{"nodes": [{"key": "ElisaSafira6092", "attributes": {"label": "ElisaSafira6092", "x": 681.5020885196928, "y": 619.336442408032, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2048665877672005765", "id": "ElisaSafira6092", "source": "tweet-000004", "content": "moga sinergi antara bank indonesia dan kementerian keuangan makin oke buat jagain nilai tukar rupiah", "post_id": "2048665877672005765"}}, {"key": "tempodotco", "attributes": {"label": "tempodotco", "x": 688.7909857021141, "y": 225.91705625319725, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2048665877672005765", "id": "tempodotco", "source": "tweet-000004", "content": "moga sinergi antara bank indonesia dan kementerian keuangan makin oke buat jagain nilai tukar rupiah", "post_id": "2048665877672005765"}}, {"key": "BI_ProvinsiBali", "attributes": {"label": "BI_ProvinsiBali", "x": 954.6915826071398, "y": 544.6100649115307, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.3008, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "2050915292650643891", "id": "BI_ProvinsiBali", "source": "tweet-000004", "content": "Halo Semeton Rupiah! 👋\n\n menyelenggarakan Kick-Off Baligivation Festival 2026 (28/4) dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Bali melalui Penguatan Digitalisasi dan Sinergi” sebagai langkah nyata mendorong ekonomi Bali yang berkualitas dan berkelanjutan. 🌏 https://t.co/ArtR9Dfvmw", "post_id": "2050915292650643891"}}, {"key": "AsheraTepesh", "attributes": {"label": "AsheraTepesh", "x": 927.274152581927, "y": 309.1851217238484, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2042801527249867038", "id": "AsheraTepesh", "source": "tweet-000004", "content": "Berarti Thomas Djiwandono juga termasuk pengamat dong? Kan katanya gak punya pengalaman moneter", "post_id": "2042801527249867038"}}, {"key": "ARSIPAJA", "attributes": {"label": "ARSIPAJA", "x": 510.14713358336905, "y": 794.3119773100137, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042801527249867038", "id": "ARSIPAJA", "source": "tweet-000004", "content": "Berarti Thomas Djiwandono juga termasuk pengamat dong? Kan katanya gak punya pengalaman moneter", "post_id": "2042801527249867038"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 884.537809865763, "y": 426.5794323075761, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2041668460720070994", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Thomas Djiwandono adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sejak 9 Februari 2026, menggantikan posisi sebelumnya sebagai Wakil Menteri Keuangan. BI bertanggung jawab atas kebijakan moneter, termasuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.\n\nRupiah memang melemah ke sekitar", "post_id": "2041668460720070994"}}, {"key": "baibaybye", "attributes": {"label": "baibaybye", "x": 532.9904711060653, "y": 971.1681666720442, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.8356, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041668460720070994", "id": "baibaybye", "source": "tweet-000004", "content": "Thomas Djiwandono adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sejak 9 Februari 2026, menggantikan posisi sebelumnya sebagai Wakil Menteri Keuangan. BI bertanggung jawab atas kebijakan moneter, termasuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.\n\nRupiah memang melemah ke sekitar", "post_id": "2041668460720070994"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 226.02954091179905, "y": 877.2301114331683, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.8356, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041668460720070994", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "Thomas Djiwandono adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sejak 9 Februari 2026, menggantikan posisi sebelumnya sebagai Wakil Menteri Keuangan. BI bertanggung jawab atas kebijakan moneter, termasuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.\n\nRupiah memang melemah ke sekitar", "post_id": "2041668460720070994"}}, {"key": "sartikautami20", "attributes": {"label": "sartikautami20", "x": 476.64927691484803, "y": 461.63209630554803, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2042254745302397020", "id": "sartikautami20", "source": "tweet-000004", "content": "Banyak mata uang negara lain yang udah \"nyungsep\" lebih parah, tapi Indonesia sejauh ini masih bisa bertahan oke. Sinergi kebijakan moneter dan fiskal harus tetep kompak biar Rupiah nggak gampang goyang sama isu global.", "post_id": "2042254745302397020"}}, {"key": "amanbangetkok", "attributes": {"label": "amanbangetkok", "x": 90.09715997642009, "y": 657.1843264025789, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.5378, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2042254745302397020", "id": "amanbangetkok", "source": "tweet-000004", "content": "Banyak mata uang negara lain yang udah \"nyungsep\" lebih parah, tapi Indonesia sejauh ini masih bisa bertahan oke. Sinergi kebijakan moneter dan fiskal harus tetep kompak biar Rupiah nggak gampang goyang sama isu global.", "post_id": "2042254745302397020"}}, {"key": "Kadipono", "attributes": {"label": "Kadipono", "x": 55.730886547603056, "y": 154.92571674058476, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2042274641205686732", "id": "Kadipono", "source": "tweet-000004", "content": "Banyak mata uang negara lain yang udah \"nyungsep\" lebih parah, tapi Indonesia sejauh ini masih bisa bertahan oke. Sinergi kebijakan moneter dan fiskal harus tetep kompak biar Rupiah nggak gampang goyang sama isu global.", "post_id": "2042274641205686732"}}, {"key": "LulaNurhayati", "attributes": {"label": "LulaNurhayati", "x": 812.171256649309, "y": 660.2157322300346, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2042213547758014639", "id": "LulaNurhayati", "source": "tweet-000004", "content": "Sinergi kebijakan moneter sangat krusial saat ini. Optimis pemerintah mampu jaga stabilitas rupiah menghadapi ketidakpastian global yang ada.", "post_id": "2042213547758014639"}}, {"key": "RaisaFAl1329", "attributes": {"label": "RaisaFAl1329", "x": 288.0840990602058, "y": 211.14319048206, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.2095, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 6, "degree": 7}, "_id": "2045417625254318141", "id": "RaisaFAl1329", "source": "tweet-000004", "content": "Bro, BI independent katamu tapi Prabowo masukin keponakannya Thomas Djiwandono jadi deputi gubernur dan rupiah langsung jeblok ke Rp17.000+ bikin artists susah bayar tools impor, pemerintah sama BI sekarang satu lah.", "post_id": "2045417625254318141"}}, {"key": "Turu748392", "attributes": {"label": "Turu748392", "x": 537.1339356035561, "y": 887.713963784203, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.9748, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 2, "degree": 5}, "_id": "2045417625254318141", "id": "Turu748392", "source": "tweet-000004", "content": "Bro, BI independent katamu tapi Prabowo masukin keponakannya Thomas Djiwandono jadi deputi gubernur dan rupiah langsung jeblok ke Rp17.000+ bikin artists susah bayar tools impor, pemerintah sama BI sekarang satu lah.", "post_id": "2045417625254318141"}}, {"key": "milleoii", "attributes": {"label": "milleoii", "x": 494.1188278081103, "y": 167.59854950365093, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.0892, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2045417625254318141", "id": "milleoii", "source": "tweet-000004", "content": "Bro, BI independent katamu tapi Prabowo masukin keponakannya Thomas Djiwandono jadi deputi gubernur dan rupiah langsung jeblok ke Rp17.000+ bikin artists susah bayar tools impor, pemerintah sama BI sekarang satu lah.", "post_id": "2045417625254318141"}}, {"key": "DppHippindo", "attributes": {"label": "DppHippindo", "x": 388.1227846426121, "y": 49.53497689294273, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2043890692058177664", "id": "DppHippindo", "source": "tweet-000004", "content": "Seminar ini membahas pentingnya sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nJangan lupa save & share postingan ini sebagai bentuk dukungan, dan follow  untuk update terbaru.", "post_id": "2043890692058177664"}}, {"key": "hippindo", "attributes": {"label": "hippindo", "x": 112.37726248929569, "y": 622.8186443290689, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 50.5065, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "2043890692058177664", "id": "hippindo", "source": "tweet-000004", "content": "Seminar ini membahas pentingnya sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nJangan lupa save & share postingan ini sebagai bentuk dukungan, dan follow  untuk update terbaru.", "post_id": "2043890692058177664"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 669.8133487142057, "y": 112.59567443641672, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "1918315590344904828", "id": "bank_indonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Inflasi yg terjaga merupakan hasil dr konsistensi kebijakan moneter serta sinergi BI & Pemerintah dalam TPIP & TPID.\n\nYuk, #SobatRupiah #BeriMakna ketahui informasi selengkapnya tentang perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) April 2025 👇\nhttps://t.co/FIWf0pDbyS", "post_id": "1918315590344904828"}}, {"key": "bps_statistics", "attributes": {"label": "bps_statistics", "x": 326.6800033144379, "y": 365.29207567876955, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5348, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1918315590344904828", "id": "bps_statistics", "source": "tweet-000004", "content": "Inflasi yg terjaga merupakan hasil dr konsistensi kebijakan moneter serta sinergi BI & Pemerintah dalam TPIP & TPID.\n\nYuk, #SobatRupiah #BeriMakna ketahui informasi selengkapnya tentang perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) April 2025 👇\nhttps://t.co/FIWf0pDbyS", "post_id": "1918315590344904828"}}, {"key": "kabarsamarinda_official", "attributes": {"label": "kabarsamarinda_official", "x": 999.7090414512897, "y": 913.8663915225359, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3876316572705611280_34489486378", "id": "kabarsamarinda_official", "source": "instagram-000001", "content": "Indonesia kembali disebut-sebut sebagai salah satu “bright spot” dalam perekonomian global, dengan fundamental yang kuat, kebijakan yang kredibel, serta ketahanan ekonomi yang terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global.\n\nIMF dan investor global mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid, disiplin dalam mempertahankan defisit di bawah 3% dari PDB, serta respons kebijakan yang adaptif dan forward-looking dalam menghadapi tekanan eksternal.\n\nDi tengah dinamika global yang semakin kompleks, Indonesia dinilai mampu mengelola keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan secara optimal, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan yang didukung oleh kuatnya permintaan domestik.\n\nHal tersebut disampaikan Managing Director International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva, dalam pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa dan Dewan Perwakilan Rakyat RI diwakili Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan Sari Yuliati, Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun dan Wakil Mohamad Hekal dalam rangkaian pertemuan lanjutan dengan investor global pada IMF Spring Meetings (14/4/2026).\n\nDengan pertumbuhan ekonomi yang tetap solid didukung oleh permintaan domestik yang kuat, inflasi yang terjaga dalam sasaran, serta pemulihan intermediasi perbankan, Indonesia menunjukkan ketahanan yang konsisten di tengah tekanan eksternal.\n\nSelengkapnya Wajib Baca Di :\nhttps://www.cnbcindonesia.com/news/20260415111435-4-726892/depan-purbaya-bos-bi-dpr-imf-kembali-sebut-ri-titik-terang-dunia\n.\n.\nTitik Favorit Warga JUAL BELI SMARTPHONE di", "post_id": "3876316572705611280_34489486378"}}, {"key": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "ogstore.samarinda", "x": 413.27835224626307, "y": 635.7862526910391, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3876316572705611280_34489486378", "id": "ogstore.samarinda", "source": "instagram-000001", "content": "Indonesia kembali disebut-sebut sebagai salah satu “bright spot” dalam perekonomian global, dengan fundamental yang kuat, kebijakan yang kredibel, serta ketahanan ekonomi yang terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global.\n\nIMF dan investor global mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid, disiplin dalam mempertahankan defisit di bawah 3% dari PDB, serta respons kebijakan yang adaptif dan forward-looking dalam menghadapi tekanan eksternal.\n\nDi tengah dinamika global yang semakin kompleks, Indonesia dinilai mampu mengelola keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan secara optimal, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan yang didukung oleh kuatnya permintaan domestik.\n\nHal tersebut disampaikan Managing Director International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva, dalam pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa dan Dewan Perwakilan Rakyat RI diwakili Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan Sari Yuliati, Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun dan Wakil Mohamad Hekal dalam rangkaian pertemuan lanjutan dengan investor global pada IMF Spring Meetings (14/4/2026).\n\nDengan pertumbuhan ekonomi yang tetap solid didukung oleh permintaan domestik yang kuat, inflasi yang terjaga dalam sasaran, serta pemulihan intermediasi perbankan, Indonesia menunjukkan ketahanan yang konsisten di tengah tekanan eksternal.\n\nSelengkapnya Wajib Baca Di :\nhttps://www.cnbcindonesia.com/news/20260415111435-4-726892/depan-purbaya-bos-bi-dpr-imf-kembali-sebut-ri-titik-terang-dunia\n.\n.\nTitik Favorit Warga JUAL BELI SMARTPHONE di", "post_id": "3876316572705611280_34489486378"}}, {"key": "bpd_lampung", "attributes": {"label": "bpd_lampung", "x": 502.4029201695368, "y": 392.0233734239883, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3875743981959898529_8466978915", "id": "bpd_lampung", "source": "instagram-000001", "content": "Sinergi Nusantara: Wujudkan Mimpi dengan SIMPEDA! 🎁✨\n\nDapatkan total hadiah Miliaran Rupiah di gelaran Undian Nasional SIMPEDA tahun ini!\n\n📍 Lokasi: Surakarta\n📅 Waktu: 17 April 2026\n📺 Live: \n\nJangan biarkan saldo mengendap, terus tingkatkan tabungan SIMPEDA-mu sekarang juga! 🤩💰\n.\n#TabunganSIMPEDA\n#SinergiNusantara\n#UndianNasionalSimpeda\n#banklampung\n#selalubersamaanda", "post_id": "3875743981959898529_8466978915"}}, {"key": "bpd_news", "attributes": {"label": "bpd_news", "x": 662.2803700301799, "y": 720.9622363508681, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3875743981959898529_8466978915", "id": "bpd_news", "source": "instagram-000001", "content": "Sinergi Nusantara: Wujudkan Mimpi dengan SIMPEDA! 🎁✨\n\nDapatkan total hadiah Miliaran Rupiah di gelaran Undian Nasional SIMPEDA tahun ini!\n\n📍 Lokasi: Surakarta\n📅 Waktu: 17 April 2026\n📺 Live: \n\nJangan biarkan saldo mengendap, terus tingkatkan tabungan SIMPEDA-mu sekarang juga! 🤩💰\n.\n#TabunganSIMPEDA\n#SinergiNusantara\n#UndianNasionalSimpeda\n#banklampung\n#selalubersamaanda", "post_id": "3875743981959898529_8466978915"}}, {"key": "johannesrettob", "attributes": {"label": "johannesrettob", "x": 581.5076147418862, "y": 896.3762515470287, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3875858801307510765_45862836979", "id": "johannesrettob", "source": "instagram-000001", "content": "Pasca diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian pada 20 Januari 2026 lalu di Batam, Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) terus diperkuat sebagai motor penggerak investasi nasional. Bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI)  dan International Business Association (IBA)  sebagai langkah nyata terus dilakukan untuk mendorong kemandirian ekonomi daerah menuju Indonesia yang lebih kuat.\n\nPertemuan strategis yang digelar di Gedung PPID Kota Batam ini menjadi momentum penting bagi para kepala daerah dari seluruh Indonesia untuk menyatukan visi dalam meningkatkan perdagangan dan investasi daerah. PPID hadir bukan sekadar sebagai fasilitas, tetapi sebagai jembatan yang menghubungkan potensi daerah dengan peluang global.\n\nMeski dihadapkan pada tantangan keterbatasan fiskal dan koordinasi pusat-daerah yang belum optimal, semangat kolaborasi terus diperkuat. Berbagai peluang investasi terbuka luas di sektor pertanian, industri, hingga energi—termasuk target pengembangan listrik nasional mencapai 100 gigawatt pada 2035.\n\nMelalui sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan tercipta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus membuka jalan bagi daerah untuk naik kelas ke tingkat global.\n.\n.\n#apkasi\n#ibaassociation\n#ppid\n#investasidaerah\n#internationalbusinessassociation", "post_id": "3875858801307510765_45862836979"}}, {"key": "apkasi", "attributes": {"label": "apkasi", "x": 145.99743525648944, "y": 991.8776763699334, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8356, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3875858801307510765_45862836979", "id": "apkasi", "source": "instagram-000001", "content": "Pasca diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian pada 20 Januari 2026 lalu di Batam, Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) terus diperkuat sebagai motor penggerak investasi nasional. Bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI)  dan International Business Association (IBA)  sebagai langkah nyata terus dilakukan untuk mendorong kemandirian ekonomi daerah menuju Indonesia yang lebih kuat.\n\nPertemuan strategis yang digelar di Gedung PPID Kota Batam ini menjadi momentum penting bagi para kepala daerah dari seluruh Indonesia untuk menyatukan visi dalam meningkatkan perdagangan dan investasi daerah. PPID hadir bukan sekadar sebagai fasilitas, tetapi sebagai jembatan yang menghubungkan potensi daerah dengan peluang global.\n\nMeski dihadapkan pada tantangan keterbatasan fiskal dan koordinasi pusat-daerah yang belum optimal, semangat kolaborasi terus diperkuat. Berbagai peluang investasi terbuka luas di sektor pertanian, industri, hingga energi—termasuk target pengembangan listrik nasional mencapai 100 gigawatt pada 2035.\n\nMelalui sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan tercipta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus membuka jalan bagi daerah untuk naik kelas ke tingkat global.\n.\n.\n#apkasi\n#ibaassociation\n#ppid\n#investasidaerah\n#internationalbusinessassociation", "post_id": "3875858801307510765_45862836979"}}, {"key": "iba.association", "attributes": {"label": "iba.association", "x": 577.0761516574585, "y": 791.4599665918416, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8356, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3875858801307510765_45862836979", "id": "iba.association", "source": "instagram-000001", "content": "Pasca diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian pada 20 Januari 2026 lalu di Batam, Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) terus diperkuat sebagai motor penggerak investasi nasional. Bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI)  dan International Business Association (IBA)  sebagai langkah nyata terus dilakukan untuk mendorong kemandirian ekonomi daerah menuju Indonesia yang lebih kuat.\n\nPertemuan strategis yang digelar di Gedung PPID Kota Batam ini menjadi momentum penting bagi para kepala daerah dari seluruh Indonesia untuk menyatukan visi dalam meningkatkan perdagangan dan investasi daerah. PPID hadir bukan sekadar sebagai fasilitas, tetapi sebagai jembatan yang menghubungkan potensi daerah dengan peluang global.\n\nMeski dihadapkan pada tantangan keterbatasan fiskal dan koordinasi pusat-daerah yang belum optimal, semangat kolaborasi terus diperkuat. Berbagai peluang investasi terbuka luas di sektor pertanian, industri, hingga energi—termasuk target pengembangan listrik nasional mencapai 100 gigawatt pada 2035.\n\nMelalui sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan tercipta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus membuka jalan bagi daerah untuk naik kelas ke tingkat global.\n.\n.\n#apkasi\n#ibaassociation\n#ppid\n#investasidaerah\n#internationalbusinessassociation", "post_id": "3875858801307510765_45862836979"}}, {"key": "tribunpapuaofficial", "attributes": {"label": "tribunpapuaofficial", "x": 923.1736655020513, "y": 653.9540683247761, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3870597658067893988_45261924157", "id": "tribunpapuaofficial", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi memulai rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 melalui Forum Perangkat Daerah dan Focus Group Discussion (FGD).\n\nPertemuan strategis yang berlangsung di Aula RRI Nabire, Jalan Merdeka, Distrik Nabire, menjadi tonggak penting dalam menentukan arah pembangunan provinsi yang terpadu, terukur dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.\n​\nPj Sekda Papua Tengah, Silwanus Sumule menepis jika forum ini dipandang sebagai rutinitas birokrasi tahunan.\n\n\"Ini adalah momentum krusial untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan memiliki landasan yang kuat dan dampak yang bisa dirasakan langsung oleh penduduk di akar rumput,\" kata Silwanus dalam sambutanya yang diperoleh Tribun-Papua.com, Rabu, (8/4/2026).\n\nTema yang diusung dalam kegiatan ini adalah penguatan ekonomi lokal dan daya saing daerah berbasis potensi wilayah yang diterjemahkan sebagai strategi pembangunan yang mengoptimalkan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA), kearifan lokal, serta kekuatan sosial budaya unik Papua Tengah.\n​\nSementara tujuan daripada kegiatan ini untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang mandiri agar Papua Tengah tidak hanya tumbuh secara internal, tetapi juga memiliki daya saing yang kompetitif di kancah nasional.\n\n\"Sinergi lintas sektor dan kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan ambisi tersebut,\" ujarnya.\n\nSilwanus bilang pemerintah secara terbuka mengakui tantangan pembangunan di Papua Tengah masih cukup kompleks.\n\nMenurut dia, keterbatasan infrastruktur dasar, kesenjangan pembangunan antar wilayah, serta keterbatasan kapasitas fiskal menjadi hambatan yang harus diatasi.\n\nBACA SELENGKAPNYA\nhttps://papua.tribunnews.com/pemprov-papua-tengah/124847/papua-tengah-siapkan-kejutan-pembangunan-2027-yang-fokus-ke-perut-rakyat-dan-infrastruktur\n\nFollow us on Social Media\n\nInstagram: \nTikTok: \nFacebook: Tribun Papua\nYoutube: Tribun Papua\n\n#PapuaTengah #InfoPapuaTengah", "post_id": "3870597658067893988_45261924157"}}, {"key": "tribunpapua", "attributes": {"label": "tribunpapua", "x": 589.2245970569627, "y": 74.65923904729999, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3870597658067893988_45261924157", "id": "tribunpapua", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi memulai rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 melalui Forum Perangkat Daerah dan Focus Group Discussion (FGD).\n\nPertemuan strategis yang berlangsung di Aula RRI Nabire, Jalan Merdeka, Distrik Nabire, menjadi tonggak penting dalam menentukan arah pembangunan provinsi yang terpadu, terukur dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.\n​\nPj Sekda Papua Tengah, Silwanus Sumule menepis jika forum ini dipandang sebagai rutinitas birokrasi tahunan.\n\n\"Ini adalah momentum krusial untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan memiliki landasan yang kuat dan dampak yang bisa dirasakan langsung oleh penduduk di akar rumput,\" kata Silwanus dalam sambutanya yang diperoleh Tribun-Papua.com, Rabu, (8/4/2026).\n\nTema yang diusung dalam kegiatan ini adalah penguatan ekonomi lokal dan daya saing daerah berbasis potensi wilayah yang diterjemahkan sebagai strategi pembangunan yang mengoptimalkan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA), kearifan lokal, serta kekuatan sosial budaya unik Papua Tengah.\n​\nSementara tujuan daripada kegiatan ini untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang mandiri agar Papua Tengah tidak hanya tumbuh secara internal, tetapi juga memiliki daya saing yang kompetitif di kancah nasional.\n\n\"Sinergi lintas sektor dan kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan ambisi tersebut,\" ujarnya.\n\nSilwanus bilang pemerintah secara terbuka mengakui tantangan pembangunan di Papua Tengah masih cukup kompleks.\n\nMenurut dia, keterbatasan infrastruktur dasar, kesenjangan pembangunan antar wilayah, serta keterbatasan kapasitas fiskal menjadi hambatan yang harus diatasi.\n\nBACA SELENGKAPNYA\nhttps://papua.tribunnews.com/pemprov-papua-tengah/124847/papua-tengah-siapkan-kejutan-pembangunan-2027-yang-fokus-ke-perut-rakyat-dan-infrastruktur\n\nFollow us on Social Media\n\nInstagram: \nTikTok: \nFacebook: Tribun Papua\nYoutube: Tribun Papua\n\n#PapuaTengah #InfoPapuaTengah", "post_id": "3870597658067893988_45261924157"}}, {"key": "infoacehtimur_official", "attributes": {"label": "infoacehtimur_official", "x": 927.2007209221265, "y": 941.4891738601599, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3877309997014517665_7232012334", "id": "infoacehtimur_official", "source": "instagram-000001", "content": "Aceh - Babak baru masa depan fiskal dan politik Aceh menemui titik terang yang menggembirakan. Badan Legislasi (Banleg) DPR Aceh berhasil membangun kesepahaman krusial dengan Banleg DPR RI terkait keberlanjutan Otonomi Khusus (Otsus) dan finalisasi revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).\n\nDalam pertemuan strategis di Banda Aceh, Ketua Banleg DPR Aceh, Irfansyah, mengungkapkan bahwa revisi UUPA akan rampung sebelum Agustus 2026. \"Revisi UUPA insya Allah rampung tahun ini, sebelum Agustus sudah selesai. Untuk besaran dana Otsus, Banleg DPR RI sepakat di angka 2,5 persen,\" tegas Irfansyah.\n\nDana Otsus 2,5 persen ini diharapkan dapat menjadi energi vital bagi kemandirian infrastruktur dan keberlanjutan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Irfansyah juga menjawab kekhawatiran pusat terkait kapasitas serapan anggaran daerah, terutama berkaca pada SiLPA tahun 2018.\n\n\"Ganjalan soal SiLPA 2018 itu sudah kita jelaskan secara terang benderang. Instabilitas politik saat pimpinan daerah diamankan KPK membuat SKPA ragu mengeksekusi program,\" tambahnya.\n\nIrfansyah menekankan bahwa esensi perjuangan revisi UUPA bukan semata-mata soal nilai nominal dana Otsus, tetapi pemberian kewenangan kepada Aceh secara proporsional sesuai dengan semangat MoU Helsinki.\n\n\"Aceh ingin mengelola rumah tangganya dengan caranya sendiri, secara utuh dan bertanggung jawab,\" ujarnya.\n\nDengan sinergi yang terjalin antara Gubernur Muzakir Manaf, DPR Aceh, dan DPR RI, Irfansyah optimistis bahwa revisi UUPA akan melahirkan \"kado manis\" bagi rakyat Aceh dalam waktu dekat. Investasi regulasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi kemakmuran dan perdamaian yang abadi di Aceh.\n\nBaca selengkapnya di website infoacehtimur.com (link di bio & story)\n________________________\nSalon mobil:  \nSelalu gunakan tagar :\n#Infoacehtimur_Official #acehtimur #infoacehtimur #beritaacehtimur\nTerimakasih", "post_id": "3877309997014517665_7232012334"}}, {"key": "88royals.coating", "attributes": {"label": "88royals.coating", "x": 641.163475653457, "y": 958.6022002345529, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.057, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3877309997014517665_7232012334", "id": "88royals.coating", "source": "instagram-000001", "content": "Aceh - Babak baru masa depan fiskal dan politik Aceh menemui titik terang yang menggembirakan. Badan Legislasi (Banleg) DPR Aceh berhasil membangun kesepahaman krusial dengan Banleg DPR RI terkait keberlanjutan Otonomi Khusus (Otsus) dan finalisasi revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).\n\nDalam pertemuan strategis di Banda Aceh, Ketua Banleg DPR Aceh, Irfansyah, mengungkapkan bahwa revisi UUPA akan rampung sebelum Agustus 2026. \"Revisi UUPA insya Allah rampung tahun ini, sebelum Agustus sudah selesai. Untuk besaran dana Otsus, Banleg DPR RI sepakat di angka 2,5 persen,\" tegas Irfansyah.\n\nDana Otsus 2,5 persen ini diharapkan dapat menjadi energi vital bagi kemandirian infrastruktur dan keberlanjutan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Irfansyah juga menjawab kekhawatiran pusat terkait kapasitas serapan anggaran daerah, terutama berkaca pada SiLPA tahun 2018.\n\n\"Ganjalan soal SiLPA 2018 itu sudah kita jelaskan secara terang benderang. Instabilitas politik saat pimpinan daerah diamankan KPK membuat SKPA ragu mengeksekusi program,\" tambahnya.\n\nIrfansyah menekankan bahwa esensi perjuangan revisi UUPA bukan semata-mata soal nilai nominal dana Otsus, tetapi pemberian kewenangan kepada Aceh secara proporsional sesuai dengan semangat MoU Helsinki.\n\n\"Aceh ingin mengelola rumah tangganya dengan caranya sendiri, secara utuh dan bertanggung jawab,\" ujarnya.\n\nDengan sinergi yang terjalin antara Gubernur Muzakir Manaf, DPR Aceh, dan DPR RI, Irfansyah optimistis bahwa revisi UUPA akan melahirkan \"kado manis\" bagi rakyat Aceh dalam waktu dekat. Investasi regulasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi kemakmuran dan perdamaian yang abadi di Aceh.\n\nBaca selengkapnya di website infoacehtimur.com (link di bio & story)\n________________________\nSalon mobil:  \nSelalu gunakan tagar :\n#Infoacehtimur_Official #acehtimur #infoacehtimur #beritaacehtimur\nTerimakasih", "post_id": "3877309997014517665_7232012334"}}, {"key": "indonesiainjb", "attributes": {"label": "indonesiainjb", "x": 161.78466459908913, "y": 830.7457153357907, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3867845011547748119_5785543596", "id": "indonesiainjb", "source": "instagram-000001", "content": "Strategi LAJU: Mendorong Kedaulatan Ekonomi Indonesia–Malaysia 🇮🇩🇲🇾\n\nKJRI Johor Bahru bersama Bank Indonesia Representative Office Singapore  sukses menyelenggarakan forum strategis “Leveraging the Benefits of Local Currency Transactions (LCT) Indonesia–Malaysia to Support Bilateral Economic Growth” pada 1 April 2026 di Johor Bahru.\n\nForum ini menegaskan pentingnya penggunaan mata uang lokal (Rupiah dan Ringgit) dalam transaksi bilateral guna meningkatkan efisiensi, stabilitas, dan kedaulatan ekonomi kedua negara.\n\nDalam keynote speech-nya, Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, menekankan eratnya hubungan Indonesia–Malaysia, khususnya dengan Johor, yang ditopang konektivitas tinggi serta mobilitas masyarakat yang intens. Beliau juga mendorong optimalisasi LCT melalui pendekatan L.A.J.U sebagai langkah strategis memperkuat pertumbuhan ekonomi bersama.\n\nMelalui konsep L.A.J.U:\n🔹 Local Currency – Mengutamakan mata uang lokal\n🔹 Accelerate Adoption – Mempercepat adopsi oleh pelaku usaha\n🔹 Joint Growth – Mendorong pertumbuhan bersama\n🔹 Unlock Potential – Mengoptimalkan potensi ekonomi bilateral\n\n💡 Dampak nyata bagi UMKM:\nPenggunaan LCT membantu UMKM mengurangi biaya konversi mata uang, menekan risiko fluktuasi nilai tukar, serta mempermudah transaksi lintas negara. Hal ini membuka peluang pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing produk, dan memperkuat ekspansi UMKM Indonesia di Malaysia.\n\nDengan sinergi yang kuat, Indonesia dan Malaysia siap melangkah lebih cepat menuju integrasi ekonomi yang lebih kokoh, inklusif, dan berdaulat.", "post_id": "3867845011547748119_5785543596"}}, {"key": "bank_indonesia_singapura", "attributes": {"label": "bank_indonesia_singapura", "x": 705.2748111214477, "y": 769.3608538141622, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3867845011547748119_5785543596", "id": "bank_indonesia_singapura", "source": "instagram-000001", "content": "Strategi LAJU: Mendorong Kedaulatan Ekonomi Indonesia–Malaysia 🇮🇩🇲🇾\n\nKJRI Johor Bahru bersama Bank Indonesia Representative Office Singapore  sukses menyelenggarakan forum strategis “Leveraging the Benefits of Local Currency Transactions (LCT) Indonesia–Malaysia to Support Bilateral Economic Growth” pada 1 April 2026 di Johor Bahru.\n\nForum ini menegaskan pentingnya penggunaan mata uang lokal (Rupiah dan Ringgit) dalam transaksi bilateral guna meningkatkan efisiensi, stabilitas, dan kedaulatan ekonomi kedua negara.\n\nDalam keynote speech-nya, Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, menekankan eratnya hubungan Indonesia–Malaysia, khususnya dengan Johor, yang ditopang konektivitas tinggi serta mobilitas masyarakat yang intens. Beliau juga mendorong optimalisasi LCT melalui pendekatan L.A.J.U sebagai langkah strategis memperkuat pertumbuhan ekonomi bersama.\n\nMelalui konsep L.A.J.U:\n🔹 Local Currency – Mengutamakan mata uang lokal\n🔹 Accelerate Adoption – Mempercepat adopsi oleh pelaku usaha\n🔹 Joint Growth – Mendorong pertumbuhan bersama\n🔹 Unlock Potential – Mengoptimalkan potensi ekonomi bilateral\n\n💡 Dampak nyata bagi UMKM:\nPenggunaan LCT membantu UMKM mengurangi biaya konversi mata uang, menekan risiko fluktuasi nilai tukar, serta mempermudah transaksi lintas negara. Hal ini membuka peluang pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing produk, dan memperkuat ekspansi UMKM Indonesia di Malaysia.\n\nDengan sinergi yang kuat, Indonesia dan Malaysia siap melangkah lebih cepat menuju integrasi ekonomi yang lebih kokoh, inklusif, dan berdaulat.", "post_id": "3867845011547748119_5785543596"}}, {"key": "prokopim.blitar", "attributes": {"label": "prokopim.blitar", "x": 717.976730163338, "y": 894.9397470343314, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3866392155921711194_12366854770", "id": "prokopim.blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Blitar Tahun 2025 pada entitas di lingkup Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V. Kegiatan ini diikuti dari Ruang Transit Kantor Bupati Blitar pada Kamis (2/4/2026).\n\nKegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V (DJPKN V). Acara dihadiri secara luring oleh para Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi, serta diikuti secara daring oleh para Bupati, Wali Kota, dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota yang mencakup wilayah Sumatera dan Jawa.\n\nDirektur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V, Widhi Widayat, dalam laporannya menyampaikan bahwa entry meeting ini bertujuan untuk membangun kesamaan pemahaman antara BPK dan seluruh jajaran pemerintah daerah terkait pelaksanaan pemeriksaan. Selain itu, kegiatan ini juga untuk memastikan kesiapan dokumen serta dukungan koordinasi selama proses audit berlangsung.\n\nWidhi Widayat turut mengapresiasi kehadiran para kepala daerah dan pimpinan DPRD sebagai bentuk komitmen dan sinergi bersama dalam mendukung kelancaran proses audit agar berjalan efektif dan tepat waktu.\n\nSementara itu, Anggota V BPK RI, Bobby Adhityo Rizaldi, menyampaikan bahwa Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Tahun 2025 di lingkungan DJPKN V untuk penguatan kemandirian dan ketahanan fiskal. Bobby menekankan pentingnya transformasi digital, termasuk pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI sebagai instrumen dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data dan informasi, mencegah celah korupsi, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas.\n\nDalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan surat tugas sebagai penanda dimulainya secara resmi rangkaian pemeriksaan lapangan dan pemeriksaan LKPD Tahun 2025 di masing-masing daerah.\n\nPada kesempatan ini, Bupati Blitar didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Blitar, serta Direktur RSUD.\n\n \n \n \n\n#pemkabblitar", "post_id": "3866392155921711194_12366854770"}}, {"key": "rijanto_blitar", "attributes": {"label": "rijanto_blitar", "x": 812.6070655620308, "y": 430.917024389172, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2555, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3866392155921711194_12366854770", "id": "rijanto_blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Blitar Tahun 2025 pada entitas di lingkup Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V. Kegiatan ini diikuti dari Ruang Transit Kantor Bupati Blitar pada Kamis (2/4/2026).\n\nKegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V (DJPKN V). Acara dihadiri secara luring oleh para Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi, serta diikuti secara daring oleh para Bupati, Wali Kota, dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota yang mencakup wilayah Sumatera dan Jawa.\n\nDirektur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V, Widhi Widayat, dalam laporannya menyampaikan bahwa entry meeting ini bertujuan untuk membangun kesamaan pemahaman antara BPK dan seluruh jajaran pemerintah daerah terkait pelaksanaan pemeriksaan. Selain itu, kegiatan ini juga untuk memastikan kesiapan dokumen serta dukungan koordinasi selama proses audit berlangsung.\n\nWidhi Widayat turut mengapresiasi kehadiran para kepala daerah dan pimpinan DPRD sebagai bentuk komitmen dan sinergi bersama dalam mendukung kelancaran proses audit agar berjalan efektif dan tepat waktu.\n\nSementara itu, Anggota V BPK RI, Bobby Adhityo Rizaldi, menyampaikan bahwa Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Tahun 2025 di lingkungan DJPKN V untuk penguatan kemandirian dan ketahanan fiskal. Bobby menekankan pentingnya transformasi digital, termasuk pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI sebagai instrumen dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data dan informasi, mencegah celah korupsi, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas.\n\nDalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan surat tugas sebagai penanda dimulainya secara resmi rangkaian pemeriksaan lapangan dan pemeriksaan LKPD Tahun 2025 di masing-masing daerah.\n\nPada kesempatan ini, Bupati Blitar didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Blitar, serta Direktur RSUD.\n\n \n \n \n\n#pemkabblitar", "post_id": "3866392155921711194_12366854770"}}, {"key": "pemkab_blitar", "attributes": {"label": "pemkab_blitar", "x": 620.1218728197283, "y": 476.2125075355732, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2555, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3866392155921711194_12366854770", "id": "pemkab_blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Blitar Tahun 2025 pada entitas di lingkup Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V. Kegiatan ini diikuti dari Ruang Transit Kantor Bupati Blitar pada Kamis (2/4/2026).\n\nKegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V (DJPKN V). Acara dihadiri secara luring oleh para Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi, serta diikuti secara daring oleh para Bupati, Wali Kota, dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota yang mencakup wilayah Sumatera dan Jawa.\n\nDirektur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V, Widhi Widayat, dalam laporannya menyampaikan bahwa entry meeting ini bertujuan untuk membangun kesamaan pemahaman antara BPK dan seluruh jajaran pemerintah daerah terkait pelaksanaan pemeriksaan. Selain itu, kegiatan ini juga untuk memastikan kesiapan dokumen serta dukungan koordinasi selama proses audit berlangsung.\n\nWidhi Widayat turut mengapresiasi kehadiran para kepala daerah dan pimpinan DPRD sebagai bentuk komitmen dan sinergi bersama dalam mendukung kelancaran proses audit agar berjalan efektif dan tepat waktu.\n\nSementara itu, Anggota V BPK RI, Bobby Adhityo Rizaldi, menyampaikan bahwa Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Tahun 2025 di lingkungan DJPKN V untuk penguatan kemandirian dan ketahanan fiskal. Bobby menekankan pentingnya transformasi digital, termasuk pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI sebagai instrumen dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data dan informasi, mencegah celah korupsi, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas.\n\nDalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan surat tugas sebagai penanda dimulainya secara resmi rangkaian pemeriksaan lapangan dan pemeriksaan LKPD Tahun 2025 di masing-masing daerah.\n\nPada kesempatan ini, Bupati Blitar didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Blitar, serta Direktur RSUD.\n\n \n \n \n\n#pemkabblitar", "post_id": "3866392155921711194_12366854770"}}, {"key": "inspektoratkabblitar", "attributes": {"label": "inspektoratkabblitar", "x": 820.5728774324023, "y": 692.3828410534871, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2555, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3866392155921711194_12366854770", "id": "inspektoratkabblitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Blitar Tahun 2025 pada entitas di lingkup Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V. Kegiatan ini diikuti dari Ruang Transit Kantor Bupati Blitar pada Kamis (2/4/2026).\n\nKegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V (DJPKN V). Acara dihadiri secara luring oleh para Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi, serta diikuti secara daring oleh para Bupati, Wali Kota, dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota yang mencakup wilayah Sumatera dan Jawa.\n\nDirektur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V, Widhi Widayat, dalam laporannya menyampaikan bahwa entry meeting ini bertujuan untuk membangun kesamaan pemahaman antara BPK dan seluruh jajaran pemerintah daerah terkait pelaksanaan pemeriksaan. Selain itu, kegiatan ini juga untuk memastikan kesiapan dokumen serta dukungan koordinasi selama proses audit berlangsung.\n\nWidhi Widayat turut mengapresiasi kehadiran para kepala daerah dan pimpinan DPRD sebagai bentuk komitmen dan sinergi bersama dalam mendukung kelancaran proses audit agar berjalan efektif dan tepat waktu.\n\nSementara itu, Anggota V BPK RI, Bobby Adhityo Rizaldi, menyampaikan bahwa Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Tahun 2025 di lingkungan DJPKN V untuk penguatan kemandirian dan ketahanan fiskal. Bobby menekankan pentingnya transformasi digital, termasuk pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI sebagai instrumen dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data dan informasi, mencegah celah korupsi, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas.\n\nDalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan surat tugas sebagai penanda dimulainya secara resmi rangkaian pemeriksaan lapangan dan pemeriksaan LKPD Tahun 2025 di masing-masing daerah.\n\nPada kesempatan ini, Bupati Blitar didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Blitar, serta Direktur RSUD.\n\n \n \n \n\n#pemkabblitar", "post_id": "3866392155921711194_12366854770"}}, {"key": "medsosaceh", "attributes": {"label": "medsosaceh", "x": 986.8940397847406, "y": 917.6419874871484, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3877128260211564931_485996142", "id": "medsosaceh", "source": "instagram-000001", "content": "Selama puluhan tahun, persepsi mengenai pengabaian Pemerintah Pusat terhadap pembangunan di luar Pulau Jawa, khususnya di Aceh dan Papua, terus mengakar di masyarakat.\n\nKetimpangan infrastruktur dan ekonomi memicu narasi bahwa negara hanya mengeruk kekayaan alam tanpa memberikan timbal balik yang sepadan bagi warga lokal.\n\nNamun, fakta berbeda diungkapkan oleh politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, dalam evaluasi otonomi daerah di Jakarta, Senin (13/04/2026). Ia menegaskan bahwa stagnasi pembangunan di daerah-daerah tersebut bukan disebabkan oleh minimnya dukungan anggaran dari pusat.\n\nNegara sejatinya telah mengucurkan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dalam jumlah fantastis sebagai komitmen menjaga integritas bangsa. Sayangnya, anggaran besar tersebut sering kali gagal menyentuh pelayanan dasar masyarakat akibat buruknya tata kelola pemerintah daerah.\n\n\"Persoalan yang terjadi sekarang tidak melulu karena kesalahan pusat; kesalahan elite daerah juga sangat banyak,\" ungkap Deddy Sitorus secara lugas, dikutip radarmalang.\n\nIa menyoroti ketidaksinkronan visi pembangunan antara elite lokal di Aceh dan Papua dengan rancangan teknokratik pusat.\n\nDeddy menambahkan bahwa perilaku oknum elite daerah yang mengelola uang negara layaknya \"uang pribadi\" menjadi penghambat utama kemajuan. Inilah alasan mengapa masyarakat di lapangan tetap hidup dalam keterbatasan, meski anggaran triliunan rupiah mengalir setiap tahunnya.\n\nSelain masalah korupsi, rendahnya kualitas SDM birokrasi di daerah turut menyebabkan program strategis seperti peningkatan kualitas guru dan layanan Puskesmas menjadi jalan di tempat.\n\nKondisi ini pada akhirnya memicu kecemburuan sosial terhadap pembangunan di Pulau Jawa yang dikelola dengan sistem manajemen yang relatif lebih transparan. Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam melihat persoalan ini sehingga tidak lagi selalu menyalahkan Pemerintah Pusat atas ketertinggalan daerah. Sinergi antara komitmen pusat dan kejujuran elite daerah adalah kunci mutlak agar kekayaan alam di Aceh serta Papua benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat setempat.\n\nSumber: Info Nanggroe\n\nSponsor: \n\n🌺 Aceh Authentic Parfume", "post_id": "3877128260211564931_485996142"}}, {"key": "minyeukpret", "attributes": {"label": "minyeukpret", "x": 406.68441730060266, "y": 851.874435784424, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3877128260211564931_485996142", "id": "minyeukpret", "source": "instagram-000001", "content": "Selama puluhan tahun, persepsi mengenai pengabaian Pemerintah Pusat terhadap pembangunan di luar Pulau Jawa, khususnya di Aceh dan Papua, terus mengakar di masyarakat.\n\nKetimpangan infrastruktur dan ekonomi memicu narasi bahwa negara hanya mengeruk kekayaan alam tanpa memberikan timbal balik yang sepadan bagi warga lokal.\n\nNamun, fakta berbeda diungkapkan oleh politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, dalam evaluasi otonomi daerah di Jakarta, Senin (13/04/2026). Ia menegaskan bahwa stagnasi pembangunan di daerah-daerah tersebut bukan disebabkan oleh minimnya dukungan anggaran dari pusat.\n\nNegara sejatinya telah mengucurkan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dalam jumlah fantastis sebagai komitmen menjaga integritas bangsa. Sayangnya, anggaran besar tersebut sering kali gagal menyentuh pelayanan dasar masyarakat akibat buruknya tata kelola pemerintah daerah.\n\n\"Persoalan yang terjadi sekarang tidak melulu karena kesalahan pusat; kesalahan elite daerah juga sangat banyak,\" ungkap Deddy Sitorus secara lugas, dikutip radarmalang.\n\nIa menyoroti ketidaksinkronan visi pembangunan antara elite lokal di Aceh dan Papua dengan rancangan teknokratik pusat.\n\nDeddy menambahkan bahwa perilaku oknum elite daerah yang mengelola uang negara layaknya \"uang pribadi\" menjadi penghambat utama kemajuan. Inilah alasan mengapa masyarakat di lapangan tetap hidup dalam keterbatasan, meski anggaran triliunan rupiah mengalir setiap tahunnya.\n\nSelain masalah korupsi, rendahnya kualitas SDM birokrasi di daerah turut menyebabkan program strategis seperti peningkatan kualitas guru dan layanan Puskesmas menjadi jalan di tempat.\n\nKondisi ini pada akhirnya memicu kecemburuan sosial terhadap pembangunan di Pulau Jawa yang dikelola dengan sistem manajemen yang relatif lebih transparan. Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam melihat persoalan ini sehingga tidak lagi selalu menyalahkan Pemerintah Pusat atas ketertinggalan daerah. Sinergi antara komitmen pusat dan kejujuran elite daerah adalah kunci mutlak agar kekayaan alam di Aceh serta Papua benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat setempat.\n\nSumber: Info Nanggroe\n\nSponsor: \n\n🌺 Aceh Authentic Parfume", "post_id": "3877128260211564931_485996142"}}, {"key": "cikarangnews.co.id", "attributes": {"label": "cikarangnews.co.id", "x": 310.5153644474766, "y": 793.7184439255661, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3870552379465382230_48087668195", "id": "cikarangnews.co.id", "source": "instagram-000001", "content": "Kabupaten Bekasi kembali diguncang pengungkapan kasus peredaran obat keras ilegal. Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kabupaten bergerak cepat sepanjang awal April 2026 dan berhasil membongkar jaringan peredaran obat daftar G di sejumlah titik. Dalam operasi tersebut, total sembilan pelaku berhasil diamankan dari lokasi yang berbeda.\n\nKapolres Metro Bekasi, Sumarni, melalui Satresnarkoba menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil dari sinergi laporan masyarakat dan patroli rutin yang terus ditingkatkan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata untuk menekan peredaran obat-obatan berbahaya yang meresahkan warga.\n\nPengungkapan dimulai pada 5 April 2026 di wilayah Cikarang Utara dan Karang Bahagia. Tiga pelaku diamankan dengan barang bukti puluhan butir obat keras jenis Tramadol dan Heximer, beserta alat komunikasi dan uang hasil penjualan. Sehari kemudian di Sukatani, dua pelaku lainnya tertangkap dengan ratusan butir Tramadol yang diduga diedarkan di lingkungan permukiman.\n\nOperasi berlanjut hingga dini hari 7 April 2026 di kawasan Cikarang Utara. Petugas kembali mengamankan beberapa pelaku dengan barang bukti dalam jumlah besar, termasuk ribuan butir obat seperti Dextromethorphan dan Riklona. Bahkan, seorang pelaku perempuan turut diamankan bersama puluhan butir obat keras lainnya yang siap edar.\n\nDari seluruh rangkaian operasi, total barang bukti yang disita mencapai 1.397 butir obat keras, enam unit handphone, dan uang tunai jutaan rupiah. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini untuk memburu bandar besar yang diduga menjadi pemasok utama di wilayah Tambun dan Sukatani. Masyarakat pun diimbau untuk aktif melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan demi memutus rantai peredaran obat ilegal.\n\nCLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres Metro Bekasi)\nApabila masyarakat mengetahui adanya peredaran narkoba atau obat-obatan terlarang di lingkungan sekitar, segera laporkan melalui Call Center Polres Metro Bekasi di 0813-8399-0086 atau Layanan Polisi 110. Partisipasi masyarakat sangat membantu dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.\n\n#BekasiBersihNarkoba #PerangObatIlegal #IndonesiaLawanNarkoba #StopObatTerlarang", "post_id": "3870552379465382230_48087668195"}}, {"key": "humaspolresmetrobekasi", "attributes": {"label": "humaspolresmetrobekasi", "x": 672.3729757553456, "y": 242.3347282469124, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3870552379465382230_48087668195", "id": "humaspolresmetrobekasi", "source": "instagram-000001", "content": "Kabupaten Bekasi kembali diguncang pengungkapan kasus peredaran obat keras ilegal. Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kabupaten bergerak cepat sepanjang awal April 2026 dan berhasil membongkar jaringan peredaran obat daftar G di sejumlah titik. Dalam operasi tersebut, total sembilan pelaku berhasil diamankan dari lokasi yang berbeda.\n\nKapolres Metro Bekasi, Sumarni, melalui Satresnarkoba menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil dari sinergi laporan masyarakat dan patroli rutin yang terus ditingkatkan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata untuk menekan peredaran obat-obatan berbahaya yang meresahkan warga.\n\nPengungkapan dimulai pada 5 April 2026 di wilayah Cikarang Utara dan Karang Bahagia. Tiga pelaku diamankan dengan barang bukti puluhan butir obat keras jenis Tramadol dan Heximer, beserta alat komunikasi dan uang hasil penjualan. Sehari kemudian di Sukatani, dua pelaku lainnya tertangkap dengan ratusan butir Tramadol yang diduga diedarkan di lingkungan permukiman.\n\nOperasi berlanjut hingga dini hari 7 April 2026 di kawasan Cikarang Utara. Petugas kembali mengamankan beberapa pelaku dengan barang bukti dalam jumlah besar, termasuk ribuan butir obat seperti Dextromethorphan dan Riklona. Bahkan, seorang pelaku perempuan turut diamankan bersama puluhan butir obat keras lainnya yang siap edar.\n\nDari seluruh rangkaian operasi, total barang bukti yang disita mencapai 1.397 butir obat keras, enam unit handphone, dan uang tunai jutaan rupiah. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini untuk memburu bandar besar yang diduga menjadi pemasok utama di wilayah Tambun dan Sukatani. Masyarakat pun diimbau untuk aktif melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan demi memutus rantai peredaran obat ilegal.\n\nCLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres Metro Bekasi)\nApabila masyarakat mengetahui adanya peredaran narkoba atau obat-obatan terlarang di lingkungan sekitar, segera laporkan melalui Call Center Polres Metro Bekasi di 0813-8399-0086 atau Layanan Polisi 110. Partisipasi masyarakat sangat membantu dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.\n\n#BekasiBersihNarkoba #PerangObatIlegal #IndonesiaLawanNarkoba #StopObatTerlarang", "post_id": "3870552379465382230_48087668195"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jatim", "x": 67.98188423041029, "y": 839.2060030342413, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3889404973356821752_3158106310", "id": "bank_indonesia_jatim", "source": "instagram-000001", "content": "Stabil di tengah tekanan, tumbuh di tengah tantangan!\n\n#SobatRupiah, ketidakpastian global, khususnya dinamika geopolitik di Timur Tengah menjadi risiko utama yang terus diantisipasi Bank Indonesia.\n\nDalam pertemuan bersama investor di Singapura, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan berbagai langkah strategis untuk menjaga fundamental ekonomi Indonesia dan memperkuat kepercayaan investor (28/4).\n\nMulai dari penerapan integrated monetary policy mix melalui tiga pilar utama, hingga penguatan sinergi kebijakan moneter dan fiskal yang menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.\n\nLalu, langkah apa lagi yang ditempuh untuk memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang menarik? Yuk, #BeriMakna simak selengkapnya!\n•\nRepost from \n•\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3889404973356821752_3158106310"}}, {"key": "bank_indonesia_bali", "attributes": {"label": "bank_indonesia_bali", "x": 62.23537674750068, "y": 59.51934754180122, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.3008, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3888882496876784769_3318831418", "id": "bank_indonesia_bali", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Semeton Rupiah! 👋\n\n menyelenggarakan Kick-Off Baligivation Festival 2026 pada 28 April 2026 dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Bali melalui Penguatan Digitalisasi dan Sinergi” sebagai langkah nyata mendorong ekonomi Bali yang berkualitas dan berkelanjutan. 🌏\n\nKegiatan ini memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus menegaskan komitmen penertiban money changer ilegal melalui seremoni pemindaian QR Logo KUPVA BB berizin oleh Gubernur Bali sebagai edukasi kepada masyarakat. ✨\n\nTak hanya itu, Baligivation 2026 juga menghadirkan seminar, sarasehan, serta berbagai program kolaboratif untuk mempercepat digitalisasi, memperluas literasi digital, dan mendorong peran generasi muda dalam transformasi ekonomi digital Bali. 🚀\n\nYuk, jadi bagian dari perjalanan digital Bali!\nSwipe untuk tahu lebih lanjut! 👉\n\n#diSetiapMaknaIndonesia #BankIndonesia #BIBaliAsikBIBaliTerbaik #Baligivation2026 #RahayuRahayuRahayu", "post_id": "3888882496876784769_3318831418"}}, {"key": "tercyduck.aceh", "attributes": {"label": "tercyduck.aceh", "x": 159.19340013798035, "y": 837.3897478368158, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.3008, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3879339813749458487_5644336319", "id": "tercyduck.aceh", "source": "instagram-000001", "content": "Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyambut langsung kedatangan para wali kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah I dalam rangka mengikuti Rapat Kerja Komwil I APEKSI Tahun 2026 yang digelar pada 20–22 April 2026 di Banda Aceh.\n\nKehadiran para kepala daerah tersebut menjadi momentum penting memperkuat sinergi antar pemerintah kota dalam menghadapi tantangan pembangunan, penguatan fiskal daerah, serta ketahanan menghadapi bencana.\n\nDalam konferensi pers yang berlangsung di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Minggu (19 April 2026), Illiza menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh telah melakukan persiapan matang untuk menyukseskan pelaksanaan Raker Komwil I APEKSI sebagai tuan rumah yang baik. Ia berharap kegiatan ini mampu meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta sekaligus memperkuat posisi Banda Aceh sebagai kota kolaboratif dan terbuka terhadap kerja sama lintas daerah.\n\nMenurut Illiza, forum Raker Komwil I APEKSI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang strategis untuk merumuskan gagasan bersama dalam memperkuat ketahanan fiskal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kolaborasi pembangunan lintas sektor. Ia juga menegaskan komitmen Banda Aceh untuk terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai kota dalam rangka menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.\n\nSementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas selaku Ketua Komwil I APEKSI menegaskan bahwa pelaksanaan Raker Komwil I APEKSI di Banda Aceh menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas antar pemerintah kota di Sumatra. (Selengkapnya di thejurnal)\n\nTerima Kasih tidak berkata kasar dan menghujat dikolom komentar akun", "post_id": "3879339813749458487_5644336319"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jakarta", "x": 28.36500305314271, "y": 277.9553296243662, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3885650196831643007_3483223332", "id": "bank_indonesia_jakarta", "source": "instagram-000001", "content": "SERU BANGET! 🎓✨\n\r\nKuliah Umum Kebanksentralan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta pada Selasa (28/04) membahas kebanksentralan, sistem pembayaran, serta Cinta, Bangga, Paham Rupiah 🇮🇩💸\n\r\nSelain memperdalam pengetahuan mahasiswa terkait tugas dan fungsi Bank Indonesia, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi untuk mencetak generasi muda Indonesia yang unggul.\n\r\nPenasaran keseruannya? 👀\r\nYuk, cek videonya di atas! 🎥🔥\r\n\r\nDan jangan lupa dapatkan informasi resmi dan ter-update dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jakarta melalui kanal resmi:\r\n📱 Instagram & TikTok: \r\n📺 YouTube: BI Jakarta\n\n#DiSetiapMaknaIndonesia #BIJakarta", "post_id": "3885650196831643007_3483223332"}}, {"key": "bpkadprovlampung", "attributes": {"label": "bpkadprovlampung", "x": 975.8690132963036, "y": 868.1256731987673, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.3008, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3884506396524225480_10625203342", "id": "bpkadprovlampung", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sekelik BPKAD 👋\n\nSekretaris BPKAD Provinsi Lampung beserta jajaran, yang terdiri dari Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional, turut mengikuti upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026.\n\nUpacara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung ini berlangsung di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Senin (27/04/2026), dengan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung bertindak sebagai inspektur upacara.\n\nDalam sambutan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan oleh Sekdaprov, ditegaskan bahwa otonomi daerah merupakan hak dan kewajiban daerah dalam mengatur pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam kerangka NKRI.\n\nPemerintah pusat juga mendorong penguatan sinergi pusat dan daerah melalui integrasi perencanaan, peningkatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD, serta reformasi birokrasi berbasis digital.\n\nSelain itu, prioritas pembangunan diarahkan pada percepatan transformasi digital, pembangunan berkelanjutan, peningkatan layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan air bersih, serta penguatan stabilitas daerah dalam menghadapi tantangan global.\n\nMomentum ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.\n\nPada akhir kegiatan, dilakukan penyerahan tali asih secara simbolis kepada ASN purna bakti TMT 1 Mei 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian kepada Pemerintah Provinsi Lampung.\n\nBerita tentang BPKAD Pemprov Lampung :\nwww.bpkad.lampungprov.go.id\nIG : \nFB : Bpkad Provlampung\nYoutube : bpkad prov lampung\nTiktok : bpkadprovlampung\n\n#lampung #pemprovlampung #bpkadprovinsilampung #bpkad #sekelikbpkad", "post_id": "3884506396524225480_10625203342"}}, {"key": "prokopimsingkawang", "attributes": {"label": "prokopimsingkawang", "x": 413.4880984934598, "y": 396.6147115035558, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880292304142217585_4732535471", "id": "prokopimsingkawang", "source": "instagram-000001", "content": "Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menghadiri Musrenbang RKPD Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2027 yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan, di Aula Garuda Kantor Gubernur, Pontianak, Selasa (21/04/2026).\n\nDalam arahannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa tahun 2027 menjadi fase krusial dalam memperkuat transformasi daerah melalui peningkatan daya saing yang inklusif dan berkelanjutan. Fokus pembangunan tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan layanan dasar, serta penguatan konektivitas wilayah.\n\nMenanggapi hal tersebut, Wali Kota Tjhai Chui Mie menyatakan komitmen Pemerintah Kota Singkawang untuk terus berperan aktif dalam mendukung prioritas pembangunan daerah. Penguatan fondasi transformasi akan didorong melalui peningkatan daya saing daerah yang inklusif, dengan memastikan manfaat pembangunan dirasakan secara merata oleh masyarakat.\n\nDi tengah keterbatasan fiskal, forum ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam mendorong investasi swasta serta dukungan pemerintah pusat guna mendanai berbagai proyek strategis daerah. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.\n\nMelalui partisipasi dalam Musrenbang RKPD ini, Pemerintah Kota Singkawang optimistis dapat terus mendorong pembangunan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju masa depan yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.\n\n📸 : \n\n▶️ Like | Comment | Share\n#prokopimskw #dokpimskw #tjhaichuimie #walikotasingkawan #singkawanghebat #pastikesingkawang #singkawang #musrenbang #musrenbang2027", "post_id": "3880292304142217585_4732535471"}}, {"key": "arisfebriramadhan", "attributes": {"label": "arisfebriramadhan", "x": 666.2431288719306, "y": 525.4565217638277, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880292304142217585_4732535471", "id": "arisfebriramadhan", "source": "instagram-000001", "content": "Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menghadiri Musrenbang RKPD Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2027 yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan, di Aula Garuda Kantor Gubernur, Pontianak, Selasa (21/04/2026).\n\nDalam arahannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa tahun 2027 menjadi fase krusial dalam memperkuat transformasi daerah melalui peningkatan daya saing yang inklusif dan berkelanjutan. Fokus pembangunan tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan layanan dasar, serta penguatan konektivitas wilayah.\n\nMenanggapi hal tersebut, Wali Kota Tjhai Chui Mie menyatakan komitmen Pemerintah Kota Singkawang untuk terus berperan aktif dalam mendukung prioritas pembangunan daerah. Penguatan fondasi transformasi akan didorong melalui peningkatan daya saing daerah yang inklusif, dengan memastikan manfaat pembangunan dirasakan secara merata oleh masyarakat.\n\nDi tengah keterbatasan fiskal, forum ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam mendorong investasi swasta serta dukungan pemerintah pusat guna mendanai berbagai proyek strategis daerah. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.\n\nMelalui partisipasi dalam Musrenbang RKPD ini, Pemerintah Kota Singkawang optimistis dapat terus mendorong pembangunan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju masa depan yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.\n\n📸 : \n\n▶️ Like | Comment | Share\n#prokopimskw #dokpimskw #tjhaichuimie #walikotasingkawan #singkawanghebat #pastikesingkawang #singkawang #musrenbang #musrenbang2027", "post_id": "3880292304142217585_4732535471"}}, {"key": "kotajakartaselatan", "attributes": {"label": "kotajakartaselatan", "x": 379.424461722058, "y": 771.8428804764434, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 0, "out_degree": 10, "degree": 10}, "_id": "3884255252892071528_2092583533", "id": "kotajakartaselatan", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, di Halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (27/4). Dalam upacara tersebut, Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. \n\nWalikota M Anwar, menyampaikan, tema Hari Otonomi Daerah yang diusung pada tahun ini adalah “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita”. Tema ini melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.\n\nAnwar menjelaskan, sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan daerah merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan nasional. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui enam langkah strategis seperti, integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis outcome. Kemudian, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, fokus pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan serta, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah. \n\nIa juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan di Jakarta Selatan untuk mengharmonisasikan delapan langkah strategis turunan Astacita di daerah yang mencakup perwujudan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air terpadu, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, serta pengembangan kewirausahaan lokal. Anwar menambahkan, sesuai instruksi Presiden agar pelaksanaan kegiatan pemerintahan senantiasa berpegang pada prinsip penghematan dan efisiensi.\n\n📸  \n\n#dkijakarta #jakartakotaglobal #limaabadjakarta #pemkotjaksel #walikotajaksel \n\n      \n \n\nUlasan lengkapnya cek di link berikut ➡️ https://selatan.jakarta.go.id", "post_id": "3884255252892071528_2092583533"}}, {"key": "mulo.hilman", "attributes": {"label": "mulo.hilman", "x": 345.92525474971245, "y": 61.712016963686224, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4433, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884255252892071528_2092583533", "id": "mulo.hilman", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, di Halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (27/4). Dalam upacara tersebut, Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. \n\nWalikota M Anwar, menyampaikan, tema Hari Otonomi Daerah yang diusung pada tahun ini adalah “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita”. Tema ini melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.\n\nAnwar menjelaskan, sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan daerah merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan nasional. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui enam langkah strategis seperti, integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis outcome. Kemudian, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, fokus pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan serta, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah. \n\nIa juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan di Jakarta Selatan untuk mengharmonisasikan delapan langkah strategis turunan Astacita di daerah yang mencakup perwujudan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air terpadu, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, serta pengembangan kewirausahaan lokal. Anwar menambahkan, sesuai instruksi Presiden agar pelaksanaan kegiatan pemerintahan senantiasa berpegang pada prinsip penghematan dan efisiensi.\n\n📸  \n\n#dkijakarta #jakartakotaglobal #limaabadjakarta #pemkotjaksel #walikotajaksel \n\n      \n \n\nUlasan lengkapnya cek di link berikut ➡️ https://selatan.jakarta.go.id", "post_id": "3884255252892071528_2092583533"}}, {"key": "julipurwanto24", "attributes": {"label": "julipurwanto24", "x": 236.64929452362227, "y": 519.5341080309923, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4433, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884255252892071528_2092583533", "id": "julipurwanto24", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, di Halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (27/4). Dalam upacara tersebut, Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. \n\nWalikota M Anwar, menyampaikan, tema Hari Otonomi Daerah yang diusung pada tahun ini adalah “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita”. Tema ini melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.\n\nAnwar menjelaskan, sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan daerah merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan nasional. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui enam langkah strategis seperti, integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis outcome. Kemudian, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, fokus pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan serta, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah. \n\nIa juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan di Jakarta Selatan untuk mengharmonisasikan delapan langkah strategis turunan Astacita di daerah yang mencakup perwujudan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air terpadu, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, serta pengembangan kewirausahaan lokal. Anwar menambahkan, sesuai instruksi Presiden agar pelaksanaan kegiatan pemerintahan senantiasa berpegang pada prinsip penghematan dan efisiensi.\n\n📸  \n\n#dkijakarta #jakartakotaglobal #limaabadjakarta #pemkotjaksel #walikotajaksel \n\n      \n \n\nUlasan lengkapnya cek di link berikut ➡️ https://selatan.jakarta.go.id", "post_id": "3884255252892071528_2092583533"}}, {"key": "dkijakarta", "attributes": {"label": "dkijakarta", "x": 645.963897833088, "y": 954.817632100752, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4433, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884255252892071528_2092583533", "id": "dkijakarta", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, di Halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (27/4). Dalam upacara tersebut, Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. \n\nWalikota M Anwar, menyampaikan, tema Hari Otonomi Daerah yang diusung pada tahun ini adalah “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita”. Tema ini melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.\n\nAnwar menjelaskan, sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan daerah merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan nasional. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui enam langkah strategis seperti, integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis outcome. Kemudian, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, fokus pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan serta, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah. \n\nIa juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan di Jakarta Selatan untuk mengharmonisasikan delapan langkah strategis turunan Astacita di daerah yang mencakup perwujudan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air terpadu, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, serta pengembangan kewirausahaan lokal. Anwar menambahkan, sesuai instruksi Presiden agar pelaksanaan kegiatan pemerintahan senantiasa berpegang pada prinsip penghematan dan efisiensi.\n\n📸  \n\n#dkijakarta #jakartakotaglobal #limaabadjakarta #pemkotjaksel #walikotajaksel \n\n      \n \n\nUlasan lengkapnya cek di link berikut ➡️ https://selatan.jakarta.go.id", "post_id": "3884255252892071528_2092583533"}}, {"key": "pramonoanungw", "attributes": {"label": "pramonoanungw", "x": 513.9397890803519, "y": 346.73300069679846, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4433, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884255252892071528_2092583533", "id": "pramonoanungw", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, di Halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (27/4). Dalam upacara tersebut, Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. \n\nWalikota M Anwar, menyampaikan, tema Hari Otonomi Daerah yang diusung pada tahun ini adalah “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita”. Tema ini melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.\n\nAnwar menjelaskan, sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan daerah merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan nasional. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui enam langkah strategis seperti, integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis outcome. Kemudian, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, fokus pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan serta, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah. \n\nIa juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan di Jakarta Selatan untuk mengharmonisasikan delapan langkah strategis turunan Astacita di daerah yang mencakup perwujudan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air terpadu, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, serta pengembangan kewirausahaan lokal. Anwar menambahkan, sesuai instruksi Presiden agar pelaksanaan kegiatan pemerintahan senantiasa berpegang pada prinsip penghematan dan efisiensi.\n\n📸  \n\n#dkijakarta #jakartakotaglobal #limaabadjakarta #pemkotjaksel #walikotajaksel \n\n      \n \n\nUlasan lengkapnya cek di link berikut ➡️ https://selatan.jakarta.go.id", "post_id": "3884255252892071528_2092583533"}}, {"key": "si.rano", "attributes": {"label": "si.rano", "x": 429.59112911905794, "y": 272.4364181221386, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4433, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884255252892071528_2092583533", "id": "si.rano", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, di Halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (27/4). Dalam upacara tersebut, Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. \n\nWalikota M Anwar, menyampaikan, tema Hari Otonomi Daerah yang diusung pada tahun ini adalah “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita”. Tema ini melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.\n\nAnwar menjelaskan, sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan daerah merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan nasional. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui enam langkah strategis seperti, integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis outcome. Kemudian, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, fokus pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan serta, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah. \n\nIa juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan di Jakarta Selatan untuk mengharmonisasikan delapan langkah strategis turunan Astacita di daerah yang mencakup perwujudan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air terpadu, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, serta pengembangan kewirausahaan lokal. Anwar menambahkan, sesuai instruksi Presiden agar pelaksanaan kegiatan pemerintahan senantiasa berpegang pada prinsip penghematan dan efisiensi.\n\n📸  \n\n#dkijakarta #jakartakotaglobal #limaabadjakarta #pemkotjaksel #walikotajaksel \n\n      \n \n\nUlasan lengkapnya cek di link berikut ➡️ https://selatan.jakarta.go.id", "post_id": "3884255252892071528_2092583533"}}, {"key": "m.anwar.s.si.map", "attributes": {"label": "m.anwar.s.si.map", "x": 675.3031707315581, "y": 813.3399785888995, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4433, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884255252892071528_2092583533", "id": "m.anwar.s.si.map", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, di Halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (27/4). Dalam upacara tersebut, Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. \n\nWalikota M Anwar, menyampaikan, tema Hari Otonomi Daerah yang diusung pada tahun ini adalah “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita”. Tema ini melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.\n\nAnwar menjelaskan, sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan daerah merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan nasional. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui enam langkah strategis seperti, integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis outcome. Kemudian, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, fokus pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan serta, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah. \n\nIa juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan di Jakarta Selatan untuk mengharmonisasikan delapan langkah strategis turunan Astacita di daerah yang mencakup perwujudan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air terpadu, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, serta pengembangan kewirausahaan lokal. Anwar menambahkan, sesuai instruksi Presiden agar pelaksanaan kegiatan pemerintahan senantiasa berpegang pada prinsip penghematan dan efisiensi.\n\n📸  \n\n#dkijakarta #jakartakotaglobal #limaabadjakarta #pemkotjaksel #walikotajaksel \n\n      \n \n\nUlasan lengkapnya cek di link berikut ➡️ https://selatan.jakarta.go.id", "post_id": "3884255252892071528_2092583533"}}, {"key": "aldo0293", "attributes": {"label": "aldo0293", "x": 427.92846581811625, "y": 52.865763881859266, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4433, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884255252892071528_2092583533", "id": "aldo0293", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, di Halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (27/4). Dalam upacara tersebut, Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. \n\nWalikota M Anwar, menyampaikan, tema Hari Otonomi Daerah yang diusung pada tahun ini adalah “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita”. Tema ini melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.\n\nAnwar menjelaskan, sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan daerah merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan nasional. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui enam langkah strategis seperti, integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis outcome. Kemudian, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, fokus pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan serta, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah. \n\nIa juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan di Jakarta Selatan untuk mengharmonisasikan delapan langkah strategis turunan Astacita di daerah yang mencakup perwujudan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air terpadu, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, serta pengembangan kewirausahaan lokal. Anwar menambahkan, sesuai instruksi Presiden agar pelaksanaan kegiatan pemerintahan senantiasa berpegang pada prinsip penghematan dan efisiensi.\n\n📸  \n\n#dkijakarta #jakartakotaglobal #limaabadjakarta #pemkotjaksel #walikotajaksel \n\n      \n \n\nUlasan lengkapnya cek di link berikut ➡️ https://selatan.jakarta.go.id", "post_id": "3884255252892071528_2092583533"}}, {"key": "mukhlisin.official", "attributes": {"label": "mukhlisin.official", "x": 261.5998930177197, "y": 343.8069984306383, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4433, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884255252892071528_2092583533", "id": "mukhlisin.official", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, di Halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (27/4). Dalam upacara tersebut, Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. \n\nWalikota M Anwar, menyampaikan, tema Hari Otonomi Daerah yang diusung pada tahun ini adalah “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita”. Tema ini melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.\n\nAnwar menjelaskan, sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan daerah merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan nasional. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui enam langkah strategis seperti, integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis outcome. Kemudian, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, fokus pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan serta, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah. \n\nIa juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan di Jakarta Selatan untuk mengharmonisasikan delapan langkah strategis turunan Astacita di daerah yang mencakup perwujudan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air terpadu, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, serta pengembangan kewirausahaan lokal. Anwar menambahkan, sesuai instruksi Presiden agar pelaksanaan kegiatan pemerintahan senantiasa berpegang pada prinsip penghematan dan efisiensi.\n\n📸  \n\n#dkijakarta #jakartakotaglobal #limaabadjakarta #pemkotjaksel #walikotajaksel \n\n      \n \n\nUlasan lengkapnya cek di link berikut ➡️ https://selatan.jakarta.go.id", "post_id": "3884255252892071528_2092583533"}}, {"key": "diskominfotik.jakarta", "attributes": {"label": "diskominfotik.jakarta", "x": 896.2024141433334, "y": 80.66776957729293, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4433, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884255252892071528_2092583533", "id": "diskominfotik.jakarta", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, di Halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (27/4). Dalam upacara tersebut, Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. \n\nWalikota M Anwar, menyampaikan, tema Hari Otonomi Daerah yang diusung pada tahun ini adalah “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita”. Tema ini melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.\n\nAnwar menjelaskan, sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan daerah merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan nasional. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui enam langkah strategis seperti, integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis outcome. Kemudian, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, fokus pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan serta, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah. \n\nIa juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan di Jakarta Selatan untuk mengharmonisasikan delapan langkah strategis turunan Astacita di daerah yang mencakup perwujudan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air terpadu, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, serta pengembangan kewirausahaan lokal. Anwar menambahkan, sesuai instruksi Presiden agar pelaksanaan kegiatan pemerintahan senantiasa berpegang pada prinsip penghematan dan efisiensi.\n\n📸  \n\n#dkijakarta #jakartakotaglobal #limaabadjakarta #pemkotjaksel #walikotajaksel \n\n      \n \n\nUlasan lengkapnya cek di link berikut ➡️ https://selatan.jakarta.go.id", "post_id": "3884255252892071528_2092583533"}}, {"key": "jktinfo", "attributes": {"label": "jktinfo", "x": 987.6298824728516, "y": 468.56612284486, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4433, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884255252892071528_2092583533", "id": "jktinfo", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, di Halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (27/4). Dalam upacara tersebut, Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. \n\nWalikota M Anwar, menyampaikan, tema Hari Otonomi Daerah yang diusung pada tahun ini adalah “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita”. Tema ini melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.\n\nAnwar menjelaskan, sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan daerah merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan nasional. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui enam langkah strategis seperti, integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis outcome. Kemudian, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, fokus pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan serta, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah. \n\nIa juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan di Jakarta Selatan untuk mengharmonisasikan delapan langkah strategis turunan Astacita di daerah yang mencakup perwujudan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air terpadu, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, serta pengembangan kewirausahaan lokal. Anwar menambahkan, sesuai instruksi Presiden agar pelaksanaan kegiatan pemerintahan senantiasa berpegang pada prinsip penghematan dan efisiensi.\n\n📸  \n\n#dkijakarta #jakartakotaglobal #limaabadjakarta #pemkotjaksel #walikotajaksel \n\n      \n \n\nUlasan lengkapnya cek di link berikut ➡️ https://selatan.jakarta.go.id", "post_id": "3884255252892071528_2092583533"}}, {"key": "kppndumai", "attributes": {"label": "kppndumai", "x": 822.7400349896737, "y": 547.8579222782752, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3879236386120904082_2483398870", "id": "kppndumai", "source": "instagram-000001", "content": "Belanja Berkualitas Dimulai dari Perencanaan 🧾📊\n\nBelanja negara bukan sekadar soal penyerapan anggaran, tetapi tentang bagaimana setiap rupiah mampu menciptakan dampak nyata bagi ekonomi dan kesejahteraan. Di sinilah perencanaan pengadaan barang/jasa (PBJ) memegang peran krusial sebagai fondasi kualitas belanja.\n\nSebagai bagian dari sistem hukum keuangan negara, perencanaan PBJ bukan hanya proses teknis, tetapi juga instrumen hukum yang memastikan belanja dilakukan secara efisien, transparan, dan akuntabel.\n\nPeran strategis perencanaan PBJ tercermin melalui:\nPenentu Arah Belanja 🎯 – Memastikan kebutuhan riil teridentifikasi dengan tepat sejak awal.\nPengunci Efisiensi 💰 – Penyusunan spesifikasi dan anggaran yang rasional untuk mencegah pemborosan.\nPenjaga Legalitas ⚖️ – Menjadi dasar hukum dalam seluruh proses pengadaan.\nPenggerak Ekonomi 📈 – Mendorong penggunaan produk dalam negeri dan UMKM.\nInstrumen Pencegahan 🛡️ – Penguatan ex-ante audit untuk meminimalkan risiko sejak tahap perencanaan.\n\nKe depan, tantangannya adalah memastikan sinergi antara perencanaan anggaran dan pengadaan agar belanja negara tidak hanya terserap, tetapi benar-benar menghasilkan outcome yang berdampak.\n\nKarena kualitas belanja negara tidak ditentukan di akhir, tetapi sejak tahap perencanaan.\n\nBaca ulasan lengkap Sobat Intress Joshua Harris Pardamean Samosir, Sekretariat DJPb, pada tautan berikut:\n\nhttps://djpb.kemenkeu.go.id/portal/id/berita/lainnya/opini/4597-perencanaan-pengadaan-barang-jasa-sebagai-instrumen-hukum-dalam-mewujudkan-efektivitas-belanja-dan-pertumbuhan-ekonomi-berkualitas.html \n\n#APBNHadir #PengadaanBarangJasa #SudutPandang #KolomOpiniDJPb #IndonesianTreasury\n\nRepost", "post_id": "3879236386120904082_2483398870"}}, {"key": "ditjenperbendaharaan", "attributes": {"label": "ditjenperbendaharaan", "x": 220.7038846442829, "y": 626.4150300814106, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3879236386120904082_2483398870", "id": "ditjenperbendaharaan", "source": "instagram-000001", "content": "Belanja Berkualitas Dimulai dari Perencanaan 🧾📊\n\nBelanja negara bukan sekadar soal penyerapan anggaran, tetapi tentang bagaimana setiap rupiah mampu menciptakan dampak nyata bagi ekonomi dan kesejahteraan. Di sinilah perencanaan pengadaan barang/jasa (PBJ) memegang peran krusial sebagai fondasi kualitas belanja.\n\nSebagai bagian dari sistem hukum keuangan negara, perencanaan PBJ bukan hanya proses teknis, tetapi juga instrumen hukum yang memastikan belanja dilakukan secara efisien, transparan, dan akuntabel.\n\nPeran strategis perencanaan PBJ tercermin melalui:\nPenentu Arah Belanja 🎯 – Memastikan kebutuhan riil teridentifikasi dengan tepat sejak awal.\nPengunci Efisiensi 💰 – Penyusunan spesifikasi dan anggaran yang rasional untuk mencegah pemborosan.\nPenjaga Legalitas ⚖️ – Menjadi dasar hukum dalam seluruh proses pengadaan.\nPenggerak Ekonomi 📈 – Mendorong penggunaan produk dalam negeri dan UMKM.\nInstrumen Pencegahan 🛡️ – Penguatan ex-ante audit untuk meminimalkan risiko sejak tahap perencanaan.\n\nKe depan, tantangannya adalah memastikan sinergi antara perencanaan anggaran dan pengadaan agar belanja negara tidak hanya terserap, tetapi benar-benar menghasilkan outcome yang berdampak.\n\nKarena kualitas belanja negara tidak ditentukan di akhir, tetapi sejak tahap perencanaan.\n\nBaca ulasan lengkap Sobat Intress Joshua Harris Pardamean Samosir, Sekretariat DJPb, pada tautan berikut:\n\nhttps://djpb.kemenkeu.go.id/portal/id/berita/lainnya/opini/4597-perencanaan-pengadaan-barang-jasa-sebagai-instrumen-hukum-dalam-mewujudkan-efektivitas-belanja-dan-pertumbuhan-ekonomi-berkualitas.html \n\n#APBNHadir #PengadaanBarangJasa #SudutPandang #KolomOpiniDJPb #IndonesianTreasury\n\nRepost", "post_id": "3879236386120904082_2483398870"}}, {"key": "acehbesarnow", "attributes": {"label": "acehbesarnow", "x": 477.91716479576485, "y": 981.6838790104897, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885987241848445085_6529515775", "id": "acehbesarnow", "source": "instagram-000001", "content": "Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia, yang juga merupakan mantan Ketua BEM Universitas Syiah Kuala, Ikram, mengkritisi kondisi terkini Aceh yang dinilai mengalami stagnasi kebijakan di tengah kompleksitas persoalan daerah yang semakin mendesak.\n\nSebagai bagian dari komunitas akademik, ia menilai penting untuk menyampaikan kritik yang tajam dan berbasis analisis terhadap arah pembangunan Aceh saat ini.\n\nDalam sektor ekonomi, Aceh masih dihadapkan pada persoalan struktural yang belum terselesaikan. Tingginya angka kemiskinan dan pengangguran, terutama di kalangan usia produktif, mencerminkan belum efektifnya strategi pembangunan ekonomi daerah.\n\nProgram yang dijalankan dinilai cenderung repetitif dan minim inovasi, tanpa terobosan yang mampu menciptakan ekosistem ekonomi berkelanjutan. Ketergantungan terhadap dana transfer pusat juga menunjukkan lemahnya kemandirian fiskal daerah.\n\nPada aspek tata kelola pemerintahan, transparansi dinilai masih terbatas. Minimnya akses publik terhadap data yang komprehensif serta rendahnya pelibatan masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan memperkuat kesan eksklusivitas birokrasi. Kondisi ini berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah daerah.\n\nSelain itu, dinamika politik lokal turut memengaruhi efektivitas pemerintahan. Polarisasi kepentingan elit kerap menghambat konsistensi kebijakan dan menggeser fokus dari kepentingan publik ke agenda jangka pendek yang bersifat politis. Dampaknya, kualitas pelayanan publik menurun dan proses pembangunan berjalan lambat.\n\nDi bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, Aceh juga dinilai masih tertinggal dari sisi kualitas dan daya saing.\n\nKeterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas, minimnya dukungan terhadap riset, serta lemahnya sinergi antara dunia akademik dan pemerintah menjadi hambatan dalam mencetak generasi yang kompetitif di tingkat nasional maupun global.\n\n(Bersambung dikomentar)\n\nQurban/Aqiqah praktis dan terjangkau", "post_id": "3885987241848445085_6529515775"}}, {"key": "ingin_jaya_qurban_aceh", "attributes": {"label": "ingin_jaya_qurban_aceh", "x": 478.72435899018075, "y": 322.6564740335507, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885987241848445085_6529515775", "id": "ingin_jaya_qurban_aceh", "source": "instagram-000001", "content": "Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia, yang juga merupakan mantan Ketua BEM Universitas Syiah Kuala, Ikram, mengkritisi kondisi terkini Aceh yang dinilai mengalami stagnasi kebijakan di tengah kompleksitas persoalan daerah yang semakin mendesak.\n\nSebagai bagian dari komunitas akademik, ia menilai penting untuk menyampaikan kritik yang tajam dan berbasis analisis terhadap arah pembangunan Aceh saat ini.\n\nDalam sektor ekonomi, Aceh masih dihadapkan pada persoalan struktural yang belum terselesaikan. Tingginya angka kemiskinan dan pengangguran, terutama di kalangan usia produktif, mencerminkan belum efektifnya strategi pembangunan ekonomi daerah.\n\nProgram yang dijalankan dinilai cenderung repetitif dan minim inovasi, tanpa terobosan yang mampu menciptakan ekosistem ekonomi berkelanjutan. Ketergantungan terhadap dana transfer pusat juga menunjukkan lemahnya kemandirian fiskal daerah.\n\nPada aspek tata kelola pemerintahan, transparansi dinilai masih terbatas. Minimnya akses publik terhadap data yang komprehensif serta rendahnya pelibatan masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan memperkuat kesan eksklusivitas birokrasi. Kondisi ini berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah daerah.\n\nSelain itu, dinamika politik lokal turut memengaruhi efektivitas pemerintahan. Polarisasi kepentingan elit kerap menghambat konsistensi kebijakan dan menggeser fokus dari kepentingan publik ke agenda jangka pendek yang bersifat politis. Dampaknya, kualitas pelayanan publik menurun dan proses pembangunan berjalan lambat.\n\nDi bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, Aceh juga dinilai masih tertinggal dari sisi kualitas dan daya saing.\n\nKeterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas, minimnya dukungan terhadap riset, serta lemahnya sinergi antara dunia akademik dan pemerintah menjadi hambatan dalam mencetak generasi yang kompetitif di tingkat nasional maupun global.\n\n(Bersambung dikomentar)\n\nQurban/Aqiqah praktis dan terjangkau", "post_id": "3885987241848445085_6529515775"}}, {"key": "infobnn_prov_aceh", "attributes": {"label": "infobnn_prov_aceh", "x": 604.3923375317036, "y": 158.31011839591048, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3885158944067162867_1565414733", "id": "infobnn_prov_aceh", "source": "instagram-000001", "content": "BNNP Aceh dan USK Kolaborasi Gelar Lomba Video Reels Edukatif Anti Narkotika se-Aceh\n\nBNNP Aceh berkolaborasi dengan Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar Lomba Video Reels Edukatif Mahasiswa Anti Narkotika tingkat Provinsi Aceh yang resmi dimulai pada 28 April hingga 18 Mei 2026.\n\nKolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan kreatif dan digital. Lomba ini terbuka bagi seluruh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh, dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.\n\nFinalisasi kegiatan dilakukan melalui pertemuan antara tim BNNP Aceh yang dipimpin oleh Katim Humas, Desi Rosdiana, SKM., MKM., dengan Wakil Rektor III USK Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. Pertemuan tersebut membahas teknis pelaksanaan serta penguatan sinergi dalam menyukseskan kegiatan.\n\nKegiatan ini juga mendapat dukungan dari Bank Aceh sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung gerakan edukasi dan pencegahan narkoba di kalangan generasi muda. Melalui lomba video reels ini, mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan edukatif secara kreatif, inspiratif, dan mudah diterima oleh masyarakat luas, khususnya generasi sebaya. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah kampanye positif untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika.\n\nDengan semangat kolaborasi dan inovasi, BNNP Aceh bersama USK optimis kegiatan ini dapat menjadi gerakan masif dalam membangun generasi Aceh yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.\n\n   \n\n#WarOnDrugsForHumanity \n#ANANDABersinar \n#SejukMenjagaKondusifitas", "post_id": "3885158944067162867_1565414733"}}, {"key": "infobnn_ri", "attributes": {"label": "infobnn_ri", "x": 53.37842248846103, "y": 44.07701707218858, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2555, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885158944067162867_1565414733", "id": "infobnn_ri", "source": "instagram-000001", "content": "BNNP Aceh dan USK Kolaborasi Gelar Lomba Video Reels Edukatif Anti Narkotika se-Aceh\n\nBNNP Aceh berkolaborasi dengan Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar Lomba Video Reels Edukatif Mahasiswa Anti Narkotika tingkat Provinsi Aceh yang resmi dimulai pada 28 April hingga 18 Mei 2026.\n\nKolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan kreatif dan digital. Lomba ini terbuka bagi seluruh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh, dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.\n\nFinalisasi kegiatan dilakukan melalui pertemuan antara tim BNNP Aceh yang dipimpin oleh Katim Humas, Desi Rosdiana, SKM., MKM., dengan Wakil Rektor III USK Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. Pertemuan tersebut membahas teknis pelaksanaan serta penguatan sinergi dalam menyukseskan kegiatan.\n\nKegiatan ini juga mendapat dukungan dari Bank Aceh sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung gerakan edukasi dan pencegahan narkoba di kalangan generasi muda. Melalui lomba video reels ini, mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan edukatif secara kreatif, inspiratif, dan mudah diterima oleh masyarakat luas, khususnya generasi sebaya. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah kampanye positif untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika.\n\nDengan semangat kolaborasi dan inovasi, BNNP Aceh bersama USK optimis kegiatan ini dapat menjadi gerakan masif dalam membangun generasi Aceh yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.\n\n   \n\n#WarOnDrugsForHumanity \n#ANANDABersinar \n#SejukMenjagaKondusifitas", "post_id": "3885158944067162867_1565414733"}}, {"key": "suyudiarioseto.official", "attributes": {"label": "suyudiarioseto.official", "x": 9.35831413024868, "y": 718.6119228663189, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2555, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885158944067162867_1565414733", "id": "suyudiarioseto.official", "source": "instagram-000001", "content": "BNNP Aceh dan USK Kolaborasi Gelar Lomba Video Reels Edukatif Anti Narkotika se-Aceh\n\nBNNP Aceh berkolaborasi dengan Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar Lomba Video Reels Edukatif Mahasiswa Anti Narkotika tingkat Provinsi Aceh yang resmi dimulai pada 28 April hingga 18 Mei 2026.\n\nKolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan kreatif dan digital. Lomba ini terbuka bagi seluruh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh, dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.\n\nFinalisasi kegiatan dilakukan melalui pertemuan antara tim BNNP Aceh yang dipimpin oleh Katim Humas, Desi Rosdiana, SKM., MKM., dengan Wakil Rektor III USK Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. Pertemuan tersebut membahas teknis pelaksanaan serta penguatan sinergi dalam menyukseskan kegiatan.\n\nKegiatan ini juga mendapat dukungan dari Bank Aceh sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung gerakan edukasi dan pencegahan narkoba di kalangan generasi muda. Melalui lomba video reels ini, mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan edukatif secara kreatif, inspiratif, dan mudah diterima oleh masyarakat luas, khususnya generasi sebaya. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah kampanye positif untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika.\n\nDengan semangat kolaborasi dan inovasi, BNNP Aceh bersama USK optimis kegiatan ini dapat menjadi gerakan masif dalam membangun generasi Aceh yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.\n\n   \n\n#WarOnDrugsForHumanity \n#ANANDABersinar \n#SejukMenjagaKondusifitas", "post_id": "3885158944067162867_1565414733"}}, {"key": "univ_syiahkuala", "attributes": {"label": "univ_syiahkuala", "x": 215.0006202554089, "y": 714.4533717496403, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2555, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885158944067162867_1565414733", "id": "univ_syiahkuala", "source": "instagram-000001", "content": "BNNP Aceh dan USK Kolaborasi Gelar Lomba Video Reels Edukatif Anti Narkotika se-Aceh\n\nBNNP Aceh berkolaborasi dengan Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar Lomba Video Reels Edukatif Mahasiswa Anti Narkotika tingkat Provinsi Aceh yang resmi dimulai pada 28 April hingga 18 Mei 2026.\n\nKolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan kreatif dan digital. Lomba ini terbuka bagi seluruh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh, dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.\n\nFinalisasi kegiatan dilakukan melalui pertemuan antara tim BNNP Aceh yang dipimpin oleh Katim Humas, Desi Rosdiana, SKM., MKM., dengan Wakil Rektor III USK Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. Pertemuan tersebut membahas teknis pelaksanaan serta penguatan sinergi dalam menyukseskan kegiatan.\n\nKegiatan ini juga mendapat dukungan dari Bank Aceh sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung gerakan edukasi dan pencegahan narkoba di kalangan generasi muda. Melalui lomba video reels ini, mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan edukatif secara kreatif, inspiratif, dan mudah diterima oleh masyarakat luas, khususnya generasi sebaya. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah kampanye positif untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika.\n\nDengan semangat kolaborasi dan inovasi, BNNP Aceh bersama USK optimis kegiatan ini dapat menjadi gerakan masif dalam membangun generasi Aceh yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.\n\n   \n\n#WarOnDrugsForHumanity \n#ANANDABersinar \n#SejukMenjagaKondusifitas", "post_id": "3885158944067162867_1565414733"}}, {"key": "alfin_s.h", "attributes": {"label": "alfin_s.h", "x": 184.676728720486, "y": 150.07197728631382, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632736908191288596", "id": "alfin_s.h", "source": "tiktok-000001", "content": "Alhamdulillah, kerja keras dan sinergi kita semua membuahkan hasil nyata. Bertempat di Palembang (25/4), Pemerintah Kota Sungai Penuh menerima penghargaan sebagai Juara 1 Tingkat Kota se-Sumatera dalam penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting. ​Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Mendagri, Bapak Bima Arya. Tak hanya apresiasi, Kota Sungai Penuh juga mendapatkan bonus Insentif Fiskal sebesar Rp 3 Miliar dari Pemerintah Pusat atas keberhasilan konsistensi penurunan angka kemiskinan dan stunting. ​Keberhasilan ini tak lepas dari efektivitas program strategis kita, termasuk inovasi Program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah) hasil kolaborasi dengan TP PKK  ​Terima kasih kepada seluruh Perangkat Daerah dan masyarakat yang telah berjuang bersama. Mari jadikan ini motivasi untuk terus membangun Sungai Penuh yang lebih maju dan sejahtera! 🇮🇩 #majuadilsejahtera#kotasungaipenuh #sungaipenuhjuara", "post_id": "7632736908191288596"}}, {"key": "pkk_juara", "attributes": {"label": "pkk_juara", "x": 247.94728682238176, "y": 201.14035204792714, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632736908191288596", "id": "pkk_juara", "source": "tiktok-000001", "content": "Alhamdulillah, kerja keras dan sinergi kita semua membuahkan hasil nyata. Bertempat di Palembang (25/4), Pemerintah Kota Sungai Penuh menerima penghargaan sebagai Juara 1 Tingkat Kota se-Sumatera dalam penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting. ​Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Mendagri, Bapak Bima Arya. Tak hanya apresiasi, Kota Sungai Penuh juga mendapatkan bonus Insentif Fiskal sebesar Rp 3 Miliar dari Pemerintah Pusat atas keberhasilan konsistensi penurunan angka kemiskinan dan stunting. ​Keberhasilan ini tak lepas dari efektivitas program strategis kita, termasuk inovasi Program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah) hasil kolaborasi dengan TP PKK  ​Terima kasih kepada seluruh Perangkat Daerah dan masyarakat yang telah berjuang bersama. Mari jadikan ini motivasi untuk terus membangun Sungai Penuh yang lebih maju dan sejahtera! 🇮🇩 #majuadilsejahtera#kotasungaipenuh #sungaipenuhjuara", "post_id": "7632736908191288596"}}, {"key": "folk_economy", "attributes": {"label": "folk_economy", "x": 507.6311337239795, "y": 785.7806706445658, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7292761652607520006", "id": "folk_economy", "source": "tiktok-000001", "content": "Perlambatan ekonomi dunia akibat dari ketidakpastian global, berpotensi meningkatkan risiko bagi pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV-2023 dan di 2024. Dengan memperhatikan kondisi tersebut, dalam Ratas Pembahasan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2024 pada Februari 2023, telah dibahas bersama Presiden Joko Widodo mengenai target penanaman modal untuk 2024 yakni sebesar Rp1.650 triliun. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto  Hartarto menegaskan pentingnya sinergi antar pemerintah, investor, asosiasi dan pelaku usaha, perbankan, maupun media yang berperan sangat penting dalam membangun optimisme pembangunan ekonomi Indonesia. #PerekonomianMaju #Jokowi #AirlanggaHartarto #MenkoPerekonomian #PertumbuhanEkonomi #EkonomiGlobal", "post_id": "7292761652607520006"}}, {"key": "Airlangga", "attributes": {"label": "Airlangga", "x": 924.5028580162658, "y": 130.21616077708453, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7292761652607520006", "id": "Airlangga", "source": "tiktok-000001", "content": "Perlambatan ekonomi dunia akibat dari ketidakpastian global, berpotensi meningkatkan risiko bagi pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV-2023 dan di 2024. Dengan memperhatikan kondisi tersebut, dalam Ratas Pembahasan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2024 pada Februari 2023, telah dibahas bersama Presiden Joko Widodo mengenai target penanaman modal untuk 2024 yakni sebesar Rp1.650 triliun. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto  Hartarto menegaskan pentingnya sinergi antar pemerintah, investor, asosiasi dan pelaku usaha, perbankan, maupun media yang berperan sangat penting dalam membangun optimisme pembangunan ekonomi Indonesia. #PerekonomianMaju #Jokowi #AirlanggaHartarto #MenkoPerekonomian #PertumbuhanEkonomi #EkonomiGlobal", "post_id": "7292761652607520006"}}, {"key": "riausatudotcom", "attributes": {"label": "riausatudotcom", "x": 837.2392618656908, "y": 863.0588581841955, "size": 3.11, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.4165, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "7630454117890067733", "id": "riausatudotcom", "source": "tiktok-000001", "content": "Duit Rp1,2 Triliun, tapi lewat jalur kilat? 🤔 Proyek IT untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai total 1,2 Triliun Rupiah kini jadi sorotan tajam. Pasalnya, proyek raksasa ini menggunakan mekanisme penunjukan langsung dengan dalih ‘Arahan Presiden’. Mulai dari layanan IoT untuk 5.000 dapur senilai Rp665,4 Miliar, sampai pembangunan sistem informasi senilai Rp600 Miliar. Masalahnya, transparansi vendornya masih tanda tanya! 🚩 Menurut kamu, apakah alasan \"Arahan Presiden\" cukup kuat untuk proyek sebesar ini tanpa lelang terbuka? Tulis pendapat kamu di kolom komentar! 👇 Baca berita selengkapnya di: 🌐 www.riausatu.com (Link di Bio) #riausatu #beritaterkini #makangratis #badangizinasional #MBG", "post_id": "7630454117890067733"}}, {"key": "gerindra", "attributes": {"label": "gerindra", "x": 815.26797672491, "y": 763.451118084157, "size": 3.44, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.0591, "eigenvector": 1.6348, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7630454117890067733", "id": "gerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "Duit Rp1,2 Triliun, tapi lewat jalur kilat? 🤔 Proyek IT untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai total 1,2 Triliun Rupiah kini jadi sorotan tajam. Pasalnya, proyek raksasa ini menggunakan mekanisme penunjukan langsung dengan dalih ‘Arahan Presiden’. Mulai dari layanan IoT untuk 5.000 dapur senilai Rp665,4 Miliar, sampai pembangunan sistem informasi senilai Rp600 Miliar. Masalahnya, transparansi vendornya masih tanda tanya! 🚩 Menurut kamu, apakah alasan \"Arahan Presiden\" cukup kuat untuk proyek sebesar ini tanpa lelang terbuka? Tulis pendapat kamu di kolom komentar! 👇 Baca berita selengkapnya di: 🌐 www.riausatu.com (Link di Bio) #riausatu #beritaterkini #makangratis #badangizinasional #MBG", "post_id": "7630454117890067733"}}, {"key": "KPK_RI", "attributes": {"label": "KPK_RI", "x": 795.3857266581637, "y": 386.29402123348524, "size": 3.1, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7913, "eigenvector": 0.3631, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7630454117890067733", "id": "KPK_RI", "source": "tiktok-000001", "content": "Duit Rp1,2 Triliun, tapi lewat jalur kilat? 🤔 Proyek IT untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai total 1,2 Triliun Rupiah kini jadi sorotan tajam. Pasalnya, proyek raksasa ini menggunakan mekanisme penunjukan langsung dengan dalih ‘Arahan Presiden’. Mulai dari layanan IoT untuk 5.000 dapur senilai Rp665,4 Miliar, sampai pembangunan sistem informasi senilai Rp600 Miliar. Masalahnya, transparansi vendornya masih tanda tanya! 🚩 Menurut kamu, apakah alasan \"Arahan Presiden\" cukup kuat untuk proyek sebesar ini tanpa lelang terbuka? Tulis pendapat kamu di kolom komentar! 👇 Baca berita selengkapnya di: 🌐 www.riausatu.com (Link di Bio) #riausatu #beritaterkini #makangratis #badangizinasional #MBG", "post_id": "7630454117890067733"}}, {"key": "badangizinasional.ri", "attributes": {"label": "badangizinasional.ri", "x": 15.911738228953865, "y": 132.7726527820996, "size": 3.1, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7913, "eigenvector": 0.3631, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7630454117890067733", "id": "badangizinasional.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Duit Rp1,2 Triliun, tapi lewat jalur kilat? 🤔 Proyek IT untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai total 1,2 Triliun Rupiah kini jadi sorotan tajam. Pasalnya, proyek raksasa ini menggunakan mekanisme penunjukan langsung dengan dalih ‘Arahan Presiden’. Mulai dari layanan IoT untuk 5.000 dapur senilai Rp665,4 Miliar, sampai pembangunan sistem informasi senilai Rp600 Miliar. Masalahnya, transparansi vendornya masih tanda tanya! 🚩 Menurut kamu, apakah alasan \"Arahan Presiden\" cukup kuat untuk proyek sebesar ini tanpa lelang terbuka? Tulis pendapat kamu di kolom komentar! 👇 Baca berita selengkapnya di: 🌐 www.riausatu.com (Link di Bio) #riausatu #beritaterkini #makangratis #badangizinasional #MBG", "post_id": "7630454117890067733"}}, {"key": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "kejaksaan.ri", "x": 598.4123787648494, "y": 418.15361472223424, "size": 3.17, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2265, "eigenvector": 0.6472, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7630454117890067733", "id": "kejaksaan.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Duit Rp1,2 Triliun, tapi lewat jalur kilat? 🤔 Proyek IT untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai total 1,2 Triliun Rupiah kini jadi sorotan tajam. Pasalnya, proyek raksasa ini menggunakan mekanisme penunjukan langsung dengan dalih ‘Arahan Presiden’. Mulai dari layanan IoT untuk 5.000 dapur senilai Rp665,4 Miliar, sampai pembangunan sistem informasi senilai Rp600 Miliar. Masalahnya, transparansi vendornya masih tanda tanya! 🚩 Menurut kamu, apakah alasan \"Arahan Presiden\" cukup kuat untuk proyek sebesar ini tanpa lelang terbuka? Tulis pendapat kamu di kolom komentar! 👇 Baca berita selengkapnya di: 🌐 www.riausatu.com (Link di Bio) #riausatu #beritaterkini #makangratis #badangizinasional #MBG", "post_id": "7630454117890067733"}}, {"key": "listyosigitp", "attributes": {"label": "listyosigitp", "x": 713.206050703045, "y": 152.03672819679326, "size": 3.1, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7913, "eigenvector": 0.3631, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7630454117890067733", "id": "listyosigitp", "source": "tiktok-000001", "content": "Duit Rp1,2 Triliun, tapi lewat jalur kilat? 🤔 Proyek IT untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai total 1,2 Triliun Rupiah kini jadi sorotan tajam. Pasalnya, proyek raksasa ini menggunakan mekanisme penunjukan langsung dengan dalih ‘Arahan Presiden’. Mulai dari layanan IoT untuk 5.000 dapur senilai Rp665,4 Miliar, sampai pembangunan sistem informasi senilai Rp600 Miliar. Masalahnya, transparansi vendornya masih tanda tanya! 🚩 Menurut kamu, apakah alasan \"Arahan Presiden\" cukup kuat untuk proyek sebesar ini tanpa lelang terbuka? Tulis pendapat kamu di kolom komentar! 👇 Baca berita selengkapnya di: 🌐 www.riausatu.com (Link di Bio) #riausatu #beritaterkini #makangratis #badangizinasional #MBG", "post_id": "7630454117890067733"}}, {"key": "unexplnd.co", "attributes": {"label": "unexplnd.co", "x": 906.6232640796653, "y": 828.2629497163136, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7507164681186839816", "id": "unexplnd.co", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) resmi menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen dalam Rapat Dewan Gubernur yang berlangsung pada 20–21 Mei 2025. Ini merupakan penurunan pertama sejak 2022 dan dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena tekanan inflasi mulai mereda dan nilai tukar rupiah menunjukkan kestabilan. Penurunan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pemulihan ekonomi jangka menengah dan panjang. Selain itu, BI juga menurunkan suku bunga deposit facility menjadi 4,75 persen dan lending facility menjadi 6,25 persen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong konsumsi dan investasi, serta memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang. Pasar merespons positif keputusan tersebut, dengan IHSG dan nilai tukar rupiah yang langsung menguat sesaat setelah pengumuman. Ke depan, BI akan terus memantau perkembangan global dan domestik serta memperkuat sinergi kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Follow  for more! #UNEXPLND", "post_id": "7507164681186839816"}}, {"key": "theunexplnd", "attributes": {"label": "theunexplnd", "x": 751.6949542993782, "y": 626.3828565014844, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7507164681186839816", "id": "theunexplnd", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) resmi menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen dalam Rapat Dewan Gubernur yang berlangsung pada 20–21 Mei 2025. Ini merupakan penurunan pertama sejak 2022 dan dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena tekanan inflasi mulai mereda dan nilai tukar rupiah menunjukkan kestabilan. Penurunan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pemulihan ekonomi jangka menengah dan panjang. Selain itu, BI juga menurunkan suku bunga deposit facility menjadi 4,75 persen dan lending facility menjadi 6,25 persen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong konsumsi dan investasi, serta memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang. Pasar merespons positif keputusan tersebut, dengan IHSG dan nilai tukar rupiah yang langsung menguat sesaat setelah pengumuman. Ke depan, BI akan terus memantau perkembangan global dan domestik serta memperkuat sinergi kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Follow  for more! #UNEXPLND", "post_id": "7507164681186839816"}}, {"key": "rusdysengbac", "attributes": {"label": "rusdysengbac", "x": 794.5809347729715, "y": 793.5221827488136, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633282599540051220", "id": "rusdysengbac", "source": "tiktok-000001", "content": "Bupati Tanggamus Tekankan Kemandirian Daerah di Hari Otonomi 2026 TANGGAMUS – Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Lapangan Pemkab Tanggamus, Senin (27/4/2026), berlangsung khidmat dengan Asisten III Setdakab Jon Novri bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Bupati Moh Saleh Asnawi. Amanat menegaskan otonomi daerah sebagai instrumen percepatan pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat, dengan kunci utama sinergi pusat dan daerah. Sejumlah isu strategis disorot, mulai dari integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil, hingga penguatan kemandirian fiskal di tengah masih tingginya ketergantungan pada dana pusat. Kolaborasi antar daerah, pemerataan layanan dasar, serta kesiapan menghadapi tantangan global seperti ketahanan pangan, energi, dan perubahan iklim juga menjadi perhatian utama. Di sisi lain, penekanan pada efisiensi anggaran dan birokrasi yang berdampak langsung bagi masyarakat menjadi garis tegas dalam arah kebijakan daerah ke depan. #HariOtonomiDaerah #Tanggamus #PemkabTanggamus #OtonomiDaerah #AstaCita  TANGGAMUS", "post_id": "7633282599540051220"}}, {"key": "KOMINFO", "attributes": {"label": "KOMINFO", "x": 717.2200452668343, "y": 884.9792608458397, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633282599540051220", "id": "KOMINFO", "source": "tiktok-000001", "content": "Bupati Tanggamus Tekankan Kemandirian Daerah di Hari Otonomi 2026 TANGGAMUS – Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Lapangan Pemkab Tanggamus, Senin (27/4/2026), berlangsung khidmat dengan Asisten III Setdakab Jon Novri bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Bupati Moh Saleh Asnawi. Amanat menegaskan otonomi daerah sebagai instrumen percepatan pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat, dengan kunci utama sinergi pusat dan daerah. Sejumlah isu strategis disorot, mulai dari integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil, hingga penguatan kemandirian fiskal di tengah masih tingginya ketergantungan pada dana pusat. Kolaborasi antar daerah, pemerataan layanan dasar, serta kesiapan menghadapi tantangan global seperti ketahanan pangan, energi, dan perubahan iklim juga menjadi perhatian utama. Di sisi lain, penekanan pada efisiensi anggaran dan birokrasi yang berdampak langsung bagi masyarakat menjadi garis tegas dalam arah kebijakan daerah ke depan. #HariOtonomiDaerah #Tanggamus #PemkabTanggamus #OtonomiDaerah #AstaCita  TANGGAMUS", "post_id": "7633282599540051220"}}, {"key": "645dor.indonesia", "attributes": {"label": "645dor.indonesia", "x": 210.65681183642738, "y": 874.1167894528571, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "7633433377760087314", "id": "645dor.indonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan peringatan tegas kepada seluruh BUMD agar tidak sekadar bertahan, tetapi mampu berkontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam RUPS tiga BUMD—PT Jateng Agro Berdikari, PT SPJT, dan PT PRPP—ia menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi di tengah keterbatasan fiskal pemerintah daerah. Menurutnya, BUMD harus menjadi penggerak utama ekonomi daerah dengan menghadirkan terobosan bisnis yang relevan dan berdampak. Pengelolaan perusahaan daerah juga dituntut profesional, berorientasi pada kepentingan publik, serta terbuka terhadap evaluasi kinerja secara berkala. Tidak boleh ada BUMD yang justru menjadi beban keuangan daerah. Untuk memperkuat kinerja, Luthfi mendorong kolaborasi aktif dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Kadin, Hipmi, dan Gekrafs. Sinergi ini diharapkan mampu mengoptimalkan aset daerah sekaligus membuka peluang usaha baru yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan performa, khususnya bagi BUMD yang belum maksimal dalam mengelola potensi bisnis. Dengan strategi yang tepat dan inovatif, BUMD diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah serta memperkuat daya saing ekonomi Jawa Tengah.  #jawatengah #gubernurjateng #ahmadluthfi #bumd #indonesia   Luthfi  Luthfi  Jateng", "post_id": "7633433377760087314"}}, {"key": "Ahmad", "attributes": {"label": "Ahmad", "x": 120.05943550793529, "y": 448.2369710604521, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6753, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7633433377760087314", "id": "Ahmad", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan peringatan tegas kepada seluruh BUMD agar tidak sekadar bertahan, tetapi mampu berkontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam RUPS tiga BUMD—PT Jateng Agro Berdikari, PT SPJT, dan PT PRPP—ia menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi di tengah keterbatasan fiskal pemerintah daerah. Menurutnya, BUMD harus menjadi penggerak utama ekonomi daerah dengan menghadirkan terobosan bisnis yang relevan dan berdampak. Pengelolaan perusahaan daerah juga dituntut profesional, berorientasi pada kepentingan publik, serta terbuka terhadap evaluasi kinerja secara berkala. Tidak boleh ada BUMD yang justru menjadi beban keuangan daerah. Untuk memperkuat kinerja, Luthfi mendorong kolaborasi aktif dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Kadin, Hipmi, dan Gekrafs. Sinergi ini diharapkan mampu mengoptimalkan aset daerah sekaligus membuka peluang usaha baru yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan performa, khususnya bagi BUMD yang belum maksimal dalam mengelola potensi bisnis. Dengan strategi yang tepat dan inovatif, BUMD diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah serta memperkuat daya saing ekonomi Jawa Tengah.  #jawatengah #gubernurjateng #ahmadluthfi #bumd #indonesia   Luthfi  Luthfi  Jateng", "post_id": "7633433377760087314"}}, {"key": "Gubernur", "attributes": {"label": "Gubernur", "x": 589.4401148383346, "y": 677.5989582390168, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6753, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7633433377760087314", "id": "Gubernur", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan peringatan tegas kepada seluruh BUMD agar tidak sekadar bertahan, tetapi mampu berkontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam RUPS tiga BUMD—PT Jateng Agro Berdikari, PT SPJT, dan PT PRPP—ia menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi di tengah keterbatasan fiskal pemerintah daerah. Menurutnya, BUMD harus menjadi penggerak utama ekonomi daerah dengan menghadirkan terobosan bisnis yang relevan dan berdampak. Pengelolaan perusahaan daerah juga dituntut profesional, berorientasi pada kepentingan publik, serta terbuka terhadap evaluasi kinerja secara berkala. Tidak boleh ada BUMD yang justru menjadi beban keuangan daerah. Untuk memperkuat kinerja, Luthfi mendorong kolaborasi aktif dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Kadin, Hipmi, dan Gekrafs. Sinergi ini diharapkan mampu mengoptimalkan aset daerah sekaligus membuka peluang usaha baru yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan performa, khususnya bagi BUMD yang belum maksimal dalam mengelola potensi bisnis. Dengan strategi yang tepat dan inovatif, BUMD diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah serta memperkuat daya saing ekonomi Jawa Tengah.  #jawatengah #gubernurjateng #ahmadluthfi #bumd #indonesia   Luthfi  Luthfi  Jateng", "post_id": "7633433377760087314"}}, {"key": "Humas", "attributes": {"label": "Humas", "x": 870.8806751499857, "y": 731.5161629010316, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6753, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7633433377760087314", "id": "Humas", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan peringatan tegas kepada seluruh BUMD agar tidak sekadar bertahan, tetapi mampu berkontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam RUPS tiga BUMD—PT Jateng Agro Berdikari, PT SPJT, dan PT PRPP—ia menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi di tengah keterbatasan fiskal pemerintah daerah. Menurutnya, BUMD harus menjadi penggerak utama ekonomi daerah dengan menghadirkan terobosan bisnis yang relevan dan berdampak. Pengelolaan perusahaan daerah juga dituntut profesional, berorientasi pada kepentingan publik, serta terbuka terhadap evaluasi kinerja secara berkala. Tidak boleh ada BUMD yang justru menjadi beban keuangan daerah. Untuk memperkuat kinerja, Luthfi mendorong kolaborasi aktif dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Kadin, Hipmi, dan Gekrafs. Sinergi ini diharapkan mampu mengoptimalkan aset daerah sekaligus membuka peluang usaha baru yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan performa, khususnya bagi BUMD yang belum maksimal dalam mengelola potensi bisnis. Dengan strategi yang tepat dan inovatif, BUMD diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah serta memperkuat daya saing ekonomi Jawa Tengah.  #jawatengah #gubernurjateng #ahmadluthfi #bumd #indonesia   Luthfi  Luthfi  Jateng", "post_id": "7633433377760087314"}}, {"key": "voidfolk.media", "attributes": {"label": "voidfolk.media", "x": 794.4267706686979, "y": 355.6900049826035, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635901599671405842", "id": "voidfolk.media", "source": "tiktok-000001", "content": "‎Waktu ditanya wartawan soal kondisi Rupiah yang makin melemah sampai ke angka 17 ribu, jawaban Pak Purbaya yang bilang \"nggak tahu\" dan malah menyarankan buat tanya langsung ke bank sentral itu jujur agak mengkhawatirkan ya. Statement kayak gitu secara nggak langsung ngasih gambaran kalau Bank Indonesia sebagai bank sentral dan kementerian terkait itu kayak nggak jalan selaras atau nggak \"duduk bareng\" buat bahas isu krusial ini. Padahal di tengah situasi ekonomi yang lagi gojang-ganjing, kita butuh banget sinergi yang solid di antara mereka. ‎ ‎Kesan yang muncul ke publik jadi seolah-olah ada gap komunikasi yang besar, di mana masing-masing pihak kayak jalan sendiri-sendiri tanpa ada koordinasi yang satu suara. Harusnya sebagai pemegang otoritas kebijakan, mereka bisa lebih kompak dan sinkron dalam menyampaikan narasi ke masyarakat, bukan malah lempar-lemparan tanggung jawab kayak gitu. Kalau komunikasinya aja nggak satu frekuensi, ya wajar kalau publik jadi ragu apakah mereka benar-benar punya strategi yang matang buat stabilin nilai tukar mata uang kita atau nggak. ‎Speaker:   ‎#gemagoeyardi #astronacci ‎#komunitasclipping #astroxkc8 ‎", "post_id": "7635901599671405842"}}, {"key": "gemagoeyardi", "attributes": {"label": "gemagoeyardi", "x": 725.40401504043, "y": 182.45649648735986, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635901599671405842", "id": "gemagoeyardi", "source": "tiktok-000001", "content": "‎Waktu ditanya wartawan soal kondisi Rupiah yang makin melemah sampai ke angka 17 ribu, jawaban Pak Purbaya yang bilang \"nggak tahu\" dan malah menyarankan buat tanya langsung ke bank sentral itu jujur agak mengkhawatirkan ya. Statement kayak gitu secara nggak langsung ngasih gambaran kalau Bank Indonesia sebagai bank sentral dan kementerian terkait itu kayak nggak jalan selaras atau nggak \"duduk bareng\" buat bahas isu krusial ini. Padahal di tengah situasi ekonomi yang lagi gojang-ganjing, kita butuh banget sinergi yang solid di antara mereka. ‎ ‎Kesan yang muncul ke publik jadi seolah-olah ada gap komunikasi yang besar, di mana masing-masing pihak kayak jalan sendiri-sendiri tanpa ada koordinasi yang satu suara. Harusnya sebagai pemegang otoritas kebijakan, mereka bisa lebih kompak dan sinkron dalam menyampaikan narasi ke masyarakat, bukan malah lempar-lemparan tanggung jawab kayak gitu. Kalau komunikasinya aja nggak satu frekuensi, ya wajar kalau publik jadi ragu apakah mereka benar-benar punya strategi yang matang buat stabilin nilai tukar mata uang kita atau nggak. ‎Speaker:   ‎#gemagoeyardi #astronacci ‎#komunitasclipping #astroxkc8 ‎", "post_id": "7635901599671405842"}}, {"key": "pedomanrakyat.com", "attributes": {"label": "pedomanrakyat.com", "x": 449.5882655043569, "y": 421.66175057841235, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7631502794171698450", "id": "pedomanrakyat.com", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan audiensi dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, di Jakarta, Rabu (22/4/2026) guna memperkuat sinergi percepatan pembangunan infrastruktur di Sulsel. Gubernur Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui Kementerian PU atas dukungan pembangunan infrastruktur di Sulsel yang telah mencapai nilai triliunan rupiah. Dukungan tersebut mencakup pembangunan stadion, Sekolah Rakyat, rehabilitasi jaringan irigasi, hingga pengembangan fasilitas pendidikan lainnya. “Pada kesempatan yang sama, kami juga menyerahkan sejumlah usulan prioritas pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak, meliputi sektor jalan, jembatan, dan irigasi di berbagai wilayah,” ujar Andi Sudirman. Untuk sektor jalan, usulan mencakup sejumlah ruas strategis, antara lain wilayah Seko Luwu Utara, Ussu, dan Bastem di kawasan utara; Pangalla dan Simbuang di Toraja; hingga ruas Hertasning-Malino di Kabupaten Gowa.    www.pedomanrakyat.com  ~~~  Jangan lupa klik ❤ atau ketuk 2x pada gambar jika info ini bermanfaat... Terima Kasih... Dapatkan informasi/peristiwa disekitar dengan cara follow", "post_id": "7631502794171698450"}}, {"key": "sulselprov", "attributes": {"label": "sulselprov", "x": 798.4766794405133, "y": 633.3625235592754, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2555, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631502794171698450", "id": "sulselprov", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan audiensi dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, di Jakarta, Rabu (22/4/2026) guna memperkuat sinergi percepatan pembangunan infrastruktur di Sulsel. Gubernur Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui Kementerian PU atas dukungan pembangunan infrastruktur di Sulsel yang telah mencapai nilai triliunan rupiah. Dukungan tersebut mencakup pembangunan stadion, Sekolah Rakyat, rehabilitasi jaringan irigasi, hingga pengembangan fasilitas pendidikan lainnya. “Pada kesempatan yang sama, kami juga menyerahkan sejumlah usulan prioritas pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak, meliputi sektor jalan, jembatan, dan irigasi di berbagai wilayah,” ujar Andi Sudirman. Untuk sektor jalan, usulan mencakup sejumlah ruas strategis, antara lain wilayah Seko Luwu Utara, Ussu, dan Bastem di kawasan utara; Pangalla dan Simbuang di Toraja; hingga ruas Hertasning-Malino di Kabupaten Gowa.    www.pedomanrakyat.com  ~~~  Jangan lupa klik ❤ atau ketuk 2x pada gambar jika info ini bermanfaat... Terima Kasih... Dapatkan informasi/peristiwa disekitar dengan cara follow", "post_id": "7631502794171698450"}}, {"key": "andisudirman.sulaiman", "attributes": {"label": "andisudirman.sulaiman", "x": 386.47870191721887, "y": 950.1075536241901, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2555, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631502794171698450", "id": "andisudirman.sulaiman", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan audiensi dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, di Jakarta, Rabu (22/4/2026) guna memperkuat sinergi percepatan pembangunan infrastruktur di Sulsel. Gubernur Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui Kementerian PU atas dukungan pembangunan infrastruktur di Sulsel yang telah mencapai nilai triliunan rupiah. Dukungan tersebut mencakup pembangunan stadion, Sekolah Rakyat, rehabilitasi jaringan irigasi, hingga pengembangan fasilitas pendidikan lainnya. “Pada kesempatan yang sama, kami juga menyerahkan sejumlah usulan prioritas pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak, meliputi sektor jalan, jembatan, dan irigasi di berbagai wilayah,” ujar Andi Sudirman. Untuk sektor jalan, usulan mencakup sejumlah ruas strategis, antara lain wilayah Seko Luwu Utara, Ussu, dan Bastem di kawasan utara; Pangalla dan Simbuang di Toraja; hingga ruas Hertasning-Malino di Kabupaten Gowa.    www.pedomanrakyat.com  ~~~  Jangan lupa klik ❤ atau ketuk 2x pada gambar jika info ini bermanfaat... Terima Kasih... Dapatkan informasi/peristiwa disekitar dengan cara follow", "post_id": "7631502794171698450"}}, {"key": "pedomanrakyatdotcom", "attributes": {"label": "pedomanrakyatdotcom", "x": 702.8876837106955, "y": 514.0557631969929, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2555, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631502794171698450", "id": "pedomanrakyatdotcom", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan audiensi dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, di Jakarta, Rabu (22/4/2026) guna memperkuat sinergi percepatan pembangunan infrastruktur di Sulsel. Gubernur Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui Kementerian PU atas dukungan pembangunan infrastruktur di Sulsel yang telah mencapai nilai triliunan rupiah. Dukungan tersebut mencakup pembangunan stadion, Sekolah Rakyat, rehabilitasi jaringan irigasi, hingga pengembangan fasilitas pendidikan lainnya. “Pada kesempatan yang sama, kami juga menyerahkan sejumlah usulan prioritas pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak, meliputi sektor jalan, jembatan, dan irigasi di berbagai wilayah,” ujar Andi Sudirman. Untuk sektor jalan, usulan mencakup sejumlah ruas strategis, antara lain wilayah Seko Luwu Utara, Ussu, dan Bastem di kawasan utara; Pangalla dan Simbuang di Toraja; hingga ruas Hertasning-Malino di Kabupaten Gowa.    www.pedomanrakyat.com  ~~~  Jangan lupa klik ❤ atau ketuk 2x pada gambar jika info ini bermanfaat... Terima Kasih... Dapatkan informasi/peristiwa disekitar dengan cara follow", "post_id": "7631502794171698450"}}, {"key": "bnn.prov.aceh", "attributes": {"label": "bnn.prov.aceh", "x": 192.59852814761337, "y": 785.8449336015743, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633741231138409736", "id": "bnn.prov.aceh", "source": "tiktok-000001", "content": "BNNP Aceh berkolaborasi dengan Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar Lomba Video Reels Edukatif Mahasiswa Anti Narkotika tingkat Provinsi Aceh yang resmi dimulai pada 28 April hingga 18 Mei 2026. Kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan kreatif dan digital. Lomba ini terbuka bagi seluruh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh, dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah. Finalisasi kegiatan dilakukan melalui pertemuan antara tim BNNP Aceh yang dipimpin oleh Katim Humas, Desi Rosdiana, SKM., MKM., dengan Wakil Rektor III USK Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. Pertemuan tersebut membahas teknis pelaksanaan serta penguatan sinergi dalam menyukseskan kegiatan. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Bank Aceh sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung gerakan edukasi dan pencegahan narkoba di kalangan generasi muda. Melalui lomba video reels ini, mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan edukatif secara kreatif, inspiratif, dan mudah diterima oleh masyarakat luas, khususnya generasi sebaya. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah kampanye positif untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, BNNP Aceh bersama USK optimis kegiatan ini dapat menjadi gerakan masif dalam membangun generasi Aceh yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.  Narkotika Nasional RI  #WarOnDrugsForHumanity #ANANDABersinar #SejukMenjagaKondusifitas", "post_id": "7633741231138409736"}}, {"key": "Badan", "attributes": {"label": "Badan", "x": 691.921050067034, "y": 867.2071157471443, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633741231138409736", "id": "Badan", "source": "tiktok-000001", "content": "BNNP Aceh berkolaborasi dengan Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar Lomba Video Reels Edukatif Mahasiswa Anti Narkotika tingkat Provinsi Aceh yang resmi dimulai pada 28 April hingga 18 Mei 2026. Kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan kreatif dan digital. Lomba ini terbuka bagi seluruh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh, dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah. Finalisasi kegiatan dilakukan melalui pertemuan antara tim BNNP Aceh yang dipimpin oleh Katim Humas, Desi Rosdiana, SKM., MKM., dengan Wakil Rektor III USK Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. Pertemuan tersebut membahas teknis pelaksanaan serta penguatan sinergi dalam menyukseskan kegiatan. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Bank Aceh sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung gerakan edukasi dan pencegahan narkoba di kalangan generasi muda. Melalui lomba video reels ini, mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan edukatif secara kreatif, inspiratif, dan mudah diterima oleh masyarakat luas, khususnya generasi sebaya. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah kampanye positif untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, BNNP Aceh bersama USK optimis kegiatan ini dapat menjadi gerakan masif dalam membangun generasi Aceh yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.  Narkotika Nasional RI  #WarOnDrugsForHumanity #ANANDABersinar #SejukMenjagaKondusifitas", "post_id": "7633741231138409736"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "attributes": {"label": "gerindrajawabarat", "x": 20.114878002269187, "y": 317.60321448004026, "size": 3.39, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 1.4585, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "7502491003157302536", "id": "gerindrajawabarat", "source": "tiktok-000001", "content": "Ekonomi Jawa Barat menunjukkan kinerja tangguh pada triwulan I 2025 dengan pertumbuhan 4,98% (yoy), mencerminkan fundamental ekonomi daerah yang kuat. Di bawah kepemimpinan inspiratif Kang Dedi Mulyadi (KDM), pembangunan ekonomi Jabar terus bergerak ke arah positif, salah satunya berkat lonjakan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh impresif hingga 31,89%. Konsumsi rumah tangga dan lembaga non-profit juga mencatat kenaikan, mengindikasikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Meski inflasi Maret tercatat 0,81%, kenaikan ini masih dalam batas terkendali, dan lebih banyak dipicu faktor global serta cuaca. Dari sisi perdagangan, Jabar mencatat surplus USD 2,11 miliar, didorong oleh ekspor yang mencapai USD 3,09 miliar. Sementara nilai tukar usaha pertanian (NTUP) meningkat 1,75%, menandakan sektor agrikultur tetap menjanjikan. Realisasi belanja negara mencapai Rp29,41 triliun, sementara transfer ke daerah tumbuh 17,26%, memperkuat kapasitas fiskal daerah. Pendapatan negara melalui DJP Jawa Barat II mencapai Rp32,52 triliun (20,05% dari target), didukung pertumbuhan pajak lainnya akibat sistem deposit pajak. Meski terdapat tekanan pada PPh 21 dan sektor industri, sektor perdagangan, konstruksi, dan administrasi pemerintahan tetap tumbuh positif. Penerimaan Bea dan Cukai juga berkontribusi Rp8,45 triliun, sementara pembiayaan usaha mikro melalui UMi dan KUR disalurkan dengan total lebih dari Rp6 triliun kepada ratusan ribu debitur, memperkuat struktur ekonomi rakyat. Keberhasilan ini mencerminkan kepemimpinan progresif KDM yang mampu mengorkestrasi sinergi pusat dan daerah, menjadikan APBN sebagai alat pemulihan, pemerataan, dan pengungkit kesejahteraan. Di tengah ketidakpastian global, Jawa Barat menunjukkan bahwa dengan arah kepemimpinan yang tepat, masa depan bisa ditaklukkan dengan kepala tegak dan optimisme tinggi. #jabaristimewa  #dedimulyadi   #kdm   #erwansetiawan   #jawabarat  #indonesia   #ekonomi   Subang  Cirebon  Gerindra Kab.Bandung Barat   GERINDRA KOTA BANDUNG   Partai Gerindra Kab. Garut  Gerindra Kab. Cianjur  kab.tasikmalaya", "post_id": "7502491003157302536"}}, {"key": "Gerindra", "attributes": {"label": "Gerindra", "x": 27.38322257060133, "y": 872.2155178686976, "size": 3.34, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3629, "eigenvector": 1.2717, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7502491003157302536", "id": "Gerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "Ekonomi Jawa Barat menunjukkan kinerja tangguh pada triwulan I 2025 dengan pertumbuhan 4,98% (yoy), mencerminkan fundamental ekonomi daerah yang kuat. Di bawah kepemimpinan inspiratif Kang Dedi Mulyadi (KDM), pembangunan ekonomi Jabar terus bergerak ke arah positif, salah satunya berkat lonjakan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh impresif hingga 31,89%. Konsumsi rumah tangga dan lembaga non-profit juga mencatat kenaikan, mengindikasikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Meski inflasi Maret tercatat 0,81%, kenaikan ini masih dalam batas terkendali, dan lebih banyak dipicu faktor global serta cuaca. Dari sisi perdagangan, Jabar mencatat surplus USD 2,11 miliar, didorong oleh ekspor yang mencapai USD 3,09 miliar. Sementara nilai tukar usaha pertanian (NTUP) meningkat 1,75%, menandakan sektor agrikultur tetap menjanjikan. Realisasi belanja negara mencapai Rp29,41 triliun, sementara transfer ke daerah tumbuh 17,26%, memperkuat kapasitas fiskal daerah. Pendapatan negara melalui DJP Jawa Barat II mencapai Rp32,52 triliun (20,05% dari target), didukung pertumbuhan pajak lainnya akibat sistem deposit pajak. Meski terdapat tekanan pada PPh 21 dan sektor industri, sektor perdagangan, konstruksi, dan administrasi pemerintahan tetap tumbuh positif. Penerimaan Bea dan Cukai juga berkontribusi Rp8,45 triliun, sementara pembiayaan usaha mikro melalui UMi dan KUR disalurkan dengan total lebih dari Rp6 triliun kepada ratusan ribu debitur, memperkuat struktur ekonomi rakyat. Keberhasilan ini mencerminkan kepemimpinan progresif KDM yang mampu mengorkestrasi sinergi pusat dan daerah, menjadikan APBN sebagai alat pemulihan, pemerataan, dan pengungkit kesejahteraan. Di tengah ketidakpastian global, Jawa Barat menunjukkan bahwa dengan arah kepemimpinan yang tepat, masa depan bisa ditaklukkan dengan kepala tegak dan optimisme tinggi. #jabaristimewa  #dedimulyadi   #kdm   #erwansetiawan   #jawabarat  #indonesia   #ekonomi   Subang  Cirebon  Gerindra Kab.Bandung Barat   GERINDRA KOTA BANDUNG   Partai Gerindra Kab. Garut  Gerindra Kab. Cianjur  kab.tasikmalaya", "post_id": "7502491003157302536"}}, {"key": "DPC", "attributes": {"label": "DPC", "x": 756.8468679243165, "y": 953.8977958689018, "size": 3.34, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3629, "eigenvector": 1.2717, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "7502491003157302536", "id": "DPC", "source": "tiktok-000001", "content": "Ekonomi Jawa Barat menunjukkan kinerja tangguh pada triwulan I 2025 dengan pertumbuhan 4,98% (yoy), mencerminkan fundamental ekonomi daerah yang kuat. Di bawah kepemimpinan inspiratif Kang Dedi Mulyadi (KDM), pembangunan ekonomi Jabar terus bergerak ke arah positif, salah satunya berkat lonjakan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh impresif hingga 31,89%. Konsumsi rumah tangga dan lembaga non-profit juga mencatat kenaikan, mengindikasikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Meski inflasi Maret tercatat 0,81%, kenaikan ini masih dalam batas terkendali, dan lebih banyak dipicu faktor global serta cuaca. Dari sisi perdagangan, Jabar mencatat surplus USD 2,11 miliar, didorong oleh ekspor yang mencapai USD 3,09 miliar. Sementara nilai tukar usaha pertanian (NTUP) meningkat 1,75%, menandakan sektor agrikultur tetap menjanjikan. Realisasi belanja negara mencapai Rp29,41 triliun, sementara transfer ke daerah tumbuh 17,26%, memperkuat kapasitas fiskal daerah. Pendapatan negara melalui DJP Jawa Barat II mencapai Rp32,52 triliun (20,05% dari target), didukung pertumbuhan pajak lainnya akibat sistem deposit pajak. Meski terdapat tekanan pada PPh 21 dan sektor industri, sektor perdagangan, konstruksi, dan administrasi pemerintahan tetap tumbuh positif. Penerimaan Bea dan Cukai juga berkontribusi Rp8,45 triliun, sementara pembiayaan usaha mikro melalui UMi dan KUR disalurkan dengan total lebih dari Rp6 triliun kepada ratusan ribu debitur, memperkuat struktur ekonomi rakyat. Keberhasilan ini mencerminkan kepemimpinan progresif KDM yang mampu mengorkestrasi sinergi pusat dan daerah, menjadikan APBN sebagai alat pemulihan, pemerataan, dan pengungkit kesejahteraan. Di tengah ketidakpastian global, Jawa Barat menunjukkan bahwa dengan arah kepemimpinan yang tepat, masa depan bisa ditaklukkan dengan kepala tegak dan optimisme tinggi. #jabaristimewa  #dedimulyadi   #kdm   #erwansetiawan   #jawabarat  #indonesia   #ekonomi   Subang  Cirebon  Gerindra Kab.Bandung Barat   GERINDRA KOTA BANDUNG   Partai Gerindra Kab. Garut  Gerindra Kab. Cianjur  kab.tasikmalaya", "post_id": "7502491003157302536"}}, {"key": "gerindrakuningan", "attributes": {"label": "gerindrakuningan", "x": 301.2189214182017, "y": 278.2783714327688, "size": 3.34, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3629, "eigenvector": 1.2717, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7502491003157302536", "id": "gerindrakuningan", "source": "tiktok-000001", "content": "Ekonomi Jawa Barat menunjukkan kinerja tangguh pada triwulan I 2025 dengan pertumbuhan 4,98% (yoy), mencerminkan fundamental ekonomi daerah yang kuat. Di bawah kepemimpinan inspiratif Kang Dedi Mulyadi (KDM), pembangunan ekonomi Jabar terus bergerak ke arah positif, salah satunya berkat lonjakan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh impresif hingga 31,89%. Konsumsi rumah tangga dan lembaga non-profit juga mencatat kenaikan, mengindikasikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Meski inflasi Maret tercatat 0,81%, kenaikan ini masih dalam batas terkendali, dan lebih banyak dipicu faktor global serta cuaca. Dari sisi perdagangan, Jabar mencatat surplus USD 2,11 miliar, didorong oleh ekspor yang mencapai USD 3,09 miliar. Sementara nilai tukar usaha pertanian (NTUP) meningkat 1,75%, menandakan sektor agrikultur tetap menjanjikan. Realisasi belanja negara mencapai Rp29,41 triliun, sementara transfer ke daerah tumbuh 17,26%, memperkuat kapasitas fiskal daerah. Pendapatan negara melalui DJP Jawa Barat II mencapai Rp32,52 triliun (20,05% dari target), didukung pertumbuhan pajak lainnya akibat sistem deposit pajak. Meski terdapat tekanan pada PPh 21 dan sektor industri, sektor perdagangan, konstruksi, dan administrasi pemerintahan tetap tumbuh positif. Penerimaan Bea dan Cukai juga berkontribusi Rp8,45 triliun, sementara pembiayaan usaha mikro melalui UMi dan KUR disalurkan dengan total lebih dari Rp6 triliun kepada ratusan ribu debitur, memperkuat struktur ekonomi rakyat. Keberhasilan ini mencerminkan kepemimpinan progresif KDM yang mampu mengorkestrasi sinergi pusat dan daerah, menjadikan APBN sebagai alat pemulihan, pemerataan, dan pengungkit kesejahteraan. Di tengah ketidakpastian global, Jawa Barat menunjukkan bahwa dengan arah kepemimpinan yang tepat, masa depan bisa ditaklukkan dengan kepala tegak dan optimisme tinggi. #jabaristimewa  #dedimulyadi   #kdm   #erwansetiawan   #jawabarat  #indonesia   #ekonomi   Subang  Cirebon  Gerindra Kab.Bandung Barat   GERINDRA KOTA BANDUNG   Partai Gerindra Kab. Garut  Gerindra Kab. Cianjur  kab.tasikmalaya", "post_id": "7502491003157302536"}}, {"key": "gerindra.depok", "attributes": {"label": "gerindra.depok", "x": 745.9281834902699, "y": 741.6174437433783, "size": 3.34, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3629, "eigenvector": 1.2717, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7502491003157302536", "id": "gerindra.depok", "source": "tiktok-000001", "content": "Ekonomi Jawa Barat menunjukkan kinerja tangguh pada triwulan I 2025 dengan pertumbuhan 4,98% (yoy), mencerminkan fundamental ekonomi daerah yang kuat. Di bawah kepemimpinan inspiratif Kang Dedi Mulyadi (KDM), pembangunan ekonomi Jabar terus bergerak ke arah positif, salah satunya berkat lonjakan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh impresif hingga 31,89%. Konsumsi rumah tangga dan lembaga non-profit juga mencatat kenaikan, mengindikasikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Meski inflasi Maret tercatat 0,81%, kenaikan ini masih dalam batas terkendali, dan lebih banyak dipicu faktor global serta cuaca. Dari sisi perdagangan, Jabar mencatat surplus USD 2,11 miliar, didorong oleh ekspor yang mencapai USD 3,09 miliar. Sementara nilai tukar usaha pertanian (NTUP) meningkat 1,75%, menandakan sektor agrikultur tetap menjanjikan. Realisasi belanja negara mencapai Rp29,41 triliun, sementara transfer ke daerah tumbuh 17,26%, memperkuat kapasitas fiskal daerah. Pendapatan negara melalui DJP Jawa Barat II mencapai Rp32,52 triliun (20,05% dari target), didukung pertumbuhan pajak lainnya akibat sistem deposit pajak. Meski terdapat tekanan pada PPh 21 dan sektor industri, sektor perdagangan, konstruksi, dan administrasi pemerintahan tetap tumbuh positif. Penerimaan Bea dan Cukai juga berkontribusi Rp8,45 triliun, sementara pembiayaan usaha mikro melalui UMi dan KUR disalurkan dengan total lebih dari Rp6 triliun kepada ratusan ribu debitur, memperkuat struktur ekonomi rakyat. Keberhasilan ini mencerminkan kepemimpinan progresif KDM yang mampu mengorkestrasi sinergi pusat dan daerah, menjadikan APBN sebagai alat pemulihan, pemerataan, dan pengungkit kesejahteraan. Di tengah ketidakpastian global, Jawa Barat menunjukkan bahwa dengan arah kepemimpinan yang tepat, masa depan bisa ditaklukkan dengan kepala tegak dan optimisme tinggi. #jabaristimewa  #dedimulyadi   #kdm   #erwansetiawan   #jawabarat  #indonesia   #ekonomi   Subang  Cirebon  Gerindra Kab.Bandung Barat   GERINDRA KOTA BANDUNG   Partai Gerindra Kab. Garut  Gerindra Kab. Cianjur  kab.tasikmalaya", "post_id": "7502491003157302536"}}, {"key": "gerindra.kab.tasik", "attributes": {"label": "gerindra.kab.tasik", "x": 582.4918046428096, "y": 366.53261331428155, "size": 3.34, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3629, "eigenvector": 1.2717, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7502491003157302536", "id": "gerindra.kab.tasik", "source": "tiktok-000001", "content": "Ekonomi Jawa Barat menunjukkan kinerja tangguh pada triwulan I 2025 dengan pertumbuhan 4,98% (yoy), mencerminkan fundamental ekonomi daerah yang kuat. Di bawah kepemimpinan inspiratif Kang Dedi Mulyadi (KDM), pembangunan ekonomi Jabar terus bergerak ke arah positif, salah satunya berkat lonjakan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh impresif hingga 31,89%. Konsumsi rumah tangga dan lembaga non-profit juga mencatat kenaikan, mengindikasikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Meski inflasi Maret tercatat 0,81%, kenaikan ini masih dalam batas terkendali, dan lebih banyak dipicu faktor global serta cuaca. Dari sisi perdagangan, Jabar mencatat surplus USD 2,11 miliar, didorong oleh ekspor yang mencapai USD 3,09 miliar. Sementara nilai tukar usaha pertanian (NTUP) meningkat 1,75%, menandakan sektor agrikultur tetap menjanjikan. Realisasi belanja negara mencapai Rp29,41 triliun, sementara transfer ke daerah tumbuh 17,26%, memperkuat kapasitas fiskal daerah. Pendapatan negara melalui DJP Jawa Barat II mencapai Rp32,52 triliun (20,05% dari target), didukung pertumbuhan pajak lainnya akibat sistem deposit pajak. Meski terdapat tekanan pada PPh 21 dan sektor industri, sektor perdagangan, konstruksi, dan administrasi pemerintahan tetap tumbuh positif. Penerimaan Bea dan Cukai juga berkontribusi Rp8,45 triliun, sementara pembiayaan usaha mikro melalui UMi dan KUR disalurkan dengan total lebih dari Rp6 triliun kepada ratusan ribu debitur, memperkuat struktur ekonomi rakyat. Keberhasilan ini mencerminkan kepemimpinan progresif KDM yang mampu mengorkestrasi sinergi pusat dan daerah, menjadikan APBN sebagai alat pemulihan, pemerataan, dan pengungkit kesejahteraan. Di tengah ketidakpastian global, Jawa Barat menunjukkan bahwa dengan arah kepemimpinan yang tepat, masa depan bisa ditaklukkan dengan kepala tegak dan optimisme tinggi. #jabaristimewa  #dedimulyadi   #kdm   #erwansetiawan   #jawabarat  #indonesia   #ekonomi   Subang  Cirebon  Gerindra Kab.Bandung Barat   GERINDRA KOTA BANDUNG   Partai Gerindra Kab. Garut  Gerindra Kab. Cianjur  kab.tasikmalaya", "post_id": "7502491003157302536"}}, {"key": "bukywibawa_official", "attributes": {"label": "bukywibawa_official", "x": 446.2146655707798, "y": 223.89874695913804, "size": 3.34, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3629, "eigenvector": 1.2717, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7502491003157302536", "id": "bukywibawa_official", "source": "tiktok-000001", "content": "Ekonomi Jawa Barat menunjukkan kinerja tangguh pada triwulan I 2025 dengan pertumbuhan 4,98% (yoy), mencerminkan fundamental ekonomi daerah yang kuat. Di bawah kepemimpinan inspiratif Kang Dedi Mulyadi (KDM), pembangunan ekonomi Jabar terus bergerak ke arah positif, salah satunya berkat lonjakan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh impresif hingga 31,89%. Konsumsi rumah tangga dan lembaga non-profit juga mencatat kenaikan, mengindikasikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Meski inflasi Maret tercatat 0,81%, kenaikan ini masih dalam batas terkendali, dan lebih banyak dipicu faktor global serta cuaca. Dari sisi perdagangan, Jabar mencatat surplus USD 2,11 miliar, didorong oleh ekspor yang mencapai USD 3,09 miliar. Sementara nilai tukar usaha pertanian (NTUP) meningkat 1,75%, menandakan sektor agrikultur tetap menjanjikan. Realisasi belanja negara mencapai Rp29,41 triliun, sementara transfer ke daerah tumbuh 17,26%, memperkuat kapasitas fiskal daerah. Pendapatan negara melalui DJP Jawa Barat II mencapai Rp32,52 triliun (20,05% dari target), didukung pertumbuhan pajak lainnya akibat sistem deposit pajak. Meski terdapat tekanan pada PPh 21 dan sektor industri, sektor perdagangan, konstruksi, dan administrasi pemerintahan tetap tumbuh positif. Penerimaan Bea dan Cukai juga berkontribusi Rp8,45 triliun, sementara pembiayaan usaha mikro melalui UMi dan KUR disalurkan dengan total lebih dari Rp6 triliun kepada ratusan ribu debitur, memperkuat struktur ekonomi rakyat. Keberhasilan ini mencerminkan kepemimpinan progresif KDM yang mampu mengorkestrasi sinergi pusat dan daerah, menjadikan APBN sebagai alat pemulihan, pemerataan, dan pengungkit kesejahteraan. Di tengah ketidakpastian global, Jawa Barat menunjukkan bahwa dengan arah kepemimpinan yang tepat, masa depan bisa ditaklukkan dengan kepala tegak dan optimisme tinggi. #jabaristimewa  #dedimulyadi   #kdm   #erwansetiawan   #jawabarat  #indonesia   #ekonomi   Subang  Cirebon  Gerindra Kab.Bandung Barat   GERINDRA KOTA BANDUNG   Partai Gerindra Kab. Garut  Gerindra Kab. Cianjur  kab.tasikmalaya", "post_id": "7502491003157302536"}}, {"key": "prasetyawati31", "attributes": {"label": "prasetyawati31", "x": 576.5277037914166, "y": 65.49601860908905, "size": 3.34, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3629, "eigenvector": 1.2717, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7502491003157302536", "id": "prasetyawati31", "source": "tiktok-000001", "content": "Ekonomi Jawa Barat menunjukkan kinerja tangguh pada triwulan I 2025 dengan pertumbuhan 4,98% (yoy), mencerminkan fundamental ekonomi daerah yang kuat. Di bawah kepemimpinan inspiratif Kang Dedi Mulyadi (KDM), pembangunan ekonomi Jabar terus bergerak ke arah positif, salah satunya berkat lonjakan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh impresif hingga 31,89%. Konsumsi rumah tangga dan lembaga non-profit juga mencatat kenaikan, mengindikasikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Meski inflasi Maret tercatat 0,81%, kenaikan ini masih dalam batas terkendali, dan lebih banyak dipicu faktor global serta cuaca. Dari sisi perdagangan, Jabar mencatat surplus USD 2,11 miliar, didorong oleh ekspor yang mencapai USD 3,09 miliar. Sementara nilai tukar usaha pertanian (NTUP) meningkat 1,75%, menandakan sektor agrikultur tetap menjanjikan. Realisasi belanja negara mencapai Rp29,41 triliun, sementara transfer ke daerah tumbuh 17,26%, memperkuat kapasitas fiskal daerah. Pendapatan negara melalui DJP Jawa Barat II mencapai Rp32,52 triliun (20,05% dari target), didukung pertumbuhan pajak lainnya akibat sistem deposit pajak. Meski terdapat tekanan pada PPh 21 dan sektor industri, sektor perdagangan, konstruksi, dan administrasi pemerintahan tetap tumbuh positif. Penerimaan Bea dan Cukai juga berkontribusi Rp8,45 triliun, sementara pembiayaan usaha mikro melalui UMi dan KUR disalurkan dengan total lebih dari Rp6 triliun kepada ratusan ribu debitur, memperkuat struktur ekonomi rakyat. Keberhasilan ini mencerminkan kepemimpinan progresif KDM yang mampu mengorkestrasi sinergi pusat dan daerah, menjadikan APBN sebagai alat pemulihan, pemerataan, dan pengungkit kesejahteraan. Di tengah ketidakpastian global, Jawa Barat menunjukkan bahwa dengan arah kepemimpinan yang tepat, masa depan bisa ditaklukkan dengan kepala tegak dan optimisme tinggi. #jabaristimewa  #dedimulyadi   #kdm   #erwansetiawan   #jawabarat  #indonesia   #ekonomi   Subang  Cirebon  Gerindra Kab.Bandung Barat   GERINDRA KOTA BANDUNG   Partai Gerindra Kab. Garut  Gerindra Kab. Cianjur  kab.tasikmalaya", "post_id": "7502491003157302536"}}, {"key": "tegar.168", "attributes": {"label": "tegar.168", "x": 591.0120100658643, "y": 111.3135521708345, "size": 3.34, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3629, "eigenvector": 1.2717, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7502491003157302536", "id": "tegar.168", "source": "tiktok-000001", "content": "Ekonomi Jawa Barat menunjukkan kinerja tangguh pada triwulan I 2025 dengan pertumbuhan 4,98% (yoy), mencerminkan fundamental ekonomi daerah yang kuat. Di bawah kepemimpinan inspiratif Kang Dedi Mulyadi (KDM), pembangunan ekonomi Jabar terus bergerak ke arah positif, salah satunya berkat lonjakan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh impresif hingga 31,89%. Konsumsi rumah tangga dan lembaga non-profit juga mencatat kenaikan, mengindikasikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Meski inflasi Maret tercatat 0,81%, kenaikan ini masih dalam batas terkendali, dan lebih banyak dipicu faktor global serta cuaca. Dari sisi perdagangan, Jabar mencatat surplus USD 2,11 miliar, didorong oleh ekspor yang mencapai USD 3,09 miliar. Sementara nilai tukar usaha pertanian (NTUP) meningkat 1,75%, menandakan sektor agrikultur tetap menjanjikan. Realisasi belanja negara mencapai Rp29,41 triliun, sementara transfer ke daerah tumbuh 17,26%, memperkuat kapasitas fiskal daerah. Pendapatan negara melalui DJP Jawa Barat II mencapai Rp32,52 triliun (20,05% dari target), didukung pertumbuhan pajak lainnya akibat sistem deposit pajak. Meski terdapat tekanan pada PPh 21 dan sektor industri, sektor perdagangan, konstruksi, dan administrasi pemerintahan tetap tumbuh positif. Penerimaan Bea dan Cukai juga berkontribusi Rp8,45 triliun, sementara pembiayaan usaha mikro melalui UMi dan KUR disalurkan dengan total lebih dari Rp6 triliun kepada ratusan ribu debitur, memperkuat struktur ekonomi rakyat. Keberhasilan ini mencerminkan kepemimpinan progresif KDM yang mampu mengorkestrasi sinergi pusat dan daerah, menjadikan APBN sebagai alat pemulihan, pemerataan, dan pengungkit kesejahteraan. Di tengah ketidakpastian global, Jawa Barat menunjukkan bahwa dengan arah kepemimpinan yang tepat, masa depan bisa ditaklukkan dengan kepala tegak dan optimisme tinggi. #jabaristimewa  #dedimulyadi   #kdm   #erwansetiawan   #jawabarat  #indonesia   #ekonomi   Subang  Cirebon  Gerindra Kab.Bandung Barat   GERINDRA KOTA BANDUNG   Partai Gerindra Kab. Garut  Gerindra Kab. Cianjur  kab.tasikmalaya", "post_id": "7502491003157302536"}}, {"key": "pancarpos", "attributes": {"label": "pancarpos", "x": 892.8309654057597, "y": 996.3158791398321, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7557581018337643788", "id": "pancarpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Bangli, PancarPOS | Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli menjadi tempat berlangsungnya kegiatan Asistensi Masyarakat (Asman) dengan topik penting bertajuk Hubungan Pusat dan Daerah: Optimalisasi Desentralisasi dan Otonomi Daerah. Kegiatan yang diselenggarakan pada Minggu (28/9/2025) ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Anggota MPR RI sekaligus Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, IGN Kesuma Kelakan, dan praktisi pemerintahan, I Gusti Nyoman Bagus Triyana Putra, S.IP. Acara berlangsung hangat dan interaktif, dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta kalangan akademisi lokal yang antusias mendiskusikan arah tata kelola pemerintahan Indonesia ke depan. Dalam paparannya, IGN Kesuma Kelakan menjelaskan secara mendalam bahwa hubungan antara pemerintah pusat dan daerah merupakan salah satu pilar fundamental dalam sistem pemerintahan negara kesatuan yang demokratis dan efektif. Ia menegaskan bahwa desentralisasi dan otonomi daerah bukan hanya pembagian urusan administratif, tetapi juga instrumen keadilan sosial dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. “Konsep desentralisasi lahir dari semangat reformasi yang menuntut adanya distribusi kekuasaan dan kewenangan yang lebih luas ke daerah. Ini bukan hanya soal efisiensi pemerintahan, tetapi juga tentang bagaimana kita menghormati keragaman sosial, budaya, dan ekonomi bangsa,” ujar Kesuma Kelakan yang dikenal konsisten memperjuangkan penguatan tata kelola pemerintahan daerah. Ia menambahkan, pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah idealnya memperkuat kemandirian daerah sekaligus menjaga integrasi nasional. Dalam konteks tersebut, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menjadi payung hukum penting dalam pelimpahan kewenangan dari pusat ke daerah di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pelayanan publik. Namun, Kesuma Kelakan mengingatkan bahwa implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal kapasitas sumber daya manusia, keterbatasan fiskal, dan tata kelola birokrasi yang belum sepenuhnya transparan dan akuntabel.... baca lengkap: Asman di Desa Taman Bali Bahas Optimalisasi Desentralisasi, Kesuma Kelakan Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Pilar Keadilan Pembangunan Nasional https://pancarpos.com/28/09/2025/asman-di-desa-taman-bali-bahas-optimalisasi-desentralisasi-kesuma-kelakan-tekankan-sinergi-pusat-dan-daerah-jadi-pilar-keadilan-pembangunan-nasional/", "post_id": "7557581018337643788"}}, {"key": "semua", "attributes": {"label": "semua", "x": 727.7880529302771, "y": 32.687357472016785, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7557581018337643788", "id": "semua", "source": "tiktok-000001", "content": "Bangli, PancarPOS | Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli menjadi tempat berlangsungnya kegiatan Asistensi Masyarakat (Asman) dengan topik penting bertajuk Hubungan Pusat dan Daerah: Optimalisasi Desentralisasi dan Otonomi Daerah. Kegiatan yang diselenggarakan pada Minggu (28/9/2025) ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Anggota MPR RI sekaligus Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, IGN Kesuma Kelakan, dan praktisi pemerintahan, I Gusti Nyoman Bagus Triyana Putra, S.IP. Acara berlangsung hangat dan interaktif, dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta kalangan akademisi lokal yang antusias mendiskusikan arah tata kelola pemerintahan Indonesia ke depan. Dalam paparannya, IGN Kesuma Kelakan menjelaskan secara mendalam bahwa hubungan antara pemerintah pusat dan daerah merupakan salah satu pilar fundamental dalam sistem pemerintahan negara kesatuan yang demokratis dan efektif. Ia menegaskan bahwa desentralisasi dan otonomi daerah bukan hanya pembagian urusan administratif, tetapi juga instrumen keadilan sosial dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. “Konsep desentralisasi lahir dari semangat reformasi yang menuntut adanya distribusi kekuasaan dan kewenangan yang lebih luas ke daerah. Ini bukan hanya soal efisiensi pemerintahan, tetapi juga tentang bagaimana kita menghormati keragaman sosial, budaya, dan ekonomi bangsa,” ujar Kesuma Kelakan yang dikenal konsisten memperjuangkan penguatan tata kelola pemerintahan daerah. Ia menambahkan, pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah idealnya memperkuat kemandirian daerah sekaligus menjaga integrasi nasional. Dalam konteks tersebut, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menjadi payung hukum penting dalam pelimpahan kewenangan dari pusat ke daerah di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pelayanan publik. Namun, Kesuma Kelakan mengingatkan bahwa implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal kapasitas sumber daya manusia, keterbatasan fiskal, dan tata kelola birokrasi yang belum sepenuhnya transparan dan akuntabel.... baca lengkap: Asman di Desa Taman Bali Bahas Optimalisasi Desentralisasi, Kesuma Kelakan Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Pilar Keadilan Pembangunan Nasional https://pancarpos.com/28/09/2025/asman-di-desa-taman-bali-bahas-optimalisasi-desentralisasi-kesuma-kelakan-tekankan-sinergi-pusat-dan-daerah-jadi-pilar-keadilan-pembangunan-nasional/", "post_id": "7557581018337643788"}}, {"key": "gohukrim_min", "attributes": {"label": "gohukrim_min", "x": 882.3452423601482, "y": 568.5972306503869, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7625518106651200775", "id": "gohukrim_min", "source": "tiktok-000001", "content": "#fyp #viral #riau #suryadumai #pekanbaru  RIAU LEGITIMASI FISKAL TIER-1 SURYA DUMAI GROUP - FIRST RESOURCES Analisis tajam Larshen Yunus Ketua KNPI Riau bersama Tim Prabowo Gibran DPP Gabungan Rakyat. Kontribusi pajak fantastis senilai Rp 8,2 Triliun per tahun resmi menempatkan Surya Dumai Group - First Resources sebagai instrumen vital kedaulatan negara. Bukan sekadar korporasi biasa, sinergi ini adalah benteng ekonomi Riau yang bergerak nyata menuju visi Indonesia Emas 2045. Pengawalan investasi strategis oleh KNPI Riau dan Tim Prabowo Gibran memastikan bahwa setiap rupiah dari pajak dan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit senilai Rp 250 Miliar kembali untuk pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan rakyat di Bumi Lancang Kuning. Melalui implementasi Asta Cita Presiden Prabowo, Surya Dumai Group - First Resources melakukan transformasi besar menuju hilirisasi energi hijau dan Smart Plantation 5.0. Ini adalah bukti nyata kepatuhan hukum progresif dan integritas fiskal tingkat tinggi yang divalidasi langsung oleh elemen pemuda dan relawan nasional. Menjaga investasi berwibawa adalah menjaga masa depan bangsa. Kolaborasi Gohukrim.com, KNPI Riau, dan Tim Prabowo Gibran menjadi garda terdepan dalam memastikan ekonomi nasional tetap kokoh dan berkeadilan. Baca analisis selengkapnya dan data investigasi ini hanya di GOHUKRIM.COM", "post_id": "7625518106651200775"}}, {"key": "DPRD", "attributes": {"label": "DPRD", "x": 312.00740131431894, "y": 91.26912579426605, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625518106651200775", "id": "DPRD", "source": "tiktok-000001", "content": "#fyp #viral #riau #suryadumai #pekanbaru  RIAU LEGITIMASI FISKAL TIER-1 SURYA DUMAI GROUP - FIRST RESOURCES Analisis tajam Larshen Yunus Ketua KNPI Riau bersama Tim Prabowo Gibran DPP Gabungan Rakyat. Kontribusi pajak fantastis senilai Rp 8,2 Triliun per tahun resmi menempatkan Surya Dumai Group - First Resources sebagai instrumen vital kedaulatan negara. Bukan sekadar korporasi biasa, sinergi ini adalah benteng ekonomi Riau yang bergerak nyata menuju visi Indonesia Emas 2045. Pengawalan investasi strategis oleh KNPI Riau dan Tim Prabowo Gibran memastikan bahwa setiap rupiah dari pajak dan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit senilai Rp 250 Miliar kembali untuk pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan rakyat di Bumi Lancang Kuning. Melalui implementasi Asta Cita Presiden Prabowo, Surya Dumai Group - First Resources melakukan transformasi besar menuju hilirisasi energi hijau dan Smart Plantation 5.0. Ini adalah bukti nyata kepatuhan hukum progresif dan integritas fiskal tingkat tinggi yang divalidasi langsung oleh elemen pemuda dan relawan nasional. Menjaga investasi berwibawa adalah menjaga masa depan bangsa. Kolaborasi Gohukrim.com, KNPI Riau, dan Tim Prabowo Gibran menjadi garda terdepan dalam memastikan ekonomi nasional tetap kokoh dan berkeadilan. Baca analisis selengkapnya dan data investigasi ini hanya di GOHUKRIM.COM", "post_id": "7625518106651200775"}}, {"key": "hmja_pnj", "attributes": {"label": "hmja_pnj", "x": 995.7146757144295, "y": 686.9112291584827, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 4, "degree": 7}, "_id": "7627101997564464405", "id": "hmja_pnj", "source": "tiktok-000001", "content": "🎬 [ ACCOUNTING ON AIR - ALL ABOUT CELENGAN AKUNTANSI ] 🎬 Halo, Akuntansi! 👋🏻 Pernah terpikir tidak kalau setiap rupiah yang kita hitung bisa punya cerita yang berbeda? Di Accounting On Air kali ini akan ada banyak cerita dan pengalaman menarik yang disampaikan oleh kedua narasumber kita yang sangat keren! 🌟 Tunggu apalagi? Yuk, tonton Accounting On Air edisi All About Celengan Akuntansi (CAKA) pada tautan berikut: 🔗 https://youtu.be/YtGAvwBN9BQ?si=c8O_WYsm9iOnhQo_ Jangan lupa untuk like, comment, dan share ke seluruh teman-teman kamu, ya! Narahubung: 📲 082125601006 (Nailah) 📲 085780124438 (Zefanya) ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ For More Info ⁉️ ♦️ Instagram :  ♦️ Tiktok :  ♦️ Twitter :  ♦️ Line :  ♦️ YouTube : HMJA PNJ Channel ♦️ Email : hmjapnj1986 ♦️ Telp : 081211754670 Departemen Komunikasi dan Informasi HMJA PNJ 2026 Kabinet Gema Cita Wujudkan Aksi, Ciptakan Sinergi", "post_id": "7627101997564464405"}}, {"key": "zmp1306t", "attributes": {"label": "zmp1306t", "x": 210.0266839446272, "y": 604.447814315382, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627101997564464405", "id": "zmp1306t", "source": "tiktok-000001", "content": "🎬 [ ACCOUNTING ON AIR - ALL ABOUT CELENGAN AKUNTANSI ] 🎬 Halo, Akuntansi! 👋🏻 Pernah terpikir tidak kalau setiap rupiah yang kita hitung bisa punya cerita yang berbeda? Di Accounting On Air kali ini akan ada banyak cerita dan pengalaman menarik yang disampaikan oleh kedua narasumber kita yang sangat keren! 🌟 Tunggu apalagi? Yuk, tonton Accounting On Air edisi All About Celengan Akuntansi (CAKA) pada tautan berikut: 🔗 https://youtu.be/YtGAvwBN9BQ?si=c8O_WYsm9iOnhQo_ Jangan lupa untuk like, comment, dan share ke seluruh teman-teman kamu, ya! Narahubung: 📲 082125601006 (Nailah) 📲 085780124438 (Zefanya) ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ For More Info ⁉️ ♦️ Instagram :  ♦️ Tiktok :  ♦️ Twitter :  ♦️ Line :  ♦️ YouTube : HMJA PNJ Channel ♦️ Email : hmjapnj1986 ♦️ Telp : 081211754670 Departemen Komunikasi dan Informasi HMJA PNJ 2026 Kabinet Gema Cita Wujudkan Aksi, Ciptakan Sinergi", "post_id": "7627101997564464405"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "attributes": {"label": "nasionalcorruptionwatch2", "x": 997.4216062570804, "y": 128.94338286219354, "size": 3.09, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.3258, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "7595113721618287888", "id": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "tiktok-000001", "content": "BUMN adalah identitas yang seharusnya menjadi simbol kekuatan ekonomi nasional. Namun kenyataannya, hingga saat ini, banyak BUMN yang mencatatkan kerugian, meski mereka mendapat akses modal, fasilitas, dan dukungan kebijakan yang tidak dimiliki perusahaan swasta. Nama-nama seperti Krakatau Steel, Bio Farma, Wika, Waskita Karya, Jiwasraya, Perumnas, dan PNRI terus berada dalam tekanan berat. Penyebabnya bukan sekadar fluktuasi pasar, tetapi masalah struktural yang sudah lama menggerogoti tubuh BUMN. Mulai dari manajemen yang tidak efisien, keputusan bisnis yang keliru, hingga proyek yang dijalankan tanpa perhitungan risiko yang matang. Beban utang membengkak, bunga yang tidak terbayar menggerus arus kas, dan pada akhirnya semua itu kembali menjadi beban negara. Lebih jauh, beberapa BUMN terseret kasus korupsi besar, seperti Jiwasraya yang menimbulkan kerugian puluhan triliun rupiah. Korupsi semacam ini bukan hanya merusak keuangan negara, tetapi juga menghancurkan kepercayaan publik terhadap lembaga yang seharusnya menjadi motor pembangunan. Ironisnya, BUMN adalah perusahaan yang lahir dengan mandat melayani publik sekaligus menghasilkan keuntungan bagi negara. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, akses kredit yang luas, dan keistimewaan regulasi, semestinya mereka menjadi tulang punggung ekonomi, bukan sumber kerugian. Berbagai upaya, mulai dari restrukturisasi utang, perbaikan tata kelola, hingga penunjukan direksi profesional. Namun akar persoalannya tidak bisa diabaikan. Selama pengawasan masih lemah, selama proyek dijalankan tanpa disiplin manajemen risiko, dan selama praktik koruptif tidak diberantas, kerugian akan terus berulang. #FYP #viral #trendingnow #AntiKorupsi #korupsi #bumn #bumnrugi #jiwasraya #pln #pertamina", "post_id": "7595113721618287888"}}, {"key": "kpk_ri", "attributes": {"label": "kpk_ri", "x": 404.0641863086086, "y": 826.244618427005, "size": 3.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5303, "eigenvector": 0.284, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7595113721618287888", "id": "kpk_ri", "source": "tiktok-000001", "content": "BUMN adalah identitas yang seharusnya menjadi simbol kekuatan ekonomi nasional. Namun kenyataannya, hingga saat ini, banyak BUMN yang mencatatkan kerugian, meski mereka mendapat akses modal, fasilitas, dan dukungan kebijakan yang tidak dimiliki perusahaan swasta. Nama-nama seperti Krakatau Steel, Bio Farma, Wika, Waskita Karya, Jiwasraya, Perumnas, dan PNRI terus berada dalam tekanan berat. Penyebabnya bukan sekadar fluktuasi pasar, tetapi masalah struktural yang sudah lama menggerogoti tubuh BUMN. Mulai dari manajemen yang tidak efisien, keputusan bisnis yang keliru, hingga proyek yang dijalankan tanpa perhitungan risiko yang matang. Beban utang membengkak, bunga yang tidak terbayar menggerus arus kas, dan pada akhirnya semua itu kembali menjadi beban negara. Lebih jauh, beberapa BUMN terseret kasus korupsi besar, seperti Jiwasraya yang menimbulkan kerugian puluhan triliun rupiah. Korupsi semacam ini bukan hanya merusak keuangan negara, tetapi juga menghancurkan kepercayaan publik terhadap lembaga yang seharusnya menjadi motor pembangunan. Ironisnya, BUMN adalah perusahaan yang lahir dengan mandat melayani publik sekaligus menghasilkan keuntungan bagi negara. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, akses kredit yang luas, dan keistimewaan regulasi, semestinya mereka menjadi tulang punggung ekonomi, bukan sumber kerugian. Berbagai upaya, mulai dari restrukturisasi utang, perbaikan tata kelola, hingga penunjukan direksi profesional. Namun akar persoalannya tidak bisa diabaikan. Selama pengawasan masih lemah, selama proyek dijalankan tanpa disiplin manajemen risiko, dan selama praktik koruptif tidak diberantas, kerugian akan terus berulang. #FYP #viral #trendingnow #AntiKorupsi #korupsi #bumn #bumnrugi #jiwasraya #pln #pertamina", "post_id": "7595113721618287888"}}, {"key": "divhumaspolriofficial", "attributes": {"label": "divhumaspolriofficial", "x": 877.1159837197642, "y": 385.5172231137807, "size": 3.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5303, "eigenvector": 0.284, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7595113721618287888", "id": "divhumaspolriofficial", "source": "tiktok-000001", "content": "BUMN adalah identitas yang seharusnya menjadi simbol kekuatan ekonomi nasional. Namun kenyataannya, hingga saat ini, banyak BUMN yang mencatatkan kerugian, meski mereka mendapat akses modal, fasilitas, dan dukungan kebijakan yang tidak dimiliki perusahaan swasta. Nama-nama seperti Krakatau Steel, Bio Farma, Wika, Waskita Karya, Jiwasraya, Perumnas, dan PNRI terus berada dalam tekanan berat. Penyebabnya bukan sekadar fluktuasi pasar, tetapi masalah struktural yang sudah lama menggerogoti tubuh BUMN. Mulai dari manajemen yang tidak efisien, keputusan bisnis yang keliru, hingga proyek yang dijalankan tanpa perhitungan risiko yang matang. Beban utang membengkak, bunga yang tidak terbayar menggerus arus kas, dan pada akhirnya semua itu kembali menjadi beban negara. Lebih jauh, beberapa BUMN terseret kasus korupsi besar, seperti Jiwasraya yang menimbulkan kerugian puluhan triliun rupiah. Korupsi semacam ini bukan hanya merusak keuangan negara, tetapi juga menghancurkan kepercayaan publik terhadap lembaga yang seharusnya menjadi motor pembangunan. Ironisnya, BUMN adalah perusahaan yang lahir dengan mandat melayani publik sekaligus menghasilkan keuntungan bagi negara. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, akses kredit yang luas, dan keistimewaan regulasi, semestinya mereka menjadi tulang punggung ekonomi, bukan sumber kerugian. Berbagai upaya, mulai dari restrukturisasi utang, perbaikan tata kelola, hingga penunjukan direksi profesional. Namun akar persoalannya tidak bisa diabaikan. Selama pengawasan masih lemah, selama proyek dijalankan tanpa disiplin manajemen risiko, dan selama praktik koruptif tidak diberantas, kerugian akan terus berulang. #FYP #viral #trendingnow #AntiKorupsi #korupsi #bumn #bumnrugi #jiwasraya #pln #pertamina", "post_id": "7595113721618287888"}}, {"key": "partaigerindra", "attributes": {"label": "partaigerindra", "x": 843.708415395602, "y": 324.5133694838444, "size": 3.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5303, "eigenvector": 0.284, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7595113721618287888", "id": "partaigerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "BUMN adalah identitas yang seharusnya menjadi simbol kekuatan ekonomi nasional. Namun kenyataannya, hingga saat ini, banyak BUMN yang mencatatkan kerugian, meski mereka mendapat akses modal, fasilitas, dan dukungan kebijakan yang tidak dimiliki perusahaan swasta. Nama-nama seperti Krakatau Steel, Bio Farma, Wika, Waskita Karya, Jiwasraya, Perumnas, dan PNRI terus berada dalam tekanan berat. Penyebabnya bukan sekadar fluktuasi pasar, tetapi masalah struktural yang sudah lama menggerogoti tubuh BUMN. Mulai dari manajemen yang tidak efisien, keputusan bisnis yang keliru, hingga proyek yang dijalankan tanpa perhitungan risiko yang matang. Beban utang membengkak, bunga yang tidak terbayar menggerus arus kas, dan pada akhirnya semua itu kembali menjadi beban negara. Lebih jauh, beberapa BUMN terseret kasus korupsi besar, seperti Jiwasraya yang menimbulkan kerugian puluhan triliun rupiah. Korupsi semacam ini bukan hanya merusak keuangan negara, tetapi juga menghancurkan kepercayaan publik terhadap lembaga yang seharusnya menjadi motor pembangunan. Ironisnya, BUMN adalah perusahaan yang lahir dengan mandat melayani publik sekaligus menghasilkan keuntungan bagi negara. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, akses kredit yang luas, dan keistimewaan regulasi, semestinya mereka menjadi tulang punggung ekonomi, bukan sumber kerugian. Berbagai upaya, mulai dari restrukturisasi utang, perbaikan tata kelola, hingga penunjukan direksi profesional. Namun akar persoalannya tidak bisa diabaikan. Selama pengawasan masih lemah, selama proyek dijalankan tanpa disiplin manajemen risiko, dan selama praktik koruptif tidak diberantas, kerugian akan terus berulang. #FYP #viral #trendingnow #AntiKorupsi #korupsi #bumn #bumnrugi #jiwasraya #pln #pertamina", "post_id": "7595113721618287888"}}, {"key": "prabowosubianto08", "attributes": {"label": "prabowosubianto08", "x": 398.20615087797006, "y": 35.574740287790284, "size": 3.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5303, "eigenvector": 0.284, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7595113721618287888", "id": "prabowosubianto08", "source": "tiktok-000001", "content": "BUMN adalah identitas yang seharusnya menjadi simbol kekuatan ekonomi nasional. Namun kenyataannya, hingga saat ini, banyak BUMN yang mencatatkan kerugian, meski mereka mendapat akses modal, fasilitas, dan dukungan kebijakan yang tidak dimiliki perusahaan swasta. Nama-nama seperti Krakatau Steel, Bio Farma, Wika, Waskita Karya, Jiwasraya, Perumnas, dan PNRI terus berada dalam tekanan berat. Penyebabnya bukan sekadar fluktuasi pasar, tetapi masalah struktural yang sudah lama menggerogoti tubuh BUMN. Mulai dari manajemen yang tidak efisien, keputusan bisnis yang keliru, hingga proyek yang dijalankan tanpa perhitungan risiko yang matang. Beban utang membengkak, bunga yang tidak terbayar menggerus arus kas, dan pada akhirnya semua itu kembali menjadi beban negara. Lebih jauh, beberapa BUMN terseret kasus korupsi besar, seperti Jiwasraya yang menimbulkan kerugian puluhan triliun rupiah. Korupsi semacam ini bukan hanya merusak keuangan negara, tetapi juga menghancurkan kepercayaan publik terhadap lembaga yang seharusnya menjadi motor pembangunan. Ironisnya, BUMN adalah perusahaan yang lahir dengan mandat melayani publik sekaligus menghasilkan keuntungan bagi negara. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, akses kredit yang luas, dan keistimewaan regulasi, semestinya mereka menjadi tulang punggung ekonomi, bukan sumber kerugian. Berbagai upaya, mulai dari restrukturisasi utang, perbaikan tata kelola, hingga penunjukan direksi profesional. Namun akar persoalannya tidak bisa diabaikan. Selama pengawasan masih lemah, selama proyek dijalankan tanpa disiplin manajemen risiko, dan selama praktik koruptif tidak diberantas, kerugian akan terus berulang. #FYP #viral #trendingnow #AntiKorupsi #korupsi #bumn #bumnrugi #jiwasraya #pln #pertamina", "post_id": "7595113721618287888"}}, {"key": "menkeuri", "attributes": {"label": "menkeuri", "x": 856.3924972697163, "y": 771.9449068330873, "size": 3.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5303, "eigenvector": 0.284, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7595113721618287888", "id": "menkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "BUMN adalah identitas yang seharusnya menjadi simbol kekuatan ekonomi nasional. Namun kenyataannya, hingga saat ini, banyak BUMN yang mencatatkan kerugian, meski mereka mendapat akses modal, fasilitas, dan dukungan kebijakan yang tidak dimiliki perusahaan swasta. Nama-nama seperti Krakatau Steel, Bio Farma, Wika, Waskita Karya, Jiwasraya, Perumnas, dan PNRI terus berada dalam tekanan berat. Penyebabnya bukan sekadar fluktuasi pasar, tetapi masalah struktural yang sudah lama menggerogoti tubuh BUMN. Mulai dari manajemen yang tidak efisien, keputusan bisnis yang keliru, hingga proyek yang dijalankan tanpa perhitungan risiko yang matang. Beban utang membengkak, bunga yang tidak terbayar menggerus arus kas, dan pada akhirnya semua itu kembali menjadi beban negara. Lebih jauh, beberapa BUMN terseret kasus korupsi besar, seperti Jiwasraya yang menimbulkan kerugian puluhan triliun rupiah. Korupsi semacam ini bukan hanya merusak keuangan negara, tetapi juga menghancurkan kepercayaan publik terhadap lembaga yang seharusnya menjadi motor pembangunan. Ironisnya, BUMN adalah perusahaan yang lahir dengan mandat melayani publik sekaligus menghasilkan keuntungan bagi negara. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, akses kredit yang luas, dan keistimewaan regulasi, semestinya mereka menjadi tulang punggung ekonomi, bukan sumber kerugian. Berbagai upaya, mulai dari restrukturisasi utang, perbaikan tata kelola, hingga penunjukan direksi profesional. Namun akar persoalannya tidak bisa diabaikan. Selama pengawasan masih lemah, selama proyek dijalankan tanpa disiplin manajemen risiko, dan selama praktik koruptif tidak diberantas, kerugian akan terus berulang. #FYP #viral #trendingnow #AntiKorupsi #korupsi #bumn #bumnrugi #jiwasraya #pln #pertamina", "post_id": "7595113721618287888"}}, {"key": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "purbayayudhis", "x": 396.2107819816081, "y": 82.66969478032627, "size": 3.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5303, "eigenvector": 0.284, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7595113721618287888", "id": "purbayayudhis", "source": "tiktok-000001", "content": "BUMN adalah identitas yang seharusnya menjadi simbol kekuatan ekonomi nasional. Namun kenyataannya, hingga saat ini, banyak BUMN yang mencatatkan kerugian, meski mereka mendapat akses modal, fasilitas, dan dukungan kebijakan yang tidak dimiliki perusahaan swasta. Nama-nama seperti Krakatau Steel, Bio Farma, Wika, Waskita Karya, Jiwasraya, Perumnas, dan PNRI terus berada dalam tekanan berat. Penyebabnya bukan sekadar fluktuasi pasar, tetapi masalah struktural yang sudah lama menggerogoti tubuh BUMN. Mulai dari manajemen yang tidak efisien, keputusan bisnis yang keliru, hingga proyek yang dijalankan tanpa perhitungan risiko yang matang. Beban utang membengkak, bunga yang tidak terbayar menggerus arus kas, dan pada akhirnya semua itu kembali menjadi beban negara. Lebih jauh, beberapa BUMN terseret kasus korupsi besar, seperti Jiwasraya yang menimbulkan kerugian puluhan triliun rupiah. Korupsi semacam ini bukan hanya merusak keuangan negara, tetapi juga menghancurkan kepercayaan publik terhadap lembaga yang seharusnya menjadi motor pembangunan. Ironisnya, BUMN adalah perusahaan yang lahir dengan mandat melayani publik sekaligus menghasilkan keuntungan bagi negara. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, akses kredit yang luas, dan keistimewaan regulasi, semestinya mereka menjadi tulang punggung ekonomi, bukan sumber kerugian. Berbagai upaya, mulai dari restrukturisasi utang, perbaikan tata kelola, hingga penunjukan direksi profesional. Namun akar persoalannya tidak bisa diabaikan. Selama pengawasan masih lemah, selama proyek dijalankan tanpa disiplin manajemen risiko, dan selama praktik koruptif tidak diberantas, kerugian akan terus berulang. #FYP #viral #trendingnow #AntiKorupsi #korupsi #bumn #bumnrugi #jiwasraya #pln #pertamina", "post_id": "7595113721618287888"}}, {"key": "bpk.ri", "attributes": {"label": "bpk.ri", "x": 246.5037404629501, "y": 262.5116553803114, "size": 3.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5303, "eigenvector": 0.284, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7595113721618287888", "id": "bpk.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "BUMN adalah identitas yang seharusnya menjadi simbol kekuatan ekonomi nasional. Namun kenyataannya, hingga saat ini, banyak BUMN yang mencatatkan kerugian, meski mereka mendapat akses modal, fasilitas, dan dukungan kebijakan yang tidak dimiliki perusahaan swasta. Nama-nama seperti Krakatau Steel, Bio Farma, Wika, Waskita Karya, Jiwasraya, Perumnas, dan PNRI terus berada dalam tekanan berat. Penyebabnya bukan sekadar fluktuasi pasar, tetapi masalah struktural yang sudah lama menggerogoti tubuh BUMN. Mulai dari manajemen yang tidak efisien, keputusan bisnis yang keliru, hingga proyek yang dijalankan tanpa perhitungan risiko yang matang. Beban utang membengkak, bunga yang tidak terbayar menggerus arus kas, dan pada akhirnya semua itu kembali menjadi beban negara. Lebih jauh, beberapa BUMN terseret kasus korupsi besar, seperti Jiwasraya yang menimbulkan kerugian puluhan triliun rupiah. Korupsi semacam ini bukan hanya merusak keuangan negara, tetapi juga menghancurkan kepercayaan publik terhadap lembaga yang seharusnya menjadi motor pembangunan. Ironisnya, BUMN adalah perusahaan yang lahir dengan mandat melayani publik sekaligus menghasilkan keuntungan bagi negara. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, akses kredit yang luas, dan keistimewaan regulasi, semestinya mereka menjadi tulang punggung ekonomi, bukan sumber kerugian. Berbagai upaya, mulai dari restrukturisasi utang, perbaikan tata kelola, hingga penunjukan direksi profesional. Namun akar persoalannya tidak bisa diabaikan. Selama pengawasan masih lemah, selama proyek dijalankan tanpa disiplin manajemen risiko, dan selama praktik koruptif tidak diberantas, kerugian akan terus berulang. #FYP #viral #trendingnow #AntiKorupsi #korupsi #bumn #bumnrugi #jiwasraya #pln #pertamina", "post_id": "7595113721618287888"}}, {"key": "nicohsiahaan", "attributes": {"label": "nicohsiahaan", "x": 101.29642523137439, "y": 20.65592785819581, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 0, "out_degree": 11, "degree": 11}, "_id": "7627460723576261909", "id": "nicohsiahaan", "source": "tiktok-000001", "content": "“Kepemimpinan Responsif Presiden Prabowo :  Memperkuat Sinergi dan Aksesibilitas Nasional” Langkah Presiden Prabowo Subianto yang memanggil jajaran menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselon I ke Istana hari ini  8 April 2026 merupakan bukti nyata dari gaya kepemimpinan yang taktis, cepat, dan terukur Pemberian taklimat ini menunjukkan bahwa Presiden ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah, dari level pengambil keputusan hingga teknis pelaksanaan, berada dalam satu garis komando yang selaras. Di tengah berbagai tantangan nasional, koordinasi langsung seperti ini sangat diperlukan untuk memangkas jalur birokrasi yang berbelit, sehingga program-program strategis pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat tanpa hambatan administratif. Selain penguatan internal kabinet, kebijakan Presiden Prabowo yang mulai hari ini membuka Istana Kepresidenan di seluruh Indonesia untuk anak-anak sekolah adalah langkah revolusioner yang patut diapresiasi.  Keputusan ini menghapus kesan \"angker\" dan eksklusif yang selama ini melekat pada simbol kekuasaan negara. Dengan mengizinkan generasi muda melihat langsung pusat kepemimpinan bangsa, Presiden sedang membangun jembatan emosional antara rakyat dan pemimpinnya, sekaligus menanamkan rasa memiliki serta kebanggaan nasional sejak dini kepada tunas-tunas bangsa. Di sisi ekonomi, konsistensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah membuktikan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi erat dengan para menteri terkait, Presiden terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan energi bagi masyarakat luas. Pertemuan besar di Istana hari ini adalah momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan tersebut. Rakyat membutuhkan pemimpin yang bekerja secara nyata, hadir di lapangan, dan mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara demi kemajuan Indonesia.  SUBIANTO   Gibran   PRABOWO  Unofficial   Dasco  Kabinet RI  Indra Wijaya HQ  Lahadalia  #prabowo #presiden #indonesia🇮🇩 #fyp #energi", "post_id": "7627460723576261909"}}, {"key": "PRABOWO", "attributes": {"label": "PRABOWO", "x": 943.8419014804724, "y": 314.3306711686423, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4116, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627460723576261909", "id": "PRABOWO", "source": "tiktok-000001", "content": "“Kepemimpinan Responsif Presiden Prabowo :  Memperkuat Sinergi dan Aksesibilitas Nasional” Langkah Presiden Prabowo Subianto yang memanggil jajaran menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselon I ke Istana hari ini  8 April 2026 merupakan bukti nyata dari gaya kepemimpinan yang taktis, cepat, dan terukur Pemberian taklimat ini menunjukkan bahwa Presiden ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah, dari level pengambil keputusan hingga teknis pelaksanaan, berada dalam satu garis komando yang selaras. Di tengah berbagai tantangan nasional, koordinasi langsung seperti ini sangat diperlukan untuk memangkas jalur birokrasi yang berbelit, sehingga program-program strategis pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat tanpa hambatan administratif. Selain penguatan internal kabinet, kebijakan Presiden Prabowo yang mulai hari ini membuka Istana Kepresidenan di seluruh Indonesia untuk anak-anak sekolah adalah langkah revolusioner yang patut diapresiasi.  Keputusan ini menghapus kesan \"angker\" dan eksklusif yang selama ini melekat pada simbol kekuasaan negara. Dengan mengizinkan generasi muda melihat langsung pusat kepemimpinan bangsa, Presiden sedang membangun jembatan emosional antara rakyat dan pemimpinnya, sekaligus menanamkan rasa memiliki serta kebanggaan nasional sejak dini kepada tunas-tunas bangsa. Di sisi ekonomi, konsistensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah membuktikan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi erat dengan para menteri terkait, Presiden terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan energi bagi masyarakat luas. Pertemuan besar di Istana hari ini adalah momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan tersebut. Rakyat membutuhkan pemimpin yang bekerja secara nyata, hadir di lapangan, dan mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara demi kemajuan Indonesia.  SUBIANTO   Gibran   PRABOWO  Unofficial   Dasco  Kabinet RI  Indra Wijaya HQ  Lahadalia  #prabowo #presiden #indonesia🇮🇩 #fyp #energi", "post_id": "7627460723576261909"}}, {"key": "Tumgrd", "attributes": {"label": "Tumgrd", "x": 487.035533133471, "y": 157.11905703532426, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4116, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627460723576261909", "id": "Tumgrd", "source": "tiktok-000001", "content": "“Kepemimpinan Responsif Presiden Prabowo :  Memperkuat Sinergi dan Aksesibilitas Nasional” Langkah Presiden Prabowo Subianto yang memanggil jajaran menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselon I ke Istana hari ini  8 April 2026 merupakan bukti nyata dari gaya kepemimpinan yang taktis, cepat, dan terukur Pemberian taklimat ini menunjukkan bahwa Presiden ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah, dari level pengambil keputusan hingga teknis pelaksanaan, berada dalam satu garis komando yang selaras. Di tengah berbagai tantangan nasional, koordinasi langsung seperti ini sangat diperlukan untuk memangkas jalur birokrasi yang berbelit, sehingga program-program strategis pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat tanpa hambatan administratif. Selain penguatan internal kabinet, kebijakan Presiden Prabowo yang mulai hari ini membuka Istana Kepresidenan di seluruh Indonesia untuk anak-anak sekolah adalah langkah revolusioner yang patut diapresiasi.  Keputusan ini menghapus kesan \"angker\" dan eksklusif yang selama ini melekat pada simbol kekuasaan negara. Dengan mengizinkan generasi muda melihat langsung pusat kepemimpinan bangsa, Presiden sedang membangun jembatan emosional antara rakyat dan pemimpinnya, sekaligus menanamkan rasa memiliki serta kebanggaan nasional sejak dini kepada tunas-tunas bangsa. Di sisi ekonomi, konsistensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah membuktikan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi erat dengan para menteri terkait, Presiden terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan energi bagi masyarakat luas. Pertemuan besar di Istana hari ini adalah momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan tersebut. Rakyat membutuhkan pemimpin yang bekerja secara nyata, hadir di lapangan, dan mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara demi kemajuan Indonesia.  SUBIANTO   Gibran   PRABOWO  Unofficial   Dasco  Kabinet RI  Indra Wijaya HQ  Lahadalia  #prabowo #presiden #indonesia🇮🇩 #fyp #energi", "post_id": "7627460723576261909"}}, {"key": "Prabowo", "attributes": {"label": "Prabowo", "x": 74.80522271830293, "y": 462.79945909088804, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4116, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7627460723576261909", "id": "Prabowo", "source": "tiktok-000001", "content": "“Kepemimpinan Responsif Presiden Prabowo :  Memperkuat Sinergi dan Aksesibilitas Nasional” Langkah Presiden Prabowo Subianto yang memanggil jajaran menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselon I ke Istana hari ini  8 April 2026 merupakan bukti nyata dari gaya kepemimpinan yang taktis, cepat, dan terukur Pemberian taklimat ini menunjukkan bahwa Presiden ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah, dari level pengambil keputusan hingga teknis pelaksanaan, berada dalam satu garis komando yang selaras. Di tengah berbagai tantangan nasional, koordinasi langsung seperti ini sangat diperlukan untuk memangkas jalur birokrasi yang berbelit, sehingga program-program strategis pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat tanpa hambatan administratif. Selain penguatan internal kabinet, kebijakan Presiden Prabowo yang mulai hari ini membuka Istana Kepresidenan di seluruh Indonesia untuk anak-anak sekolah adalah langkah revolusioner yang patut diapresiasi.  Keputusan ini menghapus kesan \"angker\" dan eksklusif yang selama ini melekat pada simbol kekuasaan negara. Dengan mengizinkan generasi muda melihat langsung pusat kepemimpinan bangsa, Presiden sedang membangun jembatan emosional antara rakyat dan pemimpinnya, sekaligus menanamkan rasa memiliki serta kebanggaan nasional sejak dini kepada tunas-tunas bangsa. Di sisi ekonomi, konsistensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah membuktikan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi erat dengan para menteri terkait, Presiden terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan energi bagi masyarakat luas. Pertemuan besar di Istana hari ini adalah momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan tersebut. Rakyat membutuhkan pemimpin yang bekerja secara nyata, hadir di lapangan, dan mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara demi kemajuan Indonesia.  SUBIANTO   Gibran   PRABOWO  Unofficial   Dasco  Kabinet RI  Indra Wijaya HQ  Lahadalia  #prabowo #presiden #indonesia🇮🇩 #fyp #energi", "post_id": "7627460723576261909"}}, {"key": "PrabowoForNation", "attributes": {"label": "PrabowoForNation", "x": 910.8955940300389, "y": 752.3417122495953, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4116, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627460723576261909", "id": "PrabowoForNation", "source": "tiktok-000001", "content": "“Kepemimpinan Responsif Presiden Prabowo :  Memperkuat Sinergi dan Aksesibilitas Nasional” Langkah Presiden Prabowo Subianto yang memanggil jajaran menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselon I ke Istana hari ini  8 April 2026 merupakan bukti nyata dari gaya kepemimpinan yang taktis, cepat, dan terukur Pemberian taklimat ini menunjukkan bahwa Presiden ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah, dari level pengambil keputusan hingga teknis pelaksanaan, berada dalam satu garis komando yang selaras. Di tengah berbagai tantangan nasional, koordinasi langsung seperti ini sangat diperlukan untuk memangkas jalur birokrasi yang berbelit, sehingga program-program strategis pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat tanpa hambatan administratif. Selain penguatan internal kabinet, kebijakan Presiden Prabowo yang mulai hari ini membuka Istana Kepresidenan di seluruh Indonesia untuk anak-anak sekolah adalah langkah revolusioner yang patut diapresiasi.  Keputusan ini menghapus kesan \"angker\" dan eksklusif yang selama ini melekat pada simbol kekuasaan negara. Dengan mengizinkan generasi muda melihat langsung pusat kepemimpinan bangsa, Presiden sedang membangun jembatan emosional antara rakyat dan pemimpinnya, sekaligus menanamkan rasa memiliki serta kebanggaan nasional sejak dini kepada tunas-tunas bangsa. Di sisi ekonomi, konsistensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah membuktikan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi erat dengan para menteri terkait, Presiden terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan energi bagi masyarakat luas. Pertemuan besar di Istana hari ini adalah momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan tersebut. Rakyat membutuhkan pemimpin yang bekerja secara nyata, hadir di lapangan, dan mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara demi kemajuan Indonesia.  SUBIANTO   Gibran   PRABOWO  Unofficial   Dasco  Kabinet RI  Indra Wijaya HQ  Lahadalia  #prabowo #presiden #indonesia🇮🇩 #fyp #energi", "post_id": "7627460723576261909"}}, {"key": "PRESIDEN", "attributes": {"label": "PRESIDEN", "x": 852.4812319963247, "y": 655.3321417151715, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4116, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627460723576261909", "id": "PRESIDEN", "source": "tiktok-000001", "content": "“Kepemimpinan Responsif Presiden Prabowo :  Memperkuat Sinergi dan Aksesibilitas Nasional” Langkah Presiden Prabowo Subianto yang memanggil jajaran menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselon I ke Istana hari ini  8 April 2026 merupakan bukti nyata dari gaya kepemimpinan yang taktis, cepat, dan terukur Pemberian taklimat ini menunjukkan bahwa Presiden ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah, dari level pengambil keputusan hingga teknis pelaksanaan, berada dalam satu garis komando yang selaras. Di tengah berbagai tantangan nasional, koordinasi langsung seperti ini sangat diperlukan untuk memangkas jalur birokrasi yang berbelit, sehingga program-program strategis pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat tanpa hambatan administratif. Selain penguatan internal kabinet, kebijakan Presiden Prabowo yang mulai hari ini membuka Istana Kepresidenan di seluruh Indonesia untuk anak-anak sekolah adalah langkah revolusioner yang patut diapresiasi.  Keputusan ini menghapus kesan \"angker\" dan eksklusif yang selama ini melekat pada simbol kekuasaan negara. Dengan mengizinkan generasi muda melihat langsung pusat kepemimpinan bangsa, Presiden sedang membangun jembatan emosional antara rakyat dan pemimpinnya, sekaligus menanamkan rasa memiliki serta kebanggaan nasional sejak dini kepada tunas-tunas bangsa. Di sisi ekonomi, konsistensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah membuktikan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi erat dengan para menteri terkait, Presiden terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan energi bagi masyarakat luas. Pertemuan besar di Istana hari ini adalah momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan tersebut. Rakyat membutuhkan pemimpin yang bekerja secara nyata, hadir di lapangan, dan mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara demi kemajuan Indonesia.  SUBIANTO   Gibran   PRABOWO  Unofficial   Dasco  Kabinet RI  Indra Wijaya HQ  Lahadalia  #prabowo #presiden #indonesia🇮🇩 #fyp #energi", "post_id": "7627460723576261909"}}, {"key": "prabowomenyapa", "attributes": {"label": "prabowomenyapa", "x": 677.0466514994949, "y": 687.5961147449681, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4116, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627460723576261909", "id": "prabowomenyapa", "source": "tiktok-000001", "content": "“Kepemimpinan Responsif Presiden Prabowo :  Memperkuat Sinergi dan Aksesibilitas Nasional” Langkah Presiden Prabowo Subianto yang memanggil jajaran menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselon I ke Istana hari ini  8 April 2026 merupakan bukti nyata dari gaya kepemimpinan yang taktis, cepat, dan terukur Pemberian taklimat ini menunjukkan bahwa Presiden ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah, dari level pengambil keputusan hingga teknis pelaksanaan, berada dalam satu garis komando yang selaras. Di tengah berbagai tantangan nasional, koordinasi langsung seperti ini sangat diperlukan untuk memangkas jalur birokrasi yang berbelit, sehingga program-program strategis pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat tanpa hambatan administratif. Selain penguatan internal kabinet, kebijakan Presiden Prabowo yang mulai hari ini membuka Istana Kepresidenan di seluruh Indonesia untuk anak-anak sekolah adalah langkah revolusioner yang patut diapresiasi.  Keputusan ini menghapus kesan \"angker\" dan eksklusif yang selama ini melekat pada simbol kekuasaan negara. Dengan mengizinkan generasi muda melihat langsung pusat kepemimpinan bangsa, Presiden sedang membangun jembatan emosional antara rakyat dan pemimpinnya, sekaligus menanamkan rasa memiliki serta kebanggaan nasional sejak dini kepada tunas-tunas bangsa. Di sisi ekonomi, konsistensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah membuktikan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi erat dengan para menteri terkait, Presiden terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan energi bagi masyarakat luas. Pertemuan besar di Istana hari ini adalah momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan tersebut. Rakyat membutuhkan pemimpin yang bekerja secara nyata, hadir di lapangan, dan mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara demi kemajuan Indonesia.  SUBIANTO   Gibran   PRABOWO  Unofficial   Dasco  Kabinet RI  Indra Wijaya HQ  Lahadalia  #prabowo #presiden #indonesia🇮🇩 #fyp #energi", "post_id": "7627460723576261909"}}, {"key": "Sufmi", "attributes": {"label": "Sufmi", "x": 108.9172147001577, "y": 807.2733133750544, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4116, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627460723576261909", "id": "Sufmi", "source": "tiktok-000001", "content": "“Kepemimpinan Responsif Presiden Prabowo :  Memperkuat Sinergi dan Aksesibilitas Nasional” Langkah Presiden Prabowo Subianto yang memanggil jajaran menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselon I ke Istana hari ini  8 April 2026 merupakan bukti nyata dari gaya kepemimpinan yang taktis, cepat, dan terukur Pemberian taklimat ini menunjukkan bahwa Presiden ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah, dari level pengambil keputusan hingga teknis pelaksanaan, berada dalam satu garis komando yang selaras. Di tengah berbagai tantangan nasional, koordinasi langsung seperti ini sangat diperlukan untuk memangkas jalur birokrasi yang berbelit, sehingga program-program strategis pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat tanpa hambatan administratif. Selain penguatan internal kabinet, kebijakan Presiden Prabowo yang mulai hari ini membuka Istana Kepresidenan di seluruh Indonesia untuk anak-anak sekolah adalah langkah revolusioner yang patut diapresiasi.  Keputusan ini menghapus kesan \"angker\" dan eksklusif yang selama ini melekat pada simbol kekuasaan negara. Dengan mengizinkan generasi muda melihat langsung pusat kepemimpinan bangsa, Presiden sedang membangun jembatan emosional antara rakyat dan pemimpinnya, sekaligus menanamkan rasa memiliki serta kebanggaan nasional sejak dini kepada tunas-tunas bangsa. Di sisi ekonomi, konsistensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah membuktikan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi erat dengan para menteri terkait, Presiden terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan energi bagi masyarakat luas. Pertemuan besar di Istana hari ini adalah momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan tersebut. Rakyat membutuhkan pemimpin yang bekerja secara nyata, hadir di lapangan, dan mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara demi kemajuan Indonesia.  SUBIANTO   Gibran   PRABOWO  Unofficial   Dasco  Kabinet RI  Indra Wijaya HQ  Lahadalia  #prabowo #presiden #indonesia🇮🇩 #fyp #energi", "post_id": "7627460723576261909"}}, {"key": "Sekretariat", "attributes": {"label": "Sekretariat", "x": 102.07651785199378, "y": 945.698603797189, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4116, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627460723576261909", "id": "Sekretariat", "source": "tiktok-000001", "content": "“Kepemimpinan Responsif Presiden Prabowo :  Memperkuat Sinergi dan Aksesibilitas Nasional” Langkah Presiden Prabowo Subianto yang memanggil jajaran menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselon I ke Istana hari ini  8 April 2026 merupakan bukti nyata dari gaya kepemimpinan yang taktis, cepat, dan terukur Pemberian taklimat ini menunjukkan bahwa Presiden ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah, dari level pengambil keputusan hingga teknis pelaksanaan, berada dalam satu garis komando yang selaras. Di tengah berbagai tantangan nasional, koordinasi langsung seperti ini sangat diperlukan untuk memangkas jalur birokrasi yang berbelit, sehingga program-program strategis pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat tanpa hambatan administratif. Selain penguatan internal kabinet, kebijakan Presiden Prabowo yang mulai hari ini membuka Istana Kepresidenan di seluruh Indonesia untuk anak-anak sekolah adalah langkah revolusioner yang patut diapresiasi.  Keputusan ini menghapus kesan \"angker\" dan eksklusif yang selama ini melekat pada simbol kekuasaan negara. Dengan mengizinkan generasi muda melihat langsung pusat kepemimpinan bangsa, Presiden sedang membangun jembatan emosional antara rakyat dan pemimpinnya, sekaligus menanamkan rasa memiliki serta kebanggaan nasional sejak dini kepada tunas-tunas bangsa. Di sisi ekonomi, konsistensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah membuktikan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi erat dengan para menteri terkait, Presiden terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan energi bagi masyarakat luas. Pertemuan besar di Istana hari ini adalah momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan tersebut. Rakyat membutuhkan pemimpin yang bekerja secara nyata, hadir di lapangan, dan mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara demi kemajuan Indonesia.  SUBIANTO   Gibran   PRABOWO  Unofficial   Dasco  Kabinet RI  Indra Wijaya HQ  Lahadalia  #prabowo #presiden #indonesia🇮🇩 #fyp #energi", "post_id": "7627460723576261909"}}, {"key": "Teddy", "attributes": {"label": "Teddy", "x": 475.82827420702665, "y": 606.9125102104854, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4116, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627460723576261909", "id": "Teddy", "source": "tiktok-000001", "content": "“Kepemimpinan Responsif Presiden Prabowo :  Memperkuat Sinergi dan Aksesibilitas Nasional” Langkah Presiden Prabowo Subianto yang memanggil jajaran menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselon I ke Istana hari ini  8 April 2026 merupakan bukti nyata dari gaya kepemimpinan yang taktis, cepat, dan terukur Pemberian taklimat ini menunjukkan bahwa Presiden ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah, dari level pengambil keputusan hingga teknis pelaksanaan, berada dalam satu garis komando yang selaras. Di tengah berbagai tantangan nasional, koordinasi langsung seperti ini sangat diperlukan untuk memangkas jalur birokrasi yang berbelit, sehingga program-program strategis pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat tanpa hambatan administratif. Selain penguatan internal kabinet, kebijakan Presiden Prabowo yang mulai hari ini membuka Istana Kepresidenan di seluruh Indonesia untuk anak-anak sekolah adalah langkah revolusioner yang patut diapresiasi.  Keputusan ini menghapus kesan \"angker\" dan eksklusif yang selama ini melekat pada simbol kekuasaan negara. Dengan mengizinkan generasi muda melihat langsung pusat kepemimpinan bangsa, Presiden sedang membangun jembatan emosional antara rakyat dan pemimpinnya, sekaligus menanamkan rasa memiliki serta kebanggaan nasional sejak dini kepada tunas-tunas bangsa. Di sisi ekonomi, konsistensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah membuktikan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi erat dengan para menteri terkait, Presiden terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan energi bagi masyarakat luas. Pertemuan besar di Istana hari ini adalah momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan tersebut. Rakyat membutuhkan pemimpin yang bekerja secara nyata, hadir di lapangan, dan mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara demi kemajuan Indonesia.  SUBIANTO   Gibran   PRABOWO  Unofficial   Dasco  Kabinet RI  Indra Wijaya HQ  Lahadalia  #prabowo #presiden #indonesia🇮🇩 #fyp #energi", "post_id": "7627460723576261909"}}, {"key": "Bahlil", "attributes": {"label": "Bahlil", "x": 230.97813781340759, "y": 416.0285003432839, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4116, "eigenvector": 44.6485, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627460723576261909", "id": "Bahlil", "source": "tiktok-000001", "content": "“Kepemimpinan Responsif Presiden Prabowo :  Memperkuat Sinergi dan Aksesibilitas Nasional” Langkah Presiden Prabowo Subianto yang memanggil jajaran menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselon I ke Istana hari ini  8 April 2026 merupakan bukti nyata dari gaya kepemimpinan yang taktis, cepat, dan terukur Pemberian taklimat ini menunjukkan bahwa Presiden ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah, dari level pengambil keputusan hingga teknis pelaksanaan, berada dalam satu garis komando yang selaras. Di tengah berbagai tantangan nasional, koordinasi langsung seperti ini sangat diperlukan untuk memangkas jalur birokrasi yang berbelit, sehingga program-program strategis pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat tanpa hambatan administratif. Selain penguatan internal kabinet, kebijakan Presiden Prabowo yang mulai hari ini membuka Istana Kepresidenan di seluruh Indonesia untuk anak-anak sekolah adalah langkah revolusioner yang patut diapresiasi.  Keputusan ini menghapus kesan \"angker\" dan eksklusif yang selama ini melekat pada simbol kekuasaan negara. Dengan mengizinkan generasi muda melihat langsung pusat kepemimpinan bangsa, Presiden sedang membangun jembatan emosional antara rakyat dan pemimpinnya, sekaligus menanamkan rasa memiliki serta kebanggaan nasional sejak dini kepada tunas-tunas bangsa. Di sisi ekonomi, konsistensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah membuktikan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi erat dengan para menteri terkait, Presiden terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan energi bagi masyarakat luas. Pertemuan besar di Istana hari ini adalah momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan tersebut. Rakyat membutuhkan pemimpin yang bekerja secara nyata, hadir di lapangan, dan mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara demi kemajuan Indonesia.  SUBIANTO   Gibran   PRABOWO  Unofficial   Dasco  Kabinet RI  Indra Wijaya HQ  Lahadalia  #prabowo #presiden #indonesia🇮🇩 #fyp #energi", "post_id": "7627460723576261909"}}, {"key": "dinaspmdbuol", "attributes": {"label": "dinaspmdbuol", "x": 410.3164631160352, "y": 468.7811543368996, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7628951516887387410", "id": "dinaspmdbuol", "source": "tiktok-000001", "content": "Habar Dinas PMD 🚀🔥 KOORDINASIKAN PENYALURAN DANA DESA (DD) TAHAP II: KADIS PMD  BERTANDANG KE-KANTOR WILAYAH DITJEND PERBENDAHARAAN PROVINSI SULAWESI TENGAH DI PALU Tabe’ tilo duduyaka utat tandanio,Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Arfandi A. Wehantow, S.IP.,M.Si melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Ditjend Perbendaharaan pada Rabu,15/4) guna membahas percepatan penyaluran Dana Desa (DD) tahap II tahun 2026 untuk Kabupaten Buol sebesar Rp.17.468.553.400.- (tujuh belas milyar empat ratus enam puluh delapan juta lima ratus lima puluh tiga ribu empat ratus rupiah).  Kunjungan ini juga bertujuan untuk memastikan proses pencairan dana desa dapat berjalan tepat waktu serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam pertemuan, Kadis PMD menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perbendaharaan dalam mendukung pembangunan desa. “Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7/2016 dan  sesuai dengan fungsi Ditjend Perbendahraan yang bertanggung jawab memastikan belanja pemerintah pusat dan daerah (seperti transfer ke daerah) terlaksana secara akuntabel, transparan, dan tepat waktu. kedatangan saya disini ingin memastikan tidak ada kendala dalam penyaluran dana desa (DD) tahap II untuk kabupaten Buol, sehingga program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabuaten Buol berjalan baik,karena sampai dengan hari ini menu penyaluran dana desa (DD) tahap II belum terbuka di aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (Omspan), selain itu juga saya ingin berkoordinasi  hasil penyaluran dana desa (DD) tahap I dan pelaporan capaian output ” ujar Kadis PMD. Sementara itu, pihak Kanwil Perbendaharaan menyambut baik koordinasi tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penyaluran dana desa, selama seluruh persyaratan administrasi dari pemerintah telah terpenuhi. kami juga menyarankan agar segera membangun komunikasi dengan teman-teman di  Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tolitoli untuk penyaluran dana desa (DD) tahap II.  Dalam kesempatan itu juga dibahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari kelengkapan dokumen hingga proses pelaporan dari desa. Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan koordinasi agar penyaluran dana desa tahap II dan tahap berikutnya dapat berjalan lancar tanpa hambatan. #fokusurusdesa #buolhebat", "post_id": "7628951516887387410"}}, {"key": "pengikut", "attributes": {"label": "pengikut", "x": 443.1183620601954, "y": 486.4767087686736, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8356, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628951516887387410", "id": "pengikut", "source": "tiktok-000001", "content": "Habar Dinas PMD 🚀🔥 KOORDINASIKAN PENYALURAN DANA DESA (DD) TAHAP II: KADIS PMD  BERTANDANG KE-KANTOR WILAYAH DITJEND PERBENDAHARAAN PROVINSI SULAWESI TENGAH DI PALU Tabe’ tilo duduyaka utat tandanio,Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Arfandi A. Wehantow, S.IP.,M.Si melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Ditjend Perbendaharaan pada Rabu,15/4) guna membahas percepatan penyaluran Dana Desa (DD) tahap II tahun 2026 untuk Kabupaten Buol sebesar Rp.17.468.553.400.- (tujuh belas milyar empat ratus enam puluh delapan juta lima ratus lima puluh tiga ribu empat ratus rupiah).  Kunjungan ini juga bertujuan untuk memastikan proses pencairan dana desa dapat berjalan tepat waktu serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam pertemuan, Kadis PMD menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perbendaharaan dalam mendukung pembangunan desa. “Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7/2016 dan  sesuai dengan fungsi Ditjend Perbendahraan yang bertanggung jawab memastikan belanja pemerintah pusat dan daerah (seperti transfer ke daerah) terlaksana secara akuntabel, transparan, dan tepat waktu. kedatangan saya disini ingin memastikan tidak ada kendala dalam penyaluran dana desa (DD) tahap II untuk kabupaten Buol, sehingga program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabuaten Buol berjalan baik,karena sampai dengan hari ini menu penyaluran dana desa (DD) tahap II belum terbuka di aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (Omspan), selain itu juga saya ingin berkoordinasi  hasil penyaluran dana desa (DD) tahap I dan pelaporan capaian output ” ujar Kadis PMD. Sementara itu, pihak Kanwil Perbendaharaan menyambut baik koordinasi tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penyaluran dana desa, selama seluruh persyaratan administrasi dari pemerintah telah terpenuhi. kami juga menyarankan agar segera membangun komunikasi dengan teman-teman di  Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tolitoli untuk penyaluran dana desa (DD) tahap II.  Dalam kesempatan itu juga dibahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari kelengkapan dokumen hingga proses pelaporan dari desa. Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan koordinasi agar penyaluran dana desa tahap II dan tahap berikutnya dapat berjalan lancar tanpa hambatan. #fokusurusdesa #buolhebat", "post_id": "7628951516887387410"}}, {"key": "sorotan", "attributes": {"label": "sorotan", "x": 270.65070090080343, "y": 259.25713238848704, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8356, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628951516887387410", "id": "sorotan", "source": "tiktok-000001", "content": "Habar Dinas PMD 🚀🔥 KOORDINASIKAN PENYALURAN DANA DESA (DD) TAHAP II: KADIS PMD  BERTANDANG KE-KANTOR WILAYAH DITJEND PERBENDAHARAAN PROVINSI SULAWESI TENGAH DI PALU Tabe’ tilo duduyaka utat tandanio,Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Arfandi A. Wehantow, S.IP.,M.Si melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Ditjend Perbendaharaan pada Rabu,15/4) guna membahas percepatan penyaluran Dana Desa (DD) tahap II tahun 2026 untuk Kabupaten Buol sebesar Rp.17.468.553.400.- (tujuh belas milyar empat ratus enam puluh delapan juta lima ratus lima puluh tiga ribu empat ratus rupiah).  Kunjungan ini juga bertujuan untuk memastikan proses pencairan dana desa dapat berjalan tepat waktu serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam pertemuan, Kadis PMD menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perbendaharaan dalam mendukung pembangunan desa. “Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7/2016 dan  sesuai dengan fungsi Ditjend Perbendahraan yang bertanggung jawab memastikan belanja pemerintah pusat dan daerah (seperti transfer ke daerah) terlaksana secara akuntabel, transparan, dan tepat waktu. kedatangan saya disini ingin memastikan tidak ada kendala dalam penyaluran dana desa (DD) tahap II untuk kabupaten Buol, sehingga program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabuaten Buol berjalan baik,karena sampai dengan hari ini menu penyaluran dana desa (DD) tahap II belum terbuka di aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (Omspan), selain itu juga saya ingin berkoordinasi  hasil penyaluran dana desa (DD) tahap I dan pelaporan capaian output ” ujar Kadis PMD. Sementara itu, pihak Kanwil Perbendaharaan menyambut baik koordinasi tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penyaluran dana desa, selama seluruh persyaratan administrasi dari pemerintah telah terpenuhi. kami juga menyarankan agar segera membangun komunikasi dengan teman-teman di  Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tolitoli untuk penyaluran dana desa (DD) tahap II.  Dalam kesempatan itu juga dibahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari kelengkapan dokumen hingga proses pelaporan dari desa. Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan koordinasi agar penyaluran dana desa tahap II dan tahap berikutnya dapat berjalan lancar tanpa hambatan. #fokusurusdesa #buolhebat", "post_id": "7628951516887387410"}}, {"key": "pemprov.sumbar", "attributes": {"label": "pemprov.sumbar", "x": 185.44031530368565, "y": 844.2379310119071, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7625909768300825874", "id": "pemprov.sumbar", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Mahyeldi Serahkan LED 2025, Tegaskan Perbaikan Tata Kelola dan Dorong Investasi Sumbar PADANG -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, menyerahkan Laporan Eksekutif Daerah (LED) Semester II Tahun 2025, sekaligus evaluasi perencanaan dan penganggaran tahun 2026 kepada Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumbar, di Auditorium Gubernuran, Selasa (7/4/2026). Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyambut baik pelaksanaan evaluasi ini. Gubernur Mahyeldi mengatakan, bahwa evaluasi yang dilakukan oleh BPKP merupakan bagian dari mekanisme penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi hasil.  \"Melalui evaluasi ini, kita dapat melihat sejauh mana kualitas perencanaan yang telah disusun, bagaimana konsistensinya dengan penganggaran, serta bagaimana efektivitas pelaksanaannya di lapangan,\" kata Mahyeldi.  Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menerima berbagai masukan dan rekomendasi strategis dari BPKP terkait arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.  Ia menegaskan, pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumbar dan BPKP sebagai bentuk kolaborasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien dan akuntabel. \"Berbagai kebijakan pembangunan yang dilakukan Pemprov Banten tentu membutuhkan pengawasan dari BPKP dan semua pihak, agar pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat benar - benar tepat sasaran dan sesuai aturan,\" ujar sebutnya. Tentunya momentum ini penting untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. \"Termasuk penyerahan Laporan Eksekutif Daerah Tahun 2025 kami pandang sebagai bahan yang sangat berharga,\" ucapnya. Laporan ini bukan hanya sebagai dokumen formal, tetapi sebagai cermin kinerja yang memberikan gambaran objektif atas capaian yang telah diraih, sekaligus menunjukkan ruang-ruang perbaikan yang perlu ditindak lanjuti bersama. Menurut Gubernur Mahyeldi, realisasi investasi Sumbar saat ini masih berada di bawah rata-rata regional Sumatera dan belum memberikan dampak optimal terhadap pertumbuhan ekonomi serta penurunan tingkat pengangguran.  \"Tentunya kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Ke depan, kami berkomitmen memperbaiki iklim investasi melalui kemudahan perizinan dan kemudahan berusaha,\" tukasnya. Selain itu, di sektor pangan yang merupakan salah satu program unggulan Provinsi Sumbar mendorong agar hilirasi pangan dapat menciptakan nilai tambah dan mendukung program ketahanan pangan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat Sumbar. \"Apalagi Sumbar memiliki potensi untuk Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sangat besar namun belum dikelola dengan baik dan pemanfaatannya masih belum optimal,\" terangnya. Untuk percepatan pemanfaatan EBT dibutuhkan investor yang diharapkan mampu mendongkrak pendapatan daerah yang nantinya akan meningkat kesejahteraan masyarakat. Untuk capaian program kesehatan khususnya PKG dan TBC yang belum optimal, serta tata kelola dan standar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang perlu diperkuat.  Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar akan segera melakukan percepatan melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pembentukan satuan tugas di tingkat daerah, pemanfaatan data yang lebih akurat, serta peningkatan pengawasan dan evaluasi secara berkala.  \"Kami berkomitmen memastikan seluruh program berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,\" ujarnya. Ke depan, Gubernur berharap agar peran pengawasan BPKP semakin diperkuat, khususnya dalam mengawal program-program prioritas yang bersifat strategis dan berdampak luas.  \"Salah satu pemulihan pasca bencana. Sebagaimana kita ketahui, Sumbar merupakan daerah yang memiliki kerentanan terhadap bencana alam,\" ulasnya. #mahyeldi  #vaskoruseimy  #sumbargercep  #sumaterabarat  #pemprovsumbar   Ansharullah   Ruseimy", "post_id": "7625909768300825874"}}, {"key": "Mahyeldi", "attributes": {"label": "Mahyeldi", "x": 722.3040266180925, "y": 304.34547469235827, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9654, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625909768300825874", "id": "Mahyeldi", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Mahyeldi Serahkan LED 2025, Tegaskan Perbaikan Tata Kelola dan Dorong Investasi Sumbar PADANG -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, menyerahkan Laporan Eksekutif Daerah (LED) Semester II Tahun 2025, sekaligus evaluasi perencanaan dan penganggaran tahun 2026 kepada Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumbar, di Auditorium Gubernuran, Selasa (7/4/2026). Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyambut baik pelaksanaan evaluasi ini. Gubernur Mahyeldi mengatakan, bahwa evaluasi yang dilakukan oleh BPKP merupakan bagian dari mekanisme penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi hasil.  \"Melalui evaluasi ini, kita dapat melihat sejauh mana kualitas perencanaan yang telah disusun, bagaimana konsistensinya dengan penganggaran, serta bagaimana efektivitas pelaksanaannya di lapangan,\" kata Mahyeldi.  Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menerima berbagai masukan dan rekomendasi strategis dari BPKP terkait arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.  Ia menegaskan, pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumbar dan BPKP sebagai bentuk kolaborasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien dan akuntabel. \"Berbagai kebijakan pembangunan yang dilakukan Pemprov Banten tentu membutuhkan pengawasan dari BPKP dan semua pihak, agar pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat benar - benar tepat sasaran dan sesuai aturan,\" ujar sebutnya. Tentunya momentum ini penting untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. \"Termasuk penyerahan Laporan Eksekutif Daerah Tahun 2025 kami pandang sebagai bahan yang sangat berharga,\" ucapnya. Laporan ini bukan hanya sebagai dokumen formal, tetapi sebagai cermin kinerja yang memberikan gambaran objektif atas capaian yang telah diraih, sekaligus menunjukkan ruang-ruang perbaikan yang perlu ditindak lanjuti bersama. Menurut Gubernur Mahyeldi, realisasi investasi Sumbar saat ini masih berada di bawah rata-rata regional Sumatera dan belum memberikan dampak optimal terhadap pertumbuhan ekonomi serta penurunan tingkat pengangguran.  \"Tentunya kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Ke depan, kami berkomitmen memperbaiki iklim investasi melalui kemudahan perizinan dan kemudahan berusaha,\" tukasnya. Selain itu, di sektor pangan yang merupakan salah satu program unggulan Provinsi Sumbar mendorong agar hilirasi pangan dapat menciptakan nilai tambah dan mendukung program ketahanan pangan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat Sumbar. \"Apalagi Sumbar memiliki potensi untuk Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sangat besar namun belum dikelola dengan baik dan pemanfaatannya masih belum optimal,\" terangnya. Untuk percepatan pemanfaatan EBT dibutuhkan investor yang diharapkan mampu mendongkrak pendapatan daerah yang nantinya akan meningkat kesejahteraan masyarakat. Untuk capaian program kesehatan khususnya PKG dan TBC yang belum optimal, serta tata kelola dan standar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang perlu diperkuat.  Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar akan segera melakukan percepatan melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pembentukan satuan tugas di tingkat daerah, pemanfaatan data yang lebih akurat, serta peningkatan pengawasan dan evaluasi secara berkala.  \"Kami berkomitmen memastikan seluruh program berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,\" ujarnya. Ke depan, Gubernur berharap agar peran pengawasan BPKP semakin diperkuat, khususnya dalam mengawal program-program prioritas yang bersifat strategis dan berdampak luas.  \"Salah satu pemulihan pasca bencana. Sebagaimana kita ketahui, Sumbar merupakan daerah yang memiliki kerentanan terhadap bencana alam,\" ulasnya. #mahyeldi  #vaskoruseimy  #sumbargercep  #sumaterabarat  #pemprovsumbar   Ansharullah   Ruseimy", "post_id": "7625909768300825874"}}, {"key": "Vasko", "attributes": {"label": "Vasko", "x": 785.9814444764401, "y": 461.57155600977404, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9654, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625909768300825874", "id": "Vasko", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Mahyeldi Serahkan LED 2025, Tegaskan Perbaikan Tata Kelola dan Dorong Investasi Sumbar PADANG -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, menyerahkan Laporan Eksekutif Daerah (LED) Semester II Tahun 2025, sekaligus evaluasi perencanaan dan penganggaran tahun 2026 kepada Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumbar, di Auditorium Gubernuran, Selasa (7/4/2026). Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyambut baik pelaksanaan evaluasi ini. Gubernur Mahyeldi mengatakan, bahwa evaluasi yang dilakukan oleh BPKP merupakan bagian dari mekanisme penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi hasil.  \"Melalui evaluasi ini, kita dapat melihat sejauh mana kualitas perencanaan yang telah disusun, bagaimana konsistensinya dengan penganggaran, serta bagaimana efektivitas pelaksanaannya di lapangan,\" kata Mahyeldi.  Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menerima berbagai masukan dan rekomendasi strategis dari BPKP terkait arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.  Ia menegaskan, pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumbar dan BPKP sebagai bentuk kolaborasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien dan akuntabel. \"Berbagai kebijakan pembangunan yang dilakukan Pemprov Banten tentu membutuhkan pengawasan dari BPKP dan semua pihak, agar pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat benar - benar tepat sasaran dan sesuai aturan,\" ujar sebutnya. Tentunya momentum ini penting untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. \"Termasuk penyerahan Laporan Eksekutif Daerah Tahun 2025 kami pandang sebagai bahan yang sangat berharga,\" ucapnya. Laporan ini bukan hanya sebagai dokumen formal, tetapi sebagai cermin kinerja yang memberikan gambaran objektif atas capaian yang telah diraih, sekaligus menunjukkan ruang-ruang perbaikan yang perlu ditindak lanjuti bersama. Menurut Gubernur Mahyeldi, realisasi investasi Sumbar saat ini masih berada di bawah rata-rata regional Sumatera dan belum memberikan dampak optimal terhadap pertumbuhan ekonomi serta penurunan tingkat pengangguran.  \"Tentunya kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Ke depan, kami berkomitmen memperbaiki iklim investasi melalui kemudahan perizinan dan kemudahan berusaha,\" tukasnya. Selain itu, di sektor pangan yang merupakan salah satu program unggulan Provinsi Sumbar mendorong agar hilirasi pangan dapat menciptakan nilai tambah dan mendukung program ketahanan pangan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat Sumbar. \"Apalagi Sumbar memiliki potensi untuk Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sangat besar namun belum dikelola dengan baik dan pemanfaatannya masih belum optimal,\" terangnya. Untuk percepatan pemanfaatan EBT dibutuhkan investor yang diharapkan mampu mendongkrak pendapatan daerah yang nantinya akan meningkat kesejahteraan masyarakat. Untuk capaian program kesehatan khususnya PKG dan TBC yang belum optimal, serta tata kelola dan standar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang perlu diperkuat.  Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar akan segera melakukan percepatan melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pembentukan satuan tugas di tingkat daerah, pemanfaatan data yang lebih akurat, serta peningkatan pengawasan dan evaluasi secara berkala.  \"Kami berkomitmen memastikan seluruh program berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,\" ujarnya. Ke depan, Gubernur berharap agar peran pengawasan BPKP semakin diperkuat, khususnya dalam mengawal program-program prioritas yang bersifat strategis dan berdampak luas.  \"Salah satu pemulihan pasca bencana. Sebagaimana kita ketahui, Sumbar merupakan daerah yang memiliki kerentanan terhadap bencana alam,\" ulasnya. #mahyeldi  #vaskoruseimy  #sumbargercep  #sumaterabarat  #pemprovsumbar   Ansharullah   Ruseimy", "post_id": "7625909768300825874"}}, {"key": "humas.sumbar", "attributes": {"label": "humas.sumbar", "x": 532.041235123106, "y": 367.00133176399186, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9654, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625909768300825874", "id": "humas.sumbar", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Mahyeldi Serahkan LED 2025, Tegaskan Perbaikan Tata Kelola dan Dorong Investasi Sumbar PADANG -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, menyerahkan Laporan Eksekutif Daerah (LED) Semester II Tahun 2025, sekaligus evaluasi perencanaan dan penganggaran tahun 2026 kepada Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumbar, di Auditorium Gubernuran, Selasa (7/4/2026). Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyambut baik pelaksanaan evaluasi ini. Gubernur Mahyeldi mengatakan, bahwa evaluasi yang dilakukan oleh BPKP merupakan bagian dari mekanisme penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi hasil.  \"Melalui evaluasi ini, kita dapat melihat sejauh mana kualitas perencanaan yang telah disusun, bagaimana konsistensinya dengan penganggaran, serta bagaimana efektivitas pelaksanaannya di lapangan,\" kata Mahyeldi.  Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menerima berbagai masukan dan rekomendasi strategis dari BPKP terkait arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.  Ia menegaskan, pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumbar dan BPKP sebagai bentuk kolaborasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien dan akuntabel. \"Berbagai kebijakan pembangunan yang dilakukan Pemprov Banten tentu membutuhkan pengawasan dari BPKP dan semua pihak, agar pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat benar - benar tepat sasaran dan sesuai aturan,\" ujar sebutnya. Tentunya momentum ini penting untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. \"Termasuk penyerahan Laporan Eksekutif Daerah Tahun 2025 kami pandang sebagai bahan yang sangat berharga,\" ucapnya. Laporan ini bukan hanya sebagai dokumen formal, tetapi sebagai cermin kinerja yang memberikan gambaran objektif atas capaian yang telah diraih, sekaligus menunjukkan ruang-ruang perbaikan yang perlu ditindak lanjuti bersama. Menurut Gubernur Mahyeldi, realisasi investasi Sumbar saat ini masih berada di bawah rata-rata regional Sumatera dan belum memberikan dampak optimal terhadap pertumbuhan ekonomi serta penurunan tingkat pengangguran.  \"Tentunya kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Ke depan, kami berkomitmen memperbaiki iklim investasi melalui kemudahan perizinan dan kemudahan berusaha,\" tukasnya. Selain itu, di sektor pangan yang merupakan salah satu program unggulan Provinsi Sumbar mendorong agar hilirasi pangan dapat menciptakan nilai tambah dan mendukung program ketahanan pangan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat Sumbar. \"Apalagi Sumbar memiliki potensi untuk Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sangat besar namun belum dikelola dengan baik dan pemanfaatannya masih belum optimal,\" terangnya. Untuk percepatan pemanfaatan EBT dibutuhkan investor yang diharapkan mampu mendongkrak pendapatan daerah yang nantinya akan meningkat kesejahteraan masyarakat. Untuk capaian program kesehatan khususnya PKG dan TBC yang belum optimal, serta tata kelola dan standar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang perlu diperkuat.  Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar akan segera melakukan percepatan melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pembentukan satuan tugas di tingkat daerah, pemanfaatan data yang lebih akurat, serta peningkatan pengawasan dan evaluasi secara berkala.  \"Kami berkomitmen memastikan seluruh program berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,\" ujarnya. Ke depan, Gubernur berharap agar peran pengawasan BPKP semakin diperkuat, khususnya dalam mengawal program-program prioritas yang bersifat strategis dan berdampak luas.  \"Salah satu pemulihan pasca bencana. Sebagaimana kita ketahui, Sumbar merupakan daerah yang memiliki kerentanan terhadap bencana alam,\" ulasnya. #mahyeldi  #vaskoruseimy  #sumbargercep  #sumaterabarat  #pemprovsumbar   Ansharullah   Ruseimy", "post_id": "7625909768300825874"}}, {"key": "infopadang_", "attributes": {"label": "infopadang_", "x": 47.98418430458684, "y": 894.1527276469311, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9654, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625909768300825874", "id": "infopadang_", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Mahyeldi Serahkan LED 2025, Tegaskan Perbaikan Tata Kelola dan Dorong Investasi Sumbar PADANG -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, menyerahkan Laporan Eksekutif Daerah (LED) Semester II Tahun 2025, sekaligus evaluasi perencanaan dan penganggaran tahun 2026 kepada Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumbar, di Auditorium Gubernuran, Selasa (7/4/2026). Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyambut baik pelaksanaan evaluasi ini. Gubernur Mahyeldi mengatakan, bahwa evaluasi yang dilakukan oleh BPKP merupakan bagian dari mekanisme penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi hasil.  \"Melalui evaluasi ini, kita dapat melihat sejauh mana kualitas perencanaan yang telah disusun, bagaimana konsistensinya dengan penganggaran, serta bagaimana efektivitas pelaksanaannya di lapangan,\" kata Mahyeldi.  Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menerima berbagai masukan dan rekomendasi strategis dari BPKP terkait arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.  Ia menegaskan, pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumbar dan BPKP sebagai bentuk kolaborasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien dan akuntabel. \"Berbagai kebijakan pembangunan yang dilakukan Pemprov Banten tentu membutuhkan pengawasan dari BPKP dan semua pihak, agar pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat benar - benar tepat sasaran dan sesuai aturan,\" ujar sebutnya. Tentunya momentum ini penting untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. \"Termasuk penyerahan Laporan Eksekutif Daerah Tahun 2025 kami pandang sebagai bahan yang sangat berharga,\" ucapnya. Laporan ini bukan hanya sebagai dokumen formal, tetapi sebagai cermin kinerja yang memberikan gambaran objektif atas capaian yang telah diraih, sekaligus menunjukkan ruang-ruang perbaikan yang perlu ditindak lanjuti bersama. Menurut Gubernur Mahyeldi, realisasi investasi Sumbar saat ini masih berada di bawah rata-rata regional Sumatera dan belum memberikan dampak optimal terhadap pertumbuhan ekonomi serta penurunan tingkat pengangguran.  \"Tentunya kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Ke depan, kami berkomitmen memperbaiki iklim investasi melalui kemudahan perizinan dan kemudahan berusaha,\" tukasnya. Selain itu, di sektor pangan yang merupakan salah satu program unggulan Provinsi Sumbar mendorong agar hilirasi pangan dapat menciptakan nilai tambah dan mendukung program ketahanan pangan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat Sumbar. \"Apalagi Sumbar memiliki potensi untuk Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sangat besar namun belum dikelola dengan baik dan pemanfaatannya masih belum optimal,\" terangnya. Untuk percepatan pemanfaatan EBT dibutuhkan investor yang diharapkan mampu mendongkrak pendapatan daerah yang nantinya akan meningkat kesejahteraan masyarakat. Untuk capaian program kesehatan khususnya PKG dan TBC yang belum optimal, serta tata kelola dan standar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang perlu diperkuat.  Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar akan segera melakukan percepatan melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pembentukan satuan tugas di tingkat daerah, pemanfaatan data yang lebih akurat, serta peningkatan pengawasan dan evaluasi secara berkala.  \"Kami berkomitmen memastikan seluruh program berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,\" ujarnya. Ke depan, Gubernur berharap agar peran pengawasan BPKP semakin diperkuat, khususnya dalam mengawal program-program prioritas yang bersifat strategis dan berdampak luas.  \"Salah satu pemulihan pasca bencana. Sebagaimana kita ketahui, Sumbar merupakan daerah yang memiliki kerentanan terhadap bencana alam,\" ulasnya. #mahyeldi  #vaskoruseimy  #sumbargercep  #sumaterabarat  #pemprovsumbar   Ansharullah   Ruseimy", "post_id": "7625909768300825874"}}, {"key": "mediacehtimur", "attributes": {"label": "mediacehtimur", "x": 231.50239468271826, "y": 740.8216315222793, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "101967158571806_1450988867042447", "id": "mediacehtimur", "source": "facebook-000001", "content": "Aceh - Babak baru masa depan fiskal dan politik Aceh menemui titik terang yang menggembirakan. Badan Legislasi (Banleg) DPR Aceh berhasil membangun kesepahaman krusial dengan Banleg DPR RI terkait keberlanjutan Otonomi Khusus (Otsus) dan finalisasi revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).\n\nDalam pertemuan strategis di Banda Aceh, Ketua Banleg DPR Aceh, Irfansyah, mengungkapkan bahwa revisi UUPA akan rampung sebelum Agustus 2026. \"Revisi UUPA insya Allah rampung tahun ini, sebelum Agustus sudah selesai. Untuk besaran dana Otsus, Banleg DPR RI sepakat di angka 2,5 persen,\" tegas Irfansyah.\n\nDana Otsus 2,5 persen ini diharapkan dapat menjadi energi vital bagi kemandirian infrastruktur dan keberlanjutan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Irfansyah juga menjawab kekhawatiran pusat terkait kapasitas serapan anggaran daerah, terutama berkaca pada SiLPA tahun 2018.\n\n\"Ganjalan soal SiLPA 2018 itu sudah kita jelaskan secara terang benderang. Instabilitas politik saat pimpinan daerah diamankan KPK membuat SKPA ragu mengeksekusi program,\" tambahnya.\n\nIrfansyah menekankan bahwa esensi perjuangan revisi UUPA bukan semata-mata soal nilai nominal dana Otsus, tetapi pemberian kewenangan kepada Aceh secara proporsional sesuai dengan semangat MoU Helsinki.\n\n\"Aceh ingin mengelola rumah tangganya dengan caranya sendiri, secara utuh dan bertanggung jawab,\" ujarnya.\n\nDengan sinergi yang terjalin antara Gubernur Muzakir Manaf, DPR Aceh, dan DPR RI, Irfansyah optimistis bahwa revisi UUPA akan melahirkan \"kado manis\" bagi rakyat Aceh dalam waktu dekat. Investasi regulasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi kemakmuran dan perdamaian yang abadi di Aceh.\n\nBaca selengkapnya di website infoacehtimur.com (link di bio & story)\n________________________\nSalon mobil:  \nSelalu gunakan tagar :\n#Infoacehtimur_Official #acehtimur #infoacehtimur #beritaacehtimur\nTerimakasih", "post_id": "101967158571806_1450988867042447"}}, {"key": "AWTCORP", "attributes": {"label": "AWTCORP", "x": 704.211509565885, "y": 64.06065061848709, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "100067947773869_1487292072680416", "id": "AWTCORP", "source": "facebook-000001", "content": "Kepala BNN RI Tinjau Kapal MT Sea Dragon yang Mengangkut Sabu Senilai Ratusan Miliar\n\nBatam– Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Marthinus Hukom, tiba di Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu (21/5) untuk meninjau langsung Kapal MT Sea Dragon Tarawa yang diduga mengangkut narkotika jenis sabu dalam jumlah besar. Kapal tersebut saat ini tengah berlabuh di Dermaga Bea Cukai Batam Tanjung Uncang. \n\nKedatangan Kepala BNN RI didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, Komandan Lantamal Kepri Laksamana Pertama Berkat Widjanarko, Direktur Interdiksi Narkotika DJBC R. Syarif Hidayat, serta jajaran direktorat BNN. Mereka langsung memeriksa kapal yang diduga menjadi sarana penyelundupan sabu dengan modus penyamaran dalam kemasan teh impor. \n\nPenyitaan Terbesar dalam Sejarah BNN\n\nMarthinus Hukom memerintahkan pengamanan ketat terhadap barang bukti mengingat besarnya volume narkotika yang terlibat. \"Ini merupakan salah satu prestasi terbesar dalam sejarah pengungkapan kasus narkoba di Indonesia,\" tegasnya. \n\nPetugas gabungan menemukan sabu-sabu yang disembunyikan dalam 67 dus berwarna cokelat di kompartemen khusus lambung kapal. Setiap dus berisi bungkusan teh China yang ternyata di dalamnya terdapat sabu. Meskipun perhitungan akhir masih berlangsung, dugaan sementara menunjukkan nilai barang bukti ini mencapai ratusan miliar rupiah. \n\nEnam ABK Diamankan, Termasuk WNA Thailand \n\nDalam operasi ini, tim gabungan berhasil menangkap enam Anak Buah Kapal (ABK), terdiri dari empat Warga Negara Indonesia (WNI) dan dua Warga Negara Asing (WNA) asal Thailand. Mereka kini menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan sindikat di balik penyelundupan ini. \n\nKepala BNN RI menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini membuktikan kolaborasi antarinstansi, seperti BNN, Polri, Bea Cukai, dan TNI AL, mampu memberikan dampak signifikan dalam pemberantasan narkotika. \"Ini bukti nyata sinergi kita untuk melindungi bangsa dari ancaman narkoba,\" ujarnya. \n\n😋 Makan enak dengan harga terjangkau :", "post_id": "100067947773869_1487292072680416"}}, {"key": "kingfriedchicken.official", "attributes": {"label": "kingfriedchicken.official", "x": 23.912453392281098, "y": 564.9088613961931, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "100067947773869_1487292072680416", "id": "kingfriedchicken.official", "source": "facebook-000001", "content": "Kepala BNN RI Tinjau Kapal MT Sea Dragon yang Mengangkut Sabu Senilai Ratusan Miliar\n\nBatam– Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Marthinus Hukom, tiba di Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu (21/5) untuk meninjau langsung Kapal MT Sea Dragon Tarawa yang diduga mengangkut narkotika jenis sabu dalam jumlah besar. Kapal tersebut saat ini tengah berlabuh di Dermaga Bea Cukai Batam Tanjung Uncang. \n\nKedatangan Kepala BNN RI didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, Komandan Lantamal Kepri Laksamana Pertama Berkat Widjanarko, Direktur Interdiksi Narkotika DJBC R. Syarif Hidayat, serta jajaran direktorat BNN. Mereka langsung memeriksa kapal yang diduga menjadi sarana penyelundupan sabu dengan modus penyamaran dalam kemasan teh impor. \n\nPenyitaan Terbesar dalam Sejarah BNN\n\nMarthinus Hukom memerintahkan pengamanan ketat terhadap barang bukti mengingat besarnya volume narkotika yang terlibat. \"Ini merupakan salah satu prestasi terbesar dalam sejarah pengungkapan kasus narkoba di Indonesia,\" tegasnya. \n\nPetugas gabungan menemukan sabu-sabu yang disembunyikan dalam 67 dus berwarna cokelat di kompartemen khusus lambung kapal. Setiap dus berisi bungkusan teh China yang ternyata di dalamnya terdapat sabu. Meskipun perhitungan akhir masih berlangsung, dugaan sementara menunjukkan nilai barang bukti ini mencapai ratusan miliar rupiah. \n\nEnam ABK Diamankan, Termasuk WNA Thailand \n\nDalam operasi ini, tim gabungan berhasil menangkap enam Anak Buah Kapal (ABK), terdiri dari empat Warga Negara Indonesia (WNI) dan dua Warga Negara Asing (WNA) asal Thailand. Mereka kini menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan sindikat di balik penyelundupan ini. \n\nKepala BNN RI menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini membuktikan kolaborasi antarinstansi, seperti BNN, Polri, Bea Cukai, dan TNI AL, mampu memberikan dampak signifikan dalam pemberantasan narkotika. \"Ini bukti nyata sinergi kita untuk melindungi bangsa dari ancaman narkoba,\" ujarnya. \n\n😋 Makan enak dengan harga terjangkau :", "post_id": "100067947773869_1487292072680416"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 630.1530908809433, "y": 369.4395438234934, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "aN528f4ACEw", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "SKAKMAT ISU NEGATIF! Menkeu Purbaya Buktikan Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Mata Dunia!\n\nGARUDA TV  - Indonesia kembali bikin bangga! 🇮🇩 Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Indonesia justru disebut sebagai \"Bright Spot\" atau titik terang oleh IMF dan investor besar dunia di Washington DC.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berhasil mematahkan keraguan investor dengan memaparkan fundamental ekonomi kita yang super kuat dan disiplin fiskal yang terjaga. Simak bagaimana sinergi kebijakan fiskal dan moneter bikin Indonesia makin dilirik investor global dalam video ini!\n\n#EkonomiIndonesia #IMFSpringMeetings #MenkeuPurbaya #InvestasiRI #GarudaTV #Ekonomi #GarudaTV \n\nDigital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "aN528f4ACEw"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 971.6804653527347, "y": 18.16822809157548, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9654, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "aN528f4ACEw", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "SKAKMAT ISU NEGATIF! Menkeu Purbaya Buktikan Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Mata Dunia!\n\nGARUDA TV  - Indonesia kembali bikin bangga! 🇮🇩 Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Indonesia justru disebut sebagai \"Bright Spot\" atau titik terang oleh IMF dan investor besar dunia di Washington DC.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berhasil mematahkan keraguan investor dengan memaparkan fundamental ekonomi kita yang super kuat dan disiplin fiskal yang terjaga. Simak bagaimana sinergi kebijakan fiskal dan moneter bikin Indonesia makin dilirik investor global dalam video ini!\n\n#EkonomiIndonesia #IMFSpringMeetings #MenkeuPurbaya #InvestasiRI #GarudaTV #Ekonomi #GarudaTV \n\nDigital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "aN528f4ACEw"}}, {"key": "@elysadheliaa", "attributes": {"label": "@elysadheliaa", "x": 137.80334377453462, "y": 41.60085451993989, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "FGH1EBAjIAQ", "id": "@elysadheliaa", "source": "youtube-000001", "content": "MakroEkonomi1 - Analisis Inflasi Pendekatan AD-AS & Efektivitas Kebijakan Fiskal di Indonesia\n\ndeskripsi video\nMata Kuliah: Makroekonomi 1\nKelompok 3\nRizky Ananda Saputra || 25460201013\nFadillah Ramadhani || 25460201018\nApfia Debby Kurnia Utami ||25460201014\nArlan Ardiansah || 25460201016\nPutri || 25460201023\nHaerunnisa || 25460201070\nPutri Aisyah II 25460201024\nElys Adhelia Anjany || 25460201066\nJuwita Naila || 2440402037\nTopik 1: Sinergi Kebijakan Fiskal dan Sisi Penawaran Fokus Kasus\nLokal: 2B\nDosen Pengampu : Bernadeth Y Priskilla S, S.E., M.Si\nChannel YouTube Dosen:", "post_id": "FGH1EBAjIAQ"}}, {"key": "bernadethpriskillas8524", "attributes": {"label": "bernadethpriskillas8524", "x": 598.8114920717517, "y": 403.96725827713055, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FGH1EBAjIAQ", "id": "bernadethpriskillas8524", "source": "youtube-000001", "content": "MakroEkonomi1 - Analisis Inflasi Pendekatan AD-AS & Efektivitas Kebijakan Fiskal di Indonesia\n\ndeskripsi video\nMata Kuliah: Makroekonomi 1\nKelompok 3\nRizky Ananda Saputra || 25460201013\nFadillah Ramadhani || 25460201018\nApfia Debby Kurnia Utami ||25460201014\nArlan Ardiansah || 25460201016\nPutri || 25460201023\nHaerunnisa || 25460201070\nPutri Aisyah II 25460201024\nElys Adhelia Anjany || 25460201066\nJuwita Naila || 2440402037\nTopik 1: Sinergi Kebijakan Fiskal dan Sisi Penawaran Fokus Kasus\nLokal: 2B\nDosen Pengampu : Bernadeth Y Priskilla S, S.E., M.Si\nChannel YouTube Dosen:", "post_id": "FGH1EBAjIAQ"}}, {"key": "@aminahA23", "attributes": {"label": "@aminahA23", "x": 892.772175668284, "y": 91.10512421996442, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "6p4YbvH3O7c", "id": "@aminahA23", "source": "youtube-000001", "content": "MAKRO EKONOMI 1 \"SINERGI KEBIJAKAN FISKAL DAN SISI PENAWARAN : PEMBANGUNAN IKN \" KELOMPOK 4\n\nMATA KULIAH : MAKRO EKONOMI 1 \nKELOMPOK 4 \nKETUA KELOMPOK: NUR AFNI : 25460201049\nANGGOTA KELOMPOK \n1. SITI AMINAH SAFITRI: 25460201053 (EDITOR)\n2. NURISKA (25460201050)\n3. ANISA SYAFIKA: (25460201094)\n4. ANJELINA INTAN TUKU:  (25460201038)\n5. ERA PASIRAH : (25460201039)\n6. NADYA SAVIRA ALZAHRA: (25460201047)\n7. JULI KURNIAWATI:(25460201044)\n8. BETRIS REVALINA: (25460201098)\n9. AMELIA RAMADHANI: (25460201036)\n\nTOPIK : SINERGI KEBIJAKAN FISKAL DAN SISI PENAWARAN \nKASUS : PEMBANGUNAN IKN YANG DI DUKUNG BELANJA PEMERINTAH \n\nLOKAL : A2 \nPRODI : EKONOMI PEMBANGUNAN \n\nDOSEN PENGAMPU : Bernadeth Yosephine priskilla br Simangunson. S.E., M.Si\n\nCHANNEL YOUTUBE DOSEN : ‪‬ \n\n#tugaskelompok #tugaskuliah #makroekonomi", "post_id": "6p4YbvH3O7c"}}, {"key": "bernadethypriskillas8542", "attributes": {"label": "bernadethypriskillas8542", "x": 257.0685258612065, "y": 884.8275893288862, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6p4YbvH3O7c", "id": "bernadethypriskillas8542", "source": "youtube-000001", "content": "MAKRO EKONOMI 1 \"SINERGI KEBIJAKAN FISKAL DAN SISI PENAWARAN : PEMBANGUNAN IKN \" KELOMPOK 4\n\nMATA KULIAH : MAKRO EKONOMI 1 \nKELOMPOK 4 \nKETUA KELOMPOK: NUR AFNI : 25460201049\nANGGOTA KELOMPOK \n1. SITI AMINAH SAFITRI: 25460201053 (EDITOR)\n2. NURISKA (25460201050)\n3. ANISA SYAFIKA: (25460201094)\n4. ANJELINA INTAN TUKU:  (25460201038)\n5. ERA PASIRAH : (25460201039)\n6. NADYA SAVIRA ALZAHRA: (25460201047)\n7. JULI KURNIAWATI:(25460201044)\n8. BETRIS REVALINA: (25460201098)\n9. AMELIA RAMADHANI: (25460201036)\n\nTOPIK : SINERGI KEBIJAKAN FISKAL DAN SISI PENAWARAN \nKASUS : PEMBANGUNAN IKN YANG DI DUKUNG BELANJA PEMERINTAH \n\nLOKAL : A2 \nPRODI : EKONOMI PEMBANGUNAN \n\nDOSEN PENGAMPU : Bernadeth Yosephine priskilla br Simangunson. S.E., M.Si\n\nCHANNEL YOUTUBE DOSEN : ‪‬ \n\n#tugaskelompok #tugaskuliah #makroekonomi", "post_id": "6p4YbvH3O7c"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 99.17225377622341, "y": 602.5596924321338, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "8YXg5GYzsEs", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "Kita Bedah LK 2025 GOTO! Seni Turnaround GOTO Melepas Tokopedia & Menguasai Fintech Untuk Keuntungan\n\nSelamat datang di channel Wawasan Cerdas! Apakah Anda masih mengira bahwa perusahaan teknologi dan startup hanya bisa bertahan dengan cara \"bakar uang\"? Jika iya, kita perlu segera mengubah pola pikir tersebut. Pada video kali ini, kami akan mengajak Anda membedah secara mendalam transformasi radikal dari raksasa teknologi Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), yang berhasil keluar dari fase \"berdarah-darah\" menuju operasional yang sangat sehat.\n\nKami melihat bahwa selama ini banyak investor ketakutan ketika subsidi pelanggan dicabut, mengira konsumen akan lari. Namun, fakta membuktikan sebaliknya! GOTO dengan berani memangkas beban promo dan diskon bernilai triliunan rupiah—khususnya di segmen layanan  On-Demand  (Gojek), namun pendapatan mereka justru melonjak tajam. Ini adalah bukti nyata bahwa loyalitas dan ekosistem yang kita gunakan sehari-hari sudah memiliki  pricing power , di mana kualitas jauh lebih utama daripada sekadar mengejar diskon.\n\nSelain itu, tahukah Anda bahwa melepaskan sesuatu terkadang adalah strategi terbaik untuk memenangkan permainan? Kita akan membahas secara detail manuver akuntansi brilian dari manajemen GOTO saat melepaskan 75,01% kepemilikan Tokopedia kepada TikTok. Proses dekonsolidasi ini seketika menghapus beban raksasa dan mengubah  e-commerce  dari pusat biaya ( cost center ) menjadi pusat laba ( profit center ) pasif bagi GOTO melalui skema \"Imbalan Jasa E-Commerce\".\n\nLalu, dari mana mesin pertumbuhan masa depan GOTO? Jawabannya mengejutkan: Sektor Financial Technology (Fintech), yaitu Paylater dan Pinjaman! Lompatan luar biasa di sektor pinjaman konsumen ini tidak bisa lepas dari sinergi jenius bersama Bank Jago, yang bertindak sebagai \"urat nadi\" pemasok likuiditas miliaran rupiah. Berkat eksekusi dari strategi-strategi ini, GOTO mencetak sejarah fundamental: Arus Kas Operasi (CFO) yang akhirnya berbalik positif, membuktikan bahwa mesin bisnis ini sudah bisa membiayai dirinya sendiri.\n\nNamun, sebagai analis dan investor rasional, kita juga harus menelan satu realita. Mengapa GOTO yang kasnya melimpah ruah hingga puluhan triliun rupiah belum bisa membagikan dividen untuk Anda? Hal ini karena mereka masih tersandera oleh akumulasi defisit (rugi historis) masa lalu yang mencapai angka Rp215,33 triliun.\n\nKami sangat menyarankan Anda untuk menonton video ini secara utuh untuk mendapatkan pemahaman tingkat dewa  (masterclass)  tentang seni turnaround perusahaan, efisiensi bisnis, dan cara membaca fundamental arus kas saham teknologi. Jadikan video ini sebagai referensi abadi ( evergreen ) Anda dalam menilai kualitas bisnis!\n\nJika materi dari Wawasan Cerdas ini membantu Anda, pastikan Anda menekan tombol LIKE, bagikan pendapat Anda di kolom KOMENTAR, dan SUBSCRIBE agar kita bisa terus belajar dan mencerdaskan wawasan investasi bersama!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#SahamGOTO #InvestasiSaham #WawasanCerdas #StrategiBisnis #TurnaroundSaham #AnalisisFundamental #FintechIndonesia #BelajarSaham #GojekTokopedia #PasarModalIndonesia #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "8YXg5GYzsEs"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 696.2156980413548, "y": 440.729053332371, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "8YXg5GYzsEs", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "Kita Bedah LK 2025 GOTO! Seni Turnaround GOTO Melepas Tokopedia & Menguasai Fintech Untuk Keuntungan\n\nSelamat datang di channel Wawasan Cerdas! Apakah Anda masih mengira bahwa perusahaan teknologi dan startup hanya bisa bertahan dengan cara \"bakar uang\"? Jika iya, kita perlu segera mengubah pola pikir tersebut. Pada video kali ini, kami akan mengajak Anda membedah secara mendalam transformasi radikal dari raksasa teknologi Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), yang berhasil keluar dari fase \"berdarah-darah\" menuju operasional yang sangat sehat.\n\nKami melihat bahwa selama ini banyak investor ketakutan ketika subsidi pelanggan dicabut, mengira konsumen akan lari. Namun, fakta membuktikan sebaliknya! GOTO dengan berani memangkas beban promo dan diskon bernilai triliunan rupiah—khususnya di segmen layanan  On-Demand  (Gojek), namun pendapatan mereka justru melonjak tajam. Ini adalah bukti nyata bahwa loyalitas dan ekosistem yang kita gunakan sehari-hari sudah memiliki  pricing power , di mana kualitas jauh lebih utama daripada sekadar mengejar diskon.\n\nSelain itu, tahukah Anda bahwa melepaskan sesuatu terkadang adalah strategi terbaik untuk memenangkan permainan? Kita akan membahas secara detail manuver akuntansi brilian dari manajemen GOTO saat melepaskan 75,01% kepemilikan Tokopedia kepada TikTok. Proses dekonsolidasi ini seketika menghapus beban raksasa dan mengubah  e-commerce  dari pusat biaya ( cost center ) menjadi pusat laba ( profit center ) pasif bagi GOTO melalui skema \"Imbalan Jasa E-Commerce\".\n\nLalu, dari mana mesin pertumbuhan masa depan GOTO? Jawabannya mengejutkan: Sektor Financial Technology (Fintech), yaitu Paylater dan Pinjaman! Lompatan luar biasa di sektor pinjaman konsumen ini tidak bisa lepas dari sinergi jenius bersama Bank Jago, yang bertindak sebagai \"urat nadi\" pemasok likuiditas miliaran rupiah. Berkat eksekusi dari strategi-strategi ini, GOTO mencetak sejarah fundamental: Arus Kas Operasi (CFO) yang akhirnya berbalik positif, membuktikan bahwa mesin bisnis ini sudah bisa membiayai dirinya sendiri.\n\nNamun, sebagai analis dan investor rasional, kita juga harus menelan satu realita. Mengapa GOTO yang kasnya melimpah ruah hingga puluhan triliun rupiah belum bisa membagikan dividen untuk Anda? Hal ini karena mereka masih tersandera oleh akumulasi defisit (rugi historis) masa lalu yang mencapai angka Rp215,33 triliun.\n\nKami sangat menyarankan Anda untuk menonton video ini secara utuh untuk mendapatkan pemahaman tingkat dewa  (masterclass)  tentang seni turnaround perusahaan, efisiensi bisnis, dan cara membaca fundamental arus kas saham teknologi. Jadikan video ini sebagai referensi abadi ( evergreen ) Anda dalam menilai kualitas bisnis!\n\nJika materi dari Wawasan Cerdas ini membantu Anda, pastikan Anda menekan tombol LIKE, bagikan pendapat Anda di kolom KOMENTAR, dan SUBSCRIBE agar kita bisa terus belajar dan mencerdaskan wawasan investasi bersama!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#SahamGOTO #InvestasiSaham #WawasanCerdas #StrategiBisnis #TurnaroundSaham #AnalisisFundamental #FintechIndonesia #BelajarSaham #GojekTokopedia #PasarModalIndonesia #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "8YXg5GYzsEs"}}, {"key": "@pangkeptv", "attributes": {"label": "@pangkeptv", "x": 527.3010949623795, "y": 771.8265057956824, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "dyA09W76uJ0", "id": "@pangkeptv", "source": "youtube-000001", "content": "Musrenbang 2027 Pangkep, Fokus PeningkatanSDM dan Infrastruktur Berkelanjutan\n\nPemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2027 di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Selasa (31/3/2026). Forum ini menegaskan arah pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur berkelanjutan.\n\n\nMusrembang dihadiri Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf, Sekretaris Daerah Hj. Suriani, unsur Forkopimda, serta Staf Ahli Ekonomi Kerakyatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Since Erna Lamba.\n\n\nDalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Rahman Assagaf menyampaikan bahwa kinerja pembangunan Kabupaten Pangkep dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. \n\nPertumbuhan ekonomi daerah tercatat stabil di kisaran 5,00 persen, didukung sektor unggulan seperti perikanan, pertanian, dan industri pengolahan.\n\n\n“Kita berhasil menurunkan tingkat kemiskinan secara bertahap hingga berada pada angka 11,60 persen. Meskipun begitu, angka ini akan terus kita tekan melalui program yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.\n\n\nSelain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Pangkep juga terus meningkat hingga mencapai 74,62 poin, yang mencerminkan perbaikan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.\n\n\nUntuk tahun 2027, Pemkab Pangkep mengusung tema pembangunan “Peningkatan Kualitas SDM dan Infrastruktur Berkelanjutan untuk Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif.”\n\n\nWakil Bupati menekankan enam arahan strategis kepada seluruh perangkat daerah, yakni perencanaan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, percepatan konektivitas wilayah khususnya kepulauan, penguatan sektor unggulan, peningkatan kualitas SDM, penguatan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi, serta sinergi lintas sektor.\n\n\n“Melalui Musrenbang ini, saya berharap kita dapat menghasilkan dokumen RKPD tahun 2027 yang berkualitas, implementatif, dan mampu memberikan solusi nyata bagi permasalahan masyarakat,” tegasnya.\n\n\nIa juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.\n“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.\n\n\nSementara itu, Kepala Bapperida Pangkep, Amril, mengungkapkan bahwa perencanaan tahun 2027 fokus pada peningkatan SDM dan infrastruktur berkelanjutan.\n\n\"Dari tema pembangunan ini, tidak jauh dari isu peningkatan SDM khususnya perbaikan sektor kesehatan dan pendidikan. Infrastuktur  berhuungan dengan sektor PU, Perumahan, pemukiman dan kebencanaan,\" ujarnya.\n\n\nAmril menjelaskan, diharapkan perencanaan lebih terarah, efisien dan efektif. Pasalnya, tahun depan menghadapi tantangan fiskal yang cukup berat, terutama akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.\n\n\n\"Ada pengurangan APBD kita kurang lebih Rp250 miliar lebih. Ini menjadi tantangan besar bagi kita dalam menyusun program pembangunan,” ungkapnya.\n\n\nMeski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh proses perencanaan harus tetap terarah, efisien, dan selaras dengan prioritas daerah, provinsi, hingga nasional.\n\n\n“Harapannya, melalui forum ini kita bisa menghasilkan usulan  perencanaan yang sistematis, sesuai kebutuhan masyarakat, serta sejalan dengan prioritas pembangunan Pemkab Pangkep, Pemprov dan pemeirintah pusat yang harus sejalan ” tutupnya.\n\nSuka dengan video Pangkep TV?\nSubscribe Pangkep TV\n\n---------------------------------------------------------------------------------\nInformasi lainnya dari Pangkep TV\nFacebook: Pangkep TV\nInstagram:", "post_id": "dyA09W76uJ0"}}, {"key": "pangkep.tv", "attributes": {"label": "pangkep.tv", "x": 308.71851249932115, "y": 825.5500369629226, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "dyA09W76uJ0", "id": "pangkep.tv", "source": "youtube-000001", "content": "Musrenbang 2027 Pangkep, Fokus PeningkatanSDM dan Infrastruktur Berkelanjutan\n\nPemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2027 di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Selasa (31/3/2026). Forum ini menegaskan arah pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur berkelanjutan.\n\n\nMusrembang dihadiri Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf, Sekretaris Daerah Hj. Suriani, unsur Forkopimda, serta Staf Ahli Ekonomi Kerakyatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Since Erna Lamba.\n\n\nDalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Rahman Assagaf menyampaikan bahwa kinerja pembangunan Kabupaten Pangkep dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. \n\nPertumbuhan ekonomi daerah tercatat stabil di kisaran 5,00 persen, didukung sektor unggulan seperti perikanan, pertanian, dan industri pengolahan.\n\n\n“Kita berhasil menurunkan tingkat kemiskinan secara bertahap hingga berada pada angka 11,60 persen. Meskipun begitu, angka ini akan terus kita tekan melalui program yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.\n\n\nSelain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Pangkep juga terus meningkat hingga mencapai 74,62 poin, yang mencerminkan perbaikan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.\n\n\nUntuk tahun 2027, Pemkab Pangkep mengusung tema pembangunan “Peningkatan Kualitas SDM dan Infrastruktur Berkelanjutan untuk Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif.”\n\n\nWakil Bupati menekankan enam arahan strategis kepada seluruh perangkat daerah, yakni perencanaan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, percepatan konektivitas wilayah khususnya kepulauan, penguatan sektor unggulan, peningkatan kualitas SDM, penguatan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi, serta sinergi lintas sektor.\n\n\n“Melalui Musrenbang ini, saya berharap kita dapat menghasilkan dokumen RKPD tahun 2027 yang berkualitas, implementatif, dan mampu memberikan solusi nyata bagi permasalahan masyarakat,” tegasnya.\n\n\nIa juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.\n“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.\n\n\nSementara itu, Kepala Bapperida Pangkep, Amril, mengungkapkan bahwa perencanaan tahun 2027 fokus pada peningkatan SDM dan infrastruktur berkelanjutan.\n\n\"Dari tema pembangunan ini, tidak jauh dari isu peningkatan SDM khususnya perbaikan sektor kesehatan dan pendidikan. Infrastuktur  berhuungan dengan sektor PU, Perumahan, pemukiman dan kebencanaan,\" ujarnya.\n\n\nAmril menjelaskan, diharapkan perencanaan lebih terarah, efisien dan efektif. Pasalnya, tahun depan menghadapi tantangan fiskal yang cukup berat, terutama akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.\n\n\n\"Ada pengurangan APBD kita kurang lebih Rp250 miliar lebih. Ini menjadi tantangan besar bagi kita dalam menyusun program pembangunan,” ungkapnya.\n\n\nMeski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh proses perencanaan harus tetap terarah, efisien, dan selaras dengan prioritas daerah, provinsi, hingga nasional.\n\n\n“Harapannya, melalui forum ini kita bisa menghasilkan usulan  perencanaan yang sistematis, sesuai kebutuhan masyarakat, serta sejalan dengan prioritas pembangunan Pemkab Pangkep, Pemprov dan pemeirintah pusat yang harus sejalan ” tutupnya.\n\nSuka dengan video Pangkep TV?\nSubscribe Pangkep TV\n\n---------------------------------------------------------------------------------\nInformasi lainnya dari Pangkep TV\nFacebook: Pangkep TV\nInstagram:", "post_id": "dyA09W76uJ0"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 629.4165744174804, "y": 325.5809377678748, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "5Y2sMU7Qp7w", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tunjuk Dua Plh Dirjen Gantikan Febrio Kacaribu dan Luky Alfirman | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk Sudarto sebagai Plh. Dirjen Anggaran dan Ferry Ardianto sebagai Plh. Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal menggantikan Luky Alfirman dan Febrio Nathan Kacaribu. Penunjukan ini dilakukan di tengah mencuatnya isu internal terkait ketahanan fiskal serta dinamika di tubuh Kementerian Keuangan, yang diakui Purbaya turut menjadi salah satu pertimbangan, meski bukan satu-satunya alasan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5Y2sMU7Qp7w"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 185.99740244219907, "y": 489.0171211989036, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5Y2sMU7Qp7w", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tunjuk Dua Plh Dirjen Gantikan Febrio Kacaribu dan Luky Alfirman | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk Sudarto sebagai Plh. Dirjen Anggaran dan Ferry Ardianto sebagai Plh. Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal menggantikan Luky Alfirman dan Febrio Nathan Kacaribu. Penunjukan ini dilakukan di tengah mencuatnya isu internal terkait ketahanan fiskal serta dinamika di tubuh Kementerian Keuangan, yang diakui Purbaya turut menjadi salah satu pertimbangan, meski bukan satu-satunya alasan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5Y2sMU7Qp7w"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 912.1984894747209, "y": 165.358853314723, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5Y2sMU7Qp7w", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tunjuk Dua Plh Dirjen Gantikan Febrio Kacaribu dan Luky Alfirman | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk Sudarto sebagai Plh. Dirjen Anggaran dan Ferry Ardianto sebagai Plh. Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal menggantikan Luky Alfirman dan Febrio Nathan Kacaribu. Penunjukan ini dilakukan di tengah mencuatnya isu internal terkait ketahanan fiskal serta dinamika di tubuh Kementerian Keuangan, yang diakui Purbaya turut menjadi salah satu pertimbangan, meski bukan satu-satunya alasan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5Y2sMU7Qp7w"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 691.089501782938, "y": 343.1140193807788, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "5Y2sMU7Qp7w", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tunjuk Dua Plh Dirjen Gantikan Febrio Kacaribu dan Luky Alfirman | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk Sudarto sebagai Plh. Dirjen Anggaran dan Ferry Ardianto sebagai Plh. Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal menggantikan Luky Alfirman dan Febrio Nathan Kacaribu. Penunjukan ini dilakukan di tengah mencuatnya isu internal terkait ketahanan fiskal serta dinamika di tubuh Kementerian Keuangan, yang diakui Purbaya turut menjadi salah satu pertimbangan, meski bukan satu-satunya alasan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5Y2sMU7Qp7w"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 952.1123400322281, "y": 243.1901231863035, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5Y2sMU7Qp7w", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tunjuk Dua Plh Dirjen Gantikan Febrio Kacaribu dan Luky Alfirman | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk Sudarto sebagai Plh. Dirjen Anggaran dan Ferry Ardianto sebagai Plh. Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal menggantikan Luky Alfirman dan Febrio Nathan Kacaribu. Penunjukan ini dilakukan di tengah mencuatnya isu internal terkait ketahanan fiskal serta dinamika di tubuh Kementerian Keuangan, yang diakui Purbaya turut menjadi salah satu pertimbangan, meski bukan satu-satunya alasan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5Y2sMU7Qp7w"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 39.134293661083895, "y": 709.3506703486838, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5Y2sMU7Qp7w", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tunjuk Dua Plh Dirjen Gantikan Febrio Kacaribu dan Luky Alfirman | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk Sudarto sebagai Plh. Dirjen Anggaran dan Ferry Ardianto sebagai Plh. Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal menggantikan Luky Alfirman dan Febrio Nathan Kacaribu. Penunjukan ini dilakukan di tengah mencuatnya isu internal terkait ketahanan fiskal serta dinamika di tubuh Kementerian Keuangan, yang diakui Purbaya turut menjadi salah satu pertimbangan, meski bukan satu-satunya alasan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5Y2sMU7Qp7w"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 691.4314041628194, "y": 814.488886014675, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5Y2sMU7Qp7w", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tunjuk Dua Plh Dirjen Gantikan Febrio Kacaribu dan Luky Alfirman | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk Sudarto sebagai Plh. Dirjen Anggaran dan Ferry Ardianto sebagai Plh. Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal menggantikan Luky Alfirman dan Febrio Nathan Kacaribu. Penunjukan ini dilakukan di tengah mencuatnya isu internal terkait ketahanan fiskal serta dinamika di tubuh Kementerian Keuangan, yang diakui Purbaya turut menjadi salah satu pertimbangan, meski bukan satu-satunya alasan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5Y2sMU7Qp7w"}}, {"key": "@TheIndonesiaPost", "attributes": {"label": "@TheIndonesiaPost", "x": 446.2452794479599, "y": 525.1979071885364, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "iiIkvJp8mYY", "id": "@TheIndonesiaPost", "source": "youtube-000001", "content": "Komisi IX DPR RI: Menakar Sinergi Menkes, Mensos, dan BPJS dalam Benang Kusut Data PBI\n\nDi tengah bayang-bayang tantangan fiskal sektor kesehatan, Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama lima pilar penyelenggara jaminan sosial mengungkap adanya urgensi sinkronisasi data kependudukan dan kemiskinan yang selama ini disinyalir mengakibatkan distribusi subsidi jaminan kesehatan belum sepenuhnya tepat sasaran bagi masyarakat rentan. 📉\n\nSinkronisasi Data: Antara Akurasi dan Realita Lapangan\nIntegrasi data antara  yang mengelola DTKS dan  melalui data kependudukan menjadi sorotan utama anggota dewan karena masih ditemukannya warga kategori mampu yang masuk daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI), sementara warga miskin justru terdepak dari sistem perlindungan. 🗂️\n\nDalam forum tersebut, ditekankan bahwa pemutakhiran data secara real-time di tingkat daerah seringkali terbentur kendala anggaran di kabupaten/kota, yang menghambat verifikasi serta validasi lapangan secara akurat. 🏚️\n\nHal ini memicu kritik tajam dari Komisi IX yang menuntut audit data terpadu guna memastikan bahwa setiap rupiah premi yang dibayarkan negara benar-benar melindungi mereka yang membutuhkan, alih-alih hanya menjadi angka statistik dalam laporan administratif yang semu. 🛡️\n\nInfrastruktur KRIS dan Keberlanjutan Dana Jaminan Sosial\n bersama DJSN menghadapi tantangan besar terkait rencana implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang bertujuan menghapus kasta layanan kelas 1, 2, dan 3 demi asas keadilan sosial, namun terganjal oleh kesiapan infrastruktur fisik rumah sakit di berbagai wilayah terpencil. 🏥\n\nKesiapan fiskal dana jaminan sosial juga menjadi perdebatan hangat, di mana DJSN didesak untuk menjamin bahwa penyesuaian tarif ke depan tidak memberikan beban tambahan bagi peserta mandiri di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. 💰\n\nAnggota dewan memberikan peringatan keras bahwa tanpa simulasi transisi yang matang, migrasi menuju sistem KRIS justru berisiko menurunkan standar layanan medis dan memperpanjang antrean pasien di fasilitas kesehatan tingkat lanjut. ⏳\n\nTransformasi Kesehatan dan Ego Sektoral Birokrasi\nDi sisi lain,  memaparkan urgensi transformasi layanan rujukan yang memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah melalui koordinasi ketat  untuk memastikan persebaran tenaga medis spesialis yang merata. 🩺\n\nMasalah klasik seperti minimnya insentif bagi nakes di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi isu yang kerap memicu aksi \"lempar bola\" tanggung jawab antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pelayanan seringkali terfragmentasi oleh batasan birokrasi otonomi. 🤝 \n\nSinergi ini dianggap sangat krusial, karena tanpa dukungan regulasi yang sinkron antara kebijakan kesehatan pusat dan tata kelola pemerintahan daerah, visi besar pembangunan ketahanan kesehatan nasional akan sulit tercapai secara inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. 🇮🇩\n\nDampaknya, kegagalan dalam menyelaraskan data kemiskinan dan kesiapan infrastruktur rumah sakit dalam waktu dekat akan memperlebar kesenjangan akses pengobatan serta mengancam stabilitas keuangan BPJS Kesehatan secara jangka panjang. ⚠️\n\nMenurut Anda, apakah penghapusan sistem kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan menjadi satu kelas standar (KRIS) sudah mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, atau justru akan menurunkan standar kenyamanan pasien? Sampaikan pendapat kritis Anda di kolom komentar! 👇\n\nSosial Media : MZF\n\n#theindonesiapost #DPRRI #KomisiIX #BPJSKesehatan #Menkes #KRISBPJS #JaminanKesehatan #BeritaPemerintah #KeadilanSosial #indonesiasehat  #datakemiskinanjawatimur", "post_id": "iiIkvJp8mYY"}}, {"key": "kemensosri", "attributes": {"label": "kemensosri", "x": 220.4755529062925, "y": 321.317731864891, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "iiIkvJp8mYY", "id": "kemensosri", "source": "youtube-000001", "content": "Komisi IX DPR RI: Menakar Sinergi Menkes, Mensos, dan BPJS dalam Benang Kusut Data PBI\n\nDi tengah bayang-bayang tantangan fiskal sektor kesehatan, Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama lima pilar penyelenggara jaminan sosial mengungkap adanya urgensi sinkronisasi data kependudukan dan kemiskinan yang selama ini disinyalir mengakibatkan distribusi subsidi jaminan kesehatan belum sepenuhnya tepat sasaran bagi masyarakat rentan. 📉\n\nSinkronisasi Data: Antara Akurasi dan Realita Lapangan\nIntegrasi data antara  yang mengelola DTKS dan  melalui data kependudukan menjadi sorotan utama anggota dewan karena masih ditemukannya warga kategori mampu yang masuk daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI), sementara warga miskin justru terdepak dari sistem perlindungan. 🗂️\n\nDalam forum tersebut, ditekankan bahwa pemutakhiran data secara real-time di tingkat daerah seringkali terbentur kendala anggaran di kabupaten/kota, yang menghambat verifikasi serta validasi lapangan secara akurat. 🏚️\n\nHal ini memicu kritik tajam dari Komisi IX yang menuntut audit data terpadu guna memastikan bahwa setiap rupiah premi yang dibayarkan negara benar-benar melindungi mereka yang membutuhkan, alih-alih hanya menjadi angka statistik dalam laporan administratif yang semu. 🛡️\n\nInfrastruktur KRIS dan Keberlanjutan Dana Jaminan Sosial\n bersama DJSN menghadapi tantangan besar terkait rencana implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang bertujuan menghapus kasta layanan kelas 1, 2, dan 3 demi asas keadilan sosial, namun terganjal oleh kesiapan infrastruktur fisik rumah sakit di berbagai wilayah terpencil. 🏥\n\nKesiapan fiskal dana jaminan sosial juga menjadi perdebatan hangat, di mana DJSN didesak untuk menjamin bahwa penyesuaian tarif ke depan tidak memberikan beban tambahan bagi peserta mandiri di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. 💰\n\nAnggota dewan memberikan peringatan keras bahwa tanpa simulasi transisi yang matang, migrasi menuju sistem KRIS justru berisiko menurunkan standar layanan medis dan memperpanjang antrean pasien di fasilitas kesehatan tingkat lanjut. ⏳\n\nTransformasi Kesehatan dan Ego Sektoral Birokrasi\nDi sisi lain,  memaparkan urgensi transformasi layanan rujukan yang memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah melalui koordinasi ketat  untuk memastikan persebaran tenaga medis spesialis yang merata. 🩺\n\nMasalah klasik seperti minimnya insentif bagi nakes di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi isu yang kerap memicu aksi \"lempar bola\" tanggung jawab antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pelayanan seringkali terfragmentasi oleh batasan birokrasi otonomi. 🤝 \n\nSinergi ini dianggap sangat krusial, karena tanpa dukungan regulasi yang sinkron antara kebijakan kesehatan pusat dan tata kelola pemerintahan daerah, visi besar pembangunan ketahanan kesehatan nasional akan sulit tercapai secara inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. 🇮🇩\n\nDampaknya, kegagalan dalam menyelaraskan data kemiskinan dan kesiapan infrastruktur rumah sakit dalam waktu dekat akan memperlebar kesenjangan akses pengobatan serta mengancam stabilitas keuangan BPJS Kesehatan secara jangka panjang. ⚠️\n\nMenurut Anda, apakah penghapusan sistem kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan menjadi satu kelas standar (KRIS) sudah mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, atau justru akan menurunkan standar kenyamanan pasien? Sampaikan pendapat kritis Anda di kolom komentar! 👇\n\nSosial Media : MZF\n\n#theindonesiapost #DPRRI #KomisiIX #BPJSKesehatan #Menkes #KRISBPJS #JaminanKesehatan #BeritaPemerintah #KeadilanSosial #indonesiasehat  #datakemiskinanjawatimur", "post_id": "iiIkvJp8mYY"}}, {"key": "kemendagri", "attributes": {"label": "kemendagri", "x": 770.8581294707932, "y": 771.9485573790473, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "iiIkvJp8mYY", "id": "kemendagri", "source": "youtube-000001", "content": "Komisi IX DPR RI: Menakar Sinergi Menkes, Mensos, dan BPJS dalam Benang Kusut Data PBI\n\nDi tengah bayang-bayang tantangan fiskal sektor kesehatan, Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama lima pilar penyelenggara jaminan sosial mengungkap adanya urgensi sinkronisasi data kependudukan dan kemiskinan yang selama ini disinyalir mengakibatkan distribusi subsidi jaminan kesehatan belum sepenuhnya tepat sasaran bagi masyarakat rentan. 📉\n\nSinkronisasi Data: Antara Akurasi dan Realita Lapangan\nIntegrasi data antara  yang mengelola DTKS dan  melalui data kependudukan menjadi sorotan utama anggota dewan karena masih ditemukannya warga kategori mampu yang masuk daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI), sementara warga miskin justru terdepak dari sistem perlindungan. 🗂️\n\nDalam forum tersebut, ditekankan bahwa pemutakhiran data secara real-time di tingkat daerah seringkali terbentur kendala anggaran di kabupaten/kota, yang menghambat verifikasi serta validasi lapangan secara akurat. 🏚️\n\nHal ini memicu kritik tajam dari Komisi IX yang menuntut audit data terpadu guna memastikan bahwa setiap rupiah premi yang dibayarkan negara benar-benar melindungi mereka yang membutuhkan, alih-alih hanya menjadi angka statistik dalam laporan administratif yang semu. 🛡️\n\nInfrastruktur KRIS dan Keberlanjutan Dana Jaminan Sosial\n bersama DJSN menghadapi tantangan besar terkait rencana implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang bertujuan menghapus kasta layanan kelas 1, 2, dan 3 demi asas keadilan sosial, namun terganjal oleh kesiapan infrastruktur fisik rumah sakit di berbagai wilayah terpencil. 🏥\n\nKesiapan fiskal dana jaminan sosial juga menjadi perdebatan hangat, di mana DJSN didesak untuk menjamin bahwa penyesuaian tarif ke depan tidak memberikan beban tambahan bagi peserta mandiri di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. 💰\n\nAnggota dewan memberikan peringatan keras bahwa tanpa simulasi transisi yang matang, migrasi menuju sistem KRIS justru berisiko menurunkan standar layanan medis dan memperpanjang antrean pasien di fasilitas kesehatan tingkat lanjut. ⏳\n\nTransformasi Kesehatan dan Ego Sektoral Birokrasi\nDi sisi lain,  memaparkan urgensi transformasi layanan rujukan yang memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah melalui koordinasi ketat  untuk memastikan persebaran tenaga medis spesialis yang merata. 🩺\n\nMasalah klasik seperti minimnya insentif bagi nakes di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi isu yang kerap memicu aksi \"lempar bola\" tanggung jawab antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pelayanan seringkali terfragmentasi oleh batasan birokrasi otonomi. 🤝 \n\nSinergi ini dianggap sangat krusial, karena tanpa dukungan regulasi yang sinkron antara kebijakan kesehatan pusat dan tata kelola pemerintahan daerah, visi besar pembangunan ketahanan kesehatan nasional akan sulit tercapai secara inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. 🇮🇩\n\nDampaknya, kegagalan dalam menyelaraskan data kemiskinan dan kesiapan infrastruktur rumah sakit dalam waktu dekat akan memperlebar kesenjangan akses pengobatan serta mengancam stabilitas keuangan BPJS Kesehatan secara jangka panjang. ⚠️\n\nMenurut Anda, apakah penghapusan sistem kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan menjadi satu kelas standar (KRIS) sudah mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, atau justru akan menurunkan standar kenyamanan pasien? Sampaikan pendapat kritis Anda di kolom komentar! 👇\n\nSosial Media : MZF\n\n#theindonesiapost #DPRRI #KomisiIX #BPJSKesehatan #Menkes #KRISBPJS #JaminanKesehatan #BeritaPemerintah #KeadilanSosial #indonesiasehat  #datakemiskinanjawatimur", "post_id": "iiIkvJp8mYY"}}, {"key": "bpjskesehatan_ri", "attributes": {"label": "bpjskesehatan_ri", "x": 744.6565436739014, "y": 941.3864744556045, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "iiIkvJp8mYY", "id": "bpjskesehatan_ri", "source": "youtube-000001", "content": "Komisi IX DPR RI: Menakar Sinergi Menkes, Mensos, dan BPJS dalam Benang Kusut Data PBI\n\nDi tengah bayang-bayang tantangan fiskal sektor kesehatan, Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama lima pilar penyelenggara jaminan sosial mengungkap adanya urgensi sinkronisasi data kependudukan dan kemiskinan yang selama ini disinyalir mengakibatkan distribusi subsidi jaminan kesehatan belum sepenuhnya tepat sasaran bagi masyarakat rentan. 📉\n\nSinkronisasi Data: Antara Akurasi dan Realita Lapangan\nIntegrasi data antara  yang mengelola DTKS dan  melalui data kependudukan menjadi sorotan utama anggota dewan karena masih ditemukannya warga kategori mampu yang masuk daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI), sementara warga miskin justru terdepak dari sistem perlindungan. 🗂️\n\nDalam forum tersebut, ditekankan bahwa pemutakhiran data secara real-time di tingkat daerah seringkali terbentur kendala anggaran di kabupaten/kota, yang menghambat verifikasi serta validasi lapangan secara akurat. 🏚️\n\nHal ini memicu kritik tajam dari Komisi IX yang menuntut audit data terpadu guna memastikan bahwa setiap rupiah premi yang dibayarkan negara benar-benar melindungi mereka yang membutuhkan, alih-alih hanya menjadi angka statistik dalam laporan administratif yang semu. 🛡️\n\nInfrastruktur KRIS dan Keberlanjutan Dana Jaminan Sosial\n bersama DJSN menghadapi tantangan besar terkait rencana implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang bertujuan menghapus kasta layanan kelas 1, 2, dan 3 demi asas keadilan sosial, namun terganjal oleh kesiapan infrastruktur fisik rumah sakit di berbagai wilayah terpencil. 🏥\n\nKesiapan fiskal dana jaminan sosial juga menjadi perdebatan hangat, di mana DJSN didesak untuk menjamin bahwa penyesuaian tarif ke depan tidak memberikan beban tambahan bagi peserta mandiri di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. 💰\n\nAnggota dewan memberikan peringatan keras bahwa tanpa simulasi transisi yang matang, migrasi menuju sistem KRIS justru berisiko menurunkan standar layanan medis dan memperpanjang antrean pasien di fasilitas kesehatan tingkat lanjut. ⏳\n\nTransformasi Kesehatan dan Ego Sektoral Birokrasi\nDi sisi lain,  memaparkan urgensi transformasi layanan rujukan yang memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah melalui koordinasi ketat  untuk memastikan persebaran tenaga medis spesialis yang merata. 🩺\n\nMasalah klasik seperti minimnya insentif bagi nakes di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi isu yang kerap memicu aksi \"lempar bola\" tanggung jawab antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pelayanan seringkali terfragmentasi oleh batasan birokrasi otonomi. 🤝 \n\nSinergi ini dianggap sangat krusial, karena tanpa dukungan regulasi yang sinkron antara kebijakan kesehatan pusat dan tata kelola pemerintahan daerah, visi besar pembangunan ketahanan kesehatan nasional akan sulit tercapai secara inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. 🇮🇩\n\nDampaknya, kegagalan dalam menyelaraskan data kemiskinan dan kesiapan infrastruktur rumah sakit dalam waktu dekat akan memperlebar kesenjangan akses pengobatan serta mengancam stabilitas keuangan BPJS Kesehatan secara jangka panjang. ⚠️\n\nMenurut Anda, apakah penghapusan sistem kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan menjadi satu kelas standar (KRIS) sudah mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, atau justru akan menurunkan standar kenyamanan pasien? Sampaikan pendapat kritis Anda di kolom komentar! 👇\n\nSosial Media : MZF\n\n#theindonesiapost #DPRRI #KomisiIX #BPJSKesehatan #Menkes #KRISBPJS #JaminanKesehatan #BeritaPemerintah #KeadilanSosial #indonesiasehat  #datakemiskinanjawatimur", "post_id": "iiIkvJp8mYY"}}, {"key": "kemenkes_ri", "attributes": {"label": "kemenkes_ri", "x": 537.5126782809374, "y": 369.9719912966997, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "iiIkvJp8mYY", "id": "kemenkes_ri", "source": "youtube-000001", "content": "Komisi IX DPR RI: Menakar Sinergi Menkes, Mensos, dan BPJS dalam Benang Kusut Data PBI\n\nDi tengah bayang-bayang tantangan fiskal sektor kesehatan, Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama lima pilar penyelenggara jaminan sosial mengungkap adanya urgensi sinkronisasi data kependudukan dan kemiskinan yang selama ini disinyalir mengakibatkan distribusi subsidi jaminan kesehatan belum sepenuhnya tepat sasaran bagi masyarakat rentan. 📉\n\nSinkronisasi Data: Antara Akurasi dan Realita Lapangan\nIntegrasi data antara  yang mengelola DTKS dan  melalui data kependudukan menjadi sorotan utama anggota dewan karena masih ditemukannya warga kategori mampu yang masuk daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI), sementara warga miskin justru terdepak dari sistem perlindungan. 🗂️\n\nDalam forum tersebut, ditekankan bahwa pemutakhiran data secara real-time di tingkat daerah seringkali terbentur kendala anggaran di kabupaten/kota, yang menghambat verifikasi serta validasi lapangan secara akurat. 🏚️\n\nHal ini memicu kritik tajam dari Komisi IX yang menuntut audit data terpadu guna memastikan bahwa setiap rupiah premi yang dibayarkan negara benar-benar melindungi mereka yang membutuhkan, alih-alih hanya menjadi angka statistik dalam laporan administratif yang semu. 🛡️\n\nInfrastruktur KRIS dan Keberlanjutan Dana Jaminan Sosial\n bersama DJSN menghadapi tantangan besar terkait rencana implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang bertujuan menghapus kasta layanan kelas 1, 2, dan 3 demi asas keadilan sosial, namun terganjal oleh kesiapan infrastruktur fisik rumah sakit di berbagai wilayah terpencil. 🏥\n\nKesiapan fiskal dana jaminan sosial juga menjadi perdebatan hangat, di mana DJSN didesak untuk menjamin bahwa penyesuaian tarif ke depan tidak memberikan beban tambahan bagi peserta mandiri di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. 💰\n\nAnggota dewan memberikan peringatan keras bahwa tanpa simulasi transisi yang matang, migrasi menuju sistem KRIS justru berisiko menurunkan standar layanan medis dan memperpanjang antrean pasien di fasilitas kesehatan tingkat lanjut. ⏳\n\nTransformasi Kesehatan dan Ego Sektoral Birokrasi\nDi sisi lain,  memaparkan urgensi transformasi layanan rujukan yang memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah melalui koordinasi ketat  untuk memastikan persebaran tenaga medis spesialis yang merata. 🩺\n\nMasalah klasik seperti minimnya insentif bagi nakes di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi isu yang kerap memicu aksi \"lempar bola\" tanggung jawab antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pelayanan seringkali terfragmentasi oleh batasan birokrasi otonomi. 🤝 \n\nSinergi ini dianggap sangat krusial, karena tanpa dukungan regulasi yang sinkron antara kebijakan kesehatan pusat dan tata kelola pemerintahan daerah, visi besar pembangunan ketahanan kesehatan nasional akan sulit tercapai secara inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. 🇮🇩\n\nDampaknya, kegagalan dalam menyelaraskan data kemiskinan dan kesiapan infrastruktur rumah sakit dalam waktu dekat akan memperlebar kesenjangan akses pengobatan serta mengancam stabilitas keuangan BPJS Kesehatan secara jangka panjang. ⚠️\n\nMenurut Anda, apakah penghapusan sistem kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan menjadi satu kelas standar (KRIS) sudah mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, atau justru akan menurunkan standar kenyamanan pasien? Sampaikan pendapat kritis Anda di kolom komentar! 👇\n\nSosial Media : MZF\n\n#theindonesiapost #DPRRI #KomisiIX #BPJSKesehatan #Menkes #KRISBPJS #JaminanKesehatan #BeritaPemerintah #KeadilanSosial #indonesiasehat  #datakemiskinanjawatimur", "post_id": "iiIkvJp8mYY"}}, {"key": "@MetrotvjatengDiy", "attributes": {"label": "@MetrotvjatengDiy", "x": 200.60776924772395, "y": 984.1295246883293, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "YxGURWhrt0Y", "id": "@MetrotvjatengDiy", "source": "youtube-000001", "content": "Pengundian Hadiah Tabungan Simpeda 2026 Bank Jateng Dilakukan Secara Transparan\n\nMETRO TV JATENG & DIY,  PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah atau Bank Jateng sukses jadi tuan rumah penyelenggaraan rangkaian undian nasional Tabungan Simpeda periode kedua tahun 2026 di Kota Surakarta. Perhelatan akbar ini menjadi strategi Bank Jateng dalam mendorong pertumbuhan tabungan yang tercatat tumbuh 2,2 triliun rupiah, sekaligus memperkuat sinergi BPD seluruh Indonesia melalui seminar ekonomi dan konser musik spektakuler.\n\n#BankJateng #TabunganSimpeda #UndianNasional #Surakarta #BPD #Ekonomi\n\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \n\nTikTok:   / metro_tv  \nInstagram: \nTwitter: \n\n#jawatengah #yogyakarta #MetrotvJatengDIY", "post_id": "YxGURWhrt0Y"}}, {"key": "metrotv_jateng_diy", "attributes": {"label": "metrotv_jateng_diy", "x": 934.6832825135552, "y": 269.35405417573435, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8356, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YxGURWhrt0Y", "id": "metrotv_jateng_diy", "source": "youtube-000001", "content": "Pengundian Hadiah Tabungan Simpeda 2026 Bank Jateng Dilakukan Secara Transparan\n\nMETRO TV JATENG & DIY,  PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah atau Bank Jateng sukses jadi tuan rumah penyelenggaraan rangkaian undian nasional Tabungan Simpeda periode kedua tahun 2026 di Kota Surakarta. Perhelatan akbar ini menjadi strategi Bank Jateng dalam mendorong pertumbuhan tabungan yang tercatat tumbuh 2,2 triliun rupiah, sekaligus memperkuat sinergi BPD seluruh Indonesia melalui seminar ekonomi dan konser musik spektakuler.\n\n#BankJateng #TabunganSimpeda #UndianNasional #Surakarta #BPD #Ekonomi\n\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \n\nTikTok:   / metro_tv  \nInstagram: \nTwitter: \n\n#jawatengah #yogyakarta #MetrotvJatengDIY", "post_id": "YxGURWhrt0Y"}}, {"key": "metrotvjateng", "attributes": {"label": "metrotvjateng", "x": 242.1289158672587, "y": 170.52757398991213, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8356, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YxGURWhrt0Y", "id": "metrotvjateng", "source": "youtube-000001", "content": "Pengundian Hadiah Tabungan Simpeda 2026 Bank Jateng Dilakukan Secara Transparan\n\nMETRO TV JATENG & DIY,  PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah atau Bank Jateng sukses jadi tuan rumah penyelenggaraan rangkaian undian nasional Tabungan Simpeda periode kedua tahun 2026 di Kota Surakarta. Perhelatan akbar ini menjadi strategi Bank Jateng dalam mendorong pertumbuhan tabungan yang tercatat tumbuh 2,2 triliun rupiah, sekaligus memperkuat sinergi BPD seluruh Indonesia melalui seminar ekonomi dan konser musik spektakuler.\n\n#BankJateng #TabunganSimpeda #UndianNasional #Surakarta #BPD #Ekonomi\n\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \n\nTikTok:   / metro_tv  \nInstagram: \nTwitter: \n\n#jawatengah #yogyakarta #MetrotvJatengDIY", "post_id": "YxGURWhrt0Y"}}, {"key": "@smartmotion-ID", "attributes": {"label": "@smartmotion-ID", "x": 442.49891659011007, "y": 622.008097477575, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bwh5Zf31wvI", "id": "@smartmotion-ID", "source": "youtube-000001", "content": "Solusi FMS Agroindustri | Mengubah Blind Spot Jadi Control Tower\n\nSelamat datang di era baru manajemen perkebunan! 🚜🌾 Dalam agroindustri yang sangat kompetitif, logistik bukan sekadar pergerakan armada, melainkan jantung dari profitabilitas perusahaan.\n\nBagaimana cara mengatasi \"kencing barang di jalan\", manipulasi identitas muatan, hingga keterlambatan suplai pabrik yang memicu kerugian miliaran rupiah?\n\nDi episode storytelling industri kali ini, SmartMotion membedah tuntas implementasi Fleet Management System (FMS) yang dirancang khusus untuk medan ekstrem perkebunan dan pabrik pengolahan. Mulai dari logistik inbound hingga outbound, temukan bagaimana teknologi mengubah operasional logistik menjadi lebih transparan, akurat, dan efisien.\n\n📌 Timestamp / Navigasi Video:\n00:00 - Intro: Era Baru Manajemen Perkebunan\n00:45 - Problem vs Solusi: Bahaya Ketiadaan Data Logistik\n01:30 - Diagnostik 5 Penyakit Kronis Logistik Perkebunan\n02:15 - Teknologi Adaptif & Offline Data Logging\n03:00 - Ekosistem 4 Pilar Rantai Pasok Agroindustri\n04:20 - Golden Time Evakuasi Panen & Proteksi Restan\n05:10 - Sistem Outbound & Proteksi Sensor Valve Tangki\n06:15 - Algoritma Cerdas Anti \"Kencing Barang\"\n07:30 - Sinergi Perusahaan & Transporter (Win-Win Solution)\n08:20 - Integrasi FMS dengan Sistem ERP & Jembatan Timbang\n09:10 - Kesimpulan: FMS Sebagai Auditor Digital 24 Jam\n\nPastikan operasional kebun Anda tidak lagi berjalan dalam kegelapan. Tinggalkan komentar di bawah untuk diskusi lebih lanjut mengenai tantangan logistik di lapangan Anda!\n\nJangan lupa untuk menekan tombol LIKE dan SUBSCRIBE untuk konten edukasi industri lainnya.\n\n🔗 Kunjungi & Follow Kami Sekarang:\n🌐 Lynk.id: https://lynk.id/ayn\n🎵 TikTok:   / smartmotionid  \n📸 Instagram:   / smartmotion.id  \n▶️ YouTube:    / -id  \n\nHashtag:\n#SmartMotion #FleetManagementSystem #Agroindustri #LogistikPerkebunan #ManajemenPabrik #SupplyChain #StorytellingIndustri #TeknologiPertanian #KelapaSawit #EfisiensiBisnis", "post_id": "bwh5Zf31wvI"}}, {"key": "smartmotion", "attributes": {"label": "smartmotion", "x": 20.615653819707646, "y": 559.4985015703697, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bwh5Zf31wvI", "id": "smartmotion", "source": "youtube-000001", "content": "Solusi FMS Agroindustri | Mengubah Blind Spot Jadi Control Tower\n\nSelamat datang di era baru manajemen perkebunan! 🚜🌾 Dalam agroindustri yang sangat kompetitif, logistik bukan sekadar pergerakan armada, melainkan jantung dari profitabilitas perusahaan.\n\nBagaimana cara mengatasi \"kencing barang di jalan\", manipulasi identitas muatan, hingga keterlambatan suplai pabrik yang memicu kerugian miliaran rupiah?\n\nDi episode storytelling industri kali ini, SmartMotion membedah tuntas implementasi Fleet Management System (FMS) yang dirancang khusus untuk medan ekstrem perkebunan dan pabrik pengolahan. Mulai dari logistik inbound hingga outbound, temukan bagaimana teknologi mengubah operasional logistik menjadi lebih transparan, akurat, dan efisien.\n\n📌 Timestamp / Navigasi Video:\n00:00 - Intro: Era Baru Manajemen Perkebunan\n00:45 - Problem vs Solusi: Bahaya Ketiadaan Data Logistik\n01:30 - Diagnostik 5 Penyakit Kronis Logistik Perkebunan\n02:15 - Teknologi Adaptif & Offline Data Logging\n03:00 - Ekosistem 4 Pilar Rantai Pasok Agroindustri\n04:20 - Golden Time Evakuasi Panen & Proteksi Restan\n05:10 - Sistem Outbound & Proteksi Sensor Valve Tangki\n06:15 - Algoritma Cerdas Anti \"Kencing Barang\"\n07:30 - Sinergi Perusahaan & Transporter (Win-Win Solution)\n08:20 - Integrasi FMS dengan Sistem ERP & Jembatan Timbang\n09:10 - Kesimpulan: FMS Sebagai Auditor Digital 24 Jam\n\nPastikan operasional kebun Anda tidak lagi berjalan dalam kegelapan. Tinggalkan komentar di bawah untuk diskusi lebih lanjut mengenai tantangan logistik di lapangan Anda!\n\nJangan lupa untuk menekan tombol LIKE dan SUBSCRIBE untuk konten edukasi industri lainnya.\n\n🔗 Kunjungi & Follow Kami Sekarang:\n🌐 Lynk.id: https://lynk.id/ayn\n🎵 TikTok:   / smartmotionid  \n📸 Instagram:   / smartmotion.id  \n▶️ YouTube:    / -id  \n\nHashtag:\n#SmartMotion #FleetManagementSystem #Agroindustri #LogistikPerkebunan #ManajemenPabrik #SupplyChain #StorytellingIndustri #TeknologiPertanian #KelapaSawit #EfisiensiBisnis", "post_id": "bwh5Zf31wvI"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 901.2751639687456, "y": 239.67735330519358, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "DaA_tASSJCw", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "RUU PPRT, Hadiah May Day Dan Hari Kartini, CEO Apple Mundur Setelah 15 Tahun | Ruang Redaksi\n\nRuang Redaksi, 21 April 2026\n1. RUU PPRT, Hadiah May Day Dan Hari Kartini\n2. KAI-Kemenekraf Rayakan Hari Kartini\n3. Makkah Siap Menyambut Tamu Allah Di Tanah Suci\n4. Siasati Cuaca Panas Ekstrem Di Tanah Suci\n5. Seluruh Persiapan Jamaah Haji Sudah Maksimal\n6. Pengoptimalan Penanganan Jamaah Haji RI Di Bandara\n7. Imigrasi Tunda Sementara Keberangkatan 13 Calon Jamaah Haji\n8. Ketersediaan Pangan Jamaah Haji 2026 Dipastikan Aman\n9. Kloter Pertama Embarkasi Makassar Mulai Masuk Asrama Haji\n10. Gempa M7,4 Picu Potensi Tsunami Di Jepang Utara\n11. Jepang Waspadai Risiko Gempa Besar Susulan\n12. Puluhan Veteran AS Demo Hentikan Perang AS-Israel\n13. Pakistan Bahas Lanjutan Perundingan AS–Iran\n14. PM Inggris Akui Kesalahan Atas Penunjukan Peter Mandelson\n15. Ledakan Rumah Di Pennsylvania Renggut 7 Nyawa\n16. Perkelahian Remaja Berujung Penembakan Di AS\n17. Insiden Kebakaran Tunda Peresmian Kilang Minyak Di India\n18. CEO Apple Mundur Setelah 15 Tahun\n19. Robot Humanoid Di Cina Bisa Ganti Baterai Sendiri\n20. Sidang Paripurna DPR RI\n21. DPR Sahkan RUU PPJadi Undang-Undang\n22. Pemerintah Sambut Baik Pengesahan RUU PPRT\n23. DPR RI Tidak Ingin Terburu-Buru Dalam Membahas RUU Pemilu\n24. Pemerintah RI–UNFPA Kerja Sama Strategis Dukung Indonesia Emas\n25. Prabowo Libatkan Dosen Pada Pembangunan Giant Sea Wall\n26. Pemerintah Matangkan Inpres Pengadaan SDM Kopdes Merah Putih\n27. Pemerintah Siapkan Skema Gaji Manajer Kopdes Merah Putih\n28. STIP Jakarta Sebagai Lokasi Sekolah Rakyat Rintisan\n29. Rapat Penguatan Program Konservasi Orangutan Di Kalimantan\n30. Pertemuan Suster Natalia Bersama Direktur Utama BNI\n31. Tiga WN Pakistan Jadi Tersangka Penyelundupan Manusia\n32. Nelayan Ditemukan Tewas Terdampar Di Pantai Punggur\n33. Anggota Komcad Dan Sopir Kajari Dianiaya Jukir Liar\n34. Terekam CCTV! Pencuri Gasak Motor Warga Pekan Baru\n35. Pengunjung Gasak Uang 4 Juta Rupiah Di Ruang F-O Hotel\n36. Truk Pengangkut Paket Terbakar Di Tol Solo-Semarang\n37. Tabrak Gapura, Penumpang Truk Tewas\n38. Bengkel Terbakar 1 Mobil Dan Motor Hangus\n39. Bareskrim Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi\n\n#sinpotv #sinpotvnews #Haji2026 #RUUPP#Kriminal #Internasional\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "DaA_tASSJCw"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 919.3166525581003, "y": 178.37095114700742, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6753, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "DaA_tASSJCw", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "RUU PPRT, Hadiah May Day Dan Hari Kartini, CEO Apple Mundur Setelah 15 Tahun | Ruang Redaksi\n\nRuang Redaksi, 21 April 2026\n1. RUU PPRT, Hadiah May Day Dan Hari Kartini\n2. KAI-Kemenekraf Rayakan Hari Kartini\n3. Makkah Siap Menyambut Tamu Allah Di Tanah Suci\n4. Siasati Cuaca Panas Ekstrem Di Tanah Suci\n5. Seluruh Persiapan Jamaah Haji Sudah Maksimal\n6. Pengoptimalan Penanganan Jamaah Haji RI Di Bandara\n7. Imigrasi Tunda Sementara Keberangkatan 13 Calon Jamaah Haji\n8. Ketersediaan Pangan Jamaah Haji 2026 Dipastikan Aman\n9. Kloter Pertama Embarkasi Makassar Mulai Masuk Asrama Haji\n10. Gempa M7,4 Picu Potensi Tsunami Di Jepang Utara\n11. Jepang Waspadai Risiko Gempa Besar Susulan\n12. Puluhan Veteran AS Demo Hentikan Perang AS-Israel\n13. Pakistan Bahas Lanjutan Perundingan AS–Iran\n14. PM Inggris Akui Kesalahan Atas Penunjukan Peter Mandelson\n15. Ledakan Rumah Di Pennsylvania Renggut 7 Nyawa\n16. Perkelahian Remaja Berujung Penembakan Di AS\n17. Insiden Kebakaran Tunda Peresmian Kilang Minyak Di India\n18. CEO Apple Mundur Setelah 15 Tahun\n19. Robot Humanoid Di Cina Bisa Ganti Baterai Sendiri\n20. Sidang Paripurna DPR RI\n21. DPR Sahkan RUU PPJadi Undang-Undang\n22. Pemerintah Sambut Baik Pengesahan RUU PPRT\n23. DPR RI Tidak Ingin Terburu-Buru Dalam Membahas RUU Pemilu\n24. Pemerintah RI–UNFPA Kerja Sama Strategis Dukung Indonesia Emas\n25. Prabowo Libatkan Dosen Pada Pembangunan Giant Sea Wall\n26. Pemerintah Matangkan Inpres Pengadaan SDM Kopdes Merah Putih\n27. Pemerintah Siapkan Skema Gaji Manajer Kopdes Merah Putih\n28. STIP Jakarta Sebagai Lokasi Sekolah Rakyat Rintisan\n29. Rapat Penguatan Program Konservasi Orangutan Di Kalimantan\n30. Pertemuan Suster Natalia Bersama Direktur Utama BNI\n31. Tiga WN Pakistan Jadi Tersangka Penyelundupan Manusia\n32. Nelayan Ditemukan Tewas Terdampar Di Pantai Punggur\n33. Anggota Komcad Dan Sopir Kajari Dianiaya Jukir Liar\n34. Terekam CCTV! Pencuri Gasak Motor Warga Pekan Baru\n35. Pengunjung Gasak Uang 4 Juta Rupiah Di Ruang F-O Hotel\n36. Truk Pengangkut Paket Terbakar Di Tol Solo-Semarang\n37. Tabrak Gapura, Penumpang Truk Tewas\n38. Bengkel Terbakar 1 Mobil Dan Motor Hangus\n39. Bareskrim Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi\n\n#sinpotv #sinpotvnews #Haji2026 #RUUPP#Kriminal #Internasional\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "DaA_tASSJCw"}}], "edges": [{"key": "ElisaSafira6092", "source": "ElisaSafira6092", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "BI_ProvinsiBali", "source": "BI_ProvinsiBali", "target": "BI_ProvinsiBali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "AsheraTepesh", "source": "AsheraTepesh", "target": "ARSIPAJA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "baibaybye", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sartikautami20", "source": "sartikautami20", "target": "amanbangetkok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kadipono", "source": "Kadipono", "target": "amanbangetkok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "LulaNurhayati", "source": "LulaNurhayati", "target": "amanbangetkok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RaisaFAl1329", "source": "RaisaFAl1329", "target": "Turu748392", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RaisaFAl1329", "source": "RaisaFAl1329", "target": "milleoii", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DppHippindo", "source": "DppHippindo", "target": "hippindo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RaisaFAl1329", "source": "RaisaFAl1329", "target": "Turu748392", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RaisaFAl1329", "source": "RaisaFAl1329", "target": "milleoii", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "bps_statistics", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Turu748392", "source": "Turu748392", "target": "RaisaFAl1329", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Turu748392", "source": "Turu748392", "target": "milleoii", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RaisaFAl1329", "source": "RaisaFAl1329", "target": "Turu748392", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RaisaFAl1329", "source": "RaisaFAl1329", "target": "milleoii", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "hippindo", "source": "hippindo", "target": "hippindo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kabarsamarinda_official", "source": "kabarsamarinda_official", "target": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bpd_lampung", "source": "bpd_lampung", "target": "bpd_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "johannesrettob", "source": "johannesrettob", "target": "apkasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "johannesrettob", "source": "johannesrettob", "target": "iba.association", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tribunpapuaofficial", "source": "tribunpapuaofficial", "target": "tribunpapuaofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tribunpapuaofficial", "source": "tribunpapuaofficial", "target": "tribunpapua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infoacehtimur_official", "source": "infoacehtimur_official", "target": "88royals.coating", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "indonesiainjb", "source": "indonesiainjb", "target": "bank_indonesia_singapura", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "rijanto_blitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "pemkab_blitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "inspektoratkabblitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "medsosaceh", "source": "medsosaceh", "target": "minyeukpret", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cikarangnews.co.id", "source": "cikarangnews.co.id", "target": "humaspolresmetrobekasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "source": "bank_indonesia_jatim", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_bali", "source": "bank_indonesia_bali", "target": "bank_indonesia_bali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tercyduck.aceh", "source": "tercyduck.aceh", "target": "tercyduck.aceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "source": "bank_indonesia_jakarta", "target": "bank_indonesia_jakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bpkadprovlampung", "source": "bpkadprovlampung", "target": "bpkadprovlampung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopimsingkawang", "source": "prokopimsingkawang", "target": "arisfebriramadhan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kotajakartaselatan", "source": "kotajakartaselatan", "target": "mulo.hilman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kotajakartaselatan", "source": "kotajakartaselatan", "target": "julipurwanto24", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kotajakartaselatan", "source": "kotajakartaselatan", "target": "dkijakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kotajakartaselatan", "source": "kotajakartaselatan", "target": "pramonoanungw", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kotajakartaselatan", "source": "kotajakartaselatan", "target": "si.rano", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kotajakartaselatan", "source": "kotajakartaselatan", "target": "m.anwar.s.si.map", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kotajakartaselatan", "source": "kotajakartaselatan", "target": "aldo0293", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kotajakartaselatan", "source": "kotajakartaselatan", "target": "mukhlisin.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kotajakartaselatan", "source": "kotajakartaselatan", "target": "diskominfotik.jakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kotajakartaselatan", "source": "kotajakartaselatan", "target": "jktinfo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kppndumai", "source": "kppndumai", "target": "ditjenperbendaharaan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "acehbesarnow", "source": "acehbesarnow", "target": "ingin_jaya_qurban_aceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobnn_prov_aceh", "source": "infobnn_prov_aceh", "target": "infobnn_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobnn_prov_aceh", "source": "infobnn_prov_aceh", "target": "suyudiarioseto.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobnn_prov_aceh", "source": "infobnn_prov_aceh", "target": "univ_syiahkuala", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "alfin_s.h", "source": "alfin_s.h", "target": "pkk_juara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "folk_economy", "source": "folk_economy", "target": "Airlangga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "riausatudotcom", "source": "riausatudotcom", "target": "gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "riausatudotcom", "source": "riausatudotcom", "target": "KPK_RI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "riausatudotcom", "source": "riausatudotcom", "target": "badangizinasional.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "riausatudotcom", "source": "riausatudotcom", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "riausatudotcom", "source": "riausatudotcom", "target": "listyosigitp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "source": "bank_indonesia_jakarta", "target": "bank_indonesia_jakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "unexplnd.co", "source": "unexplnd.co", "target": "theunexplnd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "rusdysengbac", "source": "rusdysengbac", "target": "KOMINFO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "645dor.indonesia", "source": "645dor.indonesia", "target": "Ahmad", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "645dor.indonesia", "source": "645dor.indonesia", "target": "Gubernur", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "645dor.indonesia", "source": "645dor.indonesia", "target": "Humas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "voidfolk.media", "source": "voidfolk.media", "target": "gemagoeyardi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "645dor.indonesia", "source": "645dor.indonesia", "target": "Ahmad", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "645dor.indonesia", "source": "645dor.indonesia", "target": "Gubernur", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "645dor.indonesia", "source": "645dor.indonesia", "target": "Humas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pedomanrakyat.com", "source": "pedomanrakyat.com", "target": "sulselprov", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pedomanrakyat.com", "source": "pedomanrakyat.com", "target": "andisudirman.sulaiman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pedomanrakyat.com", "source": "pedomanrakyat.com", "target": "pedomanrakyatdotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bnn.prov.aceh", "source": "bnn.prov.aceh", "target": "Badan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "source": "gerindrajawabarat", "target": "Gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "source": "gerindrajawabarat", "target": "Gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "source": "gerindrajawabarat", "target": "DPC", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "source": "gerindrajawabarat", "target": "gerindrakuningan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "source": "gerindrajawabarat", "target": "DPC", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "source": "gerindrajawabarat", "target": "gerindra.depok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "source": "gerindrajawabarat", "target": "DPC", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "source": "gerindrajawabarat", "target": "DPC", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "source": "gerindrajawabarat", "target": "gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "source": "gerindrajawabarat", "target": "gerindra.kab.tasik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "source": "gerindrajawabarat", "target": "bukywibawa_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "source": "gerindrajawabarat", "target": "prasetyawati31", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gerindrajawabarat", "source": "gerindrajawabarat", "target": "tegar.168", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "semua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gohukrim_min", "source": "gohukrim_min", "target": "DPRD", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hmja_pnj", "source": "hmja_pnj", "target": "hmja_pnj", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hmja_pnj", "source": "hmja_pnj", "target": "hmja_pnj", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hmja_pnj", "source": "hmja_pnj", "target": "hmja_pnj", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hmja_pnj", "source": "hmja_pnj", "target": "zmp1306t", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "kpk_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "divhumaspolriofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "partaigerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "prabowosubianto08", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "menkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "bpk.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nicohsiahaan", "source": "nicohsiahaan", "target": "PRABOWO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nicohsiahaan", "source": "nicohsiahaan", "target": "Tumgrd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nicohsiahaan", "source": "nicohsiahaan", "target": "Prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nicohsiahaan", "source": "nicohsiahaan", "target": "PrabowoForNation", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nicohsiahaan", "source": "nicohsiahaan", "target": "PRESIDEN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nicohsiahaan", "source": "nicohsiahaan", "target": "Prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nicohsiahaan", "source": "nicohsiahaan", "target": "prabowomenyapa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nicohsiahaan", "source": "nicohsiahaan", "target": "Sufmi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nicohsiahaan", "source": "nicohsiahaan", "target": "Sekretariat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nicohsiahaan", "source": "nicohsiahaan", "target": "Teddy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nicohsiahaan", "source": "nicohsiahaan", "target": "Bahlil", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinaspmdbuol", "source": "dinaspmdbuol", "target": "pengikut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinaspmdbuol", "source": "dinaspmdbuol", "target": "sorotan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pemprov.sumbar", "source": "pemprov.sumbar", "target": "Mahyeldi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pemprov.sumbar", "source": "pemprov.sumbar", "target": "Vasko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pemprov.sumbar", "source": "pemprov.sumbar", "target": "humas.sumbar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pemprov.sumbar", "source": "pemprov.sumbar", "target": "infopadang_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "mediacehtimur", "source": "mediacehtimur", "target": "88royals.coating", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "AWTCORP", "source": "AWTCORP", "target": "kingfriedchicken.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@elysadheliaa", "source": "@elysadheliaa", "target": "bernadethpriskillas8524", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@aminahA23", "source": "@aminahA23", "target": "bernadethypriskillas8542", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@pangkeptv", "source": "@pangkeptv", "target": "pangkep.tv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheIndonesiaPost", "source": "@TheIndonesiaPost", "target": "kemensosri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheIndonesiaPost", "source": "@TheIndonesiaPost", "target": "kemendagri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheIndonesiaPost", "source": "@TheIndonesiaPost", "target": "bpjskesehatan_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheIndonesiaPost", "source": "@TheIndonesiaPost", "target": "kemenkes_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheIndonesiaPost", "source": "@TheIndonesiaPost", "target": "kemendagri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@MetrotvjatengDiy", "source": "@MetrotvjatengDiy", "target": "metrotv_jateng_diy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@MetrotvjatengDiy", "source": "@MetrotvjatengDiy", "target": "metrotvjateng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@smartmotion-ID", "source": "@smartmotion-ID", "target": "smartmotion", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}