{"nodes": [{"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 717.4789465425232, "y": 106.75180656060202, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.7088, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "1968274259622658375", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "BI Rate adalah suku bunga acuan Bank Indonesia yang memengaruhi inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan biaya pinjaman. Hari ini (17 Sep 2025), BI memangkasnya 25 basis poin menjadi 4.75%, di luar ekspektasi analis. Tujuannya mendorong pertumbuhan yang melambat dengan menurunkan biaya", "post_id": "1968274259622658375"}}, {"key": "humans_sapiens", "attributes": {"label": "humans_sapiens", "x": 593.8403995477801, "y": 2.596152220920911, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.948, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1968274259622658375", "id": "humans_sapiens", "source": "tweet-000004", "content": "BI Rate adalah suku bunga acuan Bank Indonesia yang memengaruhi inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan biaya pinjaman. Hari ini (17 Sep 2025), BI memangkasnya 25 basis poin menjadi 4.75%, di luar ekspektasi analis. Tujuannya mendorong pertumbuhan yang melambat dengan menurunkan biaya", "post_id": "1968274259622658375"}}, {"key": "Saham_fess", "attributes": {"label": "Saham_fess", "x": 549.1909409447636, "y": 502.22951324341494, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.948, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1968274259622658375", "id": "Saham_fess", "source": "tweet-000004", "content": "BI Rate adalah suku bunga acuan Bank Indonesia yang memengaruhi inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan biaya pinjaman. Hari ini (17 Sep 2025), BI memangkasnya 25 basis poin menjadi 4.75%, di luar ekspektasi analis. Tujuannya mendorong pertumbuhan yang melambat dengan menurunkan biaya", "post_id": "1968274259622658375"}}, {"key": "ngopiedikayue", "attributes": {"label": "ngopiedikayue", "x": 201.8134946043777, "y": 922.0391441969728, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.7088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2042440624453153031", "id": "ngopiedikayue", "source": "tweet-000004", "content": "Stabilitas rupiah terjaga = dompet kita lebih aman dari inflasi gila-gilaan. Big thanks buat langkah taktisnya! 👊✨", "post_id": "2042440624453153031"}}, {"key": "amanbangetkok", "attributes": {"label": "amanbangetkok", "x": 381.06964977000257, "y": 18.193115162502217, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 43.8613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042440624453153031", "id": "amanbangetkok", "source": "tweet-000004", "content": "Stabilitas rupiah terjaga = dompet kita lebih aman dari inflasi gila-gilaan. Big thanks buat langkah taktisnya! 👊✨", "post_id": "2042440624453153031"}}, {"key": "Renildo6767", "attributes": {"label": "Renildo6767", "x": 304.7550614592045, "y": 367.4543697046477, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.7088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2042487002663440808", "id": "Renildo6767", "source": "tweet-000004", "content": "Justru pemerintah dan Bank Indonesia aktif menjaga stabilitas rupiah lewat kebijakan moneter. Inflasi juga dijaga di kisaran target, jadi daya beli nggak tergerus separah yang dibayangkan", "post_id": "2042487002663440808"}}, {"key": "angga_fzn", "attributes": {"label": "angga_fzn", "x": 623.5783613999207, "y": 8.638818201545106, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 64.0138, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2042487002663440808", "id": "angga_fzn", "source": "tweet-000004", "content": "Justru pemerintah dan Bank Indonesia aktif menjaga stabilitas rupiah lewat kebijakan moneter. Inflasi juga dijaga di kisaran target, jadi daya beli nggak tergerus separah yang dibayangkan", "post_id": "2042487002663440808"}}, {"key": "agusImam94", "attributes": {"label": "agusImam94", "x": 873.2108018373575, "y": 660.2860024319953, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.7088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2042469373085171819", "id": "agusImam94", "source": "tweet-000004", "content": "Justru pemerintah dan Bank Indonesia aktif menjaga stabilitas rupiah lewat kebijakan moneter. Inflasi juga dijaga di kisaran target, jadi daya beli nggak tergerus separah yang dibayangkan", "post_id": "2042469373085171819"}}, {"key": "rayastreet_", "attributes": {"label": "rayastreet_", "x": 49.934484704766135, "y": 378.64408169059595, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.948, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1968276279603646675", "id": "rayastreet_", "source": "tweet-000004", "content": "Perbedaan kebijakan: Sri Mulyani fokus pada kehati-hatian fiskal (defisit rendah, reformasi pajak), sementara Purbaya lebih agresif dengan stimulus besar seperti penyaluran dana 200T, insentif pekerja, dan penghapusan pajak bagi pekerja. Moneter BI: penurunan suku bunga ke 4.75%", "post_id": "1968276279603646675"}}, {"key": "profesor_saham", "attributes": {"label": "profesor_saham", "x": 649.0539265223244, "y": 526.3694838377634, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.948, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1968276279603646675", "id": "profesor_saham", "source": "tweet-000004", "content": "Perbedaan kebijakan: Sri Mulyani fokus pada kehati-hatian fiskal (defisit rendah, reformasi pajak), sementara Purbaya lebih agresif dengan stimulus besar seperti penyaluran dana 200T, insentif pekerja, dan penghapusan pajak bagi pekerja. Moneter BI: penurunan suku bunga ke 4.75%", "post_id": "1968276279603646675"}}, {"key": "riyanmurphy92", "attributes": {"label": "riyanmurphy92", "x": 463.9851032085769, "y": 411.83624994160226, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.7088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046500088642703860", "id": "riyanmurphy92", "source": "tweet-000004", "content": "Proyeksi BI Rate: Bank Indonesia Bakal Tahan Suku Bunga di RDG April 2026. \n#NewsAgent  https://t.co/7gUt28C5vO", "post_id": "2046500088642703860"}}, {"key": "indodax", "attributes": {"label": "indodax", "x": 816.3695325346614, "y": 766.4690464397403, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.7851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2046500088642703860", "id": "indodax", "source": "tweet-000004", "content": "Proyeksi BI Rate: Bank Indonesia Bakal Tahan Suku Bunga di RDG April 2026. \n#NewsAgent  https://t.co/7gUt28C5vO", "post_id": "2046500088642703860"}}, {"key": "s_romzan", "attributes": {"label": "s_romzan", "x": 932.5576521546683, "y": 384.0275653753163, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.948, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1980968273517978094", "id": "s_romzan", "source": "tweet-000004", "content": "Hari ini Indonesia merayakan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober, mengenang Resolusi Jihad KH Hasyim Asy'ari tahun 1945 yang memperkuat perjuangan kemerdekaan. Bank Indonesia memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi. Secara", "post_id": "1980968273517978094"}}, {"key": "OniDewono", "attributes": {"label": "OniDewono", "x": 725.7434043917558, "y": 194.59693540889023, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.948, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051191281976549617", "id": "OniDewono", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, bisa kita simulasikan sederhana.\n\nBI Rate sekarang 4.75%. Biaya dana bank BUMN rata-rata ~4-4.5%, ditambah biaya operasional 1.5-2%, risiko gagal bayar kredit rakyat (UMKM/petani/buruh) biasanya butuh buffer 2-3% lagi, plus margin keuntungan.\n\nTotal, lending rate normalnya 8%", "post_id": "2051191281976549617"}}, {"key": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "aldotjahjadi8", "x": 381.77098589257895, "y": 273.07155449897834, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.948, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051191281976549617", "id": "aldotjahjadi8", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, bisa kita simulasikan sederhana.\n\nBI Rate sekarang 4.75%. Biaya dana bank BUMN rata-rata ~4-4.5%, ditambah biaya operasional 1.5-2%, risiko gagal bayar kredit rakyat (UMKM/petani/buruh) biasanya butuh buffer 2-3% lagi, plus margin keuntungan.\n\nTotal, lending rate normalnya 8%", "post_id": "2051191281976549617"}}, {"key": "QurShah", "attributes": {"label": "QurShah", "x": 358.95297999400964, "y": 995.7666881699713, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.948, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047615925264711811", "id": "QurShah", "source": "tweet-000004", "content": "Based on April 2026 data: Rupiah at ~17,200-17,300/USD (down 11%+ since Prabowo's Oct 2024 inauguration), 2026 budget deficit targeted 2.5-2.7% of GDP (within 3% cap), debt ~41% GDP, BI rate steady at 4.75%, growth projected 4.9-5.7%.\n\nNext 5 years (to 2031): Base case—Rupiah", "post_id": "2047615925264711811"}}, {"key": "ferrykoto", "attributes": {"label": "ferrykoto", "x": 725.0691457326685, "y": 991.8374455132074, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.948, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047615925264711811", "id": "ferrykoto", "source": "tweet-000004", "content": "Based on April 2026 data: Rupiah at ~17,200-17,300/USD (down 11%+ since Prabowo's Oct 2024 inauguration), 2026 budget deficit targeted 2.5-2.7% of GDP (within 3% cap), debt ~41% GDP, BI rate steady at 4.75%, growth projected 4.9-5.7%.\n\nNext 5 years (to 2031): Base case—Rupiah", "post_id": "2047615925264711811"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 274.5163048788938, "y": 202.07560510535137, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 41.2327, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3879163986320083886_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Kalender ekonomi pekan ini dipenuhi agenda ekonomi global, terutama rilis data inflasi dan sinyal kebijakan suku bunga dari bank sentral utama seperti The Federal Reserve dan People’s Bank of China, sementara pasar masih sangat dipengaruhi naik turunnya situasi konflik di Timur Tengah.\n\nDari dalam negeri, perhatian tertuju pada keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang akan mencerminkan respons terhadap stabilitas rupiah, inflasi, serta dinamika eksternal yang membayangi ekonomi nasional.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#kalender #ekonomi #dunia #bloombergtechnoz", "post_id": "3879163986320083886_51748745734"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 769.063993582139, "y": 729.3743038776831, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880817829109574999_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia kembali mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,75 persen. Keputusan ini diambil sebagai respons kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi di tengah dinamika gejolak global.\n\nDemikian disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode April 2026, Rabu (22/4/2026), secara daring. BI turut mempertahankan suku bunga deposit facility sebesar 3,75 persen dan lending facility sebesar 5,5 persen.\n\nAlhasil, BI tercatat telah mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,75 persen selama delapan bulan beruntun. Sebelumnya, selama periode September 2024-September 2025, BI sudah memangkas suku bunga acuannya sebesar 150 basis poin (bps).\n\n”Keputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilitas nilai tukar di tengah dampak buruk kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah,” katanya.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Prioritaskan Stabilitas, BI Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen\" oleh Agustinus Yoga Primantoro di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas", "post_id": "3880817829109574999_1537212147"}}, {"key": "hariankompas.", "attributes": {"label": "hariankompas.", "x": 367.7723379862847, "y": 474.223987570082, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 43.8613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880817829109574999_1537212147", "id": "hariankompas.", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia kembali mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,75 persen. Keputusan ini diambil sebagai respons kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi di tengah dinamika gejolak global.\n\nDemikian disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode April 2026, Rabu (22/4/2026), secara daring. BI turut mempertahankan suku bunga deposit facility sebesar 3,75 persen dan lending facility sebesar 5,5 persen.\n\nAlhasil, BI tercatat telah mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,75 persen selama delapan bulan beruntun. Sebelumnya, selama periode September 2024-September 2025, BI sudah memangkas suku bunga acuannya sebesar 150 basis poin (bps).\n\n”Keputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilitas nilai tukar di tengah dampak buruk kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah,” katanya.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Prioritaskan Stabilitas, BI Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen\" oleh Agustinus Yoga Primantoro di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas", "post_id": "3880817829109574999_1537212147"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kediri", "x": 620.5497956759497, "y": 840.1518354731032, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880825903077690239_3072612250", "id": "bank_indonesia_kediri", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\nrepost \n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3880825903077690239_3072612250"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 191.47079707361692, "y": 300.5238304737946, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 84.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3880825903077690239_3072612250", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\nrepost \n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3880825903077690239_3072612250"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 907.186240972214, "y": 799.8832548456121, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3882147924981384803_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882147924981384803_13254887390"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 293.9654552998995, "y": 471.7623870929536, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881231209150485265_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n.\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n.\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n#repostfrom \n.\n.\n.\n#bimalutmantap", "post_id": "3881231209150485265_3117095536"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 619.3114364965103, "y": 681.0134376954155, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "XxFUj7L8jS4", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia mempertahankan BI Rate di 4,75% dalam RDG 21–22 April 2026. Gubernur Perry Warjiyo menyebut langkah ini untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi di tengah ketidakpastian global.\n\nSuku bunga deposit facility tetap 3,75% dan lending facility 5,50%. BI juga siap memperkuat kebijakan guna menjaga inflasi tetap di kisaran target 2,5±1% pada 2026–2027.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "XxFUj7L8jS4"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 396.87620318144326, "y": 827.9451015203371, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.1483, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "XxFUj7L8jS4", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia mempertahankan BI Rate di 4,75% dalam RDG 21–22 April 2026. Gubernur Perry Warjiyo menyebut langkah ini untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi di tengah ketidakpastian global.\n\nSuku bunga deposit facility tetap 3,75% dan lending facility 5,50%. BI juga siap memperkuat kebijakan guna menjaga inflasi tetap di kisaran target 2,5±1% pada 2026–2027.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "XxFUj7L8jS4"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 621.718643301007, "y": 695.3441222200292, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.1483, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "XxFUj7L8jS4", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia mempertahankan BI Rate di 4,75% dalam RDG 21–22 April 2026. Gubernur Perry Warjiyo menyebut langkah ini untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi di tengah ketidakpastian global.\n\nSuku bunga deposit facility tetap 3,75% dan lending facility 5,50%. BI juga siap memperkuat kebijakan guna menjaga inflasi tetap di kisaran target 2,5±1% pada 2026–2027.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "XxFUj7L8jS4"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 193.5451554301788, "y": 575.1906066324887, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.1483, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "XxFUj7L8jS4", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia mempertahankan BI Rate di 4,75% dalam RDG 21–22 April 2026. Gubernur Perry Warjiyo menyebut langkah ini untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi di tengah ketidakpastian global.\n\nSuku bunga deposit facility tetap 3,75% dan lending facility 5,50%. BI juga siap memperkuat kebijakan guna menjaga inflasi tetap di kisaran target 2,5±1% pada 2026–2027.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "XxFUj7L8jS4"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 139.68356087412036, "y": 23.246091809993597, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.1483, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "XxFUj7L8jS4", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia mempertahankan BI Rate di 4,75% dalam RDG 21–22 April 2026. Gubernur Perry Warjiyo menyebut langkah ini untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi di tengah ketidakpastian global.\n\nSuku bunga deposit facility tetap 3,75% dan lending facility 5,50%. BI juga siap memperkuat kebijakan guna menjaga inflasi tetap di kisaran target 2,5±1% pada 2026–2027.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "XxFUj7L8jS4"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 762.763427630842, "y": 729.7959917251394, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.1483, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "XxFUj7L8jS4", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia mempertahankan BI Rate di 4,75% dalam RDG 21–22 April 2026. Gubernur Perry Warjiyo menyebut langkah ini untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi di tengah ketidakpastian global.\n\nSuku bunga deposit facility tetap 3,75% dan lending facility 5,50%. BI juga siap memperkuat kebijakan guna menjaga inflasi tetap di kisaran target 2,5±1% pada 2026–2027.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "XxFUj7L8jS4"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 7.2271610939677045, "y": 458.2246713710629, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.1483, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "XxFUj7L8jS4", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kembali Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia mempertahankan BI Rate di 4,75% dalam RDG 21–22 April 2026. Gubernur Perry Warjiyo menyebut langkah ini untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi di tengah ketidakpastian global.\n\nSuku bunga deposit facility tetap 3,75% dan lending facility 5,50%. BI juga siap memperkuat kebijakan guna menjaga inflasi tetap di kisaran target 2,5±1% pada 2026–2027.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "XxFUj7L8jS4"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "attributes": {"label": "@tuturmediadigital", "x": 157.04755548900073, "y": 778.4793169203924, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "hrymcAMXAc4", "id": "@tuturmediadigital", "source": "youtube-000001", "content": "[BREAKING NEWS] RDG Bank Indoensia Ungkap Kondisi Ekonomi Indonesia Hingga Nilai Tukar Rupiah\n\nTUTUR.co.id - Bank Indonesia mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026 dengan fokus pada strategi menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. Gubernur BI Perry Warjiyo bersama jajaran deputi memaparkan bauran kebijakan yang dirancang untuk mengendalikan inflasi, menjaga nilai tukar rupiah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.\n\n#breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "hrymcAMXAc4"}}, {"key": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "tuturtvmedia", "x": 571.4714336538983, "y": 156.3173328191131, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 43.8613, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "hrymcAMXAc4", "id": "tuturtvmedia", "source": "youtube-000001", "content": "[BREAKING NEWS] RDG Bank Indoensia Ungkap Kondisi Ekonomi Indonesia Hingga Nilai Tukar Rupiah\n\nTUTUR.co.id - Bank Indonesia mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026 dengan fokus pada strategi menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. Gubernur BI Perry Warjiyo bersama jajaran deputi memaparkan bauran kebijakan yang dirancang untuk mengendalikan inflasi, menjaga nilai tukar rupiah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.\n\n#breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "hrymcAMXAc4"}}], "edges": [{"key": "grok", "source": "grok", "target": "humans_sapiens", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "Saham_fess", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ngopiedikayue", "source": "ngopiedikayue", "target": "amanbangetkok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Renildo6767", "source": "Renildo6767", "target": "angga_fzn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "agusImam94", "source": "agusImam94", "target": "angga_fzn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "rayastreet_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "profesor_saham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "riyanmurphy92", "source": "riyanmurphy92", "target": "indodax", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "s_romzan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "riyanmurphy92", "source": "riyanmurphy92", "target": "indodax", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "OniDewono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "QurShah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "ferrykoto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}