{"nodes": [{"key": "Partikellirs", "attributes": {"label": "Partikellirs", "x": 847.6568508571255, "y": 227.5620011045033, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1965985397768642948", "id": "Partikellirs", "source": "tweet-000004", "content": "dana talangan perbankan menjadi kasus korupsi terbesar perbankan kalla itu seperti ; Bank century gate, bank bank bangkrut karena kredit macet, yang terbesar kasus siriteks. ngerii dan ketua Lembaga Penjamin Simpanan pak purbaya gak ikut ditangkap KPK RI 🤣🤣🤣", "post_id": "1965985397768642948"}}, {"key": "CNNIndonesia", "attributes": {"label": "CNNIndonesia", "x": 227.8524130381523, "y": 229.03416539161458, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1965985397768642948", "id": "CNNIndonesia", "source": "tweet-000004", "content": "dana talangan perbankan menjadi kasus korupsi terbesar perbankan kalla itu seperti ; Bank century gate, bank bank bangkrut karena kredit macet, yang terbesar kasus siriteks. ngerii dan ketua Lembaga Penjamin Simpanan pak purbaya gak ikut ditangkap KPK RI 🤣🤣🤣", "post_id": "1965985397768642948"}}, {"key": "owritedotid", "attributes": {"label": "owritedotid", "x": 275.8683705903869, "y": 216.2283029715514, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 57.809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "2045461663034523986", "id": "owritedotid", "source": "tweet-000004", "content": "Purbaya Klaim S&P Pertahankan Rating Kredit Indonesia Tetap Stabil https://t.co/7WXGvq6TDy lewat", "post_id": "2045461663034523986"}}, {"key": "Babatmentai", "attributes": {"label": "Babatmentai", "x": 885.0601281989337, "y": 374.9895058683179, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2041120036270887222", "id": "Babatmentai", "source": "tweet-000004", "content": "Penasaran ku disitu, karena alibi purbaya. Senjata dia di belanja pemerintah dan kredit bank. Tapi sekarang dia potong belanja.\n\nKredit bank kemaren gak ngaruh ke pertumbuhan juga.\n\nYa setidak nya 2026 masih aman. Gak tau tahun depan", "post_id": "2041120036270887222"}}, {"key": "mnvnty", "attributes": {"label": "mnvnty", "x": 372.9463385191646, "y": 594.4031709076702, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.1284, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041120036270887222", "id": "mnvnty", "source": "tweet-000004", "content": "Penasaran ku disitu, karena alibi purbaya. Senjata dia di belanja pemerintah dan kredit bank. Tapi sekarang dia potong belanja.\n\nKredit bank kemaren gak ngaruh ke pertumbuhan juga.\n\nYa setidak nya 2026 masih aman. Gak tau tahun depan", "post_id": "2041120036270887222"}}, {"key": "BosPurwa", "attributes": {"label": "BosPurwa", "x": 326.7621687901332, "y": 286.63631383553354, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.1284, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041120036270887222", "id": "BosPurwa", "source": "tweet-000004", "content": "Penasaran ku disitu, karena alibi purbaya. Senjata dia di belanja pemerintah dan kredit bank. Tapi sekarang dia potong belanja.\n\nKredit bank kemaren gak ngaruh ke pertumbuhan juga.\n\nYa setidak nya 2026 masih aman. Gak tau tahun depan", "post_id": "2041120036270887222"}}, {"key": "PNS_Ababil", "attributes": {"label": "PNS_Ababil", "x": 112.87225457370198, "y": 970.4541005444805, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.1284, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041120036270887222", "id": "PNS_Ababil", "source": "tweet-000004", "content": "Penasaran ku disitu, karena alibi purbaya. Senjata dia di belanja pemerintah dan kredit bank. Tapi sekarang dia potong belanja.\n\nKredit bank kemaren gak ngaruh ke pertumbuhan juga.\n\nYa setidak nya 2026 masih aman. Gak tau tahun depan", "post_id": "2041120036270887222"}}, {"key": "Addsmann", "attributes": {"label": "Addsmann", "x": 210.27252154204012, "y": 326.5102417799201, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2042417355217912189", "id": "Addsmann", "source": "tweet-000004", "content": "pak purbaya lebih cocok sebagai kepala ojk, atau direktur idx karena beliau memahami masalah perbankan indonesia dan pasar keuangan indonesia. beliau kurang menguasai masalah makroekonomi dan seringkali berbicara tentang mikroekonomi, terutama pasar modal.", "post_id": "2042417355217912189"}}, {"key": "mesatu_", "attributes": {"label": "mesatu_", "x": 273.86317494663115, "y": 961.4279286294385, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042417355217912189", "id": "mesatu_", "source": "tweet-000004", "content": "pak purbaya lebih cocok sebagai kepala ojk, atau direktur idx karena beliau memahami masalah perbankan indonesia dan pasar keuangan indonesia. beliau kurang menguasai masalah makroekonomi dan seringkali berbicara tentang mikroekonomi, terutama pasar modal.", "post_id": "2042417355217912189"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 957.5488158593092, "y": 669.3899849269687, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "1975419331250168156", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "\"Terserap\" di konteks ini berarti dana pemerintah yang disalurkan atau dimanfaatkan dengan cepat oleh bank seperti Mandiri, misalnya menjadi kredit untuk UMKM atau sektor lain, bukan mengendap. Menkeu Purbaya memuji karena sudah 60-70% terserap.", "post_id": "1975419331250168156"}}, {"key": "patrick07467143", "attributes": {"label": "patrick07467143", "x": 552.6021398647213, "y": 896.8513022191669, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.5928, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1975419331250168156", "id": "patrick07467143", "source": "tweet-000004", "content": "\"Terserap\" di konteks ini berarti dana pemerintah yang disalurkan atau dimanfaatkan dengan cepat oleh bank seperti Mandiri, misalnya menjadi kredit untuk UMKM atau sektor lain, bukan mengendap. Menkeu Purbaya memuji karena sudah 60-70% terserap.", "post_id": "1975419331250168156"}}, {"key": "icibosadd", "attributes": {"label": "icibosadd", "x": 825.3548756351378, "y": 38.771458548740426, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.5928, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1975419331250168156", "id": "icibosadd", "source": "tweet-000004", "content": "\"Terserap\" di konteks ini berarti dana pemerintah yang disalurkan atau dimanfaatkan dengan cepat oleh bank seperti Mandiri, misalnya menjadi kredit untuk UMKM atau sektor lain, bukan mengendap. Menkeu Purbaya memuji karena sudah 60-70% terserap.", "post_id": "1975419331250168156"}}, {"key": "dbluestarqueen", "attributes": {"label": "dbluestarqueen", "x": 673.0584980990074, "y": 534.8431828528629, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2044961841840070829", "id": "dbluestarqueen", "source": "tweet-000004", "content": "Makanya banyak para ahli ekonomi dan perbankan kit masih berkutat kepada IMF, World Bank dan petrodollar, perubahan cepat sedang terjadi mereka masih nggak tau. Masih berkutat tentang dollar, jadi nggak heran Purbaya bilang pengamatnya salah dan nggak ngerti apa2.", "post_id": "2044961841840070829"}}, {"key": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "Rahadi0816", "x": 30.48518829476898, "y": 47.907228389220236, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.3568, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044961841840070829", "id": "Rahadi0816", "source": "tweet-000004", "content": "Makanya banyak para ahli ekonomi dan perbankan kit masih berkutat kepada IMF, World Bank dan petrodollar, perubahan cepat sedang terjadi mereka masih nggak tau. Masih berkutat tentang dollar, jadi nggak heran Purbaya bilang pengamatnya salah dan nggak ngerti apa2.", "post_id": "2044961841840070829"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 757.2892068744321, "y": 820.7871534525883, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.3568, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044961841840070829", "id": "kompascom", "source": "tweet-000004", "content": "Makanya banyak para ahli ekonomi dan perbankan kit masih berkutat kepada IMF, World Bank dan petrodollar, perubahan cepat sedang terjadi mereka masih nggak tau. Masih berkutat tentang dollar, jadi nggak heran Purbaya bilang pengamatnya salah dan nggak ngerti apa2.", "post_id": "2044961841840070829"}}, {"key": "yowMann_", "attributes": {"label": "yowMann_", "x": 23.415533040651802, "y": 391.1170008055628, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.5928, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966248604672434662", "id": "yowMann_", "source": "tweet-000004", "content": "Purbaya Yudhi Sadewa adalah Menteri Keuangan Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto. Ia lulusan PhD Ekonomi dari Purdue University, AS. Karirnya mencakup pimpinan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020, di mana ia stabilkan sektor perbankan saat COVID-19. Sebelumnya, ia", "post_id": "1966248604672434662"}}, {"key": "tempodotco", "attributes": {"label": "tempodotco", "x": 478.18965390603586, "y": 574.8490598288109, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.5928, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966248604672434662", "id": "tempodotco", "source": "tweet-000004", "content": "Purbaya Yudhi Sadewa adalah Menteri Keuangan Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto. Ia lulusan PhD Ekonomi dari Purdue University, AS. Karirnya mencakup pimpinan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020, di mana ia stabilkan sektor perbankan saat COVID-19. Sebelumnya, ia", "post_id": "1966248604672434662"}}, {"key": "accscrt2431", "attributes": {"label": "accscrt2431", "x": 851.8861352602526, "y": 725.8313108737118, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.5928, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041203555172749596", "id": "accscrt2431", "source": "tweet-000004", "content": "Hi accscrt2431, \n\nUang pemerintah di BI (Rp120 T) itu cuma sebagian dari total SAL Rp420 T. Rp300 T udah dipindah ke bank Himbara & daerah buat dorong kredit & ekonomi riil (bukan nganggur).\n\nKalo yang di BI habis? Gak langsung chaos. Purbaya bilang pajak bakal masuk lagi, dana", "post_id": "2041203555172749596"}}, {"key": "TirtoID", "attributes": {"label": "TirtoID", "x": 721.3591622609241, "y": 643.6676362489816, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.5928, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041203555172749596", "id": "TirtoID", "source": "tweet-000004", "content": "Hi accscrt2431, \n\nUang pemerintah di BI (Rp120 T) itu cuma sebagian dari total SAL Rp420 T. Rp300 T udah dipindah ke bank Himbara & daerah buat dorong kredit & ekonomi riil (bukan nganggur).\n\nKalo yang di BI habis? Gak langsung chaos. Purbaya bilang pajak bakal masuk lagi, dana", "post_id": "2041203555172749596"}}, {"key": "renzennie", "attributes": {"label": "renzennie", "x": 113.21816407955299, "y": 750.5177823246254, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2048773396775989697", "id": "renzennie", "source": "tweet-000004", "content": "kak, kalo aku orangnya better nabung drpd kredit/paylater😭 nabungnya di rdpu rdo bibit, locked pocket jago, sama deposito seabank, jago, krom bank\nhttps://t.co/8W8bxbkgnG", "post_id": "2048773396775989697"}}, {"key": "TomketLovers", "attributes": {"label": "TomketLovers", "x": 455.3914057097901, "y": 721.7802748864161, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2048773396775989697", "id": "TomketLovers", "source": "tweet-000004", "content": "kak, kalo aku orangnya better nabung drpd kredit/paylater😭 nabungnya di rdpu rdo bibit, locked pocket jago, sama deposito seabank, jago, krom bank\nhttps://t.co/8W8bxbkgnG", "post_id": "2048773396775989697"}}, {"key": "fadjar_rijadi", "attributes": {"label": "fadjar_rijadi", "x": 664.4250869394372, "y": 895.986576114511, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2047282262363004951", "id": "fadjar_rijadi", "source": "tweet-000004", "content": "BS lah bank kesulitan likuiditas. Tidak ada efeknya Purbaya taruh uang di bank milik negara 200T, kredit yang sudah disetujui saja banyak yg tidak dicairkan sampai 2.300T. Pengusaha takut lihat kebijakan pemerintah yg ugal-ugalan. Omdo saja Purbaya. \nhttps://t.co/a6XvFXh6yL", "post_id": "2047282262363004951"}}, {"key": "ArvinHonami", "attributes": {"label": "ArvinHonami", "x": 241.92440149257777, "y": 39.48800756813586, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.3568, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047282262363004951", "id": "ArvinHonami", "source": "tweet-000004", "content": "BS lah bank kesulitan likuiditas. Tidak ada efeknya Purbaya taruh uang di bank milik negara 200T, kredit yang sudah disetujui saja banyak yg tidak dicairkan sampai 2.300T. Pengusaha takut lihat kebijakan pemerintah yg ugal-ugalan. Omdo saja Purbaya. \nhttps://t.co/a6XvFXh6yL", "post_id": "2047282262363004951"}}, {"key": "SinggihDwiP", "attributes": {"label": "SinggihDwiP", "x": 572.2927391058322, "y": 198.62664122959706, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.3568, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047282262363004951", "id": "SinggihDwiP", "source": "tweet-000004", "content": "BS lah bank kesulitan likuiditas. Tidak ada efeknya Purbaya taruh uang di bank milik negara 200T, kredit yang sudah disetujui saja banyak yg tidak dicairkan sampai 2.300T. Pengusaha takut lihat kebijakan pemerintah yg ugal-ugalan. Omdo saja Purbaya. \nhttps://t.co/a6XvFXh6yL", "post_id": "2047282262363004951"}}, {"key": "jepara123456", "attributes": {"label": "jepara123456", "x": 22.063189373710657, "y": 800.9929934538275, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2048766282628202697", "id": "jepara123456", "source": "tweet-000004", "content": "Purbaya mentalnya gak kuat, baru kena tekanan gini saja langsung urat kejepit, gmana kalo dunia perbankan runtuh seperti thn 98 ?...bisa2 asam urat, panu, kadas, kurap, congean, kerasa semua.....🤣🤣", "post_id": "2048766282628202697"}}, {"key": "AraituLaki", "attributes": {"label": "AraituLaki", "x": 580.9973315266091, "y": 254.36375272141697, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2048766282628202697", "id": "AraituLaki", "source": "tweet-000004", "content": "Purbaya mentalnya gak kuat, baru kena tekanan gini saja langsung urat kejepit, gmana kalo dunia perbankan runtuh seperti thn 98 ?...bisa2 asam urat, panu, kadas, kurap, congean, kerasa semua.....🤣🤣", "post_id": "2048766282628202697"}}, {"key": "SitiSalmaF9851", "attributes": {"label": "SitiSalmaF9851", "x": 216.3562381230042, "y": 675.858844567074, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2047928226807472463", "id": "SitiSalmaF9851", "source": "tweet-000004", "content": "Ka info Dari mana ini? Uang kas SAL sampe sekarang Masih ada 420T cuma beda tempat kemarin di BI sekarang di perbankan yang 300, benci purbaya dan pemerintah laknat boleh aja. Tapi kalo baca berita jangan setengah2", "post_id": "2047928226807472463"}}, {"key": "deeperinlovee", "attributes": {"label": "deeperinlovee", "x": 965.6335915089858, "y": 182.51849948176303, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5141, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047928226807472463", "id": "deeperinlovee", "source": "tweet-000004", "content": "Ka info Dari mana ini? Uang kas SAL sampe sekarang Masih ada 420T cuma beda tempat kemarin di BI sekarang di perbankan yang 300, benci purbaya dan pemerintah laknat boleh aja. Tapi kalo baca berita jangan setengah2", "post_id": "2047928226807472463"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 224.99093244218616, "y": 117.59547731085051, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5141, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047928226807472463", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "Ka info Dari mana ini? Uang kas SAL sampe sekarang Masih ada 420T cuma beda tempat kemarin di BI sekarang di perbankan yang 300, benci purbaya dan pemerintah laknat boleh aja. Tapi kalo baca berita jangan setengah2", "post_id": "2047928226807472463"}}, {"key": "Yantoepedals", "attributes": {"label": "Yantoepedals", "x": 437.4266670151896, "y": 462.72291085203574, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5141, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049727796080177237", "id": "Yantoepedals", "source": "tweet-000004", "content": "Ya lu gak jelas gak bisa bantah di periode yang gua sebut ekonomi lesu gara gara ada andi l srimul juga? Covid , perang? Purbaya ada andil di covid nyelametin perbankan, Dan moneter? Emang itu kerjanya srimul doang?", "post_id": "2049727796080177237"}}, {"key": "handokotjung", "attributes": {"label": "handokotjung", "x": 667.3535132382564, "y": 818.2621323143417, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5141, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049727796080177237", "id": "handokotjung", "source": "tweet-000004", "content": "Ya lu gak jelas gak bisa bantah di periode yang gua sebut ekonomi lesu gara gara ada andi l srimul juga? Covid , perang? Purbaya ada andil di covid nyelametin perbankan, Dan moneter? Emang itu kerjanya srimul doang?", "post_id": "2049727796080177237"}}, {"key": "donad4656", "attributes": {"label": "donad4656", "x": 217.68724986769007, "y": 385.23160518487856, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.5928, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1980893606765609306", "id": "donad4656", "source": "tweet-000004", "content": "Berdasarkan data Bank Indonesia per September 2025 yang dikutip Menkeu Purbaya, dana Pemda Jabar Rp4,17 triliun memang tercatat di perbankan, yang dianggap mengendap dan kurang optimal untuk ekonomi. Gubernur Dedi Mulyadi membantah, menyebut itu kas likuid tersedia di Bank BJB", "post_id": "1980893606765609306"}}, {"key": "officialinews_", "attributes": {"label": "officialinews_", "x": 836.2596773689979, "y": 964.2025656149154, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.5928, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1980893606765609306", "id": "officialinews_", "source": "tweet-000004", "content": "Berdasarkan data Bank Indonesia per September 2025 yang dikutip Menkeu Purbaya, dana Pemda Jabar Rp4,17 triliun memang tercatat di perbankan, yang dianggap mengendap dan kurang optimal untuk ekonomi. Gubernur Dedi Mulyadi membantah, menyebut itu kas likuid tersedia di Bank BJB", "post_id": "1980893606765609306"}}, {"key": "isengaj35853237", "attributes": {"label": "isengaj35853237", "x": 878.0133214404659, "y": 206.80551120121316, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2049369188515692956", "id": "isengaj35853237", "source": "tweet-000004", "content": "Udah ditolak sm Purbaya tawaran IMF, kalo mentrinya masih yg sebelumnya nah itu malah nawarin diri😂 siapa yg gamau bro jd sales IMF, sales kredit mobil aja dapet 10%. bayangin jd salesnya IMF, berapa T bisa masuk kantong😂 untung Indo kali ini py mentri yg ga sudi jual negaranya", "post_id": "2049369188515692956"}}, {"key": "O5Bravo", "attributes": {"label": "O5Bravo", "x": 261.98731634840254, "y": 755.8827378687632, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049369188515692956", "id": "O5Bravo", "source": "tweet-000004", "content": "Udah ditolak sm Purbaya tawaran IMF, kalo mentrinya masih yg sebelumnya nah itu malah nawarin diri😂 siapa yg gamau bro jd sales IMF, sales kredit mobil aja dapet 10%. bayangin jd salesnya IMF, berapa T bisa masuk kantong😂 untung Indo kali ini py mentri yg ga sudi jual negaranya", "post_id": "2049369188515692956"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 437.48427189887406, "y": 753.2700451506356, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.0808, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3869679095886586007_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sisa tabungan pemerintah (SAL) di Bank Indonesia sekitar Rp120 triliun dari total Rp420 triliun yang tetap aman karena sebagian dana ditempatkan di perbankan dan bisa digunakan kapan saja.\n\nPurbaya menyebut SAL menjadi bantalan anggaran di tengah tekanan ekonomi, namun ekonom M Rizal Taufikurahman mengingatkan penggunaannya perlu dijaga agar tidak mengurangi cadangan fiskal dan meningkatkan risiko ke depan.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#CadanganFiskal #PurbayaYudhiSadewa #BloombergTechnoz", "post_id": "3869679095886586007_51748745734"}}, {"key": "idntimes.video", "attributes": {"label": "idntimes.video", "x": 22.672807885907865, "y": 802.7337883132295, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0513, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "idntimes.video", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 774.1403958165808, "y": 414.7872659186278, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4904, "eigenvector": 0.0513, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "IDNTimes", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 996.0035374763835, "y": 62.326459149271926, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4904, "eigenvector": 0.0513, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 835.1879842339562, "y": 951.1806299854402, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4904, "eigenvector": 0.0513, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "IDNTimes.Community", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 572.5321870049896, "y": 994.1963012872761, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4904, "eigenvector": 0.0513, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 260.2215393508708, "y": 179.55494564829422, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4904, "eigenvector": 0.0513, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Duniaku_com", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 866.4962359256886, "y": 302.5514495981173, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4904, "eigenvector": 0.0513, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Popbela_com", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 565.7876852595031, "y": 456.88373631787226, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4904, "eigenvector": 0.0513, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Popbela.Beauty", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 87.65086130998112, "y": 959.4022681963456, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4904, "eigenvector": 0.0513, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Popmama_com", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 982.5688882763875, "y": 958.2431767654643, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4904, "eigenvector": 0.0513, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869830479927538540_2089700769", "id": "Yummy.idn", "source": "instagram-000001", "content": "Kemenkeu Ambil Alih PNM, Purbaya: Bank Khusus UMKM Siap Salurkan KUR\n\nJakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan langkah besar melalui rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini sekaligus akan merombak skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan membentuk bank khusus UMKM.\n\nIa menjelaskan, pengambilalihan PNM dilakukan untuk menjadikannya badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Selanjutnya, PNM akan ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang berfokus pada penyaluran KUR.\n\n\"Saya sedang purpose (mengusulkan) kepada Danantara agar PNM diserahkan kepada kami. Nantinya, PNM akan saya jadikan penyalur KUR. Jadi PNM akan menjadi bank, kemungkinan berada di bawah PT SMI atau PIP, dan akan menyalurkan KUR,\" ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).\n\nMenurutnya, pembentukan bank khusus UMKM penting untuk mengoptimalkan penyaluran KUR. Selama ini, pemerintah menyalurkan KUR melalui sejumlah bank, namun dinilai belum mampu mendorong UMKM naik kelas secara signifikan.\n\nJika PNM resmi dialihkan dari Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, alokasi KUR yang selama ini mencapai Rp40 triliun per tahun dan disalurkan melalui perbankan akan dialihkan menjadi dana bergulir bagi bank UMKM tersebut.\n\nReporter : Triyan Pangastuti\nEditor :  Pandu\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:", "post_id": "3869830479927538540_2089700769"}}, {"key": "kabarsamarinda_official", "attributes": {"label": "kabarsamarinda_official", "x": 511.323737783286, "y": 417.85831925245765, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3876316572705611280_34489486378", "id": "kabarsamarinda_official", "source": "instagram-000001", "content": "Indonesia kembali disebut-sebut sebagai salah satu “bright spot” dalam perekonomian global, dengan fundamental yang kuat, kebijakan yang kredibel, serta ketahanan ekonomi yang terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global.\n\nIMF dan investor global mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid, disiplin dalam mempertahankan defisit di bawah 3% dari PDB, serta respons kebijakan yang adaptif dan forward-looking dalam menghadapi tekanan eksternal.\n\nDi tengah dinamika global yang semakin kompleks, Indonesia dinilai mampu mengelola keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan secara optimal, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan yang didukung oleh kuatnya permintaan domestik.\n\nHal tersebut disampaikan Managing Director International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva, dalam pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa dan Dewan Perwakilan Rakyat RI diwakili Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan Sari Yuliati, Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun dan Wakil Mohamad Hekal dalam rangkaian pertemuan lanjutan dengan investor global pada IMF Spring Meetings (14/4/2026).\n\nDengan pertumbuhan ekonomi yang tetap solid didukung oleh permintaan domestik yang kuat, inflasi yang terjaga dalam sasaran, serta pemulihan intermediasi perbankan, Indonesia menunjukkan ketahanan yang konsisten di tengah tekanan eksternal.\n\nSelengkapnya Wajib Baca Di :\nhttps://www.cnbcindonesia.com/news/20260415111435-4-726892/depan-purbaya-bos-bi-dpr-imf-kembali-sebut-ri-titik-terang-dunia\n.\n.\nTitik Favorit Warga JUAL BELI SMARTPHONE di", "post_id": "3876316572705611280_34489486378"}}, {"key": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "ogstore.samarinda", "x": 419.01510245162365, "y": 920.0572501360132, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3876316572705611280_34489486378", "id": "ogstore.samarinda", "source": "instagram-000001", "content": "Indonesia kembali disebut-sebut sebagai salah satu “bright spot” dalam perekonomian global, dengan fundamental yang kuat, kebijakan yang kredibel, serta ketahanan ekonomi yang terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global.\n\nIMF dan investor global mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid, disiplin dalam mempertahankan defisit di bawah 3% dari PDB, serta respons kebijakan yang adaptif dan forward-looking dalam menghadapi tekanan eksternal.\n\nDi tengah dinamika global yang semakin kompleks, Indonesia dinilai mampu mengelola keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan secara optimal, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan yang didukung oleh kuatnya permintaan domestik.\n\nHal tersebut disampaikan Managing Director International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva, dalam pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa dan Dewan Perwakilan Rakyat RI diwakili Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan Sari Yuliati, Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun dan Wakil Mohamad Hekal dalam rangkaian pertemuan lanjutan dengan investor global pada IMF Spring Meetings (14/4/2026).\n\nDengan pertumbuhan ekonomi yang tetap solid didukung oleh permintaan domestik yang kuat, inflasi yang terjaga dalam sasaran, serta pemulihan intermediasi perbankan, Indonesia menunjukkan ketahanan yang konsisten di tengah tekanan eksternal.\n\nSelengkapnya Wajib Baca Di :\nhttps://www.cnbcindonesia.com/news/20260415111435-4-726892/depan-purbaya-bos-bi-dpr-imf-kembali-sebut-ri-titik-terang-dunia\n.\n.\nTitik Favorit Warga JUAL BELI SMARTPHONE di", "post_id": "3876316572705611280_34489486378"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 455.1086782489063, "y": 128.20419114698333, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.0808, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3885170685946159762_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Menkeu Purbaya Pede Ekonomi RI ‘Nyundul’ 8% dalam 3 Tahun, Angin Segar Buat IHSG?\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar pidato optimistis… ini narasi makro yang bisa jadi bahan bakar besar buat market kalau terealisasi. Dan kalau benar ekonomi menuju 8%, banyak sektor bisa ikut pesta. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa melempar target berani:\n✅ Pertumbuhan Q1–Q2 2026 di sekitar 5,5%\n✅ Dalam 2–3 tahun dibidik bisa tembus 8%\n✅ Mesin utamanya: sektor swasta + belanja pemerintah + reformasi struktur ekonomi\n\n2️⃣ Kenapa Ini Besar?\nKarena pertumbuhan ekonomi = bahan bakar laba emiten.\n\nSaat PDB naik: → konsumsi tumbuh\n→ kredit naik\n→ investasi meningkat\n→ laba korporasi bisa ikut terdongkrak\n\n3️⃣ Potensi Pemenang 📈\nKalau narasi ini jalan, sektor yang paling diuntungkan biasanya:\n🏦 Big Banks\nKredit ekspansi bisa meledak.\n\n🛒 Consumer Goods & Retail\nDaya beli naik = revenue ikut tumbuh.\n\n🏗️ Infrastruktur & Properti\nBelanja pembangunan bisa jadi katalis besar.\n\n4️⃣ Yang Perlu Diwaspadai ⚠️\nTapi target 8% masih proyeksi.\nDan market tahu bedanya narasi dengan realisasi.\n\nRisiko yang perlu dipantau: \n• eksekusi belanja pemerintah\n• pertumbuhan kredit riil\n• kondisi global/resesi eksternal\n• realisasi data PDB kuartalan\n\n5️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Investor Long Term\nNarasi seperti ini cocok buat akumulasi bertahap di saham fundamental.\n\n🗓️ Swing Trader\nPantau rilis data PDB Mei.\n\n🗓️ Defensif\nTetap diversifikasi.\n\n6️⃣ Insight Penting\nYang menarik dari target 8% bukan angkanya…\nTapi pesan di baliknya.\nPemerintah sedang mencoba membangun confidence narrative.\n\n7️⃣ Kesimpulan\nTarget pertumbuhan 8% jelas sentimen positif buat IHSG.\n\nKalau terealisasi, potensi efek dominonya besar: \n✅ laba emiten naik\n✅ inflow asing terbuka\n✅ valuasi pasar bisa rerating\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#IHSG #EkonomiIndonesia #PDB8Persen #BBCA #BMRI", "post_id": "3885170685946159762_52512310886"}}, {"key": "tumbuhkaya.id", "attributes": {"label": "tumbuhkaya.id", "x": 583.2795787188809, "y": 583.131011598281, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 57.809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7624494788435299592", "id": "tumbuhkaya.id", "source": "tiktok-000001", "content": "$BBSI mencatat pertumbuhan kredit yang sangat agresif di awal 2026, dengan penyaluran melalui Krom Bank melonjak hingga 102%. Lonjakan ini didorong oleh strategi channeling dengan platform fintech seperti Kredivo dan KrediFazz, yang membuat penyaluran kredit tumbuh hingga 119% YoY dan mencapai sekitar Rp8,73 triliun per Februari 2026. Ke depan, strategi ini masih akan diperkuat dengan fokus ke segmen UMKM, konsumsi produktif, dan ritel yang lebih terukur risikonya. Selain mengandalkan fintech, Krom Bank juga mulai mendorong penyaluran langsung melalui aplikasi digital mereka sendiri, membuka potensi ekspansi yang lebih luas dan margin yang lebih optimal. Mau informasi lebih lengkap & insight harian? Follow  di Instagram! #saham #bbsi #investasi #trading #market", "post_id": "7624494788435299592"}}, {"key": "nkri24jam", "attributes": {"label": "nkri24jam", "x": 147.26894305081927, "y": 49.33487543167247, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632497667586690324", "id": "nkri24jam", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjawab isu miring terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ada dalam masa kritis. Menurut  , kondisi APBN saat ini sangat melimpah. \"Isu dana negara yang tinggal Rp120 triliun, habis itu habis, tidak benar,\" tutur Purbaya pada Jumat, 24 April 2026. \"Tidak perlu takut dengan APBN pemerintah, masih cukup dan uang kita masih banyak,\" sambungnya. Saat ini, terdapat Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun yang siap digunakan. Strateginya? Sebesar Rp300 triliun ditempatkan di perbankan untuk mendorong likuiditas dan penyaluran kredit agar roda ekonomi terus berputar. Langkah strategis ini pun mendapat apresiasi dari investor global di Amerika Serikat, serta dukungan dari IMF dan Bank Dunia. Editor/Creator: Ghassan #menkeupurbaya#apbn #ekonomi", "post_id": "7632497667586690324"}}, {"key": "menkeuri", "attributes": {"label": "menkeuri", "x": 728.4351759765136, "y": 832.8597359910921, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632497667586690324", "id": "menkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjawab isu miring terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ada dalam masa kritis. Menurut  , kondisi APBN saat ini sangat melimpah. \"Isu dana negara yang tinggal Rp120 triliun, habis itu habis, tidak benar,\" tutur Purbaya pada Jumat, 24 April 2026. \"Tidak perlu takut dengan APBN pemerintah, masih cukup dan uang kita masih banyak,\" sambungnya. Saat ini, terdapat Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun yang siap digunakan. Strateginya? Sebesar Rp300 triliun ditempatkan di perbankan untuk mendorong likuiditas dan penyaluran kredit agar roda ekonomi terus berputar. Langkah strategis ini pun mendapat apresiasi dari investor global di Amerika Serikat, serta dukungan dari IMF dan Bank Dunia. Editor/Creator: Ghassan #menkeupurbaya#apbn #ekonomi", "post_id": "7632497667586690324"}}, {"key": "infowargarepublik", "attributes": {"label": "infowargarepublik", "x": 218.76423190401528, "y": 998.2386087419632, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7569541837606636808", "id": "infowargarepublik", "source": "tiktok-000001", "content": "Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza mengungkapkan bahwa sejumlah bank masih meminta agunan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon di bawah Rp100 juta. Pernyataan itu disampaikan Helvi dalam rapat koordinasi penyaluran KUR di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (6/11). Menurut Helvi, kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pertemuan bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan pihak DPR. Ia menyebut perbankan masih bersikap hati-hati, terutama untuk penyaluran kredit di atas Rp50 juta. “Secara psikologis, perbankan itu mikir di atas 50 juta. Karena saya tanya dengan direksi Himbara dan beberapa bank, sampai 50 juta mereka memang agak merem,” ujar Helvi. Helvi mencontohkan, meski secara aturan pinjaman KUR kecil tidak memerlukan jaminan, beberapa bank masih meminta bukti kepemilikan aset seperti kendaraan atau rumah. “Kalau dia punya motor, mana? Segera difoto dong. Kalau mereka punya rumah, mana? Mintalah rekening istrinya hanya untuk difoto. Keluarnya adalah perbankan tetap meminta agunan. Nah ini hal-hal yang harus kita luruskan,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, Helvi meminta seluruh pihak perbankan untuk terbuka dalam menyampaikan kendala yang dihadapi dalam proses penyaluran KUR. Salah satu masalah yang kerap muncul, kata dia, adalah lamanya waktu persetujuan kredit. “Ada keluhan dari perbankan bahwa proses persetujuan clean and clear bisa memakan waktu seminggu sampai 10 hari. Ini yang sedang kami bahas dengan Kemenkeu agar bisa dipercepat,” katanya. Meski ada tantangan, Helvi memastikan penyaluran KUR tetap berjalan dengan progres positif. Ia menyebut beberapa sektor bahkan sudah melampaui target, sementara fokus tahun ini akan diarahkan ke sektor produksi dengan porsi 60 persen dari total nasional. Helvi juga mengakui adanya keterbatasan di Kementerian UMKM dalam pelaksanaan program KUR. Ia berharap seluruh pihak perbankan dapat memperkuat koordinasi agar penyaluran kredit berjalan lancar dan tepat sasaran. “Kami tidak ingin terus-menerus disalahkan, apalagi di era media sosial yang luar biasa sekarang. Karena itu, kami hadirkan semua pihak yang terlibat agar program KUR 2025 bisa tersalurkan lebih baik,” tegasnya.  Butuh layanan Cargo & Logistik yang dapat diandalkan?  Hanya di   Andalan untuk semua layanan Cargo & Logistik anda  #infowarga #beritahariini #umkm #kreditusaharakyat #fypシ", "post_id": "7569541837606636808"}}, {"key": "andalandayaabadi_", "attributes": {"label": "andalandayaabadi_", "x": 839.8485066599266, "y": 156.35755675841446, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7569541837606636808", "id": "andalandayaabadi_", "source": "tiktok-000001", "content": "Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza mengungkapkan bahwa sejumlah bank masih meminta agunan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon di bawah Rp100 juta. Pernyataan itu disampaikan Helvi dalam rapat koordinasi penyaluran KUR di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (6/11). Menurut Helvi, kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pertemuan bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan pihak DPR. Ia menyebut perbankan masih bersikap hati-hati, terutama untuk penyaluran kredit di atas Rp50 juta. “Secara psikologis, perbankan itu mikir di atas 50 juta. Karena saya tanya dengan direksi Himbara dan beberapa bank, sampai 50 juta mereka memang agak merem,” ujar Helvi. Helvi mencontohkan, meski secara aturan pinjaman KUR kecil tidak memerlukan jaminan, beberapa bank masih meminta bukti kepemilikan aset seperti kendaraan atau rumah. “Kalau dia punya motor, mana? Segera difoto dong. Kalau mereka punya rumah, mana? Mintalah rekening istrinya hanya untuk difoto. Keluarnya adalah perbankan tetap meminta agunan. Nah ini hal-hal yang harus kita luruskan,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, Helvi meminta seluruh pihak perbankan untuk terbuka dalam menyampaikan kendala yang dihadapi dalam proses penyaluran KUR. Salah satu masalah yang kerap muncul, kata dia, adalah lamanya waktu persetujuan kredit. “Ada keluhan dari perbankan bahwa proses persetujuan clean and clear bisa memakan waktu seminggu sampai 10 hari. Ini yang sedang kami bahas dengan Kemenkeu agar bisa dipercepat,” katanya. Meski ada tantangan, Helvi memastikan penyaluran KUR tetap berjalan dengan progres positif. Ia menyebut beberapa sektor bahkan sudah melampaui target, sementara fokus tahun ini akan diarahkan ke sektor produksi dengan porsi 60 persen dari total nasional. Helvi juga mengakui adanya keterbatasan di Kementerian UMKM dalam pelaksanaan program KUR. Ia berharap seluruh pihak perbankan dapat memperkuat koordinasi agar penyaluran kredit berjalan lancar dan tepat sasaran. “Kami tidak ingin terus-menerus disalahkan, apalagi di era media sosial yang luar biasa sekarang. Karena itu, kami hadirkan semua pihak yang terlibat agar program KUR 2025 bisa tersalurkan lebih baik,” tegasnya.  Butuh layanan Cargo & Logistik yang dapat diandalkan?  Hanya di   Andalan untuk semua layanan Cargo & Logistik anda  #infowarga #beritahariini #umkm #kreditusaharakyat #fypシ", "post_id": "7569541837606636808"}}, {"key": "fortexpedia", "attributes": {"label": "fortexpedia", "x": 844.682732378431, "y": 17.021861791400195, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632982564457794836", "id": "fortexpedia", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meluruskan kabar yang menyebut kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menegaskan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih dalam posisi aman.   Menurutnya, angka Rp120 triliun yang beredar bukan menggambarkan keseluruhan kondisi kas negara. Nilai tersebut merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan pemerintah.   Purbaya menjelaskan total SAL saat ini mencapai Rp420 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp300 triliun telah dimanfaatkan untuk mendukung likuiditas perbankan guna mendorong aktivitas ekonomi. SC :   #fortexpedia #fortexholic #update #global #berita", "post_id": "7632982564457794836"}}, {"key": "Inilah.com", "attributes": {"label": "Inilah.com", "x": 228.6683111298078, "y": 461.2745072085942, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632982564457794836", "id": "Inilah.com", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meluruskan kabar yang menyebut kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menegaskan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih dalam posisi aman.   Menurutnya, angka Rp120 triliun yang beredar bukan menggambarkan keseluruhan kondisi kas negara. Nilai tersebut merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan pemerintah.   Purbaya menjelaskan total SAL saat ini mencapai Rp420 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp300 triliun telah dimanfaatkan untuk mendukung likuiditas perbankan guna mendorong aktivitas ekonomi. SC :   #fortexpedia #fortexholic #update #global #berita", "post_id": "7632982564457794836"}}, {"key": "hybest.info", "attributes": {"label": "hybest.info", "x": 482.4234982923405, "y": 720.0557031503876, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7571849378319699207", "id": "hybest.info", "source": "tiktok-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dalam pengelolaan keuangan daerah jelang akhir tahun 2025. Langkah ini muncul usai teguran resmi yang dikirim oleh Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota lewat surat bernomor S-662/MK.08/2025 bertanggal 20 Oktober 2025. Dalam surat tersebut, Purbaya mencatat bahwa meskipun realisasi penyaluran dana transfer ke daerah (TKD) telah mencapai sekitar 74 % dari pagu, realisasi belanja daerah dari APBD mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya dan simpanan daerah di perbankan justru meningkat.  Menindaklanjuti kondisi itu, Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum kunjungan kenegaraannya ke Australia. Dalam rapat tersebut, beliau memerintahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk melakukan koordinasi dan pemeriksaan khusus terhadap penyerapan serta penggunaan dana-transfer tersebut yang dikelola oleh pemerintah daerah.  Presiden menegaskan bahwa “setiap rupiah uang rakyat harus tepat sasaran dan digunakan sesuai periode waktu yang telah ditetapkan, termasuk dana daerah.” Instruksi ini dikeluarkan sebagai respons terhadap fakta bahwa simpanan dana pemerintah daerah di perbankan meningkat — sebuah indikator bahwa dana yang sudah disalurkan belum terserap secara optimal ke program dan proyek di lapangan. source: cnbcindonesia Follow  untuk info menarik lainnya! #hybestinfo #prabowo #presidenprabowo #purbaya #TKD", "post_id": "7571849378319699207"}}, {"key": "hybestinfo", "attributes": {"label": "hybestinfo", "x": 96.09729548666024, "y": 762.2550863156459, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7571849378319699207", "id": "hybestinfo", "source": "tiktok-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dalam pengelolaan keuangan daerah jelang akhir tahun 2025. Langkah ini muncul usai teguran resmi yang dikirim oleh Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota lewat surat bernomor S-662/MK.08/2025 bertanggal 20 Oktober 2025. Dalam surat tersebut, Purbaya mencatat bahwa meskipun realisasi penyaluran dana transfer ke daerah (TKD) telah mencapai sekitar 74 % dari pagu, realisasi belanja daerah dari APBD mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya dan simpanan daerah di perbankan justru meningkat.  Menindaklanjuti kondisi itu, Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum kunjungan kenegaraannya ke Australia. Dalam rapat tersebut, beliau memerintahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk melakukan koordinasi dan pemeriksaan khusus terhadap penyerapan serta penggunaan dana-transfer tersebut yang dikelola oleh pemerintah daerah.  Presiden menegaskan bahwa “setiap rupiah uang rakyat harus tepat sasaran dan digunakan sesuai periode waktu yang telah ditetapkan, termasuk dana daerah.” Instruksi ini dikeluarkan sebagai respons terhadap fakta bahwa simpanan dana pemerintah daerah di perbankan meningkat — sebuah indikator bahwa dana yang sudah disalurkan belum terserap secara optimal ke program dan proyek di lapangan. source: cnbcindonesia Follow  untuk info menarik lainnya! #hybestinfo #prabowo #presidenprabowo #purbaya #TKD", "post_id": "7571849378319699207"}}, {"key": "@teofantori", "attributes": {"label": "@teofantori", "x": 954.7487583220288, "y": 498.7745199614676, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "SdWAEpy6nj0", "id": "@teofantori", "source": "youtube-000001", "content": "Kredivo: Dari Kartu Flexi, Infinite Card, sampai Matinya Fitur QR - Full Cerita\n\nKredivo itu cuma paylater biasa? Ternyata dulu mereka punya kartu kredit digital bernama Flexi dan Infinite Card! Juga fitur scan QR di merchant offline sempat ada, lalu hilang tanpa kabar, lalu bangkit lagi di Krom Bank.\n\nDi video ini, kita bedah tuntas Kredivo dari awal berdiri sampai 2025:\n\n✅ Siapa pendiri Kredivo (Akshay Garg & Alie Tan)\n✅ Sejarah pendanaan lebih dari $200 juta\n✅ Fitur andalan sekarang: tenor 30 hari 0%, Kredivo Score, KrediFazz\n✅ ⚠️ Fitur yang HILANG: Flexi Card, Infinite Card, QRIS di aplikasi utama\n✅ Kelebihan & kekurangan secara objektif\n✅ Bahaya telat bayar: dilaporkan ke SLIK OJK\n✅ Sisi baik & buruk pakai paylater\n\n📌 Daftar isi:\n0:00 Pembukaan\n0:42 Sejarah & Founder Kredivo\n2:35 Fitur Andalan Sekarang\n3:36 FOKUS: Flexi, Infinite Card & QR yang Hilang\n5:30 Kelebihan & Kekurangan\n6:58 Sisi Baik & Buruk (Risiko)\n7:55 Penutup & Kesimpulan\n\n🔍 Sumber data:\nWebsite resmi Kredivo & FinAccel\nLaporan OJK\nLiputan ANTARA (Juli 2024) tentang QRIS Krom Bank\nArsip Kredivo via Wayback Machine\n\n⚠️ Disclaimer:\nVideo ini dibuat untuk tujuan edukasi dan informasi. Bukan promosi atau afiliasi dengan Kredivo. Selalu bijak dalam menggunakan layanan pinjaman.\n\n💬 Punya pengalaman pakai Flexi atau Infinite Card dulu? Atau kesal karena fitur QR di Kredivo utama ilang? Tulis di komentar!\n\n👍 Like, subscribe, dan share ke teman yang suka paylater biar lebih waspada.\n\n\n\nGear yang dipakai di video ini:\n\n📱 Kamera: Vivo V60 https://s.shopee.co.id/8fOPlLKRps\n🔭 Tripod: Ulanzi https://s.shopee.co.id/3LMtPdrvvO\n🎙️ Mic: Takara Into X3 https://s.shopee.co.id/4LFQba3EUI\n\nTemukan aku di sosial media lainnya:\n📷 Instagram: teofantori https://www.instagram.com/teofantori?...\n🎵 TikTok: teofantori https://www.tiktok.com/?_r...\n📧 Kerja sama/Business: teofantori68\n\n#Kredivo #Paylater #KredivoFiturHilang #FlexiCard #InfiniteCard #QRIS #Fintech #OJK #BijakBerutang", "post_id": "SdWAEpy6nj0"}}, {"key": "teofantori", "attributes": {"label": "teofantori", "x": 404.3284323909445, "y": 656.3352000730869, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "SdWAEpy6nj0", "id": "teofantori", "source": "youtube-000001", "content": "Kredivo: Dari Kartu Flexi, Infinite Card, sampai Matinya Fitur QR - Full Cerita\n\nKredivo itu cuma paylater biasa? Ternyata dulu mereka punya kartu kredit digital bernama Flexi dan Infinite Card! Juga fitur scan QR di merchant offline sempat ada, lalu hilang tanpa kabar, lalu bangkit lagi di Krom Bank.\n\nDi video ini, kita bedah tuntas Kredivo dari awal berdiri sampai 2025:\n\n✅ Siapa pendiri Kredivo (Akshay Garg & Alie Tan)\n✅ Sejarah pendanaan lebih dari $200 juta\n✅ Fitur andalan sekarang: tenor 30 hari 0%, Kredivo Score, KrediFazz\n✅ ⚠️ Fitur yang HILANG: Flexi Card, Infinite Card, QRIS di aplikasi utama\n✅ Kelebihan & kekurangan secara objektif\n✅ Bahaya telat bayar: dilaporkan ke SLIK OJK\n✅ Sisi baik & buruk pakai paylater\n\n📌 Daftar isi:\n0:00 Pembukaan\n0:42 Sejarah & Founder Kredivo\n2:35 Fitur Andalan Sekarang\n3:36 FOKUS: Flexi, Infinite Card & QR yang Hilang\n5:30 Kelebihan & Kekurangan\n6:58 Sisi Baik & Buruk (Risiko)\n7:55 Penutup & Kesimpulan\n\n🔍 Sumber data:\nWebsite resmi Kredivo & FinAccel\nLaporan OJK\nLiputan ANTARA (Juli 2024) tentang QRIS Krom Bank\nArsip Kredivo via Wayback Machine\n\n⚠️ Disclaimer:\nVideo ini dibuat untuk tujuan edukasi dan informasi. Bukan promosi atau afiliasi dengan Kredivo. Selalu bijak dalam menggunakan layanan pinjaman.\n\n💬 Punya pengalaman pakai Flexi atau Infinite Card dulu? Atau kesal karena fitur QR di Kredivo utama ilang? Tulis di komentar!\n\n👍 Like, subscribe, dan share ke teman yang suka paylater biar lebih waspada.\n\n\n\nGear yang dipakai di video ini:\n\n📱 Kamera: Vivo V60 https://s.shopee.co.id/8fOPlLKRps\n🔭 Tripod: Ulanzi https://s.shopee.co.id/3LMtPdrvvO\n🎙️ Mic: Takara Into X3 https://s.shopee.co.id/4LFQba3EUI\n\nTemukan aku di sosial media lainnya:\n📷 Instagram: teofantori https://www.instagram.com/teofantori?...\n🎵 TikTok: teofantori https://www.tiktok.com/?_r...\n📧 Kerja sama/Business: teofantori68\n\n#Kredivo #Paylater #KredivoFiturHilang #FlexiCard #InfiniteCard #QRIS #Fintech #OJK #BijakBerutang", "post_id": "SdWAEpy6nj0"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 278.8773391833636, "y": 642.499511837832, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 134.5217, "in_degree": 0, "out_degree": 21, "degree": 21}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 778.2602761657474, "y": 41.796980586105704, "size": 9.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0224, "eigenvector": 70.6155, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 258.56513017471394, "y": 833.4523326719948, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.6367, "eigenvector": 134.5217, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 930.7036387155464, "y": 325.78855450550657, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.6367, "eigenvector": 134.5217, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 450.493153244374, "y": 723.6963128154206, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.6367, "eigenvector": 134.5217, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 188.70684451283492, "y": 989.7278900456969, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.6367, "eigenvector": 134.5217, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 127.32661835550863, "y": 767.3644648155832, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.6367, "eigenvector": 134.5217, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "@PartaiGarudaOfficial", "attributes": {"label": "@PartaiGarudaOfficial", "x": 780.6096919226684, "y": 79.96142690924235, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Ur8pmJbwXFM", "id": "@PartaiGarudaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "Hanya Prabowo Yang Berani Hapus Utang UMKM⁉️Pelaku Usaha Jangan Insecure Ambil KUR‼️\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana pembentukan bank UMKM. Melalui pengambil alihan PNM dari Danantara, bank tersebut fokus menyalurkan Kredit Usaha Rakyat ke sektor UMKM. Apakah langkah ini semakin menguntungkan?\n\nSimak pembahasannya dengan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (Sekjen DPP) Partai Garda Republik Indonesia Ihsan Jauhari.\n\n#menterikeunangan #purbaya #pnm #umkm #kur #usaha #danantara🇮🇩 Partai Garuda hadir sebagai suara baru:\n🔺 Nasionalis – karena cinta tanah air bukan slogan, tapi tindakan nyata.\n🔺 Religius – karena politik harus dijalankan dengan hati dan moral.\n🔺 Kerakyatan – karena rakyat bukan objek kekuasaan, tapi subjek perubahan.\n\n🗳️ Kami bukan sekadar partai. Kami adalah gerakan.\nGerakan untuk mengembalikan martabat politik Indonesia.\n\nFOLLOW SOSIAL MEDIA KAMI 👇\nYoutube ~    /    ​\nInstagram ~   / partaigaruda  \nTikTok ~   / dpppartaigaruda  \nFacebook ~   / partaigarudaofficiall  \nWebsite ~ https://partaigaruda.org/", "post_id": "Ur8pmJbwXFM"}}, {"key": "partaigarudaofficial", "attributes": {"label": "partaigarudaofficial", "x": 435.090782546261, "y": 562.5142166947658, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ur8pmJbwXFM", "id": "partaigarudaofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Hanya Prabowo Yang Berani Hapus Utang UMKM⁉️Pelaku Usaha Jangan Insecure Ambil KUR‼️\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana pembentukan bank UMKM. Melalui pengambil alihan PNM dari Danantara, bank tersebut fokus menyalurkan Kredit Usaha Rakyat ke sektor UMKM. Apakah langkah ini semakin menguntungkan?\n\nSimak pembahasannya dengan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (Sekjen DPP) Partai Garda Republik Indonesia Ihsan Jauhari.\n\n#menterikeunangan #purbaya #pnm #umkm #kur #usaha #danantara🇮🇩 Partai Garuda hadir sebagai suara baru:\n🔺 Nasionalis – karena cinta tanah air bukan slogan, tapi tindakan nyata.\n🔺 Religius – karena politik harus dijalankan dengan hati dan moral.\n🔺 Kerakyatan – karena rakyat bukan objek kekuasaan, tapi subjek perubahan.\n\n🗳️ Kami bukan sekadar partai. Kami adalah gerakan.\nGerakan untuk mengembalikan martabat politik Indonesia.\n\nFOLLOW SOSIAL MEDIA KAMI 👇\nYoutube ~    /    ​\nInstagram ~   / partaigaruda  \nTikTok ~   / dpppartaigaruda  \nFacebook ~   / partaigarudaofficiall  \nWebsite ~ https://partaigaruda.org/", "post_id": "Ur8pmJbwXFM"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 518.6637176128064, "y": 108.59723048798087, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "FEgCIRHoVa0", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "EKSKLUSIF! World Bank Minta Maaf ke RI, Purbaya: Saya Akan Buktikan Kalian Salah - SAPA PAGI\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia sempat disalahpahami oleh sejumlah lembaga internasional. Namun, persepsi tersebut kini mulai berubah setelah pemerintah memberikan penjelasan langsung.\n\nDalam pertemuan dengan World Bank, Purbaya bahkan menyebut pihak yang menyusun proyeksi ekonomi Indonesia sempat menyampaikan permintaan maaf.\n\n“Dia minta maaf karena terlalu cepat menurunkan outlook. Saya bilang tidak apa-apa, tapi yang penting ke depan saya akan buktikan kamu salah karena fondasi ekonomi kita bagus dan kita akan tumbuh lebih cepat,” ujar Purbaya.\n\nSebelumnya, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat diturunkan, memicu sentimen negatif di pasar. Namun, menurut Purbaya, penilaian tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan \nkondisi fundamental ekonomi nasional.\n\nIa menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat dan mampu bertahan di tengah gejolak global.\n\n“Pondasi ekonomi kita bagus, dan kita akan tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan,” tegasnya.\n\nSelain Bank Dunia, klarifikasi juga dilakukan kepada lembaga pemeringkat S&P Global Ratings. \nHasilnya, S&P menilai kinerja Indonesia masih solid dan mempertahankan outlook stabil.\n\nBahkan, peringkat kredit Indonesia di level triple B diproyeksikan tetap aman dalam jangka \nmenengah.\n\n“Mereka melihat performa kita masih baik, walaupun ada beberapa catatan. Secara umum tetap stabil,” kata Purbaya.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Joshua\n#purbaya #worldbank #ekonomiindonesia \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "FEgCIRHoVa0"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 965.6635981800827, "y": 733.370869836694, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5141, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "FEgCIRHoVa0", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "EKSKLUSIF! World Bank Minta Maaf ke RI, Purbaya: Saya Akan Buktikan Kalian Salah - SAPA PAGI\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia sempat disalahpahami oleh sejumlah lembaga internasional. Namun, persepsi tersebut kini mulai berubah setelah pemerintah memberikan penjelasan langsung.\n\nDalam pertemuan dengan World Bank, Purbaya bahkan menyebut pihak yang menyusun proyeksi ekonomi Indonesia sempat menyampaikan permintaan maaf.\n\n“Dia minta maaf karena terlalu cepat menurunkan outlook. Saya bilang tidak apa-apa, tapi yang penting ke depan saya akan buktikan kamu salah karena fondasi ekonomi kita bagus dan kita akan tumbuh lebih cepat,” ujar Purbaya.\n\nSebelumnya, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat diturunkan, memicu sentimen negatif di pasar. Namun, menurut Purbaya, penilaian tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan \nkondisi fundamental ekonomi nasional.\n\nIa menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat dan mampu bertahan di tengah gejolak global.\n\n“Pondasi ekonomi kita bagus, dan kita akan tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan,” tegasnya.\n\nSelain Bank Dunia, klarifikasi juga dilakukan kepada lembaga pemeringkat S&P Global Ratings. \nHasilnya, S&P menilai kinerja Indonesia masih solid dan mempertahankan outlook stabil.\n\nBahkan, peringkat kredit Indonesia di level triple B diproyeksikan tetap aman dalam jangka \nmenengah.\n\n“Mereka melihat performa kita masih baik, walaupun ada beberapa catatan. Secara umum tetap stabil,” kata Purbaya.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Joshua\n#purbaya #worldbank #ekonomiindonesia \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "FEgCIRHoVa0"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 446.53993090053456, "y": 684.9113162588299, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 121.7404, "in_degree": 0, "out_degree": 12, "degree": 12}, "_id": "ObTqS_2DoUQ", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Ungkap S&P Pertahankan Peringkat Kredit RI di Level BBB dengan Outlook Stabil | MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari kunjungannya ke Washington DC, Amerika Serikat. Usai bertemu dengan lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P) pada Selasa (14/4/2026) waktu setempat, Purbaya mengonfirmasi bahwa Indonesia berhasil mempertahankan peringkat utang pada level Triple B (BBB) dengan outlook stabil.\n\nPeringkat Triple B (BBB) ini menempatkan Indonesia tetap dalam kategori Investment Grade atau layak investasi, yang menandakan risiko gagal bayar yang rendah di mata investor global. Dalam pertemuan tersebut, S&P menggali secara mendalam konsistensi kebijakan fiskal Indonesia, terutama mengenai batasan defisit anggaran.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ObTqS_2DoUQ"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 685.2304588633463, "y": 299.5023067065621, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "v_TVWnMhbJI", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Bagaimana Indonesia Tambah Pasokan Minyak dari Rusia di Tengah Krisis Energi?\n\nKABARBURSA.COM — Pemerintah menegaskan terus menjaga disiplin fiskal demi menekan defisit APBN di bawah 3%, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut defisit APBN 2025 saat ini 2,92% dan penerimaan pajak triwulan I-2026 mencapai Rp394,8 triliun, sehingga S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil. Gubernur BI Perry Warjiyo menyoroti tiga pilar utama ketahanan ekonomi nasional: kredibilitas kebijakan, kemampuan adaptasi, dan kemitraan internasional. Pemerintah juga memperketat penertiban tambang ilegal di kawasan hutan lindung serta mengamankan pasokan minyak mentah dari Rusia untuk menjaga ketahanan energi nasional. Di sektor korporasi, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membagikan dividen tunai final Rp250 per saham meski laba bersih 2025 turun menjadi Rp725 miliar. Berita ini penting untuk diketahui publik karena berkaitan langsung dengan stabilitas fiskal, ekonomi, dan energi nasional. Jangan lupa subscribe Kabar Bursa dan tinggalkan komentar di bawah untuk diskusi selengkapnya!\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#ekonomiindonesia #fiskal #apbn #purbayayudhisadewa #pertumbuhan #minyakmentah #energi #ketahananekonomi #pertambangan #investasi #dividen #bisnis #bankindonesia #keuangan #industri #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "v_TVWnMhbJI"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 498.67891412158116, "y": 317.46555760753415, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3568, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "v_TVWnMhbJI", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Bagaimana Indonesia Tambah Pasokan Minyak dari Rusia di Tengah Krisis Energi?\n\nKABARBURSA.COM — Pemerintah menegaskan terus menjaga disiplin fiskal demi menekan defisit APBN di bawah 3%, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut defisit APBN 2025 saat ini 2,92% dan penerimaan pajak triwulan I-2026 mencapai Rp394,8 triliun, sehingga S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil. Gubernur BI Perry Warjiyo menyoroti tiga pilar utama ketahanan ekonomi nasional: kredibilitas kebijakan, kemampuan adaptasi, dan kemitraan internasional. Pemerintah juga memperketat penertiban tambang ilegal di kawasan hutan lindung serta mengamankan pasokan minyak mentah dari Rusia untuk menjaga ketahanan energi nasional. Di sektor korporasi, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membagikan dividen tunai final Rp250 per saham meski laba bersih 2025 turun menjadi Rp725 miliar. Berita ini penting untuk diketahui publik karena berkaitan langsung dengan stabilitas fiskal, ekonomi, dan energi nasional. Jangan lupa subscribe Kabar Bursa dan tinggalkan komentar di bawah untuk diskusi selengkapnya!\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#ekonomiindonesia #fiskal #apbn #purbayayudhisadewa #pertumbuhan #minyakmentah #energi #ketahananekonomi #pertambangan #investasi #dividen #bisnis #bankindonesia #keuangan #industri #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "v_TVWnMhbJI"}}, {"key": "@tvasuransi", "attributes": {"label": "@tvasuransi", "x": 753.3503085360499, "y": 930.3192728189108, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "W9iB127Rbqk", "id": "@tvasuransi", "source": "youtube-000001", "content": "Dibilang Tidak Punya Space Fiskal, Purbaya Beberkan Bukti Ini\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyangkal pernyataan beberapa  pihak di berbagai platform media sosial bahwa kondisi fiskal negara sedang tidak baik-baik saja.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menterikeuangan #purbayayudhisadewa #bebanpajak #kebijakanfiskal \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "W9iB127Rbqk"}}, {"key": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "ptsmi_id", "x": 451.226934143228, "y": 340.56938710576077, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3568, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "W9iB127Rbqk", "id": "ptsmi_id", "source": "youtube-000001", "content": "Dibilang Tidak Punya Space Fiskal, Purbaya Beberkan Bukti Ini\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyangkal pernyataan beberapa  pihak di berbagai platform media sosial bahwa kondisi fiskal negara sedang tidak baik-baik saja.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menterikeuangan #purbayayudhisadewa #bebanpajak #kebijakanfiskal \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "W9iB127Rbqk"}}, {"key": "@DesiSutriani", "attributes": {"label": "@DesiSutriani", "x": 378.21685609809253, "y": 523.2759061100461, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3tn8enroTrU", "id": "@DesiSutriani", "source": "youtube-000001", "content": "CUMA INI RESIKO TERPARAH GALBAY DI BANK DIGITAL,,ALLO BANK, NEO BANK, SEABANK, SUPERBANK, JAGO, DLL\n\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026", "post_id": "3tn8enroTrU"}}, {"key": "desisutriani", "attributes": {"label": "desisutriani", "x": 21.73552442882776, "y": 203.58322126223504, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3568, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3tn8enroTrU", "id": "desisutriani", "source": "youtube-000001", "content": "CUMA INI RESIKO TERPARAH GALBAY DI BANK DIGITAL,,ALLO BANK, NEO BANK, SEABANK, SUPERBANK, JAGO, DLL\n\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026", "post_id": "3tn8enroTrU"}}, {"key": "desisutri...", "attributes": {"label": "desisutri...", "x": 613.0582070727793, "y": 431.80769915099336, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.3568, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3tn8enroTrU", "id": "desisutri...", "source": "youtube-000001", "content": "CUMA INI RESIKO TERPARAH GALBAY DI BANK DIGITAL,,ALLO BANK, NEO BANK, SEABANK, SUPERBANK, JAGO, DLL\n\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026", "post_id": "3tn8enroTrU"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 956.9678152246444, "y": 258.6988255193984, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "drDGSqlwCpA", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Isu Miring, Menkeu Tegaskan Ekonomi Indonesia Diapresiasi IMF & World Bank\n\nGaruda Tv - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan klarifikasi tegas terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai kondisi keuangan negara. \n\nMenkeu meluruskan kabar yang menyebut bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun, dan menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang tidak memiliki dasar akurat.\n\nDalam keterangannya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa merinci bahwa total kas negara saat ini sebenarnya berada di kisaran Rp420 triliun. Angka ini jauh berbeda dari narasi yang beredar luas di publik beberapa waktu terakhir.\n\nPemerintah juga menjalankan strategi pengelolaan likuiditas secara transparan. Dari total saldo tersebut, sebesar Rp300 triliun ditempatkan di sektor perbankan.\n\nPurbaya meminta masyarakat untuk tidak khawatir dan tidak mudah terprovokasi oleh data yang tidak valid. \n\nMenurutnya, pemerintah menerapkan manajemen kas yang aktif dan terukur untuk memastikan stabilitas anggaran tetap terjaga sepanjang tahun anggaran berjalan.\n\n\"Pengelolaan kas negara dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Kita melakukan manajemen kas yang baik sehingga seluruh kebutuhan belanja negara dapat terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas,\" ujar Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nDi saat isu miring berhembus di dalam negeri, kinerja ekonomi Indonesia justru terus mendapatkan respons positif dari dunia internasional. Kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi nasional dilaporkan semakin meningkat.\n\nSejumlah lembaga keuangan internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) memberikan apresiasi terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#kementeriankeuangan  #purbayayudhisadewa  #KasNegara #apbn2026  #ekonom i#garudatv  #beritaekonomi  #cekfakta \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "drDGSqlwCpA"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 728.7712575235461, "y": 828.4716910033404, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "drDGSqlwCpA", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Isu Miring, Menkeu Tegaskan Ekonomi Indonesia Diapresiasi IMF & World Bank\n\nGaruda Tv - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan klarifikasi tegas terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai kondisi keuangan negara. \n\nMenkeu meluruskan kabar yang menyebut bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun, dan menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang tidak memiliki dasar akurat.\n\nDalam keterangannya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa merinci bahwa total kas negara saat ini sebenarnya berada di kisaran Rp420 triliun. Angka ini jauh berbeda dari narasi yang beredar luas di publik beberapa waktu terakhir.\n\nPemerintah juga menjalankan strategi pengelolaan likuiditas secara transparan. Dari total saldo tersebut, sebesar Rp300 triliun ditempatkan di sektor perbankan.\n\nPurbaya meminta masyarakat untuk tidak khawatir dan tidak mudah terprovokasi oleh data yang tidak valid. \n\nMenurutnya, pemerintah menerapkan manajemen kas yang aktif dan terukur untuk memastikan stabilitas anggaran tetap terjaga sepanjang tahun anggaran berjalan.\n\n\"Pengelolaan kas negara dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Kita melakukan manajemen kas yang baik sehingga seluruh kebutuhan belanja negara dapat terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas,\" ujar Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nDi saat isu miring berhembus di dalam negeri, kinerja ekonomi Indonesia justru terus mendapatkan respons positif dari dunia internasional. Kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi nasional dilaporkan semakin meningkat.\n\nSejumlah lembaga keuangan internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) memberikan apresiasi terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#kementeriankeuangan  #purbayayudhisadewa  #KasNegara #apbn2026  #ekonom i#garudatv  #beritaekonomi  #cekfakta \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "drDGSqlwCpA"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 992.5962905309896, "y": 523.2219357914651, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6714, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "DFT_teRuMy0", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "KABAR GEMBIRA! Menkeu Purbaya Targetkan Penyaluran Kredit Perumahan Besar-besaran!\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "DFT_teRuMy0"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 818.8999453426999, "y": 735.7989733604143, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.0422, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "DFT_teRuMy0", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "KABAR GEMBIRA! Menkeu Purbaya Targetkan Penyaluran Kredit Perumahan Besar-besaran!\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "DFT_teRuMy0"}}], "edges": [{"key": "Partikellirs", "source": "Partikellirs", "target": "CNNIndonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "owritedotid", "source": "owritedotid", "target": "owritedotid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Babatmentai", "source": "Babatmentai", "target": "mnvnty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Babatmentai", "source": "Babatmentai", "target": "BosPurwa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Babatmentai", "source": "Babatmentai", "target": "PNS_Ababil", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Addsmann", "source": "Addsmann", "target": "mesatu_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "patrick07467143", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "icibosadd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "dbluestarqueen", "source": "dbluestarqueen", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "dbluestarqueen", "source": "dbluestarqueen", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "yowMann_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "accscrt2431", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "TirtoID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "renzennie", "source": "renzennie", "target": "TomketLovers", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "fadjar_rijadi", "source": "fadjar_rijadi", "target": "ArvinHonami", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "fadjar_rijadi", "source": "fadjar_rijadi", "target": "SinggihDwiP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "jepara123456", "source": "jepara123456", "target": "AraituLaki", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "SitiSalmaF9851", "source": "SitiSalmaF9851", "target": "deeperinlovee", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "SitiSalmaF9851", "source": "SitiSalmaF9851", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "SitiSalmaF9851", "source": "SitiSalmaF9851", "target": "Yantoepedals", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "SitiSalmaF9851", "source": "SitiSalmaF9851", "target": "handokotjung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "donad4656", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "officialinews_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "isengaj35853237", "source": "isengaj35853237", "target": "O5Bravo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kabarsamarinda_official", "source": "kabarsamarinda_official", "target": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tumbuhkaya.id", "source": "tumbuhkaya.id", "target": "tumbuhkaya.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nkri24jam", "source": "nkri24jam", "target": "menkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "infowargarepublik", "source": "infowargarepublik", "target": "andalandayaabadi_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fortexpedia", "source": "fortexpedia", "target": "Inilah.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hybest.info", "source": "hybest.info", "target": "hybestinfo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@teofantori", "source": "@teofantori", "target": "teofantori", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PartaiGarudaOfficial", "source": "@PartaiGarudaOfficial", "target": "partaigarudaofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutriani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutri...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}