{"nodes": [{"key": "durensawit.info", "attributes": {"label": "durensawit.info", "x": 189.91321449755816, "y": 200.99613395951022, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 69.2745, "eigenvector": 618.0312, "in_degree": 2, "out_degree": 3, "degree": 5}, "_id": "3922956656194681438_62571277560", "id": "durensawit.info", "source": "instagram-000001", "content": "Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus melakukan penertiban parkir liar di berbagai titik rawan pelanggaran.\n\n Salah satu aksi penindakan yang menjadi perhatian publik terjadi di  Kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. \n\nSaat sebuah motor milik pengemudi ojek online (ojol) asal Bekasi diangkut petugas karena terparkir di badan jalan. \n\nDalam video yang beredar, pengemudi ojol tersebut terlihat memohon agar kendaraannya tidak dibawa. Ia mengaku motor tersebut merupakan satu-satunya alat untuk mencari nafkah dan saat kejadian dirinya sedang mengambil pesanan makanan untuk pelanggan. \n\nSituasi semakin sulit karena pesanan yang sudah diambil belum sempat diantarkan ketika penertiban berlangsung. \n\nPengemudi itu pun mengaku khawatir terhadap kelangsungan pekerjaannya serta kebutuhan keluarganya. \n\nSementara itu, Dishub DKI Jakarta menegaskan bahwa penertiban dilakukan sebagai upaya menegakkan aturan dan menjaga ketertiban serta kelancaran lalu lintas di wilayah ibu kota.\n\nUntuk Sahabat   selalu berhati-hati ketika melakukan parkir kendaraan, dan selalu mentaati lalulintas agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali🙌\n\nSc.", "post_id": "3922956656194681438_62571277560"}}, {"key": "jabodetabek24info", "attributes": {"label": "jabodetabek24info", "x": 760.2961723691295, "y": 403.76013307797166, "size": 10.42, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 69.2745, "eigenvector": 381.9643, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922956656194681438_62571277560", "id": "jabodetabek24info", "source": "instagram-000001", "content": "Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus melakukan penertiban parkir liar di berbagai titik rawan pelanggaran.\n\n Salah satu aksi penindakan yang menjadi perhatian publik terjadi di  Kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. \n\nSaat sebuah motor milik pengemudi ojek online (ojol) asal Bekasi diangkut petugas karena terparkir di badan jalan. \n\nDalam video yang beredar, pengemudi ojol tersebut terlihat memohon agar kendaraannya tidak dibawa. Ia mengaku motor tersebut merupakan satu-satunya alat untuk mencari nafkah dan saat kejadian dirinya sedang mengambil pesanan makanan untuk pelanggan. \n\nSituasi semakin sulit karena pesanan yang sudah diambil belum sempat diantarkan ketika penertiban berlangsung. \n\nPengemudi itu pun mengaku khawatir terhadap kelangsungan pekerjaannya serta kebutuhan keluarganya. \n\nSementara itu, Dishub DKI Jakarta menegaskan bahwa penertiban dilakukan sebagai upaya menegakkan aturan dan menjaga ketertiban serta kelancaran lalu lintas di wilayah ibu kota.\n\nUntuk Sahabat   selalu berhati-hati ketika melakukan parkir kendaraan, dan selalu mentaati lalulintas agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali🙌\n\nSc.", "post_id": "3922956656194681438_62571277560"}}, {"key": "jaksel.kabarku", "attributes": {"label": "jaksel.kabarku", "x": 825.2415512172628, "y": 425.4452596257573, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 49.6467, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3923762567168833054_546232934", "id": "jaksel.kabarku", "source": "instagram-000001", "content": "Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno angkat bicara terkait kasus viral pengemudi ojek online (ojol) yang motornya diangkut petugas Dinas Perhubungan saat mengambil pesanan makanan.\n\nIa menegaskan Pemprov DKI bergerak cepat merespons setiap persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.\n\nRano mengatakan jajaran Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur telah mendatangi langsung kediaman pengemudi ojol tersebut untuk memberikan penjelasan terkait peristiwa yang terjadi.\n\n“Suku Dinas Perhubungan sudah mendatangi kediamannya. Artinya, kami bergerak cepat,” kata Rano di Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2026).\n\nMenurutnya, pemerintah juga memantau berbagai informasi yang berkembang di media sosial. Informasi yang viral kerap menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan bagi pemerintah dalam melihat persoalan yang dihadapi warga.\n\n“Kami semua juga memantau informasi perkembangan melalui Instagram. Hal itu menjadi salah satu acuan kami,” ujarnya.\n\nRano menegaskan Pemprov DKI berkomitmen memberikan respons cepat terhadap berbagai keluhan masyarakat.\n\nNamun, ia mengingatkan bahwa proses penyelesaian masalah membutuhkan waktu dan tidak selalu bisa dilakukan secara instan.\n\n“Kami sangat merespons dengan cepat apabila ada hal yang bisa segera kami lakukan. Namun, meskipun respons kami cepat, proses perbaikan tentu memerlukan waktu,” tuturnya.\n\nSebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan petugas Dinas Perhubungan mengangkut sepeda motor milik pengemudi ojol viral di media sosial.\n\nDalam video tersebut, pengemudi diketahui sedang mengambil pesanan makanan saat kendaraannya ditertibkan.\n\nPengemudi itu tampak memohon agar motornya tidak diangkut karena menjadi sarana utama untuk bekerja. Ia bahkan terlihat memanjat mobil derek milik Dishub saat proses penertiban berlangsung.\n\nMeski demikian, petugas tetap melakukan penindakan karena kendaraan tersebut parkir di lokasi yang dilarang dan dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.\n\nMenanggapi polemik yang muncul, Sudinhub Jakarta Timur telah menyampaikan permintaan maaf dan menemui langsung pengemudi ojol bernama Sulis Agung Wibowo di kediamannya pada Sabtu (20/6).\n.\n.\nVia :", "post_id": "3923762567168833054_546232934"}}, {"key": "wargajakarta.id", "attributes": {"label": "wargajakarta.id", "x": 448.65764081843986, "y": 53.774597725144034, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 91.8464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923762567168833054_546232934", "id": "wargajakarta.id", "source": "instagram-000001", "content": "Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno angkat bicara terkait kasus viral pengemudi ojek online (ojol) yang motornya diangkut petugas Dinas Perhubungan saat mengambil pesanan makanan.\n\nIa menegaskan Pemprov DKI bergerak cepat merespons setiap persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.\n\nRano mengatakan jajaran Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur telah mendatangi langsung kediaman pengemudi ojol tersebut untuk memberikan penjelasan terkait peristiwa yang terjadi.\n\n“Suku Dinas Perhubungan sudah mendatangi kediamannya. Artinya, kami bergerak cepat,” kata Rano di Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2026).\n\nMenurutnya, pemerintah juga memantau berbagai informasi yang berkembang di media sosial. Informasi yang viral kerap menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan bagi pemerintah dalam melihat persoalan yang dihadapi warga.\n\n“Kami semua juga memantau informasi perkembangan melalui Instagram. Hal itu menjadi salah satu acuan kami,” ujarnya.\n\nRano menegaskan Pemprov DKI berkomitmen memberikan respons cepat terhadap berbagai keluhan masyarakat.\n\nNamun, ia mengingatkan bahwa proses penyelesaian masalah membutuhkan waktu dan tidak selalu bisa dilakukan secara instan.\n\n“Kami sangat merespons dengan cepat apabila ada hal yang bisa segera kami lakukan. Namun, meskipun respons kami cepat, proses perbaikan tentu memerlukan waktu,” tuturnya.\n\nSebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan petugas Dinas Perhubungan mengangkut sepeda motor milik pengemudi ojol viral di media sosial.\n\nDalam video tersebut, pengemudi diketahui sedang mengambil pesanan makanan saat kendaraannya ditertibkan.\n\nPengemudi itu tampak memohon agar motornya tidak diangkut karena menjadi sarana utama untuk bekerja. Ia bahkan terlihat memanjat mobil derek milik Dishub saat proses penertiban berlangsung.\n\nMeski demikian, petugas tetap melakukan penindakan karena kendaraan tersebut parkir di lokasi yang dilarang dan dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.\n\nMenanggapi polemik yang muncul, Sudinhub Jakarta Timur telah menyampaikan permintaan maaf dan menemui langsung pengemudi ojol bernama Sulis Agung Wibowo di kediamannya pada Sabtu (20/6).\n.\n.\nVia :", "post_id": "3923762567168833054_546232934"}}, {"key": "3310659452", "attributes": {"label": "3310659452", "x": 436.04371930408547, "y": 676.7470023849702, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 49.6467, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3916096941976532611_3310659452", "id": "3310659452", "source": "instagram-000001", "content": "Bayang-bayang trauma krisis moneter 1998 sering kali muncul di benak publik setiap kali nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami gejolak. \n\nNamun, pakar menilai bahwa struktur ekonomi Indonesia saat ini telah mengalami transformasi besar yang membuatnya jauh lebih siap menghadapi tekanan pasar global dibandingkan dua dekade silam.\n\nEkonom Senior Chatib Basri, menegaskan bahwa publik tidak perlu terjebak dalam romantisme ketakutan masa lalu karena sistem keuangan nasional sudah jauh lebih dewasa. Menurutnya, pondasi utama yang membedakan situasi saat ini dengan masa lalu terletak pada mekanisme nilai tukar yang kini bersifat dinamis dan fleksibel.\n\n\"Sama enggak '98 dengan 2026? The answer is no karena yang membedakan paling besar adalah flexible exchange rate,\" ujar Chatib dalam Grab Business Forum di Shangri-La Hotel, Jakarta, Selasa (9/6/2026). \n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/chatib-basri-tepis-ekonomi-2026-serupa-krisis-1998\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #ekonomiindonesia #krisis1998 #ChatibBasri", "post_id": "3916096941976532611_3310659452"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 101.21513669070626, "y": 262.1897129584888, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 91.8464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3916096941976532611_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Bayang-bayang trauma krisis moneter 1998 sering kali muncul di benak publik setiap kali nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami gejolak. \n\nNamun, pakar menilai bahwa struktur ekonomi Indonesia saat ini telah mengalami transformasi besar yang membuatnya jauh lebih siap menghadapi tekanan pasar global dibandingkan dua dekade silam.\n\nEkonom Senior Chatib Basri, menegaskan bahwa publik tidak perlu terjebak dalam romantisme ketakutan masa lalu karena sistem keuangan nasional sudah jauh lebih dewasa. Menurutnya, pondasi utama yang membedakan situasi saat ini dengan masa lalu terletak pada mekanisme nilai tukar yang kini bersifat dinamis dan fleksibel.\n\n\"Sama enggak '98 dengan 2026? The answer is no karena yang membedakan paling besar adalah flexible exchange rate,\" ujar Chatib dalam Grab Business Forum di Shangri-La Hotel, Jakarta, Selasa (9/6/2026). \n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/chatib-basri-tepis-ekonomi-2026-serupa-krisis-1998\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #ekonomiindonesia #krisis1998 #ChatibBasri", "post_id": "3916096941976532611_3310659452"}}, {"key": "bangsaonline", "attributes": {"label": "bangsaonline", "x": 236.27094686404428, "y": 802.5936083197349, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 86.3421, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3917869493285053921_6049672621", "id": "bangsaonline", "source": "instagram-000001", "content": "Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax belum menjadi persoalan signifikan bagi kalangan pekerja karena mayoritas buruh masih menggunakan BBM subsidi jenis Pertalite.\n\nMenurutnya, pemerintah juga telah menyatakan komitmennya untuk mempertahankan harga BBM subsidi hingga akhir tahun sehingga tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.\n\n\"Kenaikan BBM ini kan yang non-subsidi ya, Pertamax. Yang subsidi kan pemerintah sudah berjanji melalui Menteri Purbaya, Menteri Keuangan, akan dipertahankan sampai dengan akhir tahun itu tidak ada kenaikan,\" kata Said Iqbal kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/6/2026).\n\nPernyataan tersebut disampaikan menyusul keputusan PT Pertamina Patra Niaga yang menaikkan harga BBM nonsubsidi mulai 10 Juni 2026.\n\nHarga Pertamax tercatat naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, harga Pertalite sebagai BBM subsidi tetap dipertahankan pada level Rp10.000 per liter.\n\nMenurut Said Iqbal, sebagian besar pekerja masih mengandalkan Pertalite untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari. Meski demikian, ia mengakui terdapat sebagian pekerja yang menggunakan Pertamax, terutama pengguna kendaraan roda dua.\n\nIa juga menyebut hingga saat ini belum menerima keluhan dari kalangan pengemudi ojek online terkait kenaikan harga Pertamax.\n\n\"Dari kawan-kawan ojol tentu dia kan menggunakan Pertalite, mungkin karena Pertalite tidak naik, sampai hari ini, dengan pertemuan saya kemarin dengan beberapa teman Ojol belum ada keberatan,\" ujarnya.\n\nKarena itu, ia berharap pemerintah tetap konsisten mempertahankan harga BBM subsidi agar daya beli masyarakat, khususnya pekerja dan kelompok berpenghasilan rendah, tetap terjaga.\n\n\"Dan kebijakan yang paling penting dari pemerintah, tidak akan menaikkan BBM bersubsidi sampai dengan akhir tahun,\" terangnya.\n\nSupport kami dengan cara Like, Share dan Follow \n\n#bangsaonline #reels #viral", "post_id": "3917869493285053921_6049672621"}}, {"key": "tinta_narasi", "attributes": {"label": "tinta_narasi", "x": 160.31905753383336, "y": 343.6647147417139, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 49.6467, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7544934199975988498", "id": "tinta_narasi", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta, 1 September 2025 – Demonstrasi besar-besaran di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, sejak 25 Agustus 2025, melahirkan 11 tuntutan rakyat yang viral di media sosial, dibagikan lebih dari 1,5 juta kali di X dan TikTok . Massa yang tergabung dalam \"Revolusi Rakyat Indonesia\" memberikan ultimatum kepada DPR untuk memenuhi tuntutan ini dalam 7 hari, hingga 7 September 2025, atau mengancam aksi mogok nasional dan blokade jalan di Jakarta. \"Ini bukan cuma demo, ini amanat rakyat! DPR punya 7 hari, atau kami lumpuhkan ibu kota!\" ujar koordinator aksi, Budi Santoso, di hadapan ribuan demonstran, Minggu (31/8/2025), seperti dikutip dari CNN Indonesia. Tuntutan ini mencakup reformasi menyeluruh DPR dan penegakan hukum. Massa menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset, pemecatan anggota DPR yang menghina rakyat, dan audit harta oleh KPK. Mereka juga meminta pembebasan 351 demonstran yang ditangkap, termasuk 196 pelajar, serta reformasi DPR dengan audit Rp 9,9 triliun anggaran, transparansi sidang, dan pelarangan mantan napi korupsi menjadi anggota. Gaji DPR diminta maksimal lima kali UMR, KPI ditetapkan untuk evaluasi kinerja, dan BUMN diaudit untuk transparansi. Tuntutan lain meliputi pembatalan kenaikan pajak, kenaikan gaji guru, dan reformasi Polri agar berpihak pada rakyat. Tragedi kematian Affan Kurniawan, driver ojol yang dilindas rantis Brimob pada 28 Agustus, menjadi sorotan utama. Massa menuntut pelaku diadili, negara menanggung hidup keluarga Affan, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lengser jika gagal melindungi rakyat. Ketua DPR Puan Maharani merespons dengan janji membahas tuntutan di rapat paripurna. \"Kami dengar suara rakyat, akan kami bahas serius,\" ujarnya di Senayan, Minggu (31/8/2025). Namun, respons ini dianggap lemah, dengan netizen di X skeptis. Akun  menulis, \"7 hari batas waktu! DPR jangan cuma janji, rakyat muak!\" Sementara  menyindir, \"Affan dilindas, DPR cuma bilang 'dibahas'. Ini parlemen rakyat atau elit?\" Pengamat politik Universitas Gadjah Mada, Dr. Arief Wicaksono, menyebut 11 tuntutan ini mencerminkan krisis kepercayaan terhadap DPR. \"Rakyat sudah di ujung kesabaran. Jika DPR dan pemerintah tak responsif, aksi seperti GTA di dunia nyata bisa terjadi,\" katanya kepada tempo.co. Data Kementerian Keuangan mencatat anggaran DPR 2025 sebesar Rp 9,9 triliun, sementara 42.385 pekerja kena PHK pada semester I-2025. Langkah Presiden Prabowo Subianto mencabut tunjangan perumahan DPR dan moratorium kunker dinilai belum cukup oleh massa. 1. Sahkan RUU Perampasan Aset. 2. Pecat anggota DPR yang menghina rakyat atau tidak kredibel, serta audit harta-aset oleh KPK. 3. Bebaskan pihak-pihak yang ditangkap terkait demonstrasi 25–29 Agustus. 4. Reformasi DPR: audit transparan Rp9,9 triliun anggaran DPR, rampingkan anggaran, tolak mantan napi korupsi, hapus fasilitas istimewa, siarkan sidang secara live, dan KPK periksa anggota DPR. 5. Turunkan gaji dan tunjangan DPR, maksimal lima kali UMR, disertai transparansi. 6. Tetapkan KPI (Key Performance Indicator) anggota DPR; pecat yang tidak capai target. 7. Audit BUMN untuk memastikan profitabilitas, transparansi, dan kontribusi ke APBN. 8. Batalkan kenaikan pajak yang membebani masyarakat. 9. Adili pembunuh Affan Kurniawan, negara wajib menanggung hidup keluarganya; desakan lengserkan Kapolri jika gagal melindungi rakyat. 10. Naikkan gaji guru agar layak sebagai pahlawan bangsa. 11. Reformasi Polri agar profesional, berpihak pada rakyat, bukan kepentingan penguasa. --- Dengan batas waktu 7 hari, ketegangan meningkat. Kapolri menyatakan siap mengawal aksi damai, namun massa berjanji akan memperluas aksi jika DPR tak kunjung bertindak. Publik menanti apakah DPR akan memenuhi 11 tuntutan ini atau menghadapi gejolak lebih besar. Apa pendapat kalian tentang ultimatum ini? Akankah DPR berbenah? Tulis di kolom komentar dan share beritanya biar semua update! #11tuntutanrakyatindonesia2025 #ferryirwandi #malaka", "post_id": "7544934199975988498"}}, {"key": "KeadilanRakyat", "attributes": {"label": "KeadilanRakyat", "x": 854.0773977320001, "y": 644.4189351262015, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 70.7465, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7544934199975988498", "id": "KeadilanRakyat", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta, 1 September 2025 – Demonstrasi besar-besaran di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, sejak 25 Agustus 2025, melahirkan 11 tuntutan rakyat yang viral di media sosial, dibagikan lebih dari 1,5 juta kali di X dan TikTok . Massa yang tergabung dalam \"Revolusi Rakyat Indonesia\" memberikan ultimatum kepada DPR untuk memenuhi tuntutan ini dalam 7 hari, hingga 7 September 2025, atau mengancam aksi mogok nasional dan blokade jalan di Jakarta. \"Ini bukan cuma demo, ini amanat rakyat! DPR punya 7 hari, atau kami lumpuhkan ibu kota!\" ujar koordinator aksi, Budi Santoso, di hadapan ribuan demonstran, Minggu (31/8/2025), seperti dikutip dari CNN Indonesia. Tuntutan ini mencakup reformasi menyeluruh DPR dan penegakan hukum. Massa menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset, pemecatan anggota DPR yang menghina rakyat, dan audit harta oleh KPK. Mereka juga meminta pembebasan 351 demonstran yang ditangkap, termasuk 196 pelajar, serta reformasi DPR dengan audit Rp 9,9 triliun anggaran, transparansi sidang, dan pelarangan mantan napi korupsi menjadi anggota. Gaji DPR diminta maksimal lima kali UMR, KPI ditetapkan untuk evaluasi kinerja, dan BUMN diaudit untuk transparansi. Tuntutan lain meliputi pembatalan kenaikan pajak, kenaikan gaji guru, dan reformasi Polri agar berpihak pada rakyat. Tragedi kematian Affan Kurniawan, driver ojol yang dilindas rantis Brimob pada 28 Agustus, menjadi sorotan utama. Massa menuntut pelaku diadili, negara menanggung hidup keluarga Affan, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lengser jika gagal melindungi rakyat. Ketua DPR Puan Maharani merespons dengan janji membahas tuntutan di rapat paripurna. \"Kami dengar suara rakyat, akan kami bahas serius,\" ujarnya di Senayan, Minggu (31/8/2025). Namun, respons ini dianggap lemah, dengan netizen di X skeptis. Akun  menulis, \"7 hari batas waktu! DPR jangan cuma janji, rakyat muak!\" Sementara  menyindir, \"Affan dilindas, DPR cuma bilang 'dibahas'. Ini parlemen rakyat atau elit?\" Pengamat politik Universitas Gadjah Mada, Dr. Arief Wicaksono, menyebut 11 tuntutan ini mencerminkan krisis kepercayaan terhadap DPR. \"Rakyat sudah di ujung kesabaran. Jika DPR dan pemerintah tak responsif, aksi seperti GTA di dunia nyata bisa terjadi,\" katanya kepada tempo.co. Data Kementerian Keuangan mencatat anggaran DPR 2025 sebesar Rp 9,9 triliun, sementara 42.385 pekerja kena PHK pada semester I-2025. Langkah Presiden Prabowo Subianto mencabut tunjangan perumahan DPR dan moratorium kunker dinilai belum cukup oleh massa. 1. Sahkan RUU Perampasan Aset. 2. Pecat anggota DPR yang menghina rakyat atau tidak kredibel, serta audit harta-aset oleh KPK. 3. Bebaskan pihak-pihak yang ditangkap terkait demonstrasi 25–29 Agustus. 4. Reformasi DPR: audit transparan Rp9,9 triliun anggaran DPR, rampingkan anggaran, tolak mantan napi korupsi, hapus fasilitas istimewa, siarkan sidang secara live, dan KPK periksa anggota DPR. 5. Turunkan gaji dan tunjangan DPR, maksimal lima kali UMR, disertai transparansi. 6. Tetapkan KPI (Key Performance Indicator) anggota DPR; pecat yang tidak capai target. 7. Audit BUMN untuk memastikan profitabilitas, transparansi, dan kontribusi ke APBN. 8. Batalkan kenaikan pajak yang membebani masyarakat. 9. Adili pembunuh Affan Kurniawan, negara wajib menanggung hidup keluarganya; desakan lengserkan Kapolri jika gagal melindungi rakyat. 10. Naikkan gaji guru agar layak sebagai pahlawan bangsa. 11. Reformasi Polri agar profesional, berpihak pada rakyat, bukan kepentingan penguasa. --- Dengan batas waktu 7 hari, ketegangan meningkat. Kapolri menyatakan siap mengawal aksi damai, namun massa berjanji akan memperluas aksi jika DPR tak kunjung bertindak. Publik menanti apakah DPR akan memenuhi 11 tuntutan ini atau menghadapi gejolak lebih besar. Apa pendapat kalian tentang ultimatum ini? Akankah DPR berbenah? Tulis di kolom komentar dan share beritanya biar semua update! #11tuntutanrakyatindonesia2025 #ferryirwandi #malaka", "post_id": "7544934199975988498"}}, {"key": "HukumJernih", "attributes": {"label": "HukumJernih", "x": 883.4295722061638, "y": 679.8807421399391, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 70.7465, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7544934199975988498", "id": "HukumJernih", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta, 1 September 2025 – Demonstrasi besar-besaran di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, sejak 25 Agustus 2025, melahirkan 11 tuntutan rakyat yang viral di media sosial, dibagikan lebih dari 1,5 juta kali di X dan TikTok . Massa yang tergabung dalam \"Revolusi Rakyat Indonesia\" memberikan ultimatum kepada DPR untuk memenuhi tuntutan ini dalam 7 hari, hingga 7 September 2025, atau mengancam aksi mogok nasional dan blokade jalan di Jakarta. \"Ini bukan cuma demo, ini amanat rakyat! DPR punya 7 hari, atau kami lumpuhkan ibu kota!\" ujar koordinator aksi, Budi Santoso, di hadapan ribuan demonstran, Minggu (31/8/2025), seperti dikutip dari CNN Indonesia. Tuntutan ini mencakup reformasi menyeluruh DPR dan penegakan hukum. Massa menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset, pemecatan anggota DPR yang menghina rakyat, dan audit harta oleh KPK. Mereka juga meminta pembebasan 351 demonstran yang ditangkap, termasuk 196 pelajar, serta reformasi DPR dengan audit Rp 9,9 triliun anggaran, transparansi sidang, dan pelarangan mantan napi korupsi menjadi anggota. Gaji DPR diminta maksimal lima kali UMR, KPI ditetapkan untuk evaluasi kinerja, dan BUMN diaudit untuk transparansi. Tuntutan lain meliputi pembatalan kenaikan pajak, kenaikan gaji guru, dan reformasi Polri agar berpihak pada rakyat. Tragedi kematian Affan Kurniawan, driver ojol yang dilindas rantis Brimob pada 28 Agustus, menjadi sorotan utama. Massa menuntut pelaku diadili, negara menanggung hidup keluarga Affan, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lengser jika gagal melindungi rakyat. Ketua DPR Puan Maharani merespons dengan janji membahas tuntutan di rapat paripurna. \"Kami dengar suara rakyat, akan kami bahas serius,\" ujarnya di Senayan, Minggu (31/8/2025). Namun, respons ini dianggap lemah, dengan netizen di X skeptis. Akun  menulis, \"7 hari batas waktu! DPR jangan cuma janji, rakyat muak!\" Sementara  menyindir, \"Affan dilindas, DPR cuma bilang 'dibahas'. Ini parlemen rakyat atau elit?\" Pengamat politik Universitas Gadjah Mada, Dr. Arief Wicaksono, menyebut 11 tuntutan ini mencerminkan krisis kepercayaan terhadap DPR. \"Rakyat sudah di ujung kesabaran. Jika DPR dan pemerintah tak responsif, aksi seperti GTA di dunia nyata bisa terjadi,\" katanya kepada tempo.co. Data Kementerian Keuangan mencatat anggaran DPR 2025 sebesar Rp 9,9 triliun, sementara 42.385 pekerja kena PHK pada semester I-2025. Langkah Presiden Prabowo Subianto mencabut tunjangan perumahan DPR dan moratorium kunker dinilai belum cukup oleh massa. 1. Sahkan RUU Perampasan Aset. 2. Pecat anggota DPR yang menghina rakyat atau tidak kredibel, serta audit harta-aset oleh KPK. 3. Bebaskan pihak-pihak yang ditangkap terkait demonstrasi 25–29 Agustus. 4. Reformasi DPR: audit transparan Rp9,9 triliun anggaran DPR, rampingkan anggaran, tolak mantan napi korupsi, hapus fasilitas istimewa, siarkan sidang secara live, dan KPK periksa anggota DPR. 5. Turunkan gaji dan tunjangan DPR, maksimal lima kali UMR, disertai transparansi. 6. Tetapkan KPI (Key Performance Indicator) anggota DPR; pecat yang tidak capai target. 7. Audit BUMN untuk memastikan profitabilitas, transparansi, dan kontribusi ke APBN. 8. Batalkan kenaikan pajak yang membebani masyarakat. 9. Adili pembunuh Affan Kurniawan, negara wajib menanggung hidup keluarganya; desakan lengserkan Kapolri jika gagal melindungi rakyat. 10. Naikkan gaji guru agar layak sebagai pahlawan bangsa. 11. Reformasi Polri agar profesional, berpihak pada rakyat, bukan kepentingan penguasa. --- Dengan batas waktu 7 hari, ketegangan meningkat. Kapolri menyatakan siap mengawal aksi damai, namun massa berjanji akan memperluas aksi jika DPR tak kunjung bertindak. Publik menanti apakah DPR akan memenuhi 11 tuntutan ini atau menghadapi gejolak lebih besar. Apa pendapat kalian tentang ultimatum ini? Akankah DPR berbenah? Tulis di kolom komentar dan share beritanya biar semua update! #11tuntutanrakyatindonesia2025 #ferryirwandi #malaka", "post_id": "7544934199975988498"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 55.05200180776004, "y": 478.214939051294, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 49.6467, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "A-4gnbzmutI", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Cerita Ojol di Jakarta Akui Tarikan Makin Sepi: Hanya Bawa Pulang Rp 50 Ribu buat Makan Keluarga\n\nJurnalis Video: Elga Hikari Putra\n\nTRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Menjadi pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta tak lagi semanis beberapa tahun lalu. \n\nRealita pahit ini dirasakan betul oleh Sutarman, seorang driver ojol yang harus memeras keringat lebih dalam demi menghidupi keluarganya di tengah ketatnya persaingan jalanan.\n\nSutarman mengakui, saat ini pendapatan dari hasil menarik ojek online turun drastis. \n\nBerkurangnya pendapatan ini dipicu oleh persaingan yang teramat ketat, baik dari segi perang tarif antar aplikator maupun membludaknya jumlah driver di lapangan.\n\nTerlebih, saat ini kondisi ekonomi tengah berada di masa sulit yang membuat penumpang juga berkurang.\n\nKarenanya, di tengah kondisi ekonomi yang kian sulit, Sutarman bersama sejumlah warga penghuni Rusun Mulya Jaya, Bambu Apus, Jakarta Timur mendatangi kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta agar mereka mendapatkan perpanjangan tinggal di rusun milik Kementerian Sosial itu.\n\nPasalnya, aturan dari Kemensos bahwa Rusun Mulya Jaya hanya merupakan tempat tinggal sementara maksimal dua tahun untuk masyarakat miskin dengan membayar iuran Rp 10 ribu perbulan.\n\nSutarman dan warga berharap, mereka bisa diberi tambahan waktu untuk tinggal di Rusun Mulya Jaya atau mendapat jatah rusun terjangkau dari Pemprov DKI Jakarta.\n\nSUMBER\n\nhttps://jakarta.tribunnews.com/jakart...\n\nReporter: Elga Hikari Putra\nVideografer: Elga Hikari Putra\nEditor : Elga Hikari Putra\nUploader: Megan Febry Wibowo\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial m\n\nedia TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribunjakarta", "post_id": "A-4gnbzmutI"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 668.2058478587563, "y": 289.8421921129386, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 70.7465, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "A-4gnbzmutI", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Cerita Ojol di Jakarta Akui Tarikan Makin Sepi: Hanya Bawa Pulang Rp 50 Ribu buat Makan Keluarga\n\nJurnalis Video: Elga Hikari Putra\n\nTRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Menjadi pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta tak lagi semanis beberapa tahun lalu. \n\nRealita pahit ini dirasakan betul oleh Sutarman, seorang driver ojol yang harus memeras keringat lebih dalam demi menghidupi keluarganya di tengah ketatnya persaingan jalanan.\n\nSutarman mengakui, saat ini pendapatan dari hasil menarik ojek online turun drastis. \n\nBerkurangnya pendapatan ini dipicu oleh persaingan yang teramat ketat, baik dari segi perang tarif antar aplikator maupun membludaknya jumlah driver di lapangan.\n\nTerlebih, saat ini kondisi ekonomi tengah berada di masa sulit yang membuat penumpang juga berkurang.\n\nKarenanya, di tengah kondisi ekonomi yang kian sulit, Sutarman bersama sejumlah warga penghuni Rusun Mulya Jaya, Bambu Apus, Jakarta Timur mendatangi kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta agar mereka mendapatkan perpanjangan tinggal di rusun milik Kementerian Sosial itu.\n\nPasalnya, aturan dari Kemensos bahwa Rusun Mulya Jaya hanya merupakan tempat tinggal sementara maksimal dua tahun untuk masyarakat miskin dengan membayar iuran Rp 10 ribu perbulan.\n\nSutarman dan warga berharap, mereka bisa diberi tambahan waktu untuk tinggal di Rusun Mulya Jaya atau mendapat jatah rusun terjangkau dari Pemprov DKI Jakarta.\n\nSUMBER\n\nhttps://jakarta.tribunnews.com/jakart...\n\nReporter: Elga Hikari Putra\nVideografer: Elga Hikari Putra\nEditor : Elga Hikari Putra\nUploader: Megan Febry Wibowo\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial m\n\nedia TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribunjakarta", "post_id": "A-4gnbzmutI"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 707.8049437801557, "y": 694.531144225617, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 70.7465, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "A-4gnbzmutI", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "Cerita Ojol di Jakarta Akui Tarikan Makin Sepi: Hanya Bawa Pulang Rp 50 Ribu buat Makan Keluarga\n\nJurnalis Video: Elga Hikari Putra\n\nTRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Menjadi pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta tak lagi semanis beberapa tahun lalu. \n\nRealita pahit ini dirasakan betul oleh Sutarman, seorang driver ojol yang harus memeras keringat lebih dalam demi menghidupi keluarganya di tengah ketatnya persaingan jalanan.\n\nSutarman mengakui, saat ini pendapatan dari hasil menarik ojek online turun drastis. \n\nBerkurangnya pendapatan ini dipicu oleh persaingan yang teramat ketat, baik dari segi perang tarif antar aplikator maupun membludaknya jumlah driver di lapangan.\n\nTerlebih, saat ini kondisi ekonomi tengah berada di masa sulit yang membuat penumpang juga berkurang.\n\nKarenanya, di tengah kondisi ekonomi yang kian sulit, Sutarman bersama sejumlah warga penghuni Rusun Mulya Jaya, Bambu Apus, Jakarta Timur mendatangi kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta agar mereka mendapatkan perpanjangan tinggal di rusun milik Kementerian Sosial itu.\n\nPasalnya, aturan dari Kemensos bahwa Rusun Mulya Jaya hanya merupakan tempat tinggal sementara maksimal dua tahun untuk masyarakat miskin dengan membayar iuran Rp 10 ribu perbulan.\n\nSutarman dan warga berharap, mereka bisa diberi tambahan waktu untuk tinggal di Rusun Mulya Jaya atau mendapat jatah rusun terjangkau dari Pemprov DKI Jakarta.\n\nSUMBER\n\nhttps://jakarta.tribunnews.com/jakart...\n\nReporter: Elga Hikari Putra\nVideografer: Elga Hikari Putra\nEditor : Elga Hikari Putra\nUploader: Megan Febry Wibowo\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial m\n\nedia TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribunjakarta", "post_id": "A-4gnbzmutI"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 210.2192758489724, "y": 738.7969202696122, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 49.6467, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "mPV7QrW0bjA", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Komandan Batalyon KKB Tewas, Aplikator Resmi Berlakukan Tarif Ojol 8% | Menyapa Indonesia Malam\n\nMenyapa Indonesia Malam\n1. Gagal Menyalip! Pemotor Tewas Terlindas Truk di Garut\n2. Dikendalikan Suami, IJadi Bandar Narkoba di Cilegon\n3. Siswi SMA 6 Tewas Akibat Kabel Menjuntai\n4. Kabur Saat Ditangkap, Komandan Batalyon KKB Tewas Ditembak\n5. Pasutri Pengedar Narkoba di Tulang Bawang Diringkus Polisi\n6. Viral Maling Uang Kotak Amal\n7. Dua Kelompok Geng Motor Bentrok, Seorang Tewas\n8. Calon Pengantin Perempuan di India Dalangi Pembunuhan Kekasihnya\n9. Motor Masuk Waduk Kalimati, Dua Pengendara Meninggal Dunia\n10. Senat AS Batasi Wewenang Trump Terkait Iran\n11. Aksi Protes Tolak Militer AS di Okinawa\n12. Trump Protes Tingginya Harga BBM di AS\n13. Netanyahu Dorong Israel Perkuat Industri Senjata Mandiri\n14. Perpustakaan di Tengah Wilayah Perang\n15. PBB Evakuasi 11 Ribu Pelaut Terdampak Krisis Hormuz\n16. Putin Tuduh Barat Siapkan Perang Lawan Rusia\n17. India Gelar Pertemuan ke-16 Forum BRICS\n18. Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa Selatan\n19. Gelombang Panas Ancam Ekosistem Laut Peru\n20. Badai Dahsyat Terjang Wilayah Ural Rusia\n21. Yadnya Kasada: Doa dan Persembahan di Lereng Kawah Bromo\n22. Pacu Jawi: Lumpur, Adrenalin, dan Warisan Minangkabau\n23. Prabowo Soroti Besarnya Kebocoran Kekayaan Nasional\n24. KSP Cek Kesiapan Distribusi BBM di Plumpang\n25. Aplikator Resmi Berlakukan Tarif Ojol 8 Persen pada 1 Juli\n26. Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen\n27. Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bandung Ditangkap\n28. DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Pelaku Penyekapan\n29. Kemenkes Akan Tanggung Pengobatan Wanita yang Disekap\n30. Menteri PPPA Prihatin atas Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung\n31. Mencicipi Opor Ayam Kreasi Koki Hotel di Jeddah\n32. Destinasi Berkuda di Gurun Madinah, Sensasi Ala Zaman Nabi\n33. Destinasi Kuliner, Kambing Bakar Madu dan Bakso Mang Udin\n34. 307 Siswa Jadi Angkatan Pertama SMA Unggul Garuda\n35. Pemerintah Perluas Program Magang Nasional\n36. Kemensos Matangkan Pembangunan Sekolah Rakyat Bener Meriah\n37. BP BUMN Kawal Penguatan Pembiayaan bagi Pelaku Usaha Kecil\n38. Dieng Siap Sambut Liburan Sekolah\n39. PON XXII Tahun 2028 Digelar di NTB dan NTT\n40. DKI Jakarta Siap Dukung Sarana dan Venue PON 2028\n41. Jampidsus Klaim Selamatkan Keuangan Negara Rp131,5 Triliun\n42. Kodam Jaya Perkuat Sinergi Bersama Insan Media\n43. Aliansi Masyarakat Jakarta Kembali Dukung Program MBG\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaMalam #Prabowo #MBG #PON2028 #Iran #BeritaTerkini #IndonesiaMaju\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "mPV7QrW0bjA"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 381.8828342307138, "y": 346.9736861341184, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 60.1966, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "mPV7QrW0bjA", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Komandan Batalyon KKB Tewas, Aplikator Resmi Berlakukan Tarif Ojol 8% | Menyapa Indonesia Malam\n\nMenyapa Indonesia Malam\n1. Gagal Menyalip! Pemotor Tewas Terlindas Truk di Garut\n2. Dikendalikan Suami, IJadi Bandar Narkoba di Cilegon\n3. Siswi SMA 6 Tewas Akibat Kabel Menjuntai\n4. Kabur Saat Ditangkap, Komandan Batalyon KKB Tewas Ditembak\n5. Pasutri Pengedar Narkoba di Tulang Bawang Diringkus Polisi\n6. Viral Maling Uang Kotak Amal\n7. Dua Kelompok Geng Motor Bentrok, Seorang Tewas\n8. Calon Pengantin Perempuan di India Dalangi Pembunuhan Kekasihnya\n9. Motor Masuk Waduk Kalimati, Dua Pengendara Meninggal Dunia\n10. Senat AS Batasi Wewenang Trump Terkait Iran\n11. Aksi Protes Tolak Militer AS di Okinawa\n12. Trump Protes Tingginya Harga BBM di AS\n13. Netanyahu Dorong Israel Perkuat Industri Senjata Mandiri\n14. Perpustakaan di Tengah Wilayah Perang\n15. PBB Evakuasi 11 Ribu Pelaut Terdampak Krisis Hormuz\n16. Putin Tuduh Barat Siapkan Perang Lawan Rusia\n17. India Gelar Pertemuan ke-16 Forum BRICS\n18. Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa Selatan\n19. Gelombang Panas Ancam Ekosistem Laut Peru\n20. Badai Dahsyat Terjang Wilayah Ural Rusia\n21. Yadnya Kasada: Doa dan Persembahan di Lereng Kawah Bromo\n22. Pacu Jawi: Lumpur, Adrenalin, dan Warisan Minangkabau\n23. Prabowo Soroti Besarnya Kebocoran Kekayaan Nasional\n24. KSP Cek Kesiapan Distribusi BBM di Plumpang\n25. Aplikator Resmi Berlakukan Tarif Ojol 8 Persen pada 1 Juli\n26. Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen\n27. Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bandung Ditangkap\n28. DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Pelaku Penyekapan\n29. Kemenkes Akan Tanggung Pengobatan Wanita yang Disekap\n30. Menteri PPPA Prihatin atas Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung\n31. Mencicipi Opor Ayam Kreasi Koki Hotel di Jeddah\n32. Destinasi Berkuda di Gurun Madinah, Sensasi Ala Zaman Nabi\n33. Destinasi Kuliner, Kambing Bakar Madu dan Bakso Mang Udin\n34. 307 Siswa Jadi Angkatan Pertama SMA Unggul Garuda\n35. Pemerintah Perluas Program Magang Nasional\n36. Kemensos Matangkan Pembangunan Sekolah Rakyat Bener Meriah\n37. BP BUMN Kawal Penguatan Pembiayaan bagi Pelaku Usaha Kecil\n38. Dieng Siap Sambut Liburan Sekolah\n39. PON XXII Tahun 2028 Digelar di NTB dan NTT\n40. DKI Jakarta Siap Dukung Sarana dan Venue PON 2028\n41. Jampidsus Klaim Selamatkan Keuangan Negara Rp131,5 Triliun\n42. Kodam Jaya Perkuat Sinergi Bersama Insan Media\n43. Aliansi Masyarakat Jakarta Kembali Dukung Program MBG\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaMalam #Prabowo #MBG #PON2028 #Iran #BeritaTerkini #IndonesiaMaju\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "mPV7QrW0bjA"}}], "edges": [{"key": "durensawit.info", "source": "durensawit.info", "target": "durensawit.info", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "durensawit.info", "source": "durensawit.info", "target": "jabodetabek24info", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "durensawit.info", "source": "durensawit.info", "target": "durensawit.info", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jaksel.kabarku", "source": "jaksel.kabarku", "target": "wargajakarta.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "3310659452", "source": "3310659452", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bangsaonline", "source": "bangsaonline", "target": "bangsaonline", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tinta_narasi", "source": "tinta_narasi", "target": "KeadilanRakyat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tinta_narasi", "source": "tinta_narasi", "target": "HukumJernih", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bangsaonline", "source": "bangsaonline", "target": "bangsaonline", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}