{"nodes": [{"key": "faktaveritas", "attributes": {"label": "faktaveritas", "x": 194.40208173017638, "y": 423.63696967691544, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 61.6651, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7642542249275821333", "id": "faktaveritas", "source": "tiktok-000001", "content": "Faktanya, tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah gejolak ekonomi global yang juga menekan banyak mata uang dunia. Kenaikan suku bunga negara maju, ketidakpastian global, hingga tensi geopolitik ikut memperbesar tekanan. Dalam situasi seperti ini, yang terjadi bukan pembiaran, tapi upaya menjaga stabilitas agar dampaknya tidak semakin luas. Coba komen di bawah #fyp #jagaindonesia #negarahadir #wargajagawarga #rupiah    Indonesia", "post_id": "7642542249275821333"}}, {"key": "gerindra", "attributes": {"label": "gerindra", "x": 589.1330233369833, "y": 450.1454500663011, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 87.8728, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7642542249275821333", "id": "gerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "Faktanya, tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah gejolak ekonomi global yang juga menekan banyak mata uang dunia. Kenaikan suku bunga negara maju, ketidakpastian global, hingga tensi geopolitik ikut memperbesar tekanan. Dalam situasi seperti ini, yang terjadi bukan pembiaran, tapi upaya menjaga stabilitas agar dampaknya tidak semakin luas. Coba komen di bawah #fyp #jagaindonesia #negarahadir #wargajagawarga #rupiah    Indonesia", "post_id": "7642542249275821333"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 315.25543973469337, "y": 122.02398901926648, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 87.8728, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7642542249275821333", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Faktanya, tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah gejolak ekonomi global yang juga menekan banyak mata uang dunia. Kenaikan suku bunga negara maju, ketidakpastian global, hingga tensi geopolitik ikut memperbesar tekanan. Dalam situasi seperti ini, yang terjadi bukan pembiaran, tapi upaya menjaga stabilitas agar dampaknya tidak semakin luas. Coba komen di bawah #fyp #jagaindonesia #negarahadir #wargajagawarga #rupiah    Indonesia", "post_id": "7642542249275821333"}}, {"key": "editorindonesiaofficial", "attributes": {"label": "editorindonesiaofficial", "x": 767.1456062329535, "y": 52.26654037242895, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 61.6651, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7642639002310298888", "id": "editorindonesiaofficial", "source": "tiktok-000001", "content": "Blak-blakan di Singapura, Luhut Minta Maaf ke Investor Global Soal Gejolak Ekonomi RI Di tengah ketidakpastian global, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan blak-blakan di hadapan para investor global di Singapura. Lewat unggahan Instagram pribadinya () pada Kamis (21/5), Luhut secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas volatilitas pasar yang tengah melanda Indonesia. \"Saya minta maaf jika beberapa dari Anda mengalami dampak negatif karena situasi ini,\" ujar Luhut. Luhut tak menampik adanya kekhawatiran para investor terkait fluktuasi nilai tukar rupiah hingga hengkangnya arus modal (capital outflow). Badai ekonomi ini dipicu oleh tingginya suku bunga global dan bara geopolitik di Timur Tengah yang kian memanas. Meski begitu, Luhut menegaskan pemerintah tidak tinggal diam. Ia mengungkapkan bahwa Indonesia sudah menyiapkan tameng darurat jika harga minyak dunia meroket hingga US$ 100 per barel—skenario terburuk yang diakui bakal memberi tekanan berat pada APBN kita.#luhutpandjaitan #MenkoMarves #InvestorGlobal #Singapura #EditorIndonesia Akses portal berita resmi kami di sini 👇 🔗 editorindonesia.com", "post_id": "7642639002310298888"}}, {"key": "luhut.pandjaitan", "attributes": {"label": "luhut.pandjaitan", "x": 643.0822368586751, "y": 162.77087639470943, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 114.0805, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7642639002310298888", "id": "luhut.pandjaitan", "source": "tiktok-000001", "content": "Blak-blakan di Singapura, Luhut Minta Maaf ke Investor Global Soal Gejolak Ekonomi RI Di tengah ketidakpastian global, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan blak-blakan di hadapan para investor global di Singapura. Lewat unggahan Instagram pribadinya () pada Kamis (21/5), Luhut secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas volatilitas pasar yang tengah melanda Indonesia. \"Saya minta maaf jika beberapa dari Anda mengalami dampak negatif karena situasi ini,\" ujar Luhut. Luhut tak menampik adanya kekhawatiran para investor terkait fluktuasi nilai tukar rupiah hingga hengkangnya arus modal (capital outflow). Badai ekonomi ini dipicu oleh tingginya suku bunga global dan bara geopolitik di Timur Tengah yang kian memanas. Meski begitu, Luhut menegaskan pemerintah tidak tinggal diam. Ia mengungkapkan bahwa Indonesia sudah menyiapkan tameng darurat jika harga minyak dunia meroket hingga US$ 100 per barel—skenario terburuk yang diakui bakal memberi tekanan berat pada APBN kita.#luhutpandjaitan #MenkoMarves #InvestorGlobal #Singapura #EditorIndonesia Akses portal berita resmi kami di sini 👇 🔗 editorindonesia.com", "post_id": "7642639002310298888"}}, {"key": "funfactbogor", "attributes": {"label": "funfactbogor", "x": 531.5993126051075, "y": 161.03896418249875, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 411.0983, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7641574865752968469", "id": "funfactbogor", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali menjadi perhatian setelah melemah hingga menyentuh level Rp17.724 per dolar AS pada Senin (19/5/2026). Mengacu pada data Bloomberg, rupiah tercatat turun 38 poin atau sekitar 0,22 persen. Pelemahan ini dipicu oleh menguatnya dolar AS secara global, meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kebijakan suku bunga, serta situasi geopolitik dunia yang masih memanas. Menanggapi kondisi tersebut, Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi penurunan rupiah. Ia menegaskan bahwa kebutuhan pokok masyarakat Indonesia masih dalam kondisi aman, mulai dari sektor pangan hingga energi. Menurutnya, gejolak ekonomi global tidak hanya berdampak pada Indonesia, tetapi juga dirasakan oleh banyak negara lain. Dalam pernyataannya, Prabowo juga menyebut masyarakat di desa tidak terlalu bergantung pada dolar. Ia menilai Indonesia masih memiliki ketahanan ekonomi di tengah tekanan global yang berlangsung. Hingga saat ini, rupiah tercatat telah terdepresiasi sekitar 6,11 persen sejak awal tahun, melanjutkan tren pelemahan yang menjadi perhatian pemerintah maupun pelaku pasar. Follow  !! Biar lo gak ketinggalan info menarik lainnya. __________ Source: Bloomberg #bogor #funfactbogor  #infobogor", "post_id": "7641574865752968469"}}, {"key": "@Karyarayaidutama", "attributes": {"label": "@Karyarayaidutama", "x": 991.4403196628858, "y": 890.4459605026624, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 61.6651, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "QEsCauCJHu8", "id": "@Karyarayaidutama", "source": "youtube-000001", "content": "INDONESIA TEGAS! SINGAPURA TAK BERKUTIK, MALAH GELONTORKAN Rp308 TRILIUN!\n\n#EksporSatuPintu #Danantara #Singapura #EkonomiIndonesia #GeopolitikIndonesia #Investasi #BatuBara #Sawit #Hilirisasi #Energi\n\nMulai 1 Juni 2026, Indonesia resmi menerapkan kebijakan Ekspor Satu Pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Kebijakan ini mencakup sejumlah komoditas strategis seperti batu bara, minyak sawit dan turunannya, hingga paduan besi (ferro alloy) yang selama ini menjadi tulang punggung ekspor nasional.\n\nMenariknya, hanya beberapa hari setelah kebijakan tersebut berlaku, Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong datang ke Jakarta dan menyampaikan dukungan terhadap kebijakan ekonomi Indonesia. Ia bahkan meminta perusahaan-perusahaan Singapura untuk beradaptasi dengan aturan baru yang diterapkan pemerintah Indonesia.\n\nApa arti sebenarnya dari respons tersebut?\n\nDalam video ini kita akan membahas bagaimana kebijakan ekspor satu pintu dapat memengaruhi posisi tawar Indonesia dalam perdagangan internasional, hubungan ekonomi Indonesia-Singapura, ketahanan energi kawasan, hingga proyek investasi hijau senilai Rp308 triliun yang menghubungkan kedua negara.\n\n📌 PEMBAHASAN VIDEO\n\n✅ Kronologi lengkap kebijakan Ekspor Satu Pintu melalui PP Nomor 24 Tahun 2026\n\n✅ Isi Permendag Nomor 15, 16, dan 17 Tahun 2026\n\n✅ Tahapan implementasi dari 1 Juni 2026 hingga penerapan penuh pada 1 Januari 2027\n\n✅ Dugaan praktik under invoicing, transfer pricing, dan pelarian devisa hasil ekspor\n\n✅ Mengapa pemerintah membentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI)\n\n✅ Respons resmi Wakil PM Singapura Gan Kim Yong saat berkunjung ke Jakarta\n\n✅ Ketergantungan pasokan energi Singapura terhadap Indonesia\n\n✅ Fakta hampir 60% pasokan gas Singapura berasal dari Indonesia\n\n✅ Proyek ekspor listrik hijau Indonesia ke Singapura senilai Rp308 triliun\n\n✅ Kabel listrik bawah laut dan pembangunan energi terbarukan di Indonesia\n\n✅ Kritik dari pelaku industri pertambangan dan risiko perdagangan internasional\n\n✅ Dampak kebijakan terhadap posisi strategis Indonesia di Selat Malaka\n\nVideo ini disusun berdasarkan sumber resmi, data industri, media ekonomi nasional, dan berbagai publikasi kredibel. Tujuannya adalah memberikan analisis berbasis fakta mengenai kebijakan ekonomi Indonesia, bukan membangun narasi konflik dengan negara mana pun.\n\nSingapura merupakan salah satu mitra dagang dan investasi terbesar Indonesia. Karena itu, pembahasan ini difokuskan pada perubahan posisi tawar, strategi ekonomi, dan dinamika geopolitik kawasan Asia Tenggara.\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\nKATA KUNCI TERKAIT:\n\nekspor satu pintu, danantara, danantara sumberdaya indonesia, ekspor batu bara, ekspor sawit, investasi singapura di indonesia, gan kim yong, ekonomi indonesia 2026, geopolitik indonesia, hubungan indonesia singapura, proyek listrik hijau indonesia singapura, ekspor listrik indonesia, investasi rp308 triliun, hilirisasi indonesia, kebijakan ekspor indonesia, ekonomi asia tenggara, perdagangan internasional, selat malaka, ketergantungan energi singapura, gas indonesia ke singapura\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\nREFERENSI\n\n[1] Bisnis.com — Menjelang Ekspor Satu Pintu via Danantara, Cek Aturannya di Sini\n\n[2] CNBC Indonesia — Simak Lagi! 3 Ketentuan Utama Aturan Ekspor SDA Cuma Lewat 1 Pintu\n\n[3] Detik Finance — Mendag Terbitkan 3 Aturan Ekspor CPO-Batu Bara Lewat DSI, Begini Skemanya\n\n[4] Bisnis.com — Detail Skema Ekspor CPO hingga Batu Bara Lewat Danantara Sumberdaya\n\n[5] Suara.com — Singapura Buka Suara soal Aturan Ekspor Satu Pintu Danantara\n\n[6] Detik Finance — RI Terapkan Ekspor Satu Pintu Lewat DSI, Begini Respons Wakil PM Singapura\n\n[7] CNBC Indonesia — Gak Cuma Gas, Singapura Juga Ketergantungan Listrik dari RI!\n\n[8] Katadata — Lima Fakta Ekspor Listrik Hijau Indonesia ke Singapura, Investasi Rp308 Triliun\n\n[9] CNA Indonesia — Singapura akan Tingkatkan Impor Listrik Hijau dari Indonesia hingga 3,4 GW\n\n[10] Bisnis.com Hijau — Ambisi Singapura Kebut Pasokan Listrik Hijau dan Ketergantungannya Terhadap Indonesia\n\n[11] PERHAPI — Ekspor Satu Pintu Melalui Danantara Hambat Investasi Hilir Batu Bara\n\n[12] The Conversation Indonesia — Ekspor Satu Pintu Danantara dan Bayangan Risikonya dalam Perdagangan Internasional\n\n[13] Kompas.id — Gejolak Ekonomi Indonesia, Masih Baik-baik Sajakah Fondasi Domestik Kita?\n\n\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\n#karyaraya  #Danantara #EksporSatuPintu #Singapura #GeopolitikIndonesia #EkonomiIndonesia #BatuBara #Sawit #Energi #Investasi #Hilirisasi #PerdaganganInternasional #ASEAN #SelatMalaka #GasAlam #ListrikHijau", "post_id": "QEsCauCJHu8"}}, {"key": "citraleka", "attributes": {"label": "citraleka", "x": 845.6573933055178, "y": 153.81084073868823, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 114.0805, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "QEsCauCJHu8", "id": "citraleka", "source": "youtube-000001", "content": "INDONESIA TEGAS! SINGAPURA TAK BERKUTIK, MALAH GELONTORKAN Rp308 TRILIUN!\n\n#EksporSatuPintu #Danantara #Singapura #EkonomiIndonesia #GeopolitikIndonesia #Investasi #BatuBara #Sawit #Hilirisasi #Energi\n\nMulai 1 Juni 2026, Indonesia resmi menerapkan kebijakan Ekspor Satu Pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Kebijakan ini mencakup sejumlah komoditas strategis seperti batu bara, minyak sawit dan turunannya, hingga paduan besi (ferro alloy) yang selama ini menjadi tulang punggung ekspor nasional.\n\nMenariknya, hanya beberapa hari setelah kebijakan tersebut berlaku, Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong datang ke Jakarta dan menyampaikan dukungan terhadap kebijakan ekonomi Indonesia. Ia bahkan meminta perusahaan-perusahaan Singapura untuk beradaptasi dengan aturan baru yang diterapkan pemerintah Indonesia.\n\nApa arti sebenarnya dari respons tersebut?\n\nDalam video ini kita akan membahas bagaimana kebijakan ekspor satu pintu dapat memengaruhi posisi tawar Indonesia dalam perdagangan internasional, hubungan ekonomi Indonesia-Singapura, ketahanan energi kawasan, hingga proyek investasi hijau senilai Rp308 triliun yang menghubungkan kedua negara.\n\n📌 PEMBAHASAN VIDEO\n\n✅ Kronologi lengkap kebijakan Ekspor Satu Pintu melalui PP Nomor 24 Tahun 2026\n\n✅ Isi Permendag Nomor 15, 16, dan 17 Tahun 2026\n\n✅ Tahapan implementasi dari 1 Juni 2026 hingga penerapan penuh pada 1 Januari 2027\n\n✅ Dugaan praktik under invoicing, transfer pricing, dan pelarian devisa hasil ekspor\n\n✅ Mengapa pemerintah membentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI)\n\n✅ Respons resmi Wakil PM Singapura Gan Kim Yong saat berkunjung ke Jakarta\n\n✅ Ketergantungan pasokan energi Singapura terhadap Indonesia\n\n✅ Fakta hampir 60% pasokan gas Singapura berasal dari Indonesia\n\n✅ Proyek ekspor listrik hijau Indonesia ke Singapura senilai Rp308 triliun\n\n✅ Kabel listrik bawah laut dan pembangunan energi terbarukan di Indonesia\n\n✅ Kritik dari pelaku industri pertambangan dan risiko perdagangan internasional\n\n✅ Dampak kebijakan terhadap posisi strategis Indonesia di Selat Malaka\n\nVideo ini disusun berdasarkan sumber resmi, data industri, media ekonomi nasional, dan berbagai publikasi kredibel. Tujuannya adalah memberikan analisis berbasis fakta mengenai kebijakan ekonomi Indonesia, bukan membangun narasi konflik dengan negara mana pun.\n\nSingapura merupakan salah satu mitra dagang dan investasi terbesar Indonesia. Karena itu, pembahasan ini difokuskan pada perubahan posisi tawar, strategi ekonomi, dan dinamika geopolitik kawasan Asia Tenggara.\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\nKATA KUNCI TERKAIT:\n\nekspor satu pintu, danantara, danantara sumberdaya indonesia, ekspor batu bara, ekspor sawit, investasi singapura di indonesia, gan kim yong, ekonomi indonesia 2026, geopolitik indonesia, hubungan indonesia singapura, proyek listrik hijau indonesia singapura, ekspor listrik indonesia, investasi rp308 triliun, hilirisasi indonesia, kebijakan ekspor indonesia, ekonomi asia tenggara, perdagangan internasional, selat malaka, ketergantungan energi singapura, gas indonesia ke singapura\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\nREFERENSI\n\n[1] Bisnis.com — Menjelang Ekspor Satu Pintu via Danantara, Cek Aturannya di Sini\n\n[2] CNBC Indonesia — Simak Lagi! 3 Ketentuan Utama Aturan Ekspor SDA Cuma Lewat 1 Pintu\n\n[3] Detik Finance — Mendag Terbitkan 3 Aturan Ekspor CPO-Batu Bara Lewat DSI, Begini Skemanya\n\n[4] Bisnis.com — Detail Skema Ekspor CPO hingga Batu Bara Lewat Danantara Sumberdaya\n\n[5] Suara.com — Singapura Buka Suara soal Aturan Ekspor Satu Pintu Danantara\n\n[6] Detik Finance — RI Terapkan Ekspor Satu Pintu Lewat DSI, Begini Respons Wakil PM Singapura\n\n[7] CNBC Indonesia — Gak Cuma Gas, Singapura Juga Ketergantungan Listrik dari RI!\n\n[8] Katadata — Lima Fakta Ekspor Listrik Hijau Indonesia ke Singapura, Investasi Rp308 Triliun\n\n[9] CNA Indonesia — Singapura akan Tingkatkan Impor Listrik Hijau dari Indonesia hingga 3,4 GW\n\n[10] Bisnis.com Hijau — Ambisi Singapura Kebut Pasokan Listrik Hijau dan Ketergantungannya Terhadap Indonesia\n\n[11] PERHAPI — Ekspor Satu Pintu Melalui Danantara Hambat Investasi Hilir Batu Bara\n\n[12] The Conversation Indonesia — Ekspor Satu Pintu Danantara dan Bayangan Risikonya dalam Perdagangan Internasional\n\n[13] Kompas.id — Gejolak Ekonomi Indonesia, Masih Baik-baik Sajakah Fondasi Domestik Kita?\n\n\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\n#karyaraya  #Danantara #EksporSatuPintu #Singapura #GeopolitikIndonesia #EkonomiIndonesia #BatuBara #Sawit #Energi #Investasi #Hilirisasi #PerdaganganInternasional #ASEAN #SelatMalaka #GasAlam #ListrikHijau", "post_id": "QEsCauCJHu8"}}], "edges": [{"key": "faktaveritas", "source": "faktaveritas", "target": "gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "faktaveritas", "source": "faktaveritas", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "editorindonesiaofficial", "source": "editorindonesiaofficial", "target": "luhut.pandjaitan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "funfactbogor", "source": "funfactbogor", "target": "funfactbogor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@Karyarayaidutama", "source": "@Karyarayaidutama", "target": "citraleka", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}