{"nodes": [{"key": "WartaKepri", "attributes": {"label": "WartaKepri", "x": 728.5983285412395, "y": 866.835109618193, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.601, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "2064663413310279915", "id": "WartaKepri", "source": "tweet-000004", "content": "Tour de Bintan 2026 Bidik 700 Pebalap Dunia, Siap Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kepri https://t.co/qKylaPBWoj lewat", "post_id": "2064663413310279915"}}, {"key": "keuangan_", "attributes": {"label": "keuangan_", "x": 880.2948074028998, "y": 783.2780502490479, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "keuangan_", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "AidilAKBAR", "x": 947.7688560162145, "y": 409.892853060817, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "AidilAKBAR", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "Ari_Ak2", "attributes": {"label": "Ari_Ak2", "x": 916.6014891282371, "y": 115.9679181648976, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2064223861881909447", "id": "Ari_Ak2", "source": "tweet-000004", "content": "Ahmad Gelar Rakor Ekonomi di Gedung DPR\n\nWakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menggelar rapat koordinasi (rakor) ekonomi strategis di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, pada Sabtu, 6 Juni 2026. Pertemuan ini dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, https://t.co/K3zHzhBdYw", "post_id": "2064223861881909447"}}, {"key": "bang_dasco", "attributes": {"label": "bang_dasco", "x": 99.22784599642742, "y": 360.6971729280509, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2064223861881909447", "id": "bang_dasco", "source": "tweet-000004", "content": "Ahmad Gelar Rakor Ekonomi di Gedung DPR\n\nWakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menggelar rapat koordinasi (rakor) ekonomi strategis di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, pada Sabtu, 6 Juni 2026. Pertemuan ini dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, https://t.co/K3zHzhBdYw", "post_id": "2064223861881909447"}}, {"key": "DKIJakarta", "attributes": {"label": "DKIJakarta", "x": 318.2344369955814, "y": 908.4132148575899, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067856607099384255", "id": "DKIJakarta", "source": "tweet-000004", "content": "Sobat Jakarta, Gubernur DKI Jakarta,  , menghadiri Konferensi Pers Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat, 19 Juni 2026. JKF didorong sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi https://t.co/svR0USdDwx", "post_id": "2067856607099384255"}}, {"key": "pramonoanung", "attributes": {"label": "pramonoanung", "x": 186.9442162855116, "y": 703.3333476068896, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067856607099384255", "id": "pramonoanung", "source": "tweet-000004", "content": "Sobat Jakarta, Gubernur DKI Jakarta,  , menghadiri Konferensi Pers Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat, 19 Juni 2026. JKF didorong sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi https://t.co/svR0USdDwx", "post_id": "2067856607099384255"}}, {"key": "infodenpasar", "attributes": {"label": "infodenpasar", "x": 77.97388699828545, "y": 108.40508359532141, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3915500735345960505_1945961331", "id": "infodenpasar", "source": "instagram-000001", "content": "Made Artana terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Bali Creative Board (BCB). Praktis, Bali kini memiliki organisasi baru yang menaungi pelaku industri ekonomi kreatif dan digital setelah memiliki Bali Tourism Board (BTB) untuk bidang pariwisata.\n\n“Organisasi yang sudah ada tetap tumbuh mandiri, tetapi sekaligus punya wadah bersama untuk memperjuangkan kepentingan sektor secara kolektif. Kalau pariwisata Bali memiliki organisasi payung yang kuat, maka ekonomi kreatif dan digital Bali juga sudah saatnya memiliki organisasi untuk memperkuat diversifikasi ekonomi Bali ke depan,” katanya.\n\nBCB dideklarasikan oleh 28 organisasi ekraf dan digital Bali di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kamis (21/5) lalu.\n\nMade Artana tercatat pernah aktif di berbagai bidang ekraf. Pada tahun 1999, mendirikan perusahaan software. Kemudian pada 2004 juga membentuk band berbahasa Bali Soband, ikut mendirikan Pramusti Bali, dan sempat menjalankan EO SomeOne Production.\n\nMade Artana juga dikenal sebagai Rektor Primakara University, kampus IT di Denpasar ini dikenal sebagai satu-satunya PTS Bali dengan seluruh prodi IT terakreditasi Unggul.\n\nSource🔎:", "post_id": "3915500735345960505_1945961331"}}, {"key": "primakara.univ", "attributes": {"label": "primakara.univ", "x": 33.517087097618806, "y": 90.87154340485581, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6176, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3915500735345960505_1945961331", "id": "primakara.univ", "source": "instagram-000001", "content": "Made Artana terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Bali Creative Board (BCB). Praktis, Bali kini memiliki organisasi baru yang menaungi pelaku industri ekonomi kreatif dan digital setelah memiliki Bali Tourism Board (BTB) untuk bidang pariwisata.\n\n“Organisasi yang sudah ada tetap tumbuh mandiri, tetapi sekaligus punya wadah bersama untuk memperjuangkan kepentingan sektor secara kolektif. Kalau pariwisata Bali memiliki organisasi payung yang kuat, maka ekonomi kreatif dan digital Bali juga sudah saatnya memiliki organisasi untuk memperkuat diversifikasi ekonomi Bali ke depan,” katanya.\n\nBCB dideklarasikan oleh 28 organisasi ekraf dan digital Bali di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kamis (21/5) lalu.\n\nMade Artana tercatat pernah aktif di berbagai bidang ekraf. Pada tahun 1999, mendirikan perusahaan software. Kemudian pada 2004 juga membentuk band berbahasa Bali Soband, ikut mendirikan Pramusti Bali, dan sempat menjalankan EO SomeOne Production.\n\nMade Artana juga dikenal sebagai Rektor Primakara University, kampus IT di Denpasar ini dikenal sebagai satu-satunya PTS Bali dengan seluruh prodi IT terakreditasi Unggul.\n\nSource🔎:", "post_id": "3915500735345960505_1945961331"}}, {"key": "bank_indonesia_aceh", "attributes": {"label": "bank_indonesia_aceh", "x": 486.60075728180993, "y": 733.1532107054675, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3916381039501646483_3098424215", "id": "bank_indonesia_aceh", "source": "instagram-000001", "content": "Hai #SobatRupiah di Aceh!\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera di Palembang:\n🥇 Yayasan Wakaf Haroen Aly -  \nJuara 1 – Lomba Program ZISWAF Unggulan\nKategori Wakaf\n🥇 Amira Vanisa -  \nJuara 1 – Modest Fashion Designer Competition\nKategori Vokasi/Pelajar\n🥇 M. Jazman -  \nJuara 1 – Lomba Konten Ekonomi Syariah\n🏅 M. Ghaficky Renku -  \nJuara Harapan 1 – Lomba Konten Ekonomi Syariah\n\nPrestasi ini adalah bukti nyata bahwa semangat ekonomi syariah di Aceh terus tumbuh dan bersinar. Semoga menjadi inspirasi bagi lebih banyak generasi untuk berkontribusi dalam memajukan ekonomi.\n\n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3916381039501646483_3098424215"}}, {"key": "yayasanwakafharoenaly", "attributes": {"label": "yayasanwakafharoenaly", "x": 641.5781606706472, "y": 822.7034692853239, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916381039501646483_3098424215", "id": "yayasanwakafharoenaly", "source": "instagram-000001", "content": "Hai #SobatRupiah di Aceh!\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera di Palembang:\n🥇 Yayasan Wakaf Haroen Aly -  \nJuara 1 – Lomba Program ZISWAF Unggulan\nKategori Wakaf\n🥇 Amira Vanisa -  \nJuara 1 – Modest Fashion Designer Competition\nKategori Vokasi/Pelajar\n🥇 M. Jazman -  \nJuara 1 – Lomba Konten Ekonomi Syariah\n🏅 M. Ghaficky Renku -  \nJuara Harapan 1 – Lomba Konten Ekonomi Syariah\n\nPrestasi ini adalah bukti nyata bahwa semangat ekonomi syariah di Aceh terus tumbuh dan bersinar. Semoga menjadi inspirasi bagi lebih banyak generasi untuk berkontribusi dalam memajukan ekonomi.\n\n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3916381039501646483_3098424215"}}, {"key": "ravanisaa_", "attributes": {"label": "ravanisaa_", "x": 343.0688193683429, "y": 722.7902813254877, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916381039501646483_3098424215", "id": "ravanisaa_", "source": "instagram-000001", "content": "Hai #SobatRupiah di Aceh!\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera di Palembang:\n🥇 Yayasan Wakaf Haroen Aly -  \nJuara 1 – Lomba Program ZISWAF Unggulan\nKategori Wakaf\n🥇 Amira Vanisa -  \nJuara 1 – Modest Fashion Designer Competition\nKategori Vokasi/Pelajar\n🥇 M. Jazman -  \nJuara 1 – Lomba Konten Ekonomi Syariah\n🏅 M. Ghaficky Renku -  \nJuara Harapan 1 – Lomba Konten Ekonomi Syariah\n\nPrestasi ini adalah bukti nyata bahwa semangat ekonomi syariah di Aceh terus tumbuh dan bersinar. Semoga menjadi inspirasi bagi lebih banyak generasi untuk berkontribusi dalam memajukan ekonomi.\n\n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3916381039501646483_3098424215"}}, {"key": "jazman_zhens", "attributes": {"label": "jazman_zhens", "x": 653.5422527599304, "y": 305.14468292619677, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916381039501646483_3098424215", "id": "jazman_zhens", "source": "instagram-000001", "content": "Hai #SobatRupiah di Aceh!\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera di Palembang:\n🥇 Yayasan Wakaf Haroen Aly -  \nJuara 1 – Lomba Program ZISWAF Unggulan\nKategori Wakaf\n🥇 Amira Vanisa -  \nJuara 1 – Modest Fashion Designer Competition\nKategori Vokasi/Pelajar\n🥇 M. Jazman -  \nJuara 1 – Lomba Konten Ekonomi Syariah\n🏅 M. Ghaficky Renku -  \nJuara Harapan 1 – Lomba Konten Ekonomi Syariah\n\nPrestasi ini adalah bukti nyata bahwa semangat ekonomi syariah di Aceh terus tumbuh dan bersinar. Semoga menjadi inspirasi bagi lebih banyak generasi untuk berkontribusi dalam memajukan ekonomi.\n\n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3916381039501646483_3098424215"}}, {"key": "broghaf", "attributes": {"label": "broghaf", "x": 812.9519928466593, "y": 589.8127370816283, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916381039501646483_3098424215", "id": "broghaf", "source": "instagram-000001", "content": "Hai #SobatRupiah di Aceh!\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera di Palembang:\n🥇 Yayasan Wakaf Haroen Aly -  \nJuara 1 – Lomba Program ZISWAF Unggulan\nKategori Wakaf\n🥇 Amira Vanisa -  \nJuara 1 – Modest Fashion Designer Competition\nKategori Vokasi/Pelajar\n🥇 M. Jazman -  \nJuara 1 – Lomba Konten Ekonomi Syariah\n🏅 M. Ghaficky Renku -  \nJuara Harapan 1 – Lomba Konten Ekonomi Syariah\n\nPrestasi ini adalah bukti nyata bahwa semangat ekonomi syariah di Aceh terus tumbuh dan bersinar. Semoga menjadi inspirasi bagi lebih banyak generasi untuk berkontribusi dalam memajukan ekonomi.\n\n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3916381039501646483_3098424215"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 754.8194708350782, "y": 597.2354488207794, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0063, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "3922645442486647091_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "BI Sumsel dan Pemkot Palembang Siap Gelar Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo Tahun 2026\n\nVIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nSejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/06/2026) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan.\n\nHingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy).\n\nDari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\n \n#digitalkitogalo7th \n#gemilangpalembangraya \n#infopalembang \n#bankindonesiasumsel \n#palembang", "post_id": "3922645442486647091_6614111699"}}, {"key": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "digitalkitogalo", "x": 47.91165945881259, "y": 490.956663050885, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.1678, "eigenvector": 0.0523, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3922645442486647091_6614111699", "id": "digitalkitogalo", "source": "instagram-000001", "content": "BI Sumsel dan Pemkot Palembang Siap Gelar Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo Tahun 2026\n\nVIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nSejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/06/2026) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan.\n\nHingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy).\n\nDari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\n \n#digitalkitogalo7th \n#gemilangpalembangraya \n#infopalembang \n#bankindonesiasumsel \n#palembang", "post_id": "3922645442486647091_6614111699"}}, {"key": "balichannelnews", "attributes": {"label": "balichannelnews", "x": 14.388524232145205, "y": 600.9824927841148, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3916766749878633231_2134259170", "id": "balichannelnews", "source": "instagram-000001", "content": "Made Artana terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Bali Creative Board (BCB), organisasi yang menaungi pelaku industri ekonomi kreatif dan digital. Praktis, Bali kini memiliki organisasi baru yang khusus menaungi ekraf setelah sebelumnya memiliki Bali Tourism Board (BTB) untuk bidang pariwisata.\n\nIa menegaskan BCB bukan dibentuk untuk menggantikan organisasi-organisasi yang sudah ada, tapi untuk memperkuatnya. \n\n“Organisasi-organisasi yang sudah ada tetap tumbuh mandiri, tetapi sekaligus punya wadah bersama untuk memperjuangkan kepentingan sektor secara kolektif. Kalau pariwisata Bali memiliki organisasi payung yang kuat, maka ekonomi kreatif dan digital Bali juga sudah saatnya memiliki organisasi untuk memperkuat diversifikasi ekonomi Bali ke depan,” katanya.\n\nBCB dideklarasikan bersama-sama oleh 28 organisasi ekraf dan digital Bali di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kamis (21/5) lalu.\n\nJika melihat rekam jejak, Made Artana tercatat pernah aktif di berbagai bidang ekonomi kreatif digital. Pada tahun 1999, mendirikan perusahaan pengembang aplikasi dan software. Kemudian pada 2004 juga membentuk band berbahasa Bali bernama Soband, ikut mendirikan Pramusti Bali, dan sempat menjalankan SomeOne Production, EO pertunjukan dan konser di Bali.\n\nNama Made Artana juga dikenal sebagai pendiri dan Rektor Primakara University. Kampus IT di Denpasar ini dikenal sebagai satu-satunya PTS Bali dengan seluruh prodi IT terakreditasi Unggul.\n\nSource🔎:", "post_id": "3916766749878633231_2134259170"}}, {"key": "pipebijatim", "attributes": {"label": "pipebijatim", "x": 702.5099718524714, "y": 399.24356365002956, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3925142534214215695_40109612150", "id": "pipebijatim", "source": "instagram-000001", "content": "UMKM adalah salah satu ruas tulang punggung perekonomian Indonesia.\n\nDalam upaya mendorong dan memperkuat UMKM, Bank Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah dan berbagai mitra strategis untuk melaksanakan program Transformasi Kewirasahaan UMKM Terpadu.\n\nKetua PIPEBI Jawa Timur, Ibu Ning Ibrahim, turut mendampingi Ibu Arumi Bachsin  selaku Ketua Dekranasda Jawa Timur dalam agenda \"Kickoff Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu untuk Penciptaan Lapangan Kerja dan Ekonomi Kerakyatan\" yang diselenggarakan pada 22 Juni 2026 di Grha Bhasvara Icchana, Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta.\n\nKarena jika UMKM kuat, ekonomi rakyat akan meningkat.\n\n#pipebijatim #bijatim", "post_id": "3925142534214215695_40109612150"}}, {"key": "arumibachsin_94", "attributes": {"label": "arumibachsin_94", "x": 785.2601287486312, "y": 81.59183949271853, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3925142534214215695_40109612150", "id": "arumibachsin_94", "source": "instagram-000001", "content": "UMKM adalah salah satu ruas tulang punggung perekonomian Indonesia.\n\nDalam upaya mendorong dan memperkuat UMKM, Bank Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah dan berbagai mitra strategis untuk melaksanakan program Transformasi Kewirasahaan UMKM Terpadu.\n\nKetua PIPEBI Jawa Timur, Ibu Ning Ibrahim, turut mendampingi Ibu Arumi Bachsin  selaku Ketua Dekranasda Jawa Timur dalam agenda \"Kickoff Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu untuk Penciptaan Lapangan Kerja dan Ekonomi Kerakyatan\" yang diselenggarakan pada 22 Juni 2026 di Grha Bhasvara Icchana, Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta.\n\nKarena jika UMKM kuat, ekonomi rakyat akan meningkat.\n\n#pipebijatim #bijatim", "post_id": "3925142534214215695_40109612150"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 469.1263558686175, "y": 202.09454764862244, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0006, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "3926167408982148173_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut ! \nDi tengah dinamika global, bagaimana Bank Indonesia memperkuat stabilitas dan mendorong perekonomian?\n.\n#SobatRupiah, di tengah dinamika global yang masih berlangsung, stabilitas menjadi kunci agar roda perekonomian terus berputar, peluang tetap tumbuh, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. \n.\nUntuk itu, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui beberapa langkah kebijakan. Mulai dari penguatan kebijakan moneter, pelonggaran makroprudensial, digitalisasi sistem pembayaran, hingga perluasan kerja sama internasional untuk menjaga stabilitas Rupiah, memperkuat sistem keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. \n.\nYuk, bagikan optimisme Sobat di kolom komentar!\n#repostfrom \n.\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3926167408982148173_3117095536"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 207.09445645553038, "y": 466.0553512415404, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4903, "eigenvector": 0.0055, "in_degree": 23, "out_degree": 0, "degree": 23}, "_id": "3926167408982148173_3117095536", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut ! \nDi tengah dinamika global, bagaimana Bank Indonesia memperkuat stabilitas dan mendorong perekonomian?\n.\n#SobatRupiah, di tengah dinamika global yang masih berlangsung, stabilitas menjadi kunci agar roda perekonomian terus berputar, peluang tetap tumbuh, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. \n.\nUntuk itu, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui beberapa langkah kebijakan. Mulai dari penguatan kebijakan moneter, pelonggaran makroprudensial, digitalisasi sistem pembayaran, hingga perluasan kerja sama internasional untuk menjaga stabilitas Rupiah, memperkuat sistem keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. \n.\nYuk, bagikan optimisme Sobat di kolom komentar!\n#repostfrom \n.\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3926167408982148173_3117095536"}}, {"key": "bank_indonesia_jabar", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jabar", "x": 258.7210994567083, "y": 619.6998412424848, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3918341178944423472_6980760863", "id": "bank_indonesia_jabar", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat Rupiah, Sampurasun!\n\nBagaimana UMKM Jawa Barat tetap tumbuh dan optimis di tengah berbagai dinamika ekonomi saat ini?\n\nDi episode perdana Podcast Braga 108, kami menghadirkan Kang Roman Muhtar, Owner Boolao () sekaligus UMKM binaan Bank Indonesia Jawa Barat. Dipandu oleh Bapak Junanto Herdiawan, obrolan ini mengupas perjalanan membangun usaha, strategi bertahan dan berkembang, hingga berbagai prestasi yang diraih oleh Boolao.\n\nDari kisah nyata pelaku usaha, kita belajar bahwa tantangan bukan alasan untuk berhenti melangkah. Dengan inovasi, adaptasi, dan semangat yang kuat, UMKM Jawa Barat terus menunjukkan optimisme dan menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.\n\nYuk, simak episode perdana Podcast Braga 108 dan dapatkan inspirasi langsung dari pelaku usaha yang telah membuktikannya hanya di Youtube Bank Indonesia Jabar!\n\n#Braga108\n#BankIndonesia\n#BIJabar\n#Boolao", "post_id": "3918341178944423472_6980760863"}}, {"key": "hi.boolao", "attributes": {"label": "hi.boolao", "x": 183.46644711878125, "y": 448.2759105663402, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3918341178944423472_6980760863", "id": "hi.boolao", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat Rupiah, Sampurasun!\n\nBagaimana UMKM Jawa Barat tetap tumbuh dan optimis di tengah berbagai dinamika ekonomi saat ini?\n\nDi episode perdana Podcast Braga 108, kami menghadirkan Kang Roman Muhtar, Owner Boolao () sekaligus UMKM binaan Bank Indonesia Jawa Barat. Dipandu oleh Bapak Junanto Herdiawan, obrolan ini mengupas perjalanan membangun usaha, strategi bertahan dan berkembang, hingga berbagai prestasi yang diraih oleh Boolao.\n\nDari kisah nyata pelaku usaha, kita belajar bahwa tantangan bukan alasan untuk berhenti melangkah. Dengan inovasi, adaptasi, dan semangat yang kuat, UMKM Jawa Barat terus menunjukkan optimisme dan menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.\n\nYuk, simak episode perdana Podcast Braga 108 dan dapatkan inspirasi langsung dari pelaku usaha yang telah membuktikannya hanya di Youtube Bank Indonesia Jabar!\n\n#Braga108\n#BankIndonesia\n#BIJabar\n#Boolao", "post_id": "3918341178944423472_6980760863"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 276.4093948968569, "y": 520.747836183144, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6541, "eigenvector": 0.0103, "in_degree": 3, "out_degree": 22, "degree": 25}, "_id": "3922625892761271077_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nSebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/6) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan. Hingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy). Dari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\nselengkapnya di https://www.sumselmedia.com/dorong-pariwisata-bi-sumsel-dan-pemerintah-kota-palembang-siap-gelar-gemilang-palembang-raya-x-digital-kito-galo-7th-tahun-2026/\n\n    \n\n#bankindonesia #palembangraya #digitalkitogalo #sumselmedia", "post_id": "3922625892761271077_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumsel", "x": 183.4590856669608, "y": 468.9079879383503, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4635, "eigenvector": 0.005, "in_degree": 12, "out_degree": 3, "degree": 15}, "_id": "3922625892761271077_56622120775", "id": "bank_indonesia_sumsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nSebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/6) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan. Hingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy). Dari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\nselengkapnya di https://www.sumselmedia.com/dorong-pariwisata-bi-sumsel-dan-pemerintah-kota-palembang-siap-gelar-gemilang-palembang-raya-x-digital-kito-galo-7th-tahun-2026/\n\n    \n\n#bankindonesia #palembangraya #digitalkitogalo #sumselmedia", "post_id": "3922625892761271077_56622120775"}}, {"key": "isnainimadani", "attributes": {"label": "isnainimadani", "x": 391.4486369402701, "y": 989.625009657003, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6541, "eigenvector": 0.0023, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922625892761271077_56622120775", "id": "isnainimadani", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nSebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/6) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan. Hingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy). Dari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\nselengkapnya di https://www.sumselmedia.com/dorong-pariwisata-bi-sumsel-dan-pemerintah-kota-palembang-siap-gelar-gemilang-palembang-raya-x-digital-kito-galo-7th-tahun-2026/\n\n    \n\n#bankindonesia #palembangraya #digitalkitogalo #sumselmedia", "post_id": "3922625892761271077_56622120775"}}, {"key": "dimasdiajengdiy", "attributes": {"label": "dimasdiajengdiy", "x": 277.4882428142551, "y": 956.1508079503776, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3914984267259886202_71096086402", "id": "dimasdiajengdiy", "source": "instagram-000001", "content": "Dimas Diajeng Jogja turut hadir dalam Pembukaan Grebeg UMKM DIY x Djawani Istimewa 2026 yang mengusung tema “Nyawiji: UMKM Mukti, Ekonomi Mumpuni.”\n\nSebuah langkah bersama untuk menguatkan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.\n\nTerima kasih kepada Bank Indonesia KPwBI DIY atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi ruang kolaborasi, apresiasi, dan penguatan ekonomi kreatif Daerah Istimewa Yogyakarta.\n\nBusana dan sanggul  \n\n#GrebegUMKMDIY2026 #DjawaniIstimewa2026 #DimasDiajengJogja #UMKMDIY #BankIndonesiaDIY", "post_id": "3914984267259886202_71096086402"}}, {"key": "dhenylistyan", "attributes": {"label": "dhenylistyan", "x": 902.1035885781437, "y": 279.91265209866543, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914984267259886202_71096086402", "id": "dhenylistyan", "source": "instagram-000001", "content": "Dimas Diajeng Jogja turut hadir dalam Pembukaan Grebeg UMKM DIY x Djawani Istimewa 2026 yang mengusung tema “Nyawiji: UMKM Mukti, Ekonomi Mumpuni.”\n\nSebuah langkah bersama untuk menguatkan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.\n\nTerima kasih kepada Bank Indonesia KPwBI DIY atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi ruang kolaborasi, apresiasi, dan penguatan ekonomi kreatif Daerah Istimewa Yogyakarta.\n\nBusana dan sanggul  \n\n#GrebegUMKMDIY2026 #DjawaniIstimewa2026 #DimasDiajengJogja #UMKMDIY #BankIndonesiaDIY", "post_id": "3914984267259886202_71096086402"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 271.8760225820284, "y": 713.4271027204867, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9425, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 14, "out_degree": 13, "degree": 27}, "_id": "3917884967892057003_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) memprakirakan aktivitas penjualan di sektor ritel akan meningkat dalam enam bulan ke depan, atau tepatnya Oktober 2026. Proyeksi kenaikan ini didorong oleh optimisme pelaku usaha dalam menyambut siklus tahunan, mulai dari periode tahun ajaran baru hingga persiapan kebutuhan menjelang Natal dan tahun baru (Nataru).\n\nOptimisme para pedagang eceran terekam kuat dalam hasil survei terbaru yang menunjukkan kecenderungan peningkatan permintaan pasar secara bertahap. Indikator utama memperlihatkan bahwa ekspektasi terhadap volume penjualan diperkirakan terus merangkak naik melebihi pencapaian di pertengahan tahun.\n\n\"Responden memperkirakan penjualan eceran pada 3 dan 6 bulan yang akan datang meningkat, hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) Juli dan Oktober 2026 yang masing-masing tercatat sebesar 138,3 dan 149,4,\" ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/2026).\n\nSecara spasial, geliat perdagangan eceran juga diprediksi akan menunjukkan tren positif di berbagai wilayah cakupan survei, termasuk kota-kota besar di luar Pulau Jawa. Kecepatan pemulihan konsumsi di tingkat daerah menjadi indikator penting bagi stabilitas ekonomi nasional secara menyeluruh.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/bi-prediksi-penjualan-eceran-meningkat-ditopang-tahun-ajaran-baru-dan-persiapan-nataru\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto:  iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #bankindonesia #eceran #tahunajaranbaru #nataru", "post_id": "3917884967892057003_3310659452"}}, {"key": "bank_indonesia_papua", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papua", "x": 261.22876582348675, "y": 158.6596862291154, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0006, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3923488667349621986_3283486457", "id": "bank_indonesia_papua", "source": "instagram-000001", "content": "BI-Rate naik 25 bps menjadi 5,75%, apa lagi langkah kebijakan BI dalam memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah?\n\n#SobatRupiah, dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Juni 2026, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan, bahwa selain memperkuat respons kebijakan, Bank Indonesia juga terus memperluas kerja sama internasional, termasuk mendorong penggunaan mata uang lokal melalui skema Local Currency Transaction (LCT).\n\nLangkah tersebut diperkuat dengan sinergi erat bersama Pemerintah, untuk menjaga keyakinan pasar terhadap resiliensi ekonomi Indonesia.\n\nYuk, ketahui informasi lengkapnya dengan simak videonya!😊\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\nRepost:", "post_id": "3923488667349621986_3283486457"}}, {"key": "isef.id", "attributes": {"label": "isef.id", "x": 680.1839344795623, "y": 807.10011761671, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6541, "eigenvector": 0.0023, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3914801432637921325_56622120775", "id": "isef.id", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\n Rangkaian penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026 resmi berakhir pada Minggu (7/6), setelah selama tiga hari menghadirkan berbagai kegiatan edukasi, pemberdayaan, kompetisi, dan syiar ekonomi syariah di Kota Palembang.\n\nMengusung tema \"Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital\", FESyar Sumatera 2026 menjadi momentum penguatan kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), serta berbagai mitra strategis dalam mendorong ekonomi dan keuangan syariah sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nDi tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah menjadi salah satu alternatif sumber pertumbuhan ekonomi yang memiliki potensi besar. Melalui penguatan halal value chain, pemberdayaan UMKM dan pondok pesantren, optimalisasi zakat dan wakaf produktif, serta pengembangan keuangan syariah yang inklusif, ekonomi syariah diharapkan mampu memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.\n\nFESyar Sumatera 2026 sendiri diselenggarakan pada 5–7 Juni 2026 di dua lokasi utama, yakni Palembang Icon Mall dan Palembang Sport and Convention Center (PSCC). \n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#bankindonesia #isef #fesyar #fesyarsumatera #sumselmedia", "post_id": "3914801432637921325_56622120775"}}, {"key": "fesyarsumatera", "attributes": {"label": "fesyarsumatera", "x": 136.48940152896105, "y": 228.606308282972, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6541, "eigenvector": 0.0023, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914801432637921325_56622120775", "id": "fesyarsumatera", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\n Rangkaian penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026 resmi berakhir pada Minggu (7/6), setelah selama tiga hari menghadirkan berbagai kegiatan edukasi, pemberdayaan, kompetisi, dan syiar ekonomi syariah di Kota Palembang.\n\nMengusung tema \"Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital\", FESyar Sumatera 2026 menjadi momentum penguatan kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), serta berbagai mitra strategis dalam mendorong ekonomi dan keuangan syariah sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nDi tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah menjadi salah satu alternatif sumber pertumbuhan ekonomi yang memiliki potensi besar. Melalui penguatan halal value chain, pemberdayaan UMKM dan pondok pesantren, optimalisasi zakat dan wakaf produktif, serta pengembangan keuangan syariah yang inklusif, ekonomi syariah diharapkan mampu memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.\n\nFESyar Sumatera 2026 sendiri diselenggarakan pada 5–7 Juni 2026 di dua lokasi utama, yakni Palembang Icon Mall dan Palembang Sport and Convention Center (PSCC). \n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#bankindonesia #isef #fesyar #fesyarsumatera #sumselmedia", "post_id": "3914801432637921325_56622120775"}}, {"key": "bpssumsel", "attributes": {"label": "bpssumsel", "x": 109.79019358586217, "y": 184.34681094967308, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6541, "eigenvector": 0.0023, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916833187422642958_56622120775", "id": "bpssumsel", "source": "instagram-000001", "content": "Sumselmedia.com, Palembang – \n\nBank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan memaparkan berbagai strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global melalui forum BERSUA (Berjejaring dan Bersinergi untuk Akselerasi) yang digelar di Kantor Perwakilan BI Sumsel, Rabu (10/6/2026).\n\nKegiatan yang diselenggarakan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan strategis, mulai dari unsur Forkopimda, instansi vertikal, perbankan hingga media massa regional.\n\nKepala Perwakilan BI Sumsel, Bambang Pramono, dalam sambutannya menyampaikan perkembangan ekonomi terkini di tingkat global, nasional maupun regional. Menurutnya, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\n\"Kami optimis dan akan all out memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter untuk mendukung upaya stabilisasi nilai tukar rupiah,\" ujar Bambang.\n\nIa menjelaskan, keputusan Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah sekaligus meningkatkan daya tarik investasi asing ke Indonesia.\n\nUntuk mendukung kebijakan tersebut, BI menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya menaikkan struktur suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) pada tenor 6, 9 dan 12 bulan guna meningkatkan imbal hasil investasi portofolio asing sehingga tetap kompetitif dibandingkan negara lain.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n  \n\n#bankindonesiasumsel #bpssumsel #birate #sumselmedia", "post_id": "3916833187422642958_56622120775"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "attributes": {"label": "disparkotadenpasar", "x": 325.7690912261907, "y": 402.06879138218596, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3917149218662492737_62948995485", "id": "disparkotadenpasar", "source": "instagram-000001", "content": "Hari Kamis,11 Juni 2026 Ibu Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar bersama Bid. Ekonomi Kreatif, menerima Audiensi Bapak Prof. Edi dari Politeknik Negeri Bali dan anggota Tim dari Fakultas FEB Unud.\nPertemuan tersebut membahas tentang awal penyusunan kajian roadmap dan rencana aksi pengembangan ekonomi kreatif Kota Denpasar. Dengan tujuan sebagai pedoman pengembangan ekonomi kreatif agar lebih terarah, terstruktur dan berkelanjutan.\n \n\n#ekonomikreatifkotadenpasar\n#dinaspariwisatakotadenpasar", "post_id": "3917149218662492737_62948995485"}}, {"key": "denpasarkota", "attributes": {"label": "denpasarkota", "x": 364.8501530151868, "y": 123.1911663240447, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3917149218662492737_62948995485", "id": "denpasarkota", "source": "instagram-000001", "content": "Hari Kamis,11 Juni 2026 Ibu Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar bersama Bid. Ekonomi Kreatif, menerima Audiensi Bapak Prof. Edi dari Politeknik Negeri Bali dan anggota Tim dari Fakultas FEB Unud.\nPertemuan tersebut membahas tentang awal penyusunan kajian roadmap dan rencana aksi pengembangan ekonomi kreatif Kota Denpasar. Dengan tujuan sebagai pedoman pengembangan ekonomi kreatif agar lebih terarah, terstruktur dan berkelanjutan.\n \n\n#ekonomikreatifkotadenpasar\n#dinaspariwisatakotadenpasar", "post_id": "3917149218662492737_62948995485"}}, {"key": "riyastitiputu", "attributes": {"label": "riyastitiputu", "x": 952.3318014400678, "y": 234.22937088905348, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3917149218662492737_62948995485", "id": "riyastitiputu", "source": "instagram-000001", "content": "Hari Kamis,11 Juni 2026 Ibu Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar bersama Bid. Ekonomi Kreatif, menerima Audiensi Bapak Prof. Edi dari Politeknik Negeri Bali dan anggota Tim dari Fakultas FEB Unud.\nPertemuan tersebut membahas tentang awal penyusunan kajian roadmap dan rencana aksi pengembangan ekonomi kreatif Kota Denpasar. Dengan tujuan sebagai pedoman pengembangan ekonomi kreatif agar lebih terarah, terstruktur dan berkelanjutan.\n \n\n#ekonomikreatifkotadenpasar\n#dinaspariwisatakotadenpasar", "post_id": "3917149218662492737_62948995485"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 274.31836778255416, "y": 129.87513998115585, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0006, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3917782204323298540_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan Bank Indonesia pada hari ini, tanggal 9 Juni 2026 memutuskan untuk kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,50%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,25%, mulai berlaku 10 Juni 2026.\n\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan Pemerintah. Kebijakan ini juga ditujukan untuk meningkatkan imbal hasil bagi daya tarik masuknya aliran masuk investasi portfolio asing ke Indonesia.\n\nSesuai Undang-undang dan praktik yang berjalan selama ini, Bank Indonesia setiap hari Selasa mengadakan RDG Mingguan untuk evaluasi pelaksanaan bauran kebijakan yang ditetapkan dalam RDG Bulanan. Dalam evaluasi sejak RDG Bulanan tanggal 19-20 Mei 2026, nilai tukar Rupiah menunjukkan perkembangan yang lebih lemah dari yang diperkirakan.\n\nDi samping disebabkan oleh gejolak global yang terus berlanjut dan tingginya permintaan valuta asing dalam negeri, pelemahan juga didorong oleh aliran keluar investasi portfolio asing dari Indonesia.\n\nSehubungan dengan itu, Bank Indonesia memandang perlu untuk menempuh langkah-langkah lanjutan guna memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dengan meningkatkan kembali imbal hasil dan sejumlah insentif lain untuk mendorong masuknya aliran investasi asing. Stabilisasi nilai tukar Rupiah dimaksud juga ditempuh agar ketahanan eksternal ekonomi Indonesia tetap terjaga dan sasaran inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap tercapai.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 5,50% di #RDG Mingguan Bank Indonesia, apa lagi langkah lanjutan yang ditempuh Bank Indonesia dalam memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3917782204323298540_13254887390"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 265.7431877463391, "y": 76.86720987301032, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9159, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 5, "degree": 10}, "_id": "3922597106336194157_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia menyalurkan insentif likuiditas makroprudensial sebesar Rp418,1 triliun hingga awal Juni 2026, dengan porsi terbesar dialokasikan kepada bank-bank BUMN untuk mendorong penyaluran kredit.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan ini bertujuan memperkuat pembiayaan ke sektor prioritas serta menjaga penyaluran kredit agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#bankindonesia #bank #bumn #bloombergtechnoz", "post_id": "3922597106336194157_51748745734"}}, {"key": "infolomba.indonesia.id", "attributes": {"label": "infolomba.indonesia.id", "x": 724.9665581789401, "y": 443.9629249466714, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0006, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3923373626024210757_22207422709", "id": "infolomba.indonesia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Panggilan untuk #SobatRupiah di seluruh pelosok Nusantara, Bank Indonesia kembali menghadirkan QRIS Jelajah Indonesia 2026! 🇮🇩\n\nYuk, ajak tim terbaikmu untuk ikut berkontribusi dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran sekaligus memperkenalkan keunikan UMKM kuliner lokal dari 46 daerah di Indonesia. Bersama QRIS, UMKM kini semakin mudah menjangkau pasar yang lebih luas lewat transaksi yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.\n\nHal ini sejalan dengan peran besar UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional yang telah menyumbang 61% PDB nasional dan mendominasi hingga 96% dari 45 juta merchant QRIS di Indonesia. Di tahun 2026 ini, yuk #BeriMakna dukung target penambahan 2 juta merchant baru sebagai wujud nyata penguatan ekonomi kerakyatan!\n\nMari perluas literasi digital dan bawa pulang gelar pemenang QRIS Jelajah Indonesia 2026!", "post_id": "3923373626024210757_22207422709"}}, {"key": "ojk_purwokerto", "attributes": {"label": "ojk_purwokerto", "x": 836.7602371852254, "y": 419.1477915010724, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7655, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3914688055341088216_3963318157", "id": "ojk_purwokerto", "source": "instagram-000001", "content": "TPAKD Kabupaten Cilacap Perkuat Sinergi Program Inklusi Keuangan Tahun 2026\n\nHalo sedulur OJK Ngapak!\n\nOJK Purwokerto menghadiri Rapat Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Cilacap yang diselenggarakan pada tanggal 4 Juni 2026.\n\nRapat tersebut membahas rencana pelaksanaan program kerja TPAKD Kabupaten Cilacap Tahun 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat serta mendorong pengembangan ekonomi daerah.\n\nMelalui sinergi antara pemerintah daerah, OJK, Bank Indonesia, lembaga jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan berbagai program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cilacap yang lebih inklusif dan berkelanjutan.\n\nYuk simak selengkapnya melalui postingan berikut 👆🏻\n\nJangan lupa follow  dan  untuk update seputar kegiatan OJK lainnya ya 🫶🏻\n\n#OJKPurwokerto #TPAKD #Banjarnegara #InklusiKeuangan #LiterasiKeuangan", "post_id": "3914688055341088216_3963318157"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 339.25181836213505, "y": 320.73755402442816, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.2161, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3914688055341088216_3963318157", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "TPAKD Kabupaten Cilacap Perkuat Sinergi Program Inklusi Keuangan Tahun 2026\n\nHalo sedulur OJK Ngapak!\n\nOJK Purwokerto menghadiri Rapat Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Cilacap yang diselenggarakan pada tanggal 4 Juni 2026.\n\nRapat tersebut membahas rencana pelaksanaan program kerja TPAKD Kabupaten Cilacap Tahun 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat serta mendorong pengembangan ekonomi daerah.\n\nMelalui sinergi antara pemerintah daerah, OJK, Bank Indonesia, lembaga jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan berbagai program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cilacap yang lebih inklusif dan berkelanjutan.\n\nYuk simak selengkapnya melalui postingan berikut 👆🏻\n\nJangan lupa follow  dan  untuk update seputar kegiatan OJK lainnya ya 🫶🏻\n\n#OJKPurwokerto #TPAKD #Banjarnegara #InklusiKeuangan #LiterasiKeuangan", "post_id": "3914688055341088216_3963318157"}}, {"key": "kemenpar.ri", "attributes": {"label": "kemenpar.ri", "x": 194.3580763875916, "y": 182.2645611206174, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 4, "degree": 5}, "_id": "3922099395092732042_2115014053", "id": "kemenpar.ri", "source": "instagram-000001", "content": "Pesta Kesenian Bali menjadi salah satu perayaan budaya terbesar yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi Pulau Dewata ✨🎭\n\nDalam kunjungan kerjanya ke Bali, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa () meninjau pelaksanaan Pesta Kesenian Bali 2026 yang menghadirkan beragam pertunjukan dan parade, sekaligus menampilkan kekhasan budaya dari berbagai daerah di Bali 💯\n\nTidak hanya menarik perhatian wisatawan nusantara, sejumlah wisatawan mancanegara juga mengaku terkesan dengan keberagaman kesenian dan warisan budaya yang ditampilkan 🙌🏻\n\nSebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN), Pesta Kesenian Bali menjadi daya tarik wisata yang mampu mendorong kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi daerah! 🇮🇩\n\nDiharapkan, event ini dapat terus memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong wisatawan jalan-jalan #DiIndonesiaAja 🥳\n\n#WonderfulIndonesia\n#DiIndonesiaAja\n#KemenparRI", "post_id": "3922099395092732042_2115014053"}}, {"key": "niluhpuspa", "attributes": {"label": "niluhpuspa", "x": 279.37929245483093, "y": 588.8580652492916, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9999, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922099395092732042_2115014053", "id": "niluhpuspa", "source": "instagram-000001", "content": "Pesta Kesenian Bali menjadi salah satu perayaan budaya terbesar yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi Pulau Dewata ✨🎭\n\nDalam kunjungan kerjanya ke Bali, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa () meninjau pelaksanaan Pesta Kesenian Bali 2026 yang menghadirkan beragam pertunjukan dan parade, sekaligus menampilkan kekhasan budaya dari berbagai daerah di Bali 💯\n\nTidak hanya menarik perhatian wisatawan nusantara, sejumlah wisatawan mancanegara juga mengaku terkesan dengan keberagaman kesenian dan warisan budaya yang ditampilkan 🙌🏻\n\nSebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN), Pesta Kesenian Bali menjadi daya tarik wisata yang mampu mendorong kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi daerah! 🇮🇩\n\nDiharapkan, event ini dapat terus memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong wisatawan jalan-jalan #DiIndonesiaAja 🥳\n\n#WonderfulIndonesia\n#DiIndonesiaAja\n#KemenparRI", "post_id": "3922099395092732042_2115014053"}}, {"key": "kabarbursacom", "attributes": {"label": "kabarbursacom", "x": 375.2971826206888, "y": 270.791880123343, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3917118927120909171_63041282472", "id": "kabarbursacom", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia resmi mengantongi kewenangan baru lewat Danantara. Di saat yang sama, sinyal \"lampu kuning\" mulai muncul dari sejumlah indikator ekonomi dan pasar keuangan.\n\nLalu, bagaimana dampaknya terhadap stabilitas ekonomi, investasi, dan arah pasar modal Indonesia ke depan?\n\nTemukan jawabannya dalam Insight Emiten Live bersama Riko Noviantoro, Research and Policy Analyst Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP), yang akan mengupas tuntas implikasi kewenangan Danantara serta berbagai tantangan ekonomi yang perlu dicermati investor.\n\n🎙 Host: Yunila Wati\n📅 Jumat, 12 Juni 2026\n⏰ Pukul 14.00 WIB\n📍 Live Streaming di YouTube \n\nJangan lewatkan diskusi mendalam mengenai kebijakan, pasar keuangan, dan prospek ekonomi Indonesia yang bisa menjadi referensi penting bagi investor dan pelaku pasar.\n\n#KabarBursa #InsightEmiten #Danantara #BankIndonesia #EkonomiIndonesia", "post_id": "3917118927120909171_63041282472"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 21.532638540571746, "y": 315.3264756273911, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6176, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3917118927120909171_63041282472", "id": "kabarbursadotcom", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia resmi mengantongi kewenangan baru lewat Danantara. Di saat yang sama, sinyal \"lampu kuning\" mulai muncul dari sejumlah indikator ekonomi dan pasar keuangan.\n\nLalu, bagaimana dampaknya terhadap stabilitas ekonomi, investasi, dan arah pasar modal Indonesia ke depan?\n\nTemukan jawabannya dalam Insight Emiten Live bersama Riko Noviantoro, Research and Policy Analyst Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP), yang akan mengupas tuntas implikasi kewenangan Danantara serta berbagai tantangan ekonomi yang perlu dicermati investor.\n\n🎙 Host: Yunila Wati\n📅 Jumat, 12 Juni 2026\n⏰ Pukul 14.00 WIB\n📍 Live Streaming di YouTube \n\nJangan lewatkan diskusi mendalam mengenai kebijakan, pasar keuangan, dan prospek ekonomi Indonesia yang bisa menjadi referensi penting bagi investor dan pelaku pasar.\n\n#KabarBursa #InsightEmiten #Danantara #BankIndonesia #EkonomiIndonesia", "post_id": "3917118927120909171_63041282472"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "attributes": {"label": "bambang.soesatyo", "x": 148.59887663300387, "y": 720.9898199587624, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 17, "degree": 17}, "_id": "3919175591236520789_1668511879", "id": "bambang.soesatyo", "source": "instagram-000001", "content": "Touring perdana PERIKHSA Riders dari Malang ke Bali membuktikan bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan keselamatan berkendara. Semangat brotherhood yang telah dibangun dalam perjalanan ini harus terus ditumbuhkembangkan,\" ujar Bamsoet, saat gala dinner dan penyematan 'Wing Riders' PERIKHSA Riders, di Black Stone Beach Bali, Sabtu malam (13/6/2026).\n\nPemilihan Bali sebagai destinasi touring memiliki makna strategis. Di tengah kondisi geopolitik global yang tidak menentu, Bali tetap menunjukkan performa kuat sebagai lokomotif pariwisata nasional. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali sepanjang tahun 2025 mencapai sekitar 6,95 juta orang atau meningkat hampir 10 persen dibanding tahun sebelumnya.\n\n\"Bali adalah wajah Indonesia di mata dunia. Ketika komunitas-komunitas otomotif nasional hadir dengan membawa pesan ketertiban, persaudaraan dan nasionalisme, maka secara tidak langsung kita ikut menjaga citra positif Indonesia sebagai negara yang aman dan berbudaya,\" jelas Bamsoet.\n\nTouring PERIKHSA Riders sangat cocok dengan program pemerintah yang mendorong penguatan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM. Kehadiran komunitas otomotif dalam berbagai destinasi wisata turut memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha lokal, mulai dari hotel, restoran, bengkel, pusat oleh-oleh, hingga pelaku UMKM yang tersebar di sepanjang jalur perjalanan. Efek berganda semacam ini menjadi salah satu alasan mengapa komunitas otomotif semakin dipandang sebagai bagian dari ekosistem ekonomi nasional.\n\n“Setiap perjalanan komunitas otomotif yang dikelola secara baik akan menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Hotel terisi, rumah makan ramai, produk UMKM terjual, dan destinasi wisata semakin dikenal. Karena itu, touring yang tertib dan bertanggung jawab memiliki nilai sosial-ekonomi yang besar,” pungkas Bamsoet.", "post_id": "3919175591236520789_1668511879"}}, {"key": "perikhsa.riders", "attributes": {"label": "perikhsa.riders", "x": 53.77610830248736, "y": 212.65454240805403, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3919175591236520789_1668511879", "id": "perikhsa.riders", "source": "instagram-000001", "content": "Touring perdana PERIKHSA Riders dari Malang ke Bali membuktikan bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan keselamatan berkendara. Semangat brotherhood yang telah dibangun dalam perjalanan ini harus terus ditumbuhkembangkan,\" ujar Bamsoet, saat gala dinner dan penyematan 'Wing Riders' PERIKHSA Riders, di Black Stone Beach Bali, Sabtu malam (13/6/2026).\n\nPemilihan Bali sebagai destinasi touring memiliki makna strategis. Di tengah kondisi geopolitik global yang tidak menentu, Bali tetap menunjukkan performa kuat sebagai lokomotif pariwisata nasional. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali sepanjang tahun 2025 mencapai sekitar 6,95 juta orang atau meningkat hampir 10 persen dibanding tahun sebelumnya.\n\n\"Bali adalah wajah Indonesia di mata dunia. Ketika komunitas-komunitas otomotif nasional hadir dengan membawa pesan ketertiban, persaudaraan dan nasionalisme, maka secara tidak langsung kita ikut menjaga citra positif Indonesia sebagai negara yang aman dan berbudaya,\" jelas Bamsoet.\n\nTouring PERIKHSA Riders sangat cocok dengan program pemerintah yang mendorong penguatan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM. Kehadiran komunitas otomotif dalam berbagai destinasi wisata turut memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha lokal, mulai dari hotel, restoran, bengkel, pusat oleh-oleh, hingga pelaku UMKM yang tersebar di sepanjang jalur perjalanan. Efek berganda semacam ini menjadi salah satu alasan mengapa komunitas otomotif semakin dipandang sebagai bagian dari ekosistem ekonomi nasional.\n\n“Setiap perjalanan komunitas otomotif yang dikelola secara baik akan menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Hotel terisi, rumah makan ramai, produk UMKM terjual, dan destinasi wisata semakin dikenal. Karena itu, touring yang tertib dan bertanggung jawab memiliki nilai sosial-ekonomi yang besar,” pungkas Bamsoet.", "post_id": "3919175591236520789_1668511879"}}, {"key": "perikhsa4x4", "attributes": {"label": "perikhsa4x4", "x": 133.68426843665193, "y": 592.1344922150046, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3919175591236520789_1668511879", "id": "perikhsa4x4", "source": "instagram-000001", "content": "Touring perdana PERIKHSA Riders dari Malang ke Bali membuktikan bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan keselamatan berkendara. Semangat brotherhood yang telah dibangun dalam perjalanan ini harus terus ditumbuhkembangkan,\" ujar Bamsoet, saat gala dinner dan penyematan 'Wing Riders' PERIKHSA Riders, di Black Stone Beach Bali, Sabtu malam (13/6/2026).\n\nPemilihan Bali sebagai destinasi touring memiliki makna strategis. Di tengah kondisi geopolitik global yang tidak menentu, Bali tetap menunjukkan performa kuat sebagai lokomotif pariwisata nasional. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali sepanjang tahun 2025 mencapai sekitar 6,95 juta orang atau meningkat hampir 10 persen dibanding tahun sebelumnya.\n\n\"Bali adalah wajah Indonesia di mata dunia. Ketika komunitas-komunitas otomotif nasional hadir dengan membawa pesan ketertiban, persaudaraan dan nasionalisme, maka secara tidak langsung kita ikut menjaga citra positif Indonesia sebagai negara yang aman dan berbudaya,\" jelas Bamsoet.\n\nTouring PERIKHSA Riders sangat cocok dengan program pemerintah yang mendorong penguatan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM. Kehadiran komunitas otomotif dalam berbagai destinasi wisata turut memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha lokal, mulai dari hotel, restoran, bengkel, pusat oleh-oleh, hingga pelaku UMKM yang tersebar di sepanjang jalur perjalanan. Efek berganda semacam ini menjadi salah satu alasan mengapa komunitas otomotif semakin dipandang sebagai bagian dari ekosistem ekonomi nasional.\n\n“Setiap perjalanan komunitas otomotif yang dikelola secara baik akan menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Hotel terisi, rumah makan ramai, produk UMKM terjual, dan destinasi wisata semakin dikenal. Karena itu, touring yang tertib dan bertanggung jawab memiliki nilai sosial-ekonomi yang besar,” pungkas Bamsoet.", "post_id": "3919175591236520789_1668511879"}}, {"key": "perikhsa.cigar", "attributes": {"label": "perikhsa.cigar", "x": 643.2439930169926, "y": 433.4545120980736, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3919175591236520789_1668511879", "id": "perikhsa.cigar", "source": "instagram-000001", "content": "Touring perdana PERIKHSA Riders dari Malang ke Bali membuktikan bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan keselamatan berkendara. Semangat brotherhood yang telah dibangun dalam perjalanan ini harus terus ditumbuhkembangkan,\" ujar Bamsoet, saat gala dinner dan penyematan 'Wing Riders' PERIKHSA Riders, di Black Stone Beach Bali, Sabtu malam (13/6/2026).\n\nPemilihan Bali sebagai destinasi touring memiliki makna strategis. Di tengah kondisi geopolitik global yang tidak menentu, Bali tetap menunjukkan performa kuat sebagai lokomotif pariwisata nasional. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali sepanjang tahun 2025 mencapai sekitar 6,95 juta orang atau meningkat hampir 10 persen dibanding tahun sebelumnya.\n\n\"Bali adalah wajah Indonesia di mata dunia. Ketika komunitas-komunitas otomotif nasional hadir dengan membawa pesan ketertiban, persaudaraan dan nasionalisme, maka secara tidak langsung kita ikut menjaga citra positif Indonesia sebagai negara yang aman dan berbudaya,\" jelas Bamsoet.\n\nTouring PERIKHSA Riders sangat cocok dengan program pemerintah yang mendorong penguatan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM. Kehadiran komunitas otomotif dalam berbagai destinasi wisata turut memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha lokal, mulai dari hotel, restoran, bengkel, pusat oleh-oleh, hingga pelaku UMKM yang tersebar di sepanjang jalur perjalanan. Efek berganda semacam ini menjadi salah satu alasan mengapa komunitas otomotif semakin dipandang sebagai bagian dari ekosistem ekonomi nasional.\n\n“Setiap perjalanan komunitas otomotif yang dikelola secara baik akan menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Hotel terisi, rumah makan ramai, produk UMKM terjual, dan destinasi wisata semakin dikenal. Karena itu, touring yang tertib dan bertanggung jawab memiliki nilai sosial-ekonomi yang besar,” pungkas Bamsoet.", "post_id": "3919175591236520789_1668511879"}}, {"key": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "infotibanjaran.id", "x": 6.7938286869839715, "y": 720.0619283101041, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922805836196036079_45016844333", "id": "infotibanjaran.id", "source": "instagram-000001", "content": "Suku bunga acuan atau rate kembali menyita perhatian publik seiring langkah Bank Indonesia (BI) menaikkannya di tengah tren pelemahan rupiah, ketidakpastian ekonomi global, dan upaya menjaga stabilitas nasional\n\nPada Selasa (9/6/2026), BI rate naik sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Pada saat yang sama, suku bunga deposit facility naik 25 basis poin menjadi 4,50% dan suku bunga lending facility meningkat 25 basis poin menjadi 6,25%.\n\nBank Indonesia menjelaskan kebijakan tersebut merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tingginya gejolak global akibat konflik di Timur Tengah.\n\nSelain itu, kebijakan ini juga bersifat preemptive untuk menjaga inflasi pada 2026 dan 2027 tetap berada dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5±1%.\n\nKenaikan suku bunga juga ditujukan untuk meningkatkan imbal hasil aset keuangan domestik sehingga dapat menarik kembali aliran investasi portofolio asing ke Indonesia.\n\nLangkah tersebut dilakukan hanya beberapa minggu setelah Bank Indonesia sebelumnya menaikkan rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% pada Mei 2026.\n\nKebijakan yang relatif agresif ini menunjukkan keseriusan bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah yang mengalami tekanan cukup besar sepanjang tahun berjalan.\n\nKenaikan BI rate selalu berimbas pada dompet masyarakat, mulai dari membengkaknya tagihan cicilan kredit dan bunga kredit pemilikan rumah (KPR), hingga potensi kenaikan bunga deposito. Perubahan-perubahan ini secara akumulatif langsung memengaruhi stabilitas kondisi keuangan rumah tangga.\n-", "post_id": "3922805836196036079_45016844333"}}, {"key": "voktis.id", "attributes": {"label": "voktis.id", "x": 991.3388419507719, "y": 211.5561431949663, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922805836196036079_45016844333", "id": "voktis.id", "source": "instagram-000001", "content": "Suku bunga acuan atau rate kembali menyita perhatian publik seiring langkah Bank Indonesia (BI) menaikkannya di tengah tren pelemahan rupiah, ketidakpastian ekonomi global, dan upaya menjaga stabilitas nasional\n\nPada Selasa (9/6/2026), BI rate naik sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Pada saat yang sama, suku bunga deposit facility naik 25 basis poin menjadi 4,50% dan suku bunga lending facility meningkat 25 basis poin menjadi 6,25%.\n\nBank Indonesia menjelaskan kebijakan tersebut merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tingginya gejolak global akibat konflik di Timur Tengah.\n\nSelain itu, kebijakan ini juga bersifat preemptive untuk menjaga inflasi pada 2026 dan 2027 tetap berada dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5±1%.\n\nKenaikan suku bunga juga ditujukan untuk meningkatkan imbal hasil aset keuangan domestik sehingga dapat menarik kembali aliran investasi portofolio asing ke Indonesia.\n\nLangkah tersebut dilakukan hanya beberapa minggu setelah Bank Indonesia sebelumnya menaikkan rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% pada Mei 2026.\n\nKebijakan yang relatif agresif ini menunjukkan keseriusan bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah yang mengalami tekanan cukup besar sepanjang tahun berjalan.\n\nKenaikan BI rate selalu berimbas pada dompet masyarakat, mulai dari membengkaknya tagihan cicilan kredit dan bunga kredit pemilikan rumah (KPR), hingga potensi kenaikan bunga deposito. Perubahan-perubahan ini secara akumulatif langsung memengaruhi stabilitas kondisi keuangan rumah tangga.\n-", "post_id": "3922805836196036079_45016844333"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 382.964950574759, "y": 629.4281417879715, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 7, "degree": 8}, "_id": "3916050623070310111_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan sebagai langkah terakhir menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang belakangan ini terus melemah. Tidak menutup kemungkinan suku bunga bisa kembali dikerek untuk mencegah depresiasi kurs yang lebih dalam.\n\nDi satu sisi, jurus kenaikan suku bunga ini dinilai bisa menahan depresiasi rupiah. Namun, di sisi lain, ada beban berupa ekonomi berbiaya tinggi dan pelemahan daya beli yang mesti ditanggung oleh sektor riil dan masyarakat.\n\nBerdasarkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Selasa (9/6/2026), BI memutuskan kembali mengerek naik suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5 persen. Pengambilan keputusan ini lebih cepat atau di luar agenda RDG yang sejatinya dijadwalkan pada 16-17 Juni 2026.\n\nGubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan keputusan menaikkan suku bunga acuan itu merupakan hasil evaluasi mingguan yang dilakukan bank sentral terhadap perkembangan ekonomi dan pasar keuangan setelah RDG sebelumnya pada periode Mei 2026.\n\n”Waktu membuat keputusan tentu ada proyeksi-proyeksi. Dalam berbagai evaluasi hari ini, kita melihat pelemahan rupiah melebihi yang kita proyeksikan dulu,” kata Perry di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Jurus Pamungkas Menahan Pelemahan\" di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#Ekonomi #Kompasid #HarianKompas #Kompas61\n#MerawatMasaDepan", "post_id": "3916050623070310111_1537212147"}}, {"key": "hariankompas.", "attributes": {"label": "hariankompas.", "x": 91.97408161291965, "y": 828.0847128226591, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.2885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "3916050623070310111_1537212147", "id": "hariankompas.", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan sebagai langkah terakhir menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang belakangan ini terus melemah. Tidak menutup kemungkinan suku bunga bisa kembali dikerek untuk mencegah depresiasi kurs yang lebih dalam.\n\nDi satu sisi, jurus kenaikan suku bunga ini dinilai bisa menahan depresiasi rupiah. Namun, di sisi lain, ada beban berupa ekonomi berbiaya tinggi dan pelemahan daya beli yang mesti ditanggung oleh sektor riil dan masyarakat.\n\nBerdasarkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Selasa (9/6/2026), BI memutuskan kembali mengerek naik suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5 persen. Pengambilan keputusan ini lebih cepat atau di luar agenda RDG yang sejatinya dijadwalkan pada 16-17 Juni 2026.\n\nGubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan keputusan menaikkan suku bunga acuan itu merupakan hasil evaluasi mingguan yang dilakukan bank sentral terhadap perkembangan ekonomi dan pasar keuangan setelah RDG sebelumnya pada periode Mei 2026.\n\n”Waktu membuat keputusan tentu ada proyeksi-proyeksi. Dalam berbagai evaluasi hari ini, kita melihat pelemahan rupiah melebihi yang kita proyeksikan dulu,” kata Perry di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Jurus Pamungkas Menahan Pelemahan\" di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#Ekonomi #Kompasid #HarianKompas #Kompas61\n#MerawatMasaDepan", "post_id": "3916050623070310111_1537212147"}}, {"key": "atnewsofficial", "attributes": {"label": "atnewsofficial", "x": 100.8778998183647, "y": 281.08854695469785, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3922228566778511992_10742745774", "id": "atnewsofficial", "source": "instagram-000001", "content": "*Harga Tanah Meroket: Prof. Palguna Ingatkan Bahaya Hilangnya Kontrol Agraria, Orang Bali Kian Terancam jadi Terasing di 'Natah' Sendiri*\n\n​Denpasar (Atnews) - Krisis agraria dan menyempitnya ruang hidup masyarakat lokal di Bali kini berada pada titik yang sangat mengkhawatirkan. \n\nHal itu terungkap dalam sebuah diskusi bedah buku “Tri Hita Bencana: Ekonomi Politik Keserakahan Manusia Bali Kontemporer” karya sosiolog I Ngurah Suryawan pada Selasa (26/5/2026).\n\nBaca artikel atnews, \"Harga Tanah Meroket: Prof. Palguna Ingatkan Bahaya Hilangnya Kontrol Agraria, Orang Bali Kian Terancam jadi Terasing di 'Natah' Sendiri\" Selengkapnya https://atnews.id/portal/news/31462/\n\nFacebook Atnews99 Instagram \n\nDownload Apps Atnews Sekarang https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ic.atnews\n\n#Atnews\n#BaliOut\n#KrisisAgraria\n#TriHitaBencana\n#EkonomiPolitik", "post_id": "3922228566778511992_10742745774"}}, {"key": "Atnewsofficial", "attributes": {"label": "Atnewsofficial", "x": 646.7309059098095, "y": 532.5104849999631, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3922228566778511992_10742745774", "id": "Atnewsofficial", "source": "instagram-000001", "content": "*Harga Tanah Meroket: Prof. Palguna Ingatkan Bahaya Hilangnya Kontrol Agraria, Orang Bali Kian Terancam jadi Terasing di 'Natah' Sendiri*\n\n​Denpasar (Atnews) - Krisis agraria dan menyempitnya ruang hidup masyarakat lokal di Bali kini berada pada titik yang sangat mengkhawatirkan. \n\nHal itu terungkap dalam sebuah diskusi bedah buku “Tri Hita Bencana: Ekonomi Politik Keserakahan Manusia Bali Kontemporer” karya sosiolog I Ngurah Suryawan pada Selasa (26/5/2026).\n\nBaca artikel atnews, \"Harga Tanah Meroket: Prof. Palguna Ingatkan Bahaya Hilangnya Kontrol Agraria, Orang Bali Kian Terancam jadi Terasing di 'Natah' Sendiri\" Selengkapnya https://atnews.id/portal/news/31462/\n\nFacebook Atnews99 Instagram \n\nDownload Apps Atnews Sekarang https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ic.atnews\n\n#Atnews\n#BaliOut\n#KrisisAgraria\n#TriHitaBencana\n#EkonomiPolitik", "post_id": "3922228566778511992_10742745774"}}, {"key": "disparbadung", "attributes": {"label": "disparbadung", "x": 0.3333338043239875, "y": 754.5684478960492, "size": 7.54, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 46.0864, "in_degree": 0, "out_degree": 31, "degree": 31}, "_id": "3916862418547079567_21817769614", "id": "disparbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, JF Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Badung menghadiri kegiatan Diseminasi Hak Cipta dan Pendampingan Pengajuan Permohonan Kekayaan Intelektual di Wilayah Tahun 2026 yang bertempat di Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai penegakan hukum hak cipta, khususnya terkait penggunaan lagu dan/atau musik serta kepatuhan pembayaran royalti di sektor usaha dan layanan publik bersifat komersial.\n\nMengusung tema “Penguatan Penegakan Hukum Hak Cipta terhadap Kepatuhan Royalti dalam Penggunaan Lagu dan/atau Musik pada Layanan Publik Bersifat Komersial bagi Pelaku Usaha di Provinsi Bali”, kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), serta Polda Bali yang membahas regulasi hak cipta, mekanisme lisensi satu pintu, kepatuhan pembayaran royalti, hingga peran aparat penegak hukum dalam perlindungan hak cipta.\n\nKegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, perangkat daerah bidang pariwisata, koperasi dan UMKM, badan riset dan inovasi daerah, perguruan tinggi, asosiasi pariwisata, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan terkait dari seluruh Bali.\n\nMelalui partisipasi dalam kegiatan ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung mendukung peningkatan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai salah satu fondasi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan, inovatif, serta berdaya saing.", "post_id": "3916862418547079567_21817769614"}}, {"key": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "iwayanadiarnawa", "x": 385.9003142593597, "y": 829.100315399462, "size": 9.37, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0746, "eigenvector": 64.7371, "in_degree": 21, "out_degree": 0, "degree": 21}, "_id": "3916862418547079567_21817769614", "id": "iwayanadiarnawa", "source": "instagram-000001", "content": "Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, JF Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Badung menghadiri kegiatan Diseminasi Hak Cipta dan Pendampingan Pengajuan Permohonan Kekayaan Intelektual di Wilayah Tahun 2026 yang bertempat di Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai penegakan hukum hak cipta, khususnya terkait penggunaan lagu dan/atau musik serta kepatuhan pembayaran royalti di sektor usaha dan layanan publik bersifat komersial.\n\nMengusung tema “Penguatan Penegakan Hukum Hak Cipta terhadap Kepatuhan Royalti dalam Penggunaan Lagu dan/atau Musik pada Layanan Publik Bersifat Komersial bagi Pelaku Usaha di Provinsi Bali”, kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), serta Polda Bali yang membahas regulasi hak cipta, mekanisme lisensi satu pintu, kepatuhan pembayaran royalti, hingga peran aparat penegak hukum dalam perlindungan hak cipta.\n\nKegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, perangkat daerah bidang pariwisata, koperasi dan UMKM, badan riset dan inovasi daerah, perguruan tinggi, asosiasi pariwisata, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan terkait dari seluruh Bali.\n\nMelalui partisipasi dalam kegiatan ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung mendukung peningkatan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai salah satu fondasi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan, inovatif, serta berdaya saing.", "post_id": "3916862418547079567_21817769614"}}, {"key": "gus.bota", "attributes": {"label": "gus.bota", "x": 697.6018943892296, "y": 937.0330968452082, "size": 9.37, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0746, "eigenvector": 64.7371, "in_degree": 21, "out_degree": 0, "degree": 21}, "_id": "3916862418547079567_21817769614", "id": "gus.bota", "source": "instagram-000001", "content": "Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, JF Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Badung menghadiri kegiatan Diseminasi Hak Cipta dan Pendampingan Pengajuan Permohonan Kekayaan Intelektual di Wilayah Tahun 2026 yang bertempat di Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai penegakan hukum hak cipta, khususnya terkait penggunaan lagu dan/atau musik serta kepatuhan pembayaran royalti di sektor usaha dan layanan publik bersifat komersial.\n\nMengusung tema “Penguatan Penegakan Hukum Hak Cipta terhadap Kepatuhan Royalti dalam Penggunaan Lagu dan/atau Musik pada Layanan Publik Bersifat Komersial bagi Pelaku Usaha di Provinsi Bali”, kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), serta Polda Bali yang membahas regulasi hak cipta, mekanisme lisensi satu pintu, kepatuhan pembayaran royalti, hingga peran aparat penegak hukum dalam perlindungan hak cipta.\n\nKegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, perangkat daerah bidang pariwisata, koperasi dan UMKM, badan riset dan inovasi daerah, perguruan tinggi, asosiasi pariwisata, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan terkait dari seluruh Bali.\n\nMelalui partisipasi dalam kegiatan ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung mendukung peningkatan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai salah satu fondasi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan, inovatif, serta berdaya saing.", "post_id": "3916862418547079567_21817769614"}}, {"key": "surya.suamba", "attributes": {"label": "surya.suamba", "x": 219.8120974592005, "y": 131.95639757866863, "size": 9.37, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0746, "eigenvector": 64.7371, "in_degree": 21, "out_degree": 0, "degree": 21}, "_id": "3916862418547079567_21817769614", "id": "surya.suamba", "source": "instagram-000001", "content": "Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, JF Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Badung menghadiri kegiatan Diseminasi Hak Cipta dan Pendampingan Pengajuan Permohonan Kekayaan Intelektual di Wilayah Tahun 2026 yang bertempat di Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai penegakan hukum hak cipta, khususnya terkait penggunaan lagu dan/atau musik serta kepatuhan pembayaran royalti di sektor usaha dan layanan publik bersifat komersial.\n\nMengusung tema “Penguatan Penegakan Hukum Hak Cipta terhadap Kepatuhan Royalti dalam Penggunaan Lagu dan/atau Musik pada Layanan Publik Bersifat Komersial bagi Pelaku Usaha di Provinsi Bali”, kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), serta Polda Bali yang membahas regulasi hak cipta, mekanisme lisensi satu pintu, kepatuhan pembayaran royalti, hingga peran aparat penegak hukum dalam perlindungan hak cipta.\n\nKegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, perangkat daerah bidang pariwisata, koperasi dan UMKM, badan riset dan inovasi daerah, perguruan tinggi, asosiasi pariwisata, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan terkait dari seluruh Bali.\n\nMelalui partisipasi dalam kegiatan ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung mendukung peningkatan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai salah satu fondasi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan, inovatif, serta berdaya saing.", "post_id": "3916862418547079567_21817769614"}}, {"key": "putri_mas", "attributes": {"label": "putri_mas", "x": 523.2537293876658, "y": 33.35158093724222, "size": 3.68, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6338, "eigenvector": 6.9031, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3916862418547079567_21817769614", "id": "putri_mas", "source": "instagram-000001", "content": "Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, JF Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Badung menghadiri kegiatan Diseminasi Hak Cipta dan Pendampingan Pengajuan Permohonan Kekayaan Intelektual di Wilayah Tahun 2026 yang bertempat di Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai penegakan hukum hak cipta, khususnya terkait penggunaan lagu dan/atau musik serta kepatuhan pembayaran royalti di sektor usaha dan layanan publik bersifat komersial.\n\nMengusung tema “Penguatan Penegakan Hukum Hak Cipta terhadap Kepatuhan Royalti dalam Penggunaan Lagu dan/atau Musik pada Layanan Publik Bersifat Komersial bagi Pelaku Usaha di Provinsi Bali”, kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), serta Polda Bali yang membahas regulasi hak cipta, mekanisme lisensi satu pintu, kepatuhan pembayaran royalti, hingga peran aparat penegak hukum dalam perlindungan hak cipta.\n\nKegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, perangkat daerah bidang pariwisata, koperasi dan UMKM, badan riset dan inovasi daerah, perguruan tinggi, asosiasi pariwisata, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan terkait dari seluruh Bali.\n\nMelalui partisipasi dalam kegiatan ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung mendukung peningkatan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai salah satu fondasi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan, inovatif, serta berdaya saing.", "post_id": "3916862418547079567_21817769614"}}, {"key": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "pemkabbadung", "x": 870.0369191622545, "y": 966.0211590324549, "size": 12.13, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9939, "eigenvector": 92.7585, "in_degree": 16, "out_degree": 21, "degree": 37}, "_id": "3916862418547079567_21817769614", "id": "pemkabbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, JF Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Badung menghadiri kegiatan Diseminasi Hak Cipta dan Pendampingan Pengajuan Permohonan Kekayaan Intelektual di Wilayah Tahun 2026 yang bertempat di Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai penegakan hukum hak cipta, khususnya terkait penggunaan lagu dan/atau musik serta kepatuhan pembayaran royalti di sektor usaha dan layanan publik bersifat komersial.\n\nMengusung tema “Penguatan Penegakan Hukum Hak Cipta terhadap Kepatuhan Royalti dalam Penggunaan Lagu dan/atau Musik pada Layanan Publik Bersifat Komersial bagi Pelaku Usaha di Provinsi Bali”, kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), serta Polda Bali yang membahas regulasi hak cipta, mekanisme lisensi satu pintu, kepatuhan pembayaran royalti, hingga peran aparat penegak hukum dalam perlindungan hak cipta.\n\nKegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, perangkat daerah bidang pariwisata, koperasi dan UMKM, badan riset dan inovasi daerah, perguruan tinggi, asosiasi pariwisata, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan terkait dari seluruh Bali.\n\nMelalui partisipasi dalam kegiatan ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung mendukung peningkatan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai salah satu fondasi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan, inovatif, serta berdaya saing.", "post_id": "3916862418547079567_21817769614"}}, {"key": "info_sentani", "attributes": {"label": "info_sentani", "x": 93.50665495352617, "y": 69.46675952269243, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3916069468128877250_36429742551", "id": "info_sentani", "source": "instagram-000001", "content": "📢 [PAPEDANOMICS 2026]\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat  bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Papua (FEB UNIPA) serta Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Papua Barat kembali menyelenggarakan Pekan Perekonomian Papua Barat (Papedanomics) 2026.\n\nMengangkat tema \"Hilirisasi sebagai Akselerator Transformasi Perekonomian Papua serta Penopang Stabilitas Inflasi Daerah\", Papedanomics 2026 menjadi wadah kolaborasi bagi akademisi, praktisi, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menghasilkan gagasan serta rekomendasi dalam mendorong pembangunan ekonomi Papua yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.\n\n📝 Salah satu rangkaian utama Papedanomics 2026 adalah Lomba Karya Tulis Rekomendatif (LKTR) yang terbuka untuk:\n✅ Kategori Umum\n✅ Kategori Mahasiswa Umum\n✅ Kategori Mahasiswa Papua\n(Peserta dapat mengikuti lomba secara individu maupun kelompok, maksimal 3 orang)\n\nMelalui LKTR, peserta diajak untuk menuangkan ide, analisis, dan rekomendasi terbaik terkait penguatan hilirisasi dalam mendukung transformasi ekonomi dan stabilitas inflasi di Papua.\n\n🏆 Total hadiah puluhan juta rupiah!\n\n📌 Informasi dan pendaftaran:\n📸 Scan QR Code yang tertera pada poster di atas, atau\n🔗 Kunjungi https://papedanomics.com/lomba-makalah/#daftar (bisa juga klik link di bio profil kami)\n\n📞 Contact Person:\n• Reynaldo – 0813-1357-9429\n• Enggar – 0813-8338-3305\n• Torkis – 0813-9319-2232\n\nMari berkontribusi untuk masa depan Papua melalui karya dan gagasan terbaikmu! ✨\n\n#Papedanomics2026\n#LKTR2026\n#HilirisasiPapua\n#TransformasiEkonomiPapua", "post_id": "3916069468128877250_36429742551"}}, {"key": "disparbali", "attributes": {"label": "disparbali", "x": 230.28904819241092, "y": 857.431316553799, "size": 3.68, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6338, "eigenvector": 6.9031, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3917599158018759038_21817769614", "id": "disparbali", "source": "instagram-000001", "content": "Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata didampingi JF Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Bidang Pemasaran Pariwisata menghadiri Rapat Koordinasi Dinas Pariwisata se-Bali yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bali di Ruang Rapat Etna, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kamis (11/6/2026).\n\nRapat koordinasi mengusung tema “Sinkronisasi Program Kepariwisataan Berbasis Budaya, Berkualitas dan Bermartabat” sebagai upaya menyelaraskan program dan kebijakan pembangunan pariwisata antara Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali guna mewujudkan pariwisata Bali yang berkelanjutan, berkualitas, dan berlandaskan nilai-nilai budaya Bali.\n\nKegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali yang sekaligus menyampaikan paparan mengenai sinkronisasi program kepariwisataan berbasis budaya, berkualitas dan bermartabat, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama seluruh peserta.\n\nRapat koordinasi ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota se-Bali atau perwakilannya, Kelompok Ahli Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali Bidang Pariwisata, serta Sekretaris, para Kepala Bidang, JF AKEK Ahli Madya, dan Tim Kerja di lingkungan Dinas Pariwisata Provinsi Bali.\n\nMelalui forum ini diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mendukung pembangunan sektor pariwisata Bali yang berdaya saing, berkualitas, dan tetap berakar pada budaya lokal.", "post_id": "3917599158018759038_21817769614"}}, {"key": "idntimes.video", "attributes": {"label": "idntimes.video", "x": 825.3811058659339, "y": 313.86864566222175, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 36, "degree": 36}, "_id": "3915582917601818136_2089700769", "id": "idntimes.video", "source": "instagram-000001", "content": "BI-Rate Tiba-Tiba Naik, Bos BI: Pelemahan Rupiah Melebihi Proyeksi\n\nGubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo membeberkan alasan kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen.\n\nPerry mengatakan, kenaikan itu dilatarbelakangi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih dalam, melebihi proyeksi BI.\n\n“Dengan berbagai evaluasi, hari ini kita melihat, lho kok pelemahan rupiah melebih yang kita proyeksikan dulu,” ucap Perry usai menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Jakarta, Selasa (9/6/2026).\n\nSebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 14.55 WIB, nilai tukar rupiah melemah 129 poin atau 0,71 persen ke Rp18.058,5 per dolar AS. \n\nBI Rate sendiri biasanya mengalami penyesuaian usai BI menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan. Terakhir, RDG bulanan digelar pada 20 Mei 2026, di mana BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen.\n\nDengan keputusan itu, BI berharap nilai tukar rupiah bisa stabil, bahkan menguat. Selain itu, kenaikan BI Rate itu diharapkan bisa menarik investasi asing, mengingat belakangan terjadi arus modal keluar (outflow) dari investor asing.\n\n“Sekaligus kenaikan BI Rate ini untuk menarik masuknya investasi portfolio asing. Karena sejak April-Mei itu SBN-SRBI ini kok ada outflow,” tutur Perry.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3915582917601818136_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 372.5137558627476, "y": 936.0189465365439, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3915582917601818136_2089700769", "id": "IDNTimes", "source": "instagram-000001", "content": "BI-Rate Tiba-Tiba Naik, Bos BI: Pelemahan Rupiah Melebihi Proyeksi\n\nGubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo membeberkan alasan kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen.\n\nPerry mengatakan, kenaikan itu dilatarbelakangi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih dalam, melebihi proyeksi BI.\n\n“Dengan berbagai evaluasi, hari ini kita melihat, lho kok pelemahan rupiah melebih yang kita proyeksikan dulu,” ucap Perry usai menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Jakarta, Selasa (9/6/2026).\n\nSebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 14.55 WIB, nilai tukar rupiah melemah 129 poin atau 0,71 persen ke Rp18.058,5 per dolar AS. \n\nBI Rate sendiri biasanya mengalami penyesuaian usai BI menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan. Terakhir, RDG bulanan digelar pada 20 Mei 2026, di mana BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen.\n\nDengan keputusan itu, BI berharap nilai tukar rupiah bisa stabil, bahkan menguat. Selain itu, kenaikan BI Rate itu diharapkan bisa menarik investasi asing, mengingat belakangan terjadi arus modal keluar (outflow) dari investor asing.\n\n“Sekaligus kenaikan BI Rate ini untuk menarik masuknya investasi portfolio asing. Karena sejak April-Mei itu SBN-SRBI ini kok ada outflow,” tutur Perry.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3915582917601818136_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 270.8567511241936, "y": 211.54652284153585, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3915582917601818136_2089700769", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "instagram-000001", "content": "BI-Rate Tiba-Tiba Naik, Bos BI: Pelemahan Rupiah Melebihi Proyeksi\n\nGubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo membeberkan alasan kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen.\n\nPerry mengatakan, kenaikan itu dilatarbelakangi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih dalam, melebihi proyeksi BI.\n\n“Dengan berbagai evaluasi, hari ini kita melihat, lho kok pelemahan rupiah melebih yang kita proyeksikan dulu,” ucap Perry usai menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Jakarta, Selasa (9/6/2026).\n\nSebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 14.55 WIB, nilai tukar rupiah melemah 129 poin atau 0,71 persen ke Rp18.058,5 per dolar AS. \n\nBI Rate sendiri biasanya mengalami penyesuaian usai BI menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan. Terakhir, RDG bulanan digelar pada 20 Mei 2026, di mana BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen.\n\nDengan keputusan itu, BI berharap nilai tukar rupiah bisa stabil, bahkan menguat. Selain itu, kenaikan BI Rate itu diharapkan bisa menarik investasi asing, mengingat belakangan terjadi arus modal keluar (outflow) dari investor asing.\n\n“Sekaligus kenaikan BI Rate ini untuk menarik masuknya investasi portfolio asing. Karena sejak April-Mei itu SBN-SRBI ini kok ada outflow,” tutur Perry.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3915582917601818136_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 889.359685259277, "y": 679.6953015011527, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3915582917601818136_2089700769", "id": "IDNTimes.Community", "source": "instagram-000001", "content": "BI-Rate Tiba-Tiba Naik, Bos BI: Pelemahan Rupiah Melebihi Proyeksi\n\nGubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo membeberkan alasan kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen.\n\nPerry mengatakan, kenaikan itu dilatarbelakangi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih dalam, melebihi proyeksi BI.\n\n“Dengan berbagai evaluasi, hari ini kita melihat, lho kok pelemahan rupiah melebih yang kita proyeksikan dulu,” ucap Perry usai menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Jakarta, Selasa (9/6/2026).\n\nSebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 14.55 WIB, nilai tukar rupiah melemah 129 poin atau 0,71 persen ke Rp18.058,5 per dolar AS. \n\nBI Rate sendiri biasanya mengalami penyesuaian usai BI menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan. Terakhir, RDG bulanan digelar pada 20 Mei 2026, di mana BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen.\n\nDengan keputusan itu, BI berharap nilai tukar rupiah bisa stabil, bahkan menguat. Selain itu, kenaikan BI Rate itu diharapkan bisa menarik investasi asing, mengingat belakangan terjadi arus modal keluar (outflow) dari investor asing.\n\n“Sekaligus kenaikan BI Rate ini untuk menarik masuknya investasi portfolio asing. Karena sejak April-Mei itu SBN-SRBI ini kok ada outflow,” tutur Perry.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3915582917601818136_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 808.7389253123512, "y": 514.7781777019127, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3915582917601818136_2089700769", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "instagram-000001", "content": "BI-Rate Tiba-Tiba Naik, Bos BI: Pelemahan Rupiah Melebihi Proyeksi\n\nGubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo membeberkan alasan kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen.\n\nPerry mengatakan, kenaikan itu dilatarbelakangi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih dalam, melebihi proyeksi BI.\n\n“Dengan berbagai evaluasi, hari ini kita melihat, lho kok pelemahan rupiah melebih yang kita proyeksikan dulu,” ucap Perry usai menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Jakarta, Selasa (9/6/2026).\n\nSebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 14.55 WIB, nilai tukar rupiah melemah 129 poin atau 0,71 persen ke Rp18.058,5 per dolar AS. \n\nBI Rate sendiri biasanya mengalami penyesuaian usai BI menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan. Terakhir, RDG bulanan digelar pada 20 Mei 2026, di mana BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen.\n\nDengan keputusan itu, BI berharap nilai tukar rupiah bisa stabil, bahkan menguat. Selain itu, kenaikan BI Rate itu diharapkan bisa menarik investasi asing, mengingat belakangan terjadi arus modal keluar (outflow) dari investor asing.\n\n“Sekaligus kenaikan BI Rate ini untuk menarik masuknya investasi portfolio asing. Karena sejak April-Mei itu SBN-SRBI ini kok ada outflow,” tutur Perry.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3915582917601818136_2089700769"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 785.6984710515018, "y": 75.43507770231083, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3915582917601818136_2089700769", "id": "Duniaku_com", "source": "instagram-000001", "content": "BI-Rate Tiba-Tiba Naik, Bos BI: Pelemahan Rupiah Melebihi Proyeksi\n\nGubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo membeberkan alasan kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen.\n\nPerry mengatakan, kenaikan itu dilatarbelakangi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih dalam, melebihi proyeksi BI.\n\n“Dengan berbagai evaluasi, hari ini kita melihat, lho kok pelemahan rupiah melebih yang kita proyeksikan dulu,” ucap Perry usai menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Jakarta, Selasa (9/6/2026).\n\nSebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 14.55 WIB, nilai tukar rupiah melemah 129 poin atau 0,71 persen ke Rp18.058,5 per dolar AS. \n\nBI Rate sendiri biasanya mengalami penyesuaian usai BI menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan. Terakhir, RDG bulanan digelar pada 20 Mei 2026, di mana BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen.\n\nDengan keputusan itu, BI berharap nilai tukar rupiah bisa stabil, bahkan menguat. Selain itu, kenaikan BI Rate itu diharapkan bisa menarik investasi asing, mengingat belakangan terjadi arus modal keluar (outflow) dari investor asing.\n\n“Sekaligus kenaikan BI Rate ini untuk menarik masuknya investasi portfolio asing. Karena sejak April-Mei itu SBN-SRBI ini kok ada outflow,” tutur Perry.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3915582917601818136_2089700769"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 856.3353492221235, "y": 471.79937022128547, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3915582917601818136_2089700769", "id": "Popbela_com", "source": "instagram-000001", "content": "BI-Rate Tiba-Tiba Naik, Bos BI: Pelemahan Rupiah Melebihi Proyeksi\n\nGubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo membeberkan alasan kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen.\n\nPerry mengatakan, kenaikan itu dilatarbelakangi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih dalam, melebihi proyeksi BI.\n\n“Dengan berbagai evaluasi, hari ini kita melihat, lho kok pelemahan rupiah melebih yang kita proyeksikan dulu,” ucap Perry usai menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Jakarta, Selasa (9/6/2026).\n\nSebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 14.55 WIB, nilai tukar rupiah melemah 129 poin atau 0,71 persen ke Rp18.058,5 per dolar AS. \n\nBI Rate sendiri biasanya mengalami penyesuaian usai BI menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan. Terakhir, RDG bulanan digelar pada 20 Mei 2026, di mana BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen.\n\nDengan keputusan itu, BI berharap nilai tukar rupiah bisa stabil, bahkan menguat. Selain itu, kenaikan BI Rate itu diharapkan bisa menarik investasi asing, mengingat belakangan terjadi arus modal keluar (outflow) dari investor asing.\n\n“Sekaligus kenaikan BI Rate ini untuk menarik masuknya investasi portfolio asing. Karena sejak April-Mei itu SBN-SRBI ini kok ada outflow,” tutur Perry.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3915582917601818136_2089700769"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 291.5402096999276, "y": 132.63947547575182, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3915582917601818136_2089700769", "id": "Popbela.Beauty", "source": "instagram-000001", "content": "BI-Rate Tiba-Tiba Naik, Bos BI: Pelemahan Rupiah Melebihi Proyeksi\n\nGubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo membeberkan alasan kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen.\n\nPerry mengatakan, kenaikan itu dilatarbelakangi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih dalam, melebihi proyeksi BI.\n\n“Dengan berbagai evaluasi, hari ini kita melihat, lho kok pelemahan rupiah melebih yang kita proyeksikan dulu,” ucap Perry usai menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Jakarta, Selasa (9/6/2026).\n\nSebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 14.55 WIB, nilai tukar rupiah melemah 129 poin atau 0,71 persen ke Rp18.058,5 per dolar AS. \n\nBI Rate sendiri biasanya mengalami penyesuaian usai BI menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan. Terakhir, RDG bulanan digelar pada 20 Mei 2026, di mana BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen.\n\nDengan keputusan itu, BI berharap nilai tukar rupiah bisa stabil, bahkan menguat. Selain itu, kenaikan BI Rate itu diharapkan bisa menarik investasi asing, mengingat belakangan terjadi arus modal keluar (outflow) dari investor asing.\n\n“Sekaligus kenaikan BI Rate ini untuk menarik masuknya investasi portfolio asing. Karena sejak April-Mei itu SBN-SRBI ini kok ada outflow,” tutur Perry.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3915582917601818136_2089700769"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 21.644167642540403, "y": 369.18823574041926, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3915582917601818136_2089700769", "id": "Popmama_com", "source": "instagram-000001", "content": "BI-Rate Tiba-Tiba Naik, Bos BI: Pelemahan Rupiah Melebihi Proyeksi\n\nGubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo membeberkan alasan kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen.\n\nPerry mengatakan, kenaikan itu dilatarbelakangi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih dalam, melebihi proyeksi BI.\n\n“Dengan berbagai evaluasi, hari ini kita melihat, lho kok pelemahan rupiah melebih yang kita proyeksikan dulu,” ucap Perry usai menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Jakarta, Selasa (9/6/2026).\n\nSebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 14.55 WIB, nilai tukar rupiah melemah 129 poin atau 0,71 persen ke Rp18.058,5 per dolar AS. \n\nBI Rate sendiri biasanya mengalami penyesuaian usai BI menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan. Terakhir, RDG bulanan digelar pada 20 Mei 2026, di mana BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen.\n\nDengan keputusan itu, BI berharap nilai tukar rupiah bisa stabil, bahkan menguat. Selain itu, kenaikan BI Rate itu diharapkan bisa menarik investasi asing, mengingat belakangan terjadi arus modal keluar (outflow) dari investor asing.\n\n“Sekaligus kenaikan BI Rate ini untuk menarik masuknya investasi portfolio asing. Karena sejak April-Mei itu SBN-SRBI ini kok ada outflow,” tutur Perry.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3915582917601818136_2089700769"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 171.36323481400862, "y": 640.78352001246, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3915582917601818136_2089700769", "id": "Yummy.idn", "source": "instagram-000001", "content": "BI-Rate Tiba-Tiba Naik, Bos BI: Pelemahan Rupiah Melebihi Proyeksi\n\nGubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo membeberkan alasan kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen.\n\nPerry mengatakan, kenaikan itu dilatarbelakangi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih dalam, melebihi proyeksi BI.\n\n“Dengan berbagai evaluasi, hari ini kita melihat, lho kok pelemahan rupiah melebih yang kita proyeksikan dulu,” ucap Perry usai menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Jakarta, Selasa (9/6/2026).\n\nSebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 14.55 WIB, nilai tukar rupiah melemah 129 poin atau 0,71 persen ke Rp18.058,5 per dolar AS. \n\nBI Rate sendiri biasanya mengalami penyesuaian usai BI menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan. Terakhir, RDG bulanan digelar pada 20 Mei 2026, di mana BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen.\n\nDengan keputusan itu, BI berharap nilai tukar rupiah bisa stabil, bahkan menguat. Selain itu, kenaikan BI Rate itu diharapkan bisa menarik investasi asing, mengingat belakangan terjadi arus modal keluar (outflow) dari investor asing.\n\n“Sekaligus kenaikan BI Rate ini untuk menarik masuknya investasi portfolio asing. Karena sejak April-Mei itu SBN-SRBI ini kok ada outflow,” tutur Perry.\n\nVideo Editor: Rendy Anwar\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #DiversityIsBeautiful #Trending.", "post_id": "3915582917601818136_2089700769"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 473.4629183315121, "y": 748.8256881125114, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0873, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 12, "out_degree": 0, "degree": 12}, "_id": "3920037428182469929_3310659452", "id": "prast_ulrich", "source": "instagram-000001", "content": "Panitia Kerja (Panja) Komisi XI DPR dan pemerintah resmi menyepakati asumsi dasar ekonomi makro untuk target pertumbuhan ekonomi tahun 2027 pada kisaran 5,8% hingga 6,5%. \n\nKesepakatan ini menjadi landasan utama dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Wakil Ketua Komisi XI DPR Hanif Dhakiri menyampaikan bahwa penetapan angka pertumbuhan tersebut telah melalui proses pembahasan dan pendalaman secara komprehensif bersama Kementerian Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu (10/6/2026).\n\nGuna merealisasikan target ekonomi di rentang 5,8%–6,5%, DPR dan pemerintah menyepakati sejumlah strategi dari sisi pengeluaran. Kinerja investasi dan ekspor diproyeksikan bakal menjadi motor penggerak dengan target pertumbuhan yang agresif.\n\nSaksikan pembahasan selengkapnya dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo  , Senin 15 Juni 2026, pukul 21.00 - 21.30 WIB. LIVE di IDX Channel (Indihome Ch 119, MNC VISION Ch 100, MNC PLAY Ch 128 HD, First Media Ch 389, K-VISION Ch 129, OXYGEN Ch 137 dan MY REPUBLIK Ch 576). Saksikan juga LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS  store.\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #marketreview #pertumbuhanekonomi #ekonomiri", "post_id": "3920037428182469929_3310659452"}}, {"key": "lampungfolk", "attributes": {"label": "lampungfolk", "x": 158.0545587558738, "y": 339.36358375355735, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0559, "in_degree": 0, "out_degree": 12, "degree": 12}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "lampungfolk", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "ratudewa", "attributes": {"label": "ratudewa", "x": 503.26179021049666, "y": 794.0952541418808, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.6349, "eigenvector": 0.0544, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "ratudewa", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "primasalam", "attributes": {"label": "primasalam", "x": 632.6609181043327, "y": 827.2331511076761, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.959, "eigenvector": 0.0529, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "primasalam", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "aprizal1645", "attributes": {"label": "aprizal1645", "x": 764.7917542810594, "y": 665.1328646759702, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.959, "eigenvector": 0.0529, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "aprizal1645", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "ratudewa.update", "attributes": {"label": "ratudewa.update", "x": 632.8204743688841, "y": 404.8809637409179, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9108, "eigenvector": 0.0483, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "ratudewa.update", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "primasalam_story", "attributes": {"label": "primasalam_story", "x": 245.3321390292519, "y": 618.7105271666956, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9108, "eigenvector": 0.0483, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "primasalam_story", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "fahmi_fhatta", "attributes": {"label": "fahmi_fhatta", "x": 190.74935068179, "y": 779.408639109351, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9108, "eigenvector": 0.0483, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "fahmi_fhatta", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "natamilan_xv", "attributes": {"label": "natamilan_xv", "x": 920.2359131952619, "y": 754.275900524679, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9108, "eigenvector": 0.0483, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "natamilan_xv", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "irul_bae", "attributes": {"label": "irul_bae", "x": 606.7817369399819, "y": 374.7043157473574, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9108, "eigenvector": 0.0483, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "irul_bae", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "maulidianinik", "attributes": {"label": "maulidianinik", "x": 240.24007927773806, "y": 417.6197509436962, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9108, "eigenvector": 0.0483, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "maulidianinik", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "indahrizkyariani_mujyaer", "attributes": {"label": "indahrizkyariani_mujyaer", "x": 110.69522668412102, "y": 466.13199515070767, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9108, "eigenvector": 0.0483, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "indahrizkyariani_mujyaer", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "charming.palembang", "attributes": {"label": "charming.palembang", "x": 971.8063313947604, "y": 972.2073364862099, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9108, "eigenvector": 0.0483, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "charming.palembang", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "beritabalimedia", "x": 540.3402892049935, "y": 445.8748978342027, "size": 5.17, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.5444, "eigenvector": 22.0628, "in_degree": 4, "out_degree": 5, "degree": 9}, "_id": "3915265297451446602_3195837275", "id": "beritabalimedia", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta resmi menutup Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Badung XLVIII Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Minggu (7/6). Penutupan ajang tahunan tersebut dirangkaikan dengan pelepasan 26 duta seni yang akan mewakili Kabupaten Badung pada ajang PKB tingkat Provinsi Bali.\n\nDalam kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni budaya Bali sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan daerah harus berjalan seimbang antara pelestarian budaya, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan ekonomi masyarakat.\n\n\"Budaya tidak hanya menjadi identitas masyarakat Bali, tetapi juga merupakan kekuatan yang selama ini menopang sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Budaya adalah kekuatan dan identitas utama Bali yang harus terus kita jaga, rawat, dan wariskan kepada generasi muda. Di saat yang sama, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi masyarakat harus berjalan beriringan agar kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” ujarnya.\n\nMenurut Adi Arnawa, ajang seni budaya seperti PKB tidak hanya menjadi wadah pertunjukan, tetapi juga ruang pembinaan dan regenerasi bagi para seniman muda agar nilai-nilai tradisi tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.\n\nIa menegaskan, Pemerintah Kabupaten Badung saat ini terus memprioritaskan berbagai program pembangunan, mulai dari peningkatan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, penanganan stunting, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.\n\nVia : \n\n#beritabali\n#prokompimbadung\n#pemkabbadung\n#badung", "post_id": "3915265297451446602_3195837275"}}, {"key": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "prokompimbadung", "x": 432.764432193782, "y": 444.7128951427606, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.5528, "eigenvector": 121.9271, "in_degree": 12, "out_degree": 53, "degree": 65}, "_id": "3915265297451446602_3195837275", "id": "prokompimbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta resmi menutup Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Badung XLVIII Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Minggu (7/6). Penutupan ajang tahunan tersebut dirangkaikan dengan pelepasan 26 duta seni yang akan mewakili Kabupaten Badung pada ajang PKB tingkat Provinsi Bali.\n\nDalam kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni budaya Bali sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan daerah harus berjalan seimbang antara pelestarian budaya, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan ekonomi masyarakat.\n\n\"Budaya tidak hanya menjadi identitas masyarakat Bali, tetapi juga merupakan kekuatan yang selama ini menopang sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Budaya adalah kekuatan dan identitas utama Bali yang harus terus kita jaga, rawat, dan wariskan kepada generasi muda. Di saat yang sama, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi masyarakat harus berjalan beriringan agar kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” ujarnya.\n\nMenurut Adi Arnawa, ajang seni budaya seperti PKB tidak hanya menjadi wadah pertunjukan, tetapi juga ruang pembinaan dan regenerasi bagi para seniman muda agar nilai-nilai tradisi tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.\n\nIa menegaskan, Pemerintah Kabupaten Badung saat ini terus memprioritaskan berbagai program pembangunan, mulai dari peningkatan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, penanganan stunting, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.\n\nVia : \n\n#beritabali\n#prokompimbadung\n#pemkabbadung\n#badung", "post_id": "3915265297451446602_3195837275"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "attributes": {"label": "pariwisata.palembang", "x": 743.4427472749163, "y": 493.45465627441644, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0589, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "pariwisata.palembang", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "m.irmansstp", "attributes": {"label": "m.irmansstp", "x": 915.7872677291259, "y": 81.47318790753155, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7981, "eigenvector": 0.0328, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "m.irmansstp", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "mediaindonesia", "attributes": {"label": "mediaindonesia", "x": 529.811064801493, "y": 374.8792638793422, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3919346003141492120_1535047760", "id": "mediaindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "PELAN tapi pasti, nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai berangsur pulih sejak pekan lalu. Itu bisa juga dibaca bahwa kepercayaan pasar terhadap otoritas pengelola ekonomi negeri ini mulai menunjukkan tanda-tanda pulih.\n\nSejak Selasa (9/6), lalu, kurs rupiah dan IHSG langsung menuju tren penguatan setelah Bank Indonesia (BI) secara agresif menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,50%. Gerak cepat BI menaikkan BI rate yang kali ini lewat rapat mingguan, bukan lagi lewat rapat bulanan, langsung membetot perhatian pasar.\n\nSaksikan selengkapnya dalam Editorial Media Indonesia, Jaga Kepercayaan, bersama Anggota Dewan Redaksi Media Group Suryopratomo\n\nLive Senin, 15 Juni 2026 pukul 07.05 WIB di", "post_id": "3919346003141492120_1535047760"}}, {"key": "metrotv", "attributes": {"label": "metrotv", "x": 698.5962750218087, "y": 299.15978657365724, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3919346003141492120_1535047760", "id": "metrotv", "source": "instagram-000001", "content": "PELAN tapi pasti, nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai berangsur pulih sejak pekan lalu. Itu bisa juga dibaca bahwa kepercayaan pasar terhadap otoritas pengelola ekonomi negeri ini mulai menunjukkan tanda-tanda pulih.\n\nSejak Selasa (9/6), lalu, kurs rupiah dan IHSG langsung menuju tren penguatan setelah Bank Indonesia (BI) secara agresif menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,50%. Gerak cepat BI menaikkan BI rate yang kali ini lewat rapat mingguan, bukan lagi lewat rapat bulanan, langsung membetot perhatian pasar.\n\nSaksikan selengkapnya dalam Editorial Media Indonesia, Jaga Kepercayaan, bersama Anggota Dewan Redaksi Media Group Suryopratomo\n\nLive Senin, 15 Juni 2026 pukul 07.05 WIB di", "post_id": "3919346003141492120_1535047760"}}, {"key": "1681746653", "attributes": {"label": "1681746653", "x": 645.84434770933, "y": 65.81776176521181, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3887395657749755131_1681746653", "id": "1681746653", "source": "instagram-000001", "content": "[Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana Internasional Universitas Udayana Tahun Akademik 2026/2027]\n\nHalo Udayana & Indonesia,\nSalam Langkah Bakti!\n\nBerdasarkan pengumuman nomor B/3372/UN14/TM.00.03/2026, diinformasikan bahwa Universitas Udayana secara resmi membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur International Undergraduate Program (IUP) untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 yang terdiri dari program sarjana Akuntansi, Ekonomi, Manajemen, Hukum, Farmasi, Pariwisata, Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Kedokteran.\n\nTetap pantau Instagram  dan  untuk Informasi terbaru!\n\nNarahubung:\nGerrald (081913506952)\n\n#InformasiKemahasiswaan\n#LangkahBaktiUdayana\n#BEMUniversitasUdayana\n\nKementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa\nBEM PM Universitas Udayana 2026\nKabinet Langkah Bakti Udayana\n===========================\n“Melangkah Bersama dalam Pembaharuan untuk Mewujudkan Bakti Nyata bagi Udayana, Bali, dan Indonesia”", "post_id": "3887395657749755131_1681746653"}}, {"key": "bem_udayana", "attributes": {"label": "bem_udayana", "x": 974.121330394114, "y": 429.12198155144034, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887395657749755131_1681746653", "id": "bem_udayana", "source": "instagram-000001", "content": "[Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana Internasional Universitas Udayana Tahun Akademik 2026/2027]\n\nHalo Udayana & Indonesia,\nSalam Langkah Bakti!\n\nBerdasarkan pengumuman nomor B/3372/UN14/TM.00.03/2026, diinformasikan bahwa Universitas Udayana secara resmi membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur International Undergraduate Program (IUP) untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 yang terdiri dari program sarjana Akuntansi, Ekonomi, Manajemen, Hukum, Farmasi, Pariwisata, Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Kedokteran.\n\nTetap pantau Instagram  dan  untuk Informasi terbaru!\n\nNarahubung:\nGerrald (081913506952)\n\n#InformasiKemahasiswaan\n#LangkahBaktiUdayana\n#BEMUniversitasUdayana\n\nKementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa\nBEM PM Universitas Udayana 2026\nKabinet Langkah Bakti Udayana\n===========================\n“Melangkah Bersama dalam Pembaharuan untuk Mewujudkan Bakti Nyata bagi Udayana, Bali, dan Indonesia”", "post_id": "3887395657749755131_1681746653"}}, {"key": "adkesma.bemudayana", "attributes": {"label": "adkesma.bemudayana", "x": 842.0018224002114, "y": 324.4011302238373, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887395657749755131_1681746653", "id": "adkesma.bemudayana", "source": "instagram-000001", "content": "[Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana Internasional Universitas Udayana Tahun Akademik 2026/2027]\n\nHalo Udayana & Indonesia,\nSalam Langkah Bakti!\n\nBerdasarkan pengumuman nomor B/3372/UN14/TM.00.03/2026, diinformasikan bahwa Universitas Udayana secara resmi membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur International Undergraduate Program (IUP) untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 yang terdiri dari program sarjana Akuntansi, Ekonomi, Manajemen, Hukum, Farmasi, Pariwisata, Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Kedokteran.\n\nTetap pantau Instagram  dan  untuk Informasi terbaru!\n\nNarahubung:\nGerrald (081913506952)\n\n#InformasiKemahasiswaan\n#LangkahBaktiUdayana\n#BEMUniversitasUdayana\n\nKementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa\nBEM PM Universitas Udayana 2026\nKabinet Langkah Bakti Udayana\n===========================\n“Melangkah Bersama dalam Pembaharuan untuk Mewujudkan Bakti Nyata bagi Udayana, Bali, dan Indonesia”", "post_id": "3887395657749755131_1681746653"}}, {"key": "sriwijaya_economic_forum", "attributes": {"label": "sriwijaya_economic_forum", "x": 462.31655487664347, "y": 351.9920169191978, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.8548, "eigenvector": 0.0006, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3918741914994004309_3540233186", "id": "sriwijaya_economic_forum", "source": "instagram-000001", "content": "✨ RESMI DITUTUP! ✨\n\nTahapan penyampaian gagasan terbaik untuk Sumatera Selatan melalui Call for Applicative Essay The 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 telah resmi berakhir.\n\nTerima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan mengirimkan karya terbaiknya. Setiap ide, inovasi, dan solusi yang disampaikan menjadi bukti nyata semangat kolaborasi untuk mendorong kemajuan ekonomi Sumatera Selatan yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.\n\nTetap pantau informasi tahap seleksi dan penilaian selanjutnya melalui kanal resmi Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dan Sriwijaya Economic Forum \n\n🚀 Sampai bertemu di tahapan berikutnya!\n\nKarena setiap gagasan memiliki nilai, dan setiap kontribusi membawa arti bagi masa depan Sumatera Selatan.\n\n#SriwijayaEconomicForum #SEF2026 #BankIndonesiaSumsel #ISEIPalembang #SumateraSelatan ApplicativeEssay EkonomiSumsel GagasanUntukSumsel", "post_id": "3918741914994004309_3540233186"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "attributes": {"label": "palembang.sumsel.ssci", "x": 514.5300528774649, "y": 921.2076835840827, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0589, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "3924439546401151203_4055588700", "id": "palembang.sumsel.ssci", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n  \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924439546401151203_4055588700"}}, {"key": "kejari_buleleng", "attributes": {"label": "kejari_buleleng", "x": 343.594422292424, "y": 236.96310918859942, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 10, "degree": 10}, "_id": "3916337014467933052_8660610239", "id": "kejari_buleleng", "source": "instagram-000001", "content": "Pada hari Selasa, 09 Juni 2026, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Buleleng, I Dewa Gede Baskara Haryasa, S.H., mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawasan Media Komunikasi yang diselenggarakan oleh Tim Direktorat II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI bertempat di Command Center Kejaksaan Tinggi Bali.\n\nKegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Keberadaan serta Kegiatan Posko Perwakilan Kejaksaan RI di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bali. Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman terkait optimalisasi pengawasan media komunikasi, penguatan fungsi Posko Perwakilan Kejaksaan RI, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penguatan pelaksanaan tugas intelijen dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan\n\n©️ Kejaksaan Negeri Buleleng.\nBERSATU DISAAT SENANG TERLEBIH DISAAT SUSAH\n\n#KejaksaanRI\n#KejaksaanTinggiBali\n#KejariBuleleng\n#Adhyaksa", "post_id": "3916337014467933052_8660610239"}}, {"key": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "kejaksaan.ri", "x": 966.6085529063547, "y": 985.1763157646159, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916337014467933052_8660610239", "id": "kejaksaan.ri", "source": "instagram-000001", "content": "Pada hari Selasa, 09 Juni 2026, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Buleleng, I Dewa Gede Baskara Haryasa, S.H., mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawasan Media Komunikasi yang diselenggarakan oleh Tim Direktorat II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI bertempat di Command Center Kejaksaan Tinggi Bali.\n\nKegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Keberadaan serta Kegiatan Posko Perwakilan Kejaksaan RI di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bali. Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman terkait optimalisasi pengawasan media komunikasi, penguatan fungsi Posko Perwakilan Kejaksaan RI, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penguatan pelaksanaan tugas intelijen dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan\n\n©️ Kejaksaan Negeri Buleleng.\nBERSATU DISAAT SENANG TERLEBIH DISAAT SUSAH\n\n#KejaksaanRI\n#KejaksaanTinggiBali\n#KejariBuleleng\n#Adhyaksa", "post_id": "3916337014467933052_8660610239"}}, {"key": "detasemen_indera_adhyaksa", "attributes": {"label": "detasemen_indera_adhyaksa", "x": 147.71432113043215, "y": 438.2565196611635, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916337014467933052_8660610239", "id": "detasemen_indera_adhyaksa", "source": "instagram-000001", "content": "Pada hari Selasa, 09 Juni 2026, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Buleleng, I Dewa Gede Baskara Haryasa, S.H., mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawasan Media Komunikasi yang diselenggarakan oleh Tim Direktorat II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI bertempat di Command Center Kejaksaan Tinggi Bali.\n\nKegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Keberadaan serta Kegiatan Posko Perwakilan Kejaksaan RI di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bali. Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman terkait optimalisasi pengawasan media komunikasi, penguatan fungsi Posko Perwakilan Kejaksaan RI, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penguatan pelaksanaan tugas intelijen dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan\n\n©️ Kejaksaan Negeri Buleleng.\nBERSATU DISAAT SENANG TERLEBIH DISAAT SUSAH\n\n#KejaksaanRI\n#KejaksaanTinggiBali\n#KejariBuleleng\n#Adhyaksa", "post_id": "3916337014467933052_8660610239"}}, {"key": "jamdatun_kejagungri", "attributes": {"label": "jamdatun_kejagungri", "x": 307.23952922733935, "y": 427.41176939561143, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916337014467933052_8660610239", "id": "jamdatun_kejagungri", "source": "instagram-000001", "content": "Pada hari Selasa, 09 Juni 2026, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Buleleng, I Dewa Gede Baskara Haryasa, S.H., mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawasan Media Komunikasi yang diselenggarakan oleh Tim Direktorat II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI bertempat di Command Center Kejaksaan Tinggi Bali.\n\nKegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Keberadaan serta Kegiatan Posko Perwakilan Kejaksaan RI di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bali. Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman terkait optimalisasi pengawasan media komunikasi, penguatan fungsi Posko Perwakilan Kejaksaan RI, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penguatan pelaksanaan tugas intelijen dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan\n\n©️ Kejaksaan Negeri Buleleng.\nBERSATU DISAAT SENANG TERLEBIH DISAAT SUSAH\n\n#KejaksaanRI\n#KejaksaanTinggiBali\n#KejariBuleleng\n#Adhyaksa", "post_id": "3916337014467933052_8660610239"}}, {"key": "pidumkejagung", "attributes": {"label": "pidumkejagung", "x": 175.44778024351913, "y": 860.4399247040355, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916337014467933052_8660610239", "id": "pidumkejagung", "source": "instagram-000001", "content": "Pada hari Selasa, 09 Juni 2026, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Buleleng, I Dewa Gede Baskara Haryasa, S.H., mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawasan Media Komunikasi yang diselenggarakan oleh Tim Direktorat II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI bertempat di Command Center Kejaksaan Tinggi Bali.\n\nKegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Keberadaan serta Kegiatan Posko Perwakilan Kejaksaan RI di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bali. Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman terkait optimalisasi pengawasan media komunikasi, penguatan fungsi Posko Perwakilan Kejaksaan RI, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penguatan pelaksanaan tugas intelijen dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan\n\n©️ Kejaksaan Negeri Buleleng.\nBERSATU DISAAT SENANG TERLEBIH DISAAT SUSAH\n\n#KejaksaanRI\n#KejaksaanTinggiBali\n#KejariBuleleng\n#Adhyaksa", "post_id": "3916337014467933052_8660610239"}}, {"key": "pidsuskejagung", "attributes": {"label": "pidsuskejagung", "x": 1.773537267553249, "y": 739.752576705303, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916337014467933052_8660610239", "id": "pidsuskejagung", "source": "instagram-000001", "content": "Pada hari Selasa, 09 Juni 2026, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Buleleng, I Dewa Gede Baskara Haryasa, S.H., mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawasan Media Komunikasi yang diselenggarakan oleh Tim Direktorat II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI bertempat di Command Center Kejaksaan Tinggi Bali.\n\nKegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Keberadaan serta Kegiatan Posko Perwakilan Kejaksaan RI di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bali. Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman terkait optimalisasi pengawasan media komunikasi, penguatan fungsi Posko Perwakilan Kejaksaan RI, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penguatan pelaksanaan tugas intelijen dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan\n\n©️ Kejaksaan Negeri Buleleng.\nBERSATU DISAAT SENANG TERLEBIH DISAAT SUSAH\n\n#KejaksaanRI\n#KejaksaanTinggiBali\n#KejariBuleleng\n#Adhyaksa", "post_id": "3916337014467933052_8660610239"}}, {"key": "pembinaan_kejaksaan", "attributes": {"label": "pembinaan_kejaksaan", "x": 322.3176803872827, "y": 302.3008892857634, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916337014467933052_8660610239", "id": "pembinaan_kejaksaan", "source": "instagram-000001", "content": "Pada hari Selasa, 09 Juni 2026, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Buleleng, I Dewa Gede Baskara Haryasa, S.H., mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawasan Media Komunikasi yang diselenggarakan oleh Tim Direktorat II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI bertempat di Command Center Kejaksaan Tinggi Bali.\n\nKegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Keberadaan serta Kegiatan Posko Perwakilan Kejaksaan RI di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bali. Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman terkait optimalisasi pengawasan media komunikasi, penguatan fungsi Posko Perwakilan Kejaksaan RI, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penguatan pelaksanaan tugas intelijen dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan\n\n©️ Kejaksaan Negeri Buleleng.\nBERSATU DISAAT SENANG TERLEBIH DISAAT SUSAH\n\n#KejaksaanRI\n#KejaksaanTinggiBali\n#KejariBuleleng\n#Adhyaksa", "post_id": "3916337014467933052_8660610239"}}, {"key": "bpakejaksaanri", "attributes": {"label": "bpakejaksaanri", "x": 675.913047985698, "y": 804.0072223235616, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916337014467933052_8660610239", "id": "bpakejaksaanri", "source": "instagram-000001", "content": "Pada hari Selasa, 09 Juni 2026, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Buleleng, I Dewa Gede Baskara Haryasa, S.H., mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawasan Media Komunikasi yang diselenggarakan oleh Tim Direktorat II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI bertempat di Command Center Kejaksaan Tinggi Bali.\n\nKegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Keberadaan serta Kegiatan Posko Perwakilan Kejaksaan RI di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bali. Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman terkait optimalisasi pengawasan media komunikasi, penguatan fungsi Posko Perwakilan Kejaksaan RI, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penguatan pelaksanaan tugas intelijen dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan\n\n©️ Kejaksaan Negeri Buleleng.\nBERSATU DISAAT SENANG TERLEBIH DISAAT SUSAH\n\n#KejaksaanRI\n#KejaksaanTinggiBali\n#KejariBuleleng\n#Adhyaksa", "post_id": "3916337014467933052_8660610239"}}, {"key": "kejaksaan_tinggi_bali", "attributes": {"label": "kejaksaan_tinggi_bali", "x": 707.2299510868382, "y": 855.2671618118333, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916337014467933052_8660610239", "id": "kejaksaan_tinggi_bali", "source": "instagram-000001", "content": "Pada hari Selasa, 09 Juni 2026, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Buleleng, I Dewa Gede Baskara Haryasa, S.H., mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawasan Media Komunikasi yang diselenggarakan oleh Tim Direktorat II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI bertempat di Command Center Kejaksaan Tinggi Bali.\n\nKegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Keberadaan serta Kegiatan Posko Perwakilan Kejaksaan RI di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bali. Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman terkait optimalisasi pengawasan media komunikasi, penguatan fungsi Posko Perwakilan Kejaksaan RI, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penguatan pelaksanaan tugas intelijen dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan\n\n©️ Kejaksaan Negeri Buleleng.\nBERSATU DISAAT SENANG TERLEBIH DISAAT SUSAH\n\n#KejaksaanRI\n#KejaksaanTinggiBali\n#KejariBuleleng\n#Adhyaksa", "post_id": "3916337014467933052_8660610239"}}, {"key": "bulelengpaten", "attributes": {"label": "bulelengpaten", "x": 174.89159816282762, "y": 209.16234948428956, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916337014467933052_8660610239", "id": "bulelengpaten", "source": "instagram-000001", "content": "Pada hari Selasa, 09 Juni 2026, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Buleleng, I Dewa Gede Baskara Haryasa, S.H., mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawasan Media Komunikasi yang diselenggarakan oleh Tim Direktorat II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI bertempat di Command Center Kejaksaan Tinggi Bali.\n\nKegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Keberadaan serta Kegiatan Posko Perwakilan Kejaksaan RI di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bali. Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman terkait optimalisasi pengawasan media komunikasi, penguatan fungsi Posko Perwakilan Kejaksaan RI, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penguatan pelaksanaan tugas intelijen dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan\n\n©️ Kejaksaan Negeri Buleleng.\nBERSATU DISAAT SENANG TERLEBIH DISAAT SUSAH\n\n#KejaksaanRI\n#KejaksaanTinggiBali\n#KejariBuleleng\n#Adhyaksa", "post_id": "3916337014467933052_8660610239"}}, {"key": "pemprov_bali", "attributes": {"label": "pemprov_bali", "x": 448.22947994865604, "y": 595.724500700968, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916337014467933052_8660610239", "id": "pemprov_bali", "source": "instagram-000001", "content": "Pada hari Selasa, 09 Juni 2026, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Buleleng, I Dewa Gede Baskara Haryasa, S.H., mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawasan Media Komunikasi yang diselenggarakan oleh Tim Direktorat II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI bertempat di Command Center Kejaksaan Tinggi Bali.\n\nKegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Keberadaan serta Kegiatan Posko Perwakilan Kejaksaan RI di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bali. Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman terkait optimalisasi pengawasan media komunikasi, penguatan fungsi Posko Perwakilan Kejaksaan RI, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penguatan pelaksanaan tugas intelijen dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan\n\n©️ Kejaksaan Negeri Buleleng.\nBERSATU DISAAT SENANG TERLEBIH DISAAT SUSAH\n\n#KejaksaanRI\n#KejaksaanTinggiBali\n#KejariBuleleng\n#Adhyaksa", "post_id": "3916337014467933052_8660610239"}}, {"key": "widi.wardhana", "attributes": {"label": "widi.wardhana", "x": 900.9531112230288, "y": 200.1229109359556, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9999, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922854707055617042_2115014053", "id": "widi.wardhana", "source": "instagram-000001", "content": "Pada 10–11 Juni 2026, Kementerian Pariwisata menghadiri Sidang ke-126 Dewan Eksekutif UN Tourism di Toledo, Spanyol 🇪🇸\n\nDalam kesempatan ini, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri () menyampaikan berbagai tantangan global, seperti konflik geopolitik hingga ketidakpastian ekonomi dunia yang memengaruhi perilaku wisatawan dan dinamika sektor pariwisata 🌍\n\nSelain itu, dalam event ini Menteri Pariwisata juga menerima plakat penghargaan Best Tourism Villages 2025 untuk Desa Pemuteran, Bali, yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal UN Tourism, HE. Shaikha Al Nuwais 🏆🇮🇩\n\nSementara itu, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa () menghadiri sejumlah agenda strategis, seperti visitasi destinasi wisata Big Garden Corner, rapat koordinasi pengelolaan sampah sektor HOREKA, serta Pesta Kesenian Bali XLVIII 🌿🎭\n\nTonton rangkuman kegiatannya dalam Sepekan Bersama Kemenpar di kanal resmi Kemenpar RI 🎥\n\n#SepekanBersamaKemenpar\n#WonderfulIndonesia\n#KemenparRI", "post_id": "3922854707055617042_2115014053"}}, {"key": "dpp.perikhsa", "attributes": {"label": "dpp.perikhsa", "x": 38.02324939241786, "y": 969.6009066647912, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3919108257583030272_1668511879", "id": "dpp.perikhsa", "source": "instagram-000001", "content": "Apresiasi Touring Perdana PERIKHSA Riders, Bamsoet Tekankan Tanggung Jawab Sosial dan Jangan Mudah Terprovokasi\n\nBALI — Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri Indonesia (PERIKHSA), Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyematkan 'Wing Riders' sekaligus mengapresiasi suksesnya touring perdana PERIKHSA Riders yang menempuh perjalanan dari Malang menuju Bali, dari tanggal 11-13 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti para anggota PERIKHSA Riders dari berbagai daerah tersebut menjadi bukti bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat tampil sebagai teladan dalam membangun budaya disiplin serta keselamatan berkendara. Bamsoet juga mengingatkan, jangan mudah terprovokasi dengan situasi yang ada. Jaga persatuan dan kesatuan. Utamakan kepentingan ekonomi rakyat. Misalnya, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata nasional, kegiatan touring yang mengedepankan etika dan keselamatan berkendara menjadi pesan penting bahwa jalan raya harus menjadi ruang bersama yang aman bagi semua pihak.\n\n“Touring perdana PERIKHSA Riders dari Malang ke Bali membuktikan bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan keselamatan berkendara. Semangat brotherhood yang telah dibangun dalam perjalanan ini harus terus ditumbuhkembangkan,\" ujar Bamsoet saat gala dinner dan penyematan 'Wing Riders' PERIKHSA Riders di Black Stone Beach Bali, Sabtu malam (13/6/26).\n\nHadir antara lain Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsy, Presiden PERIKHSA Riders Aldwin Rahadian, Presiden PERIKHSA 4x4 Malik Bawazier, Presiden PERIKHSA Cigar Charles Wicaksana, para anggota PERIKHSA Riders dan anggota Motor Besar Indonesia (MBI) Bali.", "post_id": "3919108257583030272_1668511879"}}, {"key": "dpd.perikhsa.jatim", "attributes": {"label": "dpd.perikhsa.jatim", "x": 987.783535859538, "y": 11.274096687814206, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3919108257583030272_1668511879", "id": "dpd.perikhsa.jatim", "source": "instagram-000001", "content": "Apresiasi Touring Perdana PERIKHSA Riders, Bamsoet Tekankan Tanggung Jawab Sosial dan Jangan Mudah Terprovokasi\n\nBALI — Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri Indonesia (PERIKHSA), Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyematkan 'Wing Riders' sekaligus mengapresiasi suksesnya touring perdana PERIKHSA Riders yang menempuh perjalanan dari Malang menuju Bali, dari tanggal 11-13 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti para anggota PERIKHSA Riders dari berbagai daerah tersebut menjadi bukti bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat tampil sebagai teladan dalam membangun budaya disiplin serta keselamatan berkendara. Bamsoet juga mengingatkan, jangan mudah terprovokasi dengan situasi yang ada. Jaga persatuan dan kesatuan. Utamakan kepentingan ekonomi rakyat. Misalnya, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata nasional, kegiatan touring yang mengedepankan etika dan keselamatan berkendara menjadi pesan penting bahwa jalan raya harus menjadi ruang bersama yang aman bagi semua pihak.\n\n“Touring perdana PERIKHSA Riders dari Malang ke Bali membuktikan bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan keselamatan berkendara. Semangat brotherhood yang telah dibangun dalam perjalanan ini harus terus ditumbuhkembangkan,\" ujar Bamsoet saat gala dinner dan penyematan 'Wing Riders' PERIKHSA Riders di Black Stone Beach Bali, Sabtu malam (13/6/26).\n\nHadir antara lain Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsy, Presiden PERIKHSA Riders Aldwin Rahadian, Presiden PERIKHSA 4x4 Malik Bawazier, Presiden PERIKHSA Cigar Charles Wicaksana, para anggota PERIKHSA Riders dan anggota Motor Besar Indonesia (MBI) Bali.", "post_id": "3919108257583030272_1668511879"}}, {"key": "perikhsa.jabar", "attributes": {"label": "perikhsa.jabar", "x": 508.7806391324972, "y": 648.0507970814244, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3919108257583030272_1668511879", "id": "perikhsa.jabar", "source": "instagram-000001", "content": "Apresiasi Touring Perdana PERIKHSA Riders, Bamsoet Tekankan Tanggung Jawab Sosial dan Jangan Mudah Terprovokasi\n\nBALI — Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri Indonesia (PERIKHSA), Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyematkan 'Wing Riders' sekaligus mengapresiasi suksesnya touring perdana PERIKHSA Riders yang menempuh perjalanan dari Malang menuju Bali, dari tanggal 11-13 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti para anggota PERIKHSA Riders dari berbagai daerah tersebut menjadi bukti bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat tampil sebagai teladan dalam membangun budaya disiplin serta keselamatan berkendara. Bamsoet juga mengingatkan, jangan mudah terprovokasi dengan situasi yang ada. Jaga persatuan dan kesatuan. Utamakan kepentingan ekonomi rakyat. Misalnya, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata nasional, kegiatan touring yang mengedepankan etika dan keselamatan berkendara menjadi pesan penting bahwa jalan raya harus menjadi ruang bersama yang aman bagi semua pihak.\n\n“Touring perdana PERIKHSA Riders dari Malang ke Bali membuktikan bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan keselamatan berkendara. Semangat brotherhood yang telah dibangun dalam perjalanan ini harus terus ditumbuhkembangkan,\" ujar Bamsoet saat gala dinner dan penyematan 'Wing Riders' PERIKHSA Riders di Black Stone Beach Bali, Sabtu malam (13/6/26).\n\nHadir antara lain Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsy, Presiden PERIKHSA Riders Aldwin Rahadian, Presiden PERIKHSA 4x4 Malik Bawazier, Presiden PERIKHSA Cigar Charles Wicaksana, para anggota PERIKHSA Riders dan anggota Motor Besar Indonesia (MBI) Bali.", "post_id": "3919108257583030272_1668511879"}}, {"key": "dpd.perikhsa.yogyakarta", "attributes": {"label": "dpd.perikhsa.yogyakarta", "x": 456.62174209180284, "y": 938.5692050808747, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3919108257583030272_1668511879", "id": "dpd.perikhsa.yogyakarta", "source": "instagram-000001", "content": "Apresiasi Touring Perdana PERIKHSA Riders, Bamsoet Tekankan Tanggung Jawab Sosial dan Jangan Mudah Terprovokasi\n\nBALI — Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri Indonesia (PERIKHSA), Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyematkan 'Wing Riders' sekaligus mengapresiasi suksesnya touring perdana PERIKHSA Riders yang menempuh perjalanan dari Malang menuju Bali, dari tanggal 11-13 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti para anggota PERIKHSA Riders dari berbagai daerah tersebut menjadi bukti bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat tampil sebagai teladan dalam membangun budaya disiplin serta keselamatan berkendara. Bamsoet juga mengingatkan, jangan mudah terprovokasi dengan situasi yang ada. Jaga persatuan dan kesatuan. Utamakan kepentingan ekonomi rakyat. Misalnya, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata nasional, kegiatan touring yang mengedepankan etika dan keselamatan berkendara menjadi pesan penting bahwa jalan raya harus menjadi ruang bersama yang aman bagi semua pihak.\n\n“Touring perdana PERIKHSA Riders dari Malang ke Bali membuktikan bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan keselamatan berkendara. Semangat brotherhood yang telah dibangun dalam perjalanan ini harus terus ditumbuhkembangkan,\" ujar Bamsoet saat gala dinner dan penyematan 'Wing Riders' PERIKHSA Riders di Black Stone Beach Bali, Sabtu malam (13/6/26).\n\nHadir antara lain Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsy, Presiden PERIKHSA Riders Aldwin Rahadian, Presiden PERIKHSA 4x4 Malik Bawazier, Presiden PERIKHSA Cigar Charles Wicaksana, para anggota PERIKHSA Riders dan anggota Motor Besar Indonesia (MBI) Bali.", "post_id": "3919108257583030272_1668511879"}}, {"key": "dpd.perikhsa.jateng", "attributes": {"label": "dpd.perikhsa.jateng", "x": 961.3899652881302, "y": 411.5096605676455, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3919108257583030272_1668511879", "id": "dpd.perikhsa.jateng", "source": "instagram-000001", "content": "Apresiasi Touring Perdana PERIKHSA Riders, Bamsoet Tekankan Tanggung Jawab Sosial dan Jangan Mudah Terprovokasi\n\nBALI — Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri Indonesia (PERIKHSA), Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyematkan 'Wing Riders' sekaligus mengapresiasi suksesnya touring perdana PERIKHSA Riders yang menempuh perjalanan dari Malang menuju Bali, dari tanggal 11-13 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti para anggota PERIKHSA Riders dari berbagai daerah tersebut menjadi bukti bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat tampil sebagai teladan dalam membangun budaya disiplin serta keselamatan berkendara. Bamsoet juga mengingatkan, jangan mudah terprovokasi dengan situasi yang ada. Jaga persatuan dan kesatuan. Utamakan kepentingan ekonomi rakyat. Misalnya, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata nasional, kegiatan touring yang mengedepankan etika dan keselamatan berkendara menjadi pesan penting bahwa jalan raya harus menjadi ruang bersama yang aman bagi semua pihak.\n\n“Touring perdana PERIKHSA Riders dari Malang ke Bali membuktikan bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan keselamatan berkendara. Semangat brotherhood yang telah dibangun dalam perjalanan ini harus terus ditumbuhkembangkan,\" ujar Bamsoet saat gala dinner dan penyematan 'Wing Riders' PERIKHSA Riders di Black Stone Beach Bali, Sabtu malam (13/6/26).\n\nHadir antara lain Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsy, Presiden PERIKHSA Riders Aldwin Rahadian, Presiden PERIKHSA 4x4 Malik Bawazier, Presiden PERIKHSA Cigar Charles Wicaksana, para anggota PERIKHSA Riders dan anggota Motor Besar Indonesia (MBI) Bali.", "post_id": "3919108257583030272_1668511879"}}, {"key": "dpdperikhsa.jkt", "attributes": {"label": "dpdperikhsa.jkt", "x": 117.03318451944078, "y": 720.7375200531739, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3919108257583030272_1668511879", "id": "dpdperikhsa.jkt", "source": "instagram-000001", "content": "Apresiasi Touring Perdana PERIKHSA Riders, Bamsoet Tekankan Tanggung Jawab Sosial dan Jangan Mudah Terprovokasi\n\nBALI — Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri Indonesia (PERIKHSA), Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyematkan 'Wing Riders' sekaligus mengapresiasi suksesnya touring perdana PERIKHSA Riders yang menempuh perjalanan dari Malang menuju Bali, dari tanggal 11-13 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti para anggota PERIKHSA Riders dari berbagai daerah tersebut menjadi bukti bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat tampil sebagai teladan dalam membangun budaya disiplin serta keselamatan berkendara. Bamsoet juga mengingatkan, jangan mudah terprovokasi dengan situasi yang ada. Jaga persatuan dan kesatuan. Utamakan kepentingan ekonomi rakyat. Misalnya, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata nasional, kegiatan touring yang mengedepankan etika dan keselamatan berkendara menjadi pesan penting bahwa jalan raya harus menjadi ruang bersama yang aman bagi semua pihak.\n\n“Touring perdana PERIKHSA Riders dari Malang ke Bali membuktikan bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan keselamatan berkendara. Semangat brotherhood yang telah dibangun dalam perjalanan ini harus terus ditumbuhkembangkan,\" ujar Bamsoet saat gala dinner dan penyematan 'Wing Riders' PERIKHSA Riders di Black Stone Beach Bali, Sabtu malam (13/6/26).\n\nHadir antara lain Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsy, Presiden PERIKHSA Riders Aldwin Rahadian, Presiden PERIKHSA 4x4 Malik Bawazier, Presiden PERIKHSA Cigar Charles Wicaksana, para anggota PERIKHSA Riders dan anggota Motor Besar Indonesia (MBI) Bali.", "post_id": "3919108257583030272_1668511879"}}, {"key": "dpd_perikhsabali", "attributes": {"label": "dpd_perikhsabali", "x": 139.78116065906764, "y": 542.7053540547454, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3919108257583030272_1668511879", "id": "dpd_perikhsabali", "source": "instagram-000001", "content": "Apresiasi Touring Perdana PERIKHSA Riders, Bamsoet Tekankan Tanggung Jawab Sosial dan Jangan Mudah Terprovokasi\n\nBALI — Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri Indonesia (PERIKHSA), Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyematkan 'Wing Riders' sekaligus mengapresiasi suksesnya touring perdana PERIKHSA Riders yang menempuh perjalanan dari Malang menuju Bali, dari tanggal 11-13 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti para anggota PERIKHSA Riders dari berbagai daerah tersebut menjadi bukti bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat tampil sebagai teladan dalam membangun budaya disiplin serta keselamatan berkendara. Bamsoet juga mengingatkan, jangan mudah terprovokasi dengan situasi yang ada. Jaga persatuan dan kesatuan. Utamakan kepentingan ekonomi rakyat. Misalnya, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata nasional, kegiatan touring yang mengedepankan etika dan keselamatan berkendara menjadi pesan penting bahwa jalan raya harus menjadi ruang bersama yang aman bagi semua pihak.\n\n“Touring perdana PERIKHSA Riders dari Malang ke Bali membuktikan bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan keselamatan berkendara. Semangat brotherhood yang telah dibangun dalam perjalanan ini harus terus ditumbuhkembangkan,\" ujar Bamsoet saat gala dinner dan penyematan 'Wing Riders' PERIKHSA Riders di Black Stone Beach Bali, Sabtu malam (13/6/26).\n\nHadir antara lain Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsy, Presiden PERIKHSA Riders Aldwin Rahadian, Presiden PERIKHSA 4x4 Malik Bawazier, Presiden PERIKHSA Cigar Charles Wicaksana, para anggota PERIKHSA Riders dan anggota Motor Besar Indonesia (MBI) Bali.", "post_id": "3919108257583030272_1668511879"}}, {"key": "anto_jangkar", "attributes": {"label": "anto_jangkar", "x": 589.403879791337, "y": 421.9955570079569, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3920019343954146694_1668511879", "id": "anto_jangkar", "source": "instagram-000001", "content": "DETIK - Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri Indonesia (PERIKHSA) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyematkan 'Wing Riders' sekaligus mengapresiasi suksesnya touring perdana PERIKHSA Riders. Touring itu menempuh perjalanan dari Malang menuju Bali, dari tanggal 11-13 Juni 2026.\n\nKegiatan yang diikuti para anggota PERIKHSA Riders dari berbagai daerah tersebut menjadi bukti bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat tampil sebagai teladan dalam membangun budaya disiplin serta keselamatan berkendara.\n\nBamsoet juga mengingatkan jangan mudah terprovokasi dengan situasi yang ada. Jaga persatuan dan kesatuan. la juga mengingatkan untuk mengutamakan kepentingan ekonomi rakyat.\n\nMisalnya, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata nasional, kegiatan touring yang mengedepankan etika dan keselamatan berkendara menjadi pesan penting bahwa jalan raya harus menjadi ruang bersama yang aman bagi semua pihak.\n\n\"Touring perdana PERIKHSA Riders dari Malang ke Bali membuktikan bahwa komunitas pemilik izin khusus senjata api bela diri dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan keselamatan berkendara. Semangat brotherhood yang telah dibangun dalam perjalanan ini harus terus ditumbuhkembangkan,\" ujar Bamsoet,.\n\nHal tersebut ia sampaikan saat gala dinner dan penyematan 'Wing Riders' PERIKHSA Riders di Black Stone Beach Bali, Sabtu malam (13/6).     \n\nhttps://news.detik.com/berita/d-8531561/bamsoet-puji-touring-perdana-perikhsa-riders-ajak-jaga-persatuan", "post_id": "3920019343954146694_1668511879"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 858.1720582139457, "y": 663.0261760965337, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.1173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 1, "degree": 5}, "_id": "3915368905682074248_297782118", "id": "kompascom", "source": "instagram-000001", "content": "(Berita selengkapnya cek IG Stories )\n\nMenteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons BEM Seluruh Indonesia (SI) yang mengultimatum pemerintah agar memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia dalam waktu 18 hari. \n\n\"Ya tentunya kami menerima aspirasi tersebut ya, sebagai sebuah masukan tentunya kepada pemerintah,\" ujar Prasetyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).\n\n\"Tapi sekali lagi, kita yakin bahwa langkah-langkah yang kita ambil, dengan koordinasi yang erat, dengan koordinasi yang intens, dengan kebijakan yang saling memperkuat satu sama lain, juga yang hari ini memberi kepastian juga kepada para pelaku usaha, kami yakin kita akan dapat mengatasi permasalahan ini,\" jelasnya.\n\nSementara itu, terkait ultimatum 18 hari yang diberikan mahasiswa, Prasetyo menegaskan tidak semua hal bisa dikerjakan sesuai tenggat waktu. \n\n\"Ya, kan mohon maaf ya, tidak semua atau tidak segala sesuatu itu bisa dicapai dengan sebuah tenggat waktu yang sudah ditetapkan. Kan begitu. Tidak, tidak semuanya bisa seperti itu,\" tegas Prasetyo. \n\n\"Tapi yakinlah bahwa yang dimaksud juga oleh adik-adik ini kan adalah semangatnya itu. Semangatnya untuk kita semua bagaimana untuk memang bekerja keras terutama di sektor ekonomi,\" imbuhnya.\n\nDilansir dari Kompas TV, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM SI menggelar aksi bertajuk \"Rupiah Sekarat, Rakyat Melarat\" di depan kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Jumat (5/6/2026). \n\nMereka memberikan ultimatum selama 18 hari kepada pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi nasional di tengah pelemahan nilai tukar rupiah.\n\nPenulis: Adhyasta Dirgantara\nEditor: Bilal Ramadhan \n\n` #Rupiah #Pemerintah #Kebijakan", "post_id": "3915368905682074248_297782118"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 999.9106269795817, "y": 964.1576566769673, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.1162, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 2, "degree": 5}, "_id": "3922755728394447205_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🚀 BI-Rate Naik Jadi 5,75%, BI Perkuat Pertahanan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global\nby  Academy\n\nHalo Sobat Cuan!\nBank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah tegas dengan menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18 Juni 2026.\n\n📌 Detail Kebijakan BI\n✅ BI-Rate naik dari 5,50% menjadi 5,75%\n✅ Deposit Facility naik menjadi 4,75%\n✅ Lending Facility naik menjadi 6,25%\n✅ Fokus utama menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi\n\nBI menegaskan langkah ini bersifat antisipatif untuk menghadapi berbagai risiko global yang masih membayangi pasar keuangan.\n\n📊 Kondisi Rupiah Masih Menjadi Perhatian\nHingga pertengahan Juni 2026, rupiah masih berada di kisaran Rp17.873 per dolar AS.\n\nSecara year-to-date, nilai tukar rupiah tercatat melemah sekitar 6,61%, sehingga stabilisasi kurs menjadi salah satu prioritas utama Bank Indonesia.\n\nDi sisi lain, BI tetap optimistis pertumbuhan ekonomi nasional masih berada dalam kisaran 4,9%–5,7% sepanjang 2026.\n\n🏦 Pandangan Para Ekonom\nBeberapa ekonom menilai keputusan BI cukup tepat dalam kondisi saat ini:\n▪️ Ekonom BCA menilai BI perlu menjaga daya saing instrumen keuangan domestik di tengah kenaikan imbal hasil global.\n▪️ Ekonom Bank Danamon melihat kenaikan suku bunga dapat meningkatkan minat investor asing terhadap aset Indonesia.\n▪️ Permata Bank menilai peluang kenaikan lanjutan masih terbuka apabila tekanan eksternal dan kebijakan The Fed tetap ketat.\n\n📈 Sektor yang Berpotensi Diuntungkan\nDalam lingkungan suku bunga yang lebih tinggi, beberapa sektor berpotensi memperoleh manfaat:\n✅ Perbankan besar (BBCA, BMRI, BBRI, BBNI)\n✅ Emiten yang memiliki likuiditas kuat\n✅ Saham blue chip yang menjadi tujuan utama dana asing\n\n📌 Gabung di  Community untuk mendapatkan update market, analisis saham pilihan, edukasi investasi, dan diskusi eksklusif bersama investor serta trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#BIRate #BankIndonesia #SukuBunga #Rupiah #IHSG", "post_id": "3922755728394447205_52512310886"}}, {"key": "insidelombok", "attributes": {"label": "insidelombok", "x": 803.0535002538595, "y": 901.0201514540399, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3920587172539340647_2091936366", "id": "insidelombok", "source": "instagram-000001", "content": "📣 *PENDAFTARAN KOMPETISI QRIS JELAJAH INDONESIA 2026 DIBUKA*\n\n*QRIS Jelajah Indonesia (QJI) 2026* kembali hadir! Melanjutkan antusiasme dan kesuksesan tahun sebelumnya, QJI 2026 mengajak generasi muda Indonesia menjelajahi kekayaan kuliner Nusantara sambil menjadi bagian dari transformasi pembayaran digital nasional.\n\nQJI 2026 hadir dengan tema:\n\n🌍 **Jelajah Kuliner Nusantara, Bayar Praktis Dengan QRIS**\n\nTahun ini, peserta akan diajak mengeksplorasi beragam kuliner khas daerah, mengenal kisah di balik para pelaku usaha kuliner lokal, serta mempromosikan cita rasa Nusantara melalui berbagai tantangan kreatif dan pengalaman langsung di lapangan.\n\nKompetisi akan diselenggarakan di *46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia* di seluruh Indonesia. Peserta akan berkompetisi secara berkelompok untuk:\n\n🍲 Menjelajahi dan mempromosikan kuliner khas Nusantara serta UMKM unggulan daerah\n📲 Menyelesaikan berbagai misi kampanye digitalisasi sistem pembayaran\n📹 Menciptakan konten digital kreatif yang mengangkat kekayaan kuliner, budaya, dan potensi lokal\n👾 Game QJI untuk pengalaman interaktif dan edukatif terkait digitalisasi sistem pembayaran\n\nMelalui berbagai tantangan menarik, peserta tidak hanya berkontribusi dalam mendorong adopsi pembayaran digital, tetapi juga menjadi duta promosi kuliner Nusantara dan UMKM lokal kepada masyarakat luas.\n\n*Merchant kuliner _legend_* dan *_hidden gem_ terbaik* juga akan memperoleh *QRIS ⭐️ Award* sebagai bentuk apresiasi atas cita rasa kuliner unggulan serta komitmen dalam mendukung penggunaan QRIS dan pengembangan ekosistem ekonomi digital Indonesia.\n\n📅 *Pendaftaran dibuka hingga 30 Juni 2026*\n🌐 *Daftar sekarang melalui website resmi:* https://qrisjelajah.id\n\nYuk, ambil bagian dalam petualangan kuliner terbesar bersama QJI 2026! *Jelajahi cita rasa Nusantara, dukung UMKM lokal, dan rasakan kemudahan bertransaksi dengan QRIS di seluruh penjuru Indonesia.*\n\n_Gurihnya kuah soto Lamongan,_\n_Minumnya es semlo khas Jogja_\n_Jelajah kuliner jadi lebih nyaman_\n_Bayar pakai QRIS di mana saja_✨\n\nDownload game QJI di:\nhttps://play.google.com/store/apps/details?id=com.VisualRanger.com.JelajahQris", "post_id": "3920587172539340647_2091936366"}}, {"key": "qris_ntb", "attributes": {"label": "qris_ntb", "x": 106.75155359483168, "y": 335.94458828252095, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3920587172539340647_2091936366", "id": "qris_ntb", "source": "instagram-000001", "content": "📣 *PENDAFTARAN KOMPETISI QRIS JELAJAH INDONESIA 2026 DIBUKA*\n\n*QRIS Jelajah Indonesia (QJI) 2026* kembali hadir! Melanjutkan antusiasme dan kesuksesan tahun sebelumnya, QJI 2026 mengajak generasi muda Indonesia menjelajahi kekayaan kuliner Nusantara sambil menjadi bagian dari transformasi pembayaran digital nasional.\n\nQJI 2026 hadir dengan tema:\n\n🌍 **Jelajah Kuliner Nusantara, Bayar Praktis Dengan QRIS**\n\nTahun ini, peserta akan diajak mengeksplorasi beragam kuliner khas daerah, mengenal kisah di balik para pelaku usaha kuliner lokal, serta mempromosikan cita rasa Nusantara melalui berbagai tantangan kreatif dan pengalaman langsung di lapangan.\n\nKompetisi akan diselenggarakan di *46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia* di seluruh Indonesia. Peserta akan berkompetisi secara berkelompok untuk:\n\n🍲 Menjelajahi dan mempromosikan kuliner khas Nusantara serta UMKM unggulan daerah\n📲 Menyelesaikan berbagai misi kampanye digitalisasi sistem pembayaran\n📹 Menciptakan konten digital kreatif yang mengangkat kekayaan kuliner, budaya, dan potensi lokal\n👾 Game QJI untuk pengalaman interaktif dan edukatif terkait digitalisasi sistem pembayaran\n\nMelalui berbagai tantangan menarik, peserta tidak hanya berkontribusi dalam mendorong adopsi pembayaran digital, tetapi juga menjadi duta promosi kuliner Nusantara dan UMKM lokal kepada masyarakat luas.\n\n*Merchant kuliner _legend_* dan *_hidden gem_ terbaik* juga akan memperoleh *QRIS ⭐️ Award* sebagai bentuk apresiasi atas cita rasa kuliner unggulan serta komitmen dalam mendukung penggunaan QRIS dan pengembangan ekosistem ekonomi digital Indonesia.\n\n📅 *Pendaftaran dibuka hingga 30 Juni 2026*\n🌐 *Daftar sekarang melalui website resmi:* https://qrisjelajah.id\n\nYuk, ambil bagian dalam petualangan kuliner terbesar bersama QJI 2026! *Jelajahi cita rasa Nusantara, dukung UMKM lokal, dan rasakan kemudahan bertransaksi dengan QRIS di seluruh penjuru Indonesia.*\n\n_Gurihnya kuah soto Lamongan,_\n_Minumnya es semlo khas Jogja_\n_Jelajah kuliner jadi lebih nyaman_\n_Bayar pakai QRIS di mana saja_✨\n\nDownload game QJI di:\nhttps://play.google.com/store/apps/details?id=com.VisualRanger.com.JelajahQris", "post_id": "3920587172539340647_2091936366"}}, {"key": "bank_indonesia_kpwntb", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kpwntb", "x": 171.36830663030565, "y": 66.72766513134809, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1619, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "3920587172539340647_2091936366", "id": "bank_indonesia_kpwntb", "source": "instagram-000001", "content": "📣 *PENDAFTARAN KOMPETISI QRIS JELAJAH INDONESIA 2026 DIBUKA*\n\n*QRIS Jelajah Indonesia (QJI) 2026* kembali hadir! Melanjutkan antusiasme dan kesuksesan tahun sebelumnya, QJI 2026 mengajak generasi muda Indonesia menjelajahi kekayaan kuliner Nusantara sambil menjadi bagian dari transformasi pembayaran digital nasional.\n\nQJI 2026 hadir dengan tema:\n\n🌍 **Jelajah Kuliner Nusantara, Bayar Praktis Dengan QRIS**\n\nTahun ini, peserta akan diajak mengeksplorasi beragam kuliner khas daerah, mengenal kisah di balik para pelaku usaha kuliner lokal, serta mempromosikan cita rasa Nusantara melalui berbagai tantangan kreatif dan pengalaman langsung di lapangan.\n\nKompetisi akan diselenggarakan di *46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia* di seluruh Indonesia. Peserta akan berkompetisi secara berkelompok untuk:\n\n🍲 Menjelajahi dan mempromosikan kuliner khas Nusantara serta UMKM unggulan daerah\n📲 Menyelesaikan berbagai misi kampanye digitalisasi sistem pembayaran\n📹 Menciptakan konten digital kreatif yang mengangkat kekayaan kuliner, budaya, dan potensi lokal\n👾 Game QJI untuk pengalaman interaktif dan edukatif terkait digitalisasi sistem pembayaran\n\nMelalui berbagai tantangan menarik, peserta tidak hanya berkontribusi dalam mendorong adopsi pembayaran digital, tetapi juga menjadi duta promosi kuliner Nusantara dan UMKM lokal kepada masyarakat luas.\n\n*Merchant kuliner _legend_* dan *_hidden gem_ terbaik* juga akan memperoleh *QRIS ⭐️ Award* sebagai bentuk apresiasi atas cita rasa kuliner unggulan serta komitmen dalam mendukung penggunaan QRIS dan pengembangan ekosistem ekonomi digital Indonesia.\n\n📅 *Pendaftaran dibuka hingga 30 Juni 2026*\n🌐 *Daftar sekarang melalui website resmi:* https://qrisjelajah.id\n\nYuk, ambil bagian dalam petualangan kuliner terbesar bersama QJI 2026! *Jelajahi cita rasa Nusantara, dukung UMKM lokal, dan rasakan kemudahan bertransaksi dengan QRIS di seluruh penjuru Indonesia.*\n\n_Gurihnya kuah soto Lamongan,_\n_Minumnya es semlo khas Jogja_\n_Jelajah kuliner jadi lebih nyaman_\n_Bayar pakai QRIS di mana saja_✨\n\nDownload game QJI di:\nhttps://play.google.com/store/apps/details?id=com.VisualRanger.com.JelajahQris", "post_id": "3920587172539340647_2091936366"}}, {"key": "fosseinasional", "attributes": {"label": "fosseinasional", "x": 822.8048345749496, "y": 19.93174878335968, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.2188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 3, "degree": 5}, "_id": "3922756481457666801_1642256915", "id": "fosseinasional", "source": "instagram-000001", "content": "✨ [𝗗-2 𝗥𝗲𝘀𝗲𝗮𝗿𝗰𝗵 𝗧𝗿𝗮𝗶𝗻𝗶𝗻𝗴 𝗪𝗲𝗲𝗸 7]✨\n\nPeneliti muda tancapkan hipotesis\nVariabel harapan terukir rapi\nLangkah pertama mungkin terasa sulit dan runyam\nTapi setiap data adalah cahaya yang tak terganti\n\nAssalamualaikum Warahmatullaah Wabarakaatuh Sobat FoREST!🙌\nSemoga kita semua selalu dalam keadaan baik dan dilindungi oleh Allah SWT, Aamiin yarabbal alamin\n\nHi Sobat FoREST, ada info lagii nihh buat kitaa semuaa\n\nSelamat dan semangatt untuk menjalani setiap agenda kebaikan dimanapun dan kapanpun yaaa #SobatFoREST ✨✨\n\nJangan lupaa untuk hadir dalam agenda pelatihan WEEK 6 FoSSEI Research Team (FoREST) yang insyaAllah akan dilaksanakan pada:\n\n📆 Ahad, 21 Juni 2026\n🕘 09.00 WIB - selesai\n📍 Zoom Cloud Meeting\n📝 “Panel & Timeseries Regression Analysis’’\n️️🗣️ Hapid Dorohman, S.E. (Research Assistant Research Assistant at Bank Indonesia)\n\nJangan lupaa yaa, siapkan dirimu, luangkan waktu, dan catat tanggalnya baik-baik. Tetap semangat dan sehat selau sobat FoREST semuaa🤩\n\nSee You There!💙✨\n\nEkonom Rabbani? Bisa! Takbir? Allahuakbar!\n\n=================================\n✨Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh✨\n\nForum Silaturahim Studi Ekonomi Islam\n\n==================================\n\nWebsite: www.fossei.org\nX: \nInstagram: \nYoutube: Fossei Nasional\nTikTok: \nEmail: fosseinasional\n\n==================================\n\n#SinergiAksi #EkonomRabbaniBisa #LiterasiEkonomiSyariah #FoSSEIResearchTeam FoRESTBatch6", "post_id": "3922756481457666801_1642256915"}}, {"key": "fossei_nasional", "attributes": {"label": "fossei_nasional", "x": 853.3962660497915, "y": 953.0460722305288, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.2188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922756481457666801_1642256915", "id": "fossei_nasional", "source": "instagram-000001", "content": "✨ [𝗗-2 𝗥𝗲𝘀𝗲𝗮𝗿𝗰𝗵 𝗧𝗿𝗮𝗶𝗻𝗶𝗻𝗴 𝗪𝗲𝗲𝗸 7]✨\n\nPeneliti muda tancapkan hipotesis\nVariabel harapan terukir rapi\nLangkah pertama mungkin terasa sulit dan runyam\nTapi setiap data adalah cahaya yang tak terganti\n\nAssalamualaikum Warahmatullaah Wabarakaatuh Sobat FoREST!🙌\nSemoga kita semua selalu dalam keadaan baik dan dilindungi oleh Allah SWT, Aamiin yarabbal alamin\n\nHi Sobat FoREST, ada info lagii nihh buat kitaa semuaa\n\nSelamat dan semangatt untuk menjalani setiap agenda kebaikan dimanapun dan kapanpun yaaa #SobatFoREST ✨✨\n\nJangan lupaa untuk hadir dalam agenda pelatihan WEEK 6 FoSSEI Research Team (FoREST) yang insyaAllah akan dilaksanakan pada:\n\n📆 Ahad, 21 Juni 2026\n🕘 09.00 WIB - selesai\n📍 Zoom Cloud Meeting\n📝 “Panel & Timeseries Regression Analysis’’\n️️🗣️ Hapid Dorohman, S.E. (Research Assistant Research Assistant at Bank Indonesia)\n\nJangan lupaa yaa, siapkan dirimu, luangkan waktu, dan catat tanggalnya baik-baik. Tetap semangat dan sehat selau sobat FoREST semuaa🤩\n\nSee You There!💙✨\n\nEkonom Rabbani? Bisa! Takbir? Allahuakbar!\n\n=================================\n✨Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh✨\n\nForum Silaturahim Studi Ekonomi Islam\n\n==================================\n\nWebsite: www.fossei.org\nX: \nInstagram: \nYoutube: Fossei Nasional\nTikTok: \nEmail: fosseinasional\n\n==================================\n\n#SinergiAksi #EkonomRabbaniBisa #LiterasiEkonomiSyariah #FoSSEIResearchTeam FoRESTBatch6", "post_id": "3922756481457666801_1642256915"}}, {"key": "infobadung_id", "attributes": {"label": "infobadung_id", "x": 404.82796114285793, "y": 225.08402763802903, "size": 11.53, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 86.6836, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3917108951120850510_4164960970", "id": "infobadung_id", "source": "instagram-000001", "content": "82 Ribu KK di Badung Terima Bantuan Rp 2 Juta\nBupati Adi Arnawa Pastikan Masyarakat Badung Tetap Tenang Rayakan hari raya\n\nPemerintah Kabupaten Badung menyalurkan bantuan keuangan Rp2 juta per Kepala Keluarga (KK) kepada masyarakat Hindu menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026. Program tahun kedua ini menyasar 82.420 KK di seluruh Badung dengan total dana ditransfer langsung ke rekening Bank BPD Bali penerima.\n\nPenyerahan simbolis dilakukan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di tiga lokasi, yaitu Banjar Sekarmukti (Petang), Wantilan Pura Dalem Desa Adat Blahkiuh (Abiansemal), serta Banjar Tengah Kaler dan Kelod Desa Gulingan (Mengwi), Kamis (11/06/2026).\n\nHadir dalam acara tersebut anggota DPRD Badung dapil terkait, Forkopimda, Sekda IB. Surya Suamba, Ketua TP PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua DWP Nyonya Olivia Surya Suamba, serta jajaran kepala OPD.\n\nBupati Adi Arnawa menyatakan bantuan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah saat kebutuhan dan harga pangan melonjak menjelang hari raya, terutama di tengah dinamika ekonomi global.\n\nBupati menegaskan, pemerintah ingin memastikan warga merayakan hari raya dengan tenang tanpa terbebani masalah ekonomi.\n\nData penerima telah divalidasi ketat lewat musyawarah berjenjang dari tingkat dusun hingga Dinas Sosial. Rincian sebaran penerima bantuan mencakup Kecamatan Petang (7.876 KK), Abiansemal (22.123 KK), Mengwi (24.166 KK), Kuta Utara (8.729 KK), Kuta (5.336 KK), dan Kuta Selatan (14.190 KK).\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/82-ribu-kk-di-badung-terima-bantuan-rp-2-juta.html", "post_id": "3917108951120850510_4164960970"}}, {"key": "dinsosbadung", "attributes": {"label": "dinsosbadung", "x": 364.64133324875405, "y": 256.8351179970176, "size": 8.42, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9503, "eigenvector": 55.0575, "in_degree": 4, "out_degree": 9, "degree": 13}, "_id": "3917108951120850510_4164960970", "id": "dinsosbadung", "source": "instagram-000001", "content": "82 Ribu KK di Badung Terima Bantuan Rp 2 Juta\nBupati Adi Arnawa Pastikan Masyarakat Badung Tetap Tenang Rayakan hari raya\n\nPemerintah Kabupaten Badung menyalurkan bantuan keuangan Rp2 juta per Kepala Keluarga (KK) kepada masyarakat Hindu menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026. Program tahun kedua ini menyasar 82.420 KK di seluruh Badung dengan total dana ditransfer langsung ke rekening Bank BPD Bali penerima.\n\nPenyerahan simbolis dilakukan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di tiga lokasi, yaitu Banjar Sekarmukti (Petang), Wantilan Pura Dalem Desa Adat Blahkiuh (Abiansemal), serta Banjar Tengah Kaler dan Kelod Desa Gulingan (Mengwi), Kamis (11/06/2026).\n\nHadir dalam acara tersebut anggota DPRD Badung dapil terkait, Forkopimda, Sekda IB. Surya Suamba, Ketua TP PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua DWP Nyonya Olivia Surya Suamba, serta jajaran kepala OPD.\n\nBupati Adi Arnawa menyatakan bantuan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah saat kebutuhan dan harga pangan melonjak menjelang hari raya, terutama di tengah dinamika ekonomi global.\n\nBupati menegaskan, pemerintah ingin memastikan warga merayakan hari raya dengan tenang tanpa terbebani masalah ekonomi.\n\nData penerima telah divalidasi ketat lewat musyawarah berjenjang dari tingkat dusun hingga Dinas Sosial. Rincian sebaran penerima bantuan mencakup Kecamatan Petang (7.876 KK), Abiansemal (22.123 KK), Mengwi (24.166 KK), Kuta Utara (8.729 KK), Kuta (5.336 KK), dan Kuta Selatan (14.190 KK).\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/82-ribu-kk-di-badung-terima-bantuan-rp-2-juta.html", "post_id": "3917108951120850510_4164960970"}}, {"key": "puturasniathiadiarnawa", "attributes": {"label": "puturasniathiadiarnawa", "x": 190.5939841962482, "y": 28.785077940890915, "size": 7.32, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9503, "eigenvector": 43.94, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "3917108951120850510_4164960970", "id": "puturasniathiadiarnawa", "source": "instagram-000001", "content": "82 Ribu KK di Badung Terima Bantuan Rp 2 Juta\nBupati Adi Arnawa Pastikan Masyarakat Badung Tetap Tenang Rayakan hari raya\n\nPemerintah Kabupaten Badung menyalurkan bantuan keuangan Rp2 juta per Kepala Keluarga (KK) kepada masyarakat Hindu menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026. Program tahun kedua ini menyasar 82.420 KK di seluruh Badung dengan total dana ditransfer langsung ke rekening Bank BPD Bali penerima.\n\nPenyerahan simbolis dilakukan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di tiga lokasi, yaitu Banjar Sekarmukti (Petang), Wantilan Pura Dalem Desa Adat Blahkiuh (Abiansemal), serta Banjar Tengah Kaler dan Kelod Desa Gulingan (Mengwi), Kamis (11/06/2026).\n\nHadir dalam acara tersebut anggota DPRD Badung dapil terkait, Forkopimda, Sekda IB. Surya Suamba, Ketua TP PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua DWP Nyonya Olivia Surya Suamba, serta jajaran kepala OPD.\n\nBupati Adi Arnawa menyatakan bantuan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah saat kebutuhan dan harga pangan melonjak menjelang hari raya, terutama di tengah dinamika ekonomi global.\n\nBupati menegaskan, pemerintah ingin memastikan warga merayakan hari raya dengan tenang tanpa terbebani masalah ekonomi.\n\nData penerima telah divalidasi ketat lewat musyawarah berjenjang dari tingkat dusun hingga Dinas Sosial. Rincian sebaran penerima bantuan mencakup Kecamatan Petang (7.876 KK), Abiansemal (22.123 KK), Mengwi (24.166 KK), Kuta Utara (8.729 KK), Kuta (5.336 KK), dan Kuta Selatan (14.190 KK).\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/82-ribu-kk-di-badung-terima-bantuan-rp-2-juta.html", "post_id": "3917108951120850510_4164960970"}}, {"key": "olivianasuryasuamba", "attributes": {"label": "olivianasuryasuamba", "x": 59.86671102013841, "y": 117.29901612664051, "size": 8.69, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.031, "eigenvector": 57.834, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "3917108951120850510_4164960970", "id": "olivianasuryasuamba", "source": "instagram-000001", "content": "82 Ribu KK di Badung Terima Bantuan Rp 2 Juta\nBupati Adi Arnawa Pastikan Masyarakat Badung Tetap Tenang Rayakan hari raya\n\nPemerintah Kabupaten Badung menyalurkan bantuan keuangan Rp2 juta per Kepala Keluarga (KK) kepada masyarakat Hindu menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026. Program tahun kedua ini menyasar 82.420 KK di seluruh Badung dengan total dana ditransfer langsung ke rekening Bank BPD Bali penerima.\n\nPenyerahan simbolis dilakukan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di tiga lokasi, yaitu Banjar Sekarmukti (Petang), Wantilan Pura Dalem Desa Adat Blahkiuh (Abiansemal), serta Banjar Tengah Kaler dan Kelod Desa Gulingan (Mengwi), Kamis (11/06/2026).\n\nHadir dalam acara tersebut anggota DPRD Badung dapil terkait, Forkopimda, Sekda IB. Surya Suamba, Ketua TP PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua DWP Nyonya Olivia Surya Suamba, serta jajaran kepala OPD.\n\nBupati Adi Arnawa menyatakan bantuan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah saat kebutuhan dan harga pangan melonjak menjelang hari raya, terutama di tengah dinamika ekonomi global.\n\nBupati menegaskan, pemerintah ingin memastikan warga merayakan hari raya dengan tenang tanpa terbebani masalah ekonomi.\n\nData penerima telah divalidasi ketat lewat musyawarah berjenjang dari tingkat dusun hingga Dinas Sosial. Rincian sebaran penerima bantuan mencakup Kecamatan Petang (7.876 KK), Abiansemal (22.123 KK), Mengwi (24.166 KK), Kuta Utara (8.729 KK), Kuta (5.336 KK), dan Kuta Selatan (14.190 KK).\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/82-ribu-kk-di-badung-terima-bantuan-rp-2-juta.html", "post_id": "3917108951120850510_4164960970"}}, {"key": "therakyatbali", "attributes": {"label": "therakyatbali", "x": 147.99622848914186, "y": 57.29070239847434, "size": 11.34, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 84.7388, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "3917109518836921846_4927789202", "id": "therakyatbali", "source": "instagram-000001", "content": "82 Ribu KK di Badung Terima Bantuan Rp 2 Juta\nBupati Adi Arnawa Pastikan Masyarakat Badung Tetap Tenang Rayakan hari raya\n\nPemerintah Kabupaten Badung menyalurkan bantuan keuangan Rp2 juta per Kepala Keluarga (KK) kepada masyarakat Hindu menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026. Program tahun kedua ini menyasar 82.420 KK di seluruh Badung dengan total dana ditransfer langsung ke rekening Bank BPD Bali penerima.\n\nPenyerahan simbolis dilakukan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di tiga lokasi, yaitu Banjar Sekarmukti (Petang), Wantilan Pura Dalem Desa Adat Blahkiuh (Abiansemal), serta Banjar Tengah Kaler dan Kelod Desa Gulingan (Mengwi), Kamis (11/06/2026).\n\nHadir dalam acara tersebut anggota DPRD Badung dapil terkait, Forkopimda, Sekda IB. Surya Suamba, Ketua TP PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua DWP Nyonya Olivia Surya Suamba, serta jajaran kepala OPD.\n\nBupati Adi Arnawa menyatakan bantuan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah saat kebutuhan dan harga pangan melonjak menjelang hari raya, terutama di tengah dinamika ekonomi global.\n\nBupati menegaskan, pemerintah ingin memastikan warga merayakan hari raya dengan tenang tanpa terbebani masalah ekonomi.\n\nData penerima telah divalidasi ketat lewat musyawarah berjenjang dari tingkat dusun hingga Dinas Sosial. Rincian sebaran penerima bantuan mencakup Kecamatan Petang (7.876 KK), Abiansemal (22.123 KK), Mengwi (24.166 KK), Kuta Utara (8.729 KK), Kuta (5.336 KK), dan Kuta Selatan (14.190 KK).\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/82-ribu-kk-di-badung-terima-bantuan-rp-2-juta.html", "post_id": "3917109518836921846_4927789202"}}, {"key": "ydebrina", "attributes": {"label": "ydebrina", "x": 167.78383416109054, "y": 199.50100353875854, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.838, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3915551471668872060_1537212147", "id": "ydebrina", "source": "instagram-000001", "content": "Kenaikan suku bunga berdampak pada ragam industri, termasuk perhotelan. Sejumlah pinjaman bersumber dari lembaga keuangan asing sehingga amat terdampak naiknya suku bunga, ditambah pelemahan nilai rupiah. Imbasnya, pelaku usaha memilih untuk menanti dan melihat atau wait and see hingga kondisi ekonomi membaik.\n\nSuku bunga acuan atau BI Rate diputuskan naik menjadi 5,5 persen dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Selasa (9/6/2026), guna menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi, imbas dinamika gejolak global. Keputusan ini dilakukan guna memperkuat nilai tukar rupiah dan menjaga inflasi 2026-2027 agar tetap di kisaran 1,5-3,5 persen. Kenaikan BI Rate pada gilirannya akan diikuti oleh kenaikan bunga kredit perbankan dan pinjaman lainnya.\n\nPada saat bersamaan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga makin melemah. Dengan nilai tukar sudah menembus level psikologis Rp 18.000 per dolar AS, harga barang-barang pun meningkat. Terakhir, nilai tukar berada di level Rp 18.171 per dolar AS hingga Senin (8/6/2026).\n\nKenaikan suku bunga diiringi pelemahan nilai rupiah berdampak pada laju proyek-proyek sekaligus ekspansi yang dilakukan sejumlah pelaku usaha perhotelan. Apalagi, banyak dari mereka mengantongi pinjaman dari lembaga keuangan asing.\n\nSekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan, pelaku usaha hotel atau restoran yang akan membangun atau menggarap proyek dalam kondisi ini cenderung akan menahan diri. Sebab, jika agenda diteruskan, proyek akan sulit berjalan karena bahan-bahan bangunan meningkat. Biaya proyek bakal membengkak.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Suku Bunga Naik, Pengusaha Pilih Wait and See\" oleh Yosepha Debrina Ratih Pusparisa () di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#SukuBunga #HarianKompas #Kompasid #Kompas61 #MerawatMasaDepan", "post_id": "3915551471668872060_1537212147"}}, {"key": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "ekbisbanten", "x": 304.75968355886187, "y": 87.69014579937695, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.8526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 6, "degree": 12}, "_id": "3925095128470187003_16114438269", "id": "ekbisbanten", "source": "instagram-000001", "content": "Program Bank Sampah PT SGPJB Kumpulkan 2 Ton Sampah, Siswa Dapat Tabungan\n\nProgram bank sampah yang dijalankan PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (SGPJB) di sejumlah sekolah di Kabupaten Serang membuahkan hasil positif. Dalam tiga bulan terakhir, program tersebut berhasil mengumpulkan dua ton sampah daur ulang yang sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan bagi para siswa.\n\nProgram ini menjadi bagian dari peluncuran Program BIMA CAKRA dan BEBENAH yang digelar PT SGPJB bersama LAZ Harfa di halaman SDN Terate, Kabupaten Serang, Senin (15/6/2026).\n\nBIMA CAKRA merupakan program pembinaan siswa berprestasi, sedangkan BEBENAH difokuskan pada pelestarian lingkungan sekolah. Kedua program tersebut dijalankan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang pendidikan dan lingkungan.\n\nSelengkapnya artikel ini telah tayang klik di bawah ini 👇👇 \n\nhttps://ekbisbanten.com/berita/program-bank-sampah-pt-sgpjb-kumpulkan-2-ton-sampah-siswa-dapat-tabungan/\n\nFollow dan dukung terus update berita, bisnis, ekonomi, hingga info terkini dari kami \n\nInstagram & TikTok :  \nFacebook & YouTube : Ekbis Banten \n\nJangan sampai ketinggalan informasi penting seputar Banten.\n\n#ekbisbanten #PTSGPJB #BankSampah #LAZHarfa #KabupatenSerang", "post_id": "3925095128470187003_16114438269"}}, {"key": "dprdkabbadung", "attributes": {"label": "dprdkabbadung", "x": 468.697404996267, "y": 626.1685387579878, "size": 4.28, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7404, "eigenvector": 12.9841, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3918321895044696679_4164960970", "id": "dprdkabbadung", "source": "instagram-000001", "content": "DPRD Badung Dukung Penuh Beasiswa “Nak Badung”, Perkuat Investasi Pendidikan Generasi Masa Depan\n\nWakil Ketua III DPRD Kabupaten Badung, I Made Sunarta, menyatakan dukungan penuh terhadap Program Beasiswa Nak Badung yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dukungan tersebut disampaikan saat mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa membuka Badung Education Fair (BEF) 2026 sekaligus meluncurkan program beasiswa tersebut di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (9/6).\n\nProgram Beasiswa Nak Badung terdiri atas dua skema, yakni Beasiswa Motivasi bagi siswa SMA/SMK sederajat dan Beasiswa Afirmasi untuk mahasiswa baru jenjang Sarjana, Sarjana Terapan, serta Profesi. Peluncuran program ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Pemkab Badung dan sejumlah perguruan tinggi di Bali, serta kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali guna mendukung pelaksanaan program beasiswa tersebut.\n\nI Made Sunarta menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk menciptakan generasi Badung yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat, khususnya bagi generasi muda yang memiliki potensi dan prestasi namun menghadapi keterbatasan ekonomi.\n\nIa juga menilai Program Beasiswa Nak Badung sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pemerataan kesempatan belajar. Melalui program tersebut, diharapkan semakin banyak putra-putri Badung yang mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, mengembangkan kapasitas diri, serta menjadi sumber daya manusia berkualitas yang dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.", "post_id": "3918321895044696679_4164960970"}}, {"key": "protokol.palembang", "attributes": {"label": "protokol.palembang", "x": 477.24438720524455, "y": 299.19948865705084, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0052, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3913620545783174074_1485517428", "id": "protokol.palembang", "source": "instagram-000001", "content": "[FESYAR REGIONAL SUMATERA 2026: Menggemakan Sholawat, Memperkuat Ekonomi Syariah]\n\nBank Indonesia sukses menggelar Tabligh Akbar bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf di PSCC Palembang, Jumat (5/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026.\n\nAcara ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel , Walikota Palembang  dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumsel Bambang Pramono, serta ribuan jamaah dari berbagai wilayah.\n\nMelalui sinergi ini, FESyar 2026 diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor halal dan keuangan syariah di Sumatera Selatan, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan ekonomi yang berbasis spiritual.", "post_id": "3913620545783174074_1485517428"}}, {"key": "cikujangmenyapa", "attributes": {"label": "cikujangmenyapa", "x": 793.9863973449102, "y": 722.3273198040627, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0014, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3913620545783174074_1485517428", "id": "cikujangmenyapa", "source": "instagram-000001", "content": "[FESYAR REGIONAL SUMATERA 2026: Menggemakan Sholawat, Memperkuat Ekonomi Syariah]\n\nBank Indonesia sukses menggelar Tabligh Akbar bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf di PSCC Palembang, Jumat (5/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026.\n\nAcara ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel , Walikota Palembang  dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumsel Bambang Pramono, serta ribuan jamaah dari berbagai wilayah.\n\nMelalui sinergi ini, FESyar 2026 diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor halal dan keuangan syariah di Sumatera Selatan, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan ekonomi yang berbasis spiritual.", "post_id": "3913620545783174074_1485517428"}}, {"key": "cirebon.banget", "attributes": {"label": "cirebon.banget", "x": 212.9188664614996, "y": 701.2667467774405, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3912646392860943880_2184888541", "id": "cirebon.banget", "source": "instagram-000001", "content": "Prestasi nasional kembali diraih Kota Cirebon. Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi (Kemendagri Awards) 2026, penghargaan Terbaik I Kategori Pengendalian Inflasi Daerah tingkat kota se-Jawa Bali berhasil disabet.\n\nPenghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memperkuat daya beli masyarakat, serta menjaga kondisi ekonomi daerah tetap terkendali. Capaian ini juga dinilai sebagai hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, Bank Indonesia, BPS, pelaku usaha, distributor, petani, nelayan, pedagang, hingga masyarakat.\n\nPenghargaan ini sekaligus menjadi dorongan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Kota Cirebon.\n\nvideo: ig/\n\n#cirebon #cirebonbanget", "post_id": "3912646392860943880_2184888541"}}, {"key": "effendiedo65", "attributes": {"label": "effendiedo65", "x": 986.9034008441128, "y": 41.7227746579163, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3912646392860943880_2184888541", "id": "effendiedo65", "source": "instagram-000001", "content": "Prestasi nasional kembali diraih Kota Cirebon. Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi (Kemendagri Awards) 2026, penghargaan Terbaik I Kategori Pengendalian Inflasi Daerah tingkat kota se-Jawa Bali berhasil disabet.\n\nPenghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memperkuat daya beli masyarakat, serta menjaga kondisi ekonomi daerah tetap terkendali. Capaian ini juga dinilai sebagai hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, Bank Indonesia, BPS, pelaku usaha, distributor, petani, nelayan, pedagang, hingga masyarakat.\n\nPenghargaan ini sekaligus menjadi dorongan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Kota Cirebon.\n\nvideo: ig/\n\n#cirebon #cirebonbanget", "post_id": "3912646392860943880_2184888541"}}, {"key": "isef.indonesia", "attributes": {"label": "isef.indonesia", "x": 229.7028770661682, "y": 542.0101975152868, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6541, "eigenvector": 0.0023, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912841978119884556_56622120775", "id": "isef.indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\n Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 di Palembang, Jumat (5/6). Mengusung tema “Akselerasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Digital untuk Memperkuat Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Regional”, FESyar Sumatera 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan guna mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sumatera.\n\nKegiatan pembukaan dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Sumatera Selatan, para kepala daerah, pimpinan lembaga, pelaku usaha syariah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan ekonomi dan keuangan syariah dari seluruh wilayah Sumatera.\n\nDalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan. Transformasi digital menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat daya saing produk halal Indonesia.\n\nFESyar Sumatera 2026 menghadirkan beragam agenda unggulan yang mencakup pengembangan ekosistem halal, penguatan keuangan syariah, pemberdayaan UMKM, digitalisasi ekonomi syariah, serta peningkatan literasi masyarakat. Berbagai kegiatan seperti seminar, business matching, pameran produk halal, kompetisi, dan edukasi keuangan syariah menjadi bagian dari rangkaian acara yang berlangsung selama pelaksanaan festival.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n      \n\n#fesyarsumatra #fesyar2026 #bankindonesiasumsel #sumselmedia", "post_id": "3912841978119884556_56622120775"}}, {"key": "hermanderu67", "attributes": {"label": "hermanderu67", "x": 245.38281969845698, "y": 146.97203162027762, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6541, "eigenvector": 0.0023, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912841978119884556_56622120775", "id": "hermanderu67", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\n Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 di Palembang, Jumat (5/6). Mengusung tema “Akselerasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Digital untuk Memperkuat Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Regional”, FESyar Sumatera 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan guna mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sumatera.\n\nKegiatan pembukaan dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Sumatera Selatan, para kepala daerah, pimpinan lembaga, pelaku usaha syariah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan ekonomi dan keuangan syariah dari seluruh wilayah Sumatera.\n\nDalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan. Transformasi digital menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat daya saing produk halal Indonesia.\n\nFESyar Sumatera 2026 menghadirkan beragam agenda unggulan yang mencakup pengembangan ekosistem halal, penguatan keuangan syariah, pemberdayaan UMKM, digitalisasi ekonomi syariah, serta peningkatan literasi masyarakat. Berbagai kegiatan seperti seminar, business matching, pameran produk halal, kompetisi, dan edukasi keuangan syariah menjadi bagian dari rangkaian acara yang berlangsung selama pelaksanaan festival.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n      \n\n#fesyarsumatra #fesyar2026 #bankindonesiasumsel #sumselmedia", "post_id": "3912841978119884556_56622120775"}}, {"key": "pemprov_sumateraselatan", "attributes": {"label": "pemprov_sumateraselatan", "x": 996.896118921869, "y": 754.6899026242424, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6541, "eigenvector": 0.0023, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3905487839932504751_56622120775", "id": "pemprov_sumateraselatan", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.com, Palembang-\n\nPertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan yang tetap solid di tengah dinamika ekonomi global menjadi modal kuat dalam menarik minat investor. Untuk memperkuat iklim investasi daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menginisiasi pembentukan Task Force Percepatan Investasi.\n\nInisiatif tersebut ditandai melalui kegiatan “Launching, Talkshow dan Capacity Building Penyusunan Dokumen Studi Pendahuluan” yang digelar di Hotel Aryaduta Palembang, Minggu (25/5/2026).\n\nSebagai salah satu provinsi strategis di Pulau Sumatera, Sumatera Selatan dinilai memiliki daya tarik investasi yang besar. Selain didukung sumber daya alam melimpah dan posisi geografis yang strategis, pertumbuhan ekonomi daerah juga menunjukkan kinerja positif.\n\nPada Triwulan I 2026, ekonomi Sumsel tercatat tumbuh sebesar 5,34 persen (yoy) dengan kontribusi mencapai 13,60 persen terhadap perekonomian regional Sumatera. Capaian tersebut ditopang sektor unggulan seperti pertambangan, industri pengolahan, pertanian, perdagangan, transportasi, dan jasa.\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, mengatakan pembentukan Task Force Percepatan Investasi diharapkan menjadi wadah koordinasi strategis antar pemangku kepentingan dalam mempercepat penyelesaian hambatan investasi.\n\n“Task Force ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan proyek investasi daerah agar semakin bankable, marketable, dan implementable,” ujarnya.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n   \n\n#taskforce #bankindonesia #pertumbuhanekonomi #sumsel #sumselmedia", "post_id": "3905487839932504751_56622120775"}}, {"key": "kominfopalembang", "attributes": {"label": "kominfopalembang", "x": 733.4903544351891, "y": 67.56547536850277, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0167, "in_degree": 0, "out_degree": 28, "degree": 28}, "_id": "3911398852759448484_3954472584", "id": "kominfopalembang", "source": "instagram-000001", "content": "Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam menerima Audiensi Bank Indonesia, terkait pelaksanaan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera di ruang rapat wakil wali kota Lantai 3, Kantor Pemkot Palembang, Rabu, 3 Juni 2026.\n\nFoto: Putri\n\nCc.\n\n\n\n\n\n\n\n\n#062026KOMINFOPALEMBANG", "post_id": "3911398852759448484_3954472584"}}, {"key": "adhy8328", "attributes": {"label": "adhy8328", "x": 419.6878618934022, "y": 232.411633740931, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6384, "eigenvector": 0.0046, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3911398852759448484_3954472584", "id": "adhy8328", "source": "instagram-000001", "content": "Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam menerima Audiensi Bank Indonesia, terkait pelaksanaan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera di ruang rapat wakil wali kota Lantai 3, Kantor Pemkot Palembang, Rabu, 3 Juni 2026.\n\nFoto: Putri\n\nCc.\n\n\n\n\n\n\n\n\n#062026KOMINFOPALEMBANG", "post_id": "3911398852759448484_3954472584"}}, {"key": "rheeta71", "attributes": {"label": "rheeta71", "x": 504.8446435773478, "y": 926.3385222305286, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6384, "eigenvector": 0.0046, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3911398852759448484_3954472584", "id": "rheeta71", "source": "instagram-000001", "content": "Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam menerima Audiensi Bank Indonesia, terkait pelaksanaan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera di ruang rapat wakil wali kota Lantai 3, Kantor Pemkot Palembang, Rabu, 3 Juni 2026.\n\nFoto: Putri\n\nCc.\n\n\n\n\n\n\n\n\n#062026KOMINFOPALEMBANG", "post_id": "3911398852759448484_3954472584"}}, {"key": "haryadialfat", "attributes": {"label": "haryadialfat", "x": 142.23626638852983, "y": 664.1291395945539, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6384, "eigenvector": 0.0046, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3911398852759448484_3954472584", "id": "haryadialfat", "source": "instagram-000001", "content": "Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam menerima Audiensi Bank Indonesia, terkait pelaksanaan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera di ruang rapat wakil wali kota Lantai 3, Kantor Pemkot Palembang, Rabu, 3 Juni 2026.\n\nFoto: Putri\n\nCc.\n\n\n\n\n\n\n\n\n#062026KOMINFOPALEMBANG", "post_id": "3911398852759448484_3954472584"}}, {"key": "fahmypay", "attributes": {"label": "fahmypay", "x": 461.52136593259075, "y": 317.27029697624454, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6384, "eigenvector": 0.0046, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3911398852759448484_3954472584", "id": "fahmypay", "source": "instagram-000001", "content": "Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam menerima Audiensi Bank Indonesia, terkait pelaksanaan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera di ruang rapat wakil wali kota Lantai 3, Kantor Pemkot Palembang, Rabu, 3 Juni 2026.\n\nFoto: Putri\n\nCc.\n\n\n\n\n\n\n\n\n#062026KOMINFOPALEMBANG", "post_id": "3911398852759448484_3954472584"}}, {"key": "sonorapalembang", "attributes": {"label": "sonorapalembang", "x": 417.1384108141396, "y": 770.3764030889622, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0319, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3904513059695741811_3540233186", "id": "sonorapalembang", "source": "instagram-000001", "content": "Selamat pagi, Mangcek Bicek #SobatRupiah! ☀️\nSiap menghadapi hari Senin? 👀✨\n\nYuk, awali minggu kamu dengan obrolan seru dan inspiratif bersama Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan di LIVE TALKSHOW Radio Sonora Palembang 102.6 FM 🎙️🎧\n\nDengan tema:\n✨ “Menyambut FESyar Sumatera 2026: Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital” ✨\n\nBersama narasumber:\n👤 Adhie Wicaksono\nDeputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan\n\n🗓️ Senin, 25 Mei 2026\n⏰ 10.00 – 11.00 WIB\n📻 Radio Sonora Palembang 102.6 FM dan streaming melalui  serta \n\nKupas tuntas perkembangan ekonomi dan keuangan syariah, transformasi digital, hingga semangat kolaborasi menuju ekonomi syariah yang inklusif, kuat, dan berkelanjutan 🌱📈\n\n🎁 Ada juga 5 Goody Bag menarik untuk pendengar beruntung yang ikut interaktif selama talkshow berlangsung!\n\nTemani aktivitas Seninmu dengan insight menarik dan obrolan bermanfaat bersama kami ✨\n\n#BankIndonesia\n#BISumsel\n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3904513059695741811_3540233186"}}, {"key": "bank_indonesia_kpwntb.", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kpwntb.", "x": 404.66073122192137, "y": 380.2942531300214, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.486, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3910584390401689809_56680948475", "id": "bank_indonesia_kpwntb.", "source": "instagram-000001", "content": "Sebulan cuti, QUBIK balik lagi!🤩 \n\nDalam RDG Mei 2026, Bank Indonesia menaikkan BI-Rate sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi di tengah tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah. Kira-kira huruf apa yang hilang pada jawaban tersebut? Yuk unjuk pemahaman #SemetonRupiah!\n\nCara ikutannya gampang! \n✅ Pastikan Semeton follow media sosial Bank Indonesia Provinsi NTB di: IG , TikTok  atau Facebook Bank Indonesia KPw NTB.  \n✅ Like & share (repost) postingan QUBIK ini ke IG Story, lalu tag  \n✅ Tulis jawaban di kolom komentar sertakan hashtag #QUBIKNTB dan mention 5 teman kamu.\n\n🗓️ Periode 2 s.d 8 Juni 2026\n\nYuk, ikutan jawab dan menangkan hadiahnya! 🎁✨\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#QUBIK2026", "post_id": "3910584390401689809_56680948475"}}, {"key": "pemprovsumsel", "attributes": {"label": "pemprovsumsel", "x": 471.0148118534191, "y": 754.298295822521, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7833, "eigenvector": 0.0017, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3905621148474914980_6614111699", "id": "pemprovsumsel", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Sumatera Selatan sebagai salah satu provinsi di Swarnadwipa, memiliki kontribusi tinggi terhadap perekonomian nasional melalui sumber daya alam yang melimpah, posisi geografis yang strategis, serta didukung kearifan lokalnya, menjadikannya wilayah yang memiliki daya tarik tinggi bagi investor.\n\nKontribusi Sumatera Selatan tidak terlepas dari sektor-sektor ekonomi utamanya yaitu pertambangan, industri pengolahan, pertanian, perdagangan, transportasi dan jasa.\n\nHal ini tercermin dalam capaiannya pada triwulan I 2026, yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,34% (yoy) dengan kontribusi mencapai 13,60% terhadap perekonomian regional Sumatera.\n\nKondisi ini juga menunjukkan resiliensi ekonomi daerah ditengah dinamika ekonomi global dan domestik.\n\nMelihat keunggulan tersebut, Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menginisiasi kegiatan “Launching, Talkshow dan Capacity Building Penyusunan Dokumen Studi Pendahuluan” di Hotel Aryaduta, Palembang.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Bambang Pramono menyampaikan pentingnya pembentukan Task Force Percepatan Investasi yang diharapkan dapat menjadi wadah koordinasi strategis antar pemangku kepentingan guna mempercepat penyelesaian hambatan investasi serta semakin memperkuat kesiapan proyek investasi daerah agar semakin bankable, marketable, dan implmentable.\n\nHal ini disambut baik oleh Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Pemerintah, Hukum, dan Politik Setda Provinsi Sumsel,Pandji Tjahjanto, S.HUT., M.Si yang turut menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan peran nyata Bank Indonesia dalam mendorong investasi, khususnya di Sumatera Selatan.\n\nTalkshow yang menjadi rangkaian kegiatan menghadirkan narasumber dari Koordinator Bank Indonesia Wilayah Sumatera – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Bp. Hasudungan P. Siburian, yang membahas inovasi dan success story Regional Investment Relation Unit (RIRU) Sumatera Utara, tantangan mempromosikan IPRO di Sumatera Utara\n\n#bankindonesiasumateraselatan \n \n#bankindonesiasumsel \n#pemprovsumsel \n#fyp\n\n#pengikutinstagram", "post_id": "3905621148474914980_6614111699"}}, {"key": "bbtfindonesia", "attributes": {"label": "bbtfindonesia", "x": 248.75657163548914, "y": 278.77299279455923, "size": 3.68, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6338, "eigenvector": 6.9031, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3909952445514717227_21817769614", "id": "bbtfindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Badung berpartisipasi aktif dalam Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 yang berlangsung pada 28–30 Mei 2026 di Nusa Dua, Bali. Ajang pariwisata internasional ini dimanfaatkan untuk memperluas jejaring pasar global serta memperkuat posisi Bali dan Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan dunia.\n\nPada event BBTF 2026, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung menyewa satu paviliun yang memfasilitasi 20 pelaku industri pariwisata, terdiri atas 5 Daya Tarik Wisata (DTW), 4 Desa Wisata, 3 Usaha Ekonomi Kreatif, 2 Pengusaha Wisata Bahari, 2 Wedding Organizer, dan 4 Usaha Spa & Wellness.\n\nPaviliun Badung mendapat kunjungan Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, yang meninjau produk dan paket wisata unggulan serta berdialog dengan peserta pameran. Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap upaya Badung mempromosikan potensi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif ke pasar internasional.\n\nSelain itu, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa dan Gubernur Bali Wayan Koster juga mengunjungi Paviliun Badung. Keduanya mengapresiasi kesiapan Badung dalam menampilkan kekuatan pariwisata daerah secara komprehensif serta mendukung pengembangan pariwisata Bali yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing global.\n\nBBTF 2026 mencatat potensi transaksi sebesar Rp6,9 triliun dan diikuti ratusan pelaku industri pariwisata dari berbagai negara. Capaian ini menunjukkan tingginya kepercayaan pasar internasional terhadap Bali dan Indonesia sebagai destinasi wisata dunia, sekaligus memperkuat posisi Badung sebagai pusat penggerak promosi pariwisata global.", "post_id": "3909952445514717227_21817769614"}}, {"key": "sudut_aceh", "attributes": {"label": "sudut_aceh", "x": 204.78340054965616, "y": 359.07948536048093, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.601, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3912844076567446891_73622012859", "id": "sudut_aceh", "source": "instagram-000001", "content": "Dua tahun lalu, ekonom senior Indonesia, Faisal Basri, pernah menyampaikan proyeksi yang saat itu dianggap terlalu pesimistis oleh sebagian kalangan. Namun pada 5 Juni 2026, nilai tukar rupiah akhirnya menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS, sebuah angka yang pernah ia prediksi akan terjadi jika berbagai persoalan struktural ekonomi tidak segera dibenahi. ￼\n\nPelemahan rupiah bukan sekadar persoalan kurs. Dampaknya merembet ke berbagai sektor, mulai dari kenaikan harga barang impor, tekanan terhadap dunia usaha, hingga menurunnya daya beli masyarakat. Kelas menengah yang selama ini menjadi tulang punggung konsumsi domestik pun ikut merasakan tekanan yang semakin nyata. ￼\n\nDi tengah situasi tersebut, dinamika politik nasional juga menjadi sorotan. Hubungan yang disebut-sebut tidak lagi seharmonis dulu antara Presiden Prabowo Subianto dan Joko Widodo turut memunculkan berbagai spekulasi di ruang publik mengenai arah kebijakan ekonomi dan stabilitas investasi di Indonesia.\n\nMeski demikian, para pengamat menilai pemulihan nilai tukar rupiah masih sangat bergantung pada sejumlah faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Intervensi Bank Indonesia, arus investasi asing, kondisi geopolitik global, hingga kebijakan fiskal pemerintah akan menjadi penentu utama apakah rupiah mampu kembali menguat dalam waktu dekat. ￼\n\nKini pertanyaannya bukan lagi apakah prediksi Faisal Basri terbukti atau tidak. Pertanyaan yang lebih penting adalah: mampukah Indonesia membalikkan keadaan dan mengembalikan kepercayaan pasar sebelum tekanan ekonomi semakin dirasakan masyarakat luas?\n\nBagikan ke temanmu agar ikut tahu perkembangan Aceh hari ini.\nFollow  untuk update terpercaya lainnya.\n\n#FYP\n#FYPIndonesia\n#ExploreAceh\n#BandaAceh\n#sudutaceh", "post_id": "3912844076567446891_73622012859"}}, {"key": "cirebonwarta_", "attributes": {"label": "cirebonwarta_", "x": 75.32567560596493, "y": 391.7769662070481, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3912167691745044572_14087608753", "id": "cirebonwarta_", "source": "instagram-000001", "content": "KOTA CIREBON RAIH JUARA I PENGENDALIAN INFLASI PADA APRESIASI PEMERINTAH DAERAH BERPRESTASI 2026 WILAYAH JAWA DAN BALI\n\nYOGYAKARTA – Pemerintah Kota Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kota Cirebon berhasil meraih Juara I Kategori Pengendalian Inflasi pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Wilayah Jawa dan Bali yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6/2026).\n\nAtas capaian tersebut, Kota Cirebon berhak memperoleh insentif fiskal sebesar Rp3 miliar sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat atas keberhasilan dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.\n\nPenghargaan diserahkan dalam Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang dihadiri Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Dalam Negeri, kepala daerah se-Wilayah Jawa dan Bali, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.\n\nKeberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Cirebon, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Bank Indonesia, Bulog, instansi vertikal, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat Kota Cirebon yang terus bersinergi dalam menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, serta stabilitas ekonomi daerah.\n\nWali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Kota Cirebon mampu meraih penghargaan tertinggi dalam kategori pengendalian inflasi.\n\n\"Alhamdulillah, terima kasih banyak untuk semuanya. Dengan kinerja yang serius dan fokus, maka akan menghasilkan prestasi yang baik. Kita harus terus semangat untuk Kota Cirebon yang SETARA BERKELANJUTAN. Terima kasih, selamat untuk Kota Cirebon,\" ujar Wali Kota.\n\nPrestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi, kerja keras, dan komitmen seluruh elemen daerah mampu menghasilkan kinerja terbaik yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik demi terwujudnya Kota Cirebon yang Setara dan Berkelanjutan.\n\nvia", "post_id": "3912167691745044572_14087608753"}}, {"key": "asnoutdoor", "attributes": {"label": "asnoutdoor", "x": 851.8729050114574, "y": 949.7629258205861, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912167691745044572_14087608753", "id": "asnoutdoor", "source": "instagram-000001", "content": "KOTA CIREBON RAIH JUARA I PENGENDALIAN INFLASI PADA APRESIASI PEMERINTAH DAERAH BERPRESTASI 2026 WILAYAH JAWA DAN BALI\n\nYOGYAKARTA – Pemerintah Kota Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kota Cirebon berhasil meraih Juara I Kategori Pengendalian Inflasi pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Wilayah Jawa dan Bali yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6/2026).\n\nAtas capaian tersebut, Kota Cirebon berhak memperoleh insentif fiskal sebesar Rp3 miliar sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat atas keberhasilan dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.\n\nPenghargaan diserahkan dalam Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang dihadiri Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Dalam Negeri, kepala daerah se-Wilayah Jawa dan Bali, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.\n\nKeberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Cirebon, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Bank Indonesia, Bulog, instansi vertikal, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat Kota Cirebon yang terus bersinergi dalam menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, serta stabilitas ekonomi daerah.\n\nWali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Kota Cirebon mampu meraih penghargaan tertinggi dalam kategori pengendalian inflasi.\n\n\"Alhamdulillah, terima kasih banyak untuk semuanya. Dengan kinerja yang serius dan fokus, maka akan menghasilkan prestasi yang baik. Kita harus terus semangat untuk Kota Cirebon yang SETARA BERKELANJUTAN. Terima kasih, selamat untuk Kota Cirebon,\" ujar Wali Kota.\n\nPrestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi, kerja keras, dan komitmen seluruh elemen daerah mampu menghasilkan kinerja terbaik yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik demi terwujudnya Kota Cirebon yang Setara dan Berkelanjutan.\n\nvia", "post_id": "3912167691745044572_14087608753"}}, {"key": "pemdakotacrb", "attributes": {"label": "pemdakotacrb", "x": 239.58946707815042, "y": 219.8940998434574, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912167691745044572_14087608753", "id": "pemdakotacrb", "source": "instagram-000001", "content": "KOTA CIREBON RAIH JUARA I PENGENDALIAN INFLASI PADA APRESIASI PEMERINTAH DAERAH BERPRESTASI 2026 WILAYAH JAWA DAN BALI\n\nYOGYAKARTA – Pemerintah Kota Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kota Cirebon berhasil meraih Juara I Kategori Pengendalian Inflasi pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Wilayah Jawa dan Bali yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6/2026).\n\nAtas capaian tersebut, Kota Cirebon berhak memperoleh insentif fiskal sebesar Rp3 miliar sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat atas keberhasilan dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.\n\nPenghargaan diserahkan dalam Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang dihadiri Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Dalam Negeri, kepala daerah se-Wilayah Jawa dan Bali, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.\n\nKeberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Cirebon, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Bank Indonesia, Bulog, instansi vertikal, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat Kota Cirebon yang terus bersinergi dalam menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, serta stabilitas ekonomi daerah.\n\nWali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Kota Cirebon mampu meraih penghargaan tertinggi dalam kategori pengendalian inflasi.\n\n\"Alhamdulillah, terima kasih banyak untuk semuanya. Dengan kinerja yang serius dan fokus, maka akan menghasilkan prestasi yang baik. Kita harus terus semangat untuk Kota Cirebon yang SETARA BERKELANJUTAN. Terima kasih, selamat untuk Kota Cirebon,\" ujar Wali Kota.\n\nPrestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi, kerja keras, dan komitmen seluruh elemen daerah mampu menghasilkan kinerja terbaik yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik demi terwujudnya Kota Cirebon yang Setara dan Berkelanjutan.\n\nvia", "post_id": "3912167691745044572_14087608753"}}, {"key": "sufmi_dasco", "attributes": {"label": "sufmi_dasco", "x": 682.8964823386672, "y": 275.57075701028344, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0907, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3913376813318204101_1700142894", "id": "sufmi_dasco", "source": "instagram-000001", "content": "DPR RI menggelar pertemuan bersama pemerintah serta sejumlah lembaga otoritas moneter dan fiskal di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Pertemuan dihadiri Mensesneg Prasetyo Hadi, Menkeu Purbaya Yudhi Sadew.a, Gubernur BI Perry Warjiyo dan Pimpinan Komisi IX DPR RI Moh. Hekal\n\nPertemuan ini sebagai langkah koordinasi dan evaluasi mengenai perkembangan ekonomi. Pemerintah, Bank Indonesia (BI), serta otoritas fiskal dan moneter memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan ekonomi global yang masih dinamis.\n\nSelain itu, para pihak melakukan koordinasi antara fiskal dan moneter sehingga bisa saling mendukung demi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pada saat ini. \n\nSumber:  \n\n#keuanganindonesia #ekonomiindonesia #pertumbuhanekonomi", "post_id": "3913376813318204101_1700142894"}}, {"key": "bank_indonesia_kalteng", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kalteng", "x": 973.7515904110244, "y": 899.3403313436015, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3905486158675533513_3108381276", "id": "bank_indonesia_kalteng", "source": "instagram-000001", "content": "Literasi keuangan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk mengambil keputusan finansial yang bijak.\n\nDi tengah semakin kompleksnya dinamika ekonomi dan pesatnya perkembangan ekosistem keuangan digital, kemampuan masyarakat dalam memahami dan mengelola keuangan menjadi semakin krusial.\n\nBank Indonesia tidak hanya berperan sebagai penjaga stabilitas moneter dan sistem pembayaran, tetapi juga hadir sebagai mitra aktif dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat mampu memanfaatkan berbagai instrumen keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.\n\nMelalui Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LiKe It!) pada event Jogja Financial Festival 2026 (22/5), Bank Indonesia bersama , , dan  mendorong generasi muda untuk lebih memahami kondisi ekonomi saat ini sekaligus membangun kebiasaan finansial yang lebih bijak.\n\nDalam kesempatan tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, juga mengajak generasi muda untuk menjadi generasi #CerdasCermatCuan.\n\n▶️ Cerdas memahami profil risiko diri sebelum berinvestasi\n▶️ Cermat memilih instrumen keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan\n▶️ Cuan sebagai hasil dari keputusan finansial yang tepat\n\nSaatnya generasi muda agar bukan hanya melek digital, tapi juga melek finansial! Karena di era sekarang, kemampuan mengelola keuangan jadi bekal penting untuk menghadapi masa depan.\n\nSetuju, kan, Sobat?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3905486158675533513_3108381276"}}, {"key": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "kemenkeuri", "x": 396.777265864182, "y": 260.85655429245736, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.1671, "eigenvector": 0.0003, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3905486158675533513_3108381276", "id": "kemenkeuri", "source": "instagram-000001", "content": "Literasi keuangan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk mengambil keputusan finansial yang bijak.\n\nDi tengah semakin kompleksnya dinamika ekonomi dan pesatnya perkembangan ekosistem keuangan digital, kemampuan masyarakat dalam memahami dan mengelola keuangan menjadi semakin krusial.\n\nBank Indonesia tidak hanya berperan sebagai penjaga stabilitas moneter dan sistem pembayaran, tetapi juga hadir sebagai mitra aktif dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat mampu memanfaatkan berbagai instrumen keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.\n\nMelalui Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LiKe It!) pada event Jogja Financial Festival 2026 (22/5), Bank Indonesia bersama , , dan  mendorong generasi muda untuk lebih memahami kondisi ekonomi saat ini sekaligus membangun kebiasaan finansial yang lebih bijak.\n\nDalam kesempatan tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, juga mengajak generasi muda untuk menjadi generasi #CerdasCermatCuan.\n\n▶️ Cerdas memahami profil risiko diri sebelum berinvestasi\n▶️ Cermat memilih instrumen keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan\n▶️ Cuan sebagai hasil dari keputusan finansial yang tepat\n\nSaatnya generasi muda agar bukan hanya melek digital, tapi juga melek finansial! Karena di era sekarang, kemampuan mengelola keuangan jadi bekal penting untuk menghadapi masa depan.\n\nSetuju, kan, Sobat?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3905486158675533513_3108381276"}}, {"key": "lps_idic", "attributes": {"label": "lps_idic", "x": 935.2028734899061, "y": 146.56672368313673, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3905486158675533513_3108381276", "id": "lps_idic", "source": "instagram-000001", "content": "Literasi keuangan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk mengambil keputusan finansial yang bijak.\n\nDi tengah semakin kompleksnya dinamika ekonomi dan pesatnya perkembangan ekosistem keuangan digital, kemampuan masyarakat dalam memahami dan mengelola keuangan menjadi semakin krusial.\n\nBank Indonesia tidak hanya berperan sebagai penjaga stabilitas moneter dan sistem pembayaran, tetapi juga hadir sebagai mitra aktif dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat mampu memanfaatkan berbagai instrumen keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.\n\nMelalui Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LiKe It!) pada event Jogja Financial Festival 2026 (22/5), Bank Indonesia bersama , , dan  mendorong generasi muda untuk lebih memahami kondisi ekonomi saat ini sekaligus membangun kebiasaan finansial yang lebih bijak.\n\nDalam kesempatan tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, juga mengajak generasi muda untuk menjadi generasi #CerdasCermatCuan.\n\n▶️ Cerdas memahami profil risiko diri sebelum berinvestasi\n▶️ Cermat memilih instrumen keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan\n▶️ Cuan sebagai hasil dari keputusan finansial yang tepat\n\nSaatnya generasi muda agar bukan hanya melek digital, tapi juga melek finansial! Karena di era sekarang, kemampuan mengelola keuangan jadi bekal penting untuk menghadapi masa depan.\n\nSetuju, kan, Sobat?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3905486158675533513_3108381276"}}, {"key": "palembang.update", "attributes": {"label": "palembang.update", "x": 739.7892418293017, "y": 669.2453334873837, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3914069061366014493_2018343380", "id": "palembang.update", "source": "instagram-000001", "content": "Pak  hadiri kegiatan Tabligh Akbar Bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf yang digelar di PSCC Palembang, Jumat 5 Juni.\n\nRatu Dewa hadiri kegiatan Tabligh Akbar Bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf—\n\nLantunan sholawat pun bergema lantang dengan penuh semangat dipandu langsung oleh Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf.\n\nDiketahui, bahwa kegiatan Tabligh Akbar Bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf tersebut merupakan rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026 iinisiasi Bank Indonesia.\n\nSelain dihadiri Walikota Palembang, hadir juga dalam kegiatan Tabligh Akbar, yakni Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Cik Ujang serta Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Bambang Pramono.\n\n Sementara itu, Walikota Palembang Ratu Dewa menyampaikan apresianya atas Antusias dari masyarakat kota Palembang yang hadir dalam memeriahkan kegiatan Tabligh Akbar Bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf tersebut.", "post_id": "3914069061366014493_2018343380"}}, {"key": "Ratudewa", "attributes": {"label": "Ratudewa", "x": 441.1785255414924, "y": 500.5698265382461, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914069061366014493_2018343380", "id": "Ratudewa", "source": "instagram-000001", "content": "Pak  hadiri kegiatan Tabligh Akbar Bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf yang digelar di PSCC Palembang, Jumat 5 Juni.\n\nRatu Dewa hadiri kegiatan Tabligh Akbar Bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf—\n\nLantunan sholawat pun bergema lantang dengan penuh semangat dipandu langsung oleh Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf.\n\nDiketahui, bahwa kegiatan Tabligh Akbar Bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf tersebut merupakan rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026 iinisiasi Bank Indonesia.\n\nSelain dihadiri Walikota Palembang, hadir juga dalam kegiatan Tabligh Akbar, yakni Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Cik Ujang serta Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Bambang Pramono.\n\n Sementara itu, Walikota Palembang Ratu Dewa menyampaikan apresianya atas Antusias dari masyarakat kota Palembang yang hadir dalam memeriahkan kegiatan Tabligh Akbar Bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf tersebut.", "post_id": "3914069061366014493_2018343380"}}, {"key": "suroboyo.media", "attributes": {"label": "suroboyo.media", "x": 272.6687856446377, "y": 253.82378279170248, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3910688177089463735_8097432468", "id": "suroboyo.media", "source": "instagram-000001", "content": "Polemik terkait kehadiran organisasi kemasyarakatan Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) di Bali menjadi perhatian publik setelah muncul pernyataan penolakan dari sejumlah tokoh masyarakat.\n\nSalah satunya datang dari Ketut Putra Isma Jaya, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Yayasan Ksatria Keris Bali. Melalui unggahan video di media sosial, ia menyampaikan penolakan terhadap keberadaan organisasi tersebut di Bali. Menurutnya, sikap tersebut didasari keinginan menjaga warisan dan tatanan sosial yang telah lama berkembang di Pulau Dewata.\n\nKetut menegaskan bahwa penolakannya tidak dilandasi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu, melainkan sebagai bentuk aspirasi yang disebutnya mewakili sebagian masyarakat Bali. Ia juga mengimbau warga Madura yang tinggal di Bali untuk tidak terlibat dalam aktivitas organisasi tersebut karena khawatir dapat memicu gesekan sosial di kemudian hari.\n\nDi sisi lain, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi mengenai pelantikan pengurus DPW Madas Nusantara Provinsi Bali yang berlangsung pada 17 Mei 2026 di Denpasar.\n\nKepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Bali, Gede Adhi Tiana Putra, menjelaskan bahwa Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, tidak hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut.\n\nTerkait legalitas organisasi, Kesbangpol menyatakan DPW Madas Nusantara Provinsi Bali telah melalui proses administrasi dan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut dilakukan oleh Kesbangpol Kota Denpasar dan Kesbangpol Provinsi Bali karena sekretariat organisasi berada di wilayah Denpasar.\n\nSumber:", "post_id": "3910688177089463735_8097432468"}}, {"key": "ketut_putra_ismayajaya", "attributes": {"label": "ketut_putra_ismayajaya", "x": 562.6818705054853, "y": 174.17851195205802, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.1172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3910688177089463735_8097432468", "id": "ketut_putra_ismayajaya", "source": "instagram-000001", "content": "Polemik terkait kehadiran organisasi kemasyarakatan Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) di Bali menjadi perhatian publik setelah muncul pernyataan penolakan dari sejumlah tokoh masyarakat.\n\nSalah satunya datang dari Ketut Putra Isma Jaya, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Yayasan Ksatria Keris Bali. Melalui unggahan video di media sosial, ia menyampaikan penolakan terhadap keberadaan organisasi tersebut di Bali. Menurutnya, sikap tersebut didasari keinginan menjaga warisan dan tatanan sosial yang telah lama berkembang di Pulau Dewata.\n\nKetut menegaskan bahwa penolakannya tidak dilandasi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu, melainkan sebagai bentuk aspirasi yang disebutnya mewakili sebagian masyarakat Bali. Ia juga mengimbau warga Madura yang tinggal di Bali untuk tidak terlibat dalam aktivitas organisasi tersebut karena khawatir dapat memicu gesekan sosial di kemudian hari.\n\nDi sisi lain, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi mengenai pelantikan pengurus DPW Madas Nusantara Provinsi Bali yang berlangsung pada 17 Mei 2026 di Denpasar.\n\nKepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Bali, Gede Adhi Tiana Putra, menjelaskan bahwa Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, tidak hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut.\n\nTerkait legalitas organisasi, Kesbangpol menyatakan DPW Madas Nusantara Provinsi Bali telah melalui proses administrasi dan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut dilakukan oleh Kesbangpol Kota Denpasar dan Kesbangpol Provinsi Bali karena sekretariat organisasi berada di wilayah Denpasar.\n\nSumber:", "post_id": "3910688177089463735_8097432468"}}, {"key": "iki.surabaya", "attributes": {"label": "iki.surabaya", "x": 895.558659385578, "y": 965.4861969812341, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7655, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3910588810022820368_66644019068", "id": "iki.surabaya", "source": "instagram-000001", "content": "Tokoh Masyarakat Bali Ketut Putra Isma Jaya, sekaligus ketua umum Yayasan Ksatria Keris Bali menolak secara tegas kehadiran Ormas Madas (Madura Asli) di tanah Bali. Meskipun Ormas dianggap legal Ketut Putra kekeuh menolak kehadiran Madas di Bali.\n\nMenurut keterangan video unggahan Instagram pribadinya ketut_putra_ismajaya, ingin menjaga tanah leluhur yang sudah diberikan. la juga menampik adanya kepentingan apapun dan murni atas suara masyarakat Bali.\n\n\"Dulu pernah ada ribut ketika ada Ormas Hercules (GRIB) berdiri. Kenapa saya bersuara, karena saya menjaga warisan leluhur yang ada di tanah Bali.\" Tegas Ketut dalam keterangan video.\n\nKetut Putra Isma Jaya juga mengajak kepada warga Madura yang ada di Bali untuk tidak bergabung dan beraktifitas dengan Ormas Madas. la juga khawatir nanti akan ada gesekan dengan Ormas Madas yang dapat menimbulkan kerugian dengan masyarakat Madura.\n\nKetut juga menambahkan, jika Ormas diberi izin beroperasi maka ormas yang lain juga ikut hadir di Bali.\n\nSementara itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali memberikan klarifikasi terkait beredarnya video dan informasi di media sosial mengenai pelantikan Pengurus DPW Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) Provinsi Bali yang berlangsung di Gedung PWI Bali pada 17 Mei 2026.\n\nKepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Bali, Gede Adhi Tiana Putra, menegaskan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta tidak hadir secara langsung dalam acara pelantikan tersebut.\n\nTerkait legalitas organisasi, Adhi menjelaskan DPW Madas Nusantara Provinsi Bali telah melalui proses administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Verifikasi dilakukan oleh Kesbangpol Kota Denpasar maupun Kesbangpol Provinsi Bali karena sekretariat organisasi tersebut berada di wilayah Kota Denpasar.\n—\n🎥 by :  \n.\nIkuti  untuk update info terkini di Surabaya dan sekitarnya!\n—\n#ikisurabaya #bali #madas #viralvideos #fypppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppp", "post_id": "3910588810022820368_66644019068"}}, {"key": "setdabadungkab", "attributes": {"label": "setdabadungkab", "x": 524.6852238241856, "y": 231.37448867032094, "size": 4.8, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6311, "eigenvector": 18.2631, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914601206631355615_7555457225", "id": "setdabadungkab", "source": "instagram-000001", "content": "Sekda Badung Tutup Pelatihan Sensus Ekonomi dan Canangkan \"Desa Cantik\" 2026\n\nBupati Badung diwakili Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba secara resmi menutup Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026, sekaligus mencanangkan program pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2026 di Aston Kuta Hotel & Residence, Minggu (07/06/2026). Ada tiga Desa yang dicanangkan sebagai Desa Cantik Kabupaten Badung 2026 yaitu Desa Bongkasa Pertiwi, Desa Gulingan dan Desa Pererenan. Acara tersebut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali diwakili Kabag Umum Komang Bagus Pawastra, Kepala BPS Badung, Made Bimbo Abdi Suardika, Kadis PMD Badung Komang Budi Argawa, Kadis Kominfo Ketut Gede Arta, perwakilan Camat Abiansemal dan Mengwi, para Perbekel serta Petugas Sensus Ekonomi 2026. \n\nDalam sambutannya Sekda Surya Suamba mengapresiasi BPS Badung yang terus memperkuat kualitas data sebagai pondasi pembangunan. Menurutnya, keberhasilan sensus ekonomi memiliki arti yang sangat penting. Data yang akurat dan mutakhir sangat dibutuhkan agar pemerintah dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran, efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha.\n\nSelain itu, pencanangan program Desa Cantik merupakan langkah tepat dan strategis. Program Desa Cantik tidak hanya bertujuan meningkatkan literasi statistik dan kualitas pengelolaan data di desa, tetapi juga mendorong pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan yang lebih tepat sasaran.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/sekda-badung-tutup-pelatihan-sensus-ekonomi-dan-canangkan-desa-cantik-2026.html\n\n \n \n \n \n \n \n\n#pemkabbadung #prokompimbadung #badungunggulmajusejahtera #sensusekonomi #programdesacantik", "post_id": "3914601206631355615_7555457225"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "ojk_sumbagsel", "x": 187.61060287068042, "y": 61.80017334497412, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.601, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3906726990206716147_5364011511", "id": "ojk_sumbagsel", "source": "instagram-000001", "content": "Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah\n\nHalo Sanak Dulur 👋🏻\n\nOJK Provinsi Sumsel menghadiri Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah di Balai Kartini, Jakarta, pada 25 Mei 2026. \n\n📌 Dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor”, OJK menyelenggarakan forum ini sebagai upaya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pertumbuhan ekonomi daerah yang kuat dan berkelanjutan.\n\nKetua Dewan Komisioner ​OJK Friderica Widyasari Dewi dalam sambutannya menyampaikan bahwa berbagai tantangan dinamika global saat ini tidak boleh menyurutkan optimisme Indonesia. Justru inilah saat untuk membuktikan bahwa kekuatan Indonesia salah satunya adalah dari kekuatan ekonomi di daerahnya.\n\n👤 Turut hadir dalam KNPED 2026 ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Komisi XI DPR RI Mokhamad Misbakhun, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, dan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destri Damayanti.\n\nPada sesi kedua Regional Voice, Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru menjadi satu-satunya gubernur dari wilayah Sumatera yang tampil sebagai pembicara bersama Wakil Menteri Dalam Negeri, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.\n\nGubernur Sumsel dalam sesi ini menyampaikan tentang pencapaian dan kinerja pembangunan Sumsel, sekaligus program unggulan yang disinkronisasikan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, seperti: \n🌽 Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP)\n🚢 New Palembang Port Tanjung Carat, dan\n🧑‍💼 100.000 Sultan Muda Sumsel.\n\nOJK Provinsi Sumsel akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memperluas implementasi program ekonomi daerah yang inklusif, serta mendukung Sumsel sebagai pusat pertumbuhan baru ekonomi Indonesia untuk Sumsel Maju Terus untuk Semua.\n\n🔔 Follow  untuk dapatkan update tentang keuangan dan kegiatan menarik lainnya!\n\n#OJKSumsel #OJKIndonesia #OJK #PengembanganEkonomiDaerah #KNPED2026", "post_id": "3906726990206716147_5364011511"}}, {"key": "ipbinternasional", "attributes": {"label": "ipbinternasional", "x": 512.954860504461, "y": 945.7561749898424, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3906315104996770281_1945961331", "id": "ipbinternasional", "source": "instagram-000001", "content": "Mahasiswa IPB Internasional kembali membawa kabar membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Wonderpreneur 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, kampus ini berhasil meraih gelar Juara Umum sekaligus membawa pulang Piala Bergilir Kemenparekraf.\n\nKompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tersebut menjadi ajang unjuk kreativitas, inovasi bisnis, dan kemampuan kewirausahaan generasi muda.\n\nDeretan prestasi yang berhasil diraih antara lain:\n🏆 Chalga Candle – Juara 1 Best Business Booth Competition\n🥈 Luwih Jewelry – Juara 2 Best Business Booth Competition & Business Idea\n🥉 Tri Hita Recraft – Juara 3 Business Idea\n\nCapaian ini kembali menunjukkan bahwa mahasiswa Bali mampu bersaing dan tampil unggul di panggung nasional, khususnya di bidang bisnis kreatif dan pariwisata.\n\nSalut untuk seluruh mahasiswa dan tim pendamping yang sudah membawa nama Bali semakin dikenal lewat karya dan inovasi.\n\nMenurut semeton, inovasi bisnis kreatif anak muda Bali saat ini paling potensial berkembang di bidang apa?", "post_id": "3906315104996770281_1945961331"}}, {"key": "poltekparbali", "attributes": {"label": "poltekparbali", "x": 411.65981805725295, "y": 52.31319056487671, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3907517441579768848_2127547417", "id": "poltekparbali", "source": "instagram-000001", "content": "Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Badung () resmi menggandeng Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali untuk menyusun model pengembangan gastronomy tourism (wisata gastronomi) berbasis tradisi kuliner lokal. Kolaborasi strategis ini bertujuan agar masyarakat lokal dapat terlibat aktif dan merasakan langsung manfaat ekonomi dari sektor pariwisata.\n\nSesuai semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, riset selama enam bulan (Mei–November 2026) ini memanfaatkan teknologi big data dan dashboard digital. Pendekatan tersebut digunakan untuk memetakan potensi kuliner secara terukur dan visual, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif bagi pemerintah daerah.\n\nKepala BRIDA Badung, Ida Bagus Gede Arjana, menegaskan bahwa riset ini menjadi dasar ilmiah untuk membangun pariwisata yang inklusif. Senada dengan itu, Direktur Poltekpar Bali, Dr. Ida Bagus Putu Puja, berharap model ini mampu memperkuat identitas budaya sekaligus mensejahterakan warga Badung.\n\n#KampusPariwisata #PoltekparBali #KemenparRI #CentreOfExcellence  #diPoltekparAja", "post_id": "3907517441579768848_2127547417"}}, {"key": "bridabadung", "attributes": {"label": "bridabadung", "x": 872.9774002382683, "y": 354.92819422817655, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3907517441579768848_2127547417", "id": "bridabadung", "source": "instagram-000001", "content": "Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Badung () resmi menggandeng Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali untuk menyusun model pengembangan gastronomy tourism (wisata gastronomi) berbasis tradisi kuliner lokal. Kolaborasi strategis ini bertujuan agar masyarakat lokal dapat terlibat aktif dan merasakan langsung manfaat ekonomi dari sektor pariwisata.\n\nSesuai semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, riset selama enam bulan (Mei–November 2026) ini memanfaatkan teknologi big data dan dashboard digital. Pendekatan tersebut digunakan untuk memetakan potensi kuliner secara terukur dan visual, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif bagi pemerintah daerah.\n\nKepala BRIDA Badung, Ida Bagus Gede Arjana, menegaskan bahwa riset ini menjadi dasar ilmiah untuk membangun pariwisata yang inklusif. Senada dengan itu, Direktur Poltekpar Bali, Dr. Ida Bagus Putu Puja, berharap model ini mampu memperkuat identitas budaya sekaligus mensejahterakan warga Badung.\n\n#KampusPariwisata #PoltekparBali #KemenparRI #CentreOfExcellence  #diPoltekparAja", "post_id": "3907517441579768848_2127547417"}}, {"key": "stt.manikgiri", "attributes": {"label": "stt.manikgiri", "x": 778.9619963082747, "y": 138.13559764783955, "size": 4.37, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6709, "eigenvector": 13.894, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3904473924742864148_5808086242", "id": "stt.manikgiri", "source": "instagram-000001", "content": "Pemuda Taman Griya Bikin Event Kreatif! Lomba Ogoh-Ogoh Mini hingga UMKM Sukses Ramaikan Kuta Selatan\n\nSemangat generasi muda dalam menjaga dan melestarikan budaya Bali kembali terlihat melalui kegiatan kreatif yang digelar pemuda Banjar Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan.\n\nSelama dua hari, mulai 23–24 Mei 2026, berbagai kegiatan budaya dan ekonomi kreatif sukses menarik perhatian masyarakat dalam sebuah event yang memadukan seni, kreativitas, dan semangat kebersamaan.\n\nLomba ogoh-ogoh mini dan tapel menjadi daya tarik utama dalam kegiatan tersebut karena menampilkan karya-karya kreatif dengan detail unik, inovatif, dan sarat nilai seni. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya Bali.\n\nSekengkapnya di https://badungkab.go.id/kab/berita/71582-pemuda-taman-griya-bikin-event-kreatif-lomba-ogoh-ogoh-mini-hingga-umkm-sukses-ramaikan-kuta-selatan\n\n\n\n\n\n\n#pemkabbadung #thesoulofbali #curadharmaraksaka #badung #bali", "post_id": "3904473924742864148_5808086242"}}, {"key": "awak_lhokseumawe", "attributes": {"label": "awak_lhokseumawe", "x": 756.7071692266438, "y": 705.4536649288167, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.2188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3913442487234930021_10564124446", "id": "awak_lhokseumawe", "source": "instagram-000001", "content": "AWL:  Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM SI menggelar aksi bertajuk \"Rupiah sekarat, rakyat melarat\" di depan kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Jumat (5/6/2026).\n\nMereka memberikan ultimatum selama 18 hari kepada pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi nasional di tengah pelemahan nilai tukar rupiah.\n\nKetua BEM UNS, Kailani Rizqi Pratama, mengatakan tenggat waktu tersebut diberikan sebagai bentuk tuntutan kepada pemerintah agar segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki kondisi ekonomi.\n\n\"Kalau kita melihat hari ini, untuk rupiah yang melemah sebanyak Rp18.000, kami hari ini berikan tenggat waktu selama 18 hari untuk memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia,\" kata Kailani dalam aksi yang digelar mahasiswa.\n\nMenurut dia, angka 18 hari dipilih sebagai simbol yang dikaitkan dengan nilai tukar rupiah yang tengah mengalami tekanan.\n\n\"Oleh karena itu, jika dalam waktu 18 hari tidak ada upaya perbaikan, maka jangan salahkan kami selaku mahasiswa untuk nanti melakukan penyegelan-penyegelan yang akan kami lakukan dalam tenggat waktu 18 hari di Kementerian Keuangan,\" ujarnya.\n.\nSelengkapnya di: kompastv\n.\nKlinik Kecantikan: 💄🫦 💋👄\nLapangan Mini Soccer: 🏟 ⚽️ \n.\nTeurimoeng Gaseh Rakan ateuh Support Ureung Droen🙏\nJangan lupa like, share, comment,save & Follow Us:\n \n#awaklhokseumawe", "post_id": "3913442487234930021_10564124446"}}, {"key": "delisyaesthetic", "attributes": {"label": "delisyaesthetic", "x": 162.83043377293126, "y": 554.7787940093759, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.2188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3913442487234930021_10564124446", "id": "delisyaesthetic", "source": "instagram-000001", "content": "AWL:  Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM SI menggelar aksi bertajuk \"Rupiah sekarat, rakyat melarat\" di depan kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Jumat (5/6/2026).\n\nMereka memberikan ultimatum selama 18 hari kepada pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi nasional di tengah pelemahan nilai tukar rupiah.\n\nKetua BEM UNS, Kailani Rizqi Pratama, mengatakan tenggat waktu tersebut diberikan sebagai bentuk tuntutan kepada pemerintah agar segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki kondisi ekonomi.\n\n\"Kalau kita melihat hari ini, untuk rupiah yang melemah sebanyak Rp18.000, kami hari ini berikan tenggat waktu selama 18 hari untuk memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia,\" kata Kailani dalam aksi yang digelar mahasiswa.\n\nMenurut dia, angka 18 hari dipilih sebagai simbol yang dikaitkan dengan nilai tukar rupiah yang tengah mengalami tekanan.\n\n\"Oleh karena itu, jika dalam waktu 18 hari tidak ada upaya perbaikan, maka jangan salahkan kami selaku mahasiswa untuk nanti melakukan penyegelan-penyegelan yang akan kami lakukan dalam tenggat waktu 18 hari di Kementerian Keuangan,\" ujarnya.\n.\nSelengkapnya di: kompastv\n.\nKlinik Kecantikan: 💄🫦 💋👄\nLapangan Mini Soccer: 🏟 ⚽️ \n.\nTeurimoeng Gaseh Rakan ateuh Support Ureung Droen🙏\nJangan lupa like, share, comment,save & Follow Us:\n \n#awaklhokseumawe", "post_id": "3913442487234930021_10564124446"}}, {"key": "f9minisoccer", "attributes": {"label": "f9minisoccer", "x": 551.6297736760949, "y": 930.9978412002613, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.2188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3913442487234930021_10564124446", "id": "f9minisoccer", "source": "instagram-000001", "content": "AWL:  Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM SI menggelar aksi bertajuk \"Rupiah sekarat, rakyat melarat\" di depan kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Jumat (5/6/2026).\n\nMereka memberikan ultimatum selama 18 hari kepada pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi nasional di tengah pelemahan nilai tukar rupiah.\n\nKetua BEM UNS, Kailani Rizqi Pratama, mengatakan tenggat waktu tersebut diberikan sebagai bentuk tuntutan kepada pemerintah agar segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki kondisi ekonomi.\n\n\"Kalau kita melihat hari ini, untuk rupiah yang melemah sebanyak Rp18.000, kami hari ini berikan tenggat waktu selama 18 hari untuk memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia,\" kata Kailani dalam aksi yang digelar mahasiswa.\n\nMenurut dia, angka 18 hari dipilih sebagai simbol yang dikaitkan dengan nilai tukar rupiah yang tengah mengalami tekanan.\n\n\"Oleh karena itu, jika dalam waktu 18 hari tidak ada upaya perbaikan, maka jangan salahkan kami selaku mahasiswa untuk nanti melakukan penyegelan-penyegelan yang akan kami lakukan dalam tenggat waktu 18 hari di Kementerian Keuangan,\" ujarnya.\n.\nSelengkapnya di: kompastv\n.\nKlinik Kecantikan: 💄🫦 💋👄\nLapangan Mini Soccer: 🏟 ⚽️ \n.\nTeurimoeng Gaseh Rakan ateuh Support Ureung Droen🙏\nJangan lupa like, share, comment,save & Follow Us:\n \n#awaklhokseumawe", "post_id": "3913442487234930021_10564124446"}}, {"key": "prokopimkabbandung", "attributes": {"label": "prokopimkabbandung", "x": 824.5265945098205, "y": 435.9006842796097, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3912670286349056843_5163599623", "id": "prokopimkabbandung", "source": "instagram-000001", "content": "Wargi Kabupaten Bandung…\n\nSekda Cakra Amiyana, mengikuti Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Wilayah Jawa dan Bali Tahun 2026 di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (5/6).\n\nRakor yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban umum sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah dan nasional.\n\nDalam paparannya, Mendagri, Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian menyoroti posisi strategis wilayah Jawa dan Bali yang menjadi pusat konsentrasi penduduk nasional. Berdasarkan data Kemendagri, wilayah Jawa dan Bali dihuni lebih dari 163 juta jiwa atau sekitar 56,5 persen dari total penduduk Indonesia. Kondisi tersebut menjadikan Jawa dan Bali sebagai kawasan yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional, baik dari aspek pemerintahan, ekonomi, maupun sosial kemasyarakatan.\n\nLebih lanjut, Mendagri menekankan pentingnya harmonisasi kebijakan pusat dan daerah, penguatan koordinasi antar level pemerintahan, serta kolaborasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.\n\nDalam paparannya, Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago juga menyoroti sejumlah tantangan strategis yang masih dihadapi bangsa, termasuk upaya penguatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Sekolah Rakyat yang terus dikembangkan pemerintah. Hingga saat ini tercatat sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi, sementara 93 unit lainnya tengah dibangun. Program tersebut telah menampung sekitar 15.000 peserta didik dan ditargetkan menerima 32.000 siswa baru pada tahun ajaran 2026.\n\nMelalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, menjaga stabilitas daerah, serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.\n\n \n \n \n\n📸:  \n\n#kabbandung #prokopimkabbandung #lebihbedas", "post_id": "3912670286349056843_5163599623"}}, {"key": "dadangsupriatna", "attributes": {"label": "dadangsupriatna", "x": 20.08517770705842, "y": 938.6822331899723, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912670286349056843_5163599623", "id": "dadangsupriatna", "source": "instagram-000001", "content": "Wargi Kabupaten Bandung…\n\nSekda Cakra Amiyana, mengikuti Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Wilayah Jawa dan Bali Tahun 2026 di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (5/6).\n\nRakor yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban umum sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah dan nasional.\n\nDalam paparannya, Mendagri, Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian menyoroti posisi strategis wilayah Jawa dan Bali yang menjadi pusat konsentrasi penduduk nasional. Berdasarkan data Kemendagri, wilayah Jawa dan Bali dihuni lebih dari 163 juta jiwa atau sekitar 56,5 persen dari total penduduk Indonesia. Kondisi tersebut menjadikan Jawa dan Bali sebagai kawasan yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional, baik dari aspek pemerintahan, ekonomi, maupun sosial kemasyarakatan.\n\nLebih lanjut, Mendagri menekankan pentingnya harmonisasi kebijakan pusat dan daerah, penguatan koordinasi antar level pemerintahan, serta kolaborasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.\n\nDalam paparannya, Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago juga menyoroti sejumlah tantangan strategis yang masih dihadapi bangsa, termasuk upaya penguatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Sekolah Rakyat yang terus dikembangkan pemerintah. Hingga saat ini tercatat sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi, sementara 93 unit lainnya tengah dibangun. Program tersebut telah menampung sekitar 15.000 peserta didik dan ditargetkan menerima 32.000 siswa baru pada tahun ajaran 2026.\n\nMelalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, menjaga stabilitas daerah, serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.\n\n \n \n \n\n📸:  \n\n#kabbandung #prokopimkabbandung #lebihbedas", "post_id": "3912670286349056843_5163599623"}}, {"key": "wakilbupati.bandung", "attributes": {"label": "wakilbupati.bandung", "x": 833.9491535396952, "y": 931.3230309984706, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912670286349056843_5163599623", "id": "wakilbupati.bandung", "source": "instagram-000001", "content": "Wargi Kabupaten Bandung…\n\nSekda Cakra Amiyana, mengikuti Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Wilayah Jawa dan Bali Tahun 2026 di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (5/6).\n\nRakor yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban umum sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah dan nasional.\n\nDalam paparannya, Mendagri, Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian menyoroti posisi strategis wilayah Jawa dan Bali yang menjadi pusat konsentrasi penduduk nasional. Berdasarkan data Kemendagri, wilayah Jawa dan Bali dihuni lebih dari 163 juta jiwa atau sekitar 56,5 persen dari total penduduk Indonesia. Kondisi tersebut menjadikan Jawa dan Bali sebagai kawasan yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional, baik dari aspek pemerintahan, ekonomi, maupun sosial kemasyarakatan.\n\nLebih lanjut, Mendagri menekankan pentingnya harmonisasi kebijakan pusat dan daerah, penguatan koordinasi antar level pemerintahan, serta kolaborasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.\n\nDalam paparannya, Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago juga menyoroti sejumlah tantangan strategis yang masih dihadapi bangsa, termasuk upaya penguatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Sekolah Rakyat yang terus dikembangkan pemerintah. Hingga saat ini tercatat sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi, sementara 93 unit lainnya tengah dibangun. Program tersebut telah menampung sekitar 15.000 peserta didik dan ditargetkan menerima 32.000 siswa baru pada tahun ajaran 2026.\n\nMelalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, menjaga stabilitas daerah, serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.\n\n \n \n \n\n📸:  \n\n#kabbandung #prokopimkabbandung #lebihbedas", "post_id": "3912670286349056843_5163599623"}}, {"key": "cakra.amiyana", "attributes": {"label": "cakra.amiyana", "x": 471.3515631460079, "y": 38.17761485425353, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912670286349056843_5163599623", "id": "cakra.amiyana", "source": "instagram-000001", "content": "Wargi Kabupaten Bandung…\n\nSekda Cakra Amiyana, mengikuti Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Wilayah Jawa dan Bali Tahun 2026 di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (5/6).\n\nRakor yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban umum sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah dan nasional.\n\nDalam paparannya, Mendagri, Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian menyoroti posisi strategis wilayah Jawa dan Bali yang menjadi pusat konsentrasi penduduk nasional. Berdasarkan data Kemendagri, wilayah Jawa dan Bali dihuni lebih dari 163 juta jiwa atau sekitar 56,5 persen dari total penduduk Indonesia. Kondisi tersebut menjadikan Jawa dan Bali sebagai kawasan yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional, baik dari aspek pemerintahan, ekonomi, maupun sosial kemasyarakatan.\n\nLebih lanjut, Mendagri menekankan pentingnya harmonisasi kebijakan pusat dan daerah, penguatan koordinasi antar level pemerintahan, serta kolaborasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.\n\nDalam paparannya, Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago juga menyoroti sejumlah tantangan strategis yang masih dihadapi bangsa, termasuk upaya penguatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Sekolah Rakyat yang terus dikembangkan pemerintah. Hingga saat ini tercatat sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi, sementara 93 unit lainnya tengah dibangun. Program tersebut telah menampung sekitar 15.000 peserta didik dan ditargetkan menerima 32.000 siswa baru pada tahun ajaran 2026.\n\nMelalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, menjaga stabilitas daerah, serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.\n\n \n \n \n\n📸:  \n\n#kabbandung #prokopimkabbandung #lebihbedas", "post_id": "3912670286349056843_5163599623"}}, {"key": "yandidarusman", "attributes": {"label": "yandidarusman", "x": 669.1568394900319, "y": 645.5676681313421, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912670286349056843_5163599623", "id": "yandidarusman", "source": "instagram-000001", "content": "Wargi Kabupaten Bandung…\n\nSekda Cakra Amiyana, mengikuti Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Wilayah Jawa dan Bali Tahun 2026 di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (5/6).\n\nRakor yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban umum sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah dan nasional.\n\nDalam paparannya, Mendagri, Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian menyoroti posisi strategis wilayah Jawa dan Bali yang menjadi pusat konsentrasi penduduk nasional. Berdasarkan data Kemendagri, wilayah Jawa dan Bali dihuni lebih dari 163 juta jiwa atau sekitar 56,5 persen dari total penduduk Indonesia. Kondisi tersebut menjadikan Jawa dan Bali sebagai kawasan yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional, baik dari aspek pemerintahan, ekonomi, maupun sosial kemasyarakatan.\n\nLebih lanjut, Mendagri menekankan pentingnya harmonisasi kebijakan pusat dan daerah, penguatan koordinasi antar level pemerintahan, serta kolaborasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.\n\nDalam paparannya, Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago juga menyoroti sejumlah tantangan strategis yang masih dihadapi bangsa, termasuk upaya penguatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Sekolah Rakyat yang terus dikembangkan pemerintah. Hingga saat ini tercatat sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi, sementara 93 unit lainnya tengah dibangun. Program tersebut telah menampung sekitar 15.000 peserta didik dan ditargetkan menerima 32.000 siswa baru pada tahun ajaran 2026.\n\nMelalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, menjaga stabilitas daerah, serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.\n\n \n \n \n\n📸:  \n\n#kabbandung #prokopimkabbandung #lebihbedas", "post_id": "3912670286349056843_5163599623"}}, {"key": "prast_ulrcih", "attributes": {"label": "prast_ulrcih", "x": 572.2967666171693, "y": 236.34036482441235, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914955657548414428_3310659452", "id": "prast_ulrcih", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan akan mendorong koordinasi dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah yang mengalami tekanan. Menteri Purbaya menegaskan, bahwa kewenangan utama dalam menjaga stabilitas Rupiah tetap berada di tangan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter. Namun apabila diperlukan koordinasi yang lebih intensif, maka KSSK akan mengambil langkah untuk memperbaiki kondisi nilai tukar Rupiah.\n\nPurbaya menambahkan, pelemahan Rupiah lebih banyak dipicu sentimen pasar dibandingkan kondisi fundamental ekonomi nasional. Dan beredarnya berbagai isu dan spekulasi negatif, termasuk isu tidak benar mengenai permintaan Menteri Keuangan kepada perbankan untuk melakukan simulasi terhadap skenario rupiah di atas Rp18.000 per dolar Amerika Serikat, sempat mempengaruhi persepsi pelaku pasar. Purbaya memastikan seiring fundamental ekonomi yang stabil, Rupiah akan kembali ke levelnya.\n\nSaksikan pembahasan selengkapnya dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo  , Senin 8 Juni 2026, pukul 21.00 - 21.30 WIB. LIVE di IDX Channel (Indihome Ch 119, MNC VISION Ch 100, MNC PLAY Ch 128 HD, First Media Ch 389, K-VISION Ch 129, OXYGEN Ch 137 dan MY REPUBLIK Ch 576). Saksikan juga LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS  store.\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #marketreview", "post_id": "3914955657548414428_3310659452"}}, {"key": "suaragarut.id", "attributes": {"label": "suaragarut.id", "x": 158.7051953027041, "y": 917.6121601750233, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.601, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3912735298739907856_35619913485", "id": "suaragarut.id", "source": "instagram-000001", "content": "Mensesneg Jawab Rumor Menkeu Purbaya Mundur hingga Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS \n____\n\nMensesneg Prasetyo Hadi menegaskan bahwa rumor Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mundur dan diganti tidak benar. \n\nIa menegaskan bahwa koordinasi antara lembaga dan kementerian saat ini justru lebih dibutuhkan.\n\n\"Dari mana itu, nggak ada. Saya kira tadi sore sudah disampaikan oleh beliau, tidak ada rencana penggantian. Justru yang sekarang kita perlukan adalah koordinasi yang erat antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan tentu di bawah koordinasi Kemenko Keuangan, jadi tidak ada rencana itu, belum ada,\" ujar Prasetyo Hadi, Jakarta, Kamis (4/6/2026). \n\nMenanggapi rupiah yang anjlok ke Rp18.000 per dolar AS, Prasetyo meyakini bahwa fundamental ekonomi Indonesia kuat.\n\n___\n\nSumber kompastv\nDM for copyright or removal\n\n[Baca berita dan informasi menarik lainnya hanya di https://suaragarut.id/]\n\nFollow akun  untuk informasi dan konten menarik lainnya\n\n#kebijakanpemerintah#suaragarutid#newsupdate#infoupdate", "post_id": "3912735298739907856_35619913485"}}, {"key": "prokopim.blitar", "attributes": {"label": "prokopim.blitar", "x": 868.483522942046, "y": 517.711437765192, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3912743762057647175_12366854770", "id": "prokopim.blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM menghadiri acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional V Jawa dan Bali yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Yogyakarta Marriott Hotel, Sleman, Kamis (4/6/2026).\n\nKegiatan ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi dari Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja dan inovasi terbaik dalam berbagai sektor pembangunan. Adapun kategori yang menjadi fokus penilaian meliputi pengendalian inflasi daerah, penurunan tingkat pengangguran, penurunan kemiskinan dan stunting, serta creative financing dalam mendukung pembangunan daerah.\n\nAcara tersebut dihadiri oleh kepala daerah dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di wilayah Jawa dan Bali. Selain menjadi ajang pemberian apresiasi, kegiatan ini juga menjadi forum berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.\n\nBupati Blitar Rijanto menyampaikan bahwa penghargaan dan apresiasi yang diberikan oleh pemerintah pusat merupakan motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.\n\nPemerintah Kabupaten Blitar terus berkomitmen menjalankan berbagai program strategis guna menjaga stabilitas ekonomi daerah, menekan angka kemiskinan dan pengangguran, mempercepat penurunan stunting, serta mengembangkan berbagai inovasi pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan.\n\n \n \n \n\n#pemkabblitar \n#blitarberdaya \n#blitarberjaya", "post_id": "3912743762057647175_12366854770"}}, {"key": "rijanto_blitar", "attributes": {"label": "rijanto_blitar", "x": 829.3913447059215, "y": 984.9128349401492, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912743762057647175_12366854770", "id": "rijanto_blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM menghadiri acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional V Jawa dan Bali yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Yogyakarta Marriott Hotel, Sleman, Kamis (4/6/2026).\n\nKegiatan ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi dari Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja dan inovasi terbaik dalam berbagai sektor pembangunan. Adapun kategori yang menjadi fokus penilaian meliputi pengendalian inflasi daerah, penurunan tingkat pengangguran, penurunan kemiskinan dan stunting, serta creative financing dalam mendukung pembangunan daerah.\n\nAcara tersebut dihadiri oleh kepala daerah dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di wilayah Jawa dan Bali. Selain menjadi ajang pemberian apresiasi, kegiatan ini juga menjadi forum berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.\n\nBupati Blitar Rijanto menyampaikan bahwa penghargaan dan apresiasi yang diberikan oleh pemerintah pusat merupakan motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.\n\nPemerintah Kabupaten Blitar terus berkomitmen menjalankan berbagai program strategis guna menjaga stabilitas ekonomi daerah, menekan angka kemiskinan dan pengangguran, mempercepat penurunan stunting, serta mengembangkan berbagai inovasi pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan.\n\n \n \n \n\n#pemkabblitar \n#blitarberdaya \n#blitarberjaya", "post_id": "3912743762057647175_12366854770"}}, {"key": "pemkab_blitar", "attributes": {"label": "pemkab_blitar", "x": 985.1520752745533, "y": 923.735670623521, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912743762057647175_12366854770", "id": "pemkab_blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM menghadiri acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional V Jawa dan Bali yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Yogyakarta Marriott Hotel, Sleman, Kamis (4/6/2026).\n\nKegiatan ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi dari Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja dan inovasi terbaik dalam berbagai sektor pembangunan. Adapun kategori yang menjadi fokus penilaian meliputi pengendalian inflasi daerah, penurunan tingkat pengangguran, penurunan kemiskinan dan stunting, serta creative financing dalam mendukung pembangunan daerah.\n\nAcara tersebut dihadiri oleh kepala daerah dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di wilayah Jawa dan Bali. Selain menjadi ajang pemberian apresiasi, kegiatan ini juga menjadi forum berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.\n\nBupati Blitar Rijanto menyampaikan bahwa penghargaan dan apresiasi yang diberikan oleh pemerintah pusat merupakan motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.\n\nPemerintah Kabupaten Blitar terus berkomitmen menjalankan berbagai program strategis guna menjaga stabilitas ekonomi daerah, menekan angka kemiskinan dan pengangguran, mempercepat penurunan stunting, serta mengembangkan berbagai inovasi pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan.\n\n \n \n \n\n#pemkabblitar \n#blitarberdaya \n#blitarberjaya", "post_id": "3912743762057647175_12366854770"}}, {"key": "setda_kab_blitar", "attributes": {"label": "setda_kab_blitar", "x": 210.72731635621454, "y": 134.2836568238328, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912743762057647175_12366854770", "id": "setda_kab_blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM menghadiri acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional V Jawa dan Bali yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Yogyakarta Marriott Hotel, Sleman, Kamis (4/6/2026).\n\nKegiatan ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi dari Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja dan inovasi terbaik dalam berbagai sektor pembangunan. Adapun kategori yang menjadi fokus penilaian meliputi pengendalian inflasi daerah, penurunan tingkat pengangguran, penurunan kemiskinan dan stunting, serta creative financing dalam mendukung pembangunan daerah.\n\nAcara tersebut dihadiri oleh kepala daerah dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di wilayah Jawa dan Bali. Selain menjadi ajang pemberian apresiasi, kegiatan ini juga menjadi forum berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.\n\nBupati Blitar Rijanto menyampaikan bahwa penghargaan dan apresiasi yang diberikan oleh pemerintah pusat merupakan motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.\n\nPemerintah Kabupaten Blitar terus berkomitmen menjalankan berbagai program strategis guna menjaga stabilitas ekonomi daerah, menekan angka kemiskinan dan pengangguran, mempercepat penurunan stunting, serta mengembangkan berbagai inovasi pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan.\n\n \n \n \n\n#pemkabblitar \n#blitarberdaya \n#blitarberjaya", "post_id": "3912743762057647175_12366854770"}}, {"key": "bogor.istimewa", "attributes": {"label": "bogor.istimewa", "x": 971.0952154787824, "y": 623.4208162115752, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.601, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3908353228396085499_67091789032", "id": "bogor.istimewa", "source": "instagram-000001", "content": "Bogor Hujan Trail Adventure 2026 Pecah! Ribuan Rider Taklukkan Gunung Kapur Klapanunggal\n\nHallo sahabat Bogor Istimewa\n\nRibuan rider dari berbagai daerah di Indonesia memadati Gunung Kapur, Klapanunggal, dalam ajang Bogor Hujan Trail Adventure 2026. \n\nEvent off-road terbesar di Bogor Timur ini berlangsung meriah dengan peserta dari Kalimantan, Bali, hingga Pulau Jawa.\n\nPara rider menaklukkan jalur ekstrem mulai dari perbukitan, sungai, hingga tanjakan teknis yang menantang adrenalin sekaligus menyuguhkan panorama alam khas Bogor.\n\nSelain petualangan, panitia juga menyiapkan doorprize menarik, termasuk sepeda motor, mobil, hingga paket umrah.\n\nKetua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyebut kegiatan ini menjadi bagian perayaan Hari Jadi Bogor ke-544 sekaligus momentum promosi potensi sport tourism daerah.\n\nEvent ini pun berdampak positif dengan mendatangkan ribuan pengunjung dan menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.\n\nJangan lupa follow akun  ya wargi\n\nSalam Bogor Istimewa\nKuta Udaya Wangsa\n\n#bupatibogor #rudysusmanto #bogoristimewa", "post_id": "3908353228396085499_67091789032"}}, {"key": "dinaspendidikanaceh", "attributes": {"label": "dinaspendidikanaceh", "x": 518.6847359364637, "y": 2.403589292288899, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3914806343857884650_5913108293", "id": "dinaspendidikanaceh", "source": "instagram-000001", "content": "🏆✨ SELAMAT & SUKSES! ✨🏆\n\nPrestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi terbaik Aceh! 🎉👏\n\n🌟 SMAN 1 Nisam,  Kabupaten Aceh Utara berhasil meraih Juara 2 pada ajang Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN) 2026 tingkat Regional Sumatera yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Palembang.\n\n🎖️ Selamat kepada:\n👩‍🎓 Dewi Balqis\n👩‍🎓 Nora Azkia\n👩‍🎓 Inazahnur\n\nKeberhasilan ini menjadi bukti bahwa semangat belajar, kerja keras, dan dedikasi mampu mengantarkan generasi Aceh menuju prestasi gemilang di tingkat regional maupun nasional. 💡📚🏅\n\n🌍 Teruslah mengukir prestasi, menginspirasi sesama, dan menjadi kebanggaan bagi sekolah, daerah, serta Indonesia. 🇮🇩✨\n\n👏 Dinas Pendidikan Aceh mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa, guru pembimbing, dan seluruh keluarga besar SMAN 1 Nisam atas capaian luar biasa ini.\n\n🔥 Aceh Berprestasi, Indonesia Menginspirasi!\n💪 Terus melangkah, terus berkarya, dan raih prestasi yang lebih tinggi lagi!\n\n#DinasPendidikanAceh #SMAN1Nisam #AcehUtara #OESN2026 #FestivalEkonomiSyariah #BankIndonesia #PrestasiAceh #PelajarBerprestasi #GenerasiUnggul #AcehCarong #PendidikanAceh #BanggaJadiAnakAceh 🏆🎓✨", "post_id": "3914806343857884650_5913108293"}}, {"key": "smansanisam_official", "attributes": {"label": "smansanisam_official", "x": 971.3411788744173, "y": 162.22941696047556, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914806343857884650_5913108293", "id": "smansanisam_official", "source": "instagram-000001", "content": "🏆✨ SELAMAT & SUKSES! ✨🏆\n\nPrestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi terbaik Aceh! 🎉👏\n\n🌟 SMAN 1 Nisam,  Kabupaten Aceh Utara berhasil meraih Juara 2 pada ajang Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN) 2026 tingkat Regional Sumatera yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Palembang.\n\n🎖️ Selamat kepada:\n👩‍🎓 Dewi Balqis\n👩‍🎓 Nora Azkia\n👩‍🎓 Inazahnur\n\nKeberhasilan ini menjadi bukti bahwa semangat belajar, kerja keras, dan dedikasi mampu mengantarkan generasi Aceh menuju prestasi gemilang di tingkat regional maupun nasional. 💡📚🏅\n\n🌍 Teruslah mengukir prestasi, menginspirasi sesama, dan menjadi kebanggaan bagi sekolah, daerah, serta Indonesia. 🇮🇩✨\n\n👏 Dinas Pendidikan Aceh mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa, guru pembimbing, dan seluruh keluarga besar SMAN 1 Nisam atas capaian luar biasa ini.\n\n🔥 Aceh Berprestasi, Indonesia Menginspirasi!\n💪 Terus melangkah, terus berkarya, dan raih prestasi yang lebih tinggi lagi!\n\n#DinasPendidikanAceh #SMAN1Nisam #AcehUtara #OESN2026 #FestivalEkonomiSyariah #BankIndonesia #PrestasiAceh #PelajarBerprestasi #GenerasiUnggul #AcehCarong #PendidikanAceh #BanggaJadiAnakAceh 🏆🎓✨", "post_id": "3914806343857884650_5913108293"}}, {"key": "radartegalofficial", "attributes": {"label": "radartegalofficial", "x": 938.8374067099886, "y": 138.49995569172546, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3913306687352386818_2286722659", "id": "radartegalofficial", "source": "instagram-000001", "content": "Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Tengah, Jalan Imam Barjo, Kota Semarang, Jumat sore (5/6/2026).\n\nAksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang, menurut massa aksi, telah menyentuh kisaran Rp18.000 per dolar AS.\n\nDalam demonstrasi itu, para mahasiswa membawa berbagai poster bertuliskan \"RIP Rupiah Sekarat\" dan \"Turut Berduka Cita atas Turunnya Nilai Rupiah\". \n\nMereka juga menyebarkan puluhan lembar uang mainan dan membakarnya sebagai simbol kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nPresiden BEM Politeknik Negeri Semarang (Polines), Kevin Kurnia Priambodo, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kritik terhadap pemerintah dalam menyikapi kondisi perekonomian saat ini.\n\n🎥: \n\n✨ Berita terkini Radar Tegal Group bisa diikuti dari seluruh platform: koran, online, radio, dan medsos. Sarana efektif promosi produk Anda dan menjangkau semua kalangan.\n\n#rupiah #dolar #demomahasiswa #semarang #radartegal", "post_id": "3913306687352386818_2286722659"}}, {"key": "diswayjateng", "attributes": {"label": "diswayjateng", "x": 286.622884539385, "y": 445.2300843527831, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3913306687352386818_2286722659", "id": "diswayjateng", "source": "instagram-000001", "content": "Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Tengah, Jalan Imam Barjo, Kota Semarang, Jumat sore (5/6/2026).\n\nAksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang, menurut massa aksi, telah menyentuh kisaran Rp18.000 per dolar AS.\n\nDalam demonstrasi itu, para mahasiswa membawa berbagai poster bertuliskan \"RIP Rupiah Sekarat\" dan \"Turut Berduka Cita atas Turunnya Nilai Rupiah\". \n\nMereka juga menyebarkan puluhan lembar uang mainan dan membakarnya sebagai simbol kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nPresiden BEM Politeknik Negeri Semarang (Polines), Kevin Kurnia Priambodo, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kritik terhadap pemerintah dalam menyikapi kondisi perekonomian saat ini.\n\n🎥: \n\n✨ Berita terkini Radar Tegal Group bisa diikuti dari seluruh platform: koran, online, radio, dan medsos. Sarana efektif promosi produk Anda dan menjangkau semua kalangan.\n\n#rupiah #dolar #demomahasiswa #semarang #radartegal", "post_id": "3913306687352386818_2286722659"}}, {"key": "66320242220", "attributes": {"label": "66320242220", "x": 982.8149197556685, "y": 685.0965941445847, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3911877969022856196_66320242220", "id": "66320242220", "source": "instagram-000001", "content": "Paripurna DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna ke-20 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).\n\nSidang pengambilan keputusan tingkat I tersebut yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad itu turut dihadiri oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. Pengesahan dilakukan setelah seluruh fraksi menyatakan persetujuan terhadap hasil pembahasan revisi UU P2SK.\n\nSebelum pengambilan keputusan tingkat II, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal menyampaikan laporan pembahasan RUU yang telah berlangsung sejak 4 Februari 2026 bersama pemerintah. Menurutnya, revisi UU P2SK diperlukan untuk mengoptimalkan peran sektor keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.\n\n“Adanya kebutuhan hukum untuk mengoptimalkan peran sektor keuangan melatarbelakangi RUU Perubahan Undang-Undang P2SK,” ujar Hekal.\n\nIa menjelaskan, revisi UU P2SK mencakup 17 pokok materi pengaturan. Di antaranya penguatan kelembagaan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia; perluasan usaha perbankan dan perbankan syariah; pengaturan aset kripto; pembentukan satuan tugas pencegahan dan penanganan pinjaman daring serta perjudian daring; hingga penguatan mekanisme penegakan hukum di sektor jasa keuangan.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk informasi dan data menarik lainnya.", "post_id": "3911877969022856196_66320242220"}}, {"key": "ruangpikirr.id", "attributes": {"label": "ruangpikirr.id", "x": 833.8192396625248, "y": 545.4411199608306, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3911877969022856196_66320242220", "id": "ruangpikirr.id", "source": "instagram-000001", "content": "Paripurna DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna ke-20 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).\n\nSidang pengambilan keputusan tingkat I tersebut yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad itu turut dihadiri oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. Pengesahan dilakukan setelah seluruh fraksi menyatakan persetujuan terhadap hasil pembahasan revisi UU P2SK.\n\nSebelum pengambilan keputusan tingkat II, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal menyampaikan laporan pembahasan RUU yang telah berlangsung sejak 4 Februari 2026 bersama pemerintah. Menurutnya, revisi UU P2SK diperlukan untuk mengoptimalkan peran sektor keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.\n\n“Adanya kebutuhan hukum untuk mengoptimalkan peran sektor keuangan melatarbelakangi RUU Perubahan Undang-Undang P2SK,” ujar Hekal.\n\nIa menjelaskan, revisi UU P2SK mencakup 17 pokok materi pengaturan. Di antaranya penguatan kelembagaan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia; perluasan usaha perbankan dan perbankan syariah; pengaturan aset kripto; pembentukan satuan tugas pencegahan dan penanganan pinjaman daring serta perjudian daring; hingga penguatan mekanisme penegakan hukum di sektor jasa keuangan.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk informasi dan data menarik lainnya.", "post_id": "3911877969022856196_66320242220"}}, {"key": "diskominfo.padangpariaman", "attributes": {"label": "diskominfo.padangpariaman", "x": 104.46412558670659, "y": 366.86643227206474, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3908179752636518831_23145767594", "id": "diskominfo.padangpariaman", "source": "instagram-000001", "content": "Sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disembelih di Masjid Ilham, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. \n\nSapi hasil persilangan limosin dan bali dengan bobot mencapai 960 kilogram tersebut merupakan hasil peternakan lokal asal Nagari Gadur, Kecamatan Enam Lingkung, yang dibeli dengan nilai sekitar Rp85 juta. Antusiasme ratusan warga terlihat sejak proses penyembelihan berlangsung pada Kamis pagi (28/05/2026).\n\nPemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengapresiasi bantuan Presiden sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat sekaligus dukungan nyata bagi peternak lokal.\n\nSeluruh hewan kurban juga dipastikan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi setelah melalui pemeriksaan ketat oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. \n\nMomentum Iduladha ini diharapkan semakin mendorong perkembangan sektor peternakan lokal sebagai penggerak ekonomi masyarakat.\n\nSumber : \nReporter :", "post_id": "3908179752636518831_23145767594"}}, {"key": "padang_tv", "attributes": {"label": "padang_tv", "x": 139.19905841643399, "y": 62.769425609438215, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3908179752636518831_23145767594", "id": "padang_tv", "source": "instagram-000001", "content": "Sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disembelih di Masjid Ilham, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. \n\nSapi hasil persilangan limosin dan bali dengan bobot mencapai 960 kilogram tersebut merupakan hasil peternakan lokal asal Nagari Gadur, Kecamatan Enam Lingkung, yang dibeli dengan nilai sekitar Rp85 juta. Antusiasme ratusan warga terlihat sejak proses penyembelihan berlangsung pada Kamis pagi (28/05/2026).\n\nPemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengapresiasi bantuan Presiden sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat sekaligus dukungan nyata bagi peternak lokal.\n\nSeluruh hewan kurban juga dipastikan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi setelah melalui pemeriksaan ketat oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. \n\nMomentum Iduladha ini diharapkan semakin mendorong perkembangan sektor peternakan lokal sebagai penggerak ekonomi masyarakat.\n\nSumber : \nReporter :", "post_id": "3908179752636518831_23145767594"}}, {"key": "imrannfnd", "attributes": {"label": "imrannfnd", "x": 879.9309915937108, "y": 575.7731441843586, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3908179752636518831_23145767594", "id": "imrannfnd", "source": "instagram-000001", "content": "Sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disembelih di Masjid Ilham, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. \n\nSapi hasil persilangan limosin dan bali dengan bobot mencapai 960 kilogram tersebut merupakan hasil peternakan lokal asal Nagari Gadur, Kecamatan Enam Lingkung, yang dibeli dengan nilai sekitar Rp85 juta. Antusiasme ratusan warga terlihat sejak proses penyembelihan berlangsung pada Kamis pagi (28/05/2026).\n\nPemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengapresiasi bantuan Presiden sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat sekaligus dukungan nyata bagi peternak lokal.\n\nSeluruh hewan kurban juga dipastikan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi setelah melalui pemeriksaan ketat oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. \n\nMomentum Iduladha ini diharapkan semakin mendorong perkembangan sektor peternakan lokal sebagai penggerak ekonomi masyarakat.\n\nSumber : \nReporter :", "post_id": "3908179752636518831_23145767594"}}, {"key": "kilat.media", "attributes": {"label": "kilat.media", "x": 732.0917034711058, "y": 911.2990748044035, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3913562234563843059_13707920938", "id": "kilat.media", "source": "instagram-000001", "content": "Akbar Faizal berkomentar soal rupiah yang makin melemah, ia singgung Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Seperti yang diketahui, nilai rupiah ke dollar AS kini Rp18 ribu dan menuai kecaman masyarakat.\n\nAkbar Faizal pun mengkritik sosok Menkeu Purbaya dalam cuitan terbarunya pada hari Jumat 5 Juni 2026. Dalam cuitannya Akbar menyebut Purbaya kalah, ia menyebut apa yang disampaikan tak terbukti.\n\nSebelumnya Purbaya menyebut bahwa keadaan ekonomi Indonesia baik-baik saja. Purbaya bahkan menyebut bahwa rupiah akan segera menguat lagi saat kemarin masih di angka Rp17 ribu.\n\nNamun rupanya apa yang disampaikan Purbaya tak terbukti ia menagih kebijakan yang layak.\n\n“Anda kalah Mas Yudhi , Menteri  Semua yg Anda ucapkan dan janjikan tak terbukti.” katanya lewat cuitan.\n\nAkbar menyebut Purbaya perlu memutuskan sesuatu yang layak buat masyarakat dan dirinya sendiri. Akbar menandai akun Bank Indonesia, OJK dan Prabowo Subianto.\n\n“Putuskan sesuatu yang layak bagi kami dan untuk diri Anda sendiri.   ,” pungkasnya.\n\nPenasaran dengan Berita Lengkapnya? Klik link beritanya di bawah ini \n\nhttps://www.kilat.com/nasional/84417215030/akbar-faizal-sebut-menkeu-purbaya-kalah-pasca-rupiah-makin-melemah-putuskan-yang-layak-bagi-kami", "post_id": "3913562234563843059_13707920938"}}, {"key": "/PurbayaYudhi", "attributes": {"label": "/PurbayaYudhi", "x": 395.0987083832842, "y": 849.1812085290361, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.8605, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3913562234563843059_13707920938", "id": "/PurbayaYudhi", "source": "instagram-000001", "content": "Akbar Faizal berkomentar soal rupiah yang makin melemah, ia singgung Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Seperti yang diketahui, nilai rupiah ke dollar AS kini Rp18 ribu dan menuai kecaman masyarakat.\n\nAkbar Faizal pun mengkritik sosok Menkeu Purbaya dalam cuitan terbarunya pada hari Jumat 5 Juni 2026. Dalam cuitannya Akbar menyebut Purbaya kalah, ia menyebut apa yang disampaikan tak terbukti.\n\nSebelumnya Purbaya menyebut bahwa keadaan ekonomi Indonesia baik-baik saja. Purbaya bahkan menyebut bahwa rupiah akan segera menguat lagi saat kemarin masih di angka Rp17 ribu.\n\nNamun rupanya apa yang disampaikan Purbaya tak terbukti ia menagih kebijakan yang layak.\n\n“Anda kalah Mas Yudhi , Menteri  Semua yg Anda ucapkan dan janjikan tak terbukti.” katanya lewat cuitan.\n\nAkbar menyebut Purbaya perlu memutuskan sesuatu yang layak buat masyarakat dan dirinya sendiri. Akbar menandai akun Bank Indonesia, OJK dan Prabowo Subianto.\n\n“Putuskan sesuatu yang layak bagi kami dan untuk diri Anda sendiri.   ,” pungkasnya.\n\nPenasaran dengan Berita Lengkapnya? Klik link beritanya di bawah ini \n\nhttps://www.kilat.com/nasional/84417215030/akbar-faizal-sebut-menkeu-purbaya-kalah-pasca-rupiah-makin-melemah-putuskan-yang-layak-bagi-kami", "post_id": "3913562234563843059_13707920938"}}, {"key": "/KemenkeuRI.", "attributes": {"label": "/KemenkeuRI.", "x": 731.2806740813234, "y": 774.7452627002041, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.8605, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3913562234563843059_13707920938", "id": "/KemenkeuRI.", "source": "instagram-000001", "content": "Akbar Faizal berkomentar soal rupiah yang makin melemah, ia singgung Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Seperti yang diketahui, nilai rupiah ke dollar AS kini Rp18 ribu dan menuai kecaman masyarakat.\n\nAkbar Faizal pun mengkritik sosok Menkeu Purbaya dalam cuitan terbarunya pada hari Jumat 5 Juni 2026. Dalam cuitannya Akbar menyebut Purbaya kalah, ia menyebut apa yang disampaikan tak terbukti.\n\nSebelumnya Purbaya menyebut bahwa keadaan ekonomi Indonesia baik-baik saja. Purbaya bahkan menyebut bahwa rupiah akan segera menguat lagi saat kemarin masih di angka Rp17 ribu.\n\nNamun rupanya apa yang disampaikan Purbaya tak terbukti ia menagih kebijakan yang layak.\n\n“Anda kalah Mas Yudhi , Menteri  Semua yg Anda ucapkan dan janjikan tak terbukti.” katanya lewat cuitan.\n\nAkbar menyebut Purbaya perlu memutuskan sesuatu yang layak buat masyarakat dan dirinya sendiri. Akbar menandai akun Bank Indonesia, OJK dan Prabowo Subianto.\n\n“Putuskan sesuatu yang layak bagi kami dan untuk diri Anda sendiri.   ,” pungkasnya.\n\nPenasaran dengan Berita Lengkapnya? Klik link beritanya di bawah ini \n\nhttps://www.kilat.com/nasional/84417215030/akbar-faizal-sebut-menkeu-purbaya-kalah-pasca-rupiah-makin-melemah-putuskan-yang-layak-bagi-kami", "post_id": "3913562234563843059_13707920938"}}, {"key": "/bank_indonesia", "attributes": {"label": "/bank_indonesia", "x": 362.6227708994948, "y": 487.17385954261493, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.8605, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3913562234563843059_13707920938", "id": "/bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Akbar Faizal berkomentar soal rupiah yang makin melemah, ia singgung Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Seperti yang diketahui, nilai rupiah ke dollar AS kini Rp18 ribu dan menuai kecaman masyarakat.\n\nAkbar Faizal pun mengkritik sosok Menkeu Purbaya dalam cuitan terbarunya pada hari Jumat 5 Juni 2026. Dalam cuitannya Akbar menyebut Purbaya kalah, ia menyebut apa yang disampaikan tak terbukti.\n\nSebelumnya Purbaya menyebut bahwa keadaan ekonomi Indonesia baik-baik saja. Purbaya bahkan menyebut bahwa rupiah akan segera menguat lagi saat kemarin masih di angka Rp17 ribu.\n\nNamun rupanya apa yang disampaikan Purbaya tak terbukti ia menagih kebijakan yang layak.\n\n“Anda kalah Mas Yudhi , Menteri  Semua yg Anda ucapkan dan janjikan tak terbukti.” katanya lewat cuitan.\n\nAkbar menyebut Purbaya perlu memutuskan sesuatu yang layak buat masyarakat dan dirinya sendiri. Akbar menandai akun Bank Indonesia, OJK dan Prabowo Subianto.\n\n“Putuskan sesuatu yang layak bagi kami dan untuk diri Anda sendiri.   ,” pungkasnya.\n\nPenasaran dengan Berita Lengkapnya? Klik link beritanya di bawah ini \n\nhttps://www.kilat.com/nasional/84417215030/akbar-faizal-sebut-menkeu-purbaya-kalah-pasca-rupiah-makin-melemah-putuskan-yang-layak-bagi-kami", "post_id": "3913562234563843059_13707920938"}}, {"key": "/ojkindonesia", "attributes": {"label": "/ojkindonesia", "x": 78.93196916049783, "y": 893.177773193002, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.8605, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3913562234563843059_13707920938", "id": "/ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Akbar Faizal berkomentar soal rupiah yang makin melemah, ia singgung Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Seperti yang diketahui, nilai rupiah ke dollar AS kini Rp18 ribu dan menuai kecaman masyarakat.\n\nAkbar Faizal pun mengkritik sosok Menkeu Purbaya dalam cuitan terbarunya pada hari Jumat 5 Juni 2026. Dalam cuitannya Akbar menyebut Purbaya kalah, ia menyebut apa yang disampaikan tak terbukti.\n\nSebelumnya Purbaya menyebut bahwa keadaan ekonomi Indonesia baik-baik saja. Purbaya bahkan menyebut bahwa rupiah akan segera menguat lagi saat kemarin masih di angka Rp17 ribu.\n\nNamun rupanya apa yang disampaikan Purbaya tak terbukti ia menagih kebijakan yang layak.\n\n“Anda kalah Mas Yudhi , Menteri  Semua yg Anda ucapkan dan janjikan tak terbukti.” katanya lewat cuitan.\n\nAkbar menyebut Purbaya perlu memutuskan sesuatu yang layak buat masyarakat dan dirinya sendiri. Akbar menandai akun Bank Indonesia, OJK dan Prabowo Subianto.\n\n“Putuskan sesuatu yang layak bagi kami dan untuk diri Anda sendiri.   ,” pungkasnya.\n\nPenasaran dengan Berita Lengkapnya? Klik link beritanya di bawah ini \n\nhttps://www.kilat.com/nasional/84417215030/akbar-faizal-sebut-menkeu-purbaya-kalah-pasca-rupiah-makin-melemah-putuskan-yang-layak-bagi-kami", "post_id": "3913562234563843059_13707920938"}}, {"key": "/prabowo", "attributes": {"label": "/prabowo", "x": 349.29543179195286, "y": 53.398114017379264, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.8605, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3913562234563843059_13707920938", "id": "/prabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Akbar Faizal berkomentar soal rupiah yang makin melemah, ia singgung Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Seperti yang diketahui, nilai rupiah ke dollar AS kini Rp18 ribu dan menuai kecaman masyarakat.\n\nAkbar Faizal pun mengkritik sosok Menkeu Purbaya dalam cuitan terbarunya pada hari Jumat 5 Juni 2026. Dalam cuitannya Akbar menyebut Purbaya kalah, ia menyebut apa yang disampaikan tak terbukti.\n\nSebelumnya Purbaya menyebut bahwa keadaan ekonomi Indonesia baik-baik saja. Purbaya bahkan menyebut bahwa rupiah akan segera menguat lagi saat kemarin masih di angka Rp17 ribu.\n\nNamun rupanya apa yang disampaikan Purbaya tak terbukti ia menagih kebijakan yang layak.\n\n“Anda kalah Mas Yudhi , Menteri  Semua yg Anda ucapkan dan janjikan tak terbukti.” katanya lewat cuitan.\n\nAkbar menyebut Purbaya perlu memutuskan sesuatu yang layak buat masyarakat dan dirinya sendiri. Akbar menandai akun Bank Indonesia, OJK dan Prabowo Subianto.\n\n“Putuskan sesuatu yang layak bagi kami dan untuk diri Anda sendiri.   ,” pungkasnya.\n\nPenasaran dengan Berita Lengkapnya? Klik link beritanya di bawah ini \n\nhttps://www.kilat.com/nasional/84417215030/akbar-faizal-sebut-menkeu-purbaya-kalah-pasca-rupiah-makin-melemah-putuskan-yang-layak-bagi-kami", "post_id": "3913562234563843059_13707920938"}}, {"key": "jabarsaberhoaks", "attributes": {"label": "jabarsaberhoaks", "x": 943.7594900463855, "y": 14.199177788395634, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3914691782886018427_9196506835", "id": "jabarsaberhoaks", "source": "instagram-000001", "content": "INDONESIA BERHENTI GUNAKAN DOLAR BERALIH GUNAKAN YUAN\n[HOAKS: MISLEADING CONTENT] \n\nBeredar unggahan gambar di media sosial Facebook pada Rabu (13/05/2026) dengan keterangan dalam gambar “Indonesia Stop Pakai Dollar As. Purbaya Pindah Ke Yuan, Yaitu Mata Uang China Dan Terbitkan Panda Bond Untuk Perkuat Rupiah.”\n\nCEK FAKTA: Setelah melakukan penelusuran menggunakan mesin pencarian Google dengan memasukan kata kunci “Indonesia berhenti menggunakan dolar beralih menggunakan yuan sebagai alat transaksi”. Hasilnya, ditemukan, klaim bahwa Indonesia berhenti menggunakan dolar dan beralih sepenuhnya ke yuan sebagai alat transaksi adalah keliru.\n\nDilansir dari turnbackhoax.id - TurnBackHoax memasukan kata kunci “Penggunaan dolar AS dalam Transaksi Bilateral Indonesia” ke dalam mesin pencarian Google. Penelusuran teratas mengarah ke siaran pers bi.go.id yang dimuat Senin (13/04/2026). Diketahui, meski Local Currency Transaction atau sistem transaksi perdagangan internasional yang menggunakan mata uang lokal masing-masing negara meningkat dua kali lipat pada akhir 2025, Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa nilainya masih rendah dibanding total perdagangan internasional Indonesia dengan menggunakan dolar AS (US$). Dalam laporan yang sama, BI juga menyampaikan bahwa cadangan devisa Indonesia masih dihitung dalam USD.\n\nIsu terkait rupiah ramai diperbincangkan publik karena nilainya yang makin melemah. Dilansir dari laporan antaranews.com yang tayang pada Senin (18/05/2026), nilai rupiah sempat menyentuh Rp17,630 per dolar AS. Kondisi tersebut dipengaruhi penguatan dolar global dan tekanan ekonomi internasional, sehingga transaksi berbasis dolar menjadi lebih mahal bagi Indonesia \n\nKESIMPULAN: Berdasarkan dari hasil penelusuran terkait klaim yang menyebutkan Indonesia tinggalkan Dollar AS beralih menggunakan Yuan China untuk melakukan transaksi merupakan berita tidak benar atau hoaks.\n\nRUJUKAN: turnbackhoax.id\nbi.go.id\nantaranews.com\n\nTEKS: Mochammad Rizza", "post_id": "3914691782886018427_9196506835"}}, {"key": "mochrizza_", "attributes": {"label": "mochrizza_", "x": 766.2789263849996, "y": 222.10528190522462, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914691782886018427_9196506835", "id": "mochrizza_", "source": "instagram-000001", "content": "INDONESIA BERHENTI GUNAKAN DOLAR BERALIH GUNAKAN YUAN\n[HOAKS: MISLEADING CONTENT] \n\nBeredar unggahan gambar di media sosial Facebook pada Rabu (13/05/2026) dengan keterangan dalam gambar “Indonesia Stop Pakai Dollar As. Purbaya Pindah Ke Yuan, Yaitu Mata Uang China Dan Terbitkan Panda Bond Untuk Perkuat Rupiah.”\n\nCEK FAKTA: Setelah melakukan penelusuran menggunakan mesin pencarian Google dengan memasukan kata kunci “Indonesia berhenti menggunakan dolar beralih menggunakan yuan sebagai alat transaksi”. Hasilnya, ditemukan, klaim bahwa Indonesia berhenti menggunakan dolar dan beralih sepenuhnya ke yuan sebagai alat transaksi adalah keliru.\n\nDilansir dari turnbackhoax.id - TurnBackHoax memasukan kata kunci “Penggunaan dolar AS dalam Transaksi Bilateral Indonesia” ke dalam mesin pencarian Google. Penelusuran teratas mengarah ke siaran pers bi.go.id yang dimuat Senin (13/04/2026). Diketahui, meski Local Currency Transaction atau sistem transaksi perdagangan internasional yang menggunakan mata uang lokal masing-masing negara meningkat dua kali lipat pada akhir 2025, Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa nilainya masih rendah dibanding total perdagangan internasional Indonesia dengan menggunakan dolar AS (US$). Dalam laporan yang sama, BI juga menyampaikan bahwa cadangan devisa Indonesia masih dihitung dalam USD.\n\nIsu terkait rupiah ramai diperbincangkan publik karena nilainya yang makin melemah. Dilansir dari laporan antaranews.com yang tayang pada Senin (18/05/2026), nilai rupiah sempat menyentuh Rp17,630 per dolar AS. Kondisi tersebut dipengaruhi penguatan dolar global dan tekanan ekonomi internasional, sehingga transaksi berbasis dolar menjadi lebih mahal bagi Indonesia \n\nKESIMPULAN: Berdasarkan dari hasil penelusuran terkait klaim yang menyebutkan Indonesia tinggalkan Dollar AS beralih menggunakan Yuan China untuk melakukan transaksi merupakan berita tidak benar atau hoaks.\n\nRUJUKAN: turnbackhoax.id\nbi.go.id\nantaranews.com\n\nTEKS: Mochammad Rizza", "post_id": "3914691782886018427_9196506835"}}, {"key": "putr4_k0n0h4", "attributes": {"label": "putr4_k0n0h4", "x": 350.68553805234205, "y": 788.6984262820906, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3906679733740245488_55744678044", "id": "putr4_k0n0h4", "source": "instagram-000001", "content": "Masih bilang indonesia baik2 saja ❓️\n\nEkonom utama Permata Bank, Josua Pardede, melempar peringatan keras terkait posisi Indonesia yang menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang mengalami arus modal keluar (capital outflow) massal di pasar surat utang atau obligasi sepanjang kuartal I 2026 (22/5). \n\nDi tengah hantaman sentimen global yang setara dihadapi oleh seluruh negara berkembang (emerging markets), investor asing justru tercatat melakukan aksi jual bersih (net outflow) sebesar US$1,48 miliar di pasar obligasi Indonesia, ditambah US$1,95 miliar di pasar saham. \n\nJosua menegaskan, rapor merah ini menjadi indikator sahih bahwa investor global tidak lagi sekadar melihat faktor eksternal, melainkan mulai cemas terhadap risiko domestik, terutama jebloknya rasio pajak (tax ratio) Indonesia yang hanya 13,3 persen serta membengkaknya beban bunga utang pemerintah yang diproyeksikan menembus Rp599,4 triliun tahun ini.\n\nData pelarian modal asing yang dipaparkan dalam Pelatihan Media Bank Indonesia di Makassar ini menelanjari kebohongan narasi \"fundamental ekonomi kita aman dan kuat\" yang terus diproduksi oleh humas istana. Menjadikan konflik Selat Hormuz sebagai kambing hitam tunggal atas carut-marutnya ekonomi domestik—seperti yang dipakai Badan Gizi untuk memotong anggaran MBG—kini terbukti patah secara ilmiah. \n\nSinyal bahaya sebenarnya sudah menyala sejak awal tahun ketika lembaga pemeringkat internasional Fitch dan Moody's kompak merevisi prospek (outlook) Indonesia menjadi negatif, disusul didepaknya 19 saham Indonesia dari indeks global MSCI. Investor asing memilih kabur karena mereka kalkulatif melihat kas negara yang tekor akibat ego politik megaproyek yang dipaksakan lewat penarikan utang ugal-ugalan, sementara kemampuan negara mengumpulkan pendapatan pajak sangat loyo di bawah rata-rata negara sekelas (peers).\n\nMelihat data bahwa cuma Indonesia yang mengalami pelarian modal asing di bursa obligasi ASEAN, menurut lo ini sinyal lampu merah buat dompet kita atau lo optimistis kenaikan suku bunga BI bisa menyelamatkan Rupiah? \n\nFollow  untuk terus mengawal kebijakan moneter, transparansi utang negara, dan investigasi pasar finansial.", "post_id": "3906679733740245488_55744678044"}}, {"key": "arahjakarta", "attributes": {"label": "arahjakarta", "x": 868.5087498789442, "y": 88.17110103877268, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3906679733740245488_55744678044", "id": "arahjakarta", "source": "instagram-000001", "content": "Masih bilang indonesia baik2 saja ❓️\n\nEkonom utama Permata Bank, Josua Pardede, melempar peringatan keras terkait posisi Indonesia yang menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang mengalami arus modal keluar (capital outflow) massal di pasar surat utang atau obligasi sepanjang kuartal I 2026 (22/5). \n\nDi tengah hantaman sentimen global yang setara dihadapi oleh seluruh negara berkembang (emerging markets), investor asing justru tercatat melakukan aksi jual bersih (net outflow) sebesar US$1,48 miliar di pasar obligasi Indonesia, ditambah US$1,95 miliar di pasar saham. \n\nJosua menegaskan, rapor merah ini menjadi indikator sahih bahwa investor global tidak lagi sekadar melihat faktor eksternal, melainkan mulai cemas terhadap risiko domestik, terutama jebloknya rasio pajak (tax ratio) Indonesia yang hanya 13,3 persen serta membengkaknya beban bunga utang pemerintah yang diproyeksikan menembus Rp599,4 triliun tahun ini.\n\nData pelarian modal asing yang dipaparkan dalam Pelatihan Media Bank Indonesia di Makassar ini menelanjari kebohongan narasi \"fundamental ekonomi kita aman dan kuat\" yang terus diproduksi oleh humas istana. Menjadikan konflik Selat Hormuz sebagai kambing hitam tunggal atas carut-marutnya ekonomi domestik—seperti yang dipakai Badan Gizi untuk memotong anggaran MBG—kini terbukti patah secara ilmiah. \n\nSinyal bahaya sebenarnya sudah menyala sejak awal tahun ketika lembaga pemeringkat internasional Fitch dan Moody's kompak merevisi prospek (outlook) Indonesia menjadi negatif, disusul didepaknya 19 saham Indonesia dari indeks global MSCI. Investor asing memilih kabur karena mereka kalkulatif melihat kas negara yang tekor akibat ego politik megaproyek yang dipaksakan lewat penarikan utang ugal-ugalan, sementara kemampuan negara mengumpulkan pendapatan pajak sangat loyo di bawah rata-rata negara sekelas (peers).\n\nMelihat data bahwa cuma Indonesia yang mengalami pelarian modal asing di bursa obligasi ASEAN, menurut lo ini sinyal lampu merah buat dompet kita atau lo optimistis kenaikan suku bunga BI bisa menyelamatkan Rupiah? \n\nFollow  untuk terus mengawal kebijakan moneter, transparansi utang negara, dan investigasi pasar finansial.", "post_id": "3906679733740245488_55744678044"}}, {"key": "dp2kbp3a.kabbadung", "attributes": {"label": "dp2kbp3a.kabbadung", "x": 39.753944282151735, "y": 708.608043338316, "size": 4.37, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6709, "eigenvector": 13.894, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3905424477311634224_5808086242", "id": "dp2kbp3a.kabbadung", "source": "instagram-000001", "content": "DP2KBP3A Badung Ajak Perempuan Lebih Percaya Diri Tampil di Politik\n\nDinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Badung mendorong perempuan agar lebih percaya diri dan aktif mengambil peran dalam dunia politik. Upaya tersebut disampaikan dalam Seminar Organisasi Perempuan bertema “Perempuan Bali antara Tradisi dan Modernisasi” yang digelar di Ruang Flamboyan Gosana DP2KBP3A Puspem Badung, Selasa (26/5/2026).\n\nKegiatan tersebut dibuka oleh Kepala DP2KBP3A Badung, Dr. I Nyoman Gunarta, serta dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, para narasumber, dan seluruh organisasi perempuan di Kabupaten Badung.\n\nDr. I Nyoman Gunarta mengatakan seminar ini menjadi ruang diskusi sekaligus motivasi bagi perempuan agar semakin aktif berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan, khususnya di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya.\n\n“Hari ini kami melibatkan seluruh organisasi perempuan di Kabupaten Badung seperti TP PKK Badung, DWP, GOW, Forum Puspa, dan organisasi wanita lainnya. Tujuannya untuk membuka mindset perempuan agar semakin aktif dan mampu meningkatkan perannya dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya.\n\nSelengkapnya di https://badungkab.go.id/kab/berita/71659-dp2kbp3a-badung-ajak-perempuan-lebih-percaya-diri-tampil-di-politik\n\n\n\n\n\n\n\n#pemkabbadung #thesoulofbali #curadharmaraksaka #badung #bali", "post_id": "3905424477311634224_5808086242"}}, {"key": "kristiutami", "attributes": {"label": "kristiutami", "x": 989.603806822173, "y": 15.23898061710538, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.2885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3913345154787079007_1537212147", "id": "kristiutami", "source": "instagram-000001", "content": "Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI Jawa Tengah menggelar demonstrasi di depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Jumat (5/6/2026), untuk mendesak pemerintah mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah. Mahasiswa memberi tenggat 18 hari kepada pemerintah untuk menguatkan rupiah. Jika tuntutan itu tidak dipenuhi, mereka mengancam akan menggelar demonstrasi bertajuk Reformasi Jilid 2.\n\nDemonstrasi tersebut diikuti perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI Jateng dari Kota Semarang dan Kota Surakarta. Massa aksi tiba di depan Kantor Perwakilan BI Jateng sekitar pukul 17.00 WIB.\n\nMereka datang membawa spanduk bertuliskan, ”RIP. Rupiah Sekarat”. Setelah tiba di lokasi, para mahasiswa bergantian menyampaikan orasi. Saat orasi berlangsung, sebagian mahasiswa membuat spanduk lain bertuliskan, ”Turut Berdukacita atas Matinya Rupiah”.\n\nPresiden Mahasiswa Politeknik Negeri Semarang Kevin Priambodo mengatakan, aksi tersebut dilatarbelakangi keresahan mahasiswa terhadap pelemahan rupiah yang terus berlangsung. Di sisi lain, pemerintah dinilai belum menunjukkan upaya yang cukup untuk memulihkan kondisi tersebut.\n\n”Kami resah melihat kondisi ekonomi yang sedang terjadi. Kebijakan fiskal yang digagas dan sikap yang diambil pemerintah seolah-olah menunjukkan tidak ada masalah. Yang paling parah, saya sangat muak dengan sikap egosentris yang terus dipertahankan Presiden dalam mempertahankan program-program mercusuarnya, arogansinya, dan hal-hal lainnya,” kata Kevin, Jumat malam.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Mahasiswa Beri Tenggat 18 Hari, Ancam Demo Reformasi Jilid 2\" oleh Kristi Dwi Utami () di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#AksiMahasiswa #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas", "post_id": "3913345154787079007_1537212147"}}, {"key": "kesbangpolkabbadung", "attributes": {"label": "kesbangpolkabbadung", "x": 554.2072247779023, "y": 847.6661327495299, "size": 4.8, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6311, "eigenvector": 18.2631, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3910355384560558396_7555457225", "id": "kesbangpolkabbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025\n\nKetua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (01/06/2026), di Hotel Made Bali.\n\nMomen ini menandai penutupan resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Acara dilaksanakan setelah seluruh anggota Paskibraka Badung 2025 sukses menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat dan bertanggung jawab.\n\nHadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung beserta jajaran, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, orang tua murid, tim pelatih, serta seluruh anggota Purna Paskibraka Badung 2025.\n\nPada kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi resmi atas rampungnya masa pembinaan dan tugas negara oleh pemuda-pemudi pilihan Badung.\n\nRasniathi Adi Arnawa turut mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang seluruh peserta selama masa pendidikan hingga bertugas.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/apresiasi-generasi-muda-ketua-tp-pkk-badung-hadiri-malam-purna-paskibraka-2025.html\n\n \n \n \n \n \n\n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #apresiasi #paskibraka2025", "post_id": "3910355384560558396_7555457225"}}, {"key": "tppkkbadung", "attributes": {"label": "tppkkbadung", "x": 886.2958081349851, "y": 136.66564759824905, "size": 4.8, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6311, "eigenvector": 18.2631, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3910355384560558396_7555457225", "id": "tppkkbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025\n\nKetua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (01/06/2026), di Hotel Made Bali.\n\nMomen ini menandai penutupan resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Acara dilaksanakan setelah seluruh anggota Paskibraka Badung 2025 sukses menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat dan bertanggung jawab.\n\nHadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung beserta jajaran, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, orang tua murid, tim pelatih, serta seluruh anggota Purna Paskibraka Badung 2025.\n\nPada kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi resmi atas rampungnya masa pembinaan dan tugas negara oleh pemuda-pemudi pilihan Badung.\n\nRasniathi Adi Arnawa turut mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang seluruh peserta selama masa pendidikan hingga bertugas.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/apresiasi-generasi-muda-ketua-tp-pkk-badung-hadiri-malam-purna-paskibraka-2025.html\n\n \n \n \n \n \n\n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #apresiasi #paskibraka2025", "post_id": "3910355384560558396_7555457225"}}, {"key": "abi.dzar_alghifary", "attributes": {"label": "abi.dzar_alghifary", "x": 939.4668472960911, "y": 391.92917254825244, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3913503841324844748_2207014794", "id": "abi.dzar_alghifary", "source": "instagram-000001", "content": "Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI Jawa Tengah menggelar demonstrasi di depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Jumat (5/6/2026), untuk mendesak pemerintah mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah. Mahasiswa memberi tenggat 18 hari kepada pemerintah untuk menguatkan rupiah. Jika tuntutan itu tidak dipenuhi, mereka mengancam akan menggelar demonstrasi bertajuk Reformasi Jilid 2.\n\nDemonstrasi tersebut diikuti perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI Jateng dari Kota Semarang dan Kota Surakarta. Massa aksi tiba di depan Kantor Perwakilan BI Jateng sekitar pukul 17.00 WIB.\n\nMereka datang membawa spanduk bertuliskan, ”RIP. Rupiah Sekarat”. Setelah tiba di lokasi, para mahasiswa bergantian menyampaikan orasi. Saat orasi berlangsung, sebagian mahasiswa membuat spanduk lain bertuliskan, ”Turut Berdukacita atas Matinya Rupiah”.\n\nPresiden Mahasiswa Politeknik Negeri Semarang Kevin Priambodo mengatakan, aksi tersebut dilatarbelakangi keresahan mahasiswa terhadap pelemahan rupiah yang terus berlangsung. Di sisi lain, pemerintah dinilai belum menunjukkan upaya yang cukup untuk memulihkan kondisi tersebut.\n\n”Kami resah melihat kondisi ekonomi yang sedang terjadi. Kebijakan fiskal yang digagas dan sikap yang diambil pemerintah seolah-olah menunjukkan tidak ada masalah. Yang paling parah, saya sangat muak dengan sikap egosentris yang terus dipertahankan Presiden dalam mempertahankan program-program mercusuarnya, arogansinya, dan hal-hal lainnya,” kata Kevin, Jumat malam.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Mahasiswa Beri Tenggat 18 Hari, Ancam Demo Reformasi Jilid 2\" oleh Kristi Dwi Utami () di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#AksiMahasiswa #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas\n\nCc :", "post_id": "3913503841324844748_2207014794"}}, {"key": "tvribali", "attributes": {"label": "tvribali", "x": 690.1458661898248, "y": 516.1584825575085, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3914126556158101370_3445766067", "id": "tvribali", "source": "instagram-000001", "content": "Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan jika progam Sekolah Rakyat untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi paling sulit agar memperoleh akses pendidikan yang layak. \n\n“Memang Sekolah Rakyat kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah, mereka yang paling kurang berdaya. Jadi pembangunan kita sebagai bangsa tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat Indonesia hidupnya layak, hidupnya baik,” ujarnya saat melakukan kunjungan peninjauan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan di Bali pada Minggu, 7 Juni 2026. \n\nLebih lanjut, kepala negara ini menyebut jika pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lantaran hal tersebut, pemerintah harus terus memperkuat pendidikan dan pelatihan di berbagai bidang. \n\n“Salah satu adalah pendidikan. Pendidikan yang bisa membuat rakyat sejahtera di semua bidang. Pendidikan, latihan, untuk petani, latihan untuk guru, untuk perawat, semua bidang harus kita tingkatkan pendidikan dan latihan,” tegasnya. \n\nPresiden juga menekankan bahwa keberhasilan program-program pendidikan membutuhkan pengelolaan keuangan negara yang baik. Ia mengingatkan pentingnya menjaga dan mengelola kekayaan nasional secara optimal. \n\nNegara kita sebetulnya sangat-sangat kaya, sumber alamnya sangat banyak, tinggal kita yang pandai mengelola, pandai menjaga,” tukasnya. \n\n#TVRI #TVRINasional #MediaPemersatuBangsa #PresidenPrabowo #SMRP\n\nSource :", "post_id": "3914126556158101370_3445766067"}}, {"key": "tvrinasional", "attributes": {"label": "tvrinasional", "x": 236.03629574059647, "y": 168.59734167358354, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914126556158101370_3445766067", "id": "tvrinasional", "source": "instagram-000001", "content": "Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan jika progam Sekolah Rakyat untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi paling sulit agar memperoleh akses pendidikan yang layak. \n\n“Memang Sekolah Rakyat kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah, mereka yang paling kurang berdaya. Jadi pembangunan kita sebagai bangsa tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat Indonesia hidupnya layak, hidupnya baik,” ujarnya saat melakukan kunjungan peninjauan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan di Bali pada Minggu, 7 Juni 2026. \n\nLebih lanjut, kepala negara ini menyebut jika pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lantaran hal tersebut, pemerintah harus terus memperkuat pendidikan dan pelatihan di berbagai bidang. \n\n“Salah satu adalah pendidikan. Pendidikan yang bisa membuat rakyat sejahtera di semua bidang. Pendidikan, latihan, untuk petani, latihan untuk guru, untuk perawat, semua bidang harus kita tingkatkan pendidikan dan latihan,” tegasnya. \n\nPresiden juga menekankan bahwa keberhasilan program-program pendidikan membutuhkan pengelolaan keuangan negara yang baik. Ia mengingatkan pentingnya menjaga dan mengelola kekayaan nasional secara optimal. \n\nNegara kita sebetulnya sangat-sangat kaya, sumber alamnya sangat banyak, tinggal kita yang pandai mengelola, pandai menjaga,” tukasnya. \n\n#TVRI #TVRINasional #MediaPemersatuBangsa #PresidenPrabowo #SMRP\n\nSource :", "post_id": "3914126556158101370_3445766067"}}, {"key": "pancarpos", "attributes": {"label": "pancarpos", "x": 737.9587633495206, "y": 729.4080969856897, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "7649013192261111061", "id": "pancarpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Denpasar, PancarPOS | Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Bali harus bergerak dalam satu arah, satu pola, dan satu tata kelola pembangunan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi Bali sebesar 6,10 persen pada tahun 2026. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Koster saat memimpin Rapat Koordinasi Gubernur dengan Bupati dan Wali Kota se-Bali yang berlangsung di Ruang Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar, Senin (8/6/2026), mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WITA. Rapat dihadiri lengkap oleh seluruh bupati dan wali kota se-Bali beserta jajaran masing-masing. Dalam arahannya, Gubernur Koster menekankan bahwa target pertumbuhan ekonomi 6,10 persen bukan sekadar angka statistik, melainkan instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali secara menyeluruh. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tersebut harus mampu mendorong peningkatan pendapatan masyarakat Bali menjadi di atas Rp72 juta per tahun. Selain itu, pembangunan ekonomi juga harus berdampak langsung pada penurunan berbagai indikator sosial yang masih menjadi tantangan daerah.... baca lengkap: Gubernur Koster Bidik Ekonomi Bali Tumbuh 6,10 Persen, Targetkan Pendapatan Warga Tembus Rp72 Juta per Tahun https://pancarpos.com/08/06/2026/gubernur-koster-bidik-ekonomi-bali-tumbuh-610-persen-targetkan-pendapatan-warga-tembus-rp72-juta-per-tahun/", "post_id": "7649013192261111061"}}, {"key": "semua", "attributes": {"label": "semua", "x": 336.7809272232788, "y": 395.107159666766, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7833, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "7649013192261111061", "id": "semua", "source": "tiktok-000001", "content": "Denpasar, PancarPOS | Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Bali harus bergerak dalam satu arah, satu pola, dan satu tata kelola pembangunan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi Bali sebesar 6,10 persen pada tahun 2026. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Koster saat memimpin Rapat Koordinasi Gubernur dengan Bupati dan Wali Kota se-Bali yang berlangsung di Ruang Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar, Senin (8/6/2026), mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WITA. Rapat dihadiri lengkap oleh seluruh bupati dan wali kota se-Bali beserta jajaran masing-masing. Dalam arahannya, Gubernur Koster menekankan bahwa target pertumbuhan ekonomi 6,10 persen bukan sekadar angka statistik, melainkan instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali secara menyeluruh. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tersebut harus mampu mendorong peningkatan pendapatan masyarakat Bali menjadi di atas Rp72 juta per tahun. Selain itu, pembangunan ekonomi juga harus berdampak langsung pada penurunan berbagai indikator sosial yang masih menjadi tantangan daerah.... baca lengkap: Gubernur Koster Bidik Ekonomi Bali Tumbuh 6,10 Persen, Targetkan Pendapatan Warga Tembus Rp72 Juta per Tahun https://pancarpos.com/08/06/2026/gubernur-koster-bidik-ekonomi-bali-tumbuh-610-persen-targetkan-pendapatan-warga-tembus-rp72-juta-per-tahun/", "post_id": "7649013192261111061"}}, {"key": "beritabali.tv", "attributes": {"label": "beritabali.tv", "x": 401.33116241956947, "y": 262.12442947251714, "size": 3.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 3.3047, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7645562615552429313", "id": "beritabali.tv", "source": "tiktok-000001", "content": "BANK BPD BALI RAIH GOLDEN CHAMPION DALAM TRIBUN BALI AWARD 2026 Bank BPD Bali kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan kategori Golden Champion dalam ajang Tribun Bali Award 2026 sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi bank dalam menjaga kinerja keuangan yang positif selama tujuh tahun berturut-turut dari tahun 2019 hingga 2025. Prestasi yang didukung oleh total aset mencapai Rp41,38 triliun serta peningkatan laba bersih sebesar 25,39% ini diterima langsung oleh Direktur Kepatuhan Bank BPD Bali Drs I Wayan Sutela Negara MM yang mendedikasikan penghargaan tersebut kepada seluruh insan bank dan masyarakat Bali atas keberhasilan mendukung sektor UMKM, transformasi digital, serta program Ekonomi Kerthi Bali yang berbasis kearifan lokal dalam pembangunan daerah berkelanjutan. https://beritabali.com/berita/202207051806/konsisten-jaga-kinerja-keuangan-bank-bpd-bali-raih-golden-champion-tribun-bali-award-2026 Follow akun kami untuk update terbaru! Berita selengkapnya klik tautan pada StoriesIG  #Bali #BeritaBali #AllAboutBali #BPDBali #TribunBaliAward2026 #EkonomiBali #BankDaerah #PrestasiBali #EkonomiKerthiBali #InfoBali #KabarBali #InfoPerbankan", "post_id": "7645562615552429313"}}, {"key": "buterflywave", "attributes": {"label": "buterflywave", "x": 611.5061882371432, "y": 640.0687996106082, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7652703574056635656", "id": "buterflywave", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mengantisipasi tekanan inflasi di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026. Dalam rapat tersebut, BI memutuskan menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75%. “Rapat Dewan Gubernur BI pada 17-18 Juni 2026, memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%,” ujar Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Kamis (18/6). Selain BI-Rate, Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga fasilitas simpanan (Deposit Facility) sebesar 25 bps menjadi 4,75%. Sementara itu, suku bunga fasilitas pinjaman (Lending Facility) turut naik 25 bps menjadi 6,50%. sumber :   #cryptowave #bankindonesia #bi #buyindonesia #sellsingapura", "post_id": "7652703574056635656"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 347.7724224063177, "y": 151.40066270424512, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2935, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7652703574056635656", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mengantisipasi tekanan inflasi di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026. Dalam rapat tersebut, BI memutuskan menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75%. “Rapat Dewan Gubernur BI pada 17-18 Juni 2026, memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%,” ujar Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Kamis (18/6). Selain BI-Rate, Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga fasilitas simpanan (Deposit Facility) sebesar 25 bps menjadi 4,75%. Sementara itu, suku bunga fasilitas pinjaman (Lending Facility) turut naik 25 bps menjadi 6,50%. sumber :   #cryptowave #bankindonesia #bi #buyindonesia #sellsingapura", "post_id": "7652703574056635656"}}, {"key": "buzzart_af", "attributes": {"label": "buzzart_af", "x": 164.22053137723435, "y": 455.8091746201293, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7652722117317905672", "id": "buzzart_af", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mengantisipasi tekanan inflasi di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang berlangsung pada 17-18 Juni 2026. Dalam rapat tersebut, Bl memutuskan menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75%. \"Rapat Dewan Gubernur Bl pada 17-18 Juni 2026, memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%,\" ujar Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Kamis (18/6). Selain BI-Rate, Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga fasilitas simpanan (Deposit Facility) sebesar 25 bps menjadi 4,75%. Sementara itu, suku bunga fasilitas pinjaman (Lending Facility) turut naik 25 bps menjadi 6,50%. Sumber:  #fyp #news  #gabrielrey #cryptowave", "post_id": "7652722117317905672"}}, {"key": "jelajahnews.id", "attributes": {"label": "jelajahnews.id", "x": 145.28631400144488, "y": 546.7188933108839, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0006, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7641505604950838536", "id": "jelajahnews.id", "source": "tiktok-000001", "content": "JELAJAHNEWS.ID - Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak hanya dipengaruhi dinamika ekonomi global, tetapi juga mencerminkan masih adanya tantangan struktural di dalam negeri. Karena itu, penguatan fundamental ekonomi nasional dan peningkatan kepercayaan investor dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas rupiah. Pernyataan tersebut disampaikan Harris dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) terkait Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026). Menurut Harris, Bank Indonesia telah melakukan berbagai langkah stabilisasi untuk menjaga nilai tukar rupiah, mulai dari intervensi di pasar valuta asing (valas) hingga pengelolaan instrumen moneter.  Namun, tekanan terhadap rupiah yang masih berlangsung menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi tidak sepenuhnya berasal dari faktor eksternal. “Kalau tekanan terhadap rupiah masih cukup kuat, artinya kita juga perlu melihat faktor-faktor domestik yang memengaruhi persepsi pasar dan kepercayaan investor,” ujar Harris. Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menilai sejumlah indikator ekonomi domestik memiliki pengaruh besar terhadap ketahanan nilai tukar rupiah.  Beberapa di antaranya meliputi kondisi fiskal negara, defisit transaksi berjalan, iklim investasi, serta kepastian arah kebijakan ekonomi nasional. Menurutnya, stabilitas rupiah tidak dapat dijaga hanya melalui kebijakan moneter Bank Indonesia semata, tetapi membutuhkan koordinasi yang erat antara pemerintah, otoritas keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan. “Bank Indonesia tidak bisa bekerja sendiri. Stabilitas nilai tukar juga sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi domestik dan tingkat kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah,” kata politikus asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX tersebut. Harris menegaskan bahwa kepercayaan investor menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.  Semakin tinggi keyakinan pelaku usaha dan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia, semakin kuat pula ketahanan rupiah menghadapi gejolak ekonomi global. Selain itu, ia menyoroti pentingnya komunikasi kebijakan yang konsisten dan kredibel agar pelaku pasar memperoleh kepastian dalam mengambil keputusan investasi.  Menurutnya, sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang semakin dinamis. Komisi XI DPR RI, lanjut Harris, akan terus mengawasi berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia agar kebijakan yang diterapkan tidak hanya mampu menjaga stabilitas nilai tukar, tetapi juga tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap penguatan fundamental ekonomi nasional dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang lebih kuat di tengah ketidakpastian global. Dengan terjaganya stabilitas ekonomi domestik dan meningkatnya kepercayaan investor, nilai tukar rupiah diharapkan mampu bertahan lebih baik terhadap tekanan eksternal pada masa mendatang.(**)  #harristurino #stabilitasrupiah #bergantung #investor #kondisidomestik   RI", "post_id": "7641505604950838536"}}, {"key": "harristurino", "attributes": {"label": "harristurino", "x": 382.8558867674096, "y": 208.28575038771856, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641505604950838536", "id": "harristurino", "source": "tiktok-000001", "content": "JELAJAHNEWS.ID - Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak hanya dipengaruhi dinamika ekonomi global, tetapi juga mencerminkan masih adanya tantangan struktural di dalam negeri. Karena itu, penguatan fundamental ekonomi nasional dan peningkatan kepercayaan investor dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas rupiah. Pernyataan tersebut disampaikan Harris dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) terkait Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026). Menurut Harris, Bank Indonesia telah melakukan berbagai langkah stabilisasi untuk menjaga nilai tukar rupiah, mulai dari intervensi di pasar valuta asing (valas) hingga pengelolaan instrumen moneter.  Namun, tekanan terhadap rupiah yang masih berlangsung menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi tidak sepenuhnya berasal dari faktor eksternal. “Kalau tekanan terhadap rupiah masih cukup kuat, artinya kita juga perlu melihat faktor-faktor domestik yang memengaruhi persepsi pasar dan kepercayaan investor,” ujar Harris. Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menilai sejumlah indikator ekonomi domestik memiliki pengaruh besar terhadap ketahanan nilai tukar rupiah.  Beberapa di antaranya meliputi kondisi fiskal negara, defisit transaksi berjalan, iklim investasi, serta kepastian arah kebijakan ekonomi nasional. Menurutnya, stabilitas rupiah tidak dapat dijaga hanya melalui kebijakan moneter Bank Indonesia semata, tetapi membutuhkan koordinasi yang erat antara pemerintah, otoritas keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan. “Bank Indonesia tidak bisa bekerja sendiri. Stabilitas nilai tukar juga sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi domestik dan tingkat kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah,” kata politikus asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX tersebut. Harris menegaskan bahwa kepercayaan investor menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.  Semakin tinggi keyakinan pelaku usaha dan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia, semakin kuat pula ketahanan rupiah menghadapi gejolak ekonomi global. Selain itu, ia menyoroti pentingnya komunikasi kebijakan yang konsisten dan kredibel agar pelaku pasar memperoleh kepastian dalam mengambil keputusan investasi.  Menurutnya, sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang semakin dinamis. Komisi XI DPR RI, lanjut Harris, akan terus mengawasi berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia agar kebijakan yang diterapkan tidak hanya mampu menjaga stabilitas nilai tukar, tetapi juga tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap penguatan fundamental ekonomi nasional dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang lebih kuat di tengah ketidakpastian global. Dengan terjaganya stabilitas ekonomi domestik dan meningkatnya kepercayaan investor, nilai tukar rupiah diharapkan mampu bertahan lebih baik terhadap tekanan eksternal pada masa mendatang.(**)  #harristurino #stabilitasrupiah #bergantung #investor #kondisidomestik   RI", "post_id": "7641505604950838536"}}, {"key": "DPR", "attributes": {"label": "DPR", "x": 914.4410361491557, "y": 127.64309172931965, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641505604950838536", "id": "DPR", "source": "tiktok-000001", "content": "JELAJAHNEWS.ID - Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak hanya dipengaruhi dinamika ekonomi global, tetapi juga mencerminkan masih adanya tantangan struktural di dalam negeri. Karena itu, penguatan fundamental ekonomi nasional dan peningkatan kepercayaan investor dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas rupiah. Pernyataan tersebut disampaikan Harris dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) terkait Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026). Menurut Harris, Bank Indonesia telah melakukan berbagai langkah stabilisasi untuk menjaga nilai tukar rupiah, mulai dari intervensi di pasar valuta asing (valas) hingga pengelolaan instrumen moneter.  Namun, tekanan terhadap rupiah yang masih berlangsung menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi tidak sepenuhnya berasal dari faktor eksternal. “Kalau tekanan terhadap rupiah masih cukup kuat, artinya kita juga perlu melihat faktor-faktor domestik yang memengaruhi persepsi pasar dan kepercayaan investor,” ujar Harris. Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menilai sejumlah indikator ekonomi domestik memiliki pengaruh besar terhadap ketahanan nilai tukar rupiah.  Beberapa di antaranya meliputi kondisi fiskal negara, defisit transaksi berjalan, iklim investasi, serta kepastian arah kebijakan ekonomi nasional. Menurutnya, stabilitas rupiah tidak dapat dijaga hanya melalui kebijakan moneter Bank Indonesia semata, tetapi membutuhkan koordinasi yang erat antara pemerintah, otoritas keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan. “Bank Indonesia tidak bisa bekerja sendiri. Stabilitas nilai tukar juga sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi domestik dan tingkat kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah,” kata politikus asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX tersebut. Harris menegaskan bahwa kepercayaan investor menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.  Semakin tinggi keyakinan pelaku usaha dan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia, semakin kuat pula ketahanan rupiah menghadapi gejolak ekonomi global. Selain itu, ia menyoroti pentingnya komunikasi kebijakan yang konsisten dan kredibel agar pelaku pasar memperoleh kepastian dalam mengambil keputusan investasi.  Menurutnya, sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang semakin dinamis. Komisi XI DPR RI, lanjut Harris, akan terus mengawasi berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia agar kebijakan yang diterapkan tidak hanya mampu menjaga stabilitas nilai tukar, tetapi juga tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap penguatan fundamental ekonomi nasional dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang lebih kuat di tengah ketidakpastian global. Dengan terjaganya stabilitas ekonomi domestik dan meningkatnya kepercayaan investor, nilai tukar rupiah diharapkan mampu bertahan lebih baik terhadap tekanan eksternal pada masa mendatang.(**)  #harristurino #stabilitasrupiah #bergantung #investor #kondisidomestik   RI", "post_id": "7641505604950838536"}}, {"key": "as.daaaaa", "attributes": {"label": "as.daaaaa", "x": 487.6392448922774, "y": 507.64363503687724, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7651884915755126036", "id": "as.daaaaa", "source": "tiktok-000001", "content": "Halo Sobat BUMN ! Saya A. Asda Lisdawati, perwakilan dari PT Pegadaian dan saat ini bekerja sebagai Account Officer di CP Bulukumba, Kanwil VI Makassar.\"  Di balik setiap langkah menuju masa depan yang lebih baik, selalu ada kesempatan untuk tumbuh, berbagi, dan memberi manfaat.\" Melalui Relawan Bakti BUMN 2026, saya memilih Denpasar, Bali sebagai tempat untuk belajar, berkolaborasi, dan berkontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemberdayaan UMKM dan ekonomi kerakyatan. Siap bertumbuh bersama masyarakat dan menciptakan manfaat yang berkelanjutan. 🇮🇩✨ #seleksirelawanbaktibumn  #RelawanBaktiBUMN #BPBUMN  #Danantara  #Bali   Bakti BUMN  Pengaturan BUMN", "post_id": "7651884915755126036"}}, {"key": "Relawan", "attributes": {"label": "Relawan", "x": 318.7808903924663, "y": 560.7642903919353, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651884915755126036", "id": "Relawan", "source": "tiktok-000001", "content": "Halo Sobat BUMN ! Saya A. Asda Lisdawati, perwakilan dari PT Pegadaian dan saat ini bekerja sebagai Account Officer di CP Bulukumba, Kanwil VI Makassar.\"  Di balik setiap langkah menuju masa depan yang lebih baik, selalu ada kesempatan untuk tumbuh, berbagi, dan memberi manfaat.\" Melalui Relawan Bakti BUMN 2026, saya memilih Denpasar, Bali sebagai tempat untuk belajar, berkolaborasi, dan berkontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemberdayaan UMKM dan ekonomi kerakyatan. Siap bertumbuh bersama masyarakat dan menciptakan manfaat yang berkelanjutan. 🇮🇩✨ #seleksirelawanbaktibumn  #RelawanBaktiBUMN #BPBUMN  #Danantara  #Bali   Bakti BUMN  Pengaturan BUMN", "post_id": "7651884915755126036"}}, {"key": "Badan", "attributes": {"label": "Badan", "x": 366.0829559186377, "y": 997.2839841004424, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651884915755126036", "id": "Badan", "source": "tiktok-000001", "content": "Halo Sobat BUMN ! Saya A. Asda Lisdawati, perwakilan dari PT Pegadaian dan saat ini bekerja sebagai Account Officer di CP Bulukumba, Kanwil VI Makassar.\"  Di balik setiap langkah menuju masa depan yang lebih baik, selalu ada kesempatan untuk tumbuh, berbagi, dan memberi manfaat.\" Melalui Relawan Bakti BUMN 2026, saya memilih Denpasar, Bali sebagai tempat untuk belajar, berkolaborasi, dan berkontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemberdayaan UMKM dan ekonomi kerakyatan. Siap bertumbuh bersama masyarakat dan menciptakan manfaat yang berkelanjutan. 🇮🇩✨ #seleksirelawanbaktibumn  #RelawanBaktiBUMN #BPBUMN  #Danantara  #Bali   Bakti BUMN  Pengaturan BUMN", "post_id": "7651884915755126036"}}, {"key": "the.indonesia.post", "attributes": {"label": "the.indonesia.post", "x": 142.15123335908388, "y": 323.1117378016495, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0006, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7653727519434116373", "id": "the.indonesia.post", "source": "tiktok-000001", "content": "📉 Menilik Proyeksi Ekonomi Klasik : Menguji Validitas Prediksi Almarhum Faisal Basri Soal Rupiah Tembus Rp18.000 Per Dolar AS 💸 Peredaran kembali cuplikan video lawas berisi proyeksi ekonomi dari almarhum ekonom senior Faisal Basri mengenai potensi pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh angka Rp18.000 per dolar AS memicu perdebatan sengit di ruang siber, sebuah analisis makroekonomi yang menuntut validasi data riil berimbang agar tidak melahirkan kepanikan spekulatif di tingkat domestik. 📄 Berdasarkan data manifes kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang dirilis resmi oleh  pada Juni 2026, nilai tukar mata uang domestik faktualnya masih berfluktuasi dinamis di kisaran angka Rp16.200 hingga Rp16.450 per dolar AS akibat tekanan sentimen suku bunga global The Fed. 📋 Rekam jejak digital mencatat bahwa analisis kritis yang dilontarkan sang ekonom dua tahun lalu merupakan sebuah pemodelan risiko fiskal bersyarat jika pemerintah tidak taktis memitigasi pembengkakan utang luar negeri serta defisit neraca berjalan, sehingga klaim sepihak netizen yang menyebut prediksi angka ekstrem tersebut telah sepenuhnya menjadi kenyataan di pasar spot saat ini terbukti tidak akurat secara statistik. 🔍 Munculnya kembali narasi proyeksi ekonomi masa lalu di tengah volatilitas pasar keuangan saat ini berdampak pada krusialnya penyajian edukasi literasi keuangan yang obyektif bagi masyarakat bawah. ✨  Peringatan dini dari para akademisi independen wajib dijadikan instrumen evaluasi berharga bagi tata kelola fiskal , namun di sisi lain, publik siber dituntut bergerak taktis menyaring arus informasi agar tidak mudah termakan framing disinformasi potongan video pendek yang mengaburkan data fundamental riil ketahanan moneter nasional. 🎯 Apa langkah paling efektif yang harus diambil Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas Rupiah saat ini?🤔 Sosial Media : MZF #TheIndonesiaPost #AnalisisRupiah #FaisalBasri #KursBankIndonesia #EkonomiNasional", "post_id": "7653727519434116373"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "attributes": {"label": "fakultasekonomi.unmuha", "x": 988.9107357333662, "y": 197.6632365736406, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 10, "degree": 10}, "_id": "7652928977614540040", "id": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "Unmuha", "attributes": {"label": "Unmuha", "x": 9.760727672374014, "y": 153.92948764262593, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652928977614540040", "id": "Unmuha", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "Prodi", "attributes": {"label": "Prodi", "x": 735.0303121050923, "y": 457.86238658581055, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "7652928977614540040", "id": "Prodi", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "Prodi.Akuntansi_FE_Unmuha", "attributes": {"label": "Prodi.Akuntansi_FE_Unmuha", "x": 730.9417181818602, "y": 682.166477880447, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652928977614540040", "id": "Prodi.Akuntansi_FE_Unmuha", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "prodimanajemen_unmuha", "attributes": {"label": "prodimanajemen_unmuha", "x": 763.3908535194937, "y": 294.74537117085396, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652928977614540040", "id": "prodimanajemen_unmuha", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "Marlizar", "attributes": {"label": "Marlizar", "x": 526.0803820123577, "y": 739.4121392076569, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652928977614540040", "id": "Marlizar", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "SYAMSIDARFE", "attributes": {"label": "SYAMSIDARFE", "x": 929.5622891569786, "y": 282.0737831795623, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652928977614540040", "id": "SYAMSIDARFE", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "Maidy", "attributes": {"label": "Maidy", "x": 775.4652845999279, "y": 321.8900993709336, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652928977614540040", "id": "Maidy", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "blokberita.com", "attributes": {"label": "blokberita.com", "x": 384.8271788882469, "y": 243.6187659326109, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0006, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7641499948718001416", "id": "blokberita.com", "source": "tiktok-000001", "content": "BLOKBERITA.COM - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499948718001416"}}, {"key": "marwancikasanofficial", "attributes": {"label": "marwancikasanofficial", "x": 319.09091194414873, "y": 24.338198749801588, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.3786, "eigenvector": 0.0003, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7641499948718001416", "id": "marwancikasanofficial", "source": "tiktok-000001", "content": "BLOKBERITA.COM - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499948718001416"}}, {"key": "dpr_ri", "attributes": {"label": "dpr_ri", "x": 217.66222927320032, "y": 186.23542344789345, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641499948718001416", "id": "dpr_ri", "source": "tiktok-000001", "content": "BLOKBERITA.COM - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499948718001416"}}, {"key": "tapanuli.online", "attributes": {"label": "tapanuli.online", "x": 489.3598797337343, "y": 973.3075204220239, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0007, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7641499307668999442", "id": "tapanuli.online", "source": "tiktok-000001", "content": "Tapanuli.online - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499307668999442"}}, {"key": "bank_indonesia_sulut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sulut", "x": 463.1956022198585, "y": 698.5264255424444, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641499307668999442", "id": "bank_indonesia_sulut", "source": "tiktok-000001", "content": "Tapanuli.online - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499307668999442"}}, {"key": "bank_indonesia_sumut_", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumut_", "x": 702.8510482680983, "y": 391.40890995570857, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641499307668999442", "id": "bank_indonesia_sumut_", "source": "tiktok-000001", "content": "Tapanuli.online - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499307668999442"}}, {"key": "infosindo.com", "attributes": {"label": "infosindo.com", "x": 310.60657882137974, "y": 109.39553598525997, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7642696384222645512", "id": "infosindo.com", "source": "tiktok-000001", "content": "MANADO, Infosindo.com – Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi di Sulawesi Utara (Sulut). Pada Triwulan I tahun 2026, Minut berhasil mencatat realisasi investasi sebesar Rp779 miliar, atau sekitar 36 persen dari total investasi Sulut yang mencapai Rp2,13 triliun. Capaian tersebut membuat Pemerintah Provinsi Sulut memberikan apresiasi khusus kepada Minut atas kontribusi besar terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Apresiasi itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay saat membacakan pidato tertulis Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, dalam agenda Dedicated Team Meeting Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulawesi Utara 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Kamis (21/5/2026). Berita selengkapnya baca di: https://infosindo.com/minut-raih-apresiasi-di-forum-riru-sulut-catat-investasi-rp779-miliar-pada-triwulan-i-2026/ #pemerintahan #pemkabminut #jouneganda #ForumRIRU2026 #Investasi", "post_id": "7642696384222645512"}}, {"key": "jouneganda", "attributes": {"label": "jouneganda", "x": 413.8031120333103, "y": 751.0277649185446, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7642696384222645512", "id": "jouneganda", "source": "tiktok-000001", "content": "MANADO, Infosindo.com – Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi di Sulawesi Utara (Sulut). Pada Triwulan I tahun 2026, Minut berhasil mencatat realisasi investasi sebesar Rp779 miliar, atau sekitar 36 persen dari total investasi Sulut yang mencapai Rp2,13 triliun. Capaian tersebut membuat Pemerintah Provinsi Sulut memberikan apresiasi khusus kepada Minut atas kontribusi besar terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Apresiasi itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay saat membacakan pidato tertulis Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, dalam agenda Dedicated Team Meeting Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulawesi Utara 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Kamis (21/5/2026). Berita selengkapnya baca di: https://infosindo.com/minut-raih-apresiasi-di-forum-riru-sulut-catat-investasi-rp779-miliar-pada-triwulan-i-2026/ #pemerintahan #pemkabminut #jouneganda #ForumRIRU2026 #Investasi", "post_id": "7642696384222645512"}}, {"key": "pemkabminut23", "attributes": {"label": "pemkabminut23", "x": 19.011683139869785, "y": 357.88772718683515, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7642696384222645512", "id": "pemkabminut23", "source": "tiktok-000001", "content": "MANADO, Infosindo.com – Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi di Sulawesi Utara (Sulut). Pada Triwulan I tahun 2026, Minut berhasil mencatat realisasi investasi sebesar Rp779 miliar, atau sekitar 36 persen dari total investasi Sulut yang mencapai Rp2,13 triliun. Capaian tersebut membuat Pemerintah Provinsi Sulut memberikan apresiasi khusus kepada Minut atas kontribusi besar terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Apresiasi itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay saat membacakan pidato tertulis Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, dalam agenda Dedicated Team Meeting Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulawesi Utara 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Kamis (21/5/2026). Berita selengkapnya baca di: https://infosindo.com/minut-raih-apresiasi-di-forum-riru-sulut-catat-investasi-rp779-miliar-pada-triwulan-i-2026/ #pemerintahan #pemkabminut #jouneganda #ForumRIRU2026 #Investasi", "post_id": "7642696384222645512"}}, {"key": "fudgiest.id", "attributes": {"label": "fudgiest.id", "x": 291.60388607424824, "y": 379.0351684282874, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0006, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7651802444518690056", "id": "fudgiest.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Alhamdulillah, kembali dipercaya  untuk BULK ORDER sebanyak 180 Box Fudgy Brownies × Butter Cookies untuk acara Festival Ekonomi Syariah Regional Sumsel 2026 dari Bank Indonesia Sumsel ✨ Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Fudgiest untuk ikut menyemarakkan festival yang luar biasa ini 💕 Kami siap menerima bulk order untuk berbagai kebutuhan acara dan momen spesial kalian, mulai dari seminar, gathering, ulang tahun, pernikahan, hingga corporate event Buat teman-teman yang ingin order dalam jumlah besar, langsung hubungi kami ya! 😊 📱 WhatsApp Chat Only: 0813-8788-0633 Thankyou, Fudgiesty! 💕 Make Your Event Be Happy With Fudgiest! #hampers #bulkorder #gift #buahtangan #fudgybrownies", "post_id": "7651802444518690056"}}, {"key": "ranvxst4r", "attributes": {"label": "ranvxst4r", "x": 385.5965277344562, "y": 348.9478923586006, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7649792724106759431", "id": "ranvxst4r", "source": "tiktok-000001", "content": "Ada kabar baik di tengah series berita ekonomi yang berat. Bloomberg Technoz laporkan Rabu (10/6/2026) bahwa Bank Indonesia catat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Mei 2026 di level 120,9, turun tipis dari 123 di April tapi masih di zona optimis (indeks >100). Yang menarik, kelompok us 20-30 tahun jadi yang paling optimis dengan IKK 129,1, sementara Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) naik tipis ke 129,7, sinyal masyarakat masih positif soal kondisi ekonomi 6 bulan ke depan. Ini angka yang solid mengingat tekanan rupiah Rp17.999, IHSG sempat amblas, dan BBM baru naik tajam. Buat investor Indonesia, IKK yang terjaga = sinyal positif untuk emiten consumer goods (UNVB, ICBP, INDE, MYOR), retail (LPPF, RALS, MAPI), dan saham bank yang andalkan kredit konsumer (BBCA, BBRI, BMRI). Tapi penurunan tipis April ke Mei perlu dicermati: kalau inflasi pangan plus dampak kenaikan BBM mulai terasa di Juni-Juli, IKK bisa lanjut turun dan tekan konsumsi rumah tangga yang jadi 539% PDB RI. Pantau data inflasi BPS Juni-Juli, IKK Juni 2026, dan kinerja 02 2026 emiten consumer sebagai katalis utama. sumber:TWS News #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7649792724106759431"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 785.8631559412726, "y": 178.9053689669411, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.0462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 23, "out_degree": 0, "degree": 23}, "_id": "7649792724106759431", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Ada kabar baik di tengah series berita ekonomi yang berat. Bloomberg Technoz laporkan Rabu (10/6/2026) bahwa Bank Indonesia catat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Mei 2026 di level 120,9, turun tipis dari 123 di April tapi masih di zona optimis (indeks >100). Yang menarik, kelompok us 20-30 tahun jadi yang paling optimis dengan IKK 129,1, sementara Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) naik tipis ke 129,7, sinyal masyarakat masih positif soal kondisi ekonomi 6 bulan ke depan. Ini angka yang solid mengingat tekanan rupiah Rp17.999, IHSG sempat amblas, dan BBM baru naik tajam. Buat investor Indonesia, IKK yang terjaga = sinyal positif untuk emiten consumer goods (UNVB, ICBP, INDE, MYOR), retail (LPPF, RALS, MAPI), dan saham bank yang andalkan kredit konsumer (BBCA, BBRI, BMRI). Tapi penurunan tipis April ke Mei perlu dicermati: kalau inflasi pangan plus dampak kenaikan BBM mulai terasa di Juni-Juli, IKK bisa lanjut turun dan tekan konsumsi rumah tangga yang jadi 539% PDB RI. Pantau data inflasi BPS Juni-Juli, IKK Juni 2026, dan kinerja 02 2026 emiten consumer sebagai katalis utama. sumber:TWS News #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7649792724106759431"}}, {"key": "infopilarbalinews", "attributes": {"label": "infopilarbalinews", "x": 146.2644666673758, "y": 908.3946456175735, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632115095253814549", "id": "infopilarbalinews", "source": "tiktok-000001", "content": "Suasana tegang mewarnai inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Kamis (23/4/2026). Inspeksi Mendadak (Sidak) oleh Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali, kini menyasar soal pembabatan mangrove diduga di sekitar kawasan Kura Kura Bali, Kamis (23/4/2026). Menariknya, tanpa basa basi, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Made Supartha, SH., MH., langsung menyemprot pihak pengembang BTID terkait mangrove yang dibabat. Apalagi diketahui bersama pertumbuhan bibit mangrove hingga dewasa membutuhkan waktu bertahun-tahun. Dugaan dalam sidak Pansus TRAP DPRD Bali, ada temuan aktivitas pembabatan mangrove yang diduga dilakukan pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID), yang jaraknya tidak jauh dari lokasi sidak. Sontak saja, Made Supartha yang terkenal tegas dan garang di lapangan, langsung menunjukkan kemarahannya atas kondisi mangrove yang rusak karena ulah manusia terkait. \"Tumbuhan Mangrove ini dilindungi Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007, tidak peduli masuk dalam wilayah Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) sekalipun. Ini jelasa tidak bisa kami toleransi lagi. Selain itu, jangan sampai karena SHGB dapat sembarangan memotong mangrove,\" tegas Supartha, politisi dari PDI Perjuangan asal Tabanan ini, dengan nada marah besar. Langkah konkrit Pansus TRAP DPRD Bali, menindaklanjuti temuan ini dengan memerintahkan Satpol PP Provinsi Bali agar menyegel area temuan. \"Penyegelan ini dilakukan dengan garis pembatas atau Satpol PP Line, agar menghentikan aktivitas di lokasi temuan,\" katanya. Di lain sisi, PT BTID menekankan pembabatan yang dilakukan karena mangrove dimaksud berada di area SHGB. PT BTID tetap bersikeras, di mana pembabatan mangrove ada di area SHGB, meski ditentang oleh Pansus TRAP DPRD Bali. Made Supartha secara tegas ingin mangrove sebagai pelindung alam dari bencana banjir, tsunami, dan bencana alam lainnya, agar tetap dilestarikan bukan ditebang seenak hati. Meseki BTID berdalih penebangan mangrove di atas lahan SHGB, Supartha tegaskan mangrove harus tetap dijaga sebagai ekosistem alam. \"Jangan seenaknya membabat mangrove. Perlu bapak-bapak ketahui, SHGB ini bersifat sementara ya, ada 30 tahun tambah 20 tahun, tetap itu fungsinya sebagai milik negara. Bukan karena memiliki SHGB, lalu area mangrove dibabat sesuka hati,\" tegasnya lagi. PBN001 . Selengkapnya: Pilarbalinews.com", "post_id": "7632115095253814549"}}, {"key": "i.made.supartha.s", "attributes": {"label": "i.made.supartha.s", "x": 501.12996160931147, "y": 575.816677475819, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632115095253814549", "id": "i.made.supartha.s", "source": "tiktok-000001", "content": "Suasana tegang mewarnai inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Kamis (23/4/2026). Inspeksi Mendadak (Sidak) oleh Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali, kini menyasar soal pembabatan mangrove diduga di sekitar kawasan Kura Kura Bali, Kamis (23/4/2026). Menariknya, tanpa basa basi, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Made Supartha, SH., MH., langsung menyemprot pihak pengembang BTID terkait mangrove yang dibabat. Apalagi diketahui bersama pertumbuhan bibit mangrove hingga dewasa membutuhkan waktu bertahun-tahun. Dugaan dalam sidak Pansus TRAP DPRD Bali, ada temuan aktivitas pembabatan mangrove yang diduga dilakukan pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID), yang jaraknya tidak jauh dari lokasi sidak. Sontak saja, Made Supartha yang terkenal tegas dan garang di lapangan, langsung menunjukkan kemarahannya atas kondisi mangrove yang rusak karena ulah manusia terkait. \"Tumbuhan Mangrove ini dilindungi Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007, tidak peduli masuk dalam wilayah Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) sekalipun. Ini jelasa tidak bisa kami toleransi lagi. Selain itu, jangan sampai karena SHGB dapat sembarangan memotong mangrove,\" tegas Supartha, politisi dari PDI Perjuangan asal Tabanan ini, dengan nada marah besar. Langkah konkrit Pansus TRAP DPRD Bali, menindaklanjuti temuan ini dengan memerintahkan Satpol PP Provinsi Bali agar menyegel area temuan. \"Penyegelan ini dilakukan dengan garis pembatas atau Satpol PP Line, agar menghentikan aktivitas di lokasi temuan,\" katanya. Di lain sisi, PT BTID menekankan pembabatan yang dilakukan karena mangrove dimaksud berada di area SHGB. PT BTID tetap bersikeras, di mana pembabatan mangrove ada di area SHGB, meski ditentang oleh Pansus TRAP DPRD Bali. Made Supartha secara tegas ingin mangrove sebagai pelindung alam dari bencana banjir, tsunami, dan bencana alam lainnya, agar tetap dilestarikan bukan ditebang seenak hati. Meseki BTID berdalih penebangan mangrove di atas lahan SHGB, Supartha tegaskan mangrove harus tetap dijaga sebagai ekosistem alam. \"Jangan seenaknya membabat mangrove. Perlu bapak-bapak ketahui, SHGB ini bersifat sementara ya, ada 30 tahun tambah 20 tahun, tetap itu fungsinya sebagai milik negara. Bukan karena memiliki SHGB, lalu area mangrove dibabat sesuka hati,\" tegasnya lagi. PBN001 . Selengkapnya: Pilarbalinews.com", "post_id": "7632115095253814549"}}, {"key": "nexsafast", "attributes": {"label": "nexsafast", "x": 162.10045393712824, "y": 268.5958869872512, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7649387414850555154", "id": "nexsafast", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 BERITA PENTING DARI BANK INDONESIA! 🚨 ​Warga, bersiaplah! Bank Indonesia baru saja mengumumkan keputusan krusial di tengah gejolak ekonomi global. 📉 Rupiah sedang diuji, dan BI mengambil langkah tegas. ​Di screenshot ini referensi: kita lihat berita dari  tentang kenaikan BI-Rate. ​Inilah yang Wajib Kamu Tahu: ​BI-Rate Naik: Bank Indonesia resmi menaikkan suku bunga acuan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50%. ​Keputusan RDG Mingguan: Keputusan ini diambil pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan, tanggal 9 Juni 2026. ​Bukan Cuma Satu: Suku bunga Deposit Facility dan Lending Facility juga ikut naik 25 bps. ​Apa Artinya Buat Kamu? ​Pencegahan Pelemahan Rupiah: Langkah ini diambil untuk MENJAGA stabilitas nilai tukar Rupiah agar tidak merosot terlalu dalam di tengah pasar global yang tak menentu. ​Melawan Inflasi: BI berupaya mengendalikan inflasi agar harga barang-barang tidak melambung liar. ​Imbas Cicilan: Ini berita \"panas\" buat yang punya KPR, KKB, atau utang berbunga mengambang. Kenaikan suku bunga acuan berpotensi memicu kenaikan suku bunga kredit perbankan dalam beberapa bulan ke depan. ​Peluang Tabungan & Deposito: Kabar baiknya, suku bunga tabungan dan deposito juga bisa ikut naik, memberikan keuntungan lebih bagi penabung. ​BI berkomitmen mempertahankan daya tarik aset keuangan domestik. Tapi buat kita? Waktunya untuk meninjau kembali perencanaan keuangan. ​💬 Coba tulis di komentar, kamu tim yang \"senang tabungan naik\" atau \"panik cicilan naik\"? Let's discuss! Jangan lupa share berita penting ini ke teman-temanmu! Sumber :   Hastag :  #cryptowave #cryptowaveid #rupiah #fypシ", "post_id": "7649387414850555154"}}, {"key": "cryptowaveid", "attributes": {"label": "cryptowaveid", "x": 223.7117008803031, "y": 547.1718951164182, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7649387414850555154", "id": "cryptowaveid", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 BERITA PENTING DARI BANK INDONESIA! 🚨 ​Warga, bersiaplah! Bank Indonesia baru saja mengumumkan keputusan krusial di tengah gejolak ekonomi global. 📉 Rupiah sedang diuji, dan BI mengambil langkah tegas. ​Di screenshot ini referensi: kita lihat berita dari  tentang kenaikan BI-Rate. ​Inilah yang Wajib Kamu Tahu: ​BI-Rate Naik: Bank Indonesia resmi menaikkan suku bunga acuan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50%. ​Keputusan RDG Mingguan: Keputusan ini diambil pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan, tanggal 9 Juni 2026. ​Bukan Cuma Satu: Suku bunga Deposit Facility dan Lending Facility juga ikut naik 25 bps. ​Apa Artinya Buat Kamu? ​Pencegahan Pelemahan Rupiah: Langkah ini diambil untuk MENJAGA stabilitas nilai tukar Rupiah agar tidak merosot terlalu dalam di tengah pasar global yang tak menentu. ​Melawan Inflasi: BI berupaya mengendalikan inflasi agar harga barang-barang tidak melambung liar. ​Imbas Cicilan: Ini berita \"panas\" buat yang punya KPR, KKB, atau utang berbunga mengambang. Kenaikan suku bunga acuan berpotensi memicu kenaikan suku bunga kredit perbankan dalam beberapa bulan ke depan. ​Peluang Tabungan & Deposito: Kabar baiknya, suku bunga tabungan dan deposito juga bisa ikut naik, memberikan keuntungan lebih bagi penabung. ​BI berkomitmen mempertahankan daya tarik aset keuangan domestik. Tapi buat kita? Waktunya untuk meninjau kembali perencanaan keuangan. ​💬 Coba tulis di komentar, kamu tim yang \"senang tabungan naik\" atau \"panik cicilan naik\"? Let's discuss! Jangan lupa share berita penting ini ke teman-temanmu! Sumber :   Hastag :  #cryptowave #cryptowaveid #rupiah #fypシ", "post_id": "7649387414850555154"}}, {"key": "krz.clips0", "attributes": {"label": "krz.clips0", "x": 959.9135209465859, "y": 927.2189814700484, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7649585473572179208", "id": "krz.clips0", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. Sumber: TWS News #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7649585473572179208"}}, {"key": "ikee.pri", "attributes": {"label": "ikee.pri", "x": 268.40931918797094, "y": 199.39266166467274, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7649671669962820884", "id": "ikee.pri", "source": "tiktok-000001", "content": "Tekanan ekonomi belakangan ini emang lagi berasa banget, bahkan dampaknya udah mulai menjalar sampai ke pedagang tahu-tempe yang bahan bakunya bergantung pada kedelai impor! 🏪 Tapi tenang, akhirnya ada pergerakan nyata nih! Melansir Detik Finance, Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan resmi menyepakati dua langkah konkret buat menstabilkan nilai tukar Rupiah kita yang sempat menyentuh angka Rp18.036 per dolar AS. 😱 Kesepakatan besar ini lahir dari hasil pertemuan evaluasi darurat bersama DPR di Senayan pada Sabtu, 6 Juni 2026. Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan kalau kedua kebijakan ini dirancang biar kebijakan fiskal dan moneter bisa \"seirama dan saling memperkuat\"! 🤝✨ Ini dia 2 jurus penyelamat yang disiapkan pemerintah: 💥 Langkah Pertama (Tarik Dana Asing): Meningkatkan daya tarik imbal hasil instrumen keuangan domestik. Strategi ini dipasang buat menarik kembali aliran dana asing (capital inflow) yang sempat keluar dari pasar saham dan obligasi pemerintah. 📈🏃‍♂️ 🏦 Langkah Kedua (Amankan Likuiditas): Menjaga kecukupan likuiditas pasar keuangan melalui pengelolaan kas pemerintah di BI. Caranya dengan meningkatkan bunga yang dibayarkan ke fiskal, sehingga operasi moneter dan fiskal bisa saling menopang satu sama lain! 💸🔄 Para pelaku pasar dan investor sekarang lagi mantau ketat banget, apakah dua jurus kolaborasi maut ini beneran bisa jadi obat kuat yang instan buat menjinakkan dolar AS. Kita lihat aja ke depannya! 🦅💼 🤝 Partai Rakyat Indonesia (PRI) Mendukung Penuh! Kami mendukung penuh sinergi taktis antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan ini. Stabilitas Rupiah adalah kunci utama untuk melindungi daya beli masyarakat, menjaga stabilitas harga bahan pokok, dan menyelamatkan para pelaku UMKM serta pedagang kecil dari hantaman ekonomi global! Sumber:tiktok.com/clipp880 #PrabowoSubianto #KebijakanMoneter #PartaiRakyatIndonesia #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7649671669962820884"}}, {"key": "dpp.pri", "attributes": {"label": "dpp.pri", "x": 760.4161177937085, "y": 390.7504073833141, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7649671669962820884", "id": "dpp.pri", "source": "tiktok-000001", "content": "Tekanan ekonomi belakangan ini emang lagi berasa banget, bahkan dampaknya udah mulai menjalar sampai ke pedagang tahu-tempe yang bahan bakunya bergantung pada kedelai impor! 🏪 Tapi tenang, akhirnya ada pergerakan nyata nih! Melansir Detik Finance, Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan resmi menyepakati dua langkah konkret buat menstabilkan nilai tukar Rupiah kita yang sempat menyentuh angka Rp18.036 per dolar AS. 😱 Kesepakatan besar ini lahir dari hasil pertemuan evaluasi darurat bersama DPR di Senayan pada Sabtu, 6 Juni 2026. Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan kalau kedua kebijakan ini dirancang biar kebijakan fiskal dan moneter bisa \"seirama dan saling memperkuat\"! 🤝✨ Ini dia 2 jurus penyelamat yang disiapkan pemerintah: 💥 Langkah Pertama (Tarik Dana Asing): Meningkatkan daya tarik imbal hasil instrumen keuangan domestik. Strategi ini dipasang buat menarik kembali aliran dana asing (capital inflow) yang sempat keluar dari pasar saham dan obligasi pemerintah. 📈🏃‍♂️ 🏦 Langkah Kedua (Amankan Likuiditas): Menjaga kecukupan likuiditas pasar keuangan melalui pengelolaan kas pemerintah di BI. Caranya dengan meningkatkan bunga yang dibayarkan ke fiskal, sehingga operasi moneter dan fiskal bisa saling menopang satu sama lain! 💸🔄 Para pelaku pasar dan investor sekarang lagi mantau ketat banget, apakah dua jurus kolaborasi maut ini beneran bisa jadi obat kuat yang instan buat menjinakkan dolar AS. Kita lihat aja ke depannya! 🦅💼 🤝 Partai Rakyat Indonesia (PRI) Mendukung Penuh! Kami mendukung penuh sinergi taktis antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan ini. Stabilitas Rupiah adalah kunci utama untuk melindungi daya beli masyarakat, menjaga stabilitas harga bahan pokok, dan menyelamatkan para pelaku UMKM serta pedagang kecil dari hantaman ekonomi global! Sumber:tiktok.com/clipp880 #PrabowoSubianto #KebijakanMoneter #PartaiRakyatIndonesia #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7649671669962820884"}}, {"key": "clipperfinance05", "attributes": {"label": "clipperfinance05", "x": 956.1289743563506, "y": 728.6455826271009, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7653091789263572244", "id": "clipperfinance05", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 17–18 Juni 2026. Kenaikan ini merupakan yang ketiga secara beruntun sejak Mei 2026, dan ditujukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah yang sempat melemah hingga mendekati Rp18.000 per dolar AS, sekaligus sebagai langkah pre-emptive menjaga inflasi tetap dalam kisaran sasaran pemerintah. Sehari setelah keputusan tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran direksi dan komisaris bank-bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN, dan BSI) di Istana Kepresidenan. Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar 4,5 jam itu turut dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta CEO Danantara Rosan Roeslani, untuk membahas pandangan dan arahan terkait arah perekonomian Indonesia ke depan. Menurut Rosan Roeslani, Presiden tidak memberikan arahan khusus untuk menahan suku bunga kredit meski acuan naik, melainkan meminta Himbara meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Dengan begitu, perbankan BUMN diharapkan tetap mampu menjaga penyaluran kredit ke sektor riil, khususnya UMKM, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sambil menjaga stabilitas sektor keuangan. Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7653091789263572244"}}, {"key": "I", "attributes": {"label": "I", "x": 90.71064536520457, "y": 179.4656036394553, "size": 3.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7744, "eigenvector": 8.2469, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "I", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "Bagus", "attributes": {"label": "Bagus", "x": 457.2255686311694, "y": 37.81869391819359, "size": 3.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7744, "eigenvector": 8.2469, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "Bagus", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "puturasniathi", "attributes": {"label": "puturasniathi", "x": 790.6636788267672, "y": 102.69389207169478, "size": 3.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7744, "eigenvector": 8.2469, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "puturasniathi", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "yunitaoktarini", "attributes": {"label": "yunitaoktarini", "x": 66.0701154512966, "y": 547.5573646923364, "size": 3.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7744, "eigenvector": 8.2469, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "yunitaoktarini", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "Prokompim", "attributes": {"label": "Prokompim", "x": 32.51125918018394, "y": 840.703935196068, "size": 3.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7744, "eigenvector": 8.2469, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "Prokompim", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "Badung", "attributes": {"label": "Badung", "x": 965.5709648604826, "y": 255.50538095641417, "size": 3.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7744, "eigenvector": 8.2469, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "Badung", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "ibalinews.com", "attributes": {"label": "ibalinews.com", "x": 18.139263145918406, "y": 514.3346676710028, "size": 3.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7744, "eigenvector": 8.2469, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "ibalinews.com", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "GESudarwitha", "attributes": {"label": "GESudarwitha", "x": 646.1424479672488, "y": 948.7549501979215, "size": 3.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7744, "eigenvector": 8.2469, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "GESudarwitha", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "Media", "attributes": {"label": "Media", "x": 450.6421285261203, "y": 366.86458712881296, "size": 3.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7744, "eigenvector": 8.2469, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "Media", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "anggunlaiba", "attributes": {"label": "anggunlaiba", "x": 819.9419364681044, "y": 589.5000054664683, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7643485013492780308", "id": "anggunlaiba", "source": "tiktok-000001", "content": "Gratis. Literasi lengkap. Ada di mana-mana. 📚 Di World Book Day 2026 ini, yuk kenalan sama BI Corner  at BI Kepri program literasi dari Bank Indonesia Kepri yang udah hadir di kampus, sekolah, sampai fasilitas umum di Batam, dan semuanya gratis untuk semua kalangan! Di sini kamu bisa belajar soal QRIS, Cinta Bangga Paham Rupiah, sistem pembayaran digital, sampai stabilitas ekonomi. Karena literasi bukan cuma soal membaca — tapi soal mempersiapkan masa depan. 🌟 Yuk ke BI Corner terdekat dan mulai perjalanan literasimu hari ini! #BICorner #BankIndonesiaKepri #WorldBookDay2026 #ConnectedByLiteracy #LiterasiKeuangan", "post_id": "7643485013492780308"}}, {"key": "Life", "attributes": {"label": "Life", "x": 410.5325737179911, "y": 160.26205268350347, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643485013492780308", "id": "Life", "source": "tiktok-000001", "content": "Gratis. Literasi lengkap. Ada di mana-mana. 📚 Di World Book Day 2026 ini, yuk kenalan sama BI Corner  at BI Kepri program literasi dari Bank Indonesia Kepri yang udah hadir di kampus, sekolah, sampai fasilitas umum di Batam, dan semuanya gratis untuk semua kalangan! Di sini kamu bisa belajar soal QRIS, Cinta Bangga Paham Rupiah, sistem pembayaran digital, sampai stabilitas ekonomi. Karena literasi bukan cuma soal membaca — tapi soal mempersiapkan masa depan. 🌟 Yuk ke BI Corner terdekat dan mulai perjalanan literasimu hari ini! #BICorner #BankIndonesiaKepri #WorldBookDay2026 #ConnectedByLiteracy #LiterasiKeuangan", "post_id": "7643485013492780308"}}, {"key": "pemprovbanten", "attributes": {"label": "pemprovbanten", "x": 614.8234766969069, "y": 432.42931332433574, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0193, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 4, "degree": 5}, "_id": "7648697440706563348", "id": "pemprovbanten", "source": "tiktok-000001", "content": "Tren pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten terus menunjukkan arah positif. Gubernur Banten, Andra Soni, optimistis pertumbuhan ekonomi Banten bisa mencapai 5,9 persen pada akhir 2026. Salah satu faktor pendukungnya adalah kuatnya perkembangan ekonomi digital di berbagai daerah. “Tahun 2025 tercatat kita tumbuh 5,37 persen. Insya Allah kita tumbuh 5,9 di akhir tahun 2026,” ujar Andra Soni saat membuka Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Kota Tangerang Selatan. Banten saat ini menjadi salah satu provinsi dengan tingkat digitalisasi ekonomi tertinggi di Indonesia. Kota Tangerang Selatan bahkan disebut sebagai daerah dengan transaksi digital terbaik se-Pulau Jawa dan Bali. Festival Shafara dan Digiwara 2026 juga menjadi ruang kolaborasi antara ekonomi syariah dan ekonomi digital, sekaligus mendorong UMKM agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi transaksi. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Banten, Ameriza Ma’ruf Moesa, mengatakan digitalisasi di Banten berkembang sangat cepat, termasuk di daerah yang berbatasan langsung dengan Jakarta. “Bisa dikatakan, Tangsel itu juara nasional,” katanya. Sejumlah daerah di Banten juga meraih penghargaan Digiwara Award 2026, mulai dari kategori transaksi digital tertinggi hingga pemanfaatan pembayaran non tunai terbaik. Transformasi digital kini bukan lagi sekadar tren, tapi sudah menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Tinggal bagaimana pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat bisa ikut beradaptasi dan memanfaatkannya. 📸  ……………………………… Informasi seputar Pemprov Banten bisa diakses melalui: 🌐 Website: bantenprov.go.id 𝕏  📘 Facebook: facebook.com/bantenpemprov ▶️ YouTube:  🎵 TikTok:  📧 Email: pemerintahprovinsibanten ……………………………… #Banten #PemprovBanten #AndraSoni #EkonomiBanten #Digitalisasi", "post_id": "7648697440706563348"}}, {"key": "adpim.dokpim.banten", "attributes": {"label": "adpim.dokpim.banten", "x": 726.2649322139134, "y": 270.0667951764955, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0193, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7648697440706563348", "id": "adpim.dokpim.banten", "source": "tiktok-000001", "content": "Tren pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten terus menunjukkan arah positif. Gubernur Banten, Andra Soni, optimistis pertumbuhan ekonomi Banten bisa mencapai 5,9 persen pada akhir 2026. Salah satu faktor pendukungnya adalah kuatnya perkembangan ekonomi digital di berbagai daerah. “Tahun 2025 tercatat kita tumbuh 5,37 persen. Insya Allah kita tumbuh 5,9 di akhir tahun 2026,” ujar Andra Soni saat membuka Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Kota Tangerang Selatan. Banten saat ini menjadi salah satu provinsi dengan tingkat digitalisasi ekonomi tertinggi di Indonesia. Kota Tangerang Selatan bahkan disebut sebagai daerah dengan transaksi digital terbaik se-Pulau Jawa dan Bali. Festival Shafara dan Digiwara 2026 juga menjadi ruang kolaborasi antara ekonomi syariah dan ekonomi digital, sekaligus mendorong UMKM agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi transaksi. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Banten, Ameriza Ma’ruf Moesa, mengatakan digitalisasi di Banten berkembang sangat cepat, termasuk di daerah yang berbatasan langsung dengan Jakarta. “Bisa dikatakan, Tangsel itu juara nasional,” katanya. Sejumlah daerah di Banten juga meraih penghargaan Digiwara Award 2026, mulai dari kategori transaksi digital tertinggi hingga pemanfaatan pembayaran non tunai terbaik. Transformasi digital kini bukan lagi sekadar tren, tapi sudah menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Tinggal bagaimana pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat bisa ikut beradaptasi dan memanfaatkannya. 📸  ……………………………… Informasi seputar Pemprov Banten bisa diakses melalui: 🌐 Website: bantenprov.go.id 𝕏  📘 Facebook: facebook.com/bantenpemprov ▶️ YouTube:  🎵 TikTok:  📧 Email: pemerintahprovinsibanten ……………………………… #Banten #PemprovBanten #AndraSoni #EkonomiBanten #Digitalisasi", "post_id": "7648697440706563348"}}, {"key": "banten_pemprov", "attributes": {"label": "banten_pemprov", "x": 341.7656793227748, "y": 311.26924990843065, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0193, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7648697440706563348", "id": "banten_pemprov", "source": "tiktok-000001", "content": "Tren pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten terus menunjukkan arah positif. Gubernur Banten, Andra Soni, optimistis pertumbuhan ekonomi Banten bisa mencapai 5,9 persen pada akhir 2026. Salah satu faktor pendukungnya adalah kuatnya perkembangan ekonomi digital di berbagai daerah. “Tahun 2025 tercatat kita tumbuh 5,37 persen. Insya Allah kita tumbuh 5,9 di akhir tahun 2026,” ujar Andra Soni saat membuka Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Kota Tangerang Selatan. Banten saat ini menjadi salah satu provinsi dengan tingkat digitalisasi ekonomi tertinggi di Indonesia. Kota Tangerang Selatan bahkan disebut sebagai daerah dengan transaksi digital terbaik se-Pulau Jawa dan Bali. Festival Shafara dan Digiwara 2026 juga menjadi ruang kolaborasi antara ekonomi syariah dan ekonomi digital, sekaligus mendorong UMKM agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi transaksi. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Banten, Ameriza Ma’ruf Moesa, mengatakan digitalisasi di Banten berkembang sangat cepat, termasuk di daerah yang berbatasan langsung dengan Jakarta. “Bisa dikatakan, Tangsel itu juara nasional,” katanya. Sejumlah daerah di Banten juga meraih penghargaan Digiwara Award 2026, mulai dari kategori transaksi digital tertinggi hingga pemanfaatan pembayaran non tunai terbaik. Transformasi digital kini bukan lagi sekadar tren, tapi sudah menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Tinggal bagaimana pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat bisa ikut beradaptasi dan memanfaatkannya. 📸  ……………………………… Informasi seputar Pemprov Banten bisa diakses melalui: 🌐 Website: bantenprov.go.id 𝕏  📘 Facebook: facebook.com/bantenpemprov ▶️ YouTube:  🎵 TikTok:  📧 Email: pemerintahprovinsibanten ……………………………… #Banten #PemprovBanten #AndraSoni #EkonomiBanten #Digitalisasi", "post_id": "7648697440706563348"}}, {"key": "pemerintahprovinsibanten", "attributes": {"label": "pemerintahprovinsibanten", "x": 919.5271297017279, "y": 877.5699149396143, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0193, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7648697440706563348", "id": "pemerintahprovinsibanten", "source": "tiktok-000001", "content": "Tren pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten terus menunjukkan arah positif. Gubernur Banten, Andra Soni, optimistis pertumbuhan ekonomi Banten bisa mencapai 5,9 persen pada akhir 2026. Salah satu faktor pendukungnya adalah kuatnya perkembangan ekonomi digital di berbagai daerah. “Tahun 2025 tercatat kita tumbuh 5,37 persen. Insya Allah kita tumbuh 5,9 di akhir tahun 2026,” ujar Andra Soni saat membuka Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Kota Tangerang Selatan. Banten saat ini menjadi salah satu provinsi dengan tingkat digitalisasi ekonomi tertinggi di Indonesia. Kota Tangerang Selatan bahkan disebut sebagai daerah dengan transaksi digital terbaik se-Pulau Jawa dan Bali. Festival Shafara dan Digiwara 2026 juga menjadi ruang kolaborasi antara ekonomi syariah dan ekonomi digital, sekaligus mendorong UMKM agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi transaksi. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Banten, Ameriza Ma’ruf Moesa, mengatakan digitalisasi di Banten berkembang sangat cepat, termasuk di daerah yang berbatasan langsung dengan Jakarta. “Bisa dikatakan, Tangsel itu juara nasional,” katanya. Sejumlah daerah di Banten juga meraih penghargaan Digiwara Award 2026, mulai dari kategori transaksi digital tertinggi hingga pemanfaatan pembayaran non tunai terbaik. Transformasi digital kini bukan lagi sekadar tren, tapi sudah menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Tinggal bagaimana pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat bisa ikut beradaptasi dan memanfaatkannya. 📸  ……………………………… Informasi seputar Pemprov Banten bisa diakses melalui: 🌐 Website: bantenprov.go.id 𝕏  📘 Facebook: facebook.com/bantenpemprov ▶️ YouTube:  🎵 TikTok:  📧 Email: pemerintahprovinsibanten ……………………………… #Banten #PemprovBanten #AndraSoni #EkonomiBanten #Digitalisasi", "post_id": "7648697440706563348"}}, {"key": "lampusorot55", "attributes": {"label": "lampusorot55", "x": 861.771714309659, "y": 830.6165859663427, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0006, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7643943003207273746", "id": "lampusorot55", "source": "tiktok-000001", "content": "Dana asing yang masuk Indonesia tembus lebih dari Rp54 T di Mei 2026 masuk ke Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN). Dengan rupiah yang stabil, maka ekonomi tetap bergerak dan usaha mantap berkembang.     Bersatu  #fyp #danaasing #investasiindonesia #apbnkita #rupiahindonesia", "post_id": "7643943003207273746"}}, {"key": "Pekerja", "attributes": {"label": "Pekerja", "x": 919.73587061862, "y": 55.39547079711005, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643943003207273746", "id": "Pekerja", "source": "tiktok-000001", "content": "Dana asing yang masuk Indonesia tembus lebih dari Rp54 T di Mei 2026 masuk ke Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN). Dengan rupiah yang stabil, maka ekonomi tetap bergerak dan usaha mantap berkembang.     Bersatu  #fyp #danaasing #investasiindonesia #apbnkita #rupiahindonesia", "post_id": "7643943003207273746"}}, {"key": "ibnmuhmmdd", "attributes": {"label": "ibnmuhmmdd", "x": 665.5153443250267, "y": 634.7829245159057, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "7648480127596252437", "id": "ibnmuhmmdd", "source": "tiktok-000001", "content": "Mahalul qiyam - Robbi faghfirli Sinergi Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah untuk Negeri. Dalam acara. Tabligh Akbar bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dalam rangka Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera 2026. Didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, QRIS, KNEKS, Road to ISEF, FESyar, Bulan Pembiayaan Syariah, Ekonomi Syariah, dan Cinta Bangga Paham Rupiah.  Bin Abdul Qadir Assegaf  UJANG MENYAPA   Indonesia  Jasa Keuangan  #habibsyech #syekhermania #palembang  #sholawat #fyp", "post_id": "7648480127596252437"}}, {"key": "Syech", "attributes": {"label": "Syech", "x": 58.68313835815042, "y": 397.9814956987349, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7404, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7648480127596252437", "id": "Syech", "source": "tiktok-000001", "content": "Mahalul qiyam - Robbi faghfirli Sinergi Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah untuk Negeri. Dalam acara. Tabligh Akbar bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dalam rangka Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera 2026. Didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, QRIS, KNEKS, Road to ISEF, FESyar, Bulan Pembiayaan Syariah, Ekonomi Syariah, dan Cinta Bangga Paham Rupiah.  Bin Abdul Qadir Assegaf  UJANG MENYAPA   Indonesia  Jasa Keuangan  #habibsyech #syekhermania #palembang  #sholawat #fyp", "post_id": "7648480127596252437"}}, {"key": "CIK", "attributes": {"label": "CIK", "x": 666.7831630867929, "y": 546.1001523491166, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7404, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7648480127596252437", "id": "CIK", "source": "tiktok-000001", "content": "Mahalul qiyam - Robbi faghfirli Sinergi Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah untuk Negeri. Dalam acara. Tabligh Akbar bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dalam rangka Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera 2026. Didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, QRIS, KNEKS, Road to ISEF, FESyar, Bulan Pembiayaan Syariah, Ekonomi Syariah, dan Cinta Bangga Paham Rupiah.  Bin Abdul Qadir Assegaf  UJANG MENYAPA   Indonesia  Jasa Keuangan  #habibsyech #syekhermania #palembang  #sholawat #fyp", "post_id": "7648480127596252437"}}, {"key": "ratudewa_plg", "attributes": {"label": "ratudewa_plg", "x": 737.7094336381435, "y": 856.0631973583181, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7404, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7648480127596252437", "id": "ratudewa_plg", "source": "tiktok-000001", "content": "Mahalul qiyam - Robbi faghfirli Sinergi Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah untuk Negeri. Dalam acara. Tabligh Akbar bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dalam rangka Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera 2026. Didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, QRIS, KNEKS, Road to ISEF, FESyar, Bulan Pembiayaan Syariah, Ekonomi Syariah, dan Cinta Bangga Paham Rupiah.  Bin Abdul Qadir Assegaf  UJANG MENYAPA   Indonesia  Jasa Keuangan  #habibsyech #syekhermania #palembang  #sholawat #fyp", "post_id": "7648480127596252437"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 829.3114478037743, "y": 53.91885144403907, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7404, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7648480127596252437", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Mahalul qiyam - Robbi faghfirli Sinergi Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah untuk Negeri. Dalam acara. Tabligh Akbar bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dalam rangka Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera 2026. Didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, QRIS, KNEKS, Road to ISEF, FESyar, Bulan Pembiayaan Syariah, Ekonomi Syariah, dan Cinta Bangga Paham Rupiah.  Bin Abdul Qadir Assegaf  UJANG MENYAPA   Indonesia  Jasa Keuangan  #habibsyech #syekhermania #palembang  #sholawat #fyp", "post_id": "7648480127596252437"}}, {"key": "Otoritas", "attributes": {"label": "Otoritas", "x": 708.0654554413348, "y": 259.7206679316082, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7404, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7648480127596252437", "id": "Otoritas", "source": "tiktok-000001", "content": "Mahalul qiyam - Robbi faghfirli Sinergi Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah untuk Negeri. Dalam acara. Tabligh Akbar bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dalam rangka Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera 2026. Didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, QRIS, KNEKS, Road to ISEF, FESyar, Bulan Pembiayaan Syariah, Ekonomi Syariah, dan Cinta Bangga Paham Rupiah.  Bin Abdul Qadir Assegaf  UJANG MENYAPA   Indonesia  Jasa Keuangan  #habibsyech #syekhermania #palembang  #sholawat #fyp", "post_id": "7648480127596252437"}}, {"key": "faktaveritas", "attributes": {"label": "faktaveritas", "x": 18.774880506833846, "y": 418.44199817944303, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7641528267949853973", "id": "faktaveritas", "source": "tiktok-000001", "content": "Faktanya, pemerintah menilai kondisi saat ini berbeda jauh dibanding masa krisis dulu. Pelemahan rupiah disebut lebih dipengaruhi tekanan global seperti penguatan dolar AS, konflik geopolitik, hingga arus modal keluar dari pasar berkembang. Di tengah tekanan itu, ekonomi Indonesia masih tumbuh, sistem keuangan dinilai lebih kuat, dan koordinasi pemerintah bersama Bank Indonesia terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar. Badai global memang mengguncang banyak negara, tetapi fondasi ekonomi disebut tidak lagi serapuh masa lalu. Coba komen di bawah #jagaindonesia #fyp #negarahadir #wargajagawarga #rupiah    Yudhi Sadewa", "post_id": "7641528267949853973"}}, {"key": "gerindra", "attributes": {"label": "gerindra", "x": 114.68535919135104, "y": 744.3800011205262, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641528267949853973", "id": "gerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "Faktanya, pemerintah menilai kondisi saat ini berbeda jauh dibanding masa krisis dulu. Pelemahan rupiah disebut lebih dipengaruhi tekanan global seperti penguatan dolar AS, konflik geopolitik, hingga arus modal keluar dari pasar berkembang. Di tengah tekanan itu, ekonomi Indonesia masih tumbuh, sistem keuangan dinilai lebih kuat, dan koordinasi pemerintah bersama Bank Indonesia terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar. Badai global memang mengguncang banyak negara, tetapi fondasi ekonomi disebut tidak lagi serapuh masa lalu. Coba komen di bawah #jagaindonesia #fyp #negarahadir #wargajagawarga #rupiah    Yudhi Sadewa", "post_id": "7641528267949853973"}}, {"key": "Purbaya", "attributes": {"label": "Purbaya", "x": 60.22976430840321, "y": 528.8751414993905, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641528267949853973", "id": "Purbaya", "source": "tiktok-000001", "content": "Faktanya, pemerintah menilai kondisi saat ini berbeda jauh dibanding masa krisis dulu. Pelemahan rupiah disebut lebih dipengaruhi tekanan global seperti penguatan dolar AS, konflik geopolitik, hingga arus modal keluar dari pasar berkembang. Di tengah tekanan itu, ekonomi Indonesia masih tumbuh, sistem keuangan dinilai lebih kuat, dan koordinasi pemerintah bersama Bank Indonesia terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar. Badai global memang mengguncang banyak negara, tetapi fondasi ekonomi disebut tidak lagi serapuh masa lalu. Coba komen di bawah #jagaindonesia #fyp #negarahadir #wargajagawarga #rupiah    Yudhi Sadewa", "post_id": "7641528267949853973"}}, {"key": "ekssoverr", "attributes": {"label": "ekssoverr", "x": 547.6858488542862, "y": 363.41725241090785, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7637902367169498376", "id": "ekssoverr", "source": "tiktok-000001", "content": "Cadangan devisa negara merupakan simpanan aset luar negeri yang dimiliki bank sentral, seperti dolar AS, emas, dan surat berharga internasional. Cadangan devisa digunakan untuk membiayai transaksi internasional, membayar utang luar negeri, serta menjaga kestabilan nilai tukar rupiah ketika terjadi tekanan di pasar keuangan global. Pada 2026, cadangan devisa Indonesia tercatat turun lebih dari US$10 miliar dalam empat bulan pertama, dari sekitar US$156 miliar menjadi sekitar US$146 miliar. Penurunan ini terjadi akibat intervensi Bank Indonesia untuk menjaga rupiah yang melemah di tengah penguatan dolar AS dan ketidakpastian ekonomi global, serta pembayaran utang luar negeri pemerintah. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya tekanan eksternal terhadap perekonomian Indonesia, meski Bank Indonesia menegaskan posisi cadangan devisa masih aman karena tetap mampu membiayai impor dan menjaga stabilitas ekonomi nasional. Biar nggak cuma paham, tapi juga enjoy bahas ekonomi 📊✨ Follow  dan jangan ketinggalan berita ekonomi yang dikemas ringan & fun! #fyp #beritaekonomiindonesia #beritaekonomi #cadangandevisa #dolarrupiah", "post_id": "7637902367169498376"}}, {"key": "Ekssover", "attributes": {"label": "Ekssover", "x": 871.1806401733921, "y": 586.1963811314699, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7637902367169498376", "id": "Ekssover", "source": "tiktok-000001", "content": "Cadangan devisa negara merupakan simpanan aset luar negeri yang dimiliki bank sentral, seperti dolar AS, emas, dan surat berharga internasional. Cadangan devisa digunakan untuk membiayai transaksi internasional, membayar utang luar negeri, serta menjaga kestabilan nilai tukar rupiah ketika terjadi tekanan di pasar keuangan global. Pada 2026, cadangan devisa Indonesia tercatat turun lebih dari US$10 miliar dalam empat bulan pertama, dari sekitar US$156 miliar menjadi sekitar US$146 miliar. Penurunan ini terjadi akibat intervensi Bank Indonesia untuk menjaga rupiah yang melemah di tengah penguatan dolar AS dan ketidakpastian ekonomi global, serta pembayaran utang luar negeri pemerintah. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya tekanan eksternal terhadap perekonomian Indonesia, meski Bank Indonesia menegaskan posisi cadangan devisa masih aman karena tetap mampu membiayai impor dan menjaga stabilitas ekonomi nasional. Biar nggak cuma paham, tapi juga enjoy bahas ekonomi 📊✨ Follow  dan jangan ketinggalan berita ekonomi yang dikemas ringan & fun! #fyp #beritaekonomiindonesia #beritaekonomi #cadangandevisa #dolarrupiah", "post_id": "7637902367169498376"}}, {"key": "ep.unisba", "attributes": {"label": "ep.unisba", "x": 127.9999781569513, "y": 827.1819297231337, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647711288092560648", "id": "ep.unisba", "source": "tiktok-000001", "content": "🌊 Selat Hormuz & Risiko Sistemik Energi! ⚡ Pernah nggak kepikiran kalau konflik di jalur energi global bisa bikin ekonomi Indonesia berguncang? 🤯 Yuk simak insight dari Prof. Dr. Ima Amaliah, S.E., M.Si. dan Praktisi Bank Indonesia Jawa Barat tentang: ✅ Transmisi guncangan energi ✅ Stabilitas moneter Indonesia ✅ Resiliensi ekonomi nasional 💪 🎤 Bersama Master of Ceremony: Nabil Athala Naufal 🗣️ Moderator: M. Yasin As Suhaimi 📅 Rabu, 3 Juni 2026 🕧 12.30 WIB – Selesai 📍 Auditorium Lt. 8, Gedung Dekanat UNISBA 💡 Jangan sampai ketinggalan, karena paham risiko sistemik = siap hadapi guncangan ekonomi! #epunisba #KasumifVol2 #SelatHormuz #StabilitasEkonomi #fyp", "post_id": "7647711288092560648"}}, {"key": "ima", "attributes": {"label": "ima", "x": 672.1232145749277, "y": 675.6994351476073, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647711288092560648", "id": "ima", "source": "tiktok-000001", "content": "🌊 Selat Hormuz & Risiko Sistemik Energi! ⚡ Pernah nggak kepikiran kalau konflik di jalur energi global bisa bikin ekonomi Indonesia berguncang? 🤯 Yuk simak insight dari Prof. Dr. Ima Amaliah, S.E., M.Si. dan Praktisi Bank Indonesia Jawa Barat tentang: ✅ Transmisi guncangan energi ✅ Stabilitas moneter Indonesia ✅ Resiliensi ekonomi nasional 💪 🎤 Bersama Master of Ceremony: Nabil Athala Naufal 🗣️ Moderator: M. Yasin As Suhaimi 📅 Rabu, 3 Juni 2026 🕧 12.30 WIB – Selesai 📍 Auditorium Lt. 8, Gedung Dekanat UNISBA 💡 Jangan sampai ketinggalan, karena paham risiko sistemik = siap hadapi guncangan ekonomi! #epunisba #KasumifVol2 #SelatHormuz #StabilitasEkonomi #fyp", "post_id": "7647711288092560648"}}, {"key": "cliper.investasi8", "attributes": {"label": "cliper.investasi8", "x": 99.73970847106972, "y": 643.3759397094959, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7648522916715416850", "id": "cliper.investasi8", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akhirnya angkat bicara soal tekanan rupiah yang masih bertahan di zona Rp18.020 per dolar AS. Dalam keterangan pers usai pertemuan darurat bersama DPR dan Menkeu Purbaya di Gedung DPR/MPR pada Sabtu 6 Juni 2026, Perry menegaskan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sudah berjalan sangat erat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar, melansir Bloomberg Technoz. \"Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry. la menambahkan bahwa fokus koordinasi saat ini diarahkan agar fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, dan saling memperkuat sesuai kewenangannya masing-masing.#kontencomxtws #kontencom #foryou", "post_id": "7648522916715416850"}}, {"key": "login_kupang", "attributes": {"label": "login_kupang", "x": 336.6628840275915, "y": 266.24143469446847, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7639598750876339464", "id": "login_kupang", "source": "tiktok-000001", "content": "Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Bali dan Nusa Tenggara menjadi wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada Triwulan I-2026 dengan angka mencapai 7,93 persen. Posisi kedua ditempati Sulawesi sebesar 6,95 persen, disusul Jawa 5,79 persen, Sumatera 5,13 persen, Maluku dan Papua 4,46 persen, serta Kalimantan 4,08 persen. Data ini menunjukkan kawasan Bali dan Nusa Tenggara mengalami pertumbuhan ekonomi paling tinggi dibanding wilayah lain di Indonesia pada awal tahun 2026. Capaian ini juga menjadi kabar positif bagi NTT karena menunjukkan potensi pertumbuhan daerah timur Indonesia yang semakin diperhitungkan secara nasional, mulai dari sektor pariwisata, UMKM, hingga pembangunan daerah. Menurut Loggers, apa yang harus dilakukan agar pertumbuhan ekonomi di NTT bisa terus meningkat dan dirasakan lebih luas oleh masyarakat? 👇💬 [sumber:  / BPS, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan I-2026]✅", "post_id": "7639598750876339464"}}, {"key": "sumeksco", "attributes": {"label": "sumeksco", "x": 420.3682337113718, "y": 586.9939458405149, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7644912181770751239", "id": "sumeksco", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai posisi nilai tukar rupiah saat ini tidak masuk akal. Artinya rupiah secara fundamental bisa lebih kuat dibandingkan posisi sekarang Rp17.800 per dolar Amerika Serikat (AS). \"Sebetulnya gak masuk akal,\" ungkap Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu, Rabu (27/5/2026). Fundamental ekonomi terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang masih tumbuh di atas 5%, inflasi terjaga sesuai sasaran serta defisit transaksi berjalan yang terkendali. Meski demikian, penguatan dolar AS yang signifikan akibat ketidakpastian global membuat rupiah dan banyak mata uang negara lain melemah. Baik pemerintah maupun Bank Indonesia sudah mengeluarkan kebijakan untuk menahan laju pelemahan tersebut. Termasuk mengendalikan pasokan dolar AS di dalam negeri. . . . . Selengkapnya https://sumeks.disway.id/ Jangan lupa Follow  Instagram : Sumeks.co Tiktok : Sumeksco Facebook : Sumeks.co Youtube :  Informasi Iklan dan Promosi di Sumeksco Whatsapp : 0815-7473-2046 #sumeksco #purbaya #dolar #tiktokberita #rupiah", "post_id": "7644912181770751239"}}, {"key": "sumekscoofficial7168", "attributes": {"label": "sumekscoofficial7168", "x": 396.1838323001602, "y": 543.1740082106935, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644912181770751239", "id": "sumekscoofficial7168", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai posisi nilai tukar rupiah saat ini tidak masuk akal. Artinya rupiah secara fundamental bisa lebih kuat dibandingkan posisi sekarang Rp17.800 per dolar Amerika Serikat (AS). \"Sebetulnya gak masuk akal,\" ungkap Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu, Rabu (27/5/2026). Fundamental ekonomi terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang masih tumbuh di atas 5%, inflasi terjaga sesuai sasaran serta defisit transaksi berjalan yang terkendali. Meski demikian, penguatan dolar AS yang signifikan akibat ketidakpastian global membuat rupiah dan banyak mata uang negara lain melemah. Baik pemerintah maupun Bank Indonesia sudah mengeluarkan kebijakan untuk menahan laju pelemahan tersebut. Termasuk mengendalikan pasokan dolar AS di dalam negeri. . . . . Selengkapnya https://sumeks.disway.id/ Jangan lupa Follow  Instagram : Sumeks.co Tiktok : Sumeksco Facebook : Sumeks.co Youtube :  Informasi Iklan dan Promosi di Sumeksco Whatsapp : 0815-7473-2046 #sumeksco #purbaya #dolar #tiktokberita #rupiah", "post_id": "7644912181770751239"}}, {"key": "netizenmedia07", "attributes": {"label": "netizenmedia07", "x": 680.5155598851751, "y": 756.3007141989001, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7638586456520363282", "id": "netizenmedia07", "source": "tiktok-000001", "content": "Puluhan pengemudi transportasi online kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Dompak, Tanjungpinang, Senin 11 Mei 2026. Dalam aksi tersebut, para driver mendesak Pemerintah Provinsi Kepri agar lebih tegas terhadap perusahaan aplikator yang dinilai belum menjalankan aturan terkait penetapan tarif dasar transportasi online. Massa aksi yang tergabung dalam Persatuan Driver Online (PDO) menilai masih ada aplikator yang tetap menggunakan tarif lama sehingga dianggap merugikan para pengemudi. Koordinator aksi, Muhammad Albar, mengatakan aplikator Maxim hingga saat ini masih menerapkan tarif batas bawah lama yang dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi ekonomi saat ini. . . sumber:   . . #infoterkini #fypindonesia #fyp #breakingnews #tanjungpinang", "post_id": "7638586456520363282"}}, {"key": "Ulasan.co", "attributes": {"label": "Ulasan.co", "x": 202.42963626198394, "y": 121.33410925667387, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7638586456520363282", "id": "Ulasan.co", "source": "tiktok-000001", "content": "Puluhan pengemudi transportasi online kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Dompak, Tanjungpinang, Senin 11 Mei 2026. Dalam aksi tersebut, para driver mendesak Pemerintah Provinsi Kepri agar lebih tegas terhadap perusahaan aplikator yang dinilai belum menjalankan aturan terkait penetapan tarif dasar transportasi online. Massa aksi yang tergabung dalam Persatuan Driver Online (PDO) menilai masih ada aplikator yang tetap menggunakan tarif lama sehingga dianggap merugikan para pengemudi. Koordinator aksi, Muhammad Albar, mengatakan aplikator Maxim hingga saat ini masih menerapkan tarif batas bawah lama yang dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi ekonomi saat ini. . . sumber:   . . #infoterkini #fypindonesia #fyp #breakingnews #tanjungpinang", "post_id": "7638586456520363282"}}, {"key": "clipeper0", "attributes": {"label": "clipeper0", "x": 904.4328454698865, "y": 518.7531571816944, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647425907073895688", "id": "clipeper0", "source": "tiktok-000001", "content": "RUPIAH AKHIRNYA TEMBUS RP18.000! Nilai tukar rupiah dikabarkan menyentuh level Rp18.000 per dolar AS pada Kamis, 4 Juni 2026. Kabar ini langsung memicu perhatian publik karena menjadi salah satu level terlemah dalam beberapa tahun terakhir. Apa sebenarnya yang menyebabkan pelemahan ini? Bagaimana dampaknya terhadap harga barang, biaya impor, investasi, dan kondisi ekonomi masyarakat? Menurut kalian, langkah apa yang harus dilakukan pemerintah dan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah? \"Sumber: TWS News\" #kontencom #kontencomxtws #rupiah #rupiahindonesia #terkini", "post_id": "7647425907073895688"}}, {"key": "rikoa475", "attributes": {"label": "rikoa475", "x": 63.54651994468708, "y": 209.2903321864631, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647426742344355080", "id": "rikoa475", "source": "tiktok-000001", "content": "RUPIAH AKHIRNYA TEMBUS RP18.000! Nilai tukar rupiah dikabarkan menyentuh level Rp18.000 per dolar AS pada Kamis, 4 Juni 2026. Kabar ini langsung memicu perhatian publik karena menjadi salah satu level terlemah dalam beberapa tahun terakhir. Apa sebenarnya yang menyebabkan pelemahan ini? Bagaimana dampaknya terhadap harga barang, biaya impor, investasi, dan kondisi ekonomi masyarakat? Menurut kalian, langkah apa yang harus dilakukan pemerintah dan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah? \"Sumber: TWS News\" #kontencom #kontencomxtws #rupiah #rupiahindonesia #terkini", "post_id": "7647426742344355080"}}, {"key": "mancingsaham.id", "attributes": {"label": "mancingsaham.id", "x": 542.1247438564108, "y": 282.5569652197336, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636427677456452884", "id": "mancingsaham.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Surplus neraca perdagangan Indonesia Maret 2026 naik ke US$3,32 miliar dari US$1,27 miliar di Februari, ditopang surplus nonmigas US$5,21 miliar dari ekspor komoditas dan manufaktur. Di sisi lain, defisit migas melebar ke US$1,89 miliar akibat impor yang lebih tinggi. Bank Indonesia menilai kondisi ini tetap positif untuk ketahanan eksternal ekonomi. 💡 Sumber: emitennews.com, 5 Mei 2026 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp). #saham #sahamindonesia #investasi #fyp #mancingsaham", "post_id": "7636427677456452884"}}, {"key": "as_screenprinting", "attributes": {"label": "as_screenprinting", "x": 544.1496714399105, "y": 648.1000724268478, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648878802373774600", "id": "as_screenprinting", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akhirnya angkat bicara soal tekanan rupiah yang masih bertahan di zona Rp18.020 per dolar AS. Dalam keterangan pers usai pertemuan darurat bersama DPR dan Menkeu Purbaya di Gedung DPR/MPR pada Sabtu 6 Juni 2026, Perry menegaskan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sudah berjalan sangat erat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar, melansir Bloomberg Technoz. “Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Perry. Ia menambahkan bahwa fokus koordinasi saat ini diarahkan agar fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, dan saling memperkuat sesuai kewenangannya masing-masing. Bagi investor, pernyataan Perry datang di momen yang krusial. Rupiah sudah melemah lebih dari 7,71% sejak awal 2026, IHSG terjun ke level 5.839 pada perdagangan kemarin, dan investor asing terus melakukan aksi jual. Pasar kini menunggu satu hal yang belum muncul dari serangkaian pertemuan tingkat tinggi ini: kebijakan konkret yang bisa membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung berminggu-minggu. Sumber:TWS News #kontencomxtws #kontencom", "post_id": "7648878802373774600"}}, {"key": "tws.news1", "attributes": {"label": "tws.news1", "x": 222.71644432996197, "y": 963.7876339657912, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7646630342874451221", "id": "tws.news1", "source": "tiktok-000001", "content": "Konsensus 14 analis dan ekonom yang dikumpulkan Bloomberg memproyeksikan tingkat kenaikan harga di Indonesia pada Mei 2026 mencapai 2,94% secara tahunan, naik dari 2,42% yang tercatat pada April. BPS akan mengumumkan angka resminya besok, Selasa 2 Juni 2026, melansir Bloomberg Technoz. Pendorong utamanya adalah harga pangan. Indeks harga pangan dunia versi FAO pada April berada di angka 130,7, naik tiga bulan beruntun dan menjadi level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun terakhir. Gangguan pasokan pupuk dan bahan bakar akibat penutupan Selat Hormuz ikut menekan biaya produksi pangan di seluruh Asia, termasuk Indonesia. Bagi kamu yang pegang aset, angka inflasi besok penting untuk dipantau. Jika realisasi melebihi proyeksi 2,94%, tekanan pada Bank Indonesia untuk menahan atau bahkan menaikkan suku bunga akan semakin besar, yang berpotensi memperpanjang tekanan terhadap rupiah dan pasar saham domestik. Sumber:TWS News   #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7646630342874451221"}}, {"key": "media.clips02", "attributes": {"label": "media.clips02", "x": 416.74421676915085, "y": 274.80831056605416, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7644065867751312647", "id": "media.clips02", "source": "tiktok-000001", "content": "‎Setelah Bank Indonesia bikin kejutan dengan naikkan suku bunga 50 basis poin ke 5,25%, Gubernur BI Perry Warjiyo langsung beberkan 5 jurus strategis untuk pastikan ekonomi Indonesia tetap tumbuh. Perry menegaskan walaupun Bl fokus pada stabilitas rupiah, bukan berarti pertumbuhan ekonomi diabaikan. Kombinasi ini disebut bauran kebijakan moneter dan makroprudensial yang akomodatif. ‎ ‎Jurus pertama, BI banjirin likuiditas ke bank dengan beli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Sampai 19 Mei 2026, BI sudah gelontorkan Rp140,57 triliun untuk beli SBN. Kedua, Bl guyur Rp424,7 triliun lewat insentif likuiditas makroprudensial (KLM) ke bank-bank rajin yang mau salurin kredit ke sektor produktif. Ketiga, BI tegas larang bank naikkan bunga kredit walaupun BI Rate naik, supaya KPR dan kredit motor masyarakat tetap terjangkau. Keempat, jaga duit beredar (M0) tumbuh di 14,1% YoY supaya likuiditas tetap melimpah. Kelima, BI permudah sistem pembayaran digital seperti QRIS dan transfer untuk dukung aktivitas bisnis. ‎ ‎Buat masyarakat Indonesia, kombinasi BI naikkan bunga tapi tetap jaga ekonomi tumbuh ini sebenarnya kabar yang seimbang. Sisi positifnya, walaupun BI Rate naik ke 5,25%, bunga KPR dan kredit motor seharusnya tetap stabil karena bank dilarang naikkan bunga pinjaman. Bunga deposito tetap menarik (untung penabung), tapi cicilan KPR floating tidak ikut melonjak (bagus buat yang punya utang rumah). Buat investor saham, bank Himbara seperti BBRI, BMRI, BBNI, BBTN dapat alokasi KLM terbesar Rp214,2 triliun dan patut dipantau. Sektor strategis yang dapat penyaluran kredit lebih murah seperti UMKM, perumahan, dan otomotif berpotensi dapat angin segar. Tapi sukses-tidaknya kebijakan ini sangat tergantung apakah bank-bank benar-benar salurkan KLM ke sektor produktif, bukan cuma tahan likuiditas. ‎ Sumber: TWS News   #kontencom #kontenckmxtws", "post_id": "7644065867751312647"}}, {"key": "hotclip244", "attributes": {"label": "hotclip244", "x": 457.79382797869926, "y": 223.68545879410985, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648818982744558869", "id": "hotclip244", "source": "tiktok-000001", "content": "Bos BI Jawab Krisis Rupiah:\" Koordinasi Sudah Sangat Erat \". Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akhirnya angkat bicara soal tekanan rupiah yang masih bertahan di zona Rp18.020 per dolar AS. Dalam keterangan pers usai pertemuan darurat bersama DPR dan Menkeu Purbaya di Gedung DPR/MPR pada Sabtu 6 Juni 2026, Perry menegaskan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sudah berjalan sangat erat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar, melansir Bloomberg Technoz. “Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Perry. Ia menambahkan bahwa fokus koordinasi saat ini diarahkan agar fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, dan saling memperkuat sesuai kewenangannya masing-masing. Bagi investor, pernyataan Perry datang di momen yang krusial. Rupiah sudah melemah lebih dari 7,71% sejak awal 2026, IHSG terjun ke level 5.839 pada perdagangan kemarin, dan investor asing terus melakukan aksi jual. Pasar kini menunggu satu hal yang belum muncul dari serangkaian pertemuan tingkat tinggi ini: kebijakan konkret yang bisa membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung berminggu-minggu. Sumber: TWS News   #kontencom #kontencomxtws #ekonomi #rupiah", "post_id": "7648818982744558869"}}, {"key": "rohmanmont", "attributes": {"label": "rohmanmont", "x": 538.7672340175247, "y": 446.6320749691921, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648479921802693895", "id": "rohmanmont", "source": "tiktok-000001", "content": "tradewithsuli Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akhirnya angkat bicara soal tekanan rupiah yang masih bertahan di zona Rp18.020 per dolar AS. Dalam keterangan pers usai pertemuan darurat bersama DPR dan Menkeu Purbaya di Gedung DPR/MPR pada Sabtu 6 Juni 2026, Perry menegaskan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sudah berjalan sangat erat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar, melansir Bloomberg Technoz. \"Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry. la menambahkan bahwa fokus koordinasi saat ini diarahkan agar fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, dan saling memperkuat sesuai kewenangannya masing-masing. Bagi investor, pernyataan Perry datang di momen yang krusial. Rupiah sudah melemah lebih dari 7,71% sejak awal 2026, IHSG terjun ke level 5.839 pada perdagangan kemarin, dan investor asing terus melakukan aksi jual. Pasar kini menunggu satu hal yang belum muncul dari serangkaian pertemuan tingkat tinggi ini: kebijakan konkret yang bisa membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung berminggu-minggu.  \"Sumber: TWS News\" #kontencom #kontencomxtws   #CapCut #tiktok", "post_id": "7648479921802693895"}}, {"key": "nashihunamien", "attributes": {"label": "nashihunamien", "x": 390.69399863732843, "y": 420.3371917145463, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648557925992123669", "id": "nashihunamien", "source": "tiktok-000001", "content": "tradewithsuli:  Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akhirnya angkat bicara soal tekanan rupiah yang masih bertahan di zona Rp18.020 per dolar AS. Dalam keterangan pers usai pertemuan darurat bersama DPR dan Menkeu Purbaya di Gedung DPR/MPR pada Sabtu 6 Juni 2026, Perry menegaskan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sudah berjalan sangat erat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar, melansir Bloomberg Technoz. \"Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry. la menambahkan bahwa fokus koordinasi saat ini diarahkan agar fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, dan saling memperkuat sesuai kewenangannya masing-masing. Bagi investor, pernyataan Perry datang di momen yang krusial. Rupiah sudah melemah lebih dari 7,71% sejak awal 2026, IHSG terjun ke level 5.839 pada perdagangan kemarin, dan investor asing terus melakukan aksi jual. Pasar kini menunggu satu hal yang belum muncul dari serangkaian pertemuan tingkat tinggi ini: kebijakan konkret yang bisa membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung berminggu-minggu.  #kontencom #kontencomxtws  ig :   \"Sumber: TWS News", "post_id": "7648557925992123669"}}, {"key": "raw_clp.xyz", "attributes": {"label": "raw_clp.xyz", "x": 407.07605984909844, "y": 480.59304753043773, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648322898574265620", "id": "raw_clp.xyz", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akhirnya angkat bicara soal tekanan rupiah yang masih bertahan di zona Rp18.020 per dolar AS. Dalam keterangan pers usai pertemuan darurat bersama DPR dan Menkeu Purbaya di Gedung DPR/MPR pada Sabtu 6 Juni 2026, Perry menegaskan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sudah berjalan sangat erat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar, melansir Bloomberg Technoz. \"Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry. Ia menambahkan bahwa fokus koordinasi saat ini diarahkan agar fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, dan saling memperkuat sesuai kewenangannya masing-masing. Bagi investor, pernyataan Perry datang di momen yang krusial. Rupiah sudah melemah lebih dari 7,71% sejak awal 2026, IHSG terjun ke level 5.839 pada perdagangan kemarin, dan investor asing terus melakukan aksi jual. Pasar kini menunggu satu hal yang belum muncul dari serangkaian pertemuan tingkat tinggi ini: kebijakan konkret yang bisa membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung berminggu-minggu. Sumber: TWS NEWS   #kontencom #kontencomxtws #ekonomi #rupiah #ihsg", "post_id": "7648322898574265620"}}, {"key": "cliptws_suli", "attributes": {"label": "cliptws_suli", "x": 19.27387045742135, "y": 353.62095223577785, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648323655369313543", "id": "cliptws_suli", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akhirnya angkat bicara soal tekanan rupiah yang masih bertahan di zona Rp18.020 per dolar AS. Dalam keterangan pers usai pertemuan darurat bersama DPR dan Menkeu Purbaya di Gedung DPR/MPR pada Sabtu 6 Juni 2026, Perry menegaskan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sudah berjalan sangat erat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar, melansir Bloomberg Technoz. \"Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry. la menambahkan bahwa fokus koordinasi saat ini diarahkan agar fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, dan saling memperkuat sesuai kewenangannya masing-masing. Bagi investor, pernyataan Perry datang di momen yang krusial. Rupiah sudah melemah lebih dari 7,71% sejak awal 2026, IHSG terjun ke level 5.839 pada perdagangan kemarin, dan investor asing terus melakukan aksi jual. Pasar kini menunggu satu hal yang belum muncul dari serangkaian pertemuan tingkat tinggi ini: kebijakan konkret yang bisa membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung berminggu-minggu. Sumber: TWS News   #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7648323655369313543"}}, {"key": "willbitsecond", "attributes": {"label": "willbitsecond", "x": 640.1862881915376, "y": 298.901042491143, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648650861387779335", "id": "willbitsecond", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akhirnya angkat bicara soal tekanan rupiah yang masih bertahan di zona Rp18.020 per dolar AS. Dalam keterangan pers usai pertemuan darurat bersama DPR dan Menkeu Purbaya di Gedung DPR/MPR pada Sabtu 6 Juni 2026, Perry menegaskan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sudah berjalan sangat erat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar, melansir Bloomberg Technoz. “Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Perry. Ia menambahkan bahwa fokus koordinasi saat ini diarahkan agar fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, dan saling memperkuat sesuai kewenangannya masing-masing. Bagi investor, pernyataan Perry datang di momen yang krusial. Rupiah sudah melemah lebih dari 7,71% sejak awal 2026, IHSG terjun ke level 5.839 pada perdagangan kemarin, dan investor asing terus melakukan aksi jual. Pasar kini menunggu satu hal yang belum muncul dari serangkaian pertemuan tingkat tinggi ini: kebijakan konkret yang bisa membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung berminggu-minggu.  Sumber: TWS News Ig :  #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7648650861387779335"}}, {"key": "clipperclip33", "attributes": {"label": "clipperclip33", "x": 709.8714449972612, "y": 510.24704183088863, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648591720527039761", "id": "clipperclip33", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akhirnya angkat bicara!!!  soal tekanan rupiah yang masih bertahan di zona Rp18.020 per dolar AS. Dalam keterangan pers usai pertemuan darurat bersama DPR dan Menkeu Purbaya di Gedung DPR/MPR pada Sabtu 6 Juni 2026, Perry menegaskan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sudah berjalan sangat erat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar, melansir Bloomberg Technoz. “Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Perry. Ia menambahkan bahwa fokus koordinasi saat ini diarahkan agar fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, dan saling memperkuat sesuai kewenangannya masing-masing. Bagi investor, pernyataan Perry datang di momen yang krusial. Rupiah sudah melemah lebih dari 7,71% sejak awal 2026, IHSG terjun ke level 5.839 pada perdagangan kemarin, dan investor asing terus melakukan aksi jual. Pasar kini menunggu satu hal yang belum muncul dari serangkaian pertemuan tingkat tinggi ini: kebijakan konkret yang bisa membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung berminggu-minggu. sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws#clipper #clips #viral #fyp", "post_id": "7648591720527039761"}}, {"key": "jutthclip", "attributes": {"label": "jutthclip", "x": 191.81504709964304, "y": 849.3709529078002, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648488066482523413", "id": "jutthclip", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akhirnya angkat bicara soal tekanan rupiah yang masih bertahan di zona Rp18.020 per dolar AS. Dalam keterangan pers usai pertemuan darurat bersama DPR dan Menkeu Purbaya di Gedung DPR/MPR pada Sabtu 6 Juni 2026, Perry menegaskan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sudah berjalan sangat erat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar, melansir Bloomberg Technoz. \"Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry. la menambahkan bahwa fokus koordinasi saat ini diarahkan agar fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, dan saling memperkuat sesuai kewenangannya masing-masing. Bagi investor, pernyataan Perry datang di momen yang krusial. Rupiah sudah melemah lebih dari 7,71% sejak awal 2026, IHSG terjun ke level 5.839 pada perdagangan kemarin, dan investor asing terus melakukan aksi jual. Pasar kini menunggu satu hal yang belum muncul dari serangkaian pertemuan tingkat tinggi ini: kebijakan konkret yang bisa membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung berminggu-minggu. Sumber : TWS News  #kontencom#kontencomxtws#creatorsearchinsights", "post_id": "7648488066482523413"}}, {"key": "Kontencom_", "attributes": {"label": "Kontencom_", "x": 638.0691636536018, "y": 743.4350197189713, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7648488066482523413", "id": "Kontencom_", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akhirnya angkat bicara soal tekanan rupiah yang masih bertahan di zona Rp18.020 per dolar AS. Dalam keterangan pers usai pertemuan darurat bersama DPR dan Menkeu Purbaya di Gedung DPR/MPR pada Sabtu 6 Juni 2026, Perry menegaskan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sudah berjalan sangat erat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar, melansir Bloomberg Technoz. \"Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry. la menambahkan bahwa fokus koordinasi saat ini diarahkan agar fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, dan saling memperkuat sesuai kewenangannya masing-masing. Bagi investor, pernyataan Perry datang di momen yang krusial. Rupiah sudah melemah lebih dari 7,71% sejak awal 2026, IHSG terjun ke level 5.839 pada perdagangan kemarin, dan investor asing terus melakukan aksi jual. Pasar kini menunggu satu hal yang belum muncul dari serangkaian pertemuan tingkat tinggi ini: kebijakan konkret yang bisa membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung berminggu-minggu. Sumber : TWS News  #kontencom#kontencomxtws#creatorsearchinsights", "post_id": "7648488066482523413"}}, {"key": "Heronusa", "attributes": {"label": "Heronusa", "x": 448.1711164517552, "y": 948.1125573160209, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7833, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644353570166410516", "id": "Heronusa", "source": "tiktok-000001", "content": "Badung, PancarPOS | Bali bersiap memasuki babak baru penataan transportasi online berbasis desa adat. Di tengah semakin padatnya kawasan pariwisata dan munculnya berbagai persoalan transportasi digital, aplikasi Ojol TriHita mulai mengaspal dengan membawa konsep yang berbeda dari layanan transportasi online pada umumnya. Di balik lahirnya konsep tersebut adalah Founder PT Sentrik Persada Nusantara, I Made Sudiana, S.H., M.Si., sosok polisi senior yang pernah menjabat anggota DPRD Badung dan Wakil Bupati Badung pada era Anak Agung Gde Agung. Kini, tokoh yang juga menjadi pemangku di Pura Dalem Desa Adat Canggu itu tengah membangun sistem transportasi berbasis desa adat yang diklaim akan menjadi model baru pengelolaan transportasi digital di Bali. Tidak sekadar berbicara soal layanan antar jemput, TriHita hadir membawa gagasan besar tentang penataan kawasan wisata, pemberdayaan masyarakat lokal, penguatan ekonomi desa adat, hingga perlindungan budaya Bali dari dampak negatif modernisasi transportasi digital. Sudiana menegaskan aplikasi TriHita bukan sekadar bisnis transportasi online, melainkan gerakan penataan ekonomi dan sosial berbasis adat di Bali. “Memang membutuhkan persiapan di masing-masing desa, karena nanti aplikasi itu akan dipakai oleh driver dan rider. Nah untuk itu, yang pertama yang perlu dipersiapkan di masing-masing desa adalah lembaga usaha yang nanti akan mengelola. Itu bisa koperasi, bisa BUPDA, bisa desa wisata, tergantung situasi dan kondisi daripada desa,” ujar Sudiana. Menurutnya, sistem transportasi berbasis desa adat membutuhkan kesiapan kelembagaan yang kuat agar seluruh proses pengelolaan dapat berjalan tertib dan profesional.... baca lengkap: Ojol TriHita Mulai Mengaspal di Bali, Syaratnya Lebih Longgar https://pancarpos.com/26/05/2026/ojol-trihita-mulai-mengaspal-di-bali-syaratnya-lebih-longgar/   Honda  Motor Center Denpasar  Motorcycles  BADUNG BALI @", "post_id": "7644353570166410516"}}, {"key": "Astra", "attributes": {"label": "Astra", "x": 896.668932142187, "y": 572.8849668557434, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7833, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644353570166410516", "id": "Astra", "source": "tiktok-000001", "content": "Badung, PancarPOS | Bali bersiap memasuki babak baru penataan transportasi online berbasis desa adat. Di tengah semakin padatnya kawasan pariwisata dan munculnya berbagai persoalan transportasi digital, aplikasi Ojol TriHita mulai mengaspal dengan membawa konsep yang berbeda dari layanan transportasi online pada umumnya. Di balik lahirnya konsep tersebut adalah Founder PT Sentrik Persada Nusantara, I Made Sudiana, S.H., M.Si., sosok polisi senior yang pernah menjabat anggota DPRD Badung dan Wakil Bupati Badung pada era Anak Agung Gde Agung. Kini, tokoh yang juga menjadi pemangku di Pura Dalem Desa Adat Canggu itu tengah membangun sistem transportasi berbasis desa adat yang diklaim akan menjadi model baru pengelolaan transportasi digital di Bali. Tidak sekadar berbicara soal layanan antar jemput, TriHita hadir membawa gagasan besar tentang penataan kawasan wisata, pemberdayaan masyarakat lokal, penguatan ekonomi desa adat, hingga perlindungan budaya Bali dari dampak negatif modernisasi transportasi digital. Sudiana menegaskan aplikasi TriHita bukan sekadar bisnis transportasi online, melainkan gerakan penataan ekonomi dan sosial berbasis adat di Bali. “Memang membutuhkan persiapan di masing-masing desa, karena nanti aplikasi itu akan dipakai oleh driver dan rider. Nah untuk itu, yang pertama yang perlu dipersiapkan di masing-masing desa adalah lembaga usaha yang nanti akan mengelola. Itu bisa koperasi, bisa BUPDA, bisa desa wisata, tergantung situasi dan kondisi daripada desa,” ujar Sudiana. Menurutnya, sistem transportasi berbasis desa adat membutuhkan kesiapan kelembagaan yang kuat agar seluruh proses pengelolaan dapat berjalan tertib dan profesional.... baca lengkap: Ojol TriHita Mulai Mengaspal di Bali, Syaratnya Lebih Longgar https://pancarpos.com/26/05/2026/ojol-trihita-mulai-mengaspal-di-bali-syaratnya-lebih-longgar/   Honda  Motor Center Denpasar  Motorcycles  BADUNG BALI @", "post_id": "7644353570166410516"}}, {"key": "Honda", "attributes": {"label": "Honda", "x": 500.6191755740108, "y": 602.7670963618136, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7833, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644353570166410516", "id": "Honda", "source": "tiktok-000001", "content": "Badung, PancarPOS | Bali bersiap memasuki babak baru penataan transportasi online berbasis desa adat. Di tengah semakin padatnya kawasan pariwisata dan munculnya berbagai persoalan transportasi digital, aplikasi Ojol TriHita mulai mengaspal dengan membawa konsep yang berbeda dari layanan transportasi online pada umumnya. Di balik lahirnya konsep tersebut adalah Founder PT Sentrik Persada Nusantara, I Made Sudiana, S.H., M.Si., sosok polisi senior yang pernah menjabat anggota DPRD Badung dan Wakil Bupati Badung pada era Anak Agung Gde Agung. Kini, tokoh yang juga menjadi pemangku di Pura Dalem Desa Adat Canggu itu tengah membangun sistem transportasi berbasis desa adat yang diklaim akan menjadi model baru pengelolaan transportasi digital di Bali. Tidak sekadar berbicara soal layanan antar jemput, TriHita hadir membawa gagasan besar tentang penataan kawasan wisata, pemberdayaan masyarakat lokal, penguatan ekonomi desa adat, hingga perlindungan budaya Bali dari dampak negatif modernisasi transportasi digital. Sudiana menegaskan aplikasi TriHita bukan sekadar bisnis transportasi online, melainkan gerakan penataan ekonomi dan sosial berbasis adat di Bali. “Memang membutuhkan persiapan di masing-masing desa, karena nanti aplikasi itu akan dipakai oleh driver dan rider. Nah untuk itu, yang pertama yang perlu dipersiapkan di masing-masing desa adalah lembaga usaha yang nanti akan mengelola. Itu bisa koperasi, bisa BUPDA, bisa desa wisata, tergantung situasi dan kondisi daripada desa,” ujar Sudiana. Menurutnya, sistem transportasi berbasis desa adat membutuhkan kesiapan kelembagaan yang kuat agar seluruh proses pengelolaan dapat berjalan tertib dan profesional.... baca lengkap: Ojol TriHita Mulai Mengaspal di Bali, Syaratnya Lebih Longgar https://pancarpos.com/26/05/2026/ojol-trihita-mulai-mengaspal-di-bali-syaratnya-lebih-longgar/   Honda  Motor Center Denpasar  Motorcycles  BADUNG BALI @", "post_id": "7644353570166410516"}}, {"key": "SAMSAT", "attributes": {"label": "SAMSAT", "x": 206.13192584569094, "y": 428.93520643929793, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7833, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644353570166410516", "id": "SAMSAT", "source": "tiktok-000001", "content": "Badung, PancarPOS | Bali bersiap memasuki babak baru penataan transportasi online berbasis desa adat. Di tengah semakin padatnya kawasan pariwisata dan munculnya berbagai persoalan transportasi digital, aplikasi Ojol TriHita mulai mengaspal dengan membawa konsep yang berbeda dari layanan transportasi online pada umumnya. Di balik lahirnya konsep tersebut adalah Founder PT Sentrik Persada Nusantara, I Made Sudiana, S.H., M.Si., sosok polisi senior yang pernah menjabat anggota DPRD Badung dan Wakil Bupati Badung pada era Anak Agung Gde Agung. Kini, tokoh yang juga menjadi pemangku di Pura Dalem Desa Adat Canggu itu tengah membangun sistem transportasi berbasis desa adat yang diklaim akan menjadi model baru pengelolaan transportasi digital di Bali. Tidak sekadar berbicara soal layanan antar jemput, TriHita hadir membawa gagasan besar tentang penataan kawasan wisata, pemberdayaan masyarakat lokal, penguatan ekonomi desa adat, hingga perlindungan budaya Bali dari dampak negatif modernisasi transportasi digital. Sudiana menegaskan aplikasi TriHita bukan sekadar bisnis transportasi online, melainkan gerakan penataan ekonomi dan sosial berbasis adat di Bali. “Memang membutuhkan persiapan di masing-masing desa, karena nanti aplikasi itu akan dipakai oleh driver dan rider. Nah untuk itu, yang pertama yang perlu dipersiapkan di masing-masing desa adalah lembaga usaha yang nanti akan mengelola. Itu bisa koperasi, bisa BUPDA, bisa desa wisata, tergantung situasi dan kondisi daripada desa,” ujar Sudiana. Menurutnya, sistem transportasi berbasis desa adat membutuhkan kesiapan kelembagaan yang kuat agar seluruh proses pengelolaan dapat berjalan tertib dan profesional.... baca lengkap: Ojol TriHita Mulai Mengaspal di Bali, Syaratnya Lebih Longgar https://pancarpos.com/26/05/2026/ojol-trihita-mulai-mengaspal-di-bali-syaratnya-lebih-longgar/   Honda  Motor Center Denpasar  Motorcycles  BADUNG BALI @", "post_id": "7644353570166410516"}}, {"key": "solusimedia.id", "attributes": {"label": "solusimedia.id", "x": 190.28122987461592, "y": 68.8426155815266, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.601, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7599921694567943442", "id": "solusimedia.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah mengukuhkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026–2031 melalui Rapat Paripurna DPR RI yang digelar pada Selasa, 27 Januari 2026 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta. Persetujuan diberikan secara bulat oleh seluruh anggota DPR setelah Thomas dinyatakan lolos dalam rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Komisi XI DPR RI. Thomas, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan, akan menggantikan posisi Juda Agung, yang telah mengundurkan diri awal Januari 2026 dari jabatan Deputi Gubernur BI. Komisi XI DPR RI menilai bahwa Thomas memiliki kapasitas, kompetensi, dan visi strategis yang sesuai dengan kebutuhan Bank Indonesia ke depan termasuk kemampuan untuk memperkuat sinergi kebijakan moneter dan fiskal demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selama fit and proper test, Thomas memaparkan visi bertajuk “BI Gerak”, yang mencakup lima pilar strategis seperti tata kelola kebijakan yang kredibel, efektivitas kebijakan, resiliensi sistem keuangan, sinergi fiskal-moneter-keuangan, serta keberlanjutan transformasi keuangan. Pengesahan ini juga dipandang memiliki dampak positif di pasar keuangan, dengan nilai tukar rupiah yang menunjukkan penguatan setelah hasil uji kelayakan diumumkan oleh Komisi XI. Baca selengkapnya klik link pada bio  #beritaterkinihariini #bankindonesia #thomasdjiwandono #deputigubernurbi  #ekonomiindonesia", "post_id": "7599921694567943442"}}, {"key": "suci0391", "attributes": {"label": "suci0391", "x": 928.9093258109341, "y": 273.348388877921, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7599973077279198484", "id": "suci0391", "source": "tiktok-000001", "content": "Sahabat Bahari, laut bukan hanya tentang hari ini, tapi penentu masa depan kita bersama, lho! Mengingat pentingnya laut, Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Ocean Impact Summit 2026 pada tanggal 8-9 Juni 2026 di Bali dan mengundang para pemimpin dunia untuk berkolaborasi bersama.  Ocean Impact Summit (OIS) akan menjadi ruang kolaborasi global yang mempertemukan ide ekonomi biru dengan kebijakan, pendanaan, dan aksi nyata yang berkelanjutan. Bukan hanya forum diskusi, OIS juga ajakan untuk bersama menjaga laut! Unlocking the Potentials of Blue Economy: Invest in the Ocean, Secure Our Future.   #2026KKPGrowStronger #SaktiWahyuTrenggono #KKPGOID #OceanImpactSummit2026 #indonesiajadi665IF", "post_id": "7599973077279198484"}}, {"key": "kkpgoid", "attributes": {"label": "kkpgoid", "x": 736.0897132670538, "y": 490.01006951026824, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7599973077279198484", "id": "kkpgoid", "source": "tiktok-000001", "content": "Sahabat Bahari, laut bukan hanya tentang hari ini, tapi penentu masa depan kita bersama, lho! Mengingat pentingnya laut, Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Ocean Impact Summit 2026 pada tanggal 8-9 Juni 2026 di Bali dan mengundang para pemimpin dunia untuk berkolaborasi bersama.  Ocean Impact Summit (OIS) akan menjadi ruang kolaborasi global yang mempertemukan ide ekonomi biru dengan kebijakan, pendanaan, dan aksi nyata yang berkelanjutan. Bukan hanya forum diskusi, OIS juga ajakan untuk bersama menjaga laut! Unlocking the Potentials of Blue Economy: Invest in the Ocean, Secure Our Future.   #2026KKPGrowStronger #SaktiWahyuTrenggono #KKPGOID #OceanImpactSummit2026 #indonesiajadi665IF", "post_id": "7599973077279198484"}}, {"key": "swtrenggono", "attributes": {"label": "swtrenggono", "x": 51.70557915050678, "y": 317.6591000620539, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7599973077279198484", "id": "swtrenggono", "source": "tiktok-000001", "content": "Sahabat Bahari, laut bukan hanya tentang hari ini, tapi penentu masa depan kita bersama, lho! Mengingat pentingnya laut, Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Ocean Impact Summit 2026 pada tanggal 8-9 Juni 2026 di Bali dan mengundang para pemimpin dunia untuk berkolaborasi bersama.  Ocean Impact Summit (OIS) akan menjadi ruang kolaborasi global yang mempertemukan ide ekonomi biru dengan kebijakan, pendanaan, dan aksi nyata yang berkelanjutan. Bukan hanya forum diskusi, OIS juga ajakan untuk bersama menjaga laut! Unlocking the Potentials of Blue Economy: Invest in the Ocean, Secure Our Future.   #2026KKPGrowStronger #SaktiWahyuTrenggono #KKPGOID #OceanImpactSummit2026 #indonesiajadi665IF", "post_id": "7599973077279198484"}}, {"key": "reyy16_8", "attributes": {"label": "reyy16_8", "x": 687.1929513572969, "y": 942.9665144802871, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7644017205604109575", "id": "reyy16_8", "source": "tiktok-000001", "content": "Setelah Bank Indonesia bikin kejutan dengan naikkan suku bunga 50 basis poin ke 5,25% kemarin, Gubernur BI Perry Warjiyo langsung beberkan 5 jurus strategis untuk pastikan ekonomi Indonesia tetap tumbuh. Perry menegaskan walaupun BI fokus pada stabilitas rupiah, bukan berarti pertumbuhan ekonomi diabaikan. Kombinasi ini disebut bauran kebijakan moneter dan makroprudensial yang akomodatif. Jurus pertama, BI banjirin likuiditas ke bank dengan beli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Sampai 19 Mei 2026, BI sudah gelontorkan Rp140,57 triliun untuk beli SBN. Kedua, BI guyur Rp424,7 triliun lewat insentif likuiditas makroprudensial (KLM) ke bank-bank rajin yang mau salurin kredit ke sektor produktif. Ketiga, BI tegas larang bank naikkan bunga kredit walaupun BI Rate naik, supaya KPR dan kredit motor masyarakat tetap terjangkau. Keempat, jaga duit beredar (M0) tumbuh di 14,1% YoY supaya likuiditas tetap melimpah. Kelima, BI permudah sistem pembayaran digital seperti QRIS dan transfer untuk dukung aktivitas bisnis. Buat masyarakat Indonesia, kombinasi BI naikkan bunga tapi tetap jaga ekonomi tumbuh ini sebenarnya kabar yang seimbang. Sisi positifnya, walaupun BI Rate naik ke 5,25%, bunga KPR dan kredit motor seharusnya tetap stabil karena bank dilarang naikkan bunga pinjaman. Bunga deposito tetap menarik (untung penabung), tapi cicilan KPR floating tidak ikut melonjak (bagus buat yang punya utang rumah). Buat investor saham, bank Himbara seperti BBRI, BMRI, BBNI, BBTN dapat alokasi KLM terbesar Rp214,2 triliun dan patut dipantau. Sektor strategis yang dapat penyaluran kredit lebih murah seperti UMKM, perumahan, dan otomotif berpotensi dapat angin segar. Tapi sukses-tidaknya kebijakan ini sangat tergantung apakah bank-bank benar-benar salurkan KLM ke sektor produktif, bukan cuma tahan likuiditas. Sumber: TWS News\" #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7644017205604109575"}}, {"key": "cce_2026", "attributes": {"label": "cce_2026", "x": 186.6464476142935, "y": 449.7758166649182, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7647500591580695828", "id": "cce_2026", "source": "tiktok-000001", "content": "Hai #SahabatCCE 👋✨ PAMERAN TERBESAR DICIAMIS TAHUN INI 🔥 Satu per satu rangkaian acara mulai terungkap... 👀 Bersiaplah menyambut kemeriahan Jazirah Priangan Timur x Ciamis Creative Expo 2026, sebuah perhelatan yang mempertemukan budaya, kreativitas, ekonomi syariah, UMKM unggulan, hiburan, edukasi, hingga berbagai pertunjukan spektakuler dalam satu kawasan! 🌙🎨✨ Selama tiga hari penuh, akan hadir beragam kegiatan menarik yang siap memberikan pengalaman berbeda untuk seluruh masyarakat. Mulai dari pameran, talkshow, workshop, perlombaan, pertunjukan seni budaya, hingga berbagai aktivitas seru lainnya yang sayang untuk dilewatkan! 🎭🎤🏆 Catat tanggalnya dan nantikan informasi lengkap setiap acara yang akan kami hadirkan. 🔥 📍 Karangkamulyan, Ciamis 📅 5–7 Juni 2026 Mari menjadi bagian dari perayaan kreativitas, budaya, dan semangat kolaborasi di Priangan Timur! 🌟 Stay tuned, karena masih banyak kejutan yang akan segera diumumkan! 🚀✨  Ciamis  Bank Indonesia Tasikmalaya", "post_id": "7647500591580695828"}}, {"key": "Pemkab", "attributes": {"label": "Pemkab", "x": 691.4446730423201, "y": 647.6413061440118, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647500591580695828", "id": "Pemkab", "source": "tiktok-000001", "content": "Hai #SahabatCCE 👋✨ PAMERAN TERBESAR DICIAMIS TAHUN INI 🔥 Satu per satu rangkaian acara mulai terungkap... 👀 Bersiaplah menyambut kemeriahan Jazirah Priangan Timur x Ciamis Creative Expo 2026, sebuah perhelatan yang mempertemukan budaya, kreativitas, ekonomi syariah, UMKM unggulan, hiburan, edukasi, hingga berbagai pertunjukan spektakuler dalam satu kawasan! 🌙🎨✨ Selama tiga hari penuh, akan hadir beragam kegiatan menarik yang siap memberikan pengalaman berbeda untuk seluruh masyarakat. Mulai dari pameran, talkshow, workshop, perlombaan, pertunjukan seni budaya, hingga berbagai aktivitas seru lainnya yang sayang untuk dilewatkan! 🎭🎤🏆 Catat tanggalnya dan nantikan informasi lengkap setiap acara yang akan kami hadirkan. 🔥 📍 Karangkamulyan, Ciamis 📅 5–7 Juni 2026 Mari menjadi bagian dari perayaan kreativitas, budaya, dan semangat kolaborasi di Priangan Timur! 🌟 Stay tuned, karena masih banyak kejutan yang akan segera diumumkan! 🚀✨  Ciamis  Bank Indonesia Tasikmalaya", "post_id": "7647500591580695828"}}, {"key": "KPw", "attributes": {"label": "KPw", "x": 544.9240077639458, "y": 860.9667850546781, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647500591580695828", "id": "KPw", "source": "tiktok-000001", "content": "Hai #SahabatCCE 👋✨ PAMERAN TERBESAR DICIAMIS TAHUN INI 🔥 Satu per satu rangkaian acara mulai terungkap... 👀 Bersiaplah menyambut kemeriahan Jazirah Priangan Timur x Ciamis Creative Expo 2026, sebuah perhelatan yang mempertemukan budaya, kreativitas, ekonomi syariah, UMKM unggulan, hiburan, edukasi, hingga berbagai pertunjukan spektakuler dalam satu kawasan! 🌙🎨✨ Selama tiga hari penuh, akan hadir beragam kegiatan menarik yang siap memberikan pengalaman berbeda untuk seluruh masyarakat. Mulai dari pameran, talkshow, workshop, perlombaan, pertunjukan seni budaya, hingga berbagai aktivitas seru lainnya yang sayang untuk dilewatkan! 🎭🎤🏆 Catat tanggalnya dan nantikan informasi lengkap setiap acara yang akan kami hadirkan. 🔥 📍 Karangkamulyan, Ciamis 📅 5–7 Juni 2026 Mari menjadi bagian dari perayaan kreativitas, budaya, dan semangat kolaborasi di Priangan Timur! 🌟 Stay tuned, karena masih banyak kejutan yang akan segera diumumkan! 🚀✨  Ciamis  Bank Indonesia Tasikmalaya", "post_id": "7647500591580695828"}}, {"key": "dispar.ciamis", "attributes": {"label": "dispar.ciamis", "x": 993.4575984932146, "y": 959.2570131987986, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647500591580695828", "id": "dispar.ciamis", "source": "tiktok-000001", "content": "Hai #SahabatCCE 👋✨ PAMERAN TERBESAR DICIAMIS TAHUN INI 🔥 Satu per satu rangkaian acara mulai terungkap... 👀 Bersiaplah menyambut kemeriahan Jazirah Priangan Timur x Ciamis Creative Expo 2026, sebuah perhelatan yang mempertemukan budaya, kreativitas, ekonomi syariah, UMKM unggulan, hiburan, edukasi, hingga berbagai pertunjukan spektakuler dalam satu kawasan! 🌙🎨✨ Selama tiga hari penuh, akan hadir beragam kegiatan menarik yang siap memberikan pengalaman berbeda untuk seluruh masyarakat. Mulai dari pameran, talkshow, workshop, perlombaan, pertunjukan seni budaya, hingga berbagai aktivitas seru lainnya yang sayang untuk dilewatkan! 🎭🎤🏆 Catat tanggalnya dan nantikan informasi lengkap setiap acara yang akan kami hadirkan. 🔥 📍 Karangkamulyan, Ciamis 📅 5–7 Juni 2026 Mari menjadi bagian dari perayaan kreativitas, budaya, dan semangat kolaborasi di Priangan Timur! 🌟 Stay tuned, karena masih banyak kejutan yang akan segera diumumkan! 🚀✨  Ciamis  Bank Indonesia Tasikmalaya", "post_id": "7647500591580695828"}}, {"key": "pilarbalinews", "attributes": {"label": "pilarbalinews", "x": 457.3814786973125, "y": 73.64584349242564, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7644752712130727189", "id": "pilarbalinews", "source": "tiktok-000001", "content": "𝗣𝗿𝗮𝗻𝗮𝗻𝗱𝗮 𝗣𝗿𝗮𝗯𝗼𝘄𝗼 𝗕𝗲𝗿𝗶 𝗦𝗶𝗻𝘆𝗮𝗹 𝗸𝗲 𝗔𝗴𝘂𝘀 𝗠𝗮𝗵𝗮𝘆𝗮𝘀𝘁𝗿𝗮, 𝗣𝗼𝗿𝗼𝘀 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗽𝗲𝗸𝗮𝗮𝗻 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘁𝗶𝗸 𝗣𝗶𝗹𝗴𝘂𝗯 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟵? Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra, tampaknya memperoleh sinyal positif bersama Muhammad Prananda Prabowo selaku Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital.  Kepekaan politik ini harus jeli dilihat para politikus, di mana Agus Mahayastra mendapatkan sambutan hangat dan nyata dalam beberapa momentum singkat ketika ngobrol, serta bersapa tegur dengan Prananda Prabowo di hadapan publik Bali. Momentum yang diperoleh Bupati Agus Mahayastra saat puncak Final sepak bola Soekarno Cup III, pada Senin (25/5/2026) malam lalu bukan hal yang biasa. Hal ini adalah sinyal kuat, bahkan poros Agus Mahayastra dapat terbentuk alamiah, dengan dukungan pusat, khususnya dari internal Prananda Prabowo. Begitu pula, Prananda Prabowo yang merupakan putra dari Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri, tampak akrab dan tanpa ragu memegang pundak kiri Agus Mahayastra yang merupakan Bupati Gianyar periode 2025-2030 dan juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gianyar ini. Mereka berjalan beriringan usai Prananda Prabowo menyerahkan hadiah utama di Soekarno Cup III regional Bali. Sinyal ini dapat menjadi batu loncatan, sebab kedekatan bersama Prananda Prabowo bukan hal mudah diraih. Menarik senyuman dan keakraban ini bukan masalah tegur sapa semata, ini adalah sinyal kuat politik bahwa Agus Mahayastra akan menjadi simbol dan poros yang sangat penting di PDI P Bali. Prananda Prabowo, sangat dikenal pendiam dengan lebih banyak bekerja di balik layar, bahkan tenang dan senyap. Menarik ditunggu, apakah ini berkaitan dengan Pemilihan Gubernur Bali di Pemilu Februari 2029 mendatang, ataukah ini adalah sinyal poros kekuatan baru PDI Perjuangan Bali, khususnya bagi tokoh Agus Mahayastra yang dikenal politikus senior yang memahami peta politik di Gianyar dan Bali.  PDI Perjuangan Gianyar    #PDIPerjuangan  #PranandaPrabowo  #agusmahayastra", "post_id": "7644752712130727189"}}, {"key": "DPC", "attributes": {"label": "DPC", "x": 833.2006756018369, "y": 437.8096962323873, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644752712130727189", "id": "DPC", "source": "tiktok-000001", "content": "𝗣𝗿𝗮𝗻𝗮𝗻𝗱𝗮 𝗣𝗿𝗮𝗯𝗼𝘄𝗼 𝗕𝗲𝗿𝗶 𝗦𝗶𝗻𝘆𝗮𝗹 𝗸𝗲 𝗔𝗴𝘂𝘀 𝗠𝗮𝗵𝗮𝘆𝗮𝘀𝘁𝗿𝗮, 𝗣𝗼𝗿𝗼𝘀 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗽𝗲𝗸𝗮𝗮𝗻 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘁𝗶𝗸 𝗣𝗶𝗹𝗴𝘂𝗯 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟵? Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra, tampaknya memperoleh sinyal positif bersama Muhammad Prananda Prabowo selaku Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital.  Kepekaan politik ini harus jeli dilihat para politikus, di mana Agus Mahayastra mendapatkan sambutan hangat dan nyata dalam beberapa momentum singkat ketika ngobrol, serta bersapa tegur dengan Prananda Prabowo di hadapan publik Bali. Momentum yang diperoleh Bupati Agus Mahayastra saat puncak Final sepak bola Soekarno Cup III, pada Senin (25/5/2026) malam lalu bukan hal yang biasa. Hal ini adalah sinyal kuat, bahkan poros Agus Mahayastra dapat terbentuk alamiah, dengan dukungan pusat, khususnya dari internal Prananda Prabowo. Begitu pula, Prananda Prabowo yang merupakan putra dari Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri, tampak akrab dan tanpa ragu memegang pundak kiri Agus Mahayastra yang merupakan Bupati Gianyar periode 2025-2030 dan juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gianyar ini. Mereka berjalan beriringan usai Prananda Prabowo menyerahkan hadiah utama di Soekarno Cup III regional Bali. Sinyal ini dapat menjadi batu loncatan, sebab kedekatan bersama Prananda Prabowo bukan hal mudah diraih. Menarik senyuman dan keakraban ini bukan masalah tegur sapa semata, ini adalah sinyal kuat politik bahwa Agus Mahayastra akan menjadi simbol dan poros yang sangat penting di PDI P Bali. Prananda Prabowo, sangat dikenal pendiam dengan lebih banyak bekerja di balik layar, bahkan tenang dan senyap. Menarik ditunggu, apakah ini berkaitan dengan Pemilihan Gubernur Bali di Pemilu Februari 2029 mendatang, ataukah ini adalah sinyal poros kekuatan baru PDI Perjuangan Bali, khususnya bagi tokoh Agus Mahayastra yang dikenal politikus senior yang memahami peta politik di Gianyar dan Bali.  PDI Perjuangan Gianyar    #PDIPerjuangan  #PranandaPrabowo  #agusmahayastra", "post_id": "7644752712130727189"}}, {"key": "agusmahayastra", "attributes": {"label": "agusmahayastra", "x": 918.1891962896193, "y": 191.07308700991166, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644752712130727189", "id": "agusmahayastra", "source": "tiktok-000001", "content": "𝗣𝗿𝗮𝗻𝗮𝗻𝗱𝗮 𝗣𝗿𝗮𝗯𝗼𝘄𝗼 𝗕𝗲𝗿𝗶 𝗦𝗶𝗻𝘆𝗮𝗹 𝗸𝗲 𝗔𝗴𝘂𝘀 𝗠𝗮𝗵𝗮𝘆𝗮𝘀𝘁𝗿𝗮, 𝗣𝗼𝗿𝗼𝘀 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗽𝗲𝗸𝗮𝗮𝗻 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘁𝗶𝗸 𝗣𝗶𝗹𝗴𝘂𝗯 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟵? Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra, tampaknya memperoleh sinyal positif bersama Muhammad Prananda Prabowo selaku Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital.  Kepekaan politik ini harus jeli dilihat para politikus, di mana Agus Mahayastra mendapatkan sambutan hangat dan nyata dalam beberapa momentum singkat ketika ngobrol, serta bersapa tegur dengan Prananda Prabowo di hadapan publik Bali. Momentum yang diperoleh Bupati Agus Mahayastra saat puncak Final sepak bola Soekarno Cup III, pada Senin (25/5/2026) malam lalu bukan hal yang biasa. Hal ini adalah sinyal kuat, bahkan poros Agus Mahayastra dapat terbentuk alamiah, dengan dukungan pusat, khususnya dari internal Prananda Prabowo. Begitu pula, Prananda Prabowo yang merupakan putra dari Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri, tampak akrab dan tanpa ragu memegang pundak kiri Agus Mahayastra yang merupakan Bupati Gianyar periode 2025-2030 dan juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gianyar ini. Mereka berjalan beriringan usai Prananda Prabowo menyerahkan hadiah utama di Soekarno Cup III regional Bali. Sinyal ini dapat menjadi batu loncatan, sebab kedekatan bersama Prananda Prabowo bukan hal mudah diraih. Menarik senyuman dan keakraban ini bukan masalah tegur sapa semata, ini adalah sinyal kuat politik bahwa Agus Mahayastra akan menjadi simbol dan poros yang sangat penting di PDI P Bali. Prananda Prabowo, sangat dikenal pendiam dengan lebih banyak bekerja di balik layar, bahkan tenang dan senyap. Menarik ditunggu, apakah ini berkaitan dengan Pemilihan Gubernur Bali di Pemilu Februari 2029 mendatang, ataukah ini adalah sinyal poros kekuatan baru PDI Perjuangan Bali, khususnya bagi tokoh Agus Mahayastra yang dikenal politikus senior yang memahami peta politik di Gianyar dan Bali.  PDI Perjuangan Gianyar    #PDIPerjuangan  #PranandaPrabowo  #agusmahayastra", "post_id": "7644752712130727189"}}, {"key": "newsclipssl", "attributes": {"label": "newsclipssl", "x": 806.9327803457512, "y": 848.7673677849898, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647814093939707157", "id": "newsclipssl", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. Waduh..  Gimana nih pendapat kalian   #kontencomxtws #kontencom #ihsg #rupiah", "post_id": "7647814093939707157"}}, {"key": "new.berita.new13", "attributes": {"label": "new.berita.new13", "x": 634.4546871836045, "y": 489.19737397085385, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7647833228904074504", "id": "new.berita.new13", "source": "tiktok-000001", "content": "tradewithsuli Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal.  #ekonom #sulis #clip #rupiah #kontencom", "post_id": "7647833228904074504"}}, {"key": "sulis", "attributes": {"label": "sulis", "x": 636.2964924710622, "y": 700.2735197094838, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647833228904074504", "id": "sulis", "source": "tiktok-000001", "content": "tradewithsuli Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal.  #ekonom #sulis #clip #rupiah #kontencom", "post_id": "7647833228904074504"}}, {"key": "kontencom", "attributes": {"label": "kontencom", "x": 127.14236875240647, "y": 367.6328797246934, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647833228904074504", "id": "kontencom", "source": "tiktok-000001", "content": "tradewithsuli Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal.  #ekonom #sulis #clip #rupiah #kontencom", "post_id": "7647833228904074504"}}, {"key": "koinsinyalixx", "attributes": {"label": "koinsinyalixx", "x": 923.4807124181424, "y": 565.0450544718553, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647820185742839061", "id": "koinsinyalixx", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. #kontencomxtws  #kontencom  sumber news", "post_id": "7647820185742839061"}}, {"key": "loseper_", "attributes": {"label": "loseper_", "x": 193.83336678163377, "y": 815.8205369026037, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647824971762371860", "id": "loseper_", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. Sumber: TWS News   #kontencom #kontencomxtws #fyp #sulianto #rupiah", "post_id": "7647824971762371860"}}, {"key": "Kontencom", "attributes": {"label": "Kontencom", "x": 328.67384052220183, "y": 821.8452898408199, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647824971762371860", "id": "Kontencom", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. Sumber: TWS News   #kontencom #kontencomxtws #fyp #sulianto #rupiah", "post_id": "7647824971762371860"}}, {"key": "clipp880", "attributes": {"label": "clipp880", "x": 585.4322618915304, "y": 220.86991138507383, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7648489711555693844", "id": "clipp880", "source": "tiktok-000001", "content": "RUPIAH LAGI COCOK TANAM MASALAH?! 🤔 Sambil Nunggu Kebijakan Nyata, Bos BI Bilang Udah \"Kompak\" Banget! 📉💸 Ekonomi kita lagi gak baik-baik aja nih, guys! Buat yang belum tahu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo akhirnya angkat bicara soal tekanan Rupiah yang masih betah nongkrong di zona Rp18.020 per dolar AS! 😱 Melansir Bloomberg Technoz, dalam konferensi pers usai pertemuan darurat bareng DPR dan Menkeu Purbaya di Gedung DPR/MPR pada Sabtu, 6 Juni 2026, Pak Perry menegaskan kalau koordinasi antara kebijakan fiskal (pemerintah) dan moneter (BI) itu sebenarnya sudah berjalan sangat erat buat menjaga stabilitas ekonomi kita. 🤝✨ \"Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry. Fakta di lapangan saat ini emang lagi bikin ketar-ketir: 📉 Rupiah Longsor: Sejak awal tahun 2026, mata uang kebanggaan kita ini sudah melemah lebih dari 7,71%. 🩸 IHSG Berdarah: Pasar saham kita juga kena imbasnya, IHSG terjun bebas ke level 5.839 pada perdagangan kemarin. 🏃‍♂️ Asing Kabur: Investor asing terpantau terus-terusan melakukan aksi jual alias panic selling. Intinya: Pasar Lagi Menunggu \"Hilal\"! Pernyataan dari Pak Perry ini datang di momen yang super krusial buat para investor. Fokus koordinasi sekarang emang diarahkan agar fiskal dan moneter seirama dan saling memperkuat. Tapi jujur aja, para pelaku pasar sekarang lagi nunggu satu hal yang belum kelihatan: kebijakan konkret yang bisa langsung membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung berminggu-minggu ini! ⏳💼 Melihat Rupiah di angka Rp18.020, menurut kalian koordinasi aja cukup atau butuh tindakan yang lebih sat-set lagi nih? Komen di bawah! 👇💬 Sumber: Tws News  #kontencom #kontencomxtws #rupiah #ekonomi #indonesia", "post_id": "7648489711555693844"}}, {"key": "febugj", "attributes": {"label": "febugj", "x": 290.5838408675728, "y": 106.20755478750321, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 9, "degree": 10}, "_id": "7644944884742343957", "id": "febugj", "source": "tiktok-000001", "content": "Sinergi Edukasi untuk Perlindungan Konsumen yang Lebih Kuat! Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gunung Jati melalui TAX CENTER UGJ sukses menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers: Duta Pelindungan Konsumen bekerja sama dengan Bank Indonesia, Selasa 26 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas mahasiswa sebagai agen edukasi keuangan dan pelindungan konsumen di masyarakat. Melalui pelatihan intensif, para peserta dibekali pemahaman, keterampilan, dan semangat untuk menyebarkan literasi keuangan yang berdampak luas. Terima kasih kepada Bank Indonesia atas kolaborasi dan dukungannya. Semoga sinergi ini terus berlanjut untuk mencetak generasi yang cerdas finansial dan peduli sesama 💙 _____________________ EVOLVING EXCELLENCE Jangan pernah takut dengan perubahan. Kita mungkin akan kehilangan sesuatu yang baik, namun sebagai gantinya, sesuatu yang jauh lebih baik akan datang menjemput kita.  ____________ Kuliahnya tempat Para Juara, Miliki Perusahaan dan Gelar Profesi Saat Kuliah dan Kampus Calon Entrepreuneur . Tanpa Skripsi ______________ Fak.Ekonomi dan Bisnis  Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Kampus I : Jl. Pemuda no.32, Cirebon ______________ Info Seputar FEB UGJ HP 081223078381 Follow : Ig :  Ig :  Tiktok :  Tiktok :  Youtube : ugj.official Website : www.feb www.ugj.ac.id Info Pelatihan Lemak FEB UGJ IG:  No HP: 082115678919 Info OIA FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Audit FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Tax Center & GIBEI UGJ IG Tax Center:  IG Gibei:  No. HP: 0813-1257-7488 ____________ 📝 register.ugj.ac.id — #UGJ #UniversitasSwadayaGunungJati #KuliahDiUGJ #infokuliah #infokuliahcirebon kuliahcirebon kuliahdicirebon", "post_id": "7644944884742343957"}}, {"key": "feb.ugj", "attributes": {"label": "feb.ugj", "x": 213.92628208368836, "y": 963.9454600145081, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644944884742343957", "id": "feb.ugj", "source": "tiktok-000001", "content": "Sinergi Edukasi untuk Perlindungan Konsumen yang Lebih Kuat! Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gunung Jati melalui TAX CENTER UGJ sukses menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers: Duta Pelindungan Konsumen bekerja sama dengan Bank Indonesia, Selasa 26 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas mahasiswa sebagai agen edukasi keuangan dan pelindungan konsumen di masyarakat. Melalui pelatihan intensif, para peserta dibekali pemahaman, keterampilan, dan semangat untuk menyebarkan literasi keuangan yang berdampak luas. Terima kasih kepada Bank Indonesia atas kolaborasi dan dukungannya. Semoga sinergi ini terus berlanjut untuk mencetak generasi yang cerdas finansial dan peduli sesama 💙 _____________________ EVOLVING EXCELLENCE Jangan pernah takut dengan perubahan. Kita mungkin akan kehilangan sesuatu yang baik, namun sebagai gantinya, sesuatu yang jauh lebih baik akan datang menjemput kita.  ____________ Kuliahnya tempat Para Juara, Miliki Perusahaan dan Gelar Profesi Saat Kuliah dan Kampus Calon Entrepreuneur . Tanpa Skripsi ______________ Fak.Ekonomi dan Bisnis  Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Kampus I : Jl. Pemuda no.32, Cirebon ______________ Info Seputar FEB UGJ HP 081223078381 Follow : Ig :  Ig :  Tiktok :  Tiktok :  Youtube : ugj.official Website : www.feb www.ugj.ac.id Info Pelatihan Lemak FEB UGJ IG:  No HP: 082115678919 Info OIA FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Audit FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Tax Center & GIBEI UGJ IG Tax Center:  IG Gibei:  No. HP: 0813-1257-7488 ____________ 📝 register.ugj.ac.id — #UGJ #UniversitasSwadayaGunungJati #KuliahDiUGJ #infokuliah #infokuliahcirebon kuliahcirebon kuliahdicirebon", "post_id": "7644944884742343957"}}, {"key": "ugj.official", "attributes": {"label": "ugj.official", "x": 513.4634256098126, "y": 322.80106451536903, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7644944884742343957", "id": "ugj.official", "source": "tiktok-000001", "content": "Sinergi Edukasi untuk Perlindungan Konsumen yang Lebih Kuat! Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gunung Jati melalui TAX CENTER UGJ sukses menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers: Duta Pelindungan Konsumen bekerja sama dengan Bank Indonesia, Selasa 26 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas mahasiswa sebagai agen edukasi keuangan dan pelindungan konsumen di masyarakat. Melalui pelatihan intensif, para peserta dibekali pemahaman, keterampilan, dan semangat untuk menyebarkan literasi keuangan yang berdampak luas. Terima kasih kepada Bank Indonesia atas kolaborasi dan dukungannya. Semoga sinergi ini terus berlanjut untuk mencetak generasi yang cerdas finansial dan peduli sesama 💙 _____________________ EVOLVING EXCELLENCE Jangan pernah takut dengan perubahan. Kita mungkin akan kehilangan sesuatu yang baik, namun sebagai gantinya, sesuatu yang jauh lebih baik akan datang menjemput kita.  ____________ Kuliahnya tempat Para Juara, Miliki Perusahaan dan Gelar Profesi Saat Kuliah dan Kampus Calon Entrepreuneur . Tanpa Skripsi ______________ Fak.Ekonomi dan Bisnis  Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Kampus I : Jl. Pemuda no.32, Cirebon ______________ Info Seputar FEB UGJ HP 081223078381 Follow : Ig :  Ig :  Tiktok :  Tiktok :  Youtube : ugj.official Website : www.feb www.ugj.ac.id Info Pelatihan Lemak FEB UGJ IG:  No HP: 082115678919 Info OIA FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Audit FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Tax Center & GIBEI UGJ IG Tax Center:  IG Gibei:  No. HP: 0813-1257-7488 ____________ 📝 register.ugj.ac.id — #UGJ #UniversitasSwadayaGunungJati #KuliahDiUGJ #infokuliah #infokuliahcirebon kuliahcirebon kuliahdicirebon", "post_id": "7644944884742343957"}}, {"key": "pelatihanlemak", "attributes": {"label": "pelatihanlemak", "x": 66.30743193961996, "y": 820.4547245784192, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644944884742343957", "id": "pelatihanlemak", "source": "tiktok-000001", "content": "Sinergi Edukasi untuk Perlindungan Konsumen yang Lebih Kuat! Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gunung Jati melalui TAX CENTER UGJ sukses menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers: Duta Pelindungan Konsumen bekerja sama dengan Bank Indonesia, Selasa 26 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas mahasiswa sebagai agen edukasi keuangan dan pelindungan konsumen di masyarakat. Melalui pelatihan intensif, para peserta dibekali pemahaman, keterampilan, dan semangat untuk menyebarkan literasi keuangan yang berdampak luas. Terima kasih kepada Bank Indonesia atas kolaborasi dan dukungannya. Semoga sinergi ini terus berlanjut untuk mencetak generasi yang cerdas finansial dan peduli sesama 💙 _____________________ EVOLVING EXCELLENCE Jangan pernah takut dengan perubahan. Kita mungkin akan kehilangan sesuatu yang baik, namun sebagai gantinya, sesuatu yang jauh lebih baik akan datang menjemput kita.  ____________ Kuliahnya tempat Para Juara, Miliki Perusahaan dan Gelar Profesi Saat Kuliah dan Kampus Calon Entrepreuneur . Tanpa Skripsi ______________ Fak.Ekonomi dan Bisnis  Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Kampus I : Jl. Pemuda no.32, Cirebon ______________ Info Seputar FEB UGJ HP 081223078381 Follow : Ig :  Ig :  Tiktok :  Tiktok :  Youtube : ugj.official Website : www.feb www.ugj.ac.id Info Pelatihan Lemak FEB UGJ IG:  No HP: 082115678919 Info OIA FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Audit FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Tax Center & GIBEI UGJ IG Tax Center:  IG Gibei:  No. HP: 0813-1257-7488 ____________ 📝 register.ugj.ac.id — #UGJ #UniversitasSwadayaGunungJati #KuliahDiUGJ #infokuliah #infokuliahcirebon kuliahcirebon kuliahdicirebon", "post_id": "7644944884742343957"}}, {"key": "oia_febugj", "attributes": {"label": "oia_febugj", "x": 44.570029273889645, "y": 739.3649059465799, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644944884742343957", "id": "oia_febugj", "source": "tiktok-000001", "content": "Sinergi Edukasi untuk Perlindungan Konsumen yang Lebih Kuat! Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gunung Jati melalui TAX CENTER UGJ sukses menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers: Duta Pelindungan Konsumen bekerja sama dengan Bank Indonesia, Selasa 26 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas mahasiswa sebagai agen edukasi keuangan dan pelindungan konsumen di masyarakat. Melalui pelatihan intensif, para peserta dibekali pemahaman, keterampilan, dan semangat untuk menyebarkan literasi keuangan yang berdampak luas. Terima kasih kepada Bank Indonesia atas kolaborasi dan dukungannya. Semoga sinergi ini terus berlanjut untuk mencetak generasi yang cerdas finansial dan peduli sesama 💙 _____________________ EVOLVING EXCELLENCE Jangan pernah takut dengan perubahan. Kita mungkin akan kehilangan sesuatu yang baik, namun sebagai gantinya, sesuatu yang jauh lebih baik akan datang menjemput kita.  ____________ Kuliahnya tempat Para Juara, Miliki Perusahaan dan Gelar Profesi Saat Kuliah dan Kampus Calon Entrepreuneur . Tanpa Skripsi ______________ Fak.Ekonomi dan Bisnis  Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Kampus I : Jl. Pemuda no.32, Cirebon ______________ Info Seputar FEB UGJ HP 081223078381 Follow : Ig :  Ig :  Tiktok :  Tiktok :  Youtube : ugj.official Website : www.feb www.ugj.ac.id Info Pelatihan Lemak FEB UGJ IG:  No HP: 082115678919 Info OIA FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Audit FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Tax Center & GIBEI UGJ IG Tax Center:  IG Gibei:  No. HP: 0813-1257-7488 ____________ 📝 register.ugj.ac.id — #UGJ #UniversitasSwadayaGunungJati #KuliahDiUGJ #infokuliah #infokuliahcirebon kuliahcirebon kuliahdicirebon", "post_id": "7644944884742343957"}}, {"key": "IAPI_febugj", "attributes": {"label": "IAPI_febugj", "x": 667.7648528036625, "y": 859.7294193423472, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644944884742343957", "id": "IAPI_febugj", "source": "tiktok-000001", "content": "Sinergi Edukasi untuk Perlindungan Konsumen yang Lebih Kuat! Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gunung Jati melalui TAX CENTER UGJ sukses menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers: Duta Pelindungan Konsumen bekerja sama dengan Bank Indonesia, Selasa 26 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas mahasiswa sebagai agen edukasi keuangan dan pelindungan konsumen di masyarakat. Melalui pelatihan intensif, para peserta dibekali pemahaman, keterampilan, dan semangat untuk menyebarkan literasi keuangan yang berdampak luas. Terima kasih kepada Bank Indonesia atas kolaborasi dan dukungannya. Semoga sinergi ini terus berlanjut untuk mencetak generasi yang cerdas finansial dan peduli sesama 💙 _____________________ EVOLVING EXCELLENCE Jangan pernah takut dengan perubahan. Kita mungkin akan kehilangan sesuatu yang baik, namun sebagai gantinya, sesuatu yang jauh lebih baik akan datang menjemput kita.  ____________ Kuliahnya tempat Para Juara, Miliki Perusahaan dan Gelar Profesi Saat Kuliah dan Kampus Calon Entrepreuneur . Tanpa Skripsi ______________ Fak.Ekonomi dan Bisnis  Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Kampus I : Jl. Pemuda no.32, Cirebon ______________ Info Seputar FEB UGJ HP 081223078381 Follow : Ig :  Ig :  Tiktok :  Tiktok :  Youtube : ugj.official Website : www.feb www.ugj.ac.id Info Pelatihan Lemak FEB UGJ IG:  No HP: 082115678919 Info OIA FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Audit FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Tax Center & GIBEI UGJ IG Tax Center:  IG Gibei:  No. HP: 0813-1257-7488 ____________ 📝 register.ugj.ac.id — #UGJ #UniversitasSwadayaGunungJati #KuliahDiUGJ #infokuliah #infokuliahcirebon kuliahcirebon kuliahdicirebon", "post_id": "7644944884742343957"}}, {"key": "taxcenter.ugj", "attributes": {"label": "taxcenter.ugj", "x": 834.0192620634036, "y": 852.6951987259547, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644944884742343957", "id": "taxcenter.ugj", "source": "tiktok-000001", "content": "Sinergi Edukasi untuk Perlindungan Konsumen yang Lebih Kuat! Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gunung Jati melalui TAX CENTER UGJ sukses menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers: Duta Pelindungan Konsumen bekerja sama dengan Bank Indonesia, Selasa 26 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas mahasiswa sebagai agen edukasi keuangan dan pelindungan konsumen di masyarakat. Melalui pelatihan intensif, para peserta dibekali pemahaman, keterampilan, dan semangat untuk menyebarkan literasi keuangan yang berdampak luas. Terima kasih kepada Bank Indonesia atas kolaborasi dan dukungannya. Semoga sinergi ini terus berlanjut untuk mencetak generasi yang cerdas finansial dan peduli sesama 💙 _____________________ EVOLVING EXCELLENCE Jangan pernah takut dengan perubahan. Kita mungkin akan kehilangan sesuatu yang baik, namun sebagai gantinya, sesuatu yang jauh lebih baik akan datang menjemput kita.  ____________ Kuliahnya tempat Para Juara, Miliki Perusahaan dan Gelar Profesi Saat Kuliah dan Kampus Calon Entrepreuneur . Tanpa Skripsi ______________ Fak.Ekonomi dan Bisnis  Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Kampus I : Jl. Pemuda no.32, Cirebon ______________ Info Seputar FEB UGJ HP 081223078381 Follow : Ig :  Ig :  Tiktok :  Tiktok :  Youtube : ugj.official Website : www.feb www.ugj.ac.id Info Pelatihan Lemak FEB UGJ IG:  No HP: 082115678919 Info OIA FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Audit FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Tax Center & GIBEI UGJ IG Tax Center:  IG Gibei:  No. HP: 0813-1257-7488 ____________ 📝 register.ugj.ac.id — #UGJ #UniversitasSwadayaGunungJati #KuliahDiUGJ #infokuliah #infokuliahcirebon kuliahcirebon kuliahdicirebon", "post_id": "7644944884742343957"}}, {"key": "gibei_ugj", "attributes": {"label": "gibei_ugj", "x": 199.96221214923182, "y": 75.63042449391367, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644944884742343957", "id": "gibei_ugj", "source": "tiktok-000001", "content": "Sinergi Edukasi untuk Perlindungan Konsumen yang Lebih Kuat! Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gunung Jati melalui TAX CENTER UGJ sukses menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers: Duta Pelindungan Konsumen bekerja sama dengan Bank Indonesia, Selasa 26 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas mahasiswa sebagai agen edukasi keuangan dan pelindungan konsumen di masyarakat. Melalui pelatihan intensif, para peserta dibekali pemahaman, keterampilan, dan semangat untuk menyebarkan literasi keuangan yang berdampak luas. Terima kasih kepada Bank Indonesia atas kolaborasi dan dukungannya. Semoga sinergi ini terus berlanjut untuk mencetak generasi yang cerdas finansial dan peduli sesama 💙 _____________________ EVOLVING EXCELLENCE Jangan pernah takut dengan perubahan. Kita mungkin akan kehilangan sesuatu yang baik, namun sebagai gantinya, sesuatu yang jauh lebih baik akan datang menjemput kita.  ____________ Kuliahnya tempat Para Juara, Miliki Perusahaan dan Gelar Profesi Saat Kuliah dan Kampus Calon Entrepreuneur . Tanpa Skripsi ______________ Fak.Ekonomi dan Bisnis  Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Kampus I : Jl. Pemuda no.32, Cirebon ______________ Info Seputar FEB UGJ HP 081223078381 Follow : Ig :  Ig :  Tiktok :  Tiktok :  Youtube : ugj.official Website : www.feb www.ugj.ac.id Info Pelatihan Lemak FEB UGJ IG:  No HP: 082115678919 Info OIA FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Audit FEB UGJ IG:  Info Laboratorium Tax Center & GIBEI UGJ IG Tax Center:  IG Gibei:  No. HP: 0813-1257-7488 ____________ 📝 register.ugj.ac.id — #UGJ #UniversitasSwadayaGunungJati #KuliahDiUGJ #infokuliah #infokuliahcirebon kuliahcirebon kuliahdicirebon", "post_id": "7644944884742343957"}}, {"key": "nusand_tara", "attributes": {"label": "nusand_tara", "x": 545.2483706834388, "y": 561.1078557194942, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7644217498333744404", "id": "nusand_tara", "source": "tiktok-000001", "content": "Dolar AS Masih Perkasa, Wamentan: Jutaan Petani Indonesia Justru Happy! Di tengah Rupiah yang terus melemah terhadap Dolar AS, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono justru melihat sisi positifnya. Menurutnya jutaan petani Indonesia yang berorientasi ekspor justru diuntungkan. Kenapa? Karena hasil ekspor mereka dibayar menggunakan Dolar AS, sehingga ketika dikonversi ke Rupiah nilainya menjadi lebih besar. Komoditas yang disebut ikut menikmati keuntungan antara lain kopi, karet, cengkeh, gula aren, gula kelapa, &serabut kelapa serta berbagai hasil perkebunan lainnya. “Ada jutaan petani kita yang happy,” kata Sudaryono dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) 2026 di Jakarta, Senin (25/5/2026). Saat ini, berdasarkan data Bloomberg, Rupiah berada di kisaran Rp17.744 per Dolar AS, meski Bank Indonesia menyebut depresiasi Rupiah masih sekitar 5%. Sudaryono juga mengaku telah meresmikan berbagai kegiatan ekspor UMKM & koperasi desa di sejumlah daerah seperti Banjarnegara, Banyumas, Jember, Kulon Progo & Jawa Timur yang kini mulai menembus pasar internasional. Namun ia mengakui pelemahan Rupiah tetap punya tantangan, karena Indonesia masih mengimpor sebagian kebutuhan pangan tertentu. Meski begitu, ia menilai kondisi ini bisa menjadi peluang besar untuk memperkuat produksi dalam negeri dan meningkatkan ekspor nasional. 🗣️ “Krisis ini bisa jadi opportunity besar bagi Indonesia,” ujar Sudaryono. 💬 Setujukah dengan pendapat Wamentan? Sumber 🗞:", "post_id": "7644217498333744404"}}, {"key": "detikcom", "attributes": {"label": "detikcom", "x": 679.5805301319008, "y": 339.692462634854, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644217498333744404", "id": "detikcom", "source": "tiktok-000001", "content": "Dolar AS Masih Perkasa, Wamentan: Jutaan Petani Indonesia Justru Happy! Di tengah Rupiah yang terus melemah terhadap Dolar AS, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono justru melihat sisi positifnya. Menurutnya jutaan petani Indonesia yang berorientasi ekspor justru diuntungkan. Kenapa? Karena hasil ekspor mereka dibayar menggunakan Dolar AS, sehingga ketika dikonversi ke Rupiah nilainya menjadi lebih besar. Komoditas yang disebut ikut menikmati keuntungan antara lain kopi, karet, cengkeh, gula aren, gula kelapa, &serabut kelapa serta berbagai hasil perkebunan lainnya. “Ada jutaan petani kita yang happy,” kata Sudaryono dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) 2026 di Jakarta, Senin (25/5/2026). Saat ini, berdasarkan data Bloomberg, Rupiah berada di kisaran Rp17.744 per Dolar AS, meski Bank Indonesia menyebut depresiasi Rupiah masih sekitar 5%. Sudaryono juga mengaku telah meresmikan berbagai kegiatan ekspor UMKM & koperasi desa di sejumlah daerah seperti Banjarnegara, Banyumas, Jember, Kulon Progo & Jawa Timur yang kini mulai menembus pasar internasional. Namun ia mengakui pelemahan Rupiah tetap punya tantangan, karena Indonesia masih mengimpor sebagian kebutuhan pangan tertentu. Meski begitu, ia menilai kondisi ini bisa menjadi peluang besar untuk memperkuat produksi dalam negeri dan meningkatkan ekspor nasional. 🗣️ “Krisis ini bisa jadi opportunity besar bagi Indonesia,” ujar Sudaryono. 💬 Setujukah dengan pendapat Wamentan? Sumber 🗞:", "post_id": "7644217498333744404"}}, {"key": "ussfeeds", "attributes": {"label": "ussfeeds", "x": 173.06612817302246, "y": 695.6485547753169, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633366868761283861", "id": "ussfeeds", "source": "tiktok-000001", "content": "Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dikabarkan tengah menyiapkan rencana untuk menutup sejumlah program studi yang dinilai sudah tidak lagi relevan dengan kebutuhan industri dan arah pertumbuhan ekonomi ke depan. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, dalam Simposium Nasional Kependudukan 2026 di Bali pada Kamis (23/4), dikutip dari   Badri menjelaskan bahwa kebijakan ini kemungkinan akan segera dieksekusi dalam waktu dekat. Ia juga meminta perguruan tinggi untuk mulai melakukan evaluasi internal dan memiliki kesiapan untuk menentukan program studi mana yang masih layak dipertahankan, serta mana yang perlu ditutup. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas masih tingginya ketidaksesuaian antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Menurut data Kemendiktisaintek, setiap tahunnya ada sekitar 1,9 juta sarjana yang lulus dari berbagai kampus di Indonesia. Namun, banyak dari mereka menghadapi kesulitan saat mencari pekerjaan karena bidang studi yang ditempuh tidak sejalan dengan kebutuhan industri di lapangan. Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap bisa mengurangi kesenjangan tersebut dengan mengeliminasi program studi yang dianggap kurang relevan, sekaligus mengarahkan fokus pendidikan tinggi ke bidang-bidang yang lebih sesuai dengan kebutuhan industrialisasi dan perkembangan ekonomi ke depan. Your thoughts? 👀💭 [📸via ANTARA/Ni Putu Putri, Shutterstock] - #USSFeed", "post_id": "7633366868761283861"}}, {"key": "ANTARANEWS.COM", "attributes": {"label": "ANTARANEWS.COM", "x": 362.52023133407886, "y": 694.48625068295, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633366868761283861", "id": "ANTARANEWS.COM", "source": "tiktok-000001", "content": "Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dikabarkan tengah menyiapkan rencana untuk menutup sejumlah program studi yang dinilai sudah tidak lagi relevan dengan kebutuhan industri dan arah pertumbuhan ekonomi ke depan. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, dalam Simposium Nasional Kependudukan 2026 di Bali pada Kamis (23/4), dikutip dari   Badri menjelaskan bahwa kebijakan ini kemungkinan akan segera dieksekusi dalam waktu dekat. Ia juga meminta perguruan tinggi untuk mulai melakukan evaluasi internal dan memiliki kesiapan untuk menentukan program studi mana yang masih layak dipertahankan, serta mana yang perlu ditutup. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas masih tingginya ketidaksesuaian antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Menurut data Kemendiktisaintek, setiap tahunnya ada sekitar 1,9 juta sarjana yang lulus dari berbagai kampus di Indonesia. Namun, banyak dari mereka menghadapi kesulitan saat mencari pekerjaan karena bidang studi yang ditempuh tidak sejalan dengan kebutuhan industri di lapangan. Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap bisa mengurangi kesenjangan tersebut dengan mengeliminasi program studi yang dianggap kurang relevan, sekaligus mengarahkan fokus pendidikan tinggi ke bidang-bidang yang lebih sesuai dengan kebutuhan industrialisasi dan perkembangan ekonomi ke depan. Your thoughts? 👀💭 [📸via ANTARA/Ni Putu Putri, Shutterstock] - #USSFeed", "post_id": "7633366868761283861"}}, {"key": "daeiwanwahyudi", "attributes": {"label": "daeiwanwahyudi", "x": 392.71598706890563, "y": 905.7040419978198, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7641928670877207829", "id": "daeiwanwahyudi", "source": "tiktok-000001", "content": "20 Mei 1998 :  [14 Menteri Soeharto yang Baru Dilantik 2 Bulan Kompak Mundur] Menteri di lingkungan EKUIN (Ekonomi, Keuangan dan Indutri) dibawah Menko Ekuin Gunanjar Kartasasmita hadir memenuhi panggilan Ginandjar dalam pertemuan di Gedung Bappenas. Hanya ada tiga menteri yang tidak bisa hadir, yakni Menteri Lingkungan Hidup Juwono Sudarsono, Menteri Industri dan Perdagangan Bob Hasan, dan Menteri Keuangan (Menkeu) Fuad Bawazier. Karena ketiadaan Menkeu, Ginandjar mengikutsertakan Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin. Ada empat belas menteri yang dalam pertemuan di Bappenas itu menolak bergabung dengan Kabinet Reformasi bentukan Soeharto. 14 menteri yang hadir sepakat untuk menarik diri dari Kabinet Pembangunan VII. Mereka adalah: 1. Akbar Tandjung (Menteri Negara Perumahan Rakyat) 2. A.M Hendropriyono (Menteri Transmigrasi & Permukiman Perambah Hutan) 3. Giri Suseno Hadihardjono (Menteri Perhubungan) 4. Haryanto Dhanutirto (Menteri Negara Pangan & Holtikultura) 5. Ginandjar Kartasasmita (Menko Ekuin) 6. Kuntoro Mangkusubroto (Menteri Pertambangan & Energi) 7. Justika Baharsjah (Menteri Pertanian) 8. Rachmadil Bambang Sumadhijo (Menteri Pekerjaan Umum) 9. Rahardi Ramelan (Menteri Penyelidikan & Teknologi) 10. Subiakto Tjarawerdaya (Menteri Koperasi & Pengusaha Kecil) 11. Sanyoto Sastrowardoyo (Menteri Negara Investasi/Kepala BKPM) 12. Sumahadi (Menteri Kehutanan & Perkebunan) 13. Theo L. Sambuaga (Menteri Tenaga Kerja) 14. Tanri Abeng (Menteri Negara Pendayagunaan BUMN) Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin menyatakan jabatannya non-politis sehingga tidak berkenan menyatakan sikap. Sedangkan Ary Mardjono (Menteri Negara Agraria/Kepala BPN) mengatakan tetap loyal kepada Soeharto. Baca lengkap di: https://rehatiwan.blogspot.com/2026/05/20-mei-1998-14-menteri-soeharto-yang.html #Reformasi #20Mei1998 #14MenteriMundur #Soeharto #rehatiwan #rehatiwaninspiring #InspirasiWajahNegeri #MariBerbagiMakna #MenolakLupa #JasMerah #fyp #fypシ #fypシ゚viral #fyppppppppppppppppppppppp     www.rehatiwan.blogspot.com", "post_id": "7641928670877207829"}}, {"key": "rehatiwan", "attributes": {"label": "rehatiwan", "x": 72.4832883081118, "y": 971.3877669641686, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641928670877207829", "id": "rehatiwan", "source": "tiktok-000001", "content": "20 Mei 1998 :  [14 Menteri Soeharto yang Baru Dilantik 2 Bulan Kompak Mundur] Menteri di lingkungan EKUIN (Ekonomi, Keuangan dan Indutri) dibawah Menko Ekuin Gunanjar Kartasasmita hadir memenuhi panggilan Ginandjar dalam pertemuan di Gedung Bappenas. Hanya ada tiga menteri yang tidak bisa hadir, yakni Menteri Lingkungan Hidup Juwono Sudarsono, Menteri Industri dan Perdagangan Bob Hasan, dan Menteri Keuangan (Menkeu) Fuad Bawazier. Karena ketiadaan Menkeu, Ginandjar mengikutsertakan Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin. Ada empat belas menteri yang dalam pertemuan di Bappenas itu menolak bergabung dengan Kabinet Reformasi bentukan Soeharto. 14 menteri yang hadir sepakat untuk menarik diri dari Kabinet Pembangunan VII. Mereka adalah: 1. Akbar Tandjung (Menteri Negara Perumahan Rakyat) 2. A.M Hendropriyono (Menteri Transmigrasi & Permukiman Perambah Hutan) 3. Giri Suseno Hadihardjono (Menteri Perhubungan) 4. Haryanto Dhanutirto (Menteri Negara Pangan & Holtikultura) 5. Ginandjar Kartasasmita (Menko Ekuin) 6. Kuntoro Mangkusubroto (Menteri Pertambangan & Energi) 7. Justika Baharsjah (Menteri Pertanian) 8. Rachmadil Bambang Sumadhijo (Menteri Pekerjaan Umum) 9. Rahardi Ramelan (Menteri Penyelidikan & Teknologi) 10. Subiakto Tjarawerdaya (Menteri Koperasi & Pengusaha Kecil) 11. Sanyoto Sastrowardoyo (Menteri Negara Investasi/Kepala BKPM) 12. Sumahadi (Menteri Kehutanan & Perkebunan) 13. Theo L. Sambuaga (Menteri Tenaga Kerja) 14. Tanri Abeng (Menteri Negara Pendayagunaan BUMN) Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin menyatakan jabatannya non-politis sehingga tidak berkenan menyatakan sikap. Sedangkan Ary Mardjono (Menteri Negara Agraria/Kepala BPN) mengatakan tetap loyal kepada Soeharto. Baca lengkap di: https://rehatiwan.blogspot.com/2026/05/20-mei-1998-14-menteri-soeharto-yang.html #Reformasi #20Mei1998 #14MenteriMundur #Soeharto #rehatiwan #rehatiwaninspiring #InspirasiWajahNegeri #MariBerbagiMakna #MenolakLupa #JasMerah #fyp #fypシ #fypシ゚viral #fyppppppppppppppppppppppp     www.rehatiwan.blogspot.com", "post_id": "7641928670877207829"}}, {"key": "rehatiwaninspiring", "attributes": {"label": "rehatiwaninspiring", "x": 422.1898972353767, "y": 596.240353110337, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641928670877207829", "id": "rehatiwaninspiring", "source": "tiktok-000001", "content": "20 Mei 1998 :  [14 Menteri Soeharto yang Baru Dilantik 2 Bulan Kompak Mundur] Menteri di lingkungan EKUIN (Ekonomi, Keuangan dan Indutri) dibawah Menko Ekuin Gunanjar Kartasasmita hadir memenuhi panggilan Ginandjar dalam pertemuan di Gedung Bappenas. Hanya ada tiga menteri yang tidak bisa hadir, yakni Menteri Lingkungan Hidup Juwono Sudarsono, Menteri Industri dan Perdagangan Bob Hasan, dan Menteri Keuangan (Menkeu) Fuad Bawazier. Karena ketiadaan Menkeu, Ginandjar mengikutsertakan Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin. Ada empat belas menteri yang dalam pertemuan di Bappenas itu menolak bergabung dengan Kabinet Reformasi bentukan Soeharto. 14 menteri yang hadir sepakat untuk menarik diri dari Kabinet Pembangunan VII. Mereka adalah: 1. Akbar Tandjung (Menteri Negara Perumahan Rakyat) 2. A.M Hendropriyono (Menteri Transmigrasi & Permukiman Perambah Hutan) 3. Giri Suseno Hadihardjono (Menteri Perhubungan) 4. Haryanto Dhanutirto (Menteri Negara Pangan & Holtikultura) 5. Ginandjar Kartasasmita (Menko Ekuin) 6. Kuntoro Mangkusubroto (Menteri Pertambangan & Energi) 7. Justika Baharsjah (Menteri Pertanian) 8. Rachmadil Bambang Sumadhijo (Menteri Pekerjaan Umum) 9. Rahardi Ramelan (Menteri Penyelidikan & Teknologi) 10. Subiakto Tjarawerdaya (Menteri Koperasi & Pengusaha Kecil) 11. Sanyoto Sastrowardoyo (Menteri Negara Investasi/Kepala BKPM) 12. Sumahadi (Menteri Kehutanan & Perkebunan) 13. Theo L. Sambuaga (Menteri Tenaga Kerja) 14. Tanri Abeng (Menteri Negara Pendayagunaan BUMN) Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin menyatakan jabatannya non-politis sehingga tidak berkenan menyatakan sikap. Sedangkan Ary Mardjono (Menteri Negara Agraria/Kepala BPN) mengatakan tetap loyal kepada Soeharto. Baca lengkap di: https://rehatiwan.blogspot.com/2026/05/20-mei-1998-14-menteri-soeharto-yang.html #Reformasi #20Mei1998 #14MenteriMundur #Soeharto #rehatiwan #rehatiwaninspiring #InspirasiWajahNegeri #MariBerbagiMakna #MenolakLupa #JasMerah #fyp #fypシ #fypシ゚viral #fyppppppppppppppppppppppp     www.rehatiwan.blogspot.com", "post_id": "7641928670877207829"}}, {"key": "reformasi.co.id", "attributes": {"label": "reformasi.co.id", "x": 922.6544057285606, "y": 152.56874644707207, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7550565660712078597", "id": "reformasi.co.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah menempatkan dana negara sebesar Rp200 triliun dalam bentuk deposito di lima bank pelat merah tanpa memberikan arahan khusus terkait penyalurannya. Kebijakan ini, menurutnya, dimaksudkan agar para direktur utama bank terdorong mencari peluang investasi yang produktif. “Para direktur bank itu orang-orang pintar. Selama ini mereka malas saja dan cenderung bermain aman, hanya menaruh dana di tempat yang minim risiko tapi tetap menghasilkan keuntungan besar. Dengan adanya dana Rp200 triliun ini, mereka dipaksa berpikir lebih jauh,” ujar Purbaya usai rapat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Kantor DJP, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2025). Ia menambahkan, mekanisme berbasis pasar (market based) akan membuat bank-bank tersebut berlomba mencari proyek yang memberikan imbal hasil tinggi sekaligus aman. Dampaknya, lanjut Purbaya, akan terlihat pada sisi permintaan dan penawaran di pasar keuangan. Dengan likuiditas yang meningkat, suku bunga pinjaman diharapkan menurun, sehingga masyarakat lebih berani mengajukan kredit. “Jika permintaan dan penawaran tumbuh bersamaan tanpa menimbulkan overheating, maka injeksi dana ini akan menggerakkan perekonomian,” kata Purbaya. Menurut dia, skema deposito tersebut pada dasarnya merupakan instrumen kebijakan moneter. Pemerintah tetap memperoleh bunga dari penempatan dana itu, sehingga bank tidak bisa membiarkannya mengendap tanpa dimanfaatkan. “Saya paksa sistem bekerja. Kalau dana ini tidak dipakai, bank tetap harus membayar bunga kepada pemerintah,” tegasnya. Kebijakan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 276 Tahun 2025 mengenai penempatan uang negara untuk mendukung program pemerintah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Imbal hasil yang diberikan ditetapkan sebesar 80,476 persen dari suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Dengan BI rate berada di level 5 persen, pemerintah akan memperoleh bunga sekitar 4 persen dari dana deposito tersebut. Lima bank penerima dana pemerintah adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Rinciannya, BRI, BNI, dan Mandiri masing-masing menerima Rp55 triliun, BTN memperoleh Rp25 triliun, sedangkan BSI mendapatkan Rp10 triliun.", "post_id": "7550565660712078597"}}, {"key": "viamedianetwork", "attributes": {"label": "viamedianetwork", "x": 163.80859570174133, "y": 891.2665793031584, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7550565660712078597", "id": "viamedianetwork", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah menempatkan dana negara sebesar Rp200 triliun dalam bentuk deposito di lima bank pelat merah tanpa memberikan arahan khusus terkait penyalurannya. Kebijakan ini, menurutnya, dimaksudkan agar para direktur utama bank terdorong mencari peluang investasi yang produktif. “Para direktur bank itu orang-orang pintar. Selama ini mereka malas saja dan cenderung bermain aman, hanya menaruh dana di tempat yang minim risiko tapi tetap menghasilkan keuntungan besar. Dengan adanya dana Rp200 triliun ini, mereka dipaksa berpikir lebih jauh,” ujar Purbaya usai rapat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Kantor DJP, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2025). Ia menambahkan, mekanisme berbasis pasar (market based) akan membuat bank-bank tersebut berlomba mencari proyek yang memberikan imbal hasil tinggi sekaligus aman. Dampaknya, lanjut Purbaya, akan terlihat pada sisi permintaan dan penawaran di pasar keuangan. Dengan likuiditas yang meningkat, suku bunga pinjaman diharapkan menurun, sehingga masyarakat lebih berani mengajukan kredit. “Jika permintaan dan penawaran tumbuh bersamaan tanpa menimbulkan overheating, maka injeksi dana ini akan menggerakkan perekonomian,” kata Purbaya. Menurut dia, skema deposito tersebut pada dasarnya merupakan instrumen kebijakan moneter. Pemerintah tetap memperoleh bunga dari penempatan dana itu, sehingga bank tidak bisa membiarkannya mengendap tanpa dimanfaatkan. “Saya paksa sistem bekerja. Kalau dana ini tidak dipakai, bank tetap harus membayar bunga kepada pemerintah,” tegasnya. Kebijakan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 276 Tahun 2025 mengenai penempatan uang negara untuk mendukung program pemerintah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Imbal hasil yang diberikan ditetapkan sebesar 80,476 persen dari suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Dengan BI rate berada di level 5 persen, pemerintah akan memperoleh bunga sekitar 4 persen dari dana deposito tersebut. Lima bank penerima dana pemerintah adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Rinciannya, BRI, BNI, dan Mandiri masing-masing menerima Rp55 triliun, BTN memperoleh Rp25 triliun, sedangkan BSI mendapatkan Rp10 triliun.", "post_id": "7550565660712078597"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 475.0434986038127, "y": 255.14457619637386, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "432781620563594_1497517512172065", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah kepungan ketidakpastian ekonomi global. Salah satu langkah terobosan yang diambil oleh bank sentral adalah dengan mendongkrak batas maksimal Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank (RPLN) dari rentang lama sebesar 35 persen menjadi 40 persen dari total modal bersih bank.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengumumkan pelonggaran keran likuiditas valas ini akan mulai diimplementasikan secara resmi pada 1 Juli 2026. Penyesuaian ini dirancang agar perbankan Tanah Air memiliki ruang gerak yang lebih luang dalam menghimpun dana segar dari pasar internasional, yang kemudian dapat dialirkan kembali untuk membiayai sektor riil di dalam negeri.\n\n“Peningkatan rasio RPLN ditujukan untuk memperluas sumber pendanaan perbankan, khususnya dari luar negeri, guna mendukung penyaluran kredit dan pembiayaan bagi perekonomian dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian,” kata Perry dalam konferensi pers RDG BI Bulanan di Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nBukan hanya melonggarkan batas pinjaman luar negeri, BI juga mempererat jalinan sinergi bersama pemerintah serta otoritas terkait lewat peluncuran Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI). Program taktis ini ditargetkan mampu memotong sumbat birokrasi dalam penyaluran pembiayaan.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/bi-naikkan-batas-pendanaan-luar-negeri-bank-jadi-40-persen-mulai-juli-2026\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #RPLM #BankIndonesia #pendanaanluarnegeri", "post_id": "432781620563594_1497517512172065"}}, {"key": "budayabalinee", "attributes": {"label": "budayabalinee", "x": 278.29788263867414, "y": 606.2459010588818, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "101439757880412_1436752128491368", "id": "budayabalinee", "source": "facebook-000001", "content": "Pemerintah Provinsi Bali mulai menyiapkan aturan lebih ketat bagi penyelenggaraan event internasional di Pulau Dewata. Selain wajib menampilkan identitas budaya Bali, kegiatan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) juga diarahkan menggunakan pelaku usaha lokal serta menerapkan konsep ramah lingkungan.\n\nRencana tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5/2026).\n\nKelompok Ahli Gubernur Bali, Agung Rai Suryawijaya, mengatakan Pemprov Bali tengah mendorong lahirnya standar penyelenggaraan event internasional berbasis budaya Bali dan keberlanjutan lingkungan. Menurut dia, industri MICE di Bali tidak hanya harus mendatangkan wisatawan, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal.\n\n“Bali tidak hanya menjadi tempat event internasional, tetapi bagaimana manfaatnya dirasakan masyarakat Bali. Karena itu budaya Bali, UMKM lokal, sampai pelaku industri lokal harus menjadi bagian utama,” ujarnya.\n\nIa menjelaskan, Gubernur Koster meminta setiap event internasional di Bali memiliki identitas khas Bali, mulai dari dekorasi venue, penyambutan tamu, penggunaan busana adat Bali, hingga suguhan seni dan kuliner tradisional Bali.\n\nPemprov Bali saat ini juga tengah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) penyelenggaraan event berbasis budaya Bali yang nantinya dapat diperkuat melalui Surat Edaran Gubernur Bali.\n\nSelain aspek budaya, pemerintah daerah juga mendorong keberpihakan terhadap pelaku usaha lokal. Penyelenggara event nasional maupun internasional diharapkan lebih banyak menggunakan jasa Professional Conference Organizer (PCO) dan event organizer (EO) lokal Bali.\n\nTak hanya itu, perusahaan penyelenggara event juga diarahkan memiliki domisili usaha di Bali, membayar pajak di Bali, serta menggunakan layanan perbankan daerah seperti Bank BPD Bali.\n\n“Pak Gubernur ingin pelaku industri lokal jangan hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Bali harus punya kekuatan ekonomi sendiri lewat sektor MICE,” kata Agung Rai yang juga Ketua PHRI Badung.\n\nSource :", "post_id": "101439757880412_1436752128491368"}}, {"key": "nusabali_com", "attributes": {"label": "nusabali_com", "x": 993.9245507462042, "y": 540.0268577565834, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "101439757880412_1436752128491368", "id": "nusabali_com", "source": "facebook-000001", "content": "Pemerintah Provinsi Bali mulai menyiapkan aturan lebih ketat bagi penyelenggaraan event internasional di Pulau Dewata. Selain wajib menampilkan identitas budaya Bali, kegiatan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) juga diarahkan menggunakan pelaku usaha lokal serta menerapkan konsep ramah lingkungan.\n\nRencana tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5/2026).\n\nKelompok Ahli Gubernur Bali, Agung Rai Suryawijaya, mengatakan Pemprov Bali tengah mendorong lahirnya standar penyelenggaraan event internasional berbasis budaya Bali dan keberlanjutan lingkungan. Menurut dia, industri MICE di Bali tidak hanya harus mendatangkan wisatawan, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal.\n\n“Bali tidak hanya menjadi tempat event internasional, tetapi bagaimana manfaatnya dirasakan masyarakat Bali. Karena itu budaya Bali, UMKM lokal, sampai pelaku industri lokal harus menjadi bagian utama,” ujarnya.\n\nIa menjelaskan, Gubernur Koster meminta setiap event internasional di Bali memiliki identitas khas Bali, mulai dari dekorasi venue, penyambutan tamu, penggunaan busana adat Bali, hingga suguhan seni dan kuliner tradisional Bali.\n\nPemprov Bali saat ini juga tengah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) penyelenggaraan event berbasis budaya Bali yang nantinya dapat diperkuat melalui Surat Edaran Gubernur Bali.\n\nSelain aspek budaya, pemerintah daerah juga mendorong keberpihakan terhadap pelaku usaha lokal. Penyelenggara event nasional maupun internasional diharapkan lebih banyak menggunakan jasa Professional Conference Organizer (PCO) dan event organizer (EO) lokal Bali.\n\nTak hanya itu, perusahaan penyelenggara event juga diarahkan memiliki domisili usaha di Bali, membayar pajak di Bali, serta menggunakan layanan perbankan daerah seperti Bank BPD Bali.\n\n“Pak Gubernur ingin pelaku industri lokal jangan hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Bali harus punya kekuatan ekonomi sendiri lewat sektor MICE,” kata Agung Rai yang juga Ketua PHRI Badung.\n\nSource :", "post_id": "101439757880412_1436752128491368"}}, {"key": "baligoviral.ID", "attributes": {"label": "baligoviral.ID", "x": 124.7244992610792, "y": 920.191495029795, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "102532291558392_1602096781918581", "id": "baligoviral.ID", "source": "facebook-000001", "content": "Kesadaran masyarakat Bali untuk melindungi karya dan inovasi mulai tumbuh semakin kuat. Hal itu terlihat dari antusiasme ratusan peserta dalam Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual yang digelar DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali di Ksirarnawa Art Center, Denpasar, Minggu (24/5/2026).\n\nSebanyak 430 peserta dari kabupaten dan kota se-Bali memadati lokasi kegiatan. Mereka terdiri dari pelaku UMKM, seniman, content creator, komunitas kreatif, mahasiswa, hingga generasi muda yang ingin memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap karya dan ide kreatif di era digital.\n\nKegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno Tahun 2026 itu menghadirkan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ni Putu Putri Suastini Koster sebagai keynote speaker. Dalam pemaparannya, Putri Koster menekankan bahwa Bali memiliki kekayaan kreativitas luar biasa yang harus dijaga dan dilindungi bersama.\n\nMenurutnya, masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa ide, desain, karya seni, produk UMKM, hingga konten digital memiliki nilai ekonomi besar apabila mendapatkan perlindungan hukum yang tepat.\n\n“Kita memiliki banyak sekali karya kreatif, mulai dari tenun, kerajinan, kuliner, desain, seni pertunjukan, sampai karya digital anak muda Bali yang luar biasa. Jangan sampai hasil kreativitas itu dipakai, ditiru, atau bahkan diakui pihak lain karena kita belum melindunginya,” ujarnya di hadapan peserta sosialisasi.\n\nIa juga menilai perlindungan kekayaan intelektual kini menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang bergerak sangat cepat. Menurutnya, era digital memberikan peluang besar untuk memperkenalkan karya Bali ke dunia luar, tetapi di sisi lain juga menghadirkan tantangan baru terkait keamanan karya kreatif.\n\n“Sekarang karya bisa dikenal luas hanya lewat media sosial. Ini peluang besar, tetapi juga harus dibarengi kesadaran untuk melindungi karya kita sendiri. Jangan hanya semangat membuat karya, tetapi lupa menjaga hak atas karya tersebut,” katanya.\n\nPutri Koster turut mendorong generasi muda Bali agar tidak takut berkarya dan terus berinovasi. Ia berharap anak-anak muda Bali mampu menciptakan produk dan ide kreatif yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki legalitas dan perlindungan yang kuat.\n\n“Anak muda Bali harus percaya diri dengan kreativitasnya sendiri. Kalau karya kita terlindungi, maka peluang berkembang akan semakin besar. Ini bukan hanya soal hukum, tetapi tentang menghargai proses berpikir, kerja keras, dan identitas budaya kita,” tegasnya.\n\nSementara itu, kegiatan yang dikoordinatori oleh I Made Suparta tersebut juga menghadirkan Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kementerian Hukum Bali, Isya Malapraja bersama Kepala BRIDA Provinsi Bali sebagai narasumber.\n\nTurut hadir Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Alit Kesuma Kelakan, anggota DPRD Provinsi Bali, kepala daerah, serta berbagai komunitas kreatif dan pelaku usaha dari seluruh Bali.\n\nDalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai hak cipta, merek dagang, paten, desain industri, hingga prosedur pendaftaran sertifikasi kekayaan intelektual. Diskusi interaktif berlangsung hangat karena banyak peserta ingin mengetahui cara melindungi merek usaha, desain produk, dan konten digital mereka.\n\nAntusiasme ratusan peserta menunjukkan bahwa masyarakat Bali mulai menyadari pentingnya perlindungan karya di tengah ketatnya persaingan digital saat ini. Sertifikasi kekayaan intelektual dinilai bukan hanya menjadi perlindungan hukum, tetapi juga langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.\n\nMelalui kegiatan ini, DPD PDI Perjuangan Bali berharap semakin banyak karya kreatif masyarakat yang terlindungi secara resmi sehingga mampu berkembang lebih besar dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Bali pun diharapkan tidak hanya dikenal karena budaya dan pariwisatanya, tetapi juga karena kekuatan inovasi dan kreativitas masyarakatnya yang terus tumbuh di era modern.\n\n#KaryaLokalBali #HKIBali #LindungiKarya #UMKMBali #KreatorBali #EkonomiKreatif #HakCipta #BaliKreatif #InovasiBali #BulanBungKarno2026", "post_id": "102532291558392_1602096781918581"}}, {"key": "topfans", "attributes": {"label": "topfans", "x": 826.3195453157025, "y": 776.4018348493411, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "102532291558392_1602096781918581", "id": "topfans", "source": "facebook-000001", "content": "Kesadaran masyarakat Bali untuk melindungi karya dan inovasi mulai tumbuh semakin kuat. Hal itu terlihat dari antusiasme ratusan peserta dalam Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual yang digelar DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali di Ksirarnawa Art Center, Denpasar, Minggu (24/5/2026).\n\nSebanyak 430 peserta dari kabupaten dan kota se-Bali memadati lokasi kegiatan. Mereka terdiri dari pelaku UMKM, seniman, content creator, komunitas kreatif, mahasiswa, hingga generasi muda yang ingin memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap karya dan ide kreatif di era digital.\n\nKegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno Tahun 2026 itu menghadirkan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ni Putu Putri Suastini Koster sebagai keynote speaker. Dalam pemaparannya, Putri Koster menekankan bahwa Bali memiliki kekayaan kreativitas luar biasa yang harus dijaga dan dilindungi bersama.\n\nMenurutnya, masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa ide, desain, karya seni, produk UMKM, hingga konten digital memiliki nilai ekonomi besar apabila mendapatkan perlindungan hukum yang tepat.\n\n“Kita memiliki banyak sekali karya kreatif, mulai dari tenun, kerajinan, kuliner, desain, seni pertunjukan, sampai karya digital anak muda Bali yang luar biasa. Jangan sampai hasil kreativitas itu dipakai, ditiru, atau bahkan diakui pihak lain karena kita belum melindunginya,” ujarnya di hadapan peserta sosialisasi.\n\nIa juga menilai perlindungan kekayaan intelektual kini menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang bergerak sangat cepat. Menurutnya, era digital memberikan peluang besar untuk memperkenalkan karya Bali ke dunia luar, tetapi di sisi lain juga menghadirkan tantangan baru terkait keamanan karya kreatif.\n\n“Sekarang karya bisa dikenal luas hanya lewat media sosial. Ini peluang besar, tetapi juga harus dibarengi kesadaran untuk melindungi karya kita sendiri. Jangan hanya semangat membuat karya, tetapi lupa menjaga hak atas karya tersebut,” katanya.\n\nPutri Koster turut mendorong generasi muda Bali agar tidak takut berkarya dan terus berinovasi. Ia berharap anak-anak muda Bali mampu menciptakan produk dan ide kreatif yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki legalitas dan perlindungan yang kuat.\n\n“Anak muda Bali harus percaya diri dengan kreativitasnya sendiri. Kalau karya kita terlindungi, maka peluang berkembang akan semakin besar. Ini bukan hanya soal hukum, tetapi tentang menghargai proses berpikir, kerja keras, dan identitas budaya kita,” tegasnya.\n\nSementara itu, kegiatan yang dikoordinatori oleh I Made Suparta tersebut juga menghadirkan Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kementerian Hukum Bali, Isya Malapraja bersama Kepala BRIDA Provinsi Bali sebagai narasumber.\n\nTurut hadir Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Alit Kesuma Kelakan, anggota DPRD Provinsi Bali, kepala daerah, serta berbagai komunitas kreatif dan pelaku usaha dari seluruh Bali.\n\nDalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai hak cipta, merek dagang, paten, desain industri, hingga prosedur pendaftaran sertifikasi kekayaan intelektual. Diskusi interaktif berlangsung hangat karena banyak peserta ingin mengetahui cara melindungi merek usaha, desain produk, dan konten digital mereka.\n\nAntusiasme ratusan peserta menunjukkan bahwa masyarakat Bali mulai menyadari pentingnya perlindungan karya di tengah ketatnya persaingan digital saat ini. Sertifikasi kekayaan intelektual dinilai bukan hanya menjadi perlindungan hukum, tetapi juga langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.\n\nMelalui kegiatan ini, DPD PDI Perjuangan Bali berharap semakin banyak karya kreatif masyarakat yang terlindungi secara resmi sehingga mampu berkembang lebih besar dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Bali pun diharapkan tidak hanya dikenal karena budaya dan pariwisatanya, tetapi juga karena kekuatan inovasi dan kreativitas masyarakatnya yang terus tumbuh di era modern.\n\n#KaryaLokalBali #HKIBali #LindungiKarya #UMKMBali #KreatorBali #EkonomiKreatif #HakCipta #BaliKreatif #InovasiBali #BulanBungKarno2026", "post_id": "102532291558392_1602096781918581"}}, {"key": "@radarbaliofficial", "attributes": {"label": "@radarbaliofficial", "x": 859.4668889935125, "y": 628.9697000274605, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3rDo3MVp55U", "id": "@radarbaliofficial", "source": "youtube-000001", "content": "BALI JAGADHITA 2026 SINERGIKAN 3 SEKTOR DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI BALI\n\nBali Jagadhita ke-7 Tahun 2026 Resmi Ditutup oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.\nKegiatan ini menjadi ajang integrasi tiga sektor ekonomi, yakni perdagangan, pariwisata, dan investasi, sebagai bagian dalam fokus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bali.\n__________________________________________________________\nRadar Bali Official\nChannel resmi koran harian & online Jawa Pos Radar Bali.\n\nAlamat : Jl Jempiring No. 19 Denpasar Bali\nOffice : 0361-417153\nLangganan Koran: 0361-417157\nWA Media: 088219008487\n\nKunjungi Website radarbali.id\nhttp://radarbali.id\n\nFollow Instagram \n  / radar.bali  \n\nFollow Twitter \n  / radarbali_id  \n\nFollow TikTok \nhttps://vt.tiktok.com/ZS4trNAM/\n\nJoin Fanspage Facebook radarbali.id\n  / radarbali.id", "post_id": "3rDo3MVp55U"}}, {"key": "radar.bali", "attributes": {"label": "radar.bali", "x": 33.36437108900914, "y": 271.8222192868137, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3rDo3MVp55U", "id": "radar.bali", "source": "youtube-000001", "content": "BALI JAGADHITA 2026 SINERGIKAN 3 SEKTOR DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI BALI\n\nBali Jagadhita ke-7 Tahun 2026 Resmi Ditutup oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.\nKegiatan ini menjadi ajang integrasi tiga sektor ekonomi, yakni perdagangan, pariwisata, dan investasi, sebagai bagian dalam fokus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bali.\n__________________________________________________________\nRadar Bali Official\nChannel resmi koran harian & online Jawa Pos Radar Bali.\n\nAlamat : Jl Jempiring No. 19 Denpasar Bali\nOffice : 0361-417153\nLangganan Koran: 0361-417157\nWA Media: 088219008487\n\nKunjungi Website radarbali.id\nhttp://radarbali.id\n\nFollow Instagram \n  / radar.bali  \n\nFollow Twitter \n  / radarbali_id  \n\nFollow TikTok \nhttps://vt.tiktok.com/ZS4trNAM/\n\nJoin Fanspage Facebook radarbali.id\n  / radarbali.id", "post_id": "3rDo3MVp55U"}}, {"key": "radarbali_id", "attributes": {"label": "radarbali_id", "x": 960.2698758974694, "y": 586.9569662725572, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3rDo3MVp55U", "id": "radarbali_id", "source": "youtube-000001", "content": "BALI JAGADHITA 2026 SINERGIKAN 3 SEKTOR DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI BALI\n\nBali Jagadhita ke-7 Tahun 2026 Resmi Ditutup oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.\nKegiatan ini menjadi ajang integrasi tiga sektor ekonomi, yakni perdagangan, pariwisata, dan investasi, sebagai bagian dalam fokus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bali.\n__________________________________________________________\nRadar Bali Official\nChannel resmi koran harian & online Jawa Pos Radar Bali.\n\nAlamat : Jl Jempiring No. 19 Denpasar Bali\nOffice : 0361-417153\nLangganan Koran: 0361-417157\nWA Media: 088219008487\n\nKunjungi Website radarbali.id\nhttp://radarbali.id\n\nFollow Instagram \n  / radar.bali  \n\nFollow Twitter \n  / radarbali_id  \n\nFollow TikTok \nhttps://vt.tiktok.com/ZS4trNAM/\n\nJoin Fanspage Facebook radarbali.id\n  / radarbali.id", "post_id": "3rDo3MVp55U"}}, {"key": "radarbali.id", "attributes": {"label": "radarbali.id", "x": 681.929060703684, "y": 216.94764395691513, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3rDo3MVp55U", "id": "radarbali.id", "source": "youtube-000001", "content": "BALI JAGADHITA 2026 SINERGIKAN 3 SEKTOR DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI BALI\n\nBali Jagadhita ke-7 Tahun 2026 Resmi Ditutup oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.\nKegiatan ini menjadi ajang integrasi tiga sektor ekonomi, yakni perdagangan, pariwisata, dan investasi, sebagai bagian dalam fokus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bali.\n__________________________________________________________\nRadar Bali Official\nChannel resmi koran harian & online Jawa Pos Radar Bali.\n\nAlamat : Jl Jempiring No. 19 Denpasar Bali\nOffice : 0361-417153\nLangganan Koran: 0361-417157\nWA Media: 088219008487\n\nKunjungi Website radarbali.id\nhttp://radarbali.id\n\nFollow Instagram \n  / radar.bali  \n\nFollow Twitter \n  / radarbali_id  \n\nFollow TikTok \nhttps://vt.tiktok.com/ZS4trNAM/\n\nJoin Fanspage Facebook radarbali.id\n  / radarbali.id", "post_id": "3rDo3MVp55U"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 386.4034850008136, "y": 75.07433553126452, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "fCnmhnkeR9E", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Perry Warjiyo dan Purbaya Sepakat Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter Hadapi Ketidakpastian Global\n\nGaruda Tv - Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\nPenguatan koordinasi tersebut dibahas dalam rapat bersama yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta meningkatkan kepercayaan pasar.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah langkah strategis yang telah disepakati bersama untuk memperkuat sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal. Koordinasi yang erat dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.\n\nMenurut Perry, kerja sama yang solid antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta memastikan perekonomian nasional tetap tumbuh secara berkelanjutan.\n\nSementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia menilai sinergi antarlembaga akan membuat berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan pemerintah menjadi lebih efektif dan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.\n\nPurbaya juga menekankan bahwa koordinasi yang kuat diperlukan untuk menjaga stabilitas sektor keuangan, memperkuat daya tahan ekonomi nasional, dan merespons dinamika pasar global secara cepat dan terukur.\n\nPemerintah dan Bank Indonesia berharap penguatan koordinasi ini dapat meningkatkan kepercayaan publik maupun pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia. Selain itu, sinergi yang semakin erat diharapkan mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.\n\nLangkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dan Bank Indonesia untuk terus menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui kebijakan yang terkoordinasi, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#bankindonesia  #BI #kementeriankeuangan  #kemenkeu  #PerryWarjiyo #purbayayudhisadewa  #rupiah  #StabilitasRupiah #kebijakanmoneter  #kebijakanfiskal  #ekonomi  #stabilitasekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "fCnmhnkeR9E"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 91.16986132075822, "y": 911.8693636682804, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.8154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "fCnmhnkeR9E", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Perry Warjiyo dan Purbaya Sepakat Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter Hadapi Ketidakpastian Global\n\nGaruda Tv - Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\nPenguatan koordinasi tersebut dibahas dalam rapat bersama yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta meningkatkan kepercayaan pasar.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah langkah strategis yang telah disepakati bersama untuk memperkuat sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal. Koordinasi yang erat dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.\n\nMenurut Perry, kerja sama yang solid antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta memastikan perekonomian nasional tetap tumbuh secara berkelanjutan.\n\nSementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia menilai sinergi antarlembaga akan membuat berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan pemerintah menjadi lebih efektif dan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.\n\nPurbaya juga menekankan bahwa koordinasi yang kuat diperlukan untuk menjaga stabilitas sektor keuangan, memperkuat daya tahan ekonomi nasional, dan merespons dinamika pasar global secara cepat dan terukur.\n\nPemerintah dan Bank Indonesia berharap penguatan koordinasi ini dapat meningkatkan kepercayaan publik maupun pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia. Selain itu, sinergi yang semakin erat diharapkan mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.\n\nLangkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dan Bank Indonesia untuk terus menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui kebijakan yang terkoordinasi, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#bankindonesia  #BI #kementeriankeuangan  #kemenkeu  #PerryWarjiyo #purbayayudhisadewa  #rupiah  #StabilitasRupiah #kebijakanmoneter  #kebijakanfiskal  #ekonomi  #stabilitasekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "fCnmhnkeR9E"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 530.2260583754132, "y": 795.2614798296531, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "eKxXvWFEXoE", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] RDG Bank Indonesia Juni 2026: Strategi BI Hadapi Gejolak Global dan Rupiah\n\nKABARBURSA.COM — Bank Indonesia mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan Juni 2026 di tengah tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah. Bank Indonesia terus mengupayakan berbagai kebijakan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap dalam sasaran 2,5±1%, serta meningkatkan daya tarik aliran masuk investasi portofolio asing ke Indonesia.\n\nMelalui hasil RDG ini, publik dapat mengetahui arah kebijakan moneter dan respons Bank Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global ke depan. Saksikan pembahasannya dan tuliskan pendapat Anda di kolom komentar, serta jangan lupa subscribe untuk mendapatkan informasi ekonomi dan pasar terkini.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#bankindonesia #perrywarjiyo #rupiah #rdgbi  #inflasi #ekonomiindonesia #kebijakanmoneter #investasi #pasarmodal #timurtengah #portofolioasing #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "eKxXvWFEXoE"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "attributes": {"label": "@KanalBankIndonesia", "x": 852.1160614345205, "y": 255.61524793537706, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0006, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "HrNt8dgje4A", "id": "@KanalBankIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Naik 25 bps Menjadi 5,75%: Memperkuat Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\nBI-Rate naik 25 bps menjadi 5,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI Juni 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan BI-Rate menjadi 5,75%.\n\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1%.\n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG Juni 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia untuk perekonomian kita!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "HrNt8dgje4A"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 515.6689975598496, "y": 923.8681675016095, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "HrNt8dgje4A", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Naik 25 bps Menjadi 5,75%: Memperkuat Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\nBI-Rate naik 25 bps menjadi 5,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI Juni 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan BI-Rate menjadi 5,75%.\n\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1%.\n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG Juni 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia untuk perekonomian kita!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "HrNt8dgje4A"}}, {"key": "@kompascom", "attributes": {"label": "@kompascom", "x": 204.86946481282786, "y": 754.9046424612336, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "h3pkaCJ_fsA", "id": "@kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Purbaya-Gubernur BI Dikejar Deadline DPR, Kurs Jadi Rp 17.500 dalam 3 Minggu\n\nBadan Anggaran (Banggar) DPR RI mengadakan rapat kerja dengan mengundang Menteri Keuangan, Menteri PPN dan Gubernur Bank Indonesia untuk membahas kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal RAPBN 2027, Selasa (9/6/2026).\n\nPimpinan Banggar DPR, Said Abdullah mengatakan bahwa setidaknya minggu depan, atau dua minggu lagi, 3 minggu lagi kita bangun optimisme yang realistis agar rupiah bisa pulih kembali menjadi Rp 17.500 per us dollar.\n\nDalam kesempatan ini, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan berbagai strategi ekonomi dan fiskal tahun 2027 yang mengusung tema \"Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat\".\n\nTerdapat juga berbagai program kerja prioritas nasional (PKPN) seperti kedaulatan pangan, kemandirian energi, pendidikan, kesehatan, hilirisasi, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi dan penurunan kemiskinan.\n\nVideo: TVR Parlemen\nStreamer: Yonathan Niko Aditama\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "h3pkaCJ_fsA"}}, {"key": "@gotvnewsofficial", "attributes": {"label": "@gotvnewsofficial", "x": 482.9557198640576, "y": 93.34630802084732, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "wyvjyhoyk6U", "id": "@gotvnewsofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Tour de Bintan 2026, Pemprov Kepri Targetkan Infrastruktur Jalan Rampung 14 Agustus\n\nGOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepri mematangkan persiapan Tour de Bintan 2026 dengan memastikan kondisi infrastruktur jalan siap digunakan sebelum pelaksanaan ajang internasional tersebut.\n\nKepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, mengatakan perbaikan dan pemeliharaan jalan ditargetkan rampung pada 14 Agustus 2026 guna menjamin keselamatan peserta dan kelancaran event yang digelar pada 21–23 Agustus mendatang.\n\n“Soal teknis pemeliharaan jalan ini diusahakan sudah selesai 14 Agustus, karena kegiatan akan dilaksanakan pada 21 Agustus mendatang,” ucapnya, Selasa (9/6/2026).\n\nKoordinator Utama Tour de Bintan, Raja Azmizal, menjelaskan ajang balap sepeda ini akan diikuti lebih dari 500 peserta dari 27 negara. Perlombaan terdiri dari kategori Individual Time Trial, Gran Fondo 70 dan 100 kilometer, serta balapan UCI 1.2 sejauh 150 kilometer yang diikuti tim profesional.\n\nSelain olahraga, Tour de Bintan juga akan menghadirkan pameran UMKM dan pertunjukan seni budaya Melayu untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi daerah.\n\n“Pesertanya dari Singapura, Malaysia, Inggris, Australia, Jepang, Korea, China. Sudah pasti 90 persen dari luar negeri,” pungkasnya. (Ald)\n\n#tourdebintan2026 #pemprovkepri #infrastruktur #pariwisata #sporttourism #bintan \n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\n------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi kami untuk mendapatkan konten dan berita menarik lainnya\n\nWebsite GO TV NEWS  https://gotvnews.co.id/\n\nFacebook GO TV NEWS   / redaksigotvnews.co.id  \n\nInstagram GO TV NEWS https:   / redaksigotv  \n\nTiktok GOTVNEW :   / gotv.id  \n\n#gotvnews #beritaviral #beritaterkini #livestreaming #breakingnews #news  #kepri #terbaru #terupdate #terpercaya #tanjungpinang #batam #karimun #lingga #bintan #natuna #anambas #beritaterbaru #beritakepri #keprisehat #kabarkepri #keprihariini #nasional #jakarta \n\nJangan lupa saksikan terus kami di Official Youtube GO TV NEWS dan Website Berita resmi kami di gotvnews.co.id\n--------------------------------------------------------------------------------------------------\nCopyright© GOTVNEWS\n--------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "wyvjyhoyk6U"}}, {"key": "gotvnewsofficial", "attributes": {"label": "gotvnewsofficial", "x": 777.2034748722507, "y": 372.16182334131196, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "wyvjyhoyk6U", "id": "gotvnewsofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Tour de Bintan 2026, Pemprov Kepri Targetkan Infrastruktur Jalan Rampung 14 Agustus\n\nGOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepri mematangkan persiapan Tour de Bintan 2026 dengan memastikan kondisi infrastruktur jalan siap digunakan sebelum pelaksanaan ajang internasional tersebut.\n\nKepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, mengatakan perbaikan dan pemeliharaan jalan ditargetkan rampung pada 14 Agustus 2026 guna menjamin keselamatan peserta dan kelancaran event yang digelar pada 21–23 Agustus mendatang.\n\n“Soal teknis pemeliharaan jalan ini diusahakan sudah selesai 14 Agustus, karena kegiatan akan dilaksanakan pada 21 Agustus mendatang,” ucapnya, Selasa (9/6/2026).\n\nKoordinator Utama Tour de Bintan, Raja Azmizal, menjelaskan ajang balap sepeda ini akan diikuti lebih dari 500 peserta dari 27 negara. Perlombaan terdiri dari kategori Individual Time Trial, Gran Fondo 70 dan 100 kilometer, serta balapan UCI 1.2 sejauh 150 kilometer yang diikuti tim profesional.\n\nSelain olahraga, Tour de Bintan juga akan menghadirkan pameran UMKM dan pertunjukan seni budaya Melayu untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi daerah.\n\n“Pesertanya dari Singapura, Malaysia, Inggris, Australia, Jepang, Korea, China. Sudah pasti 90 persen dari luar negeri,” pungkasnya. (Ald)\n\n#tourdebintan2026 #pemprovkepri #infrastruktur #pariwisata #sporttourism #bintan \n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\n------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi kami untuk mendapatkan konten dan berita menarik lainnya\n\nWebsite GO TV NEWS  https://gotvnews.co.id/\n\nFacebook GO TV NEWS   / redaksigotvnews.co.id  \n\nInstagram GO TV NEWS https:   / redaksigotv  \n\nTiktok GOTVNEW :   / gotv.id  \n\n#gotvnews #beritaviral #beritaterkini #livestreaming #breakingnews #news  #kepri #terbaru #terupdate #terpercaya #tanjungpinang #batam #karimun #lingga #bintan #natuna #anambas #beritaterbaru #beritakepri #keprisehat #kabarkepri #keprihariini #nasional #jakarta \n\nJangan lupa saksikan terus kami di Official Youtube GO TV NEWS dan Website Berita resmi kami di gotvnews.co.id\n--------------------------------------------------------------------------------------------------\nCopyright© GOTVNEWS\n--------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "wyvjyhoyk6U"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "attributes": {"label": "@tuturmediadigital", "x": 633.457766712312, "y": 497.4679625088404, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "zJ4y07unrfY", "id": "@tuturmediadigital", "source": "youtube-000001", "content": "[BREAKING NEWS] Jaga Stabilitas Rupia, Bank Indonesia Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%\n\nTUTUR.co.id -  Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode 17-18 Juni 2026. Keputusan ini melanjutkan langkah pengetatan moneter yang sebelumnya dilakukan BI, sekaligus sejalan dengan ekspektasi mayoritas analis yang memperkirakan kenaikan suku bunga di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan kenaikan BI Rate dilakukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak global yang masih tinggi. Selain itu, BI juga menaikkan suku bunga deposit facility menjadi 4,75 persen dan lending facility menjadi 6,50 persen sebagai bagian dari upaya menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran pemerintah sebesar 2,5±1 persen.\n\n#BankIndonesia #BI #RDGBI #PerryWarjiyo #SukuBungaBI #Rupiah #Inflasi #EkonomiIndonesia #KebijakanMoneter #BeritaEkonomi #breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "zJ4y07unrfY"}}, {"key": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "tuturtvmedia", "x": 687.8966541556053, "y": 183.18504167293037, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zJ4y07unrfY", "id": "tuturtvmedia", "source": "youtube-000001", "content": "[BREAKING NEWS] Jaga Stabilitas Rupia, Bank Indonesia Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%\n\nTUTUR.co.id -  Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode 17-18 Juni 2026. Keputusan ini melanjutkan langkah pengetatan moneter yang sebelumnya dilakukan BI, sekaligus sejalan dengan ekspektasi mayoritas analis yang memperkirakan kenaikan suku bunga di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan kenaikan BI Rate dilakukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak global yang masih tinggi. Selain itu, BI juga menaikkan suku bunga deposit facility menjadi 4,75 persen dan lending facility menjadi 6,50 persen sebagai bagian dari upaya menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran pemerintah sebesar 2,5±1 persen.\n\n#BankIndonesia #BI #RDGBI #PerryWarjiyo #SukuBungaBI #Rupiah #Inflasi #EkonomiIndonesia #KebijakanMoneter #BeritaEkonomi #breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "zJ4y07unrfY"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "attributes": {"label": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "x": 915.7549622841541, "y": 468.2624339503421, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "5by1dtpaN48", "id": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "Target Ekonomi 2027 Bisa Tumbuh 6.5%? Pakar: Mustahil Tanpa Evaluasi Dana Jumbo Ini!\n\nTarget pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2027 sebesar 5,8% hingga 6,5% kini menjadi sorotan tajam. Melalui strategi \"Pro Growth - Pro Welfare\", pemerintah optimis bisa mencapai trajektori pertumbuhan 8% pada tahun 2029. Namun, apakah target ekonomi 2027 ini realistis di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika politik dalam negeri?\n\nPakar ekonomi sekaligus Dosen Magister Ekonomi Terapan Universitas Katolik Atma Jaya, YB. Suhartoko, memberikan peringatan keras. Tekanan eksternal seperti kenaikan harga minyak dunia, lonjakan imbal hasil Treasury AS, hingga pelemahan nilai tukar Rupiah dan koreksi IHSG menjadi ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi makro Indonesia.\n\nDalam video ini, kita akan membedah mengapa kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) dengan menaikkan suku bunga acuan saja tidak cukup. Dibutuhkan langkah komplementer dari kebijakan fiskal Kementerian Keuangan. Simak analisis kritis mengenai pentingnya evaluasi program prioritas pemerintah yang menelan dana jumbo demi menjaga stabilitas APBN dan meningkatkan kepercayaan pasar modal.\n\n\nVideo Editor: Rifqi Rahmandika\n\n#koranjakarta #news #EkonomiIndonesia #TargetEkonomi2027 #KebijakanFiskal #APBN #Rupiah #BankIndonesia #IHSG #BeritaEkonomi #HardNews #InvestasiIndonesia #ProGrowthProWelfare\n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "5by1dtpaN48"}}, {"key": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "koranjakarta...", "x": 622.2734783104817, "y": 167.10015672060086, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "5by1dtpaN48", "id": "koranjakarta...", "source": "youtube-000001", "content": "Target Ekonomi 2027 Bisa Tumbuh 6.5%? Pakar: Mustahil Tanpa Evaluasi Dana Jumbo Ini!\n\nTarget pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2027 sebesar 5,8% hingga 6,5% kini menjadi sorotan tajam. Melalui strategi \"Pro Growth - Pro Welfare\", pemerintah optimis bisa mencapai trajektori pertumbuhan 8% pada tahun 2029. Namun, apakah target ekonomi 2027 ini realistis di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika politik dalam negeri?\n\nPakar ekonomi sekaligus Dosen Magister Ekonomi Terapan Universitas Katolik Atma Jaya, YB. Suhartoko, memberikan peringatan keras. Tekanan eksternal seperti kenaikan harga minyak dunia, lonjakan imbal hasil Treasury AS, hingga pelemahan nilai tukar Rupiah dan koreksi IHSG menjadi ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi makro Indonesia.\n\nDalam video ini, kita akan membedah mengapa kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) dengan menaikkan suku bunga acuan saja tidak cukup. Dibutuhkan langkah komplementer dari kebijakan fiskal Kementerian Keuangan. Simak analisis kritis mengenai pentingnya evaluasi program prioritas pemerintah yang menelan dana jumbo demi menjaga stabilitas APBN dan meningkatkan kepercayaan pasar modal.\n\n\nVideo Editor: Rifqi Rahmandika\n\n#koranjakarta #news #EkonomiIndonesia #TargetEkonomi2027 #KebijakanFiskal #APBN #Rupiah #BankIndonesia #IHSG #BeritaEkonomi #HardNews #InvestasiIndonesia #ProGrowthProWelfare\n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "5by1dtpaN48"}}, {"key": "@wartaekonomiid", "attributes": {"label": "@wartaekonomiid", "x": 656.430235092402, "y": 589.3832499430179, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "n1F6gl1FZkQ", "id": "@wartaekonomiid", "source": "youtube-000001", "content": "LIVE BANGGAR DPR RI RAKER DENGAN MENTERI KEUANGAN RI, MENTERI PPN/KEPALA BAPPENAS RI DAN GUBERNUR BI\n\nLive Warta Ekonomi, 9 Juni 2026\n\nSiaran langsung Badan Anggaran DPR RI Rapat dengan Menteri Keuangan RI, Menteri PPN/Kepala BAPPENAS RI, dan Gubernur Bank Indonesia.\nPembahasan Pembicaraan Pendahuluan RAPBN TA 2027 dan RKP Tahun 2027:\n1. Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal RAPBN TA 2027 Serta RKP Tahun 2027.\n2. Pembentukan Panja-panja.\n\nJangan lewatkan update, analisis bisnis, dan berita ekonomi terkini melalui kanal resmi kami:\nWebsite Resmi: https://wartaekonomi.co.id/\nSubscribe YouTube:    /    \nInstagram: \nTikTok: \n\nJangan lupa untuk Like, Share, dan Subscribe agar tidak ketinggalan insight bisnis eksklusif lainnya!", "post_id": "n1F6gl1FZkQ"}}, {"key": "wartaekonomiid", "attributes": {"label": "wartaekonomiid", "x": 846.8835814315024, "y": 474.25755605682997, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n1F6gl1FZkQ", "id": "wartaekonomiid", "source": "youtube-000001", "content": "LIVE BANGGAR DPR RI RAKER DENGAN MENTERI KEUANGAN RI, MENTERI PPN/KEPALA BAPPENAS RI DAN GUBERNUR BI\n\nLive Warta Ekonomi, 9 Juni 2026\n\nSiaran langsung Badan Anggaran DPR RI Rapat dengan Menteri Keuangan RI, Menteri PPN/Kepala BAPPENAS RI, dan Gubernur Bank Indonesia.\nPembahasan Pembicaraan Pendahuluan RAPBN TA 2027 dan RKP Tahun 2027:\n1. Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal RAPBN TA 2027 Serta RKP Tahun 2027.\n2. Pembentukan Panja-panja.\n\nJangan lewatkan update, analisis bisnis, dan berita ekonomi terkini melalui kanal resmi kami:\nWebsite Resmi: https://wartaekonomi.co.id/\nSubscribe YouTube:    /    \nInstagram: \nTikTok: \n\nJangan lupa untuk Like, Share, dan Subscribe agar tidak ketinggalan insight bisnis eksklusif lainnya!", "post_id": "n1F6gl1FZkQ"}}, {"key": "wartaekonomi", "attributes": {"label": "wartaekonomi", "x": 783.963059205656, "y": 239.06056131038622, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n1F6gl1FZkQ", "id": "wartaekonomi", "source": "youtube-000001", "content": "LIVE BANGGAR DPR RI RAKER DENGAN MENTERI KEUANGAN RI, MENTERI PPN/KEPALA BAPPENAS RI DAN GUBERNUR BI\n\nLive Warta Ekonomi, 9 Juni 2026\n\nSiaran langsung Badan Anggaran DPR RI Rapat dengan Menteri Keuangan RI, Menteri PPN/Kepala BAPPENAS RI, dan Gubernur Bank Indonesia.\nPembahasan Pembicaraan Pendahuluan RAPBN TA 2027 dan RKP Tahun 2027:\n1. Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal RAPBN TA 2027 Serta RKP Tahun 2027.\n2. Pembentukan Panja-panja.\n\nJangan lewatkan update, analisis bisnis, dan berita ekonomi terkini melalui kanal resmi kami:\nWebsite Resmi: https://wartaekonomi.co.id/\nSubscribe YouTube:    /    \nInstagram: \nTikTok: \n\nJangan lupa untuk Like, Share, dan Subscribe agar tidak ketinggalan insight bisnis eksklusif lainnya!", "post_id": "n1F6gl1FZkQ"}}, {"key": "warta_ekonomi", "attributes": {"label": "warta_ekonomi", "x": 401.8028286038502, "y": 537.4492558478556, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n1F6gl1FZkQ", "id": "warta_ekonomi", "source": "youtube-000001", "content": "LIVE BANGGAR DPR RI RAKER DENGAN MENTERI KEUANGAN RI, MENTERI PPN/KEPALA BAPPENAS RI DAN GUBERNUR BI\n\nLive Warta Ekonomi, 9 Juni 2026\n\nSiaran langsung Badan Anggaran DPR RI Rapat dengan Menteri Keuangan RI, Menteri PPN/Kepala BAPPENAS RI, dan Gubernur Bank Indonesia.\nPembahasan Pembicaraan Pendahuluan RAPBN TA 2027 dan RKP Tahun 2027:\n1. Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal RAPBN TA 2027 Serta RKP Tahun 2027.\n2. Pembentukan Panja-panja.\n\nJangan lewatkan update, analisis bisnis, dan berita ekonomi terkini melalui kanal resmi kami:\nWebsite Resmi: https://wartaekonomi.co.id/\nSubscribe YouTube:    /    \nInstagram: \nTikTok: \n\nJangan lupa untuk Like, Share, dan Subscribe agar tidak ketinggalan insight bisnis eksklusif lainnya!", "post_id": "n1F6gl1FZkQ"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "attributes": {"label": "@BeritaNasionalTV", "x": 810.2658724915533, "y": 821.7102142764817, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "Qv8vPUKOY_Y", "id": "@BeritaNasionalTV", "source": "youtube-000001", "content": "DPR, Pemerintah, & BI Gelar Pertemuan Bahas Kebijakan Fiskal-Moneter\n\nPimpinan Dewan Perwakilan Rakyat menggelar pertemuan bersama pemerintah serta Bank Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Sabtu pagi. Pertemuan tersebut membahas perkembangan kondisi ekonomi yang terjadi saat ini.\n\n#beritanasional #pemerintah #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "Qv8vPUKOY_Y"}}, {"key": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "beritanasionaltv", "x": 143.61759640619843, "y": 100.76253174002548, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.8154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Qv8vPUKOY_Y", "id": "beritanasionaltv", "source": "youtube-000001", "content": "DPR, Pemerintah, & BI Gelar Pertemuan Bahas Kebijakan Fiskal-Moneter\n\nPimpinan Dewan Perwakilan Rakyat menggelar pertemuan bersama pemerintah serta Bank Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Sabtu pagi. Pertemuan tersebut membahas perkembangan kondisi ekonomi yang terjadi saat ini.\n\n#beritanasional #pemerintah #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "Qv8vPUKOY_Y"}}, {"key": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "beritanasional.tv", "x": 726.4892716349786, "y": 418.8137241699354, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.8154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Qv8vPUKOY_Y", "id": "beritanasional.tv", "source": "youtube-000001", "content": "DPR, Pemerintah, & BI Gelar Pertemuan Bahas Kebijakan Fiskal-Moneter\n\nPimpinan Dewan Perwakilan Rakyat menggelar pertemuan bersama pemerintah serta Bank Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Sabtu pagi. Pertemuan tersebut membahas perkembangan kondisi ekonomi yang terjadi saat ini.\n\n#beritanasional #pemerintah #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "Qv8vPUKOY_Y"}}, {"key": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "NasionalBerita_", "x": 711.9156602547345, "y": 513.0410716709748, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.8154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Qv8vPUKOY_Y", "id": "NasionalBerita_", "source": "youtube-000001", "content": "DPR, Pemerintah, & BI Gelar Pertemuan Bahas Kebijakan Fiskal-Moneter\n\nPimpinan Dewan Perwakilan Rakyat menggelar pertemuan bersama pemerintah serta Bank Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Sabtu pagi. Pertemuan tersebut membahas perkembangan kondisi ekonomi yang terjadi saat ini.\n\n#beritanasional #pemerintah #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "Qv8vPUKOY_Y"}}, {"key": "@aksitrainingconsulting2394", "attributes": {"label": "@aksitrainingconsulting2394", "x": 178.14401155914737, "y": 773.5499681323336, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "rvB-WnJOh8I", "id": "@aksitrainingconsulting2394", "source": "youtube-000001", "content": "Training of Trainer Cinta Bangga Paham Rupiah 2026\n\nRecap Momen Training of Trainers (ToT) Edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah di Tepian Negeri 🇮🇩\n\nMerupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat berkontribusi dalam kegiatan Training of Trainers (ToT) Edukasi CBP Rupiah di Tepian Negeri kepada Pasukan Marinir yang bertugas di pulau-pulau terluar Indonesia.\n\nKami mengucapkan terima kasih kepada  Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Timur atas kepercayaan yang diberikan kepada Aksi Training untuk menjadi bagian dalam menyukseskan program strategis ini. Semoga sinergi yang terjalin dapat terus memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.\n\nMelalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya memahami fungsi dan peran Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah, tetapi juga menjadi agen edukasi yang mampu menyebarkan semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada masyarakat di wilayah penugasannya masing-masing.\n\nRupiah bukan sekadar alat transaksi, tetapi juga simbol kedaulatan dan identitas bangsa yang harus kita jaga bersama. Ketika masyarakat semakin memahami pentingnya Rupiah, maka semakin kuat pula fondasi ekonomi dan persatuan Indonesia.\n\nHarapan kami, para peserta dapat menjadi inspirator dan edukator yang membawa pesan positif tentang Rupiah hingga ke pelosok negeri, sehingga semangat kebangsaan dan literasi keuangan terus tumbuh dari pusat hingga tepian negeri.\n\nDari tepian negeri, untuk Indonesia yang lebih kuat. 🇮🇩✨\n\n#aksitrainingconsultingcoaching #CintaBanggaPahamRupiah #BankIndonesia #BIJatim #aksitraining", "post_id": "rvB-WnJOh8I"}}, {"key": "cbp.jatim", "attributes": {"label": "cbp.jatim", "x": 145.87067785871432, "y": 455.0556721615875, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "rvB-WnJOh8I", "id": "cbp.jatim", "source": "youtube-000001", "content": "Training of Trainer Cinta Bangga Paham Rupiah 2026\n\nRecap Momen Training of Trainers (ToT) Edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah di Tepian Negeri 🇮🇩\n\nMerupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat berkontribusi dalam kegiatan Training of Trainers (ToT) Edukasi CBP Rupiah di Tepian Negeri kepada Pasukan Marinir yang bertugas di pulau-pulau terluar Indonesia.\n\nKami mengucapkan terima kasih kepada  Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Timur atas kepercayaan yang diberikan kepada Aksi Training untuk menjadi bagian dalam menyukseskan program strategis ini. Semoga sinergi yang terjalin dapat terus memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.\n\nMelalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya memahami fungsi dan peran Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah, tetapi juga menjadi agen edukasi yang mampu menyebarkan semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada masyarakat di wilayah penugasannya masing-masing.\n\nRupiah bukan sekadar alat transaksi, tetapi juga simbol kedaulatan dan identitas bangsa yang harus kita jaga bersama. Ketika masyarakat semakin memahami pentingnya Rupiah, maka semakin kuat pula fondasi ekonomi dan persatuan Indonesia.\n\nHarapan kami, para peserta dapat menjadi inspirator dan edukator yang membawa pesan positif tentang Rupiah hingga ke pelosok negeri, sehingga semangat kebangsaan dan literasi keuangan terus tumbuh dari pusat hingga tepian negeri.\n\nDari tepian negeri, untuk Indonesia yang lebih kuat. 🇮🇩✨\n\n#aksitrainingconsultingcoaching #CintaBanggaPahamRupiah #BankIndonesia #BIJatim #aksitraining", "post_id": "rvB-WnJOh8I"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 631.198032857899, "y": 936.0310718241744, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 42, "degree": 42}, "_id": "bGmB4h1bfwU", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bGmB4h1bfwU"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 507.9433190664597, "y": 217.22270189726723, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6224, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "bGmB4h1bfwU", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bGmB4h1bfwU"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 667.8481273662861, "y": 962.7162394457813, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.735, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "bGmB4h1bfwU", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bGmB4h1bfwU"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 327.3635524745826, "y": 233.45370987868895, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.735, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 16, "out_degree": 0, "degree": 16}, "_id": "bGmB4h1bfwU", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bGmB4h1bfwU"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 302.5552289053556, "y": 875.8441455499532, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.735, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "bGmB4h1bfwU", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bGmB4h1bfwU"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 222.24406363392234, "y": 683.9195110528993, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.735, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "bGmB4h1bfwU", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bGmB4h1bfwU"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 217.82108883795127, "y": 763.6526458933317, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 12, "degree": 12}, "_id": "Fl5faMK6mpA", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | MILENOMICS\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Fl5faMK6mpA"}}, {"key": "@OwenTravels", "attributes": {"label": "@OwenTravels", "x": 117.46164039095441, "y": 907.285408677335, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "gGvQsHEOcfY", "id": "@OwenTravels", "source": "youtube-000001", "content": "Ulasan Ekonomi Singapore Airlines 787-10: Penerbangan Singkat, Layanan SQ Lengkap (Bali ke Singap...\n\nBahkan untuk penerbangan singkat 2 jam, Singapore Airlines membuktikan mengapa mereka masih menjadi salah satu maskapai terbaik di dunia. Dalam laporan perjalanan ini, saya terbang di Kelas Ekonomi dengan Boeing 787-10 dari Bali (Denpasar) ke Bandara Changi Singapura — dan penerbangan jarak pendek ini memberikan pengalaman layanan penuh yang mengejutkan, mulai dari check-in hingga pendaratan.\n\nIni adalah bagian terakhir dari petualangan saya di Indonesia, dan Singapore Airlines memastikan perjalanan ini berakhir dengan kesan yang baik. Mulai dari fasilitas check-in bagasi yang luar biasa hingga Manila meskipun terbang dengan maskapai yang berbeda, hingga makanan kelas ekonomi dalam kotak yang benar-benar menyaingi beberapa sajian kelas bisnis yang pernah saya coba — inilah semua yang perlu Anda ketahui sebelum memesan kabin ekonomi regional 787-10 SQ.\n\n\nDalam video ini, saya membahas seluruh pengalaman: check-in di terminal internasional Bali yang indah, keamanan dan imigrasi, perubahan gerbang di menit terakhir, mengamati pesawat sambil menunggu penundaan cuaca, boarding, kursi jendela 73K di bagian belakang kabin 2-3-2, sistem hiburan dalam penerbangan KrisWorld, layanan makan siang lengkap termasuk Nasi Goreng Ayam, layanan awak kabin, dan pandangan jujur ​​tentang toilet dan detail kecil dalam penerbangan yang sering dilewati dalam ulasan lain.\n\nJika Anda sedang meneliti kelas ekonomi Singapore Airlines, merencanakan penerbangan Bali ke Singapura, penasaran dengan kabin Boeing 787-10, atau hanya menikmati laporan perjalanan penerbangan yang jujur ​​dari perspektif seorang kreator penerbangan Filipina — video ini untuk Anda.\n\nPesawat: Boeing 787-10, Registrasi 9V-SCC\nRute: Denpasar (DPS) ke Singapura (SIN)\nKelas: Ekonomi, Kursi 73K\nTanggal Penerbangan: 19 April 2026\n\nLaporan Perjalanan Mendatang:\nAir Asia Philippines Airbus A320 Boracay/Caticlan - Manila\nCathay Pacific Airbus A321neo Hong Kong - Kuala Lumpur (Ekonomi)\nCathay Pacific Boeing 777-300 Manila - Hong Kong (Ekonomi)\nPhilippine Airlines Airbus A321 Singapura - Manila (Bisnis)\nPhilippine Airlines Airbus A330 Manila - Cebu (Bisnis)\nPhilippine Airlines Airbus A320 Daraga/Bicol - Manila (Ekonomi Premium)\n\n✈️ Dapatkan diskon $3 untuk eSIM pertama Anda dengan Airalo — sempurna untuk perjalanan internasional seperti ini!\n\nGunakan kode saya OWENTR2007 atau ketuk tautan di bawah ini untuk mendapatkan diskon USD $3,00 untuk eSIM pertama Anda:\n👉 https://airalo.go.link/aLEf1\n\n🔔 Berlangganan:    / owentravels  \n📸 Instagram: \n🎵 TikTok: \n✉️ Kolaborasi & Bisnis: owenstraveladventure\n\nPenafian: Ini adalah laporan perjalanan pribadi berdasarkan pengalaman saya sendiri terbang sebagai penumpang berbayar. Semua opini adalah milik saya sendiri dan tidak disponsori oleh maskapai penerbangan kecuali dinyatakan lain.\n\n#SingaporeAirlines #Boeing787 #LaporanPerjalanan #KelasEkonomi #PecintaPenerbangan", "post_id": "gGvQsHEOcfY"}}, {"key": "owentravels.ph", "attributes": {"label": "owentravels.ph", "x": 531.037199855, "y": 436.5566718149968, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gGvQsHEOcfY", "id": "owentravels.ph", "source": "youtube-000001", "content": "Ulasan Ekonomi Singapore Airlines 787-10: Penerbangan Singkat, Layanan SQ Lengkap (Bali ke Singap...\n\nBahkan untuk penerbangan singkat 2 jam, Singapore Airlines membuktikan mengapa mereka masih menjadi salah satu maskapai terbaik di dunia. Dalam laporan perjalanan ini, saya terbang di Kelas Ekonomi dengan Boeing 787-10 dari Bali (Denpasar) ke Bandara Changi Singapura — dan penerbangan jarak pendek ini memberikan pengalaman layanan penuh yang mengejutkan, mulai dari check-in hingga pendaratan.\n\nIni adalah bagian terakhir dari petualangan saya di Indonesia, dan Singapore Airlines memastikan perjalanan ini berakhir dengan kesan yang baik. Mulai dari fasilitas check-in bagasi yang luar biasa hingga Manila meskipun terbang dengan maskapai yang berbeda, hingga makanan kelas ekonomi dalam kotak yang benar-benar menyaingi beberapa sajian kelas bisnis yang pernah saya coba — inilah semua yang perlu Anda ketahui sebelum memesan kabin ekonomi regional 787-10 SQ.\n\n\nDalam video ini, saya membahas seluruh pengalaman: check-in di terminal internasional Bali yang indah, keamanan dan imigrasi, perubahan gerbang di menit terakhir, mengamati pesawat sambil menunggu penundaan cuaca, boarding, kursi jendela 73K di bagian belakang kabin 2-3-2, sistem hiburan dalam penerbangan KrisWorld, layanan makan siang lengkap termasuk Nasi Goreng Ayam, layanan awak kabin, dan pandangan jujur ​​tentang toilet dan detail kecil dalam penerbangan yang sering dilewati dalam ulasan lain.\n\nJika Anda sedang meneliti kelas ekonomi Singapore Airlines, merencanakan penerbangan Bali ke Singapura, penasaran dengan kabin Boeing 787-10, atau hanya menikmati laporan perjalanan penerbangan yang jujur ​​dari perspektif seorang kreator penerbangan Filipina — video ini untuk Anda.\n\nPesawat: Boeing 787-10, Registrasi 9V-SCC\nRute: Denpasar (DPS) ke Singapura (SIN)\nKelas: Ekonomi, Kursi 73K\nTanggal Penerbangan: 19 April 2026\n\nLaporan Perjalanan Mendatang:\nAir Asia Philippines Airbus A320 Boracay/Caticlan - Manila\nCathay Pacific Airbus A321neo Hong Kong - Kuala Lumpur (Ekonomi)\nCathay Pacific Boeing 777-300 Manila - Hong Kong (Ekonomi)\nPhilippine Airlines Airbus A321 Singapura - Manila (Bisnis)\nPhilippine Airlines Airbus A330 Manila - Cebu (Bisnis)\nPhilippine Airlines Airbus A320 Daraga/Bicol - Manila (Ekonomi Premium)\n\n✈️ Dapatkan diskon $3 untuk eSIM pertama Anda dengan Airalo — sempurna untuk perjalanan internasional seperti ini!\n\nGunakan kode saya OWENTR2007 atau ketuk tautan di bawah ini untuk mendapatkan diskon USD $3,00 untuk eSIM pertama Anda:\n👉 https://airalo.go.link/aLEf1\n\n🔔 Berlangganan:    / owentravels  \n📸 Instagram: \n🎵 TikTok: \n✉️ Kolaborasi & Bisnis: owenstraveladventure\n\nPenafian: Ini adalah laporan perjalanan pribadi berdasarkan pengalaman saya sendiri terbang sebagai penumpang berbayar. Semua opini adalah milik saya sendiri dan tidak disponsori oleh maskapai penerbangan kecuali dinyatakan lain.\n\n#SingaporeAirlines #Boeing787 #LaporanPerjalanan #KelasEkonomi #PecintaPenerbangan", "post_id": "gGvQsHEOcfY"}}, {"key": "OwenTravels.ph", "attributes": {"label": "OwenTravels.ph", "x": 751.5442209399455, "y": 273.6171611912157, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gGvQsHEOcfY", "id": "OwenTravels.ph", "source": "youtube-000001", "content": "Ulasan Ekonomi Singapore Airlines 787-10: Penerbangan Singkat, Layanan SQ Lengkap (Bali ke Singap...\n\nBahkan untuk penerbangan singkat 2 jam, Singapore Airlines membuktikan mengapa mereka masih menjadi salah satu maskapai terbaik di dunia. Dalam laporan perjalanan ini, saya terbang di Kelas Ekonomi dengan Boeing 787-10 dari Bali (Denpasar) ke Bandara Changi Singapura — dan penerbangan jarak pendek ini memberikan pengalaman layanan penuh yang mengejutkan, mulai dari check-in hingga pendaratan.\n\nIni adalah bagian terakhir dari petualangan saya di Indonesia, dan Singapore Airlines memastikan perjalanan ini berakhir dengan kesan yang baik. Mulai dari fasilitas check-in bagasi yang luar biasa hingga Manila meskipun terbang dengan maskapai yang berbeda, hingga makanan kelas ekonomi dalam kotak yang benar-benar menyaingi beberapa sajian kelas bisnis yang pernah saya coba — inilah semua yang perlu Anda ketahui sebelum memesan kabin ekonomi regional 787-10 SQ.\n\n\nDalam video ini, saya membahas seluruh pengalaman: check-in di terminal internasional Bali yang indah, keamanan dan imigrasi, perubahan gerbang di menit terakhir, mengamati pesawat sambil menunggu penundaan cuaca, boarding, kursi jendela 73K di bagian belakang kabin 2-3-2, sistem hiburan dalam penerbangan KrisWorld, layanan makan siang lengkap termasuk Nasi Goreng Ayam, layanan awak kabin, dan pandangan jujur ​​tentang toilet dan detail kecil dalam penerbangan yang sering dilewati dalam ulasan lain.\n\nJika Anda sedang meneliti kelas ekonomi Singapore Airlines, merencanakan penerbangan Bali ke Singapura, penasaran dengan kabin Boeing 787-10, atau hanya menikmati laporan perjalanan penerbangan yang jujur ​​dari perspektif seorang kreator penerbangan Filipina — video ini untuk Anda.\n\nPesawat: Boeing 787-10, Registrasi 9V-SCC\nRute: Denpasar (DPS) ke Singapura (SIN)\nKelas: Ekonomi, Kursi 73K\nTanggal Penerbangan: 19 April 2026\n\nLaporan Perjalanan Mendatang:\nAir Asia Philippines Airbus A320 Boracay/Caticlan - Manila\nCathay Pacific Airbus A321neo Hong Kong - Kuala Lumpur (Ekonomi)\nCathay Pacific Boeing 777-300 Manila - Hong Kong (Ekonomi)\nPhilippine Airlines Airbus A321 Singapura - Manila (Bisnis)\nPhilippine Airlines Airbus A330 Manila - Cebu (Bisnis)\nPhilippine Airlines Airbus A320 Daraga/Bicol - Manila (Ekonomi Premium)\n\n✈️ Dapatkan diskon $3 untuk eSIM pertama Anda dengan Airalo — sempurna untuk perjalanan internasional seperti ini!\n\nGunakan kode saya OWENTR2007 atau ketuk tautan di bawah ini untuk mendapatkan diskon USD $3,00 untuk eSIM pertama Anda:\n👉 https://airalo.go.link/aLEf1\n\n🔔 Berlangganan:    / owentravels  \n📸 Instagram: \n🎵 TikTok: \n✉️ Kolaborasi & Bisnis: owenstraveladventure\n\nPenafian: Ini adalah laporan perjalanan pribadi berdasarkan pengalaman saya sendiri terbang sebagai penumpang berbayar. Semua opini adalah milik saya sendiri dan tidak disponsori oleh maskapai penerbangan kecuali dinyatakan lain.\n\n#SingaporeAirlines #Boeing787 #LaporanPerjalanan #KelasEkonomi #PecintaPenerbangan", "post_id": "gGvQsHEOcfY"}}, {"key": "@KemenPariwisata", "attributes": {"label": "@KemenPariwisata", "x": 249.46083380570693, "y": 884.1384003928807, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7rk5IM8AQHA", "id": "@KemenPariwisata", "source": "youtube-000001", "content": "21 Mei 2026 | Agenda Rakornas Pariwisata 2026 Hari Kedua\n\nHari kedua Rakornas Pariwisata 2026 difokuskan untuk membuka ruang kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membahas strategi pengembangan pariwisata yang inovatif dan berkelanjutan.\n\nBerbagai panel diskusi menghadirkan kabar positif dari sejumlah daerah. Di Bali, sektor pariwisata tercatat berkontribusi hingga 66% terhadap pertumbuhan ekonomi pada 2025. Sementara, jumlah desa wisata di Jawa Timur meningkat dari 693 desa (2024) menjadi 734 desa (2025).\n\nAgenda yang dibahas juga meliputi pengembangan desa wisata, pelestarian budaya, penguatan UMKM, digitalisasi, hingga kolaborasi lintas sektor dalam mendukung 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif.\n\nTonton video ini untuk melihat rangkaian kegiatan Rakornas Pariwisata 2026 hari kedua secara lengkap.\n____________\nIkuti terus media sosial dan website Kemenpar untuk mendapatkan info terkini:\n\nInstagram:\n\n\nFacebook:\nKementerian Pariwisata RI\n\nTwitter/X:\n\n\nYouTube:\n\n\nTikTok:\n\n\nWebsite:\nhttp://www.kemenpar.go.id\n\n#Rakornas2026\n#WonderfulIndonesia\n#KemenparRI", "post_id": "7rk5IM8AQHA"}}, {"key": "KemenPariwisata", "attributes": {"label": "KemenPariwisata", "x": 478.50776187909406, "y": 312.25775279971845, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7rk5IM8AQHA", "id": "KemenPariwisata", "source": "youtube-000001", "content": "21 Mei 2026 | Agenda Rakornas Pariwisata 2026 Hari Kedua\n\nHari kedua Rakornas Pariwisata 2026 difokuskan untuk membuka ruang kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membahas strategi pengembangan pariwisata yang inovatif dan berkelanjutan.\n\nBerbagai panel diskusi menghadirkan kabar positif dari sejumlah daerah. Di Bali, sektor pariwisata tercatat berkontribusi hingga 66% terhadap pertumbuhan ekonomi pada 2025. Sementara, jumlah desa wisata di Jawa Timur meningkat dari 693 desa (2024) menjadi 734 desa (2025).\n\nAgenda yang dibahas juga meliputi pengembangan desa wisata, pelestarian budaya, penguatan UMKM, digitalisasi, hingga kolaborasi lintas sektor dalam mendukung 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif.\n\nTonton video ini untuk melihat rangkaian kegiatan Rakornas Pariwisata 2026 hari kedua secara lengkap.\n____________\nIkuti terus media sosial dan website Kemenpar untuk mendapatkan info terkini:\n\nInstagram:\n\n\nFacebook:\nKementerian Pariwisata RI\n\nTwitter/X:\n\n\nYouTube:\n\n\nTikTok:\n\n\nWebsite:\nhttp://www.kemenpar.go.id\n\n#Rakornas2026\n#WonderfulIndonesia\n#KemenparRI", "post_id": "7rk5IM8AQHA"}}, {"key": "kemenpariwisata", "attributes": {"label": "kemenpariwisata", "x": 909.1200790822141, "y": 412.1745251203812, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7rk5IM8AQHA", "id": "kemenpariwisata", "source": "youtube-000001", "content": "21 Mei 2026 | Agenda Rakornas Pariwisata 2026 Hari Kedua\n\nHari kedua Rakornas Pariwisata 2026 difokuskan untuk membuka ruang kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membahas strategi pengembangan pariwisata yang inovatif dan berkelanjutan.\n\nBerbagai panel diskusi menghadirkan kabar positif dari sejumlah daerah. Di Bali, sektor pariwisata tercatat berkontribusi hingga 66% terhadap pertumbuhan ekonomi pada 2025. Sementara, jumlah desa wisata di Jawa Timur meningkat dari 693 desa (2024) menjadi 734 desa (2025).\n\nAgenda yang dibahas juga meliputi pengembangan desa wisata, pelestarian budaya, penguatan UMKM, digitalisasi, hingga kolaborasi lintas sektor dalam mendukung 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif.\n\nTonton video ini untuk melihat rangkaian kegiatan Rakornas Pariwisata 2026 hari kedua secara lengkap.\n____________\nIkuti terus media sosial dan website Kemenpar untuk mendapatkan info terkini:\n\nInstagram:\n\n\nFacebook:\nKementerian Pariwisata RI\n\nTwitter/X:\n\n\nYouTube:\n\n\nTikTok:\n\n\nWebsite:\nhttp://www.kemenpar.go.id\n\n#Rakornas2026\n#WonderfulIndonesia\n#KemenparRI", "post_id": "7rk5IM8AQHA"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 435.2965403333076, "y": 251.23276888537916, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "N6saxeV1t0c", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Pimpinan DPR Gelar Pertemuan Dengan Pemerintah Dan BI\n\nPimpinan DPR menggelar pertemuan bersama pemerintah serta Bank Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Sabtu pagi. Pertemuan tersebut membahas perkembangan kondisi ekonomi yang terjadi saat ini.\n\n#sinpotv #sinpotvnews #DPRRI #BankIndonesia #EkonomiNasional #Pemerintah #Parlemen #Jakarta #PerekonomianIndonesia\n\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "N6saxeV1t0c"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 360.2998436967442, "y": 527.1194216504352, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "N6saxeV1t0c", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Pimpinan DPR Gelar Pertemuan Dengan Pemerintah Dan BI\n\nPimpinan DPR menggelar pertemuan bersama pemerintah serta Bank Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Sabtu pagi. Pertemuan tersebut membahas perkembangan kondisi ekonomi yang terjadi saat ini.\n\n#sinpotv #sinpotvnews #DPRRI #BankIndonesia #EkonomiNasional #Pemerintah #Parlemen #Jakarta #PerekonomianIndonesia\n\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "N6saxeV1t0c"}}, {"key": "@PolemikNPolitik", "attributes": {"label": "@PolemikNPolitik", "x": 895.9623396391787, "y": 153.79668429913062, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "CsfUC-fSsL8", "id": "@PolemikNPolitik", "source": "youtube-000001", "content": "Bicara Inflasi & Kenaikan Dollar‼️Kang Dedi Mulyadi: Hentikan Bansos, Jangan Jadi Bangsa Pengemis!\n\nBicara Inflasi & Kenaikan Dollar! Kang Dedi Mulyadi: Hentikan Bansos, Jangan Jadi Bangsa Pengemis!\n\nSource ‪‬ \n\nDalam forum West Java Economic Society (WJES) 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan pandangan tegas mengenai arah pembangunan ekonomi Indonesia, khususnya Jawa Barat.\n\nMenurut KDM, kemakmuran tidak lahir dari ketergantungan terhadap bantuan sosial, melainkan dari kemampuan rakyat untuk memproduksi, bekerja, dan mandiri secara ekonomi. Ia menyoroti bahaya budaya konsumtif, inflasi, kenaikan nilai dolar, hingga praktik rentenir yang masih membebani masyarakat kecil.\n\nDalam pemaparannya, KDM juga menawarkan konsep ekonomi berbasis kearifan lokal Sunda yang menempatkan produksi pangan, gotong royong, dan pembangunan desa sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.\n\n📌 Poin-poin penting yang dibahas dalam video ini: ✅ Dampak inflasi dan kenaikan dolar terhadap masyarakat\n✅ Kritik terhadap budaya konsumtif dan ketergantungan bansos\n✅ Filosofi ekonomi Sunda: Reaketan-Reaketon & Buncir Leuit\n✅ Pentingnya produksi pangan dan kemandirian ekonomi rakyat\n✅ Solusi menghadapi rentenir dan jeratan utang masyarakat\n✅ Realokasi anggaran untuk sektor produktif dan lapangan kerja\n✅ Program kesehatan gratis dan rumah singgah bagi rakyat kecil\n✅ Kolaborasi pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk pembangunan\n\nApakah Indonesia perlu mengurangi ketergantungan pada bantuan sosial dan lebih fokus membangun ekonomi produktif? Tulis pendapat Anda di kolom komentar.\n\n👍 Jangan lupa Like, Comment, Share, dan Subscribe untuk mendapatkan informasi serta diskusi terbaru seputar politik, ekonomi, dan kebijakan publik Indonesia.\n\n#prabowo #KangDediMulyadi #DediMulyadi #KDM #Inflasi #DollarNaik #EkonomiIndonesia #JawaBarat #Bansos #BankIndonesia #WJES2026 #PolitikIndonesia #EkonomiRakyat #PembangunanDesa #IndonesiaMaju #BeritaTerkini #mahfudmd #purbaya #gibran #demokrasi", "post_id": "CsfUC-fSsL8"}}, {"key": "LEMBURPAKUANCHANNEL", "attributes": {"label": "LEMBURPAKUANCHANNEL", "x": 885.4284717312305, "y": 361.57579825730903, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CsfUC-fSsL8", "id": "LEMBURPAKUANCHANNEL", "source": "youtube-000001", "content": "Bicara Inflasi & Kenaikan Dollar‼️Kang Dedi Mulyadi: Hentikan Bansos, Jangan Jadi Bangsa Pengemis!\n\nBicara Inflasi & Kenaikan Dollar! Kang Dedi Mulyadi: Hentikan Bansos, Jangan Jadi Bangsa Pengemis!\n\nSource ‪‬ \n\nDalam forum West Java Economic Society (WJES) 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan pandangan tegas mengenai arah pembangunan ekonomi Indonesia, khususnya Jawa Barat.\n\nMenurut KDM, kemakmuran tidak lahir dari ketergantungan terhadap bantuan sosial, melainkan dari kemampuan rakyat untuk memproduksi, bekerja, dan mandiri secara ekonomi. Ia menyoroti bahaya budaya konsumtif, inflasi, kenaikan nilai dolar, hingga praktik rentenir yang masih membebani masyarakat kecil.\n\nDalam pemaparannya, KDM juga menawarkan konsep ekonomi berbasis kearifan lokal Sunda yang menempatkan produksi pangan, gotong royong, dan pembangunan desa sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.\n\n📌 Poin-poin penting yang dibahas dalam video ini: ✅ Dampak inflasi dan kenaikan dolar terhadap masyarakat\n✅ Kritik terhadap budaya konsumtif dan ketergantungan bansos\n✅ Filosofi ekonomi Sunda: Reaketan-Reaketon & Buncir Leuit\n✅ Pentingnya produksi pangan dan kemandirian ekonomi rakyat\n✅ Solusi menghadapi rentenir dan jeratan utang masyarakat\n✅ Realokasi anggaran untuk sektor produktif dan lapangan kerja\n✅ Program kesehatan gratis dan rumah singgah bagi rakyat kecil\n✅ Kolaborasi pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk pembangunan\n\nApakah Indonesia perlu mengurangi ketergantungan pada bantuan sosial dan lebih fokus membangun ekonomi produktif? Tulis pendapat Anda di kolom komentar.\n\n👍 Jangan lupa Like, Comment, Share, dan Subscribe untuk mendapatkan informasi serta diskusi terbaru seputar politik, ekonomi, dan kebijakan publik Indonesia.\n\n#prabowo #KangDediMulyadi #DediMulyadi #KDM #Inflasi #DollarNaik #EkonomiIndonesia #JawaBarat #Bansos #BankIndonesia #WJES2026 #PolitikIndonesia #EkonomiRakyat #PembangunanDesa #IndonesiaMaju #BeritaTerkini #mahfudmd #purbaya #gibran #demokrasi", "post_id": "CsfUC-fSsL8"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 695.9580241000253, "y": 229.0246439756848, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 12, "degree": 12}, "_id": "l62S4lT8GLc", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan | SEDANG VIRAL\n\nSEDANG VIRAL - Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan\n\nBank Indonesia kembali menaikan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen, 18 Juni 2026. Pengamat properti mengungkap, kondisi ini membuat masyarakat menjerit danmenahan diri untuk mengajukan KPR, karena semakin besarnya cicilan.\n\nDi sisi lain, pengembang juga terjepit, karena daya beli masyarakat berkurang. Lalu, apa yang seharusnya dilakukan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu? Berikut SEDANG VIRAL bersama Reporter EMTEK Media Michaela Winda ...\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "l62S4lT8GLc"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 926.4335242706501, "y": 166.3182658699104, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "l62S4lT8GLc", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan | SEDANG VIRAL\n\nSEDANG VIRAL - Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan\n\nBank Indonesia kembali menaikan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen, 18 Juni 2026. Pengamat properti mengungkap, kondisi ini membuat masyarakat menjerit danmenahan diri untuk mengajukan KPR, karena semakin besarnya cicilan.\n\nDi sisi lain, pengembang juga terjepit, karena daya beli masyarakat berkurang. Lalu, apa yang seharusnya dilakukan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu? Berikut SEDANG VIRAL bersama Reporter EMTEK Media Michaela Winda ...\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "l62S4lT8GLc"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 532.7911802092306, "y": 720.5127321825214, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "l62S4lT8GLc", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan | SEDANG VIRAL\n\nSEDANG VIRAL - Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan\n\nBank Indonesia kembali menaikan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen, 18 Juni 2026. Pengamat properti mengungkap, kondisi ini membuat masyarakat menjerit danmenahan diri untuk mengajukan KPR, karena semakin besarnya cicilan.\n\nDi sisi lain, pengembang juga terjepit, karena daya beli masyarakat berkurang. Lalu, apa yang seharusnya dilakukan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu? Berikut SEDANG VIRAL bersama Reporter EMTEK Media Michaela Winda ...\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "l62S4lT8GLc"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 617.1891128758474, "y": 964.8804350834238, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "l62S4lT8GLc", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan | SEDANG VIRAL\n\nSEDANG VIRAL - Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan\n\nBank Indonesia kembali menaikan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen, 18 Juni 2026. Pengamat properti mengungkap, kondisi ini membuat masyarakat menjerit danmenahan diri untuk mengajukan KPR, karena semakin besarnya cicilan.\n\nDi sisi lain, pengembang juga terjepit, karena daya beli masyarakat berkurang. Lalu, apa yang seharusnya dilakukan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu? Berikut SEDANG VIRAL bersama Reporter EMTEK Media Michaela Winda ...\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "l62S4lT8GLc"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 456.4300671766922, "y": 828.6524122642435, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 21, "degree": 21}, "_id": "MCZe0wM0pmU", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Anjlok! Fiskal & Moneter Harus Sejalan, Bukan Berkompetisi - To The Point Aja - 10/06\n\nEkonom sekaligus Co-Founder FINE Institute Kusfiardi menilai stabilitas nilai tukar tidak bisa hanya dilihat dari besarnya cadangan devisa Indonesia. Selama ketergantungan terhadap impor masih tinggi, cadangan devisa dinilai belum cukup menjadi jaminan kekuatan rupiah.\n\nDalam pembahasan ini, Kusfiardi menjelaskan mengapa intervensi Bank Indonesia memiliki keterbatasan, risiko terhadap cadangan devisa, serta pentingnya strategi baru yang melibatkan koordinasi kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil.\n\nApakah Indonesia membutuhkan pendekatan ekonomi yang lebih terintegrasi untuk menghadapi tekanan global? Simak analisis selengkapnya dalam To The Point Aja. Eksklusif hanya di YouTube Sindonews. \n\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 11 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini #EkonomiIndonesia #NilaiTukar #Rupiah #BankIndonesia #CadanganDevisa #KebijakanMoneter #BankIndonesia #MenkeuPurbaya #PresidenPrabowoSubianto #ToThePointAja #SINDOnews #BeritaTerkini", "post_id": "MCZe0wM0pmU"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 997.9232675560263, "y": 393.21844124720076, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6545, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "MCZe0wM0pmU", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Anjlok! Fiskal & Moneter Harus Sejalan, Bukan Berkompetisi - To The Point Aja - 10/06\n\nEkonom sekaligus Co-Founder FINE Institute Kusfiardi menilai stabilitas nilai tukar tidak bisa hanya dilihat dari besarnya cadangan devisa Indonesia. Selama ketergantungan terhadap impor masih tinggi, cadangan devisa dinilai belum cukup menjadi jaminan kekuatan rupiah.\n\nDalam pembahasan ini, Kusfiardi menjelaskan mengapa intervensi Bank Indonesia memiliki keterbatasan, risiko terhadap cadangan devisa, serta pentingnya strategi baru yang melibatkan koordinasi kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil.\n\nApakah Indonesia membutuhkan pendekatan ekonomi yang lebih terintegrasi untuk menghadapi tekanan global? Simak analisis selengkapnya dalam To The Point Aja. Eksklusif hanya di YouTube Sindonews. \n\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 11 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini #EkonomiIndonesia #NilaiTukar #Rupiah #BankIndonesia #CadanganDevisa #KebijakanMoneter #BankIndonesia #MenkeuPurbaya #PresidenPrabowoSubianto #ToThePointAja #SINDOnews #BeritaTerkini", "post_id": "MCZe0wM0pmU"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 865.9105918143518, "y": 644.9538047416993, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6545, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "MCZe0wM0pmU", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Anjlok! Fiskal & Moneter Harus Sejalan, Bukan Berkompetisi - To The Point Aja - 10/06\n\nEkonom sekaligus Co-Founder FINE Institute Kusfiardi menilai stabilitas nilai tukar tidak bisa hanya dilihat dari besarnya cadangan devisa Indonesia. Selama ketergantungan terhadap impor masih tinggi, cadangan devisa dinilai belum cukup menjadi jaminan kekuatan rupiah.\n\nDalam pembahasan ini, Kusfiardi menjelaskan mengapa intervensi Bank Indonesia memiliki keterbatasan, risiko terhadap cadangan devisa, serta pentingnya strategi baru yang melibatkan koordinasi kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil.\n\nApakah Indonesia membutuhkan pendekatan ekonomi yang lebih terintegrasi untuk menghadapi tekanan global? Simak analisis selengkapnya dalam To The Point Aja. Eksklusif hanya di YouTube Sindonews. \n\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 11 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini #EkonomiIndonesia #NilaiTukar #Rupiah #BankIndonesia #CadanganDevisa #KebijakanMoneter #BankIndonesia #MenkeuPurbaya #PresidenPrabowoSubianto #ToThePointAja #SINDOnews #BeritaTerkini", "post_id": "MCZe0wM0pmU"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 494.94645038125896, "y": 6.487364409521246, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6545, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "MCZe0wM0pmU", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Anjlok! Fiskal & Moneter Harus Sejalan, Bukan Berkompetisi - To The Point Aja - 10/06\n\nEkonom sekaligus Co-Founder FINE Institute Kusfiardi menilai stabilitas nilai tukar tidak bisa hanya dilihat dari besarnya cadangan devisa Indonesia. Selama ketergantungan terhadap impor masih tinggi, cadangan devisa dinilai belum cukup menjadi jaminan kekuatan rupiah.\n\nDalam pembahasan ini, Kusfiardi menjelaskan mengapa intervensi Bank Indonesia memiliki keterbatasan, risiko terhadap cadangan devisa, serta pentingnya strategi baru yang melibatkan koordinasi kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil.\n\nApakah Indonesia membutuhkan pendekatan ekonomi yang lebih terintegrasi untuk menghadapi tekanan global? Simak analisis selengkapnya dalam To The Point Aja. Eksklusif hanya di YouTube Sindonews. \n\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 11 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini #EkonomiIndonesia #NilaiTukar #Rupiah #BankIndonesia #CadanganDevisa #KebijakanMoneter #BankIndonesia #MenkeuPurbaya #PresidenPrabowoSubianto #ToThePointAja #SINDOnews #BeritaTerkini", "post_id": "MCZe0wM0pmU"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "attributes": {"label": "@KompasTVDewata", "x": 693.7200032904182, "y": 708.3994588180072, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 18, "degree": 18}, "_id": "HtEdOerC19U", "id": "@KompasTVDewata", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Dipanggil Prabowo, Luhut & Chatib Paparkan Hasil Rapat soal Survei MBG hingga Ekonomi Makro\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap sejumlah hasil pembahasan yang disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto, Selasa (9/6/2026). \n\nLuhut menjelaskan, DEN telah melakukan survei independen terkait pelaksanaan program MBG. \n\nSurvei tersebut dibiayai secara mandiri untuk melihat dampak ekonomi yang muncul di sekitar \nSatuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\n\"Hasil survei menunjukkan 86,9 persen dari SPPG saat ini paling tidak memiliki pemasok kecil atau UMKM yang berada di sekitar lokasi. Rata-rata setiap SPPG menggandeng tiga UMKM,\" kata Anggota DEN Septian Hario Seto.\n\nIa menilai temuan tersebut menunjukkan mulai terbentuknya ekosistem ekonomi baru di sekitar pelaksanaan program MBG.\n\nSelain membahas MBG, Luhut juga menyoroti langkah pemerintah dalam mengintegrasikan data nasional melalui sistem berbasis AI.\n\nSementara itu, mantan Menteri Keuangan RI, Chatib Basri, mengatakan pembahasan bersama Presiden turut menyoroti perkembangan ekonomi makro nasional.\n\nMenurut Chatib, salah satu isu yang menjadi perhatian adalah potensi kenaikan harga akibat pelemahan nilai tukar rupiah yang dapat berdampak pada kelompok masyarakat menengah ke bawah.\n\n\"Kami membahas perkembangan makro ekonomi berkaitan dengan kondisi sekarang. Isu \npentingnya adalah kemungkinan risiko kenaikan harga akibat pelemahan rupiah dan dampaknya terhadap kelompok menengah ke bawah,\" kata Chatib.\n\nLebih lanjut Luhut mengatakan program MBG sudah Baik, tata kelolanya akan diperbaiki.\n\n\"Kita jangan bertengkar lagi,\" kata Luhut menutup konferensi pers. \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\n#breakingnews #prabowo #luhutbinsarpandjaitan \n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "HtEdOerC19U"}}, {"key": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "kompastvdewata", "x": 733.9808514004966, "y": 283.9187996993798, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.6653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 18, "out_degree": 0, "degree": 18}, "_id": "HtEdOerC19U", "id": "kompastvdewata", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Dipanggil Prabowo, Luhut & Chatib Paparkan Hasil Rapat soal Survei MBG hingga Ekonomi Makro\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap sejumlah hasil pembahasan yang disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto, Selasa (9/6/2026). \n\nLuhut menjelaskan, DEN telah melakukan survei independen terkait pelaksanaan program MBG. \n\nSurvei tersebut dibiayai secara mandiri untuk melihat dampak ekonomi yang muncul di sekitar \nSatuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\n\"Hasil survei menunjukkan 86,9 persen dari SPPG saat ini paling tidak memiliki pemasok kecil atau UMKM yang berada di sekitar lokasi. Rata-rata setiap SPPG menggandeng tiga UMKM,\" kata Anggota DEN Septian Hario Seto.\n\nIa menilai temuan tersebut menunjukkan mulai terbentuknya ekosistem ekonomi baru di sekitar pelaksanaan program MBG.\n\nSelain membahas MBG, Luhut juga menyoroti langkah pemerintah dalam mengintegrasikan data nasional melalui sistem berbasis AI.\n\nSementara itu, mantan Menteri Keuangan RI, Chatib Basri, mengatakan pembahasan bersama Presiden turut menyoroti perkembangan ekonomi makro nasional.\n\nMenurut Chatib, salah satu isu yang menjadi perhatian adalah potensi kenaikan harga akibat pelemahan nilai tukar rupiah yang dapat berdampak pada kelompok masyarakat menengah ke bawah.\n\n\"Kami membahas perkembangan makro ekonomi berkaitan dengan kondisi sekarang. Isu \npentingnya adalah kemungkinan risiko kenaikan harga akibat pelemahan rupiah dan dampaknya terhadap kelompok menengah ke bawah,\" kata Chatib.\n\nLebih lanjut Luhut mengatakan program MBG sudah Baik, tata kelolanya akan diperbaiki.\n\n\"Kita jangan bertengkar lagi,\" kata Luhut menutup konferensi pers. \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\n#breakingnews #prabowo #luhutbinsarpandjaitan \n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "HtEdOerC19U"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 496.987073068479, "y": 807.2343846146593, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "TiN7562uPMA", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden ke-6 RI SBY Puji Pemerintahan Prabowo! Rupiah & IHSG Menguat, Jadi Kabar Baik untuk Rakyat\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumumkan kabar gembira untuk rakyat Indonesia.\n\nKabar tersebut adalah menguatnya rupiah serta indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir.\n\nLewat akun X-nya pada Rabu (10/6/2026), SBY menyampaikan terima kasih dan selamat kepada pemerintah.\n\nIa berharap menguatnya rupiah dan IHSG merupakan pertanda yang baik.\n\nSBY lantas menyinggung kembali pernyataannya pada Mei 2026 yang kini terbukti benar.\n\nMenurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan ekonomi.\n\nPemerintah berhasil menghentikan proses pelemahan rupiah dan IHSG yang terjadi secara sistematis dalam jumlah besar.\n\n\"Itulah sebabnya kebijakan yang dijalankan oleh Bank Indonesia, tentunya bersinergi dengan pemerintah, menjadi salah satu faktor positif dalam menghentikan rontoknya Rupiah dan IHSG,\" tulis SBY.\n\nSBY kemudian berharap pemerintah terus melakukan langkah-langkah untuk menstabilkan ekonomi.\n\nDi antaranya membatasi utang, mencegah kenaikan harga barang, dan memulihkan kembali kepercayaan investor.\n\nSBY juga menekankan pentingnya melindungi rakyat yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).\n\nIa mengaku paham betul dengan situasi ini karena pernah mengalami sewaktu dulu menjabat.\n\nMenurutnya, pemerintah perlu waktu untuk mengatasi persoalan ekonomi dan tentunya dukungan dari publik.\n\nPer hari ini, 1 dolar AS senilai Rp 17.837 yang artinya menurun dari yang sebelumnya melampaui Rp 18.000.\n\nSementara itu, harga BBM yang naik adalah nonsubsidi yakni Pertamax dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter.\n\n\n\nSumber: (Tribun-Video.com/Agung Tri Laksono)\nEditor Video : Megan Febry Wibowo\nUploader : Wening Cahya Mahardika\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "TiN7562uPMA"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 679.4997082143964, "y": 241.5989759685292, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "TiN7562uPMA", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden ke-6 RI SBY Puji Pemerintahan Prabowo! Rupiah & IHSG Menguat, Jadi Kabar Baik untuk Rakyat\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumumkan kabar gembira untuk rakyat Indonesia.\n\nKabar tersebut adalah menguatnya rupiah serta indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir.\n\nLewat akun X-nya pada Rabu (10/6/2026), SBY menyampaikan terima kasih dan selamat kepada pemerintah.\n\nIa berharap menguatnya rupiah dan IHSG merupakan pertanda yang baik.\n\nSBY lantas menyinggung kembali pernyataannya pada Mei 2026 yang kini terbukti benar.\n\nMenurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan ekonomi.\n\nPemerintah berhasil menghentikan proses pelemahan rupiah dan IHSG yang terjadi secara sistematis dalam jumlah besar.\n\n\"Itulah sebabnya kebijakan yang dijalankan oleh Bank Indonesia, tentunya bersinergi dengan pemerintah, menjadi salah satu faktor positif dalam menghentikan rontoknya Rupiah dan IHSG,\" tulis SBY.\n\nSBY kemudian berharap pemerintah terus melakukan langkah-langkah untuk menstabilkan ekonomi.\n\nDi antaranya membatasi utang, mencegah kenaikan harga barang, dan memulihkan kembali kepercayaan investor.\n\nSBY juga menekankan pentingnya melindungi rakyat yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).\n\nIa mengaku paham betul dengan situasi ini karena pernah mengalami sewaktu dulu menjabat.\n\nMenurutnya, pemerintah perlu waktu untuk mengatasi persoalan ekonomi dan tentunya dukungan dari publik.\n\nPer hari ini, 1 dolar AS senilai Rp 17.837 yang artinya menurun dari yang sebelumnya melampaui Rp 18.000.\n\nSementara itu, harga BBM yang naik adalah nonsubsidi yakni Pertamax dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter.\n\n\n\nSumber: (Tribun-Video.com/Agung Tri Laksono)\nEditor Video : Megan Febry Wibowo\nUploader : Wening Cahya Mahardika\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "TiN7562uPMA"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 858.0857696485556, "y": 626.9914603463895, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "TiN7562uPMA", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden ke-6 RI SBY Puji Pemerintahan Prabowo! Rupiah & IHSG Menguat, Jadi Kabar Baik untuk Rakyat\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumumkan kabar gembira untuk rakyat Indonesia.\n\nKabar tersebut adalah menguatnya rupiah serta indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir.\n\nLewat akun X-nya pada Rabu (10/6/2026), SBY menyampaikan terima kasih dan selamat kepada pemerintah.\n\nIa berharap menguatnya rupiah dan IHSG merupakan pertanda yang baik.\n\nSBY lantas menyinggung kembali pernyataannya pada Mei 2026 yang kini terbukti benar.\n\nMenurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan ekonomi.\n\nPemerintah berhasil menghentikan proses pelemahan rupiah dan IHSG yang terjadi secara sistematis dalam jumlah besar.\n\n\"Itulah sebabnya kebijakan yang dijalankan oleh Bank Indonesia, tentunya bersinergi dengan pemerintah, menjadi salah satu faktor positif dalam menghentikan rontoknya Rupiah dan IHSG,\" tulis SBY.\n\nSBY kemudian berharap pemerintah terus melakukan langkah-langkah untuk menstabilkan ekonomi.\n\nDi antaranya membatasi utang, mencegah kenaikan harga barang, dan memulihkan kembali kepercayaan investor.\n\nSBY juga menekankan pentingnya melindungi rakyat yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).\n\nIa mengaku paham betul dengan situasi ini karena pernah mengalami sewaktu dulu menjabat.\n\nMenurutnya, pemerintah perlu waktu untuk mengatasi persoalan ekonomi dan tentunya dukungan dari publik.\n\nPer hari ini, 1 dolar AS senilai Rp 17.837 yang artinya menurun dari yang sebelumnya melampaui Rp 18.000.\n\nSementara itu, harga BBM yang naik adalah nonsubsidi yakni Pertamax dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter.\n\n\n\nSumber: (Tribun-Video.com/Agung Tri Laksono)\nEditor Video : Megan Febry Wibowo\nUploader : Wening Cahya Mahardika\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "TiN7562uPMA"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "attributes": {"label": "@TribunnewsSurya", "x": 513.3311838214034, "y": 432.4780136994164, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "tHMDrMHhHN4", "id": "@TribunnewsSurya", "source": "youtube-000001", "content": "UCAPAN SELAMAT SBY ke Pemerintahan Prabowo atas Menguatnya Rupiah & IHSG: Kabar Baik untuk Kita\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n#sby #susilobambangyudhoyono #presidenindonesia #rupiah #rupiahmenguat #ihsg #rupiahnaik #viral #ekonomiindonesia #bbmnaik \n\nSURYA.CO.ID - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumumkan kabar gembira bagi masyarakat Indonesia.\n\nKabar tersebut berkaitan dengan menguatnya nilai tukar rupiah serta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir.\n\nMelalui akun X miliknya pada Rabu (10/6/2026), SBY menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada pemerintah.\n\nIa berharap penguatan rupiah dan IHSG menjadi pertanda positif bagi perekonomian nasional.\n\nSBY kemudian menyinggung kembali pernyataannya pada Mei 2026 yang menurutnya kini terbukti benar.\n\nMenurut SBY, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan ekonomi.\n\nIa menilai pemerintah berhasil menghentikan tren pelemahan rupiah dan IHSG yang sebelumnya terjadi dalam skala besar.\n\n\"Itulah sebabnya kebijakan yang dijalankan oleh Bank Indonesia, tentunya bersinergi dengan pemerintah, menjadi salah satu faktor positif dalam menghentikan rontoknya rupiah dan IHSG,\" tulis SBY.\n\nSBY berharap pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas ekonomi.\n\nLangkah tersebut antara lain membatasi utang, mengendalikan kenaikan harga barang, serta memulihkan kepercayaan investor.\n\nSBY juga menekankan pentingnya melindungi masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).\n\nIa mengaku memahami situasi tersebut karena pernah mengalaminya saat menjabat sebagai presiden.\n\nMenurutnya, pemerintah membutuhkan waktu untuk mengatasi persoalan ekonomi serta dukungan dari masyarakat.\n\nPer Kamis (11/6/2026), nilai tukar 1 dolar AS berada di level Rp17.955 per dolar AS, menguat dibandingkan posisi sebelumnya yang sempat melampaui Rp18.000 per dolar AS.\n\nSementara itu, harga BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan antara lain Pertamax, dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter.\n\n(Tribun-Video.com/Agung Tri Laksono)\n\nEditor Video: Yogi Putra\nUploader: Fitriana SekarAyu\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "tHMDrMHhHN4"}}, {"key": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "tribunnewssurya", "x": 956.2325776145075, "y": 884.5679028503499, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.8605, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "tHMDrMHhHN4", "id": "tribunnewssurya", "source": "youtube-000001", "content": "UCAPAN SELAMAT SBY ke Pemerintahan Prabowo atas Menguatnya Rupiah & IHSG: Kabar Baik untuk Kita\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n#sby #susilobambangyudhoyono #presidenindonesia #rupiah #rupiahmenguat #ihsg #rupiahnaik #viral #ekonomiindonesia #bbmnaik \n\nSURYA.CO.ID - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumumkan kabar gembira bagi masyarakat Indonesia.\n\nKabar tersebut berkaitan dengan menguatnya nilai tukar rupiah serta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir.\n\nMelalui akun X miliknya pada Rabu (10/6/2026), SBY menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada pemerintah.\n\nIa berharap penguatan rupiah dan IHSG menjadi pertanda positif bagi perekonomian nasional.\n\nSBY kemudian menyinggung kembali pernyataannya pada Mei 2026 yang menurutnya kini terbukti benar.\n\nMenurut SBY, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan ekonomi.\n\nIa menilai pemerintah berhasil menghentikan tren pelemahan rupiah dan IHSG yang sebelumnya terjadi dalam skala besar.\n\n\"Itulah sebabnya kebijakan yang dijalankan oleh Bank Indonesia, tentunya bersinergi dengan pemerintah, menjadi salah satu faktor positif dalam menghentikan rontoknya rupiah dan IHSG,\" tulis SBY.\n\nSBY berharap pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas ekonomi.\n\nLangkah tersebut antara lain membatasi utang, mengendalikan kenaikan harga barang, serta memulihkan kepercayaan investor.\n\nSBY juga menekankan pentingnya melindungi masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).\n\nIa mengaku memahami situasi tersebut karena pernah mengalaminya saat menjabat sebagai presiden.\n\nMenurutnya, pemerintah membutuhkan waktu untuk mengatasi persoalan ekonomi serta dukungan dari masyarakat.\n\nPer Kamis (11/6/2026), nilai tukar 1 dolar AS berada di level Rp17.955 per dolar AS, menguat dibandingkan posisi sebelumnya yang sempat melampaui Rp18.000 per dolar AS.\n\nSementara itu, harga BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan antara lain Pertamax, dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter.\n\n(Tribun-Video.com/Agung Tri Laksono)\n\nEditor Video: Yogi Putra\nUploader: Fitriana SekarAyu\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "tHMDrMHhHN4"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 94.025183158296, "y": 558.0377366520701, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "1bhGIJWwZo8", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonom Respons Kenaikan BI Rate jadi 5,75 Persen, Demi Rupiah atau Bersiap Cicilan Naik?\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.\n\nBI bilang kenaikan BI rate untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nKenaikan BI rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.\n\nSelain itu, kenaikan BI Rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.\n\nBagaimana persepsi masyarakat atau level akar rumput terhadap kebijakan ini?\n\nApakah bank akan menaikkan bunga cicilan dan simpanan? Kompas Bisnis tanya Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.\n\n#birate #rupiah #bankindonesia #ekonomi #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "1bhGIJWwZo8"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 973.6249053191466, "y": 99.75514803522634, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "1bhGIJWwZo8", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonom Respons Kenaikan BI Rate jadi 5,75 Persen, Demi Rupiah atau Bersiap Cicilan Naik?\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.\n\nBI bilang kenaikan BI rate untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nKenaikan BI rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.\n\nSelain itu, kenaikan BI Rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.\n\nBagaimana persepsi masyarakat atau level akar rumput terhadap kebijakan ini?\n\nApakah bank akan menaikkan bunga cicilan dan simpanan? Kompas Bisnis tanya Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.\n\n#birate #rupiah #bankindonesia #ekonomi #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "1bhGIJWwZo8"}}, {"key": "@arahbangsaindonesia", "attributes": {"label": "@arahbangsaindonesia", "x": 243.71729851534585, "y": 276.33526859134673, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "wVipf__LoX4", "id": "@arahbangsaindonesia", "source": "youtube-000001", "content": "DARI POLRI SAMPAI AI, DPR SOROT ATURAN YANG HARUS MENGIKUTI PERUBAHAN |KILAS PARLEMEN, 14 APRIL 2026\n\nDPR RI membahas berbagai isu strategis mulai dari pengesahan revisi UU Polri, arah ekonomi dan fiskal 2027, pelayanan jalan tol, kemandirian farmasi nasional, keberlanjutan JKN, perlindungan anak, kehutanan, penyiaran publik, hingga tantangan hukum di era kecerdasan buatan.\n\nDARI POLRI SAMPAI AI, DPR SOROT ATURAN YANG HARUS MENGIKUTI PERUBAHAN | KILAS PARLEMEN - 14 APRIL 2026\n\nRingkasan pembahasan:\nRapat Paripurna DPR RI resmi mengesahkan RUU Perubahan Ketiga atas UU Polri menjadi Undang-Undang\n DPR menegaskan revisi ini diarahkan untuk memperkuat profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, pengawasan, serta perlindungan HAM dalam proses penegakan hukum\n Selain itu, DPR juga membahas arah ekonomi 2027 mulai dari target pertumbuhan, kebijakan fiskal, hingga penguatan sektor strategis nasional\nKomisi V DPR RI mengevaluasi standar pelayanan minimal jalan tol bersama para ahli\n Pembahasan menyoroti kualitas layanan, keselamatan, transparansi tarif, kendaraan ODOL, hingga penerapan sistem pembayaran tanpa berhenti\n DPR meminta pengelolaan jalan tol menjaga keseimbangan antara investasi, kualitas layanan, dan manfaat bagi pengguna jalan\nKomisi VI DPR RI mengevaluasi kinerja Bio Farma dan industri farmasi nasional\n DPR menyoroti masih tingginya ketergantungan terhadap impor bahan baku farmasi meskipun dukungan modal negara telah diberikan\n Penguatan industri hulu farmasi diminta memiliki target yang jelas agar Indonesia semakin mandiri\nBadan Anggaran DPR RI bersama pemerintah dan Bank Indonesia membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2027\n Pembahasan mencakup pertumbuhan ekonomi, nilai tukar rupiah, ketahanan pangan dan energi, hilirisasi industri, hingga penurunan kemiskinan\n DPR mendorong agar kebijakan fiskal mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat\nKomisi IX DPR RI membahas keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional\n DPR menyoroti pembiayaan JKN, validasi data penerima bantuan, kepatuhan iuran, hingga peningkatan mutu layanan kesehatan\n Penguatan sistem kesehatan dinilai penting agar akses layanan tetap dapat dirasakan seluruh masyarakat\nKomisi VIII DPR RI mengevaluasi perlindungan anak dan pengawasan layanan daycare\n DPR menilai kasus kekerasan terhadap anak harus menjadi momentum pembenahan standar layanan, kompetensi pengasuh, serta sistem pengawasan tempat penitipan anak\nBadan Legislasi DPR RI membahas RUU Kehutanan dengan fokus pada perlindungan masyarakat adat\n DPR mendorong regulasi yang mampu menjaga kelestarian hutan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang hidup di kawasan tersebut\nKomisi VII DPR RI mengevaluasi kinerja TVRI, RRI, dan LKBN Antara\n DPR meminta lembaga penyiaran publik memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kualitas laporan pengelolaan anggaran\nPansus RUU Desain Industri membahas tantangan regulasi di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau AI\n DPR menerima masukan agar aturan baru mampu memberikan kepastian hukum terhadap karya digital, perlindungan kreativitas, dan perkembangan teknologi masa depan\n\n#KILASPARLEMEN ABANG TV merangkum berbagai isu legislasi, pengawasan, dan kebijakan DPR RI yang berdampak langsung bagi masyarakat.\n\nABANG TV juga tersedia di:\n Tiktok   / abangtv.id  \nInstagram   / abangtv.id  \nKami tunggu komentarmu:\n Youtube    /   \n\n#abangtv #kilasparlemen #dprri #polri #ekonomi #kesehatan #ai #kehutanan #kebijakanpublik", "post_id": "wVipf__LoX4"}}, {"key": "arahbangsaindonesia", "attributes": {"label": "arahbangsaindonesia", "x": 26.38353402848137, "y": 351.6708641074043, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "wVipf__LoX4", "id": "arahbangsaindonesia", "source": "youtube-000001", "content": "DARI POLRI SAMPAI AI, DPR SOROT ATURAN YANG HARUS MENGIKUTI PERUBAHAN |KILAS PARLEMEN, 14 APRIL 2026\n\nDPR RI membahas berbagai isu strategis mulai dari pengesahan revisi UU Polri, arah ekonomi dan fiskal 2027, pelayanan jalan tol, kemandirian farmasi nasional, keberlanjutan JKN, perlindungan anak, kehutanan, penyiaran publik, hingga tantangan hukum di era kecerdasan buatan.\n\nDARI POLRI SAMPAI AI, DPR SOROT ATURAN YANG HARUS MENGIKUTI PERUBAHAN | KILAS PARLEMEN - 14 APRIL 2026\n\nRingkasan pembahasan:\nRapat Paripurna DPR RI resmi mengesahkan RUU Perubahan Ketiga atas UU Polri menjadi Undang-Undang\n DPR menegaskan revisi ini diarahkan untuk memperkuat profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, pengawasan, serta perlindungan HAM dalam proses penegakan hukum\n Selain itu, DPR juga membahas arah ekonomi 2027 mulai dari target pertumbuhan, kebijakan fiskal, hingga penguatan sektor strategis nasional\nKomisi V DPR RI mengevaluasi standar pelayanan minimal jalan tol bersama para ahli\n Pembahasan menyoroti kualitas layanan, keselamatan, transparansi tarif, kendaraan ODOL, hingga penerapan sistem pembayaran tanpa berhenti\n DPR meminta pengelolaan jalan tol menjaga keseimbangan antara investasi, kualitas layanan, dan manfaat bagi pengguna jalan\nKomisi VI DPR RI mengevaluasi kinerja Bio Farma dan industri farmasi nasional\n DPR menyoroti masih tingginya ketergantungan terhadap impor bahan baku farmasi meskipun dukungan modal negara telah diberikan\n Penguatan industri hulu farmasi diminta memiliki target yang jelas agar Indonesia semakin mandiri\nBadan Anggaran DPR RI bersama pemerintah dan Bank Indonesia membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2027\n Pembahasan mencakup pertumbuhan ekonomi, nilai tukar rupiah, ketahanan pangan dan energi, hilirisasi industri, hingga penurunan kemiskinan\n DPR mendorong agar kebijakan fiskal mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat\nKomisi IX DPR RI membahas keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional\n DPR menyoroti pembiayaan JKN, validasi data penerima bantuan, kepatuhan iuran, hingga peningkatan mutu layanan kesehatan\n Penguatan sistem kesehatan dinilai penting agar akses layanan tetap dapat dirasakan seluruh masyarakat\nKomisi VIII DPR RI mengevaluasi perlindungan anak dan pengawasan layanan daycare\n DPR menilai kasus kekerasan terhadap anak harus menjadi momentum pembenahan standar layanan, kompetensi pengasuh, serta sistem pengawasan tempat penitipan anak\nBadan Legislasi DPR RI membahas RUU Kehutanan dengan fokus pada perlindungan masyarakat adat\n DPR mendorong regulasi yang mampu menjaga kelestarian hutan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang hidup di kawasan tersebut\nKomisi VII DPR RI mengevaluasi kinerja TVRI, RRI, dan LKBN Antara\n DPR meminta lembaga penyiaran publik memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kualitas laporan pengelolaan anggaran\nPansus RUU Desain Industri membahas tantangan regulasi di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau AI\n DPR menerima masukan agar aturan baru mampu memberikan kepastian hukum terhadap karya digital, perlindungan kreativitas, dan perkembangan teknologi masa depan\n\n#KILASPARLEMEN ABANG TV merangkum berbagai isu legislasi, pengawasan, dan kebijakan DPR RI yang berdampak langsung bagi masyarakat.\n\nABANG TV juga tersedia di:\n Tiktok   / abangtv.id  \nInstagram   / abangtv.id  \nKami tunggu komentarmu:\n Youtube    /   \n\n#abangtv #kilasparlemen #dprri #polri #ekonomi #kesehatan #ai #kehutanan #kebijakanpublik", "post_id": "wVipf__LoX4"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 207.3131228915548, "y": 830.143699141085, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 11, "degree": 11}, "_id": "JForYpZ_rV4", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] BI Rate 5,75 Persen, Demi Rupiah atau Bersiap Cicilan Naik? Ini Kata Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.\n\nBI bilang kenaikan BI rate untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nKenaikan BI rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.\n\nSelain itu, kenaikan BI Rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.\n\nBagaimana persepsi masyarakat atau level akar rumput terhadap kebijakan ini?\n\nApakah bank akan menaikkan bunga cicilan dan simpanan? Kompas Bisnis tanya Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.\n\nVideo Editor: Joshua\nProduser: Theo Reza\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "JForYpZ_rV4"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 760.8607396692765, "y": 990.5740277175192, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.7131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 11, "out_degree": 0, "degree": 11}, "_id": "JForYpZ_rV4", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] BI Rate 5,75 Persen, Demi Rupiah atau Bersiap Cicilan Naik? Ini Kata Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.\n\nBI bilang kenaikan BI rate untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nKenaikan BI rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.\n\nSelain itu, kenaikan BI Rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.\n\nBagaimana persepsi masyarakat atau level akar rumput terhadap kebijakan ini?\n\nApakah bank akan menaikkan bunga cicilan dan simpanan? Kompas Bisnis tanya Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.\n\nVideo Editor: Joshua\nProduser: Theo Reza\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "JForYpZ_rV4"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "attributes": {"label": "@TribunSingkawang1", "x": 918.7117201640128, "y": 378.33137380764117, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "eLJY-MKXcFI", "id": "@TribunSingkawang1", "source": "youtube-000001", "content": "🔴BEM SI ANCAM DEMO BESAR JIKA RUPIAH TAK MEMBAIK, KAPOLRI TEGASKAN SIAP AMANKAN\n\nKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bereaksi atas ultimatum BEM SI pada pemerintah. \nUltimatum BEM SI ini meminta pemerintah segera mengatasi pelemahan nilai rupiah. \nBahkan, BEM SI juga memberikan tenggat waktu jika perekonomian RI tidak membaik, maka mahasiswa akan menggelar demo besar. \nMereka juga akan menggelar aksi besar dengan tajuk 'Reformasi Jilid II'. \nMerespons hal tersebut, Kapolri menegaskan telah siap menjaga aksi demontrasi agar tetap kondusif.\n \"Terkait dengan kegiatan di masyarakat, tentu kita selalu mengimbau agar semua kegiatan dilaksanakan dalam bentuk yang tertib,\" kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/6/2026). \nNamun Kapolri tak secara spesifik berkomentar mengenai reformasi jilid II yang digaungkan oleh BEM SI. \nKapolri juga berkomitmen untuk terus menjaga agar penyampaikan aspirasi masyarakat dilakukan dengan kondisi tertib. \nSenada dengan Kapolri, Kepala BIN Herindra juga mengajak semua pihak untuk saling menjaga dan bersatu.\n \"Ah, yang penting kita semua harus menjaga ya, persatuan kesatuan,\" ujar Herindra, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026). \nHerindra menegaskan agar persatuan tetap dijaga agar tidak merugikan negeri ini. \n\"Jangan sampai ada hal yang tidak menguntungkan bagi kita semua ya,\" imbuhnya. Aspirasi dari BEM SI juga telah direspons istana melalui Mensesneg Prasetyo Hadi. \nPrasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah menyambut baik aspirasi mahasiswa sebagai bahan evaluasi. \nMeski demikian, Prasetyo Hadi menggarisbawahi bahwa pemulihan ekonomi memerlukan proses yang kompleks. \nSerta tidak bisa diselesaikan secara instan hanya dalam tenggat waktu tertentu. Terkait ultimatum 18 hari yang diberikan mahasiswa, Prasetyo menegaskan bahwa tidak semua hal bisa dikerjakan sesuai batas waktu yang ditetapkan. \nBEM SI diketahui memulai pergerakan dengan aksi bertajuk 'Rupiah Sekarat Rakyat Melarat' di depan kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah. \nBEM UI bahkan pada Jumat (12/6/2026) ini juga melakukan aksi demontrasi dan membawa 5 tuntutan.\n\n#bemsi #kapolri #demo \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    /    \n\nProgram: Live Update \nHost: Putri Dwi Arrini \nSumber: Tribunnews.com\nUploader: Anesh Viduka\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "eLJY-MKXcFI"}}, {"key": "videotribunpontianak", "attributes": {"label": "videotribunpontianak", "x": 164.96630466110352, "y": 811.7032711125106, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "eLJY-MKXcFI", "id": "videotribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "🔴BEM SI ANCAM DEMO BESAR JIKA RUPIAH TAK MEMBAIK, KAPOLRI TEGASKAN SIAP AMANKAN\n\nKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bereaksi atas ultimatum BEM SI pada pemerintah. \nUltimatum BEM SI ini meminta pemerintah segera mengatasi pelemahan nilai rupiah. \nBahkan, BEM SI juga memberikan tenggat waktu jika perekonomian RI tidak membaik, maka mahasiswa akan menggelar demo besar. \nMereka juga akan menggelar aksi besar dengan tajuk 'Reformasi Jilid II'. \nMerespons hal tersebut, Kapolri menegaskan telah siap menjaga aksi demontrasi agar tetap kondusif.\n \"Terkait dengan kegiatan di masyarakat, tentu kita selalu mengimbau agar semua kegiatan dilaksanakan dalam bentuk yang tertib,\" kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/6/2026). \nNamun Kapolri tak secara spesifik berkomentar mengenai reformasi jilid II yang digaungkan oleh BEM SI. \nKapolri juga berkomitmen untuk terus menjaga agar penyampaikan aspirasi masyarakat dilakukan dengan kondisi tertib. \nSenada dengan Kapolri, Kepala BIN Herindra juga mengajak semua pihak untuk saling menjaga dan bersatu.\n \"Ah, yang penting kita semua harus menjaga ya, persatuan kesatuan,\" ujar Herindra, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026). \nHerindra menegaskan agar persatuan tetap dijaga agar tidak merugikan negeri ini. \n\"Jangan sampai ada hal yang tidak menguntungkan bagi kita semua ya,\" imbuhnya. Aspirasi dari BEM SI juga telah direspons istana melalui Mensesneg Prasetyo Hadi. \nPrasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah menyambut baik aspirasi mahasiswa sebagai bahan evaluasi. \nMeski demikian, Prasetyo Hadi menggarisbawahi bahwa pemulihan ekonomi memerlukan proses yang kompleks. \nSerta tidak bisa diselesaikan secara instan hanya dalam tenggat waktu tertentu. Terkait ultimatum 18 hari yang diberikan mahasiswa, Prasetyo menegaskan bahwa tidak semua hal bisa dikerjakan sesuai batas waktu yang ditetapkan. \nBEM SI diketahui memulai pergerakan dengan aksi bertajuk 'Rupiah Sekarat Rakyat Melarat' di depan kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah. \nBEM UI bahkan pada Jumat (12/6/2026) ini juga melakukan aksi demontrasi dan membawa 5 tuntutan.\n\n#bemsi #kapolri #demo \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    /    \n\nProgram: Live Update \nHost: Putri Dwi Arrini \nSumber: Tribunnews.com\nUploader: Anesh Viduka\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "eLJY-MKXcFI"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 310.12167072017036, "y": 600.1517903866069, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.7165, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "eLJY-MKXcFI", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "🔴BEM SI ANCAM DEMO BESAR JIKA RUPIAH TAK MEMBAIK, KAPOLRI TEGASKAN SIAP AMANKAN\n\nKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bereaksi atas ultimatum BEM SI pada pemerintah. \nUltimatum BEM SI ini meminta pemerintah segera mengatasi pelemahan nilai rupiah. \nBahkan, BEM SI juga memberikan tenggat waktu jika perekonomian RI tidak membaik, maka mahasiswa akan menggelar demo besar. \nMereka juga akan menggelar aksi besar dengan tajuk 'Reformasi Jilid II'. \nMerespons hal tersebut, Kapolri menegaskan telah siap menjaga aksi demontrasi agar tetap kondusif.\n \"Terkait dengan kegiatan di masyarakat, tentu kita selalu mengimbau agar semua kegiatan dilaksanakan dalam bentuk yang tertib,\" kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/6/2026). \nNamun Kapolri tak secara spesifik berkomentar mengenai reformasi jilid II yang digaungkan oleh BEM SI. \nKapolri juga berkomitmen untuk terus menjaga agar penyampaikan aspirasi masyarakat dilakukan dengan kondisi tertib. \nSenada dengan Kapolri, Kepala BIN Herindra juga mengajak semua pihak untuk saling menjaga dan bersatu.\n \"Ah, yang penting kita semua harus menjaga ya, persatuan kesatuan,\" ujar Herindra, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026). \nHerindra menegaskan agar persatuan tetap dijaga agar tidak merugikan negeri ini. \n\"Jangan sampai ada hal yang tidak menguntungkan bagi kita semua ya,\" imbuhnya. Aspirasi dari BEM SI juga telah direspons istana melalui Mensesneg Prasetyo Hadi. \nPrasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah menyambut baik aspirasi mahasiswa sebagai bahan evaluasi. \nMeski demikian, Prasetyo Hadi menggarisbawahi bahwa pemulihan ekonomi memerlukan proses yang kompleks. \nSerta tidak bisa diselesaikan secara instan hanya dalam tenggat waktu tertentu. Terkait ultimatum 18 hari yang diberikan mahasiswa, Prasetyo menegaskan bahwa tidak semua hal bisa dikerjakan sesuai batas waktu yang ditetapkan. \nBEM SI diketahui memulai pergerakan dengan aksi bertajuk 'Rupiah Sekarat Rakyat Melarat' di depan kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah. \nBEM UI bahkan pada Jumat (12/6/2026) ini juga melakukan aksi demontrasi dan membawa 5 tuntutan.\n\n#bemsi #kapolri #demo \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    /    \n\nProgram: Live Update \nHost: Putri Dwi Arrini \nSumber: Tribunnews.com\nUploader: Anesh Viduka\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "eLJY-MKXcFI"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 783.3929981919565, "y": 166.89881195335354, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "afDOmqFQKGM", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "🔴REAKSI KAPOLRI DAN BIN ATAS ULTIMATUM BEM SI\n\nKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bereaksi atas ultimatum BEM SI pada pemerintah. \nUltimatum BEM SI ini meminta pemerintah segera mengatasi pelemahan nilai rupiah. \nBahkan, BEM SI juga memberikan tenggat waktu jika perekonomian RI tidak membaik, maka mahasiswa akan menggelar demo besar. \nMereka juga akan menggelar aksi besar dengan tajuk 'Reformasi Jilid II'. \nMerespons hal tersebut, Kapolri menegaskan telah siap menjaga aksi demontrasi agar tetap kondusif.\n \"Terkait dengan kegiatan di masyarakat, tentu kita selalu mengimbau agar semua kegiatan dilaksanakan dalam bentuk yang tertib,\" kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/6/2026). \nNamun Kapolri tak secara spesifik berkomentar mengenai reformasi jilid II yang digaungkan oleh BEM SI. \nKapolri juga berkomitmen untuk terus menjaga agar penyampaikan aspirasi masyarakat dilakukan dengan kondisi tertib. \nSenada dengan Kapolri, Kepala BIN Herindra juga mengajak semua pihak untuk saling menjaga dan bersatu.\n \"Ah, yang penting kita semua harus menjaga ya, persatuan kesatuan,\" ujar Herindra, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026). \nHerindra menegaskan agar persatuan tetap dijaga agar tidak merugikan negeri ini. \n\"Jangan sampai ada hal yang tidak menguntungkan bagi kita semua ya,\" imbuhnya. Aspirasi dari BEM SI juga telah direspons istana melalui Mensesneg Prasetyo Hadi. \nPrasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah menyambut baik aspirasi mahasiswa sebagai bahan evaluasi. \nMeski demikian, Prasetyo Hadi menggarisbawahi bahwa pemulihan ekonomi memerlukan proses yang kompleks. \nSerta tidak bisa diselesaikan secara instan hanya dalam tenggat waktu tertentu. Terkait ultimatum 18 hari yang diberikan mahasiswa, Prasetyo menegaskan bahwa tidak semua hal bisa dikerjakan sesuai batas waktu yang ditetapkan. \nBEM SI diketahui memulai pergerakan dengan aksi bertajuk 'Rupiah Sekarat Rakyat Melarat' di depan kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah. \nBEM UI bahkan pada Jumat (12/6/2026) ini juga melakukan aksi demontrasi dan membawa 5 tuntutan.\n\n#bemsi #kapolri #demo \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: Live Update \nHost: Putri Dwi Arrini \nSumber: Tribunnews.com\nUploader: Anesh Viduka\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "afDOmqFQKGM"}}, {"key": "@TomMCIfle", "attributes": {"label": "@TomMCIfle", "x": 908.6620790329879, "y": 624.6438717674897, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZcVcmc7u5rc", "id": "@TomMCIfle", "source": "youtube-000001", "content": "Perang Iran-Isra3l Baru Dimulai? Emas Bisa Tembus Rp4 Juta/Gram!?\n\nPerang Iran-Isra3l Baru Dimulai? Emas Bisa Tembus Rp4 Juta/Gram!?\nWorkshop Cashflow Transformation | Selasa, 23 Juni 2026 : https://topcoachindonesia.myr.id/webi...\n\nPerang Iran-Israel kembali memanaskan pasar global dan memicu lonjakan harga komoditas, termasuk emas.\nDalam podcast ini, Ahmad Mikail (Chief Economist of Sucor Sekuritas) menjelaskan mengapa konflik geopolitik bisa menjadi pemicu monetary debasement, pelemahan nilai mata uang, hingga mendorong harga emas berpotensi menembus level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Apakah emas benar-benar bisa mencapai Rp4 juta per gram? Dan bagaimana dampaknya terhadap rupiah, investasi, serta ekonomi Indonesia?\n00:00 Opening\n00:35 Perkenalan Mike Sukardi dan Peran Chief Economist\n02:58 Prediksi Perang Iran-Israel dan Harga Emas US$4.000\n06:22 Hubungan Perang Rusia-Ukraina, Iran-Israel dan Taiwan\n08:45 Rusia, China dan Munculnya Yuan Sebagai Mata Uang Internasional\n13:22 Emas, Bitcoin dan Masa Depan Mata Uang Dunia\n15:44 Hilirisasi, Ekspor Satu Pintu dan Posisi China di Indonesia\n18:19 Dampak Tersembunyi Kebijakan Ekonomi\n21:17 MBG, Narasi Viral dan Kritik Terhadap Komunikasi Publik\n23:30 Dampak Ekspor Satu Pintu bagi Pengusaha dan Petani\n29:24 Apakah China Bisa Mencari Pengganti Indonesia?\n34:48 Solusi Bank Indonesia: Beli Emas atau Terbitkan Obligasi Dolar?\n38:55 Panda Bonds & Strategi Lepas Ketergantungan Dolar AS\n43:40 Benarkah China Akan Menguasai Indonesia?\n49:04 China vs Barat: Pelajaran dari Sejarah 2.000 Tahun Nusantara\n54:26 Rupiah 18.700 Bisa Picu Demo Besar?\n58:14 Mahasiswa, Gen Z, dan Tekanan Terhadap Pemerintah\n1:00:34 Saham Apa yang Berpotensi Naik Saat Rupiah Melemah?\n1:07:25 IMF Disebut Penyebab Krisis 1998, Benarkah?\n1:15:18 Kritik Pemerintah Boleh, Tapi Jangan Abaikan Fakta\n\nTom MC Ifle Channel adalah channel yang sangat mendidik, mulai dari bisnis, keuangan, kepribadian, pengembangan diri, kekayaan dan kebahagiaan. \n\nMari di tonton videonya sampai habis.\nKita bersama bangun channel ini untuk menjadi channel yang bisa mendidik memperkaya dan membuat kehidupan ini jauh lebih baik.\nJangan lupa di like subscribe dan comment. Share juga di WA group, kepada orang terdekat kalian.\n--------------------------------------------------------------------\nONLINE COURSE :\n👉\"Sales Closing Techniques\" \nhttps://digital.topcoachindonesia.com...\n--------------------------------------------------------------------\n👉Ecourse \" KPI Mastery for Business Excellence\":\n https://digital.topcoachindonesia.com...\n-------------------------------------------------------------------------\n\n\nFollow Us\ninstagram :   / tommcifle  \nFacebook :   / tommcifle  \nTiktok :   / tommcifle  \nLinkedin:   / tommcifle  \nYoutube:    /   \n------------------------------------------------------------------------\nBusiness Inquiry\nTop Coach Indonesia\nTel: 021 29078909\nemail: info\n\nWebsite: \nhttp://tommcifle.com/\nhttp://topcoachindonesia.com/\n----------------------------------------------------------------------", "post_id": "ZcVcmc7u5rc"}}, {"key": "tommcifle", "attributes": {"label": "tommcifle", "x": 178.69618425146749, "y": 372.4053632797663, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZcVcmc7u5rc", "id": "tommcifle", "source": "youtube-000001", "content": "Perang Iran-Isra3l Baru Dimulai? Emas Bisa Tembus Rp4 Juta/Gram!?\n\nPerang Iran-Isra3l Baru Dimulai? Emas Bisa Tembus Rp4 Juta/Gram!?\nWorkshop Cashflow Transformation | Selasa, 23 Juni 2026 : https://topcoachindonesia.myr.id/webi...\n\nPerang Iran-Israel kembali memanaskan pasar global dan memicu lonjakan harga komoditas, termasuk emas.\nDalam podcast ini, Ahmad Mikail (Chief Economist of Sucor Sekuritas) menjelaskan mengapa konflik geopolitik bisa menjadi pemicu monetary debasement, pelemahan nilai mata uang, hingga mendorong harga emas berpotensi menembus level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Apakah emas benar-benar bisa mencapai Rp4 juta per gram? Dan bagaimana dampaknya terhadap rupiah, investasi, serta ekonomi Indonesia?\n00:00 Opening\n00:35 Perkenalan Mike Sukardi dan Peran Chief Economist\n02:58 Prediksi Perang Iran-Israel dan Harga Emas US$4.000\n06:22 Hubungan Perang Rusia-Ukraina, Iran-Israel dan Taiwan\n08:45 Rusia, China dan Munculnya Yuan Sebagai Mata Uang Internasional\n13:22 Emas, Bitcoin dan Masa Depan Mata Uang Dunia\n15:44 Hilirisasi, Ekspor Satu Pintu dan Posisi China di Indonesia\n18:19 Dampak Tersembunyi Kebijakan Ekonomi\n21:17 MBG, Narasi Viral dan Kritik Terhadap Komunikasi Publik\n23:30 Dampak Ekspor Satu Pintu bagi Pengusaha dan Petani\n29:24 Apakah China Bisa Mencari Pengganti Indonesia?\n34:48 Solusi Bank Indonesia: Beli Emas atau Terbitkan Obligasi Dolar?\n38:55 Panda Bonds & Strategi Lepas Ketergantungan Dolar AS\n43:40 Benarkah China Akan Menguasai Indonesia?\n49:04 China vs Barat: Pelajaran dari Sejarah 2.000 Tahun Nusantara\n54:26 Rupiah 18.700 Bisa Picu Demo Besar?\n58:14 Mahasiswa, Gen Z, dan Tekanan Terhadap Pemerintah\n1:00:34 Saham Apa yang Berpotensi Naik Saat Rupiah Melemah?\n1:07:25 IMF Disebut Penyebab Krisis 1998, Benarkah?\n1:15:18 Kritik Pemerintah Boleh, Tapi Jangan Abaikan Fakta\n\nTom MC Ifle Channel adalah channel yang sangat mendidik, mulai dari bisnis, keuangan, kepribadian, pengembangan diri, kekayaan dan kebahagiaan. \n\nMari di tonton videonya sampai habis.\nKita bersama bangun channel ini untuk menjadi channel yang bisa mendidik memperkaya dan membuat kehidupan ini jauh lebih baik.\nJangan lupa di like subscribe dan comment. Share juga di WA group, kepada orang terdekat kalian.\n--------------------------------------------------------------------\nONLINE COURSE :\n👉\"Sales Closing Techniques\" \nhttps://digital.topcoachindonesia.com...\n--------------------------------------------------------------------\n👉Ecourse \" KPI Mastery for Business Excellence\":\n https://digital.topcoachindonesia.com...\n-------------------------------------------------------------------------\n\n\nFollow Us\ninstagram :   / tommcifle  \nFacebook :   / tommcifle  \nTiktok :   / tommcifle  \nLinkedin:   / tommcifle  \nYoutube:    /   \n------------------------------------------------------------------------\nBusiness Inquiry\nTop Coach Indonesia\nTel: 021 29078909\nemail: info\n\nWebsite: \nhttp://tommcifle.com/\nhttp://topcoachindonesia.com/\n----------------------------------------------------------------------", "post_id": "ZcVcmc7u5rc"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 244.28494402054278, "y": 982.6663635387091, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "99uEfTWgMVE", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT TRADER?! Wacana Trading Dianggap Omzet Pajak & Dunia Lagi Mode Hawkish! | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Wacana Trading Saham Dianggap Omzet Pajak\n09:37 Dunia Lagi Mode Hawkish\n17:33 The Fed Tetap Hold Rate\n25:59 Australia Paling Semangat Naikkan Rate, Indonesia Nomor Dua\n32:46 Bursa Indonesia vs Australia vs Singapura\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di episode kali ini, kita akan membongkar tuntas sebuah \"Perfect Storm\" atau badai mematikan yang sedang menghantui pasar modal Indonesia. Ada dua ancaman raksasa yang siap menggerus portofolio Anda: wacana mengerikan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait trading saham, dan kondisi makroekonomi global yang sedang berada dalam mode hawkish ekstrem!\n\n🚨 Bencana Pajak Saham: Jual Rugi Tetap Dianggap Omzet? Pernahkah Anda membayangkan transaksi saham Anda disamakan dengan jualan warung kelontong? Kegaduhan luar biasa sedang melanda komunitas trader ritel setelah munculnya wacana dari penyuluhan DJP di YouTube yang mengindikasikan bahwa aktivitas trading saham aktif dapat dikategorikan sebagai kegiatan usaha. Artinya, seluruh nilai transaksi jual saham Anda berpotensi dianggap sebagai peredaran bruto atau omzet!\n\nAturan ini sangat absurd karena dalam dunia saham, menjual senilai Rp1 miliar belum tentu berarti untung. Anda bisa saja menjual karena cut loss (rugi), namun di mata wacana pajak ini, nilai jual tersebut tetap memperbesar angka \"omzet\" Anda. Bahaya terbesarnya ada pada investor ritel yang juga memiliki usaha UMKM. Jika total nilai jual saham digabung dengan omzet usaha dan menembus batas Rp4,8 miliar per tahun, Anda bisa tiba-tiba kehilangan hak istimewa fasilitas PPh Final UMKM 0,5%! Padahal, selama ini setiap penjualan saham sudah otomatis dipotong PPh Final 0,1% oleh broker. Jika ritel ketakutan dan berhenti transaksi, likuiditas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kering kerontang, bid-offer merenggang, dan IHSG bisa rontok.\n\n🌍 Dunia Mode Hawkish: Suku Bunga Mencekik & Rupiah Terkapar Seolah masalah pajak belum cukup, kita sedang dihantam tsunami dari luar negeri. Nampaknya seluruh dunia saat ini sedang kompak dalam mode hawkish, di mana era uang murah telah berakhir. Amerika Serikat memimpin ketegangan ini. Meskipun The Fed menahan suku bunga di level 3,50% - 3,75%, proyeksi inflasi PCE mereka untuk tahun 2026 justru dinaikkan menjadi 3,6% (jauh di atas target 2%). Sinyal dari The Fed ini sangat keras: suku bunga tinggi akan ditahan lebih lama!\n\nKepanikan menyebar ke seluruh dunia. Bank of Japan (BoJ) yang biasanya menjadi sumber dana murah global secara mengejutkan menaikkan suku bunga ke 1%, tertinggi dalam 31 tahun terakhir. European Central Bank (ECB) juga ikut menaikkan tiga suku bunga utamanya sebesar 25 bps. Dampaknya? Dolar AS mengamuk dan yield (imbal hasil) obligasi global terbang tinggi.\n\n📉 Apa Kabar Indonesia? Untuk membentengi nilai tukar Rupiah dari pelarian modal asing (capital outflow), Bank Indonesia (BI) terpaksa harus bertindak galak dengan menaikkan BI-Rate menjadi 5,50%. Pasar obligasi kita merespons dengan panik; yield SBN tenor 2 tahun melonjak tajam nyaris 200 bps secara year-to-date menyentuh 7,095%. Kondisi suku bunga tinggi dan dolar kuat ini menjadi racun bagi IHSG. Kombinasi yield tinggi dan potensi keluarnya investor asing membuat saham-saham growth (pertumbuhan), teknologi, properti, dan perusahaan dengan utang dolar yang besar menjadi sangat rentan dan berdarah-darah. Sebaliknya, saham bank besar dan eksportir mungkin sedikit lebih defensif, namun tetap berisiko jika asing jualan massal.\n\nBagaimana kita sebagai investor dan trader harus bersikap di tengah ancaman pajak yang tidak masuk akal dan tekanan suku bunga global ini? Temukan analisis strategis selengkapnya hanya di video ini agar Anda tidak salah mengambil keputusan finansial!\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi, diskusi, dan informasi. Ini bukan rekomendasi atau ajakan dari penasihat investasi untuk melakukan jual atau beli saham. Segala keputusan, keuntungan, dan risiko investasi sepenuhnya berada di tangan dan tanggung jawab masing-masing investor.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas untuk memajukan literasi finansial Indonesia! Klik tombol LIKE jika video ini membuka wawasan Anda, SUBSCRIBE sekarang juga, dan aktifkan LONCENG notifikasi supaya tidak ketinggalan update paling krusial seputar ekonomi, IHSG, dan strategi investasi.\n\nAyo suarakan pendapat Anda di kolom komentar: Apakah Anda setuju jika nilai trading saham dianggap omzet dan digabung dengan perhitungan pajak UMKM Anda? Mari kita berdiskusi dengan cerdas!\n\n\n#WawasanCerdas #IHSG #PajakSaham #TradingSaham #PajakUMKM #TheFed #SukuBungaBI #Rupiah #MarketCrash #BursaEfekIndonesia #InvestasiSaham #SahamPemula #MakroEkonomi #SahamAnjlok #KrisisEkonomi #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "99uEfTWgMVE"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 138.35124674111154, "y": 556.285984381653, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "99uEfTWgMVE", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT TRADER?! Wacana Trading Dianggap Omzet Pajak & Dunia Lagi Mode Hawkish! | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Wacana Trading Saham Dianggap Omzet Pajak\n09:37 Dunia Lagi Mode Hawkish\n17:33 The Fed Tetap Hold Rate\n25:59 Australia Paling Semangat Naikkan Rate, Indonesia Nomor Dua\n32:46 Bursa Indonesia vs Australia vs Singapura\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di episode kali ini, kita akan membongkar tuntas sebuah \"Perfect Storm\" atau badai mematikan yang sedang menghantui pasar modal Indonesia. Ada dua ancaman raksasa yang siap menggerus portofolio Anda: wacana mengerikan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait trading saham, dan kondisi makroekonomi global yang sedang berada dalam mode hawkish ekstrem!\n\n🚨 Bencana Pajak Saham: Jual Rugi Tetap Dianggap Omzet? Pernahkah Anda membayangkan transaksi saham Anda disamakan dengan jualan warung kelontong? Kegaduhan luar biasa sedang melanda komunitas trader ritel setelah munculnya wacana dari penyuluhan DJP di YouTube yang mengindikasikan bahwa aktivitas trading saham aktif dapat dikategorikan sebagai kegiatan usaha. Artinya, seluruh nilai transaksi jual saham Anda berpotensi dianggap sebagai peredaran bruto atau omzet!\n\nAturan ini sangat absurd karena dalam dunia saham, menjual senilai Rp1 miliar belum tentu berarti untung. Anda bisa saja menjual karena cut loss (rugi), namun di mata wacana pajak ini, nilai jual tersebut tetap memperbesar angka \"omzet\" Anda. Bahaya terbesarnya ada pada investor ritel yang juga memiliki usaha UMKM. Jika total nilai jual saham digabung dengan omzet usaha dan menembus batas Rp4,8 miliar per tahun, Anda bisa tiba-tiba kehilangan hak istimewa fasilitas PPh Final UMKM 0,5%! Padahal, selama ini setiap penjualan saham sudah otomatis dipotong PPh Final 0,1% oleh broker. Jika ritel ketakutan dan berhenti transaksi, likuiditas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kering kerontang, bid-offer merenggang, dan IHSG bisa rontok.\n\n🌍 Dunia Mode Hawkish: Suku Bunga Mencekik & Rupiah Terkapar Seolah masalah pajak belum cukup, kita sedang dihantam tsunami dari luar negeri. Nampaknya seluruh dunia saat ini sedang kompak dalam mode hawkish, di mana era uang murah telah berakhir. Amerika Serikat memimpin ketegangan ini. Meskipun The Fed menahan suku bunga di level 3,50% - 3,75%, proyeksi inflasi PCE mereka untuk tahun 2026 justru dinaikkan menjadi 3,6% (jauh di atas target 2%). Sinyal dari The Fed ini sangat keras: suku bunga tinggi akan ditahan lebih lama!\n\nKepanikan menyebar ke seluruh dunia. Bank of Japan (BoJ) yang biasanya menjadi sumber dana murah global secara mengejutkan menaikkan suku bunga ke 1%, tertinggi dalam 31 tahun terakhir. European Central Bank (ECB) juga ikut menaikkan tiga suku bunga utamanya sebesar 25 bps. Dampaknya? Dolar AS mengamuk dan yield (imbal hasil) obligasi global terbang tinggi.\n\n📉 Apa Kabar Indonesia? Untuk membentengi nilai tukar Rupiah dari pelarian modal asing (capital outflow), Bank Indonesia (BI) terpaksa harus bertindak galak dengan menaikkan BI-Rate menjadi 5,50%. Pasar obligasi kita merespons dengan panik; yield SBN tenor 2 tahun melonjak tajam nyaris 200 bps secara year-to-date menyentuh 7,095%. Kondisi suku bunga tinggi dan dolar kuat ini menjadi racun bagi IHSG. Kombinasi yield tinggi dan potensi keluarnya investor asing membuat saham-saham growth (pertumbuhan), teknologi, properti, dan perusahaan dengan utang dolar yang besar menjadi sangat rentan dan berdarah-darah. Sebaliknya, saham bank besar dan eksportir mungkin sedikit lebih defensif, namun tetap berisiko jika asing jualan massal.\n\nBagaimana kita sebagai investor dan trader harus bersikap di tengah ancaman pajak yang tidak masuk akal dan tekanan suku bunga global ini? Temukan analisis strategis selengkapnya hanya di video ini agar Anda tidak salah mengambil keputusan finansial!\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi, diskusi, dan informasi. Ini bukan rekomendasi atau ajakan dari penasihat investasi untuk melakukan jual atau beli saham. Segala keputusan, keuntungan, dan risiko investasi sepenuhnya berada di tangan dan tanggung jawab masing-masing investor.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas untuk memajukan literasi finansial Indonesia! Klik tombol LIKE jika video ini membuka wawasan Anda, SUBSCRIBE sekarang juga, dan aktifkan LONCENG notifikasi supaya tidak ketinggalan update paling krusial seputar ekonomi, IHSG, dan strategi investasi.\n\nAyo suarakan pendapat Anda di kolom komentar: Apakah Anda setuju jika nilai trading saham dianggap omzet dan digabung dengan perhitungan pajak UMKM Anda? Mari kita berdiskusi dengan cerdas!\n\n\n#WawasanCerdas #IHSG #PajakSaham #TradingSaham #PajakUMKM #TheFed #SukuBungaBI #Rupiah #MarketCrash #BursaEfekIndonesia #InvestasiSaham #SahamPemula #MakroEkonomi #SahamAnjlok #KrisisEkonomi #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "99uEfTWgMVE"}}, {"key": "@zakiaputrialisa", "attributes": {"label": "@zakiaputrialisa", "x": 414.9125647463776, "y": 354.09701696333093, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "nyvy9vDeKcw", "id": "@zakiaputrialisa", "source": "youtube-000001", "content": "Juara 3 Lomba Dakwah Muda Ekonomi Syariah 2026 Bank Indonesia Provinsi Banten Zakia Putri Alisa\n\nAlhamdulillah...\nJuara 3 Lomba Dakwah Muda Ekonomi Syariah 2026(usia 17-25 tahun.) Tingkat Provinsi Banten yang di adakan oleh Bank Indonesia Banten.\nTerima kasih untuk semuanya atas doa dan dukungannya ya🙏\n#bankindonesia #bankindonesiabanten #lombadakwah‪‬\n‪‬", "post_id": "nyvy9vDeKcw"}}, {"key": "bankindonesiabanten", "attributes": {"label": "bankindonesiabanten", "x": 443.3068978718555, "y": 946.5772345140831, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "nyvy9vDeKcw", "id": "bankindonesiabanten", "source": "youtube-000001", "content": "Juara 3 Lomba Dakwah Muda Ekonomi Syariah 2026 Bank Indonesia Provinsi Banten Zakia Putri Alisa\n\nAlhamdulillah...\nJuara 3 Lomba Dakwah Muda Ekonomi Syariah 2026(usia 17-25 tahun.) Tingkat Provinsi Banten yang di adakan oleh Bank Indonesia Banten.\nTerima kasih untuk semuanya atas doa dan dukungannya ya🙏\n#bankindonesia #bankindonesiabanten #lombadakwah‪‬\n‪‬", "post_id": "nyvy9vDeKcw"}}, {"key": "smanthreechannel", "attributes": {"label": "smanthreechannel", "x": 37.63614379222224, "y": 370.7495246294282, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "nyvy9vDeKcw", "id": "smanthreechannel", "source": "youtube-000001", "content": "Juara 3 Lomba Dakwah Muda Ekonomi Syariah 2026 Bank Indonesia Provinsi Banten Zakia Putri Alisa\n\nAlhamdulillah...\nJuara 3 Lomba Dakwah Muda Ekonomi Syariah 2026(usia 17-25 tahun.) Tingkat Provinsi Banten yang di adakan oleh Bank Indonesia Banten.\nTerima kasih untuk semuanya atas doa dan dukungannya ya🙏\n#bankindonesia #bankindonesiabanten #lombadakwah‪‬\n‪‬", "post_id": "nyvy9vDeKcw"}}, {"key": "@BDKMalang", "attributes": {"label": "@BDKMalang", "x": 415.4969812066034, "y": 604.5795773548622, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "M9jdIi4I32U", "id": "@BDKMalang", "source": "youtube-000001", "content": "[KCOC-2026] Talkshow Pengembangan Ekosistem Perekonomian Desa : Disrupsi, Potensi dan Keberlanjutan\n\nJangan lewatkan kesempatan emas untuk membedah strategi penguatan ekonomi desa di era digital! Bergabunglah dalam kolaborasi akbar Kemenkeu Satu Regional Jawa Timur, FEB Universitas Brawijaya, Bank Indonesia Malang, dan Pemerintah Kabupaten Malang.\n\nKemenkeu Corporate University mempersembahkan:\n✨ Seminar & Talkshow Pengembangan Ekosistem Perekonomian Desa: Disrupsi, Potensi, dan Keberlanjutan ✨\n\n🎙️ Keynote Speech & Sambutan:\n\nLathifah Shohib (Wakil Bupati Malang)\n\nTabrani (Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Kementerian Desa PDT)\n\nMuhamad Lukman (Kepala Kanwil DJBC Jawa Timur II)\n\nAbdul Ghofar (Dekan FEB Universitas Brawijaya)\n\n💡 Narasumber Ahli dari:\nUniversitas Brawijaya | Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Malang | KPKNL Malang | Bank Indonesia Malang | Success Story Pengelolaan BUMDesa.\n\n📅 Catat Waktunya!\n\nHari/Tanggal: Kamis, 04 Juni 2026\n\nWaktu: 08.00 WIB s.d. Selesai\n\nLive On Youtube: \n(Untuk kehadiran fisik di Aula Gedung Utama Lt. 3 FEB UB khusus bagi peserta undangan)\n\n🔗 Pendaftaran Terakhir Hari Ini! Klik Link di Bawah:\n👉 s.kemenkeu.go.id/bdkmalang 🚀", "post_id": "M9jdIi4I32U"}}, {"key": "bdkmalang", "attributes": {"label": "bdkmalang", "x": 457.2234768562615, "y": 224.81631284980742, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "M9jdIi4I32U", "id": "bdkmalang", "source": "youtube-000001", "content": "[KCOC-2026] Talkshow Pengembangan Ekosistem Perekonomian Desa : Disrupsi, Potensi dan Keberlanjutan\n\nJangan lewatkan kesempatan emas untuk membedah strategi penguatan ekonomi desa di era digital! Bergabunglah dalam kolaborasi akbar Kemenkeu Satu Regional Jawa Timur, FEB Universitas Brawijaya, Bank Indonesia Malang, dan Pemerintah Kabupaten Malang.\n\nKemenkeu Corporate University mempersembahkan:\n✨ Seminar & Talkshow Pengembangan Ekosistem Perekonomian Desa: Disrupsi, Potensi, dan Keberlanjutan ✨\n\n🎙️ Keynote Speech & Sambutan:\n\nLathifah Shohib (Wakil Bupati Malang)\n\nTabrani (Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Kementerian Desa PDT)\n\nMuhamad Lukman (Kepala Kanwil DJBC Jawa Timur II)\n\nAbdul Ghofar (Dekan FEB Universitas Brawijaya)\n\n💡 Narasumber Ahli dari:\nUniversitas Brawijaya | Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Malang | KPKNL Malang | Bank Indonesia Malang | Success Story Pengelolaan BUMDesa.\n\n📅 Catat Waktunya!\n\nHari/Tanggal: Kamis, 04 Juni 2026\n\nWaktu: 08.00 WIB s.d. Selesai\n\nLive On Youtube: \n(Untuk kehadiran fisik di Aula Gedung Utama Lt. 3 FEB UB khusus bagi peserta undangan)\n\n🔗 Pendaftaran Terakhir Hari Ini! Klik Link di Bawah:\n👉 s.kemenkeu.go.id/bdkmalang 🚀", "post_id": "M9jdIi4I32U"}}, {"key": "@redaksibantentv", "attributes": {"label": "@redaksibantentv", "x": 280.5695702963007, "y": 964.7033857484178, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "YiXmOrqn2PM", "id": "@redaksibantentv", "source": "youtube-000001", "content": "SHAFARA & DIGIWARA 2026 BI BANTEN SUKSES SEDOT 80 RIBU PENGUNJUNG\n\n👇 Baca selengkapnya\n\nGELARAN AKBAR SHARIA FESTIVAL JAWARA/ SHAFARA/ DAN DIGIWARA FESTIVAL 2026 YANG DIINISIASI OLEH KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA/ KPW BI PROVINSI BANTEN BERJALAN SUKSES// SELAMA TIGA HARI PELAKSANAAN DI BINTARO JAYA XCHANGE MALL 2/ FESTIVAL EKONOMI SYARIAH DAN DIGITAL INI BERHASIL MENCATATKAN TOTAL PERPUTARAN UANG HINGGA MENCAPAI LEBIH DARI RP4 MILIAR//\n\n\nIkuti Juga Sosial Media Official Kami :\nInstagram :  \nFacebook : \nTiktok :  \nWeb : bantentv.com\nBanten TV App : https://play.google.com/store/apps/de...\n\n#berita #banten #bantenupdate #trending #viral #beritaterkini #kotaserang #kotatangerang #kabupatentangerang #pemprovbanten #lebak #cilegon #tangerangselatan #tangeranghits #pandeglang #beritaviral #beritaterbaru #beritahariini #bantenbanget #serangbanten #visitbanten #serangbanten #infopandeglang #infolebak #infoserang #infotangerang #infotangerangselatan #infocilegon", "post_id": "YiXmOrqn2PM"}}, {"key": "officialbantentv", "attributes": {"label": "officialbantentv", "x": 495.9748869665895, "y": 298.2863621686461, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "YiXmOrqn2PM", "id": "officialbantentv", "source": "youtube-000001", "content": "SHAFARA & DIGIWARA 2026 BI BANTEN SUKSES SEDOT 80 RIBU PENGUNJUNG\n\n👇 Baca selengkapnya\n\nGELARAN AKBAR SHARIA FESTIVAL JAWARA/ SHAFARA/ DAN DIGIWARA FESTIVAL 2026 YANG DIINISIASI OLEH KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA/ KPW BI PROVINSI BANTEN BERJALAN SUKSES// SELAMA TIGA HARI PELAKSANAAN DI BINTARO JAYA XCHANGE MALL 2/ FESTIVAL EKONOMI SYARIAH DAN DIGITAL INI BERHASIL MENCATATKAN TOTAL PERPUTARAN UANG HINGGA MENCAPAI LEBIH DARI RP4 MILIAR//\n\n\nIkuti Juga Sosial Media Official Kami :\nInstagram :  \nFacebook : \nTiktok :  \nWeb : bantentv.com\nBanten TV App : https://play.google.com/store/apps/de...\n\n#berita #banten #bantenupdate #trending #viral #beritaterkini #kotaserang #kotatangerang #kabupatentangerang #pemprovbanten #lebak #cilegon #tangerangselatan #tangeranghits #pandeglang #beritaviral #beritaterbaru #beritahariini #bantenbanget #serangbanten #visitbanten #serangbanten #infopandeglang #infolebak #infoserang #infotangerang #infotangerangselatan #infocilegon", "post_id": "YiXmOrqn2PM"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "attributes": {"label": "@TribunMedanTV", "x": 941.0221515706602, "y": 276.03420086289975, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "tgPopiKdJzI", "id": "@TribunMedanTV", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA Blak-blakan Soal Inflasi 3,08% Daya Beli Masyarakat Tetap Kuat\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Menteri Ekonomi RI Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa inflasi Indonesia masih berada dalam kondisi yang terkendali meskipun pada Mei 2026 meningkat menjadi 3,08 persen.\n\nMenurutnya, angka tersebut masih berada dalam rentang target pemerintah dan Bank Indonesia, yakni 2,5 persen plus minus 1 persen.\n\nPurbaya menjelaskan kenaikan inflasi terutama dipicu oleh kelompok volatile food, khususnya harga cabai merah dan bawang merah yang terdampak cuaca ekstrem.\n\nEditor Video : TRIA RIZKI\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "tgPopiKdJzI"}}, {"key": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "tribunmedantv", "x": 835.5854246961081, "y": 719.8835243473118, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tgPopiKdJzI", "id": "tribunmedantv", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA Blak-blakan Soal Inflasi 3,08% Daya Beli Masyarakat Tetap Kuat\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Menteri Ekonomi RI Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa inflasi Indonesia masih berada dalam kondisi yang terkendali meskipun pada Mei 2026 meningkat menjadi 3,08 persen.\n\nMenurutnya, angka tersebut masih berada dalam rentang target pemerintah dan Bank Indonesia, yakni 2,5 persen plus minus 1 persen.\n\nPurbaya menjelaskan kenaikan inflasi terutama dipicu oleh kelompok volatile food, khususnya harga cabai merah dan bawang merah yang terdampak cuaca ekstrem.\n\nEditor Video : TRIA RIZKI\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "tgPopiKdJzI"}}, {"key": "@SobatPorto", "attributes": {"label": "@SobatPorto", "x": 62.179453117306885, "y": 168.32160542249318, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "-CTqVP8mPd4", "id": "@SobatPorto", "source": "youtube-000001", "content": "Investor Cabut, Rupiah OTW Rp18,000!!?? IHSG Potensi Rebound | Market Update 1 Juni 2026\n\nBuat yang mau sinyal saham setiap harinya 👇\nhttps://t.me/SobatportopublicChannel\n\nFollow Instagram Kami  \nhttps://www.instagram.com/sobatporto?...\n\nFollow Tiktok Kami  \nhttps://www.tiktok.com/?_r...\n\nChapters:\n00:00 Pendahuluan dan kondisi terkini IHSG\n00:56 Pembahasan MSCI Rebalancing\n02:22 Faktor geopolitik dan harga minyak\n03:47 Kebijakan pemerintah dan dampaknya terhadap market\n06:30 Ekonomi domestik dan cerminan harga saham\n07:35 Pertumbuhan ekonomi Indonesia vs negara maju\n09:26 Belanja pemerintah dan bisnis model Kopdes\n10:38 Rupiah dan kebijakan Bank Indonesia\n12:25 Harapan rebound IHSG dan strategi hold cash\n15:33 Dampak kebijakan ekspor satu pintu pada emiten tambang\n17:47 Strategi investasi perbankan (DCA)\n19:14 Rekomendasi saham perbankan (BMRI, BBNI, BBCA)\n20:31 Analisis saham Antam untuk trading\n21:20 Strategi swing trading\n23:22 Analisis saham PTBA\n24:04 Analisis saham TPIA\n25:02 Closing Statement", "post_id": "-CTqVP8mPd4"}}, {"key": "sobatporto", "attributes": {"label": "sobatporto", "x": 975.6736626590316, "y": 493.3445551640443, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.0407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "-CTqVP8mPd4", "id": "sobatporto", "source": "youtube-000001", "content": "Investor Cabut, Rupiah OTW Rp18,000!!?? IHSG Potensi Rebound | Market Update 1 Juni 2026\n\nBuat yang mau sinyal saham setiap harinya 👇\nhttps://t.me/SobatportopublicChannel\n\nFollow Instagram Kami  \nhttps://www.instagram.com/sobatporto?...\n\nFollow Tiktok Kami  \nhttps://www.tiktok.com/?_r...\n\nChapters:\n00:00 Pendahuluan dan kondisi terkini IHSG\n00:56 Pembahasan MSCI Rebalancing\n02:22 Faktor geopolitik dan harga minyak\n03:47 Kebijakan pemerintah dan dampaknya terhadap market\n06:30 Ekonomi domestik dan cerminan harga saham\n07:35 Pertumbuhan ekonomi Indonesia vs negara maju\n09:26 Belanja pemerintah dan bisnis model Kopdes\n10:38 Rupiah dan kebijakan Bank Indonesia\n12:25 Harapan rebound IHSG dan strategi hold cash\n15:33 Dampak kebijakan ekspor satu pintu pada emiten tambang\n17:47 Strategi investasi perbankan (DCA)\n19:14 Rekomendasi saham perbankan (BMRI, BBNI, BBCA)\n20:31 Analisis saham Antam untuk trading\n21:20 Strategi swing trading\n23:22 Analisis saham PTBA\n24:04 Analisis saham TPIA\n25:02 Closing Statement", "post_id": "-CTqVP8mPd4"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 962.1884785036304, "y": 82.06707561513637, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "6WXGfF8Ot1o", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS Tembus Rp18.000! Gubernur BI Bongkar Langkah Pemerintah Perkuat Rupiah | iNews Terkini\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan kebijakan fiskal dan moneter harus kompak untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.\n\n\"Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,\" ungkap Perry kepada awak media di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).\n\nDia menjelaskan, penguatan koordinasi fiskal dan moneter terus dilakukan. Saat ini, koordinasi tersebut difokuskan agar kebijakan fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, dan saling memperkuat sesuai kewenangan masing-masing guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#purbayayudhisadewa #BI #dollar #iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "6WXGfF8Ot1o"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 906.8363146155913, "y": 646.0948511117376, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.9281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "6WXGfF8Ot1o", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS Tembus Rp18.000! Gubernur BI Bongkar Langkah Pemerintah Perkuat Rupiah | iNews Terkini\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan kebijakan fiskal dan moneter harus kompak untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.\n\n\"Kami tegaskan koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,\" ungkap Perry kepada awak media di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).\n\nDia menjelaskan, penguatan koordinasi fiskal dan moneter terus dilakukan. Saat ini, koordinasi tersebut difokuskan agar kebijakan fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, dan saling memperkuat sesuai kewenangan masing-masing guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#purbayayudhisadewa #BI #dollar #iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "6WXGfF8Ot1o"}}, {"key": "@tribuntimur", "attributes": {"label": "@tribuntimur", "x": 963.0886443269559, "y": 525.6501937454732, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "PXMFgfDPQps", "id": "@tribuntimur", "source": "youtube-000001", "content": "Kelakar Prabowo Dulu: Selama Purbaya Masih Bisa Senyum, Ekonomi Dipastikan Aman\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Kehadiran Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di konferensi pers di Gedung DPR RI, Sabtu (6/6/2026) menjadi perhatian.\n\nPurbaya bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo diundang pimpinan DPR untuk melakukan konferensi pers.\n\nHadir pula Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. \n\nKonpres digelar untuk menyampaikan kondisi perekonomian terkini di balik merosotnya nilai tukar rupiah dan indeks saham di bursa efek.\n\nYang jadi sorotan ekpresi Purbaya. Sepanjang mengikuti keterangan pers, Purbaya nyaris tanpa senyum.\n\nMengenakan batik biru kekuningan, kedua tangannya disilangkan di perut, dia Hanya menunduk ketika Mensesneg berbicara.\n\nBahkan saat gilirannya berbicara kondisi ekonomi sekarang, tak nampak mimik canda di wajahnya seperti biasa.(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\n\nFollow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks\nYouTube business inquiries: 081144407111\nFollow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur\nFollow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur\n\nYoutube: , \nNaskah: Wa Ode Nurmin\nNarator: Wa Ode Nurmin\nEditor Video: Abdul Rahman\n\n#Purbaya #Tanpa #Senyum #Kondisi #Ekonomi #celetukan #Presiden #Prabowo #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #konferensipers #GedungDPRRI #GubernurBankIndonesia #PerryWarjiyo  #WakilKetuaDPRRI #SufmiDascoAhmad #MenteriSekretarisNegara  #Mensesneg #PrasetyoHadi #tribuntimur #tribunviral", "post_id": "PXMFgfDPQps"}}, {"key": "tribunnews", "attributes": {"label": "tribunnews", "x": 730.621044191544, "y": 134.1693602256242, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PXMFgfDPQps", "id": "tribunnews", "source": "youtube-000001", "content": "Kelakar Prabowo Dulu: Selama Purbaya Masih Bisa Senyum, Ekonomi Dipastikan Aman\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Kehadiran Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di konferensi pers di Gedung DPR RI, Sabtu (6/6/2026) menjadi perhatian.\n\nPurbaya bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo diundang pimpinan DPR untuk melakukan konferensi pers.\n\nHadir pula Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. \n\nKonpres digelar untuk menyampaikan kondisi perekonomian terkini di balik merosotnya nilai tukar rupiah dan indeks saham di bursa efek.\n\nYang jadi sorotan ekpresi Purbaya. Sepanjang mengikuti keterangan pers, Purbaya nyaris tanpa senyum.\n\nMengenakan batik biru kekuningan, kedua tangannya disilangkan di perut, dia Hanya menunduk ketika Mensesneg berbicara.\n\nBahkan saat gilirannya berbicara kondisi ekonomi sekarang, tak nampak mimik canda di wajahnya seperti biasa.(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\n\nFollow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks\nYouTube business inquiries: 081144407111\nFollow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur\nFollow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur\n\nYoutube: , \nNaskah: Wa Ode Nurmin\nNarator: Wa Ode Nurmin\nEditor Video: Abdul Rahman\n\n#Purbaya #Tanpa #Senyum #Kondisi #Ekonomi #celetukan #Presiden #Prabowo #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #konferensipers #GedungDPRRI #GubernurBankIndonesia #PerryWarjiyo  #WakilKetuaDPRRI #SufmiDascoAhmad #MenteriSekretarisNegara  #Mensesneg #PrasetyoHadi #tribuntimur #tribunviral", "post_id": "PXMFgfDPQps"}}, {"key": "tribunkaltimofficial", "attributes": {"label": "tribunkaltimofficial", "x": 305.54434206104673, "y": 161.24182757709616, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PXMFgfDPQps", "id": "tribunkaltimofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Kelakar Prabowo Dulu: Selama Purbaya Masih Bisa Senyum, Ekonomi Dipastikan Aman\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Kehadiran Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di konferensi pers di Gedung DPR RI, Sabtu (6/6/2026) menjadi perhatian.\n\nPurbaya bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo diundang pimpinan DPR untuk melakukan konferensi pers.\n\nHadir pula Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. \n\nKonpres digelar untuk menyampaikan kondisi perekonomian terkini di balik merosotnya nilai tukar rupiah dan indeks saham di bursa efek.\n\nYang jadi sorotan ekpresi Purbaya. Sepanjang mengikuti keterangan pers, Purbaya nyaris tanpa senyum.\n\nMengenakan batik biru kekuningan, kedua tangannya disilangkan di perut, dia Hanya menunduk ketika Mensesneg berbicara.\n\nBahkan saat gilirannya berbicara kondisi ekonomi sekarang, tak nampak mimik canda di wajahnya seperti biasa.(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\n\nFollow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks\nYouTube business inquiries: 081144407111\nFollow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur\nFollow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur\n\nYoutube: , \nNaskah: Wa Ode Nurmin\nNarator: Wa Ode Nurmin\nEditor Video: Abdul Rahman\n\n#Purbaya #Tanpa #Senyum #Kondisi #Ekonomi #celetukan #Presiden #Prabowo #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #konferensipers #GedungDPRRI #GubernurBankIndonesia #PerryWarjiyo  #WakilKetuaDPRRI #SufmiDascoAhmad #MenteriSekretarisNegara  #Mensesneg #PrasetyoHadi #tribuntimur #tribunviral", "post_id": "PXMFgfDPQps"}}, {"key": "@V-Today", "attributes": {"label": "@V-Today", "x": 767.9573099136107, "y": 285.70170797845606, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ip8nTU0jtXY", "id": "@V-Today", "source": "youtube-000001", "content": "Sah! DPR Ketok Palu Revisi UU P2SK, Sistem Keuanga Baru, Kripto hingga Pinjol Jadi Sorotan\n\nJAKARTA, 4 JUNI 2026  – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI yang membahas pengambilan keputusan tingkat II terhadap revisi UU P2SK.\n\nPemerintah menyambut baik keputusan tersebut. Dalam pendapat akhir pemerintah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa revisi UU P2SK menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem keuangan nasional di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.\n\nDalam sambutannya, Purbaya menjelaskan bahwa kondisi ekonomi dunia masih dibayangi ketidakpastian. Konflik geopolitik, gangguan rantai pasok global, dan fluktuasi harga energi masih menjadi tantangan bagi banyak negara.\n\nMeski demikian, Indonesia mampu menjaga stabilitas ekonomi dengan cukup baik. Pertumbuhan ekonomi nasional tetap berada di atas rata-rata negara-negara G20 dan ASEAN. Selain itu, inflasi juga masih terkendali.\n\nMenurut Purbaya, kondisi tersebut harus dijaga melalui penguatan sektor keuangan yang sehat dan berdaya saing.\n\n\"Pemerintah berkomitmen mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan. Karena itu, Indonesia membutuhkan sektor keuangan yang kokoh dan sehat,\" ujar Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI.\n\nPurbaya menilai reformasi sektor keuangan yang telah dimulai melalui UU P2SK harus terus dilanjutkan. Langkah tersebut penting agar sektor keuangan mampu mendukung kebutuhan pembiayaan pembangunan nasional.\n\nIa menjelaskan bahwa sektor keuangan berfungsi sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi. Melalui sektor ini, pembiayaan dapat disalurkan ke berbagai sektor produktif yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.\n\nKarena itu, pemerintah ingin memastikan bahwa sistem keuangan Indonesia tetap stabil, transparan, dan mampu bersaing di tingkat internasional.\n\nSelain menjaga stabilitas, pemerintah juga ingin memperluas inklusi keuangan. Dengan begitu, lebih banyak masyarakat dapat mengakses layanan keuangan secara aman dan mudah.\n\nPerubahan UU P2SK tidak hanya bertujuan memperkuat sektor keuangan. Revisi ini juga menjadi tindak lanjut atas putusan Mahkamah Konstitusi yang memerlukan penyesuaian sejumlah ketentuan dalam undang-undang sebelumnya.\n\nPemerintah bersama DPR kemudian melakukan pembahasan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak. Akademisi, asosiasi industri, pelaku usaha, dan masyarakat turut memberikan masukan selama proses penyusunan revisi UU tersebut.\n\nLangkah ini dilakukan agar regulasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan sektor keuangan nasional.\n\nPemerintah dan DPR menyepakati 17 substansi utama dalam revisi UU P2SK. Topik tersebut mencakup berbagai aspek penting dalam sektor keuangan.\n\nBeberapa di antaranya meliputi:\n\nPenguatan kelembagaan OJK.\nPenguatan kelembagaan Bank Indonesia.\nPenguatan kelembagaan LPS.\nEvaluasi kinerja lembaga keuangan oleh DPR.\nPengembangan perbankan syariah.\nDemutualisasi bursa efek.\nPengaturan aset kripto.\nPenanganan pinjaman daring dan perjudian daring.\nPenguatan mekanisme penyidikan sektor jasa keuangan.\nPenyelesaian piutang macet UMKM.\nPengembangan pusat finansial internasional Indonesia.\n\nMenurut pemerintah, seluruh substansi tersebut dirancang untuk memperkuat daya tahan sistem keuangan sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.\n\nPurbaya menegaskan bahwa revisi UU P2SK juga sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.\n\nMelalui penguatan sektor keuangan, pemerintah berharap investasi dapat tumbuh lebih cepat. Selain itu, pembiayaan bagi sektor produktif juga akan semakin luas.\n\nJika pembiayaan meningkat, maka pertumbuhan ekonomi dapat berjalan lebih kuat dan berkelanjutan. Dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan.\n\nPersetujuan DPR terhadap revisi UU P2SK menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia. Pemerintah berharap regulasi baru ini mampu menciptakan sistem keuangan yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing.\n\nDengan sistem keuangan yang sehat, Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk menarik investasi, meningkatkan produktivitas ekonomi, dan menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.\n\nRevisi UU P2SK juga menunjukkan komitmen pemerintah dan DPR dalam membangun sektor keuangan yang mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.(*)\n============================================================\nRead More:\n\nhttps://v-today.com/\n\nFollow Us:\n\n  / vtodaydotcom  \n  / vtodaydotcom  \n  / vtodaydotcom  \nhttps://www.threads.com/", "post_id": "ip8nTU0jtXY"}}, {"key": "vtodaydotcom", "attributes": {"label": "vtodaydotcom", "x": 748.0623870791505, "y": 994.6634846541326, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ip8nTU0jtXY", "id": "vtodaydotcom", "source": "youtube-000001", "content": "Sah! DPR Ketok Palu Revisi UU P2SK, Sistem Keuanga Baru, Kripto hingga Pinjol Jadi Sorotan\n\nJAKARTA, 4 JUNI 2026  – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI yang membahas pengambilan keputusan tingkat II terhadap revisi UU P2SK.\n\nPemerintah menyambut baik keputusan tersebut. Dalam pendapat akhir pemerintah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa revisi UU P2SK menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem keuangan nasional di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.\n\nDalam sambutannya, Purbaya menjelaskan bahwa kondisi ekonomi dunia masih dibayangi ketidakpastian. Konflik geopolitik, gangguan rantai pasok global, dan fluktuasi harga energi masih menjadi tantangan bagi banyak negara.\n\nMeski demikian, Indonesia mampu menjaga stabilitas ekonomi dengan cukup baik. Pertumbuhan ekonomi nasional tetap berada di atas rata-rata negara-negara G20 dan ASEAN. Selain itu, inflasi juga masih terkendali.\n\nMenurut Purbaya, kondisi tersebut harus dijaga melalui penguatan sektor keuangan yang sehat dan berdaya saing.\n\n\"Pemerintah berkomitmen mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan. Karena itu, Indonesia membutuhkan sektor keuangan yang kokoh dan sehat,\" ujar Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI.\n\nPurbaya menilai reformasi sektor keuangan yang telah dimulai melalui UU P2SK harus terus dilanjutkan. Langkah tersebut penting agar sektor keuangan mampu mendukung kebutuhan pembiayaan pembangunan nasional.\n\nIa menjelaskan bahwa sektor keuangan berfungsi sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi. Melalui sektor ini, pembiayaan dapat disalurkan ke berbagai sektor produktif yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.\n\nKarena itu, pemerintah ingin memastikan bahwa sistem keuangan Indonesia tetap stabil, transparan, dan mampu bersaing di tingkat internasional.\n\nSelain menjaga stabilitas, pemerintah juga ingin memperluas inklusi keuangan. Dengan begitu, lebih banyak masyarakat dapat mengakses layanan keuangan secara aman dan mudah.\n\nPerubahan UU P2SK tidak hanya bertujuan memperkuat sektor keuangan. Revisi ini juga menjadi tindak lanjut atas putusan Mahkamah Konstitusi yang memerlukan penyesuaian sejumlah ketentuan dalam undang-undang sebelumnya.\n\nPemerintah bersama DPR kemudian melakukan pembahasan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak. Akademisi, asosiasi industri, pelaku usaha, dan masyarakat turut memberikan masukan selama proses penyusunan revisi UU tersebut.\n\nLangkah ini dilakukan agar regulasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan sektor keuangan nasional.\n\nPemerintah dan DPR menyepakati 17 substansi utama dalam revisi UU P2SK. Topik tersebut mencakup berbagai aspek penting dalam sektor keuangan.\n\nBeberapa di antaranya meliputi:\n\nPenguatan kelembagaan OJK.\nPenguatan kelembagaan Bank Indonesia.\nPenguatan kelembagaan LPS.\nEvaluasi kinerja lembaga keuangan oleh DPR.\nPengembangan perbankan syariah.\nDemutualisasi bursa efek.\nPengaturan aset kripto.\nPenanganan pinjaman daring dan perjudian daring.\nPenguatan mekanisme penyidikan sektor jasa keuangan.\nPenyelesaian piutang macet UMKM.\nPengembangan pusat finansial internasional Indonesia.\n\nMenurut pemerintah, seluruh substansi tersebut dirancang untuk memperkuat daya tahan sistem keuangan sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.\n\nPurbaya menegaskan bahwa revisi UU P2SK juga sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.\n\nMelalui penguatan sektor keuangan, pemerintah berharap investasi dapat tumbuh lebih cepat. Selain itu, pembiayaan bagi sektor produktif juga akan semakin luas.\n\nJika pembiayaan meningkat, maka pertumbuhan ekonomi dapat berjalan lebih kuat dan berkelanjutan. Dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan.\n\nPersetujuan DPR terhadap revisi UU P2SK menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia. Pemerintah berharap regulasi baru ini mampu menciptakan sistem keuangan yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing.\n\nDengan sistem keuangan yang sehat, Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk menarik investasi, meningkatkan produktivitas ekonomi, dan menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.\n\nRevisi UU P2SK juga menunjukkan komitmen pemerintah dan DPR dalam membangun sektor keuangan yang mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.(*)\n============================================================\nRead More:\n\nhttps://v-today.com/\n\nFollow Us:\n\n  / vtodaydotcom  \n  / vtodaydotcom  \n  / vtodaydotcom  \nhttps://www.threads.com/", "post_id": "ip8nTU0jtXY"}}, {"key": "@wartakotaproduction", "attributes": {"label": "@wartakotaproduction", "x": 790.7120954500448, "y": 59.75790658634339, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "cvT18aYhdqk", "id": "@wartakotaproduction", "source": "youtube-000001", "content": "Momen Dasco Turun Tangan Panggil Menkeu dan Gubernur BI\n\nDownload Aplikasi Berita TribunX di Playstore atau App Store Untuk dapatkan Pengalaman Terbaru\n\nWARTAKOTALIVE.COM, Jakarta- \n\nDewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar pertemuan koordinasi dengan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Pertemuan tersebut difokuskan untuk membahas kondisi perekonomian nasional sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global dan domestik.\nRapat koordinasi itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Gubernur Perry Warjiyo.\nPertemuan yang berlangsung di tengah sorotan terhadap pergerakan pasar keuangan dan nilai tukar rupiah itu menjadi ajang koordinasi antara otoritas fiskal, otoritas moneter, serta pemerintah guna memastikan langkah-langkah kebijakan berjalan selaras dan mampu menjaga kepercayaan publik maupun pelaku usaha.\n\nPenulis dan vo        : Joanita Ary\nSumber Video         : Kompas TV\nEditor Video            : Angga Bhagya Nugraha\nUploader                 : Angga Bhagya Nugraha\n\nPantau informasi terupdate melalui sosial kami:\nInstagram:   / wartakotalive  \nTwitter:   / wartakotalive  \nFacebook:   / wartakotalive  \nTikTok :", "post_id": "cvT18aYhdqk"}}, {"key": "wartakotalive.com", "attributes": {"label": "wartakotalive.com", "x": 511.18793319689416, "y": 200.3148184715856, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cvT18aYhdqk", "id": "wartakotalive.com", "source": "youtube-000001", "content": "Momen Dasco Turun Tangan Panggil Menkeu dan Gubernur BI\n\nDownload Aplikasi Berita TribunX di Playstore atau App Store Untuk dapatkan Pengalaman Terbaru\n\nWARTAKOTALIVE.COM, Jakarta- \n\nDewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar pertemuan koordinasi dengan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Pertemuan tersebut difokuskan untuk membahas kondisi perekonomian nasional sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global dan domestik.\nRapat koordinasi itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Gubernur Perry Warjiyo.\nPertemuan yang berlangsung di tengah sorotan terhadap pergerakan pasar keuangan dan nilai tukar rupiah itu menjadi ajang koordinasi antara otoritas fiskal, otoritas moneter, serta pemerintah guna memastikan langkah-langkah kebijakan berjalan selaras dan mampu menjaga kepercayaan publik maupun pelaku usaha.\n\nPenulis dan vo        : Joanita Ary\nSumber Video         : Kompas TV\nEditor Video            : Angga Bhagya Nugraha\nUploader                 : Angga Bhagya Nugraha\n\nPantau informasi terupdate melalui sosial kami:\nInstagram:   / wartakotalive  \nTwitter:   / wartakotalive  \nFacebook:   / wartakotalive  \nTikTok :", "post_id": "cvT18aYhdqk"}}, {"key": "@tribunkaltimofficial", "attributes": {"label": "@tribunkaltimofficial", "x": 156.26564315864, "y": 446.4696403926335, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "_m2FQYhCrjw", "id": "@tribunkaltimofficial", "source": "youtube-000001", "content": "7 Usulan Ganjar Pranowo untuk Pemerintah Usai Rupiah Anjlok hingga Rp 18.000 per Dollar AS\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nBaca berita selanjutnya: https://kaltim.tribunnews.com/news/11...\n\nMantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendesak pemerintah untuk segera mengembalikan kepercayaan publik ketika menyoroti melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).\nMelalui unggahan di akun media sosial Instagram resmi , Kamis (4/6/2026), politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berusia 57 tahun ini menyematkan tangkap layar dua artikel berita yang menampilkan pergerakan kondisi Rupiah yang kembali berada di titik terlemah sepanjang sejarah.\nYakni, Rp 18.040 per dolar AS pada Kamis pagi pukul 10.40 WIB, dan Rp 18.013 per dolar AS.\n\nGanjar pun menjabarkan 7 cara agar pemerintah dapat mengembalikan kepercayaan publik demi mendongkrak nilai tukar Rupiah, yakni:\n1. Mengembalikan personel lembaga negara ke dalam fungsi utamanya.\n2. Menerapkan meritokrasi birokrasi yang berbasis kompetensi.\n3. Penghematan yang sebenar-benarnya, dari tingkat pemerintah pusat hingga pemerintah daerah tanpa perkecualian.\n4. Meningkatkan volume ekspor, dengan cara pemberian insentif dan penerapan regulasi atau kelembagaan yang adil.\n5. Menegakkan aturan dengan tegas dan tidak tebang pilih.\n6. Mendukung kebebasan pers.\n7. Menjamin warga agar bebas dari rasa takut.\n\nAdapun melemahnya nilai tukar Rupiah dinilai sebagai indikasi adanya erosi kepercayaan terhadap kredibilitas fiskal dan kebijakan pemerintah.\nKetika publik, investor domestik, maupun asing kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah, kebijakan fiskal, atau prospek ekonomi, mereka cenderung melakukan hal-hal berikut:\n1. Melakukan capital outflow (menarik modal ke aset dolar AS yang dianggap lebih aman).\n2. Membeli dolar sebagai lindung nilai (hedging), sehingga permintaan dolar naik dan Rupiah melemah.\n3. Menghindari obligasi pemerintah atau saham Indonesia.\nKala Rupiah melemah, intervensi Bank Indonesia (BI) seperti menaikkan suku bunga atau jual dolar, itu hanya sementara dan bisa menguras cadangan devisa, yang justru makin menurunkan kepercayaan.\n\nEditor: Jofan Giantirta\nUploader: Jofan Giantirta\n\n#ganjarpranowo #rupiahmelemah #nilaitukarrupiah #dollar #ekonomiindonesia", "post_id": "_m2FQYhCrjw"}}, {"key": "ganjar_pranowo", "attributes": {"label": "ganjar_pranowo", "x": 955.2822155243632, "y": 135.82196165656524, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_m2FQYhCrjw", "id": "ganjar_pranowo", "source": "youtube-000001", "content": "7 Usulan Ganjar Pranowo untuk Pemerintah Usai Rupiah Anjlok hingga Rp 18.000 per Dollar AS\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nBaca berita selanjutnya: https://kaltim.tribunnews.com/news/11...\n\nMantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendesak pemerintah untuk segera mengembalikan kepercayaan publik ketika menyoroti melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).\nMelalui unggahan di akun media sosial Instagram resmi , Kamis (4/6/2026), politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berusia 57 tahun ini menyematkan tangkap layar dua artikel berita yang menampilkan pergerakan kondisi Rupiah yang kembali berada di titik terlemah sepanjang sejarah.\nYakni, Rp 18.040 per dolar AS pada Kamis pagi pukul 10.40 WIB, dan Rp 18.013 per dolar AS.\n\nGanjar pun menjabarkan 7 cara agar pemerintah dapat mengembalikan kepercayaan publik demi mendongkrak nilai tukar Rupiah, yakni:\n1. Mengembalikan personel lembaga negara ke dalam fungsi utamanya.\n2. Menerapkan meritokrasi birokrasi yang berbasis kompetensi.\n3. Penghematan yang sebenar-benarnya, dari tingkat pemerintah pusat hingga pemerintah daerah tanpa perkecualian.\n4. Meningkatkan volume ekspor, dengan cara pemberian insentif dan penerapan regulasi atau kelembagaan yang adil.\n5. Menegakkan aturan dengan tegas dan tidak tebang pilih.\n6. Mendukung kebebasan pers.\n7. Menjamin warga agar bebas dari rasa takut.\n\nAdapun melemahnya nilai tukar Rupiah dinilai sebagai indikasi adanya erosi kepercayaan terhadap kredibilitas fiskal dan kebijakan pemerintah.\nKetika publik, investor domestik, maupun asing kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah, kebijakan fiskal, atau prospek ekonomi, mereka cenderung melakukan hal-hal berikut:\n1. Melakukan capital outflow (menarik modal ke aset dolar AS yang dianggap lebih aman).\n2. Membeli dolar sebagai lindung nilai (hedging), sehingga permintaan dolar naik dan Rupiah melemah.\n3. Menghindari obligasi pemerintah atau saham Indonesia.\nKala Rupiah melemah, intervensi Bank Indonesia (BI) seperti menaikkan suku bunga atau jual dolar, itu hanya sementara dan bisa menguras cadangan devisa, yang justru makin menurunkan kepercayaan.\n\nEditor: Jofan Giantirta\nUploader: Jofan Giantirta\n\n#ganjarpranowo #rupiahmelemah #nilaitukarrupiah #dollar #ekonomiindonesia", "post_id": "_m2FQYhCrjw"}}, {"key": "@tradingsahamfirman", "attributes": {"label": "@tradingsahamfirman", "x": 87.16518498267256, "y": 565.643373176764, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "PHs9rOP0VZg", "id": "@tradingsahamfirman", "source": "youtube-000001", "content": "MENGERIKAN.!! TERBONGKAR SKEMA ASING MENGUSIK RUPIAH KITA DAN BBRI! GINI STRATEGINYA!\n\n#sahambbri\n#sahambbrihariini\n#sahambbriuntukjangkapanjang \n\nUNTUK BERLANGANAN KLIK DIBAWAH INI.!!!\n\nGRUP TELEGRAM\nhttps://tinyurl.com/rekomendasibesok\nCP: 0858-7891-7762\n\nGRUP YOUTUBE\n   /   \nWEBSITE KAMI :\nwww.firmanhappy.com\nIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan saat penutupan perdagangan Kamis (4/6/2026). Indeks ditutup melemah 101 poin atau 1,70 persen ke level 5.840 di tengah derasnya aksi jual investor asing yang masih membayangi pasar saham domestik. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan net sell atau jual bersih sebesar Rp 1,43 triliun. Aksi jual tersebut terutama terkonsentrasi pada saham-saham berkapitalisasi besar yang selama ini menjadi penopang utama pergerakan indeks.\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menolak tawaran bantuan pendanaan utang dari Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) di tengah guncangan ekonomi global yang menekan banyak negara saat ini.\nAdapun, tawaran bantuan ini disampaikan dalam pertemuan pemerintah dan Managing Director IMF Kristalina Georgieva di Washington DC, Amerika Serikat, pada minggu lalu (14/6).\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan arus modal asing ke pasar uang Indonesia masih tetap kuat di tengah gejolak pasar saham. Purbaya mengklaim arus modal asing masih masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).\nPurbaya mengatakan inflow asing ke SBN mulai naik di kuartal II-2026, di tengah kondisi negatif di pasar saham RI. Menurut data Kemenkeu, inflow ke SBN Rp 90,9 triliun hingga 3 Juni 2026 dan SRBI inflownya mencapai Rp 70,1 triliun.\nsource\nhttps://money.kompas.com/read/2026/06...\nhttps://www.cnbcindonesia.com/news/20...\nhttps://www.cnbcindonesia.com/market/...\n#purbaya \n#bmri \n#sahamBBCA\n#sahamBBNI #sahamBRIS \n#sahamBBTN\n#bbri\n#Saham BBRI\n#bri\n#Bank Rakyat Indonesia\n#PT Bank Rakyat Indonesia Tbk\n#donal trump import,\n#donald trump important message,\n#donald trump import tax,\n#donald trump import,\n#donald trump tariff import,\n#donald trump copy,\n#donald trump trade deal\n#Saham BBRI\n#bri\n#Bank Rakyat Indonesia\n#PT Bank Rakyat Indonesia Tbk\n#bri \n#bbri\n#laba bri\n#hery gunardi\n#Taipan\n#Tarif Trump\n#Perang Dagang\n#Donald Trump\n#tarif-impor\n#donald-trump\n#tanah-jarang\n#perang-dagang\n#BPIDanantara \n#superholdingBUMN\n#Danantara \n#dividen \n#pembagiandividen \n#dividenBUMN\n#BBRI\n#Oskaria\n#Himbara\n#InvestorAsing\n#SahamBBRI\n#IHSG\n#BeliBersih\n#BahasaAsing\n#bbri\n#Pasar Saham\n#hendropriyono \n#am hendropriyono\n#georgesoros \n\n\nINFO PENTING !!!!\nKAMI TIDAK MENGADAKAN TITIP DANA APAPUN\nSaya hanya memakai Sosmed dan kontak diatas, selain kontak diatas berarti Bukan saya, karena banyak yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY untuk penipuan titip dana, sekali lagi saya tekankan saya ( FIRMAN HAPPY ) tidak pernah membuka jasa titip dana trading,  TERIMA KASIH !!\nSegala jenis Pembayaran untuk keperluan channel dan Group saya, \nDisclaimer ON : Semua rekomendasi hanya untuk edukasi & Hiburan, tidak untuk menyarankan Beli atau Jual saham ( silahkan analisa sendiri masing2 ), kerugian dan keuntungan semua ditanggung oleh kalian masing2, dan Kami tidak pernah membuat program titip dana untuk trading atau investasi, semua kerugian yang diakibatkan oleh investasi bodong yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY adalah bukan tanggung jawab kami. \n\nWA PRIBADI SAYA \n0858-7891-7762 (FIRMAN HAPPY)\nSELAIN ITU PENIPUAN..!!", "post_id": "PHs9rOP0VZg"}}, {"key": "tradingsahamfirman", "attributes": {"label": "tradingsahamfirman", "x": 196.92679667863266, "y": 575.5704912925565, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "PHs9rOP0VZg", "id": "tradingsahamfirman", "source": "youtube-000001", "content": "MENGERIKAN.!! TERBONGKAR SKEMA ASING MENGUSIK RUPIAH KITA DAN BBRI! GINI STRATEGINYA!\n\n#sahambbri\n#sahambbrihariini\n#sahambbriuntukjangkapanjang \n\nUNTUK BERLANGANAN KLIK DIBAWAH INI.!!!\n\nGRUP TELEGRAM\nhttps://tinyurl.com/rekomendasibesok\nCP: 0858-7891-7762\n\nGRUP YOUTUBE\n   /   \nWEBSITE KAMI :\nwww.firmanhappy.com\nIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan saat penutupan perdagangan Kamis (4/6/2026). Indeks ditutup melemah 101 poin atau 1,70 persen ke level 5.840 di tengah derasnya aksi jual investor asing yang masih membayangi pasar saham domestik. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan net sell atau jual bersih sebesar Rp 1,43 triliun. Aksi jual tersebut terutama terkonsentrasi pada saham-saham berkapitalisasi besar yang selama ini menjadi penopang utama pergerakan indeks.\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menolak tawaran bantuan pendanaan utang dari Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) di tengah guncangan ekonomi global yang menekan banyak negara saat ini.\nAdapun, tawaran bantuan ini disampaikan dalam pertemuan pemerintah dan Managing Director IMF Kristalina Georgieva di Washington DC, Amerika Serikat, pada minggu lalu (14/6).\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan arus modal asing ke pasar uang Indonesia masih tetap kuat di tengah gejolak pasar saham. Purbaya mengklaim arus modal asing masih masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).\nPurbaya mengatakan inflow asing ke SBN mulai naik di kuartal II-2026, di tengah kondisi negatif di pasar saham RI. Menurut data Kemenkeu, inflow ke SBN Rp 90,9 triliun hingga 3 Juni 2026 dan SRBI inflownya mencapai Rp 70,1 triliun.\nsource\nhttps://money.kompas.com/read/2026/06...\nhttps://www.cnbcindonesia.com/news/20...\nhttps://www.cnbcindonesia.com/market/...\n#purbaya \n#bmri \n#sahamBBCA\n#sahamBBNI #sahamBRIS \n#sahamBBTN\n#bbri\n#Saham BBRI\n#bri\n#Bank Rakyat Indonesia\n#PT Bank Rakyat Indonesia Tbk\n#donal trump import,\n#donald trump important message,\n#donald trump import tax,\n#donald trump import,\n#donald trump tariff import,\n#donald trump copy,\n#donald trump trade deal\n#Saham BBRI\n#bri\n#Bank Rakyat Indonesia\n#PT Bank Rakyat Indonesia Tbk\n#bri \n#bbri\n#laba bri\n#hery gunardi\n#Taipan\n#Tarif Trump\n#Perang Dagang\n#Donald Trump\n#tarif-impor\n#donald-trump\n#tanah-jarang\n#perang-dagang\n#BPIDanantara \n#superholdingBUMN\n#Danantara \n#dividen \n#pembagiandividen \n#dividenBUMN\n#BBRI\n#Oskaria\n#Himbara\n#InvestorAsing\n#SahamBBRI\n#IHSG\n#BeliBersih\n#BahasaAsing\n#bbri\n#Pasar Saham\n#hendropriyono \n#am hendropriyono\n#georgesoros \n\n\nINFO PENTING !!!!\nKAMI TIDAK MENGADAKAN TITIP DANA APAPUN\nSaya hanya memakai Sosmed dan kontak diatas, selain kontak diatas berarti Bukan saya, karena banyak yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY untuk penipuan titip dana, sekali lagi saya tekankan saya ( FIRMAN HAPPY ) tidak pernah membuka jasa titip dana trading,  TERIMA KASIH !!\nSegala jenis Pembayaran untuk keperluan channel dan Group saya, \nDisclaimer ON : Semua rekomendasi hanya untuk edukasi & Hiburan, tidak untuk menyarankan Beli atau Jual saham ( silahkan analisa sendiri masing2 ), kerugian dan keuntungan semua ditanggung oleh kalian masing2, dan Kami tidak pernah membuat program titip dana untuk trading atau investasi, semua kerugian yang diakibatkan oleh investasi bodong yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY adalah bukan tanggung jawab kami. \n\nWA PRIBADI SAYA \n0858-7891-7762 (FIRMAN HAPPY)\nSELAIN ITU PENIPUAN..!!", "post_id": "PHs9rOP0VZg"}}, {"key": "@QolbunHalim", "attributes": {"label": "@QolbunHalim", "x": 765.5539695482635, "y": 905.1251806084306, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "md7d1E-rj84", "id": "@QolbunHalim", "source": "youtube-000001", "content": "Inovasi Camilan Sehat & Ramah Lingkungan: MAKJULO (Manisan Kulit Jeruk Pamelo) | KW129 KELOMPOK 6\n\nInovasi Camilan Sehat & Ramah Lingkungan: MAKJULO (Manisan Kulit Jeruk Pamelo) 🍊✨ | PMW UNESA 2026\n---\n\n🍊 MAKJULO: Camilan Sehat, Sahabat Bumi! 🌍\n\nBosan dengan camilan yang itu-itu saja dan takut dengan kandungan pengawet berlebih? Kenalan yuk sama MAKJULO!\n\nSiapa sangka limbah kulit jeruk Pamelo (Jeruk Bali) asal Kabupaten Magetan yang super tebal bisa disulap menjadi manisan kering yang kenyal, manis, dan menyegarkan? Melalui konsep Zero Waste, kami mengubah sampah organik menjadi produk kuliner khas lokal yang bernilai ekonomi tinggi.\n\n👇 KUNJUNGI WEBSITE RESMI KAMI & PESAN SEKARANG VIA WHATSAPP:\n🔗 https://makjuloofficial.vercel.app/ \n---\n\n Apa Saja Keunggulan MAKJULO?\n\nBukan sekadar manisan biasa, MAKJULO menyimpan berbagai kebaikan alami untuk tubuh Anda:\n\n🌾Kandungan Serat Tinggi (Pektin): Sangat baik untuk melancarkan sistem pencernaan dan membantu menurunkan kadar kolesterol darah.\n\n🛡️Kandungan Vitamin C & Flavonoid: Berperan aktif sebagai agen antioksidan alami guna menangkal radikal bebas dan meningkatkan imunitas.\n\n💧 Minyak Atsiri (Essential Oils): Memberikan aroma kesegaran terapi yang khas dan alami.\n\n🍃 100% Higienis & Alami: Melalui standar kontrol kualitas yang ketat, rasa getir alami kulit jeruk dihilangkan total menggunakan perendaman air garam dan air kapur sirih alami tanpa bahan pengawet buatan.\n---\n\n🎬 Di Dalam Video Ini:\n\nKamu bisa melihat seluruh proses perjalanan MAKJULO, mulai dari pemanfaatan potensi buah jeruk lokal di Magetan, proses pengolahan dapur produksi yang bersih dan higienis, desain kemasan standing pouch yang praktis, hingga testimoni jujur dari para konsumen pertama kami!\n---\n\n Disusun Oleh (Tim Mahasiswa S1 Teknik Informatika UNESA):\nQolbun Halim Hidayatulloh (25051204442)\nPratama Dicky Novianto (25051204377)\nWafiq Ulil Abshar Allabibi (25051204441)\n\nDosen Pengampu: Saifudin Yahya, S.Kom., M.T.I.\nFakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya\n---\n\nDukung Kami di Media Sosial Lainnya:\n📸 Instagram: \n\nJangan lupa untuk LIKE, COMMENT, dan SUBSCRIBE saluran ini untuk terus mendukung inovasi pangan lokal yang ramah lingkungan! 💚🍊\n\n#MAKJULO #ZeroWaste #CamilanSehat #PMWUNESA2026 #InovasiPangan #TeknikInformatikaUNESA #KulitJerukPamelo #Magetan #ManisanSehat #ExploreMagetan", "post_id": "md7d1E-rj84"}}, {"key": "mak.julo", "attributes": {"label": "mak.julo", "x": 534.7010124030476, "y": 641.1071844746156, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.9418, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "md7d1E-rj84", "id": "mak.julo", "source": "youtube-000001", "content": "Inovasi Camilan Sehat & Ramah Lingkungan: MAKJULO (Manisan Kulit Jeruk Pamelo) | KW129 KELOMPOK 6\n\nInovasi Camilan Sehat & Ramah Lingkungan: MAKJULO (Manisan Kulit Jeruk Pamelo) 🍊✨ | PMW UNESA 2026\n---\n\n🍊 MAKJULO: Camilan Sehat, Sahabat Bumi! 🌍\n\nBosan dengan camilan yang itu-itu saja dan takut dengan kandungan pengawet berlebih? Kenalan yuk sama MAKJULO!\n\nSiapa sangka limbah kulit jeruk Pamelo (Jeruk Bali) asal Kabupaten Magetan yang super tebal bisa disulap menjadi manisan kering yang kenyal, manis, dan menyegarkan? Melalui konsep Zero Waste, kami mengubah sampah organik menjadi produk kuliner khas lokal yang bernilai ekonomi tinggi.\n\n👇 KUNJUNGI WEBSITE RESMI KAMI & PESAN SEKARANG VIA WHATSAPP:\n🔗 https://makjuloofficial.vercel.app/ \n---\n\n Apa Saja Keunggulan MAKJULO?\n\nBukan sekadar manisan biasa, MAKJULO menyimpan berbagai kebaikan alami untuk tubuh Anda:\n\n🌾Kandungan Serat Tinggi (Pektin): Sangat baik untuk melancarkan sistem pencernaan dan membantu menurunkan kadar kolesterol darah.\n\n🛡️Kandungan Vitamin C & Flavonoid: Berperan aktif sebagai agen antioksidan alami guna menangkal radikal bebas dan meningkatkan imunitas.\n\n💧 Minyak Atsiri (Essential Oils): Memberikan aroma kesegaran terapi yang khas dan alami.\n\n🍃 100% Higienis & Alami: Melalui standar kontrol kualitas yang ketat, rasa getir alami kulit jeruk dihilangkan total menggunakan perendaman air garam dan air kapur sirih alami tanpa bahan pengawet buatan.\n---\n\n🎬 Di Dalam Video Ini:\n\nKamu bisa melihat seluruh proses perjalanan MAKJULO, mulai dari pemanfaatan potensi buah jeruk lokal di Magetan, proses pengolahan dapur produksi yang bersih dan higienis, desain kemasan standing pouch yang praktis, hingga testimoni jujur dari para konsumen pertama kami!\n---\n\n Disusun Oleh (Tim Mahasiswa S1 Teknik Informatika UNESA):\nQolbun Halim Hidayatulloh (25051204442)\nPratama Dicky Novianto (25051204377)\nWafiq Ulil Abshar Allabibi (25051204441)\n\nDosen Pengampu: Saifudin Yahya, S.Kom., M.T.I.\nFakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya\n---\n\nDukung Kami di Media Sosial Lainnya:\n📸 Instagram: \n\nJangan lupa untuk LIKE, COMMENT, dan SUBSCRIBE saluran ini untuk terus mendukung inovasi pangan lokal yang ramah lingkungan! 💚🍊\n\n#MAKJULO #ZeroWaste #CamilanSehat #PMWUNESA2026 #InovasiPangan #TeknikInformatikaUNESA #KulitJerukPamelo #Magetan #ManisanSehat #ExploreMagetan", "post_id": "md7d1E-rj84"}}, {"key": "@electricviking", "attributes": {"label": "@electricviking", "x": 550.1964785869902, "y": 548.1756781369035, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 1.5902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "hVQCdLJ_Flw", "id": "@electricviking", "source": "youtube-000001", "content": "Penjualan Mobil Listrik di IRLANDIA Capai Titik Balik - Media Sebut Era Kendaraan BBM Telah Berakhir\n\nPenjualan Kendaraan Listrik di Irlandia Mencapai Titik Balik - Media Mengatakan Era Mesin Pembakaran Internal (ICE) Telah Berakhir\n\nPenjualan kendaraan listrik di Irlandia secara resmi telah mencapai titik balik yang sangat besar! Untuk pertama kalinya dalam sejarah otomotif Irlandia, kendaraan listrik (EV dan hibrida plug-in) telah melampaui mobil bensin dan diesel tradisional, menguasai 37% penjualan mobil baru. Dalam pergeseran bersejarah, penjualan diesel telah anjlok sebesar 30%, sementara adopsi kendaraan listrik bertenaga baterai melonjak luar biasa sebesar 110% hanya dalam satu bulan. Dengan harga bahan bakar yang meroket mendorong konsumen menuju alternatif tanpa emisi, media dan analis secara resmi menyatakan bahwa Era ICE (Mesin Pembakaran Internal) telah berakhir. Dalam video ini, kami menguraikan data penjualan baru yang mengejutkan dari Irlandia, mengeksplorasi faktor-faktor ekonomi yang mendorong ledakan EV besar-besaran ini, dan membahas mengapa penurunan struktural kendaraan berbahan bakar fosil sekarang tidak dapat diubah. Apakah transisi cepat ini menjadi cetak biru untuk seluruh Eropa?\n\n👉Kunjungi situs web: https://theelectricviking.com\n\n👉Pesan Konsultasi 1 Jam dengan The Electric Viking melalui tautan di https://theelectricviking.com/consult...\n\nDaftar untuk buletin saya di sini ► https://theelectricviking.com/newslet...\n\n🔔 Berlangganan dan aktifkan lonceng notifikasi! ► https://www.youtube.com/\n\n👉Gunakan alat perbandingan Solar, Baterai Rumah, dan Pengisi Daya EV terbaik di Australia - 100% gratis untuk digunakan:\n\nhttps://compare.solarchoice.net.au/th...\n\nGabung dengan saya di Patreon ►   / theelectricviking  \n\nBergabung sebagai anggota di YouTube The Electric Viking ►\n   /   \n\nVideo khusus anggota (lihat video sebelum orang lain) ►\n   • Members-only videos  \n\nDukung dengan mengirimkan Super Thanks! Berikut cara membeli Super Thanks:\n   • How To THANK on YouTube  \n\nPerusahaan tenaga surya terbaik di Australia baru saja memasang sistem tenaga surya baru saya.\n\nLihat produk mereka di sini: https://www.resinc.com.au/electricviking\n\nSaya menggunakan internet Starlink untuk mengunggah semua video saya, gunakan tautan rujukan saya di sini: https://www.starlink.com/residential?...\n\n👇👇 Beli sesuatu dan dukung Toko Electric Viking 👇👇\nhttps://shop.theelectricviking.com/\n\nPanduan ukuran dan bantuan lain untuk toko 👇\nhttps://theelectricviking.com/the-ele...\n\nLihat apa yang terjadi pada Shanna (istri Sam):\n   • Stage 4 can go to hell - Flying out of Aus...  \n\nElectric Viking di platform lain:\nApple Podcasts ► https://podcasts.apple.com/us/podcast...\nSpotify Podcasts ► https://open.spotify.com/show/7qDxQ2P...\nJika tidak tersedia di negara Anda, gunakan tautan ini: https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\nRumble ► https://rumble.com/c/TheElectricViking\nHalaman Facebook ►   / theelectricvikingfb  \nGrup Facebook ►   / theevfbgroup  \nX (Sebelumnya dikenal sebagai Twitter) ► https://x.com/theevking\nInstagram ►   / theelectricvking  \nPinterest ►   / theelectricviking  \nTelegram ► https://t.me/theelectricviking\nTikTok ►   / theelectricviking   \nBaca blog saya ► https://theelectricviking.com/blog/\n\n👇 Perjalanan saya ke Bali 👇\n   • I went to Indonesia and got so sick I had ...  \n\n👇 Perjalanan saya ke Bangladesh 👇\n   • I Went to Bangladesh and Discovered Thousa...  \n\n👇 Video tentang Skateboard saya 👇\n   • EASIEST & cheapest way to travel foreign c...  \n\n👇 Berlangganan saluran anak-anak saya 👇\nhttps://tinyurl.com/subscribetojackan...\n\nLihat video lainnya: \nTesla Baru Saja Mengejutkan Eropa — Penjualan Naik 655%\n   • Tesla Just SHOCKED Europe — Sales Up 655%  \n\nMitsubishi Sedang Sekarat: Kebangkrutan atau Pengambilalihan oleh China — Inilah Mengapa\n   • Mitsubishi Is Dying: Bankruptcy or Chinese...  \n\nKendaraan Listrik akan mencapai hampir sepertiga dari penjualan kendaraan baru global pada tahun 2026 menurut IEA\n   • EVs to hit almost a third of global new-ve...  \n\nUlasan EcoFlow Wave 3: AC Portabel Seharga $1.799 yang Dapat Digunakan di Mana Saja\n   • EcoFlow Wave 3 Review: The $1,799 Portable...  \n\nPERTAMA KALI: Motor EV terobosan Ford menggunakan magnet 100% daur ulang\n   • FIRST EVER: Ford’s breakthrough EV motor u...  \n\nFord Mengatakan BYD dan Mobil Cina Hanya Tren Sementara\n   • Ford Says BYD and Chinese Cars are a Tempo...  \n\n#kendaraanlistrik #penjualanEV #irlandia #beritaotomotif #PasarEVIrlandia #EraICEBerakhir #adopsiEV #theelectricviking\n\n👇Referensi berita/grafik & video yang digunakan dalam ini Video:\nhttps://www.irishexaminer.com/opinion...\n\nSaluran ini mungkin menggunakan beberapa materi berhak cipta tanpa izin khusus dari pemiliknya; tetapi konten yang digunakan di sini termasuk dalam \"Penggunaan Wajar\" (Fair Use) berdasarkan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta 1976.\n\nPenggunaan wajar diperbolehkan untuk...", "post_id": "hVQCdLJ_Flw"}}, {"key": "electricviki...", "attributes": {"label": "electricviki...", "x": 713.1752998751059, "y": 460.2602445858417, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "hVQCdLJ_Flw", "id": "electricviki...", "source": "youtube-000001", "content": "Penjualan Mobil Listrik di IRLANDIA Capai Titik Balik - Media Sebut Era Kendaraan BBM Telah Berakhir\n\nPenjualan Kendaraan Listrik di Irlandia Mencapai Titik Balik - Media Mengatakan Era Mesin Pembakaran Internal (ICE) Telah Berakhir\n\nPenjualan kendaraan listrik di Irlandia secara resmi telah mencapai titik balik yang sangat besar! Untuk pertama kalinya dalam sejarah otomotif Irlandia, kendaraan listrik (EV dan hibrida plug-in) telah melampaui mobil bensin dan diesel tradisional, menguasai 37% penjualan mobil baru. Dalam pergeseran bersejarah, penjualan diesel telah anjlok sebesar 30%, sementara adopsi kendaraan listrik bertenaga baterai melonjak luar biasa sebesar 110% hanya dalam satu bulan. Dengan harga bahan bakar yang meroket mendorong konsumen menuju alternatif tanpa emisi, media dan analis secara resmi menyatakan bahwa Era ICE (Mesin Pembakaran Internal) telah berakhir. Dalam video ini, kami menguraikan data penjualan baru yang mengejutkan dari Irlandia, mengeksplorasi faktor-faktor ekonomi yang mendorong ledakan EV besar-besaran ini, dan membahas mengapa penurunan struktural kendaraan berbahan bakar fosil sekarang tidak dapat diubah. Apakah transisi cepat ini menjadi cetak biru untuk seluruh Eropa?\n\n👉Kunjungi situs web: https://theelectricviking.com\n\n👉Pesan Konsultasi 1 Jam dengan The Electric Viking melalui tautan di https://theelectricviking.com/consult...\n\nDaftar untuk buletin saya di sini ► https://theelectricviking.com/newslet...\n\n🔔 Berlangganan dan aktifkan lonceng notifikasi! ► https://www.youtube.com/\n\n👉Gunakan alat perbandingan Solar, Baterai Rumah, dan Pengisi Daya EV terbaik di Australia - 100% gratis untuk digunakan:\n\nhttps://compare.solarchoice.net.au/th...\n\nGabung dengan saya di Patreon ►   / theelectricviking  \n\nBergabung sebagai anggota di YouTube The Electric Viking ►\n   /   \n\nVideo khusus anggota (lihat video sebelum orang lain) ►\n   • Members-only videos  \n\nDukung dengan mengirimkan Super Thanks! Berikut cara membeli Super Thanks:\n   • How To THANK on YouTube  \n\nPerusahaan tenaga surya terbaik di Australia baru saja memasang sistem tenaga surya baru saya.\n\nLihat produk mereka di sini: https://www.resinc.com.au/electricviking\n\nSaya menggunakan internet Starlink untuk mengunggah semua video saya, gunakan tautan rujukan saya di sini: https://www.starlink.com/residential?...\n\n👇👇 Beli sesuatu dan dukung Toko Electric Viking 👇👇\nhttps://shop.theelectricviking.com/\n\nPanduan ukuran dan bantuan lain untuk toko 👇\nhttps://theelectricviking.com/the-ele...\n\nLihat apa yang terjadi pada Shanna (istri Sam):\n   • Stage 4 can go to hell - Flying out of Aus...  \n\nElectric Viking di platform lain:\nApple Podcasts ► https://podcasts.apple.com/us/podcast...\nSpotify Podcasts ► https://open.spotify.com/show/7qDxQ2P...\nJika tidak tersedia di negara Anda, gunakan tautan ini: https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\nRumble ► https://rumble.com/c/TheElectricViking\nHalaman Facebook ►   / theelectricvikingfb  \nGrup Facebook ►   / theevfbgroup  \nX (Sebelumnya dikenal sebagai Twitter) ► https://x.com/theevking\nInstagram ►   / theelectricvking  \nPinterest ►   / theelectricviking  \nTelegram ► https://t.me/theelectricviking\nTikTok ►   / theelectricviking   \nBaca blog saya ► https://theelectricviking.com/blog/\n\n👇 Perjalanan saya ke Bali 👇\n   • I went to Indonesia and got so sick I had ...  \n\n👇 Perjalanan saya ke Bangladesh 👇\n   • I Went to Bangladesh and Discovered Thousa...  \n\n👇 Video tentang Skateboard saya 👇\n   • EASIEST & cheapest way to travel foreign c...  \n\n👇 Berlangganan saluran anak-anak saya 👇\nhttps://tinyurl.com/subscribetojackan...\n\nLihat video lainnya: \nTesla Baru Saja Mengejutkan Eropa — Penjualan Naik 655%\n   • Tesla Just SHOCKED Europe — Sales Up 655%  \n\nMitsubishi Sedang Sekarat: Kebangkrutan atau Pengambilalihan oleh China — Inilah Mengapa\n   • Mitsubishi Is Dying: Bankruptcy or Chinese...  \n\nKendaraan Listrik akan mencapai hampir sepertiga dari penjualan kendaraan baru global pada tahun 2026 menurut IEA\n   • EVs to hit almost a third of global new-ve...  \n\nUlasan EcoFlow Wave 3: AC Portabel Seharga $1.799 yang Dapat Digunakan di Mana Saja\n   • EcoFlow Wave 3 Review: The $1,799 Portable...  \n\nPERTAMA KALI: Motor EV terobosan Ford menggunakan magnet 100% daur ulang\n   • FIRST EVER: Ford’s breakthrough EV motor u...  \n\nFord Mengatakan BYD dan Mobil Cina Hanya Tren Sementara\n   • Ford Says BYD and Chinese Cars are a Tempo...  \n\n#kendaraanlistrik #penjualanEV #irlandia #beritaotomotif #PasarEVIrlandia #EraICEBerakhir #adopsiEV #theelectricviking\n\n👇Referensi berita/grafik & video yang digunakan dalam ini Video:\nhttps://www.irishexaminer.com/opinion...\n\nSaluran ini mungkin menggunakan beberapa materi berhak cipta tanpa izin khusus dari pemiliknya; tetapi konten yang digunakan di sini termasuk dalam \"Penggunaan Wajar\" (Fair Use) berdasarkan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta 1976.\n\nPenggunaan wajar diperbolehkan untuk...", "post_id": "hVQCdLJ_Flw"}}, {"key": "electricviking", "attributes": {"label": "electricviking", "x": 694.583166954257, "y": 560.0682161642458, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 2.266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "hVQCdLJ_Flw", "id": "electricviking", "source": "youtube-000001", "content": "Penjualan Mobil Listrik di IRLANDIA Capai Titik Balik - Media Sebut Era Kendaraan BBM Telah Berakhir\n\nPenjualan Kendaraan Listrik di Irlandia Mencapai Titik Balik - Media Mengatakan Era Mesin Pembakaran Internal (ICE) Telah Berakhir\n\nPenjualan kendaraan listrik di Irlandia secara resmi telah mencapai titik balik yang sangat besar! Untuk pertama kalinya dalam sejarah otomotif Irlandia, kendaraan listrik (EV dan hibrida plug-in) telah melampaui mobil bensin dan diesel tradisional, menguasai 37% penjualan mobil baru. Dalam pergeseran bersejarah, penjualan diesel telah anjlok sebesar 30%, sementara adopsi kendaraan listrik bertenaga baterai melonjak luar biasa sebesar 110% hanya dalam satu bulan. Dengan harga bahan bakar yang meroket mendorong konsumen menuju alternatif tanpa emisi, media dan analis secara resmi menyatakan bahwa Era ICE (Mesin Pembakaran Internal) telah berakhir. Dalam video ini, kami menguraikan data penjualan baru yang mengejutkan dari Irlandia, mengeksplorasi faktor-faktor ekonomi yang mendorong ledakan EV besar-besaran ini, dan membahas mengapa penurunan struktural kendaraan berbahan bakar fosil sekarang tidak dapat diubah. Apakah transisi cepat ini menjadi cetak biru untuk seluruh Eropa?\n\n👉Kunjungi situs web: https://theelectricviking.com\n\n👉Pesan Konsultasi 1 Jam dengan The Electric Viking melalui tautan di https://theelectricviking.com/consult...\n\nDaftar untuk buletin saya di sini ► https://theelectricviking.com/newslet...\n\n🔔 Berlangganan dan aktifkan lonceng notifikasi! ► https://www.youtube.com/\n\n👉Gunakan alat perbandingan Solar, Baterai Rumah, dan Pengisi Daya EV terbaik di Australia - 100% gratis untuk digunakan:\n\nhttps://compare.solarchoice.net.au/th...\n\nGabung dengan saya di Patreon ►   / theelectricviking  \n\nBergabung sebagai anggota di YouTube The Electric Viking ►\n   /   \n\nVideo khusus anggota (lihat video sebelum orang lain) ►\n   • Members-only videos  \n\nDukung dengan mengirimkan Super Thanks! Berikut cara membeli Super Thanks:\n   • How To THANK on YouTube  \n\nPerusahaan tenaga surya terbaik di Australia baru saja memasang sistem tenaga surya baru saya.\n\nLihat produk mereka di sini: https://www.resinc.com.au/electricviking\n\nSaya menggunakan internet Starlink untuk mengunggah semua video saya, gunakan tautan rujukan saya di sini: https://www.starlink.com/residential?...\n\n👇👇 Beli sesuatu dan dukung Toko Electric Viking 👇👇\nhttps://shop.theelectricviking.com/\n\nPanduan ukuran dan bantuan lain untuk toko 👇\nhttps://theelectricviking.com/the-ele...\n\nLihat apa yang terjadi pada Shanna (istri Sam):\n   • Stage 4 can go to hell - Flying out of Aus...  \n\nElectric Viking di platform lain:\nApple Podcasts ► https://podcasts.apple.com/us/podcast...\nSpotify Podcasts ► https://open.spotify.com/show/7qDxQ2P...\nJika tidak tersedia di negara Anda, gunakan tautan ini: https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\nRumble ► https://rumble.com/c/TheElectricViking\nHalaman Facebook ►   / theelectricvikingfb  \nGrup Facebook ►   / theevfbgroup  \nX (Sebelumnya dikenal sebagai Twitter) ► https://x.com/theevking\nInstagram ►   / theelectricvking  \nPinterest ►   / theelectricviking  \nTelegram ► https://t.me/theelectricviking\nTikTok ►   / theelectricviking   \nBaca blog saya ► https://theelectricviking.com/blog/\n\n👇 Perjalanan saya ke Bali 👇\n   • I went to Indonesia and got so sick I had ...  \n\n👇 Perjalanan saya ke Bangladesh 👇\n   • I Went to Bangladesh and Discovered Thousa...  \n\n👇 Video tentang Skateboard saya 👇\n   • EASIEST & cheapest way to travel foreign c...  \n\n👇 Berlangganan saluran anak-anak saya 👇\nhttps://tinyurl.com/subscribetojackan...\n\nLihat video lainnya: \nTesla Baru Saja Mengejutkan Eropa — Penjualan Naik 655%\n   • Tesla Just SHOCKED Europe — Sales Up 655%  \n\nMitsubishi Sedang Sekarat: Kebangkrutan atau Pengambilalihan oleh China — Inilah Mengapa\n   • Mitsubishi Is Dying: Bankruptcy or Chinese...  \n\nKendaraan Listrik akan mencapai hampir sepertiga dari penjualan kendaraan baru global pada tahun 2026 menurut IEA\n   • EVs to hit almost a third of global new-ve...  \n\nUlasan EcoFlow Wave 3: AC Portabel Seharga $1.799 yang Dapat Digunakan di Mana Saja\n   • EcoFlow Wave 3 Review: The $1,799 Portable...  \n\nPERTAMA KALI: Motor EV terobosan Ford menggunakan magnet 100% daur ulang\n   • FIRST EVER: Ford’s breakthrough EV motor u...  \n\nFord Mengatakan BYD dan Mobil Cina Hanya Tren Sementara\n   • Ford Says BYD and Chinese Cars are a Tempo...  \n\n#kendaraanlistrik #penjualanEV #irlandia #beritaotomotif #PasarEVIrlandia #EraICEBerakhir #adopsiEV #theelectricviking\n\n👇Referensi berita/grafik & video yang digunakan dalam ini Video:\nhttps://www.irishexaminer.com/opinion...\n\nSaluran ini mungkin menggunakan beberapa materi berhak cipta tanpa izin khusus dari pemiliknya; tetapi konten yang digunakan di sini termasuk dalam \"Penggunaan Wajar\" (Fair Use) berdasarkan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta 1976.\n\nPenggunaan wajar diperbolehkan untuk...", "post_id": "hVQCdLJ_Flw"}}], "edges": [{"key": "WartaKepri", "source": "WartaKepri", "target": "WartaKepri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "keuangan_", "source": "keuangan_", "target": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Ari_Ak2", "source": "Ari_Ak2", "target": "bang_dasco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DKIJakarta", "source": "DKIJakarta", "target": "pramonoanung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "infodenpasar", "source": "infodenpasar", "target": "primakara.univ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_aceh", "source": "bank_indonesia_aceh", "target": "yayasanwakafharoenaly", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_aceh", "source": "bank_indonesia_aceh", "target": "ravanisaa_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_aceh", "source": "bank_indonesia_aceh", "target": "jazman_zhens", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_aceh", "source": "bank_indonesia_aceh", "target": "broghaf", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "balichannelnews", "source": "balichannelnews", "target": "primakara.univ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pipebijatim", "source": "pipebijatim", "target": "arumibachsin_94", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jabar", "source": "bank_indonesia_jabar", "target": "hi.boolao", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "isnainimadani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dimasdiajengdiy", "source": "dimasdiajengdiy", "target": "dhenylistyan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papua", "source": "bank_indonesia_papua", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "fesyarsumatera", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bpssumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "source": "disparkotadenpasar", "target": "denpasarkota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "source": "disparkotadenpasar", "target": "riyastitiputu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papua", "source": "bank_indonesia_papua", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infolomba.indonesia.id", "source": "infolomba.indonesia.id", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infolomba.indonesia.id", "source": "infolomba.indonesia.id", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_purwokerto", "source": "ojk_purwokerto", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_purwokerto", "source": "ojk_purwokerto", "target": "ojk_purwokerto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenpar.ri", "source": "kemenpar.ri", "target": "niluhpuspa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kabarbursacom", "source": "kabarbursacom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "perikhsa.riders", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "perikhsa4x4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "perikhsa.cigar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibanjaran.id", "source": "infotibanjaran.id", "target": "voktis.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "atnewsofficial", "source": "atnewsofficial", "target": "Atnewsofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "putri_mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "source": "disparkotadenpasar", "target": "riyastitiputu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "source": "disparkotadenpasar", "target": "denpasarkota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "info_sentani", "source": "info_sentani", "target": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "putri_mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "disparbali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papua", "source": "bank_indonesia_papua", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "ratudewa.update", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "primasalam_story", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "fahmi_fhatta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "natamilan_xv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "irul_bae", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "maulidianinik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "indahrizkyariani_mujyaer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "charming.palembang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "ratudewa.update", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "primasalam_story", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "m.irmansstp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "fahmi_fhatta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "natamilan_xv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "irul_bae", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "maulidianinik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "indahrizkyariani_mujyaer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "charming.palembang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mediaindonesia", "source": "mediaindonesia", "target": "metrotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "1681746653", "source": "1681746653", "target": "bem_udayana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "1681746653", "source": "1681746653", "target": "adkesma.bemudayana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "source": "bank_indonesia_sumsel", "target": "sriwijaya_economic_forum", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "ratudewa.update", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "primasalam_story", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "m.irmansstp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "fahmi_fhatta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "natamilan_xv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "irul_bae", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "maulidianinik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "indahrizkyariani_mujyaer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "charming.palembang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kejari_buleleng", "source": "kejari_buleleng", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kejari_buleleng", "source": "kejari_buleleng", "target": "detasemen_indera_adhyaksa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kejari_buleleng", "source": "kejari_buleleng", "target": "jamdatun_kejagungri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kejari_buleleng", "source": "kejari_buleleng", "target": "pidumkejagung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kejari_buleleng", "source": "kejari_buleleng", "target": "pidsuskejagung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kejari_buleleng", "source": "kejari_buleleng", "target": "pembinaan_kejaksaan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kejari_buleleng", "source": "kejari_buleleng", "target": "bpakejaksaanri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kejari_buleleng", "source": "kejari_buleleng", "target": "kejaksaan_tinggi_bali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kejari_buleleng", "source": "kejari_buleleng", "target": "bulelengpaten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kejari_buleleng", "source": "kejari_buleleng", "target": "pemprov_bali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenpar.ri", "source": "kemenpar.ri", "target": "widi.wardhana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenpar.ri", "source": "kemenpar.ri", "target": "niluhpuspa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "atnewsofficial", "source": "atnewsofficial", "target": "Atnewsofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "dpp.perikhsa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "perikhsa.riders", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "perikhsa4x4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "perikhsa.cigar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "dpd.perikhsa.jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "perikhsa.jabar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "dpd.perikhsa.yogyakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "dpd.perikhsa.jateng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "dpdperikhsa.jkt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "dpd_perikhsabali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "perikhsa.riders", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "perikhsa4x4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "perikhsa.cigar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bambang.soesatyo", "source": "bambang.soesatyo", "target": "anto_jangkar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "insidelombok", "source": "insidelombok", "target": "qris_ntb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "insidelombok", "source": "insidelombok", "target": "bank_indonesia_kpwntb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "fosseinasional", "source": "fosseinasional", "target": "fossei_nasional", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "fosseinasional", "source": "fosseinasional", "target": "fosseinasional", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "fosseinasional", "source": "fosseinasional", "target": "fosseinasional", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "dinsosbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "puturasniathiadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "olivianasuryasuamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "dinsosbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "puturasniathiadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "olivianasuryasuamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "dinsosbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "puturasniathiadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "olivianasuryasuamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "dinsosbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "puturasniathiadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "olivianasuryasuamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "ydebrina", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ekbisbanten", "source": "ekbisbanten", "target": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "dprdkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "putri_mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "protokol.palembang", "source": "protokol.palembang", "target": "cikujangmenyapa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "protokol.palembang", "source": "protokol.palembang", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cirebon.banget", "source": "cirebon.banget", "target": "effendiedo65", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "isef.indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "pemprov_sumateraselatan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "adhy8328", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "rheeta71", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "haryadialfat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "fahmypay", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "source": "bank_indonesia_sumsel", "target": "sonorapalembang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "source": "bank_indonesia_sumsel", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kpwntb", "source": "bank_indonesia_kpwntb", "target": "bank_indonesia_kpwntb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kpwntb", "source": "bank_indonesia_kpwntb", "target": "bank_indonesia_kpwntb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kpwntb", "source": "bank_indonesia_kpwntb", "target": "bank_indonesia_kpwntb.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "atnewsofficial", "source": "atnewsofficial", "target": "Atnewsofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "adhy8328", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "rheeta71", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "haryadialfat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "fahmypay", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenpar.ri", "source": "kemenpar.ri", "target": "widi.wardhana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "pemprovsumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ekbisbanten", "source": "ekbisbanten", "target": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "bbtfindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sudut_aceh", "source": "sudut_aceh", "target": "sudut_aceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cirebonwarta_", "source": "cirebonwarta_", "target": "asnoutdoor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cirebonwarta_", "source": "cirebonwarta_", "target": "effendiedo65", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cirebonwarta_", "source": "cirebonwarta_", "target": "pemdakotacrb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "metrotv", "source": "metrotv", "target": "sufmi_dasco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalteng", "source": "bank_indonesia_kalteng", "target": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalteng", "source": "bank_indonesia_kalteng", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalteng", "source": "bank_indonesia_kalteng", "target": "lps_idic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.update", "source": "palembang.update", "target": "Ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "putri_mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "adhy8328", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "rheeta71", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "haryadialfat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "fahmypay", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "adhy8328", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "rheeta71", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "haryadialfat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "fahmypay", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "suroboyo.media", "source": "suroboyo.media", "target": "ketut_putra_ismayajaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "iki.surabaya", "source": "iki.surabaya", "target": "ketut_putra_ismayajaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "iki.surabaya", "source": "iki.surabaya", "target": "iki.surabaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sonorapalembang", "source": "sonorapalembang", "target": "sonorapalembang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "setdabadungkab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "source": "ojk_sumbagsel", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infodenpasar", "source": "infodenpasar", "target": "ipbinternasional", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "poltekparbali", "source": "poltekparbali", "target": "bridabadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "stt.manikgiri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "stt.manikgiri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "awak_lhokseumawe", "source": "awak_lhokseumawe", "target": "delisyaesthetic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "awak_lhokseumawe", "source": "awak_lhokseumawe", "target": "f9minisoccer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "awak_lhokseumawe", "source": "awak_lhokseumawe", "target": "awak_lhokseumawe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopimkabbandung", "source": "prokopimkabbandung", "target": "dadangsupriatna", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopimkabbandung", "source": "prokopimkabbandung", "target": "wakilbupati.bandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopimkabbandung", "source": "prokopimkabbandung", "target": "cakra.amiyana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopimkabbandung", "source": "prokopimkabbandung", "target": "yandidarusman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "prast_ulrcih", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "suaragarut.id", "source": "suaragarut.id", "target": "suaragarut.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "rijanto_blitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "pemkab_blitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "setda_kab_blitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ekbisbanten", "source": "ekbisbanten", "target": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bogor.istimewa", "source": "bogor.istimewa", "target": "bogor.istimewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dinaspendidikanaceh", "source": "dinaspendidikanaceh", "target": "smansanisam_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radartegalofficial", "source": "radartegalofficial", "target": "diswayjateng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "66320242220", "source": "66320242220", "target": "ruangpikirr.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "diskominfo.padangpariaman", "source": "diskominfo.padangpariaman", "target": "padang_tv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "diskominfo.padangpariaman", "source": "diskominfo.padangpariaman", "target": "imrannfnd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kilat.media", "source": "kilat.media", "target": "/PurbayaYudhi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kilat.media", "source": "kilat.media", "target": "/KemenkeuRI.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kilat.media", "source": "kilat.media", "target": "/bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kilat.media", "source": "kilat.media", "target": "/ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kilat.media", "source": "kilat.media", "target": "/prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ekbisbanten", "source": "ekbisbanten", "target": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jabarsaberhoaks", "source": "jabarsaberhoaks", "target": "mochrizza_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "putr4_k0n0h4", "source": "putr4_k0n0h4", "target": "arahjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "olivianasuryasuamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "dp2kbp3a.kabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "olivianasuryasuamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "dp2kbp3a.kabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "putri_mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "kristiutami", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "kesbangpolkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "puturasniathiadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "tppkkbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "abi.dzar_alghifary", "source": "abi.dzar_alghifary", "target": "kristiutami", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "abi.dzar_alghifary", "source": "abi.dzar_alghifary", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "abi.dzar_alghifary", "source": "abi.dzar_alghifary", "target": "hariankompas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tvribali", "source": "tvribali", "target": "tvrinasional", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "kesbangpolkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "puturasniathiadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "tppkkbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "semua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "beritabali.tv", "source": "beritabali.tv", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "buterflywave", "source": "buterflywave", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "buzzart_af", "source": "buzzart_af", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ekbisbanten", "source": "ekbisbanten", "target": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jelajahnews.id", "source": "jelajahnews.id", "target": "harristurino", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jelajahnews.id", "source": "jelajahnews.id", "target": "DPR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jelajahnews.id", "source": "jelajahnews.id", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "as.daaaaa", "source": "as.daaaaa", "target": "Relawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "as.daaaaa", "source": "as.daaaaa", "target": "Badan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "the.indonesia.post", "source": "the.indonesia.post", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "the.indonesia.post", "source": "the.indonesia.post", "target": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "atnewsofficial", "source": "atnewsofficial", "target": "Atnewsofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Unmuha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Prodi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Prodi.Akuntansi_FE_Unmuha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "prodimanajemen_unmuha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Prodi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Prodi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Prodi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Marlizar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "SYAMSIDARFE", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Maidy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "blokberita.com", "source": "blokberita.com", "target": "marwancikasanofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "blokberita.com", "source": "blokberita.com", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "blokberita.com", "source": "blokberita.com", "target": "dpr_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "bank_indonesia_sulut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "bank_indonesia_sumut_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "marwancikasanofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "infosindo.com", "source": "infosindo.com", "target": "jouneganda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "infosindo.com", "source": "infosindo.com", "target": "pemkabminut23", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fudgiest.id", "source": "fudgiest.id", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ranvxst4r", "source": "ranvxst4r", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "infopilarbalinews", "source": "infopilarbalinews", "target": "i.made.supartha.s", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "semua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nexsafast", "source": "nexsafast", "target": "cryptowaveid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nexsafast", "source": "nexsafast", "target": "cryptowaveid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "krz.clips0", "source": "krz.clips0", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ikee.pri", "source": "ikee.pri", "target": "dpp.pri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipperfinance05", "source": "clipperfinance05", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "I", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "Bagus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "puturasniathi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "yunitaoktarini", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "Prokompim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "Badung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "ibalinews.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "GESudarwitha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "Media", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "anggunlaiba", "source": "anggunlaiba", "target": "Life", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pemprovbanten", "source": "pemprovbanten", "target": "adpim.dokpim.banten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pemprovbanten", "source": "pemprovbanten", "target": "banten_pemprov", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pemprovbanten", "source": "pemprovbanten", "target": "pemerintahprovinsibanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pemprovbanten", "source": "pemprovbanten", "target": "pemprovbanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "lampusorot55", "source": "lampusorot55", "target": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "lampusorot55", "source": "lampusorot55", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "lampusorot55", "source": "lampusorot55", "target": "Pekerja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ibnmuhmmdd", "source": "ibnmuhmmdd", "target": "Syech", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ibnmuhmmdd", "source": "ibnmuhmmdd", "target": "CIK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ibnmuhmmdd", "source": "ibnmuhmmdd", "target": "ratudewa_plg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ibnmuhmmdd", "source": "ibnmuhmmdd", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ibnmuhmmdd", "source": "ibnmuhmmdd", "target": "Otoritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ibnmuhmmdd", "source": "ibnmuhmmdd", "target": "Syech", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ibnmuhmmdd", "source": "ibnmuhmmdd", "target": "CIK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ibnmuhmmdd", "source": "ibnmuhmmdd", "target": "ratudewa_plg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ibnmuhmmdd", "source": "ibnmuhmmdd", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ekbisbanten", "source": "ekbisbanten", "target": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "faktaveritas", "source": "faktaveritas", "target": "gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "faktaveritas", "source": "faktaveritas", "target": "Purbaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ekssoverr", "source": "ekssoverr", "target": "Ekssover", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ep.unisba", "source": "ep.unisba", "target": "ima", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cliper.investasi8", "source": "cliper.investasi8", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "login_kupang", "source": "login_kupang", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sumeksco", "source": "sumeksco", "target": "sumekscoofficial7168", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "netizenmedia07", "source": "netizenmedia07", "target": "Ulasan.co", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipeper0", "source": "clipeper0", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "rikoa475", "source": "rikoa475", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cliper.investasi8", "source": "cliper.investasi8", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "mancingsaham.id", "source": "mancingsaham.id", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "as_screenprinting", "source": "as_screenprinting", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tws.news1", "source": "tws.news1", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "media.clips02", "source": "media.clips02", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hotclip244", "source": "hotclip244", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "rohmanmont", "source": "rohmanmont", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nashihunamien", "source": "nashihunamien", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "raw_clp.xyz", "source": "raw_clp.xyz", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cliptws_suli", "source": "cliptws_suli", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "willbitsecond", "source": "willbitsecond", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipperclip33", "source": "clipperclip33", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jutthclip", "source": "jutthclip", "target": "Kontencom_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "semua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "Heronusa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "Astra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "Honda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "SAMSAT", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "solusimedia.id", "source": "solusimedia.id", "target": "solusimedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "suci0391", "source": "suci0391", "target": "kkpgoid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "suci0391", "source": "suci0391", "target": "swtrenggono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "reyy16_8", "source": "reyy16_8", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cce_2026", "source": "cce_2026", "target": "Pemkab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cce_2026", "source": "cce_2026", "target": "KPw", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cce_2026", "source": "cce_2026", "target": "dispar.ciamis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pilarbalinews", "source": "pilarbalinews", "target": "DPC", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pilarbalinews", "source": "pilarbalinews", "target": "agusmahayastra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "newsclipssl", "source": "newsclipssl", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "new.berita.new13", "source": "new.berita.new13", "target": "sulis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "new.berita.new13", "source": "new.berita.new13", "target": "kontencom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "koinsinyalixx", "source": "koinsinyalixx", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "loseper_", "source": "loseper_", "target": "Kontencom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipp880", "source": "clipp880", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "febugj", "source": "febugj", "target": "feb.ugj", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "febugj", "source": "febugj", "target": "ugj.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "febugj", "source": "febugj", "target": "febugj", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "febugj", "source": "febugj", "target": "ugj.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "febugj", "source": "febugj", "target": "pelatihanlemak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "febugj", "source": "febugj", "target": "oia_febugj", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "febugj", "source": "febugj", "target": "IAPI_febugj", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "febugj", "source": "febugj", "target": "taxcenter.ugj", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "febugj", "source": "febugj", "target": "gibei_ugj", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nusand_tara", "source": "nusand_tara", "target": "detikcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ussfeeds", "source": "ussfeeds", "target": "ANTARANEWS.COM", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "daeiwanwahyudi", "source": "daeiwanwahyudi", "target": "rehatiwan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "daeiwanwahyudi", "source": "daeiwanwahyudi", "target": "rehatiwaninspiring", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipp880", "source": "clipp880", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipp880", "source": "clipp880", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "reformasi.co.id", "source": "reformasi.co.id", "target": "viamedianetwork", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "nusabali_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "baligoviral.ID", "source": "baligoviral.ID", "target": "topfans", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@radarbaliofficial", "source": "@radarbaliofficial", "target": "radar.bali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@radarbaliofficial", "source": "@radarbaliofficial", "target": "radarbali_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@radarbaliofficial", "source": "@radarbaliofficial", "target": "radarbali.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@gotvnewsofficial", "source": "@gotvnewsofficial", "target": "gotvnewsofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wartaekonomiid", "source": "@wartaekonomiid", "target": "wartaekonomiid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wartaekonomiid", "source": "@wartaekonomiid", "target": "wartaekonomi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wartaekonomiid", "source": "@wartaekonomiid", "target": "warta_ekonomi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@aksitrainingconsulting2394", "source": "@aksitrainingconsulting2394", "target": "cbp.jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OwenTravels", "source": "@OwenTravels", "target": "owentravels.ph", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OwenTravels", "source": "@OwenTravels", "target": "OwenTravels.ph", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KemenPariwisata", "source": "@KemenPariwisata", "target": "kemenpar.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KemenPariwisata", "source": "@KemenPariwisata", "target": "KemenPariwisata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KemenPariwisata", "source": "@KemenPariwisata", "target": "KemenPariwisata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KemenPariwisata", "source": "@KemenPariwisata", "target": "kemenpariwisata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PolemikNPolitik", "source": "@PolemikNPolitik", "target": "LEMBURPAKUANCHANNEL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@arahbangsaindonesia", "source": "@arahbangsaindonesia", "target": "arahbangsaindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "source": "@TribunSingkawang1", "target": "videotribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "source": "@TribunSingkawang1", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TomMCIfle", "source": "@TomMCIfle", "target": "tommcifle", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@zakiaputrialisa", "source": "@zakiaputrialisa", "target": "bankindonesiabanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@zakiaputrialisa", "source": "@zakiaputrialisa", "target": "smanthreechannel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BDKMalang", "source": "@BDKMalang", "target": "bdkmalang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@redaksibantentv", "source": "@redaksibantentv", "target": "officialbantentv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@redaksibantentv", "source": "@redaksibantentv", "target": "officialbantentv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@redaksibantentv", "source": "@redaksibantentv", "target": "officialbantentv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "source": "@TribunMedanTV", "target": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SobatPorto", "source": "@SobatPorto", "target": "sobatporto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SobatPorto", "source": "@SobatPorto", "target": "sobatporto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SobatPorto", "source": "@SobatPorto", "target": "sobatporto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribuntimur", "source": "@tribuntimur", "target": "tribunnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribuntimur", "source": "@tribuntimur", "target": "tribunkaltimofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@V-Today", "source": "@V-Today", "target": "vtodaydotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wartakotaproduction", "source": "@wartakotaproduction", "target": "wartakotalive.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunkaltimofficial", "source": "@tribunkaltimofficial", "target": "ganjar_pranowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tradingsahamfirman", "source": "@tradingsahamfirman", "target": "tradingsahamfirman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@QolbunHalim", "source": "@QolbunHalim", "target": "mak.julo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tradingsahamfirman", "source": "@tradingsahamfirman", "target": "tradingsahamfirman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviki...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviking", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}