{"nodes": [{"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 588.875727415607, "y": 553.1667997819106, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 0, "out_degree": 24, "degree": 24}, "_id": "1968278632901800012", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia baru saja potong suku bunga acuan 25 bps jadi 4,75% untuk dorong pertumbuhan ekonomi. Artinya: Pinjaman lebih murah, bisnis & orang gampang ekspansi, konsumsi naik, ekonomi lebih hidup.\n\nBuat saham: IHSG langsung naik tembus 8.000 karena investor optimis, sektor", "post_id": "1968278632901800012"}}, {"key": "wiwinini", "attributes": {"label": "wiwinini", "x": 219.08736627495628, "y": 646.0884860679571, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1968278632901800012", "id": "wiwinini", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia baru saja potong suku bunga acuan 25 bps jadi 4,75% untuk dorong pertumbuhan ekonomi. Artinya: Pinjaman lebih murah, bisnis & orang gampang ekspansi, konsumsi naik, ekonomi lebih hidup.\n\nBuat saham: IHSG langsung naik tembus 8.000 karena investor optimis, sektor", "post_id": "1968278632901800012"}}, {"key": "finansiologi", "attributes": {"label": "finansiologi", "x": 315.56283913492234, "y": 357.46698468437, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1968278632901800012", "id": "finansiologi", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia baru saja potong suku bunga acuan 25 bps jadi 4,75% untuk dorong pertumbuhan ekonomi. Artinya: Pinjaman lebih murah, bisnis & orang gampang ekspansi, konsumsi naik, ekonomi lebih hidup.\n\nBuat saham: IHSG langsung naik tembus 8.000 karena investor optimis, sektor", "post_id": "1968278632901800012"}}, {"key": "rasjawa", "attributes": {"label": "rasjawa", "x": 793.7045899707723, "y": 881.9193356170604, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045405833983398251", "id": "rasjawa", "source": "tweet-000004", "content": "Menurut data BPS 2023, posisi 1 produsen kopi terbesar di Indonesia adalah **Sumatera Selatan** dengan produksi sekitar 207.320 ton. Lampung beneran nomor 2 dengan 105.807 ton! ☕", "post_id": "2045405833983398251"}}, {"key": "gardencomp1", "attributes": {"label": "gardencomp1", "x": 65.39591918002586, "y": 135.01186610806948, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1968242232697495678", "id": "gardencomp1", "source": "tweet-000004", "content": "Ini berarti Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 4,75%. Ini adalah pemotongan kelima sejak September 2024, bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan membuat pinjaman lebih murah. Pemotongan berturut-turut sejak Juli-Agustus", "post_id": "1968242232697495678"}}, {"key": "BigAlphaID", "attributes": {"label": "BigAlphaID", "x": 721.6194875224683, "y": 907.873227392057, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1968242232697495678", "id": "BigAlphaID", "source": "tweet-000004", "content": "Ini berarti Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 4,75%. Ini adalah pemotongan kelima sejak September 2024, bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan membuat pinjaman lebih murah. Pemotongan berturut-turut sejak Juli-Agustus", "post_id": "1968242232697495678"}}, {"key": "yat_ever", "attributes": {"label": "yat_ever", "x": 328.6064305327374, "y": 507.9816527489082, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1965970300895686801", "id": "yat_ever", "source": "tweet-000004", "content": "Halo bro! Dana Rp 200 triliun itu berasal dari uang pemerintah yang mengendap di Bank Indonesia (BI), total Rp 425 triliun dari pajak dan sumber lain. Rencananya ditarik dan ditempatkan di bank komersial untuk tingkatkan likuiditas, dorong kredit, dan pertumbuhan ekonomi.", "post_id": "1965970300895686801"}}, {"key": "Frieren_1995", "attributes": {"label": "Frieren_1995", "x": 241.81965995604648, "y": 471.06225773740886, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041262912812069265", "id": "Frieren_1995", "source": "tweet-000004", "content": "Menurut data BPS Statistik Kriminal 2024 (rilis Desember 2025), provinsi dengan kasus pembunuhan (kejahatan terhadap nyawa) terbanyak:\n\n1. Jawa Timur: 307 kasus \n2. Sumatera Utara: 139 \n3. Papua: 114 \n4. Sumatera Selatan: 92 \n5. Jawa Barat: 75 \n\nTotal nasional: 1.106 kasus (turun", "post_id": "2041262912812069265"}}, {"key": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "Netizen_bawel", "x": 116.50273709730507, "y": 32.01744331966283, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041262912812069265", "id": "Netizen_bawel", "source": "tweet-000004", "content": "Menurut data BPS Statistik Kriminal 2024 (rilis Desember 2025), provinsi dengan kasus pembunuhan (kejahatan terhadap nyawa) terbanyak:\n\n1. Jawa Timur: 307 kasus \n2. Sumatera Utara: 139 \n3. Papua: 114 \n4. Sumatera Selatan: 92 \n5. Jawa Barat: 75 \n\nTotal nasional: 1.106 kasus (turun", "post_id": "2041262912812069265"}}, {"key": "humans_sapiens", "attributes": {"label": "humans_sapiens", "x": 658.4842144299045, "y": 120.61078361094435, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1968274259622658375", "id": "humans_sapiens", "source": "tweet-000004", "content": "BI Rate adalah suku bunga acuan Bank Indonesia yang memengaruhi inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan biaya pinjaman. Hari ini (17 Sep 2025), BI memangkasnya 25 basis poin menjadi 4.75%, di luar ekspektasi analis. Tujuannya mendorong pertumbuhan yang melambat dengan menurunkan biaya", "post_id": "1968274259622658375"}}, {"key": "Saham_fess", "attributes": {"label": "Saham_fess", "x": 466.8234281356928, "y": 568.4403902406561, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1968274259622658375", "id": "Saham_fess", "source": "tweet-000004", "content": "BI Rate adalah suku bunga acuan Bank Indonesia yang memengaruhi inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan biaya pinjaman. Hari ini (17 Sep 2025), BI memangkasnya 25 basis poin menjadi 4.75%, di luar ekspektasi analis. Tujuannya mendorong pertumbuhan yang melambat dengan menurunkan biaya", "post_id": "1968274259622658375"}}, {"key": "DeanaShella", "attributes": {"label": "DeanaShella", "x": 736.300767251726, "y": 695.7793688210315, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2043675061832265923", "id": "DeanaShella", "source": "tweet-000004", "content": "Bang, udah gue selidiki! Bank Indonesia (via Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti) hari ini (13/4/2026) ramal pertumbuhan ekonomi Q1 2026 di atas 5,2% yoy. Didorong konsumsi rumah tangga & investasi pemerintah yang kuat, meski ada risiko global dari perang Timur Tengah. Target", "post_id": "2043675061832265923"}}, {"key": "FirstSquawk", "attributes": {"label": "FirstSquawk", "x": 114.46027318066565, "y": 208.3375612525179, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2043675061832265923", "id": "FirstSquawk", "source": "tweet-000004", "content": "Bang, udah gue selidiki! Bank Indonesia (via Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti) hari ini (13/4/2026) ramal pertumbuhan ekonomi Q1 2026 di atas 5,2% yoy. Didorong konsumsi rumah tangga & investasi pemerintah yang kuat, meski ada risiko global dari perang Timur Tengah. Target", "post_id": "2043675061832265923"}}, {"key": "skibidyskeeb", "attributes": {"label": "skibidyskeeb", "x": 268.13070130789487, "y": 553.9301331678872, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966256297747345695", "id": "skibidyskeeb", "source": "tweet-000004", "content": "Kebijakan moneter utamanya ditangani Bank Indonesia, sementara Menkeu fokus pada fiskal. Sri Mulyani dikenal prudent: disiplin anggaran, reformasi pajak, defisit rendah (misal 2,48% PDB), cadangan kas untuk darurat.\n\nMenkeu baru, Purbaya Yudhi Sadewa (sejak 8 Sep 2025), janji", "post_id": "1966256297747345695"}}, {"key": "BosPurwa", "attributes": {"label": "BosPurwa", "x": 157.3241212636951, "y": 754.4205481151538, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966256297747345695", "id": "BosPurwa", "source": "tweet-000004", "content": "Kebijakan moneter utamanya ditangani Bank Indonesia, sementara Menkeu fokus pada fiskal. Sri Mulyani dikenal prudent: disiplin anggaran, reformasi pajak, defisit rendah (misal 2,48% PDB), cadangan kas untuk darurat.\n\nMenkeu baru, Purbaya Yudhi Sadewa (sejak 8 Sep 2025), janji", "post_id": "1966256297747345695"}}, {"key": "wibisonoys", "attributes": {"label": "wibisonoys", "x": 436.00415608215224, "y": 745.0231954331157, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041135830643691940", "id": "wibisonoys", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, tidak ada bredel di sini—hanya fakta resmi BPS, Bank Indonesia, dan Kemenkeu per April 2026. Ekonomi tumbuh stabil, program prioritas jalan, dan 284 juta warga butuh solusi nyata, bukan drama. Mau data detail soal pertumbuhan atau kemiskinan? Saya siap bahas berdasarkan", "post_id": "2041135830643691940"}}, {"key": "MYusufN8", "attributes": {"label": "MYusufN8", "x": 435.9889443949835, "y": 859.5822536041803, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041135830643691940", "id": "MYusufN8", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, tidak ada bredel di sini—hanya fakta resmi BPS, Bank Indonesia, dan Kemenkeu per April 2026. Ekonomi tumbuh stabil, program prioritas jalan, dan 284 juta warga butuh solusi nyata, bukan drama. Mau data detail soal pertumbuhan atau kemiskinan? Saya siap bahas berdasarkan", "post_id": "2041135830643691940"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 409.06557764223606, "y": 517.9322730585853, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041135830643691940", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, tidak ada bredel di sini—hanya fakta resmi BPS, Bank Indonesia, dan Kemenkeu per April 2026. Ekonomi tumbuh stabil, program prioritas jalan, dan 284 juta warga butuh solusi nyata, bukan drama. Mau data detail soal pertumbuhan atau kemiskinan? Saya siap bahas berdasarkan", "post_id": "2041135830643691940"}}, {"key": "DPR_RI", "attributes": {"label": "DPR_RI", "x": 795.9868376402313, "y": 951.1878744202121, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041135830643691940", "id": "DPR_RI", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, tidak ada bredel di sini—hanya fakta resmi BPS, Bank Indonesia, dan Kemenkeu per April 2026. Ekonomi tumbuh stabil, program prioritas jalan, dan 284 juta warga butuh solusi nyata, bukan drama. Mau data detail soal pertumbuhan atau kemiskinan? Saya siap bahas berdasarkan", "post_id": "2041135830643691940"}}, {"key": "KejaksaanRI", "attributes": {"label": "KejaksaanRI", "x": 250.53773050379934, "y": 87.44100811538324, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041135830643691940", "id": "KejaksaanRI", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, tidak ada bredel di sini—hanya fakta resmi BPS, Bank Indonesia, dan Kemenkeu per April 2026. Ekonomi tumbuh stabil, program prioritas jalan, dan 284 juta warga butuh solusi nyata, bukan drama. Mau data detail soal pertumbuhan atau kemiskinan? Saya siap bahas berdasarkan", "post_id": "2041135830643691940"}}, {"key": "FebrianiRetri", "attributes": {"label": "FebrianiRetri", "x": 283.1198290635605, "y": 321.03450641267995, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050857788537217194", "id": "FebrianiRetri", "source": "tweet-000004", "content": "\"Kemenkeu sudah merespons Wamenkeu Juda Agung bilang tidak tahu, dan Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu memastikan Purbaya dalam keadaan sehat.\"\n\nJika biro komunikasi kemenkeu utk kondisi kesehatan menterinya bohong, bagaimana pernyataan perihal dgn kondisi ekonomi negara?", "post_id": "2050857788537217194"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 785.9676900413698, "y": 54.981752561701015, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050857788537217194", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "\"Kemenkeu sudah merespons Wamenkeu Juda Agung bilang tidak tahu, dan Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu memastikan Purbaya dalam keadaan sehat.\"\n\nJika biro komunikasi kemenkeu utk kondisi kesehatan menterinya bohong, bagaimana pernyataan perihal dgn kondisi ekonomi negara?", "post_id": "2050857788537217194"}}, {"key": "aristiadi_s", "attributes": {"label": "aristiadi_s", "x": 147.36496519930066, "y": 703.1423086667784, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050881800038150194", "id": "aristiadi_s", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak benar. Kabar Purbaya Yudhi Sadewa (Menkeu) masuk RS kemarin beredar di medsos, tapi Kemenkeu sudah klarifikasi resmi: beliau dalam kondisi sehat. Wamenkeu Juda Agung dan Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu juga konfirmasi hal yang sama. Dia memang sempat keluhkan sakit pinggang", "post_id": "2050881800038150194"}}, {"key": "KapudS640", "attributes": {"label": "KapudS640", "x": 206.68821857154342, "y": 649.7462929663377, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050881800038150194", "id": "KapudS640", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak benar. Kabar Purbaya Yudhi Sadewa (Menkeu) masuk RS kemarin beredar di medsos, tapi Kemenkeu sudah klarifikasi resmi: beliau dalam kondisi sehat. Wamenkeu Juda Agung dan Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu juga konfirmasi hal yang sama. Dia memang sempat keluhkan sakit pinggang", "post_id": "2050881800038150194"}}, {"key": "rakabuning", "attributes": {"label": "rakabuning", "x": 639.6929830763735, "y": 263.44193982158623, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2017016007429153008", "id": "rakabuning", "source": "tweet-000004", "content": "Dari perspektif ekonomi makro, pemerintah bisa:\n\n1. Perkuat independensi Bank Indonesia untuk tingkatkan kepercayaan investor dan stabilkan ekspektasi inflasi.\n\n2. Kurangi defisit anggaran melalui pengeluaran hemat dan reformasi pajak, target di bawah 3% PDB.\n\n3. Dorong ekspor", "post_id": "2017016007429153008"}}, {"key": "SolUdanda", "attributes": {"label": "SolUdanda", "x": 180.7970837781485, "y": 349.2177761384362, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2017016007429153008", "id": "SolUdanda", "source": "tweet-000004", "content": "Dari perspektif ekonomi makro, pemerintah bisa:\n\n1. Perkuat independensi Bank Indonesia untuk tingkatkan kepercayaan investor dan stabilkan ekspektasi inflasi.\n\n2. Kurangi defisit anggaran melalui pengeluaran hemat dan reformasi pajak, target di bawah 3% PDB.\n\n3. Dorong ekspor", "post_id": "2017016007429153008"}}, {"key": "hoteliercrypto", "attributes": {"label": "hoteliercrypto", "x": 544.6545490341895, "y": 432.4236697437296, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.78, "eigenvector": 40.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2017016007429153008", "id": "hoteliercrypto", "source": "tweet-000004", "content": "Dari perspektif ekonomi makro, pemerintah bisa:\n\n1. Perkuat independensi Bank Indonesia untuk tingkatkan kepercayaan investor dan stabilkan ekspektasi inflasi.\n\n2. Kurangi defisit anggaran melalui pengeluaran hemat dan reformasi pajak, target di bawah 3% PDB.\n\n3. Dorong ekspor", "post_id": "2017016007429153008"}}, {"key": "Christofel_ID", "attributes": {"label": "Christofel_ID", "x": 870.5966517880239, "y": 151.75880176154934, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050469254462599191", "id": "Christofel_ID", "source": "tweet-000004", "content": "VI. Kesimpulan: Bagaimana Menilai Riset CELIOS Secara Proporsional?.\n--------------\n1. Yang dapat diandalkan:\nAnalisis data makroekonomi sekunder (BPS, Bank Indonesia) yang biasanya dikutip dengan benar.\n\n2. Kalkulasi dampak kebijakan berbasis data publik yang bisa diverifikasi.", "post_id": "2050469254462599191"}}, {"key": "georgesoros", "attributes": {"label": "georgesoros", "x": 10.081937244280969, "y": 53.65248222250185, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050469254462599191", "id": "georgesoros", "source": "tweet-000004", "content": "VI. Kesimpulan: Bagaimana Menilai Riset CELIOS Secara Proporsional?.\n--------------\n1. Yang dapat diandalkan:\nAnalisis data makroekonomi sekunder (BPS, Bank Indonesia) yang biasanya dikutip dengan benar.\n\n2. Kalkulasi dampak kebijakan berbasis data publik yang bisa diverifikasi.", "post_id": "2050469254462599191"}}, {"key": "pdemokrat", "attributes": {"label": "pdemokrat", "x": 555.3452911652314, "y": 241.50357479640928, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3878634233816555771_4368683265", "id": "pdemokrat", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Konektivitas dan Perekonomian Daerah, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat,  mendukung penuh pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, sebagai Proyek Strategis Nasional.\n\nDalam Project Launching di Griya Agung, Kamis (9/4/2026), Menko AHY menegaskan bahwa pelabuhan ini akan menjadi pengungkit konektivitas dan distribusi logistik, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah. Pelabuhan Tanjung Carat diharapkan menjadi pintu ekspor komoditas unggulan seperti karet, sawit, dan batu bara, serta mendorong kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.\n\n#Kemenkoinfra #PartaiDemokrat #AHY", "post_id": "3878634233816555771_4368683265"}}, {"key": "agusyudhoyono", "attributes": {"label": "agusyudhoyono", "x": 199.84552720201066, "y": 386.7566053078375, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3878634233816555771_4368683265", "id": "agusyudhoyono", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Konektivitas dan Perekonomian Daerah, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat,  mendukung penuh pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, sebagai Proyek Strategis Nasional.\n\nDalam Project Launching di Griya Agung, Kamis (9/4/2026), Menko AHY menegaskan bahwa pelabuhan ini akan menjadi pengungkit konektivitas dan distribusi logistik, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah. Pelabuhan Tanjung Carat diharapkan menjadi pintu ekspor komoditas unggulan seperti karet, sawit, dan batu bara, serta mendorong kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.\n\n#Kemenkoinfra #PartaiDemokrat #AHY", "post_id": "3878634233816555771_4368683265"}}, {"key": "sumsel.kito", "attributes": {"label": "sumsel.kito", "x": 587.9308992723268, "y": 755.1288889369481, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3378, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3880305696605663585_3448282470", "id": "sumsel.kito", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, meresmikan bantuan pembangunan infrastruktur berupa perbaikan jalan di Kabupaten Banyuasin untuk tahun 2025 sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nPeresmian tersebut mencakup 18 ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Banyuasin. Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, termasuk akses menuju Palembang.\n\nAnggaran pembangunan jalan tersebut bersumber dari Bantuan Gubernur Sumatera Selatan. Peresmian dipusatkan di Jalan Jakfar Rahmad, Kelurahan Kayuara, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.\n\nDalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan bukan sekadar usulan, melainkan harus melalui proses yang jelas dan berjenjang. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan agar setiap program pembangunan dapat terealisasi dengan baik.\n\n#SumselKito \n-\n\nFollow  untuk Informasi Seputar Sumatera Selatan", "post_id": "3880305696605663585_3448282470"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jakarta", "x": 389.4121249522532, "y": 783.6345652440215, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884531776283150492_3483223332", "id": "bank_indonesia_jakarta", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884531776283150492_3483223332"}}, {"key": "perekonomianri", "attributes": {"label": "perekonomianri", "x": 944.387006669548, "y": 209.11203440974612, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 35.0749, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "3884531776283150492_3483223332", "id": "perekonomianri", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884531776283150492_3483223332"}}, {"key": "palembang.terciduk_id", "attributes": {"label": "palembang.terciduk_id", "x": 842.2119039311124, "y": 917.2238087721672, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3884389364788680936_60805078496", "id": "palembang.terciduk_id", "source": "instagram-000001", "content": "Melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Provinsi Sumatera Selatan berhasil meraih penghargaan \"Outstanding Province inDecreasing Poverty and Unemployment Rate\" pada ajang National Governance Award 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat(24/04/ 2026).\n\nCapaian ini diraih di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang, sebagai bukti komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menekan angka kemiskinan, serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.", "post_id": "3884389364788680936_60805078496"}}, {"key": "hermanderu67", "attributes": {"label": "hermanderu67", "x": 61.42326497258177, "y": 620.7407958500701, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7208, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "3884389364788680936_60805078496", "id": "hermanderu67", "source": "instagram-000001", "content": "Melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Provinsi Sumatera Selatan berhasil meraih penghargaan \"Outstanding Province inDecreasing Poverty and Unemployment Rate\" pada ajang National Governance Award 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat(24/04/ 2026).\n\nCapaian ini diraih di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang, sebagai bukti komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menekan angka kemiskinan, serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.", "post_id": "3884389364788680936_60805078496"}}, {"key": "cikujangmenyapa", "attributes": {"label": "cikujangmenyapa", "x": 564.5893777343886, "y": 625.6297766758155, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9947, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3884389364788680936_60805078496", "id": "cikujangmenyapa", "source": "instagram-000001", "content": "Melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Provinsi Sumatera Selatan berhasil meraih penghargaan \"Outstanding Province inDecreasing Poverty and Unemployment Rate\" pada ajang National Governance Award 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat(24/04/ 2026).\n\nCapaian ini diraih di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang, sebagai bukti komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menekan angka kemiskinan, serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.", "post_id": "3884389364788680936_60805078496"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 428.80601284104534, "y": 16.173581405853234, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.15, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 12, "out_degree": 1, "degree": 13}, "_id": "3884511562890846248_1646269200", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884511562890846248_1646269200"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kediri", "x": 434.51305213127887, "y": 951.8986026656264, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3884534684680779192_3072612250", "id": "bank_indonesia_kediri", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%.\n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884534684680779192_3072612250"}}, {"key": "bank_indonesia_kalsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kalsel", "x": 450.6107955837395, "y": 299.19425562575975, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884893090046230644_3108436875", "id": "bank_indonesia_kalsel", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%.\n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884893090046230644_3108436875"}}, {"key": "palembang.sigap", "attributes": {"label": "palembang.sigap", "x": 696.1635158259743, "y": 361.3101087474209, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3884392382624510242_7684116950", "id": "palembang.sigap", "source": "instagram-000001", "content": "Melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Provinsi Sumatera Selatan berhasil meraih penghargaan \"Outstanding Province inDecreasing Poverty and Unemployment Rate\" pada ajang National Governance Award 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat(24/04/ 2026).\n\nCapaian ini diraih di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang, sebagai bukti komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menekan angka kemiskinan, serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.", "post_id": "3884392382624510242_7684116950"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kepri", "x": 45.11639955209723, "y": 205.5766290483385, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885220661455695687_2904384635", "id": "bank_indonesia_kepri", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%.\n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3885220661455695687_2904384635"}}, {"key": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "attributes": {"label": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "x": 868.8639877882937, "y": 692.8687489075737, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884953702586511438_48797578859", "id": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung! \n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata. \n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi. \n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata! Kalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884953702586511438_48797578859"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jatim", "x": 182.0633739398675, "y": 448.6761044396638, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3889404973356821752_3158106310", "id": "bank_indonesia_jatim", "source": "instagram-000001", "content": "Stabil di tengah tekanan, tumbuh di tengah tantangan!\n\n#SobatRupiah, ketidakpastian global, khususnya dinamika geopolitik di Timur Tengah menjadi risiko utama yang terus diantisipasi Bank Indonesia.\n\nDalam pertemuan bersama investor di Singapura, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan berbagai langkah strategis untuk menjaga fundamental ekonomi Indonesia dan memperkuat kepercayaan investor (28/4).\n\nMulai dari penerapan integrated monetary policy mix melalui tiga pilar utama, hingga penguatan sinergi kebijakan moneter dan fiskal yang menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.\n\nLalu, langkah apa lagi yang ditempuh untuk memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang menarik? Yuk, #BeriMakna simak selengkapnya!\n•\nRepost from \n•\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3889404973356821752_3158106310"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 410.22811619285693, "y": 924.9767813702081, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0314, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 9, "degree": 10}, "_id": "3880557033427214021_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran sektor jasa keuangan dalam mendukung Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) berbasis komoditas unggulan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelepasan ekspor produk turunan kelapa dan komoditas lainnya yang dilakukan Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (21/4/2026).\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Sultan Muda XporA 2026.\nPelepasan ekspor tersebut menjadi langkah nyata OJK dalam memperkuat peran pengusaha muda Sumatera Selatan untuk menembus pasar global melalui penguatan ekosistem keuangan inklusif dan sektor riil. Keberhasilan ini melanjutkan capaian ekspor sebelumnya untuk komoditas kelapa sawit dan kopi.\n\n“Dalam kegiatan ini, kita tidak hanya berbicara tentang ekspor dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga mendorong peran daerah sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah,” ujar Hernawan.\n\nIa menambahkan, program PED OJK sejalan dengan prioritas pemerintah, termasuk dalam mendorong kedaulatan pangan. Program ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan variasi komoditas unggulan sesuai karakteristik daerah. OJK juga mengapresiasi kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Selatan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.\n\nSementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menjelaskan bahwa pada tahap awal, komoditas kelapa dan produk turunannya diekspor ke Cina, Taiwan, dan Prancis.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n     \n\n#sultanmuda #ekspor #sumselmedia #ojksumsel #hermanderu", "post_id": "3880557033427214021_56622120775"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "ojk_sumbagsel", "x": 31.520782638413515, "y": 941.0820943108806, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3469, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 8, "out_degree": 3, "degree": 11}, "_id": "3880557033427214021_56622120775", "id": "ojk_sumbagsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran sektor jasa keuangan dalam mendukung Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) berbasis komoditas unggulan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelepasan ekspor produk turunan kelapa dan komoditas lainnya yang dilakukan Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (21/4/2026).\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Sultan Muda XporA 2026.\nPelepasan ekspor tersebut menjadi langkah nyata OJK dalam memperkuat peran pengusaha muda Sumatera Selatan untuk menembus pasar global melalui penguatan ekosistem keuangan inklusif dan sektor riil. Keberhasilan ini melanjutkan capaian ekspor sebelumnya untuk komoditas kelapa sawit dan kopi.\n\n“Dalam kegiatan ini, kita tidak hanya berbicara tentang ekspor dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga mendorong peran daerah sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah,” ujar Hernawan.\n\nIa menambahkan, program PED OJK sejalan dengan prioritas pemerintah, termasuk dalam mendorong kedaulatan pangan. Program ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan variasi komoditas unggulan sesuai karakteristik daerah. OJK juga mengapresiasi kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Selatan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.\n\nSementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menjelaskan bahwa pada tahap awal, komoditas kelapa dan produk turunannya diekspor ke Cina, Taiwan, dan Prancis.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n     \n\n#sultanmuda #ekspor #sumselmedia #ojksumsel #hermanderu", "post_id": "3880557033427214021_56622120775"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 393.83127662788166, "y": 523.1836721685106, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5486, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3880557033427214021_56622120775", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran sektor jasa keuangan dalam mendukung Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) berbasis komoditas unggulan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelepasan ekspor produk turunan kelapa dan komoditas lainnya yang dilakukan Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (21/4/2026).\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Sultan Muda XporA 2026.\nPelepasan ekspor tersebut menjadi langkah nyata OJK dalam memperkuat peran pengusaha muda Sumatera Selatan untuk menembus pasar global melalui penguatan ekosistem keuangan inklusif dan sektor riil. Keberhasilan ini melanjutkan capaian ekspor sebelumnya untuk komoditas kelapa sawit dan kopi.\n\n“Dalam kegiatan ini, kita tidak hanya berbicara tentang ekspor dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga mendorong peran daerah sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah,” ujar Hernawan.\n\nIa menambahkan, program PED OJK sejalan dengan prioritas pemerintah, termasuk dalam mendorong kedaulatan pangan. Program ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan variasi komoditas unggulan sesuai karakteristik daerah. OJK juga mengapresiasi kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Selatan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.\n\nSementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menjelaskan bahwa pada tahap awal, komoditas kelapa dan produk turunannya diekspor ke Cina, Taiwan, dan Prancis.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n     \n\n#sultanmuda #ekspor #sumselmedia #ojksumsel #hermanderu", "post_id": "3880557033427214021_56622120775"}}, {"key": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "arifin.susantoo", "x": 506.2630219264685, "y": 556.3063550202068, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0314, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3880557033427214021_56622120775", "id": "arifin.susantoo", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran sektor jasa keuangan dalam mendukung Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) berbasis komoditas unggulan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelepasan ekspor produk turunan kelapa dan komoditas lainnya yang dilakukan Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (21/4/2026).\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Sultan Muda XporA 2026.\nPelepasan ekspor tersebut menjadi langkah nyata OJK dalam memperkuat peran pengusaha muda Sumatera Selatan untuk menembus pasar global melalui penguatan ekosistem keuangan inklusif dan sektor riil. Keberhasilan ini melanjutkan capaian ekspor sebelumnya untuk komoditas kelapa sawit dan kopi.\n\n“Dalam kegiatan ini, kita tidak hanya berbicara tentang ekspor dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga mendorong peran daerah sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah,” ujar Hernawan.\n\nIa menambahkan, program PED OJK sejalan dengan prioritas pemerintah, termasuk dalam mendorong kedaulatan pangan. Program ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan variasi komoditas unggulan sesuai karakteristik daerah. OJK juga mengapresiasi kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Selatan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.\n\nSementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menjelaskan bahwa pada tahap awal, komoditas kelapa dan produk turunannya diekspor ke Cina, Taiwan, dan Prancis.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n     \n\n#sultanmuda #ekspor #sumselmedia #ojksumsel #hermanderu", "post_id": "3880557033427214021_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia_jabar", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jabar", "x": 799.9584723209678, "y": 167.29894554370338, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3889525883992668600_6980760863", "id": "bank_indonesia_jabar", "source": "instagram-000001", "content": "Reposted from \n\nStabil di tengah tekanan, tumbuh di tengah tantangan!\n\n#SobatRupiah, ketidakpastian global, khususnya dinamika geopolitik di Timur Tengah menjadi risiko utama yang terus diantisipasi Bank Indonesia.\n\nDalam pertemuan bersama investor di Singapura, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan berbagai langkah strategis untuk menjaga fundamental ekonomi Indonesia dan memperkuat kepercayaan investor (28/4).\n\nMulai dari penerapan integrated monetary policy mix melalui tiga pilar utama, hingga penguatan sinergi kebijakan moneter dan fiskal yang menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.\n\nLalu, langkah apa lagi yang ditempuh untuk memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang menarik? Yuk, #BeriMakna simak selengkapnya!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3889525883992668600_6980760863"}}, {"key": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "beritabalimedia", "x": 306.41878273100474, "y": 885.6709521482385, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3378, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3884943203943306871_3195837275", "id": "beritabalimedia", "source": "instagram-000001", "content": "BANK INDONESIA BERSAMA PEMERINTAH PROVINSI BALI RESMI LUNCURKAN BIC\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali resmi meluncurkan Bali Investment Challenge (BIC) 2026 pada Senin (27/4) dengan fokus menjaring proyek investasi unggulan di sektor energi terbarukan, industri kreatif, dan pertanian guna mendukung transformasi ekonomi di luar sektor pariwisata.\n\nAsisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bali Luh Ayu Aryani menekankan bahwa setiap investasi wajib mengedepankan harmoni alam dan budaya sesuai konsep Transformasi Ekonomi Kerthi Bali serta memastikan aspek akuntabilitas bagi investor demi menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Bali.\n\nhttps://beritabali.com/berita/202207051309/bali-dorong-investasi-yang-seimbang-alam-manusia-dan-budaya\n\nFollow akun kami untuk update terbaru!\n\nBerita selengkapnya klik tautan pada StoriesIG \n\n#Bali\n#BeritaBali\n#AllAboutBali\n#InvestasiBali\n#BankIndonesia\n#EkonomiKerthiBali\n#BaliJagadhita2026\n#InfoDenpasar\n#KabarBali\n#PertumbuhanEkonomi\n#NangunSatKerthiLokaBali", "post_id": "3884943203943306871_3195837275"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 987.3525985890894, "y": 30.565605116007365, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "3882863603580818834_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui penyelenggaraan Roadshow PINTAR Reksa Dana di Kota Palembang sebagai bagian dari rangkaian pre-event Pekan Reksa Dana 2026 dan kampanye nasional #ReksaDanaAja.\n\nKegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) tersebut dilaksanakan di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan dengan melibatkan insan media serta ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Selatan.\n\nRoadshow PINTAR Reksa Dana merupakan bagian dari program Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana yang didorong OJK guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk investasi yang legal, aman, dan terjangkau, sekaligus membangun budaya investasi yang disiplin, bertahap, dan berorientasi jangka panjang.\n\nSelain mendorong literasi investasi, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung penguatan ekosistem kewirausahaan muda di Sumatera Selatan. Melalui edukasi keuangan dan investasi, generasi muda diharapkan tidak hanya cakap dalam mengelola keuangan pribadi, tetapi juga mampu memanfaatkan sektor jasa keuangan sebagai instrumen untuk mendukung pengembangan usaha, memperluas akses pembiayaan, dan memperkuat keberlanjutan bisnis.\n\nKepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menyampaikan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan harus berjalan seiring dengan penguatan kapasitas generasi muda sebagai calon pengusaha masa depan.\n\n“Melalui kegiatan ini, OJK tidak hanya mendorong masyarakat untuk memahami investasi yang aman dan legal, tetapi juga membekali generasi muda dengan pemahaman keuangan yang baik agar lebih siap menjadi wirausaha muda yang mandiri, inovatif, dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Arifin.\n\n \n#ojksumbagsel \n#ojksumsel \n#pekanreksadana \n#fyp", "post_id": "3882863603580818834_6614111699"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 755.2352925590874, "y": 867.9326814950848, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3882339385102396115_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, di tengah dinamika geopolitik global, termasuk dampak dari Perang Timur Tengah, fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga kuat.\n\nBank Indonesia terus memperkuat langkah untuk mempertahankan stabilitas, salah satunya dengan menjaga BI-Rate di level 4,75%.\n\nKebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah juga diperkuat melalui intervensi di pasar off-shore (NDF) serta di pasar domestik melalui pasar spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder.\n\nLangkah ini dilakukan secara konsisten, sekaligus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan bauran kebijakan.\n\nMenurut #SobatRupiah, bagaimana peran kebijakan menjaga stabilitas ekonomi di tengah kondisi global saat ini?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882339385102396115_13254887390"}}, {"key": "palembang.terhits", "attributes": {"label": "palembang.terhits", "x": 965.2387456564827, "y": 671.8953328848954, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880563469779681289_4753044374", "id": "palembang.terhits", "source": "instagram-000001", "content": "Jakarta — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di bawah kepemimpinan Gubernur H. Herman Deru dan Wakil Gubernur H. Cik Ujang menerima penghargaan atas capaian Corporate Social Responsibility (CSR) dan pengembangan desa berkelanjutan pada program perikanan dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Republik Indonesia, yang diserahkan dalam ajang CSR dan PDB Awards 2026 di Jakarta, Selasa (21/4/2026).\n\nPenghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel di bawah kepemimpinan Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, dan diserahkan langsung kepada Cik Ujang di Jakarta, Selasa (21/4/2026).\n\nPenghargaan ini diberikan dalam rangka mengapresiasi kontribusi pemerintah daerah, BUMN, serta pihak swasta dalam mendukung pembangunan desa melalui program CSR yang berkelanjutan.\n\nKegiatan tersebut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dan Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria dalam ajang CSR dan PDB Awards 2026 yang digelar di Operational Room, Jakarta.\n\nMengusung tema “Kontribusi Dunia Usaha dan Organisasi Lainnya dalam Mendukung Rencana Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia demi Tercapainya Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan desa.", "post_id": "3880563469779681289_4753044374"}}, {"key": "reksadanaaja", "attributes": {"label": "reksadanaaja", "x": 359.10073588070503, "y": 62.78526081850444, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0314, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3882178543006967537_56622120775", "id": "reksadanaaja", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui penyelenggaraan Roadshow PINTAR Reksa Dana di Kota Palembang sebagai bagian dari rangkaian pre-event Pekan Reksa Dana 2026 dan kampanye nasional #ReksaDanaAja.\n\nKegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) tersebut dilaksanakan di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan dengan melibatkan insan media serta ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Selatan.\n\nRoadshow PINTAR Reksa Dana merupakan bagian dari program Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana yang didorong OJK guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk investasi yang legal, aman, dan terjangkau, sekaligus membangun budaya investasi yang disiplin, bertahap, dan berorientasi jangka panjang.\n\nKepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menyampaikan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan harus berjalan seiring dengan penguatan kapasitas generasi muda sebagai calon pengusaha masa depan.\n\n“Melalui kegiatan ini, OJK tidak hanya mendorong masyarakat untuk memahami investasi yang aman dan legal, tetapi juga membekali generasi muda dengan pemahaman keuangan yang baik agar lebih siap menjadi wirausaha muda yang mandiri, inovatif, dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Arifin.\n\nKetua Panitia Sosialiasi Edukasi Program PINTAR Reksa Dana (SOSEDU) APRDI 2026 Gresia Kusyanto menjelaskan bahwa investasi reksa dana pada dasarnya memiliki mekanisme pengamanan yang jelas dan terstruktur. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tergiur investasi yang viral, melainkan memilih instrumen yang logis dan sesuai kebutuhan keuangan. “Reksa dana aman, ada mekanisme yang membuat reksa dana itu aman. Jangan investasi yang viral, tapi yang logis,” ujarnya.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n   \n\n#reksadanaaja #pekanreksadana2026 #ojk #sumselmedia", "post_id": "3882178543006967537_56622120775"}}, {"key": "palembangkulukilir", "attributes": {"label": "palembangkulukilir", "x": 120.19924371843582, "y": 366.5592481296931, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884251347432967405_2208771847", "id": "palembangkulukilir", "source": "instagram-000001", "content": "Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) menggambarkan kebiasaan masyarakat dalam membaca untuk memperoleh informasi dan pengetahuan.\n\nBerdasarkan data Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Survei TGM 2025 yang dipublikasikan dalam Badan Pusat Statistik 2026, Nusa Tenggara Timur menjadi provinsi dengan skor tertinggi sebesar 62,05 poin, disusul Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Selatan.\n\nPerhitungan TGM menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan komposit lima indikator, yaitu frekuensi membaca, durasi membaca, jumlah bacaan, serta frekuensi dan durasi akses internet. Nilai akhir dihitung menggunakan pembobotan tertentu sehingga menghasilkan skor dalam satuan poin.\n\nSumber: Perpustakaan Nasional RI Survei TGM 2025, BPS 2026 Kreatif: Nana Gita Produser: Glori K. Wadrianto\nDesain da info dari", "post_id": "3884251347432967405_2208771847"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 526.3499182387775, "y": 842.2902917347535, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 65.712, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 1, "degree": 4}, "_id": "3884251347432967405_2208771847", "id": "kompascom", "source": "instagram-000001", "content": "Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) menggambarkan kebiasaan masyarakat dalam membaca untuk memperoleh informasi dan pengetahuan.\n\nBerdasarkan data Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Survei TGM 2025 yang dipublikasikan dalam Badan Pusat Statistik 2026, Nusa Tenggara Timur menjadi provinsi dengan skor tertinggi sebesar 62,05 poin, disusul Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Selatan.\n\nPerhitungan TGM menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan komposit lima indikator, yaitu frekuensi membaca, durasi membaca, jumlah bacaan, serta frekuensi dan durasi akses internet. Nilai akhir dihitung menggunakan pembobotan tertentu sehingga menghasilkan skor dalam satuan poin.\n\nSumber: Perpustakaan Nasional RI Survei TGM 2025, BPS 2026 Kreatif: Nana Gita Produser: Glori K. Wadrianto\nDesain da info dari", "post_id": "3884251347432967405_2208771847"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 584.1469476186322, "y": 152.51370669683695, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881231209150485265_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n.\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n.\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n#repostfrom \n.\n.\n.\n#bimalutmantap", "post_id": "3881231209150485265_3117095536"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "cenderawasihposreal", "x": 303.18835266231235, "y": 113.39187607863221, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3882806595513211661_35187048245", "id": "cenderawasihposreal", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tabungan masyarakat Papua di perbankan yang mencapai sekitar Rp.23 triliun menjadi sorotan dalam dinamika perekonomian daerah. \n\nBesarnya dana yang tersimpan di perbankan menunjukkan tingginya tingkat simpanan masyarakat, namun di sisi lain mengindikasikan bahwa perputaran uang di sektor riil belum berjalan optimal.\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Warsono mengatakan, pihaknya terus memantau dan melakukan asesmen terhadap berbagai indikator ekonomi, termasuk perkembangan dana pihak ketiga (DPK) atau tabungan masyarakat.\n\n“Jadi Bank Indonesia terus mencermati dan melakukan asesmen mengenai perkembangan berbagai indikator perekonomian di Papua,”ucap Warsono\n\nMenurutnya, tingginya dana yang tersimpan di perbankan menjadi salah satu indikator positif dari sisi kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan. \n\nNamun, kondisi tersebut juga perlu diimbangi dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor riil agar roda perekonomian dapat bergerak lebih cepat.\n\nSementara itu Bank Indonesia kini terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. \n\nUpaya itu dilakukan agar likuiditas yang tersimpan di perbankan dapat ikut mendorong aktivitas usaha, investasi, dan konsumsi masyarakat.\n\nMeski belum merinci kelompok masyarakat yang mendominasi tabungan tersebut, BI menilai peningkatan simpanan bisa menjadi gambaran adanya perubahan perilaku keuangan masyarakat yang kini lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang.\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n\n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura #ceposonline", "post_id": "3882806595513211661_35187048245"}}, {"key": "CeposTV", "attributes": {"label": "CeposTV", "x": 690.7994904440889, "y": 760.6314400008945, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8144, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3882806595513211661_35187048245", "id": "CeposTV", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tabungan masyarakat Papua di perbankan yang mencapai sekitar Rp.23 triliun menjadi sorotan dalam dinamika perekonomian daerah. \n\nBesarnya dana yang tersimpan di perbankan menunjukkan tingginya tingkat simpanan masyarakat, namun di sisi lain mengindikasikan bahwa perputaran uang di sektor riil belum berjalan optimal.\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Warsono mengatakan, pihaknya terus memantau dan melakukan asesmen terhadap berbagai indikator ekonomi, termasuk perkembangan dana pihak ketiga (DPK) atau tabungan masyarakat.\n\n“Jadi Bank Indonesia terus mencermati dan melakukan asesmen mengenai perkembangan berbagai indikator perekonomian di Papua,”ucap Warsono\n\nMenurutnya, tingginya dana yang tersimpan di perbankan menjadi salah satu indikator positif dari sisi kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan. \n\nNamun, kondisi tersebut juga perlu diimbangi dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor riil agar roda perekonomian dapat bergerak lebih cepat.\n\nSementara itu Bank Indonesia kini terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. \n\nUpaya itu dilakukan agar likuiditas yang tersimpan di perbankan dapat ikut mendorong aktivitas usaha, investasi, dan konsumsi masyarakat.\n\nMeski belum merinci kelompok masyarakat yang mendominasi tabungan tersebut, BI menilai peningkatan simpanan bisa menjadi gambaran adanya perubahan perilaku keuangan masyarakat yang kini lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang.\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n\n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura #ceposonline", "post_id": "3882806595513211661_35187048245"}}, {"key": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "Cenderawasihposreal", "x": 865.7239826947308, "y": 528.3470281685229, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8144, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "3882806595513211661_35187048245", "id": "Cenderawasihposreal", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tabungan masyarakat Papua di perbankan yang mencapai sekitar Rp.23 triliun menjadi sorotan dalam dinamika perekonomian daerah. \n\nBesarnya dana yang tersimpan di perbankan menunjukkan tingginya tingkat simpanan masyarakat, namun di sisi lain mengindikasikan bahwa perputaran uang di sektor riil belum berjalan optimal.\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Warsono mengatakan, pihaknya terus memantau dan melakukan asesmen terhadap berbagai indikator ekonomi, termasuk perkembangan dana pihak ketiga (DPK) atau tabungan masyarakat.\n\n“Jadi Bank Indonesia terus mencermati dan melakukan asesmen mengenai perkembangan berbagai indikator perekonomian di Papua,”ucap Warsono\n\nMenurutnya, tingginya dana yang tersimpan di perbankan menjadi salah satu indikator positif dari sisi kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan. \n\nNamun, kondisi tersebut juga perlu diimbangi dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor riil agar roda perekonomian dapat bergerak lebih cepat.\n\nSementara itu Bank Indonesia kini terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. \n\nUpaya itu dilakukan agar likuiditas yang tersimpan di perbankan dapat ikut mendorong aktivitas usaha, investasi, dan konsumsi masyarakat.\n\nMeski belum merinci kelompok masyarakat yang mendominasi tabungan tersebut, BI menilai peningkatan simpanan bisa menjadi gambaran adanya perubahan perilaku keuangan masyarakat yang kini lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang.\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n\n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura #ceposonline", "post_id": "3882806595513211661_35187048245"}}, {"key": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "Cenderawasihpos", "x": 838.3142592517562, "y": 458.9658596755141, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8144, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3882806595513211661_35187048245", "id": "Cenderawasihpos", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tabungan masyarakat Papua di perbankan yang mencapai sekitar Rp.23 triliun menjadi sorotan dalam dinamika perekonomian daerah. \n\nBesarnya dana yang tersimpan di perbankan menunjukkan tingginya tingkat simpanan masyarakat, namun di sisi lain mengindikasikan bahwa perputaran uang di sektor riil belum berjalan optimal.\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Warsono mengatakan, pihaknya terus memantau dan melakukan asesmen terhadap berbagai indikator ekonomi, termasuk perkembangan dana pihak ketiga (DPK) atau tabungan masyarakat.\n\n“Jadi Bank Indonesia terus mencermati dan melakukan asesmen mengenai perkembangan berbagai indikator perekonomian di Papua,”ucap Warsono\n\nMenurutnya, tingginya dana yang tersimpan di perbankan menjadi salah satu indikator positif dari sisi kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan. \n\nNamun, kondisi tersebut juga perlu diimbangi dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor riil agar roda perekonomian dapat bergerak lebih cepat.\n\nSementara itu Bank Indonesia kini terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. \n\nUpaya itu dilakukan agar likuiditas yang tersimpan di perbankan dapat ikut mendorong aktivitas usaha, investasi, dan konsumsi masyarakat.\n\nMeski belum merinci kelompok masyarakat yang mendominasi tabungan tersebut, BI menilai peningkatan simpanan bisa menjadi gambaran adanya perubahan perilaku keuangan masyarakat yang kini lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang.\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n\n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura #ceposonline", "post_id": "3882806595513211661_35187048245"}}, {"key": "mediacenterbkl", "attributes": {"label": "mediacenterbkl", "x": 897.2333528892246, "y": 976.229928368823, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3882814099088994463_3317251151", "id": "mediacenterbkl", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, melakukan kunjungan silaturahmi ke Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, di Kantor Gubernur Sumsel pada Jumat (24/04). Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen kedua daerah dalam memperkuat hubungan serta membangun kerja sama strategis lintas wilayah.\n\nDalam pertemuan tersebut, kedua gubernur membahas sejumlah isu penting, salah satunya terkait penataan angkutan batubara. Mereka sepakat bahwa diperlukan langkah konkret agar aktivitas angkutan batubara lebih tertib dan tidak mengganggu masyarakat. Salah satu solusi yang didorong adalah penyediaan jalan khusus bagi pemegang Izin Usaha Pertambangan sebagai langkah jangka panjang yang berkelanjutan.\n\nGubernur Helmi Hasan menegaskan pentingnya solusi bersama agar persoalan di lapangan dapat diminimalisir. Selain itu, ia juga memaparkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah diterapkan di Pemerintah Provinsi Bengkulu. Menurutnya, kebijakan ini mampu meningkatkan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik, dengan tetap menekankan kehadiran ASN di tengah masyarakat.\n\nSementara itu, Herman Deru menekankan pentingnya sinergi antarprovinsi dalam menyelesaikan persoalan lintas wilayah. Ia menyebut koordinasi yang baik akan memperkuat konektivitas dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nIsu konektivitas juga menjadi perhatian utama karena berperan penting dalam kelancaran distribusi barang, jasa, serta mobilitas masyarakat. Pertemuan ini diharapkan memperkuat kolaborasi kedua provinsi demi mendorong pembangunan kawasan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.\n\nFoto by \n\n#Bengkulu\n#Sumsel\n#KolaborasiDaerah\n#Konektivitas\n#PembangunanBerkelanjutan", "post_id": "3882814099088994463_3317251151"}}, {"key": "pemprov_sumateraselatan", "attributes": {"label": "pemprov_sumateraselatan", "x": 938.1128034854082, "y": 711.1223608788564, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3882814099088994463_3317251151", "id": "pemprov_sumateraselatan", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, melakukan kunjungan silaturahmi ke Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, di Kantor Gubernur Sumsel pada Jumat (24/04). Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen kedua daerah dalam memperkuat hubungan serta membangun kerja sama strategis lintas wilayah.\n\nDalam pertemuan tersebut, kedua gubernur membahas sejumlah isu penting, salah satunya terkait penataan angkutan batubara. Mereka sepakat bahwa diperlukan langkah konkret agar aktivitas angkutan batubara lebih tertib dan tidak mengganggu masyarakat. Salah satu solusi yang didorong adalah penyediaan jalan khusus bagi pemegang Izin Usaha Pertambangan sebagai langkah jangka panjang yang berkelanjutan.\n\nGubernur Helmi Hasan menegaskan pentingnya solusi bersama agar persoalan di lapangan dapat diminimalisir. Selain itu, ia juga memaparkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah diterapkan di Pemerintah Provinsi Bengkulu. Menurutnya, kebijakan ini mampu meningkatkan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik, dengan tetap menekankan kehadiran ASN di tengah masyarakat.\n\nSementara itu, Herman Deru menekankan pentingnya sinergi antarprovinsi dalam menyelesaikan persoalan lintas wilayah. Ia menyebut koordinasi yang baik akan memperkuat konektivitas dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nIsu konektivitas juga menjadi perhatian utama karena berperan penting dalam kelancaran distribusi barang, jasa, serta mobilitas masyarakat. Pertemuan ini diharapkan memperkuat kolaborasi kedua provinsi demi mendorong pembangunan kawasan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.\n\nFoto by \n\n#Bengkulu\n#Sumsel\n#KolaborasiDaerah\n#Konektivitas\n#PembangunanBerkelanjutan", "post_id": "3882814099088994463_3317251151"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 256.8272781556119, "y": 945.2121803010908, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.349, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3885972197106578971_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Program pengembangan UMKM dan pesantren bertajuk Rewako (Resilient, World Class, Agile, dan Knowledgable) resmi dimulai Senin (27/4) di Makassar. Inisiatif yang digagas oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran UMKM dan pesantren sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nProgram Rewako dirancang sebagai pengembangan usaha berbasis end-to-end. Tidak hanya berfokus pada pelatihan, program ini mencakup proses seleksi, kurasi, pendampingan intensif, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Kategori program meliputi UMKM umum, UMKM sektor pertanian, UMKM berorientasi ekspor, serta pesantren berbasis ekonomi produktif.\n\nSejak pertama kali diluncurkan pada 2022, program ini terus berkembang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang semakin dinamis. Pada tahun 2026, sejumlah strategi baru diperkenalkan, di antaranya memperluas akses pasar global melalui kolaborasi dengan Indonesia Trading House dan House of Bean Indonesia di luar negeri. Selain itu, UMKM juga didorong masuk ke rantai pasok ritel modern untuk memperkuat penetrasi pasar domestik.\n\nTak hanya itu, pendekatan berbasis ekonomi syariah juga diperkuat melalui program Pesantren Rewako. Inisiatif ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkuat kontribusinya dalam ketahanan pangan nasional, termasuk menjalin sinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#kemenkeu #menkeu #bankindonesia\n#bisulsel #ekonomi", "post_id": "3885972197106578971_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 157.06672037881674, "y": 437.01960243716974, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.349, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885972197106578971_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Program pengembangan UMKM dan pesantren bertajuk Rewako (Resilient, World Class, Agile, dan Knowledgable) resmi dimulai Senin (27/4) di Makassar. Inisiatif yang digagas oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran UMKM dan pesantren sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nProgram Rewako dirancang sebagai pengembangan usaha berbasis end-to-end. Tidak hanya berfokus pada pelatihan, program ini mencakup proses seleksi, kurasi, pendampingan intensif, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Kategori program meliputi UMKM umum, UMKM sektor pertanian, UMKM berorientasi ekspor, serta pesantren berbasis ekonomi produktif.\n\nSejak pertama kali diluncurkan pada 2022, program ini terus berkembang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang semakin dinamis. Pada tahun 2026, sejumlah strategi baru diperkenalkan, di antaranya memperluas akses pasar global melalui kolaborasi dengan Indonesia Trading House dan House of Bean Indonesia di luar negeri. Selain itu, UMKM juga didorong masuk ke rantai pasok ritel modern untuk memperkuat penetrasi pasar domestik.\n\nTak hanya itu, pendekatan berbasis ekonomi syariah juga diperkuat melalui program Pesantren Rewako. Inisiatif ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkuat kontribusinya dalam ketahanan pangan nasional, termasuk menjalin sinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#kemenkeu #menkeu #bankindonesia\n#bisulsel #ekonomi", "post_id": "3885972197106578971_10864878485"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 877.0740428705216, "y": 917.1901282640914, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880817829109574999_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia kembali mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,75 persen. Keputusan ini diambil sebagai respons kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi di tengah dinamika gejolak global.\n\nDemikian disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode April 2026, Rabu (22/4/2026), secara daring. BI turut mempertahankan suku bunga deposit facility sebesar 3,75 persen dan lending facility sebesar 5,5 persen.\n\nAlhasil, BI tercatat telah mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,75 persen selama delapan bulan beruntun. Sebelumnya, selama periode September 2024-September 2025, BI sudah memangkas suku bunga acuannya sebesar 150 basis poin (bps).\n\n”Keputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilitas nilai tukar di tengah dampak buruk kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah,” katanya.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Prioritaskan Stabilitas, BI Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen\" oleh Agustinus Yoga Primantoro di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas", "post_id": "3880817829109574999_1537212147"}}, {"key": "hariankompas.", "attributes": {"label": "hariankompas.", "x": 497.7769005883771, "y": 863.1781513971911, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880817829109574999_1537212147", "id": "hariankompas.", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia kembali mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,75 persen. Keputusan ini diambil sebagai respons kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi di tengah dinamika gejolak global.\n\nDemikian disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode April 2026, Rabu (22/4/2026), secara daring. BI turut mempertahankan suku bunga deposit facility sebesar 3,75 persen dan lending facility sebesar 5,5 persen.\n\nAlhasil, BI tercatat telah mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,75 persen selama delapan bulan beruntun. Sebelumnya, selama periode September 2024-September 2025, BI sudah memangkas suku bunga acuannya sebesar 150 basis poin (bps).\n\n”Keputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilitas nilai tukar di tengah dampak buruk kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah,” katanya.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Prioritaskan Stabilitas, BI Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen\" oleh Agustinus Yoga Primantoro di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas", "post_id": "3880817829109574999_1537212147"}}, {"key": "pemprovjambii", "attributes": {"label": "pemprovjambii", "x": 838.9103754339268, "y": 392.42183084315985, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "pemprovjambii", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "alharisjambi", "attributes": {"label": "alharisjambi", "x": 967.7257934003418, "y": 226.53975007476214, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2022, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "alharisjambi", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "abdullahsani_official", "x": 839.7391472857021, "y": 688.5738586543101, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2022, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "abdullahsani_official", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "pajaksumselbabel", "attributes": {"label": "pajaksumselbabel", "x": 656.8990194307553, "y": 84.50951196847123, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3870573282214338099_1951690097", "id": "pajaksumselbabel", "source": "instagram-000001", "content": "Kunjungan kerja dan koordinasi dengan Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan\n\nPada Rabu (8/4), Kepala Kantor Wilayah DJP Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung Retno Sri Sulistyani beserta jajaran melaksanakan kunjungan kerja dan koordinasi dengan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan Moh. Wahyu Yulianto.\n\nKegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kerja sama antarinstansi, khususnya dalam pemanfaatan data dan informasi guna mendukung optimalisasi penerimaan negara serta kebijakan perpajakan yang lebih tepat sasaran.\n\nDalam kesempatan tersebut Kepala Kanwil DJP Sumsel dan Kep. Babel menyatakan dukungan dan siap berpartisipasi dalam kegiatan Sensus Ekonomi tahun 2026 yang dilaksanakan oleh BPS. \n\n#kunjungankerja\n#silaturahmi", "post_id": "3870573282214338099_1951690097"}}, {"key": "ditjenpajakri", "attributes": {"label": "ditjenpajakri", "x": 817.4922862193376, "y": 175.05081085356954, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3870573282214338099_1951690097", "id": "ditjenpajakri", "source": "instagram-000001", "content": "Kunjungan kerja dan koordinasi dengan Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan\n\nPada Rabu (8/4), Kepala Kantor Wilayah DJP Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung Retno Sri Sulistyani beserta jajaran melaksanakan kunjungan kerja dan koordinasi dengan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan Moh. Wahyu Yulianto.\n\nKegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kerja sama antarinstansi, khususnya dalam pemanfaatan data dan informasi guna mendukung optimalisasi penerimaan negara serta kebijakan perpajakan yang lebih tepat sasaran.\n\nDalam kesempatan tersebut Kepala Kanwil DJP Sumsel dan Kep. Babel menyatakan dukungan dan siap berpartisipasi dalam kegiatan Sensus Ekonomi tahun 2026 yang dilaksanakan oleh BPS. \n\n#kunjungankerja\n#silaturahmi", "post_id": "3870573282214338099_1951690097"}}, {"key": "disbudparsumsel", "attributes": {"label": "disbudparsumsel", "x": 830.5280381499622, "y": 212.0771004026526, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3878416174824419261_2178350069", "id": "disbudparsumsel", "source": "instagram-000001", "content": "Launching Car Free Day ATMO secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, S.H., M.M., bersama Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si..\n\nKegiatan ini menjadi momentum penting dalam menghadirkan ruang publik yang sehat, nyaman, dan produktif bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata di Kota Palembang.\n\nTurut hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Rudi Irawan, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pemasaran Sido Santoso, SE.,MM., beserta staf dan jajaran.\n\nMelalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang, Car Free Day ATMO diharapkan menjadi wadah aktivitas olahraga, seni budaya, serta promosi UMKM yang berdampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.\n\ncc      \n\n#disbudparsumsel \n#exploreyoursouthsumatra \n#gubernursumsel\n#wakilgubernursumsel\n#sekdasumsel\nSumselMajuTerusUntukSemua \nHermanderu\nCikujang", "post_id": "3878416174824419261_2178350069"}}, {"key": "edward_candra21", "attributes": {"label": "edward_candra21", "x": 466.54989178698156, "y": 193.9194058637218, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2713, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3878416174824419261_2178350069", "id": "edward_candra21", "source": "instagram-000001", "content": "Launching Car Free Day ATMO secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, S.H., M.M., bersama Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si..\n\nKegiatan ini menjadi momentum penting dalam menghadirkan ruang publik yang sehat, nyaman, dan produktif bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata di Kota Palembang.\n\nTurut hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Rudi Irawan, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pemasaran Sido Santoso, SE.,MM., beserta staf dan jajaran.\n\nMelalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang, Car Free Day ATMO diharapkan menjadi wadah aktivitas olahraga, seni budaya, serta promosi UMKM yang berdampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.\n\ncc      \n\n#disbudparsumsel \n#exploreyoursouthsumatra \n#gubernursumsel\n#wakilgubernursumsel\n#sekdasumsel\nSumselMajuTerusUntukSemua \nHermanderu\nCikujang", "post_id": "3878416174824419261_2178350069"}}, {"key": "rudiirawan72", "attributes": {"label": "rudiirawan72", "x": 624.9401893554463, "y": 168.3101831820285, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2713, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3878416174824419261_2178350069", "id": "rudiirawan72", "source": "instagram-000001", "content": "Launching Car Free Day ATMO secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, S.H., M.M., bersama Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si..\n\nKegiatan ini menjadi momentum penting dalam menghadirkan ruang publik yang sehat, nyaman, dan produktif bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata di Kota Palembang.\n\nTurut hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Rudi Irawan, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pemasaran Sido Santoso, SE.,MM., beserta staf dan jajaran.\n\nMelalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang, Car Free Day ATMO diharapkan menjadi wadah aktivitas olahraga, seni budaya, serta promosi UMKM yang berdampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.\n\ncc      \n\n#disbudparsumsel \n#exploreyoursouthsumatra \n#gubernursumsel\n#wakilgubernursumsel\n#sekdasumsel\nSumselMajuTerusUntukSemua \nHermanderu\nCikujang", "post_id": "3878416174824419261_2178350069"}}, {"key": "hippindo", "attributes": {"label": "hippindo", "x": 383.90023877011237, "y": 613.5653679617818, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3378, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3874829440605296827_3315660758", "id": "hippindo", "source": "instagram-000001", "content": "Jakarta, 6 April 2026 – Deputi 3 Marketing & Partnership HIPPINDO, Ibu Agung Tianara, menghadiri seminar bertajuk “Mengurai Bottleneck Pertumbuhan Ekonomi: Sinergi Fiskal, Moneter, dan Dunia Usaha Menuju Indonesia 6%” yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi di Aryaduta Hotel.\n\nSeminar ini turut dihadiri oleh Menteri Keuangan R.I., Bapak Purbaya Yudhi Sadewa, dan membahas pentingnya kolaborasi antara kebijakan fiskal oleh Kementerian Keuangan, kebijakan moneter oleh Bank Indonesia, serta peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nJangan lupa save & share postingan ini sebagai bentuk dukungan, dan follow  untuk update terbaru.", "post_id": "3874829440605296827_3315660758"}}, {"key": "palembangterkini.official", "attributes": {"label": "palembangterkini.official", "x": 405.2949533160672, "y": 970.5721856688946, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3828042789213627106_1632216784", "id": "palembangterkini.official", "source": "instagram-000001", "content": "HDCU Cetak Sejarah, Angka Kemiskinan Sumsel Turun ke Satu Digit\n\nPalembang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) di bawah kepemimpinan Gubernur Sumsel Bapak  dan Wakil Gubernur  (HDCU) mencatatkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya sejak tahun 2014, angka kemiskinan di Sumsel berhasil ditekan hingga satu digit, dari 10,15 persen pada 2024 menjadi 9,85 persen pada 2025.\n\nCapaian tersebut terungkap dalam rilis Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel yang disampaikan Kepala BPS Sumsel, Moh. Wahyu Yulianto, pada Rapat Koordinasi Sinergi Program Pengentasan Kemiskinan se-Provinsi Sumsel Tahun 2026 yang digelar di Griya Agung, Kamis (5/2/2026) siang.\n\nDalam arahannya, Gubernur Herman Deru yang didampingi Wakil Gubernur H. Cik Ujang menyampaikan bahwa rilis statistik nasional menunjukkan Sumsel berada di jalur yang tepat, tidak hanya dalam penurunan angka kemiskinan, tetapi juga dalam pertumbuhan ekonomi. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi nasional berada di angka 5,11 persen, sementara Sumsel mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,35 persen dan menjadi kontributor ketiga terbesar di Pulau Sumatera setelah Sumatera Utara dan Kepulauan Riau.\n\n“Pertumbuhan Kepulauan Riau ditopang sektor industri, sementara Sumsel tumbuh secara inklusif. Kita memiliki pertambangan, pertanian, industri pengolahan hingga real estat. Ini menandakan pertumbuhan pembangunan perumahan yang sangat signifikan,” ujar Herman Deru.\n\nIa menegaskan bahwa Sumsel merupakan bingkai besar dari kontribusi seluruh kabupaten dan kota. Setiap fluktuasi angka statistik, baik naik maupun turun, merupakan hasil kontribusi bersama seluruh daerah di Sumsel yang pada akhirnya juga mempengaruhi capaian nasional.\n\nMenurut Herman Deru, penurunan angka kemiskinan ini merupakan buah kerja kolektif seluruh perangkat pemerintahan dan pemangku kepentingan. Selain kemiskinan yang menurun, angka pengangguran juga berhasil ditekan hingga berada di angka 3,59 persen.\n\nData BPS juga menunjukkan sektor pertanian menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan kontribusi mencapai 44 persen. Gubernur menilai potensi ini masih dapat terus dikembangkan melalui ekstensi", "post_id": "3828042789213627106_1632216784"}}, {"key": "Hermanderu67", "attributes": {"label": "Hermanderu67", "x": 419.2332739911908, "y": 448.64740251202187, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2022, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3828042789213627106_1632216784", "id": "Hermanderu67", "source": "instagram-000001", "content": "HDCU Cetak Sejarah, Angka Kemiskinan Sumsel Turun ke Satu Digit\n\nPalembang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) di bawah kepemimpinan Gubernur Sumsel Bapak  dan Wakil Gubernur  (HDCU) mencatatkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya sejak tahun 2014, angka kemiskinan di Sumsel berhasil ditekan hingga satu digit, dari 10,15 persen pada 2024 menjadi 9,85 persen pada 2025.\n\nCapaian tersebut terungkap dalam rilis Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel yang disampaikan Kepala BPS Sumsel, Moh. Wahyu Yulianto, pada Rapat Koordinasi Sinergi Program Pengentasan Kemiskinan se-Provinsi Sumsel Tahun 2026 yang digelar di Griya Agung, Kamis (5/2/2026) siang.\n\nDalam arahannya, Gubernur Herman Deru yang didampingi Wakil Gubernur H. Cik Ujang menyampaikan bahwa rilis statistik nasional menunjukkan Sumsel berada di jalur yang tepat, tidak hanya dalam penurunan angka kemiskinan, tetapi juga dalam pertumbuhan ekonomi. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi nasional berada di angka 5,11 persen, sementara Sumsel mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,35 persen dan menjadi kontributor ketiga terbesar di Pulau Sumatera setelah Sumatera Utara dan Kepulauan Riau.\n\n“Pertumbuhan Kepulauan Riau ditopang sektor industri, sementara Sumsel tumbuh secara inklusif. Kita memiliki pertambangan, pertanian, industri pengolahan hingga real estat. Ini menandakan pertumbuhan pembangunan perumahan yang sangat signifikan,” ujar Herman Deru.\n\nIa menegaskan bahwa Sumsel merupakan bingkai besar dari kontribusi seluruh kabupaten dan kota. Setiap fluktuasi angka statistik, baik naik maupun turun, merupakan hasil kontribusi bersama seluruh daerah di Sumsel yang pada akhirnya juga mempengaruhi capaian nasional.\n\nMenurut Herman Deru, penurunan angka kemiskinan ini merupakan buah kerja kolektif seluruh perangkat pemerintahan dan pemangku kepentingan. Selain kemiskinan yang menurun, angka pengangguran juga berhasil ditekan hingga berada di angka 3,59 persen.\n\nData BPS juga menunjukkan sektor pertanian menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan kontribusi mencapai 44 persen. Gubernur menilai potensi ini masih dapat terus dikembangkan melalui ekstensi", "post_id": "3828042789213627106_1632216784"}}, {"key": "pemprovsumut", "attributes": {"label": "pemprovsumut", "x": 691.9176977269008, "y": 299.79779306356204, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3876611247601186592_6261465103", "id": "pemprovsumut", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Sumatera Utara  mengapresiasi masukan dari Bank Indonesia dan para ekonom dalam merumuskan terobosan pembangunan ekonomi daerah.\n\nMelalui dialog strategis ini, Pemprov Sumut terus mendorong kebijakan yang tidak hanya adaptif terhadap dinamika global, tetapi juga mampu mengoptimalkan potensi lokal—mulai dari sektor pangan, rempah, hingga ekonomi kreatif dan UMKM.\n\nLangkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menjaga stabilitas harga, serta membuka peluang investasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.\n\nSelengkapnya berita dapat diakses melalui Website : sumutprov.go.id\n\n#GubernurSumut #BobbyNasution #PemprovSumut #SumateraUtara #KolaborasiSumutBerkah #SalamKolaborasi #SumutBerkah #KolaborasiSumutBerkah #EkonomiSumut #UMKMNaikKelas #SatuKolaborasiSejutaEnergi", "post_id": "3876611247601186592_6261465103"}}, {"key": "bobbynst", "attributes": {"label": "bobbynst", "x": 947.148606544907, "y": 319.37960338151214, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3876611247601186592_6261465103", "id": "bobbynst", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Sumatera Utara  mengapresiasi masukan dari Bank Indonesia dan para ekonom dalam merumuskan terobosan pembangunan ekonomi daerah.\n\nMelalui dialog strategis ini, Pemprov Sumut terus mendorong kebijakan yang tidak hanya adaptif terhadap dinamika global, tetapi juga mampu mengoptimalkan potensi lokal—mulai dari sektor pangan, rempah, hingga ekonomi kreatif dan UMKM.\n\nLangkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menjaga stabilitas harga, serta membuka peluang investasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.\n\nSelengkapnya berita dapat diakses melalui Website : sumutprov.go.id\n\n#GubernurSumut #BobbyNasution #PemprovSumut #SumateraUtara #KolaborasiSumutBerkah #SalamKolaborasi #SumutBerkah #KolaborasiSumutBerkah #EkonomiSumut #UMKMNaikKelas #SatuKolaborasiSejutaEnergi", "post_id": "3876611247601186592_6261465103"}}, {"key": "infoacehtimur_official", "attributes": {"label": "infoacehtimur_official", "x": 998.8310971086598, "y": 611.4573552248244, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3878613927753384857_7232012334", "id": "infoacehtimur_official", "source": "instagram-000001", "content": "Aceh kerap identik dengan kopi. Namun data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Aceh bukan provinsi penghasil kopi terbanyak di Indonesia.\n\nBerdasarkan _Statistik Kopi Indonesia 2023_ yang dirilis BPS, posisi pertama ditempati Sumatera Selatan dengan produksi 207.320 ton. Disusul Lampung 105.807 ton dan Sumatera Utara 89.610 ton di posisi kedua dan ketiga.\n\nAceh berada di peringkat keempat dengan total produksi 71.084 ton. Setelah Aceh, ada Bengkulu 50.745 ton, Jawa Timur 47.577 ton, Sulawesi Selatan 30.727 ton, Jawa Tengah 27.227 ton, Nusa Tenggara Timur 25.737 ton, dan Jawa Barat 22.628 ton.\n\nMeski bukan yang terbesar secara volume, kopi Aceh tetap punya nama besar di pasar nasional maupun ekspor, terutama Arabika Gayo yang sudah mengantongi Indikasi Geografis. \n\nData BPS ini sekaligus meluruskan persepsi publik bahwa “penghasil kopi terbesar” tak selalu sama dengan “penghasil kopi paling terkenal”.\n\nBaca selengkapnya di website infoacehtimur.com (link di bio & story)\n________________________\nSalon mobil:  \nSelalu gunakan tagar :\n#Infoacehtimur_Official #acehtimur #infoacehtimur #beritaacehtimur\nTerimakasih", "post_id": "3878613927753384857_7232012334"}}, {"key": "88royals.coating", "attributes": {"label": "88royals.coating", "x": 461.6816071639026, "y": 850.7490487787755, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.8569, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3878613927753384857_7232012334", "id": "88royals.coating", "source": "instagram-000001", "content": "Aceh kerap identik dengan kopi. Namun data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Aceh bukan provinsi penghasil kopi terbanyak di Indonesia.\n\nBerdasarkan _Statistik Kopi Indonesia 2023_ yang dirilis BPS, posisi pertama ditempati Sumatera Selatan dengan produksi 207.320 ton. Disusul Lampung 105.807 ton dan Sumatera Utara 89.610 ton di posisi kedua dan ketiga.\n\nAceh berada di peringkat keempat dengan total produksi 71.084 ton. Setelah Aceh, ada Bengkulu 50.745 ton, Jawa Timur 47.577 ton, Sulawesi Selatan 30.727 ton, Jawa Tengah 27.227 ton, Nusa Tenggara Timur 25.737 ton, dan Jawa Barat 22.628 ton.\n\nMeski bukan yang terbesar secara volume, kopi Aceh tetap punya nama besar di pasar nasional maupun ekspor, terutama Arabika Gayo yang sudah mengantongi Indikasi Geografis. \n\nData BPS ini sekaligus meluruskan persepsi publik bahwa “penghasil kopi terbesar” tak selalu sama dengan “penghasil kopi paling terkenal”.\n\nBaca selengkapnya di website infoacehtimur.com (link di bio & story)\n________________________\nSalon mobil:  \nSelalu gunakan tagar :\n#Infoacehtimur_Official #acehtimur #infoacehtimur #beritaacehtimur\nTerimakasih", "post_id": "3878613927753384857_7232012334"}}, {"key": "kabarsamarinda_official", "attributes": {"label": "kabarsamarinda_official", "x": 792.9384376908083, "y": 632.8008682435197, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3876316572705611280_34489486378", "id": "kabarsamarinda_official", "source": "instagram-000001", "content": "Indonesia kembali disebut-sebut sebagai salah satu “bright spot” dalam perekonomian global, dengan fundamental yang kuat, kebijakan yang kredibel, serta ketahanan ekonomi yang terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global.\n\nIMF dan investor global mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid, disiplin dalam mempertahankan defisit di bawah 3% dari PDB, serta respons kebijakan yang adaptif dan forward-looking dalam menghadapi tekanan eksternal.\n\nDi tengah dinamika global yang semakin kompleks, Indonesia dinilai mampu mengelola keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan secara optimal, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan yang didukung oleh kuatnya permintaan domestik.\n\nHal tersebut disampaikan Managing Director International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva, dalam pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa dan Dewan Perwakilan Rakyat RI diwakili Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan Sari Yuliati, Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun dan Wakil Mohamad Hekal dalam rangkaian pertemuan lanjutan dengan investor global pada IMF Spring Meetings (14/4/2026).\n\nDengan pertumbuhan ekonomi yang tetap solid didukung oleh permintaan domestik yang kuat, inflasi yang terjaga dalam sasaran, serta pemulihan intermediasi perbankan, Indonesia menunjukkan ketahanan yang konsisten di tengah tekanan eksternal.\n\nSelengkapnya Wajib Baca Di :\nhttps://www.cnbcindonesia.com/news/20260415111435-4-726892/depan-purbaya-bos-bi-dpr-imf-kembali-sebut-ri-titik-terang-dunia\n.\n.\nTitik Favorit Warga JUAL BELI SMARTPHONE di", "post_id": "3876316572705611280_34489486378"}}, {"key": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "ogstore.samarinda", "x": 219.94282229837435, "y": 974.8301020688106, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3876316572705611280_34489486378", "id": "ogstore.samarinda", "source": "instagram-000001", "content": "Indonesia kembali disebut-sebut sebagai salah satu “bright spot” dalam perekonomian global, dengan fundamental yang kuat, kebijakan yang kredibel, serta ketahanan ekonomi yang terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global.\n\nIMF dan investor global mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid, disiplin dalam mempertahankan defisit di bawah 3% dari PDB, serta respons kebijakan yang adaptif dan forward-looking dalam menghadapi tekanan eksternal.\n\nDi tengah dinamika global yang semakin kompleks, Indonesia dinilai mampu mengelola keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan secara optimal, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan yang didukung oleh kuatnya permintaan domestik.\n\nHal tersebut disampaikan Managing Director International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva, dalam pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa dan Dewan Perwakilan Rakyat RI diwakili Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan Sari Yuliati, Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun dan Wakil Mohamad Hekal dalam rangkaian pertemuan lanjutan dengan investor global pada IMF Spring Meetings (14/4/2026).\n\nDengan pertumbuhan ekonomi yang tetap solid didukung oleh permintaan domestik yang kuat, inflasi yang terjaga dalam sasaran, serta pemulihan intermediasi perbankan, Indonesia menunjukkan ketahanan yang konsisten di tengah tekanan eksternal.\n\nSelengkapnya Wajib Baca Di :\nhttps://www.cnbcindonesia.com/news/20260415111435-4-726892/depan-purbaya-bos-bi-dpr-imf-kembali-sebut-ri-titik-terang-dunia\n.\n.\nTitik Favorit Warga JUAL BELI SMARTPHONE di", "post_id": "3876316572705611280_34489486378"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 476.8796789928267, "y": 446.8095107205463, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3378, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3874407169974913150_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) optimis ekonomi Indonesia tetap tumbuh di atas 5% pada Kuartal I 2026, dengan proyeksi sekitar 5,2% meski tensi global meningkat. 🌍\n\nOptimisme ini didukung oleh konsumsi masyarakat yang masih kuat 💸 dan kinerja industri (PMI) yang tetap ekspansif 🏭. BI juga menegaskan akan menjaga kebijakan pro sektor riil untuk menopang pertumbuhan ekonomi ke depan. ⚙️\n\nSumber: CNBC Indonesia, 13 April 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#BankIndonesia #EkonomiIndonesia #IHSG #MakroEkonomi #Investasi #SahamIndonesia #mancingsaham", "post_id": "3874407169974913150_52512310886"}}, {"key": "upiasmaradhana", "attributes": {"label": "upiasmaradhana", "x": 190.81249319198756, "y": 904.8926199498376, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3878743163821537617_310455728", "id": "upiasmaradhana", "source": "instagram-000001", "content": "SETELAH Jakarta, Pontianak, dan Makassar, Forum Ekonomi Regional KGI dan  kini hadir di kota Palembang, Sumatera Selatan. Pada sesi kali ini, tema yang akan dibahas adalah Ekonomi Syariah di Indonesia: Ekonomi Syariah sebagai Motor Penggerak Ekonomi Regional.\n\nEkonomi syariah telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam sistem ekonomi nasional Indonesia. Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, serta berbasis nilai-nilai keadilan dan keberlanjutan. Pengembangan industri halal, peningkatan\nliterasi keuangan syariah, serta perluasan akses pembiayaan syariah menjadi fokus utama dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional.\n\nPulau Sumatera memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi syariah, didukung oleh jumlah penduduk Muslim yang dominan, potensi UMKM yang kuat, serta aktivitas perdagangan dan industri yang terus berkembang. \n\nNamun demikian, penguatan ekosistem ekonomi syariah di tingkat regional masih memerlukan sinergi yang lebih erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, serta pelaku industri keuangan syariah.\n\nKota Palembang dipandang strategis sebagai tuan rumah Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026. Selain memiliki pertumbuhan ekonomi yang stabil, Palembang memiliki\nsejarah panjang sebagai pusat perdagangan sejak masa Sriwijaya serta menjadi simpul konektivitas ekonomi kawasan Sumatera bagian selatan. \n\nMelalui forum ini diharapkan terbangun ruang dialog strategis untuk merumuskan langkah konkret pengembangan ekonomi\nsyariah sebagai motor pertumbuhan ekonomi regional Sumatera.\n\nSemoga ikhtiar yang telah dilakukan sejak dua tahun terakhir sebagai wujud nyata buat kemajuan Indonesia bersama sejumah stakeholder di berbagai kota. Terima kasih kepada semua pihak, pendukung acara, para sponshor, panitia lokal di Palembang dan tim Jakarta. Sampai berjumpa esok hari di Kampus UIN Raden Fatah Palembang. Mari berkontribusi untuk Indonesia.\n\n#bismillah \n#ForumEkonomiRegional2026\n#palembang \n\n19.04.2026", "post_id": "3878743163821537617_310455728"}}, {"key": "kabarbursacom", "attributes": {"label": "kabarbursacom", "x": 711.641834754921, "y": 122.17221026732462, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3878743163821537617_310455728", "id": "kabarbursacom", "source": "instagram-000001", "content": "SETELAH Jakarta, Pontianak, dan Makassar, Forum Ekonomi Regional KGI dan  kini hadir di kota Palembang, Sumatera Selatan. Pada sesi kali ini, tema yang akan dibahas adalah Ekonomi Syariah di Indonesia: Ekonomi Syariah sebagai Motor Penggerak Ekonomi Regional.\n\nEkonomi syariah telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam sistem ekonomi nasional Indonesia. Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, serta berbasis nilai-nilai keadilan dan keberlanjutan. Pengembangan industri halal, peningkatan\nliterasi keuangan syariah, serta perluasan akses pembiayaan syariah menjadi fokus utama dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional.\n\nPulau Sumatera memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi syariah, didukung oleh jumlah penduduk Muslim yang dominan, potensi UMKM yang kuat, serta aktivitas perdagangan dan industri yang terus berkembang. \n\nNamun demikian, penguatan ekosistem ekonomi syariah di tingkat regional masih memerlukan sinergi yang lebih erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, serta pelaku industri keuangan syariah.\n\nKota Palembang dipandang strategis sebagai tuan rumah Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026. Selain memiliki pertumbuhan ekonomi yang stabil, Palembang memiliki\nsejarah panjang sebagai pusat perdagangan sejak masa Sriwijaya serta menjadi simpul konektivitas ekonomi kawasan Sumatera bagian selatan. \n\nMelalui forum ini diharapkan terbangun ruang dialog strategis untuk merumuskan langkah konkret pengembangan ekonomi\nsyariah sebagai motor pertumbuhan ekonomi regional Sumatera.\n\nSemoga ikhtiar yang telah dilakukan sejak dua tahun terakhir sebagai wujud nyata buat kemajuan Indonesia bersama sejumah stakeholder di berbagai kota. Terima kasih kepada semua pihak, pendukung acara, para sponshor, panitia lokal di Palembang dan tim Jakarta. Sampai berjumpa esok hari di Kampus UIN Raden Fatah Palembang. Mari berkontribusi untuk Indonesia.\n\n#bismillah \n#ForumEkonomiRegional2026\n#palembang \n\n19.04.2026", "post_id": "3878743163821537617_310455728"}}, {"key": "bakorwiljember", "attributes": {"label": "bakorwiljember", "x": 645.9353210549997, "y": 100.30002118687808, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 15, "degree": 15}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "bakorwiljember", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "khofifah.ip", "attributes": {"label": "khofifah.ip", "x": 287.5820626138338, "y": 599.2652484478039, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "khofifah.ip", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "emildardak", "attributes": {"label": "emildardak", "x": 253.9392017037232, "y": 76.68439002891326, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "emildardak", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "adhykaryononew", "attributes": {"label": "adhykaryononew", "x": 483.106276623707, "y": 731.5424089751227, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "adhykaryononew", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "roekonomijatim", "attributes": {"label": "roekonomijatim", "x": 95.0613028783951, "y": 21.165099678271957, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "roekonomijatim", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "jatimpemprov", "attributes": {"label": "jatimpemprov", "x": 539.6479984402051, "y": 60.940899404751114, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "jatimpemprov", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "humasprovjatim", "attributes": {"label": "humasprovjatim", "x": 221.00877312652813, "y": 814.7234331829486, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "humasprovjatim", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "ppidjatim", "attributes": {"label": "ppidjatim", "x": 173.6111430556414, "y": 171.59974765846943, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "ppidjatim", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "pemkabjember", "attributes": {"label": "pemkabjember", "x": 49.78234330908049, "y": 775.8322020038817, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "pemkabjember", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "banyuwangi_kab", "attributes": {"label": "banyuwangi_kab", "x": 498.26411719271965, "y": 761.9976912885472, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "banyuwangi_kab", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "situbondokab", "attributes": {"label": "situbondokab", "x": 981.3181792444342, "y": 99.04839026186008, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "situbondokab", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "probolinggoimpressive", "attributes": {"label": "probolinggoimpressive", "x": 935.0694812334334, "y": 449.03664026548864, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "probolinggoimpressive", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "lumajang_kab", "attributes": {"label": "lumajang_kab", "x": 33.96314441868764, "y": 367.89062985331, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "lumajang_kab", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "pemkab_probolinggo", "attributes": {"label": "pemkab_probolinggo", "x": 86.29424311465283, "y": 140.6136580773395, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "pemkab_probolinggo", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "bondowoso.kab", "attributes": {"label": "bondowoso.kab", "x": 264.62011524619777, "y": 685.7809882240224, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872014390367557312_4855323404", "id": "bondowoso.kab", "source": "instagram-000001", "content": "Bakorwil V Jember menjadi Fasilitator kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur yaitu Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Forum Investasi Kabupaten/Kota se Wilayah Kerja Bakorwil V Jember. Acara yang dibuka oleh Asisten bidang perekonomian provinsi Jawa Timur Bapak Didik Budi Prasetya, M.M ini dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 di Aula Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Dalam Kegiatan ini, perwakilan instansi yang ada di tiap Kabupaten/Kota menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing terkait potensi dan penghambat investasi. Forum Investasi menjadi penting kedudukannya, karena dapat mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan, mendukung perencanaan dan strategi investasi serta menjadi jalan untuk memfasilitasi investor secara terpadu. Strategi Optimalisasi Aset Daerah juga dapat menjadi peluang investasi dan menciptakan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi.\n\n               \n\n#jawatimur #investasi #inflasi #stabilitás #mendukungastacita", "post_id": "3872014390367557312_4855323404"}}, {"key": "bank_indonesia_kaltim", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kaltim", "x": 917.67492183343, "y": 976.794527365923, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3378, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3877294916913761102_2900277867", "id": "bank_indonesia_kaltim", "source": "instagram-000001", "content": "Kaltim Halal Festival (KalaFest) 2025\n\n🌟 Halo #SobatRupiah dengan semangat mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Kalimantan Timur melalui akselerasi pengembangan Halal Value Chain (HVC), syiar ekonomi syariah, penguatan keuangan sosial syariah, dan penerapan halal lifestyle,  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Prov. Kalimantan Timur akan menyelenggarakan Kaltim Halal Festival (KalaFest) sebagai ajang ekonomi syariah terbesar di Kaltim. Kegiatan yang juga merupakan rangkaian Road to FESyar Kawasan Timur Indonesia (KTI) 2026 ini mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital di Kalimantan Timur”. 🌟\n\nKalaFest tahun 2026 akan diselenggarakan di Kota Samarinda mulai tanggal 8 s.d. 10 Mei 2026 dan akan menghadirkan produk dan program ekonomi dan keuangan syariah unggulan di Kalimantan Timur. 🕌🌙 \n\n✨💫 Mari hadir dan saksikan seluruh rangkaian kegiatan KalaFest, dapatkan ilmu dan berkah sebanyak-banyaknya! ✨💫\n\nInformasi lebih lanjut mengenai rangkaian kegiatan, stay tuned di Instagram ! 🙌", "post_id": "3877294916913761102_2900277867"}}, {"key": "infofranchiseexpo", "attributes": {"label": "infofranchiseexpo", "x": 952.3318942396038, "y": 195.47219205715604, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.1679, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3876579233689642020_6614111699", "id": "infofranchiseexpo", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, berharap Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) mampu melahirkan “Sultan Muda” baru melalui pengembangan bisnis waralaba di Sumsel.\n\nHarapan tersebut disampaikan Herman Deru saat menerima pengurus AFI di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (16/4/2026).\n\nKedatangan AFI ke Palembang dalam rangka penyelenggaraan Expo AFI 2026 yang akan digelar di Palembang Convention Center pada Jumat (17/4/2026).\n\nKetua AFI, Vero, menjelaskan bahwa expo tersebut akan menampilkan berbagai produk franchise yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memulai usaha, mulai dari sektor pendidikan hingga kuliner.\n\nIa menambahkan, expo serupa yang digelar pada 2023 lalu mampu mencatat nilai transaksi lebih dari Rp9 miliar.\n\nHerman Deru menilai, setiap pelaku transaksi dalam expo tersebut layak disebut sebagai “Sultan Muda” karena berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nIa pun mengajak masyarakat Sumsel untuk meramaikan Expo AFI 2026 yang berlangsung hingga Minggu, sebagai upaya mendorong kemudahan berbisnis serta memperkuat perekonomian daerah.\n\nSebagai informasi, AFI merupakan organisasi nirlaba yang berkomitmen mendukung, mengembangkan, dan memajukan industri franchise di Indonesia.\n\nOrganisasi ini menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku usaha waralaba, baik franchisor, franchisee, konsultan bisnis, investor, maupun mitra global.\n\n \n#ifbcpalembang \n#ifbc2026 \n#ifbc2026palembang \n#asosiasifranchiseindonesia \n \n#pengikutinstagram❤️‍🔥", "post_id": "3876579233689642020_6614111699"}}, {"key": "franchise_supermurah", "attributes": {"label": "franchise_supermurah", "x": 996.4244386884963, "y": 417.55673296532615, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.1679, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3876579233689642020_6614111699", "id": "franchise_supermurah", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, berharap Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) mampu melahirkan “Sultan Muda” baru melalui pengembangan bisnis waralaba di Sumsel.\n\nHarapan tersebut disampaikan Herman Deru saat menerima pengurus AFI di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (16/4/2026).\n\nKedatangan AFI ke Palembang dalam rangka penyelenggaraan Expo AFI 2026 yang akan digelar di Palembang Convention Center pada Jumat (17/4/2026).\n\nKetua AFI, Vero, menjelaskan bahwa expo tersebut akan menampilkan berbagai produk franchise yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memulai usaha, mulai dari sektor pendidikan hingga kuliner.\n\nIa menambahkan, expo serupa yang digelar pada 2023 lalu mampu mencatat nilai transaksi lebih dari Rp9 miliar.\n\nHerman Deru menilai, setiap pelaku transaksi dalam expo tersebut layak disebut sebagai “Sultan Muda” karena berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nIa pun mengajak masyarakat Sumsel untuk meramaikan Expo AFI 2026 yang berlangsung hingga Minggu, sebagai upaya mendorong kemudahan berbisnis serta memperkuat perekonomian daerah.\n\nSebagai informasi, AFI merupakan organisasi nirlaba yang berkomitmen mendukung, mengembangkan, dan memajukan industri franchise di Indonesia.\n\nOrganisasi ini menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku usaha waralaba, baik franchisor, franchisee, konsultan bisnis, investor, maupun mitra global.\n\n \n#ifbcpalembang \n#ifbc2026 \n#ifbc2026palembang \n#asosiasifranchiseindonesia \n \n#pengikutinstagram❤️‍🔥", "post_id": "3876579233689642020_6614111699"}}, {"key": "indonesiainjb", "attributes": {"label": "indonesiainjb", "x": 395.4562629165043, "y": 237.89943599311349, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3867845011547748119_5785543596", "id": "indonesiainjb", "source": "instagram-000001", "content": "Strategi LAJU: Mendorong Kedaulatan Ekonomi Indonesia–Malaysia 🇮🇩🇲🇾\n\nKJRI Johor Bahru bersama Bank Indonesia Representative Office Singapore  sukses menyelenggarakan forum strategis “Leveraging the Benefits of Local Currency Transactions (LCT) Indonesia–Malaysia to Support Bilateral Economic Growth” pada 1 April 2026 di Johor Bahru.\n\nForum ini menegaskan pentingnya penggunaan mata uang lokal (Rupiah dan Ringgit) dalam transaksi bilateral guna meningkatkan efisiensi, stabilitas, dan kedaulatan ekonomi kedua negara.\n\nDalam keynote speech-nya, Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, menekankan eratnya hubungan Indonesia–Malaysia, khususnya dengan Johor, yang ditopang konektivitas tinggi serta mobilitas masyarakat yang intens. Beliau juga mendorong optimalisasi LCT melalui pendekatan L.A.J.U sebagai langkah strategis memperkuat pertumbuhan ekonomi bersama.\n\nMelalui konsep L.A.J.U:\n🔹 Local Currency – Mengutamakan mata uang lokal\n🔹 Accelerate Adoption – Mempercepat adopsi oleh pelaku usaha\n🔹 Joint Growth – Mendorong pertumbuhan bersama\n🔹 Unlock Potential – Mengoptimalkan potensi ekonomi bilateral\n\n💡 Dampak nyata bagi UMKM:\nPenggunaan LCT membantu UMKM mengurangi biaya konversi mata uang, menekan risiko fluktuasi nilai tukar, serta mempermudah transaksi lintas negara. Hal ini membuka peluang pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing produk, dan memperkuat ekspansi UMKM Indonesia di Malaysia.\n\nDengan sinergi yang kuat, Indonesia dan Malaysia siap melangkah lebih cepat menuju integrasi ekonomi yang lebih kokoh, inklusif, dan berdaulat.", "post_id": "3867845011547748119_5785543596"}}, {"key": "bank_indonesia_singapura", "attributes": {"label": "bank_indonesia_singapura", "x": 138.57589085978904, "y": 539.5703140751829, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3867845011547748119_5785543596", "id": "bank_indonesia_singapura", "source": "instagram-000001", "content": "Strategi LAJU: Mendorong Kedaulatan Ekonomi Indonesia–Malaysia 🇮🇩🇲🇾\n\nKJRI Johor Bahru bersama Bank Indonesia Representative Office Singapore  sukses menyelenggarakan forum strategis “Leveraging the Benefits of Local Currency Transactions (LCT) Indonesia–Malaysia to Support Bilateral Economic Growth” pada 1 April 2026 di Johor Bahru.\n\nForum ini menegaskan pentingnya penggunaan mata uang lokal (Rupiah dan Ringgit) dalam transaksi bilateral guna meningkatkan efisiensi, stabilitas, dan kedaulatan ekonomi kedua negara.\n\nDalam keynote speech-nya, Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, menekankan eratnya hubungan Indonesia–Malaysia, khususnya dengan Johor, yang ditopang konektivitas tinggi serta mobilitas masyarakat yang intens. Beliau juga mendorong optimalisasi LCT melalui pendekatan L.A.J.U sebagai langkah strategis memperkuat pertumbuhan ekonomi bersama.\n\nMelalui konsep L.A.J.U:\n🔹 Local Currency – Mengutamakan mata uang lokal\n🔹 Accelerate Adoption – Mempercepat adopsi oleh pelaku usaha\n🔹 Joint Growth – Mendorong pertumbuhan bersama\n🔹 Unlock Potential – Mengoptimalkan potensi ekonomi bilateral\n\n💡 Dampak nyata bagi UMKM:\nPenggunaan LCT membantu UMKM mengurangi biaya konversi mata uang, menekan risiko fluktuasi nilai tukar, serta mempermudah transaksi lintas negara. Hal ini membuka peluang pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing produk, dan memperkuat ekspansi UMKM Indonesia di Malaysia.\n\nDengan sinergi yang kuat, Indonesia dan Malaysia siap melangkah lebih cepat menuju integrasi ekonomi yang lebih kokoh, inklusif, dan berdaulat.", "post_id": "3867845011547748119_5785543596"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "attributes": {"label": "biroekbangprovbanten", "x": 593.2587055796648, "y": 480.5583866742582, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7623390439600852245", "id": "biroekbangprovbanten", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "ABDI", "attributes": {"label": "ABDI", "x": 961.4946899933376, "y": 707.7363789604285, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4265, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623390439600852245", "id": "ABDI", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "dimyati.natakusumah", "attributes": {"label": "dimyati.natakusumah", "x": 763.6148669831181, "y": 463.23039436851633, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4265, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623390439600852245", "id": "dimyati.natakusumah", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "Pemerintah", "attributes": {"label": "Pemerintah", "x": 718.3746479845203, "y": 903.4823104917351, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4265, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623390439600852245", "id": "Pemerintah", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "DPD", "attributes": {"label": "DPD", "x": 575.5522556894133, "y": 413.3534281860405, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4265, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623390439600852245", "id": "DPD", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "lokastats", "attributes": {"label": "lokastats", "x": 949.9574689149156, "y": 581.2957901451447, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3378, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7497096654638615863", "id": "lokastats", "source": "tiktok-000001", "content": "Populasi, Luas, dan Kepadatan Penduduk Provinsi Sumatera Selatan | 2024 Sumber: BPS Provinsi Sumatera Selatan  📍 #sumsel #sumateraselatan #palembang #banyuasin #musibanyuasin #ogan #oganilir #muaraenim #prabumulih #pagaralam #madiun #medan #padang #batam #bandarlampung", "post_id": "7497096654638615863"}}, {"key": "cenderawasihpos", "attributes": {"label": "cenderawasihpos", "x": 409.0455177440798, "y": 532.7811613511436, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "7635262836746374408", "id": "cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "podcastseninsore", "attributes": {"label": "podcastseninsore", "x": 453.16900324274144, "y": 590.1224533112043, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.349, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "7599654013243542805", "id": "podcastseninsore", "source": "tiktok-000001", "content": "Komisi XI DPR RI secara resmi menyetujui penetapan Thomas A.M. Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pengganti Yuda Agung yang mengundurkan diri, setelah melalui proses fit and proper test.  Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa Thomas dipilih karena dianggap figur yang diterima oleh semua partai politik dan mampu memaparkan pentingnya harmonisasi kebijakan moneter dan fiskal demi pertumbuhan ekonomi. __________________________ Instagram:   TikTok:   YouTube: Podcast Senin Sore Spotify: Podcast Senin Sore #Thomas #KeponakanPrabowo #Prabowo #BankIndonesia", "post_id": "7599654013243542805"}}, {"key": "bpskabtemanggung", "attributes": {"label": "bpskabtemanggung", "x": 617.6460056261811, "y": 118.82185699810654, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7405607571911904517", "id": "bpskabtemanggung", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas, BPS Kabupaten Temanggung turut berpartisipasi dalam program pengendalian inflasi sebagai bagian dari program reformasi birokrasi tematik. Hari ini, Rabu, 21 Agustus 2024, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Temanggung, Haryono, turut hadir dalam Launching Kios Pengendali Inflasi Temanggung (Kendit). Kendit ini merupakan implementasi program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Kabupaten Temanggung, bersinergi dengan kantor Perwakilan Bank Indonesia dan Perum Bulog. BPS Kabupaten Temanggung mendukung pembangunan di Kabupaten Temanggung. #inflasi #bpskabupatentemanggung  Provinsi Jawa Tengah   Pusat Statistik", "post_id": "7405607571911904517"}}, {"key": "BPS", "attributes": {"label": "BPS", "x": 108.45184634306571, "y": 481.5405754634242, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2022, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7405607571911904517", "id": "BPS", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas, BPS Kabupaten Temanggung turut berpartisipasi dalam program pengendalian inflasi sebagai bagian dari program reformasi birokrasi tematik. Hari ini, Rabu, 21 Agustus 2024, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Temanggung, Haryono, turut hadir dalam Launching Kios Pengendali Inflasi Temanggung (Kendit). Kendit ini merupakan implementasi program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Kabupaten Temanggung, bersinergi dengan kantor Perwakilan Bank Indonesia dan Perum Bulog. BPS Kabupaten Temanggung mendukung pembangunan di Kabupaten Temanggung. #inflasi #bpskabupatentemanggung  Provinsi Jawa Tengah   Pusat Statistik", "post_id": "7405607571911904517"}}, {"key": "Badan", "attributes": {"label": "Badan", "x": 383.64765301745626, "y": 889.9553195377025, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2022, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7405607571911904517", "id": "Badan", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas, BPS Kabupaten Temanggung turut berpartisipasi dalam program pengendalian inflasi sebagai bagian dari program reformasi birokrasi tematik. Hari ini, Rabu, 21 Agustus 2024, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Temanggung, Haryono, turut hadir dalam Launching Kios Pengendali Inflasi Temanggung (Kendit). Kendit ini merupakan implementasi program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Kabupaten Temanggung, bersinergi dengan kantor Perwakilan Bank Indonesia dan Perum Bulog. BPS Kabupaten Temanggung mendukung pembangunan di Kabupaten Temanggung. #inflasi #bpskabupatentemanggung  Provinsi Jawa Tengah   Pusat Statistik", "post_id": "7405607571911904517"}}, {"key": "unexplnd.co", "attributes": {"label": "unexplnd.co", "x": 993.2315346814917, "y": 561.945660131862, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7507164681186839816", "id": "unexplnd.co", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) resmi menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen dalam Rapat Dewan Gubernur yang berlangsung pada 20–21 Mei 2025. Ini merupakan penurunan pertama sejak 2022 dan dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena tekanan inflasi mulai mereda dan nilai tukar rupiah menunjukkan kestabilan. Penurunan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pemulihan ekonomi jangka menengah dan panjang. Selain itu, BI juga menurunkan suku bunga deposit facility menjadi 4,75 persen dan lending facility menjadi 6,25 persen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong konsumsi dan investasi, serta memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang. Pasar merespons positif keputusan tersebut, dengan IHSG dan nilai tukar rupiah yang langsung menguat sesaat setelah pengumuman. Ke depan, BI akan terus memantau perkembangan global dan domestik serta memperkuat sinergi kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Follow  for more! #UNEXPLND", "post_id": "7507164681186839816"}}, {"key": "theunexplnd", "attributes": {"label": "theunexplnd", "x": 693.755147621373, "y": 440.698479936512, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7507164681186839816", "id": "theunexplnd", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) resmi menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen dalam Rapat Dewan Gubernur yang berlangsung pada 20–21 Mei 2025. Ini merupakan penurunan pertama sejak 2022 dan dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena tekanan inflasi mulai mereda dan nilai tukar rupiah menunjukkan kestabilan. Penurunan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pemulihan ekonomi jangka menengah dan panjang. Selain itu, BI juga menurunkan suku bunga deposit facility menjadi 4,75 persen dan lending facility menjadi 6,25 persen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong konsumsi dan investasi, serta memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang. Pasar merespons positif keputusan tersebut, dengan IHSG dan nilai tukar rupiah yang langsung menguat sesaat setelah pengumuman. Ke depan, BI akan terus memantau perkembangan global dan domestik serta memperkuat sinergi kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Follow  for more! #UNEXPLND", "post_id": "7507164681186839816"}}, {"key": "malangrayamedia", "attributes": {"label": "malangrayamedia", "x": 312.1606057030368, "y": 265.82712630162774, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7426971917166316806", "id": "malangrayamedia", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mengumumkan mulai 1 Desember 2024, bank sentral akan menerapkan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen untuk transaksi sampai dengan Rp 500.000 pada merchant Usaha Mikro (UMI). Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan tersebut guna menopang daya beli masyarakat kelas menengah bawah. \"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah untuk menjaga stabilitas dan memperkuat pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Rabu (16/10). Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menegaskan bahwa pedagang dilarang membebankan biaya admin kepada konsumen atas penggunaan transaksi QRIS. Hal ini sebagai respons terhadap keluhan masyarakat atas adanya biaya tambahan admin saat menggunakan QRIS. Filianingsih juga meminta pembeli untuk melaporkan pedagang yang mengenakan biaya tambahan admin atas penggunaan QRIS. \"Kalo pedagang menambahkan, gak boleh, jadi laporkan aja itu,\" ujarnya. Berita disadur dari:  I Angga Sukmawijaya I Rabu, 16 Oktober 2024 I 17:22 WIB 📷 Jamal Ramadhan/kumparan", "post_id": "7426971917166316806"}}, {"key": "kumparancom", "attributes": {"label": "kumparancom", "x": 2.899366230757705, "y": 952.4464635422488, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7426971917166316806", "id": "kumparancom", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mengumumkan mulai 1 Desember 2024, bank sentral akan menerapkan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen untuk transaksi sampai dengan Rp 500.000 pada merchant Usaha Mikro (UMI). Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan tersebut guna menopang daya beli masyarakat kelas menengah bawah. \"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah untuk menjaga stabilitas dan memperkuat pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Rabu (16/10). Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menegaskan bahwa pedagang dilarang membebankan biaya admin kepada konsumen atas penggunaan transaksi QRIS. Hal ini sebagai respons terhadap keluhan masyarakat atas adanya biaya tambahan admin saat menggunakan QRIS. Filianingsih juga meminta pembeli untuk melaporkan pedagang yang mengenakan biaya tambahan admin atas penggunaan QRIS. \"Kalo pedagang menambahkan, gak boleh, jadi laporkan aja itu,\" ujarnya. Berita disadur dari:  I Angga Sukmawijaya I Rabu, 16 Oktober 2024 I 17:22 WIB 📷 Jamal Ramadhan/kumparan", "post_id": "7426971917166316806"}}, {"key": "official.ichannel", "attributes": {"label": "official.ichannel", "x": 519.0544976175515, "y": 565.8801010083629, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 5, "degree": 6}, "_id": "7469188116964789512", "id": "official.ichannel", "source": "tiktok-000001", "content": "KPw BI Banten: Ekonomi Banten 2024 Tunjukkan Trend Positif, 2025 Optimis Membaik I-CHANNEL- Ekonomi Banten mencatatkan tren positif searah dengan pertumbuhan yaitu 5,02 persen (YoY) atau meningkat dari sebelumnya sebesar 4,93 persen (YoY). Itu sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuarter terakhir 2024 dengan laju 5,02 persen (yoy) lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya sebesar 4,95 persen (YoY). Demikian disampaikan Kepala KPw BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa pada acara Taklimat Media bertemakan ‘Perkembangan Ekonomi Terkini, Prospek & Isu Strattegis’ di Cafe Satu Tempat, Kaujon, Kota Serang, Jumat (7/2/2025). Ameriza mengungkapkan, peningkatan pertumbuhan ekonomi Banten berdampak pada capaian pertumbuhan PDRB Banten 2024 (full years) sebesar 4,79 persen (yoy) atau sedikit melambat dari tahun 2023 yang mencapai 4,81 persen (yoy). Akselerasi pertumbuhan ekonomi Banten pada triwulan IV 2024, kata Ameriza, ditopang oleh kinerja Konsumsi Rumah Tangga, Konsumsi Pemerintah dan Net Ekspor yang membaik dari triwulan sebelumnya. Dari sisi lapangan usaha, sambung Ameriza, yakni LU Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, serta Real Estate mencatat akselerasi pertumbuhan pada triwulan IV 2024 dibandingkan triwulan sebelumnya. Sementara dari sisi pengeluaran, lanjutnya, pertumbuhan didorong oleh porsi konsumsi rumah tangga yang masih mendominasi PDRB Banten dengan pangsa sebesar 53,35 persen, seiring meningkatnya konsumsi masyarakat sebagai dampak dari HBKN Nataru dan penyelenggaraan Pemilukada Serentak 2024. Kondisi itu juga sejalan dengan tingkat optimisme masyarakat yang tercermin dari hasil survei Bank Indonesia Indeks Keyakinan Konsumen pada triwulan IV 2024 sebesar 119,03, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 117,39. (Nizar) Berita selengkapnya baca dan follow media online   dan youtube     #viral #fyp #ekonomi #banten #tumbuh #bisnis #realestate #industry #pariwisata", "post_id": "7469188116964789512"}}, {"key": "bisnisbantencom", "attributes": {"label": "bisnisbantencom", "x": 324.8476233633273, "y": 927.3386972578087, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7469188116964789512", "id": "bisnisbantencom", "source": "tiktok-000001", "content": "KPw BI Banten: Ekonomi Banten 2024 Tunjukkan Trend Positif, 2025 Optimis Membaik I-CHANNEL- Ekonomi Banten mencatatkan tren positif searah dengan pertumbuhan yaitu 5,02 persen (YoY) atau meningkat dari sebelumnya sebesar 4,93 persen (YoY). Itu sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuarter terakhir 2024 dengan laju 5,02 persen (yoy) lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya sebesar 4,95 persen (YoY). Demikian disampaikan Kepala KPw BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa pada acara Taklimat Media bertemakan ‘Perkembangan Ekonomi Terkini, Prospek & Isu Strattegis’ di Cafe Satu Tempat, Kaujon, Kota Serang, Jumat (7/2/2025). Ameriza mengungkapkan, peningkatan pertumbuhan ekonomi Banten berdampak pada capaian pertumbuhan PDRB Banten 2024 (full years) sebesar 4,79 persen (yoy) atau sedikit melambat dari tahun 2023 yang mencapai 4,81 persen (yoy). Akselerasi pertumbuhan ekonomi Banten pada triwulan IV 2024, kata Ameriza, ditopang oleh kinerja Konsumsi Rumah Tangga, Konsumsi Pemerintah dan Net Ekspor yang membaik dari triwulan sebelumnya. Dari sisi lapangan usaha, sambung Ameriza, yakni LU Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, serta Real Estate mencatat akselerasi pertumbuhan pada triwulan IV 2024 dibandingkan triwulan sebelumnya. Sementara dari sisi pengeluaran, lanjutnya, pertumbuhan didorong oleh porsi konsumsi rumah tangga yang masih mendominasi PDRB Banten dengan pangsa sebesar 53,35 persen, seiring meningkatnya konsumsi masyarakat sebagai dampak dari HBKN Nataru dan penyelenggaraan Pemilukada Serentak 2024. Kondisi itu juga sejalan dengan tingkat optimisme masyarakat yang tercermin dari hasil survei Bank Indonesia Indeks Keyakinan Konsumen pada triwulan IV 2024 sebesar 119,03, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 117,39. (Nizar) Berita selengkapnya baca dan follow media online   dan youtube     #viral #fyp #ekonomi #banten #tumbuh #bisnis #realestate #industry #pariwisata", "post_id": "7469188116964789512"}}, {"key": "zetizenbanten", "attributes": {"label": "zetizenbanten", "x": 93.48700306044888, "y": 916.9677242542442, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7469188116964789512", "id": "zetizenbanten", "source": "tiktok-000001", "content": "KPw BI Banten: Ekonomi Banten 2024 Tunjukkan Trend Positif, 2025 Optimis Membaik I-CHANNEL- Ekonomi Banten mencatatkan tren positif searah dengan pertumbuhan yaitu 5,02 persen (YoY) atau meningkat dari sebelumnya sebesar 4,93 persen (YoY). Itu sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuarter terakhir 2024 dengan laju 5,02 persen (yoy) lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya sebesar 4,95 persen (YoY). Demikian disampaikan Kepala KPw BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa pada acara Taklimat Media bertemakan ‘Perkembangan Ekonomi Terkini, Prospek & Isu Strattegis’ di Cafe Satu Tempat, Kaujon, Kota Serang, Jumat (7/2/2025). Ameriza mengungkapkan, peningkatan pertumbuhan ekonomi Banten berdampak pada capaian pertumbuhan PDRB Banten 2024 (full years) sebesar 4,79 persen (yoy) atau sedikit melambat dari tahun 2023 yang mencapai 4,81 persen (yoy). Akselerasi pertumbuhan ekonomi Banten pada triwulan IV 2024, kata Ameriza, ditopang oleh kinerja Konsumsi Rumah Tangga, Konsumsi Pemerintah dan Net Ekspor yang membaik dari triwulan sebelumnya. Dari sisi lapangan usaha, sambung Ameriza, yakni LU Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, serta Real Estate mencatat akselerasi pertumbuhan pada triwulan IV 2024 dibandingkan triwulan sebelumnya. Sementara dari sisi pengeluaran, lanjutnya, pertumbuhan didorong oleh porsi konsumsi rumah tangga yang masih mendominasi PDRB Banten dengan pangsa sebesar 53,35 persen, seiring meningkatnya konsumsi masyarakat sebagai dampak dari HBKN Nataru dan penyelenggaraan Pemilukada Serentak 2024. Kondisi itu juga sejalan dengan tingkat optimisme masyarakat yang tercermin dari hasil survei Bank Indonesia Indeks Keyakinan Konsumen pada triwulan IV 2024 sebesar 119,03, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 117,39. (Nizar) Berita selengkapnya baca dan follow media online   dan youtube     #viral #fyp #ekonomi #banten #tumbuh #bisnis #realestate #industry #pariwisata", "post_id": "7469188116964789512"}}, {"key": "bank_indonesia_banten", "attributes": {"label": "bank_indonesia_banten", "x": 259.98666190900565, "y": 761.2917650654648, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7469188116964789512", "id": "bank_indonesia_banten", "source": "tiktok-000001", "content": "KPw BI Banten: Ekonomi Banten 2024 Tunjukkan Trend Positif, 2025 Optimis Membaik I-CHANNEL- Ekonomi Banten mencatatkan tren positif searah dengan pertumbuhan yaitu 5,02 persen (YoY) atau meningkat dari sebelumnya sebesar 4,93 persen (YoY). Itu sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuarter terakhir 2024 dengan laju 5,02 persen (yoy) lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya sebesar 4,95 persen (YoY). Demikian disampaikan Kepala KPw BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa pada acara Taklimat Media bertemakan ‘Perkembangan Ekonomi Terkini, Prospek & Isu Strattegis’ di Cafe Satu Tempat, Kaujon, Kota Serang, Jumat (7/2/2025). Ameriza mengungkapkan, peningkatan pertumbuhan ekonomi Banten berdampak pada capaian pertumbuhan PDRB Banten 2024 (full years) sebesar 4,79 persen (yoy) atau sedikit melambat dari tahun 2023 yang mencapai 4,81 persen (yoy). Akselerasi pertumbuhan ekonomi Banten pada triwulan IV 2024, kata Ameriza, ditopang oleh kinerja Konsumsi Rumah Tangga, Konsumsi Pemerintah dan Net Ekspor yang membaik dari triwulan sebelumnya. Dari sisi lapangan usaha, sambung Ameriza, yakni LU Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, serta Real Estate mencatat akselerasi pertumbuhan pada triwulan IV 2024 dibandingkan triwulan sebelumnya. Sementara dari sisi pengeluaran, lanjutnya, pertumbuhan didorong oleh porsi konsumsi rumah tangga yang masih mendominasi PDRB Banten dengan pangsa sebesar 53,35 persen, seiring meningkatnya konsumsi masyarakat sebagai dampak dari HBKN Nataru dan penyelenggaraan Pemilukada Serentak 2024. Kondisi itu juga sejalan dengan tingkat optimisme masyarakat yang tercermin dari hasil survei Bank Indonesia Indeks Keyakinan Konsumen pada triwulan IV 2024 sebesar 119,03, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 117,39. (Nizar) Berita selengkapnya baca dan follow media online   dan youtube     #viral #fyp #ekonomi #banten #tumbuh #bisnis #realestate #industry #pariwisata", "post_id": "7469188116964789512"}}, {"key": "amingandul06", "attributes": {"label": "amingandul06", "x": 951.9424221743199, "y": 307.54088555001846, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul06", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "amingandul", "attributes": {"label": "amingandul", "x": 179.4953550288374, "y": 16.844512588916395, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "pacificbliss.id", "attributes": {"label": "pacificbliss.id", "x": 893.681422699132, "y": 317.3563409062017, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7353530975130766597", "id": "pacificbliss.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Kick Off Torang Creative Festival and Ecotourism dan Pelatihan On Boarding UMKM Digital. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat yang menaungi dua Provinsi yakni Papua Barat dan Papua Barat Daya menggelar Kick Off Torang Creative Festival and Ecotourism dan Pelatihan On Boarding UMKM Digital di Rylich Panorama Hotel, Selasa 2 April 2024. Deputi Kepala Perwakilan BI Papua Barat Roni Cahyadi mengatakan, di daerah, BI tidak hanya terfokus pada pengendalian inflasi, tetapi memiliki tugas memacu pertumbuhan ekonomi daerah. “Salah satu bagian bagaimana kita memacu pertumbuhan ekonomi daerah, maka kami di BI juga memiliki tugas dan peran untuk meningkatkan UMKM,” kata Roni. “Pengembangan UMKM ini tentunya akan memerlukan peran dan keterlibatan seluruh pihak pemangku kebijakan, baik dari pemerintah daerah, pihak swasta dan kementerian terkait,” jelas Roni. Berbagai strategi juga telah dilaksanakan untuk pengembangan UMKM guna meningkatkan produktifitas, salah satunya peningkatan nilai tambah dari produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM. Sementara itu, Pj Gubernur Papua Barat Daya atau yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekbang Setda Papua Barat Daya Jhonny Way mengatakan UMKM memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia. Bersama, kita majukan UMKM di tanah Papua! #UMKM #PapuaBarat #PapuaBaratDaya #TorangCreativeFestival #Ecotourism #PelatihanUMKM #DigitalMarketing #PemberdayaanEkonomi #shopee #pacificbliss", "post_id": "7353530975130766597"}}, {"key": "genbi_unigal", "attributes": {"label": "genbi_unigal", "x": 842.9922638294321, "y": 541.4560796754491, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7599179708659469576", "id": "genbi_unigal", "source": "tiktok-000001", "content": "Halo #SobatRupiah ! 👋  Indonesia resmi mempertahankan BI-Rate yang tetap pada level 4,75%. 👀 Bank Indonesia sedang fokus menjaga stabilitas di tengah kondisi global yang belum pasti. Langkah ini diambil supaya nilai tukar Rupiah tetap aman dan inflasi nggak keluar jalur. ✨️ Keputusan ini menjadi sinyal bahwa kebijakan moneter masih diarahkan untuk menjaga keseimbangan inflasi yang tetap pada jalur target 2026–2027, sementara ruang pertumbuhan ekonomi tetap terbuka. Stabilitas ini penting agar aktivitas perekonomian jalan tanpa gejolak berlebihan. 📊🧐  akan terus mengatur kebijakan moneter dan makroprudensial secara hati-hati juga adaptif, sembari meninjau perkembangan ekonomi kedepannya. Intinya kebijakan dijaga agar tetap stabil, dan tetap fleksibel. 🔎😉 Our Social Information 📸 Instagram:  🎵 TikTok: genbi_unigal 📧 Email: genbiuniversitasgaluh ▶️ YouTube: GenBI Universitas Galuh #EnergiUntukNegeri #GenerasiBaruIndonesia #GenBIUnigal", "post_id": "7599179708659469576"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 374.1306100613856, "y": 192.09574961663455, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7599179708659469576", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Halo #SobatRupiah ! 👋  Indonesia resmi mempertahankan BI-Rate yang tetap pada level 4,75%. 👀 Bank Indonesia sedang fokus menjaga stabilitas di tengah kondisi global yang belum pasti. Langkah ini diambil supaya nilai tukar Rupiah tetap aman dan inflasi nggak keluar jalur. ✨️ Keputusan ini menjadi sinyal bahwa kebijakan moneter masih diarahkan untuk menjaga keseimbangan inflasi yang tetap pada jalur target 2026–2027, sementara ruang pertumbuhan ekonomi tetap terbuka. Stabilitas ini penting agar aktivitas perekonomian jalan tanpa gejolak berlebihan. 📊🧐  akan terus mengatur kebijakan moneter dan makroprudensial secara hati-hati juga adaptif, sembari meninjau perkembangan ekonomi kedepannya. Intinya kebijakan dijaga agar tetap stabil, dan tetap fleksibel. 🔎😉 Our Social Information 📸 Instagram:  🎵 TikTok: genbi_unigal 📧 Email: genbiuniversitasgaluh ▶️ YouTube: GenBI Universitas Galuh #EnergiUntukNegeri #GenerasiBaruIndonesia #GenBIUnigal", "post_id": "7599179708659469576"}}, {"key": "genbiunigal", "attributes": {"label": "genbiunigal", "x": 707.8938189346816, "y": 685.2183791357328, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7599179708659469576", "id": "genbiunigal", "source": "tiktok-000001", "content": "Halo #SobatRupiah ! 👋  Indonesia resmi mempertahankan BI-Rate yang tetap pada level 4,75%. 👀 Bank Indonesia sedang fokus menjaga stabilitas di tengah kondisi global yang belum pasti. Langkah ini diambil supaya nilai tukar Rupiah tetap aman dan inflasi nggak keluar jalur. ✨️ Keputusan ini menjadi sinyal bahwa kebijakan moneter masih diarahkan untuk menjaga keseimbangan inflasi yang tetap pada jalur target 2026–2027, sementara ruang pertumbuhan ekonomi tetap terbuka. Stabilitas ini penting agar aktivitas perekonomian jalan tanpa gejolak berlebihan. 📊🧐  akan terus mengatur kebijakan moneter dan makroprudensial secara hati-hati juga adaptif, sembari meninjau perkembangan ekonomi kedepannya. Intinya kebijakan dijaga agar tetap stabil, dan tetap fleksibel. 🔎😉 Our Social Information 📸 Instagram:  🎵 TikTok: genbi_unigal 📧 Email: genbiuniversitasgaluh ▶️ YouTube: GenBI Universitas Galuh #EnergiUntukNegeri #GenerasiBaruIndonesia #GenBIUnigal", "post_id": "7599179708659469576"}}, {"key": "disperindagprovbe", "attributes": {"label": "disperindagprovbe", "x": 742.3156643634803, "y": 649.8753597039782, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634018851411348754", "id": "disperindagprovbe", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemprov Bengkulu Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha 1447 H. Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengendalikan inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 1447 H.  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, Bapak Desman Siboro, SH., mengadiri rapat yang dipimpin oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Provinsi Bengkulu, RA Denni, SHH, MM., mewakili Sekretaris Daerah, di Ruang Rapat Merah Putih Kantor Gubernur (Selasa 28/4). Rapat yang dihadiri perwakilan Bank Indonesia, BMKG, BPS, Perum Bulog, serta sejumlah kepala OPD terkait membahas evaluasi program pengendalian inflasi daerah dan langkah strategis sebagai solusi konkret guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan, terutama di tengah dinamika global yang tidak menentu.  #bumimerahputih #banturakyat #inflasibengkulu  #iduladha1447h  #pengendalianinflasi", "post_id": "7634018851411348754"}}, {"key": "Bengkuluprov.go.id", "attributes": {"label": "Bengkuluprov.go.id", "x": 865.0547517467708, "y": 823.3736874126371, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634018851411348754", "id": "Bengkuluprov.go.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemprov Bengkulu Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha 1447 H. Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengendalikan inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 1447 H.  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, Bapak Desman Siboro, SH., mengadiri rapat yang dipimpin oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Provinsi Bengkulu, RA Denni, SHH, MM., mewakili Sekretaris Daerah, di Ruang Rapat Merah Putih Kantor Gubernur (Selasa 28/4). Rapat yang dihadiri perwakilan Bank Indonesia, BMKG, BPS, Perum Bulog, serta sejumlah kepala OPD terkait membahas evaluasi program pengendalian inflasi daerah dan langkah strategis sebagai solusi konkret guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan, terutama di tengah dinamika global yang tidak menentu.  #bumimerahputih #banturakyat #inflasibengkulu  #iduladha1447h  #pengendalianinflasi", "post_id": "7634018851411348754"}}, {"key": "pakyee2", "attributes": {"label": "pakyee2", "x": 409.2526155579971, "y": 688.0927798866353, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7583955647255956744", "id": "pakyee2", "source": "tiktok-000001", "content": "Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2025 tercatat sebesar US$ 423,9 miliar, menurun dibandingkan dengan posisi ULN pada September 2025 sebesar US$ 425,6 miliar. Meski demikian secara tahunan, ULN Indonesia tumbuh 0,3% (yoy) yang terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN sektor publik. Berdasarkan siaran pers Bank Indonesia, Senin (15/12/2025), posisi ULN pemerintah pada Oktober 2025 tercatat sebesar US$210,5 miliar, atau secara tahunan tumbuh 4,7% (yoy). Perkembangan ULN tersebut dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional seiring tetap baiknya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia yang positif di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi ULN swasta tercatat sebesar US$ 190,7 miliar pada Oktober 2025, lebih rendah dibandingkan dengan posisi pada September 2025 sebesar 192,5 miliar dolar AS. Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,9% (yoy). Penurunan posisi ULN terjadi pada kelompok peminjam lembaga keuangan (financial corporations) dan perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations), yang masing-masing tercatat kontraksi sebesar 4,7% (yoy) dan 1,2% (yoy). Berdasarkan sektor ekonomi, posisi ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan & Penggalian, dengan pangsa mencapai 80,9% terhadap total ULN swasta. \"Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya,\" tulis BI. Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tercatat 29,3% pada Oktober 2025, serta dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 86,2% dari total ULN. \"Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian.\" #cnbcindonesia #uln #menurun #bi #modalasing   yee  yee  yee", "post_id": "7583955647255956744"}}, {"key": "Pak", "attributes": {"label": "Pak", "x": 815.0715493894776, "y": 71.36393409597052, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "7583955647255956744", "id": "Pak", "source": "tiktok-000001", "content": "Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2025 tercatat sebesar US$ 423,9 miliar, menurun dibandingkan dengan posisi ULN pada September 2025 sebesar US$ 425,6 miliar. Meski demikian secara tahunan, ULN Indonesia tumbuh 0,3% (yoy) yang terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN sektor publik. Berdasarkan siaran pers Bank Indonesia, Senin (15/12/2025), posisi ULN pemerintah pada Oktober 2025 tercatat sebesar US$210,5 miliar, atau secara tahunan tumbuh 4,7% (yoy). Perkembangan ULN tersebut dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional seiring tetap baiknya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia yang positif di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi ULN swasta tercatat sebesar US$ 190,7 miliar pada Oktober 2025, lebih rendah dibandingkan dengan posisi pada September 2025 sebesar 192,5 miliar dolar AS. Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,9% (yoy). Penurunan posisi ULN terjadi pada kelompok peminjam lembaga keuangan (financial corporations) dan perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations), yang masing-masing tercatat kontraksi sebesar 4,7% (yoy) dan 1,2% (yoy). Berdasarkan sektor ekonomi, posisi ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan & Penggalian, dengan pangsa mencapai 80,9% terhadap total ULN swasta. \"Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya,\" tulis BI. Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tercatat 29,3% pada Oktober 2025, serta dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 86,2% dari total ULN. \"Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian.\" #cnbcindonesia #uln #menurun #bi #modalasing   yee  yee  yee", "post_id": "7583955647255956744"}}, {"key": "arkan_turungku", "attributes": {"label": "arkan_turungku", "x": 192.45350594405363, "y": 958.6831180426166, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "arkan_turungku", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "StatifyID", "attributes": {"label": "StatifyID", "x": 287.7434778312342, "y": 257.783077824293, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "StatifyID", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "visfmradio", "attributes": {"label": "visfmradio", "x": 612.2524872182217, "y": 196.56689095052815, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7605563094559116564", "id": "visfmradio", "source": "tiktok-000001", "content": "radiovisfm.com – Menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri biasanya terjadi peningkatan harga utamanya kebutuhan bahan pokok. Sebagai upaya antisipasi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan stok dan stabilitas harga terjaga. “Selama Ramadan sejumlah bahan pangan berpotensi mengalami kenaikan harga. Karena itu harus ada langkah-langkah dalam menjaga stok dan stabilitas harga, menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” kata Bupati Ipuk, Rabu (11/2/2026). Bupati Ipuk menjelaskan, salah satu upayanya dengan melaksanakan intervensi sejak dini. Menurutnya Pemkab Banyuwangi bersama TPID harus secara konsisten melaksanakan strategi pengendalian inflasi yang berfokus pada 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Bupati Ipuk meminta OPD teknis kolaborasi dengan stakeholder terkait. Di antaranya Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan harus melaksanakan Operasi Pasar Murah (OPM) secara masif bersama Bulog, Perpadi, dan BI Jember, untuk menjaga keterjangkauan harga. Selain itu juga mengoptimalisasi 97 Toko Pengendali Inflasi Banyuwangi (Top Si Wangi). (Top Si Wangi). “Pelaksanaan pasar murah bisa menjaga keterjangkauan daya beli serta memangkas jalur distribusi, dengan mendatangkan barang langsung dari produsen atau Bulog ke konsumen. Sehingga masyarakat busa mendapatkan harga yang terjangkau,” ujar Bupati Ipuk. Selain itu, untuk menjamin ketersediaan pasokan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan khususnya daging dan telur ayam ras Untuk mencegah eskalasi harga yang lebih tinggi saat Ramadan. “Dispertapang harus melakukan pengamanan stok dan pemantauan populasi (Hulu). Kita harus memastikan bahwa surplus produksi yang tercatat dalam Neraca Pangan tetap terjaga di tingkat peternak lokal,” paparnya. Bupati Ipuk juga telah menggelar rakor High Level Meeting (HLM) untuk memastikan stok dan stabilitas harga pangan terjaga, Jumat (30/1/2026). Rakor ini diikuti Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kepala Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, Forkopimda Banyuwangi, Kepala Bulog Dwiana Puspitasari, perwakilan BPS dan KPPN, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Banyuwangi, dan sejumlah stakeholder sebagai pelaksana teknis kebijakan TPID. #inflasi #harga  #kabupatenbanyuwangi  . . . written by   post by  Hadi", "post_id": "7605563094559116564"}}, {"key": "akuilex", "attributes": {"label": "akuilex", "x": 46.80035803727567, "y": 643.8864552645128, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2022, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7605563094559116564", "id": "akuilex", "source": "tiktok-000001", "content": "radiovisfm.com – Menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri biasanya terjadi peningkatan harga utamanya kebutuhan bahan pokok. Sebagai upaya antisipasi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan stok dan stabilitas harga terjaga. “Selama Ramadan sejumlah bahan pangan berpotensi mengalami kenaikan harga. Karena itu harus ada langkah-langkah dalam menjaga stok dan stabilitas harga, menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” kata Bupati Ipuk, Rabu (11/2/2026). Bupati Ipuk menjelaskan, salah satu upayanya dengan melaksanakan intervensi sejak dini. Menurutnya Pemkab Banyuwangi bersama TPID harus secara konsisten melaksanakan strategi pengendalian inflasi yang berfokus pada 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Bupati Ipuk meminta OPD teknis kolaborasi dengan stakeholder terkait. Di antaranya Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan harus melaksanakan Operasi Pasar Murah (OPM) secara masif bersama Bulog, Perpadi, dan BI Jember, untuk menjaga keterjangkauan harga. Selain itu juga mengoptimalisasi 97 Toko Pengendali Inflasi Banyuwangi (Top Si Wangi). (Top Si Wangi). “Pelaksanaan pasar murah bisa menjaga keterjangkauan daya beli serta memangkas jalur distribusi, dengan mendatangkan barang langsung dari produsen atau Bulog ke konsumen. Sehingga masyarakat busa mendapatkan harga yang terjangkau,” ujar Bupati Ipuk. Selain itu, untuk menjamin ketersediaan pasokan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan khususnya daging dan telur ayam ras Untuk mencegah eskalasi harga yang lebih tinggi saat Ramadan. “Dispertapang harus melakukan pengamanan stok dan pemantauan populasi (Hulu). Kita harus memastikan bahwa surplus produksi yang tercatat dalam Neraca Pangan tetap terjaga di tingkat peternak lokal,” paparnya. Bupati Ipuk juga telah menggelar rakor High Level Meeting (HLM) untuk memastikan stok dan stabilitas harga pangan terjaga, Jumat (30/1/2026). Rakor ini diikuti Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kepala Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, Forkopimda Banyuwangi, Kepala Bulog Dwiana Puspitasari, perwakilan BPS dan KPPN, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Banyuwangi, dan sejumlah stakeholder sebagai pelaksana teknis kebijakan TPID. #inflasi #harga  #kabupatenbanyuwangi  . . . written by   post by  Hadi", "post_id": "7605563094559116564"}}, {"key": "Thomy", "attributes": {"label": "Thomy", "x": 320.6395572707323, "y": 669.5463722916969, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2022, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7605563094559116564", "id": "Thomy", "source": "tiktok-000001", "content": "radiovisfm.com – Menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri biasanya terjadi peningkatan harga utamanya kebutuhan bahan pokok. Sebagai upaya antisipasi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan stok dan stabilitas harga terjaga. “Selama Ramadan sejumlah bahan pangan berpotensi mengalami kenaikan harga. Karena itu harus ada langkah-langkah dalam menjaga stok dan stabilitas harga, menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” kata Bupati Ipuk, Rabu (11/2/2026). Bupati Ipuk menjelaskan, salah satu upayanya dengan melaksanakan intervensi sejak dini. Menurutnya Pemkab Banyuwangi bersama TPID harus secara konsisten melaksanakan strategi pengendalian inflasi yang berfokus pada 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Bupati Ipuk meminta OPD teknis kolaborasi dengan stakeholder terkait. Di antaranya Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan harus melaksanakan Operasi Pasar Murah (OPM) secara masif bersama Bulog, Perpadi, dan BI Jember, untuk menjaga keterjangkauan harga. Selain itu juga mengoptimalisasi 97 Toko Pengendali Inflasi Banyuwangi (Top Si Wangi). (Top Si Wangi). “Pelaksanaan pasar murah bisa menjaga keterjangkauan daya beli serta memangkas jalur distribusi, dengan mendatangkan barang langsung dari produsen atau Bulog ke konsumen. Sehingga masyarakat busa mendapatkan harga yang terjangkau,” ujar Bupati Ipuk. Selain itu, untuk menjamin ketersediaan pasokan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan khususnya daging dan telur ayam ras Untuk mencegah eskalasi harga yang lebih tinggi saat Ramadan. “Dispertapang harus melakukan pengamanan stok dan pemantauan populasi (Hulu). Kita harus memastikan bahwa surplus produksi yang tercatat dalam Neraca Pangan tetap terjaga di tingkat peternak lokal,” paparnya. Bupati Ipuk juga telah menggelar rakor High Level Meeting (HLM) untuk memastikan stok dan stabilitas harga pangan terjaga, Jumat (30/1/2026). Rakor ini diikuti Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kepala Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, Forkopimda Banyuwangi, Kepala Bulog Dwiana Puspitasari, perwakilan BPS dan KPPN, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Banyuwangi, dan sejumlah stakeholder sebagai pelaksana teknis kebijakan TPID. #inflasi #harga  #kabupatenbanyuwangi  . . . written by   post by  Hadi", "post_id": "7605563094559116564"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 535.1870501869704, "y": 772.6037220668719, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 5.978, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "100064846741980_1402386885266190", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, jangan lewatkan update langkah-langkah yang ditempuh BI untuk menghadapi tantangan global, guna mempertahankan stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional!\n\nSaksikan, TIGA HARI LAGI!\n\n📖: Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Bulan April 2026 dengan cakupan Triwulanan.\n🗓️: Rabu, 22 April 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://youtube.com/  \n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/ \n\nCatat waktunya dan mari terus #BeriMakna untuk ekonomi Indonesia!", "post_id": "100064846741980_1402386885266190"}}, {"key": "bankindonesiachannel", "attributes": {"label": "bankindonesiachannel", "x": 169.67516335575218, "y": 428.6813922851355, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3445, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "100064846741980_1402386885266190", "id": "bankindonesiachannel", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, jangan lewatkan update langkah-langkah yang ditempuh BI untuk menghadapi tantangan global, guna mempertahankan stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional!\n\nSaksikan, TIGA HARI LAGI!\n\n📖: Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Bulan April 2026 dengan cakupan Triwulanan.\n🗓️: Rabu, 22 April 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://youtube.com/  \n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/ \n\nCatat waktunya dan mari terus #BeriMakna untuk ekonomi Indonesia!", "post_id": "100064846741980_1402386885266190"}}, {"key": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "KanalBankIndonesia/live", "x": 387.63443506661935, "y": 434.8885010867829, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3445, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "100064846741980_1403953225109556", "id": "KanalBankIndonesia/live", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong penyaluran kredit/pembiayaan perbankan ke sektor prioritas,  sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nLalu, bagaimana perkembangan kredit/pembiayaan perbankan, serta penyaluran KLM oleh perbankan ke sektor-sektor prioritasi?\n\n#SobatRupiah bisa #BeriMakna mendapatkan jawabannya BESOK!\n\n📖: Pengumuman Hasil #RDGBI Bulan April 2026 dengan Cakupan Triwulanan.\n🗓️: Rabu, 22 April 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://www.youtube.com/\n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/", "post_id": "100064846741980_1403953225109556"}}, {"key": "mediacehtimur", "attributes": {"label": "mediacehtimur", "x": 648.6920772133824, "y": 665.7181017804361, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "101967158571806_1452404193567581", "id": "mediacehtimur", "source": "facebook-000001", "content": "Aceh kerap identik dengan kopi. Namun data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Aceh bukan provinsi penghasil kopi terbanyak di Indonesia.\n\nBerdasarkan _Statistik Kopi Indonesia 2023_ yang dirilis BPS, posisi pertama ditempati Sumatera Selatan dengan produksi 207.320 ton. Disusul Lampung 105.807 ton dan Sumatera Utara 89.610 ton di posisi kedua dan ketiga.\n\nAceh berada di peringkat keempat dengan total produksi 71.084 ton. Setelah Aceh, ada Bengkulu 50.745 ton, Jawa Timur 47.577 ton, Sulawesi Selatan 30.727 ton, Jawa Tengah 27.227 ton, Nusa Tenggara Timur 25.737 ton, dan Jawa Barat 22.628 ton.\n\nMeski bukan yang terbesar secara volume, kopi Aceh tetap punya nama besar di pasar nasional maupun ekspor, terutama Arabika Gayo yang sudah mengantongi Indikasi Geografis. \n\nData BPS ini sekaligus meluruskan persepsi publik bahwa “penghasil kopi terbesar” tak selalu sama dengan “penghasil kopi paling terkenal”.\n\nBaca selengkapnya di website infoacehtimur.com (link di bio & story)\n________________________\nSalon mobil:  \nSelalu gunakan tagar :\n#Infoacehtimur_Official #acehtimur #infoacehtimur #beritaacehtimur\nTerimakasih", "post_id": "101967158571806_1452404193567581"}}, {"key": "@sumekscoofficial7168", "attributes": {"label": "@sumekscoofficial7168", "x": 34.05733619999485, "y": 476.65644749883404, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "qQZUe17unCE", "id": "@sumekscoofficial7168", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Lokal ke Global, Ekspor Perdana Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel Perkuat Sultan Muda XporA\n\nSultan Muda XporA 2026 resmi melaksanakan pelepasan ekspor perdana komoditas turunan kelapa dan lada hitam, berlangsung di Pelabuhan Boom Baru Palembang pada Selasa, 28 April 2026. \n.\nEkspor dilakukan ke sejumlah negara tujuan yakni Tiongkok, Taiwan, dan Prancis, dengan total nilai mencapai sekitar Rp1,6 miliar dan dalam satu kali pengiriman nilainya menyentuh harga sekitar Rp700 juta.\n.\nKegiatan ini menjadi bukti nyata kerja sama antara OJK Provinsi Sumatera Selatan, Badan Karantina Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan HIPMI Sumsel dalam mendorong pengolahan komoditas unggulan daerah sekaligus memperluas akses pasar global bagi pelaku usaha lokal, juga membuktikan bahwa Sumatra Selatan bisa maju ke pasar global dengan produk yang unggul. \n.\nTujuan dari kegiatan ini tak lain adalah untuk memperluas wilayah ekspor daerah, serta menjadi langkah utama dalam memperbaiki pertumbuhan ekonomi daerah.\n.\nProgram Sultan Muda XporA menjadi tempat berkembangnya para pengusaha muda. \n.\nMelalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, industri jasa keuangan, dan pelaku usaha, diharapkan komoditas unggulan Sumatera Selatan bisa semakin kompetitif di pasar global serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n.\n.\nKlik Website SUMEKS.CO https://sumeks.disway.id/ \n. \nInstagram SUMEKS.CO   / sumeks.co   \n. \nFacebook SUMEKS.CO https://www.facebook.com/sumeks.co/?l... \n. \nThreads SUMEKS.CO https://www.threads.com/\n\nEditor Vidio: Carina", "post_id": "qQZUe17unCE"}}, {"key": "sumeks.co", "attributes": {"label": "sumeks.co", "x": 345.0569750307283, "y": 405.5288720385618, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "qQZUe17unCE", "id": "sumeks.co", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Lokal ke Global, Ekspor Perdana Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel Perkuat Sultan Muda XporA\n\nSultan Muda XporA 2026 resmi melaksanakan pelepasan ekspor perdana komoditas turunan kelapa dan lada hitam, berlangsung di Pelabuhan Boom Baru Palembang pada Selasa, 28 April 2026. \n.\nEkspor dilakukan ke sejumlah negara tujuan yakni Tiongkok, Taiwan, dan Prancis, dengan total nilai mencapai sekitar Rp1,6 miliar dan dalam satu kali pengiriman nilainya menyentuh harga sekitar Rp700 juta.\n.\nKegiatan ini menjadi bukti nyata kerja sama antara OJK Provinsi Sumatera Selatan, Badan Karantina Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan HIPMI Sumsel dalam mendorong pengolahan komoditas unggulan daerah sekaligus memperluas akses pasar global bagi pelaku usaha lokal, juga membuktikan bahwa Sumatra Selatan bisa maju ke pasar global dengan produk yang unggul. \n.\nTujuan dari kegiatan ini tak lain adalah untuk memperluas wilayah ekspor daerah, serta menjadi langkah utama dalam memperbaiki pertumbuhan ekonomi daerah.\n.\nProgram Sultan Muda XporA menjadi tempat berkembangnya para pengusaha muda. \n.\nMelalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, industri jasa keuangan, dan pelaku usaha, diharapkan komoditas unggulan Sumatera Selatan bisa semakin kompetitif di pasar global serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n.\n.\nKlik Website SUMEKS.CO https://sumeks.disway.id/ \n. \nInstagram SUMEKS.CO   / sumeks.co   \n. \nFacebook SUMEKS.CO https://www.facebook.com/sumeks.co/?l... \n. \nThreads SUMEKS.CO https://www.threads.com/\n\nEditor Vidio: Carina", "post_id": "qQZUe17unCE"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 602.8774707955249, "y": 94.5045178194307, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "6sD0awiMbB0", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen\n\nKOMPAS.TV - Dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 2122 April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nRapat Dewan Gubernur Bank Indonesia tersebut juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50 persen.\n\nBerbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 diproyeksikan meningkat, ditopang oleh permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga yang naik didukung oleh keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang tetap terjaga, serta peningkatan permintaan selama perayaan hari besar keagamaan nasional Idulfitri 1447 Hijriah.\n\nBelanja pemerintah juga meningkat seiring pemberian tunjangan hari raya, kenaikan belanja sosial, serta berbagai insentif lainnya, termasuk transfer ke daerah.\n\n#bankindonesia #birate #ekonomi #sukubunga #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "6sD0awiMbB0"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 541.4889710964014, "y": 625.5726013895534, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6sD0awiMbB0", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen\n\nKOMPAS.TV - Dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 2122 April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nRapat Dewan Gubernur Bank Indonesia tersebut juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50 persen.\n\nBerbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 diproyeksikan meningkat, ditopang oleh permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga yang naik didukung oleh keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang tetap terjaga, serta peningkatan permintaan selama perayaan hari besar keagamaan nasional Idulfitri 1447 Hijriah.\n\nBelanja pemerintah juga meningkat seiring pemberian tunjangan hari raya, kenaikan belanja sosial, serta berbagai insentif lainnya, termasuk transfer ke daerah.\n\n#bankindonesia #birate #ekonomi #sukubunga #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "6sD0awiMbB0"}}, {"key": "@tempovideochannel", "attributes": {"label": "@tempovideochannel", "x": 626.2282207346108, "y": 437.1114431591766, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "zom38A2MvBA", "id": "@tempovideochannel", "source": "youtube-000001", "content": "Kementerian Keuangan Bilang Purbaya dalam Kondisi Sehat\n\nKementerian Keuangan memastikan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa saat ini dalam kondisi sehat. “Beliau sehat-sehat saja,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro saat dikonfirmasi pada Ahad, 3 Mei 2026, sebagaimana dilansir dari Antara.\n\nSebelumnya, beredar isu mengenai Purbaya yang diduga sedang menjalani perawatan di suatu rumah sakit di Jakarta. Di tengah isu itu, Purbaya membagikan video dirinya melakukan aktivitas olahraga renang, mengindikasikan bahwa dia dalam kondisi bugar.\n\nDalam video yang diunggah di akun pribadi media sosialnya itu, dia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjalani gaya hidup sehat.\n“Selamat pagi Guys. Gen Z jangan lupa olahraga, renang bisa, lari boleh, padel juga bisa. Kalo saya biasanya renang sih. Gak berasa 'long weekendnya',” tulis Purbaya, dikutip dari akun TikTok pribadinya \n\nWakil Menteri Keuangan Juda Agung juga telah menanggapi kabar soal kesehatan Purbaya. “Wah enggak tahu saya. Insyaallah sehat. Doakan saja,” ujar Juda saat ditemui usai menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta, Sabtu kemarin.\n\nJuda juga memastikan konferensi pers APBN KiTa tetap akan digelar pada Rabu pekan depan setelah sebelumnya dibatalkan. Agenda APBN KiTa semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu lalu. Menurut dia, penjadwalan ulang dilakukan untuk menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang terbit pada Selasa, 5 Mei 2026, sehingga data dapat disampaikan secara utuh.\n\nPurbaya sebelumnya sempat mengungkapkan kondisi kesehatannya saat menghadiri taklimat media pada Jumat, 24 April 2026. Ia mengaku mengalami sakit pada bagian pinggang dan harus menjalani suntikan di delapan titik agar tetap dapat menjalankan aktivitas.\n\nUsai acara tersebut, Purbaya juga tampak kesulitan berdiri dari kursinya hingga harus berpegangan kepada salah satu rekannya. Saat berjalan pun, ia terlihat dibantu ajudannya. Ketika ditanya wartawan mengenai kondisinya saat itu, Purbaya mengakui rasa sakit yang dialaminya belum sepenuhnya hilang.\n\n\n\n\nFoto: tempo.co\nVideo: Tiktok/\nEditor: Ridian Eka Saputra", "post_id": "zom38A2MvBA"}}, {"key": "purbayayudhis.", "attributes": {"label": "purbayayudhis.", "x": 614.8544272591504, "y": 308.62287649053354, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2022, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zom38A2MvBA", "id": "purbayayudhis.", "source": "youtube-000001", "content": "Kementerian Keuangan Bilang Purbaya dalam Kondisi Sehat\n\nKementerian Keuangan memastikan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa saat ini dalam kondisi sehat. “Beliau sehat-sehat saja,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro saat dikonfirmasi pada Ahad, 3 Mei 2026, sebagaimana dilansir dari Antara.\n\nSebelumnya, beredar isu mengenai Purbaya yang diduga sedang menjalani perawatan di suatu rumah sakit di Jakarta. Di tengah isu itu, Purbaya membagikan video dirinya melakukan aktivitas olahraga renang, mengindikasikan bahwa dia dalam kondisi bugar.\n\nDalam video yang diunggah di akun pribadi media sosialnya itu, dia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjalani gaya hidup sehat.\n“Selamat pagi Guys. Gen Z jangan lupa olahraga, renang bisa, lari boleh, padel juga bisa. Kalo saya biasanya renang sih. Gak berasa 'long weekendnya',” tulis Purbaya, dikutip dari akun TikTok pribadinya \n\nWakil Menteri Keuangan Juda Agung juga telah menanggapi kabar soal kesehatan Purbaya. “Wah enggak tahu saya. Insyaallah sehat. Doakan saja,” ujar Juda saat ditemui usai menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta, Sabtu kemarin.\n\nJuda juga memastikan konferensi pers APBN KiTa tetap akan digelar pada Rabu pekan depan setelah sebelumnya dibatalkan. Agenda APBN KiTa semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu lalu. Menurut dia, penjadwalan ulang dilakukan untuk menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang terbit pada Selasa, 5 Mei 2026, sehingga data dapat disampaikan secara utuh.\n\nPurbaya sebelumnya sempat mengungkapkan kondisi kesehatannya saat menghadiri taklimat media pada Jumat, 24 April 2026. Ia mengaku mengalami sakit pada bagian pinggang dan harus menjalani suntikan di delapan titik agar tetap dapat menjalankan aktivitas.\n\nUsai acara tersebut, Purbaya juga tampak kesulitan berdiri dari kursinya hingga harus berpegangan kepada salah satu rekannya. Saat berjalan pun, ia terlihat dibantu ajudannya. Ketika ditanya wartawan mengenai kondisinya saat itu, Purbaya mengakui rasa sakit yang dialaminya belum sepenuhnya hilang.\n\n\n\n\nFoto: tempo.co\nVideo: Tiktok/\nEditor: Ridian Eka Saputra", "post_id": "zom38A2MvBA"}}, {"key": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "purbayayudhis", "x": 244.9981394034866, "y": 900.8403740150924, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2022, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zom38A2MvBA", "id": "purbayayudhis", "source": "youtube-000001", "content": "Kementerian Keuangan Bilang Purbaya dalam Kondisi Sehat\n\nKementerian Keuangan memastikan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa saat ini dalam kondisi sehat. “Beliau sehat-sehat saja,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro saat dikonfirmasi pada Ahad, 3 Mei 2026, sebagaimana dilansir dari Antara.\n\nSebelumnya, beredar isu mengenai Purbaya yang diduga sedang menjalani perawatan di suatu rumah sakit di Jakarta. Di tengah isu itu, Purbaya membagikan video dirinya melakukan aktivitas olahraga renang, mengindikasikan bahwa dia dalam kondisi bugar.\n\nDalam video yang diunggah di akun pribadi media sosialnya itu, dia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjalani gaya hidup sehat.\n“Selamat pagi Guys. Gen Z jangan lupa olahraga, renang bisa, lari boleh, padel juga bisa. Kalo saya biasanya renang sih. Gak berasa 'long weekendnya',” tulis Purbaya, dikutip dari akun TikTok pribadinya \n\nWakil Menteri Keuangan Juda Agung juga telah menanggapi kabar soal kesehatan Purbaya. “Wah enggak tahu saya. Insyaallah sehat. Doakan saja,” ujar Juda saat ditemui usai menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta, Sabtu kemarin.\n\nJuda juga memastikan konferensi pers APBN KiTa tetap akan digelar pada Rabu pekan depan setelah sebelumnya dibatalkan. Agenda APBN KiTa semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu lalu. Menurut dia, penjadwalan ulang dilakukan untuk menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang terbit pada Selasa, 5 Mei 2026, sehingga data dapat disampaikan secara utuh.\n\nPurbaya sebelumnya sempat mengungkapkan kondisi kesehatannya saat menghadiri taklimat media pada Jumat, 24 April 2026. Ia mengaku mengalami sakit pada bagian pinggang dan harus menjalani suntikan di delapan titik agar tetap dapat menjalankan aktivitas.\n\nUsai acara tersebut, Purbaya juga tampak kesulitan berdiri dari kursinya hingga harus berpegangan kepada salah satu rekannya. Saat berjalan pun, ia terlihat dibantu ajudannya. Ketika ditanya wartawan mengenai kondisinya saat itu, Purbaya mengakui rasa sakit yang dialaminya belum sepenuhnya hilang.\n\n\n\n\nFoto: tempo.co\nVideo: Tiktok/\nEditor: Ridian Eka Saputra", "post_id": "zom38A2MvBA"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "attributes": {"label": "@KanalBankIndonesia", "x": 962.559635279822, "y": 506.9265936523369, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "n5tvHHDGMjc", "id": "@KanalBankIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Tetap 4,75%: Mempertahankan Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\nBI-Rate tetap di level 4,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG April 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia di tiap sendi ekonomi nasional!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "n5tvHHDGMjc"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "attributes": {"label": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "x": 940.7048351283084, "y": 623.5345855725271, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "TP7hH4vN_64", "id": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Tetap 4,75%: Mempertahankan Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\n#SobatRupiah #RDGBI #BeriMakna\nBI-Rate tetap di level 4,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG April 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia di tiap sendi ekonomi nasional!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "TP7hH4vN_64"}}, {"key": "sumekscoofficial7168", "attributes": {"label": "sumekscoofficial7168", "x": 117.56389352578489, "y": 299.87217483014496, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PUtciyGc4Ys", "id": "sumekscoofficial7168", "source": "youtube-000001", "content": "Sultan Muda XporA 2026 Digelar di Kantor OJK Sumsel, Dorong Ekonomi Kreatif Generasi Muda\n\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Sultan Muda XporA 2026 pada 21 April 2026 di Kantor OJK Sumsel. Kegiatan ini bertujuan mendorong percepatan ekspor daerah melalui penguatan kewirausahaan muda dan keuangan inklusif, sekaligus mencetak generasi “Sultan Muda” yang inovatif dan mampu bersaing secara global. \n.\nAcara ini dihadiri oleh beberapa pemangku kepentingan seperti Gubernur Sumsel Herman Deru, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko, serta Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas. Tercatat lebih dari 9.000 peserta yang berasal dari Palembang mau pun luar Palembang seperti Lahat dan Lubuk Linggau mendaftar pada kegiatan ini, menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda dalam mengembangkan usaha dan ekspor.\n.\nRangkaian kegiatan Sultan Muda XporA 2026 meliputi peluncuran produk turunan kelapa, Sultan Muda HIPMI Card, peresmian pusat kolaborasi ekonomi “Sumsel Maju Terus Untuk Semua”, serta rapat koordinasi TPAKD. Dalam kesempatan tersebut, para pemangku kepentingan menekankan pentingnya penguatan ekosistem UMKM, efisiensi logistik, peran OJK dalam masyarakat, serta pentingnya pembangunan ekosistem UMKM yang kuat untuk melahirkan lebih banyak wirausahawan muda. \n.\nOJK mengharapkan adanya program ini dapat memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas wirausahawan muda, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan yang inklusif dan berkelanjutan bagi kemajuan daerah.\n. \n.\nKlik Website SUMEKS.CO https://sumeks.disway.id/ \n. \nInstagram SUMEKS.CO   / sumeks.co   \n. \nFacebook SUMEKS.CO https://www.facebook.com/sumeks.co/?l... \n. \nThreads SUMEKS.CO https://www.threads.com/\n.\n.\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nEditor Vidio: Carina", "post_id": "PUtciyGc4Ys"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "attributes": {"label": "@tuturmediadigital", "x": 498.5577141638161, "y": 793.2269144219232, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "hrymcAMXAc4", "id": "@tuturmediadigital", "source": "youtube-000001", "content": "[BREAKING NEWS] RDG Bank Indoensia Ungkap Kondisi Ekonomi Indonesia Hingga Nilai Tukar Rupiah\n\nTUTUR.co.id - Bank Indonesia mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026 dengan fokus pada strategi menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. Gubernur BI Perry Warjiyo bersama jajaran deputi memaparkan bauran kebijakan yang dirancang untuk mengendalikan inflasi, menjaga nilai tukar rupiah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.\n\n#breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "hrymcAMXAc4"}}, {"key": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "tuturtvmedia", "x": 882.1104363134508, "y": 168.81822837988824, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2022, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "hrymcAMXAc4", "id": "tuturtvmedia", "source": "youtube-000001", "content": "[BREAKING NEWS] RDG Bank Indoensia Ungkap Kondisi Ekonomi Indonesia Hingga Nilai Tukar Rupiah\n\nTUTUR.co.id - Bank Indonesia mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026 dengan fokus pada strategi menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. Gubernur BI Perry Warjiyo bersama jajaran deputi memaparkan bauran kebijakan yang dirancang untuk mengendalikan inflasi, menjaga nilai tukar rupiah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.\n\n#breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "hrymcAMXAc4"}}, {"key": "@kompascom", "attributes": {"label": "@kompascom", "x": 466.5886473412282, "y": 912.5298036902036, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0IWo0KbNA6Y", "id": "@kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Hasil Rapat Dewan Gubernur BI pada Triwulan I 2026, Tahan Rate di 4,75 Persen\n\nBank Indonesia (BI) mengadakan konferensi pers untuk menyampaikan hasil dan keputusan rapat dewan gubernur BI bulan April tahun 2026 dengan cakupan triwulan pada Rabu (22/4/2026).\n\nGubernur BI, Perry Warjiyo menyebut bahwa perang di Timur Tengah terus memperburuk kondisi ekonomi global akibat adanya kenaikan harga minyak. Hal tersebut membuat BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2026 berada di kisaran 4,9 persen hingga 5,7 persen.\n\nDalam kesempatan ini, Perry juga menjelaskan bahwa hasil rapat dewan gubernur BI telah memutuskan untuk kembali mempertahankan suku bunga atau BI rate sebesar 4,75 persen.\n\nVideo: Bank Indonesia Channel\nStreamer: Yonathan Niko Aditama\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "0IWo0KbNA6Y"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 224.4417191766681, "y": 831.1619860371995, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "1rXTKfKFDgA", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Uang Negara Sisa Rp120 Triliun, Menkeu Purbaya: Nggak Usah Takut APBN Masih Cukup MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi APBN Indonesia tetap aman dan likuid, sekaligus membantah isu bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang totalnya mencapai Rp420 triliun, dengan sebagian dana ditempatkan di Bank Indonesia dan sebagian lainnya disalurkan ke perbankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Hingga Maret 2026, pendapatan negara tumbuh solid 10,5% (yoy), ditopang lonjakan penerimaan pajak, sementara defisit tetap terjaga di level rendah 0,93% terhadap PDB, mencerminkan kondisi fiskal yang masih sehat dan terkendali.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1rXTKfKFDgA"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 758.7212345889827, "y": 42.57761292653717, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3156, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "1rXTKfKFDgA", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Uang Negara Sisa Rp120 Triliun, Menkeu Purbaya: Nggak Usah Takut APBN Masih Cukup MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi APBN Indonesia tetap aman dan likuid, sekaligus membantah isu bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang totalnya mencapai Rp420 triliun, dengan sebagian dana ditempatkan di Bank Indonesia dan sebagian lainnya disalurkan ke perbankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Hingga Maret 2026, pendapatan negara tumbuh solid 10,5% (yoy), ditopang lonjakan penerimaan pajak, sementara defisit tetap terjaga di level rendah 0,93% terhadap PDB, mencerminkan kondisi fiskal yang masih sehat dan terkendali.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1rXTKfKFDgA"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 102.5906893214944, "y": 140.01710381304355, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3156, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "1rXTKfKFDgA", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Uang Negara Sisa Rp120 Triliun, Menkeu Purbaya: Nggak Usah Takut APBN Masih Cukup MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi APBN Indonesia tetap aman dan likuid, sekaligus membantah isu bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang totalnya mencapai Rp420 triliun, dengan sebagian dana ditempatkan di Bank Indonesia dan sebagian lainnya disalurkan ke perbankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Hingga Maret 2026, pendapatan negara tumbuh solid 10,5% (yoy), ditopang lonjakan penerimaan pajak, sementara defisit tetap terjaga di level rendah 0,93% terhadap PDB, mencerminkan kondisi fiskal yang masih sehat dan terkendali.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1rXTKfKFDgA"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 43.139163247663426, "y": 103.04900570517061, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3156, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "1rXTKfKFDgA", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Uang Negara Sisa Rp120 Triliun, Menkeu Purbaya: Nggak Usah Takut APBN Masih Cukup MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi APBN Indonesia tetap aman dan likuid, sekaligus membantah isu bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang totalnya mencapai Rp420 triliun, dengan sebagian dana ditempatkan di Bank Indonesia dan sebagian lainnya disalurkan ke perbankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Hingga Maret 2026, pendapatan negara tumbuh solid 10,5% (yoy), ditopang lonjakan penerimaan pajak, sementara defisit tetap terjaga di level rendah 0,93% terhadap PDB, mencerminkan kondisi fiskal yang masih sehat dan terkendali.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1rXTKfKFDgA"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 402.9600440722255, "y": 545.9293536130924, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3156, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "1rXTKfKFDgA", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Uang Negara Sisa Rp120 Triliun, Menkeu Purbaya: Nggak Usah Takut APBN Masih Cukup MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi APBN Indonesia tetap aman dan likuid, sekaligus membantah isu bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang totalnya mencapai Rp420 triliun, dengan sebagian dana ditempatkan di Bank Indonesia dan sebagian lainnya disalurkan ke perbankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Hingga Maret 2026, pendapatan negara tumbuh solid 10,5% (yoy), ditopang lonjakan penerimaan pajak, sementara defisit tetap terjaga di level rendah 0,93% terhadap PDB, mencerminkan kondisi fiskal yang masih sehat dan terkendali.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1rXTKfKFDgA"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 760.1257464222241, "y": 334.93162766779403, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3156, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "1rXTKfKFDgA", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Uang Negara Sisa Rp120 Triliun, Menkeu Purbaya: Nggak Usah Takut APBN Masih Cukup MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi APBN Indonesia tetap aman dan likuid, sekaligus membantah isu bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang totalnya mencapai Rp420 triliun, dengan sebagian dana ditempatkan di Bank Indonesia dan sebagian lainnya disalurkan ke perbankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Hingga Maret 2026, pendapatan negara tumbuh solid 10,5% (yoy), ditopang lonjakan penerimaan pajak, sementara defisit tetap terjaga di level rendah 0,93% terhadap PDB, mencerminkan kondisi fiskal yang masih sehat dan terkendali.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1rXTKfKFDgA"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 711.7777182022215, "y": 997.8941738520599, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 21, "degree": 21}, "_id": "YP3SbKQUHJg", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Uang Negara Sisa Rp120 Triliun, Menkeu Purbaya: Nggak Usah Takut APBN Masih Cukup IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi APBN Indonesia tetap aman dan likuid, sekaligus membantah isu bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang totalnya mencapai Rp420 triliun, dengan sebagian dana ditempatkan di Bank Indonesia dan sebagian lainnya disalurkan ke perbankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Hingga Maret 2026, pendapatan negara tumbuh solid 10,5% (yoy), ditopang lonjakan penerimaan pajak, sementara defisit tetap terjaga di level rendah 0,93% terhadap PDB, mencerminkan kondisi fiskal yang masih sehat dan terkendali.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YP3SbKQUHJg"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 157.94903596534448, "y": 616.7312447847034, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.7985, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "YP3SbKQUHJg", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Uang Negara Sisa Rp120 Triliun, Menkeu Purbaya: Nggak Usah Takut APBN Masih Cukup IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi APBN Indonesia tetap aman dan likuid, sekaligus membantah isu bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang totalnya mencapai Rp420 triliun, dengan sebagian dana ditempatkan di Bank Indonesia dan sebagian lainnya disalurkan ke perbankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Hingga Maret 2026, pendapatan negara tumbuh solid 10,5% (yoy), ditopang lonjakan penerimaan pajak, sementara defisit tetap terjaga di level rendah 0,93% terhadap PDB, mencerminkan kondisi fiskal yang masih sehat dan terkendali.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YP3SbKQUHJg"}}, {"key": "@Sulselsatu", "attributes": {"label": "@Sulselsatu", "x": 958.2207483482842, "y": 204.61478634202467, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "@Sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "sulselsatu", "attributes": {"label": "sulselsatu", "x": 415.2301365635437, "y": 567.3162868297436, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 374.55248526559546, "y": 637.7965521104697, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 101.90606524539048, "y": 75.43278158184019, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 912.5344638254761, "y": 290.66583603550555, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 810.8632986090597, "y": 605.5248652756993, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}], "edges": [{"key": "grok", "source": "grok", "target": "wiwinini", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "finansiologi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "rasjawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "gardencomp1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "BigAlphaID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "yat_ever", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "Frieren_1995", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "Netizen_bawel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "humans_sapiens", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "Saham_fess", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "DeanaShella", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "FirstSquawk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "skibidyskeeb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "BosPurwa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "wibisonoys", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "MYusufN8", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "DPR_RI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "KejaksaanRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "FebrianiRetri", "source": "FebrianiRetri", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "aristiadi_s", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "KapudS640", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "rakabuning", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "SolUdanda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "hoteliercrypto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Christofel_ID", "source": "Christofel_ID", "target": "georgesoros", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "pdemokrat", "source": "pdemokrat", "target": "agusyudhoyono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sumsel.kito", "source": "sumsel.kito", "target": "sumsel.kito", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "source": "bank_indonesia_jakarta", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.terciduk_id", "source": "palembang.terciduk_id", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.terciduk_id", "source": "palembang.terciduk_id", "target": "cikujangmenyapa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalsel", "source": "bank_indonesia_kalsel", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sigap", "source": "palembang.sigap", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sigap", "source": "palembang.sigap", "target": "cikujangmenyapa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "source": "bank_indonesia_kepri", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "source": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "source": "bank_indonesia_jatim", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jabar", "source": "bank_indonesia_jabar", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.terhits", "source": "palembang.terhits", "target": "cikujangmenyapa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "reksadanaaja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembangkulukilir", "source": "palembangkulukilir", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "source": "ojk_sumbagsel", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mediacenterbkl", "source": "mediacenterbkl", "target": "pemprov_sumateraselatan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "source": "ojk_sumbagsel", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.terciduk_id", "source": "palembang.terciduk_id", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "alharisjambi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pajaksumselbabel", "source": "pajaksumselbabel", "target": "ditjenpajakri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disbudparsumsel", "source": "disbudparsumsel", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disbudparsumsel", "source": "disbudparsumsel", "target": "cikujangmenyapa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disbudparsumsel", "source": "disbudparsumsel", "target": "edward_candra21", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disbudparsumsel", "source": "disbudparsumsel", "target": "rudiirawan72", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disbudparsumsel", "source": "disbudparsumsel", "target": "pemprov_sumateraselatan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "source": "ojk_sumbagsel", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hippindo", "source": "hippindo", "target": "hippindo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembangterkini.official", "source": "palembangterkini.official", "target": "Hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembangterkini.official", "source": "palembangterkini.official", "target": "cikujangmenyapa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovsumut", "source": "pemprovsumut", "target": "bobbynst", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infoacehtimur_official", "source": "infoacehtimur_official", "target": "88royals.coating", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kabarsamarinda_official", "source": "kabarsamarinda_official", "target": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "upiasmaradhana", "source": "upiasmaradhana", "target": "kabarbursacom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "khofifah.ip", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "emildardak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "adhykaryononew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "bank_indonesia_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "roekonomijatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "jatimpemprov", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "humasprovjatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "ppidjatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "pemkabjember", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "banyuwangi_kab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "situbondokab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "probolinggoimpressive", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "lumajang_kab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "pemkab_probolinggo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bakorwiljember", "source": "bakorwiljember", "target": "bondowoso.kab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kaltim", "source": "bank_indonesia_kaltim", "target": "bank_indonesia_kaltim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "infofranchiseexpo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "franchise_supermurah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "indonesiainjb", "source": "indonesiainjb", "target": "bank_indonesia_singapura", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sigap", "source": "palembang.sigap", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "source": "biroekbangprovbanten", "target": "ABDI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "source": "biroekbangprovbanten", "target": "dimyati.natakusumah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "source": "biroekbangprovbanten", "target": "Pemerintah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "source": "biroekbangprovbanten", "target": "DPD", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "lokastats", "source": "lokastats", "target": "lokastats", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "podcastseninsore", "source": "podcastseninsore", "target": "podcastseninsore", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "podcastseninsore", "source": "podcastseninsore", "target": "podcastseninsore", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bpskabtemanggung", "source": "bpskabtemanggung", "target": "BPS", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bpskabtemanggung", "source": "bpskabtemanggung", "target": "Badan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "unexplnd.co", "source": "unexplnd.co", "target": "theunexplnd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "malangrayamedia", "source": "malangrayamedia", "target": "kumparancom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "official.ichannel", "source": "official.ichannel", "target": "bisnisbantencom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "official.ichannel", "source": "official.ichannel", "target": "zetizenbanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "official.ichannel", "source": "official.ichannel", "target": "official.ichannel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "official.ichannel", "source": "official.ichannel", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "official.ichannel", "source": "official.ichannel", "target": "bank_indonesia_banten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "amingandul06", "source": "amingandul06", "target": "amingandul", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pacificbliss.id", "source": "pacificbliss.id", "target": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "genbi_unigal", "source": "genbi_unigal", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "genbi_unigal", "source": "genbi_unigal", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "genbi_unigal", "source": "genbi_unigal", "target": "genbiunigal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "disperindagprovbe", "source": "disperindagprovbe", "target": "Bengkuluprov.go.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pakyee2", "source": "pakyee2", "target": "Pak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pakyee2", "source": "pakyee2", "target": "Pak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pakyee2", "source": "pakyee2", "target": "Pak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "arkan_turungku", "source": "arkan_turungku", "target": "StatifyID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "visfmradio", "source": "visfmradio", "target": "akuilex", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "visfmradio", "source": "visfmradio", "target": "Thomy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "bankindonesiachannel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "bankindonesiachannel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "mediacehtimur", "source": "mediacehtimur", "target": "88royals.coating", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@sumekscoofficial7168", "source": "@sumekscoofficial7168", "target": "sumeks.co", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tempovideochannel", "source": "@tempovideochannel", "target": "purbayayudhis.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tempovideochannel", "source": "@tempovideochannel", "target": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sumekscoofficial7168", "source": "@sumekscoofficial7168", "target": "sumeks.co", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sumekscoofficial7168", "source": "@sumekscoofficial7168", "target": "sumekscoofficial7168", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Sulselsatu", "source": "@Sulselsatu", "target": "sulselsatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}