{"nodes": [{"key": "Cappucchino443", "attributes": {"label": "Cappucchino443", "x": 977.6899444855734, "y": 923.680079622969, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2062306466518704363", "id": "Cappucchino443", "source": "retweet-000002", "content": "The ₦50M breach that could have been prevented for ₦200k\"\n\nA Nigerian fintech lost ₦50M\nto a cyberattack last year.\n\nThe v…", "post_id": "2062306466518704363"}}, {"key": "gabbytech01", "attributes": {"label": "gabbytech01", "x": 337.07465634278566, "y": 109.27397618551615, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2062306466518704363", "id": "gabbytech01", "source": "retweet-000002", "content": "The ₦50M breach that could have been prevented for ₦200k\"\n\nA Nigerian fintech lost ₦50M\nto a cyberattack last year.\n\nThe v…", "post_id": "2062306466518704363"}}, {"key": "BuildWithMykel", "attributes": {"label": "BuildWithMykel", "x": 368.1532323199681, "y": 410.0869111183635, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2062444285232836788", "id": "BuildWithMykel", "source": "retweet-000002", "content": "The ₦50M breach that could have been prevented for ₦200k\"\n\nA Nigerian fintech lost ₦50M\nto a cyberattack last year.\n\nThe v…", "post_id": "2062444285232836788"}}, {"key": "purwandiar60939", "attributes": {"label": "purwandiar60939", "x": 766.7121469874247, "y": 584.8193461592585, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2062530551274446875", "id": "purwandiar60939", "source": "tweet-000004", "content": "kak?? keren bgtt, btw klo bole tau kenapa belom considering bank digital kaya superbank & krom?? okee juga prospek, keamanan, dan bunganyaa, aku 1/2 pendidikan psikologi kakak dpt bunga segini via fitur celengan sbank https://t.co/jnQyR32p0e", "post_id": "2062530551274446875"}}, {"key": "prasprasetja", "attributes": {"label": "prasprasetja", "x": 707.0660961348311, "y": 306.7198231716973, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2062530551274446875", "id": "prasprasetja", "source": "tweet-000004", "content": "kak?? keren bgtt, btw klo bole tau kenapa belom considering bank digital kaya superbank & krom?? okee juga prospek, keamanan, dan bunganyaa, aku 1/2 pendidikan psikologi kakak dpt bunga segini via fitur celengan sbank https://t.co/jnQyR32p0e", "post_id": "2062530551274446875"}}, {"key": "blockdev_id", "attributes": {"label": "blockdev_id", "x": 347.71728393202494, "y": 325.2393066185053, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.6253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "2067895159316996468", "id": "blockdev_id", "source": "tweet-000004", "content": "Seminar Literasi Keuangan Digital & Blockchain di Ambon! ✨\n\nOJK Maluku,  &  akan hadir buat bahas tuntas:\n• Literasi keuangan digital\n• Keamanan & pelindungan konsumen\n• Pengenalan blockchain & aset digital\n• Peluang karier di industri tech\n• Diskusi https://t.co/yE10EZAuiU", "post_id": "2067895159316996468"}}, {"key": "UpbitID", "attributes": {"label": "UpbitID", "x": 44.33516774998192, "y": 284.95161168410533, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.6253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067895159316996468", "id": "UpbitID", "source": "tweet-000004", "content": "Seminar Literasi Keuangan Digital & Blockchain di Ambon! ✨\n\nOJK Maluku,  &  akan hadir buat bahas tuntas:\n• Literasi keuangan digital\n• Keamanan & pelindungan konsumen\n• Pengenalan blockchain & aset digital\n• Peluang karier di industri tech\n• Diskusi https://t.co/yE10EZAuiU", "post_id": "2067895159316996468"}}, {"key": "askmearmything", "attributes": {"label": "askmearmything", "x": 285.57327203698856, "y": 757.8024645267875, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069294204841594885", "id": "askmearmything", "source": "tweet-000004", "content": "Gw gak terlalu banyak coba2 bank digital. Jujur dari segi keamanan gw paling pede sama blu. \n\nTapi kalau dari kemudahan penggunaan dan depositonya kayaknya gw milih allobank.", "post_id": "2069294204841594885"}}, {"key": "pinkbourbon8898", "attributes": {"label": "pinkbourbon8898", "x": 626.4459708752971, "y": 455.0055218059832, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069294204841594885", "id": "pinkbourbon8898", "source": "tweet-000004", "content": "Gw gak terlalu banyak coba2 bank digital. Jujur dari segi keamanan gw paling pede sama blu. \n\nTapi kalau dari kemudahan penggunaan dan depositonya kayaknya gw milih allobank.", "post_id": "2069294204841594885"}}, {"key": "redaksibaruid", "attributes": {"label": "redaksibaruid", "x": 672.0955112706728, "y": 115.41872863743652, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3903832073951411611_6437119689", "id": "redaksibaruid", "source": "instagram-000001", "content": "REDAKSIBARU.ID - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti dugaan kasus kebocoran data milik nasabah dalam mobile banking Bank Central Asia (BCA) dalam forum jaringan gelap atau dark web.\n\nIsu kebocoran data ini mencuat setelah akun media sosial X,  pada Kamis, 21 Mei 2026, mengunggah tangkapan layar forum yang menampilkan sampel data yang diklaim sebagai milik nasabah #BCA. \n\nDalam unggahannya, dilaporkan adanya pihak yang menawarkan dataset bertajuk ‘BCA Mobile Bank Access & Database’ yang diklaim menyasar nasabah perbankan di Indonesia.\n\n\"Pelaku mengiklankan dugaan kumpulan data yang berbasis dari mobile banking BCA yang menargetkan nasabah #perbankan #Indonesia,\" tulis postingan tersebut.\n\nPenjual di forum itu, diduga mengaku memiliki sekitar 890.000 akses dan 4,9 juta data database BCA Mobile yang disebut memuat informasi pribadi perbankan hingga kolom internal.\n\nKendati demikian, akun  juga menegaskan klaim tersebut belum dapat dibuktikan kebenarannya dan masih bersifat dugaan. \n\n\"Saat ini, klaim tersebut harus dianggap sebagai dugaan dan perlu diverifikasi (kebenarannya),\" tulis akun tersebut.\n\nMeski klaim ini belum terverifikasi secara resmi, isu ini langsung menjadi perhatian publik terkhusus bagi para nasabah yang memiliki akun mobile #banking BCA. \n\nPicu Risiko Penipuan #Digital\n\nBagi yang belum tahu, istilah 'accesses' dalam dunia siber sering dikaitkan dengan akses akun, kredensial login, hingga perangkat yang telah terinfeksi malware.\n\nData-data tersebut dinilai dapat digunakan untuk pengambilalihan akun mobile banking, penipuan digital, hingga serangan penukaran SIM.\n\nAncaman lainnya mencakup phising dan social engineering yang menargetkan nasabah. \n\n\"Indonesia sendiri kini menjadi target bagi para pelaku kejahatan siber,\" ungkap postingan yang sama.\n\n\"Tingginya penggunaan mobile banking, fintech, dan pembayaran digital membuat negara ini rawan terhadap serangan siber,\" imbuhnya.\n\nSetelah viralnya kasus tersebut, pihak manajemen BCA kini angkat bicara ihwal kasus dugaan kebocoran data akun nasabah dalam mobile bankingnya.", "post_id": "3903832073951411611_6437119689"}}, {"key": "DailyDarkWeb", "attributes": {"label": "DailyDarkWeb", "x": 817.4581766377993, "y": 605.4378795502229, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 33.4673, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3903832073951411611_6437119689", "id": "DailyDarkWeb", "source": "instagram-000001", "content": "REDAKSIBARU.ID - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti dugaan kasus kebocoran data milik nasabah dalam mobile banking Bank Central Asia (BCA) dalam forum jaringan gelap atau dark web.\n\nIsu kebocoran data ini mencuat setelah akun media sosial X,  pada Kamis, 21 Mei 2026, mengunggah tangkapan layar forum yang menampilkan sampel data yang diklaim sebagai milik nasabah #BCA. \n\nDalam unggahannya, dilaporkan adanya pihak yang menawarkan dataset bertajuk ‘BCA Mobile Bank Access & Database’ yang diklaim menyasar nasabah perbankan di Indonesia.\n\n\"Pelaku mengiklankan dugaan kumpulan data yang berbasis dari mobile banking BCA yang menargetkan nasabah #perbankan #Indonesia,\" tulis postingan tersebut.\n\nPenjual di forum itu, diduga mengaku memiliki sekitar 890.000 akses dan 4,9 juta data database BCA Mobile yang disebut memuat informasi pribadi perbankan hingga kolom internal.\n\nKendati demikian, akun  juga menegaskan klaim tersebut belum dapat dibuktikan kebenarannya dan masih bersifat dugaan. \n\n\"Saat ini, klaim tersebut harus dianggap sebagai dugaan dan perlu diverifikasi (kebenarannya),\" tulis akun tersebut.\n\nMeski klaim ini belum terverifikasi secara resmi, isu ini langsung menjadi perhatian publik terkhusus bagi para nasabah yang memiliki akun mobile #banking BCA. \n\nPicu Risiko Penipuan #Digital\n\nBagi yang belum tahu, istilah 'accesses' dalam dunia siber sering dikaitkan dengan akses akun, kredensial login, hingga perangkat yang telah terinfeksi malware.\n\nData-data tersebut dinilai dapat digunakan untuk pengambilalihan akun mobile banking, penipuan digital, hingga serangan penukaran SIM.\n\nAncaman lainnya mencakup phising dan social engineering yang menargetkan nasabah. \n\n\"Indonesia sendiri kini menjadi target bagi para pelaku kejahatan siber,\" ungkap postingan yang sama.\n\n\"Tingginya penggunaan mobile banking, fintech, dan pembayaran digital membuat negara ini rawan terhadap serangan siber,\" imbuhnya.\n\nSetelah viralnya kasus tersebut, pihak manajemen BCA kini angkat bicara ihwal kasus dugaan kebocoran data akun nasabah dalam mobile bankingnya.", "post_id": "3903832073951411611_6437119689"}}, {"key": "arahjakarta", "attributes": {"label": "arahjakarta", "x": 174.758399347254, "y": 120.06793131451565, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 71.3957, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7648826882628111637", "id": "arahjakarta", "source": "tiktok-000001", "content": "Kebocoran data pribadi masyarakat kembali memakan korban, dan kali ini pelakunya bukan peretas eksternal, melainkan musuh dalam selimut dari internal perusahaan sendiri. Seorang sales marketing PT Akulaku Finance Indonesia di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, berinisial AZ (22), resmi diringkus Polres Baubau setelah nekat menggelapkan dana perusahaan hingga Rp255,8 juta. Modus licik pelaku adalah menyalahgunakan dokumen identitas milik 12 nasabah tanpa izin untuk mencairkan limit kredit hulu.  Uang hasil membobol akun tersebut kemudian digunakan untuk membeli barang komoditas, dijual kembali secara online, dan uang tunainya dihabiskan demi memenuhi hasrat gaya hidup konsumtif—mulai dari pelesiran mewah ke Bali, kecanduan judi online, hingga berspekulasi di pasar trading aset kripto. Kendati manajemen Akulaku mengklaim menerapkan kebijakan zero tolerance dan berjanji menghapus tagihan bodong para korban, kasus ini menjadi tamparan keras bagi industri teknologi finansial (fintech) nasional. Skandal pembobolan data oleh orang dalam (insider fraud) ini menelanjari titik lemah paling fatal dalam sistem keamanan industri keuangan digital kita. Selama ini, korporasi selalu mendikte konsumen untuk menjaga kerahasiaan data pribadi, namun mereka sendiri kerap abai mengawasi hak akses para agen penjualannya di lapangan.  Kasus di Baubau ini juga mengonfirmasi adanya lingkaran setan (vicious cycle) di akar rumput: lemahnya kontrol data internal berpadu dengan candu judi online dan obsesi cepat kaya lewat kripto, menciptakan gelombang kriminalitas gaya baru yang langsung mengorbankan nama baik warga sipil tak bersalah. Melihat kasus sales fintech yang gampang banget pakai data nasabah buat judol dan liburan ke Bali, menurut lo apakah sistem keamanan internal aplikasi finansial kita saat ini bener-bener aman, atau jangan-jangan data kita semua emang rawan ditilep orang dalam?  Follow  untuk terus mengawal perlindungan data pribadi, transparansi sanksi OJK, dan akuntabilitas industri keuangan digital nasional.", "post_id": "7648826882628111637"}}, {"key": "gitattaaa", "attributes": {"label": "gitattaaa", "x": 6.004085614190302, "y": 585.1653537232364, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "7511591768434019589", "id": "gitattaaa", "source": "tiktok-000001", "content": "#Repost  with  ・・・ Lindungi data pribadi dari kejahatan keuangan digital! Ingat, setiap orang bisa menjadi korban penipuan, tanpa memandang usia atau profesi. Penting untuk selalu waspada dan tidak sembarangan membagikan data pribadi, seperti PIN, OTP, atau informasi rekening kepada siapa pun, bahkan yang mengaku dari pihak bank. Jadilah pengguna digital yang cerdas dan amankan data pribadi demi keamanan finansial. Yuk, bersama Bank BPD Bali, kita GENCARKAN kesadaran akan pentingnya perlindungan data pribadi! #LindungiDataPribadi #GENCARKAN2025 #LiterasiKeuanganMasifMerata #BankBPDBali_GENCARKAN25 #WaspadaPenipuanDigital #KeamananDigital #StopKejahatanSiber #sikapiuangmu #OJKPEDULI #OJKPenggerakDutaLiterasiKeuanganIndonesia #Sikapiuangmu #OJKIndonesia #Gencarkan #GerakanNasionalCerdasKeuangan #IndonesiaCerdasKeuangan #LiterasiKeuangan #Inklusikeuangan  Jasa Keuangan ,,,, BPD Bali  #OJKPEDULI,#OJKIndonesia,#Sikapiuangmu", "post_id": "7511591768434019589"}}, {"key": "bankbpdbali", "attributes": {"label": "bankbpdbali", "x": 632.7036177847808, "y": 722.3736084997485, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.01, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7511591768434019589", "id": "bankbpdbali", "source": "tiktok-000001", "content": "#Repost  with  ・・・ Lindungi data pribadi dari kejahatan keuangan digital! Ingat, setiap orang bisa menjadi korban penipuan, tanpa memandang usia atau profesi. Penting untuk selalu waspada dan tidak sembarangan membagikan data pribadi, seperti PIN, OTP, atau informasi rekening kepada siapa pun, bahkan yang mengaku dari pihak bank. Jadilah pengguna digital yang cerdas dan amankan data pribadi demi keamanan finansial. Yuk, bersama Bank BPD Bali, kita GENCARKAN kesadaran akan pentingnya perlindungan data pribadi! #LindungiDataPribadi #GENCARKAN2025 #LiterasiKeuanganMasifMerata #BankBPDBali_GENCARKAN25 #WaspadaPenipuanDigital #KeamananDigital #StopKejahatanSiber #sikapiuangmu #OJKPEDULI #OJKPenggerakDutaLiterasiKeuanganIndonesia #Sikapiuangmu #OJKIndonesia #Gencarkan #GerakanNasionalCerdasKeuangan #IndonesiaCerdasKeuangan #LiterasiKeuangan #Inklusikeuangan  Jasa Keuangan ,,,, BPD Bali  #OJKPEDULI,#OJKIndonesia,#Sikapiuangmu", "post_id": "7511591768434019589"}}, {"key": "use.repost", "attributes": {"label": "use.repost", "x": 131.56422754407905, "y": 518.3060549620023, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.01, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7511591768434019589", "id": "use.repost", "source": "tiktok-000001", "content": "#Repost  with  ・・・ Lindungi data pribadi dari kejahatan keuangan digital! Ingat, setiap orang bisa menjadi korban penipuan, tanpa memandang usia atau profesi. Penting untuk selalu waspada dan tidak sembarangan membagikan data pribadi, seperti PIN, OTP, atau informasi rekening kepada siapa pun, bahkan yang mengaku dari pihak bank. Jadilah pengguna digital yang cerdas dan amankan data pribadi demi keamanan finansial. Yuk, bersama Bank BPD Bali, kita GENCARKAN kesadaran akan pentingnya perlindungan data pribadi! #LindungiDataPribadi #GENCARKAN2025 #LiterasiKeuanganMasifMerata #BankBPDBali_GENCARKAN25 #WaspadaPenipuanDigital #KeamananDigital #StopKejahatanSiber #sikapiuangmu #OJKPEDULI #OJKPenggerakDutaLiterasiKeuanganIndonesia #Sikapiuangmu #OJKIndonesia #Gencarkan #GerakanNasionalCerdasKeuangan #IndonesiaCerdasKeuangan #LiterasiKeuangan #Inklusikeuangan  Jasa Keuangan ,,,, BPD Bali  #OJKPEDULI,#OJKIndonesia,#Sikapiuangmu", "post_id": "7511591768434019589"}}, {"key": "Otoritas", "attributes": {"label": "Otoritas", "x": 170.85133162714072, "y": 143.66153597672937, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.01, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7511591768434019589", "id": "Otoritas", "source": "tiktok-000001", "content": "#Repost  with  ・・・ Lindungi data pribadi dari kejahatan keuangan digital! Ingat, setiap orang bisa menjadi korban penipuan, tanpa memandang usia atau profesi. Penting untuk selalu waspada dan tidak sembarangan membagikan data pribadi, seperti PIN, OTP, atau informasi rekening kepada siapa pun, bahkan yang mengaku dari pihak bank. Jadilah pengguna digital yang cerdas dan amankan data pribadi demi keamanan finansial. Yuk, bersama Bank BPD Bali, kita GENCARKAN kesadaran akan pentingnya perlindungan data pribadi! #LindungiDataPribadi #GENCARKAN2025 #LiterasiKeuanganMasifMerata #BankBPDBali_GENCARKAN25 #WaspadaPenipuanDigital #KeamananDigital #StopKejahatanSiber #sikapiuangmu #OJKPEDULI #OJKPenggerakDutaLiterasiKeuanganIndonesia #Sikapiuangmu #OJKIndonesia #Gencarkan #GerakanNasionalCerdasKeuangan #IndonesiaCerdasKeuangan #LiterasiKeuangan #Inklusikeuangan  Jasa Keuangan ,,,, BPD Bali  #OJKPEDULI,#OJKIndonesia,#Sikapiuangmu", "post_id": "7511591768434019589"}}, {"key": "sikapiuangmu", "attributes": {"label": "sikapiuangmu", "x": 461.8816252022582, "y": 881.9685454498702, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.01, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7511591768434019589", "id": "sikapiuangmu", "source": "tiktok-000001", "content": "#Repost  with  ・・・ Lindungi data pribadi dari kejahatan keuangan digital! Ingat, setiap orang bisa menjadi korban penipuan, tanpa memandang usia atau profesi. Penting untuk selalu waspada dan tidak sembarangan membagikan data pribadi, seperti PIN, OTP, atau informasi rekening kepada siapa pun, bahkan yang mengaku dari pihak bank. Jadilah pengguna digital yang cerdas dan amankan data pribadi demi keamanan finansial. Yuk, bersama Bank BPD Bali, kita GENCARKAN kesadaran akan pentingnya perlindungan data pribadi! #LindungiDataPribadi #GENCARKAN2025 #LiterasiKeuanganMasifMerata #BankBPDBali_GENCARKAN25 #WaspadaPenipuanDigital #KeamananDigital #StopKejahatanSiber #sikapiuangmu #OJKPEDULI #OJKPenggerakDutaLiterasiKeuanganIndonesia #Sikapiuangmu #OJKIndonesia #Gencarkan #GerakanNasionalCerdasKeuangan #IndonesiaCerdasKeuangan #LiterasiKeuangan #Inklusikeuangan  Jasa Keuangan ,,,, BPD Bali  #OJKPEDULI,#OJKIndonesia,#Sikapiuangmu", "post_id": "7511591768434019589"}}, {"key": "kontak157", "attributes": {"label": "kontak157", "x": 585.3052665207094, "y": 142.5916680600938, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.01, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7511591768434019589", "id": "kontak157", "source": "tiktok-000001", "content": "#Repost  with  ・・・ Lindungi data pribadi dari kejahatan keuangan digital! Ingat, setiap orang bisa menjadi korban penipuan, tanpa memandang usia atau profesi. Penting untuk selalu waspada dan tidak sembarangan membagikan data pribadi, seperti PIN, OTP, atau informasi rekening kepada siapa pun, bahkan yang mengaku dari pihak bank. Jadilah pengguna digital yang cerdas dan amankan data pribadi demi keamanan finansial. Yuk, bersama Bank BPD Bali, kita GENCARKAN kesadaran akan pentingnya perlindungan data pribadi! #LindungiDataPribadi #GENCARKAN2025 #LiterasiKeuanganMasifMerata #BankBPDBali_GENCARKAN25 #WaspadaPenipuanDigital #KeamananDigital #StopKejahatanSiber #sikapiuangmu #OJKPEDULI #OJKPenggerakDutaLiterasiKeuanganIndonesia #Sikapiuangmu #OJKIndonesia #Gencarkan #GerakanNasionalCerdasKeuangan #IndonesiaCerdasKeuangan #LiterasiKeuangan #Inklusikeuangan  Jasa Keuangan ,,,, BPD Bali  #OJKPEDULI,#OJKIndonesia,#Sikapiuangmu", "post_id": "7511591768434019589"}}, {"key": "satgas_pasti", "attributes": {"label": "satgas_pasti", "x": 911.9097519672056, "y": 631.8407764681237, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.01, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7511591768434019589", "id": "satgas_pasti", "source": "tiktok-000001", "content": "#Repost  with  ・・・ Lindungi data pribadi dari kejahatan keuangan digital! Ingat, setiap orang bisa menjadi korban penipuan, tanpa memandang usia atau profesi. Penting untuk selalu waspada dan tidak sembarangan membagikan data pribadi, seperti PIN, OTP, atau informasi rekening kepada siapa pun, bahkan yang mengaku dari pihak bank. Jadilah pengguna digital yang cerdas dan amankan data pribadi demi keamanan finansial. Yuk, bersama Bank BPD Bali, kita GENCARKAN kesadaran akan pentingnya perlindungan data pribadi! #LindungiDataPribadi #GENCARKAN2025 #LiterasiKeuanganMasifMerata #BankBPDBali_GENCARKAN25 #WaspadaPenipuanDigital #KeamananDigital #StopKejahatanSiber #sikapiuangmu #OJKPEDULI #OJKPenggerakDutaLiterasiKeuanganIndonesia #Sikapiuangmu #OJKIndonesia #Gencarkan #GerakanNasionalCerdasKeuangan #IndonesiaCerdasKeuangan #LiterasiKeuangan #Inklusikeuangan  Jasa Keuangan ,,,, BPD Bali  #OJKPEDULI,#OJKIndonesia,#Sikapiuangmu", "post_id": "7511591768434019589"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 101.79185413824743, "y": 410.2941739471553, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.01, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7511591768434019589", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "#Repost  with  ・・・ Lindungi data pribadi dari kejahatan keuangan digital! Ingat, setiap orang bisa menjadi korban penipuan, tanpa memandang usia atau profesi. Penting untuk selalu waspada dan tidak sembarangan membagikan data pribadi, seperti PIN, OTP, atau informasi rekening kepada siapa pun, bahkan yang mengaku dari pihak bank. Jadilah pengguna digital yang cerdas dan amankan data pribadi demi keamanan finansial. Yuk, bersama Bank BPD Bali, kita GENCARKAN kesadaran akan pentingnya perlindungan data pribadi! #LindungiDataPribadi #GENCARKAN2025 #LiterasiKeuanganMasifMerata #BankBPDBali_GENCARKAN25 #WaspadaPenipuanDigital #KeamananDigital #StopKejahatanSiber #sikapiuangmu #OJKPEDULI #OJKPenggerakDutaLiterasiKeuanganIndonesia #Sikapiuangmu #OJKIndonesia #Gencarkan #GerakanNasionalCerdasKeuangan #IndonesiaCerdasKeuangan #LiterasiKeuangan #Inklusikeuangan  Jasa Keuangan ,,,, BPD Bali  #OJKPEDULI,#OJKIndonesia,#Sikapiuangmu", "post_id": "7511591768434019589"}}, {"key": "lampungverse.com", "attributes": {"label": "lampungverse.com", "x": 945.6341594943043, "y": 663.5299512876452, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7559080476720368952", "id": "lampungverse.com", "source": "tiktok-000001", "content": "LAMPUNGVERSE.com - PT Pegadaian meluncurkan super apps terbaru, bernama \"Tring\". Peluncuran tersebut diselenggarakan di Ballroom The Gade Tower, Jakarta Pusat, pada Rabu, 8 Oktober 2025. Aplikasi ini menjadi solusi keuangan digital terintegrasi yang menggabungkan seluruh layanan Pegadaian, mulai dari gadai, investasi emas, hingga pembiayaan, dalam satu platform yang mudah diakses.   Peluncuran Tring! dihadiri oleh Direktur Utama PT Pegadaian, CEO Group BRI, Komisaris PT Pegadaian, dan Wakil Direktur Utama PT Pegadaian. Brand ambassador Tring!, Isyana Sarasvati, turut hadir dan berbagi pengalaman mengenai investasi sebagai gaya hidup generasi muda.   Fitur Unggulan Tring! Tring! dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi yang nyaman dan aman dengan tagline #MulaiDariTring !. Aplikasi ini menawarkan beberapa fitur utama, antara lain:  1. Ekosistem Emas Lengkap: Mulai dari Tabungan Emas, Cicil Emas Batangan, Gadai Tabungan Emas, hingga Jual/Beli Emas, semua dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.   2. Deposito Emas: Nasabah dapat mengoptimalkan potensi imbal hasil dari aset emas yang dimiliki.   3. Fitur Keuangan Terpadu: Termasuk pembiayaan, Transfer Tabungan Emas, serta berbagai layanan bayar-bayar dan transaksi digital yang praktis.   4. Pengalaman Seamless: Dengan konsep \"1 User ID, Semua Kebutuhan\", registrasi dan verifikasi data dapat dilakukan dalam satu langkah, menghemat waktu dan menyederhanakan akses ke puluhan layanan.   Keamanan dan Kemudahan Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menekankan bahwa keamanan menjadi prioritas utama dalam pengembangan Tring!. \"Aplikasi ini memastikan keamanan data nasabah terjamin, serta aset emas yang dimiliki nasabah disimpan dengan standar keamanan terbaik,\" ujarnya. Pegadaian juga menerapkan sistem 1:1 untuk transaksi emas, di mana setiap permintaan transaksi Cicil Emas atau Tabungan Emas didukung oleh persediaan emas fisik yang setara.   Dukungan Holding Ultra Mikro CEO Group BRI, Hery Gunardi, menjelaskan bahwa Tring! terhubung dengan ekosistem BRI melalui Holding Ultra Mikro. \"User aktif BRImo saat ini mencapai 42 juta, dan kami berharap user Tring! akan mencapai 4 juta pada akhir tahun. Kedepannya, akan ada lebih dari 40 juta user yang bisa mengakses produk emas Pegadaian,\" jelas Hery.   Misi Inklusi Keuangan Melalui Tring!, Pegadaian tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pemimpin ekosistem emas, tetapi juga memenuhi misinya sebagai akselerator inklusi keuangan di Indonesia. Aplikasi ini hadir untuk mempermudah masyarakat mencapai tujuan finansial mereka dengan solusi yang cepat, aman, dan mudah.   Dengan peluncuran Tring!, Pegadaian membawa transformasi digital yang signifikan, menjadikan layanan keuangan dan investasi emas lebih terjangkau dan praktis bagi seluruh masyarakat Indonesia.   #emas  #pegadaian  #lampung  #lampungtiktok", "post_id": "7559080476720368952"}}, {"key": "sahabatpegadaian", "attributes": {"label": "sahabatpegadaian", "x": 967.1181104635153, "y": 640.5433573845797, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7559080476720368952", "id": "sahabatpegadaian", "source": "tiktok-000001", "content": "LAMPUNGVERSE.com - PT Pegadaian meluncurkan super apps terbaru, bernama \"Tring\". Peluncuran tersebut diselenggarakan di Ballroom The Gade Tower, Jakarta Pusat, pada Rabu, 8 Oktober 2025. Aplikasi ini menjadi solusi keuangan digital terintegrasi yang menggabungkan seluruh layanan Pegadaian, mulai dari gadai, investasi emas, hingga pembiayaan, dalam satu platform yang mudah diakses.   Peluncuran Tring! dihadiri oleh Direktur Utama PT Pegadaian, CEO Group BRI, Komisaris PT Pegadaian, dan Wakil Direktur Utama PT Pegadaian. Brand ambassador Tring!, Isyana Sarasvati, turut hadir dan berbagi pengalaman mengenai investasi sebagai gaya hidup generasi muda.   Fitur Unggulan Tring! Tring! dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi yang nyaman dan aman dengan tagline #MulaiDariTring !. Aplikasi ini menawarkan beberapa fitur utama, antara lain:  1. Ekosistem Emas Lengkap: Mulai dari Tabungan Emas, Cicil Emas Batangan, Gadai Tabungan Emas, hingga Jual/Beli Emas, semua dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.   2. Deposito Emas: Nasabah dapat mengoptimalkan potensi imbal hasil dari aset emas yang dimiliki.   3. Fitur Keuangan Terpadu: Termasuk pembiayaan, Transfer Tabungan Emas, serta berbagai layanan bayar-bayar dan transaksi digital yang praktis.   4. Pengalaman Seamless: Dengan konsep \"1 User ID, Semua Kebutuhan\", registrasi dan verifikasi data dapat dilakukan dalam satu langkah, menghemat waktu dan menyederhanakan akses ke puluhan layanan.   Keamanan dan Kemudahan Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menekankan bahwa keamanan menjadi prioritas utama dalam pengembangan Tring!. \"Aplikasi ini memastikan keamanan data nasabah terjamin, serta aset emas yang dimiliki nasabah disimpan dengan standar keamanan terbaik,\" ujarnya. Pegadaian juga menerapkan sistem 1:1 untuk transaksi emas, di mana setiap permintaan transaksi Cicil Emas atau Tabungan Emas didukung oleh persediaan emas fisik yang setara.   Dukungan Holding Ultra Mikro CEO Group BRI, Hery Gunardi, menjelaskan bahwa Tring! terhubung dengan ekosistem BRI melalui Holding Ultra Mikro. \"User aktif BRImo saat ini mencapai 42 juta, dan kami berharap user Tring! akan mencapai 4 juta pada akhir tahun. Kedepannya, akan ada lebih dari 40 juta user yang bisa mengakses produk emas Pegadaian,\" jelas Hery.   Misi Inklusi Keuangan Melalui Tring!, Pegadaian tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pemimpin ekosistem emas, tetapi juga memenuhi misinya sebagai akselerator inklusi keuangan di Indonesia. Aplikasi ini hadir untuk mempermudah masyarakat mencapai tujuan finansial mereka dengan solusi yang cepat, aman, dan mudah.   Dengan peluncuran Tring!, Pegadaian membawa transformasi digital yang signifikan, menjadikan layanan keuangan dan investasi emas lebih terjangkau dan praktis bagi seluruh masyarakat Indonesia.   #emas  #pegadaian  #lampung  #lampungtiktok", "post_id": "7559080476720368952"}}, {"key": "elison.parsaulian", "attributes": {"label": "elison.parsaulian", "x": 878.2192712212692, "y": 421.92716534115317, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7643106572247256327", "id": "elison.parsaulian", "source": "tiktok-000001", "content": "Isu Kebocoran 890.000 Akses hingga 4,9 Juta Data Nasabah di Mobile Banking, BCA Beri Respon    Publik dan para nasabah Bank Central Asia (BCA) dikejutkan dengan beredarnya kabar mengenai dugaan kebocoran data pengguna layanan mobile banking di jaringan gelap atau dark web.  Isu ini mencuat setelah akun media sosial X, , pada Kamis, 21 Mei 2026, membagikan tangkapan layar sebuah forum yang memuat tawaran kumpulan data berjudul ‘BCA Mobile Bank Access & Database’.   Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa pihak yang menawarkan mengaku memiliki akses sebanyak 890.000 akun serta data basis data sebesar 4,9 juta entri yang diklaim milik nasabah BCA.  Data tersebut disebut memuat informasi pribadi, data perbankan, hingga kolom internal. Meski demikian, pengunggah juga menegaskan bahwa klaim tersebut belum terverifikasi kebenarannya dan masih berupa dugaan yang perlu pengecekan lebih lanjut.   Berisiko Digunakan Untuk Penipuan   Istilah 'akses' dalam dunia keamanan siber umumnya merujuk pada kredensial masuk, kendali akun, atau perangkat yang terinfeksi.  Jika data tersebut benar adanya, risiko yang mengintai cukup besar, mulai dari pengambilalihan akun, penipuan digital, serangan pertukaran kartu SIM, hingga modus phising dan rekayasa sosial.   Indonesia sendiri dinilai menjadi sasaran empuk kejahatan siber karena tingginya tingkat adopsi layanan keuangan digital. Respons Pihak BCA   Merespons kekhawatiran tersebut, BCA melalui EVP Komunikasi Perusahaan, Hera F. Haryn, telah melakukan investigasi menyeluruh dan memastikan bahwa tidak ada satu pun data nasabah yang bocor dari sistem perseroan.  Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar dan mengimbau para nasabah untuk tidak panik, karena keamanan data mereka tetap terjamin.*** #Bocor #Data #Nasabah #MobileBanking  #BCA", "post_id": "7643106572247256327"}}, {"key": "ruangharian", "attributes": {"label": "ruangharian", "x": 682.6541639063315, "y": 426.94370668078585, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7643105062968954120", "id": "ruangharian", "source": "tiktok-000001", "content": "Isu Kebocoran 890.000 Akses hingga 4,9 Juta Data Nasabah di Mobile Banking, BCA Beri Respon    Publik dan para nasabah Bank Central Asia (BCA) dikejutkan dengan beredarnya kabar mengenai dugaan kebocoran data pengguna layanan mobile banking di jaringan gelap atau dark web.  Isu ini mencuat setelah akun media sosial X, , pada Kamis, 21 Mei 2026, membagikan tangkapan layar sebuah forum yang memuat tawaran kumpulan data berjudul ‘BCA Mobile Bank Access & Database’.   Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa pihak yang menawarkan mengaku memiliki akses sebanyak 890.000 akun serta data basis data sebesar 4,9 juta entri yang diklaim milik nasabah BCA.  Data tersebut disebut memuat informasi pribadi, data perbankan, hingga kolom internal. Meski demikian, pengunggah juga menegaskan bahwa klaim tersebut belum terverifikasi kebenarannya dan masih berupa dugaan yang perlu pengecekan lebih lanjut.   Berisiko Digunakan Untuk Penipuan   Istilah 'akses' dalam dunia keamanan siber umumnya merujuk pada kredensial masuk, kendali akun, atau perangkat yang terinfeksi.  Jika data tersebut benar adanya, risiko yang mengintai cukup besar, mulai dari pengambilalihan akun, penipuan digital, serangan pertukaran kartu SIM, hingga modus phising dan rekayasa sosial.   Indonesia sendiri dinilai menjadi sasaran empuk kejahatan siber karena tingginya tingkat adopsi layanan keuangan digital. Respons Pihak BCA   Merespons kekhawatiran tersebut, BCA melalui EVP Komunikasi Perusahaan, Hera F. Haryn, telah melakukan investigasi menyeluruh dan memastikan bahwa tidak ada satu pun data nasabah yang bocor dari sistem perseroan.  Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar dan mengimbau para nasabah untuk tidak panik, karena keamanan data mereka tetap terjamin.*** #Bocor #Data #Nasabah #MobileBanking  #BCA", "post_id": "7643105062968954120"}}, {"key": "vocindonesia", "attributes": {"label": "vocindonesia", "x": 921.2049075310623, "y": 305.1191951949493, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "7644130818159283477", "id": "vocindonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "Kasus dugaan kejahatan siber kembali terungkap di Riau. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menangkap seorang pria berinisial D yang diduga membuat dan menjual website perbankan palsu untuk digunakan dalam aksi phishing dan pencurian data nasabah. Website yang dibuat disebut memiliki tampilan sangat mirip dengan halaman resmi sejumlah bank nasional maupun bank digital. Situs tersebut diduga digunakan untuk mengelabui korban agar memasukkan username, password, hingga kode OTP. Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan berbagai perangkat elektronik dan aplikasi yang diduga digunakan untuk membuat domain, hosting, serta memodifikasi tampilan website agar menyerupai situs resmi perbankan. Dalam kasus ini, sedikitnya dua korban telah melapor ke polisi dengan total kerugian mencapai Rp1 miliar. Korban pertama mengalami kerugian sekitar Rp750 juta, sedangkan korban kedua sekitar Rp250 juta. Polda Riau mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat mengakses layanan perbankan digital. Pastikan alamat situs yang dibuka benar-benar resmi dan jangan pernah memberikan data rahasia perbankan kepada pihak mana pun. Menurut kalian, apakah literasi digital masyarakat saat ini sudah cukup untuk menghadapi modus phishing yang semakin canggih seperti ini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar 👇 Baca berita selengkapnya di vocindonesia.com #PoldaRiau #Phishing #CyberCrime #KejahatanSiber #FakeWebsite  Heryawan  Polda Riau  Kepolisian RI  Polri", "post_id": "7644130818159283477"}}, {"key": "Herry", "attributes": {"label": "Herry", "x": 151.970528001523, "y": 637.1061042314087, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.5301, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644130818159283477", "id": "Herry", "source": "tiktok-000001", "content": "Kasus dugaan kejahatan siber kembali terungkap di Riau. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menangkap seorang pria berinisial D yang diduga membuat dan menjual website perbankan palsu untuk digunakan dalam aksi phishing dan pencurian data nasabah. Website yang dibuat disebut memiliki tampilan sangat mirip dengan halaman resmi sejumlah bank nasional maupun bank digital. Situs tersebut diduga digunakan untuk mengelabui korban agar memasukkan username, password, hingga kode OTP. Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan berbagai perangkat elektronik dan aplikasi yang diduga digunakan untuk membuat domain, hosting, serta memodifikasi tampilan website agar menyerupai situs resmi perbankan. Dalam kasus ini, sedikitnya dua korban telah melapor ke polisi dengan total kerugian mencapai Rp1 miliar. Korban pertama mengalami kerugian sekitar Rp750 juta, sedangkan korban kedua sekitar Rp250 juta. Polda Riau mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat mengakses layanan perbankan digital. Pastikan alamat situs yang dibuka benar-benar resmi dan jangan pernah memberikan data rahasia perbankan kepada pihak mana pun. Menurut kalian, apakah literasi digital masyarakat saat ini sudah cukup untuk menghadapi modus phishing yang semakin canggih seperti ini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar 👇 Baca berita selengkapnya di vocindonesia.com #PoldaRiau #Phishing #CyberCrime #KejahatanSiber #FakeWebsite  Heryawan  Polda Riau  Kepolisian RI  Polri", "post_id": "7644130818159283477"}}, {"key": "Humas", "attributes": {"label": "Humas", "x": 767.9106942323527, "y": 588.113105375542, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.5301, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7644130818159283477", "id": "Humas", "source": "tiktok-000001", "content": "Kasus dugaan kejahatan siber kembali terungkap di Riau. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menangkap seorang pria berinisial D yang diduga membuat dan menjual website perbankan palsu untuk digunakan dalam aksi phishing dan pencurian data nasabah. Website yang dibuat disebut memiliki tampilan sangat mirip dengan halaman resmi sejumlah bank nasional maupun bank digital. Situs tersebut diduga digunakan untuk mengelabui korban agar memasukkan username, password, hingga kode OTP. Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan berbagai perangkat elektronik dan aplikasi yang diduga digunakan untuk membuat domain, hosting, serta memodifikasi tampilan website agar menyerupai situs resmi perbankan. Dalam kasus ini, sedikitnya dua korban telah melapor ke polisi dengan total kerugian mencapai Rp1 miliar. Korban pertama mengalami kerugian sekitar Rp750 juta, sedangkan korban kedua sekitar Rp250 juta. Polda Riau mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat mengakses layanan perbankan digital. Pastikan alamat situs yang dibuka benar-benar resmi dan jangan pernah memberikan data rahasia perbankan kepada pihak mana pun. Menurut kalian, apakah literasi digital masyarakat saat ini sudah cukup untuk menghadapi modus phishing yang semakin canggih seperti ini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar 👇 Baca berita selengkapnya di vocindonesia.com #PoldaRiau #Phishing #CyberCrime #KejahatanSiber #FakeWebsite  Heryawan  Polda Riau  Kepolisian RI  Polri", "post_id": "7644130818159283477"}}, {"key": "Kepala", "attributes": {"label": "Kepala", "x": 525.684936943966, "y": 888.4586350902382, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.5301, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644130818159283477", "id": "Kepala", "source": "tiktok-000001", "content": "Kasus dugaan kejahatan siber kembali terungkap di Riau. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menangkap seorang pria berinisial D yang diduga membuat dan menjual website perbankan palsu untuk digunakan dalam aksi phishing dan pencurian data nasabah. Website yang dibuat disebut memiliki tampilan sangat mirip dengan halaman resmi sejumlah bank nasional maupun bank digital. Situs tersebut diduga digunakan untuk mengelabui korban agar memasukkan username, password, hingga kode OTP. Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan berbagai perangkat elektronik dan aplikasi yang diduga digunakan untuk membuat domain, hosting, serta memodifikasi tampilan website agar menyerupai situs resmi perbankan. Dalam kasus ini, sedikitnya dua korban telah melapor ke polisi dengan total kerugian mencapai Rp1 miliar. Korban pertama mengalami kerugian sekitar Rp750 juta, sedangkan korban kedua sekitar Rp250 juta. Polda Riau mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat mengakses layanan perbankan digital. Pastikan alamat situs yang dibuka benar-benar resmi dan jangan pernah memberikan data rahasia perbankan kepada pihak mana pun. Menurut kalian, apakah literasi digital masyarakat saat ini sudah cukup untuk menghadapi modus phishing yang semakin canggih seperti ini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar 👇 Baca berita selengkapnya di vocindonesia.com #PoldaRiau #Phishing #CyberCrime #KejahatanSiber #FakeWebsite  Heryawan  Polda Riau  Kepolisian RI  Polri", "post_id": "7644130818159283477"}}, {"key": "vocindonesiacom", "attributes": {"label": "vocindonesiacom", "x": 517.6160295466345, "y": 10.66366060096502, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.5301, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644130818159283477", "id": "vocindonesiacom", "source": "tiktok-000001", "content": "Kasus dugaan kejahatan siber kembali terungkap di Riau. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menangkap seorang pria berinisial D yang diduga membuat dan menjual website perbankan palsu untuk digunakan dalam aksi phishing dan pencurian data nasabah. Website yang dibuat disebut memiliki tampilan sangat mirip dengan halaman resmi sejumlah bank nasional maupun bank digital. Situs tersebut diduga digunakan untuk mengelabui korban agar memasukkan username, password, hingga kode OTP. Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan berbagai perangkat elektronik dan aplikasi yang diduga digunakan untuk membuat domain, hosting, serta memodifikasi tampilan website agar menyerupai situs resmi perbankan. Dalam kasus ini, sedikitnya dua korban telah melapor ke polisi dengan total kerugian mencapai Rp1 miliar. Korban pertama mengalami kerugian sekitar Rp750 juta, sedangkan korban kedua sekitar Rp250 juta. Polda Riau mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat mengakses layanan perbankan digital. Pastikan alamat situs yang dibuka benar-benar resmi dan jangan pernah memberikan data rahasia perbankan kepada pihak mana pun. Menurut kalian, apakah literasi digital masyarakat saat ini sudah cukup untuk menghadapi modus phishing yang semakin canggih seperti ini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar 👇 Baca berita selengkapnya di vocindonesia.com #PoldaRiau #Phishing #CyberCrime #KejahatanSiber #FakeWebsite  Heryawan  Polda Riau  Kepolisian RI  Polri", "post_id": "7644130818159283477"}}, {"key": "@FINOS", "attributes": {"label": "@FINOS", "x": 335.4638305173858, "y": 453.1470357219414, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "w0o_KH_in98", "id": "@FINOS", "source": "youtube-000001", "content": "Apa itu FINOS Common Cloud Controls?\n\nKeamanan cloud berubah dengan cepat. Ancaman baru, kerentanan baru, peraturan baru, dan tuntutan jaminan yang terus meningkat menciptakan tantangan bagi lembaga keuangan, penyedia cloud, dan vendor teknologi.\n\nCommon Cloud Controls (CCC) adalah standar industri terbuka yang dikembangkan melalui FINOS untuk menciptakan bahasa bersama untuk keamanan dan kepatuhan cloud. CCC menyediakan definisi yang dapat dibaca mesin tentang kemampuan cloud, ancaman, kontrol, dan persyaratan penilaian yang dapat diintegrasikan langsung ke dalam alur kerja otomatisasi modern.\n\nDalam video ini, Anda akan mempelajari:\n• Mengapa jaminan cloud tradisional tidak dapat diskalakan\n• Bagaimana CCC menciptakan fondasi bersama untuk keamanan cloud\n• Bagaimana CCC mendukung Kepatuhan sebagai Kode dan validasi otomatis\n• Bagaimana komponen cloud tepercaya dapat mempercepat adopsi yang aman\n• Bagaimana organisasi dapat memulai dengan ekosistem CCC\n\nPelajari lebih lanjut:\n\nhttps://ccc.finos.org\n\n🌐 Lebih lanjut tentang FINOS: https://www.finos.org/\n🚀 Jelajahi wawasan dari #OSFFNewYork oleh FINOS – konferensi open source terkemuka di bidang keuangan.\n\n📧 Bergabunglah dengan buletin kami: https://www.finos.org/sign-up \n📥 Unduh laporan Kondisi Sumber Terbuka di Layanan Keuangan: https://www.finos.org/state-of-open-s... \n🎙️ Dengarkan Podcast Sumber Terbuka di Bidang Keuangan kami: https://www.youtube.com/ \n🗣️ Hadiri Forum Sumber Terbuka di Bidang Keuangan berikutnya: https://hubs.ly/Q03z9D9D0 \nLinkedIn:   / finosfoundation  \n\nTentang FINOS\n\nFINOS (The Fintech Open Source Foundation) menyatukan industri jasa keuangan untuk membangun teknologi dan standar terbuka yang meningkatkan profitabilitas, meningkatkan ketahanan, dan mempercepat inovasi. Kami adalah komunitas tepercaya yang dirancang oleh peserta industri yang teregulasi untuk memecahkan tantangan di seluruh industri dan mendorong keunggulan operasional serta inovasi teknologi keuangan.\n\nSebagai bagian dari Linux Foundation, FINOS menyediakan wadah netral dan terkelola dengan baik untuk kolaborasi sumber terbuka di seluruh industri. Dengan komunitas global yang terdiri dari lebih dari 100 organisasi anggota - termasuk lembaga keuangan besar, perusahaan fintech, dan perusahaan teknologi - FINOS memajukan standar terbuka dan sumber terbuka tingkat produksi untuk keuangan. Upaya ini menanamkan teknologi dan standar ini ke dalam alur kerja inti, platform, dan kebijakan lembaga keuangan, menjadikannya penting bagi cara industri membangun, beroperasi, dan berkembang. Kami melakukan ini dengan fokus yang jelas pada ROI yang terukur dari adopsi sumber terbuka.", "post_id": "w0o_KH_in98"}}, {"key": "FINOS/podcasts", "attributes": {"label": "FINOS/podcasts", "x": 519.8879550253773, "y": 971.9393833219568, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "w0o_KH_in98", "id": "FINOS/podcasts", "source": "youtube-000001", "content": "Apa itu FINOS Common Cloud Controls?\n\nKeamanan cloud berubah dengan cepat. Ancaman baru, kerentanan baru, peraturan baru, dan tuntutan jaminan yang terus meningkat menciptakan tantangan bagi lembaga keuangan, penyedia cloud, dan vendor teknologi.\n\nCommon Cloud Controls (CCC) adalah standar industri terbuka yang dikembangkan melalui FINOS untuk menciptakan bahasa bersama untuk keamanan dan kepatuhan cloud. CCC menyediakan definisi yang dapat dibaca mesin tentang kemampuan cloud, ancaman, kontrol, dan persyaratan penilaian yang dapat diintegrasikan langsung ke dalam alur kerja otomatisasi modern.\n\nDalam video ini, Anda akan mempelajari:\n• Mengapa jaminan cloud tradisional tidak dapat diskalakan\n• Bagaimana CCC menciptakan fondasi bersama untuk keamanan cloud\n• Bagaimana CCC mendukung Kepatuhan sebagai Kode dan validasi otomatis\n• Bagaimana komponen cloud tepercaya dapat mempercepat adopsi yang aman\n• Bagaimana organisasi dapat memulai dengan ekosistem CCC\n\nPelajari lebih lanjut:\n\nhttps://ccc.finos.org\n\n🌐 Lebih lanjut tentang FINOS: https://www.finos.org/\n🚀 Jelajahi wawasan dari #OSFFNewYork oleh FINOS – konferensi open source terkemuka di bidang keuangan.\n\n📧 Bergabunglah dengan buletin kami: https://www.finos.org/sign-up \n📥 Unduh laporan Kondisi Sumber Terbuka di Layanan Keuangan: https://www.finos.org/state-of-open-s... \n🎙️ Dengarkan Podcast Sumber Terbuka di Bidang Keuangan kami: https://www.youtube.com/ \n🗣️ Hadiri Forum Sumber Terbuka di Bidang Keuangan berikutnya: https://hubs.ly/Q03z9D9D0 \nLinkedIn:   / finosfoundation  \n\nTentang FINOS\n\nFINOS (The Fintech Open Source Foundation) menyatukan industri jasa keuangan untuk membangun teknologi dan standar terbuka yang meningkatkan profitabilitas, meningkatkan ketahanan, dan mempercepat inovasi. Kami adalah komunitas tepercaya yang dirancang oleh peserta industri yang teregulasi untuk memecahkan tantangan di seluruh industri dan mendorong keunggulan operasional serta inovasi teknologi keuangan.\n\nSebagai bagian dari Linux Foundation, FINOS menyediakan wadah netral dan terkelola dengan baik untuk kolaborasi sumber terbuka di seluruh industri. Dengan komunitas global yang terdiri dari lebih dari 100 organisasi anggota - termasuk lembaga keuangan besar, perusahaan fintech, dan perusahaan teknologi - FINOS memajukan standar terbuka dan sumber terbuka tingkat produksi untuk keuangan. Upaya ini menanamkan teknologi dan standar ini ke dalam alur kerja inti, platform, dan kebijakan lembaga keuangan, menjadikannya penting bagi cara industri membangun, beroperasi, dan berkembang. Kami melakukan ini dengan fokus yang jelas pada ROI yang terukur dari adopsi sumber terbuka.", "post_id": "w0o_KH_in98"}}, {"key": "@L10NFiresideChat", "attributes": {"label": "@L10NFiresideChat", "x": 94.32239689524901, "y": 511.1678509711471, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "nxCZTk1Ld7U", "id": "@L10NFiresideChat", "source": "youtube-000001", "content": "Dia Mengubah $25 Ribu Menjadi $1,9 Juta, Kehilangan Semuanya, Lalu Membangun AI yang Melindungi D...\n\nIa Mengubah $25.000 Menjadi $1,9 Juta, Kehilangannya, Lalu Membangun AI yang Melindungi Data Anda | Yagub Rahimov\n\nIa meninggalkan Azerbaijan saat remaja dalam program pertukaran pelajar AS. Menjadi pedagang yang meraih penghargaan sebelum kebanyakan orang menyelesaikan sekolah. Mengubah 25.000 dolar menjadi 1,9 juta dolar, lalu kehilangan sebagian besarnya karena keserakahan. Membangun kembali, mendirikan grup media fintech, dan menjualnya ke perusahaan ekuitas swasta. Kemudian ia mengalihkan perhatiannya ke masalah kepercayaan terbesar di zaman kita: bagaimana Anda mengadopsi AI tanpa menyerahkan data, rahasia, dan kredibilitas Anda?\nYagub Rahimov adalah Pendiri dan CEO Polygraf AI, sebuah perusahaan yang berbasis di Austin yang membangun AI kecil, lokal, dan dapat dijelaskan yang berjalan di lokasi dan di edge computing, melindungi organisasi dari kebocoran data, deepfake, dan AI bayangan. Polygraf memenangkan penghargaan Best in Show di SXSW dan baru-baru ini menutup putaran pendanaan awal sebesar 9,5 juta dolar untuk berkembang ke sektor pertahanan dan intelijen.\n\nDalam percakapan ini, kita membahas kisah sepedanya dan pelajaran yang membentuk seluruh hidupnya, keruntuhan perdagangan yang mengajarkannya untuk menghilangkan kebisingan dan fokus pada sinyal, mengapa ia percaya model bahasa kecil akan mengalahkan AI cloud raksasa untuk tugas sensitif apa pun, pandangan nyata tentang bagaimana Polygraf menangkap deepfake dan kecurangan wawancara kerja yang dibantu AI (42 persen kandidat melakukannya), bahaya membawa LLM sendiri tanpa keamanan API yang memadai, dan visinya untuk AI yang berjalan secara lokal di setiap perangkat yang Anda miliki, dari ponsel hingga kulkas Anda.\n\nIni adalah percakapan tentang kepercayaan, yang dibangun satu demi satu momen yang diperoleh.\n\nTerhubung dengan Yagub Rahimov:\n\nLinkedIn:   / yrahimov  \n\nSitus web: https://polygraf.ai\nTerhubung dengan Robin Ayoub:\n\nLinkedIn:   / localization-fireside-chat  \n\nBlog: https://robinayoub.blog\n\nN49 Networks: https://n49networks.com\nDengarkan di Podcast:\n\nhttps://localization-fireside-chat.si...\nBerlangganan LFC di YouTube:\n\n   /   \nPesan Percakapan Podcast dengan Robin: L10NFiresidechat\n\nBab\n0:00 Pengenalan Yagub Rahimov\n0:54 Rekaman dari Nova Scotia, kabar terbaru keluarga\n4:38 Kisah latar belakang, apa yang membawa Anda ke sini\n6:18 Tumbuh dewasa di bekas Uni Soviet Persatuan\n9:53 Kisah sepeda yang mengubah segalanya\n12:45 Mengubah 25 ribu menjadi 1,9 juta, lalu kehilangannya karena keserakahan\n17:41 Hilangkan kebisingan, fokus pada sinyal\n18:59 Membangun 7Markets dan AtoZ Markets berdasarkan kepercayaan\n27:31 Mengapa model bahasa kecil mengalahkan AI cloud besar\n32:43 Permukaan serangan manusia dan keamanan adaptif\n34:41 Konteks adalah raja, bagaimana SLM memahami asal usul\n44:45 Menangkap deepfake dan kecurangan AI dalam wawancara\n48:21 Bawa LLM Anda sendiri, risiko keamanan API tersembunyi\n52:50 Membangun untuk lingkungan pertahanan dan intelijen\n55:02 Pola pikir aplikasi Signal untuk privasi data AI\n58:03 Mendefinisikan kategori baru, kontrol perilaku AI\n1:00:55 Lima tahun ke depan, AI di setiap perangkat yang Anda miliki\n1:02:58 Pemikiran penutup dan di mana menemukan Yagub\n\nTag Terkait Lainnya:\nKeamanan Data AI, Perlindungan Data AI, Yagub Rahimov, Pengusaha AI, Kisah Sukses Startup, Bisnis Bernilai Jutaan Dolar, Pelajaran dari Kegagalan Bisnis, Inovasi AI, Keamanan Siber AI, Pengusaha Teknologi, Kecerdasan Buatan, Privasi Data, Startup AI, Perjalanan Pengusaha, Pertumbuhan Bisnis, Pendiri Startup, Podcast Teknologi, Teknologi AI, Keamanan Digital, Motivasi Bisnis\n\n#ai #kecerdasanbuatan #privasidata #keamanan siber #pengusaha teknologi #kesuksesan startup #pertumbuhan bisnis #inovasi AI #perlindungan data #kewirausahaan #kisah teknologi #pola pikir jutawan #podcast bisnis #keamanan digital #alat AI #kepemimpinan teknologi #kisah sukses #masa depan AI #perlindungan data pribadi", "post_id": "nxCZTk1Ld7U"}}, {"key": "l10nfiresidechat", "attributes": {"label": "l10nfiresidechat", "x": 706.0704467745741, "y": 796.7519356575212, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "nxCZTk1Ld7U", "id": "l10nfiresidechat", "source": "youtube-000001", "content": "Dia Mengubah $25 Ribu Menjadi $1,9 Juta, Kehilangan Semuanya, Lalu Membangun AI yang Melindungi D...\n\nIa Mengubah $25.000 Menjadi $1,9 Juta, Kehilangannya, Lalu Membangun AI yang Melindungi Data Anda | Yagub Rahimov\n\nIa meninggalkan Azerbaijan saat remaja dalam program pertukaran pelajar AS. Menjadi pedagang yang meraih penghargaan sebelum kebanyakan orang menyelesaikan sekolah. Mengubah 25.000 dolar menjadi 1,9 juta dolar, lalu kehilangan sebagian besarnya karena keserakahan. Membangun kembali, mendirikan grup media fintech, dan menjualnya ke perusahaan ekuitas swasta. Kemudian ia mengalihkan perhatiannya ke masalah kepercayaan terbesar di zaman kita: bagaimana Anda mengadopsi AI tanpa menyerahkan data, rahasia, dan kredibilitas Anda?\nYagub Rahimov adalah Pendiri dan CEO Polygraf AI, sebuah perusahaan yang berbasis di Austin yang membangun AI kecil, lokal, dan dapat dijelaskan yang berjalan di lokasi dan di edge computing, melindungi organisasi dari kebocoran data, deepfake, dan AI bayangan. Polygraf memenangkan penghargaan Best in Show di SXSW dan baru-baru ini menutup putaran pendanaan awal sebesar 9,5 juta dolar untuk berkembang ke sektor pertahanan dan intelijen.\n\nDalam percakapan ini, kita membahas kisah sepedanya dan pelajaran yang membentuk seluruh hidupnya, keruntuhan perdagangan yang mengajarkannya untuk menghilangkan kebisingan dan fokus pada sinyal, mengapa ia percaya model bahasa kecil akan mengalahkan AI cloud raksasa untuk tugas sensitif apa pun, pandangan nyata tentang bagaimana Polygraf menangkap deepfake dan kecurangan wawancara kerja yang dibantu AI (42 persen kandidat melakukannya), bahaya membawa LLM sendiri tanpa keamanan API yang memadai, dan visinya untuk AI yang berjalan secara lokal di setiap perangkat yang Anda miliki, dari ponsel hingga kulkas Anda.\n\nIni adalah percakapan tentang kepercayaan, yang dibangun satu demi satu momen yang diperoleh.\n\nTerhubung dengan Yagub Rahimov:\n\nLinkedIn:   / yrahimov  \n\nSitus web: https://polygraf.ai\nTerhubung dengan Robin Ayoub:\n\nLinkedIn:   / localization-fireside-chat  \n\nBlog: https://robinayoub.blog\n\nN49 Networks: https://n49networks.com\nDengarkan di Podcast:\n\nhttps://localization-fireside-chat.si...\nBerlangganan LFC di YouTube:\n\n   /   \nPesan Percakapan Podcast dengan Robin: L10NFiresidechat\n\nBab\n0:00 Pengenalan Yagub Rahimov\n0:54 Rekaman dari Nova Scotia, kabar terbaru keluarga\n4:38 Kisah latar belakang, apa yang membawa Anda ke sini\n6:18 Tumbuh dewasa di bekas Uni Soviet Persatuan\n9:53 Kisah sepeda yang mengubah segalanya\n12:45 Mengubah 25 ribu menjadi 1,9 juta, lalu kehilangannya karena keserakahan\n17:41 Hilangkan kebisingan, fokus pada sinyal\n18:59 Membangun 7Markets dan AtoZ Markets berdasarkan kepercayaan\n27:31 Mengapa model bahasa kecil mengalahkan AI cloud besar\n32:43 Permukaan serangan manusia dan keamanan adaptif\n34:41 Konteks adalah raja, bagaimana SLM memahami asal usul\n44:45 Menangkap deepfake dan kecurangan AI dalam wawancara\n48:21 Bawa LLM Anda sendiri, risiko keamanan API tersembunyi\n52:50 Membangun untuk lingkungan pertahanan dan intelijen\n55:02 Pola pikir aplikasi Signal untuk privasi data AI\n58:03 Mendefinisikan kategori baru, kontrol perilaku AI\n1:00:55 Lima tahun ke depan, AI di setiap perangkat yang Anda miliki\n1:02:58 Pemikiran penutup dan di mana menemukan Yagub\n\nTag Terkait Lainnya:\nKeamanan Data AI, Perlindungan Data AI, Yagub Rahimov, Pengusaha AI, Kisah Sukses Startup, Bisnis Bernilai Jutaan Dolar, Pelajaran dari Kegagalan Bisnis, Inovasi AI, Keamanan Siber AI, Pengusaha Teknologi, Kecerdasan Buatan, Privasi Data, Startup AI, Perjalanan Pengusaha, Pertumbuhan Bisnis, Pendiri Startup, Podcast Teknologi, Teknologi AI, Keamanan Digital, Motivasi Bisnis\n\n#ai #kecerdasanbuatan #privasidata #keamanan siber #pengusaha teknologi #kesuksesan startup #pertumbuhan bisnis #inovasi AI #perlindungan data #kewirausahaan #kisah teknologi #pola pikir jutawan #podcast bisnis #keamanan digital #alat AI #kepemimpinan teknologi #kisah sukses #masa depan AI #perlindungan data pribadi", "post_id": "nxCZTk1Ld7U"}}, {"key": "@intandw9366", "attributes": {"label": "@intandw9366", "x": 582.7763846212497, "y": 817.6556376810687, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "RevLZUCq1c0", "id": "@intandw9366", "source": "youtube-000001", "content": "🎙️ TaniFund: Ketika Investor Kehilangan Miliaran Rupiah | FinTalks Podcast\n\n🌾💸 Bagaimana financial technology memengaruhi pembiayaan agribisnis dari sudut pandang berbagai pihak?\n\nDalam video ini, kami membahas peran fintech agribisnis melalui tiga perspektif utama: *Otoritas Jasa Keuangan (OJK)* sebagai regulator, *lender* sebagai penyedia modal, dan *petani* sebagai penerima pembiayaan.\n\n📌 Dari sisi OJK: bagaimana kebijakan dan regulasi dibentuk untuk menjaga keamanan, transparansi, dan inklusi keuangan.\n📌 Dari sisi lender: bagaimana peluang investasi dan risiko pembiayaan di sektor agribisnis dinilai.\n📌 Dari sisi petani: bagaimana fintech menjadi alternatif akses modal yang lebih cepat, mudah, dan fleksibel dibanding pembiayaan konvensional.\n\nVideo ini memberikan gambaran tentang dinamika, tantangan, dan peluang kolaborasi antara regulator, investor, dan petani dalam membangun ekosistem pembiayaan agribisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan. 🌱✨\n\n‪‬ \n#Fintech #Agribisnis #OJK #PembiayaanPertanian #Lender #Petani #InklusiKeuangan #agribisnisfemipb #growingthefuture #agribisnisforindonesia", "post_id": "RevLZUCq1c0"}}, {"key": "agribisnis.femipb", "attributes": {"label": "agribisnis.femipb", "x": 575.3449470035025, "y": 449.0900073255524, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RevLZUCq1c0", "id": "agribisnis.femipb", "source": "youtube-000001", "content": "🎙️ TaniFund: Ketika Investor Kehilangan Miliaran Rupiah | FinTalks Podcast\n\n🌾💸 Bagaimana financial technology memengaruhi pembiayaan agribisnis dari sudut pandang berbagai pihak?\n\nDalam video ini, kami membahas peran fintech agribisnis melalui tiga perspektif utama: *Otoritas Jasa Keuangan (OJK)* sebagai regulator, *lender* sebagai penyedia modal, dan *petani* sebagai penerima pembiayaan.\n\n📌 Dari sisi OJK: bagaimana kebijakan dan regulasi dibentuk untuk menjaga keamanan, transparansi, dan inklusi keuangan.\n📌 Dari sisi lender: bagaimana peluang investasi dan risiko pembiayaan di sektor agribisnis dinilai.\n📌 Dari sisi petani: bagaimana fintech menjadi alternatif akses modal yang lebih cepat, mudah, dan fleksibel dibanding pembiayaan konvensional.\n\nVideo ini memberikan gambaran tentang dinamika, tantangan, dan peluang kolaborasi antara regulator, investor, dan petani dalam membangun ekosistem pembiayaan agribisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan. 🌱✨\n\n‪‬ \n#Fintech #Agribisnis #OJK #PembiayaanPertanian #Lender #Petani #InklusiKeuangan #agribisnisfemipb #growingthefuture #agribisnisforindonesia", "post_id": "RevLZUCq1c0"}}, {"key": "@EconpoliAI", "attributes": {"label": "@EconpoliAI", "x": 225.17260535388894, "y": 508.83982690796313, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "239OdfrVgb0", "id": "@EconpoliAI", "source": "youtube-000001", "content": "SEBI Tindak Tegas Praktik Screen-Scraping -- Risiko Denda ₹1 Crore bagi Fintech\n\n[HOT] Tonton Selanjutnya — Lonjakan Impor $24 Miliar: India Mengaudit 9 FTA untuk Memperbaiki Defisit Perdagangan:    • $24B Import Surge: India Audits 9 FTAs to ...  \n\n[TV] JELAJAHI LEBIH LANJUT TENTANG TOPIK INI:\n• Pivot e-Rupee RBI Senilai ₹771 Miliar -- Tokenisasi Aset Baru Membuka Pintu:    • RBI’s ₹771Cr e-Rupee Pivot -- New Asset To...  \n• Peningkatan PDB 4% pada tahun 2030 — Tambang Emas Startup DPI 2.0 India:    • 4% GDP Boost by 2030 — India’s DPI 2.0 Sta...  \n• Kesenjangan Kredit ₹380 Miliar vs Pertumbuhan UMKM — Mengapa Arus Kas Menjadi Medan Pertempuran Baru India:    • ₹380 Billion Credit Gap vs MSME Growth — W...  \n\nSEBI telah mengeluarkan tindakan keras yang ketat terhadap Praktik pengambilan data dari layar (screen-scraping) menandakan pergeseran regulasi besar yang dapat mengenakan denda sebesar ₹1 crore kepada perusahaan fintech yang tidak patuh. Video ini menguraikan implikasi mandat baru ini bagi ekosistem keuangan India dan bagaimana hal itu akan membentuk kembali keamanan data dan privasi pengguna.\n\nBAB:\n00:00 — Pendahuluan\n00:08 — Apa yang Terjadi & Mengapa Itu Penting\n01:39 — Pemenang, Pecundang & Apa Kerugiannya bagi Anda\n03:36 — Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya & Bagaimana Beradaptasi\n\n[TV] Tonton versi singkatnya: https://www.youtube.com/\n[TWITTER] Ikuti di X untuk wawasan cepat: https://x.com/econpoliai\n[IG] Instagram Reels:   / econpoliai  \n[LINKEDIN] Analisis LinkedIn:   / 113052952  \n\n[BERLANGGANAN] Berlangganan untuk ekonomi & geopolitik harian:    /   \n\n#EconPoli #SEBI #Fintech #PrivasiData #PenjelasanEkonomi #BeritaTerbaru #BeritaDunia #Keuangan #Geopolitik #India", "post_id": "239OdfrVgb0"}}, {"key": "EconpoliAI/s...", "attributes": {"label": "EconpoliAI/s...", "x": 938.738252505579, "y": 997.2909273617664, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "239OdfrVgb0", "id": "EconpoliAI/s...", "source": "youtube-000001", "content": "SEBI Tindak Tegas Praktik Screen-Scraping -- Risiko Denda ₹1 Crore bagi Fintech\n\n[HOT] Tonton Selanjutnya — Lonjakan Impor $24 Miliar: India Mengaudit 9 FTA untuk Memperbaiki Defisit Perdagangan:    • $24B Import Surge: India Audits 9 FTAs to ...  \n\n[TV] JELAJAHI LEBIH LANJUT TENTANG TOPIK INI:\n• Pivot e-Rupee RBI Senilai ₹771 Miliar -- Tokenisasi Aset Baru Membuka Pintu:    • RBI’s ₹771Cr e-Rupee Pivot -- New Asset To...  \n• Peningkatan PDB 4% pada tahun 2030 — Tambang Emas Startup DPI 2.0 India:    • 4% GDP Boost by 2030 — India’s DPI 2.0 Sta...  \n• Kesenjangan Kredit ₹380 Miliar vs Pertumbuhan UMKM — Mengapa Arus Kas Menjadi Medan Pertempuran Baru India:    • ₹380 Billion Credit Gap vs MSME Growth — W...  \n\nSEBI telah mengeluarkan tindakan keras yang ketat terhadap Praktik pengambilan data dari layar (screen-scraping) menandakan pergeseran regulasi besar yang dapat mengenakan denda sebesar ₹1 crore kepada perusahaan fintech yang tidak patuh. Video ini menguraikan implikasi mandat baru ini bagi ekosistem keuangan India dan bagaimana hal itu akan membentuk kembali keamanan data dan privasi pengguna.\n\nBAB:\n00:00 — Pendahuluan\n00:08 — Apa yang Terjadi & Mengapa Itu Penting\n01:39 — Pemenang, Pecundang & Apa Kerugiannya bagi Anda\n03:36 — Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya & Bagaimana Beradaptasi\n\n[TV] Tonton versi singkatnya: https://www.youtube.com/\n[TWITTER] Ikuti di X untuk wawasan cepat: https://x.com/econpoliai\n[IG] Instagram Reels:   / econpoliai  \n[LINKEDIN] Analisis LinkedIn:   / 113052952  \n\n[BERLANGGANAN] Berlangganan untuk ekonomi & geopolitik harian:    /   \n\n#EconPoli #SEBI #Fintech #PrivasiData #PenjelasanEkonomi #BeritaTerbaru #BeritaDunia #Keuangan #Geopolitik #India", "post_id": "239OdfrVgb0"}}, {"key": "econpoliai", "attributes": {"label": "econpoliai", "x": 596.6725389293518, "y": 295.2425356488774, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "239OdfrVgb0", "id": "econpoliai", "source": "youtube-000001", "content": "SEBI Tindak Tegas Praktik Screen-Scraping -- Risiko Denda ₹1 Crore bagi Fintech\n\n[HOT] Tonton Selanjutnya — Lonjakan Impor $24 Miliar: India Mengaudit 9 FTA untuk Memperbaiki Defisit Perdagangan:    • $24B Import Surge: India Audits 9 FTAs to ...  \n\n[TV] JELAJAHI LEBIH LANJUT TENTANG TOPIK INI:\n• Pivot e-Rupee RBI Senilai ₹771 Miliar -- Tokenisasi Aset Baru Membuka Pintu:    • RBI’s ₹771Cr e-Rupee Pivot -- New Asset To...  \n• Peningkatan PDB 4% pada tahun 2030 — Tambang Emas Startup DPI 2.0 India:    • 4% GDP Boost by 2030 — India’s DPI 2.0 Sta...  \n• Kesenjangan Kredit ₹380 Miliar vs Pertumbuhan UMKM — Mengapa Arus Kas Menjadi Medan Pertempuran Baru India:    • ₹380 Billion Credit Gap vs MSME Growth — W...  \n\nSEBI telah mengeluarkan tindakan keras yang ketat terhadap Praktik pengambilan data dari layar (screen-scraping) menandakan pergeseran regulasi besar yang dapat mengenakan denda sebesar ₹1 crore kepada perusahaan fintech yang tidak patuh. Video ini menguraikan implikasi mandat baru ini bagi ekosistem keuangan India dan bagaimana hal itu akan membentuk kembali keamanan data dan privasi pengguna.\n\nBAB:\n00:00 — Pendahuluan\n00:08 — Apa yang Terjadi & Mengapa Itu Penting\n01:39 — Pemenang, Pecundang & Apa Kerugiannya bagi Anda\n03:36 — Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya & Bagaimana Beradaptasi\n\n[TV] Tonton versi singkatnya: https://www.youtube.com/\n[TWITTER] Ikuti di X untuk wawasan cepat: https://x.com/econpoliai\n[IG] Instagram Reels:   / econpoliai  \n[LINKEDIN] Analisis LinkedIn:   / 113052952  \n\n[BERLANGGANAN] Berlangganan untuk ekonomi & geopolitik harian:    /   \n\n#EconPoli #SEBI #Fintech #PrivasiData #PenjelasanEkonomi #BeritaTerbaru #BeritaDunia #Keuangan #Geopolitik #India", "post_id": "239OdfrVgb0"}}, {"key": "@AI-InterConnect", "attributes": {"label": "@AI-InterConnect", "x": 540.1287805186448, "y": 874.6994548390736, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bOBAPvzkb7o", "id": "@AI-InterConnect", "source": "youtube-000001", "content": "Mentransformasi Pembayaran Digital di Nepal: Kisah CellPay bersama Niraj Shukla\n\nSelamat datang di AI InterConnect! Dalam video ini, kita akan menjelajahi konsep revolusioner ekosistem pembayaran digital di Nepal bersama Niraj Shukla, CEO CellPay. Temukan bagaimana perusahaan fintech modern mentransformasikan saluran pembayaran yang terfragmentasi menjadi sistem terpadu untuk meningkatkan inklusi keuangan dan memimpin dalam ekonomi berbasis AI.\n\n📊 Infrastruktur Pembayaran Digital menawarkan platform yang sempurna untuk peningkatan skala bisnis dan inklusi keuangan. Platform ini secara khusus dibangun untuk mereka yang ingin mengotomatiskan pembayaran B2B, menjembatani kesenjangan literasi digital, dan memimpin di dunia keuangan yang mengutamakan perangkat seluler.\n\n➡️ Transformasi Pembayaran Digital di Nepal dengan CellPay Dijelaskan\n✅ Tiga Pilar Kesuksesan dengan CellPay:\n\n➔ Pertumbuhan Berbasis Ekosistem – Kesuksesan bergantung pada pergerakan melampaui dompet seluler sederhana ke platform terpadu yang menghubungkan pengguna, pedagang, dan pasar elektronik dalam aplikasi.\n\n➔ Inklusi Berbasis Data – Pelajari bagaimana data perilaku pembayaran digunakan untuk membangun model pinjaman digital bagi pengguna tanpa jaminan tradisional.\n\n➔ Interoperabilitas Strategis – Beralih dari sistem terisolasi ke gerbang pembayaran terpadu yang menggabungkan semua saluran dan memungkinkan pembayaran lintas batas (Nepal-India).\n\n🛠️ Semua yang Anda Butuhkan untuk Meningkatkan Kehadiran Anda:\n\n➔ Advokasi Literasi Digital – Terapkan strategi untuk mendidik penduduk pedesaan dan perkotaan tentang keamanan dan kemudahan transaksi digital.\n\n➔ Manajemen Risiko Berbasis AI – Manfaatkan AI untuk deteksi penipuan secara real-time, penilaian kredit alternatif, dan penyelesaian sengketa pelanggan otomatis.\n\n➔ Identitas Digital Terpadu – Kuasai transisi menuju sistem KYC terpusat untuk menyederhanakan proses pendaftaran di seluruh jaringan perbankan dan PSP.\n\n🚀 Hasil adalah Kekuatan\n\nMenerapkan Strategi Pembayaran Inklusif menghasilkan model bisnis yang berkembang pesat yang berjalan berdasarkan kekuatan koneksi dan transparansi data. Jika Anda ingin mewujudkan impian kewirausahaan Anda dengan memanfaatkan teknologi \"Leapfrog\" dan inovasi yang mengutamakan perangkat seluler, saatnya untuk terjun ke dunia CellPay.\n\nPembayaran digital, fintech Nepal, CellPay, Niraj Shukla, inklusi keuangan, pinjaman digital, gerbang pembayaran, AI dalam keuangan, pembayaran lintas batas, pengembangan startup, sistem bisnis, masa depan pekerjaan.\n\n🔔 Berlangganan AI InterConnect untuk episode baru setiap minggu:\n📝 Berikan Komentar Anda\n\n➡️ LinkedIn -   / nirajkshukla  \n\nJika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang pendekatan GTM dan Diagnostik Pipeline AI dari AI InterConnect:\n\n➡️ https://www.aiinterconnect.com\n\n➡️ Lihat video lainnya:\n\n👉   • Building Trustworthy AI Beyond ChatGPT: Br...  \n👉    • How to Build Private AI for Enterprise Tra...  \n👉    • The Future of Vertical AI: How Indian Star...  \n👉    • Scaling Global Brand Partnerships with a L...  \n👉    • From Bookkeeping to Strategy: Sergio Sepul...  \n\n🕒 Cap waktu:\n\n0:00 – Pendahuluan: Visi AI InterConnect\n0:50 – Latar Belakang Niraj Shukla: Dari Teknik ke Kepemimpinan Fintech\n3:30 – Mendeskripsikan CellPay: Lebih dari Sekadar Dompet Digital\n5:01 – Gerbang Pembayaran Terpadu: Menggabungkan Saluran B2B\n7:40 – Tantangan Skalabilitas: Literasi Digital dan Aksesibilitas Pedesaan\n10:15 – Membangun Kepercayaan: Standar Keamanan dan Pencegahan Penipuan\n13:10 – Akuisisi Merchant: Bersaing dengan Bank Tradisional\n16:45 – Pergeseran Pasar: Penetrasi Smartphone dan Pertumbuhan QR\n20:10 – Pinjaman Digital: Mengubah Data Transaksi menjadi Kredit\n24:30 – Peran AI: Personalisasi dan Pemantauan Transaksi\n28:50 – Sukses dalam 12-18 Bulan: Peta Jalan Pinjaman Pedagang\n32:15 – Perspektif Global: Melompati Infrastruktur Tradisional\n35:40 – Saran untuk Pendiri: Jangan Abaikan Data\n40:10 – Kesimpulan: Tetaplah Penasaran dan Terus Membangun\n\n#aiinterconnect #cellpay #fintech #nepal #digitalpayments #financialinclusion #digitallending #nirajshukla #paymentgateway #startupgrowth #aipowered #crossborderpayments #mobilefirst #bankinginnovation #fintechstrategy\n-InterConnect", "post_id": "bOBAPvzkb7o"}}, {"key": "AI", "attributes": {"label": "AI", "x": 880.2570333520754, "y": 66.42834689640509, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bOBAPvzkb7o", "id": "AI", "source": "youtube-000001", "content": "Mentransformasi Pembayaran Digital di Nepal: Kisah CellPay bersama Niraj Shukla\n\nSelamat datang di AI InterConnect! Dalam video ini, kita akan menjelajahi konsep revolusioner ekosistem pembayaran digital di Nepal bersama Niraj Shukla, CEO CellPay. Temukan bagaimana perusahaan fintech modern mentransformasikan saluran pembayaran yang terfragmentasi menjadi sistem terpadu untuk meningkatkan inklusi keuangan dan memimpin dalam ekonomi berbasis AI.\n\n📊 Infrastruktur Pembayaran Digital menawarkan platform yang sempurna untuk peningkatan skala bisnis dan inklusi keuangan. Platform ini secara khusus dibangun untuk mereka yang ingin mengotomatiskan pembayaran B2B, menjembatani kesenjangan literasi digital, dan memimpin di dunia keuangan yang mengutamakan perangkat seluler.\n\n➡️ Transformasi Pembayaran Digital di Nepal dengan CellPay Dijelaskan\n✅ Tiga Pilar Kesuksesan dengan CellPay:\n\n➔ Pertumbuhan Berbasis Ekosistem – Kesuksesan bergantung pada pergerakan melampaui dompet seluler sederhana ke platform terpadu yang menghubungkan pengguna, pedagang, dan pasar elektronik dalam aplikasi.\n\n➔ Inklusi Berbasis Data – Pelajari bagaimana data perilaku pembayaran digunakan untuk membangun model pinjaman digital bagi pengguna tanpa jaminan tradisional.\n\n➔ Interoperabilitas Strategis – Beralih dari sistem terisolasi ke gerbang pembayaran terpadu yang menggabungkan semua saluran dan memungkinkan pembayaran lintas batas (Nepal-India).\n\n🛠️ Semua yang Anda Butuhkan untuk Meningkatkan Kehadiran Anda:\n\n➔ Advokasi Literasi Digital – Terapkan strategi untuk mendidik penduduk pedesaan dan perkotaan tentang keamanan dan kemudahan transaksi digital.\n\n➔ Manajemen Risiko Berbasis AI – Manfaatkan AI untuk deteksi penipuan secara real-time, penilaian kredit alternatif, dan penyelesaian sengketa pelanggan otomatis.\n\n➔ Identitas Digital Terpadu – Kuasai transisi menuju sistem KYC terpusat untuk menyederhanakan proses pendaftaran di seluruh jaringan perbankan dan PSP.\n\n🚀 Hasil adalah Kekuatan\n\nMenerapkan Strategi Pembayaran Inklusif menghasilkan model bisnis yang berkembang pesat yang berjalan berdasarkan kekuatan koneksi dan transparansi data. Jika Anda ingin mewujudkan impian kewirausahaan Anda dengan memanfaatkan teknologi \"Leapfrog\" dan inovasi yang mengutamakan perangkat seluler, saatnya untuk terjun ke dunia CellPay.\n\nPembayaran digital, fintech Nepal, CellPay, Niraj Shukla, inklusi keuangan, pinjaman digital, gerbang pembayaran, AI dalam keuangan, pembayaran lintas batas, pengembangan startup, sistem bisnis, masa depan pekerjaan.\n\n🔔 Berlangganan AI InterConnect untuk episode baru setiap minggu:\n📝 Berikan Komentar Anda\n\n➡️ LinkedIn -   / nirajkshukla  \n\nJika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang pendekatan GTM dan Diagnostik Pipeline AI dari AI InterConnect:\n\n➡️ https://www.aiinterconnect.com\n\n➡️ Lihat video lainnya:\n\n👉   • Building Trustworthy AI Beyond ChatGPT: Br...  \n👉    • How to Build Private AI for Enterprise Tra...  \n👉    • The Future of Vertical AI: How Indian Star...  \n👉    • Scaling Global Brand Partnerships with a L...  \n👉    • From Bookkeeping to Strategy: Sergio Sepul...  \n\n🕒 Cap waktu:\n\n0:00 – Pendahuluan: Visi AI InterConnect\n0:50 – Latar Belakang Niraj Shukla: Dari Teknik ke Kepemimpinan Fintech\n3:30 – Mendeskripsikan CellPay: Lebih dari Sekadar Dompet Digital\n5:01 – Gerbang Pembayaran Terpadu: Menggabungkan Saluran B2B\n7:40 – Tantangan Skalabilitas: Literasi Digital dan Aksesibilitas Pedesaan\n10:15 – Membangun Kepercayaan: Standar Keamanan dan Pencegahan Penipuan\n13:10 – Akuisisi Merchant: Bersaing dengan Bank Tradisional\n16:45 – Pergeseran Pasar: Penetrasi Smartphone dan Pertumbuhan QR\n20:10 – Pinjaman Digital: Mengubah Data Transaksi menjadi Kredit\n24:30 – Peran AI: Personalisasi dan Pemantauan Transaksi\n28:50 – Sukses dalam 12-18 Bulan: Peta Jalan Pinjaman Pedagang\n32:15 – Perspektif Global: Melompati Infrastruktur Tradisional\n35:40 – Saran untuk Pendiri: Jangan Abaikan Data\n40:10 – Kesimpulan: Tetaplah Penasaran dan Terus Membangun\n\n#aiinterconnect #cellpay #fintech #nepal #digitalpayments #financialinclusion #digitallending #nirajshukla #paymentgateway #startupgrowth #aipowered #crossborderpayments #mobilefirst #bankinginnovation #fintechstrategy\n-InterConnect", "post_id": "bOBAPvzkb7o"}}, {"key": "@hedimesme", "attributes": {"label": "@hedimesme", "x": 710.0188538318278, "y": 775.0580759887125, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "uTUkUUFrMuo", "id": "@hedimesme", "source": "youtube-000001", "content": "Apa Itu Stablecoin? | Penjelasan USDC vs USDT vs Dirham Digital | Business & Breakfast EP.12\n\nApa Itu Stablecoin? Mengapa stablecoin menjadi salah satu inovasi keuangan terpenting dekade ini?\n\nDalam Episode 12 Business & Breakfast, Hedi menjelaskan cara kerja stablecoin, mengapa bisnis dengan cepat mengadopsinya, dan bagaimana mata uang digital seperti USDC, USDT, dan Dirham Digital UEA mengubah pembayaran global.\n\nSementara transfer kawat bank tradisional dapat memakan waktu berhari-hari dan biaya yang signifikan, stablecoin memungkinkan bisnis untuk memindahkan uang lintas batas dalam hitungan detik dengan biaya lebih rendah dan efisiensi yang lebih besar.\n\nDalam episode ini, Anda akan mempelajari:\n\n✅ Apa itu stablecoin dan bagaimana cara kerjanya\n✅ Perbedaan antara USDC dan USDT\n✅ Stablecoin berbasis Fiat vs berbasis Kripto vs Algoritma\n✅ Dirham Digital UEA dan perannya dalam masa depan keuangan\n✅ Bagaimana bisnis dapat menggunakan stablecoin untuk penggajian, pembayaran pemasok, manajemen perbendaharaan,\npenggalangan dana, dan pembiayaan perdagangan\n✅ Risiko stablecoin termasuk regulasi, penyimpanan, dan keamanan\n✅ Mengapa Dubai dan UEA memimpin revolusi aset digital global\n\nBaik Anda pemilik bisnis, pengusaha, CFO, investor, profesional fintech, atau hanya\npenasaran tentang masa depan uang, episode ini memberikan panduan praktis untuk memahami\nstablecoin dan pembayaran digital.\n\n⏱ TIMESTAMPS\n\n00:00 - Masalah dengan Transfer Kawat Tradisional\n02:15 - Apa Itu Stablecoin?\n\n04:30 - Jenis-Jenis Stablecoin Dijelaskan\n07:10 - USDC vs USDT vs Dirham Digital\n09:45 - Cara Kerja Pembayaran Stablecoin\n12:20 - Mengapa Dubai Membangun Mata Uang Digital\n15:00 - 5 Cara Bisnis Harus Menggunakan Stablecoin\n18:30 - Risiko dan Tantangan Stablecoin\n21:15 - Stablecoin dan Masa Depan Keuangan\n\n🔗 Unduh Slide & Sumber Daya:\nhttp://hedimesme.com\n\n📱 Terhubung dengan Hedi:\nLinkedIn: \n\nBerlangganan untuk wawasan mingguan tentang bisnis, teknologi, keuangan, AI, transformasi digital,\nkewirausahaan, blockchain, fintech, tokenisasi, dan ekonomi masa depan.\n\n#Stablecoin #USDC #USDT #DigitalDirham #DubaiFintech #CryptoDubai #Blockchain #Fintech\n#MataUangDigital #BisnisDanSarapan", "post_id": "uTUkUUFrMuo"}}, {"key": "hedimesme", "attributes": {"label": "hedimesme", "x": 644.0497540880879, "y": 252.05555631582354, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uTUkUUFrMuo", "id": "hedimesme", "source": "youtube-000001", "content": "Apa Itu Stablecoin? | Penjelasan USDC vs USDT vs Dirham Digital | Business & Breakfast EP.12\n\nApa Itu Stablecoin? Mengapa stablecoin menjadi salah satu inovasi keuangan terpenting dekade ini?\n\nDalam Episode 12 Business & Breakfast, Hedi menjelaskan cara kerja stablecoin, mengapa bisnis dengan cepat mengadopsinya, dan bagaimana mata uang digital seperti USDC, USDT, dan Dirham Digital UEA mengubah pembayaran global.\n\nSementara transfer kawat bank tradisional dapat memakan waktu berhari-hari dan biaya yang signifikan, stablecoin memungkinkan bisnis untuk memindahkan uang lintas batas dalam hitungan detik dengan biaya lebih rendah dan efisiensi yang lebih besar.\n\nDalam episode ini, Anda akan mempelajari:\n\n✅ Apa itu stablecoin dan bagaimana cara kerjanya\n✅ Perbedaan antara USDC dan USDT\n✅ Stablecoin berbasis Fiat vs berbasis Kripto vs Algoritma\n✅ Dirham Digital UEA dan perannya dalam masa depan keuangan\n✅ Bagaimana bisnis dapat menggunakan stablecoin untuk penggajian, pembayaran pemasok, manajemen perbendaharaan,\npenggalangan dana, dan pembiayaan perdagangan\n✅ Risiko stablecoin termasuk regulasi, penyimpanan, dan keamanan\n✅ Mengapa Dubai dan UEA memimpin revolusi aset digital global\n\nBaik Anda pemilik bisnis, pengusaha, CFO, investor, profesional fintech, atau hanya\npenasaran tentang masa depan uang, episode ini memberikan panduan praktis untuk memahami\nstablecoin dan pembayaran digital.\n\n⏱ TIMESTAMPS\n\n00:00 - Masalah dengan Transfer Kawat Tradisional\n02:15 - Apa Itu Stablecoin?\n\n04:30 - Jenis-Jenis Stablecoin Dijelaskan\n07:10 - USDC vs USDT vs Dirham Digital\n09:45 - Cara Kerja Pembayaran Stablecoin\n12:20 - Mengapa Dubai Membangun Mata Uang Digital\n15:00 - 5 Cara Bisnis Harus Menggunakan Stablecoin\n18:30 - Risiko dan Tantangan Stablecoin\n21:15 - Stablecoin dan Masa Depan Keuangan\n\n🔗 Unduh Slide & Sumber Daya:\nhttp://hedimesme.com\n\n📱 Terhubung dengan Hedi:\nLinkedIn: \n\nBerlangganan untuk wawasan mingguan tentang bisnis, teknologi, keuangan, AI, transformasi digital,\nkewirausahaan, blockchain, fintech, tokenisasi, dan ekonomi masa depan.\n\n#Stablecoin #USDC #USDT #DigitalDirham #DubaiFintech #CryptoDubai #Blockchain #Fintech\n#MataUangDigital #BisnisDanSarapan", "post_id": "uTUkUUFrMuo"}}, {"key": "@indonesiameracau", "attributes": {"label": "@indonesiameracau", "x": 838.3164123020301, "y": 352.3709693474156, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "BI3wUF3JobI", "id": "@indonesiameracau", "source": "youtube-000001", "content": "Penyelamat Perut Masyarakat Uban - Dave and Iwet\n\n‪‬ \n\n00:00 - HOOKS\n02:08 - OPENING : Enggak Penting tapi Berpengaruh\n03:17 - \"Positive Journal\" & belajar menghargai waktu\n05:19 - Plakat penghargaan dari IDN Times (Aldiron?)\n06:37 - Laporan riset Indonesia Millennial and Gen Z Report 2027\n07:42 - Nguping : bertemu William & Winston Utomo (founder IDN Times)\n10:53 - Menjadi moderator di The Indonesia Summit 2026\n13:08 - Cyber Security di Generasi Cashless\n16:15 - Mitos kebocoran data oleh Bank vs. Fintech\n18:50 - Keamanan data: Teknologi vs. Behavior Manusia (hati-hati klik link!)\n23:40 - Penting menjaga data pribadi (KTP & NIK)\n25:12 - Nge-MC acara gala dinner JTI di Langham\n31:22 - Sering \"Lapar Mata\" saat melihat postingan makanan\n33:34 - Sejarah nasi goreng gerobak di Jakarta 1965\n35:54 - Mengira pejabat bank sebagai protokoler\n37:25 - SVP Bank Mandiri\n45:10 - Rekomendasi nasi goreng gerobak enak\n54:15 - Review jujur Mie Gacoan & jajanan yang sedang viral\n56:07 - Brownies \"Amrazing\" & Jastip/PO makanan\n1:01:00 - CLOSING : Kemchik Pacific Place\n\nFollow the official #DVETSiaranPagi  channel on WhatsApp, click : https://whatsapp.com/channel/0029VawG...\n\n   /    :\n\n  / davehendrik  \n  / iwetramadhan  \n  / dvet_daveiwet", "post_id": "BI3wUF3JobI"}}, {"key": "DVETSiaranPagi", "attributes": {"label": "DVETSiaranPagi", "x": 653.8079262169188, "y": 185.90774012737933, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BI3wUF3JobI", "id": "DVETSiaranPagi", "source": "youtube-000001", "content": "Penyelamat Perut Masyarakat Uban - Dave and Iwet\n\n‪‬ \n\n00:00 - HOOKS\n02:08 - OPENING : Enggak Penting tapi Berpengaruh\n03:17 - \"Positive Journal\" & belajar menghargai waktu\n05:19 - Plakat penghargaan dari IDN Times (Aldiron?)\n06:37 - Laporan riset Indonesia Millennial and Gen Z Report 2027\n07:42 - Nguping : bertemu William & Winston Utomo (founder IDN Times)\n10:53 - Menjadi moderator di The Indonesia Summit 2026\n13:08 - Cyber Security di Generasi Cashless\n16:15 - Mitos kebocoran data oleh Bank vs. Fintech\n18:50 - Keamanan data: Teknologi vs. Behavior Manusia (hati-hati klik link!)\n23:40 - Penting menjaga data pribadi (KTP & NIK)\n25:12 - Nge-MC acara gala dinner JTI di Langham\n31:22 - Sering \"Lapar Mata\" saat melihat postingan makanan\n33:34 - Sejarah nasi goreng gerobak di Jakarta 1965\n35:54 - Mengira pejabat bank sebagai protokoler\n37:25 - SVP Bank Mandiri\n45:10 - Rekomendasi nasi goreng gerobak enak\n54:15 - Review jujur Mie Gacoan & jajanan yang sedang viral\n56:07 - Brownies \"Amrazing\" & Jastip/PO makanan\n1:01:00 - CLOSING : Kemchik Pacific Place\n\nFollow the official #DVETSiaranPagi  channel on WhatsApp, click : https://whatsapp.com/channel/0029VawG...\n\n   /    :\n\n  / davehendrik  \n  / iwetramadhan  \n  / dvet_daveiwet", "post_id": "BI3wUF3JobI"}}, {"key": "dvet_daveiwet", "attributes": {"label": "dvet_daveiwet", "x": 338.552024473592, "y": 15.093334331562458, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BI3wUF3JobI", "id": "dvet_daveiwet", "source": "youtube-000001", "content": "Penyelamat Perut Masyarakat Uban - Dave and Iwet\n\n‪‬ \n\n00:00 - HOOKS\n02:08 - OPENING : Enggak Penting tapi Berpengaruh\n03:17 - \"Positive Journal\" & belajar menghargai waktu\n05:19 - Plakat penghargaan dari IDN Times (Aldiron?)\n06:37 - Laporan riset Indonesia Millennial and Gen Z Report 2027\n07:42 - Nguping : bertemu William & Winston Utomo (founder IDN Times)\n10:53 - Menjadi moderator di The Indonesia Summit 2026\n13:08 - Cyber Security di Generasi Cashless\n16:15 - Mitos kebocoran data oleh Bank vs. Fintech\n18:50 - Keamanan data: Teknologi vs. Behavior Manusia (hati-hati klik link!)\n23:40 - Penting menjaga data pribadi (KTP & NIK)\n25:12 - Nge-MC acara gala dinner JTI di Langham\n31:22 - Sering \"Lapar Mata\" saat melihat postingan makanan\n33:34 - Sejarah nasi goreng gerobak di Jakarta 1965\n35:54 - Mengira pejabat bank sebagai protokoler\n37:25 - SVP Bank Mandiri\n45:10 - Rekomendasi nasi goreng gerobak enak\n54:15 - Review jujur Mie Gacoan & jajanan yang sedang viral\n56:07 - Brownies \"Amrazing\" & Jastip/PO makanan\n1:01:00 - CLOSING : Kemchik Pacific Place\n\nFollow the official #DVETSiaranPagi  channel on WhatsApp, click : https://whatsapp.com/channel/0029VawG...\n\n   /    :\n\n  / davehendrik  \n  / iwetramadhan  \n  / dvet_daveiwet", "post_id": "BI3wUF3JobI"}}, {"key": "@itebbinaadinata", "attributes": {"label": "@itebbinaadinata", "x": 80.27414397922095, "y": 286.1525217618618, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "5ccXkuUUH-g", "id": "@itebbinaadinata", "source": "youtube-000001", "content": "Pra-Belajar Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 | H-1\n\n🎓 PENERIMAAN MAHASISWA BARU GELOMBANG 2 (PMB) 2026/2027 \n📍 Institut Teknologi dan Bisnis (ITEB) Bina Adinata Bulukumba\n\nSaatnya mempersiapkan masa depan bersama kampus yang mengedepankan teknologi, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia unggul.\n\n✨ Program Studi yang Tersedia\n\n🔹 Sistem Informasi (S1)\n(Terakreditasi oleh LAM INFOKOM)\n\nDatabase Administrator\nSystem Analyst\nWeb Developer\nProject Manager TI\n\n🔹 Sistem Komputer (S1)\n(Terakreditasi oleh LAM INFOKOM)\n\nAdministrator Jaringan\nKeamanan Jaringan\nPengembang Sistem IoT\nPengembang Aplikasi Mobile\nTechnopreneur\n\n🔹 Bisnis Digital (S1)\n(Terakreditasi Baik oleh LAMEMBA)\n\nWirausaha Muda Bidang Bisnis Digital\nKonsultan Bisnis Digital\nProfesional Pemasaran Digital\nKonsultan Financial Technology (Fintech)\n\n📅 Jadwal Pendaftaran Gelombang II\n🗓️ 01 Juni – 29 Agustus 2026\n\n📝 Tes Seleksi\n🗓️ 07 September 2026\n\n📢 Pengumuman Hasil Seleksi\n🗓️ 09 September 2026\n\n💰 Biaya Pendaftaran\nRp150.000,-\n\n📞 Contact Person\n📱 085343617171 (Dewi)\n📱 0895804844601 (Sukma)\n\n🌐 Website: bina-adinata.ac.id\n📸 Instagram: \n\n📍 Alamat Kampus\nJl. Sukun, Kel. Jalanjang, Kec. Gantarang, Kab. Bulukumba\n\n🔥 ITB Bina Adinata\n\"Luhur Budayanya, Unggul Teknologinya\"\n\n#PMB2026 #PMBITEBBinaAdinata #KuliahBulukumba #ITEBBinaAdinata #SistemInformasi #SistemKomputer #BisnisDigital #KuliahTeknologi #KampusBulukumba #MahasiswaBaru2026 #KuliahSulawesiSelatan #KampusMerdeka #IoT #DigitalBusiness #TeknologiMasaDepan", "post_id": "5ccXkuUUH-g"}}, {"key": "bina.adinata", "attributes": {"label": "bina.adinata", "x": 942.2728194921524, "y": 667.733586923835, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7439, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "5ccXkuUUH-g", "id": "bina.adinata", "source": "youtube-000001", "content": "Pra-Belajar Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 | H-1\n\n🎓 PENERIMAAN MAHASISWA BARU GELOMBANG 2 (PMB) 2026/2027 \n📍 Institut Teknologi dan Bisnis (ITEB) Bina Adinata Bulukumba\n\nSaatnya mempersiapkan masa depan bersama kampus yang mengedepankan teknologi, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia unggul.\n\n✨ Program Studi yang Tersedia\n\n🔹 Sistem Informasi (S1)\n(Terakreditasi oleh LAM INFOKOM)\n\nDatabase Administrator\nSystem Analyst\nWeb Developer\nProject Manager TI\n\n🔹 Sistem Komputer (S1)\n(Terakreditasi oleh LAM INFOKOM)\n\nAdministrator Jaringan\nKeamanan Jaringan\nPengembang Sistem IoT\nPengembang Aplikasi Mobile\nTechnopreneur\n\n🔹 Bisnis Digital (S1)\n(Terakreditasi Baik oleh LAMEMBA)\n\nWirausaha Muda Bidang Bisnis Digital\nKonsultan Bisnis Digital\nProfesional Pemasaran Digital\nKonsultan Financial Technology (Fintech)\n\n📅 Jadwal Pendaftaran Gelombang II\n🗓️ 01 Juni – 29 Agustus 2026\n\n📝 Tes Seleksi\n🗓️ 07 September 2026\n\n📢 Pengumuman Hasil Seleksi\n🗓️ 09 September 2026\n\n💰 Biaya Pendaftaran\nRp150.000,-\n\n📞 Contact Person\n📱 085343617171 (Dewi)\n📱 0895804844601 (Sukma)\n\n🌐 Website: bina-adinata.ac.id\n📸 Instagram: \n\n📍 Alamat Kampus\nJl. Sukun, Kel. Jalanjang, Kec. Gantarang, Kab. Bulukumba\n\n🔥 ITB Bina Adinata\n\"Luhur Budayanya, Unggul Teknologinya\"\n\n#PMB2026 #PMBITEBBinaAdinata #KuliahBulukumba #ITEBBinaAdinata #SistemInformasi #SistemKomputer #BisnisDigital #KuliahTeknologi #KampusBulukumba #MahasiswaBaru2026 #KuliahSulawesiSelatan #KampusMerdeka #IoT #DigitalBusiness #TeknologiMasaDepan", "post_id": "5ccXkuUUH-g"}}, {"key": "@RepublicWorld", "attributes": {"label": "@RepublicWorld", "x": 136.35964423308633, "y": 316.7907424900341, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "fgwuw_nLkY8", "id": "@RepublicWorld", "source": "youtube-000001", "content": "Bayangkan Masa Depan 2026 LANGSUNG: Revolusi Teknologi & Inovasi Terbesar India Dimulai | Epi 2\n\nImagine The Next 2026 LIVE: Revolusi Teknologi & Inovasi Terbesar India Dimulai | Episode 2 | Republic Media Network\n\nImagine The Next 2026 menyatukan para pemimpin visioner, inovator, pengusaha, pembuat kebijakan, dan pionir teknologi untuk mengeksplorasi masa depan India dan dunia. Dari Kecerdasan Buatan dan komputasi kuantum hingga fintech, mobilitas, keberlanjutan, dan infrastruktur digital, acara unggulan ini menampilkan ide dan inovasi yang mendorong era pertumbuhan berikutnya.\n\nNantikan sesi utama, percakapan eksklusif, pameran startup, dan wawasan ahli hanya di Republic Media Network.\n\n#ImagineTheNext2026 #InovasiTeknologi #MasaDepanIndia #KecerdasanBuatan #StartupIndia #IndiaDigital #KTTInovasi #MasaDepanTeknologi #RepublicMediaNetwork #FutureTech\n\n#RepublicWorld #RepublicTV #BeritaTerbaru #RepublicNews #BeritaIndia #BeritaLangsung #RepublicExclusive #RepublicWorldLive #ArnabGoswami #RepublicDigital #BangsaPertama\n\nTonton Lebih Banyak ➡️ Video di:    /   \n\nKunjungi Sekarang ➡️ Kisah Lengkap di: https://www.republicworld.com\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------\n\nRepublic TV adalah saluran berita berbahasa Inggris nomor 1 di India sejak diluncurkan. Saksikan saluran YouTube Republic untuk mendapatkan semua berita terkini, berita LIVE, video, dan perspektif dari jajaran reporter, pembawa acara, dan produser Republic Media Network yang tersebar di seluruh India dan dunia. Saksikan Republic untuk debat Arnab Goswami yang paling banyak ditonton. Republic TV membuat berita dapat diakses setiap saat dan di berbagai perangkat. Di Republic, kami selalu memberikan Anda berita terkini tentang dunia politik, olahraga, hiburan, bisnis, pertahanan, sains, kesehatan, gaya hidup, gadget, dan banyak lagi.\n\nKami percaya pada mengungkap cerita dan memecah keheningan. Tetapi yang terpenting, bagi kami ‘Anda adalah Republic, Kami adalah Suara Anda.’\n\n🌟 Jangan hanya menonton berita—HIDUPKAN BERITA bersama Republic!\n\nDari berita utama hingga momen di balik layar, ikuti kami di mana saja:\n\n🌐 Situs web: www.republicworld.com\n👍 Facebook:   / republicworld  \n🐦 Twitter:   / republic  \n📸 Instagram:   / republicworld  \n📢 Telegram: https://t.me/RepublicLive\n\n📱 Saluran WhatsApp:\n💬 Digital: https://whatsapp.com/channel/0029VaAL...\n💬 Dunia: https://whatsapp.com/channel/0029Va1w...\n\nPenafian: Republic Media Network dapat menyediakan konten melalui situs web, sistem operasi, platform, dan portal pihak ketiga (‘Platform Pihak Ketiga’). Republic tidak mengontrol dan tidak bertanggung jawab atas Platform Pihak Ketiga, termasuk konten yang dihosting, iklan, keamanan, fungsionalitas, pengoperasian, atau ketersediaan.", "post_id": "fgwuw_nLkY8"}}, {"key": "republicdefence", "attributes": {"label": "republicdefence", "x": 701.6912594895292, "y": 395.5741185136785, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "fgwuw_nLkY8", "id": "republicdefence", "source": "youtube-000001", "content": "Bayangkan Masa Depan 2026 LANGSUNG: Revolusi Teknologi & Inovasi Terbesar India Dimulai | Epi 2\n\nImagine The Next 2026 LIVE: Revolusi Teknologi & Inovasi Terbesar India Dimulai | Episode 2 | Republic Media Network\n\nImagine The Next 2026 menyatukan para pemimpin visioner, inovator, pengusaha, pembuat kebijakan, dan pionir teknologi untuk mengeksplorasi masa depan India dan dunia. Dari Kecerdasan Buatan dan komputasi kuantum hingga fintech, mobilitas, keberlanjutan, dan infrastruktur digital, acara unggulan ini menampilkan ide dan inovasi yang mendorong era pertumbuhan berikutnya.\n\nNantikan sesi utama, percakapan eksklusif, pameran startup, dan wawasan ahli hanya di Republic Media Network.\n\n#ImagineTheNext2026 #InovasiTeknologi #MasaDepanIndia #KecerdasanBuatan #StartupIndia #IndiaDigital #KTTInovasi #MasaDepanTeknologi #RepublicMediaNetwork #FutureTech\n\n#RepublicWorld #RepublicTV #BeritaTerbaru #RepublicNews #BeritaIndia #BeritaLangsung #RepublicExclusive #RepublicWorldLive #ArnabGoswami #RepublicDigital #BangsaPertama\n\nTonton Lebih Banyak ➡️ Video di:    /   \n\nKunjungi Sekarang ➡️ Kisah Lengkap di: https://www.republicworld.com\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------\n\nRepublic TV adalah saluran berita berbahasa Inggris nomor 1 di India sejak diluncurkan. Saksikan saluran YouTube Republic untuk mendapatkan semua berita terkini, berita LIVE, video, dan perspektif dari jajaran reporter, pembawa acara, dan produser Republic Media Network yang tersebar di seluruh India dan dunia. Saksikan Republic untuk debat Arnab Goswami yang paling banyak ditonton. Republic TV membuat berita dapat diakses setiap saat dan di berbagai perangkat. Di Republic, kami selalu memberikan Anda berita terkini tentang dunia politik, olahraga, hiburan, bisnis, pertahanan, sains, kesehatan, gaya hidup, gadget, dan banyak lagi.\n\nKami percaya pada mengungkap cerita dan memecah keheningan. Tetapi yang terpenting, bagi kami ‘Anda adalah Republic, Kami adalah Suara Anda.’\n\n🌟 Jangan hanya menonton berita—HIDUPKAN BERITA bersama Republic!\n\nDari berita utama hingga momen di balik layar, ikuti kami di mana saja:\n\n🌐 Situs web: www.republicworld.com\n👍 Facebook:   / republicworld  \n🐦 Twitter:   / republic  \n📸 Instagram:   / republicworld  \n📢 Telegram: https://t.me/RepublicLive\n\n📱 Saluran WhatsApp:\n💬 Digital: https://whatsapp.com/channel/0029VaAL...\n💬 Dunia: https://whatsapp.com/channel/0029Va1w...\n\nPenafian: Republic Media Network dapat menyediakan konten melalui situs web, sistem operasi, platform, dan portal pihak ketiga (‘Platform Pihak Ketiga’). Republic tidak mengontrol dan tidak bertanggung jawab atas Platform Pihak Ketiga, termasuk konten yang dihosting, iklan, keamanan, fungsionalitas, pengoperasian, atau ketersediaan.", "post_id": "fgwuw_nLkY8"}}, {"key": "@FinTechFutures", "attributes": {"label": "@FinTechFutures", "x": 302.96629623636505, "y": 9.950151005173048, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3qhF7h6gvL0", "id": "@FinTechFutures", "source": "youtube-000001", "content": "AI Agen dalam keuangan - inovasi, keamanan, dan kepercayaan | What the FinTech? | Musim 7 Ep 10\n\nDalam episode podcast What the FinTech? ini, pembawa acara dan Managing Editor FinTech Futures, Paul Hindle, ditemani oleh Bill Borden, Wakil Presiden Korporat Layanan Keuangan di Microsoft, untuk mengeksplorasi bagaimana AI agen dikembangkan dan diterapkan dalam layanan keuangan, dan dampaknya terhadap inovasi, keamanan, dan tata kelola di sektor tersebut.\n\nPercakapan ini membahas tren yang membentuk pengembangan AI agen dan tantangan dalam menerapkannya secara bertanggung jawab di sektor yang sangat diatur ini.\n\nPaul dan Bill juga membahas laporan Cyber ​​Pulse terbaru dari Microsoft, yang menyoroti risiko seperti \"AI bayangan\" dan pentingnya tata kelola, observabilitas, dan prinsip Zero Trust. Bill berbagi bagaimana lembaga keuangan memimpin dalam menerapkan pengamanan ini, pelajaran yang dapat dipetik oleh industri lain, dan bagaimana kolaborasi dengan regulator dan penyedia teknologi mendorong kemajuan.\n\nDiskusi ini juga mencakup aplikasi dunia nyata dari agen AI di bidang-bidang seperti deteksi penipuan, layanan pelanggan, dan operasi, sebelum diakhiri dengan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya untuk agen AI dalam layanan keuangan dan bagaimana organisasi dapat mempersiapkan diri untuk masa depan.\n\nDan akhirnya, kita akan mencari tahu kata kunci fintech apa yang ingin Bill lemparkan ke dalam Penjara Fintech kita!\n\n#fintech #bankingtech #banking #finance\n\n-----------------------------------------------------------------------\n\nTENTANG FINTECH FUTURES\n\nFinTech Futures adalah penyedia berita dan informasi fintech global nomor 1. Dengan misi untuk memberdayakan komunitas teknologi keuangan, kami menghadirkan pembaruan terbaru dan kepemimpinan pemikiran dari seluruh industri. Dari perusahaan rintisan hingga pemain mapan, kami meliput seluruh ekosistem fintech.\n\nTetap Terhubung dengan FinTech Futures: Kunjungi situs web kami: www.fintechfutures.com\nIkuti kami di LinkedIn: www.linkedin.com/company/fintechfutures/\nDaftar ke buletin kami: www.fintechfutures.com/newsletter\nBerlangganan saluran kami:    /", "post_id": "3qhF7h6gvL0"}}, {"key": "fintechfutures", "attributes": {"label": "fintechfutures", "x": 623.9068528220532, "y": 757.5384943551682, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3qhF7h6gvL0", "id": "fintechfutures", "source": "youtube-000001", "content": "AI Agen dalam keuangan - inovasi, keamanan, dan kepercayaan | What the FinTech? | Musim 7 Ep 10\n\nDalam episode podcast What the FinTech? ini, pembawa acara dan Managing Editor FinTech Futures, Paul Hindle, ditemani oleh Bill Borden, Wakil Presiden Korporat Layanan Keuangan di Microsoft, untuk mengeksplorasi bagaimana AI agen dikembangkan dan diterapkan dalam layanan keuangan, dan dampaknya terhadap inovasi, keamanan, dan tata kelola di sektor tersebut.\n\nPercakapan ini membahas tren yang membentuk pengembangan AI agen dan tantangan dalam menerapkannya secara bertanggung jawab di sektor yang sangat diatur ini.\n\nPaul dan Bill juga membahas laporan Cyber ​​Pulse terbaru dari Microsoft, yang menyoroti risiko seperti \"AI bayangan\" dan pentingnya tata kelola, observabilitas, dan prinsip Zero Trust. Bill berbagi bagaimana lembaga keuangan memimpin dalam menerapkan pengamanan ini, pelajaran yang dapat dipetik oleh industri lain, dan bagaimana kolaborasi dengan regulator dan penyedia teknologi mendorong kemajuan.\n\nDiskusi ini juga mencakup aplikasi dunia nyata dari agen AI di bidang-bidang seperti deteksi penipuan, layanan pelanggan, dan operasi, sebelum diakhiri dengan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya untuk agen AI dalam layanan keuangan dan bagaimana organisasi dapat mempersiapkan diri untuk masa depan.\n\nDan akhirnya, kita akan mencari tahu kata kunci fintech apa yang ingin Bill lemparkan ke dalam Penjara Fintech kita!\n\n#fintech #bankingtech #banking #finance\n\n-----------------------------------------------------------------------\n\nTENTANG FINTECH FUTURES\n\nFinTech Futures adalah penyedia berita dan informasi fintech global nomor 1. Dengan misi untuk memberdayakan komunitas teknologi keuangan, kami menghadirkan pembaruan terbaru dan kepemimpinan pemikiran dari seluruh industri. Dari perusahaan rintisan hingga pemain mapan, kami meliput seluruh ekosistem fintech.\n\nTetap Terhubung dengan FinTech Futures: Kunjungi situs web kami: www.fintechfutures.com\nIkuti kami di LinkedIn: www.linkedin.com/company/fintechfutures/\nDaftar ke buletin kami: www.fintechfutures.com/newsletter\nBerlangganan saluran kami:    /", "post_id": "3qhF7h6gvL0"}}, {"key": "@ArenaUang", "attributes": {"label": "@ArenaUang", "x": 340.5277724005874, "y": 475.8330800113151, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "gcOnI19OxoM", "id": "@ArenaUang", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Ganti PIN dan Password di Wondr BNI\n\nDi video kali ini, kita akan membahas cara ganti PIN dan password di Wondr BNI dengan mudah, aman, dan sesuai prosedur resmi dari Bank BNI. Mengganti PIN dan password Wondr BNI sangat penting untuk menjaga keamanan akun, terutama jika PIN diketahui orang lain, sering salah input, atau ingin meningkatkan keamanan transaksi. Proses penggantian bisa dilakukan langsung lewat aplikasi Wondr by BNI tanpa harus ke kantor cabang, selama akun masih aktif.\n\nDalam video ini, saya jelaskan Cara ganti PIN Wondr BNI, Cara ganti password Wondr BNI, Solusi jika lupa PIN atau password, dan Penyebab gagal mengganti PIN atau password. Semoga video ini bermanfaat. Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ‪‬ agar tidak ketinggalan tutorial perbankan dan keuangan digital terbaru. #WondrBNI #PINWondrBNI #PasswordWondrBNI #ArenaUang #BankBNI", "post_id": "gcOnI19OxoM"}}, {"key": "ArenaUang", "attributes": {"label": "ArenaUang", "x": 749.8322047759189, "y": 280.8794369659996, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gcOnI19OxoM", "id": "ArenaUang", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Ganti PIN dan Password di Wondr BNI\n\nDi video kali ini, kita akan membahas cara ganti PIN dan password di Wondr BNI dengan mudah, aman, dan sesuai prosedur resmi dari Bank BNI. Mengganti PIN dan password Wondr BNI sangat penting untuk menjaga keamanan akun, terutama jika PIN diketahui orang lain, sering salah input, atau ingin meningkatkan keamanan transaksi. Proses penggantian bisa dilakukan langsung lewat aplikasi Wondr by BNI tanpa harus ke kantor cabang, selama akun masih aktif.\n\nDalam video ini, saya jelaskan Cara ganti PIN Wondr BNI, Cara ganti password Wondr BNI, Solusi jika lupa PIN atau password, dan Penyebab gagal mengganti PIN atau password. Semoga video ini bermanfaat. Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ‪‬ agar tidak ketinggalan tutorial perbankan dan keuangan digital terbaru. #WondrBNI #PINWondrBNI #PasswordWondrBNI #ArenaUang #BankBNI", "post_id": "gcOnI19OxoM"}}, {"key": "@RTVMalacanang", "attributes": {"label": "@RTVMalacanang", "x": 225.91349030693098, "y": 533.3377018817911, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "mCjoyhQYKhY", "id": "@RTVMalacanang", "source": "youtube-000001", "content": "Penandatanganan MOU antara Ayala Group dan Perusahaan Jepang 27/05/2026\n\nTokyo, Jepang\n27 Mei 2026\n\nSeiring Filipina terus berkembang sebagai pusat terpercaya untuk inovasi digital, teknologi keuangan, dan pengembangan perkotaan cerdas, Presiden Ferdinand R. Marcos Jr. menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) penting antara Grup Ayala dan perusahaan-perusahaan terkemuka Jepang di Tokyo.\n\nPerjanjian dengan Mitsubishi Corporation, MUFG Bank, dan KDDI Corporation bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam solusi kota cerdas, keuangan digital, teknologi pemasaran, dan infrastruktur berbasis kecerdasan buatan (AI), yang mencerminkan kepercayaan investor Jepang yang kuat terhadap Filipina. Kemitraan ini juga diharapkan dapat menciptakan peluang baru untuk pertumbuhan yang didorong oleh inovasi, inklusi keuangan yang lebih besar, dan pengembangan komunitas yang lebih cerdas dan terhubung bagi masyarakat Filipina.\n\n“Dalam penandatanganan MOU ini, fokus utamanya adalah pada ruang digital. Ini penting untuk keamanan siber, AI, e-commerce, dan juga untuk memastikan bahwa kita bergerak lebih agresif menuju digitalisasi. Mereka juga akan membangun kota pintar, yang menurut Ayala, akan benar-benar modern dan sangat maju,” kata Sekretaris Departemen Perdagangan dan Industri (DTI) Ma. Cristina Aldeguer-Roque, yang mendampingi Presiden Marcos Jr. selama penandatanganan.\n\nSebelum acara tersebut, DTI, bersama dengan Departemen Pariwisata (DOT), bersama-sama memimpin diskusi meja bundar tingkat tinggi sebagai bagian dari dorongan strategis untuk memperdalam kerja sama dalam perdagangan, investasi, dan pariwisata dengan Jepang.\n\nTerhubung dengan RTVM\n\nSitus web: http://rtvm.gov.ph\nFacebook: www.facebook.com/presidentialcom dan www.facebook.com/rtvmalacanang\nYouTube: \nTiktok:", "post_id": "mCjoyhQYKhY"}}, {"key": "RTVMalacanang", "attributes": {"label": "RTVMalacanang", "x": 28.21624939408729, "y": 95.82436075511369, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "mCjoyhQYKhY", "id": "RTVMalacanang", "source": "youtube-000001", "content": "Penandatanganan MOU antara Ayala Group dan Perusahaan Jepang 27/05/2026\n\nTokyo, Jepang\n27 Mei 2026\n\nSeiring Filipina terus berkembang sebagai pusat terpercaya untuk inovasi digital, teknologi keuangan, dan pengembangan perkotaan cerdas, Presiden Ferdinand R. Marcos Jr. menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) penting antara Grup Ayala dan perusahaan-perusahaan terkemuka Jepang di Tokyo.\n\nPerjanjian dengan Mitsubishi Corporation, MUFG Bank, dan KDDI Corporation bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam solusi kota cerdas, keuangan digital, teknologi pemasaran, dan infrastruktur berbasis kecerdasan buatan (AI), yang mencerminkan kepercayaan investor Jepang yang kuat terhadap Filipina. Kemitraan ini juga diharapkan dapat menciptakan peluang baru untuk pertumbuhan yang didorong oleh inovasi, inklusi keuangan yang lebih besar, dan pengembangan komunitas yang lebih cerdas dan terhubung bagi masyarakat Filipina.\n\n“Dalam penandatanganan MOU ini, fokus utamanya adalah pada ruang digital. Ini penting untuk keamanan siber, AI, e-commerce, dan juga untuk memastikan bahwa kita bergerak lebih agresif menuju digitalisasi. Mereka juga akan membangun kota pintar, yang menurut Ayala, akan benar-benar modern dan sangat maju,” kata Sekretaris Departemen Perdagangan dan Industri (DTI) Ma. Cristina Aldeguer-Roque, yang mendampingi Presiden Marcos Jr. selama penandatanganan.\n\nSebelum acara tersebut, DTI, bersama dengan Departemen Pariwisata (DOT), bersama-sama memimpin diskusi meja bundar tingkat tinggi sebagai bagian dari dorongan strategis untuk memperdalam kerja sama dalam perdagangan, investasi, dan pariwisata dengan Jepang.\n\nTerhubung dengan RTVM\n\nSitus web: http://rtvm.gov.ph\nFacebook: www.facebook.com/presidentialcom dan www.facebook.com/rtvmalacanang\nYouTube: \nTiktok:", "post_id": "mCjoyhQYKhY"}}, {"key": "@TheWadeReport", "attributes": {"label": "@TheWadeReport", "x": 201.57175681502338, "y": 174.97326483986365, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "_q1L7atyzjM", "id": "@TheWadeReport", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Mengganti Pekerja dengan AI (Dan Menyebut Mereka 'Bernilai Lebih Rendah')\n\nSeorang CEO bank menyebut para pekerjanya sendiri sebagai 'modal manusia bernilai rendah' ​​— dan memecat 7.000 dari mereka. Minggu ini, Standard Chartered, Intuit, dan pemerintah federal semuanya melakukan langkah besar terhadap lapisan pekerjaan yang sama pada waktu yang bersamaan. Jika Anda bekerja di bidang perbankan, keuangan, fintech, atau pemerintahan, video ini adalah sinyal peringatan dini bagi Anda.\n\nDalam episode The Daily Climb hari ini, kami membahas gelombang PHK akibat AI yang akan menimpa pekerja kerah putih pada tahun 2025, mengidentifikasi peran mana yang akan dihilangkan terlebih dahulu, dan memberi Anda rencana aksi konkret untuk melindungi karier Anda sebelum hari Senin.\n\n🔍 APA YANG KAMI BAHAS HARI INI:\n• Standard Chartered memangkas 7.000 pekerjaan pada tahun 2030 — apa yang sebenarnya dikatakan CEO\n• Pemutusan hubungan kerja terhadap 3.000 karyawan Intuit (17% dari seluruh perusahaan)\n• 50.000 pekerja federal diklasifikasi ulang dalam satu minggu\n• 'Lapisan koordinator' — mengapa manajemen menengah menjadi target pertama AI\n• Apa yang perlu Anda lakukan SEKARANG untuk memposisikan kembali karier Anda\n\nPolanya jelas: AI menggantikan pekerjaan yang memindahkan informasi, menyampaikan data, dan mengelola proses rutin. Sumber daya manusia, kepatuhan, dukungan back office, dan manajemen menengah berada di garis depan gelombang ini. Tetapi ada strateginya — dan kami menjabarkannya langkah demi langkah.\n\n📩 Dapatkan Rekap Harian (Newsletter Gratis) Jangan lewatkan satu pun informasi. Dapatkan uraian lengkap data pasar dan strategi karier hari ini yang dikirim langsung ke kotak masuk Anda. 👉 Daftar di sini: https://www.nxtgenheights.com/signup\n\nDapatkan Buku Panduan Perlindungan Karier 2026. GRATIS!\n\n👉 Unduh di sini: https://www.nxtgenheights.com/playbook\n\n🚀 Bergabunglah dengan Heights Inner Circle (Patreon) Dapatkan informasi lowongan kerja pribadi saya, panggilan konsultasi eksklusif, dan akses langsung kepada saya. Yang akan Anda dapatkan: Pemberitahuan lowongan kerja mingguan, tinjauan resume, skrip negosiasi gaji, dan konten di balik layar. 👉 Klaim tempat Anda:   / blackheights  \n\n🤝 Dukung Saluran Ini Jadilah Anggota YouTube untuk mendapatkan akses ke fasilitas dan lencana eksklusif. 👉 Bergabung di sini:    /   \n\n📺 Berlangganan Saluran Saya yang Lain Jangan lewatkan konten apa pun—berlangganan kedua saluran untuk pengalaman lengkap.\n\n🔴 The Wade Report (Berita, Komentar & Pendakian Harian): 👉    /   \n\n🔵 Elevate To The Unknown (Karir Teknologi & Membangun Kekayaan): 👉    /   \n\n💼 Butuh Bimbingan Pribadi 1:1? Pesan konsultasi pribadi di mana saya akan secara pribadi meninjau situasi Anda dan memberi Anda rencana tindakan khusus. 👉 Daftar sekarang: https://www.nxtgenheights.com/\n\n🔥 Percepat Karier Teknologi Anda\n\nMasuk ke Penjualan Teknologi (Tidak Perlu Pengalaman) Belajar dari para profesional industri, berlatih online, dan dapatkan peran jarak jauh lebih cepat daripada kuliah. 👉 Mulai Pelatihan CourseCareers: https://coursecareers.com/a/blackheights\n\nLuncurkan Karier Keamanan Siber Anda Raih gelar Anda 100% online dengan SNHU dan masuki salah satu bidang yang paling cepat berkembang dan bergaji tinggi. 👉 Jelajahi Program Keamanan Siber SNHU: https://snhu.edu/blackheights\n\nDapatkan Sertifikat Karier Google Dapatkan keterampilan siap kerja di bidang IT, Analisis Data, UX, dan banyak lagi dengan program sertifikasi resmi Google. 👉 Dapatkan Sertifikasi dari Google: https://imp.i384100.net/oqx7dY\n\n🎥 Perlengkapan Studio Saya yang Tepat Kamera, mikrofon, dan peralatan yang saya gunakan untuk memproduksi The Daily Climb. 👉 Toko Amazon: https://www.amazon.com/shop/elevateto...\n\n⚠️ Penafian Penting Informasi gaji dalam video ini hanya untuk tujuan pendidikan dan berdasarkan riset pasar. Hasil individu dapat bervariasi secara signifikan berdasarkan pengalaman, lokasi, ukuran perusahaan, dan faktor lainnya. Ini bukan nasihat karier atau keuangan - silakan berkonsultasi dengan profesional yang sesuai untuk panduan pribadi.\n\n#PHKAI #PekerjaanPerbankan #PenempatanPekerjaanAI #NasihatKarir #PasarKerja2025 #StandardChartered #ManajemenMenengah #OtomasiAI #MasaDepanPekerjaan #PHKKerjaKantor #PHKIntuit #StrategiKarir #KeamananKerja #PekerjaanKeuangan #KecerdasanBuatan #DailyClimb #AntoineWade #PHKTeknologi #PengembanganKarir #AITempatKerja", "post_id": "_q1L7atyzjM"}}, {"key": "elevatetotheunknown", "attributes": {"label": "elevatetotheunknown", "x": 955.5130721597402, "y": 731.3055413446561, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7439, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "_q1L7atyzjM", "id": "elevatetotheunknown", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Mengganti Pekerja dengan AI (Dan Menyebut Mereka 'Bernilai Lebih Rendah')\n\nSeorang CEO bank menyebut para pekerjanya sendiri sebagai 'modal manusia bernilai rendah' ​​— dan memecat 7.000 dari mereka. Minggu ini, Standard Chartered, Intuit, dan pemerintah federal semuanya melakukan langkah besar terhadap lapisan pekerjaan yang sama pada waktu yang bersamaan. Jika Anda bekerja di bidang perbankan, keuangan, fintech, atau pemerintahan, video ini adalah sinyal peringatan dini bagi Anda.\n\nDalam episode The Daily Climb hari ini, kami membahas gelombang PHK akibat AI yang akan menimpa pekerja kerah putih pada tahun 2025, mengidentifikasi peran mana yang akan dihilangkan terlebih dahulu, dan memberi Anda rencana aksi konkret untuk melindungi karier Anda sebelum hari Senin.\n\n🔍 APA YANG KAMI BAHAS HARI INI:\n• Standard Chartered memangkas 7.000 pekerjaan pada tahun 2030 — apa yang sebenarnya dikatakan CEO\n• Pemutusan hubungan kerja terhadap 3.000 karyawan Intuit (17% dari seluruh perusahaan)\n• 50.000 pekerja federal diklasifikasi ulang dalam satu minggu\n• 'Lapisan koordinator' — mengapa manajemen menengah menjadi target pertama AI\n• Apa yang perlu Anda lakukan SEKARANG untuk memposisikan kembali karier Anda\n\nPolanya jelas: AI menggantikan pekerjaan yang memindahkan informasi, menyampaikan data, dan mengelola proses rutin. Sumber daya manusia, kepatuhan, dukungan back office, dan manajemen menengah berada di garis depan gelombang ini. Tetapi ada strateginya — dan kami menjabarkannya langkah demi langkah.\n\n📩 Dapatkan Rekap Harian (Newsletter Gratis) Jangan lewatkan satu pun informasi. Dapatkan uraian lengkap data pasar dan strategi karier hari ini yang dikirim langsung ke kotak masuk Anda. 👉 Daftar di sini: https://www.nxtgenheights.com/signup\n\nDapatkan Buku Panduan Perlindungan Karier 2026. GRATIS!\n\n👉 Unduh di sini: https://www.nxtgenheights.com/playbook\n\n🚀 Bergabunglah dengan Heights Inner Circle (Patreon) Dapatkan informasi lowongan kerja pribadi saya, panggilan konsultasi eksklusif, dan akses langsung kepada saya. Yang akan Anda dapatkan: Pemberitahuan lowongan kerja mingguan, tinjauan resume, skrip negosiasi gaji, dan konten di balik layar. 👉 Klaim tempat Anda:   / blackheights  \n\n🤝 Dukung Saluran Ini Jadilah Anggota YouTube untuk mendapatkan akses ke fasilitas dan lencana eksklusif. 👉 Bergabung di sini:    /   \n\n📺 Berlangganan Saluran Saya yang Lain Jangan lewatkan konten apa pun—berlangganan kedua saluran untuk pengalaman lengkap.\n\n🔴 The Wade Report (Berita, Komentar & Pendakian Harian): 👉    /   \n\n🔵 Elevate To The Unknown (Karir Teknologi & Membangun Kekayaan): 👉    /   \n\n💼 Butuh Bimbingan Pribadi 1:1? Pesan konsultasi pribadi di mana saya akan secara pribadi meninjau situasi Anda dan memberi Anda rencana tindakan khusus. 👉 Daftar sekarang: https://www.nxtgenheights.com/\n\n🔥 Percepat Karier Teknologi Anda\n\nMasuk ke Penjualan Teknologi (Tidak Perlu Pengalaman) Belajar dari para profesional industri, berlatih online, dan dapatkan peran jarak jauh lebih cepat daripada kuliah. 👉 Mulai Pelatihan CourseCareers: https://coursecareers.com/a/blackheights\n\nLuncurkan Karier Keamanan Siber Anda Raih gelar Anda 100% online dengan SNHU dan masuki salah satu bidang yang paling cepat berkembang dan bergaji tinggi. 👉 Jelajahi Program Keamanan Siber SNHU: https://snhu.edu/blackheights\n\nDapatkan Sertifikat Karier Google Dapatkan keterampilan siap kerja di bidang IT, Analisis Data, UX, dan banyak lagi dengan program sertifikasi resmi Google. 👉 Dapatkan Sertifikasi dari Google: https://imp.i384100.net/oqx7dY\n\n🎥 Perlengkapan Studio Saya yang Tepat Kamera, mikrofon, dan peralatan yang saya gunakan untuk memproduksi The Daily Climb. 👉 Toko Amazon: https://www.amazon.com/shop/elevateto...\n\n⚠️ Penafian Penting Informasi gaji dalam video ini hanya untuk tujuan pendidikan dan berdasarkan riset pasar. Hasil individu dapat bervariasi secara signifikan berdasarkan pengalaman, lokasi, ukuran perusahaan, dan faktor lainnya. Ini bukan nasihat karier atau keuangan - silakan berkonsultasi dengan profesional yang sesuai untuk panduan pribadi.\n\n#PHKAI #PekerjaanPerbankan #PenempatanPekerjaanAI #NasihatKarir #PasarKerja2025 #StandardChartered #ManajemenMenengah #OtomasiAI #MasaDepanPekerjaan #PHKKerjaKantor #PHKIntuit #StrategiKarir #KeamananKerja #PekerjaanKeuangan #KecerdasanBuatan #DailyClimb #AntoineWade #PHKTeknologi #PengembanganKarir #AITempatKerja", "post_id": "_q1L7atyzjM"}}, {"key": "thewadereport", "attributes": {"label": "thewadereport", "x": 346.1700033605215, "y": 707.0031903986005, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7439, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_q1L7atyzjM", "id": "thewadereport", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Mengganti Pekerja dengan AI (Dan Menyebut Mereka 'Bernilai Lebih Rendah')\n\nSeorang CEO bank menyebut para pekerjanya sendiri sebagai 'modal manusia bernilai rendah' ​​— dan memecat 7.000 dari mereka. Minggu ini, Standard Chartered, Intuit, dan pemerintah federal semuanya melakukan langkah besar terhadap lapisan pekerjaan yang sama pada waktu yang bersamaan. Jika Anda bekerja di bidang perbankan, keuangan, fintech, atau pemerintahan, video ini adalah sinyal peringatan dini bagi Anda.\n\nDalam episode The Daily Climb hari ini, kami membahas gelombang PHK akibat AI yang akan menimpa pekerja kerah putih pada tahun 2025, mengidentifikasi peran mana yang akan dihilangkan terlebih dahulu, dan memberi Anda rencana aksi konkret untuk melindungi karier Anda sebelum hari Senin.\n\n🔍 APA YANG KAMI BAHAS HARI INI:\n• Standard Chartered memangkas 7.000 pekerjaan pada tahun 2030 — apa yang sebenarnya dikatakan CEO\n• Pemutusan hubungan kerja terhadap 3.000 karyawan Intuit (17% dari seluruh perusahaan)\n• 50.000 pekerja federal diklasifikasi ulang dalam satu minggu\n• 'Lapisan koordinator' — mengapa manajemen menengah menjadi target pertama AI\n• Apa yang perlu Anda lakukan SEKARANG untuk memposisikan kembali karier Anda\n\nPolanya jelas: AI menggantikan pekerjaan yang memindahkan informasi, menyampaikan data, dan mengelola proses rutin. Sumber daya manusia, kepatuhan, dukungan back office, dan manajemen menengah berada di garis depan gelombang ini. Tetapi ada strateginya — dan kami menjabarkannya langkah demi langkah.\n\n📩 Dapatkan Rekap Harian (Newsletter Gratis) Jangan lewatkan satu pun informasi. Dapatkan uraian lengkap data pasar dan strategi karier hari ini yang dikirim langsung ke kotak masuk Anda. 👉 Daftar di sini: https://www.nxtgenheights.com/signup\n\nDapatkan Buku Panduan Perlindungan Karier 2026. GRATIS!\n\n👉 Unduh di sini: https://www.nxtgenheights.com/playbook\n\n🚀 Bergabunglah dengan Heights Inner Circle (Patreon) Dapatkan informasi lowongan kerja pribadi saya, panggilan konsultasi eksklusif, dan akses langsung kepada saya. Yang akan Anda dapatkan: Pemberitahuan lowongan kerja mingguan, tinjauan resume, skrip negosiasi gaji, dan konten di balik layar. 👉 Klaim tempat Anda:   / blackheights  \n\n🤝 Dukung Saluran Ini Jadilah Anggota YouTube untuk mendapatkan akses ke fasilitas dan lencana eksklusif. 👉 Bergabung di sini:    /   \n\n📺 Berlangganan Saluran Saya yang Lain Jangan lewatkan konten apa pun—berlangganan kedua saluran untuk pengalaman lengkap.\n\n🔴 The Wade Report (Berita, Komentar & Pendakian Harian): 👉    /   \n\n🔵 Elevate To The Unknown (Karir Teknologi & Membangun Kekayaan): 👉    /   \n\n💼 Butuh Bimbingan Pribadi 1:1? Pesan konsultasi pribadi di mana saya akan secara pribadi meninjau situasi Anda dan memberi Anda rencana tindakan khusus. 👉 Daftar sekarang: https://www.nxtgenheights.com/\n\n🔥 Percepat Karier Teknologi Anda\n\nMasuk ke Penjualan Teknologi (Tidak Perlu Pengalaman) Belajar dari para profesional industri, berlatih online, dan dapatkan peran jarak jauh lebih cepat daripada kuliah. 👉 Mulai Pelatihan CourseCareers: https://coursecareers.com/a/blackheights\n\nLuncurkan Karier Keamanan Siber Anda Raih gelar Anda 100% online dengan SNHU dan masuki salah satu bidang yang paling cepat berkembang dan bergaji tinggi. 👉 Jelajahi Program Keamanan Siber SNHU: https://snhu.edu/blackheights\n\nDapatkan Sertifikat Karier Google Dapatkan keterampilan siap kerja di bidang IT, Analisis Data, UX, dan banyak lagi dengan program sertifikasi resmi Google. 👉 Dapatkan Sertifikasi dari Google: https://imp.i384100.net/oqx7dY\n\n🎥 Perlengkapan Studio Saya yang Tepat Kamera, mikrofon, dan peralatan yang saya gunakan untuk memproduksi The Daily Climb. 👉 Toko Amazon: https://www.amazon.com/shop/elevateto...\n\n⚠️ Penafian Penting Informasi gaji dalam video ini hanya untuk tujuan pendidikan dan berdasarkan riset pasar. Hasil individu dapat bervariasi secara signifikan berdasarkan pengalaman, lokasi, ukuran perusahaan, dan faktor lainnya. Ini bukan nasihat karier atau keuangan - silakan berkonsultasi dengan profesional yang sesuai untuk panduan pribadi.\n\n#PHKAI #PekerjaanPerbankan #PenempatanPekerjaanAI #NasihatKarir #PasarKerja2025 #StandardChartered #ManajemenMenengah #OtomasiAI #MasaDepanPekerjaan #PHKKerjaKantor #PHKIntuit #StrategiKarir #KeamananKerja #PekerjaanKeuangan #KecerdasanBuatan #DailyClimb #AntoineWade #PHKTeknologi #PengembanganKarir #AITempatKerja", "post_id": "_q1L7atyzjM"}}, {"key": "@Firstpost", "attributes": {"label": "@Firstpost", "x": 681.3128566002086, "y": 680.6501874880672, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "W2YWKkibHfg", "id": "@Firstpost", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak, Mineral, dan Pengabdian: Mengapa Delcy Rodriguez dari Venezuela Berada di India | Vantage...\n\nPelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, telah memulai kunjungan resmi lima harinya ke India. Ia bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, Menteri Luar Negeri S Jaishankar, dan dijadwalkan bertemu dengan Menteri Perminyakan Hardeep Singh Puri, diikuti oleh para eksekutif bisnis terkemuka India. India dan Venezuela tidak hanya berupaya memperdalam hubungan di bidang minyak dan energi, tetapi juga di bidang farmasi, otomotif, keuangan digital, dan perawatan kesehatan. Ini adalah kunjungan keenam Delcy Rodriguez ke India, yang juga merupakan pengikut guru spiritual Sathya Sai Baba. Mengapa kunjungan ini begitu penting? Hem Kaur Saroya akan menjelaskan lebih lanjut.\n\n---\n\nKunjungan Delcy Rodriguez ke India | Hubungan India-Venezuela | Ekspor Minyak Venezuela | Pertemuan Narendra Modi | Keamanan Energi India | S Jaishankar | Perdagangan India-Venezuela | Pasar Minyak Global | Kemitraan Strategis | Firstpost | Berita Dunia | Berita Langsung | Vantage | Hem Saroya | Berita\n\n#india #venezuela #delcyrodriguez #modi #perdaganganminyak #keamananenergi #sjaishankar #geopolitik #beritadunia #beritabisnis #firstpost #vantageonfirstpost #hemsaroya #beritadunia\n\nVantage adalah program berita, opini, dan isu terkini yang inovatif dari Firstpost. Ditujukan untuk audiens global, Vantage meliput berita-berita terbesar dari perspektif 360 derajat, memberi pemirsa kesempatan untuk menilai dampak peristiwa dunia melalui lensa India yang unik.\n\nDengan mematahkan stereotip, Vantage bertujuan untuk menantang kebijaksanaan konvensional dan menyajikan pandangan alternatif tentang urusan global, menentang norma dan membuka pintu bagi perspektif baru. Program ini melampaui berita utama untuk mengungkap kisah-kisah tersembunyi – menjadikan Vantage sebagai tujuan untuk ide-ide yang menggugah pikiran.\n\nVantage tayang Senin hingga Jumat pukul 21.00 IST di Firstpost di semua platform terkemuka.\n\nBerlangganan saluran Firstpost dan tekan ikon lonceng untuk mendapatkan notifikasi saat kami siaran langsung.\n\n   /   \n\nIkuti Firstpost di Instagram:\n  / firstpost  \n\nIkuti Firstpost di Facebook:\n  / firstpostin  \n\nIkuti Firstpost di Twitter:\n  / firstpost  \n\nIkuti Firstpost di WhatsApp:\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...", "post_id": "W2YWKkibHfg"}}, {"key": "firstpost", "attributes": {"label": "firstpost", "x": 844.8875144458448, "y": 490.7611438756694, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "W2YWKkibHfg", "id": "firstpost", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak, Mineral, dan Pengabdian: Mengapa Delcy Rodriguez dari Venezuela Berada di India | Vantage...\n\nPelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, telah memulai kunjungan resmi lima harinya ke India. Ia bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, Menteri Luar Negeri S Jaishankar, dan dijadwalkan bertemu dengan Menteri Perminyakan Hardeep Singh Puri, diikuti oleh para eksekutif bisnis terkemuka India. India dan Venezuela tidak hanya berupaya memperdalam hubungan di bidang minyak dan energi, tetapi juga di bidang farmasi, otomotif, keuangan digital, dan perawatan kesehatan. Ini adalah kunjungan keenam Delcy Rodriguez ke India, yang juga merupakan pengikut guru spiritual Sathya Sai Baba. Mengapa kunjungan ini begitu penting? Hem Kaur Saroya akan menjelaskan lebih lanjut.\n\n---\n\nKunjungan Delcy Rodriguez ke India | Hubungan India-Venezuela | Ekspor Minyak Venezuela | Pertemuan Narendra Modi | Keamanan Energi India | S Jaishankar | Perdagangan India-Venezuela | Pasar Minyak Global | Kemitraan Strategis | Firstpost | Berita Dunia | Berita Langsung | Vantage | Hem Saroya | Berita\n\n#india #venezuela #delcyrodriguez #modi #perdaganganminyak #keamananenergi #sjaishankar #geopolitik #beritadunia #beritabisnis #firstpost #vantageonfirstpost #hemsaroya #beritadunia\n\nVantage adalah program berita, opini, dan isu terkini yang inovatif dari Firstpost. Ditujukan untuk audiens global, Vantage meliput berita-berita terbesar dari perspektif 360 derajat, memberi pemirsa kesempatan untuk menilai dampak peristiwa dunia melalui lensa India yang unik.\n\nDengan mematahkan stereotip, Vantage bertujuan untuk menantang kebijaksanaan konvensional dan menyajikan pandangan alternatif tentang urusan global, menentang norma dan membuka pintu bagi perspektif baru. Program ini melampaui berita utama untuk mengungkap kisah-kisah tersembunyi – menjadikan Vantage sebagai tujuan untuk ide-ide yang menggugah pikiran.\n\nVantage tayang Senin hingga Jumat pukul 21.00 IST di Firstpost di semua platform terkemuka.\n\nBerlangganan saluran Firstpost dan tekan ikon lonceng untuk mendapatkan notifikasi saat kami siaran langsung.\n\n   /   \n\nIkuti Firstpost di Instagram:\n  / firstpost  \n\nIkuti Firstpost di Facebook:\n  / firstpostin  \n\nIkuti Firstpost di Twitter:\n  / firstpost  \n\nIkuti Firstpost di WhatsApp:\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...", "post_id": "W2YWKkibHfg"}}, {"key": "@arahantutorial", "attributes": {"label": "@arahantutorial", "x": 912.3182389893462, "y": 565.1876548039374, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "yC2qwTOxskA", "id": "@arahantutorial", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Membuat Rekening Mandiri Secara Online Tanpa Ke Kantor Bank\n\nCara Membuat Rekening Mandiri Secara Online Tanpa Ke Kantor Bank menjadi tutorial penting bagi siapa saja yang ingin membuka rekening Bank Mandiri dengan mudah langsung dari HP tanpa harus antre di kantor cabang. Dalam video ini dijelaskan langkah-langkah lengkap mulai dari menyiapkan dokumen, proses registrasi online, verifikasi data diri, hingga cara aktivasi rekening Mandiri secara digital. Dengan mengikuti tutorial ini, proses membuat rekening baru menjadi lebih praktis, cepat, dan bisa dilakukan kapan saja dari rumah.\n\nCara Membuat Rekening Mandiri Secara Online Tanpa Ke Kantor Bank juga sangat cocok untuk pemula yang baru pertama kali ingin memiliki rekening bank digital. Penjelasan disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami dan langsung bisa dipraktikkan. Selain itu, video ini juga memberikan tips penting seperti cara memilih jenis tabungan Mandiri yang sesuai kebutuhan, memastikan jaringan internet stabil saat proses pendaftaran, serta menjaga keamanan data pribadi selama registrasi online berlangsung.\n\nCara Membuat Rekening Mandiri Secara Online Tanpa Ke Kantor Bank menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin menikmati layanan perbankan modern dengan proses yang lebih efisien. Dengan membuka rekening secara online, pengguna dapat langsung menikmati berbagai fitur transaksi digital melalui aplikasi Livin by Mandiri tanpa ribet. Pastikan menonton video ini sampai selesai agar tidak melewatkan langkah penting dalam pembuatan rekening Mandiri online. Jangan lupa bagikan video ini ke teman atau keluarga agar mereka juga bisa membuka rekening Mandiri dengan mudah langsung dari HP.\n\n#BankMandiri #LivinMandiri #RekeningOnline\ncara membuat rekening Bank Mandiri secara online tanpa ke kantor bank, tutorial buka rekening mandiri online terbaru, cara daftar rekening mandiri lewat hp dengan mudah, tips membuat akun bank mandiri tanpa datang ke cabang, cara membuka tabungan mandiri online di Livin' by Mandiri, panduan buka rekening mandiri untuk pemula lengkap, solusi gagal daftar rekening mandiri online, syarat membuat rekening bank mandiri terbaru 2026, cara verifikasi data untuk buka rekening online, fitur livin by mandiri terbaru dan praktis, cara aktivasi rekening mandiri online dengan cepat, tutorial mobile banking mandiri untuk nasabah baru, strategi membuat rekening bank online aman dan mudah, cara mendapatkan kartu debit mandiri setelah daftar online, tips menggunakan aplikasi livin mandiri untuk transaksi sehari hari\n   Jangan Lupa Like Komen dan Subscribe on  #arahantutorial", "post_id": "yC2qwTOxskA"}}, {"key": "arahantutorial", "attributes": {"label": "arahantutorial", "x": 3.2143655353135125, "y": 38.65844102334981, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "yC2qwTOxskA", "id": "arahantutorial", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Membuat Rekening Mandiri Secara Online Tanpa Ke Kantor Bank\n\nCara Membuat Rekening Mandiri Secara Online Tanpa Ke Kantor Bank menjadi tutorial penting bagi siapa saja yang ingin membuka rekening Bank Mandiri dengan mudah langsung dari HP tanpa harus antre di kantor cabang. Dalam video ini dijelaskan langkah-langkah lengkap mulai dari menyiapkan dokumen, proses registrasi online, verifikasi data diri, hingga cara aktivasi rekening Mandiri secara digital. Dengan mengikuti tutorial ini, proses membuat rekening baru menjadi lebih praktis, cepat, dan bisa dilakukan kapan saja dari rumah.\n\nCara Membuat Rekening Mandiri Secara Online Tanpa Ke Kantor Bank juga sangat cocok untuk pemula yang baru pertama kali ingin memiliki rekening bank digital. Penjelasan disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami dan langsung bisa dipraktikkan. Selain itu, video ini juga memberikan tips penting seperti cara memilih jenis tabungan Mandiri yang sesuai kebutuhan, memastikan jaringan internet stabil saat proses pendaftaran, serta menjaga keamanan data pribadi selama registrasi online berlangsung.\n\nCara Membuat Rekening Mandiri Secara Online Tanpa Ke Kantor Bank menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin menikmati layanan perbankan modern dengan proses yang lebih efisien. Dengan membuka rekening secara online, pengguna dapat langsung menikmati berbagai fitur transaksi digital melalui aplikasi Livin by Mandiri tanpa ribet. Pastikan menonton video ini sampai selesai agar tidak melewatkan langkah penting dalam pembuatan rekening Mandiri online. Jangan lupa bagikan video ini ke teman atau keluarga agar mereka juga bisa membuka rekening Mandiri dengan mudah langsung dari HP.\n\n#BankMandiri #LivinMandiri #RekeningOnline\ncara membuat rekening Bank Mandiri secara online tanpa ke kantor bank, tutorial buka rekening mandiri online terbaru, cara daftar rekening mandiri lewat hp dengan mudah, tips membuat akun bank mandiri tanpa datang ke cabang, cara membuka tabungan mandiri online di Livin' by Mandiri, panduan buka rekening mandiri untuk pemula lengkap, solusi gagal daftar rekening mandiri online, syarat membuat rekening bank mandiri terbaru 2026, cara verifikasi data untuk buka rekening online, fitur livin by mandiri terbaru dan praktis, cara aktivasi rekening mandiri online dengan cepat, tutorial mobile banking mandiri untuk nasabah baru, strategi membuat rekening bank online aman dan mudah, cara mendapatkan kartu debit mandiri setelah daftar online, tips menggunakan aplikasi livin mandiri untuk transaksi sehari hari\n   Jangan Lupa Like Komen dan Subscribe on  #arahantutorial", "post_id": "yC2qwTOxskA"}}, {"key": "@TheCryptoRepublic", "attributes": {"label": "@TheCryptoRepublic", "x": 74.24218794697268, "y": 479.5817521191882, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "qRv8aKZGZ5M", "id": "@TheCryptoRepublic", "source": "youtube-000001", "content": "XRP ke $300? Data Perbankan Baru Mencuri Perhatian Dengan Cepat!!\n\n🚨 Mungkinkah XRP benar-benar mencapai $300? Data perbankan terbaru dengan cepat menarik perhatian, dan implikasinya bisa lebih besar dari yang disadari sebagian besar investor. Dalam video ini, kami menguraikan perkembangan terbaru seputar XRP, adopsi perbankan global, keuangan institusional, dan percakapan yang berkembang tentang masa depan pembayaran aset digital.\n\nAnda akan menemukan mengapa lembaga keuangan besar mengeksplorasi teknologi blockchain, bagaimana sistem pembayaran lintas batas berkembang, dan mengapa beberapa analis percaya XRP dapat memainkan peran penting dalam generasi infrastruktur keuangan berikutnya. Kami menyederhanakan data yang kompleks, menjelaskan kasus penggunaan di dunia nyata, dan memeriksa faktor-faktor yang mendorong spekulasi tentang potensi jangka panjang XRP.\n\nVideo ini membahas:\n\n✅ Perkembangan terbaru di sektor perbankan dan keuangan yang melibatkan blockchain\n✅ Mengapa XRP terus menarik perhatian investor dan institusi\n✅ Hubungan antara pembayaran global dan aset digital\n✅ Tren pasar, sinyal adopsi, dan diskusi valuasi berbasis utilitas\n✅ Apa yang dapat memengaruhi lintasan harga XRP di masa depan\n✅ Risiko, peluang, dan faktor-faktor kunci yang harus dipahami setiap investor\n\nBaik Anda pemegang XRP jangka panjang, penggemar kripto, atau hanya ingin tahu ke mana arah keuangan digital, uraian ini memberikan wawasan berharga tentang salah satu aset yang paling banyak dibicarakan di pasar cryptocurrency.\n\n👍 Jika Anda menyukai video ini, pastikan untuk LIKE, SUBSCRIBE, dan aktifkan NOTIFIKASI agar Anda tidak pernah ketinggalan berita XRP terbaru, analisis pasar kripto, dan pembaruan blockchain.\n\n💬 Bagaimana menurut Anda? Bisakah XRP akhirnya mencapai $300, atau ekspektasi melampaui kenyataan? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah!\n\n⚠️ Penafian: Saya bukan penasihat keuangan dan video ini bukan nasihat keuangan. Video ini hanya untuk hiburan dan tujuan pendidikan.\n\n🚨 Wolf Pack, ini resmi — Keanggotaan Portofolio Crypto Republic telah AKTIF! Bergabunglah dengan saluran ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\n🐺 Ingin keunggulan yang digunakan Wolf Pack?\n\nDapatkan Tips dari Pits ⚡, analisis XRP mendalam 📊, dan strategi orang dalam 👀 di Meja Crypto Republic — akses Anda membantu Anda tetap unggul dalam permainan XRP.\n\n  / thecryptorepublicdesk  \n\n📞 Pesan Panggilan Strategi 1:1 dengan Saya 👉 https://www.thecryptorepublic.info/\n\n#XRP #Ripple #XRPNews #Crypto #Cryptocurrency #RippleXRP #XRPPricePrediction #Blockchain #DigitalAssets #Banking #CryptoNews #CrossBorderPayments\n\nKata kunci: xrp, ripple, harga xrp, berita xrp, crash xrp, keruntuhan xrp, manipulasi xrp, berita ripple xrp hari ini, prediksi xrp, prediksi harga xrp 2025, xrp etf, paus xrp, likuiditas xrp, dump xrp, pump xrp, analisis teknis xrp, analisis pasar xrp, update xrp, xrp live, berita ripple hari ini, berita kripto, crash kripto, manipulasi pasar kripto, berita bitcoin, berita ethereum, pemegang xrp, komunitas xrp, berita terkini xrp, xrp on-chain, gugatan Ripple SEC, rebound XRP, pemulihan XRP, XRP 2025, masa depan XRP, bullish XRP, jaringan Ripple, keuangan XRP, perkiraan Ripple XRP, peringatan XRP, manipulasi kripto, likuidasi kripto, flash crash XRP, crash pasar kripto, perdagangan kripto, ETF Ripple XRP, harga rendah XRP, leverage tinggi XRP, keluarga XRP, investasi kripto, mata uang kripto, bitcoin, ethereum, blockchain, perdagangan kripto, altcoin, BTC, ETH, berita mata uang kripto, perdagangan mata uang kripto, berita kripto, berita bitcoin, berita ethereum, teknologi blockchain, investasi kripto, harga bitcoin, harga ethereum, analisis kripto, pasar kripto, perdagangan bitcoin, kiat kripto, investasi bitcoin, investasi ethereum, dompet kripto, keuangan terdesentralisasi, DeFi, NFT, token non-fungible, penambangan kripto, penjelasan blockchain, tutorial kripto, penjelasan bitcoin, penjelasan ethereum, cara membeli kripto, bursa kripto, Coinbase, Binance, kripto untuk pemula, kripto 2024, prediksi bitcoin, masa depan kripto, mata uang digital, tren kripto, masa depan blockchain, pintar Kontrak, regulasi kripto, pembaruan kripto, hodl, halving bitcoin, bull run kripto, pasar bearish kripto, ICO, penawaran koin perdana, startup blockchain, keamanan kripto, penipuan kripto, peretasan kripto, pajak kripto, dompet bitcoin, dompet ethereum, portofolio kripto, strategi perdagangan kripto, analisis pasar kripto, strategi investasi kripto, aplikasi blockchain, keuangan kripto, web3, metaverse, aplikasi terdesentralisasi, dapps, inovasi blockchain, ekosistem kripto, fundamental bitcoin, musim altcoin, keuntungan kripto, kerugian kripto, stablecoin\n\n⚠️ Penafian – Waspadai Penipu\nThe Crypto Republic tidak akan pernah menghubungi Anda terlebih dahulu melalui DM, email, komentar, atau platform lainnya. Jika seseorang menghubungi Anda dengan berpura-pura berasal dari saluran ini, itu adalah penipuan. Harap jangan me...", "post_id": "qRv8aKZGZ5M"}}, {"key": "thecryptorepublic", "attributes": {"label": "thecryptorepublic", "x": 633.2462656829947, "y": 599.219246355238, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "qRv8aKZGZ5M", "id": "thecryptorepublic", "source": "youtube-000001", "content": "XRP ke $300? Data Perbankan Baru Mencuri Perhatian Dengan Cepat!!\n\n🚨 Mungkinkah XRP benar-benar mencapai $300? Data perbankan terbaru dengan cepat menarik perhatian, dan implikasinya bisa lebih besar dari yang disadari sebagian besar investor. Dalam video ini, kami menguraikan perkembangan terbaru seputar XRP, adopsi perbankan global, keuangan institusional, dan percakapan yang berkembang tentang masa depan pembayaran aset digital.\n\nAnda akan menemukan mengapa lembaga keuangan besar mengeksplorasi teknologi blockchain, bagaimana sistem pembayaran lintas batas berkembang, dan mengapa beberapa analis percaya XRP dapat memainkan peran penting dalam generasi infrastruktur keuangan berikutnya. Kami menyederhanakan data yang kompleks, menjelaskan kasus penggunaan di dunia nyata, dan memeriksa faktor-faktor yang mendorong spekulasi tentang potensi jangka panjang XRP.\n\nVideo ini membahas:\n\n✅ Perkembangan terbaru di sektor perbankan dan keuangan yang melibatkan blockchain\n✅ Mengapa XRP terus menarik perhatian investor dan institusi\n✅ Hubungan antara pembayaran global dan aset digital\n✅ Tren pasar, sinyal adopsi, dan diskusi valuasi berbasis utilitas\n✅ Apa yang dapat memengaruhi lintasan harga XRP di masa depan\n✅ Risiko, peluang, dan faktor-faktor kunci yang harus dipahami setiap investor\n\nBaik Anda pemegang XRP jangka panjang, penggemar kripto, atau hanya ingin tahu ke mana arah keuangan digital, uraian ini memberikan wawasan berharga tentang salah satu aset yang paling banyak dibicarakan di pasar cryptocurrency.\n\n👍 Jika Anda menyukai video ini, pastikan untuk LIKE, SUBSCRIBE, dan aktifkan NOTIFIKASI agar Anda tidak pernah ketinggalan berita XRP terbaru, analisis pasar kripto, dan pembaruan blockchain.\n\n💬 Bagaimana menurut Anda? Bisakah XRP akhirnya mencapai $300, atau ekspektasi melampaui kenyataan? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah!\n\n⚠️ Penafian: Saya bukan penasihat keuangan dan video ini bukan nasihat keuangan. Video ini hanya untuk hiburan dan tujuan pendidikan.\n\n🚨 Wolf Pack, ini resmi — Keanggotaan Portofolio Crypto Republic telah AKTIF! Bergabunglah dengan saluran ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\n🐺 Ingin keunggulan yang digunakan Wolf Pack?\n\nDapatkan Tips dari Pits ⚡, analisis XRP mendalam 📊, dan strategi orang dalam 👀 di Meja Crypto Republic — akses Anda membantu Anda tetap unggul dalam permainan XRP.\n\n  / thecryptorepublicdesk  \n\n📞 Pesan Panggilan Strategi 1:1 dengan Saya 👉 https://www.thecryptorepublic.info/\n\n#XRP #Ripple #XRPNews #Crypto #Cryptocurrency #RippleXRP #XRPPricePrediction #Blockchain #DigitalAssets #Banking #CryptoNews #CrossBorderPayments\n\nKata kunci: xrp, ripple, harga xrp, berita xrp, crash xrp, keruntuhan xrp, manipulasi xrp, berita ripple xrp hari ini, prediksi xrp, prediksi harga xrp 2025, xrp etf, paus xrp, likuiditas xrp, dump xrp, pump xrp, analisis teknis xrp, analisis pasar xrp, update xrp, xrp live, berita ripple hari ini, berita kripto, crash kripto, manipulasi pasar kripto, berita bitcoin, berita ethereum, pemegang xrp, komunitas xrp, berita terkini xrp, xrp on-chain, gugatan Ripple SEC, rebound XRP, pemulihan XRP, XRP 2025, masa depan XRP, bullish XRP, jaringan Ripple, keuangan XRP, perkiraan Ripple XRP, peringatan XRP, manipulasi kripto, likuidasi kripto, flash crash XRP, crash pasar kripto, perdagangan kripto, ETF Ripple XRP, harga rendah XRP, leverage tinggi XRP, keluarga XRP, investasi kripto, mata uang kripto, bitcoin, ethereum, blockchain, perdagangan kripto, altcoin, BTC, ETH, berita mata uang kripto, perdagangan mata uang kripto, berita kripto, berita bitcoin, berita ethereum, teknologi blockchain, investasi kripto, harga bitcoin, harga ethereum, analisis kripto, pasar kripto, perdagangan bitcoin, kiat kripto, investasi bitcoin, investasi ethereum, dompet kripto, keuangan terdesentralisasi, DeFi, NFT, token non-fungible, penambangan kripto, penjelasan blockchain, tutorial kripto, penjelasan bitcoin, penjelasan ethereum, cara membeli kripto, bursa kripto, Coinbase, Binance, kripto untuk pemula, kripto 2024, prediksi bitcoin, masa depan kripto, mata uang digital, tren kripto, masa depan blockchain, pintar Kontrak, regulasi kripto, pembaruan kripto, hodl, halving bitcoin, bull run kripto, pasar bearish kripto, ICO, penawaran koin perdana, startup blockchain, keamanan kripto, penipuan kripto, peretasan kripto, pajak kripto, dompet bitcoin, dompet ethereum, portofolio kripto, strategi perdagangan kripto, analisis pasar kripto, strategi investasi kripto, aplikasi blockchain, keuangan kripto, web3, metaverse, aplikasi terdesentralisasi, dapps, inovasi blockchain, ekosistem kripto, fundamental bitcoin, musim altcoin, keuntungan kripto, kerugian kripto, stablecoin\n\n⚠️ Penafian – Waspadai Penipu\nThe Crypto Republic tidak akan pernah menghubungi Anda terlebih dahulu melalui DM, email, komentar, atau platform lainnya. Jika seseorang menghubungi Anda dengan berpura-pura berasal dari saluran ini, itu adalah penipuan. Harap jangan me...", "post_id": "qRv8aKZGZ5M"}}, {"key": "@TunaikuOfficial", "attributes": {"label": "@TunaikuOfficial", "x": 145.55831426691134, "y": 705.4420947285721, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "R6z7UF9YHkQ", "id": "@TunaikuOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "Tunaiku Pinjaman Online Terpercaya - Cicilan Ringan dan Cepat Proses\n\n▼ [Produk Pinjaman Cepat] \nJumlah pinjaman: 2-20 juta\nMasa Tenor: minimum tenor 6 bulan dan maksimum tenor 20 bulan\nBunga pnjaman rendah: 3% - 4% per Bulan\nBunga maksimum pertahun (APR): 36% - 48%\nBiaya administrasi: Rp 540ribu\nContoh penghitungan kredit cepat: jika mengambil pinjaman 10 juta, cicilan per bulan Rp 1.167.960 - Rp 1.276.210, total pembayaran pinjaman Rp 14.795.177 - Rp 16.575.654\n\nAPLIKASI PINJAM UANG ONLINE TANPA JAMINAN / AGUNAN\nPinjaman uang cepat hingga Rp. 20 juta dengan tenor hingga 20 bulan hanya di TUNAIKU!\nMudah, Ringan, dan Aman.\n\n▼[Yang Berbeda dari TUNAIKU]\n\n✓TANPA JAMINAN, Cukup dengan KTP Anda sudah dapat mengajukan pinjaman uang online tanpa jaminan.\n✓JUMLAH BESAR, Satu-satunya KTA dengan plafon sampai Rp. 20 juta.\n✓RINGAN, Satu-satunya KTA dengan tenor hingga 20 bulan.\n✓AMAN, Diawasi oleh OJK Indonesia.\n✓BIAYA JUJUR, Pinjaman bunga rendah dan tanpa biaya tersembunyi.\n\n▼ [Siapa Kami]\nTunaiku adalah aplikasi pinjaman online cepat cair (KTA) dimana Anda bisa pinjam uang tunai sampai 20 juta rupiah dengan masa angsuran per bulan sampai 20 bulan.\n\nDiluncurkan pada 2014, Tunaiku merupakan produk unggulan dari PT. Bank Amar Indonesia yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Amar Bank merupakan sebuah bank asal Surabaya yang hadir di Indonesia sejak 1991. Proses pinjaman tanpa agunan berjalan cepat dan mudah karena Tunaiku menggunakan teknologi terkini.\n\n▼ [Cara Daftar] \nMUDAH, hanya perlu :\n1. Isi formulir pengajuan (15 Menit)\n2. Persetujuan (24 Jam)\n3. Kontrak (1-3 hari Kerja)\n4. Uang langsung cair ke rekening anda :)\n\n▼ [Syarat Daftar] \n• Usia 21 tahun keatas \n• Warga Negara Indonesia (WNI) \n• Memiliki rekening bank\n• Pegawai tetap & kontrak maupun wiraswasta\n\n▼ [Area Layanan]\n• Jabodetabek\nJakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi.\n• Jawa\nKota: Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Semarang, Yogyakarta.\n• Sumatera\nKota: Palembang, Medan, dan Pekanbaru\n• Lainnya\nKota: Denpasar & Makassar\n\n▼ [Tarif & Biaya]\nBiaya pelunasan lebih awal: Rp. 0\nBiaya keterlambatan: Rp. 100.000\nBunga keterlambatan: 0,16% per hari\n\n▼ [Hubungi Kami]\n• Office Park Thamrin Residences \nBlok RA. 07-08\nJl. Thamrin Boulevard\nJakarta Pusat 10220\n• Telepon: 021 4000 5859 \n• Email: tanya\n• Facebook: Tunaiku\n• Twitter: \n\n▼ [Tanya Jawab]\n• Apakah ini tergolong Pinjaman KTA tanpa kartu kredit? \nYa, KTA atau Kredit Tanpa Agunan adalah pinjaman tanpa jaminan & kartu kredit. Cukup sertakan KTP lalu uang akan cair setelah melalui proses persetujuan.\n\n• Apakah Tunaiku tergolong aplikasi cicilan online?\nTidak, kami menawarkan pinjaman langsung cair di depan yang bebas digunakan untuk keperluan Anda.\n\n• Apa itu Plafon?\nPlafon : batas jumlah pinjaman uang tertinggi yang bisa diajukan.\n\n• Apa itu Tenor?\nTenor : waktu / masa pengembalian (angsuran) dana cepat.\n\n▼ [KEAMANAN DATA]\nKeamanan data dan privasi Anda adalah prioritas kami:\n• Kami menggunakan teknologi terbaru yaitu metode pengenalan suara pada saat konfirmasi.\n• Produk TUNAIKU dibawah naungan PT BANK AMAR INDONESIA diawasi oleh (OJK) Indonesia.\n• Kami tidak akan menyalahgunakan maupun menjual data Anda.\n\nTUNAIKU mengumpulkan dan menyimpan data Pengguna dengan tujuan untuk meningkatkan layanan kami, verifikasi identitas, mencegah penipuan dan meningkatkan nilai kredit (Scoring). \n\n--------------------------------\nPerlu dana cepat untuk keperluan mendadak seperti renovasi rumah, biaya rumah sakit, beli motor / handphone, biaya sekolah anak? Cari pinjaman duit online? Download dan ajukan di aplikasi Tunaiku hari ini juga!\n\nRasakan pengalaman pinjaman cepat cair, MUDAH dan AMAN bersama Tunaiku.\n\nAbout Tunaiku\nTunaiku merupakan perusahaan fintech pertama di Indonesia yang bergerak di bidang pinjaman online tanpa agunan. Info lebih lanjut, kunjungi: https://tunaiku.com/​\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nDownload Tunaiku sekarang!\nPlay Store: https://play.google.com/store/apps/de...\nApp Store: https://apps.apple.com/id/app/tunaiku...\n\nFollow us on: \nInstagram   :   / tunaikucom  \nFacebook    :   / tunaikucom  \nTwitter         :   / tunaikucom  \nLinkedIn      :   / tunaiku-com-official-", "post_id": "R6z7UF9YHkQ"}}, {"key": "tunaikucom", "attributes": {"label": "tunaikucom", "x": 973.4644010693655, "y": 120.05022700019896, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8126, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "R6z7UF9YHkQ", "id": "tunaikucom", "source": "youtube-000001", "content": "Tunaiku Pinjaman Online Terpercaya - Cicilan Ringan dan Cepat Proses\n\n▼ [Produk Pinjaman Cepat] \nJumlah pinjaman: 2-20 juta\nMasa Tenor: minimum tenor 6 bulan dan maksimum tenor 20 bulan\nBunga pnjaman rendah: 3% - 4% per Bulan\nBunga maksimum pertahun (APR): 36% - 48%\nBiaya administrasi: Rp 540ribu\nContoh penghitungan kredit cepat: jika mengambil pinjaman 10 juta, cicilan per bulan Rp 1.167.960 - Rp 1.276.210, total pembayaran pinjaman Rp 14.795.177 - Rp 16.575.654\n\nAPLIKASI PINJAM UANG ONLINE TANPA JAMINAN / AGUNAN\nPinjaman uang cepat hingga Rp. 20 juta dengan tenor hingga 20 bulan hanya di TUNAIKU!\nMudah, Ringan, dan Aman.\n\n▼[Yang Berbeda dari TUNAIKU]\n\n✓TANPA JAMINAN, Cukup dengan KTP Anda sudah dapat mengajukan pinjaman uang online tanpa jaminan.\n✓JUMLAH BESAR, Satu-satunya KTA dengan plafon sampai Rp. 20 juta.\n✓RINGAN, Satu-satunya KTA dengan tenor hingga 20 bulan.\n✓AMAN, Diawasi oleh OJK Indonesia.\n✓BIAYA JUJUR, Pinjaman bunga rendah dan tanpa biaya tersembunyi.\n\n▼ [Siapa Kami]\nTunaiku adalah aplikasi pinjaman online cepat cair (KTA) dimana Anda bisa pinjam uang tunai sampai 20 juta rupiah dengan masa angsuran per bulan sampai 20 bulan.\n\nDiluncurkan pada 2014, Tunaiku merupakan produk unggulan dari PT. Bank Amar Indonesia yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Amar Bank merupakan sebuah bank asal Surabaya yang hadir di Indonesia sejak 1991. Proses pinjaman tanpa agunan berjalan cepat dan mudah karena Tunaiku menggunakan teknologi terkini.\n\n▼ [Cara Daftar] \nMUDAH, hanya perlu :\n1. Isi formulir pengajuan (15 Menit)\n2. Persetujuan (24 Jam)\n3. Kontrak (1-3 hari Kerja)\n4. Uang langsung cair ke rekening anda :)\n\n▼ [Syarat Daftar] \n• Usia 21 tahun keatas \n• Warga Negara Indonesia (WNI) \n• Memiliki rekening bank\n• Pegawai tetap & kontrak maupun wiraswasta\n\n▼ [Area Layanan]\n• Jabodetabek\nJakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi.\n• Jawa\nKota: Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Semarang, Yogyakarta.\n• Sumatera\nKota: Palembang, Medan, dan Pekanbaru\n• Lainnya\nKota: Denpasar & Makassar\n\n▼ [Tarif & Biaya]\nBiaya pelunasan lebih awal: Rp. 0\nBiaya keterlambatan: Rp. 100.000\nBunga keterlambatan: 0,16% per hari\n\n▼ [Hubungi Kami]\n• Office Park Thamrin Residences \nBlok RA. 07-08\nJl. Thamrin Boulevard\nJakarta Pusat 10220\n• Telepon: 021 4000 5859 \n• Email: tanya\n• Facebook: Tunaiku\n• Twitter: \n\n▼ [Tanya Jawab]\n• Apakah ini tergolong Pinjaman KTA tanpa kartu kredit? \nYa, KTA atau Kredit Tanpa Agunan adalah pinjaman tanpa jaminan & kartu kredit. Cukup sertakan KTP lalu uang akan cair setelah melalui proses persetujuan.\n\n• Apakah Tunaiku tergolong aplikasi cicilan online?\nTidak, kami menawarkan pinjaman langsung cair di depan yang bebas digunakan untuk keperluan Anda.\n\n• Apa itu Plafon?\nPlafon : batas jumlah pinjaman uang tertinggi yang bisa diajukan.\n\n• Apa itu Tenor?\nTenor : waktu / masa pengembalian (angsuran) dana cepat.\n\n▼ [KEAMANAN DATA]\nKeamanan data dan privasi Anda adalah prioritas kami:\n• Kami menggunakan teknologi terbaru yaitu metode pengenalan suara pada saat konfirmasi.\n• Produk TUNAIKU dibawah naungan PT BANK AMAR INDONESIA diawasi oleh (OJK) Indonesia.\n• Kami tidak akan menyalahgunakan maupun menjual data Anda.\n\nTUNAIKU mengumpulkan dan menyimpan data Pengguna dengan tujuan untuk meningkatkan layanan kami, verifikasi identitas, mencegah penipuan dan meningkatkan nilai kredit (Scoring). \n\n--------------------------------\nPerlu dana cepat untuk keperluan mendadak seperti renovasi rumah, biaya rumah sakit, beli motor / handphone, biaya sekolah anak? Cari pinjaman duit online? Download dan ajukan di aplikasi Tunaiku hari ini juga!\n\nRasakan pengalaman pinjaman cepat cair, MUDAH dan AMAN bersama Tunaiku.\n\nAbout Tunaiku\nTunaiku merupakan perusahaan fintech pertama di Indonesia yang bergerak di bidang pinjaman online tanpa agunan. Info lebih lanjut, kunjungi: https://tunaiku.com/​\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nDownload Tunaiku sekarang!\nPlay Store: https://play.google.com/store/apps/de...\nApp Store: https://apps.apple.com/id/app/tunaiku...\n\nFollow us on: \nInstagram   :   / tunaikucom  \nFacebook    :   / tunaikucom  \nTwitter         :   / tunaikucom  \nLinkedIn      :   / tunaiku-com-official-", "post_id": "R6z7UF9YHkQ"}}], "edges": [{"key": "Cappucchino443", "source": "Cappucchino443", "target": "gabbytech01", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Cappucchino443", "source": "Cappucchino443", "target": "gabbytech01", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "BuildWithMykel", "source": "BuildWithMykel", "target": "gabbytech01", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "BuildWithMykel", "source": "BuildWithMykel", "target": "gabbytech01", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "purwandiar60939", "source": "purwandiar60939", "target": "prasprasetja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "blockdev_id", "source": "blockdev_id", "target": "blockdev_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "blockdev_id", "source": "blockdev_id", "target": "UpbitID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "askmearmything", "source": "askmearmything", "target": "pinkbourbon8898", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "redaksibaruid", "source": "redaksibaruid", "target": "DailyDarkWeb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksibaruid", "source": "redaksibaruid", "target": "DailyDarkWeb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "arahjakarta", "source": "arahjakarta", "target": "arahjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gitattaaa", "source": "gitattaaa", "target": "bankbpdbali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gitattaaa", "source": "gitattaaa", "target": "use.repost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gitattaaa", "source": "gitattaaa", "target": "Otoritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gitattaaa", "source": "gitattaaa", "target": "sikapiuangmu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gitattaaa", "source": "gitattaaa", "target": "kontak157", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gitattaaa", "source": "gitattaaa", "target": "satgas_pasti", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gitattaaa", "source": "gitattaaa", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "lampungverse.com", "source": "lampungverse.com", "target": "sahabatpegadaian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "elison.parsaulian", "source": "elison.parsaulian", "target": "DailyDarkWeb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ruangharian", "source": "ruangharian", "target": "DailyDarkWeb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "vocindonesia", "source": "vocindonesia", "target": "Herry", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "vocindonesia", "source": "vocindonesia", "target": "Humas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "vocindonesia", "source": "vocindonesia", "target": "Kepala", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "vocindonesia", "source": "vocindonesia", "target": "Humas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "vocindonesia", "source": "vocindonesia", "target": "vocindonesiacom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@FINOS", "source": "@FINOS", "target": "FINOS/podcasts", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@L10NFiresideChat", "source": "@L10NFiresideChat", "target": "l10nfiresidechat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@intandw9366", "source": "@intandw9366", "target": "agribisnis.femipb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@EconpoliAI", "source": "@EconpoliAI", "target": "EconpoliAI/s...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@EconpoliAI", "source": "@EconpoliAI", "target": "econpoliai", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@AI-InterConnect", "source": "@AI-InterConnect", "target": "AI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@hedimesme", "source": "@hedimesme", "target": "hedimesme", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@indonesiameracau", "source": "@indonesiameracau", "target": "DVETSiaranPagi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@indonesiameracau", "source": "@indonesiameracau", "target": "dvet_daveiwet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@itebbinaadinata", "source": "@itebbinaadinata", "target": "bina.adinata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@itebbinaadinata", "source": "@itebbinaadinata", "target": "bina.adinata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@RepublicWorld", "source": "@RepublicWorld", "target": "republicdefence", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@FinTechFutures", "source": "@FinTechFutures", "target": "fintechfutures", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ArenaUang", "source": "@ArenaUang", "target": "ArenaUang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@RTVMalacanang", "source": "@RTVMalacanang", "target": "RTVMalacanang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@RTVMalacanang", "source": "@RTVMalacanang", "target": "RTVMalacanang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheWadeReport", "source": "@TheWadeReport", "target": "elevatetotheunknown", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheWadeReport", "source": "@TheWadeReport", "target": "thewadereport", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheWadeReport", "source": "@TheWadeReport", "target": "elevatetotheunknown", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@itebbinaadinata", "source": "@itebbinaadinata", "target": "bina.adinata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Firstpost", "source": "@Firstpost", "target": "firstpost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@arahantutorial", "source": "@arahantutorial", "target": "arahantutorial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheCryptoRepublic", "source": "@TheCryptoRepublic", "target": "thecryptorepublic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TunaikuOfficial", "source": "@TunaikuOfficial", "target": "tunaikucom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}