{"nodes": [{"key": "_haye_", "attributes": {"label": "_haye_", "x": 267.88485188603886, "y": 974.5258444181942, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.7243, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2047175430470541749", "id": "_haye_", "source": "retweet-000002", "content": "Indonesia raised ¥172.1 billion ($1.1 billion) in its biggest Samurai bond sale in two years as strong investor demand for it…", "post_id": "2047175430470541749"}}, {"key": "business", "attributes": {"label": "business", "x": 807.1135488329259, "y": 987.6154636262462, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 32.79, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2047175430470541749", "id": "business", "source": "retweet-000002", "content": "Indonesia raised ¥172.1 billion ($1.1 billion) in its biggest Samurai bond sale in two years as strong investor demand for it…", "post_id": "2047175430470541749"}}, {"key": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "aldotjahjadi8", "x": 243.344282437153, "y": 952.8282588489138, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.7243, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2047165238177661163", "id": "aldotjahjadi8", "source": "retweet-000002", "content": "Indonesia raised ¥172.1 billion ($1.1 billion) in its biggest Samurai bond sale in two years as strong investor demand for it…", "post_id": "2047165238177661163"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 686.8378603218089, "y": 437.6044433066648, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.7243, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "1965386544363315415", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Utang pemerintah Indonesia mayoritas dari Surat Berharga Negara (SBN) domestik (sekitar 70-80%, seperti obligasi yg dibeli bank lokal & investor dalam negeri). Sisanya dari SBN valas (15-20%) & pinjaman (10-12%), termasuk multilateral (World Bank, ADB) & bilateral (Jepang, AS).", "post_id": "1965386544363315415"}}, {"key": "johnDwitch", "attributes": {"label": "johnDwitch", "x": 932.39707705333, "y": 876.4566638125959, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1965386544363315415", "id": "johnDwitch", "source": "tweet-000004", "content": "Utang pemerintah Indonesia mayoritas dari Surat Berharga Negara (SBN) domestik (sekitar 70-80%, seperti obligasi yg dibeli bank lokal & investor dalam negeri). Sisanya dari SBN valas (15-20%) & pinjaman (10-12%), termasuk multilateral (World Bank, ADB) & bilateral (Jepang, AS).", "post_id": "1965386544363315415"}}, {"key": "fitri99187", "attributes": {"label": "fitri99187", "x": 895.6667134747125, "y": 627.640121759293, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1965386544363315415", "id": "fitri99187", "source": "tweet-000004", "content": "Utang pemerintah Indonesia mayoritas dari Surat Berharga Negara (SBN) domestik (sekitar 70-80%, seperti obligasi yg dibeli bank lokal & investor dalam negeri). Sisanya dari SBN valas (15-20%) & pinjaman (10-12%), termasuk multilateral (World Bank, ADB) & bilateral (Jepang, AS).", "post_id": "1965386544363315415"}}, {"key": "txtdrimedia", "attributes": {"label": "txtdrimedia", "x": 84.10821708477823, "y": 472.9752332385756, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1965386544363315415", "id": "txtdrimedia", "source": "tweet-000004", "content": "Utang pemerintah Indonesia mayoritas dari Surat Berharga Negara (SBN) domestik (sekitar 70-80%, seperti obligasi yg dibeli bank lokal & investor dalam negeri). Sisanya dari SBN valas (15-20%) & pinjaman (10-12%), termasuk multilateral (World Bank, ADB) & bilateral (Jepang, AS).", "post_id": "1965386544363315415"}}, {"key": "Balanceism", "attributes": {"label": "Balanceism", "x": 168.68797810697868, "y": 31.709107173128025, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.7243, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2047622471801774531", "id": "Balanceism", "source": "tweet-000004", "content": "Diversifikasi di asset yang aman kak. Obligasi, Deposito, Emas. Jangan saham, dunia lagi ancur, Indonesia juga terlalu High Risk dimata investor", "post_id": "2047622471801774531"}}, {"key": "txtdarionlshop", "attributes": {"label": "txtdarionlshop", "x": 493.58711920624165, "y": 670.5837272945208, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.79, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047622471801774531", "id": "txtdarionlshop", "source": "tweet-000004", "content": "Diversifikasi di asset yang aman kak. Obligasi, Deposito, Emas. Jangan saham, dunia lagi ancur, Indonesia juga terlalu High Risk dimata investor", "post_id": "2047622471801774531"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 287.4623034158694, "y": 180.7654755505671, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 118.1614, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3870844518208426521_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia telah membeli SBN sebesar Rp90,05 triliun sepanjang kuartal I-2026, naik 19,6% dibanding periode yang sama tahun lalu 📈\nLangkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas yield obligasi agar tidak naik terlalu tinggi, dengan mayoritas pembelian dilakukan di pasar sekunder 💱\n\nSumber: CNBC Indonesia, 8 April 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#bi #sbn #obligasi #pasarmodal #ekonomi #investasi #trading #mancingsaham", "post_id": "3870844518208426521_52512310886"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 786.2695503426097, "y": 392.57672802369314, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 118.1614, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3876262984667384080_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Lembaga pemeringkat S&P menilai ekonomi Indonesia paling rentan di ASEAN terhadap pemburukan situasi di Timur Tengah, terutama karena pelemahan rupiah akan menambah beban utang pemerintah. \n\nNamun demikian surat utang RI memberikan imbal hasil yang lebih tinggi, sehingga investor asing masih memborong SUN. Hingga Senin (13/4/2026), arus modal asing yang masuk ke pasar obligasi mencapai US$136,6 juta secara mingguan dan US$399,3 juta secara bulanan.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#SuratUtangNegara #EkonomiIndonesia #BloombergTechnoz", "post_id": "3876262984667384080_51748745734"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 98.37011570460253, "y": 213.51028324586463, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.7243, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3875614107382882433_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) terus meningkatkan upaya akuisisi aset hulu migas baru, baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini sejalan dengan momentum kuatnya dukungan investor serta komitmen perseroan dalam memperkuat ketahanan energi nasional.\n\n“Kami akan meningkatkan upaya akuisisi mengingat dukungan yang sangat baik dari investor selama penerbitan obligasi dan sukuk baru-baru ini. Di sisi lain, kami juga memiliki fleksibilitas pendanaan melalui fasilitas perbankan maupun opsi penerbitan saham baru,\" kata Presiden Direktur RATU, Sumantri Suwarno melalui keterangan resmi, Rabu (15/4/2026).\n\nRATU saat ini sedang mengevaluasi beberapa aset migas baik di dalam maupun luar negeri. Evaluasi ini diharapkan bisa dilakukan satu atau dua perjanjian pembelian bersyarat, jika memenuhi parameter investasi yang telah ditetapkan.\n\nTepat setahun setelah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Januari 2025, RATU mencatat pertumbuhan laba sebesar 10 persen menjadi USD 15,26 juta pada tahun 2025, di tengah langkah efisiensi operasional yang konsisten dan terukur.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/dukung-ketahanan-energi-ratu-terus-buru-aset-migas-baru\n\nAtau klik link di Bio  channel\n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3875614107382882433_3310659452"}}, {"key": "idx_", "attributes": {"label": "idx_", "x": 916.7657767715526, "y": 712.1959322110474, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 32.79, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3875614107382882433_3310659452", "id": "idx_", "source": "instagram-000001", "content": "PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) terus meningkatkan upaya akuisisi aset hulu migas baru, baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini sejalan dengan momentum kuatnya dukungan investor serta komitmen perseroan dalam memperkuat ketahanan energi nasional.\n\n“Kami akan meningkatkan upaya akuisisi mengingat dukungan yang sangat baik dari investor selama penerbitan obligasi dan sukuk baru-baru ini. Di sisi lain, kami juga memiliki fleksibilitas pendanaan melalui fasilitas perbankan maupun opsi penerbitan saham baru,\" kata Presiden Direktur RATU, Sumantri Suwarno melalui keterangan resmi, Rabu (15/4/2026).\n\nRATU saat ini sedang mengevaluasi beberapa aset migas baik di dalam maupun luar negeri. Evaluasi ini diharapkan bisa dilakukan satu atau dua perjanjian pembelian bersyarat, jika memenuhi parameter investasi yang telah ditetapkan.\n\nTepat setahun setelah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Januari 2025, RATU mencatat pertumbuhan laba sebesar 10 persen menjadi USD 15,26 juta pada tahun 2025, di tengah langkah efisiensi operasional yang konsisten dan terukur.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/dukung-ketahanan-energi-ratu-terus-buru-aset-migas-baru\n\nAtau klik link di Bio  channel\n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3875614107382882433_3310659452"}}, {"key": "tws.pedia", "attributes": {"label": "tws.pedia", "x": 331.6868618703286, "y": 549.4073645834588, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.7243, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7626009552139357460", "id": "tws.pedia", "source": "tiktok-000001", "content": "Kondisi ekonomi dunia sedang tidak baik-baik saja dan Jepang baru saja memberikan sinyal peringatan yang sangat serius. Ketegangan di Selat Hormuz ternyata berdampak domino hingga ke pasar keuangan global karena Jepang sangat bergantung pada pasokan energi dari jalur tersebut. Ketika harga energi melonjak, tekanan fiskal di dalam negeri Jepang menjadi tidak terbendung lagi. Keputusan untuk menjual obligasi AS (US Treasury) dalam skala besar bukanlah perkara kecil. Ini adalah langkah darurat untuk mengamankan likuiditas demi membayar tagihan energi yang membengkak luar biasa. Banyak yang tidak menyadari bahwa aksi jual ini bisa memicu guncangan hebat pada nilai tukar mata uang di seluruh dunia, termasuk dampaknya ke aset berisiko. Jika raksasa ekonomi sekelas Jepang mulai \"panik\" dan melepas aset cadangan mereka, apa yang akan terjadi pada stabilitas dollar? Fenomena ini menunjukkan betapa rapuhnya sistem keuangan global saat ini ketika konflik geopolitik bertemu dengan krisis energi. Likuiditas global bisa mengering dalam sekejap jika negara lain mengikuti jejak yang sama. Dampaknya ke Indonesia juga tidak bisa diremehkan begitu saja. Tekanan pada Rupiah dan pasar kripto biasanya menjadi efek samping pertama dari menguatnya ketidakpastian di pasar obligasi internasional. Investor cenderung menarik modal dari pasar berkembang menuju aset yang dianggap lebih aman, namun saat ini pun aset aman sedang dipertanyakan. Apakah ini awal dari kejatuhan ekonomi global yang lebih besar atau hanya guncangan sementara? Banyak pengamat ekonomi mulai khawatir jika tren ini terus berlanjut tanpa ada solusi diplomatik di Timur Tengah. Menurut kalian, apakah Rupiah sanggup bertahan di tengah badai likuiditas yang dipicu oleh Jepang ini? #twsnews #tradewithsuli #nagake10 #fyp", "post_id": "7626009552139357460"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 78.83060956276644, "y": 290.31735607004185, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 32.79, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626009552139357460", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Kondisi ekonomi dunia sedang tidak baik-baik saja dan Jepang baru saja memberikan sinyal peringatan yang sangat serius. Ketegangan di Selat Hormuz ternyata berdampak domino hingga ke pasar keuangan global karena Jepang sangat bergantung pada pasokan energi dari jalur tersebut. Ketika harga energi melonjak, tekanan fiskal di dalam negeri Jepang menjadi tidak terbendung lagi. Keputusan untuk menjual obligasi AS (US Treasury) dalam skala besar bukanlah perkara kecil. Ini adalah langkah darurat untuk mengamankan likuiditas demi membayar tagihan energi yang membengkak luar biasa. Banyak yang tidak menyadari bahwa aksi jual ini bisa memicu guncangan hebat pada nilai tukar mata uang di seluruh dunia, termasuk dampaknya ke aset berisiko. Jika raksasa ekonomi sekelas Jepang mulai \"panik\" dan melepas aset cadangan mereka, apa yang akan terjadi pada stabilitas dollar? Fenomena ini menunjukkan betapa rapuhnya sistem keuangan global saat ini ketika konflik geopolitik bertemu dengan krisis energi. Likuiditas global bisa mengering dalam sekejap jika negara lain mengikuti jejak yang sama. Dampaknya ke Indonesia juga tidak bisa diremehkan begitu saja. Tekanan pada Rupiah dan pasar kripto biasanya menjadi efek samping pertama dari menguatnya ketidakpastian di pasar obligasi internasional. Investor cenderung menarik modal dari pasar berkembang menuju aset yang dianggap lebih aman, namun saat ini pun aset aman sedang dipertanyakan. Apakah ini awal dari kejatuhan ekonomi global yang lebih besar atau hanya guncangan sementara? Banyak pengamat ekonomi mulai khawatir jika tren ini terus berlanjut tanpa ada solusi diplomatik di Timur Tengah. Menurut kalian, apakah Rupiah sanggup bertahan di tengah badai likuiditas yang dipicu oleh Jepang ini? #twsnews #tradewithsuli #nagake10 #fyp", "post_id": "7626009552139357460"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 899.0259156731723, "y": 366.76375384834404, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.7243, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "KCqFEOzPCak", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Pilih Mana: Bunga Bank atau Obligasi Negara? Rahasia Yield yang Jarang Diketahui | DE'CUAN\n\nBunga bank terlihat aman, tapi benarkah lebih menguntungkan dibanding obligasi negara? Banyak investor belum menyadari bahwa perbedaan yield obligasi Indonesia dan Amerika Serikat bisa memicu pergerakan dana besar keluar masuk pasar (capital outflow). Di video ini kita kupas rahasia di balik perbandingan imbal hasil tersebut dan bagaimana pengaruhnya terhadap investasi, nilai rupiah, hingga keputusan investor global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "KCqFEOzPCak"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 544.6774045276183, "y": 545.6994345057187, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.8005, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "KCqFEOzPCak", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Pilih Mana: Bunga Bank atau Obligasi Negara? Rahasia Yield yang Jarang Diketahui | DE'CUAN\n\nBunga bank terlihat aman, tapi benarkah lebih menguntungkan dibanding obligasi negara? Banyak investor belum menyadari bahwa perbedaan yield obligasi Indonesia dan Amerika Serikat bisa memicu pergerakan dana besar keluar masuk pasar (capital outflow). Di video ini kita kupas rahasia di balik perbandingan imbal hasil tersebut dan bagaimana pengaruhnya terhadap investasi, nilai rupiah, hingga keputusan investor global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "KCqFEOzPCak"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 348.8956762800376, "y": 911.5996886015528, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.8005, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "KCqFEOzPCak", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Pilih Mana: Bunga Bank atau Obligasi Negara? Rahasia Yield yang Jarang Diketahui | DE'CUAN\n\nBunga bank terlihat aman, tapi benarkah lebih menguntungkan dibanding obligasi negara? Banyak investor belum menyadari bahwa perbedaan yield obligasi Indonesia dan Amerika Serikat bisa memicu pergerakan dana besar keluar masuk pasar (capital outflow). Di video ini kita kupas rahasia di balik perbandingan imbal hasil tersebut dan bagaimana pengaruhnya terhadap investasi, nilai rupiah, hingga keputusan investor global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "KCqFEOzPCak"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 500.2923164223648, "y": 352.9991510621466, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.8005, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "KCqFEOzPCak", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Pilih Mana: Bunga Bank atau Obligasi Negara? Rahasia Yield yang Jarang Diketahui | DE'CUAN\n\nBunga bank terlihat aman, tapi benarkah lebih menguntungkan dibanding obligasi negara? Banyak investor belum menyadari bahwa perbedaan yield obligasi Indonesia dan Amerika Serikat bisa memicu pergerakan dana besar keluar masuk pasar (capital outflow). Di video ini kita kupas rahasia di balik perbandingan imbal hasil tersebut dan bagaimana pengaruhnya terhadap investasi, nilai rupiah, hingga keputusan investor global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "KCqFEOzPCak"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 44.18722441712652, "y": 231.97280250378495, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.8005, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "KCqFEOzPCak", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Pilih Mana: Bunga Bank atau Obligasi Negara? Rahasia Yield yang Jarang Diketahui | DE'CUAN\n\nBunga bank terlihat aman, tapi benarkah lebih menguntungkan dibanding obligasi negara? Banyak investor belum menyadari bahwa perbedaan yield obligasi Indonesia dan Amerika Serikat bisa memicu pergerakan dana besar keluar masuk pasar (capital outflow). Di video ini kita kupas rahasia di balik perbandingan imbal hasil tersebut dan bagaimana pengaruhnya terhadap investasi, nilai rupiah, hingga keputusan investor global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "KCqFEOzPCak"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 581.0308011786179, "y": 528.0476729223207, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.8005, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "KCqFEOzPCak", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Pilih Mana: Bunga Bank atau Obligasi Negara? Rahasia Yield yang Jarang Diketahui | DE'CUAN\n\nBunga bank terlihat aman, tapi benarkah lebih menguntungkan dibanding obligasi negara? Banyak investor belum menyadari bahwa perbedaan yield obligasi Indonesia dan Amerika Serikat bisa memicu pergerakan dana besar keluar masuk pasar (capital outflow). Di video ini kita kupas rahasia di balik perbandingan imbal hasil tersebut dan bagaimana pengaruhnya terhadap investasi, nilai rupiah, hingga keputusan investor global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "KCqFEOzPCak"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 878.866463622921, "y": 155.54012403441774, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.8005, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "KCqFEOzPCak", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Pilih Mana: Bunga Bank atau Obligasi Negara? Rahasia Yield yang Jarang Diketahui | DE'CUAN\n\nBunga bank terlihat aman, tapi benarkah lebih menguntungkan dibanding obligasi negara? Banyak investor belum menyadari bahwa perbedaan yield obligasi Indonesia dan Amerika Serikat bisa memicu pergerakan dana besar keluar masuk pasar (capital outflow). Di video ini kita kupas rahasia di balik perbandingan imbal hasil tersebut dan bagaimana pengaruhnya terhadap investasi, nilai rupiah, hingga keputusan investor global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "KCqFEOzPCak"}}, {"key": "@trimegahsekuritas1", "attributes": {"label": "@trimegahsekuritas1", "x": 266.77309759129577, "y": 268.8806768609042, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.7243, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "SBlJ003RsUI", "id": "@trimegahsekuritas1", "source": "youtube-000001", "content": "Invest & Empower: Bertumbuh Bersama, Berdampak Bersama\n\nTrimegah Sekuritas mengusung prinsip Investing for Impact, investasi yang gak cuma berpotensi berkembang, tapi juga memberi dampak sosial 🤝🏻\nMelalui Reksa Dana Juara Empowerment Balanced Fund (JEBF), kamu bisa berinvestasi sambil ikut mendukung program sosial.\n\nDikelola oleh PT Juara Capital Indonesia, reksa dana ini mengombinasikan saham (growth) dan obligasi (stability) untuk potensi return yang optimal dalam jangka menengah hingga panjang 📈 \n\nImbal hasil Reksa Dana JEBF selama tahun 2025 mencapai 29,45%, lho.\nMenariknya, investor gak hanya berpotensi mendapatkan imbal hasil dari reksa dana ini, tapi sekaligus turut berdonasi melalui ‪‬  kepada penerima manfaat.\n\nHarapannya, semakin banyak investor dari berbagai kalangan bisa ikut berkontribusi dan menciptakan dampak nyata bersama.\n\n#trimegahsekuritas", "post_id": "SBlJ003RsUI"}}, {"key": "YCABFoundationOrg", "attributes": {"label": "YCABFoundationOrg", "x": 562.5489051697429, "y": 978.3688916962406, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.79, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "SBlJ003RsUI", "id": "YCABFoundationOrg", "source": "youtube-000001", "content": "Invest & Empower: Bertumbuh Bersama, Berdampak Bersama\n\nTrimegah Sekuritas mengusung prinsip Investing for Impact, investasi yang gak cuma berpotensi berkembang, tapi juga memberi dampak sosial 🤝🏻\nMelalui Reksa Dana Juara Empowerment Balanced Fund (JEBF), kamu bisa berinvestasi sambil ikut mendukung program sosial.\n\nDikelola oleh PT Juara Capital Indonesia, reksa dana ini mengombinasikan saham (growth) dan obligasi (stability) untuk potensi return yang optimal dalam jangka menengah hingga panjang 📈 \n\nImbal hasil Reksa Dana JEBF selama tahun 2025 mencapai 29,45%, lho.\nMenariknya, investor gak hanya berpotensi mendapatkan imbal hasil dari reksa dana ini, tapi sekaligus turut berdonasi melalui ‪‬  kepada penerima manfaat.\n\nHarapannya, semakin banyak investor dari berbagai kalangan bisa ikut berkontribusi dan menciptakan dampak nyata bersama.\n\n#trimegahsekuritas", "post_id": "SBlJ003RsUI"}}, {"key": "@satyajitdasgupta", "attributes": {"label": "@satyajitdasgupta", "x": 643.8737293893754, "y": 471.0017160163338, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.7243, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "_TG2lBmwR9g", "id": "@satyajitdasgupta", "source": "youtube-000001", "content": "SAHAM INDONESIA: PENEKANAN HARGA | SAHAM ENERGI INDONESIA\n\n#PasarSaham #AnalisisSaham #indo #energiindonesia\n\n--------------------------------------------------------------------\nSAHAM INDO: PENURUNAN HARGA | SAHAM ENERGI INDONESIA\n--------------------------------------------------------------------\n🔔SILAKAN SUKAI, BAGIKAN & BERLANGGANAN SALURAN INI\n--------------------------------------------------------------------\nPERNYATAAN SANGKALAN STANDAR:\nSaya bukan penasihat terdaftar dan tidak diotorisasi oleh regulator/otoritas pasar saham mana pun. Saya membahas tentang potensi tren tetapi tidak memberikan rekomendasi beli/jual, dan keuntungan/kerugian apa pun yang Anda tanggung akan menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya.\nSelain itu, tidak ada jaminan pengembalian yang dijamin atau bebas risiko bagi investor yang akan diberikan dalam video ini.\n--------------------------------------------------------------------\n🔔Untuk video lainnya:\nhttps://www.youtube.com/satyajitdasgu...\n--------------------------------------------------------------------\n📞UNTUK KONSULTASI BERBAYAR / KONTAK BISNIS / PERTANYAAN: sdasgupta.7187\n--------------------------------------------------------------------\n🍀DUKUNG SALURAN INI:\nDONASI KECIL ANDA AKAN MEMBANTU SALURAN INI UNTUK BERJALAN. UNTUK BANTUAN, GUNAKAN: paypal.me/satyajitdasgupta\n--------------------------------------------------------------\n✔️BERGABUNGLAH DENGAN GRUP ANGGOTA BERBAYAR INI UNTUK MENDAPATKAN AKSES KEUNTUNGAN TAMBAHAN:\n   /   \n--------------------------------------------------------------\n✔️BERGABUNGLAH DENGAN SAYA DI TELEGRAM: https://t.me/satyajitdasgupta (Buka Telegram dan salin serta tempel tautan ini di bilah pencarian aplikasi Telegram)\n--------------------------------------------------------------\n🔔SILAKAN SUKAI, BAGIKAN & BERLANGGANAN SALURAN INI\n--------------------------------------------------------------------\nTAUTAN BUKU TERBAIK UNTUK MENJADI INVESTOR/TRADER PROFESIONAL:\nUNTUK SAHAM:\n👉The Intelligent Investor: https://amzn.to/3P02kUz\n👉One upon Wall Street: https://amzn.to/3yioIBI\n👉Rich Dad Poor Dad: https://amzn.to/3IfBsxW\n👉Common stock and uncommon profit: https://amzn.to/3IfZngG\n👉The alchemy of finance: https://amzn.to/3bKaMsM\n👉Reminiscences of stock operator: https://amzn.to/3unooke\n👉The Psychology of money: https://amzn.to/3Ap7Iwv\n👉The Little Book That Still Beats the Market: https://amzn.to/3OZWeU7\n\nUNTUK KOMODITAS:\n👉Best for Prospectors: Gold Is A Better Way: https://amzn.to/3acjShv\n👉Commodities for Dummies: https://amzn.to/3um0gP1\n👉Terbaik untuk Pemula: Komoditas Panas: https://amzn.to/3nAhmEK\n👉Terbaik Secara Keseluruhan: Buku Pertama Trader tentang Komoditas: https://amzn.to/3bPbDs3\n\nUNTUK OBLIGASI:\n👉Buku Obligasi: https://amzn.to/3AprVCv\n👉Pasar Obligasi, Analisis, dan Strategi: https://amzn.to/3NI8pns\n👉Investor Obligasi Strategis: https://amzn.to/3nzDT4P\n\nUNTUK ETF:\n👉Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Dana yang Diperdagangkan di Bursa: https://amzn.to/3Ap7XHV\n👉Perdagangan ETF: Mendapatkan Keunggulan dengan Analisis Teknikal: https://amzn.to/3uqkWFp\n👉Berinvestasi di ETF untuk Buku Panduan: https://amzn.to/3Ifao1q\n--------------------------------------------------------------------\nJIKA ANDA JUGA TERTARIK DENGAN BUKU SAYA TENTANG “CARA MEMILIH SAHAM”, SILAKAN GUNAKAN LINK DI BAWAH INI\nLink: https://amzn.to/3ekW73E\nLink: https://amzn.to/2Z16lzI\n--------------------------------------------------------------------\n🔔MOHON SUKAI, BAGIKAN & BERLANGGANAN SALURAN INI\n--------------------------------------------------------------------\nPenafian Lengkap:\nBUKAN SARAN INVESTASI\nKonten ini hanya untuk tujuan informasi, Anda tidak boleh menafsirkan informasi atau materi lain tersebut sebagai nasihat hukum, pajak, investasi, keuangan, atau nasihat lainnya. Tidak ada satu pun isi dalam video ini yang merupakan ajakan, rekomendasi, dukungan, atau penawaran dari saya atau penyedia layanan pihak ketiga mana pun untuk membeli atau menjual sekuritas atau instrumen keuangan lainnya di yurisdiksi ini atau di yurisdiksi lain mana pun di mana ajakan atau penawaran tersebut akan melanggar hukum sekuritas di yurisdiksi tersebut.\n\nSemua konten dalam video ini adalah informasi yang bersifat umum dan tidak membahas keadaan individu atau entitas tertentu. Tidak ada satu pun dalam video ini yang merupakan nasihat profesional dan/atau keuangan, dan tidak ada informasi dalam video ini yang merupakan pernyataan komprehensif atau lengkap tentang hal-hal yang dibahas atau hukum yang berkaitan dengannya. Saya bukan seorang fidusia berdasarkan penggunaan atau akses siapa pun terhadap video atau konten tersebut. Anda sendiri yang memikul tanggung jawab penuh untuk mengevaluasi manfaat dan risiko yang terkait dengan penggunaan informasi atau konten lain di saluran ini sebelum membuat keputusan apa pun berdasarkan informasi atau konten tersebut.\n--------------------------------------------------------------------\n🔔SILAKAN SUKAI, BAGIKAN & BERL...", "post_id": "_TG2lBmwR9g"}}, {"key": "satyajitdasgupta", "attributes": {"label": "satyajitdasgupta", "x": 656.6075585214979, "y": 93.8091129836316, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.2572, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "_TG2lBmwR9g", "id": "satyajitdasgupta", "source": "youtube-000001", "content": "SAHAM INDONESIA: PENEKANAN HARGA | SAHAM ENERGI INDONESIA\n\n#PasarSaham #AnalisisSaham #indo #energiindonesia\n\n--------------------------------------------------------------------\nSAHAM INDO: PENURUNAN HARGA | SAHAM ENERGI INDONESIA\n--------------------------------------------------------------------\n🔔SILAKAN SUKAI, BAGIKAN & BERLANGGANAN SALURAN INI\n--------------------------------------------------------------------\nPERNYATAAN SANGKALAN STANDAR:\nSaya bukan penasihat terdaftar dan tidak diotorisasi oleh regulator/otoritas pasar saham mana pun. Saya membahas tentang potensi tren tetapi tidak memberikan rekomendasi beli/jual, dan keuntungan/kerugian apa pun yang Anda tanggung akan menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya.\nSelain itu, tidak ada jaminan pengembalian yang dijamin atau bebas risiko bagi investor yang akan diberikan dalam video ini.\n--------------------------------------------------------------------\n🔔Untuk video lainnya:\nhttps://www.youtube.com/satyajitdasgu...\n--------------------------------------------------------------------\n📞UNTUK KONSULTASI BERBAYAR / KONTAK BISNIS / PERTANYAAN: sdasgupta.7187\n--------------------------------------------------------------------\n🍀DUKUNG SALURAN INI:\nDONASI KECIL ANDA AKAN MEMBANTU SALURAN INI UNTUK BERJALAN. UNTUK BANTUAN, GUNAKAN: paypal.me/satyajitdasgupta\n--------------------------------------------------------------\n✔️BERGABUNGLAH DENGAN GRUP ANGGOTA BERBAYAR INI UNTUK MENDAPATKAN AKSES KEUNTUNGAN TAMBAHAN:\n   /   \n--------------------------------------------------------------\n✔️BERGABUNGLAH DENGAN SAYA DI TELEGRAM: https://t.me/satyajitdasgupta (Buka Telegram dan salin serta tempel tautan ini di bilah pencarian aplikasi Telegram)\n--------------------------------------------------------------\n🔔SILAKAN SUKAI, BAGIKAN & BERLANGGANAN SALURAN INI\n--------------------------------------------------------------------\nTAUTAN BUKU TERBAIK UNTUK MENJADI INVESTOR/TRADER PROFESIONAL:\nUNTUK SAHAM:\n👉The Intelligent Investor: https://amzn.to/3P02kUz\n👉One upon Wall Street: https://amzn.to/3yioIBI\n👉Rich Dad Poor Dad: https://amzn.to/3IfBsxW\n👉Common stock and uncommon profit: https://amzn.to/3IfZngG\n👉The alchemy of finance: https://amzn.to/3bKaMsM\n👉Reminiscences of stock operator: https://amzn.to/3unooke\n👉The Psychology of money: https://amzn.to/3Ap7Iwv\n👉The Little Book That Still Beats the Market: https://amzn.to/3OZWeU7\n\nUNTUK KOMODITAS:\n👉Best for Prospectors: Gold Is A Better Way: https://amzn.to/3acjShv\n👉Commodities for Dummies: https://amzn.to/3um0gP1\n👉Terbaik untuk Pemula: Komoditas Panas: https://amzn.to/3nAhmEK\n👉Terbaik Secara Keseluruhan: Buku Pertama Trader tentang Komoditas: https://amzn.to/3bPbDs3\n\nUNTUK OBLIGASI:\n👉Buku Obligasi: https://amzn.to/3AprVCv\n👉Pasar Obligasi, Analisis, dan Strategi: https://amzn.to/3NI8pns\n👉Investor Obligasi Strategis: https://amzn.to/3nzDT4P\n\nUNTUK ETF:\n👉Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Dana yang Diperdagangkan di Bursa: https://amzn.to/3Ap7XHV\n👉Perdagangan ETF: Mendapatkan Keunggulan dengan Analisis Teknikal: https://amzn.to/3uqkWFp\n👉Berinvestasi di ETF untuk Buku Panduan: https://amzn.to/3Ifao1q\n--------------------------------------------------------------------\nJIKA ANDA JUGA TERTARIK DENGAN BUKU SAYA TENTANG “CARA MEMILIH SAHAM”, SILAKAN GUNAKAN LINK DI BAWAH INI\nLink: https://amzn.to/3ekW73E\nLink: https://amzn.to/2Z16lzI\n--------------------------------------------------------------------\n🔔MOHON SUKAI, BAGIKAN & BERLANGGANAN SALURAN INI\n--------------------------------------------------------------------\nPenafian Lengkap:\nBUKAN SARAN INVESTASI\nKonten ini hanya untuk tujuan informasi, Anda tidak boleh menafsirkan informasi atau materi lain tersebut sebagai nasihat hukum, pajak, investasi, keuangan, atau nasihat lainnya. Tidak ada satu pun isi dalam video ini yang merupakan ajakan, rekomendasi, dukungan, atau penawaran dari saya atau penyedia layanan pihak ketiga mana pun untuk membeli atau menjual sekuritas atau instrumen keuangan lainnya di yurisdiksi ini atau di yurisdiksi lain mana pun di mana ajakan atau penawaran tersebut akan melanggar hukum sekuritas di yurisdiksi tersebut.\n\nSemua konten dalam video ini adalah informasi yang bersifat umum dan tidak membahas keadaan individu atau entitas tertentu. Tidak ada satu pun dalam video ini yang merupakan nasihat profesional dan/atau keuangan, dan tidak ada informasi dalam video ini yang merupakan pernyataan komprehensif atau lengkap tentang hal-hal yang dibahas atau hukum yang berkaitan dengannya. Saya bukan seorang fidusia berdasarkan penggunaan atau akses siapa pun terhadap video atau konten tersebut. Anda sendiri yang memikul tanggung jawab penuh untuk mengevaluasi manfaat dan risiko yang terkait dengan penggunaan informasi atau konten lain di saluran ini sebelum membuat keputusan apa pun berdasarkan informasi atau konten tersebut.\n--------------------------------------------------------------------\n🔔SILAKAN SUKAI, BAGIKAN & BERL...", "post_id": "_TG2lBmwR9g"}}, {"key": "@SolusiBCA", "attributes": {"label": "@SolusiBCA", "x": 363.8994181024009, "y": 520.2587543807043, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.7243, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 0, "out_degree": 16, "degree": 16}, "_id": "JHsZGiCSiWY", "id": "@SolusiBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View April 2026\n\nPada 28 Februari 2026, AS melakukan penyerangan ke Iran hingga mendisrupsi lalu lintas di Selat Hormuz, salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia. Disrupsi tersebut berdampak paling signifikan ke kawasan Asia hingga beberapa negara seperti Filipina, Korea Selatan, dan Jepang sudah mulai mengambil langkah darurat. Di Indonesia, kenaikan harga minyak akibat perang berpotensi membuat inflasi naik sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI dan membebani kapasitas fiskal pemerintah. Dengan konflik geopolitik yang masih berlanjut, bagaimana dampaknya terhadap pasar finansial global & Indonesia?\n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Meet The Experts April 2026\n\nDapatkan juga report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View April 2026\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mendownload aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "JHsZGiCSiWY"}}, {"key": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "GoodLifeBCA", "x": 15.842915855770023, "y": 319.0676750885213, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.6659, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "JHsZGiCSiWY", "id": "GoodLifeBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View April 2026\n\nPada 28 Februari 2026, AS melakukan penyerangan ke Iran hingga mendisrupsi lalu lintas di Selat Hormuz, salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia. Disrupsi tersebut berdampak paling signifikan ke kawasan Asia hingga beberapa negara seperti Filipina, Korea Selatan, dan Jepang sudah mulai mengambil langkah darurat. Di Indonesia, kenaikan harga minyak akibat perang berpotensi membuat inflasi naik sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI dan membebani kapasitas fiskal pemerintah. Dengan konflik geopolitik yang masih berlanjut, bagaimana dampaknya terhadap pasar finansial global & Indonesia?\n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Meet The Experts April 2026\n\nDapatkan juga report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View April 2026\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mendownload aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "JHsZGiCSiWY"}}, {"key": "XpresiBCA", "attributes": {"label": "XpresiBCA", "x": 500.62540326268754, "y": 243.4399108583898, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.6659, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "JHsZGiCSiWY", "id": "XpresiBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View April 2026\n\nPada 28 Februari 2026, AS melakukan penyerangan ke Iran hingga mendisrupsi lalu lintas di Selat Hormuz, salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia. Disrupsi tersebut berdampak paling signifikan ke kawasan Asia hingga beberapa negara seperti Filipina, Korea Selatan, dan Jepang sudah mulai mengambil langkah darurat. Di Indonesia, kenaikan harga minyak akibat perang berpotensi membuat inflasi naik sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI dan membebani kapasitas fiskal pemerintah. Dengan konflik geopolitik yang masih berlanjut, bagaimana dampaknya terhadap pasar finansial global & Indonesia?\n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Meet The Experts April 2026\n\nDapatkan juga report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View April 2026\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mendownload aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "JHsZGiCSiWY"}}, {"key": "BankBCA", "attributes": {"label": "BankBCA", "x": 450.73547227549136, "y": 149.15524831537718, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.6659, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "JHsZGiCSiWY", "id": "BankBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View April 2026\n\nPada 28 Februari 2026, AS melakukan penyerangan ke Iran hingga mendisrupsi lalu lintas di Selat Hormuz, salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia. Disrupsi tersebut berdampak paling signifikan ke kawasan Asia hingga beberapa negara seperti Filipina, Korea Selatan, dan Jepang sudah mulai mengambil langkah darurat. Di Indonesia, kenaikan harga minyak akibat perang berpotensi membuat inflasi naik sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI dan membebani kapasitas fiskal pemerintah. Dengan konflik geopolitik yang masih berlanjut, bagaimana dampaknya terhadap pasar finansial global & Indonesia?\n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Meet The Experts April 2026\n\nDapatkan juga report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View April 2026\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mendownload aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "JHsZGiCSiWY"}}, {"key": "KartuKreditBCA", "attributes": {"label": "KartuKreditBCA", "x": 426.51313158889906, "y": 400.86160068976517, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.6659, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "JHsZGiCSiWY", "id": "KartuKreditBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View April 2026\n\nPada 28 Februari 2026, AS melakukan penyerangan ke Iran hingga mendisrupsi lalu lintas di Selat Hormuz, salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia. Disrupsi tersebut berdampak paling signifikan ke kawasan Asia hingga beberapa negara seperti Filipina, Korea Selatan, dan Jepang sudah mulai mengambil langkah darurat. Di Indonesia, kenaikan harga minyak akibat perang berpotensi membuat inflasi naik sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI dan membebani kapasitas fiskal pemerintah. Dengan konflik geopolitik yang masih berlanjut, bagaimana dampaknya terhadap pasar finansial global & Indonesia?\n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Meet The Experts April 2026\n\nDapatkan juga report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View April 2026\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mendownload aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "JHsZGiCSiWY"}}, {"key": "HaloBCA", "attributes": {"label": "HaloBCA", "x": 474.62616742703665, "y": 111.80638921970953, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.6659, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "JHsZGiCSiWY", "id": "HaloBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View April 2026\n\nPada 28 Februari 2026, AS melakukan penyerangan ke Iran hingga mendisrupsi lalu lintas di Selat Hormuz, salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia. Disrupsi tersebut berdampak paling signifikan ke kawasan Asia hingga beberapa negara seperti Filipina, Korea Selatan, dan Jepang sudah mulai mengambil langkah darurat. Di Indonesia, kenaikan harga minyak akibat perang berpotensi membuat inflasi naik sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI dan membebani kapasitas fiskal pemerintah. Dengan konflik geopolitik yang masih berlanjut, bagaimana dampaknya terhadap pasar finansial global & Indonesia?\n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Meet The Experts April 2026\n\nDapatkan juga report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View April 2026\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mendownload aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "JHsZGiCSiWY"}}, {"key": "LifeAtBCA", "attributes": {"label": "LifeAtBCA", "x": 576.9003514262248, "y": 709.7487775737824, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.6659, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "JHsZGiCSiWY", "id": "LifeAtBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View April 2026\n\nPada 28 Februari 2026, AS melakukan penyerangan ke Iran hingga mendisrupsi lalu lintas di Selat Hormuz, salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia. Disrupsi tersebut berdampak paling signifikan ke kawasan Asia hingga beberapa negara seperti Filipina, Korea Selatan, dan Jepang sudah mulai mengambil langkah darurat. Di Indonesia, kenaikan harga minyak akibat perang berpotensi membuat inflasi naik sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI dan membebani kapasitas fiskal pemerintah. Dengan konflik geopolitik yang masih berlanjut, bagaimana dampaknya terhadap pasar finansial global & Indonesia?\n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Meet The Experts April 2026\n\nDapatkan juga report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View April 2026\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mendownload aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "JHsZGiCSiWY"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "attributes": {"label": "@bnisekuritas46", "x": 599.197572208097, "y": 127.68545375452378, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.7243, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 60, "degree": 60}, "_id": "ZuzpQ_B85pk", "id": "@bnisekuritas46", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG SUDAH MURAH, WAKTUNYA MASUK PERBANKAN?\n\nMorning Investview menyajikan update seputar:\nAnalisa Fundamental (Research Analyst BNI Sekuritas): Global Overnight Review, pergerakan harga komoditas, dan pembahasan sektor.\nAnalisa Teknikal (Technical Analyst BNI Sekuritas: analisa IHSG & saham pilihan, view daily sectoral, view saham komoditas, dan view harga komoditas.\n----------\nConnect with us & follow our social media!\n\nInstagram BNI Sekuritas: \nInstagram BIONS: \nFacebook: BNI Sekuritas 46\nTwitter: \nTikTok: bnisekuritas46\nYouTube: BNI Sekuritas 46\nWebsite BNI Sekuritas: bnisekuritas.co.id\nWebsite BIONS: bions.id\nCustomer Care Telepon: 14016 / (021) 2554-3946\nCustomer Care Email: customercare\n\n--- \nBIONS adalah BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems, sebuah platform online trading system yang dirancang untuk memberikan layanan multi-investment, untuk memudahkan Investor Pasar Modal Indonesia untuk melakukan transaksi berbagai instrumen investasi seperti saham, reksa dana, obligasi, dan EBA Ritel hanya dalam satu aplikasi.\n\nYuk download BIONS sekarang!\nhttps://linktr.ee/bionsbybnisekuritas\n\n---\nJadwal Live Streaming Morning Investview:\nSenin - Jumat \n08.15 - 08.45 WIB\nLIVE di Intagram & YouTube BNI Sekuritas", "post_id": "ZuzpQ_B85pk"}}, {"key": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "bnisekuritas46", "x": 134.27182401816827, "y": 612.0667454208068, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.9754, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 40, "out_degree": 0, "degree": 40}, "_id": "ZuzpQ_B85pk", "id": "bnisekuritas46", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG SUDAH MURAH, WAKTUNYA MASUK PERBANKAN?\n\nMorning Investview menyajikan update seputar:\nAnalisa Fundamental (Research Analyst BNI Sekuritas): Global Overnight Review, pergerakan harga komoditas, dan pembahasan sektor.\nAnalisa Teknikal (Technical Analyst BNI Sekuritas: analisa IHSG & saham pilihan, view daily sectoral, view saham komoditas, dan view harga komoditas.\n----------\nConnect with us & follow our social media!\n\nInstagram BNI Sekuritas: \nInstagram BIONS: \nFacebook: BNI Sekuritas 46\nTwitter: \nTikTok: bnisekuritas46\nYouTube: BNI Sekuritas 46\nWebsite BNI Sekuritas: bnisekuritas.co.id\nWebsite BIONS: bions.id\nCustomer Care Telepon: 14016 / (021) 2554-3946\nCustomer Care Email: customercare\n\n--- \nBIONS adalah BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems, sebuah platform online trading system yang dirancang untuk memberikan layanan multi-investment, untuk memudahkan Investor Pasar Modal Indonesia untuk melakukan transaksi berbagai instrumen investasi seperti saham, reksa dana, obligasi, dan EBA Ritel hanya dalam satu aplikasi.\n\nYuk download BIONS sekarang!\nhttps://linktr.ee/bionsbybnisekuritas\n\n---\nJadwal Live Streaming Morning Investview:\nSenin - Jumat \n08.15 - 08.45 WIB\nLIVE di Intagram & YouTube BNI Sekuritas", "post_id": "ZuzpQ_B85pk"}}, {"key": "bions.official", "attributes": {"label": "bions.official", "x": 90.74187295709879, "y": 453.0445697789033, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.9754, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 20, "out_degree": 0, "degree": 20}, "_id": "ZuzpQ_B85pk", "id": "bions.official", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG SUDAH MURAH, WAKTUNYA MASUK PERBANKAN?\n\nMorning Investview menyajikan update seputar:\nAnalisa Fundamental (Research Analyst BNI Sekuritas): Global Overnight Review, pergerakan harga komoditas, dan pembahasan sektor.\nAnalisa Teknikal (Technical Analyst BNI Sekuritas: analisa IHSG & saham pilihan, view daily sectoral, view saham komoditas, dan view harga komoditas.\n----------\nConnect with us & follow our social media!\n\nInstagram BNI Sekuritas: \nInstagram BIONS: \nFacebook: BNI Sekuritas 46\nTwitter: \nTikTok: bnisekuritas46\nYouTube: BNI Sekuritas 46\nWebsite BNI Sekuritas: bnisekuritas.co.id\nWebsite BIONS: bions.id\nCustomer Care Telepon: 14016 / (021) 2554-3946\nCustomer Care Email: customercare\n\n--- \nBIONS adalah BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems, sebuah platform online trading system yang dirancang untuk memberikan layanan multi-investment, untuk memudahkan Investor Pasar Modal Indonesia untuk melakukan transaksi berbagai instrumen investasi seperti saham, reksa dana, obligasi, dan EBA Ritel hanya dalam satu aplikasi.\n\nYuk download BIONS sekarang!\nhttps://linktr.ee/bionsbybnisekuritas\n\n---\nJadwal Live Streaming Morning Investview:\nSenin - Jumat \n08.15 - 08.45 WIB\nLIVE di Intagram & YouTube BNI Sekuritas", "post_id": "ZuzpQ_B85pk"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 408.74164388552356, "y": 478.56960620632583, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.7243, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "kt4hnKvtPKA", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG AMBRUK! Tapi Kenapa Orang Kaya Untung Besar? | Wawasan Cerdas\n\nHalo sobat Wawasan Cerdas! Pernahkah Anda merasakan sensasi panik dan deja vu ketika melihat layar portofolio Anda tiba-tiba dikepung warna merah pekat saat pasar modal hancur? Di video kali ini, kami akan membedah secara mendalam mengapa badai finansial dan krisis pasar saham sejatinya terus berulang sepanjang sejarah, mulai dari krisis global 2008, pandemi 2020, hingga ketidakpastian institusional dan geopolitik.\n\nPasar saham pada dasarnya adalah mesin penghitung risiko yang sangat membenci ketidakpastian absolut yang tidak terukur. Ketidakpastian yang ekstrem ini acapkali memicu pelarian modal asing (capital outflow) hingga triliunan rupiah dan membuat infrastruktur bursa tersedak, yang sering berujung pada penghentian perdagangan sementara atau trading halt. Saat kepanikan massal melanda, teori diversifikasi investasi menjadi kehilangan relevansinya karena nilai korelasi pergerakan harga antar-sektor saham bergerak menyatu dan memicu aksi jual membabi buta (indiscriminate selling) dari para investor raksasa. Lantas, apakah kita harus ikut panik, menjual semua aset, dan merealisasikan kerugian?\n\nTentu tidak, karena kami ingin Anda menyadari satu hal penting: kejatuhan indeks bukanlah kiamat finansial, melainkan siklus rutin transfer kekayaan di mana saham perusahaan terbaik dijual dengan harga diskon ekstrem kepada investor yang sabar dan rasional. Untuk bisa bertahan dan menang, kita wajib merekonstruksi portofolio investasi menjadi sebuah \"perisai kekayaan\". Berdasarkan cetak biru rekonstruksi anti-badai, Anda sangat disarankan untuk membatasi porsi saham (ekuitas) di ambang 20% hingga 30% saja untuk menjaga psikologis Anda. Selanjutnya, bangun fondasi pertahanan yang kokoh dengan mengalokasikan 30% dana kita pada Surat Berharga Negara (SBN) atau obligasi yang memberikan imbal hasil pasti di atas inflasi.\n\nJangan lupa, siapkan 25% hingga 35% uang tunai di Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) sebagai amunisi utama yang bebas risiko penurunan nilai saat pasar sedang hancur. Kita juga harus menjangkarkan 10% hingga 15% kekayaan pada Emas Murni sebagai pelindung daya beli mutlak. Mengapa emas? Karena Emas Dunia dan Dolar AS secara historis selalu menjadi barometer ketakutan yang tak tertandingi dan tempat pelarian dana saat institusi memindahkan asetnya demi berlindung dari depresiasi nilai tukar Rupiah. Memiliki porsi komoditas energi konvensional juga dapat bertindak sebagai penyeimbang yang meredam kerugian portofolio.\n\nJika pertahanan sudah kuat, kini saatnya kita memburu mutiara di tengah reruntuhan bursa. Analisis empiris dari Bursa Efek Indonesia membuktikan bahwa proses pemulihan pasar memakan waktu rata-rata 3,27 kali lebih lama dari masa kejatuhannya. Namun, kesabaran Anda akan dibayar lunas, karena rata-rata imbal hasil pemulihan secara keseluruhan selalu meledak dan melampaui 215 persen dari titik palung terendahnya! Untuk meraup keuntungan eksponensial ini, fokuslah mengincar saham blue chip, khususnya sektor perbankan Big 4, yang valuasinya turun drastis dan selalu menjadi lokomotif pertama yang melesat keluar dari reruntuhan krisis.\n\nInstitusi kelas dunia mendeteksi diskon saham perbankan ini dengan melihat apakah valuasi PBV (Price-to-Book Value) telah jatuh menembus level ekstrem minus satu hingga minus dua Deviasi Standar dari rata-rata historisnya. Selain bank, kami juga menyarankan alokasi ke saham barang konsumsi (FMCG) yang terbukti tangguh sebagai bumper penahan benturan berkat kekuatan penentuan harga (pricing power) mereka yang tinggi. Terakhir, pastikan Anda selalu memantau aliran dana asing (foreign flow); masuknya dana asing secara masif ke saham raksasa adalah katalis absolut penanda bahwa siklus pembalikan arah menuju bull market telah dimulai.\n\nTonton video ini sampai akhir agar kita bisa mencetak kekayaan luar biasa dari setiap badai finansial yang melanda. Jangan lupa untuk tekan tombol Like, berikan komentar Anda tentang saham incaran saat ini, dan Subscribe channel Wawasan Cerdas untuk terus mendapatkan edukasi finansial terbaik!\n\nHashtag\n#WawasanCerdas #InvestasiSaham #KrisisFinansial #ValueInvesting #SahamBlueChip #BelajarSaham #StrategiInvestasi #IHSG #EmasAntam #ReksaDana #KebebasanFinansial #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "kt4hnKvtPKA"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 335.8806671909321, "y": 823.8184922096134, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.79, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kt4hnKvtPKA", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG AMBRUK! Tapi Kenapa Orang Kaya Untung Besar? | Wawasan Cerdas\n\nHalo sobat Wawasan Cerdas! Pernahkah Anda merasakan sensasi panik dan deja vu ketika melihat layar portofolio Anda tiba-tiba dikepung warna merah pekat saat pasar modal hancur? Di video kali ini, kami akan membedah secara mendalam mengapa badai finansial dan krisis pasar saham sejatinya terus berulang sepanjang sejarah, mulai dari krisis global 2008, pandemi 2020, hingga ketidakpastian institusional dan geopolitik.\n\nPasar saham pada dasarnya adalah mesin penghitung risiko yang sangat membenci ketidakpastian absolut yang tidak terukur. Ketidakpastian yang ekstrem ini acapkali memicu pelarian modal asing (capital outflow) hingga triliunan rupiah dan membuat infrastruktur bursa tersedak, yang sering berujung pada penghentian perdagangan sementara atau trading halt. Saat kepanikan massal melanda, teori diversifikasi investasi menjadi kehilangan relevansinya karena nilai korelasi pergerakan harga antar-sektor saham bergerak menyatu dan memicu aksi jual membabi buta (indiscriminate selling) dari para investor raksasa. Lantas, apakah kita harus ikut panik, menjual semua aset, dan merealisasikan kerugian?\n\nTentu tidak, karena kami ingin Anda menyadari satu hal penting: kejatuhan indeks bukanlah kiamat finansial, melainkan siklus rutin transfer kekayaan di mana saham perusahaan terbaik dijual dengan harga diskon ekstrem kepada investor yang sabar dan rasional. Untuk bisa bertahan dan menang, kita wajib merekonstruksi portofolio investasi menjadi sebuah \"perisai kekayaan\". Berdasarkan cetak biru rekonstruksi anti-badai, Anda sangat disarankan untuk membatasi porsi saham (ekuitas) di ambang 20% hingga 30% saja untuk menjaga psikologis Anda. Selanjutnya, bangun fondasi pertahanan yang kokoh dengan mengalokasikan 30% dana kita pada Surat Berharga Negara (SBN) atau obligasi yang memberikan imbal hasil pasti di atas inflasi.\n\nJangan lupa, siapkan 25% hingga 35% uang tunai di Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) sebagai amunisi utama yang bebas risiko penurunan nilai saat pasar sedang hancur. Kita juga harus menjangkarkan 10% hingga 15% kekayaan pada Emas Murni sebagai pelindung daya beli mutlak. Mengapa emas? Karena Emas Dunia dan Dolar AS secara historis selalu menjadi barometer ketakutan yang tak tertandingi dan tempat pelarian dana saat institusi memindahkan asetnya demi berlindung dari depresiasi nilai tukar Rupiah. Memiliki porsi komoditas energi konvensional juga dapat bertindak sebagai penyeimbang yang meredam kerugian portofolio.\n\nJika pertahanan sudah kuat, kini saatnya kita memburu mutiara di tengah reruntuhan bursa. Analisis empiris dari Bursa Efek Indonesia membuktikan bahwa proses pemulihan pasar memakan waktu rata-rata 3,27 kali lebih lama dari masa kejatuhannya. Namun, kesabaran Anda akan dibayar lunas, karena rata-rata imbal hasil pemulihan secara keseluruhan selalu meledak dan melampaui 215 persen dari titik palung terendahnya! Untuk meraup keuntungan eksponensial ini, fokuslah mengincar saham blue chip, khususnya sektor perbankan Big 4, yang valuasinya turun drastis dan selalu menjadi lokomotif pertama yang melesat keluar dari reruntuhan krisis.\n\nInstitusi kelas dunia mendeteksi diskon saham perbankan ini dengan melihat apakah valuasi PBV (Price-to-Book Value) telah jatuh menembus level ekstrem minus satu hingga minus dua Deviasi Standar dari rata-rata historisnya. Selain bank, kami juga menyarankan alokasi ke saham barang konsumsi (FMCG) yang terbukti tangguh sebagai bumper penahan benturan berkat kekuatan penentuan harga (pricing power) mereka yang tinggi. Terakhir, pastikan Anda selalu memantau aliran dana asing (foreign flow); masuknya dana asing secara masif ke saham raksasa adalah katalis absolut penanda bahwa siklus pembalikan arah menuju bull market telah dimulai.\n\nTonton video ini sampai akhir agar kita bisa mencetak kekayaan luar biasa dari setiap badai finansial yang melanda. Jangan lupa untuk tekan tombol Like, berikan komentar Anda tentang saham incaran saat ini, dan Subscribe channel Wawasan Cerdas untuk terus mendapatkan edukasi finansial terbaik!\n\nHashtag\n#WawasanCerdas #InvestasiSaham #KrisisFinansial #ValueInvesting #SahamBlueChip #BelajarSaham #StrategiInvestasi #IHSG #EmasAntam #ReksaDana #KebebasanFinansial #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "kt4hnKvtPKA"}}], "edges": [{"key": "_haye_", "source": "_haye_", "target": "business", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "_haye_", "source": "_haye_", "target": "business", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "aldotjahjadi8", "source": "aldotjahjadi8", "target": "business", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "aldotjahjadi8", "source": "aldotjahjadi8", "target": "business", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "johnDwitch", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "fitri99187", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "txtdrimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Balanceism", "source": "Balanceism", "target": "txtdarionlshop", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tws.pedia", "source": "tws.pedia", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trimegahsekuritas1", "source": "@trimegahsekuritas1", "target": "YCABFoundationOrg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@satyajitdasgupta", "source": "@satyajitdasgupta", "target": "satyajitdasgupta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@satyajitdasgupta", "source": "@satyajitdasgupta", "target": "satyajitdasgupta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "XpresiBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "KartuKreditBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "HaloBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "LifeAtBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "XpresiBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "KartuKreditBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "HaloBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "LifeAtBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}