{"nodes": [{"key": "sumeksco", "attributes": {"label": "sumeksco", "x": 930.4372421714405, "y": 6.527145148778946, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7644912181770751239", "id": "sumeksco", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai posisi nilai tukar rupiah saat ini tidak masuk akal. Artinya rupiah secara fundamental bisa lebih kuat dibandingkan posisi sekarang Rp17.800 per dolar Amerika Serikat (AS). \"Sebetulnya gak masuk akal,\" ungkap Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu, Rabu (27/5/2026). Fundamental ekonomi terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang masih tumbuh di atas 5%, inflasi terjaga sesuai sasaran serta defisit transaksi berjalan yang terkendali. Meski demikian, penguatan dolar AS yang signifikan akibat ketidakpastian global membuat rupiah dan banyak mata uang negara lain melemah. Baik pemerintah maupun Bank Indonesia sudah mengeluarkan kebijakan untuk menahan laju pelemahan tersebut. Termasuk mengendalikan pasokan dolar AS di dalam negeri. . . . . Selengkapnya https://sumeks.disway.id/ Jangan lupa Follow  Instagram : Sumeks.co Tiktok : Sumeksco Facebook : Sumeks.co Youtube :  Informasi Iklan dan Promosi di Sumeksco Whatsapp : 0815-7473-2046 #sumeksco #purbaya #dolar #tiktokberita #rupiah", "post_id": "7644912181770751239"}}, {"key": "sumekscoofficial7168", "attributes": {"label": "sumekscoofficial7168", "x": 559.8037179200011, "y": 536.3239426014901, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.47, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7644912181770751239", "id": "sumekscoofficial7168", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai posisi nilai tukar rupiah saat ini tidak masuk akal. Artinya rupiah secara fundamental bisa lebih kuat dibandingkan posisi sekarang Rp17.800 per dolar Amerika Serikat (AS). \"Sebetulnya gak masuk akal,\" ungkap Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu, Rabu (27/5/2026). Fundamental ekonomi terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang masih tumbuh di atas 5%, inflasi terjaga sesuai sasaran serta defisit transaksi berjalan yang terkendali. Meski demikian, penguatan dolar AS yang signifikan akibat ketidakpastian global membuat rupiah dan banyak mata uang negara lain melemah. Baik pemerintah maupun Bank Indonesia sudah mengeluarkan kebijakan untuk menahan laju pelemahan tersebut. Termasuk mengendalikan pasokan dolar AS di dalam negeri. . . . . Selengkapnya https://sumeks.disway.id/ Jangan lupa Follow  Instagram : Sumeks.co Tiktok : Sumeksco Facebook : Sumeks.co Youtube :  Informasi Iklan dan Promosi di Sumeksco Whatsapp : 0815-7473-2046 #sumeksco #purbaya #dolar #tiktokberita #rupiah", "post_id": "7644912181770751239"}}, {"key": "btvidofficial", "attributes": {"label": "btvidofficial", "x": 582.6994381479167, "y": 157.98814072874944, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "518373321558562_1427933529368841", "id": "btvidofficial", "source": "facebook-000001", "content": "Fenomena Masyarakat Cuma Mampu Beli Satu Lauk di Warteg, Begini Kata Purbaya #Beritasatu: Fenomena mengejutkan muncul di tengah pelemahan Rupiah: warteg mulai sepi dan pola makan masyarakat berubah drastis! Banyak pembeli kini hanya sanggup memilih satu jenis lauk demi menjaga pengeluaran di bawah Rp20.000. Apakah ini tanda kita memasuki fase 'bertahan hidup'?\n#DayaBeli #EkonomiIndonesia #Warteg #MenteriPurbaya #Rupiah #KrisisEkonomi #BeritaSatu #APBNKita\" #SaatnyaMajuBersama\n\nPastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi juga social media channel kami :\n\nOfficial Website: https://www.beritasatu.com\nWhatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K\nTwitter : https://twitter.com/Beritasatu\nFacebook : https://www.facebook.com/beritasatu/\nInstagram : https://www.instagram.com/beritasatu/\nTiktok : https://www.tiktok.com/\n\n__________________________________________________________________________________", "post_id": "518373321558562_1427933529368841"}}, {"key": "beritasatuofficial", "attributes": {"label": "beritasatuofficial", "x": 603.8566091096744, "y": 904.373638717973, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 23.47, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "518373321558562_1427933529368841", "id": "beritasatuofficial", "source": "facebook-000001", "content": "Fenomena Masyarakat Cuma Mampu Beli Satu Lauk di Warteg, Begini Kata Purbaya #Beritasatu: Fenomena mengejutkan muncul di tengah pelemahan Rupiah: warteg mulai sepi dan pola makan masyarakat berubah drastis! Banyak pembeli kini hanya sanggup memilih satu jenis lauk demi menjaga pengeluaran di bawah Rp20.000. Apakah ini tanda kita memasuki fase 'bertahan hidup'?\n#DayaBeli #EkonomiIndonesia #Warteg #MenteriPurbaya #Rupiah #KrisisEkonomi #BeritaSatu #APBNKita\" #SaatnyaMajuBersama\n\nPastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi juga social media channel kami :\n\nOfficial Website: https://www.beritasatu.com\nWhatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K\nTwitter : https://twitter.com/Beritasatu\nFacebook : https://www.facebook.com/beritasatu/\nInstagram : https://www.instagram.com/beritasatu/\nTiktok : https://www.tiktok.com/\n\n__________________________________________________________________________________", "post_id": "518373321558562_1427933529368841"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 405.34097075172895, "y": 8.06951946312562, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 0, "out_degree": 30, "degree": 30}, "_id": "VezEusckuUw", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus Rp17.800! Menkeu Purbaya Sebut Pelemahan Ini Tidak Wajar | Sindo Today | 30/05 | Part3\n\nNilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah menyentuh Rp17,800 an per dolar. Menkeu Purbaya menjelaskan pelemahan rupiah tak wajar mengingat fundamental ekonomi nasional tetap stabildan kuat.\n\nSindo Today 30 Mei 2026\n\nSegmen 1:    • Video  \nSegmen 2:    • Israel Serang Kamp Namaa, Netanyahu Target...  \nSegmen 3:    • Rupiah Tembus Rp17.800! Menkeu Purbaya Seb...  \nSegmen 4:    • Video  \n\nFull:    • Video  \n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 30 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#RupiahAnjlok #KursDolar #MenkeuPurbaya #EkonomiIndonesia #BeritaEkonomi #RupiahHariIni #DolarAS #FundamentalEkonomi  #SindoToday #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "VezEusckuUw"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 491.6536024790083, "y": 730.0878668637956, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.0459, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "VezEusckuUw", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus Rp17.800! Menkeu Purbaya Sebut Pelemahan Ini Tidak Wajar | Sindo Today | 30/05 | Part3\n\nNilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah menyentuh Rp17,800 an per dolar. Menkeu Purbaya menjelaskan pelemahan rupiah tak wajar mengingat fundamental ekonomi nasional tetap stabildan kuat.\n\nSindo Today 30 Mei 2026\n\nSegmen 1:    • Video  \nSegmen 2:    • Israel Serang Kamp Namaa, Netanyahu Target...  \nSegmen 3:    • Rupiah Tembus Rp17.800! Menkeu Purbaya Seb...  \nSegmen 4:    • Video  \n\nFull:    • Video  \n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 30 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#RupiahAnjlok #KursDolar #MenkeuPurbaya #EkonomiIndonesia #BeritaEkonomi #RupiahHariIni #DolarAS #FundamentalEkonomi  #SindoToday #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "VezEusckuUw"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 978.6765121092435, "y": 76.90946403213583, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.0459, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "VezEusckuUw", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus Rp17.800! Menkeu Purbaya Sebut Pelemahan Ini Tidak Wajar | Sindo Today | 30/05 | Part3\n\nNilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah menyentuh Rp17,800 an per dolar. Menkeu Purbaya menjelaskan pelemahan rupiah tak wajar mengingat fundamental ekonomi nasional tetap stabildan kuat.\n\nSindo Today 30 Mei 2026\n\nSegmen 1:    • Video  \nSegmen 2:    • Israel Serang Kamp Namaa, Netanyahu Target...  \nSegmen 3:    • Rupiah Tembus Rp17.800! Menkeu Purbaya Seb...  \nSegmen 4:    • Video  \n\nFull:    • Video  \n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 30 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#RupiahAnjlok #KursDolar #MenkeuPurbaya #EkonomiIndonesia #BeritaEkonomi #RupiahHariIni #DolarAS #FundamentalEkonomi  #SindoToday #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "VezEusckuUw"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 128.78315558290964, "y": 232.80822421865454, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.0459, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "VezEusckuUw", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus Rp17.800! Menkeu Purbaya Sebut Pelemahan Ini Tidak Wajar | Sindo Today | 30/05 | Part3\n\nNilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah menyentuh Rp17,800 an per dolar. Menkeu Purbaya menjelaskan pelemahan rupiah tak wajar mengingat fundamental ekonomi nasional tetap stabildan kuat.\n\nSindo Today 30 Mei 2026\n\nSegmen 1:    • Video  \nSegmen 2:    • Israel Serang Kamp Namaa, Netanyahu Target...  \nSegmen 3:    • Rupiah Tembus Rp17.800! Menkeu Purbaya Seb...  \nSegmen 4:    • Video  \n\nFull:    • Video  \n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 30 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#RupiahAnjlok #KursDolar #MenkeuPurbaya #EkonomiIndonesia #BeritaEkonomi #RupiahHariIni #DolarAS #FundamentalEkonomi  #SindoToday #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "VezEusckuUw"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "attributes": {"label": "@tuturmediadigital", "x": 116.62495372190618, "y": 650.1803543395176, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "WO0HsbWhwgQ", "id": "@tuturmediadigital", "source": "youtube-000001", "content": "Optimis Rupiah Menguat, Menkeu Purbaya: Kalau Pegang Dolar, Jual Sajalah!\n\nTUTUR.co.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah telah masuk ke pasar obligasi global sebagai upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan ekonomi global. Menurutnya, penerbitan global bond senilai sekitar 2 hingga 3 miliar dolar AS diharapkan dapat menambah suplai valuta asing di pasar domestik dan membantu menopang penguatan rupiah.\n\nDalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Purbaya juga mengimbau pelaku pasar yang masih menyimpan dolar AS untuk mempertimbangkan melepas kepemilikannya. Ia menilai tekanan terhadap rupiah lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal, terutama ketidakpastian geopolitik global yang turut menekan mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.\n\n#purbaya #rupiah #dolar #nilaitukarrupiah #tuturtv #tuturmediadigital \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "WO0HsbWhwgQ"}}, {"key": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "tuturtvmedia", "x": 859.6028542935884, "y": 41.714602565319666, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "WO0HsbWhwgQ", "id": "tuturtvmedia", "source": "youtube-000001", "content": "Optimis Rupiah Menguat, Menkeu Purbaya: Kalau Pegang Dolar, Jual Sajalah!\n\nTUTUR.co.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah telah masuk ke pasar obligasi global sebagai upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan ekonomi global. Menurutnya, penerbitan global bond senilai sekitar 2 hingga 3 miliar dolar AS diharapkan dapat menambah suplai valuta asing di pasar domestik dan membantu menopang penguatan rupiah.\n\nDalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Purbaya juga mengimbau pelaku pasar yang masih menyimpan dolar AS untuk mempertimbangkan melepas kepemilikannya. Ia menilai tekanan terhadap rupiah lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal, terutama ketidakpastian geopolitik global yang turut menekan mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.\n\n#purbaya #rupiah #dolar #nilaitukarrupiah #tuturtv #tuturmediadigital \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "WO0HsbWhwgQ"}}, {"key": "@genpico", "attributes": {"label": "@genpico", "x": 492.24976640933295, "y": 337.586907045313, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "bThuvwh_QQA", "id": "@genpico", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mengaku Stres Rupiah Nyaris Rp17.800 per Dolar AS\n\nNilai tukar rupiah kembali tertekan hingga nyaris menyentuh Rp17.800 per dolar AS. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan mengaku stres melihat kondisi pasar, meski pemerintah menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat. Di tengah gejolak kurs dan penguatan dolar AS, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan untuk menjaga stabilitas rupiah, pasar obligasi, hingga keamanan APBN 2026.\n\n \n\nSimak video selengkapnya di sini! \n\n \n\n#PurbayaYudhiSadewa #MenkeuPurbaya #NilaiTukarRupiah \n\n \n\nBACA JUGA: Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Netizen Terhibur\n\n \n\nBaca selengkapnya:\n\nhttps://www.genpi.co/berita/281217/vi...\n\n \n\nFOLLOW US:\n\nInstagram :  \n\nFanpage Facebook : GenPIco\n\nTikTok:", "post_id": "bThuvwh_QQA"}}, {"key": "Genpicomedia", "attributes": {"label": "Genpicomedia", "x": 262.2026585239916, "y": 582.5826047097804, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3824, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "bThuvwh_QQA", "id": "Genpicomedia", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mengaku Stres Rupiah Nyaris Rp17.800 per Dolar AS\n\nNilai tukar rupiah kembali tertekan hingga nyaris menyentuh Rp17.800 per dolar AS. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan mengaku stres melihat kondisi pasar, meski pemerintah menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat. Di tengah gejolak kurs dan penguatan dolar AS, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan untuk menjaga stabilitas rupiah, pasar obligasi, hingga keamanan APBN 2026.\n\n \n\nSimak video selengkapnya di sini! \n\n \n\n#PurbayaYudhiSadewa #MenkeuPurbaya #NilaiTukarRupiah \n\n \n\nBACA JUGA: Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Netizen Terhibur\n\n \n\nBaca selengkapnya:\n\nhttps://www.genpi.co/berita/281217/vi...\n\n \n\nFOLLOW US:\n\nInstagram :  \n\nFanpage Facebook : GenPIco\n\nTikTok:", "post_id": "bThuvwh_QQA"}}, {"key": "genpicomedia", "attributes": {"label": "genpicomedia", "x": 499.1634267416042, "y": 812.7840966185676, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3824, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "bThuvwh_QQA", "id": "genpicomedia", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mengaku Stres Rupiah Nyaris Rp17.800 per Dolar AS\n\nNilai tukar rupiah kembali tertekan hingga nyaris menyentuh Rp17.800 per dolar AS. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan mengaku stres melihat kondisi pasar, meski pemerintah menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat. Di tengah gejolak kurs dan penguatan dolar AS, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan untuk menjaga stabilitas rupiah, pasar obligasi, hingga keamanan APBN 2026.\n\n \n\nSimak video selengkapnya di sini! \n\n \n\n#PurbayaYudhiSadewa #MenkeuPurbaya #NilaiTukarRupiah \n\n \n\nBACA JUGA: Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Netizen Terhibur\n\n \n\nBaca selengkapnya:\n\nhttps://www.genpi.co/berita/281217/vi...\n\n \n\nFOLLOW US:\n\nInstagram :  \n\nFanpage Facebook : GenPIco\n\nTikTok:", "post_id": "bThuvwh_QQA"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 161.72707268178988, "y": 130.6074715082056, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0997, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "_C-Z1fbemTw", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "MENKEU PURBAYA WAJIBKAN SELURUH TRANSAKSI DI PELABUHAN PAKAI RUPIAH\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan seluruh transaksi yang dilakukan di wilayah Indonesia wajib menggunakan mata uang rupiah.\n\nHal ini Purbaya sampaikan saat melakukan sidak ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Sabtu 6 Juni 2026.\n\nPurbaya pun meminta pelaku usaha melapor jika menemukan layanan di kawasan pelabuhan yang mewajibkan pembayaran menggunakan dolar Amerika Serikat (AS).\n\n\"Saya cek dulu. Nanti kalau aturannya emang rupiah, dia maksa pakai dolar, laporin ke saya, nanti saya hajar dia,\" kata Purbaya.\n\n#purbaya #transaksirupiah #kementeriankeuangan #pelabuhanindonesia #kebijakanfiskal #kedaulatanrupiah #ekonomiindonesia #beritaterkini\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "_C-Z1fbemTw"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 13.522751683669899, "y": 463.0029214648971, "size": 3.02, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.6188, "eigenvector": 0.1614, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "_C-Z1fbemTw", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "MENKEU PURBAYA WAJIBKAN SELURUH TRANSAKSI DI PELABUHAN PAKAI RUPIAH\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan seluruh transaksi yang dilakukan di wilayah Indonesia wajib menggunakan mata uang rupiah.\n\nHal ini Purbaya sampaikan saat melakukan sidak ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Sabtu 6 Juni 2026.\n\nPurbaya pun meminta pelaku usaha melapor jika menemukan layanan di kawasan pelabuhan yang mewajibkan pembayaran menggunakan dolar Amerika Serikat (AS).\n\n\"Saya cek dulu. Nanti kalau aturannya emang rupiah, dia maksa pakai dolar, laporin ke saya, nanti saya hajar dia,\" kata Purbaya.\n\n#purbaya #transaksirupiah #kementeriankeuangan #pelabuhanindonesia #kebijakanfiskal #kedaulatanrupiah #ekonomiindonesia #beritaterkini\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "_C-Z1fbemTw"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 964.4518846415401, "y": 393.5355871704809, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "8sMgnmVne-Q", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Respons Rupiah Tembus Rp17 800 per Dolar: Tak Masuk Akal, Fundamental Ekonomi Kita Bagus\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Nilai tukar rupiah makin jatuh hingga ke level Rp17.800 per dolar AS.\n\nMeski rupiah terus mengalami tekanan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis ke depan rupiah bakal tetap terkendali.\n\nSaat ditanyai hasil simulasi \"stress test\" Kementerian Keuangan untuk pelemahan rupiah, Purbaya tekankan Kemenkeu sudah berhitung dengan matang. Termasuk dengan mempertimbangkan harga minyak dunia yang terus melonjak.\n\nPurbaya menambahkan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya agar gejolak rupiah tetap terkendali. Salah satunya melalui intervensi di pasar obligasi.\n\nMenanggapi rupiah yang terus melemah terhadap dolar Amerika, Purbaya bilang hal itu tidak masuk akal karena fundamental ekonomi Indonesia bagus.\n\nUntuk menahan agar rupiah tidak semakin ambruk, pemerintah mengeluarkan aturan tegas per satu Juni mendatang.\n\nMelalui PP Nomor 2 dan 21 Tahun 2026, eksportir sektor sumber daya alam dan nonmigas wajib memarkirkan 100 persen devisa hasil ekspor atau DHE di perbankan dalam negeri. Dolar tersebut wajib dikunci selama 12 bulan.\n\nSehingga, jika dolar di dalam negeri melimpah, maka harga dolar akan turun dan rupiah bisa lebih kuat.\n\nTak hanya dari sisi fiskal, dari sisi moneter, Bank Indonesia juga ikut menyalakan alarm dengan menaikkan suku bunga acuan BI Rate menjadi 5,25 persen.\n\nTujuannya agar para investor asing mau tetap menyimpan uangnya di Indonesia, sekaligus membentengi rupiah dari dampak konflik di Timur Tengah. BI memprediksi rupiah akan kembali menguat pada Juli dan Agustus.\n\nMenanggapi kebijakan pemerintah untuk memperkuat rupiah, ekonom menilai hal itu harus dimulai dari membereskan persoalan dasar, yakni jumlah orang miskin yang semakin bertambah.\n\n#menkeupurbaya #rupiah #dolar\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "8sMgnmVne-Q"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 758.5837649795485, "y": 707.7365196847328, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.227, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "8sMgnmVne-Q", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Respons Rupiah Tembus Rp17 800 per Dolar: Tak Masuk Akal, Fundamental Ekonomi Kita Bagus\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Nilai tukar rupiah makin jatuh hingga ke level Rp17.800 per dolar AS.\n\nMeski rupiah terus mengalami tekanan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis ke depan rupiah bakal tetap terkendali.\n\nSaat ditanyai hasil simulasi \"stress test\" Kementerian Keuangan untuk pelemahan rupiah, Purbaya tekankan Kemenkeu sudah berhitung dengan matang. Termasuk dengan mempertimbangkan harga minyak dunia yang terus melonjak.\n\nPurbaya menambahkan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya agar gejolak rupiah tetap terkendali. Salah satunya melalui intervensi di pasar obligasi.\n\nMenanggapi rupiah yang terus melemah terhadap dolar Amerika, Purbaya bilang hal itu tidak masuk akal karena fundamental ekonomi Indonesia bagus.\n\nUntuk menahan agar rupiah tidak semakin ambruk, pemerintah mengeluarkan aturan tegas per satu Juni mendatang.\n\nMelalui PP Nomor 2 dan 21 Tahun 2026, eksportir sektor sumber daya alam dan nonmigas wajib memarkirkan 100 persen devisa hasil ekspor atau DHE di perbankan dalam negeri. Dolar tersebut wajib dikunci selama 12 bulan.\n\nSehingga, jika dolar di dalam negeri melimpah, maka harga dolar akan turun dan rupiah bisa lebih kuat.\n\nTak hanya dari sisi fiskal, dari sisi moneter, Bank Indonesia juga ikut menyalakan alarm dengan menaikkan suku bunga acuan BI Rate menjadi 5,25 persen.\n\nTujuannya agar para investor asing mau tetap menyimpan uangnya di Indonesia, sekaligus membentengi rupiah dari dampak konflik di Timur Tengah. BI memprediksi rupiah akan kembali menguat pada Juli dan Agustus.\n\nMenanggapi kebijakan pemerintah untuk memperkuat rupiah, ekonom menilai hal itu harus dimulai dari membereskan persoalan dasar, yakni jumlah orang miskin yang semakin bertambah.\n\n#menkeupurbaya #rupiah #dolar\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "8sMgnmVne-Q"}}, {"key": "@trijayafm", "attributes": {"label": "@trijayafm", "x": 163.720523272491, "y": 91.52612547262184, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "DK6k1Rf4EH8", "id": "@trijayafm", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus Rp18.000 Per Dollar AS, Purbaya Klaim Defisit APBN Terkendali | iNews Terkini\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan APBN 2026 terkendali, meski nilai tukar rupiah sempat menembus Rp18.000 per dolar AS.\n\nDalam konferensi pers, Purbaya menjelaskan defisit APBN sampai Mei 2026 sebesar Rp180,4 triliun (0,70% PDB) masih terkendali berkat perbaikan signifikan penerimaan pajak dan bea cukai.\n\nBelanja negara juga sesuai target, dengan belanja pemerintah pusat Rp1.059,3 triliun dan transfer ke daerah Rp306,1 triliun, serta keseimbangan primer surplus Rp58,6 triliun.\n\nBagaimana menurut Anda? \nYuk komen / live chat ya \n\nCek juga\nInstagram   / mnctrijayafm   \nTiktok   / mnctrijaya  \nAudio streaming https://www.mnctrijaya.com/ \nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nBoleh bantu subscribe ya  ⁨\n\n#news #Prabowo #Jokowi #Iran", "post_id": "DK6k1Rf4EH8"}}, {"key": "trijaya", "attributes": {"label": "trijaya", "x": 664.4571234017274, "y": 42.01260220551539, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3824, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "DK6k1Rf4EH8", "id": "trijaya", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus Rp18.000 Per Dollar AS, Purbaya Klaim Defisit APBN Terkendali | iNews Terkini\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan APBN 2026 terkendali, meski nilai tukar rupiah sempat menembus Rp18.000 per dolar AS.\n\nDalam konferensi pers, Purbaya menjelaskan defisit APBN sampai Mei 2026 sebesar Rp180,4 triliun (0,70% PDB) masih terkendali berkat perbaikan signifikan penerimaan pajak dan bea cukai.\n\nBelanja negara juga sesuai target, dengan belanja pemerintah pusat Rp1.059,3 triliun dan transfer ke daerah Rp306,1 triliun, serta keseimbangan primer surplus Rp58,6 triliun.\n\nBagaimana menurut Anda? \nYuk komen / live chat ya \n\nCek juga\nInstagram   / mnctrijayafm   \nTiktok   / mnctrijaya  \nAudio streaming https://www.mnctrijaya.com/ \nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nBoleh bantu subscribe ya  ⁨\n\n#news #Prabowo #Jokowi #Iran", "post_id": "DK6k1Rf4EH8"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 508.5883131845065, "y": 737.0622232307422, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "rRMTm0KnMkY", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Janji Pemerintah Saat Rupiah Melemah: Purbaya dan BI Siapkan Strategi Pulihkan Kepercayaan Pasar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, berjanji akan berusaha menguatkan kembali nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bersama Bank Indonesia (BI).\n\nPurbaya mengungkapkan, ia dan Gubernur BI, Perry Warjiyo, sudah sepakat untuk menargetkan rupiah menguat dalam waktu dekat.\n\nTarget itu akan dicapai dengan cara mensinkronkan kebijakan fiskal dan moneter.\n\nLangkah ini diambil untuk mengembalikan kepercayaan pasar dan memulihkan ekonomi nasional.\n\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7...\nEditor Video : Elvera\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "rRMTm0KnMkY"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 592.7300832982132, "y": 571.5233164278284, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4837, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "rRMTm0KnMkY", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Janji Pemerintah Saat Rupiah Melemah: Purbaya dan BI Siapkan Strategi Pulihkan Kepercayaan Pasar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, berjanji akan berusaha menguatkan kembali nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bersama Bank Indonesia (BI).\n\nPurbaya mengungkapkan, ia dan Gubernur BI, Perry Warjiyo, sudah sepakat untuk menargetkan rupiah menguat dalam waktu dekat.\n\nTarget itu akan dicapai dengan cara mensinkronkan kebijakan fiskal dan moneter.\n\nLangkah ini diambil untuk mengembalikan kepercayaan pasar dan memulihkan ekonomi nasional.\n\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7...\nEditor Video : Elvera\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "rRMTm0KnMkY"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 350.5181684811808, "y": 34.655074030048084, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4837, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "rRMTm0KnMkY", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "Janji Pemerintah Saat Rupiah Melemah: Purbaya dan BI Siapkan Strategi Pulihkan Kepercayaan Pasar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, berjanji akan berusaha menguatkan kembali nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bersama Bank Indonesia (BI).\n\nPurbaya mengungkapkan, ia dan Gubernur BI, Perry Warjiyo, sudah sepakat untuk menargetkan rupiah menguat dalam waktu dekat.\n\nTarget itu akan dicapai dengan cara mensinkronkan kebijakan fiskal dan moneter.\n\nLangkah ini diambil untuk mengembalikan kepercayaan pasar dan memulihkan ekonomi nasional.\n\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7...\nEditor Video : Elvera\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "rRMTm0KnMkY"}}, {"key": "@wartakotaproduction", "attributes": {"label": "@wartakotaproduction", "x": 850.4833143534233, "y": 71.02809408950372, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "jr5Xtdjtxyk", "id": "@wartakotaproduction", "source": "youtube-000001", "content": "Wajah Panik Purbaya saat Ditanya soal Transaksi Gunakan Dollar AS di Pelabuhan\n\nDownload Aplikasi Berita TribunX di Playstore atau App Store Untuk dapatkan Pengalaman Terbaru\n\nWARTAKOTALIVE.COM, Jakarta- \n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa seluruh transaksi layanan di pelabuhan yang berada di wilayah Indonesia wajib menggunakan mata uang rupiah. Ia memastikan pemerintah tidak akan mentoleransi praktik penggunaan dolar Amerika Serikat untuk transaksi yang seharusnya dilakukan dalam mata uang nasional.\nPernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat melakukan peninjauan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Saat berdialog dengan wartawan, ia merespons pertanyaan mengenai keluhan sejumlah pelaku usaha yang mengaku masih menemukan transaksi tertentu di kawasan pelabuhan menggunakan dolar AS.\nPernyataan tersebut menunjukkan sikap keras pemerintah dalam menegakkan aturan penggunaan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di dalam negeri. Menurut Purbaya, ketentuan mengenai penggunaan mata uang rupiah dalam transaksi di wilayah Indonesia sudah jelas diatur dalam regulasi sehingga tidak ada alasan bagi pihak-pihak tertentu untuk tetap menggunakan mata uang asing dalam transaksi domestik.\n\nPenulis dan vo        : Joanita Ary\nSumber Video         : Kompas TV\nEditor Video            : Angga Bhagya Nugraha\nUploader                 : Angga Bhagya Nugraha\n\nPantau informasi terupdate melalui sosial kami:\nInstagram:   / wartakotalive  \nTwitter:   / wartakotalive  \nFacebook:   / wartakotalive  \nTikTok :", "post_id": "jr5Xtdjtxyk"}}, {"key": "wartakotalive.com", "attributes": {"label": "wartakotalive.com", "x": 561.149580738649, "y": 848.9382584290873, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "jr5Xtdjtxyk", "id": "wartakotalive.com", "source": "youtube-000001", "content": "Wajah Panik Purbaya saat Ditanya soal Transaksi Gunakan Dollar AS di Pelabuhan\n\nDownload Aplikasi Berita TribunX di Playstore atau App Store Untuk dapatkan Pengalaman Terbaru\n\nWARTAKOTALIVE.COM, Jakarta- \n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa seluruh transaksi layanan di pelabuhan yang berada di wilayah Indonesia wajib menggunakan mata uang rupiah. Ia memastikan pemerintah tidak akan mentoleransi praktik penggunaan dolar Amerika Serikat untuk transaksi yang seharusnya dilakukan dalam mata uang nasional.\nPernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat melakukan peninjauan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Saat berdialog dengan wartawan, ia merespons pertanyaan mengenai keluhan sejumlah pelaku usaha yang mengaku masih menemukan transaksi tertentu di kawasan pelabuhan menggunakan dolar AS.\nPernyataan tersebut menunjukkan sikap keras pemerintah dalam menegakkan aturan penggunaan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di dalam negeri. Menurut Purbaya, ketentuan mengenai penggunaan mata uang rupiah dalam transaksi di wilayah Indonesia sudah jelas diatur dalam regulasi sehingga tidak ada alasan bagi pihak-pihak tertentu untuk tetap menggunakan mata uang asing dalam transaksi domestik.\n\nPenulis dan vo        : Joanita Ary\nSumber Video         : Kompas TV\nEditor Video            : Angga Bhagya Nugraha\nUploader                 : Angga Bhagya Nugraha\n\nPantau informasi terupdate melalui sosial kami:\nInstagram:   / wartakotalive  \nTwitter:   / wartakotalive  \nFacebook:   / wartakotalive  \nTikTok :", "post_id": "jr5Xtdjtxyk"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 676.7531445611215, "y": 214.59108531360783, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "pxGUyXf8AC0", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya: Jika Kebijakan Menyatu, Rupiah Tak Akan Melemah Lagi\n\nKOMPAS.TV -  Menteri Keuangan Purbaya, Yudhi Sadewa, memastikan pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan Bank Sentral supaya kebijakan moneter dan fiskal lebih berdampak ke perekonomian. \n\nSelain itu, menurut Purbaya, sinergi yang kuat juga diyakini dapat mengembalikan kepercayaan pasar terhadap rupiah.\n\n\"Tentunya kalau kebijakannya sudah menyatu seperti itu, sinergi penuh, itu harusnya akan mengembalikan kepercayaan pasar ke nilai tukar rupiah, sehingga rupiah akan meningkat secara signifikan tidak akan melemah lagi ke level yang lebih tinggi dari sekarang,\" ujar Purbaya saat konferensi pers usai pertemuan antara Pemerintah dengan pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026) (timecode 00:38)\n\n#menkeupurbaya #purbaya #rupiah \n\nEditor: Vila\nProduser: Dian\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "pxGUyXf8AC0"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 929.5912037349663, "y": 47.53409835847167, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.516, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 13, "out_degree": 0, "degree": 13}, "_id": "pxGUyXf8AC0", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya: Jika Kebijakan Menyatu, Rupiah Tak Akan Melemah Lagi\n\nKOMPAS.TV -  Menteri Keuangan Purbaya, Yudhi Sadewa, memastikan pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan Bank Sentral supaya kebijakan moneter dan fiskal lebih berdampak ke perekonomian. \n\nSelain itu, menurut Purbaya, sinergi yang kuat juga diyakini dapat mengembalikan kepercayaan pasar terhadap rupiah.\n\n\"Tentunya kalau kebijakannya sudah menyatu seperti itu, sinergi penuh, itu harusnya akan mengembalikan kepercayaan pasar ke nilai tukar rupiah, sehingga rupiah akan meningkat secara signifikan tidak akan melemah lagi ke level yang lebih tinggi dari sekarang,\" ujar Purbaya saat konferensi pers usai pertemuan antara Pemerintah dengan pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026) (timecode 00:38)\n\n#menkeupurbaya #purbaya #rupiah \n\nEditor: Vila\nProduser: Dian\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "pxGUyXf8AC0"}}, {"key": "@Gianluigich", "attributes": {"label": "@Gianluigich", "x": 936.2245390178682, "y": 476.79390020617404, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "_ilAY_nEsLo", "id": "@Gianluigich", "source": "youtube-000001", "content": "Ferry Latuhihin : Rupiah sekarat! Prabowo ngeyel dan Purbaya lupa senyum! | AMANYA PODCAST\n\nApakah benar ekonomi Indonesia sedang di ambang kehancuran? Dalam episode AMANYA PODCAST kali ini, Ferry Latuhihin blak-blakan mengkritik kebijakan ekonomi saat ini, menyebut Prabowo hingga Purbaya Yudhi Sadewa. Simak analisis tajam mengenai kondisi riil pasar dan masa depan ekonomi kita\n\nJoin to see uncensored content \n   /   \n\nInstagram :   / gianluigich  \nTiktok :   / gianluigich  \n\nBusiness Inquiries: project\n\n#EkonomiIndonesia #FerryLatuhihin #Prabowo #AmanyaPodcast #gianluigich", "post_id": "_ilAY_nEsLo"}}, {"key": "gianluigich", "attributes": {"label": "gianluigich", "x": 468.08850063045537, "y": 157.99558046841668, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.47, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_ilAY_nEsLo", "id": "gianluigich", "source": "youtube-000001", "content": "Ferry Latuhihin : Rupiah sekarat! Prabowo ngeyel dan Purbaya lupa senyum! | AMANYA PODCAST\n\nApakah benar ekonomi Indonesia sedang di ambang kehancuran? Dalam episode AMANYA PODCAST kali ini, Ferry Latuhihin blak-blakan mengkritik kebijakan ekonomi saat ini, menyebut Prabowo hingga Purbaya Yudhi Sadewa. Simak analisis tajam mengenai kondisi riil pasar dan masa depan ekonomi kita\n\nJoin to see uncensored content \n   /   \n\nInstagram :   / gianluigich  \nTiktok :   / gianluigich  \n\nBusiness Inquiries: project\n\n#EkonomiIndonesia #FerryLatuhihin #Prabowo #AmanyaPodcast #gianluigich", "post_id": "_ilAY_nEsLo"}}, {"key": "@kompascom", "attributes": {"label": "@kompascom", "x": 317.3698665494376, "y": 797.0712494549902, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "w_aNcYZqozo", "id": "@kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] - Rupiah Terus Melemah, Nilai Tukar Tembus Rp 17.800 per Dollar AS\n\nNilai tukar Rupiah kembali melemah di tengah penguatan dollar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah. \n\nSaat ditemui di kawasan Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta pada Rabu (27/5/2026). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons sambil tertawa bahwa dirinya stres akan merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang menembus level Rp 17.800.\n\nNamun, Purbaya tetap memastikan bahwa anjloknya nilai tukar rupiah tidak mengharuskan pemerintah menghitung ulang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang masih aman.\n\nStreamer: Yonathan Niko Aditama\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "w_aNcYZqozo"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 735.7312358424072, "y": 140.67827743755845, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.8432, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "w_aNcYZqozo", "id": "kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] - Rupiah Terus Melemah, Nilai Tukar Tembus Rp 17.800 per Dollar AS\n\nNilai tukar Rupiah kembali melemah di tengah penguatan dollar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah. \n\nSaat ditemui di kawasan Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta pada Rabu (27/5/2026). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons sambil tertawa bahwa dirinya stres akan merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang menembus level Rp 17.800.\n\nNamun, Purbaya tetap memastikan bahwa anjloknya nilai tukar rupiah tidak mengharuskan pemerintah menghitung ulang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang masih aman.\n\nStreamer: Yonathan Niko Aditama\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "w_aNcYZqozo"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "@tribunnewsbogorvideo", "x": 875.9042892385917, "y": 811.1367884174346, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "jcZoPubojYY", "id": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "youtube-000001", "content": "GEGER! ISU PURBAYA Tinggalkan Kementerian Keuangan Mencuat, Posisi Baru Jadi Sorotan\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah rumor dan kabar yang beredar mengenai pengunduran dirinya.\n\nIsu soal pengunduran diri Menkeu Purbaya santer terdengar seusai nilai tukar rupiah tembus di angka Rp18.000 pada Kamis (4/6/2026).\n\nSaat dikonfirmasi, Purbaya menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.\n\nSambil tertawa, Purbaya menjawab singkat bahwa dirinya tidak mengundurkan diri.\n\n\"Haha, gak lah,\" ujar Purbaya kepada awak media saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (4/6/2026).\n\nBaca Selengkapnya: https://video.tribunnews.com/view/941...\n\n#menkeu #purbaya #purbayayudhisadewa #reshufflekabinet #prabowo \n\nEditor Video: Lulu Adzizah Febrianti\nUploader: Ghozi LuthfiRomadhon\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewsbogor  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...\nTikTok:   / tribunbogor  \n​Instagram:", "post_id": "jcZoPubojYY"}}, {"key": "tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "tribunnewsbogorvideo", "x": 351.29915280245405, "y": 522.2476200030718, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jcZoPubojYY", "id": "tribunnewsbogorvideo", "source": "youtube-000001", "content": "GEGER! ISU PURBAYA Tinggalkan Kementerian Keuangan Mencuat, Posisi Baru Jadi Sorotan\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah rumor dan kabar yang beredar mengenai pengunduran dirinya.\n\nIsu soal pengunduran diri Menkeu Purbaya santer terdengar seusai nilai tukar rupiah tembus di angka Rp18.000 pada Kamis (4/6/2026).\n\nSaat dikonfirmasi, Purbaya menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.\n\nSambil tertawa, Purbaya menjawab singkat bahwa dirinya tidak mengundurkan diri.\n\n\"Haha, gak lah,\" ujar Purbaya kepada awak media saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (4/6/2026).\n\nBaca Selengkapnya: https://video.tribunnews.com/view/941...\n\n#menkeu #purbaya #purbayayudhisadewa #reshufflekabinet #prabowo \n\nEditor Video: Lulu Adzizah Febrianti\nUploader: Ghozi LuthfiRomadhon\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewsbogor  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...\nTikTok:   / tribunbogor  \n​Instagram:", "post_id": "jcZoPubojYY"}}, {"key": "tribunbogor", "attributes": {"label": "tribunbogor", "x": 325.06417431165136, "y": 209.1659410817389, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jcZoPubojYY", "id": "tribunbogor", "source": "youtube-000001", "content": "GEGER! ISU PURBAYA Tinggalkan Kementerian Keuangan Mencuat, Posisi Baru Jadi Sorotan\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah rumor dan kabar yang beredar mengenai pengunduran dirinya.\n\nIsu soal pengunduran diri Menkeu Purbaya santer terdengar seusai nilai tukar rupiah tembus di angka Rp18.000 pada Kamis (4/6/2026).\n\nSaat dikonfirmasi, Purbaya menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.\n\nSambil tertawa, Purbaya menjawab singkat bahwa dirinya tidak mengundurkan diri.\n\n\"Haha, gak lah,\" ujar Purbaya kepada awak media saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (4/6/2026).\n\nBaca Selengkapnya: https://video.tribunnews.com/view/941...\n\n#menkeu #purbaya #purbayayudhisadewa #reshufflekabinet #prabowo \n\nEditor Video: Lulu Adzizah Febrianti\nUploader: Ghozi LuthfiRomadhon\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewsbogor  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...\nTikTok:   / tribunbogor  \n​Instagram:", "post_id": "jcZoPubojYY"}}, {"key": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "attributes": {"label": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "x": 808.3588323084367, "y": 948.620899511565, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "s768S44VkYc", "id": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "source": "youtube-000001", "content": "Ferry Latuhihin: Rupiah Sekarat, Dollar Meroket! Purbaya Lupa Senyum?! | Rocker Bicara #4\n\nFerry Latuhihin akan menyelenggarakan Workshop tentang cara menilai sebuah perusahaan itu sebenarnya “worth it” atau nggak?.  Dalam acara ini, kita bakal kupas tuntas cara valuasi perusahaan dengan pendekatan yang praktis, bukan cuma teori.!\n\nSelama 2 hari, kita akan belajar langsung pakai data real dan Excel, jadi bukan sekadar ngerti konsep, tapi juga bisa langsung dipraktikkan. Cocok untuk kalian yang tertarik di dunia investasi, bisnis, atau keuangan dan pengen upgrade skill ke level berikutnya.\n\nAcaranya akan diselenggarakan di :\n\n📍 Hotel Tamarin, Menteng – Jakarta Selatan\n📅 6 & 7 Juni 2026\n\nHubungi contact person untuk mendaftar\nAdmin 1 (08777-5050-988) WA Only\nAdmin 2 (085111228505) Call Only\n\n__________________________________________________________________________\n\nRupiah Sekarat, Dollar Meroket! Purbaya Sampai Lupa Senyum?! \n\nNilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS kian mengkhawatirkan dan terus mengalami tekanan berat. Fenomena Dollar yang meroket tajam ini tentu memicu alarm bahaya bagi perekonomian domestik kita. Mengapa situasi ini bisa terjadi dan apa dampaknya?\n\nDi video kali ini, channel Ferry Latuhihin akan membedah secara mendalam analisis di balik melemahnya Rupiah, serta mengapa tokoh seperti Purbaya pun sampai dibuat cemas dan \"lupa senyum\" melihat pergerakan pasar saat ini.\n\nTonton video ini sampai habis untuk mendapatkan insight dan analisis utuhnya!\n\n🔔 Dukung terus channel ini dengan cara LIKE, COMMENT, SHARE, dan SUBSCRIBE untuk analisis ekonomi, pasar modal, dan finansial terupdate lainnya.\n\n🚨 DISCLAIMER:\nPandangan dan analisis yang disampaikan dalam video ini merupakan pendapat pribadi saya untuk tujuan edukasi dan berbagi perspektif makroekonomi. Video ini bukan merupakan rekomendasi ataupun ajakan mutlak untuk membeli atau menjual instrumen investasi tertentu. Selalu lakukan analisis mandiri, sebelum mengambil keputusan finansial.\n\n📱 Ikuti Kami di Media Sosial:\n\nInstagram: \nTiktok: \n\n__\nFerry Latuhihin: Rupiah Sekarat, Dollar Meroket! Purbaya Lupa Senyum?! | Rocker Bicara #ferrylatuhihin #dollar #rupiah", "post_id": "s768S44VkYc"}}, {"key": "ferry.latuhihin", "attributes": {"label": "ferry.latuhihin", "x": 153.0322899769625, "y": 726.9329919281265, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "s768S44VkYc", "id": "ferry.latuhihin", "source": "youtube-000001", "content": "Ferry Latuhihin: Rupiah Sekarat, Dollar Meroket! Purbaya Lupa Senyum?! | Rocker Bicara #4\n\nFerry Latuhihin akan menyelenggarakan Workshop tentang cara menilai sebuah perusahaan itu sebenarnya “worth it” atau nggak?.  Dalam acara ini, kita bakal kupas tuntas cara valuasi perusahaan dengan pendekatan yang praktis, bukan cuma teori.!\n\nSelama 2 hari, kita akan belajar langsung pakai data real dan Excel, jadi bukan sekadar ngerti konsep, tapi juga bisa langsung dipraktikkan. Cocok untuk kalian yang tertarik di dunia investasi, bisnis, atau keuangan dan pengen upgrade skill ke level berikutnya.\n\nAcaranya akan diselenggarakan di :\n\n📍 Hotel Tamarin, Menteng – Jakarta Selatan\n📅 6 & 7 Juni 2026\n\nHubungi contact person untuk mendaftar\nAdmin 1 (08777-5050-988) WA Only\nAdmin 2 (085111228505) Call Only\n\n__________________________________________________________________________\n\nRupiah Sekarat, Dollar Meroket! Purbaya Sampai Lupa Senyum?! \n\nNilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS kian mengkhawatirkan dan terus mengalami tekanan berat. Fenomena Dollar yang meroket tajam ini tentu memicu alarm bahaya bagi perekonomian domestik kita. Mengapa situasi ini bisa terjadi dan apa dampaknya?\n\nDi video kali ini, channel Ferry Latuhihin akan membedah secara mendalam analisis di balik melemahnya Rupiah, serta mengapa tokoh seperti Purbaya pun sampai dibuat cemas dan \"lupa senyum\" melihat pergerakan pasar saat ini.\n\nTonton video ini sampai habis untuk mendapatkan insight dan analisis utuhnya!\n\n🔔 Dukung terus channel ini dengan cara LIKE, COMMENT, SHARE, dan SUBSCRIBE untuk analisis ekonomi, pasar modal, dan finansial terupdate lainnya.\n\n🚨 DISCLAIMER:\nPandangan dan analisis yang disampaikan dalam video ini merupakan pendapat pribadi saya untuk tujuan edukasi dan berbagi perspektif makroekonomi. Video ini bukan merupakan rekomendasi ataupun ajakan mutlak untuk membeli atau menjual instrumen investasi tertentu. Selalu lakukan analisis mandiri, sebelum mengambil keputusan finansial.\n\n📱 Ikuti Kami di Media Sosial:\n\nInstagram: \nTiktok: \n\n__\nFerry Latuhihin: Rupiah Sekarat, Dollar Meroket! Purbaya Lupa Senyum?! | Rocker Bicara #ferrylatuhihin #dollar #rupiah", "post_id": "s768S44VkYc"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 775.1335781300827, "y": 1.6773641465248623, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 23, "degree": 23}, "_id": "3WdcjjqwS4U", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Jeblos ke Rp18.000 pe Dolar AS, Purbaya Sebut Utang Negara Masih Masuk dalam Hitungan\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan dampak pelemahan nilai tukar rupiah yang telah menembus level Rp18.000 per dolar AS terhadap beban pembayaran utang luar negeri pemerintah. Menurut dia, sebagian besar instrumen utang negara diterbitkan dengan skema bunga tetap (fixed rate) sehingga besaran kupon yang dibayarkan tidak berubah.\n\nMeski demikian, Purbaya mengakui pelemahan rupiah tetap meningkatkan nilai pembayaran utang ketika dikonversi ke mata uang domestik. “Saya lupa. Kuponnya fix, ya? Ya, fix. Harusnya sih fix kuponnya. Tapi kan kalau dia jual di… pembayaran utang kan lewat ini, kan? Lewat bond, ya? Kuponnya sih constant. Cuman pada waktu rupiah melemah, ya, meningkat kan dalam rupiah pembayarannya,” kata Purbaya usai Rapat Paripurna, Kamis (4/6/2026). Kendati beban pembayaran utang dalam rupiah bertambah, dia meminta pelaku pasar tidak panik karena pemerintah telah menyiapkan langkah mitigasi risiko dan memastikan pergerakan kurs saat ini masih dalam koridor perhitungan Kementerian Keuangan.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "3WdcjjqwS4U"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 210.63607862918965, "y": 560.6531121536356, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1553, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 23, "out_degree": 0, "degree": 23}, "_id": "3WdcjjqwS4U", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Jeblos ke Rp18.000 pe Dolar AS, Purbaya Sebut Utang Negara Masih Masuk dalam Hitungan\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan dampak pelemahan nilai tukar rupiah yang telah menembus level Rp18.000 per dolar AS terhadap beban pembayaran utang luar negeri pemerintah. Menurut dia, sebagian besar instrumen utang negara diterbitkan dengan skema bunga tetap (fixed rate) sehingga besaran kupon yang dibayarkan tidak berubah.\n\nMeski demikian, Purbaya mengakui pelemahan rupiah tetap meningkatkan nilai pembayaran utang ketika dikonversi ke mata uang domestik. “Saya lupa. Kuponnya fix, ya? Ya, fix. Harusnya sih fix kuponnya. Tapi kan kalau dia jual di… pembayaran utang kan lewat ini, kan? Lewat bond, ya? Kuponnya sih constant. Cuman pada waktu rupiah melemah, ya, meningkat kan dalam rupiah pembayarannya,” kata Purbaya usai Rapat Paripurna, Kamis (4/6/2026). Kendati beban pembayaran utang dalam rupiah bertambah, dia meminta pelaku pasar tidak panik karena pemerintah telah menyiapkan langkah mitigasi risiko dan memastikan pergerakan kurs saat ini masih dalam koridor perhitungan Kementerian Keuangan.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "3WdcjjqwS4U"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "attributes": {"label": "@fokus.indosiar", "x": 888.5556365729634, "y": 384.83049173724373, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "HHKrn3LsKeQ", "id": "@fokus.indosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terpuruk Terhadap Dolar AS, Istana Bantah Menkeu Purbaya Mengundurkan Diri | Fokus\n\nRekor baru nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika terus terpuruk hingga menembus level Rp18.000. Istana pun membantah menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengundurkan diri.\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "HHKrn3LsKeQ"}}, {"key": "indosiar", "attributes": {"label": "indosiar", "x": 856.4027447921166, "y": 209.3594633742929, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4837, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "HHKrn3LsKeQ", "id": "indosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terpuruk Terhadap Dolar AS, Istana Bantah Menkeu Purbaya Mengundurkan Diri | Fokus\n\nRekor baru nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika terus terpuruk hingga menembus level Rp18.000. Istana pun membantah menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengundurkan diri.\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "HHKrn3LsKeQ"}}, {"key": "patroliindosiar", "attributes": {"label": "patroliindosiar", "x": 298.9181913976937, "y": 187.93917866820698, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4837, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "HHKrn3LsKeQ", "id": "patroliindosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terpuruk Terhadap Dolar AS, Istana Bantah Menkeu Purbaya Mengundurkan Diri | Fokus\n\nRekor baru nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika terus terpuruk hingga menembus level Rp18.000. Istana pun membantah menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengundurkan diri.\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "HHKrn3LsKeQ"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 793.2187817703452, "y": 720.4280578433141, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "v6HG9HOuSaY", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Makin Lemah, Purbaya Tak Goyah | Silmy Karim Pasang Tarif buat WNA | INDONESIA KITA\n\nTema 1: Rupiah Makin Lemah, Purbaya Tak Goyah\nNarasumber:\n\n1. Aditya Laksmana Yudha - Tenaga Ahli Badan Komunikasi RI \n2. Ibrahim Assuaibi - Pengamat Pasar Uang \n3. Ajib Hamdani - Analis Kebijakan Ekonomi Apindo \n\nTema 2: Silmy Karim Pasang Tarif buat WNA\nNarasumber:\n\n1. Budi Prasetyo - Jubir KPK \n2. Zaenur Rohman - Peneliti PUKAT UGM \n\nHost: Tysa Novenny\n\n#rupiahmelemah  #purbaya  #garudatv  #nilaitukarrupiah  #pasaruang  #kebijakanekonomi #silmykarim  #TarifWNA #imigrasiindonesia  #kebijakanimigrasi  #WargaNegaraAsing #indonesiakita  #GarudaTV #laporan8  \n \nDigital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "v6HG9HOuSaY"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 990.410568117154, "y": 711.9324054622913, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4567, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 14, "out_degree": 0, "degree": 14}, "_id": "v6HG9HOuSaY", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Makin Lemah, Purbaya Tak Goyah | Silmy Karim Pasang Tarif buat WNA | INDONESIA KITA\n\nTema 1: Rupiah Makin Lemah, Purbaya Tak Goyah\nNarasumber:\n\n1. Aditya Laksmana Yudha - Tenaga Ahli Badan Komunikasi RI \n2. Ibrahim Assuaibi - Pengamat Pasar Uang \n3. Ajib Hamdani - Analis Kebijakan Ekonomi Apindo \n\nTema 2: Silmy Karim Pasang Tarif buat WNA\nNarasumber:\n\n1. Budi Prasetyo - Jubir KPK \n2. Zaenur Rohman - Peneliti PUKAT UGM \n\nHost: Tysa Novenny\n\n#rupiahmelemah  #purbaya  #garudatv  #nilaitukarrupiah  #pasaruang  #kebijakanekonomi #silmykarim  #TarifWNA #imigrasiindonesia  #kebijakanimigrasi  #WargaNegaraAsing #indonesiakita  #GarudaTV #laporan8  \n \nDigital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "v6HG9HOuSaY"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 482.5522016219378, "y": 235.9034880752928, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 0, "out_degree": 21, "degree": 21}, "_id": "pMol9sF4qh4", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Anjlok ke Rp17.800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Mengaku Stres dan Nilai Tak Masuk Akal\n\nMenteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai pelemahan nilai tukar rupiah hingga mendekati level Rp17.800 per dolar Amerika Serikat sebagai kondisi yang tidak masuk akal.\n\nPurbaya menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat sehingga pelemahan rupiah dinilai lebih dipengaruhi sentimen jangka pendek dan faktor eksternal global.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "pMol9sF4qh4"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 436.4065614810227, "y": 412.83192383451274, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "pMol9sF4qh4", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Anjlok ke Rp17.800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Mengaku Stres dan Nilai Tak Masuk Akal\n\nMenteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai pelemahan nilai tukar rupiah hingga mendekati level Rp17.800 per dolar Amerika Serikat sebagai kondisi yang tidak masuk akal.\n\nPurbaya menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat sehingga pelemahan rupiah dinilai lebih dipengaruhi sentimen jangka pendek dan faktor eksternal global.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "pMol9sF4qh4"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 191.61250187205957, "y": 548.5759950574528, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "pMol9sF4qh4", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Anjlok ke Rp17.800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Mengaku Stres dan Nilai Tak Masuk Akal\n\nMenteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai pelemahan nilai tukar rupiah hingga mendekati level Rp17.800 per dolar Amerika Serikat sebagai kondisi yang tidak masuk akal.\n\nPurbaya menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat sehingga pelemahan rupiah dinilai lebih dipengaruhi sentimen jangka pendek dan faktor eksternal global.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "pMol9sF4qh4"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 423.83517636214964, "y": 82.7967239432732, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2, "eigenvector": 124.9347, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "pMol9sF4qh4", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Anjlok ke Rp17.800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Mengaku Stres dan Nilai Tak Masuk Akal\n\nMenteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai pelemahan nilai tukar rupiah hingga mendekati level Rp17.800 per dolar Amerika Serikat sebagai kondisi yang tidak masuk akal.\n\nPurbaya menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat sehingga pelemahan rupiah dinilai lebih dipengaruhi sentimen jangka pendek dan faktor eksternal global.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "pMol9sF4qh4"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 302.0861839183801, "y": 382.9515122103191, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "psBOF9WvhEc", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya soal Rupiah Sempat Menyentuh Rp18 000 Per Dolar AS Sudah Kami Perhitungkan   KOMPASTV JAWA B\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "psBOF9WvhEc"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 442.79248417456796, "y": 855.9831292262554, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "psBOF9WvhEc", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya soal Rupiah Sempat Menyentuh Rp18 000 Per Dolar AS Sudah Kami Perhitungkan   KOMPASTV JAWA B\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "psBOF9WvhEc"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 267.0548661633161, "y": 802.13358527084, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "XZ_XBinVC_8", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "DPR Minta Kemenkeu Dan BI Intervensi Anjloknya Rupiah\n\nWakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, meminta Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Bank Indonesia segera merespons anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. Hal tersebut dilakukan agar Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia dapat melakukan konsolidasi fiskal dan moneter.\n\n#sinpotv #sinpotvnews #Ekonomi #Rupiah #BankIndonesia\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "XZ_XBinVC_8"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 608.1702294870273, "y": 160.66658467096795, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3824, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "XZ_XBinVC_8", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "DPR Minta Kemenkeu Dan BI Intervensi Anjloknya Rupiah\n\nWakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, meminta Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Bank Indonesia segera merespons anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. Hal tersebut dilakukan agar Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia dapat melakukan konsolidasi fiskal dan moneter.\n\n#sinpotv #sinpotvnews #Ekonomi #Rupiah #BankIndonesia\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "XZ_XBinVC_8"}}, {"key": "@tvOneNews", "attributes": {"label": "@tvOneNews", "x": 967.8833878824971, "y": 68.1009120251782, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "t_Drqrib5bg", "id": "@tvOneNews", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Apa Kabar Indonesia Pagi (06/05/2026) | tvOne\n\nJakarta, https://www.tvOnenews.com - [FULL] Apa Kabar Indonesia Pagi (06/05/2026) | tvOne\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah akibat kebijakan fiskal yang ugal-ugalan.\n\nAKIP01\nFM01\n\nSaksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live\nDan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook - https://www.facebook.com/tvOnenews\nInstagram - https://www.instagram.com/tvOnenews\nTwitter - https://twitter.com/tvOnenews\nTikTok - https://www.tiktok.com/\nWebsite - https://tvOnenews.com", "post_id": "t_Drqrib5bg"}}, {"key": "tvOnenews", "attributes": {"label": "tvOnenews", "x": 807.1703519547518, "y": 238.91437009447336, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.47, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "t_Drqrib5bg", "id": "tvOnenews", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Apa Kabar Indonesia Pagi (06/05/2026) | tvOne\n\nJakarta, https://www.tvOnenews.com - [FULL] Apa Kabar Indonesia Pagi (06/05/2026) | tvOne\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah akibat kebijakan fiskal yang ugal-ugalan.\n\nAKIP01\nFM01\n\nSaksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live\nDan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook - https://www.facebook.com/tvOnenews\nInstagram - https://www.instagram.com/tvOnenews\nTwitter - https://twitter.com/tvOnenews\nTikTok - https://www.tiktok.com/\nWebsite - https://tvOnenews.com", "post_id": "t_Drqrib5bg"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "attributes": {"label": "@TribunSingkawang1", "x": 824.6200103083901, "y": 525.0418870015103, "size": 3.02, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.1614, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "FncdmQrklqE", "id": "@TribunSingkawang1", "source": "youtube-000001", "content": "🔴JELANG RESHUFFLE PRABOWO, CHATIB BASRI DIKABARKAN MASUK KABINET GANTIKAN PURBAYA\n\nIsu pergantian Menteri Keuangan kembali menjadi perbincangan publik. \nNama Chatib Basri disebut-sebut akan mengisi posisi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. \nKabar tersebut memicu beragam respons dan spekulasi di tengah dinamika ekonomi nasional. \nIsu ini merebak bersamaan dengan rumor akan adanya reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (5/6/2026). \nNama Chatib Basri pun mendadak menjadi trending topik dan sosoknya banyak dicari. Chatib Basri sendiri merupakan ekonom senior yang pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. \nIa juga dikenal memiliki kedekatan akademik dengan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ia adalah mantan Menteri Keuangan era 2013-2014. \nIa dikenal luas atas keahliannya di bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik. \nIa banyak memberikan pandangan kritis dan analitis terkait kebijakan fiskal dan dinamika masyarakat kelas menengah. Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait kabar pergantian Menteri Keuangan tersebut. \nSaat dikonfirmasi awak media, Menkeu Purbaya membantah isu soal kursi Menteri Keuangan tak lagi diemban olehnya. \nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah rumor dan kabar yang beredar mengenai pengunduran dirinya. \nIsu soal pengunduran diri Menkeu Purbaya santer terdengar seusai nilai tukar rupiah tembus di angka Rp 18.000 pada Kamis (4/6/2026). \nSaat dikonfirmasi, Purbaya menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. \nSambil tertawa, Purbaya menjawab singkat bahwa dirinya tidak mengundurkan diri. \n\"Haha, gak lah,\" ujar Purbaya kepada awak media saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (4/6/2026).\n\n#menkeu #purbaya #chatibbasri \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    /     \n\nProgram: Live Update \nHost: -\nSumber: Tribunnews.com\nUploader: Anesh Viduka\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "FncdmQrklqE"}}, {"key": "videotribunpontianak", "attributes": {"label": "videotribunpontianak", "x": 810.6826349117642, "y": 712.1844664764087, "size": 3.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0783, "eigenvector": 0.0997, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FncdmQrklqE", "id": "videotribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "🔴JELANG RESHUFFLE PRABOWO, CHATIB BASRI DIKABARKAN MASUK KABINET GANTIKAN PURBAYA\n\nIsu pergantian Menteri Keuangan kembali menjadi perbincangan publik. \nNama Chatib Basri disebut-sebut akan mengisi posisi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. \nKabar tersebut memicu beragam respons dan spekulasi di tengah dinamika ekonomi nasional. \nIsu ini merebak bersamaan dengan rumor akan adanya reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (5/6/2026). \nNama Chatib Basri pun mendadak menjadi trending topik dan sosoknya banyak dicari. Chatib Basri sendiri merupakan ekonom senior yang pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. \nIa juga dikenal memiliki kedekatan akademik dengan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ia adalah mantan Menteri Keuangan era 2013-2014. \nIa dikenal luas atas keahliannya di bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik. \nIa banyak memberikan pandangan kritis dan analitis terkait kebijakan fiskal dan dinamika masyarakat kelas menengah. Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait kabar pergantian Menteri Keuangan tersebut. \nSaat dikonfirmasi awak media, Menkeu Purbaya membantah isu soal kursi Menteri Keuangan tak lagi diemban olehnya. \nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah rumor dan kabar yang beredar mengenai pengunduran dirinya. \nIsu soal pengunduran diri Menkeu Purbaya santer terdengar seusai nilai tukar rupiah tembus di angka Rp 18.000 pada Kamis (4/6/2026). \nSaat dikonfirmasi, Purbaya menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. \nSambil tertawa, Purbaya menjawab singkat bahwa dirinya tidak mengundurkan diri. \n\"Haha, gak lah,\" ujar Purbaya kepada awak media saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (4/6/2026).\n\n#menkeu #purbaya #chatibbasri \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    /     \n\nProgram: Live Update \nHost: -\nSumber: Tribunnews.com\nUploader: Anesh Viduka\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "FncdmQrklqE"}}, {"key": "@forumkeadilanTV", "attributes": {"label": "@forumkeadilanTV", "x": 328.902022365586, "y": 599.5753274647344, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1rR50v0mTcw", "id": "@forumkeadilanTV", "source": "youtube-000001", "content": "GEDE SANDRA: AKSELERASI PURBAYA DIJEGAL KEBIJAKAN SUKU BUNGA BANK INDONESIA\n\nNilai tukar rupiah terus turun hingga tembus Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Penurunan terus terjadi semenjak Gubernur BI dijabat keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono.\n\nApa sebenarnya yang sedang terjadi? Apa yang harus dilakukan Prabowo? \n\nPodcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam bersama narasumber yang ahli di bidangnya.*\n\nHost: Margi Syarif - Jurnalis Senior\nNarasumber: Gede Sandra - Ekonom\n\nFor Partnership, Please Contact:\nbisnis\nhttps://wa.me/628119899090\n\nDapatkan informasi terkini isu-isu hukum dan politik di Indonesia dengan Forum Keadilan. Download aplikasinya sekarang!\nPlaystore https://tinyurl.com/forumkeadilanplay...\nAppStore https://tinyurl.com/forumkeadilanapps\nPortal https://forumkeadilan.com/\n\nApakah Anda peduli dengan isu-isu keadilan sosial dan ingin berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif? Forum Keadilan adalah tempat yang tepat untuk Anda!  Ikuti kami sekarang di:\nYouTube    /   \nInstagram   / forumkeadilantv  \nFB   / forumkeadilandotcom  \nTiktok   / forumkeadilantv  \n\n#gedesandra #prabowo #rupiah #bankindonesia #thomasdjiwandono #purbaya #ekonomiindonesia #madilog #forumkeadilan #beritapolitik #viralpolitik #newsupdate", "post_id": "1rR50v0mTcw"}}, {"key": "forumkeadilantv", "attributes": {"label": "forumkeadilantv", "x": 415.3581921534343, "y": 423.9754987370277, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.47, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1rR50v0mTcw", "id": "forumkeadilantv", "source": "youtube-000001", "content": "GEDE SANDRA: AKSELERASI PURBAYA DIJEGAL KEBIJAKAN SUKU BUNGA BANK INDONESIA\n\nNilai tukar rupiah terus turun hingga tembus Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Penurunan terus terjadi semenjak Gubernur BI dijabat keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono.\n\nApa sebenarnya yang sedang terjadi? Apa yang harus dilakukan Prabowo? \n\nPodcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam bersama narasumber yang ahli di bidangnya.*\n\nHost: Margi Syarif - Jurnalis Senior\nNarasumber: Gede Sandra - Ekonom\n\nFor Partnership, Please Contact:\nbisnis\nhttps://wa.me/628119899090\n\nDapatkan informasi terkini isu-isu hukum dan politik di Indonesia dengan Forum Keadilan. Download aplikasinya sekarang!\nPlaystore https://tinyurl.com/forumkeadilanplay...\nAppStore https://tinyurl.com/forumkeadilanapps\nPortal https://forumkeadilan.com/\n\nApakah Anda peduli dengan isu-isu keadilan sosial dan ingin berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif? Forum Keadilan adalah tempat yang tepat untuk Anda!  Ikuti kami sekarang di:\nYouTube    /   \nInstagram   / forumkeadilantv  \nFB   / forumkeadilandotcom  \nTiktok   / forumkeadilantv  \n\n#gedesandra #prabowo #rupiah #bankindonesia #thomasdjiwandono #purbaya #ekonomiindonesia #madilog #forumkeadilan #beritapolitik #viralpolitik #newsupdate", "post_id": "1rR50v0mTcw"}}, {"key": "@metrotvjatim", "attributes": {"label": "@metrotvjatim", "x": 128.6490325673356, "y": 535.2452654060954, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "Hyvj0f3s0kw", "id": "@metrotvjatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - SEGITIGA 'PENJAGA RUPIAH' DPR, MENKEU, GUBERNUR BI\n\nMETRO TV JATIM,   Akhir pekan lalu peristiwa penting untuk menjaga stabilitas ekonomi terjadi di gedung DPR RI. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco mengundang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo untuk membahas situasi terkini perekonomian. Seperti apa pertemuan otoritas legislatif, otoritas fiskal, dan otoritas moneter ini berhasil meyakinkan pasar terhadap perekonomian Indonesia?\n\n#TopEconomyMetroTV #TopEconomy #TopNews #EkonomiIndonesia #DPRRI #MetroTV\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "Hyvj0f3s0kw"}}, {"key": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "metrotv_jatim", "x": 688.0252209098235, "y": 614.172548464124, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Hyvj0f3s0kw", "id": "metrotv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - SEGITIGA 'PENJAGA RUPIAH' DPR, MENKEU, GUBERNUR BI\n\nMETRO TV JATIM,   Akhir pekan lalu peristiwa penting untuk menjaga stabilitas ekonomi terjadi di gedung DPR RI. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco mengundang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo untuk membahas situasi terkini perekonomian. Seperti apa pertemuan otoritas legislatif, otoritas fiskal, dan otoritas moneter ini berhasil meyakinkan pasar terhadap perekonomian Indonesia?\n\n#TopEconomyMetroTV #TopEconomy #TopNews #EkonomiIndonesia #DPRRI #MetroTV\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "Hyvj0f3s0kw"}}, {"key": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "metro_tv_jatim", "x": 282.8619324186954, "y": 530.1601734525556, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Hyvj0f3s0kw", "id": "metro_tv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - SEGITIGA 'PENJAGA RUPIAH' DPR, MENKEU, GUBERNUR BI\n\nMETRO TV JATIM,   Akhir pekan lalu peristiwa penting untuk menjaga stabilitas ekonomi terjadi di gedung DPR RI. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco mengundang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo untuk membahas situasi terkini perekonomian. Seperti apa pertemuan otoritas legislatif, otoritas fiskal, dan otoritas moneter ini berhasil meyakinkan pasar terhadap perekonomian Indonesia?\n\n#TopEconomyMetroTV #TopEconomy #TopNews #EkonomiIndonesia #DPRRI #MetroTV\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "Hyvj0f3s0kw"}}, {"key": "@MetrotvjatengDiy", "attributes": {"label": "@MetrotvjatengDiy", "x": 234.0942494524558, "y": 110.62254393408477, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "_lHAFlYFEO4", "id": "@MetrotvjatengDiy", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - SEGITIGA 'PENJAGA RUPIAH' DPR, MENKEU, GUBERNUR BI\n\nMETRO TV JATENG & DIY,   Akhir pekan lalu peristiwa penting untuk menjaga stabilitas ekonomi terjadi di gedung DPR RI. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco mengundang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo untuk membahas situasi terkini perekonomian. Seperti apa pertemuan otoritas legislatif, otoritas fiskal, dan otoritas moneter ini berhasil meyakinkan pasar terhadap perekonomian Indonesia?\n\n#TopEconomyMetroTV #TopEconomy #TopNews #EkonomiIndonesia #DPRRI #MetroTV\n\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \n\nTikTok:   / metro_tv  \nInstagram: \nTwitter: \n\n#jawatengah #yogyakarta #MetrotvJatengDIY", "post_id": "_lHAFlYFEO4"}}, {"key": "metrotv_jateng_diy", "attributes": {"label": "metrotv_jateng_diy", "x": 205.83585776849034, "y": 314.3008987088883, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_lHAFlYFEO4", "id": "metrotv_jateng_diy", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - SEGITIGA 'PENJAGA RUPIAH' DPR, MENKEU, GUBERNUR BI\n\nMETRO TV JATENG & DIY,   Akhir pekan lalu peristiwa penting untuk menjaga stabilitas ekonomi terjadi di gedung DPR RI. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco mengundang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo untuk membahas situasi terkini perekonomian. Seperti apa pertemuan otoritas legislatif, otoritas fiskal, dan otoritas moneter ini berhasil meyakinkan pasar terhadap perekonomian Indonesia?\n\n#TopEconomyMetroTV #TopEconomy #TopNews #EkonomiIndonesia #DPRRI #MetroTV\n\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \n\nTikTok:   / metro_tv  \nInstagram: \nTwitter: \n\n#jawatengah #yogyakarta #MetrotvJatengDIY", "post_id": "_lHAFlYFEO4"}}, {"key": "metrotvjateng", "attributes": {"label": "metrotvjateng", "x": 794.0544276684543, "y": 748.9538277269597, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0783, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_lHAFlYFEO4", "id": "metrotvjateng", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - SEGITIGA 'PENJAGA RUPIAH' DPR, MENKEU, GUBERNUR BI\n\nMETRO TV JATENG & DIY,   Akhir pekan lalu peristiwa penting untuk menjaga stabilitas ekonomi terjadi di gedung DPR RI. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco mengundang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo untuk membahas situasi terkini perekonomian. Seperti apa pertemuan otoritas legislatif, otoritas fiskal, dan otoritas moneter ini berhasil meyakinkan pasar terhadap perekonomian Indonesia?\n\n#TopEconomyMetroTV #TopEconomy #TopNews #EkonomiIndonesia #DPRRI #MetroTV\n\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \n\nTikTok:   / metro_tv  \nInstagram: \nTwitter: \n\n#jawatengah #yogyakarta #MetrotvJatengDIY", "post_id": "_lHAFlYFEO4"}}, {"key": "@owritedotid", "attributes": {"label": "@owritedotid", "x": 304.93277453972803, "y": 265.52391497618265, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ty7FKTv2uH0", "id": "@owritedotid", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Indonesia Memburuk: Bukan Purbaya Yang Harus Di Reshuflle, Tapi Orang Ini! - Dipo Satria. R\n\nDi tengah tekanan terhadap rupiah, sorotan investor, dan berbagai kebijakan ekonomi yang menuai kontroversi, isu pergantian Menteri Keuangan kembali mencuat. Namun Istana membantah adanya rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat. \n\nLalu kenapa rumor ini muncul?\n\nApakah ada kaitannya dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini? Bagaimana dampaknya terhadap pasar, APBN, investasi, dan kepercayaan publik?\n\nDi episode terbaru Orang Dalem, kami membedah: Asal-usul isu reshuffle Menkeu Purbaya, dampaknya terhadap ekonomi dan pasar keuangan, pertarungan arah kebijakan ekonomi Prabowo, apa yang sebenarnya terjadi di balik rumor pergantian Menteri Keuangan?\n\nMenurut kamu, apakah pergantian Menkeu akan memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia? Coba dong kasih opini kalian di kolom komentar!\n\n-- \nUpdate terus berita melalui platform Owrite lainnya.\nInstagram:   / owritedotid \nTikTok:   / owritedotid  \nThreads : / owritedotid\nX : \nFacebook :   / owritedotid  \nWebsite: https://www.owrite.id", "post_id": "ty7FKTv2uH0"}}, {"key": "owritedotid", "attributes": {"label": "owritedotid", "x": 888.1444535201598, "y": 154.22163123931688, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.47, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ty7FKTv2uH0", "id": "owritedotid", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Indonesia Memburuk: Bukan Purbaya Yang Harus Di Reshuflle, Tapi Orang Ini! - Dipo Satria. R\n\nDi tengah tekanan terhadap rupiah, sorotan investor, dan berbagai kebijakan ekonomi yang menuai kontroversi, isu pergantian Menteri Keuangan kembali mencuat. Namun Istana membantah adanya rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat. \n\nLalu kenapa rumor ini muncul?\n\nApakah ada kaitannya dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini? Bagaimana dampaknya terhadap pasar, APBN, investasi, dan kepercayaan publik?\n\nDi episode terbaru Orang Dalem, kami membedah: Asal-usul isu reshuffle Menkeu Purbaya, dampaknya terhadap ekonomi dan pasar keuangan, pertarungan arah kebijakan ekonomi Prabowo, apa yang sebenarnya terjadi di balik rumor pergantian Menteri Keuangan?\n\nMenurut kamu, apakah pergantian Menkeu akan memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia? Coba dong kasih opini kalian di kolom komentar!\n\n-- \nUpdate terus berita melalui platform Owrite lainnya.\nInstagram:   / owritedotid \nTikTok:   / owritedotid  \nThreads : / owritedotid\nX : \nFacebook :   / owritedotid  \nWebsite: https://www.owrite.id", "post_id": "ty7FKTv2uH0"}}, {"key": "@OborRakyatReborn", "attributes": {"label": "@OborRakyatReborn", "x": 797.440092481399, "y": 743.7242357760931, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6865, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "XoKexJlzFmM", "id": "@OborRakyatReborn", "source": "youtube-000001", "content": "🎙️ Dunia Usaha Sudah Merintih, Pemerintah Perlu Berikan Relaksasi\n\nDalam episode terbaru Obor Rakyat Reborn, Pemred Setiyardi Budiono berbincang bersama Herry Gunawan, Direktur NEXT Indonesia Center, membahas kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin berat bagi dunia usaha.\n\nHerry memaparkan pandangannya mengenai melemahnya Rupiah, arah kebijakan ekonomi pemerintah, hingga sorotan terhadap peran Menkeu Purbaya mengatasi persoalan ekonomi saat ini. Ia juga mengulas soal pengelolaan Danantara, khususnya Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Selain itu Herry juga mengungkap kondisi menyedihkan sejumlah BUMN yang terus merugi, serta dampaknya terhadap iklim investasi dan kepercayaan pasar.\n\nTak hanya mengkritisi, Herry juga menawarkan berbagai solusi dan relaksasi yang menurutnya perlu segera dilakukan pemerintah agar dunia usaha tidak semakin tertekan dan ekonomi nasional bisa kembali bergerak sehat.\n\nApakah pemerintah masih punya ruang untuk menyelamatkan dunia usaha?\nBagaimana nasib Rupiah dan ekonomi Indonesia ke depan?\n\nSimak obrolan lengkapnya hanya di Obor Rakyat Reborn.\n\n\nFor Partnership, Please Contact:\nhttps://wa.me/6285218752028\n\nYouTube    / \nInstagram   / oborrakyatreborn\nTiktok   / oborrakyatreborn\n\n#OborRakyatReborn #SetiyardiBudiono #HerryGunawan #EkonomiIndonesia #Rupiah #Danantara #BUMN #DuniaUsaha #KrisisEkonomi #Investasi #EkonomiNasional #BisnisIndonesia #Pengusaha #Purbaya #DSI #PodcastEkonomi #DiskusiEkonomi #EkonomiPolitik #Indonesia #PodcastIndonesia #OborRakyat", "post_id": "XoKexJlzFmM"}}, {"key": "oborrakyatreborn", "attributes": {"label": "oborrakyatreborn", "x": 104.60931721458965, "y": 312.8742998328493, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.47, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "XoKexJlzFmM", "id": "oborrakyatreborn", "source": "youtube-000001", "content": "🎙️ Dunia Usaha Sudah Merintih, Pemerintah Perlu Berikan Relaksasi\n\nDalam episode terbaru Obor Rakyat Reborn, Pemred Setiyardi Budiono berbincang bersama Herry Gunawan, Direktur NEXT Indonesia Center, membahas kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin berat bagi dunia usaha.\n\nHerry memaparkan pandangannya mengenai melemahnya Rupiah, arah kebijakan ekonomi pemerintah, hingga sorotan terhadap peran Menkeu Purbaya mengatasi persoalan ekonomi saat ini. Ia juga mengulas soal pengelolaan Danantara, khususnya Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Selain itu Herry juga mengungkap kondisi menyedihkan sejumlah BUMN yang terus merugi, serta dampaknya terhadap iklim investasi dan kepercayaan pasar.\n\nTak hanya mengkritisi, Herry juga menawarkan berbagai solusi dan relaksasi yang menurutnya perlu segera dilakukan pemerintah agar dunia usaha tidak semakin tertekan dan ekonomi nasional bisa kembali bergerak sehat.\n\nApakah pemerintah masih punya ruang untuk menyelamatkan dunia usaha?\nBagaimana nasib Rupiah dan ekonomi Indonesia ke depan?\n\nSimak obrolan lengkapnya hanya di Obor Rakyat Reborn.\n\n\nFor Partnership, Please Contact:\nhttps://wa.me/6285218752028\n\nYouTube    / \nInstagram   / oborrakyatreborn\nTiktok   / oborrakyatreborn\n\n#OborRakyatReborn #SetiyardiBudiono #HerryGunawan #EkonomiIndonesia #Rupiah #Danantara #BUMN #DuniaUsaha #KrisisEkonomi #Investasi #EkonomiNasional #BisnisIndonesia #Pengusaha #Purbaya #DSI #PodcastEkonomi #DiskusiEkonomi #EkonomiPolitik #Indonesia #PodcastIndonesia #OborRakyat", "post_id": "XoKexJlzFmM"}}], "edges": [{"key": "sumeksco", "source": "sumeksco", "target": "sumekscoofficial7168", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "btvidofficial", "source": "btvidofficial", "target": "beritasatuofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@genpico", "source": "@genpico", "target": "Genpicomedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@genpico", "source": "@genpico", "target": "genpicomedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wartakotaproduction", "source": "@wartakotaproduction", "target": "wartakotalive.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Gianluigich", "source": "@Gianluigich", "target": "gianluigich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunbogor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "source": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "target": "ferry.latuhihin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "source": "@FERRYLATUHIHIN-CHANNEL", "target": "ferry.latuhihin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "patroliindosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@genpico", "source": "@genpico", "target": "Genpicomedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@genpico", "source": "@genpico", "target": "genpicomedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvOneNews", "source": "@tvOneNews", "target": "tvOnenews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "patroliindosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "source": "@TribunSingkawang1", "target": "videotribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "source": "@TribunSingkawang1", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@forumkeadilanTV", "source": "@forumkeadilanTV", "target": "forumkeadilantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wartakotaproduction", "source": "@wartakotaproduction", "target": "wartakotalive.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@MetrotvjatengDiy", "source": "@MetrotvjatengDiy", "target": "metrotv_jateng_diy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@MetrotvjatengDiy", "source": "@MetrotvjatengDiy", "target": "metrotvjateng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@owritedotid", "source": "@owritedotid", "target": "owritedotid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OborRakyatReborn", "source": "@OborRakyatReborn", "target": "oborrakyatreborn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}