{"nodes": [{"key": "ShandyTrida", "attributes": {"label": "ShandyTrida", "x": 21.097115258312925, "y": 789.3456151478008, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2060024744146305119", "id": "ShandyTrida", "source": "tweet-000004", "content": "Betul, kebijakan BI memang mixed (tidak murni tightening). Kenaikan 50 bps ke 5,25% itu langkah hawkish untuk stabilisasi rupiah, tapi di sisi lain BI tetap membeli SBN di pasar sekunder (sampai Rp140+ triliun YTD Mei 2026) untuk jaga likuiditas perbankan dan sinergi dengan", "post_id": "2060024744146305119"}}, {"key": "elche_guevarah", "attributes": {"label": "elche_guevarah", "x": 380.3926205929706, "y": 290.59964808802874, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.1646, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2060024744146305119", "id": "elche_guevarah", "source": "tweet-000004", "content": "Betul, kebijakan BI memang mixed (tidak murni tightening). Kenaikan 50 bps ke 5,25% itu langkah hawkish untuk stabilisasi rupiah, tapi di sisi lain BI tetap membeli SBN di pasar sekunder (sampai Rp140+ triliun YTD Mei 2026) untuk jaga likuiditas perbankan dan sinergi dengan", "post_id": "2060024744146305119"}}, {"key": "keuangan_", "attributes": {"label": "keuangan_", "x": 429.5724117869144, "y": 156.6286119816237, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "keuangan_", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "AidilAKBAR", "x": 821.7322940411541, "y": 926.5121766998476, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.1646, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "AidilAKBAR", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 714.9071735190487, "y": 270.6245022313151, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 79.8721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3921534156681798507_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "DBS Group Research menilai BBCA masih menjadi bank besar paling defensif di Indonesia berkat rasio CASA yang tinggi, sehingga mampu menjaga biaya dana tetap rendah dan profitabilitas tetap kuat. 💰\n\nMeski pertumbuhan kredit melambat, kinerja BBCA tetap ditopang oleh peningkatan pendapatan berbasis komisi, terutama dari aktivitas valas dan perdagangan. DBS pun mempertahankan rekomendasi buy dengan target harga Rp8.000 per saham. 🎯\n\nPer 17 Juni 2026, saham BBCA menguat 3,98% ke Rp6.525 dan telah naik 26,7% dalam sepekan seiring kembalinya minat investor ke saham-saham perbankan berfundamental kuat. 🚀\n\nSumber: IDX Channel, 17 Juni 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp). 🚀\n\n#BBCA #BCA #SahamBBCA #Perbankan #IHSG #Investasi #SahamIndonesia #BlueChip #ValueInvesting #mancingsaham", "post_id": "3921534156681798507_52512310886"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 308.26002617231364, "y": 42.75704931393398, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.5244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 7, "out_degree": 4, "degree": 11}, "_id": "3921259785471143515_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dinilai masih menjadi bank besar paling defensif di Indonesia berkat fundamental bisnis yang relatif kuat dibandingkan para pesaingnya.\n\nDalam catatan risetnya, melansir dari Dow Jones Newswires, Selasa (16/6/2026), analis DBS Group Research menyebut BCA memiliki keunggulan dari sisi basis pendanaan yang lebih kuat, terutama ditopang oleh rasio dana murah atau current account and savings account (CASA) yang menjadi salah satu yang tertinggi di industri perbankan.\n\nCASA merupakan metrik penting yang mencerminkan kemampuan bank menghimpun dana berbiaya rendah, sehingga mendukung profitabilitas.\n\nMeski pertumbuhan kredit BCA dalam lima bulan pertama 2026 tercatat lebih lambat dibandingkan panduan perusahaan, kinerja perseroan tetap menunjukkan ketahanan. Hal ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan berbasis komisi (noninterest income), terutama dari peningkatan aktivitas valuta asing dan perdagangan.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/bbca-dinilai-jadi-bank-besar-paling-defensif\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: dok.BBCA\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3921259785471143515_3310659452"}}, {"key": "balikpapan_pos", "attributes": {"label": "balikpapan_pos", "x": 37.955341224439884, "y": 976.6310399300609, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3917077225279564130_3322656215", "id": "balikpapan_pos", "source": "instagram-000001", "content": "Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menilai sektor perbankan Indonesia tetap berada dalam kondisi yang sehat di tengah dinamika ekonomi global dan domestik. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit yang tetap kuat, likuiditas yang terjaga, serta permodalan yang memadai untuk mendukung fungsi intermediasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nKetua Umum Perbanas sekaligus Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyatakan bahwa perbankan nasional masih mampu menjalankan perannya sebagai penggerak perekonomian melalui penyaluran kredit yang terus tumbuh dan penghimpunan dana masyarakat yang tetap meningkat.\n\"Berdasarkan data OJK, hingga akhir April 2026 penyaluran kredit perbankan tumbuh 9,98% secara tahunan, sedangkan Dana Pihak Ketiga tumbuh 11,40%. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan tetap terjaga dan fungsi intermediasi berjalan dengan baik,\" ujar Hery.\nDari sisi likuiditas, Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 86,88%.\n\n Sementara itu, rasio Gross Non Performing Loan (NPL) berada pada level 2,17%. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa industri perbankan masih memiliki kapasitas yang memadai untuk mendukung pembiayaan ekonomi dengan tetap menjaga kualitas aset.\nMenurut Hery, kinerja tersebut menjadi modal penting bagi perbankan untuk terus mendukung aktivitas ekonomi dan berbagai program pembangunan nasional.\n\nMeski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat ketidakpastian global masih cukup tinggi. Ketegangan geopolitik, volatilitas harga energi, serta perlambatan ekonomi di sejumlah negara berpotensi memengaruhi aktivitas usaha dan sentimen pasar keuangan.\n\n“Karena itu, pengelolaan risiko yang prudent, kecukupan likuiditas, serta kualitas pertumbuhan kredit harus terus menjadi perhatian utama agar ketahanan industri tetap terjaga,” jelas Hery.\n.\n(*/han)\n.\nBaca berita lainnya melalui apps kami:\nPlaystore: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.balpos\nAppstore: https://apps.apple.com/app/balikpapan-pos/id6504913031\n.\nIkuti Media Balikpapanpos Lainnya\n\nhttps://www.balpos.com/\nhttps://www.facebook.com/balposdotcom/\nhttps://www.tiktok.com/#perbanas #perbankanindonesia #bri #ojk #kredit #ekonomiindonesia #", "post_id": "3917077225279564130_3322656215"}}, {"key": "ba", "attributes": {"label": "ba", "x": 571.8195925874379, "y": 831.2365065089073, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.1646, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3917077225279564130_3322656215", "id": "ba", "source": "instagram-000001", "content": "Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menilai sektor perbankan Indonesia tetap berada dalam kondisi yang sehat di tengah dinamika ekonomi global dan domestik. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit yang tetap kuat, likuiditas yang terjaga, serta permodalan yang memadai untuk mendukung fungsi intermediasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nKetua Umum Perbanas sekaligus Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyatakan bahwa perbankan nasional masih mampu menjalankan perannya sebagai penggerak perekonomian melalui penyaluran kredit yang terus tumbuh dan penghimpunan dana masyarakat yang tetap meningkat.\n\"Berdasarkan data OJK, hingga akhir April 2026 penyaluran kredit perbankan tumbuh 9,98% secara tahunan, sedangkan Dana Pihak Ketiga tumbuh 11,40%. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan tetap terjaga dan fungsi intermediasi berjalan dengan baik,\" ujar Hery.\nDari sisi likuiditas, Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 86,88%.\n\n Sementara itu, rasio Gross Non Performing Loan (NPL) berada pada level 2,17%. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa industri perbankan masih memiliki kapasitas yang memadai untuk mendukung pembiayaan ekonomi dengan tetap menjaga kualitas aset.\nMenurut Hery, kinerja tersebut menjadi modal penting bagi perbankan untuk terus mendukung aktivitas ekonomi dan berbagai program pembangunan nasional.\n\nMeski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat ketidakpastian global masih cukup tinggi. Ketegangan geopolitik, volatilitas harga energi, serta perlambatan ekonomi di sejumlah negara berpotensi memengaruhi aktivitas usaha dan sentimen pasar keuangan.\n\n“Karena itu, pengelolaan risiko yang prudent, kecukupan likuiditas, serta kualitas pertumbuhan kredit harus terus menjadi perhatian utama agar ketahanan industri tetap terjaga,” jelas Hery.\n.\n(*/han)\n.\nBaca berita lainnya melalui apps kami:\nPlaystore: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.balpos\nAppstore: https://apps.apple.com/app/balikpapan-pos/id6504913031\n.\nIkuti Media Balikpapanpos Lainnya\n\nhttps://www.balpos.com/\nhttps://www.facebook.com/balposdotcom/\nhttps://www.tiktok.com/#perbanas #perbankanindonesia #bri #ojk #kredit #ekonomiindonesia #", "post_id": "3917077225279564130_3322656215"}}, {"key": "nasionalberita_", "attributes": {"label": "nasionalberita_", "x": 411.83117650031477, "y": 836.2925220860781, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 79.8721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3904577909634140080_65389909596", "id": "nasionalberita_", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah menyiapkan dua mesin pertumbuhan ekonomi dengan menggabungkan kekuatan belanja pemerintah dan akselerasi sektor swasta sebagai penggerak utama ekonomi nasional.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pemerintah ingin memastikan roda ekonomi bergerak lebih agresif dan merata melalui penguatan likuiditas perbankan serta dorongan penyaluran kredit ke sektor produktif.\n\n“Gimana kita menjalankannya? Selain belanja pemerintah, kita pastikan uang di perekonomian cukup. Sehingga perbankan kita paksa untuk bekerja, menyalurkan uang yang di perbankan sehingga masuk ke perekonomian. Dengan cara itu kita menghidupkan private sector juga. Jadi sekarang mesin ekonomi kita udah mulai bergerak dua-duanya. Mesin pemerintah dan mesin sektor swasta. Dan ini kita akan jalankan terus ke depan,” ungkap Purbaya dikutip dari laman Kemenkeu, Minggu (24/5/2026).\n\nPurbaya, target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dapat dicapai apabila dunia usaha memperoleh dukungan likuiditas, kemudahan investasi, serta akses pembiayaan yang kompetitif.\n\nBaca Berita Lengkapnya di Bio \n\n#beritanasional #menkeu #ekonomi #beritaterkini\n\n\"Kalau anda memiliki info peristiwa atau kejadian di sekitar anda, informasikan kami di kolom komentar.", "post_id": "3904577909634140080_65389909596"}}, {"key": "idntimes.video", "attributes": {"label": "idntimes.video", "x": 846.4634006380446, "y": 324.00198261985304, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "idntimes.video", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 768.9191093931979, "y": 178.050431334116, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1124, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "IDNTimes", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 677.5808344941586, "y": 140.48245165189743, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1124, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 613.7809468693005, "y": 80.83118589020476, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1124, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "IDNTimes.Community", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 938.1148593176364, "y": 503.27652548825716, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1124, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 53.11967124621353, "y": 650.2676195042096, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1124, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "Duniaku_com", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 428.2996455462692, "y": 11.614882564907948, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1124, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "Popbela_com", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 147.29759039738266, "y": 305.52566525747795, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1124, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "Popbela.Beauty", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 71.94009196170559, "y": 100.23429042103427, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1124, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "Popmama_com", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 915.8042555306502, "y": 569.7083832353007, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1124, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "Yummy.idn", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "ekbisbanten", "x": 760.5209684136123, "y": 950.9714440975379, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 79.8721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3913281602267873130_16114438269", "id": "ekbisbanten", "source": "instagram-000001", "content": "Utang Paylater Tembus Rp29,3 Triliun, Melonjak 37 Persen\n\nNilai pembiayaan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater perbankan mencapai Rp29,3 triliun per April 2026.\n\nBerdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilainya melonjak 37,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.\n\nPertumbuhan paylater tersebut hampir empat kali lebih tinggi dibanding pertumbuhan kredit perbankan nasional yang tercatat 9,98 persen secara tahunan.\n\nSelengkapnya artikel ini telah tayang klik di bawah ini 👇👇 \n\nhttps://ekbisbanten.com/berita/utang-paylater-tembus-rp293-triliun-melonjak-37-persen/\n\nFollow dan dukung terus update berita, bisnis, ekonomi, hingga info terkini dari kami \n\nInstagram & TikTok :  \nFacebook & YouTube : Ekbis Banten \n\nJangan sampai ketinggalan informasi penting seputar Banten.\n\n#ekbisbanten #PaylaterPerbankan #OJK #PertumbuhanKredit #BNPL", "post_id": "3913281602267873130_16114438269"}}, {"key": "sahambbk", "attributes": {"label": "sahambbk", "x": 846.4854153771652, "y": 9.850732034063615, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 79.8721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3909173246457529529_8368743173", "id": "sahambbk", "source": "instagram-000001", "content": "PERBANKAN SYARIAH MULAI MENARIK ARUS MODAL\n\nDi saat industri perbankan menghadapi tantangan likuiditas dan perlambatan ekonomi global, perbankan syariah justru menunjukkan momentum pertumbuhan yang lebih kuat.\n\nPer Maret 2026, pembiayaan syariah tumbuh 9,82% secara tahunan (YoY), melampaui pertumbuhan kredit perbankan nasional. Sementara pangsa pasar industri syariah meningkat menjadi 7,51%, menandakan penetrasi yang terus menguat dalam sistem keuangan Indonesia.\n\nPerkembangan tersebut mulai tercermin pada meningkatnya minat investor terhadap saham BRIS dan BTPS.\n\nBRIS tampil sebagai pilihan yang lebih defensif dengan pertumbuhan laba bersih 17,1% YoY, pertumbuhan DPK hampir 18%, serta dukungan ekspansi pembiayaan wholesale dan proyek infrastruktur BUMN.\n\nDi sisi lain, BTPS menawarkan profil pertumbuhan yang lebih agresif. Fokus pada segmen ultra mikro membuat prospek perusahaan sangat terkait dengan pemulihan daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi domestik.\n\nYang menarik, ekosistem haji dan umrah kini menjadi katalis pertumbuhan baru bagi industri. Digitalisasi tabungan haji telah menarik sekitar 1,2 juta nasabah baru, memperkuat basis dana murah sekaligus membuka peluang ekspansi layanan keuangan syariah ke depan.\n\nBagi investor, pertanyaannya bukan lagi apakah industri syariah akan tumbuh, melainkan seberapa besar potensi pertumbuhannya dalam lima tahun mendatang.\n\n💬 Menurut Anda, mana yang lebih menarik untuk investasi jangka panjang: BRIS atau BTPS?\n\n❤️ Like jika konten ini bermanfaat \n🔄 Share ke rekan investor Anda \n📌 Follow  untuk insight saham, ekonomi, dan market update setiap hari.\n\n#BRIS #BTPS #BankSyariahIndonesia #PerbankanSyariah #SahamIndonesia", "post_id": "3909173246457529529_8368743173"}}, {"key": "mr.jwnn", "attributes": {"label": "mr.jwnn", "x": 589.9290038675257, "y": 603.8688684666411, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7649414481088498952", "id": "mr.jwnn", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat. Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini. Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #ihsg #saham #fyp", "post_id": "7649414481088498952"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 930.847899085708, "y": 652.7016804711616, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 47.624, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "7649414481088498952", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat. Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini. Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #ihsg #saham #fyp", "post_id": "7649414481088498952"}}, {"key": "clipperfinance05", "attributes": {"label": "clipperfinance05", "x": 601.511343179426, "y": 696.9816333034139, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7649365523762908436", "id": "clipperfinance05", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat. Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini. Sumber: TWS News #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7649365523762908436"}}, {"key": "clipper.digital.id", "attributes": {"label": "clipper.digital.id", "x": 284.3838918240987, "y": 479.0932385746295, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7649364144126299400", "id": "clipper.digital.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat. Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini. \"Sumber : TWS News\" #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7649364144126299400"}}, {"key": "Kontencom", "attributes": {"label": "Kontencom", "x": 70.74254583450468, "y": 983.1030682008973, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0728, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7649364144126299400", "id": "Kontencom", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat. Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini. \"Sumber : TWS News\" #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7649364144126299400"}}, {"key": "raw_clp.xyz", "attributes": {"label": "raw_clp.xyz", "x": 232.54026441002128, "y": 65.29964074878136, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7649348334674644244", "id": "raw_clp.xyz", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat. Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini. SC: TWS NEWS   #bbri #bbca #saham #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7649348334674644244"}}, {"key": "clip_news76", "attributes": {"label": "clip_news76", "x": 681.9138326651323, "y": 931.9383115902144, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7649409447093112085", "id": "clip_news76", "source": "tiktok-000001", "content": "Fundamental Terbaik! Ini Alasan Bank BUMN Tetap Bersinar. Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat.   Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini.   Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #saham #bank", "post_id": "7649409447093112085"}}, {"key": "konten.com", "attributes": {"label": "konten.com", "x": 32.68911519629736, "y": 704.6827099292874, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.1646, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7649409447093112085", "id": "konten.com", "source": "tiktok-000001", "content": "Fundamental Terbaik! Ini Alasan Bank BUMN Tetap Bersinar. Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat.   Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini.   Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #saham #bank", "post_id": "7649409447093112085"}}, {"key": "myterminal.id", "attributes": {"label": "myterminal.id", "x": 29.776912325480076, "y": 710.9375037814053, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 79.8721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7650469763021376788", "id": "myterminal.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami lonjakan signifikan sebesar 19% dalam tiga hari terakhir, mencapai Rp 5.825, yang menarik perhatian investor asing dengan catatan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 387,96 miliar. Dalam periode perdagangan Kamis (11/6), saham BBCA menjadi yang paling banyak diburu investor asing dan menyumbang 14,25% dari total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia, mencapai Rp 3,12 triliun. BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BBCA dengan target harga Rp 10.900, menilai valuasi saham ini masih undervalued pada kisaran -2 SD P/BV dan menjadikannya pilihan utama di sektor perbankan. BBCA berencana untuk membagikan dividen sebanyak tiga kali dalam tahun ini, dengan dividen interim pertama sebesar Rp 20 per saham yang akan dibagikan pada 26 Juni 2026. Selain pembagian dividen, BBCA juga akan melaksanakan program pembelian kembali saham (buyback) hingga maksimal Rp 5 triliun selama periode 12 bulan, sebagai bentuk optimisme terhadap pasar modal Indonesia. Manajemen BBCA menyatakan bahwa aksi korporasi seperti pembagian dividen dan buyback tidak akan memberikan dampak material pada kondisi keuangan atau operasional perusahaan, serta tetap mematuhi prinsip GCG dan regulasi yang berlaku. Menanggapi kenaikan suku bunga acuan BI menjadi 5,50%, BBCA terus mencermati perkembangan makroekonomi dan menjaga keseimbangan antara likuiditas dan pertumbuhan kredit yang sehat, serta menyesuaikan suku bunga kredit agar tetap kompetitif. Follow instagram", "post_id": "7650469763021376788"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 967.5551771533369, "y": 89.19692567771276, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "432781620563594_1481370480453435", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Pemberlakuan regulasi anyar terkait Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang resmi berjalan mulai hari ini, Senin (1/6/2026), diproyeksikan menjadi angin segar bagi industri perbankan nasional. \n\nKebijakan penempatan dana di dalam negeri ini diyakini akan menjadi katalis positif, terutama bagi bank-bank yang bernaung di bawah Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai implementasi aturan ini akan mendongkrak likuiditas perbankan domestik secara masif. Mengalirnya tambahan devisa dari para eksportir ke dalam rekening khusus di bank nasional, khususnya yang berbasis valuta asing (valas), secara otomatis bakal mempertebal posisi kas serta memperkuat kapasitas intermediasi lembaga keuangan pelat merah.\n\n\"Dia akan punya dolar banyak, punya cash banyak. Kalau di financial market kadang-kadang ada istilah cash is king,\" ujar Purbaya dalam Konferensi Pers di Gedung Danantara, Minggu (31/5/2026).\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/aturan-baru-dhe-sda-berlaku-likuiditas-valas-bank-himbara-bakal-banjir-dana-ekspor\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #dhe #sda #likuiditas #ekspor", "post_id": "432781620563594_1481370480453435"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 860.7033205786347, "y": 365.77526602109003, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 745.6959315359627, "y": 771.7612558417394, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4357, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 425.93488470206074, "y": 854.0043677428747, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4357, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 848.6754477770924, "y": 651.360754644001, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4357, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 790.6324032549148, "y": 308.4734225637685, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4357, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 265.42848699400787, "y": 416.99673408957807, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4357, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 762.2296206972079, "y": 486.89250707377454, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4357, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "@merdekadotcom", "attributes": {"label": "@merdekadotcom", "x": 267.1123655719325, "y": 676.9409499895849, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "DjeXavCeEkE", "id": "@merdekadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "Tegas Menkeu Purbaya Lawan Balik Tudingan Ekonomi RI Resesi: Saya Bingung, Uang Kita Cukup!\n\nMERDEKA.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar konferensi pers terkaini APBNKITA pada Jumat, 5 Juni 2026. Pembahasan terakit kondisi ekonomi Indonesia terkini.\n\nPurbaya juga merasa bingung mendengar banyak kabar di luar yang menyebut ekonomi Indonesia diprediksi menuju resesi.\n\n\"Jadi ini yang saya agak bingung. Kenapa ada cerita bahwa kita ekonominya menuju resesi ketika stimulus di ekonomi cukup, uang cukup, dan pertumbuhan kredit juga cukup,\" ujarnya.\n\n----\n#merdekadotcom\n\nProduced by https://www.merdeka.com\n\n----\nMORE VIDEOS: \nYoutube ►    / merdekadotcom  \nVidio ► https://www.vidio.com/\nWhatsApp Channel ►  https://whatsapp.com/channel/0029Va2a...\nTwitter ►   / merdekadotcom  \nFacebook ►   / mdkcom  \nTelegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate", "post_id": "DjeXavCeEkE"}}, {"key": "merdeka", "attributes": {"label": "merdeka", "x": 777.1564812303675, "y": 331.06238833644466, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.1646, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "DjeXavCeEkE", "id": "merdeka", "source": "youtube-000001", "content": "Tegas Menkeu Purbaya Lawan Balik Tudingan Ekonomi RI Resesi: Saya Bingung, Uang Kita Cukup!\n\nMERDEKA.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar konferensi pers terkaini APBNKITA pada Jumat, 5 Juni 2026. Pembahasan terakit kondisi ekonomi Indonesia terkini.\n\nPurbaya juga merasa bingung mendengar banyak kabar di luar yang menyebut ekonomi Indonesia diprediksi menuju resesi.\n\n\"Jadi ini yang saya agak bingung. Kenapa ada cerita bahwa kita ekonominya menuju resesi ketika stimulus di ekonomi cukup, uang cukup, dan pertumbuhan kredit juga cukup,\" ujarnya.\n\n----\n#merdekadotcom\n\nProduced by https://www.merdeka.com\n\n----\nMORE VIDEOS: \nYoutube ►    / merdekadotcom  \nVidio ► https://www.vidio.com/\nWhatsApp Channel ►  https://whatsapp.com/channel/0029Va2a...\nTwitter ►   / merdekadotcom  \nFacebook ►   / mdkcom  \nTelegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate", "post_id": "DjeXavCeEkE"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "attributes": {"label": "@TribunnewsSurya", "x": 136.7430897766301, "y": 844.8895057552094, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Zfbsij6OU5M", "id": "@TribunnewsSurya", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Bingung Kenapa Ada Cerita Indonesia Menuju Resesi: Uang Kita Cukup Terkendali\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo: Kementerian Keuangan\nUploader: Teguh Wahyudi\n\nSURYA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran dengan banyaknya pihak yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia menuju krisis. Menurutnya, hal ini tidak berdasar, karena dirinya melihat langsung denyut ekonomi masyarakat masih aktif.\n\nIa menegaskan aktivitas ekonomi domestik masih terjaga di tengah berbagai sentimen negatif yang beredar di ruang publik.\n“Jadi ini yang saya agak bingung. Kenapa ada cerita bahwa kita ekonominya menuju resesi ketika stimulus di ekonomi cukup, uang cukup, dan pertumbuhan kredit juga cukup,” kata Purbaya, dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026). \n\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "Zfbsij6OU5M"}}, {"key": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "tribunnewssurya", "x": 333.09881393346694, "y": 184.78659930746744, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.1646, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Zfbsij6OU5M", "id": "tribunnewssurya", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Bingung Kenapa Ada Cerita Indonesia Menuju Resesi: Uang Kita Cukup Terkendali\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo: Kementerian Keuangan\nUploader: Teguh Wahyudi\n\nSURYA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran dengan banyaknya pihak yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia menuju krisis. Menurutnya, hal ini tidak berdasar, karena dirinya melihat langsung denyut ekonomi masyarakat masih aktif.\n\nIa menegaskan aktivitas ekonomi domestik masih terjaga di tengah berbagai sentimen negatif yang beredar di ruang publik.\n“Jadi ini yang saya agak bingung. Kenapa ada cerita bahwa kita ekonominya menuju resesi ketika stimulus di ekonomi cukup, uang cukup, dan pertumbuhan kredit juga cukup,” kata Purbaya, dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026). \n\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "Zfbsij6OU5M"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 789.6407085632203, "y": 955.8287798802949, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "9uNjipzjLA0", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Paparkan Menkeu Purbaya Soal APBN Edisi Juni 2026, Ungkap Kondisi Ekonomi - Inflasi Terkini\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan perkembangan terkini perekonomian nasional dalam agenda APBN Kita Edisi Juni 2026.\n\nDalam paparannya, Purbaya menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kondisi ekonomi global, perkembangan inflasi, nilai tukar rupiah, investasi, hingga kinerja sektor keuangan nasional sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.\n\nPurbaya menjelaskan bahwa perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah dinamika global.\n\nInflasi Mei 2026 tercatat sebesar 3,08 persen dan masih berada dalam rentang target pemerintah dan Bank Indonesia.\n\nSelain itu, aktivitas manufaktur kembali memasuki fase ekspansi, surplus neraca perdagangan terus berlanjut, serta arus modal asing mulai menunjukkan tren positif terutama pada instrumen surat berharga negara.\n\nDalam kesempatan tersebut, Purbaya juga memaparkan kinerja APBN hingga Mei 2026 yang menunjukkan perbaikan signifikan.\n\nPemerintah optimistis berbagai indikator ekonomi, termasuk konsumsi masyarakat, pertumbuhan kredit perbankan, dan investasi, dapat menjadi modal kuat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2026 hingga memasuki tahun 2027.\n\nProduser: Prayogi Haro\nEditor: Joshua\n\n\n\n#breakingnews #purbaya #menkeu #apbnkita \n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "9uNjipzjLA0"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 150.86275720755427, "y": 409.5826078698821, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0728, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "9uNjipzjLA0", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Paparkan Menkeu Purbaya Soal APBN Edisi Juni 2026, Ungkap Kondisi Ekonomi - Inflasi Terkini\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan perkembangan terkini perekonomian nasional dalam agenda APBN Kita Edisi Juni 2026.\n\nDalam paparannya, Purbaya menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kondisi ekonomi global, perkembangan inflasi, nilai tukar rupiah, investasi, hingga kinerja sektor keuangan nasional sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.\n\nPurbaya menjelaskan bahwa perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah dinamika global.\n\nInflasi Mei 2026 tercatat sebesar 3,08 persen dan masih berada dalam rentang target pemerintah dan Bank Indonesia.\n\nSelain itu, aktivitas manufaktur kembali memasuki fase ekspansi, surplus neraca perdagangan terus berlanjut, serta arus modal asing mulai menunjukkan tren positif terutama pada instrumen surat berharga negara.\n\nDalam kesempatan tersebut, Purbaya juga memaparkan kinerja APBN hingga Mei 2026 yang menunjukkan perbaikan signifikan.\n\nPemerintah optimistis berbagai indikator ekonomi, termasuk konsumsi masyarakat, pertumbuhan kredit perbankan, dan investasi, dapat menjadi modal kuat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2026 hingga memasuki tahun 2027.\n\nProduser: Prayogi Haro\nEditor: Joshua\n\n\n\n#breakingnews #purbaya #menkeu #apbnkita \n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "9uNjipzjLA0"}}], "edges": [{"key": "ShandyTrida", "source": "ShandyTrida", "target": "elche_guevarah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "keuangan_", "source": "keuangan_", "target": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "balikpapan_pos", "source": "balikpapan_pos", "target": "ba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "nasionalberita_", "source": "nasionalberita_", "target": "nasionalberita_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ekbisbanten", "source": "ekbisbanten", "target": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sahambbk", "source": "sahambbk", "target": "sahambbk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mr.jwnn", "source": "mr.jwnn", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipperfinance05", "source": "clipperfinance05", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipper.digital.id", "source": "clipper.digital.id", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipper.digital.id", "source": "clipper.digital.id", "target": "Kontencom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "raw_clp.xyz", "source": "raw_clp.xyz", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clip_news76", "source": "clip_news76", "target": "konten.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "myterminal.id", "source": "myterminal.id", "target": "myterminal.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@merdekadotcom", "source": "@merdekadotcom", "target": "merdeka", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}