{"nodes": [{"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 712.2073732369506, "y": 631.7055465596675, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.9817, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2045448547143741440", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, paham banget reaksinya. Kabar menyenangkan dari bank BUMN: proyeksi 2026 cerah! Kinerja Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN) diprediksi membaik dengan likuiditas lebih kuat, pertumbuhan kredit naik, dan potensi dividen jumbo. Pemerintah juga perpanjang penempatan dana Rp200T", "post_id": "2045448547143741440"}}, {"key": "yosephsamodra", "attributes": {"label": "yosephsamodra", "x": 707.9853561464402, "y": 508.67862116400084, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.9098, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045448547143741440", "id": "yosephsamodra", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, paham banget reaksinya. Kabar menyenangkan dari bank BUMN: proyeksi 2026 cerah! Kinerja Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN) diprediksi membaik dengan likuiditas lebih kuat, pertumbuhan kredit naik, dan potensi dividen jumbo. Pemerintah juga perpanjang penempatan dana Rp200T", "post_id": "2045448547143741440"}}, {"key": "MrOngDedy", "attributes": {"label": "MrOngDedy", "x": 542.0543342213384, "y": 381.0969707270855, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.9098, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045448547143741440", "id": "MrOngDedy", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, paham banget reaksinya. Kabar menyenangkan dari bank BUMN: proyeksi 2026 cerah! Kinerja Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN) diprediksi membaik dengan likuiditas lebih kuat, pertumbuhan kredit naik, dan potensi dividen jumbo. Pemerintah juga perpanjang penempatan dana Rp200T", "post_id": "2045448547143741440"}}, {"key": "pindah_karir", "attributes": {"label": "pindah_karir", "x": 476.92822859994754, "y": 92.94296049665806, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.9098, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045430895696384403", "id": "pindah_karir", "source": "tweet-000004", "content": "Memperbaiki krisis kepercayaan ini butuh langkah konkret & cepat:\n\n1. Transparansi maksimal: BNI & OJK rutin rilis data likuiditas & stress test secara terbuka ke publik.\n2. Komunikasi inklusif: Jaminan simpanan Rp2M per nasabah + injeksi likuiditas diumumkan lewat media semua", "post_id": "2045430895696384403"}}, {"key": "ountiwe", "attributes": {"label": "ountiwe", "x": 94.46372565435802, "y": 770.1938414535598, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.9817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2045411504028316146", "id": "ountiwe", "source": "tweet-000004", "content": "kasih juga. yg kelapa branches cash gmn? ttp kalo misalnya yg katolik draw the money fr bni, ini dampak ke gede ke bni sih. ini worse case. kyk dulu muhamahdiah ambil duit dr bsi (bkn karna kasus sih), langsung bsi nyari likuiditas.", "post_id": "2045411504028316146"}}, {"key": "istianahnissa_", "attributes": {"label": "istianahnissa_", "x": 67.92270852621529, "y": 289.26669633587744, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.8739, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045411504028316146", "id": "istianahnissa_", "source": "tweet-000004", "content": "kasih juga. yg kelapa branches cash gmn? ttp kalo misalnya yg katolik draw the money fr bni, ini dampak ke gede ke bni sih. ini worse case. kyk dulu muhamahdiah ambil duit dr bsi (bkn karna kasus sih), langsung bsi nyari likuiditas.", "post_id": "2045411504028316146"}}, {"key": "Billy_Naravit", "attributes": {"label": "Billy_Naravit", "x": 867.3995008321464, "y": 865.9234681430617, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.8739, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045280907670806917", "id": "Billy_Naravit", "source": "tweet-000004", "content": "yes. dengan fund segede itu keluar dr system mrk ditengah2 butuh likuiditas begini, lakuin ini, banyak bank yg akan nampung. kayak muhammahdiah pernah lakuin ini ke bsi (kasus bkndana ditilepin sih).", "post_id": "2045280907670806917"}}, {"key": "wooriinim", "attributes": {"label": "wooriinim", "x": 309.5312194995704, "y": 544.9627894311561, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.9817, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2045413644801130776", "id": "wooriinim", "source": "tweet-000004", "content": "blm tentu. ada faktor² lain, barusan googling tuh ada tahapan investigasi ojk/lps, kesehatan bank, likuiditas. bisa sekalian d googling juga kasus bank yg bangkrut alesannya knp", "post_id": "2045413644801130776"}}, {"key": "iqlalpypo", "attributes": {"label": "iqlalpypo", "x": 591.602500094908, "y": 671.2226899202013, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.9098, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045413644801130776", "id": "iqlalpypo", "source": "tweet-000004", "content": "blm tentu. ada faktor² lain, barusan googling tuh ada tahapan investigasi ojk/lps, kesehatan bank, likuiditas. bisa sekalian d googling juga kasus bank yg bangkrut alesannya knp", "post_id": "2045413644801130776"}}, {"key": "mhuseinali", "attributes": {"label": "mhuseinali", "x": 777.1260190947422, "y": 313.44473563145624, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.9098, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045413644801130776", "id": "mhuseinali", "source": "tweet-000004", "content": "blm tentu. ada faktor² lain, barusan googling tuh ada tahapan investigasi ojk/lps, kesehatan bank, likuiditas. bisa sekalian d googling juga kasus bank yg bangkrut alesannya knp", "post_id": "2045413644801130776"}}, {"key": "BNI", "attributes": {"label": "BNI", "x": 585.1790565144056, "y": 737.2934539193197, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.9098, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045413644801130776", "id": "BNI", "source": "tweet-000004", "content": "blm tentu. ada faktor² lain, barusan googling tuh ada tahapan investigasi ojk/lps, kesehatan bank, likuiditas. bisa sekalian d googling juga kasus bank yg bangkrut alesannya knp", "post_id": "2045413644801130776"}}, {"key": "vicko_twitt", "attributes": {"label": "vicko_twitt", "x": 726.0369959537949, "y": 135.9042640029645, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.9817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2045714021723308366", "id": "vicko_twitt", "source": "tweet-000004", "content": "Bank BUMN likuiditas nya kuat, cadangan yang tebal, dan pengawasan ketat dari OJK/BI. Jadi, satu bank BUMN tunggal jarang banget langsung kolaps hanya karena rush money biasa,tetapi dampaknya akan tetap ada terutama kalau massal dan meluas", "post_id": "2045714021723308366"}}, {"key": "direktoridosen", "attributes": {"label": "direktoridosen", "x": 222.45915466360432, "y": 864.5025250958817, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 51.7661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045714021723308366", "id": "direktoridosen", "source": "tweet-000004", "content": "Bank BUMN likuiditas nya kuat, cadangan yang tebal, dan pengawasan ketat dari OJK/BI. Jadi, satu bank BUMN tunggal jarang banget langsung kolaps hanya karena rush money biasa,tetapi dampaknya akan tetap ada terutama kalau massal dan meluas", "post_id": "2045714021723308366"}}, {"key": "propertynbank_magz", "attributes": {"label": "propertynbank_magz", "x": 140.51418909317348, "y": 703.9228070131559, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 35.5323, "eigenvector": 434.2582, "in_degree": 1, "out_degree": 4, "degree": 5}, "_id": "3850433686039289805_7138607615", "id": "propertynbank_magz", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat kembali mengantarkan Vista Land Group meraih pengakuan di tingkat nasional. Pengembang yang dikenal aktif membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini dinobatkan sebagai pengembang rumah subsidi terbaik dalam ajang BTN Awards 2025.\n\nPenghargaan tersebut diberikan oleh Bank Tabungan Negara dalam acara yang digelar di Jakarta. Vista Land berhasil meraih predikat The Best Group Subsidized Housing Developer 2025 setelah mencatat realisasi akad kredit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) lebih dari 4.000 unit sepanjang 2025.\n\nBaca berita lengkapnya di https://www.propertynbank.com/vista-land-group-pengembang-rumah-subsidi/\n\nFollow  \nFollow \nFollow \nFollow \n\n#PropertynBank #VistaLandGroup #BTNAwards2025", "post_id": "3850433686039289805_7138607615"}}, {"key": "myhome_magz", "attributes": {"label": "myhome_magz", "x": 589.8460065725784, "y": 281.9375872726474, "size": 8.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 35.5323, "eigenvector": 188.5803, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3850433686039289805_7138607615", "id": "myhome_magz", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat kembali mengantarkan Vista Land Group meraih pengakuan di tingkat nasional. Pengembang yang dikenal aktif membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini dinobatkan sebagai pengembang rumah subsidi terbaik dalam ajang BTN Awards 2025.\n\nPenghargaan tersebut diberikan oleh Bank Tabungan Negara dalam acara yang digelar di Jakarta. Vista Land berhasil meraih predikat The Best Group Subsidized Housing Developer 2025 setelah mencatat realisasi akad kredit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) lebih dari 4.000 unit sepanjang 2025.\n\nBaca berita lengkapnya di https://www.propertynbank.com/vista-land-group-pengembang-rumah-subsidi/\n\nFollow  \nFollow \nFollow \nFollow \n\n#PropertynBank #VistaLandGroup #BTNAwards2025", "post_id": "3850433686039289805_7138607615"}}, {"key": "grahajurnalis.id", "attributes": {"label": "grahajurnalis.id", "x": 600.3461422251528, "y": 810.9069180587863, "size": 8.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 35.5323, "eigenvector": 188.5803, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3850433686039289805_7138607615", "id": "grahajurnalis.id", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat kembali mengantarkan Vista Land Group meraih pengakuan di tingkat nasional. Pengembang yang dikenal aktif membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini dinobatkan sebagai pengembang rumah subsidi terbaik dalam ajang BTN Awards 2025.\n\nPenghargaan tersebut diberikan oleh Bank Tabungan Negara dalam acara yang digelar di Jakarta. Vista Land berhasil meraih predikat The Best Group Subsidized Housing Developer 2025 setelah mencatat realisasi akad kredit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) lebih dari 4.000 unit sepanjang 2025.\n\nBaca berita lengkapnya di https://www.propertynbank.com/vista-land-group-pengembang-rumah-subsidi/\n\nFollow  \nFollow \nFollow \nFollow \n\n#PropertynBank #VistaLandGroup #BTNAwards2025", "post_id": "3850433686039289805_7138607615"}}, {"key": "lsp.area", "attributes": {"label": "lsp.area", "x": 707.5773911206112, "y": 774.30474093087, "size": 8.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 35.5323, "eigenvector": 188.5803, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3850433686039289805_7138607615", "id": "lsp.area", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat kembali mengantarkan Vista Land Group meraih pengakuan di tingkat nasional. Pengembang yang dikenal aktif membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini dinobatkan sebagai pengembang rumah subsidi terbaik dalam ajang BTN Awards 2025.\n\nPenghargaan tersebut diberikan oleh Bank Tabungan Negara dalam acara yang digelar di Jakarta. Vista Land berhasil meraih predikat The Best Group Subsidized Housing Developer 2025 setelah mencatat realisasi akad kredit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) lebih dari 4.000 unit sepanjang 2025.\n\nBaca berita lengkapnya di https://www.propertynbank.com/vista-land-group-pengembang-rumah-subsidi/\n\nFollow  \nFollow \nFollow \nFollow \n\n#PropertynBank #VistaLandGroup #BTNAwards2025", "post_id": "3850433686039289805_7138607615"}}, {"key": "ojk_jember", "attributes": {"label": "ojk_jember", "x": 35.00326271326249, "y": 339.36580187740265, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3883811681621767082_5442108045", "id": "ojk_jember", "source": "instagram-000001", "content": "Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026\n\nSobat OJK,\n\nDalam rangka mendorong reformasi dan pendalaman Pasar Modal Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan menyelenggarakan kegiatan “Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026”.\n\nKegiatan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat fondasi Pasar Modal Indonesia sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam investasi yang aman dan terencana.\n\nAcara akan diselenggarakan pada:\n🗒️ Hari/Tanggal: Senin, 27 April 2026\n⏰Waktu: 08.30 – 16.00 WIB\nTempat: Main Hall, Bursa Efek Indonesia, Jakarta (Hybrid)\n\nMelalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan semakin memperkuat likuiditas, meningkatkan transparansi, serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di Pasar Modal Indonesia.\n\nMari menjadi bagian dari transformasi Pasar Modal Indonesia menuju ekosistem yang lebih inklusif, terpercaya, dan berkelanjutan.\n\n#OJKIndonesia #Keuangan #PasarModal #TransformasiPasarModal ReksaDana", "post_id": "3883811681621767082_5442108045"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 449.2908904119631, "y": 587.404432468242, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 51.7661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3883811681621767082_5442108045", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026\n\nSobat OJK,\n\nDalam rangka mendorong reformasi dan pendalaman Pasar Modal Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan menyelenggarakan kegiatan “Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026”.\n\nKegiatan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat fondasi Pasar Modal Indonesia sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam investasi yang aman dan terencana.\n\nAcara akan diselenggarakan pada:\n🗒️ Hari/Tanggal: Senin, 27 April 2026\n⏰Waktu: 08.30 – 16.00 WIB\nTempat: Main Hall, Bursa Efek Indonesia, Jakarta (Hybrid)\n\nMelalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan semakin memperkuat likuiditas, meningkatkan transparansi, serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di Pasar Modal Indonesia.\n\nMari menjadi bagian dari transformasi Pasar Modal Indonesia menuju ekosistem yang lebih inklusif, terpercaya, dan berkelanjutan.\n\n#OJKIndonesia #Keuangan #PasarModal #TransformasiPasarModal ReksaDana", "post_id": "3883811681621767082_5442108045"}}, {"key": "persuasionklip", "attributes": {"label": "persuasionklip", "x": 871.7924747809932, "y": 368.70665964217073, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7626631412824788231", "id": "persuasionklip", "source": "tiktok-000001", "content": "Banyak yang nggak sadar, di balik layar lagi ada 'pertempuran' regulasi yang bisa ngerubah nasib portofolio kita di 2025-2026. 📉🚀 ​Kuncinya ada di satu nama: MSCI. ​Sekarang, bursa efek kita (BEI) dan OJK lagi berjuang keras ngajuin perubahan struktural ke MSCI. Kalau ini disetujui, aliran dana asing nggak cuma bakal 'masuk', tapi bakal 'banjir' ke saham-saham kita yang punya fundamental kuat. ​Kenapa ini penting banget? Karena selama ini banyak saham bagus kita yang 'terjebak' atau nggak maksimal karena aturan main lama. Begitu strukturnya dibenerin dan MSCI kasih lampu hijau, big money dari seluruh dunia bakal punya alasan kuat buat belanja besar-besaran di Indonesia. ​Tapi masalahnya, orang kita itu tipikalnya: ​Skeptis berlebihan: Bilang \"ah paling cuma wacana\" sampai akhirnya harga sudah naik 20% baru nyesel. ​Nunggu kepastian: Padahal dalam investasi, saat semuanya sudah \"pasti\", harganya sudah nggak murah lagi. ​Logikanya simpel: Strukturalnya sudah dibenerin, dividen saham kita (kayak perbankan) lagi gede-gedenya, dan likuiditas bakal pulih. Ini adalah perfect storm buat mereka yang berani masuk sekarang. ​Jujur aja, momen kayak gini nggak dateng tiap tahun. Pilihannya cuma dua: Kamu riset sekarang dan curi start, atau nunggu berita \"IHSG All Time High\" muncul di TV baru sibuk buka aplikasi trading. ​Gimana menurutmu? Optimis proposal ini bakal tembus, atau kamu tim yang lebih percaya kalau pasar bakal biasa-biasa aja? ​Coba tulis di kolom komentar, menurutmu saham apa yang bakal paling diuntungkan kalau MSCI setuju? 👇 #clipmych #clipperhub #michaelyeoh #michaelyeoh #ojk  Yeoh official   source : yt podcast radityadika", "post_id": "7626631412824788231"}}, {"key": "Michael", "attributes": {"label": "Michael", "x": 298.4879739642311, "y": 153.72240493842747, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 39.8739, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626631412824788231", "id": "Michael", "source": "tiktok-000001", "content": "Banyak yang nggak sadar, di balik layar lagi ada 'pertempuran' regulasi yang bisa ngerubah nasib portofolio kita di 2025-2026. 📉🚀 ​Kuncinya ada di satu nama: MSCI. ​Sekarang, bursa efek kita (BEI) dan OJK lagi berjuang keras ngajuin perubahan struktural ke MSCI. Kalau ini disetujui, aliran dana asing nggak cuma bakal 'masuk', tapi bakal 'banjir' ke saham-saham kita yang punya fundamental kuat. ​Kenapa ini penting banget? Karena selama ini banyak saham bagus kita yang 'terjebak' atau nggak maksimal karena aturan main lama. Begitu strukturnya dibenerin dan MSCI kasih lampu hijau, big money dari seluruh dunia bakal punya alasan kuat buat belanja besar-besaran di Indonesia. ​Tapi masalahnya, orang kita itu tipikalnya: ​Skeptis berlebihan: Bilang \"ah paling cuma wacana\" sampai akhirnya harga sudah naik 20% baru nyesel. ​Nunggu kepastian: Padahal dalam investasi, saat semuanya sudah \"pasti\", harganya sudah nggak murah lagi. ​Logikanya simpel: Strukturalnya sudah dibenerin, dividen saham kita (kayak perbankan) lagi gede-gedenya, dan likuiditas bakal pulih. Ini adalah perfect storm buat mereka yang berani masuk sekarang. ​Jujur aja, momen kayak gini nggak dateng tiap tahun. Pilihannya cuma dua: Kamu riset sekarang dan curi start, atau nunggu berita \"IHSG All Time High\" muncul di TV baru sibuk buka aplikasi trading. ​Gimana menurutmu? Optimis proposal ini bakal tembus, atau kamu tim yang lebih percaya kalau pasar bakal biasa-biasa aja? ​Coba tulis di kolom komentar, menurutmu saham apa yang bakal paling diuntungkan kalau MSCI setuju? 👇 #clipmych #clipperhub #michaelyeoh #michaelyeoh #ojk  Yeoh official   source : yt podcast radityadika", "post_id": "7626631412824788231"}}, {"key": "clipperhub.id", "attributes": {"label": "clipperhub.id", "x": 447.03411167812726, "y": 734.4196007604296, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 39.8739, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626631412824788231", "id": "clipperhub.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Banyak yang nggak sadar, di balik layar lagi ada 'pertempuran' regulasi yang bisa ngerubah nasib portofolio kita di 2025-2026. 📉🚀 ​Kuncinya ada di satu nama: MSCI. ​Sekarang, bursa efek kita (BEI) dan OJK lagi berjuang keras ngajuin perubahan struktural ke MSCI. Kalau ini disetujui, aliran dana asing nggak cuma bakal 'masuk', tapi bakal 'banjir' ke saham-saham kita yang punya fundamental kuat. ​Kenapa ini penting banget? Karena selama ini banyak saham bagus kita yang 'terjebak' atau nggak maksimal karena aturan main lama. Begitu strukturnya dibenerin dan MSCI kasih lampu hijau, big money dari seluruh dunia bakal punya alasan kuat buat belanja besar-besaran di Indonesia. ​Tapi masalahnya, orang kita itu tipikalnya: ​Skeptis berlebihan: Bilang \"ah paling cuma wacana\" sampai akhirnya harga sudah naik 20% baru nyesel. ​Nunggu kepastian: Padahal dalam investasi, saat semuanya sudah \"pasti\", harganya sudah nggak murah lagi. ​Logikanya simpel: Strukturalnya sudah dibenerin, dividen saham kita (kayak perbankan) lagi gede-gedenya, dan likuiditas bakal pulih. Ini adalah perfect storm buat mereka yang berani masuk sekarang. ​Jujur aja, momen kayak gini nggak dateng tiap tahun. Pilihannya cuma dua: Kamu riset sekarang dan curi start, atau nunggu berita \"IHSG All Time High\" muncul di TV baru sibuk buka aplikasi trading. ​Gimana menurutmu? Optimis proposal ini bakal tembus, atau kamu tim yang lebih percaya kalau pasar bakal biasa-biasa aja? ​Coba tulis di kolom komentar, menurutmu saham apa yang bakal paling diuntungkan kalau MSCI setuju? 👇 #clipmych #clipperhub #michaelyeoh #michaelyeoh #ojk  Yeoh official   source : yt podcast radityadika", "post_id": "7626631412824788231"}}, {"key": "@kompascom", "attributes": {"label": "@kompascom", "x": 496.912844005831, "y": 560.5604447775005, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "CN31Jn9ZSJw", "id": "@kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Strategi OJK Antisipasi Dampak Perang Iran dengan AS-Israel\n\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar konferensi pers terkait hasil Rapat Dewan Komisioner bulan Maret 2026 pada Senin (6/4/2026).\n\nDalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari, menjelaskan bahwa konflik geopolitik, khususnya antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, berpotensi memengaruhi serta meningkatkan risiko pada sektor keuangan dan energi.\n\nMenanggapi kondisi tersebut, OJK melakukan sejumlah langkah antisipasi, antara lain melakukan asesmen lanjutan dan memantau pergerakan pasar guna menjaga likuiditas dan permodalan.\n\nSimak konpers selengkapnya dalam video berikut ini!\n\nVideo: Otoritas Jasa Keuangan \nStreamer: Rahmad Prasetyo\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "CN31Jn9ZSJw"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 597.1007990829189, "y": 139.33130547772154, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.7661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CN31Jn9ZSJw", "id": "kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Strategi OJK Antisipasi Dampak Perang Iran dengan AS-Israel\n\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar konferensi pers terkait hasil Rapat Dewan Komisioner bulan Maret 2026 pada Senin (6/4/2026).\n\nDalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari, menjelaskan bahwa konflik geopolitik, khususnya antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, berpotensi memengaruhi serta meningkatkan risiko pada sektor keuangan dan energi.\n\nMenanggapi kondisi tersebut, OJK melakukan sejumlah langkah antisipasi, antara lain melakukan asesmen lanjutan dan memantau pergerakan pasar guna menjaga likuiditas dan permodalan.\n\nSimak konpers selengkapnya dalam video berikut ini!\n\nVideo: Otoritas Jasa Keuangan \nStreamer: Rahmad Prasetyo\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "CN31Jn9ZSJw"}}, {"key": "@J_COIN", "attributes": {"label": "@J_COIN", "x": 729.2961850241308, "y": 44.00162352692028, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "X7-YRGusHmI", "id": "@J_COIN", "source": "youtube-000001", "content": "DeFi Crypto Terbongkar: Mengapa Bank Khawatir Akan Hal Ini\n\nDeFi Crypto sedang mengubah keuangan global. Lebih dari $100 miliar terkunci — tanpa bank, tanpa izin yang diperlukan. Video ini menganalisis cara kerja keuangan terdesentralisasi, risiko sebenarnya, dan ke mana arah DeFi di tahun 2026–2027.\nVideo ini membahas:\nPerbedaan kripto DeFi dengan perbankan tradisional\nPenjelasan tentang kontrak pintar dan kumpulan likuiditas.\nRisiko nyata: bug, penarikan dana secara tiba-tiba (rug pull), dan keruntuhan UST/LUNA.\nPeraturan kripto Indonesia: OJK dan UU P2SK\nMasa depan DeFi 2026–2027: Integrasi RWA, MiCA, dan AI\nSumber data: DeFiLlama, laporan BlackRock RWA, PMK 50/2025, UU P2SK No.4/2023.\n\n=====\n🔔 Berlangganan:\nhttps://www.youtube.com/?sub_c...\n=====\n\n💼 Tautan Mitra\n\n💹 OKX:\nhttps://www.okx.ac/join/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan bonus atau rabat perdagangan 20%\n\n🛡️ Browser GoLogin:\nhttps://bit.ly/gologin_j_coin 🔐 Kode: JCOIN\n🎁 Uji Coba Gratis 7 Hari + Proxy Residensial 2GB + Diskon 40% untuk Pembayaran Pertama\n\n📈 vidIQ – Alat Pertumbuhan YouTube:\nhttps://vidiq.com/JCOIN 📊 Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan fitur Boost yang canggih, keuntungan eksklusif & dukungan pelacakan seumur hidup\n\n💰 Binance:\nhttps://www.binance.com/en/register?r... 🏷️ Kode: JCOIN1\n🎁 Dapatkan Rabat Perdagangan 10% + Bonus Pengguna Baru hingga 600 USD saat Anda mendaftar melalui tautan ini dan mulai berdagang dengan aman!\n\n=====\n\n📱 Media Sosial\n\n🔹[Instagram] →   / hayashi_janu  \n🔹[X] →   / h__janu  \n🔹[Facebook] →   / januhayashi  \n\n=====\n\n🚀 Tentang J_COIN\nJ_COIN adalah sumber daya komprehensif untuk menjelajahi mata uang kripto.\nSaya membahas berbagai aspek, mulai dari berita terkini, analisis pasar, strategi perdagangan, inovasi keuangan, hingga evolusi teknologi blockchain.\n\n🔍 Topik Utama\n🌟 Crypto Insights – wawasan mendalam tentang tren mata uang digital\n🌟 Jaringan Berita – berita kripto terbaru & pembaruan pasar\n🌟 Blockchain – memahami dan mengembangkan teknologi blockchain\n🌟 Tips Trading – saran praktis dan strategi efektif\n🌟 Inovasi – Perkembangan Web3 & DeFi di dunia kripto\n\n⚠️ Penafian\nInformasi yang saya berikan dalam video ini bersifat umum dan bukan merupakan nasihat investasi.\nSelalu lakukan riset sendiri (DYOR - Do Your Own Research) sebelum mengambil keputusan investasi.\n\n=====\n#deficrypto #keuanganterdesentralisasi #defi #crypto2026 #blockchain #matauangkripto #web3 #jcoin\n=====\n\n0:00 DeFi vs Bank\n1:38 Apa Itu DeFi?\n4:06 Kontrak Pintar dan Kumpulan Likuiditas\n6:15 Risiko Nyata DeFi\n9:19 Masa Depan DeFi\n12:03 Memahami Perubahan", "post_id": "X7-YRGusHmI"}}, {"key": "J_COIN", "attributes": {"label": "J_COIN", "x": 824.125395770573, "y": 927.9649904480847, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.9098, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "X7-YRGusHmI", "id": "J_COIN", "source": "youtube-000001", "content": "DeFi Crypto Terbongkar: Mengapa Bank Khawatir Akan Hal Ini\n\nDeFi Crypto sedang mengubah keuangan global. Lebih dari $100 miliar terkunci — tanpa bank, tanpa izin yang diperlukan. Video ini menganalisis cara kerja keuangan terdesentralisasi, risiko sebenarnya, dan ke mana arah DeFi di tahun 2026–2027.\nVideo ini membahas:\nPerbedaan kripto DeFi dengan perbankan tradisional\nPenjelasan tentang kontrak pintar dan kumpulan likuiditas.\nRisiko nyata: bug, penarikan dana secara tiba-tiba (rug pull), dan keruntuhan UST/LUNA.\nPeraturan kripto Indonesia: OJK dan UU P2SK\nMasa depan DeFi 2026–2027: Integrasi RWA, MiCA, dan AI\nSumber data: DeFiLlama, laporan BlackRock RWA, PMK 50/2025, UU P2SK No.4/2023.\n\n=====\n🔔 Berlangganan:\nhttps://www.youtube.com/?sub_c...\n=====\n\n💼 Tautan Mitra\n\n💹 OKX:\nhttps://www.okx.ac/join/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan bonus atau rabat perdagangan 20%\n\n🛡️ Browser GoLogin:\nhttps://bit.ly/gologin_j_coin 🔐 Kode: JCOIN\n🎁 Uji Coba Gratis 7 Hari + Proxy Residensial 2GB + Diskon 40% untuk Pembayaran Pertama\n\n📈 vidIQ – Alat Pertumbuhan YouTube:\nhttps://vidiq.com/JCOIN 📊 Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan fitur Boost yang canggih, keuntungan eksklusif & dukungan pelacakan seumur hidup\n\n💰 Binance:\nhttps://www.binance.com/en/register?r... 🏷️ Kode: JCOIN1\n🎁 Dapatkan Rabat Perdagangan 10% + Bonus Pengguna Baru hingga 600 USD saat Anda mendaftar melalui tautan ini dan mulai berdagang dengan aman!\n\n=====\n\n📱 Media Sosial\n\n🔹[Instagram] →   / hayashi_janu  \n🔹[X] →   / h__janu  \n🔹[Facebook] →   / januhayashi  \n\n=====\n\n🚀 Tentang J_COIN\nJ_COIN adalah sumber daya komprehensif untuk menjelajahi mata uang kripto.\nSaya membahas berbagai aspek, mulai dari berita terkini, analisis pasar, strategi perdagangan, inovasi keuangan, hingga evolusi teknologi blockchain.\n\n🔍 Topik Utama\n🌟 Crypto Insights – wawasan mendalam tentang tren mata uang digital\n🌟 Jaringan Berita – berita kripto terbaru & pembaruan pasar\n🌟 Blockchain – memahami dan mengembangkan teknologi blockchain\n🌟 Tips Trading – saran praktis dan strategi efektif\n🌟 Inovasi – Perkembangan Web3 & DeFi di dunia kripto\n\n⚠️ Penafian\nInformasi yang saya berikan dalam video ini bersifat umum dan bukan merupakan nasihat investasi.\nSelalu lakukan riset sendiri (DYOR - Do Your Own Research) sebelum mengambil keputusan investasi.\n\n=====\n#deficrypto #keuanganterdesentralisasi #defi #crypto2026 #blockchain #matauangkripto #web3 #jcoin\n=====\n\n0:00 DeFi vs Bank\n1:38 Apa Itu DeFi?\n4:06 Kontrak Pintar dan Kumpulan Likuiditas\n6:15 Risiko Nyata DeFi\n9:19 Masa Depan DeFi\n12:03 Memahami Perubahan", "post_id": "X7-YRGusHmI"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 330.40266605676004, "y": 681.7709847540353, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "nNmXlhFXQ_I", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG REBOUND? Keputusan Krusial FTSE & Gencatan Senjata Palsu Timur Tengah! MSCI?\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Pada episode kali ini, kami akan mengajak Anda untuk membedah secara mendalam dinamika geopolitik global yang sedang berada di ujung tanduk dan bagaimana efek dominonya terhadap perekonomian serta portofolio investasi kita dalam jangka panjang.\n\nDunia baru saja dikejutkan oleh manuver taktis berupa kesepakatan gencatan senjata bersyarat selama dua minggu antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel melalui \"Islamabad Accord\". Namun, kita sebagai investor cerdas tidak boleh menelan berita ini mentah-mentah. Realitasnya, gencatan senjata ini sangatlah rapuh dan hanyalah ilusi semata. Hanya beberapa jam setelah kesepakatan diumumkan, baku tembak tetap terjadi di mana Israel melaporkan serangan rudal balistik Iran, sementara Iran menuding jet tempur Israel masih melakukan serangan udara di langit Teheran. Bahkan, di balik meja perundingan ini, terjadi praktik komersialisasi ekstrem di mana kapal-kapal komersial dipaksa membayar \"uang tol\" sebesar US$2 juta per kapal untuk bisa melewati Selat Hormuz dengan aman.\n\nLalu, apa dampaknya bagi kita di Indonesia? Berkat dibukanya kembali Selat Hormuz, skenario \"kiamat minyak\" yang sempat menahan pasokan 20 juta barel minyak per hari berhasil dihindari. Pasar merespons dengan aksi jual brutal yang membuat harga minyak Brent anjlok 16% dan WTI jatuh 19%, menghapus premi risiko perang yang ada. Penurunan harga minyak ini adalah anugerah luar biasa yang menyelamatkan APBN Indonesia dari ancaman defisit ekstrem. Jika harga minyak terus melambung, negara kita berisiko menanggung beban tambahan suntikan likuiditas sebesar Rp126 triliun hanya untuk menambal pembengkakan subsidi energi.\n\nDi pasar modal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kita juga baru saja lolos dari lubang jarum. Pada awal tahun, lembaga MSCI membunyikan alarm dan mengancam akan menurunkan kasta (downgrade) pasar saham Indonesia akibat masalah transparansi dan rendahnya saham publik (free float), yang sempat menghapus kapitalisasi pasar hingga US$120 miliar akibat panic selling. Namun, intervensi radikal OJK yang menaikkan syarat free float menjadi 15% sukses menyelamatkan integritas bursa kita. Lembaga pesaing, FTSE Russell, justru memberikan lampu hijau yang mengonfirmasi bahwa Indonesia aman dari ancaman downgrade, sehingga memicu arus masuk dana asing kembali ke Jakarta.\n\nBagaimana Anda harus merespons momentum ini? Uang pintar (smart money) kini sedang merotasi asetnya dan bersiap memborong saham-saham perbankan raksasa berfundamental kuat seperti BBCA dan BBRI yang saat ini memiliki valuasi diskon cukup tajam. Namun, kami mengingatkan agar Anda tetap memiliki aset pelindung. Investor institusional kini menjadikan emas sebagai asuransi asimetris—yang harganya melesat menembus US$4.812 per ons troi—untuk berjaga-jaga apabila negosiasi damai gagal dan perang kembali meledak.\n\nTonton video ini sampai habis untuk mendapatkan wawasan komprehensif agar kita selalu selangkah lebih maju dari pasar! Jangan lupa klik tombol Like, Subscribe, dan bagikan video dari Wawasan Cerdas ini kepada rekan investor lainnya.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#WawasanCerdas #IHSG #InvestasiSaham #GencatanSenjata #KonflikTimurTengah #FTSE #MSCI #MakroEkonomi #SahamBBCA #SahamBBRI #HargaMinyak #HargaEmas #Geopolitik #PasarModal #Keuangan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "nNmXlhFXQ_I"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 575.7603564224725, "y": 845.8123643961387, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.8739, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "nNmXlhFXQ_I", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG REBOUND? Keputusan Krusial FTSE & Gencatan Senjata Palsu Timur Tengah! MSCI?\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Pada episode kali ini, kami akan mengajak Anda untuk membedah secara mendalam dinamika geopolitik global yang sedang berada di ujung tanduk dan bagaimana efek dominonya terhadap perekonomian serta portofolio investasi kita dalam jangka panjang.\n\nDunia baru saja dikejutkan oleh manuver taktis berupa kesepakatan gencatan senjata bersyarat selama dua minggu antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel melalui \"Islamabad Accord\". Namun, kita sebagai investor cerdas tidak boleh menelan berita ini mentah-mentah. Realitasnya, gencatan senjata ini sangatlah rapuh dan hanyalah ilusi semata. Hanya beberapa jam setelah kesepakatan diumumkan, baku tembak tetap terjadi di mana Israel melaporkan serangan rudal balistik Iran, sementara Iran menuding jet tempur Israel masih melakukan serangan udara di langit Teheran. Bahkan, di balik meja perundingan ini, terjadi praktik komersialisasi ekstrem di mana kapal-kapal komersial dipaksa membayar \"uang tol\" sebesar US$2 juta per kapal untuk bisa melewati Selat Hormuz dengan aman.\n\nLalu, apa dampaknya bagi kita di Indonesia? Berkat dibukanya kembali Selat Hormuz, skenario \"kiamat minyak\" yang sempat menahan pasokan 20 juta barel minyak per hari berhasil dihindari. Pasar merespons dengan aksi jual brutal yang membuat harga minyak Brent anjlok 16% dan WTI jatuh 19%, menghapus premi risiko perang yang ada. Penurunan harga minyak ini adalah anugerah luar biasa yang menyelamatkan APBN Indonesia dari ancaman defisit ekstrem. Jika harga minyak terus melambung, negara kita berisiko menanggung beban tambahan suntikan likuiditas sebesar Rp126 triliun hanya untuk menambal pembengkakan subsidi energi.\n\nDi pasar modal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kita juga baru saja lolos dari lubang jarum. Pada awal tahun, lembaga MSCI membunyikan alarm dan mengancam akan menurunkan kasta (downgrade) pasar saham Indonesia akibat masalah transparansi dan rendahnya saham publik (free float), yang sempat menghapus kapitalisasi pasar hingga US$120 miliar akibat panic selling. Namun, intervensi radikal OJK yang menaikkan syarat free float menjadi 15% sukses menyelamatkan integritas bursa kita. Lembaga pesaing, FTSE Russell, justru memberikan lampu hijau yang mengonfirmasi bahwa Indonesia aman dari ancaman downgrade, sehingga memicu arus masuk dana asing kembali ke Jakarta.\n\nBagaimana Anda harus merespons momentum ini? Uang pintar (smart money) kini sedang merotasi asetnya dan bersiap memborong saham-saham perbankan raksasa berfundamental kuat seperti BBCA dan BBRI yang saat ini memiliki valuasi diskon cukup tajam. Namun, kami mengingatkan agar Anda tetap memiliki aset pelindung. Investor institusional kini menjadikan emas sebagai asuransi asimetris—yang harganya melesat menembus US$4.812 per ons troi—untuk berjaga-jaga apabila negosiasi damai gagal dan perang kembali meledak.\n\nTonton video ini sampai habis untuk mendapatkan wawasan komprehensif agar kita selalu selangkah lebih maju dari pasar! Jangan lupa klik tombol Like, Subscribe, dan bagikan video dari Wawasan Cerdas ini kepada rekan investor lainnya.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#WawasanCerdas #IHSG #InvestasiSaham #GencatanSenjata #KonflikTimurTengah #FTSE #MSCI #MakroEkonomi #SahamBBCA #SahamBBRI #HargaMinyak #HargaEmas #Geopolitik #PasarModal #Keuangan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "nNmXlhFXQ_I"}}], "edges": [{"key": "grok", "source": "grok", "target": "yosephsamodra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "MrOngDedy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "pindah_karir", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ountiwe", "source": "ountiwe", "target": "istianahnissa_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ountiwe", "source": "ountiwe", "target": "Billy_Naravit", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wooriinim", "source": "wooriinim", "target": "iqlalpypo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wooriinim", "source": "wooriinim", "target": "mhuseinali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wooriinim", "source": "wooriinim", "target": "BNI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "vicko_twitt", "source": "vicko_twitt", "target": "direktoridosen", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "propertynbank_magz", "source": "propertynbank_magz", "target": "propertynbank_magz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "propertynbank_magz", "source": "propertynbank_magz", "target": "myhome_magz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "propertynbank_magz", "source": "propertynbank_magz", "target": "grahajurnalis.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "propertynbank_magz", "source": "propertynbank_magz", "target": "lsp.area", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_jember", "source": "ojk_jember", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "persuasionklip", "source": "persuasionklip", "target": "Michael", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "persuasionklip", "source": "persuasionklip", "target": "clipperhub.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@J_COIN", "source": "@J_COIN", "target": "J_COIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@J_COIN", "source": "@J_COIN", "target": "J_COIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@J_COIN", "source": "@J_COIN", "target": "J_COIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}