{"nodes": [{"key": "Vivittts", "attributes": {"label": "Vivittts", "x": 704.9222211445407, "y": 414.2246411273206, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 15.8872, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2064873109858160863", "id": "Vivittts", "source": "retweet-000002", "content": "lalu.. ganti keponakannya di Deputi Gubernur Bank Indonesia, kembali menugaskan POLISI dan TNI ke tugas dasa…", "post_id": "2064873109858160863"}}, {"key": "itsmibnuk", "attributes": {"label": "itsmibnuk", "x": 372.20064237261397, "y": 81.46040894628793, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 20.3886, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2064873109858160863", "id": "itsmibnuk", "source": "retweet-000002", "content": "lalu.. ganti keponakannya di Deputi Gubernur Bank Indonesia, kembali menugaskan POLISI dan TNI ke tugas dasa…", "post_id": "2064873109858160863"}}, {"key": "quimicaorgarsi", "attributes": {"label": "quimicaorgarsi", "x": 748.7747148453575, "y": 453.38098179722243, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 20.3886, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2064873109858160863", "id": "quimicaorgarsi", "source": "retweet-000002", "content": "lalu.. ganti keponakannya di Deputi Gubernur Bank Indonesia, kembali menugaskan POLISI dan TNI ke tugas dasa…", "post_id": "2064873109858160863"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 284.0810616518817, "y": 591.9147627429601, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.5094, "eigenvector": 0.0316, "in_degree": 1, "out_degree": 6, "degree": 7}, "_id": "3912841978119884556_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\n Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 di Palembang, Jumat (5/6). Mengusung tema “Akselerasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Digital untuk Memperkuat Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Regional”, FESyar Sumatera 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan guna mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sumatera.\n\nKegiatan pembukaan dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Sumatera Selatan, para kepala daerah, pimpinan lembaga, pelaku usaha syariah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan ekonomi dan keuangan syariah dari seluruh wilayah Sumatera.\n\nDalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan. Transformasi digital menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat daya saing produk halal Indonesia.\n\nFESyar Sumatera 2026 menghadirkan beragam agenda unggulan yang mencakup pengembangan ekosistem halal, penguatan keuangan syariah, pemberdayaan UMKM, digitalisasi ekonomi syariah, serta peningkatan literasi masyarakat. Berbagai kegiatan seperti seminar, business matching, pameran produk halal, kompetisi, dan edukasi keuangan syariah menjadi bagian dari rangkaian acara yang berlangsung selama pelaksanaan festival.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n      \n\n#fesyarsumatra #fesyar2026 #bankindonesiasumsel #sumselmedia", "post_id": "3912841978119884556_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumsel", "x": 307.87574222204483, "y": 949.8257106824294, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.0107, "eigenvector": 0.0141, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3912841978119884556_56622120775", "id": "bank_indonesia_sumsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\n Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 di Palembang, Jumat (5/6). Mengusung tema “Akselerasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Digital untuk Memperkuat Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Regional”, FESyar Sumatera 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan guna mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sumatera.\n\nKegiatan pembukaan dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Sumatera Selatan, para kepala daerah, pimpinan lembaga, pelaku usaha syariah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan ekonomi dan keuangan syariah dari seluruh wilayah Sumatera.\n\nDalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan. Transformasi digital menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat daya saing produk halal Indonesia.\n\nFESyar Sumatera 2026 menghadirkan beragam agenda unggulan yang mencakup pengembangan ekosistem halal, penguatan keuangan syariah, pemberdayaan UMKM, digitalisasi ekonomi syariah, serta peningkatan literasi masyarakat. Berbagai kegiatan seperti seminar, business matching, pameran produk halal, kompetisi, dan edukasi keuangan syariah menjadi bagian dari rangkaian acara yang berlangsung selama pelaksanaan festival.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n      \n\n#fesyarsumatra #fesyar2026 #bankindonesiasumsel #sumselmedia", "post_id": "3912841978119884556_56622120775"}}, {"key": "isef.id", "attributes": {"label": "isef.id", "x": 461.0226014159368, "y": 692.33051072621, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.5094, "eigenvector": 0.0106, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912841978119884556_56622120775", "id": "isef.id", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\n Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 di Palembang, Jumat (5/6). Mengusung tema “Akselerasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Digital untuk Memperkuat Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Regional”, FESyar Sumatera 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan guna mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sumatera.\n\nKegiatan pembukaan dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Sumatera Selatan, para kepala daerah, pimpinan lembaga, pelaku usaha syariah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan ekonomi dan keuangan syariah dari seluruh wilayah Sumatera.\n\nDalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan. Transformasi digital menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat daya saing produk halal Indonesia.\n\nFESyar Sumatera 2026 menghadirkan beragam agenda unggulan yang mencakup pengembangan ekosistem halal, penguatan keuangan syariah, pemberdayaan UMKM, digitalisasi ekonomi syariah, serta peningkatan literasi masyarakat. Berbagai kegiatan seperti seminar, business matching, pameran produk halal, kompetisi, dan edukasi keuangan syariah menjadi bagian dari rangkaian acara yang berlangsung selama pelaksanaan festival.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n      \n\n#fesyarsumatra #fesyar2026 #bankindonesiasumsel #sumselmedia", "post_id": "3912841978119884556_56622120775"}}, {"key": "isef.indonesia", "attributes": {"label": "isef.indonesia", "x": 148.42309688885692, "y": 13.362698477293655, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.5094, "eigenvector": 0.0106, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912841978119884556_56622120775", "id": "isef.indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\n Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 di Palembang, Jumat (5/6). Mengusung tema “Akselerasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Digital untuk Memperkuat Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Regional”, FESyar Sumatera 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan guna mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sumatera.\n\nKegiatan pembukaan dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Sumatera Selatan, para kepala daerah, pimpinan lembaga, pelaku usaha syariah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan ekonomi dan keuangan syariah dari seluruh wilayah Sumatera.\n\nDalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan. Transformasi digital menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat daya saing produk halal Indonesia.\n\nFESyar Sumatera 2026 menghadirkan beragam agenda unggulan yang mencakup pengembangan ekosistem halal, penguatan keuangan syariah, pemberdayaan UMKM, digitalisasi ekonomi syariah, serta peningkatan literasi masyarakat. Berbagai kegiatan seperti seminar, business matching, pameran produk halal, kompetisi, dan edukasi keuangan syariah menjadi bagian dari rangkaian acara yang berlangsung selama pelaksanaan festival.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n      \n\n#fesyarsumatra #fesyar2026 #bankindonesiasumsel #sumselmedia", "post_id": "3912841978119884556_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 889.1577783075887, "y": 50.67756676465884, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.2614, "eigenvector": 0.0161, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3912841978119884556_56622120775", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\n Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 di Palembang, Jumat (5/6). Mengusung tema “Akselerasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Digital untuk Memperkuat Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Regional”, FESyar Sumatera 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan guna mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sumatera.\n\nKegiatan pembukaan dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Sumatera Selatan, para kepala daerah, pimpinan lembaga, pelaku usaha syariah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan ekonomi dan keuangan syariah dari seluruh wilayah Sumatera.\n\nDalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan. Transformasi digital menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat daya saing produk halal Indonesia.\n\nFESyar Sumatera 2026 menghadirkan beragam agenda unggulan yang mencakup pengembangan ekosistem halal, penguatan keuangan syariah, pemberdayaan UMKM, digitalisasi ekonomi syariah, serta peningkatan literasi masyarakat. Berbagai kegiatan seperti seminar, business matching, pameran produk halal, kompetisi, dan edukasi keuangan syariah menjadi bagian dari rangkaian acara yang berlangsung selama pelaksanaan festival.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n      \n\n#fesyarsumatra #fesyar2026 #bankindonesiasumsel #sumselmedia", "post_id": "3912841978119884556_56622120775"}}, {"key": "hermanderu67", "attributes": {"label": "hermanderu67", "x": 296.2052087538528, "y": 62.339710641382105, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.5094, "eigenvector": 0.0106, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3912841978119884556_56622120775", "id": "hermanderu67", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\n Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 di Palembang, Jumat (5/6). Mengusung tema “Akselerasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Digital untuk Memperkuat Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Regional”, FESyar Sumatera 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan guna mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sumatera.\n\nKegiatan pembukaan dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Sumatera Selatan, para kepala daerah, pimpinan lembaga, pelaku usaha syariah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan ekonomi dan keuangan syariah dari seluruh wilayah Sumatera.\n\nDalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan. Transformasi digital menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat daya saing produk halal Indonesia.\n\nFESyar Sumatera 2026 menghadirkan beragam agenda unggulan yang mencakup pengembangan ekosistem halal, penguatan keuangan syariah, pemberdayaan UMKM, digitalisasi ekonomi syariah, serta peningkatan literasi masyarakat. Berbagai kegiatan seperti seminar, business matching, pameran produk halal, kompetisi, dan edukasi keuangan syariah menjadi bagian dari rangkaian acara yang berlangsung selama pelaksanaan festival.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n      \n\n#fesyarsumatra #fesyar2026 #bankindonesiasumsel #sumselmedia", "post_id": "3912841978119884556_56622120775"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 376.31012107741014, "y": 660.7045171531765, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 105.914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3911979939520899030_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) merespons pelemahan rupiah yang sempat menembus Rp18.000 per dolar AS dengan memperkuat intervensi di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar sesuai fundamental ekonomi.\n\nMenurut Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti, pelemahan rupiah masih dipicu faktor global seperti geopolitik dan arus keluar modal, serta peningkatan kebutuhan domestik untuk pembayaran utang dan dividen.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#BankIndonesia #NilaiTukarRupiah #BloombergTechnoz", "post_id": "3911979939520899030_51748745734"}}, {"key": "bank_indonesia_kalteng", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kalteng", "x": 688.0377759522407, "y": 841.8690315386154, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.8872, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3905486158675533513_3108381276", "id": "bank_indonesia_kalteng", "source": "instagram-000001", "content": "Literasi keuangan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk mengambil keputusan finansial yang bijak.\n\nDi tengah semakin kompleksnya dinamika ekonomi dan pesatnya perkembangan ekosistem keuangan digital, kemampuan masyarakat dalam memahami dan mengelola keuangan menjadi semakin krusial.\n\nBank Indonesia tidak hanya berperan sebagai penjaga stabilitas moneter dan sistem pembayaran, tetapi juga hadir sebagai mitra aktif dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat mampu memanfaatkan berbagai instrumen keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.\n\nMelalui Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LiKe It!) pada event Jogja Financial Festival 2026 (22/5), Bank Indonesia bersama , , dan  mendorong generasi muda untuk lebih memahami kondisi ekonomi saat ini sekaligus membangun kebiasaan finansial yang lebih bijak.\n\nDalam kesempatan tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, juga mengajak generasi muda untuk menjadi generasi #CerdasCermatCuan.\n\n▶️ Cerdas memahami profil risiko diri sebelum berinvestasi\n▶️ Cermat memilih instrumen keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan\n▶️ Cuan sebagai hasil dari keputusan finansial yang tepat\n\nSaatnya generasi muda agar bukan hanya melek digital, tapi juga melek finansial! Karena di era sekarang, kemampuan mengelola keuangan jadi bekal penting untuk menghadapi masa depan.\n\nSetuju, kan, Sobat?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3905486158675533513_3108381276"}}, {"key": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "kemenkeuri", "x": 519.92977807159, "y": 4.061023380819817, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3886, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3905486158675533513_3108381276", "id": "kemenkeuri", "source": "instagram-000001", "content": "Literasi keuangan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk mengambil keputusan finansial yang bijak.\n\nDi tengah semakin kompleksnya dinamika ekonomi dan pesatnya perkembangan ekosistem keuangan digital, kemampuan masyarakat dalam memahami dan mengelola keuangan menjadi semakin krusial.\n\nBank Indonesia tidak hanya berperan sebagai penjaga stabilitas moneter dan sistem pembayaran, tetapi juga hadir sebagai mitra aktif dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat mampu memanfaatkan berbagai instrumen keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.\n\nMelalui Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LiKe It!) pada event Jogja Financial Festival 2026 (22/5), Bank Indonesia bersama , , dan  mendorong generasi muda untuk lebih memahami kondisi ekonomi saat ini sekaligus membangun kebiasaan finansial yang lebih bijak.\n\nDalam kesempatan tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, juga mengajak generasi muda untuk menjadi generasi #CerdasCermatCuan.\n\n▶️ Cerdas memahami profil risiko diri sebelum berinvestasi\n▶️ Cermat memilih instrumen keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan\n▶️ Cuan sebagai hasil dari keputusan finansial yang tepat\n\nSaatnya generasi muda agar bukan hanya melek digital, tapi juga melek finansial! Karena di era sekarang, kemampuan mengelola keuangan jadi bekal penting untuk menghadapi masa depan.\n\nSetuju, kan, Sobat?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3905486158675533513_3108381276"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 479.6268568072908, "y": 126.91107703155302, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3886, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3905486158675533513_3108381276", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Literasi keuangan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk mengambil keputusan finansial yang bijak.\n\nDi tengah semakin kompleksnya dinamika ekonomi dan pesatnya perkembangan ekosistem keuangan digital, kemampuan masyarakat dalam memahami dan mengelola keuangan menjadi semakin krusial.\n\nBank Indonesia tidak hanya berperan sebagai penjaga stabilitas moneter dan sistem pembayaran, tetapi juga hadir sebagai mitra aktif dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat mampu memanfaatkan berbagai instrumen keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.\n\nMelalui Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LiKe It!) pada event Jogja Financial Festival 2026 (22/5), Bank Indonesia bersama , , dan  mendorong generasi muda untuk lebih memahami kondisi ekonomi saat ini sekaligus membangun kebiasaan finansial yang lebih bijak.\n\nDalam kesempatan tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, juga mengajak generasi muda untuk menjadi generasi #CerdasCermatCuan.\n\n▶️ Cerdas memahami profil risiko diri sebelum berinvestasi\n▶️ Cermat memilih instrumen keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan\n▶️ Cuan sebagai hasil dari keputusan finansial yang tepat\n\nSaatnya generasi muda agar bukan hanya melek digital, tapi juga melek finansial! Karena di era sekarang, kemampuan mengelola keuangan jadi bekal penting untuk menghadapi masa depan.\n\nSetuju, kan, Sobat?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3905486158675533513_3108381276"}}, {"key": "lps_idic", "attributes": {"label": "lps_idic", "x": 427.2734956486698, "y": 751.8802029763623, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3886, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3905486158675533513_3108381276", "id": "lps_idic", "source": "instagram-000001", "content": "Literasi keuangan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk mengambil keputusan finansial yang bijak.\n\nDi tengah semakin kompleksnya dinamika ekonomi dan pesatnya perkembangan ekosistem keuangan digital, kemampuan masyarakat dalam memahami dan mengelola keuangan menjadi semakin krusial.\n\nBank Indonesia tidak hanya berperan sebagai penjaga stabilitas moneter dan sistem pembayaran, tetapi juga hadir sebagai mitra aktif dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat mampu memanfaatkan berbagai instrumen keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.\n\nMelalui Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LiKe It!) pada event Jogja Financial Festival 2026 (22/5), Bank Indonesia bersama , , dan  mendorong generasi muda untuk lebih memahami kondisi ekonomi saat ini sekaligus membangun kebiasaan finansial yang lebih bijak.\n\nDalam kesempatan tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, juga mengajak generasi muda untuk menjadi generasi #CerdasCermatCuan.\n\n▶️ Cerdas memahami profil risiko diri sebelum berinvestasi\n▶️ Cermat memilih instrumen keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan\n▶️ Cuan sebagai hasil dari keputusan finansial yang tepat\n\nSaatnya generasi muda agar bukan hanya melek digital, tapi juga melek finansial! Karena di era sekarang, kemampuan mengelola keuangan jadi bekal penting untuk menghadapi masa depan.\n\nSetuju, kan, Sobat?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3905486158675533513_3108381276"}}, {"key": "sobatrupiahbali", "attributes": {"label": "sobatrupiahbali", "x": 120.37134324849896, "y": 133.88521846425937, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.8872, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3905405256502886483_52141554570", "id": "sobatrupiahbali", "source": "instagram-000001", "content": "Halo #SemetonRupiah 👋🏼\n\nFestival Karya Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah menjadi ruang bagi generasi muda untuk menuangkan kreativitas, inovasi, dan kepedulian terhadap Rupiah melalui berbagai karya inspiratif hasil pembelajaran berbasis project-based learning. \n\nDari ide sederhana lahir karya luar biasa.\nMulai dari media edukasi interaktif, karya daur ulang LRUK waste to product, permainan edukatif, hingga inovasi digital yang mengangkat nilai-nilai CBP Rupiah secara kreatif dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.\n\nKarena edukasi terbaik bukan hanya dipelajari, tetapi juga diwujudkan melalui karya nyata. \n\nTerima kasih Ibu Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Ibu  telah hadir pada Festival Karya CBP Rupiah di Bali dan memberi semangat bagi kita semua.\n\nMari terus #BeriMakna dengan mencintai Rupiah, bangga menggunakan Rupiah, dan memahami Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.\n\n#CBPRupiah #SobatRupiahBali #EdukatorDewata", "post_id": "3905405256502886483_52141554570"}}, {"key": "destrydamayanti", "attributes": {"label": "destrydamayanti", "x": 413.27657194221945, "y": 946.3444050779882, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3905405256502886483_52141554570", "id": "destrydamayanti", "source": "instagram-000001", "content": "Halo #SemetonRupiah 👋🏼\n\nFestival Karya Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah menjadi ruang bagi generasi muda untuk menuangkan kreativitas, inovasi, dan kepedulian terhadap Rupiah melalui berbagai karya inspiratif hasil pembelajaran berbasis project-based learning. \n\nDari ide sederhana lahir karya luar biasa.\nMulai dari media edukasi interaktif, karya daur ulang LRUK waste to product, permainan edukatif, hingga inovasi digital yang mengangkat nilai-nilai CBP Rupiah secara kreatif dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.\n\nKarena edukasi terbaik bukan hanya dipelajari, tetapi juga diwujudkan melalui karya nyata. \n\nTerima kasih Ibu Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Ibu  telah hadir pada Festival Karya CBP Rupiah di Bali dan memberi semangat bagi kita semua.\n\nMari terus #BeriMakna dengan mencintai Rupiah, bangga menggunakan Rupiah, dan memahami Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.\n\n#CBPRupiah #SobatRupiahBali #EdukatorDewata", "post_id": "3905405256502886483_52141554570"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 304.13067828272534, "y": 337.77965772341935, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.8872, "eigenvector": 0.0102, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3913184862849814241_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM,  Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 di Palembang, Jumat (5/6).\n\nMengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, FESyar menjadi ajang strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah regional sekaligus rangkaian menuju Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.\n\nDeputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nMenurutnya, potensi ekonomi syariah global terus menunjukkan tren yang positif. Pertumbuhan ekonomi negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) diprakirakan tetap kuat pada tahun 2025–2026, didukung oleh meningkatnya permintaan produk halal serta berkembangnya industri halal dunia.\n\nDi sisi lain, aset industri keuangan syariah global juga terus meningkat dan diproyeksikan mencapai sekitar USD9,72 triliun pada tahun 2029.\n\nLebih lanjut, Destry menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi syariah global.\n\nKhusus di Sumatera Selatan, dengan jumlah penduduk muslim mencapai sekitar 7,72 juta jiwa atau 97,22% dari total penduduk, terdapat modal sosial dan pasar yang sangat besar untuk mengembangkan berbagai sektor ekonomi syariah, mulai dari industri halal, keuangan syariah, pemberdayaan pesantren, hingga pengembangan zakat dan wakaf produktif.\n\nMenurutnya, FESyar hadir bukan hanya sebagai ajang pameran, melainkan sebagai wadah implementasi kebijakan yang mempertemukan pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, pesantren, pemerintah, regulator, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam satu ekosistem yang terintegrasi.\n\n \n#bankindonesiasumateraselatan \n#bankindonesiasumsel \n#fesyarsumatera2026 \n#fyp\n#fbpro", "post_id": "3913184862849814241_6614111699"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "ojk_sumbagsel", "x": 396.9093913564473, "y": 701.7627789844671, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 105.914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3906726990206716147_5364011511", "id": "ojk_sumbagsel", "source": "instagram-000001", "content": "Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah\n\nHalo Sanak Dulur 👋🏻\n\nOJK Provinsi Sumsel menghadiri Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah di Balai Kartini, Jakarta, pada 25 Mei 2026. \n\n📌 Dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor”, OJK menyelenggarakan forum ini sebagai upaya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pertumbuhan ekonomi daerah yang kuat dan berkelanjutan.\n\nKetua Dewan Komisioner ​OJK Friderica Widyasari Dewi dalam sambutannya menyampaikan bahwa berbagai tantangan dinamika global saat ini tidak boleh menyurutkan optimisme Indonesia. Justru inilah saat untuk membuktikan bahwa kekuatan Indonesia salah satunya adalah dari kekuatan ekonomi di daerahnya.\n\n👤 Turut hadir dalam KNPED 2026 ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Komisi XI DPR RI Mokhamad Misbakhun, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, dan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destri Damayanti.\n\nPada sesi kedua Regional Voice, Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru menjadi satu-satunya gubernur dari wilayah Sumatera yang tampil sebagai pembicara bersama Wakil Menteri Dalam Negeri, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.\n\nGubernur Sumsel dalam sesi ini menyampaikan tentang pencapaian dan kinerja pembangunan Sumsel, sekaligus program unggulan yang disinkronisasikan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, seperti: \n🌽 Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP)\n🚢 New Palembang Port Tanjung Carat, dan\n🧑‍💼 100.000 Sultan Muda Sumsel.\n\nOJK Provinsi Sumsel akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memperluas implementasi program ekonomi daerah yang inklusif, serta mendukung Sumsel sebagai pusat pertumbuhan baru ekonomi Indonesia untuk Sumsel Maju Terus untuk Semua.\n\n🔔 Follow  untuk dapatkan update tentang keuangan dan kegiatan menarik lainnya!\n\n#OJKSumsel #OJKIndonesia #OJK #PengembanganEkonomiDaerah #KNPED2026", "post_id": "3906726990206716147_5364011511"}}, {"key": "solusimedia.id", "attributes": {"label": "solusimedia.id", "x": 234.90866811232758, "y": 615.7096818749059, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 105.914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7599921694567943442", "id": "solusimedia.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah mengukuhkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026–2031 melalui Rapat Paripurna DPR RI yang digelar pada Selasa, 27 Januari 2026 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta. Persetujuan diberikan secara bulat oleh seluruh anggota DPR setelah Thomas dinyatakan lolos dalam rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Komisi XI DPR RI. Thomas, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan, akan menggantikan posisi Juda Agung, yang telah mengundurkan diri awal Januari 2026 dari jabatan Deputi Gubernur BI. Komisi XI DPR RI menilai bahwa Thomas memiliki kapasitas, kompetensi, dan visi strategis yang sesuai dengan kebutuhan Bank Indonesia ke depan termasuk kemampuan untuk memperkuat sinergi kebijakan moneter dan fiskal demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selama fit and proper test, Thomas memaparkan visi bertajuk “BI Gerak”, yang mencakup lima pilar strategis seperti tata kelola kebijakan yang kredibel, efektivitas kebijakan, resiliensi sistem keuangan, sinergi fiskal-moneter-keuangan, serta keberlanjutan transformasi keuangan. Pengesahan ini juga dipandang memiliki dampak positif di pasar keuangan, dengan nilai tukar rupiah yang menunjukkan penguatan setelah hasil uji kelayakan diumumkan oleh Komisi XI. Baca selengkapnya klik link pada bio  #beritaterkinihariini #bankindonesia #thomasdjiwandono #deputigubernurbi  #ekonomiindonesia", "post_id": "7599921694567943442"}}, {"key": "financialclub11", "attributes": {"label": "financialclub11", "x": 876.1492689197091, "y": 543.3972418275006, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.8872, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647491350924889351", "id": "financialclub11", "source": "tiktok-000001", "content": "Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyatakan bahwa rupiah berpotensi melemah hingga Rp18.000 per dolar AS jika ketegangan geopolitik di Timur Tengah terus berlanjut. Kondisi ini dapat menjaga harga minyak tetap tinggi, meningkatkan risiko inflasi global, serta mendorong arus modal keluar dari negara berkembang. Selain faktor eksternal, tekanan juga datang dari kebutuhan domestik seperti repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri. Untuk menjaga stabilitas rupiah, Bank Indonesia terus melakukan intervensi melalui pasar NDF offshore, transaksi spot, DNDF domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Disclaimer: Bukan nasihat keuangan (NFA). Lakukan riset mandiri (DYOR). sc:   #malaysia #rupiah #ringgit #ternakuangnews", "post_id": "7647491350924889351"}}, {"key": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "ternakuang.id", "x": 557.6877202102045, "y": 777.4779354246906, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647491350924889351", "id": "ternakuang.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyatakan bahwa rupiah berpotensi melemah hingga Rp18.000 per dolar AS jika ketegangan geopolitik di Timur Tengah terus berlanjut. Kondisi ini dapat menjaga harga minyak tetap tinggi, meningkatkan risiko inflasi global, serta mendorong arus modal keluar dari negara berkembang. Selain faktor eksternal, tekanan juga datang dari kebutuhan domestik seperti repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri. Untuk menjaga stabilitas rupiah, Bank Indonesia terus melakukan intervensi melalui pasar NDF offshore, transaksi spot, DNDF domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Disclaimer: Bukan nasihat keuangan (NFA). Lakukan riset mandiri (DYOR). sc:   #malaysia #rupiah #ringgit #ternakuangnews", "post_id": "7647491350924889351"}}, {"key": "levelupinsight_", "attributes": {"label": "levelupinsight_", "x": 93.09617419409877, "y": 67.15098782800588, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.8872, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7647543421657271560", "id": "levelupinsight_", "source": "tiktok-000001", "content": "Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyebut pelemahan rupiah hingga level Rp18.000 terjadi seiring tekanan geopolitik di Timur Tengah yang belum mereda. Kondisi tersebut membuat harga minyak terus melonjak dan memunculkan risiko inflasi global, sekaligus mendorong arus modal keluar dari negara-negara berkembang. Di sisi domestik, tekanan juga masih cukup besar sesuai pola repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri (ULN). Kendati demikian, BI tidak berdiam diri dan terus mengintensifkan intervensi di pasar valuta asing. Source:  Crypto #akademicrypto #levelupinsight", "post_id": "7647543421657271560"}}, {"key": "Akademi", "attributes": {"label": "Akademi", "x": 550.0589439404803, "y": 877.9691938229366, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647543421657271560", "id": "Akademi", "source": "tiktok-000001", "content": "Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyebut pelemahan rupiah hingga level Rp18.000 terjadi seiring tekanan geopolitik di Timur Tengah yang belum mereda. Kondisi tersebut membuat harga minyak terus melonjak dan memunculkan risiko inflasi global, sekaligus mendorong arus modal keluar dari negara-negara berkembang. Di sisi domestik, tekanan juga masih cukup besar sesuai pola repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri (ULN). Kendati demikian, BI tidak berdiam diri dan terus mengintensifkan intervensi di pasar valuta asing. Source:  Crypto #akademicrypto #levelupinsight", "post_id": "7647543421657271560"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "attributes": {"label": "@KanalBankIndonesia", "x": 833.9394899443237, "y": 335.63664453815625, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.8872, "eigenvector": 0.0061, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "Gqk8iFg1ne4", "id": "@KanalBankIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial: Insentif untuk Kredit/Pembiayaan Sektor Hilirisasi\n\n#SobatRupiah, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan bentuk sinergi dengan Pemerintah, Bank Indonesia menerbitkan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). \n\nSejauh mana perkembangannya? Lalu, bagaimana implementasinya? Yuk, #BeriMakna pahami dampak penguatan kebijakan ini bagi perekonomian nasional ke depan. \n\nSaksikan informasi lengkapnya dalam Seminar Nasional “Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM): Insentif untuk Kredit/Pembiayaan Sektor Hilirisasi”, bersama:\n\n• Keynote Speaker\nDeputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung\n\n• Pembicara\nDirektur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia Solikin M. Juhro\nAsisten Deputi Pertambangan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Tubagus Nugraha\nHimpunan Bank Negara (HIMBARA) Supari\nDirektur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Indonesia - Indonesia Mining Association Djoko Widajatno S.\nDirektur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI), Hendra Sinadia\n\nSelamat menyaksikan!\n\n#disetiapmaknaindonesia \n\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "Gqk8iFg1ne4"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 417.8571784902996, "y": 576.5387906214884, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.1379, "eigenvector": 0.0021, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "Gqk8iFg1ne4", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial: Insentif untuk Kredit/Pembiayaan Sektor Hilirisasi\n\n#SobatRupiah, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan bentuk sinergi dengan Pemerintah, Bank Indonesia menerbitkan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). \n\nSejauh mana perkembangannya? Lalu, bagaimana implementasinya? Yuk, #BeriMakna pahami dampak penguatan kebijakan ini bagi perekonomian nasional ke depan. \n\nSaksikan informasi lengkapnya dalam Seminar Nasional “Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM): Insentif untuk Kredit/Pembiayaan Sektor Hilirisasi”, bersama:\n\n• Keynote Speaker\nDeputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung\n\n• Pembicara\nDirektur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia Solikin M. Juhro\nAsisten Deputi Pertambangan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Tubagus Nugraha\nHimpunan Bank Negara (HIMBARA) Supari\nDirektur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Indonesia - Indonesia Mining Association Djoko Widajatno S.\nDirektur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI), Hendra Sinadia\n\nSelamat menyaksikan!\n\n#disetiapmaknaindonesia \n\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "Gqk8iFg1ne4"}}, {"key": "@forumkeadilanTV", "attributes": {"label": "@forumkeadilanTV", "x": 791.4614043430564, "y": 486.0474542468315, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.8872, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1rR50v0mTcw", "id": "@forumkeadilanTV", "source": "youtube-000001", "content": "GEDE SANDRA: AKSELERASI PURBAYA DIJEGAL KEBIJAKAN SUKU BUNGA BANK INDONESIA\n\nNilai tukar rupiah terus turun hingga tembus Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Penurunan terus terjadi semenjak Gubernur BI dijabat keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono.\n\nApa sebenarnya yang sedang terjadi? Apa yang harus dilakukan Prabowo? \n\nPodcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam bersama narasumber yang ahli di bidangnya.*\n\nHost: Margi Syarif - Jurnalis Senior\nNarasumber: Gede Sandra - Ekonom\n\nFor Partnership, Please Contact:\nbisnis\nhttps://wa.me/628119899090\n\nDapatkan informasi terkini isu-isu hukum dan politik di Indonesia dengan Forum Keadilan. Download aplikasinya sekarang!\nPlaystore https://tinyurl.com/forumkeadilanplay...\nAppStore https://tinyurl.com/forumkeadilanapps\nPortal https://forumkeadilan.com/\n\nApakah Anda peduli dengan isu-isu keadilan sosial dan ingin berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif? Forum Keadilan adalah tempat yang tepat untuk Anda!  Ikuti kami sekarang di:\nYouTube    /   \nInstagram   / forumkeadilantv  \nFB   / forumkeadilandotcom  \nTiktok   / forumkeadilantv  \n\n#gedesandra #prabowo #rupiah #bankindonesia #thomasdjiwandono #purbaya #ekonomiindonesia #madilog #forumkeadilan #beritapolitik #viralpolitik #newsupdate", "post_id": "1rR50v0mTcw"}}, {"key": "forumkeadilantv", "attributes": {"label": "forumkeadilantv", "x": 722.5257412811808, "y": 603.6258811624402, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1rR50v0mTcw", "id": "forumkeadilantv", "source": "youtube-000001", "content": "GEDE SANDRA: AKSELERASI PURBAYA DIJEGAL KEBIJAKAN SUKU BUNGA BANK INDONESIA\n\nNilai tukar rupiah terus turun hingga tembus Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Penurunan terus terjadi semenjak Gubernur BI dijabat keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono.\n\nApa sebenarnya yang sedang terjadi? Apa yang harus dilakukan Prabowo? \n\nPodcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam bersama narasumber yang ahli di bidangnya.*\n\nHost: Margi Syarif - Jurnalis Senior\nNarasumber: Gede Sandra - Ekonom\n\nFor Partnership, Please Contact:\nbisnis\nhttps://wa.me/628119899090\n\nDapatkan informasi terkini isu-isu hukum dan politik di Indonesia dengan Forum Keadilan. Download aplikasinya sekarang!\nPlaystore https://tinyurl.com/forumkeadilanplay...\nAppStore https://tinyurl.com/forumkeadilanapps\nPortal https://forumkeadilan.com/\n\nApakah Anda peduli dengan isu-isu keadilan sosial dan ingin berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif? Forum Keadilan adalah tempat yang tepat untuk Anda!  Ikuti kami sekarang di:\nYouTube    /   \nInstagram   / forumkeadilantv  \nFB   / forumkeadilandotcom  \nTiktok   / forumkeadilantv  \n\n#gedesandra #prabowo #rupiah #bankindonesia #thomasdjiwandono #purbaya #ekonomiindonesia #madilog #forumkeadilan #beritapolitik #viralpolitik #newsupdate", "post_id": "1rR50v0mTcw"}}, {"key": "@tradingsahamfirman", "attributes": {"label": "@tradingsahamfirman", "x": 932.555254439441, "y": 828.1017706685772, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.8872, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1Z6KNGTT-cA", "id": "@tradingsahamfirman", "source": "youtube-000001", "content": "TERBONGKAR.! ASING BORONG SAHAM BUMI SENYAP.! DISAAT RITEL TAKUT.!! !GINI STRATEGINYA\n\n#sahambumi\n#sahambumiresources\n#sahambumi2023\nUNTUK BERLANGANAN KLIK DIBAWAH INI.!!!\nDAN PILIH LEVEL TERTINGGI AGAR BISA MENDAPATKAN MANFAAT KEUNTUNGAN LEBIH TINGGI \nGRUP TELEGRAM\nhttps://tinyurl.com/rekomendasibesok\nGRUP YOUTUBE\n   /   \nSaham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) anjlok 8,07% ke Rp 148 pada akhir perdagangan Rabu (3/6/2026). Tapi saham emiten Grup Bakrie dan Salim ini malah diserok investor asing.\nSebanyak 5,93 miliar saham Bumi Resources (BUMI) diperdagangkan, frekuensi 92.811 kali, dan nilai transaksi Rp 896,49 miliar.\nInvestor asing membukukan net buy di saham emiten pertambangan ini Rp 240,41 miliar, tertinggi di antara saham-saham net buy asing lainnya.\nBank Indonesia (BI) angkat suara terkait pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS dan kembali mencetak rekor terlemah sepanjang sejarah.\nNilai tukar rupiah dibuka di level Rp18.016 per dolar AS pada perdagangan Kamis (4/6) pagi. Mata uang Garuda melemah 49 poin atau 0,27 persen.\nDeputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas dan menghambat prospek perdamaian.\nMenurutnya, kondisi tersebut membuat harga minyak dunia tetap tinggi sehingga meningkatkan risiko inflasi global dan mendorong arus modal keluar dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.\"Pelemahan nilai tukar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali tereskalasi dan menghambat prospek damai, sehingga mendorong harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global serta arus dana keluar dari negara emerging,\" kata Destry dalam keterangan resmi, Kamis (4/6).\nAksi jual melanda pasar Surat Utang Negara (SUN), menyusul pelemahan rupiah yang menembus level psikologis baru Rp18.000/US$, level yang belum pernah terjadi sebelumnya. \nMelansir data Bloomberg pada sesi perdagangan Kamis (4/6/2026) pukul 10:18 WIB, SUN tenor pendek mengalami kenaikan imbal hasil (yield) paling tajam. Yield tenor 1 tahun naik 4,6 basis poin (bps) menjadi 7,13%, tenor 2 tahun melonjak 8,7 bps ke 6,91%, sementara tenor 3 tahun naik 6,9 bps menjadi 6,83%. \nSedangkan di tenor menengah dan panjang, kenaikannya relatif terbatas, berkisar 0,8 bps hingga 5 bps. Yield tenor acuan 10 tahun pun ikut naik 4,3 bps ke 6,74%. \nsource\nhttps://investor.id/market/441383/sah...\nhttps://www.cnnindonesia.com/ekonomi/...\nhttps://www.bloombergtechnoz.com/deta...\n#SahamBUMI\n#BumiResources\n#SahamBakrie\n#BUMI\n#SahamDiserok\n#BorongSaham\n#BandarSaham\n#SahamSentimenPositif\n#RekomendasiSahamHariIni\n#SahamIndonesia\n#IHSG\n#InvestasiSaham\n#BelajarSaham\n#TradingSaham\n#SahamCuan\nsource\nhttps://investor.id/market/439430/sah...\nsaham bumi besok,\nsaham bumi lo kheng hong,\nsaham bumi terbaru,\nsaham bumi waktunya,\nsaham bumi turun terus,\nsaham bumi private placement,\nsaham bumi berita,\n\n#sahambumi  #bumi   #analisasahambumi\n#BUMI #SahamBUMI #BumiResources #UpdateSaham #InvestorBUMI\n#IHSG #SahamHariIni #InvestasiSaham #PasarModal #TradingSaham #CuanSaham #belajarsahamdiajaib \n#AksiKorporasi #KepemilikanSaham #BeritaEkonomi #AnalisaSaham #StockMarketIndonesia\n\nINFO PENTING !!!!\nKAMI TIDAK MENGADAKAN TITIP DANA APAPUN\nSaya hanya memakai Sosmed dan kontak diatas, selain kontak diatas berarti Bukan saya, karena banyak yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY untuk penipuan titip dana, sekali lagi saya tekankan saya ( FIRMAN HAPPY ) tidak pernah membuka jasa titip dana trading,  TERIMA KASIH !!\nSegala jenis Pembayaran untuk keperluan channel dan Group saya,UNTUK SAAT INI HANYA DI GRUP YUOTUBE DAN GRUP TELEGRAM ADA DIATAS ( selain itu berarti penipuan ) \n\nDisclaimer ON : Semua rekomendasi hanya untuk edukasi & Hiburan, tidak untuk menyarankan Beli atau Jual saham ( silahkan analisa sendiri masing2 ), kerugian dan keuntungan semua ditanggung oleh kalian masing2, dan Kami tidak pernah membuat program titip dana untuk trading atau investasi, semua kerugian yang diakibatkan oleh investasi bodong yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY adalah bukan tanggung jawab kami.", "post_id": "1Z6KNGTT-cA"}}, {"key": "tradingsahamfirman", "attributes": {"label": "tradingsahamfirman", "x": 301.2773783616849, "y": 165.98581413632573, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1Z6KNGTT-cA", "id": "tradingsahamfirman", "source": "youtube-000001", "content": "TERBONGKAR.! ASING BORONG SAHAM BUMI SENYAP.! DISAAT RITEL TAKUT.!! !GINI STRATEGINYA\n\n#sahambumi\n#sahambumiresources\n#sahambumi2023\nUNTUK BERLANGANAN KLIK DIBAWAH INI.!!!\nDAN PILIH LEVEL TERTINGGI AGAR BISA MENDAPATKAN MANFAAT KEUNTUNGAN LEBIH TINGGI \nGRUP TELEGRAM\nhttps://tinyurl.com/rekomendasibesok\nGRUP YOUTUBE\n   /   \nSaham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) anjlok 8,07% ke Rp 148 pada akhir perdagangan Rabu (3/6/2026). Tapi saham emiten Grup Bakrie dan Salim ini malah diserok investor asing.\nSebanyak 5,93 miliar saham Bumi Resources (BUMI) diperdagangkan, frekuensi 92.811 kali, dan nilai transaksi Rp 896,49 miliar.\nInvestor asing membukukan net buy di saham emiten pertambangan ini Rp 240,41 miliar, tertinggi di antara saham-saham net buy asing lainnya.\nBank Indonesia (BI) angkat suara terkait pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS dan kembali mencetak rekor terlemah sepanjang sejarah.\nNilai tukar rupiah dibuka di level Rp18.016 per dolar AS pada perdagangan Kamis (4/6) pagi. Mata uang Garuda melemah 49 poin atau 0,27 persen.\nDeputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas dan menghambat prospek perdamaian.\nMenurutnya, kondisi tersebut membuat harga minyak dunia tetap tinggi sehingga meningkatkan risiko inflasi global dan mendorong arus modal keluar dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.\"Pelemahan nilai tukar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali tereskalasi dan menghambat prospek damai, sehingga mendorong harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global serta arus dana keluar dari negara emerging,\" kata Destry dalam keterangan resmi, Kamis (4/6).\nAksi jual melanda pasar Surat Utang Negara (SUN), menyusul pelemahan rupiah yang menembus level psikologis baru Rp18.000/US$, level yang belum pernah terjadi sebelumnya. \nMelansir data Bloomberg pada sesi perdagangan Kamis (4/6/2026) pukul 10:18 WIB, SUN tenor pendek mengalami kenaikan imbal hasil (yield) paling tajam. Yield tenor 1 tahun naik 4,6 basis poin (bps) menjadi 7,13%, tenor 2 tahun melonjak 8,7 bps ke 6,91%, sementara tenor 3 tahun naik 6,9 bps menjadi 6,83%. \nSedangkan di tenor menengah dan panjang, kenaikannya relatif terbatas, berkisar 0,8 bps hingga 5 bps. Yield tenor acuan 10 tahun pun ikut naik 4,3 bps ke 6,74%. \nsource\nhttps://investor.id/market/441383/sah...\nhttps://www.cnnindonesia.com/ekonomi/...\nhttps://www.bloombergtechnoz.com/deta...\n#SahamBUMI\n#BumiResources\n#SahamBakrie\n#BUMI\n#SahamDiserok\n#BorongSaham\n#BandarSaham\n#SahamSentimenPositif\n#RekomendasiSahamHariIni\n#SahamIndonesia\n#IHSG\n#InvestasiSaham\n#BelajarSaham\n#TradingSaham\n#SahamCuan\nsource\nhttps://investor.id/market/439430/sah...\nsaham bumi besok,\nsaham bumi lo kheng hong,\nsaham bumi terbaru,\nsaham bumi waktunya,\nsaham bumi turun terus,\nsaham bumi private placement,\nsaham bumi berita,\n\n#sahambumi  #bumi   #analisasahambumi\n#BUMI #SahamBUMI #BumiResources #UpdateSaham #InvestorBUMI\n#IHSG #SahamHariIni #InvestasiSaham #PasarModal #TradingSaham #CuanSaham #belajarsahamdiajaib \n#AksiKorporasi #KepemilikanSaham #BeritaEkonomi #AnalisaSaham #StockMarketIndonesia\n\nINFO PENTING !!!!\nKAMI TIDAK MENGADAKAN TITIP DANA APAPUN\nSaya hanya memakai Sosmed dan kontak diatas, selain kontak diatas berarti Bukan saya, karena banyak yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY untuk penipuan titip dana, sekali lagi saya tekankan saya ( FIRMAN HAPPY ) tidak pernah membuka jasa titip dana trading,  TERIMA KASIH !!\nSegala jenis Pembayaran untuk keperluan channel dan Group saya,UNTUK SAAT INI HANYA DI GRUP YUOTUBE DAN GRUP TELEGRAM ADA DIATAS ( selain itu berarti penipuan ) \n\nDisclaimer ON : Semua rekomendasi hanya untuk edukasi & Hiburan, tidak untuk menyarankan Beli atau Jual saham ( silahkan analisa sendiri masing2 ), kerugian dan keuntungan semua ditanggung oleh kalian masing2, dan Kami tidak pernah membuat program titip dana untuk trading atau investasi, semua kerugian yang diakibatkan oleh investasi bodong yang mengatas namakan TRADING SAHAM FIRMAN HAPPY adalah bukan tanggung jawab kami.", "post_id": "1Z6KNGTT-cA"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 795.2995335305297, "y": 231.84966006715945, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.8872, "eigenvector": 121.7894, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "SloaddGDMcc", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Pangkas Batas Beli Dolar, Rupiah Makin Dijaga Ketat! | MILENOMICS\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan pengetatan batas pembelian valuta asing (valas) secara tunai tanpa underlying transaction telah berjalan efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut dinilai berhasil menekan aktivitas pembelian valas berlebihan sekaligus membantu meredam gejolak di pasar keuangan domestik.\n\nDeputi Gubernur Thomas Djiwandono mengungkapkan bahwa Bank Indonesia kembali memangkas ambang batas pembelian tunai valas terhadap rupiah tanpa underlying menjadi maksimal 10.000 dolar AS per pelaku per bulan. Ketentuan baru ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026.\n\nMenurut Thomas, langkah tersebut tergolong cepat mengingat BI baru saja menurunkan batas serupa dari 100.000 dolar AS menjadi 25.000 dolar AS pada awal Juni 2026. Berdasarkan evaluasi BI, penurunan threshold pada tahap sebelumnya terbukti mampu mengurangi rata-rata transaksi harian valas secara signifikan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "SloaddGDMcc"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 146.03566928746525, "y": 703.5967260070504, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0671, "eigenvector": 134.5758, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "SloaddGDMcc", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Pangkas Batas Beli Dolar, Rupiah Makin Dijaga Ketat! | MILENOMICS\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan pengetatan batas pembelian valuta asing (valas) secara tunai tanpa underlying transaction telah berjalan efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut dinilai berhasil menekan aktivitas pembelian valas berlebihan sekaligus membantu meredam gejolak di pasar keuangan domestik.\n\nDeputi Gubernur Thomas Djiwandono mengungkapkan bahwa Bank Indonesia kembali memangkas ambang batas pembelian tunai valas terhadap rupiah tanpa underlying menjadi maksimal 10.000 dolar AS per pelaku per bulan. Ketentuan baru ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026.\n\nMenurut Thomas, langkah tersebut tergolong cepat mengingat BI baru saja menurunkan batas serupa dari 100.000 dolar AS menjadi 25.000 dolar AS pada awal Juni 2026. Berdasarkan evaluasi BI, penurunan threshold pada tahap sebelumnya terbukti mampu mengurangi rata-rata transaksi harian valas secara signifikan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "SloaddGDMcc"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 419.57720954122266, "y": 346.1563215124798, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0671, "eigenvector": 134.5758, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "SloaddGDMcc", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Pangkas Batas Beli Dolar, Rupiah Makin Dijaga Ketat! | MILENOMICS\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan pengetatan batas pembelian valuta asing (valas) secara tunai tanpa underlying transaction telah berjalan efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut dinilai berhasil menekan aktivitas pembelian valas berlebihan sekaligus membantu meredam gejolak di pasar keuangan domestik.\n\nDeputi Gubernur Thomas Djiwandono mengungkapkan bahwa Bank Indonesia kembali memangkas ambang batas pembelian tunai valas terhadap rupiah tanpa underlying menjadi maksimal 10.000 dolar AS per pelaku per bulan. Ketentuan baru ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026.\n\nMenurut Thomas, langkah tersebut tergolong cepat mengingat BI baru saja menurunkan batas serupa dari 100.000 dolar AS menjadi 25.000 dolar AS pada awal Juni 2026. Berdasarkan evaluasi BI, penurunan threshold pada tahap sebelumnya terbukti mampu mengurangi rata-rata transaksi harian valas secara signifikan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "SloaddGDMcc"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 378.63611042309606, "y": 697.2748757078585, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0671, "eigenvector": 134.5758, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "SloaddGDMcc", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Pangkas Batas Beli Dolar, Rupiah Makin Dijaga Ketat! | MILENOMICS\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan pengetatan batas pembelian valuta asing (valas) secara tunai tanpa underlying transaction telah berjalan efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut dinilai berhasil menekan aktivitas pembelian valas berlebihan sekaligus membantu meredam gejolak di pasar keuangan domestik.\n\nDeputi Gubernur Thomas Djiwandono mengungkapkan bahwa Bank Indonesia kembali memangkas ambang batas pembelian tunai valas terhadap rupiah tanpa underlying menjadi maksimal 10.000 dolar AS per pelaku per bulan. Ketentuan baru ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026.\n\nMenurut Thomas, langkah tersebut tergolong cepat mengingat BI baru saja menurunkan batas serupa dari 100.000 dolar AS menjadi 25.000 dolar AS pada awal Juni 2026. Berdasarkan evaluasi BI, penurunan threshold pada tahap sebelumnya terbukti mampu mengurangi rata-rata transaksi harian valas secara signifikan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "SloaddGDMcc"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 166.9987813060283, "y": 249.03173819159142, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0671, "eigenvector": 134.5758, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "SloaddGDMcc", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Pangkas Batas Beli Dolar, Rupiah Makin Dijaga Ketat! | MILENOMICS\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan pengetatan batas pembelian valuta asing (valas) secara tunai tanpa underlying transaction telah berjalan efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut dinilai berhasil menekan aktivitas pembelian valas berlebihan sekaligus membantu meredam gejolak di pasar keuangan domestik.\n\nDeputi Gubernur Thomas Djiwandono mengungkapkan bahwa Bank Indonesia kembali memangkas ambang batas pembelian tunai valas terhadap rupiah tanpa underlying menjadi maksimal 10.000 dolar AS per pelaku per bulan. Ketentuan baru ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026.\n\nMenurut Thomas, langkah tersebut tergolong cepat mengingat BI baru saja menurunkan batas serupa dari 100.000 dolar AS menjadi 25.000 dolar AS pada awal Juni 2026. Berdasarkan evaluasi BI, penurunan threshold pada tahap sebelumnya terbukti mampu mengurangi rata-rata transaksi harian valas secara signifikan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "SloaddGDMcc"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 294.989138093091, "y": 61.04558030800822, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0671, "eigenvector": 134.5758, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "SloaddGDMcc", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Pangkas Batas Beli Dolar, Rupiah Makin Dijaga Ketat! | MILENOMICS\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan pengetatan batas pembelian valuta asing (valas) secara tunai tanpa underlying transaction telah berjalan efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut dinilai berhasil menekan aktivitas pembelian valas berlebihan sekaligus membantu meredam gejolak di pasar keuangan domestik.\n\nDeputi Gubernur Thomas Djiwandono mengungkapkan bahwa Bank Indonesia kembali memangkas ambang batas pembelian tunai valas terhadap rupiah tanpa underlying menjadi maksimal 10.000 dolar AS per pelaku per bulan. Ketentuan baru ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026.\n\nMenurut Thomas, langkah tersebut tergolong cepat mengingat BI baru saja menurunkan batas serupa dari 100.000 dolar AS menjadi 25.000 dolar AS pada awal Juni 2026. Berdasarkan evaluasi BI, penurunan threshold pada tahap sebelumnya terbukti mampu mengurangi rata-rata transaksi harian valas secara signifikan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "SloaddGDMcc"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 817.5062098573795, "y": 60.56434910061559, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.8872, "eigenvector": 134.5758, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "Srzu3rGlPsg", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Pangkas Batas Beli Dolar, Rupiah Makin Dijaga Ketat! | 1ST SESSION CLOSING\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan pengetatan batas pembelian valuta asing (valas) secara tunai tanpa underlying transaction telah berjalan efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut dinilai berhasil menekan aktivitas pembelian valas berlebihan sekaligus membantu meredam gejolak di pasar keuangan domestik.\n\nDeputi Gubernur Thomas Djiwandono mengungkapkan bahwa Bank Indonesia kembali memangkas ambang batas pembelian tunai valas terhadap rupiah tanpa underlying menjadi maksimal 10.000 dolar AS per pelaku per bulan. Ketentuan baru ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026.\n\nMenurut Thomas, langkah tersebut tergolong cepat mengingat BI baru saja menurunkan batas serupa dari 100.000 dolar AS menjadi 25.000 dolar AS pada awal Juni 2026. Berdasarkan evaluasi BI, penurunan threshold pada tahap sebelumnya terbukti mampu mengurangi rata-rata transaksi harian valas secara signifikan.#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Srzu3rGlPsg"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 799.2374765604914, "y": 171.74966106529033, "size": 9.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.8164, "eigenvector": 70.6439, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Srzu3rGlPsg", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Pangkas Batas Beli Dolar, Rupiah Makin Dijaga Ketat! | 1ST SESSION CLOSING\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan pengetatan batas pembelian valuta asing (valas) secara tunai tanpa underlying transaction telah berjalan efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut dinilai berhasil menekan aktivitas pembelian valas berlebihan sekaligus membantu meredam gejolak di pasar keuangan domestik.\n\nDeputi Gubernur Thomas Djiwandono mengungkapkan bahwa Bank Indonesia kembali memangkas ambang batas pembelian tunai valas terhadap rupiah tanpa underlying menjadi maksimal 10.000 dolar AS per pelaku per bulan. Ketentuan baru ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026.\n\nMenurut Thomas, langkah tersebut tergolong cepat mengingat BI baru saja menurunkan batas serupa dari 100.000 dolar AS menjadi 25.000 dolar AS pada awal Juni 2026. Berdasarkan evaluasi BI, penurunan threshold pada tahap sebelumnya terbukti mampu mengurangi rata-rata transaksi harian valas secara signifikan.#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Srzu3rGlPsg"}}], "edges": [{"key": "Vivittts", "source": "Vivittts", "target": "itsmibnuk", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Vivittts", "source": "Vivittts", "target": "itsmibnuk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Vivittts", "source": "Vivittts", "target": "quimicaorgarsi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "isef.indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalteng", "source": "bank_indonesia_kalteng", "target": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalteng", "source": "bank_indonesia_kalteng", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalteng", "source": "bank_indonesia_kalteng", "target": "lps_idic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sobatrupiahbali", "source": "sobatrupiahbali", "target": "destrydamayanti", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "source": "ojk_sumbagsel", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "solusimedia.id", "source": "solusimedia.id", "target": "solusimedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "financialclub11", "source": "financialclub11", "target": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "levelupinsight_", "source": "levelupinsight_", "target": "Akademi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@forumkeadilanTV", "source": "@forumkeadilanTV", "target": "forumkeadilantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tradingsahamfirman", "source": "@tradingsahamfirman", "target": "tradingsahamfirman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}