{"nodes": [{"key": "hellomemo_x", "attributes": {"label": "hellomemo_x", "x": 954.5719943768642, "y": 581.1127561310483, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 181.098, "eigenvector": 0.3228, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3898050210370831601_64412409893", "id": "hellomemo_x", "source": "instagram-000001", "content": "Kabar terbaru datang dari dunia transportasi online. DPR dikabarkan mulai mengawal kebijakan baru terkait potongan aplikasi ojek online yang disebut akan diberlakukan mulai Juni 2026. Dalam informasi yang beredar, potongan untuk mitra pengemudi disebut berada di angka 8 persen dan menjadi perhatian banyak pihak, terutama para driver ojol di berbagai daerah.\n\nKabar terbaru datang dari dunia transportasi online. DPR dikabarkan mulai mengawal kebijakan baru terkait potongan aplikasi ojek online yang disebut akan diberlakukan mulai Juni 2026. Dalam informasi yang beredar, potongan untuk mitra pengemudi disebut berada di angka 8 persen dan menjadi perhatian banyak pihak, terutama para driver ojol di berbagai daerah.\n\nSejumlah pengemudi menyambut baik jika aturan tersebut benar-benar diterapkan karena dinilai dapat membantu meningkatkan pendapatan harian mereka. Selama ini, potongan aplikasi kerap menjadi keluhan para driver karena dianggap cukup besar dan mempengaruhi penghasilan bersih setelah biaya operasional.\n\nDi sisi lain, masyarakat juga menunggu kejelasan resmi terkait aturan tersebut, termasuk mekanisme penerapan dan dampaknya terhadap tarif penumpang. DPR disebut akan melakukan pengawasan agar kebijakan berjalan transparan dan tetap menguntungkan semua pihak, baik driver, perusahaan aplikasi, maupun konsumen.\n\nInformasi ini pun langsung ramai diperbincangkan di media sosial dan menuai berbagai komentar dari netizen. Banyak yang berharap kesejahteraan driver ojol semakin diperhatikan di tengah tingginya kebutuhan hidup saat ini..\n.\n𝗢𝗳𝗳𝗶𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗔𝗰𝗰𝗼𝘂𝗻𝘁 Harian Pagi Memo X :\nInstagram : \nTikTok : \nYoutube : hello memo X\nEmail : redaksi.memo.x\nWebsite : https://memox.co.id/\n.\n.\n\nGimana sobat ojol apakah kalian setuju jika tarif di potong menjadi 8%,komen di bawah👇👇\n#Ojol2026\n#DriverOjol\n#BeritaViral\n#DPRRI\n#PotonganOjol", "post_id": "3898050210370831601_64412409893"}}, {"key": "harianmemox", "attributes": {"label": "harianmemox", "x": 364.33868661985827, "y": 466.8949045339146, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 181.098, "eigenvector": 0.1995, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3898050210370831601_64412409893", "id": "harianmemox", "source": "instagram-000001", "content": "Kabar terbaru datang dari dunia transportasi online. DPR dikabarkan mulai mengawal kebijakan baru terkait potongan aplikasi ojek online yang disebut akan diberlakukan mulai Juni 2026. Dalam informasi yang beredar, potongan untuk mitra pengemudi disebut berada di angka 8 persen dan menjadi perhatian banyak pihak, terutama para driver ojol di berbagai daerah.\n\nKabar terbaru datang dari dunia transportasi online. DPR dikabarkan mulai mengawal kebijakan baru terkait potongan aplikasi ojek online yang disebut akan diberlakukan mulai Juni 2026. Dalam informasi yang beredar, potongan untuk mitra pengemudi disebut berada di angka 8 persen dan menjadi perhatian banyak pihak, terutama para driver ojol di berbagai daerah.\n\nSejumlah pengemudi menyambut baik jika aturan tersebut benar-benar diterapkan karena dinilai dapat membantu meningkatkan pendapatan harian mereka. Selama ini, potongan aplikasi kerap menjadi keluhan para driver karena dianggap cukup besar dan mempengaruhi penghasilan bersih setelah biaya operasional.\n\nDi sisi lain, masyarakat juga menunggu kejelasan resmi terkait aturan tersebut, termasuk mekanisme penerapan dan dampaknya terhadap tarif penumpang. DPR disebut akan melakukan pengawasan agar kebijakan berjalan transparan dan tetap menguntungkan semua pihak, baik driver, perusahaan aplikasi, maupun konsumen.\n\nInformasi ini pun langsung ramai diperbincangkan di media sosial dan menuai berbagai komentar dari netizen. Banyak yang berharap kesejahteraan driver ojol semakin diperhatikan di tengah tingginya kebutuhan hidup saat ini..\n.\n𝗢𝗳𝗳𝗶𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗔𝗰𝗰𝗼𝘂𝗻𝘁 Harian Pagi Memo X :\nInstagram : \nTikTok : \nYoutube : hello memo X\nEmail : redaksi.memo.x\nWebsite : https://memox.co.id/\n.\n.\n\nGimana sobat ojol apakah kalian setuju jika tarif di potong menjadi 8%,komen di bawah👇👇\n#Ojol2026\n#DriverOjol\n#BeritaViral\n#DPRRI\n#PotonganOjol", "post_id": "3898050210370831601_64412409893"}}, {"key": "34400960", "attributes": {"label": "34400960", "x": 648.0220644152525, "y": 230.1238372083828, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 104.1312, "eigenvector": 249.8694, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3904866416826441975_34400960", "id": "34400960", "source": "instagram-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nMengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet.\n\nSekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan\ndengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online.\n\n\"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026).\n\nCEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.\n\n\"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans.\n\nSelain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online.\n\nKebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional.\n\nPemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital.\n\nUpaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi.\n\nPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan.", "post_id": "3904866416826441975_34400960"}}, {"key": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "sekretariat.kabinet", "x": 64.88253965434521, "y": 755.8199382820235, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 325.4103, "eigenvector": 249.8694, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3904866416826441975_34400960", "id": "sekretariat.kabinet", "source": "instagram-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nMengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet.\n\nSekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan\ndengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online.\n\n\"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026).\n\nCEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.\n\n\"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans.\n\nSelain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online.\n\nKebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional.\n\nPemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital.\n\nUpaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi.\n\nPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan.", "post_id": "3904866416826441975_34400960"}}, {"key": "uchiha.julianto.3", "attributes": {"label": "uchiha.julianto.3", "x": 315.32308773544673, "y": 123.8249136678301, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 104.1312, "eigenvector": 249.8694, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "100002154881878_27098082563180207", "id": "uchiha.julianto.3", "source": "facebook-000001", "content": "**Dukung Kesejahteraan Driver, Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy Terkait Penurunan Komisi Ojol Menjadi 8 Persen**\n\n**JAKARTA** – CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), Hans Patuwo, secara resmi menemui Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Kantor Sekretariat Kabinet pada Jumat malam, 22 Mei 2026.\n\n Pertemuan ini dilakukan guna melaporkan perkembangan terbaru mengenai kebijakan pemotongan komisi aplikator ojek online (ojol) yang kini dipangkas menjadi sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nBerdasarkan informasi yang diunggah oleh akun Instagram resmi **, pertemuan strategis tersebut membahas berbagai isu krusial seputar industri transportasi online di tanah air. \n\nBeberapa poin utama yang menjadi fokus diskusi di antaranya adalah peningkatan kesejahteraan para mitra pengemudi (driver), masukan terkait dinamika industri, hingga upaya menjaga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia.\n\nDalam kesempatan tersebut, Hans Patuwo menegaskan komitmen penuh GoTo untuk mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam menyelaraskan pendapatan pengemudi dengan pertumbuhan ekonomi digital nasional. \n\nTerlebih, GoTo memegang peran besar dalam menyerap tenaga kerja dengan jumlah pengemudi aktif saat ini mencapai sekitar 800 ribu hingga 1 juta orang yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. \n\nSecara akumulatif, sejak awal beroperasi, tercatat ada sekitar 3 juta pengemudi yang pernah dan masih bergabung di dalam platform Gojek.\n\n\"GoTo berkomitmen mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online,\" ujar Hans. Kebijakan penurunan komisi menjadi 8 persen ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi kantong para mitra driver.\n\nDi sisi lain, pemerintah bersama pelaku usaha terus berkomitmen menjaga keseimbangan ekosistem ini. Presiden Prabowo Subianto sendiri menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi harus berjalan beriringan dengan keberlanjutan bisnis yang adil. \n\nMelalui skema yang tepat, perusahaan aplikator diharapkan tetap bisa memperoleh keuntungan yang wajar agar dapat terus berinovasi, mengembangkan bisnis, menciptakan lapangan kerja baru, serta menyokong penguatan ekonomi digital Indonesia ke depan.", "post_id": "100002154881878_27098082563180207"}}, {"key": "suaradotcom", "attributes": {"label": "suaradotcom", "x": 20.726331889619033, "y": 251.6361362082653, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 104.1312, "eigenvector": 249.8694, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "1488845216608810", "id": "suaradotcom", "source": "facebook-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan. Mengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan dengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online. \"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026). CEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. \"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans. Selain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional. Pemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital. Upaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan. Menurutnya, perusahaan aplikator tetap perlu memperoleh keuntungan secara wajar agar mampu terus berkembang, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.", "post_id": "1488845216608810"}}], "edges": [{"key": "hellomemo_x", "source": "hellomemo_x", "target": "hellomemo_x", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hellomemo_x", "source": "hellomemo_x", "target": "harianmemox", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "34400960", "source": "34400960", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "uchiha.julianto.3", "source": "uchiha.julianto.3", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaradotcom", "source": "suaradotcom", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaradotcom", "source": "suaradotcom", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}]}