{"nodes": [{"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 187.17549983492398, "y": 998.5541912398392, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 700.5247, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3870845045860229022_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia telah menyalurkan insentif likuiditas makroprudensial sebesar Rp427,1 triliun hingga Maret 2026 untuk mendorong pertumbuhan kredit, khususnya ke sektor prioritas seperti pangan, industri, hilirisasi, dan perumahan 🏗️🌾\n\nKebijakan ini juga diarahkan agar suku bunga kredit turun, sehingga transmisi ke sektor riil lebih cepat. Bank BUMN menjadi penerima terbesar, diikuti bank swasta nasional 📈\n\nSumber: Katadata.co.id, 8 April 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#bi #likuiditas #kredit #ekonomi #perbankan #investasi #saham #trading #mancingsaham", "post_id": "3870845045860229022_52512310886"}}, {"key": "ekssoverr", "attributes": {"label": "ekssoverr", "x": 860.8373910652517, "y": 687.1984683945457, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 105.079, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7608917227936632071", "id": "ekssoverr", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,96 persen secara tahunan pada Januari 2026, meningkat dari 9,69 persen pada Desember 2025. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kinerja ini didorong peningkatan aktivitas ekonomi, pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial, serta realisasi program prioritas pemerintah. Dari sisi permintaan, potensi ekspansi masih terbuka melalui optimalisasi fasilitas pinjaman yang belum digunakan, dengan nilai undisbursed loan mencapai Rp2.506,47 triliun atau 22,65 persen dari total plafon kredit. Dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank dinilai tetap kuat, tercermin dari rasio likuiditas AL/DPK sebesar 27,54 persen dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga 13,48 persen. Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit didorong kredit investasi 22,38 persen, kredit konsumsi 6,58 persen, serta kredit modal kerja 4,13 persen. BI memproyeksikan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 berada di kisaran 8–12 persen. Sementara itu, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia, Hery Gunardi, memperkirakan pertumbuhan kredit tahun ini cenderung berada di level single digit. Ia menilai permintaan pembiayaan masih belum sepenuhnya pulih karena daya beli masyarakat dan ekspansi usaha masih selektif, menandakan fase normalisasi pertumbuhan kredit—bukan krisis, namun juga belum ekspansi agresif. Biar nggak cuma paham, tapi juga enjoy bahas ekonomi 📊✨ Follow  dan jangan ketinggalan berita ekonomi yang dikemas ringan & fun! #fyp #beritaekonomiindonesia #beritaekonomi #kreditbank #perrywarjiyo", "post_id": "7608917227936632071"}}, {"key": "Ekssover", "attributes": {"label": "Ekssover", "x": 803.2721109943675, "y": 981.0207094748082, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 194.3963, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7608917227936632071", "id": "Ekssover", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,96 persen secara tahunan pada Januari 2026, meningkat dari 9,69 persen pada Desember 2025. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kinerja ini didorong peningkatan aktivitas ekonomi, pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial, serta realisasi program prioritas pemerintah. Dari sisi permintaan, potensi ekspansi masih terbuka melalui optimalisasi fasilitas pinjaman yang belum digunakan, dengan nilai undisbursed loan mencapai Rp2.506,47 triliun atau 22,65 persen dari total plafon kredit. Dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank dinilai tetap kuat, tercermin dari rasio likuiditas AL/DPK sebesar 27,54 persen dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga 13,48 persen. Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit didorong kredit investasi 22,38 persen, kredit konsumsi 6,58 persen, serta kredit modal kerja 4,13 persen. BI memproyeksikan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 berada di kisaran 8–12 persen. Sementara itu, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia, Hery Gunardi, memperkirakan pertumbuhan kredit tahun ini cenderung berada di level single digit. Ia menilai permintaan pembiayaan masih belum sepenuhnya pulih karena daya beli masyarakat dan ekspansi usaha masih selektif, menandakan fase normalisasi pertumbuhan kredit—bukan krisis, namun juga belum ekspansi agresif. Biar nggak cuma paham, tapi juga enjoy bahas ekonomi 📊✨ Follow  dan jangan ketinggalan berita ekonomi yang dikemas ringan & fun! #fyp #beritaekonomiindonesia #beritaekonomi #kreditbank #perrywarjiyo", "post_id": "7608917227936632071"}}], "edges": [{"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ekssoverr", "source": "ekssoverr", "target": "Ekssover", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}