{"nodes": [{"key": "kerakBe5i", "attributes": {"label": "kerakBe5i", "x": 611.7793607766735, "y": 936.8023624191217, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2040838286546207132", "id": "kerakBe5i", "source": "retweet-000002", "content": "Viral‼️Pengemudi Ojek Online di Jakarta Timur Alami Pelecehan Seksual oleh Penumpang Pria🗿\n\n​JAKARTA – Sebuah rekaman…", "post_id": "2040838286546207132"}}, {"key": "neVerAl0nely___", "attributes": {"label": "neVerAl0nely___", "x": 995.2207592082216, "y": 232.68646333321652, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 11.1196, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "2040838286546207132", "id": "neVerAl0nely___", "source": "retweet-000002", "content": "Viral‼️Pengemudi Ojek Online di Jakarta Timur Alami Pelecehan Seksual oleh Penumpang Pria🗿\n\n​JAKARTA – Sebuah rekaman…", "post_id": "2040838286546207132"}}, {"key": "Blues_321lagi", "attributes": {"label": "Blues_321lagi", "x": 672.6093741425594, "y": 487.438799654573, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2040845480465506491", "id": "Blues_321lagi", "source": "retweet-000002", "content": "Viral‼️Pengemudi Ojek Online di Jakarta Timur Alami Pelecehan Seksual oleh Penumpang Pria🗿\n\n​JAKARTA – Sebuah rekaman…", "post_id": "2040845480465506491"}}, {"key": "Noedjati", "attributes": {"label": "Noedjati", "x": 754.8062772828115, "y": 529.9002348210523, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2040902801388380590", "id": "Noedjati", "source": "retweet-000002", "content": "Viral‼️Pengemudi Ojek Online di Jakarta Timur Alami Pelecehan Seksual oleh Penumpang Pria🗿\n\n​JAKARTA – Sebuah rekaman…", "post_id": "2040902801388380590"}}, {"key": "surabayafeeds", "attributes": {"label": "surabayafeeds", "x": 104.66158980916684, "y": 149.1829089799114, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3874312778295773262_57269383723", "id": "surabayafeeds", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah kejadian malang menimpa seorang driver ShopeeFood di Galaxy Mall Surabaya, yang harus kehilangan sepeda motornya saat sedang menjalankan tugas. \n\nInsiden ini bermula ketika sang pengemudi memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan sekitar area mall untuk mengambil pesanan makanan milik pelanggan. Namun, setelah kembali dari dalam mall, ia mendapati sepeda motor yang biasa digunakan untuk mencari nafkah sehari-hari tersebut telah raib digondol pencuri.\n\nKejadian ini memicu keprihatinan mendalam di kalangan rekan sesama ojek online karena motor tersebut merupakan modal utama korban dalam bekerja. Melalui sebuah unggahan yang viral, para pengemudi lain memberikan peringatan keras agar lebih waspada dan untuk sementara menghindari parkir di titik-titik rawan sekitar Galaxy Mall jika tidak ada jaminan keamanan.\n\n[📹: instagram/]\n\n#surabayafeeds", "post_id": "3874312778295773262_57269383723"}}, {"key": "mazhadi01", "attributes": {"label": "mazhadi01", "x": 599.2522055779026, "y": 414.4411908660662, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3874312778295773262_57269383723", "id": "mazhadi01", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah kejadian malang menimpa seorang driver ShopeeFood di Galaxy Mall Surabaya, yang harus kehilangan sepeda motornya saat sedang menjalankan tugas. \n\nInsiden ini bermula ketika sang pengemudi memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan sekitar area mall untuk mengambil pesanan makanan milik pelanggan. Namun, setelah kembali dari dalam mall, ia mendapati sepeda motor yang biasa digunakan untuk mencari nafkah sehari-hari tersebut telah raib digondol pencuri.\n\nKejadian ini memicu keprihatinan mendalam di kalangan rekan sesama ojek online karena motor tersebut merupakan modal utama korban dalam bekerja. Melalui sebuah unggahan yang viral, para pengemudi lain memberikan peringatan keras agar lebih waspada dan untuk sementara menghindari parkir di titik-titik rawan sekitar Galaxy Mall jika tidak ada jaminan keamanan.\n\n[📹: instagram/]\n\n#surabayafeeds", "post_id": "3874312778295773262_57269383723"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 8.902668384106027, "y": 562.8422440301819, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3871546089817111414_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA - Platform layanan transportasi online Maxim terus melaksanakan program penghargaan bagi mitra pengemudi terbaik di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Palembang, Sumatera Selatan.\n\nPenguatan program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan apresiasi atas kinerja pengemudi yang memberikan pelayanan terbaik.\n\nDalam program ini, Maxim memberikan penghargaan khusus kepada mitra pengemudi motor (Bike) dan juga mitra pengemudi mobil (Car).\n\nBagi pengemudi motor, pengemudi terbaik akan mendapatkan jaket eksklusif berlogo Garuda dan juga mendapatkan pengembalian sebesar 30 persen dari total komisi yang terkumpul selama periode penilaian.\n\nSementara itu, bagi pengemudi Car, penghargaan diberikan dalam bentuk pemasangan stiker “Best Driver” pada kendaraan mereka dan mendapatkan pengembalian 30 persen dari komisi yang telah dipotong, yang akan masuk ke akun referal dan dapat digunakan untuk mengurangi komisi pada bulan berikutnya.\n\nMaxim juga memberikan apresiasi tambahan dengan menampilkan foto mitra pengemudi Bike dan Car terbaik pada papan penghargaan yang ditempatkan di kantor operasional, yang akan diperbarui setiap bulan dengan pengemudi terbaik pada periode berikutnya.\n\nInisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi serta mendorong pengemudi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.\n\n“Kami memberikan penghargaan kepada mitra pengemudi dengan performa terbaik dalam layanan Maxim, mencakup produktivitas, kualitas pelayanan, serta kepatuhan terhadap peraturan. Melalui penguatan program Best Driver ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi mitra pengemudi maupun pengguna Maxim di seluruh Indonesia,” ungkap Ridho Hanafia selaku Head of Subdivision Maxim Palembang.\n\nAdapun selain di Sumatera Selatan, program penghargaan ini telah diterapkan di sejumlah kota di berbagai provinsi di Indonesia seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, \n\n \n#maximpalembang \n#maximindonesia \n#fypシ❤️💞❤️ \n#pengikutinstagram❤️‍🔥 \n#viral", "post_id": "3871546089817111414_6614111699"}}, {"key": "maxim_indo", "attributes": {"label": "maxim_indo", "x": 356.41112146215414, "y": 373.28417952335604, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3871546089817111414_6614111699", "id": "maxim_indo", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA - Platform layanan transportasi online Maxim terus melaksanakan program penghargaan bagi mitra pengemudi terbaik di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Palembang, Sumatera Selatan.\n\nPenguatan program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan apresiasi atas kinerja pengemudi yang memberikan pelayanan terbaik.\n\nDalam program ini, Maxim memberikan penghargaan khusus kepada mitra pengemudi motor (Bike) dan juga mitra pengemudi mobil (Car).\n\nBagi pengemudi motor, pengemudi terbaik akan mendapatkan jaket eksklusif berlogo Garuda dan juga mendapatkan pengembalian sebesar 30 persen dari total komisi yang terkumpul selama periode penilaian.\n\nSementara itu, bagi pengemudi Car, penghargaan diberikan dalam bentuk pemasangan stiker “Best Driver” pada kendaraan mereka dan mendapatkan pengembalian 30 persen dari komisi yang telah dipotong, yang akan masuk ke akun referal dan dapat digunakan untuk mengurangi komisi pada bulan berikutnya.\n\nMaxim juga memberikan apresiasi tambahan dengan menampilkan foto mitra pengemudi Bike dan Car terbaik pada papan penghargaan yang ditempatkan di kantor operasional, yang akan diperbarui setiap bulan dengan pengemudi terbaik pada periode berikutnya.\n\nInisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi serta mendorong pengemudi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.\n\n“Kami memberikan penghargaan kepada mitra pengemudi dengan performa terbaik dalam layanan Maxim, mencakup produktivitas, kualitas pelayanan, serta kepatuhan terhadap peraturan. Melalui penguatan program Best Driver ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi mitra pengemudi maupun pengguna Maxim di seluruh Indonesia,” ungkap Ridho Hanafia selaku Head of Subdivision Maxim Palembang.\n\nAdapun selain di Sumatera Selatan, program penghargaan ini telah diterapkan di sejumlah kota di berbagai provinsi di Indonesia seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, \n\n \n#maximpalembang \n#maximindonesia \n#fypシ❤️💞❤️ \n#pengikutinstagram❤️‍🔥 \n#viral", "post_id": "3871546089817111414_6614111699"}}, {"key": "ceritamedancom", "attributes": {"label": "ceritamedancom", "x": 830.8339842924382, "y": 874.4694576027565, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3872079045966010301_375459502", "id": "ceritamedancom", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang warga mengungkap pengalaman tak menyenangkan saat berada di kawasan Jalan Belitung, Medan Timur. Kejadian itu terjadi saat ia menggunakan layanan transportasi online untuk menjemput penumpang. Jumat (10/4/2026).\n\nMenurut pengakuannya, kendaraan hanya berhenti sebentar, bahkan belum sampai satu menit. \n\nNamun tiba-tiba, seorang juru parkir menghampiri dan meminta meminta uang parkir padahal kendaraan hanya berhenti kurang dari 1 menit untuk pick up penumpang.\n\nTak hanya itu, situasi disebut semakin tidak nyaman ketika kendaraan dihadang dan tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan sebelum memberikan uang.\n\nHal ini pun memicu tanda tanya besar:\nApakah kendaraan yang hanya berhenti sejenak untuk pick up penumpang memang dikenakan parkir?\n\nMengapa masih ada karcis dengan tarif yang dipertanyakan?\n\nDan apakah tindakan menghadang kendaraan dibenarkan?\n\nDriver yang saat itu bertugas sempat menolak karena merasa hal tersebut tidak sesuai. Namun proses keberangkatan disebut sempat terhambat akibat kejadian tersebut.\n\nWarga berharap ada perhatian dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terus terjadi dan tidak meresahkan masyarakat, khususnya pengguna transportasi online di Kota Medan.\n\n📹:", "post_id": "3872079045966010301_375459502"}}, {"key": "vandys_yang", "attributes": {"label": "vandys_yang", "x": 829.2828176865964, "y": 787.1420564156426, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1969, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3872079045966010301_375459502", "id": "vandys_yang", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang warga mengungkap pengalaman tak menyenangkan saat berada di kawasan Jalan Belitung, Medan Timur. Kejadian itu terjadi saat ia menggunakan layanan transportasi online untuk menjemput penumpang. Jumat (10/4/2026).\n\nMenurut pengakuannya, kendaraan hanya berhenti sebentar, bahkan belum sampai satu menit. \n\nNamun tiba-tiba, seorang juru parkir menghampiri dan meminta meminta uang parkir padahal kendaraan hanya berhenti kurang dari 1 menit untuk pick up penumpang.\n\nTak hanya itu, situasi disebut semakin tidak nyaman ketika kendaraan dihadang dan tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan sebelum memberikan uang.\n\nHal ini pun memicu tanda tanya besar:\nApakah kendaraan yang hanya berhenti sejenak untuk pick up penumpang memang dikenakan parkir?\n\nMengapa masih ada karcis dengan tarif yang dipertanyakan?\n\nDan apakah tindakan menghadang kendaraan dibenarkan?\n\nDriver yang saat itu bertugas sempat menolak karena merasa hal tersebut tidak sesuai. Namun proses keberangkatan disebut sempat terhambat akibat kejadian tersebut.\n\nWarga berharap ada perhatian dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terus terjadi dan tidak meresahkan masyarakat, khususnya pengguna transportasi online di Kota Medan.\n\n📹:", "post_id": "3872079045966010301_375459502"}}, {"key": "tkpmedan", "attributes": {"label": "tkpmedan", "x": 94.97141141598064, "y": 688.4904824016494, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3871980643685291119_49252364136", "id": "tkpmedan", "source": "instagram-000001", "content": "Keluhan Terkait Parkir di Jl. Belitung\n\n izin menyampaikan pengalaman yang terjadi di Jalan Belitung.\n\nKendaraan yang saya tumpangi sempat berhenti kurang dari 1 menit untuk menjemput penumpang (layanan transportasi online). Namun, saat itu ada permintaan pembayaran parkir sebelum kendaraan melanjutkan perjalanan.\n\nSituasi ini menimbulkan beberapa pertanyaan:\n• Apakah aktivitas pick up penumpang juga termasuk objek parkir?\n• Bagaimana ketentuan tarif parkir yang berlaku saat ini?\n• Seperti apa prosedur yang seharusnya diterapkan di lapangan?\n\nDriver memilih untuk tidak melakukan pembayaran karena merasa kondisi tersebut kurang sesuai, sehingga sempat terjadi kendala saat akan melanjutkan perjalanan.\n\nMelalui ini, kami berharap ada penjelasan serta penertiban dari Dinas Perhubungan Kota Medan agar ke depan tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat.", "post_id": "3871980643685291119_49252364136"}}, {"key": "cirebon.banget", "attributes": {"label": "cirebon.banget", "x": 469.06774781205206, "y": 169.3364833727984, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3879351342330592943_2184888541", "id": "cirebon.banget", "source": "instagram-000001", "content": "Viral di medsos! Sebuah video dashcam memperlihatkan aksi driver shuttle yang diduga berkendara ug4l-ug4lan di ruas Tol Bandung. Kejadian disebut terjadi sekitar pukul 07.48 WIB, saat kendaraan masuk dari Tol Buah Batu menuju arah Tol Cileunyi.\n\nMobil shuttle dengan pelat E 7604 AA itu disebut sempat menyenggol kendaraan lain di jalan. Video ini langsung bikin netizen geram dan meminta pihak terkait segera bertindak.\n\nBanyak warganet menilai aksi seperti ini bukan cuma bikin emosi, tapi juga bisa mengancam keselamatan penumpang dan pengguna jalan lain.\n\nsource :  &", "post_id": "3879351342330592943_2184888541"}}, {"key": "rzkyaadtyaa", "attributes": {"label": "rzkyaadtyaa", "x": 65.04821958490004, "y": 773.2939135637017, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3879351342330592943_2184888541", "id": "rzkyaadtyaa", "source": "instagram-000001", "content": "Viral di medsos! Sebuah video dashcam memperlihatkan aksi driver shuttle yang diduga berkendara ug4l-ug4lan di ruas Tol Bandung. Kejadian disebut terjadi sekitar pukul 07.48 WIB, saat kendaraan masuk dari Tol Buah Batu menuju arah Tol Cileunyi.\n\nMobil shuttle dengan pelat E 7604 AA itu disebut sempat menyenggol kendaraan lain di jalan. Video ini langsung bikin netizen geram dan meminta pihak terkait segera bertindak.\n\nBanyak warganet menilai aksi seperti ini bukan cuma bikin emosi, tapi juga bisa mengancam keselamatan penumpang dan pengguna jalan lain.\n\nsource :  &", "post_id": "3879351342330592943_2184888541"}}, {"key": "pikiranrakyat", "attributes": {"label": "pikiranrakyat", "x": 932.501815148791, "y": 541.9302706843565, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3879351342330592943_2184888541", "id": "pikiranrakyat", "source": "instagram-000001", "content": "Viral di medsos! Sebuah video dashcam memperlihatkan aksi driver shuttle yang diduga berkendara ug4l-ug4lan di ruas Tol Bandung. Kejadian disebut terjadi sekitar pukul 07.48 WIB, saat kendaraan masuk dari Tol Buah Batu menuju arah Tol Cileunyi.\n\nMobil shuttle dengan pelat E 7604 AA itu disebut sempat menyenggol kendaraan lain di jalan. Video ini langsung bikin netizen geram dan meminta pihak terkait segera bertindak.\n\nBanyak warganet menilai aksi seperti ini bukan cuma bikin emosi, tapi juga bisa mengancam keselamatan penumpang dan pengguna jalan lain.\n\nsource :  &", "post_id": "3879351342330592943_2184888541"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "cenderawasihposreal", "x": 292.85131096408014, "y": 459.5576698843817, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3871304817528960110_35187048245", "id": "cenderawasihposreal", "source": "instagram-000001", "content": "Layanan internet dan telepon di Kota Jayapura, Provinsi Papua, sempat mengalami gangguan selama hampir lima jam pada Kamis (9/4/2026) pagi.\n\nKondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada jaringan digital.\n\nGangguan jaringan milik Telkom tersebut terjadi sekira pukul 08.20 WIT dan baru kembali normal pada pukul 12.56 WIT.\n\nSejumlah warga mengaku kesulitan beraktivitas, terutama yang bergantung pada aplikasi transportasi online.\n\nSalah seorang warga, Indah, mengatakan dirinya tidak dapat memesan ojek online karena jaringan tidak tersedia.\n\n“Biasanya saya pakai Maxim untuk bepergian, tapi tadi tidak bisa dipesan karena jaringan hilang. Jadi mau ke mana-mana jadi susah,” ujarnya saat ditemui di Mal Jayapura.\n\nIndah mengaku sempat mengira gangguan berasal dari telepon genggam miliknya. Namun setelah beberapa waktu, ia menyadari bahwa gangguan terjadi secara luas.\n\n“Awalnya saya pikir HP saya yang bermasalah, ternyata memang jaringannya yang hilang sejak sekitar pukul delapan lewat,” katanya.\n\nWarga berharap gangguan tersebut segera ditangani agar aktivitas kembali normal, terutama bagi mereka yang bergantung pada layanan berbasis internet.\n\n“Kalau jaringan seperti ini, aktivitas jadi terhambat. Harapannya bisa cepat diperbaiki,” tambahnya.\n\nSementara itu, Anton, tukang ojek yang mangkal di Pangkalan Ojek Vate 2 APO Gudang, menyebut gangguan jaringan belum terlalu berdampak pada jumlah penumpang.\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura ceposonline", "post_id": "3871304817528960110_35187048245"}}, {"key": "CeposTV", "attributes": {"label": "CeposTV", "x": 393.74169809140227, "y": 930.9381898130786, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.9264, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3871304817528960110_35187048245", "id": "CeposTV", "source": "instagram-000001", "content": "Layanan internet dan telepon di Kota Jayapura, Provinsi Papua, sempat mengalami gangguan selama hampir lima jam pada Kamis (9/4/2026) pagi.\n\nKondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada jaringan digital.\n\nGangguan jaringan milik Telkom tersebut terjadi sekira pukul 08.20 WIT dan baru kembali normal pada pukul 12.56 WIT.\n\nSejumlah warga mengaku kesulitan beraktivitas, terutama yang bergantung pada aplikasi transportasi online.\n\nSalah seorang warga, Indah, mengatakan dirinya tidak dapat memesan ojek online karena jaringan tidak tersedia.\n\n“Biasanya saya pakai Maxim untuk bepergian, tapi tadi tidak bisa dipesan karena jaringan hilang. Jadi mau ke mana-mana jadi susah,” ujarnya saat ditemui di Mal Jayapura.\n\nIndah mengaku sempat mengira gangguan berasal dari telepon genggam miliknya. Namun setelah beberapa waktu, ia menyadari bahwa gangguan terjadi secara luas.\n\n“Awalnya saya pikir HP saya yang bermasalah, ternyata memang jaringannya yang hilang sejak sekitar pukul delapan lewat,” katanya.\n\nWarga berharap gangguan tersebut segera ditangani agar aktivitas kembali normal, terutama bagi mereka yang bergantung pada layanan berbasis internet.\n\n“Kalau jaringan seperti ini, aktivitas jadi terhambat. Harapannya bisa cepat diperbaiki,” tambahnya.\n\nSementara itu, Anton, tukang ojek yang mangkal di Pangkalan Ojek Vate 2 APO Gudang, menyebut gangguan jaringan belum terlalu berdampak pada jumlah penumpang.\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura ceposonline", "post_id": "3871304817528960110_35187048245"}}, {"key": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "Cenderawasihposreal", "x": 149.6120108403969, "y": 202.7796435296422, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.9264, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3871304817528960110_35187048245", "id": "Cenderawasihposreal", "source": "instagram-000001", "content": "Layanan internet dan telepon di Kota Jayapura, Provinsi Papua, sempat mengalami gangguan selama hampir lima jam pada Kamis (9/4/2026) pagi.\n\nKondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada jaringan digital.\n\nGangguan jaringan milik Telkom tersebut terjadi sekira pukul 08.20 WIT dan baru kembali normal pada pukul 12.56 WIT.\n\nSejumlah warga mengaku kesulitan beraktivitas, terutama yang bergantung pada aplikasi transportasi online.\n\nSalah seorang warga, Indah, mengatakan dirinya tidak dapat memesan ojek online karena jaringan tidak tersedia.\n\n“Biasanya saya pakai Maxim untuk bepergian, tapi tadi tidak bisa dipesan karena jaringan hilang. Jadi mau ke mana-mana jadi susah,” ujarnya saat ditemui di Mal Jayapura.\n\nIndah mengaku sempat mengira gangguan berasal dari telepon genggam miliknya. Namun setelah beberapa waktu, ia menyadari bahwa gangguan terjadi secara luas.\n\n“Awalnya saya pikir HP saya yang bermasalah, ternyata memang jaringannya yang hilang sejak sekitar pukul delapan lewat,” katanya.\n\nWarga berharap gangguan tersebut segera ditangani agar aktivitas kembali normal, terutama bagi mereka yang bergantung pada layanan berbasis internet.\n\n“Kalau jaringan seperti ini, aktivitas jadi terhambat. Harapannya bisa cepat diperbaiki,” tambahnya.\n\nSementara itu, Anton, tukang ojek yang mangkal di Pangkalan Ojek Vate 2 APO Gudang, menyebut gangguan jaringan belum terlalu berdampak pada jumlah penumpang.\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura ceposonline", "post_id": "3871304817528960110_35187048245"}}, {"key": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "Cenderawasihpos", "x": 970.0796836898943, "y": 430.10347082654545, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.9264, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3871304817528960110_35187048245", "id": "Cenderawasihpos", "source": "instagram-000001", "content": "Layanan internet dan telepon di Kota Jayapura, Provinsi Papua, sempat mengalami gangguan selama hampir lima jam pada Kamis (9/4/2026) pagi.\n\nKondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada jaringan digital.\n\nGangguan jaringan milik Telkom tersebut terjadi sekira pukul 08.20 WIT dan baru kembali normal pada pukul 12.56 WIT.\n\nSejumlah warga mengaku kesulitan beraktivitas, terutama yang bergantung pada aplikasi transportasi online.\n\nSalah seorang warga, Indah, mengatakan dirinya tidak dapat memesan ojek online karena jaringan tidak tersedia.\n\n“Biasanya saya pakai Maxim untuk bepergian, tapi tadi tidak bisa dipesan karena jaringan hilang. Jadi mau ke mana-mana jadi susah,” ujarnya saat ditemui di Mal Jayapura.\n\nIndah mengaku sempat mengira gangguan berasal dari telepon genggam miliknya. Namun setelah beberapa waktu, ia menyadari bahwa gangguan terjadi secara luas.\n\n“Awalnya saya pikir HP saya yang bermasalah, ternyata memang jaringannya yang hilang sejak sekitar pukul delapan lewat,” katanya.\n\nWarga berharap gangguan tersebut segera ditangani agar aktivitas kembali normal, terutama bagi mereka yang bergantung pada layanan berbasis internet.\n\n“Kalau jaringan seperti ini, aktivitas jadi terhambat. Harapannya bisa cepat diperbaiki,” tambahnya.\n\nSementara itu, Anton, tukang ojek yang mangkal di Pangkalan Ojek Vate 2 APO Gudang, menyebut gangguan jaringan belum terlalu berdampak pada jumlah penumpang.\n\n📖 BACA SELENGKAPNYA:\n🔗 https://www.ceposonline.com\n\n📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:\n📞 0812-4803-531\n\nFollow kami di Sosial Media:\nInstagram:  & \nFacebook: \nTikTok: \n.\n.\n.\n#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura ceposonline", "post_id": "3871304817528960110_35187048245"}}, {"key": "polres.indramayu", "attributes": {"label": "polres.indramayu", "x": 385.89120671230415, "y": 783.0841509658842, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 10, "degree": 10}, "_id": "3869136949965068981_2462563507", "id": "polres.indramayu", "source": "instagram-000001", "content": "Menyikapi ketegangan yang sempat viral antara pengemudi Bus Primajasa dan sopir angkutan elf di Jalan Terusan Sindang pagi tadi, Polsek Sindang Polres Indramayu Polda Jabar bersama Dishub Kabupaten Indramayu langsung bergerak cepat melakukan mediasi, Senin (6/4/2026).\n\nBertempat di Kantor Dishub Indramayu, duduk bersama Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., pihak Dishub, serta perwakilan sopir untuk mencari jalan tengah terkait sengketa trayek di jalur Indramayu-Patrol.\n\nKapolsek Sindang AKP Karnala, mengatakan pentingnya penyelesaian masalah dengan kepala dingin tanpa aksi anarkis yang merugikan semua pihak. Alhamdulillah, pertemuan ini membuahkan hasil positif\n\nDari hasil mediasi kedua belah pihak menyepakati bahwa Bus Primajasa tidak di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah patrol menuju Indramayu dan hanya di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah Indramayu menuju Patrol.\n\nKegiatan mediasi yang juga dihadiri oleh Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., Kasi Lalin Dishub Indramayu, Dedi S, dan Bhabinkamtibmas Desa Kenanga, Aiptu Kiki, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. \n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#PolresIndramayu #PolsekSindang #PoldaJabar #InfoIndramayu #DishubIndramayu #Primajasa #ElfIndramayu #MusyawarahMufakat #PolriPresisi #ProblemSolver #IndramayuAman #LalinIndramayu #PolisiHumanis #JabarKondusif #WiralodraNyaman", "post_id": "3869136949965068981_2462563507"}}, {"key": "listyosigitprabowo", "attributes": {"label": "listyosigitprabowo", "x": 123.9986653763232, "y": 740.9934879142733, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3032, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869136949965068981_2462563507", "id": "listyosigitprabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Menyikapi ketegangan yang sempat viral antara pengemudi Bus Primajasa dan sopir angkutan elf di Jalan Terusan Sindang pagi tadi, Polsek Sindang Polres Indramayu Polda Jabar bersama Dishub Kabupaten Indramayu langsung bergerak cepat melakukan mediasi, Senin (6/4/2026).\n\nBertempat di Kantor Dishub Indramayu, duduk bersama Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., pihak Dishub, serta perwakilan sopir untuk mencari jalan tengah terkait sengketa trayek di jalur Indramayu-Patrol.\n\nKapolsek Sindang AKP Karnala, mengatakan pentingnya penyelesaian masalah dengan kepala dingin tanpa aksi anarkis yang merugikan semua pihak. Alhamdulillah, pertemuan ini membuahkan hasil positif\n\nDari hasil mediasi kedua belah pihak menyepakati bahwa Bus Primajasa tidak di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah patrol menuju Indramayu dan hanya di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah Indramayu menuju Patrol.\n\nKegiatan mediasi yang juga dihadiri oleh Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., Kasi Lalin Dishub Indramayu, Dedi S, dan Bhabinkamtibmas Desa Kenanga, Aiptu Kiki, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. \n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#PolresIndramayu #PolsekSindang #PoldaJabar #InfoIndramayu #DishubIndramayu #Primajasa #ElfIndramayu #MusyawarahMufakat #PolriPresisi #ProblemSolver #IndramayuAman #LalinIndramayu #PolisiHumanis #JabarKondusif #WiralodraNyaman", "post_id": "3869136949965068981_2462563507"}}, {"key": "kapolda.jawabarat", "attributes": {"label": "kapolda.jawabarat", "x": 195.98748132684563, "y": 378.8476398184294, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3032, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869136949965068981_2462563507", "id": "kapolda.jawabarat", "source": "instagram-000001", "content": "Menyikapi ketegangan yang sempat viral antara pengemudi Bus Primajasa dan sopir angkutan elf di Jalan Terusan Sindang pagi tadi, Polsek Sindang Polres Indramayu Polda Jabar bersama Dishub Kabupaten Indramayu langsung bergerak cepat melakukan mediasi, Senin (6/4/2026).\n\nBertempat di Kantor Dishub Indramayu, duduk bersama Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., pihak Dishub, serta perwakilan sopir untuk mencari jalan tengah terkait sengketa trayek di jalur Indramayu-Patrol.\n\nKapolsek Sindang AKP Karnala, mengatakan pentingnya penyelesaian masalah dengan kepala dingin tanpa aksi anarkis yang merugikan semua pihak. Alhamdulillah, pertemuan ini membuahkan hasil positif\n\nDari hasil mediasi kedua belah pihak menyepakati bahwa Bus Primajasa tidak di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah patrol menuju Indramayu dan hanya di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah Indramayu menuju Patrol.\n\nKegiatan mediasi yang juga dihadiri oleh Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., Kasi Lalin Dishub Indramayu, Dedi S, dan Bhabinkamtibmas Desa Kenanga, Aiptu Kiki, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. \n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#PolresIndramayu #PolsekSindang #PoldaJabar #InfoIndramayu #DishubIndramayu #Primajasa #ElfIndramayu #MusyawarahMufakat #PolriPresisi #ProblemSolver #IndramayuAman #LalinIndramayu #PolisiHumanis #JabarKondusif #WiralodraNyaman", "post_id": "3869136949965068981_2462563507"}}, {"key": "adivivid", "attributes": {"label": "adivivid", "x": 204.76863752276842, "y": 781.8277312327463, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3032, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869136949965068981_2462563507", "id": "adivivid", "source": "instagram-000001", "content": "Menyikapi ketegangan yang sempat viral antara pengemudi Bus Primajasa dan sopir angkutan elf di Jalan Terusan Sindang pagi tadi, Polsek Sindang Polres Indramayu Polda Jabar bersama Dishub Kabupaten Indramayu langsung bergerak cepat melakukan mediasi, Senin (6/4/2026).\n\nBertempat di Kantor Dishub Indramayu, duduk bersama Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., pihak Dishub, serta perwakilan sopir untuk mencari jalan tengah terkait sengketa trayek di jalur Indramayu-Patrol.\n\nKapolsek Sindang AKP Karnala, mengatakan pentingnya penyelesaian masalah dengan kepala dingin tanpa aksi anarkis yang merugikan semua pihak. Alhamdulillah, pertemuan ini membuahkan hasil positif\n\nDari hasil mediasi kedua belah pihak menyepakati bahwa Bus Primajasa tidak di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah patrol menuju Indramayu dan hanya di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah Indramayu menuju Patrol.\n\nKegiatan mediasi yang juga dihadiri oleh Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., Kasi Lalin Dishub Indramayu, Dedi S, dan Bhabinkamtibmas Desa Kenanga, Aiptu Kiki, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. \n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#PolresIndramayu #PolsekSindang #PoldaJabar #InfoIndramayu #DishubIndramayu #Primajasa #ElfIndramayu #MusyawarahMufakat #PolriPresisi #ProblemSolver #IndramayuAman #LalinIndramayu #PolisiHumanis #JabarKondusif #WiralodraNyaman", "post_id": "3869136949965068981_2462563507"}}, {"key": "mochamad.fajar.gemilang", "attributes": {"label": "mochamad.fajar.gemilang", "x": 56.99724464331335, "y": 370.6320263060607, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3032, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869136949965068981_2462563507", "id": "mochamad.fajar.gemilang", "source": "instagram-000001", "content": "Menyikapi ketegangan yang sempat viral antara pengemudi Bus Primajasa dan sopir angkutan elf di Jalan Terusan Sindang pagi tadi, Polsek Sindang Polres Indramayu Polda Jabar bersama Dishub Kabupaten Indramayu langsung bergerak cepat melakukan mediasi, Senin (6/4/2026).\n\nBertempat di Kantor Dishub Indramayu, duduk bersama Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., pihak Dishub, serta perwakilan sopir untuk mencari jalan tengah terkait sengketa trayek di jalur Indramayu-Patrol.\n\nKapolsek Sindang AKP Karnala, mengatakan pentingnya penyelesaian masalah dengan kepala dingin tanpa aksi anarkis yang merugikan semua pihak. Alhamdulillah, pertemuan ini membuahkan hasil positif\n\nDari hasil mediasi kedua belah pihak menyepakati bahwa Bus Primajasa tidak di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah patrol menuju Indramayu dan hanya di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah Indramayu menuju Patrol.\n\nKegiatan mediasi yang juga dihadiri oleh Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., Kasi Lalin Dishub Indramayu, Dedi S, dan Bhabinkamtibmas Desa Kenanga, Aiptu Kiki, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. \n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#PolresIndramayu #PolsekSindang #PoldaJabar #InfoIndramayu #DishubIndramayu #Primajasa #ElfIndramayu #MusyawarahMufakat #PolriPresisi #ProblemSolver #IndramayuAman #LalinIndramayu #PolisiHumanis #JabarKondusif #WiralodraNyaman", "post_id": "3869136949965068981_2462563507"}}, {"key": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "divisihumaspolri", "x": 799.7162640225305, "y": 90.831104551514, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3032, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869136949965068981_2462563507", "id": "divisihumaspolri", "source": "instagram-000001", "content": "Menyikapi ketegangan yang sempat viral antara pengemudi Bus Primajasa dan sopir angkutan elf di Jalan Terusan Sindang pagi tadi, Polsek Sindang Polres Indramayu Polda Jabar bersama Dishub Kabupaten Indramayu langsung bergerak cepat melakukan mediasi, Senin (6/4/2026).\n\nBertempat di Kantor Dishub Indramayu, duduk bersama Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., pihak Dishub, serta perwakilan sopir untuk mencari jalan tengah terkait sengketa trayek di jalur Indramayu-Patrol.\n\nKapolsek Sindang AKP Karnala, mengatakan pentingnya penyelesaian masalah dengan kepala dingin tanpa aksi anarkis yang merugikan semua pihak. Alhamdulillah, pertemuan ini membuahkan hasil positif\n\nDari hasil mediasi kedua belah pihak menyepakati bahwa Bus Primajasa tidak di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah patrol menuju Indramayu dan hanya di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah Indramayu menuju Patrol.\n\nKegiatan mediasi yang juga dihadiri oleh Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., Kasi Lalin Dishub Indramayu, Dedi S, dan Bhabinkamtibmas Desa Kenanga, Aiptu Kiki, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. \n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#PolresIndramayu #PolsekSindang #PoldaJabar #InfoIndramayu #DishubIndramayu #Primajasa #ElfIndramayu #MusyawarahMufakat #PolriPresisi #ProblemSolver #IndramayuAman #LalinIndramayu #PolisiHumanis #JabarKondusif #WiralodraNyaman", "post_id": "3869136949965068981_2462563507"}}, {"key": "spripim.polri", "attributes": {"label": "spripim.polri", "x": 709.2869409080148, "y": 344.25735649989986, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3032, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869136949965068981_2462563507", "id": "spripim.polri", "source": "instagram-000001", "content": "Menyikapi ketegangan yang sempat viral antara pengemudi Bus Primajasa dan sopir angkutan elf di Jalan Terusan Sindang pagi tadi, Polsek Sindang Polres Indramayu Polda Jabar bersama Dishub Kabupaten Indramayu langsung bergerak cepat melakukan mediasi, Senin (6/4/2026).\n\nBertempat di Kantor Dishub Indramayu, duduk bersama Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., pihak Dishub, serta perwakilan sopir untuk mencari jalan tengah terkait sengketa trayek di jalur Indramayu-Patrol.\n\nKapolsek Sindang AKP Karnala, mengatakan pentingnya penyelesaian masalah dengan kepala dingin tanpa aksi anarkis yang merugikan semua pihak. Alhamdulillah, pertemuan ini membuahkan hasil positif\n\nDari hasil mediasi kedua belah pihak menyepakati bahwa Bus Primajasa tidak di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah patrol menuju Indramayu dan hanya di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah Indramayu menuju Patrol.\n\nKegiatan mediasi yang juga dihadiri oleh Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., Kasi Lalin Dishub Indramayu, Dedi S, dan Bhabinkamtibmas Desa Kenanga, Aiptu Kiki, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. \n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#PolresIndramayu #PolsekSindang #PoldaJabar #InfoIndramayu #DishubIndramayu #Primajasa #ElfIndramayu #MusyawarahMufakat #PolriPresisi #ProblemSolver #IndramayuAman #LalinIndramayu #PolisiHumanis #JabarKondusif #WiralodraNyaman", "post_id": "3869136949965068981_2462563507"}}, {"key": "ssdm_polri", "attributes": {"label": "ssdm_polri", "x": 549.3960899172147, "y": 281.9512868633538, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3032, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869136949965068981_2462563507", "id": "ssdm_polri", "source": "instagram-000001", "content": "Menyikapi ketegangan yang sempat viral antara pengemudi Bus Primajasa dan sopir angkutan elf di Jalan Terusan Sindang pagi tadi, Polsek Sindang Polres Indramayu Polda Jabar bersama Dishub Kabupaten Indramayu langsung bergerak cepat melakukan mediasi, Senin (6/4/2026).\n\nBertempat di Kantor Dishub Indramayu, duduk bersama Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., pihak Dishub, serta perwakilan sopir untuk mencari jalan tengah terkait sengketa trayek di jalur Indramayu-Patrol.\n\nKapolsek Sindang AKP Karnala, mengatakan pentingnya penyelesaian masalah dengan kepala dingin tanpa aksi anarkis yang merugikan semua pihak. Alhamdulillah, pertemuan ini membuahkan hasil positif\n\nDari hasil mediasi kedua belah pihak menyepakati bahwa Bus Primajasa tidak di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah patrol menuju Indramayu dan hanya di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah Indramayu menuju Patrol.\n\nKegiatan mediasi yang juga dihadiri oleh Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., Kasi Lalin Dishub Indramayu, Dedi S, dan Bhabinkamtibmas Desa Kenanga, Aiptu Kiki, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. \n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#PolresIndramayu #PolsekSindang #PoldaJabar #InfoIndramayu #DishubIndramayu #Primajasa #ElfIndramayu #MusyawarahMufakat #PolriPresisi #ProblemSolver #IndramayuAman #LalinIndramayu #PolisiHumanis #JabarKondusif #WiralodraNyaman", "post_id": "3869136949965068981_2462563507"}}, {"key": "humaspoldajabar", "attributes": {"label": "humaspoldajabar", "x": 720.4838438100236, "y": 252.4976413818637, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3032, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869136949965068981_2462563507", "id": "humaspoldajabar", "source": "instagram-000001", "content": "Menyikapi ketegangan yang sempat viral antara pengemudi Bus Primajasa dan sopir angkutan elf di Jalan Terusan Sindang pagi tadi, Polsek Sindang Polres Indramayu Polda Jabar bersama Dishub Kabupaten Indramayu langsung bergerak cepat melakukan mediasi, Senin (6/4/2026).\n\nBertempat di Kantor Dishub Indramayu, duduk bersama Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., pihak Dishub, serta perwakilan sopir untuk mencari jalan tengah terkait sengketa trayek di jalur Indramayu-Patrol.\n\nKapolsek Sindang AKP Karnala, mengatakan pentingnya penyelesaian masalah dengan kepala dingin tanpa aksi anarkis yang merugikan semua pihak. Alhamdulillah, pertemuan ini membuahkan hasil positif\n\nDari hasil mediasi kedua belah pihak menyepakati bahwa Bus Primajasa tidak di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah patrol menuju Indramayu dan hanya di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah Indramayu menuju Patrol.\n\nKegiatan mediasi yang juga dihadiri oleh Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., Kasi Lalin Dishub Indramayu, Dedi S, dan Bhabinkamtibmas Desa Kenanga, Aiptu Kiki, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. \n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#PolresIndramayu #PolsekSindang #PoldaJabar #InfoIndramayu #DishubIndramayu #Primajasa #ElfIndramayu #MusyawarahMufakat #PolriPresisi #ProblemSolver #IndramayuAman #LalinIndramayu #PolisiHumanis #JabarKondusif #WiralodraNyaman", "post_id": "3869136949965068981_2462563507"}}, {"key": "polisi_indonesia", "attributes": {"label": "polisi_indonesia", "x": 989.1291454213539, "y": 533.688180583148, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3032, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869136949965068981_2462563507", "id": "polisi_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Menyikapi ketegangan yang sempat viral antara pengemudi Bus Primajasa dan sopir angkutan elf di Jalan Terusan Sindang pagi tadi, Polsek Sindang Polres Indramayu Polda Jabar bersama Dishub Kabupaten Indramayu langsung bergerak cepat melakukan mediasi, Senin (6/4/2026).\n\nBertempat di Kantor Dishub Indramayu, duduk bersama Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., pihak Dishub, serta perwakilan sopir untuk mencari jalan tengah terkait sengketa trayek di jalur Indramayu-Patrol.\n\nKapolsek Sindang AKP Karnala, mengatakan pentingnya penyelesaian masalah dengan kepala dingin tanpa aksi anarkis yang merugikan semua pihak. Alhamdulillah, pertemuan ini membuahkan hasil positif\n\nDari hasil mediasi kedua belah pihak menyepakati bahwa Bus Primajasa tidak di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah patrol menuju Indramayu dan hanya di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah Indramayu menuju Patrol.\n\nKegiatan mediasi yang juga dihadiri oleh Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., Kasi Lalin Dishub Indramayu, Dedi S, dan Bhabinkamtibmas Desa Kenanga, Aiptu Kiki, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. \n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#PolresIndramayu #PolsekSindang #PoldaJabar #InfoIndramayu #DishubIndramayu #Primajasa #ElfIndramayu #MusyawarahMufakat #PolriPresisi #ProblemSolver #IndramayuAman #LalinIndramayu #PolisiHumanis #JabarKondusif #WiralodraNyaman", "post_id": "3869136949965068981_2462563507"}}, {"key": "polritvradio", "attributes": {"label": "polritvradio", "x": 174.16151460196738, "y": 135.5776926501555, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3032, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3869136949965068981_2462563507", "id": "polritvradio", "source": "instagram-000001", "content": "Menyikapi ketegangan yang sempat viral antara pengemudi Bus Primajasa dan sopir angkutan elf di Jalan Terusan Sindang pagi tadi, Polsek Sindang Polres Indramayu Polda Jabar bersama Dishub Kabupaten Indramayu langsung bergerak cepat melakukan mediasi, Senin (6/4/2026).\n\nBertempat di Kantor Dishub Indramayu, duduk bersama Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., pihak Dishub, serta perwakilan sopir untuk mencari jalan tengah terkait sengketa trayek di jalur Indramayu-Patrol.\n\nKapolsek Sindang AKP Karnala, mengatakan pentingnya penyelesaian masalah dengan kepala dingin tanpa aksi anarkis yang merugikan semua pihak. Alhamdulillah, pertemuan ini membuahkan hasil positif\n\nDari hasil mediasi kedua belah pihak menyepakati bahwa Bus Primajasa tidak di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah patrol menuju Indramayu dan hanya di perbolehkan mengambil calon penumpang dari arah Indramayu menuju Patrol.\n\nKegiatan mediasi yang juga dihadiri oleh Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H., Kasi Lalin Dishub Indramayu, Dedi S, dan Bhabinkamtibmas Desa Kenanga, Aiptu Kiki, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. \n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n#PolresIndramayu #PolsekSindang #PoldaJabar #InfoIndramayu #DishubIndramayu #Primajasa #ElfIndramayu #MusyawarahMufakat #PolriPresisi #ProblemSolver #IndramayuAman #LalinIndramayu #PolisiHumanis #JabarKondusif #WiralodraNyaman", "post_id": "3869136949965068981_2462563507"}}, {"key": "bpvp.bandungbarat", "attributes": {"label": "bpvp.bandungbarat", "x": 798.6075417318588, "y": 809.2480398012813, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3878467003489044156_3233874880", "id": "bpvp.bandungbarat", "source": "instagram-000001", "content": "E-Class #38\nTopik: Work Life Harmony – Rahasia Kerja Happy, Tanpa Drama\n\nSering merasa capek kerja, burnout, atau suasana kerja penuh konflik? 😵‍💫\nSaatnya belajar cara menciptakan keseimbangan hidup dan kerja agar lebih bahagia, produktif, dan profesional.\n\nDi kelas ini, kamu akan belajar langsung bagaimana membangun Work Life Harmony supaya kerja tetap semangat, hubungan tetap sehat, dan performa makin maksimal. ✨\n\n💡 Materi yang Akan Dipelajari:\n✔️ Menjaga Kesehatan Mental (Anti-Burnout)\n✔️ Meningkatkan Profesionalisme & Reputasi\n✔️ Komunikasi Lebih Efektif & Minim Konflik\n✔️ Meningkatkan Kepuasan Pelanggan & Mitra\n✔️ Kerja Lebih Bahagia (High Engagement)\n✔️ Keseimbangan Energi (Work-Life Harmony)\n\n👨‍🏫 Pemateri:\nVitali Budimansyah, S.Psi, M.M\nFounder & Direktur PT. Konseling Bisnis Indonesia\n\n\n🎙 Moderator:\nZaelani, S.Kom\n(Pengembang Teknologi Pembelajaran)\n\n📅 Pelaksanaan:\n📆 Selasa, 28 April 2026\n⏰ 09.00 WIB – selesai\n🌐 Online via Zoom\n\n📝 Yuk daftar sekarang:\n👉 s.id/eclass-bpvpbandungbarat\n\n❌ Pendaftaran ditutup H-1 sebelum pelaksanaan\n\n🎓 GRATIS, terbuka untuk umum (semua usia & latar belakang)\n📜 Mendapat E-sertifikat", "post_id": "3878467003489044156_3233874880"}}, {"key": "konselingbisnis", "attributes": {"label": "konselingbisnis", "x": 723.1762441690959, "y": 473.8831940252257, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3878467003489044156_3233874880", "id": "konselingbisnis", "source": "instagram-000001", "content": "E-Class #38\nTopik: Work Life Harmony – Rahasia Kerja Happy, Tanpa Drama\n\nSering merasa capek kerja, burnout, atau suasana kerja penuh konflik? 😵‍💫\nSaatnya belajar cara menciptakan keseimbangan hidup dan kerja agar lebih bahagia, produktif, dan profesional.\n\nDi kelas ini, kamu akan belajar langsung bagaimana membangun Work Life Harmony supaya kerja tetap semangat, hubungan tetap sehat, dan performa makin maksimal. ✨\n\n💡 Materi yang Akan Dipelajari:\n✔️ Menjaga Kesehatan Mental (Anti-Burnout)\n✔️ Meningkatkan Profesionalisme & Reputasi\n✔️ Komunikasi Lebih Efektif & Minim Konflik\n✔️ Meningkatkan Kepuasan Pelanggan & Mitra\n✔️ Kerja Lebih Bahagia (High Engagement)\n✔️ Keseimbangan Energi (Work-Life Harmony)\n\n👨‍🏫 Pemateri:\nVitali Budimansyah, S.Psi, M.M\nFounder & Direktur PT. Konseling Bisnis Indonesia\n\n\n🎙 Moderator:\nZaelani, S.Kom\n(Pengembang Teknologi Pembelajaran)\n\n📅 Pelaksanaan:\n📆 Selasa, 28 April 2026\n⏰ 09.00 WIB – selesai\n🌐 Online via Zoom\n\n📝 Yuk daftar sekarang:\n👉 s.id/eclass-bpvpbandungbarat\n\n❌ Pendaftaran ditutup H-1 sebelum pelaksanaan\n\n🎓 GRATIS, terbuka untuk umum (semua usia & latar belakang)\n📜 Mendapat E-sertifikat", "post_id": "3878467003489044156_3233874880"}}, {"key": "radarbromo", "attributes": {"label": "radarbromo", "x": 582.1875875269008, "y": 648.4909295267233, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881636815309575298_7465178568", "id": "radarbromo", "source": "instagram-000001", "content": "Kasus dugaan tindakan tak pantas oleh driver ojek online di Bandung viral di media sosial usai melibatkan seorang siswi kelas 5 SD sebagai korban.\n\nPeristiwa itu menjadi sorotan publik lantaran korban yang seharusnya diantar pulang malah sempat diajak menuju kos milik pengemudi.\n\nPeristiwa ini disebut terjadi di wilayah Antapani, Bandung, Jawa Barat, dan memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan penggunaan ojek online bagi anak-anak.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan pada hari kejadian, orang tua tidak bisa menjemput sehingga sang ibu memesan ojek online untuk mengantar adiknya pulang.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban melalui akun Instagram \n\nKwtika perjalanan, korban mengaku mengalami tindakan tidak nyaman ketika kakinya beberapa kali dipegang oleh pengemudi dengan alasan posisi duduk yang terlalu ke belakang.\n\nAlih-alih langsung menuju rumah yang berada di kawasan Hantap dekat flyover Antapani, pengemudi justru mengajak korban mampir ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” tandasnya.", "post_id": "3881636815309575298_7465178568"}}, {"key": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "roselei_rr.x.", "x": 267.65895804744434, "y": 947.1712177371476, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3881636815309575298_7465178568", "id": "roselei_rr.x.", "source": "instagram-000001", "content": "Kasus dugaan tindakan tak pantas oleh driver ojek online di Bandung viral di media sosial usai melibatkan seorang siswi kelas 5 SD sebagai korban.\n\nPeristiwa itu menjadi sorotan publik lantaran korban yang seharusnya diantar pulang malah sempat diajak menuju kos milik pengemudi.\n\nPeristiwa ini disebut terjadi di wilayah Antapani, Bandung, Jawa Barat, dan memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan penggunaan ojek online bagi anak-anak.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan pada hari kejadian, orang tua tidak bisa menjemput sehingga sang ibu memesan ojek online untuk mengantar adiknya pulang.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban melalui akun Instagram \n\nKwtika perjalanan, korban mengaku mengalami tindakan tidak nyaman ketika kakinya beberapa kali dipegang oleh pengemudi dengan alasan posisi duduk yang terlalu ke belakang.\n\nAlih-alih langsung menuju rumah yang berada di kawasan Hantap dekat flyover Antapani, pengemudi justru mengajak korban mampir ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” tandasnya.", "post_id": "3881636815309575298_7465178568"}}, {"key": "kilat.media", "attributes": {"label": "kilat.media", "x": 597.152461878776, "y": 977.6266012059574, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3883795099566457503_13707920938", "id": "kilat.media", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video viral beredar di sosial media mengenai bentrok antara ojek online (ojol) dengan Pendemo. Bentrokan tersebut terjadi di Jalan Urip, Makassar sampai sistuasi memanas. Bukan tanpa sebab, bentrok tersebut dipicu oleh adanya pemblokiran jalan oleh pendemo. \n\nHal tersebut diketahui dari unggahan yang dibagikan di akun Instagram  pada 24 April 2026. \n\n“Update info bentrok ojol vs Pendemo, jl Urip, Makassar, Jumat malam, 24 April 2026,” tulisnya.\n\nAdapun kronologinya bermula saat pendemo melakukan pemblokiran jalan. Seorang pengemudi ojol yang kala itu tengah mengantarkan customer mencoba melewati blokade pendemo demi bisa mengantarkan penumpang sampai tujuan. Namun siapa sangka, rupanya ada oknum pendemo yang memukul kepala ojol tersebut. Sontak saja kabar tersebut langsung menyebar di kalangan sesama pengemudi.\n\nPada akhirnya ojol yang mendengar kabar tersebut langsung berdatangan ke lokasi hingga terjadi bentrokan. Tak pelak kabar tersebut menjadi viral dan menuai berbagai komentar dari warganet.\n\nPenasaran dengan berita lengkapnya? klik link beritanya dibawah ini\n\nhttps://www.kilat.com/nasional/84417041984/bentrok-ojol-vs-pendemo-buntut-tutup-jalan-urip-makassar", "post_id": "3883795099566457503_13707920938"}}, {"key": "/makassar_iinfo", "attributes": {"label": "/makassar_iinfo", "x": 313.0534935265623, "y": 421.63950359019896, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3883795099566457503_13707920938", "id": "/makassar_iinfo", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video viral beredar di sosial media mengenai bentrok antara ojek online (ojol) dengan Pendemo. Bentrokan tersebut terjadi di Jalan Urip, Makassar sampai sistuasi memanas. Bukan tanpa sebab, bentrok tersebut dipicu oleh adanya pemblokiran jalan oleh pendemo. \n\nHal tersebut diketahui dari unggahan yang dibagikan di akun Instagram  pada 24 April 2026. \n\n“Update info bentrok ojol vs Pendemo, jl Urip, Makassar, Jumat malam, 24 April 2026,” tulisnya.\n\nAdapun kronologinya bermula saat pendemo melakukan pemblokiran jalan. Seorang pengemudi ojol yang kala itu tengah mengantarkan customer mencoba melewati blokade pendemo demi bisa mengantarkan penumpang sampai tujuan. Namun siapa sangka, rupanya ada oknum pendemo yang memukul kepala ojol tersebut. Sontak saja kabar tersebut langsung menyebar di kalangan sesama pengemudi.\n\nPada akhirnya ojol yang mendengar kabar tersebut langsung berdatangan ke lokasi hingga terjadi bentrokan. Tak pelak kabar tersebut menjadi viral dan menuai berbagai komentar dari warganet.\n\nPenasaran dengan berita lengkapnya? klik link beritanya dibawah ini\n\nhttps://www.kilat.com/nasional/84417041984/bentrok-ojol-vs-pendemo-buntut-tutup-jalan-urip-makassar", "post_id": "3883795099566457503_13707920938"}}, {"key": "trensterid", "attributes": {"label": "trensterid", "x": 561.0410700996648, "y": 986.0307815480389, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 32.5846, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3881308851522477265_72090776588", "id": "trensterid", "source": "instagram-000001", "content": "SALAH PAHAM TARIF, KIRA BAYAR PER ORANG\n\nSeorang penumpang bernama Zulqaidah bersama temannya membuat driver ojek online kebingungan setelah menanyakan apakah tarif bisa dipotong karena mereka hanya berdua.\n\nPenumpang tersebut mengira tarif Rp31.000 yang tertera di aplikasi merupakan harga untuk empat orang, sehingga berharap bisa membayar setengahnya karena hanya berdua.\n\nSang driver sempat terdiam dan memastikan apakah pertanyaan tersebut serius atau sekadar bercanda. Namun ternyata, penumpang memang mengira sistem tarif dihitung per orang.\n\nPadahal, layanan transportasi online menetapkan tarif berdasarkan perjalanan atau kendaraan, bukan jumlah penumpang seperti pada angkutan umum.\n\nMomen ini pun menjadi perbincangan warganet sekaligus pengingat soal perbedaan sistem tarif transportasi.\n\n---\nSumber: Reza Nugraha\nPlease Follow : \n*Credits or removal upon request. All rights belong to the original owner(s).\n#fyi #warganet #semuaorang #fyp", "post_id": "3881308851522477265_72090776588"}}, {"key": "jatinangorbanget", "attributes": {"label": "jatinangorbanget", "x": 409.29279162818875, "y": 602.531284518021, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884967213724301095_2517705019", "id": "jatinangorbanget", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video driver ojol terlibat keributan dengan penumpangnya viral di media sosial. Narasi yang beredar menyebutkan perselisihan diduga karena penumpang melecehkan driver.\n\nMeski suasana tegang, netizen justru dibuat tertawa karena si penumpang tetap membayar ongkos perjalanannya di sela-sela adu mulut. Belum diketahui dimana dan kapan terjadinya peristiwa tersebut namun penting bagi kita saling menjaga dan menghargai sesama.\n\nSc:  \n🎥 b3doel__\n\n#jatinangorbanget #ojol #viralindonesia", "post_id": "3884967213724301095_2517705019"}}, {"key": "bandungterkini", "attributes": {"label": "bandungterkini", "x": 941.4488009280886, "y": 522.4357845069054, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 60.2814, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3884967213724301095_2517705019", "id": "bandungterkini", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video driver ojol terlibat keributan dengan penumpangnya viral di media sosial. Narasi yang beredar menyebutkan perselisihan diduga karena penumpang melecehkan driver.\n\nMeski suasana tegang, netizen justru dibuat tertawa karena si penumpang tetap membayar ongkos perjalanannya di sela-sela adu mulut. Belum diketahui dimana dan kapan terjadinya peristiwa tersebut namun penting bagi kita saling menjaga dan menghargai sesama.\n\nSc:  \n🎥 b3doel__\n\n#jatinangorbanget #ojol #viralindonesia", "post_id": "3884967213724301095_2517705019"}}, {"key": "infojabodetabek24_", "attributes": {"label": "infojabodetabek24_", "x": 182.7308944891215, "y": 301.50564413889845, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881091079265502632_35374237903", "id": "infojabodetabek24_", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang penumpang bernama Zulkaidah bersama rekannya mengajukan pertanyaan yang tidak biasa kepada seorang pengemudi layanan transportasi online terkait tarif perjalanan. Penumpang tersebut menanyakan kemungkinan pengurangan biaya karena mereka hanya berdua dalam satu perjalanan.\n\nPeristiwa ini bermula ketika penumpang melihat tarif sebesar Rp31.000 yang tertera di aplikasi. Ia berasumsi bahwa jumlah tersebut merupakan akumulasi biaya untuk kapasitas maksimal empat orang, sehingga apabila jumlah penumpang lebih sedikit, tarif seharusnya dapat disesuaikan atau dikurangi.\n\nPengemudi yang menerima pertanyaan tersebut sempat terdiam dan berusaha memastikan apakah penumpang sedang bercanda atau benar-benar serius. Setelah dikonfirmasi, penumpang ternyata meyakini bahwa sistem tarif pada aplikasi transportasi online dihitung berdasarkan jumlah penumpang, serupa dengan sistem pembayaran pada angkutan umum seperti angkot atau bus.\n\nPadahal, dalam praktiknya, tarif pada layanan transportasi berbasis aplikasi ditentukan berdasarkan sejumlah faktor, seperti jarak tempuh, estimasi waktu perjalanan, kondisi lalu lintas, serta jenis layanan yang dipilih. Dengan demikian, biaya perjalanan tidak dipengaruhi oleh jumlah penumpang selama masih dalam batas kapasitas yang diperbolehkan.\n\nKejadian ini mencerminkan adanya kesalahpahaman di kalangan sebagian pengguna terkait mekanisme penetapan tarif pada layanan transportasi online, yang berbeda dengan sistem pembayaran per penumpang pada moda transportasi konvensional.\n\n.\n.\nsource : [tt/ reza nugraha]\nvia :", "post_id": "3881091079265502632_35374237903"}}, {"key": "_thinksmart.id", "attributes": {"label": "_thinksmart.id", "x": 721.7528078889428, "y": 260.5184837252462, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3881091079265502632_35374237903", "id": "_thinksmart.id", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang penumpang bernama Zulkaidah bersama rekannya mengajukan pertanyaan yang tidak biasa kepada seorang pengemudi layanan transportasi online terkait tarif perjalanan. Penumpang tersebut menanyakan kemungkinan pengurangan biaya karena mereka hanya berdua dalam satu perjalanan.\n\nPeristiwa ini bermula ketika penumpang melihat tarif sebesar Rp31.000 yang tertera di aplikasi. Ia berasumsi bahwa jumlah tersebut merupakan akumulasi biaya untuk kapasitas maksimal empat orang, sehingga apabila jumlah penumpang lebih sedikit, tarif seharusnya dapat disesuaikan atau dikurangi.\n\nPengemudi yang menerima pertanyaan tersebut sempat terdiam dan berusaha memastikan apakah penumpang sedang bercanda atau benar-benar serius. Setelah dikonfirmasi, penumpang ternyata meyakini bahwa sistem tarif pada aplikasi transportasi online dihitung berdasarkan jumlah penumpang, serupa dengan sistem pembayaran pada angkutan umum seperti angkot atau bus.\n\nPadahal, dalam praktiknya, tarif pada layanan transportasi berbasis aplikasi ditentukan berdasarkan sejumlah faktor, seperti jarak tempuh, estimasi waktu perjalanan, kondisi lalu lintas, serta jenis layanan yang dipilih. Dengan demikian, biaya perjalanan tidak dipengaruhi oleh jumlah penumpang selama masih dalam batas kapasitas yang diperbolehkan.\n\nKejadian ini mencerminkan adanya kesalahpahaman di kalangan sebagian pengguna terkait mekanisme penetapan tarif pada layanan transportasi online, yang berbeda dengan sistem pembayaran per penumpang pada moda transportasi konvensional.\n\n.\n.\nsource : [tt/ reza nugraha]\nvia :", "post_id": "3881091079265502632_35374237903"}}, {"key": "palopo_info", "attributes": {"label": "palopo_info", "x": 97.50229355187712, "y": 192.79036634092995, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3884637063203773919_5414904604", "id": "palopo_info", "source": "instagram-000001", "content": "Video viral memperlihatkan seorang driver ojol diduga terlibat adu jotos dengan penumpangnya, usai terjadi perdebatan tak biasa. Insiden ini disebut dipicu oleh klaim bahwa bur*ng peliharaan sang driver “diraba-raba” oleh penumpang yang disebut-sebut “beda alam” atau Bot1.\n\nNarasi yang beredar pun terbilang unik dan nyeleneh, membuat video ini cepat ramai diperbincangkan di media sosial. Yang bikin netizen makin heran sekaligus ngakak, di tengah situasi tegang tersebut, penumpang disebut tetap membayar ongkos sesuai tarif. Detail ini justru menambah kesan absurd dari kejadian tersebut.\n\nVideo: bedoel_\n\n——————————‐-—————————\nKosmetik & aksesoris lengkap murah di palopo  \n\nTakeaway kopimu hanya di  \n\nMau Makan Seafood lezat & murah ke", "post_id": "3884637063203773919_5414904604"}}, {"key": "anna.online.shop", "attributes": {"label": "anna.online.shop", "x": 303.46946110824746, "y": 184.62495391396516, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2726, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884637063203773919_5414904604", "id": "anna.online.shop", "source": "instagram-000001", "content": "Video viral memperlihatkan seorang driver ojol diduga terlibat adu jotos dengan penumpangnya, usai terjadi perdebatan tak biasa. Insiden ini disebut dipicu oleh klaim bahwa bur*ng peliharaan sang driver “diraba-raba” oleh penumpang yang disebut-sebut “beda alam” atau Bot1.\n\nNarasi yang beredar pun terbilang unik dan nyeleneh, membuat video ini cepat ramai diperbincangkan di media sosial. Yang bikin netizen makin heran sekaligus ngakak, di tengah situasi tegang tersebut, penumpang disebut tetap membayar ongkos sesuai tarif. Detail ini justru menambah kesan absurd dari kejadian tersebut.\n\nVideo: bedoel_\n\n——————————‐-—————————\nKosmetik & aksesoris lengkap murah di palopo  \n\nTakeaway kopimu hanya di  \n\nMau Makan Seafood lezat & murah ke", "post_id": "3884637063203773919_5414904604"}}, {"key": "kopithru_palopo", "attributes": {"label": "kopithru_palopo", "x": 272.5356596497087, "y": 713.9526918652698, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2726, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884637063203773919_5414904604", "id": "kopithru_palopo", "source": "instagram-000001", "content": "Video viral memperlihatkan seorang driver ojol diduga terlibat adu jotos dengan penumpangnya, usai terjadi perdebatan tak biasa. Insiden ini disebut dipicu oleh klaim bahwa bur*ng peliharaan sang driver “diraba-raba” oleh penumpang yang disebut-sebut “beda alam” atau Bot1.\n\nNarasi yang beredar pun terbilang unik dan nyeleneh, membuat video ini cepat ramai diperbincangkan di media sosial. Yang bikin netizen makin heran sekaligus ngakak, di tengah situasi tegang tersebut, penumpang disebut tetap membayar ongkos sesuai tarif. Detail ini justru menambah kesan absurd dari kejadian tersebut.\n\nVideo: bedoel_\n\n——————————‐-—————————\nKosmetik & aksesoris lengkap murah di palopo  \n\nTakeaway kopimu hanya di  \n\nMau Makan Seafood lezat & murah ke", "post_id": "3884637063203773919_5414904604"}}, {"key": "losarijayaseafood", "attributes": {"label": "losarijayaseafood", "x": 44.74571278206052, "y": 879.1192239608658, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2726, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884637063203773919_5414904604", "id": "losarijayaseafood", "source": "instagram-000001", "content": "Video viral memperlihatkan seorang driver ojol diduga terlibat adu jotos dengan penumpangnya, usai terjadi perdebatan tak biasa. Insiden ini disebut dipicu oleh klaim bahwa bur*ng peliharaan sang driver “diraba-raba” oleh penumpang yang disebut-sebut “beda alam” atau Bot1.\n\nNarasi yang beredar pun terbilang unik dan nyeleneh, membuat video ini cepat ramai diperbincangkan di media sosial. Yang bikin netizen makin heran sekaligus ngakak, di tengah situasi tegang tersebut, penumpang disebut tetap membayar ongkos sesuai tarif. Detail ini justru menambah kesan absurd dari kejadian tersebut.\n\nVideo: bedoel_\n\n——————————‐-—————————\nKosmetik & aksesoris lengkap murah di palopo  \n\nTakeaway kopimu hanya di  \n\nMau Makan Seafood lezat & murah ke", "post_id": "3884637063203773919_5414904604"}}, {"key": "faktabdgnews.id", "attributes": {"label": "faktabdgnews.id", "x": 732.2561222357318, "y": 338.5898308445919, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 32.5846, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3881678214238670504_65573074990", "id": "faktabdgnews.id", "source": "instagram-000001", "content": "Curhatan penumpang ojol menjadi viral di media sosial setelah membagikan pengalaman kurang nyaman saat menggunakan jasa transportasi. \n\nDalam unggahannya, ia mengaku harus menahan mual selama perjalanan sekitar 9 menit karena bau tidak sedap dari tubuh pengemudi.\n\nMeski demikian, penumpang tersebut tetap menyampaikan rasa terima kasih karena telah diantar dengan baik dan pengemudi tetap komunikatif selama perjalanan. Ia bahkan sempat menyemprotkan parfum dari tasnya untuk mengurangi bau yang dirasakan.\n\nUnggahan ini memicu beragam reaksi warganet, mulai dari yang memahami kondisi tersebut hingga yang menyoroti pentingnya menjaga kebersihan diri, terutama bagi pekerja di bidang layanan publik.\n\nYang sabar yaa kak, mohon dimaklumi 🙏🌝\nNamanya pejuang rupiah dan pejuang jalan hidup pikuk keluarga!\n\nSc  \n📹Warganet.id\n\n#faktabandungnews #kisahojol #reels #fyp", "post_id": "3881678214238670504_65573074990"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "attributes": {"label": "newsandalasdotcom", "x": 584.0558227384399, "y": 246.76166325511073, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "newsandalasdotcom", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "roselei_rr.x", "x": 686.7710673068609, "y": 893.513864317942, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "roselei_rr.x", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "enjoyjakarta24", "attributes": {"label": "enjoyjakarta24", "x": 711.3121073457307, "y": 582.7735637444323, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.5004, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3879892776108560155_78376399176", "id": "enjoyjakarta24", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang driver Gojek di Bali yang juga dikenal sebagai kreator konten Instagram dengan akun junagojekiciboss mendadak viral setelah membagikan pengalaman unik saat mengantar penumpang asal Jepang.\n\nDalam video yang diunggahnya, perjalanan yang awalnya terlihat seperti aktivitas biasa berubah menjadi momen tak terduga. Konten tersebut dengan cepat menarik perhatian warganet dan menyebar luas di media sosial.\n\nSebagai konten kreator, ia memang kerap membagikan kesehariannya saat bekerja di jalan. Namun kali ini, unggahannya menuai respons lebih besar dari publik.\n\nVideo tersebut pun dibanjiri berbagai komentar, mulai dari yang menilai momen itu menghibur hingga yang menyoroti perbedaan budaya dalam mengekspresikan rasa terima kasih.\n\nPeristiwa ini menjadi salah satu contoh bahwa di balik rutinitas pekerjaan sehari-hari, selalu ada cerita unik yang bisa terjadi, terutama bagi para driver yang setiap hari bertemu dengan berbagai karakter penumpang.\n\n.\n.\n📸 : \nvia : trenderID\n#enjoyjakarta24 \n\nFollow :", "post_id": "3879892776108560155_78376399176"}}, {"key": "junagojekiciboss", "attributes": {"label": "junagojekiciboss", "x": 422.04334199620774, "y": 334.3727783314361, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.655, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3879892776108560155_78376399176", "id": "junagojekiciboss", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang driver Gojek di Bali yang juga dikenal sebagai kreator konten Instagram dengan akun junagojekiciboss mendadak viral setelah membagikan pengalaman unik saat mengantar penumpang asal Jepang.\n\nDalam video yang diunggahnya, perjalanan yang awalnya terlihat seperti aktivitas biasa berubah menjadi momen tak terduga. Konten tersebut dengan cepat menarik perhatian warganet dan menyebar luas di media sosial.\n\nSebagai konten kreator, ia memang kerap membagikan kesehariannya saat bekerja di jalan. Namun kali ini, unggahannya menuai respons lebih besar dari publik.\n\nVideo tersebut pun dibanjiri berbagai komentar, mulai dari yang menilai momen itu menghibur hingga yang menyoroti perbedaan budaya dalam mengekspresikan rasa terima kasih.\n\nPeristiwa ini menjadi salah satu contoh bahwa di balik rutinitas pekerjaan sehari-hari, selalu ada cerita unik yang bisa terjadi, terutama bagi para driver yang setiap hari bertemu dengan berbagai karakter penumpang.\n\n.\n.\n📸 : \nvia : trenderID\n#enjoyjakarta24 \n\nFollow :", "post_id": "3879892776108560155_78376399176"}}, {"key": "tangsel.info", "attributes": {"label": "tangsel.info", "x": 612.3004057768618, "y": 734.1915590079221, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3884520236746140135_8303815497", "id": "tangsel.info", "source": "instagram-000001", "content": "Publik dibuat geram dengan aksi tidak terpuji oleh pengemudi mobil dinas di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel).\n\nDalam rekaman video yang viral di media sosial, nampak sebuah ambulans yang tengah membawa pasien darurat kesulitan melintas karena tidak diberi jalan di ruas tol arah Serpong.\n\nMeski ambulans telah menyalakan sirene dan lampu rotator sebagai tanda prioritas. Namun, mobil berpelat merah dengan nomor “B 7500 PPA” yang berada di depannya justru terlihat tidak bergeming.\n\n“Sudah jelas ambulans minta jalur tengah, tidak dikasih, ambulans lagi bawa pasien,” tulis pengunggah akun TikTok  pada Minggu, 26 April 2026.\n\nBerdasarkan informasi yang beredar, insiden terjadi saat ambulans tengah melaju menuju fasilitas kesehatan di kawasan Serpong.\n\nMeski sirene sudah dinyalakan berulang kali sebagai tanda keadaan darurat, mobil dinas tersebut tetap bersikap cuek melaju tanpa memberi ruang.\n\nAkibatnya, sopir ambulans terpaksa mengambil jalur kiri untuk mendahului. Hal ini sempat memicu situasi berbahaya karena ambulans nyaris bersenggolan dengan kendaraan lain di sekitarnya.\n\nGeram dengan sikap pengemudi mobil dinas tersebut, salah satu penumpang ambulans turun dan menegur. Alih-alih menunjukkan itikad baik, sopir mobil pelat merah itu justru merespons dengan nada tinggi.\n\n“Bawa apaan memang?” ucapnya dalam video, yang kemudian memancing reaksi keras dari penumpang ambulans.\n\nPenumpang tersebut menegaskan bahwa ambulans sedang membawa pasien dan seharusnya tidak dihalangi, apalagi oleh kendaraan berstatus dinas.\n\n“Sudah tahu ada ambulans, malah menghalangi. Di dalam ada pasien, jangan mentang-mentang pelat merah,” tegasnya.\n\nAdapun, sesuai aturan lalu lintas, ambulans yang membawa pasien dalam kondisi darurat memiliki hak utama untuk didahulukan.\n\nHingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait insiden mobil dinas di Tangsel tersebut.\n\nNamun, video ini telah menyebar luas dan menuai kritik dari warganet yang menilai tindakan arogan yang tidak mencerminkan etika berkendara.\n\nPeristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bahwa ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan darurat lainnya memiliki prioritas di jalan raya. >>>", "post_id": "3884520236746140135_8303815497"}}, {"key": "ranitidine", "attributes": {"label": "ranitidine", "x": 779.0745399053786, "y": 506.13036317960535, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3884520236746140135_8303815497", "id": "ranitidine", "source": "instagram-000001", "content": "Publik dibuat geram dengan aksi tidak terpuji oleh pengemudi mobil dinas di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel).\n\nDalam rekaman video yang viral di media sosial, nampak sebuah ambulans yang tengah membawa pasien darurat kesulitan melintas karena tidak diberi jalan di ruas tol arah Serpong.\n\nMeski ambulans telah menyalakan sirene dan lampu rotator sebagai tanda prioritas. Namun, mobil berpelat merah dengan nomor “B 7500 PPA” yang berada di depannya justru terlihat tidak bergeming.\n\n“Sudah jelas ambulans minta jalur tengah, tidak dikasih, ambulans lagi bawa pasien,” tulis pengunggah akun TikTok  pada Minggu, 26 April 2026.\n\nBerdasarkan informasi yang beredar, insiden terjadi saat ambulans tengah melaju menuju fasilitas kesehatan di kawasan Serpong.\n\nMeski sirene sudah dinyalakan berulang kali sebagai tanda keadaan darurat, mobil dinas tersebut tetap bersikap cuek melaju tanpa memberi ruang.\n\nAkibatnya, sopir ambulans terpaksa mengambil jalur kiri untuk mendahului. Hal ini sempat memicu situasi berbahaya karena ambulans nyaris bersenggolan dengan kendaraan lain di sekitarnya.\n\nGeram dengan sikap pengemudi mobil dinas tersebut, salah satu penumpang ambulans turun dan menegur. Alih-alih menunjukkan itikad baik, sopir mobil pelat merah itu justru merespons dengan nada tinggi.\n\n“Bawa apaan memang?” ucapnya dalam video, yang kemudian memancing reaksi keras dari penumpang ambulans.\n\nPenumpang tersebut menegaskan bahwa ambulans sedang membawa pasien dan seharusnya tidak dihalangi, apalagi oleh kendaraan berstatus dinas.\n\n“Sudah tahu ada ambulans, malah menghalangi. Di dalam ada pasien, jangan mentang-mentang pelat merah,” tegasnya.\n\nAdapun, sesuai aturan lalu lintas, ambulans yang membawa pasien dalam kondisi darurat memiliki hak utama untuk didahulukan.\n\nHingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait insiden mobil dinas di Tangsel tersebut.\n\nNamun, video ini telah menyebar luas dan menuai kritik dari warganet yang menilai tindakan arogan yang tidak mencerminkan etika berkendara.\n\nPeristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bahwa ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan darurat lainnya memiliki prioritas di jalan raya. >>>", "post_id": "3884520236746140135_8303815497"}}, {"key": "ainy.samidah", "attributes": {"label": "ainy.samidah", "x": 407.6169607019611, "y": 728.1258008034646, "size": 3.6, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 2.1503, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7626709391710031125", "id": "ainy.samidah", "source": "tiktok-000001", "content": "apa hal yg paling berkesan selama menjadi mitra grab ?  diho   Indonesia #ojolsurabaya #drivergrab #ojoltiktok #xzycba #fypシ゚viral", "post_id": "7626709391710031125"}}, {"key": "mas", "attributes": {"label": "mas", "x": 467.58827674426675, "y": 650.2842366137322, "size": 3.57, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2726, "eigenvector": 2.057, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626709391710031125", "id": "mas", "source": "tiktok-000001", "content": "apa hal yg paling berkesan selama menjadi mitra grab ?  diho   Indonesia #ojolsurabaya #drivergrab #ojoltiktok #xzycba #fypシ゚viral", "post_id": "7626709391710031125"}}, {"key": "andimariaulfania", "attributes": {"label": "andimariaulfania", "x": 464.6587332474521, "y": 863.9506748417224, "size": 3.57, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2726, "eigenvector": 2.057, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626709391710031125", "id": "andimariaulfania", "source": "tiktok-000001", "content": "apa hal yg paling berkesan selama menjadi mitra grab ?  diho   Indonesia #ojolsurabaya #drivergrab #ojoltiktok #xzycba #fypシ゚viral", "post_id": "7626709391710031125"}}, {"key": "Grab", "attributes": {"label": "Grab", "x": 23.089351756361175, "y": 379.2645468111526, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2864, "eigenvector": 43.299, "in_degree": 31, "out_degree": 0, "degree": 31}, "_id": "7626709391710031125", "id": "Grab", "source": "tiktok-000001", "content": "apa hal yg paling berkesan selama menjadi mitra grab ?  diho   Indonesia #ojolsurabaya #drivergrab #ojoltiktok #xzycba #fypシ゚viral", "post_id": "7626709391710031125"}}, {"key": "mainhype.news", "attributes": {"label": "mainhype.news", "x": 458.44577218099283, "y": 943.3838540921348, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633374788563619079", "id": "mainhype.news", "source": "tiktok-000001", "content": "‎Seorang pengemudi ojek online (ojol) tertangkap kamera sedang melakukan aktivitas tak biasa saat menunggu pesanan. Berbeda dengan rekan ojol lainnya yang umumnya mengisi waktu luang dengan bermain game atau sekadar bersantai, pengemudi ini justru kedapatan sangat fokus memantau pergerakan pasar modal melalui aplikasi perdagangan saham di ponselnya. ‎ ‎Kejadian menarik ini pertama kali mencuat setelah seorang penumpang merasa salfok melihat aksi sang pengemudi dalam memanfaatkan waktu luangnya secara produktif. Diketahui lebih lanjut, pengemudi ojol tersebut ternyata memiliki minat besar di bidang investasi dan bahkan sempat mendalami ilmu pasar modal langsung di bawah bimbingan trader ternama, Emir Parengkuan. Potret kegigihan pengemudi ojol yang tetap berupaya meningkatkan literasi finansial di tengah rutinitas jalanan ini pun viral di media sosial, memicu gelombang dukungan serta apresiasi dari netizen yang kagum akan semangat belajarnya. ‎ ‎  ‎#emirparengkuan #emirparengkuantb #cakclip1", "post_id": "7633374788563619079"}}, {"key": "emirparengkuan", "attributes": {"label": "emirparengkuan", "x": 525.53565620469, "y": 82.98673610021623, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633374788563619079", "id": "emirparengkuan", "source": "tiktok-000001", "content": "‎Seorang pengemudi ojek online (ojol) tertangkap kamera sedang melakukan aktivitas tak biasa saat menunggu pesanan. Berbeda dengan rekan ojol lainnya yang umumnya mengisi waktu luang dengan bermain game atau sekadar bersantai, pengemudi ini justru kedapatan sangat fokus memantau pergerakan pasar modal melalui aplikasi perdagangan saham di ponselnya. ‎ ‎Kejadian menarik ini pertama kali mencuat setelah seorang penumpang merasa salfok melihat aksi sang pengemudi dalam memanfaatkan waktu luangnya secara produktif. Diketahui lebih lanjut, pengemudi ojol tersebut ternyata memiliki minat besar di bidang investasi dan bahkan sempat mendalami ilmu pasar modal langsung di bawah bimbingan trader ternama, Emir Parengkuan. Potret kegigihan pengemudi ojol yang tetap berupaya meningkatkan literasi finansial di tengah rutinitas jalanan ini pun viral di media sosial, memicu gelombang dukungan serta apresiasi dari netizen yang kagum akan semangat belajarnya. ‎ ‎  ‎#emirparengkuan #emirparengkuantb #cakclip1", "post_id": "7633374788563619079"}}, {"key": "informasirealitanet", "attributes": {"label": "informasirealitanet", "x": 900.4511216450171, "y": 418.941760626743, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "7629353377234767112", "id": "informasirealitanet", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "gojekindonesia", "x": 861.7654838371187, "y": 822.2885697282861, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3494, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "gojekindonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "grabid", "attributes": {"label": "grabid", "x": 849.5521221355962, "y": 140.85397782947072, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5039, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "7629353377234767112", "id": "grabid", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "shoope", "attributes": {"label": "shoope", "x": 775.4042199361205, "y": 154.09598747620757, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3494, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "shoope", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "indrive", "attributes": {"label": "indrive", "x": 251.03623254796025, "y": 444.3178222716281, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3494, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "indrive", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "maxim", "attributes": {"label": "maxim", "x": 765.8210230219867, "y": 317.4021800321601, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3494, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "maxim", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "minhub1.0", "attributes": {"label": "minhub1.0", "x": 220.68569100282588, "y": 190.10642640295472, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3494, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "minhub1.0", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "dinas.perhubungan", "attributes": {"label": "dinas.perhubungan", "x": 529.2699244864275, "y": 549.7843456311103, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.6913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7629353377234767112", "id": "dinas.perhubungan", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "dishub.surabaya", "attributes": {"label": "dishub.surabaya", "x": 764.9771642136587, "y": 184.7299400744794, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3494, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "dishub.surabaya", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "Khofifah", "attributes": {"label": "Khofifah", "x": 899.2767657154285, "y": 218.23261027811802, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3494, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629353377234767112", "id": "Khofifah", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Kebangkitan Nasional Jadi Panggung Aksi Ojol, Presidium GRANAT Jatim Siapkan Aksi Besar 20 Mei SURABAYA – Gerakan Rakyat Transportasi Online (GRANAT) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar-besaran pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Aksi ini merupakan lanjutan dari gerakan serempak yang sebelumnya telah dideklarasikan di berbagai daerah pada tahun lalu (16/4). Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ribuan driver roda dua dan roda empat dipastikan turun ke jalan sebagai bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji pemerintah yang hingga kini belum terealisasi. Presidium GRANAT Jatim, Tito Ahmad, menegaskan bahwa aksi kali ini menjadi titik penting perjuangan ojol, khususnya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar aksi, ini adalah momentum penagihan janji. Kami ingin pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Timur, benar-benar hadir dan memperhatikan nasib para driver ojol,” tegas Tito. Menurutnya, selama ini para pengemudi ojol masih berada dalam kondisi yang jauh dari kata sejahtera. Pembatasan zona merah yang belum dihapus sepenuhnya, ditambah ketidakjelasan regulasi, menjadi persoalan lama yang terus membebani driver di Jawa Timur. Sementara itu, Presidium lainnya Puji Waluyo, membenarkan bahwa aksi tahun ini masih mengusung tuntutan yang sama seperti sebelumnya. Ia menyebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dianggap sebagai “harga mati” bagi para driver. Kelima tuntutan tersebut meliputi: Kenaikan tarif pengantaran penumpang Penetapan tarif bersih yang diterima mitra berdasarkan Peraturan yg telah ditetapkan SK gub Jatim R2 : 2000 - R4 : 3800 Penerbitan regulasi pengantaran barang dan makanan Mendesak pemerintah segera menerbitkan UU Transportasi Online Penghapusan sistem zona merah atau “penghijauan” tanpa syarat agar dapat diakses seluruh driver Selain itu, dalam seruan tambahan, massa aksi juga menyatakan penolakan terhadap skema koperasi yang dinilai berpotensi membebani driver online. “Lima poin ini bukan sekadar tuntutan, tapi kebutuhan mendesak demi keberlangsungan hidup para driver,” ujar Puji. Ia juga menekankan bahwa aksi ini membawa semangat kolektif demi kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Dalam amanatnya, Puji mengingatkan bahwa perjuangan ini merupakan panggilan bagi seluruh ojol, khususnya di Jawa Timur, untuk bersatu dan bergerak bersama. Dengan mengusung tema “Bergerak Serempak Berdampak”, GRANAT optimistis bahwa tekanan dari aksi massal ini akan menghasilkan perubahan nyata. “Kami yakin, apa yang dirasakan ojol hari ini tidak akan sia-sia. Perjuangan ini akan membuahkan hasil manis di masa depan,” pungkasnya. Sejumlah perwakilan driver juga menyuarakan kritik keras kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat. Mereka menilai, jika wakil rakyat melalui Komisi V DPR RI tidak mampu segera merumuskan Undang-Undang Transportasi Online, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif di sektor ini. Pasalnya, transportasi online telah berjalan lebih dari satu dekade dan menjadi tulang punggung ekonomi jutaan masyarakat, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang kuat dan komprehensif. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, bukan tidak mungkin gelombang aksi yang lebih besar akan kembali terjadi. Bagi para ojol, ini bukan lagi sekadar aspirasi, melainkan perjuangan hidup yang tak bisa ditunda. Aksi 20 Mei 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi terbesar komunitas ojol dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons tuntutan yang telah lama disuarakan.          Indar Parawansa #granatjatim #20mei2026 #harikebangkitan #ojol #demoakbar", "post_id": "7629353377234767112"}}, {"key": "revoltomotif.id", "attributes": {"label": "revoltomotif.id", "x": 959.343450051853, "y": 847.7428092211501, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631123721725447444", "id": "revoltomotif.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Unggahan seorang wanita di platform TikTok mendadak viral setelah dirinya membagikan pengalaman tidak menyenangkan saat menggunakan layanan transportasi daring Maxim. Dalam narasinya, penumpang tersebut menjelaskan bahwa ia telah memilih KasPro sebagai metode pembayaran resmi, namun sang pengemudi justru mendesak agar transaksi dialihkan melalui OVO. Meskipun pengguna telah secara tegas menolak permintaan tersebut dengan alasan tidak memiliki akun OVO, pengemudi tetap memaksakan kehendaknya. Situasi semakin memburuk ketika pengemudi secara sepihak menyelesaikan pesanan di aplikasi, yang mengakibatkan saldo KasPro milik penumpang terpotong secara otomatis. Kendati pembayaran telah terverifikasi sistem, pengemudi tetap bersikeras meminta penggantian metode pembayaran dan menginstruksikan penumpang untuk membatalkan pesanan pada aplikasi. Insiden ini pun memicu perdebatan luas di jagat maya, di mana netizen mempertanyakan profesionalisme pengemudi sekaligus menyoroti urgensi perlindungan konsumen dalam ekosistem layanan ride-hailing. Pernah Alami Hal Serupa? Apa yang Kalian Lakukan Kalau Driver Maksa Kayak Gini? Source : TT/ #ViralTikTok #CurhatanPenumpang #ViralHariIni #DramaOjol #UpdateSosmed #NetizenIndonesia #BeritaViral #PengalamanBuruk", "post_id": "7631123721725447444"}}, {"key": "nonadianya_", "attributes": {"label": "nonadianya_", "x": 345.9874812894481, "y": 810.8660682506572, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631123721725447444", "id": "nonadianya_", "source": "tiktok-000001", "content": "Unggahan seorang wanita di platform TikTok mendadak viral setelah dirinya membagikan pengalaman tidak menyenangkan saat menggunakan layanan transportasi daring Maxim. Dalam narasinya, penumpang tersebut menjelaskan bahwa ia telah memilih KasPro sebagai metode pembayaran resmi, namun sang pengemudi justru mendesak agar transaksi dialihkan melalui OVO. Meskipun pengguna telah secara tegas menolak permintaan tersebut dengan alasan tidak memiliki akun OVO, pengemudi tetap memaksakan kehendaknya. Situasi semakin memburuk ketika pengemudi secara sepihak menyelesaikan pesanan di aplikasi, yang mengakibatkan saldo KasPro milik penumpang terpotong secara otomatis. Kendati pembayaran telah terverifikasi sistem, pengemudi tetap bersikeras meminta penggantian metode pembayaran dan menginstruksikan penumpang untuk membatalkan pesanan pada aplikasi. Insiden ini pun memicu perdebatan luas di jagat maya, di mana netizen mempertanyakan profesionalisme pengemudi sekaligus menyoroti urgensi perlindungan konsumen dalam ekosistem layanan ride-hailing. Pernah Alami Hal Serupa? Apa yang Kalian Lakukan Kalau Driver Maksa Kayak Gini? Source : TT/ #ViralTikTok #CurhatanPenumpang #ViralHariIni #DramaOjol #UpdateSosmed #NetizenIndonesia #BeritaViral #PengalamanBuruk", "post_id": "7631123721725447444"}}, {"key": "official_bukamata", "attributes": {"label": "official_bukamata", "x": 343.97860255109345, "y": 298.15533949713347, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 32.5846, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7632937451622812949", "id": "official_bukamata", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah video yang diunggah akun TikTok/ramdhan.zm memperlihatkan momen pengemudi becak motor (bentor) mencegat driver ojek online di Pangandaran. Dalam keterangan unggahan disebutkan, aksi tersebut dipicu karena driver online membawa penumpang di area yang berdekatan dengan pangkalan bentor. Cekcok pun tak terhindarkan di lokasi. Peristiwa ini menuai beragam reaksi dari netizen. Salah satu komentar menyoroti tarif bentor, “Bentor Pangandaran mahal pisan atuda.” Komentar lain juga membandingkan dengan layanan transportasi online. “Saya orang Pangandaran aja lebih suka naik gocar daripada becak motor karena mereka suka nembak harga tinggi. Mending naik gocar/grabcar karena lebih nyaman dan harganya sudah jelas,” tulis seorang netizen. Namun, ada pula yang mengingatkan pentingnya saling menghargai antar pencari nafkah. “Setiap orang tuh beda-beda, ada yang nyaman naik beca, ada yang nyaman naik mobil. Jadi jangan sampai memotong rejeki orang. Semua juga sama-sama usaha mencari nafkah,” tulis netizen lainnya. (MIM) Tag/DM kami  untuk menginformasikan peristiwa apapun. 🙌🏻  #pangandaran #pantaipangandaran #pangandaranbeach #jawabarat #sunda", "post_id": "7632937451622812949"}}, {"key": "zackgasm", "attributes": {"label": "zackgasm", "x": 498.26640081296216, "y": 439.83701222450156, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7385591207621217541", "id": "zackgasm", "source": "tiktok-000001", "content": "halo  ini drivernya mas Candra Bayu Pradana attitude nya kok kayak gini ya? pake bawa2 harga mobil segala, kalo emang mentingin harga mobil ya gausah jadi driver, flexing2 aja, gengsi kok jadi driver. tolong ya grab kalok nerima driver adain psikotes dulu, biar ga ada yg kaya gini, kalok gak minimal dilihat ATTITUDE nya biar ga ngerugiin diri sendiri, penumpang dan perusahaan!   #grabindonesia #grabcarindonesia #ojoltiktok #dramaojol #grabcar #ojolviral #fyp #fypシ゚viral #viral", "post_id": "7385591207621217541"}}, {"key": "dramaojolofficial", "attributes": {"label": "dramaojolofficial", "x": 778.3464011174462, "y": 178.59561770588905, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7385591207621217541", "id": "dramaojolofficial", "source": "tiktok-000001", "content": "halo  ini drivernya mas Candra Bayu Pradana attitude nya kok kayak gini ya? pake bawa2 harga mobil segala, kalo emang mentingin harga mobil ya gausah jadi driver, flexing2 aja, gengsi kok jadi driver. tolong ya grab kalok nerima driver adain psikotes dulu, biar ga ada yg kaya gini, kalok gak minimal dilihat ATTITUDE nya biar ga ngerugiin diri sendiri, penumpang dan perusahaan!   #grabindonesia #grabcarindonesia #ojoltiktok #dramaojol #grabcar #ojolviral #fyp #fypシ゚viral #viral", "post_id": "7385591207621217541"}}, {"key": "grab.sumba.raya", "attributes": {"label": "grab.sumba.raya", "x": 147.77508664228245, "y": 530.4577284644877, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7540056356745678088", "id": "grab.sumba.raya", "source": "tiktok-000001", "content": "Hai Warga Sumba Barat! 👋🔥 Kabar gembira! Kami membuka kesempatan bagi Anda untuk menjadi Mitra Grab Sumba Raya. Mari bergabung dan rasakan manfaatnya! Dengan Grab, dompet Anda aman, dan nikmati kemudahan pesan antar makanan dengan GrabFood!    #Grabdulubarukamu!  #driverGrab #merchantGrab #fypシ゚viral #viral", "post_id": "7540056356745678088"}}, {"key": "loker.sumbar_", "attributes": {"label": "loker.sumbar_", "x": 399.46791249248923, "y": 424.3167441454728, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7540056356745678088", "id": "loker.sumbar_", "source": "tiktok-000001", "content": "Hai Warga Sumba Barat! 👋🔥 Kabar gembira! Kami membuka kesempatan bagi Anda untuk menjadi Mitra Grab Sumba Raya. Mari bergabung dan rasakan manfaatnya! Dengan Grab, dompet Anda aman, dan nikmati kemudahan pesan antar makanan dengan GrabFood!    #Grabdulubarukamu!  #driverGrab #merchantGrab #fypシ゚viral #viral", "post_id": "7540056356745678088"}}, {"key": "beritainajaa", "attributes": {"label": "beritainajaa", "x": 716.1324900484459, "y": 57.93295836694246, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7594766233996774664", "id": "beritainajaa", "source": "tiktok-000001", "content": "Pengalaman tak menyenangkan penumpang taksi Bluebird menjadi viral setelah seorang orang tua mengaku hampir kehilangan anaknya akibat kesalahan fatal driver. Ia meminta manajemen Bluebird segera membenahi sistem rekrutmen, menegaskan bahwa persoalan ini bukan menyangkut satu atau dua orang saja, melainkan keselamatan banyak penumpang di perjalanan berikutnya.  #bluebird #taxibluebird #fyppppppppppppppppppppppp #beritavirall #jakarta", "post_id": "7594766233996774664"}}, {"key": "bluebirdgroup", "attributes": {"label": "bluebirdgroup", "x": 73.36209466863374, "y": 74.32429063455037, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7594766233996774664", "id": "bluebirdgroup", "source": "tiktok-000001", "content": "Pengalaman tak menyenangkan penumpang taksi Bluebird menjadi viral setelah seorang orang tua mengaku hampir kehilangan anaknya akibat kesalahan fatal driver. Ia meminta manajemen Bluebird segera membenahi sistem rekrutmen, menegaskan bahwa persoalan ini bukan menyangkut satu atau dua orang saja, melainkan keselamatan banyak penumpang di perjalanan berikutnya.  #bluebird #taxibluebird #fyppppppppppppppppppppppp #beritavirall #jakarta", "post_id": "7594766233996774664"}}, {"key": "inikanid", "attributes": {"label": "inikanid", "x": 13.61282032195643, "y": 50.28128831731449, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631617567836130567", "id": "inikanid", "source": "tiktok-000001", "content": "Seorang driver Gojek di Bali mendadak viral di media sosial setelah membagikan pengalaman unik saat mengantar penumpang asal Jepang. Driver yang juga dikenal sebagai konten kreator Instagram dengan akun  itu awalnya hanya merekam aktivitas rutinnya saat bekerja di jalan.  Namun, perjalanan yang terlihat biasa tersebut justru berubah menjadi momen tak terduga. Baca selengkapnya di inikan.id", "post_id": "7631617567836130567"}}, {"key": "medantrending", "attributes": {"label": "medantrending", "x": 678.1670845628139, "y": 989.0133940545694, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7296116573159345414", "id": "medantrending", "source": "tiktok-000001", "content": "PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengatakan, saat ini sedang menguji coba fitur baru yakni, GoRide Nego. Di mana, nantinya customer bisa melakukan tawar harga dengan driver Gojek. Manajemen GoTo menyebut, GoRide Nego merupakan salah satu langkah perusahaan untuk terus memperluas penawaran produk layanan mobilitas roda dua kepada konsumen yang memprioritaskan harga. “Perseroan melakukan uji coba GoRide Nego, yang memungkinkan konsumen dan mitra pengemudi untuk berkomunikasi secara langsung dan saling menyepakati harga pengantaran,” tulis manajemen seperti dikutip, Selasa (31/10). “Ini adalah contoh inovasi Perseroan yang berkesinambungan dengan tujuan menjangkau konsumen,” tambah GoTo. Adapun mekanisme tawar menawar dalam bisnis ride hiling ini sudah lebih dahulu diterapkan oleh inDrive. Di mana, baik penumpang maupun pengemudi dapat melakukan tawar-menawar harga yang dapat disetujui bersama dan tidak membebankan penumpang. 🗂 Sumber: kumparan.com 📈 #Gojek #GoRideNego ⏬ ⏬ ⏬ 🙏 Yuk Support Kami dengan  LIKE❤, COMMENT💬 & SHARE📣 ke Teman Kamu ya Guys 😊 ⏩ Follow  Untuk Info Berita Trending📈, Viral📣 & Kekinian📺 Seputar Kota Medan, Nasional & Internasional ➖➖➖ #MedanTrending #beritanasional #beritamedan #medan #sumut #kotamedan #sumaterautara #medantalk #inimedanbung", "post_id": "7296116573159345414"}}, {"key": "MedanTrending", "attributes": {"label": "MedanTrending", "x": 168.03267635315822, "y": 355.8604902541167, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7296116573159345414", "id": "MedanTrending", "source": "tiktok-000001", "content": "PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengatakan, saat ini sedang menguji coba fitur baru yakni, GoRide Nego. Di mana, nantinya customer bisa melakukan tawar harga dengan driver Gojek. Manajemen GoTo menyebut, GoRide Nego merupakan salah satu langkah perusahaan untuk terus memperluas penawaran produk layanan mobilitas roda dua kepada konsumen yang memprioritaskan harga. “Perseroan melakukan uji coba GoRide Nego, yang memungkinkan konsumen dan mitra pengemudi untuk berkomunikasi secara langsung dan saling menyepakati harga pengantaran,” tulis manajemen seperti dikutip, Selasa (31/10). “Ini adalah contoh inovasi Perseroan yang berkesinambungan dengan tujuan menjangkau konsumen,” tambah GoTo. Adapun mekanisme tawar menawar dalam bisnis ride hiling ini sudah lebih dahulu diterapkan oleh inDrive. Di mana, baik penumpang maupun pengemudi dapat melakukan tawar-menawar harga yang dapat disetujui bersama dan tidak membebankan penumpang. 🗂 Sumber: kumparan.com 📈 #Gojek #GoRideNego ⏬ ⏬ ⏬ 🙏 Yuk Support Kami dengan  LIKE❤, COMMENT💬 & SHARE📣 ke Teman Kamu ya Guys 😊 ⏩ Follow  Untuk Info Berita Trending📈, Viral📣 & Kekinian📺 Seputar Kota Medan, Nasional & Internasional ➖➖➖ #MedanTrending #beritanasional #beritamedan #medan #sumut #kotamedan #sumaterautara #medantalk #inimedanbung", "post_id": "7296116573159345414"}}, {"key": "buinterzorg", "attributes": {"label": "buinterzorg", "x": 702.435192870894, "y": 782.2548442041857, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634169985233063189", "id": "buinterzorg", "source": "tiktok-000001", "content": "Seorang perempuan naik taksi online menjadi sorotan setelah video dirinya menawar tarif taksi online viral di media sosial. Dalam video tersebut, perempuan itu mempertanyakan harga perjalanan karena mengira tarif aplikasi dihitung berdasarkan jumlah penumpang, bukan layanan kendaraan dan jarak yang dipesan. Dalam percakapan yang terekam, perempuan tersebut menanyakan apakah harga perjalanan bisa dipotong karena hanya dua orang yang naik, sementara di aplikasi tertulis kapasitas empat orang. Pengemudi kemudian menjelaskan bahwa angka empat orang merupakan batas maksimal penumpang, bukan dasar perhitungan tarif perjalanan. “Kamu orang lagi bercanda nggak?” tanya pengemudi. Perempuan itu menjawab, “Emang serius nanya.” Setelah mendapat penjelasan, perempuan tersebut mengaku benar-benar tidak mengetahui sistem tarif layanan taksi online dan langsung memahami penjelasan pengemudi. Video percakapan itu kemudian ramai dibagikan warganet karena dianggap sebagai kejadian unik dan mengundang tawa. Stay updated 24/7. Follow  ✨", "post_id": "7634169985233063189"}}, {"key": "jogjastudent", "attributes": {"label": "jogjastudent", "x": 929.6855169210938, "y": 773.4134569466622, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634169985233063189", "id": "jogjastudent", "source": "tiktok-000001", "content": "Seorang perempuan naik taksi online menjadi sorotan setelah video dirinya menawar tarif taksi online viral di media sosial. Dalam video tersebut, perempuan itu mempertanyakan harga perjalanan karena mengira tarif aplikasi dihitung berdasarkan jumlah penumpang, bukan layanan kendaraan dan jarak yang dipesan. Dalam percakapan yang terekam, perempuan tersebut menanyakan apakah harga perjalanan bisa dipotong karena hanya dua orang yang naik, sementara di aplikasi tertulis kapasitas empat orang. Pengemudi kemudian menjelaskan bahwa angka empat orang merupakan batas maksimal penumpang, bukan dasar perhitungan tarif perjalanan. “Kamu orang lagi bercanda nggak?” tanya pengemudi. Perempuan itu menjawab, “Emang serius nanya.” Setelah mendapat penjelasan, perempuan tersebut mengaku benar-benar tidak mengetahui sistem tarif layanan taksi online dan langsung memahami penjelasan pengemudi. Video percakapan itu kemudian ramai dibagikan warganet karena dianggap sebagai kejadian unik dan mengundang tawa. Stay updated 24/7. Follow  ✨", "post_id": "7634169985233063189"}}, {"key": "jakarta_hub", "attributes": {"label": "jakarta_hub", "x": 498.1642385364237, "y": 956.6988528129273, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2297, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 13, "degree": 16}, "_id": "7631114396772699400", "id": "jakarta_hub", "source": "tiktok-000001", "content": "MALU-MALUIN AJA BANG.. WNA JADI KORBAN JAMBRET DI KAWASAN POS BLOC, PASAR BARU. 🤬⚠️ Aksi kriminal kembali terjadi di tengah ramainya aktivitas warga. Seorang WNA dilaporkan menjadi korban penjambretan di kawasan Pos Bloc, Pasar Baru, Jakarta Pusat, pada siang hari. Dalam rekaman dashcam yang beredar, terlihat pelaku menggunakan sepeda motor dan dengan cepat merampas barang milik korban yang sedang berjalan kaki di pinggir jalan. Kejadian berlangsung begitu cepat hingga korban nggak sempat bereaksi. 🚨 Menariknya, momen ini terjadi tepat di depan kendaraan yang merekam kejadian. Namun, pengemudi mobil itu tidak melakukan pengejaran pelaku karena sedang membawa penumpang. Peristiwa ini langsung menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak yang menyayangkan aksi pelaku semakin nekat di siang hari, sementara sebagian lainnya juga mempertanyakan respon pengemudi yang merekam kejadian itu. Di satu sisi, keselamatan penumpang memang jadi prioritas. Tapi di sisi lain, kejadian seperti ini bikin warga makin resah karena pelaku terkesan bebas beraksi tanpa takut. 😤 Kejadian ini jadi pengingat bahwa aksi kejahatan bisa terjadi kapan saja, bahkan di lokasi yang ramai sekalipun. Tetap waspada dan jaga barang berharga saat beraktivitas di luar ya! ‼️ Menurut kamu, kalau ada di posisi pengemudi itu, bakal kejar pelaku atau tetap utamakan keselamatan penumpang? 👀 Tulis pendapatmu di kolom komentar! 💬👇 📸:  on TikTok & Instagram     Follow  untuk update info viral & kejadian terkini seputar Jakarta! 🌐🔥 #jakarta #viral #jambret #pasarbaru #posbloc", "post_id": "7631114396772699400"}}, {"key": "dashcam_owners_indonesia", "attributes": {"label": "dashcam_owners_indonesia", "x": 7.846856387062173, "y": 828.9658987353689, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2297, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631114396772699400", "id": "dashcam_owners_indonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "MALU-MALUIN AJA BANG.. WNA JADI KORBAN JAMBRET DI KAWASAN POS BLOC, PASAR BARU. 🤬⚠️ Aksi kriminal kembali terjadi di tengah ramainya aktivitas warga. Seorang WNA dilaporkan menjadi korban penjambretan di kawasan Pos Bloc, Pasar Baru, Jakarta Pusat, pada siang hari. Dalam rekaman dashcam yang beredar, terlihat pelaku menggunakan sepeda motor dan dengan cepat merampas barang milik korban yang sedang berjalan kaki di pinggir jalan. Kejadian berlangsung begitu cepat hingga korban nggak sempat bereaksi. 🚨 Menariknya, momen ini terjadi tepat di depan kendaraan yang merekam kejadian. Namun, pengemudi mobil itu tidak melakukan pengejaran pelaku karena sedang membawa penumpang. Peristiwa ini langsung menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak yang menyayangkan aksi pelaku semakin nekat di siang hari, sementara sebagian lainnya juga mempertanyakan respon pengemudi yang merekam kejadian itu. Di satu sisi, keselamatan penumpang memang jadi prioritas. Tapi di sisi lain, kejadian seperti ini bikin warga makin resah karena pelaku terkesan bebas beraksi tanpa takut. 😤 Kejadian ini jadi pengingat bahwa aksi kejahatan bisa terjadi kapan saja, bahkan di lokasi yang ramai sekalipun. Tetap waspada dan jaga barang berharga saat beraktivitas di luar ya! ‼️ Menurut kamu, kalau ada di posisi pengemudi itu, bakal kejar pelaku atau tetap utamakan keselamatan penumpang? 👀 Tulis pendapatmu di kolom komentar! 💬👇 📸:  on TikTok & Instagram     Follow  untuk update info viral & kejadian terkini seputar Jakarta! 🌐🔥 #jakarta #viral #jambret #pasarbaru #posbloc", "post_id": "7631114396772699400"}}, {"key": "polda_metrojaya", "attributes": {"label": "polda_metrojaya", "x": 64.65011946132171, "y": 430.2622716304975, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2297, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7631114396772699400", "id": "polda_metrojaya", "source": "tiktok-000001", "content": "MALU-MALUIN AJA BANG.. WNA JADI KORBAN JAMBRET DI KAWASAN POS BLOC, PASAR BARU. 🤬⚠️ Aksi kriminal kembali terjadi di tengah ramainya aktivitas warga. Seorang WNA dilaporkan menjadi korban penjambretan di kawasan Pos Bloc, Pasar Baru, Jakarta Pusat, pada siang hari. Dalam rekaman dashcam yang beredar, terlihat pelaku menggunakan sepeda motor dan dengan cepat merampas barang milik korban yang sedang berjalan kaki di pinggir jalan. Kejadian berlangsung begitu cepat hingga korban nggak sempat bereaksi. 🚨 Menariknya, momen ini terjadi tepat di depan kendaraan yang merekam kejadian. Namun, pengemudi mobil itu tidak melakukan pengejaran pelaku karena sedang membawa penumpang. Peristiwa ini langsung menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak yang menyayangkan aksi pelaku semakin nekat di siang hari, sementara sebagian lainnya juga mempertanyakan respon pengemudi yang merekam kejadian itu. Di satu sisi, keselamatan penumpang memang jadi prioritas. Tapi di sisi lain, kejadian seperti ini bikin warga makin resah karena pelaku terkesan bebas beraksi tanpa takut. 😤 Kejadian ini jadi pengingat bahwa aksi kejahatan bisa terjadi kapan saja, bahkan di lokasi yang ramai sekalipun. Tetap waspada dan jaga barang berharga saat beraktivitas di luar ya! ‼️ Menurut kamu, kalau ada di posisi pengemudi itu, bakal kejar pelaku atau tetap utamakan keselamatan penumpang? 👀 Tulis pendapatmu di kolom komentar! 💬👇 📸:  on TikTok & Instagram     Follow  untuk update info viral & kejadian terkini seputar Jakarta! 🌐🔥 #jakarta #viral #jambret #pasarbaru #posbloc", "post_id": "7631114396772699400"}}, {"key": "dishubdkijakarta", "attributes": {"label": "dishubdkijakarta", "x": 410.20266505614353, "y": 765.0870371317759, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2297, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7631114396772699400", "id": "dishubdkijakarta", "source": "tiktok-000001", "content": "MALU-MALUIN AJA BANG.. WNA JADI KORBAN JAMBRET DI KAWASAN POS BLOC, PASAR BARU. 🤬⚠️ Aksi kriminal kembali terjadi di tengah ramainya aktivitas warga. Seorang WNA dilaporkan menjadi korban penjambretan di kawasan Pos Bloc, Pasar Baru, Jakarta Pusat, pada siang hari. Dalam rekaman dashcam yang beredar, terlihat pelaku menggunakan sepeda motor dan dengan cepat merampas barang milik korban yang sedang berjalan kaki di pinggir jalan. Kejadian berlangsung begitu cepat hingga korban nggak sempat bereaksi. 🚨 Menariknya, momen ini terjadi tepat di depan kendaraan yang merekam kejadian. Namun, pengemudi mobil itu tidak melakukan pengejaran pelaku karena sedang membawa penumpang. Peristiwa ini langsung menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak yang menyayangkan aksi pelaku semakin nekat di siang hari, sementara sebagian lainnya juga mempertanyakan respon pengemudi yang merekam kejadian itu. Di satu sisi, keselamatan penumpang memang jadi prioritas. Tapi di sisi lain, kejadian seperti ini bikin warga makin resah karena pelaku terkesan bebas beraksi tanpa takut. 😤 Kejadian ini jadi pengingat bahwa aksi kejahatan bisa terjadi kapan saja, bahkan di lokasi yang ramai sekalipun. Tetap waspada dan jaga barang berharga saat beraktivitas di luar ya! ‼️ Menurut kamu, kalau ada di posisi pengemudi itu, bakal kejar pelaku atau tetap utamakan keselamatan penumpang? 👀 Tulis pendapatmu di kolom komentar! 💬👇 📸:  on TikTok & Instagram     Follow  untuk update info viral & kejadian terkini seputar Jakarta! 🌐🔥 #jakarta #viral #jambret #pasarbaru #posbloc", "post_id": "7631114396772699400"}}, {"key": "ajipurnomo_jiunk", "attributes": {"label": "ajipurnomo_jiunk", "x": 679.0784949282917, "y": 408.68148473591594, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2297, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635934316228300040", "id": "ajipurnomo_jiunk", "source": "tiktok-000001", "content": "Video memperlihatkan kondisi lalu lintas di jalur busway yang tersendat akibat bus yang ditumpangi pendemo berhenti cukup lama dan viral di media sosial. Kejadian ini terjadi di kawasan Monas, Jakarta Pusat saat demo Hari Buruh 1 Mei 2026. Dalam rekaman, terlihat bus berhenti di jalur khusus TransJakarta sambil menunggu rombongan peserta aksi demo buruh yang berada di sekitar lokasi. Kondisi ini membuat arus kendaraan lain, termasuk ojek online dan pengguna jalan yang masuk ke jalur busway ikut terhambat. ⚠️ Sejumlah pengendara yang tidak sabar membunyikan klakson berkali-kali sebagai bentuk protes karena jalur yang seharusnya steril justru terblokir. Situasi di lokasi memanas karena ada tekanan dari pengguna jalan yang ingin segera melintas. Di sisi lain, keberadaan massa aksi di sekitar jalur membuat pengemudi bus tidak bisa gerak leluasa demi menjaga keselamatan penumpang dan menghindari potensi insiden yang lebih besar. Peristiwa ini menyoroti tantangan pengaturan lalu lintas di Jakarta saat terjadi aksi massa, terutama di titik-titik vital seperti jalur busway yang menjadi andalan transportasi publik dan seharusnya steril dari pengguna jalan lain yang tidak semestinya melintas. ‼️ Menurut kamu, dalam kondisi kayak gini siapa yang harus diprioritaskan? 👀 Share pendapat kamu di kolom komentar! 💬👇 📸:  on Instagram Follow  untuk update info viral & kejadian terkini seputar Jakarta! 🌐🔥 #jakarta #demo #buruh #aksi #monas", "post_id": "7635934316228300040"}}, {"key": "jakartakotakita", "attributes": {"label": "jakartakotakita", "x": 752.8362209336875, "y": 180.00378153839614, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2297, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632228330653224200", "id": "jakartakotakita", "source": "tiktok-000001", "content": "Pesepeda road bike viral usai videonya beredar saat melintas di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Dalam video, ia terlihat gowes di jalur kendaraan umum, bukan di jalur sepeda yang sudah disediakan di sisi jalan. ⚠️ Aksi ini langsung menuai perdebatan di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan kenapa tidak menggunakan fasilitas jalur sepeda yang ada, padahal sudah disiapkan khusus untuk keamanan pesepeda oleh Pemprov DKI Jakarta (). 🗣️ Tapi, ada juga yang membela. Sebagian menyebut faktor kecepatan dan keamanan jadi alasan, karena kondisi jalur sepeda yang kadang terhalang atau justru dipakai taksi hingga ojek online untuk menjemput penumpang. Fenomena ini kembali memunculkan isu klasik di Jakarta yaitu fasilitas sudah ada, tapi penggunaannya belum maksimal. Entah karena faktor kenyamanan, keamanan, atau justru kurangnya kesadaran dari semua pihak. Tapi, harus tetap ingat pentingnya disiplin agar semua pengguna jalan bisa saling aman dan nyaman. 🚨 Menurut kamu gimana? Pesepeda harus tetap pakai jalur khusus atau wajar kalau turun ke jalan raya? 👀 Share pendapat kamu di kolom komentar! 💬👇 📸:  on Instagram     Follow  untuk update info viral & kejadian terkini seputar Jakarta! 🌐🔥 #jakarta #viral #sepeda #sudirman #gowes", "post_id": "7632228330653224200"}}, {"key": "alvin_firlandi", "attributes": {"label": "alvin_firlandi", "x": 584.4328444568691, "y": 454.7622366836188, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2297, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632228330653224200", "id": "alvin_firlandi", "source": "tiktok-000001", "content": "Pesepeda road bike viral usai videonya beredar saat melintas di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Dalam video, ia terlihat gowes di jalur kendaraan umum, bukan di jalur sepeda yang sudah disediakan di sisi jalan. ⚠️ Aksi ini langsung menuai perdebatan di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan kenapa tidak menggunakan fasilitas jalur sepeda yang ada, padahal sudah disiapkan khusus untuk keamanan pesepeda oleh Pemprov DKI Jakarta (). 🗣️ Tapi, ada juga yang membela. Sebagian menyebut faktor kecepatan dan keamanan jadi alasan, karena kondisi jalur sepeda yang kadang terhalang atau justru dipakai taksi hingga ojek online untuk menjemput penumpang. Fenomena ini kembali memunculkan isu klasik di Jakarta yaitu fasilitas sudah ada, tapi penggunaannya belum maksimal. Entah karena faktor kenyamanan, keamanan, atau justru kurangnya kesadaran dari semua pihak. Tapi, harus tetap ingat pentingnya disiplin agar semua pengguna jalan bisa saling aman dan nyaman. 🚨 Menurut kamu gimana? Pesepeda harus tetap pakai jalur khusus atau wajar kalau turun ke jalan raya? 👀 Share pendapat kamu di kolom komentar! 💬👇 📸:  on Instagram     Follow  untuk update info viral & kejadian terkini seputar Jakarta! 🌐🔥 #jakarta #viral #sepeda #sudirman #gowes", "post_id": "7632228330653224200"}}, {"key": "satpolpp.jakarta", "attributes": {"label": "satpolpp.jakarta", "x": 588.416597973679, "y": 933.7501041386718, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2297, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632228330653224200", "id": "satpolpp.jakarta", "source": "tiktok-000001", "content": "Pesepeda road bike viral usai videonya beredar saat melintas di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Dalam video, ia terlihat gowes di jalur kendaraan umum, bukan di jalur sepeda yang sudah disediakan di sisi jalan. ⚠️ Aksi ini langsung menuai perdebatan di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan kenapa tidak menggunakan fasilitas jalur sepeda yang ada, padahal sudah disiapkan khusus untuk keamanan pesepeda oleh Pemprov DKI Jakarta (). 🗣️ Tapi, ada juga yang membela. Sebagian menyebut faktor kecepatan dan keamanan jadi alasan, karena kondisi jalur sepeda yang kadang terhalang atau justru dipakai taksi hingga ojek online untuk menjemput penumpang. Fenomena ini kembali memunculkan isu klasik di Jakarta yaitu fasilitas sudah ada, tapi penggunaannya belum maksimal. Entah karena faktor kenyamanan, keamanan, atau justru kurangnya kesadaran dari semua pihak. Tapi, harus tetap ingat pentingnya disiplin agar semua pengguna jalan bisa saling aman dan nyaman. 🚨 Menurut kamu gimana? Pesepeda harus tetap pakai jalur khusus atau wajar kalau turun ke jalan raya? 👀 Share pendapat kamu di kolom komentar! 💬👇 📸:  on Instagram     Follow  untuk update info viral & kejadian terkini seputar Jakarta! 🌐🔥 #jakarta #viral #sepeda #sudirman #gowes", "post_id": "7632228330653224200"}}, {"key": "fajarnusa3", "attributes": {"label": "fajarnusa3", "x": 768.271677024521, "y": 955.5336806883383, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7621509948882685205", "id": "fajarnusa3", "source": "tiktok-000001", "content": "MAJALENGKA – Tabir penyebab kecelakaan maut mobil travel yang terjun ke jurang di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mulai terungkap. Taufik, salah satu korban selamat dalam insiden yang menewaskan 6 orang tersebut, membeberkan detik-detik mencekam sebelum kendaraan rombongan keluarga asal Karawang itu hilang kendali pada Selasa (24/3/2026) dini hari. ​Sopir Diduga Terburu-buru Mengejar Waktu ​Berdasarkan pengakuan Taufik yang viral di media sosial  pada Kamis (26/3/2026), rombongan tersebut awalnya baru saja menyelesaikan rangkaian ziarah ke Tasikmalaya dan wisata ke Pantai Pangandaran dalam momen mudik Lebaran 2026. ​Suasana hangat kekeluargaan seketika berubah menjadi kepanikan saat memasuki wilayah Majalengka. Taufik menduga sang sopir mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi karena adanya tekanan waktu. ​\"Katanya ada telepon ke sopir, jam 3 mobil sudah harus ada di Karawang,\" ujar Taufik. Diduga hal inilah yang memicu pengemudi nekat memacu gas meski medan jalan dikenal berliku dan curam. ​Peringatan Penumpang Tak Diindahkan ​Mirisnya, kecepatan tinggi tersebut terus dipertahankan meski kondisi jalanan licin. Taufik menyebutkan bahwa para penumpang, termasuk ibu dan kakaknya, sudah berulang kali berteriak memperingatkan sang sopir agar melambat. ​\"Mamah saya sama teteh saya juga sudah teriak, 'Pak Haji, pelan-pelan'. Saya juga sempat menegur, 'Pak Haji, launan (pelan), jangan kencang terus',\" kenang Taufik dengan nada menyesal. ​Sayangnya, peringatan tersebut diduga tidak diindahkan. Tak lama kemudian, mobil berkapasitas 20 penumpang itu kehilangan kendali dan meluncur ke dalam jurang. Taufik mengaku hanya bisa pasrah saat kecelakaan terjadi. ​Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan investigasi mendalam untuk memastikan apakah penyebab utama kecelakaan maut ini murni karena human error (kecepatan tinggi) atau adanya masalah teknis pada sistem pengereman kendaraan. #kecelakaanmajalengka #travelterperosokjurang #kecelakaanmautkarawang #mudiklebaran2026", "post_id": "7621509948882685205"}}, {"key": "infokrw", "attributes": {"label": "infokrw", "x": 371.5177067233516, "y": 288.3937009054637, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7621509948882685205", "id": "infokrw", "source": "tiktok-000001", "content": "MAJALENGKA – Tabir penyebab kecelakaan maut mobil travel yang terjun ke jurang di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mulai terungkap. Taufik, salah satu korban selamat dalam insiden yang menewaskan 6 orang tersebut, membeberkan detik-detik mencekam sebelum kendaraan rombongan keluarga asal Karawang itu hilang kendali pada Selasa (24/3/2026) dini hari. ​Sopir Diduga Terburu-buru Mengejar Waktu ​Berdasarkan pengakuan Taufik yang viral di media sosial  pada Kamis (26/3/2026), rombongan tersebut awalnya baru saja menyelesaikan rangkaian ziarah ke Tasikmalaya dan wisata ke Pantai Pangandaran dalam momen mudik Lebaran 2026. ​Suasana hangat kekeluargaan seketika berubah menjadi kepanikan saat memasuki wilayah Majalengka. Taufik menduga sang sopir mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi karena adanya tekanan waktu. ​\"Katanya ada telepon ke sopir, jam 3 mobil sudah harus ada di Karawang,\" ujar Taufik. Diduga hal inilah yang memicu pengemudi nekat memacu gas meski medan jalan dikenal berliku dan curam. ​Peringatan Penumpang Tak Diindahkan ​Mirisnya, kecepatan tinggi tersebut terus dipertahankan meski kondisi jalanan licin. Taufik menyebutkan bahwa para penumpang, termasuk ibu dan kakaknya, sudah berulang kali berteriak memperingatkan sang sopir agar melambat. ​\"Mamah saya sama teteh saya juga sudah teriak, 'Pak Haji, pelan-pelan'. Saya juga sempat menegur, 'Pak Haji, launan (pelan), jangan kencang terus',\" kenang Taufik dengan nada menyesal. ​Sayangnya, peringatan tersebut diduga tidak diindahkan. Tak lama kemudian, mobil berkapasitas 20 penumpang itu kehilangan kendali dan meluncur ke dalam jurang. Taufik mengaku hanya bisa pasrah saat kecelakaan terjadi. ​Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan investigasi mendalam untuk memastikan apakah penyebab utama kecelakaan maut ini murni karena human error (kecepatan tinggi) atau adanya masalah teknis pada sistem pengereman kendaraan. #kecelakaanmajalengka #travelterperosokjurang #kecelakaanmautkarawang #mudiklebaran2026", "post_id": "7621509948882685205"}}, {"key": "agus8734", "attributes": {"label": "agus8734", "x": 886.356640075507, "y": 761.6726125249994, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7606274137660624148", "id": "agus8734", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang 180 JUTA tertinggal di dalam TAXI ​Di kursi belakang taksi Bluebird dengan nomor lambung BDE 6142, sebuah bungkusan tertinggal di jok belakang. Di dalamnya bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan asa dari puluhan karyawan di sebuah perusahaan di Parung Panjang, Bogor. Uang tunai senilai Rp180 juta yang sedianya akan menjadi upah bagi keringat para pekerja, sempat berada di titik antara hilang atau kembali. ​Kisah ini menjadi viral setelah sang pemilik perusahaan, melalui akun Threads-nya , membagikan pengalaman yang ia sebut sebagai sebuah keajaiban kejujuran. ​ ​Bayangkan posisi sang owner. Kehilangan uang tunai dalam jumlah besar di tempat umum biasanya berakhir dengan penyesalan mendalam. Namun, ia tidak hanya berhadapan dengan seorang pengemudi taksi, ia bertemu dengan Aditya Adandi Nasution. ​Begitu menyadari ada barang tertinggal, Aditya tidak membiarkan keraguan singgah. Ia menempuh perjalanan menuju lokasi kantor sang penumpang di Parung Panjang untuk mengantarkan kembali amanah tersebut. Saat tas dibuka, jumlahnya masih utuh, tidak berkurang sepeser pun. ​ ​Hal yang paling menggetarkan hati dari kisah ini bukanlah saat uang itu kembali, melainkan saat sang pemilik mencoba memberikan \"uang terima kasih\" sebagai apresiasi. Secara mengejutkan, Aditya menolak pemberian tersebut. ​\"Ini sudah bentuk tanggung jawab saya mengantar kembali barang yang tertinggal,\" ujar Aditya dengan rendah hati.  Bagi Aditya, kejujuran bukanlah sesuatu yang harus dihargai dengan tarif tambahan, kejujuran adalah standar dasar dari pekerjaannya sebagai seorang pelayan transportasi publik. ​ ​Curhatan sang pengusaha di media sosial ini segera memancing gelombang simpati. Netizen merasa tersentuh karena di era yang serba sulit, masih ada sosok yang tidak goyah oleh godaan materi yang begitu besar. ​Pihak Bluebird pun merespons dengan hangat melalui kanal resmi mereka: \"Senang sekali bisa memberikan pengalaman yang baik. Terima kasih banyak atas kepercayaan untuk Bluebird.\"  Namun, publik berharap lebih dari sekadar kata-kata, banyak yang meminta agar perusahaan memberikan penghargaan setinggi-tingginya bagi sang pengemudi yang telah menjaga reputasi \"Burung Biru\" tersebut dengan emas. **gambar hanya ilustrasi ​ Sumber: Andrian Saputra", "post_id": "7606274137660624148"}}, {"key": "martin.ml.pasaribu", "attributes": {"label": "martin.ml.pasaribu", "x": 31.746356741103156, "y": 985.5308884117278, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7606274137660624148", "id": "martin.ml.pasaribu", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang 180 JUTA tertinggal di dalam TAXI ​Di kursi belakang taksi Bluebird dengan nomor lambung BDE 6142, sebuah bungkusan tertinggal di jok belakang. Di dalamnya bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan asa dari puluhan karyawan di sebuah perusahaan di Parung Panjang, Bogor. Uang tunai senilai Rp180 juta yang sedianya akan menjadi upah bagi keringat para pekerja, sempat berada di titik antara hilang atau kembali. ​Kisah ini menjadi viral setelah sang pemilik perusahaan, melalui akun Threads-nya , membagikan pengalaman yang ia sebut sebagai sebuah keajaiban kejujuran. ​ ​Bayangkan posisi sang owner. Kehilangan uang tunai dalam jumlah besar di tempat umum biasanya berakhir dengan penyesalan mendalam. Namun, ia tidak hanya berhadapan dengan seorang pengemudi taksi, ia bertemu dengan Aditya Adandi Nasution. ​Begitu menyadari ada barang tertinggal, Aditya tidak membiarkan keraguan singgah. Ia menempuh perjalanan menuju lokasi kantor sang penumpang di Parung Panjang untuk mengantarkan kembali amanah tersebut. Saat tas dibuka, jumlahnya masih utuh, tidak berkurang sepeser pun. ​ ​Hal yang paling menggetarkan hati dari kisah ini bukanlah saat uang itu kembali, melainkan saat sang pemilik mencoba memberikan \"uang terima kasih\" sebagai apresiasi. Secara mengejutkan, Aditya menolak pemberian tersebut. ​\"Ini sudah bentuk tanggung jawab saya mengantar kembali barang yang tertinggal,\" ujar Aditya dengan rendah hati.  Bagi Aditya, kejujuran bukanlah sesuatu yang harus dihargai dengan tarif tambahan, kejujuran adalah standar dasar dari pekerjaannya sebagai seorang pelayan transportasi publik. ​ ​Curhatan sang pengusaha di media sosial ini segera memancing gelombang simpati. Netizen merasa tersentuh karena di era yang serba sulit, masih ada sosok yang tidak goyah oleh godaan materi yang begitu besar. ​Pihak Bluebird pun merespons dengan hangat melalui kanal resmi mereka: \"Senang sekali bisa memberikan pengalaman yang baik. Terima kasih banyak atas kepercayaan untuk Bluebird.\"  Namun, publik berharap lebih dari sekadar kata-kata, banyak yang meminta agar perusahaan memberikan penghargaan setinggi-tingginya bagi sang pengemudi yang telah menjaga reputasi \"Burung Biru\" tersebut dengan emas. **gambar hanya ilustrasi ​ Sumber: Andrian Saputra", "post_id": "7606274137660624148"}}, {"key": "perdanafotocopy01", "attributes": {"label": "perdanafotocopy01", "x": 956.6234694874915, "y": 189.0142391867744, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7553256843917708556", "id": "perdanafotocopy01", "source": "tiktok-000001", "content": "Ioniq 5 Mogok di Depan SPBU Saat Baterai Penuh, Hyundai Buka Suara             Sebuah mobil listrik Hyundai Ioniq 5 mogok di depan SPBU Jambu Dua, Bogor, Sabtu (20/9/2025) sekitar pukul 12.00 WIB. Mobil berwarna putih itu berhenti mendadak dan tidak bisa dijalankan meski baterai dalam kondisi penuh. Kejadian ini sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi.  Video insiden ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram  dan langsung viral di media sosial. Dalam rekaman, tampak pengemudi perempuan kebingungan karena mobilnya tidak bisa berjalan.  Posisi mobil tepat di depan pintu masuk SPBU, sehingga menghalangi akses kendaraan lain. Pengemudi menyampaikan bahwa baterai mobil masih dalam kondisi 100 persen.  Meski demikian, kendaraan tidak bisa dinyalakan maupun digerakkan. Hal ini memunculkan pertanyaan di kalangan warganet soal keandalan mobil listrik di situasi darurat.  Menanggapi hal ini, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto memberikan penjelasan.  Menurutnya, semua kendaraan Hyundai yang dijual di Indonesia sudah dilengkapi garansi minimal tiga tahun. Dengan garansi tersebut, pelanggan tidak perlu khawatir jika mengalami kendala.  “Mungkin untuk teknikalnya saya enggak begitu ngikutin ya, tapi intinya semua kendaraan customer yang memang dijual oleh Hyundai itu kami berikan warranty,” ujar Fransiscus saat ditemui Senin malam (22/9/2025) di bilangan SCBD, Jakarta.  Ia menambahkan bahwa Hyundai memiliki sistem tanggap darurat yang langsung aktif saat kejadian terjadi. Pengemudi dapat menekan tombol SOS atau menghubungi call center Hyundai untuk penanganan cepat.  Layanan bantuan darurat Hyundai disebut sebagai Roadside Assistance (RSA). RSA tersedia selama 24 jam dan siap membantu dalam berbagai kondisi darurat. Fransiscus memastikan bahwa layanan ini langsung merespons kejadian di Bogor. “Begitu customer menghubungi, langsung segera ditangani oleh emergency-nya kita,” lanjutnya.  Ia mengatakan layanan RSA terbukti efektif dalam menangani situasi seperti yang terjadi Sabtu lalu. Selain itu, layanan ini tidak hanya mencakup perbaikan darurat.    Fransiscus menambahkan, jika kendaraan tidak bisa diperbaiki di tempat, akan dilakukan penarikan melalui towing. “Kalau mobilnya enggak bisa diperbaiki di situ, maka mobil akan di-towing ke bengkel resmi Hyundai,” jelasnya. Hyundai juga memberikan layanan tambahan untuk pemilik kendaraan. Baca selengkapnya: https://www.gridoto.com/read/224299301/ioniq-5-mogok-di-depan-spbu-saat-baterai-penuh-hyundai-buka-suara #hyundai #ioniq5 #hyundaiioniq5 #viral #mobillistrik", "post_id": "7553256843917708556"}}, {"key": "hazairinsitepu", "attributes": {"label": "hazairinsitepu", "x": 995.1907548243681, "y": 435.8587853510005, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7553256843917708556", "id": "hazairinsitepu", "source": "tiktok-000001", "content": "Ioniq 5 Mogok di Depan SPBU Saat Baterai Penuh, Hyundai Buka Suara             Sebuah mobil listrik Hyundai Ioniq 5 mogok di depan SPBU Jambu Dua, Bogor, Sabtu (20/9/2025) sekitar pukul 12.00 WIB. Mobil berwarna putih itu berhenti mendadak dan tidak bisa dijalankan meski baterai dalam kondisi penuh. Kejadian ini sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi.  Video insiden ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram  dan langsung viral di media sosial. Dalam rekaman, tampak pengemudi perempuan kebingungan karena mobilnya tidak bisa berjalan.  Posisi mobil tepat di depan pintu masuk SPBU, sehingga menghalangi akses kendaraan lain. Pengemudi menyampaikan bahwa baterai mobil masih dalam kondisi 100 persen.  Meski demikian, kendaraan tidak bisa dinyalakan maupun digerakkan. Hal ini memunculkan pertanyaan di kalangan warganet soal keandalan mobil listrik di situasi darurat.  Menanggapi hal ini, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto memberikan penjelasan.  Menurutnya, semua kendaraan Hyundai yang dijual di Indonesia sudah dilengkapi garansi minimal tiga tahun. Dengan garansi tersebut, pelanggan tidak perlu khawatir jika mengalami kendala.  “Mungkin untuk teknikalnya saya enggak begitu ngikutin ya, tapi intinya semua kendaraan customer yang memang dijual oleh Hyundai itu kami berikan warranty,” ujar Fransiscus saat ditemui Senin malam (22/9/2025) di bilangan SCBD, Jakarta.  Ia menambahkan bahwa Hyundai memiliki sistem tanggap darurat yang langsung aktif saat kejadian terjadi. Pengemudi dapat menekan tombol SOS atau menghubungi call center Hyundai untuk penanganan cepat.  Layanan bantuan darurat Hyundai disebut sebagai Roadside Assistance (RSA). RSA tersedia selama 24 jam dan siap membantu dalam berbagai kondisi darurat. Fransiscus memastikan bahwa layanan ini langsung merespons kejadian di Bogor. “Begitu customer menghubungi, langsung segera ditangani oleh emergency-nya kita,” lanjutnya.  Ia mengatakan layanan RSA terbukti efektif dalam menangani situasi seperti yang terjadi Sabtu lalu. Selain itu, layanan ini tidak hanya mencakup perbaikan darurat.    Fransiscus menambahkan, jika kendaraan tidak bisa diperbaiki di tempat, akan dilakukan penarikan melalui towing. “Kalau mobilnya enggak bisa diperbaiki di situ, maka mobil akan di-towing ke bengkel resmi Hyundai,” jelasnya. Hyundai juga memberikan layanan tambahan untuk pemilik kendaraan. Baca selengkapnya: https://www.gridoto.com/read/224299301/ioniq-5-mogok-di-depan-spbu-saat-baterai-penuh-hyundai-buka-suara #hyundai #ioniq5 #hyundaiioniq5 #viral #mobillistrik", "post_id": "7553256843917708556"}}, {"key": "denpasarviral", "attributes": {"label": "denpasarviral", "x": 805.4296605225476, "y": 527.6076333080554, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "282519712175998_1348845653958737", "id": "denpasarviral", "source": "facebook-000001", "content": "Sikap tegas seorang driver ojek online menuai pujian warganet setelah videonya viral di media sosial. \n\nDalam unggahan akun Instagram Instagram , terlihat sang driver menolak mengantar seorang penumpang yang merupakan turis karena tidak bersedia mengenakan helm.\n\nDalam video tersebut, driver menjelaskan dengan lugas bahwa penggunaan helm adalah aturan wajib yang harus dipatuhi, tidak hanya demi keselamatan, tetapi juga sebagai bentuk menghormati regulasi yang berlaku di daerah setempat.\n\nKeputusan itu pun mendapat banyak respons positif dari warganet yang menilai tindakan sang driver sudah tepat dan patut dicontoh. Selain menjaga keselamatan, sikap tersebut juga menunjukkan pentingnya kesadaran akan aturan lalu lintas, tanpa memandang status penumpang.\n\n#denpasarviral", "post_id": "282519712175998_1348845653958737"}}, {"key": "alvesgodino", "attributes": {"label": "alvesgodino", "x": 375.61272511730346, "y": 50.19115810467167, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "282519712175998_1348845653958737", "id": "alvesgodino", "source": "facebook-000001", "content": "Sikap tegas seorang driver ojek online menuai pujian warganet setelah videonya viral di media sosial. \n\nDalam unggahan akun Instagram Instagram , terlihat sang driver menolak mengantar seorang penumpang yang merupakan turis karena tidak bersedia mengenakan helm.\n\nDalam video tersebut, driver menjelaskan dengan lugas bahwa penggunaan helm adalah aturan wajib yang harus dipatuhi, tidak hanya demi keselamatan, tetapi juga sebagai bentuk menghormati regulasi yang berlaku di daerah setempat.\n\nKeputusan itu pun mendapat banyak respons positif dari warganet yang menilai tindakan sang driver sudah tepat dan patut dicontoh. Selain menjaga keselamatan, sikap tersebut juga menunjukkan pentingnya kesadaran akan aturan lalu lintas, tanpa memandang status penumpang.\n\n#denpasarviral", "post_id": "282519712175998_1348845653958737"}}, {"key": "beritajatimnews", "attributes": {"label": "beritajatimnews", "x": 395.49263648041966, "y": 629.5743178708151, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "114248555330259_1288949690046673", "id": "beritajatimnews", "source": "facebook-000001", "content": "Aksi seorang perempuan di Tangerang viral di media sosial setelah diduga berkali-kali memesan makanan lewat ojek online dengan sistem Cash on Delivery (COD), namun tak kunjung membayar usai pesanan diterima dan dimakan.\n\nVideo yang diunggah akun Instagram  langsung menyita perhatian warganet. Dalam rekaman viral tersebut, sejumlah warga bersama pengemudi ojol mendatangi perempuan itu untuk meminta pertanggungjawaban atas tumpukan pesanan makanan yang disebut belum dibayar.\n\nDi dalam video, perempuan tersebut terlihat berada di sebuah ruangan saat beberapa orang menagih pembayaran makanan yang sudah dikonsumsi. Seorang pria yang diduga pengemudi ojol terdengar menegaskan agar pelaku segera membayar pesanan yang telah dimakan.\n\n“Bayar dulu! Ini belum dibayar, mau gimana? Udah dimakan, bayar dulu,” ujar pria tersebut dalam video viral itu. Alih-alih menyelesaikan pembayaran, perempuan tersebut justru tersulut emosi. Ia berteriak meminta tolong sambil melontarkan kata-kata kasar kepada orang-orang yang menagihnya.\n\n“Tolong. Ya lo enggak usah ngerusak, anj*ng,” teriak perempuan itu. Keributan pun makin viral setelah warga berdatangan dan ikut mendesak pelaku agar segera membayar makanan yang disebut telah dihabiskan bersama anaknya.\n\n“Bayar, ini bayar makanan lu. Eh enggak ada sensasi-sensasi di sini, bayar!” bentak salah seorang warga. Berdasarkan narasi dalam unggahan yang ramai dibagikan di media sosial, modus tersebut diduga sudah dilakukan berulang kali. Pelaku disebut kerap memesan makanan, lalu meminta pengemudi menunggu di depan rumah dengan alasan mengambil uang tunai.\n\n“Pelaku di Tangerang ini langsung makan bersama anaknya sampai habis dan semua ojol selalu disuruh menunggu di depan rumah walau akhirnya pelaku tak kunjung keluar,” tulis narasi unggahan tersebut. Peristiwa viral ini kembali menyoroti risiko sistem pembayaran tunai yang kerap membuat pengemudi ojol menjadi pihak paling dirugikan karena harus menalangi biaya pesanan pelanggan terlebih dahulu.\n\nHingga kini belum ada informasi lanjutan mengenai penyelesaian kasus tersebut. Belum diketahui apakah pelaku akhirnya melunasi seluruh tagihan makanan atau kasus itu dibawa ke ranah hukum.", "post_id": "114248555330259_1288949690046673"}}, {"key": "kasitau.jakarta", "attributes": {"label": "kasitau.jakarta", "x": 937.4795369916208, "y": 391.8563891565702, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "114248555330259_1288949690046673", "id": "kasitau.jakarta", "source": "facebook-000001", "content": "Aksi seorang perempuan di Tangerang viral di media sosial setelah diduga berkali-kali memesan makanan lewat ojek online dengan sistem Cash on Delivery (COD), namun tak kunjung membayar usai pesanan diterima dan dimakan.\n\nVideo yang diunggah akun Instagram  langsung menyita perhatian warganet. Dalam rekaman viral tersebut, sejumlah warga bersama pengemudi ojol mendatangi perempuan itu untuk meminta pertanggungjawaban atas tumpukan pesanan makanan yang disebut belum dibayar.\n\nDi dalam video, perempuan tersebut terlihat berada di sebuah ruangan saat beberapa orang menagih pembayaran makanan yang sudah dikonsumsi. Seorang pria yang diduga pengemudi ojol terdengar menegaskan agar pelaku segera membayar pesanan yang telah dimakan.\n\n“Bayar dulu! Ini belum dibayar, mau gimana? Udah dimakan, bayar dulu,” ujar pria tersebut dalam video viral itu. Alih-alih menyelesaikan pembayaran, perempuan tersebut justru tersulut emosi. Ia berteriak meminta tolong sambil melontarkan kata-kata kasar kepada orang-orang yang menagihnya.\n\n“Tolong. Ya lo enggak usah ngerusak, anj*ng,” teriak perempuan itu. Keributan pun makin viral setelah warga berdatangan dan ikut mendesak pelaku agar segera membayar makanan yang disebut telah dihabiskan bersama anaknya.\n\n“Bayar, ini bayar makanan lu. Eh enggak ada sensasi-sensasi di sini, bayar!” bentak salah seorang warga. Berdasarkan narasi dalam unggahan yang ramai dibagikan di media sosial, modus tersebut diduga sudah dilakukan berulang kali. Pelaku disebut kerap memesan makanan, lalu meminta pengemudi menunggu di depan rumah dengan alasan mengambil uang tunai.\n\n“Pelaku di Tangerang ini langsung makan bersama anaknya sampai habis dan semua ojol selalu disuruh menunggu di depan rumah walau akhirnya pelaku tak kunjung keluar,” tulis narasi unggahan tersebut. Peristiwa viral ini kembali menyoroti risiko sistem pembayaran tunai yang kerap membuat pengemudi ojol menjadi pihak paling dirugikan karena harus menalangi biaya pesanan pelanggan terlebih dahulu.\n\nHingga kini belum ada informasi lanjutan mengenai penyelesaian kasus tersebut. Belum diketahui apakah pelaku akhirnya melunasi seluruh tagihan makanan atau kasus itu dibawa ke ranah hukum.", "post_id": "114248555330259_1288949690046673"}}, {"key": "tangselinformasi", "attributes": {"label": "tangselinformasi", "x": 111.23266351562889, "y": 662.9144309212246, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "100067570210938_1283243433937985", "id": "tangselinformasi", "source": "facebook-000001", "content": "Publik dibuat geram dengan aksi tidak terpuji oleh pengemudi mobil dinas di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel).\n\nDalam rekaman video yang viral di media sosial, nampak sebuah ambulans yang tengah membawa pasien darurat kesulitan melintas karena tidak diberi jalan di ruas tol arah Serpong.\n\nMeski ambulans telah menyalakan sirene dan lampu rotator sebagai tanda prioritas. Namun, mobil berpelat merah dengan nomor “B 7500 PPA” yang berada di depannya justru terlihat tidak bergeming.\n\n“Sudah jelas ambulans minta jalur tengah, tidak dikasih, ambulans lagi bawa pasien,” tulis pengunggah akun TikTok  pada Minggu, 26 April 2026.\n\nBerdasarkan informasi yang beredar, insiden terjadi saat ambulans tengah melaju menuju fasilitas kesehatan di kawasan Serpong.\n\nMeski sirene sudah dinyalakan berulang kali sebagai tanda keadaan darurat, mobil dinas tersebut tetap bersikap cuek melaju tanpa memberi ruang.\n\nAkibatnya, sopir ambulans terpaksa mengambil jalur kiri untuk mendahului. Hal ini sempat memicu situasi berbahaya karena ambulans nyaris bersenggolan dengan kendaraan lain di sekitarnya.\n\nGeram dengan sikap pengemudi mobil dinas tersebut, salah satu penumpang ambulans turun dan menegur. Alih-alih menunjukkan itikad baik, sopir mobil pelat merah itu justru merespons dengan nada tinggi.\n\n“Bawa apaan memang?” ucapnya dalam video, yang kemudian memancing reaksi keras dari penumpang ambulans.\n\nPenumpang tersebut menegaskan bahwa ambulans sedang membawa pasien dan seharusnya tidak dihalangi, apalagi oleh kendaraan berstatus dinas.\n\n“Sudah tahu ada ambulans, malah menghalangi. Di dalam ada pasien, jangan mentang-mentang pelat merah,” tegasnya.\n\nAdapun, sesuai aturan lalu lintas, ambulans yang membawa pasien dalam kondisi darurat memiliki hak utama untuk didahulukan.\n\nHingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait insiden mobil dinas di Tangsel tersebut.\n\nNamun, video ini telah menyebar luas dan menuai kritik dari warganet yang menilai tindakan arogan yang tidak mencerminkan etika berkendara.\n\nPeristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bahwa ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan darurat lainnya memiliki prioritas di jalan raya. >>>", "post_id": "100067570210938_1283243433937985"}}, {"key": "TribunStyle", "attributes": {"label": "TribunStyle", "x": 511.1180016395037, "y": 846.9414666734571, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "100064655982957_1397883319043521", "id": "TribunStyle", "source": "facebook-000001", "content": "Inilah Penampakan Taksi Hijau dan Sopir, Dituding Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi Timur\n\nWajah seorang sopir taksi yang diduga terkait insiden kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur kini viral di media sosial.\n\nSopir tersebut disebut-sebut mengemudikan kendaraan yang diduga menjadi awal gangguan di perlintasan sebelum terjadinya tabrakan maut pada Senin (27/4/2026) malam.\n\nFoto sang sopir ramai beredar setelah diunggah oleh akun Threads  Dalam unggahan tersebut, terlihat pria berseragam hijau tengah duduk berjongkok di lokasi kejadian.\n\nKemunculan foto itu langsung menarik perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi di media sosial terkait peran kendaraan yang dikemudikannya dalam insiden tersebut.\n\nGreen SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur\n\nPerusahaan taksi Green SM Indonesia akhirnya menyampaikan pernyataan resmi terkait rangkaian kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).\n\nInsiden tragis tersebut tidak hanya melibatkan tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line, tetapi juga insiden terpisah yang melibatkan kendaraan operasional Green SM di perlintasan sebidang tak jauh dari lokasi utama kejadian.\n\nDalam keterangannya, pihak Green SM menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menelan korban jiwa tersebut.\n\nPerusahaan menegaskan bahwa mereka memberikan perhatian penuh terhadap insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur, khususnya yang melibatkan satu unit kendaraan mereka dengan kereta rel listrik yang melintas.\n\nGreen SM juga menyatakan telah bersikap kooperatif sejak awal dengan menyerahkan informasi yang relevan kepada otoritas terkait. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap proses investigasi yang tengah berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.\n\nDiketahui, insiden bermula dari tabrakan antara sebuah taksi Green SM dengan KRL di perlintasan sebidang arah Bulak Kapal. Peristiwa tersebut terjadi terpisah dari tabrakan utama antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL, namun masih berada dalam satu rangkaian kejadian di kawasan yang berdekatan.\n\nSituasi ini diduga turut memperparah kondisi di lapangan hingga akhirnya terjadi kecelakaan besar.\n\nGreen SM menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap operasional perusahaan. Pernyataan ini sekaligus menjadi komitmen untuk terus menjaga standar keselamatan, baik bagi penumpang, pengemudi, maupun pengguna jalan lainnya.\n\nUpdate Tragedi Bekasi Timur: 14 Tewas, 84 Luka-Luka\n\nJumlah korban tewas dalam kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 14 orang. Selain itu, 84 penumpang mengalami luka-luka dan kini dirawat di berbagai rumah sakit di Bekasi dan sekitarnya.\n\n\"Update 08.45 WIB: 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung,\" kata VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, Selasa (28/4/2026).\n\nDirektur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyebut jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi. KAI memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka dan biaya pemakaman korban meninggal ditanggung oleh pihak asuransi bersama KAI.\n\nKorban luka mendapat perawatan di RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.\n\nKAI juga mengamankan barang-barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian. Barang tersebut didata bersama kepolisian untuk mendukung proses identifikasi.\n\nPosko Tanggap Darurat dan Posko Informasi didirikan di Stasiun Bekasi Timur, sementara keluarga korban dapat menghubungi Contact Center 121 untuk memperoleh informasi terbaru.\n\nUntuk sementara, Stasiun Bekasi Timur belum melayani naik-turun penumpang. Perjalanan KRL hanya sampai Stasiun Bekasi, sedangkan jalur hilir telah dibuka dengan pengaturan terbatas. (Tribunnews)", "post_id": "100064655982957_1397883319043521"}}, {"key": "xooarry.x_x.", "attributes": {"label": "xooarry.x_x.", "x": 951.3862489794847, "y": 545.7398978006433, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1969, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "100064655982957_1397883319043521", "id": "xooarry.x_x.", "source": "facebook-000001", "content": "Inilah Penampakan Taksi Hijau dan Sopir, Dituding Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi Timur\n\nWajah seorang sopir taksi yang diduga terkait insiden kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur kini viral di media sosial.\n\nSopir tersebut disebut-sebut mengemudikan kendaraan yang diduga menjadi awal gangguan di perlintasan sebelum terjadinya tabrakan maut pada Senin (27/4/2026) malam.\n\nFoto sang sopir ramai beredar setelah diunggah oleh akun Threads  Dalam unggahan tersebut, terlihat pria berseragam hijau tengah duduk berjongkok di lokasi kejadian.\n\nKemunculan foto itu langsung menarik perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi di media sosial terkait peran kendaraan yang dikemudikannya dalam insiden tersebut.\n\nGreen SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur\n\nPerusahaan taksi Green SM Indonesia akhirnya menyampaikan pernyataan resmi terkait rangkaian kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).\n\nInsiden tragis tersebut tidak hanya melibatkan tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line, tetapi juga insiden terpisah yang melibatkan kendaraan operasional Green SM di perlintasan sebidang tak jauh dari lokasi utama kejadian.\n\nDalam keterangannya, pihak Green SM menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menelan korban jiwa tersebut.\n\nPerusahaan menegaskan bahwa mereka memberikan perhatian penuh terhadap insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur, khususnya yang melibatkan satu unit kendaraan mereka dengan kereta rel listrik yang melintas.\n\nGreen SM juga menyatakan telah bersikap kooperatif sejak awal dengan menyerahkan informasi yang relevan kepada otoritas terkait. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap proses investigasi yang tengah berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.\n\nDiketahui, insiden bermula dari tabrakan antara sebuah taksi Green SM dengan KRL di perlintasan sebidang arah Bulak Kapal. Peristiwa tersebut terjadi terpisah dari tabrakan utama antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL, namun masih berada dalam satu rangkaian kejadian di kawasan yang berdekatan.\n\nSituasi ini diduga turut memperparah kondisi di lapangan hingga akhirnya terjadi kecelakaan besar.\n\nGreen SM menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap operasional perusahaan. Pernyataan ini sekaligus menjadi komitmen untuk terus menjaga standar keselamatan, baik bagi penumpang, pengemudi, maupun pengguna jalan lainnya.\n\nUpdate Tragedi Bekasi Timur: 14 Tewas, 84 Luka-Luka\n\nJumlah korban tewas dalam kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 14 orang. Selain itu, 84 penumpang mengalami luka-luka dan kini dirawat di berbagai rumah sakit di Bekasi dan sekitarnya.\n\n\"Update 08.45 WIB: 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung,\" kata VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, Selasa (28/4/2026).\n\nDirektur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyebut jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi. KAI memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka dan biaya pemakaman korban meninggal ditanggung oleh pihak asuransi bersama KAI.\n\nKorban luka mendapat perawatan di RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.\n\nKAI juga mengamankan barang-barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian. Barang tersebut didata bersama kepolisian untuk mendukung proses identifikasi.\n\nPosko Tanggap Darurat dan Posko Informasi didirikan di Stasiun Bekasi Timur, sementara keluarga korban dapat menghubungi Contact Center 121 untuk memperoleh informasi terbaru.\n\nUntuk sementara, Stasiun Bekasi Timur belum melayani naik-turun penumpang. Perjalanan KRL hanya sampai Stasiun Bekasi, sedangkan jalur hilir telah dibuka dengan pengaturan terbatas. (Tribunnews)", "post_id": "100064655982957_1397883319043521"}}, {"key": "suaradotcom", "attributes": {"label": "suaradotcom", "x": 486.44234295105394, "y": 428.65429386404895, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "636794109715023_1459327589560573", "id": "suaradotcom", "source": "facebook-000001", "content": "Sebuah video yang memperlihatkan momen frustrasi seorang sopir taksi viral di media sosial. \n\nSopir tersebut terpaksa harus gigit jari setelah penumpang lanjut usia (lansia) yang diantarnya tidak mampu membayar ongkos dengan alasan anaknya tiba-tiba menghilang saat mereka sampai di tempat tujuan.\n\nPeristiwa ini menjadi sorotan publik setelah videonya diunggah oleh akun Instagram  pada Minggu, 19 April 2026. \n\nDalam video berdurasi singkat tersebut, sang sopir memperlihatkan argo taksi yang telah menyentuh angka Rp80 ribu, sebelum kemudian mengarahkan kameranya ke arah penumpang lansia yang duduk di kursi belakang.\n\n\"Aduh, Pak, apes ini. Argo 80 nih, nih orangnya,\" keluh sang sopir sambil menahan rasa kesal.\n\nKetika ditanya mengenai pembayaran, pria lansia tersebut memberikan jawaban yang membingungkan. \n\n\"Siapa yang mau bayar, Pak?\" tanya sopir. \n\n\"Ada, anaknya,\" jawab pria tersebut dengan tenang.\n\nNamun, saat sopir mendesak keberadaan sang anak, jawaban penumpang semakin membuat situasi tidak masuk akal. Dia menyebut anaknya tak kasat mata.\n\n\"Mana anaknya?\" cecar sang sopir. \n\n\"Enggak kelihatan. Hilang di bawah sini (kursi), ini lagi diam dia emang,\" kilah penumpang tersebut sambil menunjuk ke arah bawah kursi.\n\nSang sopir yang merasa dipermainkan hanya bisa mengelus dada. \n\n\"Ini gimana lho, saya nombok lho Pak ini Pak. Saya lagi usaha, dibayar siapa yang bayar? Kata bapak sudah nyampe sini, sudah,\" ujar sopir tersebut dengan nada pasrah.\n\nBerdasarkan keterangan yang tertera pada unggahan video, kejadian ini memicu beragam reaksi dari warganet. \n\nSebagian besar merasa iba terhadap sopir taksi yang harus kehilangan pendapatannya, sementara yang lain juga merasa kasihan melihat kondisi penumpang lansia tersebut. \n\nKasus penumpang taksi yang tidak membayar ongkos bukanlah hal baru, namun insiden ini kembali mengingatkan para pengemudi transportasi umum untuk lebih berhati-hati, terutama saat menerima pesanan yang pembayarannya dijanjikan oleh pihak ketiga.", "post_id": "636794109715023_1459327589560573"}}, {"key": "sorotkejadian", "attributes": {"label": "sorotkejadian", "x": 345.07071877770943, "y": 246.81163978134356, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "636794109715023_1459327589560573", "id": "sorotkejadian", "source": "facebook-000001", "content": "Sebuah video yang memperlihatkan momen frustrasi seorang sopir taksi viral di media sosial. \n\nSopir tersebut terpaksa harus gigit jari setelah penumpang lanjut usia (lansia) yang diantarnya tidak mampu membayar ongkos dengan alasan anaknya tiba-tiba menghilang saat mereka sampai di tempat tujuan.\n\nPeristiwa ini menjadi sorotan publik setelah videonya diunggah oleh akun Instagram  pada Minggu, 19 April 2026. \n\nDalam video berdurasi singkat tersebut, sang sopir memperlihatkan argo taksi yang telah menyentuh angka Rp80 ribu, sebelum kemudian mengarahkan kameranya ke arah penumpang lansia yang duduk di kursi belakang.\n\n\"Aduh, Pak, apes ini. Argo 80 nih, nih orangnya,\" keluh sang sopir sambil menahan rasa kesal.\n\nKetika ditanya mengenai pembayaran, pria lansia tersebut memberikan jawaban yang membingungkan. \n\n\"Siapa yang mau bayar, Pak?\" tanya sopir. \n\n\"Ada, anaknya,\" jawab pria tersebut dengan tenang.\n\nNamun, saat sopir mendesak keberadaan sang anak, jawaban penumpang semakin membuat situasi tidak masuk akal. Dia menyebut anaknya tak kasat mata.\n\n\"Mana anaknya?\" cecar sang sopir. \n\n\"Enggak kelihatan. Hilang di bawah sini (kursi), ini lagi diam dia emang,\" kilah penumpang tersebut sambil menunjuk ke arah bawah kursi.\n\nSang sopir yang merasa dipermainkan hanya bisa mengelus dada. \n\n\"Ini gimana lho, saya nombok lho Pak ini Pak. Saya lagi usaha, dibayar siapa yang bayar? Kata bapak sudah nyampe sini, sudah,\" ujar sopir tersebut dengan nada pasrah.\n\nBerdasarkan keterangan yang tertera pada unggahan video, kejadian ini memicu beragam reaksi dari warganet. \n\nSebagian besar merasa iba terhadap sopir taksi yang harus kehilangan pendapatannya, sementara yang lain juga merasa kasihan melihat kondisi penumpang lansia tersebut. \n\nKasus penumpang taksi yang tidak membayar ongkos bukanlah hal baru, namun insiden ini kembali mengingatkan para pengemudi transportasi umum untuk lebih berhati-hati, terutama saat menerima pesanan yang pembayarannya dijanjikan oleh pihak ketiga.", "post_id": "636794109715023_1459327589560573"}}, {"key": "@H2DiahEn", "attributes": {"label": "@H2DiahEn", "x": 811.2157041229739, "y": 139.48801324772887, "size": 14.95, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 43.1124, "in_degree": 0, "out_degree": 300, "degree": 300}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "@H2DiahEn", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "Sahabat", "attributes": {"label": "Sahabat", "x": 607.4420051248192, "y": 349.1021318031715, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "Sahabat", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "Gojek", "attributes": {"label": "Gojek", "x": 559.1484529289272, "y": 16.77634099744918, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 30, "out_degree": 0, "degree": 30}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "Gojek", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "GOJEKIN", "attributes": {"label": "GOJEKIN", "x": 907.0792241159705, "y": 571.343701731292, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "GOJEKIN", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "Life", "attributes": {"label": "Life", "x": 884.6896304888246, "y": 896.2425028934383, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "Life", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "GO", "attributes": {"label": "GO", "x": 17.68509258081108, "y": 316.6682692132064, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "GO", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "WARUNG", "attributes": {"label": "WARUNG", "x": 171.8481178505985, "y": 603.2136969062964, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "WARUNG", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "DJ", "attributes": {"label": "DJ", "x": 689.0443017599504, "y": 24.836369456763265, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "DJ", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "mobilelegens", "attributes": {"label": "mobilelegens", "x": 286.9232312889053, "y": 917.2595978073853, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "mobilelegens", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "Mitra", "attributes": {"label": "Mitra", "x": 125.14103127360843, "y": 297.24886874783465, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "Mitra", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "Mas", "attributes": {"label": "Mas", "x": 15.756810485078931, "y": 372.83407731441497, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "Mas", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "super", "attributes": {"label": "super", "x": 505.5332867504123, "y": 885.3189109667833, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "super", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "BANG", "attributes": {"label": "BANG", "x": 481.34410187083233, "y": 985.6483591906369, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 20, "out_degree": 0, "degree": 20}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "BANG", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "OJOL", "attributes": {"label": "OJOL", "x": 340.86214037502793, "y": 879.5159007019281, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "OJOL", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "Ojol", "attributes": {"label": "Ojol", "x": 388.0787145199388, "y": 720.2675111452656, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "Ojol", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "Geng", "attributes": {"label": "Geng", "x": 725.7203498202156, "y": 505.46626244391126, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "Geng", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "SENDOK", "attributes": {"label": "SENDOK", "x": 147.46859563079084, "y": 769.6437964351178, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "SENDOK", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "OjolackaRcdz", "attributes": {"label": "OjolackaRcdz", "x": 135.39552489958572, "y": 689.5203772612565, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "OjolackaRcdz", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "Sathi", "attributes": {"label": "Sathi", "x": 121.14260261662268, "y": 848.246946271925, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "Sathi", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "mobilelegend", "attributes": {"label": "mobilelegend", "x": 570.093065775038, "y": 282.66871621892955, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "mobilelegend", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "FYP", "attributes": {"label": "FYP", "x": 171.72434779808577, "y": 16.53958014302703, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "FYP", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "VIDEO", "attributes": {"label": "VIDEO", "x": 974.0156732132504, "y": 889.9874906284772, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "VIDEO", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "Halihap", "attributes": {"label": "Halihap", "x": 670.7442911581754, "y": 748.8651785298639, "size": 14.43, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9016, "eigenvector": 41.242, "in_degree": 30, "out_degree": 0, "degree": 30}, "_id": "IX029wEBfV4", "id": "Halihap", "source": "youtube-000001", "content": "Halihap sedang live sekarang!\n\n Indonesia   ‎ Official   ‎ Grab Indonesia   ‎ the Guitar   ‎ Indonesia   ‎ Vietnam   ‎ ENTERPRISE   ‎ at Gojek   ‎ FIGURE BY GOJEK   ‎ GOJEK   ‎ Gojek   ‎ Usaha Gojek    ‎ Ari Gojek   ‎ Cigado   ‎ ojol   ‎ OJOL 19   ‎ MISTERI   ‎ Ngedance   ‎ Ojol   ‎ GARPU OJOL   ‎ OJOL 19  ‎    ‎ gojol 24  ‎ TIKTOK   ‎ FYP TIKTOK•   #fyp #fypシ゚viral #fypyoutube #fypdong ‎ Hapriyan Love Halima  ‎ hapriyan love Halima  ‎ Selalu  #halihap #happy #viralvideo #viral_video #trending #pople #blog & People #blog #viral #trending #shorts #kata #hiburan #lawak #global #lucu #makan #minum #tutor #olahraga #pendidikan #berita&news #perliharaan #musik #lagu #karoke #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #1234567890 #pagar #saindanteknologi #medan #pekanbaru #sumatrautara #riau #kepulauanriau #indonesia #afrikaselatan #amerikaserikat #arabsaudi #brazil #jerman #pakistan #turki #inggris #abcdefghijklmnopqrstuvwxyz #kolebras", "post_id": "IX029wEBfV4"}}, {"key": "@NateTheLawyer", "attributes": {"label": "@NateTheLawyer", "x": 242.61995295887863, "y": 450.0914659241619, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Jtttx51UwcI", "id": "@NateTheLawyer", "source": "youtube-000001", "content": "Gadis DoorDash Didakwa & Akan Diadili Atas Tuduhan Kejahatan Berat. Menghadapi Hukuman 8 Tahun Pe...\n\nUntuk bantuan Medicare gratis dan tidak memihak, hubungi (855) 540-0624 untuk berbicara dengan mitra tepercaya saya, Chapter, atau kunjungi https://askchapter.org/nate\n\nPERNYATAAN SANGKALAN:\nChapter dan afiliasinya tidak terhubung dengan atau didukung oleh entitas pemerintah mana pun atau program Medicare federal. Chapter Advisory, LLC mewakili organisasi Medicare Advantage HMO, PPO, dan PFFS serta rencana obat resep mandiri yang memiliki kontrak Medicare. Pendaftaran bergantung pada perpanjangan kontrak rencana tersebut. Meskipun kami memiliki basis data setiap rencana Medicare di seluruh negara dan dapat membantu Anda mencari di antara semua rencana, kami memiliki kontrak dengan banyak rencana tetapi tidak semua. Akibatnya, kami tidak menawarkan setiap rencana yang tersedia di wilayah Anda. Saat ini kami mewakili 50 organisasi yang menawarkan 18.160 produk di seluruh negara. Kami mencari dan merekomendasikan semua rencana, bahkan yang tidak kami tawarkan secara langsung. Anda dapat menghubungi agen Chapter berlisensi untuk mengetahui jumlah produk yang tersedia di wilayah spesifik Anda. Silakan hubungi Medicare.gov, 1-800-Medicare, atau Program Asuransi Kesehatan Negara Bagian (SHIP) setempat untuk mendapatkan informasi tentang semua pilihan Anda.\n\nSeorang pengemudi DoorDash kini menghadapi tuduhan serius setelah secara palsu mengklaim pelecehan seksual—tetapi polisi mengatakan kejahatan sebenarnya adalah apa yang dia lakukan. Kasus pengemudi DoorDash ini menjadi viral di TikTok setelah dia mengunggah video seorang pelanggan telanjang dan mengklaim dirinya sebagai korban.\n\nNamun, setelah penyelidik menyelidiki lebih dalam, cerita itu benar-benar terbongkar.\n\nAlih-alih membuktikan pelecehan, polisi mengatakan dia secara ilegal merekam seorang pria di dalam rumahnya sendiri dan membagikannya secara online—yang menyebabkan tuduhan kejahatan berat atas pengawasan dan penyebaran ilegal. Sekarang, orang yang sama yang menuntut keadilan akan diadili sebagai terdakwa.\n\nKasus ini menimbulkan pertanyaan hukum besar tentang privasi, tuduhan palsu, dan bagaimana media sosial dapat mengubah seseorang dari penuduh menjadi tertuduh dalam semalam.\n\nDan terlepas dari semuanya, dia masih mengklaim: \"Saya adalah korban.\"\n\nInilah yang terjadi ketika fakta tidak sesuai dengan narasi.\n\n⏱️ CAP WAKTU\n\n00:00 Pendahuluan\n01:50 Latar Belakang Kasus\n02:10 Tuduhan Menjadi Viral\n03:00 Investigasi Polisi Dimulai\n04:00 Analisis Bukti\n05:00 Penjelasan Tuduhan Kejahatan\n06:00 Perkembangan Pengadilan\n06:50 Dampak & Reaksi Publik\n07:00 Kesimpulan\n\nButuh pengacara?\n\nJika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami cedera dalam kecelakaan, jangan ragu untuk menghubungi saya. Anda dapat menghubungi saya di 1-571-NATE-LAW atau kunjungi situs web kami www.NateTheLawyer.com\nJadwalkan konsultasi gratis. Ingat, Anda tidak perlu membayar kecuali mereka memenangkan kasus Anda!\n\nLihat Podcast | https://linktr.ee/natethelawyer \nSpotify = https://open.spotify.com/show/67OgSDf...\nApple = https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n\nBergabunglah dengan Saya dalam Perjalanan Menuju 1 Juta Pelanggan.\n\n💖 Bergabunglah sebagai Anggota Saluran untuk Keuntungan dan Penawaran Khusus 💖 |    /   \n\nLinkTree - https://linktr.ee/natethelawyer\n\n💥💥💥HUBUNGI SAYA DI MEDIA SOSIAL 💥💥💥\n➡️ IKUTI SAYA DI LOCALS ➜ https://NATETHELAWYER.locals.com \n➡️ IKUTI SAYA DI TWITTER ➜   / natethelawyer   \n➡️ IKUTI SAYA DI PATREON ➜   / natebroady   \n➡️ IKUTI SAYA DI HALAMAN FB ➜   / natethelawyer  \n➡️ IKUTI SAYA DI ROKFIN ➜ https://www.rokfin.com/NATETHELAWYER\n\nTAUTAN DUKUNGAN\n🚨PayPal ➜ https://www.paypal.me/BroadyLaw\n🚨PATREON ➜   / natebroady  \n🚨LOKAL ➜ https://NATETHELAWYER.locals.com\n-------------------------------------------------------------\n➡️ BERLANGGANAN ➜ 👇👇👇\n🌍    /   \n-------------------------------------------------------------\nInformasi di Saluran YouTube ini hanya untuk tujuan informasi umum. Ini adalah acara hiburan untuk tujuan hiburan SAJA.\n\nTIDAK ADA yang pernah dikatakan di saluran ini atau di platform mana pun yang merupakan nasihat hukum untuk kasus atau situasi individu apa pun. SAYA BUKAN PENGACARA ANDA dan jika Anda membutuhkan pengacara, silakan cari profesional berlisensi di daerah Anda.\n\nJANGAN LUPA UNTUK MENYUKAI, BERLANGGANAN, MEMBERI KOMENTAR, DAN BERBAGI!!!\n\nDiproduksi oleh: Nate The Lawyer, Umar Sharif\nDisunting oleh: Umar Sharif\nPenulisan/Riset: Nate The Lawyer, Nawal Ahmed", "post_id": "Jtttx51UwcI"}}, {"key": "natethelawyer", "attributes": {"label": "natethelawyer", "x": 9.5513039583639, "y": 372.2932556356125, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Jtttx51UwcI", "id": "natethelawyer", "source": "youtube-000001", "content": "Gadis DoorDash Didakwa & Akan Diadili Atas Tuduhan Kejahatan Berat. Menghadapi Hukuman 8 Tahun Pe...\n\nUntuk bantuan Medicare gratis dan tidak memihak, hubungi (855) 540-0624 untuk berbicara dengan mitra tepercaya saya, Chapter, atau kunjungi https://askchapter.org/nate\n\nPERNYATAAN SANGKALAN:\nChapter dan afiliasinya tidak terhubung dengan atau didukung oleh entitas pemerintah mana pun atau program Medicare federal. Chapter Advisory, LLC mewakili organisasi Medicare Advantage HMO, PPO, dan PFFS serta rencana obat resep mandiri yang memiliki kontrak Medicare. Pendaftaran bergantung pada perpanjangan kontrak rencana tersebut. Meskipun kami memiliki basis data setiap rencana Medicare di seluruh negara dan dapat membantu Anda mencari di antara semua rencana, kami memiliki kontrak dengan banyak rencana tetapi tidak semua. Akibatnya, kami tidak menawarkan setiap rencana yang tersedia di wilayah Anda. Saat ini kami mewakili 50 organisasi yang menawarkan 18.160 produk di seluruh negara. Kami mencari dan merekomendasikan semua rencana, bahkan yang tidak kami tawarkan secara langsung. Anda dapat menghubungi agen Chapter berlisensi untuk mengetahui jumlah produk yang tersedia di wilayah spesifik Anda. Silakan hubungi Medicare.gov, 1-800-Medicare, atau Program Asuransi Kesehatan Negara Bagian (SHIP) setempat untuk mendapatkan informasi tentang semua pilihan Anda.\n\nSeorang pengemudi DoorDash kini menghadapi tuduhan serius setelah secara palsu mengklaim pelecehan seksual—tetapi polisi mengatakan kejahatan sebenarnya adalah apa yang dia lakukan. Kasus pengemudi DoorDash ini menjadi viral di TikTok setelah dia mengunggah video seorang pelanggan telanjang dan mengklaim dirinya sebagai korban.\n\nNamun, setelah penyelidik menyelidiki lebih dalam, cerita itu benar-benar terbongkar.\n\nAlih-alih membuktikan pelecehan, polisi mengatakan dia secara ilegal merekam seorang pria di dalam rumahnya sendiri dan membagikannya secara online—yang menyebabkan tuduhan kejahatan berat atas pengawasan dan penyebaran ilegal. Sekarang, orang yang sama yang menuntut keadilan akan diadili sebagai terdakwa.\n\nKasus ini menimbulkan pertanyaan hukum besar tentang privasi, tuduhan palsu, dan bagaimana media sosial dapat mengubah seseorang dari penuduh menjadi tertuduh dalam semalam.\n\nDan terlepas dari semuanya, dia masih mengklaim: \"Saya adalah korban.\"\n\nInilah yang terjadi ketika fakta tidak sesuai dengan narasi.\n\n⏱️ CAP WAKTU\n\n00:00 Pendahuluan\n01:50 Latar Belakang Kasus\n02:10 Tuduhan Menjadi Viral\n03:00 Investigasi Polisi Dimulai\n04:00 Analisis Bukti\n05:00 Penjelasan Tuduhan Kejahatan\n06:00 Perkembangan Pengadilan\n06:50 Dampak & Reaksi Publik\n07:00 Kesimpulan\n\nButuh pengacara?\n\nJika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami cedera dalam kecelakaan, jangan ragu untuk menghubungi saya. Anda dapat menghubungi saya di 1-571-NATE-LAW atau kunjungi situs web kami www.NateTheLawyer.com\nJadwalkan konsultasi gratis. Ingat, Anda tidak perlu membayar kecuali mereka memenangkan kasus Anda!\n\nLihat Podcast | https://linktr.ee/natethelawyer \nSpotify = https://open.spotify.com/show/67OgSDf...\nApple = https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n\nBergabunglah dengan Saya dalam Perjalanan Menuju 1 Juta Pelanggan.\n\n💖 Bergabunglah sebagai Anggota Saluran untuk Keuntungan dan Penawaran Khusus 💖 |    /   \n\nLinkTree - https://linktr.ee/natethelawyer\n\n💥💥💥HUBUNGI SAYA DI MEDIA SOSIAL 💥💥💥\n➡️ IKUTI SAYA DI LOCALS ➜ https://NATETHELAWYER.locals.com \n➡️ IKUTI SAYA DI TWITTER ➜   / natethelawyer   \n➡️ IKUTI SAYA DI PATREON ➜   / natebroady   \n➡️ IKUTI SAYA DI HALAMAN FB ➜   / natethelawyer  \n➡️ IKUTI SAYA DI ROKFIN ➜ https://www.rokfin.com/NATETHELAWYER\n\nTAUTAN DUKUNGAN\n🚨PayPal ➜ https://www.paypal.me/BroadyLaw\n🚨PATREON ➜   / natebroady  \n🚨LOKAL ➜ https://NATETHELAWYER.locals.com\n-------------------------------------------------------------\n➡️ BERLANGGANAN ➜ 👇👇👇\n🌍    /   \n-------------------------------------------------------------\nInformasi di Saluran YouTube ini hanya untuk tujuan informasi umum. Ini adalah acara hiburan untuk tujuan hiburan SAJA.\n\nTIDAK ADA yang pernah dikatakan di saluran ini atau di platform mana pun yang merupakan nasihat hukum untuk kasus atau situasi individu apa pun. SAYA BUKAN PENGACARA ANDA dan jika Anda membutuhkan pengacara, silakan cari profesional berlisensi di daerah Anda.\n\nJANGAN LUPA UNTUK MENYUKAI, BERLANGGANAN, MEMBERI KOMENTAR, DAN BERBAGI!!!\n\nDiproduksi oleh: Nate The Lawyer, Umar Sharif\nDisunting oleh: Umar Sharif\nPenulisan/Riset: Nate The Lawyer, Nawal Ahmed", "post_id": "Jtttx51UwcI"}}, {"key": "@tribunkaltimofficial", "attributes": {"label": "@tribunkaltimofficial", "x": 892.926081335853, "y": 644.8633574294621, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "DJVXrJC-UM0", "id": "@tribunkaltimofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Penampakan Taksi Hijau dan Sopir, Dituding Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi Timur\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nWajah seorang sopir taksi yang diduga terkait insiden kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur kini viral di media sosial.\n\nSopir tersebut disebut-sebut mengemudikan kendaraan yang diduga menjadi awal gangguan di perlintasan sebelum terjadinya tabrakan maut pada Senin (27/4/2026) malam.\n\nFoto sang sopir ramai beredar setelah diunggah oleh akun Threads  Dalam unggahan tersebut, terlihat pria berseragam hijau tengah duduk berjongkok di lokasi kejadian.\n\nKemunculan foto itu langsung menarik perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi di media sosial terkait peran kendaraan yang dikemudikannya dalam insiden tersebut.\n\nGreen SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur\nPerusahaan taksi Green SM Indonesia akhirnya menyampaikan pernyataan resmi terkait rangkaian kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).\n\nInsiden tragis tersebut tidak hanya melibatkan tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line, tetapi juga insiden terpisah yang melibatkan kendaraan operasional Green SM di perlintasan sebidang tak jauh dari lokasi utama kejadian.\n\nDalam keterangannya, pihak Green SM menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menelan korban jiwa tersebut.\n\nPerusahaan menegaskan bahwa mereka memberikan perhatian penuh terhadap insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur, khususnya yang melibatkan satu unit kendaraan mereka dengan kereta rel listrik yang melintas.\n\nGreen SM juga menyatakan telah bersikap kooperatif sejak awal dengan menyerahkan informasi yang relevan kepada otoritas terkait. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap proses investigasi yang tengah berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.\n\nDiketahui, insiden bermula dari tabrakan antara sebuah taksi Green SM dengan KRL di perlintasan sebidang arah Bulak Kapal. Peristiwa tersebut terjadi terpisah dari tabrakan utama antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL, namun masih berada dalam satu rangkaian kejadian di kawasan yang berdekatan.\n\nSituasi ini diduga turut memperparah kondisi di lapangan hingga akhirnya terjadi kecelakaan besar.\n\nGreen SM menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap operasional perusahaan. Pernyataan ini sekaligus menjadi komitmen untuk terus menjaga standar keselamatan, baik bagi penumpang, pengemudi, maupun pengguna jalan lainnya.(*)\n\nEditor: Faizal Amir", "post_id": "DJVXrJC-UM0"}}, {"key": "@forexsuggest", "attributes": {"label": "@forexsuggest", "x": 104.60496187987445, "y": 718.6649984717922, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "xf5SMtVVryc", "id": "@forexsuggest", "source": "youtube-000001", "content": "Broker Forex Terbaik yang Diatur oleh MNB📈\n\nDalam video ini, kita akan membahas beberapa dari 5 broker Forex terbaik yang diregulasi oleh MNB yang dapat Anda gunakan untuk trading saat ini.\n\n🔥Buka Akun Trading Gratis - https://forexsuggest.com/open-your-ac...\n\nKunjungi saluran kami:    /   \n\nSitus web: https://forexsuggest.com\n\nFacebook:   / forexsuggest  \n\nPelajari lebih lanjut tentang Forex untuk pemula - https://forexsuggest.com/forex-broker...\n\nBuka akun gratis sekarang: https://www.avatrade.com/trading-acco...\n\n0:40 IG\n4:59 Saxo Bank\n8:01 XTB\n10:53 Admirals\n14:49 XM\n\nBaca skrip video kami:\n\nDi urutan kelima dalam daftar kami, ada IG:\n\nIG adalah platform trading dan investasi online terkemuka, yang menyediakan rangkaian lengkap layanan keuangan. IG menyediakan produk dan layanan untuk para trader dan investor. IG memberdayakan pengguna untuk terlibat dalam berbagai pasar keuangan. Sebagai pemain terkemuka di industri jasa keuangan, platform IG menawarkan antarmuka yang ramah pengguna, ditambah dengan fitur perdagangan canggih, untuk memfasilitasi pengambilan keputusan yang lancar dan terinformasi. IG telah memposisikan dirinya sebagai mitra tepercaya bagi mereka yang ingin menavigasi kompleksitas pasar keuangan global. IG menyediakan berbagai instrumen perdagangan yang komprehensif di platformnya, menawarkan beragam pilihan untuk individu dan institusi. Jangkauan yang luas ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan portofolio mereka dengan tujuan investasi dan preferensi risiko spesifik mereka. Dengan spread yang kompetitif dan opsi leverage, IG menyediakan lingkungan perdagangan yang serbaguna dan dinamis bagi investor berpengalaman maupun pendatang baru.\n\nDi urutan keempat dalam daftar kami, ada Saxo Bank:\n\nSaxo Bank adalah bank investasi global yang mengkhususkan diri dalam layanan perdagangan dan investasi online. Didirikan pada tahun 1992 dan berkantor pusat di Kopenhagen, Denmark, bank ini menawarkan berbagai produk keuangan yang komprehensif, termasuk forex, saham, obligasi, opsi, futures, dan ETF. Dengan fokus pada penyediaan platform dan alat perdagangan inovatif, Saxo Bank melayani investor individu dan institusi di seluruh dunia. Bank ini dikenal karena teknologi canggihnya, harga yang kompetitif, dan kerangka peraturan yang kuat, menjadikannya pilihan tepercaya bagi para pedagang yang mencari lingkungan investasi yang aman dan dinamis. Dengan akses ke lebih dari 70.000 instrumen, Saxo Bank menyediakan harga yang kompetitif, likuiditas yang tinggi, dan alat perdagangan canggih yang sesuai untuk pedagang ritel dan institusional. Penawaran produknya yang komprehensif memungkinkan investor untuk mendiversifikasi portofolio mereka dan mengeksekusi perdagangan secara efisien di platform kelas dunia.\n\nDi nomor tiga ada XTB:\n\nXTB adalah platform perdagangan online yang diakui secara global yang menawarkan akses ke berbagai pasar keuangan. Didirikan pada tahun 2002, perusahaan ini telah berkembang menjadi salah satu broker terkemuka di dunia, menyediakan solusi perdagangan inovatif melalui platform xStation miliknya. Dengan fokus yang kuat pada transparansi, keamanan, dan dukungan pelanggan, XTB diatur oleh otoritas keuangan tingkat atas dan melayani pedagang di berbagai negara. Broker ini berkomitmen untuk memberdayakan pedagang dari semua tingkat pengalaman dengan alat-alat canggih, sumber daya pendidikan, dan kondisi perdagangan yang kompetitif.\n\nDi urutan kedua dalam daftar kami adalah Admirals:\n\nAdmirals adalah broker Forex terkemuka, dan dalam hal menavigasi dunia perdagangan online, mereka adalah sumber keahlian andalan Anda. Diatur oleh Otoritas Perilaku Sektor Keuangan (FSCA), Admirals memastikan lingkungan perdagangan yang aman dan tepercaya bagi kliennya. Dengan beragam instrumen keuangan, termasuk mata uang, komoditas, saham, dan banyak lagi, para trader dapat mengandalkan Admirals untuk mengakses pasar global dan alat perdagangan yang komprehensif. Komitmen mereka terhadap edukasi dan dukungan pelanggan menjadikan Admirals pilihan ideal bagi trader pemula maupun berpengalaman yang ingin memanfaatkan pasar valuta asing. Admirals menawarkan beragam instrumen pasar untuk memberdayakan trader dan investor dengan peluang kesuksesan finansial.\n\nDi urutan pertama dalam daftar 5 broker Forex terbaik yang diatur oleh MNB, ada XM:\n\nXM, broker online yang diakui secara global dan telah beroperasi sejak tahun 2009. Selama bertahun-tahun, XM telah memperluas jangkauannya ke jutaan klien di lebih dari 190 negara, memposisikan dirinya sebagai salah satu merek yang paling dipercaya dalam perdagangan ritel. Perusahaan ini dikenal karena kerangka peraturan yang kuat, kondisi perdagangan yang transparan, dan pendekatan yang mengutamakan klien. Dengan persyaratan masuk yang rendah, berbagai pilihan akun, eksekusi cepat, dan reputasi yang kuat untuk keandalan, XM telah membangun platform yang dirancang untuk mendukung trader baru dan berpengalaman. Dala...", "post_id": "xf5SMtVVryc"}}, {"key": "forexsuggest", "attributes": {"label": "forexsuggest", "x": 272.49171846279154, "y": 413.6138689215071, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "xf5SMtVVryc", "id": "forexsuggest", "source": "youtube-000001", "content": "Broker Forex Terbaik yang Diatur oleh MNB📈\n\nDalam video ini, kita akan membahas beberapa dari 5 broker Forex terbaik yang diregulasi oleh MNB yang dapat Anda gunakan untuk trading saat ini.\n\n🔥Buka Akun Trading Gratis - https://forexsuggest.com/open-your-ac...\n\nKunjungi saluran kami:    /   \n\nSitus web: https://forexsuggest.com\n\nFacebook:   / forexsuggest  \n\nPelajari lebih lanjut tentang Forex untuk pemula - https://forexsuggest.com/forex-broker...\n\nBuka akun gratis sekarang: https://www.avatrade.com/trading-acco...\n\n0:40 IG\n4:59 Saxo Bank\n8:01 XTB\n10:53 Admirals\n14:49 XM\n\nBaca skrip video kami:\n\nDi urutan kelima dalam daftar kami, ada IG:\n\nIG adalah platform trading dan investasi online terkemuka, yang menyediakan rangkaian lengkap layanan keuangan. IG menyediakan produk dan layanan untuk para trader dan investor. IG memberdayakan pengguna untuk terlibat dalam berbagai pasar keuangan. Sebagai pemain terkemuka di industri jasa keuangan, platform IG menawarkan antarmuka yang ramah pengguna, ditambah dengan fitur perdagangan canggih, untuk memfasilitasi pengambilan keputusan yang lancar dan terinformasi. IG telah memposisikan dirinya sebagai mitra tepercaya bagi mereka yang ingin menavigasi kompleksitas pasar keuangan global. IG menyediakan berbagai instrumen perdagangan yang komprehensif di platformnya, menawarkan beragam pilihan untuk individu dan institusi. Jangkauan yang luas ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan portofolio mereka dengan tujuan investasi dan preferensi risiko spesifik mereka. Dengan spread yang kompetitif dan opsi leverage, IG menyediakan lingkungan perdagangan yang serbaguna dan dinamis bagi investor berpengalaman maupun pendatang baru.\n\nDi urutan keempat dalam daftar kami, ada Saxo Bank:\n\nSaxo Bank adalah bank investasi global yang mengkhususkan diri dalam layanan perdagangan dan investasi online. Didirikan pada tahun 1992 dan berkantor pusat di Kopenhagen, Denmark, bank ini menawarkan berbagai produk keuangan yang komprehensif, termasuk forex, saham, obligasi, opsi, futures, dan ETF. Dengan fokus pada penyediaan platform dan alat perdagangan inovatif, Saxo Bank melayani investor individu dan institusi di seluruh dunia. Bank ini dikenal karena teknologi canggihnya, harga yang kompetitif, dan kerangka peraturan yang kuat, menjadikannya pilihan tepercaya bagi para pedagang yang mencari lingkungan investasi yang aman dan dinamis. Dengan akses ke lebih dari 70.000 instrumen, Saxo Bank menyediakan harga yang kompetitif, likuiditas yang tinggi, dan alat perdagangan canggih yang sesuai untuk pedagang ritel dan institusional. Penawaran produknya yang komprehensif memungkinkan investor untuk mendiversifikasi portofolio mereka dan mengeksekusi perdagangan secara efisien di platform kelas dunia.\n\nDi nomor tiga ada XTB:\n\nXTB adalah platform perdagangan online yang diakui secara global yang menawarkan akses ke berbagai pasar keuangan. Didirikan pada tahun 2002, perusahaan ini telah berkembang menjadi salah satu broker terkemuka di dunia, menyediakan solusi perdagangan inovatif melalui platform xStation miliknya. Dengan fokus yang kuat pada transparansi, keamanan, dan dukungan pelanggan, XTB diatur oleh otoritas keuangan tingkat atas dan melayani pedagang di berbagai negara. Broker ini berkomitmen untuk memberdayakan pedagang dari semua tingkat pengalaman dengan alat-alat canggih, sumber daya pendidikan, dan kondisi perdagangan yang kompetitif.\n\nDi urutan kedua dalam daftar kami adalah Admirals:\n\nAdmirals adalah broker Forex terkemuka, dan dalam hal menavigasi dunia perdagangan online, mereka adalah sumber keahlian andalan Anda. Diatur oleh Otoritas Perilaku Sektor Keuangan (FSCA), Admirals memastikan lingkungan perdagangan yang aman dan tepercaya bagi kliennya. Dengan beragam instrumen keuangan, termasuk mata uang, komoditas, saham, dan banyak lagi, para trader dapat mengandalkan Admirals untuk mengakses pasar global dan alat perdagangan yang komprehensif. Komitmen mereka terhadap edukasi dan dukungan pelanggan menjadikan Admirals pilihan ideal bagi trader pemula maupun berpengalaman yang ingin memanfaatkan pasar valuta asing. Admirals menawarkan beragam instrumen pasar untuk memberdayakan trader dan investor dengan peluang kesuksesan finansial.\n\nDi urutan pertama dalam daftar 5 broker Forex terbaik yang diatur oleh MNB, ada XM:\n\nXM, broker online yang diakui secara global dan telah beroperasi sejak tahun 2009. Selama bertahun-tahun, XM telah memperluas jangkauannya ke jutaan klien di lebih dari 190 negara, memposisikan dirinya sebagai salah satu merek yang paling dipercaya dalam perdagangan ritel. Perusahaan ini dikenal karena kerangka peraturan yang kuat, kondisi perdagangan yang transparan, dan pendekatan yang mengutamakan klien. Dengan persyaratan masuk yang rendah, berbagai pilihan akun, eksekusi cepat, dan reputasi yang kuat untuk keandalan, XM telah membangun platform yang dirancang untuk mendukung trader baru dan berpengalaman. Dala...", "post_id": "xf5SMtVVryc"}}, {"key": "@patroliindosiar", "attributes": {"label": "@patroliindosiar", "x": 675.9141070524319, "y": 371.5016410233738, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "vhB7FFfiVF0", "id": "@patroliindosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Pengemudi Ojol Ambil Ponsel Penumpang | Patroli\n\nTergiur telepon genggam pelanggan, seorang pengemudi ojek online merampas ponsel penumpangnya. Tindakan perampasan terhadap korban seorang perempuan itu viral di media sosial. Pengemudi ojol itu pun ditangkap polisi.\n\nBerita lainnya, klik: https://www.vidio.com/\n\n#IndosiarBerita\n\nPatroli Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan informasi terbaru pada pagi, siang, dan malam hari seputar peristiwa hukum dan kriminal, tindak kejahatan, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang.\n\nJangan lewatkan berita lainnya dengan terus mengikuti media sosial Patroli Indosiar:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "vhB7FFfiVF0"}}, {"key": "indosiar", "attributes": {"label": "indosiar", "x": 912.8209413612547, "y": 572.27730600601, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "vhB7FFfiVF0", "id": "indosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Pengemudi Ojol Ambil Ponsel Penumpang | Patroli\n\nTergiur telepon genggam pelanggan, seorang pengemudi ojek online merampas ponsel penumpangnya. Tindakan perampasan terhadap korban seorang perempuan itu viral di media sosial. Pengemudi ojol itu pun ditangkap polisi.\n\nBerita lainnya, klik: https://www.vidio.com/\n\n#IndosiarBerita\n\nPatroli Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan informasi terbaru pada pagi, siang, dan malam hari seputar peristiwa hukum dan kriminal, tindak kejahatan, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang.\n\nJangan lewatkan berita lainnya dengan terus mengikuti media sosial Patroli Indosiar:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "vhB7FFfiVF0"}}, {"key": "@tvOneNews", "attributes": {"label": "@tvOneNews", "x": 23.022220714243424, "y": 711.7426286813641, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "sm_k-cFKPcE", "id": "@tvOneNews", "source": "youtube-000001", "content": "Polisi Ungkap Kasus Pelecehan Seksual Oleh Pengemudi Taksi Online | AKIS tvOne\n\nJakarta, https://www.tvOnenews.com - Polisi Ungkap Kasus Pelecehan Seksual Oleh Pengemudi Taksi Online | AKIS tvOne\n\nPolda Metro Jaya Melalui Direktorat Reserse PPA dan PPO mengungkapkan kasus dugaan tindak pidana kekerasan keksual oleh seorang pengemudi taksi online (daring). Korban merupakan penumpang dari transportasi online tersebut.\n\nAKIS01\nTOM01\nFM01\n\nSaksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live\nDan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook -   / tvonenews  \nInstagram -   / tvonenews  \nTwitter -   / tvonenews  \nTikTok -   / tvonenews  \nWebsite - https://tvOnenews.com\nMusic by Declan DP\n   /", "post_id": "sm_k-cFKPcE"}}, {"key": "declandpmusic", "attributes": {"label": "declandpmusic", "x": 875.57426396732, "y": 675.3259384529306, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "sm_k-cFKPcE", "id": "declandpmusic", "source": "youtube-000001", "content": "Polisi Ungkap Kasus Pelecehan Seksual Oleh Pengemudi Taksi Online | AKIS tvOne\n\nJakarta, https://www.tvOnenews.com - Polisi Ungkap Kasus Pelecehan Seksual Oleh Pengemudi Taksi Online | AKIS tvOne\n\nPolda Metro Jaya Melalui Direktorat Reserse PPA dan PPO mengungkapkan kasus dugaan tindak pidana kekerasan keksual oleh seorang pengemudi taksi online (daring). Korban merupakan penumpang dari transportasi online tersebut.\n\nAKIS01\nTOM01\nFM01\n\nSaksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live\nDan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook -   / tvonenews  \nInstagram -   / tvonenews  \nTwitter -   / tvonenews  \nTikTok -   / tvonenews  \nWebsite - https://tvOnenews.com\nMusic by Declan DP\n   /", "post_id": "sm_k-cFKPcE"}}, {"key": "@wartakotaproduction", "attributes": {"label": "@wartakotaproduction", "x": 642.3125943356192, "y": 215.50327522240897, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "MHoXlLK_S0M", "id": "@wartakotaproduction", "source": "youtube-000001", "content": "Driver Online Diduga C4buli Penumpang, Ditangkap di Depok\n\nDownload Aplikasi Berita TribunX di Playstore atau App Store Untuk dapatkan Pengalaman Terbaru\n\nWARTAKOTALIVE.COM, Jakarta ----\n\nTim Subdit 3 Ditres PPA dan PPO Polda Metro Jaya meringkus seorang driver online berinisial WAH (39) yang diduga cabuli penumpang wanita di kawasan Apartemen Istana Harmoni, Jakarta Pusat.\nKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (14/3/2026) lalu. \nKala itu korban memesan transportasi online, tetapi di tengah perjalanan pelaku diduga bersikap mencurigakan.\n“Pelaku diduga memanfaatkan profesinya sebagai driver online untuk memperoleh akses terhadap korban,\" kata Budi, dalam keteranganya, Jumat (3/4/2026).\n\"Dalam perjalanan, pelaku membangun komunikasi, lalu mengubah situasi hingga korban berada dalam posisi rentan sebelum akhirnya diduga melakukan perbuatan cabul di dalam kendaraan,\" sambung Budi.\nPelaku diduga membawa korban ke lokasi sepi dan melakukan aksi cabul dengan memegang dan meremas paha korban hingga menindih tubuh korban secara paksa.\n\nPenulis dan VO       : Ramadhan L Q \nSumber Video         : CCTV\nEditor Video            : Angga Bhagya Nugraha\nUploader                 : Angga Bhagya Nugraha\n\nPantau informasi terupdate melalui sosial kami:\nInstagram:   / wartakotalive  \nTwitter:   / wartakotalive  \nFacebook:   / wartakotalive  \nTikTok :", "post_id": "MHoXlLK_S0M"}}, {"key": "wartakotalive.com", "attributes": {"label": "wartakotalive.com", "x": 341.1262502554502, "y": 605.4486384298366, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0423, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "MHoXlLK_S0M", "id": "wartakotalive.com", "source": "youtube-000001", "content": "Driver Online Diduga C4buli Penumpang, Ditangkap di Depok\n\nDownload Aplikasi Berita TribunX di Playstore atau App Store Untuk dapatkan Pengalaman Terbaru\n\nWARTAKOTALIVE.COM, Jakarta ----\n\nTim Subdit 3 Ditres PPA dan PPO Polda Metro Jaya meringkus seorang driver online berinisial WAH (39) yang diduga cabuli penumpang wanita di kawasan Apartemen Istana Harmoni, Jakarta Pusat.\nKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (14/3/2026) lalu. \nKala itu korban memesan transportasi online, tetapi di tengah perjalanan pelaku diduga bersikap mencurigakan.\n“Pelaku diduga memanfaatkan profesinya sebagai driver online untuk memperoleh akses terhadap korban,\" kata Budi, dalam keteranganya, Jumat (3/4/2026).\n\"Dalam perjalanan, pelaku membangun komunikasi, lalu mengubah situasi hingga korban berada dalam posisi rentan sebelum akhirnya diduga melakukan perbuatan cabul di dalam kendaraan,\" sambung Budi.\nPelaku diduga membawa korban ke lokasi sepi dan melakukan aksi cabul dengan memegang dan meremas paha korban hingga menindih tubuh korban secara paksa.\n\nPenulis dan VO       : Ramadhan L Q \nSumber Video         : CCTV\nEditor Video            : Angga Bhagya Nugraha\nUploader                 : Angga Bhagya Nugraha\n\nPantau informasi terupdate melalui sosial kami:\nInstagram:   / wartakotalive  \nTwitter:   / wartakotalive  \nFacebook:   / wartakotalive  \nTikTok :", "post_id": "MHoXlLK_S0M"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 842.2472363749664, "y": 918.267231077629, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "tBIBtOwy_aQ", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pelaku Pelecehan di Taksi Online Ditangkap | Liputan 6\n\nPolisi mengungkap kasus pelecehan yang dilakukan seorang pengemudi taksi online terhadap penumpang perempuan. Video korban yang berhasil melarikan diri dari dalam mobil sempat viral. \n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "tBIBtOwy_aQ"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 788.2290475574237, "y": 438.6296101397965, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2726, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tBIBtOwy_aQ", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Pelaku Pelecehan di Taksi Online Ditangkap | Liputan 6\n\nPolisi mengungkap kasus pelecehan yang dilakukan seorang pengemudi taksi online terhadap penumpang perempuan. Video korban yang berhasil melarikan diri dari dalam mobil sempat viral. \n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "tBIBtOwy_aQ"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 977.1075234224019, "y": 931.6370098949329, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2726, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tBIBtOwy_aQ", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pelaku Pelecehan di Taksi Online Ditangkap | Liputan 6\n\nPolisi mengungkap kasus pelecehan yang dilakukan seorang pengemudi taksi online terhadap penumpang perempuan. Video korban yang berhasil melarikan diri dari dalam mobil sempat viral. \n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "tBIBtOwy_aQ"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 227.1866255335483, "y": 336.45665689060013, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2726, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tBIBtOwy_aQ", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Pelaku Pelecehan di Taksi Online Ditangkap | Liputan 6\n\nPolisi mengungkap kasus pelecehan yang dilakukan seorang pengemudi taksi online terhadap penumpang perempuan. Video korban yang berhasil melarikan diri dari dalam mobil sempat viral. \n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "tBIBtOwy_aQ"}}], "edges": [{"key": "kerakBe5i", "source": "kerakBe5i", "target": "neVerAl0nely___", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "kerakBe5i", "source": "kerakBe5i", "target": "neVerAl0nely___", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Blues_321lagi", "source": "Blues_321lagi", "target": "neVerAl0nely___", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Blues_321lagi", "source": "Blues_321lagi", "target": "neVerAl0nely___", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Noedjati", "source": "Noedjati", "target": "neVerAl0nely___", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Noedjati", "source": "Noedjati", "target": "neVerAl0nely___", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "surabayafeeds", "source": "surabayafeeds", "target": "mazhadi01", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "maxim_indo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ceritamedancom", "source": "ceritamedancom", "target": "vandys_yang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tkpmedan", "source": "tkpmedan", "target": "vandys_yang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cirebon.banget", "source": "cirebon.banget", "target": "rzkyaadtyaa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cirebon.banget", "source": "cirebon.banget", "target": "pikiranrakyat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihposreal", "source": "cenderawasihposreal", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "polres.indramayu", "source": "polres.indramayu", "target": "listyosigitprabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "polres.indramayu", "source": "polres.indramayu", "target": "kapolda.jawabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "polres.indramayu", "source": "polres.indramayu", "target": "adivivid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "polres.indramayu", "source": "polres.indramayu", "target": "mochamad.fajar.gemilang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "polres.indramayu", "source": "polres.indramayu", "target": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "polres.indramayu", "source": "polres.indramayu", "target": "spripim.polri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "polres.indramayu", "source": "polres.indramayu", "target": "ssdm_polri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "polres.indramayu", "source": "polres.indramayu", "target": "humaspoldajabar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "polres.indramayu", "source": "polres.indramayu", "target": "polisi_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "polres.indramayu", "source": "polres.indramayu", "target": "polritvradio", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bpvp.bandungbarat", "source": "bpvp.bandungbarat", "target": "konselingbisnis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radarbromo", "source": "radarbromo", "target": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kilat.media", "source": "kilat.media", "target": "/makassar_iinfo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "trensterid", "source": "trensterid", "target": "trensterid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jatinangorbanget", "source": "jatinangorbanget", "target": "bandungterkini", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infojabodetabek24_", "source": "infojabodetabek24_", "target": "_thinksmart.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bandungterkini", "source": "bandungterkini", "target": "bandungterkini", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palopo_info", "source": "palopo_info", "target": "anna.online.shop", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palopo_info", "source": "palopo_info", "target": "kopithru_palopo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palopo_info", "source": "palopo_info", "target": "losarijayaseafood", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "faktabdgnews.id", "source": "faktabdgnews.id", "target": "faktabdgnews.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "source": "newsandalasdotcom", "target": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "enjoyjakarta24", "source": "enjoyjakarta24", "target": "junagojekiciboss", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "enjoyjakarta24", "source": "enjoyjakarta24", "target": "enjoyjakarta24", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tangsel.info", "source": "tangsel.info", "target": "ranitidine", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ainy.samidah", "source": "ainy.samidah", "target": "mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ainy.samidah", "source": "ainy.samidah", "target": "andimariaulfania", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ainy.samidah", "source": "ainy.samidah", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "mainhype.news", "source": "mainhype.news", "target": "emirparengkuan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "grabid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "shoope", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "indrive", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "maxim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "minhub1.0", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "dinas.perhubungan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "dishub.surabaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "informasirealitanet", "source": "informasirealitanet", "target": "Khofifah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "revoltomotif.id", "source": "revoltomotif.id", "target": "nonadianya_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "official_bukamata", "source": "official_bukamata", "target": "official_bukamata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "zackgasm", "source": "zackgasm", "target": "grabid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "zackgasm", "source": "zackgasm", "target": "dramaojolofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "grab.sumba.raya", "source": "grab.sumba.raya", "target": "grabid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "grab.sumba.raya", "source": "grab.sumba.raya", "target": "loker.sumbar_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "beritainajaa", "source": "beritainajaa", "target": "bluebirdgroup", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "inikanid", "source": "inikanid", "target": "junagojekiciboss", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "medantrending", "source": "medantrending", "target": "MedanTrending", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "buinterzorg", "source": "buinterzorg", "target": "jogjastudent", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "dashcam_owners_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "polda_metrojaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "dinas.perhubungan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "dishubdkijakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "jakarta_hub", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "ajipurnomo_jiunk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "jakarta_hub", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "jakartakotakita", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "alvin_firlandi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "polda_metrojaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "dishubdkijakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "satpolpp.jakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "jakarta_hub", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tangsel.info", "source": "tangsel.info", "target": "ranitidine", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fajarnusa3", "source": "fajarnusa3", "target": "infokrw", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "agus8734", "source": "agus8734", "target": "martin.ml.pasaribu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "perdanafotocopy01", "source": "perdanafotocopy01", "target": "hazairinsitepu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "denpasarviral", "source": "denpasarviral", "target": "alvesgodino", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "beritajatimnews", "source": "beritajatimnews", "target": "kasitau.jakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "tangselinformasi", "source": "tangselinformasi", "target": "ranitidine", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "tangselinformasi", "source": "tangselinformasi", "target": "ranitidine", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "TribunStyle", "source": "TribunStyle", "target": "xooarry.x_x.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaradotcom", "source": "suaradotcom", "target": "sorotkejadian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sahabat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GOJEKIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Life", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "WARUNG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "DJ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegens", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mitra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "super", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OJOL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Ojol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Geng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "SENDOK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OjolackaRcdz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sathi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegend", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "FYP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "VIDEO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sahabat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GOJEKIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Life", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "WARUNG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "DJ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegens", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mitra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "super", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OJOL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Ojol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Geng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "SENDOK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OjolackaRcdz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sathi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegend", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "FYP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "VIDEO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sahabat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GOJEKIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Life", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "WARUNG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "DJ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegens", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mitra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "super", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OJOL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Ojol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Geng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "SENDOK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OjolackaRcdz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sathi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegend", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "FYP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "VIDEO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sahabat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GOJEKIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Life", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "WARUNG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "DJ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegens", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mitra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "super", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OJOL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Ojol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Geng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "SENDOK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OjolackaRcdz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sathi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegend", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "FYP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "VIDEO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NateTheLawyer", "source": "@NateTheLawyer", "target": "natethelawyer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NateTheLawyer", "source": "@NateTheLawyer", "target": "natethelawyer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunkaltimofficial", "source": "@tribunkaltimofficial", "target": "xooarry.x_x.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@forexsuggest", "source": "@forexsuggest", "target": "forexsuggest", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@patroliindosiar", "source": "@patroliindosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@patroliindosiar", "source": "@patroliindosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvOneNews", "source": "@tvOneNews", "target": "declandpmusic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wartakotaproduction", "source": "@wartakotaproduction", "target": "wartakotalive.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sahabat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GOJEKIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Life", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "WARUNG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "DJ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegens", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mitra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "super", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OJOL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Ojol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Geng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "SENDOK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OjolackaRcdz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sathi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegend", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "FYP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "VIDEO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sahabat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GOJEKIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Life", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "WARUNG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "DJ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegens", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mitra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "super", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OJOL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Ojol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Geng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "SENDOK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OjolackaRcdz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sathi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegend", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "FYP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "VIDEO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sahabat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GOJEKIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Life", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "WARUNG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "DJ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegens", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mitra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "super", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OJOL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Ojol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Geng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "SENDOK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OjolackaRcdz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sathi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegend", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "FYP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "VIDEO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sahabat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GOJEKIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Life", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "WARUNG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "DJ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegens", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mitra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "super", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OJOL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Ojol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Geng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "SENDOK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OjolackaRcdz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sathi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegend", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "FYP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "VIDEO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sahabat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GOJEKIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Life", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "WARUNG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "DJ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegens", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mitra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "super", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OJOL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Ojol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Geng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "SENDOK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OjolackaRcdz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sathi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegend", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "FYP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "VIDEO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sahabat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GOJEKIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Life", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "GO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "WARUNG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "DJ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegens", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mitra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Mas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "super", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OJOL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Ojol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Geng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "SENDOK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "OjolackaRcdz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Sathi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "mobilelegend", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "FYP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "VIDEO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@H2DiahEn", "source": "@H2DiahEn", "target": "Halihap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvOneNews", "source": "@tvOneNews", "target": "declandpmusic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}