{"nodes": [{"key": "tio_mf", "attributes": {"label": "tio_mf", "x": 955.2524059331904, "y": 447.9134628598276, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 60.9756, "eigenvector": 199.9999, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7485177007601503543", "id": "tio_mf", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "Gojekmilitan", "attributes": {"label": "Gojekmilitan", "x": 615.8039061578563, "y": 736.3263867896143, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 73.9329, "eigenvector": 199.9999, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "Gojekmilitan", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 188.29512801163995, "y": 789.4871539259761, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 73.9329, "eigenvector": 199.9999, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "prabowo", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "AraituLaki", "attributes": {"label": "AraituLaki", "x": 794.5577906922375, "y": 904.1309350807949, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 73.9329, "eigenvector": 199.9999, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "AraituLaki", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "NawawiAlMaroni.", "attributes": {"label": "NawawiAlMaroni.", "x": 712.7745905997674, "y": 857.101354205044, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 73.9329, "eigenvector": 199.9999, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "NawawiAlMaroni.", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "zonaojol_id", "attributes": {"label": "zonaojol_id", "x": 151.31593065587035, "y": 306.2414178075885, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 60.9756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7613309433321475336", "id": "zonaojol_id", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemberian BHR kepada driver ojol dari pihak aplikator menjadi langkah positif yang patut diapresiasi. Namun, kebijakan ini juga memunculkan pertanyaan besar: bagaimana dengan jutaan pekerja sektor informal lainnya? Pedagang kaki lima, buruh harian lepas, nelayan, hingga pekerja serabutan juga menggantungkan hidup dari penghasilan yang tak menentu. Mereka pun membutuhkan perhatian dan keberpihakan yang sama. Momentum ini seharusnya menjadi pintu masuk untuk membahas perlindungan yang lebih menyeluruh bagi seluruh sektor informal, agar rasa keadilan benar-benar dirasakan secara merata, bukan hanya oleh sebagian kelompok saja. - - - - #fyp #viral #ojoljakarta #zonaojolindo #grab", "post_id": "7613309433321475336"}}, {"key": "ibu2ojol", "attributes": {"label": "ibu2ojol", "x": 887.6282370528227, "y": 187.16242559742392, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 112.8049, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7613309433321475336", "id": "ibu2ojol", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemberian BHR kepada driver ojol dari pihak aplikator menjadi langkah positif yang patut diapresiasi. Namun, kebijakan ini juga memunculkan pertanyaan besar: bagaimana dengan jutaan pekerja sektor informal lainnya? Pedagang kaki lima, buruh harian lepas, nelayan, hingga pekerja serabutan juga menggantungkan hidup dari penghasilan yang tak menentu. Mereka pun membutuhkan perhatian dan keberpihakan yang sama. Momentum ini seharusnya menjadi pintu masuk untuk membahas perlindungan yang lebih menyeluruh bagi seluruh sektor informal, agar rasa keadilan benar-benar dirasakan secara merata, bukan hanya oleh sebagian kelompok saja. - - - - #fyp #viral #ojoljakarta #zonaojolindo #grab", "post_id": "7613309433321475336"}}, {"key": "@gallerydikuy", "attributes": {"label": "@gallerydikuy", "x": 998.3901072863006, "y": 501.7377311442951, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 60.9756, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "R_L_-c8qprc", "id": "@gallerydikuy", "source": "youtube-000001", "content": "Alasan Pengangguran Banyak Yang Jadi Ojol Apakah Ini Bagian Dari Rencana Nadiem Makarim?\n\nAudio Luar biasa dari : ‪‬ \n\nSC Video From ‪‬ & ‪‬ \nSC Video Instagram Nadiem Makarim\n\nGear :\nDevice Xiaomi Redmi Note 9 Pro\nMicrophone : Lentiven 70k\nEdit : Capcut\nEkspor 1080\n\n•\nPernah mikir kenapa lulusan sarjana bahkan S2 rela pakai jaket hijau ojol? Apakah ini murni pilihan bebas, atau jebakan ekonomi yang terpaksa diambil karena sistem kerja kita yang lagi sekarat? Bongkar realitanya di video ini!\nKe mana pun kita memandang di jalanan Indonesia, warna hijau jaket ojek online (ojol) selalu mendominasi. Di tengah sulitnya mencari kerja formal dengan syarat yang makin \"gak ngotak\", ojol hadir sebagai penyelamat bagi jutaan pengangguran.\nNamun, di balik kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan, ada realita pahit bernama Gig Economy. Status \"mitra\" sering kali membuat posisi driver rapuh tanpa kepastian THR, bonus, maupun jaminan kesehatan jangka panjang.\nKasus pengadaan Chromebook senilai hampir Rp10 triliun yang menyeret mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, menuai sorotan tajam. Apakah perkara ini murni penegakan hukum atas kerugian negara, ataukah bentuk \"kriminalisasi kebijakan\" darurat di masa pandemi setelah konstelasi politik berubah? Menghadirkan tuntutan fantastis 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp5,6 triliun, kasus ini menguji ulang batas otonomi menteri, hubungan kekuasaan bisnis global, hingga masa depan kepastian hukum bagi investor di Indonesia. Yuk, simak bedah tuntas dinamika politik dan hukumnya di video ini!\n\n#OjekOnline #DilemaOjol #NadiemMakarim #GigEconomy #Pengangguran #kasuschromebook #driverojol \n\n©Copyright:\nCopyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.\n\nDisclaimer: \nGambar, ataupun video yang ada di Channel ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi saya di sini\n3005dhikyprd", "post_id": "R_L_-c8qprc"}}, {"key": "WhiteBatAudio", "attributes": {"label": "WhiteBatAudio", "x": 22.397518186117125, "y": 657.5495247611186, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 78.252, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "R_L_-c8qprc", "id": "WhiteBatAudio", "source": "youtube-000001", "content": "Alasan Pengangguran Banyak Yang Jadi Ojol Apakah Ini Bagian Dari Rencana Nadiem Makarim?\n\nAudio Luar biasa dari : ‪‬ \n\nSC Video From ‪‬ & ‪‬ \nSC Video Instagram Nadiem Makarim\n\nGear :\nDevice Xiaomi Redmi Note 9 Pro\nMicrophone : Lentiven 70k\nEdit : Capcut\nEkspor 1080\n\n•\nPernah mikir kenapa lulusan sarjana bahkan S2 rela pakai jaket hijau ojol? Apakah ini murni pilihan bebas, atau jebakan ekonomi yang terpaksa diambil karena sistem kerja kita yang lagi sekarat? Bongkar realitanya di video ini!\nKe mana pun kita memandang di jalanan Indonesia, warna hijau jaket ojek online (ojol) selalu mendominasi. Di tengah sulitnya mencari kerja formal dengan syarat yang makin \"gak ngotak\", ojol hadir sebagai penyelamat bagi jutaan pengangguran.\nNamun, di balik kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan, ada realita pahit bernama Gig Economy. Status \"mitra\" sering kali membuat posisi driver rapuh tanpa kepastian THR, bonus, maupun jaminan kesehatan jangka panjang.\nKasus pengadaan Chromebook senilai hampir Rp10 triliun yang menyeret mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, menuai sorotan tajam. Apakah perkara ini murni penegakan hukum atas kerugian negara, ataukah bentuk \"kriminalisasi kebijakan\" darurat di masa pandemi setelah konstelasi politik berubah? Menghadirkan tuntutan fantastis 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp5,6 triliun, kasus ini menguji ulang batas otonomi menteri, hubungan kekuasaan bisnis global, hingga masa depan kepastian hukum bagi investor di Indonesia. Yuk, simak bedah tuntas dinamika politik dan hukumnya di video ini!\n\n#OjekOnline #DilemaOjol #NadiemMakarim #GigEconomy #Pengangguran #kasuschromebook #driverojol \n\n©Copyright:\nCopyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.\n\nDisclaimer: \nGambar, ataupun video yang ada di Channel ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi saya di sini\n3005dhikyprd", "post_id": "R_L_-c8qprc"}}, {"key": "WatchdocImage", "attributes": {"label": "WatchdocImage", "x": 787.4842010635809, "y": 521.1142653457139, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 78.252, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "R_L_-c8qprc", "id": "WatchdocImage", "source": "youtube-000001", "content": "Alasan Pengangguran Banyak Yang Jadi Ojol Apakah Ini Bagian Dari Rencana Nadiem Makarim?\n\nAudio Luar biasa dari : ‪‬ \n\nSC Video From ‪‬ & ‪‬ \nSC Video Instagram Nadiem Makarim\n\nGear :\nDevice Xiaomi Redmi Note 9 Pro\nMicrophone : Lentiven 70k\nEdit : Capcut\nEkspor 1080\n\n•\nPernah mikir kenapa lulusan sarjana bahkan S2 rela pakai jaket hijau ojol? Apakah ini murni pilihan bebas, atau jebakan ekonomi yang terpaksa diambil karena sistem kerja kita yang lagi sekarat? Bongkar realitanya di video ini!\nKe mana pun kita memandang di jalanan Indonesia, warna hijau jaket ojek online (ojol) selalu mendominasi. Di tengah sulitnya mencari kerja formal dengan syarat yang makin \"gak ngotak\", ojol hadir sebagai penyelamat bagi jutaan pengangguran.\nNamun, di balik kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan, ada realita pahit bernama Gig Economy. Status \"mitra\" sering kali membuat posisi driver rapuh tanpa kepastian THR, bonus, maupun jaminan kesehatan jangka panjang.\nKasus pengadaan Chromebook senilai hampir Rp10 triliun yang menyeret mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, menuai sorotan tajam. Apakah perkara ini murni penegakan hukum atas kerugian negara, ataukah bentuk \"kriminalisasi kebijakan\" darurat di masa pandemi setelah konstelasi politik berubah? Menghadirkan tuntutan fantastis 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp5,6 triliun, kasus ini menguji ulang batas otonomi menteri, hubungan kekuasaan bisnis global, hingga masa depan kepastian hukum bagi investor di Indonesia. Yuk, simak bedah tuntas dinamika politik dan hukumnya di video ini!\n\n#OjekOnline #DilemaOjol #NadiemMakarim #GigEconomy #Pengangguran #kasuschromebook #driverojol \n\n©Copyright:\nCopyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.\n\nDisclaimer: \nGambar, ataupun video yang ada di Channel ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi saya di sini\n3005dhikyprd", "post_id": "R_L_-c8qprc"}}, {"key": "kamarfilm4215", "attributes": {"label": "kamarfilm4215", "x": 903.1620334623582, "y": 383.79961039945266, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 78.252, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "R_L_-c8qprc", "id": "kamarfilm4215", "source": "youtube-000001", "content": "Alasan Pengangguran Banyak Yang Jadi Ojol Apakah Ini Bagian Dari Rencana Nadiem Makarim?\n\nAudio Luar biasa dari : ‪‬ \n\nSC Video From ‪‬ & ‪‬ \nSC Video Instagram Nadiem Makarim\n\nGear :\nDevice Xiaomi Redmi Note 9 Pro\nMicrophone : Lentiven 70k\nEdit : Capcut\nEkspor 1080\n\n•\nPernah mikir kenapa lulusan sarjana bahkan S2 rela pakai jaket hijau ojol? Apakah ini murni pilihan bebas, atau jebakan ekonomi yang terpaksa diambil karena sistem kerja kita yang lagi sekarat? Bongkar realitanya di video ini!\nKe mana pun kita memandang di jalanan Indonesia, warna hijau jaket ojek online (ojol) selalu mendominasi. Di tengah sulitnya mencari kerja formal dengan syarat yang makin \"gak ngotak\", ojol hadir sebagai penyelamat bagi jutaan pengangguran.\nNamun, di balik kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan, ada realita pahit bernama Gig Economy. Status \"mitra\" sering kali membuat posisi driver rapuh tanpa kepastian THR, bonus, maupun jaminan kesehatan jangka panjang.\nKasus pengadaan Chromebook senilai hampir Rp10 triliun yang menyeret mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, menuai sorotan tajam. Apakah perkara ini murni penegakan hukum atas kerugian negara, ataukah bentuk \"kriminalisasi kebijakan\" darurat di masa pandemi setelah konstelasi politik berubah? Menghadirkan tuntutan fantastis 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp5,6 triliun, kasus ini menguji ulang batas otonomi menteri, hubungan kekuasaan bisnis global, hingga masa depan kepastian hukum bagi investor di Indonesia. Yuk, simak bedah tuntas dinamika politik dan hukumnya di video ini!\n\n#OjekOnline #DilemaOjol #NadiemMakarim #GigEconomy #Pengangguran #kasuschromebook #driverojol \n\n©Copyright:\nCopyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.\n\nDisclaimer: \nGambar, ataupun video yang ada di Channel ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi saya di sini\n3005dhikyprd", "post_id": "R_L_-c8qprc"}}, {"key": "@tradingsahamfirman", "attributes": {"label": "@tradingsahamfirman", "x": 338.06339797224894, "y": 713.8646389130655, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 60.9756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "sZALLNbDymk", "id": "@tradingsahamfirman", "source": "youtube-000001", "content": "SAHAM GOTO TURUN KARNA MSCI!! JANGAN KUATIR.!! ADA KASUS SKEMA INI.!! GINI STRATEGINYA!!\n\n#sahamgoto\n#sahamgotohariini\n#sahamgotoanalisa\n\nAKADEMI INVESTOR PEMULA adalah kelas yang membantumu memilih saham, lengkap dengan harga beli, jual, dan cara meminimalisir risiko yang praktis: KLIK LINK DIBAWAH INI UNTUK GABUNG KELAS\n https://bit.ly/kelaspakfirman\n\nWA SAYA :0858-7891-7762\nJadi member VIP untuk mendapatkan semua benefit ini: https://bit.ly/kelaspakfirman\nMorgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan rebalancing saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akibat diperdagangkan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar Rp50 di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.“MSCI akan membekukan setiap perubahan jumlah saham (NOS), Foreign Inclusion Factor (FIF), Domestic Inclusion Factor (DIF), constraint factors, serta penambahan dan penghapusan saham ini dalam indeks MSCI sebagai bagian dari Tinjauan Indeks Mei 2026,” sebut MSCI dalam pengumuman resmi, Rabu (26/5/2026).\nMSCI bilang perlakuan ini berlaku untuk MSCI Global Investable Market Indexes maupun indeks non-market capitalization weighted seperti MSCI Factor, Sustainability & Climate, Thematic, dan Capped Indexes.MSCI juga mencatat bahwa apabila akibat tidak diterapkannya perubahan constraint factor pada saham ini dalam MSCI 10/40 Index, MSCI 25/50 Index, atau MSCI 35/65 Index menyebabkan indeks-indeks tersebut tidak memenuhi batas konsentrasi sebagaimana diatur dalam metodologi indeks terkait, maka perubahan constraint factor tetap akan diterapkan terlepas dari perlakuan khusus tersebut.\n“MSCI juga akan kembali meninjau likuiditas saham ini sesuai metodologi MSCI Global Investable Market Indexes dalam Tinjauan Indeks Agustus 2026 dan dapat menghapus PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk apabila gagal memenuhi persyaratan likuiditas yang relevan pada saat itu,” sebut MSCI.\nCEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengonfirmasi Danantara telah membeli saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) secara bertahap. Namun, Rosan belum dapat mengungkap porsi kepemilikan saham Danantara di GoTo karena prosesnya masih berlanjutHal itu diungkapkan Rosan seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026) malam.\n\"Masih berlanjut, bertahap,\" katanya.Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM itu mengungkapkan alasan Danantara masuk ke GoTo secara bertahap. Dikatakan, investasi itu merupakan salah satu strategi pemerintah untuk menyejahterakan para pengemudi ojek online (ojol).\"Danantara kita sudah masuk dan juga kita sudah bicara, yang penting kan buat kita ini adalah kesejahteraan ojol. Bagaimana kita bisa meningkatkan kesejahteraan ojol,\" katanya.\nRosan menyatakan, peningkatan kesejahterahan itu dilakukan dengan pemberian BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan kepada para mitra ojol. Selain itu, peningkatan kesejahteraan juga dilakukan dengan pemberian bantuan hari raya (BHR) yang lebih tinggi diberikan dari tahun sebelumnya.\n\"Termasuk adanya BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan. Itu kan tadinya sebelumnya enggak ada. Kemudian pada saat BHR kemarin, itu kan juga sebetulnya dari kami yang bicara agar THR-nya itu dilipatgandakan, di-double-kan. Itu juga dari kami sebetulnya,\" ungkap Rosan.\nsource\nhttps://www.bloombergtechnoz.com/deta...\nhttps://investortrust.id/business/102...\n#GOTO\n#SahamGOTO\n#GojekTokopedia\n#LabaGOTO\n#Investasi\n#IHSG\n#Saham\n#UpdateSaham\n#AnalisisSaham\n#PasarModal\n#Cuan\n#BeritaBisnis\n#EkonomiIndonesia\n#TechNews\n#StartupIndonesia\n#BreakingNews\n#EdukasiSaham\n#BeritaEkonomi\n\n📸  Instagram :   / tradingsahamfirman  \n🌍  Website: www.firmanhappy.com\n🎵 Tiktok:   / tradingsaham03  \n🎙 SNACKVIDEO: https://s.snackvideo.com/u/\nLINK ID :   / firman-happy-s-e-m-e-606714285  \nTELEGRAM : https://tinyurl.com/rekomendasibesok\nFACEBOOK :https://www.facebook.com/profile.php?...\n                    \nSalam Profit!\n\n---\nfirman happy berlisensi Magister Ekonomi. Kami siap untuk terus memberikan yang terbaik untuk Masyarakat indonesia.\n\nINFO PENTING !!!!\nKAMI TIDAK MENGADAKAN TITIP DANA APAPUN\nSaya hanya memakai Sosmed dan kontak diatas, selain kontak diatas berarti Bukan saya, karena banyak yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY untuk penipuan titip dana, sekali lagi saya tekankan saya ( FIRMAN HAPPY ) tidak pernah membuka jasa titip dana trading,  TERIMA KASIH !!\nSegala jenis Pembayaran untuk keperluan channel dan Group saya, UNTUK SAAT INI HANYA DI GRUP YUOTUBE DAN GRUP TELEGRAM ADA DIATAS ( selain itu berarti penipuan )", "post_id": "sZALLNbDymk"}}, {"key": "tradingsa...", "attributes": {"label": "tradingsa...", "x": 936.7305164953164, "y": 45.367822915686304, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 112.8049, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sZALLNbDymk", "id": "tradingsa...", "source": "youtube-000001", "content": "SAHAM GOTO TURUN KARNA MSCI!! JANGAN KUATIR.!! ADA KASUS SKEMA INI.!! GINI STRATEGINYA!!\n\n#sahamgoto\n#sahamgotohariini\n#sahamgotoanalisa\n\nAKADEMI INVESTOR PEMULA adalah kelas yang membantumu memilih saham, lengkap dengan harga beli, jual, dan cara meminimalisir risiko yang praktis: KLIK LINK DIBAWAH INI UNTUK GABUNG KELAS\n https://bit.ly/kelaspakfirman\n\nWA SAYA :0858-7891-7762\nJadi member VIP untuk mendapatkan semua benefit ini: https://bit.ly/kelaspakfirman\nMorgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan rebalancing saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akibat diperdagangkan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar Rp50 di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.“MSCI akan membekukan setiap perubahan jumlah saham (NOS), Foreign Inclusion Factor (FIF), Domestic Inclusion Factor (DIF), constraint factors, serta penambahan dan penghapusan saham ini dalam indeks MSCI sebagai bagian dari Tinjauan Indeks Mei 2026,” sebut MSCI dalam pengumuman resmi, Rabu (26/5/2026).\nMSCI bilang perlakuan ini berlaku untuk MSCI Global Investable Market Indexes maupun indeks non-market capitalization weighted seperti MSCI Factor, Sustainability & Climate, Thematic, dan Capped Indexes.MSCI juga mencatat bahwa apabila akibat tidak diterapkannya perubahan constraint factor pada saham ini dalam MSCI 10/40 Index, MSCI 25/50 Index, atau MSCI 35/65 Index menyebabkan indeks-indeks tersebut tidak memenuhi batas konsentrasi sebagaimana diatur dalam metodologi indeks terkait, maka perubahan constraint factor tetap akan diterapkan terlepas dari perlakuan khusus tersebut.\n“MSCI juga akan kembali meninjau likuiditas saham ini sesuai metodologi MSCI Global Investable Market Indexes dalam Tinjauan Indeks Agustus 2026 dan dapat menghapus PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk apabila gagal memenuhi persyaratan likuiditas yang relevan pada saat itu,” sebut MSCI.\nCEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengonfirmasi Danantara telah membeli saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) secara bertahap. Namun, Rosan belum dapat mengungkap porsi kepemilikan saham Danantara di GoTo karena prosesnya masih berlanjutHal itu diungkapkan Rosan seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026) malam.\n\"Masih berlanjut, bertahap,\" katanya.Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM itu mengungkapkan alasan Danantara masuk ke GoTo secara bertahap. Dikatakan, investasi itu merupakan salah satu strategi pemerintah untuk menyejahterakan para pengemudi ojek online (ojol).\"Danantara kita sudah masuk dan juga kita sudah bicara, yang penting kan buat kita ini adalah kesejahteraan ojol. Bagaimana kita bisa meningkatkan kesejahteraan ojol,\" katanya.\nRosan menyatakan, peningkatan kesejahterahan itu dilakukan dengan pemberian BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan kepada para mitra ojol. Selain itu, peningkatan kesejahteraan juga dilakukan dengan pemberian bantuan hari raya (BHR) yang lebih tinggi diberikan dari tahun sebelumnya.\n\"Termasuk adanya BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan. Itu kan tadinya sebelumnya enggak ada. Kemudian pada saat BHR kemarin, itu kan juga sebetulnya dari kami yang bicara agar THR-nya itu dilipatgandakan, di-double-kan. Itu juga dari kami sebetulnya,\" ungkap Rosan.\nsource\nhttps://www.bloombergtechnoz.com/deta...\nhttps://investortrust.id/business/102...\n#GOTO\n#SahamGOTO\n#GojekTokopedia\n#LabaGOTO\n#Investasi\n#IHSG\n#Saham\n#UpdateSaham\n#AnalisisSaham\n#PasarModal\n#Cuan\n#BeritaBisnis\n#EkonomiIndonesia\n#TechNews\n#StartupIndonesia\n#BreakingNews\n#EdukasiSaham\n#BeritaEkonomi\n\n📸  Instagram :   / tradingsahamfirman  \n🌍  Website: www.firmanhappy.com\n🎵 Tiktok:   / tradingsaham03  \n🎙 SNACKVIDEO: https://s.snackvideo.com/u/\nLINK ID :   / firman-happy-s-e-m-e-606714285  \nTELEGRAM : https://tinyurl.com/rekomendasibesok\nFACEBOOK :https://www.facebook.com/profile.php?...\n                    \nSalam Profit!\n\n---\nfirman happy berlisensi Magister Ekonomi. Kami siap untuk terus memberikan yang terbaik untuk Masyarakat indonesia.\n\nINFO PENTING !!!!\nKAMI TIDAK MENGADAKAN TITIP DANA APAPUN\nSaya hanya memakai Sosmed dan kontak diatas, selain kontak diatas berarti Bukan saya, karena banyak yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY untuk penipuan titip dana, sekali lagi saya tekankan saya ( FIRMAN HAPPY ) tidak pernah membuka jasa titip dana trading,  TERIMA KASIH !!\nSegala jenis Pembayaran untuk keperluan channel dan Group saya, UNTUK SAAT INI HANYA DI GRUP YUOTUBE DAN GRUP TELEGRAM ADA DIATAS ( selain itu berarti penipuan )", "post_id": "sZALLNbDymk"}}], "edges": [{"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "Gojekmilitan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "AraituLaki", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "NawawiAlMaroni.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "zonaojol_id", "source": "zonaojol_id", "target": "ibu2ojol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@gallerydikuy", "source": "@gallerydikuy", "target": "WhiteBatAudio", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@gallerydikuy", "source": "@gallerydikuy", "target": "WatchdocImage", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@gallerydikuy", "source": "@gallerydikuy", "target": "kamarfilm4215", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tradingsahamfirman", "source": "@tradingsahamfirman", "target": "tradingsa...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}