{"nodes": [{"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 847.4223909924292, "y": 336.21283404501645, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 109.3734, "eigenvector": 187.4189, "in_degree": 4, "out_degree": 7, "degree": 11}, "_id": "1752235722994745487", "id": "bank_indonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yg terdiri dari , Bank Indonesia, , dan  menegaskan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) pada triwulan IV 2023 tetap terjaga di tengah risiko perlambatan ekonomi dunia dan ketidakpastian pasar keuangan global. https://t.co/X1uLmyzfyX", "post_id": "1752235722994745487"}}, {"key": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "KemenkeuRI", "x": 556.8162811532097, "y": 184.25240447009284, "size": 9.16, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 57.8307, "eigenvector": 96.2039, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1752235722994745487", "id": "KemenkeuRI", "source": "tweet-000004", "content": "Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yg terdiri dari , Bank Indonesia, , dan  menegaskan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) pada triwulan IV 2023 tetap terjaga di tengah risiko perlambatan ekonomi dunia dan ketidakpastian pasar keuangan global. https://t.co/X1uLmyzfyX", "post_id": "1752235722994745487"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 338.5999029692605, "y": 351.54057901265566, "size": 12.94, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 67.5126, "eigenvector": 155.2924, "in_degree": 4, "out_degree": 3, "degree": 7}, "_id": "1752235722994745487", "id": "ojkindonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yg terdiri dari , Bank Indonesia, , dan  menegaskan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) pada triwulan IV 2023 tetap terjaga di tengah risiko perlambatan ekonomi dunia dan ketidakpastian pasar keuangan global. https://t.co/X1uLmyzfyX", "post_id": "1752235722994745487"}}, {"key": "lps_idic", "attributes": {"label": "lps_idic", "x": 176.28518744578437, "y": 601.2445617616179, "size": 10.98, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 65.0334, "eigenvector": 124.651, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "1752235722994745487", "id": "lps_idic", "source": "tweet-000004", "content": "Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yg terdiri dari , Bank Indonesia, , dan  menegaskan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) pada triwulan IV 2023 tetap terjaga di tengah risiko perlambatan ekonomi dunia dan ketidakpastian pasar keuangan global. https://t.co/X1uLmyzfyX", "post_id": "1752235722994745487"}}, {"key": "kemenkeu", "attributes": {"label": "kemenkeu", "x": 203.99045804228265, "y": 255.44819168441913, "size": 8.19, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 45.9047, "eigenvector": 81.0582, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1686357354429009921", "id": "kemenkeu", "source": "tweet-000004", "content": "Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yg terdiri dr , Bank Indonesia, , dan  dlm rapat berkala KSSK III menegaskan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Indonesia triwulan II 2023 terjaga di tengah dinamika perekonomian & pasar keuangan global. https://t.co/4SvZ4Mvgqc", "post_id": "1686357354429009921"}}, {"key": "BI_Purwokerto", "attributes": {"label": "BI_Purwokerto", "x": 584.8045161657761, "y": 779.804038821923, "size": 9.49, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.421, "eigenvector": 101.3383, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "1686536022715482114", "id": "BI_Purwokerto", "source": "tweet-000004", "content": "Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yg terdiri dr , Bank Indonesia, , dan  dlm rapat berkala KSSK III menegaskan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Indonesia triwulan II 2023 terjaga di tengah dinamika perekonomian & pasar keuangan global. https://t.co/nWW7vNYuAz", "post_id": "1686536022715482114"}}, {"key": "HarryKuffal", "attributes": {"label": "HarryKuffal", "x": 31.98550578168391, "y": 900.0475376168325, "size": 6.37, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 38.7021, "eigenvector": 52.6111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1696380139192615051", "id": "HarryKuffal", "source": "tweet-000004", "content": "Seperti kondisi makroekonomi, moneter, stabilitas sistem keuangan, serta kondisi politik yang stabil dan kondusif. Jika sudah ditetapkan, informasi mengenai hal ini akan dipublikasikan dan disosialisasikan melalui kanal resmi Bank Indonesia. (2)", "post_id": "1696380139192615051"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kediri", "x": 473.9779852086051, "y": 823.7321620985027, "size": 6.37, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.421, "eigenvector": 52.6111, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880825903077690239_3072612250", "id": "bank_indonesia_kediri", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\nrepost \n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3880825903077690239_3072612250"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 910.2035547962918, "y": 15.187627498148725, "size": 6.37, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.421, "eigenvector": 52.6111, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3882147924981384803_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882147924981384803_13254887390"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 458.06131639202385, "y": 682.9288588006119, "size": 6.37, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.421, "eigenvector": 52.6111, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881231209150485265_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n.\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n.\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n#repostfrom \n.\n.\n.\n#bimalutmantap", "post_id": "3881231209150485265_3117095536"}}, {"key": "ojk_banten", "attributes": {"label": "ojk_banten", "x": 715.9782169204148, "y": 383.95324890000995, "size": 5.79, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.421, "eigenvector": 43.5928, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3869936911297621788_71320019126", "id": "ojk_banten", "source": "instagram-000001", "content": "OJK Bersama Komite IV DPD RI Perkuat Pengawasan Keuangan Daerah\n\nSobat OJK,\n\nOJK Provinsi Banten mendampingi Kunjungan Kerja Komite IV DPD RI di Kantor Bank Indonesia Provinsi Banten pada 31 Maret 2026 sebagai bagian dari penguatan koordinasi dalam pengawasan sektor keuangan di daerah.\n\nPertemuan ini juga menjadi ruang diskusi berbagai isu strategis terkait stabilitas sistem keuangan serta peran masing-masing lembaga dalam mendukung perekonomian daerah.\n\nApa saja yang dibahas dalam kunjungan kerja tersebut? Yuk, simak informasi selengkapnya di konten ini! 👆🏻 \n\n#OJKBanten #LiterasiKeuangan #InklusiKeuangan #StabilitasKeuangan #keuangandaerah", "post_id": "3869936911297621788_71320019126"}}, {"key": "dndourna", "attributes": {"label": "dndourna", "x": 792.0689429047641, "y": 370.7774527884141, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.421, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7412575896386751749", "id": "dndourna", "source": "tiktok-000001", "content": "Yuk kenalan dengan Kebijakan Makroprudensial🙋 Kebijakan Makroprudensial merupakan salah satu kebijakan utama dari Bank Indonesia yang ditetapkan dan dilaksanakan dalam mencegah dan mengurangi adanya risiko sistematik, mendorong fungsi intermediasi lembaga keuangan, serta meningkatkan akses dan efesiensi sistem keuangan dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan negara.     #genbinasional #dedikasigenbi #genbisemarang #genbikomsatUMK", "post_id": "7412575896386751749"}}, {"key": "genbi_semarang", "attributes": {"label": "genbi_semarang", "x": 147.25965095736848, "y": 911.8686495000868, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 36.225, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7412575896386751749", "id": "genbi_semarang", "source": "tiktok-000001", "content": "Yuk kenalan dengan Kebijakan Makroprudensial🙋 Kebijakan Makroprudensial merupakan salah satu kebijakan utama dari Bank Indonesia yang ditetapkan dan dilaksanakan dalam mencegah dan mengurangi adanya risiko sistematik, mendorong fungsi intermediasi lembaga keuangan, serta meningkatkan akses dan efesiensi sistem keuangan dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan negara.     #genbinasional #dedikasigenbi #genbisemarang #genbikomsatUMK", "post_id": "7412575896386751749"}}, {"key": "bank_indonesia_jateng", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jateng", "x": 474.8291533838661, "y": 57.93177225828416, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 36.225, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7412575896386751749", "id": "bank_indonesia_jateng", "source": "tiktok-000001", "content": "Yuk kenalan dengan Kebijakan Makroprudensial🙋 Kebijakan Makroprudensial merupakan salah satu kebijakan utama dari Bank Indonesia yang ditetapkan dan dilaksanakan dalam mencegah dan mengurangi adanya risiko sistematik, mendorong fungsi intermediasi lembaga keuangan, serta meningkatkan akses dan efesiensi sistem keuangan dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan negara.     #genbinasional #dedikasigenbi #genbisemarang #genbikomsatUMK", "post_id": "7412575896386751749"}}, {"key": "san_suka_mbak.k", "attributes": {"label": "san_suka_mbak.k", "x": 124.29286736924949, "y": 14.551808285900192, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.421, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631795190998584597", "id": "san_suka_mbak.k", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia, yaitu lembaga negara yang memiliki peran utama menjaga kestabilan ekonomi, khususnya nilai mata uang rupiah. Bank Indonesia berdiri sebagai lembaga yang independen (tidak dipengaruhi pemerintah dalam mengambil keputusan tertentu) agar kebijakan yang diambil benar-benar fokus pada kepentingan ekonomi negara. Secara umum, tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang dan jasa (inflasi) maupun terhadap mata uang negara lain (nilai tukar). Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menjalankan beberapa fungsi penting. Pertama, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Artinya, BI mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat dan menentukan suku bunga acuan. Dengan kebijakan ini, BI bisa mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga ekonomi tetap stabil. Kedua, Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Contohnya seperti uang tunai, transfer bank, kartu debit, hingga pembayaran digital seperti QRIS. Semua sistem tersebut diawasi agar aman, cepat, dan efisien digunakan oleh masyarakat. Ketiga, Bank Indonesia juga menjaga stabilitas sistem keuangan. BI bekerja sama dengan lembaga lain untuk memastikan perbankan tetap sehat dan tidak mengalami krisis yang bisa merugikan masyarakat. Selain itu, Bank Indonesia memiliki kewenangan khusus seperti mencetak dan mengedarkan uang rupiah, serta menarik uang yang sudah tidak layak pakai dari peredaran. Kesimpulannya, Bank Indonesia adalah lembaga penting yang berperan sebagai “pengatur utama keuangan negara”, bukan tempat untuk menabung seperti bank umum. Keberadaan Bank Indonesia sangat berpengaruh terhadap kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. #BINGO2026   Indonesia", "post_id": "7631795190998584597"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 733.4173065346677, "y": 429.58892050625576, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 47.0289, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631795190998584597", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia, yaitu lembaga negara yang memiliki peran utama menjaga kestabilan ekonomi, khususnya nilai mata uang rupiah. Bank Indonesia berdiri sebagai lembaga yang independen (tidak dipengaruhi pemerintah dalam mengambil keputusan tertentu) agar kebijakan yang diambil benar-benar fokus pada kepentingan ekonomi negara. Secara umum, tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang dan jasa (inflasi) maupun terhadap mata uang negara lain (nilai tukar). Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menjalankan beberapa fungsi penting. Pertama, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Artinya, BI mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat dan menentukan suku bunga acuan. Dengan kebijakan ini, BI bisa mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga ekonomi tetap stabil. Kedua, Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Contohnya seperti uang tunai, transfer bank, kartu debit, hingga pembayaran digital seperti QRIS. Semua sistem tersebut diawasi agar aman, cepat, dan efisien digunakan oleh masyarakat. Ketiga, Bank Indonesia juga menjaga stabilitas sistem keuangan. BI bekerja sama dengan lembaga lain untuk memastikan perbankan tetap sehat dan tidak mengalami krisis yang bisa merugikan masyarakat. Selain itu, Bank Indonesia memiliki kewenangan khusus seperti mencetak dan mengedarkan uang rupiah, serta menarik uang yang sudah tidak layak pakai dari peredaran. Kesimpulannya, Bank Indonesia adalah lembaga penting yang berperan sebagai “pengatur utama keuangan negara”, bukan tempat untuk menabung seperti bank umum. Keberadaan Bank Indonesia sangat berpengaruh terhadap kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. #BINGO2026   Indonesia", "post_id": "7631795190998584597"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 432.1067249764698, "y": 179.43663917037443, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.421, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 21, "degree": 21}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 36.50874405983207, "y": 242.4481072263327, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.45, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 441.8123374789914, "y": 597.5608061676702, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.45, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 482.2192085118525, "y": 547.227961837464, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.45, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 312.9491780273556, "y": 322.8886534105321, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.45, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 262.916325868206, "y": 990.7125193701345, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.45, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 297.00655714300984, "y": 487.45274305736007, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.45, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "@arahbangsaindonesia", "attributes": {"label": "@arahbangsaindonesia", "x": 476.7310392420425, "y": 609.3254539460897, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.421, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "z874V65Hl90", "id": "@arahbangsaindonesia", "source": "youtube-000001", "content": "RUU ASET, PMI & BBM SUBSIDI DISOROT, HAJI & FILM IKUT DIBAHAS | KILAS PARLEMEN - 08 APRIL 2026\n\nRapat DPR RI hari ini menyoroti sejumlah isu yang sedang ramai dibicarakan rakyat, dari energi hingga pendidikan dan perlindungan masyarakat.\n\nRUU ASET, PMI & BBM SUBSIDI DISOROT, HAJI & FILM IKUT DIBAHAS | KILAS PARLEMEN - 08 APRIL 2026\n\nRingkasan pembahasan:\n\nRUU Perampasan Aset kembali dibahas Komisi III bersama PERMAHI dan pakar hukum. DPR menyoroti risiko penyalahgunaan kekuasaan dan pentingnya transparansi serta perlindungan hak hukum dan HAM. Muhammad Rullyandi dan Chandra M Hamzah menekankan tata kelola aset yang akuntabel. Mercy Chriesty Barends mengingatkan potensi tebang pilih dan perlindungan pihak ketiga.\nPerlindungan pekerja migran dibahas Komisi IX di tengah konflik global. Mukhtarudin menyampaikan langkah mitigasi dan perlindungan PMI. Nurhadi menekankan peningkatan kualitas dan kemampuan PMI.\nIndustri film nasional dibahas Komisi VII. Novita Hardini menyoroti pajak ganda, lemahnya data industri, dan perlindungan tenaga kerja.\nKondisi ekonomi global dibahas Komisi XI bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. DPR menyoroti stabilitas ekonomi, inflasi, dan dampak konflik global terhadap pasar keuangan.\nInfrastruktur dan pariwisata Bali dibahas Komisi V. Lasarus menyoroti risiko abrasi dan potensi privatisasi pantai publik.\nIndustri gula nasional dibahas Komisi VI. Budi Sulistyono menyoroti ketergantungan impor dan rendahnya efisiensi industri.\nBiaya dan persiapan haji dibahas Komisi VIII. Selly Andriany Gantina menyoroti fasilitas, biaya, dan kesiapan jamaah.\nSistem pendidikan dibahas Komisi X. Bonnie Triyana menyoroti beban kurikulum siswa.\nDistribusi BBM subsidi dibahas Komisi XII. Dewi Yustisiana menekankan pengawasan distribusi agar tepat sasaran.\nRUU Masyarakat Adat dibahas Baleg DPR RI. Fokus pada perlindungan hak adat dan penyelesaian konflik agraria.\nProyek LNG dan dampak lingkungan dibahas Komisi XII. Syarif Fasha menekankan keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan.\nSistem imigrasi dibahas Komisi XIII. Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga menyoroti celah sistem dan potensi penyalahgunaan.\n\n#KILASPARLEMEN ABANG TV menghadirkan rangkuman rapat DPR RI dalam fungsi pengawasan, legislasi hingga anggaran terhadap isu-isu yang berdampak langsung pada masyarakat.\n\nABANG TV juga tersedia di:\nTiktok   / abangtv.id  \nInstagram   / abangtv.id  \n\nKami tunggu komentarmu:\nYoutube    /   \n\n#abangtv #kilasparlemen #dprri #rapatdpr #beritapolitik #isunasional #kebijakanpublik", "post_id": "z874V65Hl90"}}, {"key": "arahbangsaindonesia", "attributes": {"label": "arahbangsaindonesia", "x": 935.0833445996601, "y": 36.40491726191208, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.0289, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "z874V65Hl90", "id": "arahbangsaindonesia", "source": "youtube-000001", "content": "RUU ASET, PMI & BBM SUBSIDI DISOROT, HAJI & FILM IKUT DIBAHAS | KILAS PARLEMEN - 08 APRIL 2026\n\nRapat DPR RI hari ini menyoroti sejumlah isu yang sedang ramai dibicarakan rakyat, dari energi hingga pendidikan dan perlindungan masyarakat.\n\nRUU ASET, PMI & BBM SUBSIDI DISOROT, HAJI & FILM IKUT DIBAHAS | KILAS PARLEMEN - 08 APRIL 2026\n\nRingkasan pembahasan:\n\nRUU Perampasan Aset kembali dibahas Komisi III bersama PERMAHI dan pakar hukum. DPR menyoroti risiko penyalahgunaan kekuasaan dan pentingnya transparansi serta perlindungan hak hukum dan HAM. Muhammad Rullyandi dan Chandra M Hamzah menekankan tata kelola aset yang akuntabel. Mercy Chriesty Barends mengingatkan potensi tebang pilih dan perlindungan pihak ketiga.\nPerlindungan pekerja migran dibahas Komisi IX di tengah konflik global. Mukhtarudin menyampaikan langkah mitigasi dan perlindungan PMI. Nurhadi menekankan peningkatan kualitas dan kemampuan PMI.\nIndustri film nasional dibahas Komisi VII. Novita Hardini menyoroti pajak ganda, lemahnya data industri, dan perlindungan tenaga kerja.\nKondisi ekonomi global dibahas Komisi XI bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. DPR menyoroti stabilitas ekonomi, inflasi, dan dampak konflik global terhadap pasar keuangan.\nInfrastruktur dan pariwisata Bali dibahas Komisi V. Lasarus menyoroti risiko abrasi dan potensi privatisasi pantai publik.\nIndustri gula nasional dibahas Komisi VI. Budi Sulistyono menyoroti ketergantungan impor dan rendahnya efisiensi industri.\nBiaya dan persiapan haji dibahas Komisi VIII. Selly Andriany Gantina menyoroti fasilitas, biaya, dan kesiapan jamaah.\nSistem pendidikan dibahas Komisi X. Bonnie Triyana menyoroti beban kurikulum siswa.\nDistribusi BBM subsidi dibahas Komisi XII. Dewi Yustisiana menekankan pengawasan distribusi agar tepat sasaran.\nRUU Masyarakat Adat dibahas Baleg DPR RI. Fokus pada perlindungan hak adat dan penyelesaian konflik agraria.\nProyek LNG dan dampak lingkungan dibahas Komisi XII. Syarif Fasha menekankan keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan.\nSistem imigrasi dibahas Komisi XIII. Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga menyoroti celah sistem dan potensi penyalahgunaan.\n\n#KILASPARLEMEN ABANG TV menghadirkan rangkuman rapat DPR RI dalam fungsi pengawasan, legislasi hingga anggaran terhadap isu-isu yang berdampak langsung pada masyarakat.\n\nABANG TV juga tersedia di:\nTiktok   / abangtv.id  \nInstagram   / abangtv.id  \n\nKami tunggu komentarmu:\nYoutube    /   \n\n#abangtv #kilasparlemen #dprri #rapatdpr #beritapolitik #isunasional #kebijakanpublik", "post_id": "z874V65Hl90"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 664.7983085216551, "y": 62.897067837164975, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.421, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "05ScTex24uA", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PA1 Hacker Gunakan AI Anthropic Mythos Untuk Kuras Rekening Bank Anda!\n\nApakah Anda yakin uang simpanan Anda di bank benar-benar aman saat ini? Bayangkan jika sebuah sistem kecerdasan buatan atau AI tidak hanya bertambah pintar, tetapi mampu menemukan dan mengeksploitasi celah keamanan sistem keuangan Anda dalam hitungan detik. Di sinilah kami di channel Wawasan Cerdas akan mengajak Anda menyelami ancaman nyata yang saat ini sedang membayangi masa depan dunia perbankan global dan keamanan aset kita semua.\n\nDi dalam video ini, kami membahas secara mendalam mengenai kemunculan model AI generasi terbaru yang berpotensi mengubah wajah keamanan siber selamanya, salah satunya seperti Anthropic Mythos. AI mutakhir semacam ini bukan lagi sekadar alat bantu produktivitas, melainkan telah menjelma menjadi senjata mematikan bagi para hacker untuk mengeksploitasi zero-day vulnerability secara masif dan jauh lebih cepat dibandingkan kemampuan tim keamanan siber manusia untuk menutupnya. Ini berarti, celah di dalam browser, sistem operasi, hingga infrastruktur digital tempat Anda menyimpan data finansial dapat dibobol seketika.\n\nKita harus sadar bahwa ancaman ini sangat serius. Kecepatan otomatisasi serangan AI membuat siapa saja, bahkan pelaku kejahatan siber yang tidak terlalu ahli, kini mampu melancarkan operasi peretasan berskala besar. Hambatan masuk bagi hacker semakin turun, membuat dunia menghadapi gelombang penyerang dengan kemampuan luar biasa di luar batas kewajaran. Dampak destruktifnya bisa merembet ke segala sektor penting hidup kita: mulai dari sistem perbankan, cloud, sistem pembayaran elektronik, pencurian data nasabah, hingga lumpuhnya layanan publik. Pihak yang bertahan kini dituntut untuk menutup ribuan titik masuk setiap detik, sementara penyerang hanya butuh satu celah kecil untuk menghancurkan segalanya.\n\nSaking berbahayanya situasi ini, kita melihat bahwa isu ini bukan lagi sekadar masalah teknologi biasa, melainkan ancaman langsung terhadap stabilitas sistem keuangan dunia. Tokoh-tokoh penting di Amerika Serikat, termasuk bos-bos bank besar, Scott Bessent, dan Jerome Powell sampai harus menggelar pertemuan darurat. Untuk membangun \"tameng\" digital sebelum senjata AI ini menyebar, perusahaan raksasa cybersecurity seperti Palo Alto Networks dan CrowdStrike pun kini dilibatkan dalam inisiatif besar bernama Project Glasswing.\n\nPertanyaan terbesarnya bagi kita di Indonesia: Sudah siapkah bank-bank lokal kita, serta para pejabat terkait seperti OJK dan Bank Indonesia, dalam menghadapi badai serangan siber bertenaga AI ini? Ataukah kita akan terlambat menyadarinya dan hanya bisa pasrah ketika rekening jebol?\n\nTonton tayangan dari Wawasan Cerdas ini sampai tuntas agar Anda benar-benar memahami cara kerja peretasan AI ini dan bagaimana kita bisa lebih waspada dalam menjaga data serta aset berharga. Jika informasi ini bermanfaat, kami memohon dukungan Anda untuk menekan tombol Like, Subscribe channel Wawasan Cerdas, dan bagikan video ini ke semua orang terdekat Anda!\n\nDISCLAIMER: Video ini dibuat secara eksklusif untuk tujuan edukasi keamanan siber dan teknologi keuangan oleh Wawasan Cerdas. Informasi di sini bukanlah rekomendasi dari penasihat investasi atau keuangan untuk melakukan jual beli instrumen aset maupun saham tertentu. Segala keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan Anda masing-masing sebagai investor yang cerdas.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#WawasanCerdas #KeamananSiber #HackerAI #KecerdasanBuatan #AnthropicMythos #CyberSecurity #AmanDiBank #BeritaPerbankan #ZeroDayVulnerability #AncamanHacker #KeuanganDigital #TeknologiMasaDepan #PerlindunganData #OJK #EdukasiKeuangan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "05ScTex24uA"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 923.631413094193, "y": 33.744926463495695, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.225, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "05ScTex24uA", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PA1 Hacker Gunakan AI Anthropic Mythos Untuk Kuras Rekening Bank Anda!\n\nApakah Anda yakin uang simpanan Anda di bank benar-benar aman saat ini? Bayangkan jika sebuah sistem kecerdasan buatan atau AI tidak hanya bertambah pintar, tetapi mampu menemukan dan mengeksploitasi celah keamanan sistem keuangan Anda dalam hitungan detik. Di sinilah kami di channel Wawasan Cerdas akan mengajak Anda menyelami ancaman nyata yang saat ini sedang membayangi masa depan dunia perbankan global dan keamanan aset kita semua.\n\nDi dalam video ini, kami membahas secara mendalam mengenai kemunculan model AI generasi terbaru yang berpotensi mengubah wajah keamanan siber selamanya, salah satunya seperti Anthropic Mythos. AI mutakhir semacam ini bukan lagi sekadar alat bantu produktivitas, melainkan telah menjelma menjadi senjata mematikan bagi para hacker untuk mengeksploitasi zero-day vulnerability secara masif dan jauh lebih cepat dibandingkan kemampuan tim keamanan siber manusia untuk menutupnya. Ini berarti, celah di dalam browser, sistem operasi, hingga infrastruktur digital tempat Anda menyimpan data finansial dapat dibobol seketika.\n\nKita harus sadar bahwa ancaman ini sangat serius. Kecepatan otomatisasi serangan AI membuat siapa saja, bahkan pelaku kejahatan siber yang tidak terlalu ahli, kini mampu melancarkan operasi peretasan berskala besar. Hambatan masuk bagi hacker semakin turun, membuat dunia menghadapi gelombang penyerang dengan kemampuan luar biasa di luar batas kewajaran. Dampak destruktifnya bisa merembet ke segala sektor penting hidup kita: mulai dari sistem perbankan, cloud, sistem pembayaran elektronik, pencurian data nasabah, hingga lumpuhnya layanan publik. Pihak yang bertahan kini dituntut untuk menutup ribuan titik masuk setiap detik, sementara penyerang hanya butuh satu celah kecil untuk menghancurkan segalanya.\n\nSaking berbahayanya situasi ini, kita melihat bahwa isu ini bukan lagi sekadar masalah teknologi biasa, melainkan ancaman langsung terhadap stabilitas sistem keuangan dunia. Tokoh-tokoh penting di Amerika Serikat, termasuk bos-bos bank besar, Scott Bessent, dan Jerome Powell sampai harus menggelar pertemuan darurat. Untuk membangun \"tameng\" digital sebelum senjata AI ini menyebar, perusahaan raksasa cybersecurity seperti Palo Alto Networks dan CrowdStrike pun kini dilibatkan dalam inisiatif besar bernama Project Glasswing.\n\nPertanyaan terbesarnya bagi kita di Indonesia: Sudah siapkah bank-bank lokal kita, serta para pejabat terkait seperti OJK dan Bank Indonesia, dalam menghadapi badai serangan siber bertenaga AI ini? Ataukah kita akan terlambat menyadarinya dan hanya bisa pasrah ketika rekening jebol?\n\nTonton tayangan dari Wawasan Cerdas ini sampai tuntas agar Anda benar-benar memahami cara kerja peretasan AI ini dan bagaimana kita bisa lebih waspada dalam menjaga data serta aset berharga. Jika informasi ini bermanfaat, kami memohon dukungan Anda untuk menekan tombol Like, Subscribe channel Wawasan Cerdas, dan bagikan video ini ke semua orang terdekat Anda!\n\nDISCLAIMER: Video ini dibuat secara eksklusif untuk tujuan edukasi keamanan siber dan teknologi keuangan oleh Wawasan Cerdas. Informasi di sini bukanlah rekomendasi dari penasihat investasi atau keuangan untuk melakukan jual beli instrumen aset maupun saham tertentu. Segala keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan Anda masing-masing sebagai investor yang cerdas.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#WawasanCerdas #KeamananSiber #HackerAI #KecerdasanBuatan #AnthropicMythos #CyberSecurity #AmanDiBank #BeritaPerbankan #ZeroDayVulnerability #AncamanHacker #KeuanganDigital #TeknologiMasaDepan #PerlindunganData #OJK #EdukasiKeuangan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "05ScTex24uA"}}], "edges": [{"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "lps_idic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "kemenkeu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "lps_idic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "BI_Purwokerto", "source": "BI_Purwokerto", "target": "kemenkeu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "BI_Purwokerto", "source": "BI_Purwokerto", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "BI_Purwokerto", "source": "BI_Purwokerto", "target": "lps_idic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "HarryKuffal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ojkindonesia", "source": "ojkindonesia", "target": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ojkindonesia", "source": "ojkindonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ojkindonesia", "source": "ojkindonesia", "target": "lps_idic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_banten", "source": "ojk_banten", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dndourna", "source": "dndourna", "target": "genbi_semarang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dndourna", "source": "dndourna", "target": "bank_indonesia_jateng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "san_suka_mbak.k", "source": "san_suka_mbak.k", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@arahbangsaindonesia", "source": "@arahbangsaindonesia", "target": "arahbangsaindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}