{"nodes": [{"key": "akucintaistriku", "attributes": {"label": "akucintaistriku", "x": 19.709852830625096, "y": 339.35836851308045, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2032862398152061412", "id": "akucintaistriku", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa kebijakan penyuntikan likuiditas Rp200 triliun kepada perbankan T…", "post_id": "2032862398152061412"}}, {"key": "Bisniscom", "attributes": {"label": "Bisniscom", "x": 167.05019875665528, "y": 646.7139197153879, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 8.6103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2032862398152061412", "id": "Bisniscom", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa kebijakan penyuntikan likuiditas Rp200 triliun kepada perbankan T…", "post_id": "2032862398152061412"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 203.04647403965092, "y": 46.151374634684885, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "1975419331250168156", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "\"Terserap\" di konteks ini berarti dana pemerintah yang disalurkan atau dimanfaatkan dengan cepat oleh bank seperti Mandiri, misalnya menjadi kredit untuk UMKM atau sektor lain, bukan mengendap. Menkeu Purbaya memuji karena sudah 60-70% terserap.", "post_id": "1975419331250168156"}}, {"key": "patrick07467143", "attributes": {"label": "patrick07467143", "x": 714.3393853449752, "y": 920.0942664246528, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1975419331250168156", "id": "patrick07467143", "source": "tweet-000004", "content": "\"Terserap\" di konteks ini berarti dana pemerintah yang disalurkan atau dimanfaatkan dengan cepat oleh bank seperti Mandiri, misalnya menjadi kredit untuk UMKM atau sektor lain, bukan mengendap. Menkeu Purbaya memuji karena sudah 60-70% terserap.", "post_id": "1975419331250168156"}}, {"key": "icibosadd", "attributes": {"label": "icibosadd", "x": 363.95139691757873, "y": 223.03040006597973, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1975419331250168156", "id": "icibosadd", "source": "tweet-000004", "content": "\"Terserap\" di konteks ini berarti dana pemerintah yang disalurkan atau dimanfaatkan dengan cepat oleh bank seperti Mandiri, misalnya menjadi kredit untuk UMKM atau sektor lain, bukan mengendap. Menkeu Purbaya memuji karena sudah 60-70% terserap.", "post_id": "1975419331250168156"}}, {"key": "yat_ever", "attributes": {"label": "yat_ever", "x": 65.73686049563099, "y": 243.9306310572057, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1965970300895686801", "id": "yat_ever", "source": "tweet-000004", "content": "Halo bro! Dana Rp 200 triliun itu berasal dari uang pemerintah yang mengendap di Bank Indonesia (BI), total Rp 425 triliun dari pajak dan sumber lain. Rencananya ditarik dan ditempatkan di bank komersial untuk tingkatkan likuiditas, dorong kredit, dan pertumbuhan ekonomi.", "post_id": "1965970300895686801"}}, {"key": "Ayong_", "attributes": {"label": "Ayong_", "x": 419.1741901428247, "y": 830.6200656920382, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966152521489199212", "id": "Ayong_", "source": "tweet-000004", "content": "Uang yang mengendap di Bank Indonesia (seperti cadangan bank) diedarkan ke bank-bank melalui mekanisme utama seperti:\n\n- Operasi Pasar Terbuka (OPT): BI beli surat berharga dari bank untuk suntik likuiditas.\n- Standing Facilities: Bank pinjam dana dari BI untuk kelola likuiditas", "post_id": "1966152521489199212"}}, {"key": "tempodotco", "attributes": {"label": "tempodotco", "x": 997.3413628282831, "y": 761.6616358694932, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966152521489199212", "id": "tempodotco", "source": "tweet-000004", "content": "Uang yang mengendap di Bank Indonesia (seperti cadangan bank) diedarkan ke bank-bank melalui mekanisme utama seperti:\n\n- Operasi Pasar Terbuka (OPT): BI beli surat berharga dari bank untuk suntik likuiditas.\n- Standing Facilities: Bank pinjam dana dari BI untuk kelola likuiditas", "post_id": "1966152521489199212"}}, {"key": "DangisTheruck", "attributes": {"label": "DangisTheruck", "x": 656.2967595276517, "y": 810.9093407082584, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2041604861201092612", "id": "DangisTheruck", "source": "tweet-000004", "content": "Orang goblok ya lu?\nSaldo uang pemerintah di Bank Indonesia (BI) yang tersisa Rp120 triliun gak berarti kas negara habis, itu merupakan bagian dari strategi pengelolaan  likuiditas Kementerian Keuangan.", "post_id": "2041604861201092612"}}, {"key": "meow_leader2", "attributes": {"label": "meow_leader2", "x": 333.7406736688171, "y": 57.7660242619008, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.6103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041604861201092612", "id": "meow_leader2", "source": "tweet-000004", "content": "Orang goblok ya lu?\nSaldo uang pemerintah di Bank Indonesia (BI) yang tersisa Rp120 triliun gak berarti kas negara habis, itu merupakan bagian dari strategi pengelolaan  likuiditas Kementerian Keuangan.", "post_id": "2041604861201092612"}}, {"key": "TirtoID", "attributes": {"label": "TirtoID", "x": 961.9800936250856, "y": 698.3424826060816, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.181, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2041604861201092612", "id": "TirtoID", "source": "tweet-000004", "content": "Orang goblok ya lu?\nSaldo uang pemerintah di Bank Indonesia (BI) yang tersisa Rp120 triliun gak berarti kas negara habis, itu merupakan bagian dari strategi pengelolaan  likuiditas Kementerian Keuangan.", "post_id": "2041604861201092612"}}, {"key": "PilipiUser", "attributes": {"label": "PilipiUser", "x": 356.0649240483025, "y": 645.2366537421949, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "1967467546539602313", "id": "PilipiUser", "source": "tweet-000004", "content": "coba cek tampilan layar menkeu..itu ada 2 sumber dana yang mengendap di Bank. Yg 400T itu dana pem pusat, oleh menkeu dipindah ke Himbara 200T entah utk apa krn bank saat ini justru pusing krn kredit gak tersalurkan, malahan ditambah\ndana pemda mengendap di bank sekitar 180an T", "post_id": "1967467546539602313"}}, {"key": "KakakPembokat", "attributes": {"label": "KakakPembokat", "x": 81.53241512871834, "y": 111.39909076470333, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.6103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1967467546539602313", "id": "KakakPembokat", "source": "tweet-000004", "content": "coba cek tampilan layar menkeu..itu ada 2 sumber dana yang mengendap di Bank. Yg 400T itu dana pem pusat, oleh menkeu dipindah ke Himbara 200T entah utk apa krn bank saat ini justru pusing krn kredit gak tersalurkan, malahan ditambah\ndana pemda mengendap di bank sekitar 180an T", "post_id": "1967467546539602313"}}, {"key": "BosPurwa", "attributes": {"label": "BosPurwa", "x": 546.8154631592938, "y": 620.2388348928849, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.3223, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1967467546539602313", "id": "BosPurwa", "source": "tweet-000004", "content": "coba cek tampilan layar menkeu..itu ada 2 sumber dana yang mengendap di Bank. Yg 400T itu dana pem pusat, oleh menkeu dipindah ke Himbara 200T entah utk apa krn bank saat ini justru pusing krn kredit gak tersalurkan, malahan ditambah\ndana pemda mengendap di bank sekitar 180an T", "post_id": "1967467546539602313"}}, {"key": "Babatmentai", "attributes": {"label": "Babatmentai", "x": 24.848295547380552, "y": 318.1716148312634, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2041120036270887222", "id": "Babatmentai", "source": "tweet-000004", "content": "Penasaran ku disitu, karena alibi purbaya. Senjata dia di belanja pemerintah dan kredit bank. Tapi sekarang dia potong belanja.\n\nKredit bank kemaren gak ngaruh ke pertumbuhan juga.\n\nYa setidak nya 2026 masih aman. Gak tau tahun depan", "post_id": "2041120036270887222"}}, {"key": "mnvnty", "attributes": {"label": "mnvnty", "x": 233.49342397541716, "y": 769.5323390436466, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.7543, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041120036270887222", "id": "mnvnty", "source": "tweet-000004", "content": "Penasaran ku disitu, karena alibi purbaya. Senjata dia di belanja pemerintah dan kredit bank. Tapi sekarang dia potong belanja.\n\nKredit bank kemaren gak ngaruh ke pertumbuhan juga.\n\nYa setidak nya 2026 masih aman. Gak tau tahun depan", "post_id": "2041120036270887222"}}, {"key": "PNS_Ababil", "attributes": {"label": "PNS_Ababil", "x": 115.71182475245767, "y": 852.976192188211, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.7543, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041120036270887222", "id": "PNS_Ababil", "source": "tweet-000004", "content": "Penasaran ku disitu, karena alibi purbaya. Senjata dia di belanja pemerintah dan kredit bank. Tapi sekarang dia potong belanja.\n\nKredit bank kemaren gak ngaruh ke pertumbuhan juga.\n\nYa setidak nya 2026 masih aman. Gak tau tahun depan", "post_id": "2041120036270887222"}}, {"key": "bornfromillness", "attributes": {"label": "bornfromillness", "x": 87.9091090090297, "y": 333.83938603342733, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2041716571161379211", "id": "bornfromillness", "source": "tweet-000004", "content": "Lebih tepatnya mungkin uangnya diputer ke Bank Himbara untuk menjadi penyaluran kredit ke sektor rill kali yaa cmiiw. \n\nYess betul, ini perlu ditanyakan ke MenKeu apakah bisa kita tarik secara immediately atau gimana jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.", "post_id": "2041716571161379211"}}, {"key": "formerlyson", "attributes": {"label": "formerlyson", "x": 214.4481828564082, "y": 71.5942613371825, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.7543, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041716571161379211", "id": "formerlyson", "source": "tweet-000004", "content": "Lebih tepatnya mungkin uangnya diputer ke Bank Himbara untuk menjadi penyaluran kredit ke sektor rill kali yaa cmiiw. \n\nYess betul, ini perlu ditanyakan ke MenKeu apakah bisa kita tarik secara immediately atau gimana jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.", "post_id": "2041716571161379211"}}, {"key": "sideofside29", "attributes": {"label": "sideofside29", "x": 177.95499416801997, "y": 103.95750673485948, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.7543, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041716571161379211", "id": "sideofside29", "source": "tweet-000004", "content": "Lebih tepatnya mungkin uangnya diputer ke Bank Himbara untuk menjadi penyaluran kredit ke sektor rill kali yaa cmiiw. \n\nYess betul, ini perlu ditanyakan ke MenKeu apakah bisa kita tarik secara immediately atau gimana jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.", "post_id": "2041716571161379211"}}, {"key": "qwonidin", "attributes": {"label": "qwonidin", "x": 741.9006912979806, "y": 81.2752054899889, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.7543, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041716571161379211", "id": "qwonidin", "source": "tweet-000004", "content": "Lebih tepatnya mungkin uangnya diputer ke Bank Himbara untuk menjadi penyaluran kredit ke sektor rill kali yaa cmiiw. \n\nYess betul, ini perlu ditanyakan ke MenKeu apakah bisa kita tarik secara immediately atau gimana jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.", "post_id": "2041716571161379211"}}, {"key": "ErwinSose", "attributes": {"label": "ErwinSose", "x": 853.1825229050304, "y": 555.0025352543817, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2042152025102967186", "id": "ErwinSose", "source": "tweet-000004", "content": "Kita sebenerx hrs memberdayakan investasi dr pengusaha kecil dlm negri sbg prioritas , cara yg paling cepat adalah turunkan suku bunga pinjaman bagi umkm , seperti rencana menkeu yg ingin ambil alih pnm sbg penyalur kredit ke umkm dgn bunga rendah , spt ini dl deh", "post_id": "2042152025102967186"}}, {"key": "GunRomli", "attributes": {"label": "GunRomli", "x": 991.698999850718, "y": 375.3953140641544, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042152025102967186", "id": "GunRomli", "source": "tweet-000004", "content": "Kita sebenerx hrs memberdayakan investasi dr pengusaha kecil dlm negri sbg prioritas , cara yg paling cepat adalah turunkan suku bunga pinjaman bagi umkm , seperti rencana menkeu yg ingin ambil alih pnm sbg penyalur kredit ke umkm dgn bunga rendah , spt ini dl deh", "post_id": "2042152025102967186"}}, {"key": "triwul82", "attributes": {"label": "triwul82", "x": 369.44839375626634, "y": 275.8993559351397, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2042757122916782111", "id": "triwul82", "source": "tweet-000004", "content": "Ibarat sebuah keluarga, kalau bapaknya (Pemerintah) hobi jajan tapi gajinya kurang, lalu dia maksa ibunya (Bank Indonesia) untuk gesek kartu kredit terus-menerus tanpa peduli cara bayarnya, lama-lama tetangga (Investor Asing) bakal tahu.", "post_id": "2042757122916782111"}}, {"key": "antimunafic", "attributes": {"label": "antimunafic", "x": 783.351946893313, "y": 306.10677667769914, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042757122916782111", "id": "antimunafic", "source": "tweet-000004", "content": "Ibarat sebuah keluarga, kalau bapaknya (Pemerintah) hobi jajan tapi gajinya kurang, lalu dia maksa ibunya (Bank Indonesia) untuk gesek kartu kredit terus-menerus tanpa peduli cara bayarnya, lama-lama tetangga (Investor Asing) bakal tahu.", "post_id": "2042757122916782111"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 915.5793026301607, "y": 438.6831837511301, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.5863, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 1, "degree": 5}, "_id": "1957630641857847562", "id": "bank_indonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Hai, Fithroni. Kami turut menyayangkan atas hal tersebut. Namun, perihal mekanisme pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di luar kewenangan Bank Indonesia. Kami sarankan kamu untuk berkoordinasi dengan pihak perbankan umum terkait agar mendapatkan informasi yg relevan. \n\nSebagai", "post_id": "1957630641857847562"}}, {"key": "Fithroni27", "attributes": {"label": "Fithroni27", "x": 612.280749438369, "y": 757.3049700215248, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.6408, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1957630641857847562", "id": "Fithroni27", "source": "tweet-000004", "content": "Hai, Fithroni. Kami turut menyayangkan atas hal tersebut. Namun, perihal mekanisme pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di luar kewenangan Bank Indonesia. Kami sarankan kamu untuk berkoordinasi dengan pihak perbankan umum terkait agar mendapatkan informasi yg relevan. \n\nSebagai", "post_id": "1957630641857847562"}}, {"key": "Partikellirs", "attributes": {"label": "Partikellirs", "x": 971.2934782370605, "y": 990.2289513350121, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1965985397768642948", "id": "Partikellirs", "source": "tweet-000004", "content": "dana talangan perbankan menjadi kasus korupsi terbesar perbankan kalla itu seperti ; Bank century gate, bank bank bangkrut karena kredit macet, yang terbesar kasus siriteks. ngerii dan ketua Lembaga Penjamin Simpanan pak purbaya gak ikut ditangkap KPK RI 🤣🤣🤣", "post_id": "1965985397768642948"}}, {"key": "CNNIndonesia", "attributes": {"label": "CNNIndonesia", "x": 784.7744992723433, "y": 876.1325578620613, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1965985397768642948", "id": "CNNIndonesia", "source": "tweet-000004", "content": "dana talangan perbankan menjadi kasus korupsi terbesar perbankan kalla itu seperti ; Bank century gate, bank bank bangkrut karena kredit macet, yang terbesar kasus siriteks. ngerii dan ketua Lembaga Penjamin Simpanan pak purbaya gak ikut ditangkap KPK RI 🤣🤣🤣", "post_id": "1965985397768642948"}}, {"key": "accscrt2431", "attributes": {"label": "accscrt2431", "x": 738.7741421837198, "y": 975.5582589268804, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041203555172749596", "id": "accscrt2431", "source": "tweet-000004", "content": "Hi accscrt2431, \n\nUang pemerintah di BI (Rp120 T) itu cuma sebagian dari total SAL Rp420 T. Rp300 T udah dipindah ke bank Himbara & daerah buat dorong kredit & ekonomi riil (bukan nganggur).\n\nKalo yang di BI habis? Gak langsung chaos. Purbaya bilang pajak bakal masuk lagi, dana", "post_id": "2041203555172749596"}}, {"key": "ohmysal_", "attributes": {"label": "ohmysal_", "x": 865.9083075488904, "y": 145.69618180495814, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2033537631460421972", "id": "ohmysal_", "source": "tweet-000004", "content": "Betul bang, fiskal itu ranah Menkeu Purbaya (APBN, pajak, belanja pemerintah), moneter di BI (suku bunga, likuiditas). Sering orang campur aduk, padahal beda instrumen. Kalau ada isu ekonomi, liat dulu yang mana dominan biar tepat sasaran. Mau bahas lebih detail? Siap jawab.", "post_id": "2033537631460421972"}}, {"key": "nashuax224", "attributes": {"label": "nashuax224", "x": 94.3990821371813, "y": 82.72259612573907, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2033537631460421972", "id": "nashuax224", "source": "tweet-000004", "content": "Betul bang, fiskal itu ranah Menkeu Purbaya (APBN, pajak, belanja pemerintah), moneter di BI (suku bunga, likuiditas). Sering orang campur aduk, padahal beda instrumen. Kalau ada isu ekonomi, liat dulu yang mana dominan biar tepat sasaran. Mau bahas lebih detail? Siap jawab.", "post_id": "2033537631460421972"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 844.2012514325011, "y": 937.0495992124276, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3870845045860229022_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia telah menyalurkan insentif likuiditas makroprudensial sebesar Rp427,1 triliun hingga Maret 2026 untuk mendorong pertumbuhan kredit, khususnya ke sektor prioritas seperti pangan, industri, hilirisasi, dan perumahan 🏗️🌾\n\nKebijakan ini juga diarahkan agar suku bunga kredit turun, sehingga transmisi ke sektor riil lebih cepat. Bank BUMN menjadi penerima terbesar, diikuti bank swasta nasional 📈\n\nSumber: Katadata.co.id, 8 April 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#bi #likuiditas #kredit #ekonomi #perbankan #investasi #saham #trading #mancingsaham", "post_id": "3870845045860229022_52512310886"}}, {"key": "jamdatun_kejagungri", "attributes": {"label": "jamdatun_kejagungri", "x": 774.551814801289, "y": 385.9182230453052, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3872059539205448594_7263394836", "id": "jamdatun_kejagungri", "source": "instagram-000001", "content": ".\nKamis, 09 April 2026 bertempat di Makassar, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara menjadi Narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan pada hari Kamis, 09 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema \"Penguatan Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum terkait Tagihan Bank Indonesia\". Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan penataan sejumlah tagihan historis dilaksanakan secara tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dalam menjalankan fungsinya, Bank Indonesia saat ini tengah melakukan penanganan terhadap sejumlah tagihan penting, antara lain Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI), Sub-Ordinated Loan (SOL) PT Bank IFI, Two-Step Loan (TSL) yang proses pengalihannya kepada Pemerintah masih berlangsung. Kegiatan ini turut dihadiri secara langsung oleh perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, jajaran pimpinan Bank Indonesia serta perwakilan kementerian terkait, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Koperasi (Kemenkop), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), dan Kementerian Pertanian (Kementan).\n.\n\n.\n#Jamdatun #JaksaPengacaraNegara\n#JamdatunMenujuWBBM #DatunKejaksaanAgung\n#KejaksaanAgung", "post_id": "3872059539205448594_7263394836"}}, {"key": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "kejaksaan.ri", "x": 774.0300553047755, "y": 288.1522843094758, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872059539205448594_7263394836", "id": "kejaksaan.ri", "source": "instagram-000001", "content": ".\nKamis, 09 April 2026 bertempat di Makassar, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara menjadi Narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan pada hari Kamis, 09 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema \"Penguatan Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum terkait Tagihan Bank Indonesia\". Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan penataan sejumlah tagihan historis dilaksanakan secara tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dalam menjalankan fungsinya, Bank Indonesia saat ini tengah melakukan penanganan terhadap sejumlah tagihan penting, antara lain Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI), Sub-Ordinated Loan (SOL) PT Bank IFI, Two-Step Loan (TSL) yang proses pengalihannya kepada Pemerintah masih berlangsung. Kegiatan ini turut dihadiri secara langsung oleh perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, jajaran pimpinan Bank Indonesia serta perwakilan kementerian terkait, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Koperasi (Kemenkop), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), dan Kementerian Pertanian (Kementan).\n.\n\n.\n#Jamdatun #JaksaPengacaraNegara\n#JamdatunMenujuWBBM #DatunKejaksaanAgung\n#KejaksaanAgung", "post_id": "3872059539205448594_7263394836"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 137.84292699483268, "y": 84.35238673917955, "size": 10.74, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3271, "eigenvector": 114.3905, "in_degree": 6, "out_degree": 7, "degree": 13}, "_id": "3866109055199329181_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut PT Pertamina (Persero) akan menyerap selisih antara harga keekonomian dan harga jual eceran bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang saat ini diputuskan tidak naik oleh pemerintah.\n\nLangkah ini diambil di tengah lonjakan harga minyak dunia yang menyebabkan jarak cukup lebar antara harga pasar dan harga jual di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).\n\nPurbaya menjelaskan, kebijakan ini dapat dijalankan karena kondisi likuiditas Pertamina yang terjaga, menyusul percepatan pembayaran kompensasi dari pemerintah yang kini dilakukan secara rutin setiap bulan.\n\n“Sementara sepertinya (ditanggung) Pertamina. Dia mampu karena sekarang pembayaran dari pemerintah kan lancar. Yang kompensasi kan sekarang kita bayar setiap bulan, 70 persen terus-terusan,” ujar Purbaya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (1/4/2026).\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/purbaya-sebut-pertamina-tanggung-sementara-selisih-harga-bbm-nonsubsidi\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3866109055199329181_3310659452"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 637.4362247312791, "y": 443.4550915767771, "size": 11.16, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4087, "eigenvector": 120.6255, "in_degree": 13, "out_degree": 0, "degree": 13}, "_id": "3850489194246668389_3310659452", "id": "prast_ulrich", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menambah penempatan dana ke perbankan senilai Rp100 triliun. Kebijakan ini dilakukan dalam rangka menambah likuiditas perbankan Tanah Air.\n\nNamun, suntikan dana Rp 100 triliun ini memiliki aturan berbeda dibandingkan dana Rp 200 triliun yang ditempatkan Purbaya sejak September 2025. Ia mengatakan, nominal penambahan ini sifatnya akan lebih fleksibel ketimbang yang telah ditempatkan sebelumnya. Artinya, pemerintah bisa menarik kapan saja atau menambah kapan saja dana Rp 100 triliun itu, tak seperti dana Rp 200 triliun yang telah ditempatkan dalam bentuk deposit on call selama 6 bulan di Himbara.\n\nAdapun dengan skema yang lebih fleksibel, maka pemerintah dapat menarik atau menambah dana tersebut sewaktu-waktu sesuai kebutuhan likuiditas ataupun kebutuhan pembiayaan belanja negara.\n\nSaksikan pembahasan selengkapnya dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo , Rabu, 11 Maret 2026, pukul 21.30 - 22.00 WIB. LIVE di IDX Channel (MNC VISION Ch 100, MNC PLAY Ch 128 HD, First Media Ch 389, K-VISION Ch 129, OXYGEN Ch 137 dan MY REPUBLIK Ch 576). Saksikan juga LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS store.\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #marketreview", "post_id": "3850489194246668389_3310659452"}}, {"key": "bankmegaid", "attributes": {"label": "bankmegaid", "x": 528.3924436284747, "y": 854.1528952131293, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4312, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "3872790742507398072_1640973018", "id": "bankmegaid", "source": "instagram-000001", "content": "Mau dapetin s.d. Rp20Juta* per bulan? 💰\n\nAyo ajak teman kamu buat buka tabungan Mega Zaver dan apply kartu kredit Bank Mega pake kode referral kamu di M-Smile~\n\n*S&K berlaku\nInfo lengkap: bit.ly/bm-mgm\n\nBelum punya aplikasi M-Smile by Bank Mega? Klik link di bio \n\nBank Mega berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia I Bank Mega merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan", "post_id": "3872790742507398072_1640973018"}}, {"key": "honestindo", "attributes": {"label": "honestindo", "x": 421.04710984846037, "y": 451.57058167124455, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "3872198384468315326_52081950393", "id": "honestindo", "source": "instagram-000001", "content": "Lagi di parkiran aja tetep Anest infoin nih promo Honest bareng  😂 Soalnya Anest nggak mau kamu sampe ketinggalan promonya! Cuma sampai 22 Mei 2026 loh 🫨\n\nBuruan pakai Honest Card kamu jajan di TOMORO COFFEE dan serbu promonya sekarang 💳💜\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#DitraktirHonest #TomoroCoffee #Promo #HonestCard #ApprovedByHonest", "post_id": "3872198384468315326_52081950393"}}, {"key": "tomorocoffee.id", "attributes": {"label": "tomorocoffee.id", "x": 836.5476924722954, "y": 342.7917629663727, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872198384468315326_52081950393", "id": "tomorocoffee.id", "source": "instagram-000001", "content": "Lagi di parkiran aja tetep Anest infoin nih promo Honest bareng  😂 Soalnya Anest nggak mau kamu sampe ketinggalan promonya! Cuma sampai 22 Mei 2026 loh 🫨\n\nBuruan pakai Honest Card kamu jajan di TOMORO COFFEE dan serbu promonya sekarang 💳💜\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#DitraktirHonest #TomoroCoffee #Promo #HonestCard #ApprovedByHonest", "post_id": "3872198384468315326_52081950393"}}, {"key": "kfcindonesia", "attributes": {"label": "kfcindonesia", "x": 33.438588919915134, "y": 902.5800345037759, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3866373015101891332_52081950393", "id": "kfcindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Jangan kaget sama infonya! 😆\n\nPromo  bareng Honest ini cuma sampai 15 Juni 2026 loh! Buruan pakai Honest Card kamu belanja di KFC dan serbu promonya sekarang 💳💜\n\nSiapa aja niiih yang udah nikmatin promonya? Absen di kolom komen yaa~\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#Honest #HonestCard #KartuKredit #ApprovedByHonest", "post_id": "3866373015101891332_52081950393"}}, {"key": "idntimes.video", "attributes": {"label": "idntimes.video", "x": 467.92497887166684, "y": 62.21864071896965, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "idntimes.video", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 741.2743865818792, "y": 143.5108488597281, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "IDNTimes", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 680.0823316151823, "y": 521.4492836327128, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 14.980413676081493, "y": 212.58793901366403, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "IDNTimes.Community", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 7.1701785750669655, "y": 95.83571937651159, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 558.3866203863561, "y": 360.63321058514254, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Duniaku_com", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 260.5058357117139, "y": 638.8236504146593, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Popbela_com", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 103.04105097683569, "y": 919.4327297153192, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Popbela.Beauty", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 574.0928052637661, "y": 872.3047145031477, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Popmama_com", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 124.54613364189349, "y": 288.1598173782273, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Yummy.idn", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 121.57268391817632, "y": 169.09384650409388, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3860498125106773679_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "BI-Rate TETAP 4,75%. Apa artinya bagi ekonomi kita?\n\n#SobatRupiah, keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga ini diarahkan untuk menjaga stabilitas Rupiah, memastikan inflasi tetap dalam kisaran 2,5±1%, sekaligus merespons tekanan eksternal di tengah dinamika global yang terus berkembang.\n\nLangkah yang ditempuh pun menyeluruh dan terukur. Mulai dari stabilisasi nilai tukar melalui intervensi di pasar valas, strategi moneter pro-market untuk menjaga likuiditas dan menarik aliran modal, hingga penguatan kebijakan devisa demi ketahanan eksternal yang lebih solid.\n\nDi saat yang sama, dorongan pertumbuhan terus dijaga. Kredit dan pembiayaan ke sektor riil didorong agar tetap mengalir dan menopang aktivitas ekonomi. Transformasi digital juga dipercepat, dari perluasan pembayaran digital, QRIS antarnegara, hingga penguatan ekosistem inovasi lewat PIDI.\n\nSeluruh upaya ini diperkuat lewat sinergi bersama Pemerintah dan KSSK untuk menjaga stabilitas, mengendalikan inflasi, dan memastikan pertumbuhan ekonomi tetap berlanjut, termasuk kesiapan sistem pembayaran dan uang Rupiah menjelang Idulfitri.\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3860498125106773679_13254887390"}}, {"key": "ranchmarket99id", "attributes": {"label": "ranchmarket99id", "x": 946.3777572881269, "y": 276.7934606024869, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3854104373732000956_52081950393", "id": "ranchmarket99id", "source": "instagram-000001", "content": "MULAI HARI INI! Kamu bisa #DitraktirHonest belanja sayur organik atau daging premium di      🤩\n\nTinggal transaksi pakai kartu kredit Honest-mu sekarang, bisa nikmati cashback hingga Rp15.000 setiap bulannya, tanpa perlu kode promo apapun! Buruan serbu promonya sekarang. Promo berlaku hingga 15 Juni 2026 🥳\n\nInfo selengkapnya kunjungi website: honest.co.id\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#HonestCard #KartuKredit #Promo #ApprovedByHonest", "post_id": "3854104373732000956_52081950393"}}, {"key": "thegourmetsupermarket", "attributes": {"label": "thegourmetsupermarket", "x": 712.7730435277673, "y": 505.5838135558652, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3854104373732000956_52081950393", "id": "thegourmetsupermarket", "source": "instagram-000001", "content": "MULAI HARI INI! Kamu bisa #DitraktirHonest belanja sayur organik atau daging premium di      🤩\n\nTinggal transaksi pakai kartu kredit Honest-mu sekarang, bisa nikmati cashback hingga Rp15.000 setiap bulannya, tanpa perlu kode promo apapun! Buruan serbu promonya sekarang. Promo berlaku hingga 15 Juni 2026 🥳\n\nInfo selengkapnya kunjungi website: honest.co.id\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#HonestCard #KartuKredit #Promo #ApprovedByHonest", "post_id": "3854104373732000956_52081950393"}}, {"key": "pasarina99id", "attributes": {"label": "pasarina99id", "x": 793.9454125709343, "y": 104.83822891654337, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3854104373732000956_52081950393", "id": "pasarina99id", "source": "instagram-000001", "content": "MULAI HARI INI! Kamu bisa #DitraktirHonest belanja sayur organik atau daging premium di      🤩\n\nTinggal transaksi pakai kartu kredit Honest-mu sekarang, bisa nikmati cashback hingga Rp15.000 setiap bulannya, tanpa perlu kode promo apapun! Buruan serbu promonya sekarang. Promo berlaku hingga 15 Juni 2026 🥳\n\nInfo selengkapnya kunjungi website: honest.co.id\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#HonestCard #KartuKredit #Promo #ApprovedByHonest", "post_id": "3854104373732000956_52081950393"}}, {"key": "digibankid", "attributes": {"label": "digibankid", "x": 793.2994972177926, "y": 168.33367800908795, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3851910512254727816_5818048744", "id": "digibankid", "source": "instagram-000001", "content": "Salah satu komitmen Kartu Kredit DBS Z dalam mendorong keberlanjutan melalui pengelolaan sampah yang lebih bijak dan berdampak bagi lingkungan serta ekonomi sirkular diwujudkan lewat Zustainable Ways Project di Kab. Ciamis yang dilaksanakan bersama  ✨ \n\nTerima kasih juga pengguna Kartu Kredit DBS Z yang sudah jadi bagian dari Zustainable Ways Challenge! Setiap transaksi dan sampah yang kamu kumpulkan ikut menciptakan perubahan untuk keberlanjutan 💚\n\n👉 Info lengkap: go.dbs.com/id-zustainableways\n\n#LiveMoreBankLess #ZustainableWays #ZeroWaste #IEarnedDiz #JalaniCerdikmu\n_____\n\nPT Bank DBS Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).", "post_id": "3851910512254727816_5818048744"}}, {"key": "duitin_id", "attributes": {"label": "duitin_id", "x": 423.15408813978814, "y": 648.5322409357785, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3851910512254727816_5818048744", "id": "duitin_id", "source": "instagram-000001", "content": "Salah satu komitmen Kartu Kredit DBS Z dalam mendorong keberlanjutan melalui pengelolaan sampah yang lebih bijak dan berdampak bagi lingkungan serta ekonomi sirkular diwujudkan lewat Zustainable Ways Project di Kab. Ciamis yang dilaksanakan bersama  ✨ \n\nTerima kasih juga pengguna Kartu Kredit DBS Z yang sudah jadi bagian dari Zustainable Ways Challenge! Setiap transaksi dan sampah yang kamu kumpulkan ikut menciptakan perubahan untuk keberlanjutan 💚\n\n👉 Info lengkap: go.dbs.com/id-zustainableways\n\n#LiveMoreBankLess #ZustainableWays #ZeroWaste #IEarnedDiz #JalaniCerdikmu\n_____\n\nPT Bank DBS Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).", "post_id": "3851910512254727816_5818048744"}}, {"key": "farmersmarket99id", "attributes": {"label": "farmersmarket99id", "x": 715.8652790293925, "y": 128.5435079366044, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3854124434190458978_52081950393", "id": "farmersmarket99id", "source": "instagram-000001", "content": "Belanja bulanan di  &  sekarang bisa #DitraktirHonest 📣🥳 Pastiin transaksinya pakai Honest Card kamu ya! Karena ada cashback hingga Rp15.000 yang nungguin kamu setiap bulannya.\n\n✅ Nggak perlu pakai kode promo apa pun.\n✅ Cashback akan dikirim di hari Jumat setiap minggunya.\n✅ Promonya berlaku hingga 15 Juni 2026.\n\nBuruan serbu promonya sekarang! Info selengkapnya kunjungi website: honest.co.id\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#HonestCard #KartuKredit #Promo #ApprovedByHonest", "post_id": "3854124434190458978_52081950393"}}, {"key": "day2day.99.id", "attributes": {"label": "day2day.99.id", "x": 812.0276222455536, "y": 219.48907333667512, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3854124434190458978_52081950393", "id": "day2day.99.id", "source": "instagram-000001", "content": "Belanja bulanan di  &  sekarang bisa #DitraktirHonest 📣🥳 Pastiin transaksinya pakai Honest Card kamu ya! Karena ada cashback hingga Rp15.000 yang nungguin kamu setiap bulannya.\n\n✅ Nggak perlu pakai kode promo apa pun.\n✅ Cashback akan dikirim di hari Jumat setiap minggunya.\n✅ Promonya berlaku hingga 15 Juni 2026.\n\nBuruan serbu promonya sekarang! Info selengkapnya kunjungi website: honest.co.id\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#HonestCard #KartuKredit #Promo #ApprovedByHonest", "post_id": "3854124434190458978_52081950393"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 710.9567478032725, "y": 815.4992291627681, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3854700091819977773_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n.\nKeputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n.\nBank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah, termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran juga terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui penguatan sinergi dalam perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nSinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat terutama untuk mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n.\nDengan BI-Rate yang tetap berada di level 4,75% pada #RDGBI Maret 2026, apa rencana yang Sobat siapkan untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n#repostfrom \n.\n. \n.\n#disetiapmaknaindonesia", "post_id": "3854700091819977773_3117095536"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jatim", "x": 600.5861978305082, "y": 878.3156889328848, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3855178183629506968_3158106310", "id": "bank_indonesia_jatim", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n\nKeputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n\nBank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah, termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. \n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n\nKebijakan sistem pembayaran juga terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui penguatan sinergi dalam perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nSinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat terutama untuk mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n\nDengan BI-Rate yang tetap berada di level 4,75% pada #RDGBI Maret 2026, apa rencana yang Sobat siapkan untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n •\nRepost from \n•\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3855178183629506968_3158106310"}}, {"key": "bank_indonesia_banten", "attributes": {"label": "bank_indonesia_banten", "x": 786.5576287665972, "y": 706.0332650420634, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3855264110397618481_3161163062", "id": "bank_indonesia_banten", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nBank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah, termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran juga terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui penguatan sinergi dalam perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nSinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat terutama untuk mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n\nDengan BI-Rate yang tetap berada di level 4,75% pada #RDGBI Maret 2026, apa rencana yang Sobat siapkan untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\n\n#diSetiapMaknalndonesia", "post_id": "3855264110397618481_3161163062"}}, {"key": "prokopim_paser", "attributes": {"label": "prokopim_paser", "x": 703.6845419608227, "y": 820.2223136388517, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3850520647382636334_3904994533", "id": "prokopim_paser", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten Paser menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan atas penyelenggaraan kegiatan peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang digelar di Ballroom Kriyad Hotel Sadurengas Paser.\n\nKegiatan ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM di Kabupaten Paser agar mampu mengelola usaha secara lebih profesional, sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung terwujudnya Paser TUNTAS serta berkontribusi pada target Indonesia Emas 2045.\n\nPemerintah Kabupaten Paser juga terus mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai program, di antaranya bantuan modal melalui Kredit Paser Tuntas Nol Persen, dukungan kegiatan Car Free Day dan Car Free Night sebagai ruang promosi produk UMKM, serta pelaksanaan berbagai workshop peningkatan kapasitas pelaku usaha.\n\nDalam kegiatan tersebut, pelaku UMKM juga diperkenalkan dengan aplikasi Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) yang diharapkan dapat membantu pelaku usaha melakukan pencatatan keuangan secara lebih baik sehingga memudahkan akses pembiayaan dari lembaga keuangan.\n\nProgram ini merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Paser bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, serta Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dalam mendorong peningkatan akses keuangan bagi pelaku UMKM di daerah.\n\nkunjungi\nwww.prokopim.paserkab.go.id\nYoutube: Prokopim Paser\nFacebook: Humas Kabupaten Paser / Prokopim Paser\nInstagram:   \n\n#paser #kaltim #bupati #bupatipaser #dokterpembangunan", "post_id": "3850520647382636334_3904994533"}}, {"key": "dr.fahmi.fadli", "attributes": {"label": "dr.fahmi.fadli", "x": 227.1052852495007, "y": 185.38147544292883, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3850520647382636334_3904994533", "id": "dr.fahmi.fadli", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten Paser menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan atas penyelenggaraan kegiatan peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang digelar di Ballroom Kriyad Hotel Sadurengas Paser.\n\nKegiatan ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM di Kabupaten Paser agar mampu mengelola usaha secara lebih profesional, sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung terwujudnya Paser TUNTAS serta berkontribusi pada target Indonesia Emas 2045.\n\nPemerintah Kabupaten Paser juga terus mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai program, di antaranya bantuan modal melalui Kredit Paser Tuntas Nol Persen, dukungan kegiatan Car Free Day dan Car Free Night sebagai ruang promosi produk UMKM, serta pelaksanaan berbagai workshop peningkatan kapasitas pelaku usaha.\n\nDalam kegiatan tersebut, pelaku UMKM juga diperkenalkan dengan aplikasi Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) yang diharapkan dapat membantu pelaku usaha melakukan pencatatan keuangan secara lebih baik sehingga memudahkan akses pembiayaan dari lembaga keuangan.\n\nProgram ini merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Paser bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, serta Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dalam mendorong peningkatan akses keuangan bagi pelaku UMKM di daerah.\n\nkunjungi\nwww.prokopim.paserkab.go.id\nYoutube: Prokopim Paser\nFacebook: Humas Kabupaten Paser / Prokopim Paser\nInstagram:   \n\n#paser #kaltim #bupati #bupatipaser #dokterpembangunan", "post_id": "3850520647382636334_3904994533"}}, {"key": "wakil_bupati_paser.official", "attributes": {"label": "wakil_bupati_paser.official", "x": 501.16579442766454, "y": 487.0888387691773, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3850520647382636334_3904994533", "id": "wakil_bupati_paser.official", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten Paser menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan atas penyelenggaraan kegiatan peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang digelar di Ballroom Kriyad Hotel Sadurengas Paser.\n\nKegiatan ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM di Kabupaten Paser agar mampu mengelola usaha secara lebih profesional, sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung terwujudnya Paser TUNTAS serta berkontribusi pada target Indonesia Emas 2045.\n\nPemerintah Kabupaten Paser juga terus mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai program, di antaranya bantuan modal melalui Kredit Paser Tuntas Nol Persen, dukungan kegiatan Car Free Day dan Car Free Night sebagai ruang promosi produk UMKM, serta pelaksanaan berbagai workshop peningkatan kapasitas pelaku usaha.\n\nDalam kegiatan tersebut, pelaku UMKM juga diperkenalkan dengan aplikasi Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) yang diharapkan dapat membantu pelaku usaha melakukan pencatatan keuangan secara lebih baik sehingga memudahkan akses pembiayaan dari lembaga keuangan.\n\nProgram ini merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Paser bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, serta Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dalam mendorong peningkatan akses keuangan bagi pelaku UMKM di daerah.\n\nkunjungi\nwww.prokopim.paserkab.go.id\nYoutube: Prokopim Paser\nFacebook: Humas Kabupaten Paser / Prokopim Paser\nInstagram:   \n\n#paser #kaltim #bupati #bupatipaser #dokterpembangunan", "post_id": "3850520647382636334_3904994533"}}, {"key": "tjahjagunawan", "attributes": {"label": "tjahjagunawan", "x": 112.29259337718244, "y": 832.0450014188827, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3847349907791997029_1301742940", "id": "tjahjagunawan", "source": "instagram-000001", "content": "Ini rapat resmi antara Komisi VI DPR dg PT Agrinas Pangan Nusantara. Dalam dialog antara Wakil Ketua Komisi VI, Nurdin Halid dg Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, menunjukkan sumber pembiayaan untuk membangun koperasi desa merah putih di lebih fari 80 ribu desa, TIDAK JELAS. \n\nSebab di dunia perbankan tidak dikenal dg apa yg namanya Dana Talangan. Relasi yg lazim dalam dunia perbankan adalah debitur dan kreditur. Peminjam dan pemberi kredit. Setiap pinjaman yg disetujui perbankan akan dikenakan suku bunga bank termasuk yg berlaku di bank-bank pemerintah yg tergabung dalam Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara). Yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN. \n\nKalau saya cermati dari penjelasan Menkeu  dana untuk koperasi desa merah putih diambil dari dana desa yang telah dialokasikan dalam APBN 2026 termasuk dana yang sekarang sudah, sedang dan akan dikerjakan Agrinas utk membangun seluruh kebutuhan infrastruuktur kopdes Merah Putih. Tahun 2026 ini, alokasi dana desa sebesar Rp 60 trilyun. \n\nJadi uang yg diberikan bank2 Himbara ke Agrinas tetap merupakan pinjaman yg pembayaran angsurannya dilakukan oleh Kemenkeu. Gagapnya Dirut Agrinas menjawab pertanyaan Nurdin Halid ttg sumber dana Agrinas utk membangun Kopdes Merah Putih, menunjukkan koordinasi di internal birokrasi pemerintah buruk sekali. \n\nAda lima pihak yg terlibat dalam program Kopdes Merah Putih ini: Kementerian Koperasi,  Kementerian desa, Agrinas, Para Kepala Desa dan Kementerian Keuangan dan Himbara. Menurut keyakinan saya, para pihak ini tidak atau belum pernah melakukan koordinasi sebagaimana seharusnya sbg birokrasi yg sehat. \n\nTapi dari kesemua uraian diatas, Kopdes Merah Putih bukan murni dikatakan sbg Koperasi yg nomenklaturnya adalah dari, oleh dan untuk anggota koperasi. Tapi kopdes MP ini adalah program koperasi yg diinisiasi oleh pemerintah tapi harus dijalankan oleh organisasi perangkat desa di seluruh Indonesia. \n\nTujuannya pastilah ideal yakni utk membangkitkan ekonomi rakyat di desa. Tapi problem.besar yg bakal muncul sangat besar terjadi kalau terjadi korupsi atau mismanajemen dalam pelaksanaan Kopdes MP. Sama seperti program KUD di era Orba.", "post_id": "3847349907791997029_1301742940"}}, {"key": "purbayayudhi.official", "attributes": {"label": "purbayayudhi.official", "x": 718.2654865757148, "y": 203.78996512856273, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3847349907791997029_1301742940", "id": "purbayayudhi.official", "source": "instagram-000001", "content": "Ini rapat resmi antara Komisi VI DPR dg PT Agrinas Pangan Nusantara. Dalam dialog antara Wakil Ketua Komisi VI, Nurdin Halid dg Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, menunjukkan sumber pembiayaan untuk membangun koperasi desa merah putih di lebih fari 80 ribu desa, TIDAK JELAS. \n\nSebab di dunia perbankan tidak dikenal dg apa yg namanya Dana Talangan. Relasi yg lazim dalam dunia perbankan adalah debitur dan kreditur. Peminjam dan pemberi kredit. Setiap pinjaman yg disetujui perbankan akan dikenakan suku bunga bank termasuk yg berlaku di bank-bank pemerintah yg tergabung dalam Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara). Yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN. \n\nKalau saya cermati dari penjelasan Menkeu  dana untuk koperasi desa merah putih diambil dari dana desa yang telah dialokasikan dalam APBN 2026 termasuk dana yang sekarang sudah, sedang dan akan dikerjakan Agrinas utk membangun seluruh kebutuhan infrastruuktur kopdes Merah Putih. Tahun 2026 ini, alokasi dana desa sebesar Rp 60 trilyun. \n\nJadi uang yg diberikan bank2 Himbara ke Agrinas tetap merupakan pinjaman yg pembayaran angsurannya dilakukan oleh Kemenkeu. Gagapnya Dirut Agrinas menjawab pertanyaan Nurdin Halid ttg sumber dana Agrinas utk membangun Kopdes Merah Putih, menunjukkan koordinasi di internal birokrasi pemerintah buruk sekali. \n\nAda lima pihak yg terlibat dalam program Kopdes Merah Putih ini: Kementerian Koperasi,  Kementerian desa, Agrinas, Para Kepala Desa dan Kementerian Keuangan dan Himbara. Menurut keyakinan saya, para pihak ini tidak atau belum pernah melakukan koordinasi sebagaimana seharusnya sbg birokrasi yg sehat. \n\nTapi dari kesemua uraian diatas, Kopdes Merah Putih bukan murni dikatakan sbg Koperasi yg nomenklaturnya adalah dari, oleh dan untuk anggota koperasi. Tapi kopdes MP ini adalah program koperasi yg diinisiasi oleh pemerintah tapi harus dijalankan oleh organisasi perangkat desa di seluruh Indonesia. \n\nTujuannya pastilah ideal yakni utk membangkitkan ekonomi rakyat di desa. Tapi problem.besar yg bakal muncul sangat besar terjadi kalau terjadi korupsi atau mismanajemen dalam pelaksanaan Kopdes MP. Sama seperti program KUD di era Orba.", "post_id": "3847349907791997029_1301742940"}}, {"key": "sahamyeoh.id", "attributes": {"label": "sahamyeoh.id", "x": 129.17855071636387, "y": 625.6289977964417, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7617163394931576071", "id": "sahamyeoh.id", "source": "tiktok-000001", "content": "‎Pada saat Pak Purbaya resmi dilantik gantiin Bu Sri Mulyani tahun 2025 kemarin, langkah awalnya emang bikin banyak orang clueless sih. Bayangin aja, dia langsung nge-drop Rp200 triliun ke 5 bank Himbara gitu aja. Wajar banget kalau publik sempat skeptis, pesimis, bahkan ngeraguin kapasitas beliau karena angkanya nggak main-main. ‎ ‎Tapi kalau kita mau zoom out sedikit, Pak Purbaya tuh sebenernya paham banget sama \"penyakit\" ekonomi kita saat itu. Masalah utamanya ada di domestic consumption yang lagi drop parah, yang akhirnya bikin lapangan kerja jadi seret banget dan UMR berasa stag di situ-situ aja. Dengan nyuntik likuiditas lewat bank, beliau itu lagi berusaha \"manasin mesin\" biar peredaran uang lancar lagi, bisnis bisa gerak, dan ujung-ujungnya daya beli masyarakat bisa keangkat. Jadi, ini bukan sekadar bagi-bagi duit, tapi strategi buat nge-fix masalah dari akarnya. ‎ ‎Speaker:  Yeoh official  ‎ ‎#flowreader #mscianalyst #michaelyeoh #ternakklipmy ‎", "post_id": "7617163394931576071"}}, {"key": "Michael", "attributes": {"label": "Michael", "x": 283.5091659711858, "y": 15.910635772120042, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7617163394931576071", "id": "Michael", "source": "tiktok-000001", "content": "‎Pada saat Pak Purbaya resmi dilantik gantiin Bu Sri Mulyani tahun 2025 kemarin, langkah awalnya emang bikin banyak orang clueless sih. Bayangin aja, dia langsung nge-drop Rp200 triliun ke 5 bank Himbara gitu aja. Wajar banget kalau publik sempat skeptis, pesimis, bahkan ngeraguin kapasitas beliau karena angkanya nggak main-main. ‎ ‎Tapi kalau kita mau zoom out sedikit, Pak Purbaya tuh sebenernya paham banget sama \"penyakit\" ekonomi kita saat itu. Masalah utamanya ada di domestic consumption yang lagi drop parah, yang akhirnya bikin lapangan kerja jadi seret banget dan UMR berasa stag di situ-situ aja. Dengan nyuntik likuiditas lewat bank, beliau itu lagi berusaha \"manasin mesin\" biar peredaran uang lancar lagi, bisnis bisa gerak, dan ujung-ujungnya daya beli masyarakat bisa keangkat. Jadi, ini bukan sekadar bagi-bagi duit, tapi strategi buat nge-fix masalah dari akarnya. ‎ ‎Speaker:  Yeoh official  ‎ ‎#flowreader #mscianalyst #michaelyeoh #ternakklipmy ‎", "post_id": "7617163394931576071"}}, {"key": "ftmbyl", "attributes": {"label": "ftmbyl", "x": 187.04049592422055, "y": 566.8491252621695, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7623988755396955412", "id": "ftmbyl", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik untuk produk subsidi maupun nonsubsidi pada April 2026, meski harga minyak mentah dunia tengah mengalami lonjakan yang sangat tinggi imbas konflik di Timur Tengah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan untuk sementara Pertamina yang menanggung seluruh beban harga BBM yang tak naik. Menurutnya, Pertamina mampu menanggung beban itu karena punya likuiditas yang cukup. \"Sementara sepertinya Pertamina. Dia mampu karena sekarang pembayaran dari pemerintah kan lancar, yang kompensasi kan sekarang kita bayar setiap bulan 70% terus-terusan. Jadi keuangan Pertamina juga amat baik. Jadi untuk absorb itu untuk jangka waktu pendek nggak masalah,\" kata Purbaya di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2026). Baca artikel detikfinance, \"Pertamina yang Tanggung Beban Harga BBM Tak Naik\" selengkapnya https://finance.detik.com/energi/d-8425620/pertamina-yang-tanggung-beban-harga-bbm-tak-naik. #pertamina #ftmbyl #amtnusantara #kurirbbm #energi", "post_id": "7623988755396955412"}}, {"key": "amtnusatara", "attributes": {"label": "amtnusatara", "x": 446.3805214088813, "y": 52.60061659977888, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623988755396955412", "id": "amtnusatara", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik untuk produk subsidi maupun nonsubsidi pada April 2026, meski harga minyak mentah dunia tengah mengalami lonjakan yang sangat tinggi imbas konflik di Timur Tengah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan untuk sementara Pertamina yang menanggung seluruh beban harga BBM yang tak naik. Menurutnya, Pertamina mampu menanggung beban itu karena punya likuiditas yang cukup. \"Sementara sepertinya Pertamina. Dia mampu karena sekarang pembayaran dari pemerintah kan lancar, yang kompensasi kan sekarang kita bayar setiap bulan 70% terus-terusan. Jadi keuangan Pertamina juga amat baik. Jadi untuk absorb itu untuk jangka waktu pendek nggak masalah,\" kata Purbaya di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2026). Baca artikel detikfinance, \"Pertamina yang Tanggung Beban Harga BBM Tak Naik\" selengkapnya https://finance.detik.com/energi/d-8425620/pertamina-yang-tanggung-beban-harga-bbm-tak-naik. #pertamina #ftmbyl #amtnusantara #kurirbbm #energi", "post_id": "7623988755396955412"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 513.5278547495377, "y": 417.78953510883275, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "847034142012155_1373197011518511", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, kebijakan moneter Bank Indonesia terus diperkuat untuk memperkuat transmisi penurunan suku bunga perbankan. \n\nPenurunan BI-Rate sebesar 125 bps selama tahun 2025 serta ekspansi likuiditas moneter telah mendorong penurunan suku bunga kredit perbankan sebesar 40 bps, dari 9,20% pada awal 2025 menjadi 8,80% pada Januari 2026. \n\nBagaimana langkah BI dalam #RDGBI Maret 2026 untuk mempercepat penurunan suku bunga dana dan kredit perbankan?\n\nSaksikan, DUA HARI LAGI!\n\n📖: Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Bulanan Bulan Maret 2026\n🗓️: Selasa, 17 Maret 2026\n⏰: 14.00 WIB\n\nLive Streaming di media sosial Bank Indonesia\n\nYouTube:\nhttps://www.youtube.com/ \n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/  \n\nCatat waktunya dan simak acaranya agar bisa ikut #BeriMakna untuk ekonomi Indonesia!", "post_id": "847034142012155_1373197011518511"}}, {"key": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "KanalBankIndonesia/live", "x": 880.5930535350924, "y": 286.8578324190701, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "847034142012155_1373197011518511", "id": "KanalBankIndonesia/live", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, kebijakan moneter Bank Indonesia terus diperkuat untuk memperkuat transmisi penurunan suku bunga perbankan. \n\nPenurunan BI-Rate sebesar 125 bps selama tahun 2025 serta ekspansi likuiditas moneter telah mendorong penurunan suku bunga kredit perbankan sebesar 40 bps, dari 9,20% pada awal 2025 menjadi 8,80% pada Januari 2026. \n\nBagaimana langkah BI dalam #RDGBI Maret 2026 untuk mempercepat penurunan suku bunga dana dan kredit perbankan?\n\nSaksikan, DUA HARI LAGI!\n\n📖: Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Bulanan Bulan Maret 2026\n🗓️: Selasa, 17 Maret 2026\n⏰: 14.00 WIB\n\nLive Streaming di media sosial Bank Indonesia\n\nYouTube:\nhttps://www.youtube.com/ \n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/  \n\nCatat waktunya dan simak acaranya agar bisa ikut #BeriMakna untuk ekonomi Indonesia!", "post_id": "847034142012155_1373197011518511"}}, {"key": "banksaqu", "attributes": {"label": "banksaqu", "x": 812.1028670262031, "y": 384.1115495310504, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3263, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "4295989617350528", "id": "banksaqu", "source": "facebook-000001", "content": "MAKIN BANYAK JADWAL BUKBER TAPI MASIH GATAU BUKBER DIMANA?\nKata MinQu di  aja sih, makanan enak, masih affordable, dan lagi ada PROMO Bank Saqu\nCashback 20% + Free minuman min spend Rp100.000Lumayan banget gak sih\n*Pakai pembayaran Saku Kredit ya\n#banksaqu#toastbox#promo\n*Syarat & Ketentuan Berlaku cek di website Bank Saquhttps://banksaqu.co.id/promo/toast-box-608\n-—\nPT Bank Saqu Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan LPS", "post_id": "4295989617350528"}}, {"key": "toastboxindonesia", "attributes": {"label": "toastboxindonesia", "x": 776.2764447161655, "y": 209.80103171276042, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "4295989617350528", "id": "toastboxindonesia", "source": "facebook-000001", "content": "MAKIN BANYAK JADWAL BUKBER TAPI MASIH GATAU BUKBER DIMANA?\nKata MinQu di  aja sih, makanan enak, masih affordable, dan lagi ada PROMO Bank Saqu\nCashback 20% + Free minuman min spend Rp100.000Lumayan banget gak sih\n*Pakai pembayaran Saku Kredit ya\n#banksaqu#toastbox#promo\n*Syarat & Ketentuan Berlaku cek di website Bank Saquhttps://banksaqu.co.id/promo/toast-box-608\n-—\nPT Bank Saqu Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan LPS", "post_id": "4295989617350528"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 535.9409813656769, "y": 472.02864681655797, "size": 12.68, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 143.0556, "in_degree": 0, "out_degree": 63, "degree": 63}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 622.9953878193838, "y": 279.19520283015464, "size": 5.68, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1239, "eigenvector": 39.6844, "in_degree": 9, "out_degree": 0, "degree": 9}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 818.1921338579176, "y": 628.6026389179001, "size": 9.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5189, "eigenvector": 88.9009, "in_degree": 11, "out_degree": 0, "degree": 11}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 522.0936032226117, "y": 729.6182894141373, "size": 9.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5189, "eigenvector": 88.9009, "in_degree": 21, "out_degree": 0, "degree": 21}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 626.7383324918708, "y": 842.6707432117352, "size": 9.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5189, "eigenvector": 88.9009, "in_degree": 11, "out_degree": 0, "degree": 11}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 43.62525525359429, "y": 457.3628126460747, "size": 9.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5189, "eigenvector": 88.9009, "in_degree": 11, "out_degree": 0, "degree": 11}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "@ysardika", "attributes": {"label": "@ysardika", "x": 117.33096581622881, "y": 363.9164138119813, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "pDxubzB1-Xk", "id": "@ysardika", "source": "youtube-000001", "content": "Honest Card Dapat Rp50 ribu Tanpa Modal Apakah Legit?\n\nDi video ini, kami membahas sebuah event menarik yang memungkinkan Anda mendapatkan bonus Rp50.000 tanpa modal, transaksi, atau top up saldo, menjadikannya salah satu \"aplikasi penghasil uang\" yang patut dicoba. Kami juga memberikan \"tips finansial\" dan \"edukasi finansial\" terkait event kartu kredit Honest Card yang menawarkan keuntungan seperti approval 90% dan cashback, serta bagaimana menghindari \"kredit macet\" dan masalah \"pinjaman online\"\n\nHonest Card adalah kartu kredit yang di terbitkan perusahaan multifinance bernama PT Honest Financial Technologies yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia\n\nRegistrasi Honest:\n🔸Download Aplikasi : \n🔸Kode Undangan : \n🔸Cara daftar:    • Cara Daftar Honest Card | 100 Ribu Bonus P...  \n🔸Kumpulan Video Honest Card:    • Honest Card Tutorial  \n\n📢 Update Info & Promo\n🔹 Telegram: https://t.me/SardikaChannel\n🔹 Saluran WA: https://whatsapp.com/channel/0029VakB...\n🔹 Instagram: https://ig.me/j/AbYiFjuHsAMc7r5w/\n\n🎥 Tonton Juga\n🔸 Event/Promo Bank Digital Terbaru: https://bit.ly/3EOEfOG\n🔸 Aplikasi Penghasil Uang Terbukti Membayar: https://bit.ly/3S7r6mV\n🔸 Event Investasi Resmi OJK/BAPPEBTI: https://bit.ly/3VtuWJX\n🔸 Event Exchange Crypto: https://bit.ly/3D1D7WQ\n🔸 Event E-Wallet Terbaru: https://bit.ly/3VuMw08\n🔸 Event Paylater, CC, Pinjol OJK: https://bit.ly/3T87G2s\n🔸 Airdrop Crypto Terbaru: https://bit.ly/3Tpunz3\n\n🙏 Support Channel Ini\nLIKE, SUBSCRIBE, AKTIFKAN LONCENG & SHARE ✨\n\nFOLLOW JUGA\n🔸 Instagram: \n🔸 Twitter: \n🔸 TikTok: https://vt.tiktok.com/ZSJ5w2uhh/\n🔸 SnackVideo: http://sck.io/dH3d8LLb\n\n⚠️ Disclaimer\nVideo ini bertujuan memberikan edukasi & informasi. Hasil mungkin berbeda tergantung syarat & ketentuan aplikasi.\n\n📩 For Business:\nEmail: sardika.bc\nWhatsApp: 081529826457\nTelegram: \n\n#Honest\n#HonestCard\n#HonestKartuKredit \n#aplikasipenghasiluang2025 \n#bankdigital \n#aplikasipenghasiluangtercepat2025 \n\n▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬\nTags:\n\ncara registrasi honest card,kartu kredit honest,kartu kredit,honest card,kartu kredit honest review,honest card review,kartu kredit honest card,cara daftar honest card,honest kartu kredit,cara daftar kartu kredit honest,kartu kredit untuk pemula,kartu kredit paling mudah disetujui,limit kartu kredit honest card,Cara Daftar Honest Card,100 Ribu Bonus Pengguna Baru Honest Card,cara daftar kartu kredit honest card terbaru,cara daftar honest tanpa slip gaji", "post_id": "pDxubzB1-Xk"}}, {"key": "ysardika", "attributes": {"label": "ysardika", "x": 679.9223747165354, "y": 649.5942076490462, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7543, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "pDxubzB1-Xk", "id": "ysardika", "source": "youtube-000001", "content": "Honest Card Dapat Rp50 ribu Tanpa Modal Apakah Legit?\n\nDi video ini, kami membahas sebuah event menarik yang memungkinkan Anda mendapatkan bonus Rp50.000 tanpa modal, transaksi, atau top up saldo, menjadikannya salah satu \"aplikasi penghasil uang\" yang patut dicoba. Kami juga memberikan \"tips finansial\" dan \"edukasi finansial\" terkait event kartu kredit Honest Card yang menawarkan keuntungan seperti approval 90% dan cashback, serta bagaimana menghindari \"kredit macet\" dan masalah \"pinjaman online\"\n\nHonest Card adalah kartu kredit yang di terbitkan perusahaan multifinance bernama PT Honest Financial Technologies yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia\n\nRegistrasi Honest:\n🔸Download Aplikasi : \n🔸Kode Undangan : \n🔸Cara daftar:    • Cara Daftar Honest Card | 100 Ribu Bonus P...  \n🔸Kumpulan Video Honest Card:    • Honest Card Tutorial  \n\n📢 Update Info & Promo\n🔹 Telegram: https://t.me/SardikaChannel\n🔹 Saluran WA: https://whatsapp.com/channel/0029VakB...\n🔹 Instagram: https://ig.me/j/AbYiFjuHsAMc7r5w/\n\n🎥 Tonton Juga\n🔸 Event/Promo Bank Digital Terbaru: https://bit.ly/3EOEfOG\n🔸 Aplikasi Penghasil Uang Terbukti Membayar: https://bit.ly/3S7r6mV\n🔸 Event Investasi Resmi OJK/BAPPEBTI: https://bit.ly/3VtuWJX\n🔸 Event Exchange Crypto: https://bit.ly/3D1D7WQ\n🔸 Event E-Wallet Terbaru: https://bit.ly/3VuMw08\n🔸 Event Paylater, CC, Pinjol OJK: https://bit.ly/3T87G2s\n🔸 Airdrop Crypto Terbaru: https://bit.ly/3Tpunz3\n\n🙏 Support Channel Ini\nLIKE, SUBSCRIBE, AKTIFKAN LONCENG & SHARE ✨\n\nFOLLOW JUGA\n🔸 Instagram: \n🔸 Twitter: \n🔸 TikTok: https://vt.tiktok.com/ZSJ5w2uhh/\n🔸 SnackVideo: http://sck.io/dH3d8LLb\n\n⚠️ Disclaimer\nVideo ini bertujuan memberikan edukasi & informasi. Hasil mungkin berbeda tergantung syarat & ketentuan aplikasi.\n\n📩 For Business:\nEmail: sardika.bc\nWhatsApp: 081529826457\nTelegram: \n\n#Honest\n#HonestCard\n#HonestKartuKredit \n#aplikasipenghasiluang2025 \n#bankdigital \n#aplikasipenghasiluangtercepat2025 \n\n▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬\nTags:\n\ncara registrasi honest card,kartu kredit honest,kartu kredit,honest card,kartu kredit honest review,honest card review,kartu kredit honest card,cara daftar honest card,honest kartu kredit,cara daftar kartu kredit honest,kartu kredit untuk pemula,kartu kredit paling mudah disetujui,limit kartu kredit honest card,Cara Daftar Honest Card,100 Ribu Bonus Pengguna Baru Honest Card,cara daftar kartu kredit honest card terbaru,cara daftar honest tanpa slip gaji", "post_id": "pDxubzB1-Xk"}}, {"key": "ysardika_", "attributes": {"label": "ysardika_", "x": 782.7029807783864, "y": 292.58057167039743, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7543, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "pDxubzB1-Xk", "id": "ysardika_", "source": "youtube-000001", "content": "Honest Card Dapat Rp50 ribu Tanpa Modal Apakah Legit?\n\nDi video ini, kami membahas sebuah event menarik yang memungkinkan Anda mendapatkan bonus Rp50.000 tanpa modal, transaksi, atau top up saldo, menjadikannya salah satu \"aplikasi penghasil uang\" yang patut dicoba. Kami juga memberikan \"tips finansial\" dan \"edukasi finansial\" terkait event kartu kredit Honest Card yang menawarkan keuntungan seperti approval 90% dan cashback, serta bagaimana menghindari \"kredit macet\" dan masalah \"pinjaman online\"\n\nHonest Card adalah kartu kredit yang di terbitkan perusahaan multifinance bernama PT Honest Financial Technologies yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia\n\nRegistrasi Honest:\n🔸Download Aplikasi : \n🔸Kode Undangan : \n🔸Cara daftar:    • Cara Daftar Honest Card | 100 Ribu Bonus P...  \n🔸Kumpulan Video Honest Card:    • Honest Card Tutorial  \n\n📢 Update Info & Promo\n🔹 Telegram: https://t.me/SardikaChannel\n🔹 Saluran WA: https://whatsapp.com/channel/0029VakB...\n🔹 Instagram: https://ig.me/j/AbYiFjuHsAMc7r5w/\n\n🎥 Tonton Juga\n🔸 Event/Promo Bank Digital Terbaru: https://bit.ly/3EOEfOG\n🔸 Aplikasi Penghasil Uang Terbukti Membayar: https://bit.ly/3S7r6mV\n🔸 Event Investasi Resmi OJK/BAPPEBTI: https://bit.ly/3VtuWJX\n🔸 Event Exchange Crypto: https://bit.ly/3D1D7WQ\n🔸 Event E-Wallet Terbaru: https://bit.ly/3VuMw08\n🔸 Event Paylater, CC, Pinjol OJK: https://bit.ly/3T87G2s\n🔸 Airdrop Crypto Terbaru: https://bit.ly/3Tpunz3\n\n🙏 Support Channel Ini\nLIKE, SUBSCRIBE, AKTIFKAN LONCENG & SHARE ✨\n\nFOLLOW JUGA\n🔸 Instagram: \n🔸 Twitter: \n🔸 TikTok: https://vt.tiktok.com/ZSJ5w2uhh/\n🔸 SnackVideo: http://sck.io/dH3d8LLb\n\n⚠️ Disclaimer\nVideo ini bertujuan memberikan edukasi & informasi. Hasil mungkin berbeda tergantung syarat & ketentuan aplikasi.\n\n📩 For Business:\nEmail: sardika.bc\nWhatsApp: 081529826457\nTelegram: \n\n#Honest\n#HonestCard\n#HonestKartuKredit \n#aplikasipenghasiluang2025 \n#bankdigital \n#aplikasipenghasiluangtercepat2025 \n\n▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬\nTags:\n\ncara registrasi honest card,kartu kredit honest,kartu kredit,honest card,kartu kredit honest review,honest card review,kartu kredit honest card,cara daftar honest card,honest kartu kredit,cara daftar kartu kredit honest,kartu kredit untuk pemula,kartu kredit paling mudah disetujui,limit kartu kredit honest card,Cara Daftar Honest Card,100 Ribu Bonus Pengguna Baru Honest Card,cara daftar kartu kredit honest card terbaru,cara daftar honest tanpa slip gaji", "post_id": "pDxubzB1-Xk"}}, {"key": "ysardika01", "attributes": {"label": "ysardika01", "x": 571.4373104769659, "y": 326.9721260708801, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7543, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "pDxubzB1-Xk", "id": "ysardika01", "source": "youtube-000001", "content": "Honest Card Dapat Rp50 ribu Tanpa Modal Apakah Legit?\n\nDi video ini, kami membahas sebuah event menarik yang memungkinkan Anda mendapatkan bonus Rp50.000 tanpa modal, transaksi, atau top up saldo, menjadikannya salah satu \"aplikasi penghasil uang\" yang patut dicoba. Kami juga memberikan \"tips finansial\" dan \"edukasi finansial\" terkait event kartu kredit Honest Card yang menawarkan keuntungan seperti approval 90% dan cashback, serta bagaimana menghindari \"kredit macet\" dan masalah \"pinjaman online\"\n\nHonest Card adalah kartu kredit yang di terbitkan perusahaan multifinance bernama PT Honest Financial Technologies yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia\n\nRegistrasi Honest:\n🔸Download Aplikasi : \n🔸Kode Undangan : \n🔸Cara daftar:    • Cara Daftar Honest Card | 100 Ribu Bonus P...  \n🔸Kumpulan Video Honest Card:    • Honest Card Tutorial  \n\n📢 Update Info & Promo\n🔹 Telegram: https://t.me/SardikaChannel\n🔹 Saluran WA: https://whatsapp.com/channel/0029VakB...\n🔹 Instagram: https://ig.me/j/AbYiFjuHsAMc7r5w/\n\n🎥 Tonton Juga\n🔸 Event/Promo Bank Digital Terbaru: https://bit.ly/3EOEfOG\n🔸 Aplikasi Penghasil Uang Terbukti Membayar: https://bit.ly/3S7r6mV\n🔸 Event Investasi Resmi OJK/BAPPEBTI: https://bit.ly/3VtuWJX\n🔸 Event Exchange Crypto: https://bit.ly/3D1D7WQ\n🔸 Event E-Wallet Terbaru: https://bit.ly/3VuMw08\n🔸 Event Paylater, CC, Pinjol OJK: https://bit.ly/3T87G2s\n🔸 Airdrop Crypto Terbaru: https://bit.ly/3Tpunz3\n\n🙏 Support Channel Ini\nLIKE, SUBSCRIBE, AKTIFKAN LONCENG & SHARE ✨\n\nFOLLOW JUGA\n🔸 Instagram: \n🔸 Twitter: \n🔸 TikTok: https://vt.tiktok.com/ZSJ5w2uhh/\n🔸 SnackVideo: http://sck.io/dH3d8LLb\n\n⚠️ Disclaimer\nVideo ini bertujuan memberikan edukasi & informasi. Hasil mungkin berbeda tergantung syarat & ketentuan aplikasi.\n\n📩 For Business:\nEmail: sardika.bc\nWhatsApp: 081529826457\nTelegram: \n\n#Honest\n#HonestCard\n#HonestKartuKredit \n#aplikasipenghasiluang2025 \n#bankdigital \n#aplikasipenghasiluangtercepat2025 \n\n▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬\nTags:\n\ncara registrasi honest card,kartu kredit honest,kartu kredit,honest card,kartu kredit honest review,honest card review,kartu kredit honest card,cara daftar honest card,honest kartu kredit,cara daftar kartu kredit honest,kartu kredit untuk pemula,kartu kredit paling mudah disetujui,limit kartu kredit honest card,Cara Daftar Honest Card,100 Ribu Bonus Pengguna Baru Honest Card,cara daftar kartu kredit honest card terbaru,cara daftar honest tanpa slip gaji", "post_id": "pDxubzB1-Xk"}}, {"key": "@banksaqu", "attributes": {"label": "@banksaqu", "x": 407.32356358518183, "y": 932.4460949508941, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "_RiYaOb-5Yw", "id": "@banksaqu", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Saqu Selalu Menemani Perjalanan Finansial Sekarang Hingga Ke Level Selanjutnya\n\nBangun masa depan lebih cuan bareng Bank Saqu by Astra Financial & WeLab yang sudah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia, serta merupakan peserta LPS. Perjalanan finansialmu selalu dalam genggaman dalam mencapai tujuan finansial yang kamu ingin wujudkan. Beragam fitur menarik dari Bank Saqu akan selalu bersama:\n\nSelalu Cuan\nTabungmatic: Fitur otomatis nabung setiap transaksi dengan bunga 10% p.a. di Saku Booster\nDeposito: Menawarkan bunga 6,5% p.a. dengan tenor hingga 12 bulan\nBusposito: Menawarkan bunga 6,75% p.a. Makin banyak bus terisi makin banyak cuannya\n\nSelalu Ready\nSaku Kredit:  Solusi pinjaman dengan bunga mulai 2% serta menawarkan limit hingga 30 juta dengan tenor s.d. 24 bulan\n\nSelain itu Bank Saqu juga memberikan fasilitas free transfer ke Bank mana aja untuk Nasabah dengan saldo rata-rata Rp500,000 atau untuk pengguna Saku Gajian di Bank Saqu. Gimana? Udah siap jadi warga Bank Saqu?\n---------\nFollow dan like social media resmi Bank Saqu: \nInstagram   / banksaqu  \nTiktok   / banksaqu  \nX (twitter)  https://x.com/dibantubanksaqu\nFacebook Bank Saqu   / banksaqu  \nYouTube    /   \nInstall Bank Saqu sekarang: https://bjj.onelink.me/KXX3/IGBSQ \n\n#BerjuangBersama wujudkan impianmu, nabung bareng Bank Saqu", "post_id": "_RiYaOb-5Yw"}}, {"key": "dibantubanksaqu", "attributes": {"label": "dibantubanksaqu", "x": 362.2997963655814, "y": 202.82072993923694, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3263, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "_RiYaOb-5Yw", "id": "dibantubanksaqu", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Saqu Selalu Menemani Perjalanan Finansial Sekarang Hingga Ke Level Selanjutnya\n\nBangun masa depan lebih cuan bareng Bank Saqu by Astra Financial & WeLab yang sudah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia, serta merupakan peserta LPS. Perjalanan finansialmu selalu dalam genggaman dalam mencapai tujuan finansial yang kamu ingin wujudkan. Beragam fitur menarik dari Bank Saqu akan selalu bersama:\n\nSelalu Cuan\nTabungmatic: Fitur otomatis nabung setiap transaksi dengan bunga 10% p.a. di Saku Booster\nDeposito: Menawarkan bunga 6,5% p.a. dengan tenor hingga 12 bulan\nBusposito: Menawarkan bunga 6,75% p.a. Makin banyak bus terisi makin banyak cuannya\n\nSelalu Ready\nSaku Kredit:  Solusi pinjaman dengan bunga mulai 2% serta menawarkan limit hingga 30 juta dengan tenor s.d. 24 bulan\n\nSelain itu Bank Saqu juga memberikan fasilitas free transfer ke Bank mana aja untuk Nasabah dengan saldo rata-rata Rp500,000 atau untuk pengguna Saku Gajian di Bank Saqu. Gimana? Udah siap jadi warga Bank Saqu?\n---------\nFollow dan like social media resmi Bank Saqu: \nInstagram   / banksaqu  \nTiktok   / banksaqu  \nX (twitter)  https://x.com/dibantubanksaqu\nFacebook Bank Saqu   / banksaqu  \nYouTube    /   \nInstall Bank Saqu sekarang: https://bjj.onelink.me/KXX3/IGBSQ \n\n#BerjuangBersama wujudkan impianmu, nabung bareng Bank Saqu", "post_id": "_RiYaOb-5Yw"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 278.5914609604785, "y": 633.4981797775685, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "i4cusCHP6KY", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "LIVE - Skema Kopdes Diubah, Cicilan Dibayar Uang Rakyat | BUSINESS TALK\n\nKOMPAS.TV - Skema Kopdes Diubah, Cicilan Dibayar Uang Rakyat | BUSINESS TALK\n\nPemerintah resmi mengubah skema pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, terhitung 1 April 2026. Peraturan Menteri Keuangan terbaru yang dikeluarkan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa mengubah dan mencabut ketentuan pembiayaan Kopdes/Kel di era Menteri Keuangan Sri Mulyani.\n\nDi era SMI, pendanaan kegiatan Kopdes bersumber dari pinjaman bank yang disetujui kepala daerah dan kepala desa berdasarkan musyawarah desa. Sementara, beleid terbaru memungkinkan utang proyek Kopdes dicicil dari sumber dana APBN.\n\nMenko Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan anggaran untuk skema pembiayaan Kopdes dari APBN sudah tersedia. Airlangga menyebut, skema pendanaan berubah karena ada penyesuaian kegiatan Kopdes.\n\nPeraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2026 mengubah aturan main pendanaan Kopdes secara drastis, dari kredit perbankan yang harus disetujui kepala daerah atau kades berdasar musyawarah desa, beralih ke sumber APBN dengan mekanisme bayar otomatis. \n\nBagaimana menjaga risiko moral hazard penggunaan uang rakyat?\n\nSimak pembahasan selengkapnya dalam #BusinessTalk malam ini pkl 22.00 WIB hanya di KompasTV\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "i4cusCHP6KY"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 279.3343075679664, "y": 449.988049788474, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "i4cusCHP6KY", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "LIVE - Skema Kopdes Diubah, Cicilan Dibayar Uang Rakyat | BUSINESS TALK\n\nKOMPAS.TV - Skema Kopdes Diubah, Cicilan Dibayar Uang Rakyat | BUSINESS TALK\n\nPemerintah resmi mengubah skema pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, terhitung 1 April 2026. Peraturan Menteri Keuangan terbaru yang dikeluarkan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa mengubah dan mencabut ketentuan pembiayaan Kopdes/Kel di era Menteri Keuangan Sri Mulyani.\n\nDi era SMI, pendanaan kegiatan Kopdes bersumber dari pinjaman bank yang disetujui kepala daerah dan kepala desa berdasarkan musyawarah desa. Sementara, beleid terbaru memungkinkan utang proyek Kopdes dicicil dari sumber dana APBN.\n\nMenko Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan anggaran untuk skema pembiayaan Kopdes dari APBN sudah tersedia. Airlangga menyebut, skema pendanaan berubah karena ada penyesuaian kegiatan Kopdes.\n\nPeraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2026 mengubah aturan main pendanaan Kopdes secara drastis, dari kredit perbankan yang harus disetujui kepala daerah atau kades berdasar musyawarah desa, beralih ke sumber APBN dengan mekanisme bayar otomatis. \n\nBagaimana menjaga risiko moral hazard penggunaan uang rakyat?\n\nSimak pembahasan selengkapnya dalam #BusinessTalk malam ini pkl 22.00 WIB hanya di KompasTV\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "i4cusCHP6KY"}}, {"key": "@govlogid", "attributes": {"label": "@govlogid", "x": 994.3790669136814, "y": 58.794264378379864, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "FTrjOEC0JWs", "id": "@govlogid", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Pinjam Uang di SeaBank Untuk Pengguna Baru | Cara Memunculkan Pinjaman di Aplikasi SeaBank\n\nIngin tau cara memunculkan menu pinjaman di Seabank? dan bagaimana cara pengajuan pinjaman nya? Dalam video ini admin akan menunjukkan langkah-langkah mudah agar muncul menu pinjaman di aplikasi Seabank, serta cara mengajukan pinjaman secara cepat dan mudah cair. Simak tutorialnya dan manfaatkan fitur pinjaman seabank dengan bijak!\n\nJangn lupa aktifkan juga fitur spaylater shopee yaa agar mempermudah pinjm uang di seabank dengan menambahkan kode referal spaylater agar dpt limit besar ya 👇\nSPL2122193212390816778\n\n#Seabank #PinjamanSeabank #AplikasiBanking #PinjamanOnline #Keuangan\n\nCara memunculkan menu pinjaman di aplikasi seabank\nCara munculin menu pinjaman seabank\nCara aktifasi menu pinjaman seabank\nCara aktifasi pinjaman seabank\nCara daftar seabank\nCara daftar di aplikasi seabank\nCara muncukin seabank pinjam\nPinjol mudah cair 2025\nPinjaman online langsung cair\nCara pinjam uang di dana\nAplikasi pinjaman uang online langsung cair\n\n  #govlogid #seabank #pinjolmudahcairterbaru  #pinjamanonlineojk #pinjol2025 #pinjoltanpadclapangan #pinjolcairkedana #pinjamanonline \n\nwww.ojk.go.id/id/kanal/iknb/financial-technology/Default.aspx.\n\nFor business inquiries email to: govlogidofficial\n\nAplikasi pinjol yang lagi viral, karena gampang cair dan tenor panjang, klik videonya di bawah 👇\n   • APLIKASI PINJAMAN ONLINE LANGSUNG CAIR YAN...  \n\nFitur baru di dana, bisa di pakai pinjol di aplikasi dana, bisa di pake cairin limit spaylater, lazada paylater dan paylater lain nya, klik saja videonya di bawah 👇\n   • CARA PINJAM UANG DI DANA UNTUK SEMUA USIA ...  \n\nAplikasi pinjol ini cair ke e walet ( dana, gopay, ovo, dll) tanpa kode Va, klik aja linknya di bawah 👇\n   • PINJOL CAIR KE E WALLET TERBARU 2025 | PIN...  \n\nCara pinjam kredit usaha rakyat di aplikasi link aja dan pegadaian, mudah cicillan rendah, cek aja videonya di bawah 👇\n   • PINJOL DI APLIKASI PEGADAIAN / KREDIT USAH...  \n\nCara pinjam uang di aplikasi Livin Mandiri tanpa agunan sampai 47 juta tenor 60 bulan cepat cair kurang dari 3 hari kerja. Klik aja videonya di bawah 👇\n   • Video  \n\nPinjam saldo dana gratis tanpa dana cicil tanpa dana paylater dan fitur minta, cek saja videonya di bawah 👇\n   • Video  \n\nBagus banget, aplikasi pinjol ini ngasih bunga rendah dengan tenor panjang, bisa cair data busuk asal no hp sudah lama d gunakan, klik aja videonya di bawah 👇\n   • PINJOL INI BISA CAIR KE DANA 2025  \n\nPinjol di aplikasi ini bisa ketagihan, karena cepat cair, limit dan yenor bisa di atur sendiri, klik aja videonya di bawah👇\n   • APLIKASI PINJOL BISA ATUR LIMIT, ATUR TENO...  \n\nCara manfaatkan momentum pinjol agar cair pake data busuk, klik aja videonya di bawah 👇\n   • VIRAL! PINJOL MUDAH CAIR 2025 KE DANA | BI...  \n\nAplikasi pinjol terbaru tanpa dc aman di galbay bisa cair ke dana, klik aja videonya di bawah 👇\n   • PINJOL DATA BUSUK LANGSUNG CAIR KE DANA 2025  \n\nAplikasi pinjol terbaru di playstore bisa cair ke dana, klik aja videonya di bawah 👇\n   • PINJOL MUDAH CAIR KE DANA 2025 TANPA DC LA...  \n\nCara bersihkan nik ktp di bank indonesia biar bisa pinjam uang di bank atau bisa pinjol juga klik aja videonya di bawah 👇\n   • CARA BERSIHKAN NAMA DI DAFTAR HITAM BANK I...  \n\nCara Mudah pinjam uang di shopee langsung cair ke dana, cek saja videonya di bawah 👇\n   • Video  \n\nCara memunculkan menu dana cicil di aplikasi dana mudah cukup 5 menit langsung bisa di pake belanja, klik saja videonya di bawah 👇\n   • CARA AKTIFKAN MENU DANA CICIL DI APLIKASI ...  \n\nCara mengaktifkan dana cicil agar bisa langsung digunakan untuk berbelanja, klik saja videonya di bawah 👇\n   • Video  \n\nCara munculin fitur pinjaman pada aplikasi LIVIN BY MANDIRI setelah muncul bisa langsung pengajuan pinjaman tanpa agunan sampai 60 jt cair 3 hari kerja, klik aja videonya di bawah 👇\n   • CARA MEMUNCULKAN PINJAMAN / KSM DI APK LIV...", "post_id": "FTrjOEC0JWs"}}, {"key": "govlogid", "attributes": {"label": "govlogid", "x": 578.0656268497919, "y": 303.3518413734031, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FTrjOEC0JWs", "id": "govlogid", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Pinjam Uang di SeaBank Untuk Pengguna Baru | Cara Memunculkan Pinjaman di Aplikasi SeaBank\n\nIngin tau cara memunculkan menu pinjaman di Seabank? dan bagaimana cara pengajuan pinjaman nya? Dalam video ini admin akan menunjukkan langkah-langkah mudah agar muncul menu pinjaman di aplikasi Seabank, serta cara mengajukan pinjaman secara cepat dan mudah cair. Simak tutorialnya dan manfaatkan fitur pinjaman seabank dengan bijak!\n\nJangn lupa aktifkan juga fitur spaylater shopee yaa agar mempermudah pinjm uang di seabank dengan menambahkan kode referal spaylater agar dpt limit besar ya 👇\nSPL2122193212390816778\n\n#Seabank #PinjamanSeabank #AplikasiBanking #PinjamanOnline #Keuangan\n\nCara memunculkan menu pinjaman di aplikasi seabank\nCara munculin menu pinjaman seabank\nCara aktifasi menu pinjaman seabank\nCara aktifasi pinjaman seabank\nCara daftar seabank\nCara daftar di aplikasi seabank\nCara muncukin seabank pinjam\nPinjol mudah cair 2025\nPinjaman online langsung cair\nCara pinjam uang di dana\nAplikasi pinjaman uang online langsung cair\n\n  #govlogid #seabank #pinjolmudahcairterbaru  #pinjamanonlineojk #pinjol2025 #pinjoltanpadclapangan #pinjolcairkedana #pinjamanonline \n\nwww.ojk.go.id/id/kanal/iknb/financial-technology/Default.aspx.\n\nFor business inquiries email to: govlogidofficial\n\nAplikasi pinjol yang lagi viral, karena gampang cair dan tenor panjang, klik videonya di bawah 👇\n   • APLIKASI PINJAMAN ONLINE LANGSUNG CAIR YAN...  \n\nFitur baru di dana, bisa di pakai pinjol di aplikasi dana, bisa di pake cairin limit spaylater, lazada paylater dan paylater lain nya, klik saja videonya di bawah 👇\n   • CARA PINJAM UANG DI DANA UNTUK SEMUA USIA ...  \n\nAplikasi pinjol ini cair ke e walet ( dana, gopay, ovo, dll) tanpa kode Va, klik aja linknya di bawah 👇\n   • PINJOL CAIR KE E WALLET TERBARU 2025 | PIN...  \n\nCara pinjam kredit usaha rakyat di aplikasi link aja dan pegadaian, mudah cicillan rendah, cek aja videonya di bawah 👇\n   • PINJOL DI APLIKASI PEGADAIAN / KREDIT USAH...  \n\nCara pinjam uang di aplikasi Livin Mandiri tanpa agunan sampai 47 juta tenor 60 bulan cepat cair kurang dari 3 hari kerja. Klik aja videonya di bawah 👇\n   • Video  \n\nPinjam saldo dana gratis tanpa dana cicil tanpa dana paylater dan fitur minta, cek saja videonya di bawah 👇\n   • Video  \n\nBagus banget, aplikasi pinjol ini ngasih bunga rendah dengan tenor panjang, bisa cair data busuk asal no hp sudah lama d gunakan, klik aja videonya di bawah 👇\n   • PINJOL INI BISA CAIR KE DANA 2025  \n\nPinjol di aplikasi ini bisa ketagihan, karena cepat cair, limit dan yenor bisa di atur sendiri, klik aja videonya di bawah👇\n   • APLIKASI PINJOL BISA ATUR LIMIT, ATUR TENO...  \n\nCara manfaatkan momentum pinjol agar cair pake data busuk, klik aja videonya di bawah 👇\n   • VIRAL! PINJOL MUDAH CAIR 2025 KE DANA | BI...  \n\nAplikasi pinjol terbaru tanpa dc aman di galbay bisa cair ke dana, klik aja videonya di bawah 👇\n   • PINJOL DATA BUSUK LANGSUNG CAIR KE DANA 2025  \n\nAplikasi pinjol terbaru di playstore bisa cair ke dana, klik aja videonya di bawah 👇\n   • PINJOL MUDAH CAIR KE DANA 2025 TANPA DC LA...  \n\nCara bersihkan nik ktp di bank indonesia biar bisa pinjam uang di bank atau bisa pinjol juga klik aja videonya di bawah 👇\n   • CARA BERSIHKAN NAMA DI DAFTAR HITAM BANK I...  \n\nCara Mudah pinjam uang di shopee langsung cair ke dana, cek saja videonya di bawah 👇\n   • Video  \n\nCara memunculkan menu dana cicil di aplikasi dana mudah cukup 5 menit langsung bisa di pake belanja, klik saja videonya di bawah 👇\n   • CARA AKTIFKAN MENU DANA CICIL DI APLIKASI ...  \n\nCara mengaktifkan dana cicil agar bisa langsung digunakan untuk berbelanja, klik saja videonya di bawah 👇\n   • Video  \n\nCara munculin fitur pinjaman pada aplikasi LIVIN BY MANDIRI setelah muncul bisa langsung pengajuan pinjaman tanpa agunan sampai 60 jt cair 3 hari kerja, klik aja videonya di bawah 👇\n   • CARA MEMUNCULKAN PINJAMAN / KSM DI APK LIV...", "post_id": "FTrjOEC0JWs"}}, {"key": "@KompasTVJawaBarat", "attributes": {"label": "@KompasTVJawaBarat", "x": 27.17126731228392, "y": 119.16249177100624, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "r2COWJv3SIM", "id": "@KompasTVJawaBarat", "source": "youtube-000001", "content": "Dorong Kredit, BI Perkuat Insentif Likuiditas Bank\n\n#bankindonesia #insentif #sukubunga \n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Bank Indonesia terus memperkuat respons bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan.\n\nSelain mempertahankan suku bunga di rapat dewan Gubenur Juli kemarin, Bank Indonesia juga memperkuat stimulus kebijakan makroprudensial untuk mendorong pertumbuhan kredit, pembiayaan perbankan, melalui implementasi kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM).\n\nApa saja fokus dari kebijakan ini?.\n\nUntuk lebih tahu berita terupdate seputar Jawa Barat, bisa klink link di bawah:\nIG: https:  / kompastvjabar  \nYoutube:    /   \nTwitter:   / kompastv_jabar  \nFacebook:   / kompastvjawabarat  \nTikTok:   / kompastvjabar", "post_id": "r2COWJv3SIM"}}, {"key": "kompastvjawabarat", "attributes": {"label": "kompastvjawabarat", "x": 391.7143917931791, "y": 718.4945268034359, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "r2COWJv3SIM", "id": "kompastvjawabarat", "source": "youtube-000001", "content": "Dorong Kredit, BI Perkuat Insentif Likuiditas Bank\n\n#bankindonesia #insentif #sukubunga \n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Bank Indonesia terus memperkuat respons bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan.\n\nSelain mempertahankan suku bunga di rapat dewan Gubenur Juli kemarin, Bank Indonesia juga memperkuat stimulus kebijakan makroprudensial untuk mendorong pertumbuhan kredit, pembiayaan perbankan, melalui implementasi kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM).\n\nApa saja fokus dari kebijakan ini?.\n\nUntuk lebih tahu berita terupdate seputar Jawa Barat, bisa klink link di bawah:\nIG: https:  / kompastvjabar  \nYoutube:    /   \nTwitter:   / kompastv_jabar  \nFacebook:   / kompastvjawabarat  \nTikTok:   / kompastvjabar", "post_id": "r2COWJv3SIM"}}, {"key": "@trijayafm", "attributes": {"label": "@trijayafm", "x": 845.4183699309235, "y": 128.5669275946234, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "wRhPdeurD5w", "id": "@trijayafm", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Sidak Bank BUMN, Maraton Bebersih Penyaluran Kredit? | Trijaya Update\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali mengunjungi bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendapatkan penempatan dana senilai Rp200 triliun. Setelah pekan lalu ke Bank Negara Indonesia (BNI), kali ini Purbaya ke kantor Bank Mandiri. \n\nDalam sidaknya, Purbaya mengecek perkembangan kredit bank pelat merah tersebut usai pemerintah melakukan penempatan dana sebesar Rp55 triliun. Dari hasil sidak, Purbaya menerima laporan bahwa 70?ri Rp55 triliun dana pemerintah yang ditempatkan sejak 12 September lalu telah disalurkan ke sektoril melalui kredit. \n\nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nYuk Subscribe:    /   \n\nAudio streaming di mnctrijaya.com\nInstagram: mnctrijaya\nTiktok: mnctrijaya\nTwitter: mnctrijaya\nFanpage FB: MNC Trijaya\n\n#Purbaya #BUMN #TrijayaFM #Radio", "post_id": "wRhPdeurD5w"}}, {"key": "trijayafm", "attributes": {"label": "trijayafm", "x": 515.6322168739027, "y": 998.2557085886524, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "wRhPdeurD5w", "id": "trijayafm", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Sidak Bank BUMN, Maraton Bebersih Penyaluran Kredit? | Trijaya Update\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali mengunjungi bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendapatkan penempatan dana senilai Rp200 triliun. Setelah pekan lalu ke Bank Negara Indonesia (BNI), kali ini Purbaya ke kantor Bank Mandiri. \n\nDalam sidaknya, Purbaya mengecek perkembangan kredit bank pelat merah tersebut usai pemerintah melakukan penempatan dana sebesar Rp55 triliun. Dari hasil sidak, Purbaya menerima laporan bahwa 70?ri Rp55 triliun dana pemerintah yang ditempatkan sejak 12 September lalu telah disalurkan ke sektoril melalui kredit. \n\nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nYuk Subscribe:    /   \n\nAudio streaming di mnctrijaya.com\nInstagram: mnctrijaya\nTiktok: mnctrijaya\nTwitter: mnctrijaya\nFanpage FB: MNC Trijaya\n\n#Purbaya #BUMN #TrijayaFM #Radio", "post_id": "wRhPdeurD5w"}}, {"key": "@BennixClips", "attributes": {"label": "@BennixClips", "x": 78.69452721228699, "y": 316.29906707958366, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2jGcMjbTpuA", "id": "@BennixClips", "source": "youtube-000001", "content": "Dana 1.000 Triliun Terparkir di Bank Indonesia❗️\n\nPurbaya Sadewa menyoroti banyaknya dana perbankan yang mengendap di SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia) alih-alih disalurkan menjadi kredit.\n\nSource: YouTube ​⁠‪‬ \n#bennix #bennix2026 #clips #shorts", "post_id": "2jGcMjbTpuA"}}, {"key": "Bennix", "attributes": {"label": "Bennix", "x": 96.94063776873074, "y": 205.56246573279435, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2jGcMjbTpuA", "id": "Bennix", "source": "youtube-000001", "content": "Dana 1.000 Triliun Terparkir di Bank Indonesia❗️\n\nPurbaya Sadewa menyoroti banyaknya dana perbankan yang mengendap di SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia) alih-alih disalurkan menjadi kredit.\n\nSource: YouTube ​⁠‪‬ \n#bennix #bennix2026 #clips #shorts", "post_id": "2jGcMjbTpuA"}}, {"key": "@tvasuransi", "attributes": {"label": "@tvasuransi", "x": 801.138765244059, "y": 733.3308875640471, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "wcD73GHMT0M", "id": "@tvasuransi", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Sidak ke Mandiri, Ada Apa?\n\nSetelah heboh melakukan sidak ke kantor pusat Bank BNI, kali ini Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali melakukan sidak ke kantor pusat Bank Mandiri untuk memastikan terealisasinya penyaluran kredit dari pemerintah.\n\nKredit: \n\n#menterikeuangan #purbayayudhisadewa #bankmandiri #penyalurankredit\n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "wcD73GHMT0M"}}, {"key": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "purbayayudhis", "x": 314.22695763386935, "y": 512.6857979654918, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7543, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "wcD73GHMT0M", "id": "purbayayudhis", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Sidak ke Mandiri, Ada Apa?\n\nSetelah heboh melakukan sidak ke kantor pusat Bank BNI, kali ini Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali melakukan sidak ke kantor pusat Bank Mandiri untuk memastikan terealisasinya penyaluran kredit dari pemerintah.\n\nKredit: \n\n#menterikeuangan #purbayayudhisadewa #bankmandiri #penyalurankredit\n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "wcD73GHMT0M"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 768.1422470139169, "y": 30.532579741081257, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Ev2dMFAXr9w", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE DELAY] Bank Indonesia Catat Insentif Likuiditas Rp427,1 T, Himbara Jadi Penggerak\n\nKABARBURSA.COM — Bank BUMN menjadi penyerap terbesar insentif likuiditas makroprudensial (KLM) Bank Indonesia yang telah mencapai Rp427,1 triliun hingga awal Maret 2026. Dari total tersebut, Rp225,6 triliun dimanfaatkan oleh Himbara untuk mendorong penyaluran kredit ke berbagai sektor prioritas. Kebijakan ini menunjukkan upaya BI dalam menjaga pertumbuhan kredit dan mendukung sektor riil seperti pertanian, industri, hingga UMKM.\n\nLangkah ini penting karena berdampak langsung pada akses pembiayaan masyarakat dan pelaku usaha di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#klmbi #bankbumen #bankindonesia #himbara #kreditperbankan #likuiditas #ekonomiindonesia #umkm #sektorriil #kebijakanmoneter #perbankanindonesia #bisnisindonesia", "post_id": "Ev2dMFAXr9w"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 187.24714347348038, "y": 105.93963269091422, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Ev2dMFAXr9w", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE DELAY] Bank Indonesia Catat Insentif Likuiditas Rp427,1 T, Himbara Jadi Penggerak\n\nKABARBURSA.COM — Bank BUMN menjadi penyerap terbesar insentif likuiditas makroprudensial (KLM) Bank Indonesia yang telah mencapai Rp427,1 triliun hingga awal Maret 2026. Dari total tersebut, Rp225,6 triliun dimanfaatkan oleh Himbara untuk mendorong penyaluran kredit ke berbagai sektor prioritas. Kebijakan ini menunjukkan upaya BI dalam menjaga pertumbuhan kredit dan mendukung sektor riil seperti pertanian, industri, hingga UMKM.\n\nLangkah ini penting karena berdampak langsung pada akses pembiayaan masyarakat dan pelaku usaha di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#klmbi #bankbumen #bankindonesia #himbara #kreditperbankan #likuiditas #ekonomiindonesia #umkm #sektorriil #kebijakanmoneter #perbankanindonesia #bisnisindonesia", "post_id": "Ev2dMFAXr9w"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 899.514921733846, "y": 799.6835284150329, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "_W8TBaZC82k", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Cetak Rekor All Time High, Saham Bank BUMN Masih Loyo, Ini Kata CEO Edvisor\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Dua bulan sudah sejak Kementerian Keuangan mengucurkan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun ke bank nasional, performa emiten Himbara masih terpantau loyo.\n\nPenempatan dana ini diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 276 Tahun 2025.\n\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa bilang, kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perbankan agar kredit dapat tumbuh dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nPurbaya juga menjelaskan, dengan penempatan dana pemerintah di perbankan, pemerintah ingin agar perbankan bisa memanfaatkan uang negara yang nganggur untuk menggerakkan aktivitas perekonomian melalui penyaluran kredit.\n\nKita langsung bergabung dengan Praska Putrantyo, CEO Edvisor Profina Visindo, untuk membahas kinerja saham bank BUMN.\n\n#menkeupurbaya #bankbumn #purbaya #saham #ekonomi #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "_W8TBaZC82k"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 752.5912181874321, "y": 379.5114362229331, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_W8TBaZC82k", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Cetak Rekor All Time High, Saham Bank BUMN Masih Loyo, Ini Kata CEO Edvisor\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Dua bulan sudah sejak Kementerian Keuangan mengucurkan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun ke bank nasional, performa emiten Himbara masih terpantau loyo.\n\nPenempatan dana ini diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 276 Tahun 2025.\n\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa bilang, kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perbankan agar kredit dapat tumbuh dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nPurbaya juga menjelaskan, dengan penempatan dana pemerintah di perbankan, pemerintah ingin agar perbankan bisa memanfaatkan uang negara yang nganggur untuk menggerakkan aktivitas perekonomian melalui penyaluran kredit.\n\nKita langsung bergabung dengan Praska Putrantyo, CEO Edvisor Profina Visindo, untuk membahas kinerja saham bank BUMN.\n\n#menkeupurbaya #bankbumn #purbaya #saham #ekonomi #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "_W8TBaZC82k"}}, {"key": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "KemenkeuRI", "x": 755.5305569641072, "y": 670.2381913691517, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "l5RjNoey_tE", "id": "KemenkeuRI", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya: Bukan Asal Bapak Senang, Kita Laporan Sesuai Perhitungan APBN Aman\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhisadewa mengungkapkan bahwa setiap laporan terkait kondisi APBN selalu dilaporkan sesuai dengan perhitungan dengan matang tidak asal bapak senang.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menterikeuangan #purbayayudhisadewa #apbnkita #presidenindonesia \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "l5RjNoey_tE"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "attributes": {"label": "@TribunMedanTV", "x": 957.2853333193815, "y": 593.9327282029644, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "P1wX0mk9GOY", "id": "@TribunMedanTV", "source": "youtube-000001", "content": "SEKAKMAT! PURBAYA Sebut Era SBY Rakyat Lebih Makmur Dibanding Era Jokowi\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap pertumbuhan ekonomi di era SBY dengan Joko Widodo.\n\nMenteri Keuangan nmengatakan ekonomi di era SBY lebih makmur dibanding dengan era Jokowi.\n\nDikutip dari Tribunnews.com, Perbandingan tajam dua dekade kepemimpinan ekonomi Indonesia itu disampaikan Menkeu Purbaya dalam acara Investor Daily Summit 2025 pada Kamis (9/10/2025). \n\nMenurut Menkeu Purbaya, era SBY (2004-2014) ekonomi lebih sehat karena digerakkan sektor swasta dengan pertumbuhan ekonomi mendekati 6%, uang beredar 17%, dan kredit 22%. \n\nSementara era Jokowi (2014-2024), justru terlalu bergantung pada belanja infrastruktur pemerintah, dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 5%, uang beredar 7%, dan kredit di bawah 10%. \n\nDiakui Purbaya, di zaman SBY rakyat cukup makmur karena tak banyak membangun infrastruktur.\n\nSementara itu, Purbaya mengakui mesin ekonomi era Jokowi pincang karena swasta lamban bergerak dan pertumbuhan uang beredar terlalu rendah untuk menopang aktivitas ekonomi. \n\nDisampaikan Purbaya, di era Jokowi perbankan harus berhenti karena kebijakan di sisi keuangan cenderung terlalu ketat.\n\nEditor Video : Fanry Maulana\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "P1wX0mk9GOY"}}, {"key": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "tribunmedantv", "x": 732.9638357355566, "y": 192.0552072752978, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "P1wX0mk9GOY", "id": "tribunmedantv", "source": "youtube-000001", "content": "SEKAKMAT! PURBAYA Sebut Era SBY Rakyat Lebih Makmur Dibanding Era Jokowi\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap pertumbuhan ekonomi di era SBY dengan Joko Widodo.\n\nMenteri Keuangan nmengatakan ekonomi di era SBY lebih makmur dibanding dengan era Jokowi.\n\nDikutip dari Tribunnews.com, Perbandingan tajam dua dekade kepemimpinan ekonomi Indonesia itu disampaikan Menkeu Purbaya dalam acara Investor Daily Summit 2025 pada Kamis (9/10/2025). \n\nMenurut Menkeu Purbaya, era SBY (2004-2014) ekonomi lebih sehat karena digerakkan sektor swasta dengan pertumbuhan ekonomi mendekati 6%, uang beredar 17%, dan kredit 22%. \n\nSementara era Jokowi (2014-2024), justru terlalu bergantung pada belanja infrastruktur pemerintah, dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 5%, uang beredar 7%, dan kredit di bawah 10%. \n\nDiakui Purbaya, di zaman SBY rakyat cukup makmur karena tak banyak membangun infrastruktur.\n\nSementara itu, Purbaya mengakui mesin ekonomi era Jokowi pincang karena swasta lamban bergerak dan pertumbuhan uang beredar terlalu rendah untuk menopang aktivitas ekonomi. \n\nDisampaikan Purbaya, di era Jokowi perbankan harus berhenti karena kebijakan di sisi keuangan cenderung terlalu ketat.\n\nEditor Video : Fanry Maulana\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "P1wX0mk9GOY"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "attributes": {"label": "@TribunSingkawang1", "x": 491.00060180161273, "y": 973.7205928915884, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "PlhRUfblcBA", "id": "@TribunSingkawang1", "source": "youtube-000001", "content": "®️🔴 MAHFUD MD PUJI PURBAYA SIKAT KORUPSI DAN TAK BEBANI RAKYAT PAJAK BARU: BRAVO PAK❗\n\nMantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, memuji kinerja Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nDikutip dari Tribunnews, sebagai menteri keuangan baru, menggantikan Sri Mulyani, Purbaya dinilai memiliki sikap yang tegas, berani dan berpihak pada rakyat. \n\nPurbaya, kata Mahfud, tidak menambah beban masyarakat dengan pajak-pajak baru.\n\nIa juga berhasil mendorong efektivitas dan efisiensi di berbagai instansi pemerintah maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN). \n\nSehingga menurut Mahfud, kinerja Purbaya patut diapresiasi.\n\n“Salut kepada Menkeu Pak Purbaya. Dia tidak membebani rakyat dengan pungutan pajak-pajak baru.\"\n\n\"Dia sikat korupsi. Dia lakukan efektifitas dan efisiensi di Kementerian/Lembaga & BUMN. Dia mulai hantam korupsi dan ilegalitas di perpajakan dan kepabeanan. Terus maju, Pak. Bravo,” tulis Mahfud melalui akun X (Twitter) pribadinya , Senin (6/10/2025). \n\nLantas apa saja kinerja Purbaya saat menjabat sebagai Menkeu?\n\n1. Tunda Pajak belanja Online\n\nPurbaya memilih menunda kebijakan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) 22 dari pedagang, khususnya dari pedagang online.\nKebijakan itu sebelumnya dirancang Sri Mulyani sebagai Menkeu, untuk memperbaiki kondisi perekonomian di dalam negeri.\n\nNamun, Purbaya memilih menunda kebijakan itu lantaran masih menunggu efek dari penempatan dana sebesar Rp 200 triliun ke perbankan. \nDana ini berasal dari uang pemerintah yang disimpan di Bank Indonesia, dan akan dikucurkan ke himpunan bank milik negara. \n\n2. Kucurkan Rp 200 T ke Bank Himbara\nPemerintah melalui Purbaya telah mengucurkan dana kas negara senilai Rp 200 triliun untuk lima bank himpunan bank milik negara (himbara) pada Jumat (12/9/2025) lalu.\n\nTujuannya, untuk aktif menyalurkan kredit kepada rakyat agar tidak hanya mengendap tanpa memberikan nilai tambah bagi perekonomian.\nSehingga perbankan lebih giat mencari proyek dan sektor potensial untuk menyalurkan pembiayaan.\n\nMenkeu Purbaya optimis dengan langkah tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat.\n\n\n#mahfudmd #menkeu #purbaya #dipuji #puji #sikat #korupsi #koruptor #pajak #rakyat #PurbayaYudhiSadewa #menteri #keuangan\n\n\n#beritaartis #beritaartisterbaruhariinidiindonesia #beritaartishariini #beritaartisindonesia #beritaartisterkiniindonesia #hotseleb #gosip #gosipceria #gosipartisindonesiahariiniyangterbaru #MataLokalMenjangkauIndonesia\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topi...\n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Tito Ramadhani\nUploader: -\n\nIkuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunsingkawangofficial  \nFacebook:   / tribunsingkawangupdate  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok:   / tribunsingkawang  \n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "PlhRUfblcBA"}}, {"key": "mohmahfudmd", "attributes": {"label": "mohmahfudmd", "x": 432.7044876264771, "y": 837.9968967341176, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PlhRUfblcBA", "id": "mohmahfudmd", "source": "youtube-000001", "content": "®️🔴 MAHFUD MD PUJI PURBAYA SIKAT KORUPSI DAN TAK BEBANI RAKYAT PAJAK BARU: BRAVO PAK❗\n\nMantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, memuji kinerja Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nDikutip dari Tribunnews, sebagai menteri keuangan baru, menggantikan Sri Mulyani, Purbaya dinilai memiliki sikap yang tegas, berani dan berpihak pada rakyat. \n\nPurbaya, kata Mahfud, tidak menambah beban masyarakat dengan pajak-pajak baru.\n\nIa juga berhasil mendorong efektivitas dan efisiensi di berbagai instansi pemerintah maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN). \n\nSehingga menurut Mahfud, kinerja Purbaya patut diapresiasi.\n\n“Salut kepada Menkeu Pak Purbaya. Dia tidak membebani rakyat dengan pungutan pajak-pajak baru.\"\n\n\"Dia sikat korupsi. Dia lakukan efektifitas dan efisiensi di Kementerian/Lembaga & BUMN. Dia mulai hantam korupsi dan ilegalitas di perpajakan dan kepabeanan. Terus maju, Pak. Bravo,” tulis Mahfud melalui akun X (Twitter) pribadinya , Senin (6/10/2025). \n\nLantas apa saja kinerja Purbaya saat menjabat sebagai Menkeu?\n\n1. Tunda Pajak belanja Online\n\nPurbaya memilih menunda kebijakan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) 22 dari pedagang, khususnya dari pedagang online.\nKebijakan itu sebelumnya dirancang Sri Mulyani sebagai Menkeu, untuk memperbaiki kondisi perekonomian di dalam negeri.\n\nNamun, Purbaya memilih menunda kebijakan itu lantaran masih menunggu efek dari penempatan dana sebesar Rp 200 triliun ke perbankan. \nDana ini berasal dari uang pemerintah yang disimpan di Bank Indonesia, dan akan dikucurkan ke himpunan bank milik negara. \n\n2. Kucurkan Rp 200 T ke Bank Himbara\nPemerintah melalui Purbaya telah mengucurkan dana kas negara senilai Rp 200 triliun untuk lima bank himpunan bank milik negara (himbara) pada Jumat (12/9/2025) lalu.\n\nTujuannya, untuk aktif menyalurkan kredit kepada rakyat agar tidak hanya mengendap tanpa memberikan nilai tambah bagi perekonomian.\nSehingga perbankan lebih giat mencari proyek dan sektor potensial untuk menyalurkan pembiayaan.\n\nMenkeu Purbaya optimis dengan langkah tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat.\n\n\n#mahfudmd #menkeu #purbaya #dipuji #puji #sikat #korupsi #koruptor #pajak #rakyat #PurbayaYudhiSadewa #menteri #keuangan\n\n\n#beritaartis #beritaartisterbaruhariinidiindonesia #beritaartishariini #beritaartisindonesia #beritaartisterkiniindonesia #hotseleb #gosip #gosipceria #gosipartisindonesiahariiniyangterbaru #MataLokalMenjangkauIndonesia\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topi...\n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Tito Ramadhani\nUploader: -\n\nIkuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunsingkawangofficial  \nFacebook:   / tribunsingkawangupdate  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok:   / tribunsingkawang  \n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "PlhRUfblcBA"}}, {"key": "@lampungpostupdate", "attributes": {"label": "@lampungpostupdate", "x": 71.55151585987551, "y": 0.253798548174311, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "jzhctPEDzdU", "id": "@lampungpostupdate", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Pertumbuhan Ekonomi 2025 Bisa Tembus 5,5 Persen\n\n#EkonomiNasional #PertumbuhanEkonomi #MenkeuPurbaya #Properti #Perbankan\n\nMenkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi 2025 Bisa Tembus 5,5 Persen\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir 2025 dapat mencapai 5,5 persen. Keyakinan itu muncul karena penguatan di hampir seluruh sektor ekonomi nasional, terutama properti.\n\n“Kalau saya pikir sih hampir across the board (di seluruh sektor), yang jelas belanja masyarakat akan naik kencang, dan nanti properti akan tumbuh bagus,” ujar Purbaya saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (30/9).\n\nMenurut Purbaya, peningkatan konsumsi masyarakat menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan. Pemerintah juga berupaya memastikan pembiayaan sektor riil berjalan lancar melalui penurunan suku bunga kredit.\n\nUntuk itu, pemerintah menempatkan dana sebesar Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke lima bank pelat merah: Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan BSI. Langkah ini diharapkan mempercepat penyaluran kredit dan memperkuat daya dorong ekonomi.\n\n“Dengan jaminan yang jelas dan permintaan pembiayaan yang tinggi, sektor properti akan jadi salah satu motor penggerak utama,” kata Purbaya.\n\nKebijakan ini dinilai mampu memberikan efek ganda terhadap industri terkait seperti bahan bangunan, furnitur, dan tenaga kerja konstruksi. Selain itu, konsumsi masyarakat yang meningkat akan memperkuat fondasi ekonomi domestik di tengah dinamika global yang masih bergejolak.\n\nDengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap target pertumbuhan ekonomi 5,5 persen pada 2025 bukan sekadar optimisme, tetapi hasil nyata dari kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan percepatan ekonomi nasional. MI\n\nJangan lupa untuk subscribe dan aktifkan notifikasi! Bersama Lampung Post Update\n\nURL Channel\n   /   \n\nLampung Post Update\nhttps://s.id/lampungpostupdate\n\nLampost.co\nhttps://www.lampost.co/\n\nHarian Umum Lampung Post\n  / lampost.co  \n\nTwitter Lampost.co\n  / lampostco", "post_id": "jzhctPEDzdU"}}, {"key": "lampungpostupdate", "attributes": {"label": "lampungpostupdate", "x": 636.5619960833336, "y": 138.77313785805, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jzhctPEDzdU", "id": "lampungpostupdate", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Pertumbuhan Ekonomi 2025 Bisa Tembus 5,5 Persen\n\n#EkonomiNasional #PertumbuhanEkonomi #MenkeuPurbaya #Properti #Perbankan\n\nMenkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi 2025 Bisa Tembus 5,5 Persen\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir 2025 dapat mencapai 5,5 persen. Keyakinan itu muncul karena penguatan di hampir seluruh sektor ekonomi nasional, terutama properti.\n\n“Kalau saya pikir sih hampir across the board (di seluruh sektor), yang jelas belanja masyarakat akan naik kencang, dan nanti properti akan tumbuh bagus,” ujar Purbaya saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (30/9).\n\nMenurut Purbaya, peningkatan konsumsi masyarakat menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan. Pemerintah juga berupaya memastikan pembiayaan sektor riil berjalan lancar melalui penurunan suku bunga kredit.\n\nUntuk itu, pemerintah menempatkan dana sebesar Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke lima bank pelat merah: Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan BSI. Langkah ini diharapkan mempercepat penyaluran kredit dan memperkuat daya dorong ekonomi.\n\n“Dengan jaminan yang jelas dan permintaan pembiayaan yang tinggi, sektor properti akan jadi salah satu motor penggerak utama,” kata Purbaya.\n\nKebijakan ini dinilai mampu memberikan efek ganda terhadap industri terkait seperti bahan bangunan, furnitur, dan tenaga kerja konstruksi. Selain itu, konsumsi masyarakat yang meningkat akan memperkuat fondasi ekonomi domestik di tengah dinamika global yang masih bergejolak.\n\nDengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap target pertumbuhan ekonomi 5,5 persen pada 2025 bukan sekadar optimisme, tetapi hasil nyata dari kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan percepatan ekonomi nasional. MI\n\nJangan lupa untuk subscribe dan aktifkan notifikasi! Bersama Lampung Post Update\n\nURL Channel\n   /   \n\nLampung Post Update\nhttps://s.id/lampungpostupdate\n\nLampost.co\nhttps://www.lampost.co/\n\nHarian Umum Lampung Post\n  / lampost.co  \n\nTwitter Lampost.co\n  / lampostco", "post_id": "jzhctPEDzdU"}}, {"key": "TVRPARLEMEN", "attributes": {"label": "TVRPARLEMEN", "x": 541.3183471676988, "y": 564.0225840881205, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7543, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "p0hxQ-w6yvs", "id": "TVRPARLEMEN", "source": "youtube-000001", "content": "Di Depan Menkeu Purbaya, Waka BP Batam Semprot Investor Rempang Eco City\n\nWakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Li Claudia Chandra memberikan pemahaman kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dengan kemelut perizinan kawasan Rempang Eco City yang termasuk ke dalam Proyek Strategis Pemerintah.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #investasi #menterikeuangan #purbayayudhisadewa #rempangecocity \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "p0hxQ-w6yvs"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 583.3885119342052, "y": 169.5721236758213, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 177.4237, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "37OpbQjslIc", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Alihkan Insentif Likuiditas ke Sektor Padat Karya | IDX CHANNEL\n\nBank Indonesia (BI) akan memberikan insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) kepada bank-bank penyalur kredit di sektor padat karya mulai 1 Januari 2025. Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan insentif ini diharapkan dapat membuat penyaluran kredit di sektor-sektor padat karya yang kini tumbuh terbatas dapat kembali bergairah. Dengan begitu, meningkatnya penyaluran kredit di sektor padat karya juga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nSebelumnya, insentif berupa pengurangan giro kepada perbankan diberikan kepada bank-bank penyalur kredit di sektor padat modal yang pada masa Covid-19 terpuruk, baik dari segi penyaluran kredit maupun kinerja industri. Namun, setelah mendapatkan insentif, penyaluran kredit sektor-sektor seperti industri pertambangan berhasil tumbuh dua digit.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: https://www.idxchannel.com/market-news\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nPower Breakfast (Senin – Jumat 08.00-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\nPrisa Sombo Datu ( IG : )\n\nMarket Review (Senin – Jumat 10.00-11.00) \nPrasetyo Wibowo ( IG : ) \n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nNews Screen (Senin – Jumat 14.30-15.00) \n \nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.00-16.00) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Highlight (Senin - Jumat 16.30-17.00)\nRosaline Hioe (IG : )", "post_id": "37OpbQjslIc"}}, {"key": "prisasombodatu", "attributes": {"label": "prisasombodatu", "x": 593.3124499013271, "y": 206.17363222442353, "size": 6.33, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.4374, "eigenvector": 49.2165, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "37OpbQjslIc", "id": "prisasombodatu", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Alihkan Insentif Likuiditas ke Sektor Padat Karya | IDX CHANNEL\n\nBank Indonesia (BI) akan memberikan insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) kepada bank-bank penyalur kredit di sektor padat karya mulai 1 Januari 2025. Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan insentif ini diharapkan dapat membuat penyaluran kredit di sektor-sektor padat karya yang kini tumbuh terbatas dapat kembali bergairah. Dengan begitu, meningkatnya penyaluran kredit di sektor padat karya juga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nSebelumnya, insentif berupa pengurangan giro kepada perbankan diberikan kepada bank-bank penyalur kredit di sektor padat modal yang pada masa Covid-19 terpuruk, baik dari segi penyaluran kredit maupun kinerja industri. Namun, setelah mendapatkan insentif, penyaluran kredit sektor-sektor seperti industri pertambangan berhasil tumbuh dua digit.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: https://www.idxchannel.com/market-news\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nPower Breakfast (Senin – Jumat 08.00-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\nPrisa Sombo Datu ( IG : )\n\nMarket Review (Senin – Jumat 10.00-11.00) \nPrasetyo Wibowo ( IG : ) \n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nNews Screen (Senin – Jumat 14.30-15.00) \n \nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.00-16.00) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Highlight (Senin - Jumat 16.30-17.00)\nRosaline Hioe (IG : )", "post_id": "37OpbQjslIc"}}, {"key": "@RaswoChannel86", "attributes": {"label": "@RaswoChannel86", "x": 697.5742977352537, "y": 544.7280683982616, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "jIvxlyRoYVg", "id": "@RaswoChannel86", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Menyoroti Penyaluran Dana Ke UMKM\n\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa mendorong masyarakat untuk hidupkan sektor UMKM dengan lebih banyak berbelanja produk lokal. \n\nPurbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI, menyoroti pentingnya UMKM bagi ekonomi dan berkomitmen untuk mendukungnya melalui berbagai kebijakan dan tindakan tegas. Ia berjanji akan menginvestigasi bank yang mempersulit penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan menindak tegas oknum Bea Cukai yang merugikan UMKM. Selain itu, ia juga mendukung upaya pemerintah untuk menyalurkan lebih banyak dana untuk UMKM dan memastikan program dukungan dapat berjalan optimal. \n\nDukungan dan tindakan tegas\n\nInvestigasi KUR: Purbaya akan menginvestigasi bank yang mempersulit UMKM untuk mendapatkan KUR, terutama untuk pinjaman di bawah Rp100 juta yang seharusnya tidak memerlukan agunan.\n\nSanksi bagi bank: Ia mengancam akan memberikan sanksi kepada bank yang persulit UMKM dengan cara memblokir dana subsidi bunga yang dikucurkan pemerintah.\n\nTindak tegas oknum Bea Cukai: Ia berkomitmen menindak tegas oknum Bea Cukai yang meloloskan barang ilegal karena merugikan UMKM.\n\nPenyaluran dana ke UMKM: Ia mendukung upaya penyaluran dana pemerintah sebesar Rp200 triliun untuk perbankan agar dapat disalurkan ke UMKM.\n\nPendataan UMKM: Purbaya mendukung pendataan UMKM secara menyeluruh untuk mempermudah penyaluran bantuan pemerintah.\n\nBelanja produk lokal: Ia mendorong masyarakat untuk hidupkan sektor UMKM dengan lebih banyak berbelanja produk lokal. \n\nTags:Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mendorong masyarakat untuk hidupkan sektor UMKM dengan lebih banyak berbelanja produk lokal. \n\n#menkeupurbayayudhisadewa \n#umkm \n#dana \n#produklokal \n#viral \n#viralvideo \n#videoshorts \n#viralshorts \n\n‪‬ \n\n‪‬ \n\nAssalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sobat subscribe dimanapun berada semoga dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa sahabat subscribe jangan lupa untuk subscribe  Channel kami  agar kami tetap memberikan berita terkini dan terupdate 🙏🙏", "post_id": "jIvxlyRoYVg"}}, {"key": "RaswoChannel86", "attributes": {"label": "RaswoChannel86", "x": 332.9680637946403, "y": 919.8551441824445, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7543, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "jIvxlyRoYVg", "id": "RaswoChannel86", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Menyoroti Penyaluran Dana Ke UMKM\n\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa mendorong masyarakat untuk hidupkan sektor UMKM dengan lebih banyak berbelanja produk lokal. \n\nPurbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI, menyoroti pentingnya UMKM bagi ekonomi dan berkomitmen untuk mendukungnya melalui berbagai kebijakan dan tindakan tegas. Ia berjanji akan menginvestigasi bank yang mempersulit penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan menindak tegas oknum Bea Cukai yang merugikan UMKM. Selain itu, ia juga mendukung upaya pemerintah untuk menyalurkan lebih banyak dana untuk UMKM dan memastikan program dukungan dapat berjalan optimal. \n\nDukungan dan tindakan tegas\n\nInvestigasi KUR: Purbaya akan menginvestigasi bank yang mempersulit UMKM untuk mendapatkan KUR, terutama untuk pinjaman di bawah Rp100 juta yang seharusnya tidak memerlukan agunan.\n\nSanksi bagi bank: Ia mengancam akan memberikan sanksi kepada bank yang persulit UMKM dengan cara memblokir dana subsidi bunga yang dikucurkan pemerintah.\n\nTindak tegas oknum Bea Cukai: Ia berkomitmen menindak tegas oknum Bea Cukai yang meloloskan barang ilegal karena merugikan UMKM.\n\nPenyaluran dana ke UMKM: Ia mendukung upaya penyaluran dana pemerintah sebesar Rp200 triliun untuk perbankan agar dapat disalurkan ke UMKM.\n\nPendataan UMKM: Purbaya mendukung pendataan UMKM secara menyeluruh untuk mempermudah penyaluran bantuan pemerintah.\n\nBelanja produk lokal: Ia mendorong masyarakat untuk hidupkan sektor UMKM dengan lebih banyak berbelanja produk lokal. \n\nTags:Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mendorong masyarakat untuk hidupkan sektor UMKM dengan lebih banyak berbelanja produk lokal. \n\n#menkeupurbayayudhisadewa \n#umkm \n#dana \n#produklokal \n#viral \n#viralvideo \n#videoshorts \n#viralshorts \n\n‪‬ \n\n‪‬ \n\nAssalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sobat subscribe dimanapun berada semoga dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa sahabat subscribe jangan lupa untuk subscribe  Channel kami  agar kami tetap memberikan berita terkini dan terupdate 🙏🙏", "post_id": "jIvxlyRoYVg"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 821.7434345134915, "y": 791.014977312714, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Jwssa8PHJIs", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA MULAI LIHAT TANDA-TANDA EKONOMI RI BAKAL LARI KENCANG❗\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mulai melihat sinyal positif bahwa perekonomian Indonesia akan tumbuh lebih cepat dalam waktu dekat. Ia menilai, langkah pemerintah menempatkan dana menganggur di Bank Indonesia (BI) ke lima bank milik negara mulai menunjukkan hasil.\n\nSebagai informasi, sejak 12 September 2025, pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp 200 triliun di lima bank milik negara. Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing mendapat alokasi Rp 55 triliun, BTN Rp 25 triliun, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp 10 triliun.\n\nPurbaya mengatakan, efek pertama terlihat dari makin cepatnya pertumbuhan kredit di perbankan itu. Salah satu yang telah ia saksikan ialah peningkatan kredit Bank Mandiri yang telah mencapai 11% dari sebelumnya hanya kisaran 8%.\n\n\"Jadi ada pick up kan ke atas, sudah naik. Itu bagus,\" kata Purbaya di kantornya, Jakarta, dikutip Minggu 12 Oktober 2025. Efek kedua yang telah dirasakan perekonomian Indonesia, ia sebut terlihat dari peningkatan sangat cepat peredaran uang primer atau M0. Pertumbuhan uang primer ia sebut telah mencapai 13% dari sebelumnya bahkan stagnan di kisaran 0%.\n\n\"Dan tinggal tunggu waktu saja ekonomi secara keseluruhan akan semakin cepat,\" tegas Purbaya. Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat uang primer atau M0 adjusted per September 2025 mencapai Rp 2.152,4 triliun.\n\nSebagai catatan, uang primer atau base money atau uang dasar adalah uang yang dirilis oleh bank sentral, meliputi uang kartal (koin dan uang kertas) yang beredar di masyarakat dan cadangan bank, yakni simpanan bank umum di bank sentral. Fungsi utamanya base money adalah sebagai dasar atau fondasi untuk penciptaan bentuk uang lain di perekonomian.\n\n#purbayayudhisadewa #menkeu #ekonomiindonesia #bankindonesia #uang #cepat #viral #purbaya \n\nSimak berita selengkapnya di https://www.cnbcindonesia.com/market/...\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Heru\nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "Jwssa8PHJIs"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 810.2997238010522, "y": 91.1676915394627, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Jwssa8PHJIs", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA MULAI LIHAT TANDA-TANDA EKONOMI RI BAKAL LARI KENCANG❗\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mulai melihat sinyal positif bahwa perekonomian Indonesia akan tumbuh lebih cepat dalam waktu dekat. Ia menilai, langkah pemerintah menempatkan dana menganggur di Bank Indonesia (BI) ke lima bank milik negara mulai menunjukkan hasil.\n\nSebagai informasi, sejak 12 September 2025, pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp 200 triliun di lima bank milik negara. Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing mendapat alokasi Rp 55 triliun, BTN Rp 25 triliun, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp 10 triliun.\n\nPurbaya mengatakan, efek pertama terlihat dari makin cepatnya pertumbuhan kredit di perbankan itu. Salah satu yang telah ia saksikan ialah peningkatan kredit Bank Mandiri yang telah mencapai 11% dari sebelumnya hanya kisaran 8%.\n\n\"Jadi ada pick up kan ke atas, sudah naik. Itu bagus,\" kata Purbaya di kantornya, Jakarta, dikutip Minggu 12 Oktober 2025. Efek kedua yang telah dirasakan perekonomian Indonesia, ia sebut terlihat dari peningkatan sangat cepat peredaran uang primer atau M0. Pertumbuhan uang primer ia sebut telah mencapai 13% dari sebelumnya bahkan stagnan di kisaran 0%.\n\n\"Dan tinggal tunggu waktu saja ekonomi secara keseluruhan akan semakin cepat,\" tegas Purbaya. Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat uang primer atau M0 adjusted per September 2025 mencapai Rp 2.152,4 triliun.\n\nSebagai catatan, uang primer atau base money atau uang dasar adalah uang yang dirilis oleh bank sentral, meliputi uang kartal (koin dan uang kertas) yang beredar di masyarakat dan cadangan bank, yakni simpanan bank umum di bank sentral. Fungsi utamanya base money adalah sebagai dasar atau fondasi untuk penciptaan bentuk uang lain di perekonomian.\n\n#purbayayudhisadewa #menkeu #ekonomiindonesia #bankindonesia #uang #cepat #viral #purbaya \n\nSimak berita selengkapnya di https://www.cnbcindonesia.com/market/...\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Heru\nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "Jwssa8PHJIs"}}, {"key": "@landbankcoid", "attributes": {"label": "@landbankcoid", "x": 229.29781536163964, "y": 664.2099663502066, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "La2SzoUcye0", "id": "@landbankcoid", "source": "youtube-000001", "content": "BEGINI KATA SUMMARECON SOAL PROSPEK PASAR PROPERTI 2025\n\nPasar properti tahun 2025 dinilai masih potensial.\n\nPasalnya, tahun depan pemerintah mulai menggulirkan program tiga juta rumah.\n\nProgram ini dianggap bisa menggairahkan pasar. Belum lagi, pemerintah juga dikabarkan bakal melanjutkan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).\n\nBahkan, Bank Indonesia juga bakal memberikan insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) bagi bank-bank yang menyalurkan kredit atau pembiayaan yang mendukung Program Tiga Juta Rumah dari pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.\n\nBagaimana pandangan para pengembang properti. Yuk simak video berikut ini.\n\nUntuk membaca selengkapnya, Anda bisa mengunjungi link situs berita berikut ini ~ https://landbank.co.id/\n\nAgar tidak ketinggalan berita terbaru Anda bisa mengikuti kami:\n\nWebsite  : https://landbank.co.id/\nInstagram: https://www.instagram.com/landbank.co...\nTikTok   : www.tiktok.com/\n\n#viralpost #viralvideo #newsvideo #postvideo #foryou #landbankcoid #summareconcrowngading #summarecongading #summarecon #summarecontangerang", "post_id": "La2SzoUcye0"}}, {"key": "landbank.co.id", "attributes": {"label": "landbank.co.id", "x": 843.9131089847199, "y": 195.94373926808294, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "La2SzoUcye0", "id": "landbank.co.id", "source": "youtube-000001", "content": "BEGINI KATA SUMMARECON SOAL PROSPEK PASAR PROPERTI 2025\n\nPasar properti tahun 2025 dinilai masih potensial.\n\nPasalnya, tahun depan pemerintah mulai menggulirkan program tiga juta rumah.\n\nProgram ini dianggap bisa menggairahkan pasar. Belum lagi, pemerintah juga dikabarkan bakal melanjutkan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).\n\nBahkan, Bank Indonesia juga bakal memberikan insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) bagi bank-bank yang menyalurkan kredit atau pembiayaan yang mendukung Program Tiga Juta Rumah dari pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.\n\nBagaimana pandangan para pengembang properti. Yuk simak video berikut ini.\n\nUntuk membaca selengkapnya, Anda bisa mengunjungi link situs berita berikut ini ~ https://landbank.co.id/\n\nAgar tidak ketinggalan berita terbaru Anda bisa mengikuti kami:\n\nWebsite  : https://landbank.co.id/\nInstagram: https://www.instagram.com/landbank.co...\nTikTok   : www.tiktok.com/\n\n#viralpost #viralvideo #newsvideo #postvideo #foryou #landbankcoid #summareconcrowngading #summarecongading #summarecon #summarecontangerang", "post_id": "La2SzoUcye0"}}, {"key": "@profesorisekai", "attributes": {"label": "@profesorisekai", "x": 165.03830664680885, "y": 6.136865324597118, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "UQWfkXEcrXQ", "id": "@profesorisekai", "source": "youtube-000001", "content": "[ iDev ] Indo Gratis Pajak #1,5 QRIS bikin kaya | bersama kuli membangun negri isekai Development\n\n[ iDev ] Indo Gratis Pajak #1,5 QRIS bikin kaya | bersama kuli membangun negri isekai Development\n   • [ iDev ] Indo Gratis Pajak #1 kaya dengan ...  \n#1million  INDONESIA tanpa PAJAK (terbosan satire)\n[ iDev ] Indo Gratis Pajak #1 kaya dengan QRIS | bersama kuli membangun negri isekai Development \nDISCLAIMER\nini hanya komedi dan khayalan imajinasi jadi jangan dianggap serius , (tapi juga saran atau ide gagasan liar dari provesor isekai (ilmuan dari dunia lain)\nQRIS, pajak, ekonomi Indonesia, UMKM, cicilan bank, kredit, distributor, Bank Indonesia, ojk, fintech.\nanime isekai #muse  id.e-muse.com.tw      ​\nQRIS,pajak,ekonomi Indonesia,UMKM,cicilan bank,kredit,distributor,Bank Indonesia,ojk,fintech.,muse,museindonesia,anime,animeisekai,nikke", "post_id": "UQWfkXEcrXQ"}}, {"key": "MuseIndonesia", "attributes": {"label": "MuseIndonesia", "x": 161.9320156440164, "y": 673.1626347551128, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "UQWfkXEcrXQ", "id": "MuseIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "[ iDev ] Indo Gratis Pajak #1,5 QRIS bikin kaya | bersama kuli membangun negri isekai Development\n\n[ iDev ] Indo Gratis Pajak #1,5 QRIS bikin kaya | bersama kuli membangun negri isekai Development\n   • [ iDev ] Indo Gratis Pajak #1 kaya dengan ...  \n#1million  INDONESIA tanpa PAJAK (terbosan satire)\n[ iDev ] Indo Gratis Pajak #1 kaya dengan QRIS | bersama kuli membangun negri isekai Development \nDISCLAIMER\nini hanya komedi dan khayalan imajinasi jadi jangan dianggap serius , (tapi juga saran atau ide gagasan liar dari provesor isekai (ilmuan dari dunia lain)\nQRIS, pajak, ekonomi Indonesia, UMKM, cicilan bank, kredit, distributor, Bank Indonesia, ojk, fintech.\nanime isekai #muse  id.e-muse.com.tw      ​\nQRIS,pajak,ekonomi Indonesia,UMKM,cicilan bank,kredit,distributor,Bank Indonesia,ojk,fintech.,muse,museindonesia,anime,animeisekai,nikke", "post_id": "UQWfkXEcrXQ"}}, {"key": "NIKKEJAPAN", "attributes": {"label": "NIKKEJAPAN", "x": 460.0911366097581, "y": 553.0178955877767, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "UQWfkXEcrXQ", "id": "NIKKEJAPAN", "source": "youtube-000001", "content": "[ iDev ] Indo Gratis Pajak #1,5 QRIS bikin kaya | bersama kuli membangun negri isekai Development\n\n[ iDev ] Indo Gratis Pajak #1,5 QRIS bikin kaya | bersama kuli membangun negri isekai Development\n   • [ iDev ] Indo Gratis Pajak #1 kaya dengan ...  \n#1million  INDONESIA tanpa PAJAK (terbosan satire)\n[ iDev ] Indo Gratis Pajak #1 kaya dengan QRIS | bersama kuli membangun negri isekai Development \nDISCLAIMER\nini hanya komedi dan khayalan imajinasi jadi jangan dianggap serius , (tapi juga saran atau ide gagasan liar dari provesor isekai (ilmuan dari dunia lain)\nQRIS, pajak, ekonomi Indonesia, UMKM, cicilan bank, kredit, distributor, Bank Indonesia, ojk, fintech.\nanime isekai #muse  id.e-muse.com.tw      ​\nQRIS,pajak,ekonomi Indonesia,UMKM,cicilan bank,kredit,distributor,Bank Indonesia,ojk,fintech.,muse,museindonesia,anime,animeisekai,nikke", "post_id": "UQWfkXEcrXQ"}}, {"key": "@terusterangmediaofficial", "attributes": {"label": "@terusterangmediaofficial", "x": 539.8114724618354, "y": 310.86573484570766, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "pVux8XHUCcs", "id": "@terusterangmediaofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Perang Iran–AS: Rupiah, APBN, dan Ekonomi Indonesia Terancam?\n\nSetiap media dan/atau konten kreator yang melakukan pengambilan, penggunaan, atau pengunggahan ulang (re-upload) sebagian maupun seluruh konten ini WAJIB mencantumkan sumber asli.\n\nPencantuman sumber dilakukan dengan menyertakan kredit pada materi gambar/video serta mencantumkan tautan menuju konten asli di deskripsi.\n\nTindakan re-upload tanpa pencantuman sumber yang jelas merupakan pelanggaran terhadap hak cipta dan bentuk tidak menghargai karya kreator.\n\nContoh pencantuman sumber di deskripsi:\nTayangan lengkap dapat disaksikan di:\n   • Perang Iran–AS: Rupiah, APBN, dan Ekonomi ...  \n\n\nKonflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel bukan hanya soal geopolitik Timur Tengah. Perang di kawasan tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Dalam episode Bicara Ekonomi Politik (BEP) ini dibahas bagaimana konflik tersebut bisa memengaruhi perdagangan, arus modal, nilai tukar rupiah, hingga kondisi APBN Indonesia.  Ada empat jalur utama yang dapat menyalurkan dampak konflik ini ke ekonomi Indonesia: jalur perdagangan, jalur keuangan, jalur APBN, dan jalur ekspektasi pasar. Kenaikan harga minyak dunia, perubahan arus modal global, serta tekanan terhadap nilai tukar rupiah dapat mempersempit ruang kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi. Lalu bagaimana Indonesia seharusnya merespons situasi global yang semakin tidak pasti ini? Simak analisis lengkapnya dalam episode ini. \n\n_______________________________________\n#terusterangmahfudmd #terusterang #terusterangmedia #hukum #keadilan #demokrasi #penegakanhukum\n_______________________________________\n\nSaksikan terus konten-konten terbaru Terus Terang Media. Jangan lupa subscribe like dan comment.\n\nSaran dan Masukan bisa juga disampaikan di Kanal Telegram Podcast Terus Terang Mahfud MD\nhttps://t.me/+t_gVMmzifJ0xN2I1\n \nIsu dan perkembangan bangsa terkini selengkapnya bisa dibaca di portal berita https://terusterang.id/\n\nWebsite: https://terusterang.id/\n\nInstagram: https://www.instagram.com/terusterang...\n\nFacebook: https://www.facebook.com/share/18qtKH...\n\nTwitter/X: https://x.com/terusterang_id?s=21\n\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n\nKonten ini diterbitkan oleh PT TERUS TERANG MEDIA", "post_id": "pVux8XHUCcs"}}, {"key": "terusterangid...", "attributes": {"label": "terusterangid...", "x": 327.431252573496, "y": 991.3096708333616, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "pVux8XHUCcs", "id": "terusterangid...", "source": "youtube-000001", "content": "Perang Iran–AS: Rupiah, APBN, dan Ekonomi Indonesia Terancam?\n\nSetiap media dan/atau konten kreator yang melakukan pengambilan, penggunaan, atau pengunggahan ulang (re-upload) sebagian maupun seluruh konten ini WAJIB mencantumkan sumber asli.\n\nPencantuman sumber dilakukan dengan menyertakan kredit pada materi gambar/video serta mencantumkan tautan menuju konten asli di deskripsi.\n\nTindakan re-upload tanpa pencantuman sumber yang jelas merupakan pelanggaran terhadap hak cipta dan bentuk tidak menghargai karya kreator.\n\nContoh pencantuman sumber di deskripsi:\nTayangan lengkap dapat disaksikan di:\n   • Perang Iran–AS: Rupiah, APBN, dan Ekonomi ...  \n\n\nKonflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel bukan hanya soal geopolitik Timur Tengah. Perang di kawasan tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Dalam episode Bicara Ekonomi Politik (BEP) ini dibahas bagaimana konflik tersebut bisa memengaruhi perdagangan, arus modal, nilai tukar rupiah, hingga kondisi APBN Indonesia.  Ada empat jalur utama yang dapat menyalurkan dampak konflik ini ke ekonomi Indonesia: jalur perdagangan, jalur keuangan, jalur APBN, dan jalur ekspektasi pasar. Kenaikan harga minyak dunia, perubahan arus modal global, serta tekanan terhadap nilai tukar rupiah dapat mempersempit ruang kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi. Lalu bagaimana Indonesia seharusnya merespons situasi global yang semakin tidak pasti ini? Simak analisis lengkapnya dalam episode ini. \n\n_______________________________________\n#terusterangmahfudmd #terusterang #terusterangmedia #hukum #keadilan #demokrasi #penegakanhukum\n_______________________________________\n\nSaksikan terus konten-konten terbaru Terus Terang Media. Jangan lupa subscribe like dan comment.\n\nSaran dan Masukan bisa juga disampaikan di Kanal Telegram Podcast Terus Terang Mahfud MD\nhttps://t.me/+t_gVMmzifJ0xN2I1\n \nIsu dan perkembangan bangsa terkini selengkapnya bisa dibaca di portal berita https://terusterang.id/\n\nWebsite: https://terusterang.id/\n\nInstagram: https://www.instagram.com/terusterang...\n\nFacebook: https://www.facebook.com/share/18qtKH...\n\nTwitter/X: https://x.com/terusterang_id?s=21\n\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n\nKonten ini diterbitkan oleh PT TERUS TERANG MEDIA", "post_id": "pVux8XHUCcs"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 908.194761083145, "y": 463.35397206956884, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2AaUDS3Jhjg", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "LK 2025 | ARTO vs SUPA vs AGRO | BONGKAR Rahasia Bank Digital 2025! Siapa Paling Cuan?\n\nSelamat datang di channel Wawasan Cerdas! 🚀\n\nDi era modern ini, banyak bank dengan mudahnya mengklaim diri sebagai \"bank digital\", namun apakah laporan keuangan mereka berkata jujur\n? Di video kali ini, kita akan membongkar habis topeng bank tradisional berbaju teknologi di Bursa Efek Indonesia. Kita membedah tuntas data keuangan tahun 2025 dari 3 raksasa yang sering disorot: PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA), dan PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO).\n\nTahukah Anda bahwa AGRO nyatanya masih menanggung beban infrastruktur fisik yang sangat besar layaknya bank tradisional, dengan aset tak berwujud yang hanya sekitar Rp89,78 miliar? Parahnya lagi, tingkat kredit macet atau Non-Performing Loan (NPL) Gross AGRO meledak di level 14,02% dan indikator risiko Loan at Risk (LAR) mencapai 46,20%. AGRO juga masih mencetak ROA dan ROE negatif, yang menjadi peringatan hidup bahwa frasa \"digital\" bukanlah obat ajaib untuk masalah struktural.\n\nDi sisi lain, jika Anda mencari bank digital sejati, ARTO tampil sebagai pemenang mutlak dengan fundamental yang sangat matang. Didukung oleh ekosistem sirkuit tertutup lokal bersama Grup GoTo, ARTO membuktikan efisiensinya dengan porsi pendapatan komisi (fee income) mencapai 8,75% dan struktur pendanaan murah (CASA) yang sangat kokoh. Kualitas aset ARTO sangat prima dengan NPL hanya 0,61% dan bantalan cadangan yang super tebal mencapai 374,57%.\n\nLalu, bagaimana dengan SUPA? Didukung oleh \"meja bundar\" raksasa regional lintas negara seperti Grab, Emtek, Singtel, hingga KakaoBank, SUPA mencetak kisah kebangkitan (turnaround) luar biasa dari rugi menjadi laba bersih Rp 99,6 miliar. Penyaluran kredit SUPA meroket 49,67% dengan margin bunga bersih (NIM) 10,10%. Namun awas, di balik sensasi ekspansi ini, SUPA masih sangat bergantung pada deposito mahal (dana eksternal) dan memiliki NPL yang mulai membengkak (2,60%) akibat agresivitas pinjaman unsecured lewat P2P Lending.\n\nApakah Anda tim kematangan fundamental seperti ARTO, tim pencari sensasi pertumbuhan beradrenalin tinggi seperti SUPA, atau justru sedang terjebak di ketidakpastian AGRO? Tonton video analisis mendalam dari Wawasan Cerdas ini sampai habis untuk panduan portofolio investasi Anda!\n\n(Catatan: Konten di video ini merupakan penjabaran analisis laporan keuangan murni dan bukan rekomendasi jual atau beli saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor.)\n\n👇 DUKUNG TERUS CHANNEL WAWASAN CERDAS 👇 Jangan lupa klik tombol SUBSCRIBE, berikan LIKE jika analisis ini membantu Anda, dan tinggalkan KOMENTAR tentang saham bank digital mana yang ada di portofolio Anda! Bagikan video ini ke grup investasi Anda agar makin banyak yang teredukasi.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#BankDigital #SahamARTO #SahamSUPA #SahamAGRO #WawasanCerdas #InvestasiSaham2025 #InvestasiSaham #Saham #LK2025 #LaporanKeuangan #nabungsaham #BelajarSaham #SahamDariNol #SUPA #ARTO #AGRO \n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "2AaUDS3Jhjg"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 176.9513609206138, "y": 754.2629924878183, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2AaUDS3Jhjg", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "LK 2025 | ARTO vs SUPA vs AGRO | BONGKAR Rahasia Bank Digital 2025! Siapa Paling Cuan?\n\nSelamat datang di channel Wawasan Cerdas! 🚀\n\nDi era modern ini, banyak bank dengan mudahnya mengklaim diri sebagai \"bank digital\", namun apakah laporan keuangan mereka berkata jujur\n? Di video kali ini, kita akan membongkar habis topeng bank tradisional berbaju teknologi di Bursa Efek Indonesia. Kita membedah tuntas data keuangan tahun 2025 dari 3 raksasa yang sering disorot: PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA), dan PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO).\n\nTahukah Anda bahwa AGRO nyatanya masih menanggung beban infrastruktur fisik yang sangat besar layaknya bank tradisional, dengan aset tak berwujud yang hanya sekitar Rp89,78 miliar? Parahnya lagi, tingkat kredit macet atau Non-Performing Loan (NPL) Gross AGRO meledak di level 14,02% dan indikator risiko Loan at Risk (LAR) mencapai 46,20%. AGRO juga masih mencetak ROA dan ROE negatif, yang menjadi peringatan hidup bahwa frasa \"digital\" bukanlah obat ajaib untuk masalah struktural.\n\nDi sisi lain, jika Anda mencari bank digital sejati, ARTO tampil sebagai pemenang mutlak dengan fundamental yang sangat matang. Didukung oleh ekosistem sirkuit tertutup lokal bersama Grup GoTo, ARTO membuktikan efisiensinya dengan porsi pendapatan komisi (fee income) mencapai 8,75% dan struktur pendanaan murah (CASA) yang sangat kokoh. Kualitas aset ARTO sangat prima dengan NPL hanya 0,61% dan bantalan cadangan yang super tebal mencapai 374,57%.\n\nLalu, bagaimana dengan SUPA? Didukung oleh \"meja bundar\" raksasa regional lintas negara seperti Grab, Emtek, Singtel, hingga KakaoBank, SUPA mencetak kisah kebangkitan (turnaround) luar biasa dari rugi menjadi laba bersih Rp 99,6 miliar. Penyaluran kredit SUPA meroket 49,67% dengan margin bunga bersih (NIM) 10,10%. Namun awas, di balik sensasi ekspansi ini, SUPA masih sangat bergantung pada deposito mahal (dana eksternal) dan memiliki NPL yang mulai membengkak (2,60%) akibat agresivitas pinjaman unsecured lewat P2P Lending.\n\nApakah Anda tim kematangan fundamental seperti ARTO, tim pencari sensasi pertumbuhan beradrenalin tinggi seperti SUPA, atau justru sedang terjebak di ketidakpastian AGRO? Tonton video analisis mendalam dari Wawasan Cerdas ini sampai habis untuk panduan portofolio investasi Anda!\n\n(Catatan: Konten di video ini merupakan penjabaran analisis laporan keuangan murni dan bukan rekomendasi jual atau beli saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor.)\n\n👇 DUKUNG TERUS CHANNEL WAWASAN CERDAS 👇 Jangan lupa klik tombol SUBSCRIBE, berikan LIKE jika analisis ini membantu Anda, dan tinggalkan KOMENTAR tentang saham bank digital mana yang ada di portofolio Anda! Bagikan video ini ke grup investasi Anda agar makin banyak yang teredukasi.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#BankDigital #SahamARTO #SahamSUPA #SahamAGRO #WawasanCerdas #InvestasiSaham2025 #InvestasiSaham #Saham #LK2025 #LaporanKeuangan #nabungsaham #BelajarSaham #SahamDariNol #SUPA #ARTO #AGRO \n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "2AaUDS3Jhjg"}}], "edges": [{"key": "akucintaistriku", "source": "akucintaistriku", "target": "Bisniscom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "akucintaistriku", "source": "akucintaistriku", "target": "Bisniscom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "patrick07467143", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "icibosadd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "yat_ever", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "Ayong_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DangisTheruck", "source": "DangisTheruck", "target": "meow_leader2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DangisTheruck", "source": "DangisTheruck", "target": "TirtoID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "PilipiUser", "source": "PilipiUser", "target": "KakakPembokat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "PilipiUser", "source": "PilipiUser", "target": "BosPurwa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Babatmentai", "source": "Babatmentai", "target": "mnvnty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Babatmentai", "source": "Babatmentai", "target": "BosPurwa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Babatmentai", "source": "Babatmentai", "target": "PNS_Ababil", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bornfromillness", "source": "bornfromillness", "target": "formerlyson", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bornfromillness", "source": "bornfromillness", "target": "sideofside29", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bornfromillness", "source": "bornfromillness", "target": "qwonidin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ErwinSose", "source": "ErwinSose", "target": "GunRomli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "triwul82", "source": "triwul82", "target": "antimunafic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "Fithroni27", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Partikellirs", "source": "Partikellirs", "target": "CNNIndonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "accscrt2431", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "TirtoID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "ohmysal_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "nashuax224", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jamdatun_kejagungri", "source": "jamdatun_kejagungri", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bankmegaid", "source": "bankmegaid", "target": "bankmegaid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bankmegaid", "source": "bankmegaid", "target": "bankmegaid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "tomorocoffee.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "kfcindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "ranchmarket99id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "thegourmetsupermarket", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "pasarina99id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "digibankid", "source": "digibankid", "target": "duitin_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bankmegaid", "source": "bankmegaid", "target": "bankmegaid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "farmersmarket99id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "day2day.99.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "kfcindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "source": "bank_indonesia_jatim", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_banten", "source": "bank_indonesia_banten", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim_paser", "source": "prokopim_paser", "target": "dr.fahmi.fadli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim_paser", "source": "prokopim_paser", "target": "wakil_bupati_paser.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tjahjagunawan", "source": "tjahjagunawan", "target": "purbayayudhi.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sahamyeoh.id", "source": "sahamyeoh.id", "target": "Michael", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ftmbyl", "source": "ftmbyl", "target": "amtnusatara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "banksaqu", "source": "banksaqu", "target": "toastboxindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ysardika", "source": "@ysardika", "target": "ysardika", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ysardika", "source": "@ysardika", "target": "ysardika_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ysardika", "source": "@ysardika", "target": "ysardika01", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@banksaqu", "source": "@banksaqu", "target": "dibantubanksaqu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@banksaqu", "source": "@banksaqu", "target": "banksaqu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@banksaqu", "source": "@banksaqu", "target": "dibantubanksaqu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@banksaqu", "source": "@banksaqu", "target": "banksaqu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@govlogid", "source": "@govlogid", "target": "govlogid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVJawaBarat", "source": "@KompasTVJawaBarat", "target": "kompastvjawabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijayafm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BennixClips", "source": "@BennixClips", "target": "Bennix", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "source": "@TribunMedanTV", "target": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "source": "@TribunSingkawang1", "target": "mohmahfudmd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@lampungpostupdate", "source": "@lampungpostupdate", "target": "lampungpostupdate", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "TVRPARLEMEN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prisasombodatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@RaswoChannel86", "source": "@RaswoChannel86", "target": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@RaswoChannel86", "source": "@RaswoChannel86", "target": "RaswoChannel86", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@RaswoChannel86", "source": "@RaswoChannel86", "target": "RaswoChannel86", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@landbankcoid", "source": "@landbankcoid", "target": "landbank.co.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@profesorisekai", "source": "@profesorisekai", "target": "MuseIndonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@profesorisekai", "source": "@profesorisekai", "target": "NIKKEJAPAN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@terusterangmediaofficial", "source": "@terusterangmediaofficial", "target": "terusterangid...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}