{"nodes": [{"key": "sumeksco", "attributes": {"label": "sumeksco", "x": 342.7382077437129, "y": 248.54958707283302, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7644912181770751239", "id": "sumeksco", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai posisi nilai tukar rupiah saat ini tidak masuk akal. Artinya rupiah secara fundamental bisa lebih kuat dibandingkan posisi sekarang Rp17.800 per dolar Amerika Serikat (AS). \"Sebetulnya gak masuk akal,\" ungkap Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu, Rabu (27/5/2026). Fundamental ekonomi terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang masih tumbuh di atas 5%, inflasi terjaga sesuai sasaran serta defisit transaksi berjalan yang terkendali. Meski demikian, penguatan dolar AS yang signifikan akibat ketidakpastian global membuat rupiah dan banyak mata uang negara lain melemah. Baik pemerintah maupun Bank Indonesia sudah mengeluarkan kebijakan untuk menahan laju pelemahan tersebut. Termasuk mengendalikan pasokan dolar AS di dalam negeri. . . . . Selengkapnya https://sumeks.disway.id/ Jangan lupa Follow  Instagram : Sumeks.co Tiktok : Sumeksco Facebook : Sumeks.co Youtube :  Informasi Iklan dan Promosi di Sumeksco Whatsapp : 0815-7473-2046 #sumeksco #purbaya #dolar #tiktokberita #rupiah", "post_id": "7644912181770751239"}}, {"key": "sumekscoofficial7168", "attributes": {"label": "sumekscoofficial7168", "x": 603.215848224918, "y": 160.57697737752352, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4712, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644912181770751239", "id": "sumekscoofficial7168", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai posisi nilai tukar rupiah saat ini tidak masuk akal. Artinya rupiah secara fundamental bisa lebih kuat dibandingkan posisi sekarang Rp17.800 per dolar Amerika Serikat (AS). \"Sebetulnya gak masuk akal,\" ungkap Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu, Rabu (27/5/2026). Fundamental ekonomi terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang masih tumbuh di atas 5%, inflasi terjaga sesuai sasaran serta defisit transaksi berjalan yang terkendali. Meski demikian, penguatan dolar AS yang signifikan akibat ketidakpastian global membuat rupiah dan banyak mata uang negara lain melemah. Baik pemerintah maupun Bank Indonesia sudah mengeluarkan kebijakan untuk menahan laju pelemahan tersebut. Termasuk mengendalikan pasokan dolar AS di dalam negeri. . . . . Selengkapnya https://sumeks.disway.id/ Jangan lupa Follow  Instagram : Sumeks.co Tiktok : Sumeksco Facebook : Sumeks.co Youtube :  Informasi Iklan dan Promosi di Sumeksco Whatsapp : 0815-7473-2046 #sumeksco #purbaya #dolar #tiktokberita #rupiah", "post_id": "7644912181770751239"}}, {"key": "btvidofficial", "attributes": {"label": "btvidofficial", "x": 612.1326522806122, "y": 5.849454318167968, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "518373321558562_1427933529368841", "id": "btvidofficial", "source": "facebook-000001", "content": "Fenomena Masyarakat Cuma Mampu Beli Satu Lauk di Warteg, Begini Kata Purbaya #Beritasatu: Fenomena mengejutkan muncul di tengah pelemahan Rupiah: warteg mulai sepi dan pola makan masyarakat berubah drastis! Banyak pembeli kini hanya sanggup memilih satu jenis lauk demi menjaga pengeluaran di bawah Rp20.000. Apakah ini tanda kita memasuki fase 'bertahan hidup'?\n#DayaBeli #EkonomiIndonesia #Warteg #MenteriPurbaya #Rupiah #KrisisEkonomi #BeritaSatu #APBNKita\" #SaatnyaMajuBersama\n\nPastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi juga social media channel kami :\n\nOfficial Website: https://www.beritasatu.com\nWhatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K\nTwitter : https://twitter.com/Beritasatu\nFacebook : https://www.facebook.com/beritasatu/\nInstagram : https://www.instagram.com/beritasatu/\nTiktok : https://www.tiktok.com/\n\n__________________________________________________________________________________", "post_id": "518373321558562_1427933529368841"}}, {"key": "beritasatuofficial", "attributes": {"label": "beritasatuofficial", "x": 159.58354250646377, "y": 155.35013541343133, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4712, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "518373321558562_1427933529368841", "id": "beritasatuofficial", "source": "facebook-000001", "content": "Fenomena Masyarakat Cuma Mampu Beli Satu Lauk di Warteg, Begini Kata Purbaya #Beritasatu: Fenomena mengejutkan muncul di tengah pelemahan Rupiah: warteg mulai sepi dan pola makan masyarakat berubah drastis! Banyak pembeli kini hanya sanggup memilih satu jenis lauk demi menjaga pengeluaran di bawah Rp20.000. Apakah ini tanda kita memasuki fase 'bertahan hidup'?\n#DayaBeli #EkonomiIndonesia #Warteg #MenteriPurbaya #Rupiah #KrisisEkonomi #BeritaSatu #APBNKita\" #SaatnyaMajuBersama\n\nPastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi juga social media channel kami :\n\nOfficial Website: https://www.beritasatu.com\nWhatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K\nTwitter : https://twitter.com/Beritasatu\nFacebook : https://www.facebook.com/beritasatu/\nInstagram : https://www.instagram.com/beritasatu/\nTiktok : https://www.tiktok.com/\n\n__________________________________________________________________________________", "post_id": "518373321558562_1427933529368841"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 847.5740549295864, "y": 96.65149126507933, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 0, "out_degree": 30, "degree": 30}, "_id": "vuNGHtDeipU", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "Respons Menkeu Purbaya Terkait Transaksi Dolar di Pelabuhan Tanjung Priok | Sindo Siang | 06/06\n\nPurbaya menilai sentimen negatif pasar menjadi salah satu pemicu pelemahan rupiah yang sempat mendekati Rp 18.000 per dolar AS.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 06 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Fara\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "vuNGHtDeipU"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 171.37495839467064, "y": 694.3058946008562, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.0466, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "vuNGHtDeipU", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "Respons Menkeu Purbaya Terkait Transaksi Dolar di Pelabuhan Tanjung Priok | Sindo Siang | 06/06\n\nPurbaya menilai sentimen negatif pasar menjadi salah satu pemicu pelemahan rupiah yang sempat mendekati Rp 18.000 per dolar AS.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 06 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Fara\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "vuNGHtDeipU"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 478.7535283765052, "y": 771.5987321511575, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.0466, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "vuNGHtDeipU", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Respons Menkeu Purbaya Terkait Transaksi Dolar di Pelabuhan Tanjung Priok | Sindo Siang | 06/06\n\nPurbaya menilai sentimen negatif pasar menjadi salah satu pemicu pelemahan rupiah yang sempat mendekati Rp 18.000 per dolar AS.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 06 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Fara\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "vuNGHtDeipU"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 415.99401823928406, "y": 630.6158524140407, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.0466, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "vuNGHtDeipU", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "Respons Menkeu Purbaya Terkait Transaksi Dolar di Pelabuhan Tanjung Priok | Sindo Siang | 06/06\n\nPurbaya menilai sentimen negatif pasar menjadi salah satu pemicu pelemahan rupiah yang sempat mendekati Rp 18.000 per dolar AS.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 06 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Fara\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "vuNGHtDeipU"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 479.5738022829392, "y": 98.91175005876084, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0997, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "NP9q8HwO9-c", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "MENKEU PURBAYA & GUBERNUR BI JANJI NAIKKAN RUPIAH LEWAT 2 LANGKAH\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk memperkuat kembali nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bersama Bank Indonesia (BI). Dalam upaya tersebut, ia menyampaikan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan Gubernur BI Perry Warjiyo untuk menetapkan target penguatan rupiah dalam waktu dekat.\n\nKesepakatan ini akan diwujudkan melalui langkah sinkronisasi antara kebijakan fiskal yang dijalankan Kementerian Keuangan dan kebijakan moneter dari Bank Indonesia.\n\n#purbaya #rupiah #gubernurbi #selamatkanrupiah #kebijakanbi #kemenkeu #rupiahkuat #ekonomiindonesia #beritaterkini\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "NP9q8HwO9-c"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 422.03129815532816, "y": 591.0248944637851, "size": 3.02, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.6198, "eigenvector": 0.1614, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "NP9q8HwO9-c", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "MENKEU PURBAYA & GUBERNUR BI JANJI NAIKKAN RUPIAH LEWAT 2 LANGKAH\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk memperkuat kembali nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bersama Bank Indonesia (BI). Dalam upaya tersebut, ia menyampaikan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan Gubernur BI Perry Warjiyo untuk menetapkan target penguatan rupiah dalam waktu dekat.\n\nKesepakatan ini akan diwujudkan melalui langkah sinkronisasi antara kebijakan fiskal yang dijalankan Kementerian Keuangan dan kebijakan moneter dari Bank Indonesia.\n\n#purbaya #rupiah #gubernurbi #selamatkanrupiah #kebijakanbi #kemenkeu #rupiahkuat #ekonomiindonesia #beritaterkini\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "NP9q8HwO9-c"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 455.11089383136795, "y": 533.2673269844456, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 23, "degree": 23}, "_id": "R2jO27N_Y_Q", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Targetkan Rupiah Rp16.800-17.500 per Dollar AS pada Tahun 2027 | iNews Terkini\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp16.800-Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS) pada 2027. Proyeksi tersebut menjadi salah satu asumsi dasar ekonomi makro yang digunakan pemerintah dalam penyusunan RAPBN 2027. “Sejalan dengan hal tersebut, maka pada tahun 2027 nilai tukar diperkirakan dikisaran Rp16.800-Rp17.500 per USD,” kata Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI, Senin (8/6/2026).\n\nSelain nilai tukar rupiah, pemerintah juga menargetkan inflasi pada 2027 berada di kisaran 1,5 persen-3,5 persen. Purbaya mengatakan pengendalian inflasi akan dilakukan melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter, terutama untuk menjaga pasokan serta stabilitas harga komoditas. “Pada tahun 2027 inflasi dijaga pada kisaran 1,5 persen sampai dengan 3,5 persen,” ucap Purbaya.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "R2jO27N_Y_Q"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 658.3957321459451, "y": 27.986879978391443, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.156, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 23, "out_degree": 0, "degree": 23}, "_id": "R2jO27N_Y_Q", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Targetkan Rupiah Rp16.800-17.500 per Dollar AS pada Tahun 2027 | iNews Terkini\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp16.800-Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS) pada 2027. Proyeksi tersebut menjadi salah satu asumsi dasar ekonomi makro yang digunakan pemerintah dalam penyusunan RAPBN 2027. “Sejalan dengan hal tersebut, maka pada tahun 2027 nilai tukar diperkirakan dikisaran Rp16.800-Rp17.500 per USD,” kata Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI, Senin (8/6/2026).\n\nSelain nilai tukar rupiah, pemerintah juga menargetkan inflasi pada 2027 berada di kisaran 1,5 persen-3,5 persen. Purbaya mengatakan pengendalian inflasi akan dilakukan melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter, terutama untuk menjaga pasokan serta stabilitas harga komoditas. “Pada tahun 2027 inflasi dijaga pada kisaran 1,5 persen sampai dengan 3,5 persen,” ucap Purbaya.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "R2jO27N_Y_Q"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 254.67447111638108, "y": 167.19691330604448, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "om3h7hWu_og", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Yakin Harga Pertamax Segera Turun! Rupiah Menguat, Minyak Dunia Jadi Kunci Penurunan BBM\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keyakinannya bahwa harga Pertamax berpotensi segera turun seiring membaiknya kondisi ekonomi global.\n\nPenguatan nilai tukar rupiah, rebound pasar saham, penurunan yield, serta masuknya arus modal dinilai menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar.\n\nKondisi ini diperkuat oleh peluang stabilisasi geopolitik yang dapat menurunkan harga minyak dunia.\n\nPurbaya menjelaskan bahwa sebelumnya kenaikan harga minyak sempat menekan harga BBM non-subsidi dan menimbulkan dinamika di masyarakat.\n\nNamun dengan tren penurunan tekanan global, termasuk harga minyak yang mulai terkendali, pemerintah optimistis biaya energi akan ikut turun.\n\nHal ini diharapkan memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas daya beli masyarakat ke depan.\n\nProduser: Prayogi Haro\nEditor: Joshua\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "om3h7hWu_og"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 483.10614833256994, "y": 968.921202477422, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5167, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 13, "out_degree": 0, "degree": 13}, "_id": "om3h7hWu_og", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Yakin Harga Pertamax Segera Turun! Rupiah Menguat, Minyak Dunia Jadi Kunci Penurunan BBM\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keyakinannya bahwa harga Pertamax berpotensi segera turun seiring membaiknya kondisi ekonomi global.\n\nPenguatan nilai tukar rupiah, rebound pasar saham, penurunan yield, serta masuknya arus modal dinilai menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar.\n\nKondisi ini diperkuat oleh peluang stabilisasi geopolitik yang dapat menurunkan harga minyak dunia.\n\nPurbaya menjelaskan bahwa sebelumnya kenaikan harga minyak sempat menekan harga BBM non-subsidi dan menimbulkan dinamika di masyarakat.\n\nNamun dengan tren penurunan tekanan global, termasuk harga minyak yang mulai terkendali, pemerintah optimistis biaya energi akan ikut turun.\n\nHal ini diharapkan memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas daya beli masyarakat ke depan.\n\nProduser: Prayogi Haro\nEditor: Joshua\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "om3h7hWu_og"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "attributes": {"label": "@tuturmediadigital", "x": 284.9642620679218, "y": 753.5189690536167, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "u3k6ox0L4pA", "id": "@tuturmediadigital", "source": "youtube-000001", "content": "[BREAKING NEWS] Menkeu Purbaya Blak-Blakan Ungkap Kondisi APBN KiTa Ditengah Kondisi Rupiah Melemah\n\nTUTUR.co.id - Menteri Keuangan Purbaya memaparkan perkembangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam agenda APBN Kita Edisi Juni 2026. Paparan ini menjadi perhatian publik karena memuat gambaran terkini kondisi fiskal, pendapatan negara, belanja pemerintah, serta tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia.\n\nDi tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar rupiah, publik menantikan penjelasan pemerintah mengenai kesehatan APBN serta strategi menjaga stabilitas ekonomi nasional. Sejauh mana kondisi keuangan negara saat ini?\n\n#APBNKita #APBN2026 #Purbaya #MenteriKeuangan #EkonomiIndonesia #APBN #FiskalIndonesia #KeuanganNegara #Prabowo #Rupiah #BeritaEkonomi #breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\n\nMusic: Cybernetic Dreams by Alex-Productions ® / alexproductionsmusic\nLicense: Creative Commons - Attribution 3.0 Unported - CC BY 3.0\nFree Download / Stream: https://audiolibrary.com.co/alex-prod.\nMusic promoted by Audio Library:\n• DAILY No Copyright For You - Cybernetic Dreams by Alex-Productions", "post_id": "u3k6ox0L4pA"}}, {"key": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "tuturtvmedia", "x": 877.7835486018107, "y": 103.95413692572764, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.2818, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "u3k6ox0L4pA", "id": "tuturtvmedia", "source": "youtube-000001", "content": "[BREAKING NEWS] Menkeu Purbaya Blak-Blakan Ungkap Kondisi APBN KiTa Ditengah Kondisi Rupiah Melemah\n\nTUTUR.co.id - Menteri Keuangan Purbaya memaparkan perkembangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam agenda APBN Kita Edisi Juni 2026. Paparan ini menjadi perhatian publik karena memuat gambaran terkini kondisi fiskal, pendapatan negara, belanja pemerintah, serta tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia.\n\nDi tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar rupiah, publik menantikan penjelasan pemerintah mengenai kesehatan APBN serta strategi menjaga stabilitas ekonomi nasional. Sejauh mana kondisi keuangan negara saat ini?\n\n#APBNKita #APBN2026 #Purbaya #MenteriKeuangan #EkonomiIndonesia #APBN #FiskalIndonesia #KeuanganNegara #Prabowo #Rupiah #BeritaEkonomi #breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\n\nMusic: Cybernetic Dreams by Alex-Productions ® / alexproductionsmusic\nLicense: Creative Commons - Attribution 3.0 Unported - CC BY 3.0\nFree Download / Stream: https://audiolibrary.com.co/alex-prod.\nMusic promoted by Audio Library:\n• DAILY No Copyright For You - Cybernetic Dreams by Alex-Productions", "post_id": "u3k6ox0L4pA"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 124.02276241423982, "y": 777.149473221124, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 505.1249083982314, "y": 67.5151250204833, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.2277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "@metrotvjatim", "attributes": {"label": "@metrotvjatim", "x": 797.6404994659284, "y": 991.2879857753957, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "Hyvj0f3s0kw", "id": "@metrotvjatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - SEGITIGA 'PENJAGA RUPIAH' DPR, MENKEU, GUBERNUR BI\n\nMETRO TV JATIM,   Akhir pekan lalu peristiwa penting untuk menjaga stabilitas ekonomi terjadi di gedung DPR RI. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco mengundang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo untuk membahas situasi terkini perekonomian. Seperti apa pertemuan otoritas legislatif, otoritas fiskal, dan otoritas moneter ini berhasil meyakinkan pasar terhadap perekonomian Indonesia?\n\n#TopEconomyMetroTV #TopEconomy #TopNews #EkonomiIndonesia #DPRRI #MetroTV\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "Hyvj0f3s0kw"}}, {"key": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "metrotv_jatim", "x": 563.2734982600653, "y": 985.9580226502105, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.2818, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Hyvj0f3s0kw", "id": "metrotv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - SEGITIGA 'PENJAGA RUPIAH' DPR, MENKEU, GUBERNUR BI\n\nMETRO TV JATIM,   Akhir pekan lalu peristiwa penting untuk menjaga stabilitas ekonomi terjadi di gedung DPR RI. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco mengundang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo untuk membahas situasi terkini perekonomian. Seperti apa pertemuan otoritas legislatif, otoritas fiskal, dan otoritas moneter ini berhasil meyakinkan pasar terhadap perekonomian Indonesia?\n\n#TopEconomyMetroTV #TopEconomy #TopNews #EkonomiIndonesia #DPRRI #MetroTV\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "Hyvj0f3s0kw"}}, {"key": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "metro_tv_jatim", "x": 25.04448005487092, "y": 638.5024721966164, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.2818, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Hyvj0f3s0kw", "id": "metro_tv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - SEGITIGA 'PENJAGA RUPIAH' DPR, MENKEU, GUBERNUR BI\n\nMETRO TV JATIM,   Akhir pekan lalu peristiwa penting untuk menjaga stabilitas ekonomi terjadi di gedung DPR RI. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco mengundang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo untuk membahas situasi terkini perekonomian. Seperti apa pertemuan otoritas legislatif, otoritas fiskal, dan otoritas moneter ini berhasil meyakinkan pasar terhadap perekonomian Indonesia?\n\n#TopEconomyMetroTV #TopEconomy #TopNews #EkonomiIndonesia #DPRRI #MetroTV\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "Hyvj0f3s0kw"}}, {"key": "@MetrotvjatengDiy", "attributes": {"label": "@MetrotvjatengDiy", "x": 844.0094064586868, "y": 0.09950537693781403, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "_lHAFlYFEO4", "id": "@MetrotvjatengDiy", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - SEGITIGA 'PENJAGA RUPIAH' DPR, MENKEU, GUBERNUR BI\n\nMETRO TV JATENG & DIY,   Akhir pekan lalu peristiwa penting untuk menjaga stabilitas ekonomi terjadi di gedung DPR RI. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco mengundang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo untuk membahas situasi terkini perekonomian. Seperti apa pertemuan otoritas legislatif, otoritas fiskal, dan otoritas moneter ini berhasil meyakinkan pasar terhadap perekonomian Indonesia?\n\n#TopEconomyMetroTV #TopEconomy #TopNews #EkonomiIndonesia #DPRRI #MetroTV\n\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \n\nTikTok:   / metro_tv  \nInstagram: \nTwitter: \n\n#jawatengah #yogyakarta #MetrotvJatengDIY", "post_id": "_lHAFlYFEO4"}}, {"key": "metrotv_jateng_diy", "attributes": {"label": "metrotv_jateng_diy", "x": 214.39762133322427, "y": 703.0748982024467, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0792, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_lHAFlYFEO4", "id": "metrotv_jateng_diy", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - SEGITIGA 'PENJAGA RUPIAH' DPR, MENKEU, GUBERNUR BI\n\nMETRO TV JATENG & DIY,   Akhir pekan lalu peristiwa penting untuk menjaga stabilitas ekonomi terjadi di gedung DPR RI. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco mengundang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo untuk membahas situasi terkini perekonomian. Seperti apa pertemuan otoritas legislatif, otoritas fiskal, dan otoritas moneter ini berhasil meyakinkan pasar terhadap perekonomian Indonesia?\n\n#TopEconomyMetroTV #TopEconomy #TopNews #EkonomiIndonesia #DPRRI #MetroTV\n\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \n\nTikTok:   / metro_tv  \nInstagram: \nTwitter: \n\n#jawatengah #yogyakarta #MetrotvJatengDIY", "post_id": "_lHAFlYFEO4"}}, {"key": "metrotvjateng", "attributes": {"label": "metrotvjateng", "x": 654.1511811832173, "y": 932.8467464995357, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0792, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_lHAFlYFEO4", "id": "metrotvjateng", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - SEGITIGA 'PENJAGA RUPIAH' DPR, MENKEU, GUBERNUR BI\n\nMETRO TV JATENG & DIY,   Akhir pekan lalu peristiwa penting untuk menjaga stabilitas ekonomi terjadi di gedung DPR RI. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco mengundang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo untuk membahas situasi terkini perekonomian. Seperti apa pertemuan otoritas legislatif, otoritas fiskal, dan otoritas moneter ini berhasil meyakinkan pasar terhadap perekonomian Indonesia?\n\n#TopEconomyMetroTV #TopEconomy #TopNews #EkonomiIndonesia #DPRRI #MetroTV\n\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \n\nTikTok:   / metro_tv  \nInstagram: \nTwitter: \n\n#jawatengah #yogyakarta #MetrotvJatengDIY", "post_id": "_lHAFlYFEO4"}}, {"key": "@owritedotid", "attributes": {"label": "@owritedotid", "x": 268.888608931384, "y": 244.7472856905213, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ty7FKTv2uH0", "id": "@owritedotid", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Indonesia Memburuk: Bukan Purbaya Yang Harus Di Reshuflle, Tapi Orang Ini! - Dipo Satria. R\n\nDi tengah tekanan terhadap rupiah, sorotan investor, dan berbagai kebijakan ekonomi yang menuai kontroversi, isu pergantian Menteri Keuangan kembali mencuat. Namun Istana membantah adanya rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat. \n\nLalu kenapa rumor ini muncul?\n\nApakah ada kaitannya dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini? Bagaimana dampaknya terhadap pasar, APBN, investasi, dan kepercayaan publik?\n\nDi episode terbaru Orang Dalem, kami membedah: Asal-usul isu reshuffle Menkeu Purbaya, dampaknya terhadap ekonomi dan pasar keuangan, pertarungan arah kebijakan ekonomi Prabowo, apa yang sebenarnya terjadi di balik rumor pergantian Menteri Keuangan?\n\nMenurut kamu, apakah pergantian Menkeu akan memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia? Coba dong kasih opini kalian di kolom komentar!\n\n-- \nUpdate terus berita melalui platform Owrite lainnya.\nInstagram:   / owritedotid \nTikTok:   / owritedotid  \nThreads : / owritedotid\nX : \nFacebook :   / owritedotid  \nWebsite: https://www.owrite.id", "post_id": "ty7FKTv2uH0"}}, {"key": "owritedotid", "attributes": {"label": "owritedotid", "x": 588.5412515286918, "y": 444.3118736885581, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4712, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ty7FKTv2uH0", "id": "owritedotid", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Indonesia Memburuk: Bukan Purbaya Yang Harus Di Reshuflle, Tapi Orang Ini! - Dipo Satria. R\n\nDi tengah tekanan terhadap rupiah, sorotan investor, dan berbagai kebijakan ekonomi yang menuai kontroversi, isu pergantian Menteri Keuangan kembali mencuat. Namun Istana membantah adanya rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat. \n\nLalu kenapa rumor ini muncul?\n\nApakah ada kaitannya dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini? Bagaimana dampaknya terhadap pasar, APBN, investasi, dan kepercayaan publik?\n\nDi episode terbaru Orang Dalem, kami membedah: Asal-usul isu reshuffle Menkeu Purbaya, dampaknya terhadap ekonomi dan pasar keuangan, pertarungan arah kebijakan ekonomi Prabowo, apa yang sebenarnya terjadi di balik rumor pergantian Menteri Keuangan?\n\nMenurut kamu, apakah pergantian Menkeu akan memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia? Coba dong kasih opini kalian di kolom komentar!\n\n-- \nUpdate terus berita melalui platform Owrite lainnya.\nInstagram:   / owritedotid \nTikTok:   / owritedotid  \nThreads : / owritedotid\nX : \nFacebook :   / owritedotid  \nWebsite: https://www.owrite.id", "post_id": "ty7FKTv2uH0"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 132.1147844188135, "y": 223.50047815082462, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 15, "degree": 15}, "_id": "fCnmhnkeR9E", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Perry Warjiyo dan Purbaya Sepakat Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter Hadapi Ketidakpastian Global\n\nGaruda Tv - Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\nPenguatan koordinasi tersebut dibahas dalam rapat bersama yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta meningkatkan kepercayaan pasar.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah langkah strategis yang telah disepakati bersama untuk memperkuat sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal. Koordinasi yang erat dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.\n\nMenurut Perry, kerja sama yang solid antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta memastikan perekonomian nasional tetap tumbuh secara berkelanjutan.\n\nSementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia menilai sinergi antarlembaga akan membuat berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan pemerintah menjadi lebih efektif dan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.\n\nPurbaya juga menekankan bahwa koordinasi yang kuat diperlukan untuk menjaga stabilitas sektor keuangan, memperkuat daya tahan ekonomi nasional, dan merespons dinamika pasar global secara cepat dan terukur.\n\nPemerintah dan Bank Indonesia berharap penguatan koordinasi ini dapat meningkatkan kepercayaan publik maupun pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia. Selain itu, sinergi yang semakin erat diharapkan mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.\n\nLangkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dan Bank Indonesia untuk terus menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui kebijakan yang terkoordinasi, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#bankindonesia  #BI #kementeriankeuangan  #kemenkeu  #PerryWarjiyo #purbayayudhisadewa  #rupiah  #StabilitasRupiah #kebijakanmoneter  #kebijakanfiskal  #ekonomi  #stabilitasekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "fCnmhnkeR9E"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 462.9432748664388, "y": 670.4403791251237, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4061, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 15, "out_degree": 0, "degree": 15}, "_id": "fCnmhnkeR9E", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Perry Warjiyo dan Purbaya Sepakat Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter Hadapi Ketidakpastian Global\n\nGaruda Tv - Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\nPenguatan koordinasi tersebut dibahas dalam rapat bersama yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta meningkatkan kepercayaan pasar.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah langkah strategis yang telah disepakati bersama untuk memperkuat sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal. Koordinasi yang erat dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.\n\nMenurut Perry, kerja sama yang solid antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta memastikan perekonomian nasional tetap tumbuh secara berkelanjutan.\n\nSementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia menilai sinergi antarlembaga akan membuat berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan pemerintah menjadi lebih efektif dan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.\n\nPurbaya juga menekankan bahwa koordinasi yang kuat diperlukan untuk menjaga stabilitas sektor keuangan, memperkuat daya tahan ekonomi nasional, dan merespons dinamika pasar global secara cepat dan terukur.\n\nPemerintah dan Bank Indonesia berharap penguatan koordinasi ini dapat meningkatkan kepercayaan publik maupun pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia. Selain itu, sinergi yang semakin erat diharapkan mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.\n\nLangkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dan Bank Indonesia untuk terus menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui kebijakan yang terkoordinasi, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#bankindonesia  #BI #kementeriankeuangan  #kemenkeu  #PerryWarjiyo #purbayayudhisadewa  #rupiah  #StabilitasRupiah #kebijakanmoneter  #kebijakanfiskal  #ekonomi  #stabilitasekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "fCnmhnkeR9E"}}, {"key": "@OborRakyatReborn", "attributes": {"label": "@OborRakyatReborn", "x": 936.2898754007322, "y": 828.2458339103058, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "XoKexJlzFmM", "id": "@OborRakyatReborn", "source": "youtube-000001", "content": "🎙️ Dunia Usaha Sudah Merintih, Pemerintah Perlu Berikan Relaksasi\n\nDalam episode terbaru Obor Rakyat Reborn, Pemred Setiyardi Budiono berbincang bersama Herry Gunawan, Direktur NEXT Indonesia Center, membahas kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin berat bagi dunia usaha.\n\nHerry memaparkan pandangannya mengenai melemahnya Rupiah, arah kebijakan ekonomi pemerintah, hingga sorotan terhadap peran Menkeu Purbaya mengatasi persoalan ekonomi saat ini. Ia juga mengulas soal pengelolaan Danantara, khususnya Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Selain itu Herry juga mengungkap kondisi menyedihkan sejumlah BUMN yang terus merugi, serta dampaknya terhadap iklim investasi dan kepercayaan pasar.\n\nTak hanya mengkritisi, Herry juga menawarkan berbagai solusi dan relaksasi yang menurutnya perlu segera dilakukan pemerintah agar dunia usaha tidak semakin tertekan dan ekonomi nasional bisa kembali bergerak sehat.\n\nApakah pemerintah masih punya ruang untuk menyelamatkan dunia usaha?\nBagaimana nasib Rupiah dan ekonomi Indonesia ke depan?\n\nSimak obrolan lengkapnya hanya di Obor Rakyat Reborn.\n\n\nFor Partnership, Please Contact:\nhttps://wa.me/6285218752028\n\nYouTube    / \nInstagram   / oborrakyatreborn\nTiktok   / oborrakyatreborn\n\n#OborRakyatReborn #SetiyardiBudiono #HerryGunawan #EkonomiIndonesia #Rupiah #Danantara #BUMN #DuniaUsaha #KrisisEkonomi #Investasi #EkonomiNasional #BisnisIndonesia #Pengusaha #Purbaya #DSI #PodcastEkonomi #DiskusiEkonomi #EkonomiPolitik #Indonesia #PodcastIndonesia #OborRakyat", "post_id": "XoKexJlzFmM"}}, {"key": "oborrakyatreborn", "attributes": {"label": "oborrakyatreborn", "x": 216.39784859682942, "y": 855.2499938339349, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4712, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "XoKexJlzFmM", "id": "oborrakyatreborn", "source": "youtube-000001", "content": "🎙️ Dunia Usaha Sudah Merintih, Pemerintah Perlu Berikan Relaksasi\n\nDalam episode terbaru Obor Rakyat Reborn, Pemred Setiyardi Budiono berbincang bersama Herry Gunawan, Direktur NEXT Indonesia Center, membahas kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin berat bagi dunia usaha.\n\nHerry memaparkan pandangannya mengenai melemahnya Rupiah, arah kebijakan ekonomi pemerintah, hingga sorotan terhadap peran Menkeu Purbaya mengatasi persoalan ekonomi saat ini. Ia juga mengulas soal pengelolaan Danantara, khususnya Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Selain itu Herry juga mengungkap kondisi menyedihkan sejumlah BUMN yang terus merugi, serta dampaknya terhadap iklim investasi dan kepercayaan pasar.\n\nTak hanya mengkritisi, Herry juga menawarkan berbagai solusi dan relaksasi yang menurutnya perlu segera dilakukan pemerintah agar dunia usaha tidak semakin tertekan dan ekonomi nasional bisa kembali bergerak sehat.\n\nApakah pemerintah masih punya ruang untuk menyelamatkan dunia usaha?\nBagaimana nasib Rupiah dan ekonomi Indonesia ke depan?\n\nSimak obrolan lengkapnya hanya di Obor Rakyat Reborn.\n\n\nFor Partnership, Please Contact:\nhttps://wa.me/6285218752028\n\nYouTube    / \nInstagram   / oborrakyatreborn\nTiktok   / oborrakyatreborn\n\n#OborRakyatReborn #SetiyardiBudiono #HerryGunawan #EkonomiIndonesia #Rupiah #Danantara #BUMN #DuniaUsaha #KrisisEkonomi #Investasi #EkonomiNasional #BisnisIndonesia #Pengusaha #Purbaya #DSI #PodcastEkonomi #DiskusiEkonomi #EkonomiPolitik #Indonesia #PodcastIndonesia #OborRakyat", "post_id": "XoKexJlzFmM"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 66.2838572700889, "y": 288.1257344424809, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "KC0TMtU_gq4", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya: Dampak Kenaikan Harga Pertamax Minim\n\nKOMPAS.TV - Hari pertama kenaikan harga BBM jenis Pertamax menuai keluhan dari warga di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.\n\nPengendara mulai beralih ke Pertalite untuk menekan pengeluaran harian.\n\nSuasana SPBU di S Parman Banjarmasin dipadati pengguna bahan bakar jenis Pertalite usai kenaikan harga BBM jenis Pertamax menjadi tujuh belas ribu rupiah.\n\nKenaikan harga sejak Rabu (10/6/2026) pagi ini, membuat sejumlah warga memilih beralih ke Pertalite, sebab selisih harga yang cukup besar jadi alasan utama.\n\nBeberapa pengguna kendaraan bermotor dengan BBM Pertamax ini terpaksa beralih ke jenis Pertalite.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menanggapi kenaikan harga BBM non subsidi.\n\nMenurutnya, Pertamax tidak digunakan angkutan barang sehingga hanya akan berdampak kecil terhadap inflasi.\n\nSoal dampak kenaikan harga Pertamax terhadap lonjakan penggunaan Pertalite Purbaya meminta hal itu, ditanyakan ke Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.\n\nPihak Pertamina menyebut, penyesuaian harga Pertamax dilakukan berdasarkan evaluasi berkala dengan mempertimbangkan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.\n\nPertamina mengimbau masyarakat menengah ke atas untuk menggunakan BBM non subsidi sesuai peruntukannya, agar kuota subsidi tetap dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak.\n\nMasyarakat juga diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan energi di tengah dinamika harga energi global yang terus berubah.\n\n#pertamax #menkeupurbaya #pertamina\n\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "KC0TMtU_gq4"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 843.5400341519191, "y": 683.5756724485309, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0792, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "KC0TMtU_gq4", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya: Dampak Kenaikan Harga Pertamax Minim\n\nKOMPAS.TV - Hari pertama kenaikan harga BBM jenis Pertamax menuai keluhan dari warga di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.\n\nPengendara mulai beralih ke Pertalite untuk menekan pengeluaran harian.\n\nSuasana SPBU di S Parman Banjarmasin dipadati pengguna bahan bakar jenis Pertalite usai kenaikan harga BBM jenis Pertamax menjadi tujuh belas ribu rupiah.\n\nKenaikan harga sejak Rabu (10/6/2026) pagi ini, membuat sejumlah warga memilih beralih ke Pertalite, sebab selisih harga yang cukup besar jadi alasan utama.\n\nBeberapa pengguna kendaraan bermotor dengan BBM Pertamax ini terpaksa beralih ke jenis Pertalite.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menanggapi kenaikan harga BBM non subsidi.\n\nMenurutnya, Pertamax tidak digunakan angkutan barang sehingga hanya akan berdampak kecil terhadap inflasi.\n\nSoal dampak kenaikan harga Pertamax terhadap lonjakan penggunaan Pertalite Purbaya meminta hal itu, ditanyakan ke Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.\n\nPihak Pertamina menyebut, penyesuaian harga Pertamax dilakukan berdasarkan evaluasi berkala dengan mempertimbangkan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.\n\nPertamina mengimbau masyarakat menengah ke atas untuk menggunakan BBM non subsidi sesuai peruntukannya, agar kuota subsidi tetap dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak.\n\nMasyarakat juga diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan energi di tengah dinamika harga energi global yang terus berubah.\n\n#pertamax #menkeupurbaya #pertamina\n\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "KC0TMtU_gq4"}}, {"key": "@kompascom", "attributes": {"label": "@kompascom", "x": 284.87318890471556, "y": 425.9770931298917, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "h3pkaCJ_fsA", "id": "@kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Purbaya-Gubernur BI Dikejar Deadline DPR, Kurs Jadi Rp 17.500 dalam 3 Minggu\n\nBadan Anggaran (Banggar) DPR RI mengadakan rapat kerja dengan mengundang Menteri Keuangan, Menteri PPN dan Gubernur Bank Indonesia untuk membahas kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal RAPBN 2027, Selasa (9/6/2026).\n\nPimpinan Banggar DPR, Said Abdullah mengatakan bahwa setidaknya minggu depan, atau dua minggu lagi, 3 minggu lagi kita bangun optimisme yang realistis agar rupiah bisa pulih kembali menjadi Rp 17.500 per us dollar.\n\nDalam kesempatan ini, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan berbagai strategi ekonomi dan fiskal tahun 2027 yang mengusung tema \"Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat\".\n\nTerdapat juga berbagai program kerja prioritas nasional (PKPN) seperti kedaulatan pangan, kemandirian energi, pendidikan, kesehatan, hilirisasi, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi dan penurunan kemiskinan.\n\nVideo: TVR Parlemen\nStreamer: Yonathan Niko Aditama\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "h3pkaCJ_fsA"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 975.3552591593632, "y": 162.73125127728716, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.844, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "h3pkaCJ_fsA", "id": "kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Purbaya-Gubernur BI Dikejar Deadline DPR, Kurs Jadi Rp 17.500 dalam 3 Minggu\n\nBadan Anggaran (Banggar) DPR RI mengadakan rapat kerja dengan mengundang Menteri Keuangan, Menteri PPN dan Gubernur Bank Indonesia untuk membahas kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal RAPBN 2027, Selasa (9/6/2026).\n\nPimpinan Banggar DPR, Said Abdullah mengatakan bahwa setidaknya minggu depan, atau dua minggu lagi, 3 minggu lagi kita bangun optimisme yang realistis agar rupiah bisa pulih kembali menjadi Rp 17.500 per us dollar.\n\nDalam kesempatan ini, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan berbagai strategi ekonomi dan fiskal tahun 2027 yang mengusung tema \"Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat\".\n\nTerdapat juga berbagai program kerja prioritas nasional (PKPN) seperti kedaulatan pangan, kemandirian energi, pendidikan, kesehatan, hilirisasi, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi dan penurunan kemiskinan.\n\nVideo: TVR Parlemen\nStreamer: Yonathan Niko Aditama\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "h3pkaCJ_fsA"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 830.4271981565787, "y": 767.3679088714729, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "b2AkZ6bXW2M", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Evakuasi pendaki terperosok di jurang Semeru, Bijak belanja oleh-oleh haji | Menyapa Indonesia Pagi\n\nMenyapa Indonesia Pagi Senin, 9 Juni 2026\n1. Tembakau sintetis Bekasi\n2. Bus masuk jurang\n3. Kapolsek terpental saat hadang bandar narkoba\n4. Tawuran maut, remaja tewas\n5. Mobil diamuk warga\n6. Cemburu buta, pria di Makassar racuni kekasih\n7. Korban tenggelam di Curug Ciparay ditemukan meninggal dunia\n8. Evakuasi pendaki hipotermia\n9. Evakuasi pendaki terperosok di jurang Semeru\n10. Tawuran\n11. Istana bantah isu Chatib Basri masuk radar pemerintah\n12. Purbaya pastikan dirinya tak mundur dari Menkeu\n13. Presiden lantik pimpinan BGN dan penasihat khusus\n14. Prabowo tinjau Sekolah Rakyat Tabanan, Bali\n15. Wamenlu ungkap alasan penyerahan kredensial baru dilakukan\n16. Mensesneg: koordinasi erat dibutuhkan dalam tata kelola ekspor\n17. Pimpinan DPR gelar rapat koordinasi bersama pemerintah\n18. Danantara pastikan ekspor satu pintu berjalan transparan\n19. Wamendiktisaintek tinjau pembangunan SMA Unggul Garuda\n20. Mentan Amran heran harga TBS sawit anjlok\n21. 2.843 loker padat karya khusus pemilik KTP Jakarta\n22. PP 20/2026: kejar UMKM naik kelas\n23. Khofifah kuatkan daya beli lewat pasar murah di Surabaya\n24. Komisi XIII dukung perkuat anggaran Ditjen Pemasyarakatan\n25. BI-Kemenkeu perkuat sinergi jaga nilai rupiah\n26. Prabowo makan bersama anak-anak Sekolah Rakyat\n27. Menteri PU tinjau pembangunan Sekolah Rakyat Brebes\n28. Potensi kerja sama infrastruktur Indonesia-Rusia\n29. Komisi VII tekankan perlunya evaluasi komposisi anggaran Kemenperin\n30. Harapan orang tua siswa Sekolah Rakyat Tabanan\n31. Jembatan Perintis Garuda di Tanggamus resmi rampung\n32. Menkomdigi kampanyekan ruang digital aman\n33. Pemprov DKI kaji penyesuaian tarif Transjabodetabek\n34. Hotel dekat Masjid Nabawi untuk lansia dan disabilitas\n35. Bijak belanja oleh-oleh haji, jangan berlebihan!\n36. Menteri Haji lepas kepulangan jemaah haji Sulsel\n37. Destinasi edukatif Museum Biografi Nabi Muhammad SAW\n38. Evaluasi penyelenggaraan haji 2026\n39. Hamparan busa di aliran Kali Krukut Penjaringan\n40. Iran luncurkan rudal ke Haifa\n41. Sirene perang kembali menggaung di Yerusalem\n42. Gempa magnitudo 7,8 guncang Filipina\n43. Seniman Rusia sulap logam jadi karya seni unik\n44. Ribuan warga Iran rayakan Idul Ghadir\n45. Patung lilin Pele diresmikan di Rio de Janeiro\n46. Kumpulan hewan prediksi hasil Piala Dunia 2026\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaPagi #BeritaPagi #Nasional #Internasional #BreakingNews\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "b2AkZ6bXW2M"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 703.4948017907147, "y": 773.4530656988892, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3832, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "b2AkZ6bXW2M", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Evakuasi pendaki terperosok di jurang Semeru, Bijak belanja oleh-oleh haji | Menyapa Indonesia Pagi\n\nMenyapa Indonesia Pagi Senin, 9 Juni 2026\n1. Tembakau sintetis Bekasi\n2. Bus masuk jurang\n3. Kapolsek terpental saat hadang bandar narkoba\n4. Tawuran maut, remaja tewas\n5. Mobil diamuk warga\n6. Cemburu buta, pria di Makassar racuni kekasih\n7. Korban tenggelam di Curug Ciparay ditemukan meninggal dunia\n8. Evakuasi pendaki hipotermia\n9. Evakuasi pendaki terperosok di jurang Semeru\n10. Tawuran\n11. Istana bantah isu Chatib Basri masuk radar pemerintah\n12. Purbaya pastikan dirinya tak mundur dari Menkeu\n13. Presiden lantik pimpinan BGN dan penasihat khusus\n14. Prabowo tinjau Sekolah Rakyat Tabanan, Bali\n15. Wamenlu ungkap alasan penyerahan kredensial baru dilakukan\n16. Mensesneg: koordinasi erat dibutuhkan dalam tata kelola ekspor\n17. Pimpinan DPR gelar rapat koordinasi bersama pemerintah\n18. Danantara pastikan ekspor satu pintu berjalan transparan\n19. Wamendiktisaintek tinjau pembangunan SMA Unggul Garuda\n20. Mentan Amran heran harga TBS sawit anjlok\n21. 2.843 loker padat karya khusus pemilik KTP Jakarta\n22. PP 20/2026: kejar UMKM naik kelas\n23. Khofifah kuatkan daya beli lewat pasar murah di Surabaya\n24. Komisi XIII dukung perkuat anggaran Ditjen Pemasyarakatan\n25. BI-Kemenkeu perkuat sinergi jaga nilai rupiah\n26. Prabowo makan bersama anak-anak Sekolah Rakyat\n27. Menteri PU tinjau pembangunan Sekolah Rakyat Brebes\n28. Potensi kerja sama infrastruktur Indonesia-Rusia\n29. Komisi VII tekankan perlunya evaluasi komposisi anggaran Kemenperin\n30. Harapan orang tua siswa Sekolah Rakyat Tabanan\n31. Jembatan Perintis Garuda di Tanggamus resmi rampung\n32. Menkomdigi kampanyekan ruang digital aman\n33. Pemprov DKI kaji penyesuaian tarif Transjabodetabek\n34. Hotel dekat Masjid Nabawi untuk lansia dan disabilitas\n35. Bijak belanja oleh-oleh haji, jangan berlebihan!\n36. Menteri Haji lepas kepulangan jemaah haji Sulsel\n37. Destinasi edukatif Museum Biografi Nabi Muhammad SAW\n38. Evaluasi penyelenggaraan haji 2026\n39. Hamparan busa di aliran Kali Krukut Penjaringan\n40. Iran luncurkan rudal ke Haifa\n41. Sirene perang kembali menggaung di Yerusalem\n42. Gempa magnitudo 7,8 guncang Filipina\n43. Seniman Rusia sulap logam jadi karya seni unik\n44. Ribuan warga Iran rayakan Idul Ghadir\n45. Patung lilin Pele diresmikan di Rio de Janeiro\n46. Kumpulan hewan prediksi hasil Piala Dunia 2026\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaPagi #BeritaPagi #Nasional #Internasional #BreakingNews\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "b2AkZ6bXW2M"}}, {"key": "@genpico", "attributes": {"label": "@genpico", "x": 571.7309637694398, "y": 132.1050492903607, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "bThuvwh_QQA", "id": "@genpico", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mengaku Stres Rupiah Nyaris Rp17.800 per Dolar AS\n\nNilai tukar rupiah kembali tertekan hingga nyaris menyentuh Rp17.800 per dolar AS. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan mengaku stres melihat kondisi pasar, meski pemerintah menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat. Di tengah gejolak kurs dan penguatan dolar AS, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan untuk menjaga stabilitas rupiah, pasar obligasi, hingga keamanan APBN 2026.\n\n \n\nSimak video selengkapnya di sini! \n\n \n\n#PurbayaYudhiSadewa #MenkeuPurbaya #NilaiTukarRupiah \n\n \n\nBACA JUGA: Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Netizen Terhibur\n\n \n\nBaca selengkapnya:\n\nhttps://www.genpi.co/berita/281217/vi...\n\n \n\nFOLLOW US:\n\nInstagram :  \n\nFanpage Facebook : GenPIco\n\nTikTok:", "post_id": "bThuvwh_QQA"}}, {"key": "Genpicomedia", "attributes": {"label": "Genpicomedia", "x": 602.8893891194733, "y": 863.6012931984058, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3832, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "bThuvwh_QQA", "id": "Genpicomedia", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mengaku Stres Rupiah Nyaris Rp17.800 per Dolar AS\n\nNilai tukar rupiah kembali tertekan hingga nyaris menyentuh Rp17.800 per dolar AS. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan mengaku stres melihat kondisi pasar, meski pemerintah menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat. Di tengah gejolak kurs dan penguatan dolar AS, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan untuk menjaga stabilitas rupiah, pasar obligasi, hingga keamanan APBN 2026.\n\n \n\nSimak video selengkapnya di sini! \n\n \n\n#PurbayaYudhiSadewa #MenkeuPurbaya #NilaiTukarRupiah \n\n \n\nBACA JUGA: Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Netizen Terhibur\n\n \n\nBaca selengkapnya:\n\nhttps://www.genpi.co/berita/281217/vi...\n\n \n\nFOLLOW US:\n\nInstagram :  \n\nFanpage Facebook : GenPIco\n\nTikTok:", "post_id": "bThuvwh_QQA"}}, {"key": "genpicomedia", "attributes": {"label": "genpicomedia", "x": 722.7609959789361, "y": 83.24355534085892, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3832, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "bThuvwh_QQA", "id": "genpicomedia", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mengaku Stres Rupiah Nyaris Rp17.800 per Dolar AS\n\nNilai tukar rupiah kembali tertekan hingga nyaris menyentuh Rp17.800 per dolar AS. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan mengaku stres melihat kondisi pasar, meski pemerintah menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat. Di tengah gejolak kurs dan penguatan dolar AS, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan untuk menjaga stabilitas rupiah, pasar obligasi, hingga keamanan APBN 2026.\n\n \n\nSimak video selengkapnya di sini! \n\n \n\n#PurbayaYudhiSadewa #MenkeuPurbaya #NilaiTukarRupiah \n\n \n\nBACA JUGA: Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Netizen Terhibur\n\n \n\nBaca selengkapnya:\n\nhttps://www.genpi.co/berita/281217/vi...\n\n \n\nFOLLOW US:\n\nInstagram :  \n\nFanpage Facebook : GenPIco\n\nTikTok:", "post_id": "bThuvwh_QQA"}}, {"key": "@trijayafm", "attributes": {"label": "@trijayafm", "x": 459.51259460272286, "y": 20.60190751295343, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "DK6k1Rf4EH8", "id": "@trijayafm", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus Rp18.000 Per Dollar AS, Purbaya Klaim Defisit APBN Terkendali | iNews Terkini\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan APBN 2026 terkendali, meski nilai tukar rupiah sempat menembus Rp18.000 per dolar AS.\n\nDalam konferensi pers, Purbaya menjelaskan defisit APBN sampai Mei 2026 sebesar Rp180,4 triliun (0,70% PDB) masih terkendali berkat perbaikan signifikan penerimaan pajak dan bea cukai.\n\nBelanja negara juga sesuai target, dengan belanja pemerintah pusat Rp1.059,3 triliun dan transfer ke daerah Rp306,1 triliun, serta keseimbangan primer surplus Rp58,6 triliun.\n\nBagaimana menurut Anda? \nYuk komen / live chat ya \n\nCek juga\nInstagram   / mnctrijayafm   \nTiktok   / mnctrijaya  \nAudio streaming https://www.mnctrijaya.com/ \nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nBoleh bantu subscribe ya  ⁨\n\n#news #Prabowo #Jokowi #Iran", "post_id": "DK6k1Rf4EH8"}}, {"key": "trijaya", "attributes": {"label": "trijaya", "x": 147.3874643504959, "y": 245.73959621507058, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3832, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "DK6k1Rf4EH8", "id": "trijaya", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus Rp18.000 Per Dollar AS, Purbaya Klaim Defisit APBN Terkendali | iNews Terkini\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan APBN 2026 terkendali, meski nilai tukar rupiah sempat menembus Rp18.000 per dolar AS.\n\nDalam konferensi pers, Purbaya menjelaskan defisit APBN sampai Mei 2026 sebesar Rp180,4 triliun (0,70% PDB) masih terkendali berkat perbaikan signifikan penerimaan pajak dan bea cukai.\n\nBelanja negara juga sesuai target, dengan belanja pemerintah pusat Rp1.059,3 triliun dan transfer ke daerah Rp306,1 triliun, serta keseimbangan primer surplus Rp58,6 triliun.\n\nBagaimana menurut Anda? \nYuk komen / live chat ya \n\nCek juga\nInstagram   / mnctrijayafm   \nTiktok   / mnctrijaya  \nAudio streaming https://www.mnctrijaya.com/ \nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nBoleh bantu subscribe ya  ⁨\n\n#news #Prabowo #Jokowi #Iran", "post_id": "DK6k1Rf4EH8"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 68.62695173999589, "y": 249.36968241394385, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "rRMTm0KnMkY", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Janji Pemerintah Saat Rupiah Melemah: Purbaya dan BI Siapkan Strategi Pulihkan Kepercayaan Pasar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, berjanji akan berusaha menguatkan kembali nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bersama Bank Indonesia (BI).\n\nPurbaya mengungkapkan, ia dan Gubernur BI, Perry Warjiyo, sudah sepakat untuk menargetkan rupiah menguat dalam waktu dekat.\n\nTarget itu akan dicapai dengan cara mensinkronkan kebijakan fiskal dan moneter.\n\nLangkah ini diambil untuk mengembalikan kepercayaan pasar dan memulihkan ekonomi nasional.\n\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7...\nEditor Video : Elvera\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "rRMTm0KnMkY"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 615.2642001735387, "y": 8.463408307150866, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "rRMTm0KnMkY", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Janji Pemerintah Saat Rupiah Melemah: Purbaya dan BI Siapkan Strategi Pulihkan Kepercayaan Pasar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, berjanji akan berusaha menguatkan kembali nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bersama Bank Indonesia (BI).\n\nPurbaya mengungkapkan, ia dan Gubernur BI, Perry Warjiyo, sudah sepakat untuk menargetkan rupiah menguat dalam waktu dekat.\n\nTarget itu akan dicapai dengan cara mensinkronkan kebijakan fiskal dan moneter.\n\nLangkah ini diambil untuk mengembalikan kepercayaan pasar dan memulihkan ekonomi nasional.\n\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7...\nEditor Video : Elvera\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "rRMTm0KnMkY"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 744.964393157863, "y": 687.8011480931235, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "rRMTm0KnMkY", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "Janji Pemerintah Saat Rupiah Melemah: Purbaya dan BI Siapkan Strategi Pulihkan Kepercayaan Pasar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, berjanji akan berusaha menguatkan kembali nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bersama Bank Indonesia (BI).\n\nPurbaya mengungkapkan, ia dan Gubernur BI, Perry Warjiyo, sudah sepakat untuk menargetkan rupiah menguat dalam waktu dekat.\n\nTarget itu akan dicapai dengan cara mensinkronkan kebijakan fiskal dan moneter.\n\nLangkah ini diambil untuk mengembalikan kepercayaan pasar dan memulihkan ekonomi nasional.\n\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7...\nEditor Video : Elvera\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "rRMTm0KnMkY"}}, {"key": "@wartakotaproduction", "attributes": {"label": "@wartakotaproduction", "x": 625.937598543238, "y": 871.3356947438532, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "jr5Xtdjtxyk", "id": "@wartakotaproduction", "source": "youtube-000001", "content": "Wajah Panik Purbaya saat Ditanya soal Transaksi Gunakan Dollar AS di Pelabuhan\n\nDownload Aplikasi Berita TribunX di Playstore atau App Store Untuk dapatkan Pengalaman Terbaru\n\nWARTAKOTALIVE.COM, Jakarta- \n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa seluruh transaksi layanan di pelabuhan yang berada di wilayah Indonesia wajib menggunakan mata uang rupiah. Ia memastikan pemerintah tidak akan mentoleransi praktik penggunaan dolar Amerika Serikat untuk transaksi yang seharusnya dilakukan dalam mata uang nasional.\nPernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat melakukan peninjauan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Saat berdialog dengan wartawan, ia merespons pertanyaan mengenai keluhan sejumlah pelaku usaha yang mengaku masih menemukan transaksi tertentu di kawasan pelabuhan menggunakan dolar AS.\nPernyataan tersebut menunjukkan sikap keras pemerintah dalam menegakkan aturan penggunaan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di dalam negeri. Menurut Purbaya, ketentuan mengenai penggunaan mata uang rupiah dalam transaksi di wilayah Indonesia sudah jelas diatur dalam regulasi sehingga tidak ada alasan bagi pihak-pihak tertentu untuk tetap menggunakan mata uang asing dalam transaksi domestik.\n\nPenulis dan vo        : Joanita Ary\nSumber Video         : Kompas TV\nEditor Video            : Angga Bhagya Nugraha\nUploader                 : Angga Bhagya Nugraha\n\nPantau informasi terupdate melalui sosial kami:\nInstagram:   / wartakotalive  \nTwitter:   / wartakotalive  \nFacebook:   / wartakotalive  \nTikTok :", "post_id": "jr5Xtdjtxyk"}}, {"key": "wartakotalive.com", "attributes": {"label": "wartakotalive.com", "x": 562.4476881445373, "y": 110.29988091133191, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0792, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "jr5Xtdjtxyk", "id": "wartakotalive.com", "source": "youtube-000001", "content": "Wajah Panik Purbaya saat Ditanya soal Transaksi Gunakan Dollar AS di Pelabuhan\n\nDownload Aplikasi Berita TribunX di Playstore atau App Store Untuk dapatkan Pengalaman Terbaru\n\nWARTAKOTALIVE.COM, Jakarta- \n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa seluruh transaksi layanan di pelabuhan yang berada di wilayah Indonesia wajib menggunakan mata uang rupiah. Ia memastikan pemerintah tidak akan mentoleransi praktik penggunaan dolar Amerika Serikat untuk transaksi yang seharusnya dilakukan dalam mata uang nasional.\nPernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat melakukan peninjauan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Saat berdialog dengan wartawan, ia merespons pertanyaan mengenai keluhan sejumlah pelaku usaha yang mengaku masih menemukan transaksi tertentu di kawasan pelabuhan menggunakan dolar AS.\nPernyataan tersebut menunjukkan sikap keras pemerintah dalam menegakkan aturan penggunaan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di dalam negeri. Menurut Purbaya, ketentuan mengenai penggunaan mata uang rupiah dalam transaksi di wilayah Indonesia sudah jelas diatur dalam regulasi sehingga tidak ada alasan bagi pihak-pihak tertentu untuk tetap menggunakan mata uang asing dalam transaksi domestik.\n\nPenulis dan vo        : Joanita Ary\nSumber Video         : Kompas TV\nEditor Video            : Angga Bhagya Nugraha\nUploader                 : Angga Bhagya Nugraha\n\nPantau informasi terupdate melalui sosial kami:\nInstagram:   / wartakotalive  \nTwitter:   / wartakotalive  \nFacebook:   / wartakotalive  \nTikTok :", "post_id": "jr5Xtdjtxyk"}}, {"key": "@Gianluigich", "attributes": {"label": "@Gianluigich", "x": 338.0822503427878, "y": 249.22558653631032, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "_ilAY_nEsLo", "id": "@Gianluigich", "source": "youtube-000001", "content": "Ferry Latuhihin : Rupiah sekarat! Prabowo ngeyel dan Purbaya lupa senyum! | AMANYA PODCAST\n\nApakah benar ekonomi Indonesia sedang di ambang kehancuran? Dalam episode AMANYA PODCAST kali ini, Ferry Latuhihin blak-blakan mengkritik kebijakan ekonomi saat ini, menyebut Prabowo hingga Purbaya Yudhi Sadewa. Simak analisis tajam mengenai kondisi riil pasar dan masa depan ekonomi kita\n\nJoin to see uncensored content \n   /   \n\nInstagram :   / gianluigich  \nTiktok :   / gianluigich  \n\nBusiness Inquiries: project\n\n#EkonomiIndonesia #FerryLatuhihin #Prabowo #AmanyaPodcast #gianluigich", "post_id": "_ilAY_nEsLo"}}, {"key": "gianluigich", "attributes": {"label": "gianluigich", "x": 210.97009656655808, "y": 187.76614088412347, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4712, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_ilAY_nEsLo", "id": "gianluigich", "source": "youtube-000001", "content": "Ferry Latuhihin : Rupiah sekarat! Prabowo ngeyel dan Purbaya lupa senyum! | AMANYA PODCAST\n\nApakah benar ekonomi Indonesia sedang di ambang kehancuran? Dalam episode AMANYA PODCAST kali ini, Ferry Latuhihin blak-blakan mengkritik kebijakan ekonomi saat ini, menyebut Prabowo hingga Purbaya Yudhi Sadewa. Simak analisis tajam mengenai kondisi riil pasar dan masa depan ekonomi kita\n\nJoin to see uncensored content \n   /   \n\nInstagram :   / gianluigich  \nTiktok :   / gianluigich  \n\nBusiness Inquiries: project\n\n#EkonomiIndonesia #FerryLatuhihin #Prabowo #AmanyaPodcast #gianluigich", "post_id": "_ilAY_nEsLo"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "@tribunnewsbogorvideo", "x": 856.4426951770378, "y": 559.8648555979344, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "jcZoPubojYY", "id": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "youtube-000001", "content": "GEGER! ISU PURBAYA Tinggalkan Kementerian Keuangan Mencuat, Posisi Baru Jadi Sorotan\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah rumor dan kabar yang beredar mengenai pengunduran dirinya.\n\nIsu soal pengunduran diri Menkeu Purbaya santer terdengar seusai nilai tukar rupiah tembus di angka Rp18.000 pada Kamis (4/6/2026).\n\nSaat dikonfirmasi, Purbaya menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.\n\nSambil tertawa, Purbaya menjawab singkat bahwa dirinya tidak mengundurkan diri.\n\n\"Haha, gak lah,\" ujar Purbaya kepada awak media saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (4/6/2026).\n\nBaca Selengkapnya: https://video.tribunnews.com/view/941...\n\n#menkeu #purbaya #purbayayudhisadewa #reshufflekabinet #prabowo \n\nEditor Video: Lulu Adzizah Febrianti\nUploader: Ghozi LuthfiRomadhon\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewsbogor  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...\nTikTok:   / tribunbogor  \n​Instagram:", "post_id": "jcZoPubojYY"}}, {"key": "tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "tribunnewsbogorvideo", "x": 449.524109593878, "y": 983.5249920730785, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0792, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jcZoPubojYY", "id": "tribunnewsbogorvideo", "source": "youtube-000001", "content": "GEGER! ISU PURBAYA Tinggalkan Kementerian Keuangan Mencuat, Posisi Baru Jadi Sorotan\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah rumor dan kabar yang beredar mengenai pengunduran dirinya.\n\nIsu soal pengunduran diri Menkeu Purbaya santer terdengar seusai nilai tukar rupiah tembus di angka Rp18.000 pada Kamis (4/6/2026).\n\nSaat dikonfirmasi, Purbaya menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.\n\nSambil tertawa, Purbaya menjawab singkat bahwa dirinya tidak mengundurkan diri.\n\n\"Haha, gak lah,\" ujar Purbaya kepada awak media saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (4/6/2026).\n\nBaca Selengkapnya: https://video.tribunnews.com/view/941...\n\n#menkeu #purbaya #purbayayudhisadewa #reshufflekabinet #prabowo \n\nEditor Video: Lulu Adzizah Febrianti\nUploader: Ghozi LuthfiRomadhon\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewsbogor  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...\nTikTok:   / tribunbogor  \n​Instagram:", "post_id": "jcZoPubojYY"}}, {"key": "tribunbogor", "attributes": {"label": "tribunbogor", "x": 229.1296678984861, "y": 989.0368973353344, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0792, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jcZoPubojYY", "id": "tribunbogor", "source": "youtube-000001", "content": "GEGER! ISU PURBAYA Tinggalkan Kementerian Keuangan Mencuat, Posisi Baru Jadi Sorotan\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah rumor dan kabar yang beredar mengenai pengunduran dirinya.\n\nIsu soal pengunduran diri Menkeu Purbaya santer terdengar seusai nilai tukar rupiah tembus di angka Rp18.000 pada Kamis (4/6/2026).\n\nSaat dikonfirmasi, Purbaya menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.\n\nSambil tertawa, Purbaya menjawab singkat bahwa dirinya tidak mengundurkan diri.\n\n\"Haha, gak lah,\" ujar Purbaya kepada awak media saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (4/6/2026).\n\nBaca Selengkapnya: https://video.tribunnews.com/view/941...\n\n#menkeu #purbaya #purbayayudhisadewa #reshufflekabinet #prabowo \n\nEditor Video: Lulu Adzizah Febrianti\nUploader: Ghozi LuthfiRomadhon\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewsbogor  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...\nTikTok:   / tribunbogor  \n​Instagram:", "post_id": "jcZoPubojYY"}}, {"key": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "attributes": {"label": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "x": 238.806264596253, "y": 75.14536394338333, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "s768S44VkYc", "id": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "source": "youtube-000001", "content": "Ferry Latuhihin: Rupiah Sekarat, Dollar Meroket! Purbaya Lupa Senyum?! | Rocker Bicara #4\n\nFerry Latuhihin akan menyelenggarakan Workshop tentang cara menilai sebuah perusahaan itu sebenarnya “worth it” atau nggak?.  Dalam acara ini, kita bakal kupas tuntas cara valuasi perusahaan dengan pendekatan yang praktis, bukan cuma teori.!\n\nSelama 2 hari, kita akan belajar langsung pakai data real dan Excel, jadi bukan sekadar ngerti konsep, tapi juga bisa langsung dipraktikkan. Cocok untuk kalian yang tertarik di dunia investasi, bisnis, atau keuangan dan pengen upgrade skill ke level berikutnya.\n\nAcaranya akan diselenggarakan di :\n\n📍 Hotel Tamarin, Menteng – Jakarta Selatan\n📅 6 & 7 Juni 2026\n\nHubungi contact person untuk mendaftar\nAdmin 1 (08777-5050-988) WA Only\nAdmin 2 (085111228505) Call Only\n\n__________________________________________________________________________\n\nRupiah Sekarat, Dollar Meroket! Purbaya Sampai Lupa Senyum?! \n\nNilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS kian mengkhawatirkan dan terus mengalami tekanan berat. Fenomena Dollar yang meroket tajam ini tentu memicu alarm bahaya bagi perekonomian domestik kita. Mengapa situasi ini bisa terjadi dan apa dampaknya?\n\nDi video kali ini, channel Ferry Latuhihin akan membedah secara mendalam analisis di balik melemahnya Rupiah, serta mengapa tokoh seperti Purbaya pun sampai dibuat cemas dan \"lupa senyum\" melihat pergerakan pasar saat ini.\n\nTonton video ini sampai habis untuk mendapatkan insight dan analisis utuhnya!\n\n🔔 Dukung terus channel ini dengan cara LIKE, COMMENT, SHARE, dan SUBSCRIBE untuk analisis ekonomi, pasar modal, dan finansial terupdate lainnya.\n\n🚨 DISCLAIMER:\nPandangan dan analisis yang disampaikan dalam video ini merupakan pendapat pribadi saya untuk tujuan edukasi dan berbagi perspektif makroekonomi. Video ini bukan merupakan rekomendasi ataupun ajakan mutlak untuk membeli atau menjual instrumen investasi tertentu. Selalu lakukan analisis mandiri, sebelum mengambil keputusan finansial.\n\n📱 Ikuti Kami di Media Sosial:\n\nInstagram: \nTiktok: \n\n__\nFerry Latuhihin: Rupiah Sekarat, Dollar Meroket! Purbaya Lupa Senyum?! | Rocker Bicara #ferrylatuhihin #dollar #rupiah", "post_id": "s768S44VkYc"}}, {"key": "ferry.latuhihin", "attributes": {"label": "ferry.latuhihin", "x": 534.739664256141, "y": 48.53114933646274, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0792, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "s768S44VkYc", "id": "ferry.latuhihin", "source": "youtube-000001", "content": "Ferry Latuhihin: Rupiah Sekarat, Dollar Meroket! Purbaya Lupa Senyum?! | Rocker Bicara #4\n\nFerry Latuhihin akan menyelenggarakan Workshop tentang cara menilai sebuah perusahaan itu sebenarnya “worth it” atau nggak?.  Dalam acara ini, kita bakal kupas tuntas cara valuasi perusahaan dengan pendekatan yang praktis, bukan cuma teori.!\n\nSelama 2 hari, kita akan belajar langsung pakai data real dan Excel, jadi bukan sekadar ngerti konsep, tapi juga bisa langsung dipraktikkan. Cocok untuk kalian yang tertarik di dunia investasi, bisnis, atau keuangan dan pengen upgrade skill ke level berikutnya.\n\nAcaranya akan diselenggarakan di :\n\n📍 Hotel Tamarin, Menteng – Jakarta Selatan\n📅 6 & 7 Juni 2026\n\nHubungi contact person untuk mendaftar\nAdmin 1 (08777-5050-988) WA Only\nAdmin 2 (085111228505) Call Only\n\n__________________________________________________________________________\n\nRupiah Sekarat, Dollar Meroket! Purbaya Sampai Lupa Senyum?! \n\nNilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS kian mengkhawatirkan dan terus mengalami tekanan berat. Fenomena Dollar yang meroket tajam ini tentu memicu alarm bahaya bagi perekonomian domestik kita. Mengapa situasi ini bisa terjadi dan apa dampaknya?\n\nDi video kali ini, channel Ferry Latuhihin akan membedah secara mendalam analisis di balik melemahnya Rupiah, serta mengapa tokoh seperti Purbaya pun sampai dibuat cemas dan \"lupa senyum\" melihat pergerakan pasar saat ini.\n\nTonton video ini sampai habis untuk mendapatkan insight dan analisis utuhnya!\n\n🔔 Dukung terus channel ini dengan cara LIKE, COMMENT, SHARE, dan SUBSCRIBE untuk analisis ekonomi, pasar modal, dan finansial terupdate lainnya.\n\n🚨 DISCLAIMER:\nPandangan dan analisis yang disampaikan dalam video ini merupakan pendapat pribadi saya untuk tujuan edukasi dan berbagi perspektif makroekonomi. Video ini bukan merupakan rekomendasi ataupun ajakan mutlak untuk membeli atau menjual instrumen investasi tertentu. Selalu lakukan analisis mandiri, sebelum mengambil keputusan finansial.\n\n📱 Ikuti Kami di Media Sosial:\n\nInstagram: \nTiktok: \n\n__\nFerry Latuhihin: Rupiah Sekarat, Dollar Meroket! Purbaya Lupa Senyum?! | Rocker Bicara #ferrylatuhihin #dollar #rupiah", "post_id": "s768S44VkYc"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "attributes": {"label": "@fokus.indosiar", "x": 502.07890895838057, "y": 697.8208735576633, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "HHKrn3LsKeQ", "id": "@fokus.indosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terpuruk Terhadap Dolar AS, Istana Bantah Menkeu Purbaya Mengundurkan Diri | Fokus\n\nRekor baru nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika terus terpuruk hingga menembus level Rp18.000. Istana pun membantah menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengundurkan diri.\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "HHKrn3LsKeQ"}}, {"key": "indosiar", "attributes": {"label": "indosiar", "x": 505.98361333093766, "y": 10.982605880748508, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "HHKrn3LsKeQ", "id": "indosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terpuruk Terhadap Dolar AS, Istana Bantah Menkeu Purbaya Mengundurkan Diri | Fokus\n\nRekor baru nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika terus terpuruk hingga menembus level Rp18.000. Istana pun membantah menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengundurkan diri.\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "HHKrn3LsKeQ"}}, {"key": "patroliindosiar", "attributes": {"label": "patroliindosiar", "x": 702.3537212377126, "y": 431.41655786808786, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4845, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "HHKrn3LsKeQ", "id": "patroliindosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terpuruk Terhadap Dolar AS, Istana Bantah Menkeu Purbaya Mengundurkan Diri | Fokus\n\nRekor baru nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika terus terpuruk hingga menembus level Rp18.000. Istana pun membantah menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengundurkan diri.\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "HHKrn3LsKeQ"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 236.6357194180746, "y": 11.995531503661617, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 0, "out_degree": 21, "degree": 21}, "_id": "pMol9sF4qh4", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Anjlok ke Rp17.800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Mengaku Stres dan Nilai Tak Masuk Akal\n\nMenteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai pelemahan nilai tukar rupiah hingga mendekati level Rp17.800 per dolar Amerika Serikat sebagai kondisi yang tidak masuk akal.\n\nPurbaya menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat sehingga pelemahan rupiah dinilai lebih dipengaruhi sentimen jangka pendek dan faktor eksternal global.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "pMol9sF4qh4"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 276.8715412590157, "y": 109.46099766287031, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2007, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "pMol9sF4qh4", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Anjlok ke Rp17.800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Mengaku Stres dan Nilai Tak Masuk Akal\n\nMenteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai pelemahan nilai tukar rupiah hingga mendekati level Rp17.800 per dolar Amerika Serikat sebagai kondisi yang tidak masuk akal.\n\nPurbaya menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat sehingga pelemahan rupiah dinilai lebih dipengaruhi sentimen jangka pendek dan faktor eksternal global.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "pMol9sF4qh4"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 690.8865544854431, "y": 151.7807962186186, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2007, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "pMol9sF4qh4", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Anjlok ke Rp17.800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Mengaku Stres dan Nilai Tak Masuk Akal\n\nMenteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai pelemahan nilai tukar rupiah hingga mendekati level Rp17.800 per dolar Amerika Serikat sebagai kondisi yang tidak masuk akal.\n\nPurbaya menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat sehingga pelemahan rupiah dinilai lebih dipengaruhi sentimen jangka pendek dan faktor eksternal global.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "pMol9sF4qh4"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 852.319871600436, "y": 443.2457003685122, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2007, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "pMol9sF4qh4", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Anjlok ke Rp17.800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Mengaku Stres dan Nilai Tak Masuk Akal\n\nMenteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai pelemahan nilai tukar rupiah hingga mendekati level Rp17.800 per dolar Amerika Serikat sebagai kondisi yang tidak masuk akal.\n\nPurbaya menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat sehingga pelemahan rupiah dinilai lebih dipengaruhi sentimen jangka pendek dan faktor eksternal global.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "pMol9sF4qh4"}}, {"key": "@tvOneNews", "attributes": {"label": "@tvOneNews", "x": 489.1116882563996, "y": 748.3210778227, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "t_Drqrib5bg", "id": "@tvOneNews", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Apa Kabar Indonesia Pagi (06/05/2026) | tvOne\n\nJakarta, https://www.tvOnenews.com - [FULL] Apa Kabar Indonesia Pagi (06/05/2026) | tvOne\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah akibat kebijakan fiskal yang ugal-ugalan.\n\nAKIP01\nFM01\n\nSaksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live\nDan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook - https://www.facebook.com/tvOnenews\nInstagram - https://www.instagram.com/tvOnenews\nTwitter - https://twitter.com/tvOnenews\nTikTok - https://www.tiktok.com/\nWebsite - https://tvOnenews.com", "post_id": "t_Drqrib5bg"}}, {"key": "tvOnenews", "attributes": {"label": "tvOnenews", "x": 906.1422433335421, "y": 681.1064654897191, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4712, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "t_Drqrib5bg", "id": "tvOnenews", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Apa Kabar Indonesia Pagi (06/05/2026) | tvOne\n\nJakarta, https://www.tvOnenews.com - [FULL] Apa Kabar Indonesia Pagi (06/05/2026) | tvOne\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah akibat kebijakan fiskal yang ugal-ugalan.\n\nAKIP01\nFM01\n\nSaksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live\nDan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook - https://www.facebook.com/tvOnenews\nInstagram - https://www.instagram.com/tvOnenews\nTwitter - https://twitter.com/tvOnenews\nTikTok - https://www.tiktok.com/\nWebsite - https://tvOnenews.com", "post_id": "t_Drqrib5bg"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "attributes": {"label": "@TribunSingkawang1", "x": 778.3992658497566, "y": 732.6485459224438, "size": 3.02, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.1614, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "FncdmQrklqE", "id": "@TribunSingkawang1", "source": "youtube-000001", "content": "🔴JELANG RESHUFFLE PRABOWO, CHATIB BASRI DIKABARKAN MASUK KABINET GANTIKAN PURBAYA\n\nIsu pergantian Menteri Keuangan kembali menjadi perbincangan publik. \nNama Chatib Basri disebut-sebut akan mengisi posisi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. \nKabar tersebut memicu beragam respons dan spekulasi di tengah dinamika ekonomi nasional. \nIsu ini merebak bersamaan dengan rumor akan adanya reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (5/6/2026). \nNama Chatib Basri pun mendadak menjadi trending topik dan sosoknya banyak dicari. Chatib Basri sendiri merupakan ekonom senior yang pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. \nIa juga dikenal memiliki kedekatan akademik dengan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ia adalah mantan Menteri Keuangan era 2013-2014. \nIa dikenal luas atas keahliannya di bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik. \nIa banyak memberikan pandangan kritis dan analitis terkait kebijakan fiskal dan dinamika masyarakat kelas menengah. Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait kabar pergantian Menteri Keuangan tersebut. \nSaat dikonfirmasi awak media, Menkeu Purbaya membantah isu soal kursi Menteri Keuangan tak lagi diemban olehnya. \nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah rumor dan kabar yang beredar mengenai pengunduran dirinya. \nIsu soal pengunduran diri Menkeu Purbaya santer terdengar seusai nilai tukar rupiah tembus di angka Rp 18.000 pada Kamis (4/6/2026). \nSaat dikonfirmasi, Purbaya menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. \nSambil tertawa, Purbaya menjawab singkat bahwa dirinya tidak mengundurkan diri. \n\"Haha, gak lah,\" ujar Purbaya kepada awak media saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (4/6/2026).\n\n#menkeu #purbaya #chatibbasri \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    /     \n\nProgram: Live Update \nHost: -\nSumber: Tribunnews.com\nUploader: Anesh Viduka\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "FncdmQrklqE"}}, {"key": "videotribunpontianak", "attributes": {"label": "videotribunpontianak", "x": 161.61541447294402, "y": 946.9256716466255, "size": 3.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0792, "eigenvector": 0.0997, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FncdmQrklqE", "id": "videotribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "🔴JELANG RESHUFFLE PRABOWO, CHATIB BASRI DIKABARKAN MASUK KABINET GANTIKAN PURBAYA\n\nIsu pergantian Menteri Keuangan kembali menjadi perbincangan publik. \nNama Chatib Basri disebut-sebut akan mengisi posisi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. \nKabar tersebut memicu beragam respons dan spekulasi di tengah dinamika ekonomi nasional. \nIsu ini merebak bersamaan dengan rumor akan adanya reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (5/6/2026). \nNama Chatib Basri pun mendadak menjadi trending topik dan sosoknya banyak dicari. Chatib Basri sendiri merupakan ekonom senior yang pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. \nIa juga dikenal memiliki kedekatan akademik dengan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ia adalah mantan Menteri Keuangan era 2013-2014. \nIa dikenal luas atas keahliannya di bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik. \nIa banyak memberikan pandangan kritis dan analitis terkait kebijakan fiskal dan dinamika masyarakat kelas menengah. Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait kabar pergantian Menteri Keuangan tersebut. \nSaat dikonfirmasi awak media, Menkeu Purbaya membantah isu soal kursi Menteri Keuangan tak lagi diemban olehnya. \nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah rumor dan kabar yang beredar mengenai pengunduran dirinya. \nIsu soal pengunduran diri Menkeu Purbaya santer terdengar seusai nilai tukar rupiah tembus di angka Rp 18.000 pada Kamis (4/6/2026). \nSaat dikonfirmasi, Purbaya menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. \nSambil tertawa, Purbaya menjawab singkat bahwa dirinya tidak mengundurkan diri. \n\"Haha, gak lah,\" ujar Purbaya kepada awak media saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (4/6/2026).\n\n#menkeu #purbaya #chatibbasri \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    /     \n\nProgram: Live Update \nHost: -\nSumber: Tribunnews.com\nUploader: Anesh Viduka\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "FncdmQrklqE"}}, {"key": "@forumkeadilanTV", "attributes": {"label": "@forumkeadilanTV", "x": 630.8216385165406, "y": 766.277604146719, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1rR50v0mTcw", "id": "@forumkeadilanTV", "source": "youtube-000001", "content": "GEDE SANDRA: AKSELERASI PURBAYA DIJEGAL KEBIJAKAN SUKU BUNGA BANK INDONESIA\n\nNilai tukar rupiah terus turun hingga tembus Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Penurunan terus terjadi semenjak Gubernur BI dijabat keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono.\n\nApa sebenarnya yang sedang terjadi? Apa yang harus dilakukan Prabowo? \n\nPodcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam bersama narasumber yang ahli di bidangnya.*\n\nHost: Margi Syarif - Jurnalis Senior\nNarasumber: Gede Sandra - Ekonom\n\nFor Partnership, Please Contact:\nbisnis\nhttps://wa.me/628119899090\n\nDapatkan informasi terkini isu-isu hukum dan politik di Indonesia dengan Forum Keadilan. Download aplikasinya sekarang!\nPlaystore https://tinyurl.com/forumkeadilanplay...\nAppStore https://tinyurl.com/forumkeadilanapps\nPortal https://forumkeadilan.com/\n\nApakah Anda peduli dengan isu-isu keadilan sosial dan ingin berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif? Forum Keadilan adalah tempat yang tepat untuk Anda!  Ikuti kami sekarang di:\nYouTube    /   \nInstagram   / forumkeadilantv  \nFB   / forumkeadilandotcom  \nTiktok   / forumkeadilantv  \n\n#gedesandra #prabowo #rupiah #bankindonesia #thomasdjiwandono #purbaya #ekonomiindonesia #madilog #forumkeadilan #beritapolitik #viralpolitik #newsupdate", "post_id": "1rR50v0mTcw"}}, {"key": "forumkeadilantv", "attributes": {"label": "forumkeadilantv", "x": 845.8151910472081, "y": 501.75063935912954, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4712, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1rR50v0mTcw", "id": "forumkeadilantv", "source": "youtube-000001", "content": "GEDE SANDRA: AKSELERASI PURBAYA DIJEGAL KEBIJAKAN SUKU BUNGA BANK INDONESIA\n\nNilai tukar rupiah terus turun hingga tembus Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Penurunan terus terjadi semenjak Gubernur BI dijabat keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono.\n\nApa sebenarnya yang sedang terjadi? Apa yang harus dilakukan Prabowo? \n\nPodcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam bersama narasumber yang ahli di bidangnya.*\n\nHost: Margi Syarif - Jurnalis Senior\nNarasumber: Gede Sandra - Ekonom\n\nFor Partnership, Please Contact:\nbisnis\nhttps://wa.me/628119899090\n\nDapatkan informasi terkini isu-isu hukum dan politik di Indonesia dengan Forum Keadilan. Download aplikasinya sekarang!\nPlaystore https://tinyurl.com/forumkeadilanplay...\nAppStore https://tinyurl.com/forumkeadilanapps\nPortal https://forumkeadilan.com/\n\nApakah Anda peduli dengan isu-isu keadilan sosial dan ingin berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif? Forum Keadilan adalah tempat yang tepat untuk Anda!  Ikuti kami sekarang di:\nYouTube    /   \nInstagram   / forumkeadilantv  \nFB   / forumkeadilandotcom  \nTiktok   / forumkeadilantv  \n\n#gedesandra #prabowo #rupiah #bankindonesia #thomasdjiwandono #purbaya #ekonomiindonesia #madilog #forumkeadilan #beritapolitik #viralpolitik #newsupdate", "post_id": "1rR50v0mTcw"}}], "edges": [{"key": "sumeksco", "source": "sumeksco", "target": "sumekscoofficial7168", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "btvidofficial", "source": "btvidofficial", "target": "beritasatuofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@MetrotvjatengDiy", "source": "@MetrotvjatengDiy", "target": "metrotv_jateng_diy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@MetrotvjatengDiy", "source": "@MetrotvjatengDiy", "target": "metrotvjateng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@owritedotid", "source": "@owritedotid", "target": "owritedotid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OborRakyatReborn", "source": "@OborRakyatReborn", "target": "oborrakyatreborn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@genpico", "source": "@genpico", "target": "Genpicomedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@genpico", "source": "@genpico", "target": "genpicomedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wartakotaproduction", "source": "@wartakotaproduction", "target": "wartakotalive.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Gianluigich", "source": "@Gianluigich", "target": "gianluigich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunbogor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "source": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "target": "ferry.latuhihin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "source": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "target": "ferry.latuhihin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "patroliindosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@genpico", "source": "@genpico", "target": "Genpicomedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@genpico", "source": "@genpico", "target": "genpicomedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvOneNews", "source": "@tvOneNews", "target": "tvOnenews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "patroliindosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "source": "@TribunSingkawang1", "target": "videotribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "source": "@TribunSingkawang1", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@forumkeadilanTV", "source": "@forumkeadilanTV", "target": "forumkeadilantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wartakotaproduction", "source": "@wartakotaproduction", "target": "wartakotalive.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}