{"nodes": [{"key": "zepy93", "attributes": {"label": "zepy93", "x": 726.3737169754074, "y": 7.054992751724276, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 82.944, "eigenvector": 0.0003, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2059699044826706182", "id": "zepy93", "source": "tweet-000004", "content": "Inflasi 3,05% itu bukan angka di kertas doang.\nBeras naik, pangan naik, rakyat yang paling terasa.\nJadi masalahnya bukan sekadar “THR pemerintah”, tapi bagaimana negara jaga harga pangan dan daya beli", "post_id": "2059699044826706182"}}, {"key": "buzuzima0", "attributes": {"label": "buzuzima0", "x": 840.1550195179195, "y": 730.8568607109452, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 153.4465, "eigenvector": 0.0003, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2059699044826706182", "id": "buzuzima0", "source": "tweet-000004", "content": "Inflasi 3,05% itu bukan angka di kertas doang.\nBeras naik, pangan naik, rakyat yang paling terasa.\nJadi masalahnya bukan sekadar “THR pemerintah”, tapi bagaimana negara jaga harga pangan dan daya beli", "post_id": "2059699044826706182"}}, {"key": "ecofinsc_febundip", "attributes": {"label": "ecofinsc_febundip", "x": 653.1067727173069, "y": 423.2388118809314, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 105.3258, "eigenvector": 618.0335, "in_degree": 1, "out_degree": 4, "degree": 5}, "_id": "7646392138770500871", "id": "ecofinsc_febundip", "source": "tiktok-000001", "content": "[Berita Ekonomi: PDB Tumbuh 5,61%, Kenapa Realitanya Pahit?] Halo Sobat Expert In Finance! 💫 Ekonomi Q1-2026 tercatat tumbuh 5,61%, rekor tertinggi dalam 13 tahun! Tapi anehnya, badai PHK jalan terus, pabrik lesu, dan Rupiah melemah. 📉 Kenapa jomplang? Karena pertumbuhan ini cuma ditopang konsumsi Lebaran dan pengeluaran pemerintah (THR), bukan dari investasi atau kuatnya sektor industri.  Angka PDB meroket, tapi lapangan kerja dan daya beli tidak ikut membaik. Sobat sendiri ngerasain efek ekonomi yang \"tumbuh\" ini nggak? Komen di bawah ya! 👇💬 Don't forget to check our social media: Instagram:  Twitter:  Linkedin:  Youtube: ECOFINSC FEB UNDIP TikTok:  Email: ecofinsc.febundip ———————————————— #beritaekonomi #pertumbuhanekonomi #PDB2026 #KabinetShaktiSinergi #ECOFINSC ——————————— ECOFINSC 2026 Kabinet Shakti Sinergi Satu Energi, Satu Visi!", "post_id": "7646392138770500871"}}, {"key": "ecofinsc", "attributes": {"label": "ecofinsc", "x": 107.53058627771628, "y": 310.2572558552826, "size": 10.42, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 105.3258, "eigenvector": 381.9657, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "7646392138770500871", "id": "ecofinsc", "source": "tiktok-000001", "content": "[Berita Ekonomi: PDB Tumbuh 5,61%, Kenapa Realitanya Pahit?] Halo Sobat Expert In Finance! 💫 Ekonomi Q1-2026 tercatat tumbuh 5,61%, rekor tertinggi dalam 13 tahun! Tapi anehnya, badai PHK jalan terus, pabrik lesu, dan Rupiah melemah. 📉 Kenapa jomplang? Karena pertumbuhan ini cuma ditopang konsumsi Lebaran dan pengeluaran pemerintah (THR), bukan dari investasi atau kuatnya sektor industri.  Angka PDB meroket, tapi lapangan kerja dan daya beli tidak ikut membaik. Sobat sendiri ngerasain efek ekonomi yang \"tumbuh\" ini nggak? Komen di bawah ya! 👇💬 Don't forget to check our social media: Instagram:  Twitter:  Linkedin:  Youtube: ECOFINSC FEB UNDIP TikTok:  Email: ecofinsc.febundip ———————————————— #beritaekonomi #pertumbuhanekonomi #PDB2026 #KabinetShaktiSinergi #ECOFINSC ——————————— ECOFINSC 2026 Kabinet Shakti Sinergi Satu Energi, Satu Visi!", "post_id": "7646392138770500871"}}, {"key": "sudutgelap.id", "attributes": {"label": "sudutgelap.id", "x": 93.10879422822083, "y": 567.2089510148536, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 552.958, "eigenvector": 0.0003, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7635791099847626004", "id": "sudutgelap.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Jangan cuma lihat joget-joget di panggung May Day. Realitanya, ribuan buruh kita sedang berada di titik nadir! Analisis kami membedah kengerian PHK tahun ini: 1. Tren Meroket: Dari 2023 ke 2025, angka PHK naik hampir 350%! Tahun 2026 ini diprediksi lebih parah karena harga bahan baku melejit dan daya beli rakyat anjlok. 2. Modus 'Kabur' & Relokasi: Pabrik tiba-tiba digembok rantai atau pindah kota demi upah murah, meninggalkan buruh tanpa pesangon dan THR. Ini bukan sekadar efisiensi, tapi penindasan sistemik! 3. Krisis Menyeluruh: Nggak cuma buruh pabrik, dosen pun kena imbas. Gaji dipotong sampai tinggal Rp 300 ribu gara-gara kampus kekurangan mahasiswa. Sekarang, 8 dari 10 pekerja di Indonesia tidur nggak nyenyak karena takut besok dapet surat pemecatan. Satgas PHK bentukan pemerintah harus buktikan kerja nyatanya, jangan cuma jadi stempel penenang massa! Kalo kalian atau orang terdekat kena PHK sepihak tanpa pesangon, langkah apa yang bakal kalian ambil untuk nuntut hak? Ketika 'efisiensi' jadi alasan untuk merampas hak pesangon dan THR, di mana kehadiran negara untuk melindungi rakyatnya? Suarakan kegelisahan kalian di kolom komentar! 👇 Pekerja terlindungi, ekonomi berdikari. Follow  untuk terus mengawal agar badai PHK ini tidak hanya berakhir menjadi angka statistik di meja birokrat!", "post_id": "7635791099847626004"}}], "edges": [{"key": "zepy93", "source": "zepy93", "target": "buzuzima0", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ecofinsc_febundip", "source": "ecofinsc_febundip", "target": "ecofinsc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ecofinsc_febundip", "source": "ecofinsc_febundip", "target": "ecofinsc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ecofinsc_febundip", "source": "ecofinsc_febundip", "target": "ecofinsc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ecofinsc_febundip", "source": "ecofinsc_febundip", "target": "ecofinsc_febundip", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sudutgelap.id", "source": "sudutgelap.id", "target": "sudutgelap.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}