{"nodes": [{"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 526.9133107908468, "y": 472.9995990869725, "size": 3.02, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 51.6129, "eigenvector": 0.3226, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2061970322652299499", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Naikin tarif ojol ke Rp40.000/km justru bikin demand mati total & pelanggan kabur, bro. Itu 10x+ lipat dari realistis Rp2.500-3.500/km di Jabodetabek (plus min. fare).\n\nPerpres 27/2026 udah resmi batasin potongan aplikator maks 8% (driver terima minimal 92%), ditandatangani", "post_id": "2061970322652299499"}}, {"key": "LazuardiOsado", "attributes": {"label": "LazuardiOsado", "x": 677.9503947804524, "y": 33.39584696720088, "size": 3.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 73.5484, "eigenvector": 0.1994, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2061970322652299499", "id": "LazuardiOsado", "source": "tweet-000004", "content": "Naikin tarif ojol ke Rp40.000/km justru bikin demand mati total & pelanggan kabur, bro. Itu 10x+ lipat dari realistis Rp2.500-3.500/km di Jabodetabek (plus min. fare).\n\nPerpres 27/2026 udah resmi batasin potongan aplikator maks 8% (driver terima minimal 92%), ditandatangani", "post_id": "2061970322652299499"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 908.158484438993, "y": 800.4175590834456, "size": 3.02, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 117.4194, "eigenvector": 0.3226, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2061970322652299499", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Naikin tarif ojol ke Rp40.000/km justru bikin demand mati total & pelanggan kabur, bro. Itu 10x+ lipat dari realistis Rp2.500-3.500/km di Jabodetabek (plus min. fare).\n\nPerpres 27/2026 udah resmi batasin potongan aplikator maks 8% (driver terima minimal 92%), ditandatangani", "post_id": "2061970322652299499"}}, {"key": "G3nX_files", "attributes": {"label": "G3nX_files", "x": 721.7726782592359, "y": 370.0965802013506, "size": 3.01, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 51.6129, "eigenvector": 0.1994, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2063952173990584611", "id": "G3nX_files", "source": "tweet-000004", "content": "Sesuai instruksi pak presiden  potongan untuk fee atau komisi aplikator adalah 8 %, benarkah 8 % ? Mari kita hitung.\n\nTotal tarif Rp. 18.000 x 8 % = 14.400, loh kan customer bayarnya Rp. 21.200 kenapa driver dapatnya Rp. 14.400 harusnya kan Rp. 17. 600 jika melihat tarif https://t.co/OO6DrMkniF", "post_id": "2063952173990584611"}}, {"key": "34400960", "attributes": {"label": "34400960", "x": 941.1944951402605, "y": 957.6981727267835, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 51.6129, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3904866416826441975_34400960", "id": "34400960", "source": "instagram-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nMengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet.\n\nSekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan\ndengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online.\n\n\"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026).\n\nCEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.\n\n\"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans.\n\nSelain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online.\n\nKebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional.\n\nPemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital.\n\nUpaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi.\n\nPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan.", "post_id": "3904866416826441975_34400960"}}, {"key": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "sekretariat.kabinet", "x": 310.0559809513913, "y": 929.0141503469529, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 161.2904, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3904866416826441975_34400960", "id": "sekretariat.kabinet", "source": "instagram-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nMengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet.\n\nSekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan\ndengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online.\n\n\"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026).\n\nCEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.\n\n\"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans.\n\nSelain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online.\n\nKebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional.\n\nPemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital.\n\nUpaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi.\n\nPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan.", "post_id": "3904866416826441975_34400960"}}, {"key": "graham_di_caprio", "attributes": {"label": "graham_di_caprio", "x": 91.22277766161646, "y": 407.90103346832205, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 51.6129, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7644957175915220240", "id": "graham_di_caprio", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) mentok di Rp50 per lembar sejak 13 Mei 2026, dan MSCI resmi ancam depak GOTO dari indeks global di tinjauan Agustus 2026. Penyebabnya: likuiditas saham terlalu rendah, investor institusi dan asing kesulitan transaksi normal di pasar. Kondisi ini berawal dari Perpres No.27 Tahun 2026 yang batasi komisi aplikator ojol dari 20% ke 8%. Investor langsung jualan masif, GOTO menyentuh Rp50 pertama kali pada 5 Mei dan resmi gocap sejak 13 Mei. Pada 27 Mei, MSCI bekukan rebalancing GOTO sekaligus ancam depak. Bobot GOTO di MSCI Indonesia Index masih 3,29% per 30 April 2026. Manajemen GOTO siapkan buyback saham hingga Rp3,5 triliun mulai 19 Juni 2026 buat jaga stabilitas harga. Saldo kas perusahaan juga masih solid Rp22,73 triliun per Maret 2026. Tapi efek domino tetap kerasa di pasar. MSCI sudah depak 6 saham Indonesia Mei lalu (BREN, TPIA, CUAN, AMMN, DSSA, AMRT), dan kalau GOTO ikut didepak Agustus nanti, tekanan ke investor asing kabur dari Indonesia makin gede. Konteks ini terjadi saat Rupiah hampir tembus Rp17.900 dan IHSG masih di kisaran 6.000-an. Sumber:TWS News #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7644957175915220240"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 833.7814806328643, "y": 859.2290347256562, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 139.3549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7644957175915220240", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) mentok di Rp50 per lembar sejak 13 Mei 2026, dan MSCI resmi ancam depak GOTO dari indeks global di tinjauan Agustus 2026. Penyebabnya: likuiditas saham terlalu rendah, investor institusi dan asing kesulitan transaksi normal di pasar. Kondisi ini berawal dari Perpres No.27 Tahun 2026 yang batasi komisi aplikator ojol dari 20% ke 8%. Investor langsung jualan masif, GOTO menyentuh Rp50 pertama kali pada 5 Mei dan resmi gocap sejak 13 Mei. Pada 27 Mei, MSCI bekukan rebalancing GOTO sekaligus ancam depak. Bobot GOTO di MSCI Indonesia Index masih 3,29% per 30 April 2026. Manajemen GOTO siapkan buyback saham hingga Rp3,5 triliun mulai 19 Juni 2026 buat jaga stabilitas harga. Saldo kas perusahaan juga masih solid Rp22,73 triliun per Maret 2026. Tapi efek domino tetap kerasa di pasar. MSCI sudah depak 6 saham Indonesia Mei lalu (BREN, TPIA, CUAN, AMMN, DSSA, AMRT), dan kalau GOTO ikut didepak Agustus nanti, tekanan ke investor asing kabur dari Indonesia makin gede. Konteks ini terjadi saat Rupiah hampir tembus Rp17.900 dan IHSG masih di kisaran 6.000-an. Sumber:TWS News #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7644957175915220240"}}, {"key": "aurapragmatis", "attributes": {"label": "aurapragmatis", "x": 275.73572335022635, "y": 639.6262636046531, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 51.6129, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7645190476286512402", "id": "aurapragmatis", "source": "tiktok-000001", "content": "GOTO terancam!  Saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) mentok di Rp50 per lembar sejak 13 Mei 2026, dan MSCI resmi ancam depak GOTO dari indeks global di tinjauan Agustus 2026. Penyebabnya: likuiditas saham terlalu rendah, investor institusi dan asing kesulitan transaksi normal di pasar. Kondisi ini berawal dari Perpres No.27 Tahun 2026 yang batasi komisi aplikator ojol dari 20% ke 8%. Investor langsung jualan masif, GOTO menyentuh Rp50 pertama kali pada 5 Mei dan resmi gocap sejak 13 Mei. Pada 27 Mei, MSCI bekukan rebalancing GOTO sekaligus ancam depak. Bobot GOTO di MSCI Indonesia Index masih 3,29% per 30 April 2026. Manajemen GOTO siapkan buyback saham hingga Rp3,5 triliun mulai 19 Juni 2026 buat jaga stabilitas harga. Saldo kas perusahaan juga masih solid Rp22,73 triliun per Maret 2026. Tapi efek domino tetap kerasa di pasar. MSCI sudah depak 6 saham Indonesia Mei lalu (BREN, ΤΡΙΑ, CUAN, AMMN, DSSA, AMRT), dan kalau GOTO ikut didepak Agustus nanti, tekanan ke investor asing kabur dari Indonesia makin gede. Konteks ini terjadi saat Rupiah hampir tembus Rp17.900 dan IHSG masih di kisaran 6.000-an. Sumber: TWS News  #kontencomxtws #kontencom #fyp #saham", "post_id": "7645190476286512402"}}, {"key": "uchiha.julianto.3", "attributes": {"label": "uchiha.julianto.3", "x": 126.3166008488934, "y": 637.6812160764849, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 51.6129, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "100002154881878_27098082563180207", "id": "uchiha.julianto.3", "source": "facebook-000001", "content": "**Dukung Kesejahteraan Driver, Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy Terkait Penurunan Komisi Ojol Menjadi 8 Persen**\n\n**JAKARTA** – CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), Hans Patuwo, secara resmi menemui Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Kantor Sekretariat Kabinet pada Jumat malam, 22 Mei 2026.\n\n Pertemuan ini dilakukan guna melaporkan perkembangan terbaru mengenai kebijakan pemotongan komisi aplikator ojek online (ojol) yang kini dipangkas menjadi sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nBerdasarkan informasi yang diunggah oleh akun Instagram resmi **, pertemuan strategis tersebut membahas berbagai isu krusial seputar industri transportasi online di tanah air. \n\nBeberapa poin utama yang menjadi fokus diskusi di antaranya adalah peningkatan kesejahteraan para mitra pengemudi (driver), masukan terkait dinamika industri, hingga upaya menjaga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia.\n\nDalam kesempatan tersebut, Hans Patuwo menegaskan komitmen penuh GoTo untuk mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam menyelaraskan pendapatan pengemudi dengan pertumbuhan ekonomi digital nasional. \n\nTerlebih, GoTo memegang peran besar dalam menyerap tenaga kerja dengan jumlah pengemudi aktif saat ini mencapai sekitar 800 ribu hingga 1 juta orang yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. \n\nSecara akumulatif, sejak awal beroperasi, tercatat ada sekitar 3 juta pengemudi yang pernah dan masih bergabung di dalam platform Gojek.\n\n\"GoTo berkomitmen mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online,\" ujar Hans. Kebijakan penurunan komisi menjadi 8 persen ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi kantong para mitra driver.\n\nDi sisi lain, pemerintah bersama pelaku usaha terus berkomitmen menjaga keseimbangan ekosistem ini. Presiden Prabowo Subianto sendiri menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi harus berjalan beriringan dengan keberlanjutan bisnis yang adil. \n\nMelalui skema yang tepat, perusahaan aplikator diharapkan tetap bisa memperoleh keuntungan yang wajar agar dapat terus berinovasi, mengembangkan bisnis, menciptakan lapangan kerja baru, serta menyokong penguatan ekonomi digital Indonesia ke depan.", "post_id": "100002154881878_27098082563180207"}}, {"key": "suaradotcom", "attributes": {"label": "suaradotcom", "x": 809.460767285195, "y": 644.3204150811035, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 51.6129, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "1488845216608810", "id": "suaradotcom", "source": "facebook-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan. Mengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan dengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online. \"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026). CEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. \"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans. Selain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional. Pemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital. Upaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan. Menurutnya, perusahaan aplikator tetap perlu memperoleh keuntungan secara wajar agar mampu terus berkembang, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.", "post_id": "1488845216608810"}}, {"key": "@wartaekonomiid", "attributes": {"label": "@wartaekonomiid", "x": 276.9239813093538, "y": 727.375177177219, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.6129, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "x-FUWwDWjps", "id": "@wartaekonomiid", "source": "youtube-000001", "content": "Resmi Berlaku 1 Juli! Gojek dan Grab Sepakati Potongan Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen\n\nPT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Indonesia resmi mengumumkan penyesuaian tarif potongan komisi aplikator menjadi maksimal 8 persen yang akan mulai efektif berjalan pada 1 Juli 2026. \n\nDengan berlakunya aturan ini per 1 Juli mendatang, para mitra pengemudi ojek online roda dua (GoRide dan GrabBike) akan menerima bagian pendapatan minimal sebesar 92 persen dari setiap transaksi. Ketetapan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem transportasi online yang lebih berkeadilan serta meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi di seluruh Indonesia.\n====================================================================\nWebsite Resmi: https://wartaekonomi.co.id/\nSubscribe YouTube:    /     \nInstagram:   / wartaekonomi  \nTikTok:   / warta_ekonomi", "post_id": "x-FUWwDWjps"}}, {"key": "wartaekonomiid", "attributes": {"label": "wartaekonomiid", "x": 234.31198326176016, "y": 756.2513811363633, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 95.4839, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "x-FUWwDWjps", "id": "wartaekonomiid", "source": "youtube-000001", "content": "Resmi Berlaku 1 Juli! Gojek dan Grab Sepakati Potongan Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen\n\nPT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Indonesia resmi mengumumkan penyesuaian tarif potongan komisi aplikator menjadi maksimal 8 persen yang akan mulai efektif berjalan pada 1 Juli 2026. \n\nDengan berlakunya aturan ini per 1 Juli mendatang, para mitra pengemudi ojek online roda dua (GoRide dan GrabBike) akan menerima bagian pendapatan minimal sebesar 92 persen dari setiap transaksi. Ketetapan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem transportasi online yang lebih berkeadilan serta meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi di seluruh Indonesia.\n====================================================================\nWebsite Resmi: https://wartaekonomi.co.id/\nSubscribe YouTube:    /     \nInstagram:   / wartaekonomi  \nTikTok:   / warta_ekonomi", "post_id": "x-FUWwDWjps"}}], "edges": [{"key": "grok", "source": "grok", "target": "LazuardiOsado", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "G3nX_files", "source": "G3nX_files", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "34400960", "source": "34400960", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "graham_di_caprio", "source": "graham_di_caprio", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "aurapragmatis", "source": "aurapragmatis", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "uchiha.julianto.3", "source": "uchiha.julianto.3", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaradotcom", "source": "suaradotcom", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaradotcom", "source": "suaradotcom", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@wartaekonomiid", "source": "@wartaekonomiid", "target": "wartaekonomiid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}