggy Chung. Ia telah meraih gelar PhD di bidang teknik elektro dan membangun perangkat lunak untuk kontraktor pertahanan sebelum meninggalkan pekerjaannya di McDonnell Douglas pada tahun 1982 untuk bergabung dengan bisnis ini. Sementara setiap jaringan restoran Cina lainnya beroperasi dengan catatan tulisan tangan dan tebakan, Peggy mengkomputerisasi semuanya — sistem penjualan, resep, data penjualan berdasarkan lokasi dan waktu. Ini adalah keunggulan yang sama yang dibangun Walmart di bidang ritel, diterapkan pada makanan Cina satu dekade sebelum sebagian besar pesaing menyadari mengapa hal itu penting. Keunggulan data tersebut membantu keluarga Chung melihat kematian pusat perbelanjaan sebelum orang lain menyadarinya, dan mulai beralih ke lokasi drive-thru mandiri sejak tahun 1997.\n\nLangkah penting lainnya adalah di sisi menu. Ayam jeruk — yang diciptakan oleh seorang koki di Hawaii yang terinspirasi oleh cita rasa lokal — menjadi produk unggulan yang mendefinisikan kembali arti makanan cepat saji Cina di Amerika. Saat ini Panda Express menjual 100 juta pon ayam jeruk per tahun. Ini menyumbang sekitar 30% dari penjualan di sebagian besar lokasi. Keluarga Chung menggabungkan hal itu dengan menu yang sengaja dibuat singkat, karena percaya bahwa pilihan yang lebih sedikit berarti eksekusi yang lebih baik dan pengalaman pelanggan yang lebih konsisten di ribuan lokasi.\n\nSemua ini tidak akan berhasil seperti sekarang tanpa struktur kepemilikan. Tidak seperti Chipotle, McDonald's, Subway, atau hampir semua jaringan restoran skala besar lainnya, Panda Express tidak pernah menggunakan sistem waralaba. Keluarga Chung memiliki 100% saham di setiap restoran. Itu berarti kendali penuh atas upah, perubahan menu, peluncuran teknologi, dan semua keuntungan. Ketika pemesanan digital menjadi layak, mereka meluncurkannya ke lebih dari 2.000 lokasi dalam hitungan bulan. Ketika pandemi melanda pada tahun 2020, mereka sudah siap—layanan drive-thru di pinggiran kota, infrastruktur pengiriman sudah tersedia. Bisnis pengiriman mereka telah meningkat tiga kali lipat sejak saat itu. Manajer toko terbaik sekarang menghasilkan lebih dari $100.000 per tahun, dengan penghasilan tertinggi mencapai $277.000. Kekayaan gabungan Andrew dan Peggy bernilai lebih dari $7 miliar.\n\nPanda Express kin...", "post_id": "dAp7D2ZX8Ik"}}, {"key": "Michael", "attributes": {"label": "Michael", "x": 581.8868337657161, "y": 340.45822424591074, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9346, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "dAp7D2ZX8Ik", "id": "Michael", "source": "youtube-000001", "content": "Kebangkitan Panda Express\n\nTerima kasih sebesar-besarnya kepada sponsor hari ini, Xero, atas dukungannya untuk saluran ini: https://referrals.xero.com/Michael-Gi... Jika Anda menjalankan bisnis dan menginginkan kendali yang lebih jelas atas arus kas, faktur, dan keuangan Anda tanpa harus repot dengan spreadsheet, lihat di deskripsi di bawah ini. Penawaran khusus Xero: Dapatkan diskon 90% selama 6 bulan menggunakan tautan ini. Syarat & Ketentuan berlaku.*\n\nPada tahun 2006, ketika Chipotle melakukan penawaran umum perdana (IPO) dan McDonald's menguangkan miliaran dolar, seorang reporter bertanya kepada pendiri Panda Express, Andrew Chung, apakah ia akan melakukan hal yang sama. Jawabannya: \"Kami tidak membutuhkan uang itu.\" Ini adalah kisah tentang bagaimana keputusan itu — dan beberapa taruhan tidak konvensional lainnya — mengubah restoran kecil di California menjadi perusahaan raksasa senilai $6 miliar yang tidak pernah diwaralabakan, dibeli, dan ditiru oleh siapa pun.\n\nDapatkan contekan 2 menit untuk video ini → https://girdley.com/youtube\n\n👇 BERLANGGANAN untuk analisis bisnis lainnya\nhttps://www.youtube.com/-Gird...\n------------------------------------------------------------------\n► Dapatkan surat mingguan saya untuk pemilik bisnis: wawasan penting untuk menjalankan, mengembangkan, dan tetap unggul dalam bisnis Anda → https://links.girdley.com/newsletter-yt\n► Untuk sponsor atau pertanyaan, silakan hubungi: Contact\n► Apakah Anda punya topi yang harus saya pakai di video? Kirimkan kepada kami: Contact\n► Acara gratis tentang segala hal yang berkaitan dengan bisnis kecil: https://links.girdley.com/lectures-yt\n► Analisis mendalam tentang bisnis yang dijual:    /   \n► Ikuti saya di Twitter/X: https://x.com/girdley\n------------------------------------------------------------------\n\nAndrew Chung datang ke Amerika dari Taiwan pada tahun 1966. Ayahnya pernah memasak untuk pejabat Tiongkok di kampung halamannya, dan tradisi kuliner itu menjadi cikal bakal sesuatu yang jauh lebih besar. Pada tahun 1973, Andrew dan ayahnya membuka restoran Tiongkok kecil bernama Panda Inn di California menggunakan pinjaman SBA. Tahun-tahun awal cukup sulit sehingga Andrew harus berdiri di luar menawarkan sampel gratis hanya untuk menarik orang masuk. Yang menyelamatkan bisnis tersebut — dan akhirnya mengubahnya — adalah seorang pengembang real estat yang mendekati pasangan tersebut pada tahun 1983 dan meminta versi makanan cepat saji Panda Inn di dalam mal Glendale. Lokasi food court tersebut menjadi Panda Express pertama.\n\nTokoh pahlawan tanpa tanda jasa dalam keseluruhan cerita ini adalah Peggy Chung. Ia telah meraih gelar PhD di bidang teknik elektro dan membangun perangkat lunak untuk kontraktor pertahanan sebelum meninggalkan pekerjaannya di McDonnell Douglas pada tahun 1982 untuk bergabung dengan bisnis ini. Sementara setiap jaringan restoran Cina lainnya beroperasi dengan catatan tulisan tangan dan tebakan, Peggy mengkomputerisasi semuanya — sistem penjualan, resep, data penjualan berdasarkan lokasi dan waktu. Ini adalah keunggulan yang sama yang dibangun Walmart di bidang ritel, diterapkan pada makanan Cina satu dekade sebelum sebagian besar pesaing menyadari mengapa hal itu penting. Keunggulan data tersebut membantu keluarga Chung melihat kematian pusat perbelanjaan sebelum orang lain menyadarinya, dan mulai beralih ke lokasi drive-thru mandiri sejak tahun 1997.\n\nLangkah penting lainnya adalah di sisi menu. Ayam jeruk — yang diciptakan oleh seorang koki di Hawaii yang terinspirasi oleh cita rasa lokal — menjadi produk unggulan yang mendefinisikan kembali arti makanan cepat saji Cina di Amerika. Saat ini Panda Express menjual 100 juta pon ayam jeruk per tahun. Ini menyumbang sekitar 30% dari penjualan di sebagian besar lokasi. Keluarga Chung menggabungkan hal itu dengan menu yang sengaja dibuat singkat, karena percaya bahwa pilihan yang lebih sedikit berarti eksekusi yang lebih baik dan pengalaman pelanggan yang lebih konsisten di ribuan lokasi.\n\nSemua ini tidak akan berhasil seperti sekarang tanpa struktur kepemilikan. Tidak seperti Chipotle, McDonald's, Subway, atau hampir semua jaringan restoran skala besar lainnya, Panda Express tidak pernah menggunakan sistem waralaba. Keluarga Chung memiliki 100% saham di setiap restoran. Itu berarti kendali penuh atas upah, perubahan menu, peluncuran teknologi, dan semua keuntungan. Ketika pemesanan digital menjadi layak, mereka meluncurkannya ke lebih dari 2.000 lokasi dalam hitungan bulan. Ketika pandemi melanda pada tahun 2020, mereka sudah siap—layanan drive-thru di pinggiran kota, infrastruktur pengiriman sudah tersedia. Bisnis pengiriman mereka telah meningkat tiga kali lipat sejak saat itu. Manajer toko terbaik sekarang menghasilkan lebih dari $100.000 per tahun, dengan penghasilan tertinggi mencapai $277.000. Kekayaan gabungan Andrew dan Peggy bernilai lebih dari $7 miliar.\n\nPanda Express kin...", "post_id": "dAp7D2ZX8Ik"}}, {"key": "acquisitionsanonymouspodcast", "attributes": {"label": "acquisitionsanonymouspodcast", "x": 730.8331079600923, "y": 271.90503116174204, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9346, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "dAp7D2ZX8Ik", "id": "acquisitionsanonymouspodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Kebangkitan Panda Express\n\nTerima kasih sebesar-besarnya kepada sponsor hari ini, Xero, atas dukungannya untuk saluran ini: https://referrals.xero.com/Michael-Gi... Jika Anda menjalankan bisnis dan menginginkan kendali yang lebih jelas atas arus kas, faktur, dan keuangan Anda tanpa harus repot dengan spreadsheet, lihat di deskripsi di bawah ini. Penawaran khusus Xero: Dapatkan diskon 90% selama 6 bulan menggunakan tautan ini. Syarat & Ketentuan berlaku.*\n\nPada tahun 2006, ketika Chipotle melakukan penawaran umum perdana (IPO) dan McDonald's menguangkan miliaran dolar, seorang reporter bertanya kepada pendiri Panda Express, Andrew Chung, apakah ia akan melakukan hal yang sama. Jawabannya: \"Kami tidak membutuhkan uang itu.\" Ini adalah kisah tentang bagaimana keputusan itu — dan beberapa taruhan tidak konvensional lainnya — mengubah restoran kecil di California menjadi perusahaan raksasa senilai $6 miliar yang tidak pernah diwaralabakan, dibeli, dan ditiru oleh siapa pun.\n\nDapatkan contekan 2 menit untuk video ini → https://girdley.com/youtube\n\n👇 BERLANGGANAN untuk analisis bisnis lainnya\nhttps://www.youtube.com/-Gird...\n------------------------------------------------------------------\n► Dapatkan surat mingguan saya untuk pemilik bisnis: wawasan penting untuk menjalankan, mengembangkan, dan tetap unggul dalam bisnis Anda → https://links.girdley.com/newsletter-yt\n► Untuk sponsor atau pertanyaan, silakan hubungi: Contact\n► Apakah Anda punya topi yang harus saya pakai di video? Kirimkan kepada kami: Contact\n► Acara gratis tentang segala hal yang berkaitan dengan bisnis kecil: https://links.girdley.com/lectures-yt\n► Analisis mendalam tentang bisnis yang dijual:    /   \n► Ikuti saya di Twitter/X: https://x.com/girdley\n------------------------------------------------------------------\n\nAndrew Chung datang ke Amerika dari Taiwan pada tahun 1966. Ayahnya pernah memasak untuk pejabat Tiongkok di kampung halamannya, dan tradisi kuliner itu menjadi cikal bakal sesuatu yang jauh lebih besar. Pada tahun 1973, Andrew dan ayahnya membuka restoran Tiongkok kecil bernama Panda Inn di California menggunakan pinjaman SBA. Tahun-tahun awal cukup sulit sehingga Andrew harus berdiri di luar menawarkan sampel gratis hanya untuk menarik orang masuk. Yang menyelamatkan bisnis tersebut — dan akhirnya mengubahnya — adalah seorang pengembang real estat yang mendekati pasangan tersebut pada tahun 1983 dan meminta versi makanan cepat saji Panda Inn di dalam mal Glendale. Lokasi food court tersebut menjadi Panda Express pertama.\n\nTokoh pahlawan tanpa tanda jasa dalam keseluruhan cerita ini adalah Peggy Chung. Ia telah meraih gelar PhD di bidang teknik elektro dan membangun perangkat lunak untuk kontraktor pertahanan sebelum meninggalkan pekerjaannya di McDonnell Douglas pada tahun 1982 untuk bergabung dengan bisnis ini. Sementara setiap jaringan restoran Cina lainnya beroperasi dengan catatan tulisan tangan dan tebakan, Peggy mengkomputerisasi semuanya — sistem penjualan, resep, data penjualan berdasarkan lokasi dan waktu. Ini adalah keunggulan yang sama yang dibangun Walmart di bidang ritel, diterapkan pada makanan Cina satu dekade sebelum sebagian besar pesaing menyadari mengapa hal itu penting. Keunggulan data tersebut membantu keluarga Chung melihat kematian pusat perbelanjaan sebelum orang lain menyadarinya, dan mulai beralih ke lokasi drive-thru mandiri sejak tahun 1997.\n\nLangkah penting lainnya adalah di sisi menu. Ayam jeruk — yang diciptakan oleh seorang koki di Hawaii yang terinspirasi oleh cita rasa lokal — menjadi produk unggulan yang mendefinisikan kembali arti makanan cepat saji Cina di Amerika. Saat ini Panda Express menjual 100 juta pon ayam jeruk per tahun. Ini menyumbang sekitar 30% dari penjualan di sebagian besar lokasi. Keluarga Chung menggabungkan hal itu dengan menu yang sengaja dibuat singkat, karena percaya bahwa pilihan yang lebih sedikit berarti eksekusi yang lebih baik dan pengalaman pelanggan yang lebih konsisten di ribuan lokasi.\n\nSemua ini tidak akan berhasil seperti sekarang tanpa struktur kepemilikan. Tidak seperti Chipotle, McDonald's, Subway, atau hampir semua jaringan restoran skala besar lainnya, Panda Express tidak pernah menggunakan sistem waralaba. Keluarga Chung memiliki 100% saham di setiap restoran. Itu berarti kendali penuh atas upah, perubahan menu, peluncuran teknologi, dan semua keuntungan. Ketika pemesanan digital menjadi layak, mereka meluncurkannya ke lebih dari 2.000 lokasi dalam hitungan bulan. Ketika pandemi melanda pada tahun 2020, mereka sudah siap—layanan drive-thru di pinggiran kota, infrastruktur pengiriman sudah tersedia. Bisnis pengiriman mereka telah meningkat tiga kali lipat sejak saat itu. Manajer toko terbaik sekarang menghasilkan lebih dari $100.000 per tahun, dengan penghasilan tertinggi mencapai $277.000. Kekayaan gabungan Andrew dan Peggy bernilai lebih dari $7 miliar.\n\nPanda Express kin...", "post_id": "dAp7D2ZX8Ik"}}], "edges": [{"key": "RockDeer487334", "source": "RockDeer487334", "target": "HaekalH74470612", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RockDeer487334", "source": "RockDeer487334", "target": "nabiylarisfa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "habar_hanyar_nusantara", "source": "habar_hanyar_nusantara", "target": "herdinhdyt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarinda.reels", "source": "samarinda.reels", "target": "herdinhdyt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarinda.reels", "source": "samarinda.reels", "target": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "info_samarinda_", "source": "info_samarinda_", "target": "gerbangsamarinda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "10869797278", "source": "10869797278", "target": "pertaminapatraniaga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "presidenrepublikindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "kemenhub151", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "kemnaker", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "kemkomdigi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "kppu_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "kanwil1kppu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "bobbynst", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "pemprovsumut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "ricowaas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "prokopim_pemkomedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "dishub_sumut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "dishub_medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "disnaker_medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "godams.medan", "source": "godams.medan", "target": "diskominfomedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobdgbaratcimahi", "source": "infobdgbaratcimahi", "target": "infobdgbaratcimahi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotibandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotikatapang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotisoreang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotibandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotikatapang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotisoreang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotibandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotikatapang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotisoreang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bisa.karenabiasa", "source": "bisa.karenabiasa", "target": "dokterdecsa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bisa.karenabiasa", "source": "bisa.karenabiasa", "target": "bisa.karenabiasa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bisa.karenabiasa", "source": "bisa.karenabiasa", "target": "dokterdecsa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "byu.projects", "source": "byu.projects", "target": "By", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pasticuanacademy", "source": "pasticuanacademy", "target": "pasticuanacademy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tribunpriangan.com", "source": "tribunpriangan.com", "target": "tribunpriangan.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tribunpriangan.com", "source": "tribunpriangan.com", "target": "tribunpriangan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tribuntangerang", "source": "tribuntangerang", "target": "tribuntangerang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tribuntangerang", "source": "tribuntangerang", "target": "tribuntangerang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "joe_andaresta", "source": "joe_andaresta", "target": "GLATRA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "siaktelevisinews", "source": "siaktelevisinews", "target": "Afni.Z", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "siaktelevisinews", "source": "siaktelevisinews", "target": "Syamsurizalbudi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "siaktelevisinews", "source": "siaktelevisinews", "target": "Diskominfo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "siaktelevisinews", "source": "siaktelevisinews", "target": "Ecy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "siaktelevisinews", "source": "siaktelevisinews", "target": "Dato", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "siaktelevisinews", "source": "siaktelevisinews", "target": "sitisarifahsyamsurizal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@tribunpriangan", "source": "@tribunpriangan", "target": "tribunpriangan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ayobandung", "source": "@ayobandung", "target": "ayobandung_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ayobandung", "source": "@ayobandung", "target": "ayobandungcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "source": "@TribunMedanTV", "target": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Zampakid", "source": "@Zampakid", "target": "Zampakid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Michael-Girdley", "source": "@Michael-Girdley", "target": "Michael", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Michael-Girdley", "source": "@Michael-Girdley", "target": "acquisitionsanonymouspodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}