{"nodes": [{"key": "Boboboy_09", "attributes": {"label": "Boboboy_09", "x": 273.43132891354327, "y": 600.6630497755053, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2059053079757287670", "id": "Boboboy_09", "source": "retweet-000002", "content": "Bagaimana rupiah mau kuat?\nKetika pemilihan deputi gubernur BI saja jauh dari meritokrasi\n\nMasih ingat? Ada 3 kandidat…", "post_id": "2059053079757287670"}}, {"key": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "txtdaritaxpayer", "x": 985.4481913089438, "y": 432.21658328383893, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 48.7449, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "2059053079757287670", "id": "txtdaritaxpayer", "source": "retweet-000002", "content": "Bagaimana rupiah mau kuat?\nKetika pemilihan deputi gubernur BI saja jauh dari meritokrasi\n\nMasih ingat? Ada 3 kandidat…", "post_id": "2059053079757287670"}}, {"key": "zulfanam", "attributes": {"label": "zulfanam", "x": 787.5221896086451, "y": 223.6345967158908, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2058834544195973411", "id": "zulfanam", "source": "retweet-000002", "content": "Bagaimana rupiah mau kuat?\nKetika pemilihan deputi gubernur BI saja jauh dari meritokrasi\n\nMasih ingat? Ada 3 kandidat…", "post_id": "2058834544195973411"}}, {"key": "rezarebor", "attributes": {"label": "rezarebor", "x": 99.15123583588937, "y": 371.17431125093583, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2060975411526570024", "id": "rezarebor", "source": "retweet-000002", "content": "Bagaimana rupiah mau kuat?\nKetika pemilihan deputi gubernur BI saja jauh dari meritokrasi\n\nMasih ingat? Ada 3 kandidat…", "post_id": "2060975411526570024"}}, {"key": "diaydiay9696", "attributes": {"label": "diaydiay9696", "x": 868.2625116242575, "y": 285.46739919898613, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2061572787656163745", "id": "diaydiay9696", "source": "retweet-000002", "content": "Bagaimana rupiah mau kuat?\nKetika pemilihan deputi gubernur BI saja jauh dari meritokrasi\n\nMasih ingat? Ada 3 kandidat…", "post_id": "2061572787656163745"}}, {"key": "rinaldijaafar", "attributes": {"label": "rinaldijaafar", "x": 491.67059180632066, "y": 501.1881036021485, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2064772546764132565", "id": "rinaldijaafar", "source": "retweet-000002", "content": "Bagaimana rupiah mau kuat?\nKetika pemilihan deputi gubernur BI saja jauh dari meritokrasi\n\nMasih ingat? Ada 3 kandidat…", "post_id": "2064772546764132565"}}, {"key": "Suryasul0770", "attributes": {"label": "Suryasul0770", "x": 4.887793694968168, "y": 296.74928172830886, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2061324360846352539", "id": "Suryasul0770", "source": "tweet-000004", "content": "Jngn asal fanatis sj trhdp seseorang at partai tertentu (Gerindra)   lht lulusan Thomas Djiwandono, apakh bnr lulusan Harvard yg trkenal itu sprti yg nt katakan? Kl bkn PS&Gerindra g bakalan jd deputi gubernur BI, lht sj pergerakan rupiah msh lesu trhdp dolar", "post_id": "2061324360846352539"}}, {"key": "KebunTukan90356", "attributes": {"label": "KebunTukan90356", "x": 530.7432860038529, "y": 348.8439111378785, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2061324360846352539", "id": "KebunTukan90356", "source": "tweet-000004", "content": "Jngn asal fanatis sj trhdp seseorang at partai tertentu (Gerindra)   lht lulusan Thomas Djiwandono, apakh bnr lulusan Harvard yg trkenal itu sprti yg nt katakan? Kl bkn PS&Gerindra g bakalan jd deputi gubernur BI, lht sj pergerakan rupiah msh lesu trhdp dolar", "post_id": "2061324360846352539"}}, {"key": "rdhn333", "attributes": {"label": "rdhn333", "x": 382.14875151721105, "y": 893.3932914989209, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2061324360846352539", "id": "rdhn333", "source": "tweet-000004", "content": "Jngn asal fanatis sj trhdp seseorang at partai tertentu (Gerindra)   lht lulusan Thomas Djiwandono, apakh bnr lulusan Harvard yg trkenal itu sprti yg nt katakan? Kl bkn PS&Gerindra g bakalan jd deputi gubernur BI, lht sj pergerakan rupiah msh lesu trhdp dolar", "post_id": "2061324360846352539"}}, {"key": "dimarsasongko98", "attributes": {"label": "dimarsasongko98", "x": 113.13936920356437, "y": 230.27124322373894, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2061324360846352539", "id": "dimarsasongko98", "source": "tweet-000004", "content": "Jngn asal fanatis sj trhdp seseorang at partai tertentu (Gerindra)   lht lulusan Thomas Djiwandono, apakh bnr lulusan Harvard yg trkenal itu sprti yg nt katakan? Kl bkn PS&Gerindra g bakalan jd deputi gubernur BI, lht sj pergerakan rupiah msh lesu trhdp dolar", "post_id": "2061324360846352539"}}, {"key": "Ketctard", "attributes": {"label": "Ketctard", "x": 740.7349344209066, "y": 2.943589536491098, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2063532412991324434", "id": "Ketctard", "source": "tweet-000004", "content": "Dengan premis yang sama\n\nPonakan prabowo jadi deputi gubernur BI tanpa punya background dan pengalaman di bidang moneter dan modalnya cuma \"saya merasa bisa\" Pas fit n propper test di DPR\n\nHasilnya bisa di liat kan sekarang kaya gimana kekuatan rupiah??", "post_id": "2063532412991324434"}}, {"key": "sociotalker", "attributes": {"label": "sociotalker", "x": 975.7342248216519, "y": 898.8059876951573, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.857, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2063532412991324434", "id": "sociotalker", "source": "tweet-000004", "content": "Dengan premis yang sama\n\nPonakan prabowo jadi deputi gubernur BI tanpa punya background dan pengalaman di bidang moneter dan modalnya cuma \"saya merasa bisa\" Pas fit n propper test di DPR\n\nHasilnya bisa di liat kan sekarang kaya gimana kekuatan rupiah??", "post_id": "2063532412991324434"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 481.51198572221745, "y": 43.15526732773345, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 103.9885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3911979939520899030_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) merespons pelemahan rupiah yang sempat menembus Rp18.000 per dolar AS dengan memperkuat intervensi di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar sesuai fundamental ekonomi.\n\nMenurut Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti, pelemahan rupiah masih dipicu faktor global seperti geopolitik dan arus keluar modal, serta peningkatan kebutuhan domestik untuk pembayaran utang dan dividen.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#BankIndonesia #NilaiTukarRupiah #BloombergTechnoz", "post_id": "3911979939520899030_51748745734"}}, {"key": "sobatrupiahbali", "attributes": {"label": "sobatrupiahbali", "x": 271.37191975081396, "y": 196.78191410223113, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3905405256502886483_52141554570", "id": "sobatrupiahbali", "source": "instagram-000001", "content": "Halo #SemetonRupiah 👋🏼\n\nFestival Karya Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah menjadi ruang bagi generasi muda untuk menuangkan kreativitas, inovasi, dan kepedulian terhadap Rupiah melalui berbagai karya inspiratif hasil pembelajaran berbasis project-based learning. \n\nDari ide sederhana lahir karya luar biasa.\nMulai dari media edukasi interaktif, karya daur ulang LRUK waste to product, permainan edukatif, hingga inovasi digital yang mengangkat nilai-nilai CBP Rupiah secara kreatif dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.\n\nKarena edukasi terbaik bukan hanya dipelajari, tetapi juga diwujudkan melalui karya nyata. \n\nTerima kasih Ibu Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Ibu  telah hadir pada Festival Karya CBP Rupiah di Bali dan memberi semangat bagi kita semua.\n\nMari terus #BeriMakna dengan mencintai Rupiah, bangga menggunakan Rupiah, dan memahami Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.\n\n#CBPRupiah #SobatRupiahBali #EdukatorDewata", "post_id": "3905405256502886483_52141554570"}}, {"key": "destrydamayanti", "attributes": {"label": "destrydamayanti", "x": 438.4161280270467, "y": 756.3936553690043, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 28.857, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3905405256502886483_52141554570", "id": "destrydamayanti", "source": "instagram-000001", "content": "Halo #SemetonRupiah 👋🏼\n\nFestival Karya Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah menjadi ruang bagi generasi muda untuk menuangkan kreativitas, inovasi, dan kepedulian terhadap Rupiah melalui berbagai karya inspiratif hasil pembelajaran berbasis project-based learning. \n\nDari ide sederhana lahir karya luar biasa.\nMulai dari media edukasi interaktif, karya daur ulang LRUK waste to product, permainan edukatif, hingga inovasi digital yang mengangkat nilai-nilai CBP Rupiah secara kreatif dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.\n\nKarena edukasi terbaik bukan hanya dipelajari, tetapi juga diwujudkan melalui karya nyata. \n\nTerima kasih Ibu Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Ibu  telah hadir pada Festival Karya CBP Rupiah di Bali dan memberi semangat bagi kita semua.\n\nMari terus #BeriMakna dengan mencintai Rupiah, bangga menggunakan Rupiah, dan memahami Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.\n\n#CBPRupiah #SobatRupiahBali #EdukatorDewata", "post_id": "3905405256502886483_52141554570"}}, {"key": "bangsaonline", "attributes": {"label": "bangsaonline", "x": 558.2434988637392, "y": 649.4625920212189, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.1276, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3912805143683792945_6049672621", "id": "bangsaonline", "source": "instagram-000001", "content": "JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Kondisi Indonesia semakin tak\npasti. Rupiah semakin tersungkur. Sekarang dolar mencapai Rp18.000.\n\nSituasi ekonomi makin semrawut karena muncul isu Purbaya\nYudhi Sadewa mundur dari posisinya sebagai Menteri Keuangan (Menkeu). Menurut\nisu yang beredar, Purbaya akan digantikan ekonom Chatib Basri. \n\nNamun Purbaya yang sekarang dikabar sedang pusing itu\nmembantah.\n\n\"Tidak,\" tegas Purbaya singkat seperti\nCNNIndonesia.com, Kamis 4 Juni 2026.\n\nMenteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi juga\nmembantah kabar Purbaya mundur. Prasetyo menegaskan bahwa hingga saat ini belum\nada agenda penggantian menteri keuangan.\n\n“Saya kira tadi sore juga sudah disampaikan oleh beliau.\nTidak ada, tidak ada rencana pergantian,” bantah Mensesneg Prasetyo di Kompleks\nIstana Kepresidenan, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 4 Juni 2026.\n\nMeski demikian pernyataan Prasetyo tidak final. Pengamatan\nBANGSAONLINE selama ini, tradisi politik Presiden Prabowo selalu menolak atau\nmencegah menteri atau pejabatnya mundur. Tapi tak berselang lama biasanya\nmereka lalu dicopot, meski kemudian kadang ditempatkan di posisi lain. \n\nSalah satu contoh Hasan Nasbi. Orang dekat Jokowi itu pernah\nmengajukan pengunduran diri dari jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan\n(PCO) pada April 2025 lalu. Namun, ia dicegah oleh Prabowo. Ia akhirnya batal\nmundur setelah menerima perintah dari Presiden untuk tetap bertugas memimpin\nPCO sambil melakukan perbaikan.\n\nTapi pada September 2025 Hasan Nasbi ternyata dicopot oleh Presiden\nPrabowo Subianto dari jabatannya sebagai Kepala Kantor PCO. Posisi Hasan Nasbi\ndiganti Angka Raka Prabowo.\n\nSementara Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti\nmengatakan pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh eskalasi konflik geopolitik\ndi Timur Tengah yang kembali memanas dan menghambat prospek perdamaian.\n\nMenurut Desty, kondisi ter...\n\nSupport kami dengan cara Like, Share dan Follow \n\n#bangsaonline #reels #viral", "post_id": "3912805143683792945_6049672621"}}, {"key": "solusimedia.id", "attributes": {"label": "solusimedia.id", "x": 344.7500023813411, "y": 846.2316916886692, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 103.9885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7599921694567943442", "id": "solusimedia.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah mengukuhkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026–2031 melalui Rapat Paripurna DPR RI yang digelar pada Selasa, 27 Januari 2026 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta. Persetujuan diberikan secara bulat oleh seluruh anggota DPR setelah Thomas dinyatakan lolos dalam rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Komisi XI DPR RI. Thomas, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan, akan menggantikan posisi Juda Agung, yang telah mengundurkan diri awal Januari 2026 dari jabatan Deputi Gubernur BI. Komisi XI DPR RI menilai bahwa Thomas memiliki kapasitas, kompetensi, dan visi strategis yang sesuai dengan kebutuhan Bank Indonesia ke depan termasuk kemampuan untuk memperkuat sinergi kebijakan moneter dan fiskal demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selama fit and proper test, Thomas memaparkan visi bertajuk “BI Gerak”, yang mencakup lima pilar strategis seperti tata kelola kebijakan yang kredibel, efektivitas kebijakan, resiliensi sistem keuangan, sinergi fiskal-moneter-keuangan, serta keberlanjutan transformasi keuangan. Pengesahan ini juga dipandang memiliki dampak positif di pasar keuangan, dengan nilai tukar rupiah yang menunjukkan penguatan setelah hasil uji kelayakan diumumkan oleh Komisi XI. Baca selengkapnya klik link pada bio  #beritaterkinihariini #bankindonesia #thomasdjiwandono #deputigubernurbi  #ekonomiindonesia", "post_id": "7599921694567943442"}}, {"key": "levelupinsight_", "attributes": {"label": "levelupinsight_", "x": 957.9034411268226, "y": 619.5773501916167, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647543421657271560", "id": "levelupinsight_", "source": "tiktok-000001", "content": "Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyebut pelemahan rupiah hingga level Rp18.000 terjadi seiring tekanan geopolitik di Timur Tengah yang belum mereda. Kondisi tersebut membuat harga minyak terus melonjak dan memunculkan risiko inflasi global, sekaligus mendorong arus modal keluar dari negara-negara berkembang. Di sisi domestik, tekanan juga masih cukup besar sesuai pola repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri (ULN). Kendati demikian, BI tidak berdiam diri dan terus mengintensifkan intervensi di pasar valuta asing. Source:  Crypto #akademicrypto #levelupinsight", "post_id": "7647543421657271560"}}, {"key": "Akademi", "attributes": {"label": "Akademi", "x": 434.0775797028853, "y": 430.43610422525205, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.857, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647543421657271560", "id": "Akademi", "source": "tiktok-000001", "content": "Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyebut pelemahan rupiah hingga level Rp18.000 terjadi seiring tekanan geopolitik di Timur Tengah yang belum mereda. Kondisi tersebut membuat harga minyak terus melonjak dan memunculkan risiko inflasi global, sekaligus mendorong arus modal keluar dari negara-negara berkembang. Di sisi domestik, tekanan juga masih cukup besar sesuai pola repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri (ULN). Kendati demikian, BI tidak berdiam diri dan terus mengintensifkan intervensi di pasar valuta asing. Source:  Crypto #akademicrypto #levelupinsight", "post_id": "7647543421657271560"}}, {"key": "financialclub11", "attributes": {"label": "financialclub11", "x": 766.1713877373384, "y": 997.5893433514378, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647491350924889351", "id": "financialclub11", "source": "tiktok-000001", "content": "Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyatakan bahwa rupiah berpotensi melemah hingga Rp18.000 per dolar AS jika ketegangan geopolitik di Timur Tengah terus berlanjut. Kondisi ini dapat menjaga harga minyak tetap tinggi, meningkatkan risiko inflasi global, serta mendorong arus modal keluar dari negara berkembang. Selain faktor eksternal, tekanan juga datang dari kebutuhan domestik seperti repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri. Untuk menjaga stabilitas rupiah, Bank Indonesia terus melakukan intervensi melalui pasar NDF offshore, transaksi spot, DNDF domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Disclaimer: Bukan nasihat keuangan (NFA). Lakukan riset mandiri (DYOR). sc:   #malaysia #rupiah #ringgit #ternakuangnews", "post_id": "7647491350924889351"}}, {"key": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "ternakuang.id", "x": 243.93483416248208, "y": 973.0913788948952, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.857, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647491350924889351", "id": "ternakuang.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyatakan bahwa rupiah berpotensi melemah hingga Rp18.000 per dolar AS jika ketegangan geopolitik di Timur Tengah terus berlanjut. Kondisi ini dapat menjaga harga minyak tetap tinggi, meningkatkan risiko inflasi global, serta mendorong arus modal keluar dari negara berkembang. Selain faktor eksternal, tekanan juga datang dari kebutuhan domestik seperti repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri. Untuk menjaga stabilitas rupiah, Bank Indonesia terus melakukan intervensi melalui pasar NDF offshore, transaksi spot, DNDF domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Disclaimer: Bukan nasihat keuangan (NFA). Lakukan riset mandiri (DYOR). sc:   #malaysia #rupiah #ringgit #ternakuangnews", "post_id": "7647491350924889351"}}, {"key": "growwinid", "attributes": {"label": "growwinid", "x": 391.83835996938666, "y": 992.7252620681875, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 103.9885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7647771669859290369", "id": "growwinid", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali mencatat rekor terlemah sepanjang sejarah dengan menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan Kamis (4/6) pagi. Mata uang Garuda melemah 49 poin atau 0,27 persen, dibuka di level Rp18.016 per dolar AS. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang menghambat prospek perdamaian. Kondisi ini membuat harga minyak dunia tetap tinggi, meningkatkan risiko inflasi global, dan mendorong arus modal keluar dari negara berkembang termasuk Indonesia. BI memastikan akan meningkatkan intensitas intervensi untuk menjaga stabilitas rupiah. Source: CNN Indonesia Video: YouTube/Kompas TV __ Follow  untuk update terbaru seputar berita bisnis, teknologi, dan insight menarik! Kunjungi growwin.org untuk akses 1800+ modul pembelajaran bisnis berbagai bidang #growwin #bisnis #rupiah #bankindonesia #ekonomi #valas #inflasi", "post_id": "7647771669859290369"}}, {"key": "@forumkeadilanTV", "attributes": {"label": "@forumkeadilanTV", "x": 854.4517784315481, "y": 46.30072333694413, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Pxi8eE9mTjY", "id": "@forumkeadilanTV", "source": "youtube-000001", "content": "HARDY HERMAWAN: NASIB RAKYAT INDONESIA DITENTUKAN SPEKULASI PRABOW\n\nNilai tukar rupiah terus turun hingga tembus Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Penurunan terus terjadi semenjak Deputi Gubernur BI dijabat keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono.\n\nApa sebenarnya yang sedang terjadi? Apa yang harus dilakukan Prabowo? \n\nPodcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam bersama narasumber yang ahli di bidangnya.*\n\nHost: Darmawan Sepriyossa - Jurnalis Senior\nNarasumber: Hardy Hermawan - Peneliti Praxa Institute\n\nFor Partnership, Please Contact:\nbisnis\nhttps://wa.me/628119899090\n\nDapatkan informasi terkini isu-isu hukum dan politik di Indonesia dengan Forum Keadilan. Download aplikasinya sekarang!\nPlaystore https://tinyurl.com/forumkeadilanplay...\nAppStore https://tinyurl.com/forumkeadilanapps\nPortal https://forumkeadilan.com/\n\nApakah Anda peduli dengan isu-isu keadilan sosial dan ingin berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif? Forum Keadilan adalah tempat yang tepat untuk Anda!  Ikuti kami sekarang di:\nYouTube    /   \nInstagram   / forumkeadilantv  \nFB   / forumkeadilandotcom  \nTiktok   / forumkeadilantv  \n\n#hardyhermawan #prabowo #ekonomiindonesia #rupiah #oligarki #politikindonesia #madilog #forumkeadilan #beritapolitik #viralpolitik #newsupdate #podcastpolitik", "post_id": "Pxi8eE9mTjY"}}, {"key": "forumkeadilantv", "attributes": {"label": "forumkeadilantv", "x": 19.205413614794775, "y": 41.17856799854525, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Pxi8eE9mTjY", "id": "forumkeadilantv", "source": "youtube-000001", "content": "HARDY HERMAWAN: NASIB RAKYAT INDONESIA DITENTUKAN SPEKULASI PRABOW\n\nNilai tukar rupiah terus turun hingga tembus Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Penurunan terus terjadi semenjak Deputi Gubernur BI dijabat keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono.\n\nApa sebenarnya yang sedang terjadi? Apa yang harus dilakukan Prabowo? \n\nPodcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam bersama narasumber yang ahli di bidangnya.*\n\nHost: Darmawan Sepriyossa - Jurnalis Senior\nNarasumber: Hardy Hermawan - Peneliti Praxa Institute\n\nFor Partnership, Please Contact:\nbisnis\nhttps://wa.me/628119899090\n\nDapatkan informasi terkini isu-isu hukum dan politik di Indonesia dengan Forum Keadilan. Download aplikasinya sekarang!\nPlaystore https://tinyurl.com/forumkeadilanplay...\nAppStore https://tinyurl.com/forumkeadilanapps\nPortal https://forumkeadilan.com/\n\nApakah Anda peduli dengan isu-isu keadilan sosial dan ingin berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif? Forum Keadilan adalah tempat yang tepat untuk Anda!  Ikuti kami sekarang di:\nYouTube    /   \nInstagram   / forumkeadilantv  \nFB   / forumkeadilandotcom  \nTiktok   / forumkeadilantv  \n\n#hardyhermawan #prabowo #ekonomiindonesia #rupiah #oligarki #politikindonesia #madilog #forumkeadilan #beritapolitik #viralpolitik #newsupdate #podcastpolitik", "post_id": "Pxi8eE9mTjY"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 68.55546899724362, "y": 611.6817105566276, "size": 13.86, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 12, "degree": 12}, "_id": "IFTbjDjzsyY", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, BI Siap Turun Tangan | MILENOMICS\n\nPelemahan rupiah semakin dalam hingga menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyebut memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah, tingginya harga minyak dunia, serta arus modal keluar dari negara berkembang menjadi pemicu utama tekanan terhadap rupiah. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "IFTbjDjzsyY"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 514.653863739546, "y": 381.8691656248393, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.5973, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "IFTbjDjzsyY", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, BI Siap Turun Tangan | MILENOMICS\n\nPelemahan rupiah semakin dalam hingga menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyebut memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah, tingginya harga minyak dunia, serta arus modal keluar dari negara berkembang menjadi pemicu utama tekanan terhadap rupiah. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "IFTbjDjzsyY"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 258.075008552203, "y": 851.2212233762938, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.5973, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "IFTbjDjzsyY", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, BI Siap Turun Tangan | MILENOMICS\n\nPelemahan rupiah semakin dalam hingga menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyebut memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah, tingginya harga minyak dunia, serta arus modal keluar dari negara berkembang menjadi pemicu utama tekanan terhadap rupiah. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "IFTbjDjzsyY"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 303.38659599908704, "y": 775.1398722887211, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.5973, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "IFTbjDjzsyY", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, BI Siap Turun Tangan | MILENOMICS\n\nPelemahan rupiah semakin dalam hingga menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyebut memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah, tingginya harga minyak dunia, serta arus modal keluar dari negara berkembang menjadi pemicu utama tekanan terhadap rupiah. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "IFTbjDjzsyY"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 440.6464267728387, "y": 606.9996923450016, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.5973, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "IFTbjDjzsyY", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, BI Siap Turun Tangan | MILENOMICS\n\nPelemahan rupiah semakin dalam hingga menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyebut memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah, tingginya harga minyak dunia, serta arus modal keluar dari negara berkembang menjadi pemicu utama tekanan terhadap rupiah. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "IFTbjDjzsyY"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 857.9949082107192, "y": 160.2291638469776, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.5973, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "IFTbjDjzsyY", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, BI Siap Turun Tangan | MILENOMICS\n\nPelemahan rupiah semakin dalam hingga menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyebut memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah, tingginya harga minyak dunia, serta arus modal keluar dari negara berkembang menjadi pemicu utama tekanan terhadap rupiah. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "IFTbjDjzsyY"}}, {"key": "@tradingsahamfirman", "attributes": {"label": "@tradingsahamfirman", "x": 970.5601136126137, "y": 832.397686266657, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1Z6KNGTT-cA", "id": "@tradingsahamfirman", "source": "youtube-000001", "content": "TERBONGKAR.! ASING BORONG SAHAM BUMI SENYAP.! DISAAT RITEL TAKUT.!! !GINI STRATEGINYA\n\n#sahambumi\n#sahambumiresources\n#sahambumi2023\nUNTUK BERLANGANAN KLIK DIBAWAH INI.!!!\nDAN PILIH LEVEL TERTINGGI AGAR BISA MENDAPATKAN MANFAAT KEUNTUNGAN LEBIH TINGGI \nGRUP TELEGRAM\nhttps://tinyurl.com/rekomendasibesok\nGRUP YOUTUBE\n   /   \nSaham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) anjlok 8,07% ke Rp 148 pada akhir perdagangan Rabu (3/6/2026). Tapi saham emiten Grup Bakrie dan Salim ini malah diserok investor asing.\nSebanyak 5,93 miliar saham Bumi Resources (BUMI) diperdagangkan, frekuensi 92.811 kali, dan nilai transaksi Rp 896,49 miliar.\nInvestor asing membukukan net buy di saham emiten pertambangan ini Rp 240,41 miliar, tertinggi di antara saham-saham net buy asing lainnya.\nBank Indonesia (BI) angkat suara terkait pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS dan kembali mencetak rekor terlemah sepanjang sejarah.\nNilai tukar rupiah dibuka di level Rp18.016 per dolar AS pada perdagangan Kamis (4/6) pagi. Mata uang Garuda melemah 49 poin atau 0,27 persen.\nDeputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas dan menghambat prospek perdamaian.\nMenurutnya, kondisi tersebut membuat harga minyak dunia tetap tinggi sehingga meningkatkan risiko inflasi global dan mendorong arus modal keluar dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.\"Pelemahan nilai tukar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali tereskalasi dan menghambat prospek damai, sehingga mendorong harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global serta arus dana keluar dari negara emerging,\" kata Destry dalam keterangan resmi, Kamis (4/6).\nAksi jual melanda pasar Surat Utang Negara (SUN), menyusul pelemahan rupiah yang menembus level psikologis baru Rp18.000/US$, level yang belum pernah terjadi sebelumnya. \nMelansir data Bloomberg pada sesi perdagangan Kamis (4/6/2026) pukul 10:18 WIB, SUN tenor pendek mengalami kenaikan imbal hasil (yield) paling tajam. Yield tenor 1 tahun naik 4,6 basis poin (bps) menjadi 7,13%, tenor 2 tahun melonjak 8,7 bps ke 6,91%, sementara tenor 3 tahun naik 6,9 bps menjadi 6,83%. \nSedangkan di tenor menengah dan panjang, kenaikannya relatif terbatas, berkisar 0,8 bps hingga 5 bps. Yield tenor acuan 10 tahun pun ikut naik 4,3 bps ke 6,74%. \nsource\nhttps://investor.id/market/441383/sah...\nhttps://www.cnnindonesia.com/ekonomi/...\nhttps://www.bloombergtechnoz.com/deta...\n#SahamBUMI\n#BumiResources\n#SahamBakrie\n#BUMI\n#SahamDiserok\n#BorongSaham\n#BandarSaham\n#SahamSentimenPositif\n#RekomendasiSahamHariIni\n#SahamIndonesia\n#IHSG\n#InvestasiSaham\n#BelajarSaham\n#TradingSaham\n#SahamCuan\nsource\nhttps://investor.id/market/439430/sah...\nsaham bumi besok,\nsaham bumi lo kheng hong,\nsaham bumi terbaru,\nsaham bumi waktunya,\nsaham bumi turun terus,\nsaham bumi private placement,\nsaham bumi berita,\n\n#sahambumi  #bumi   #analisasahambumi\n#BUMI #SahamBUMI #BumiResources #UpdateSaham #InvestorBUMI\n#IHSG #SahamHariIni #InvestasiSaham #PasarModal #TradingSaham #CuanSaham #belajarsahamdiajaib \n#AksiKorporasi #KepemilikanSaham #BeritaEkonomi #AnalisaSaham #StockMarketIndonesia\n\nINFO PENTING !!!!\nKAMI TIDAK MENGADAKAN TITIP DANA APAPUN\nSaya hanya memakai Sosmed dan kontak diatas, selain kontak diatas berarti Bukan saya, karena banyak yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY untuk penipuan titip dana, sekali lagi saya tekankan saya ( FIRMAN HAPPY ) tidak pernah membuka jasa titip dana trading,  TERIMA KASIH !!\nSegala jenis Pembayaran untuk keperluan channel dan Group saya,UNTUK SAAT INI HANYA DI GRUP YUOTUBE DAN GRUP TELEGRAM ADA DIATAS ( selain itu berarti penipuan ) \n\nDisclaimer ON : Semua rekomendasi hanya untuk edukasi & Hiburan, tidak untuk menyarankan Beli atau Jual saham ( silahkan analisa sendiri masing2 ), kerugian dan keuntungan semua ditanggung oleh kalian masing2, dan Kami tidak pernah membuat program titip dana untuk trading atau investasi, semua kerugian yang diakibatkan oleh investasi bodong yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY adalah bukan tanggung jawab kami.", "post_id": "1Z6KNGTT-cA"}}, {"key": "tradingsahamfirman", "attributes": {"label": "tradingsahamfirman", "x": 447.3898707050361, "y": 580.3747000870627, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.857, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1Z6KNGTT-cA", "id": "tradingsahamfirman", "source": "youtube-000001", "content": "TERBONGKAR.! ASING BORONG SAHAM BUMI SENYAP.! DISAAT RITEL TAKUT.!! !GINI STRATEGINYA\n\n#sahambumi\n#sahambumiresources\n#sahambumi2023\nUNTUK BERLANGANAN KLIK DIBAWAH INI.!!!\nDAN PILIH LEVEL TERTINGGI AGAR BISA MENDAPATKAN MANFAAT KEUNTUNGAN LEBIH TINGGI \nGRUP TELEGRAM\nhttps://tinyurl.com/rekomendasibesok\nGRUP YOUTUBE\n   /   \nSaham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) anjlok 8,07% ke Rp 148 pada akhir perdagangan Rabu (3/6/2026). Tapi saham emiten Grup Bakrie dan Salim ini malah diserok investor asing.\nSebanyak 5,93 miliar saham Bumi Resources (BUMI) diperdagangkan, frekuensi 92.811 kali, dan nilai transaksi Rp 896,49 miliar.\nInvestor asing membukukan net buy di saham emiten pertambangan ini Rp 240,41 miliar, tertinggi di antara saham-saham net buy asing lainnya.\nBank Indonesia (BI) angkat suara terkait pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS dan kembali mencetak rekor terlemah sepanjang sejarah.\nNilai tukar rupiah dibuka di level Rp18.016 per dolar AS pada perdagangan Kamis (4/6) pagi. Mata uang Garuda melemah 49 poin atau 0,27 persen.\nDeputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas dan menghambat prospek perdamaian.\nMenurutnya, kondisi tersebut membuat harga minyak dunia tetap tinggi sehingga meningkatkan risiko inflasi global dan mendorong arus modal keluar dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.\"Pelemahan nilai tukar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali tereskalasi dan menghambat prospek damai, sehingga mendorong harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global serta arus dana keluar dari negara emerging,\" kata Destry dalam keterangan resmi, Kamis (4/6).\nAksi jual melanda pasar Surat Utang Negara (SUN), menyusul pelemahan rupiah yang menembus level psikologis baru Rp18.000/US$, level yang belum pernah terjadi sebelumnya. \nMelansir data Bloomberg pada sesi perdagangan Kamis (4/6/2026) pukul 10:18 WIB, SUN tenor pendek mengalami kenaikan imbal hasil (yield) paling tajam. Yield tenor 1 tahun naik 4,6 basis poin (bps) menjadi 7,13%, tenor 2 tahun melonjak 8,7 bps ke 6,91%, sementara tenor 3 tahun naik 6,9 bps menjadi 6,83%. \nSedangkan di tenor menengah dan panjang, kenaikannya relatif terbatas, berkisar 0,8 bps hingga 5 bps. Yield tenor acuan 10 tahun pun ikut naik 4,3 bps ke 6,74%. \nsource\nhttps://investor.id/market/441383/sah...\nhttps://www.cnnindonesia.com/ekonomi/...\nhttps://www.bloombergtechnoz.com/deta...\n#SahamBUMI\n#BumiResources\n#SahamBakrie\n#BUMI\n#SahamDiserok\n#BorongSaham\n#BandarSaham\n#SahamSentimenPositif\n#RekomendasiSahamHariIni\n#SahamIndonesia\n#IHSG\n#InvestasiSaham\n#BelajarSaham\n#TradingSaham\n#SahamCuan\nsource\nhttps://investor.id/market/439430/sah...\nsaham bumi besok,\nsaham bumi lo kheng hong,\nsaham bumi terbaru,\nsaham bumi waktunya,\nsaham bumi turun terus,\nsaham bumi private placement,\nsaham bumi berita,\n\n#sahambumi  #bumi   #analisasahambumi\n#BUMI #SahamBUMI #BumiResources #UpdateSaham #InvestorBUMI\n#IHSG #SahamHariIni #InvestasiSaham #PasarModal #TradingSaham #CuanSaham #belajarsahamdiajaib \n#AksiKorporasi #KepemilikanSaham #BeritaEkonomi #AnalisaSaham #StockMarketIndonesia\n\nINFO PENTING !!!!\nKAMI TIDAK MENGADAKAN TITIP DANA APAPUN\nSaya hanya memakai Sosmed dan kontak diatas, selain kontak diatas berarti Bukan saya, karena banyak yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY untuk penipuan titip dana, sekali lagi saya tekankan saya ( FIRMAN HAPPY ) tidak pernah membuka jasa titip dana trading,  TERIMA KASIH !!\nSegala jenis Pembayaran untuk keperluan channel dan Group saya,UNTUK SAAT INI HANYA DI GRUP YUOTUBE DAN GRUP TELEGRAM ADA DIATAS ( selain itu berarti penipuan ) \n\nDisclaimer ON : Semua rekomendasi hanya untuk edukasi & Hiburan, tidak untuk menyarankan Beli atau Jual saham ( silahkan analisa sendiri masing2 ), kerugian dan keuntungan semua ditanggung oleh kalian masing2, dan Kami tidak pernah membuat program titip dana untuk trading atau investasi, semua kerugian yang diakibatkan oleh investasi bodong yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY adalah bukan tanggung jawab kami.", "post_id": "1Z6KNGTT-cA"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "attributes": {"label": "@KanalBankIndonesia", "x": 869.2072597031855, "y": 851.3833907600404, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "OOTAASYvHx8", "id": "@KanalBankIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Juni 2026\n\n#SobatRupiah, di tengah tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah Bank Indonesia terus mengupayakan berbagai kebijakan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah, menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1%, serta meningkatkan imbal hasil bagi daya tarik masuknya aliran masuk investasi portfolio asing ke Indonesia.\n\nLalu, apa lagi langkah dan respons kebijakan Bank Indonesia guna menghadapi tantangan ke depan? \n\n#SobatRupiah, mari #BeriMakna ketahui perkembangan perekonomian terkini dan langkah Bank Indonesia ke depan dengan menyaksikan hasil #RDGBI bulanan bulan Juni 2026 dengan Cakupan Triwulanan secara langsung bersama jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia.\n\n✅ Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo\n✅ Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti\n✅ Deputi Gubernur Aida S. Budiman\n✅ Deputi Gubernur Filianingsih Hendarta\n✅ Deputi Gubernur Ricky P. Gozali\n✅ Deputi Gubernur Thomas A. M. Djiwandono\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "OOTAASYvHx8"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 751.2411156860683, "y": 548.3121708888563, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "OOTAASYvHx8", "id": "bank_indonesia", "source": "youtube-000001", "content": "Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Juni 2026\n\n#SobatRupiah, di tengah tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah Bank Indonesia terus mengupayakan berbagai kebijakan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah, menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1%, serta meningkatkan imbal hasil bagi daya tarik masuknya aliran masuk investasi portfolio asing ke Indonesia.\n\nLalu, apa lagi langkah dan respons kebijakan Bank Indonesia guna menghadapi tantangan ke depan? \n\n#SobatRupiah, mari #BeriMakna ketahui perkembangan perekonomian terkini dan langkah Bank Indonesia ke depan dengan menyaksikan hasil #RDGBI bulanan bulan Juni 2026 dengan Cakupan Triwulanan secara langsung bersama jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia.\n\n✅ Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo\n✅ Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti\n✅ Deputi Gubernur Aida S. Budiman\n✅ Deputi Gubernur Filianingsih Hendarta\n✅ Deputi Gubernur Ricky P. Gozali\n✅ Deputi Gubernur Thomas A. M. Djiwandono\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "OOTAASYvHx8"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 597.8661471804667, "y": 321.2854156063988, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "OOTAASYvHx8", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Juni 2026\n\n#SobatRupiah, di tengah tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah Bank Indonesia terus mengupayakan berbagai kebijakan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah, menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1%, serta meningkatkan imbal hasil bagi daya tarik masuknya aliran masuk investasi portfolio asing ke Indonesia.\n\nLalu, apa lagi langkah dan respons kebijakan Bank Indonesia guna menghadapi tantangan ke depan? \n\n#SobatRupiah, mari #BeriMakna ketahui perkembangan perekonomian terkini dan langkah Bank Indonesia ke depan dengan menyaksikan hasil #RDGBI bulanan bulan Juni 2026 dengan Cakupan Triwulanan secara langsung bersama jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia.\n\n✅ Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo\n✅ Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti\n✅ Deputi Gubernur Aida S. Budiman\n✅ Deputi Gubernur Filianingsih Hendarta\n✅ Deputi Gubernur Ricky P. Gozali\n✅ Deputi Gubernur Thomas A. M. Djiwandono\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "OOTAASYvHx8"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 235.62172883518073, "y": 151.7160987839622, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5984, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "Srzu3rGlPsg", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Pangkas Batas Beli Dolar, Rupiah Makin Dijaga Ketat! | 1ST SESSION CLOSING\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan pengetatan batas pembelian valuta asing (valas) secara tunai tanpa underlying transaction telah berjalan efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut dinilai berhasil menekan aktivitas pembelian valas berlebihan sekaligus membantu meredam gejolak di pasar keuangan domestik.\n\nDeputi Gubernur Thomas Djiwandono mengungkapkan bahwa Bank Indonesia kembali memangkas ambang batas pembelian tunai valas terhadap rupiah tanpa underlying menjadi maksimal 10.000 dolar AS per pelaku per bulan. Ketentuan baru ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026.\n\nMenurut Thomas, langkah tersebut tergolong cepat mengingat BI baru saja menurunkan batas serupa dari 100.000 dolar AS menjadi 25.000 dolar AS pada awal Juni 2026. Berdasarkan evaluasi BI, penurunan threshold pada tahap sebelumnya terbukti mampu mengurangi rata-rata transaksi harian valas secara signifikan.#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Srzu3rGlPsg"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 220.9785929826794, "y": 561.8232369992677, "size": 9.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4925, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Srzu3rGlPsg", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Pangkas Batas Beli Dolar, Rupiah Makin Dijaga Ketat! | 1ST SESSION CLOSING\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan pengetatan batas pembelian valuta asing (valas) secara tunai tanpa underlying transaction telah berjalan efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut dinilai berhasil menekan aktivitas pembelian valas berlebihan sekaligus membantu meredam gejolak di pasar keuangan domestik.\n\nDeputi Gubernur Thomas Djiwandono mengungkapkan bahwa Bank Indonesia kembali memangkas ambang batas pembelian tunai valas terhadap rupiah tanpa underlying menjadi maksimal 10.000 dolar AS per pelaku per bulan. Ketentuan baru ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026.\n\nMenurut Thomas, langkah tersebut tergolong cepat mengingat BI baru saja menurunkan batas serupa dari 100.000 dolar AS menjadi 25.000 dolar AS pada awal Juni 2026. Berdasarkan evaluasi BI, penurunan threshold pada tahap sebelumnya terbukti mampu mengurangi rata-rata transaksi harian valas secara signifikan.#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Srzu3rGlPsg"}}], "edges": [{"key": "Boboboy_09", "source": "Boboboy_09", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Boboboy_09", "source": "Boboboy_09", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "zulfanam", "source": "zulfanam", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "zulfanam", "source": "zulfanam", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "rezarebor", "source": "rezarebor", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "rezarebor", "source": "rezarebor", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "diaydiay9696", "source": "diaydiay9696", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "diaydiay9696", "source": "diaydiay9696", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "rinaldijaafar", "source": "rinaldijaafar", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "rinaldijaafar", "source": "rinaldijaafar", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Suryasul0770", "source": "Suryasul0770", "target": "KebunTukan90356", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Suryasul0770", "source": "Suryasul0770", "target": "rdhn333", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Suryasul0770", "source": "Suryasul0770", "target": "dimarsasongko98", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Suryasul0770", "source": "Suryasul0770", "target": "KebunTukan90356", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Ketctard", "source": "Ketctard", "target": "sociotalker", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sobatrupiahbali", "source": "sobatrupiahbali", "target": "destrydamayanti", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bangsaonline", "source": "bangsaonline", "target": "bangsaonline", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "solusimedia.id", "source": "solusimedia.id", "target": "solusimedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "levelupinsight_", "source": "levelupinsight_", "target": "Akademi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "financialclub11", "source": "financialclub11", "target": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "growwinid", "source": "growwinid", "target": "growwinid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bangsaonline", "source": "bangsaonline", "target": "bangsaonline", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@forumkeadilanTV", "source": "@forumkeadilanTV", "target": "forumkeadilantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@forumkeadilanTV", "source": "@forumkeadilanTV", "target": "forumkeadilantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tradingsahamfirman", "source": "@tradingsahamfirman", "target": "tradingsahamfirman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}