{"nodes": [{"key": "m_saiful_arif12", "attributes": {"label": "m_saiful_arif12", "x": 898.3505333895047, "y": 143.13531174016214, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2066050259072294973", "id": "m_saiful_arif12", "source": "tweet-000004", "content": "sy hny liat sinkronisasi \n\ndulu sblm ihsg hncur krn msci yg downgrade alasan saham gorengan \n\npurbaya sdh dtg ke ojk suruh beresin sham gorengan tp ojk tempo dl diam ngga kunjung ditangkap pelaku shm gorengan itu smp msci liris downgrade shm down ojk mundur", "post_id": "2066050259072294973"}}, {"key": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "ardisatriawan", "x": 585.7683402856156, "y": 42.51064606892552, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.5224, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2066050259072294973", "id": "ardisatriawan", "source": "tweet-000004", "content": "sy hny liat sinkronisasi \n\ndulu sblm ihsg hncur krn msci yg downgrade alasan saham gorengan \n\npurbaya sdh dtg ke ojk suruh beresin sham gorengan tp ojk tempo dl diam ngga kunjung ditangkap pelaku shm gorengan itu smp msci liris downgrade shm down ojk mundur", "post_id": "2066050259072294973"}}, {"key": "saptaipb", "attributes": {"label": "saptaipb", "x": 127.93887394884473, "y": 16.576427534439, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067784250737467830", "id": "saptaipb", "source": "tweet-000004", "content": "menurut saya gak terlalu besar dampak nya, \nkarena isu transparansi ini udah di infokan sejak januari kemarin, \nmaka nya pentinggi OJK dan BEI saat itu langsung mundur, \n\nIHSG udah di hukum dulu di awal karena issue transparansi ini bang", "post_id": "2067784250737467830"}}, {"key": "RitelRungkad01", "attributes": {"label": "RitelRungkad01", "x": 267.0197804739216, "y": 759.0256938746546, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.5843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067784250737467830", "id": "RitelRungkad01", "source": "tweet-000004", "content": "menurut saya gak terlalu besar dampak nya, \nkarena isu transparansi ini udah di infokan sejak januari kemarin, \nmaka nya pentinggi OJK dan BEI saat itu langsung mundur, \n\nIHSG udah di hukum dulu di awal karena issue transparansi ini bang", "post_id": "2067784250737467830"}}, {"key": "Streetboys192", "attributes": {"label": "Streetboys192", "x": 333.86808325712946, "y": 999.524129255894, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2066456441897259378", "id": "Streetboys192", "source": "tweet-000004", "content": "Onok keresahan soal UU Polri, UU TNI, prioritas anggaran, dan kondisi ekonomi. Dadi nek sampean tidak merasa terwakilkan, silakan bicara atas diri sendiri. Tapi ojk ngmg kualitas mahasiswa mundur hanya karena onok wong sg wani menyuarakan hal seng gak mok setujui.", "post_id": "2066456441897259378"}}, {"key": "Pengagum_puan", "attributes": {"label": "Pengagum_puan", "x": 579.6686033711102, "y": 125.54185236225467, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7879, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2066456441897259378", "id": "Pengagum_puan", "source": "tweet-000004", "content": "Onok keresahan soal UU Polri, UU TNI, prioritas anggaran, dan kondisi ekonomi. Dadi nek sampean tidak merasa terwakilkan, silakan bicara atas diri sendiri. Tapi ojk ngmg kualitas mahasiswa mundur hanya karena onok wong sg wani menyuarakan hal seng gak mok setujui.", "post_id": "2066456441897259378"}}, {"key": "sbyfess", "attributes": {"label": "sbyfess", "x": 77.28749857990935, "y": 815.776008904768, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7879, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2066456441897259378", "id": "sbyfess", "source": "tweet-000004", "content": "Onok keresahan soal UU Polri, UU TNI, prioritas anggaran, dan kondisi ekonomi. Dadi nek sampean tidak merasa terwakilkan, silakan bicara atas diri sendiri. Tapi ojk ngmg kualitas mahasiswa mundur hanya karena onok wong sg wani menyuarakan hal seng gak mok setujui.", "post_id": "2066456441897259378"}}, {"key": "OvahZeng", "attributes": {"label": "OvahZeng", "x": 700.7028061944504, "y": 41.10206272817607, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2063617823713448065", "id": "OvahZeng", "source": "tweet-000004", "content": "Mati kutu tak punya solusi langkah perbaikan  Investor global akan beri angin segar jika ini terjadi\nPemerintah sudah tidak dipercaya pasar modal dan Rupiah akan waras jika Prabowo turun", "post_id": "2063617823713448065"}}, {"key": "indepenSumatera", "attributes": {"label": "indepenSumatera", "x": 234.85964305314067, "y": 917.2195621644929, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7879, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2063617823713448065", "id": "indepenSumatera", "source": "tweet-000004", "content": "Mati kutu tak punya solusi langkah perbaikan  Investor global akan beri angin segar jika ini terjadi\nPemerintah sudah tidak dipercaya pasar modal dan Rupiah akan waras jika Prabowo turun", "post_id": "2063617823713448065"}}, {"key": "Muslim_AntiPKI9", "attributes": {"label": "Muslim_AntiPKI9", "x": 563.201520013858, "y": 577.4121628593866, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7879, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2063617823713448065", "id": "Muslim_AntiPKI9", "source": "tweet-000004", "content": "Mati kutu tak punya solusi langkah perbaikan  Investor global akan beri angin segar jika ini terjadi\nPemerintah sudah tidak dipercaya pasar modal dan Rupiah akan waras jika Prabowo turun", "post_id": "2063617823713448065"}}, {"key": "MurtadhaOne1", "attributes": {"label": "MurtadhaOne1", "x": 168.4870655128281, "y": 145.48095302204177, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.5224, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2063514968914600238", "id": "MurtadhaOne1", "source": "tweet-000004", "content": "gnti gubernur bank central \n\nkrn kata purbaya permasalahan di BI \n\nanda hrs percaya purbaya \ndulu purbaya bilang ke ojk, kau tangani saham gorengan (ngga kunjung ditangani) \n\nsmp msci bertindak ihsg anjlok pejabat ojk mundur", "post_id": "2063514968914600238"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 91.61355770580893, "y": 71.53490298749965, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.5224, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2063514968914600238", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "gnti gubernur bank central \n\nkrn kata purbaya permasalahan di BI \n\nanda hrs percaya purbaya \ndulu purbaya bilang ke ojk, kau tangani saham gorengan (ngga kunjung ditangani) \n\nsmp msci bertindak ihsg anjlok pejabat ojk mundur", "post_id": "2063514968914600238"}}, {"key": "muttle9", "attributes": {"label": "muttle9", "x": 648.17647937964, "y": 162.24270136723874, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2062642161452290276", "id": "muttle9", "source": "tweet-000004", "content": "IHSG anjlok, $ terbang karena the index looks inflated, highly vulnerable to sharp correction, liquidity crunch, exits become disorderly. Kabur ke $\n\nKrn saham2 konglo gorengan, Purbaya udah ingatkan BEI, ujungnya pimpinan dipaksa mundur bareng OJK. Warisan era Jokowi", "post_id": "2062642161452290276"}}, {"key": "dimarsasongko98", "attributes": {"label": "dimarsasongko98", "x": 987.1114990615854, "y": 352.57204811698574, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.5843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2062642161452290276", "id": "dimarsasongko98", "source": "tweet-000004", "content": "IHSG anjlok, $ terbang karena the index looks inflated, highly vulnerable to sharp correction, liquidity crunch, exits become disorderly. Kabur ke $\n\nKrn saham2 konglo gorengan, Purbaya udah ingatkan BEI, ujungnya pimpinan dipaksa mundur bareng OJK. Warisan era Jokowi", "post_id": "2062642161452290276"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 824.4518715760535, "y": 705.4781227361455, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 106.6084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3837857762311909862_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Riuh publik atas sanksi denda Rp5,35 miliar yang dijatuhkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada influencer pasar saham Belvin Tannadi (BVN) membuka kembali ingatan lama pasar modal Indonesia: praktik manipulasi saham yang berulang dari masa ke masa.\n\nIstilah “goreng saham” memang tidak dikenal secara formal dalam regulasi. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal menyebutnya sebagai manipulasi pasar, mencakup penipuan hingga perdagangan orang dalam.\n\nNamun di kalangan pelaku pasar, istilah ini lekat untuk menggambarkan upaya mengerek atau menekan harga saham secara tidak wajar demi kepentingan tertentu.\n\nPraktik tersebut umumnya ditandai lonjakan harga yang tak sejalan dengan fundamental emiten.\n\nSalah satu episode terbesar dalam sejarah manipulasi saham di Tanah Air melibatkan Benny Tjokrosaputro alias Bentjok.\n\nPada 2020, namanya mencuat dalam pusaran kasus korupsi pengelolaan investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero).\n\nBenny, eks bos PT Hanson Internasional Tbk (MYRX), diduga memanipulasi sejumlah saham bersama Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Heru Hidayat.\n\nNamun jejak kontroversi Benny bukan baru sekali itu. Mundur ke 1997, ia pernah terseret kasus transaksi saham Bank Pikko, kini dikenal sebagai PT Bank JTrust Indonesia Tbk.\n\nSaat itu, melalui PT Multi Prakarsa Investama Securities, Benny bersama Pendi Tjandra diduga melakukan transaksi semu dan praktik cornering menggunakan 13 rekening nominee.\n\nBapepam, otoritas pasar modal sebelum bertransformasi menjadi OJK, menyimpulkan adanya praktik corner dan short selling (aksi jual kosong) masif akibat transaksi tersebut.\n\nBaca selengkapnya di https://www.idxchannel.com/market-news/dari-bentjok-ke-belvin-tannadi-jejak-skandal-goreng-saham-di-bursa\n\nAtau klik link di Bio: \n\nFoto: MNC Media\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3837857762311909862_3310659452"}}, {"key": "beldocuan", "attributes": {"label": "beldocuan", "x": 430.93887008082777, "y": 561.4672953054353, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3916317238747790632_77879013289", "id": "beldocuan", "source": "instagram-000001", "content": "Di tengah gelombang pesimisme global terhadap pasar keuangan domestik, Chief Executive Officer (CEO) CIMB Group Holdings Bhd., Novan Amirudin, justru menyuarakan pandangan yang berlawanan (contrarian). Dalam wawancaranya dengan Bloomberg TV di Kuala Lumpur (10/6/2026), Novan menegaskan bahwa kondisi saat ini merupakan waktu yang sangat tepat bagi investor jangka panjang untuk menaruh modalnya di Indonesia, meskipun kepercayaan pasar terhadap ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini sedang berada di titik nadir.\n\nOptimisme raksasa perbankan Malaysia ini muncul di tengah kejatuhan indeks acuan pasar modal Indonesia. Sepanjang tahun 2026, Rupiah telah ambruk lebih dari 8% terhadap Dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah terkoreksi dalam sekitar 35%. Pasar global tercatat melakukan aksi jual masif karena mengkhawatirkan risiko fiskal dari kebijakan populis kabinet Presiden Prabowo Subianto, terutama membengkaknya subsidi energi akibat konflik Timur Tengah. Namun bagi CIMB, penurunan valuasi aset di Indonesia saat ini justru membuka peluang besar untuk melakukan penetrasi dan ekspansi bisnis yang lebih murah.\n\nMelalui anak usahanya, PT Bank CIMB Niaga Tbk ($BNGA), CIMB Group dilaporkan tengah aktif berburu peluang merger dan akuisisi (M&A) di Indonesia untuk memperkuat portofolio bisnisnya, khususnya pada sektor wealth management dan segmen ritel khusus. Komitmen serupa juga ditegaskan oleh kompetitor senegaranya, Maybank Group, yang menyatakan bahwa operasi mereka di Indonesia tetap akan menjadi kontributor pertumbuhan penting dalam jangka menengah hingga panjang. Sikap agresif perbankan Malaysia ini menjadi sinyal bahwa di balik volatilitas makro yang mencekam, nilai fundamental korporasi di Indonesia dinilai sudah sangat murah untuk mulai diakumulasi oleh smart money global.\n-\nFollow TikTok \nInstagram \nTelegram \nbiar nggak ketinggalan update saham harian, serta buat diskusi & cari insight bareng komunitas cuan\n-\nCIMBGroup #BNGA #CIMBNiaga #IHSG #Saham", "post_id": "3916317238747790632_77879013289"}}, {"key": "BELDOCUAN", "attributes": {"label": "BELDOCUAN", "x": 34.80088922303981, "y": 719.6243718195047, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5224, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3916317238747790632_77879013289", "id": "BELDOCUAN", "source": "instagram-000001", "content": "Di tengah gelombang pesimisme global terhadap pasar keuangan domestik, Chief Executive Officer (CEO) CIMB Group Holdings Bhd., Novan Amirudin, justru menyuarakan pandangan yang berlawanan (contrarian). Dalam wawancaranya dengan Bloomberg TV di Kuala Lumpur (10/6/2026), Novan menegaskan bahwa kondisi saat ini merupakan waktu yang sangat tepat bagi investor jangka panjang untuk menaruh modalnya di Indonesia, meskipun kepercayaan pasar terhadap ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini sedang berada di titik nadir.\n\nOptimisme raksasa perbankan Malaysia ini muncul di tengah kejatuhan indeks acuan pasar modal Indonesia. Sepanjang tahun 2026, Rupiah telah ambruk lebih dari 8% terhadap Dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah terkoreksi dalam sekitar 35%. Pasar global tercatat melakukan aksi jual masif karena mengkhawatirkan risiko fiskal dari kebijakan populis kabinet Presiden Prabowo Subianto, terutama membengkaknya subsidi energi akibat konflik Timur Tengah. Namun bagi CIMB, penurunan valuasi aset di Indonesia saat ini justru membuka peluang besar untuk melakukan penetrasi dan ekspansi bisnis yang lebih murah.\n\nMelalui anak usahanya, PT Bank CIMB Niaga Tbk ($BNGA), CIMB Group dilaporkan tengah aktif berburu peluang merger dan akuisisi (M&A) di Indonesia untuk memperkuat portofolio bisnisnya, khususnya pada sektor wealth management dan segmen ritel khusus. Komitmen serupa juga ditegaskan oleh kompetitor senegaranya, Maybank Group, yang menyatakan bahwa operasi mereka di Indonesia tetap akan menjadi kontributor pertumbuhan penting dalam jangka menengah hingga panjang. Sikap agresif perbankan Malaysia ini menjadi sinyal bahwa di balik volatilitas makro yang mencekam, nilai fundamental korporasi di Indonesia dinilai sudah sangat murah untuk mulai diakumulasi oleh smart money global.\n-\nFollow TikTok \nInstagram \nTelegram \nbiar nggak ketinggalan update saham harian, serta buat diskusi & cari insight bareng komunitas cuan\n-\nCIMBGroup #BNGA #CIMBNiaga #IHSG #Saham", "post_id": "3916317238747790632_77879013289"}}, {"key": "beldocuanfreeforum", "attributes": {"label": "beldocuanfreeforum", "x": 374.0970394649179, "y": 748.505790053876, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5224, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916317238747790632_77879013289", "id": "beldocuanfreeforum", "source": "instagram-000001", "content": "Di tengah gelombang pesimisme global terhadap pasar keuangan domestik, Chief Executive Officer (CEO) CIMB Group Holdings Bhd., Novan Amirudin, justru menyuarakan pandangan yang berlawanan (contrarian). Dalam wawancaranya dengan Bloomberg TV di Kuala Lumpur (10/6/2026), Novan menegaskan bahwa kondisi saat ini merupakan waktu yang sangat tepat bagi investor jangka panjang untuk menaruh modalnya di Indonesia, meskipun kepercayaan pasar terhadap ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini sedang berada di titik nadir.\n\nOptimisme raksasa perbankan Malaysia ini muncul di tengah kejatuhan indeks acuan pasar modal Indonesia. Sepanjang tahun 2026, Rupiah telah ambruk lebih dari 8% terhadap Dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah terkoreksi dalam sekitar 35%. Pasar global tercatat melakukan aksi jual masif karena mengkhawatirkan risiko fiskal dari kebijakan populis kabinet Presiden Prabowo Subianto, terutama membengkaknya subsidi energi akibat konflik Timur Tengah. Namun bagi CIMB, penurunan valuasi aset di Indonesia saat ini justru membuka peluang besar untuk melakukan penetrasi dan ekspansi bisnis yang lebih murah.\n\nMelalui anak usahanya, PT Bank CIMB Niaga Tbk ($BNGA), CIMB Group dilaporkan tengah aktif berburu peluang merger dan akuisisi (M&A) di Indonesia untuk memperkuat portofolio bisnisnya, khususnya pada sektor wealth management dan segmen ritel khusus. Komitmen serupa juga ditegaskan oleh kompetitor senegaranya, Maybank Group, yang menyatakan bahwa operasi mereka di Indonesia tetap akan menjadi kontributor pertumbuhan penting dalam jangka menengah hingga panjang. Sikap agresif perbankan Malaysia ini menjadi sinyal bahwa di balik volatilitas makro yang mencekam, nilai fundamental korporasi di Indonesia dinilai sudah sangat murah untuk mulai diakumulasi oleh smart money global.\n-\nFollow TikTok \nInstagram \nTelegram \nbiar nggak ketinggalan update saham harian, serta buat diskusi & cari insight bareng komunitas cuan\n-\nCIMBGroup #BNGA #CIMBNiaga #IHSG #Saham", "post_id": "3916317238747790632_77879013289"}}, {"key": "leoo4456", "attributes": {"label": "leoo4456", "x": 870.4047975679575, "y": 450.7261357643428, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7645672255644601620", "id": "leoo4456", "source": "tiktok-000001", "content": "Indonesia dan Prancis resmi membentuk forum bisnis tingkat tinggi yang melibatkan 30 pemimpin industri dari kedua negara dengan total nilai perusahaan gabungan mencapai US$1,3 triliun.  Peluncuran France-Indonesia High Level Business Council ini dilakukan langsung di hadapan Presiden Prabowo dan Presiden Macron pada 28 Mei 2026, melansir Bloomberg Technoz. Dari forum tersebut, empat kesepakatan komersial baru senilai US$3,5 miliar langsung ditandatangani, mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan. Dewan bisnis ini juga menargetkan peningkatan total perdagangan kedua negara hingga tiga kali lipat pada 2035, dipimpin bersama oleh CEO Danone Antoine de Saint-Affrique dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Bagi investor, sinyal ini penting.  Arus masuk investasi asing skala besar dari negara maju ke Indonesia secara historis memperkuat sentimen terhadap rupiah dan mendorong aliran dana ke pasar modal domestik.  Dengan rupiah yang masih tertekan di kisaran Rp17.800-an per dolar AS, kesepakatan sebesar ini bisa jadi katalis positif yang dibutuhkan pasar. Sumber: Tws News #kontencom  #kontencomxtws  #prabowo", "post_id": "7645672255644601620"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 859.0698630060684, "y": 711.9508830637269, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 90.7518, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "7645672255644601620", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Indonesia dan Prancis resmi membentuk forum bisnis tingkat tinggi yang melibatkan 30 pemimpin industri dari kedua negara dengan total nilai perusahaan gabungan mencapai US$1,3 triliun.  Peluncuran France-Indonesia High Level Business Council ini dilakukan langsung di hadapan Presiden Prabowo dan Presiden Macron pada 28 Mei 2026, melansir Bloomberg Technoz. Dari forum tersebut, empat kesepakatan komersial baru senilai US$3,5 miliar langsung ditandatangani, mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan. Dewan bisnis ini juga menargetkan peningkatan total perdagangan kedua negara hingga tiga kali lipat pada 2035, dipimpin bersama oleh CEO Danone Antoine de Saint-Affrique dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Bagi investor, sinyal ini penting.  Arus masuk investasi asing skala besar dari negara maju ke Indonesia secara historis memperkuat sentimen terhadap rupiah dan mendorong aliran dana ke pasar modal domestik.  Dengan rupiah yang masih tertekan di kisaran Rp17.800-an per dolar AS, kesepakatan sebesar ini bisa jadi katalis positif yang dibutuhkan pasar. Sumber: Tws News #kontencom  #kontencomxtws  #prabowo", "post_id": "7645672255644601620"}}, {"key": "cliper.1618", "attributes": {"label": "cliper.1618", "x": 335.71479170991967, "y": 717.4306404183894, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7646235665151479060", "id": "cliper.1618", "source": "tiktok-000001", "content": "#kontencom #kontencomxsuli Indonesia dan Prancis resmi membentuk forum bisnis tingkat tinggi yang melibatkan 30 pemimpin industri dari kedua negara dengan total nilai perusahaan gabungan mencapai US$1,3 triliun. Peluncuran France-Indonesia High Level Business Council ini dilakukan langsung di hadapan Presiden Prabowo dan Presiden Macron pada 28 Mei 2026, melansir Bloomberg Technoz. Dari forum tersebut, empat kesepakatan komersial baru senilai US$3,5 miliar langsung ditandatangani, mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan. Dewan bisnis ini juga menargetkan peningkatan total perdagangan kedua negara hingga tiga kali lipat pada 2035, dipimpin bersama oleh CEO Danone Antoine de Saint-Affrique dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Bagi investor, sinyal ini penting. Arus masuk investasi asing skala besar dari negara maju ke Indonesia secara historis memperkuat sentimen terhadap rupiah dan mendorong aliran dana ke pasar modal domestik. Dengan rupiah yang masih tertekan di kisaran Rp17.800-an per dolar AS, kesepakatan sebesar ini bisa jadi katalis positif yang dibutuhkan pasar.", "post_id": "7646235665151479060"}}, {"key": "kontencom_", "attributes": {"label": "kontencom_", "x": 292.98467412861595, "y": 552.0437005353463, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.5843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7646235665151479060", "id": "kontencom_", "source": "tiktok-000001", "content": "#kontencom #kontencomxsuli Indonesia dan Prancis resmi membentuk forum bisnis tingkat tinggi yang melibatkan 30 pemimpin industri dari kedua negara dengan total nilai perusahaan gabungan mencapai US$1,3 triliun. Peluncuran France-Indonesia High Level Business Council ini dilakukan langsung di hadapan Presiden Prabowo dan Presiden Macron pada 28 Mei 2026, melansir Bloomberg Technoz. Dari forum tersebut, empat kesepakatan komersial baru senilai US$3,5 miliar langsung ditandatangani, mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan. Dewan bisnis ini juga menargetkan peningkatan total perdagangan kedua negara hingga tiga kali lipat pada 2035, dipimpin bersama oleh CEO Danone Antoine de Saint-Affrique dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Bagi investor, sinyal ini penting. Arus masuk investasi asing skala besar dari negara maju ke Indonesia secara historis memperkuat sentimen terhadap rupiah dan mendorong aliran dana ke pasar modal domestik. Dengan rupiah yang masih tertekan di kisaran Rp17.800-an per dolar AS, kesepakatan sebesar ini bisa jadi katalis positif yang dibutuhkan pasar.", "post_id": "7646235665151479060"}}, {"key": "ceefem", "attributes": {"label": "ceefem", "x": 781.8950295360621, "y": 445.7980600614905, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7645653741944704274", "id": "ceefem", "source": "tiktok-000001", "content": "‎Indonesia dan Prancis resmi membentuk forum bisnis tingkat tinggi yang melibatkan 30 pemimpin industri dari kedua negara dengan total nilai perusahaan gabungan mencapai US$1,3 triliun. Peluncuran France-Indonesia High Level Business Council ini dilakukan langsung di hadapan Presiden Prabowo dan Presiden Macron pada 28 Mei 2026, melansir Bloomberg Technoz. Dari forum tersebut, empat kesepakatan komersial baru senilai US$3,5 miliar langsung ditandatangani, mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan. Dewan bisnis ini juga menargetkan peningkatan total perdagangan kedua negara hingga tiga kali lipat pada 2035, dipimpin bersama oleh CEO Danone Antoine de Saint-Affrique dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Bagi investor, sinyal ini penting. Arus masuk investasi asing skala besar dari negara maju ke Indonesia secara historis memperkuat sentimen terhadap rupiah dan mendorong aliran dana ke pasar modal domestik. Dengan rupiah yang masih tertekan di kisaran Rp17.800-an per dolar AS, kesepakatan sebesar ini bisa jadi katalis positif yang dibutuhkan pasar ‎ ‎Sumber: TWS News ‎   ‎#kontencom #kontencomxtws #prancis  #prabowo ‎#fyp ‎", "post_id": "7645653741944704274"}}, {"key": "clipss.capital", "attributes": {"label": "clipss.capital", "x": 520.4398401526997, "y": 535.6053412696506, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7645630540841897236", "id": "clipss.capital", "source": "tiktok-000001", "content": "Indonesia dan Prancis resmi membentuk forum bisnis tingkat tinggi yang melibatkan 30 pemimpin industri dari kedua negara dengan total nilai perusahaan gabungan mencapai US$1,3 triliun. Peluncuran France-Indonesia High Level Business Council ini dilakukan langsung di hadapan Presiden Prabowo dan Presiden Macron pada 28 Mei 2026, melansir Bloomberg Technoz. ​Dari forum tersebut, empat kesepakatan komersial baru senilai US$3,5 miliar langsung ditandatangani, mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan. Dewan bisnis ini juga menargetkan peningkatan total perdagangan kedua negara hingga tiga kali lipat pada 2035, dipimpin bersama oleh CEO Danone Antoine de Saint-Affrique dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie. ​Bagi investor, sinyal ini penting. Arus masuk investasi asing skala besar dari negara maju ke Indonesia secara historis memperkuat sentimen terhadap rupiah dan mendorong aliran dana ke pasar modal domestik. Dengan rupiah yang masih tertekan di kisaran Rp17.800-an per dolar AS, kesepakatan sebesar ini bisa jadi katalis positif yang dibutuhkan pasar. Sumber : TWS News   Instagram :  #kontencom #kontencomxtws #fyp #prabowo", "post_id": "7645630540841897236"}}, {"key": "atwsnews", "attributes": {"label": "atwsnews", "x": 659.8634673730702, "y": 648.19271556284, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7646407014121213192", "id": "atwsnews", "source": "tiktok-000001", "content": "Indonesia dan Prancis resmi membentuk forum bisnis tingkat tinggi yang melibatkan 30 pemimpin industri dari kedua negara dengan total nilai perusahaan gabungan mencapai US$1,3 triliun. Peluncuran France-Indonesia High Level Business Council ini dilakukan langsung di hadapan Presiden PrabowO dan Presiden Macron pada 28 Mei 2026, melansir Bloomberg Technoz. Dari forum tersebut, empat kesepakatan komersial baru senilai US$3,5 miliar langsung ditandatangani, mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan. Dewan bisnis ini juga menargetkan peningkatan total perdagangan kedua negara hingga tiga kali lipat pada 2035, dipimpin bersama oleh CEO Danone Antoine de Saint-Affrique dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Bagi investor, sinyal ini penting. Arus masuk investasi asing skala besar dari negara maju ke Indonesia secara historis memperkuat sentimen terhadap rupiah dan mendorong aliran dana ke pasar modal domestik. Dengan rupiah yang masih tertekan di kisaran Rp17.800-an per dolar AS, kesepakatan sebesar ini bisa jadi katalis positif yang dibutuhkan pasar. \"Sumber: TWS News\"  #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7646407014121213192"}}, {"key": "graham_di_caprio", "attributes": {"label": "graham_di_caprio", "x": 259.43252303512475, "y": 661.3583643050553, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7645615792628796688", "id": "graham_di_caprio", "source": "tiktok-000001", "content": "Indonesia dan Prancis resmi membentuk forum bisnis tingkat tinggi yang melibatkan 30 pemimpin industri dari kedua negara dengan total nilai perusahaan gabungan mencapai US$1,3 triliun. Peluncuran France-Indonesia High Level Business Council ini dilakukan langsung di hadapan Presiden Prabowo dan Presiden Macron pada 28 Mei 2026, melansir Bloomberg Technoz. Dari forum tersebut, empat kesepakatan komersial baru senilai US$3,5 miliar langsung ditandatangani, mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan. Dewan bisnis ini juga menargetkan peningkatan total perdagangan kedua negara hingga tiga kali lipat pada 2035, dipimpin bersama oleh CEO Danone Antoine de Saint-Affrique dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Bagi investor, sinyal ini penting. Arus masuk investasi asing skala besar dari negara maju ke Indonesia secara historis memperkuat sentimen terhadap rupiah dan mendorong aliran dana ke pasar modal domestik. Dengan rupiah yang masih tertekan di kisaran Rp17.800-an per dolar AS, kesepakatan sebesar ini bisa jadi katalis positif yang dibutuhkan pasar. Sumber:TWS News #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7645615792628796688"}}, {"key": "jul_tws", "attributes": {"label": "jul_tws", "x": 64.69669188360172, "y": 707.8593419559514, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647347881610956053", "id": "jul_tws", "source": "tiktok-000001", "content": "🇮🇩🇫🇷Indonesia dan Prancis resmi membentuk forum bisnis tingkat tinggi yang melibatkan 30 pemimpin industri dari kedua negara dengan total nilai perusahaan gabungan mencapai US$1,3 triliun. Peluncuran France-Indonesia High Level Business Council ini dilakukan langsung di hadapan Presiden Prabowo dan Presiden Macron pada 28 Mei 2026, melansir Bloomberg Technoz. Dari forum tersebut, empat kesepakatan komersial baru senilai US$3,5 miliar langsung ditandatangani, mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan. Dewan bisnis ini juga menargetkan peningkatan total perdagangan kedua negara hingga tiga kali lipat pada 2035, dipimpin bersama oleh CEO Danone Antoine de Saint-Affrique dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Bagi investor, sinyal ini penting. Arus masuk investasi asing skala besar dari negara maju ke Indonesia secara historis memperkuat sentimen terhadap rupiah dan mendorong aliran dana ke pasar modal domestik. Dengan rupiah yang masih tertekan di kisaran Rp17.800-an per dolar AS, kesepakatan sebesar ini bisa jadi katalis positif yang dibutuhkan pasar. Bagaimana pendapatmu tentang hal ini sob sampaikan di komentar yaa🤔? Sumber : TWS News   #kontencom #kontencomxtws #prabowo #fyp", "post_id": "7647347881610956053"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 636.5398609361515, "y": 624.5539552112591, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Ftcxq-Q1prg", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Puji Indofood & Mayora yang Berhasil Tembus Pasar Global\n\nKABARBURSA.COM — Presiden Prabowo Subianto memuji dua perusahaan konsumen besar Indonesia, PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT Mayora Indah Tbk, yang dinilai berhasil bersaing di tingkat global dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR, Rabu (20/5). Prabowo menyebut Indomie sudah dikenal luas di Eropa hingga Afrika, sementara Kopiko milik Mayora telah dipasarkan ke lebih dari 100 negara. Prestasi ekspor kedua perusahaan ini menjadi sinyal penting bagi pelaku industri dan investor bahwa brand lokal Indonesia memiliki daya saing nyata di panggung internasional — sebuah momentum yang relevan untuk dicermati di tengah upaya penguatan ekonomi nasional. Ikuti terus perkembangan berita ekonomi dan pasar modal di kanal ini, dan bagikan pendapat Anda di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#indofood #mayora #prabowo #indomie #kopiko #produklokal #eksporindonesia #ekonomiindonesia #beritahari ini #pasarglobal #dprindonesia #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "Ftcxq-Q1prg"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 649.0064662995751, "y": 149.16203578901633, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.5843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ftcxq-Q1prg", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Puji Indofood & Mayora yang Berhasil Tembus Pasar Global\n\nKABARBURSA.COM — Presiden Prabowo Subianto memuji dua perusahaan konsumen besar Indonesia, PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT Mayora Indah Tbk, yang dinilai berhasil bersaing di tingkat global dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR, Rabu (20/5). Prabowo menyebut Indomie sudah dikenal luas di Eropa hingga Afrika, sementara Kopiko milik Mayora telah dipasarkan ke lebih dari 100 negara. Prestasi ekspor kedua perusahaan ini menjadi sinyal penting bagi pelaku industri dan investor bahwa brand lokal Indonesia memiliki daya saing nyata di panggung internasional — sebuah momentum yang relevan untuk dicermati di tengah upaya penguatan ekonomi nasional. Ikuti terus perkembangan berita ekonomi dan pasar modal di kanal ini, dan bagikan pendapat Anda di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#indofood #mayora #prabowo #indomie #kopiko #produklokal #eksporindonesia #ekonomiindonesia #beritahari ini #pasarglobal #dprindonesia #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "Ftcxq-Q1prg"}}, {"key": "@BuletiniNews", "attributes": {"label": "@BuletiniNews", "x": 885.6955994740983, "y": 979.2989015853573, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "m9LGx4K1Sq0", "id": "@BuletiniNews", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mundur Akibat Rupiah Anjlok? Ini Jawaban Istana | iNews Terkini\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nYuk Subscribe    /   \n\nSelengkapnya baca di: https://www.inews.id/\nFollow Our Official Twitter:   / gtvid_news  \nCheck Our Official Website: https://www.inews.id\nLike Our Official Facebook:   / gtvindonesianews  \nFollow Our Official Instagram:\n  / gtvindonesia_news", "post_id": "m9LGx4K1Sq0"}}, {"key": "buletininews", "attributes": {"label": "buletininews", "x": 357.1436809604605, "y": 417.65285016846286, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.5843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m9LGx4K1Sq0", "id": "buletininews", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mundur Akibat Rupiah Anjlok? Ini Jawaban Istana | iNews Terkini\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nYuk Subscribe    /   \n\nSelengkapnya baca di: https://www.inews.id/\nFollow Our Official Twitter:   / gtvid_news  \nCheck Our Official Website: https://www.inews.id\nLike Our Official Facebook:   / gtvindonesianews  \nFollow Our Official Instagram:\n  / gtvindonesia_news", "post_id": "m9LGx4K1Sq0"}}, {"key": "@trijayafm", "attributes": {"label": "@trijayafm", "x": 505.9617309695592, "y": 398.34559536436956, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "8MRnhvQf8Ag", "id": "@trijayafm", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mundur Akibat Rupiah Anjlok? Ini Jawaban Istana | iNews Terkini\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBagaimana menurut Anda? \nYuk komen / live chat ya \n\nCek juga\nInstagram   / mnctrijayafm   \nTiktok   / mnctrijaya  \nAudio streaming https://www.mnctrijaya.com/ \nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nBoleh bantu subscribe ya  ⁨\n\n#news #Prabowo #Jokowi #Iran", "post_id": "8MRnhvQf8Ag"}}, {"key": "trijaya", "attributes": {"label": "trijaya", "x": 526.9631766589195, "y": 316.10174333381167, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.5843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "8MRnhvQf8Ag", "id": "trijaya", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mundur Akibat Rupiah Anjlok? Ini Jawaban Istana | iNews Terkini\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBagaimana menurut Anda? \nYuk komen / live chat ya \n\nCek juga\nInstagram   / mnctrijayafm   \nTiktok   / mnctrijaya  \nAudio streaming https://www.mnctrijaya.com/ \nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nBoleh bantu subscribe ya  ⁨\n\n#news #Prabowo #Jokowi #Iran", "post_id": "8MRnhvQf8Ag"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 45.2660711722156, "y": 43.83598432943414, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "OI7tmd_Dm2s", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "Kemiripan Era Prabowo 2026 dan Era Soeharto 1998! Dari Fakta yang Terjadi, Ini Krisis Atau Peluang?\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas, tempat di mana kita membedah dinamika ekonomi, psikologi pasar, dan konstelasi geopolitik yang sesungguhnya!\n\nPernahkah Anda bertanya-tanya mengapa belakangan ini nilai tukar Rupiah terus tertekan tajam dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hancur lebur? Banyak investor ritel awam mengira hal ini murni karena keperkasaan Dolar AS, namun faktanya Indeks Dolar (DXY) di panggung global cenderung bergerak stagnan. Jawaban sebenarnya jauh lebih mengerikan: pasar sedang melakukan aksi jual paksa (sell-off) besar-besaran, yang memicu pelarian modal asing (capital outflow) ke safe haven terdekat seperti Singapura.\n\nDi dalam video kali ini, Wawasan Cerdas akan mengupas tuntas tiga akar masalah utama yang mengguncang portofolio kita:\n1. Psikologi Massa dan Framing Media Internasional Di era digital, sekitar 90-95% ujaran netizen di media sosial penuh dengan sentimen negatif terhadap pemerintah, menciptakan echo chamber yang memicu ketakutan massal (panic selling) di bursa saham. Kepanikan ini diamplifikasi oleh framing media asing seperti The Economist yang membangun narasi bahwa kepemimpinan Indonesia saat ini sedang membahayakan ekonomi dan demokrasi, yang langsung menjadi red flag bagi investor institusional global.\n\n2. Borok Fundamental Internal dan Celah Bursa Kita harus objektif melihat bahwa kelemahan internal turut menekan pasar. Mulai dari dugaan penyelewengan dana pada program fiskal raksasa seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga memudarnya kepastian hukum akibat rentannya proses peradilan dipolitisasi. Di pasar modal, struktur bursa kita yang memiliki tingkat saham beredar di publik (free float) yang rendah dengan cerdik dimanfaatkan oleh lembaga indeks seperti MSCI untuk mengeluarkan saham-saham kita, memaksa reksa dana asing melakukan jual paksa tanpa peduli fundamental.\n\n3. \"Helicopter View\": Perang Kedaulatan dan Paralelisme 1998 Krisis ini bukanlah sekadar masalah fundamental perusahaan, melainkan imbas dari tarik-ulur kedaulatan di meja catur geopolitik. Terdapat paralelisme yang sangat kuat dengan krisis 1998; jika dahulu manuver Presiden Soeharto yang membeli jet Sukhoi berujung pada tekanan dari AS dan IMF, saat ini langkah berani pemerintah yang menolak pinjaman puluhan miliar dolar dari IMF memicu reaksi berantai dari \"tangan-tangan jahat\" kekuatan global. Melalui strategi diplomasi \"dua kaki\" ke Rusia (BRICS) dan Amerika Serikat, Indonesia dianggap sedang \"membelot\" sehingga dihukum secara finansial melalui pasar modal.\n\nApa Strategi Kita? Menghujat kegelapan tidak akan mengisi piring nasi kita. Sebagai investor dengan kecerdasan emosional tinggi, jadikan krisis geopolitik ini sebagai peluang perpindahan kekayaan (wealth transfer) terbesar. Hindari saham dengan utang Dolar AS, gunakan saham emiten ekspor sebagai hedging, dan mulailah mengakumulasi (buy on weakness) saham blue chip berfundamental kuat yang sedang didiskon paksa oleh pihak asing. Habis gelap, pasti akan terbitlah terang.\n\nDukung kemandirian bangsa dengan tetap rasional! Jangan lupa untuk klik LIKE, tulis pendapat Anda di kolom COMMENT, SHARE video ini untuk mengedukasi investor lain, dan pastikan Anda sudah SUBSCRIBE Wawasan Cerdas agar selalu selangkah lebih maju dalam berinvestasi.\n\n00:06 Sentimen Negatif Publik dan Framing Terhadap Pemerintah\n07:45 Masalah Internal Negara (Korupsi, Penegakan Hukum, dan Blunder Kebijakan) \n14:37 Tekanan Ekonomi dan Pelemahan Nilai Tukar Rupiah\n21:36 Sudut Pandang Alternatif (POV Lain): Upaya Mempertahankan Kedaulatan Negara \n29:16 Paralelisme Geopolitik: Era Soeharto (1998) vs Era Prabowo\n37:11 Kesimpulan\n\nDisclaimer: Konten ini bertujuan murni untuk edukasi ekonomi dan analisis pasar, bukan ajakan mutlak untuk membeli atau menjual aset finansial tertentu. Selalu lakukan riset Anda sendiri (DYOR).\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#WawasanCerdas #KrisisEkonomi #IHSG #Rupiah #InvestasiSaham #GeopolitikIndonesia #CapitalOutflow #EdukasiKeuangan #StrategiInvestasi #Krisis1998 #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "OI7tmd_Dm2s"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 70.38355841869614, "y": 825.4625026941341, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7879, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "OI7tmd_Dm2s", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "Kemiripan Era Prabowo 2026 dan Era Soeharto 1998! Dari Fakta yang Terjadi, Ini Krisis Atau Peluang?\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas, tempat di mana kita membedah dinamika ekonomi, psikologi pasar, dan konstelasi geopolitik yang sesungguhnya!\n\nPernahkah Anda bertanya-tanya mengapa belakangan ini nilai tukar Rupiah terus tertekan tajam dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hancur lebur? Banyak investor ritel awam mengira hal ini murni karena keperkasaan Dolar AS, namun faktanya Indeks Dolar (DXY) di panggung global cenderung bergerak stagnan. Jawaban sebenarnya jauh lebih mengerikan: pasar sedang melakukan aksi jual paksa (sell-off) besar-besaran, yang memicu pelarian modal asing (capital outflow) ke safe haven terdekat seperti Singapura.\n\nDi dalam video kali ini, Wawasan Cerdas akan mengupas tuntas tiga akar masalah utama yang mengguncang portofolio kita:\n1. Psikologi Massa dan Framing Media Internasional Di era digital, sekitar 90-95% ujaran netizen di media sosial penuh dengan sentimen negatif terhadap pemerintah, menciptakan echo chamber yang memicu ketakutan massal (panic selling) di bursa saham. Kepanikan ini diamplifikasi oleh framing media asing seperti The Economist yang membangun narasi bahwa kepemimpinan Indonesia saat ini sedang membahayakan ekonomi dan demokrasi, yang langsung menjadi red flag bagi investor institusional global.\n\n2. Borok Fundamental Internal dan Celah Bursa Kita harus objektif melihat bahwa kelemahan internal turut menekan pasar. Mulai dari dugaan penyelewengan dana pada program fiskal raksasa seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga memudarnya kepastian hukum akibat rentannya proses peradilan dipolitisasi. Di pasar modal, struktur bursa kita yang memiliki tingkat saham beredar di publik (free float) yang rendah dengan cerdik dimanfaatkan oleh lembaga indeks seperti MSCI untuk mengeluarkan saham-saham kita, memaksa reksa dana asing melakukan jual paksa tanpa peduli fundamental.\n\n3. \"Helicopter View\": Perang Kedaulatan dan Paralelisme 1998 Krisis ini bukanlah sekadar masalah fundamental perusahaan, melainkan imbas dari tarik-ulur kedaulatan di meja catur geopolitik. Terdapat paralelisme yang sangat kuat dengan krisis 1998; jika dahulu manuver Presiden Soeharto yang membeli jet Sukhoi berujung pada tekanan dari AS dan IMF, saat ini langkah berani pemerintah yang menolak pinjaman puluhan miliar dolar dari IMF memicu reaksi berantai dari \"tangan-tangan jahat\" kekuatan global. Melalui strategi diplomasi \"dua kaki\" ke Rusia (BRICS) dan Amerika Serikat, Indonesia dianggap sedang \"membelot\" sehingga dihukum secara finansial melalui pasar modal.\n\nApa Strategi Kita? Menghujat kegelapan tidak akan mengisi piring nasi kita. Sebagai investor dengan kecerdasan emosional tinggi, jadikan krisis geopolitik ini sebagai peluang perpindahan kekayaan (wealth transfer) terbesar. Hindari saham dengan utang Dolar AS, gunakan saham emiten ekspor sebagai hedging, dan mulailah mengakumulasi (buy on weakness) saham blue chip berfundamental kuat yang sedang didiskon paksa oleh pihak asing. Habis gelap, pasti akan terbitlah terang.\n\nDukung kemandirian bangsa dengan tetap rasional! Jangan lupa untuk klik LIKE, tulis pendapat Anda di kolom COMMENT, SHARE video ini untuk mengedukasi investor lain, dan pastikan Anda sudah SUBSCRIBE Wawasan Cerdas agar selalu selangkah lebih maju dalam berinvestasi.\n\n00:06 Sentimen Negatif Publik dan Framing Terhadap Pemerintah\n07:45 Masalah Internal Negara (Korupsi, Penegakan Hukum, dan Blunder Kebijakan) \n14:37 Tekanan Ekonomi dan Pelemahan Nilai Tukar Rupiah\n21:36 Sudut Pandang Alternatif (POV Lain): Upaya Mempertahankan Kedaulatan Negara \n29:16 Paralelisme Geopolitik: Era Soeharto (1998) vs Era Prabowo\n37:11 Kesimpulan\n\nDisclaimer: Konten ini bertujuan murni untuk edukasi ekonomi dan analisis pasar, bukan ajakan mutlak untuk membeli atau menjual aset finansial tertentu. Selalu lakukan riset Anda sendiri (DYOR).\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#WawasanCerdas #KrisisEkonomi #IHSG #Rupiah #InvestasiSaham #GeopolitikIndonesia #CapitalOutflow #EdukasiKeuangan #StrategiInvestasi #Krisis1998 #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "OI7tmd_Dm2s"}}, {"key": "@LintasiNews", "attributes": {"label": "@LintasiNews", "x": 134.10221459130932, "y": 996.0538995172071, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "nc0zDJJw7us", "id": "@LintasiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mundur Akibat Rupiah Anjlok? Ini Jawaban Istana | iNews Terkini\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nYuk Subscribe    /   \n\nBaca Juga: https://www.inews.id/news\n\nFollow Our Official Twitter:   / lintas_mnctv  \nCheck Our Official Website: https://www.inews.id\nLike Our Official Facebook:   / mnctvnews  \nFollow Our Official Instagram:   / mnctvnews  \n\nDapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:\nhttps://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia\nhttps://www.okezone.com/ untuk berita-berita sports dan gaya hidup\nhttps://www.sindonews.com/ untuk berita-berita politik dalam dan luar negeri\nhttps://www.idxchannel.com/ untuk berita-berita pasar saham dan ekonomi\n\n#LintasiNewsSiang", "post_id": "nc0zDJJw7us"}}, {"key": "lintasinews", "attributes": {"label": "lintasinews", "x": 495.7940044843844, "y": 436.5457995878842, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.5843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "nc0zDJJw7us", "id": "lintasinews", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Mundur Akibat Rupiah Anjlok? Ini Jawaban Istana | iNews Terkini\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nYuk Subscribe    /   \n\nBaca Juga: https://www.inews.id/news\n\nFollow Our Official Twitter:   / lintas_mnctv  \nCheck Our Official Website: https://www.inews.id\nLike Our Official Facebook:   / mnctvnews  \nFollow Our Official Instagram:   / mnctvnews  \n\nDapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:\nhttps://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia\nhttps://www.okezone.com/ untuk berita-berita sports dan gaya hidup\nhttps://www.sindonews.com/ untuk berita-berita politik dalam dan luar negeri\nhttps://www.idxchannel.com/ untuk berita-berita pasar saham dan ekonomi\n\n#LintasiNewsSiang", "post_id": "nc0zDJJw7us"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 94.529096479811, "y": 823.8633466164916, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Z4rf5VQdOg8", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Istana Jelaskan Isu Mundurnya Menkeu Purbaya Akibat Anjloknya Rupiah & IHSG | iNews Terkini 4/6\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\nPurbayaYudhiSadewa #MenteriKeuangan #Istana #TidakAdaMundur #Menkeu #KabinetMerahPutih #PrasetyoHadi #PolitikIndonesia #BeritaTerkini #BreakingNewsIndonesia #EkonomiIndonesia #Rupiah #IHSG #Reshuffle #UpdatePolitik #iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "Z4rf5VQdOg8"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 237.97498652172322, "y": 40.01908571946644, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.5843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Z4rf5VQdOg8", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Istana Jelaskan Isu Mundurnya Menkeu Purbaya Akibat Anjloknya Rupiah & IHSG | iNews Terkini 4/6\n\nIstana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan bantahan tegas atas isu yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar. \n\nPrasetyo memastikan tidak ada rencana pergantian Menkeu dalam waktu dekat, sekaligus menepis rumor reshuffle yang sempat ramai dibahas di media dan kalangan pelaku pasar.\n\nDalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Prasetyo juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\nPurbayaYudhiSadewa #MenteriKeuangan #Istana #TidakAdaMundur #Menkeu #KabinetMerahPutih #PrasetyoHadi #PolitikIndonesia #BeritaTerkini #BreakingNewsIndonesia #EkonomiIndonesia #Rupiah #IHSG #Reshuffle #UpdatePolitik #iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "Z4rf5VQdOg8"}}, {"key": "@HippoAcademy", "attributes": {"label": "@HippoAcademy", "x": 803.0999526497264, "y": 90.16648127612437, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9915, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "won5ClMP_uU", "id": "@HippoAcademy", "source": "youtube-000001", "content": "PRABOWO BIKIN MALAYSIA PANIK! RUPIAH IHSG MELONJAK PESAT, SINGAPURA-MALAYSIA AUTO KETAR-KETIR!\n\nAkselerasi performa instrumen keuangan domestik dan penataan ketahanan sektor riil menjadi pilar utama Pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi di kawasan Asia Tenggara. Pada perdagangan pertengahan Juni 2026, pasar modal nasional mencatatkan pertumbuhan impresif di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju positif hingga 5% pada sesi pertama. Lonjakan ini didorong oleh aksi korporasi penguatan aset serta konsolidasi strategis komitmen perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yang berjalan selaras dengan meredanya tensi geopolitik global antara Amerika Serikat dan Iran sehingga memicu kembalinya kepercayaan investor global ke pasar berkembang (*emerging markets*).\n\nResiliensi finansial ini diperkuat oleh penguatan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, yang memicu penyesuaian portofolio para pelaku pasar valuta asing demi memitigasi risiko spekulatif. Di sisi lain, lompatan besar di sektor hulu ditunjukkan oleh capaian swasembada pangan terintegrasi dengan volume cadangan beras nasional yang stabil. Langkah kemandirian pangan dan energi ini secara langsung mengubah peta ketergantungan logistik regional, sekaligus mendorong analisis komparatif dan evaluasi rantai pasok dari negara-negara mitra dagang seperti Singapura dan Malaysia terkait pergeseran pusat gravitasi ekonomi di kawasan. Simak ulasan mendalam mengenai analisis pergerakan IHSG, strategi pengelolaan cadangan pangan nasional, serta dampaknya bagi ketahanan ekonomi makro Indonesia di Asia Tenggara dalam video ini sampai selesai!\n\n#PasarModal #PertumbuhanIHSG #SwasembadaPangan #KetahananEkonomi #IndonesiaMaju\n\nFollow Sosial Media Hippo Academy 👇👇\n🔴 TikTok : https://www.tiktok.com/\n🔴 Instagram : https://www.instagram.com/hippoacademy.id/\n🔴 Facebook : https://www.facebook.com/share/1CnW57ATMR/\n\n© Copyright Disclaimer under section 107 of the Copyright Act of 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing.", "post_id": "won5ClMP_uU"}}, {"key": "hippoacademy.id/", "attributes": {"label": "hippoacademy.id/", "x": 190.42295489518756, "y": 630.8679360519984, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.5843, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "won5ClMP_uU", "id": "hippoacademy.id/", "source": "youtube-000001", "content": "PRABOWO BIKIN MALAYSIA PANIK! RUPIAH IHSG MELONJAK PESAT, SINGAPURA-MALAYSIA AUTO KETAR-KETIR!\n\nAkselerasi performa instrumen keuangan domestik dan penataan ketahanan sektor riil menjadi pilar utama Pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi di kawasan Asia Tenggara. Pada perdagangan pertengahan Juni 2026, pasar modal nasional mencatatkan pertumbuhan impresif di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju positif hingga 5% pada sesi pertama. Lonjakan ini didorong oleh aksi korporasi penguatan aset serta konsolidasi strategis komitmen perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yang berjalan selaras dengan meredanya tensi geopolitik global antara Amerika Serikat dan Iran sehingga memicu kembalinya kepercayaan investor global ke pasar berkembang (*emerging markets*).\n\nResiliensi finansial ini diperkuat oleh penguatan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, yang memicu penyesuaian portofolio para pelaku pasar valuta asing demi memitigasi risiko spekulatif. Di sisi lain, lompatan besar di sektor hulu ditunjukkan oleh capaian swasembada pangan terintegrasi dengan volume cadangan beras nasional yang stabil. Langkah kemandirian pangan dan energi ini secara langsung mengubah peta ketergantungan logistik regional, sekaligus mendorong analisis komparatif dan evaluasi rantai pasok dari negara-negara mitra dagang seperti Singapura dan Malaysia terkait pergeseran pusat gravitasi ekonomi di kawasan. Simak ulasan mendalam mengenai analisis pergerakan IHSG, strategi pengelolaan cadangan pangan nasional, serta dampaknya bagi ketahanan ekonomi makro Indonesia di Asia Tenggara dalam video ini sampai selesai!\n\n#PasarModal #PertumbuhanIHSG #SwasembadaPangan #KetahananEkonomi #IndonesiaMaju\n\nFollow Sosial Media Hippo Academy 👇👇\n🔴 TikTok : https://www.tiktok.com/\n🔴 Instagram : https://www.instagram.com/hippoacademy.id/\n🔴 Facebook : https://www.facebook.com/share/1CnW57ATMR/\n\n© Copyright Disclaimer under section 107 of the Copyright Act of 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing.", "post_id": "won5ClMP_uU"}}], "edges": [{"key": "m_saiful_arif12", "source": "m_saiful_arif12", "target": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "saptaipb", "source": "saptaipb", "target": "RitelRungkad01", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Streetboys192", "source": "Streetboys192", "target": "Pengagum_puan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Streetboys192", "source": "Streetboys192", "target": "sbyfess", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "OvahZeng", "source": "OvahZeng", "target": "indepenSumatera", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "OvahZeng", "source": "OvahZeng", "target": "Muslim_AntiPKI9", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "m_saiful_arif12", "source": "m_saiful_arif12", "target": "MurtadhaOne1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "m_saiful_arif12", "source": "m_saiful_arif12", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "muttle9", "source": "muttle9", "target": "dimarsasongko98", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beldocuan", "source": "beldocuan", "target": "BELDOCUAN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beldocuan", "source": "beldocuan", "target": "BELDOCUAN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beldocuan", "source": "beldocuan", "target": "beldocuanfreeforum", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "leoo4456", "source": "leoo4456", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cliper.1618", "source": "cliper.1618", "target": "kontencom_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ceefem", "source": "ceefem", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipss.capital", "source": "clipss.capital", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipss.capital", "source": "clipss.capital", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "atwsnews", "source": "atwsnews", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "graham_di_caprio", "source": "graham_di_caprio", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jul_tws", "source": "jul_tws", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BuletiniNews", "source": "@BuletiniNews", "target": "buletininews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@LintasiNews", "source": "@LintasiNews", "target": "lintasinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@HippoAcademy", "source": "@HippoAcademy", "target": "hippoacademy.id/", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}