{"nodes": [{"key": "Don_Nanad", "attributes": {"label": "Don_Nanad", "x": 220.42114243792244, "y": 440.5335024947167, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 18.3473, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2065862596528587074", "id": "Don_Nanad", "source": "retweet-000002", "content": "Ga usah ngatur , kan mitra bukan karyawan 😂\nLagi demo aja ngatur, giliran hak ojol fafifuwaswewos kap…", "post_id": "2065862596528587074"}}, {"key": "jasukeluhur", "attributes": {"label": "jasukeluhur", "x": 465.6202119160571, "y": 845.771879654348, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 22.2461, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2065862596528587074", "id": "jasukeluhur", "source": "retweet-000002", "content": "Ga usah ngatur , kan mitra bukan karyawan 😂\nLagi demo aja ngatur, giliran hak ojol fafifuwaswewos kap…", "post_id": "2065862596528587074"}}, {"key": "txtfrombrand", "attributes": {"label": "txtfrombrand", "x": 485.0400345467156, "y": 555.7243100909066, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 22.2461, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2065862596528587074", "id": "txtfrombrand", "source": "retweet-000002", "content": "Ga usah ngatur , kan mitra bukan karyawan 😂\nLagi demo aja ngatur, giliran hak ojol fafifuwaswewos kap…", "post_id": "2065862596528587074"}}, {"key": "GrabID", "attributes": {"label": "GrabID", "x": 914.1485188462676, "y": 845.1902817277195, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 37.8412, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2065862596528587074", "id": "GrabID", "source": "retweet-000002", "content": "Ga usah ngatur , kan mitra bukan karyawan 😂\nLagi demo aja ngatur, giliran hak ojol fafifuwaswewos kap…", "post_id": "2065862596528587074"}}, {"key": "hideousrockstar", "attributes": {"label": "hideousrockstar", "x": 431.46162133978163, "y": 755.7211704406634, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.3473, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067938582908830176", "id": "hideousrockstar", "source": "tweet-000004", "content": "Sendirian, tb² teriak, tdk dilerai polisi, memancing amarah, menurut gua ini jls bgt provokasi. Upaya membenturkan pengunjuk rasa dgn rakyat. Rakyat kecil bkn cuma ojol, orang lain jg bnyk yg berjuang cari mkn, unjuk rasa m'perjuangkan kesejahteraan\n\nSprtinya aksi dia udh diatur", "post_id": "2067938582908830176"}}, {"key": "ch_chotimah2", "attributes": {"label": "ch_chotimah2", "x": 549.4233578109956, "y": 696.2797395483576, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.9424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067938582908830176", "id": "ch_chotimah2", "source": "tweet-000004", "content": "Sendirian, tb² teriak, tdk dilerai polisi, memancing amarah, menurut gua ini jls bgt provokasi. Upaya membenturkan pengunjuk rasa dgn rakyat. Rakyat kecil bkn cuma ojol, orang lain jg bnyk yg berjuang cari mkn, unjuk rasa m'perjuangkan kesejahteraan\n\nSprtinya aksi dia udh diatur", "post_id": "2067938582908830176"}}, {"key": "menuembegejelek", "attributes": {"label": "menuembegejelek", "x": 952.1035040009228, "y": 933.9253728566997, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.3473, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2065964292973981902", "id": "menuembegejelek", "source": "tweet-000004", "content": "Halo, bangsat \n\nUnjuk rasa itu perlu banyak masa dari pelbagai elemen masyarakat. Atribut ojol, atau atribut profesi apapun, diperlukan untuk mengamplifikasi pekik suara ke penguasa; bahwa gerakan rakyat saat ini bukan cuman diwakili oleh satu - dua kalangan aja.\n\nMitra", "post_id": "2065964292973981902"}}, {"key": "met1497664", "attributes": {"label": "met1497664", "x": 162.19574011364668, "y": 45.17905545378087, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.3473, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2066059105392107805", "id": "met1497664", "source": "tweet-000004", "content": "skrg pentolan2 buruh sdh dpt posisi di pemerintahan, danantara akuisisi goto jd pembagian hasil mitra ojol skrg 92% yg dulu demo terus minta 90% gk pernah goal, praktis tinggal mahasiswa dn masyarakat sipil yg demo.", "post_id": "2066059105392107805"}}, {"key": "Rahadi240987455", "attributes": {"label": "Rahadi240987455", "x": 347.2642987605564, "y": 392.9931154710514, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.1448, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2066059105392107805", "id": "Rahadi240987455", "source": "tweet-000004", "content": "skrg pentolan2 buruh sdh dpt posisi di pemerintahan, danantara akuisisi goto jd pembagian hasil mitra ojol skrg 92% yg dulu demo terus minta 90% gk pernah goal, praktis tinggal mahasiswa dn masyarakat sipil yg demo.", "post_id": "2066059105392107805"}}, {"key": "PutriKayan16645", "attributes": {"label": "PutriKayan16645", "x": 84.9159303576873, "y": 558.4466760997183, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.1448, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2066059105392107805", "id": "PutriKayan16645", "source": "tweet-000004", "content": "skrg pentolan2 buruh sdh dpt posisi di pemerintahan, danantara akuisisi goto jd pembagian hasil mitra ojol skrg 92% yg dulu demo terus minta 90% gk pernah goal, praktis tinggal mahasiswa dn masyarakat sipil yg demo.", "post_id": "2066059105392107805"}}, {"key": "azkacoy", "attributes": {"label": "azkacoy", "x": 253.2246783970218, "y": 549.3077274122406, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.3473, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2063166214172491931", "id": "azkacoy", "source": "tweet-000004", "content": "Kalo beneran  pertalite naik  sampai\nke 16.000 garda terdepan buat demo bisa  aja OJOL kak.\nkarena Gak mungkin OJOL diam saja saat bahan bakarnya naik tapi Tarif nya Tidak ikutan naik 🤦", "post_id": "2063166214172491931"}}, {"key": "putupurema", "attributes": {"label": "putupurema", "x": 708.2395122503634, "y": 119.81830674609262, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.9424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2063166214172491931", "id": "putupurema", "source": "tweet-000004", "content": "Kalo beneran  pertalite naik  sampai\nke 16.000 garda terdepan buat demo bisa  aja OJOL kak.\nkarena Gak mungkin OJOL diam saja saat bahan bakarnya naik tapi Tarif nya Tidak ikutan naik 🤦", "post_id": "2063166214172491931"}}, {"key": "kaliuskulus", "attributes": {"label": "kaliuskulus", "x": 427.0549458106956, "y": 891.2997387799765, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.3473, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2060935767032213758", "id": "kaliuskulus", "source": "tweet-000004", "content": "Gass biar ojol lebih berbenah, klo masalah tarif kecil, mending demo ke operator Gojek Grab, masih gak ditanggapi duduki aja DPR biar para dhewan itu melek kalau rakyat lagi susah", "post_id": "2060935767032213758"}}, {"key": "txtharihariWNI", "attributes": {"label": "txtharihariWNI", "x": 46.89460299705428, "y": 264.13065486323006, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.9424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2060935767032213758", "id": "txtharihariWNI", "source": "tweet-000004", "content": "Gass biar ojol lebih berbenah, klo masalah tarif kecil, mending demo ke operator Gojek Grab, masih gak ditanggapi duduki aja DPR biar para dhewan itu melek kalau rakyat lagi susah", "post_id": "2060935767032213758"}}, {"key": "6311391029", "attributes": {"label": "6311391029", "x": 859.6773974292089, "y": 202.01145632878593, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3473, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3900963485320311832_6311391029", "id": "6311391029", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi demo ojol menuju Kantor Gubernur Jatim dan DPRD Jatim berlangsung hari ini dengan membawa sejumlah tuntutan nasional dan lokal.\n\nPara driver online yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online Jawa Timur menuntut kenaikan tarif, regulasi yang lebih jelas, hingga perlindungan terhadap kesejahteraan mitra driver di Jawa Timur.\n\nBerikut tuntutannya:\n\nTUNTUTAN NASIONAL\n• Kenaikan tarif penumpang R2\n• Regulasi pengantaran barang dan makanan R2/R4\n• Tarif bersih R4\n• Hadirnya UU Transportasi Online Indonesia\n\nTUNTUTAN LOKAL JAWA TIMUR\n• Tolak eksploitasi driver online di zona merah\n• Evaluasi skema program berbayar aplikasi\n• Libatkan Geranat’s Jatim dalam regulasi transportasi online di Jatim\n• Biaya parkir driver online wajib diganti aplikator atau penumpang di lokasi berbayar parkir\n\n🎥/_surabayaterkini\n.\n.\n. Jersey Premium Cepat 3 hari Jadi dan free ongkir ke seluruh indonesia \n.\n.\n#infojatim #beritajatim #kabarjatim #jatimterkini #indowarehouse", "post_id": "3900963485320311832_6311391029"}}, {"key": "apparelallegiant", "attributes": {"label": "apparelallegiant", "x": 286.4614679476796, "y": 625.5303857807058, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3900963485320311832_6311391029", "id": "apparelallegiant", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi demo ojol menuju Kantor Gubernur Jatim dan DPRD Jatim berlangsung hari ini dengan membawa sejumlah tuntutan nasional dan lokal.\n\nPara driver online yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online Jawa Timur menuntut kenaikan tarif, regulasi yang lebih jelas, hingga perlindungan terhadap kesejahteraan mitra driver di Jawa Timur.\n\nBerikut tuntutannya:\n\nTUNTUTAN NASIONAL\n• Kenaikan tarif penumpang R2\n• Regulasi pengantaran barang dan makanan R2/R4\n• Tarif bersih R4\n• Hadirnya UU Transportasi Online Indonesia\n\nTUNTUTAN LOKAL JAWA TIMUR\n• Tolak eksploitasi driver online di zona merah\n• Evaluasi skema program berbayar aplikasi\n• Libatkan Geranat’s Jatim dalam regulasi transportasi online di Jatim\n• Biaya parkir driver online wajib diganti aplikator atau penumpang di lokasi berbayar parkir\n\n🎥/_surabayaterkini\n.\n.\n. Jersey Premium Cepat 3 hari Jadi dan free ongkir ke seluruh indonesia \n.\n.\n#infojatim #beritajatim #kabarjatim #jatimterkini #indowarehouse", "post_id": "3900963485320311832_6311391029"}}, {"key": "medandailynews", "attributes": {"label": "medandailynews", "x": 425.2310687281424, "y": 121.14429538885629, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3473, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922234706056225267_8139839031", "id": "medandailynews", "source": "instagram-000001", "content": "Ratusan pengemudi ojek online (ojol) terlihat bergerak menuju Gedung DPRD Sumatera Utara untuk menyampaikan aspirasi mereka.\n\nDalam aksi tersebut, para pengemudi turut menagih sejumlah janji yang pernah disampaikan Presiden Prabowo Subianto terkait kesejahteraan mitra ojol.\n\nBerdasarkan video yang beredar di media sosial, iring-iringan pengemudi ojol memadati jalan menuju DPRD Sumut.\n\nMereka berharap adanya perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang selama ini dihadapi para pengemudi transportasi berbasis aplikasi.\n\nSalah satu yang menjadi sorotan adalah komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojol.\n\nBeberapa kebijakan yang pernah disampaikan antara lain pembatasan potongan aplikator menjadi maksimal 8 persen, jaminan pendapatan yang lebih besar bagi pengemudi hingga sekitar 92 persen, serta pemberian perlindungan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan.\n\nSelain itu, para pengemudi juga berharap adanya regulasi yang memberikan kepastian hukum, perlindungan kerja, serta sistem kemitraan yang dinilai lebih adil bagi para pengemudi ojek online di Indonesia.\n\nAksi menuju DPRD Sumut ini menjadi salah satu bentuk penyampaian aspirasi agar berbagai kebijakan yang telah dijanjikan dapat direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan para pengemudi.\n\n🎥 Video:", "post_id": "3922234706056225267_8139839031"}}, {"key": "mahmudhidayat06", "attributes": {"label": "mahmudhidayat06", "x": 942.4547301048354, "y": 928.9730966150531, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922234706056225267_8139839031", "id": "mahmudhidayat06", "source": "instagram-000001", "content": "Ratusan pengemudi ojek online (ojol) terlihat bergerak menuju Gedung DPRD Sumatera Utara untuk menyampaikan aspirasi mereka.\n\nDalam aksi tersebut, para pengemudi turut menagih sejumlah janji yang pernah disampaikan Presiden Prabowo Subianto terkait kesejahteraan mitra ojol.\n\nBerdasarkan video yang beredar di media sosial, iring-iringan pengemudi ojol memadati jalan menuju DPRD Sumut.\n\nMereka berharap adanya perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang selama ini dihadapi para pengemudi transportasi berbasis aplikasi.\n\nSalah satu yang menjadi sorotan adalah komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojol.\n\nBeberapa kebijakan yang pernah disampaikan antara lain pembatasan potongan aplikator menjadi maksimal 8 persen, jaminan pendapatan yang lebih besar bagi pengemudi hingga sekitar 92 persen, serta pemberian perlindungan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan.\n\nSelain itu, para pengemudi juga berharap adanya regulasi yang memberikan kepastian hukum, perlindungan kerja, serta sistem kemitraan yang dinilai lebih adil bagi para pengemudi ojek online di Indonesia.\n\nAksi menuju DPRD Sumut ini menjadi salah satu bentuk penyampaian aspirasi agar berbagai kebijakan yang telah dijanjikan dapat direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan para pengemudi.\n\n🎥 Video:", "post_id": "3922234706056225267_8139839031"}}, {"key": "jakartapusat.info", "attributes": {"label": "jakartapusat.info", "x": 763.3462417848824, "y": 554.3199184568882, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 122.3129, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3909482278283975516_50322421644", "id": "jakartapusat.info", "source": "instagram-000001", "content": "Tega banget, kasihan abang ojolnya udah rugi waktu, tenaga, dan bensin! 😢 tracking rutenya lumayan jauh lho, Jakartans.\nSebuah video viral memperlihatkan seorang driver ojek online diduga menjadi korban penipuan oleh penumpangnya sendiri di kawasan Harco Glodok.\nKronologi bermula saat penumpang tersebut memesan ojol dari Glodok menuju Tanjung Duren (Jakbar), lalu lanjut minta diantar ke Petojo (Jakpus), hingga akhirnya minta balik lagi ke titik awal di Glodok. Namun apes, setibanya di lokasi tujuan akhir, penumpang tersebut mendadak menolak bayar tarif dan malah berpura-pura mengalami gangguan jiwa (ODGJ). 🚩\nAksi tak terpuji ini langsung memicu kecaman dari netizen yang merasa iba dengan nasib sang driver yang sudah seharian mencari nafkah.\nSemoga pihak aplikator bisa turun tangan membantu kerugian abang ojolnya ya! Tetap semangat untuk para pejuang rupiah di luar sana. 🙏🏼🚩\n\n-follow  untuk info seputar Jakpus \n\n#JakartaPusat #InfoJakartaPusat #Glodok #HarcoGlodok #Petojo TanjungDuren OjolJakarta DramaOjol ViralJakarta", "post_id": "3909482278283975516_50322421644"}}, {"key": "infosepatantimur.id", "attributes": {"label": "infosepatantimur.id", "x": 620.9138254049138, "y": 567.9650026439592, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3473, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7504822514737007880", "id": "infosepatantimur.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Gabungan ojek online (ojol) se-Indonesia akan menggelar aksi besar-besaran di Jakarta pada 20 Mei 2025 nanti Para driver dikabarkan akan mematikan aplikasi Gojek dan Grab selama seharian penuh! Mereka menuntut payung hukum untuk mitra driver dan mendesak perusahaan ojol menaati regulasi yang tertulis di Permenhub PM No.12 tahun 2019 dan Kepmenhub KP No.667 tahun 2022 dengan perubahan KP No.1001 tahun 2022 mengenai tarif dan potongan biaya sewa aplikasi - source:  #infosepatantimur", "post_id": "7504822514737007880"}}, {"key": "jkt.spot", "attributes": {"label": "jkt.spot", "x": 630.8885929703448, "y": 83.29136625001443, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7504822514737007880", "id": "jkt.spot", "source": "tiktok-000001", "content": "Gabungan ojek online (ojol) se-Indonesia akan menggelar aksi besar-besaran di Jakarta pada 20 Mei 2025 nanti Para driver dikabarkan akan mematikan aplikasi Gojek dan Grab selama seharian penuh! Mereka menuntut payung hukum untuk mitra driver dan mendesak perusahaan ojol menaati regulasi yang tertulis di Permenhub PM No.12 tahun 2019 dan Kepmenhub KP No.667 tahun 2022 dengan perubahan KP No.1001 tahun 2022 mengenai tarif dan potongan biaya sewa aplikasi - source:  #infosepatantimur", "post_id": "7504822514737007880"}}, {"key": "netizenmedia07", "attributes": {"label": "netizenmedia07", "x": 650.8091080869461, "y": 991.8331037855152, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3473, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7638586456520363282", "id": "netizenmedia07", "source": "tiktok-000001", "content": "Puluhan pengemudi transportasi online kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Dompak, Tanjungpinang, Senin 11 Mei 2026. Dalam aksi tersebut, para driver mendesak Pemerintah Provinsi Kepri agar lebih tegas terhadap perusahaan aplikator yang dinilai belum menjalankan aturan terkait penetapan tarif dasar transportasi online. Massa aksi yang tergabung dalam Persatuan Driver Online (PDO) menilai masih ada aplikator yang tetap menggunakan tarif lama sehingga dianggap merugikan para pengemudi. Koordinator aksi, Muhammad Albar, mengatakan aplikator Maxim hingga saat ini masih menerapkan tarif batas bawah lama yang dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi ekonomi saat ini. . . sumber:   . . #infoterkini #fypindonesia #fyp #breakingnews #tanjungpinang", "post_id": "7638586456520363282"}}, {"key": "Ulasan.co", "attributes": {"label": "Ulasan.co", "x": 526.8716501817656, "y": 345.64339148379963, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7638586456520363282", "id": "Ulasan.co", "source": "tiktok-000001", "content": "Puluhan pengemudi transportasi online kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Dompak, Tanjungpinang, Senin 11 Mei 2026. Dalam aksi tersebut, para driver mendesak Pemerintah Provinsi Kepri agar lebih tegas terhadap perusahaan aplikator yang dinilai belum menjalankan aturan terkait penetapan tarif dasar transportasi online. Massa aksi yang tergabung dalam Persatuan Driver Online (PDO) menilai masih ada aplikator yang tetap menggunakan tarif lama sehingga dianggap merugikan para pengemudi. Koordinator aksi, Muhammad Albar, mengatakan aplikator Maxim hingga saat ini masih menerapkan tarif batas bawah lama yang dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi ekonomi saat ini. . . sumber:   . . #infoterkini #fypindonesia #fyp #breakingnews #tanjungpinang", "post_id": "7638586456520363282"}}, {"key": "driver_ojolll", "attributes": {"label": "driver_ojolll", "x": 546.7700988382642, "y": 16.73375925627518, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3473, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7541124259855306004", "id": "driver_ojolll", "source": "tiktok-000001", "content": "Makin sejahtera hidup mereka  RI sedangkan rakyat makin sengsara.  Kami driver ojol berkali kali demo tidak ada perubahan apa apa , kami di paksa makan tarif murah oleh aplikator  Indonesia kalau tidak ikut hidup kami di ojol di persulit dan kami tidak mendapatkan perlindungan dari negara !!  ga benar lagi , punya wakil rakyat tapi gak mikirin rakyat sibuk memperkaya diri !!!  #dpr #rakyat #indonesia #ojol #fypage", "post_id": "7541124259855306004"}}, {"key": "DPR", "attributes": {"label": "DPR", "x": 949.3305803102105, "y": 472.62005072569127, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1448, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7541124259855306004", "id": "DPR", "source": "tiktok-000001", "content": "Makin sejahtera hidup mereka  RI sedangkan rakyat makin sengsara.  Kami driver ojol berkali kali demo tidak ada perubahan apa apa , kami di paksa makan tarif murah oleh aplikator  Indonesia kalau tidak ikut hidup kami di ojol di persulit dan kami tidak mendapatkan perlindungan dari negara !!  ga benar lagi , punya wakil rakyat tapi gak mikirin rakyat sibuk memperkaya diri !!!  #dpr #rakyat #indonesia #ojol #fypage", "post_id": "7541124259855306004"}}, {"key": "Gojek", "attributes": {"label": "Gojek", "x": 396.1865050340262, "y": 572.672487362579, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1448, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7541124259855306004", "id": "Gojek", "source": "tiktok-000001", "content": "Makin sejahtera hidup mereka  RI sedangkan rakyat makin sengsara.  Kami driver ojol berkali kali demo tidak ada perubahan apa apa , kami di paksa makan tarif murah oleh aplikator  Indonesia kalau tidak ikut hidup kami di ojol di persulit dan kami tidak mendapatkan perlindungan dari negara !!  ga benar lagi , punya wakil rakyat tapi gak mikirin rakyat sibuk memperkaya diri !!!  #dpr #rakyat #indonesia #ojol #fypage", "post_id": "7541124259855306004"}}, {"key": "videoidntimes", "attributes": {"label": "videoidntimes", "x": 467.5451593362463, "y": 188.56562911700803, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3473, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "1514405590095710", "id": "videoidntimes", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 273.14458451261703, "y": 236.94249393401, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0801, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "IDNTimes", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 184.39018951536866, "y": 143.59895587179074, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0801, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 741.5520092214455, "y": 488.42612450659095, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0801, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "IDNTimes.Community", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 155.74598707608865, "y": 795.5487895183876, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0801, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 381.0185571628579, "y": 373.07633399213626, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0801, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Duniaku_com", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 976.3962679665335, "y": 639.1111669245074, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0801, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Popbela_com", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 457.3503735380222, "y": 522.0064745807118, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0801, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Popbela.Beauty", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 785.2531524265779, "y": 510.47507853443796, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0801, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Popmama_com", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 59.86956619087669, "y": 920.3715228490735, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0801, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1514405590095710", "id": "Yummy.idn", "source": "facebook-000001", "content": "Ini Tuntutan Demo Ojol di Surabaya, Soal Tarif-Biaya Parkir\nSurabaya, IDN Times - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Transportasi Online (Granat) Jawa Timur menggeruduk kantor DPRD Jawa Timur, Rabu (20/5/2026). Mereka menuntut soal kenaikan tarif hingga kebijakan biaya parkir pengemudi ojol.\nPantauan IDN Times, massa aksi demo ojol bergerak dari Waru kemudian masuk ke Jalan A Yani Surabaya. Kemudian mereka melintasi jalan protokol dan berakhir di depan kantor DPRD Jawa Timur.\nMassa tiba di Kantor DPRD Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Sambil aksi demonstrasi, para ojol ini juga membawa biduan untuk dangdutan.\nTak lama, massa aksi ditemui oleh anggota DPRD. Mereka lalu masuk ke dalam ruang Badan Musyawarah (Banmus).\nHumas Granat Jawa Timur, Piki Wahyudi mengatakan, dalam aksi tersebut, ojol membawa tuntutan nasional dan lokal. Setidaknya ada empat tuntutan untuk pemerintah pusat dan empat tuntutan untuk Pemerintah daerah.\nBerikut empat tuntutan untuk pemerintah pusat ;\n1. Kenaikan Tarif Penumpang Roda 2\n2. Hadirkan Regulasi Pengantaran Barang dan Makanan Roda 2 dan Roda 4\n3. Tetapkan Tarif Bersih Roda 4\n4. Hadirkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia\nReporter : Khusnul Hasana\nEditor : Adit\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:          \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZmemilih#SuaraGenZ", "post_id": "1514405590095710"}}, {"key": "@gotvnewsofficial", "attributes": {"label": "@gotvnewsofficial", "x": 479.99709919859004, "y": 23.678529808161986, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3473, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "MqknXKrk3Bg", "id": "@gotvnewsofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Driver Online Batam Demo di Kantor Gubernur Kepri, Tuntut Tarif dan Kesejahteraan\n\nGOTVNEWS, Tanjungpinang — Ratusan driver online asal Batam menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Rabu siang, 20 Mei 2026.\n\nMassa yang tergabung dalam Aliansi Driver Online Kota Batam menuntut penerapan SK Gubernur Nomor 1003 Tahun 2023 terkait penyesuaian tarif transportasi online yang dinilai belum dijalankan aplikator.\n\nSelain itu, para driver juga meminta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ojol serta penyesuaian tarif parkir di kawasan pelabuhan.\n\nKetua Aliansi Driver Online Kota Batam, Jefri, menyebut tarif yang diterima pengemudi saat ini masih jauh di bawah ketentuan.\n\nMereka juga meminta gubernur segera menindaklanjuti Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online sebelum aturan itu berlaku penuh pada Juni mendatang.\n\nAliansi driver online mengancam akan menggelar aksi lebih besar jika tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti. (Ald)\n\n#demo #driveronline #batam #gubernurkepri #tarifojol \n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\n------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi kami untuk mendapatkan konten dan berita menarik lainnya\n\nWebsite GO TV NEWS  https://gotvnews.co.id/\n\nFacebook GO TV NEWS   / redaksigotvnews.co.id  \n\nInstagram GO TV NEWS https:   / redaksigotv  \n\nTiktok GOTVNEW :   / gotv.id  \n\n#gotvnews #beritaviral #beritaterkini #livestreaming #breakingnews #news  #kepri #terbaru #terupdate #terpercaya #tanjungpinang #batam #karimun #lingga #bintan #natuna #anambas #beritaterbaru #beritakepri #keprisehat #kabarkepri #keprihariini #nasional #jakarta \n\nJangan lupa saksikan terus kami di Official Youtube GO TV NEWS dan Website Berita resmi kami di gotvnews.co.id\n--------------------------------------------------------------------------------------------------\nCopyright© GOTVNEWS\n--------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "MqknXKrk3Bg"}}, {"key": "gotvnewsofficial", "attributes": {"label": "gotvnewsofficial", "x": 872.1064021509045, "y": 216.4290250973504, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "MqknXKrk3Bg", "id": "gotvnewsofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Driver Online Batam Demo di Kantor Gubernur Kepri, Tuntut Tarif dan Kesejahteraan\n\nGOTVNEWS, Tanjungpinang — Ratusan driver online asal Batam menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Rabu siang, 20 Mei 2026.\n\nMassa yang tergabung dalam Aliansi Driver Online Kota Batam menuntut penerapan SK Gubernur Nomor 1003 Tahun 2023 terkait penyesuaian tarif transportasi online yang dinilai belum dijalankan aplikator.\n\nSelain itu, para driver juga meminta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ojol serta penyesuaian tarif parkir di kawasan pelabuhan.\n\nKetua Aliansi Driver Online Kota Batam, Jefri, menyebut tarif yang diterima pengemudi saat ini masih jauh di bawah ketentuan.\n\nMereka juga meminta gubernur segera menindaklanjuti Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online sebelum aturan itu berlaku penuh pada Juni mendatang.\n\nAliansi driver online mengancam akan menggelar aksi lebih besar jika tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti. (Ald)\n\n#demo #driveronline #batam #gubernurkepri #tarifojol \n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\n------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi kami untuk mendapatkan konten dan berita menarik lainnya\n\nWebsite GO TV NEWS  https://gotvnews.co.id/\n\nFacebook GO TV NEWS   / redaksigotvnews.co.id  \n\nInstagram GO TV NEWS https:   / redaksigotv  \n\nTiktok GOTVNEW :   / gotv.id  \n\n#gotvnews #beritaviral #beritaterkini #livestreaming #breakingnews #news  #kepri #terbaru #terupdate #terpercaya #tanjungpinang #batam #karimun #lingga #bintan #natuna #anambas #beritaterbaru #beritakepri #keprisehat #kabarkepri #keprihariini #nasional #jakarta \n\nJangan lupa saksikan terus kami di Official Youtube GO TV NEWS dan Website Berita resmi kami di gotvnews.co.id\n--------------------------------------------------------------------------------------------------\nCopyright© GOTVNEWS\n--------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "MqknXKrk3Bg"}}], "edges": [{"key": "Don_Nanad", "source": "Don_Nanad", "target": "jasukeluhur", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Don_Nanad", "source": "Don_Nanad", "target": "jasukeluhur", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Don_Nanad", "source": "Don_Nanad", "target": "txtfrombrand", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Don_Nanad", "source": "Don_Nanad", "target": "GrabID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "hideousrockstar", "source": "hideousrockstar", "target": "ch_chotimah2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "menuembegejelek", "source": "menuembegejelek", "target": "GrabID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "met1497664", "source": "met1497664", "target": "Rahadi240987455", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "met1497664", "source": "met1497664", "target": "PutriKayan16645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "azkacoy", "source": "azkacoy", "target": "putupurema", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kaliuskulus", "source": "kaliuskulus", "target": "txtharihariWNI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "6311391029", "source": "6311391029", "target": "apparelallegiant", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "medandailynews", "source": "medandailynews", "target": "mahmudhidayat06", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jakartapusat.info", "source": "jakartapusat.info", "target": "jakartapusat.info", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infosepatantimur.id", "source": "infosepatantimur.id", "target": "jkt.spot", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "netizenmedia07", "source": "netizenmedia07", "target": "Ulasan.co", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "driver_ojolll", "source": "driver_ojolll", "target": "DPR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "driver_ojolll", "source": "driver_ojolll", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@gotvnewsofficial", "source": "@gotvnewsofficial", "target": "gotvnewsofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}