{"nodes": [{"key": "akubaattuuu", "attributes": {"label": "akubaattuuu", "x": 469.60019473980776, "y": 44.46095721455834, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2063411633809149990", "id": "akubaattuuu", "source": "retweet-000002", "content": "IHSG Terkoreksi 11,92 Persen pada Mei 2026, OJK Pastikan Stabilitas Pasar Modal Tetap Tangguh\nhttps://t.co/xrKlxa2imn", "post_id": "2063411633809149990"}}, {"key": "penasultra_id", "attributes": {"label": "penasultra_id", "x": 403.991001637695, "y": 965.4020894548639, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.5077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2063411633809149990", "id": "penasultra_id", "source": "retweet-000002", "content": "IHSG Terkoreksi 11,92 Persen pada Mei 2026, OJK Pastikan Stabilitas Pasar Modal Tetap Tangguh\nhttps://t.co/xrKlxa2imn", "post_id": "2063411633809149990"}}, {"key": "ddiigr", "attributes": {"label": "ddiigr", "x": 273.8927004859728, "y": 502.54400027741707, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2062946384966570402", "id": "ddiigr", "source": "retweet-000002", "content": "#SiaranPersOJK #RDKB\nRapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 26 Mei 2026 menilai stabilitas Sekt…", "post_id": "2062946384966570402"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 48.27274833061745, "y": 723.9237088425904, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 18.0146, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2062946384966570402", "id": "ojkindonesia", "source": "retweet-000002", "content": "#SiaranPersOJK #RDKB\nRapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 26 Mei 2026 menilai stabilitas Sekt…", "post_id": "2062946384966570402"}}, {"key": "CenbluID", "attributes": {"label": "CenbluID", "x": 306.80212781994663, "y": 699.7661725719988, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2062400696356688255", "id": "CenbluID", "source": "tweet-000004", "content": "Dia lupa kalau selain jadi Menkeu dia juga Ketua KSSK, yang salah satu tugasnya mengkoordinir BI, OJK, Kemenkeu dan LPS untuk menjaga stabilitas rupiah", "post_id": "2062400696356688255"}}, {"key": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "txtdaritaxpayer", "x": 691.2943644144943, "y": 408.1259424387821, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2062400696356688255", "id": "txtdaritaxpayer", "source": "tweet-000004", "content": "Dia lupa kalau selain jadi Menkeu dia juga Ketua KSSK, yang salah satu tugasnya mengkoordinir BI, OJK, Kemenkeu dan LPS untuk menjaga stabilitas rupiah", "post_id": "2062400696356688255"}}, {"key": "keuangannews_id", "attributes": {"label": "keuangannews_id", "x": 804.6863965433927, "y": 964.5781757551906, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1987836108668072268", "id": "keuangannews_id", "source": "tweet-000004", "content": "OJK-BI Dorong Inovasi dan Stabilitas Ekosistem Keuangan Digital Indonesia, OJK Mengajar di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) https://t.co/cWZHYW3IAb lewat  News https://t.co/YVv3YD9yb0", "post_id": "1987836108668072268"}}, {"key": "Keuangan", "attributes": {"label": "Keuangan", "x": 106.09864287473125, "y": 604.4290584227714, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1987836108668072268", "id": "Keuangan", "source": "tweet-000004", "content": "OJK-BI Dorong Inovasi dan Stabilitas Ekosistem Keuangan Digital Indonesia, OJK Mengajar di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) https://t.co/cWZHYW3IAb lewat  News https://t.co/YVv3YD9yb0", "post_id": "1987836108668072268"}}, {"key": "rakyatpembaruan", "attributes": {"label": "rakyatpembaruan", "x": 57.274536913165306, "y": 579.2688638197793, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.4802, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "2060355185835442288", "id": "rakyatpembaruan", "source": "tweet-000004", "content": "Gen LIMAS Gandeng OJK Sumsel Edukasi Generasi Muda Bangun Stabilitas Finansial https://t.co/0rmRD2turb lewat", "post_id": "2060355185835442288"}}, {"key": "ojk_manado", "attributes": {"label": "ojk_manado", "x": 464.2921124823272, "y": 9.880522758659138, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4725, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 4, "degree": 8}, "_id": "3912088865908554398_4643433199", "id": "ojk_manado", "source": "instagram-000001", "content": "Saatnya torang kase “KADO - Kuis Asik Dari OJK SulutGo”\nspesial for Tamang OJK di setiap hari KAMIS!\n\ndi #KADO kali ini, ngoni ditantang untuk memilih jawaban yang benar.\n\nDua orang pemenang yang terpilih akan mendapatkan E-Wallet 🤑💸\n\nBagaimana cara iko #KADO? Gampang skali! ngoni cuma iko Syarat & Ketentuan ini:\n\n1. Follow akun Instagram \n2. Like, Repost postingan #KADO ini dan yang disematkan\n3. Tulis jawaban di kolom komentar dengan lengkap, jangan lupa pakai Hashtag #KuisAsikDariOJK dan #KADOkamis\n4. Mention 3 teman di postingan ini yang paling ngoni rasa JAGO jawab kuis!\n\nGampang to? gass iko sekarang! sapa tahu ngana yang dapa KADO hari ini! 😎👊🏻\n\nKuisAsikDariOJK KADOkamis OJKSulutGo LiterasiKeuangan KuisBerhadiah", "post_id": "3912088865908554398_4643433199"}}, {"key": "ojk_bengkulu", "attributes": {"label": "ojk_bengkulu", "x": 98.7734462375116, "y": 917.0235401999282, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3904924525023600190_2977223960", "id": "ojk_bengkulu", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat OJK Bengkulu!\n\nOtoritas Jasa Keuangan Provinsi Bengkulu menerima kunjungan edukatif dari SMA Negeri 8 Kota Bengkulu dalam kegiatan outing class di Kantor OJK Provinsi Bengkulu.\n\nKegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026.\n\nMelalui kegiatan ini, OJK memberikan pemahaman mengenai pentingnya menabung sejak usia dini, mengenalkan lembaga jasa keuangan yang diawasi OJK, serta memberikan edukasi tentang cara membedakan produk keuangan legal dan ilegal.\n\nPara pelajar terlihat antusias mengikuti kegiatan dan aktif dalam sesi interaksi serta tanya jawab selama edukasi berlangsung.\n\nSebagai penutup kegiatan, para siswa mengikuti office tour untuk mengenal lebih dekat lingkungan kerja OJK serta memahami peran OJK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia.\n\nDiharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya literasi keuangan dan membentuk kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.\n\nYuk follow  dan  untuk informasi keuangan yang aman dan terpercaya!\n\n#OJKIndonesia #OJKBengkulu #LiterasiKeuangan #EdukasiKeuangan #GemarMenabung PelajarCerdasKeuangan KeuanganSejakDini", "post_id": "3904924525023600190_2977223960"}}, {"key": "ojkbengkulu", "attributes": {"label": "ojkbengkulu", "x": 171.8597780735177, "y": 986.0756906960522, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3904924525023600190_2977223960", "id": "ojkbengkulu", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat OJK Bengkulu!\n\nOtoritas Jasa Keuangan Provinsi Bengkulu menerima kunjungan edukatif dari SMA Negeri 8 Kota Bengkulu dalam kegiatan outing class di Kantor OJK Provinsi Bengkulu.\n\nKegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026.\n\nMelalui kegiatan ini, OJK memberikan pemahaman mengenai pentingnya menabung sejak usia dini, mengenalkan lembaga jasa keuangan yang diawasi OJK, serta memberikan edukasi tentang cara membedakan produk keuangan legal dan ilegal.\n\nPara pelajar terlihat antusias mengikuti kegiatan dan aktif dalam sesi interaksi serta tanya jawab selama edukasi berlangsung.\n\nSebagai penutup kegiatan, para siswa mengikuti office tour untuk mengenal lebih dekat lingkungan kerja OJK serta memahami peran OJK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia.\n\nDiharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya literasi keuangan dan membentuk kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.\n\nYuk follow  dan  untuk informasi keuangan yang aman dan terpercaya!\n\n#OJKIndonesia #OJKBengkulu #LiterasiKeuangan #EdukasiKeuangan #GemarMenabung PelajarCerdasKeuangan KeuanganSejakDini", "post_id": "3904924525023600190_2977223960"}}, {"key": "kliksumut_com", "attributes": {"label": "kliksumut_com", "x": 166.8917159881088, "y": 981.1795715070784, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3740630970895893290_5998828744", "id": "kliksumut_com", "source": "instagram-000001", "content": "KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan bahwa seluruh kerugian yang timbul akibat pembobolan Rekening Dana Nasabah (RDN) akan sepenuhnya ditanggung oleh Lembaga Jasa Keuangan (LJK) terkait. Nasabah pun dipastikan tidak akan menanggung kerugian sepeser pun, termasuk dalam kasus terbaru yang menimpa PT Panca Global Sekuritas.\n\nPernyataan ini disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, yang menegaskan pentingnya keamanan siber dalam menjaga integritas dan stabilitas pasar modal Indonesia.\n\nBaca selengkapnya di www.kliksumut.com\n\n#kliksumut #foryou #fyp #fypシ #klik", "post_id": "3740630970895893290_5998828744"}}, {"key": "sorotan", "attributes": {"label": "sorotan", "x": 111.00442930048915, "y": 379.6499131143303, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3740630970895893290_5998828744", "id": "sorotan", "source": "instagram-000001", "content": "KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan bahwa seluruh kerugian yang timbul akibat pembobolan Rekening Dana Nasabah (RDN) akan sepenuhnya ditanggung oleh Lembaga Jasa Keuangan (LJK) terkait. Nasabah pun dipastikan tidak akan menanggung kerugian sepeser pun, termasuk dalam kasus terbaru yang menimpa PT Panca Global Sekuritas.\n\nPernyataan ini disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, yang menegaskan pentingnya keamanan siber dalam menjaga integritas dan stabilitas pasar modal Indonesia.\n\nBaca selengkapnya di www.kliksumut.com\n\n#kliksumut #foryou #fyp #fypシ #klik", "post_id": "3740630970895893290_5998828744"}}, {"key": "ojk_banten", "attributes": {"label": "ojk_banten", "x": 764.5761187340568, "y": 688.733695741539, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3905364670484174187_71320019126", "id": "ojk_banten", "source": "instagram-000001", "content": "Keuangan Keluarga Lebih Aman Dimulai dari Literasi Keuangan\n\nSobat OJK Banten,\n\nMenjaga stabilitas dapur di tengah maraknya godaan pinjaman online ilegal dan investasi bodong tentu bukan perkara mudah bagi pengelola keuangan rumah tangga. Tanpa benteng pemahaman yang kuat, keamanan finansial keluarga bisa dengan mudah terancam oleh tawaran instan yang merugikan.\n\nMelalui Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2026 di Serpong, OJK Provinsi Banten bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan hadir untuk membekali para ibu rumah tangga agar lebih bijak mengatur pengeluaran skala prioritas, sekaligus memperkuat kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal.\n\nAda beberapa hal menarik yang dibahas dalam kegiatan ini, yuk langsung swipe sampai akhir! 👀✨\n\n\n#OJKBanten #BulanLiterasiKeuangan2026 #LiterasiKeuangan #IbuCerdasFinansial #BijakKelolaKeuangan", "post_id": "3905364670484174187_71320019126"}}, {"key": "1671027898", "attributes": {"label": "1671027898", "x": 910.7545269965736, "y": 934.4809425282299, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3911373278183158185_1671027898", "id": "1671027898", "source": "instagram-000001", "content": "Menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan  dalam agenda evaluasi kelembagaan Bank Indonesia, OJK, dan LPS melalui implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).\n\nPembahasan ini menjadi bagian penting dalam memastikan sektor keuangan nasional memiliki fondasi regulasi yang kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan ekonomi yang terus berkembang. Sinergi antara pemerintah, regulator, dan lembaga negara diperlukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.\n\nDari perspektif hukum, kepastian regulasi dan tata kelola yang baik merupakan kunci dalam menciptakan sistem keuangan yang sehat, transparan, akuntabel, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.\n\nMelalui kolaborasi yang kuat, kita terus membangun ekosistem keuangan yang tangguh demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Indonesia.", "post_id": "3911373278183158185_1671027898"}}, {"key": "purbayayudhi", "attributes": {"label": "purbayayudhi", "x": 902.2565509676998, "y": 227.92379139166806, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3911373278183158185_1671027898", "id": "purbayayudhi", "source": "instagram-000001", "content": "Menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan  dalam agenda evaluasi kelembagaan Bank Indonesia, OJK, dan LPS melalui implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).\n\nPembahasan ini menjadi bagian penting dalam memastikan sektor keuangan nasional memiliki fondasi regulasi yang kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan ekonomi yang terus berkembang. Sinergi antara pemerintah, regulator, dan lembaga negara diperlukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.\n\nDari perspektif hukum, kepastian regulasi dan tata kelola yang baik merupakan kunci dalam menciptakan sistem keuangan yang sehat, transparan, akuntabel, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.\n\nMelalui kolaborasi yang kuat, kita terus membangun ekosistem keuangan yang tangguh demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Indonesia.", "post_id": "3911373278183158185_1671027898"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 815.9132493837994, "y": 702.9449351545442, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0387, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 5, "degree": 10}, "_id": "3910685379200867372_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah menawarkan insentif pajak hingga 0% bagi eksportir yang menempatkan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) di dalam negeri sesuai ketentuan. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan pasokan devisa dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. \n\nMenurut Ketua Dewan Komisioner OJK sekaligus Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, imbal hasil dari instrumen yang berasal dari penempatan DHE SDA dapat dikenakan PPh 0%, jauh lebih rendah dibanding instrumen investasi reguler yang dikenakan pajak hingga 20%. 📉\n\nEksportir nonmigas diwajibkan menempatkan 100% DHE SDA di perbankan domestik selama minimal 12 bulan, sementara sektor migas wajib menempatkan minimal 30% selama tiga bulan. Pemerintah berharap kombinasi kewajiban dan insentif ini dapat meningkatkan kepatuhan eksportir serta memperkuat likuiditas devisa dalam negeri. 📊\n\nSumber: IDN Financials, 1 Juni 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#DHE #DHESDA #Rupiah #Ekspor #Pajak #OJK #Kemenkeu #Investasi #PasarModal #IHSG #SahamIndonesia #mancingsaham", "post_id": "3910685379200867372_52512310886"}}, {"key": "joeliardisunendar", "attributes": {"label": "joeliardisunendar", "x": 431.97548363079386, "y": 693.542334349564, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3912429006419531686_9022830818", "id": "joeliardisunendar", "source": "instagram-000001", "content": "Independensi bank sentral itu mahal - dan pekan ini pasar menunjukkan harganya.\n\n4 Juni 2026, DPR mengesahkan UU yang memperluas mandat Bank Indonesia: bukan lagi sekadar menjaga inflasi dan nilai tukar, tetapi juga wajib mendorong pertumbuhan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja. \n\nLebih jauh, DPR kini berwenang mengevaluasi kinerja BI - juga LPS dan OJK - dan lembaga-lembaga itu wajib mengikuti rekomendasi parlemen. Ironis, DPR - yang termasuk lembaga dengan kualitas sangat buruk, merasa berwenang mengawasi BI - yang merupakan sedikit dari lembaga di Indonesia yang masih bisa dianggap kredibel.\n\nMenkeu Purbaya menyebutnya soal menyeimbangkan stabilitas dengan pertumbuhan. Pasar membacanya berbeda. Hari yang sama, rupiah menembus rekor Rp18.045/USD—pertama kali di atas 18.000—sementara IHSG sudah terkoreksi lebih dari 30% sejak awal tahun.\n\nYang menarik bagi seorang value investor: pelemahan ini lebih banyak berbicara soal premi risiko institusional daripada kualitas bisnis emiten. \n\nKetika persepsi terhadap kebijakan berubah, harga bergerak duluan—jauh sebelum fundamental perusahaan benar-benar berubah. Di sinilah disiplin diuji: bertahan, dan memilah-milah, tanpa perlu bersikap macho - dengan membeli bertahap saja.\n\nGeser untuk memahami apa yang sebenarnya berubah pada mandat BI, mengapa pasar bereaksi, dan tiga skenario ke depan. 👉\n\nBagaimana menurut Anda—mandat ganda ini koordinasi yang sehat, atau awal dari erosi independensi? Bagikan pandangan Anda di kolom komentar.\n\n—\nSimpan & bagikan jika bermanfaat. Ikuti  untuk analisis fundamental dan disiplin investasi jangka panjang.\n\n#BankIndonesia #Rupiah #IndependensiBankSentral #JSPortfolio #empoweringindividualinvestors", "post_id": "3912429006419531686_9022830818"}}, {"key": "jsportfolio", "attributes": {"label": "jsportfolio", "x": 343.85239798811887, "y": 360.37750161697966, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912429006419531686_9022830818", "id": "jsportfolio", "source": "instagram-000001", "content": "Independensi bank sentral itu mahal - dan pekan ini pasar menunjukkan harganya.\n\n4 Juni 2026, DPR mengesahkan UU yang memperluas mandat Bank Indonesia: bukan lagi sekadar menjaga inflasi dan nilai tukar, tetapi juga wajib mendorong pertumbuhan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja. \n\nLebih jauh, DPR kini berwenang mengevaluasi kinerja BI - juga LPS dan OJK - dan lembaga-lembaga itu wajib mengikuti rekomendasi parlemen. Ironis, DPR - yang termasuk lembaga dengan kualitas sangat buruk, merasa berwenang mengawasi BI - yang merupakan sedikit dari lembaga di Indonesia yang masih bisa dianggap kredibel.\n\nMenkeu Purbaya menyebutnya soal menyeimbangkan stabilitas dengan pertumbuhan. Pasar membacanya berbeda. Hari yang sama, rupiah menembus rekor Rp18.045/USD—pertama kali di atas 18.000—sementara IHSG sudah terkoreksi lebih dari 30% sejak awal tahun.\n\nYang menarik bagi seorang value investor: pelemahan ini lebih banyak berbicara soal premi risiko institusional daripada kualitas bisnis emiten. \n\nKetika persepsi terhadap kebijakan berubah, harga bergerak duluan—jauh sebelum fundamental perusahaan benar-benar berubah. Di sinilah disiplin diuji: bertahan, dan memilah-milah, tanpa perlu bersikap macho - dengan membeli bertahap saja.\n\nGeser untuk memahami apa yang sebenarnya berubah pada mandat BI, mengapa pasar bereaksi, dan tiga skenario ke depan. 👉\n\nBagaimana menurut Anda—mandat ganda ini koordinasi yang sehat, atau awal dari erosi independensi? Bagikan pandangan Anda di kolom komentar.\n\n—\nSimpan & bagikan jika bermanfaat. Ikuti  untuk analisis fundamental dan disiplin investasi jangka panjang.\n\n#BankIndonesia #Rupiah #IndependensiBankSentral #JSPortfolio #empoweringindividualinvestors", "post_id": "3912429006419531686_9022830818"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 944.1637914978538, "y": 885.3956993531076, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 44.4802, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3925011709636826123_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah memperluas kewenangan OJK melalui revisi UU PPSK sebagai satu-satunya pihak yang dapat mengajukan permohonan pailit atau penundaan kewajiban pembayaran utang, termasuk terhadap pelaku usaha aset kripto dan aset keuangan digital.\n\nPerluasan ini dilakukan untuk memperkuat kepastian hukum, perlindungan konsumen, serta menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#ojk #kripto #aset #bloombergtechnoz", "post_id": "3925011709636826123_51748745734"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 912.5900104606884, "y": 344.5466380889773, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6036, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3924355340913449714_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar serangkaian sosialisasi terkait kebijakan pasar modal kepada beragam pemangku kepentingan (stakeholders) dalam sepekan. Langkah ini dilakukan untuk memperluas edukasi dan akses pasar modal kepada masyarakat.\n\nPada Senin (15/6/2026), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) meluncurkan temuan awal Census on Women in Executive Leadership Team (ELT) in IDX200 Companies (2022–2025) di Main Hall BEI, Jakarta. \n\nAcara bertema “From Disclosure to Impact: Advancing Women's Leadership in IDX200 Companies” ini dihadiri lebih dari 200 pemimpin perusahaan, regulator, dan pembuat kebijakan untuk membahas penguatan kesetaraan gender dalam kepemimpinan korporasi sebagai bagian dari agenda ESG. Seiring penguatan penerapan standar ESG oleh BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sensus ini diharapkan menjadi masukan bagi pengembangan kebijakan guna meningkatkan penerapan dan keterbukaan informasi terkait kesetaraan gender.\n\nKemudian pada Rabu (17/6/2026), BEI bersama OJK, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelenggarakan dua forum strategis, yaitu “Diskusi Sinergi dalam Menjaga Stabilitas dan Resiliensi Pasar Modal Indonesia” dan “Capital Market Insight: Pengaturan Buyback dan Market Update” untuk membahas reformasi pasar modal, stabilitas pasar, dan pembaruan kebijakan buyback saham. \n\nBaca selengkapnya di \nhttps://www.idxchannel.com/market-news/bei-gelar-rangkaian-sosialisasi-kebijakan-pasar-modal-dari-jakarta-hingga-babel\n\nAtau klik link di Bio  \n\nFoto : dok BEI\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #BEI #pasarmodal", "post_id": "3924355340913449714_3310659452"}}, {"key": "swamediainc", "attributes": {"label": "swamediainc", "x": 176.91147686629216, "y": 64.876700540479, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 44.4802, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3921375614247162037_282076797", "id": "swamediainc", "source": "instagram-000001", "content": "PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp500 miliar di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan. Langkah ini disebut sebagai strategi untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental kinerja dan prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan, termasuk pandangan bahwa saham BBRI saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya.\n\nPelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni 2026 hingga 11 September 2026 dengan mengacu pada ketentuan OJK terkait stabilitas pasar modal dalam kondisi bergejolak. Perseroan menegaskan pembiayaan buyback dilakukan sesuai regulasi yang berlaku dan tetap mempertimbangkan kondisi likuiditas serta posisi keuangan, sehingga aksi korporasi ini tidak memberikan dampak material terhadap kinerja operasional maupun keuangan perusahaan.\n\nDari sisi fundamental, proforma setelah buyback menunjukkan Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI tetap kuat di level 22,86% dengan Return on Equity (ROE) sebesar 18,37%. Saham hasil buyback nantinya akan dialihkan untuk program kepemilikan saham karyawan serta jajaran direksi dan komisaris setelah persetujuan RUPS, sebagai bagian dari komitmen perusahaan menjaga tata kelola yang baik dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.\n\nUntuk berita selengkapnya dan informasi bisnis lainnya, baca https://swagroup.id/bri-buyback\n\n………………………………………………………………………………………………\n\nJangan lupa follow, like and tag  di IG, Tiktok, Linkedin, X, dan Youtube\n\n#BankRakyatIndonesia\n#Buyback\n#SWAMediaInc\n#SWAOnline\n#BacaSWAaja", "post_id": "3921375614247162037_282076797"}}, {"key": "radarcirebon", "attributes": {"label": "radarcirebon", "x": 594.3157873926347, "y": 239.55927233717932, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 44.4802, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3918693058149369078_1718355346", "id": "radarcirebon", "source": "instagram-000001", "content": "PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) mengumumkan rencana pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan (buyback fluktuatif) dengan nilai sebesar-besarnya Rp500 miliar. \n\nCorporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan langkah ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk meningkatkan nilai pemegang saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap kekuatan fundamental kinerja perseroan serta prospek pertumbuhan jangka panjang yang tetap solid.\n\n“Kami menilai valuasi BBRI saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya atau belum sepenuhnya merefleksikan kinerja dan potensi bisnis perseroan,” imbuh Dhanny. Periode buyback fluktuati f akan dilaksanakan pada 12 Juni 2026 hingga 11 September 2026.\n\nPelaksanaan buyback fluktuati f ini mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal pada Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan, serta Surat OJK Nomor S-\n10/D.04/2026 tanggal 13 Maret 2026 mengenai kebijakan pelaksanaan pembelian kembali saham oleh perusahaan terbuka dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. \n\nAdapun pendanaan buyback fluktuati f akan berpedoman pada POJK 13/2023 dan POJK 29/2023. Buyback fluktuatif akan dilaksanakan pada harga yang dinilai wajar, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan yang berlaku.\nDhanny menambahkan bahwa langkah buyback yang dilakukan BRI juga telah mempertimbangkan kondisi pasar yang masih dipengaruhi berbagai tantangan global, mulai dari ketidakpastian ekonomi dunia, meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah,\nkenaikan harga minyak dunia, hingga arus keluar modal dari pasar negara berkembang.\n\nKondisi tersebut turut memberikan tekanan terhadap pasar keuangan, termasuk pasar modal Indonesia.\n.\n.\nBerita selengkapnya kunjungi Instastory  lalu KLIK TAUTAN!! \n.\n.\n#radarcirebon", "post_id": "3918693058149369078_1718355346"}}, {"key": "rabs.clip98", "attributes": {"label": "rabs.clip98", "x": 927.3489154432881, "y": 642.3187796913015, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648525067537665301", "id": "rabs.clip98", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menguat, bagaimana nasib tabungan kita? 🤔 Jangan panik duluan! OJK (Otoritas Jasa Keuangan) memastikan kalau kondisi perbankan Indonesia MASIH AMAN dan stabil pasca naiknya nilai tukar Rupiah. 💪 Apa artinya buat kita? 1️⃣ Likuiditas Masih Kuat: Bank punya dana yang cukup untuk operasional dan penarikan nasabah. 2️⃣ Ketahanan Teruji: Perbankan Indonesia punya modal yang kuat untuk menghadapi fluktuasi pasar. 3️⃣ Fokus pada Stabilitas: Pemerintah dan OJK terus  memantau situasi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Jadi, tidak perlu khawatir berlebihan, ya! Tetap cerdas mengelola keuangan dan berinvestasi. 😉 Bagaimana pendapatmu tentang pergerakan Rupiah belakangan ini? Tulis di kolom komentar! 👇 Sumber: Tws News ig :   #kontencom #kontencomxtws #OJK #PerbankanAman", "post_id": "7648525067537665301"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 895.1872574550238, "y": 945.8955385865191, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3572, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "7648525067537665301", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menguat, bagaimana nasib tabungan kita? 🤔 Jangan panik duluan! OJK (Otoritas Jasa Keuangan) memastikan kalau kondisi perbankan Indonesia MASIH AMAN dan stabil pasca naiknya nilai tukar Rupiah. 💪 Apa artinya buat kita? 1️⃣ Likuiditas Masih Kuat: Bank punya dana yang cukup untuk operasional dan penarikan nasabah. 2️⃣ Ketahanan Teruji: Perbankan Indonesia punya modal yang kuat untuk menghadapi fluktuasi pasar. 3️⃣ Fokus pada Stabilitas: Pemerintah dan OJK terus  memantau situasi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Jadi, tidak perlu khawatir berlebihan, ya! Tetap cerdas mengelola keuangan dan berinvestasi. 😉 Bagaimana pendapatmu tentang pergerakan Rupiah belakangan ini? Tulis di kolom komentar! 👇 Sumber: Tws News ig :   #kontencom #kontencomxtws #OJK #PerbankanAman", "post_id": "7648525067537665301"}}, {"key": "koinsinyalixx", "attributes": {"label": "koinsinyalixx", "x": 869.3798417115297, "y": 462.1130978530258, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647820185742839061", "id": "koinsinyalixx", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. #kontencomxtws  #kontencom  sumber news", "post_id": "7647820185742839061"}}, {"key": "new.berita.new13", "attributes": {"label": "new.berita.new13", "x": 886.5605798285468, "y": 378.5056944608303, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7647833228904074504", "id": "new.berita.new13", "source": "tiktok-000001", "content": "tradewithsuli Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal.  #ekonom #sulis #clip #rupiah #kontencom", "post_id": "7647833228904074504"}}, {"key": "sulis", "attributes": {"label": "sulis", "x": 890.0534236026251, "y": 523.9975096793838, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647833228904074504", "id": "sulis", "source": "tiktok-000001", "content": "tradewithsuli Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal.  #ekonom #sulis #clip #rupiah #kontencom", "post_id": "7647833228904074504"}}, {"key": "kontencom", "attributes": {"label": "kontencom", "x": 77.95260492507505, "y": 571.9432116035197, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647833228904074504", "id": "kontencom", "source": "tiktok-000001", "content": "tradewithsuli Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal.  #ekonom #sulis #clip #rupiah #kontencom", "post_id": "7647833228904074504"}}, {"key": "loseper_", "attributes": {"label": "loseper_", "x": 249.71653986119347, "y": 757.0572547588126, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647824971762371860", "id": "loseper_", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. Sumber: TWS News   #kontencom #kontencomxtws #fyp #sulianto #rupiah", "post_id": "7647824971762371860"}}, {"key": "Kontencom", "attributes": {"label": "Kontencom", "x": 544.8453749147391, "y": 6.19475824368243, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647824971762371860", "id": "Kontencom", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. Sumber: TWS News   #kontencom #kontencomxtws #fyp #sulianto #rupiah", "post_id": "7647824971762371860"}}, {"key": "newsclipssl", "attributes": {"label": "newsclipssl", "x": 556.1060839149592, "y": 5.847681223739021, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647814093939707157", "id": "newsclipssl", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. Waduh..  Gimana nih pendapat kalian   #kontencomxtws #kontencom #ihsg #rupiah", "post_id": "7647814093939707157"}}, {"key": "digital.bisnis.id", "attributes": {"label": "digital.bisnis.id", "x": 129.95545064593094, "y": 157.97993855488258, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7645275374309379346", "id": "digital.bisnis.id", "source": "tiktok-000001", "content": "19 mei 2026 lalu, lantai bursa dapet suntikan optimisme baru! Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyambangi BEI bareng CEO Danantara Rosan Roeslani dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria. 🧠⚡️ Why This Matters? 💡 Di tengah noise geopolitik global yang bikin pasar tegang, kunjungan ini adalah bentuk Institutional Support. Negara ingin memastikan bahwa: 1️⃣ Investor Global tetap confident naruh modalnya di Indonesia. 2️⃣ Investor Ritel (alias KITA) terus didorong buat jadi tulang punggung baru stabilitas bursa. 3️⃣ Danantara siap berperan strategis buat memperkuat fundamental ekonomi nasional. The Insight: 📈 Berbeda dengan kunjungan darurat tahun 2025 lalu, kali ini sinerginya terasa lebih matang. Ada kolaborasi antara pembuat kebijakan (DPR), regulator (OJK), dan eksekutor investasi (Danantara). 🛡️🇮🇩 Pesan buat kita para pelaku pasar: volatilitas itu sementara, tapi fundamental dan dukungan otoritas itu permanen. Gimana respon portofolio kalian liat kekompakan para petinggi ekonomi kita hari ini? 😉👇  #DigitalBisnis #IHSG #BursaEfekIndonesia #SufmiDasco #RosanRoeslani #Danantara #OJK #InvestasiSaham #PasarModal #EkonomiRI2026 #SmartInvestor #MarketUpdate #IndonesiaEmas2045 #BreakingNews #ekonomi", "post_id": "7645275374309379346"}}, {"key": "sufmi_dasco", "attributes": {"label": "sufmi_dasco", "x": 719.5241444684143, "y": 298.8056065514121, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7645275374309379346", "id": "sufmi_dasco", "source": "tiktok-000001", "content": "19 mei 2026 lalu, lantai bursa dapet suntikan optimisme baru! Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyambangi BEI bareng CEO Danantara Rosan Roeslani dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria. 🧠⚡️ Why This Matters? 💡 Di tengah noise geopolitik global yang bikin pasar tegang, kunjungan ini adalah bentuk Institutional Support. Negara ingin memastikan bahwa: 1️⃣ Investor Global tetap confident naruh modalnya di Indonesia. 2️⃣ Investor Ritel (alias KITA) terus didorong buat jadi tulang punggung baru stabilitas bursa. 3️⃣ Danantara siap berperan strategis buat memperkuat fundamental ekonomi nasional. The Insight: 📈 Berbeda dengan kunjungan darurat tahun 2025 lalu, kali ini sinerginya terasa lebih matang. Ada kolaborasi antara pembuat kebijakan (DPR), regulator (OJK), dan eksekutor investasi (Danantara). 🛡️🇮🇩 Pesan buat kita para pelaku pasar: volatilitas itu sementara, tapi fundamental dan dukungan otoritas itu permanen. Gimana respon portofolio kalian liat kekompakan para petinggi ekonomi kita hari ini? 😉👇  #DigitalBisnis #IHSG #BursaEfekIndonesia #SufmiDasco #RosanRoeslani #Danantara #OJK #InvestasiSaham #PasarModal #EkonomiRI2026 #SmartInvestor #MarketUpdate #IndonesiaEmas2045 #BreakingNews #ekonomi", "post_id": "7645275374309379346"}}, {"key": "keifebuns", "attributes": {"label": "keifebuns", "x": 921.8492887769781, "y": 927.0546344182371, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7651106415511178516", "id": "keifebuns", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ KEI × KSB Company Visit to OJK Solo ✨ Menambah wawasan, memperluas relasi, dan belajar langsung mengenai peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia bersama OJK Solo dan BSI. Terima kasih  dan  atas ilmu, insight, serta pengalaman yang berharga! 🙌 #KEIxKSB #CompanyVisit #KEIFEBUNS2026 #KabinetNadharaAksawara", "post_id": "7651106415511178516"}}, {"key": "BSI", "attributes": {"label": "BSI", "x": 656.1626152376226, "y": 713.6266224137123, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651106415511178516", "id": "BSI", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ KEI × KSB Company Visit to OJK Solo ✨ Menambah wawasan, memperluas relasi, dan belajar langsung mengenai peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia bersama OJK Solo dan BSI. Terima kasih  dan  atas ilmu, insight, serta pengalaman yang berharga! 🙌 #KEIxKSB #CompanyVisit #KEIFEBUNS2026 #KabinetNadharaAksawara", "post_id": "7651106415511178516"}}, {"key": "ojk_solo", "attributes": {"label": "ojk_solo", "x": 352.41390179502264, "y": 378.2211446511965, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651106415511178516", "id": "ojk_solo", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ KEI × KSB Company Visit to OJK Solo ✨ Menambah wawasan, memperluas relasi, dan belajar langsung mengenai peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia bersama OJK Solo dan BSI. Terima kasih  dan  atas ilmu, insight, serta pengalaman yang berharga! 🙌 #KEIxKSB #CompanyVisit #KEIFEBUNS2026 #KabinetNadharaAksawara", "post_id": "7651106415511178516"}}, {"key": "yykaaa_1", "attributes": {"label": "yykaaa_1", "x": 308.503952092103, "y": 518.701854419038, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3679, "eigenvector": 296.535, "in_degree": 1, "out_degree": 9, "degree": 10}, "_id": "7649395786584821012", "id": "yykaaa_1", "source": "tiktok-000001", "content": "*KII 2026 Kelompok 7* Pengalaman berharga diperoleh melalui kegiatan kunjungan industri dan instansi ke PT Amerta Indah Otsuka dan OJK Malang. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melihat secara langsung penerapan dunia kerja profesional, proses produksi yang berstandar tinggi, serta memahami pentingnya pengelolaan dan pengawasan sektor jasa keuangan di Indonesia. Di PT Amerta Indah Otsuka, Kita mendapatkan wawasan mengenai proses produksi, budaya kerja, inovasi, serta komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk. Sementara itu, kunjungan ke OJK Malang memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang literasi dan inklusi keuangan, peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor keuangan, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak di era modern. Melalui kegiatan ini, diharapkan Kita semua semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi, memperluas pengetahuan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. #KIIAKUNTANSI26  #Himaaksifeumpo #Bebettergeneration #feumpo #umpo.                                                     UMPO  \n  Yulianti 02", "post_id": "7649395786584821012"}}, {"key": "HIMAAKSI", "attributes": {"label": "HIMAAKSI", "x": 735.2520738394932, "y": 122.23616287053719, "size": 6.56, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3679, "eigenvector": 87.9331, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7649395786584821012", "id": "HIMAAKSI", "source": "tiktok-000001", "content": "*KII 2026 Kelompok 7* Pengalaman berharga diperoleh melalui kegiatan kunjungan industri dan instansi ke PT Amerta Indah Otsuka dan OJK Malang. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melihat secara langsung penerapan dunia kerja profesional, proses produksi yang berstandar tinggi, serta memahami pentingnya pengelolaan dan pengawasan sektor jasa keuangan di Indonesia. Di PT Amerta Indah Otsuka, Kita mendapatkan wawasan mengenai proses produksi, budaya kerja, inovasi, serta komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk. Sementara itu, kunjungan ke OJK Malang memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang literasi dan inklusi keuangan, peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor keuangan, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak di era modern. Melalui kegiatan ini, diharapkan Kita semua semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi, memperluas pengetahuan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. #KIIAKUNTANSI26  #Himaaksifeumpo #Bebettergeneration #feumpo #umpo.                                                     UMPO  \n  Yulianti 02", "post_id": "7649395786584821012"}}, {"key": "flovrsall", "attributes": {"label": "flovrsall", "x": 219.42580962240578, "y": 884.9462945636803, "size": 6.56, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3679, "eigenvector": 87.9331, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7649395786584821012", "id": "flovrsall", "source": "tiktok-000001", "content": "*KII 2026 Kelompok 7* Pengalaman berharga diperoleh melalui kegiatan kunjungan industri dan instansi ke PT Amerta Indah Otsuka dan OJK Malang. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melihat secara langsung penerapan dunia kerja profesional, proses produksi yang berstandar tinggi, serta memahami pentingnya pengelolaan dan pengawasan sektor jasa keuangan di Indonesia. Di PT Amerta Indah Otsuka, Kita mendapatkan wawasan mengenai proses produksi, budaya kerja, inovasi, serta komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk. Sementara itu, kunjungan ke OJK Malang memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang literasi dan inklusi keuangan, peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor keuangan, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak di era modern. Melalui kegiatan ini, diharapkan Kita semua semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi, memperluas pengetahuan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. #KIIAKUNTANSI26  #Himaaksifeumpo #Bebettergeneration #feumpo #umpo.                                                     UMPO  \n  Yulianti 02", "post_id": "7649395786584821012"}}, {"key": "alifaaa114", "attributes": {"label": "alifaaa114", "x": 963.5122135736696, "y": 554.1270589900874, "size": 6.56, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3679, "eigenvector": 87.9331, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7649395786584821012", "id": "alifaaa114", "source": "tiktok-000001", "content": "*KII 2026 Kelompok 7* Pengalaman berharga diperoleh melalui kegiatan kunjungan industri dan instansi ke PT Amerta Indah Otsuka dan OJK Malang. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melihat secara langsung penerapan dunia kerja profesional, proses produksi yang berstandar tinggi, serta memahami pentingnya pengelolaan dan pengawasan sektor jasa keuangan di Indonesia. Di PT Amerta Indah Otsuka, Kita mendapatkan wawasan mengenai proses produksi, budaya kerja, inovasi, serta komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk. Sementara itu, kunjungan ke OJK Malang memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang literasi dan inklusi keuangan, peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor keuangan, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak di era modern. Melalui kegiatan ini, diharapkan Kita semua semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi, memperluas pengetahuan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. #KIIAKUNTANSI26  #Himaaksifeumpo #Bebettergeneration #feumpo #umpo.                                                     UMPO  \n  Yulianti 02", "post_id": "7649395786584821012"}}, {"key": "fatym", "attributes": {"label": "fatym", "x": 293.2807592083914, "y": 610.3980061749085, "size": 6.56, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3679, "eigenvector": 87.9331, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7649395786584821012", "id": "fatym", "source": "tiktok-000001", "content": "*KII 2026 Kelompok 7* Pengalaman berharga diperoleh melalui kegiatan kunjungan industri dan instansi ke PT Amerta Indah Otsuka dan OJK Malang. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melihat secara langsung penerapan dunia kerja profesional, proses produksi yang berstandar tinggi, serta memahami pentingnya pengelolaan dan pengawasan sektor jasa keuangan di Indonesia. Di PT Amerta Indah Otsuka, Kita mendapatkan wawasan mengenai proses produksi, budaya kerja, inovasi, serta komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk. Sementara itu, kunjungan ke OJK Malang memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang literasi dan inklusi keuangan, peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor keuangan, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak di era modern. Melalui kegiatan ini, diharapkan Kita semua semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi, memperluas pengetahuan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. #KIIAKUNTANSI26  #Himaaksifeumpo #Bebettergeneration #feumpo #umpo.                                                     UMPO  \n  Yulianti 02", "post_id": "7649395786584821012"}}, {"key": "Tina", "attributes": {"label": "Tina", "x": 326.3513482481244, "y": 949.3837098600783, "size": 6.56, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3679, "eigenvector": 87.9331, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7649395786584821012", "id": "Tina", "source": "tiktok-000001", "content": "*KII 2026 Kelompok 7* Pengalaman berharga diperoleh melalui kegiatan kunjungan industri dan instansi ke PT Amerta Indah Otsuka dan OJK Malang. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melihat secara langsung penerapan dunia kerja profesional, proses produksi yang berstandar tinggi, serta memahami pentingnya pengelolaan dan pengawasan sektor jasa keuangan di Indonesia. Di PT Amerta Indah Otsuka, Kita mendapatkan wawasan mengenai proses produksi, budaya kerja, inovasi, serta komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk. Sementara itu, kunjungan ke OJK Malang memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang literasi dan inklusi keuangan, peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor keuangan, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak di era modern. Melalui kegiatan ini, diharapkan Kita semua semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi, memperluas pengetahuan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. #KIIAKUNTANSI26  #Himaaksifeumpo #Bebettergeneration #feumpo #umpo.                                                     UMPO  \n  Yulianti 02", "post_id": "7649395786584821012"}}, {"key": "febrianintan14", "attributes": {"label": "febrianintan14", "x": 101.79898256005826, "y": 16.142516334666233, "size": 6.56, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3679, "eigenvector": 87.9331, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7649395786584821012", "id": "febrianintan14", "source": "tiktok-000001", "content": "*KII 2026 Kelompok 7* Pengalaman berharga diperoleh melalui kegiatan kunjungan industri dan instansi ke PT Amerta Indah Otsuka dan OJK Malang. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melihat secara langsung penerapan dunia kerja profesional, proses produksi yang berstandar tinggi, serta memahami pentingnya pengelolaan dan pengawasan sektor jasa keuangan di Indonesia. Di PT Amerta Indah Otsuka, Kita mendapatkan wawasan mengenai proses produksi, budaya kerja, inovasi, serta komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk. Sementara itu, kunjungan ke OJK Malang memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang literasi dan inklusi keuangan, peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor keuangan, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak di era modern. Melalui kegiatan ini, diharapkan Kita semua semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi, memperluas pengetahuan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. #KIIAKUNTANSI26  #Himaaksifeumpo #Bebettergeneration #feumpo #umpo.                                                     UMPO  \n  Yulianti 02", "post_id": "7649395786584821012"}}, {"key": "lnyannss", "attributes": {"label": "lnyannss", "x": 42.48068478461931, "y": 326.6791838029688, "size": 6.56, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3679, "eigenvector": 87.9331, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7649395786584821012", "id": "lnyannss", "source": "tiktok-000001", "content": "*KII 2026 Kelompok 7* Pengalaman berharga diperoleh melalui kegiatan kunjungan industri dan instansi ke PT Amerta Indah Otsuka dan OJK Malang. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melihat secara langsung penerapan dunia kerja profesional, proses produksi yang berstandar tinggi, serta memahami pentingnya pengelolaan dan pengawasan sektor jasa keuangan di Indonesia. Di PT Amerta Indah Otsuka, Kita mendapatkan wawasan mengenai proses produksi, budaya kerja, inovasi, serta komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk. Sementara itu, kunjungan ke OJK Malang memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang literasi dan inklusi keuangan, peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor keuangan, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak di era modern. Melalui kegiatan ini, diharapkan Kita semua semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi, memperluas pengetahuan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. #KIIAKUNTANSI26  #Himaaksifeumpo #Bebettergeneration #feumpo #umpo.                                                     UMPO  \n  Yulianti 02", "post_id": "7649395786584821012"}}, {"key": "ziyannaa1", "attributes": {"label": "ziyannaa1", "x": 204.7521211021367, "y": 793.5448258527804, "size": 6.56, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3679, "eigenvector": 87.9331, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7649395786584821012", "id": "ziyannaa1", "source": "tiktok-000001", "content": "*KII 2026 Kelompok 7* Pengalaman berharga diperoleh melalui kegiatan kunjungan industri dan instansi ke PT Amerta Indah Otsuka dan OJK Malang. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melihat secara langsung penerapan dunia kerja profesional, proses produksi yang berstandar tinggi, serta memahami pentingnya pengelolaan dan pengawasan sektor jasa keuangan di Indonesia. Di PT Amerta Indah Otsuka, Kita mendapatkan wawasan mengenai proses produksi, budaya kerja, inovasi, serta komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk. Sementara itu, kunjungan ke OJK Malang memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang literasi dan inklusi keuangan, peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor keuangan, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak di era modern. Melalui kegiatan ini, diharapkan Kita semua semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi, memperluas pengetahuan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. #KIIAKUNTANSI26  #Himaaksifeumpo #Bebettergeneration #feumpo #umpo.                                                     UMPO  \n  Yulianti 02", "post_id": "7649395786584821012"}}, {"key": "silviee.silviee", "attributes": {"label": "silviee.silviee", "x": 52.71357397134102, "y": 674.1392622444979, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7588942704592145685", "id": "silviee.silviee", "source": "tiktok-000001", "content": "Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Layanan Beli Sekarang Bayar Nanti (Buy Now Pay Later/BNPL) sebagai langkah mitigasi risiko atas pesatnya pertumbuhan pembiayaan digital di sektor jasa keuangan. Aturan ini mulai berlaku sejak diundangkan pada 15 Desember 2025. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, mengatakan regulasi tersebut disusun untuk memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat tata kelola dan manajemen risiko dalam layanan BNPL. “Pengaturan ini bertujuan memberikan kepastian hukum, memperkuat tata kelola dan manajemen risiko, menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, serta mendorong pertumbuhan industri yang sehat dan berkelanjutan,” kata Ismail dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (24/12/2025). Ismail menjelaskan, pengaturan BNPL dalam Buy Now Pay Later sejalan dengan transformasi digital sektor jasa keuangan dan agenda peningkatan inklusi keuangan nasional, dengan tetap menempatkan kepercayaan masyarakat sebagai prioritas utama. Dalam beleid tersebut ditegaskan bahwa penyelenggaraan layanan BNPL hanya dapat dilakukan oleh Bank Umum dan Perusahaan Pembiayaan. Bank Umum dapat menyelenggarakan BNPL dengan mengacu pada ketentuan perbankan yang berlaku, sementara Perusahaan Pembiayaan wajib memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari OJK. “Penyelenggaraan BNPL dapat dilakukan secara konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya. POJK 32 Tahun 2025 juga mengatur karakteristik utama layanan BNPL, yakni digunakan untuk pembiayaan pembelian barang dan/atau jasa secara nontunai, tanpa agunan, memiliki batas plafon tertentu, serta dilakukan melalui sistem elektronik dengan skema pembayaran angsuran sesuai kesepakatan. Dalam pelaksanaannya, Bank Umum dan Perusahaan Pembiayaan diwajibkan menerapkan prinsip kehati-hatian, perlindungan konsumen, serta perlindungan data pribadi nasabah atau debitur sesuai peraturan perundang-undangan. Regulasi ini juga mewajibkan penyelenggara BNPL untuk menyampaikan keterbukaan informasi yang jelas, transparan, dan mudah dipahami kepada calon nasabah maupun nasabah. Informasi tersebut mencakup sumber dana pembiayaan, jumlah serta frekuensi cicilan, hingga informasi lain yang ditetapkan OJK. Kewajiban keterbukaan informasi itu diharapkan dapat membantu konsumen mengambil keputusan pembiayaan secara sadar dan bertanggung jawab, sekaligus meminimalkan risiko gagal bayar. Selain itu, POJK 32 Tahun 2025 turut mengatur mekanisme penagihan, kewajiban pelaporan kepada OJK, serta ketentuan penghentian penyelenggaraan layanan BNPL, baik atas inisiatif penyelenggara maupun atas perintah OJK. Dalam aturan tersebut, OJK juga diberikan kewenangan menetapkan kebijakan tertentu, termasuk batas maksimum manfaat ekonomi bagi Perusahaan Pembiayaan dalam penyelenggaraan layanan BNPL. (vv)  Jasa Keuangan", "post_id": "7588942704592145685"}}, {"key": "Otoritas", "attributes": {"label": "Otoritas", "x": 786.4417908539856, "y": 959.7274298476393, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0146, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7588942704592145685", "id": "Otoritas", "source": "tiktok-000001", "content": "Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Layanan Beli Sekarang Bayar Nanti (Buy Now Pay Later/BNPL) sebagai langkah mitigasi risiko atas pesatnya pertumbuhan pembiayaan digital di sektor jasa keuangan. Aturan ini mulai berlaku sejak diundangkan pada 15 Desember 2025. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, mengatakan regulasi tersebut disusun untuk memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat tata kelola dan manajemen risiko dalam layanan BNPL. “Pengaturan ini bertujuan memberikan kepastian hukum, memperkuat tata kelola dan manajemen risiko, menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, serta mendorong pertumbuhan industri yang sehat dan berkelanjutan,” kata Ismail dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (24/12/2025). Ismail menjelaskan, pengaturan BNPL dalam Buy Now Pay Later sejalan dengan transformasi digital sektor jasa keuangan dan agenda peningkatan inklusi keuangan nasional, dengan tetap menempatkan kepercayaan masyarakat sebagai prioritas utama. Dalam beleid tersebut ditegaskan bahwa penyelenggaraan layanan BNPL hanya dapat dilakukan oleh Bank Umum dan Perusahaan Pembiayaan. Bank Umum dapat menyelenggarakan BNPL dengan mengacu pada ketentuan perbankan yang berlaku, sementara Perusahaan Pembiayaan wajib memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari OJK. “Penyelenggaraan BNPL dapat dilakukan secara konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya. POJK 32 Tahun 2025 juga mengatur karakteristik utama layanan BNPL, yakni digunakan untuk pembiayaan pembelian barang dan/atau jasa secara nontunai, tanpa agunan, memiliki batas plafon tertentu, serta dilakukan melalui sistem elektronik dengan skema pembayaran angsuran sesuai kesepakatan. Dalam pelaksanaannya, Bank Umum dan Perusahaan Pembiayaan diwajibkan menerapkan prinsip kehati-hatian, perlindungan konsumen, serta perlindungan data pribadi nasabah atau debitur sesuai peraturan perundang-undangan. Regulasi ini juga mewajibkan penyelenggara BNPL untuk menyampaikan keterbukaan informasi yang jelas, transparan, dan mudah dipahami kepada calon nasabah maupun nasabah. Informasi tersebut mencakup sumber dana pembiayaan, jumlah serta frekuensi cicilan, hingga informasi lain yang ditetapkan OJK. Kewajiban keterbukaan informasi itu diharapkan dapat membantu konsumen mengambil keputusan pembiayaan secara sadar dan bertanggung jawab, sekaligus meminimalkan risiko gagal bayar. Selain itu, POJK 32 Tahun 2025 turut mengatur mekanisme penagihan, kewajiban pelaporan kepada OJK, serta ketentuan penghentian penyelenggaraan layanan BNPL, baik atas inisiatif penyelenggara maupun atas perintah OJK. Dalam aturan tersebut, OJK juga diberikan kewenangan menetapkan kebijakan tertentu, termasuk batas maksimum manfaat ekonomi bagi Perusahaan Pembiayaan dalam penyelenggaraan layanan BNPL. (vv)  Jasa Keuangan", "post_id": "7588942704592145685"}}, {"key": "official.ifi", "attributes": {"label": "official.ifi", "x": 150.33167290191963, "y": 195.74012132485973, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6036, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "7588393910263696647", "id": "official.ifi", "source": "tiktok-000001", "content": "Sepanjang tahun 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebanyak tujuh bank perekonomian rakyat di Indonesia resmi ditutup. Seluruh bank yang dicabut izin usahanya berasal dari kelompok Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) yang dinilai tidak mampu menjaga kesehatan keuangan sesuai ketentuan yang berlaku. Penutupan dilakukan setelah OJK memberikan waktu dan pengawasan intensif kepada bank-bank tersebut untuk melakukan penyehatan. Namun, permasalahan seperti keterbatasan modal, lemahnya likuiditas, serta buruknya tata kelola membuat upaya perbaikan tidak membuahkan hasil. Dalam kondisi tersebut, pencabutan izin usaha menjadi langkah terakhir yang harus ditempuh regulator. Setelah izin usaha dicabut, proses penyelesaian bank ditangani oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). LPS memastikan simpanan nasabah tetap dijamin sesuai aturan yang berlaku, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti prosedur klaim yang telah ditetapkan. Kasus penutupan tujuh BPR dan BPRS sepanjang 2025 ini menjadi pengingat pentingnya penguatan pengawasan dan manajemen risiko di sektor perbankan daerah. OJK menegaskan akan terus memperketat pengawasan guna menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus melindungi kepentingan nasabah di seluruh wilayah Indonesia. Baca selengkapnya di sites.google.com/view/indonesia-financial-insights (Link ada di bio) For more information: TikTok:  Instagram:  Website: sites.google.com/view/indonesia-financial-insights #perbankan #ojk #ojkindonesia", "post_id": "7588393910263696647"}}, {"key": "intinews.co", "attributes": {"label": "intinews.co", "x": 139.4155584366481, "y": 430.28190636774, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7588168606425402644", "id": "intinews.co", "source": "tiktok-000001", "content": "Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Layanan Beli Sekarang Bayar Nanti (Buy Now Pay Later/BNPL) sebagai langkah mitigasi risiko atas pesatnya pertumbuhan pembiayaan digital di sektor jasa keuangan. Aturan ini mulai berlaku sejak diundangkan pada 15 Desember 2025. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, mengatakan regulasi tersebut disusun untuk memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat tata kelola dan manajemen risiko dalam layanan BNPL. “Pengaturan ini bertujuan memberikan kepastian hukum, memperkuat tata kelola dan manajemen risiko, menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, serta mendorong pertumbuhan industri yang sehat dan berkelanjutan,” kata Ismail dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (24/12/2025). Ismail menjelaskan, pengaturan BNPL dalam Buy Now Pay Later sejalan dengan transformasi digital sektor jasa keuangan dan agenda peningkatan inklusi keuangan nasional, dengan tetap menempatkan kepercayaan masyarakat sebagai prioritas utama. Dalam beleid tersebut ditegaskan bahwa penyelenggaraan layanan BNPL hanya dapat dilakukan oleh Bank Umum dan Perusahaan Pembiayaan. Bank Umum dapat menyelenggarakan BNPL dengan mengacu pada ketentuan perbankan yang berlaku, sementara Perusahaan Pembiayaan wajib memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari OJK. “Penyelenggaraan BNPL dapat dilakukan secara konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya. POJK 32 Tahun 2025 juga mengatur karakteristik utama layanan BNPL, yakni digunakan untuk pembiayaan pembelian barang dan/atau jasa secara nontunai, tanpa agunan, memiliki batas plafon tertentu, serta dilakukan melalui sistem elektronik dengan skema pembayaran angsuran sesuai kesepakatan. Dalam pelaksanaannya, Bank Umum dan Perusahaan Pembiayaan diwajibkan menerapkan prinsip kehati-hatian, perlindungan konsumen, serta perlindungan data pribadi nasabah atau debitur sesuai peraturan perundang-undangan. Regulasi ini juga mewajibkan penyelenggara BNPL untuk menyampaikan keterbukaan informasi yang jelas, transparan, dan mudah dipahami kepada calon nasabah maupun nasabah. Informasi tersebut mencakup sumber dana pembiayaan, jumlah serta frekuensi cicilan, hingga informasi lain yang ditetapkan OJK. Kewajiban keterbukaan informasi itu diharapkan dapat membantu konsumen mengambil keputusan pembiayaan secara sadar dan bertanggung jawab, sekaligus meminimalkan risiko gagal bayar. Selain itu, POJK 32 Tahun 2025 turut mengatur mekanisme penagihan, kewajiban pelaporan kepada OJK, serta ketentuan penghentian penyelenggaraan layanan BNPL, baik atas inisiatif penyelenggara maupun atas perintah OJK. Dalam aturan tersebut, OJK juga diberikan kewenangan menetapkan kebijakan tertentu, termasuk batas maksimum manfaat ekonomi bagi Perusahaan Pembiayaan dalam penyelenggaraan layanan BNPL. (vv)  Jasa Keuangan", "post_id": "7588168606425402644"}}, {"key": "krz.clips0", "attributes": {"label": "krz.clips0", "x": 795.5971905421599, "y": 312.456716923264, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7649585473572179208", "id": "krz.clips0", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. Sumber: TWS News #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7649585473572179208"}}, {"key": "arahjakarta", "attributes": {"label": "arahjakarta", "x": 186.99746264770732, "y": 619.7751668541093, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 44.4802, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7641305557936426261", "id": "arahjakarta", "source": "tiktok-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto melempar kebijakan populis baru dengan memerintahkan bank-bank pelat merah (Himbara) untuk memangkas bunga kredit bagi rakyat kecil menjadi maksimal 5% per tahun. Langkah ekstrem ini diambil setelah Presiden menyoroti jeratan bunga pinjaman di lapangan yang diklaimnya bisa mencekik hingga 70% setahun. Merespons titah istana, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, Dian Ediana Rae, angkat bicara (17/5).  Meski mengapresiasi niat baik pemerintah untuk membantu kelompok unbankable, OJK langsung mengingatkan perbankan untuk memperketat tata kelola dan manajemen risiko. Otoritas mendorong bank melakukan stress test berkala serta menyiapkan pencadangan yang memadai guna mengantisipasi potensi ledakan kredit macet di tengah skenario ekonomi global yang sedang bergejolak. Perintah penurunan bunga hingga di bawah tingkat inflasi riil atau biaya dana (cost of fund) perbankan saat ini adalah kebijakan yang berisiko tinggi. Di tengah situasi makro ekonomi yang sensitif—di mana Rupiah sempat tersungkur ke level Rp17.500—memaksa bank BUMN menyalurkan kredit murah tanpa kalkulasi matang bisa mengikis ketahanan modal perbankan nasional.  Jika tidak disubsidi penuh oleh APBN melalui skema Subsidi Bunga, kebijakan ini akan mengorbankan tingkat kesehatan bank-bank negara demi pemenuhan syahwat politik jangka pendek. Publik patut waspada: tanpa pengawasan ketat, pemaksaan kredit murah berisiko menciptakan gelombang Non-Performing Loan (NPL) baru, di mana dana masyarakat justru habis menguap akibat penyaluran yang tidak kredibel dan salah sasaran. Niat baik memberi modal murah bagi rakyat jangan sampai mengorbankan kesehatan bank negara, karena merawat kepercayaan pasar jauh lebih mahal ketimbang meramu retorika di panggung pidato. Menurut lo, bunga kredit 5% ini bakal beneran bikin UMKM kita maju, atau justru bakal bikin bank-bank BUMN kita yang kolaps akibat kredit macet? Follow  untuk memantau stabilitas perbankan dan kebijakan ekonomi nasional. Tetap kritis, kawal uang negara, jangan biarkan sistem keuangan kita rapuh akibat kebijakan yang dipaksakan tanpa mitigasi risiko yang matang!", "post_id": "7641305557936426261"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 608.7631404143348, "y": 18.25340490636018, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "CPadkGNZzR4", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "DPR Gelar Pertemuan dengan OJK & BEI Bahas Pembenahan Tata Kelola Bursa | Sindo Prime | 18/06\n\nKomisi terkait di DPR RI menggelar pertemuan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk membahas upaya pembenahan tata kelola pasar modal nasional. Pertemuan ini menyoroti penguatan transparansi, perlindungan investor, peningkatan pengawasan transaksi, serta langkah-langkah menjaga stabilitas dan kredibilitas bursa di tengah dinamika ekonomi global. DPR menegaskan pentingnya tata kelola yang sehat dan akuntabel guna meningkatkan kepercayaan publik serta mendorong pertumbuhan pasar modal Indonesia yang berkelanjutan.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 18 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: GALIH \n\n#dpr #ojk #BEI #bursaefekindonesia", "post_id": "CPadkGNZzR4"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 944.1645389770423, "y": 435.4828925987119, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "CPadkGNZzR4", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "DPR Gelar Pertemuan dengan OJK & BEI Bahas Pembenahan Tata Kelola Bursa | Sindo Prime | 18/06\n\nKomisi terkait di DPR RI menggelar pertemuan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk membahas upaya pembenahan tata kelola pasar modal nasional. Pertemuan ini menyoroti penguatan transparansi, perlindungan investor, peningkatan pengawasan transaksi, serta langkah-langkah menjaga stabilitas dan kredibilitas bursa di tengah dinamika ekonomi global. DPR menegaskan pentingnya tata kelola yang sehat dan akuntabel guna meningkatkan kepercayaan publik serta mendorong pertumbuhan pasar modal Indonesia yang berkelanjutan.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 18 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: GALIH \n\n#dpr #ojk #BEI #bursaefekindonesia", "post_id": "CPadkGNZzR4"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 744.0846150696074, "y": 796.8803045650837, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "CPadkGNZzR4", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "DPR Gelar Pertemuan dengan OJK & BEI Bahas Pembenahan Tata Kelola Bursa | Sindo Prime | 18/06\n\nKomisi terkait di DPR RI menggelar pertemuan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk membahas upaya pembenahan tata kelola pasar modal nasional. Pertemuan ini menyoroti penguatan transparansi, perlindungan investor, peningkatan pengawasan transaksi, serta langkah-langkah menjaga stabilitas dan kredibilitas bursa di tengah dinamika ekonomi global. DPR menegaskan pentingnya tata kelola yang sehat dan akuntabel guna meningkatkan kepercayaan publik serta mendorong pertumbuhan pasar modal Indonesia yang berkelanjutan.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 18 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: GALIH \n\n#dpr #ojk #BEI #bursaefekindonesia", "post_id": "CPadkGNZzR4"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 19.29813010923487, "y": 148.6582628987776, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "CPadkGNZzR4", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "DPR Gelar Pertemuan dengan OJK & BEI Bahas Pembenahan Tata Kelola Bursa | Sindo Prime | 18/06\n\nKomisi terkait di DPR RI menggelar pertemuan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk membahas upaya pembenahan tata kelola pasar modal nasional. Pertemuan ini menyoroti penguatan transparansi, perlindungan investor, peningkatan pengawasan transaksi, serta langkah-langkah menjaga stabilitas dan kredibilitas bursa di tengah dinamika ekonomi global. DPR menegaskan pentingnya tata kelola yang sehat dan akuntabel guna meningkatkan kepercayaan publik serta mendorong pertumbuhan pasar modal Indonesia yang berkelanjutan.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 18 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: GALIH \n\n#dpr #ojk #BEI #bursaefekindonesia", "post_id": "CPadkGNZzR4"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 537.5145343746004, "y": 982.372111279327, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "P8z-WHLePvk", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Kemenkeu, BI, OJK dan Komisi XI DPR RI Bahas RAPBN 2027 dan Kerangka Ekonomi Makro\n\nKABARBURSA.COM — Komisi XI DPR RI menggelar Rapat Kerja bersama Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Dewan Komisioner OJK dengan agenda utama Pengantar Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) sebagai landasan penyusunan RAPBN Tahun Anggaran 2027. Rapat ini sekaligus menandai pembentukan Panitia Kerja (Panja) yang akan membahas lebih lanjut arah kebijakan fiskal dan anggaran negara ke depan. Momentum ini menjadi kunci dalam menentukan prioritas belanja negara, arah pajak, dan stabilitas ekonomi yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Simak selengkapnya dan tinggalkan pendapat Anda di kolom komentar — jangan lupa subscribe agar tidak ketinggalan perkembangan terbaru.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#rapbn2027 #dprri #kemenkeu #bankindonesia #ojk #bappenas #anggarannegara #kebijakanfiskal #ekonomimakro #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "P8z-WHLePvk"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 666.2607926340605, "y": 957.8527360861567, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "P8z-WHLePvk", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Kemenkeu, BI, OJK dan Komisi XI DPR RI Bahas RAPBN 2027 dan Kerangka Ekonomi Makro\n\nKABARBURSA.COM — Komisi XI DPR RI menggelar Rapat Kerja bersama Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Dewan Komisioner OJK dengan agenda utama Pengantar Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) sebagai landasan penyusunan RAPBN Tahun Anggaran 2027. Rapat ini sekaligus menandai pembentukan Panitia Kerja (Panja) yang akan membahas lebih lanjut arah kebijakan fiskal dan anggaran negara ke depan. Momentum ini menjadi kunci dalam menentukan prioritas belanja negara, arah pajak, dan stabilitas ekonomi yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Simak selengkapnya dan tinggalkan pendapat Anda di kolom komentar — jangan lupa subscribe agar tidak ketinggalan perkembangan terbaru.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#rapbn2027 #dprri #kemenkeu #bankindonesia #ojk #bappenas #anggarannegara #kebijakanfiskal #ekonomimakro #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "P8z-WHLePvk"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "attributes": {"label": "@tuturmediadigital", "x": 369.6734917476148, "y": 860.5450030671608, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "30Y1t1fCdsM", "id": "@tuturmediadigital", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Bukan Superman Ekonomi: Salah Alamat Kalau Semua Masalah Ekonomi Ditanyakan ke Menkeu\n\nTUTUR.co.id - Mengapa setiap gejolak ekonomi selalu berujung pada satu pertanyaan: apa yang akan dilakukan Menteri Keuangan? Dalam episode Podcast Tutur PoV kali ini, kami membedah kekeliruan cara pandang tersebut. Sebab, pengelolaan ekonomi Indonesia bukan hanya tanggung jawab Menteri Keuangan, melainkan kerja bersama berbagai lembaga dan kementerian yang memiliki kewenangan berbeda.\n\nDipandu jurnalis Gaib Maruto Sigit, Podcast Tutur PoV menghadirkan Hendri Saparini dan Don Bosco Selamun. Diskusi ini mengulas peran Menko Perekonomian, Bank Indonesia, OJK, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, hingga Kementerian UMKM dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.\nHashtag\n\n#TuturPoV\n#PurbayaYudhiSadewa\n#EkonomiIndonesia\n#HendriSaparini\n#DonBoscoSelamun\n#PodcastIndonesia\n#KebijakanEkonomi\n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "30Y1t1fCdsM"}}, {"key": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "tuturtvmedia", "x": 932.8148465293029, "y": 524.2973649978242, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "30Y1t1fCdsM", "id": "tuturtvmedia", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Bukan Superman Ekonomi: Salah Alamat Kalau Semua Masalah Ekonomi Ditanyakan ke Menkeu\n\nTUTUR.co.id - Mengapa setiap gejolak ekonomi selalu berujung pada satu pertanyaan: apa yang akan dilakukan Menteri Keuangan? Dalam episode Podcast Tutur PoV kali ini, kami membedah kekeliruan cara pandang tersebut. Sebab, pengelolaan ekonomi Indonesia bukan hanya tanggung jawab Menteri Keuangan, melainkan kerja bersama berbagai lembaga dan kementerian yang memiliki kewenangan berbeda.\n\nDipandu jurnalis Gaib Maruto Sigit, Podcast Tutur PoV menghadirkan Hendri Saparini dan Don Bosco Selamun. Diskusi ini mengulas peran Menko Perekonomian, Bank Indonesia, OJK, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, hingga Kementerian UMKM dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.\nHashtag\n\n#TuturPoV\n#PurbayaYudhiSadewa\n#EkonomiIndonesia\n#HendriSaparini\n#DonBoscoSelamun\n#PodcastIndonesia\n#KebijakanEkonomi\n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "30Y1t1fCdsM"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 7.435454380077533, "y": 975.5012826311732, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "A1L7ZS9cdA0", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Komisi XI DPR Gelar Raker dengan Kementerian Keuangan dan Otoritas Ekonomi\n\nGaruda Tv - Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja bersama sejumlah pemangku kebijakan ekonomi nasional untuk membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) sebagai dasar penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2027.\n\nRapat tersebut dihadiri oleh Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Gubernur Bank Indonesia, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).\n\nFokus utama pembahasan adalah memperkuat sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.\n\nKetua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan bahwa KEM-PPKF 2027 mengusung tema \"Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat\". Tema tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dan DPR untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif di tengah berbagai tantangan eksternal yang masih membayangi perekonomian global.\n\nDalam rapat kerja tersebut, Komisi XI DPR RI juga menyepakati pembentukan sejumlah panitia kerja (panja) untuk mendalami berbagai aspek dalam penyusunan kebijakan fiskal tahun 2027. \n\nBeberapa panja yang dibentuk antara lain Panja Pertumbuhan Ekonomi, Panja Penerimaan Negara, serta Panja Defisit dan Pembiayaan.\n\nPembentukan panja tersebut diharapkan dapat mempercepat pembahasan serta menghasilkan rekomendasi yang komprehensif terhadap desain kebijakan fiskal nasional.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#KomisiXIDPR #RakerDPR #kementeriankeuangan  #KEMPPKF2027 #RAPBN2027 #kebijakanfiskal  #bankindonesia  #ojk  #ekonomiindonesia  #ekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "A1L7ZS9cdA0"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 0.39595113527335357, "y": 166.7505437658985, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "A1L7ZS9cdA0", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Komisi XI DPR Gelar Raker dengan Kementerian Keuangan dan Otoritas Ekonomi\n\nGaruda Tv - Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja bersama sejumlah pemangku kebijakan ekonomi nasional untuk membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) sebagai dasar penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2027.\n\nRapat tersebut dihadiri oleh Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Gubernur Bank Indonesia, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).\n\nFokus utama pembahasan adalah memperkuat sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.\n\nKetua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan bahwa KEM-PPKF 2027 mengusung tema \"Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat\". Tema tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dan DPR untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif di tengah berbagai tantangan eksternal yang masih membayangi perekonomian global.\n\nDalam rapat kerja tersebut, Komisi XI DPR RI juga menyepakati pembentukan sejumlah panitia kerja (panja) untuk mendalami berbagai aspek dalam penyusunan kebijakan fiskal tahun 2027. \n\nBeberapa panja yang dibentuk antara lain Panja Pertumbuhan Ekonomi, Panja Penerimaan Negara, serta Panja Defisit dan Pembiayaan.\n\nPembentukan panja tersebut diharapkan dapat mempercepat pembahasan serta menghasilkan rekomendasi yang komprehensif terhadap desain kebijakan fiskal nasional.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#KomisiXIDPR #RakerDPR #kementeriankeuangan  #KEMPPKF2027 #RAPBN2027 #kebijakanfiskal  #bankindonesia  #ojk  #ekonomiindonesia  #ekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "A1L7ZS9cdA0"}}, {"key": "@BandungTVNews", "attributes": {"label": "@BandungTVNews", "x": 945.7007840487155, "y": 818.0203113761419, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "ylcMh8Tn75o", "id": "@BandungTVNews", "source": "youtube-000001", "content": "PEMPROV MALUKU OJK PERKUAT SINERGITAS UNTUK STABILITAS KEUANGAN DAERAH\n\n---------------------------------------­------------------------------\nSubscribe Youtube Bandung TV offfical dan Bandung TV News\n   /   \n   /   \n\nkujungi juga sosial media kami\n  / bandungtv38  \n  / bandungtv38  \n  / bandungtv38  \n\nuntuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya\n---------------------------------------­------------------------------\n\n#bandungtv", "post_id": "ylcMh8Tn75o"}}, {"key": "bandungtvnews", "attributes": {"label": "bandungtvnews", "x": 932.5459708806316, "y": 469.5718897751514, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ylcMh8Tn75o", "id": "bandungtvnews", "source": "youtube-000001", "content": "PEMPROV MALUKU OJK PERKUAT SINERGITAS UNTUK STABILITAS KEUANGAN DAERAH\n\n---------------------------------------­------------------------------\nSubscribe Youtube Bandung TV offfical dan Bandung TV News\n   /   \n   /   \n\nkujungi juga sosial media kami\n  / bandungtv38  \n  / bandungtv38  \n  / bandungtv38  \n\nuntuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya\n---------------------------------------­------------------------------\n\n#bandungtv", "post_id": "ylcMh8Tn75o"}}, {"key": "bandungtventertainment", "attributes": {"label": "bandungtventertainment", "x": 336.67789220495524, "y": 466.4615192966338, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ylcMh8Tn75o", "id": "bandungtventertainment", "source": "youtube-000001", "content": "PEMPROV MALUKU OJK PERKUAT SINERGITAS UNTUK STABILITAS KEUANGAN DAERAH\n\n---------------------------------------­------------------------------\nSubscribe Youtube Bandung TV offfical dan Bandung TV News\n   /   \n   /   \n\nkujungi juga sosial media kami\n  / bandungtv38  \n  / bandungtv38  \n  / bandungtv38  \n\nuntuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya\n---------------------------------------­------------------------------\n\n#bandungtv", "post_id": "ylcMh8Tn75o"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 417.9568963511849, "y": 372.20370797792344, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "l71QEntbrZ4", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Konferensi Nasional OJK Pengembangan Ekonomi Daerah untuk Perkuat Stabilitas dan Investasi\n\nKOMPAS.TV - Konferensi Nasional OJK Pengembangan Ekonomi Daerah untuk Perkuat Stabilitas dan Investasi.\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "l71QEntbrZ4"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 612.4851460313118, "y": 874.3306091295938, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "l71QEntbrZ4", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Konferensi Nasional OJK Pengembangan Ekonomi Daerah untuk Perkuat Stabilitas dan Investasi\n\nKOMPAS.TV - Konferensi Nasional OJK Pengembangan Ekonomi Daerah untuk Perkuat Stabilitas dan Investasi.\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "l71QEntbrZ4"}}, {"key": "@trijayafm", "attributes": {"label": "@trijayafm", "x": 247.39822925581535, "y": 612.3346271528113, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "8MRnhvQf8Ag", "id": "@trijayafm", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mundur Akibat Rupiah Anjlok? Ini Jawaban Istana | iNews Terkini\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBagaimana menurut Anda? \nYuk komen / live chat ya \n\nCek juga\nInstagram   / mnctrijayafm   \nTiktok   / mnctrijaya  \nAudio streaming https://www.mnctrijaya.com/ \nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nBoleh bantu subscribe ya  ⁨\n\n#news #Prabowo #Jokowi #Iran", "post_id": "8MRnhvQf8Ag"}}, {"key": "trijaya", "attributes": {"label": "trijaya", "x": 19.516117195390702, "y": 449.0409594514487, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "8MRnhvQf8Ag", "id": "trijaya", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mundur Akibat Rupiah Anjlok? Ini Jawaban Istana | iNews Terkini\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBagaimana menurut Anda? \nYuk komen / live chat ya \n\nCek juga\nInstagram   / mnctrijayafm   \nTiktok   / mnctrijaya  \nAudio streaming https://www.mnctrijaya.com/ \nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nBoleh bantu subscribe ya  ⁨\n\n#news #Prabowo #Jokowi #Iran", "post_id": "8MRnhvQf8Ag"}}, {"key": "@BuletiniNews", "attributes": {"label": "@BuletiniNews", "x": 855.7524735721194, "y": 922.1884321821917, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "m9LGx4K1Sq0", "id": "@BuletiniNews", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mundur Akibat Rupiah Anjlok? Ini Jawaban Istana | iNews Terkini\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nYuk Subscribe    /   \n\nSelengkapnya baca di: https://www.inews.id/\nFollow Our Official Twitter:   / gtvid_news  \nCheck Our Official Website: https://www.inews.id\nLike Our Official Facebook:   / gtvindonesianews  \nFollow Our Official Instagram:\n  / gtvindonesia_news", "post_id": "m9LGx4K1Sq0"}}, {"key": "buletininews", "attributes": {"label": "buletininews", "x": 233.97138304328234, "y": 603.9382943503938, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m9LGx4K1Sq0", "id": "buletininews", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mundur Akibat Rupiah Anjlok? Ini Jawaban Istana | iNews Terkini\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nYuk Subscribe    /   \n\nSelengkapnya baca di: https://www.inews.id/\nFollow Our Official Twitter:   / gtvid_news  \nCheck Our Official Website: https://www.inews.id\nLike Our Official Facebook:   / gtvindonesianews  \nFollow Our Official Instagram:\n  / gtvindonesia_news", "post_id": "m9LGx4K1Sq0"}}, {"key": "@SindoPodcast", "attributes": {"label": "@SindoPodcast", "x": 901.0030743824361, "y": 313.1211565290848, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "Y-0OHLgxJSM", "id": "@SindoPodcast", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH ANJLOK TAJAM! Pemerintah Tegaskan Fundamental Ekonomi Kuat! | Sindo Today | 06/06 Part 04\n\nMenanggapi merosotnya nilai tukar mata uang Rupiah, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa kondisi fundamental ekonomi nasional saat ini masih berada dalam posisi yang sangat kuat. Pemerintah menyatakan keyakinan penuh bahwa nilai tukar Rupiah akan segera kembali pulih ke level psikologis yang aman melalui berbagai instrumen kebijakan yang disiapkan. Guna mengantisipasi dampak lanjutan dari pelemahan kurs ini, Kemenkeu bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperketat koordinasi lintas otoritas secara intensif demi menjaga stabilitas moneter dan melindungi pasar keuangan domestik dari sentimen negatif global.\n\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n   /   \n   /   \n   /   \n\n\n#RupiahAnjlok #FundamentalEkonomiKuat #KemenkeuBIOJK #SindoTrending #StabilitasMoneter #KursRupiahTerkini #KebijakanEkonomi", "post_id": "Y-0OHLgxJSM"}}, {"key": "@muhibduasembilan29", "attributes": {"label": "@muhibduasembilan29", "x": 139.2282446454276, "y": 39.18099075820181, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0kYMvcG5mps", "id": "@muhibduasembilan29", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Kerja Sistem Keuangan Modern yang Perlu Kita Tahu\n\nPernahkah Anda merasa bahwa hidup kita sekarang digerakkan oleh angka digital di layar ponsel? Bagaimana sebenarnya sistem keuangan di sekitar kita bekerja?\n\nDi video kali ini, kita akan membedah poin penting dari buku \"Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya\" karya Rochmat Aldy Purnomo dkk dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.\n\nPoin utama yang dibahas:\nLembaga Keuangan sebagai Jembatan: Bagaimana dana dialirkan dari pihak yang kelebihan uang (surplus) ke pihak yang membutuhkan modal (defisit).\nPeran Pengawas: Mengenal fungsi penting Bank Indonesia (BI) dan OJK dalam menjaga stabilitas ekonomi.\nAset dan Risiko: Memahami aset finansial seperti saham atau obligasi, serta risiko inflasi dan nilai tukar.\n\nYuk, mulai melek finansial agar kita tidak hanya menjadi pengguna jasa keuangan yang pasif.\n\n#ReviewBuku #buku\n\nhttps://lynk.id/muhib_29\n   /   \nhttps://x.com/muhib_29\n  / muhibduasembilan     / muchib.muchib.9     / muhib_29  \nmuhibbuddin97", "post_id": "0kYMvcG5mps"}}, {"key": "muhibduasembilan29", "attributes": {"label": "muhibduasembilan29", "x": 727.1252339921576, "y": 450.1748930612719, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0kYMvcG5mps", "id": "muhibduasembilan29", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Kerja Sistem Keuangan Modern yang Perlu Kita Tahu\n\nPernahkah Anda merasa bahwa hidup kita sekarang digerakkan oleh angka digital di layar ponsel? Bagaimana sebenarnya sistem keuangan di sekitar kita bekerja?\n\nDi video kali ini, kita akan membedah poin penting dari buku \"Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya\" karya Rochmat Aldy Purnomo dkk dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.\n\nPoin utama yang dibahas:\nLembaga Keuangan sebagai Jembatan: Bagaimana dana dialirkan dari pihak yang kelebihan uang (surplus) ke pihak yang membutuhkan modal (defisit).\nPeran Pengawas: Mengenal fungsi penting Bank Indonesia (BI) dan OJK dalam menjaga stabilitas ekonomi.\nAset dan Risiko: Memahami aset finansial seperti saham atau obligasi, serta risiko inflasi dan nilai tukar.\n\nYuk, mulai melek finansial agar kita tidak hanya menjadi pengguna jasa keuangan yang pasif.\n\n#ReviewBuku #buku\n\nhttps://lynk.id/muhib_29\n   /   \nhttps://x.com/muhib_29\n  / muhibduasembilan     / muchib.muchib.9     / muhib_29  \nmuhibbuddin97", "post_id": "0kYMvcG5mps"}}, {"key": "@LintasiNews", "attributes": {"label": "@LintasiNews", "x": 761.4311827207871, "y": 100.47005668881148, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "nc0zDJJw7us", "id": "@LintasiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mundur Akibat Rupiah Anjlok? Ini Jawaban Istana | iNews Terkini\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nYuk Subscribe    /   \n\nBaca Juga: https://www.inews.id/news\n\nFollow Our Official Twitter:   / lintas_mnctv  \nCheck Our Official Website: https://www.inews.id\nLike Our Official Facebook:   / mnctvnews  \nFollow Our Official Instagram:   / mnctvnews  \n\nDapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:\nhttps://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia\nhttps://www.okezone.com/ untuk berita-berita sports dan gaya hidup\nhttps://www.sindonews.com/ untuk berita-berita politik dalam dan luar negeri\nhttps://www.idxchannel.com/ untuk berita-berita pasar saham dan ekonomi\n\n#LintasiNewsSiang", "post_id": "nc0zDJJw7us"}}, {"key": "lintasinews", "attributes": {"label": "lintasinews", "x": 550.8933691150369, "y": 839.5839482774077, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "nc0zDJJw7us", "id": "lintasinews", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mundur Akibat Rupiah Anjlok? Ini Jawaban Istana | iNews Terkini\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nYuk Subscribe    /   \n\nBaca Juga: https://www.inews.id/news\n\nFollow Our Official Twitter:   / lintas_mnctv  \nCheck Our Official Website: https://www.inews.id\nLike Our Official Facebook:   / mnctvnews  \nFollow Our Official Instagram:   / mnctvnews  \n\nDapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:\nhttps://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia\nhttps://www.okezone.com/ untuk berita-berita sports dan gaya hidup\nhttps://www.sindonews.com/ untuk berita-berita politik dalam dan luar negeri\nhttps://www.idxchannel.com/ untuk berita-berita pasar saham dan ekonomi\n\n#LintasiNewsSiang", "post_id": "nc0zDJJw7us"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 328.61962347626263, "y": 462.60503947461297, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "GPVy4djnijk", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS Sentuh Rp18.000, Pemerintah Yakin Fundamental Ekonomi RI Kuat | Liputan 6\n\nPemerintah memastikan terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah melalui koordinasi intensif antarotoritas ekonomi guna menjaga stabilitas perekonomian nasional. Langkah tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "GPVy4djnijk"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 287.79641732308534, "y": 784.2446991553524, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.5625, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "GPVy4djnijk", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS Sentuh Rp18.000, Pemerintah Yakin Fundamental Ekonomi RI Kuat | Liputan 6\n\nPemerintah memastikan terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah melalui koordinasi intensif antarotoritas ekonomi guna menjaga stabilitas perekonomian nasional. Langkah tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "GPVy4djnijk"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 132.23525874499532, "y": 246.88320668733942, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.5625, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "GPVy4djnijk", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS Sentuh Rp18.000, Pemerintah Yakin Fundamental Ekonomi RI Kuat | Liputan 6\n\nPemerintah memastikan terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah melalui koordinasi intensif antarotoritas ekonomi guna menjaga stabilitas perekonomian nasional. Langkah tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "GPVy4djnijk"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 170.72272419234568, "y": 759.5913763108614, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.5625, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "GPVy4djnijk", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS Sentuh Rp18.000, Pemerintah Yakin Fundamental Ekonomi RI Kuat | Liputan 6\n\nPemerintah memastikan terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah melalui koordinasi intensif antarotoritas ekonomi guna menjaga stabilitas perekonomian nasional. Langkah tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "GPVy4djnijk"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 865.5327830606982, "y": 646.6841321114628, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Z4rf5VQdOg8", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Istana Jelaskan Isu Mundurnya Menkeu Purbaya Akibat Anjloknya Rupiah & IHSG | iNews Terkini 4/6\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\nPurbayaYudhiSadewa #MenteriKeuangan #Istana #TidakAdaMundur #Menkeu #KabinetMerahPutih #PrasetyoHadi #PolitikIndonesia #BeritaTerkini #BreakingNewsIndonesia #EkonomiIndonesia #Rupiah #IHSG #Reshuffle #UpdatePolitik #iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "Z4rf5VQdOg8"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 303.03987407340327, "y": 57.14597125463649, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Z4rf5VQdOg8", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Istana Jelaskan Isu Mundurnya Menkeu Purbaya Akibat Anjloknya Rupiah & IHSG | iNews Terkini 4/6\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\nPurbayaYudhiSadewa #MenteriKeuangan #Istana #TidakAdaMundur #Menkeu #KabinetMerahPutih #PrasetyoHadi #PolitikIndonesia #BeritaTerkini #BreakingNewsIndonesia #EkonomiIndonesia #Rupiah #IHSG #Reshuffle #UpdatePolitik #iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "Z4rf5VQdOg8"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 227.8764064884068, "y": 737.9956305246866, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "9hYvJMtW1Hs", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Istana Pastikan Tidak Ada Rencana Mengganti Menkeu Purbaya | IDXC UPDATE\n\nKementerian Sekretariat Negara menegaskan tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di tengah beredarnya isu pengunduran diri dan tekanan terhadap IHSG serta nilai tukar rupiah. Pemerintah memastikan fokus saat ini adalah memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan Kemenko Perekonomian guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "9hYvJMtW1Hs"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 979.0678004907502, "y": 362.8469162482454, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "9hYvJMtW1Hs", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Istana Pastikan Tidak Ada Rencana Mengganti Menkeu Purbaya | IDXC UPDATE\n\nKementerian Sekretariat Negara menegaskan tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di tengah beredarnya isu pengunduran diri dan tekanan terhadap IHSG serta nilai tukar rupiah. Pemerintah memastikan fokus saat ini adalah memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan Kemenko Perekonomian guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "9hYvJMtW1Hs"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 172.1589181273041, "y": 45.79807232244404, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "9hYvJMtW1Hs", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Istana Pastikan Tidak Ada Rencana Mengganti Menkeu Purbaya | IDXC UPDATE\n\nKementerian Sekretariat Negara menegaskan tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di tengah beredarnya isu pengunduran diri dan tekanan terhadap IHSG serta nilai tukar rupiah. Pemerintah memastikan fokus saat ini adalah memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan Kemenko Perekonomian guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "9hYvJMtW1Hs"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 834.4170671331352, "y": 757.4745209345665, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "9hYvJMtW1Hs", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Istana Pastikan Tidak Ada Rencana Mengganti Menkeu Purbaya | IDXC UPDATE\n\nKementerian Sekretariat Negara menegaskan tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di tengah beredarnya isu pengunduran diri dan tekanan terhadap IHSG serta nilai tukar rupiah. Pemerintah memastikan fokus saat ini adalah memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan Kemenko Perekonomian guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "9hYvJMtW1Hs"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 639.2869183467457, "y": 961.0818253250884, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "9hYvJMtW1Hs", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Istana Pastikan Tidak Ada Rencana Mengganti Menkeu Purbaya | IDXC UPDATE\n\nKementerian Sekretariat Negara menegaskan tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di tengah beredarnya isu pengunduran diri dan tekanan terhadap IHSG serta nilai tukar rupiah. Pemerintah memastikan fokus saat ini adalah memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan Kemenko Perekonomian guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "9hYvJMtW1Hs"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 693.0385678831012, "y": 90.3922657471693, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "9hYvJMtW1Hs", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Istana Pastikan Tidak Ada Rencana Mengganti Menkeu Purbaya | IDXC UPDATE\n\nKementerian Sekretariat Negara menegaskan tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di tengah beredarnya isu pengunduran diri dan tekanan terhadap IHSG serta nilai tukar rupiah. Pemerintah memastikan fokus saat ini adalah memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan Kemenko Perekonomian guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "9hYvJMtW1Hs"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 416.88778540125514, "y": 691.2838768186707, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "9hYvJMtW1Hs", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Istana Pastikan Tidak Ada Rencana Mengganti Menkeu Purbaya | IDXC UPDATE\n\nKementerian Sekretariat Negara menegaskan tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di tengah beredarnya isu pengunduran diri dan tekanan terhadap IHSG serta nilai tukar rupiah. Pemerintah memastikan fokus saat ini adalah memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan Kemenko Perekonomian guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "9hYvJMtW1Hs"}}, {"key": "@V-Today", "attributes": {"label": "@V-Today", "x": 149.12817049395633, "y": 313.47232314432625, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ip8nTU0jtXY", "id": "@V-Today", "source": "youtube-000001", "content": "Sah! DPR Ketok Palu Revisi UU P2SK, Sistem Keuanga Baru, Kripto hingga Pinjol Jadi Sorotan\n\nJAKARTA, 4 JUNI 2026  – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI yang membahas pengambilan keputusan tingkat II terhadap revisi UU P2SK.\n\nPemerintah menyambut baik keputusan tersebut. Dalam pendapat akhir pemerintah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa revisi UU P2SK menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem keuangan nasional di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.\n\nDalam sambutannya, Purbaya menjelaskan bahwa kondisi ekonomi dunia masih dibayangi ketidakpastian. Konflik geopolitik, gangguan rantai pasok global, dan fluktuasi harga energi masih menjadi tantangan bagi banyak negara.\n\nMeski demikian, Indonesia mampu menjaga stabilitas ekonomi dengan cukup baik. Pertumbuhan ekonomi nasional tetap berada di atas rata-rata negara-negara G20 dan ASEAN. Selain itu, inflasi juga masih terkendali.\n\nMenurut Purbaya, kondisi tersebut harus dijaga melalui penguatan sektor keuangan yang sehat dan berdaya saing.\n\n\"Pemerintah berkomitmen mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan. Karena itu, Indonesia membutuhkan sektor keuangan yang kokoh dan sehat,\" ujar Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI.\n\nPurbaya menilai reformasi sektor keuangan yang telah dimulai melalui UU P2SK harus terus dilanjutkan. Langkah tersebut penting agar sektor keuangan mampu mendukung kebutuhan pembiayaan pembangunan nasional.\n\nIa menjelaskan bahwa sektor keuangan berfungsi sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi. Melalui sektor ini, pembiayaan dapat disalurkan ke berbagai sektor produktif yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.\n\nKarena itu, pemerintah ingin memastikan bahwa sistem keuangan Indonesia tetap stabil, transparan, dan mampu bersaing di tingkat internasional.\n\nSelain menjaga stabilitas, pemerintah juga ingin memperluas inklusi keuangan. Dengan begitu, lebih banyak masyarakat dapat mengakses layanan keuangan secara aman dan mudah.\n\nPerubahan UU P2SK tidak hanya bertujuan memperkuat sektor keuangan. Revisi ini juga menjadi tindak lanjut atas putusan Mahkamah Konstitusi yang memerlukan penyesuaian sejumlah ketentuan dalam undang-undang sebelumnya.\n\nPemerintah bersama DPR kemudian melakukan pembahasan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak. Akademisi, asosiasi industri, pelaku usaha, dan masyarakat turut memberikan masukan selama proses penyusunan revisi UU tersebut.\n\nLangkah ini dilakukan agar regulasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan sektor keuangan nasional.\n\nPemerintah dan DPR menyepakati 17 substansi utama dalam revisi UU P2SK. Topik tersebut mencakup berbagai aspek penting dalam sektor keuangan.\n\nBeberapa di antaranya meliputi:\n\nPenguatan kelembagaan OJK.\nPenguatan kelembagaan Bank Indonesia.\nPenguatan kelembagaan LPS.\nEvaluasi kinerja lembaga keuangan oleh DPR.\nPengembangan perbankan syariah.\nDemutualisasi bursa efek.\nPengaturan aset kripto.\nPenanganan pinjaman daring dan perjudian daring.\nPenguatan mekanisme penyidikan sektor jasa keuangan.\nPenyelesaian piutang macet UMKM.\nPengembangan pusat finansial internasional Indonesia.\n\nMenurut pemerintah, seluruh substansi tersebut dirancang untuk memperkuat daya tahan sistem keuangan sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.\n\nPurbaya menegaskan bahwa revisi UU P2SK juga sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.\n\nMelalui penguatan sektor keuangan, pemerintah berharap investasi dapat tumbuh lebih cepat. Selain itu, pembiayaan bagi sektor produktif juga akan semakin luas.\n\nJika pembiayaan meningkat, maka pertumbuhan ekonomi dapat berjalan lebih kuat dan berkelanjutan. Dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan.\n\nPersetujuan DPR terhadap revisi UU P2SK menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia. Pemerintah berharap regulasi baru ini mampu menciptakan sistem keuangan yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing.\n\nDengan sistem keuangan yang sehat, Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk menarik investasi, meningkatkan produktivitas ekonomi, dan menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.\n\nRevisi UU P2SK juga menunjukkan komitmen pemerintah dan DPR dalam membangun sektor keuangan yang mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.(*)\n============================================================\nRead More:\n\nhttps://v-today.com/\n\nFollow Us:\n\n  / vtodaydotcom  \n  / vtodaydotcom  \n  / vtodaydotcom  \nhttps://www.threads.com/", "post_id": "ip8nTU0jtXY"}}, {"key": "vtodaydotcom", "attributes": {"label": "vtodaydotcom", "x": 118.78271186829569, "y": 427.79249414772914, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ip8nTU0jtXY", "id": "vtodaydotcom", "source": "youtube-000001", "content": "Sah! DPR Ketok Palu Revisi UU P2SK, Sistem Keuanga Baru, Kripto hingga Pinjol Jadi Sorotan\n\nJAKARTA, 4 JUNI 2026  – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI yang membahas pengambilan keputusan tingkat II terhadap revisi UU P2SK.\n\nPemerintah menyambut baik keputusan tersebut. Dalam pendapat akhir pemerintah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa revisi UU P2SK menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem keuangan nasional di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.\n\nDalam sambutannya, Purbaya menjelaskan bahwa kondisi ekonomi dunia masih dibayangi ketidakpastian. Konflik geopolitik, gangguan rantai pasok global, dan fluktuasi harga energi masih menjadi tantangan bagi banyak negara.\n\nMeski demikian, Indonesia mampu menjaga stabilitas ekonomi dengan cukup baik. Pertumbuhan ekonomi nasional tetap berada di atas rata-rata negara-negara G20 dan ASEAN. Selain itu, inflasi juga masih terkendali.\n\nMenurut Purbaya, kondisi tersebut harus dijaga melalui penguatan sektor keuangan yang sehat dan berdaya saing.\n\n\"Pemerintah berkomitmen mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan. Karena itu, Indonesia membutuhkan sektor keuangan yang kokoh dan sehat,\" ujar Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI.\n\nPurbaya menilai reformasi sektor keuangan yang telah dimulai melalui UU P2SK harus terus dilanjutkan. Langkah tersebut penting agar sektor keuangan mampu mendukung kebutuhan pembiayaan pembangunan nasional.\n\nIa menjelaskan bahwa sektor keuangan berfungsi sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi. Melalui sektor ini, pembiayaan dapat disalurkan ke berbagai sektor produktif yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.\n\nKarena itu, pemerintah ingin memastikan bahwa sistem keuangan Indonesia tetap stabil, transparan, dan mampu bersaing di tingkat internasional.\n\nSelain menjaga stabilitas, pemerintah juga ingin memperluas inklusi keuangan. Dengan begitu, lebih banyak masyarakat dapat mengakses layanan keuangan secara aman dan mudah.\n\nPerubahan UU P2SK tidak hanya bertujuan memperkuat sektor keuangan. Revisi ini juga menjadi tindak lanjut atas putusan Mahkamah Konstitusi yang memerlukan penyesuaian sejumlah ketentuan dalam undang-undang sebelumnya.\n\nPemerintah bersama DPR kemudian melakukan pembahasan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak. Akademisi, asosiasi industri, pelaku usaha, dan masyarakat turut memberikan masukan selama proses penyusunan revisi UU tersebut.\n\nLangkah ini dilakukan agar regulasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan sektor keuangan nasional.\n\nPemerintah dan DPR menyepakati 17 substansi utama dalam revisi UU P2SK. Topik tersebut mencakup berbagai aspek penting dalam sektor keuangan.\n\nBeberapa di antaranya meliputi:\n\nPenguatan kelembagaan OJK.\nPenguatan kelembagaan Bank Indonesia.\nPenguatan kelembagaan LPS.\nEvaluasi kinerja lembaga keuangan oleh DPR.\nPengembangan perbankan syariah.\nDemutualisasi bursa efek.\nPengaturan aset kripto.\nPenanganan pinjaman daring dan perjudian daring.\nPenguatan mekanisme penyidikan sektor jasa keuangan.\nPenyelesaian piutang macet UMKM.\nPengembangan pusat finansial internasional Indonesia.\n\nMenurut pemerintah, seluruh substansi tersebut dirancang untuk memperkuat daya tahan sistem keuangan sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.\n\nPurbaya menegaskan bahwa revisi UU P2SK juga sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.\n\nMelalui penguatan sektor keuangan, pemerintah berharap investasi dapat tumbuh lebih cepat. Selain itu, pembiayaan bagi sektor produktif juga akan semakin luas.\n\nJika pembiayaan meningkat, maka pertumbuhan ekonomi dapat berjalan lebih kuat dan berkelanjutan. Dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan.\n\nPersetujuan DPR terhadap revisi UU P2SK menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia. Pemerintah berharap regulasi baru ini mampu menciptakan sistem keuangan yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing.\n\nDengan sistem keuangan yang sehat, Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk menarik investasi, meningkatkan produktivitas ekonomi, dan menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.\n\nRevisi UU P2SK juga menunjukkan komitmen pemerintah dan DPR dalam membangun sektor keuangan yang mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.(*)\n============================================================\nRead More:\n\nhttps://v-today.com/\n\nFollow Us:\n\n  / vtodaydotcom  \n  / vtodaydotcom  \n  / vtodaydotcom  \nhttps://www.threads.com/", "post_id": "ip8nTU0jtXY"}}], "edges": [{"key": "akubaattuuu", "source": "akubaattuuu", "target": "penasultra_id", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "akubaattuuu", "source": "akubaattuuu", "target": "penasultra_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ddiigr", "source": "ddiigr", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ddiigr", "source": "ddiigr", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "CenbluID", "source": "CenbluID", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "keuangannews_id", "source": "keuangannews_id", "target": "Keuangan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "rakyatpembaruan", "source": "rakyatpembaruan", "target": "rakyatpembaruan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ojk_manado", "source": "ojk_manado", "target": "ojk_manado", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_manado", "source": "ojk_manado", "target": "ojk_manado", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_bengkulu", "source": "ojk_bengkulu", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_bengkulu", "source": "ojk_bengkulu", "target": "ojkbengkulu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kliksumut_com", "source": "kliksumut_com", "target": "sorotan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_banten", "source": "ojk_banten", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "1671027898", "source": "1671027898", "target": "purbayayudhi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "joeliardisunendar", "source": "joeliardisunendar", "target": "jsportfolio", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_manado", "source": "ojk_manado", "target": "ojk_manado", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_manado", "source": "ojk_manado", "target": "ojk_manado", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "swamediainc", "source": "swamediainc", "target": "swamediainc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radarcirebon", "source": "radarcirebon", "target": "radarcirebon", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rabs.clip98", "source": "rabs.clip98", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "koinsinyalixx", "source": "koinsinyalixx", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "new.berita.new13", "source": "new.berita.new13", "target": "sulis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "new.berita.new13", "source": "new.berita.new13", "target": "kontencom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "loseper_", "source": "loseper_", "target": "Kontencom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "newsclipssl", "source": "newsclipssl", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "digital.bisnis.id", "source": "digital.bisnis.id", "target": "sufmi_dasco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "keifebuns", "source": "keifebuns", "target": "BSI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "keifebuns", "source": "keifebuns", "target": "ojk_solo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "yykaaa_1", "source": "yykaaa_1", "target": "HIMAAKSI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "yykaaa_1", "source": "yykaaa_1", "target": "flovrsall", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "yykaaa_1", "source": "yykaaa_1", "target": "alifaaa114", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "yykaaa_1", "source": "yykaaa_1", "target": "fatym", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "yykaaa_1", "source": "yykaaa_1", "target": "Tina", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "yykaaa_1", "source": "yykaaa_1", "target": "febrianintan14", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "yykaaa_1", "source": "yykaaa_1", "target": "lnyannss", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "yykaaa_1", "source": "yykaaa_1", "target": "ziyannaa1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "yykaaa_1", "source": "yykaaa_1", "target": "yykaaa_1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "silviee.silviee", "source": "silviee.silviee", "target": "Otoritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "official.ifi", "source": "official.ifi", "target": "official.ifi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "official.ifi", "source": "official.ifi", "target": "official.ifi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "intinews.co", "source": "intinews.co", "target": "Otoritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "krz.clips0", "source": "krz.clips0", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "arahjakarta", "source": "arahjakarta", "target": "arahjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BandungTVNews", "source": "@BandungTVNews", "target": "bandungtvnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BandungTVNews", "source": "@BandungTVNews", "target": "bandungtventertainment", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BuletiniNews", "source": "@BuletiniNews", "target": "buletininews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SindoPodcast", "source": "@SindoPodcast", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SindoPodcast", "source": "@SindoPodcast", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SindoPodcast", "source": "@SindoPodcast", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@muhibduasembilan29", "source": "@muhibduasembilan29", "target": "muhibduasembilan29", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@LintasiNews", "source": "@LintasiNews", "target": "lintasinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@V-Today", "source": "@V-Today", "target": "vtodaydotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}