{"nodes": [{"key": "mudha_asmara", "attributes": {"label": "mudha_asmara", "x": 818.5881106102308, "y": 66.37877816701531, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2064206665659076805", "id": "mudha_asmara", "source": "tweet-000004", "content": "Iya gt, gw aj paylater di blokir bkn krn telat byr ato KOL beresiko. Tapi notif dr pihak  cmn krn flag 'aktivitas mencurigakan' dr OJK 🤣 lah yg butuh pertumbuhan kredit siapa, di-support mlh blokar blokir 🗿 otw tutup akun sekalian deh 🥳 https://t.co/rzFI1G4yiG", "post_id": "2064206665659076805"}}, {"key": "Hidupsebagai62", "attributes": {"label": "Hidupsebagai62", "x": 60.14420600766568, "y": 367.03405962819625, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.8968, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2064206665659076805", "id": "Hidupsebagai62", "source": "tweet-000004", "content": "Iya gt, gw aj paylater di blokir bkn krn telat byr ato KOL beresiko. Tapi notif dr pihak  cmn krn flag 'aktivitas mencurigakan' dr OJK 🤣 lah yg butuh pertumbuhan kredit siapa, di-support mlh blokar blokir 🗿 otw tutup akun sekalian deh 🥳 https://t.co/rzFI1G4yiG", "post_id": "2064206665659076805"}}, {"key": "gopayindonesia", "attributes": {"label": "gopayindonesia", "x": 456.0365811578351, "y": 97.1492996212744, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.8968, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2064206665659076805", "id": "gopayindonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Iya gt, gw aj paylater di blokir bkn krn telat byr ato KOL beresiko. Tapi notif dr pihak  cmn krn flag 'aktivitas mencurigakan' dr OJK 🤣 lah yg butuh pertumbuhan kredit siapa, di-support mlh blokar blokir 🗿 otw tutup akun sekalian deh 🥳 https://t.co/rzFI1G4yiG", "post_id": "2064206665659076805"}}, {"key": "keuangan_", "attributes": {"label": "keuangan_", "x": 921.6285168377959, "y": 972.6691380075187, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "keuangan_", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "AidilAKBAR", "x": 892.2205583634724, "y": 490.53963535214484, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.0414, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "AidilAKBAR", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "balikpapan_pos", "attributes": {"label": "balikpapan_pos", "x": 352.5236404136599, "y": 970.4160985708801, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3917077225279564130_3322656215", "id": "balikpapan_pos", "source": "instagram-000001", "content": "Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menilai sektor perbankan Indonesia tetap berada dalam kondisi yang sehat di tengah dinamika ekonomi global dan domestik. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit yang tetap kuat, likuiditas yang terjaga, serta permodalan yang memadai untuk mendukung fungsi intermediasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nKetua Umum Perbanas sekaligus Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyatakan bahwa perbankan nasional masih mampu menjalankan perannya sebagai penggerak perekonomian melalui penyaluran kredit yang terus tumbuh dan penghimpunan dana masyarakat yang tetap meningkat.\n\"Berdasarkan data OJK, hingga akhir April 2026 penyaluran kredit perbankan tumbuh 9,98% secara tahunan, sedangkan Dana Pihak Ketiga tumbuh 11,40%. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan tetap terjaga dan fungsi intermediasi berjalan dengan baik,\" ujar Hery.\nDari sisi likuiditas, Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 86,88%.\n\n Sementara itu, rasio Gross Non Performing Loan (NPL) berada pada level 2,17%. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa industri perbankan masih memiliki kapasitas yang memadai untuk mendukung pembiayaan ekonomi dengan tetap menjaga kualitas aset.\nMenurut Hery, kinerja tersebut menjadi modal penting bagi perbankan untuk terus mendukung aktivitas ekonomi dan berbagai program pembangunan nasional.\n\nMeski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat ketidakpastian global masih cukup tinggi. Ketegangan geopolitik, volatilitas harga energi, serta perlambatan ekonomi di sejumlah negara berpotensi memengaruhi aktivitas usaha dan sentimen pasar keuangan.\n\n“Karena itu, pengelolaan risiko yang prudent, kecukupan likuiditas, serta kualitas pertumbuhan kredit harus terus menjadi perhatian utama agar ketahanan industri tetap terjaga,” jelas Hery.\n.\n(*/han)\n.\nBaca berita lainnya melalui apps kami:\nPlaystore: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.balpos\nAppstore: https://apps.apple.com/app/balikpapan-pos/id6504913031\n.\nIkuti Media Balikpapanpos Lainnya\n\nhttps://www.balpos.com/\nhttps://www.facebook.com/balposdotcom/\nhttps://www.tiktok.com/#perbanas #perbankanindonesia #bri #ojk #kredit #ekonomiindonesia #", "post_id": "3917077225279564130_3322656215"}}, {"key": "ba", "attributes": {"label": "ba", "x": 431.8060705002942, "y": 277.4569988748946, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0414, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3917077225279564130_3322656215", "id": "ba", "source": "instagram-000001", "content": "Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menilai sektor perbankan Indonesia tetap berada dalam kondisi yang sehat di tengah dinamika ekonomi global dan domestik. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit yang tetap kuat, likuiditas yang terjaga, serta permodalan yang memadai untuk mendukung fungsi intermediasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nKetua Umum Perbanas sekaligus Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyatakan bahwa perbankan nasional masih mampu menjalankan perannya sebagai penggerak perekonomian melalui penyaluran kredit yang terus tumbuh dan penghimpunan dana masyarakat yang tetap meningkat.\n\"Berdasarkan data OJK, hingga akhir April 2026 penyaluran kredit perbankan tumbuh 9,98% secara tahunan, sedangkan Dana Pihak Ketiga tumbuh 11,40%. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan tetap terjaga dan fungsi intermediasi berjalan dengan baik,\" ujar Hery.\nDari sisi likuiditas, Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 86,88%.\n\n Sementara itu, rasio Gross Non Performing Loan (NPL) berada pada level 2,17%. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa industri perbankan masih memiliki kapasitas yang memadai untuk mendukung pembiayaan ekonomi dengan tetap menjaga kualitas aset.\nMenurut Hery, kinerja tersebut menjadi modal penting bagi perbankan untuk terus mendukung aktivitas ekonomi dan berbagai program pembangunan nasional.\n\nMeski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat ketidakpastian global masih cukup tinggi. Ketegangan geopolitik, volatilitas harga energi, serta perlambatan ekonomi di sejumlah negara berpotensi memengaruhi aktivitas usaha dan sentimen pasar keuangan.\n\n“Karena itu, pengelolaan risiko yang prudent, kecukupan likuiditas, serta kualitas pertumbuhan kredit harus terus menjadi perhatian utama agar ketahanan industri tetap terjaga,” jelas Hery.\n.\n(*/han)\n.\nBaca berita lainnya melalui apps kami:\nPlaystore: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.balpos\nAppstore: https://apps.apple.com/app/balikpapan-pos/id6504913031\n.\nIkuti Media Balikpapanpos Lainnya\n\nhttps://www.balpos.com/\nhttps://www.facebook.com/balposdotcom/\nhttps://www.tiktok.com/#perbanas #perbankanindonesia #bri #ojk #kredit #ekonomiindonesia #", "post_id": "3917077225279564130_3322656215"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 884.2133257172242, "y": 400.41498189685285, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 65.0137, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3921534156681798507_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "DBS Group Research menilai BBCA masih menjadi bank besar paling defensif di Indonesia berkat rasio CASA yang tinggi, sehingga mampu menjaga biaya dana tetap rendah dan profitabilitas tetap kuat. 💰\n\nMeski pertumbuhan kredit melambat, kinerja BBCA tetap ditopang oleh peningkatan pendapatan berbasis komisi, terutama dari aktivitas valas dan perdagangan. DBS pun mempertahankan rekomendasi buy dengan target harga Rp8.000 per saham. 🎯\n\nPer 17 Juni 2026, saham BBCA menguat 3,98% ke Rp6.525 dan telah naik 26,7% dalam sepekan seiring kembalinya minat investor ke saham-saham perbankan berfundamental kuat. 🚀\n\nSumber: IDX Channel, 17 Juni 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp). 🚀\n\n#BBCA #BCA #SahamBBCA #Perbankan #IHSG #Investasi #SahamIndonesia #BlueChip #ValueInvesting #mancingsaham", "post_id": "3921534156681798507_52512310886"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 121.58590616332332, "y": 751.3995611125733, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.3909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 3, "degree": 8}, "_id": "3921259785471143515_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dinilai masih menjadi bank besar paling defensif di Indonesia berkat fundamental bisnis yang relatif kuat dibandingkan para pesaingnya.\n\nDalam catatan risetnya, melansir dari Dow Jones Newswires, Selasa (16/6/2026), analis DBS Group Research menyebut BCA memiliki keunggulan dari sisi basis pendanaan yang lebih kuat, terutama ditopang oleh rasio dana murah atau current account and savings account (CASA) yang menjadi salah satu yang tertinggi di industri perbankan.\n\nCASA merupakan metrik penting yang mencerminkan kemampuan bank menghimpun dana berbiaya rendah, sehingga mendukung profitabilitas.\n\nMeski pertumbuhan kredit BCA dalam lima bulan pertama 2026 tercatat lebih lambat dibandingkan panduan perusahaan, kinerja perseroan tetap menunjukkan ketahanan. Hal ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan berbasis komisi (noninterest income), terutama dari peningkatan aktivitas valuta asing dan perdagangan.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/bbca-dinilai-jadi-bank-besar-paling-defensif\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: dok.BBCA\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3921259785471143515_3310659452"}}, {"key": "jamdatun_kejagungri", "attributes": {"label": "jamdatun_kejagungri", "x": 964.5043054507066, "y": 657.6825095087034, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922114543262852210_7263394836", "id": "jamdatun_kejagungri", "source": "instagram-000001", "content": ".\nJaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN) Kejaksaan RI bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kantor Lembaga Penjamin Simpanan. Sinergi ini dilakukan guna memperkuat tata kelola, mitigasi risiko hukum, serta perlindungan terhadap kepentingan negara dan publik dalam ekosistem perbankan serta industri keuangan nasional.\n.\nDalam sambutannya, JAMDATUN Kejaksaan RI, R. Narendra Jatna, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPS atas kepercayaan yang diberikan kepada Kejaksaan RI, khususnya JAMDATUN. Beliau menekankan bahwa LPS memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dan stabilitas keuangan nasional, terutama di tengah dinamika ekonomi dan rencana perluasan dimensi LPS ke sektor asuransi.\n.\nPenandatanganan ini dilakukan oleh JAM DATUN, Prof. (H.C.) Dr. R. Narendra Jatna, S.H., LL.M., bersama Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan Ary Zulfikar pada Kamis, 18 Juni 2026 di Kantor LPS Jakarta. Acara ini dihadiri oleh para Direktur Group LPS RI, serta pejabat dari lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yaitu Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Para Direktur dan Koordinator serta jajaran pada JAMDATUN.\n.\n\n.\n#Jamdatun #JaksaPengacaraNegara\n#JamdatunMenujuWBBM #DatunKejaksaanAgung\n#KejaksaanAgung", "post_id": "3922114543262852210_7263394836"}}, {"key": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "kejaksaan.ri", "x": 878.1047292503245, "y": 296.12279114347797, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0414, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922114543262852210_7263394836", "id": "kejaksaan.ri", "source": "instagram-000001", "content": ".\nJaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN) Kejaksaan RI bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kantor Lembaga Penjamin Simpanan. Sinergi ini dilakukan guna memperkuat tata kelola, mitigasi risiko hukum, serta perlindungan terhadap kepentingan negara dan publik dalam ekosistem perbankan serta industri keuangan nasional.\n.\nDalam sambutannya, JAMDATUN Kejaksaan RI, R. Narendra Jatna, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPS atas kepercayaan yang diberikan kepada Kejaksaan RI, khususnya JAMDATUN. Beliau menekankan bahwa LPS memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dan stabilitas keuangan nasional, terutama di tengah dinamika ekonomi dan rencana perluasan dimensi LPS ke sektor asuransi.\n.\nPenandatanganan ini dilakukan oleh JAM DATUN, Prof. (H.C.) Dr. R. Narendra Jatna, S.H., LL.M., bersama Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan Ary Zulfikar pada Kamis, 18 Juni 2026 di Kantor LPS Jakarta. Acara ini dihadiri oleh para Direktur Group LPS RI, serta pejabat dari lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yaitu Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Para Direktur dan Koordinator serta jajaran pada JAMDATUN.\n.\n\n.\n#Jamdatun #JaksaPengacaraNegara\n#JamdatunMenujuWBBM #DatunKejaksaanAgung\n#KejaksaanAgung", "post_id": "3922114543262852210_7263394836"}}, {"key": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "ekbisbanten", "x": 478.4617370177432, "y": 511.0277226327047, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 65.0137, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3913281602267873130_16114438269", "id": "ekbisbanten", "source": "instagram-000001", "content": "Utang Paylater Tembus Rp29,3 Triliun, Melonjak 37 Persen\n\nNilai pembiayaan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater perbankan mencapai Rp29,3 triliun per April 2026.\n\nBerdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilainya melonjak 37,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.\n\nPertumbuhan paylater tersebut hampir empat kali lebih tinggi dibanding pertumbuhan kredit perbankan nasional yang tercatat 9,98 persen secara tahunan.\n\nSelengkapnya artikel ini telah tayang klik di bawah ini 👇👇 \n\nhttps://ekbisbanten.com/berita/utang-paylater-tembus-rp293-triliun-melonjak-37-persen/\n\nFollow dan dukung terus update berita, bisnis, ekonomi, hingga info terkini dari kami \n\nInstagram & TikTok :  \nFacebook & YouTube : Ekbis Banten \n\nJangan sampai ketinggalan informasi penting seputar Banten.\n\n#ekbisbanten #PaylaterPerbankan #OJK #PertumbuhanKredit #BNPL", "post_id": "3913281602267873130_16114438269"}}, {"key": "idntimes.video", "attributes": {"label": "idntimes.video", "x": 445.07960505625897, "y": 631.2033728224538, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "idntimes.video", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 362.0891656930677, "y": 126.92437774702425, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6732, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "IDNTimes", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 259.9323122355522, "y": 718.5203696756447, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6732, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 7.2045705809759, "y": 337.6806897089175, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6732, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "IDNTimes.Community", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 557.3022128478224, "y": 101.44325972195311, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6732, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 199.9898981947098, "y": 578.2994851492043, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6732, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "Duniaku_com", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 941.0910114900599, "y": 489.73779553690565, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6732, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "Popbela_com", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 245.77035866827657, "y": 89.95173619472251, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6732, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "Popbela.Beauty", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 498.9274257402412, "y": 823.1152707087488, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6732, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "Popmama_com", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 892.7668660500985, "y": 306.15017484006444, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6732, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912708202616916285_2089700769", "id": "Yummy.idn", "source": "instagram-000001", "content": "PURBAYA TERTAWAKAN KABAR DIRINYA AKAN MUNDUR DARI MENKEU\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026), di Kemenkeu, Jakarta, menertawakan kabar terkait dirinya yang akan mengundurkan diri dari jabatannya. \n\nSebelumnya, Purbaya sedang menjelaskan dampak penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) terhadap pertumbuhan kredit di bank-bank milik negara, seperti di BRI yang dilaporkan tumbuh 13,8% pada Mei 2026. Kemudian kredit di BSI tunmbuh lebih dari 10%, dan kredit BTN yang tumbuh hingga 15%.\n\nEditor: Fauzan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n\n#kemenkau #purbaya #pubayayudhisadewa #menterikeuangan #purbayamundur", "post_id": "3912708202616916285_2089700769"}}, {"key": "sahambbk", "attributes": {"label": "sahambbk", "x": 115.1090197324699, "y": 783.6322296101193, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 65.0137, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3909173246457529529_8368743173", "id": "sahambbk", "source": "instagram-000001", "content": "PERBANKAN SYARIAH MULAI MENARIK ARUS MODAL\n\nDi saat industri perbankan menghadapi tantangan likuiditas dan perlambatan ekonomi global, perbankan syariah justru menunjukkan momentum pertumbuhan yang lebih kuat.\n\nPer Maret 2026, pembiayaan syariah tumbuh 9,82% secara tahunan (YoY), melampaui pertumbuhan kredit perbankan nasional. Sementara pangsa pasar industri syariah meningkat menjadi 7,51%, menandakan penetrasi yang terus menguat dalam sistem keuangan Indonesia.\n\nPerkembangan tersebut mulai tercermin pada meningkatnya minat investor terhadap saham BRIS dan BTPS.\n\nBRIS tampil sebagai pilihan yang lebih defensif dengan pertumbuhan laba bersih 17,1% YoY, pertumbuhan DPK hampir 18%, serta dukungan ekspansi pembiayaan wholesale dan proyek infrastruktur BUMN.\n\nDi sisi lain, BTPS menawarkan profil pertumbuhan yang lebih agresif. Fokus pada segmen ultra mikro membuat prospek perusahaan sangat terkait dengan pemulihan daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi domestik.\n\nYang menarik, ekosistem haji dan umrah kini menjadi katalis pertumbuhan baru bagi industri. Digitalisasi tabungan haji telah menarik sekitar 1,2 juta nasabah baru, memperkuat basis dana murah sekaligus membuka peluang ekspansi layanan keuangan syariah ke depan.\n\nBagi investor, pertanyaannya bukan lagi apakah industri syariah akan tumbuh, melainkan seberapa besar potensi pertumbuhannya dalam lima tahun mendatang.\n\n💬 Menurut Anda, mana yang lebih menarik untuk investasi jangka panjang: BRIS atau BTPS?\n\n❤️ Like jika konten ini bermanfaat \n🔄 Share ke rekan investor Anda \n📌 Follow  untuk insight saham, ekonomi, dan market update setiap hari.\n\n#BRIS #BTPS #BankSyariahIndonesia #PerbankanSyariah #SahamIndonesia", "post_id": "3909173246457529529_8368743173"}}, {"key": "clipperfinance05", "attributes": {"label": "clipperfinance05", "x": 484.47501569256, "y": 87.83213786843879, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7649365523762908436", "id": "clipperfinance05", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat. Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini. Sumber: TWS News #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7649365523762908436"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 125.74273771669009, "y": 740.7132604902055, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 38.7647, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "7649365523762908436", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat. Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini. Sumber: TWS News #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7649365523762908436"}}, {"key": "raw_clp.xyz", "attributes": {"label": "raw_clp.xyz", "x": 617.3468998183495, "y": 967.9703690088601, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7649348334674644244", "id": "raw_clp.xyz", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat. Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini. SC: TWS NEWS   #bbri #bbca #saham #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7649348334674644244"}}, {"key": "clipper.digital.id", "attributes": {"label": "clipper.digital.id", "x": 181.58526838153955, "y": 738.6398405817689, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7649364144126299400", "id": "clipper.digital.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat. Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini. \"Sumber : TWS News\" #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7649364144126299400"}}, {"key": "Kontencom", "attributes": {"label": "Kontencom", "x": 207.15638773583922, "y": 445.7641223974238, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.8968, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7649364144126299400", "id": "Kontencom", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat. Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini. \"Sumber : TWS News\" #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7649364144126299400"}}, {"key": "mr.jwnn", "attributes": {"label": "mr.jwnn", "x": 994.7182997613216, "y": 302.7684203482153, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7649414481088498952", "id": "mr.jwnn", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat. Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini. Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #ihsg #saham #fyp", "post_id": "7649414481088498952"}}, {"key": "clip_news76", "attributes": {"label": "clip_news76", "x": 101.46235255530567, "y": 61.20822954599736, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7649409447093112085", "id": "clip_news76", "source": "tiktok-000001", "content": "Fundamental Terbaik! Ini Alasan Bank BUMN Tetap Bersinar. Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat.   Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini.   Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #saham #bank", "post_id": "7649409447093112085"}}, {"key": "konten.com", "attributes": {"label": "konten.com", "x": 931.0895814751217, "y": 765.3597903641654, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0414, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7649409447093112085", "id": "konten.com", "source": "tiktok-000001", "content": "Fundamental Terbaik! Ini Alasan Bank BUMN Tetap Bersinar. Saham bank BUMN bangkit dramatis hari ini setelah tertekan berat dua pekan terakhir. Bloomberg Technoz melaporkan pada Selasa (9/6/2026) bahwa Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan tegaskan kinerja bank pelat merah saat ini berada di posisi terbaiknya, dengan pertumbuhan kredit 20%, DPK tumbuh 20-30%, dan LDR di level sehat 88-90%. Pasar langsung merespons positif kombinasi BI Rate naik 25 bps ke 5,5%, klarifikasi fundamental Himbara, plus rencana buyback yang didorong DPR. BBRI melonjak 6%, dorong IHSG melesat 4,8% jadi yang terbaik di Asia hari ini. BBCA, BMRI, dan BBNI ikut menguat.   Buat investor, sinyal ini menarik tapi perlu dicermati. Valuasi bank BUMN sudah masuk zona menarik dengan P/E rata-rata 8-10x, jauh di bawah historical average 15x. BI Rate naik juga bagus untuk Net Interest Margin bank. Strategi umum: akumulasi bertahap BBCA, BBRI, BMRI, BBNI lewat DCA, hindari leverage tinggi. Tetap waspada kalau rupiah kembali tertekan atau ada outflow asing baru. Pantau realisasi buyback, perkembangan rupiah, kinerja Q2 2026 bank BUMN, dan FOMC AS bulan ini.   Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #saham #bank", "post_id": "7649409447093112085"}}, {"key": "myterminal.id", "attributes": {"label": "myterminal.id", "x": 941.5625657804053, "y": 73.60964134229953, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 65.0137, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7650469763021376788", "id": "myterminal.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami lonjakan signifikan sebesar 19% dalam tiga hari terakhir, mencapai Rp 5.825, yang menarik perhatian investor asing dengan catatan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 387,96 miliar. Dalam periode perdagangan Kamis (11/6), saham BBCA menjadi yang paling banyak diburu investor asing dan menyumbang 14,25% dari total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia, mencapai Rp 3,12 triliun. BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BBCA dengan target harga Rp 10.900, menilai valuasi saham ini masih undervalued pada kisaran -2 SD P/BV dan menjadikannya pilihan utama di sektor perbankan. BBCA berencana untuk membagikan dividen sebanyak tiga kali dalam tahun ini, dengan dividen interim pertama sebesar Rp 20 per saham yang akan dibagikan pada 26 Juni 2026. Selain pembagian dividen, BBCA juga akan melaksanakan program pembelian kembali saham (buyback) hingga maksimal Rp 5 triliun selama periode 12 bulan, sebagai bentuk optimisme terhadap pasar modal Indonesia. Manajemen BBCA menyatakan bahwa aksi korporasi seperti pembagian dividen dan buyback tidak akan memberikan dampak material pada kondisi keuangan atau operasional perusahaan, serta tetap mematuhi prinsip GCG dan regulasi yang berlaku. Menanggapi kenaikan suku bunga acuan BI menjadi 5,50%, BBCA terus mencermati perkembangan makroekonomi dan menjaga keseimbangan antara likuiditas dan pertumbuhan kredit yang sehat, serta menyesuaikan suku bunga kredit agar tetap kompetitif. Follow instagram", "post_id": "7650469763021376788"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 432.76547396059607, "y": 84.46696444216029, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "432781620563594_1492439762679840", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen dinilai memberikan dampak langsung terhadap pasar penjualan rumah yang mengandalkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).\n\nHead of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto menerangkan, secara teori, kenaikan BI Rate akan meningkatkan biaya dana perbankan (cost of fund), yang pada akhirnya dapat mendorong penyesuaian suku bunga kredit, termasuk KPR.\n\n\"Ketika bunga KPR meningkat, kemampuan membeli rumah akan sedikit berkurang karena cicilan bulanan menjadi lebih tinggi,\" ujarnya dalam pernyataan resmi, Sabtu (13/6/2026).\n\nNamun, kata Ferry, perlu dipahami bahwa kenaikan BI Rate tidak otomatis diteruskan secara penuh ke bunga KPR. Perbankan biasanya mempertimbangkan berbagai faktor seperti kondisi likuiditas, persaingan pasar, strategi bisnis, dan target pertumbuhan kredit sebelum melakukan penyesuaian suku bunga.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/bi-rate-naik-perhatikan-dampaknya-ke-pasar-hunian-yang-mengandalkan-kpr\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #birate #kpr #hunian", "post_id": "432781620563594_1492439762679840"}}, {"key": "@BandungTVNews", "attributes": {"label": "@BandungTVNews", "x": 452.94030272252206, "y": 608.7510520573685, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "ylcMh8Tn75o", "id": "@BandungTVNews", "source": "youtube-000001", "content": "PEMPROV MALUKU OJK PERKUAT SINERGITAS UNTUK STABILITAS KEUANGAN DAERAH\n\n---------------------------------------­------------------------------\nSubscribe Youtube Bandung TV offfical dan Bandung TV News\n   /   \n   /   \n\nkujungi juga sosial media kami\n  / bandungtv38  \n  / bandungtv38  \n  / bandungtv38  \n\nuntuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya\n---------------------------------------­------------------------------\n\n#bandungtv", "post_id": "ylcMh8Tn75o"}}, {"key": "bandungtvnews", "attributes": {"label": "bandungtvnews", "x": 263.4183899772189, "y": 400.24944160737874, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.8968, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ylcMh8Tn75o", "id": "bandungtvnews", "source": "youtube-000001", "content": "PEMPROV MALUKU OJK PERKUAT SINERGITAS UNTUK STABILITAS KEUANGAN DAERAH\n\n---------------------------------------­------------------------------\nSubscribe Youtube Bandung TV offfical dan Bandung TV News\n   /   \n   /   \n\nkujungi juga sosial media kami\n  / bandungtv38  \n  / bandungtv38  \n  / bandungtv38  \n\nuntuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya\n---------------------------------------­------------------------------\n\n#bandungtv", "post_id": "ylcMh8Tn75o"}}, {"key": "bandungtventertainment", "attributes": {"label": "bandungtventertainment", "x": 615.1765854688645, "y": 69.58960203950393, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.8968, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ylcMh8Tn75o", "id": "bandungtventertainment", "source": "youtube-000001", "content": "PEMPROV MALUKU OJK PERKUAT SINERGITAS UNTUK STABILITAS KEUANGAN DAERAH\n\n---------------------------------------­------------------------------\nSubscribe Youtube Bandung TV offfical dan Bandung TV News\n   /   \n   /   \n\nkujungi juga sosial media kami\n  / bandungtv38  \n  / bandungtv38  \n  / bandungtv38  \n\nuntuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya\n---------------------------------------­------------------------------\n\n#bandungtv", "post_id": "ylcMh8Tn75o"}}, {"key": "@MortgageBrokerLondonOntario", "attributes": {"label": "@MortgageBrokerLondonOntario", "x": 669.5270878441341, "y": 179.26286057901774, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Xvj6rIxEw8M", "id": "@MortgageBrokerLondonOntario", "source": "youtube-000001", "content": "Peringatan Risiko dari Bank of Canada\n\nBank Sentral Kanada memperingatkan bahwa sistem keuangan Kanada menghadapi tiga risiko utama: tarif AS, guncangan geopolitik, dan gangguan AI.\n\nNamun, cerita yang lebih besar mungkin adalah apa yang tidak diungkapkan Bank Sentral secara terang-terangan.\n\nDengan Kanada sekarang berada dalam resesi teknis, pengangguran meningkat, dan harga minyak menambah tekanan, Bank Sentral berusaha untuk menunjukkan ketenangan sambil mengakui bahwa sistem keuangan rentan terhadap guncangan yang mungkin tidak dapat dikendalikan.\n\n#bankofcanada #ekonomiKanada #resesi\n\nRilis Laporan Stabilitas Keuangan / Publication du Rapport sur la stabilité financière:\n\n   • Release of the Financial Stability Report ...  \n\nAktivitas Penjualan Rumah di Kanada Sedikit Berubah di Bulan Maret:\n\n   • Canadian Home Sales Activity Little Change...  \n\nLaporan Stabilitas Keuangan—2025:\n\nhttps://www.bankofcanada.ca/2025/05/f...\n\nLaporan Stabilitas Keuangan—2026:\n\nhttps://www.bankofcanada.ca/wp-conten...\n\nMark Mitchell – Broker Hipotek London Ontario\n920 Commissioners road east London, Ontario N5Z 3J1\nTelepon: (519)860-2102 (Telepon atau SMS)\nMarkMitchell\nLisensi Broker: 10464\nLisensi Broker: M16001479\nhttps://www.LondonOntarioMortgages.ca – Ajukan Permohonan Secara Online!!\nSaluran Youtube:    / markmitchellmortgagebrokerlondonontario  \n\nBerlangganan SEKARANG untuk berita/video KPR/Keuangan lainnya.\n\nIkuti saya di Media Sosial:\nInstagram -   / mortgagebrokerlondonontario  \nFacebook -   / londonontariomortgages  \nTwitter -   / londonmortgage1  \nLinkedIn -   / mark-mitchell-london-s-mortgage-broker-197...  \nTikTok - https://www.tiktok.com/\nKomentar di Saluran ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan", "post_id": "Xvj6rIxEw8M"}}, {"key": "mortgagebroke...", "attributes": {"label": "mortgagebroke...", "x": 701.880809771049, "y": 914.2900750810837, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0414, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Xvj6rIxEw8M", "id": "mortgagebroke...", "source": "youtube-000001", "content": "Peringatan Risiko dari Bank of Canada\n\nBank Sentral Kanada memperingatkan bahwa sistem keuangan Kanada menghadapi tiga risiko utama: tarif AS, guncangan geopolitik, dan gangguan AI.\n\nNamun, cerita yang lebih besar mungkin adalah apa yang tidak diungkapkan Bank Sentral secara terang-terangan.\n\nDengan Kanada sekarang berada dalam resesi teknis, pengangguran meningkat, dan harga minyak menambah tekanan, Bank Sentral berusaha untuk menunjukkan ketenangan sambil mengakui bahwa sistem keuangan rentan terhadap guncangan yang mungkin tidak dapat dikendalikan.\n\n#bankofcanada #ekonomiKanada #resesi\n\nRilis Laporan Stabilitas Keuangan / Publication du Rapport sur la stabilité financière:\n\n   • Release of the Financial Stability Report ...  \n\nAktivitas Penjualan Rumah di Kanada Sedikit Berubah di Bulan Maret:\n\n   • Canadian Home Sales Activity Little Change...  \n\nLaporan Stabilitas Keuangan—2025:\n\nhttps://www.bankofcanada.ca/2025/05/f...\n\nLaporan Stabilitas Keuangan—2026:\n\nhttps://www.bankofcanada.ca/wp-conten...\n\nMark Mitchell – Broker Hipotek London Ontario\n920 Commissioners road east London, Ontario N5Z 3J1\nTelepon: (519)860-2102 (Telepon atau SMS)\nMarkMitchell\nLisensi Broker: 10464\nLisensi Broker: M16001479\nhttps://www.LondonOntarioMortgages.ca – Ajukan Permohonan Secara Online!!\nSaluran Youtube:    / markmitchellmortgagebrokerlondonontario  \n\nBerlangganan SEKARANG untuk berita/video KPR/Keuangan lainnya.\n\nIkuti saya di Media Sosial:\nInstagram -   / mortgagebrokerlondonontario  \nFacebook -   / londonontariomortgages  \nTwitter -   / londonmortgage1  \nLinkedIn -   / mark-mitchell-london-s-mortgage-broker-197...  \nTikTok - https://www.tiktok.com/\nKomentar di Saluran ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan", "post_id": "Xvj6rIxEw8M"}}, {"key": "@merdekadotcom", "attributes": {"label": "@merdekadotcom", "x": 553.2306608845839, "y": 787.4341539976696, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "DjeXavCeEkE", "id": "@merdekadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "Tegas Menkeu Purbaya Lawan Balik Tudingan Ekonomi RI Resesi: Saya Bingung, Uang Kita Cukup!\n\nMERDEKA.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar konferensi pers terkaini APBNKITA pada Jumat, 5 Juni 2026. Pembahasan terakit kondisi ekonomi Indonesia terkini.\n\nPurbaya juga merasa bingung mendengar banyak kabar di luar yang menyebut ekonomi Indonesia diprediksi menuju resesi.\n\n\"Jadi ini yang saya agak bingung. Kenapa ada cerita bahwa kita ekonominya menuju resesi ketika stimulus di ekonomi cukup, uang cukup, dan pertumbuhan kredit juga cukup,\" ujarnya.\n\n----\n#merdekadotcom\n\nProduced by https://www.merdeka.com\n\n----\nMORE VIDEOS: \nYoutube ►    / merdekadotcom  \nVidio ► https://www.vidio.com/\nWhatsApp Channel ►  https://whatsapp.com/channel/0029Va2a...\nTwitter ►   / merdekadotcom  \nFacebook ►   / mdkcom  \nTelegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate", "post_id": "DjeXavCeEkE"}}, {"key": "merdeka", "attributes": {"label": "merdeka", "x": 751.3196907589135, "y": 858.33726464979, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0414, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "DjeXavCeEkE", "id": "merdeka", "source": "youtube-000001", "content": "Tegas Menkeu Purbaya Lawan Balik Tudingan Ekonomi RI Resesi: Saya Bingung, Uang Kita Cukup!\n\nMERDEKA.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar konferensi pers terkaini APBNKITA pada Jumat, 5 Juni 2026. Pembahasan terakit kondisi ekonomi Indonesia terkini.\n\nPurbaya juga merasa bingung mendengar banyak kabar di luar yang menyebut ekonomi Indonesia diprediksi menuju resesi.\n\n\"Jadi ini yang saya agak bingung. Kenapa ada cerita bahwa kita ekonominya menuju resesi ketika stimulus di ekonomi cukup, uang cukup, dan pertumbuhan kredit juga cukup,\" ujarnya.\n\n----\n#merdekadotcom\n\nProduced by https://www.merdeka.com\n\n----\nMORE VIDEOS: \nYoutube ►    / merdekadotcom  \nVidio ► https://www.vidio.com/\nWhatsApp Channel ►  https://whatsapp.com/channel/0029Va2a...\nTwitter ►   / merdekadotcom  \nFacebook ►   / mdkcom  \nTelegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate", "post_id": "DjeXavCeEkE"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 444.85406474640365, "y": 746.0867308949827, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "hvsp0Qj2N6c", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "🔴 RUPIAH TERPURUK, PEMERINTAH IMBAU RAKYAT TAK RESAH | SINDO SORE | 28/05 |\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan menguatnya dolar AS. Pemerintah pun mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang menghadapi situasi ini. Meski tekanan terhadap rupiah memicu kekhawatiran di pasar dan masyarakat, pemerintah memastikan kondisi ekonomi nasional masih terkendali dan terus memantau stabilitas keuangan.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 28 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: GALIH \n\n#news #beritaterkini #rupiahmelemah", "post_id": "hvsp0Qj2N6c"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 219.67909448983548, "y": 151.11974177550903, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.5152, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "hvsp0Qj2N6c", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "🔴 RUPIAH TERPURUK, PEMERINTAH IMBAU RAKYAT TAK RESAH | SINDO SORE | 28/05 |\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan menguatnya dolar AS. Pemerintah pun mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang menghadapi situasi ini. Meski tekanan terhadap rupiah memicu kekhawatiran di pasar dan masyarakat, pemerintah memastikan kondisi ekonomi nasional masih terkendali dan terus memantau stabilitas keuangan.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 28 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: GALIH \n\n#news #beritaterkini #rupiahmelemah", "post_id": "hvsp0Qj2N6c"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 740.0561619153643, "y": 333.1475409224455, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.5152, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "hvsp0Qj2N6c", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "🔴 RUPIAH TERPURUK, PEMERINTAH IMBAU RAKYAT TAK RESAH | SINDO SORE | 28/05 |\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan menguatnya dolar AS. Pemerintah pun mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang menghadapi situasi ini. Meski tekanan terhadap rupiah memicu kekhawatiran di pasar dan masyarakat, pemerintah memastikan kondisi ekonomi nasional masih terkendali dan terus memantau stabilitas keuangan.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 28 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: GALIH \n\n#news #beritaterkini #rupiahmelemah", "post_id": "hvsp0Qj2N6c"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 458.2830341874941, "y": 841.1940676488528, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.5152, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "hvsp0Qj2N6c", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "🔴 RUPIAH TERPURUK, PEMERINTAH IMBAU RAKYAT TAK RESAH | SINDO SORE | 28/05 |\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan menguatnya dolar AS. Pemerintah pun mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang menghadapi situasi ini. Meski tekanan terhadap rupiah memicu kekhawatiran di pasar dan masyarakat, pemerintah memastikan kondisi ekonomi nasional masih terkendali dan terus memantau stabilitas keuangan.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 28 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: GALIH \n\n#news #beritaterkini #rupiahmelemah", "post_id": "hvsp0Qj2N6c"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "attributes": {"label": "@TribunnewsSurya", "x": 954.638549041623, "y": 441.45897249579946, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Zfbsij6OU5M", "id": "@TribunnewsSurya", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Bingung Kenapa Ada Cerita Indonesia Menuju Resesi: Uang Kita Cukup Terkendali\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo: Kementerian Keuangan\nUploader: Teguh Wahyudi\n\nSURYA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran dengan banyaknya pihak yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia menuju krisis. Menurutnya, hal ini tidak berdasar, karena dirinya melihat langsung denyut ekonomi masyarakat masih aktif.\n\nIa menegaskan aktivitas ekonomi domestik masih terjaga di tengah berbagai sentimen negatif yang beredar di ruang publik.\n“Jadi ini yang saya agak bingung. Kenapa ada cerita bahwa kita ekonominya menuju resesi ketika stimulus di ekonomi cukup, uang cukup, dan pertumbuhan kredit juga cukup,” kata Purbaya, dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026). \n\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "Zfbsij6OU5M"}}, {"key": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "tribunnewssurya", "x": 808.9898026554847, "y": 659.8021393574172, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0414, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Zfbsij6OU5M", "id": "tribunnewssurya", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Bingung Kenapa Ada Cerita Indonesia Menuju Resesi: Uang Kita Cukup Terkendali\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo: Kementerian Keuangan\nUploader: Teguh Wahyudi\n\nSURYA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran dengan banyaknya pihak yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia menuju krisis. Menurutnya, hal ini tidak berdasar, karena dirinya melihat langsung denyut ekonomi masyarakat masih aktif.\n\nIa menegaskan aktivitas ekonomi domestik masih terjaga di tengah berbagai sentimen negatif yang beredar di ruang publik.\n“Jadi ini yang saya agak bingung. Kenapa ada cerita bahwa kita ekonominya menuju resesi ketika stimulus di ekonomi cukup, uang cukup, dan pertumbuhan kredit juga cukup,” kata Purbaya, dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026). \n\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "Zfbsij6OU5M"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 96.7998174305762, "y": 707.452709858495, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "9uNjipzjLA0", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Paparkan Menkeu Purbaya Soal APBN Edisi Juni 2026, Ungkap Kondisi Ekonomi - Inflasi Terkini\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan perkembangan terkini perekonomian nasional dalam agenda APBN Kita Edisi Juni 2026.\n\nDalam paparannya, Purbaya menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kondisi ekonomi global, perkembangan inflasi, nilai tukar rupiah, investasi, hingga kinerja sektor keuangan nasional sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.\n\nPurbaya menjelaskan bahwa perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah dinamika global.\n\nInflasi Mei 2026 tercatat sebesar 3,08 persen dan masih berada dalam rentang target pemerintah dan Bank Indonesia.\n\nSelain itu, aktivitas manufaktur kembali memasuki fase ekspansi, surplus neraca perdagangan terus berlanjut, serta arus modal asing mulai menunjukkan tren positif terutama pada instrumen surat berharga negara.\n\nDalam kesempatan tersebut, Purbaya juga memaparkan kinerja APBN hingga Mei 2026 yang menunjukkan perbaikan signifikan.\n\nPemerintah optimistis berbagai indikator ekonomi, termasuk konsumsi masyarakat, pertumbuhan kredit perbankan, dan investasi, dapat menjadi modal kuat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2026 hingga memasuki tahun 2027.\n\nProduser: Prayogi Haro\nEditor: Joshua\n\n\n\n#breakingnews #purbaya #menkeu #apbnkita \n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "9uNjipzjLA0"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 695.8919926598604, "y": 971.2736590261986, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.8968, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "9uNjipzjLA0", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Paparkan Menkeu Purbaya Soal APBN Edisi Juni 2026, Ungkap Kondisi Ekonomi - Inflasi Terkini\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan perkembangan terkini perekonomian nasional dalam agenda APBN Kita Edisi Juni 2026.\n\nDalam paparannya, Purbaya menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kondisi ekonomi global, perkembangan inflasi, nilai tukar rupiah, investasi, hingga kinerja sektor keuangan nasional sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.\n\nPurbaya menjelaskan bahwa perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah dinamika global.\n\nInflasi Mei 2026 tercatat sebesar 3,08 persen dan masih berada dalam rentang target pemerintah dan Bank Indonesia.\n\nSelain itu, aktivitas manufaktur kembali memasuki fase ekspansi, surplus neraca perdagangan terus berlanjut, serta arus modal asing mulai menunjukkan tren positif terutama pada instrumen surat berharga negara.\n\nDalam kesempatan tersebut, Purbaya juga memaparkan kinerja APBN hingga Mei 2026 yang menunjukkan perbaikan signifikan.\n\nPemerintah optimistis berbagai indikator ekonomi, termasuk konsumsi masyarakat, pertumbuhan kredit perbankan, dan investasi, dapat menjadi modal kuat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2026 hingga memasuki tahun 2027.\n\nProduser: Prayogi Haro\nEditor: Joshua\n\n\n\n#breakingnews #purbaya #menkeu #apbnkita \n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "9uNjipzjLA0"}}, {"key": "@DRMNewsInternational", "attributes": {"label": "@DRMNewsInternational", "x": 822.7330649563099, "y": 253.72987324850905, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "SDkEwjyset4", "id": "@DRMNewsInternational", "source": "youtube-000001", "content": "WAWANCARA LENGKAP: CEO JPMorgan Jamie Dimon tentang Pergeseran Tatanan Dunia, Ukraina, Iran, dan ...\n\nCEO JPMorgan, Jamie Dimon, memperingatkan bahwa pergeseran “lempeng tektonik” global—dari perang Ukraina dan konflik Iran hingga meningkatnya defisit dan penataan ulang perdagangan—sedang membentuk kembali masa depan ekonomi dunia. Ia menyoroti risiko geopolitik, tekanan inflasi, dan penataan ulang militer sebagai kekuatan penentu dekade berikutnya. Wawancara ini juga membahas dominasi dolar, pasar, dan ketidaksetaraan ekonomi.\nUntuk detail lebih lanjut, tonton berita kami dan berlangganan saluran kami, DRM News.\n\nJamie Dimon, CEO JPMorgan, ekonomi global, berita geopolitik, perkembangan perang Ukraina, berita konflik Iran, ekonomi dunia 2026, krisis inflasi, dominasi dolar, debat mata uang cadangan, pergeseran perdagangan global, pengeluaran militer, berita pasar keuangan, peringatan ekonomi, prospek ekonomi AS, kebijakan bank sentral, suku bunga Fed, risiko resesi global, hubungan internasional, Berita DRM\n\n#JamieDimon #JPMorgan #EkonomiDunia #Geopolitik #PerangUkraina #KrisisIran #PasarGlobal #Inflasi #DominansiDolar #BeritaKeuangan #ProspekEkonomi #BeritaTerbaru #BeritaDRM #PerangDagang #banksentral\n\nWAWANCARA LENGKAP: CEO JPMorgan Jamie Dimon tentang Pergeseran Tatanan Dunia, Ukraina, Iran, dan Perdagangan | AC1N\n\nJamie Dimon berbicara di Forum Ekonomi Nasional Reagan 2026 di California, membahas ekonomi AS, pasar global, inflasi, suku bunga, dan risiko geopolitik. CEO JPMorgan Chase diharapkan akan berbagi wawasan tentang pertumbuhan ekonomi, stabilitas keuangan, dan daya saing jangka panjang Amerika selama salah satu pertemuan kebijakan dan bisnis terkemuka di negara ini. Untuk detail lebih lanjut, saksikan berita kami dan berlangganan saluran kami, DRM News.\n\nJamie Dimon, JPMorgan Chase, Forum Ekonomi Nasional Reagan, ekonomi AS, pidato Jamie Dimon, prospek ekonomi 2026, berita inflasi, Federal Reserve, berita bisnis, pasar global, berita Wall Street, suku bunga, industri perbankan, pasar keuangan, kebijakan ekonomi, kekhawatiran resesi, ekonomi Amerika, berita California, risiko geopolitik, berita bisnis dunia\n\n#JamieDimon #JPMorgan #Ekonomi #BeritaBisnis #ForumReagan #BeritaTerbaru #PolitikAS #WallStreet #Inflasi #FederalReserve #Pasar #Keuangan #ProspekEkonomi #BeritaTerbaru #BeritaDunia\n\nSIARAN LANGSUNG: CEO JPMorgan Jamie Dimon Berbicara di Forum Ekonomi Nasional Reagan 2026 | AC1N\n\n----------------------------------------------------------\nSelamat datang di DRM News – sumber utama Anda untuk berita terkini dan analisis ahli tentang urusan global, dunia hiburan, olahraga, AI, pasar keuangan, dan banyak lagi. Kami percaya bahwa demokrasi mati dalam kegelapan, dan kami berkomitmen untuk memberi informasi dan mendidik Anda dengan pelaporan yang tidak bias dan berbasis fakta.\n\nDi DRM News, kami beroperasi secara independen, tanpa pengaruh dari perusahaan, pengiklan, atau pemerintah. Kami meliput berita-berita penting – bahkan yang dihindari orang lain – karena Anda berhak mendapatkan kebenaran.\n\nPunya ide cerita atau umpan balik yang berharga? 💡 Kirimkan email kepada kami di info\n\n—baik itu berupa tip, opini Anda, atau topik yang ingin Anda lihat diliput.\n\n🔔 Berlangganan untuk pembaruan harian\n👍 Sukai, bagikan, dan beri komentar untuk bergabung dalam percakapan\n📢 Suara Anda penting – beri tahu kami pendapat Anda!\n\n#BeritaTerbaru #BeritaInternasional #AI #Olahraga #Hiburan #PasarKeuangan #DRMNews\n\nSaluran YouTube DRM News dikelola oleh Dot Republic Media, Semua Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.\n\nBerlangganan saluran kami untuk semua pembaruan terbaru: https://youtube.com/\n\nSukai Halaman Facebook kami: https://www.facebook.com/profile.php?...\n\nIkuti kami di Instagram:   / drmnews_", "post_id": "SDkEwjyset4"}}, {"key": "DRMNewsInternati...", "attributes": {"label": "DRMNewsInternati...", "x": 156.03352179863873, "y": 885.3591881207218, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.5152, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "SDkEwjyset4", "id": "DRMNewsInternati...", "source": "youtube-000001", "content": "WAWANCARA LENGKAP: CEO JPMorgan Jamie Dimon tentang Pergeseran Tatanan Dunia, Ukraina, Iran, dan ...\n\nCEO JPMorgan, Jamie Dimon, memperingatkan bahwa pergeseran “lempeng tektonik” global—dari perang Ukraina dan konflik Iran hingga meningkatnya defisit dan penataan ulang perdagangan—sedang membentuk kembali masa depan ekonomi dunia. Ia menyoroti risiko geopolitik, tekanan inflasi, dan penataan ulang militer sebagai kekuatan penentu dekade berikutnya. Wawancara ini juga membahas dominasi dolar, pasar, dan ketidaksetaraan ekonomi.\nUntuk detail lebih lanjut, tonton berita kami dan berlangganan saluran kami, DRM News.\n\nJamie Dimon, CEO JPMorgan, ekonomi global, berita geopolitik, perkembangan perang Ukraina, berita konflik Iran, ekonomi dunia 2026, krisis inflasi, dominasi dolar, debat mata uang cadangan, pergeseran perdagangan global, pengeluaran militer, berita pasar keuangan, peringatan ekonomi, prospek ekonomi AS, kebijakan bank sentral, suku bunga Fed, risiko resesi global, hubungan internasional, Berita DRM\n\n#JamieDimon #JPMorgan #EkonomiDunia #Geopolitik #PerangUkraina #KrisisIran #PasarGlobal #Inflasi #DominansiDolar #BeritaKeuangan #ProspekEkonomi #BeritaTerbaru #BeritaDRM #PerangDagang #banksentral\n\nWAWANCARA LENGKAP: CEO JPMorgan Jamie Dimon tentang Pergeseran Tatanan Dunia, Ukraina, Iran, dan Perdagangan | AC1N\n\nJamie Dimon berbicara di Forum Ekonomi Nasional Reagan 2026 di California, membahas ekonomi AS, pasar global, inflasi, suku bunga, dan risiko geopolitik. CEO JPMorgan Chase diharapkan akan berbagi wawasan tentang pertumbuhan ekonomi, stabilitas keuangan, dan daya saing jangka panjang Amerika selama salah satu pertemuan kebijakan dan bisnis terkemuka di negara ini. Untuk detail lebih lanjut, saksikan berita kami dan berlangganan saluran kami, DRM News.\n\nJamie Dimon, JPMorgan Chase, Forum Ekonomi Nasional Reagan, ekonomi AS, pidato Jamie Dimon, prospek ekonomi 2026, berita inflasi, Federal Reserve, berita bisnis, pasar global, berita Wall Street, suku bunga, industri perbankan, pasar keuangan, kebijakan ekonomi, kekhawatiran resesi, ekonomi Amerika, berita California, risiko geopolitik, berita bisnis dunia\n\n#JamieDimon #JPMorgan #Ekonomi #BeritaBisnis #ForumReagan #BeritaTerbaru #PolitikAS #WallStreet #Inflasi #FederalReserve #Pasar #Keuangan #ProspekEkonomi #BeritaTerbaru #BeritaDunia\n\nSIARAN LANGSUNG: CEO JPMorgan Jamie Dimon Berbicara di Forum Ekonomi Nasional Reagan 2026 | AC1N\n\n----------------------------------------------------------\nSelamat datang di DRM News – sumber utama Anda untuk berita terkini dan analisis ahli tentang urusan global, dunia hiburan, olahraga, AI, pasar keuangan, dan banyak lagi. Kami percaya bahwa demokrasi mati dalam kegelapan, dan kami berkomitmen untuk memberi informasi dan mendidik Anda dengan pelaporan yang tidak bias dan berbasis fakta.\n\nDi DRM News, kami beroperasi secara independen, tanpa pengaruh dari perusahaan, pengiklan, atau pemerintah. Kami meliput berita-berita penting – bahkan yang dihindari orang lain – karena Anda berhak mendapatkan kebenaran.\n\nPunya ide cerita atau umpan balik yang berharga? 💡 Kirimkan email kepada kami di info\n\n—baik itu berupa tip, opini Anda, atau topik yang ingin Anda lihat diliput.\n\n🔔 Berlangganan untuk pembaruan harian\n👍 Sukai, bagikan, dan beri komentar untuk bergabung dalam percakapan\n📢 Suara Anda penting – beri tahu kami pendapat Anda!\n\n#BeritaTerbaru #BeritaInternasional #AI #Olahraga #Hiburan #PasarKeuangan #DRMNews\n\nSaluran YouTube DRM News dikelola oleh Dot Republic Media, Semua Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.\n\nBerlangganan saluran kami untuk semua pembaruan terbaru: https://youtube.com/\n\nSukai Halaman Facebook kami: https://www.facebook.com/profile.php?...\n\nIkuti kami di Instagram:   / drmnews_", "post_id": "SDkEwjyset4"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 952.9440421198731, "y": 83.28856355927317, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 932.144738761251, "y": 302.1074813605348, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9363, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 505.8660426691377, "y": 15.337083748983794, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9363, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 789.1356441601142, "y": 640.4569688503973, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9363, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 852.4143662303082, "y": 36.60492259394677, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9363, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 980.6232116282025, "y": 390.08231768734737, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9363, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 691.1039134690384, "y": 842.1524259338333, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9363, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "@kmusari", "attributes": {"label": "@kmusari", "x": 266.6766843263102, "y": 493.0718551391536, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "cDs7aTVEkFs", "id": "@kmusari", "source": "youtube-000001", "content": "Melemahnya Rupiah - Wawancara Jember1TV, 8 Juni 2026\n\nNilai tukar rupiah semakin babak belur hingga menyentuh Rp18.173 per dollar Amerika Serikat per Senin, 8 Juni 2026. Dengan posisi ini, rupiah masuk dalam peringkat lima besar mata uang terlemah di dunia. Angka ini bahkan sudah melebihi asumsi makro dalam Rancangan APBN 2027. Artinya, kondisi perekonomian saat ini sudah mengindikasikan skenario buruk. Tekanan ekonomi global memang menjadi faktor determinan yang cukup dominan. Tentunya sinergi kebijakan dari otoritas moneter yang bahu membahu dengan otoritas fiskal dan otoritas jasa keuangan sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas keuangan nasional. \n\nNote: Mohon maaf, mendadak diwawancarai oleh jurnalis, sehingga tidak ingat kalau sedang menggunakan acne patch berwarna :-(", "post_id": "cDs7aTVEkFs"}}, {"key": "khairunnisamusari", "attributes": {"label": "khairunnisamusari", "x": 721.433353760637, "y": 237.81748618669653, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.5152, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cDs7aTVEkFs", "id": "khairunnisamusari", "source": "youtube-000001", "content": "Melemahnya Rupiah - Wawancara Jember1TV, 8 Juni 2026\n\nNilai tukar rupiah semakin babak belur hingga menyentuh Rp18.173 per dollar Amerika Serikat per Senin, 8 Juni 2026. Dengan posisi ini, rupiah masuk dalam peringkat lima besar mata uang terlemah di dunia. Angka ini bahkan sudah melebihi asumsi makro dalam Rancangan APBN 2027. Artinya, kondisi perekonomian saat ini sudah mengindikasikan skenario buruk. Tekanan ekonomi global memang menjadi faktor determinan yang cukup dominan. Tentunya sinergi kebijakan dari otoritas moneter yang bahu membahu dengan otoritas fiskal dan otoritas jasa keuangan sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas keuangan nasional. \n\nNote: Mohon maaf, mendadak diwawancarai oleh jurnalis, sehingga tidak ingat kalau sedang menggunakan acne patch berwarna :-(", "post_id": "cDs7aTVEkFs"}}, {"key": "kmusari", "attributes": {"label": "kmusari", "x": 975.5756788396312, "y": 491.2353358529997, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.5152, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cDs7aTVEkFs", "id": "kmusari", "source": "youtube-000001", "content": "Melemahnya Rupiah - Wawancara Jember1TV, 8 Juni 2026\n\nNilai tukar rupiah semakin babak belur hingga menyentuh Rp18.173 per dollar Amerika Serikat per Senin, 8 Juni 2026. Dengan posisi ini, rupiah masuk dalam peringkat lima besar mata uang terlemah di dunia. Angka ini bahkan sudah melebihi asumsi makro dalam Rancangan APBN 2027. Artinya, kondisi perekonomian saat ini sudah mengindikasikan skenario buruk. Tekanan ekonomi global memang menjadi faktor determinan yang cukup dominan. Tentunya sinergi kebijakan dari otoritas moneter yang bahu membahu dengan otoritas fiskal dan otoritas jasa keuangan sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas keuangan nasional. \n\nNote: Mohon maaf, mendadak diwawancarai oleh jurnalis, sehingga tidak ingat kalau sedang menggunakan acne patch berwarna :-(", "post_id": "cDs7aTVEkFs"}}, {"key": "drkhairunnisamusari", "attributes": {"label": "drkhairunnisamusari", "x": 359.97878637165735, "y": 670.5891026929992, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.5152, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cDs7aTVEkFs", "id": "drkhairunnisamusari", "source": "youtube-000001", "content": "Melemahnya Rupiah - Wawancara Jember1TV, 8 Juni 2026\n\nNilai tukar rupiah semakin babak belur hingga menyentuh Rp18.173 per dollar Amerika Serikat per Senin, 8 Juni 2026. Dengan posisi ini, rupiah masuk dalam peringkat lima besar mata uang terlemah di dunia. Angka ini bahkan sudah melebihi asumsi makro dalam Rancangan APBN 2027. Artinya, kondisi perekonomian saat ini sudah mengindikasikan skenario buruk. Tekanan ekonomi global memang menjadi faktor determinan yang cukup dominan. Tentunya sinergi kebijakan dari otoritas moneter yang bahu membahu dengan otoritas fiskal dan otoritas jasa keuangan sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas keuangan nasional. \n\nNote: Mohon maaf, mendadak diwawancarai oleh jurnalis, sehingga tidak ingat kalau sedang menggunakan acne patch berwarna :-(", "post_id": "cDs7aTVEkFs"}}, {"key": "@laina-brown", "attributes": {"label": "@laina-brown", "x": 231.57488456775167, "y": 530.3248015253131, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.7521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2tjKErrHaag", "id": "@laina-brown", "source": "youtube-000001", "content": "Rencana 529 vs Akun Brokerage | Panduan Hidup Hemat untuk Menabung Biaya Kuliah\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke keuntungan:\n   / -brown  \n\nFacebook: Financial Fusion: Unlocking Financial Success\nIG: brown.laina\nPertanyaan bisnis: lainamoneyathome\n\nBagaimana jika uang yang Anda tabung untuk masa depan anak Anda dapat membantu biaya kuliah, rumah pertama, memulai bisnis, atau bahkan kebebasan finansial di kemudian hari?\n\nDalam video ini, kami menguraikan mengapa Rekening Brokerage Orang Tua mungkin sebenarnya merupakan alternatif yang lebih cerdas dan fleksibel daripada rencana 529 tradisional untuk banyak keluarga yang berfokus pada keuangan cerdas dan hidup hemat.\nBanyak orang tua secara otomatis berasumsi bahwa rencana tabungan kuliah 529 adalah pilihan terbaik untuk menabung untuk kuliah dan masa depan anak-anak mereka. Tetapi apa yang terjadi jika anak Anda tidak kuliah? Bagaimana jika mereka ingin memulai bisnis, mengikuti sekolah kejuruan, berinvestasi di bidang properti, bergabung dengan militer, atau mengejar jalur yang sama sekali berbeda? Di situlah Rekening Broker untuk anak-anak dapat menjadi alat pembangunan kekayaan dan keuangan yang sangat ampuh bagi keluarga yang menerapkan gaya hidup hemat dan investasi jangka panjang.\nKita berbicara tentang berinvestasi untuk masa depan anak Anda dengan mempertimbangkan fleksibilitas, kebebasan, dan penciptaan kekayaan jangka panjang. Tidak seperti rencana 529, Rekening Broker memberi orang tua kendali penuh atas bagaimana uang tersebut akhirnya digunakan. Baik anak Anda membutuhkan bantuan untuk biaya kuliah, uang muka rumah, biaya pernikahan, transportasi, atau membangun stabilitas keuangan sejak dini, strategi keuangan ini memungkinkan Anda untuk beradaptasi dengan masa depan mereka daripada mengunci mereka pada satu jalur.\nDalam video ini, Anda akan mempelajari cara membuka Rekening Broker untuk anak Anda, berapa banyak yang harus disumbangkan setiap bulan, investasi apa yang harus dipilih, dan bagaimana bunga majemuk dapat sepenuhnya mengubah masa depan keuangan anak Anda dari waktu ke waktu. Bahkan investasi bulanan kecil seperti $20, $50, atau $200 per bulan dapat tumbuh secara signifikan berkat investasi jangka panjang, kebiasaan keuangan yang cerdas, dan pertumbuhan majemuk. Inilah mengapa banyak keluarga yang tertarik dengan gaya hidup hemat dan menabung untuk kuliah sedang mencari alternatif selain rencana 529 tradisional.\nKami juga membahas strategi investasi untuk pemula, investasi reksa dana indeks, investasi S&P 500, investasi pasif, investasi jangka panjang, dan kebiasaan membangun kekayaan sederhana yang benar-benar dapat dipatuhi oleh orang tua yang sibuk. Jika Anda baru mengenal investasi atau keuangan pribadi, jangan khawatir, video ini menjelaskan semuanya dengan cara yang sederhana dan ramah bagi pemula.\nSalah satu kesimpulan terbesar dari diskusi ini adalah konsistensi lebih penting daripada kesempurnaan. Anda tidak perlu ribuan dolar untuk mulai berinvestasi untuk anak Anda. Kontribusi bulanan otomatis sederhana ke Rekening Broker yang diinvestasikan dalam reksa dana indeks berbiaya rendah dapat menciptakan hasil yang besar selama 10-20 tahun. Ini adalah salah satu kebiasaan keuangan paling cerdas untuk keluarga yang berfokus pada gaya hidup hemat dan menabung untuk kuliah tanpa stres finansial.\nVideo ini juga menjelaskan mengapa banyak investor lebih memilih reksa dana indeks daripada saham individu. Alih-alih mencoba memprediksi saham Amazon atau Apple berikutnya, investasi terdiversifikasi melalui reksa dana indeks memungkinkan Anda untuk mengurangi risiko sambil mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan pasar saham jangka panjang. Ini adalah salah satu strategi investasi pasif dan keuangan pribadi paling populer yang digunakan oleh investor berpengalaman dan pakar keuangan.\nKami juga membahas pro dan kontra Akun Broker, termasuk pajak, keuntungan modal, fleksibilitas investasi, dan cara menghindari kesalahan investasi umum seperti penjualan panik atau perdagangan berlebihan.\n\nJika Anda pernah bertanya-tanya apakah Anda harus menggunakan Fidelity, Vanguard, Charles Schwab, atau platform investasi lainnya, video ini memberikan panduan keuangan praktis yang ramah bagi pemula. Kami juga membandingkan Akun Broker dan rencana 529 sehingga orang tua dapat membuat keputusan yang lebih cerdas untuk menabung untuk kuliah dan membangun kekayaan di masa depan.\nBaik tujuan Anda adalah tabungan kuliah, kemandirian finansial, kekayaan antar generasi, atau sekadar memberi anak Anda lebih banyak kesempatan dalam hidup, memahami cara kerja Akun Broker dapat sepenuhnya mengubah cara Anda berpikir tentang uang, pengasuhan anak, keuangan, dan hidup hemat.\nMasa depan anak Anda mungkin terlihat sangat berbeda dari yang Anda harapkan, dan strategi investasi ini memberi Anda fleksibilitas untuk mendukung mereka apa pun jalan yang mereka pilih.\n\nIngat: investasi kecil hari ini dapat menjadi peluang yang mengubah hidup di masa depan.\n\n#KeuanganPribadi #Investa...", "post_id": "2tjKErrHaag"}}, {"key": "laina", "attributes": {"label": "laina", "x": 20.097417695131735, "y": 783.5758453210899, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0414, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2tjKErrHaag", "id": "laina", "source": "youtube-000001", "content": "Rencana 529 vs Akun Brokerage | Panduan Hidup Hemat untuk Menabung Biaya Kuliah\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke keuntungan:\n   / -brown  \n\nFacebook: Financial Fusion: Unlocking Financial Success\nIG: brown.laina\nPertanyaan bisnis: lainamoneyathome\n\nBagaimana jika uang yang Anda tabung untuk masa depan anak Anda dapat membantu biaya kuliah, rumah pertama, memulai bisnis, atau bahkan kebebasan finansial di kemudian hari?\n\nDalam video ini, kami menguraikan mengapa Rekening Brokerage Orang Tua mungkin sebenarnya merupakan alternatif yang lebih cerdas dan fleksibel daripada rencana 529 tradisional untuk banyak keluarga yang berfokus pada keuangan cerdas dan hidup hemat.\nBanyak orang tua secara otomatis berasumsi bahwa rencana tabungan kuliah 529 adalah pilihan terbaik untuk menabung untuk kuliah dan masa depan anak-anak mereka. Tetapi apa yang terjadi jika anak Anda tidak kuliah? Bagaimana jika mereka ingin memulai bisnis, mengikuti sekolah kejuruan, berinvestasi di bidang properti, bergabung dengan militer, atau mengejar jalur yang sama sekali berbeda? Di situlah Rekening Broker untuk anak-anak dapat menjadi alat pembangunan kekayaan dan keuangan yang sangat ampuh bagi keluarga yang menerapkan gaya hidup hemat dan investasi jangka panjang.\nKita berbicara tentang berinvestasi untuk masa depan anak Anda dengan mempertimbangkan fleksibilitas, kebebasan, dan penciptaan kekayaan jangka panjang. Tidak seperti rencana 529, Rekening Broker memberi orang tua kendali penuh atas bagaimana uang tersebut akhirnya digunakan. Baik anak Anda membutuhkan bantuan untuk biaya kuliah, uang muka rumah, biaya pernikahan, transportasi, atau membangun stabilitas keuangan sejak dini, strategi keuangan ini memungkinkan Anda untuk beradaptasi dengan masa depan mereka daripada mengunci mereka pada satu jalur.\nDalam video ini, Anda akan mempelajari cara membuka Rekening Broker untuk anak Anda, berapa banyak yang harus disumbangkan setiap bulan, investasi apa yang harus dipilih, dan bagaimana bunga majemuk dapat sepenuhnya mengubah masa depan keuangan anak Anda dari waktu ke waktu. Bahkan investasi bulanan kecil seperti $20, $50, atau $200 per bulan dapat tumbuh secara signifikan berkat investasi jangka panjang, kebiasaan keuangan yang cerdas, dan pertumbuhan majemuk. Inilah mengapa banyak keluarga yang tertarik dengan gaya hidup hemat dan menabung untuk kuliah sedang mencari alternatif selain rencana 529 tradisional.\nKami juga membahas strategi investasi untuk pemula, investasi reksa dana indeks, investasi S&P 500, investasi pasif, investasi jangka panjang, dan kebiasaan membangun kekayaan sederhana yang benar-benar dapat dipatuhi oleh orang tua yang sibuk. Jika Anda baru mengenal investasi atau keuangan pribadi, jangan khawatir, video ini menjelaskan semuanya dengan cara yang sederhana dan ramah bagi pemula.\nSalah satu kesimpulan terbesar dari diskusi ini adalah konsistensi lebih penting daripada kesempurnaan. Anda tidak perlu ribuan dolar untuk mulai berinvestasi untuk anak Anda. Kontribusi bulanan otomatis sederhana ke Rekening Broker yang diinvestasikan dalam reksa dana indeks berbiaya rendah dapat menciptakan hasil yang besar selama 10-20 tahun. Ini adalah salah satu kebiasaan keuangan paling cerdas untuk keluarga yang berfokus pada gaya hidup hemat dan menabung untuk kuliah tanpa stres finansial.\nVideo ini juga menjelaskan mengapa banyak investor lebih memilih reksa dana indeks daripada saham individu. Alih-alih mencoba memprediksi saham Amazon atau Apple berikutnya, investasi terdiversifikasi melalui reksa dana indeks memungkinkan Anda untuk mengurangi risiko sambil mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan pasar saham jangka panjang. Ini adalah salah satu strategi investasi pasif dan keuangan pribadi paling populer yang digunakan oleh investor berpengalaman dan pakar keuangan.\nKami juga membahas pro dan kontra Akun Broker, termasuk pajak, keuntungan modal, fleksibilitas investasi, dan cara menghindari kesalahan investasi umum seperti penjualan panik atau perdagangan berlebihan.\n\nJika Anda pernah bertanya-tanya apakah Anda harus menggunakan Fidelity, Vanguard, Charles Schwab, atau platform investasi lainnya, video ini memberikan panduan keuangan praktis yang ramah bagi pemula. Kami juga membandingkan Akun Broker dan rencana 529 sehingga orang tua dapat membuat keputusan yang lebih cerdas untuk menabung untuk kuliah dan membangun kekayaan di masa depan.\nBaik tujuan Anda adalah tabungan kuliah, kemandirian finansial, kekayaan antar generasi, atau sekadar memberi anak Anda lebih banyak kesempatan dalam hidup, memahami cara kerja Akun Broker dapat sepenuhnya mengubah cara Anda berpikir tentang uang, pengasuhan anak, keuangan, dan hidup hemat.\nMasa depan anak Anda mungkin terlihat sangat berbeda dari yang Anda harapkan, dan strategi investasi ini memberi Anda fleksibilitas untuk mendukung mereka apa pun jalan yang mereka pilih.\n\nIngat: investasi kecil hari ini dapat menjadi peluang yang mengubah hidup di masa depan.\n\n#KeuanganPribadi #Investa...", "post_id": "2tjKErrHaag"}}], "edges": [{"key": "mudha_asmara", "source": "mudha_asmara", "target": "Hidupsebagai62", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mudha_asmara", "source": "mudha_asmara", "target": "gopayindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "keuangan_", "source": "keuangan_", "target": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "balikpapan_pos", "source": "balikpapan_pos", "target": "ba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jamdatun_kejagungri", "source": "jamdatun_kejagungri", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ekbisbanten", "source": "ekbisbanten", "target": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sahambbk", "source": "sahambbk", "target": "sahambbk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "clipperfinance05", "source": "clipperfinance05", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "raw_clp.xyz", "source": "raw_clp.xyz", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipper.digital.id", "source": "clipper.digital.id", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipper.digital.id", "source": "clipper.digital.id", "target": "Kontencom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "mr.jwnn", "source": "mr.jwnn", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clip_news76", "source": "clip_news76", "target": "konten.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "myterminal.id", "source": "myterminal.id", "target": "myterminal.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@BandungTVNews", "source": "@BandungTVNews", "target": "bandungtvnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BandungTVNews", "source": "@BandungTVNews", "target": "bandungtventertainment", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@MortgageBrokerLondonOntario", "source": "@MortgageBrokerLondonOntario", "target": "mortgagebroke...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@merdekadotcom", "source": "@merdekadotcom", "target": "merdeka", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DRMNewsInternational", "source": "@DRMNewsInternational", "target": "DRMNewsInternati...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DRMNewsInternational", "source": "@DRMNewsInternational", "target": "DRMNewsInternati...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DRMNewsInternational", "source": "@DRMNewsInternational", "target": "DRMNewsInternati...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kmusari", "source": "@kmusari", "target": "khairunnisamusari", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kmusari", "source": "@kmusari", "target": "kmusari", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kmusari", "source": "@kmusari", "target": "drkhairunnisamusari", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@laina-brown", "source": "@laina-brown", "target": "laina", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}