{"nodes": [{"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 473.5603018491583, "y": 144.3574629912593, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.1623, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3911181299008984889_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Ekspor Dapat Pajak 0%! Rupiah Berpotensi Makin Kuat, Saham Perbankan Siap Ketiban Durian Runtuh?\nby  Academy\n\nPemerintah kembali mengeluarkan jurus baru untuk memperkuat cadangan devisa dan menjaga stabilitas Rupiah.\n\nMelalui skema terbaru Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA), eksportir yang menempatkan dananya di dalam negeri berpotensi mendapatkan insentif pajak hingga 0%.\n\n📌 Apa Isi Kebijakan Terbarunya?\nPemerintah memberikan perlakuan pajak khusus bagi dana DHE SDA yang ditempatkan di instrumen dalam negeri.\n▪️ Instrumen investasi reguler:\nTarif pajak atas imbal hasil umumnya mencapai 20%.\n\n▪️ Instrumen berbasis DHE SDA:\nTarif pajaknya bisa dipangkas hingga 0%.\n\n📌 Aturan Penempatan DHE SDA\nUntuk menjaga likuiditas domestik, pemerintah juga menetapkan aturan penempatan dana:\n▪️ Sektor Migas\n• Minimal 30% DHE ditempatkan di dalam negeri\n• Jangka waktu minimal 3 bulan\n\n▪️ Sektor Non-Migas (Tambang, Sawit, dan lainnya)\n• Wajib menempatkan 100% DHE di dalam negeri\n• Jangka waktu minimal 12 bulan\n\nDana tersebut ditempatkan melalui bank-bank nasional yang ditunjuk pemerintah.\n\n📌 Kenapa Ini Penting Buat Investor?\nJika DHE SDA masuk dalam jumlah besar ke sistem keuangan nasional:\n✔️ cadangan devisa berpotensi meningkat\n✔️ stabilitas Rupiah lebih terjaga\n✔️ likuiditas perbankan bertambah\n✔️ biaya pendanaan bank berpotensi lebih murah\n✔️ daya tahan ekonomi terhadap gejolak global menjadi lebih kuat\n\n📌 Sektor yang Berpotensi Diuntungkan\n▪️ Perbankan\n• BBRI\n• BMRI\n• BBNI\n• BBTN\n\n▪️ Emiten Berbasis Ekspor\n• ADRO\n• PTBA\n• ITMG\n• HRUM\n• AALI\n• LSIP\n• SIMP\n• TAPG\n\nKebijakan DHE SDA ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga stabilitas Rupiah sekaligus memperkuat likuiditas domestik. Jika implementasinya berjalan efektif, sektor perbankan berpotensi menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dalam beberapa kuartal ke depan.\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#IHSG #DHE #Rupiah #Perbankan #BBRI", "post_id": "3911181299008984889_52512310886"}}, {"key": "jeffbudiman", "attributes": {"label": "jeffbudiman", "x": 886.1659496138808, "y": 291.92087437843594, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 242.1204, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7612884322416069889", "id": "jeffbudiman", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah memperpanjang penempatan dana Rp 200 triliun di bank-bank negara sampai September 2026 buat jaga likuiditas sistem keuangan dan bantu bank bisa salurkan kredit. Tujuannya? Biar bank tetap kuat dan bisa bantu UMKM Indonesia 💪📈  ⚠️ Follow  buat kamu makin update berita tentang ekonomi dan dunia saham biar portfolio kamu cuan terus! #investasi #investasisaham #saham #sahamindonesia #pasarmodal", "post_id": "7612884322416069889"}}, {"key": "reformasi.co.id", "attributes": {"label": "reformasi.co.id", "x": 767.7261429143134, "y": 809.6534743776332, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 36.3183, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7550565660712078597", "id": "reformasi.co.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah menempatkan dana negara sebesar Rp200 triliun dalam bentuk deposito di lima bank pelat merah tanpa memberikan arahan khusus terkait penyalurannya. Kebijakan ini, menurutnya, dimaksudkan agar para direktur utama bank terdorong mencari peluang investasi yang produktif. “Para direktur bank itu orang-orang pintar. Selama ini mereka malas saja dan cenderung bermain aman, hanya menaruh dana di tempat yang minim risiko tapi tetap menghasilkan keuntungan besar. Dengan adanya dana Rp200 triliun ini, mereka dipaksa berpikir lebih jauh,” ujar Purbaya usai rapat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Kantor DJP, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2025). Ia menambahkan, mekanisme berbasis pasar (market based) akan membuat bank-bank tersebut berlomba mencari proyek yang memberikan imbal hasil tinggi sekaligus aman. Dampaknya, lanjut Purbaya, akan terlihat pada sisi permintaan dan penawaran di pasar keuangan. Dengan likuiditas yang meningkat, suku bunga pinjaman diharapkan menurun, sehingga masyarakat lebih berani mengajukan kredit. “Jika permintaan dan penawaran tumbuh bersamaan tanpa menimbulkan overheating, maka injeksi dana ini akan menggerakkan perekonomian,” kata Purbaya. Menurut dia, skema deposito tersebut pada dasarnya merupakan instrumen kebijakan moneter. Pemerintah tetap memperoleh bunga dari penempatan dana itu, sehingga bank tidak bisa membiarkannya mengendap tanpa dimanfaatkan. “Saya paksa sistem bekerja. Kalau dana ini tidak dipakai, bank tetap harus membayar bunga kepada pemerintah,” tegasnya. Kebijakan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 276 Tahun 2025 mengenai penempatan uang negara untuk mendukung program pemerintah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Imbal hasil yang diberikan ditetapkan sebesar 80,476 persen dari suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Dengan BI rate berada di level 5 persen, pemerintah akan memperoleh bunga sekitar 4 persen dari dana deposito tersebut. Lima bank penerima dana pemerintah adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Rinciannya, BRI, BNI, dan Mandiri masing-masing menerima Rp55 triliun, BTN memperoleh Rp25 triliun, sedangkan BSI mendapatkan Rp10 triliun.", "post_id": "7550565660712078597"}}, {"key": "viamedianetwork", "attributes": {"label": "viamedianetwork", "x": 734.5552765391124, "y": 894.629330341967, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 67.1889, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7550565660712078597", "id": "viamedianetwork", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah menempatkan dana negara sebesar Rp200 triliun dalam bentuk deposito di lima bank pelat merah tanpa memberikan arahan khusus terkait penyalurannya. Kebijakan ini, menurutnya, dimaksudkan agar para direktur utama bank terdorong mencari peluang investasi yang produktif. “Para direktur bank itu orang-orang pintar. Selama ini mereka malas saja dan cenderung bermain aman, hanya menaruh dana di tempat yang minim risiko tapi tetap menghasilkan keuntungan besar. Dengan adanya dana Rp200 triliun ini, mereka dipaksa berpikir lebih jauh,” ujar Purbaya usai rapat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Kantor DJP, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2025). Ia menambahkan, mekanisme berbasis pasar (market based) akan membuat bank-bank tersebut berlomba mencari proyek yang memberikan imbal hasil tinggi sekaligus aman. Dampaknya, lanjut Purbaya, akan terlihat pada sisi permintaan dan penawaran di pasar keuangan. Dengan likuiditas yang meningkat, suku bunga pinjaman diharapkan menurun, sehingga masyarakat lebih berani mengajukan kredit. “Jika permintaan dan penawaran tumbuh bersamaan tanpa menimbulkan overheating, maka injeksi dana ini akan menggerakkan perekonomian,” kata Purbaya. Menurut dia, skema deposito tersebut pada dasarnya merupakan instrumen kebijakan moneter. Pemerintah tetap memperoleh bunga dari penempatan dana itu, sehingga bank tidak bisa membiarkannya mengendap tanpa dimanfaatkan. “Saya paksa sistem bekerja. Kalau dana ini tidak dipakai, bank tetap harus membayar bunga kepada pemerintah,” tegasnya. Kebijakan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 276 Tahun 2025 mengenai penempatan uang negara untuk mendukung program pemerintah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Imbal hasil yang diberikan ditetapkan sebesar 80,476 persen dari suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Dengan BI rate berada di level 5 persen, pemerintah akan memperoleh bunga sekitar 4 persen dari dana deposito tersebut. Lima bank penerima dana pemerintah adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Rinciannya, BRI, BNI, dan Mandiri masing-masing menerima Rp55 triliun, BTN memperoleh Rp25 triliun, sedangkan BSI mendapatkan Rp10 triliun.", "post_id": "7550565660712078597"}}, {"key": "btvidofficial", "attributes": {"label": "btvidofficial", "x": 85.04481824025434, "y": 558.4394450459763, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 36.3183, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "518373321558562_1443222831173244", "id": "btvidofficial", "source": "facebook-000001", "content": "Pemadaman Listrik Bergilir, Sampai Kapan? | Beritasatu Utama: Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran direksi PT PLN (Persero) ke Istana Kepresidenan untuk menyikapi keluhan masyarakat terkait gangguan pasokan listrik dan pemadaman yang sering terjadi di berbagai daerah. Langkah tegas kepala negara ini diambil menyusul banyaknya laporan mengenai pemadaman listrik masal (blackout) serta ketidakstabilan arus yang mengganggu aktivitas ekonomi warga dan operasional sektor industri. Presiden meminta manajemen PLN memberikan penjelasan komprehensif mengenai akar masalah teknis, kondisi riil likuiditas, hingga langkah darurat yang akan diambil untuk menjamin keandalan energi nasional tahun 2026.\n\nDalam pertemuan tersebut, pemerintah menekankan pemenuhan hak atas akses listrik yang stabil merupakan fondasi utama dalam menjaga produktivitas ekonomi rakyat menengah ke bawah. Presiden menginstruksikan PLN untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh infrastruktur transmisi, mempercepat modernisasi gardu induk yang usang, serta memperbaiki pola komunikasi publik saat terjadi gangguan sistem. Simak ulasan lengkap mengenai hasil pemanggilan direksi BUMN, poin-poin evaluasi presiden, serta target perbaikan krisis listrik nasional dalam tayangan video ini.\n\nSaksikan berita selengkapnya bersama Soza Hutapea dengan narasumber Sugeng Suparwoto - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Satya Widya Yudha - Anggota Dewan Energi Nasional RI, dan Rafika Zulfa - Pengurus Harian YLKI dalam Beritasatu Utama, 22 Juni 2026 pukul 17.30 WIB.\n\n#ListrikPadam #PresidenPrabowo #PLN #Krisislisrik #BUMN #KebijakanEnergi #InfrastrukturNasional #EkonomiRakyat #EvaluasiPLN #BeritaTerkini #BeritasatuUtama #Beritasatu #SaatnyaMajuBersama\n\nPastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi juga social media channel kami :\n\nOfficial Website: https://www.beritasatu.com\nWhatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K\nTwitter : https://twitter.com/Beritasatu\nFacebook : https://www.facebook.com/beritasatu/\nInstagram : https://www.instagram.com/beritasatu/\nTiktok : https://www.tiktok.com/\n\n__________________________________________________________________________________", "post_id": "518373321558562_1443222831173244"}}, {"key": "beritasatuofficial", "attributes": {"label": "beritasatuofficial", "x": 857.9049504551945, "y": 52.99910447686851, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 67.1889, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "518373321558562_1443222831173244", "id": "beritasatuofficial", "source": "facebook-000001", "content": "Pemadaman Listrik Bergilir, Sampai Kapan? | Beritasatu Utama: Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran direksi PT PLN (Persero) ke Istana Kepresidenan untuk menyikapi keluhan masyarakat terkait gangguan pasokan listrik dan pemadaman yang sering terjadi di berbagai daerah. Langkah tegas kepala negara ini diambil menyusul banyaknya laporan mengenai pemadaman listrik masal (blackout) serta ketidakstabilan arus yang mengganggu aktivitas ekonomi warga dan operasional sektor industri. Presiden meminta manajemen PLN memberikan penjelasan komprehensif mengenai akar masalah teknis, kondisi riil likuiditas, hingga langkah darurat yang akan diambil untuk menjamin keandalan energi nasional tahun 2026.\n\nDalam pertemuan tersebut, pemerintah menekankan pemenuhan hak atas akses listrik yang stabil merupakan fondasi utama dalam menjaga produktivitas ekonomi rakyat menengah ke bawah. Presiden menginstruksikan PLN untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh infrastruktur transmisi, mempercepat modernisasi gardu induk yang usang, serta memperbaiki pola komunikasi publik saat terjadi gangguan sistem. Simak ulasan lengkap mengenai hasil pemanggilan direksi BUMN, poin-poin evaluasi presiden, serta target perbaikan krisis listrik nasional dalam tayangan video ini.\n\nSaksikan berita selengkapnya bersama Soza Hutapea dengan narasumber Sugeng Suparwoto - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Satya Widya Yudha - Anggota Dewan Energi Nasional RI, dan Rafika Zulfa - Pengurus Harian YLKI dalam Beritasatu Utama, 22 Juni 2026 pukul 17.30 WIB.\n\n#ListrikPadam #PresidenPrabowo #PLN #Krisislisrik #BUMN #KebijakanEnergi #InfrastrukturNasional #EkonomiRakyat #EvaluasiPLN #BeritaTerkini #BeritasatuUtama #Beritasatu #SaatnyaMajuBersama\n\nPastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi juga social media channel kami :\n\nOfficial Website: https://www.beritasatu.com\nWhatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K\nTwitter : https://twitter.com/Beritasatu\nFacebook : https://www.facebook.com/beritasatu/\nInstagram : https://www.instagram.com/beritasatu/\nTiktok : https://www.tiktok.com/\n\n__________________________________________________________________________________", "post_id": "518373321558562_1443222831173244"}}, {"key": "@PASFMRADIOBISNIS", "attributes": {"label": "@PASFMRADIOBISNIS", "x": 803.9610428630368, "y": 532.800073034848, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.3183, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "l23oQFbCL0k", "id": "@PASFMRADIOBISNIS", "source": "youtube-000001", "content": "Businessman Opinion SELASA 09 Juni 2026 -  ERA SUKU BUNGA TINGGI\n\nMitra bisnis, Era bunga tinggi bakal dimulai demi menarik kembali dana asing masuk ke pasar keuangan dalam negeri demi menopang tekanan yang melanda kurs rupiah. Selain itu, untuk menjaga likuiditas di pasar uang dan perbankan pemerintah juga akan mengoptimalkan penempatan dana pemerintah di BI. \n\nApa komentar anda mengenai langkah pemerintah dan BI untuk menguatkan rupiah ini?\n\n#bankindonesia #rupiah #pertumbuhanekonomi               \n\nFollow us! \ntwitter:  \nIG: pasfmradiobisnis \nFB: pasfm.jakarta \nLive streaming indotv.live\nEmail: redaksi", "post_id": "l23oQFbCL0k"}}, {"key": "pasfm", "attributes": {"label": "pasfm", "x": 931.3081673743937, "y": 809.7012244507662, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 67.1889, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "l23oQFbCL0k", "id": "pasfm", "source": "youtube-000001", "content": "Businessman Opinion SELASA 09 Juni 2026 -  ERA SUKU BUNGA TINGGI\n\nMitra bisnis, Era bunga tinggi bakal dimulai demi menarik kembali dana asing masuk ke pasar keuangan dalam negeri demi menopang tekanan yang melanda kurs rupiah. Selain itu, untuk menjaga likuiditas di pasar uang dan perbankan pemerintah juga akan mengoptimalkan penempatan dana pemerintah di BI. \n\nApa komentar anda mengenai langkah pemerintah dan BI untuk menguatkan rupiah ini?\n\n#bankindonesia #rupiah #pertumbuhanekonomi               \n\nFollow us! \ntwitter:  \nIG: pasfmradiobisnis \nFB: pasfm.jakarta \nLive streaming indotv.live\nEmail: redaksi", "post_id": "l23oQFbCL0k"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 47.877758250807425, "y": 769.2154791683645, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.3183, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "kALtVYmQ9og", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "BI Godok Remunerasi Baru untuk Penempatan Dana Pemerintah | IDXC UPDATE\n\nDi tengah tekanan terhadap rupiah dan derasnya arus modal keluar, Bank Indonesia menyiapkan langkah baru yang berpotensi memperkuat stabilitas ekonomi nasional. BI tengah menggodok skema kenaikan bunga dana pemerintah yang ditempatkan di bank sentral, sekaligus mempererat sinergi dengan Kementerian Keuangan untuk meningkatkan daya tarik investasi domestik. Strategi ini diharapkan mampu menjaga likuiditas perbankan, menarik kembali modal asing, serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap rupiah. #idxcupdate #bankindonesia \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kALtVYmQ9og"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 420.2495670157534, "y": 897.6442917120758, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.7284, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kALtVYmQ9og", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "BI Godok Remunerasi Baru untuk Penempatan Dana Pemerintah | IDXC UPDATE\n\nDi tengah tekanan terhadap rupiah dan derasnya arus modal keluar, Bank Indonesia menyiapkan langkah baru yang berpotensi memperkuat stabilitas ekonomi nasional. BI tengah menggodok skema kenaikan bunga dana pemerintah yang ditempatkan di bank sentral, sekaligus mempererat sinergi dengan Kementerian Keuangan untuk meningkatkan daya tarik investasi domestik. Strategi ini diharapkan mampu menjaga likuiditas perbankan, menarik kembali modal asing, serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap rupiah. #idxcupdate #bankindonesia \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kALtVYmQ9og"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 988.5780244685667, "y": 757.5334559816189, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.7284, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kALtVYmQ9og", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "BI Godok Remunerasi Baru untuk Penempatan Dana Pemerintah | IDXC UPDATE\n\nDi tengah tekanan terhadap rupiah dan derasnya arus modal keluar, Bank Indonesia menyiapkan langkah baru yang berpotensi memperkuat stabilitas ekonomi nasional. BI tengah menggodok skema kenaikan bunga dana pemerintah yang ditempatkan di bank sentral, sekaligus mempererat sinergi dengan Kementerian Keuangan untuk meningkatkan daya tarik investasi domestik. Strategi ini diharapkan mampu menjaga likuiditas perbankan, menarik kembali modal asing, serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap rupiah. #idxcupdate #bankindonesia \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kALtVYmQ9og"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 32.71485142517594, "y": 391.07417892754745, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.7284, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "kALtVYmQ9og", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "BI Godok Remunerasi Baru untuk Penempatan Dana Pemerintah | IDXC UPDATE\n\nDi tengah tekanan terhadap rupiah dan derasnya arus modal keluar, Bank Indonesia menyiapkan langkah baru yang berpotensi memperkuat stabilitas ekonomi nasional. BI tengah menggodok skema kenaikan bunga dana pemerintah yang ditempatkan di bank sentral, sekaligus mempererat sinergi dengan Kementerian Keuangan untuk meningkatkan daya tarik investasi domestik. Strategi ini diharapkan mampu menjaga likuiditas perbankan, menarik kembali modal asing, serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap rupiah. #idxcupdate #bankindonesia \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kALtVYmQ9og"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 730.7322360710659, "y": 225.9449484139302, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.7284, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kALtVYmQ9og", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "BI Godok Remunerasi Baru untuk Penempatan Dana Pemerintah | IDXC UPDATE\n\nDi tengah tekanan terhadap rupiah dan derasnya arus modal keluar, Bank Indonesia menyiapkan langkah baru yang berpotensi memperkuat stabilitas ekonomi nasional. BI tengah menggodok skema kenaikan bunga dana pemerintah yang ditempatkan di bank sentral, sekaligus mempererat sinergi dengan Kementerian Keuangan untuk meningkatkan daya tarik investasi domestik. Strategi ini diharapkan mampu menjaga likuiditas perbankan, menarik kembali modal asing, serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap rupiah. #idxcupdate #bankindonesia \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kALtVYmQ9og"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 818.3714361856769, "y": 169.6951926188056, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.7284, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kALtVYmQ9og", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "BI Godok Remunerasi Baru untuk Penempatan Dana Pemerintah | IDXC UPDATE\n\nDi tengah tekanan terhadap rupiah dan derasnya arus modal keluar, Bank Indonesia menyiapkan langkah baru yang berpotensi memperkuat stabilitas ekonomi nasional. BI tengah menggodok skema kenaikan bunga dana pemerintah yang ditempatkan di bank sentral, sekaligus mempererat sinergi dengan Kementerian Keuangan untuk meningkatkan daya tarik investasi domestik. Strategi ini diharapkan mampu menjaga likuiditas perbankan, menarik kembali modal asing, serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap rupiah. #idxcupdate #bankindonesia \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kALtVYmQ9og"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 401.6482827386491, "y": 547.9480158577004, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.7284, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kALtVYmQ9og", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "BI Godok Remunerasi Baru untuk Penempatan Dana Pemerintah | IDXC UPDATE\n\nDi tengah tekanan terhadap rupiah dan derasnya arus modal keluar, Bank Indonesia menyiapkan langkah baru yang berpotensi memperkuat stabilitas ekonomi nasional. BI tengah menggodok skema kenaikan bunga dana pemerintah yang ditempatkan di bank sentral, sekaligus mempererat sinergi dengan Kementerian Keuangan untuk meningkatkan daya tarik investasi domestik. Strategi ini diharapkan mampu menjaga likuiditas perbankan, menarik kembali modal asing, serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap rupiah. #idxcupdate #bankindonesia \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kALtVYmQ9og"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 850.5142042830281, "y": 164.480403810496, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.3183, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "vTzWLj00phU", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Mensesneg & Himbara: Jangan Khawatir, Fundamental Ekonomi RI Sangat Kuat! I KMP\n\nGarudaTV - Pesan penyeimbang dari ring satu Istana dan petinggi perbankan nasional demi menjaga stabilitas pasar keuangan domestik! \n\nMenteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia, khususnya di sektor perbankan, berada dalam kondisi yang sangat kokoh. Pernyataan ini disampaikan usai menghadiri pertemuan intensif bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, dan para petinggi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Kompleks Parlemen, Jakarta.\n\nSenada dengan pemerintah, Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan meminta publik dan para pelaku pasar modal untuk tidak khawatir berlebihan dalam merespons dinamika bursa akhir-akhir ini. Berdasarkan data riil, likuiditas perbankan plat merah dipastikan tetap aman terkendali dengan rasio kredit bermasalah (NPL) yang sangat rendah. \n\nBahkan, industri perbankan nasional saat ini tengah mencatatkan performa terbaiknya, di mana pertumbuhan kredit rata-rata tumbuh di kisaran 20% dan Dana Pihak Ketiga (DPK) melonjak subur di angka 20 hingga 30%. Sinergi lintas lembaga antara eksekutif, legislatif, dan industri perbankan ini diharapkan mampu mempertebal kepercayaan investor terhadap ekosistem keuangan tanah air. Simak laporan lengkapnya!\n\nMelihat pertumbuhan kredit Himbara yang tembus 20%, bagaimana optimisme kalian terhadap pergerakan bursa saham kita pekan ini? Tulis di kolom komentar!\n\n#Mensesneg #Himbara #PrasetyoHadi #SufmiDascoAhmad #GarudaTV #GarudaTV #Laporan8 #KabinetMerahPutih\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "vTzWLj00phU"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 287.1536167117137, "y": 510.70363050923527, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 67.1889, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vTzWLj00phU", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Mensesneg & Himbara: Jangan Khawatir, Fundamental Ekonomi RI Sangat Kuat! I KMP\n\nGarudaTV - Pesan penyeimbang dari ring satu Istana dan petinggi perbankan nasional demi menjaga stabilitas pasar keuangan domestik! \n\nMenteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia, khususnya di sektor perbankan, berada dalam kondisi yang sangat kokoh. Pernyataan ini disampaikan usai menghadiri pertemuan intensif bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, dan para petinggi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Kompleks Parlemen, Jakarta.\n\nSenada dengan pemerintah, Ketua Umum Himbara Putrama Wahju Setyawan meminta publik dan para pelaku pasar modal untuk tidak khawatir berlebihan dalam merespons dinamika bursa akhir-akhir ini. Berdasarkan data riil, likuiditas perbankan plat merah dipastikan tetap aman terkendali dengan rasio kredit bermasalah (NPL) yang sangat rendah. \n\nBahkan, industri perbankan nasional saat ini tengah mencatatkan performa terbaiknya, di mana pertumbuhan kredit rata-rata tumbuh di kisaran 20% dan Dana Pihak Ketiga (DPK) melonjak subur di angka 20 hingga 30%. Sinergi lintas lembaga antara eksekutif, legislatif, dan industri perbankan ini diharapkan mampu mempertebal kepercayaan investor terhadap ekosistem keuangan tanah air. Simak laporan lengkapnya!\n\nMelihat pertumbuhan kredit Himbara yang tembus 20%, bagaimana optimisme kalian terhadap pergerakan bursa saham kita pekan ini? Tulis di kolom komentar!\n\n#Mensesneg #Himbara #PrasetyoHadi #SufmiDascoAhmad #GarudaTV #GarudaTV #Laporan8 #KabinetMerahPutih\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "vTzWLj00phU"}}], "edges": [{"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jeffbudiman", "source": "jeffbudiman", "target": "jeffbudiman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "reformasi.co.id", "source": "reformasi.co.id", "target": "viamedianetwork", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "btvidofficial", "source": "btvidofficial", "target": "beritasatuofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@PASFMRADIOBISNIS", "source": "@PASFMRADIOBISNIS", "target": "pasfm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}