{"nodes": [{"key": "abangantech", "attributes": {"label": "abangantech", "x": 927.8380196584856, "y": 215.92247997385695, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2063342855540904191", "id": "abangantech", "source": "tweet-000004", "content": "Ojol salah satu yang mungkin paling terdampak langsung oleh kebijakan pemerintah. Karena dia tau suaranya sendiri ga selalu didengar", "post_id": "2063342855540904191"}}, {"key": "marsrunner", "attributes": {"label": "marsrunner", "x": 987.192591657125, "y": 588.7638068566959, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2063342855540904191", "id": "marsrunner", "source": "tweet-000004", "content": "Ojol salah satu yang mungkin paling terdampak langsung oleh kebijakan pemerintah. Karena dia tau suaranya sendiri ga selalu didengar", "post_id": "2063342855540904191"}}, {"key": "myworldispale", "attributes": {"label": "myworldispale", "x": 91.73902742885109, "y": 448.18013253191145, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2058829531851694425", "id": "myworldispale", "source": "tweet-000004", "content": "Driver ojol sekarang di kenakan PPN 11% ?   sudah sulit, makin di jepit, justru sama kebijakan pemerintah nya sendiri", "post_id": "2058829531851694425"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 561.8953689194419, "y": 681.3481336008963, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.0595, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2058829531851694425", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Driver ojol sekarang di kenakan PPN 11% ?   sudah sulit, makin di jepit, justru sama kebijakan pemerintah nya sendiri", "post_id": "2058829531851694425"}}, {"key": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "KemenkeuRI", "x": 148.60691306278494, "y": 450.1732732855417, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.7252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2058829531851694425", "id": "KemenkeuRI", "source": "tweet-000004", "content": "Driver ojol sekarang di kenakan PPN 11% ?   sudah sulit, makin di jepit, justru sama kebijakan pemerintah nya sendiri", "post_id": "2058829531851694425"}}, {"key": "DitjenPajakRI", "attributes": {"label": "DitjenPajakRI", "x": 605.620215018968, "y": 600.6703948278531, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.7252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2058829531851694425", "id": "DitjenPajakRI", "source": "tweet-000004", "content": "Driver ojol sekarang di kenakan PPN 11% ?   sudah sulit, makin di jepit, justru sama kebijakan pemerintah nya sendiri", "post_id": "2058829531851694425"}}, {"key": "indrakusuma", "attributes": {"label": "indrakusuma", "x": 672.8878340694874, "y": 483.3041648204417, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2059845450522595550", "id": "indrakusuma", "source": "tweet-000004", "content": "Jadi kalau investor global ga suka driver ojol dibela ama pemerintah ya?\n\nKalau kebijakan pemerintah berubah untuk kasi makan, lindungi rakyatnya dlsb dianggap tidak konsisten oleh investor luar, terus haruz dibatalkan? Karena ketidaksukaan orang lain?\n\nMake it make sense\n\nApa", "post_id": "2059845450522595550"}}, {"key": "WeKa_Ronin", "attributes": {"label": "WeKa_Ronin", "x": 664.7630920831746, "y": 201.85924923410315, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2059845450522595550", "id": "WeKa_Ronin", "source": "tweet-000004", "content": "Jadi kalau investor global ga suka driver ojol dibela ama pemerintah ya?\n\nKalau kebijakan pemerintah berubah untuk kasi makan, lindungi rakyatnya dlsb dianggap tidak konsisten oleh investor luar, terus haruz dibatalkan? Karena ketidaksukaan orang lain?\n\nMake it make sense\n\nApa", "post_id": "2059845450522595550"}}, {"key": "halo16447", "attributes": {"label": "halo16447", "x": 422.5561347894897, "y": 464.5506238169348, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068275085056897101", "id": "halo16447", "source": "tweet-000004", "content": "PEMERINTAH HANYA BERANI MENINDAS RAKYAT YANG LEMAH DENGAN BERBAGAI PERATURAN DAN KEBIJAKAN, OLEH KARENA ITU PERSATUAN OJOL HARUS KUAT AGAR TIDAK BISA DIREMEHKAN DAN AGAR BISA MELAWAN PEMERINTAH YANG ZALIM.", "post_id": "2068275085056897101"}}, {"key": "MiskinTV_", "attributes": {"label": "MiskinTV_", "x": 837.8192746861305, "y": 554.4069148016822, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068275085056897101", "id": "MiskinTV_", "source": "tweet-000004", "content": "PEMERINTAH HANYA BERANI MENINDAS RAKYAT YANG LEMAH DENGAN BERBAGAI PERATURAN DAN KEBIJAKAN, OLEH KARENA ITU PERSATUAN OJOL HARUS KUAT AGAR TIDAK BISA DIREMEHKAN DAN AGAR BISA MELAWAN PEMERINTAH YANG ZALIM.", "post_id": "2068275085056897101"}}, {"key": "GRoots1013", "attributes": {"label": "GRoots1013", "x": 238.29558672407626, "y": 749.4310943965716, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2067304787952148848", "id": "GRoots1013", "source": "tweet-000004", "content": "Trus membenarkan pemerintah gak ngasih opsi/kebijakan lain klo pertalite kosong buat para pelaku usaha contoh ojol gtu? Drimu enak bang ngetik sambil udah ada kerjaan, lha ojol tuh liat udah potongan gede, kepaksa beli pertamax, dulu mending selisih 2 ribu sekarang 6 ribu", "post_id": "2067304787952148848"}}, {"key": "ramzanrachmat", "attributes": {"label": "ramzanrachmat", "x": 457.1330416128846, "y": 425.82478785584044, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.6884, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067304787952148848", "id": "ramzanrachmat", "source": "tweet-000004", "content": "Trus membenarkan pemerintah gak ngasih opsi/kebijakan lain klo pertalite kosong buat para pelaku usaha contoh ojol gtu? Drimu enak bang ngetik sambil udah ada kerjaan, lha ojol tuh liat udah potongan gede, kepaksa beli pertamax, dulu mending selisih 2 ribu sekarang 6 ribu", "post_id": "2067304787952148848"}}, {"key": "_devalo", "attributes": {"label": "_devalo", "x": 436.42463590379555, "y": 595.9109362385101, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.6884, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067304787952148848", "id": "_devalo", "source": "tweet-000004", "content": "Trus membenarkan pemerintah gak ngasih opsi/kebijakan lain klo pertalite kosong buat para pelaku usaha contoh ojol gtu? Drimu enak bang ngetik sambil udah ada kerjaan, lha ojol tuh liat udah potongan gede, kepaksa beli pertamax, dulu mending selisih 2 ribu sekarang 6 ribu", "post_id": "2067304787952148848"}}, {"key": "DjoniKalwarang", "attributes": {"label": "DjoniKalwarang", "x": 176.98847270509287, "y": 769.7954255974707, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2063440395774951530", "id": "DjoniKalwarang", "source": "tweet-000004", "content": "pemerintah punya HAK & KEWENANGAN untuk bikin regulasi.\n\nmakanya terbit perpres 27/2026, ngatur ojol.\nterbit keputusan menhub 564/2022, ngatur tarif atas-bawah.\n\nkalau gak mau ikut aturan yg ada, bikin negara sendiri, kasih nama negara SWASTA. https://t.co/l25HbgkDwk", "post_id": "2063440395774951530"}}, {"key": "krowmaxtism_", "attributes": {"label": "krowmaxtism_", "x": 350.81157469327763, "y": 761.6844539093734, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2063440395774951530", "id": "krowmaxtism_", "source": "tweet-000004", "content": "pemerintah punya HAK & KEWENANGAN untuk bikin regulasi.\n\nmakanya terbit perpres 27/2026, ngatur ojol.\nterbit keputusan menhub 564/2022, ngatur tarif atas-bawah.\n\nkalau gak mau ikut aturan yg ada, bikin negara sendiri, kasih nama negara SWASTA. https://t.co/l25HbgkDwk", "post_id": "2063440395774951530"}}, {"key": "Farisa_Dh", "attributes": {"label": "Farisa_Dh", "x": 636.7789815681255, "y": 953.5846147782331, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068492833158574505", "id": "Farisa_Dh", "source": "tweet-000004", "content": "Lah bukannya kemaren ojol ikut demo sama mahasiswa? Mereka terdampak kebijakan pemerintah yg menaikkan pertamax. Kenaikan pertamax membuat pertalite langka, akhirnya mereka juga beli pertamax. Yaudah lah, mereka mungkin betah jadi miskin dan menderita.", "post_id": "2068492833158574505"}}, {"key": "99propaganda", "attributes": {"label": "99propaganda", "x": 868.8071395230851, "y": 479.3782169608064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068492833158574505", "id": "99propaganda", "source": "tweet-000004", "content": "Lah bukannya kemaren ojol ikut demo sama mahasiswa? Mereka terdampak kebijakan pemerintah yg menaikkan pertamax. Kenaikan pertamax membuat pertalite langka, akhirnya mereka juga beli pertamax. Yaudah lah, mereka mungkin betah jadi miskin dan menderita.", "post_id": "2068492833158574505"}}, {"key": "tangselinfo24", "attributes": {"label": "tangselinfo24", "x": 644.4846925581454, "y": 195.30944054191056, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.3253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3921374110987220012_2103405889", "id": "tangselinfo24", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah resmi memasukkan profesi konten kreator dan aktivitas monetisasi media sosial ke dalam kategori kegiatan usaha pada KBLI 2025. Kebijakan ini membuat kreator yang memperoleh penghasilan dari endorsement, sponsorship, iklan, afiliasi, hingga monetisasi platform digital berpotensi diwajibkan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).\n\nKetentuan tersebut akan berlaku paling lambat pada 18 Juni 2026, seiring penyesuaian kode usaha dalam sistem Online Single Submission (OSS) dan Administrasi Hukum Umum (AHU). \n\nLangkah ini dilakukan untuk menyesuaikan regulasi dengan perkembangan ekonomi digital yang terus berkembang di Indonesia.\n\n.\n.\n#tangselinfo24 #kontenkreator #contentcreator #creator\n\nFollow :", "post_id": "3921374110987220012_2103405889"}}, {"key": "17309704499", "attributes": {"label": "17309704499", "x": 80.16444802312705, "y": 705.4576756607789, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3909148498516143464_17309704499", "id": "17309704499", "source": "instagram-000001", "content": "Apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto soal potongan aplikator ojol kini mulai terwujud. Setelah sebelumnya menegaskan bahwa potongan untuk driver harus berada di bawah 10 persen, kebijakan penyesuaian hingga 8 persen resmi diberlakukan melalui aturan pemerintah. \n\nLangkah ini menjadi kabar baik bagi para mitra pengemudi yang setiap hari bekerja keras di jalan. Dengan potongan yang lebih rendah, diharapkan pendapatan driver bisa lebih optimal dan kesejahteraan mereka semakin meningkat. Kebijakan ini juga menjadi bentuk perhatian terhadap para pekerja transportasi online yang selama ini menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat.\n\n    \n\n#PrabowoSubianto #Gojek #OjolIndonesia #DriverOjol #TransportasiOnline BeritaIndonesia KebijakanPemerintah", "post_id": "3909148498516143464_17309704499"}}, {"key": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "gojekindonesia", "x": 157.44961913879584, "y": 580.6105271026254, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2437, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3909148498516143464_17309704499", "id": "gojekindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto soal potongan aplikator ojol kini mulai terwujud. Setelah sebelumnya menegaskan bahwa potongan untuk driver harus berada di bawah 10 persen, kebijakan penyesuaian hingga 8 persen resmi diberlakukan melalui aturan pemerintah. \n\nLangkah ini menjadi kabar baik bagi para mitra pengemudi yang setiap hari bekerja keras di jalan. Dengan potongan yang lebih rendah, diharapkan pendapatan driver bisa lebih optimal dan kesejahteraan mereka semakin meningkat. Kebijakan ini juga menjadi bentuk perhatian terhadap para pekerja transportasi online yang selama ini menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat.\n\n    \n\n#PrabowoSubianto #Gojek #OjolIndonesia #DriverOjol #TransportasiOnline BeritaIndonesia KebijakanPemerintah", "post_id": "3909148498516143464_17309704499"}}, {"key": "goto_group", "attributes": {"label": "goto_group", "x": 248.65782555383097, "y": 100.48961035768933, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2437, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3909148498516143464_17309704499", "id": "goto_group", "source": "instagram-000001", "content": "Apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto soal potongan aplikator ojol kini mulai terwujud. Setelah sebelumnya menegaskan bahwa potongan untuk driver harus berada di bawah 10 persen, kebijakan penyesuaian hingga 8 persen resmi diberlakukan melalui aturan pemerintah. \n\nLangkah ini menjadi kabar baik bagi para mitra pengemudi yang setiap hari bekerja keras di jalan. Dengan potongan yang lebih rendah, diharapkan pendapatan driver bisa lebih optimal dan kesejahteraan mereka semakin meningkat. Kebijakan ini juga menjadi bentuk perhatian terhadap para pekerja transportasi online yang selama ini menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat.\n\n    \n\n#PrabowoSubianto #Gojek #OjolIndonesia #DriverOjol #TransportasiOnline BeritaIndonesia KebijakanPemerintah", "post_id": "3909148498516143464_17309704499"}}, {"key": "kemenhub151", "attributes": {"label": "kemenhub151", "x": 998.3227373583142, "y": 752.0750392873749, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2437, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3909148498516143464_17309704499", "id": "kemenhub151", "source": "instagram-000001", "content": "Apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto soal potongan aplikator ojol kini mulai terwujud. Setelah sebelumnya menegaskan bahwa potongan untuk driver harus berada di bawah 10 persen, kebijakan penyesuaian hingga 8 persen resmi diberlakukan melalui aturan pemerintah. \n\nLangkah ini menjadi kabar baik bagi para mitra pengemudi yang setiap hari bekerja keras di jalan. Dengan potongan yang lebih rendah, diharapkan pendapatan driver bisa lebih optimal dan kesejahteraan mereka semakin meningkat. Kebijakan ini juga menjadi bentuk perhatian terhadap para pekerja transportasi online yang selama ini menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat.\n\n    \n\n#PrabowoSubianto #Gojek #OjolIndonesia #DriverOjol #TransportasiOnline BeritaIndonesia KebijakanPemerintah", "post_id": "3909148498516143464_17309704499"}}, {"key": "wonosobohebat", "attributes": {"label": "wonosobohebat", "x": 732.2828445915674, "y": 529.6991666972721, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.8242, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3919720651561359230_5707799246", "id": "wonosobohebat", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) oleh BPS Kabupaten Wonosobo. Dukungan tersebut ditegaskan dalam kegiatan Kick Off SE2026 di Wonosobo, Kamis (11/6/2026).\n\nMewakili Bupati Wonosobo, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yusuf Hariyanto, menegaskan bahwa data yang akurat menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.\n\n\"Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang baik,\" ujarnya.\n\nSensus Ekonomi 2026 akan memotret berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari usaha konvensional, UMKM, perusahaan besar, ekonomi digital, ekonomi kreatif, hingga ekonomi lingkungan.\n\nDi Kabupaten Wonosobo, sebanyak 1.074 petugas akan diterjunkan, terdiri dari 946 petugas pendataan dan 128 petugas pemeriksaan. Pendataan dilakukan secara door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan dukungan teknologi digital.\n\nKepala BPS Kabupaten Wonosobo, Aluisius Abrianta, menjelaskan bahwa sensus ini penting untuk memetakan perubahan ekonomi masyarakat, termasuk tumbuhnya transaksi digital, usaha berbasis platform, hingga profesi baru seperti content creator.\n\nPemerintah Kabupaten Wonosobo mengajak masyarakat dan pelaku usaha menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan data yang benar dan lengkap.\n\n✅ Data akurat, kebijakan lebih tepat.\nMari sukseskan Sensus Ekonomi 2026.\n___\nBerita selengkapnya dapat diakses melalui:\n-Website: wonosobokab.go.id\n-Instagram: instagram.com/wonosobohebat\n-X: x.com/wonosobohebat\n-Facebook: facebook.com/wonosobohebat\n-Tiktok: https://www.tiktok.com/\n-E-mail: pemkab\n----------\n#SoboASRI #KitaMakinTahu #InfoWSB26 #WonosoboBerPrestasi", "post_id": "3919720651561359230_5707799246"}}, {"key": "infotimajalaya", "attributes": {"label": "infotimajalaya", "x": 839.7680099671272, "y": 285.2266965013266, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 231.7676, "in_degree": 2, "out_degree": 16, "degree": 18}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infotimajalaya", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infobdgbaratcimahi", "attributes": {"label": "infobdgbaratcimahi", "x": 996.4361309836346, "y": 375.4362814205644, "size": 6.62, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 47.8683, "eigenvector": 69.9218, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infobdgbaratcimahi", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infotimedia", "attributes": {"label": "infotimedia", "x": 403.3123667824264, "y": 418.7927277195499, "size": 5.78, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 53.7162, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infotimedia", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infotibandung", "attributes": {"label": "infotibandung", "x": 808.3181368239282, "y": 939.5588385971603, "size": 5.78, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 53.7162, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infotibandung", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infobandungselatan.co", "attributes": {"label": "infobandungselatan.co", "x": 538.4708339106783, "y": 430.0629050192705, "size": 5.78, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 53.7162, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infobandungselatan.co", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "infoticibaduyut", "x": 359.60283998482913, "y": 649.37090868131, "size": 5.78, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 53.7162, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infoticibaduyut", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "infotimohtoha", "x": 582.3134742401347, "y": 855.5567396599325, "size": 5.78, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 53.7162, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infotimohtoha", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "infotibanjaran.id", "x": 783.054256959228, "y": 656.2349922724953, "size": 5.78, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 53.7162, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infotibanjaran.id", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infotipameungpeuk", "attributes": {"label": "infotipameungpeuk", "x": 866.9207403200752, "y": 97.08104596627155, "size": 5.78, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 53.7162, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infotipameungpeuk", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "infotibuahbatu", "x": 508.1718300222462, "y": 512.6238299649567, "size": 5.78, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 53.7162, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infotibuahbatu", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infotikatapang", "attributes": {"label": "infotikatapang", "x": 979.0491483343317, "y": 922.1156214198274, "size": 5.78, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 53.7162, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infotikatapang", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "infotirancaekek", "x": 316.4417425577912, "y": 54.235006868971645, "size": 5.78, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 53.7162, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infotirancaekek", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "infoticimaung.id", "x": 251.31164292559205, "y": 640.7021004959159, "size": 5.78, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 53.7162, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infoticimaung.id", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infotisoreang.id", "attributes": {"label": "infotisoreang.id", "x": 368.1587663200906, "y": 816.0880188514482, "size": 5.78, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 53.7162, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infotisoreang.id", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "infoticiparay_", "x": 889.1401113490494, "y": 368.6425063299863, "size": 5.78, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1803, "eigenvector": 53.7162, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922167103457188526_67637570759", "id": "infoticiparay_", "source": "instagram-000001", "content": "Ada aja Gebrakannya Pemerintah☺️\n\nPemerintah Indonesia resmi memasukkan profesi kreator konten ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kebijakan tersebut mewajibkan pelaku usaha digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana bisnis untuk menyesuaikan bidang usahanya dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) paling lambat enam bulan setelah peraturan ditetapkan.\n\nKetentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2025. Masa transisi penyesuaian diberikan selama enam bulan sehingga pelaku usaha diharapkan telah menyesuaikan klasifikasi usaha dan perizinannya paling lambat pada 17 Juni 2026.\n\nKebijakan ini berlaku bagi berbagai profesi di sektor ekonomi digital, mulai dari YouTuber, Tik Toker, influencer, selebgram, streamer, hingga podcaster yang memperoleh pendapatan dari aktivitas digital. Jika akun media sosial digunakan untuk kegiatan usaha seperti promosi berbayar, produksi konten, jasa periklanan, maupun manajemen talenta, maka aktivitas tersebut harus terdaftar dalam KBLI yang sesuai dan memiliki NIB sebagai identitas legal usaha\n\nSource ;  \n\nBagikan informasi mengenai Majalaya dan sekitarnya ke  \n_\nFollow akun lainnya  :\n\n \n    \n \n    \n_\n#Infotimajalaya#majalaya#kebijakanpemerintah#sosmed#wajibpaja", "post_id": "3922167103457188526_67637570759"}}, {"key": "bangsaonline", "attributes": {"label": "bangsaonline", "x": 780.6762581797741, "y": 701.4366243745586, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.8242, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3917869493285053921_6049672621", "id": "bangsaonline", "source": "instagram-000001", "content": "Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax belum menjadi persoalan signifikan bagi kalangan pekerja karena mayoritas buruh masih menggunakan BBM subsidi jenis Pertalite.\n\nMenurutnya, pemerintah juga telah menyatakan komitmennya untuk mempertahankan harga BBM subsidi hingga akhir tahun sehingga tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.\n\n\"Kenaikan BBM ini kan yang non-subsidi ya, Pertamax. Yang subsidi kan pemerintah sudah berjanji melalui Menteri Purbaya, Menteri Keuangan, akan dipertahankan sampai dengan akhir tahun itu tidak ada kenaikan,\" kata Said Iqbal kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/6/2026).\n\nPernyataan tersebut disampaikan menyusul keputusan PT Pertamina Patra Niaga yang menaikkan harga BBM nonsubsidi mulai 10 Juni 2026.\n\nHarga Pertamax tercatat naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, harga Pertalite sebagai BBM subsidi tetap dipertahankan pada level Rp10.000 per liter.\n\nMenurut Said Iqbal, sebagian besar pekerja masih mengandalkan Pertalite untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari. Meski demikian, ia mengakui terdapat sebagian pekerja yang menggunakan Pertamax, terutama pengguna kendaraan roda dua.\n\nIa juga menyebut hingga saat ini belum menerima keluhan dari kalangan pengemudi ojek online terkait kenaikan harga Pertamax.\n\n\"Dari kawan-kawan ojol tentu dia kan menggunakan Pertalite, mungkin karena Pertalite tidak naik, sampai hari ini, dengan pertemuan saya kemarin dengan beberapa teman Ojol belum ada keberatan,\" ujarnya.\n\nKarena itu, ia berharap pemerintah tetap konsisten mempertahankan harga BBM subsidi agar daya beli masyarakat, khususnya pekerja dan kelompok berpenghasilan rendah, tetap terjaga.\n\n\"Dan kebijakan yang paling penting dari pemerintah, tidak akan menaikkan BBM bersubsidi sampai dengan akhir tahun,\" terangnya.\n\nSupport kami dengan cara Like, Share dan Follow \n\n#bangsaonline #reels #viral", "post_id": "3917869493285053921_6049672621"}}, {"key": "pemkotsalatiga", "attributes": {"label": "pemkotsalatiga", "x": 634.3546579575078, "y": 31.445337949290717, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3919748937116367894_6310897679", "id": "pemkotsalatiga", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota Salatiga menggelar Apel Luar Biasa dalam rangka dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi Kota Salatiga Tahun 2026 di halaman Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (15/6/2026). Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, serta diikuti Wakil Wali Kota, Forkopimda, jajaran perangkat daerah dan unsur terkait.\nDalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.\n\"Pendataan ini akan berlangsung pada pertengahan Juni hingga Agustus mendatang. Kegiatan ini akan menjadi data penting untuk memotret perkembangan dunia usaha, UMKM, perdagangan, jasa hingga ekonomi digital di Kota Salatiga,\" ujar Robby.\nData yang diperoleh melalui sensus tersebut diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, sekaligus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.\nOleh karena itu, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar dan mendukung para petugas pendataan di lapangan.\n\"Ini merupakan salah satu program strategis nasional. Mari kita sukseskan bersama demi tersedianya data ekonomi yang berkualitas untuk pembangunan Kota Salatiga yang lebih baik,\" tambahnya.\nPada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Salatiga juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kota Salatiga Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas semangat inovasi yang terus tumbuh di kalangan pelajar maupun masyarakat umum.\nPada kategori pelajar, SMK Negeri 2 Salatiga berhasil memborong tiga posisi juara melalui berbagai inovasi yang dihasilkan para siswanya. Sementara itu, pada kategori umum, penghargaan diberikan kepada inovator dari Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.\n\n     \n\nDetail Inovasi di kolom komentar >>>", "post_id": "3919748937116367894_6310897679"}}, {"key": "smkn1salatiga_official", "attributes": {"label": "smkn1salatiga_official", "x": 173.4208596443524, "y": 25.077656023505202, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9547, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3919748937116367894_6310897679", "id": "smkn1salatiga_official", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota Salatiga menggelar Apel Luar Biasa dalam rangka dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi Kota Salatiga Tahun 2026 di halaman Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (15/6/2026). Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, serta diikuti Wakil Wali Kota, Forkopimda, jajaran perangkat daerah dan unsur terkait.\nDalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.\n\"Pendataan ini akan berlangsung pada pertengahan Juni hingga Agustus mendatang. Kegiatan ini akan menjadi data penting untuk memotret perkembangan dunia usaha, UMKM, perdagangan, jasa hingga ekonomi digital di Kota Salatiga,\" ujar Robby.\nData yang diperoleh melalui sensus tersebut diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, sekaligus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.\nOleh karena itu, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar dan mendukung para petugas pendataan di lapangan.\n\"Ini merupakan salah satu program strategis nasional. Mari kita sukseskan bersama demi tersedianya data ekonomi yang berkualitas untuk pembangunan Kota Salatiga yang lebih baik,\" tambahnya.\nPada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Salatiga juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kota Salatiga Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas semangat inovasi yang terus tumbuh di kalangan pelajar maupun masyarakat umum.\nPada kategori pelajar, SMK Negeri 2 Salatiga berhasil memborong tiga posisi juara melalui berbagai inovasi yang dihasilkan para siswanya. Sementara itu, pada kategori umum, penghargaan diberikan kepada inovator dari Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.\n\n     \n\nDetail Inovasi di kolom komentar >>>", "post_id": "3919748937116367894_6310897679"}}, {"key": "fkipuksw", "attributes": {"label": "fkipuksw", "x": 920.8031066460436, "y": 144.30819415689433, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9547, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3919748937116367894_6310897679", "id": "fkipuksw", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota Salatiga menggelar Apel Luar Biasa dalam rangka dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi Kota Salatiga Tahun 2026 di halaman Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (15/6/2026). Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, serta diikuti Wakil Wali Kota, Forkopimda, jajaran perangkat daerah dan unsur terkait.\nDalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.\n\"Pendataan ini akan berlangsung pada pertengahan Juni hingga Agustus mendatang. Kegiatan ini akan menjadi data penting untuk memotret perkembangan dunia usaha, UMKM, perdagangan, jasa hingga ekonomi digital di Kota Salatiga,\" ujar Robby.\nData yang diperoleh melalui sensus tersebut diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, sekaligus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.\nOleh karena itu, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar dan mendukung para petugas pendataan di lapangan.\n\"Ini merupakan salah satu program strategis nasional. Mari kita sukseskan bersama demi tersedianya data ekonomi yang berkualitas untuk pembangunan Kota Salatiga yang lebih baik,\" tambahnya.\nPada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Salatiga juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kota Salatiga Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas semangat inovasi yang terus tumbuh di kalangan pelajar maupun masyarakat umum.\nPada kategori pelajar, SMK Negeri 2 Salatiga berhasil memborong tiga posisi juara melalui berbagai inovasi yang dihasilkan para siswanya. Sementara itu, pada kategori umum, penghargaan diberikan kepada inovator dari Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.\n\n     \n\nDetail Inovasi di kolom komentar >>>", "post_id": "3919748937116367894_6310897679"}}, {"key": "demaftik_uinsalatiga", "attributes": {"label": "demaftik_uinsalatiga", "x": 4.379954761198013, "y": 119.91633970608184, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9547, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3919748937116367894_6310897679", "id": "demaftik_uinsalatiga", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota Salatiga menggelar Apel Luar Biasa dalam rangka dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi Kota Salatiga Tahun 2026 di halaman Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (15/6/2026). Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, serta diikuti Wakil Wali Kota, Forkopimda, jajaran perangkat daerah dan unsur terkait.\nDalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.\n\"Pendataan ini akan berlangsung pada pertengahan Juni hingga Agustus mendatang. Kegiatan ini akan menjadi data penting untuk memotret perkembangan dunia usaha, UMKM, perdagangan, jasa hingga ekonomi digital di Kota Salatiga,\" ujar Robby.\nData yang diperoleh melalui sensus tersebut diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, sekaligus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.\nOleh karena itu, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar dan mendukung para petugas pendataan di lapangan.\n\"Ini merupakan salah satu program strategis nasional. Mari kita sukseskan bersama demi tersedianya data ekonomi yang berkualitas untuk pembangunan Kota Salatiga yang lebih baik,\" tambahnya.\nPada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Salatiga juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kota Salatiga Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas semangat inovasi yang terus tumbuh di kalangan pelajar maupun masyarakat umum.\nPada kategori pelajar, SMK Negeri 2 Salatiga berhasil memborong tiga posisi juara melalui berbagai inovasi yang dihasilkan para siswanya. Sementara itu, pada kategori umum, penghargaan diberikan kepada inovator dari Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.\n\n     \n\nDetail Inovasi di kolom komentar >>>", "post_id": "3919748937116367894_6310897679"}}, {"key": "uin_salatiga", "attributes": {"label": "uin_salatiga", "x": 490.75735023291264, "y": 920.1592995335922, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9547, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3919748937116367894_6310897679", "id": "uin_salatiga", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota Salatiga menggelar Apel Luar Biasa dalam rangka dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi Kota Salatiga Tahun 2026 di halaman Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (15/6/2026). Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, serta diikuti Wakil Wali Kota, Forkopimda, jajaran perangkat daerah dan unsur terkait.\nDalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.\n\"Pendataan ini akan berlangsung pada pertengahan Juni hingga Agustus mendatang. Kegiatan ini akan menjadi data penting untuk memotret perkembangan dunia usaha, UMKM, perdagangan, jasa hingga ekonomi digital di Kota Salatiga,\" ujar Robby.\nData yang diperoleh melalui sensus tersebut diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, sekaligus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.\nOleh karena itu, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar dan mendukung para petugas pendataan di lapangan.\n\"Ini merupakan salah satu program strategis nasional. Mari kita sukseskan bersama demi tersedianya data ekonomi yang berkualitas untuk pembangunan Kota Salatiga yang lebih baik,\" tambahnya.\nPada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Salatiga juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kota Salatiga Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas semangat inovasi yang terus tumbuh di kalangan pelajar maupun masyarakat umum.\nPada kategori pelajar, SMK Negeri 2 Salatiga berhasil memborong tiga posisi juara melalui berbagai inovasi yang dihasilkan para siswanya. Sementara itu, pada kategori umum, penghargaan diberikan kepada inovator dari Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.\n\n     \n\nDetail Inovasi di kolom komentar >>>", "post_id": "3919748937116367894_6310897679"}}, {"key": "uksw_salatiga", "attributes": {"label": "uksw_salatiga", "x": 902.260045247824, "y": 380.8719548171501, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9547, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3919748937116367894_6310897679", "id": "uksw_salatiga", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota Salatiga menggelar Apel Luar Biasa dalam rangka dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi Kota Salatiga Tahun 2026 di halaman Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (15/6/2026). Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, serta diikuti Wakil Wali Kota, Forkopimda, jajaran perangkat daerah dan unsur terkait.\nDalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.\n\"Pendataan ini akan berlangsung pada pertengahan Juni hingga Agustus mendatang. Kegiatan ini akan menjadi data penting untuk memotret perkembangan dunia usaha, UMKM, perdagangan, jasa hingga ekonomi digital di Kota Salatiga,\" ujar Robby.\nData yang diperoleh melalui sensus tersebut diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, sekaligus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.\nOleh karena itu, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar dan mendukung para petugas pendataan di lapangan.\n\"Ini merupakan salah satu program strategis nasional. Mari kita sukseskan bersama demi tersedianya data ekonomi yang berkualitas untuk pembangunan Kota Salatiga yang lebih baik,\" tambahnya.\nPada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Salatiga juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kota Salatiga Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas semangat inovasi yang terus tumbuh di kalangan pelajar maupun masyarakat umum.\nPada kategori pelajar, SMK Negeri 2 Salatiga berhasil memborong tiga posisi juara melalui berbagai inovasi yang dihasilkan para siswanya. Sementara itu, pada kategori umum, penghargaan diberikan kepada inovator dari Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.\n\n     \n\nDetail Inovasi di kolom komentar >>>", "post_id": "3919748937116367894_6310897679"}}, {"key": "lamongankab", "attributes": {"label": "lamongankab", "x": 901.0458338218756, "y": 447.06083064338884, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3919847913119913025_31362319647", "id": "lamongankab", "source": "instagram-000001", "content": "Kinerja perekonomian Kabupaten Lamongan menunjukkan tren yang positif di awal tahun 2026. Tren ini dibuktikan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi dari 4,8 persen di tahun 2024 menjadi 5,40 persen di tahun 2025, dan kembali tumbuh sebesar 10,79 persen (q-to-q) pada tribulan I tahun 2026, tertinggi nomer 2 se-Jawa Timur.\n\nDisampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memimpin Apel Pencanangan dan Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi Kabupaten Lamongan Tahun 2026 di Halaman Pemkab Lamongan Senin (15/6), pertumbuhan ekonomi ini diikuti pula oleh penurunan tingkat kemiskinan di Lamongan. Pada tahun 2025 angka kemiskinan Lamongan turun 0,13 persen dari 12,16 persen di tahun 2024 menjadi 12,03 persen di tahun 2025. Begitu pula angka kemiskinan ekstrem turun dari 0,61 persen di tahun 2024 menjadi 0,26 persen di tahun 2025.\n\n\"Tentu di tengah perubahan struktur ekonomi ini, perkembangan teknologi digital, munculnya model ekonomi usaha baru, serta dinamika ekonomi global kita membutuhkan data yang semakin rinci, akurat, dan mutakhir, karena itu melalui sensus ekonomi 2026 ini semua harus tercatat, semua harus terdata. Pemerintah Kabupaten Lamongan tentu akan juga memperoleh data yang lebih lengkap mengenai pelaku usaha, perkembangan ekonomi digital, sektor-sektor unggulan daerah, serta berbagai potensi ekonomi yang dapat menjadi dasar bagi penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran,\" ucap Pak Yes.\n\nSelanjutnya Pak Yes dalam kesempatan tersebut juga menyatakan komitmen penuh untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan sensus ekonomi tahun 2026. Menurut beliau keberhasilan sensus ekonomi ini bukan hanya tanggung jawab BPS saja, melainkan tanggung jawab bersama.\n\nMenjadi responden pertama Sensus Ekonomi 2026 di Lamongan, Pak Yes mengajak ASN, pelaku usaha, dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif serta memberikan informasi yang benar sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.\n\nBaca berita selengkapnya di www.lamongankab.go.id \n\n\n\n#lamongankab #lamonganmegilan #pertumbuhanekonomi #sensusekonomi #sensusekonomi2026", "post_id": "3919847913119913025_31362319647"}}, {"key": "yuhronur_yes", "attributes": {"label": "yuhronur_yes", "x": 928.7387988076088, "y": 975.1073989290618, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3919847913119913025_31362319647", "id": "yuhronur_yes", "source": "instagram-000001", "content": "Kinerja perekonomian Kabupaten Lamongan menunjukkan tren yang positif di awal tahun 2026. Tren ini dibuktikan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi dari 4,8 persen di tahun 2024 menjadi 5,40 persen di tahun 2025, dan kembali tumbuh sebesar 10,79 persen (q-to-q) pada tribulan I tahun 2026, tertinggi nomer 2 se-Jawa Timur.\n\nDisampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memimpin Apel Pencanangan dan Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi Kabupaten Lamongan Tahun 2026 di Halaman Pemkab Lamongan Senin (15/6), pertumbuhan ekonomi ini diikuti pula oleh penurunan tingkat kemiskinan di Lamongan. Pada tahun 2025 angka kemiskinan Lamongan turun 0,13 persen dari 12,16 persen di tahun 2024 menjadi 12,03 persen di tahun 2025. Begitu pula angka kemiskinan ekstrem turun dari 0,61 persen di tahun 2024 menjadi 0,26 persen di tahun 2025.\n\n\"Tentu di tengah perubahan struktur ekonomi ini, perkembangan teknologi digital, munculnya model ekonomi usaha baru, serta dinamika ekonomi global kita membutuhkan data yang semakin rinci, akurat, dan mutakhir, karena itu melalui sensus ekonomi 2026 ini semua harus tercatat, semua harus terdata. Pemerintah Kabupaten Lamongan tentu akan juga memperoleh data yang lebih lengkap mengenai pelaku usaha, perkembangan ekonomi digital, sektor-sektor unggulan daerah, serta berbagai potensi ekonomi yang dapat menjadi dasar bagi penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran,\" ucap Pak Yes.\n\nSelanjutnya Pak Yes dalam kesempatan tersebut juga menyatakan komitmen penuh untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan sensus ekonomi tahun 2026. Menurut beliau keberhasilan sensus ekonomi ini bukan hanya tanggung jawab BPS saja, melainkan tanggung jawab bersama.\n\nMenjadi responden pertama Sensus Ekonomi 2026 di Lamongan, Pak Yes mengajak ASN, pelaku usaha, dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif serta memberikan informasi yang benar sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.\n\nBaca berita selengkapnya di www.lamongankab.go.id \n\n\n\n#lamongankab #lamonganmegilan #pertumbuhanekonomi #sensusekonomi #sensusekonomi2026", "post_id": "3919847913119913025_31362319647"}}, {"key": "34400960", "attributes": {"label": "34400960", "x": 681.0130659222547, "y": 987.1051910421827, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3904866416826441975_34400960", "id": "34400960", "source": "instagram-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nMengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet.\n\nSekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan\ndengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online.\n\n\"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026).\n\nCEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.\n\n\"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans.\n\nSelain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online.\n\nKebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional.\n\nPemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital.\n\nUpaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi.\n\nPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan.", "post_id": "3904866416826441975_34400960"}}, {"key": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "sekretariat.kabinet", "x": 441.0511437709469, "y": 814.2621311046623, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.2465, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3904866416826441975_34400960", "id": "sekretariat.kabinet", "source": "instagram-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nMengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet.\n\nSekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan\ndengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online.\n\n\"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026).\n\nCEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.\n\n\"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans.\n\nSelain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online.\n\nKebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional.\n\nPemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital.\n\nUpaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi.\n\nPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan.", "post_id": "3904866416826441975_34400960"}}, {"key": "2247381215", "attributes": {"label": "2247381215", "x": 788.3495394761995, "y": 782.0461091412935, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3904462730128505339_2247381215", "id": "2247381215", "source": "instagram-000001", "content": "Perjuangan Kami   yang terus mengawal dan demi mewujudkan Kesejahteraan Para Pengemudi Ojek Online Akhirnya Di Kabulkan dan sesuai dengan HaraPAN.\nIni sebagai bentuk keberpihakan pemerintah Terhadap Rakyat Khusunya Para pengemudi Ojek Online. para pengemudi ojol yang setiap hari bekerja keras di lapangan untuk memenuhi kebutuhan keluarga Akhirnya Mereka Bisa Menambah Kebahagiaannya sebagai pejuang Nafkah. kebijakan yang selama ini sangat ditunggu akhirnya Terjawab. \nTerimakasih Bapak Presiden  🇲🇨🙏\n\n#slametariyadi #ojol #dprri #pan banturakyat", "post_id": "3904462730128505339_2247381215"}}, {"key": "fraksipan_dprri", "attributes": {"label": "fraksipan_dprri", "x": 374.2670115821123, "y": 492.45460281531217, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.6884, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3904462730128505339_2247381215", "id": "fraksipan_dprri", "source": "instagram-000001", "content": "Perjuangan Kami   yang terus mengawal dan demi mewujudkan Kesejahteraan Para Pengemudi Ojek Online Akhirnya Di Kabulkan dan sesuai dengan HaraPAN.\nIni sebagai bentuk keberpihakan pemerintah Terhadap Rakyat Khusunya Para pengemudi Ojek Online. para pengemudi ojol yang setiap hari bekerja keras di lapangan untuk memenuhi kebutuhan keluarga Akhirnya Mereka Bisa Menambah Kebahagiaannya sebagai pejuang Nafkah. kebijakan yang selama ini sangat ditunggu akhirnya Terjawab. \nTerimakasih Bapak Presiden  🇲🇨🙏\n\n#slametariyadi #ojol #dprri #pan banturakyat", "post_id": "3904462730128505339_2247381215"}}, {"key": "harristurino", "attributes": {"label": "harristurino", "x": 386.6278957541818, "y": 455.47968349570334, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "7652380628427574549", "id": "harristurino", "source": "tiktok-000001", "content": "Potensi penerimaan negara dari ekonomi digital masih sangat besar dan perlu dioptimalkan. Dalam RDP Komisi XI DPR RI bersama jajaran Kementerian Keuangan, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino, mendorong pemerintah menyusun roadmap yang jelas untuk menggali potensi pajak dari ekonomi digital global, underground economy, dan shadow economy. Menurutnya, perusahaan digital global seperti platform media sosial, layanan streaming, dan platform digital lainnya memperoleh pendapatan yang besar dari pasar Indonesia. Karena itu, diperlukan kebijakan perpajakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital guna mewujudkan keadilan pajak serta memperkuat penerimaan negara tanpa hanya bergantung pada wajib pajak yang selama ini telah patuh. #mediasosial #pajakdigital #harristurino #dprri #fraksipdiperjuangan Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng", "post_id": "7652380628427574549"}}, {"key": "Telinga", "attributes": {"label": "Telinga", "x": 491.4585983952695, "y": 894.2652541281607, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.6245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652380628427574549", "id": "Telinga", "source": "tiktok-000001", "content": "Potensi penerimaan negara dari ekonomi digital masih sangat besar dan perlu dioptimalkan. Dalam RDP Komisi XI DPR RI bersama jajaran Kementerian Keuangan, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino, mendorong pemerintah menyusun roadmap yang jelas untuk menggali potensi pajak dari ekonomi digital global, underground economy, dan shadow economy. Menurutnya, perusahaan digital global seperti platform media sosial, layanan streaming, dan platform digital lainnya memperoleh pendapatan yang besar dari pasar Indonesia. Karena itu, diperlukan kebijakan perpajakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital guna mewujudkan keadilan pajak serta memperkuat penerimaan negara tanpa hanya bergantung pada wajib pajak yang selama ini telah patuh. #mediasosial #pajakdigital #harristurino #dprri #fraksipdiperjuangan Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng", "post_id": "7652380628427574549"}}, {"key": "moncongpublik", "attributes": {"label": "moncongpublik", "x": 135.8363073207086, "y": 252.55418000896546, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.6245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652380628427574549", "id": "moncongpublik", "source": "tiktok-000001", "content": "Potensi penerimaan negara dari ekonomi digital masih sangat besar dan perlu dioptimalkan. Dalam RDP Komisi XI DPR RI bersama jajaran Kementerian Keuangan, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino, mendorong pemerintah menyusun roadmap yang jelas untuk menggali potensi pajak dari ekonomi digital global, underground economy, dan shadow economy. Menurutnya, perusahaan digital global seperti platform media sosial, layanan streaming, dan platform digital lainnya memperoleh pendapatan yang besar dari pasar Indonesia. Karena itu, diperlukan kebijakan perpajakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital guna mewujudkan keadilan pajak serta memperkuat penerimaan negara tanpa hanya bergantung pada wajib pajak yang selama ini telah patuh. #mediasosial #pajakdigital #harristurino #dprri #fraksipdiperjuangan Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng", "post_id": "7652380628427574549"}}, {"key": "Banteng", "attributes": {"label": "Banteng", "x": 566.8488862912736, "y": 222.141441983563, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.6245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652380628427574549", "id": "Banteng", "source": "tiktok-000001", "content": "Potensi penerimaan negara dari ekonomi digital masih sangat besar dan perlu dioptimalkan. Dalam RDP Komisi XI DPR RI bersama jajaran Kementerian Keuangan, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino, mendorong pemerintah menyusun roadmap yang jelas untuk menggali potensi pajak dari ekonomi digital global, underground economy, dan shadow economy. Menurutnya, perusahaan digital global seperti platform media sosial, layanan streaming, dan platform digital lainnya memperoleh pendapatan yang besar dari pasar Indonesia. Karena itu, diperlukan kebijakan perpajakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital guna mewujudkan keadilan pajak serta memperkuat penerimaan negara tanpa hanya bergantung pada wajib pajak yang selama ini telah patuh. #mediasosial #pajakdigital #harristurino #dprri #fraksipdiperjuangan Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng", "post_id": "7652380628427574549"}}, {"key": "PDI", "attributes": {"label": "PDI", "x": 15.955355893239265, "y": 232.84242744880223, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.6245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7652380628427574549", "id": "PDI", "source": "tiktok-000001", "content": "Potensi penerimaan negara dari ekonomi digital masih sangat besar dan perlu dioptimalkan. Dalam RDP Komisi XI DPR RI bersama jajaran Kementerian Keuangan, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino, mendorong pemerintah menyusun roadmap yang jelas untuk menggali potensi pajak dari ekonomi digital global, underground economy, dan shadow economy. Menurutnya, perusahaan digital global seperti platform media sosial, layanan streaming, dan platform digital lainnya memperoleh pendapatan yang besar dari pasar Indonesia. Karena itu, diperlukan kebijakan perpajakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital guna mewujudkan keadilan pajak serta memperkuat penerimaan negara tanpa hanya bergantung pada wajib pajak yang selama ini telah patuh. #mediasosial #pajakdigital #harristurino #dprri #fraksipdiperjuangan Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng", "post_id": "7652380628427574549"}}, {"key": "Gen", "attributes": {"label": "Gen", "x": 765.1746661553068, "y": 73.6014495872821, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.6245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652380628427574549", "id": "Gen", "source": "tiktok-000001", "content": "Potensi penerimaan negara dari ekonomi digital masih sangat besar dan perlu dioptimalkan. Dalam RDP Komisi XI DPR RI bersama jajaran Kementerian Keuangan, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino, mendorong pemerintah menyusun roadmap yang jelas untuk menggali potensi pajak dari ekonomi digital global, underground economy, dan shadow economy. Menurutnya, perusahaan digital global seperti platform media sosial, layanan streaming, dan platform digital lainnya memperoleh pendapatan yang besar dari pasar Indonesia. Karena itu, diperlukan kebijakan perpajakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital guna mewujudkan keadilan pajak serta memperkuat penerimaan negara tanpa hanya bergantung pada wajib pajak yang selama ini telah patuh. #mediasosial #pajakdigital #harristurino #dprri #fraksipdiperjuangan Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng", "post_id": "7652380628427574549"}}, {"key": "Gesuri.id", "attributes": {"label": "Gesuri.id", "x": 563.0495094190977, "y": 115.90013015583745, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.6245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652380628427574549", "id": "Gesuri.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Potensi penerimaan negara dari ekonomi digital masih sangat besar dan perlu dioptimalkan. Dalam RDP Komisi XI DPR RI bersama jajaran Kementerian Keuangan, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino, mendorong pemerintah menyusun roadmap yang jelas untuk menggali potensi pajak dari ekonomi digital global, underground economy, dan shadow economy. Menurutnya, perusahaan digital global seperti platform media sosial, layanan streaming, dan platform digital lainnya memperoleh pendapatan yang besar dari pasar Indonesia. Karena itu, diperlukan kebijakan perpajakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital guna mewujudkan keadilan pajak serta memperkuat penerimaan negara tanpa hanya bergantung pada wajib pajak yang selama ini telah patuh. #mediasosial #pajakdigital #harristurino #dprri #fraksipdiperjuangan Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng", "post_id": "7652380628427574549"}}, {"key": "sahabatmasyarakatofc", "attributes": {"label": "sahabatmasyarakatofc", "x": 115.219716826364, "y": 166.38308908857425, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7530510962844060934", "id": "sahabatmasyarakatofc", "source": "tiktok-000001", "content": "repost from  ⬇️ Anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam, menyoroti kebijakan pajak pemerintah yang dianggap memberatkan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan digital. Dalam rapat dengan Danantara dan Kementerian BUMN, Mufti mengkritik pengalihan dividen BUMN ke Danantara yang menyebabkan negara kehilangan pemasukan, sehingga Kementerian Keuangan harus mencari cara menambal defisit. Salah satu dampaknya, kata Mufti, adalah kebijakan pajak terhadap penjual online di Shopee, TikTok, Tokopedia, hingga para influencer dan pekerja digital. Mufti juga menyampaikan kekhawatiran atas kabar bahwa penerima amplop di acara pernikahan dan hajatan akan dikenai pajak. la menyebut UMKM dan anak muda yang menjalankan toko online mulai bingung dan menghitung ulang bisnis mereka akibat tekanan pajak. Mufti menekankan agar dividen BUMN yang disalurkan ke Danantara benar-benar dikelola dengan transparan, karena dampaknya sangat besar terhadap sumber penerimaan negara dan beban masyarakat.", "post_id": "7530510962844060934"}}, {"key": "nowdots", "attributes": {"label": "nowdots", "x": 66.91893952220241, "y": 60.59513323011523, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7530510962844060934", "id": "nowdots", "source": "tiktok-000001", "content": "repost from  ⬇️ Anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam, menyoroti kebijakan pajak pemerintah yang dianggap memberatkan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan digital. Dalam rapat dengan Danantara dan Kementerian BUMN, Mufti mengkritik pengalihan dividen BUMN ke Danantara yang menyebabkan negara kehilangan pemasukan, sehingga Kementerian Keuangan harus mencari cara menambal defisit. Salah satu dampaknya, kata Mufti, adalah kebijakan pajak terhadap penjual online di Shopee, TikTok, Tokopedia, hingga para influencer dan pekerja digital. Mufti juga menyampaikan kekhawatiran atas kabar bahwa penerima amplop di acara pernikahan dan hajatan akan dikenai pajak. la menyebut UMKM dan anak muda yang menjalankan toko online mulai bingung dan menghitung ulang bisnis mereka akibat tekanan pajak. Mufti menekankan agar dividen BUMN yang disalurkan ke Danantara benar-benar dikelola dengan transparan, karena dampaknya sangat besar terhadap sumber penerimaan negara dan beban masyarakat.", "post_id": "7530510962844060934"}}, {"key": "ahmad.partairakya", "attributes": {"label": "ahmad.partairakya", "x": 596.1648896934439, "y": 806.8880176229314, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7652137190075469077", "id": "ahmad.partairakya", "source": "tiktok-000001", "content": "Bukti Nyata Ekonomi RI Tangguh! World Bank Bongkar Fakta Menengejutkan 🇮🇩✨ ​Laporan terbaru World Bank membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kokoh di angka 5,61% dengan neraca perdagangan yang surplus selama 72 bulan berturut-turut! Keberhasilan ini menjadi bukti nyata atas keberhasilan kebijakan ekonomi pemerintah dalam menjaga stabilitas inflasi, meningkatkan investasi, serta menciptakan 1,9 juta lapangan kerja baru. Fondasi ekonomi yang kuat ini merupakan modal besar bagi Prabowo Subianto dan jajaran pemerintahan untuk melanjutkan estafet pembangunan, memperkuat sektor manufaktur, dan membawa Indonesia menjadi pusat ekonomi digital terdepan di Asia Tenggara. Kalau dunia saja optimis dan percaya pada potensi bangsa ini, mari kita bersatu mendukung keberlanjutan visi Indonesia Emas!  sc : politikhits #PRI #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyat #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #koalisiindonesiamaju   PARTAI RAKYAT INDONESIA", "post_id": "7652137190075469077"}}, {"key": "DPP", "attributes": {"label": "DPP", "x": 487.3088210261899, "y": 595.4842550659768, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652137190075469077", "id": "DPP", "source": "tiktok-000001", "content": "Bukti Nyata Ekonomi RI Tangguh! World Bank Bongkar Fakta Menengejutkan 🇮🇩✨ ​Laporan terbaru World Bank membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kokoh di angka 5,61% dengan neraca perdagangan yang surplus selama 72 bulan berturut-turut! Keberhasilan ini menjadi bukti nyata atas keberhasilan kebijakan ekonomi pemerintah dalam menjaga stabilitas inflasi, meningkatkan investasi, serta menciptakan 1,9 juta lapangan kerja baru. Fondasi ekonomi yang kuat ini merupakan modal besar bagi Prabowo Subianto dan jajaran pemerintahan untuk melanjutkan estafet pembangunan, memperkuat sektor manufaktur, dan membawa Indonesia menjadi pusat ekonomi digital terdepan di Asia Tenggara. Kalau dunia saja optimis dan percaya pada potensi bangsa ini, mari kita bersatu mendukung keberlanjutan visi Indonesia Emas!  sc : politikhits #PRI #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyat #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #koalisiindonesiamaju   PARTAI RAKYAT INDONESIA", "post_id": "7652137190075469077"}}, {"key": "iksanarrafi", "attributes": {"label": "iksanarrafi", "x": 397.7703188689983, "y": 295.0142533292546, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 10, "degree": 10}, "_id": "7643940284170128647", "id": "iksanarrafi", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.  Di tengah ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia,  Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas kepedulian dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung tengah dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri  pada puncak kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 yang digelar di Gedung Garuda, Pusat Diklat Kemendikdasmen, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin, 25 Mei 2026  Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Momentum itu terasa semakin istimewa ketika nama Plt Bupati Lampung Tengah  disebut sebagai penerima penghargaan dari berbagai penjuru Indonesia. Momen tersebut menandai pengakuan nasional atas konsistensi pemkab Lampung tengah  dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Dalam sambutannya, Wakil Mendikdasmen, Dr Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian bahasa ibu. Ia menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan fondasi kebudayaan bangsa yang harus dijaga melalui kebijakan nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah. Keberhasilan pemkab Lampung tengah meraih penghargaan ini tidak datang secara instan. tetapi melalui tahapan penilaian yang dilakukan secara ketat melalui verifikasi dokumen resmi dan bukti dukung pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah di masing-masing daerah. Kabupaten Lampung tengah dinilai berhasil memenuhi enam indikator utama menjadikannya salah satu daerah dengan capaian paling lengkap secara nasional. PRABU.com   LESPER  Wenda  gemoy  YAN  irawan  JUNTAK  Aqso OJOL", "post_id": "7643940284170128647"}}, {"key": "MEDIA", "attributes": {"label": "MEDIA", "x": 252.78289172362534, "y": 628.3486576096394, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3768, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643940284170128647", "id": "MEDIA", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.  Di tengah ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia,  Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas kepedulian dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung tengah dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri  pada puncak kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 yang digelar di Gedung Garuda, Pusat Diklat Kemendikdasmen, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin, 25 Mei 2026  Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Momentum itu terasa semakin istimewa ketika nama Plt Bupati Lampung Tengah  disebut sebagai penerima penghargaan dari berbagai penjuru Indonesia. Momen tersebut menandai pengakuan nasional atas konsistensi pemkab Lampung tengah  dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Dalam sambutannya, Wakil Mendikdasmen, Dr Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian bahasa ibu. Ia menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan fondasi kebudayaan bangsa yang harus dijaga melalui kebijakan nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah. Keberhasilan pemkab Lampung tengah meraih penghargaan ini tidak datang secara instan. tetapi melalui tahapan penilaian yang dilakukan secara ketat melalui verifikasi dokumen resmi dan bukti dukung pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah di masing-masing daerah. Kabupaten Lampung tengah dinilai berhasil memenuhi enam indikator utama menjadikannya salah satu daerah dengan capaian paling lengkap secara nasional. PRABU.com   LESPER  Wenda  gemoy  YAN  irawan  JUNTAK  Aqso OJOL", "post_id": "7643940284170128647"}}, {"key": "BOYDompea", "attributes": {"label": "BOYDompea", "x": 366.8504660079729, "y": 715.281643137455, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3768, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643940284170128647", "id": "BOYDompea", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.  Di tengah ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia,  Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas kepedulian dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung tengah dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri  pada puncak kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 yang digelar di Gedung Garuda, Pusat Diklat Kemendikdasmen, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin, 25 Mei 2026  Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Momentum itu terasa semakin istimewa ketika nama Plt Bupati Lampung Tengah  disebut sebagai penerima penghargaan dari berbagai penjuru Indonesia. Momen tersebut menandai pengakuan nasional atas konsistensi pemkab Lampung tengah  dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Dalam sambutannya, Wakil Mendikdasmen, Dr Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian bahasa ibu. Ia menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan fondasi kebudayaan bangsa yang harus dijaga melalui kebijakan nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah. Keberhasilan pemkab Lampung tengah meraih penghargaan ini tidak datang secara instan. tetapi melalui tahapan penilaian yang dilakukan secara ketat melalui verifikasi dokumen resmi dan bukti dukung pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah di masing-masing daerah. Kabupaten Lampung tengah dinilai berhasil memenuhi enam indikator utama menjadikannya salah satu daerah dengan capaian paling lengkap secara nasional. PRABU.com   LESPER  Wenda  gemoy  YAN  irawan  JUNTAK  Aqso OJOL", "post_id": "7643940284170128647"}}, {"key": "LSM", "attributes": {"label": "LSM", "x": 558.4411910002216, "y": 41.95473543138162, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3768, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643940284170128647", "id": "LSM", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.  Di tengah ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia,  Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas kepedulian dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung tengah dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri  pada puncak kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 yang digelar di Gedung Garuda, Pusat Diklat Kemendikdasmen, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin, 25 Mei 2026  Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Momentum itu terasa semakin istimewa ketika nama Plt Bupati Lampung Tengah  disebut sebagai penerima penghargaan dari berbagai penjuru Indonesia. Momen tersebut menandai pengakuan nasional atas konsistensi pemkab Lampung tengah  dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Dalam sambutannya, Wakil Mendikdasmen, Dr Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian bahasa ibu. Ia menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan fondasi kebudayaan bangsa yang harus dijaga melalui kebijakan nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah. Keberhasilan pemkab Lampung tengah meraih penghargaan ini tidak datang secara instan. tetapi melalui tahapan penilaian yang dilakukan secara ketat melalui verifikasi dokumen resmi dan bukti dukung pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah di masing-masing daerah. Kabupaten Lampung tengah dinilai berhasil memenuhi enam indikator utama menjadikannya salah satu daerah dengan capaian paling lengkap secara nasional. PRABU.com   LESPER  Wenda  gemoy  YAN  irawan  JUNTAK  Aqso OJOL", "post_id": "7643940284170128647"}}, {"key": "Uncu", "attributes": {"label": "Uncu", "x": 16.053651855412966, "y": 187.4122946886997, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3768, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643940284170128647", "id": "Uncu", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.  Di tengah ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia,  Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas kepedulian dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung tengah dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri  pada puncak kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 yang digelar di Gedung Garuda, Pusat Diklat Kemendikdasmen, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin, 25 Mei 2026  Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Momentum itu terasa semakin istimewa ketika nama Plt Bupati Lampung Tengah  disebut sebagai penerima penghargaan dari berbagai penjuru Indonesia. Momen tersebut menandai pengakuan nasional atas konsistensi pemkab Lampung tengah  dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Dalam sambutannya, Wakil Mendikdasmen, Dr Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian bahasa ibu. Ia menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan fondasi kebudayaan bangsa yang harus dijaga melalui kebijakan nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah. Keberhasilan pemkab Lampung tengah meraih penghargaan ini tidak datang secara instan. tetapi melalui tahapan penilaian yang dilakukan secara ketat melalui verifikasi dokumen resmi dan bukti dukung pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah di masing-masing daerah. Kabupaten Lampung tengah dinilai berhasil memenuhi enam indikator utama menjadikannya salah satu daerah dengan capaian paling lengkap secara nasional. PRABU.com   LESPER  Wenda  gemoy  YAN  irawan  JUNTAK  Aqso OJOL", "post_id": "7643940284170128647"}}, {"key": "dedi", "attributes": {"label": "dedi", "x": 205.23229740519687, "y": 187.1552019284838, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3768, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643940284170128647", "id": "dedi", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.  Di tengah ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia,  Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas kepedulian dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung tengah dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri  pada puncak kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 yang digelar di Gedung Garuda, Pusat Diklat Kemendikdasmen, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin, 25 Mei 2026  Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Momentum itu terasa semakin istimewa ketika nama Plt Bupati Lampung Tengah  disebut sebagai penerima penghargaan dari berbagai penjuru Indonesia. Momen tersebut menandai pengakuan nasional atas konsistensi pemkab Lampung tengah  dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Dalam sambutannya, Wakil Mendikdasmen, Dr Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian bahasa ibu. Ia menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan fondasi kebudayaan bangsa yang harus dijaga melalui kebijakan nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah. Keberhasilan pemkab Lampung tengah meraih penghargaan ini tidak datang secara instan. tetapi melalui tahapan penilaian yang dilakukan secara ketat melalui verifikasi dokumen resmi dan bukti dukung pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah di masing-masing daerah. Kabupaten Lampung tengah dinilai berhasil memenuhi enam indikator utama menjadikannya salah satu daerah dengan capaian paling lengkap secara nasional. PRABU.com   LESPER  Wenda  gemoy  YAN  irawan  JUNTAK  Aqso OJOL", "post_id": "7643940284170128647"}}, {"key": "HENDRA", "attributes": {"label": "HENDRA", "x": 927.4358275689225, "y": 786.1336309245257, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3768, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643940284170128647", "id": "HENDRA", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.  Di tengah ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia,  Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas kepedulian dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung tengah dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri  pada puncak kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 yang digelar di Gedung Garuda, Pusat Diklat Kemendikdasmen, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin, 25 Mei 2026  Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Momentum itu terasa semakin istimewa ketika nama Plt Bupati Lampung Tengah  disebut sebagai penerima penghargaan dari berbagai penjuru Indonesia. Momen tersebut menandai pengakuan nasional atas konsistensi pemkab Lampung tengah  dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Dalam sambutannya, Wakil Mendikdasmen, Dr Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian bahasa ibu. Ia menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan fondasi kebudayaan bangsa yang harus dijaga melalui kebijakan nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah. Keberhasilan pemkab Lampung tengah meraih penghargaan ini tidak datang secara instan. tetapi melalui tahapan penilaian yang dilakukan secara ketat melalui verifikasi dokumen resmi dan bukti dukung pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah di masing-masing daerah. Kabupaten Lampung tengah dinilai berhasil memenuhi enam indikator utama menjadikannya salah satu daerah dengan capaian paling lengkap secara nasional. PRABU.com   LESPER  Wenda  gemoy  YAN  irawan  JUNTAK  Aqso OJOL", "post_id": "7643940284170128647"}}, {"key": "doni", "attributes": {"label": "doni", "x": 872.9806870789765, "y": 382.8780938111268, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3768, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643940284170128647", "id": "doni", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.  Di tengah ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia,  Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas kepedulian dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung tengah dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri  pada puncak kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 yang digelar di Gedung Garuda, Pusat Diklat Kemendikdasmen, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin, 25 Mei 2026  Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Momentum itu terasa semakin istimewa ketika nama Plt Bupati Lampung Tengah  disebut sebagai penerima penghargaan dari berbagai penjuru Indonesia. Momen tersebut menandai pengakuan nasional atas konsistensi pemkab Lampung tengah  dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Dalam sambutannya, Wakil Mendikdasmen, Dr Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian bahasa ibu. Ia menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan fondasi kebudayaan bangsa yang harus dijaga melalui kebijakan nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah. Keberhasilan pemkab Lampung tengah meraih penghargaan ini tidak datang secara instan. tetapi melalui tahapan penilaian yang dilakukan secara ketat melalui verifikasi dokumen resmi dan bukti dukung pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah di masing-masing daerah. Kabupaten Lampung tengah dinilai berhasil memenuhi enam indikator utama menjadikannya salah satu daerah dengan capaian paling lengkap secara nasional. PRABU.com   LESPER  Wenda  gemoy  YAN  irawan  JUNTAK  Aqso OJOL", "post_id": "7643940284170128647"}}, {"key": "BG", "attributes": {"label": "BG", "x": 369.6093858965125, "y": 958.7649661264795, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3768, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643940284170128647", "id": "BG", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.  Di tengah ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia,  Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas kepedulian dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung tengah dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri  pada puncak kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 yang digelar di Gedung Garuda, Pusat Diklat Kemendikdasmen, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin, 25 Mei 2026  Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Momentum itu terasa semakin istimewa ketika nama Plt Bupati Lampung Tengah  disebut sebagai penerima penghargaan dari berbagai penjuru Indonesia. Momen tersebut menandai pengakuan nasional atas konsistensi pemkab Lampung tengah  dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Dalam sambutannya, Wakil Mendikdasmen, Dr Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian bahasa ibu. Ia menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan fondasi kebudayaan bangsa yang harus dijaga melalui kebijakan nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah. Keberhasilan pemkab Lampung tengah meraih penghargaan ini tidak datang secara instan. tetapi melalui tahapan penilaian yang dilakukan secara ketat melalui verifikasi dokumen resmi dan bukti dukung pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah di masing-masing daerah. Kabupaten Lampung tengah dinilai berhasil memenuhi enam indikator utama menjadikannya salah satu daerah dengan capaian paling lengkap secara nasional. PRABU.com   LESPER  Wenda  gemoy  YAN  irawan  JUNTAK  Aqso OJOL", "post_id": "7643940284170128647"}}, {"key": "Abah", "attributes": {"label": "Abah", "x": 908.1823626559118, "y": 515.457966124312, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3768, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643940284170128647", "id": "Abah", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.  Di tengah ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia,  Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas kepedulian dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung tengah dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri  pada puncak kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 yang digelar di Gedung Garuda, Pusat Diklat Kemendikdasmen, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin, 25 Mei 2026  Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Momentum itu terasa semakin istimewa ketika nama Plt Bupati Lampung Tengah  disebut sebagai penerima penghargaan dari berbagai penjuru Indonesia. Momen tersebut menandai pengakuan nasional atas konsistensi pemkab Lampung tengah  dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Dalam sambutannya, Wakil Mendikdasmen, Dr Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian bahasa ibu. Ia menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan fondasi kebudayaan bangsa yang harus dijaga melalui kebijakan nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah. Keberhasilan pemkab Lampung tengah meraih penghargaan ini tidak datang secara instan. tetapi melalui tahapan penilaian yang dilakukan secara ketat melalui verifikasi dokumen resmi dan bukti dukung pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah di masing-masing daerah. Kabupaten Lampung tengah dinilai berhasil memenuhi enam indikator utama menjadikannya salah satu daerah dengan capaian paling lengkap secara nasional. PRABU.com   LESPER  Wenda  gemoy  YAN  irawan  JUNTAK  Aqso OJOL", "post_id": "7643940284170128647"}}, {"key": "dewi", "attributes": {"label": "dewi", "x": 636.2781977887403, "y": 298.69476193750165, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3768, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643940284170128647", "id": "dewi", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.  Di tengah ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia,  Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas kepedulian dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung tengah dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt Bupati Lampung tengah, I Komang Koheri  pada puncak kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 yang digelar di Gedung Garuda, Pusat Diklat Kemendikdasmen, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin, 25 Mei 2026  Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Momentum itu terasa semakin istimewa ketika nama Plt Bupati Lampung Tengah  disebut sebagai penerima penghargaan dari berbagai penjuru Indonesia. Momen tersebut menandai pengakuan nasional atas konsistensi pemkab Lampung tengah  dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Dalam sambutannya, Wakil Mendikdasmen, Dr Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian bahasa ibu. Ia menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan fondasi kebudayaan bangsa yang harus dijaga melalui kebijakan nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah. Keberhasilan pemkab Lampung tengah meraih penghargaan ini tidak datang secara instan. tetapi melalui tahapan penilaian yang dilakukan secara ketat melalui verifikasi dokumen resmi dan bukti dukung pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah di masing-masing daerah. Kabupaten Lampung tengah dinilai berhasil memenuhi enam indikator utama menjadikannya salah satu daerah dengan capaian paling lengkap secara nasional. PRABU.com   LESPER  Wenda  gemoy  YAN  irawan  JUNTAK  Aqso OJOL", "post_id": "7643940284170128647"}}, {"key": "faktaveritas", "attributes": {"label": "faktaveritas", "x": 190.23231107242134, "y": 154.8392229761414, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636266439996968213", "id": "faktaveritas", "source": "tiktok-000001", "content": "Kekhawatiran itu wajar, apalagi di tengah kondisi ekonomi dunia yang belum stabil. Namun pemerintah tidak tinggal diam. Pembentukan Satgas Mitigasi PHK menjadi langkah antisipatif untuk mencegah dampak lebih luas—mulai dari potensi PHK massal hingga penurunan daya beli. Kebijakan pro-pekerja juga terus diperkuat: • Batas potongan ojol maksimal 8% • Pengesahan UU PP• Program Rumah Buruh Langkah ini menunjukkan bahwa perlindungan pekerja bukan kebijakan sesaat, melainkan bagian dari arah kebijakan yang terstruktur dan berkelanjutan. Coba komen di bawah #jagaindonesia #fyp #negarahadir #satgasphk #jagaoptimisme", "post_id": "7636266439996968213"}}, {"key": "gerindra", "attributes": {"label": "gerindra", "x": 422.0995152459277, "y": 308.74673403677787, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636266439996968213", "id": "gerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "Kekhawatiran itu wajar, apalagi di tengah kondisi ekonomi dunia yang belum stabil. Namun pemerintah tidak tinggal diam. Pembentukan Satgas Mitigasi PHK menjadi langkah antisipatif untuk mencegah dampak lebih luas—mulai dari potensi PHK massal hingga penurunan daya beli. Kebijakan pro-pekerja juga terus diperkuat: • Batas potongan ojol maksimal 8% • Pengesahan UU PP• Program Rumah Buruh Langkah ini menunjukkan bahwa perlindungan pekerja bukan kebijakan sesaat, melainkan bagian dari arah kebijakan yang terstruktur dan berkelanjutan. Coba komen di bawah #jagaindonesia #fyp #negarahadir #satgasphk #jagaoptimisme", "post_id": "7636266439996968213"}}, {"key": "byu.projects", "attributes": {"label": "byu.projects", "x": 997.0645376360625, "y": 50.16417377418358, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7637763226482068744", "id": "byu.projects", "source": "tiktok-000001", "content": "-U ProjectsKebijakan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) resmi mulai diterapkan di sejumlah daerah. Salah satu aturan yang paling menjadi perhatian masyarakat adalah pembatasan pengisian Pertalite untuk kendaraan roda dua yang kini dibatasi maksimal Rp50 ribu per transaksi. Aturan tersebut langsung menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat karena menyangkut kebutuhan harian jutaan pengendara motor. Banyak warga mengaku baru mengetahui adanya pembatasan setelah informasi tersebut ramai beredar di media sosial dan sejumlah SPBU mulai menerapkannya. Pemerintah daerah menyebut kebijakan ini dilakukan untuk menjaga distribusi BBM subsidi agar tetap merata dan tidak cepat habis. Konsumsi Pertalite yang terus meningkat disebut menjadi salah satu alasan utama diterapkannya pembatasan pengisian. Selain itu, aturan ini juga bertujuan untuk mencegah antrean panjang di SPBU serta mengurangi praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum tertentu. Pemerintah berharap distribusi BBM bisa lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Tidak hanya untuk sepeda motor, pembatasan juga diberlakukan bagi kendaraan roda empat. Mobil diwajibkan menggunakan QR Code MyPertamina dan memiliki batas maksimal pengisian tertentu sesuai kategori bahan bakar yang digunakan. Pihak terkait juga memperketat pengawasan terhadap kendaraan dengan tangki modifikasi maupun pembelian menggunakan jerigen. Langkah tersebut diambil untuk mencegah pembelian berlebihan yang dapat mengganggu pasokan BBM di lapangan. Meski disebut sebagai upaya menjaga ketersediaan BBM subsidi, kebijakan ini tetap menuai pro dan kontra di masyarakat. Sebagian warga menilai aturan tersebut cukup membantu agar Pertalite tidak cepat langka dan antrean di SPBU bisa berkurang. Namun di sisi lain, tidak sedikit pengendara yang merasa kebijakan ini akan menyulitkan aktivitas harian mereka, terutama bagi pekerja lapangan, pengemudi ojek online, hingga masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari. Sebagian driver ojol mengaku khawatir pembatasan tersebut akan berdampak pada biaya operasional mereka. Apalagi kebutuhan bahan bakar menjadi faktor utama dalam pekerjaan sehari-hari. Sementara itu, pihak pemerintah daerah memastikan kebijakan pembatasan dilakukan untuk menjaga stabilitas distribusi BBM dan akan terus dievaluasi sesuai kondisi di lapangan. Hingga kini, aturan pembatasan pembelian Pertalite masih menjadi topik hangat di masyarakat dan diperkirakan akan terus menuai perhatian publik, terutama jika kebijakan serupa diterapkan di lebih banyak daerah lain di Indonesia.#breakingnews #fyppppppppppppppppppppppp #tiktokviral", "post_id": "7637763226482068744"}}, {"key": "By", "attributes": {"label": "By", "x": 0.2890195117404293, "y": 173.08262429615806, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7637763226482068744", "id": "By", "source": "tiktok-000001", "content": "-U ProjectsKebijakan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) resmi mulai diterapkan di sejumlah daerah. Salah satu aturan yang paling menjadi perhatian masyarakat adalah pembatasan pengisian Pertalite untuk kendaraan roda dua yang kini dibatasi maksimal Rp50 ribu per transaksi. Aturan tersebut langsung menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat karena menyangkut kebutuhan harian jutaan pengendara motor. Banyak warga mengaku baru mengetahui adanya pembatasan setelah informasi tersebut ramai beredar di media sosial dan sejumlah SPBU mulai menerapkannya. Pemerintah daerah menyebut kebijakan ini dilakukan untuk menjaga distribusi BBM subsidi agar tetap merata dan tidak cepat habis. Konsumsi Pertalite yang terus meningkat disebut menjadi salah satu alasan utama diterapkannya pembatasan pengisian. Selain itu, aturan ini juga bertujuan untuk mencegah antrean panjang di SPBU serta mengurangi praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum tertentu. Pemerintah berharap distribusi BBM bisa lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Tidak hanya untuk sepeda motor, pembatasan juga diberlakukan bagi kendaraan roda empat. Mobil diwajibkan menggunakan QR Code MyPertamina dan memiliki batas maksimal pengisian tertentu sesuai kategori bahan bakar yang digunakan. Pihak terkait juga memperketat pengawasan terhadap kendaraan dengan tangki modifikasi maupun pembelian menggunakan jerigen. Langkah tersebut diambil untuk mencegah pembelian berlebihan yang dapat mengganggu pasokan BBM di lapangan. Meski disebut sebagai upaya menjaga ketersediaan BBM subsidi, kebijakan ini tetap menuai pro dan kontra di masyarakat. Sebagian warga menilai aturan tersebut cukup membantu agar Pertalite tidak cepat langka dan antrean di SPBU bisa berkurang. Namun di sisi lain, tidak sedikit pengendara yang merasa kebijakan ini akan menyulitkan aktivitas harian mereka, terutama bagi pekerja lapangan, pengemudi ojek online, hingga masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari. Sebagian driver ojol mengaku khawatir pembatasan tersebut akan berdampak pada biaya operasional mereka. Apalagi kebutuhan bahan bakar menjadi faktor utama dalam pekerjaan sehari-hari. Sementara itu, pihak pemerintah daerah memastikan kebijakan pembatasan dilakukan untuk menjaga stabilitas distribusi BBM dan akan terus dievaluasi sesuai kondisi di lapangan. Hingga kini, aturan pembatasan pembelian Pertalite masih menjadi topik hangat di masyarakat dan diperkirakan akan terus menuai perhatian publik, terutama jika kebijakan serupa diterapkan di lebih banyak daerah lain di Indonesia.#breakingnews #fyppppppppppppppppppppppp #tiktokviral", "post_id": "7637763226482068744"}}, {"key": "uchiha.julianto.3", "attributes": {"label": "uchiha.julianto.3", "x": 366.6937290532705, "y": 613.1677639198532, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "100002154881878_27098082563180207", "id": "uchiha.julianto.3", "source": "facebook-000001", "content": "**Dukung Kesejahteraan Driver, Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy Terkait Penurunan Komisi Ojol Menjadi 8 Persen**\n\n**JAKARTA** – CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), Hans Patuwo, secara resmi menemui Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Kantor Sekretariat Kabinet pada Jumat malam, 22 Mei 2026.\n\n Pertemuan ini dilakukan guna melaporkan perkembangan terbaru mengenai kebijakan pemotongan komisi aplikator ojek online (ojol) yang kini dipangkas menjadi sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nBerdasarkan informasi yang diunggah oleh akun Instagram resmi **, pertemuan strategis tersebut membahas berbagai isu krusial seputar industri transportasi online di tanah air. \n\nBeberapa poin utama yang menjadi fokus diskusi di antaranya adalah peningkatan kesejahteraan para mitra pengemudi (driver), masukan terkait dinamika industri, hingga upaya menjaga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia.\n\nDalam kesempatan tersebut, Hans Patuwo menegaskan komitmen penuh GoTo untuk mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam menyelaraskan pendapatan pengemudi dengan pertumbuhan ekonomi digital nasional. \n\nTerlebih, GoTo memegang peran besar dalam menyerap tenaga kerja dengan jumlah pengemudi aktif saat ini mencapai sekitar 800 ribu hingga 1 juta orang yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. \n\nSecara akumulatif, sejak awal beroperasi, tercatat ada sekitar 3 juta pengemudi yang pernah dan masih bergabung di dalam platform Gojek.\n\n\"GoTo berkomitmen mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online,\" ujar Hans. Kebijakan penurunan komisi menjadi 8 persen ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi kantong para mitra driver.\n\nDi sisi lain, pemerintah bersama pelaku usaha terus berkomitmen menjaga keseimbangan ekosistem ini. Presiden Prabowo Subianto sendiri menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi harus berjalan beriringan dengan keberlanjutan bisnis yang adil. \n\nMelalui skema yang tepat, perusahaan aplikator diharapkan tetap bisa memperoleh keuntungan yang wajar agar dapat terus berinovasi, mengembangkan bisnis, menciptakan lapangan kerja baru, serta menyokong penguatan ekonomi digital Indonesia ke depan.", "post_id": "100002154881878_27098082563180207"}}, {"key": "videoidntimes", "attributes": {"label": "videoidntimes", "x": 290.17812725425097, "y": 589.9658148372861, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "1514405590095710", "id": "videoidntimes", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 547.9332693717118, "y": 171.4925983341623, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "IDNTimes", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 548.852017652207, "y": 492.0521215145043, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 501.3669597397983, "y": 925.8958765806437, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "IDNTimes.Community", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 397.98410676048456, "y": 937.3183495705475, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 227.02965680143507, "y": 650.0461485286197, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Duniaku_com", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 222.90468419597042, "y": 292.3900478958346, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Popbela_com", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 275.84079178834355, "y": 619.9695055331192, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Popbela.Beauty", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 659.2739615722453, "y": 729.6693539008313, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Popmama_com", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 873.4501317121885, "y": 811.2467626187686, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Yummy.idn", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "aimsbg", "attributes": {"label": "aimsbg", "x": 384.0894297316927, "y": 78.83226487141482, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "1436138764_10244969017666934", "id": "aimsbg", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Subang Dukung Perpres Soal Batas Potongan Komisi Pengemudi Ojol\n\nBupati Subang, Reynaldi Putra Andita menyampaikan dukungannya terhadap peaturan Presiden Republik Indonesia, terkait potongan komisi pengemudi ojek online (ojol), dari sebelumnya rata-rata sebesar 20 persen menjadi 8 persen.\n\nHal itu disampaikan Reynaldy saat menerima audensi bersama Paguyuban Transportasi Online Subang Raya yang berlangsung di ruang rapat Bupati I, pada Kamis (21/5/26).\n\nDukungan Pemerintah Daerah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan taraf hidup pengemudi online, baik berbentuk kemitraan atau regulasi, yang berfungsi mendukung ekosistem transportasi online di Kabupaten Subang.\n\n#potongankomisi #ojol #subang #driver   orang", "post_id": "1436138764_10244969017666934"}}, {"key": "sorotan", "attributes": {"label": "sorotan", "x": 988.3072776120164, "y": 413.7268774832945, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2437, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1436138764_10244969017666934", "id": "sorotan", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Subang Dukung Perpres Soal Batas Potongan Komisi Pengemudi Ojol\n\nBupati Subang, Reynaldi Putra Andita menyampaikan dukungannya terhadap peaturan Presiden Republik Indonesia, terkait potongan komisi pengemudi ojek online (ojol), dari sebelumnya rata-rata sebesar 20 persen menjadi 8 persen.\n\nHal itu disampaikan Reynaldy saat menerima audensi bersama Paguyuban Transportasi Online Subang Raya yang berlangsung di ruang rapat Bupati I, pada Kamis (21/5/26).\n\nDukungan Pemerintah Daerah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan taraf hidup pengemudi online, baik berbentuk kemitraan atau regulasi, yang berfungsi mendukung ekosistem transportasi online di Kabupaten Subang.\n\n#potongankomisi #ojol #subang #driver   orang", "post_id": "1436138764_10244969017666934"}}, {"key": "semua", "attributes": {"label": "semua", "x": 897.7197046953668, "y": 138.6426868939894, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2437, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1436138764_10244969017666934", "id": "semua", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Subang Dukung Perpres Soal Batas Potongan Komisi Pengemudi Ojol\n\nBupati Subang, Reynaldi Putra Andita menyampaikan dukungannya terhadap peaturan Presiden Republik Indonesia, terkait potongan komisi pengemudi ojek online (ojol), dari sebelumnya rata-rata sebesar 20 persen menjadi 8 persen.\n\nHal itu disampaikan Reynaldy saat menerima audensi bersama Paguyuban Transportasi Online Subang Raya yang berlangsung di ruang rapat Bupati I, pada Kamis (21/5/26).\n\nDukungan Pemerintah Daerah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan taraf hidup pengemudi online, baik berbentuk kemitraan atau regulasi, yang berfungsi mendukung ekosistem transportasi online di Kabupaten Subang.\n\n#potongankomisi #ojol #subang #driver   orang", "post_id": "1436138764_10244969017666934"}}, {"key": "suaradotcom", "attributes": {"label": "suaradotcom", "x": 871.5487694168369, "y": 754.0854451151997, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "1488845216608810", "id": "suaradotcom", "source": "facebook-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan. Mengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan dengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online. \"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026). CEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. \"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans. Selain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional. Pemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital. Upaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan. Menurutnya, perusahaan aplikator tetap perlu memperoleh keuntungan secara wajar agar mampu terus berkembang, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.", "post_id": "1488845216608810"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 355.02791497520013, "y": 118.46407862600073, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "efSY_hehcGQ", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Gojek Patuhi Aturan Pemerintah: Dari 20 Persen Jadi 8 Persen untuk Gojek | KABAR BURSA 60\n\nKABARBURSA.COM — Gojek resmi menyesuaikan skema komisi layanan GoRide mengikuti arahan pemerintah, di mana mitra pengemudi roda dua kini akan menerima 92 persen pendapatan dari setiap perjalanan, sementara porsi komisi perusahaan dipangkas dari 20 persen menjadi hanya 8 persen. Manajemen GoTo menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital yang lebih inklusif, meski diakui berpotensi menekan pendapatan segmen transportasi roda dua perseroan. Kebijakan ini juga berdampak pada penghentian program GoRide Hemat yang sempat diuji coba sejak akhir 2025, dengan penyesuaian tarif yang akan dilakukan secara bertahap. Perubahan struktural ini penting untuk dipahami publik, khususnya jutaan mitra pengemudi ojek online dan pelanggan setia layanan Gojek di seluruh Indonesia. Ikuti terus perkembangan berita ekonomi dan kebijakan digital hanya di kanal ini—jangan lupa subscribe dan sampaikan pandangan Anda di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#gojek #komisiojol #goride #ojol #goto #mobiledriver #kebijakandigital #ekonomidigital #transportasionline #ojekOnline #gotokopedia #mitragojek #aplikasiojol #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "efSY_hehcGQ"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 534.7685323683081, "y": 528.1882204078219, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "efSY_hehcGQ", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Gojek Patuhi Aturan Pemerintah: Dari 20 Persen Jadi 8 Persen untuk Gojek | KABAR BURSA 60\n\nKABARBURSA.COM — Gojek resmi menyesuaikan skema komisi layanan GoRide mengikuti arahan pemerintah, di mana mitra pengemudi roda dua kini akan menerima 92 persen pendapatan dari setiap perjalanan, sementara porsi komisi perusahaan dipangkas dari 20 persen menjadi hanya 8 persen. Manajemen GoTo menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital yang lebih inklusif, meski diakui berpotensi menekan pendapatan segmen transportasi roda dua perseroan. Kebijakan ini juga berdampak pada penghentian program GoRide Hemat yang sempat diuji coba sejak akhir 2025, dengan penyesuaian tarif yang akan dilakukan secara bertahap. Perubahan struktural ini penting untuk dipahami publik, khususnya jutaan mitra pengemudi ojek online dan pelanggan setia layanan Gojek di seluruh Indonesia. Ikuti terus perkembangan berita ekonomi dan kebijakan digital hanya di kanal ini—jangan lupa subscribe dan sampaikan pandangan Anda di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#gojek #komisiojol #goride #ojol #goto #mobiledriver #kebijakandigital #ekonomidigital #transportasionline #ojekOnline #gotokopedia #mitragojek #aplikasiojol #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "efSY_hehcGQ"}}, {"key": "@factualflowdrm", "attributes": {"label": "@factualflowdrm", "x": 516.0840616974843, "y": 62.122769174551394, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "cf5Iv5L77l8", "id": "@factualflowdrm", "source": "youtube-000001", "content": "Kanselir Friedrich Merz Mengungkap Reformasi Ekonomi Baru yang Besar-besaran di Bad Saarow | Fact...\n\nKanselir Jerman Friedrich Merz menyampaikan pidato pembukaan penting di Forum Ekonomi Jerman Timur (OWF26) di Bad Saarow. Menyinggung tema inti tentang kekacauan geopolitik baru, Merz menguraikan reformasi ekonomi struktural, strategi dekarbonisasi industri, dan inisiatif teknologi tinggi yang bertujuan untuk mengubah Jerman Timur menjadi pusat manufaktur global yang sangat kompetitif. Untuk detail lebih lanjut, saksikan berita kami dan berlangganan saluran kami, Factual Flow.\n\nKanselir Friedrich Merz Mengungkap Reformasi Ekonomi Baru yang Besar di Bad Saarow\nFriedrich Merz Menguraikan Strategi Jerman untuk Menghadapi Kekacauan Global Baru\nForum Ekonomi Jerman Timur: Merz Berjanji untuk Mengubah Negara Bagian Timur Menjadi Pusat Teknologi\nKanselir Friedrich Merz Mengatasi Gejolak Geopolitik dalam Pidato Penting\n\nSiaran langsung dari Bad Saarow, Kanselir Jerman Friedrich Merz menyampaikan pidato pembukaan di Forum Ekonomi Jerman Timur. Kanselir menguraikan kebijakan pemerintah strategis untuk meningkatkan transformasi industri regional, mengelola pergeseran geopolitik global, dan mempercepat pengembangan infrastruktur digital. Para pemimpin bisnis, ekonom, dan pembuat kebijakan Eropa berkumpul untuk membahas ketahanan ekonomi Jerman bagian timur. Untuk detail lebih lanjut, saksikan liputan kami dan berlangganan saluran kami, Factual Flow.\n\nSIARAN LANGSUNG Kanselir Friedrich Merz Berpidato di Forum Ekonomi Jerman Timur di Bad Saarow\nSIARAN LANGSUNG Kanselir Jerman Menguraikan Strategi Industri Nasional di KTT Bisnis Regional\nSIARAN LANGSUNG Friedrich Merz Berbicara tentang Tatanan Global dan Ketahanan Ekonomi di Jerman\nSIARAN LANGSUNG Pemerintah Jerman Merinci Rencana Modernisasi Infrastruktur Selama Forum Bad Saarow\n\nFriedrich Merz, Jerman, Bad Saarow, Forum Ekonomi Jerman Timur, Kanselir Jerman, OWF26, Kebijakan Ekonomi, Transformasi Industri, Ekonomi Digital, Pertumbuhan Regional, Modernisasi Infrastruktur, Geopolitik, Uni Eropa, Pemerintah Federal, Factual Flow Live, KTT Bisnis, Kebijakan Publik, Strategi Ekonomi\n\n#Jerman #FriedrichMerz #BadSaarow #ForumEkonomi #OWF26 #TransformasiIndustri #KanselirJerman #BeritaEkonomi #PerdaganganGlobal #FactualFlow\n\n-------------------------------------------------------------------------\nFactual Flow menawarkan liputan komprehensif tentang urusan global dari perspektif yang unik dan tidak memihak. Di Factual Flow, kami menyelami inti dari perkembangan politik penting, isu-isu sosial, konflik, dan banyak lagi, menghadirkan kebenaran tanpa filter tentang masalah-masalah paling mendesak yang membentuk lanskap global kita.\n\n#FactualFlow #BeritaTerbaru #BeritaTerkini\n\nSaluran Factual Flow di YouTube dikelola oleh Dot Republic Media. Semua hak dilindungi undang-undang.\n\nBerlangganan saluran kami untuk semua pembaruan terbaru:    /", "post_id": "cf5Iv5L77l8"}}, {"key": "factualflowdrm", "attributes": {"label": "factualflowdrm", "x": 769.4760924373696, "y": 900.3925274799069, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cf5Iv5L77l8", "id": "factualflowdrm", "source": "youtube-000001", "content": "Kanselir Friedrich Merz Mengungkap Reformasi Ekonomi Baru yang Besar-besaran di Bad Saarow | Fact...\n\nKanselir Jerman Friedrich Merz menyampaikan pidato pembukaan penting di Forum Ekonomi Jerman Timur (OWF26) di Bad Saarow. Menyinggung tema inti tentang kekacauan geopolitik baru, Merz menguraikan reformasi ekonomi struktural, strategi dekarbonisasi industri, dan inisiatif teknologi tinggi yang bertujuan untuk mengubah Jerman Timur menjadi pusat manufaktur global yang sangat kompetitif. Untuk detail lebih lanjut, saksikan berita kami dan berlangganan saluran kami, Factual Flow.\n\nKanselir Friedrich Merz Mengungkap Reformasi Ekonomi Baru yang Besar di Bad Saarow\nFriedrich Merz Menguraikan Strategi Jerman untuk Menghadapi Kekacauan Global Baru\nForum Ekonomi Jerman Timur: Merz Berjanji untuk Mengubah Negara Bagian Timur Menjadi Pusat Teknologi\nKanselir Friedrich Merz Mengatasi Gejolak Geopolitik dalam Pidato Penting\n\nSiaran langsung dari Bad Saarow, Kanselir Jerman Friedrich Merz menyampaikan pidato pembukaan di Forum Ekonomi Jerman Timur. Kanselir menguraikan kebijakan pemerintah strategis untuk meningkatkan transformasi industri regional, mengelola pergeseran geopolitik global, dan mempercepat pengembangan infrastruktur digital. Para pemimpin bisnis, ekonom, dan pembuat kebijakan Eropa berkumpul untuk membahas ketahanan ekonomi Jerman bagian timur. Untuk detail lebih lanjut, saksikan liputan kami dan berlangganan saluran kami, Factual Flow.\n\nSIARAN LANGSUNG Kanselir Friedrich Merz Berpidato di Forum Ekonomi Jerman Timur di Bad Saarow\nSIARAN LANGSUNG Kanselir Jerman Menguraikan Strategi Industri Nasional di KTT Bisnis Regional\nSIARAN LANGSUNG Friedrich Merz Berbicara tentang Tatanan Global dan Ketahanan Ekonomi di Jerman\nSIARAN LANGSUNG Pemerintah Jerman Merinci Rencana Modernisasi Infrastruktur Selama Forum Bad Saarow\n\nFriedrich Merz, Jerman, Bad Saarow, Forum Ekonomi Jerman Timur, Kanselir Jerman, OWF26, Kebijakan Ekonomi, Transformasi Industri, Ekonomi Digital, Pertumbuhan Regional, Modernisasi Infrastruktur, Geopolitik, Uni Eropa, Pemerintah Federal, Factual Flow Live, KTT Bisnis, Kebijakan Publik, Strategi Ekonomi\n\n#Jerman #FriedrichMerz #BadSaarow #ForumEkonomi #OWF26 #TransformasiIndustri #KanselirJerman #BeritaEkonomi #PerdaganganGlobal #FactualFlow\n\n-------------------------------------------------------------------------\nFactual Flow menawarkan liputan komprehensif tentang urusan global dari perspektif yang unik dan tidak memihak. Di Factual Flow, kami menyelami inti dari perkembangan politik penting, isu-isu sosial, konflik, dan banyak lagi, menghadirkan kebenaran tanpa filter tentang masalah-masalah paling mendesak yang membentuk lanskap global kita.\n\n#FactualFlow #BeritaTerbaru #BeritaTerkini\n\nSaluran Factual Flow di YouTube dikelola oleh Dot Republic Media. Semua hak dilindungi undang-undang.\n\nBerlangganan saluran kami untuk semua pembaruan terbaru:    /", "post_id": "cf5Iv5L77l8"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 853.1725788896155, "y": 708.1714926930551, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "nbQaaT8S5hA", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah, CELIOS Soroti Kepercayaan Investor terhadap Fiskal RI | MILENOMICS\n\nDirektur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, menilai pelemahan rupiah terhadap dolar AS merupakan respons negatif pasar terhadap pengelolaan fiskal nasional. Pemerintah diminta menerapkan kebijakan fiskal yang lebih prudent guna memulihkan kepercayaan investor, terlebih pelemahan rupiah dinilai menjadi anomali dibandingkan tren mata uang regional dan mendapat sorotan dari lembaga pemeringkat internasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "nbQaaT8S5hA"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 559.5881325673616, "y": 329.6624255737257, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7621, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "nbQaaT8S5hA", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah, CELIOS Soroti Kepercayaan Investor terhadap Fiskal RI | MILENOMICS\n\nDirektur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, menilai pelemahan rupiah terhadap dolar AS merupakan respons negatif pasar terhadap pengelolaan fiskal nasional. Pemerintah diminta menerapkan kebijakan fiskal yang lebih prudent guna memulihkan kepercayaan investor, terlebih pelemahan rupiah dinilai menjadi anomali dibandingkan tren mata uang regional dan mendapat sorotan dari lembaga pemeringkat internasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "nbQaaT8S5hA"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 389.13229181875164, "y": 711.1500002936032, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7621, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "nbQaaT8S5hA", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah, CELIOS Soroti Kepercayaan Investor terhadap Fiskal RI | MILENOMICS\n\nDirektur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, menilai pelemahan rupiah terhadap dolar AS merupakan respons negatif pasar terhadap pengelolaan fiskal nasional. Pemerintah diminta menerapkan kebijakan fiskal yang lebih prudent guna memulihkan kepercayaan investor, terlebih pelemahan rupiah dinilai menjadi anomali dibandingkan tren mata uang regional dan mendapat sorotan dari lembaga pemeringkat internasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "nbQaaT8S5hA"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 620.2984771760147, "y": 769.8333906887893, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7621, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "nbQaaT8S5hA", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah, CELIOS Soroti Kepercayaan Investor terhadap Fiskal RI | MILENOMICS\n\nDirektur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, menilai pelemahan rupiah terhadap dolar AS merupakan respons negatif pasar terhadap pengelolaan fiskal nasional. Pemerintah diminta menerapkan kebijakan fiskal yang lebih prudent guna memulihkan kepercayaan investor, terlebih pelemahan rupiah dinilai menjadi anomali dibandingkan tren mata uang regional dan mendapat sorotan dari lembaga pemeringkat internasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "nbQaaT8S5hA"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 459.19753827738, "y": 152.5995396797738, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7621, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "nbQaaT8S5hA", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah, CELIOS Soroti Kepercayaan Investor terhadap Fiskal RI | MILENOMICS\n\nDirektur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, menilai pelemahan rupiah terhadap dolar AS merupakan respons negatif pasar terhadap pengelolaan fiskal nasional. Pemerintah diminta menerapkan kebijakan fiskal yang lebih prudent guna memulihkan kepercayaan investor, terlebih pelemahan rupiah dinilai menjadi anomali dibandingkan tren mata uang regional dan mendapat sorotan dari lembaga pemeringkat internasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "nbQaaT8S5hA"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 101.12075136368715, "y": 423.1011866932399, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7621, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "nbQaaT8S5hA", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah, CELIOS Soroti Kepercayaan Investor terhadap Fiskal RI | MILENOMICS\n\nDirektur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, menilai pelemahan rupiah terhadap dolar AS merupakan respons negatif pasar terhadap pengelolaan fiskal nasional. Pemerintah diminta menerapkan kebijakan fiskal yang lebih prudent guna memulihkan kepercayaan investor, terlebih pelemahan rupiah dinilai menjadi anomali dibandingkan tren mata uang regional dan mendapat sorotan dari lembaga pemeringkat internasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "nbQaaT8S5hA"}}, {"key": "@BennixInvestasi", "attributes": {"label": "@BennixInvestasi", "x": 755.1418084342893, "y": 275.2908614040074, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "eGiNKdqRUQY", "id": "@BennixInvestasi", "source": "youtube-000001", "content": "Dilema Komisi 8%: Masa Depan Ekonomi Layanan Taksi Online di Indonesia\n\nKonten yang diberikan mengkaji implikasi ekonomi dari peraturan baru di Indonesia yang membatasi *komisi layanan transportasi daring sebesar 8%**, penurunan signifikan dari sebelumnya sebesar 20%. Penulis berpendapat bahwa meskipun kebijakan ini bertujuan untuk melindungi **kesejahteraan pengemudi**, kebijakan ini mengancam stabilitas keuangan penyedia aplikasi yang sudah berjuang dengan profitabilitas. Melalui berbagai simulasi keuangan, sumber tersebut menunjukkan bahwa pembatasan 8% dapat menyebabkan **kerugian triliunan**, berpotensi menyebabkan platform-platform besar runtuh atau memaksa mereka untuk menghilangkan promosi pelanggan. Untuk mencegah gelombang pengangguran besar-besaran, penulis mengusulkan model bisnis alternatif, seperti **biaya berbasis langganan* untuk pengemudi dan pedagang sebagai pengganti komisi berbasis persentase. Pada akhirnya, teks tersebut menyoroti keseimbangan yang sulit antara kebijakan pemerintah yang populis dan *keberlanjutan jangka panjang* ekonomi digital berbasis pekerjaan lepas.\n\nReferensi dari chanel YouTube Bennix :\n‎   /   \n‎", "post_id": "eGiNKdqRUQY"}}, {"key": "bennix", "attributes": {"label": "bennix", "x": 344.56951573222096, "y": 572.8734744818272, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "eGiNKdqRUQY", "id": "bennix", "source": "youtube-000001", "content": "Dilema Komisi 8%: Masa Depan Ekonomi Layanan Taksi Online di Indonesia\n\nKonten yang diberikan mengkaji implikasi ekonomi dari peraturan baru di Indonesia yang membatasi *komisi layanan transportasi daring sebesar 8%**, penurunan signifikan dari sebelumnya sebesar 20%. Penulis berpendapat bahwa meskipun kebijakan ini bertujuan untuk melindungi **kesejahteraan pengemudi**, kebijakan ini mengancam stabilitas keuangan penyedia aplikasi yang sudah berjuang dengan profitabilitas. Melalui berbagai simulasi keuangan, sumber tersebut menunjukkan bahwa pembatasan 8% dapat menyebabkan **kerugian triliunan**, berpotensi menyebabkan platform-platform besar runtuh atau memaksa mereka untuk menghilangkan promosi pelanggan. Untuk mencegah gelombang pengangguran besar-besaran, penulis mengusulkan model bisnis alternatif, seperti **biaya berbasis langganan* untuk pengemudi dan pedagang sebagai pengganti komisi berbasis persentase. Pada akhirnya, teks tersebut menyoroti keseimbangan yang sulit antara kebijakan pemerintah yang populis dan *keberlanjutan jangka panjang* ekonomi digital berbasis pekerjaan lepas.\n\nReferensi dari chanel YouTube Bennix :\n‎   /   \n‎", "post_id": "eGiNKdqRUQY"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 59.653707977408985, "y": 318.3012197317935, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7YOtDEdnzjw", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "AES 2026 Tegaskan Peran Indonesia Pimpin Transformasi Digital\n\nGaruda Tv - Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi digital Asia Tenggara melalui penyelenggaraan Asia Economic Summit (AES) 2026 di Jakarta. Forum yang mempertemukan pembuat kebijakan, investor, pelaku usaha, dan pemimpin teknologi dari berbagai negara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi ekonomi digital di tengah dinamika ekonomi global.\n\nMengusung tema “Where Southeast Asia’s Economic Decisions Take Shape”, AES 2026 membahas berbagai isu penting, mulai dari pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), investasi teknologi, ketahanan ekonomi kawasan, hingga sinergi antara sektor publik dan swasta.\n\nAcara yang diselenggarakan oleh Tech in Asia tersebut dihadiri ratusan pemangku kepentingan dari berbagai negara di Asia Tenggara. Forum dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, bersama Menteri Pengembangan Digital dan Informasi Singapura, Josephine Teo.\n\nDalam sambutannya, Meutya Hafid menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing tinggi. Menurutnya, kehadiran pemerintah, investor, serta perusahaan teknologi global dalam satu forum menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama regional.\n\nAES 2026 juga menghadirkan sekitar 250 peserta yang berasal dari kalangan pemerintah, perusahaan, investor, dan pelaku industri teknologi. Sejumlah perusahaan teknologi dan konsultan global seperti OpenAI, Singtel, McKinsey & Company, DANA, serta Amartha turut berpartisipasi sebagai pembicara dan mitra diskusi.\n\nSalah satu isu yang menjadi sorotan utama adalah percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum, sebanyak 73 persen perusahaan di kawasan telah memasuki tahap uji coba maupun perluasan implementasi AI. Angka tersebut melampaui rata-rata global yang berada pada kisaran 57 persen.\n\nFounder dan Managing Partner Antares Ventures, Michael Gryseels, menilai Indonesia berada di ambang pertumbuhan besar industri pusat data atau data center. Menurutnya, perkembangan tersebut akan meningkatkan kebutuhan energi secara signifikan sehingga teknologi transisi energi dan efisiensi data center menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan digital yang berkelanjutan.\n\nDengan partisipasi lebih dari 10 negara, 30 perusahaan besar, dan lebih dari 100 organisasi, Asia Economic Summit 2026 semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan ASEAN. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan kolaborasi konkret yang mendorong inovasi, investasi, serta pembangunan ekonomi digital yang berkelanjutan bagi kawasan Asia Tenggara.\n\nPenyelenggaraan AES 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia terus memainkan peran strategis dalam membentuk arah transformasi digital regional dan memperkuat daya saing ASEAN di tingkat global.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#AsiaEconomicSummit2026 #AES2026 #ekonomi #indonesiadigital  #ASEANDigital #artificialintelligence  #ai  #TechInAsia #ekonomi  #transformasidigital  #InvestasiTeknologi #datacenter #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "7YOtDEdnzjw"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 154.49922309924247, "y": 108.81179081663018, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7YOtDEdnzjw", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "AES 2026 Tegaskan Peran Indonesia Pimpin Transformasi Digital\n\nGaruda Tv - Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi digital Asia Tenggara melalui penyelenggaraan Asia Economic Summit (AES) 2026 di Jakarta. Forum yang mempertemukan pembuat kebijakan, investor, pelaku usaha, dan pemimpin teknologi dari berbagai negara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi ekonomi digital di tengah dinamika ekonomi global.\n\nMengusung tema “Where Southeast Asia’s Economic Decisions Take Shape”, AES 2026 membahas berbagai isu penting, mulai dari pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), investasi teknologi, ketahanan ekonomi kawasan, hingga sinergi antara sektor publik dan swasta.\n\nAcara yang diselenggarakan oleh Tech in Asia tersebut dihadiri ratusan pemangku kepentingan dari berbagai negara di Asia Tenggara. Forum dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, bersama Menteri Pengembangan Digital dan Informasi Singapura, Josephine Teo.\n\nDalam sambutannya, Meutya Hafid menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing tinggi. Menurutnya, kehadiran pemerintah, investor, serta perusahaan teknologi global dalam satu forum menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama regional.\n\nAES 2026 juga menghadirkan sekitar 250 peserta yang berasal dari kalangan pemerintah, perusahaan, investor, dan pelaku industri teknologi. Sejumlah perusahaan teknologi dan konsultan global seperti OpenAI, Singtel, McKinsey & Company, DANA, serta Amartha turut berpartisipasi sebagai pembicara dan mitra diskusi.\n\nSalah satu isu yang menjadi sorotan utama adalah percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum, sebanyak 73 persen perusahaan di kawasan telah memasuki tahap uji coba maupun perluasan implementasi AI. Angka tersebut melampaui rata-rata global yang berada pada kisaran 57 persen.\n\nFounder dan Managing Partner Antares Ventures, Michael Gryseels, menilai Indonesia berada di ambang pertumbuhan besar industri pusat data atau data center. Menurutnya, perkembangan tersebut akan meningkatkan kebutuhan energi secara signifikan sehingga teknologi transisi energi dan efisiensi data center menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan digital yang berkelanjutan.\n\nDengan partisipasi lebih dari 10 negara, 30 perusahaan besar, dan lebih dari 100 organisasi, Asia Economic Summit 2026 semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan ASEAN. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan kolaborasi konkret yang mendorong inovasi, investasi, serta pembangunan ekonomi digital yang berkelanjutan bagi kawasan Asia Tenggara.\n\nPenyelenggaraan AES 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia terus memainkan peran strategis dalam membentuk arah transformasi digital regional dan memperkuat daya saing ASEAN di tingkat global.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#AsiaEconomicSummit2026 #AES2026 #ekonomi #indonesiadigital  #ASEANDigital #artificialintelligence  #ai  #TechInAsia #ekonomi  #transformasidigital  #InvestasiTeknologi #datacenter #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "7YOtDEdnzjw"}}, {"key": "@kominfocilacap", "attributes": {"label": "@kominfocilacap", "x": 651.6752596644403, "y": 688.7766858644657, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "xlGKE9gPZB8", "id": "@kominfocilacap", "source": "youtube-000001", "content": "Ujung Tombak Data Pembangunan, Pj. Sekda Cilacap Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026\n\nCILACAP – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Annisa Fabriana, membuka secara resmi Pelatihan Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 Gelombang III tingkat Kabupaten Cilacap, Senin (8/6/2026) di Hotel Azana Asia Cilacap.\n\nDalam arahannya, Pj Sekda menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan statistik terbesar di bidang ekonomi yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Di tengah perubahan struktur ekonomi, perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, serta dinamika ekonomi global yang terus bergerak, kebutuhan akan data ekonomi yang lengkap, mutakhir, dan berkualitas menjadi semakin penting dan krusial bagi arah kebijakan negara.\n\n“Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berupaya menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi di Indonesia sebagai landasan dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan. Selain itu, sensus ini bertujuan memberikan gambaran mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, serta perkembangan ekonomi digital dan ekonomi lingkungan,” ujarnya.\n\nOleh karenanya, Annisa menekankan bahwa keberhasilan agenda ini tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Kepada calon petugas, ia mengingatkan bahwa data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi dasar pengambilan keputusan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam merancang pembangunan ekonomi Indonesia ke depan.\n\n“Tugas yang akan Saudara emban bukanlah sekadar mengisi kuesioner atau mengumpulkan data. Saudara adalah ujung tombak pembangunan statistik Indonesia. Di tangan Saudara terdapat amanah besar untuk menghadirkan data yang akurat, berkualitas, dan dapat dipercaya,” tegasnya di hadapan para peserta pelatihan.\n\nLebih lanjut, ia mengimbau agar seluruh petugas memanfaatkan masa pelatihan ini dengan fokus, disiplin, dan serius guna menyamakan persepsi konsep dan menguasai proses bisnis pendataan secara utuh. Annisa juga berpesan agar nilai-nilai integritas dan profesionalisme tetap dijaga selama berhadapan dengan pelaku usaha.\n\n“Setiap data yang dicatat dengan teliti akan menjadi fondasi bagi kebijakan yang lebih tepat sasaran dan pembangunan yang lebih baik. Oleh karena itu, laksanakan tugas ini dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Jadilah petugas yang ramah, santun, cermat, serta mampu membangun kepercayaan responden,” tambahnya.\n\nSementara itu, Kepala BPS Kabupaten Cilacap, Suswandi, dalam laporan penyelenggaraannya memaparkan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali para petugas agar mampu melakukan pendataan secara baik dan benar sesuai konsep standar BPS. Terlebih, sensus kali ini sepenuhnya telah mengadopsi sistem digital.\n\n“Nanti para petugas ini akan mendata perusahaan-perusahaan menengah dan rumah tangga secara pintu ke pintu (door-to-door). Diharapkan karena sensus kali ini menggunakan aplikasi, mudah-mudahan teman-teman petugas paham dan bisa menggunakan aplikasi ini,” jelasnya.\n\nLebih lanjut disampaikan bahwa dikarenakan wilayah Kabupaten Cilacap yang luas dengan jumlah penduduk yang besar, BPS Cilacap menerjunkan 2.077 petugas, yang terdiri dari 1.837 Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 240 pengawas.\n\nSeluruh petugas tersebut dibagi ke dalam 77 kelas pelatihan yang disebar di lima hotel di Cilacap, yakni Hotel Azana Asia, Hotel Sindoro, Hotel NS, Hotel Dafam, dan Hotel Noola. Proses pelatihan dilaksanakan dalam 4 gelombang yang berlangsung mulai 2 Juni hingga 14 Juni 2026, di bawah bimbingan 18 Instruktur Daerah (Inda) dari BPS Cilacap, 2 dari BPS Provinsi Jawa Tengah, dan 6 dari BPS RI atau pusat.\n\n“Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan teknis ini, seluruh petugas dijadwalkan akan langsung diterjunkan secara serentak ke lapangan mulai tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026,” pungkas Kepala BPS Cilacap. (my/kominfo)\n--\nFollow Media Sosial Diskominfo Kab Cilacap\nIG: \nTwitter: \nFB: kominfocilacap\nTiktok: kominfo_cilacap\nWeb: kominfo.cilacapkab.go.id\n--\nDibuat oleh Tim Media Digital\nDinas Komunikasi dan Informatika Kab Cilacap\n#dulurkominfo #cilacapbercahaya", "post_id": "xlGKE9gPZB8"}}, {"key": "kominfo_cilacap", "attributes": {"label": "kominfo_cilacap", "x": 826.7139139418191, "y": 829.2547812892907, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.6884, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "xlGKE9gPZB8", "id": "kominfo_cilacap", "source": "youtube-000001", "content": "Ujung Tombak Data Pembangunan, Pj. Sekda Cilacap Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026\n\nCILACAP – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Annisa Fabriana, membuka secara resmi Pelatihan Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 Gelombang III tingkat Kabupaten Cilacap, Senin (8/6/2026) di Hotel Azana Asia Cilacap.\n\nDalam arahannya, Pj Sekda menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan statistik terbesar di bidang ekonomi yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Di tengah perubahan struktur ekonomi, perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, serta dinamika ekonomi global yang terus bergerak, kebutuhan akan data ekonomi yang lengkap, mutakhir, dan berkualitas menjadi semakin penting dan krusial bagi arah kebijakan negara.\n\n“Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berupaya menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi di Indonesia sebagai landasan dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan. Selain itu, sensus ini bertujuan memberikan gambaran mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, serta perkembangan ekonomi digital dan ekonomi lingkungan,” ujarnya.\n\nOleh karenanya, Annisa menekankan bahwa keberhasilan agenda ini tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Kepada calon petugas, ia mengingatkan bahwa data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi dasar pengambilan keputusan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam merancang pembangunan ekonomi Indonesia ke depan.\n\n“Tugas yang akan Saudara emban bukanlah sekadar mengisi kuesioner atau mengumpulkan data. Saudara adalah ujung tombak pembangunan statistik Indonesia. Di tangan Saudara terdapat amanah besar untuk menghadirkan data yang akurat, berkualitas, dan dapat dipercaya,” tegasnya di hadapan para peserta pelatihan.\n\nLebih lanjut, ia mengimbau agar seluruh petugas memanfaatkan masa pelatihan ini dengan fokus, disiplin, dan serius guna menyamakan persepsi konsep dan menguasai proses bisnis pendataan secara utuh. Annisa juga berpesan agar nilai-nilai integritas dan profesionalisme tetap dijaga selama berhadapan dengan pelaku usaha.\n\n“Setiap data yang dicatat dengan teliti akan menjadi fondasi bagi kebijakan yang lebih tepat sasaran dan pembangunan yang lebih baik. Oleh karena itu, laksanakan tugas ini dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Jadilah petugas yang ramah, santun, cermat, serta mampu membangun kepercayaan responden,” tambahnya.\n\nSementara itu, Kepala BPS Kabupaten Cilacap, Suswandi, dalam laporan penyelenggaraannya memaparkan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali para petugas agar mampu melakukan pendataan secara baik dan benar sesuai konsep standar BPS. Terlebih, sensus kali ini sepenuhnya telah mengadopsi sistem digital.\n\n“Nanti para petugas ini akan mendata perusahaan-perusahaan menengah dan rumah tangga secara pintu ke pintu (door-to-door). Diharapkan karena sensus kali ini menggunakan aplikasi, mudah-mudahan teman-teman petugas paham dan bisa menggunakan aplikasi ini,” jelasnya.\n\nLebih lanjut disampaikan bahwa dikarenakan wilayah Kabupaten Cilacap yang luas dengan jumlah penduduk yang besar, BPS Cilacap menerjunkan 2.077 petugas, yang terdiri dari 1.837 Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 240 pengawas.\n\nSeluruh petugas tersebut dibagi ke dalam 77 kelas pelatihan yang disebar di lima hotel di Cilacap, yakni Hotel Azana Asia, Hotel Sindoro, Hotel NS, Hotel Dafam, dan Hotel Noola. Proses pelatihan dilaksanakan dalam 4 gelombang yang berlangsung mulai 2 Juni hingga 14 Juni 2026, di bawah bimbingan 18 Instruktur Daerah (Inda) dari BPS Cilacap, 2 dari BPS Provinsi Jawa Tengah, dan 6 dari BPS RI atau pusat.\n\n“Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan teknis ini, seluruh petugas dijadwalkan akan langsung diterjunkan secara serentak ke lapangan mulai tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026,” pungkas Kepala BPS Cilacap. (my/kominfo)\n--\nFollow Media Sosial Diskominfo Kab Cilacap\nIG: \nTwitter: \nFB: kominfocilacap\nTiktok: kominfo_cilacap\nWeb: kominfo.cilacapkab.go.id\n--\nDibuat oleh Tim Media Digital\nDinas Komunikasi dan Informatika Kab Cilacap\n#dulurkominfo #cilacapbercahaya", "post_id": "xlGKE9gPZB8"}}, {"key": "@TRIBUNWOWOFFICIAL", "attributes": {"label": "@TRIBUNWOWOFFICIAL", "x": 144.4428132161397, "y": 511.6939116651246, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "MHBqvkbF6ig", "id": "@TRIBUNWOWOFFICIAL", "source": "youtube-000001", "content": "1.500 Massa Akan Demo di Bundaran HI, Bawa Lima Tuntutan untuk Pemerintah\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - 1.500 Massa Akan Demo di Bundaran HI, Bawa Lima Tuntutan untuk Pemerintah\n\n1.500 orang diperkirakan akan memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026) pukul 10.00 WIB, untuk menyampaikan lima tuntutan ke pemerintah.\n\nMassa tersebut berasal dari mahasiswa berbagai kampus dan kelompok masyarakat, yakni seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas se- Universitas Indonesia, BEM IPB, Universitas Gunadarma, Politeknik Negeri Jakarta, UIN Jakarta, UPN Veteran Jakarta, Universitas Pancasila, Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), serta Front Mahasiswa Nasional (FMN), hingga sebagian pengendara ojol.\n\nLima tuntutan tersebut yakni:\n\nSetop pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).\nTurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).\nHentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.\nHentikan militerisme di ranah sipil.\nPresiden Prabowo Subianto berhenti mengelak dan mengakui kesalahan pemerintah.\nBaca juga: Hari Ini Ada Demo Mahasiswa di Bundaran HI, Hindari Jalan Sudirman-Thamrin, Berikut Alternatifnya\n\nRakyat Tak Kunjung Sejahtera\n\nMengutip media sosial Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia -official, mengajak masyarakat ikut serta dalam aksi unjuk rasa di Bundaran HI.\n\nSERUAN AKSI INDONESIA BANGKRUT\n\nHalo, UI dan Indonesia!\n\nHidup Mahasiswa! \nHidup Rakyat Indonesia! \nHidup Perempuan yang Melawan! \n\nIndonesia adalah negara yang kaya, tetapi entah mengapa rakyatnya tak kunjung sejahtera. Indonesia adalah negara yang besar, tetapi entah mengapa perut rakyatnya belum bebas dari rasa lapar. \n\nBelakangan, ekonomi Indonesia runtuh. Namun, sayangnya pemerintah justru makin memperkeruh keadaan.\n\nKebijakan fiskal bocor, independensi BI direnggut, dan komunikasi pemerintah kepada publik justru jauh dari kata layak. \n\nPemerintah justru menyangkal kondisi yang ada dan mendegradasi perjuangan serta kritik yang digaungkan oleh rakyat. Tak hanya itu, aparat negara digunakan sebagai alat untuk membungkam mereka yang bersuara.\n\nOleh karena itu, mari turun ke jalan dan suarakan kegelisahan rakyat yang selama ini diabaikan, pada\nhari, tanggal: Jumat, 12 Juni 2026\npukul: 10.00 WIB\ntitik kumpul: Lapangan FISIP UI\ntitik aksi: Bundaran HI\n“dresscode”: Baju Hitam dan Jaket Kuning\n\n4 Ribu Personel Polri/TNI Diterjunkan\n\nPolda Metro Jaya menyiagakan 4.151 personel gabungan Polri/TNI untuk mengamankan jalannya aksi demo mahasiswa di Bundaran HI.\n\nKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, pengamanan ini dilakukan agar aksi penyampaian pendapat bisa berjalan dengan aman dan tertib.\n\n“Polda Metro Jaya menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya,” kata Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (11/6/2026) malam.\n\nAdapun dari total jumlah personel yang disiapka, Budi merinci 3.651 personel dari Polri. Sementara, 500 personel sisanya merupakan prajurit TNI.\n\nBudi meminta agar massa aksi untuk bisa mengikuti peraturan yang berlaku, massa tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, serta tetap menghormati pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lokasi aksi. \n\n“Kami mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib, tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” jelasnya.\n\nDi sisi lain, Budi juga menyebut pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas di titik-titik demo. Namun, hal itu masih bersifat situasional melihat perkembangan di lapangan.\n\n\"Pengaturan lalu lintas kami siapkan secara situasional. Apabila terjadi kepadatan atau ada kebutuhan pengalihan arus di sekitar lokasi aksi, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan tetap memprioritaskan keselamatan peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan,” ucapnya.\n\nLebih lanjut, personel pengamanan itu nantinya akan disebar untuk mengantisipasi sejumlah dinamika mulai seperti gangguan fasilitas umum hingga potensi tindak pidana terjadi.\n\nArtikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perkiraan Jumlah Massa Demo di Bundaran HI: RI Negara Kaya, Tapi Rakyatnya Tak Kunjung Sejahtera, https://www.tribunnews.com/nasional/7....\n\nEditor: Seno Tri Sulistiyono\n\nEditor Video: Magang/Dian Rahmawati\nUploader: Erwin Joko Prasetyo\n\n#DemoMahasiswa #BundaranHI #BEMUI #BEMIPB #AksiMahasiswa #JakartaPusat #PoldaMetroJaya #PrabowoSubianto #APBN #MBG #KoperasiDesaMerahPutih #Polri #TNI #Mahasiswa #Nasional #Tribunnews #TribunVideo #DemoJakarta #BeritaTerkini #IndonesiaBangkrut", "post_id": "MHBqvkbF6ig"}}, {"key": "bemui", "attributes": {"label": "bemui", "x": 1.9749247283317173, "y": 778.2946499882804, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "MHBqvkbF6ig", "id": "bemui", "source": "youtube-000001", "content": "1.500 Massa Akan Demo di Bundaran HI, Bawa Lima Tuntutan untuk Pemerintah\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - 1.500 Massa Akan Demo di Bundaran HI, Bawa Lima Tuntutan untuk Pemerintah\n\n1.500 orang diperkirakan akan memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026) pukul 10.00 WIB, untuk menyampaikan lima tuntutan ke pemerintah.\n\nMassa tersebut berasal dari mahasiswa berbagai kampus dan kelompok masyarakat, yakni seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas se- Universitas Indonesia, BEM IPB, Universitas Gunadarma, Politeknik Negeri Jakarta, UIN Jakarta, UPN Veteran Jakarta, Universitas Pancasila, Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), serta Front Mahasiswa Nasional (FMN), hingga sebagian pengendara ojol.\n\nLima tuntutan tersebut yakni:\n\nSetop pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).\nTurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).\nHentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.\nHentikan militerisme di ranah sipil.\nPresiden Prabowo Subianto berhenti mengelak dan mengakui kesalahan pemerintah.\nBaca juga: Hari Ini Ada Demo Mahasiswa di Bundaran HI, Hindari Jalan Sudirman-Thamrin, Berikut Alternatifnya\n\nRakyat Tak Kunjung Sejahtera\n\nMengutip media sosial Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia -official, mengajak masyarakat ikut serta dalam aksi unjuk rasa di Bundaran HI.\n\nSERUAN AKSI INDONESIA BANGKRUT\n\nHalo, UI dan Indonesia!\n\nHidup Mahasiswa! \nHidup Rakyat Indonesia! \nHidup Perempuan yang Melawan! \n\nIndonesia adalah negara yang kaya, tetapi entah mengapa rakyatnya tak kunjung sejahtera. Indonesia adalah negara yang besar, tetapi entah mengapa perut rakyatnya belum bebas dari rasa lapar. \n\nBelakangan, ekonomi Indonesia runtuh. Namun, sayangnya pemerintah justru makin memperkeruh keadaan.\n\nKebijakan fiskal bocor, independensi BI direnggut, dan komunikasi pemerintah kepada publik justru jauh dari kata layak. \n\nPemerintah justru menyangkal kondisi yang ada dan mendegradasi perjuangan serta kritik yang digaungkan oleh rakyat. Tak hanya itu, aparat negara digunakan sebagai alat untuk membungkam mereka yang bersuara.\n\nOleh karena itu, mari turun ke jalan dan suarakan kegelisahan rakyat yang selama ini diabaikan, pada\nhari, tanggal: Jumat, 12 Juni 2026\npukul: 10.00 WIB\ntitik kumpul: Lapangan FISIP UI\ntitik aksi: Bundaran HI\n“dresscode”: Baju Hitam dan Jaket Kuning\n\n4 Ribu Personel Polri/TNI Diterjunkan\n\nPolda Metro Jaya menyiagakan 4.151 personel gabungan Polri/TNI untuk mengamankan jalannya aksi demo mahasiswa di Bundaran HI.\n\nKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, pengamanan ini dilakukan agar aksi penyampaian pendapat bisa berjalan dengan aman dan tertib.\n\n“Polda Metro Jaya menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya,” kata Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (11/6/2026) malam.\n\nAdapun dari total jumlah personel yang disiapka, Budi merinci 3.651 personel dari Polri. Sementara, 500 personel sisanya merupakan prajurit TNI.\n\nBudi meminta agar massa aksi untuk bisa mengikuti peraturan yang berlaku, massa tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, serta tetap menghormati pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lokasi aksi. \n\n“Kami mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib, tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” jelasnya.\n\nDi sisi lain, Budi juga menyebut pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas di titik-titik demo. Namun, hal itu masih bersifat situasional melihat perkembangan di lapangan.\n\n\"Pengaturan lalu lintas kami siapkan secara situasional. Apabila terjadi kepadatan atau ada kebutuhan pengalihan arus di sekitar lokasi aksi, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan tetap memprioritaskan keselamatan peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan,” ucapnya.\n\nLebih lanjut, personel pengamanan itu nantinya akan disebar untuk mengantisipasi sejumlah dinamika mulai seperti gangguan fasilitas umum hingga potensi tindak pidana terjadi.\n\nArtikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perkiraan Jumlah Massa Demo di Bundaran HI: RI Negara Kaya, Tapi Rakyatnya Tak Kunjung Sejahtera, https://www.tribunnews.com/nasional/7....\n\nEditor: Seno Tri Sulistiyono\n\nEditor Video: Magang/Dian Rahmawati\nUploader: Erwin Joko Prasetyo\n\n#DemoMahasiswa #BundaranHI #BEMUI #BEMIPB #AksiMahasiswa #JakartaPusat #PoldaMetroJaya #PrabowoSubianto #APBN #MBG #KoperasiDesaMerahPutih #Polri #TNI #Mahasiswa #Nasional #Tribunnews #TribunVideo #DemoJakarta #BeritaTerkini #IndonesiaBangkrut", "post_id": "MHBqvkbF6ig"}}], "edges": [{"key": "abangantech", "source": "abangantech", "target": "marsrunner", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "myworldispale", "source": "myworldispale", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "myworldispale", "source": "myworldispale", "target": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "myworldispale", "source": "myworldispale", "target": "DitjenPajakRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "indrakusuma", "source": "indrakusuma", "target": "WeKa_Ronin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "halo16447", "source": "halo16447", "target": "MiskinTV_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "GRoots1013", "source": "GRoots1013", "target": "ramzanrachmat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "GRoots1013", "source": "GRoots1013", "target": "_devalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DjoniKalwarang", "source": "DjoniKalwarang", "target": "krowmaxtism_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Farisa_Dh", "source": "Farisa_Dh", "target": "99propaganda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "tangselinfo24", "source": "tangselinfo24", "target": "tangselinfo24", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "17309704499", "source": "17309704499", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "17309704499", "source": "17309704499", "target": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "17309704499", "source": "17309704499", "target": "goto_group", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "17309704499", "source": "17309704499", "target": "kemenhub151", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "wonosobohebat", "source": "wonosobohebat", "target": "wonosobohebat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infobdgbaratcimahi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infotimajalaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infotimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infotibandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infobandungselatan.co", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infotipameungpeuk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infotikatapang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infotisoreang.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimajalaya", "source": "infotimajalaya", "target": "infotimajalaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobdgbaratcimahi", "source": "infobdgbaratcimahi", "target": "infobdgbaratcimahi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bangsaonline", "source": "bangsaonline", "target": "bangsaonline", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkotsalatiga", "source": "pemkotsalatiga", "target": "smkn1salatiga_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkotsalatiga", "source": "pemkotsalatiga", "target": "fkipuksw", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkotsalatiga", "source": "pemkotsalatiga", "target": "demaftik_uinsalatiga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkotsalatiga", "source": "pemkotsalatiga", "target": "uin_salatiga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkotsalatiga", "source": "pemkotsalatiga", "target": "uksw_salatiga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lamongankab", "source": "lamongankab", "target": "yuhronur_yes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "wonosobohebat", "source": "wonosobohebat", "target": "wonosobohebat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "34400960", "source": "34400960", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "2247381215", "source": "2247381215", "target": "fraksipan_dprri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "2247381215", "source": "2247381215", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "Telinga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "moncongpublik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "Banteng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "PDI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "PDI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "Gen", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "Gesuri.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sahabatmasyarakatofc", "source": "sahabatmasyarakatofc", "target": "nowdots", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ahmad.partairakya", "source": "ahmad.partairakya", "target": "DPP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "MEDIA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "BOYDompea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "LSM", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Uncu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "dedi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "HENDRA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "doni", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "BG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Abah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "dewi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "faktaveritas", "source": "faktaveritas", "target": "gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "byu.projects", "source": "byu.projects", "target": "By", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bangsaonline", "source": "bangsaonline", "target": "bangsaonline", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "uchiha.julianto.3", "source": "uchiha.julianto.3", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "aimsbg", "source": "aimsbg", "target": "sorotan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "aimsbg", "source": "aimsbg", "target": "semua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "aimsbg", "source": "aimsbg", "target": "sorotan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "aimsbg", "source": "aimsbg", "target": "semua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaradotcom", "source": "suaradotcom", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaradotcom", "source": "suaradotcom", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@factualflowdrm", "source": "@factualflowdrm", "target": "factualflowdrm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BennixInvestasi", "source": "@BennixInvestasi", "target": "bennix", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kominfocilacap", "source": "@kominfocilacap", "target": "kominfo_cilacap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kominfocilacap", "source": "@kominfocilacap", "target": "kominfo_cilacap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TRIBUNWOWOFFICIAL", "source": "@TRIBUNWOWOFFICIAL", "target": "bemui", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}