{"nodes": [{"key": "FaktaSebenarny3", "attributes": {"label": "FaktaSebenarny3", "x": 227.53560203291622, "y": 462.92038110759637, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069343940176691674", "id": "FaktaSebenarny3", "source": "tweet-000004", "content": "Ini kebijakan moneter standar untuk menjaga stabilitas sistem keuangan, bukan panik ekonomi.", "post_id": "2069343940176691674"}}, {"key": "steve_hanke", "attributes": {"label": "steve_hanke", "x": 153.04315316611184, "y": 587.4496334287596, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069343940176691674", "id": "steve_hanke", "source": "tweet-000004", "content": "Ini kebijakan moneter standar untuk menjaga stabilitas sistem keuangan, bukan panik ekonomi.", "post_id": "2069343940176691674"}}, {"key": "catherina_fany", "attributes": {"label": "catherina_fany", "x": 114.5522696930934, "y": 118.9560355445669, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2066426186612593125", "id": "catherina_fany", "source": "tweet-000004", "content": "Kehadiran anggota KSSK amat berperan dalam menjaga kestabilan sistem ekonomi bangsa Indonesia", "post_id": "2066426186612593125"}}, {"key": "lps_idic", "attributes": {"label": "lps_idic", "x": 137.60326097527863, "y": 546.0193339980216, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2066426186612593125", "id": "lps_idic", "source": "tweet-000004", "content": "Kehadiran anggota KSSK amat berperan dalam menjaga kestabilan sistem ekonomi bangsa Indonesia", "post_id": "2066426186612593125"}}, {"key": "_haye_", "attributes": {"label": "_haye_", "x": 74.77476543391725, "y": 118.9551303104407, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2066111460057772412", "id": "_haye_", "source": "tweet-000004", "content": "Banyak model yg bisa dipake. Tapi satu hal yg hampir semua gagal menyusun dg baik itu risiko politik dalam volatilitas ekonomi— di sektor tertentu. \n\nKSSK itu teorinya kerja bikin model ginian. Harus update profil politiknya juga.", "post_id": "2066111460057772412"}}, {"key": "uradn", "attributes": {"label": "uradn", "x": 602.8079448018666, "y": 69.57360876303242, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2066111460057772412", "id": "uradn", "source": "tweet-000004", "content": "Banyak model yg bisa dipake. Tapi satu hal yg hampir semua gagal menyusun dg baik itu risiko politik dalam volatilitas ekonomi— di sektor tertentu. \n\nKSSK itu teorinya kerja bikin model ginian. Harus update profil politiknya juga.", "post_id": "2066111460057772412"}}, {"key": "aul_urrohman", "attributes": {"label": "aul_urrohman", "x": 801.4985006100037, "y": 461.5336553554481, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2062722393458745551", "id": "aul_urrohman", "source": "tweet-000004", "content": "\"Tujuan Bank Indonesia adalah mencapai stabilitas nilai Rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan DALAM RANGKA MENDUKUNG pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, perkembangan sektor riil, dan penciptaan lapangan kerja.", "post_id": "2062722393458745551"}}, {"key": "TxtRabbitHole", "attributes": {"label": "TxtRabbitHole", "x": 339.9764714835507, "y": 15.37716906284603, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.7679, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2062722393458745551", "id": "TxtRabbitHole", "source": "tweet-000004", "content": "\"Tujuan Bank Indonesia adalah mencapai stabilitas nilai Rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan DALAM RANGKA MENDUKUNG pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, perkembangan sektor riil, dan penciptaan lapangan kerja.", "post_id": "2062722393458745551"}}, {"key": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "txtdaritaxpayer", "x": 487.2578737315054, "y": 891.9686039356624, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.7679, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2062722393458745551", "id": "txtdaritaxpayer", "source": "tweet-000004", "content": "\"Tujuan Bank Indonesia adalah mencapai stabilitas nilai Rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan DALAM RANGKA MENDUKUNG pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, perkembangan sektor riil, dan penciptaan lapangan kerja.", "post_id": "2062722393458745551"}}, {"key": "ferrydonald", "attributes": {"label": "ferrydonald", "x": 743.9821392173664, "y": 564.8675628909709, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2064026900843159721", "id": "ferrydonald", "source": "tweet-000004", "content": "Para praktisi yg berkiprah di bidang perbankan dapat menilai Bank Century saat itu dan kondisi ekonomi pada saat itu, mas.\nItu hal yg arguable dg pendapatnya KSSK.\n\nBottom line nya saya hanya ingin mengatakan apapun forum yg diambil oleh para pemangku jabatan yg mengurus ....", "post_id": "2064026900843159721"}}, {"key": "prastow", "attributes": {"label": "prastow", "x": 554.9584075325317, "y": 179.65901721295074, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2064026900843159721", "id": "prastow", "source": "tweet-000004", "content": "Para praktisi yg berkiprah di bidang perbankan dapat menilai Bank Century saat itu dan kondisi ekonomi pada saat itu, mas.\nItu hal yg arguable dg pendapatnya KSSK.\n\nBottom line nya saya hanya ingin mengatakan apapun forum yg diambil oleh para pemangku jabatan yg mengurus ....", "post_id": "2064026900843159721"}}, {"key": "ramzanrachmat", "attributes": {"label": "ramzanrachmat", "x": 612.6562234984201, "y": 606.560234707941, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2054244967460098445", "id": "ramzanrachmat", "source": "tweet-000004", "content": "Wajar sih, namanya juga analis dadakan, ngiranya ngurus ekonomi kayak masak Indomie, seminggu langsung jadi. Pasar global emg lg chaos gara gara perang dagang trump, masa lu kira cukup teriak simsalabim abis meeting KSSK langsung ijo semua, dikira dongeng.\n\nDefisit 240T emg udh", "post_id": "2054244967460098445"}}, {"key": "GunRomli", "attributes": {"label": "GunRomli", "x": 38.08825594962484, "y": 810.9095789874029, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2054244967460098445", "id": "GunRomli", "source": "tweet-000004", "content": "Wajar sih, namanya juga analis dadakan, ngiranya ngurus ekonomi kayak masak Indomie, seminggu langsung jadi. Pasar global emg lg chaos gara gara perang dagang trump, masa lu kira cukup teriak simsalabim abis meeting KSSK langsung ijo semua, dikira dongeng.\n\nDefisit 240T emg udh", "post_id": "2054244967460098445"}}, {"key": "validnews", "attributes": {"label": "validnews", "x": 131.8966121993248, "y": 306.65799937573826, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3912004225203794734_5593726572", "id": "validnews", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Rabu (3/6), membantah kabar yang menyebut dirinya meminta perbankan melakukan stress test jika nilai tukar rupiah melampaui Rp18.000 per dolar AS. Bantahan tersebut untuk merespon pelemahan rupiah yang pada Kamis (4/6) pagi tercatat menyentuh Rp18.025,50 per dolar AS. \n\nMenurut Purbaya, berbagai rumor di pasar justru berkontribusi menciptakan sentimen negatif terhadap rupiah. Ia menegaskan bahwa stabilisasi nilai tukar merupakan kewenangan Bank Indonesia, sementara pemerintah akan tetap fokus menjaga fondasi ekonomi nasional dan berkoordinasi melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bila diperlukan.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n \n\n#rupiah #ekonomiindonesia #purbaya #kursdolar #updateekonomi", "post_id": "3912004225203794734_5593726572"}}, {"key": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "kemenkeuri", "x": 827.448851586262, "y": 343.76608208711633, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7679, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912004225203794734_5593726572", "id": "kemenkeuri", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Rabu (3/6), membantah kabar yang menyebut dirinya meminta perbankan melakukan stress test jika nilai tukar rupiah melampaui Rp18.000 per dolar AS. Bantahan tersebut untuk merespon pelemahan rupiah yang pada Kamis (4/6) pagi tercatat menyentuh Rp18.025,50 per dolar AS. \n\nMenurut Purbaya, berbagai rumor di pasar justru berkontribusi menciptakan sentimen negatif terhadap rupiah. Ia menegaskan bahwa stabilisasi nilai tukar merupakan kewenangan Bank Indonesia, sementara pemerintah akan tetap fokus menjaga fondasi ekonomi nasional dan berkoordinasi melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bila diperlukan.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n \n\n#rupiah #ekonomiindonesia #purbaya #kursdolar #updateekonomi", "post_id": "3912004225203794734_5593726572"}}, {"key": "menkeuri", "attributes": {"label": "menkeuri", "x": 181.3691324118264, "y": 112.36206369875556, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7679, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912004225203794734_5593726572", "id": "menkeuri", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Rabu (3/6), membantah kabar yang menyebut dirinya meminta perbankan melakukan stress test jika nilai tukar rupiah melampaui Rp18.000 per dolar AS. Bantahan tersebut untuk merespon pelemahan rupiah yang pada Kamis (4/6) pagi tercatat menyentuh Rp18.025,50 per dolar AS. \n\nMenurut Purbaya, berbagai rumor di pasar justru berkontribusi menciptakan sentimen negatif terhadap rupiah. Ia menegaskan bahwa stabilisasi nilai tukar merupakan kewenangan Bank Indonesia, sementara pemerintah akan tetap fokus menjaga fondasi ekonomi nasional dan berkoordinasi melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bila diperlukan.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n \n\n#rupiah #ekonomiindonesia #purbaya #kursdolar #updateekonomi", "post_id": "3912004225203794734_5593726572"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 294.60887299859786, "y": 503.0756645198051, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3774, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 3, "degree": 5}, "_id": "3914955657548414428_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan akan mendorong koordinasi dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah yang mengalami tekanan. Menteri Purbaya menegaskan, bahwa kewenangan utama dalam menjaga stabilitas Rupiah tetap berada di tangan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter. Namun apabila diperlukan koordinasi yang lebih intensif, maka KSSK akan mengambil langkah untuk memperbaiki kondisi nilai tukar Rupiah.\n\nPurbaya menambahkan, pelemahan Rupiah lebih banyak dipicu sentimen pasar dibandingkan kondisi fundamental ekonomi nasional. Dan beredarnya berbagai isu dan spekulasi negatif, termasuk isu tidak benar mengenai permintaan Menteri Keuangan kepada perbankan untuk melakukan simulasi terhadap skenario rupiah di atas Rp18.000 per dolar Amerika Serikat, sempat mempengaruhi persepsi pelaku pasar. Purbaya memastikan seiring fundamental ekonomi yang stabil, Rupiah akan kembali ke levelnya.\n\nSaksikan pembahasan selengkapnya dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo  , Senin 8 Juni 2026, pukul 21.00 - 21.30 WIB. LIVE di IDX Channel (Indihome Ch 119, MNC VISION Ch 100, MNC PLAY Ch 128 HD, First Media Ch 389, K-VISION Ch 129, OXYGEN Ch 137 dan MY REPUBLIK Ch 576). Saksikan juga LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS  store.\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #marketreview", "post_id": "3914955657548414428_3310659452"}}, {"key": "prast_ulrcih", "attributes": {"label": "prast_ulrcih", "x": 523.7521651103597, "y": 689.3336202370691, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3774, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3914955657548414428_3310659452", "id": "prast_ulrcih", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan akan mendorong koordinasi dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah yang mengalami tekanan. Menteri Purbaya menegaskan, bahwa kewenangan utama dalam menjaga stabilitas Rupiah tetap berada di tangan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter. Namun apabila diperlukan koordinasi yang lebih intensif, maka KSSK akan mengambil langkah untuk memperbaiki kondisi nilai tukar Rupiah.\n\nPurbaya menambahkan, pelemahan Rupiah lebih banyak dipicu sentimen pasar dibandingkan kondisi fundamental ekonomi nasional. Dan beredarnya berbagai isu dan spekulasi negatif, termasuk isu tidak benar mengenai permintaan Menteri Keuangan kepada perbankan untuk melakukan simulasi terhadap skenario rupiah di atas Rp18.000 per dolar Amerika Serikat, sempat mempengaruhi persepsi pelaku pasar. Purbaya memastikan seiring fundamental ekonomi yang stabil, Rupiah akan kembali ke levelnya.\n\nSaksikan pembahasan selengkapnya dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo  , Senin 8 Juni 2026, pukul 21.00 - 21.30 WIB. LIVE di IDX Channel (Indihome Ch 119, MNC VISION Ch 100, MNC PLAY Ch 128 HD, First Media Ch 389, K-VISION Ch 129, OXYGEN Ch 137 dan MY REPUBLIK Ch 576). Saksikan juga LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS  store.\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #marketreview", "post_id": "3914955657548414428_3310659452"}}, {"key": "1671027898", "attributes": {"label": "1671027898", "x": 598.0804889751107, "y": 843.1943410043766, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3911373278183158185_1671027898", "id": "1671027898", "source": "instagram-000001", "content": "Menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan  dalam agenda evaluasi kelembagaan Bank Indonesia, OJK, dan LPS melalui implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).\n\nPembahasan ini menjadi bagian penting dalam memastikan sektor keuangan nasional memiliki fondasi regulasi yang kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan ekonomi yang terus berkembang. Sinergi antara pemerintah, regulator, dan lembaga negara diperlukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.\n\nDari perspektif hukum, kepastian regulasi dan tata kelola yang baik merupakan kunci dalam menciptakan sistem keuangan yang sehat, transparan, akuntabel, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.\n\nMelalui kolaborasi yang kuat, kita terus membangun ekosistem keuangan yang tangguh demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Indonesia.", "post_id": "3911373278183158185_1671027898"}}, {"key": "purbayayudhi", "attributes": {"label": "purbayayudhi", "x": 807.6659688313289, "y": 267.58078918203876, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3911373278183158185_1671027898", "id": "purbayayudhi", "source": "instagram-000001", "content": "Menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan  dalam agenda evaluasi kelembagaan Bank Indonesia, OJK, dan LPS melalui implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).\n\nPembahasan ini menjadi bagian penting dalam memastikan sektor keuangan nasional memiliki fondasi regulasi yang kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan ekonomi yang terus berkembang. Sinergi antara pemerintah, regulator, dan lembaga negara diperlukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.\n\nDari perspektif hukum, kepastian regulasi dan tata kelola yang baik merupakan kunci dalam menciptakan sistem keuangan yang sehat, transparan, akuntabel, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.\n\nMelalui kolaborasi yang kuat, kita terus membangun ekosistem keuangan yang tangguh demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Indonesia.", "post_id": "3911373278183158185_1671027898"}}, {"key": "inusa.media", "attributes": {"label": "inusa.media", "x": 653.0885252820046, "y": 528.6473933533783, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3912489299967421144_60374608148", "id": "inusa.media", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan kondisi fundamental ekonomi dan fiskal Indonesia kepada S&P Global Ratings dalam pertemuan yang berlangsung pada 3 Juni 2026. Dalam penjelasannya, pemerintah menegaskan komitmen untuk menjaga defisit APBN tetap berada di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sekaligus menunjukkan berbagai langkah yang telah disiapkan guna menjaga stabilitas fiskal hingga tahun depan.\n\nPurbaya menyebut kondisi ekonomi nasional menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan, terutama dari sisi penerimaan negara. Salah satu indikator yang disoroti adalah pertumbuhan penerimaan pajak yang mencapai 22,1 persen pada Mei 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif yang memperkuat ketahanan fiskal Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\nSelain menjelaskan perkembangan ekonomi terkini, pemerintah juga menyampaikan berbagai reformasi sektor keuangan yang telah dilakukan, termasuk pengesahan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Regulasi tersebut diharapkan mampu memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional, meningkatkan daya saing sektor keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.\n\nFollow  untuk mendapatkan berita terkini yang disajikan singkat, jelas, dan terpercaya.", "post_id": "3912489299967421144_60374608148"}}, {"key": "inusamedia", "attributes": {"label": "inusamedia", "x": 995.6109562991165, "y": 725.496355464661, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912489299967421144_60374608148", "id": "inusamedia", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan kondisi fundamental ekonomi dan fiskal Indonesia kepada S&P Global Ratings dalam pertemuan yang berlangsung pada 3 Juni 2026. Dalam penjelasannya, pemerintah menegaskan komitmen untuk menjaga defisit APBN tetap berada di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sekaligus menunjukkan berbagai langkah yang telah disiapkan guna menjaga stabilitas fiskal hingga tahun depan.\n\nPurbaya menyebut kondisi ekonomi nasional menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan, terutama dari sisi penerimaan negara. Salah satu indikator yang disoroti adalah pertumbuhan penerimaan pajak yang mencapai 22,1 persen pada Mei 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif yang memperkuat ketahanan fiskal Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\nSelain menjelaskan perkembangan ekonomi terkini, pemerintah juga menyampaikan berbagai reformasi sektor keuangan yang telah dilakukan, termasuk pengesahan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Regulasi tersebut diharapkan mampu memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional, meningkatkan daya saing sektor keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.\n\nFollow  untuk mendapatkan berita terkini yang disajikan singkat, jelas, dan terpercaya.", "post_id": "3912489299967421144_60374608148"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 242.01253230572317, "y": 802.7340525319689, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922106471702636101_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50%. \n.\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan Pemerintah. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan (“pro-growth”). Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nSelain itu, Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, termasuk sinergi yang erat antara kebijakan moneter dengan kebijakan fiskal untuk memitigasi dampak ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah terhadap perekonomian domestik sehingga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga baik. Sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat untuk turut menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n.\nDengan BI-Rate yang dinaikkan menjadi 5,75% pada #RDGBI Juni 2026, yuk dukung upaya BI dalam #BeriMakna memperkuat stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional!\n#repostfrom \n.\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3922106471702636101_3117095536"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 342.58839826716013, "y": 251.89954476281272, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.9628, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922106471702636101_3117095536", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50%. \n.\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan Pemerintah. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan (“pro-growth”). Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nSelain itu, Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, termasuk sinergi yang erat antara kebijakan moneter dengan kebijakan fiskal untuk memitigasi dampak ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah terhadap perekonomian domestik sehingga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga baik. Sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat untuk turut menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n.\nDengan BI-Rate yang dinaikkan menjadi 5,75% pada #RDGBI Juni 2026, yuk dukung upaya BI dalam #BeriMakna memperkuat stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional!\n#repostfrom \n.\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3922106471702636101_3117095536"}}, {"key": "krz.clips0", "attributes": {"label": "krz.clips0", "x": 534.8142616916326, "y": 527.5784886734675, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7649585473572179208", "id": "krz.clips0", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. Sumber: TWS News #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7649585473572179208"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 87.93461464304475, "y": 69.62921253302756, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 46.7551, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "7649585473572179208", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. Sumber: TWS News #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7649585473572179208"}}, {"key": "dpcpdipsumenep", "attributes": {"label": "dpcpdipsumenep", "x": 618.069803260664, "y": 399.3590986655098, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648328627439832341", "id": "dpcpdipsumenep", "source": "tiktok-000001", "content": "Bapak   mendesak Pemerintah dan otoritas sektor keuangan memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) guna merespons pelemahan nilai tukar rupiah yang telah menyentuh level psikologis.  Menurutnya, tekanan terhadap rupiah tidak bisa hanya dilihat dari sisi fundamental ekonomi semata. “Pelemahan rupiah hari ini menyentuh batas level psikologis. Persoalannya ini bukan sekadar fundamental ekonomi saja, karena dari sisi nilai rupiah sudah undervalued (terlalu rendah). Rupiah itu seharusnya paling tinggi maksimal tidak boleh melebihi batas di Rp17.600,\" tegas Said Abdullah. #PDIPerjuangan #MenangkanRakyat #SatyamEvaJayate  #KebenaranPastiMenang #SolidBerderap", "post_id": "7648328627439832341"}}, {"key": "mh.saidabdullah", "attributes": {"label": "mh.saidabdullah", "x": 648.1532941978618, "y": 530.9608065386225, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7648328627439832341", "id": "mh.saidabdullah", "source": "tiktok-000001", "content": "Bapak   mendesak Pemerintah dan otoritas sektor keuangan memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) guna merespons pelemahan nilai tukar rupiah yang telah menyentuh level psikologis.  Menurutnya, tekanan terhadap rupiah tidak bisa hanya dilihat dari sisi fundamental ekonomi semata. “Pelemahan rupiah hari ini menyentuh batas level psikologis. Persoalannya ini bukan sekadar fundamental ekonomi saja, karena dari sisi nilai rupiah sudah undervalued (terlalu rendah). Rupiah itu seharusnya paling tinggi maksimal tidak boleh melebihi batas di Rp17.600,\" tegas Said Abdullah. #PDIPerjuangan #MenangkanRakyat #SatyamEvaJayate  #KebenaranPastiMenang #SolidBerderap", "post_id": "7648328627439832341"}}, {"key": "ikee.pri", "attributes": {"label": "ikee.pri", "x": 57.20670994275412, "y": 603.0096296012115, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648107884030528788", "id": "ikee.pri", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari ini, Menteri Keuangan Purbaya bersama Menteri Hukum Pak Supratman, Wakil Menteri Kemensetneg Pak Bambang Eko Suhariyanto, dan Wakil Menteri KemenpanRB Pak Purwadi Arianto mewakili Pemerintah menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI. Agenda utama hari ini adalah pengambilan keputusan terhadap perubahan RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Setelah mendengarkan seluruh pendapat akhir mini fraksi-fraksi, saya menyampaikan apresiasi yang mendalam dari Pemerintah kepada DPR RI atas sinergi yang efektif dan produktif selama rangkaian pembahasan. Perubahan RUU P2SK ini diharapkan mampu menjadi pilar kuat dalam mendukung pengembangan, pendalaman, dan stabilitas sistem keuangan nasional, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap sektor keuangan kita. Apresiasi dan dukungan penuh juga datang dari Partai Rakyat Indonesia yang berkomitmen mengawal regulasi ini demi kesejahteraan masyarakat dan kekuatan ekonomi nasional. Mari bersama kita jaga stabilitas ekonomi Indonesia! 🇮🇩✨ Sumber:tiktok.com/purbayayudhis #PrabowoSubianto #RUUP2SK #PartaiRakyatIndonesia #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7648107884030528788"}}, {"key": "dpp.pri", "attributes": {"label": "dpp.pri", "x": 661.8217736546699, "y": 741.9172737403351, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7648107884030528788", "id": "dpp.pri", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari ini, Menteri Keuangan Purbaya bersama Menteri Hukum Pak Supratman, Wakil Menteri Kemensetneg Pak Bambang Eko Suhariyanto, dan Wakil Menteri KemenpanRB Pak Purwadi Arianto mewakili Pemerintah menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI. Agenda utama hari ini adalah pengambilan keputusan terhadap perubahan RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Setelah mendengarkan seluruh pendapat akhir mini fraksi-fraksi, saya menyampaikan apresiasi yang mendalam dari Pemerintah kepada DPR RI atas sinergi yang efektif dan produktif selama rangkaian pembahasan. Perubahan RUU P2SK ini diharapkan mampu menjadi pilar kuat dalam mendukung pengembangan, pendalaman, dan stabilitas sistem keuangan nasional, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap sektor keuangan kita. Apresiasi dan dukungan penuh juga datang dari Partai Rakyat Indonesia yang berkomitmen mengawal regulasi ini demi kesejahteraan masyarakat dan kekuatan ekonomi nasional. Mari bersama kita jaga stabilitas ekonomi Indonesia! 🇮🇩✨ Sumber:tiktok.com/purbayayudhis #PrabowoSubianto #RUUP2SK #PartaiRakyatIndonesia #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7648107884030528788"}}, {"key": "newsclipssl", "attributes": {"label": "newsclipssl", "x": 12.813869963004043, "y": 787.3642311765477, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647814093939707157", "id": "newsclipssl", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. Waduh..  Gimana nih pendapat kalian   #kontencomxtws #kontencom #ihsg #rupiah", "post_id": "7647814093939707157"}}, {"key": "new.berita.new13", "attributes": {"label": "new.berita.new13", "x": 620.3378839278325, "y": 65.87335434201447, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7647833228904074504", "id": "new.berita.new13", "source": "tiktok-000001", "content": "tradewithsuli Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal.  #ekonom #sulis #clip #rupiah #kontencom", "post_id": "7647833228904074504"}}, {"key": "sulis", "attributes": {"label": "sulis", "x": 105.79609161729397, "y": 491.5315408683401, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7679, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647833228904074504", "id": "sulis", "source": "tiktok-000001", "content": "tradewithsuli Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal.  #ekonom #sulis #clip #rupiah #kontencom", "post_id": "7647833228904074504"}}, {"key": "kontencom", "attributes": {"label": "kontencom", "x": 430.14590517998573, "y": 559.4037769946037, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7679, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647833228904074504", "id": "kontencom", "source": "tiktok-000001", "content": "tradewithsuli Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal.  #ekonom #sulis #clip #rupiah #kontencom", "post_id": "7647833228904074504"}}, {"key": "koinsinyalixx", "attributes": {"label": "koinsinyalixx", "x": 469.9827851802524, "y": 604.195281060582, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647820185742839061", "id": "koinsinyalixx", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. #kontencomxtws  #kontencom  sumber news", "post_id": "7647820185742839061"}}, {"key": "loseper_", "attributes": {"label": "loseper_", "x": 493.0573546207355, "y": 884.5229623647414, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647824971762371860", "id": "loseper_", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. Sumber: TWS News   #kontencom #kontencomxtws #fyp #sulianto #rupiah", "post_id": "7647824971762371860"}}, {"key": "Kontencom", "attributes": {"label": "Kontencom", "x": 671.8722038280417, "y": 863.6941737225383, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647824971762371860", "id": "Kontencom", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah menyentuh Rp18.033 per dolar AS pada Kamis 4 Juni 2026, level terlemah sepanjang sejarah Indonesia, sementara IHSG terjun ke level 5.644 di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Merespons tekanan ganda ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional relatif kuat dan pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pasar, melansir Bloomberg Technoz. Prasetyo menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK bergerak bersama dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Namun pernyataan tersebut belum disertai detail kebijakan konkret yang akan diambil pemerintah untuk membalikkan tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Bagi investor, gap antara pernyataan optimisme pemerintah dan kondisi pasar yang terus melemah adalah sinyal yang perlu dicermati. Rupiah sudah melemah 7,71% sejak awal 2026, IHSG menjadi salah satu bursa terburuk di dunia tahun ini, dan kepercayaan investor asing belum pulih. Pasar menunggu aksi nyata, bukan sekadar jaminan verbal. Sumber: TWS News   #kontencom #kontencomxtws #fyp #sulianto #rupiah", "post_id": "7647824971762371860"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "attributes": {"label": "@KanalBankIndonesia", "x": 272.2662779280841, "y": 828.7765528028932, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "kau0Vmloy9g", "id": "@KanalBankIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "Peluncuran Buku KSK No.41\n\n#SobatRupiah, perekonomian global tengah dihadapkan pada pergeseran sumber pertumbuhan dunia dan risiko Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) global yang masih tinggi. Meski begitu, Stabilitas sistem keuangan pada Semester I 2023 dan ke depan diyakini akan tetap terjaga dengan intermediasi yang terus meningkat, ketahanan sistem keuangan yang terjaga, serta keuangan inklusif dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang semakin kuat.\n\nBagaimana peran bauran kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga terjaganya sistem keuangan tersebut?\n \nJawabannya terangkum dalam asesmen Bank Indonesia pada Kajian Stabilitas Keuangan No. 41 bertema “Konsistensi, Inovasi, dan Sinergi Mendorong Intermediasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan” yang diluncurkan oleh Deputi Gubernur Juda Agung.\n\nMari #BeriMakna dukung upaya Bank Indonesia perkuat fondasi ekonomi dan sistem keuangan untuk perekonomian yang berkelanjutan.\n\n#disetiapmaknaindonesia \n\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "kau0Vmloy9g"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 592.0406364276756, "y": 884.0608902832594, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7679, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kau0Vmloy9g", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "Peluncuran Buku KSK No.41\n\n#SobatRupiah, perekonomian global tengah dihadapkan pada pergeseran sumber pertumbuhan dunia dan risiko Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) global yang masih tinggi. Meski begitu, Stabilitas sistem keuangan pada Semester I 2023 dan ke depan diyakini akan tetap terjaga dengan intermediasi yang terus meningkat, ketahanan sistem keuangan yang terjaga, serta keuangan inklusif dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang semakin kuat.\n\nBagaimana peran bauran kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga terjaganya sistem keuangan tersebut?\n \nJawabannya terangkum dalam asesmen Bank Indonesia pada Kajian Stabilitas Keuangan No. 41 bertema “Konsistensi, Inovasi, dan Sinergi Mendorong Intermediasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan” yang diluncurkan oleh Deputi Gubernur Juda Agung.\n\nMari #BeriMakna dukung upaya Bank Indonesia perkuat fondasi ekonomi dan sistem keuangan untuk perekonomian yang berkelanjutan.\n\n#disetiapmaknaindonesia \n\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "kau0Vmloy9g"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 131.18320670075434, "y": 198.7182210443421, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bigw3tfQ-SE", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Komisi XI DPR RI Raker dengan Ketua LPS Bahas Revisi Anggaran\n\nKABARBURSA.COM — Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja (raker) dengan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) beserta seluruh jajaran. Agenda utama raker ini adalah membahas revisi anggaran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pembahasan anggaran LPS ini penting bagi publik karena berkaitan langsung dengan kapasitas LPS dalam menjalankan fungsi penjaminan simpanan masyarakat dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Saksikan video selengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta sampaikan pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#lps #komisixidpr #revisianggaran #raker #lembagapenjaminsimpanan #dprri #anggaranlps #dewankomisioner #perbankan #stabilitaskeuangan #ekonomi #keuangan #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "bigw3tfQ-SE"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 956.9549619830638, "y": 184.06299412172788, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bigw3tfQ-SE", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Komisi XI DPR RI Raker dengan Ketua LPS Bahas Revisi Anggaran\n\nKABARBURSA.COM — Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja (raker) dengan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) beserta seluruh jajaran. Agenda utama raker ini adalah membahas revisi anggaran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pembahasan anggaran LPS ini penting bagi publik karena berkaitan langsung dengan kapasitas LPS dalam menjalankan fungsi penjaminan simpanan masyarakat dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Saksikan video selengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta sampaikan pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#lps #komisixidpr #revisianggaran #raker #lembagapenjaminsimpanan #dprri #anggaranlps #dewankomisioner #perbankan #stabilitaskeuangan #ekonomi #keuangan #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "bigw3tfQ-SE"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 481.74098492243735, "y": 582.7924349562504, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "Fqjijm59hbs", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Rosan Roeslani: Bank Himbara Harus Berdampak bagi Masyarakat | MILENOMICS\n\nCEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto meminta bank-bank Himbara tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meski didorong memperluas pembiayaan, seluruh kegiatan perbankan tetap harus dijalankan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menjaga stabilitas sistem keuangan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Fqjijm59hbs"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 963.740423801063, "y": 692.9170116546073, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.6355, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Fqjijm59hbs", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Rosan Roeslani: Bank Himbara Harus Berdampak bagi Masyarakat | MILENOMICS\n\nCEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto meminta bank-bank Himbara tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meski didorong memperluas pembiayaan, seluruh kegiatan perbankan tetap harus dijalankan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menjaga stabilitas sistem keuangan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Fqjijm59hbs"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 711.1184816053666, "y": 451.7103445121842, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.6355, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "Fqjijm59hbs", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Rosan Roeslani: Bank Himbara Harus Berdampak bagi Masyarakat | MILENOMICS\n\nCEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto meminta bank-bank Himbara tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meski didorong memperluas pembiayaan, seluruh kegiatan perbankan tetap harus dijalankan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menjaga stabilitas sistem keuangan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Fqjijm59hbs"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 178.3810174349738, "y": 54.276015371084284, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.6355, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Fqjijm59hbs", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Rosan Roeslani: Bank Himbara Harus Berdampak bagi Masyarakat | MILENOMICS\n\nCEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto meminta bank-bank Himbara tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meski didorong memperluas pembiayaan, seluruh kegiatan perbankan tetap harus dijalankan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menjaga stabilitas sistem keuangan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Fqjijm59hbs"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 157.30923813837362, "y": 42.425838882275244, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.6355, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Fqjijm59hbs", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Rosan Roeslani: Bank Himbara Harus Berdampak bagi Masyarakat | MILENOMICS\n\nCEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto meminta bank-bank Himbara tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meski didorong memperluas pembiayaan, seluruh kegiatan perbankan tetap harus dijalankan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menjaga stabilitas sistem keuangan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Fqjijm59hbs"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 312.1001553808591, "y": 656.1170607749875, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.6355, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Fqjijm59hbs", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Rosan Roeslani: Bank Himbara Harus Berdampak bagi Masyarakat | MILENOMICS\n\nCEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto meminta bank-bank Himbara tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meski didorong memperluas pembiayaan, seluruh kegiatan perbankan tetap harus dijalankan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menjaga stabilitas sistem keuangan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Fqjijm59hbs"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 515.8832075860591, "y": 182.53368017627025, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "OOdWSAso0Hc", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Rosan Roeslani: Bank Himbara Harus Berdampak bagi Masyarakat | 1ST SESSION CLOSING\n\nCEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto meminta bank-bank Himbara tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meski didorong memperluas pembiayaan, seluruh kegiatan perbankan tetap harus dijalankan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menjaga stabilitas sistem keuangan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "OOdWSAso0Hc"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 180.49095358954236, "y": 324.93745504161075, "size": 9.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.7697, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "OOdWSAso0Hc", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Rosan Roeslani: Bank Himbara Harus Berdampak bagi Masyarakat | 1ST SESSION CLOSING\n\nCEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto meminta bank-bank Himbara tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meski didorong memperluas pembiayaan, seluruh kegiatan perbankan tetap harus dijalankan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menjaga stabilitas sistem keuangan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "OOdWSAso0Hc"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "@tribunpekanbaruofficial", "x": 266.70725065650237, "y": 158.97370557031266, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "87EuYmhYBcw", "id": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Peran dan Respon LPS Pasca Pengesahan Amandemen UU P2SK\n\nBagaimana sebenarnya peran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam menjaga keamanan dana masyarakat di tengah dinamika ekonomi dan sektor keuangan saat ini?\nDalam podcast Tribun Pekanbaru kali ini, kami menghadirkan Jimmy Ardianto, Kepala Kantor Perwakilan Wilayah I LPS Medan. Melalui perbincangan yang informatif dan edukatif, Jimmy Ardianto menjelaskan bagaimana peran LPS semakin diperkuat dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, menjamin simpanan nasabah, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. \nJimmy juga paparkan cara kirim foto KTP yang paling aman, agar KTP kita tidak digunakan untuk penipuan. Untuk keamanan dana di rekening, nasabah juga disarankan cek rekening berkala. kenapa?\nJangan lewatkan podcast ini agar semakin memahami bagaimana LPS bekerja melindungi dana masyarakat dan menjaga kepercayaan terhadap sistem keuangan Indonesia.\n\n#TribunPekanbaru #PodcastTribunPekanbaru #LPS #JimmyArdianto #UUP2SK #JaminanSimpanan #Perbankan #KSSK #EkonomiIndonesia #KeuanganIndonesia #BPR #BPRSungaiRumbai #BPRPembangunanNagari #literasikeuangan \n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Production : Yusuf\n\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   / tribunpekanbaru", "post_id": "87EuYmhYBcw"}}, {"key": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "tribunpekanbaruofficial", "x": 710.8563576305802, "y": 957.6803242922075, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "87EuYmhYBcw", "id": "tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Peran dan Respon LPS Pasca Pengesahan Amandemen UU P2SK\n\nBagaimana sebenarnya peran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam menjaga keamanan dana masyarakat di tengah dinamika ekonomi dan sektor keuangan saat ini?\nDalam podcast Tribun Pekanbaru kali ini, kami menghadirkan Jimmy Ardianto, Kepala Kantor Perwakilan Wilayah I LPS Medan. Melalui perbincangan yang informatif dan edukatif, Jimmy Ardianto menjelaskan bagaimana peran LPS semakin diperkuat dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, menjamin simpanan nasabah, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. \nJimmy juga paparkan cara kirim foto KTP yang paling aman, agar KTP kita tidak digunakan untuk penipuan. Untuk keamanan dana di rekening, nasabah juga disarankan cek rekening berkala. kenapa?\nJangan lewatkan podcast ini agar semakin memahami bagaimana LPS bekerja melindungi dana masyarakat dan menjaga kepercayaan terhadap sistem keuangan Indonesia.\n\n#TribunPekanbaru #PodcastTribunPekanbaru #LPS #JimmyArdianto #UUP2SK #JaminanSimpanan #Perbankan #KSSK #EkonomiIndonesia #KeuanganIndonesia #BPR #BPRSungaiRumbai #BPRPembangunanNagari #literasikeuangan \n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Production : Yusuf\n\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   / tribunpekanbaru", "post_id": "87EuYmhYBcw"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 46.6797960772537, "y": 560.156057183077, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "o3mDQrV1wL4", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "Bank - Bank Dunia Diminta Siaga Penuh! Ancaman AI Yang Disebut Bisa Memicu Petaka Global\n\n🚨 BANK-BANK DUNIA DIMINTA SIAGA PENUH! ANCAMAN AI YANG DISEBUT BISA MEMICU PETAKA GLOBAL 🚨\n\n⚠️ Apakah kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang selama ini dianggap sebagai teknologi masa depan justru sedang menciptakan ancaman baru bagi sistem keuangan dunia?\n\nDalam video Inner Boost kali ini, kita akan membahas laporan mengejutkan yang mengungkap bahwa regulator global telah memperingatkan seluruh sektor keuangan dunia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan AI yang semakin otonom.\n\n🌎 Financial Stability Board (FSB), lembaga internasional bentukan G20 yang bertugas menjaga stabilitas sistem keuangan global, mengeluarkan peringatan serius mengenai risiko yang ditimbulkan oleh Agentic AI.\n\n🤖 Apa itu Agentic AI?\n\nAgentic AI adalah generasi terbaru kecerdasan buatan yang tidak hanya mampu menjawab pertanyaan atau membantu pekerjaan manusia, tetapi juga mampu:\n✅ Merencanakan\n✅ Bernalar\n✅ Mengambil keputusan\n✅ Menjalankan tugas secara mandiri\n✅ Bekerja dengan pengawasan manusia yang sangat terbatas\n\nDi satu sisi, teknologi ini menjanjikan efisiensi luar biasa.\n\nNamun di sisi lain, regulator dunia mulai khawatir karena AI berpotensi melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan niat manusia, bahkan tanpa diketahui oleh perusahaan yang menggunakannya.\n\n🔥 Dalam video ini kita akan membahas secara lengkap:\n\n✅ Peringatan terbaru regulator global terhadap AI\n✅ Mengapa bank-bank dunia diminta siaga penuh\n✅ Risiko besar Agentic AI terhadap sistem keuangan global\n✅ Ancaman kebocoran data perbankan\n✅ Risiko tindakan ilegal yang dilakukan AI\n✅ Bahaya keamanan siber di era AI canggih\n✅ Dampak AI terhadap stabilitas ekonomi dunia\n✅ Mengapa Financial Stability Board (FSB) mulai khawatir\n✅ Survei Cambridge Centre for Alternative Finance mengenai adopsi Agentic AI\n✅ Ancaman AI terhadap industri perbankan\n✅ Potensi krisis keuangan akibat otomatisasi berlebihan\n✅ Alasan transaksi berisiko tinggi harus tetap melibatkan manusia\n✅ Konsep \"Karyawan Sintetis\" yang mulai dibahas regulator dunia\n✅ Apakah AI akan menggantikan pekerjaan manusia?\n✅ Masa depan dunia kerja di era kecerdasan buatan\n\n📊 Fakta menarik yang dibahas dalam video ini:\n\n✔️ 52% institusi keuangan telah aktif menggunakan Agentic AI\n✔️ 23% sedang memperluas penggunaan Agentic AI\n✔️ 29% lainnya sedang bersiap mengadopsi teknologi tersebut\n✔️ Regulator global memperingatkan risiko tindakan menyimpang yang dilakukan AI tanpa sepengetahuan manusia\n✔️ FSB meminta perusahaan keuangan menerapkan pengamanan baru untuk menghadapi era AI otonom\n\n🎯 Video ini sangat penting untuk ditonton oleh:\n\n💰 Investor\n🏦 Pelaku industri keuangan\n📈 Trader\n🎓 Mahasiswa\n💻 Pekerja sektor teknologi\n📚 Pecinta ekonomi dan geopolitik\n🌍 Masyarakat umum yang ingin memahami masa depan dunia\n\nKarena perkembangan AI tidak lagi hanya menjadi isu teknologi.\n\nKini AI telah menjadi isu ekonomi, keamanan, perbankan, investasi, bahkan stabilitas global.\n\n⚡ Apakah Agentic AI akan menjadi revolusi terbesar dalam sejarah manusia?\n\nAtaukah justru menjadi ancaman yang dapat memicu krisis baru di masa depan?\n\nTulis pendapat kalian di kolom komentar!\n\n👇 Jangan lupa:\n\n👍 LIKE video ini\n💬 COMMENT pendapat kalian\n📢 SHARE ke teman dan keluarga\n🔔 SUBSCRIBE channel Inner Boost agar tidak ketinggalan pembahasan ekonomi, geopolitik, investasi, keuangan global, dan perkembangan teknologi yang sedang mengubah dunia.\n\nTerima kasih sudah menonton dan mendukung channel Inner Boost.\n\nKarena dunia berubah lebih cepat daripada yang kita bayangkan, dan pengetahuan adalah senjata terbaik untuk menghadapinya.\n\n\n\n#AI #ArtificialIntelligence #AgenticAI #BankDunia #Perbankan #EkonomiGlobal #KrisisEkonomi #TeknologiAI #KecerdasanBuatan #FinancialStabilityBoard #FSB #BeritaEkonomi #EkonomiDunia #KeuanganGlobal #Geopolitik #Investasi #BankSentral #Resesi #TeknologiMasaDepan\n#InnerBoost #BeritaTerbaru #DuniaHariIni #AI2026 #Ekonomi #Finance\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "o3mDQrV1wL4"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 378.5790945835529, "y": 241.20837347049985, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "o3mDQrV1wL4", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "Bank - Bank Dunia Diminta Siaga Penuh! Ancaman AI Yang Disebut Bisa Memicu Petaka Global\n\n🚨 BANK-BANK DUNIA DIMINTA SIAGA PENUH! ANCAMAN AI YANG DISEBUT BISA MEMICU PETAKA GLOBAL 🚨\n\n⚠️ Apakah kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang selama ini dianggap sebagai teknologi masa depan justru sedang menciptakan ancaman baru bagi sistem keuangan dunia?\n\nDalam video Inner Boost kali ini, kita akan membahas laporan mengejutkan yang mengungkap bahwa regulator global telah memperingatkan seluruh sektor keuangan dunia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan AI yang semakin otonom.\n\n🌎 Financial Stability Board (FSB), lembaga internasional bentukan G20 yang bertugas menjaga stabilitas sistem keuangan global, mengeluarkan peringatan serius mengenai risiko yang ditimbulkan oleh Agentic AI.\n\n🤖 Apa itu Agentic AI?\n\nAgentic AI adalah generasi terbaru kecerdasan buatan yang tidak hanya mampu menjawab pertanyaan atau membantu pekerjaan manusia, tetapi juga mampu:\n✅ Merencanakan\n✅ Bernalar\n✅ Mengambil keputusan\n✅ Menjalankan tugas secara mandiri\n✅ Bekerja dengan pengawasan manusia yang sangat terbatas\n\nDi satu sisi, teknologi ini menjanjikan efisiensi luar biasa.\n\nNamun di sisi lain, regulator dunia mulai khawatir karena AI berpotensi melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan niat manusia, bahkan tanpa diketahui oleh perusahaan yang menggunakannya.\n\n🔥 Dalam video ini kita akan membahas secara lengkap:\n\n✅ Peringatan terbaru regulator global terhadap AI\n✅ Mengapa bank-bank dunia diminta siaga penuh\n✅ Risiko besar Agentic AI terhadap sistem keuangan global\n✅ Ancaman kebocoran data perbankan\n✅ Risiko tindakan ilegal yang dilakukan AI\n✅ Bahaya keamanan siber di era AI canggih\n✅ Dampak AI terhadap stabilitas ekonomi dunia\n✅ Mengapa Financial Stability Board (FSB) mulai khawatir\n✅ Survei Cambridge Centre for Alternative Finance mengenai adopsi Agentic AI\n✅ Ancaman AI terhadap industri perbankan\n✅ Potensi krisis keuangan akibat otomatisasi berlebihan\n✅ Alasan transaksi berisiko tinggi harus tetap melibatkan manusia\n✅ Konsep \"Karyawan Sintetis\" yang mulai dibahas regulator dunia\n✅ Apakah AI akan menggantikan pekerjaan manusia?\n✅ Masa depan dunia kerja di era kecerdasan buatan\n\n📊 Fakta menarik yang dibahas dalam video ini:\n\n✔️ 52% institusi keuangan telah aktif menggunakan Agentic AI\n✔️ 23% sedang memperluas penggunaan Agentic AI\n✔️ 29% lainnya sedang bersiap mengadopsi teknologi tersebut\n✔️ Regulator global memperingatkan risiko tindakan menyimpang yang dilakukan AI tanpa sepengetahuan manusia\n✔️ FSB meminta perusahaan keuangan menerapkan pengamanan baru untuk menghadapi era AI otonom\n\n🎯 Video ini sangat penting untuk ditonton oleh:\n\n💰 Investor\n🏦 Pelaku industri keuangan\n📈 Trader\n🎓 Mahasiswa\n💻 Pekerja sektor teknologi\n📚 Pecinta ekonomi dan geopolitik\n🌍 Masyarakat umum yang ingin memahami masa depan dunia\n\nKarena perkembangan AI tidak lagi hanya menjadi isu teknologi.\n\nKini AI telah menjadi isu ekonomi, keamanan, perbankan, investasi, bahkan stabilitas global.\n\n⚡ Apakah Agentic AI akan menjadi revolusi terbesar dalam sejarah manusia?\n\nAtaukah justru menjadi ancaman yang dapat memicu krisis baru di masa depan?\n\nTulis pendapat kalian di kolom komentar!\n\n👇 Jangan lupa:\n\n👍 LIKE video ini\n💬 COMMENT pendapat kalian\n📢 SHARE ke teman dan keluarga\n🔔 SUBSCRIBE channel Inner Boost agar tidak ketinggalan pembahasan ekonomi, geopolitik, investasi, keuangan global, dan perkembangan teknologi yang sedang mengubah dunia.\n\nTerima kasih sudah menonton dan mendukung channel Inner Boost.\n\nKarena dunia berubah lebih cepat daripada yang kita bayangkan, dan pengetahuan adalah senjata terbaik untuk menghadapinya.\n\n\n\n#AI #ArtificialIntelligence #AgenticAI #BankDunia #Perbankan #EkonomiGlobal #KrisisEkonomi #TeknologiAI #KecerdasanBuatan #FinancialStabilityBoard #FSB #BeritaEkonomi #EkonomiDunia #KeuanganGlobal #Geopolitik #Investasi #BankSentral #Resesi #TeknologiMasaDepan\n#InnerBoost #BeritaTerbaru #DuniaHariIni #AI2026 #Ekonomi #Finance\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "o3mDQrV1wL4"}}, {"key": "@merdekadotcom", "attributes": {"label": "@merdekadotcom", "x": 457.24666059359885, "y": 129.55538280052093, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "mq5pQOBYz2w", "id": "@merdekadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Purbaya Blak-blakan Aturan Baru Sektor Keuangan, Singgung Presiden Prabowo\n\nMERDEKA.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan revisi UndangUndang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) menjadi Undang-Undang. Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-20 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di DPR pada Kamis (4/6). \n\nDengan disahkannya revisi tersebut, ketentuan baru dalam UU P2SK menjadi dasar hukum bagi berbagai kebijakan dan langkah strategis pemerintah serta lembaga terkait dalam mendorong pengembangan sektor keuangan yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Selain itu, revisi UU P2SK ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah ketidakpastian global.\n\n----\n#merdekadotcom\n\nProduced by https://www.merdeka.com\n\n----\nMORE VIDEOS: \nYoutube ►    / merdekadotcom  \nVidio ► https://www.vidio.com/\nWhatsApp Channel ►  https://whatsapp.com/channel/0029Va2a...\nTwitter ►   / merdekadotcom  \nFacebook ►   / mdkcom  \nTelegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate", "post_id": "mq5pQOBYz2w"}}, {"key": "merdeka", "attributes": {"label": "merdeka", "x": 249.16324673193014, "y": 570.8506996872347, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "mq5pQOBYz2w", "id": "merdeka", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Purbaya Blak-blakan Aturan Baru Sektor Keuangan, Singgung Presiden Prabowo\n\nMERDEKA.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan revisi UndangUndang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) menjadi Undang-Undang. Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-20 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di DPR pada Kamis (4/6). \n\nDengan disahkannya revisi tersebut, ketentuan baru dalam UU P2SK menjadi dasar hukum bagi berbagai kebijakan dan langkah strategis pemerintah serta lembaga terkait dalam mendorong pengembangan sektor keuangan yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Selain itu, revisi UU P2SK ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah ketidakpastian global.\n\n----\n#merdekadotcom\n\nProduced by https://www.merdeka.com\n\n----\nMORE VIDEOS: \nYoutube ►    / merdekadotcom  \nVidio ► https://www.vidio.com/\nWhatsApp Channel ►  https://whatsapp.com/channel/0029Va2a...\nTwitter ►   / merdekadotcom  \nFacebook ►   / mdkcom  \nTelegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate", "post_id": "mq5pQOBYz2w"}}], "edges": [{"key": "FaktaSebenarny3", "source": "FaktaSebenarny3", "target": "steve_hanke", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "catherina_fany", "source": "catherina_fany", "target": "lps_idic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "_haye_", "source": "_haye_", "target": "uradn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "aul_urrohman", "source": "aul_urrohman", "target": "TxtRabbitHole", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "aul_urrohman", "source": "aul_urrohman", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ferrydonald", "source": "ferrydonald", "target": "prastow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ramzanrachmat", "source": "ramzanrachmat", "target": "GunRomli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "menkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "prast_ulrcih", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "1671027898", "source": "1671027898", "target": "purbayayudhi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "inusa.media", "source": "inusa.media", "target": "inusamedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "krz.clips0", "source": "krz.clips0", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dpcpdipsumenep", "source": "dpcpdipsumenep", "target": "mh.saidabdullah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ikee.pri", "source": "ikee.pri", "target": "dpp.pri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "newsclipssl", "source": "newsclipssl", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "new.berita.new13", "source": "new.berita.new13", "target": "sulis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "new.berita.new13", "source": "new.berita.new13", "target": "kontencom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "koinsinyalixx", "source": "koinsinyalixx", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "loseper_", "source": "loseper_", "target": "Kontencom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@merdekadotcom", "source": "@merdekadotcom", "target": "merdeka", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}