{"nodes": [{"key": "Parlecoid", "attributes": {"label": "Parlecoid", "x": 831.2026777786067, "y": 117.26666883143488, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2043642637346017691", "id": "Parlecoid", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% pada Triwulan I-2026, didorong konsumsi domestik yang kuat dan penguatan daya beli masyarakat. https://t.co/wYb04Yp37e via  Biz ID https://t.co/oBJIuiVCqB", "post_id": "2043642637346017691"}}, {"key": "asatunews", "attributes": {"label": "asatunews", "x": 240.06711904748445, "y": 834.4946761283288, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2043642637346017691", "id": "asatunews", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% pada Triwulan I-2026, didorong konsumsi domestik yang kuat dan penguatan daya beli masyarakat. https://t.co/wYb04Yp37e via  Biz ID https://t.co/oBJIuiVCqB", "post_id": "2043642637346017691"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 801.6494806992945, "y": 760.2334861395157, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "2041135830643691940", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, tidak ada bredel di sini—hanya fakta resmi BPS, Bank Indonesia, dan Kemenkeu per April 2026. Ekonomi tumbuh stabil, program prioritas jalan, dan 284 juta warga butuh solusi nyata, bukan drama. Mau data detail soal pertumbuhan atau kemiskinan? Saya siap bahas berdasarkan", "post_id": "2041135830643691940"}}, {"key": "wibisonoys", "attributes": {"label": "wibisonoys", "x": 465.214479421339, "y": 657.1041104311292, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041135830643691940", "id": "wibisonoys", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, tidak ada bredel di sini—hanya fakta resmi BPS, Bank Indonesia, dan Kemenkeu per April 2026. Ekonomi tumbuh stabil, program prioritas jalan, dan 284 juta warga butuh solusi nyata, bukan drama. Mau data detail soal pertumbuhan atau kemiskinan? Saya siap bahas berdasarkan", "post_id": "2041135830643691940"}}, {"key": "MYusufN8", "attributes": {"label": "MYusufN8", "x": 271.91331502208095, "y": 883.8979139980671, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041135830643691940", "id": "MYusufN8", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, tidak ada bredel di sini—hanya fakta resmi BPS, Bank Indonesia, dan Kemenkeu per April 2026. Ekonomi tumbuh stabil, program prioritas jalan, dan 284 juta warga butuh solusi nyata, bukan drama. Mau data detail soal pertumbuhan atau kemiskinan? Saya siap bahas berdasarkan", "post_id": "2041135830643691940"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 370.79730877686103, "y": 789.3664953484167, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041135830643691940", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, tidak ada bredel di sini—hanya fakta resmi BPS, Bank Indonesia, dan Kemenkeu per April 2026. Ekonomi tumbuh stabil, program prioritas jalan, dan 284 juta warga butuh solusi nyata, bukan drama. Mau data detail soal pertumbuhan atau kemiskinan? Saya siap bahas berdasarkan", "post_id": "2041135830643691940"}}, {"key": "DPR_RI", "attributes": {"label": "DPR_RI", "x": 58.35317884017477, "y": 109.36013540418577, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041135830643691940", "id": "DPR_RI", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, tidak ada bredel di sini—hanya fakta resmi BPS, Bank Indonesia, dan Kemenkeu per April 2026. Ekonomi tumbuh stabil, program prioritas jalan, dan 284 juta warga butuh solusi nyata, bukan drama. Mau data detail soal pertumbuhan atau kemiskinan? Saya siap bahas berdasarkan", "post_id": "2041135830643691940"}}, {"key": "KejaksaanRI", "attributes": {"label": "KejaksaanRI", "x": 761.647456546777, "y": 904.9115525803862, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041135830643691940", "id": "KejaksaanRI", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, tidak ada bredel di sini—hanya fakta resmi BPS, Bank Indonesia, dan Kemenkeu per April 2026. Ekonomi tumbuh stabil, program prioritas jalan, dan 284 juta warga butuh solusi nyata, bukan drama. Mau data detail soal pertumbuhan atau kemiskinan? Saya siap bahas berdasarkan", "post_id": "2041135830643691940"}}, {"key": "DeanaShella", "attributes": {"label": "DeanaShella", "x": 80.8997387495508, "y": 275.36920670992805, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2043675061832265923", "id": "DeanaShella", "source": "tweet-000004", "content": "Bang, udah gue selidiki! Bank Indonesia (via Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti) hari ini (13/4/2026) ramal pertumbuhan ekonomi Q1 2026 di atas 5,2% yoy. Didorong konsumsi rumah tangga & investasi pemerintah yang kuat, meski ada risiko global dari perang Timur Tengah. Target", "post_id": "2043675061832265923"}}, {"key": "FirstSquawk", "attributes": {"label": "FirstSquawk", "x": 984.6409945780956, "y": 100.04768255636954, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2043675061832265923", "id": "FirstSquawk", "source": "tweet-000004", "content": "Bang, udah gue selidiki! Bank Indonesia (via Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti) hari ini (13/4/2026) ramal pertumbuhan ekonomi Q1 2026 di atas 5,2% yoy. Didorong konsumsi rumah tangga & investasi pemerintah yang kuat, meski ada risiko global dari perang Timur Tengah. Target", "post_id": "2043675061832265923"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 689.903879291199, "y": 2.4250898868746207, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2412, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 4, "degree": 8}, "_id": "3874407169974913150_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) optimis ekonomi Indonesia tetap tumbuh di atas 5% pada Kuartal I 2026, dengan proyeksi sekitar 5,2% meski tensi global meningkat. 🌍\n\nOptimisme ini didukung oleh konsumsi masyarakat yang masih kuat 💸 dan kinerja industri (PMI) yang tetap ekspansif 🏭. BI juga menegaskan akan menjaga kebijakan pro sektor riil untuk menopang pertumbuhan ekonomi ke depan. ⚙️\n\nSumber: CNBC Indonesia, 13 April 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#BankIndonesia #EkonomiIndonesia #IHSG #MakroEkonomi #Investasi #SahamIndonesia #mancingsaham", "post_id": "3874407169974913150_52512310886"}}, {"key": "bps_sibolga", "attributes": {"label": "bps_sibolga", "x": 471.5635219290083, "y": 638.6647102816077, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8086, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3846787302509086204_8627666406", "id": "bps_sibolga", "source": "instagram-000001", "content": "📍 Komunikasi, Koordinasi, dan Diplomasi (KKD) terkait Sensus Ekonomi 2026\n\nHoras, Oii Dusanak\nHaloo #SahabatData\n\nPada hari Jumat, 6 Maret 2026, Kepala BPS Kota Sibolga melaksanakan kegiatan KKD dengan Kepala Bank Indonesia Sibolga dalam rangka koordinasi  pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).\nDalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana dukungan Bank Indonesia Sibolga terhadap pelaksanaan SE2026, salah satunya melalui kesempatan bagi BPS Kota Sibolga untuk melakukan sosialisasi SE2026 pada kegiatan pembinaan UMKM  yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.\nMelalui kolaborasi ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antarinstansi dalam mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.\n\n🌐 Website : sibolgakota.bps.go.id\n📧 Email : bps1271\n📸 Instagram : \n📱 Facebook : Badan Pusat Statistik Kota Sibolga\n📺 Youtube : Badan Pusat Statistik Kota Sibolga\n\n#BPSKotaSibolga\n#SensusEkonomi\n#SE2026\n#MencatatEkonomiIndonesia", "post_id": "3846787302509086204_8627666406"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumsel", "x": 70.32320193922837, "y": 565.2769377764779, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3866293021650478548_3540233186", "id": "bank_indonesia_sumsel", "source": "instagram-000001", "content": "Mangcek-Bicek, masih nyimakkah pemberitaan ekonomi baru-baru ini? 🤔\n\nRisiko pelemahan perekonomian dunia terus meningkat di tengah kebijakan proteksi Amerika Serikat dan eskalasi konflik timur tengah yang terus berlanjut⚡.\n\nNamun demikian, ekonomi indonesia tetap tumbuh dengan resilien. Pertumbuhan ekonomi nasional pada Triwulan IV 2025 tumbuh kuat sebesar 5,39% (yoy). Capaian tersebut didorong oleh konsumsi yang terjaga pada momentum HBKN Natal dan tahun baru 2026, investasi yang tetap berjalan di sektor usaha/swasta, hingga akselerasi realisasi anggaran pemerintah yang lebih tinggi di tengah tekanan fiskal💹. \n\nDi Sumatera Selatan, perekonomian tumbuh sebesar 5,54% (yoy). Capaian tersebut menunjukkan tren akselerasi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 5,20%. Kondisi tersebut ditopang oleh LU Pertambangan dan LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang tumbuh kuat pada triwulan IV 2025📈.\n\nPertumbuhan ekonomi yang kuat juga ditopang oleh inflasi yang terjaga. Inflasi Sumatera Selatan pada triwulan IV 2025 tercatat melandai ke angka 2,91% (yoy) seiring dengan dukungan pengendalian inflasi oleh TPID Sumatera Selatan. Selain itu, kondisi Stabilitas Sistem Keuangan dan Sistem Pembayaran di Sumsel juga turut menunjukkan kinerja yang kuat dan terjaga.🤝\n\nYuk #SobatRupiah, baca Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Sumatera Selatan Edisi Februari 2026 untuk mengetahui perkembangan ekonomi, keuangan daerah, inflasi, dan berbagai informasi menarik lainnya yang telah dikemas secara lengkap dalam buku LPP edisi kali ini!😁\n\nMangcek Bicek bisa langsung akses www.bi.go.id untuk cek laporan selengkapnya.\n\nIngat LPP, Ingat Bank Indonesia!\n\n\n#LPPremiere\n#bankindonesia\n#BankIndonesiaSumsel\n#PacakGalo\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3866293021650478548_3540233186"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 216.19933000034297, "y": 747.1998587376825, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.0834, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "3866293021650478548_3540233186", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Mangcek-Bicek, masih nyimakkah pemberitaan ekonomi baru-baru ini? 🤔\n\nRisiko pelemahan perekonomian dunia terus meningkat di tengah kebijakan proteksi Amerika Serikat dan eskalasi konflik timur tengah yang terus berlanjut⚡.\n\nNamun demikian, ekonomi indonesia tetap tumbuh dengan resilien. Pertumbuhan ekonomi nasional pada Triwulan IV 2025 tumbuh kuat sebesar 5,39% (yoy). Capaian tersebut didorong oleh konsumsi yang terjaga pada momentum HBKN Natal dan tahun baru 2026, investasi yang tetap berjalan di sektor usaha/swasta, hingga akselerasi realisasi anggaran pemerintah yang lebih tinggi di tengah tekanan fiskal💹. \n\nDi Sumatera Selatan, perekonomian tumbuh sebesar 5,54% (yoy). Capaian tersebut menunjukkan tren akselerasi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 5,20%. Kondisi tersebut ditopang oleh LU Pertambangan dan LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang tumbuh kuat pada triwulan IV 2025📈.\n\nPertumbuhan ekonomi yang kuat juga ditopang oleh inflasi yang terjaga. Inflasi Sumatera Selatan pada triwulan IV 2025 tercatat melandai ke angka 2,91% (yoy) seiring dengan dukungan pengendalian inflasi oleh TPID Sumatera Selatan. Selain itu, kondisi Stabilitas Sistem Keuangan dan Sistem Pembayaran di Sumsel juga turut menunjukkan kinerja yang kuat dan terjaga.🤝\n\nYuk #SobatRupiah, baca Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Sumatera Selatan Edisi Februari 2026 untuk mengetahui perkembangan ekonomi, keuangan daerah, inflasi, dan berbagai informasi menarik lainnya yang telah dikemas secara lengkap dalam buku LPP edisi kali ini!😁\n\nMangcek Bicek bisa langsung akses www.bi.go.id untuk cek laporan selengkapnya.\n\nIngat LPP, Ingat Bank Indonesia!\n\n\n#LPPremiere\n#bankindonesia\n#BankIndonesiaSumsel\n#PacakGalo\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3866293021650478548_3540233186"}}, {"key": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "cnbcindonesia", "x": 807.7983583996069, "y": 560.4330869106043, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3874390980783108092_4857774026", "id": "cnbcindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Volatilitas nilai tukar menjadi salah satu faktor krusial yang mempengaruhi stabilitas ekonomi berbagai negara, termasuk Indonesia.\n\nArtinya, upaya menjaga stabilitas nilai tukar menjadi elemen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional serta mempertahankan kepercayaan dan menjaga persepsi positif pasar.\n\nUntuk membahas lebih jauh, CNBC Indonesia bersama Bank Indonesia menghadirkan Central Banking Forum 2026 dengan tema \"Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global\" pada:\n📅 Selasa, 14 April 2026\n⏰ 12.00-14.00\n\nCentral Banking Forum 2026 menghadirkan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti yang akan menyampaikan keynote speech dan memaparkan situasi global terkini. Turut hadir pula perwakilan regulator, pemerintah, perbankan dan lembaga riset.\n\nJangan lewatkan! Saksikan siarannya di CNBC Indonesia TV, live streaming di cnbcindonesia.com, YouTube CNBC Indonesia, serta Instagram dan Tiktok !", "post_id": "3874390980783108092_4857774026"}}, {"key": "disparbudjabar", "attributes": {"label": "disparbudjabar", "x": 655.6438323731226, "y": 414.3999739044537, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "3866195569899993879_3602939531", "id": "disparbudjabar", "source": "instagram-000001", "content": "HLD WJES 2026 Jadi Forum Evaluasi dan Perumusan Kebijakan Ekonomi Jabar\n\nSampurasun wargi Jabar\n\nKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan menghadiri High Level Discussion (HLD) West Java Economic Society (WJES) 2026. Kegiatan digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kamis 2 April 2026.\n\nKegiatan ini merupakan tindak lanjut sekaligus evaluasi atas penyelenggaraan WJES 2025. Selain itu, forum ini juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan WJES 2026 melalui pengumpulan pandangan dan masukan dari para pemangku kepentingan.\n\nDalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis dan arah kebijakan menjadi fokus pembahasan, khususnya yang akan menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2026. Partisipasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat perumusan kebijakan terhadap perkembangan ekonomi regional maupun global.\n\nWJES sendiri merupakan wadah kolaboratif bagi para pemerhati ekonomi untuk menyampaikan pemikiran, pandangan, serta rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Jawa Barat. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Bandung Koordinator Jawa Barat.\n\nPada kegiatan ini turut hadir Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Muhamad Nur, Ketua ISEI Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat Martha Fani Cahyandito, serta para tamu undangan lainnya.\n\nPeliput: Oktiani Pratiwi\n\n       \n.\n#DiJabarAja\n#SmilingWestJava\n#ASNBerpuasa \n#RakyatBerpesta \n#JabarIstimewa", "post_id": "3866195569899993879_3602939531"}}, {"key": "dedimulyadi71", "attributes": {"label": "dedimulyadi71", "x": 629.4041125495149, "y": 922.1383007960535, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3866195569899993879_3602939531", "id": "dedimulyadi71", "source": "instagram-000001", "content": "HLD WJES 2026 Jadi Forum Evaluasi dan Perumusan Kebijakan Ekonomi Jabar\n\nSampurasun wargi Jabar\n\nKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan menghadiri High Level Discussion (HLD) West Java Economic Society (WJES) 2026. Kegiatan digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kamis 2 April 2026.\n\nKegiatan ini merupakan tindak lanjut sekaligus evaluasi atas penyelenggaraan WJES 2025. Selain itu, forum ini juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan WJES 2026 melalui pengumpulan pandangan dan masukan dari para pemangku kepentingan.\n\nDalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis dan arah kebijakan menjadi fokus pembahasan, khususnya yang akan menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2026. Partisipasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat perumusan kebijakan terhadap perkembangan ekonomi regional maupun global.\n\nWJES sendiri merupakan wadah kolaboratif bagi para pemerhati ekonomi untuk menyampaikan pemikiran, pandangan, serta rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Jawa Barat. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Bandung Koordinator Jawa Barat.\n\nPada kegiatan ini turut hadir Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Muhamad Nur, Ketua ISEI Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat Martha Fani Cahyandito, serta para tamu undangan lainnya.\n\nPeliput: Oktiani Pratiwi\n\n       \n.\n#DiJabarAja\n#SmilingWestJava\n#ASNBerpuasa \n#RakyatBerpesta \n#JabarIstimewa", "post_id": "3866195569899993879_3602939531"}}, {"key": "erwansetiawan54", "attributes": {"label": "erwansetiawan54", "x": 851.5163175772221, "y": 832.4505565728327, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3866195569899993879_3602939531", "id": "erwansetiawan54", "source": "instagram-000001", "content": "HLD WJES 2026 Jadi Forum Evaluasi dan Perumusan Kebijakan Ekonomi Jabar\n\nSampurasun wargi Jabar\n\nKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan menghadiri High Level Discussion (HLD) West Java Economic Society (WJES) 2026. Kegiatan digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kamis 2 April 2026.\n\nKegiatan ini merupakan tindak lanjut sekaligus evaluasi atas penyelenggaraan WJES 2025. Selain itu, forum ini juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan WJES 2026 melalui pengumpulan pandangan dan masukan dari para pemangku kepentingan.\n\nDalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis dan arah kebijakan menjadi fokus pembahasan, khususnya yang akan menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2026. Partisipasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat perumusan kebijakan terhadap perkembangan ekonomi regional maupun global.\n\nWJES sendiri merupakan wadah kolaboratif bagi para pemerhati ekonomi untuk menyampaikan pemikiran, pandangan, serta rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Jawa Barat. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Bandung Koordinator Jawa Barat.\n\nPada kegiatan ini turut hadir Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Muhamad Nur, Ketua ISEI Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat Martha Fani Cahyandito, serta para tamu undangan lainnya.\n\nPeliput: Oktiani Pratiwi\n\n       \n.\n#DiJabarAja\n#SmilingWestJava\n#ASNBerpuasa \n#RakyatBerpesta \n#JabarIstimewa", "post_id": "3866195569899993879_3602939531"}}, {"key": "widi.wardhana", "attributes": {"label": "widi.wardhana", "x": 18.445132122425044, "y": 553.6836737536365, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3866195569899993879_3602939531", "id": "widi.wardhana", "source": "instagram-000001", "content": "HLD WJES 2026 Jadi Forum Evaluasi dan Perumusan Kebijakan Ekonomi Jabar\n\nSampurasun wargi Jabar\n\nKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan menghadiri High Level Discussion (HLD) West Java Economic Society (WJES) 2026. Kegiatan digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kamis 2 April 2026.\n\nKegiatan ini merupakan tindak lanjut sekaligus evaluasi atas penyelenggaraan WJES 2025. Selain itu, forum ini juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan WJES 2026 melalui pengumpulan pandangan dan masukan dari para pemangku kepentingan.\n\nDalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis dan arah kebijakan menjadi fokus pembahasan, khususnya yang akan menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2026. Partisipasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat perumusan kebijakan terhadap perkembangan ekonomi regional maupun global.\n\nWJES sendiri merupakan wadah kolaboratif bagi para pemerhati ekonomi untuk menyampaikan pemikiran, pandangan, serta rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Jawa Barat. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Bandung Koordinator Jawa Barat.\n\nPada kegiatan ini turut hadir Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Muhamad Nur, Ketua ISEI Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat Martha Fani Cahyandito, serta para tamu undangan lainnya.\n\nPeliput: Oktiani Pratiwi\n\n       \n.\n#DiJabarAja\n#SmilingWestJava\n#ASNBerpuasa \n#RakyatBerpesta \n#JabarIstimewa", "post_id": "3866195569899993879_3602939531"}}, {"key": "niluhpuspa", "attributes": {"label": "niluhpuspa", "x": 806.4598828956417, "y": 149.19004147960203, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3866195569899993879_3602939531", "id": "niluhpuspa", "source": "instagram-000001", "content": "HLD WJES 2026 Jadi Forum Evaluasi dan Perumusan Kebijakan Ekonomi Jabar\n\nSampurasun wargi Jabar\n\nKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan menghadiri High Level Discussion (HLD) West Java Economic Society (WJES) 2026. Kegiatan digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kamis 2 April 2026.\n\nKegiatan ini merupakan tindak lanjut sekaligus evaluasi atas penyelenggaraan WJES 2025. Selain itu, forum ini juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan WJES 2026 melalui pengumpulan pandangan dan masukan dari para pemangku kepentingan.\n\nDalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis dan arah kebijakan menjadi fokus pembahasan, khususnya yang akan menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2026. Partisipasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat perumusan kebijakan terhadap perkembangan ekonomi regional maupun global.\n\nWJES sendiri merupakan wadah kolaboratif bagi para pemerhati ekonomi untuk menyampaikan pemikiran, pandangan, serta rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Jawa Barat. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Bandung Koordinator Jawa Barat.\n\nPada kegiatan ini turut hadir Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Muhamad Nur, Ketua ISEI Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat Martha Fani Cahyandito, serta para tamu undangan lainnya.\n\nPeliput: Oktiani Pratiwi\n\n       \n.\n#DiJabarAja\n#SmilingWestJava\n#ASNBerpuasa \n#RakyatBerpesta \n#JabarIstimewa", "post_id": "3866195569899993879_3602939531"}}, {"key": "iendras", "attributes": {"label": "iendras", "x": 554.8431275731065, "y": 678.914226264005, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3866195569899993879_3602939531", "id": "iendras", "source": "instagram-000001", "content": "HLD WJES 2026 Jadi Forum Evaluasi dan Perumusan Kebijakan Ekonomi Jabar\n\nSampurasun wargi Jabar\n\nKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan menghadiri High Level Discussion (HLD) West Java Economic Society (WJES) 2026. Kegiatan digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kamis 2 April 2026.\n\nKegiatan ini merupakan tindak lanjut sekaligus evaluasi atas penyelenggaraan WJES 2025. Selain itu, forum ini juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan WJES 2026 melalui pengumpulan pandangan dan masukan dari para pemangku kepentingan.\n\nDalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis dan arah kebijakan menjadi fokus pembahasan, khususnya yang akan menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2026. Partisipasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat perumusan kebijakan terhadap perkembangan ekonomi regional maupun global.\n\nWJES sendiri merupakan wadah kolaboratif bagi para pemerhati ekonomi untuk menyampaikan pemikiran, pandangan, serta rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Jawa Barat. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Bandung Koordinator Jawa Barat.\n\nPada kegiatan ini turut hadir Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Muhamad Nur, Ketua ISEI Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat Martha Fani Cahyandito, serta para tamu undangan lainnya.\n\nPeliput: Oktiani Pratiwi\n\n       \n.\n#DiJabarAja\n#SmilingWestJava\n#ASNBerpuasa \n#RakyatBerpesta \n#JabarIstimewa", "post_id": "3866195569899993879_3602939531"}}, {"key": "kemenpar.ri", "attributes": {"label": "kemenpar.ri", "x": 445.28878938076775, "y": 537.3538821342516, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3866195569899993879_3602939531", "id": "kemenpar.ri", "source": "instagram-000001", "content": "HLD WJES 2026 Jadi Forum Evaluasi dan Perumusan Kebijakan Ekonomi Jabar\n\nSampurasun wargi Jabar\n\nKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan menghadiri High Level Discussion (HLD) West Java Economic Society (WJES) 2026. Kegiatan digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kamis 2 April 2026.\n\nKegiatan ini merupakan tindak lanjut sekaligus evaluasi atas penyelenggaraan WJES 2025. Selain itu, forum ini juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan WJES 2026 melalui pengumpulan pandangan dan masukan dari para pemangku kepentingan.\n\nDalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis dan arah kebijakan menjadi fokus pembahasan, khususnya yang akan menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2026. Partisipasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat perumusan kebijakan terhadap perkembangan ekonomi regional maupun global.\n\nWJES sendiri merupakan wadah kolaboratif bagi para pemerhati ekonomi untuk menyampaikan pemikiran, pandangan, serta rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Jawa Barat. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Bandung Koordinator Jawa Barat.\n\nPada kegiatan ini turut hadir Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Muhamad Nur, Ketua ISEI Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat Martha Fani Cahyandito, serta para tamu undangan lainnya.\n\nPeliput: Oktiani Pratiwi\n\n       \n.\n#DiJabarAja\n#SmilingWestJava\n#ASNBerpuasa \n#RakyatBerpesta \n#JabarIstimewa", "post_id": "3866195569899993879_3602939531"}}, {"key": "smiling.westjava", "attributes": {"label": "smiling.westjava", "x": 410.3874583162943, "y": 636.3964329686058, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3866195569899993879_3602939531", "id": "smiling.westjava", "source": "instagram-000001", "content": "HLD WJES 2026 Jadi Forum Evaluasi dan Perumusan Kebijakan Ekonomi Jabar\n\nSampurasun wargi Jabar\n\nKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan menghadiri High Level Discussion (HLD) West Java Economic Society (WJES) 2026. Kegiatan digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kamis 2 April 2026.\n\nKegiatan ini merupakan tindak lanjut sekaligus evaluasi atas penyelenggaraan WJES 2025. Selain itu, forum ini juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan WJES 2026 melalui pengumpulan pandangan dan masukan dari para pemangku kepentingan.\n\nDalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis dan arah kebijakan menjadi fokus pembahasan, khususnya yang akan menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2026. Partisipasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat perumusan kebijakan terhadap perkembangan ekonomi regional maupun global.\n\nWJES sendiri merupakan wadah kolaboratif bagi para pemerhati ekonomi untuk menyampaikan pemikiran, pandangan, serta rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Jawa Barat. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Bandung Koordinator Jawa Barat.\n\nPada kegiatan ini turut hadir Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Muhamad Nur, Ketua ISEI Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat Martha Fani Cahyandito, serta para tamu undangan lainnya.\n\nPeliput: Oktiani Pratiwi\n\n       \n.\n#DiJabarAja\n#SmilingWestJava\n#ASNBerpuasa \n#RakyatBerpesta \n#JabarIstimewa", "post_id": "3866195569899993879_3602939531"}}, {"key": "lombanasional", "attributes": {"label": "lombanasional", "x": 915.6673431496005, "y": 399.7579010653221, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3864561981395083081_10699703655", "id": "lombanasional", "source": "instagram-000001", "content": "✨CALL FOR PAPER road to YES 2026 IS NOW OPEN✨\n\nSaatnya ide dan risetmu jadi bagian dari perubahan ✍️📊\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia DIY bersama ISEI Yogyakarta kembali menghadirkan Call for Paper road to Yogyakarta Economic Symposium 2026 (YES 2026).\n\nYES 2026 mengajak kamu untuk berkontribusi melalui Macroeconomic Action Research dengan tema utama Mengakselerasi Ekonomi DIY yang Bertumbuh, Inklusif, dan Resilien menuju Masyarakat DIY Sejahtera.\n\n💡 Pilih topik terbaikmu: \n•Transformasi digital ekonomi daerah \n•Penguatan ekonomi kreatif \n•Strategi ketahanan pangan\n\n🏆 Total hadiah hingga Rp144 juta\n�•👩‍🎓 Terbuka untuk mahasiswa & umum\n�📅 Daftar sekarang dan submit sebelum 31 Agustus 2026\n\n🚀 Let’s turn your ideas into impact.\n\n🔗 Daftar akun sekarang mendapatkan info lebih lanjut melalui:\nhttps://yogyaeconomics.id\n\n📩 Kontak admin\n\nFollow ▶️▶️▶️  untuk mendapatkan informasi lomba terbaru setiap harinya\n\n#lomba2026 #CallForPaper #lombaterbaru #lombamahasiswa #riset", "post_id": "3864561981395083081_10699703655"}}, {"key": "hippindo", "attributes": {"label": "hippindo", "x": 654.3413924665839, "y": 740.3174274772872, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8086, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3874829440605296827_3315660758", "id": "hippindo", "source": "instagram-000001", "content": "Jakarta, 6 April 2026 – Deputi 3 Marketing & Partnership HIPPINDO, Ibu Agung Tianara, menghadiri seminar bertajuk “Mengurai Bottleneck Pertumbuhan Ekonomi: Sinergi Fiskal, Moneter, dan Dunia Usaha Menuju Indonesia 6%” yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi di Aryaduta Hotel.\n\nSeminar ini turut dihadiri oleh Menteri Keuangan R.I., Bapak Purbaya Yudhi Sadewa, dan membahas pentingnya kolaborasi antara kebijakan fiskal oleh Kementerian Keuangan, kebijakan moneter oleh Bank Indonesia, serta peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nJangan lupa save & share postingan ini sebagai bentuk dukungan, dan follow  untuk update terbaru.", "post_id": "3874829440605296827_3315660758"}}, {"key": "vivacoid", "attributes": {"label": "vivacoid", "x": 290.09588171506283, "y": 371.1677361250009, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3874403000694383857_635823704", "id": "vivacoid", "source": "instagram-000001", "content": "Sebanyak 10.000 pelari dari mancanegara siap memeriahkan wondr Kemala Run 2026 pada 19 April mendatang di Bali United Training Centre Gianyar, Bali. \n\nKolaborasi antara  (melalui wondr by BNI) dan Yayasan Kemala Bhayangkari ini mengusung tema Charity for Indonesia, memadukan semangat olahraga dengan aksi sosial.\n\nMulai dari kategori 5K, 10K, hingga Half Marathon, semua bersinergi untuk gaya hidup sehat dan dukung ekonomi lokal.\n\nSelain mendorong sport tourism dan ekonomi lokal Bali, ajang ini juga memfasilitasi transaksi digital yang praktis bagi para peserta. \n\nJangan lupa manfaatkan promo menarik dari wondr by BNI di lokasi acara. Sampai jumpa di garis finish!\n\n#wondrKemalaRun2026 #BNI #SportTourism #BaliRun #CharityForIndonesia", "post_id": "3874403000694383857_635823704"}}, {"key": "bni46", "attributes": {"label": "bni46", "x": 513.2471451657714, "y": 444.73099419328355, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3874403000694383857_635823704", "id": "bni46", "source": "instagram-000001", "content": "Sebanyak 10.000 pelari dari mancanegara siap memeriahkan wondr Kemala Run 2026 pada 19 April mendatang di Bali United Training Centre Gianyar, Bali. \n\nKolaborasi antara  (melalui wondr by BNI) dan Yayasan Kemala Bhayangkari ini mengusung tema Charity for Indonesia, memadukan semangat olahraga dengan aksi sosial.\n\nMulai dari kategori 5K, 10K, hingga Half Marathon, semua bersinergi untuk gaya hidup sehat dan dukung ekonomi lokal.\n\nSelain mendorong sport tourism dan ekonomi lokal Bali, ajang ini juga memfasilitasi transaksi digital yang praktis bagi para peserta. \n\nJangan lupa manfaatkan promo menarik dari wondr by BNI di lokasi acara. Sampai jumpa di garis finish!\n\n#wondrKemalaRun2026 #BNI #SportTourism #BaliRun #CharityForIndonesia", "post_id": "3874403000694383857_635823704"}}, {"key": "tribunpapuaofficial", "attributes": {"label": "tribunpapuaofficial", "x": 396.97520418054376, "y": 850.6838943192688, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8086, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3864693653634115971_45261924157", "id": "tribunpapuaofficial", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor, Provinsi Papua, melakukan audiensi bersama Bank Indonesia terkait rencana launching digitalisasi Pasar Darfuar serta konsultasi kesiapan menghadapi Championship Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Tahun 2026, di Ruang Cartenz, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua di Jayapura, Senin (30/3/2026)\n\nPertemuan itu juga dikategorikan sebagai high level meeting karena memuat komitmen strategis dalam perluasan digitalisasi daerah.\n\nAudiensi tersebut dihadiri oleh Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra, Ketua DPRK Biak Numfor Daniel Rumanasen, serta Kepala BPKAD Biak Numfor Gunadi, dan diterima langsung oleh Kepala Bank Indonesia Papua, Warsono bersama jajaran.\n\nDalam kesempatan itu, Bupati Markus Mansnembra menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas dukungan yang terus diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam mendorong penguatan ekonomi daerah.\n\n“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia yang terus memberikan dukungan kepada pemerintah daerah, tidak hanya pada sektor pariwisata tetapi juga sektor perikanan. Kami berharap kerja sama yang selama ini telah terjalin dapat terus ditingkatkan ke depan,” ujar Bupati dalam audiensi nya bersama Bank Indonesia\n\nAudiensi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, sekaligus meningkatkan penggunaan transaksi non-tunai di masyarakat. \n\nElektronifikasi transaksi dinilai penting dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel dan efisien.\n\nBACA SELENGKAPNYA\nhttps://papua.tribunnews.com/pemkab-biak/124619/incar-championship-nasional-biak-numfor-percepat-digitalisasi-pasar-darfuar\n\nFollow us on Social Media\n\nInstagram: \nTikTok: \nFacebook: Tribun Papua\nYoutube: Tribun Papua\n\n#BiakNumfor", "post_id": "3864693653634115971_45261924157"}}, {"key": "tribunpapua", "attributes": {"label": "tribunpapua", "x": 42.782936151217314, "y": 603.2764819334585, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8086, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3864693653634115971_45261924157", "id": "tribunpapua", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor, Provinsi Papua, melakukan audiensi bersama Bank Indonesia terkait rencana launching digitalisasi Pasar Darfuar serta konsultasi kesiapan menghadapi Championship Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Tahun 2026, di Ruang Cartenz, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua di Jayapura, Senin (30/3/2026)\n\nPertemuan itu juga dikategorikan sebagai high level meeting karena memuat komitmen strategis dalam perluasan digitalisasi daerah.\n\nAudiensi tersebut dihadiri oleh Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra, Ketua DPRK Biak Numfor Daniel Rumanasen, serta Kepala BPKAD Biak Numfor Gunadi, dan diterima langsung oleh Kepala Bank Indonesia Papua, Warsono bersama jajaran.\n\nDalam kesempatan itu, Bupati Markus Mansnembra menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas dukungan yang terus diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam mendorong penguatan ekonomi daerah.\n\n“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia yang terus memberikan dukungan kepada pemerintah daerah, tidak hanya pada sektor pariwisata tetapi juga sektor perikanan. Kami berharap kerja sama yang selama ini telah terjalin dapat terus ditingkatkan ke depan,” ujar Bupati dalam audiensi nya bersama Bank Indonesia\n\nAudiensi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, sekaligus meningkatkan penggunaan transaksi non-tunai di masyarakat. \n\nElektronifikasi transaksi dinilai penting dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel dan efisien.\n\nBACA SELENGKAPNYA\nhttps://papua.tribunnews.com/pemkab-biak/124619/incar-championship-nasional-biak-numfor-percepat-digitalisasi-pasar-darfuar\n\nFollow us on Social Media\n\nInstagram: \nTikTok: \nFacebook: Tribun Papua\nYoutube: Tribun Papua\n\n#BiakNumfor", "post_id": "3864693653634115971_45261924157"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 635.2069407477737, "y": 13.176292843529392, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3870515837212864427_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia turun US$3,7 miliar menjadi US$148,2 miliar pada akhir Maret 2026, antara lain akibat intervensi menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian pasar global.\n\nMeski turun, cadangan devisa tersebut masih tergolong aman karena setara sekitar enam bulan pembiayaan impor dan dinilai mampu menjaga ketahanan eksternal ekonomi.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#bankindonesia #cadangan #devisa #bloombergtechnoz", "post_id": "3870515837212864427_51748745734"}}, {"key": "genvoice.id", "attributes": {"label": "genvoice.id", "x": 121.29888964562751, "y": 882.7953285802347, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3873741981864812762_58121131540", "id": "genvoice.id", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah terus mendorong optimalisasi Local Currency Transaction (LCT) sebagai strategi memperkuat kerja sama keuangan multilateral dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Hingga awal 2026, nilai transaksi LCT melonjak signifikan mencapai USD8,45 miliar, didukung meningkatnya jumlah pengguna dan partisipasi lintas sektor.\n\nMelalui kolaborasi antara Bank Indonesia dan pemerintah, LCT dinilai mampu meningkatkan efisiensi transaksi, menjaga stabilitas nilai tukar, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Dengan dukungan kebijakan dan insentif, LCT diharapkan semakin luas digunakan dalam perdagangan internasional.\n\nSource: IG/\n\n#GenVoice\n#EkonomiIndonesia #LCT #KeuanganGlobal #RupiahKuat\n\n[RP]", "post_id": "3873741981864812762_58121131540"}}, {"key": "perekonomianri", "attributes": {"label": "perekonomianri", "x": 32.50809154040402, "y": 83.08698776386503, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3873741981864812762_58121131540", "id": "perekonomianri", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah terus mendorong optimalisasi Local Currency Transaction (LCT) sebagai strategi memperkuat kerja sama keuangan multilateral dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Hingga awal 2026, nilai transaksi LCT melonjak signifikan mencapai USD8,45 miliar, didukung meningkatnya jumlah pengguna dan partisipasi lintas sektor.\n\nMelalui kolaborasi antara Bank Indonesia dan pemerintah, LCT dinilai mampu meningkatkan efisiensi transaksi, menjaga stabilitas nilai tukar, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Dengan dukungan kebijakan dan insentif, LCT diharapkan semakin luas digunakan dalam perdagangan internasional.\n\nSource: IG/\n\n#GenVoice\n#EkonomiIndonesia #LCT #KeuanganGlobal #RupiahKuat\n\n[RP]", "post_id": "3873741981864812762_58121131540"}}, {"key": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "prokompimbadung", "x": 307.4968001193982, "y": 382.2244222634571, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5499, "eigenvector": 0.003, "in_degree": 12, "out_degree": 52, "degree": 64}, "_id": "3865651680122105219_7555457225", "id": "prokompimbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Dukung Temu Wicara UMKM dan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan temu wicara bersama UMKM terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Manajemen Usaha, yang dirangkaikan dengan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026, yang digelar di Kabupaten Klungkung, Rabu (01/04/2026).\n\nKegiatan diawali dengan temu wicara bersama pelaku UMKM yang berlangsung di Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, Pantai Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. Selanjutnya, acara penyerahan sertifikat utama dilaksanakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali bekerja sama dengan BRIDA Nasional dan Pemerintah Provinsi Bali. Acara tersebut turut dihadiri oleh Presiden Ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional.\n\nMengusung semangat melindungi warisan budaya Bali sekaligus memperkuat ekonomi kreatif daerah, kegiatan ini mencatat capaian signifikan. Dalam kurun tiga bulan pertama tahun 2026 (Januari–Maret), tercatat sebanyak 5.003 permohonan HKI telah diajukan, yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya perlindungan aset intelektual. Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan secara simbolis sebanyak 146 sertifikat HKI.\n\nKabupaten Badung sendiri menerima 2 Sertifikat HKI. Bupati I Wayan Adi Arnawa menerima langsung sertifikat HKI untuk “Mangupura Award” di bidang hak merek dari Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas. Sementara itu, Anak Agung Gede Agung Rahma Putra menerima sertifikat hak cipta atas karya “Tari Spirit of Janger” yang diserahkan langsung oleh Ibu Megawati Soekarnoputri.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/bupati-badung-dukung-temu-wicara-umkm-dan-penyerahan-sertifikat-hki-provinsi-bali-tahun-2026.html\n\n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #temuwicara #sertifikasihki", "post_id": "3865651680122105219_7555457225"}}, {"key": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "iwayanadiarnawa", "x": 690.594991043319, "y": 156.9612793990658, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2596, "eigenvector": 0.0017, "in_degree": 13, "out_degree": 0, "degree": 13}, "_id": "3865651680122105219_7555457225", "id": "iwayanadiarnawa", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Dukung Temu Wicara UMKM dan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan temu wicara bersama UMKM terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Manajemen Usaha, yang dirangkaikan dengan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026, yang digelar di Kabupaten Klungkung, Rabu (01/04/2026).\n\nKegiatan diawali dengan temu wicara bersama pelaku UMKM yang berlangsung di Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, Pantai Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. Selanjutnya, acara penyerahan sertifikat utama dilaksanakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali bekerja sama dengan BRIDA Nasional dan Pemerintah Provinsi Bali. Acara tersebut turut dihadiri oleh Presiden Ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional.\n\nMengusung semangat melindungi warisan budaya Bali sekaligus memperkuat ekonomi kreatif daerah, kegiatan ini mencatat capaian signifikan. Dalam kurun tiga bulan pertama tahun 2026 (Januari–Maret), tercatat sebanyak 5.003 permohonan HKI telah diajukan, yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya perlindungan aset intelektual. Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan secara simbolis sebanyak 146 sertifikat HKI.\n\nKabupaten Badung sendiri menerima 2 Sertifikat HKI. Bupati I Wayan Adi Arnawa menerima langsung sertifikat HKI untuk “Mangupura Award” di bidang hak merek dari Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas. Sementara itu, Anak Agung Gede Agung Rahma Putra menerima sertifikat hak cipta atas karya “Tari Spirit of Janger” yang diserahkan langsung oleh Ibu Megawati Soekarnoputri.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/bupati-badung-dukung-temu-wicara-umkm-dan-penyerahan-sertifikat-hki-provinsi-bali-tahun-2026.html\n\n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #temuwicara #sertifikasihki", "post_id": "3865651680122105219_7555457225"}}, {"key": "gus.bota", "attributes": {"label": "gus.bota", "x": 941.6977737527053, "y": 173.2148304985769, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2596, "eigenvector": 0.0017, "in_degree": 13, "out_degree": 0, "degree": 13}, "_id": "3865651680122105219_7555457225", "id": "gus.bota", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Dukung Temu Wicara UMKM dan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan temu wicara bersama UMKM terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Manajemen Usaha, yang dirangkaikan dengan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026, yang digelar di Kabupaten Klungkung, Rabu (01/04/2026).\n\nKegiatan diawali dengan temu wicara bersama pelaku UMKM yang berlangsung di Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, Pantai Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. Selanjutnya, acara penyerahan sertifikat utama dilaksanakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali bekerja sama dengan BRIDA Nasional dan Pemerintah Provinsi Bali. Acara tersebut turut dihadiri oleh Presiden Ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional.\n\nMengusung semangat melindungi warisan budaya Bali sekaligus memperkuat ekonomi kreatif daerah, kegiatan ini mencatat capaian signifikan. Dalam kurun tiga bulan pertama tahun 2026 (Januari–Maret), tercatat sebanyak 5.003 permohonan HKI telah diajukan, yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya perlindungan aset intelektual. Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan secara simbolis sebanyak 146 sertifikat HKI.\n\nKabupaten Badung sendiri menerima 2 Sertifikat HKI. Bupati I Wayan Adi Arnawa menerima langsung sertifikat HKI untuk “Mangupura Award” di bidang hak merek dari Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas. Sementara itu, Anak Agung Gede Agung Rahma Putra menerima sertifikat hak cipta atas karya “Tari Spirit of Janger” yang diserahkan langsung oleh Ibu Megawati Soekarnoputri.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/bupati-badung-dukung-temu-wicara-umkm-dan-penyerahan-sertifikat-hki-provinsi-bali-tahun-2026.html\n\n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #temuwicara #sertifikasihki", "post_id": "3865651680122105219_7555457225"}}, {"key": "surya.suamba", "attributes": {"label": "surya.suamba", "x": 474.0706949826774, "y": 742.3632703735462, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2596, "eigenvector": 0.0017, "in_degree": 13, "out_degree": 0, "degree": 13}, "_id": "3865651680122105219_7555457225", "id": "surya.suamba", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Dukung Temu Wicara UMKM dan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan temu wicara bersama UMKM terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Manajemen Usaha, yang dirangkaikan dengan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026, yang digelar di Kabupaten Klungkung, Rabu (01/04/2026).\n\nKegiatan diawali dengan temu wicara bersama pelaku UMKM yang berlangsung di Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, Pantai Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. Selanjutnya, acara penyerahan sertifikat utama dilaksanakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali bekerja sama dengan BRIDA Nasional dan Pemerintah Provinsi Bali. Acara tersebut turut dihadiri oleh Presiden Ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional.\n\nMengusung semangat melindungi warisan budaya Bali sekaligus memperkuat ekonomi kreatif daerah, kegiatan ini mencatat capaian signifikan. Dalam kurun tiga bulan pertama tahun 2026 (Januari–Maret), tercatat sebanyak 5.003 permohonan HKI telah diajukan, yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya perlindungan aset intelektual. Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan secara simbolis sebanyak 146 sertifikat HKI.\n\nKabupaten Badung sendiri menerima 2 Sertifikat HKI. Bupati I Wayan Adi Arnawa menerima langsung sertifikat HKI untuk “Mangupura Award” di bidang hak merek dari Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas. Sementara itu, Anak Agung Gede Agung Rahma Putra menerima sertifikat hak cipta atas karya “Tari Spirit of Janger” yang diserahkan langsung oleh Ibu Megawati Soekarnoputri.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/bupati-badung-dukung-temu-wicara-umkm-dan-penyerahan-sertifikat-hki-provinsi-bali-tahun-2026.html\n\n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #temuwicara #sertifikasihki", "post_id": "3865651680122105219_7555457225"}}, {"key": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "pemkabbadung", "x": 275.0004317436435, "y": 723.7623948956464, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2596, "eigenvector": 0.0017, "in_degree": 13, "out_degree": 0, "degree": 13}, "_id": "3865651680122105219_7555457225", "id": "pemkabbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Dukung Temu Wicara UMKM dan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan temu wicara bersama UMKM terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Manajemen Usaha, yang dirangkaikan dengan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026, yang digelar di Kabupaten Klungkung, Rabu (01/04/2026).\n\nKegiatan diawali dengan temu wicara bersama pelaku UMKM yang berlangsung di Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, Pantai Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. Selanjutnya, acara penyerahan sertifikat utama dilaksanakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali bekerja sama dengan BRIDA Nasional dan Pemerintah Provinsi Bali. Acara tersebut turut dihadiri oleh Presiden Ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional.\n\nMengusung semangat melindungi warisan budaya Bali sekaligus memperkuat ekonomi kreatif daerah, kegiatan ini mencatat capaian signifikan. Dalam kurun tiga bulan pertama tahun 2026 (Januari–Maret), tercatat sebanyak 5.003 permohonan HKI telah diajukan, yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya perlindungan aset intelektual. Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan secara simbolis sebanyak 146 sertifikat HKI.\n\nKabupaten Badung sendiri menerima 2 Sertifikat HKI. Bupati I Wayan Adi Arnawa menerima langsung sertifikat HKI untuk “Mangupura Award” di bidang hak merek dari Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas. Sementara itu, Anak Agung Gede Agung Rahma Putra menerima sertifikat hak cipta atas karya “Tari Spirit of Janger” yang diserahkan langsung oleh Ibu Megawati Soekarnoputri.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/bupati-badung-dukung-temu-wicara-umkm-dan-penyerahan-sertifikat-hki-provinsi-bali-tahun-2026.html\n\n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #temuwicara #sertifikasihki", "post_id": "3865651680122105219_7555457225"}}, {"key": "kemenkumkepri", "attributes": {"label": "kemenkumkepri", "x": 387.0278143664023, "y": 265.3386797198389, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3872927291882185806_9141296980", "id": "kemenkumkepri", "source": "instagram-000001", "content": "Ubah Produk Lokal Jadi \"Emas\"! 💎✨\n\nKenapa ada produk yang harganya melonjak setelah punya sertifikat Indikasi Geografis? Karena ada jaminan keaslian dan kualitas yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.\n\nDi episode kali ini, Narasumber menjelaskan peran IG dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan melindungi kekayaan intelektual daerah dari peniruan pihak yang tidak bertanggung jawab. Gak mau kan produk asli daerah kita diklaim orang lain? \n\nTonton selengkapnya di kanal 📺 YouTube: \n🎬 Sembang Hukum Episode 10 : \"Yang Lokal Tapi Spesial: Yuk Kenal Indikasi Geografis!\"\n📅 Hari ini, Sabtu, 11 April 2026 | 20:00 WIB \n\nKanwil Kemenkum Kepri\n#KementerianHukum\n#LayananHukumMakinMudah\n#KanwilKemenkumKepri\n#EdisonManik\n#KitaMulaiCaraBaru", "post_id": "3872927291882185806_9141296980"}}, {"key": "therakyatbali", "attributes": {"label": "therakyatbali", "x": 453.7828620973002, "y": 232.4843244228173, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.002, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3865749357786763722_4927789202", "id": "therakyatbali", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Dukung Temu Wicara UMKM dan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan temu wicara bersama UMKM terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Manajemen Usaha, yang dirangkaikan dengan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026, yang digelar di Kabupaten Klungkung, Rabu (01/04/2026).\n\nKegiatan diawali dengan temu wicara bersama pelaku UMKM yang berlangsung di Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, Pantai Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. Selanjutnya, acara penyerahan sertifikat utama dilaksanakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali bekerja sama dengan BRIDA Nasional dan Pemerintah Provinsi Bali. Acara tersebut turut dihadiri oleh Presiden Ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional.\n\nMengusung semangat melindungi warisan budaya Bali sekaligus memperkuat ekonomi kreatif daerah, kegiatan ini mencatat capaian signifikan. Dalam kurun tiga bulan pertama tahun 2026 (Januari–Maret), tercatat sebanyak 5.003 permohonan HKI telah diajukan, yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya perlindungan aset intelektual. Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan secara simbolis sebanyak 146 sertifikat HKI.\n\nKabupaten Badung sendiri menerima 2 Sertifikat HKI. Bupati I Wayan Adi Arnawa menerima langsung sertifikat HKI untuk “Mangupura Award” di bidang hak merek dari Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas. Sementara itu, Anak Agung Gede Agung Rahma Putra menerima sertifikat hak cipta atas karya “Tari Spirit of Janger” yang diserahkan langsung oleh Ibu Megawati Soekarnoputri.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/bupati-badung-dukung-temu-wicara-umkm-dan-penyerahan-sertifikat-hki-provinsi-bali-tahun-2026.html", "post_id": "3865749357786763722_4927789202"}}, {"key": "infobadung_id", "attributes": {"label": "infobadung_id", "x": 833.0437748610569, "y": 99.90469838890237, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.002, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3865748757799877807_4164960970", "id": "infobadung_id", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Dukung Temu Wicara UMKM dan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan temu wicara bersama UMKM terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Manajemen Usaha, yang dirangkaikan dengan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026, yang digelar di Kabupaten Klungkung, Rabu (01/04/2026).\n\nKegiatan diawali dengan temu wicara bersama pelaku UMKM yang berlangsung di Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, Pantai Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. Selanjutnya, acara penyerahan sertifikat utama dilaksanakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali bekerja sama dengan BRIDA Nasional dan Pemerintah Provinsi Bali. Acara tersebut turut dihadiri oleh Presiden Ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional.\n\nMengusung semangat melindungi warisan budaya Bali sekaligus memperkuat ekonomi kreatif daerah, kegiatan ini mencatat capaian signifikan. Dalam kurun tiga bulan pertama tahun 2026 (Januari–Maret), tercatat sebanyak 5.003 permohonan HKI telah diajukan, yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya perlindungan aset intelektual. Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan secara simbolis sebanyak 146 sertifikat HKI.\n\nKabupaten Badung sendiri menerima 2 Sertifikat HKI. Bupati I Wayan Adi Arnawa menerima langsung sertifikat HKI untuk “Mangupura Award” di bidang hak merek dari Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas. Sementara itu, Anak Agung Gede Agung Rahma Putra menerima sertifikat hak cipta atas karya “Tari Spirit of Janger” yang diserahkan langsung oleh Ibu Megawati Soekarnoputri.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/bupati-badung-dukung-temu-wicara-umkm-dan-penyerahan-sertifikat-hki-provinsi-bali-tahun-2026.html", "post_id": "3865748757799877807_4164960970"}}, {"key": "disparbadung", "attributes": {"label": "disparbadung", "x": 715.1963072317144, "y": 577.6882672452872, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0014, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3869095288447920246_21817769614", "id": "disparbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif menghadiri acara Swarna Nusantara Vol. 2 yang digagas oleh Lenny Hartono Management. Kegiatan tersebut berlangsung di Sunset Gallery – Discovery Mall Bali, pada Sabtu (4/4/2026).\n\nKehadiran perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Badung ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor ekonomi kreatif, khususnya dalam mempromosikan kain wastra sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Acara Swarna Nusantara Vol. 2 sendiri bertujuan untuk lebih memasyarakatkan penggunaan kain wastra, tidak hanya dari Bali tetapi juga dari berbagai daerah di Nusantara.\n\nEvent ini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari desainer muda dan senior, pecinta fashion, hingga para pengrajin kain tradisional. Selain menjadi ajang apresiasi karya, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong kolaborasi serta meningkatkan nilai ekonomi produk wastra di tengah masyarakat.\n\nPartisipasi dalam acara ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat citra Badung sebagai destinasi pariwisata yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan seni dan budaya yang beragam.", "post_id": "3869095288447920246_21817769614"}}, {"key": "infodenpasarterkini.id", "attributes": {"label": "infodenpasarterkini.id", "x": 982.5938401895835, "y": 850.5875035586872, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3871894356719024322_40454204786", "id": "infodenpasarterkini.id", "source": "instagram-000001", "content": "enayan mulai \"gerah\"! Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, secara tegas mendesak Kementerian PU untuk tidak hanya sekadar menjalankan program rutin, tapi harus benar-benar mengakomodir usulan Pemerintah Provinsi Bali. Anggaran Rp 1,27 Triliun di tahun 2026 dianggap belum cukup kalau koordinasi antar-lembaga masih macet! 😤💸\n\nInilah poin-poin pedas dari \"sentilan\" Ketua Komisi V:\n\n🚨 JANGAN KERJA SENDIRI! Lasarus menuntut sinergi total antara Kementerian PU, Kemenkeu, dan Bappenas. Jangan sampai usulan strategis Pemprov Bali terkait jalan dan lingkungan terhambat urusan birokrasi yang berbelit-belit!\n🚨 BALI BUKAN PROVINSI BIASA: DPR mengingatkan bahwa Bali adalah \"Wajah Pariwisata Nasional\". Kalau infrastrukturnya hancur, yang malu bukan cuma Bali, tapi satu Indonesia di mata dunia!\n🚨 MULAI DARI SEKARANG, BUKAN NANTI! Komisi V mendorong agar usulan Gubernur Bali segera dieksekusi secara bertahap mulai tahun ini. Tidak ada alasan untuk menunda konektivitas kawasan wisata dan sentra ekonomi.\n\nPadahal, Pekerjaan Rumah Kementerian PU Sudah Menumpuk:\n📍 Tol Gilimanuk-Mengwi: Target operasi masih 2031. Rakyat harus nunggu 5 tahun lagi buat bebas macet?\n📍 Abrasi Pantai: Masih ada 100 km lebih garis pantai kritis yang belum tersentuh.\n📍 Banjir Denpasar: Proyek baru kelar Oktober 2026. Siapkah menghadapi musim hujan sebelumnya?\n\nKetua Komisi V sudah memberi \"lampu hijau\" untuk percepatan, sekarang bola panas ada di tangan Kementerian PU. Apakah usulan masyarakat Bali bakal benar-benar didengar, atau cuma jadi arsip di meja menteri? 🧐\n\nSemeton, setuju nggak kalau DPR harus lebih galak ke pusat biar proyek di Bali nggak cuma janji-janji manis? Tulis aspirasi kalian! 👇\n\nSource :", "post_id": "3871894356719024322_40454204786"}}, {"key": "koranbaliexpress", "attributes": {"label": "koranbaliexpress", "x": 387.0016767100183, "y": 765.0587744693481, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3871894356719024322_40454204786", "id": "koranbaliexpress", "source": "instagram-000001", "content": "enayan mulai \"gerah\"! Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, secara tegas mendesak Kementerian PU untuk tidak hanya sekadar menjalankan program rutin, tapi harus benar-benar mengakomodir usulan Pemerintah Provinsi Bali. Anggaran Rp 1,27 Triliun di tahun 2026 dianggap belum cukup kalau koordinasi antar-lembaga masih macet! 😤💸\n\nInilah poin-poin pedas dari \"sentilan\" Ketua Komisi V:\n\n🚨 JANGAN KERJA SENDIRI! Lasarus menuntut sinergi total antara Kementerian PU, Kemenkeu, dan Bappenas. Jangan sampai usulan strategis Pemprov Bali terkait jalan dan lingkungan terhambat urusan birokrasi yang berbelit-belit!\n🚨 BALI BUKAN PROVINSI BIASA: DPR mengingatkan bahwa Bali adalah \"Wajah Pariwisata Nasional\". Kalau infrastrukturnya hancur, yang malu bukan cuma Bali, tapi satu Indonesia di mata dunia!\n🚨 MULAI DARI SEKARANG, BUKAN NANTI! Komisi V mendorong agar usulan Gubernur Bali segera dieksekusi secara bertahap mulai tahun ini. Tidak ada alasan untuk menunda konektivitas kawasan wisata dan sentra ekonomi.\n\nPadahal, Pekerjaan Rumah Kementerian PU Sudah Menumpuk:\n📍 Tol Gilimanuk-Mengwi: Target operasi masih 2031. Rakyat harus nunggu 5 tahun lagi buat bebas macet?\n📍 Abrasi Pantai: Masih ada 100 km lebih garis pantai kritis yang belum tersentuh.\n📍 Banjir Denpasar: Proyek baru kelar Oktober 2026. Siapkah menghadapi musim hujan sebelumnya?\n\nKetua Komisi V sudah memberi \"lampu hijau\" untuk percepatan, sekarang bola panas ada di tangan Kementerian PU. Apakah usulan masyarakat Bali bakal benar-benar didengar, atau cuma jadi arsip di meja menteri? 🧐\n\nSemeton, setuju nggak kalau DPR harus lebih galak ke pusat biar proyek di Bali nggak cuma janji-janji manis? Tulis aspirasi kalian! 👇\n\nSource :", "post_id": "3871894356719024322_40454204786"}}, {"key": "indonesiainjb", "attributes": {"label": "indonesiainjb", "x": 353.5669879696335, "y": 479.1920921130367, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3867845011547748119_5785543596", "id": "indonesiainjb", "source": "instagram-000001", "content": "Strategi LAJU: Mendorong Kedaulatan Ekonomi Indonesia–Malaysia 🇮🇩🇲🇾\n\nKJRI Johor Bahru bersama Bank Indonesia Representative Office Singapore  sukses menyelenggarakan forum strategis “Leveraging the Benefits of Local Currency Transactions (LCT) Indonesia–Malaysia to Support Bilateral Economic Growth” pada 1 April 2026 di Johor Bahru.\n\nForum ini menegaskan pentingnya penggunaan mata uang lokal (Rupiah dan Ringgit) dalam transaksi bilateral guna meningkatkan efisiensi, stabilitas, dan kedaulatan ekonomi kedua negara.\n\nDalam keynote speech-nya, Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, menekankan eratnya hubungan Indonesia–Malaysia, khususnya dengan Johor, yang ditopang konektivitas tinggi serta mobilitas masyarakat yang intens. Beliau juga mendorong optimalisasi LCT melalui pendekatan L.A.J.U sebagai langkah strategis memperkuat pertumbuhan ekonomi bersama.\n\nMelalui konsep L.A.J.U:\n🔹 Local Currency – Mengutamakan mata uang lokal\n🔹 Accelerate Adoption – Mempercepat adopsi oleh pelaku usaha\n🔹 Joint Growth – Mendorong pertumbuhan bersama\n🔹 Unlock Potential – Mengoptimalkan potensi ekonomi bilateral\n\n💡 Dampak nyata bagi UMKM:\nPenggunaan LCT membantu UMKM mengurangi biaya konversi mata uang, menekan risiko fluktuasi nilai tukar, serta mempermudah transaksi lintas negara. Hal ini membuka peluang pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing produk, dan memperkuat ekspansi UMKM Indonesia di Malaysia.\n\nDengan sinergi yang kuat, Indonesia dan Malaysia siap melangkah lebih cepat menuju integrasi ekonomi yang lebih kokoh, inklusif, dan berdaulat.", "post_id": "3867845011547748119_5785543596"}}, {"key": "bank_indonesia_singapura", "attributes": {"label": "bank_indonesia_singapura", "x": 461.154181672544, "y": 561.1288555846164, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3867845011547748119_5785543596", "id": "bank_indonesia_singapura", "source": "instagram-000001", "content": "Strategi LAJU: Mendorong Kedaulatan Ekonomi Indonesia–Malaysia 🇮🇩🇲🇾\n\nKJRI Johor Bahru bersama Bank Indonesia Representative Office Singapore  sukses menyelenggarakan forum strategis “Leveraging the Benefits of Local Currency Transactions (LCT) Indonesia–Malaysia to Support Bilateral Economic Growth” pada 1 April 2026 di Johor Bahru.\n\nForum ini menegaskan pentingnya penggunaan mata uang lokal (Rupiah dan Ringgit) dalam transaksi bilateral guna meningkatkan efisiensi, stabilitas, dan kedaulatan ekonomi kedua negara.\n\nDalam keynote speech-nya, Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, menekankan eratnya hubungan Indonesia–Malaysia, khususnya dengan Johor, yang ditopang konektivitas tinggi serta mobilitas masyarakat yang intens. Beliau juga mendorong optimalisasi LCT melalui pendekatan L.A.J.U sebagai langkah strategis memperkuat pertumbuhan ekonomi bersama.\n\nMelalui konsep L.A.J.U:\n🔹 Local Currency – Mengutamakan mata uang lokal\n🔹 Accelerate Adoption – Mempercepat adopsi oleh pelaku usaha\n🔹 Joint Growth – Mendorong pertumbuhan bersama\n🔹 Unlock Potential – Mengoptimalkan potensi ekonomi bilateral\n\n💡 Dampak nyata bagi UMKM:\nPenggunaan LCT membantu UMKM mengurangi biaya konversi mata uang, menekan risiko fluktuasi nilai tukar, serta mempermudah transaksi lintas negara. Hal ini membuka peluang pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing produk, dan memperkuat ekspansi UMKM Indonesia di Malaysia.\n\nDengan sinergi yang kuat, Indonesia dan Malaysia siap melangkah lebih cepat menuju integrasi ekonomi yang lebih kokoh, inklusif, dan berdaulat.", "post_id": "3867845011547748119_5785543596"}}, {"key": "ntt_talk", "attributes": {"label": "ntt_talk", "x": 497.5346550747509, "y": 716.3220196704038, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3868375267656566290_52638607237", "id": "ntt_talk", "source": "instagram-000001", "content": "WAPRES GIBRAN! Dijadwalkan Lepas Pawai Paskah Akbar di Kota Kupang, 6 April 2026.\n\nWakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan hadir dan secara resmi melepas Pawai Paskah Akbar yang akan digelar pada Senin (6/4) pukul 12.00 WITA di Bundaran PU.\n\nKehadiran Wapres menjadi momentum besar bagi umat Kristiani di NTT, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan sukacita dalam merayakan kebangkitan Kristus.\n\nSebelum menghadiri pawai, Wapres juga dijadwalkan melakukan panen perdana di kawasan Sulamanda, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat binaan Bank Indonesia.\n\nPersiapan pawai sendiri telah mencapai 90%, dengan ratusan UMKM siap meramaikan sepanjang rute dari Bundaran PU hingga Gereja Kota Kupang.\n\nMomen iman, budaya, dan kebersamaan akan menyatu dalam satu perayaan besar! 🙏🔥\n\nFollow kami  untuk update berita terbaru lainnya! 🚀\n\n#ntttalk #ntt_talk", "post_id": "3868375267656566290_52638607237"}}, {"key": "ojk_jogja", "attributes": {"label": "ojk_jogja", "x": 300.4478259228143, "y": 726.5927070993965, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8086, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3873685854786947667_4690117132", "id": "ojk_jogja", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat OJK, \n\nOJK DIY bersama FKIJK DIY gelar Halal Bihalal yang diikuti oleh seluruh pegawai OJK DIY dan perwakilan anggota FKIJK DIY pada 30 Maret 2026 di Kantor OJK DIY.\n\nKegiatan ini menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah guna meningkatkan solidaritas dan keharmonisan di sektor keuangan DIY sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara regulator dan pelaku industri jasa keuangan di wilayah DIY.\n\nKegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala OJK DIY Eko Yunianto dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo.\n\nHarapannya, momentum Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh OJK DIY bersama FKIJK DIY dapat mendorong sinergi dan kolaborasi serta memperkuat silaturahmi untuk mendukung pengembangan ekonomi wilayah DIY melalui kontribusi sektor jasa keuangan.\n\nSimak lengkapnya melalui reels berikut ya 👆🏻\n\nJangan lupa follow  dan  untuk update seputar kegiatan OJK lainnya 🥳\n\n#OJKIndonesia #OJKJogja #Halalbihalal #OJKFKIJK #Idulfitri1447H", "post_id": "3873685854786947667_4690117132"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 641.8360123927698, "y": 465.8283010705908, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8086, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3873685854786947667_4690117132", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat OJK, \n\nOJK DIY bersama FKIJK DIY gelar Halal Bihalal yang diikuti oleh seluruh pegawai OJK DIY dan perwakilan anggota FKIJK DIY pada 30 Maret 2026 di Kantor OJK DIY.\n\nKegiatan ini menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah guna meningkatkan solidaritas dan keharmonisan di sektor keuangan DIY sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara regulator dan pelaku industri jasa keuangan di wilayah DIY.\n\nKegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala OJK DIY Eko Yunianto dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo.\n\nHarapannya, momentum Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh OJK DIY bersama FKIJK DIY dapat mendorong sinergi dan kolaborasi serta memperkuat silaturahmi untuk mendukung pengembangan ekonomi wilayah DIY melalui kontribusi sektor jasa keuangan.\n\nSimak lengkapnya melalui reels berikut ya 👆🏻\n\nJangan lupa follow  dan  untuk update seputar kegiatan OJK lainnya 🥳\n\n#OJKIndonesia #OJKJogja #Halalbihalal #OJKFKIJK #Idulfitri1447H", "post_id": "3873685854786947667_4690117132"}}, {"key": "dp2kbp3abuleleng", "attributes": {"label": "dp2kbp3abuleleng", "x": 218.08717150699943, "y": 162.18002862604519, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.024, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 5, "degree": 6}, "_id": "3824191417003174075_32994052455", "id": "dp2kbp3abuleleng", "source": "instagram-000001", "content": "Selasa, 3 Februari 2026 | 09.00 WITA - selesai\n\nKepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan beserta staf turut mendampingi pelaksanaan rapat rutin Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan di Gedung Wanita Laksmi Graha. Rapat rutin ini dipimpin langsung oleh Ketua GOW Kabupaten Buleleng, Ny. Hermawati Supriatna. Rapat turut dihadiri oleh Ketua Gatriwara Buleleng Ny. Luh Parmiti Arya, Ketua DWP Buleleng Ny. Dewi Suyasa selaku Ketua Harian I GOW Kabupaten Buleleng, dan segenap anggota GOW Buleleng.\n\nAgenda bahasan dalam pertemuan ini adalah pembahasan program kerja GOW Tahun 2026 yang disinergikan dengan BKOW Provinsi Bali, serta terkait pertemuan rutin bulanan. Tujuan pembahasan ini adalah GOW dapat mencapai tujuan organisasi berdasarkan program kerja yang disusun, optimalisasi SDM di internal, meningkatkan koordinasi antar organisasi serta mengukur kinerja GOW di Kabupaten Buleleng khususnya dalam bidang organisasi-humas, ekonomi, sosial, pendidikan dan hukum.", "post_id": "3824191417003174075_32994052455"}}, {"key": "bulelengpaten", "attributes": {"label": "bulelengpaten", "x": 294.57025216917197, "y": 437.49739587500056, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.024, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3824191417003174075_32994052455", "id": "bulelengpaten", "source": "instagram-000001", "content": "Selasa, 3 Februari 2026 | 09.00 WITA - selesai\n\nKepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan beserta staf turut mendampingi pelaksanaan rapat rutin Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan di Gedung Wanita Laksmi Graha. Rapat rutin ini dipimpin langsung oleh Ketua GOW Kabupaten Buleleng, Ny. Hermawati Supriatna. Rapat turut dihadiri oleh Ketua Gatriwara Buleleng Ny. Luh Parmiti Arya, Ketua DWP Buleleng Ny. Dewi Suyasa selaku Ketua Harian I GOW Kabupaten Buleleng, dan segenap anggota GOW Buleleng.\n\nAgenda bahasan dalam pertemuan ini adalah pembahasan program kerja GOW Tahun 2026 yang disinergikan dengan BKOW Provinsi Bali, serta terkait pertemuan rutin bulanan. Tujuan pembahasan ini adalah GOW dapat mencapai tujuan organisasi berdasarkan program kerja yang disusun, optimalisasi SDM di internal, meningkatkan koordinasi antar organisasi serta mengukur kinerja GOW di Kabupaten Buleleng khususnya dalam bidang organisasi-humas, ekonomi, sosial, pendidikan dan hukum.", "post_id": "3824191417003174075_32994052455"}}, {"key": "kadek_dami", "attributes": {"label": "kadek_dami", "x": 562.8950939069516, "y": 727.9370017763389, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.024, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3824191417003174075_32994052455", "id": "kadek_dami", "source": "instagram-000001", "content": "Selasa, 3 Februari 2026 | 09.00 WITA - selesai\n\nKepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan beserta staf turut mendampingi pelaksanaan rapat rutin Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan di Gedung Wanita Laksmi Graha. Rapat rutin ini dipimpin langsung oleh Ketua GOW Kabupaten Buleleng, Ny. Hermawati Supriatna. Rapat turut dihadiri oleh Ketua Gatriwara Buleleng Ny. Luh Parmiti Arya, Ketua DWP Buleleng Ny. Dewi Suyasa selaku Ketua Harian I GOW Kabupaten Buleleng, dan segenap anggota GOW Buleleng.\n\nAgenda bahasan dalam pertemuan ini adalah pembahasan program kerja GOW Tahun 2026 yang disinergikan dengan BKOW Provinsi Bali, serta terkait pertemuan rutin bulanan. Tujuan pembahasan ini adalah GOW dapat mencapai tujuan organisasi berdasarkan program kerja yang disusun, optimalisasi SDM di internal, meningkatkan koordinasi antar organisasi serta mengukur kinerja GOW di Kabupaten Buleleng khususnya dalam bidang organisasi-humas, ekonomi, sosial, pendidikan dan hukum.", "post_id": "3824191417003174075_32994052455"}}, {"key": "agustinibudiasa", "attributes": {"label": "agustinibudiasa", "x": 345.8515239301123, "y": 765.6855280837322, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.024, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3824191417003174075_32994052455", "id": "agustinibudiasa", "source": "instagram-000001", "content": "Selasa, 3 Februari 2026 | 09.00 WITA - selesai\n\nKepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan beserta staf turut mendampingi pelaksanaan rapat rutin Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan di Gedung Wanita Laksmi Graha. Rapat rutin ini dipimpin langsung oleh Ketua GOW Kabupaten Buleleng, Ny. Hermawati Supriatna. Rapat turut dihadiri oleh Ketua Gatriwara Buleleng Ny. Luh Parmiti Arya, Ketua DWP Buleleng Ny. Dewi Suyasa selaku Ketua Harian I GOW Kabupaten Buleleng, dan segenap anggota GOW Buleleng.\n\nAgenda bahasan dalam pertemuan ini adalah pembahasan program kerja GOW Tahun 2026 yang disinergikan dengan BKOW Provinsi Bali, serta terkait pertemuan rutin bulanan. Tujuan pembahasan ini adalah GOW dapat mencapai tujuan organisasi berdasarkan program kerja yang disusun, optimalisasi SDM di internal, meningkatkan koordinasi antar organisasi serta mengukur kinerja GOW di Kabupaten Buleleng khususnya dalam bidang organisasi-humas, ekonomi, sosial, pendidikan dan hukum.", "post_id": "3824191417003174075_32994052455"}}, {"key": "faricaveronicaa", "attributes": {"label": "faricaveronicaa", "x": 765.0392378168303, "y": 587.4734468827638, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.024, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3824191417003174075_32994052455", "id": "faricaveronicaa", "source": "instagram-000001", "content": "Selasa, 3 Februari 2026 | 09.00 WITA - selesai\n\nKepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan beserta staf turut mendampingi pelaksanaan rapat rutin Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan di Gedung Wanita Laksmi Graha. Rapat rutin ini dipimpin langsung oleh Ketua GOW Kabupaten Buleleng, Ny. Hermawati Supriatna. Rapat turut dihadiri oleh Ketua Gatriwara Buleleng Ny. Luh Parmiti Arya, Ketua DWP Buleleng Ny. Dewi Suyasa selaku Ketua Harian I GOW Kabupaten Buleleng, dan segenap anggota GOW Buleleng.\n\nAgenda bahasan dalam pertemuan ini adalah pembahasan program kerja GOW Tahun 2026 yang disinergikan dengan BKOW Provinsi Bali, serta terkait pertemuan rutin bulanan. Tujuan pembahasan ini adalah GOW dapat mencapai tujuan organisasi berdasarkan program kerja yang disusun, optimalisasi SDM di internal, meningkatkan koordinasi antar organisasi serta mengukur kinerja GOW di Kabupaten Buleleng khususnya dalam bidang organisasi-humas, ekonomi, sosial, pendidikan dan hukum.", "post_id": "3824191417003174075_32994052455"}}, {"key": "defnaputra", "attributes": {"label": "defnaputra", "x": 808.0959177271959, "y": 723.6547369793666, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "defnaputra", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "Prabowo", "attributes": {"label": "Prabowo", "x": 882.3908416709605, "y": 259.83558058362354, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6554, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "Prabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "sekretariat.kabinet", "x": 78.14789403070488, "y": 12.790695406222907, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6554, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "sekretariat.kabinet", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "republikindonesia", "attributes": {"label": "republikindonesia", "x": 702.0922705655207, "y": 705.258622937627, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6554, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "republikindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "presidenrepublikindonesia", "attributes": {"label": "presidenrepublikindonesia", "x": 818.9388238783979, "y": 54.96567429278076, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6554, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "presidenrepublikindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "tedsky89", "attributes": {"label": "tedsky89", "x": 920.0543046828296, "y": 722.1484221839843, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6554, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "tedsky89", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "ppid.paspampres", "attributes": {"label": "ppid.paspampres", "x": 873.1703003084538, "y": 357.64026938071225, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6554, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "ppid.paspampres", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "grupapaspampres", "attributes": {"label": "grupapaspampres", "x": 219.72800873391873, "y": 273.1161136868936, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6554, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "grupapaspampres", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "edwin.sumantha", "attributes": {"label": "edwin.sumantha", "x": 314.71228151270327, "y": 349.28605521835607, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.6554, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868743069328812906_820969464", "id": "edwin.sumantha", "source": "instagram-000001", "content": "Diplomasi “#Anabul” Presiden  di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee\n\nKunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia #PrabowoSubianto ke Republik Korea pada Rabu (01/04/2026) kemarin tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antar pemimpin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.\n\nSekretaris Kabinet (Seskab) #TeddyIndraWijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (02/04/2026) mengungkapkan bahwa pendekatan diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.\n\n“#Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab.\n\nDalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.\n\nNamun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Presiden Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk #anjing peliharaan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung.\n\n“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ungkap Seskab.\n\n(Selengkapnya di komentar)\n\nFoto dan Video: © BPMI Setpres & \nSumber Berita: BPMI Sekretariat Presiden\n\n#Indonesia  #latepost2026 #PrabowoSubianto #Prabowo #PresidenPrabowo  #Seoul #SouthKorean #kunjungankehormatan #President #LeeJaeMyung #kunjungankenegaraanprabowo #Kunjungankenegaraan #bilateral      #KabinetMerahPutih #BersamaIndonesiaMaju #AstaCita #indonesiaemas2045 #Instalike #like4like #likeforfollow #picoftheday #fyp #fypageシ #fypviralシ #instagood #lfl", "post_id": "3868743069328812906_820969464"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 735.0285420038026, "y": 280.03631334126976, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3860375752915503560_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini merupakan langkah konsisten Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global, termasuk tekanan dari memburuknya kondisi ekonomi dunia akibat konflik geopolitik.\n\nKebijakan ini juga diarahkan untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam sasaran 2026–2027, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional agar tetap berdaya tahan.\n\nBank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui berbagai instrumen, baik di sisi moneter, makroprudensial, maupun sistem pembayaran. Langkah ini ditempuh untuk menjaga kepercayaan pasar, memperkuat stabilitas sektor keuangan, serta mengantisipasi risiko keluarnya aliran modal asing di tengah dinamika global.\n\nDengan sinergi kebijakan yang kuat, Bank Indonesia optimistis stabilitas tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat terus berlanjut secara inklusif dan berkelanjutan.\n\n#SobatRupiah, mari terus jaga optimisme dan bersama mengawal ekonomi Indonesia agar tetap tangguh di tengah tantangan global.\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#repost", "post_id": "3860375752915503560_13254887390"}}, {"key": "disbudparlebak", "attributes": {"label": "disbudparlebak", "x": 420.9888796723267, "y": 538.2762427497669, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3845387439356183563_4857855467", "id": "disbudparlebak", "source": "instagram-000001", "content": "KEPALA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN LEBAK BERSAMA KEPALA BIDANG PEMASARAN SERTA KEPALA BIDANG SUMBER DAYA PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF MELAKUKAN AUDIENSI DENGAN BANK INDONESIA PROVINSI BANTEN TERKAIT PROGRAM KEGIATAN PARIWISATA, BUDAYA, DAN EKONOMI KREATIF\n\nKOTA SERANG-Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak bersama Kepala Bidang Pemasaran serta Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melaksanakan audiensi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, dalam rangka memperkuat sinergi program pengembangan pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif. Rabu, (04/03/2026)\n\nPertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi strategis, dukungan penguatan event daerah, serta pengembangan sektor ekonomi kreatif. Audiensi ini menjadi langkah konkret membangun kemitraan berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal dan kearifan budaya.\n\n#giatdisbudparlebak  #disbudparlebak #lebakruhay #geoparkbayahdome", "post_id": "3845387439356183563_4857855467"}}, {"key": "hasbijayabaya", "attributes": {"label": "hasbijayabaya", "x": 582.3638183869399, "y": 541.7852481066965, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3845387439356183563_4857855467", "id": "hasbijayabaya", "source": "instagram-000001", "content": "KEPALA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN LEBAK BERSAMA KEPALA BIDANG PEMASARAN SERTA KEPALA BIDANG SUMBER DAYA PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF MELAKUKAN AUDIENSI DENGAN BANK INDONESIA PROVINSI BANTEN TERKAIT PROGRAM KEGIATAN PARIWISATA, BUDAYA, DAN EKONOMI KREATIF\n\nKOTA SERANG-Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak bersama Kepala Bidang Pemasaran serta Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melaksanakan audiensi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, dalam rangka memperkuat sinergi program pengembangan pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif. Rabu, (04/03/2026)\n\nPertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi strategis, dukungan penguatan event daerah, serta pengembangan sektor ekonomi kreatif. Audiensi ini menjadi langkah konkret membangun kemitraan berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal dan kearifan budaya.\n\n#giatdisbudparlebak  #disbudparlebak #lebakruhay #geoparkbayahdome", "post_id": "3845387439356183563_4857855467"}}, {"key": "amir.hamzah.official", "attributes": {"label": "amir.hamzah.official", "x": 142.3718698101951, "y": 220.9121856145424, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3845387439356183563_4857855467", "id": "amir.hamzah.official", "source": "instagram-000001", "content": "KEPALA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN LEBAK BERSAMA KEPALA BIDANG PEMASARAN SERTA KEPALA BIDANG SUMBER DAYA PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF MELAKUKAN AUDIENSI DENGAN BANK INDONESIA PROVINSI BANTEN TERKAIT PROGRAM KEGIATAN PARIWISATA, BUDAYA, DAN EKONOMI KREATIF\n\nKOTA SERANG-Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak bersama Kepala Bidang Pemasaran serta Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melaksanakan audiensi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, dalam rangka memperkuat sinergi program pengembangan pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif. Rabu, (04/03/2026)\n\nPertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi strategis, dukungan penguatan event daerah, serta pengembangan sektor ekonomi kreatif. Audiensi ini menjadi langkah konkret membangun kemitraan berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal dan kearifan budaya.\n\n#giatdisbudparlebak  #disbudparlebak #lebakruhay #geoparkbayahdome", "post_id": "3845387439356183563_4857855467"}}, {"key": "belia_asyidiki", "attributes": {"label": "belia_asyidiki", "x": 987.9366105375798, "y": 732.1887738346035, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3845387439356183563_4857855467", "id": "belia_asyidiki", "source": "instagram-000001", "content": "KEPALA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN LEBAK BERSAMA KEPALA BIDANG PEMASARAN SERTA KEPALA BIDANG SUMBER DAYA PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF MELAKUKAN AUDIENSI DENGAN BANK INDONESIA PROVINSI BANTEN TERKAIT PROGRAM KEGIATAN PARIWISATA, BUDAYA, DAN EKONOMI KREATIF\n\nKOTA SERANG-Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak bersama Kepala Bidang Pemasaran serta Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melaksanakan audiensi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, dalam rangka memperkuat sinergi program pengembangan pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif. Rabu, (04/03/2026)\n\nPertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi strategis, dukungan penguatan event daerah, serta pengembangan sektor ekonomi kreatif. Audiensi ini menjadi langkah konkret membangun kemitraan berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal dan kearifan budaya.\n\n#giatdisbudparlebak  #disbudparlebak #lebakruhay #geoparkbayahdome", "post_id": "3845387439356183563_4857855467"}}, {"key": "yosep_holis", "attributes": {"label": "yosep_holis", "x": 931.5449875535429, "y": 861.6945727495488, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3845387439356183563_4857855467", "id": "yosep_holis", "source": "instagram-000001", "content": "KEPALA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN LEBAK BERSAMA KEPALA BIDANG PEMASARAN SERTA KEPALA BIDANG SUMBER DAYA PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF MELAKUKAN AUDIENSI DENGAN BANK INDONESIA PROVINSI BANTEN TERKAIT PROGRAM KEGIATAN PARIWISATA, BUDAYA, DAN EKONOMI KREATIF\n\nKOTA SERANG-Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak bersama Kepala Bidang Pemasaran serta Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melaksanakan audiensi dengan Bank Indonesia Provinsi Banten di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, dalam rangka memperkuat sinergi program pengembangan pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif. Rabu, (04/03/2026)\n\nPertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi strategis, dukungan penguatan event daerah, serta pengembangan sektor ekonomi kreatif. Audiensi ini menjadi langkah konkret membangun kemitraan berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal dan kearifan budaya.\n\n#giatdisbudparlebak  #disbudparlebak #lebakruhay #geoparkbayahdome", "post_id": "3845387439356183563_4857855467"}}, {"key": "baliemisinolbersih", "attributes": {"label": "baliemisinolbersih", "x": 463.5232344204411, "y": 282.70512719915286, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3849682821670189347_78075286670", "id": "baliemisinolbersih", "source": "instagram-000001", "content": "Inisiatif Bali Emisi Nol Bersih 2045 adalah sebuah upaya kolektif.\n\nAksi iklim di Bali terus tumbuh dari berbagai aktor, komunitas, desa, pelaku usaha, mitra pembangunan, hingga pembuat kebijakan. Melalui Koalisi Bali Emisi Nol Bersih, kolaborasi ini diperkuat dalam inisiatif energi bersih, transportasi rendah karbon, kewirausahaan hijau, hingga penguatan kebijakan berbasis data.\n\nDari Nelayan Lestari, Desa Hidrogen Hijau, Desa Mandiri Energi, Matangi Bali Initiative, hingga Bali Low Emission Zone Initiative (BLEZI), setiap langkah dirancang untuk mendorong transisi yang adil, terukur, dan berdampak.\n\nKomitmen Emisi Nol Bersih 2045 adalah tentang memastikan lingkungan yang terjaga sekaligus ekonomi yang tangguh dan inklusif!\n\nIkuti dan dukung perjalanan Koalisi Bali Emisi Nol Bersih melalui  untuk pembaruan dan cerita dari setiap inisiatif.\n\n#KoalisiBaliEmisiNolBersih #NetZeroEmission #BaliEmisiNolBersih2045", "post_id": "3849682821670189347_78075286670"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 387.79813784674167, "y": 128.53330015506458, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2263, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 3, "degree": 7}, "_id": "3863972232993567919_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan instrumen baru dalam operasi moneter berupa transaksi repo dalam valuta asing (valas) mulai hari ini, Senin (30/3/2026). Langkah strategis ini diambil untuk memperdalam pasar uang dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global yang terus berlanjut.\n\nKepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia, Erwin Gunawan Hutapea, menjelaskan bahwa instrumen baru ini menggunakan Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Valuta Asing Bank Indonesia (SUVBI) sebagai aset dasar (underlying).\n\nImplementasi ini merupakan bagian dari penguatan strategi operasi moneter yang berorientasi pasar (pro-market). Tujuannya adalah untuk meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter serta mempercepat pendalaman Pasar Uang dan Pasar Valas (PUVA).\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/jaga-stabilitas-rupiah-bi-implementasikan-transaksi-repo-valas-berbasis-svbi-dan-suvbi\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3863972232993567919_3310659452"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 745.2544842620074, "y": 195.92145598464683, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3854700091819977773_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n.\nKeputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n.\nBank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah, termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran juga terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui penguatan sinergi dalam perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nSinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat terutama untuk mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n.\nDengan BI-Rate yang tetap berada di level 4,75% pada #RDGBI Maret 2026, apa rencana yang Sobat siapkan untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n#repostfrom \n.\n. \n.\n#disetiapmaknaindonesia", "post_id": "3854700091819977773_3117095536"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jatim", "x": 355.3888410949919, "y": 316.9329456935516, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3855178183629506968_3158106310", "id": "bank_indonesia_jatim", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n\nKeputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n\nBank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah, termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. \n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n\nKebijakan sistem pembayaran juga terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui penguatan sinergi dalam perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nSinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat terutama untuk mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n\nDengan BI-Rate yang tetap berada di level 4,75% pada #RDGBI Maret 2026, apa rencana yang Sobat siapkan untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n •\nRepost from \n•\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3855178183629506968_3158106310"}}, {"key": "bank_indonesia_banten", "attributes": {"label": "bank_indonesia_banten", "x": 440.0444024651913, "y": 24.76777671677577, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3855264110397618481_3161163062", "id": "bank_indonesia_banten", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nBank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah, termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran juga terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui penguatan sinergi dalam perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nSinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat terutama untuk mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n\nDengan BI-Rate yang tetap berada di level 4,75% pada #RDGBI Maret 2026, apa rencana yang Sobat siapkan untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\n\n#diSetiapMaknalndonesia", "post_id": "3855264110397618481_3161163062"}}, {"key": "swamediainc", "attributes": {"label": "swamediainc", "x": 172.16525128617732, "y": 521.3815377586434, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6604, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "3861216156162750847_282076797", "id": "swamediainc", "source": "instagram-000001", "content": "PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dan menyiapkan ekspansi bisnis pada 2026, termasuk rencana memperluas wilayah usaha hingga tingkat nasional. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa 2026 di Kantor Gubernur Bali. Sepanjang 2025, perusahaan telah menjamin 101.862 pelaku usaha dengan total plafon penjaminan lebih dari Rp8,31 triliun, meningkat 4,26% dibanding tahun sebelumnya.\n\nSecara kumulatif sejak berdiri pada 2011, Jamkrida Bali telah menjamin pembiayaan sebesar Rp54,71 triliun kepada 771.022 pelaku usaha di berbagai sektor produktif seperti perdagangan, pertanian, perikanan, peternakan, jasa, konstruksi, hingga industri kreatif. Dari sisi keuangan, perusahaan membukukan laba bersih Rp8,77 miliar atau 32,43% di atas target, serta tumbuh 23,81% dibandingkan tahun sebelumnya. Total aset juga meningkat menjadi Rp588,46 miliar atau naik 19,23% secara tahunan.\n\nPeningkatan kinerja ini didukung strategi ekspansi yang tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta meningkatnya kepercayaan lembaga keuangan. Hingga akhir 2025, Jamkrida Bali telah bekerja sama dengan 894 mitra, termasuk bank, koperasi, hingga lembaga pembiayaan. Ke depan, perusahaan akan mengembangkan produk penjaminan baru, memperkuat SDM dan teknologi, serta memperluas kerja sama nasional agar mampu bersaing di industri penjaminan secara lebih luas.\n\nBerita selengkapnya dan informasi bisnis lainnya, baca https://swagroup.id/jamkrida\n\n………………………………………………………………………………………………\n\nUntuk Berita dan informasi ekonomi bisnis terkini, silakan kunjungi www.swa.co.id\n\nJangan lupa follow, like and tag  di IG, Tiktok, Linkedin, X, dan Youtube\n\n#JamkridaBali\n#SWAMediaInc\n#SWAOnline\n#BacaSWAaja", "post_id": "3861216156162750847_282076797"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 650.3439667179748, "y": 714.7810313915837, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2412, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 4, "degree": 6}, "_id": "3856196113007842944_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia 16--17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertqhankan suku bunga acuan BI-Rate sebesar 4,75%, Depoait Facility 3,75% dan Lending Facilitu 5,50%.\n\n\"Keputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%,\" demikian pernyataan BI, Selasa (17/3/2026)\n\nBank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah.\n\n\"Termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional,\" demikian Gubernur BI, Perry Warjiyo.\n\nBI mengakui Perang Timur Tengah sejak akhir Februari 2026 memperburuk kondisi dan prospek perekonomian global. Melonjaknya harga minyak dunia berdampak negatif terhadap rantai pasok perdagangan antarnegara sehingga menurunkan prospek pertumbuhan ekonomi dunia dan meningkatkan tekanan inflasi global. \n\nPasar keuangan global juga memburuk dengan menguatnya mata uang dolar Amerika Serikat (AS), meningkatnya yield US treasury, serta terjadinya arus modal keluar dari emerging markets. \n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#ekonomi #inflasi #nilaitukar #ekspor #impor", "post_id": "3856196113007842944_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 425.066880481736, "y": 271.36312422822675, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2412, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3856196113007842944_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia 16--17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertqhankan suku bunga acuan BI-Rate sebesar 4,75%, Depoait Facility 3,75% dan Lending Facilitu 5,50%.\n\n\"Keputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%,\" demikian pernyataan BI, Selasa (17/3/2026)\n\nBank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah.\n\n\"Termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional,\" demikian Gubernur BI, Perry Warjiyo.\n\nBI mengakui Perang Timur Tengah sejak akhir Februari 2026 memperburuk kondisi dan prospek perekonomian global. Melonjaknya harga minyak dunia berdampak negatif terhadap rantai pasok perdagangan antarnegara sehingga menurunkan prospek pertumbuhan ekonomi dunia dan meningkatkan tekanan inflasi global. \n\nPasar keuangan global juga memburuk dengan menguatnya mata uang dolar Amerika Serikat (AS), meningkatnya yield US treasury, serta terjadinya arus modal keluar dari emerging markets. \n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#ekonomi #inflasi #nilaitukar #ekspor #impor", "post_id": "3856196113007842944_10864878485"}}, {"key": "sellygouw", "attributes": {"label": "sellygouw", "x": 259.51685241524126, "y": 247.81686170911132, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3851671747876059309_371026393", "id": "sellygouw", "source": "instagram-000001", "content": "Kirain vibes beach resort kayak gini harus ke Bali… ternyata di Banten ada 🌊\n\nWeekend lalu, aku road trip ke Tanjung Lesung dan sekarang aksesnya juga lebih gampang karena lagi ada uji coba fungsional Tol Serang–Panimbang Seksi 2!\n\nTol yang Seksi 2 gratis selama periode mudik (12–26 Maret 2026) guys🙊\n\nWelcome to  🫶🏻 Tanjung Lesung masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata loh guys😯\n\nWeekend escape dari Jakarta that’s actually worth it.\n\n#TanjungLesung", "post_id": "3851671747876059309_371026393"}}, {"key": "tanjunglesung.resort", "attributes": {"label": "tanjunglesung.resort", "x": 858.3698378996156, "y": 656.9230432445597, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3851671747876059309_371026393", "id": "tanjunglesung.resort", "source": "instagram-000001", "content": "Kirain vibes beach resort kayak gini harus ke Bali… ternyata di Banten ada 🌊\n\nWeekend lalu, aku road trip ke Tanjung Lesung dan sekarang aksesnya juga lebih gampang karena lagi ada uji coba fungsional Tol Serang–Panimbang Seksi 2!\n\nTol yang Seksi 2 gratis selama periode mudik (12–26 Maret 2026) guys🙊\n\nWelcome to  🫶🏻 Tanjung Lesung masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata loh guys😯\n\nWeekend escape dari Jakarta that’s actually worth it.\n\n#TanjungLesung", "post_id": "3851671747876059309_371026393"}}, {"key": "bank_indonesia_bali", "attributes": {"label": "bank_indonesia_bali", "x": 853.9892020486051, "y": 71.02567741858934, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3852588519659872536_3318831418", "id": "bank_indonesia_bali", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Semeton Rupiah 👋\n\n menggelar Roadshow Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) DIGDAYA x Hackathon Balinusra 2026 sebagai upaya mendorong lahirnya inovator dan talenta digital di wilayah Bali, NTB, dan NTT. 🚀\n\nKegiatan ini menjadi ruang berbagi inspirasi dan kolaborasi bagi talenta digital, akademisi, pelaku industri, serta pemerintah untuk mengembangkan ide dan solusi inovatif yang mampu menjawab berbagai tantangan di masyarakat. 💡\n\nMelalui program PIDI DIGDAYA x Hackathon 2026, talenta digital Indonesia didorong untuk memanfaatkan berbagai peluang, mengembangkan ide-ide kreatif, serta menghadirkan solusi inovatif yang dapat memberikan dampak nyata bagi penguatan ekosistem ekonomi digital nasional. ✨\n\n#BIBaliAsikBIBaliTerbaik\n#RahayuRahayuRahayu\n#InovasiMasaDepan\n#TalentaDigitalBerdaya\n#InovasiTalentaMasaDepan\nTalentaIndonesiaDigital\nDigdayaXHackathon", "post_id": "3852588519659872536_3318831418"}}, {"key": "puturasniathiadiarnawa", "attributes": {"label": "puturasniathiadiarnawa", "x": 893.8168130474746, "y": 707.872693178055, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4143, "eigenvector": 0.0006, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3857330666627863674_7555457225", "id": "puturasniathiadiarnawa", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Adi Arnawa Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti XX\nPerkuat Tradisi Jadi Kekuatan Ekonomi Badung\n\nBupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri perhelatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu yang berpusat di Catus Pata Desa Adat Bualu, Kecamatan Kuta Selatan, Jumat (20/03/2026). Kehadiran Bupati yang didampingi Nyonya Rasniathi Adi Arnawa ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi di tengah gempuran modernisasi.\n\nAcara tahunan ini turut disaksikan oleh anggota DPRD Provinsi Bali I Ketut Tama Tenaya, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, anggota DPRD Badung I Made Reta dan I Nyoman Karyana, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, Lurah Benoa I Wayan Karang Subawa, Bendesa Adat Bualu I Made Suarma, tokoh masyarakat setempat.\n\nDresta Lango dan Dharma Shanti merupakan panggung kreativitas masyarakat Bualu yang mengintegrasikan seni, tradisi, dan ekonomi kerakyatan melalui lomba ogoh-ogoh, pameran UMKM, lomba gebogan bunga, hingga Fruit Carving.\n\nSebagai bentuk apresiasi, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana kreativitas senilai Rp 30 juta.\n\nDalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menekankan bahwa kegiatan ini adalah pilar penting dalam menjaga kohesi sosial dan identitas budaya Bali.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/bupati-adi-arnawa-hadiri-dresta-lango-dan-dharma-shanti-xx.html\n\n \n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #drestalango #dharmasanti", "post_id": "3857330666627863674_7555457225"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 684.189699868244, "y": 54.386199509851906, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6604, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3850301310399300229_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nRamadan menjadi momen refleksi dan peningkatan spiritualitas yang bermakna penting, di tengah rutinitas berpuasa sehari-hari.\n\nBeragam aktivitas, mulai dari persiapan sahur dan berbuka, tradisi berbagi, hingga perencanaan mudik dan perayaan Hari Raya, menjadikan bulan suci ini sebagai periode dengan dinamika yang khas.\n\nSejalan dengan itu, pada 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa aktivitas ekonomi dan transaksi keuangan di Indonesia meningkat sekitar 30–40% selama Ramadan, mencerminkan tingginya pergerakan dan produktivitas masyarakat di periode ini.\n\nDi sisi lain, survei Snapcart tahun 2025 menunjukkan bahwa 75% masyarakat memperkirakan pengeluaran mereka meningkat sepanjang bulan puasa, terutama untuk kebutuhan makanan, pakaian, dan persiapan Lebaran.\n\nAktivitas sosial seperti buka puasa bersama dan ngabuburit juga tetap menjadi bagian penting dari Ramadan, dengan 62% masyarakat Indonesia menyatakan minat untuk mengikuti kegiatan tersebut dan mengalokasikan anggaran mereka di kisaran Rp1–3 juta selama bulan Ramadan.\n\nSelaras dengan perubahan perilaku tersebut, Bank Indonesia (BI) juga mencatat percepatan penggunaan transaksi nontunai, di mana volume transaksi QRIS selama Ramadan dan Idulfitri 2025 tumbuh hingga 111% per pengguna secara tahunan.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n   \n\n#sumselmedia #danamon #palembangterkini #trendingreels", "post_id": "3850301310399300229_56622120775"}}, {"key": "mydanamon", "attributes": {"label": "mydanamon", "x": 610.584813969324, "y": 898.1203092284368, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6604, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3850301310399300229_56622120775", "id": "mydanamon", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nRamadan menjadi momen refleksi dan peningkatan spiritualitas yang bermakna penting, di tengah rutinitas berpuasa sehari-hari.\n\nBeragam aktivitas, mulai dari persiapan sahur dan berbuka, tradisi berbagi, hingga perencanaan mudik dan perayaan Hari Raya, menjadikan bulan suci ini sebagai periode dengan dinamika yang khas.\n\nSejalan dengan itu, pada 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa aktivitas ekonomi dan transaksi keuangan di Indonesia meningkat sekitar 30–40% selama Ramadan, mencerminkan tingginya pergerakan dan produktivitas masyarakat di periode ini.\n\nDi sisi lain, survei Snapcart tahun 2025 menunjukkan bahwa 75% masyarakat memperkirakan pengeluaran mereka meningkat sepanjang bulan puasa, terutama untuk kebutuhan makanan, pakaian, dan persiapan Lebaran.\n\nAktivitas sosial seperti buka puasa bersama dan ngabuburit juga tetap menjadi bagian penting dari Ramadan, dengan 62% masyarakat Indonesia menyatakan minat untuk mengikuti kegiatan tersebut dan mengalokasikan anggaran mereka di kisaran Rp1–3 juta selama bulan Ramadan.\n\nSelaras dengan perubahan perilaku tersebut, Bank Indonesia (BI) juga mencatat percepatan penggunaan transaksi nontunai, di mana volume transaksi QRIS selama Ramadan dan Idulfitri 2025 tumbuh hingga 111% per pengguna secara tahunan.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n   \n\n#sumselmedia #danamon #palembangterkini #trendingreels", "post_id": "3850301310399300229_56622120775"}}, {"key": "lifeasdanamoners", "attributes": {"label": "lifeasdanamoners", "x": 814.2577764157077, "y": 841.2060983816998, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.6604, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3850301310399300229_56622120775", "id": "lifeasdanamoners", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nRamadan menjadi momen refleksi dan peningkatan spiritualitas yang bermakna penting, di tengah rutinitas berpuasa sehari-hari.\n\nBeragam aktivitas, mulai dari persiapan sahur dan berbuka, tradisi berbagi, hingga perencanaan mudik dan perayaan Hari Raya, menjadikan bulan suci ini sebagai periode dengan dinamika yang khas.\n\nSejalan dengan itu, pada 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa aktivitas ekonomi dan transaksi keuangan di Indonesia meningkat sekitar 30–40% selama Ramadan, mencerminkan tingginya pergerakan dan produktivitas masyarakat di periode ini.\n\nDi sisi lain, survei Snapcart tahun 2025 menunjukkan bahwa 75% masyarakat memperkirakan pengeluaran mereka meningkat sepanjang bulan puasa, terutama untuk kebutuhan makanan, pakaian, dan persiapan Lebaran.\n\nAktivitas sosial seperti buka puasa bersama dan ngabuburit juga tetap menjadi bagian penting dari Ramadan, dengan 62% masyarakat Indonesia menyatakan minat untuk mengikuti kegiatan tersebut dan mengalokasikan anggaran mereka di kisaran Rp1–3 juta selama bulan Ramadan.\n\nSelaras dengan perubahan perilaku tersebut, Bank Indonesia (BI) juga mencatat percepatan penggunaan transaksi nontunai, di mana volume transaksi QRIS selama Ramadan dan Idulfitri 2025 tumbuh hingga 111% per pengguna secara tahunan.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n   \n\n#sumselmedia #danamon #palembangterkini #trendingreels", "post_id": "3850301310399300229_56622120775"}}, {"key": "beritapontianakcom", "attributes": {"label": "beritapontianakcom", "x": 783.8505927154237, "y": 804.6199761895963, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3846559989351708861_57765322740", "id": "beritapontianakcom", "source": "instagram-000001", "content": "KARIMUN – Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menilai kegiatan GERAK Syariah 2026 yang diselenggarakan PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) menjadi momentum penting dalam membangun generasi muda yang kreatif, berakhlak, sekaligus memiliki pemahaman keuangan syariah.\n\nKegiatan yang berlangsung di Gedung Nasional Kabupaten Karimun, Senin (2/3/2026), menghadirkan berbagai program edukatif yang melibatkan masyarakat lintas usia dalam suasana Ramadan.\n\nMenurut Rocky, kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter generasi muda melalui pendekatan keagamaan dan kreativitas.\n\n“Kami berharap para orang tua terus mendukung anak-anak yang memiliki minat dan bakat agar dapat berkembang dan kembali berpartisipasi pada kegiatan serupa di masa mendatang,” ujarnya.\n\nIa menambahkan, lomba dai yang diikuti pelajar serta lomba seni hadroh yang melibatkan kelompok ibu-ibu menunjukkan kuatnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan positif yang membangun nilai spiritual dan sosial.\n\n“Kegiatan ini tidak hanya menampilkan seni dan kreativitas, tetapi juga membentuk akhlak serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” katanya.\n\nPemerintah Kabupaten Karimun, lanjutnya, mendukung kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator, dan BRK Syariah dalam memperluas edukasi keuangan syariah kepada masyarakat.\n\nMenurut Rocky, kehadiran BRK Syariah melalui program literasi dan kegiatan sosial memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan yang sehat dan sesuai prinsip syariah.\n\nDalam kesempatan tersebut, BRK Syariah juga menyalurkan bantuan sosial berupa 30 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial yang juga masuk dalam rangkaian kegiatan Ghirah Ramadan BRK Syariah 1447 H.\n\nIa berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BRK Syariah terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.\n\n\n\n#BRKS #brksyariah #bankriaukeprisyariah", "post_id": "3846559989351708861_57765322740"}}, {"key": "bank_brksyariah", "attributes": {"label": "bank_brksyariah", "x": 892.344233364499, "y": 927.122340446838, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0179, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3846559989351708861_57765322740", "id": "bank_brksyariah", "source": "instagram-000001", "content": "KARIMUN – Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menilai kegiatan GERAK Syariah 2026 yang diselenggarakan PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) menjadi momentum penting dalam membangun generasi muda yang kreatif, berakhlak, sekaligus memiliki pemahaman keuangan syariah.\n\nKegiatan yang berlangsung di Gedung Nasional Kabupaten Karimun, Senin (2/3/2026), menghadirkan berbagai program edukatif yang melibatkan masyarakat lintas usia dalam suasana Ramadan.\n\nMenurut Rocky, kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter generasi muda melalui pendekatan keagamaan dan kreativitas.\n\n“Kami berharap para orang tua terus mendukung anak-anak yang memiliki minat dan bakat agar dapat berkembang dan kembali berpartisipasi pada kegiatan serupa di masa mendatang,” ujarnya.\n\nIa menambahkan, lomba dai yang diikuti pelajar serta lomba seni hadroh yang melibatkan kelompok ibu-ibu menunjukkan kuatnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan positif yang membangun nilai spiritual dan sosial.\n\n“Kegiatan ini tidak hanya menampilkan seni dan kreativitas, tetapi juga membentuk akhlak serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” katanya.\n\nPemerintah Kabupaten Karimun, lanjutnya, mendukung kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator, dan BRK Syariah dalam memperluas edukasi keuangan syariah kepada masyarakat.\n\nMenurut Rocky, kehadiran BRK Syariah melalui program literasi dan kegiatan sosial memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan yang sehat dan sesuai prinsip syariah.\n\nDalam kesempatan tersebut, BRK Syariah juga menyalurkan bantuan sosial berupa 30 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial yang juga masuk dalam rangkaian kegiatan Ghirah Ramadan BRK Syariah 1447 H.\n\nIa berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BRK Syariah terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.\n\n\n\n#BRKS #brksyariah #bankriaukeprisyariah", "post_id": "3846559989351708861_57765322740"}}, {"key": "kupanginfocom", "attributes": {"label": "kupanginfocom", "x": 739.7534564570102, "y": 273.60272630632033, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3846632956333609821_60096164964", "id": "kupanginfocom", "source": "instagram-000001", "content": "KARIMUN – Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menilai kegiatan GERAK Syariah 2026 yang diselenggarakan PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) menjadi momentum penting dalam membangun generasi muda yang kreatif, berakhlak, sekaligus memiliki pemahaman keuangan syariah.\n\nKegiatan yang berlangsung di Gedung Nasional Kabupaten Karimun, Senin (2/3/2026), menghadirkan berbagai program edukatif yang melibatkan masyarakat lintas usia dalam suasana Ramadan.\n\nMenurut Rocky, kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter generasi muda melalui pendekatan keagamaan dan kreativitas.\n\n“Kami berharap para orang tua terus mendukung anak-anak yang memiliki minat dan bakat agar dapat berkembang dan kembali berpartisipasi pada kegiatan serupa di masa mendatang,” ujarnya.\n\nIa menambahkan, lomba dai yang diikuti pelajar serta lomba seni hadroh yang melibatkan kelompok ibu-ibu menunjukkan kuatnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan positif yang membangun nilai spiritual dan sosial.\n\n“Kegiatan ini tidak hanya menampilkan seni dan kreativitas, tetapi juga membentuk akhlak serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” katanya.\n\nPemerintah Kabupaten Karimun, lanjutnya, mendukung kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator, dan BRK Syariah dalam memperluas edukasi keuangan syariah kepada masyarakat.\n\nMenurut Rocky, kehadiran BRK Syariah melalui program literasi dan kegiatan sosial memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan yang sehat dan sesuai prinsip syariah.\n\nDalam kesempatan tersebut, BRK Syariah juga menyalurkan bantuan sosial berupa 30 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial yang juga masuk dalam rangkaian kegiatan Ghirah Ramadan BRK Syariah 1447 H.\n\nIa berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BRK Syariah terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.\n\n\n\n#BRKS #brksyariah #bankriaukeprisyariah", "post_id": "3846632956333609821_60096164964"}}, {"key": "media_kaba12", "attributes": {"label": "media_kaba12", "x": 191.4434058583423, "y": 11.484427234966565, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3855833846961661431_3734950122", "id": "media_kaba12", "source": "instagram-000001", "content": "Padang,kaba12 --- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri peluncuran penyaluran bantuan pangan oleh Perum Bulog Sumatera Barat (Sumbar) kepada 31 kepala keluarga (KK) miskin ekstrem di Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan.\n\nPenyaluran dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota bersama Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumbar, R. Darma Wijaya, di Kantor Kelurahan Belakang Pondok, Rabu (18/3/2026).\n\nMaigus Nasir menegaskan, penyaluran bantuan pangan ini sangat penting, karena tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi daerah.\n\n“Selamat kepada para penerima bantuan, serta terima kasih kepada Perum Bulog yang telah membantu masyarakat menyambut hari besar keagamaan dengan lebih baik,” ujarnya.\n\nMaigus Nasir menambahkan, distribusi bantuan pangan ini krusial untuk mengendalikan inflasi menjelang Lebaran yang identik dengan lonjakan kebutuhan pokok.\n\n\"Pemerintah Kota Padang, Bulog, dan Bank Indonesia terus menggencarkan gerakan pangan murah di berbagai kelurahan. Masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan panic buying karena stok aman dan distribusi berjalan,” ujarnya.\n\nSementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Barat, R. Darma Wijaya, menyebutkan penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program nasional melalui Perum Bulog untuk membantu masyarakat kurang mampu kategori desil 1, 2, dan 3.\n\n“Semoga bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat kita yang kurang mampu, sekaligus membantu menjaga inflasi di Kota Padang,” imbuhnya.\n\nIa menjelaskan, untuk tahap pertama pada 2026, alokasi Februari sampai Maret, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima beras 20 kg  dan minyak goreng 4 liter.\n\n“Penyaluran dilakukan serentak secara nasional. Di Sumatera Barat, penerima hampir 600 ribu KPM, sementara di Kota Padang meningkat di tahun ini dari sekitar 38 ribu menjadi 75 ribu KPM,” ungkapnya.\n•\nPewarta :  \n •\nBaca selengkapnya di kaba12.com\n •\n#kaba12 #mediainspirasimasakini", "post_id": "3855833846961661431_3734950122"}}, {"key": "harmenkaba12", "attributes": {"label": "harmenkaba12", "x": 593.3038632646228, "y": 267.77729181820143, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3855833846961661431_3734950122", "id": "harmenkaba12", "source": "instagram-000001", "content": "Padang,kaba12 --- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri peluncuran penyaluran bantuan pangan oleh Perum Bulog Sumatera Barat (Sumbar) kepada 31 kepala keluarga (KK) miskin ekstrem di Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan.\n\nPenyaluran dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota bersama Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumbar, R. Darma Wijaya, di Kantor Kelurahan Belakang Pondok, Rabu (18/3/2026).\n\nMaigus Nasir menegaskan, penyaluran bantuan pangan ini sangat penting, karena tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi daerah.\n\n“Selamat kepada para penerima bantuan, serta terima kasih kepada Perum Bulog yang telah membantu masyarakat menyambut hari besar keagamaan dengan lebih baik,” ujarnya.\n\nMaigus Nasir menambahkan, distribusi bantuan pangan ini krusial untuk mengendalikan inflasi menjelang Lebaran yang identik dengan lonjakan kebutuhan pokok.\n\n\"Pemerintah Kota Padang, Bulog, dan Bank Indonesia terus menggencarkan gerakan pangan murah di berbagai kelurahan. Masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan panic buying karena stok aman dan distribusi berjalan,” ujarnya.\n\nSementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Barat, R. Darma Wijaya, menyebutkan penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program nasional melalui Perum Bulog untuk membantu masyarakat kurang mampu kategori desil 1, 2, dan 3.\n\n“Semoga bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat kita yang kurang mampu, sekaligus membantu menjaga inflasi di Kota Padang,” imbuhnya.\n\nIa menjelaskan, untuk tahap pertama pada 2026, alokasi Februari sampai Maret, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima beras 20 kg  dan minyak goreng 4 liter.\n\n“Penyaluran dilakukan serentak secara nasional. Di Sumatera Barat, penerima hampir 600 ribu KPM, sementara di Kota Padang meningkat di tahun ini dari sekitar 38 ribu menjadi 75 ribu KPM,” ungkapnya.\n•\nPewarta :  \n •\nBaca selengkapnya di kaba12.com\n •\n#kaba12 #mediainspirasimasakini", "post_id": "3855833846961661431_3734950122"}}, {"key": "bangsaonline", "attributes": {"label": "bangsaonline", "x": 901.4197684173037, "y": 432.58161438782474, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3862083177612370365_6049672621", "id": "bangsaonline", "source": "instagram-000001", "content": "DPD PAN Jember menyatakan komitmen penuh mendukung agenda pembangunan Gus Fawait, sapaan akrab kepala daerah setempat. Dukungan terutama diberikan pada program yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk inisiatif Bunga Desaku atau akronim dari Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan.\n\nKetua DPD PAN Jember, Abdus Salam Alamsyah atau yang akrab disapa Cak Salam, menilai program tersebut bukan sekadar seremonial. \n\n“Ini adalah langkah nyata efisiensi. Warga tidak perlu lagi menghabiskan ongkos dan waktu untuk ke kota demi mengurus surat-surat atau mengadu. Pemerintah yang justru mendatangi mereka,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).\n\nMenurut dia, kehadiran langsung Bupati Jember bersama jajaran OPD di desa mampu memotong birokrasi dan memberi solusi cepat atas persoalan administratif. Skema ini juga dinilai lebih efektif dibanding kanal pengaduan digital karena menciptakan interaksi emosional antara pemimpin dan rakyat.\n\nDPD PAN Jember turut mengapresiasi capaian di sektor kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) yang menjamin pengobatan gratis, serta pemberian beasiswa bagi ribuan mahasiswa. Di bidang ekonomi, upaya menghidupkan kembali Bandara Notohadinegoro dengan rute penerbangan langsung ke Jakarta dan Bali disebut sebagai langkah strategis menarik investor.\n\nMenutup pernyataannya, Cak Salam menegaskan PAN akan konsisten menjaga stabilitas pemerintahan hingga akhir masa jabatan bupati. \n\n“Kepentingan rakyat harus di atas segalanya. Kami di PAN siap berkolaborasi guna meningkatkan kepercayaan publik. Selama program tersebut memberikan manfaat nyata, kami akan mendukung penuh demi visi Jember yang lebih maju,” pungkasnya. (ngga/yud/mar)\n\nSupport kami dengan cara Like, Share dan Follow \n\n#bangsaonline #reels #viral", "post_id": "3862083177612370365_6049672621"}}, {"key": "ayoindonesiacom", "attributes": {"label": "ayoindonesiacom", "x": 772.7736822873026, "y": 620.5624135273824, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7618433300008291592", "id": "ayoindonesiacom", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia memperluas jangkauan layanan penukaran dengan meningkatkan jumlah titik layanan dari 5.202 layanan pada tahun sebelumnya menjadi 9.294 layanan pada tahun ini. \"Animo masyarakat untuk menukarkan uang Rupiah menjelang Idulfitri 2026 sangat tinggi,\" ungkap Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Muh. Anwar Bashori di Jakarta, Senin 16 Maret 2026. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, BI memperluas jangkauan layanan penukaran sehingga akses masyarakat terhadap layanan semakin luas dan mudah Anwar menyebut bahwa hingga 13 Maret 2026, jumlah penukar melalui layanan resmi mencapai 1.076.282 orang atau meningkat sekitar 85,4% dibandingkan tahun lalu sebanyak 580.496 orang. \"Tingginya animo dan perluasan layanan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil untuk tradisi berbagi, pemberian THR, serta aktivitas ekonomi selama Ramadan dan Idulfitri masih sangat besar,\" papar dia. Dalam merespon tingginya animo masyarakat, pada tanggal 16–17 Maret 2026 Bank Indonesia menyelenggarakan layanan penukaran tambahan \"SERAMBI Peduli Mudik\" di 55 layanan di seluruh Indonesia yang berfokus pada lokasi arus mudik. Follow terus   #bankindonesia #penukaranuang #perbankan #idulfitri", "post_id": "7618433300008291592"}}, {"key": "balikpapantv_official", "attributes": {"label": "balikpapantv_official", "x": 101.92563962035418, "y": 81.77700311986469, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7618763525862935828", "id": "balikpapantv_official", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku enggan berdebat dengan ekonom atau pengamat yang menyebut ekonomi Indonesia sudah hancur. Ia menilai kritik yang beredar di media sosial sering kali tidak didasarkan pada data yang jelas. Purbaya mengatakan banyak pihak hanya menyebarkan sentimen negatif tanpa melihat kondisi fundamental perekonomian secara utuh. Menurutnya, jika memang ada masalah pada ekonomi, pemerintah siap memperbaikinya, namun menegaskan bahwa kondisi saat ini masih baik-baik saja. tegas Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenko Ekonomi, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026). Bendahara Negara menilai sebagian pihak yang mengkritik tidak memiliki dasar keilmuan ekonomi yang cukup. Sehingga ia menyebut diskusi tidak akan produktif. Pengamat seperti itu banyak bersuara di media sosial, salah satunya TikTok. Purbaya sempat meminta pengamat tersebut berbicara berdasarkan data dan menuding mereka menimbulkan sentimen negatif ke ekonomi. Pada kesempatan itu, Purbaya membeberkan data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pada triwulan sebelumnya tercatat sekitar 5,39%. Ia juga meramal pada triwulan berikutnya pertumbuhan bisa mencapai sekitar 5,5% atau lebih. Selain itu, sejumlah indikator ekonomi juga dinilai menunjukkan tren positif. Di antaranya Purchasing Managers' Index (PMI) yang berada di kisaran 53,9, kemudian consumer confidence yang disurvei oleh Bank Indonesia dan LPS juga menunjukkan peningkatan. Purbaya juga menyinggung indikator lain seperti Retail Sales Index dari Bank Indonesia yang meningkat, serta penjualan mobil yang menurut data asosiasi industri otomotif tumbuh sekitar 7%. Padahal pada tahun sebelumnya penjualan kendaraan sempat mengalami kontraksi. Indikator lain seperti Mandiri Spending Index juga menunjukkan tren positif. Menurut Purbaya, berbagai data tersebut berasal dari lembaga yang berbeda-beda sehingga tidak mungkin semuanya menunjukkan arah yang sama jika kondisi ekonomi sebenarnya buruk. Sumber : Detik Aset : TT/", "post_id": "7618763525862935828"}}, {"key": "ntvnews.id", "attributes": {"label": "ntvnews.id", "x": 255.12515128977952, "y": 848.9226913003329, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7618763525862935828", "id": "ntvnews.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku enggan berdebat dengan ekonom atau pengamat yang menyebut ekonomi Indonesia sudah hancur. Ia menilai kritik yang beredar di media sosial sering kali tidak didasarkan pada data yang jelas. Purbaya mengatakan banyak pihak hanya menyebarkan sentimen negatif tanpa melihat kondisi fundamental perekonomian secara utuh. Menurutnya, jika memang ada masalah pada ekonomi, pemerintah siap memperbaikinya, namun menegaskan bahwa kondisi saat ini masih baik-baik saja. tegas Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenko Ekonomi, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026). Bendahara Negara menilai sebagian pihak yang mengkritik tidak memiliki dasar keilmuan ekonomi yang cukup. Sehingga ia menyebut diskusi tidak akan produktif. Pengamat seperti itu banyak bersuara di media sosial, salah satunya TikTok. Purbaya sempat meminta pengamat tersebut berbicara berdasarkan data dan menuding mereka menimbulkan sentimen negatif ke ekonomi. Pada kesempatan itu, Purbaya membeberkan data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pada triwulan sebelumnya tercatat sekitar 5,39%. Ia juga meramal pada triwulan berikutnya pertumbuhan bisa mencapai sekitar 5,5% atau lebih. Selain itu, sejumlah indikator ekonomi juga dinilai menunjukkan tren positif. Di antaranya Purchasing Managers' Index (PMI) yang berada di kisaran 53,9, kemudian consumer confidence yang disurvei oleh Bank Indonesia dan LPS juga menunjukkan peningkatan. Purbaya juga menyinggung indikator lain seperti Retail Sales Index dari Bank Indonesia yang meningkat, serta penjualan mobil yang menurut data asosiasi industri otomotif tumbuh sekitar 7%. Padahal pada tahun sebelumnya penjualan kendaraan sempat mengalami kontraksi. Indikator lain seperti Mandiri Spending Index juga menunjukkan tren positif. Menurut Purbaya, berbagai data tersebut berasal dari lembaga yang berbeda-beda sehingga tidak mungkin semuanya menunjukkan arah yang sama jika kondisi ekonomi sebenarnya buruk. Sumber : Detik Aset : TT/", "post_id": "7618763525862935828"}}, {"key": "chrstintbtha", "attributes": {"label": "chrstintbtha", "x": 279.1918248687708, "y": 950.6103716047365, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7601517298070867221", "id": "chrstintbtha", "source": "tiktok-000001", "content": "Hi sobat Riau Literaction 🙌 Perkenalkan, saya Christin Tabitha Putri Manurung, mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Riau. Saya tertarik mendaftar Riau LiterAction 2026 karena melihat pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat literasi ekonomi dan pemahaman kebijakan publik, khususnya kebijakan Bank Indonesia di daerah. Melalui program ini, saya ingin berkontribusi menyampaikan materi kebanksentralan seperti stabilitas moneter, sistem pembayaran, serta makna Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dengan pendekatan yang sederhana, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Riau. Dengan latar belakang Hubungan Internasional, saya percaya literasi ekonomi yang baik dapat membantu masyarakat menjadi lebih kritis, adaptif, dan berdaya dalam menghadapi dinamika ekonomi. Saya berharap dapat menjadi bagian dari kolaborasi ini untuk menghadirkan konten edukatif yang informatif, akurat, dan berdampak nyata. Sumber informasi: Bank Indonesia (bi.go.id) Mari bersama meningkatkan literasi dan mengambil peran nyata untuk Riau yang lebih cerdas dan berdaya. Ikuti dan dukung terus edukasi kebanksentralan dengan mengikuti  #BankIndonesiaRiau #RiauLiterAction2026 #fyp #foryoupage", "post_id": "7601517298070867221"}}, {"key": "bank_indonesia_riau", "attributes": {"label": "bank_indonesia_riau", "x": 20.668528113967245, "y": 229.93005605815964, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7601517298070867221", "id": "bank_indonesia_riau", "source": "tiktok-000001", "content": "Hi sobat Riau Literaction 🙌 Perkenalkan, saya Christin Tabitha Putri Manurung, mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Riau. Saya tertarik mendaftar Riau LiterAction 2026 karena melihat pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat literasi ekonomi dan pemahaman kebijakan publik, khususnya kebijakan Bank Indonesia di daerah. Melalui program ini, saya ingin berkontribusi menyampaikan materi kebanksentralan seperti stabilitas moneter, sistem pembayaran, serta makna Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dengan pendekatan yang sederhana, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Riau. Dengan latar belakang Hubungan Internasional, saya percaya literasi ekonomi yang baik dapat membantu masyarakat menjadi lebih kritis, adaptif, dan berdaya dalam menghadapi dinamika ekonomi. Saya berharap dapat menjadi bagian dari kolaborasi ini untuk menghadirkan konten edukatif yang informatif, akurat, dan berdampak nyata. Sumber informasi: Bank Indonesia (bi.go.id) Mari bersama meningkatkan literasi dan mengambil peran nyata untuk Riau yang lebih cerdas dan berdaya. Ikuti dan dukung terus edukasi kebanksentralan dengan mengikuti  #BankIndonesiaRiau #RiauLiterAction2026 #fyp #foryoupage", "post_id": "7601517298070867221"}}, {"key": "hurriyatul.asyifa", "attributes": {"label": "hurriyatul.asyifa", "x": 811.5201714495439, "y": 958.384429921266, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7625310028278385938", "id": "hurriyatul.asyifa", "source": "tiktok-000001", "content": "Hallooo Rakan Meutuah!! 🙌 Saya Hurriyatul Asyifa dari Kabupaten Pidie Jaya, Siap ikut memeriahkan 'Festival Ekonomi Syariah Sumatera 2026' Dengan Tema 'Halal Lifestyle: Inovasi Untuk Hidup yang Lebih Berkah' yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Aceh    #RoadtoFESyar2026 #BankIndonesiaAceh #FESYARSUMATERA #KebaikanUntukSemua", "post_id": "7625310028278385938"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "attributes": {"label": "biroekbangprovbanten", "x": 118.87853852532592, "y": 870.6819214514686, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7623390439600852245", "id": "biroekbangprovbanten", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "ABDI", "attributes": {"label": "ABDI", "x": 823.5011935646405, "y": 434.9895017248324, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623390439600852245", "id": "ABDI", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "dimyati.natakusumah", "attributes": {"label": "dimyati.natakusumah", "x": 365.8947105288085, "y": 223.01427535490959, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623390439600852245", "id": "dimyati.natakusumah", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "Pemerintah", "attributes": {"label": "Pemerintah", "x": 43.27219506218994, "y": 132.95384220249497, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623390439600852245", "id": "Pemerintah", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "DPD", "attributes": {"label": "DPD", "x": 932.2672064373305, "y": 682.5877959409287, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623390439600852245", "id": "DPD", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Kunjungan Kerja DPD RI Komite IV ke Banten: Sinergi untuk Ekonomi Banten Lebih Baik ✨ Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, mendampingi DPD RI Komite IV yang melaksanakan Kunjungan Kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten (31/3/2026). Kunjungan ini berfokus pada pembahasan isu-isu krusial perekonomian Banten, bersama Bank Indonesia, OJK, dan Pemprov Banten. Sinergi dan kolaborasi antar lembaga sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. 💪 Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui berbagai kebijakan dan program ekonomi yang strategis. 🤝 Ayo kita bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera! 🚀 #DPDRI #KomiteIV #KunjunganKerja #Banten #BiroEkbangProvBanten  BANTEN   Provinsi Banten  RI PROVINSI BANTEN", "post_id": "7623390439600852245"}}, {"key": "komang.sanjaya.respon", "attributes": {"label": "komang.sanjaya.respon", "x": 292.4448497173858, "y": 633.3307878899063, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7627087383019736327", "id": "komang.sanjaya.respon", "source": "tiktok-000001", "content": "Replying to  toro 88  Semangat gotong royong dan pemberdayaan ekonomi lokal terasa kuat dalam Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali bersama TP PKK Kabupaten Tabanan. Mengusung konsep “Berbelanja dan Berbagi”, kegiatan ini menjadi ruang nyata bagi pelaku UMKM untuk tumbuh, sekaligus menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat, khususnya para lansia penerima bantuan. Didukung fasilitas stand gratis tanpa potongan hasil penjualan, ratusan pelaku usaha lokal Tabanan—from produk pertanian hingga kerajinan—mendapat kesempatan memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Inisiatif ini menegaskan peran PKK sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan. #UMKMBali #PKKTabanan #BanggaProdukLokal #EkonomiKerakyatan", "post_id": "7627087383019736327"}}, {"key": "gus", "attributes": {"label": "gus", "x": 398.8575880892966, "y": 972.5096562249881, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627087383019736327", "id": "gus", "source": "tiktok-000001", "content": "Replying to  toro 88  Semangat gotong royong dan pemberdayaan ekonomi lokal terasa kuat dalam Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali bersama TP PKK Kabupaten Tabanan. Mengusung konsep “Berbelanja dan Berbagi”, kegiatan ini menjadi ruang nyata bagi pelaku UMKM untuk tumbuh, sekaligus menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat, khususnya para lansia penerima bantuan. Didukung fasilitas stand gratis tanpa potongan hasil penjualan, ratusan pelaku usaha lokal Tabanan—from produk pertanian hingga kerajinan—mendapat kesempatan memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Inisiatif ini menegaskan peran PKK sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan. #UMKMBali #PKKTabanan #BanggaProdukLokal #EkonomiKerakyatan", "post_id": "7627087383019736327"}}, {"key": "theogidn", "attributes": {"label": "theogidn", "x": 14.131626286871368, "y": 825.4418363529878, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7624361116243660053", "id": "theogidn", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia dan Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan. Lewat inovasi ini, masyarakat Indonesia bisa bertransaksi langsung di Korea menggunakan QRIS dari aplikasi domestik, tanpa perlu menukar valuta asing.\n \n Transaksi dilakukan dalam mata uang lokal masing-masing negara, sehingga lebih praktis, efisien, dan berbiaya rendah. Peluncuran ini juga menjadi bagian dari kerja sama strategis kedua negara dalam Joint Vision Statement yang disepakati pada 1 April 2026.\n \n Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut langkah ini sebagai upaya membangun sistem pembayaran yang lebih terintegrasi dan inklusif. Selain memudahkan transaksi, konektivitas ini juga diharapkan bisa mendorong UMKM, pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi. Senada, Bank of Korea menilai kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat hubungan ekonomi digital antara Indonesia dan Korea Selatan.\n \n Sumber: Bank Indonesia, Kompascom\n Sumber visual: Tiktok , , , \n \n \n #THEOG #OGNEWS #QRIS #BankIndonesia #KoreaSelatan", "post_id": "7624361116243660053"}}, {"key": "/korea_insight", "attributes": {"label": "/korea_insight", "x": 791.2402546073477, "y": 547.4444402451448, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7624361116243660053", "id": "/korea_insight", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia dan Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan. Lewat inovasi ini, masyarakat Indonesia bisa bertransaksi langsung di Korea menggunakan QRIS dari aplikasi domestik, tanpa perlu menukar valuta asing.\n \n Transaksi dilakukan dalam mata uang lokal masing-masing negara, sehingga lebih praktis, efisien, dan berbiaya rendah. Peluncuran ini juga menjadi bagian dari kerja sama strategis kedua negara dalam Joint Vision Statement yang disepakati pada 1 April 2026.\n \n Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut langkah ini sebagai upaya membangun sistem pembayaran yang lebih terintegrasi dan inklusif. Selain memudahkan transaksi, konektivitas ini juga diharapkan bisa mendorong UMKM, pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi. Senada, Bank of Korea menilai kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat hubungan ekonomi digital antara Indonesia dan Korea Selatan.\n \n Sumber: Bank Indonesia, Kompascom\n Sumber visual: Tiktok , , , \n \n \n #THEOG #OGNEWS #QRIS #BankIndonesia #KoreaSelatan", "post_id": "7624361116243660053"}}, {"key": "/kstreetwalk", "attributes": {"label": "/kstreetwalk", "x": 610.4606613336433, "y": 54.58766243656721, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7624361116243660053", "id": "/kstreetwalk", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia dan Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan. Lewat inovasi ini, masyarakat Indonesia bisa bertransaksi langsung di Korea menggunakan QRIS dari aplikasi domestik, tanpa perlu menukar valuta asing.\n \n Transaksi dilakukan dalam mata uang lokal masing-masing negara, sehingga lebih praktis, efisien, dan berbiaya rendah. Peluncuran ini juga menjadi bagian dari kerja sama strategis kedua negara dalam Joint Vision Statement yang disepakati pada 1 April 2026.\n \n Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut langkah ini sebagai upaya membangun sistem pembayaran yang lebih terintegrasi dan inklusif. Selain memudahkan transaksi, konektivitas ini juga diharapkan bisa mendorong UMKM, pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi. Senada, Bank of Korea menilai kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat hubungan ekonomi digital antara Indonesia dan Korea Selatan.\n \n Sumber: Bank Indonesia, Kompascom\n Sumber visual: Tiktok , , , \n \n \n #THEOG #OGNEWS #QRIS #BankIndonesia #KoreaSelatan", "post_id": "7624361116243660053"}}, {"key": "/saif_ullah7878", "attributes": {"label": "/saif_ullah7878", "x": 357.3174304520933, "y": 910.2179590025762, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7624361116243660053", "id": "/saif_ullah7878", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia dan Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan. Lewat inovasi ini, masyarakat Indonesia bisa bertransaksi langsung di Korea menggunakan QRIS dari aplikasi domestik, tanpa perlu menukar valuta asing.\n \n Transaksi dilakukan dalam mata uang lokal masing-masing negara, sehingga lebih praktis, efisien, dan berbiaya rendah. Peluncuran ini juga menjadi bagian dari kerja sama strategis kedua negara dalam Joint Vision Statement yang disepakati pada 1 April 2026.\n \n Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut langkah ini sebagai upaya membangun sistem pembayaran yang lebih terintegrasi dan inklusif. Selain memudahkan transaksi, konektivitas ini juga diharapkan bisa mendorong UMKM, pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi. Senada, Bank of Korea menilai kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat hubungan ekonomi digital antara Indonesia dan Korea Selatan.\n \n Sumber: Bank Indonesia, Kompascom\n Sumber visual: Tiktok , , , \n \n \n #THEOG #OGNEWS #QRIS #BankIndonesia #KoreaSelatan", "post_id": "7624361116243660053"}}, {"key": "/visitseoul", "attributes": {"label": "/visitseoul", "x": 756.1980171073328, "y": 289.5347537822623, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7624361116243660053", "id": "/visitseoul", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia dan Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan. Lewat inovasi ini, masyarakat Indonesia bisa bertransaksi langsung di Korea menggunakan QRIS dari aplikasi domestik, tanpa perlu menukar valuta asing.\n \n Transaksi dilakukan dalam mata uang lokal masing-masing negara, sehingga lebih praktis, efisien, dan berbiaya rendah. Peluncuran ini juga menjadi bagian dari kerja sama strategis kedua negara dalam Joint Vision Statement yang disepakati pada 1 April 2026.\n \n Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut langkah ini sebagai upaya membangun sistem pembayaran yang lebih terintegrasi dan inklusif. Selain memudahkan transaksi, konektivitas ini juga diharapkan bisa mendorong UMKM, pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi. Senada, Bank of Korea menilai kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat hubungan ekonomi digital antara Indonesia dan Korea Selatan.\n \n Sumber: Bank Indonesia, Kompascom\n Sumber visual: Tiktok , , , \n \n \n #THEOG #OGNEWS #QRIS #BankIndonesia #KoreaSelatan", "post_id": "7624361116243660053"}}, {"key": "haqqnews.co.id", "attributes": {"label": "haqqnews.co.id", "x": 349.7018411610645, "y": 238.92956436313784, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "7626259154801380629", "id": "haqqnews.co.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Satu per Satu Brand Besar Tinggalkan Ibu Kota Kepri 8 April 2026 Ritel, Industri, dan Perbankan Kompak Kurangi Operasi dalam Dua Tahun Terakhir Haqqnews.co.id – Satu per satu brand besar mulai meninggalkan Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Matahari Department Store sudah menutup gerai sejak 2025. Pabrik Teh Prendjak bersiap memindahkan pabriknya. Bank OCBC NISP juga disebut akan menutup cabangnya pada Mei 2026. Rangkaian penutupan ini menunjukkan perubahan arah bisnis di ibu kota Kepri tersebut. Dalam waktu berdekatan, sektor ritel, industri, dan perbankan sama-sama mengurangi kehadiran fisik. Matahari lebih dulu menghentikan operasional gerai di Tanjungpinang City Center pada 1 Mei 2025. Anggota DPRD Kepulauan Riau Rudy Chua menyebut kinerja penjualan tidak mencapai target. “Omset mereka di bawah target, juga sepi,” kata Rudy. Ia menilai penutupan itu berdampak pada aktivitas pusat perbelanjaan. Tenant utama biasanya menarik pengunjung dan menopang gerai lain. Di sektor industri, PT Panca Rasa Pratama, produsen Teh Prendjak, sempat menghentikan produksi akibat gangguan akses ke pabrik. Perusahaan itu kini disebut akan menutup operasional pada 2026 setelah aktivitas produksi tidak stabil. Prendjak disebut akan memindahkan pabriknya ke Pulau Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan usaha juga menjangkau sektor pengolahan. Gangguan operasional mendorong perusahaan meninjau ulang keberlanjutan bisnisnya. Sementara itu, Bank OCBC NISP kini menjadi perhatian publik. Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua mengatakan pihaknya menerima informasi rencana penutupan cabang di Tanjungpinang pada Mei 2026. “Kami mendapat pengaduan dari warga terkait rencana penutupan Bank OCBC NISP cabang Tanjungpinang,” ujarnya. Kabar itu muncul seiring keluhan nasabah terkait layanan penarikan valuta asing. Sebagian nasabah mulai memindahkan dana untuk menjaga kelancaran transaksi. Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan satu pola yang sama. Pelaku usaha memilih menutup gerai, menghentikan produksi, atau mengalihkan layanan ke kota lain. Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis data resmi dampak terhadap tenaga kerja dan investasi. Namun, perkembangan ini menjadi perhatian karena melibatkan sektor-sektor utama yang selama ini menopang aktivitas ekonomi Tanjungpinang.  #tanjungpinang #ibukotakepri #prendjak #matahari #duniausaha  Kepri  Haris Pratamura  Sutiawan.SE", "post_id": "7626259154801380629"}}, {"key": "Gubernur", "attributes": {"label": "Gubernur", "x": 17.489868957733524, "y": 929.2847106078293, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.9077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626259154801380629", "id": "Gubernur", "source": "tiktok-000001", "content": "Satu per Satu Brand Besar Tinggalkan Ibu Kota Kepri 8 April 2026 Ritel, Industri, dan Perbankan Kompak Kurangi Operasi dalam Dua Tahun Terakhir Haqqnews.co.id – Satu per satu brand besar mulai meninggalkan Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Matahari Department Store sudah menutup gerai sejak 2025. Pabrik Teh Prendjak bersiap memindahkan pabriknya. Bank OCBC NISP juga disebut akan menutup cabangnya pada Mei 2026. Rangkaian penutupan ini menunjukkan perubahan arah bisnis di ibu kota Kepri tersebut. Dalam waktu berdekatan, sektor ritel, industri, dan perbankan sama-sama mengurangi kehadiran fisik. Matahari lebih dulu menghentikan operasional gerai di Tanjungpinang City Center pada 1 Mei 2025. Anggota DPRD Kepulauan Riau Rudy Chua menyebut kinerja penjualan tidak mencapai target. “Omset mereka di bawah target, juga sepi,” kata Rudy. Ia menilai penutupan itu berdampak pada aktivitas pusat perbelanjaan. Tenant utama biasanya menarik pengunjung dan menopang gerai lain. Di sektor industri, PT Panca Rasa Pratama, produsen Teh Prendjak, sempat menghentikan produksi akibat gangguan akses ke pabrik. Perusahaan itu kini disebut akan menutup operasional pada 2026 setelah aktivitas produksi tidak stabil. Prendjak disebut akan memindahkan pabriknya ke Pulau Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan usaha juga menjangkau sektor pengolahan. Gangguan operasional mendorong perusahaan meninjau ulang keberlanjutan bisnisnya. Sementara itu, Bank OCBC NISP kini menjadi perhatian publik. Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua mengatakan pihaknya menerima informasi rencana penutupan cabang di Tanjungpinang pada Mei 2026. “Kami mendapat pengaduan dari warga terkait rencana penutupan Bank OCBC NISP cabang Tanjungpinang,” ujarnya. Kabar itu muncul seiring keluhan nasabah terkait layanan penarikan valuta asing. Sebagian nasabah mulai memindahkan dana untuk menjaga kelancaran transaksi. Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan satu pola yang sama. Pelaku usaha memilih menutup gerai, menghentikan produksi, atau mengalihkan layanan ke kota lain. Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis data resmi dampak terhadap tenaga kerja dan investasi. Namun, perkembangan ini menjadi perhatian karena melibatkan sektor-sektor utama yang selama ini menopang aktivitas ekonomi Tanjungpinang.  #tanjungpinang #ibukotakepri #prendjak #matahari #duniausaha  Kepri  Haris Pratamura  Sutiawan.SE", "post_id": "7626259154801380629"}}, {"key": "Nyanyang", "attributes": {"label": "Nyanyang", "x": 658.4364210664984, "y": 428.75973152115535, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.9077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626259154801380629", "id": "Nyanyang", "source": "tiktok-000001", "content": "Satu per Satu Brand Besar Tinggalkan Ibu Kota Kepri 8 April 2026 Ritel, Industri, dan Perbankan Kompak Kurangi Operasi dalam Dua Tahun Terakhir Haqqnews.co.id – Satu per satu brand besar mulai meninggalkan Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Matahari Department Store sudah menutup gerai sejak 2025. Pabrik Teh Prendjak bersiap memindahkan pabriknya. Bank OCBC NISP juga disebut akan menutup cabangnya pada Mei 2026. Rangkaian penutupan ini menunjukkan perubahan arah bisnis di ibu kota Kepri tersebut. Dalam waktu berdekatan, sektor ritel, industri, dan perbankan sama-sama mengurangi kehadiran fisik. Matahari lebih dulu menghentikan operasional gerai di Tanjungpinang City Center pada 1 Mei 2025. Anggota DPRD Kepulauan Riau Rudy Chua menyebut kinerja penjualan tidak mencapai target. “Omset mereka di bawah target, juga sepi,” kata Rudy. Ia menilai penutupan itu berdampak pada aktivitas pusat perbelanjaan. Tenant utama biasanya menarik pengunjung dan menopang gerai lain. Di sektor industri, PT Panca Rasa Pratama, produsen Teh Prendjak, sempat menghentikan produksi akibat gangguan akses ke pabrik. Perusahaan itu kini disebut akan menutup operasional pada 2026 setelah aktivitas produksi tidak stabil. Prendjak disebut akan memindahkan pabriknya ke Pulau Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan usaha juga menjangkau sektor pengolahan. Gangguan operasional mendorong perusahaan meninjau ulang keberlanjutan bisnisnya. Sementara itu, Bank OCBC NISP kini menjadi perhatian publik. Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua mengatakan pihaknya menerima informasi rencana penutupan cabang di Tanjungpinang pada Mei 2026. “Kami mendapat pengaduan dari warga terkait rencana penutupan Bank OCBC NISP cabang Tanjungpinang,” ujarnya. Kabar itu muncul seiring keluhan nasabah terkait layanan penarikan valuta asing. Sebagian nasabah mulai memindahkan dana untuk menjaga kelancaran transaksi. Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan satu pola yang sama. Pelaku usaha memilih menutup gerai, menghentikan produksi, atau mengalihkan layanan ke kota lain. Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis data resmi dampak terhadap tenaga kerja dan investasi. Namun, perkembangan ini menjadi perhatian karena melibatkan sektor-sektor utama yang selama ini menopang aktivitas ekonomi Tanjungpinang.  #tanjungpinang #ibukotakepri #prendjak #matahari #duniausaha  Kepri  Haris Pratamura  Sutiawan.SE", "post_id": "7626259154801380629"}}, {"key": "Iman", "attributes": {"label": "Iman", "x": 474.66166433801703, "y": 841.1203922986105, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.9077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626259154801380629", "id": "Iman", "source": "tiktok-000001", "content": "Satu per Satu Brand Besar Tinggalkan Ibu Kota Kepri 8 April 2026 Ritel, Industri, dan Perbankan Kompak Kurangi Operasi dalam Dua Tahun Terakhir Haqqnews.co.id – Satu per satu brand besar mulai meninggalkan Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Matahari Department Store sudah menutup gerai sejak 2025. Pabrik Teh Prendjak bersiap memindahkan pabriknya. Bank OCBC NISP juga disebut akan menutup cabangnya pada Mei 2026. Rangkaian penutupan ini menunjukkan perubahan arah bisnis di ibu kota Kepri tersebut. Dalam waktu berdekatan, sektor ritel, industri, dan perbankan sama-sama mengurangi kehadiran fisik. Matahari lebih dulu menghentikan operasional gerai di Tanjungpinang City Center pada 1 Mei 2025. Anggota DPRD Kepulauan Riau Rudy Chua menyebut kinerja penjualan tidak mencapai target. “Omset mereka di bawah target, juga sepi,” kata Rudy. Ia menilai penutupan itu berdampak pada aktivitas pusat perbelanjaan. Tenant utama biasanya menarik pengunjung dan menopang gerai lain. Di sektor industri, PT Panca Rasa Pratama, produsen Teh Prendjak, sempat menghentikan produksi akibat gangguan akses ke pabrik. Perusahaan itu kini disebut akan menutup operasional pada 2026 setelah aktivitas produksi tidak stabil. Prendjak disebut akan memindahkan pabriknya ke Pulau Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan usaha juga menjangkau sektor pengolahan. Gangguan operasional mendorong perusahaan meninjau ulang keberlanjutan bisnisnya. Sementara itu, Bank OCBC NISP kini menjadi perhatian publik. Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua mengatakan pihaknya menerima informasi rencana penutupan cabang di Tanjungpinang pada Mei 2026. “Kami mendapat pengaduan dari warga terkait rencana penutupan Bank OCBC NISP cabang Tanjungpinang,” ujarnya. Kabar itu muncul seiring keluhan nasabah terkait layanan penarikan valuta asing. Sebagian nasabah mulai memindahkan dana untuk menjaga kelancaran transaksi. Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan satu pola yang sama. Pelaku usaha memilih menutup gerai, menghentikan produksi, atau mengalihkan layanan ke kota lain. Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis data resmi dampak terhadap tenaga kerja dan investasi. Namun, perkembangan ini menjadi perhatian karena melibatkan sektor-sektor utama yang selama ini menopang aktivitas ekonomi Tanjungpinang.  #tanjungpinang #ibukotakepri #prendjak #matahari #duniausaha  Kepri  Haris Pratamura  Sutiawan.SE", "post_id": "7626259154801380629"}}, {"key": "pemkotanjungpinang", "attributes": {"label": "pemkotanjungpinang", "x": 422.36333276859904, "y": 85.80221588934722, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.9077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626259154801380629", "id": "pemkotanjungpinang", "source": "tiktok-000001", "content": "Satu per Satu Brand Besar Tinggalkan Ibu Kota Kepri 8 April 2026 Ritel, Industri, dan Perbankan Kompak Kurangi Operasi dalam Dua Tahun Terakhir Haqqnews.co.id – Satu per satu brand besar mulai meninggalkan Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Matahari Department Store sudah menutup gerai sejak 2025. Pabrik Teh Prendjak bersiap memindahkan pabriknya. Bank OCBC NISP juga disebut akan menutup cabangnya pada Mei 2026. Rangkaian penutupan ini menunjukkan perubahan arah bisnis di ibu kota Kepri tersebut. Dalam waktu berdekatan, sektor ritel, industri, dan perbankan sama-sama mengurangi kehadiran fisik. Matahari lebih dulu menghentikan operasional gerai di Tanjungpinang City Center pada 1 Mei 2025. Anggota DPRD Kepulauan Riau Rudy Chua menyebut kinerja penjualan tidak mencapai target. “Omset mereka di bawah target, juga sepi,” kata Rudy. Ia menilai penutupan itu berdampak pada aktivitas pusat perbelanjaan. Tenant utama biasanya menarik pengunjung dan menopang gerai lain. Di sektor industri, PT Panca Rasa Pratama, produsen Teh Prendjak, sempat menghentikan produksi akibat gangguan akses ke pabrik. Perusahaan itu kini disebut akan menutup operasional pada 2026 setelah aktivitas produksi tidak stabil. Prendjak disebut akan memindahkan pabriknya ke Pulau Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan usaha juga menjangkau sektor pengolahan. Gangguan operasional mendorong perusahaan meninjau ulang keberlanjutan bisnisnya. Sementara itu, Bank OCBC NISP kini menjadi perhatian publik. Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua mengatakan pihaknya menerima informasi rencana penutupan cabang di Tanjungpinang pada Mei 2026. “Kami mendapat pengaduan dari warga terkait rencana penutupan Bank OCBC NISP cabang Tanjungpinang,” ujarnya. Kabar itu muncul seiring keluhan nasabah terkait layanan penarikan valuta asing. Sebagian nasabah mulai memindahkan dana untuk menjaga kelancaran transaksi. Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan satu pola yang sama. Pelaku usaha memilih menutup gerai, menghentikan produksi, atau mengalihkan layanan ke kota lain. Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis data resmi dampak terhadap tenaga kerja dan investasi. Namun, perkembangan ini menjadi perhatian karena melibatkan sektor-sektor utama yang selama ini menopang aktivitas ekonomi Tanjungpinang.  #tanjungpinang #ibukotakepri #prendjak #matahari #duniausaha  Kepri  Haris Pratamura  Sutiawan.SE", "post_id": "7626259154801380629"}}, {"key": "lisdarmansyah.official", "attributes": {"label": "lisdarmansyah.official", "x": 221.12776989535232, "y": 749.2290818176291, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.9077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626259154801380629", "id": "lisdarmansyah.official", "source": "tiktok-000001", "content": "Satu per Satu Brand Besar Tinggalkan Ibu Kota Kepri 8 April 2026 Ritel, Industri, dan Perbankan Kompak Kurangi Operasi dalam Dua Tahun Terakhir Haqqnews.co.id – Satu per satu brand besar mulai meninggalkan Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Matahari Department Store sudah menutup gerai sejak 2025. Pabrik Teh Prendjak bersiap memindahkan pabriknya. Bank OCBC NISP juga disebut akan menutup cabangnya pada Mei 2026. Rangkaian penutupan ini menunjukkan perubahan arah bisnis di ibu kota Kepri tersebut. Dalam waktu berdekatan, sektor ritel, industri, dan perbankan sama-sama mengurangi kehadiran fisik. Matahari lebih dulu menghentikan operasional gerai di Tanjungpinang City Center pada 1 Mei 2025. Anggota DPRD Kepulauan Riau Rudy Chua menyebut kinerja penjualan tidak mencapai target. “Omset mereka di bawah target, juga sepi,” kata Rudy. Ia menilai penutupan itu berdampak pada aktivitas pusat perbelanjaan. Tenant utama biasanya menarik pengunjung dan menopang gerai lain. Di sektor industri, PT Panca Rasa Pratama, produsen Teh Prendjak, sempat menghentikan produksi akibat gangguan akses ke pabrik. Perusahaan itu kini disebut akan menutup operasional pada 2026 setelah aktivitas produksi tidak stabil. Prendjak disebut akan memindahkan pabriknya ke Pulau Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan usaha juga menjangkau sektor pengolahan. Gangguan operasional mendorong perusahaan meninjau ulang keberlanjutan bisnisnya. Sementara itu, Bank OCBC NISP kini menjadi perhatian publik. Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua mengatakan pihaknya menerima informasi rencana penutupan cabang di Tanjungpinang pada Mei 2026. “Kami mendapat pengaduan dari warga terkait rencana penutupan Bank OCBC NISP cabang Tanjungpinang,” ujarnya. Kabar itu muncul seiring keluhan nasabah terkait layanan penarikan valuta asing. Sebagian nasabah mulai memindahkan dana untuk menjaga kelancaran transaksi. Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan satu pola yang sama. Pelaku usaha memilih menutup gerai, menghentikan produksi, atau mengalihkan layanan ke kota lain. Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis data resmi dampak terhadap tenaga kerja dan investasi. Namun, perkembangan ini menjadi perhatian karena melibatkan sektor-sektor utama yang selama ini menopang aktivitas ekonomi Tanjungpinang.  #tanjungpinang #ibukotakepri #prendjak #matahari #duniausaha  Kepri  Haris Pratamura  Sutiawan.SE", "post_id": "7626259154801380629"}}, {"key": "aspirasi_bali", "attributes": {"label": "aspirasi_bali", "x": 261.4192585930422, "y": 490.36371030271374, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7625130174782262548", "id": "aspirasi_bali", "source": "tiktok-000001", "content": "De Gadjah Pimpin Aksi Bersih Lingkungan di Danau Yeh Malet Karangasem DPC Partai Gerindra Karangasem menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Danau Yeh Malet pada Jumat, 3 April 2026, dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari ulang tahun partai, tetapi juga langkah nyata untuk mengangkat potensi Danau Yeh Malet sebagai destinasi wisata baru yang menarik di Karangasem. Aksi ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, bersama jajaran kader dan masyarakat. Ketua DPC Gerindra Karangasem, I Nyoman Suyasa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya peran semua pihak untuk terus menggelorakan aksi serupa di berbagai lokasi, sekaligus mendorong dukungan pemerintah daerah dalam mempromosikan dan menata kawasan danau agar semakin dikenal luas. Sementara itu, De Gadjah menyampaikan bahwa Danau Yeh Malet memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan jika dikelola dengan serius dan konsisten. Ia menegaskan bahwa aksi nyata yang berkelanjutan menjadi kunci utama, serta menyatakan komitmen untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.  Dengan kolaborasi yang kuat, Danau Yeh Malet diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi wisata yang bersih, tertata, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. #GerindraPeduliLingkungan  #YehMaletBersih  #KarangasemBangkit  #WisataBaliBaru  #aspirasibali", "post_id": "7625130174782262548"}}, {"key": "partaigerindra", "attributes": {"label": "partaigerindra", "x": 44.36664916946109, "y": 809.6188822541936, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2863, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625130174782262548", "id": "partaigerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "De Gadjah Pimpin Aksi Bersih Lingkungan di Danau Yeh Malet Karangasem DPC Partai Gerindra Karangasem menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Danau Yeh Malet pada Jumat, 3 April 2026, dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari ulang tahun partai, tetapi juga langkah nyata untuk mengangkat potensi Danau Yeh Malet sebagai destinasi wisata baru yang menarik di Karangasem. Aksi ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, bersama jajaran kader dan masyarakat. Ketua DPC Gerindra Karangasem, I Nyoman Suyasa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya peran semua pihak untuk terus menggelorakan aksi serupa di berbagai lokasi, sekaligus mendorong dukungan pemerintah daerah dalam mempromosikan dan menata kawasan danau agar semakin dikenal luas. Sementara itu, De Gadjah menyampaikan bahwa Danau Yeh Malet memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan jika dikelola dengan serius dan konsisten. Ia menegaskan bahwa aksi nyata yang berkelanjutan menjadi kunci utama, serta menyatakan komitmen untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.  Dengan kolaborasi yang kuat, Danau Yeh Malet diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi wisata yang bersih, tertata, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. #GerindraPeduliLingkungan  #YehMaletBersih  #KarangasemBangkit  #WisataBaliBaru  #aspirasibali", "post_id": "7625130174782262548"}}, {"key": "dpdgerindrabali", "attributes": {"label": "dpdgerindrabali", "x": 703.7332895443432, "y": 847.0460247448456, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2863, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625130174782262548", "id": "dpdgerindrabali", "source": "tiktok-000001", "content": "De Gadjah Pimpin Aksi Bersih Lingkungan di Danau Yeh Malet Karangasem DPC Partai Gerindra Karangasem menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Danau Yeh Malet pada Jumat, 3 April 2026, dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari ulang tahun partai, tetapi juga langkah nyata untuk mengangkat potensi Danau Yeh Malet sebagai destinasi wisata baru yang menarik di Karangasem. Aksi ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, bersama jajaran kader dan masyarakat. Ketua DPC Gerindra Karangasem, I Nyoman Suyasa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya peran semua pihak untuk terus menggelorakan aksi serupa di berbagai lokasi, sekaligus mendorong dukungan pemerintah daerah dalam mempromosikan dan menata kawasan danau agar semakin dikenal luas. Sementara itu, De Gadjah menyampaikan bahwa Danau Yeh Malet memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan jika dikelola dengan serius dan konsisten. Ia menegaskan bahwa aksi nyata yang berkelanjutan menjadi kunci utama, serta menyatakan komitmen untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.  Dengan kolaborasi yang kuat, Danau Yeh Malet diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi wisata yang bersih, tertata, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. #GerindraPeduliLingkungan  #YehMaletBersih  #KarangasemBangkit  #WisataBaliBaru  #aspirasibali", "post_id": "7625130174782262548"}}, {"key": "dpcgerindra_karangasem", "attributes": {"label": "dpcgerindra_karangasem", "x": 547.6254123420416, "y": 657.9092883135067, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2863, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625130174782262548", "id": "dpcgerindra_karangasem", "source": "tiktok-000001", "content": "De Gadjah Pimpin Aksi Bersih Lingkungan di Danau Yeh Malet Karangasem DPC Partai Gerindra Karangasem menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Danau Yeh Malet pada Jumat, 3 April 2026, dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari ulang tahun partai, tetapi juga langkah nyata untuk mengangkat potensi Danau Yeh Malet sebagai destinasi wisata baru yang menarik di Karangasem. Aksi ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, bersama jajaran kader dan masyarakat. Ketua DPC Gerindra Karangasem, I Nyoman Suyasa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya peran semua pihak untuk terus menggelorakan aksi serupa di berbagai lokasi, sekaligus mendorong dukungan pemerintah daerah dalam mempromosikan dan menata kawasan danau agar semakin dikenal luas. Sementara itu, De Gadjah menyampaikan bahwa Danau Yeh Malet memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan jika dikelola dengan serius dan konsisten. Ia menegaskan bahwa aksi nyata yang berkelanjutan menjadi kunci utama, serta menyatakan komitmen untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.  Dengan kolaborasi yang kuat, Danau Yeh Malet diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi wisata yang bersih, tertata, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. #GerindraPeduliLingkungan  #YehMaletBersih  #KarangasemBangkit  #WisataBaliBaru  #aspirasibali", "post_id": "7625130174782262548"}}, {"key": "breakingnewscoid", "attributes": {"label": "breakingnewscoid", "x": 383.39140974793304, "y": 189.52722387706845, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7627523794546019604", "id": "breakingnewscoid", "source": "tiktok-000001", "content": "Semangat emansipasi perempuan kembali bergema, menjelang peringatan Hari Kartini melalui kegiatan arisan gotong royong Teras Ayung bertema \"Kartini Masa Kini\"  di UC Silver Bali, Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran perempuan di era modern.  Tidak sekadar peringatan seremonial, acara ini juga menjadi ruang diskusi dan penguatan nilai keberanian, kemandirian, serta kesetaraan perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Berbagai kalangan perempuan hadir dalam kegiatan tersebut. Menariknya, acara ini juga melibatkan penyandang disabilitas dari Yayasan Cahaya Mutiara Ubud sebagai bentuk nyata inklusivitas dan kesetaraan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang acara. Para peserta diajak untuk memaknai kembali perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam konteks kekinian, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Ketua Umum DPC HIPPI Denpasar, Ni Kadek Winie Kaori Intan Mahkota menegaskan pentingnya keberanian perempuan dalam menjaga diri dan martabat. \"Perempuan harus berani berkata tidak terhadap segala bentuk kekerasan. Kita mampu melindungi diri, menjaga harkat dan martabat, serta membangun nilai diri melalui komunikasi, sikap, dan tindakan,\" kata Winie Kaori.  Winie Kaori juga mendorong perempuan untuk terus mengasah keterampilan, berani bermimpi, dan menciptakan peluang baru sebagai wujud nyata semangat Kartini masa kini. Sementara itu, Ketua DPD HIPPI Bali, Dr. AAA. Ngurah Tini Rusmini Gorda menekankan bahwa emansipasi perempuan harus diwujudkan melalui kontribusi nyata di berbagai bidang, terutama pendidikan. \"Melalui pendidikan, perempuan bisa terlibat secara aktif untuk kepentingan keluarga dan bangsa. Setiap zaman akan melahirkan inovasi-inovasi dari pemikiran Kartini,\" jelasnya. Tini Gorda juga mengingatkan pentingnya literasi digital bagi perempuan, khususnya dalam mendampingi anak di era teknologi. \"Perempuan harus aware terhadap teknologi, sehingga anak-anak tidak keluar dari pengawasan keluarga. Pendampingan harus terus diedukasi dan diadvokasi agar anak tidak terpapar dampak negatif teknologi,\" paparnya. Terkait budaya patriarki, Tini Gorda menilai komunikasi dan pembagian peran menjadi kunci untuk menciptakan kesetaraan. \"Budaya patriarki perlu dikomunikasikan. Yang penting adalah berbagi peran, sehingga hal-hal negatif tidak menjadi penghalang bagi perempuan untuk maju,\" tegasnya. Selain itu, Tini Gorda juga menekankan pentingnya pendidikan dan kemandirian ekonomi dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan. \"Kalau ingin speak up, perempuan harus punya ilmu. Pendidikan adalah kunci, dan kemandirian ekonomi akan memperkuat posisi perempuan sehingga kekerasan bisa diminimalkan,\" ungkapnya. Kehadiran penyandang disabilitas turut memperkuat pesan inklusivitas dalam kegiatan ini. Salah satu peserta, Ni Made Ratni dari Yayasan Cahaya Mutiara Ubud di Tampaksiring, menyebut Hari Kartini sebagai simbol kemandirian perempuan. \"Hari Kartini menunjukkan bahwa perempuan bisa lebih mandiri. Tidak hanya tinggal di rumah, tetapi juga dapat berkarier, berkarya, dan menginspirasi banyak orang,\" ungkapnya. Ia juga menyoroti masih adanya ketimpangan peran, khususnya bagi perempuan yang telah menikah. \"Perempuan bisa bekerja dan mengurus anak, dan laki-laki juga seharusnya bisa berbagi peran tersebut,\" tegasnya. Kegiatan ini menegaskan bahwa semangat Kartini masa kini tidak hanya soal kesetaraan, tetapi juga keberanian perempuan untuk berdaya dan berkontribusi secara inklusif di berbagai lini kehidupan.   #winiekaori #kaori #kartini #wanita #tangguh", "post_id": "7627523794546019604"}}, {"key": "KaoriKaori", "attributes": {"label": "KaoriKaori", "x": 713.1590387353466, "y": 344.0506348486031, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7627523794546019604", "id": "KaoriKaori", "source": "tiktok-000001", "content": "Semangat emansipasi perempuan kembali bergema, menjelang peringatan Hari Kartini melalui kegiatan arisan gotong royong Teras Ayung bertema \"Kartini Masa Kini\"  di UC Silver Bali, Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran perempuan di era modern.  Tidak sekadar peringatan seremonial, acara ini juga menjadi ruang diskusi dan penguatan nilai keberanian, kemandirian, serta kesetaraan perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Berbagai kalangan perempuan hadir dalam kegiatan tersebut. Menariknya, acara ini juga melibatkan penyandang disabilitas dari Yayasan Cahaya Mutiara Ubud sebagai bentuk nyata inklusivitas dan kesetaraan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang acara. Para peserta diajak untuk memaknai kembali perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam konteks kekinian, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Ketua Umum DPC HIPPI Denpasar, Ni Kadek Winie Kaori Intan Mahkota menegaskan pentingnya keberanian perempuan dalam menjaga diri dan martabat. \"Perempuan harus berani berkata tidak terhadap segala bentuk kekerasan. Kita mampu melindungi diri, menjaga harkat dan martabat, serta membangun nilai diri melalui komunikasi, sikap, dan tindakan,\" kata Winie Kaori.  Winie Kaori juga mendorong perempuan untuk terus mengasah keterampilan, berani bermimpi, dan menciptakan peluang baru sebagai wujud nyata semangat Kartini masa kini. Sementara itu, Ketua DPD HIPPI Bali, Dr. AAA. Ngurah Tini Rusmini Gorda menekankan bahwa emansipasi perempuan harus diwujudkan melalui kontribusi nyata di berbagai bidang, terutama pendidikan. \"Melalui pendidikan, perempuan bisa terlibat secara aktif untuk kepentingan keluarga dan bangsa. Setiap zaman akan melahirkan inovasi-inovasi dari pemikiran Kartini,\" jelasnya. Tini Gorda juga mengingatkan pentingnya literasi digital bagi perempuan, khususnya dalam mendampingi anak di era teknologi. \"Perempuan harus aware terhadap teknologi, sehingga anak-anak tidak keluar dari pengawasan keluarga. Pendampingan harus terus diedukasi dan diadvokasi agar anak tidak terpapar dampak negatif teknologi,\" paparnya. Terkait budaya patriarki, Tini Gorda menilai komunikasi dan pembagian peran menjadi kunci untuk menciptakan kesetaraan. \"Budaya patriarki perlu dikomunikasikan. Yang penting adalah berbagi peran, sehingga hal-hal negatif tidak menjadi penghalang bagi perempuan untuk maju,\" tegasnya. Selain itu, Tini Gorda juga menekankan pentingnya pendidikan dan kemandirian ekonomi dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan. \"Kalau ingin speak up, perempuan harus punya ilmu. Pendidikan adalah kunci, dan kemandirian ekonomi akan memperkuat posisi perempuan sehingga kekerasan bisa diminimalkan,\" ungkapnya. Kehadiran penyandang disabilitas turut memperkuat pesan inklusivitas dalam kegiatan ini. Salah satu peserta, Ni Made Ratni dari Yayasan Cahaya Mutiara Ubud di Tampaksiring, menyebut Hari Kartini sebagai simbol kemandirian perempuan. \"Hari Kartini menunjukkan bahwa perempuan bisa lebih mandiri. Tidak hanya tinggal di rumah, tetapi juga dapat berkarier, berkarya, dan menginspirasi banyak orang,\" ungkapnya. Ia juga menyoroti masih adanya ketimpangan peran, khususnya bagi perempuan yang telah menikah. \"Perempuan bisa bekerja dan mengurus anak, dan laki-laki juga seharusnya bisa berbagi peran tersebut,\" tegasnya. Kegiatan ini menegaskan bahwa semangat Kartini masa kini tidak hanya soal kesetaraan, tetapi juga keberanian perempuan untuk berdaya dan berkontribusi secara inklusif di berbagai lini kehidupan.   #winiekaori #kaori #kartini #wanita #tangguh", "post_id": "7627523794546019604"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 742.2057499167723, "y": 797.4834242715898, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.0497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 4, "degree": 6}, "_id": "847034142012155_1372394971598715", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global pada #RDGBI Februari 2026 Bank Indonesia memutuskan untuk tetap mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%.\n\nLalu, apa langkah kebijakan yang akan ditempuh pada #RDGBI Maret 2026?\n\n#SobatRupiah, saksikan “3 HARI LAGI!”\n\n📖: Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Bulan Maret 2026\n🗓️: Selasa, 17 Maret 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://youtube.com/\n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/\n\nCatat waktunya dan terus #BeriMakna untuk ekonomi Indonesia!", "post_id": "847034142012155_1372394971598715"}}, {"key": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "KanalBankIndonesia/live", "x": 97.7327904700408, "y": 575.8784224780389, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2005, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "847034142012155_1372394971598715", "id": "KanalBankIndonesia/live", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global pada #RDGBI Februari 2026 Bank Indonesia memutuskan untuk tetap mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%.\n\nLalu, apa langkah kebijakan yang akan ditempuh pada #RDGBI Maret 2026?\n\n#SobatRupiah, saksikan “3 HARI LAGI!”\n\n📖: Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Bulan Maret 2026\n🗓️: Selasa, 17 Maret 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://youtube.com/\n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/\n\nCatat waktunya dan terus #BeriMakna untuk ekonomi Indonesia!", "post_id": "847034142012155_1372394971598715"}}, {"key": "@NTVNewsIdn", "attributes": {"label": "@NTVNewsIdn", "x": 904.5409563299984, "y": 534.1049015825938, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bTzQyZcbSUs", "id": "@NTVNewsIdn", "source": "youtube-000001", "content": "Wamenkraf Beri Penjelasan soal Cara Hitung di Industri Kreatif: Semua Proses Bernilai | NTV\n\nhttps://www.ntvnews.id/ - Wamenkraf Beri Penjelasan soal Cara Hitung di Industri Kreatif: Semua Proses Bernilai | NTV\n\nWakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenkraf) Irene Umar, memberikan penjelasan terkait cara menghitung di industri kreatif. Menurut Irene setiap produksi yang meliputi ide hingga pengembangan teknis memiliki nilai. Hal itu ia sampaikan dalam unggahan di akun Instagramnya  pada Selasa (31/3/2026).\n\n#ireneumar #amsalsitepu #ekonomikreatif \n\nDKANTV\n\nSaksikan Nusantara TV di Jabodetabek 43 UHF | JaBar 35 UHF | JaTeng 36 UHF | DI Yogya 29 UHF | JaTim 38 UHF | SumUt 28 UHF | SulSel 34 UHF | KalSel 45 UHF | Bali 39 UHF | Lampung 42 UHF | KepRi 48 UHF | Satelit Telkomsat 3720 Mhz | vidio.com | Indihome channel 128 | USeeTV | My Republic | nusantaratv.com/live | Platform Appstore & Playstore\n\nSaksikan live streaming NTVnews.id hanya di https://www.ntvnews.id/live\nDan jangan lupa untuk follow akun media sosial NTVnews.id untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nInstagram:   / ntvnews.id  \nTiktok:   / ntvnewsdotid  \nX:   / ntvnewsid  \nWebsite: https://www.ntvnews.id/", "post_id": "bTzQyZcbSUs"}}, {"key": "irene.umar", "attributes": {"label": "irene.umar", "x": 967.7970057484846, "y": 82.63393508914308, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bTzQyZcbSUs", "id": "irene.umar", "source": "youtube-000001", "content": "Wamenkraf Beri Penjelasan soal Cara Hitung di Industri Kreatif: Semua Proses Bernilai | NTV\n\nhttps://www.ntvnews.id/ - Wamenkraf Beri Penjelasan soal Cara Hitung di Industri Kreatif: Semua Proses Bernilai | NTV\n\nWakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenkraf) Irene Umar, memberikan penjelasan terkait cara menghitung di industri kreatif. Menurut Irene setiap produksi yang meliputi ide hingga pengembangan teknis memiliki nilai. Hal itu ia sampaikan dalam unggahan di akun Instagramnya  pada Selasa (31/3/2026).\n\n#ireneumar #amsalsitepu #ekonomikreatif \n\nDKANTV\n\nSaksikan Nusantara TV di Jabodetabek 43 UHF | JaBar 35 UHF | JaTeng 36 UHF | DI Yogya 29 UHF | JaTim 38 UHF | SumUt 28 UHF | SulSel 34 UHF | KalSel 45 UHF | Bali 39 UHF | Lampung 42 UHF | KepRi 48 UHF | Satelit Telkomsat 3720 Mhz | vidio.com | Indihome channel 128 | USeeTV | My Republic | nusantaratv.com/live | Platform Appstore & Playstore\n\nSaksikan live streaming NTVnews.id hanya di https://www.ntvnews.id/live\nDan jangan lupa untuk follow akun media sosial NTVnews.id untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nInstagram:   / ntvnews.id  \nTiktok:   / ntvnewsdotid  \nX:   / ntvnewsid  \nWebsite: https://www.ntvnews.id/", "post_id": "bTzQyZcbSUs"}}, {"key": "@arahbangsaindonesia", "attributes": {"label": "@arahbangsaindonesia", "x": 634.7327975486661, "y": 592.7410002526127, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "z874V65Hl90", "id": "@arahbangsaindonesia", "source": "youtube-000001", "content": "RUU ASET, PMI & BBM SUBSIDI DISOROT, HAJI & FILM IKUT DIBAHAS | KILAS PARLEMEN - 08 APRIL 2026\n\nRapat DPR RI hari ini menyoroti sejumlah isu yang sedang ramai dibicarakan rakyat, dari energi hingga pendidikan dan perlindungan masyarakat.\n\nRUU ASET, PMI & BBM SUBSIDI DISOROT, HAJI & FILM IKUT DIBAHAS | KILAS PARLEMEN - 08 APRIL 2026\n\nRingkasan pembahasan:\n\nRUU Perampasan Aset kembali dibahas Komisi III bersama PERMAHI dan pakar hukum. DPR menyoroti risiko penyalahgunaan kekuasaan dan pentingnya transparansi serta perlindungan hak hukum dan HAM. Muhammad Rullyandi dan Chandra M Hamzah menekankan tata kelola aset yang akuntabel. Mercy Chriesty Barends mengingatkan potensi tebang pilih dan perlindungan pihak ketiga.\nPerlindungan pekerja migran dibahas Komisi IX di tengah konflik global. Mukhtarudin menyampaikan langkah mitigasi dan perlindungan PMI. Nurhadi menekankan peningkatan kualitas dan kemampuan PMI.\nIndustri film nasional dibahas Komisi VII. Novita Hardini menyoroti pajak ganda, lemahnya data industri, dan perlindungan tenaga kerja.\nKondisi ekonomi global dibahas Komisi XI bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. DPR menyoroti stabilitas ekonomi, inflasi, dan dampak konflik global terhadap pasar keuangan.\nInfrastruktur dan pariwisata Bali dibahas Komisi V. Lasarus menyoroti risiko abrasi dan potensi privatisasi pantai publik.\nIndustri gula nasional dibahas Komisi VI. Budi Sulistyono menyoroti ketergantungan impor dan rendahnya efisiensi industri.\nBiaya dan persiapan haji dibahas Komisi VIII. Selly Andriany Gantina menyoroti fasilitas, biaya, dan kesiapan jamaah.\nSistem pendidikan dibahas Komisi X. Bonnie Triyana menyoroti beban kurikulum siswa.\nDistribusi BBM subsidi dibahas Komisi XII. Dewi Yustisiana menekankan pengawasan distribusi agar tepat sasaran.\nRUU Masyarakat Adat dibahas Baleg DPR RI. Fokus pada perlindungan hak adat dan penyelesaian konflik agraria.\nProyek LNG dan dampak lingkungan dibahas Komisi XII. Syarif Fasha menekankan keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan.\nSistem imigrasi dibahas Komisi XIII. Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga menyoroti celah sistem dan potensi penyalahgunaan.\n\n#KILASPARLEMEN ABANG TV menghadirkan rangkuman rapat DPR RI dalam fungsi pengawasan, legislasi hingga anggaran terhadap isu-isu yang berdampak langsung pada masyarakat.\n\nABANG TV juga tersedia di:\nTiktok   / abangtv.id  \nInstagram   / abangtv.id  \n\nKami tunggu komentarmu:\nYoutube    /   \n\n#abangtv #kilasparlemen #dprri #rapatdpr #beritapolitik #isunasional #kebijakanpublik", "post_id": "z874V65Hl90"}}, {"key": "arahbangsaindonesia", "attributes": {"label": "arahbangsaindonesia", "x": 497.39111177615257, "y": 722.9408738784468, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "z874V65Hl90", "id": "arahbangsaindonesia", "source": "youtube-000001", "content": "RUU ASET, PMI & BBM SUBSIDI DISOROT, HAJI & FILM IKUT DIBAHAS | KILAS PARLEMEN - 08 APRIL 2026\n\nRapat DPR RI hari ini menyoroti sejumlah isu yang sedang ramai dibicarakan rakyat, dari energi hingga pendidikan dan perlindungan masyarakat.\n\nRUU ASET, PMI & BBM SUBSIDI DISOROT, HAJI & FILM IKUT DIBAHAS | KILAS PARLEMEN - 08 APRIL 2026\n\nRingkasan pembahasan:\n\nRUU Perampasan Aset kembali dibahas Komisi III bersama PERMAHI dan pakar hukum. DPR menyoroti risiko penyalahgunaan kekuasaan dan pentingnya transparansi serta perlindungan hak hukum dan HAM. Muhammad Rullyandi dan Chandra M Hamzah menekankan tata kelola aset yang akuntabel. Mercy Chriesty Barends mengingatkan potensi tebang pilih dan perlindungan pihak ketiga.\nPerlindungan pekerja migran dibahas Komisi IX di tengah konflik global. Mukhtarudin menyampaikan langkah mitigasi dan perlindungan PMI. Nurhadi menekankan peningkatan kualitas dan kemampuan PMI.\nIndustri film nasional dibahas Komisi VII. Novita Hardini menyoroti pajak ganda, lemahnya data industri, dan perlindungan tenaga kerja.\nKondisi ekonomi global dibahas Komisi XI bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. DPR menyoroti stabilitas ekonomi, inflasi, dan dampak konflik global terhadap pasar keuangan.\nInfrastruktur dan pariwisata Bali dibahas Komisi V. Lasarus menyoroti risiko abrasi dan potensi privatisasi pantai publik.\nIndustri gula nasional dibahas Komisi VI. Budi Sulistyono menyoroti ketergantungan impor dan rendahnya efisiensi industri.\nBiaya dan persiapan haji dibahas Komisi VIII. Selly Andriany Gantina menyoroti fasilitas, biaya, dan kesiapan jamaah.\nSistem pendidikan dibahas Komisi X. Bonnie Triyana menyoroti beban kurikulum siswa.\nDistribusi BBM subsidi dibahas Komisi XII. Dewi Yustisiana menekankan pengawasan distribusi agar tepat sasaran.\nRUU Masyarakat Adat dibahas Baleg DPR RI. Fokus pada perlindungan hak adat dan penyelesaian konflik agraria.\nProyek LNG dan dampak lingkungan dibahas Komisi XII. Syarif Fasha menekankan keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan.\nSistem imigrasi dibahas Komisi XIII. Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga menyoroti celah sistem dan potensi penyalahgunaan.\n\n#KILASPARLEMEN ABANG TV menghadirkan rangkuman rapat DPR RI dalam fungsi pengawasan, legislasi hingga anggaran terhadap isu-isu yang berdampak langsung pada masyarakat.\n\nABANG TV juga tersedia di:\nTiktok   / abangtv.id  \nInstagram   / abangtv.id  \n\nKami tunggu komentarmu:\nYoutube    /   \n\n#abangtv #kilasparlemen #dprri #rapatdpr #beritapolitik #isunasional #kebijakanpublik", "post_id": "z874V65Hl90"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "attributes": {"label": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "x": 89.89268880570411, "y": 458.6191171823897, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "fUQJEbIx_rk", "id": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "GILA! UTANG TEMBUS 7.389 TRILIUN, Indonesia Terjebak Lingkaran Setan Dolar AS?\n\nIndonesia kembali dihadapkan pada tantangan ekonomi serius di awal tahun 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia meroket hingga 434,7 miliar dolar AS atau menembus angka fantastis Rp7.389,9 triliun! Apakah ini sinyal bahaya bagi ketahanan fiskal kita?\nDi tengah fluktuasi nilai tukar Rupiah yang menyentuh angka Rp17.000 per Dolar AS, beban pembayaran utang luar negeri baik pemerintah maupun swasta kini menjadi sorotan tajam.\nSimak analisis mendalam bersama para pakar ekonomi mengenai struktur utang Indonesia, efektivitas belanja negara, hingga pentingnya hilirisasi industri sebagai kunci keluar dari jebakan utang luar negeri.\n\nVideo Editor: Rifqi Rahmandika\n\n#koranjakarta #news #UtangLuarNegeri #EkonomiIndonesia2026 #bankindonesia #KursRupiah #krisisekonomi #beritaterkini #FiskalIndonesia #dolar  #analisisekonomi \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "fUQJEbIx_rk"}}, {"key": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "koranjakarta...", "x": 456.3694293542484, "y": 106.83883528349259, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "fUQJEbIx_rk", "id": "koranjakarta...", "source": "youtube-000001", "content": "GILA! UTANG TEMBUS 7.389 TRILIUN, Indonesia Terjebak Lingkaran Setan Dolar AS?\n\nIndonesia kembali dihadapkan pada tantangan ekonomi serius di awal tahun 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia meroket hingga 434,7 miliar dolar AS atau menembus angka fantastis Rp7.389,9 triliun! Apakah ini sinyal bahaya bagi ketahanan fiskal kita?\nDi tengah fluktuasi nilai tukar Rupiah yang menyentuh angka Rp17.000 per Dolar AS, beban pembayaran utang luar negeri baik pemerintah maupun swasta kini menjadi sorotan tajam.\nSimak analisis mendalam bersama para pakar ekonomi mengenai struktur utang Indonesia, efektivitas belanja negara, hingga pentingnya hilirisasi industri sebagai kunci keluar dari jebakan utang luar negeri.\n\nVideo Editor: Rifqi Rahmandika\n\n#koranjakarta #news #UtangLuarNegeri #EkonomiIndonesia2026 #bankindonesia #KursRupiah #krisisekonomi #beritaterkini #FiskalIndonesia #dolar  #analisisekonomi \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "fUQJEbIx_rk"}}, {"key": "@tvOneNews", "attributes": {"label": "@tvOneNews", "x": 577.8511029353238, "y": 888.1718890078089, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "HNq3leRPjzY", "id": "@tvOneNews", "source": "youtube-000001", "content": "Menteri Hukum Menyoroti Fenomena Teknologi AI | Kabar Merah Putih\n\nKabar Merah Putih, https://www.tvOnenews.com - Menteri Hukum Menyoroti Fenomena Teknologi AI | Kabar Merah Putih\n\nMenteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menyoroti fenomena di mana teknologi Al sering kali mengambil alih peran media tanpa memberikan kompensasi ekonomi yang adil bagi para jurnalis dan penerbit. Pernyataan tersebut disampaikan Menkum dalam forum ASEAN Collective Management Organization (CMO) Forum Collaborative Strategic Dialogue on Digital Royalty yang berlangsung di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (10/4/2026).\n\nKMP01 \n\nMSP01\nGUS01\n\nSaksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live\nDan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook -   / tvonenews  \nInstagram -   / tvonenews  \nTwitter -   / tvonenews  \nTikTok -   / tvonenews  \nWebsite - https://tvOnenews.com\nMusic by Declan DP\n   /", "post_id": "HNq3leRPjzY"}}, {"key": "declandpmusic", "attributes": {"label": "declandpmusic", "x": 818.2274598277777, "y": 472.9868558801469, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "HNq3leRPjzY", "id": "declandpmusic", "source": "youtube-000001", "content": "Menteri Hukum Menyoroti Fenomena Teknologi AI | Kabar Merah Putih\n\nKabar Merah Putih, https://www.tvOnenews.com - Menteri Hukum Menyoroti Fenomena Teknologi AI | Kabar Merah Putih\n\nMenteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menyoroti fenomena di mana teknologi Al sering kali mengambil alih peran media tanpa memberikan kompensasi ekonomi yang adil bagi para jurnalis dan penerbit. Pernyataan tersebut disampaikan Menkum dalam forum ASEAN Collective Management Organization (CMO) Forum Collaborative Strategic Dialogue on Digital Royalty yang berlangsung di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (10/4/2026).\n\nKMP01 \n\nMSP01\nGUS01\n\nSaksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live\nDan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook -   / tvonenews  \nInstagram -   / tvonenews  \nTwitter -   / tvonenews  \nTikTok -   / tvonenews  \nWebsite - https://tvOnenews.com\nMusic by Declan DP\n   /", "post_id": "HNq3leRPjzY"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 392.58105229390503, "y": 149.47099280392183, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "sVqPHiS34Ic", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "NextDev Summit 2026: Telkomsel Cetak Technopreneur Masa Depan Berbasis AI\n\nGaruda Tv - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, Telkomsel kembali membuktikan komitmennya dalam memperkuat ekosistem digital nasional melalui gelaran NextDev Summit 2026. Mengusung tema \"Unleashing AI Impact\", ajang ini menjadi panggung bagi generasi muda Indonesia untuk menawarkan solusi inovatif berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).\n\nNextDev Summit 2026 menjadi wadah strategis bagi 10 technopreneur terbaik dari berbagai penjuru daerah untuk bertemu langsung dengan para investor dan pelaku ekosistem digital. Program ini dirancang untuk menciptakan dampak sosial yang positif sekaligus mendukung proses bisnis yang berkelanjutan di tanah air.\n\nDirektur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa konsistensi Telkomsel dalam melakukan scouting, inkubasi, hingga pengembangan melalui NextDev merupakan langkah nyata untuk mendukung visi pembangunan nasional.\n\n\"Sejalan dengan perkembangan zaman dan cita-cita pembangunan Presiden, Telkomsel bervisi untuk berkontribusi maksimal terhadap perkembangan ekonomi digital tanah air. Kami secara konsisten melakukan pendampingan agar inovasi ini terus berkembang,\" ujar Nugroho dalam sambutannya di Jakarta.\n\nApresiasi juga datang dari Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Digital, Ahmad Ridha Sabana. Ia menilai Telkomsel memiliki peran krusial sebagai infrastructure enabler yang mampu menjaga dan memperkuat platform digital di Indonesia. Senada dengan itu, Yovie Widianto selaku Utusan Khusus Presiden, meyakini bahwa bakat-bakat hebat di finalis NextDev ke-11 ini akan menjadi pendorong kemajuan ekonomi kreatif.\n\nPuncak acara NextDev Summit 2026 menobatkan TaxPoint, perusahaan rintisan (startup) asal Bali, sebagai Best of The Best. Sementara itu, posisi runner-up diraih oleh Epployee, startup inovatif yang berasal dari Bandung.\n\nKeberhasilan para finalis ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengeksplorasi potensi teknologi AI demi kemajuan bangsa.\n\nCaptio, Editor & Upload: Tijani \n\n#telkomsel  #NextDevSummit2026 #inovasiai  #StartupIndonesia #technopreneur  #ekonomidigital  #TaxPoint #Epployee #KaryaAnakBangsa #ekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "sVqPHiS34Ic"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 423.1940686495812, "y": 460.09192685007537, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2863, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "sVqPHiS34Ic", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "NextDev Summit 2026: Telkomsel Cetak Technopreneur Masa Depan Berbasis AI\n\nGaruda Tv - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, Telkomsel kembali membuktikan komitmennya dalam memperkuat ekosistem digital nasional melalui gelaran NextDev Summit 2026. Mengusung tema \"Unleashing AI Impact\", ajang ini menjadi panggung bagi generasi muda Indonesia untuk menawarkan solusi inovatif berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).\n\nNextDev Summit 2026 menjadi wadah strategis bagi 10 technopreneur terbaik dari berbagai penjuru daerah untuk bertemu langsung dengan para investor dan pelaku ekosistem digital. Program ini dirancang untuk menciptakan dampak sosial yang positif sekaligus mendukung proses bisnis yang berkelanjutan di tanah air.\n\nDirektur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa konsistensi Telkomsel dalam melakukan scouting, inkubasi, hingga pengembangan melalui NextDev merupakan langkah nyata untuk mendukung visi pembangunan nasional.\n\n\"Sejalan dengan perkembangan zaman dan cita-cita pembangunan Presiden, Telkomsel bervisi untuk berkontribusi maksimal terhadap perkembangan ekonomi digital tanah air. Kami secara konsisten melakukan pendampingan agar inovasi ini terus berkembang,\" ujar Nugroho dalam sambutannya di Jakarta.\n\nApresiasi juga datang dari Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Digital, Ahmad Ridha Sabana. Ia menilai Telkomsel memiliki peran krusial sebagai infrastructure enabler yang mampu menjaga dan memperkuat platform digital di Indonesia. Senada dengan itu, Yovie Widianto selaku Utusan Khusus Presiden, meyakini bahwa bakat-bakat hebat di finalis NextDev ke-11 ini akan menjadi pendorong kemajuan ekonomi kreatif.\n\nPuncak acara NextDev Summit 2026 menobatkan TaxPoint, perusahaan rintisan (startup) asal Bali, sebagai Best of The Best. Sementara itu, posisi runner-up diraih oleh Epployee, startup inovatif yang berasal dari Bandung.\n\nKeberhasilan para finalis ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengeksplorasi potensi teknologi AI demi kemajuan bangsa.\n\nCaptio, Editor & Upload: Tijani \n\n#telkomsel  #NextDevSummit2026 #inovasiai  #StartupIndonesia #technopreneur  #ekonomidigital  #TaxPoint #Epployee #KaryaAnakBangsa #ekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "sVqPHiS34Ic"}}, {"key": "@EverydaySailing", "attributes": {"label": "@EverydaySailing", "x": 74.72293425355959, "y": 975.2017269524563, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "l5mYyop3tWs", "id": "@EverydaySailing", "source": "youtube-000001", "content": "7 Alasan Mengapa Katamaran Eropa Tiba-tiba Sangat Murah\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas:\n   /   \n\nBerlangganan untuk video lainnya!\n\nPada tahun 2023, rata-rata harga katamaran antara 45 dan 51 kaki adalah $744.786. Pada awal tahun 2026, segmen yang sama ditutup pada harga $514.795. Itu adalah penurunan sebesar $230.000 dalam waktu kurang dari tiga tahun. Kapal yang sama. Pembuat yang sama. Perairan yang sama.\n\nVideo ini menguraikan tujuh kekuatan yang mendorong harga katamaran Eropa ke titik terendah saat ini, dan mengapa koreksi ini semakin cepat daripada stabil.\n\n🔴 Ini bukan penurunan pasar biasa. Ini adalah penyesuaian harga struktural.\n\nRata-rata waktu penjualan di pasaran telah meningkat dari 207 hari pada tahun 2022 menjadi 321 hari pada awal tahun 2026. Diskon negosiasi rata-rata telah meningkat lebih dari dua kali lipat dari 4,7% menjadi 10,2%. Para ahli memperkirakan bahwa hingga 30% dari katamaran yang saat ini terdaftar mungkin tidak akan pernah menemukan pembeli dengan harga yang diminta.\n\n🔷 7 alasan yang dibahas dalam video ini:\n\n1️⃣ GELOMBANG TIGA KALI LIPAT INVENTARIS\nBanjir armada bekas kapal sewaan + penjual panik akibat pandemi + kelebihan stok dealer semuanya membanjiri pasar secara bersamaan. Kapal sewaan yang dikonfigurasi untuk 4-5 kabin mengalami penurunan nilai karena pembeli pribadi menuntut versi pemilik dengan 3 kabin.\n\n2️⃣ BIAYA UANG\nSuku bunga pinjaman kelautan telah melonjak dari 3% menjadi 8-12%. Sebuah katamaran seharga €500.000 sekarang membutuhkan biaya pembiayaan €1.500/bulan LEBIH MAHAL daripada tahun 2021. Pembeli pasar menengah telah tereliminasi.\n\n3️⃣ JURANG ASURANSI\nKapal yang berusia lebih dari 15 tahun hampir tidak mungkin diasuransikan tanpa survei struktural yang mahal. Tanpa asuransi = tanpa pembiayaan = pembeli tunai = permintaan yang runtuh. Ini bersifat permanen.\n\n4️⃣ KEUSANGAN TEKNOLOGI\nBaterai lithium, panel surya 1500W+, propulsi hibrida, Starlink, docking joystick. Pembeli sekarang mengurangi biaya retrofit sebesar $50.000-$100.000 dari harga jual kapal pra-2018.\n\n5️⃣ BIAYA MARINA DAN BIAYA TAMBAHAN UNTUK KAPAL MULTIHULL\nBiaya tambat tahunan untuk katamaran 45 kaki di Mediterania: $45.000-$67.000. Total pengeluaran tahunan: $60.000-$80.000. Sebagian besar pemilik menggunakan kapal selama 3 minggu per tahun. Perhitungannya menjadi tidak masuk akal.\n\n6️⃣ TEKANAN REGULASI\nEkspansi Sistem Perdagangan Emisi Uni Eropa, regulasi Maritim FuelEU, penetapan Area Pengendalian Emisi Mediterania, pembatasan cat anti-fouling. Biaya kepatuhan untuk kapal yang lebih tua: $20.000-$40.000.\n\n7️⃣ HIERARKI MEREK SEDANG RUNTUH\nLagoon tenggelam dalam inventaris bekas sewa. Pasar penjualan kembali Bali masih belum matang. Fountaine Pajot bertahan paling baik karena kelangkaan. Kesenjangan harga antar merek semakin menyempit menuju nilai relatif sebenarnya.\n\n🔷 Data pasar utama dari video ini:\n\n📊 Harga jual rata-rata puncak 2023 (45-51 kaki): $744.786\n📊 Harga jual rata-rata 2026 (45-51 kaki): $514.795\n📊 Penurunan harga: $230.000 dalam waktu kurang dari 3 tahun\n📊 Hari di pasaran 2022 → 2026: 207 → 321 hari\n📊 Diskon rata-rata 2022 → 2026: 4,7% → 10,2%\n📊 Tingkat pengeluaran kepemilikan tahunan: $60.000-$80.000\n📊 Proyeksi pasar katamaran global 2030: $2,16 miliar\n\n🔷 Merek dan model yang dibahas:\n\n⛵ Lagoon 42, Lagoon 380, Lagoon 46\n⛵ Bali 4.2, Bali 4.6\n⛵ Fountaine Pajot Astréa 42, Lucia 40, Isla 40\n⛵ Leopard 42\n⛵ Excess, Nautitech, Catana\n\n🔷 Video ini untuk pembeli DAN penjual:\n\nUntuk penjual → mengapa Anda perlu menetapkan harga berdasarkan data penjualan, bukan emosi\nUntuk pembeli → mengapa 2026 adalah peluang pembelian generasi, dan bagaimana menghindari jebakan\n\n🔷 Video terkait di saluran ini:\n\n▶ Mengapa Harga Katamaran Akan Turun Lagi\n▶ 10 Perahu Layar Bekas yang Harganya Lebih Murah dari Rumah Anda\n▶ 7 Katamaran Terbaik yang Dapat Anda Kendalikan Sendirian\n▶ Mengapa Begitu Banyak Perahu Layar Ditemukan Terbengkalai di Pasifik\n\nPernyataan Hak Cipta\n\nVideo ini mungkin berisi materi berhak cipta yang digunakan berdasarkan \"penggunaan wajar\" Prinsip ini untuk tujuan pendidikan dan informasi. Penggunaan tersebut bertujuan untuk memberikan komentar, analisis, atau nilai tambah sesuai dengan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta AS. Jika Anda yakin bahwa karya berhak cipta Anda telah digunakan secara tidak semestinya, silakan hubungi saya langsung sebelum mengambil tindakan formal apa pun. Pemahaman dan kerja sama Anda sangat dihargai.\n\nPernyataan Penafian Keselamatan\nVideo-video ini mencerminkan pengalaman pribadi saya. Video ini tidak menggantikan pelatihan profesional. Selalu berlayar dengan mematuhi peraturan keselamatan dan peraturan maritim.\n\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan. Semua data yang disajikan didasarkan pada daftar broker dan laporan pasar yang tersedia untuk umum. Ini bukan nasihat keuangan. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan pekerjakan surveyor kelautan bersertifikat sebelum membeli kapal apa pun. Kondisi pasar bervarias...", "post_id": "l5mYyop3tWs"}}, {"key": "everydaysailing", "attributes": {"label": "everydaysailing", "x": 855.9194533211926, "y": 998.8354374933049, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "l5mYyop3tWs", "id": "everydaysailing", "source": "youtube-000001", "content": "7 Alasan Mengapa Katamaran Eropa Tiba-tiba Sangat Murah\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas:\n   /   \n\nBerlangganan untuk video lainnya!\n\nPada tahun 2023, rata-rata harga katamaran antara 45 dan 51 kaki adalah $744.786. Pada awal tahun 2026, segmen yang sama ditutup pada harga $514.795. Itu adalah penurunan sebesar $230.000 dalam waktu kurang dari tiga tahun. Kapal yang sama. Pembuat yang sama. Perairan yang sama.\n\nVideo ini menguraikan tujuh kekuatan yang mendorong harga katamaran Eropa ke titik terendah saat ini, dan mengapa koreksi ini semakin cepat daripada stabil.\n\n🔴 Ini bukan penurunan pasar biasa. Ini adalah penyesuaian harga struktural.\n\nRata-rata waktu penjualan di pasaran telah meningkat dari 207 hari pada tahun 2022 menjadi 321 hari pada awal tahun 2026. Diskon negosiasi rata-rata telah meningkat lebih dari dua kali lipat dari 4,7% menjadi 10,2%. Para ahli memperkirakan bahwa hingga 30% dari katamaran yang saat ini terdaftar mungkin tidak akan pernah menemukan pembeli dengan harga yang diminta.\n\n🔷 7 alasan yang dibahas dalam video ini:\n\n1️⃣ GELOMBANG TIGA KALI LIPAT INVENTARIS\nBanjir armada bekas kapal sewaan + penjual panik akibat pandemi + kelebihan stok dealer semuanya membanjiri pasar secara bersamaan. Kapal sewaan yang dikonfigurasi untuk 4-5 kabin mengalami penurunan nilai karena pembeli pribadi menuntut versi pemilik dengan 3 kabin.\n\n2️⃣ BIAYA UANG\nSuku bunga pinjaman kelautan telah melonjak dari 3% menjadi 8-12%. Sebuah katamaran seharga €500.000 sekarang membutuhkan biaya pembiayaan €1.500/bulan LEBIH MAHAL daripada tahun 2021. Pembeli pasar menengah telah tereliminasi.\n\n3️⃣ JURANG ASURANSI\nKapal yang berusia lebih dari 15 tahun hampir tidak mungkin diasuransikan tanpa survei struktural yang mahal. Tanpa asuransi = tanpa pembiayaan = pembeli tunai = permintaan yang runtuh. Ini bersifat permanen.\n\n4️⃣ KEUSANGAN TEKNOLOGI\nBaterai lithium, panel surya 1500W+, propulsi hibrida, Starlink, docking joystick. Pembeli sekarang mengurangi biaya retrofit sebesar $50.000-$100.000 dari harga jual kapal pra-2018.\n\n5️⃣ BIAYA MARINA DAN BIAYA TAMBAHAN UNTUK KAPAL MULTIHULL\nBiaya tambat tahunan untuk katamaran 45 kaki di Mediterania: $45.000-$67.000. Total pengeluaran tahunan: $60.000-$80.000. Sebagian besar pemilik menggunakan kapal selama 3 minggu per tahun. Perhitungannya menjadi tidak masuk akal.\n\n6️⃣ TEKANAN REGULASI\nEkspansi Sistem Perdagangan Emisi Uni Eropa, regulasi Maritim FuelEU, penetapan Area Pengendalian Emisi Mediterania, pembatasan cat anti-fouling. Biaya kepatuhan untuk kapal yang lebih tua: $20.000-$40.000.\n\n7️⃣ HIERARKI MEREK SEDANG RUNTUH\nLagoon tenggelam dalam inventaris bekas sewa. Pasar penjualan kembali Bali masih belum matang. Fountaine Pajot bertahan paling baik karena kelangkaan. Kesenjangan harga antar merek semakin menyempit menuju nilai relatif sebenarnya.\n\n🔷 Data pasar utama dari video ini:\n\n📊 Harga jual rata-rata puncak 2023 (45-51 kaki): $744.786\n📊 Harga jual rata-rata 2026 (45-51 kaki): $514.795\n📊 Penurunan harga: $230.000 dalam waktu kurang dari 3 tahun\n📊 Hari di pasaran 2022 → 2026: 207 → 321 hari\n📊 Diskon rata-rata 2022 → 2026: 4,7% → 10,2%\n📊 Tingkat pengeluaran kepemilikan tahunan: $60.000-$80.000\n📊 Proyeksi pasar katamaran global 2030: $2,16 miliar\n\n🔷 Merek dan model yang dibahas:\n\n⛵ Lagoon 42, Lagoon 380, Lagoon 46\n⛵ Bali 4.2, Bali 4.6\n⛵ Fountaine Pajot Astréa 42, Lucia 40, Isla 40\n⛵ Leopard 42\n⛵ Excess, Nautitech, Catana\n\n🔷 Video ini untuk pembeli DAN penjual:\n\nUntuk penjual → mengapa Anda perlu menetapkan harga berdasarkan data penjualan, bukan emosi\nUntuk pembeli → mengapa 2026 adalah peluang pembelian generasi, dan bagaimana menghindari jebakan\n\n🔷 Video terkait di saluran ini:\n\n▶ Mengapa Harga Katamaran Akan Turun Lagi\n▶ 10 Perahu Layar Bekas yang Harganya Lebih Murah dari Rumah Anda\n▶ 7 Katamaran Terbaik yang Dapat Anda Kendalikan Sendirian\n▶ Mengapa Begitu Banyak Perahu Layar Ditemukan Terbengkalai di Pasifik\n\nPernyataan Hak Cipta\n\nVideo ini mungkin berisi materi berhak cipta yang digunakan berdasarkan \"penggunaan wajar\" Prinsip ini untuk tujuan pendidikan dan informasi. Penggunaan tersebut bertujuan untuk memberikan komentar, analisis, atau nilai tambah sesuai dengan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta AS. Jika Anda yakin bahwa karya berhak cipta Anda telah digunakan secara tidak semestinya, silakan hubungi saya langsung sebelum mengambil tindakan formal apa pun. Pemahaman dan kerja sama Anda sangat dihargai.\n\nPernyataan Penafian Keselamatan\nVideo-video ini mencerminkan pengalaman pribadi saya. Video ini tidak menggantikan pelatihan profesional. Selalu berlayar dengan mematuhi peraturan keselamatan dan peraturan maritim.\n\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan. Semua data yang disajikan didasarkan pada daftar broker dan laporan pasar yang tersedia untuk umum. Ini bukan nasihat keuangan. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan pekerjakan surveyor kelautan bersertifikat sebelum membeli kapal apa pun. Kondisi pasar bervarias...", "post_id": "l5mYyop3tWs"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 254.42395320214584, "y": 231.81074236265053, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "owStkkewmCA", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Nasib Media di Ujung Tanduk! Menkum Supratman Kritik AI yang \"Gratiskan\" Karya Jurnalis\n\nMenteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menyoroti fenomena di mana teknologi Al sering kali mengambil alih peran media tanpa memberikan kompensasi ekonomi yang adil bagi para jurnalis dan penerbit.\n\nPernyataan tersebut disampaikan Menkum dalam forumASEAN Collective Management Organization (CMO) Forum\nCollaborative Strategic Dialogue on Digital Royalty yang berlangsung di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (10/4/2026).\n\nMenurutnya, karya-karya jurnalistik yang dihasilkan dengan riset dan verifikasi mendalam seringkali digunakan sebagai basis data Al, namun keuntungan ekonominya tidak mengalir kembali ke pencipta konten asal. Selain industri media, Menkum juga menyoroti lanskap industri musik yang secara fundamental berubah akibat platform\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "owStkkewmCA"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 283.0817151838968, "y": 909.9344044777085, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.9077, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "owStkkewmCA", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Nasib Media di Ujung Tanduk! Menkum Supratman Kritik AI yang \"Gratiskan\" Karya Jurnalis\n\nMenteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menyoroti fenomena di mana teknologi Al sering kali mengambil alih peran media tanpa memberikan kompensasi ekonomi yang adil bagi para jurnalis dan penerbit.\n\nPernyataan tersebut disampaikan Menkum dalam forumASEAN Collective Management Organization (CMO) Forum\nCollaborative Strategic Dialogue on Digital Royalty yang berlangsung di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (10/4/2026).\n\nMenurutnya, karya-karya jurnalistik yang dihasilkan dengan riset dan verifikasi mendalam seringkali digunakan sebagai basis data Al, namun keuntungan ekonominya tidak mengalir kembali ke pencipta konten asal. Selain industri media, Menkum juga menyoroti lanskap industri musik yang secara fundamental berubah akibat platform\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "owStkkewmCA"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 995.9160665939115, "y": 28.895039651900433, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "sUJwPslw37o", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "PONDASI EKONOMI DOMESTIK JADI PENENTU NILAI TUKAR RUPIAH MENGUAT\n\nIDXCHANNEL - Bank Indonesia tetap akan menguasai pergerakan rupiah ditengah masih berlangsungnya ketidakpastian global, faktor pondasi ekonomi domestik seperti inflasi rendah hingga pertumbuhan yang stabil diharapkan menjadi peningkat trend penguatan rupiah yang dalam sepekan terjadi.\n\nDeputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menjelaskan gambaran ekonomi domestik sudah mulai positif diantaranya inflasi tetap rendah, pertumbuhan ekonomi 5,2% hingga pertumbuhan kredit yang mampu tumbuh 12%, namun Dody juga menjelaskan penguatan rupiah akan tergantung dari gambaran eksternal kedepan.  \n\nFollow Instagram IDXCHANNEL", "post_id": "sUJwPslw37o"}}, {"key": "@balikpapantv_official", "attributes": {"label": "@balikpapantv_official", "x": 919.5149541019102, "y": 197.4726153339985, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "45zQugO3CMc", "id": "@balikpapantv_official", "source": "youtube-000001", "content": "BI BALIKPAPAN PREDIKSI EKONOMI 2026 MASIH KUAT\n\nBalikpapan, 30 Januari 2026 - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Balikpapan memprediksi pertumbuhan ekonomi Kota Balikpapan pada tahun 2026 masih akan tumbuh kuat. Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan diproyeksikan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah tersebut.\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, menyampaikan hal tersebut saat temu media yang digelar pada Kamis sore, 29 Januari. Ia menjelaskan bahwa setelah sebelumnya pertumbuhan ekonomi Balikpapan banyak ditopang oleh sektor konstruksi pembangunan kilang, ke depan pertumbuhan akan lebih didorong oleh sektor pengolahan minyak.\n\n“Setelah fase konstruksi kilang selesai, sektor pengolahan minyak akan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Balikpapan,” ujar Robi Ariadi.\n\nSeiring dengan rampungnya proyek RDMP, kontribusi sektor konstruksi diperkirakan mulai menurun. Selain itu, sejumlah sektor jasa seperti restoran, makan minum, serta kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) diprediksi tidak lagi sebesar pada tahun-tahun sebelumnya.\n\nKondisi tersebut sejalan dengan upaya efisiensi kegiatan dan normalisasi aktivitas ekonomi. Meski demikian, Robi menegaskan bahwa sektor perdagangan serta makan dan minum masih tetap menunjukkan tren pertumbuhan positif.\n\nBank Indonesia Balikpapan juga berencana merilis target pertumbuhan ekonomi daerah secara resmi pada bulan Maret mendatang. BI Balikpapan optimistis dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta para mitra strategis untuk menjaga stabilitas inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Balikpapan.\n\n\n\nVideo Jurnalis/ Delita natalie - Balikpapan TV\nRedaksi/ Agung - Balikpapan TV\nEditor/ Dilla - Balikpapan TV\n\n\nFollow Tiktok Balikpapan TV 👇\nhttps://www.tiktok.com/\n\nFollow Instagram Balikpapan TV 👇\nhttps://www.instagram.com/balikpapant...\n\n#AyoNobarBTV #balikpapantelevisi #balikpapantv #televisibalikpapan #televisikaltim\n#tvdigitalbalikpapan\n#tvdigitalkaltim \n#beritaterkini #kaltimpost #news #balikpapan #pemkotbalikpapan #jawaposmedia #penajamterikini  penajampaserutara #samarinda #pemprovkaltim #pemkabppu", "post_id": "45zQugO3CMc"}}, {"key": "balikpapantv_...", "attributes": {"label": "balikpapantv_...", "x": 941.0089992943435, "y": 847.2987998491848, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "45zQugO3CMc", "id": "balikpapantv_...", "source": "youtube-000001", "content": "BI BALIKPAPAN PREDIKSI EKONOMI 2026 MASIH KUAT\n\nBalikpapan, 30 Januari 2026 - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Balikpapan memprediksi pertumbuhan ekonomi Kota Balikpapan pada tahun 2026 masih akan tumbuh kuat. Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan diproyeksikan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah tersebut.\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, menyampaikan hal tersebut saat temu media yang digelar pada Kamis sore, 29 Januari. Ia menjelaskan bahwa setelah sebelumnya pertumbuhan ekonomi Balikpapan banyak ditopang oleh sektor konstruksi pembangunan kilang, ke depan pertumbuhan akan lebih didorong oleh sektor pengolahan minyak.\n\n“Setelah fase konstruksi kilang selesai, sektor pengolahan minyak akan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Balikpapan,” ujar Robi Ariadi.\n\nSeiring dengan rampungnya proyek RDMP, kontribusi sektor konstruksi diperkirakan mulai menurun. Selain itu, sejumlah sektor jasa seperti restoran, makan minum, serta kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) diprediksi tidak lagi sebesar pada tahun-tahun sebelumnya.\n\nKondisi tersebut sejalan dengan upaya efisiensi kegiatan dan normalisasi aktivitas ekonomi. Meski demikian, Robi menegaskan bahwa sektor perdagangan serta makan dan minum masih tetap menunjukkan tren pertumbuhan positif.\n\nBank Indonesia Balikpapan juga berencana merilis target pertumbuhan ekonomi daerah secara resmi pada bulan Maret mendatang. BI Balikpapan optimistis dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta para mitra strategis untuk menjaga stabilitas inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Balikpapan.\n\n\n\nVideo Jurnalis/ Delita natalie - Balikpapan TV\nRedaksi/ Agung - Balikpapan TV\nEditor/ Dilla - Balikpapan TV\n\n\nFollow Tiktok Balikpapan TV 👇\nhttps://www.tiktok.com/\n\nFollow Instagram Balikpapan TV 👇\nhttps://www.instagram.com/balikpapant...\n\n#AyoNobarBTV #balikpapantelevisi #balikpapantv #televisibalikpapan #televisikaltim\n#tvdigitalbalikpapan\n#tvdigitalkaltim \n#beritaterkini #kaltimpost #news #balikpapan #pemkotbalikpapan #jawaposmedia #penajamterikini  penajampaserutara #samarinda #pemprovkaltim #pemkabppu", "post_id": "45zQugO3CMc"}}, {"key": "@redaksibantentv", "attributes": {"label": "@redaksibantentv", "x": 326.9902628165825, "y": 821.2360534925764, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "hDrDgX1GuOI", "id": "@redaksibantentv", "source": "youtube-000001", "content": "BI SEBUT PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN 2023–2024 TUMBUH POSITIF\n\nBank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten Menyebut Prospek Pertumbuhan Ekonomi 2023 Dan 2024 Diperkirakan Tetap Positif, Namun Sedikit Termoderasi Dibandingkan 2022. Secara Umum Perkembangan Ekonomi Di Banten Saat Ini Terus Mengalami Pertumbuhan.\n\n\n\nIkuti Juga Sosial Media Official Kami :\nInstagram :  \nFacebook : \nTiktok :  \nWeb : bantentv.com\nBanten TV App : https://play.google.com/store/apps/de...\n\n#berita #banten #bantenupdate #trending #viral #beritaterkini #kotaserang #kotatangerang #kabupatentangerang #pemprovbanten #lebak #cilegon #tangerangselatan", "post_id": "hDrDgX1GuOI"}}, {"key": "officialbantentv", "attributes": {"label": "officialbantentv", "x": 857.1780390089373, "y": 426.63521469177624, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.2863, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "hDrDgX1GuOI", "id": "officialbantentv", "source": "youtube-000001", "content": "BI SEBUT PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN 2023–2024 TUMBUH POSITIF\n\nBank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten Menyebut Prospek Pertumbuhan Ekonomi 2023 Dan 2024 Diperkirakan Tetap Positif, Namun Sedikit Termoderasi Dibandingkan 2022. Secara Umum Perkembangan Ekonomi Di Banten Saat Ini Terus Mengalami Pertumbuhan.\n\n\n\nIkuti Juga Sosial Media Official Kami :\nInstagram :  \nFacebook : \nTiktok :  \nWeb : bantentv.com\nBanten TV App : https://play.google.com/store/apps/de...\n\n#berita #banten #bantenupdate #trending #viral #beritaterkini #kotaserang #kotatangerang #kabupatentangerang #pemprovbanten #lebak #cilegon #tangerangselatan", "post_id": "hDrDgX1GuOI"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "attributes": {"label": "@KanalBankIndonesia", "x": 810.8702527528164, "y": 886.2163121675331, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "wMwE1FrwCmg", "id": "@KanalBankIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Tetap 4,75%: Mempertahankan Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\nBI-Rate tetap di level 4,75%\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI Maret 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nApa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG Maret 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia di tiap sendi ekonomi nasional!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "wMwE1FrwCmg"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 921.1884815421323, "y": 944.3285333477893, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 42, "degree": 42}, "_id": "jNoswENXn2I", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Di Tengah Kelesuan Global, Mesin Ekonomi RI Justru Dipacu Kencang! | MARKET REVIEW\n\nMenjelang akhir 2025, industri besi dan baja nasional kembali diterpa badai besar. Dunia tengah memanas akibat babak baru perang tarif antara Amerika Serikat dan China. Presiden Donald Trump resmi mengenakan tarif tambahan hingga 100% terhadap produk asal China mulai 1 November 2025. Langkah ini memicu gejolak baru dalam rantai pasok global, terutama setelah Beijing lebih dulu membatasi ekspor logam tanah jarang atau “rare earth” yang sangat vital bagi industri teknologi dunia.\n\nNamun di tengah situasi global yang tak menentu, optimisme tetap terjaga. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai, perekonomian nasional masih mampu bertahan dan bahkan tumbuh positif. Kenaikan ekspor pada kuartal ketiga 2025, terutama dari komoditas unggulan seperti CPO dan baja, menjadi penopang utama. Pemerintah pun terus mendorong mesin ekonomi domestik agar tetap berputar seiring tekanan eksternal yang meningkat.\n\nMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun memasang target ambisius: sektor manufaktur tumbuh hingga 5,93% di akhir 2025 melampaui proyeksi PDB nasional. Strateginya? Gabungan antara kebijakan defensif seperti anti dumping dan non-tarif, serta langkah ofensif berupa insentif dan stimulus fiskal. Dengan kombinasi strategi itu, Indonesia berharap tetap menjadi kekuatan industri tangguh di tengah turbulensi ekonomi global. Saksikan pembahasan lengkapnya di Market Review IDX Channel.\n\nPembicara:\nHarry Warganegara - Executive Director The Indonesian Iron And Steel Industry Association (IISIA).\nRedma Gita Wirawasta - Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat Dan Benang Filament Indonesia (APSyFI)\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jNoswENXn2I"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 29.63650172751475, "y": 111.10612032293088, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "jNoswENXn2I", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Di Tengah Kelesuan Global, Mesin Ekonomi RI Justru Dipacu Kencang! | MARKET REVIEW\n\nMenjelang akhir 2025, industri besi dan baja nasional kembali diterpa badai besar. Dunia tengah memanas akibat babak baru perang tarif antara Amerika Serikat dan China. Presiden Donald Trump resmi mengenakan tarif tambahan hingga 100% terhadap produk asal China mulai 1 November 2025. Langkah ini memicu gejolak baru dalam rantai pasok global, terutama setelah Beijing lebih dulu membatasi ekspor logam tanah jarang atau “rare earth” yang sangat vital bagi industri teknologi dunia.\n\nNamun di tengah situasi global yang tak menentu, optimisme tetap terjaga. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai, perekonomian nasional masih mampu bertahan dan bahkan tumbuh positif. Kenaikan ekspor pada kuartal ketiga 2025, terutama dari komoditas unggulan seperti CPO dan baja, menjadi penopang utama. Pemerintah pun terus mendorong mesin ekonomi domestik agar tetap berputar seiring tekanan eksternal yang meningkat.\n\nMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun memasang target ambisius: sektor manufaktur tumbuh hingga 5,93% di akhir 2025 melampaui proyeksi PDB nasional. Strateginya? Gabungan antara kebijakan defensif seperti anti dumping dan non-tarif, serta langkah ofensif berupa insentif dan stimulus fiskal. Dengan kombinasi strategi itu, Indonesia berharap tetap menjadi kekuatan industri tangguh di tengah turbulensi ekonomi global. Saksikan pembahasan lengkapnya di Market Review IDX Channel.\n\nPembicara:\nHarry Warganegara - Executive Director The Indonesian Iron And Steel Industry Association (IISIA).\nRedma Gita Wirawasta - Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat Dan Benang Filament Indonesia (APSyFI)\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jNoswENXn2I"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 665.6943213863678, "y": 656.2831256226017, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "jNoswENXn2I", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Di Tengah Kelesuan Global, Mesin Ekonomi RI Justru Dipacu Kencang! | MARKET REVIEW\n\nMenjelang akhir 2025, industri besi dan baja nasional kembali diterpa badai besar. Dunia tengah memanas akibat babak baru perang tarif antara Amerika Serikat dan China. Presiden Donald Trump resmi mengenakan tarif tambahan hingga 100% terhadap produk asal China mulai 1 November 2025. Langkah ini memicu gejolak baru dalam rantai pasok global, terutama setelah Beijing lebih dulu membatasi ekspor logam tanah jarang atau “rare earth” yang sangat vital bagi industri teknologi dunia.\n\nNamun di tengah situasi global yang tak menentu, optimisme tetap terjaga. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai, perekonomian nasional masih mampu bertahan dan bahkan tumbuh positif. Kenaikan ekspor pada kuartal ketiga 2025, terutama dari komoditas unggulan seperti CPO dan baja, menjadi penopang utama. Pemerintah pun terus mendorong mesin ekonomi domestik agar tetap berputar seiring tekanan eksternal yang meningkat.\n\nMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun memasang target ambisius: sektor manufaktur tumbuh hingga 5,93% di akhir 2025 melampaui proyeksi PDB nasional. Strateginya? Gabungan antara kebijakan defensif seperti anti dumping dan non-tarif, serta langkah ofensif berupa insentif dan stimulus fiskal. Dengan kombinasi strategi itu, Indonesia berharap tetap menjadi kekuatan industri tangguh di tengah turbulensi ekonomi global. Saksikan pembahasan lengkapnya di Market Review IDX Channel.\n\nPembicara:\nHarry Warganegara - Executive Director The Indonesian Iron And Steel Industry Association (IISIA).\nRedma Gita Wirawasta - Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat Dan Benang Filament Indonesia (APSyFI)\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jNoswENXn2I"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 610.8514576573886, "y": 687.3887052430124, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 13, "out_degree": 0, "degree": 13}, "_id": "jNoswENXn2I", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Di Tengah Kelesuan Global, Mesin Ekonomi RI Justru Dipacu Kencang! | MARKET REVIEW\n\nMenjelang akhir 2025, industri besi dan baja nasional kembali diterpa badai besar. Dunia tengah memanas akibat babak baru perang tarif antara Amerika Serikat dan China. Presiden Donald Trump resmi mengenakan tarif tambahan hingga 100% terhadap produk asal China mulai 1 November 2025. Langkah ini memicu gejolak baru dalam rantai pasok global, terutama setelah Beijing lebih dulu membatasi ekspor logam tanah jarang atau “rare earth” yang sangat vital bagi industri teknologi dunia.\n\nNamun di tengah situasi global yang tak menentu, optimisme tetap terjaga. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai, perekonomian nasional masih mampu bertahan dan bahkan tumbuh positif. Kenaikan ekspor pada kuartal ketiga 2025, terutama dari komoditas unggulan seperti CPO dan baja, menjadi penopang utama. Pemerintah pun terus mendorong mesin ekonomi domestik agar tetap berputar seiring tekanan eksternal yang meningkat.\n\nMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun memasang target ambisius: sektor manufaktur tumbuh hingga 5,93% di akhir 2025 melampaui proyeksi PDB nasional. Strateginya? Gabungan antara kebijakan defensif seperti anti dumping dan non-tarif, serta langkah ofensif berupa insentif dan stimulus fiskal. Dengan kombinasi strategi itu, Indonesia berharap tetap menjadi kekuatan industri tangguh di tengah turbulensi ekonomi global. Saksikan pembahasan lengkapnya di Market Review IDX Channel.\n\nPembicara:\nHarry Warganegara - Executive Director The Indonesian Iron And Steel Industry Association (IISIA).\nRedma Gita Wirawasta - Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat Dan Benang Filament Indonesia (APSyFI)\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jNoswENXn2I"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 653.615526650705, "y": 829.4124517642647, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "jNoswENXn2I", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Di Tengah Kelesuan Global, Mesin Ekonomi RI Justru Dipacu Kencang! | MARKET REVIEW\n\nMenjelang akhir 2025, industri besi dan baja nasional kembali diterpa badai besar. Dunia tengah memanas akibat babak baru perang tarif antara Amerika Serikat dan China. Presiden Donald Trump resmi mengenakan tarif tambahan hingga 100% terhadap produk asal China mulai 1 November 2025. Langkah ini memicu gejolak baru dalam rantai pasok global, terutama setelah Beijing lebih dulu membatasi ekspor logam tanah jarang atau “rare earth” yang sangat vital bagi industri teknologi dunia.\n\nNamun di tengah situasi global yang tak menentu, optimisme tetap terjaga. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai, perekonomian nasional masih mampu bertahan dan bahkan tumbuh positif. Kenaikan ekspor pada kuartal ketiga 2025, terutama dari komoditas unggulan seperti CPO dan baja, menjadi penopang utama. Pemerintah pun terus mendorong mesin ekonomi domestik agar tetap berputar seiring tekanan eksternal yang meningkat.\n\nMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun memasang target ambisius: sektor manufaktur tumbuh hingga 5,93% di akhir 2025 melampaui proyeksi PDB nasional. Strateginya? Gabungan antara kebijakan defensif seperti anti dumping dan non-tarif, serta langkah ofensif berupa insentif dan stimulus fiskal. Dengan kombinasi strategi itu, Indonesia berharap tetap menjadi kekuatan industri tangguh di tengah turbulensi ekonomi global. Saksikan pembahasan lengkapnya di Market Review IDX Channel.\n\nPembicara:\nHarry Warganegara - Executive Director The Indonesian Iron And Steel Industry Association (IISIA).\nRedma Gita Wirawasta - Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat Dan Benang Filament Indonesia (APSyFI)\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jNoswENXn2I"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 5.867257505862256, "y": 215.3368510726139, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "jNoswENXn2I", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Di Tengah Kelesuan Global, Mesin Ekonomi RI Justru Dipacu Kencang! | MARKET REVIEW\n\nMenjelang akhir 2025, industri besi dan baja nasional kembali diterpa badai besar. Dunia tengah memanas akibat babak baru perang tarif antara Amerika Serikat dan China. Presiden Donald Trump resmi mengenakan tarif tambahan hingga 100% terhadap produk asal China mulai 1 November 2025. Langkah ini memicu gejolak baru dalam rantai pasok global, terutama setelah Beijing lebih dulu membatasi ekspor logam tanah jarang atau “rare earth” yang sangat vital bagi industri teknologi dunia.\n\nNamun di tengah situasi global yang tak menentu, optimisme tetap terjaga. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai, perekonomian nasional masih mampu bertahan dan bahkan tumbuh positif. Kenaikan ekspor pada kuartal ketiga 2025, terutama dari komoditas unggulan seperti CPO dan baja, menjadi penopang utama. Pemerintah pun terus mendorong mesin ekonomi domestik agar tetap berputar seiring tekanan eksternal yang meningkat.\n\nMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun memasang target ambisius: sektor manufaktur tumbuh hingga 5,93% di akhir 2025 melampaui proyeksi PDB nasional. Strateginya? Gabungan antara kebijakan defensif seperti anti dumping dan non-tarif, serta langkah ofensif berupa insentif dan stimulus fiskal. Dengan kombinasi strategi itu, Indonesia berharap tetap menjadi kekuatan industri tangguh di tengah turbulensi ekonomi global. Saksikan pembahasan lengkapnya di Market Review IDX Channel.\n\nPembicara:\nHarry Warganegara - Executive Director The Indonesian Iron And Steel Industry Association (IISIA).\nRedma Gita Wirawasta - Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat Dan Benang Filament Indonesia (APSyFI)\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jNoswENXn2I"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 915.2343241821062, "y": 679.2385824876694, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "jNoswENXn2I", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Di Tengah Kelesuan Global, Mesin Ekonomi RI Justru Dipacu Kencang! | MARKET REVIEW\n\nMenjelang akhir 2025, industri besi dan baja nasional kembali diterpa badai besar. Dunia tengah memanas akibat babak baru perang tarif antara Amerika Serikat dan China. Presiden Donald Trump resmi mengenakan tarif tambahan hingga 100% terhadap produk asal China mulai 1 November 2025. Langkah ini memicu gejolak baru dalam rantai pasok global, terutama setelah Beijing lebih dulu membatasi ekspor logam tanah jarang atau “rare earth” yang sangat vital bagi industri teknologi dunia.\n\nNamun di tengah situasi global yang tak menentu, optimisme tetap terjaga. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai, perekonomian nasional masih mampu bertahan dan bahkan tumbuh positif. Kenaikan ekspor pada kuartal ketiga 2025, terutama dari komoditas unggulan seperti CPO dan baja, menjadi penopang utama. Pemerintah pun terus mendorong mesin ekonomi domestik agar tetap berputar seiring tekanan eksternal yang meningkat.\n\nMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun memasang target ambisius: sektor manufaktur tumbuh hingga 5,93% di akhir 2025 melampaui proyeksi PDB nasional. Strateginya? Gabungan antara kebijakan defensif seperti anti dumping dan non-tarif, serta langkah ofensif berupa insentif dan stimulus fiskal. Dengan kombinasi strategi itu, Indonesia berharap tetap menjadi kekuatan industri tangguh di tengah turbulensi ekonomi global. Saksikan pembahasan lengkapnya di Market Review IDX Channel.\n\nPembicara:\nHarry Warganegara - Executive Director The Indonesian Iron And Steel Industry Association (IISIA).\nRedma Gita Wirawasta - Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat Dan Benang Filament Indonesia (APSyFI)\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jNoswENXn2I"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 661.1368195677073, "y": 227.20442228451566, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Ev2dMFAXr9w", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE DELAY] Bank Indonesia Catat Insentif Likuiditas Rp427,1 T, Himbara Jadi Penggerak\n\nKABARBURSA.COM — Bank BUMN menjadi penyerap terbesar insentif likuiditas makroprudensial (KLM) Bank Indonesia yang telah mencapai Rp427,1 triliun hingga awal Maret 2026. Dari total tersebut, Rp225,6 triliun dimanfaatkan oleh Himbara untuk mendorong penyaluran kredit ke berbagai sektor prioritas. Kebijakan ini menunjukkan upaya BI dalam menjaga pertumbuhan kredit dan mendukung sektor riil seperti pertanian, industri, hingga UMKM.\n\nLangkah ini penting karena berdampak langsung pada akses pembiayaan masyarakat dan pelaku usaha di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#klmbi #bankbumen #bankindonesia #himbara #kreditperbankan #likuiditas #ekonomiindonesia #umkm #sektorriil #kebijakanmoneter #perbankanindonesia #bisnisindonesia", "post_id": "Ev2dMFAXr9w"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 750.4674077828994, "y": 811.6215574951914, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Ev2dMFAXr9w", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE DELAY] Bank Indonesia Catat Insentif Likuiditas Rp427,1 T, Himbara Jadi Penggerak\n\nKABARBURSA.COM — Bank BUMN menjadi penyerap terbesar insentif likuiditas makroprudensial (KLM) Bank Indonesia yang telah mencapai Rp427,1 triliun hingga awal Maret 2026. Dari total tersebut, Rp225,6 triliun dimanfaatkan oleh Himbara untuk mendorong penyaluran kredit ke berbagai sektor prioritas. Kebijakan ini menunjukkan upaya BI dalam menjaga pertumbuhan kredit dan mendukung sektor riil seperti pertanian, industri, hingga UMKM.\n\nLangkah ini penting karena berdampak langsung pada akses pembiayaan masyarakat dan pelaku usaha di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#klmbi #bankbumen #bankindonesia #himbara #kreditperbankan #likuiditas #ekonomiindonesia #umkm #sektorriil #kebijakanmoneter #perbankanindonesia #bisnisindonesia", "post_id": "Ev2dMFAXr9w"}}, {"key": "@lampungpostupdate", "attributes": {"label": "@lampungpostupdate", "x": 643.2948575342547, "y": 267.1208925840245, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "jzhctPEDzdU", "id": "@lampungpostupdate", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Pertumbuhan Ekonomi 2025 Bisa Tembus 5,5 Persen\n\n#EkonomiNasional #PertumbuhanEkonomi #MenkeuPurbaya #Properti #Perbankan\n\nMenkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi 2025 Bisa Tembus 5,5 Persen\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir 2025 dapat mencapai 5,5 persen. Keyakinan itu muncul karena penguatan di hampir seluruh sektor ekonomi nasional, terutama properti.\n\n“Kalau saya pikir sih hampir across the board (di seluruh sektor), yang jelas belanja masyarakat akan naik kencang, dan nanti properti akan tumbuh bagus,” ujar Purbaya saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (30/9).\n\nMenurut Purbaya, peningkatan konsumsi masyarakat menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan. Pemerintah juga berupaya memastikan pembiayaan sektor riil berjalan lancar melalui penurunan suku bunga kredit.\n\nUntuk itu, pemerintah menempatkan dana sebesar Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke lima bank pelat merah: Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan BSI. Langkah ini diharapkan mempercepat penyaluran kredit dan memperkuat daya dorong ekonomi.\n\n“Dengan jaminan yang jelas dan permintaan pembiayaan yang tinggi, sektor properti akan jadi salah satu motor penggerak utama,” kata Purbaya.\n\nKebijakan ini dinilai mampu memberikan efek ganda terhadap industri terkait seperti bahan bangunan, furnitur, dan tenaga kerja konstruksi. Selain itu, konsumsi masyarakat yang meningkat akan memperkuat fondasi ekonomi domestik di tengah dinamika global yang masih bergejolak.\n\nDengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap target pertumbuhan ekonomi 5,5 persen pada 2025 bukan sekadar optimisme, tetapi hasil nyata dari kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan percepatan ekonomi nasional. MI\n\nJangan lupa untuk subscribe dan aktifkan notifikasi! Bersama Lampung Post Update\n\nURL Channel\n   /   \n\nLampung Post Update\nhttps://s.id/lampungpostupdate\n\nLampost.co\nhttps://www.lampost.co/\n\nHarian Umum Lampung Post\n  / lampost.co  \n\nTwitter Lampost.co\n  / lampostco", "post_id": "jzhctPEDzdU"}}, {"key": "lampungpostupdate", "attributes": {"label": "lampungpostupdate", "x": 204.65872009490982, "y": 554.6169564457928, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jzhctPEDzdU", "id": "lampungpostupdate", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Pertumbuhan Ekonomi 2025 Bisa Tembus 5,5 Persen\n\n#EkonomiNasional #PertumbuhanEkonomi #MenkeuPurbaya #Properti #Perbankan\n\nMenkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi 2025 Bisa Tembus 5,5 Persen\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir 2025 dapat mencapai 5,5 persen. Keyakinan itu muncul karena penguatan di hampir seluruh sektor ekonomi nasional, terutama properti.\n\n“Kalau saya pikir sih hampir across the board (di seluruh sektor), yang jelas belanja masyarakat akan naik kencang, dan nanti properti akan tumbuh bagus,” ujar Purbaya saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (30/9).\n\nMenurut Purbaya, peningkatan konsumsi masyarakat menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan. Pemerintah juga berupaya memastikan pembiayaan sektor riil berjalan lancar melalui penurunan suku bunga kredit.\n\nUntuk itu, pemerintah menempatkan dana sebesar Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke lima bank pelat merah: Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan BSI. Langkah ini diharapkan mempercepat penyaluran kredit dan memperkuat daya dorong ekonomi.\n\n“Dengan jaminan yang jelas dan permintaan pembiayaan yang tinggi, sektor properti akan jadi salah satu motor penggerak utama,” kata Purbaya.\n\nKebijakan ini dinilai mampu memberikan efek ganda terhadap industri terkait seperti bahan bangunan, furnitur, dan tenaga kerja konstruksi. Selain itu, konsumsi masyarakat yang meningkat akan memperkuat fondasi ekonomi domestik di tengah dinamika global yang masih bergejolak.\n\nDengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap target pertumbuhan ekonomi 5,5 persen pada 2025 bukan sekadar optimisme, tetapi hasil nyata dari kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan percepatan ekonomi nasional. MI\n\nJangan lupa untuk subscribe dan aktifkan notifikasi! Bersama Lampung Post Update\n\nURL Channel\n   /   \n\nLampung Post Update\nhttps://s.id/lampungpostupdate\n\nLampost.co\nhttps://www.lampost.co/\n\nHarian Umum Lampung Post\n  / lampost.co  \n\nTwitter Lampost.co\n  / lampostco", "post_id": "jzhctPEDzdU"}}, {"key": "prisasombodatu", "attributes": {"label": "prisasombodatu", "x": 183.79191757503455, "y": 828.1869079618539, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.7455, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "37OpbQjslIc", "id": "prisasombodatu", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Alihkan Insentif Likuiditas ke Sektor Padat Karya | IDX CHANNEL\n\nBank Indonesia (BI) akan memberikan insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) kepada bank-bank penyalur kredit di sektor padat karya mulai 1 Januari 2025. Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan insentif ini diharapkan dapat membuat penyaluran kredit di sektor-sektor padat karya yang kini tumbuh terbatas dapat kembali bergairah. Dengan begitu, meningkatnya penyaluran kredit di sektor padat karya juga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nSebelumnya, insentif berupa pengurangan giro kepada perbankan diberikan kepada bank-bank penyalur kredit di sektor padat modal yang pada masa Covid-19 terpuruk, baik dari segi penyaluran kredit maupun kinerja industri. Namun, setelah mendapatkan insentif, penyaluran kredit sektor-sektor seperti industri pertambangan berhasil tumbuh dua digit.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: https://www.idxchannel.com/market-news\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nPower Breakfast (Senin – Jumat 08.00-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\nPrisa Sombo Datu ( IG : )\n\nMarket Review (Senin – Jumat 10.00-11.00) \nPrasetyo Wibowo ( IG : ) \n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nNews Screen (Senin – Jumat 14.30-15.00) \n \nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.00-16.00) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Highlight (Senin - Jumat 16.30-17.00)\nRosaline Hioe (IG : )", "post_id": "37OpbQjslIc"}}, {"key": "@mrakhasyailendra3217", "attributes": {"label": "@mrakhasyailendra3217", "x": 282.5857923781737, "y": 317.5850430605547, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "I97eKWX-yxQ", "id": "@mrakhasyailendra3217", "source": "youtube-000001", "content": "M Rakha Syailendra - Kandidat Google Student Ambassador 2026 Indonesia  - UPN \"Veteran\" Jawa Timur\n\nNama Lengkap: Muhammad Rakha Syailendra\nNama Universitas: Universitas Pembangunan Nasional \"Veteran\" Jawa Timur\nFakultas dan Program Studi: Fakultas Ilmu Komputer / Informatika\n\nDi era transformasi digital, teknologi—terutama kecerdasan buatan—bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan katalisator utama yang merombak tatanan dunia. Video ini merupakan bagian dari proses seleksi Google Student Ambassador (GSA) 2026, di mana saya memaparkan visi, antusiasme, serta rencana strategis untuk membawa inovasi Google lebih \ndekat ke lingkungan kampus dan masyarakat luas.\n\nSebagai seorang mahasiswa Informatika yang berfokus pada Full-stack & Mobile Development, serta juga sebagi Penerima Beasiswa Bank Indonesia 2025 dan aktif dalam komunitas GenBI, saya percaya bahwa kolaborasi dan literasi digital adalah kunci untuk menciptakan dampak nyata bagi ekonomi digital nasional.\n\n[Social Media & Portfolio]\nLinkedIn: https://www.linkedin.com/in/rakasyainz/\nGitHub: https://github.com/rakasyailendra\nWebsite Portfolio: https://rakasyainz.vercel.app/about\nInstagram: https://www.instagram.com/rakasyainz/\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n\n\n\n#TeamGoogle2026 #GoogleStudentAmbassador #GSA2026 #UPNVeteranJatim #Informatika #FullstackDeveloper #MobileDeveloper", "post_id": "I97eKWX-yxQ"}}, {"key": "rakskienomercy", "attributes": {"label": "rakskienomercy", "x": 103.96455695423911, "y": 960.0365254582747, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "I97eKWX-yxQ", "id": "rakskienomercy", "source": "youtube-000001", "content": "M Rakha Syailendra - Kandidat Google Student Ambassador 2026 Indonesia  - UPN \"Veteran\" Jawa Timur\n\nNama Lengkap: Muhammad Rakha Syailendra\nNama Universitas: Universitas Pembangunan Nasional \"Veteran\" Jawa Timur\nFakultas dan Program Studi: Fakultas Ilmu Komputer / Informatika\n\nDi era transformasi digital, teknologi—terutama kecerdasan buatan—bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan katalisator utama yang merombak tatanan dunia. Video ini merupakan bagian dari proses seleksi Google Student Ambassador (GSA) 2026, di mana saya memaparkan visi, antusiasme, serta rencana strategis untuk membawa inovasi Google lebih \ndekat ke lingkungan kampus dan masyarakat luas.\n\nSebagai seorang mahasiswa Informatika yang berfokus pada Full-stack & Mobile Development, serta juga sebagi Penerima Beasiswa Bank Indonesia 2025 dan aktif dalam komunitas GenBI, saya percaya bahwa kolaborasi dan literasi digital adalah kunci untuk menciptakan dampak nyata bagi ekonomi digital nasional.\n\n[Social Media & Portfolio]\nLinkedIn: https://www.linkedin.com/in/rakasyainz/\nGitHub: https://github.com/rakasyailendra\nWebsite Portfolio: https://rakasyainz.vercel.app/about\nInstagram: https://www.instagram.com/rakasyainz/\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n\n\n\n#TeamGoogle2026 #GoogleStudentAmbassador #GSA2026 #UPNVeteranJatim #Informatika #FullstackDeveloper #MobileDeveloper", "post_id": "I97eKWX-yxQ"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 403.0885354766315, "y": 48.861635770055756, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Jwssa8PHJIs", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA MULAI LIHAT TANDA-TANDA EKONOMI RI BAKAL LARI KENCANG❗\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mulai melihat sinyal positif bahwa perekonomian Indonesia akan tumbuh lebih cepat dalam waktu dekat. Ia menilai, langkah pemerintah menempatkan dana menganggur di Bank Indonesia (BI) ke lima bank milik negara mulai menunjukkan hasil.\n\nSebagai informasi, sejak 12 September 2025, pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp 200 triliun di lima bank milik negara. Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing mendapat alokasi Rp 55 triliun, BTN Rp 25 triliun, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp 10 triliun.\n\nPurbaya mengatakan, efek pertama terlihat dari makin cepatnya pertumbuhan kredit di perbankan itu. Salah satu yang telah ia saksikan ialah peningkatan kredit Bank Mandiri yang telah mencapai 11% dari sebelumnya hanya kisaran 8%.\n\n\"Jadi ada pick up kan ke atas, sudah naik. Itu bagus,\" kata Purbaya di kantornya, Jakarta, dikutip Minggu 12 Oktober 2025. Efek kedua yang telah dirasakan perekonomian Indonesia, ia sebut terlihat dari peningkatan sangat cepat peredaran uang primer atau M0. Pertumbuhan uang primer ia sebut telah mencapai 13% dari sebelumnya bahkan stagnan di kisaran 0%.\n\n\"Dan tinggal tunggu waktu saja ekonomi secara keseluruhan akan semakin cepat,\" tegas Purbaya. Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat uang primer atau M0 adjusted per September 2025 mencapai Rp 2.152,4 triliun.\n\nSebagai catatan, uang primer atau base money atau uang dasar adalah uang yang dirilis oleh bank sentral, meliputi uang kartal (koin dan uang kertas) yang beredar di masyarakat dan cadangan bank, yakni simpanan bank umum di bank sentral. Fungsi utamanya base money adalah sebagai dasar atau fondasi untuk penciptaan bentuk uang lain di perekonomian.\n\n#purbayayudhisadewa #menkeu #ekonomiindonesia #bankindonesia #uang #cepat #viral #purbaya \n\nSimak berita selengkapnya di https://www.cnbcindonesia.com/market/...\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Heru\nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "Jwssa8PHJIs"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 0.7641708584036344, "y": 397.86286782141445, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Jwssa8PHJIs", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA MULAI LIHAT TANDA-TANDA EKONOMI RI BAKAL LARI KENCANG❗\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mulai melihat sinyal positif bahwa perekonomian Indonesia akan tumbuh lebih cepat dalam waktu dekat. Ia menilai, langkah pemerintah menempatkan dana menganggur di Bank Indonesia (BI) ke lima bank milik negara mulai menunjukkan hasil.\n\nSebagai informasi, sejak 12 September 2025, pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp 200 triliun di lima bank milik negara. Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing mendapat alokasi Rp 55 triliun, BTN Rp 25 triliun, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp 10 triliun.\n\nPurbaya mengatakan, efek pertama terlihat dari makin cepatnya pertumbuhan kredit di perbankan itu. Salah satu yang telah ia saksikan ialah peningkatan kredit Bank Mandiri yang telah mencapai 11% dari sebelumnya hanya kisaran 8%.\n\n\"Jadi ada pick up kan ke atas, sudah naik. Itu bagus,\" kata Purbaya di kantornya, Jakarta, dikutip Minggu 12 Oktober 2025. Efek kedua yang telah dirasakan perekonomian Indonesia, ia sebut terlihat dari peningkatan sangat cepat peredaran uang primer atau M0. Pertumbuhan uang primer ia sebut telah mencapai 13% dari sebelumnya bahkan stagnan di kisaran 0%.\n\n\"Dan tinggal tunggu waktu saja ekonomi secara keseluruhan akan semakin cepat,\" tegas Purbaya. Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat uang primer atau M0 adjusted per September 2025 mencapai Rp 2.152,4 triliun.\n\nSebagai catatan, uang primer atau base money atau uang dasar adalah uang yang dirilis oleh bank sentral, meliputi uang kartal (koin dan uang kertas) yang beredar di masyarakat dan cadangan bank, yakni simpanan bank umum di bank sentral. Fungsi utamanya base money adalah sebagai dasar atau fondasi untuk penciptaan bentuk uang lain di perekonomian.\n\n#purbayayudhisadewa #menkeu #ekonomiindonesia #bankindonesia #uang #cepat #viral #purbaya \n\nSimak berita selengkapnya di https://www.cnbcindonesia.com/market/...\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Heru\nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "Jwssa8PHJIs"}}, {"key": "@lampumerahtv8962", "attributes": {"label": "@lampumerahtv8962", "x": 44.98931187446375, "y": 690.731094439928, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "cLmhlL4EN0Y", "id": "@lampumerahtv8962", "source": "youtube-000001", "content": "Indonesia Dihadang Bahaya Krisis Valuta\n\nPakar ekonomi Anthony menilai, fundamental rupiah telah jatuh sehingga krisis valuta semakin nyata. Demikian ditegaskan Anthony, Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies) kepada Asta Cita di Jakarta, Jumat, 20 Maret 2026.\n\nDitegaskan, bahwa nilai tukar rupiah terus mengalami depresiasi dalam jangka panjang. Dari rata-rata sekitar Rp11.800 per dolar AS pada 2014, rupiah melemah menjadi sekitar Rp17.000 saat ini, dimana penurunan ini hampir 50 persen. Tren depresiasi yang berlangsung lebih dari satu dekade ini dinilai menunjukkan adanya kelemahan fundamental yang persisten.\n\nMenurut Anthony, anggapan cadangan devisa sebesar 150 miliar dolar AS mencerminkan kekuatan ekonomi adalah menyesatkan (misleading). Sebab, cadangan devisa tersebut bukan berasal dari surplus transaksi berjalan, yang mencerminkan kekuatan eksternal melainkan di tengah defisit transaksi berjalan yang besar dan berkepanjangan.\n\nSelama periode 2015–2025, lanjut pakar ekonomi ini, defisit transaksi berjalan Indonesia mencapai lebih dari 113 miliar dolar AS. Ini menunjukkan bahwa fundamental eksternal Indonesia lemah. Selain itu sumber utama cadang tersebut justru  dari utang luar negeri, khususnya sektor public yakni pemerintah dan Bank Indonesia (BI).\n\n| Simak selengkapnya di kanal website: \nwww.lampumerah.id \nSumber https://lampumerah.id/fundamental-rup...\nwww. economicnews.id\nhttps://economicnews.id/fundamental-r...\n\n| Selalu saksikan dan subsribe tayangan topik utama dan tematik, peristiwa, hukum, ekonomi, pemerintah dan isu politik di kanal Lampumerah TV/Youtube  \n\n| Video Akhir-akhir ini: \n1. Koperasi Berbasis Masjid Menjadi Ekonomi Baru\nLink    • Koperasi Berbasis Masjid Menjadi Ekonomi Baru  \n2. Komisi Banding DJKI Sahkan PT. MSP Indonesia Pemilik Merk Good Brother\n   • Komisi Banding DJKI Sahkan PT. MSP Indones...", "post_id": "cLmhlL4EN0Y"}}, {"key": "lampumerahtv8962", "attributes": {"label": "lampumerahtv8962", "x": 673.3794121384177, "y": 142.21579616847058, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.1789, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cLmhlL4EN0Y", "id": "lampumerahtv8962", "source": "youtube-000001", "content": "Indonesia Dihadang Bahaya Krisis Valuta\n\nPakar ekonomi Anthony menilai, fundamental rupiah telah jatuh sehingga krisis valuta semakin nyata. Demikian ditegaskan Anthony, Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies) kepada Asta Cita di Jakarta, Jumat, 20 Maret 2026.\n\nDitegaskan, bahwa nilai tukar rupiah terus mengalami depresiasi dalam jangka panjang. Dari rata-rata sekitar Rp11.800 per dolar AS pada 2014, rupiah melemah menjadi sekitar Rp17.000 saat ini, dimana penurunan ini hampir 50 persen. Tren depresiasi yang berlangsung lebih dari satu dekade ini dinilai menunjukkan adanya kelemahan fundamental yang persisten.\n\nMenurut Anthony, anggapan cadangan devisa sebesar 150 miliar dolar AS mencerminkan kekuatan ekonomi adalah menyesatkan (misleading). Sebab, cadangan devisa tersebut bukan berasal dari surplus transaksi berjalan, yang mencerminkan kekuatan eksternal melainkan di tengah defisit transaksi berjalan yang besar dan berkepanjangan.\n\nSelama periode 2015–2025, lanjut pakar ekonomi ini, defisit transaksi berjalan Indonesia mencapai lebih dari 113 miliar dolar AS. Ini menunjukkan bahwa fundamental eksternal Indonesia lemah. Selain itu sumber utama cadang tersebut justru  dari utang luar negeri, khususnya sektor public yakni pemerintah dan Bank Indonesia (BI).\n\n| Simak selengkapnya di kanal website: \nwww.lampumerah.id \nSumber https://lampumerah.id/fundamental-rup...\nwww. economicnews.id\nhttps://economicnews.id/fundamental-r...\n\n| Selalu saksikan dan subsribe tayangan topik utama dan tematik, peristiwa, hukum, ekonomi, pemerintah dan isu politik di kanal Lampumerah TV/Youtube  \n\n| Video Akhir-akhir ini: \n1. Koperasi Berbasis Masjid Menjadi Ekonomi Baru\nLink    • Koperasi Berbasis Masjid Menjadi Ekonomi Baru  \n2. Komisi Banding DJKI Sahkan PT. MSP Indonesia Pemilik Merk Good Brother\n   • Komisi Banding DJKI Sahkan PT. MSP Indones...", "post_id": "cLmhlL4EN0Y"}}, {"key": "@tribunkaltengvideo", "attributes": {"label": "@tribunkaltengvideo", "x": 446.71628507366, "y": 218.48586489858047, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "fdVnpFQqP80", "id": "@tribunkaltengvideo", "source": "youtube-000001", "content": "Connie Bakrie Soroti Rupiah Rp17 Ribu per Dolar, Ingatkan Jika Tembus Rp22 Ribu “Indonesia Selesai”\n\nPengamat militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menyoroti potensi ancaman besar terhadap perekonomian Indonesia di tengah konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Ia menilai situasi geopolitik global tersebut dapat menjadi alarm serius bagi kondisi ekonomi nasional ke depan.\n\nDalam pernyataannya, Connie juga menyinggung posisi Indonesia yang masuk dalam Board of Peace (BoP) yang disebutnya dikendalikan oleh Amerika Serikat. Menurutnya, kondisi global yang memanas dapat memberikan tekanan tambahan terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.\n\nPernyataan tersebut disampaikan Connie melalui potongan video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, , pada Selasa (10/3/2026). Dalam video itu, Connie menyoroti nilai tukar rupiah yang disebutnya telah menyentuh kisaran Rp17 ribu per dolar AS.\n\nMenurut Connie, kondisi nilai tukar tersebut menjadi indikasi bahwa Indonesia sedang berada dalam situasi yang tidak baik. Ia menilai kondisi tersebut menggambarkan tekanan ekonomi yang perlu diwaspadai oleh pemerintah maupun masyarakat.\n\n“Kondisi ini (nilai tukar rupiah menjadi 17 ribu per US Dollar) artinya Indonesia sedang tidak baik-baik saja, dan kita seperti sedang membawa diri ke dalam jurang,” ungkap Connie dilansir dari akun Instagram , Selasa (10/3/2026).\n\nConnie bahkan mengingatkan potensi risiko yang lebih besar apabila nilai tukar rupiah terus melemah. Ia menyebut bahwa Indonesia bisa menghadapi krisis serius apabila kondisi tersebut tidak segera diatasi.\n\nMenurutnya, apabila nilai tukar rupiah mencapai Rp22 ribu per dolar AS dan tidak dapat ditahan, maka kondisi ekonomi nasional akan berada dalam situasi yang sangat sulit.\n\n“Ketika seandainya Rupiah mencapai 22 ribu (per 1 US Dollar) dan itu tidak bisa kita tahan, maka Indonesia akan selesai,” sambung Connie.\n\nIa juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan sejumlah tokoh ekonomi nasional, termasuk mantan Menteri Keuangan dan mantan Gubernur Bank Indonesia, untuk membahas kondisi tersebut serta langkah antisipasi agar nilai rupiah tidak semakin melemah.\n\nMelalui unggahannya di media sosial, Connie menyebut pernyataan tersebut merupakan bagian dari upayanya untuk mengingatkan publik sekaligus menjaga kepentingan Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang.\n\n#ConnieBakrie #NilaiTukarRupiah #RupiahRp17Ribu #EkonomiIndonesia #KrisisRupiah #DolarAS #GeopolitikTimurTengah #IsuEkonomiNasional #PeringatanEkonomi #ViralMediaSosial #PengamatMiliter #DinamikaGlobal #StabilitasEkonomi #BeritaNasional", "post_id": "fdVnpFQqP80"}}, {"key": "connierahakundinibakrie", "attributes": {"label": "connierahakundinibakrie", "x": 652.6456972382477, "y": 872.0560515589193, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "fdVnpFQqP80", "id": "connierahakundinibakrie", "source": "youtube-000001", "content": "Connie Bakrie Soroti Rupiah Rp17 Ribu per Dolar, Ingatkan Jika Tembus Rp22 Ribu “Indonesia Selesai”\n\nPengamat militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menyoroti potensi ancaman besar terhadap perekonomian Indonesia di tengah konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Ia menilai situasi geopolitik global tersebut dapat menjadi alarm serius bagi kondisi ekonomi nasional ke depan.\n\nDalam pernyataannya, Connie juga menyinggung posisi Indonesia yang masuk dalam Board of Peace (BoP) yang disebutnya dikendalikan oleh Amerika Serikat. Menurutnya, kondisi global yang memanas dapat memberikan tekanan tambahan terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.\n\nPernyataan tersebut disampaikan Connie melalui potongan video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, , pada Selasa (10/3/2026). Dalam video itu, Connie menyoroti nilai tukar rupiah yang disebutnya telah menyentuh kisaran Rp17 ribu per dolar AS.\n\nMenurut Connie, kondisi nilai tukar tersebut menjadi indikasi bahwa Indonesia sedang berada dalam situasi yang tidak baik. Ia menilai kondisi tersebut menggambarkan tekanan ekonomi yang perlu diwaspadai oleh pemerintah maupun masyarakat.\n\n“Kondisi ini (nilai tukar rupiah menjadi 17 ribu per US Dollar) artinya Indonesia sedang tidak baik-baik saja, dan kita seperti sedang membawa diri ke dalam jurang,” ungkap Connie dilansir dari akun Instagram , Selasa (10/3/2026).\n\nConnie bahkan mengingatkan potensi risiko yang lebih besar apabila nilai tukar rupiah terus melemah. Ia menyebut bahwa Indonesia bisa menghadapi krisis serius apabila kondisi tersebut tidak segera diatasi.\n\nMenurutnya, apabila nilai tukar rupiah mencapai Rp22 ribu per dolar AS dan tidak dapat ditahan, maka kondisi ekonomi nasional akan berada dalam situasi yang sangat sulit.\n\n“Ketika seandainya Rupiah mencapai 22 ribu (per 1 US Dollar) dan itu tidak bisa kita tahan, maka Indonesia akan selesai,” sambung Connie.\n\nIa juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan sejumlah tokoh ekonomi nasional, termasuk mantan Menteri Keuangan dan mantan Gubernur Bank Indonesia, untuk membahas kondisi tersebut serta langkah antisipasi agar nilai rupiah tidak semakin melemah.\n\nMelalui unggahannya di media sosial, Connie menyebut pernyataan tersebut merupakan bagian dari upayanya untuk mengingatkan publik sekaligus menjaga kepentingan Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang.\n\n#ConnieBakrie #NilaiTukarRupiah #RupiahRp17Ribu #EkonomiIndonesia #KrisisRupiah #DolarAS #GeopolitikTimurTengah #IsuEkonomiNasional #PeringatanEkonomi #ViralMediaSosial #PengamatMiliter #DinamikaGlobal #StabilitasEkonomi #BeritaNasional", "post_id": "fdVnpFQqP80"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "attributes": {"label": "@PojokNegeriMedia", "x": 815.4472089703328, "y": 543.1449747548057, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 0, "out_degree": 29, "degree": 29}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "@PojokNegeriMedia", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "Pojok", "attributes": {"label": "Pojok", "x": 286.83003024484697, "y": 499.2693185323017, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "Pojok", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "pojoknegeri.media", "attributes": {"label": "pojoknegeri.media", "x": 475.74155244842075, "y": 678.9717067436966, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "pojoknegeri.media", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "airlanggahartartoofficial", "attributes": {"label": "airlanggahartartoofficial", "x": 834.1012724593945, "y": 148.16938095692, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "airlanggahartartoofficial", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "SekretariatPresiden", "attributes": {"label": "SekretariatPresiden", "x": 100.82388346400163, "y": 420.4069192595241, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "SekretariatPresiden", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "Jokowi", "attributes": {"label": "Jokowi", "x": 948.5273287761879, "y": 219.36067619971567, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "Jokowi", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "GibranTV", "attributes": {"label": "GibranTV", "x": 679.0876404701721, "y": 313.9166817676584, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "GibranTV", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "golkar.2024", "attributes": {"label": "golkar.2024", "x": 272.4187230968246, "y": 344.6663561873976, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "golkar.2024", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "GerindraTV", "attributes": {"label": "GerindraTV", "x": 205.94764615437722, "y": 482.3267288039357, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "GerindraTV", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "LBPandjaitan", "attributes": {"label": "LBPandjaitan", "x": 855.0157608970708, "y": 63.76669764296361, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "LBPandjaitan", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "SandiunoTV", "attributes": {"label": "SandiunoTV", "x": 573.6153216571238, "y": 543.7810600462946, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "SandiunoTV", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "AgusYudhoyono", "attributes": {"label": "AgusYudhoyono", "x": 86.42411522494231, "y": 552.6687431793556, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "AgusYudhoyono", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "MahfudMD", "attributes": {"label": "MahfudMD", "x": 165.16596392988802, "y": 858.1706789425467, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "MahfudMD", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "GanjarPranowoOfficial", "attributes": {"label": "GanjarPranowoOfficial", "x": 891.6945662910658, "y": 35.281969638323304, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "GanjarPranowoOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "PDIPerjuangan", "attributes": {"label": "PDIPerjuangan", "x": 473.7339106874743, "y": 227.87493960848047, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "PDIPerjuangan", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "RockyGerungOfficial2023", "attributes": {"label": "RockyGerungOfficial2023", "x": 71.94740435607028, "y": 237.6549505498582, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "RockyGerungOfficial2023", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "FahriHamzahOfficial", "attributes": {"label": "FahriHamzahOfficial", "x": 42.94304035113028, "y": 940.5890047303002, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "FahriHamzahOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "ompungpanda", "attributes": {"label": "ompungpanda", "x": 870.7254833949683, "y": 909.3872524571657, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "ompungpanda", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "budiarieofficial8236", "attributes": {"label": "budiarieofficial8236", "x": 883.3916182362607, "y": 278.48444361521865, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "budiarieofficial8236", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "erick.thohir", "attributes": {"label": "erick.thohir", "x": 874.6691809477747, "y": 476.0349866598111, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "erick.thohir", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "willyaditya137", "attributes": {"label": "willyaditya137", "x": 856.1628253545927, "y": 642.3632672085012, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "willyaditya137", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "SBYudhoyono", "attributes": {"label": "SBYudhoyono", "x": 538.1497203585163, "y": 535.7232561371218, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "SBYudhoyono", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "ahmaddolikurniatandjung4788", "attributes": {"label": "ahmaddolikurniatandjung4788", "x": 61.17433167657249, "y": 423.2763783569353, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "ahmaddolikurniatandjung4788", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "JusufHamka_BabahAlun", "attributes": {"label": "JusufHamka_BabahAlun", "x": 352.27079656763095, "y": 317.597594789777, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "JusufHamka_BabahAlun", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "cakiminow", "attributes": {"label": "cakiminow", "x": 785.9591116381429, "y": 156.00562174530964, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "cakiminow", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "PanggilBTP", "attributes": {"label": "PanggilBTP", "x": 302.23258275247844, "y": 260.06542860752023, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "PanggilBTP", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "FadliZonOfficial", "attributes": {"label": "FadliZonOfficial", "x": 348.62572557752037, "y": 382.3642385470616, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "FadliZonOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "RidwanKamilOfficial", "attributes": {"label": "RidwanKamilOfficial", "x": 165.2800046883135, "y": 581.0717052494068, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "RidwanKamilOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "GatotNurmantyoofficial", "attributes": {"label": "GatotNurmantyoofficial", "x": 173.70983452695222, "y": 330.04563289208323, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "GatotNurmantyoofficial", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "yennywahidofficial4690", "attributes": {"label": "yennywahidofficial4690", "x": 389.0389737306691, "y": 435.56183578049155, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.4378, "eigenvector": 33.3328, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZhVx8X1XGSk", "id": "yennywahidofficial4690", "source": "youtube-000001", "content": "BANK INDONESIA CATAT ULN TURUN JADI 424,4 MILIAR DOLAR AMERIKA PADA TRIWULAN III 2025!\n\nBank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III-2025 berada di angka 424,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.087 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan II-2025 yang mencapai 432,3 miliar dollar AS.\n\nDalam keterangan resmi yang dirilis Senin (17/11/2025), BI menyampaikan bahwa secara tahunan ULN Indonesia terkontraksi 0,6 persen (yoy). \n\nAngka ini cukup berbeda bila dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 6,4 persen (yoy). BI menilai dinamika tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta.\n\nBI menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat untuk menjaga struktur ULN tetap sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian. “BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” demikian pernyataan tertulis otoritas moneter tersebut.\n\nULN Pemerintah Tumbuh Melambat. Pada periode laporan, ULN pemerintah tercatat sebesar 210,1 miliar dollar AS. Secara tahunan, angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dari pertumbuhan 10 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.\n\nMenurut BI, perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi membuat minat investor terhadap instrumen SBN menurun.\n\nMeski demikian, BI menekankan bahwa ULN pemerintah tetap dikelola secara terukur dan diarahkan untuk mendukung pembiayaan prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah disebut memastikan agar pemanfaatan ULN tetap akuntabel dan difokuskan untuk mendukung program pembangunan nasional.\n\n“Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dipastikan dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel,” tulis BI dalam keterangannya.\n\nPemanfaatan ULN Pemerintah Berdasarkan Sektor. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah masih didominasi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas. \n\nBI merinci alokasi pemanfaatan ULN pemerintah sebagai berikut: Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 23,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 20,7 persen, Jasa Pendidikan: 17 persen, Konstruksi: 10,7 persen, Transportasi dan Pergudangan: 8,2 persen dan Jasa Keuangan dan Asuransi: 7,5 persen\n\nBI menambahkan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang, yang mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah. Komposisi jangka panjang ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pembiayaan dan mengurangi risiko terhadap perekonomian.\n\nULN Swasta Ikut Menurun. Selain sektor publik, ULN swasta juga mengalami penurunan. Pada triwulan III-2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,3 miliar dollar AS, menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 193,9 miliar dollar AS.\n\nSecara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi, dari minus 0,2 persen (yoy) pada triwulan II menjadi minus 1,9 persen (yoy) pada triwulan III-2025. Kontraksi ini dipengaruhi oleh penurunan ULN di dua kelompok besar, yakni lembaga keuangan dan perusahaan nonkeuangan.\n\nJangan Lupa Like, Komen dan Subscribe\nIkuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya !\n̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA !\n\nWebsite Pojoknegeri \nhttps://pojoknegeri.com/\n\nYoutube  Negeri Media\n\nInstagram \n  / pojoknegeri.media  \n\nTikTok Pojok Negeri Media\n  / redaksipojoknegeri  \n\nFacebook Pojok Negeri\n  / redaksipojoknegeri  \n\n-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶\n                    \n                                                \n_________________________________________________________________________\nTag :\n#utangluarnegeri #biupdate #ekonomiindonesia #stabilitasmakro #ulnindonesia #beritaekonomi #keuangannegara #apbn #investasiglobal #pasarkeuangan #pojoknegerimedia", "post_id": "ZhVx8X1XGSk"}}, {"key": "@avengersmuslimchannel3", "attributes": {"label": "@avengersmuslimchannel3", "x": 951.469378322733, "y": 666.0194820781188, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "wUzvmwFDCgs", "id": "@avengersmuslimchannel3", "source": "youtube-000001", "content": "🔴MODYAR! 1 dollar 22ribu Indonesia Bubar ! - Connie Bakrie Ekonom Panik , prabowo santai\n\n🔴MODYAR! 1 dollar 22ribu Indonesia Bubar ! - Connie Bakrie Ekonom Panik , prabowo santai\n\nKoslet, seruan berhenti perang iitu kepada tram kan yg mulai perang si treeem,ko malah arab Saudi????hadeeeeeeeeeeeeeh\n\nSebagusnya pak Wowo itu menjaga stabilitas dalam negri yang terjadi adu domba melemahkan ketahanan Nasional, untuk perang Telok itu hanya mereka yang perang dan Negara sekitarnya yang kena dampak saja melakukan pencegahan perang\n\nConnie Bakrie: Jika Dolar Tembus Rp22 Ribu Tak Bisa Kita Tahan, Indonesia Selesai\n\nGuru besar bidang hubungan internasional di Universitas Negeri Saint Petersburg Prof Connie Rahakundini Bakrie menyebut Indonesia tidak baik-baik saja berdasarkan interaksinya dengan para mantan pejabat keuangan dan ekonomi.\n\n“Dua hari lalu saya diundang oleh semua mantan Gubernur Bank Indonesia semua mantan Menteri Keuangan,” kata Connie dikutip dari unggahan akun  di X pada Selasa 10 Maret 2026.\n\nConnie mengatakan salah satu indikasi memburuknya ekonomi adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang jika menyentuh Rp22 ribu akan berdampak fatal.\n\nGuru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Prof Rhenald Kasali merefleksikan kondisi ekonomi hari ini mulai dari nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17 ribu per dolar Amerika.\n\n“Ketika rupiah sudah tembus menjadi Rp17 ribu ini batas psikologis dulu itu kita berupaya keras untuk mengembalikan di bawah Rp10 ribu tahun 1998,” kata Rhenald dikutip dari unggahan akun  di Instagram pada Selasa 10 Maret 2026.Tujuannya menurut dia untuk mencegah kemiskinan karena saat itu banyak pengangguran dan banyak perusahaan yang harus dijual kepada asing.\n\nSaat ini menurutnya perjuangan itu terulang lagi mengingat pada Undang-Undang APBN asumsi kurs rupiah hanya dipatok Rp16.500 per dolar.\n\n“Hari ini sudah tembus Rp17 ribu walaupun diintervensi ya tetap masih dekat Rp17 ribu,” terangnya dalam unggahan tersebut.\n\n#conniebakrie #ekonomi #ekonom #indonesiabubar #khamenei #iran #amerika #anakkhamenei #perang #palestina #palestine #trump #netanyahu #firandaandirja \n#alikhamenei #abifaisal #alikhameneidead #alikhameneideath #iranisraelwar #iranvsisrael #irannews #iranian #iranisraelconflict #iranattack #gaza #gazaunderattack #gazagenocide #gazawar #gazacrisis #gazapalestine  #trump #amerika #amerikaserikat #pbb #boardofpeace #dewanperdamaian #prabowo \n#banjirsumatera #banjir #banjiraceh #aceh #medan #padang #banjirbandang #banjir2024 #banjir2025 #bencanaalam #bencanaindonesia #bencananasional #mimbartube  #abifaisal #beritaterkini #nasabhabaib #nasabhabib  #motivasi #motivasihidup #motivasiislam #motivasisukses #motivasiislami #avengers #avengersendgame #avengersinfinitywar #khilafah #saudiarabia #wahabi #salaf #salafi #manhajsalaf #manhajsalafusshalih #manhajesalaf #khalidbasalamah  #avengersmuslim #demohariini #livedemo \n\nkami Menyalurkan donasi / wakaf/ infaq Untuk Yatim/ Piatu / Dhuafa Pelosok Daerah.*\nRek BCA 1481014307\n A/N Adhe Apriyanto Ais Eka\nKonfirmasi 0812 1255 2534\n\nsilahkan salurkan infaq & shadaqah terbaiknya , dan zakat mal untuk menjaga yatim/ piatu, dhuafa, diprioritaskan.\n\n Semoga negeri ini menjadi negeri yang baldatun , thoyyibatun wa rabbun ghaffur, yang diridhoi Allah swt bukan diridhoi komunis Kapitalis.\n\n\nsilahkan komentar untuk menjaga kewarasan , akal sehat, keberpihakan yang realistis yakni berada dibarisan habaib dan ulama lurus untuk mewujudkan perubahan indonesia ke arah islam saja bukan ke arah komunis atau ke arah kapitalisme oligarki, jelas islam jalan kebaikan dan jalan perubahan yang real.\n\n Semoga negeri ini menjadi negeri yang baldatun , thoyyibatun wa rabbun ghaffur, yang diridhoi Allah swt bukan diridhoi komunis Kapitalis.\nkritik dan saran silahkan dikolom komentar, \n\navengers muslim channel , Mimbar tube , Bang edy mulyadi , habib rizieq , massa habib rizieq , \n, rizieq shihab , habib rizieq terbaru , markaz syariah , fpi terbaru hari ini , , pengacara habib rizieq , kuasa hukum habib rizieq , kasus fpi terbaru  , kasus habib rizieq terbaru  , habib bahar , anies , anies baswedan , mimbartube , ibtv , markaz syariah , km 50 , rocky gerung , nasab ba'alawi , bukan habib , nasab habaib , nasab habib , habib bahar bin smith  , gibran , pks , prabowo , prabowo subianto , jokowi , gibran rakabuming raka , kaesang , jet pribadi , gratifikasi kaesang , pdip , pdi p , pdi perjuangan , ppp , pkb , anies , anies baswedan , anak abah , anies , jokowi , presiden , wapres , iran , palestina , gaza , ijazah palsu", "post_id": "wUzvmwFDCgs"}}, {"key": "connietbhakrie", "attributes": {"label": "connietbhakrie", "x": 255.09575366269277, "y": 572.2610451967668, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "wUzvmwFDCgs", "id": "connietbhakrie", "source": "youtube-000001", "content": "🔴MODYAR! 1 dollar 22ribu Indonesia Bubar ! - Connie Bakrie Ekonom Panik , prabowo santai\n\n🔴MODYAR! 1 dollar 22ribu Indonesia Bubar ! - Connie Bakrie Ekonom Panik , prabowo santai\n\nKoslet, seruan berhenti perang iitu kepada tram kan yg mulai perang si treeem,ko malah arab Saudi????hadeeeeeeeeeeeeeh\n\nSebagusnya pak Wowo itu menjaga stabilitas dalam negri yang terjadi adu domba melemahkan ketahanan Nasional, untuk perang Telok itu hanya mereka yang perang dan Negara sekitarnya yang kena dampak saja melakukan pencegahan perang\n\nConnie Bakrie: Jika Dolar Tembus Rp22 Ribu Tak Bisa Kita Tahan, Indonesia Selesai\n\nGuru besar bidang hubungan internasional di Universitas Negeri Saint Petersburg Prof Connie Rahakundini Bakrie menyebut Indonesia tidak baik-baik saja berdasarkan interaksinya dengan para mantan pejabat keuangan dan ekonomi.\n\n“Dua hari lalu saya diundang oleh semua mantan Gubernur Bank Indonesia semua mantan Menteri Keuangan,” kata Connie dikutip dari unggahan akun  di X pada Selasa 10 Maret 2026.\n\nConnie mengatakan salah satu indikasi memburuknya ekonomi adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang jika menyentuh Rp22 ribu akan berdampak fatal.\n\nGuru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Prof Rhenald Kasali merefleksikan kondisi ekonomi hari ini mulai dari nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17 ribu per dolar Amerika.\n\n“Ketika rupiah sudah tembus menjadi Rp17 ribu ini batas psikologis dulu itu kita berupaya keras untuk mengembalikan di bawah Rp10 ribu tahun 1998,” kata Rhenald dikutip dari unggahan akun  di Instagram pada Selasa 10 Maret 2026.Tujuannya menurut dia untuk mencegah kemiskinan karena saat itu banyak pengangguran dan banyak perusahaan yang harus dijual kepada asing.\n\nSaat ini menurutnya perjuangan itu terulang lagi mengingat pada Undang-Undang APBN asumsi kurs rupiah hanya dipatok Rp16.500 per dolar.\n\n“Hari ini sudah tembus Rp17 ribu walaupun diintervensi ya tetap masih dekat Rp17 ribu,” terangnya dalam unggahan tersebut.\n\n#conniebakrie #ekonomi #ekonom #indonesiabubar #khamenei #iran #amerika #anakkhamenei #perang #palestina #palestine #trump #netanyahu #firandaandirja \n#alikhamenei #abifaisal #alikhameneidead #alikhameneideath #iranisraelwar #iranvsisrael #irannews #iranian #iranisraelconflict #iranattack #gaza #gazaunderattack #gazagenocide #gazawar #gazacrisis #gazapalestine  #trump #amerika #amerikaserikat #pbb #boardofpeace #dewanperdamaian #prabowo \n#banjirsumatera #banjir #banjiraceh #aceh #medan #padang #banjirbandang #banjir2024 #banjir2025 #bencanaalam #bencanaindonesia #bencananasional #mimbartube  #abifaisal #beritaterkini #nasabhabaib #nasabhabib  #motivasi #motivasihidup #motivasiislam #motivasisukses #motivasiislami #avengers #avengersendgame #avengersinfinitywar #khilafah #saudiarabia #wahabi #salaf #salafi #manhajsalaf #manhajsalafusshalih #manhajesalaf #khalidbasalamah  #avengersmuslim #demohariini #livedemo \n\nkami Menyalurkan donasi / wakaf/ infaq Untuk Yatim/ Piatu / Dhuafa Pelosok Daerah.*\nRek BCA 1481014307\n A/N Adhe Apriyanto Ais Eka\nKonfirmasi 0812 1255 2534\n\nsilahkan salurkan infaq & shadaqah terbaiknya , dan zakat mal untuk menjaga yatim/ piatu, dhuafa, diprioritaskan.\n\n Semoga negeri ini menjadi negeri yang baldatun , thoyyibatun wa rabbun ghaffur, yang diridhoi Allah swt bukan diridhoi komunis Kapitalis.\n\n\nsilahkan komentar untuk menjaga kewarasan , akal sehat, keberpihakan yang realistis yakni berada dibarisan habaib dan ulama lurus untuk mewujudkan perubahan indonesia ke arah islam saja bukan ke arah komunis atau ke arah kapitalisme oligarki, jelas islam jalan kebaikan dan jalan perubahan yang real.\n\n Semoga negeri ini menjadi negeri yang baldatun , thoyyibatun wa rabbun ghaffur, yang diridhoi Allah swt bukan diridhoi komunis Kapitalis.\nkritik dan saran silahkan dikolom komentar, \n\navengers muslim channel , Mimbar tube , Bang edy mulyadi , habib rizieq , massa habib rizieq , \n, rizieq shihab , habib rizieq terbaru , markaz syariah , fpi terbaru hari ini , , pengacara habib rizieq , kuasa hukum habib rizieq , kasus fpi terbaru  , kasus habib rizieq terbaru  , habib bahar , anies , anies baswedan , mimbartube , ibtv , markaz syariah , km 50 , rocky gerung , nasab ba'alawi , bukan habib , nasab habaib , nasab habib , habib bahar bin smith  , gibran , pks , prabowo , prabowo subianto , jokowi , gibran rakabuming raka , kaesang , jet pribadi , gratifikasi kaesang , pdip , pdi p , pdi perjuangan , ppp , pkb , anies , anies baswedan , anak abah , anies , jokowi , presiden , wapres , iran , palestina , gaza , ijazah palsu", "post_id": "wUzvmwFDCgs"}}, {"key": "rhenald_kasali", "attributes": {"label": "rhenald_kasali", "x": 767.7050855551245, "y": 909.2172424465948, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "wUzvmwFDCgs", "id": "rhenald_kasali", "source": "youtube-000001", "content": "🔴MODYAR! 1 dollar 22ribu Indonesia Bubar ! - Connie Bakrie Ekonom Panik , prabowo santai\n\n🔴MODYAR! 1 dollar 22ribu Indonesia Bubar ! - Connie Bakrie Ekonom Panik , prabowo santai\n\nKoslet, seruan berhenti perang iitu kepada tram kan yg mulai perang si treeem,ko malah arab Saudi????hadeeeeeeeeeeeeeh\n\nSebagusnya pak Wowo itu menjaga stabilitas dalam negri yang terjadi adu domba melemahkan ketahanan Nasional, untuk perang Telok itu hanya mereka yang perang dan Negara sekitarnya yang kena dampak saja melakukan pencegahan perang\n\nConnie Bakrie: Jika Dolar Tembus Rp22 Ribu Tak Bisa Kita Tahan, Indonesia Selesai\n\nGuru besar bidang hubungan internasional di Universitas Negeri Saint Petersburg Prof Connie Rahakundini Bakrie menyebut Indonesia tidak baik-baik saja berdasarkan interaksinya dengan para mantan pejabat keuangan dan ekonomi.\n\n“Dua hari lalu saya diundang oleh semua mantan Gubernur Bank Indonesia semua mantan Menteri Keuangan,” kata Connie dikutip dari unggahan akun  di X pada Selasa 10 Maret 2026.\n\nConnie mengatakan salah satu indikasi memburuknya ekonomi adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang jika menyentuh Rp22 ribu akan berdampak fatal.\n\nGuru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Prof Rhenald Kasali merefleksikan kondisi ekonomi hari ini mulai dari nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17 ribu per dolar Amerika.\n\n“Ketika rupiah sudah tembus menjadi Rp17 ribu ini batas psikologis dulu itu kita berupaya keras untuk mengembalikan di bawah Rp10 ribu tahun 1998,” kata Rhenald dikutip dari unggahan akun  di Instagram pada Selasa 10 Maret 2026.Tujuannya menurut dia untuk mencegah kemiskinan karena saat itu banyak pengangguran dan banyak perusahaan yang harus dijual kepada asing.\n\nSaat ini menurutnya perjuangan itu terulang lagi mengingat pada Undang-Undang APBN asumsi kurs rupiah hanya dipatok Rp16.500 per dolar.\n\n“Hari ini sudah tembus Rp17 ribu walaupun diintervensi ya tetap masih dekat Rp17 ribu,” terangnya dalam unggahan tersebut.\n\n#conniebakrie #ekonomi #ekonom #indonesiabubar #khamenei #iran #amerika #anakkhamenei #perang #palestina #palestine #trump #netanyahu #firandaandirja \n#alikhamenei #abifaisal #alikhameneidead #alikhameneideath #iranisraelwar #iranvsisrael #irannews #iranian #iranisraelconflict #iranattack #gaza #gazaunderattack #gazagenocide #gazawar #gazacrisis #gazapalestine  #trump #amerika #amerikaserikat #pbb #boardofpeace #dewanperdamaian #prabowo \n#banjirsumatera #banjir #banjiraceh #aceh #medan #padang #banjirbandang #banjir2024 #banjir2025 #bencanaalam #bencanaindonesia #bencananasional #mimbartube  #abifaisal #beritaterkini #nasabhabaib #nasabhabib  #motivasi #motivasihidup #motivasiislam #motivasisukses #motivasiislami #avengers #avengersendgame #avengersinfinitywar #khilafah #saudiarabia #wahabi #salaf #salafi #manhajsalaf #manhajsalafusshalih #manhajesalaf #khalidbasalamah  #avengersmuslim #demohariini #livedemo \n\nkami Menyalurkan donasi / wakaf/ infaq Untuk Yatim/ Piatu / Dhuafa Pelosok Daerah.*\nRek BCA 1481014307\n A/N Adhe Apriyanto Ais Eka\nKonfirmasi 0812 1255 2534\n\nsilahkan salurkan infaq & shadaqah terbaiknya , dan zakat mal untuk menjaga yatim/ piatu, dhuafa, diprioritaskan.\n\n Semoga negeri ini menjadi negeri yang baldatun , thoyyibatun wa rabbun ghaffur, yang diridhoi Allah swt bukan diridhoi komunis Kapitalis.\n\n\nsilahkan komentar untuk menjaga kewarasan , akal sehat, keberpihakan yang realistis yakni berada dibarisan habaib dan ulama lurus untuk mewujudkan perubahan indonesia ke arah islam saja bukan ke arah komunis atau ke arah kapitalisme oligarki, jelas islam jalan kebaikan dan jalan perubahan yang real.\n\n Semoga negeri ini menjadi negeri yang baldatun , thoyyibatun wa rabbun ghaffur, yang diridhoi Allah swt bukan diridhoi komunis Kapitalis.\nkritik dan saran silahkan dikolom komentar, \n\navengers muslim channel , Mimbar tube , Bang edy mulyadi , habib rizieq , massa habib rizieq , \n, rizieq shihab , habib rizieq terbaru , markaz syariah , fpi terbaru hari ini , , pengacara habib rizieq , kuasa hukum habib rizieq , kasus fpi terbaru  , kasus habib rizieq terbaru  , habib bahar , anies , anies baswedan , mimbartube , ibtv , markaz syariah , km 50 , rocky gerung , nasab ba'alawi , bukan habib , nasab habaib , nasab habib , habib bahar bin smith  , gibran , pks , prabowo , prabowo subianto , jokowi , gibran rakabuming raka , kaesang , jet pribadi , gratifikasi kaesang , pdip , pdi p , pdi perjuangan , ppp , pkb , anies , anies baswedan , anak abah , anies , jokowi , presiden , wapres , iran , palestina , gaza , ijazah palsu", "post_id": "wUzvmwFDCgs"}}, {"key": "@electricviking", "attributes": {"label": "@electricviking", "x": 555.2116676762295, "y": 543.1942289370782, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "q3p52NydWq0", "id": "@electricviking", "source": "youtube-000001", "content": "Bahkan Negara Penghasil Minyak Pun Tahu Kendaraan Listrik Tak Terhindarkan - UEA Membuka Jalan Ra...\n\nBahkan Negara Penghasil Minyak pun Tahu Kendaraan Listrik Tak Terelakkan - UEA Membuka Jalan Raya Pengisian Cepat yang Sangat Besar\n\nBahkan negara-negara kaya minyak pun bersiap untuk masa depan listrik, seiring dengan dibukanya jalan raya pengisian cepat besar-besaran di UEA untuk mendukung perjalanan jarak jauh dengan kendaraan listrik. Proyek ini menandakan bahwa adopsi kendaraan listrik bukan lagi ideologis tetapi tak terelakkan, didorong oleh infrastruktur, ekonomi, dan strategi energi jangka panjang.\n\nDaftar untuk buletin saya di sini ► https://theelectricviking.com/newslet...\n\n🔔 Berlangganan dan aktifkan lonceng notifikasi! ► https://www.youtube.com/\n\n👉Pesan Konsultasi 1 Jam dengan The Electric Viking melalui tautan di https://theelectricviking.com/consult...\n\n👉Gunakan alat perbandingan Solar, Baterai Rumah, dan Pengisi Daya EV terbaik di Australia - 100% gratis untuk digunakan:\n\nhttps://compare.solarchoice.net.au/th...\n\nGabung dengan saya di Patreon ►   / theelectricviking  \n\nBergabung sebagai anggota di YouTube The Electric Viking ►\n   /   \n\nVideo khusus anggota (lihat video sebelum orang lain) (atau lainnya)►\n   • Members-only videos  \n\nDukung kami dengan mengirimkan Super Thanks! Berikut cara membeli Super Thanks:\n   • How To THANK on YouTube  \n\nPerusahaan tenaga surya terbaik di Australia baru saja memasang sistem tenaga surya baru saya.\n\nLihat produk mereka di sini: https://www.resinc.com.au/electricviking\n\nSaya menggunakan internet Starlink untuk mengunggah semua video saya, gunakan tautan rujukan saya di sini: https://www.starlink.com/residential?...\n\n👇👇 Beli sesuatu dan dukung Toko Electric Viking 👇👇\nhttps://shop.theelectricviking.com/\n\nPanduan ukuran dan bantuan lain untuk toko 👇\nhttps://theelectricviking.com/the-ele...\n\nLihat apa yang terjadi pada Shanna (istri Sam):\n   • Stage 4 can go to hell - Flying out of Aus...  \n\nElectric Viking di platform lain:\nApple Podcasts ► https://podcasts.apple.com/us/podcast...\nSpotify Podcasts ► https://open.spotify.com/show/7qDxQ2P...\nJika tidak tersedia di negara Anda, gunakan tautan ini: https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\nRumble ► https://rumble.com/c/TheElectricViking\nHalaman Facebook ►   / theelectricvikingfb  \nGrup Facebook ►   / theevfbgroup  \nX (Sebelumnya dikenal sebagai Twitter) ► https://x.com/theevking\nInstagram ►   / theelectricvking  \nPinterest ►   / theelectricviking  \nTelegram ► https://t.me/theelectricviking\nTikTok ►   / theelectricviking   \nBaca blog saya ► https://theelectricviking.com/blog/\n\n👇 Perjalanan saya ke Bali 👇\n   • I went to Indonesia and got so sick I had ...  \n\n👇 Perjalanan saya ke Bangladesh 👇\n   • I Went to Bangladesh and Discovered Thousa...  \n\n👇 Video tentang Skateboard Saya 👇\n   • EASIEST & cheapest way to travel foreign c...  \n\n👇 Berlangganan saluran anak-anak saya 👇\nhttps://tinyurl.com/subscribetojackan...\n\nLihat video lainnya: \nPete Buttigieg mengatakan Trump Membantu China Memenangkan Perlombaan Otomotif Global\n   • Pete Buttigieg says Trump Is Helping China...  \n\nPenjualan Porsche ANJLOK pada tahun 2025 — Penurunan Terbesar dalam 16 Tahun!\n\n   • Porsche Sales CRASHED in 2025 — Biggest Dr...  \n\nPengubah Permainan: Tesla Mengoperasikan Kilang Lithium Pertama di Amerika Utara!\n\n   • Game-Changer: Tesla Brings First North Ame...  \n\nTesla Melakukan 3 PERUBAHAN pada Tesla Model Y Buatan China untuk Pasar Global\n   • Tesla Makes 3 CHANGES to Tesla Model Y's M...  \n\nZeekr 007GT yang Akan Datang ke Australia Diluncurkan di Beberapa Negara Eropa!\n\n   • Zeekr 007GT Bound For Australia Launches i...  \n\nDonald Trump Marah dengan California Setelah Negara Bagian Mengumumkan Kredit EV BARU\n   • Donald Trump Furious With California After...  \n\nIndustri Angin Lepas Pantai AS Melawan Kegilaan Donald Trump\n   • The US Offshore Wind Industry Is Fighting ...  \n\n10 Finalis Teratas Mobil Terbaik Dunia 2026 - Apakah Mereka Bercanda?!\n\n   • 2026 World Car of the Year Top 10 Finalist...  \n\n10 Mobil Listrik Terlaris di Amerika Serikat pada tahun 2025 - Pangsa Pasar Tesla Meningkat Pesat\n   • 10 Best Selling Electric Cars in the Unite...  \n\nSKY NEWS Mengatakan China MEMAKSA Warganya untuk Hanya Membeli Mobil Listrik BYD\n   • SKY NEWS Says China is FORCING it's Citize...  \n\nRekaman Pengisian Daya Tesla Semi yang Luar Biasa Menunjukkan Daya Puncak 1,2 MW!\n\n   • Unbelievable Tesla Semi Charging Footage S...  \n\n#uaeev #pengisiancepat #kendaraanlistrik #infrastrukturlistrik #transisienergi #masa depanev\n\n👇Referensi berita/grafik & video yang digunakan dalam video ini:\nhttps://electrek.co/2026/01/18/even-o...\n\nSaluran ini mungkin menggunakan beberapa materi berhak cipta tanpa izin khusus dari pemiliknya; tetapi konten yang digunakan di sini termasuk dalam \"Penggunaan Wajar\" Penafian Hak Cipta berdasarkan Bagian 107 Undang-Undang Hak Cipta 1976.\n\nPenggunaan wajar diizinkan untuk tujuan seperti kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, beasisw...", "post_id": "q3p52NydWq0"}}, {"key": "electricviki...", "attributes": {"label": "electricviki...", "x": 508.7444603957845, "y": 558.7110166673351, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "q3p52NydWq0", "id": "electricviki...", "source": "youtube-000001", "content": "Bahkan Negara Penghasil Minyak Pun Tahu Kendaraan Listrik Tak Terhindarkan - UEA Membuka Jalan Ra...\n\nBahkan Negara Penghasil Minyak pun Tahu Kendaraan Listrik Tak Terelakkan - UEA Membuka Jalan Raya Pengisian Cepat yang Sangat Besar\n\nBahkan negara-negara kaya minyak pun bersiap untuk masa depan listrik, seiring dengan dibukanya jalan raya pengisian cepat besar-besaran di UEA untuk mendukung perjalanan jarak jauh dengan kendaraan listrik. Proyek ini menandakan bahwa adopsi kendaraan listrik bukan lagi ideologis tetapi tak terelakkan, didorong oleh infrastruktur, ekonomi, dan strategi energi jangka panjang.\n\nDaftar untuk buletin saya di sini ► https://theelectricviking.com/newslet...\n\n🔔 Berlangganan dan aktifkan lonceng notifikasi! ► https://www.youtube.com/\n\n👉Pesan Konsultasi 1 Jam dengan The Electric Viking melalui tautan di https://theelectricviking.com/consult...\n\n👉Gunakan alat perbandingan Solar, Baterai Rumah, dan Pengisi Daya EV terbaik di Australia - 100% gratis untuk digunakan:\n\nhttps://compare.solarchoice.net.au/th...\n\nGabung dengan saya di Patreon ►   / theelectricviking  \n\nBergabung sebagai anggota di YouTube The Electric Viking ►\n   /   \n\nVideo khusus anggota (lihat video sebelum orang lain) (atau lainnya)►\n   • Members-only videos  \n\nDukung kami dengan mengirimkan Super Thanks! Berikut cara membeli Super Thanks:\n   • How To THANK on YouTube  \n\nPerusahaan tenaga surya terbaik di Australia baru saja memasang sistem tenaga surya baru saya.\n\nLihat produk mereka di sini: https://www.resinc.com.au/electricviking\n\nSaya menggunakan internet Starlink untuk mengunggah semua video saya, gunakan tautan rujukan saya di sini: https://www.starlink.com/residential?...\n\n👇👇 Beli sesuatu dan dukung Toko Electric Viking 👇👇\nhttps://shop.theelectricviking.com/\n\nPanduan ukuran dan bantuan lain untuk toko 👇\nhttps://theelectricviking.com/the-ele...\n\nLihat apa yang terjadi pada Shanna (istri Sam):\n   • Stage 4 can go to hell - Flying out of Aus...  \n\nElectric Viking di platform lain:\nApple Podcasts ► https://podcasts.apple.com/us/podcast...\nSpotify Podcasts ► https://open.spotify.com/show/7qDxQ2P...\nJika tidak tersedia di negara Anda, gunakan tautan ini: https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\nRumble ► https://rumble.com/c/TheElectricViking\nHalaman Facebook ►   / theelectricvikingfb  \nGrup Facebook ►   / theevfbgroup  \nX (Sebelumnya dikenal sebagai Twitter) ► https://x.com/theevking\nInstagram ►   / theelectricvking  \nPinterest ►   / theelectricviking  \nTelegram ► https://t.me/theelectricviking\nTikTok ►   / theelectricviking   \nBaca blog saya ► https://theelectricviking.com/blog/\n\n👇 Perjalanan saya ke Bali 👇\n   • I went to Indonesia and got so sick I had ...  \n\n👇 Perjalanan saya ke Bangladesh 👇\n   • I Went to Bangladesh and Discovered Thousa...  \n\n👇 Video tentang Skateboard Saya 👇\n   • EASIEST & cheapest way to travel foreign c...  \n\n👇 Berlangganan saluran anak-anak saya 👇\nhttps://tinyurl.com/subscribetojackan...\n\nLihat video lainnya: \nPete Buttigieg mengatakan Trump Membantu China Memenangkan Perlombaan Otomotif Global\n   • Pete Buttigieg says Trump Is Helping China...  \n\nPenjualan Porsche ANJLOK pada tahun 2025 — Penurunan Terbesar dalam 16 Tahun!\n\n   • Porsche Sales CRASHED in 2025 — Biggest Dr...  \n\nPengubah Permainan: Tesla Mengoperasikan Kilang Lithium Pertama di Amerika Utara!\n\n   • Game-Changer: Tesla Brings First North Ame...  \n\nTesla Melakukan 3 PERUBAHAN pada Tesla Model Y Buatan China untuk Pasar Global\n   • Tesla Makes 3 CHANGES to Tesla Model Y's M...  \n\nZeekr 007GT yang Akan Datang ke Australia Diluncurkan di Beberapa Negara Eropa!\n\n   • Zeekr 007GT Bound For Australia Launches i...  \n\nDonald Trump Marah dengan California Setelah Negara Bagian Mengumumkan Kredit EV BARU\n   • Donald Trump Furious With California After...  \n\nIndustri Angin Lepas Pantai AS Melawan Kegilaan Donald Trump\n   • The US Offshore Wind Industry Is Fighting ...  \n\n10 Finalis Teratas Mobil Terbaik Dunia 2026 - Apakah Mereka Bercanda?!\n\n   • 2026 World Car of the Year Top 10 Finalist...  \n\n10 Mobil Listrik Terlaris di Amerika Serikat pada tahun 2025 - Pangsa Pasar Tesla Meningkat Pesat\n   • 10 Best Selling Electric Cars in the Unite...  \n\nSKY NEWS Mengatakan China MEMAKSA Warganya untuk Hanya Membeli Mobil Listrik BYD\n   • SKY NEWS Says China is FORCING it's Citize...  \n\nRekaman Pengisian Daya Tesla Semi yang Luar Biasa Menunjukkan Daya Puncak 1,2 MW!\n\n   • Unbelievable Tesla Semi Charging Footage S...  \n\n#uaeev #pengisiancepat #kendaraanlistrik #infrastrukturlistrik #transisienergi #masa depanev\n\n👇Referensi berita/grafik & video yang digunakan dalam video ini:\nhttps://electrek.co/2026/01/18/even-o...\n\nSaluran ini mungkin menggunakan beberapa materi berhak cipta tanpa izin khusus dari pemiliknya; tetapi konten yang digunakan di sini termasuk dalam \"Penggunaan Wajar\" Penafian Hak Cipta berdasarkan Bagian 107 Undang-Undang Hak Cipta 1976.\n\nPenggunaan wajar diizinkan untuk tujuan seperti kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, beasisw...", "post_id": "q3p52NydWq0"}}, {"key": "electricviking", "attributes": {"label": "electricviking", "x": 325.66128876429667, "y": 478.67362902577406, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "q3p52NydWq0", "id": "electricviking", "source": "youtube-000001", "content": "Bahkan Negara Penghasil Minyak Pun Tahu Kendaraan Listrik Tak Terhindarkan - UEA Membuka Jalan Ra...\n\nBahkan Negara Penghasil Minyak pun Tahu Kendaraan Listrik Tak Terelakkan - UEA Membuka Jalan Raya Pengisian Cepat yang Sangat Besar\n\nBahkan negara-negara kaya minyak pun bersiap untuk masa depan listrik, seiring dengan dibukanya jalan raya pengisian cepat besar-besaran di UEA untuk mendukung perjalanan jarak jauh dengan kendaraan listrik. Proyek ini menandakan bahwa adopsi kendaraan listrik bukan lagi ideologis tetapi tak terelakkan, didorong oleh infrastruktur, ekonomi, dan strategi energi jangka panjang.\n\nDaftar untuk buletin saya di sini ► https://theelectricviking.com/newslet...\n\n🔔 Berlangganan dan aktifkan lonceng notifikasi! ► https://www.youtube.com/\n\n👉Pesan Konsultasi 1 Jam dengan The Electric Viking melalui tautan di https://theelectricviking.com/consult...\n\n👉Gunakan alat perbandingan Solar, Baterai Rumah, dan Pengisi Daya EV terbaik di Australia - 100% gratis untuk digunakan:\n\nhttps://compare.solarchoice.net.au/th...\n\nGabung dengan saya di Patreon ►   / theelectricviking  \n\nBergabung sebagai anggota di YouTube The Electric Viking ►\n   /   \n\nVideo khusus anggota (lihat video sebelum orang lain) (atau lainnya)►\n   • Members-only videos  \n\nDukung kami dengan mengirimkan Super Thanks! Berikut cara membeli Super Thanks:\n   • How To THANK on YouTube  \n\nPerusahaan tenaga surya terbaik di Australia baru saja memasang sistem tenaga surya baru saya.\n\nLihat produk mereka di sini: https://www.resinc.com.au/electricviking\n\nSaya menggunakan internet Starlink untuk mengunggah semua video saya, gunakan tautan rujukan saya di sini: https://www.starlink.com/residential?...\n\n👇👇 Beli sesuatu dan dukung Toko Electric Viking 👇👇\nhttps://shop.theelectricviking.com/\n\nPanduan ukuran dan bantuan lain untuk toko 👇\nhttps://theelectricviking.com/the-ele...\n\nLihat apa yang terjadi pada Shanna (istri Sam):\n   • Stage 4 can go to hell - Flying out of Aus...  \n\nElectric Viking di platform lain:\nApple Podcasts ► https://podcasts.apple.com/us/podcast...\nSpotify Podcasts ► https://open.spotify.com/show/7qDxQ2P...\nJika tidak tersedia di negara Anda, gunakan tautan ini: https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\nRumble ► https://rumble.com/c/TheElectricViking\nHalaman Facebook ►   / theelectricvikingfb  \nGrup Facebook ►   / theevfbgroup  \nX (Sebelumnya dikenal sebagai Twitter) ► https://x.com/theevking\nInstagram ►   / theelectricvking  \nPinterest ►   / theelectricviking  \nTelegram ► https://t.me/theelectricviking\nTikTok ►   / theelectricviking   \nBaca blog saya ► https://theelectricviking.com/blog/\n\n👇 Perjalanan saya ke Bali 👇\n   • I went to Indonesia and got so sick I had ...  \n\n👇 Perjalanan saya ke Bangladesh 👇\n   • I Went to Bangladesh and Discovered Thousa...  \n\n👇 Video tentang Skateboard Saya 👇\n   • EASIEST & cheapest way to travel foreign c...  \n\n👇 Berlangganan saluran anak-anak saya 👇\nhttps://tinyurl.com/subscribetojackan...\n\nLihat video lainnya: \nPete Buttigieg mengatakan Trump Membantu China Memenangkan Perlombaan Otomotif Global\n   • Pete Buttigieg says Trump Is Helping China...  \n\nPenjualan Porsche ANJLOK pada tahun 2025 — Penurunan Terbesar dalam 16 Tahun!\n\n   • Porsche Sales CRASHED in 2025 — Biggest Dr...  \n\nPengubah Permainan: Tesla Mengoperasikan Kilang Lithium Pertama di Amerika Utara!\n\n   • Game-Changer: Tesla Brings First North Ame...  \n\nTesla Melakukan 3 PERUBAHAN pada Tesla Model Y Buatan China untuk Pasar Global\n   • Tesla Makes 3 CHANGES to Tesla Model Y's M...  \n\nZeekr 007GT yang Akan Datang ke Australia Diluncurkan di Beberapa Negara Eropa!\n\n   • Zeekr 007GT Bound For Australia Launches i...  \n\nDonald Trump Marah dengan California Setelah Negara Bagian Mengumumkan Kredit EV BARU\n   • Donald Trump Furious With California After...  \n\nIndustri Angin Lepas Pantai AS Melawan Kegilaan Donald Trump\n   • The US Offshore Wind Industry Is Fighting ...  \n\n10 Finalis Teratas Mobil Terbaik Dunia 2026 - Apakah Mereka Bercanda?!\n\n   • 2026 World Car of the Year Top 10 Finalist...  \n\n10 Mobil Listrik Terlaris di Amerika Serikat pada tahun 2025 - Pangsa Pasar Tesla Meningkat Pesat\n   • 10 Best Selling Electric Cars in the Unite...  \n\nSKY NEWS Mengatakan China MEMAKSA Warganya untuk Hanya Membeli Mobil Listrik BYD\n   • SKY NEWS Says China is FORCING it's Citize...  \n\nRekaman Pengisian Daya Tesla Semi yang Luar Biasa Menunjukkan Daya Puncak 1,2 MW!\n\n   • Unbelievable Tesla Semi Charging Footage S...  \n\n#uaeev #pengisiancepat #kendaraanlistrik #infrastrukturlistrik #transisienergi #masa depanev\n\n👇Referensi berita/grafik & video yang digunakan dalam video ini:\nhttps://electrek.co/2026/01/18/even-o...\n\nSaluran ini mungkin menggunakan beberapa materi berhak cipta tanpa izin khusus dari pemiliknya; tetapi konten yang digunakan di sini termasuk dalam \"Penggunaan Wajar\" Penafian Hak Cipta berdasarkan Bagian 107 Undang-Undang Hak Cipta 1976.\n\nPenggunaan wajar diizinkan untuk tujuan seperti kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, beasisw...", "post_id": "q3p52NydWq0"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 574.7850203509015, "y": 914.5011612860241, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.3399, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "ctyXkTusGH8", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Takjil, Ngabuburit, dan Geliat Ekonomi di Pasar Ramadhan UMP\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Sore itu, suasana di halaman Universitas Muhammadiyah Purwokerto mulai dipenuhi pengunjung. Deretan tenda pedagang berjajar rapi, sementara aroma aneka makanan menggoda selera siapa saja yang melintas. Menjelang waktu berbuka puasa, kawasan kampus tersebut berubah menjadi pusat keramaian baru bagi masyarakat di Banyumas.\n\nPasar Ramadhan UMKM UMP kembali digelar untuk menyambut Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan yang telah memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ini resmi dimulai pada Kamis (19/2/2026).\n\nKegiatan tersebut terselenggara melalui kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Purwokerto. Pembukaan acara juga dihadiri dan dilakukan secara resmi oleh Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti.\n\nRektor UMP, Jebul Suroso, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pasar Ramadhan ini bukan sekadar agenda tahunan kampus. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi upaya untuk menghadirkan kegembiraan bagi masyarakat sekaligus mendorong geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.\n\nMenurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan terjadi perputaran uang yang lebih besar di tengah masyarakat selama Bulan Ramadhan. Warga yang ingin berburu takjil atau mencari hidangan berbuka puasa pun tidak perlu jauh-jauh, cukup datang ke kawasan kampus UMP yang menyediakan beragam pilihan kuliner dan produk UMKM.\n\nPada tahun ini, sistem transaksi di Pasar Ramadhan UMP juga telah menggunakan teknologi pembayaran digital melalui QRIS dan metode non-tunai (cashless). Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi pengunjung sekaligus mendukung digitalisasi transaksi di kalangan pelaku UMKM.\n\nSelain kemudahan transaksi, pihak kampus juga memastikan kualitas produk yang dijual para pedagang. Seluruh pelaku UMKM yang berpartisipasi telah melalui proses seleksi, termasuk memastikan kehalalan produk yang dipasarkan.\n\n“Seluruh produk yang dijual telah melalui proses penyaringan, sehingga aspek halal, kualitas, dan kesehatannya lebih terjamin,” ujar Prof Jebul.\nUntuk menambah kemeriahan suasana pembukaan, panitia juga menghadirkan pertunjukan barongsai yang menarik perhatian para pengunjung. Atraksi tersebut semakin menambah semarak suasana pasar yang sudah ramai sejak sore hari.\n\nTahun ini, jumlah pedagang yang terlibat tercatat sekitar 350 pelaku UMKM, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah. Kehadiran ratusan pelaku usaha ini menjadikan Pasar Ramadhan UMP sebagai salah satu etalase produk UMKM terbesar di kawasan Banyumas selama Bulan Ramadhan.\n\nBagi masyarakat, pasar ini tidak hanya menjadi tempat berburu makanan berbuka puasa, tetapi juga ruang bertemunya pelaku usaha dan konsumen. Salah seorang pengunjung, Uges, mengaku terbantu dengan adanya Pasar Ramadhan tersebut.\n\nIa menilai pilihan makanan yang tersedia sangat beragam dengan harga yang relatif terjangkau. Pada kunjungan pertamanya, Uges langsung tertarik membeli cilok dan siomay yang dijual di salah satu stan.\n“Baru pertama kali datang ke sini. Pilihannya banyak sekali, jadi tertarik mencoba beberapa makanan,” katanya.\n\nDengan ratusan pedagang, berbagai pilihan kuliner, serta dukungan sistem pembayaran digital, Pasar Ramadhan UMKM UMP diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus menjadi destinasi favorit warga Banyumas untuk berburu takjil sepanjang Bulan Ramadhan.\n\n\nSumber: (Tribun Jateng)\nEditor Video : Megan Febry Wibowo\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "ctyXkTusGH8"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 96.91879684477689, "y": 857.6159128902618, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ctyXkTusGH8", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Takjil, Ngabuburit, dan Geliat Ekonomi di Pasar Ramadhan UMP\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Sore itu, suasana di halaman Universitas Muhammadiyah Purwokerto mulai dipenuhi pengunjung. Deretan tenda pedagang berjajar rapi, sementara aroma aneka makanan menggoda selera siapa saja yang melintas. Menjelang waktu berbuka puasa, kawasan kampus tersebut berubah menjadi pusat keramaian baru bagi masyarakat di Banyumas.\n\nPasar Ramadhan UMKM UMP kembali digelar untuk menyambut Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan yang telah memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ini resmi dimulai pada Kamis (19/2/2026).\n\nKegiatan tersebut terselenggara melalui kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Purwokerto. Pembukaan acara juga dihadiri dan dilakukan secara resmi oleh Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti.\n\nRektor UMP, Jebul Suroso, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pasar Ramadhan ini bukan sekadar agenda tahunan kampus. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi upaya untuk menghadirkan kegembiraan bagi masyarakat sekaligus mendorong geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.\n\nMenurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan terjadi perputaran uang yang lebih besar di tengah masyarakat selama Bulan Ramadhan. Warga yang ingin berburu takjil atau mencari hidangan berbuka puasa pun tidak perlu jauh-jauh, cukup datang ke kawasan kampus UMP yang menyediakan beragam pilihan kuliner dan produk UMKM.\n\nPada tahun ini, sistem transaksi di Pasar Ramadhan UMP juga telah menggunakan teknologi pembayaran digital melalui QRIS dan metode non-tunai (cashless). Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi pengunjung sekaligus mendukung digitalisasi transaksi di kalangan pelaku UMKM.\n\nSelain kemudahan transaksi, pihak kampus juga memastikan kualitas produk yang dijual para pedagang. Seluruh pelaku UMKM yang berpartisipasi telah melalui proses seleksi, termasuk memastikan kehalalan produk yang dipasarkan.\n\n“Seluruh produk yang dijual telah melalui proses penyaringan, sehingga aspek halal, kualitas, dan kesehatannya lebih terjamin,” ujar Prof Jebul.\nUntuk menambah kemeriahan suasana pembukaan, panitia juga menghadirkan pertunjukan barongsai yang menarik perhatian para pengunjung. Atraksi tersebut semakin menambah semarak suasana pasar yang sudah ramai sejak sore hari.\n\nTahun ini, jumlah pedagang yang terlibat tercatat sekitar 350 pelaku UMKM, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah. Kehadiran ratusan pelaku usaha ini menjadikan Pasar Ramadhan UMP sebagai salah satu etalase produk UMKM terbesar di kawasan Banyumas selama Bulan Ramadhan.\n\nBagi masyarakat, pasar ini tidak hanya menjadi tempat berburu makanan berbuka puasa, tetapi juga ruang bertemunya pelaku usaha dan konsumen. Salah seorang pengunjung, Uges, mengaku terbantu dengan adanya Pasar Ramadhan tersebut.\n\nIa menilai pilihan makanan yang tersedia sangat beragam dengan harga yang relatif terjangkau. Pada kunjungan pertamanya, Uges langsung tertarik membeli cilok dan siomay yang dijual di salah satu stan.\n“Baru pertama kali datang ke sini. Pilihannya banyak sekali, jadi tertarik mencoba beberapa makanan,” katanya.\n\nDengan ratusan pedagang, berbagai pilihan kuliner, serta dukungan sistem pembayaran digital, Pasar Ramadhan UMKM UMP diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus menjadi destinasi favorit warga Banyumas untuk berburu takjil sepanjang Bulan Ramadhan.\n\n\nSumber: (Tribun Jateng)\nEditor Video : Megan Febry Wibowo\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "ctyXkTusGH8"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 344.5044530874407, "y": 580.6259858879473, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ctyXkTusGH8", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "Takjil, Ngabuburit, dan Geliat Ekonomi di Pasar Ramadhan UMP\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Sore itu, suasana di halaman Universitas Muhammadiyah Purwokerto mulai dipenuhi pengunjung. Deretan tenda pedagang berjajar rapi, sementara aroma aneka makanan menggoda selera siapa saja yang melintas. Menjelang waktu berbuka puasa, kawasan kampus tersebut berubah menjadi pusat keramaian baru bagi masyarakat di Banyumas.\n\nPasar Ramadhan UMKM UMP kembali digelar untuk menyambut Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan yang telah memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ini resmi dimulai pada Kamis (19/2/2026).\n\nKegiatan tersebut terselenggara melalui kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Purwokerto. Pembukaan acara juga dihadiri dan dilakukan secara resmi oleh Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti.\n\nRektor UMP, Jebul Suroso, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pasar Ramadhan ini bukan sekadar agenda tahunan kampus. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi upaya untuk menghadirkan kegembiraan bagi masyarakat sekaligus mendorong geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.\n\nMenurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan terjadi perputaran uang yang lebih besar di tengah masyarakat selama Bulan Ramadhan. Warga yang ingin berburu takjil atau mencari hidangan berbuka puasa pun tidak perlu jauh-jauh, cukup datang ke kawasan kampus UMP yang menyediakan beragam pilihan kuliner dan produk UMKM.\n\nPada tahun ini, sistem transaksi di Pasar Ramadhan UMP juga telah menggunakan teknologi pembayaran digital melalui QRIS dan metode non-tunai (cashless). Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi pengunjung sekaligus mendukung digitalisasi transaksi di kalangan pelaku UMKM.\n\nSelain kemudahan transaksi, pihak kampus juga memastikan kualitas produk yang dijual para pedagang. Seluruh pelaku UMKM yang berpartisipasi telah melalui proses seleksi, termasuk memastikan kehalalan produk yang dipasarkan.\n\n“Seluruh produk yang dijual telah melalui proses penyaringan, sehingga aspek halal, kualitas, dan kesehatannya lebih terjamin,” ujar Prof Jebul.\nUntuk menambah kemeriahan suasana pembukaan, panitia juga menghadirkan pertunjukan barongsai yang menarik perhatian para pengunjung. Atraksi tersebut semakin menambah semarak suasana pasar yang sudah ramai sejak sore hari.\n\nTahun ini, jumlah pedagang yang terlibat tercatat sekitar 350 pelaku UMKM, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah. Kehadiran ratusan pelaku usaha ini menjadikan Pasar Ramadhan UMP sebagai salah satu etalase produk UMKM terbesar di kawasan Banyumas selama Bulan Ramadhan.\n\nBagi masyarakat, pasar ini tidak hanya menjadi tempat berburu makanan berbuka puasa, tetapi juga ruang bertemunya pelaku usaha dan konsumen. Salah seorang pengunjung, Uges, mengaku terbantu dengan adanya Pasar Ramadhan tersebut.\n\nIa menilai pilihan makanan yang tersedia sangat beragam dengan harga yang relatif terjangkau. Pada kunjungan pertamanya, Uges langsung tertarik membeli cilok dan siomay yang dijual di salah satu stan.\n“Baru pertama kali datang ke sini. Pilihannya banyak sekali, jadi tertarik mencoba beberapa makanan,” katanya.\n\nDengan ratusan pedagang, berbagai pilihan kuliner, serta dukungan sistem pembayaran digital, Pasar Ramadhan UMKM UMP diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus menjadi destinasi favorit warga Banyumas untuk berburu takjil sepanjang Bulan Ramadhan.\n\n\nSumber: (Tribun Jateng)\nEditor Video : Megan Febry Wibowo\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "ctyXkTusGH8"}}], "edges": [{"key": "Parlecoid", "source": "Parlecoid", "target": "asatunews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "wibisonoys", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "MYusufN8", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "DPR_RI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "KejaksaanRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "DeanaShella", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "FirstSquawk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bps_sibolga", "source": "bps_sibolga", "target": "bps_sibolga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bps_sibolga", "source": "bps_sibolga", "target": "bps_sibolga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "source": "bank_indonesia_sumsel", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cnbcindonesia", "source": "cnbcindonesia", "target": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbudjabar", "source": "disparbudjabar", "target": "dedimulyadi71", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbudjabar", "source": "disparbudjabar", "target": "erwansetiawan54", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbudjabar", "source": "disparbudjabar", "target": "widi.wardhana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbudjabar", "source": "disparbudjabar", "target": "niluhpuspa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbudjabar", "source": "disparbudjabar", "target": "iendras", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbudjabar", "source": "disparbudjabar", "target": "kemenpar.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbudjabar", "source": "disparbudjabar", "target": "smiling.westjava", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lombanasional", "source": "lombanasional", "target": "lombanasional", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hippindo", "source": "hippindo", "target": "hippindo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivacoid", "source": "vivacoid", "target": "bni46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tribunpapuaofficial", "source": "tribunpapuaofficial", "target": "tribunpapuaofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tribunpapuaofficial", "source": "tribunpapuaofficial", "target": "tribunpapua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "genvoice.id", "source": "genvoice.id", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenkumkepri", "source": "kemenkumkepri", "target": "kemenkumkepri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparbadung", "source": "disparbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infodenpasarterkini.id", "source": "infodenpasarterkini.id", "target": "koranbaliexpress", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "indonesiainjb", "source": "indonesiainjb", "target": "bank_indonesia_singapura", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ntt_talk", "source": "ntt_talk", "target": "ntt_talk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_jogja", "source": "ojk_jogja", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_jogja", "source": "ojk_jogja", "target": "ojk_jogja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hippindo", "source": "hippindo", "target": "hippindo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dp2kbp3abuleleng", "source": "dp2kbp3abuleleng", "target": "bulelengpaten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dp2kbp3abuleleng", "source": "dp2kbp3abuleleng", "target": "dp2kbp3abuleleng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dp2kbp3abuleleng", "source": "dp2kbp3abuleleng", "target": "kadek_dami", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dp2kbp3abuleleng", "source": "dp2kbp3abuleleng", "target": "agustinibudiasa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dp2kbp3abuleleng", "source": "dp2kbp3abuleleng", "target": "faricaveronicaa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "Prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "republikindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "presidenrepublikindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "tedsky89", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "ppid.paspampres", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "grupapaspampres", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "defnaputra", "source": "defnaputra", "target": "edwin.sumantha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disbudparlebak", "source": "disbudparlebak", "target": "hasbijayabaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disbudparlebak", "source": "disbudparlebak", "target": "amir.hamzah.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disbudparlebak", "source": "disbudparlebak", "target": "belia_asyidiki", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disbudparlebak", "source": "disbudparlebak", "target": "yosep_holis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "baliemisinolbersih", "source": "baliemisinolbersih", "target": "baliemisinolbersih", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "source": "bank_indonesia_jatim", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_banten", "source": "bank_indonesia_banten", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "swamediainc", "source": "swamediainc", "target": "swamediainc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sellygouw", "source": "sellygouw", "target": "tanjunglesung.resort", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_bali", "source": "bank_indonesia_bali", "target": "bank_indonesia_bali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "puturasniathiadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "puturasniathiadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "mydanamon", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "lifeasdanamoners", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "swamediainc", "source": "swamediainc", "target": "swamediainc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritapontianakcom", "source": "beritapontianakcom", "target": "bank_brksyariah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kupanginfocom", "source": "kupanginfocom", "target": "bank_brksyariah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "swamediainc", "source": "swamediainc", "target": "swamediainc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "media_kaba12", "source": "media_kaba12", "target": "harmenkaba12", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bangsaonline", "source": "bangsaonline", "target": "bangsaonline", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ayoindonesiacom", "source": "ayoindonesiacom", "target": "ayoindonesiacom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "balikpapantv_official", "source": "balikpapantv_official", "target": "ntvnews.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "chrstintbtha", "source": "chrstintbtha", "target": "bank_indonesia_riau", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hurriyatul.asyifa", "source": "hurriyatul.asyifa", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "source": "biroekbangprovbanten", "target": "ABDI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "source": "biroekbangprovbanten", "target": "dimyati.natakusumah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "source": "biroekbangprovbanten", "target": "Pemerintah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "biroekbangprovbanten", "source": "biroekbangprovbanten", "target": "DPD", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "komang.sanjaya.respon", "source": "komang.sanjaya.respon", "target": "gus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "theogidn", "source": "theogidn", "target": "/korea_insight", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "theogidn", "source": "theogidn", "target": "/kstreetwalk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "theogidn", "source": "theogidn", "target": "/saif_ullah7878", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "theogidn", "source": "theogidn", "target": "/visitseoul", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haqqnews.co.id", "source": "haqqnews.co.id", "target": "Gubernur", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haqqnews.co.id", "source": "haqqnews.co.id", "target": "Nyanyang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haqqnews.co.id", "source": "haqqnews.co.id", "target": "Iman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haqqnews.co.id", "source": "haqqnews.co.id", "target": "pemkotanjungpinang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haqqnews.co.id", "source": "haqqnews.co.id", "target": "lisdarmansyah.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "aspirasi_bali", "source": "aspirasi_bali", "target": "partaigerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "aspirasi_bali", "source": "aspirasi_bali", "target": "dpdgerindrabali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "aspirasi_bali", "source": "aspirasi_bali", "target": "dpcgerindra_karangasem", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "breakingnewscoid", "source": "breakingnewscoid", "target": "KaoriKaori", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@NTVNewsIdn", "source": "@NTVNewsIdn", "target": "irene.umar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@arahbangsaindonesia", "source": "@arahbangsaindonesia", "target": "arahbangsaindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvOneNews", "source": "@tvOneNews", "target": "declandpmusic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@EverydaySailing", "source": "@EverydaySailing", "target": "everydaysailing", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@balikpapantv_official", "source": "@balikpapantv_official", "target": "balikpapantv_...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@redaksibantentv", "source": "@redaksibantentv", "target": "officialbantentv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@redaksibantentv", "source": "@redaksibantentv", "target": "officialbantentv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@redaksibantentv", "source": "@redaksibantentv", "target": "officialbantentv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@lampungpostupdate", "source": "@lampungpostupdate", "target": "lampungpostupdate", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prisasombodatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@mrakhasyailendra3217", "source": "@mrakhasyailendra3217", "target": "rakskienomercy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@lampumerahtv8962", "source": "@lampumerahtv8962", "target": "lampumerahtv8962", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunkaltengvideo", "source": "@tribunkaltengvideo", "target": "connierahakundinibakrie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunkaltengvideo", "source": "@tribunkaltengvideo", "target": "connierahakundinibakrie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "Pojok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "pojoknegeri.media", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "airlanggahartartoofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "SekretariatPresiden", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "Jokowi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "GibranTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "golkar.2024", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "GerindraTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "LBPandjaitan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "SandiunoTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "AgusYudhoyono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "MahfudMD", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "GanjarPranowoOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "PDIPerjuangan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "RockyGerungOfficial2023", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "FahriHamzahOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "ompungpanda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "budiarieofficial8236", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "erick.thohir", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "willyaditya137", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "SBYudhoyono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "ahmaddolikurniatandjung4788", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "JusufHamka_BabahAlun", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "cakiminow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "PanggilBTP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "FadliZonOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "RidwanKamilOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "GatotNurmantyoofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PojokNegeriMedia", "source": "@PojokNegeriMedia", "target": "yennywahidofficial4690", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@avengersmuslimchannel3", "source": "@avengersmuslimchannel3", "target": "connietbhakrie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@avengersmuslimchannel3", "source": "@avengersmuslimchannel3", "target": "rhenald_kasali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviki...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviking", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviki...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviking", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviki...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviking", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}