{"nodes": [{"key": "zyne_id", "attributes": {"label": "zyne_id", "x": 426.86380375767953, "y": 311.2418803973097, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 132.2212, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3902718708947227248_36045712622", "id": "zyne_id", "source": "instagram-000001", "content": "𝐇𝐚𝐥𝐨, 𝐍𝐞𝐭𝐢𝐳𝐲𝐧𝐞 !👋🏻\n\nGojek dan Grab resmi menghentikan program langganan “Hemat” untuk mitra driver ojol 👀\n\nKeputusan ini disebut sebagai langkah penyesuaian demi kesejahteraan driver, termasuk penurunan potongan aplikasi yang kini jadi 8%.\n\nKalau menurut Netizyne, perubahan ini bakal berdampak besar buat para driver ojol nggak? \n\n📲 Follow  buat update lainnya!\n\n#netizyne\n#zynemedia\n#VoiceofNewCulture\n#Spotlight\n#GojekxGrab", "post_id": "3902718708947227248_36045712622"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 898.6278553089144, "y": 862.0800564175744, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 132.2212, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3900887583782401209_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyatakan, Gojek akan menghentikan Program Langganan GoRide Hemat untuk mitra pengemudi. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian menyeluruh dalam mendukung arahan pemerintah.\n\n\"Gojek akan menghentikan Program Langganan GoRide Hemat untuk mitra pengemudi,\" ujar Direktur Utama/CEO GoTo Hans Patuwo dalam keterangan resmi, Selasa (19/5/2026).\n\nDia menerangkan, program GoRide Hemat diuji coba sejak November 2025 dan diperluas sejak Februari 2026. Setelah berjalan tiga bulan dan kajian menyeluruh, perseroan menemukan skema langganan ini perlu keseimbangan yang lebih baik bagi kesejahteraan mitra pengemudi.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/goto-bakal-hentikan-program-langganan-goride-hemat-gojek-ini-alasannya\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3900887583782401209_3310659452"}}, {"key": "34400960", "attributes": {"label": "34400960", "x": 715.7133109947015, "y": 197.9992313170209, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8333, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3904866416826441975_34400960", "id": "34400960", "source": "instagram-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nMengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet.\n\nSekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan\ndengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online.\n\n\"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026).\n\nCEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.\n\n\"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans.\n\nSelain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online.\n\nKebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional.\n\nPemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital.\n\nUpaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi.\n\nPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan.", "post_id": "3904866416826441975_34400960"}}, {"key": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "sekretariat.kabinet", "x": 395.85929263974305, "y": 339.1720555381057, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 95.696, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "3904866416826441975_34400960", "id": "sekretariat.kabinet", "source": "instagram-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nMengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet.\n\nSekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan\ndengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online.\n\n\"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026).\n\nCEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.\n\n\"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans.\n\nSelain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online.\n\nKebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional.\n\nPemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital.\n\nUpaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi.\n\nPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan.", "post_id": "3904866416826441975_34400960"}}, {"key": "tedskyfriendsofficial", "attributes": {"label": "tedskyfriendsofficial", "x": 715.7424703069104, "y": 113.27633828848738, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8333, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3903128126931777979_68088814335", "id": "tedskyfriendsofficial", "source": "instagram-000001", "content": "Dengan kolaborasi kuat, kesejahteraan meningkat.\n \nJumat malam kemarin, 22 Mei 2026, saya menerima CEO GoTo, Bapak Hans Patuwo, di kantor Sekretariat Kabinet. \n \nDalam pertemuan tersebut, saya mendengarkan dan menerima berbagai masukan dari CEO GoTo, yang menurut pernyataannya saat ini memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif di seluruh Indonesia. Sejak pertama kalinya beroperasi, jumlah pengemudi yang bergabung, telah mencapai 3 juta orang baik masih aktif, paruh waktu dan sudah tidak aktif mengemudi. \n \nDisampaikan pula komitmen Gojek untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi, dari 80% menjadi 92% dari setiap transaksi.\n \nSaat ini, pemerintah dan pelaku usaha terus berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik yang berpihak kepada para pengemudi, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem usaha agar tetap sehat dan berkembang.\n \nPresiden menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlangsungan bisnis yang adil dan berkelanjutan, di mana aplikator harus tetap memperoleh keuntungan dari bisnis secara wajar dan meningkat.\n  \n— TIW —\n#CatatanSeskab\n\nRepost  \n\n#teddyindrawijaya #tedskyfriends #fyp", "post_id": "3903128126931777979_68088814335"}}, {"key": "psnewsid", "attributes": {"label": "psnewsid", "x": 993.5811908377092, "y": 458.30007409579923, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8333, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3903374019701239906_12325813986", "id": "psnewsid", "source": "instagram-000001", "content": "Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima CEO GoTo, Hans Patuwo, di Kantor Sekretariat Kabinet pada Jumat (22/5) malam. \n\nDalam unggahan akun Instagram  pada Sabtu (23/5), Teddy menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.\n\n\"Dengan kolaborasi kuat, kesejahteraan meningkat,\" tulis Teddy.\n\nIa mengatakan, dalam pertemuan tersebut, dirinya mendengarkan berbagai masukan yang disampaikan oleh Hans Patuwo mengenai kondisi dan perkembangan pengemudi di ekosistem Gojek.\n\n\"Dalam pertemuan tersebut, saya mendengarkan dan menerima berbagai masukan dari CEO GoTo, yang menurut pernyataannya saat ini memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif di seluruh Indonesia. Sejak pertama kalinya beroperasi, jumlah pengemudi yang bergabung, telah mencapai 3 juta orang baik masih aktif, paruh waktu dan sudah tidak aktif mengemudi,\" ujarnya.", "post_id": "3903374019701239906_12325813986"}}, {"key": "62508634166", "attributes": {"label": "62508634166", "x": 910.785882997029, "y": 960.6440962353862, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8333, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3910619125096610254_62508634166", "id": "62508634166", "source": "instagram-000001", "content": "Bapak Ojek Ini Lapor ke Pak Prabowo Karena Potongan Gojek yang Belum Terealisasi\n\nSeorang pengemudi ojek online menjadi sorotan setelah menyampaikan keluhannya terkait potongan biaya aplikasi yang dinilai masih memberatkan para mitra pengemudi.\n\nDalam video yang beredar di media sosial, pria tersebut secara langsung menyampaikan harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto agar kebijakan terkait potongan aplikasi yang sebelumnya ramai dibahas dapat segera direalisasikan.\n\nKeluhan tersebut mencerminkan keresahan sebagian pengemudi ojek online yang berharap adanya peningkatan kesejahteraan dan kepastian mengenai sistem pembagian pendapatan antara platform dan mitra pengemudi.\n\nIsu mengenai besaran potongan aplikasi memang telah lama menjadi perhatian para pengemudi. Banyak pihak berharap adanya solusi yang dapat memberikan keseimbangan antara keberlangsungan perusahaan aplikasi dan kesejahteraan mitra pengemudi di lapangan.\n\nVideo tersebut pun memicu berbagai tanggapan dari warganet. Sebagian menyampaikan dukungan terhadap aspirasi para pengemudi, sementara yang lain menyoroti pentingnya dialog antara pemerintah, perusahaan aplikasi, dan para mitra untuk mencari solusi yang adil bagi semua pihak.\n\nHingga saat ini, perbincangan mengenai kebijakan potongan aplikasi masih terus menjadi perhatian publik.\n\n📢 Tetap ikuti perkembangan informasi terkait kasus ini melalui akun resmi kami:\n\n👉 Instagram: \n👉 TikTok: \n👉 Facebook: \n\nKami menyajikan pembaruan seputar isu publik, politik, hukum, serta pemberantasan korupsi secara akurat dan independen.\n\n—\nSource: Instagram arikuncoro876\n\n#ojol #prabowo #jakartabarat #jakartaolshop #viralreels❤️", "post_id": "3910619125096610254_62508634166"}}, {"key": "infopolitik.official", "attributes": {"label": "infopolitik.official", "x": 373.3719327705831, "y": 611.9502660537172, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.4528, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3910619125096610254_62508634166", "id": "infopolitik.official", "source": "instagram-000001", "content": "Bapak Ojek Ini Lapor ke Pak Prabowo Karena Potongan Gojek yang Belum Terealisasi\n\nSeorang pengemudi ojek online menjadi sorotan setelah menyampaikan keluhannya terkait potongan biaya aplikasi yang dinilai masih memberatkan para mitra pengemudi.\n\nDalam video yang beredar di media sosial, pria tersebut secara langsung menyampaikan harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto agar kebijakan terkait potongan aplikasi yang sebelumnya ramai dibahas dapat segera direalisasikan.\n\nKeluhan tersebut mencerminkan keresahan sebagian pengemudi ojek online yang berharap adanya peningkatan kesejahteraan dan kepastian mengenai sistem pembagian pendapatan antara platform dan mitra pengemudi.\n\nIsu mengenai besaran potongan aplikasi memang telah lama menjadi perhatian para pengemudi. Banyak pihak berharap adanya solusi yang dapat memberikan keseimbangan antara keberlangsungan perusahaan aplikasi dan kesejahteraan mitra pengemudi di lapangan.\n\nVideo tersebut pun memicu berbagai tanggapan dari warganet. Sebagian menyampaikan dukungan terhadap aspirasi para pengemudi, sementara yang lain menyoroti pentingnya dialog antara pemerintah, perusahaan aplikasi, dan para mitra untuk mencari solusi yang adil bagi semua pihak.\n\nHingga saat ini, perbincangan mengenai kebijakan potongan aplikasi masih terus menjadi perhatian publik.\n\n📢 Tetap ikuti perkembangan informasi terkait kasus ini melalui akun resmi kami:\n\n👉 Instagram: \n👉 TikTok: \n👉 Facebook: \n\nKami menyajikan pembaruan seputar isu publik, politik, hukum, serta pemberantasan korupsi secara akurat dan independen.\n\n—\nSource: Instagram arikuncoro876\n\n#ojol #prabowo #jakartabarat #jakartaolshop #viralreels❤️", "post_id": "3910619125096610254_62508634166"}}, {"key": "bang_borr_", "attributes": {"label": "bang_borr_", "x": 635.2540495894181, "y": 531.8542670054885, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8333, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7641621999827176722", "id": "bang_borr_", "source": "tiktok-000001", "content": "PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang menaungi Gojek, mendukung keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mengatur 92% pendapatan untuk pengemudi ojol dan 8% untuk aplikator. Dengan aturan ini, perusahaan akan menerima potongan komisi ojol 8%, dibandingkan sebelumnya  20%. Goto pun menyiapkan empat langkah konkret. Pertama, perusahaan akan menyesuaikan skema bagi hasil layanan roda dua sesuai arahan Presiden Prabowo . Langkah ini akan menyesuaikan komponen pendapatan perusahaan dari layanan transportasi online roda dua (GoRide). Namun, hal ini merupakan investasi jangka panjang demi ekosistem yang lebih berkesinambungan. Kedua, sebagai bagian dari penyesuaian menyeluruh, Gojek akan menghentikan “program langganan GoRide Hemat” untuk mitra pengemudi. Program GoRide Hemat tetap ada dengan menggunakan skema komisi sesuai Goride Reguler. Ketiga, Gojek mendukung Asta Cita Pemerintah Indonesia, dengan terus memprioritaskan program kesejahteraan mitra pengemudi Keempat, GoTo andalkan kekuatan ekosistem yang akan terus berkelanjutan. Perubahan skema bagi hasil pada layanan roda dua (GoRide) tentu akan memberikan tantangan dan berdampak terhadap penurunan pendapatan Gojek pada lini bisnis GoRide. sumber berita inews #fypシ #infoojol  terimakasih pak presiden  #iNews #GOTO#", "post_id": "7641621999827176722"}}, {"key": "grabid", "attributes": {"label": "grabid", "x": 655.1422360909144, "y": 220.66159055795788, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 36.6917, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641621999827176722", "id": "grabid", "source": "tiktok-000001", "content": "PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang menaungi Gojek, mendukung keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mengatur 92% pendapatan untuk pengemudi ojol dan 8% untuk aplikator. Dengan aturan ini, perusahaan akan menerima potongan komisi ojol 8%, dibandingkan sebelumnya  20%. Goto pun menyiapkan empat langkah konkret. Pertama, perusahaan akan menyesuaikan skema bagi hasil layanan roda dua sesuai arahan Presiden Prabowo . Langkah ini akan menyesuaikan komponen pendapatan perusahaan dari layanan transportasi online roda dua (GoRide). Namun, hal ini merupakan investasi jangka panjang demi ekosistem yang lebih berkesinambungan. Kedua, sebagai bagian dari penyesuaian menyeluruh, Gojek akan menghentikan “program langganan GoRide Hemat” untuk mitra pengemudi. Program GoRide Hemat tetap ada dengan menggunakan skema komisi sesuai Goride Reguler. Ketiga, Gojek mendukung Asta Cita Pemerintah Indonesia, dengan terus memprioritaskan program kesejahteraan mitra pengemudi Keempat, GoTo andalkan kekuatan ekosistem yang akan terus berkelanjutan. Perubahan skema bagi hasil pada layanan roda dua (GoRide) tentu akan memberikan tantangan dan berdampak terhadap penurunan pendapatan Gojek pada lini bisnis GoRide. sumber berita inews #fypシ #infoojol  terimakasih pak presiden  #iNews #GOTO#", "post_id": "7641621999827176722"}}, {"key": "tio_mf", "attributes": {"label": "tio_mf", "x": 903.0445705993423, "y": 14.944723036127927, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8333, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7485177007601503543", "id": "tio_mf", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "Gojekmilitan", "attributes": {"label": "Gojekmilitan", "x": 406.6589727347972, "y": 927.158961025376, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.0479, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "Gojekmilitan", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 465.05696794438836, "y": 688.2775536695691, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.0479, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "prabowo", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "AraituLaki", "attributes": {"label": "AraituLaki", "x": 147.9523569509893, "y": 149.19403666592567, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.0479, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "AraituLaki", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "NawawiAlMaroni.", "attributes": {"label": "NawawiAlMaroni.", "x": 143.6754383734945, "y": 590.8163386469942, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.0479, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "NawawiAlMaroni.", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "uchiha.julianto.3", "attributes": {"label": "uchiha.julianto.3", "x": 593.0422519395286, "y": 693.6766852234333, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8333, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "100002154881878_27098082563180207", "id": "uchiha.julianto.3", "source": "facebook-000001", "content": "**Dukung Kesejahteraan Driver, Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy Terkait Penurunan Komisi Ojol Menjadi 8 Persen**\n\n**JAKARTA** – CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), Hans Patuwo, secara resmi menemui Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Kantor Sekretariat Kabinet pada Jumat malam, 22 Mei 2026.\n\n Pertemuan ini dilakukan guna melaporkan perkembangan terbaru mengenai kebijakan pemotongan komisi aplikator ojek online (ojol) yang kini dipangkas menjadi sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nBerdasarkan informasi yang diunggah oleh akun Instagram resmi **, pertemuan strategis tersebut membahas berbagai isu krusial seputar industri transportasi online di tanah air. \n\nBeberapa poin utama yang menjadi fokus diskusi di antaranya adalah peningkatan kesejahteraan para mitra pengemudi (driver), masukan terkait dinamika industri, hingga upaya menjaga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia.\n\nDalam kesempatan tersebut, Hans Patuwo menegaskan komitmen penuh GoTo untuk mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam menyelaraskan pendapatan pengemudi dengan pertumbuhan ekonomi digital nasional. \n\nTerlebih, GoTo memegang peran besar dalam menyerap tenaga kerja dengan jumlah pengemudi aktif saat ini mencapai sekitar 800 ribu hingga 1 juta orang yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. \n\nSecara akumulatif, sejak awal beroperasi, tercatat ada sekitar 3 juta pengemudi yang pernah dan masih bergabung di dalam platform Gojek.\n\n\"GoTo berkomitmen mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online,\" ujar Hans. Kebijakan penurunan komisi menjadi 8 persen ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi kantong para mitra driver.\n\nDi sisi lain, pemerintah bersama pelaku usaha terus berkomitmen menjaga keseimbangan ekosistem ini. Presiden Prabowo Subianto sendiri menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi harus berjalan beriringan dengan keberlanjutan bisnis yang adil. \n\nMelalui skema yang tepat, perusahaan aplikator diharapkan tetap bisa memperoleh keuntungan yang wajar agar dapat terus berinovasi, mengembangkan bisnis, menciptakan lapangan kerja baru, serta menyokong penguatan ekonomi digital Indonesia ke depan.", "post_id": "100002154881878_27098082563180207"}}, {"key": "suaradotcom", "attributes": {"label": "suaradotcom", "x": 886.5889484534509, "y": 627.5776030444947, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8333, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "1488845216608810", "id": "suaradotcom", "source": "facebook-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan. Mengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan dengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online. \"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026). CEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. \"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans. Selain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional. Pemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital. Upaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan. Menurutnya, perusahaan aplikator tetap perlu memperoleh keuntungan secara wajar agar mampu terus berkembang, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.", "post_id": "1488845216608810"}}, {"key": "@wartaekonomiid", "attributes": {"label": "@wartaekonomiid", "x": 2.7147552094989313, "y": 632.23811576252, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8333, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "x-FUWwDWjps", "id": "@wartaekonomiid", "source": "youtube-000001", "content": "Resmi Berlaku 1 Juli! Gojek dan Grab Sepakati Potongan Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen\n\nPT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Indonesia resmi mengumumkan penyesuaian tarif potongan komisi aplikator menjadi maksimal 8 persen yang akan mulai efektif berjalan pada 1 Juli 2026. \n\nDengan berlakunya aturan ini per 1 Juli mendatang, para mitra pengemudi ojek online roda dua (GoRide dan GrabBike) akan menerima bagian pendapatan minimal sebesar 92 persen dari setiap transaksi. Ketetapan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem transportasi online yang lebih berkeadilan serta meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi di seluruh Indonesia.\n====================================================================\nWebsite Resmi: https://wartaekonomi.co.id/\nSubscribe YouTube:    /     \nInstagram:   / wartaekonomi  \nTikTok:   / warta_ekonomi", "post_id": "x-FUWwDWjps"}}, {"key": "wartaekonomiid", "attributes": {"label": "wartaekonomiid", "x": 436.1527970469186, "y": 310.3745163095617, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.6917, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "x-FUWwDWjps", "id": "wartaekonomiid", "source": "youtube-000001", "content": "Resmi Berlaku 1 Juli! Gojek dan Grab Sepakati Potongan Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen\n\nPT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Indonesia resmi mengumumkan penyesuaian tarif potongan komisi aplikator menjadi maksimal 8 persen yang akan mulai efektif berjalan pada 1 Juli 2026. \n\nDengan berlakunya aturan ini per 1 Juli mendatang, para mitra pengemudi ojek online roda dua (GoRide dan GrabBike) akan menerima bagian pendapatan minimal sebesar 92 persen dari setiap transaksi. Ketetapan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem transportasi online yang lebih berkeadilan serta meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi di seluruh Indonesia.\n====================================================================\nWebsite Resmi: https://wartaekonomi.co.id/\nSubscribe YouTube:    /     \nInstagram:   / wartaekonomi  \nTikTok:   / warta_ekonomi", "post_id": "x-FUWwDWjps"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 595.7241147943429, "y": 899.7240345247952, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8333, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "v9ocxv298Sg", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Sah! Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli 2026, Driver Makin Sejahtera\n\nDewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) bersama manajemen dua aplikator besar ojek online di Indonesia resmi mengumumkan penurunan drastis potongan komisi bagi mitra pengemudi roda dua menjadi 8 persen, yang akan berlaku efektif per 1 Juli 2026. Langkah strategis ini merupakan bentuk realisasi dan tindak lanjut konkret dari komitmen yang sebelumnya disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Buruh (May Day), 1 Mei lalu.\n\nDalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal mendampingi pimpinan dua aplikator utama, yakni Wakil Direktur Utama GoTo Catherine Hindra Sutjahyo (layanan GoRide) serta CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi (layanan GrabBike). Kedua belah pihak secara terbuka menyepakati implementasi pemotongan baru tersebut guna meningkatkan standar kesejahteraan para mitra pengemudi ojol.\n\nPemberlakuan tarif komisi baru sebesar 8 persen ini menjadi angin segar sekaligus jawaban atas keresahan jutaan pengemudi ojek online di tanah air, yang selama bertahun-tahun dibebani potongan komisi manajemen hingga mencapai 20 persen. DPR RI menegaskan akan terus mengawal jalannya regulasi ini secara ketat di lapangan demi memastikan kesejahteraan para pekerja transportasi daring di seluruh penjuru Indonesia berjalan optimal.\n\nBagaimana tanggapan Anda para driver dan konsumen mengenai pemotongan komisi ojol menjadi 8 persen ini? Tulis opini Anda di kolom komentar. \n\nEditor & Uploader: BS\n\n#PotonganKomisiOjol #OjekOnline #GrabIndonesia #GoToGojek #GrabBike #GoRide #DPRRI #PresidenPrabowo #KesejahteraanDriver #GarudaTV #Nasional\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "v9ocxv298Sg"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 431.4454344485915, "y": 678.5981391653744, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.6917, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "v9ocxv298Sg", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Sah! Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli 2026, Driver Makin Sejahtera\n\nDewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) bersama manajemen dua aplikator besar ojek online di Indonesia resmi mengumumkan penurunan drastis potongan komisi bagi mitra pengemudi roda dua menjadi 8 persen, yang akan berlaku efektif per 1 Juli 2026. Langkah strategis ini merupakan bentuk realisasi dan tindak lanjut konkret dari komitmen yang sebelumnya disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Buruh (May Day), 1 Mei lalu.\n\nDalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal mendampingi pimpinan dua aplikator utama, yakni Wakil Direktur Utama GoTo Catherine Hindra Sutjahyo (layanan GoRide) serta CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi (layanan GrabBike). Kedua belah pihak secara terbuka menyepakati implementasi pemotongan baru tersebut guna meningkatkan standar kesejahteraan para mitra pengemudi ojol.\n\nPemberlakuan tarif komisi baru sebesar 8 persen ini menjadi angin segar sekaligus jawaban atas keresahan jutaan pengemudi ojek online di tanah air, yang selama bertahun-tahun dibebani potongan komisi manajemen hingga mencapai 20 persen. DPR RI menegaskan akan terus mengawal jalannya regulasi ini secara ketat di lapangan demi memastikan kesejahteraan para pekerja transportasi daring di seluruh penjuru Indonesia berjalan optimal.\n\nBagaimana tanggapan Anda para driver dan konsumen mengenai pemotongan komisi ojol menjadi 8 persen ini? Tulis opini Anda di kolom komentar. \n\nEditor & Uploader: BS\n\n#PotonganKomisiOjol #OjekOnline #GrabIndonesia #GoToGojek #GrabBike #GoRide #DPRRI #PresidenPrabowo #KesejahteraanDriver #GarudaTV #Nasional\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "v9ocxv298Sg"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 590.4982271787298, "y": 671.5148795691747, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8333, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "rOwk_JF-fR8", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Berlaku Juli 2026, Pembagian Komisi Ojol Resmi Dipangkas Jadi 8 Persen | IDXC UPDATE\n\nPengemudi ojek online di Indonesia mendapat angin segar setelah perusahaan aplikasi transportasi menyepakati pemangkasan komisi menjadi 8 persen. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara perwakilan GoTo dan Grab dengan pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (23/6/2026). Mulai 1 Juli 2026, potongan komisi untuk layanan ojek online roda dua akan diberlakukan sebesar 8 persen. Kebijakan ini disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "rOwk_JF-fR8"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 74.0049804878169, "y": 792.2878375617922, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2417, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "rOwk_JF-fR8", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Berlaku Juli 2026, Pembagian Komisi Ojol Resmi Dipangkas Jadi 8 Persen | IDXC UPDATE\n\nPengemudi ojek online di Indonesia mendapat angin segar setelah perusahaan aplikasi transportasi menyepakati pemangkasan komisi menjadi 8 persen. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara perwakilan GoTo dan Grab dengan pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (23/6/2026). Mulai 1 Juli 2026, potongan komisi untuk layanan ojek online roda dua akan diberlakukan sebesar 8 persen. Kebijakan ini disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "rOwk_JF-fR8"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 485.0485777296665, "y": 920.9455251164873, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2417, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "rOwk_JF-fR8", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Berlaku Juli 2026, Pembagian Komisi Ojol Resmi Dipangkas Jadi 8 Persen | IDXC UPDATE\n\nPengemudi ojek online di Indonesia mendapat angin segar setelah perusahaan aplikasi transportasi menyepakati pemangkasan komisi menjadi 8 persen. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara perwakilan GoTo dan Grab dengan pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (23/6/2026). Mulai 1 Juli 2026, potongan komisi untuk layanan ojek online roda dua akan diberlakukan sebesar 8 persen. Kebijakan ini disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "rOwk_JF-fR8"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 683.0210955859251, "y": 650.80374392507, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2417, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "rOwk_JF-fR8", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Berlaku Juli 2026, Pembagian Komisi Ojol Resmi Dipangkas Jadi 8 Persen | IDXC UPDATE\n\nPengemudi ojek online di Indonesia mendapat angin segar setelah perusahaan aplikasi transportasi menyepakati pemangkasan komisi menjadi 8 persen. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara perwakilan GoTo dan Grab dengan pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (23/6/2026). Mulai 1 Juli 2026, potongan komisi untuk layanan ojek online roda dua akan diberlakukan sebesar 8 persen. Kebijakan ini disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "rOwk_JF-fR8"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 787.3937256294057, "y": 246.2955962632264, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2417, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "rOwk_JF-fR8", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Berlaku Juli 2026, Pembagian Komisi Ojol Resmi Dipangkas Jadi 8 Persen | IDXC UPDATE\n\nPengemudi ojek online di Indonesia mendapat angin segar setelah perusahaan aplikasi transportasi menyepakati pemangkasan komisi menjadi 8 persen. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara perwakilan GoTo dan Grab dengan pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (23/6/2026). Mulai 1 Juli 2026, potongan komisi untuk layanan ojek online roda dua akan diberlakukan sebesar 8 persen. Kebijakan ini disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "rOwk_JF-fR8"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 114.15520545067793, "y": 753.417703686308, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2417, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "rOwk_JF-fR8", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Berlaku Juli 2026, Pembagian Komisi Ojol Resmi Dipangkas Jadi 8 Persen | IDXC UPDATE\n\nPengemudi ojek online di Indonesia mendapat angin segar setelah perusahaan aplikasi transportasi menyepakati pemangkasan komisi menjadi 8 persen. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara perwakilan GoTo dan Grab dengan pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (23/6/2026). Mulai 1 Juli 2026, potongan komisi untuk layanan ojek online roda dua akan diberlakukan sebesar 8 persen. Kebijakan ini disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "rOwk_JF-fR8"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 462.68394287168127, "y": 764.7099734056675, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2417, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "rOwk_JF-fR8", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Berlaku Juli 2026, Pembagian Komisi Ojol Resmi Dipangkas Jadi 8 Persen | IDXC UPDATE\n\nPengemudi ojek online di Indonesia mendapat angin segar setelah perusahaan aplikasi transportasi menyepakati pemangkasan komisi menjadi 8 persen. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara perwakilan GoTo dan Grab dengan pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (23/6/2026). Mulai 1 Juli 2026, potongan komisi untuk layanan ojek online roda dua akan diberlakukan sebesar 8 persen. Kebijakan ini disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "rOwk_JF-fR8"}}, {"key": "@tradingsahamfirman", "attributes": {"label": "@tradingsahamfirman", "x": 176.4238169789717, "y": 786.3996929898815, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8333, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "sZALLNbDymk", "id": "@tradingsahamfirman", "source": "youtube-000001", "content": "SAHAM GOTO TURUN KARNA MSCI!! JANGAN KUATIR.!! ADA KASUS SKEMA INI.!! GINI STRATEGINYA!!\n\n#sahamgoto\n#sahamgotohariini\n#sahamgotoanalisa\n\nAKADEMI INVESTOR PEMULA adalah kelas yang membantumu memilih saham, lengkap dengan harga beli, jual, dan cara meminimalisir risiko yang praktis: KLIK LINK DIBAWAH INI UNTUK GABUNG KELAS\n https://bit.ly/kelaspakfirman\n\nWA SAYA :0858-7891-7762\nJadi member VIP untuk mendapatkan semua benefit ini: https://bit.ly/kelaspakfirman\nMorgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan rebalancing saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akibat diperdagangkan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar Rp50 di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.“MSCI akan membekukan setiap perubahan jumlah saham (NOS), Foreign Inclusion Factor (FIF), Domestic Inclusion Factor (DIF), constraint factors, serta penambahan dan penghapusan saham ini dalam indeks MSCI sebagai bagian dari Tinjauan Indeks Mei 2026,” sebut MSCI dalam pengumuman resmi, Rabu (26/5/2026).\nMSCI bilang perlakuan ini berlaku untuk MSCI Global Investable Market Indexes maupun indeks non-market capitalization weighted seperti MSCI Factor, Sustainability & Climate, Thematic, dan Capped Indexes.MSCI juga mencatat bahwa apabila akibat tidak diterapkannya perubahan constraint factor pada saham ini dalam MSCI 10/40 Index, MSCI 25/50 Index, atau MSCI 35/65 Index menyebabkan indeks-indeks tersebut tidak memenuhi batas konsentrasi sebagaimana diatur dalam metodologi indeks terkait, maka perubahan constraint factor tetap akan diterapkan terlepas dari perlakuan khusus tersebut.\n“MSCI juga akan kembali meninjau likuiditas saham ini sesuai metodologi MSCI Global Investable Market Indexes dalam Tinjauan Indeks Agustus 2026 dan dapat menghapus PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk apabila gagal memenuhi persyaratan likuiditas yang relevan pada saat itu,” sebut MSCI.\nCEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengonfirmasi Danantara telah membeli saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) secara bertahap. Namun, Rosan belum dapat mengungkap porsi kepemilikan saham Danantara di GoTo karena prosesnya masih berlanjutHal itu diungkapkan Rosan seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026) malam.\n\"Masih berlanjut, bertahap,\" katanya.Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM itu mengungkapkan alasan Danantara masuk ke GoTo secara bertahap. Dikatakan, investasi itu merupakan salah satu strategi pemerintah untuk menyejahterakan para pengemudi ojek online (ojol).\"Danantara kita sudah masuk dan juga kita sudah bicara, yang penting kan buat kita ini adalah kesejahteraan ojol. Bagaimana kita bisa meningkatkan kesejahteraan ojol,\" katanya.\nRosan menyatakan, peningkatan kesejahterahan itu dilakukan dengan pemberian BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan kepada para mitra ojol. Selain itu, peningkatan kesejahteraan juga dilakukan dengan pemberian bantuan hari raya (BHR) yang lebih tinggi diberikan dari tahun sebelumnya.\n\"Termasuk adanya BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan. Itu kan tadinya sebelumnya enggak ada. Kemudian pada saat BHR kemarin, itu kan juga sebetulnya dari kami yang bicara agar THR-nya itu dilipatgandakan, di-double-kan. Itu juga dari kami sebetulnya,\" ungkap Rosan.\nsource\nhttps://www.bloombergtechnoz.com/deta...\nhttps://investortrust.id/business/102...\n#GOTO\n#SahamGOTO\n#GojekTokopedia\n#LabaGOTO\n#Investasi\n#IHSG\n#Saham\n#UpdateSaham\n#AnalisisSaham\n#PasarModal\n#Cuan\n#BeritaBisnis\n#EkonomiIndonesia\n#TechNews\n#StartupIndonesia\n#BreakingNews\n#EdukasiSaham\n#BeritaEkonomi\n\n📸  Instagram :   / tradingsahamfirman  \n🌍  Website: www.firmanhappy.com\n🎵 Tiktok:   / tradingsaham03  \n🎙 SNACKVIDEO: https://s.snackvideo.com/u/\nLINK ID :   / firman-happy-s-e-m-e-606714285  \nTELEGRAM : https://tinyurl.com/rekomendasibesok\nFACEBOOK :https://www.facebook.com/profile.php?...\n                    \nSalam Profit!\n\n---\nfirman happy berlisensi Magister Ekonomi. Kami siap untuk terus memberikan yang terbaik untuk Masyarakat indonesia.\n\nINFO PENTING !!!!\nKAMI TIDAK MENGADAKAN TITIP DANA APAPUN\nSaya hanya memakai Sosmed dan kontak diatas, selain kontak diatas berarti Bukan saya, karena banyak yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY untuk penipuan titip dana, sekali lagi saya tekankan saya ( FIRMAN HAPPY ) tidak pernah membuka jasa titip dana trading,  TERIMA KASIH !!\nSegala jenis Pembayaran untuk keperluan channel dan Group saya, UNTUK SAAT INI HANYA DI GRUP YUOTUBE DAN GRUP TELEGRAM ADA DIATAS ( selain itu berarti penipuan )", "post_id": "sZALLNbDymk"}}, {"key": "tradingsa...", "attributes": {"label": "tradingsa...", "x": 9.12890333718952, "y": 12.802674007383219, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.6917, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sZALLNbDymk", "id": "tradingsa...", "source": "youtube-000001", "content": "SAHAM GOTO TURUN KARNA MSCI!! JANGAN KUATIR.!! ADA KASUS SKEMA INI.!! GINI STRATEGINYA!!\n\n#sahamgoto\n#sahamgotohariini\n#sahamgotoanalisa\n\nAKADEMI INVESTOR PEMULA adalah kelas yang membantumu memilih saham, lengkap dengan harga beli, jual, dan cara meminimalisir risiko yang praktis: KLIK LINK DIBAWAH INI UNTUK GABUNG KELAS\n https://bit.ly/kelaspakfirman\n\nWA SAYA :0858-7891-7762\nJadi member VIP untuk mendapatkan semua benefit ini: https://bit.ly/kelaspakfirman\nMorgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan rebalancing saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akibat diperdagangkan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar Rp50 di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.“MSCI akan membekukan setiap perubahan jumlah saham (NOS), Foreign Inclusion Factor (FIF), Domestic Inclusion Factor (DIF), constraint factors, serta penambahan dan penghapusan saham ini dalam indeks MSCI sebagai bagian dari Tinjauan Indeks Mei 2026,” sebut MSCI dalam pengumuman resmi, Rabu (26/5/2026).\nMSCI bilang perlakuan ini berlaku untuk MSCI Global Investable Market Indexes maupun indeks non-market capitalization weighted seperti MSCI Factor, Sustainability & Climate, Thematic, dan Capped Indexes.MSCI juga mencatat bahwa apabila akibat tidak diterapkannya perubahan constraint factor pada saham ini dalam MSCI 10/40 Index, MSCI 25/50 Index, atau MSCI 35/65 Index menyebabkan indeks-indeks tersebut tidak memenuhi batas konsentrasi sebagaimana diatur dalam metodologi indeks terkait, maka perubahan constraint factor tetap akan diterapkan terlepas dari perlakuan khusus tersebut.\n“MSCI juga akan kembali meninjau likuiditas saham ini sesuai metodologi MSCI Global Investable Market Indexes dalam Tinjauan Indeks Agustus 2026 dan dapat menghapus PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk apabila gagal memenuhi persyaratan likuiditas yang relevan pada saat itu,” sebut MSCI.\nCEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengonfirmasi Danantara telah membeli saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) secara bertahap. Namun, Rosan belum dapat mengungkap porsi kepemilikan saham Danantara di GoTo karena prosesnya masih berlanjutHal itu diungkapkan Rosan seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026) malam.\n\"Masih berlanjut, bertahap,\" katanya.Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM itu mengungkapkan alasan Danantara masuk ke GoTo secara bertahap. Dikatakan, investasi itu merupakan salah satu strategi pemerintah untuk menyejahterakan para pengemudi ojek online (ojol).\"Danantara kita sudah masuk dan juga kita sudah bicara, yang penting kan buat kita ini adalah kesejahteraan ojol. Bagaimana kita bisa meningkatkan kesejahteraan ojol,\" katanya.\nRosan menyatakan, peningkatan kesejahterahan itu dilakukan dengan pemberian BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan kepada para mitra ojol. Selain itu, peningkatan kesejahteraan juga dilakukan dengan pemberian bantuan hari raya (BHR) yang lebih tinggi diberikan dari tahun sebelumnya.\n\"Termasuk adanya BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan. Itu kan tadinya sebelumnya enggak ada. Kemudian pada saat BHR kemarin, itu kan juga sebetulnya dari kami yang bicara agar THR-nya itu dilipatgandakan, di-double-kan. Itu juga dari kami sebetulnya,\" ungkap Rosan.\nsource\nhttps://www.bloombergtechnoz.com/deta...\nhttps://investortrust.id/business/102...\n#GOTO\n#SahamGOTO\n#GojekTokopedia\n#LabaGOTO\n#Investasi\n#IHSG\n#Saham\n#UpdateSaham\n#AnalisisSaham\n#PasarModal\n#Cuan\n#BeritaBisnis\n#EkonomiIndonesia\n#TechNews\n#StartupIndonesia\n#BreakingNews\n#EdukasiSaham\n#BeritaEkonomi\n\n📸  Instagram :   / tradingsahamfirman  \n🌍  Website: www.firmanhappy.com\n🎵 Tiktok:   / tradingsaham03  \n🎙 SNACKVIDEO: https://s.snackvideo.com/u/\nLINK ID :   / firman-happy-s-e-m-e-606714285  \nTELEGRAM : https://tinyurl.com/rekomendasibesok\nFACEBOOK :https://www.facebook.com/profile.php?...\n                    \nSalam Profit!\n\n---\nfirman happy berlisensi Magister Ekonomi. Kami siap untuk terus memberikan yang terbaik untuk Masyarakat indonesia.\n\nINFO PENTING !!!!\nKAMI TIDAK MENGADAKAN TITIP DANA APAPUN\nSaya hanya memakai Sosmed dan kontak diatas, selain kontak diatas berarti Bukan saya, karena banyak yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY untuk penipuan titip dana, sekali lagi saya tekankan saya ( FIRMAN HAPPY ) tidak pernah membuka jasa titip dana trading,  TERIMA KASIH !!\nSegala jenis Pembayaran untuk keperluan channel dan Group saya, UNTUK SAAT INI HANYA DI GRUP YUOTUBE DAN GRUP TELEGRAM ADA DIATAS ( selain itu berarti penipuan )", "post_id": "sZALLNbDymk"}}], "edges": [{"key": "zyne_id", "source": "zyne_id", "target": "zyne_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "34400960", "source": "34400960", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tedskyfriendsofficial", "source": "tedskyfriendsofficial", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "psnewsid", "source": "psnewsid", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "62508634166", "source": "62508634166", "target": "infopolitik.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "62508634166", "source": "62508634166", "target": "infopolitik.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "62508634166", "source": "62508634166", "target": "infopolitik.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bang_borr_", "source": "bang_borr_", "target": "grabid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "Gojekmilitan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "AraituLaki", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "NawawiAlMaroni.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "uchiha.julianto.3", "source": "uchiha.julianto.3", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaradotcom", "source": "suaradotcom", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaradotcom", "source": "suaradotcom", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@wartaekonomiid", "source": "@wartaekonomiid", "target": "wartaekonomiid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tradingsahamfirman", "source": "@tradingsahamfirman", "target": "tradingsa...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}