{"nodes": [{"key": "siskaxiii", "attributes": {"label": "siskaxiii", "x": 484.11311308526797, "y": 325.6287985182025, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 13.9151, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048011486434566654", "id": "siskaxiii", "source": "retweet-000002", "content": "Mahasiswa dan Pengemudi Ojol Bentrok di Makassar, Kinerja Polisi jadi Sorotan https://t.co/aDdhdMpCTv", "post_id": "2048011486434566654"}}, {"key": "OposisiCerdas", "attributes": {"label": "OposisiCerdas", "x": 278.76143509673943, "y": 540.1988279600773, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 37.5707, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "2048011486434566654", "id": "OposisiCerdas", "source": "retweet-000002", "content": "Mahasiswa dan Pengemudi Ojol Bentrok di Makassar, Kinerja Polisi jadi Sorotan https://t.co/aDdhdMpCTv", "post_id": "2048011486434566654"}}, {"key": "Nadia0zi", "attributes": {"label": "Nadia0zi", "x": 610.7734326817515, "y": 20.977063515567494, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 13.9151, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048011813217026440", "id": "Nadia0zi", "source": "retweet-000002", "content": "Mahasiswa dan Pengemudi Ojol Bentrok di Makassar, Kinerja Polisi jadi Sorotan https://t.co/aDdhdMpCTv", "post_id": "2048011813217026440"}}, {"key": "shellyxii", "attributes": {"label": "shellyxii", "x": 488.7567463185882, "y": 486.1642701131613, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 13.9151, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048012120458231891", "id": "shellyxii", "source": "retweet-000002", "content": "Mahasiswa dan Pengemudi Ojol Bentrok di Makassar, Kinerja Polisi jadi Sorotan https://t.co/aDdhdMpCTv", "post_id": "2048012120458231891"}}, {"key": "naylazii", "attributes": {"label": "naylazii", "x": 371.86416949466303, "y": 641.4483772192376, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 13.9151, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048012326201364816", "id": "naylazii", "source": "retweet-000002", "content": "Mahasiswa dan Pengemudi Ojol Bentrok di Makassar, Kinerja Polisi jadi Sorotan https://t.co/aDdhdMpCTv", "post_id": "2048012326201364816"}}, {"key": "nasionalberita_", "attributes": {"label": "nasionalberita_", "x": 10.580477305153657, "y": 402.7454903846805, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 92.7665, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3887283480007306069_65389909596", "id": "nasionalberita_", "source": "instagram-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Kedatangannya disambut meriah oleh ribuan buruh dan warga yang sudah memadati area sejak pagi.\n\nDi atas panggung, Prabowo menyampaikan pandangannya terkait pekerja transportasi online (ojol) yang menurutnya memiliki peran besar dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.\n\nPrabowo menegaskan, skema potongan bagi pengemudi ojol seharusnya tidak melebihi 10 persen. Ia bahkan menyebut perusahaan yang tidak mengikuti aturan tersebut sebaiknya tidak beroperasi di Indonesia.\n\n“Saya katakan di sini, harus di bawah 10 persen. Kalau tidak mau ikut, tidak usah berusaha di Indonesia,” tegasnya.\n\nBaca Berita Lengkapnya di Bio\n\n#beritanasional #mayday #hariburuhinternasional #beritaterkini\n\n\"Kalau anda memiliki info peristiwa atau kejadian di sekitar anda, informasikan kami di kolom komentar.", "post_id": "3887283480007306069_65389909596"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 989.0987878734675, "y": 755.7578246619939, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 92.7665, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3887482684784705480_297782118", "id": "kompascom", "source": "instagram-000001", "content": "(Berita selengkapnya cek IG Stories )\n\nWakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan pemerintah telah membeli sebagian saham perusahaan aplikator ojek online (ojol) melalui Danantara. \n\n“Pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator, itu mengambil bagian saham,” ujar Dasco di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (1/5/2026). \n\nDasco berbicara saat menerima audiensi massa buruh yang menggelar aksi May Day di depan Gedung DPR RI.\n\nMenurut dia, masuknya pemerintah sebagai pemegang saham membuka ruang untuk penyesuaian berbagai kebijakan di sektor transportasi online, termasuk terkait besaran komisi yang selama ini menjadi keluhan pengemudi ojol.\n\n“Karena ini menyangkut sistem dan lain-lain, sehingga kebijakan itu akan disesuaikan secara perlahan tapi pasti,” kata dia.\n\nPenulis: Tria Sutrisna\nEditor: Danu Damarjati\n\n` #Ojol #Pemeerintah #Kebijakan", "post_id": "3887482684784705480_297782118"}}, {"key": "kabarnusantara.idn", "attributes": {"label": "kabarnusantara.idn", "x": 514.5034655759118, "y": 632.8829255672952, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.4164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3865372493415155495_80448202914", "id": "kabarnusantara.idn", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video memperlihatkan seorang pengemudi ojek online yang tiba-tiba masuk ke jalan tol Jakarta–Cikampek.\n\nPadahal, pengendara mobil di sekitar sudah berusaha memperingatkan dengan klakson dan memberi isyarat agar keluar dari jalur tol.\n\nNamun pengemudi ojol tersebut tetap melaju lurus, seolah tidak menyadari atau mengabaikan peringatan dari pengendara lain.\n\nAksi ini pun dinilai sangat berbahaya, baik bagi dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya.\nHingga kini belum diketahui bagaimana akhir dari kejadian tersebut.\n\nSumber : \n\nJika ada peristiwa di sekitar kalian, kirimkan informasinya melalui DM.\n👉 Follow TikTok \n👉 Follow IG \n\n#kabarnusantaid\n#kabarnusantara\n#viral\n#ojol\n#tol", "post_id": "3865372493415155495_80448202914"}}, {"key": "richardy", "attributes": {"label": "richardy", "x": 744.9164632421825, "y": 138.74362979795174, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.4164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3865372493415155495_80448202914", "id": "richardy", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video memperlihatkan seorang pengemudi ojek online yang tiba-tiba masuk ke jalan tol Jakarta–Cikampek.\n\nPadahal, pengendara mobil di sekitar sudah berusaha memperingatkan dengan klakson dan memberi isyarat agar keluar dari jalur tol.\n\nNamun pengemudi ojol tersebut tetap melaju lurus, seolah tidak menyadari atau mengabaikan peringatan dari pengendara lain.\n\nAksi ini pun dinilai sangat berbahaya, baik bagi dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya.\nHingga kini belum diketahui bagaimana akhir dari kejadian tersebut.\n\nSumber : \n\nJika ada peristiwa di sekitar kalian, kirimkan informasinya melalui DM.\n👉 Follow TikTok \n👉 Follow IG \n\n#kabarnusantaid\n#kabarnusantara\n#viral\n#ojol\n#tol", "post_id": "3865372493415155495_80448202914"}}, {"key": "kabarnusantara_id", "attributes": {"label": "kabarnusantara_id", "x": 254.14335357409058, "y": 115.61948724377203, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.4164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3865372493415155495_80448202914", "id": "kabarnusantara_id", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video memperlihatkan seorang pengemudi ojek online yang tiba-tiba masuk ke jalan tol Jakarta–Cikampek.\n\nPadahal, pengendara mobil di sekitar sudah berusaha memperingatkan dengan klakson dan memberi isyarat agar keluar dari jalur tol.\n\nNamun pengemudi ojol tersebut tetap melaju lurus, seolah tidak menyadari atau mengabaikan peringatan dari pengendara lain.\n\nAksi ini pun dinilai sangat berbahaya, baik bagi dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya.\nHingga kini belum diketahui bagaimana akhir dari kejadian tersebut.\n\nSumber : \n\nJika ada peristiwa di sekitar kalian, kirimkan informasinya melalui DM.\n👉 Follow TikTok \n👉 Follow IG \n\n#kabarnusantaid\n#kabarnusantara\n#viral\n#ojol\n#tol", "post_id": "3865372493415155495_80448202914"}}, {"key": "humaspolsekkawasankalibaru", "attributes": {"label": "humaspolsekkawasankalibaru", "x": 436.6628540625944, "y": 571.4195112000629, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9151, "eigenvector": 83.3303, "in_degree": 0, "out_degree": 11, "degree": 11}, "_id": "3872098590693406143_48371470978", "id": "humaspolsekkawasankalibaru", "source": "instagram-000001", "content": "Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek kawasan kalibaru menggelar kegiatan sosial bertajuk \"Jumat Peduli\".\n\nKegiatan ini berlangsung di halaman Polsek kawasan kalibaru\nKegiatan Jumat Peduli kali ini menyasar para pengemudi ojek online (OJOL) yang kerap menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat.\n\nDalam kegiatan tersebut, para pengemudi menerima bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya, \nKapolsek kawasan kalibaru AKP Arha Arianda Siregar S.T.K., S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya kegiatan.\n\nDalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi OJOL.\n\n\"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli akan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#jagajakarta+\n#polsekkawasankalibaru", "post_id": "3872098590693406143_48371470978"}}, {"key": "kapoldametrojaya", "attributes": {"label": "kapoldametrojaya", "x": 347.37382722049813, "y": 227.84752162515554, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9903, "eigenvector": 83.3303, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872098590693406143_48371470978", "id": "kapoldametrojaya", "source": "instagram-000001", "content": "Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek kawasan kalibaru menggelar kegiatan sosial bertajuk \"Jumat Peduli\".\n\nKegiatan ini berlangsung di halaman Polsek kawasan kalibaru\nKegiatan Jumat Peduli kali ini menyasar para pengemudi ojek online (OJOL) yang kerap menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat.\n\nDalam kegiatan tersebut, para pengemudi menerima bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya, \nKapolsek kawasan kalibaru AKP Arha Arianda Siregar S.T.K., S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya kegiatan.\n\nDalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi OJOL.\n\n\"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli akan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#jagajakarta+\n#polsekkawasankalibaru", "post_id": "3872098590693406143_48371470978"}}, {"key": "adeary_milcop", "attributes": {"label": "adeary_milcop", "x": 703.7812188255643, "y": 78.31157309287829, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9903, "eigenvector": 83.3303, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872098590693406143_48371470978", "id": "adeary_milcop", "source": "instagram-000001", "content": "Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek kawasan kalibaru menggelar kegiatan sosial bertajuk \"Jumat Peduli\".\n\nKegiatan ini berlangsung di halaman Polsek kawasan kalibaru\nKegiatan Jumat Peduli kali ini menyasar para pengemudi ojek online (OJOL) yang kerap menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat.\n\nDalam kegiatan tersebut, para pengemudi menerima bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya, \nKapolsek kawasan kalibaru AKP Arha Arianda Siregar S.T.K., S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya kegiatan.\n\nDalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi OJOL.\n\n\"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli akan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#jagajakarta+\n#polsekkawasankalibaru", "post_id": "3872098590693406143_48371470978"}}, {"key": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "divisihumaspolri", "x": 367.6478289239177, "y": 360.589507609595, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9903, "eigenvector": 83.3303, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872098590693406143_48371470978", "id": "divisihumaspolri", "source": "instagram-000001", "content": "Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek kawasan kalibaru menggelar kegiatan sosial bertajuk \"Jumat Peduli\".\n\nKegiatan ini berlangsung di halaman Polsek kawasan kalibaru\nKegiatan Jumat Peduli kali ini menyasar para pengemudi ojek online (OJOL) yang kerap menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat.\n\nDalam kegiatan tersebut, para pengemudi menerima bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya, \nKapolsek kawasan kalibaru AKP Arha Arianda Siregar S.T.K., S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya kegiatan.\n\nDalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi OJOL.\n\n\"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli akan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#jagajakarta+\n#polsekkawasankalibaru", "post_id": "3872098590693406143_48371470978"}}, {"key": "spripim.polri", "attributes": {"label": "spripim.polri", "x": 165.98601155069315, "y": 259.29269795087293, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9903, "eigenvector": 83.3303, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872098590693406143_48371470978", "id": "spripim.polri", "source": "instagram-000001", "content": "Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek kawasan kalibaru menggelar kegiatan sosial bertajuk \"Jumat Peduli\".\n\nKegiatan ini berlangsung di halaman Polsek kawasan kalibaru\nKegiatan Jumat Peduli kali ini menyasar para pengemudi ojek online (OJOL) yang kerap menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat.\n\nDalam kegiatan tersebut, para pengemudi menerima bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya, \nKapolsek kawasan kalibaru AKP Arha Arianda Siregar S.T.K., S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya kegiatan.\n\nDalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi OJOL.\n\n\"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli akan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#jagajakarta+\n#polsekkawasankalibaru", "post_id": "3872098590693406143_48371470978"}}, {"key": "poldametrojaya", "attributes": {"label": "poldametrojaya", "x": 374.1497574301044, "y": 539.1263678587179, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9903, "eigenvector": 83.3303, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872098590693406143_48371470978", "id": "poldametrojaya", "source": "instagram-000001", "content": "Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek kawasan kalibaru menggelar kegiatan sosial bertajuk \"Jumat Peduli\".\n\nKegiatan ini berlangsung di halaman Polsek kawasan kalibaru\nKegiatan Jumat Peduli kali ini menyasar para pengemudi ojek online (OJOL) yang kerap menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat.\n\nDalam kegiatan tersebut, para pengemudi menerima bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya, \nKapolsek kawasan kalibaru AKP Arha Arianda Siregar S.T.K., S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya kegiatan.\n\nDalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi OJOL.\n\n\"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli akan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#jagajakarta+\n#polsekkawasankalibaru", "post_id": "3872098590693406143_48371470978"}}, {"key": "jakut_update", "attributes": {"label": "jakut_update", "x": 65.68357580323558, "y": 391.84263830477516, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9903, "eigenvector": 83.3303, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872098590693406143_48371470978", "id": "jakut_update", "source": "instagram-000001", "content": "Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek kawasan kalibaru menggelar kegiatan sosial bertajuk \"Jumat Peduli\".\n\nKegiatan ini berlangsung di halaman Polsek kawasan kalibaru\nKegiatan Jumat Peduli kali ini menyasar para pengemudi ojek online (OJOL) yang kerap menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat.\n\nDalam kegiatan tersebut, para pengemudi menerima bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya, \nKapolsek kawasan kalibaru AKP Arha Arianda Siregar S.T.K., S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya kegiatan.\n\nDalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi OJOL.\n\n\"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli akan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#jagajakarta+\n#polsekkawasankalibaru", "post_id": "3872098590693406143_48371470978"}}, {"key": "sekitaran_jakut", "attributes": {"label": "sekitaran_jakut", "x": 843.768888638488, "y": 219.97755470325686, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9903, "eigenvector": 83.3303, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872098590693406143_48371470978", "id": "sekitaran_jakut", "source": "instagram-000001", "content": "Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek kawasan kalibaru menggelar kegiatan sosial bertajuk \"Jumat Peduli\".\n\nKegiatan ini berlangsung di halaman Polsek kawasan kalibaru\nKegiatan Jumat Peduli kali ini menyasar para pengemudi ojek online (OJOL) yang kerap menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat.\n\nDalam kegiatan tersebut, para pengemudi menerima bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya, \nKapolsek kawasan kalibaru AKP Arha Arianda Siregar S.T.K., S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya kegiatan.\n\nDalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi OJOL.\n\n\"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli akan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#jagajakarta+\n#polsekkawasankalibaru", "post_id": "3872098590693406143_48371470978"}}, {"key": "ditbinmas.pmj", "attributes": {"label": "ditbinmas.pmj", "x": 606.3397770946027, "y": 464.80306583500453, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9903, "eigenvector": 83.3303, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872098590693406143_48371470978", "id": "ditbinmas.pmj", "source": "instagram-000001", "content": "Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek kawasan kalibaru menggelar kegiatan sosial bertajuk \"Jumat Peduli\".\n\nKegiatan ini berlangsung di halaman Polsek kawasan kalibaru\nKegiatan Jumat Peduli kali ini menyasar para pengemudi ojek online (OJOL) yang kerap menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat.\n\nDalam kegiatan tersebut, para pengemudi menerima bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya, \nKapolsek kawasan kalibaru AKP Arha Arianda Siregar S.T.K., S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya kegiatan.\n\nDalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi OJOL.\n\n\"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli akan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#jagajakarta+\n#polsekkawasankalibaru", "post_id": "3872098590693406143_48371470978"}}, {"key": "tmcpoldametro", "attributes": {"label": "tmcpoldametro", "x": 154.60379919824462, "y": 414.96961448699454, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9903, "eigenvector": 83.3303, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872098590693406143_48371470978", "id": "tmcpoldametro", "source": "instagram-000001", "content": "Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek kawasan kalibaru menggelar kegiatan sosial bertajuk \"Jumat Peduli\".\n\nKegiatan ini berlangsung di halaman Polsek kawasan kalibaru\nKegiatan Jumat Peduli kali ini menyasar para pengemudi ojek online (OJOL) yang kerap menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat.\n\nDalam kegiatan tersebut, para pengemudi menerima bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya, \nKapolsek kawasan kalibaru AKP Arha Arianda Siregar S.T.K., S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya kegiatan.\n\nDalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi OJOL.\n\n\"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli akan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#jagajakarta+\n#polsekkawasankalibaru", "post_id": "3872098590693406143_48371470978"}}, {"key": "direskrimum_pmj", "attributes": {"label": "direskrimum_pmj", "x": 906.5202269823628, "y": 425.9025630804818, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9903, "eigenvector": 83.3303, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872098590693406143_48371470978", "id": "direskrimum_pmj", "source": "instagram-000001", "content": "Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek kawasan kalibaru menggelar kegiatan sosial bertajuk \"Jumat Peduli\".\n\nKegiatan ini berlangsung di halaman Polsek kawasan kalibaru\nKegiatan Jumat Peduli kali ini menyasar para pengemudi ojek online (OJOL) yang kerap menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat.\n\nDalam kegiatan tersebut, para pengemudi menerima bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya, \nKapolsek kawasan kalibaru AKP Arha Arianda Siregar S.T.K., S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya kegiatan.\n\nDalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi OJOL.\n\n\"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli akan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#jagajakarta+\n#polsekkawasankalibaru", "post_id": "3872098590693406143_48371470978"}}, {"key": "birosdmpmj", "attributes": {"label": "birosdmpmj", "x": 218.69429062158562, "y": 652.2872806620863, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9903, "eigenvector": 83.3303, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872098590693406143_48371470978", "id": "birosdmpmj", "source": "instagram-000001", "content": "Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek kawasan kalibaru menggelar kegiatan sosial bertajuk \"Jumat Peduli\".\n\nKegiatan ini berlangsung di halaman Polsek kawasan kalibaru\nKegiatan Jumat Peduli kali ini menyasar para pengemudi ojek online (OJOL) yang kerap menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat.\n\nDalam kegiatan tersebut, para pengemudi menerima bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya, \nKapolsek kawasan kalibaru AKP Arha Arianda Siregar S.T.K., S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya kegiatan.\n\nDalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi OJOL.\n\n\"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli akan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#jagajakarta+\n#polsekkawasankalibaru", "post_id": "3872098590693406143_48371470978"}}, {"key": "ayoindonesiacom", "attributes": {"label": "ayoindonesiacom", "x": 803.7886244768434, "y": 1.8233096100831458, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 92.7665, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7625483243432807697", "id": "ayoindonesiacom", "source": "tiktok-000001", "content": "Viral di media sosial seorang pengemudi ojek online (ojol) melabrak penumpangnya yang diduga melakukan pel*cehan saat dibonceng. Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku tidak hanya berani memegang bagian tubuh pengemudi saat dibonceng. Pelaku juga sempat mengajak korban ke tempat kosnya.  Insiden ini terjadi di jembatan penyebarangan orang di kawasan Jakarta Timur.  Dalam rekaman video, pelaku mencoba menutupi wajahnya dengan tas saat ditegur oleh pengemudi ojol. Follow terus  #ojekonline #ojol #viral #jakarta", "post_id": "7625483243432807697"}}, {"key": "konteksverse", "attributes": {"label": "konteksverse", "x": 261.15275507399014, "y": 520.9887642602005, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9151, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7623705921427950866", "id": "konteksverse", "source": "tiktok-000001", "content": "VIRAL! OJOL MASUK TOL TANPA RAGU, PADAHAL UDAH DIPERINGATIN Seorang pengemudi ojek online (ojol) terekam melintas dengan santai di ruas Tol Jakarta–Cikampek pada Selasa, 31 Maret 2026. Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, memperlihatkan sepeda motor berada di jalur yang seharusnya hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda empat atau lebih. Dalam rekaman itu, pengendara mobil sempat membunyikan klakson sebagai peringatan, mengingat sepeda motor dilarang masuk jalan tol. Namun, pengemudi ojol tersebut tampak mengabaikan peringatan dan tetap melaju. Aksi nekat ini pun menuai sorotan publik karena dinilai membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. 🎥:  📰:  #beritaviral #ojol #grabbike #jalantol #indonesia", "post_id": "7623705921427950866"}}, {"key": "daciicad", "attributes": {"label": "daciicad", "x": 187.11837362329774, "y": 795.0820989233409, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.829, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623705921427950866", "id": "daciicad", "source": "tiktok-000001", "content": "VIRAL! OJOL MASUK TOL TANPA RAGU, PADAHAL UDAH DIPERINGATIN Seorang pengemudi ojek online (ojol) terekam melintas dengan santai di ruas Tol Jakarta–Cikampek pada Selasa, 31 Maret 2026. Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, memperlihatkan sepeda motor berada di jalur yang seharusnya hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda empat atau lebih. Dalam rekaman itu, pengendara mobil sempat membunyikan klakson sebagai peringatan, mengingat sepeda motor dilarang masuk jalan tol. Namun, pengemudi ojol tersebut tampak mengabaikan peringatan dan tetap melaju. Aksi nekat ini pun menuai sorotan publik karena dinilai membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. 🎥:  📰:  #beritaviral #ojol #grabbike #jalantol #indonesia", "post_id": "7623705921427950866"}}, {"key": "haijakarta.id", "attributes": {"label": "haijakarta.id", "x": 665.5058636678376, "y": 779.3312488679206, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.829, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623705921427950866", "id": "haijakarta.id", "source": "tiktok-000001", "content": "VIRAL! OJOL MASUK TOL TANPA RAGU, PADAHAL UDAH DIPERINGATIN Seorang pengemudi ojek online (ojol) terekam melintas dengan santai di ruas Tol Jakarta–Cikampek pada Selasa, 31 Maret 2026. Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, memperlihatkan sepeda motor berada di jalur yang seharusnya hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda empat atau lebih. Dalam rekaman itu, pengendara mobil sempat membunyikan klakson sebagai peringatan, mengingat sepeda motor dilarang masuk jalan tol. Namun, pengemudi ojol tersebut tampak mengabaikan peringatan dan tetap melaju. Aksi nekat ini pun menuai sorotan publik karena dinilai membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. 🎥:  📰:  #beritaviral #ojol #grabbike #jalantol #indonesia", "post_id": "7623705921427950866"}}, {"key": "informasirealitanet", "attributes": {"label": "informasirealitanet", "x": 864.7475814083965, "y": 255.87788827434898, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9151, "eigenvector": 0.0037, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "7629353377234767112", "id": "informasirealitanet", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "gojekindonesia", "x": 450.823639839384, "y": 17.834537072430656, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2293, "eigenvector": 0.0037, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "gojekindonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "grabid", "attributes": {"label": "grabid", "x": 482.6108508550162, "y": 593.0385827814832, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2293, "eigenvector": 0.0037, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "grabid", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "shoope", "attributes": {"label": "shoope", "x": 186.69417829086777, "y": 400.53021622862764, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2293, "eigenvector": 0.0037, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "shoope", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "indrive", "attributes": {"label": "indrive", "x": 277.21169187657233, "y": 461.6745494759541, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2293, "eigenvector": 0.0037, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "indrive", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "maxim", "attributes": {"label": "maxim", "x": 432.6278373535442, "y": 955.3764421252644, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2293, "eigenvector": 0.0037, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "maxim", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "minhub1.0", "attributes": {"label": "minhub1.0", "x": 720.076114509718, "y": 363.85630728667184, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2293, "eigenvector": 0.0037, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "minhub1.0", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "dinas.perhubungan", "attributes": {"label": "dinas.perhubungan", "x": 95.75120907545009, "y": 381.92379388037943, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2293, "eigenvector": 0.0037, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "dinas.perhubungan", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "dishub.surabaya", "attributes": {"label": "dishub.surabaya", "x": 675.9663123018519, "y": 453.4648043329281, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2293, "eigenvector": 0.0037, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "dishub.surabaya", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "Khofifah", "attributes": {"label": "Khofifah", "x": 536.3638042525122, "y": 881.0566766858619, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2293, "eigenvector": 0.0037, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "Khofifah", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 65.63624592780226, "y": 128.7074270520836, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9151, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "6dxTze_mfJs", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Pegang Saham Aplikator Ojol, Potongan Biaya ke Pengemudi Bakal Dipangkas | IDXC UPDATE\n\nWakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pemerintah telah memegang sebagian saham aplikasi ojek online (ojol) melalui Danantara dan kini tengah menyiapkan skema yang lebih menguntungkan pengemudi ojol.  \n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "6dxTze_mfJs"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 895.0115045229429, "y": 950.8772547981331, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6048, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6dxTze_mfJs", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Pegang Saham Aplikator Ojol, Potongan Biaya ke Pengemudi Bakal Dipangkas | IDXC UPDATE\n\nWakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pemerintah telah memegang sebagian saham aplikasi ojek online (ojol) melalui Danantara dan kini tengah menyiapkan skema yang lebih menguntungkan pengemudi ojol.  \n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "6dxTze_mfJs"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 796.6868738372033, "y": 661.8528690649783, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6048, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6dxTze_mfJs", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Pegang Saham Aplikator Ojol, Potongan Biaya ke Pengemudi Bakal Dipangkas | IDXC UPDATE\n\nWakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pemerintah telah memegang sebagian saham aplikasi ojek online (ojol) melalui Danantara dan kini tengah menyiapkan skema yang lebih menguntungkan pengemudi ojol.  \n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "6dxTze_mfJs"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 649.0806659485005, "y": 304.3248717223684, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6048, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "6dxTze_mfJs", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Pegang Saham Aplikator Ojol, Potongan Biaya ke Pengemudi Bakal Dipangkas | IDXC UPDATE\n\nWakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pemerintah telah memegang sebagian saham aplikasi ojek online (ojol) melalui Danantara dan kini tengah menyiapkan skema yang lebih menguntungkan pengemudi ojol.  \n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "6dxTze_mfJs"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 56.40577556736304, "y": 861.8121494438442, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6048, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6dxTze_mfJs", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Pegang Saham Aplikator Ojol, Potongan Biaya ke Pengemudi Bakal Dipangkas | IDXC UPDATE\n\nWakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pemerintah telah memegang sebagian saham aplikasi ojek online (ojol) melalui Danantara dan kini tengah menyiapkan skema yang lebih menguntungkan pengemudi ojol.  \n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "6dxTze_mfJs"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 186.6216397216729, "y": 140.36579466784173, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6048, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6dxTze_mfJs", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Pegang Saham Aplikator Ojol, Potongan Biaya ke Pengemudi Bakal Dipangkas | IDXC UPDATE\n\nWakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pemerintah telah memegang sebagian saham aplikasi ojek online (ojol) melalui Danantara dan kini tengah menyiapkan skema yang lebih menguntungkan pengemudi ojol.  \n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "6dxTze_mfJs"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 545.2747950959308, "y": 138.72582408030465, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6048, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6dxTze_mfJs", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Pegang Saham Aplikator Ojol, Potongan Biaya ke Pengemudi Bakal Dipangkas | IDXC UPDATE\n\nWakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pemerintah telah memegang sebagian saham aplikasi ojek online (ojol) melalui Danantara dan kini tengah menyiapkan skema yang lebih menguntungkan pengemudi ojol.  \n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "6dxTze_mfJs"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 146.29330728785362, "y": 338.80247262330033, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9151, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ScRZSCvITf4", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "TOK! Presiden Prabowo Pangkas Potongan Aplikator Ojol dari 20% Jadi 8% | iNews Terkini\n\nPresiden Prabowo Subianto menyoroti besarnya potongan yang diterapkan perusahaan aplikator terhadap pengemudi ojek online (ojol) dalam pidatonya di peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). Dia menilai potongan hingga 20 persen tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja keras di lapangan.\n\n“Ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Ojol aplikator perusahaan minta disetor 20%. Gimana ojol setuju 20%? Bagaimana 15%? Berapa?? 10%, kalian minta 10%? Saya katakan di sini saya tidak setuju 10%,” tegasnya. Prabowo pun meminta agar potongan tersebut diturunkan hingga di bawah 10 persen demi meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojol.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "ScRZSCvITf4"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 603.5592026714994, "y": 993.1148299671052, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.7429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ScRZSCvITf4", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "TOK! Presiden Prabowo Pangkas Potongan Aplikator Ojol dari 20% Jadi 8% | iNews Terkini\n\nPresiden Prabowo Subianto menyoroti besarnya potongan yang diterapkan perusahaan aplikator terhadap pengemudi ojek online (ojol) dalam pidatonya di peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). Dia menilai potongan hingga 20 persen tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja keras di lapangan.\n\n“Ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Ojol aplikator perusahaan minta disetor 20%. Gimana ojol setuju 20%? Bagaimana 15%? Berapa?? 10%, kalian minta 10%? Saya katakan di sini saya tidak setuju 10%,” tegasnya. Prabowo pun meminta agar potongan tersebut diturunkan hingga di bawah 10 persen demi meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojol.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "ScRZSCvITf4"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 119.72847073153714, "y": 711.6007046459926, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.9151, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "X3ZPTSMupaw", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Bela Ojol, Dukung Potongan di Bawah 10 Persen: Enak Saja, Dia yang Dapat Duit!\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Presiden Prabowo Subianto menyoroti besaran potongan yang diterapkan perusahaan aplikasi terhadap pengemudi ojek online (ojol). \n\nDalam pernyataannya, Prabowo menilai potongan tersebut seharusnya tidak memberatkan para pekerja di lapangan.\n\nIa menegaskan bahwa pengemudi ojol merupakan pekerja yang menghadapi risiko tinggi setiap hari di jalan. \n\nKarena itu, menurutnya, tidak adil jika sebagian besar keuntungan justru dinikmati oleh pihak aplikator.\n\n“Saudara-saudara ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwa setiap hari. Enak saja, yang keringat di jalan, yang lain dapat uang,” ujar Prabowo.\n\nDalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung besaran potongan yang selama ini mencapai sekitar 20 persen. \n\nIa secara tegas menyatakan tidak setuju jika potongan masih berada di angka 10 persen.\n\n“Harus di bawah 10 persen,” tegasnya.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Novaltri\n#prabowo #mayday #breakingnews #hariburuh #monas \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "X3ZPTSMupaw"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 650.0202221318948, "y": 434.22253164141057, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.7429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "X3ZPTSMupaw", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Bela Ojol, Dukung Potongan di Bawah 10 Persen: Enak Saja, Dia yang Dapat Duit!\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Presiden Prabowo Subianto menyoroti besaran potongan yang diterapkan perusahaan aplikasi terhadap pengemudi ojek online (ojol). \n\nDalam pernyataannya, Prabowo menilai potongan tersebut seharusnya tidak memberatkan para pekerja di lapangan.\n\nIa menegaskan bahwa pengemudi ojol merupakan pekerja yang menghadapi risiko tinggi setiap hari di jalan. \n\nKarena itu, menurutnya, tidak adil jika sebagian besar keuntungan justru dinikmati oleh pihak aplikator.\n\n“Saudara-saudara ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwa setiap hari. Enak saja, yang keringat di jalan, yang lain dapat uang,” ujar Prabowo.\n\nDalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung besaran potongan yang selama ini mencapai sekitar 20 persen. \n\nIa secara tegas menyatakan tidak setuju jika potongan masih berada di angka 10 persen.\n\n“Harus di bawah 10 persen,” tegasnya.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Novaltri\n#prabowo #mayday #breakingnews #hariburuh #monas \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "X3ZPTSMupaw"}}], "edges": [{"key": "siskaxiii", "source": "siskaxiii", "target": "OposisiCerdas", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "siskaxiii", "source": "siskaxiii", "target": "OposisiCerdas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Nadia0zi", "source": "Nadia0zi", "target": "OposisiCerdas", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Nadia0zi", "source": "Nadia0zi", "target": "OposisiCerdas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "shellyxii", "source": "shellyxii", "target": "OposisiCerdas", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "shellyxii", "source": "shellyxii", "target": "OposisiCerdas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "naylazii", "source": "naylazii", "target": "OposisiCerdas", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "naylazii", "source": "naylazii", "target": "OposisiCerdas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "nasionalberita_", "source": "nasionalberita_", "target": "nasionalberita_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kabarnusantara.idn", "source": "kabarnusantara.idn", "target": "richardy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kabarnusantara.idn", "source": "kabarnusantara.idn", "target": "kabarnusantara_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kabarnusantara.idn", "source": "kabarnusantara.idn", "target": "kabarnusantara.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "humaspolsekkawasankalibaru", "source": "humaspolsekkawasankalibaru", "target": "kapoldametrojaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "humaspolsekkawasankalibaru", "source": "humaspolsekkawasankalibaru", "target": "adeary_milcop", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "humaspolsekkawasankalibaru", "source": "humaspolsekkawasankalibaru", "target": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "humaspolsekkawasankalibaru", "source": "humaspolsekkawasankalibaru", "target": "spripim.polri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "humaspolsekkawasankalibaru", "source": "humaspolsekkawasankalibaru", "target": "poldametrojaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "humaspolsekkawasankalibaru", "source": "humaspolsekkawasankalibaru", "target": "jakut_update", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "humaspolsekkawasankalibaru", "source": "humaspolsekkawasankalibaru", "target": "sekitaran_jakut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "humaspolsekkawasankalibaru", "source": "humaspolsekkawasankalibaru", "target": "ditbinmas.pmj", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "humaspolsekkawasankalibaru", "source": "humaspolsekkawasankalibaru", "target": "tmcpoldametro", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "humaspolsekkawasankalibaru", "source": "humaspolsekkawasankalibaru", "target": "direskrimum_pmj", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "humaspolsekkawasankalibaru", "source": "humaspolsekkawasankalibaru", "target": "birosdmpmj", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ayoindonesiacom", "source": "ayoindonesiacom", "target": "ayoindonesiacom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "konteksverse", "source": "konteksverse", "target": "daciicad", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "konteksverse", "source": "konteksverse", "target": "haijakarta.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "grabid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "shoope", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "indrive", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "maxim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "minhub1.0", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "dinas.perhubungan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "dishub.surabaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "Khofifah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}