{"nodes": [{"key": "Zichan1124", "attributes": {"label": "Zichan1124", "x": 147.8918356357227, "y": 814.5288571911018, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2068982049726403017", "id": "Zichan1124", "source": "tweet-000004", "content": "Alhamdulillah Komunitas Driver Online (Komando) rasa pedulinya 👍\n\nItu harusnya bpk kandungnya jg dipenjara. Dia tau anaknya disiksa, tapi diam saja. Lebam separah itu gak mungkin penganiayaan 1x 2x. Bahkan, bpknya mencoba galang donasi pengobatan dg alasan anaknya jatuh. https://t.co/sjtLqHsHxP", "post_id": "2068982049726403017"}}, {"key": "RamaRebon8679", "attributes": {"label": "RamaRebon8679", "x": 476.984593750041, "y": 205.88830242967848, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.3333, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068982049726403017", "id": "RamaRebon8679", "source": "tweet-000004", "content": "Alhamdulillah Komunitas Driver Online (Komando) rasa pedulinya 👍\n\nItu harusnya bpk kandungnya jg dipenjara. Dia tau anaknya disiksa, tapi diam saja. Lebam separah itu gak mungkin penganiayaan 1x 2x. Bahkan, bpknya mencoba galang donasi pengobatan dg alasan anaknya jatuh. https://t.co/sjtLqHsHxP", "post_id": "2068982049726403017"}}, {"key": "lelucone", "attributes": {"label": "lelucone", "x": 291.23377588104836, "y": 667.4777338014457, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.3333, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068982049726403017", "id": "lelucone", "source": "tweet-000004", "content": "Alhamdulillah Komunitas Driver Online (Komando) rasa pedulinya 👍\n\nItu harusnya bpk kandungnya jg dipenjara. Dia tau anaknya disiksa, tapi diam saja. Lebam separah itu gak mungkin penganiayaan 1x 2x. Bahkan, bpknya mencoba galang donasi pengobatan dg alasan anaknya jatuh. https://t.co/sjtLqHsHxP", "post_id": "2068982049726403017"}}, {"key": "indepenSumatera", "attributes": {"label": "indepenSumatera", "x": 335.45117368561995, "y": 477.1668423477251, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.3333, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068982049726403017", "id": "indepenSumatera", "source": "tweet-000004", "content": "Alhamdulillah Komunitas Driver Online (Komando) rasa pedulinya 👍\n\nItu harusnya bpk kandungnya jg dipenjara. Dia tau anaknya disiksa, tapi diam saja. Lebam separah itu gak mungkin penganiayaan 1x 2x. Bahkan, bpknya mencoba galang donasi pengobatan dg alasan anaknya jatuh. https://t.co/sjtLqHsHxP", "post_id": "2068982049726403017"}}, {"key": "6311391029", "attributes": {"label": "6311391029", "x": 248.85743677977788, "y": 624.9495122607707, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3900963485320311832_6311391029", "id": "6311391029", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi demo ojol menuju Kantor Gubernur Jatim dan DPRD Jatim berlangsung hari ini dengan membawa sejumlah tuntutan nasional dan lokal.\n\nPara driver online yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online Jawa Timur menuntut kenaikan tarif, regulasi yang lebih jelas, hingga perlindungan terhadap kesejahteraan mitra driver di Jawa Timur.\n\nBerikut tuntutannya:\n\nTUNTUTAN NASIONAL\n• Kenaikan tarif penumpang R2\n• Regulasi pengantaran barang dan makanan R2/R4\n• Tarif bersih R4\n• Hadirnya UU Transportasi Online Indonesia\n\nTUNTUTAN LOKAL JAWA TIMUR\n• Tolak eksploitasi driver online di zona merah\n• Evaluasi skema program berbayar aplikasi\n• Libatkan Geranat’s Jatim dalam regulasi transportasi online di Jatim\n• Biaya parkir driver online wajib diganti aplikator atau penumpang di lokasi berbayar parkir\n\n🎥/_surabayaterkini\n.\n.\n. Jersey Premium Cepat 3 hari Jadi dan free ongkir ke seluruh indonesia \n.\n.\n#infojatim #beritajatim #kabarjatim #jatimterkini #indowarehouse", "post_id": "3900963485320311832_6311391029"}}, {"key": "apparelallegiant", "attributes": {"label": "apparelallegiant", "x": 947.1600989696165, "y": 545.1859101333137, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 48.0519, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3900963485320311832_6311391029", "id": "apparelallegiant", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi demo ojol menuju Kantor Gubernur Jatim dan DPRD Jatim berlangsung hari ini dengan membawa sejumlah tuntutan nasional dan lokal.\n\nPara driver online yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online Jawa Timur menuntut kenaikan tarif, regulasi yang lebih jelas, hingga perlindungan terhadap kesejahteraan mitra driver di Jawa Timur.\n\nBerikut tuntutannya:\n\nTUNTUTAN NASIONAL\n• Kenaikan tarif penumpang R2\n• Regulasi pengantaran barang dan makanan R2/R4\n• Tarif bersih R4\n• Hadirnya UU Transportasi Online Indonesia\n\nTUNTUTAN LOKAL JAWA TIMUR\n• Tolak eksploitasi driver online di zona merah\n• Evaluasi skema program berbayar aplikasi\n• Libatkan Geranat’s Jatim dalam regulasi transportasi online di Jatim\n• Biaya parkir driver online wajib diganti aplikator atau penumpang di lokasi berbayar parkir\n\n🎥/_surabayaterkini\n.\n.\n. Jersey Premium Cepat 3 hari Jadi dan free ongkir ke seluruh indonesia \n.\n.\n#infojatim #beritajatim #kabarjatim #jatimterkini #indowarehouse", "post_id": "3900963485320311832_6311391029"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 237.95160888058132, "y": 93.16903789231779, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3924238563533268984_297782118", "id": "kompascom", "source": "instagram-000001", "content": "Komunitas Driver Online (Komando) Batam menyelamatkan seorang bocah berinisial A (9), korban dugaan penganiayaan oleh ibu tirinya. \n\nKasus ini diketahui setelah ayah A, yang merupakan anggota baru Komando Batam, mengirim foto putrinya ke grup pada Jumat (19/6/2026) untuk meminta donasi. \n\nKetua Komando Batam Feriyandi Tarigan mengatakan, ibu tiri selalu menjawab saat A ditanyai langsung oleh anggota Komando Batam yang datang ke kediaman A.\n\nSaat diajak menjauh dari ibunya, A mengaku dipukul ibu tirinya. Perlakuan itu membuat korban takut kepada orang dewasa.\n\n🎥: \n\nPenulis: Partahi Fernando Wilbert Sirait, Vachri Rinaldy Lutfipambudi\nKreatif: Jessica Meisya Kurnia\nProduser: Reza Kurnia Darmawan\n\n~J #Ojol #Viral #Read", "post_id": "3924238563533268984_297782118"}}, {"key": "komandoofficialbatam", "attributes": {"label": "komandoofficialbatam", "x": 605.4515257673728, "y": 117.66979336618411, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 48.0519, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924238563533268984_297782118", "id": "komandoofficialbatam", "source": "instagram-000001", "content": "Komunitas Driver Online (Komando) Batam menyelamatkan seorang bocah berinisial A (9), korban dugaan penganiayaan oleh ibu tirinya. \n\nKasus ini diketahui setelah ayah A, yang merupakan anggota baru Komando Batam, mengirim foto putrinya ke grup pada Jumat (19/6/2026) untuk meminta donasi. \n\nKetua Komando Batam Feriyandi Tarigan mengatakan, ibu tiri selalu menjawab saat A ditanyai langsung oleh anggota Komando Batam yang datang ke kediaman A.\n\nSaat diajak menjauh dari ibunya, A mengaku dipukul ibu tirinya. Perlakuan itu membuat korban takut kepada orang dewasa.\n\n🎥: \n\nPenulis: Partahi Fernando Wilbert Sirait, Vachri Rinaldy Lutfipambudi\nKreatif: Jessica Meisya Kurnia\nProduser: Reza Kurnia Darmawan\n\n~J #Ojol #Viral #Read", "post_id": "3924238563533268984_297782118"}}, {"key": "jktinfo24jam", "attributes": {"label": "jktinfo24jam", "x": 636.2251565867539, "y": 253.56381814444094, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3920180882711761607_31864753365", "id": "jktinfo24jam", "source": "instagram-000001", "content": "Depok– Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan aksi dugaan penganiayaan terhadap seorang pria yang dituduh mencuri telepon genggam di kawasan Jalan Raya Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok. Minggu (14/06) jam 17.00\n\nDalam rekaman yang diunggah akun Romulus Jaya, terlihat seorang pria berbaju putih dan berkepala plontos meluapkan emosinya dengan mendorong hingga memukul seorang pria yang mengenakan helm ojek online. Korban dituduh telah mencuri ponsel, namun dugaan tersebut disebut tidak terbukti.\n\nMenurut informasi yang beredar, peristiwa itu terjadi di depan sebuah bengkel di Jalan Raya Pasir Putih. Keluarga korban pemukulan diketahui telah mendatangi lokasi untuk mencari kejelasan terkait kronologi kejadian.\n\nDari hasil penelusuran keluarga, pria yang melakukan pemukulan disebut bukan merupakan karyawan bengkel tersebut. Hingga kini, identitas dan asal-usul pelaku disebut belum diketahui secara pasti.\n\nVia", "post_id": "3920180882711761607_31864753365"}}, {"key": "depokviral.co", "attributes": {"label": "depokviral.co", "x": 208.5131433411368, "y": 617.1129848538528, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 48.0519, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3920180882711761607_31864753365", "id": "depokviral.co", "source": "instagram-000001", "content": "Depok– Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan aksi dugaan penganiayaan terhadap seorang pria yang dituduh mencuri telepon genggam di kawasan Jalan Raya Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok. Minggu (14/06) jam 17.00\n\nDalam rekaman yang diunggah akun Romulus Jaya, terlihat seorang pria berbaju putih dan berkepala plontos meluapkan emosinya dengan mendorong hingga memukul seorang pria yang mengenakan helm ojek online. Korban dituduh telah mencuri ponsel, namun dugaan tersebut disebut tidak terbukti.\n\nMenurut informasi yang beredar, peristiwa itu terjadi di depan sebuah bengkel di Jalan Raya Pasir Putih. Keluarga korban pemukulan diketahui telah mendatangi lokasi untuk mencari kejelasan terkait kronologi kejadian.\n\nDari hasil penelusuran keluarga, pria yang melakukan pemukulan disebut bukan merupakan karyawan bengkel tersebut. Hingga kini, identitas dan asal-usul pelaku disebut belum diketahui secara pasti.\n\nVia", "post_id": "3920180882711761607_31864753365"}}, {"key": "beritapekalongan1", "attributes": {"label": "beritapekalongan1", "x": 53.293988568986926, "y": 847.3245378765848, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3923353894473671881_8421588759", "id": "beritapekalongan1", "source": "instagram-000001", "content": "Warga Simbang Wetan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan dihebohkan dengan insiden penyerangan yang menimpa seorang driver ojek online (ojol). Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (19/06/2026) malam hari.\n\nBerdasarkan informasi yang beredar di media sosial, korban yang merupakan seorang driver ojol sedang dalam perjalanan untuk mengantarkan pesanan pelanggan. Namun, di tengah jalan wilayah Simbang Wetan, ia tiba-tiba dihadang dan dipukul (dikaplok) oleh orang tidak dikenal yang diduga kuat dalam kondisi mabuk (mendem).\n\nMenurut penuturan saksi atau informasi awal yang beredar, terduga pelaku penganiayaan mengenakan jaket hoodie dan celana pendek (pokekan), berbadan kecil dengan rambut yang diwarnai (semiran).\n\nHingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat mengenai kronologi lengkap maupun identitas pelaku.\n\nKasus ini pun langsung menuai sorotan dan keprihatinan dari netizen serta komunitas ojol di Pekalongan.\n\nVia : \n#beritapekalongan1 #ojekonline #buaran #mabuk", "post_id": "3923353894473671881_8421588759"}}, {"key": "pekalonganterkini_", "attributes": {"label": "pekalonganterkini_", "x": 762.8470168211898, "y": 502.97273105971453, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 48.0519, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923353894473671881_8421588759", "id": "pekalonganterkini_", "source": "instagram-000001", "content": "Warga Simbang Wetan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan dihebohkan dengan insiden penyerangan yang menimpa seorang driver ojek online (ojol). Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (19/06/2026) malam hari.\n\nBerdasarkan informasi yang beredar di media sosial, korban yang merupakan seorang driver ojol sedang dalam perjalanan untuk mengantarkan pesanan pelanggan. Namun, di tengah jalan wilayah Simbang Wetan, ia tiba-tiba dihadang dan dipukul (dikaplok) oleh orang tidak dikenal yang diduga kuat dalam kondisi mabuk (mendem).\n\nMenurut penuturan saksi atau informasi awal yang beredar, terduga pelaku penganiayaan mengenakan jaket hoodie dan celana pendek (pokekan), berbadan kecil dengan rambut yang diwarnai (semiran).\n\nHingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat mengenai kronologi lengkap maupun identitas pelaku.\n\nKasus ini pun langsung menuai sorotan dan keprihatinan dari netizen serta komunitas ojol di Pekalongan.\n\nVia : \n#beritapekalongan1 #ojekonline #buaran #mabuk", "post_id": "3923353894473671881_8421588759"}}, {"key": "kabar_bandungraya", "attributes": {"label": "kabar_bandungraya", "x": 21.993904262101683, "y": 997.390647601834, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3921227286881747297_6404898289", "id": "kabar_bandungraya", "source": "instagram-000001", "content": "Jangan main hakim sendiri\n\n. \n. \n\nViral di media sosial, sebuah video memperlihatkan dugaan aksi penganiayaan terhadap seorang pria di Jalan Raya Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok, pada Minggu (14/6/2026).\n\nDalam rekaman yang beredar, pria yang mengenakan helm ojek online terlihat terlibat keributan yang kemudian berujung pada aksi pemukulan. Korban disebut dituduh mencuri handphone, namun hingga saat ini belum ada informasi yang membuktikan tuduhan tersebut.\n\nPeristiwa yang disebut terjadi di depan sebuah bengkel itu langsung menjadi perhatian warga dan warganet.\n\nKeluarga korban juga dikabarkan telah mendatangi lokasi untuk mencari kejelasan terkait insiden tersebut.\nBerdasarkan informasi yang beredar, orang yang diduga melakukan pemukulan bukan merupakan karyawan bengkel, melainkan seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.\n\nKasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya mengedepankan fakta dan proses hukum sebelum mengambil tindakan. Tuduhan tanpa bukti serta aksi main hakim sendiri berpotensi merugikan pihak yang belum tentu bersalah.\n\nMenurut kalian, bagaimana cara terbaik mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri di tengah masyarakat?\n. \n. \nSc", "post_id": "3921227286881747297_6404898289"}}, {"key": "depokhariini", "attributes": {"label": "depokhariini", "x": 997.4781127399399, "y": 393.9322634953959, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 48.0519, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3921227286881747297_6404898289", "id": "depokhariini", "source": "instagram-000001", "content": "Jangan main hakim sendiri\n\n. \n. \n\nViral di media sosial, sebuah video memperlihatkan dugaan aksi penganiayaan terhadap seorang pria di Jalan Raya Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok, pada Minggu (14/6/2026).\n\nDalam rekaman yang beredar, pria yang mengenakan helm ojek online terlihat terlibat keributan yang kemudian berujung pada aksi pemukulan. Korban disebut dituduh mencuri handphone, namun hingga saat ini belum ada informasi yang membuktikan tuduhan tersebut.\n\nPeristiwa yang disebut terjadi di depan sebuah bengkel itu langsung menjadi perhatian warga dan warganet.\n\nKeluarga korban juga dikabarkan telah mendatangi lokasi untuk mencari kejelasan terkait insiden tersebut.\nBerdasarkan informasi yang beredar, orang yang diduga melakukan pemukulan bukan merupakan karyawan bengkel, melainkan seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.\n\nKasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya mengedepankan fakta dan proses hukum sebelum mengambil tindakan. Tuduhan tanpa bukti serta aksi main hakim sendiri berpotensi merugikan pihak yang belum tentu bersalah.\n\nMenurut kalian, bagaimana cara terbaik mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri di tengah masyarakat?\n. \n. \nSc", "post_id": "3921227286881747297_6404898289"}}, {"key": "kepriberteman", "attributes": {"label": "kepriberteman", "x": 553.4804674369115, "y": 421.22052444335753, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3924317632824465069_8777855438", "id": "kepriberteman", "source": "instagram-000001", "content": "Hari Sabtu, 20 Juni 2026, menjadi momen penuh haru sekaligus memilukan bagi I, seorang anak perempuan berusia 9 tahun yang kini harus terbaring di RSUD Embung Fatimah Batam.\n\nTepat di hari ulang tahunnya, ia terpaksa merayakan pertambahan usia di atas ranjang rumah sakit dengan selang infus yang masih menempel di lengan kirinya akibat dugaan kekerasan yang dialaminya beberapa hari lalu.\n\nSangat menyedihkan, tidak ada satu pun anggota keluarga kandung maupun keluarga besar yang datang menjenguk atau mendampinginya.\n\nBeruntung, kepedulian luar biasa datang dari Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO) Batam.\n\nDipimpin oleh Feryandi Tarigan, para driver online sengaja membelikan dan membawa kue ulang tahun ke ruang perawatan agar korban tidak merasa kesepian di hari kelahirannya.\n\nSaat momen tiup lilin yang sederhana tersebut, korban sempat bercerita bahwa ibu kandungnya saat ini bekerja di Malaysia, sementara selama di Batam ia tinggal bersama ayah kandung dan ibu tirinya.\n\nSelain memberikan secercah kebahagiaan lewat perayaan singkat, sejumlah anggota KOMANDO juga berkomitmen penuh menjaga dan membantu kebutuhan korban di rumah sakit secara bergantian.\n\nKasus ini pun kini telah mendapatkan atensi serius dari pemerintah, di mana pihak UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Sosial telah mendatangi rumah sakit untuk melakukan pendampingan intensif.\n\nDi sisi lain, KOMANDO terus melakukan koordinasi erat bersama pihak kepolisian dengan memberikan keterangan awal agar proses hukum terhadap kasus dugaan penganiayaan ini berjalan tuntas dan adil demi melindungi hak-hak anak tersebut.\n\nBagi teman-teman yang mau berdonasi bisa ke RSUD Embung Fatimah, atau coba hubungi rekan komunitas KOMANDO\n.\n.\n.\n.\n\nSumber :  \n\n#batam #kepriberteman", "post_id": "3924317632824465069_8777855438"}}, {"key": "batamnewsonline", "attributes": {"label": "batamnewsonline", "x": 698.2832490285228, "y": 242.51855701283398, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 48.0519, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924317632824465069_8777855438", "id": "batamnewsonline", "source": "instagram-000001", "content": "Hari Sabtu, 20 Juni 2026, menjadi momen penuh haru sekaligus memilukan bagi I, seorang anak perempuan berusia 9 tahun yang kini harus terbaring di RSUD Embung Fatimah Batam.\n\nTepat di hari ulang tahunnya, ia terpaksa merayakan pertambahan usia di atas ranjang rumah sakit dengan selang infus yang masih menempel di lengan kirinya akibat dugaan kekerasan yang dialaminya beberapa hari lalu.\n\nSangat menyedihkan, tidak ada satu pun anggota keluarga kandung maupun keluarga besar yang datang menjenguk atau mendampinginya.\n\nBeruntung, kepedulian luar biasa datang dari Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO) Batam.\n\nDipimpin oleh Feryandi Tarigan, para driver online sengaja membelikan dan membawa kue ulang tahun ke ruang perawatan agar korban tidak merasa kesepian di hari kelahirannya.\n\nSaat momen tiup lilin yang sederhana tersebut, korban sempat bercerita bahwa ibu kandungnya saat ini bekerja di Malaysia, sementara selama di Batam ia tinggal bersama ayah kandung dan ibu tirinya.\n\nSelain memberikan secercah kebahagiaan lewat perayaan singkat, sejumlah anggota KOMANDO juga berkomitmen penuh menjaga dan membantu kebutuhan korban di rumah sakit secara bergantian.\n\nKasus ini pun kini telah mendapatkan atensi serius dari pemerintah, di mana pihak UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Sosial telah mendatangi rumah sakit untuk melakukan pendampingan intensif.\n\nDi sisi lain, KOMANDO terus melakukan koordinasi erat bersama pihak kepolisian dengan memberikan keterangan awal agar proses hukum terhadap kasus dugaan penganiayaan ini berjalan tuntas dan adil demi melindungi hak-hak anak tersebut.\n\nBagi teman-teman yang mau berdonasi bisa ke RSUD Embung Fatimah, atau coba hubungi rekan komunitas KOMANDO\n.\n.\n.\n.\n\nSumber :  \n\n#batam #kepriberteman", "post_id": "3924317632824465069_8777855438"}}, {"key": "bekasi.kita", "attributes": {"label": "bekasi.kita", "x": 979.1614895447965, "y": 691.1156050586314, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3921506762795912141_9035116907", "id": "bekasi.kita", "source": "instagram-000001", "content": "Kabupaten Bekasi – Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur Polres Metro Bekasi berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku kasus pencurian dengan kekerasan atau pemerasan dengan kekerasan terhadap seorang driver ojek online di wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Rabu dini hari (17/6/2026).\n\nKasus tersebut bermula dari laporan korban yang merupakan driver ojek online. Korban sebelumnya menerima pesanan melalui aplikasi dengan tujuan dari wilayah Cikarang Selatan menuju Cikarang Timur. Namun, setibanya di lokasi, korban diduga diancam menggunakan senjata tajam oleh pelaku, kemudian sepeda motor dan telepon genggam milik korban dirampas.\n\nPeristiwa itu terjadi di Jalan Raya Cipayung, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Usai kejadian, korban segera melapor melalui layanan Call Center Polri 110. Laporan awal diterima dan ditindaklanjuti, kemudian setelah dilakukan pengecekan lokasi, perkara ditangani Polsek Cikarang Timur karena masuk wilayah hukumnya.\n\nBerdasarkan laporan polisi dan hasil penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha Hadi Pranata, S.Kom., bersama Panit Reskrim IPTU Winarko, S.H., dan tim opsnal kemudian melakukan identifikasi serta penelusuran terhadap terduga pelaku.\n\nDari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial AM di wilayah Kampung Rawabangkong, Desa Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Selasa malam (16/6/2026). Sementara satu orang lainnya yang diduga terlibat masih dalam pengejaran petugas.\n\nDalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu senjata tajam yang diduga digunakan saat beraksi, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam milik korban, dua unit telepon genggam, serta pakaian yang diduga digunakan pelaku saat kejadian.\n\nTerduga pelaku berikut barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Cikarang Timur untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian.\n\n\n#bekasikita #infobekasikita #cikarang #bekasi", "post_id": "3921506762795912141_9035116907"}}, {"key": "humaspolresmetrobekasi", "attributes": {"label": "humaspolresmetrobekasi", "x": 41.344762974795614, "y": 241.55871554323681, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 48.0519, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3921506762795912141_9035116907", "id": "humaspolresmetrobekasi", "source": "instagram-000001", "content": "Kabupaten Bekasi – Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur Polres Metro Bekasi berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku kasus pencurian dengan kekerasan atau pemerasan dengan kekerasan terhadap seorang driver ojek online di wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Rabu dini hari (17/6/2026).\n\nKasus tersebut bermula dari laporan korban yang merupakan driver ojek online. Korban sebelumnya menerima pesanan melalui aplikasi dengan tujuan dari wilayah Cikarang Selatan menuju Cikarang Timur. Namun, setibanya di lokasi, korban diduga diancam menggunakan senjata tajam oleh pelaku, kemudian sepeda motor dan telepon genggam milik korban dirampas.\n\nPeristiwa itu terjadi di Jalan Raya Cipayung, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Usai kejadian, korban segera melapor melalui layanan Call Center Polri 110. Laporan awal diterima dan ditindaklanjuti, kemudian setelah dilakukan pengecekan lokasi, perkara ditangani Polsek Cikarang Timur karena masuk wilayah hukumnya.\n\nBerdasarkan laporan polisi dan hasil penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha Hadi Pranata, S.Kom., bersama Panit Reskrim IPTU Winarko, S.H., dan tim opsnal kemudian melakukan identifikasi serta penelusuran terhadap terduga pelaku.\n\nDari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial AM di wilayah Kampung Rawabangkong, Desa Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Selasa malam (16/6/2026). Sementara satu orang lainnya yang diduga terlibat masih dalam pengejaran petugas.\n\nDalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu senjata tajam yang diduga digunakan saat beraksi, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam milik korban, dua unit telepon genggam, serta pakaian yang diduga digunakan pelaku saat kejadian.\n\nTerduga pelaku berikut barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Cikarang Timur untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian.\n\n\n#bekasikita #infobekasikita #cikarang #bekasi", "post_id": "3921506762795912141_9035116907"}}, {"key": "videoidntimes", "attributes": {"label": "videoidntimes", "x": 831.4462337568687, "y": 508.39906677104875, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 25.974, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "1514405590095710", "id": "videoidntimes", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 49.33597932079381, "y": 664.3431675391653, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4271, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "IDNTimes", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 924.7168756905302, "y": 486.3838758636567, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4271, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 64.17277171184854, "y": 198.08821484549867, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4271, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "IDNTimes.Community", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 107.04519417160374, "y": 121.89324910717991, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4271, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 896.4561252593875, "y": 223.62544687114305, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4271, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Duniaku_com", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 268.7843779532697, "y": 216.31442205678863, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4271, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Popbela_com", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 230.82853455107522, "y": 514.0492535857745, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4271, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Popbela.Beauty", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 901.2201029604075, "y": 705.8681454092948, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4271, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Popmama_com", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 635.1473470785967, "y": 567.5271729598115, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4271, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Yummy.idn", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "@rripurwokerto", "attributes": {"label": "@rripurwokerto", "x": 303.9086004784619, "y": 186.10914477508976, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "8v3xqQM2qAY", "id": "@rripurwokerto", "source": "youtube-000001", "content": "DEMO OJOL, 4 TUNTUTAN DILAYANGKAN | WARTA PAGI\n\nWARTA PAGI RRI PURWOKERTO | KAMIS, 21 MEI 2026 | 06.00 WIB\n\nInformasi Menarik Warta Pagi RRI Purwokerto hari ini:\n\n1. Jelang Iduladha, tim Kesehatan hewan dari Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarngara melakukan pemeriksaan hewan kurban.\n2. Puluhan pengendara ojek online Banyumas menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor Bupati Banyumas..\n\nBersama Presenter/Host: Citra & Putri\n\nTonton Siaran Langsung Kami Di Youtube Channel RRI Purwokerto| Unduh Aplikasi RRI Digital Untuk Akses Siaran Programa 1 RRI Purwokerto di Appstore & Google PlayStore | Dengarkan Siaran Kami Di FM 93.1 MHz | Portal Website \"www.rri.co.id\" | Follow juga media sosial RRI Purwokerto di instagram", "post_id": "8v3xqQM2qAY"}}, {"key": "rri_purwokerto", "attributes": {"label": "rri_purwokerto", "x": 1.5888044443591598, "y": 923.63576371575, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 48.0519, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "8v3xqQM2qAY", "id": "rri_purwokerto", "source": "youtube-000001", "content": "DEMO OJOL, 4 TUNTUTAN DILAYANGKAN | WARTA PAGI\n\nWARTA PAGI RRI PURWOKERTO | KAMIS, 21 MEI 2026 | 06.00 WIB\n\nInformasi Menarik Warta Pagi RRI Purwokerto hari ini:\n\n1. Jelang Iduladha, tim Kesehatan hewan dari Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarngara melakukan pemeriksaan hewan kurban.\n2. Puluhan pengendara ojek online Banyumas menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor Bupati Banyumas..\n\nBersama Presenter/Host: Citra & Putri\n\nTonton Siaran Langsung Kami Di Youtube Channel RRI Purwokerto| Unduh Aplikasi RRI Digital Untuk Akses Siaran Programa 1 RRI Purwokerto di Appstore & Google PlayStore | Dengarkan Siaran Kami Di FM 93.1 MHz | Portal Website \"www.rri.co.id\" | Follow juga media sosial RRI Purwokerto di instagram", "post_id": "8v3xqQM2qAY"}}], "edges": [{"key": "Zichan1124", "source": "Zichan1124", "target": "RamaRebon8679", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Zichan1124", "source": "Zichan1124", "target": "lelucone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Zichan1124", "source": "Zichan1124", "target": "indepenSumatera", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "6311391029", "source": "6311391029", "target": "apparelallegiant", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "komandoofficialbatam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jktinfo24jam", "source": "jktinfo24jam", "target": "depokviral.co", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritapekalongan1", "source": "beritapekalongan1", "target": "pekalonganterkini_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kabar_bandungraya", "source": "kabar_bandungraya", "target": "depokhariini", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kepriberteman", "source": "kepriberteman", "target": "batamnewsonline", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bekasi.kita", "source": "bekasi.kita", "target": "humaspolresmetrobekasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@rripurwokerto", "source": "@rripurwokerto", "target": "rri_purwokerto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}