{"nodes": [{"key": "FeyDown", "attributes": {"label": "FeyDown", "x": 804.3541725920682, "y": 996.3697734928843, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2063259447011766668", "id": "FeyDown", "source": "tweet-000004", "content": "Hallo  dengarin dong keluhan penumpang! Bandara   Dengarin dong keluhan masyarakat! Benahin tuh ojol dan taxi yg mangkal disana. Masa International Airport kayak gitu.", "post_id": "2063259447011766668"}}, {"key": "Hidupsebagai62", "attributes": {"label": "Hidupsebagai62", "x": 280.1413970991773, "y": 44.1720295562521, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.6642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2063259447011766668", "id": "Hidupsebagai62", "source": "tweet-000004", "content": "Hallo  dengarin dong keluhan penumpang! Bandara   Dengarin dong keluhan masyarakat! Benahin tuh ojol dan taxi yg mangkal disana. Masa International Airport kayak gitu.", "post_id": "2063259447011766668"}}, {"key": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "gojekindonesia", "x": 485.41905928457606, "y": 647.8866427390202, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.6642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2063259447011766668", "id": "gojekindonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Hallo  dengarin dong keluhan penumpang! Bandara   Dengarin dong keluhan masyarakat! Benahin tuh ojol dan taxi yg mangkal disana. Masa International Airport kayak gitu.", "post_id": "2063259447011766668"}}, {"key": "soettaairport", "attributes": {"label": "soettaairport", "x": 699.1952433986734, "y": 510.40651041177154, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.6642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2063259447011766668", "id": "soettaairport", "source": "tweet-000004", "content": "Hallo  dengarin dong keluhan penumpang! Bandara   Dengarin dong keluhan masyarakat! Benahin tuh ojol dan taxi yg mangkal disana. Masa International Airport kayak gitu.", "post_id": "2063259447011766668"}}, {"key": "kemenhub151", "attributes": {"label": "kemenhub151", "x": 411.896073881234, "y": 981.1098607896173, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.6642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2063259447011766668", "id": "kemenhub151", "source": "tweet-000004", "content": "Hallo  dengarin dong keluhan penumpang! Bandara   Dengarin dong keluhan masyarakat! Benahin tuh ojol dan taxi yg mangkal disana. Masa International Airport kayak gitu.", "post_id": "2063259447011766668"}}, {"key": "dalsdels_", "attributes": {"label": "dalsdels_", "x": 718.1093500162548, "y": 802.8101043375426, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2061681471002415606", "id": "dalsdels_", "source": "tweet-000004", "content": "klo stasiun dan bandara dari sebelum ada angkutan online ada aja aturan aneh gitu. Dulu gw inget naik taksi di stasiun, taksi blue bird dilarang narik d deket stasiun dan taksi lain pada dimatiin argonya. skrg diimplementasiin ke ojol", "post_id": "2061681471002415606"}}, {"key": "yvesauvaged", "attributes": {"label": "yvesauvaged", "x": 967.78326388625, "y": 399.87208182039393, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2061681471002415606", "id": "yvesauvaged", "source": "tweet-000004", "content": "klo stasiun dan bandara dari sebelum ada angkutan online ada aja aturan aneh gitu. Dulu gw inget naik taksi di stasiun, taksi blue bird dilarang narik d deket stasiun dan taksi lain pada dimatiin argonya. skrg diimplementasiin ke ojol", "post_id": "2061681471002415606"}}, {"key": "gororow", "attributes": {"label": "gororow", "x": 594.368103366116, "y": 835.1300599338765, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2061681471002415606", "id": "gororow", "source": "tweet-000004", "content": "klo stasiun dan bandara dari sebelum ada angkutan online ada aja aturan aneh gitu. Dulu gw inget naik taksi di stasiun, taksi blue bird dilarang narik d deket stasiun dan taksi lain pada dimatiin argonya. skrg diimplementasiin ke ojol", "post_id": "2061681471002415606"}}, {"key": "tijinoki", "attributes": {"label": "tijinoki", "x": 793.103309473959, "y": 236.77413083513775, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2061681471002415606", "id": "tijinoki", "source": "tweet-000004", "content": "klo stasiun dan bandara dari sebelum ada angkutan online ada aja aturan aneh gitu. Dulu gw inget naik taksi di stasiun, taksi blue bird dilarang narik d deket stasiun dan taksi lain pada dimatiin argonya. skrg diimplementasiin ke ojol", "post_id": "2061681471002415606"}}, {"key": "buzuzima0", "attributes": {"label": "buzuzima0", "x": 323.56287854566546, "y": 142.2991017123314, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2060898647932563499", "id": "buzuzima0", "source": "tweet-000004", "content": "7 ribu dari rumah ke bandara, gokil. Ini contoh kalo pemerintah serius bangun transportasi publik. Tapi ya gitu, nikmatnya cuma di Jakarta. Bandung, Surabaya, Medan mana? Rakyat di kota lain masih kena tarif ojol belasan ribu buat ke terminal terdekat. Infrastruktur bagus itu", "post_id": "2060898647932563499"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 469.6290928909642, "y": 353.56810733231293, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 21.5202, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2060898647932563499", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "7 ribu dari rumah ke bandara, gokil. Ini contoh kalo pemerintah serius bangun transportasi publik. Tapi ya gitu, nikmatnya cuma di Jakarta. Bandung, Surabaya, Medan mana? Rakyat di kota lain masih kena tarif ojol belasan ribu buat ke terminal terdekat. Infrastruktur bagus itu", "post_id": "2060898647932563499"}}, {"key": "galihiyahiya", "attributes": {"label": "galihiyahiya", "x": 607.3531121162456, "y": 652.2167464754795, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2065796222611591663", "id": "galihiyahiya", "source": "tweet-000004", "content": "Salah logika. Pengusaha, pedagang, ojol pakai kendaraan pribadi berbahan Pertamax. Biaya operasional naik, margin turun, ujungnya harga jual naik. Inflasi itu rantai ,bukan cuma soal angkutan barang resmi 📊", "post_id": "2065796222611591663"}}, {"key": "Tomylim5", "attributes": {"label": "Tomylim5", "x": 6.692290480760366, "y": 475.3497516784901, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2064838255192015099", "id": "Tomylim5", "source": "tweet-000004", "content": "Mungkin utk kendaraan pribadi ga gitu worth antri panjang2 kalau selisih harga cuman 2k-3k\nKalau 6k sih berasa ya...\n\nApalagi yg kyk ojol/kendaraan operasional, beban banget kenaikan 30% itu. Kalopun ada demo, Saya ga kaget 😂😂😂\n\nUda jatuh ketimpa tangga, eh jatoh ke got.", "post_id": "2064838255192015099"}}, {"key": "Jabodetabase", "attributes": {"label": "Jabodetabase", "x": 44.05894227696583, "y": 522.8627761625783, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.7453, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2064838255192015099", "id": "Jabodetabase", "source": "tweet-000004", "content": "Mungkin utk kendaraan pribadi ga gitu worth antri panjang2 kalau selisih harga cuman 2k-3k\nKalau 6k sih berasa ya...\n\nApalagi yg kyk ojol/kendaraan operasional, beban banget kenaikan 30% itu. Kalopun ada demo, Saya ga kaget 😂😂😂\n\nUda jatuh ketimpa tangga, eh jatoh ke got.", "post_id": "2064838255192015099"}}, {"key": "10869797278", "attributes": {"label": "10869797278", "x": 414.1139800949224, "y": 732.1318559074726, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3911096525817219323_10869797278", "id": "10869797278", "source": "instagram-000001", "content": "Mitra Event Sukses Kawal Apresiasi bagi Mitra Ojol dalam Program Berkah Ojek Online MyPertamina\n\nPT Pertamina Patra Niaga resmi mengumumkan para pemenang program Berkah Ojek Online (BOOM) MyPertamina periode ke-1 dalam acara selebrasi yang berlangsung meriah di Jakarta pada 24 Mei 2026. Sebagai bentuk apresiasi kepada mitra pengemudi ojek online yang setia menggunakan produk BBM berkualitas Pertamina, sebanyak 25 unit sepeda motor diserahkan kepada para pemenang yang beruntung. Program ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan Pertamina Patra Niaga dalam memberikan nilai tambah bagi pengguna setia MyPertamina.\n\nDalam menyukseskan gelaran apresiasi yang melibatkan banyak peserta ini, #MitraEvent berperan sebagai mitra operasional yang memastikan seluruh alur acara berjalan dengan tertib dan berkesan. Fokus utama tim meliputi manajemen kerumunan yang teratur, pengaturan panggung dan area penyerahan hadiah, hingga dukungan logistik untuk memastikan kenyamanan para mitra ojol selama acara berlangsung. \n\nMelalui pengelolaan yang profesional dan detail, Mitra Event bangga dapat mendukung Pertamina Patra Niaga dalam menyalurkan apresiasi nyata bagi pahlawan transportasi daring di Indonesia.\n\nThank you  for trusting #MitraEvent as your Event Organizer! 🙏😍\n\n𝙈𝙞𝙩𝙧𝙖 𝙏𝙤𝙪𝙧𝙨 𝘼𝙣𝙙 𝙏𝙧𝙖𝙫𝙚𝙡 - 𝙎𝙪𝙗𝙨𝙞𝙙𝙞𝙖𝙧𝙮 𝙤𝙛 𝙋𝙖𝙩𝙧𝙖 𝙅𝙖𝙨𝙖\n-\n#MitraEvent\n#MitraToursAndTravel\n#MelayaniSepenuhHati", "post_id": "3911096525817219323_10869797278"}}, {"key": "pertaminapatraniaga", "attributes": {"label": "pertaminapatraniaga", "x": 699.7058272768398, "y": 505.2103810766698, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.7453, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3911096525817219323_10869797278", "id": "pertaminapatraniaga", "source": "instagram-000001", "content": "Mitra Event Sukses Kawal Apresiasi bagi Mitra Ojol dalam Program Berkah Ojek Online MyPertamina\n\nPT Pertamina Patra Niaga resmi mengumumkan para pemenang program Berkah Ojek Online (BOOM) MyPertamina periode ke-1 dalam acara selebrasi yang berlangsung meriah di Jakarta pada 24 Mei 2026. Sebagai bentuk apresiasi kepada mitra pengemudi ojek online yang setia menggunakan produk BBM berkualitas Pertamina, sebanyak 25 unit sepeda motor diserahkan kepada para pemenang yang beruntung. Program ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan Pertamina Patra Niaga dalam memberikan nilai tambah bagi pengguna setia MyPertamina.\n\nDalam menyukseskan gelaran apresiasi yang melibatkan banyak peserta ini, #MitraEvent berperan sebagai mitra operasional yang memastikan seluruh alur acara berjalan dengan tertib dan berkesan. Fokus utama tim meliputi manajemen kerumunan yang teratur, pengaturan panggung dan area penyerahan hadiah, hingga dukungan logistik untuk memastikan kenyamanan para mitra ojol selama acara berlangsung. \n\nMelalui pengelolaan yang profesional dan detail, Mitra Event bangga dapat mendukung Pertamina Patra Niaga dalam menyalurkan apresiasi nyata bagi pahlawan transportasi daring di Indonesia.\n\nThank you  for trusting #MitraEvent as your Event Organizer! 🙏😍\n\n𝙈𝙞𝙩𝙧𝙖 𝙏𝙤𝙪𝙧𝙨 𝘼𝙣𝙙 𝙏𝙧𝙖𝙫𝙚𝙡 - 𝙎𝙪𝙗𝙨𝙞𝙙𝙞𝙖𝙧𝙮 𝙤𝙛 𝙋𝙖𝙩𝙧𝙖 𝙅𝙖𝙨𝙖\n-\n#MitraEvent\n#MitraToursAndTravel\n#MelayaniSepenuhHati", "post_id": "3911096525817219323_10869797278"}}, {"key": "rembangupdates", "attributes": {"label": "rembangupdates", "x": 112.92989142588317, "y": 111.44020950211242, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 53.1358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3923401525652604362_11137334381", "id": "rembangupdates", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video yang memperlihatkan pengemudi ojek online (ojol) memohon kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) agar motornya tidak diangkut menjadi viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Jakarta Timur saat pengemudi sedang mengambil pesanan makanan.\n\nDalam video yang beredar, terlihat sejumlah kendaraan ditertibkan oleh petugas Dishub, termasuk sepeda motor milik pengemudi ojol tersebut. Pengemudi tampak berusaha meminta keringanan karena motor yang digunakan merupakan sarana utama untuk mencari nafkah. Ia bahkan terlihat memanjat kendaraan operasional Dishub yang mengangkut motornya.\n\nMeski demikian, petugas tetap menjalankan penindakan karena kendaraan tersebut diketahui parkir di lokasi yang melanggar aturan dan berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.\n\nDipublikasikan detikcom pada Sabtu, 20 Jun 2026 07:32 WIB. Stay updated with us. Follow  \n\n#rembangupdate #rembang #news #ojol", "post_id": "3923401525652604362_11137334381"}}, {"key": "samarindasosmed", "attributes": {"label": "samarindasosmed", "x": 606.9021168858092, "y": 142.75164076210635, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922750768599647457_49800427471", "id": "samarindasosmed", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Jembatan Mahakam I, Samarinda, Kamis (18/6), tak hanya menyebabkan kemacetan panjang, tetapi juga berdampak pada para pengemudi ojek online yang menggantungkan penghasilan dari kecepatan dan ketepatan waktu. Penutupan jalur utama membuat mereka harus memutar lebih jauh, sehingga biaya operasional meningkat di tengah harga BBM yang masih tinggi.\n\nKondisi tersebut membuat banyak pengemudi terancam kehilangan pesanan dan pendapatan. Bahkan, sebagian terpaksa beralih dari Pertamax ke Pertalite demi menghemat pengeluaran, meski harus menghabiskan waktu lebih lama mengantre di SPBU. Bagi para “pejuang keluarga” ini, setiap menit di jalan sangat berarti demi memenuhi kebutuhan anak dan istri di rumah.\n\nPesan moral: Dalam setiap peristiwa, penting untuk tetap memperhatikan hak dan kepentingan masyarakat lain. Di balik helm dan jaket para pengemudi ojek online, ada perjuangan besar dan tanggung jawab terhadap keluarga yang harus dihargai bersama.\n\nVideo Repost ;  \n\n#kalimantantimur \n#samarinda\n#viralreels \n#sorotan\n#samarindasosmed", "post_id": "3922750768599647457_49800427471"}}, {"key": "herdinhdyt", "attributes": {"label": "herdinhdyt", "x": 332.7070228475302, "y": 440.2010430558159, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3922750768599647457_49800427471", "id": "herdinhdyt", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Jembatan Mahakam I, Samarinda, Kamis (18/6), tak hanya menyebabkan kemacetan panjang, tetapi juga berdampak pada para pengemudi ojek online yang menggantungkan penghasilan dari kecepatan dan ketepatan waktu. Penutupan jalur utama membuat mereka harus memutar lebih jauh, sehingga biaya operasional meningkat di tengah harga BBM yang masih tinggi.\n\nKondisi tersebut membuat banyak pengemudi terancam kehilangan pesanan dan pendapatan. Bahkan, sebagian terpaksa beralih dari Pertamax ke Pertalite demi menghemat pengeluaran, meski harus menghabiskan waktu lebih lama mengantre di SPBU. Bagi para “pejuang keluarga” ini, setiap menit di jalan sangat berarti demi memenuhi kebutuhan anak dan istri di rumah.\n\nPesan moral: Dalam setiap peristiwa, penting untuk tetap memperhatikan hak dan kepentingan masyarakat lain. Di balik helm dan jaket para pengemudi ojek online, ada perjuangan besar dan tanggung jawab terhadap keluarga yang harus dihargai bersama.\n\nVideo Repost ;  \n\n#kalimantantimur \n#samarinda\n#viralreels \n#sorotan\n#samarindasosmed", "post_id": "3922750768599647457_49800427471"}}, {"key": "idntimes.video", "attributes": {"label": "idntimes.video", "x": 17.083349609806397, "y": 997.9984578856061, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3924369831054126688_2089700769", "id": "idntimes.video", "source": "instagram-000001", "content": "Jeritan Ojol di Balai Kota: Dapat Goceng, Rp2 Ribu Habis Buat Parkir\n\nPerwakilan pengemudi ojek online (ojol), Irfan mencurahkan beratnya perjuangan driver di jalan saat berbicara langsung di hadapan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.\n\nDalam apel bersama di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (21/6/2026), Irfan mengungkapkan penghasilan driver ojol kerap tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus mereka keluarkan setiap hari sehingga berat apabila harus mengeluarkan biaya parkir.\n\n\"Sebagai gambaran tarif pengantaran makanan mungkin berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp16 ribu, namun driver hanya menerima bersih sekitar Rp5.000,\" ucap Irfan.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3924369831054126688_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 26.45748961270611, "y": 851.4422210288725, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7232, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924369831054126688_2089700769", "id": "IDNTimes", "source": "instagram-000001", "content": "Jeritan Ojol di Balai Kota: Dapat Goceng, Rp2 Ribu Habis Buat Parkir\n\nPerwakilan pengemudi ojek online (ojol), Irfan mencurahkan beratnya perjuangan driver di jalan saat berbicara langsung di hadapan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.\n\nDalam apel bersama di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (21/6/2026), Irfan mengungkapkan penghasilan driver ojol kerap tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus mereka keluarkan setiap hari sehingga berat apabila harus mengeluarkan biaya parkir.\n\n\"Sebagai gambaran tarif pengantaran makanan mungkin berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp16 ribu, namun driver hanya menerima bersih sekitar Rp5.000,\" ucap Irfan.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3924369831054126688_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 81.08293717275016, "y": 933.5271738620955, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7232, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924369831054126688_2089700769", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "instagram-000001", "content": "Jeritan Ojol di Balai Kota: Dapat Goceng, Rp2 Ribu Habis Buat Parkir\n\nPerwakilan pengemudi ojek online (ojol), Irfan mencurahkan beratnya perjuangan driver di jalan saat berbicara langsung di hadapan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.\n\nDalam apel bersama di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (21/6/2026), Irfan mengungkapkan penghasilan driver ojol kerap tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus mereka keluarkan setiap hari sehingga berat apabila harus mengeluarkan biaya parkir.\n\n\"Sebagai gambaran tarif pengantaran makanan mungkin berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp16 ribu, namun driver hanya menerima bersih sekitar Rp5.000,\" ucap Irfan.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3924369831054126688_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 4.44908510084574, "y": 300.51299615578284, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7232, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924369831054126688_2089700769", "id": "IDNTimes.Community", "source": "instagram-000001", "content": "Jeritan Ojol di Balai Kota: Dapat Goceng, Rp2 Ribu Habis Buat Parkir\n\nPerwakilan pengemudi ojek online (ojol), Irfan mencurahkan beratnya perjuangan driver di jalan saat berbicara langsung di hadapan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.\n\nDalam apel bersama di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (21/6/2026), Irfan mengungkapkan penghasilan driver ojol kerap tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus mereka keluarkan setiap hari sehingga berat apabila harus mengeluarkan biaya parkir.\n\n\"Sebagai gambaran tarif pengantaran makanan mungkin berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp16 ribu, namun driver hanya menerima bersih sekitar Rp5.000,\" ucap Irfan.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3924369831054126688_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 61.71395728508422, "y": 364.8569659819534, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7232, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924369831054126688_2089700769", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "instagram-000001", "content": "Jeritan Ojol di Balai Kota: Dapat Goceng, Rp2 Ribu Habis Buat Parkir\n\nPerwakilan pengemudi ojek online (ojol), Irfan mencurahkan beratnya perjuangan driver di jalan saat berbicara langsung di hadapan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.\n\nDalam apel bersama di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (21/6/2026), Irfan mengungkapkan penghasilan driver ojol kerap tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus mereka keluarkan setiap hari sehingga berat apabila harus mengeluarkan biaya parkir.\n\n\"Sebagai gambaran tarif pengantaran makanan mungkin berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp16 ribu, namun driver hanya menerima bersih sekitar Rp5.000,\" ucap Irfan.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3924369831054126688_2089700769"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 667.3985223435392, "y": 692.8496628595561, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7232, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924369831054126688_2089700769", "id": "Duniaku_com", "source": "instagram-000001", "content": "Jeritan Ojol di Balai Kota: Dapat Goceng, Rp2 Ribu Habis Buat Parkir\n\nPerwakilan pengemudi ojek online (ojol), Irfan mencurahkan beratnya perjuangan driver di jalan saat berbicara langsung di hadapan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.\n\nDalam apel bersama di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (21/6/2026), Irfan mengungkapkan penghasilan driver ojol kerap tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus mereka keluarkan setiap hari sehingga berat apabila harus mengeluarkan biaya parkir.\n\n\"Sebagai gambaran tarif pengantaran makanan mungkin berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp16 ribu, namun driver hanya menerima bersih sekitar Rp5.000,\" ucap Irfan.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3924369831054126688_2089700769"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 142.94884172288147, "y": 289.4314739633603, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7232, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924369831054126688_2089700769", "id": "Popbela_com", "source": "instagram-000001", "content": "Jeritan Ojol di Balai Kota: Dapat Goceng, Rp2 Ribu Habis Buat Parkir\n\nPerwakilan pengemudi ojek online (ojol), Irfan mencurahkan beratnya perjuangan driver di jalan saat berbicara langsung di hadapan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.\n\nDalam apel bersama di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (21/6/2026), Irfan mengungkapkan penghasilan driver ojol kerap tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus mereka keluarkan setiap hari sehingga berat apabila harus mengeluarkan biaya parkir.\n\n\"Sebagai gambaran tarif pengantaran makanan mungkin berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp16 ribu, namun driver hanya menerima bersih sekitar Rp5.000,\" ucap Irfan.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3924369831054126688_2089700769"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 369.16818791357076, "y": 582.4184871656704, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7232, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924369831054126688_2089700769", "id": "Popbela.Beauty", "source": "instagram-000001", "content": "Jeritan Ojol di Balai Kota: Dapat Goceng, Rp2 Ribu Habis Buat Parkir\n\nPerwakilan pengemudi ojek online (ojol), Irfan mencurahkan beratnya perjuangan driver di jalan saat berbicara langsung di hadapan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.\n\nDalam apel bersama di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (21/6/2026), Irfan mengungkapkan penghasilan driver ojol kerap tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus mereka keluarkan setiap hari sehingga berat apabila harus mengeluarkan biaya parkir.\n\n\"Sebagai gambaran tarif pengantaran makanan mungkin berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp16 ribu, namun driver hanya menerima bersih sekitar Rp5.000,\" ucap Irfan.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3924369831054126688_2089700769"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 837.5677469720141, "y": 905.4458440590863, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7232, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924369831054126688_2089700769", "id": "Popmama_com", "source": "instagram-000001", "content": "Jeritan Ojol di Balai Kota: Dapat Goceng, Rp2 Ribu Habis Buat Parkir\n\nPerwakilan pengemudi ojek online (ojol), Irfan mencurahkan beratnya perjuangan driver di jalan saat berbicara langsung di hadapan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.\n\nDalam apel bersama di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (21/6/2026), Irfan mengungkapkan penghasilan driver ojol kerap tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus mereka keluarkan setiap hari sehingga berat apabila harus mengeluarkan biaya parkir.\n\n\"Sebagai gambaran tarif pengantaran makanan mungkin berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp16 ribu, namun driver hanya menerima bersih sekitar Rp5.000,\" ucap Irfan.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3924369831054126688_2089700769"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 711.2665751052577, "y": 59.535662943860586, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7232, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924369831054126688_2089700769", "id": "Yummy.idn", "source": "instagram-000001", "content": "Jeritan Ojol di Balai Kota: Dapat Goceng, Rp2 Ribu Habis Buat Parkir\n\nPerwakilan pengemudi ojek online (ojol), Irfan mencurahkan beratnya perjuangan driver di jalan saat berbicara langsung di hadapan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.\n\nDalam apel bersama di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (21/6/2026), Irfan mengungkapkan penghasilan driver ojol kerap tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus mereka keluarkan setiap hari sehingga berat apabila harus mengeluarkan biaya parkir.\n\n\"Sebagai gambaran tarif pengantaran makanan mungkin berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp16 ribu, namun driver hanya menerima bersih sekitar Rp5.000,\" ucap Irfan.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3924369831054126688_2089700769"}}, {"key": "samarinda.reels", "attributes": {"label": "samarinda.reels", "x": 861.475771479841, "y": 176.9937182715937, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3922595287612103997_10355815151", "id": "samarinda.reels", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda - Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis (18/6), tidak hanya menimbulkan kemacetan, tetapi juga memukul aktivitas para pengemudi ojek online yang menggantungkan hidup dari kecepatan dan ketepatan waktu.\n\nBagi pengemudi ojol, gangguan arus lalu lintas bukan sekadar soal memutar mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan. Setiap menit keterlambatan berarti potensi hilangnya pesanan dan pendapatan. Pekerjaan mereka dituntut kedisiplinan tinggi karena kecepatan dan ketepatan waktu adalah kewajiban utama dalam melayani pelanggan.\n\nSituasi ini diperparah kondisi harga Bahan Bakar Minyak yang masih tinggi. Banyak pengemudi ojol terpaksa beralih dari Pertamax ke Pertalite demi menekan biaya operasional. Namun konsekuensinya, mereka harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mengantre di SPBU.\n\nKetika jalur utama ditutup dan harus mencari rute memutar yang jauh, konsumsi BBM otomatis meningkat. Beban ini langsung dirasakan oleh para “pejuang keluarga” yang sehari-hari mengaspal demi menghidupi anak istri.\n\nWajar jika mereka akhirnya bersuara. Di balik helm dan jaket ojol, ada tanggung jawab besar yang mereka pikul setiap hari di jalanan Samarinda.\n\nSc :  \n\nMau cari HP Baru atau Second Gak Perlu Mikir, Gak Perlu Pusing, Solusi Nya Ada Di OG STORE SAMARINDA 💯\n\nPantengin terus Story, Feed IG  untuk dapatkan gadget impian kamu dengan harga paling affordable dan berbagai pilihan payment sesuai budget kalian", "post_id": "3922595287612103997_10355815151"}}, {"key": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "ogstore.samarinda", "x": 576.8374285633853, "y": 164.43592077427994, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.3579, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922595287612103997_10355815151", "id": "ogstore.samarinda", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda - Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis (18/6), tidak hanya menimbulkan kemacetan, tetapi juga memukul aktivitas para pengemudi ojek online yang menggantungkan hidup dari kecepatan dan ketepatan waktu.\n\nBagi pengemudi ojol, gangguan arus lalu lintas bukan sekadar soal memutar mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan. Setiap menit keterlambatan berarti potensi hilangnya pesanan dan pendapatan. Pekerjaan mereka dituntut kedisiplinan tinggi karena kecepatan dan ketepatan waktu adalah kewajiban utama dalam melayani pelanggan.\n\nSituasi ini diperparah kondisi harga Bahan Bakar Minyak yang masih tinggi. Banyak pengemudi ojol terpaksa beralih dari Pertamax ke Pertalite demi menekan biaya operasional. Namun konsekuensinya, mereka harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mengantre di SPBU.\n\nKetika jalur utama ditutup dan harus mencari rute memutar yang jauh, konsumsi BBM otomatis meningkat. Beban ini langsung dirasakan oleh para “pejuang keluarga” yang sehari-hari mengaspal demi menghidupi anak istri.\n\nWajar jika mereka akhirnya bersuara. Di balik helm dan jaket ojol, ada tanggung jawab besar yang mereka pikul setiap hari di jalanan Samarinda.\n\nSc :  \n\nMau cari HP Baru atau Second Gak Perlu Mikir, Gak Perlu Pusing, Solusi Nya Ada Di OG STORE SAMARINDA 💯\n\nPantengin terus Story, Feed IG  untuk dapatkan gadget impian kamu dengan harga paling affordable dan berbagai pilihan payment sesuai budget kalian", "post_id": "3922595287612103997_10355815151"}}, {"key": "info_samarinda_", "attributes": {"label": "info_samarinda_", "x": 167.93285159079463, "y": 58.177857444617786, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922221570275578472_12117539850", "id": "info_samarinda_", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis malam (18/6/2026), diwarnai adu mulut antara seorang pengemudi ojek online dan peserta aksi.\n\nInsiden tersebut terjadi saat arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang akibat penutupan sebagian akses jalan selama aksi berlangsung. Driver ojol yang merasa aktivitas kerjanya terganggu menyampaikan protes karena sulit mendapatkan penumpang dan harus mengeluarkan biaya operasional tambahan.\n\n\"Saya demi Rp10 ribu, jalan ditutup, bensin habis,\" keluh pengemudi tersebut dalam video yang beredar di media sosial.\n\nSementara itu, salah satu peserta aksi menjelaskan bahwa demonstrasi dilakukan sebagai bentuk aspirasi masyarakat terkait isu kenaikan harga BBM dan kondisi ekonomi yang dinilai berdampak langsung pada kehidupan masyarakat luas.\n\nPeristiwa ini pun memunculkan beragam tanggapan dari warganet. Di satu sisi, masyarakat menghormati hak menyampaikan pendapat di muka umum. Namun di sisi lain, banyak yang berharap setiap aksi dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas dan mata pencaharian warga yang bergantung pada kelancaran mobilitas sehari-hari.\n\n📍 Bagaimana menurut Anda? Apakah aksi penyampaian aspirasi seharusnya tetap mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat pengguna jalan?\n\nSource ; \n#infosamarinda", "post_id": "3922221570275578472_12117539850"}}, {"key": "gerbangsamarinda", "attributes": {"label": "gerbangsamarinda", "x": 850.3630102498072, "y": 810.819285221724, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.7453, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922221570275578472_12117539850", "id": "gerbangsamarinda", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis malam (18/6/2026), diwarnai adu mulut antara seorang pengemudi ojek online dan peserta aksi.\n\nInsiden tersebut terjadi saat arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang akibat penutupan sebagian akses jalan selama aksi berlangsung. Driver ojol yang merasa aktivitas kerjanya terganggu menyampaikan protes karena sulit mendapatkan penumpang dan harus mengeluarkan biaya operasional tambahan.\n\n\"Saya demi Rp10 ribu, jalan ditutup, bensin habis,\" keluh pengemudi tersebut dalam video yang beredar di media sosial.\n\nSementara itu, salah satu peserta aksi menjelaskan bahwa demonstrasi dilakukan sebagai bentuk aspirasi masyarakat terkait isu kenaikan harga BBM dan kondisi ekonomi yang dinilai berdampak langsung pada kehidupan masyarakat luas.\n\nPeristiwa ini pun memunculkan beragam tanggapan dari warganet. Di satu sisi, masyarakat menghormati hak menyampaikan pendapat di muka umum. Namun di sisi lain, banyak yang berharap setiap aksi dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas dan mata pencaharian warga yang bergantung pada kelancaran mobilitas sehari-hari.\n\n📍 Bagaimana menurut Anda? Apakah aksi penyampaian aspirasi seharusnya tetap mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat pengguna jalan?\n\nSource ; \n#infosamarinda", "post_id": "3922221570275578472_12117539850"}}, {"key": "habar_hanyar_nusantara", "attributes": {"label": "habar_hanyar_nusantara", "x": 109.10882581195102, "y": 667.9437056344865, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922639806138480067_65378288960", "id": "habar_hanyar_nusantara", "source": "instagram-000001", "content": "gimana tanggapan pian wall?\n\nSAMARINDA – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis (18/6), tidak hanya menyebabkan kemacetan lalu lintas, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas para pengemudi ojek online (ojol). Penutupan dan pengalihan arus kendaraan membuat para pengemudi harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh untuk tetap dapat melayani pelanggan.\n\nBagi pengemudi ojol, gangguan lalu lintas bukan sekadar persoalan kemacetan. Setiap keterlambatan berpotensi menyebabkan hilangnya pesanan dan berkurangnya pendapatan harian. Di tengah tuntutan pekerjaan yang mengharuskan mereka cepat dan tepat waktu, kondisi jalan yang tersendat menjadi tantangan tersendiri dalam menjalankan profesi mereka.\n\nSituasi tersebut semakin berat karena biaya operasional yang masih tinggi. Harga bahan bakar minyak (BBM) yang belum sepenuhnya stabil membuat sebagian pengemudi memilih menggunakan Pertalite untuk menekan pengeluaran. Namun, pilihan itu juga memiliki konsekuensi berupa waktu antre yang lebih lama di sejumlah SPBU, sehingga mengurangi waktu produktif mereka di jalan.\n\nKetika jalur utama seperti kawasan Jembatan Mahakam mengalami penutupan atau pembatasan akses, pengemudi terpaksa memutar melalui rute alternatif yang lebih jauh. Akibatnya, konsumsi BBM meningkat dan biaya operasional harian bertambah. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh para pengemudi yang menggantungkan penghasilan dari jumlah perjalanan yang dapat mereka selesaikan setiap hari.\n\nDi tengah situasi itu, sejumlah pengemudi berharap berbagai kegiatan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas dapat mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat yang bekerja di jalan. Bagi para pengemudi ojol, waktu adalah sumber penghasilan. Di balik helm dan jaket yang mereka kenakan, terdapat tanggung jawab besar untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang bergantung pada hasil kerja mereka setiap hari.\n\nSc:", "post_id": "3922639806138480067_65378288960"}}, {"key": "9153851011", "attributes": {"label": "9153851011", "x": 167.749948128884, "y": 756.506058360581, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3901820821993621577_9153851011", "id": "9153851011", "source": "instagram-000001", "content": "Akhirnya, potongan komisi ojol resmi jadi 8%! Gojek pun sudah menyatakan kesiapannya mengikuti aturan main di era Presiden Prabowo ini.\n\nTapi ada catatan menarik dari Bang  Indonesia mungkin perlu “nyontek” Malaysia yang ngasih bensin gratis buat drivernya. Bayangin kalau beban operasional harian hilang, pasti driver lebih sejahtera dan layanan makin prima.\n\nGimana pendapatmu? Apakah bensin gratis lebih mendesak daripada potongan komisi? 👇\n\n#GojekIndonesia #MudaItuKita #MardaniAliSera #BensinGratis #prabowo", "post_id": "3901820821993621577_9153851011"}}, {"key": "mardanialisera", "attributes": {"label": "mardanialisera", "x": 976.1207910946904, "y": 261.2730563796325, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.7453, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3901820821993621577_9153851011", "id": "mardanialisera", "source": "instagram-000001", "content": "Akhirnya, potongan komisi ojol resmi jadi 8%! Gojek pun sudah menyatakan kesiapannya mengikuti aturan main di era Presiden Prabowo ini.\n\nTapi ada catatan menarik dari Bang  Indonesia mungkin perlu “nyontek” Malaysia yang ngasih bensin gratis buat drivernya. Bayangin kalau beban operasional harian hilang, pasti driver lebih sejahtera dan layanan makin prima.\n\nGimana pendapatmu? Apakah bensin gratis lebih mendesak daripada potongan komisi? 👇\n\n#GojekIndonesia #MudaItuKita #MardaniAliSera #BensinGratis #prabowo", "post_id": "3901820821993621577_9153851011"}}, {"key": "infobdgbaratcimahi", "attributes": {"label": "infobdgbaratcimahi", "x": 292.69976481920537, "y": 994.428746318136, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 53.1358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3923338887850100330_30970014504", "id": "infobdgbaratcimahi", "source": "instagram-000001", "content": "Tangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur. \n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas. \n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran. \n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia. Sambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. \n\nla memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya. “Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya. \n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun. Orderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n 🎥: Istimewa \n\n#infobdgbaratcimahi #viralindonesia #jakarta", "post_id": "3923338887850100330_30970014504"}}, {"key": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "infotibuahbatu", "x": 367.82172632110877, "y": 652.3107395107204, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9154, "eigenvector": 139.297, "in_degree": 3, "out_degree": 13, "degree": 16}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotibuahbatu", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotimedia", "attributes": {"label": "infotimedia", "x": 550.6032549297388, "y": 789.824532945286, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9154, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotimedia", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotibandung", "attributes": {"label": "infotibandung", "x": 929.5574049244783, "y": 120.72000249191805, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9154, "eigenvector": 139.297, "in_degree": 3, "out_degree": 13, "degree": 16}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotibandung", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "infotimohtoha", "x": 503.6950339286137, "y": 118.25699975918435, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9154, "eigenvector": 139.297, "in_degree": 3, "out_degree": 13, "degree": 16}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotimohtoha", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "infobandungselatan_", "x": 198.21175890797238, "y": 54.52014740567257, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9154, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infobandungselatan_", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "infoticibaduyut", "x": 754.6968630899906, "y": 262.8357068917083, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9154, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infoticibaduyut", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "infotibanjaran.id", "x": 322.0825904371852, "y": 216.12073982676216, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9154, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotibanjaran.id", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "infotipameungpeukbdg", "x": 463.1992396812089, "y": 716.1269403619493, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9154, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotipameungpeukbdg", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotikatapang", "attributes": {"label": "infotikatapang", "x": 742.605959716683, "y": 800.5977667056355, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9154, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotikatapang", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "infotirancaekek", "x": 838.4180186711653, "y": 871.2916061502758, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9154, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotirancaekek", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "infoticimaung.id", "x": 945.0146240183257, "y": 229.16163058973714, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9154, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infoticimaung.id", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotisoreang", "attributes": {"label": "infotisoreang", "x": 923.0645815185827, "y": 59.1844505350545, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9154, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotisoreang", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "infoticiparay_", "x": 789.7256631410186, "y": 261.80252173700444, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9154, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infoticiparay_", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "bsdhitz", "attributes": {"label": "bsdhitz", "x": 6.543270914366128, "y": 250.7983239657957, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 53.1358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3903481453530672720_80047079119", "id": "bsdhitz", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah berencana merevisi tarif layanan ojek online yang berpotensi meningkatkan pendapatan para driver ojol. Kenaikan penghasilan disebut bisa mencapai sekitar 8 hingga 15 persen, tergantung skema tarif dan wilayah operasional yang diterapkan nantinya.\n\nRevisi tarif ini dilakukan setelah adanya pembahasan antara regulator, aplikator, dan perwakilan pengemudi terkait keseimbangan tarif serta kesejahteraan mitra driver. Meski begitu, aturan final mengenai besaran tarif baru masih menunggu keputusan resmi pemerintah.\n\nJangan lupa follow Instagram dan TikTok\n\n\n📷: oto.detik.com\n\n#bsdhitz #Ojol #OjekOnline #DriverOjol", "post_id": "3903481453530672720_80047079119"}}, {"key": "hellomemo_x", "attributes": {"label": "hellomemo_x", "x": 944.9939331624298, "y": 937.8084450949956, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.8617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3898050210370831601_64412409893", "id": "hellomemo_x", "source": "instagram-000001", "content": "Kabar terbaru datang dari dunia transportasi online. DPR dikabarkan mulai mengawal kebijakan baru terkait potongan aplikasi ojek online yang disebut akan diberlakukan mulai Juni 2026. Dalam informasi yang beredar, potongan untuk mitra pengemudi disebut berada di angka 8 persen dan menjadi perhatian banyak pihak, terutama para driver ojol di berbagai daerah.\n\nKabar terbaru datang dari dunia transportasi online. DPR dikabarkan mulai mengawal kebijakan baru terkait potongan aplikasi ojek online yang disebut akan diberlakukan mulai Juni 2026. Dalam informasi yang beredar, potongan untuk mitra pengemudi disebut berada di angka 8 persen dan menjadi perhatian banyak pihak, terutama para driver ojol di berbagai daerah.\n\nSejumlah pengemudi menyambut baik jika aturan tersebut benar-benar diterapkan karena dinilai dapat membantu meningkatkan pendapatan harian mereka. Selama ini, potongan aplikasi kerap menjadi keluhan para driver karena dianggap cukup besar dan mempengaruhi penghasilan bersih setelah biaya operasional.\n\nDi sisi lain, masyarakat juga menunggu kejelasan resmi terkait aturan tersebut, termasuk mekanisme penerapan dan dampaknya terhadap tarif penumpang. DPR disebut akan melakukan pengawasan agar kebijakan berjalan transparan dan tetap menguntungkan semua pihak, baik driver, perusahaan aplikasi, maupun konsumen.\n\nInformasi ini pun langsung ramai diperbincangkan di media sosial dan menuai berbagai komentar dari netizen. Banyak yang berharap kesejahteraan driver ojol semakin diperhatikan di tengah tingginya kebutuhan hidup saat ini..\n.\n𝗢𝗳𝗳𝗶𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗔𝗰𝗰𝗼𝘂𝗻𝘁 Harian Pagi Memo X :\nInstagram : \nTikTok : \nYoutube : hello memo X\nEmail : redaksi.memo.x\nWebsite : https://memox.co.id/\n.\n.\n\nGimana sobat ojol apakah kalian setuju jika tarif di potong menjadi 8%,komen di bawah👇👇\n#Ojol2026\n#DriverOjol\n#BeritaViral\n#DPRRI\n#PotonganOjol", "post_id": "3898050210370831601_64412409893"}}, {"key": "harianmemox", "attributes": {"label": "harianmemox", "x": 802.652233682056, "y": 696.703034657021, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.8617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3898050210370831601_64412409893", "id": "harianmemox", "source": "instagram-000001", "content": "Kabar terbaru datang dari dunia transportasi online. DPR dikabarkan mulai mengawal kebijakan baru terkait potongan aplikasi ojek online yang disebut akan diberlakukan mulai Juni 2026. Dalam informasi yang beredar, potongan untuk mitra pengemudi disebut berada di angka 8 persen dan menjadi perhatian banyak pihak, terutama para driver ojol di berbagai daerah.\n\nKabar terbaru datang dari dunia transportasi online. DPR dikabarkan mulai mengawal kebijakan baru terkait potongan aplikasi ojek online yang disebut akan diberlakukan mulai Juni 2026. Dalam informasi yang beredar, potongan untuk mitra pengemudi disebut berada di angka 8 persen dan menjadi perhatian banyak pihak, terutama para driver ojol di berbagai daerah.\n\nSejumlah pengemudi menyambut baik jika aturan tersebut benar-benar diterapkan karena dinilai dapat membantu meningkatkan pendapatan harian mereka. Selama ini, potongan aplikasi kerap menjadi keluhan para driver karena dianggap cukup besar dan mempengaruhi penghasilan bersih setelah biaya operasional.\n\nDi sisi lain, masyarakat juga menunggu kejelasan resmi terkait aturan tersebut, termasuk mekanisme penerapan dan dampaknya terhadap tarif penumpang. DPR disebut akan melakukan pengawasan agar kebijakan berjalan transparan dan tetap menguntungkan semua pihak, baik driver, perusahaan aplikasi, maupun konsumen.\n\nInformasi ini pun langsung ramai diperbincangkan di media sosial dan menuai berbagai komentar dari netizen. Banyak yang berharap kesejahteraan driver ojol semakin diperhatikan di tengah tingginya kebutuhan hidup saat ini..\n.\n𝗢𝗳𝗳𝗶𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗔𝗰𝗰𝗼𝘂𝗻𝘁 Harian Pagi Memo X :\nInstagram : \nTikTok : \nYoutube : hello memo X\nEmail : redaksi.memo.x\nWebsite : https://memox.co.id/\n.\n.\n\nGimana sobat ojol apakah kalian setuju jika tarif di potong menjadi 8%,komen di bawah👇👇\n#Ojol2026\n#DriverOjol\n#BeritaViral\n#DPRRI\n#PotonganOjol", "post_id": "3898050210370831601_64412409893"}}, {"key": "arahjakarta", "attributes": {"label": "arahjakarta", "x": 588.3735746924456, "y": 32.216560971707, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 53.1358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3902767582008364029_18409028813", "id": "arahjakarta", "source": "instagram-000001", "content": "Raksasa teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akhirnya buka suara merespons diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang memangkas batas atas potongan aplikator ojek online secara drastis dari 20 persen menjadi maksimal 8 persen (22/5). \n\nKebijakan ekstrem yang pertama kali dideklarasikan Presiden Prabowo pada Hari Buruh lalu ini otomatis memotong 12 persen potensi pendapatan bersih korporasi ride-hailing. Menjawab kekhawatiran publik mengenai risiko lonjakan tarif konsumen akibat berkurangnya pemasukan perusahaan, Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, menegaskan bahwa mereka berkomitmen tidak akan menaikkan harga riil pada layanan GoRide reguler. \n\nSebagai gantinya, manajemen GoTo kini tengah menggodok utak-atik skema baru berupa penyesuaian alokasi insentif mitra serta rasionalisasi pemberian diskon kepada pengguna demi menjaga keseimbangan margin perusahaan.\n\nKlaim GoTo bahwa \"tarif penumpang tidak akan naik\" adalah retorika penenangan pasar yang perlu dibaca secara jeli menggunakan nalar skeptis. Ketika negara memaksa memindahkan 12% kue pendapatan dari kantong aplikator ke dompet pengemudi (menjadi 92% untuk mitra), korporasi yang sahamnya tercatat di bursa efek dipastikan tidak akan tinggal diam membiarkan laporan keuangannya berdarah-darah. \n\nPernyataan manajemen mengenai \"pengaturan insentif dan diskon\" adalah indikasi kuat bahwa konsumen ke depan akan menghadapi fenomena kenaikan harga terselubung akibat hilangnya voucer potongan harga secara massal. Intervensi tarif yang terlampau kaku dari istana ini berpotensi memicu bumerang ekonomi: jika aplikator memotong anggaran subsidi operasional secara masif, maka ekosistem ride-hailing kita justru terancam mengalami penurunan volume order yang pada akhirnya malah akan menurunkan pendapatan total para pengemudi ojol di lapangan.\n\nMelihat potongan komisi ojol yang dipangkas jadi 8%, lo percaya pendapatan pengemudi bakal otomatis makmur atau justru cemas tarif bakal makin mahal karena diskon dihapus?\n\nFollow  untuk terus mengawal kebijakan ekonomi digital, hak-hak pekerja, dan akuntabilitas regulasi nasional. Tetap kritis, suarakan literasi ekonomi yang objektif!", "post_id": "3902767582008364029_18409028813"}}, {"key": "byu.projects", "attributes": {"label": "byu.projects", "x": 100.00101160403307, "y": 162.55781190281803, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7637763226482068744", "id": "byu.projects", "source": "tiktok-000001", "content": "-U ProjectsKebijakan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) resmi mulai diterapkan di sejumlah daerah. Salah satu aturan yang paling menjadi perhatian masyarakat adalah pembatasan pengisian Pertalite untuk kendaraan roda dua yang kini dibatasi maksimal Rp50 ribu per transaksi. Aturan tersebut langsung menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat karena menyangkut kebutuhan harian jutaan pengendara motor. Banyak warga mengaku baru mengetahui adanya pembatasan setelah informasi tersebut ramai beredar di media sosial dan sejumlah SPBU mulai menerapkannya. Pemerintah daerah menyebut kebijakan ini dilakukan untuk menjaga distribusi BBM subsidi agar tetap merata dan tidak cepat habis. Konsumsi Pertalite yang terus meningkat disebut menjadi salah satu alasan utama diterapkannya pembatasan pengisian. Selain itu, aturan ini juga bertujuan untuk mencegah antrean panjang di SPBU serta mengurangi praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum tertentu. Pemerintah berharap distribusi BBM bisa lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Tidak hanya untuk sepeda motor, pembatasan juga diberlakukan bagi kendaraan roda empat. Mobil diwajibkan menggunakan QR Code MyPertamina dan memiliki batas maksimal pengisian tertentu sesuai kategori bahan bakar yang digunakan. Pihak terkait juga memperketat pengawasan terhadap kendaraan dengan tangki modifikasi maupun pembelian menggunakan jerigen. Langkah tersebut diambil untuk mencegah pembelian berlebihan yang dapat mengganggu pasokan BBM di lapangan. Meski disebut sebagai upaya menjaga ketersediaan BBM subsidi, kebijakan ini tetap menuai pro dan kontra di masyarakat. Sebagian warga menilai aturan tersebut cukup membantu agar Pertalite tidak cepat langka dan antrean di SPBU bisa berkurang. Namun di sisi lain, tidak sedikit pengendara yang merasa kebijakan ini akan menyulitkan aktivitas harian mereka, terutama bagi pekerja lapangan, pengemudi ojek online, hingga masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari. Sebagian driver ojol mengaku khawatir pembatasan tersebut akan berdampak pada biaya operasional mereka. Apalagi kebutuhan bahan bakar menjadi faktor utama dalam pekerjaan sehari-hari. Sementara itu, pihak pemerintah daerah memastikan kebijakan pembatasan dilakukan untuk menjaga stabilitas distribusi BBM dan akan terus dievaluasi sesuai kondisi di lapangan. Hingga kini, aturan pembatasan pembelian Pertalite masih menjadi topik hangat di masyarakat dan diperkirakan akan terus menuai perhatian publik, terutama jika kebijakan serupa diterapkan di lebih banyak daerah lain di Indonesia.#breakingnews #fyppppppppppppppppppppppp #tiktokviral", "post_id": "7637763226482068744"}}, {"key": "By", "attributes": {"label": "By", "x": 624.6774478274242, "y": 472.35751475791955, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.7453, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7637763226482068744", "id": "By", "source": "tiktok-000001", "content": "-U ProjectsKebijakan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) resmi mulai diterapkan di sejumlah daerah. Salah satu aturan yang paling menjadi perhatian masyarakat adalah pembatasan pengisian Pertalite untuk kendaraan roda dua yang kini dibatasi maksimal Rp50 ribu per transaksi. Aturan tersebut langsung menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat karena menyangkut kebutuhan harian jutaan pengendara motor. Banyak warga mengaku baru mengetahui adanya pembatasan setelah informasi tersebut ramai beredar di media sosial dan sejumlah SPBU mulai menerapkannya. Pemerintah daerah menyebut kebijakan ini dilakukan untuk menjaga distribusi BBM subsidi agar tetap merata dan tidak cepat habis. Konsumsi Pertalite yang terus meningkat disebut menjadi salah satu alasan utama diterapkannya pembatasan pengisian. Selain itu, aturan ini juga bertujuan untuk mencegah antrean panjang di SPBU serta mengurangi praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum tertentu. Pemerintah berharap distribusi BBM bisa lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Tidak hanya untuk sepeda motor, pembatasan juga diberlakukan bagi kendaraan roda empat. Mobil diwajibkan menggunakan QR Code MyPertamina dan memiliki batas maksimal pengisian tertentu sesuai kategori bahan bakar yang digunakan. Pihak terkait juga memperketat pengawasan terhadap kendaraan dengan tangki modifikasi maupun pembelian menggunakan jerigen. Langkah tersebut diambil untuk mencegah pembelian berlebihan yang dapat mengganggu pasokan BBM di lapangan. Meski disebut sebagai upaya menjaga ketersediaan BBM subsidi, kebijakan ini tetap menuai pro dan kontra di masyarakat. Sebagian warga menilai aturan tersebut cukup membantu agar Pertalite tidak cepat langka dan antrean di SPBU bisa berkurang. Namun di sisi lain, tidak sedikit pengendara yang merasa kebijakan ini akan menyulitkan aktivitas harian mereka, terutama bagi pekerja lapangan, pengemudi ojek online, hingga masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari. Sebagian driver ojol mengaku khawatir pembatasan tersebut akan berdampak pada biaya operasional mereka. Apalagi kebutuhan bahan bakar menjadi faktor utama dalam pekerjaan sehari-hari. Sementara itu, pihak pemerintah daerah memastikan kebijakan pembatasan dilakukan untuk menjaga stabilitas distribusi BBM dan akan terus dievaluasi sesuai kondisi di lapangan. Hingga kini, aturan pembatasan pembelian Pertalite masih menjadi topik hangat di masyarakat dan diperkirakan akan terus menuai perhatian publik, terutama jika kebijakan serupa diterapkan di lebih banyak daerah lain di Indonesia.#breakingnews #fyppppppppppppppppppppppp #tiktokviral", "post_id": "7637763226482068744"}}, {"key": "tribuntangerang", "attributes": {"label": "tribuntangerang", "x": 491.6668532017583, "y": 776.164168645398, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.8617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "7650520608953928967", "id": "tribuntangerang", "source": "tiktok-000001", "content": "Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter membuat sejumlah pengemudi ojek online atau ojol di Kabupaten Tangerang harus memutar otak untuk menekan pengeluaran harian. Di sela waktu menunggu order, para pengemudi ojol di Citra Raya Cikupa, Kabupaten tangerang, terlihat berbincang mengenai kenaikan harga BBM yang dinilai berdampak langsung terhadap biaya operasional harian mereka. Sebagian bahkan mengaku mulai beralih dari Pertamax ke Pertalite hingga mengurangi jatah makan guna menekan pengeluaran bahan bakar. (TribunTangerang.com/Nurmahadi) SUMBER: https://tangerang.tribunnews.com/kabupaten-tangerang/58519/harga-pertamax-naik-ojol-di-tangerang-putar-otak-turun-ke-pertalite-hingga-pangkas-biaya-hidup Jangan lupa follow akun sosial media TribunTangerang.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:  YouTube: https://www.youtube.com/ Facebook: https://www.facebook.com/TribunnewsTangerang/ Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZ0fhb3LdQSSdO9AS1s TikTok: https://www.tiktok.com/?lang=en Instagram: https://www.instagram.com/tribun.tangerang/ #bbm #prabowo #pertamax #tangerang", "post_id": "7650520608953928967"}}, {"key": "one.newsofficial", "attributes": {"label": "one.newsofficial", "x": 542.2528319705664, "y": 291.60008127508087, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7651544880937749780", "id": "one.newsofficial", "source": "tiktok-000001", "content": "Di tengah naiknya harga Pertamax, seorang pengemudi ojek online justru menjadi sorotan karena konsisten berbagi dengan sesama. Melalui akun Instagram , ia kerap membagikan momen saat membantu rekan-rekan driver ojol yang membutuhkan di jalan. Aksi sederhana namun penuh makna tersebut dilakukan secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama pencari nafkah. Di saat biaya operasional semakin tinggi, ia tetap menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu orang lain. Sikap inilah yang membuat banyak warganet tersentuh dan memberikan apresiasi. Kisah ini menjadi bukti bahwa kebaikan tidak selalu lahir dari kelebihan, tetapi dari hati yang peduli dan keinginan untuk berbagi. Semoga semakin banyak orang yang terinspirasi untuk menebar manfaat di tengah berbagai kesulitan yang dihadapi. ❤️ Source Videos :  #ojol #gojek #berbagi #pertamax #viral", "post_id": "7651544880937749780"}}, {"key": "muluza_ojolberbagi", "attributes": {"label": "muluza_ojolberbagi", "x": 442.5941879023747, "y": 638.3953598650043, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.3579, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7651544880937749780", "id": "muluza_ojolberbagi", "source": "tiktok-000001", "content": "Di tengah naiknya harga Pertamax, seorang pengemudi ojek online justru menjadi sorotan karena konsisten berbagi dengan sesama. Melalui akun Instagram , ia kerap membagikan momen saat membantu rekan-rekan driver ojol yang membutuhkan di jalan. Aksi sederhana namun penuh makna tersebut dilakukan secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama pencari nafkah. Di saat biaya operasional semakin tinggi, ia tetap menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu orang lain. Sikap inilah yang membuat banyak warganet tersentuh dan memberikan apresiasi. Kisah ini menjadi bukti bahwa kebaikan tidak selalu lahir dari kelebihan, tetapi dari hati yang peduli dan keinginan untuk berbagi. Semoga semakin banyak orang yang terinspirasi untuk menebar manfaat di tengah berbagai kesulitan yang dihadapi. ❤️ Source Videos :  #ojol #gojek #berbagi #pertamax #viral", "post_id": "7651544880937749780"}}, {"key": "tribunpriangan.com", "attributes": {"label": "tribunpriangan.com", "x": 496.37335406321836, "y": 646.3934080880208, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.8617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "7649692161469926664", "id": "tribunpriangan.com", "source": "tiktok-000001", "content": "KENAIKAN HARGA BBM DAN OLI Cekik Driver Ojol di Ciamis: Pendapatan Tetap TRIBUNPRIANGAN.COM - Kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai Rabu (10/6/2026) langsung berdampak nyata di tingkat bawah. Di Kabupaten Ciamis, para pengemudi ojek online (ojol) kini harus memutar otak lebih keras lantaran lonjakan biaya operasional tersebut berjalan beriringan dengan melambungnya harga pelumas mesin serta biaya perawatan kendaraan. Iman Nuryakin (30), salah seorang pengemudi ojol yang ditemui di kawasan SPBU Ciamis Kota, mengungkapkan bahwa kenaikan harga Pertamax sebesar Rp3.950 per liter dari harga semula Rp12.300 merupaakan tamparan keras bagi para pekerja yang menggantungkan hidup di jalanan. \"Kalau bisa jangan naik lagi. Buat driver itu jadi beban karena tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima,\" ujar Iman dengan nada lesu, Rabu (10/6/2026). (*) Reporter: Ai Sani Prod. Video: Aldi M Perdana Ikuti juga informasi melalui akun media sosial dan website kami: - Website: https://priangan.tribunnews.com - Instagram: https://www.instagram.com/tribunpriangan - Tiktok: https://www.tiktok.com/ - Youtube: https://www.youtube.com/ #BBMNaik2026 #PertamaxCiamis #OjolCiamis #InfoCiamis #PrianganTimur #TribunPriangan #BaladPriangan #KabarCiamis #NasibOjol #PertaminaPatraNiaga", "post_id": "7649692161469926664"}}, {"key": "tribunpriangan", "attributes": {"label": "tribunpriangan", "x": 443.9660148623261, "y": 469.3213488852492, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.6365, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7649692161469926664", "id": "tribunpriangan", "source": "tiktok-000001", "content": "KENAIKAN HARGA BBM DAN OLI Cekik Driver Ojol di Ciamis: Pendapatan Tetap TRIBUNPRIANGAN.COM - Kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai Rabu (10/6/2026) langsung berdampak nyata di tingkat bawah. Di Kabupaten Ciamis, para pengemudi ojek online (ojol) kini harus memutar otak lebih keras lantaran lonjakan biaya operasional tersebut berjalan beriringan dengan melambungnya harga pelumas mesin serta biaya perawatan kendaraan. Iman Nuryakin (30), salah seorang pengemudi ojol yang ditemui di kawasan SPBU Ciamis Kota, mengungkapkan bahwa kenaikan harga Pertamax sebesar Rp3.950 per liter dari harga semula Rp12.300 merupaakan tamparan keras bagi para pekerja yang menggantungkan hidup di jalanan. \"Kalau bisa jangan naik lagi. Buat driver itu jadi beban karena tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima,\" ujar Iman dengan nada lesu, Rabu (10/6/2026). (*) Reporter: Ai Sani Prod. Video: Aldi M Perdana Ikuti juga informasi melalui akun media sosial dan website kami: - Website: https://priangan.tribunnews.com - Instagram: https://www.instagram.com/tribunpriangan - Tiktok: https://www.tiktok.com/ - Youtube: https://www.youtube.com/ #BBMNaik2026 #PertamaxCiamis #OjolCiamis #InfoCiamis #PrianganTimur #TribunPriangan #BaladPriangan #KabarCiamis #NasibOjol #PertaminaPatraNiaga", "post_id": "7649692161469926664"}}, {"key": "saiful.119731", "attributes": {"label": "saiful.119731", "x": 247.9390236524509, "y": 826.729449551307, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2195064317932982", "id": "saiful.119731", "source": "facebook-000001", "content": "Memasuki kawasan Bandara Juanda Terminal 1 sepi lancar dan cuaca redup. Semoga hari ini tidak terlalu panas karena ada teman-teman kita yang lagi berjuang. Aksi demo Akbar  ojoL Jawa Timur\n#reelsotwbandarafyp", "post_id": "2195064317932982"}}, {"key": "sorotan", "attributes": {"label": "sorotan", "x": 638.29310009788, "y": 19.087892862566402, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 14.7453, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2195064317932982", "id": "sorotan", "source": "facebook-000001", "content": "Memasuki kawasan Bandara Juanda Terminal 1 sepi lancar dan cuaca redup. Semoga hari ini tidak terlalu panas karena ada teman-teman kita yang lagi berjuang. Aksi demo Akbar  ojoL Jawa Timur\n#reelsotwbandarafyp", "post_id": "2195064317932982"}}, {"key": "@EMPERNUSAGREEN", "attributes": {"label": "@EMPERNUSAGREEN", "x": 513.8132181023911, "y": 210.68274872609217, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "yc2ZO4-ot5w", "id": "@EMPERNUSAGREEN", "source": "youtube-000001", "content": "RESTO SUPER PENYET JATI KUDUS RESTORAN KELUARGA POPULER\n\nResto Super Penyet Kudus merupakan salah satu tempat makan keluarga paling populer di Kudus Restoran ini terkenal dengan aneka masakan nusantara bertema penyetan yang sudah bersertifikasi halal dengan porsi melimpah serta harga yang bersahabat.\nInformasi Operasional & Kontak\n\nAlamat: Jl. KH. Agus Salim No.222, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kudus\nJam Buka: Setiap hari, pukul 09:30 - 21:30 WIB\nNomor Telepon: +62 817-616-699\nMedia Sosial: \nMenu Unggulan & Estimasi Harga\nRestoran ini menawarkan konsep menu Single (perorangan) hingga menu Combo atau paketan untuk makan ramai-ramai. Rata-rata harga per orang berkisar antara Rp25.000 hingga Rp50.000.\n\nCombo Puas Ayam Hot Pol (± Rp34.000): Paket nasi, ayam penyet, tahu, tempe, telur, lalapan, dan sambal khas.\nMenu Single Penyet: Pilihan lauk seperti Super Ayam Bakar (± Rp29.000), Super Bakso Penyet (± Rp30.500), hingga Super Udang Penyet (± Rp40.500).\nSeafood & Olahan Lain: Gurami Bakar (± Rp84.000) dan Sup Iga (± Rp66.000).\nMenu Rombongan / Paket 1 Meter: Paket besar berisi ayam utuh, gurami, udang, dan sayuran yang cocok untuk acara kumpul keluarga atau kantor.\nMinuman Ikonik: Es Teh Jumbo yang disajikan dalam gelas berukuran sangat besar.\nFasilitas Restoran\nSuper Penyet Kudus dinilai sangat nyaman untuk dikunjungi bersama rombongan maupun anak-anak berkat fasilitasnya yang lengkap:\n\nPilihan Area Tempat Duduk: Tersedia ruangan ber-AC (indoor), area non-AC, area lesehan, hingga lantai 2 (rooftop).\nFasilitas Ramah Anak: Dilengkapi dengan high chairs (kursi bayi) dan area mini playground.\nAksesibilitas: Ramah disabilitas dengan toilet dan ruang makan yang mendukung kursi roda.\nLayanan Pemesanan: Menerima reservasi tempat, order makanan via ojek online seperti GoFood Super Penyet Kudus dan Grabfood atau ShopeeFood serta pemesanan katering Nasi Box.\n\n\n\n#superpenyetkudus\n#superpenyetsemarang\n#superpenyetindonesia\n#restorankudus", "post_id": "yc2ZO4-ot5w"}}, {"key": "superpenyet_kudus", "attributes": {"label": "superpenyet_kudus", "x": 545.3622091772297, "y": 428.36269714364795, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.7453, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "yc2ZO4-ot5w", "id": "superpenyet_kudus", "source": "youtube-000001", "content": "RESTO SUPER PENYET JATI KUDUS RESTORAN KELUARGA POPULER\n\nResto Super Penyet Kudus merupakan salah satu tempat makan keluarga paling populer di Kudus Restoran ini terkenal dengan aneka masakan nusantara bertema penyetan yang sudah bersertifikasi halal dengan porsi melimpah serta harga yang bersahabat.\nInformasi Operasional & Kontak\n\nAlamat: Jl. KH. Agus Salim No.222, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kudus\nJam Buka: Setiap hari, pukul 09:30 - 21:30 WIB\nNomor Telepon: +62 817-616-699\nMedia Sosial: \nMenu Unggulan & Estimasi Harga\nRestoran ini menawarkan konsep menu Single (perorangan) hingga menu Combo atau paketan untuk makan ramai-ramai. Rata-rata harga per orang berkisar antara Rp25.000 hingga Rp50.000.\n\nCombo Puas Ayam Hot Pol (± Rp34.000): Paket nasi, ayam penyet, tahu, tempe, telur, lalapan, dan sambal khas.\nMenu Single Penyet: Pilihan lauk seperti Super Ayam Bakar (± Rp29.000), Super Bakso Penyet (± Rp30.500), hingga Super Udang Penyet (± Rp40.500).\nSeafood & Olahan Lain: Gurami Bakar (± Rp84.000) dan Sup Iga (± Rp66.000).\nMenu Rombongan / Paket 1 Meter: Paket besar berisi ayam utuh, gurami, udang, dan sayuran yang cocok untuk acara kumpul keluarga atau kantor.\nMinuman Ikonik: Es Teh Jumbo yang disajikan dalam gelas berukuran sangat besar.\nFasilitas Restoran\nSuper Penyet Kudus dinilai sangat nyaman untuk dikunjungi bersama rombongan maupun anak-anak berkat fasilitasnya yang lengkap:\n\nPilihan Area Tempat Duduk: Tersedia ruangan ber-AC (indoor), area non-AC, area lesehan, hingga lantai 2 (rooftop).\nFasilitas Ramah Anak: Dilengkapi dengan high chairs (kursi bayi) dan area mini playground.\nAksesibilitas: Ramah disabilitas dengan toilet dan ruang makan yang mendukung kursi roda.\nLayanan Pemesanan: Menerima reservasi tempat, order makanan via ojek online seperti GoFood Super Penyet Kudus dan Grabfood atau ShopeeFood serta pemesanan katering Nasi Box.\n\n\n\n#superpenyetkudus\n#superpenyetsemarang\n#superpenyetindonesia\n#restorankudus", "post_id": "yc2ZO4-ot5w"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "attributes": {"label": "@TribunMedanTV", "x": 309.6220652146572, "y": 291.6189342545342, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "K0dPNWt94PI", "id": "@TribunMedanTV", "source": "youtube-000001", "content": "HARGA PERTAMAX Tembus Rp16.650 per Liter, Pengemudi Ojol Medan Keluhkan Semakin Tercekik\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax mulai dikeluhkan para pengemudi ojek online di Medan. \n\nPenyesuaian harga yang berlaku pada Rabu (10/6/2026) dinilai menambah beban operasional di tengah tarif layanan yang belum mengalami kenaikan.\n\nBerdasarkan penyesuaian harga terbaru, Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.650 per liter atau bertambah Rp3.950 per liter.\n\nM. Iqbal, seorang pengemudi ojek online di Medan, mengaku keberatan dengan kenaikan harga yang dinilainya cukup signifikan.\n\nReporter : Husna \nEditor Video : Tria Rizki\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "K0dPNWt94PI"}}, {"key": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "tribunmedantv", "x": 41.694046679130125, "y": 983.1650022381906, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.7453, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K0dPNWt94PI", "id": "tribunmedantv", "source": "youtube-000001", "content": "HARGA PERTAMAX Tembus Rp16.650 per Liter, Pengemudi Ojol Medan Keluhkan Semakin Tercekik\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax mulai dikeluhkan para pengemudi ojek online di Medan. \n\nPenyesuaian harga yang berlaku pada Rabu (10/6/2026) dinilai menambah beban operasional di tengah tarif layanan yang belum mengalami kenaikan.\n\nBerdasarkan penyesuaian harga terbaru, Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.650 per liter atau bertambah Rp3.950 per liter.\n\nM. Iqbal, seorang pengemudi ojek online di Medan, mengaku keberatan dengan kenaikan harga yang dinilainya cukup signifikan.\n\nReporter : Husna \nEditor Video : Tria Rizki\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "K0dPNWt94PI"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 630.7776485733584, "y": 435.63908803862483, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "qXcdZPw0nF0", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "BBM Naik, Sembako Kian Mahal, Ojol Makin Terjepit!\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru \n\nTRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - BBM makin mahal, sembako naik, pengemudi ojol mengaku makin sulit bertahan hidup.\n\nDi tengah tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, para pengemudi ojek online menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak.\n\nKenaikan harga BBM membuat biaya operasional harian membengkak. \n\nTak cuma BBM, harga kebutuhan pokok hingga makanan dan minuman yang biasa dibeli saat bekerja di jalan juga ikut naik.\n\nSumber: TribunJakarta.com\n\neporter: Dionisius Arya Bima Suci\nVideografer: Dionisius Arya Bima Suci\nEditor: Dionisius Arya Bima Suci\nUploader: Elvera\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribunjakarta", "post_id": "qXcdZPw0nF0"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 715.3172072281926, "y": 18.909720897231974, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.3579, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "qXcdZPw0nF0", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "BBM Naik, Sembako Kian Mahal, Ojol Makin Terjepit!\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru \n\nTRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - BBM makin mahal, sembako naik, pengemudi ojol mengaku makin sulit bertahan hidup.\n\nDi tengah tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, para pengemudi ojek online menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak.\n\nKenaikan harga BBM membuat biaya operasional harian membengkak. \n\nTak cuma BBM, harga kebutuhan pokok hingga makanan dan minuman yang biasa dibeli saat bekerja di jalan juga ikut naik.\n\nSumber: TribunJakarta.com\n\neporter: Dionisius Arya Bima Suci\nVideografer: Dionisius Arya Bima Suci\nEditor: Dionisius Arya Bima Suci\nUploader: Elvera\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribunjakarta", "post_id": "qXcdZPw0nF0"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 31.087676814473664, "y": 410.7358510265088, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.3579, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "qXcdZPw0nF0", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "BBM Naik, Sembako Kian Mahal, Ojol Makin Terjepit!\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru \n\nTRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - BBM makin mahal, sembako naik, pengemudi ojol mengaku makin sulit bertahan hidup.\n\nDi tengah tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, para pengemudi ojek online menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak.\n\nKenaikan harga BBM membuat biaya operasional harian membengkak. \n\nTak cuma BBM, harga kebutuhan pokok hingga makanan dan minuman yang biasa dibeli saat bekerja di jalan juga ikut naik.\n\nSumber: TribunJakarta.com\n\neporter: Dionisius Arya Bima Suci\nVideografer: Dionisius Arya Bima Suci\nEditor: Dionisius Arya Bima Suci\nUploader: Elvera\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribunjakarta", "post_id": "qXcdZPw0nF0"}}, {"key": "@ayobandung", "attributes": {"label": "@ayobandung", "x": 959.5820289649631, "y": 246.77736765654566, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Bfsj__Ecc9w", "id": "@ayobandung", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Ojol Mengeluh Beban Operasional Bertambah\n\nHarga bahan bakar minyak non-subsidi jenis Pertamax resmi naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Kenaikan ini membuat sejumlah pengguna kendaraan, termasuk pengemudi ojek online, mengeluhkan bertambahnya biaya operasional harian. \n\nPT Pertamina melakukan penyesuaian harga Pertamax dari sebelumnya Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Selain Pertamax, harga Pertamax Green juga mengalami kenaikan menjadi Rp17.000 per liter. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan.\n\nMenurut salahseorang pengendaran ojek online pengguna BBM Non Subsidi jenis Pertamax, Hendro yang ditemui di SPBU Jalan Riau, Kota Bandung ini mengeluhkan, pengeluaran untuk bensin jadi lebih besar, sementara pendapatan belum tentu bertambah. \n\nHendro pun merasa kaget dengan kenaikan BBM Non Subsidi jenis Pertamax ini, dirinya menyesali kurangnya sosialisasi dari pemangku kebijakan karena kenaikan BBM secara mendadak seperti ini merugikan masyarakat kecil khususnya.\n\nVideo : Irfan Al-Faritsi\nEditor : Kavin Faza\n\n#bbmnaik #pertamaxnaik #berita #ayobandung \n\n--------------------------------------------------\n\nWelcome to Youtube Channel Ayobandung, don't forget to like, comment and subscribe!\n\nfor any information and news about Bandung,\nFind us on:\nWeb: ayobandung.com\nInstagram: \nTiktok:", "post_id": "Bfsj__Ecc9w"}}, {"key": "ayobandung_official", "attributes": {"label": "ayobandung_official", "x": 403.6981746105813, "y": 595.8898088731644, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.3579, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Bfsj__Ecc9w", "id": "ayobandung_official", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Ojol Mengeluh Beban Operasional Bertambah\n\nHarga bahan bakar minyak non-subsidi jenis Pertamax resmi naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Kenaikan ini membuat sejumlah pengguna kendaraan, termasuk pengemudi ojek online, mengeluhkan bertambahnya biaya operasional harian. \n\nPT Pertamina melakukan penyesuaian harga Pertamax dari sebelumnya Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Selain Pertamax, harga Pertamax Green juga mengalami kenaikan menjadi Rp17.000 per liter. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan.\n\nMenurut salahseorang pengendaran ojek online pengguna BBM Non Subsidi jenis Pertamax, Hendro yang ditemui di SPBU Jalan Riau, Kota Bandung ini mengeluhkan, pengeluaran untuk bensin jadi lebih besar, sementara pendapatan belum tentu bertambah. \n\nHendro pun merasa kaget dengan kenaikan BBM Non Subsidi jenis Pertamax ini, dirinya menyesali kurangnya sosialisasi dari pemangku kebijakan karena kenaikan BBM secara mendadak seperti ini merugikan masyarakat kecil khususnya.\n\nVideo : Irfan Al-Faritsi\nEditor : Kavin Faza\n\n#bbmnaik #pertamaxnaik #berita #ayobandung \n\n--------------------------------------------------\n\nWelcome to Youtube Channel Ayobandung, don't forget to like, comment and subscribe!\n\nfor any information and news about Bandung,\nFind us on:\nWeb: ayobandung.com\nInstagram: \nTiktok:", "post_id": "Bfsj__Ecc9w"}}, {"key": "ayobandungcom", "attributes": {"label": "ayobandungcom", "x": 999.5169784979001, "y": 834.9371232597799, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.3579, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Bfsj__Ecc9w", "id": "ayobandungcom", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Ojol Mengeluh Beban Operasional Bertambah\n\nHarga bahan bakar minyak non-subsidi jenis Pertamax resmi naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Kenaikan ini membuat sejumlah pengguna kendaraan, termasuk pengemudi ojek online, mengeluhkan bertambahnya biaya operasional harian. \n\nPT Pertamina melakukan penyesuaian harga Pertamax dari sebelumnya Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Selain Pertamax, harga Pertamax Green juga mengalami kenaikan menjadi Rp17.000 per liter. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan.\n\nMenurut salahseorang pengendaran ojek online pengguna BBM Non Subsidi jenis Pertamax, Hendro yang ditemui di SPBU Jalan Riau, Kota Bandung ini mengeluhkan, pengeluaran untuk bensin jadi lebih besar, sementara pendapatan belum tentu bertambah. \n\nHendro pun merasa kaget dengan kenaikan BBM Non Subsidi jenis Pertamax ini, dirinya menyesali kurangnya sosialisasi dari pemangku kebijakan karena kenaikan BBM secara mendadak seperti ini merugikan masyarakat kecil khususnya.\n\nVideo : Irfan Al-Faritsi\nEditor : Kavin Faza\n\n#bbmnaik #pertamaxnaik #berita #ayobandung \n\n--------------------------------------------------\n\nWelcome to Youtube Channel Ayobandung, don't forget to like, comment and subscribe!\n\nfor any information and news about Bandung,\nFind us on:\nWeb: ayobandung.com\nInstagram: \nTiktok:", "post_id": "Bfsj__Ecc9w"}}, {"key": "@tribunpriangan", "attributes": {"label": "@tribunpriangan", "x": 580.4151420628378, "y": 903.2914882024965, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "VnQBzIOfcsU", "id": "@tribunpriangan", "source": "youtube-000001", "content": "KENAIKAN HARGA BBM DAN OLI Cekik Driver Ojol di Ciamis: Pendapatan Tetap\n\nTRIBUNPRIANGAN.COM - Kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai Rabu (10/6/2026) langsung berdampak nyata di tingkat bawah.\n\nDi Kabupaten Ciamis, para pengemudi ojek online (ojol) kini harus memutar otak lebih keras lantaran lonjakan biaya operasional tersebut berjalan beriringan dengan melambungnya harga pelumas mesin serta biaya perawatan kendaraan.\n\nIman Nuryakin (30), salah seorang pengemudi ojol yang ditemui di kawasan SPBU Ciamis Kota, mengungkapkan bahwa kenaikan harga Pertamax sebesar Rp3.950 per liter dari harga semula Rp12.300 merupaakan tamparan keras bagi para pekerja yang menggantungkan hidup di jalanan.\n\n\"Kalau bisa jangan naik lagi. Buat driver itu jadi beban karena tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima,\" ujar Iman dengan nada lesu, Rabu (10/6/2026). (*)\n\nReporter: Ai Sani\nProd. Video: Aldi M Perdana\n\nIkuti juga informasi melalui akun media sosial dan website kami:\nWebsite: https://priangan.tribunnews.com\nInstagram:   / tribunpriangan  \nTiktok:   / tribunpriangan.com  \nYoutube:    /   \n\n#BBMNaik2026 #PertamaxCiamis #OjolCiamis #InfoCiamis #PrianganTimur #TribunPriangan #BaladPriangan #KabarCiamis #NasibOjol #PertaminaPatraNiaga", "post_id": "VnQBzIOfcsU"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 347.9901448705568, "y": 8.922488115108319, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "EXDA9Wc8rpg", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Gempa M6,7 Tidak Berpotensi Tsunami, Pergantian Kiswah Ka'bah | Menyapa Indonesia Malam\n\nMenyapa Indonesia Malam, 16 Juni 2026\n1. Sambut 1 Muharram, Ratusan Warga Gelar Pawai Obor\n2. 1 Muharram 1448 H, Pergantian Kiswah Ka'bah\n3. Libur Tahun Baru Islam di Taman Margasatwa Ragunan\n4. Libur Tahun Baru Islam, Bandara Soetta Dipadati Penumpang\n5. Ribuan Warga Cisurupan Garut Ramaikan Pawai Obor\n6. 3 Pencuri Sepeda Motor Bersenjata Airsoft Gun Dibekuk\n7. Pelaku Spesialis Pembobol Rumah Mewah, Di “Dor”\n8. Tabrak Truk, Pengendara Ojol Tewas\n9. Pria Tewas Ditikam\n10. Menteri PU Alihkan Prioritas Pembangunan Training Center Baru di IPTC\n11. Gubernur Sulsel Dukung Produktivitas Pertanian Sinjai\n12. Dari Solar ke Listrik, Petani Bawang Hemat Biaya Operasional\n13. Masyarakat Papua Dukung Pesta Panen\n14. Warga Sakit Ditandu Menuju Klinik\n15. Gempa M6,7 Palu, Tidak Berpotensi Tsunami\n16. Warga Tel Aviv Soroti Kesepakatan Damai AS-Iran\n17. Meksiko Sambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran\n18. Netanyahu Klaim Iran Gagal Capai Nuklir\n19. Iran Tegaskan Lebanon Masuk Kesepakatan dengan AS\n20. Pengungsi Lebanon Mulai Pulang Usai Kesepakatan AS-Iran\n21. Salaman Trump dan Brigitte Macron Jadi Sorotan di KTT G7\n22. Penandatanganan Nota Kesepahaman Kementerian UMKM dan BTN\n23. Mensos Ajak Masyarakat Lihat Sekolah Rakyat Secara Utuh\n24. Pegawai BGN Tak Boleh Punya Dapur MBG\n25. BGN Akan Audit Seluruh Dapur MBG\n26. BGN Akan Lakukan Evaluasi Insentif SPPG\n27. Komisi IX DPR Minta Pemimpin BGN Baru Dapat Transparan\n28. Obligasi Danantara Diserbu Pasar Global\n29. Sambut HUT Jakarta, Ragunan Siapkan Masuk Gratis\n30. Jakarta Fair Kemayoran 2026 Kembali Hadir\n31. Pengunduran Diri Massal Kepsek\n32. Polisi Gerebek Home Industri Narkotika\n33. Kurang dari 24 Jam, Dua Truk Warga Raib di Garasi Rumah\n34. Jejak Inspirasi Lansia di Tanah Suci Meraih Haji Mabrur\n35. Evaluasi Haji 2026, KBIHU Dukung Perbaikan Haji Tahun Depan\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaMalam #TahunBaruIslam #1Muharram1448H #KiswahKabah #PawaiObor #Ragunan #BandaraSoetta \nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "EXDA9Wc8rpg"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 984.9746187921048, "y": 525.1335146029845, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0996, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "EXDA9Wc8rpg", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Gempa M6,7 Tidak Berpotensi Tsunami, Pergantian Kiswah Ka'bah | Menyapa Indonesia Malam\n\nMenyapa Indonesia Malam, 16 Juni 2026\n1. Sambut 1 Muharram, Ratusan Warga Gelar Pawai Obor\n2. 1 Muharram 1448 H, Pergantian Kiswah Ka'bah\n3. Libur Tahun Baru Islam di Taman Margasatwa Ragunan\n4. Libur Tahun Baru Islam, Bandara Soetta Dipadati Penumpang\n5. Ribuan Warga Cisurupan Garut Ramaikan Pawai Obor\n6. 3 Pencuri Sepeda Motor Bersenjata Airsoft Gun Dibekuk\n7. Pelaku Spesialis Pembobol Rumah Mewah, Di “Dor”\n8. Tabrak Truk, Pengendara Ojol Tewas\n9. Pria Tewas Ditikam\n10. Menteri PU Alihkan Prioritas Pembangunan Training Center Baru di IPTC\n11. Gubernur Sulsel Dukung Produktivitas Pertanian Sinjai\n12. Dari Solar ke Listrik, Petani Bawang Hemat Biaya Operasional\n13. Masyarakat Papua Dukung Pesta Panen\n14. Warga Sakit Ditandu Menuju Klinik\n15. Gempa M6,7 Palu, Tidak Berpotensi Tsunami\n16. Warga Tel Aviv Soroti Kesepakatan Damai AS-Iran\n17. Meksiko Sambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran\n18. Netanyahu Klaim Iran Gagal Capai Nuklir\n19. Iran Tegaskan Lebanon Masuk Kesepakatan dengan AS\n20. Pengungsi Lebanon Mulai Pulang Usai Kesepakatan AS-Iran\n21. Salaman Trump dan Brigitte Macron Jadi Sorotan di KTT G7\n22. Penandatanganan Nota Kesepahaman Kementerian UMKM dan BTN\n23. Mensos Ajak Masyarakat Lihat Sekolah Rakyat Secara Utuh\n24. Pegawai BGN Tak Boleh Punya Dapur MBG\n25. BGN Akan Audit Seluruh Dapur MBG\n26. BGN Akan Lakukan Evaluasi Insentif SPPG\n27. Komisi IX DPR Minta Pemimpin BGN Baru Dapat Transparan\n28. Obligasi Danantara Diserbu Pasar Global\n29. Sambut HUT Jakarta, Ragunan Siapkan Masuk Gratis\n30. Jakarta Fair Kemayoran 2026 Kembali Hadir\n31. Pengunduran Diri Massal Kepsek\n32. Polisi Gerebek Home Industri Narkotika\n33. Kurang dari 24 Jam, Dua Truk Warga Raib di Garasi Rumah\n34. Jejak Inspirasi Lansia di Tanah Suci Meraih Haji Mabrur\n35. Evaluasi Haji 2026, KBIHU Dukung Perbaikan Haji Tahun Depan\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaMalam #TahunBaruIslam #1Muharram1448H #KiswahKabah #PawaiObor #Ragunan #BandaraSoetta \nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "EXDA9Wc8rpg"}}, {"key": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "attributes": {"label": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "x": 943.7538305756013, "y": 679.8935018291422, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "NJTJsaY39V0", "id": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "source": "youtube-000001", "content": "GILA! Ikan Bakar 35k (disc -28k  + GATIS PISANG KEJU GRATIS? Ikan Rasa Laut BALI! WORTH IT?!\n\n👋 YO WHAT'S UP GUYS!\nKembali lagi di channel gue dengan 10 Juta Subscriber yang lagi laper mulu 🤤\nKali ini gue BUKAN cuma review makanan biasa. Gue akan kasih kalian infografis KEKINIAN hasil riset gue sebagai programmer + desainer infografis yang juga kebetulan jadi Marketing dari Ikan Bakar \n________________________________________\n🐟 VIDEO KALI INI BAHAS:\n📍 TEMPAT: Ikan Bakar \n📍 LOKASI: Pojok Sudirman – Denpasar – Bali\n________________________________________\n📊 INFOGRAFIS LENGKAP (Gue Desain Sendiri!)\n1️⃣ VARIAN PRODUK 🔥\nMenu Utama Keunggulan\nIkan Kakap Putih Daging tebal, manis, gurih\nIkan Tuna Segar Padat, juicy, rasa laut autentik\n🎁 BONUS SPESIAL:\n✅ Pisang Keju Gratis – Hanya ada di sini!\n🌶️ SAMBAL KHAS:\n• Dabu-dabu (Timur)\n• Sambal terasi NAGIH (level pedas request!)\n________________________________________\n2️⃣ HARGA PRODUK (Rp) 💰\nVarian Harga\nIkan Kakap (1 ekor) 35.000 – 45.000\nIkan Tuna (1 ekor) 30.000 – 40.000\nPaket Hemat (Ikan + Nasi + Sambal + Pisang Keju) 45.000 – 55.000\n⚡ Harga bisa beda dikit tergantung promo GoFood/GrabFood/Maxim\n________________________________________\n3️⃣ BELI DI MANA? 🛵\nJam operasional:\n• Weekday: 17.00 – 22.00\n• Weekend: 16.00 – 23.00\n📍 PESAN VIA:\n• GoFood – buat yang radius dekat\n• GrabFood – banyak diskon strategis\n• Maxim (Food & Shop) – ongkir lebih ringan\n📱 PRE-ORDER VIA WA:\nKlik link di bio IG  atau WA 081239404275\n________________________________________\n4️⃣ CARA BAYAR ✅\nNon-tunai (rekomendasi):\nGoPay, GrabPay, Maxim Pay / QRIS\nTunai:\nHanya untuk COD via WA (area terbatas)\n💡 Gue saranin pake non-tunai biar ga antre!\n________________________________________\n5️⃣ MEDSOS YANG PAKAI:\n📸 Instagram:  – konten aesthetic ikan bakar & testimoni\n🎵 TikTok:  – viral sea-to-table, unboxing, promo pisang keju\n________________________________________\n🎯 KESIMPULAN DARI GUE \n bukan cuma jual ikan bakar.\nMereka jual PENGALAMAN makan ikan segar ala Timur Indonesia – eksklusif, praktis (bisa delivery), terjangkau, dan bonus Pisang Keju yang bikin nagih.\n🔔 \"Klik link di bio buat pesan via WhatsApp atau cari '' di ojek online favoritmu! Stok ikan terbatas setiap hari, JANGAN SAMPAI KEHABISAN.\"\n________________________________________\n🏷️ HASHTAG (buat komentar terjepit & deskripsi)\n#IkanBakarViral #KulinerMalam #ArchiLlenore #IkanSegarNelayan #PromoIkanBakar #PisangKejuGratis #KulinerBali #StreetFoodBali #ReviewMakanan\n________________________________________\n👍 LIKE, KOMENTAR \"PISANG KEJU\", & SUBSCRIBE biar gue eksplor lebih banyak hidden gem se-Indonesia!\n🔔 Nyalain lonceng biar ga ketinggalan info promo ikan bakar berikutnya!\nGue tutup dengan: \"Kualitas di atas kuantitas. That's  way.\"\nBabay! 🎣🔥", "post_id": "NJTJsaY39V0"}}, {"key": "Archi_llenore.", "attributes": {"label": "Archi_llenore.", "x": 200.98147593063055, "y": 836.2303275837252, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NJTJsaY39V0", "id": "Archi_llenore.", "source": "youtube-000001", "content": "GILA! Ikan Bakar 35k (disc -28k  + GATIS PISANG KEJU GRATIS? Ikan Rasa Laut BALI! WORTH IT?!\n\n👋 YO WHAT'S UP GUYS!\nKembali lagi di channel gue dengan 10 Juta Subscriber yang lagi laper mulu 🤤\nKali ini gue BUKAN cuma review makanan biasa. Gue akan kasih kalian infografis KEKINIAN hasil riset gue sebagai programmer + desainer infografis yang juga kebetulan jadi Marketing dari Ikan Bakar \n________________________________________\n🐟 VIDEO KALI INI BAHAS:\n📍 TEMPAT: Ikan Bakar \n📍 LOKASI: Pojok Sudirman – Denpasar – Bali\n________________________________________\n📊 INFOGRAFIS LENGKAP (Gue Desain Sendiri!)\n1️⃣ VARIAN PRODUK 🔥\nMenu Utama Keunggulan\nIkan Kakap Putih Daging tebal, manis, gurih\nIkan Tuna Segar Padat, juicy, rasa laut autentik\n🎁 BONUS SPESIAL:\n✅ Pisang Keju Gratis – Hanya ada di sini!\n🌶️ SAMBAL KHAS:\n• Dabu-dabu (Timur)\n• Sambal terasi NAGIH (level pedas request!)\n________________________________________\n2️⃣ HARGA PRODUK (Rp) 💰\nVarian Harga\nIkan Kakap (1 ekor) 35.000 – 45.000\nIkan Tuna (1 ekor) 30.000 – 40.000\nPaket Hemat (Ikan + Nasi + Sambal + Pisang Keju) 45.000 – 55.000\n⚡ Harga bisa beda dikit tergantung promo GoFood/GrabFood/Maxim\n________________________________________\n3️⃣ BELI DI MANA? 🛵\nJam operasional:\n• Weekday: 17.00 – 22.00\n• Weekend: 16.00 – 23.00\n📍 PESAN VIA:\n• GoFood – buat yang radius dekat\n• GrabFood – banyak diskon strategis\n• Maxim (Food & Shop) – ongkir lebih ringan\n📱 PRE-ORDER VIA WA:\nKlik link di bio IG  atau WA 081239404275\n________________________________________\n4️⃣ CARA BAYAR ✅\nNon-tunai (rekomendasi):\nGoPay, GrabPay, Maxim Pay / QRIS\nTunai:\nHanya untuk COD via WA (area terbatas)\n💡 Gue saranin pake non-tunai biar ga antre!\n________________________________________\n5️⃣ MEDSOS YANG PAKAI:\n📸 Instagram:  – konten aesthetic ikan bakar & testimoni\n🎵 TikTok:  – viral sea-to-table, unboxing, promo pisang keju\n________________________________________\n🎯 KESIMPULAN DARI GUE \n bukan cuma jual ikan bakar.\nMereka jual PENGALAMAN makan ikan segar ala Timur Indonesia – eksklusif, praktis (bisa delivery), terjangkau, dan bonus Pisang Keju yang bikin nagih.\n🔔 \"Klik link di bio buat pesan via WhatsApp atau cari '' di ojek online favoritmu! Stok ikan terbatas setiap hari, JANGAN SAMPAI KEHABISAN.\"\n________________________________________\n🏷️ HASHTAG (buat komentar terjepit & deskripsi)\n#IkanBakarViral #KulinerMalam #ArchiLlenore #IkanSegarNelayan #PromoIkanBakar #PisangKejuGratis #KulinerBali #StreetFoodBali #ReviewMakanan\n________________________________________\n👍 LIKE, KOMENTAR \"PISANG KEJU\", & SUBSCRIBE biar gue eksplor lebih banyak hidden gem se-Indonesia!\n🔔 Nyalain lonceng biar ga ketinggalan info promo ikan bakar berikutnya!\nGue tutup dengan: \"Kualitas di atas kuantitas. That's  way.\"\nBabay! 🎣🔥", "post_id": "NJTJsaY39V0"}}, {"key": "Archi_llenore", "attributes": {"label": "Archi_llenore", "x": 201.5902831928009, "y": 969.9837794530665, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "NJTJsaY39V0", "id": "Archi_llenore", "source": "youtube-000001", "content": "GILA! Ikan Bakar 35k (disc -28k  + GATIS PISANG KEJU GRATIS? Ikan Rasa Laut BALI! WORTH IT?!\n\n👋 YO WHAT'S UP GUYS!\nKembali lagi di channel gue dengan 10 Juta Subscriber yang lagi laper mulu 🤤\nKali ini gue BUKAN cuma review makanan biasa. Gue akan kasih kalian infografis KEKINIAN hasil riset gue sebagai programmer + desainer infografis yang juga kebetulan jadi Marketing dari Ikan Bakar \n________________________________________\n🐟 VIDEO KALI INI BAHAS:\n📍 TEMPAT: Ikan Bakar \n📍 LOKASI: Pojok Sudirman – Denpasar – Bali\n________________________________________\n📊 INFOGRAFIS LENGKAP (Gue Desain Sendiri!)\n1️⃣ VARIAN PRODUK 🔥\nMenu Utama Keunggulan\nIkan Kakap Putih Daging tebal, manis, gurih\nIkan Tuna Segar Padat, juicy, rasa laut autentik\n🎁 BONUS SPESIAL:\n✅ Pisang Keju Gratis – Hanya ada di sini!\n🌶️ SAMBAL KHAS:\n• Dabu-dabu (Timur)\n• Sambal terasi NAGIH (level pedas request!)\n________________________________________\n2️⃣ HARGA PRODUK (Rp) 💰\nVarian Harga\nIkan Kakap (1 ekor) 35.000 – 45.000\nIkan Tuna (1 ekor) 30.000 – 40.000\nPaket Hemat (Ikan + Nasi + Sambal + Pisang Keju) 45.000 – 55.000\n⚡ Harga bisa beda dikit tergantung promo GoFood/GrabFood/Maxim\n________________________________________\n3️⃣ BELI DI MANA? 🛵\nJam operasional:\n• Weekday: 17.00 – 22.00\n• Weekend: 16.00 – 23.00\n📍 PESAN VIA:\n• GoFood – buat yang radius dekat\n• GrabFood – banyak diskon strategis\n• Maxim (Food & Shop) – ongkir lebih ringan\n📱 PRE-ORDER VIA WA:\nKlik link di bio IG  atau WA 081239404275\n________________________________________\n4️⃣ CARA BAYAR ✅\nNon-tunai (rekomendasi):\nGoPay, GrabPay, Maxim Pay / QRIS\nTunai:\nHanya untuk COD via WA (area terbatas)\n💡 Gue saranin pake non-tunai biar ga antre!\n________________________________________\n5️⃣ MEDSOS YANG PAKAI:\n📸 Instagram:  – konten aesthetic ikan bakar & testimoni\n🎵 TikTok:  – viral sea-to-table, unboxing, promo pisang keju\n________________________________________\n🎯 KESIMPULAN DARI GUE \n bukan cuma jual ikan bakar.\nMereka jual PENGALAMAN makan ikan segar ala Timur Indonesia – eksklusif, praktis (bisa delivery), terjangkau, dan bonus Pisang Keju yang bikin nagih.\n🔔 \"Klik link di bio buat pesan via WhatsApp atau cari '' di ojek online favoritmu! Stok ikan terbatas setiap hari, JANGAN SAMPAI KEHABISAN.\"\n________________________________________\n🏷️ HASHTAG (buat komentar terjepit & deskripsi)\n#IkanBakarViral #KulinerMalam #ArchiLlenore #IkanSegarNelayan #PromoIkanBakar #PisangKejuGratis #KulinerBali #StreetFoodBali #ReviewMakanan\n________________________________________\n👍 LIKE, KOMENTAR \"PISANG KEJU\", & SUBSCRIBE biar gue eksplor lebih banyak hidden gem se-Indonesia!\n🔔 Nyalain lonceng biar ga ketinggalan info promo ikan bakar berikutnya!\nGue tutup dengan: \"Kualitas di atas kuantitas. That's  way.\"\nBabay! 🎣🔥", "post_id": "NJTJsaY39V0"}}], "edges": [{"key": "FeyDown", "source": "FeyDown", "target": "Hidupsebagai62", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "FeyDown", "source": "FeyDown", "target": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "FeyDown", "source": "FeyDown", "target": "soettaairport", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "FeyDown", "source": "FeyDown", "target": "kemenhub151", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "dalsdels_", "source": "dalsdels_", "target": "yvesauvaged", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "dalsdels_", "source": "dalsdels_", "target": "gororow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "dalsdels_", "source": "dalsdels_", "target": "tijinoki", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "buzuzima0", "source": "buzuzima0", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "galihiyahiya", "source": "galihiyahiya", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Tomylim5", "source": "Tomylim5", "target": "Jabodetabase", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "10869797278", "source": "10869797278", "target": "pertaminapatraniaga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rembangupdates", "source": "rembangupdates", "target": "rembangupdates", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarindasosmed", "source": "samarindasosmed", "target": "herdinhdyt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarinda.reels", "source": "samarinda.reels", "target": "herdinhdyt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarinda.reels", "source": "samarinda.reels", "target": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "info_samarinda_", "source": "info_samarinda_", "target": "gerbangsamarinda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "habar_hanyar_nusantara", "source": "habar_hanyar_nusantara", "target": "herdinhdyt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "9153851011", "source": "9153851011", "target": "mardanialisera", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobdgbaratcimahi", "source": "infobdgbaratcimahi", "target": "infobdgbaratcimahi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotibandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotikatapang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotisoreang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotibandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotikatapang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotisoreang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotibandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotikatapang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotisoreang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bsdhitz", "source": "bsdhitz", "target": "bsdhitz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hellomemo_x", "source": "hellomemo_x", "target": "hellomemo_x", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hellomemo_x", "source": "hellomemo_x", "target": "harianmemox", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "arahjakarta", "source": "arahjakarta", "target": "arahjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "byu.projects", "source": "byu.projects", "target": "By", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tribuntangerang", "source": "tribuntangerang", "target": "tribuntangerang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tribuntangerang", "source": "tribuntangerang", "target": "tribuntangerang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "one.newsofficial", "source": "one.newsofficial", "target": "muluza_ojolberbagi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "one.newsofficial", "source": "one.newsofficial", "target": "muluza_ojolberbagi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tribunpriangan.com", "source": "tribunpriangan.com", "target": "tribunpriangan.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tribunpriangan.com", "source": "tribunpriangan.com", "target": "tribunpriangan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "saiful.119731", "source": "saiful.119731", "target": "sorotan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@EMPERNUSAGREEN", "source": "@EMPERNUSAGREEN", "target": "superpenyet_kudus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "source": "@TribunMedanTV", "target": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ayobandung", "source": "@ayobandung", "target": "ayobandung_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ayobandung", "source": "@ayobandung", "target": "ayobandungcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpriangan", "source": "@tribunpriangan", "target": "tribunpriangan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "source": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "target": "Archi_llenore.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "source": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "target": "Archi_llenore", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "source": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "target": "Archi_llenore", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "source": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "target": "Archi_llenore", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "source": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "target": "Archi_llenore", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "source": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "target": "Archi_llenore", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "source": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "target": "Archi_llenore", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "source": "@ApoLinaris_ArchieraLenore", "target": "Archi_llenore", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}