{"nodes": [{"key": "Mr_PrasT_Jr", "attributes": {"label": "Mr_PrasT_Jr", "x": 191.12281397215304, "y": 399.07961228718415, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2060343759213347000", "id": "Mr_PrasT_Jr", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, bernama Andy Sebastian (29), menjadi korban begal oleh p…", "post_id": "2060343759213347000"}}, {"key": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "Netizen_bawel", "x": 190.34457738995226, "y": 327.9505161196372, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 52.4549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 22, "out_degree": 0, "degree": 22}, "_id": "2060343759213347000", "id": "Netizen_bawel", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, bernama Andy Sebastian (29), menjadi korban begal oleh p…", "post_id": "2060343759213347000"}}, {"key": "hope_emak", "attributes": {"label": "hope_emak", "x": 318.43968111781965, "y": 369.84661450287734, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2060378855194624337", "id": "hope_emak", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, bernama Andy Sebastian (29), menjadi korban begal oleh p…", "post_id": "2060378855194624337"}}, {"key": "dev_anelle", "attributes": {"label": "dev_anelle", "x": 367.7877150032444, "y": 147.90444495997446, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2060414194663743828", "id": "dev_anelle", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, bernama Andy Sebastian (29), menjadi korban begal oleh p…", "post_id": "2060414194663743828"}}, {"key": "NyaiJagat", "attributes": {"label": "NyaiJagat", "x": 91.34768386374171, "y": 455.92983018034636, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2060349211347145078", "id": "NyaiJagat", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, bernama Andy Sebastian (29), menjadi korban begal oleh p…", "post_id": "2060349211347145078"}}, {"key": "NgkongRoses", "attributes": {"label": "NgkongRoses", "x": 856.4952118301809, "y": 902.1281706105635, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2060364850682106075", "id": "NgkongRoses", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, bernama Andy Sebastian (29), menjadi korban begal oleh p…", "post_id": "2060364850682106075"}}, {"key": "JokoSutris85597", "attributes": {"label": "JokoSutris85597", "x": 624.1028977327848, "y": 113.93140489673104, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2060528304780918969", "id": "JokoSutris85597", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, bernama Andy Sebastian (29), menjadi korban begal oleh p…", "post_id": "2060528304780918969"}}, {"key": "Ari_Ak2", "attributes": {"label": "Ari_Ak2", "x": 684.2223550922342, "y": 415.7331830081433, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2060576174695391489", "id": "Ari_Ak2", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, bernama Andy Sebastian (29), menjadi korban begal oleh p…", "post_id": "2060576174695391489"}}, {"key": "AntoniusCDN", "attributes": {"label": "AntoniusCDN", "x": 939.7896142477572, "y": 694.928979421751, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2060353248041869576", "id": "AntoniusCDN", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, bernama Andy Sebastian (29), menjadi korban begal oleh p…", "post_id": "2060353248041869576"}}, {"key": "rizky__fauzan", "attributes": {"label": "rizky__fauzan", "x": 109.26845651301431, "y": 478.65179693381, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2060353766982107204", "id": "rizky__fauzan", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, bernama Andy Sebastian (29), menjadi korban begal oleh p…", "post_id": "2060353766982107204"}}, {"key": "tnmuda", "attributes": {"label": "tnmuda", "x": 871.7999953029096, "y": 240.87401475155102, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2060355716322566309", "id": "tnmuda", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, bernama Andy Sebastian (29), menjadi korban begal oleh p…", "post_id": "2060355716322566309"}}, {"key": "Naandaa27", "attributes": {"label": "Naandaa27", "x": 413.76740953351845, "y": 494.8411048649961, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2060357314625081723", "id": "Naandaa27", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, bernama Andy Sebastian (29), menjadi korban begal oleh p…", "post_id": "2060357314625081723"}}, {"key": "bukanangelo", "attributes": {"label": "bukanangelo", "x": 970.7514438603607, "y": 558.2459784407564, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068152177512821025", "id": "bukanangelo", "source": "tweet-000004", "content": "itu begal bukan penegakan hukum\nDKI terima pajak dari aktivitas disitu, otmatis rame\nharusnya difasilitasi parkir khusus ojol entah dipinggir jalan\nminimal ga usil kaya tangsel aman aja kan\n\nmemakai aturan utk maling\nbesok mereka bikin aturan dilarang pake baju kelian nurut 🤣", "post_id": "2068152177512821025"}}, {"key": "JakartaForum", "attributes": {"label": "JakartaForum", "x": 860.344866040899, "y": 12.787159237151013, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.0998, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068152177512821025", "id": "JakartaForum", "source": "tweet-000004", "content": "itu begal bukan penegakan hukum\nDKI terima pajak dari aktivitas disitu, otmatis rame\nharusnya difasilitasi parkir khusus ojol entah dipinggir jalan\nminimal ga usil kaya tangsel aman aja kan\n\nmemakai aturan utk maling\nbesok mereka bikin aturan dilarang pake baju kelian nurut 🤣", "post_id": "2068152177512821025"}}, {"key": "wonosobohebat", "attributes": {"label": "wonosobohebat", "x": 848.9738719303115, "y": 50.26284897081634, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 61.6201, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3906705480429544433_5707799246", "id": "wonosobohebat", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan menerbitkan surat edaran imbauan penggunaan transportasi umum bagi ASN, termasuk layanan ojek online (ojol), sebagai bentuk dukungan terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.\n\nHal tersebut disampaikan saat audiensi bersama sekitar 70 pengemudi ojol dari berbagai komunitas di Kabupaten Wonosobo di Ruang Mangunkusuma Setda Wonosobo, Selasa (26/5/2026).\n\nDalam pertemuan tersebut, para driver menyampaikan delapan poin aspirasi, mulai dari dukungan penggunaan jasa ojol oleh ASN, fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan, bantuan pendidikan bagi anak driver, hingga pembentukan koperasi dan organisasi resmi pengemudi online di Wonosobo.\n\nSekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, menyampaikan bahwa surat edaran Bupati ditargetkan terbit pekan depan sebagai bagian dari dukungan terhadap ekonomi masyarakat sekaligus selaras dengan kebijakan efisiensi pemerintah.\n\n“Insya Allah minggu depan sudah keluar surat edaran Bupati kepada ASN untuk menggunakan angkutan umum,” ujarnya.\n\nPemkab Wonosobo juga membuka peluang pendampingan pembentukan koperasi dan organisasi resmi pengemudi online lintas aplikator agar koordinasi dengan pemerintah lebih mudah dan terstruktur.\n\nSelain itu, usulan terkait BPJS Ketenagakerjaan, bantuan pendidikan, hingga fasilitas sekretariat komunitas akan dibahas lebih lanjut bersama dinas terkait dan pihak aplikator.\n\nKetua Paguyuban Wonosobo Driver Online, Affat Fauzi, mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah terhadap aspirasi para pengemudi dan berharap seluruh usulan dapat direalisasikan secara bertahap demi meningkatkan kesejahteraan driver ojol di Wonosobo.\n\n✨ Kebijakan ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat perlindungan dan pemberdayaan pengemudi online di Kabupaten Wonosobo.\n\n💬 Menurut Kamu, bagaimana peran transportasi online dalam mendukung ekonomi masyarakat saat ini?\n___\nBerita selengkapnya dapat diakses melalui:\n-Website: wonosobokab.go.id\n-Instagram: instagram.com/wonosobohebat\n-X: x.com/wonosobohebat\n-Facebook: facebook.com/wonosobohebat\n-Tiktok: https://www.tiktok.com/\n-E-mail: pemkab\n--------------\n#SoboASRI #KitaMakinTahu #", "post_id": "3906705480429544433_5707799246"}}, {"key": "34400960", "attributes": {"label": "34400960", "x": 709.9488710632252, "y": 129.10070874564306, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3904866416826441975_34400960", "id": "34400960", "source": "instagram-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nMengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet.\n\nSekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan\ndengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online.\n\n\"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026).\n\nCEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.\n\n\"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans.\n\nSelain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online.\n\nKebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional.\n\nPemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital.\n\nUpaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi.\n\nPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan.", "post_id": "3904866416826441975_34400960"}}, {"key": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "sekretariat.kabinet", "x": 158.9600207887235, "y": 791.8401766693468, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0998, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3904866416826441975_34400960", "id": "sekretariat.kabinet", "source": "instagram-000001", "content": "CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo, Hans Patuwo menghadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk melaporkan perkembangan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) sebesar 8 persen dari tarif perjalanan.\n\nMengutip akun instagram Sekretariat Kabinet , Minggu (24/2/206), pertemuan antara bos GoTo dengan Seskab Teddy berlangsung pada pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di Kantor Sekretariat Kabinet.\n\nSekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan telah melakukan pertemuan\ndengan CEO GoTo, Hans Patuwo. Pertemuan ini membahas banyak isus mengenai kondisi transportasi online.\n\n\"Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan,\" tulisnya dalam akun Instagram dikutip, Minggu (24/5/2026).\n\nCEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah. Apalagi, GoTo memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.\n\n\"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi,\" jelas Hans.\n\nSelain itu, GoTo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi online.\n\nKebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para mitra driver di tengah perkembangan ekonomi digital nasional.\n\nPemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada pengemudi online, tanpa mengabaikan keberlangsungan ekosistem bisnis transportasi digital.\n\nUpaya tersebut dinilai penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra pengemudi.\n\nPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan.", "post_id": "3904866416826441975_34400960"}}, {"key": "liputancikarang", "attributes": {"label": "liputancikarang", "x": 188.85042477849535, "y": 839.5531714357577, "size": 13.18, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 55.6163, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "liputancikarang", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "ciktimpresisi", "attributes": {"label": "ciktimpresisi", "x": 388.1652054691619, "y": 879.1953414687508, "size": 8.85, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.8475, "eigenvector": 31.9624, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "ciktimpresisi", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "polsekcikarang_timur", "attributes": {"label": "polsekcikarang_timur", "x": 686.1293868442359, "y": 230.96932913053016, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4087, "eigenvector": 65.5628, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "polsekcikarang_timur", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "unitreskrim.polsekciktim", "attributes": {"label": "unitreskrim.polsekciktim", "x": 555.8256662752405, "y": 344.7220757551754, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4087, "eigenvector": 65.5628, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "unitreskrim.polsekciktim", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "arnandhahp", "attributes": {"label": "arnandhahp", "x": 846.6043584270792, "y": 80.16631048366129, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4087, "eigenvector": 65.5628, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "arnandhahp", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "andaru.rahutomo", "attributes": {"label": "andaru.rahutomo", "x": 600.7263754451375, "y": 448.78489435360046, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4087, "eigenvector": 65.5628, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "andaru.rahutomo", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "humaspmj.official", "attributes": {"label": "humaspmj.official", "x": 446.0892851900107, "y": 735.5600174051293, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4087, "eigenvector": 65.5628, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "humaspmj.official", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "poldametrojaya", "attributes": {"label": "poldametrojaya", "x": 659.419493559438, "y": 894.0134576496766, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4087, "eigenvector": 65.5628, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "poldametrojaya", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "dekanantopurwono", "attributes": {"label": "dekanantopurwono", "x": 632.5372029557867, "y": 330.85825842043334, "size": 8.85, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.8475, "eigenvector": 31.9624, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "dekanantopurwono", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "mustofa99ed", "attributes": {"label": "mustofa99ed", "x": 901.5497806506035, "y": 345.10546985670356, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4087, "eigenvector": 65.5628, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "mustofa99ed", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "satreskrim_restrobekasi", "attributes": {"label": "satreskrim_restrobekasi", "x": 104.2252378945856, "y": 24.307138723990928, "size": 8.85, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.8475, "eigenvector": 31.9624, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "satreskrim_restrobekasi", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "humaspolresmetrobekasi", "attributes": {"label": "humaspolresmetrobekasi", "x": 960.3269093384354, "y": 554.9597508195619, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4087, "eigenvector": 65.5628, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "humaspolresmetrobekasi", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "divisihumaspolri", "x": 490.6754594957059, "y": 450.3521213553823, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4087, "eigenvector": 65.5628, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "divisihumaspolri", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "listyosigitprabowo", "attributes": {"label": "listyosigitprabowo", "x": 682.5075339013804, "y": 829.6700790605764, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4087, "eigenvector": 65.5628, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3921182078809602773_15164548483", "id": "listyosigitprabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Begal) Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur    \n\nBEKASI - Seorang driver ojek online menjadi korban perampasan / pencurian dengan kekerasan sepeda motor dan handphone dengan modus pemesanan fiktif dari cikarang selatan ke wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Pelaku memesan layanan Grab, lalu saat tiba di lokasi langsung menodongkan pisau dari belakang dan merampas motor korban dan handphone.\n\nBeberapa teman pelaku terlihat mengawasi dari kejauhan saat aksi berlangsung. Beruntung, motor dan handphone korban berhasil diamankan kembali.\n\nKorban segera melapor melalui Call Center 110. Laporan awal diterima Polsek Cikarang Selatan, namun setelah dilakukan pengecekan olah tkp, lokasi kejadian masuk dalam wilayah hukum Polsek Cikarang Timur. Korban kemudian membuat laporan resmi di Polsek Cikarang Timur.\n\nTidak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Arnandha  bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor dan handphone.\n\nKepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang menyasar driver ojek online dan segera melapor ke 110 jika mengalami kejadian serupa.", "post_id": "3921182078809602773_15164548483"}}, {"key": "60488026861", "attributes": {"label": "60488026861", "x": 756.497958641642, "y": 817.8080699078903, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "3910661823020288788_60488026861", "id": "60488026861", "source": "instagram-000001", "content": "Sudah masuk bulan Juni, artinya Perpres 27/2026 harus sudah efektif diberlakukan oleh semua perusahaan layanan transportasi online terkhusus untuk driver goride/grabbike.\n\nGimana update terbaru di lapangan? 92% penghasilan per-ride benar2 sudah masuk kantong driverkah? Atau masih dengan \"sistem eksploitasi driver\" yang cuma dapat 80%? \n\nDengan adanya Perpres baru ini, setiap mitra driver jadi punya legitimasi untuk melakukan upaya hukum pada pelanggaran2 administrasi yang dilakukan Gojek & Grab. Banyak bentuk kerugian yang bisa dijadikan delik pidana, mulai dari pungli, sampai dengan penipuan, terlebih setelah 2 perusahaan tsb menyatakan ketaatan terhadap skema bagi hasil 92% driver - 8% aplikator. \n\nJadi kalau kalian merasa ada pernyataan yang belum direalisasikan; bisa banget datang ke LBH terdekat dan mengajukan pendamping hukum pro bono ya 🤍\n\nSehat2 untuk semua driver online. Buat aku personally, kalian hero sih. Kalian bikin gelap subuh & malam jadi lebih aman untuk diterjang. Banyak momen \"stut motor\" yang bahkan kalian lakoni secara cuma2 untuk menolong pengendara lain. Jadi hopefully, Perpres 27/2026 ini bisa benar2 gantian jadi penolong ekonomi kalian ya 🤍\n\nDan semoga, setelah ini akan lahir lagi perpres2 baru yang berpihak pada driver layanan send & food. Sehingga lekas merata kesejahteraan di Indonesia. \n\nThanks to  yang sudah memaksimalkan yurisdiksinya untuk berpihak pada kesejahteraan buruh/tenaga kerja.\n\nCc to  untuk realisasi kesejahteraan driver layanan food & send yang masuk kategori \"kurir\" & \"logistik\". Atau bisa juga   yang buat gebrakan baru untuk mengajukan revisi ke  terkait pasal-pasal problematik dalam UU Ciptaker hasil kebut semalamnya  yang ngakal-ngakalin putusan  2022 lalu demi mengamankan \"keserakahan\" para elit bisnis.", "post_id": "3910661823020288788_60488026861"}}, {"key": "kemenhub151", "attributes": {"label": "kemenhub151", "x": 518.8602951180487, "y": 358.2674134747759, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3655, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3910661823020288788_60488026861", "id": "kemenhub151", "source": "instagram-000001", "content": "Sudah masuk bulan Juni, artinya Perpres 27/2026 harus sudah efektif diberlakukan oleh semua perusahaan layanan transportasi online terkhusus untuk driver goride/grabbike.\n\nGimana update terbaru di lapangan? 92% penghasilan per-ride benar2 sudah masuk kantong driverkah? Atau masih dengan \"sistem eksploitasi driver\" yang cuma dapat 80%? \n\nDengan adanya Perpres baru ini, setiap mitra driver jadi punya legitimasi untuk melakukan upaya hukum pada pelanggaran2 administrasi yang dilakukan Gojek & Grab. Banyak bentuk kerugian yang bisa dijadikan delik pidana, mulai dari pungli, sampai dengan penipuan, terlebih setelah 2 perusahaan tsb menyatakan ketaatan terhadap skema bagi hasil 92% driver - 8% aplikator. \n\nJadi kalau kalian merasa ada pernyataan yang belum direalisasikan; bisa banget datang ke LBH terdekat dan mengajukan pendamping hukum pro bono ya 🤍\n\nSehat2 untuk semua driver online. Buat aku personally, kalian hero sih. Kalian bikin gelap subuh & malam jadi lebih aman untuk diterjang. Banyak momen \"stut motor\" yang bahkan kalian lakoni secara cuma2 untuk menolong pengendara lain. Jadi hopefully, Perpres 27/2026 ini bisa benar2 gantian jadi penolong ekonomi kalian ya 🤍\n\nDan semoga, setelah ini akan lahir lagi perpres2 baru yang berpihak pada driver layanan send & food. Sehingga lekas merata kesejahteraan di Indonesia. \n\nThanks to  yang sudah memaksimalkan yurisdiksinya untuk berpihak pada kesejahteraan buruh/tenaga kerja.\n\nCc to  untuk realisasi kesejahteraan driver layanan food & send yang masuk kategori \"kurir\" & \"logistik\". Atau bisa juga   yang buat gebrakan baru untuk mengajukan revisi ke  terkait pasal-pasal problematik dalam UU Ciptaker hasil kebut semalamnya  yang ngakal-ngakalin putusan  2022 lalu demi mengamankan \"keserakahan\" para elit bisnis.", "post_id": "3910661823020288788_60488026861"}}, {"key": "kemnaker", "attributes": {"label": "kemnaker", "x": 944.7861341069793, "y": 935.2652455631091, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.2222, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3910661823020288788_60488026861", "id": "kemnaker", "source": "instagram-000001", "content": "Sudah masuk bulan Juni, artinya Perpres 27/2026 harus sudah efektif diberlakukan oleh semua perusahaan layanan transportasi online terkhusus untuk driver goride/grabbike.\n\nGimana update terbaru di lapangan? 92% penghasilan per-ride benar2 sudah masuk kantong driverkah? Atau masih dengan \"sistem eksploitasi driver\" yang cuma dapat 80%? \n\nDengan adanya Perpres baru ini, setiap mitra driver jadi punya legitimasi untuk melakukan upaya hukum pada pelanggaran2 administrasi yang dilakukan Gojek & Grab. Banyak bentuk kerugian yang bisa dijadikan delik pidana, mulai dari pungli, sampai dengan penipuan, terlebih setelah 2 perusahaan tsb menyatakan ketaatan terhadap skema bagi hasil 92% driver - 8% aplikator. \n\nJadi kalau kalian merasa ada pernyataan yang belum direalisasikan; bisa banget datang ke LBH terdekat dan mengajukan pendamping hukum pro bono ya 🤍\n\nSehat2 untuk semua driver online. Buat aku personally, kalian hero sih. Kalian bikin gelap subuh & malam jadi lebih aman untuk diterjang. Banyak momen \"stut motor\" yang bahkan kalian lakoni secara cuma2 untuk menolong pengendara lain. Jadi hopefully, Perpres 27/2026 ini bisa benar2 gantian jadi penolong ekonomi kalian ya 🤍\n\nDan semoga, setelah ini akan lahir lagi perpres2 baru yang berpihak pada driver layanan send & food. Sehingga lekas merata kesejahteraan di Indonesia. \n\nThanks to  yang sudah memaksimalkan yurisdiksinya untuk berpihak pada kesejahteraan buruh/tenaga kerja.\n\nCc to  untuk realisasi kesejahteraan driver layanan food & send yang masuk kategori \"kurir\" & \"logistik\". Atau bisa juga   yang buat gebrakan baru untuk mengajukan revisi ke  terkait pasal-pasal problematik dalam UU Ciptaker hasil kebut semalamnya  yang ngakal-ngakalin putusan  2022 lalu demi mengamankan \"keserakahan\" para elit bisnis.", "post_id": "3910661823020288788_60488026861"}}, {"key": "baleg.dprri", "attributes": {"label": "baleg.dprri", "x": 371.3711790400447, "y": 770.549521556223, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3655, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3910661823020288788_60488026861", "id": "baleg.dprri", "source": "instagram-000001", "content": "Sudah masuk bulan Juni, artinya Perpres 27/2026 harus sudah efektif diberlakukan oleh semua perusahaan layanan transportasi online terkhusus untuk driver goride/grabbike.\n\nGimana update terbaru di lapangan? 92% penghasilan per-ride benar2 sudah masuk kantong driverkah? Atau masih dengan \"sistem eksploitasi driver\" yang cuma dapat 80%? \n\nDengan adanya Perpres baru ini, setiap mitra driver jadi punya legitimasi untuk melakukan upaya hukum pada pelanggaran2 administrasi yang dilakukan Gojek & Grab. Banyak bentuk kerugian yang bisa dijadikan delik pidana, mulai dari pungli, sampai dengan penipuan, terlebih setelah 2 perusahaan tsb menyatakan ketaatan terhadap skema bagi hasil 92% driver - 8% aplikator. \n\nJadi kalau kalian merasa ada pernyataan yang belum direalisasikan; bisa banget datang ke LBH terdekat dan mengajukan pendamping hukum pro bono ya 🤍\n\nSehat2 untuk semua driver online. Buat aku personally, kalian hero sih. Kalian bikin gelap subuh & malam jadi lebih aman untuk diterjang. Banyak momen \"stut motor\" yang bahkan kalian lakoni secara cuma2 untuk menolong pengendara lain. Jadi hopefully, Perpres 27/2026 ini bisa benar2 gantian jadi penolong ekonomi kalian ya 🤍\n\nDan semoga, setelah ini akan lahir lagi perpres2 baru yang berpihak pada driver layanan send & food. Sehingga lekas merata kesejahteraan di Indonesia. \n\nThanks to  yang sudah memaksimalkan yurisdiksinya untuk berpihak pada kesejahteraan buruh/tenaga kerja.\n\nCc to  untuk realisasi kesejahteraan driver layanan food & send yang masuk kategori \"kurir\" & \"logistik\". Atau bisa juga   yang buat gebrakan baru untuk mengajukan revisi ke  terkait pasal-pasal problematik dalam UU Ciptaker hasil kebut semalamnya  yang ngakal-ngakalin putusan  2022 lalu demi mengamankan \"keserakahan\" para elit bisnis.", "post_id": "3910661823020288788_60488026861"}}, {"key": "dpr_ri", "attributes": {"label": "dpr_ri", "x": 803.0692812592852, "y": 137.44836552753526, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3655, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3910661823020288788_60488026861", "id": "dpr_ri", "source": "instagram-000001", "content": "Sudah masuk bulan Juni, artinya Perpres 27/2026 harus sudah efektif diberlakukan oleh semua perusahaan layanan transportasi online terkhusus untuk driver goride/grabbike.\n\nGimana update terbaru di lapangan? 92% penghasilan per-ride benar2 sudah masuk kantong driverkah? Atau masih dengan \"sistem eksploitasi driver\" yang cuma dapat 80%? \n\nDengan adanya Perpres baru ini, setiap mitra driver jadi punya legitimasi untuk melakukan upaya hukum pada pelanggaran2 administrasi yang dilakukan Gojek & Grab. Banyak bentuk kerugian yang bisa dijadikan delik pidana, mulai dari pungli, sampai dengan penipuan, terlebih setelah 2 perusahaan tsb menyatakan ketaatan terhadap skema bagi hasil 92% driver - 8% aplikator. \n\nJadi kalau kalian merasa ada pernyataan yang belum direalisasikan; bisa banget datang ke LBH terdekat dan mengajukan pendamping hukum pro bono ya 🤍\n\nSehat2 untuk semua driver online. Buat aku personally, kalian hero sih. Kalian bikin gelap subuh & malam jadi lebih aman untuk diterjang. Banyak momen \"stut motor\" yang bahkan kalian lakoni secara cuma2 untuk menolong pengendara lain. Jadi hopefully, Perpres 27/2026 ini bisa benar2 gantian jadi penolong ekonomi kalian ya 🤍\n\nDan semoga, setelah ini akan lahir lagi perpres2 baru yang berpihak pada driver layanan send & food. Sehingga lekas merata kesejahteraan di Indonesia. \n\nThanks to  yang sudah memaksimalkan yurisdiksinya untuk berpihak pada kesejahteraan buruh/tenaga kerja.\n\nCc to  untuk realisasi kesejahteraan driver layanan food & send yang masuk kategori \"kurir\" & \"logistik\". Atau bisa juga   yang buat gebrakan baru untuk mengajukan revisi ke  terkait pasal-pasal problematik dalam UU Ciptaker hasil kebut semalamnya  yang ngakal-ngakalin putusan  2022 lalu demi mengamankan \"keserakahan\" para elit bisnis.", "post_id": "3910661823020288788_60488026861"}}, {"key": "mprgoid", "attributes": {"label": "mprgoid", "x": 826.8538898475449, "y": 720.6891277029339, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3655, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3910661823020288788_60488026861", "id": "mprgoid", "source": "instagram-000001", "content": "Sudah masuk bulan Juni, artinya Perpres 27/2026 harus sudah efektif diberlakukan oleh semua perusahaan layanan transportasi online terkhusus untuk driver goride/grabbike.\n\nGimana update terbaru di lapangan? 92% penghasilan per-ride benar2 sudah masuk kantong driverkah? Atau masih dengan \"sistem eksploitasi driver\" yang cuma dapat 80%? \n\nDengan adanya Perpres baru ini, setiap mitra driver jadi punya legitimasi untuk melakukan upaya hukum pada pelanggaran2 administrasi yang dilakukan Gojek & Grab. Banyak bentuk kerugian yang bisa dijadikan delik pidana, mulai dari pungli, sampai dengan penipuan, terlebih setelah 2 perusahaan tsb menyatakan ketaatan terhadap skema bagi hasil 92% driver - 8% aplikator. \n\nJadi kalau kalian merasa ada pernyataan yang belum direalisasikan; bisa banget datang ke LBH terdekat dan mengajukan pendamping hukum pro bono ya 🤍\n\nSehat2 untuk semua driver online. Buat aku personally, kalian hero sih. Kalian bikin gelap subuh & malam jadi lebih aman untuk diterjang. Banyak momen \"stut motor\" yang bahkan kalian lakoni secara cuma2 untuk menolong pengendara lain. Jadi hopefully, Perpres 27/2026 ini bisa benar2 gantian jadi penolong ekonomi kalian ya 🤍\n\nDan semoga, setelah ini akan lahir lagi perpres2 baru yang berpihak pada driver layanan send & food. Sehingga lekas merata kesejahteraan di Indonesia. \n\nThanks to  yang sudah memaksimalkan yurisdiksinya untuk berpihak pada kesejahteraan buruh/tenaga kerja.\n\nCc to  untuk realisasi kesejahteraan driver layanan food & send yang masuk kategori \"kurir\" & \"logistik\". Atau bisa juga   yang buat gebrakan baru untuk mengajukan revisi ke  terkait pasal-pasal problematik dalam UU Ciptaker hasil kebut semalamnya  yang ngakal-ngakalin putusan  2022 lalu demi mengamankan \"keserakahan\" para elit bisnis.", "post_id": "3910661823020288788_60488026861"}}, {"key": "jokowi", "attributes": {"label": "jokowi", "x": 538.2607860307193, "y": 158.1470562669226, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3655, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3910661823020288788_60488026861", "id": "jokowi", "source": "instagram-000001", "content": "Sudah masuk bulan Juni, artinya Perpres 27/2026 harus sudah efektif diberlakukan oleh semua perusahaan layanan transportasi online terkhusus untuk driver goride/grabbike.\n\nGimana update terbaru di lapangan? 92% penghasilan per-ride benar2 sudah masuk kantong driverkah? Atau masih dengan \"sistem eksploitasi driver\" yang cuma dapat 80%? \n\nDengan adanya Perpres baru ini, setiap mitra driver jadi punya legitimasi untuk melakukan upaya hukum pada pelanggaran2 administrasi yang dilakukan Gojek & Grab. Banyak bentuk kerugian yang bisa dijadikan delik pidana, mulai dari pungli, sampai dengan penipuan, terlebih setelah 2 perusahaan tsb menyatakan ketaatan terhadap skema bagi hasil 92% driver - 8% aplikator. \n\nJadi kalau kalian merasa ada pernyataan yang belum direalisasikan; bisa banget datang ke LBH terdekat dan mengajukan pendamping hukum pro bono ya 🤍\n\nSehat2 untuk semua driver online. Buat aku personally, kalian hero sih. Kalian bikin gelap subuh & malam jadi lebih aman untuk diterjang. Banyak momen \"stut motor\" yang bahkan kalian lakoni secara cuma2 untuk menolong pengendara lain. Jadi hopefully, Perpres 27/2026 ini bisa benar2 gantian jadi penolong ekonomi kalian ya 🤍\n\nDan semoga, setelah ini akan lahir lagi perpres2 baru yang berpihak pada driver layanan send & food. Sehingga lekas merata kesejahteraan di Indonesia. \n\nThanks to  yang sudah memaksimalkan yurisdiksinya untuk berpihak pada kesejahteraan buruh/tenaga kerja.\n\nCc to  untuk realisasi kesejahteraan driver layanan food & send yang masuk kategori \"kurir\" & \"logistik\". Atau bisa juga   yang buat gebrakan baru untuk mengajukan revisi ke  terkait pasal-pasal problematik dalam UU Ciptaker hasil kebut semalamnya  yang ngakal-ngakalin putusan  2022 lalu demi mengamankan \"keserakahan\" para elit bisnis.", "post_id": "3910661823020288788_60488026861"}}, {"key": "mahkamahkonstitusi", "attributes": {"label": "mahkamahkonstitusi", "x": 109.98156545543037, "y": 783.946200598628, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3655, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3910661823020288788_60488026861", "id": "mahkamahkonstitusi", "source": "instagram-000001", "content": "Sudah masuk bulan Juni, artinya Perpres 27/2026 harus sudah efektif diberlakukan oleh semua perusahaan layanan transportasi online terkhusus untuk driver goride/grabbike.\n\nGimana update terbaru di lapangan? 92% penghasilan per-ride benar2 sudah masuk kantong driverkah? Atau masih dengan \"sistem eksploitasi driver\" yang cuma dapat 80%? \n\nDengan adanya Perpres baru ini, setiap mitra driver jadi punya legitimasi untuk melakukan upaya hukum pada pelanggaran2 administrasi yang dilakukan Gojek & Grab. Banyak bentuk kerugian yang bisa dijadikan delik pidana, mulai dari pungli, sampai dengan penipuan, terlebih setelah 2 perusahaan tsb menyatakan ketaatan terhadap skema bagi hasil 92% driver - 8% aplikator. \n\nJadi kalau kalian merasa ada pernyataan yang belum direalisasikan; bisa banget datang ke LBH terdekat dan mengajukan pendamping hukum pro bono ya 🤍\n\nSehat2 untuk semua driver online. Buat aku personally, kalian hero sih. Kalian bikin gelap subuh & malam jadi lebih aman untuk diterjang. Banyak momen \"stut motor\" yang bahkan kalian lakoni secara cuma2 untuk menolong pengendara lain. Jadi hopefully, Perpres 27/2026 ini bisa benar2 gantian jadi penolong ekonomi kalian ya 🤍\n\nDan semoga, setelah ini akan lahir lagi perpres2 baru yang berpihak pada driver layanan send & food. Sehingga lekas merata kesejahteraan di Indonesia. \n\nThanks to  yang sudah memaksimalkan yurisdiksinya untuk berpihak pada kesejahteraan buruh/tenaga kerja.\n\nCc to  untuk realisasi kesejahteraan driver layanan food & send yang masuk kategori \"kurir\" & \"logistik\". Atau bisa juga   yang buat gebrakan baru untuk mengajukan revisi ke  terkait pasal-pasal problematik dalam UU Ciptaker hasil kebut semalamnya  yang ngakal-ngakalin putusan  2022 lalu demi mengamankan \"keserakahan\" para elit bisnis.", "post_id": "3910661823020288788_60488026861"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "attributes": {"label": "liputanjakarta24jam", "x": 767.0375517276286, "y": 926.7387211183396, "size": 13.7, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 58.4666, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "3923107168199373519_63717768578", "id": "liputanjakarta24jam", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Begal Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur\n\nBEKASI – Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang pengemudi ojek online di wilayah Kabupaten Bekasi. Pelaku yang berpura-pura menjadi penumpang berhasil ditangkap kurang dari 1x24 jam setelah kejadian.\n\nPeristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari (19/6/2026). Korban, Ahmad Idrom Khusni, seorang pengemudi ojek online, menerima pesanan perjalanan dari wilayah Cikarang Selatan menuju Cikarang Timur.\n\nSaat perjalanan hampir tiba di lokasi tujuan, pelaku yang berada di belakang korban tiba-tiba mengeluarkan sebilah pisau jenis badik dan menodongkannya dari arah belakang. Pelaku kemudian merampas sepeda motor dan telepon genggam milik korban.\n\nKapolsek Cikarang Timur Kompol Benni Lukbar Menjelaskan Bahwa Korban sempat melakukan perlawanan hingga mengalami luka pada bagian jari tangan kiri. \n\n“Jadi korban sempat melawan Setelah kejadian dan alami luka di bagian tangan , setelah itu korban berhasil mendapatkan pertolongan dari warga sekitar yang berada di lokasi”, Ucap Benni.\n\nMendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur  dan pengejaran terhadap pelaku.\n\nBerkat gerak cepat petugas, pelaku utama berhasil diamankan di kediamannya. Selain itu, polisi juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai penadah barang hasil kejahatan. Barang bukti berupa sepeda motor dan telepon genggam milik korban turut berhasil ditemukan dan diamankan.", "post_id": "3923107168199373519_63717768578"}}, {"key": "bennilukbarr", "attributes": {"label": "bennilukbarr", "x": 612.9966725768805, "y": 841.6688397494235, "size": 9.15, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.8043, "eigenvector": 33.6004, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923107168199373519_63717768578", "id": "bennilukbarr", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Begal Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur\n\nBEKASI – Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang pengemudi ojek online di wilayah Kabupaten Bekasi. Pelaku yang berpura-pura menjadi penumpang berhasil ditangkap kurang dari 1x24 jam setelah kejadian.\n\nPeristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari (19/6/2026). Korban, Ahmad Idrom Khusni, seorang pengemudi ojek online, menerima pesanan perjalanan dari wilayah Cikarang Selatan menuju Cikarang Timur.\n\nSaat perjalanan hampir tiba di lokasi tujuan, pelaku yang berada di belakang korban tiba-tiba mengeluarkan sebilah pisau jenis badik dan menodongkannya dari arah belakang. Pelaku kemudian merampas sepeda motor dan telepon genggam milik korban.\n\nKapolsek Cikarang Timur Kompol Benni Lukbar Menjelaskan Bahwa Korban sempat melakukan perlawanan hingga mengalami luka pada bagian jari tangan kiri. \n\n“Jadi korban sempat melawan Setelah kejadian dan alami luka di bagian tangan , setelah itu korban berhasil mendapatkan pertolongan dari warga sekitar yang berada di lokasi”, Ucap Benni.\n\nMendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur  dan pengejaran terhadap pelaku.\n\nBerkat gerak cepat petugas, pelaku utama berhasil diamankan di kediamannya. Selain itu, polisi juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai penadah barang hasil kejahatan. Barang bukti berupa sepeda motor dan telepon genggam milik korban turut berhasil ditemukan dan diamankan.", "post_id": "3923107168199373519_63717768578"}}, {"key": "kapolres.bekasikabupaten", "attributes": {"label": "kapolres.bekasikabupaten", "x": 479.04035032536416, "y": 679.3393427350785, "size": 9.15, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.8043, "eigenvector": 33.6004, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923107168199373519_63717768578", "id": "kapolres.bekasikabupaten", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Begal Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur\n\nBEKASI – Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang pengemudi ojek online di wilayah Kabupaten Bekasi. Pelaku yang berpura-pura menjadi penumpang berhasil ditangkap kurang dari 1x24 jam setelah kejadian.\n\nPeristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari (19/6/2026). Korban, Ahmad Idrom Khusni, seorang pengemudi ojek online, menerima pesanan perjalanan dari wilayah Cikarang Selatan menuju Cikarang Timur.\n\nSaat perjalanan hampir tiba di lokasi tujuan, pelaku yang berada di belakang korban tiba-tiba mengeluarkan sebilah pisau jenis badik dan menodongkannya dari arah belakang. Pelaku kemudian merampas sepeda motor dan telepon genggam milik korban.\n\nKapolsek Cikarang Timur Kompol Benni Lukbar Menjelaskan Bahwa Korban sempat melakukan perlawanan hingga mengalami luka pada bagian jari tangan kiri. \n\n“Jadi korban sempat melawan Setelah kejadian dan alami luka di bagian tangan , setelah itu korban berhasil mendapatkan pertolongan dari warga sekitar yang berada di lokasi”, Ucap Benni.\n\nMendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur  dan pengejaran terhadap pelaku.\n\nBerkat gerak cepat petugas, pelaku utama berhasil diamankan di kediamannya. Selain itu, polisi juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai penadah barang hasil kejahatan. Barang bukti berupa sepeda motor dan telepon genggam milik korban turut berhasil ditemukan dan diamankan.", "post_id": "3923107168199373519_63717768578"}}, {"key": "jrico_chandra", "attributes": {"label": "jrico_chandra", "x": 149.30160919748013, "y": 318.92531679896854, "size": 9.15, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.8043, "eigenvector": 33.6004, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923107168199373519_63717768578", "id": "jrico_chandra", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Begal Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur\n\nBEKASI – Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang pengemudi ojek online di wilayah Kabupaten Bekasi. Pelaku yang berpura-pura menjadi penumpang berhasil ditangkap kurang dari 1x24 jam setelah kejadian.\n\nPeristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari (19/6/2026). Korban, Ahmad Idrom Khusni, seorang pengemudi ojek online, menerima pesanan perjalanan dari wilayah Cikarang Selatan menuju Cikarang Timur.\n\nSaat perjalanan hampir tiba di lokasi tujuan, pelaku yang berada di belakang korban tiba-tiba mengeluarkan sebilah pisau jenis badik dan menodongkannya dari arah belakang. Pelaku kemudian merampas sepeda motor dan telepon genggam milik korban.\n\nKapolsek Cikarang Timur Kompol Benni Lukbar Menjelaskan Bahwa Korban sempat melakukan perlawanan hingga mengalami luka pada bagian jari tangan kiri. \n\n“Jadi korban sempat melawan Setelah kejadian dan alami luka di bagian tangan , setelah itu korban berhasil mendapatkan pertolongan dari warga sekitar yang berada di lokasi”, Ucap Benni.\n\nMendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur  dan pengejaran terhadap pelaku.\n\nBerkat gerak cepat petugas, pelaku utama berhasil diamankan di kediamannya. Selain itu, polisi juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai penadah barang hasil kejahatan. Barang bukti berupa sepeda motor dan telepon genggam milik korban turut berhasil ditemukan dan diamankan.", "post_id": "3923107168199373519_63717768578"}}, {"key": "aliyani256", "attributes": {"label": "aliyani256", "x": 739.5168289204253, "y": 362.89307489564027, "size": 9.15, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.8043, "eigenvector": 33.6004, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923107168199373519_63717768578", "id": "aliyani256", "source": "instagram-000001", "content": "Modus Pesan Grab untuk Rampas Motor, Pelaku Begal Dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur\n\nBEKASI – Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang pengemudi ojek online di wilayah Kabupaten Bekasi. Pelaku yang berpura-pura menjadi penumpang berhasil ditangkap kurang dari 1x24 jam setelah kejadian.\n\nPeristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari (19/6/2026). Korban, Ahmad Idrom Khusni, seorang pengemudi ojek online, menerima pesanan perjalanan dari wilayah Cikarang Selatan menuju Cikarang Timur.\n\nSaat perjalanan hampir tiba di lokasi tujuan, pelaku yang berada di belakang korban tiba-tiba mengeluarkan sebilah pisau jenis badik dan menodongkannya dari arah belakang. Pelaku kemudian merampas sepeda motor dan telepon genggam milik korban.\n\nKapolsek Cikarang Timur Kompol Benni Lukbar Menjelaskan Bahwa Korban sempat melakukan perlawanan hingga mengalami luka pada bagian jari tangan kiri. \n\n“Jadi korban sempat melawan Setelah kejadian dan alami luka di bagian tangan , setelah itu korban berhasil mendapatkan pertolongan dari warga sekitar yang berada di lokasi”, Ucap Benni.\n\nMendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur  dan pengejaran terhadap pelaku.\n\nBerkat gerak cepat petugas, pelaku utama berhasil diamankan di kediamannya. Selain itu, polisi juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai penadah barang hasil kejahatan. Barang bukti berupa sepeda motor dan telepon genggam milik korban turut berhasil ditemukan dan diamankan.", "post_id": "3923107168199373519_63717768578"}}, {"key": "kak.shee_", "attributes": {"label": "kak.shee_", "x": 530.5652614174562, "y": 208.54602277806666, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7646063047554993428", "id": "kak.shee_", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebagai yg pernah menjadi korban begal dan paham sekali bagaimana rasa panik yg dialami keluarga. Tolong, bantu kawal dan viralkan korban begal “Driver ojol”, kejadian 30 Mei 2026 di depan RS Al - Islam . Tolong tegakan Hak Asasi Manusia 🙏🏻   DEDI MULYADI  #korbanbegal #begal #ham #kangdedi #bandung", "post_id": "7646063047554993428"}}, {"key": "Yuhuuu", "attributes": {"label": "Yuhuuu", "x": 652.7482911876632, "y": 903.0727606671402, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.862, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7646063047554993428", "id": "Yuhuuu", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebagai yg pernah menjadi korban begal dan paham sekali bagaimana rasa panik yg dialami keluarga. Tolong, bantu kawal dan viralkan korban begal “Driver ojol”, kejadian 30 Mei 2026 di depan RS Al - Islam . Tolong tegakan Hak Asasi Manusia 🙏🏻   DEDI MULYADI  #korbanbegal #begal #ham #kangdedi #bandung", "post_id": "7646063047554993428"}}, {"key": "KANG", "attributes": {"label": "KANG", "x": 880.2272309114363, "y": 740.3700416164088, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.862, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7646063047554993428", "id": "KANG", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebagai yg pernah menjadi korban begal dan paham sekali bagaimana rasa panik yg dialami keluarga. Tolong, bantu kawal dan viralkan korban begal “Driver ojol”, kejadian 30 Mei 2026 di depan RS Al - Islam . Tolong tegakan Hak Asasi Manusia 🙏🏻   DEDI MULYADI  #korbanbegal #begal #ham #kangdedi #bandung", "post_id": "7646063047554993428"}}, {"key": "muhramlan2978", "attributes": {"label": "muhramlan2978", "x": 174.1643802118886, "y": 937.8373858042571, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7616220263734136084", "id": "muhramlan2978", "source": "tiktok-000001", "content": "BHR 2026 #kontenkreatormakassar #sahabatgrab #grabid #pedulidhuafa #bhr  Grab ID", "post_id": "7616220263734136084"}}, {"key": "Sahabat", "attributes": {"label": "Sahabat", "x": 659.0987996307072, "y": 998.7453778014552, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0998, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7616220263734136084", "id": "Sahabat", "source": "tiktok-000001", "content": "BHR 2026 #kontenkreatormakassar #sahabatgrab #grabid #pedulidhuafa #bhr  Grab ID", "post_id": "7616220263734136084"}}, {"key": "sukma_jaya07", "attributes": {"label": "sukma_jaya07", "x": 211.14792875734622, "y": 227.48484915879607, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7615209684756155668", "id": "sukma_jaya07", "source": "tiktok-000001", "content": "alhamdulillah BHR dari grab sudah cair 🤲 terimakasih banyak untuk  sudah memberikan BHR, smoga bermanfaat untuk semua mitra🤲 #grab  #ojoltiktok  #ojolsambilan  #bhrgrab", "post_id": "7615209684756155668"}}, {"key": "grabindonesia", "attributes": {"label": "grabindonesia", "x": 590.4261185106196, "y": 675.6317224093239, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0998, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7615209684756155668", "id": "grabindonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "alhamdulillah BHR dari grab sudah cair 🤲 terimakasih banyak untuk  sudah memberikan BHR, smoga bermanfaat untuk semua mitra🤲 #grab  #ojoltiktok  #ojolsambilan  #bhrgrab", "post_id": "7615209684756155668"}}, {"key": "ojol.c0ndet", "attributes": {"label": "ojol.c0ndet", "x": 58.46244174356041, "y": 807.0570039572044, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7613542715174735125", "id": "ojol.c0ndet", "source": "tiktok-000001", "content": "siapa yang disini udah dapet BHR dari gojek maupun dari grab   #ojolcondet #ojolcondetpride", "post_id": "7613542715174735125"}}, {"key": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "gojekindonesia", "x": 860.2258600244692, "y": 774.7956233829772, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1715, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7613542715174735125", "id": "gojekindonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "siapa yang disini udah dapet BHR dari gojek maupun dari grab   #ojolcondet #ojolcondetpride", "post_id": "7613542715174735125"}}, {"key": "grabid", "attributes": {"label": "grabid", "x": 872.7041895789541, "y": 322.5761170910753, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.3617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "7613542715174735125", "id": "grabid", "source": "tiktok-000001", "content": "siapa yang disini udah dapet BHR dari gojek maupun dari grab   #ojolcondet #ojolcondetpride", "post_id": "7613542715174735125"}}, {"key": "angkrukdirantau", "attributes": {"label": "angkrukdirantau", "x": 259.63192536190485, "y": 894.9847777089064, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "7615882050326809877", "id": "angkrukdirantau", "source": "tiktok-000001", "content": "Alhamdulillah bhr grab cair walpon narik cuma di mlam hari  termikaish      Indonesia   orang", "post_id": "7615882050326809877"}}, {"key": "grabbandung", "attributes": {"label": "grabbandung", "x": 173.04649433174936, "y": 833.2923661918597, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.8145, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7615882050326809877", "id": "grabbandung", "source": "tiktok-000001", "content": "Alhamdulillah bhr grab cair walpon narik cuma di mlam hari  termikaish      Indonesia   orang", "post_id": "7615882050326809877"}}, {"key": "basecamp_grabjabar", "attributes": {"label": "basecamp_grabjabar", "x": 686.6228127705647, "y": 421.954097500136, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.8145, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7615882050326809877", "id": "basecamp_grabjabar", "source": "tiktok-000001", "content": "Alhamdulillah bhr grab cair walpon narik cuma di mlam hari  termikaish      Indonesia   orang", "post_id": "7615882050326809877"}}, {"key": "Grab", "attributes": {"label": "Grab", "x": 341.04157947600567, "y": 469.85025648916377, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.8145, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7615882050326809877", "id": "Grab", "source": "tiktok-000001", "content": "Alhamdulillah bhr grab cair walpon narik cuma di mlam hari  termikaish      Indonesia   orang", "post_id": "7615882050326809877"}}, {"key": "semua", "attributes": {"label": "semua", "x": 953.7235751308453, "y": 934.6990840535864, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.8145, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7615882050326809877", "id": "semua", "source": "tiktok-000001", "content": "Alhamdulillah bhr grab cair walpon narik cuma di mlam hari  termikaish      Indonesia   orang", "post_id": "7615882050326809877"}}, {"key": "tio_mf", "attributes": {"label": "tio_mf", "x": 987.3748147801656, "y": 233.96825813005216, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7485177007601503543", "id": "tio_mf", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "Gojekmilitan", "attributes": {"label": "Gojekmilitan", "x": 719.6518008478272, "y": 887.4350706853099, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.2073, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "Gojekmilitan", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 266.9140844216924, "y": 997.5868619266479, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.2073, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "prabowo", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "AraituLaki", "attributes": {"label": "AraituLaki", "x": 551.2612279738873, "y": 105.44693359964418, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.2073, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "AraituLaki", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "NawawiAlMaroni.", "attributes": {"label": "NawawiAlMaroni.", "x": 75.2159916345828, "y": 232.79428592063013, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.2073, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "NawawiAlMaroni.", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "siriski48", "attributes": {"label": "siriski48", "x": 225.25910491432, "y": 927.439689404479, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7615267362870250759", "id": "siriski48", "source": "tiktok-000001", "content": "halo sobat online  balik lagi ,setelah sekian lama tidak upload vt di tiktok .    apa kabar nih ? , semoga pada sehat yaa . aamiin  Alhamdulilah hari ini di sambut sama notif saldo BHR dari paman  .     terimakasih banyak paman grab  #grab #grabhemat #grabfood #fyp #ojoltiktok", "post_id": "7615267362870250759"}}, {"key": "abiskerjanarik", "attributes": {"label": "abiskerjanarik", "x": 74.40046117870136, "y": 149.7763753851985, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.862, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7615267362870250759", "id": "abiskerjanarik", "source": "tiktok-000001", "content": "halo sobat online  balik lagi ,setelah sekian lama tidak upload vt di tiktok .    apa kabar nih ? , semoga pada sehat yaa . aamiin  Alhamdulilah hari ini di sambut sama notif saldo BHR dari paman  .     terimakasih banyak paman grab  #grab #grabhemat #grabfood #fyp #ojoltiktok", "post_id": "7615267362870250759"}}, {"key": "grab", "attributes": {"label": "grab", "x": 934.7979344561877, "y": 415.9875598083995, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.862, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7615267362870250759", "id": "grab", "source": "tiktok-000001", "content": "halo sobat online  balik lagi ,setelah sekian lama tidak upload vt di tiktok .    apa kabar nih ? , semoga pada sehat yaa . aamiin  Alhamdulilah hari ini di sambut sama notif saldo BHR dari paman  .     terimakasih banyak paman grab  #grab #grabhemat #grabfood #fyp #ojoltiktok", "post_id": "7615267362870250759"}}, {"key": "storyojol.life", "attributes": {"label": "storyojol.life", "x": 98.91387701379884, "y": 401.8321562844022, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7614512005420059925", "id": "storyojol.life", "source": "tiktok-000001", "content": "BHR untuk ojol selalu jadi pembahasan setiap menjelang hari raya. Ada yang merasa terbantu. Ada juga yang berharap sistemnya bisa lebih jelas. Yang pasti, banyak driver berharap ada bentuk apresiasi yang lebih baik di masa depan. Kalau menurut kamu bagaimana? #bhrOjol #driveronline #ojolindonesia #ceritaojol #ramadhanekstraseru  Promosi Indonesia", "post_id": "7614512005420059925"}}, {"key": "TikTok", "attributes": {"label": "TikTok", "x": 374.44300620839243, "y": 915.6862820151746, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0998, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614512005420059925", "id": "TikTok", "source": "tiktok-000001", "content": "BHR untuk ojol selalu jadi pembahasan setiap menjelang hari raya. Ada yang merasa terbantu. Ada juga yang berharap sistemnya bisa lebih jelas. Yang pasti, banyak driver berharap ada bentuk apresiasi yang lebih baik di masa depan. Kalau menurut kamu bagaimana? #bhrOjol #driveronline #ojolindonesia #ceritaojol #ramadhanekstraseru  Promosi Indonesia", "post_id": "7614512005420059925"}}, {"key": "ayokerja.aceh", "attributes": {"label": "ayokerja.aceh", "x": 437.2366997231939, "y": 430.1397535092638, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7616983229769272583", "id": "ayokerja.aceh", "source": "tiktok-000001", "content": "#Repost   —— Rekanaker Ojol dan Kurir Online, Sudah Tahu Soal BHR Keagamaan 2026?  Ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi, termasuk soal status terdaftar dan keaktifan dalam 12 bulan terakhir. Besarannya juga punya cara hitung tersendiri, loh. Biar nggak salah paham, Minaker sudah rangkum semuanya di infografik ini. Swipe sampai habis ya, Rekanaker 👉 BHRnya udah masuk ke rekeningmu belum?  #Kemnaker #BHR2026", "post_id": "7616983229769272583"}}, {"key": "lambenya_emak", "attributes": {"label": "lambenya_emak", "x": 121.95199744654461, "y": 768.7908522990922, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "7652291828338658580", "id": "lambenya_emak", "source": "tiktok-000001", "content": "Begal Ojol Ditangkap Berkat Lapor 110 Lapor 110 langsung gerak! Polsek Cikarang Timur bekuk pelaku begal driver ojol di Cikarang Timur, Rabu dini hari 17/6/2026. Modusnya order fiktif. Korban diarahkan ke Jalan Raya Cipayung, Desa Cipayung, lalu diancam pakai sajam. Motor Honda Beat hitam dan HP korban dirampas. Tim Reskrim pimpinan AKP Arnandha Hadi Pranata bergerak cepat usai laporan masuk. Selasa malam 16/6/2026, terduga pelaku berinisial AM ditangkap di Kampung Rawabangkong, Desa Sertajaya. Polisi amankan sajam, motor korban, dua HP, dan baju pelaku. Satu pelaku lain masih DPO dan diburu petugas. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni apresiasi korban yang cepat lapor 110. Beliau imbau driver online wajib waspada order malam atau lokasi sepi. Nyawa lebih penting dari orderan. Lihat atau alami kejahatan, langsung telpon 110 biar cepat ditangani. Pelaku dijerat Pasal 479 atau 482 KUHP tentang curas. Kasus ini bukti 110 efektif dan jadi warning buat ojol: cek titik jemput, hindari lokasi mencurigakan, share live location ke teman. Waspada itu selamat. #sorotan #info #110  Polri  Metro Jaya   Polres Metro Bekasi  CIKARANG TIMUR", "post_id": "7652291828338658580"}}, {"key": "Humas", "attributes": {"label": "Humas", "x": 280.4992164727522, "y": 155.01144128681332, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.8145, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7652291828338658580", "id": "Humas", "source": "tiktok-000001", "content": "Begal Ojol Ditangkap Berkat Lapor 110 Lapor 110 langsung gerak! Polsek Cikarang Timur bekuk pelaku begal driver ojol di Cikarang Timur, Rabu dini hari 17/6/2026. Modusnya order fiktif. Korban diarahkan ke Jalan Raya Cipayung, Desa Cipayung, lalu diancam pakai sajam. Motor Honda Beat hitam dan HP korban dirampas. Tim Reskrim pimpinan AKP Arnandha Hadi Pranata bergerak cepat usai laporan masuk. Selasa malam 16/6/2026, terduga pelaku berinisial AM ditangkap di Kampung Rawabangkong, Desa Sertajaya. Polisi amankan sajam, motor korban, dua HP, dan baju pelaku. Satu pelaku lain masih DPO dan diburu petugas. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni apresiasi korban yang cepat lapor 110. Beliau imbau driver online wajib waspada order malam atau lokasi sepi. Nyawa lebih penting dari orderan. Lihat atau alami kejahatan, langsung telpon 110 biar cepat ditangani. Pelaku dijerat Pasal 479 atau 482 KUHP tentang curas. Kasus ini bukti 110 efektif dan jadi warning buat ojol: cek titik jemput, hindari lokasi mencurigakan, share live location ke teman. Waspada itu selamat. #sorotan #info #110  Polri  Metro Jaya   Polres Metro Bekasi  CIKARANG TIMUR", "post_id": "7652291828338658580"}}, {"key": "Polda", "attributes": {"label": "Polda", "x": 183.8451447080436, "y": 312.7447454681498, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.8145, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652291828338658580", "id": "Polda", "source": "tiktok-000001", "content": "Begal Ojol Ditangkap Berkat Lapor 110 Lapor 110 langsung gerak! Polsek Cikarang Timur bekuk pelaku begal driver ojol di Cikarang Timur, Rabu dini hari 17/6/2026. Modusnya order fiktif. Korban diarahkan ke Jalan Raya Cipayung, Desa Cipayung, lalu diancam pakai sajam. Motor Honda Beat hitam dan HP korban dirampas. Tim Reskrim pimpinan AKP Arnandha Hadi Pranata bergerak cepat usai laporan masuk. Selasa malam 16/6/2026, terduga pelaku berinisial AM ditangkap di Kampung Rawabangkong, Desa Sertajaya. Polisi amankan sajam, motor korban, dua HP, dan baju pelaku. Satu pelaku lain masih DPO dan diburu petugas. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni apresiasi korban yang cepat lapor 110. Beliau imbau driver online wajib waspada order malam atau lokasi sepi. Nyawa lebih penting dari orderan. Lihat atau alami kejahatan, langsung telpon 110 biar cepat ditangani. Pelaku dijerat Pasal 479 atau 482 KUHP tentang curas. Kasus ini bukti 110 efektif dan jadi warning buat ojol: cek titik jemput, hindari lokasi mencurigakan, share live location ke teman. Waspada itu selamat. #sorotan #info #110  Polri  Metro Jaya   Polres Metro Bekasi  CIKARANG TIMUR", "post_id": "7652291828338658580"}}, {"key": "Kapolres_Bekasikabupaten", "attributes": {"label": "Kapolres_Bekasikabupaten", "x": 352.0276193923555, "y": 764.2895752817537, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.8145, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652291828338658580", "id": "Kapolres_Bekasikabupaten", "source": "tiktok-000001", "content": "Begal Ojol Ditangkap Berkat Lapor 110 Lapor 110 langsung gerak! Polsek Cikarang Timur bekuk pelaku begal driver ojol di Cikarang Timur, Rabu dini hari 17/6/2026. Modusnya order fiktif. Korban diarahkan ke Jalan Raya Cipayung, Desa Cipayung, lalu diancam pakai sajam. Motor Honda Beat hitam dan HP korban dirampas. Tim Reskrim pimpinan AKP Arnandha Hadi Pranata bergerak cepat usai laporan masuk. Selasa malam 16/6/2026, terduga pelaku berinisial AM ditangkap di Kampung Rawabangkong, Desa Sertajaya. Polisi amankan sajam, motor korban, dua HP, dan baju pelaku. Satu pelaku lain masih DPO dan diburu petugas. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni apresiasi korban yang cepat lapor 110. Beliau imbau driver online wajib waspada order malam atau lokasi sepi. Nyawa lebih penting dari orderan. Lihat atau alami kejahatan, langsung telpon 110 biar cepat ditangani. Pelaku dijerat Pasal 479 atau 482 KUHP tentang curas. Kasus ini bukti 110 efektif dan jadi warning buat ojol: cek titik jemput, hindari lokasi mencurigakan, share live location ke teman. Waspada itu selamat. #sorotan #info #110  Polri  Metro Jaya   Polres Metro Bekasi  CIKARANG TIMUR", "post_id": "7652291828338658580"}}, {"key": "POLSEK", "attributes": {"label": "POLSEK", "x": 90.84355605927685, "y": 804.7040622312079, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.8145, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652291828338658580", "id": "POLSEK", "source": "tiktok-000001", "content": "Begal Ojol Ditangkap Berkat Lapor 110 Lapor 110 langsung gerak! Polsek Cikarang Timur bekuk pelaku begal driver ojol di Cikarang Timur, Rabu dini hari 17/6/2026. Modusnya order fiktif. Korban diarahkan ke Jalan Raya Cipayung, Desa Cipayung, lalu diancam pakai sajam. Motor Honda Beat hitam dan HP korban dirampas. Tim Reskrim pimpinan AKP Arnandha Hadi Pranata bergerak cepat usai laporan masuk. Selasa malam 16/6/2026, terduga pelaku berinisial AM ditangkap di Kampung Rawabangkong, Desa Sertajaya. Polisi amankan sajam, motor korban, dua HP, dan baju pelaku. Satu pelaku lain masih DPO dan diburu petugas. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni apresiasi korban yang cepat lapor 110. Beliau imbau driver online wajib waspada order malam atau lokasi sepi. Nyawa lebih penting dari orderan. Lihat atau alami kejahatan, langsung telpon 110 biar cepat ditangani. Pelaku dijerat Pasal 479 atau 482 KUHP tentang curas. Kasus ini bukti 110 efektif dan jadi warning buat ojol: cek titik jemput, hindari lokasi mencurigakan, share live location ke teman. Waspada itu selamat. #sorotan #info #110  Polri  Metro Jaya   Polres Metro Bekasi  CIKARANG TIMUR", "post_id": "7652291828338658580"}}, {"key": "zonaojol_id", "attributes": {"label": "zonaojol_id", "x": 627.6064254798669, "y": 562.1119749628226, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7613309433321475336", "id": "zonaojol_id", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemberian BHR kepada driver ojol dari pihak aplikator menjadi langkah positif yang patut diapresiasi. Namun, kebijakan ini juga memunculkan pertanyaan besar: bagaimana dengan jutaan pekerja sektor informal lainnya? Pedagang kaki lima, buruh harian lepas, nelayan, hingga pekerja serabutan juga menggantungkan hidup dari penghasilan yang tak menentu. Mereka pun membutuhkan perhatian dan keberpihakan yang sama. Momentum ini seharusnya menjadi pintu masuk untuk membahas perlindungan yang lebih menyeluruh bagi seluruh sektor informal, agar rasa keadilan benar-benar dirasakan secara merata, bukan hanya oleh sebagian kelompok saja. - - - - #fyp #viral #ojoljakarta #zonaojolindo #grab", "post_id": "7613309433321475336"}}, {"key": "ibu2ojol", "attributes": {"label": "ibu2ojol", "x": 716.7591213380363, "y": 338.4381851858158, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0998, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7613309433321475336", "id": "ibu2ojol", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemberian BHR kepada driver ojol dari pihak aplikator menjadi langkah positif yang patut diapresiasi. Namun, kebijakan ini juga memunculkan pertanyaan besar: bagaimana dengan jutaan pekerja sektor informal lainnya? Pedagang kaki lima, buruh harian lepas, nelayan, hingga pekerja serabutan juga menggantungkan hidup dari penghasilan yang tak menentu. Mereka pun membutuhkan perhatian dan keberpihakan yang sama. Momentum ini seharusnya menjadi pintu masuk untuk membahas perlindungan yang lebih menyeluruh bagi seluruh sektor informal, agar rasa keadilan benar-benar dirasakan secara merata, bukan hanya oleh sebagian kelompok saja. - - - - #fyp #viral #ojoljakarta #zonaojolindo #grab", "post_id": "7613309433321475336"}}, {"key": "@tradingsahamfirman", "attributes": {"label": "@tradingsahamfirman", "x": 986.6328819336244, "y": 887.3202549628046, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "sZALLNbDymk", "id": "@tradingsahamfirman", "source": "youtube-000001", "content": "SAHAM GOTO TURUN KARNA MSCI!! JANGAN KUATIR.!! ADA KASUS SKEMA INI.!! GINI STRATEGINYA!!\n\n#sahamgoto\n#sahamgotohariini\n#sahamgotoanalisa\n\nAKADEMI INVESTOR PEMULA adalah kelas yang membantumu memilih saham, lengkap dengan harga beli, jual, dan cara meminimalisir risiko yang praktis: KLIK LINK DIBAWAH INI UNTUK GABUNG KELAS\n https://bit.ly/kelaspakfirman\n\nWA SAYA :0858-7891-7762\nJadi member VIP untuk mendapatkan semua benefit ini: https://bit.ly/kelaspakfirman\nMorgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan rebalancing saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akibat diperdagangkan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar Rp50 di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.“MSCI akan membekukan setiap perubahan jumlah saham (NOS), Foreign Inclusion Factor (FIF), Domestic Inclusion Factor (DIF), constraint factors, serta penambahan dan penghapusan saham ini dalam indeks MSCI sebagai bagian dari Tinjauan Indeks Mei 2026,” sebut MSCI dalam pengumuman resmi, Rabu (26/5/2026).\nMSCI bilang perlakuan ini berlaku untuk MSCI Global Investable Market Indexes maupun indeks non-market capitalization weighted seperti MSCI Factor, Sustainability & Climate, Thematic, dan Capped Indexes.MSCI juga mencatat bahwa apabila akibat tidak diterapkannya perubahan constraint factor pada saham ini dalam MSCI 10/40 Index, MSCI 25/50 Index, atau MSCI 35/65 Index menyebabkan indeks-indeks tersebut tidak memenuhi batas konsentrasi sebagaimana diatur dalam metodologi indeks terkait, maka perubahan constraint factor tetap akan diterapkan terlepas dari perlakuan khusus tersebut.\n“MSCI juga akan kembali meninjau likuiditas saham ini sesuai metodologi MSCI Global Investable Market Indexes dalam Tinjauan Indeks Agustus 2026 dan dapat menghapus PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk apabila gagal memenuhi persyaratan likuiditas yang relevan pada saat itu,” sebut MSCI.\nCEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengonfirmasi Danantara telah membeli saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) secara bertahap. Namun, Rosan belum dapat mengungkap porsi kepemilikan saham Danantara di GoTo karena prosesnya masih berlanjutHal itu diungkapkan Rosan seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026) malam.\n\"Masih berlanjut, bertahap,\" katanya.Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM itu mengungkapkan alasan Danantara masuk ke GoTo secara bertahap. Dikatakan, investasi itu merupakan salah satu strategi pemerintah untuk menyejahterakan para pengemudi ojek online (ojol).\"Danantara kita sudah masuk dan juga kita sudah bicara, yang penting kan buat kita ini adalah kesejahteraan ojol. Bagaimana kita bisa meningkatkan kesejahteraan ojol,\" katanya.\nRosan menyatakan, peningkatan kesejahterahan itu dilakukan dengan pemberian BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan kepada para mitra ojol. Selain itu, peningkatan kesejahteraan juga dilakukan dengan pemberian bantuan hari raya (BHR) yang lebih tinggi diberikan dari tahun sebelumnya.\n\"Termasuk adanya BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan. Itu kan tadinya sebelumnya enggak ada. Kemudian pada saat BHR kemarin, itu kan juga sebetulnya dari kami yang bicara agar THR-nya itu dilipatgandakan, di-double-kan. Itu juga dari kami sebetulnya,\" ungkap Rosan.\nsource\nhttps://www.bloombergtechnoz.com/deta...\nhttps://investortrust.id/business/102...\n#GOTO\n#SahamGOTO\n#GojekTokopedia\n#LabaGOTO\n#Investasi\n#IHSG\n#Saham\n#UpdateSaham\n#AnalisisSaham\n#PasarModal\n#Cuan\n#BeritaBisnis\n#EkonomiIndonesia\n#TechNews\n#StartupIndonesia\n#BreakingNews\n#EdukasiSaham\n#BeritaEkonomi\n\n📸  Instagram :   / tradingsahamfirman  \n🌍  Website: www.firmanhappy.com\n🎵 Tiktok:   / tradingsaham03  \n🎙 SNACKVIDEO: https://s.snackvideo.com/u/\nLINK ID :   / firman-happy-s-e-m-e-606714285  \nTELEGRAM : https://tinyurl.com/rekomendasibesok\nFACEBOOK :https://www.facebook.com/profile.php?...\n                    \nSalam Profit!\n\n---\nfirman happy berlisensi Magister Ekonomi. Kami siap untuk terus memberikan yang terbaik untuk Masyarakat indonesia.\n\nINFO PENTING !!!!\nKAMI TIDAK MENGADAKAN TITIP DANA APAPUN\nSaya hanya memakai Sosmed dan kontak diatas, selain kontak diatas berarti Bukan saya, karena banyak yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY untuk penipuan titip dana, sekali lagi saya tekankan saya ( FIRMAN HAPPY ) tidak pernah membuka jasa titip dana trading,  TERIMA KASIH !!\nSegala jenis Pembayaran untuk keperluan channel dan Group saya, UNTUK SAAT INI HANYA DI GRUP YUOTUBE DAN GRUP TELEGRAM ADA DIATAS ( selain itu berarti penipuan )", "post_id": "sZALLNbDymk"}}, {"key": "tradingsa...", "attributes": {"label": "tradingsa...", "x": 791.7833217489299, "y": 922.7865749244485, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0998, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sZALLNbDymk", "id": "tradingsa...", "source": "youtube-000001", "content": "SAHAM GOTO TURUN KARNA MSCI!! JANGAN KUATIR.!! ADA KASUS SKEMA INI.!! GINI STRATEGINYA!!\n\n#sahamgoto\n#sahamgotohariini\n#sahamgotoanalisa\n\nAKADEMI INVESTOR PEMULA adalah kelas yang membantumu memilih saham, lengkap dengan harga beli, jual, dan cara meminimalisir risiko yang praktis: KLIK LINK DIBAWAH INI UNTUK GABUNG KELAS\n https://bit.ly/kelaspakfirman\n\nWA SAYA :0858-7891-7762\nJadi member VIP untuk mendapatkan semua benefit ini: https://bit.ly/kelaspakfirman\nMorgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan rebalancing saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akibat diperdagangkan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar Rp50 di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.“MSCI akan membekukan setiap perubahan jumlah saham (NOS), Foreign Inclusion Factor (FIF), Domestic Inclusion Factor (DIF), constraint factors, serta penambahan dan penghapusan saham ini dalam indeks MSCI sebagai bagian dari Tinjauan Indeks Mei 2026,” sebut MSCI dalam pengumuman resmi, Rabu (26/5/2026).\nMSCI bilang perlakuan ini berlaku untuk MSCI Global Investable Market Indexes maupun indeks non-market capitalization weighted seperti MSCI Factor, Sustainability & Climate, Thematic, dan Capped Indexes.MSCI juga mencatat bahwa apabila akibat tidak diterapkannya perubahan constraint factor pada saham ini dalam MSCI 10/40 Index, MSCI 25/50 Index, atau MSCI 35/65 Index menyebabkan indeks-indeks tersebut tidak memenuhi batas konsentrasi sebagaimana diatur dalam metodologi indeks terkait, maka perubahan constraint factor tetap akan diterapkan terlepas dari perlakuan khusus tersebut.\n“MSCI juga akan kembali meninjau likuiditas saham ini sesuai metodologi MSCI Global Investable Market Indexes dalam Tinjauan Indeks Agustus 2026 dan dapat menghapus PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk apabila gagal memenuhi persyaratan likuiditas yang relevan pada saat itu,” sebut MSCI.\nCEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengonfirmasi Danantara telah membeli saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) secara bertahap. Namun, Rosan belum dapat mengungkap porsi kepemilikan saham Danantara di GoTo karena prosesnya masih berlanjutHal itu diungkapkan Rosan seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026) malam.\n\"Masih berlanjut, bertahap,\" katanya.Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM itu mengungkapkan alasan Danantara masuk ke GoTo secara bertahap. Dikatakan, investasi itu merupakan salah satu strategi pemerintah untuk menyejahterakan para pengemudi ojek online (ojol).\"Danantara kita sudah masuk dan juga kita sudah bicara, yang penting kan buat kita ini adalah kesejahteraan ojol. Bagaimana kita bisa meningkatkan kesejahteraan ojol,\" katanya.\nRosan menyatakan, peningkatan kesejahterahan itu dilakukan dengan pemberian BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan kepada para mitra ojol. Selain itu, peningkatan kesejahteraan juga dilakukan dengan pemberian bantuan hari raya (BHR) yang lebih tinggi diberikan dari tahun sebelumnya.\n\"Termasuk adanya BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan. Itu kan tadinya sebelumnya enggak ada. Kemudian pada saat BHR kemarin, itu kan juga sebetulnya dari kami yang bicara agar THR-nya itu dilipatgandakan, di-double-kan. Itu juga dari kami sebetulnya,\" ungkap Rosan.\nsource\nhttps://www.bloombergtechnoz.com/deta...\nhttps://investortrust.id/business/102...\n#GOTO\n#SahamGOTO\n#GojekTokopedia\n#LabaGOTO\n#Investasi\n#IHSG\n#Saham\n#UpdateSaham\n#AnalisisSaham\n#PasarModal\n#Cuan\n#BeritaBisnis\n#EkonomiIndonesia\n#TechNews\n#StartupIndonesia\n#BreakingNews\n#EdukasiSaham\n#BeritaEkonomi\n\n📸  Instagram :   / tradingsahamfirman  \n🌍  Website: www.firmanhappy.com\n🎵 Tiktok:   / tradingsaham03  \n🎙 SNACKVIDEO: https://s.snackvideo.com/u/\nLINK ID :   / firman-happy-s-e-m-e-606714285  \nTELEGRAM : https://tinyurl.com/rekomendasibesok\nFACEBOOK :https://www.facebook.com/profile.php?...\n                    \nSalam Profit!\n\n---\nfirman happy berlisensi Magister Ekonomi. Kami siap untuk terus memberikan yang terbaik untuk Masyarakat indonesia.\n\nINFO PENTING !!!!\nKAMI TIDAK MENGADAKAN TITIP DANA APAPUN\nSaya hanya memakai Sosmed dan kontak diatas, selain kontak diatas berarti Bukan saya, karena banyak yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY untuk penipuan titip dana, sekali lagi saya tekankan saya ( FIRMAN HAPPY ) tidak pernah membuka jasa titip dana trading,  TERIMA KASIH !!\nSegala jenis Pembayaran untuk keperluan channel dan Group saya, UNTUK SAAT INI HANYA DI GRUP YUOTUBE DAN GRUP TELEGRAM ADA DIATAS ( selain itu berarti penipuan )", "post_id": "sZALLNbDymk"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 805.0667306487844, "y": 6.620350822201138, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "-UlT8jTNqJ8", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "Modus Baru Begal Ojol! Pelaku Pura-Pura Jadi Penumpang Lalu Beraksi | Sindo Sore | 20/06\n\nSeorang pengemudi ojek online menjadi korban pembegalan dengan modus pelaku berpura-pura menjadi penumpang. Aksi kriminal ini kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas.\n\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 20 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: ifaldi\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini #SindoSore #Ojol #Begal #Kriminal #BeritaKriminal #Indonesia #BreakingNews", "post_id": "-UlT8jTNqJ8"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 770.6249808355669, "y": 669.8241819246118, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.862, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "-UlT8jTNqJ8", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "Modus Baru Begal Ojol! Pelaku Pura-Pura Jadi Penumpang Lalu Beraksi | Sindo Sore | 20/06\n\nSeorang pengemudi ojek online menjadi korban pembegalan dengan modus pelaku berpura-pura menjadi penumpang. Aksi kriminal ini kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas.\n\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 20 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: ifaldi\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini #SindoSore #Ojol #Begal #Kriminal #BeritaKriminal #Indonesia #BreakingNews", "post_id": "-UlT8jTNqJ8"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 372.29487527697336, "y": 357.9671455276322, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.862, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "-UlT8jTNqJ8", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Modus Baru Begal Ojol! Pelaku Pura-Pura Jadi Penumpang Lalu Beraksi | Sindo Sore | 20/06\n\nSeorang pengemudi ojek online menjadi korban pembegalan dengan modus pelaku berpura-pura menjadi penumpang. Aksi kriminal ini kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas.\n\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 20 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: ifaldi\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini #SindoSore #Ojol #Begal #Kriminal #BeritaKriminal #Indonesia #BreakingNews", "post_id": "-UlT8jTNqJ8"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 449.039459763818, "y": 7.0094063280558006, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.862, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "-UlT8jTNqJ8", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "Modus Baru Begal Ojol! Pelaku Pura-Pura Jadi Penumpang Lalu Beraksi | Sindo Sore | 20/06\n\nSeorang pengemudi ojek online menjadi korban pembegalan dengan modus pelaku berpura-pura menjadi penumpang. Aksi kriminal ini kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas.\n\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 20 Juni 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: ifaldi\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini #SindoSore #Ojol #Begal #Kriminal #BeritaKriminal #Indonesia #BreakingNews", "post_id": "-UlT8jTNqJ8"}}], "edges": [{"key": "Mr_PrasT_Jr", "source": "Mr_PrasT_Jr", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Mr_PrasT_Jr", "source": "Mr_PrasT_Jr", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "hope_emak", "source": "hope_emak", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "hope_emak", "source": "hope_emak", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "dev_anelle", "source": "dev_anelle", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "dev_anelle", "source": "dev_anelle", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "NyaiJagat", "source": "NyaiJagat", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "NyaiJagat", "source": "NyaiJagat", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "NgkongRoses", "source": "NgkongRoses", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "NgkongRoses", "source": "NgkongRoses", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "JokoSutris85597", "source": "JokoSutris85597", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "JokoSutris85597", "source": "JokoSutris85597", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Ari_Ak2", "source": "Ari_Ak2", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Ari_Ak2", "source": "Ari_Ak2", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "AntoniusCDN", "source": "AntoniusCDN", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "AntoniusCDN", "source": "AntoniusCDN", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "rizky__fauzan", "source": "rizky__fauzan", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "rizky__fauzan", "source": "rizky__fauzan", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "tnmuda", "source": "tnmuda", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "tnmuda", "source": "tnmuda", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Naandaa27", "source": "Naandaa27", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Naandaa27", "source": "Naandaa27", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "bukanangelo", "source": "bukanangelo", "target": "JakartaForum", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wonosobohebat", "source": "wonosobohebat", "target": "wonosobohebat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "34400960", "source": "34400960", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputancikarang", "source": "liputancikarang", "target": "ciktimpresisi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputancikarang", "source": "liputancikarang", "target": "polsekcikarang_timur", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputancikarang", "source": "liputancikarang", "target": "unitreskrim.polsekciktim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputancikarang", "source": "liputancikarang", "target": "arnandhahp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputancikarang", "source": "liputancikarang", "target": "andaru.rahutomo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputancikarang", "source": "liputancikarang", "target": "humaspmj.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputancikarang", "source": "liputancikarang", "target": "poldametrojaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputancikarang", "source": "liputancikarang", "target": "dekanantopurwono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputancikarang", "source": "liputancikarang", "target": "mustofa99ed", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputancikarang", "source": "liputancikarang", "target": "satreskrim_restrobekasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputancikarang", "source": "liputancikarang", "target": "humaspolresmetrobekasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputancikarang", "source": "liputancikarang", "target": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputancikarang", "source": "liputancikarang", "target": "listyosigitprabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "60488026861", "source": "60488026861", "target": "kemenhub151", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "60488026861", "source": "60488026861", "target": "kemnaker", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "60488026861", "source": "60488026861", "target": "baleg.dprri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "60488026861", "source": "60488026861", "target": "dpr_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "60488026861", "source": "60488026861", "target": "mprgoid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "60488026861", "source": "60488026861", "target": "jokowi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "60488026861", "source": "60488026861", "target": "mahkamahkonstitusi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "arnandhahp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "bennilukbarr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "unitreskrim.polsekciktim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "polsekcikarang_timur", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "kapolres.bekasikabupaten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "humaspolresmetrobekasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "jrico_chandra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "aliyani256", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "poldametrojaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "humaspmj.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "andaru.rahutomo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "mustofa99ed", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "liputanjakarta24jam", "source": "liputanjakarta24jam", "target": "listyosigitprabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kak.shee_", "source": "kak.shee_", "target": "Yuhuuu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kak.shee_", "source": "kak.shee_", "target": "Yuhuuu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kak.shee_", "source": "kak.shee_", "target": "KANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "muhramlan2978", "source": "muhramlan2978", "target": "Sahabat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sukma_jaya07", "source": "sukma_jaya07", "target": "grabindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ojol.c0ndet", "source": "ojol.c0ndet", "target": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ojol.c0ndet", "source": "ojol.c0ndet", "target": "grabid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "angkrukdirantau", "source": "angkrukdirantau", "target": "grabid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "angkrukdirantau", "source": "angkrukdirantau", "target": "grabbandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "angkrukdirantau", "source": "angkrukdirantau", "target": "basecamp_grabjabar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "angkrukdirantau", "source": "angkrukdirantau", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "angkrukdirantau", "source": "angkrukdirantau", "target": "semua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "Gojekmilitan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "AraituLaki", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "NawawiAlMaroni.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "siriski48", "source": "siriski48", "target": "abiskerjanarik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "siriski48", "source": "siriski48", "target": "grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "siriski48", "source": "siriski48", "target": "grabid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "storyojol.life", "source": "storyojol.life", "target": "TikTok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ayokerja.aceh", "source": "ayokerja.aceh", "target": "kemnaker", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "lambenya_emak", "source": "lambenya_emak", "target": "Humas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "lambenya_emak", "source": "lambenya_emak", "target": "Polda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "lambenya_emak", "source": "lambenya_emak", "target": "Kapolres_Bekasikabupaten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "lambenya_emak", "source": "lambenya_emak", "target": "Humas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "lambenya_emak", "source": "lambenya_emak", "target": "POLSEK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "zonaojol_id", "source": "zonaojol_id", "target": "ibu2ojol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@tradingsahamfirman", "source": "@tradingsahamfirman", "target": "tradingsa...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}